KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BELAJAR PELAYANAN PUBLIK DARI ALAM SEMESTA

“Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita.”~Djajendra

Pohon-pohon menyediakan oksigen dan melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Matahari menyediakan panas dan energi untuk melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Bumi menyediakan segala macam kebutuhan bagi hidup kita dan melayani kita tanpa syarat. Apakah mungkin kita bisa memberikan pelayanan tanpa berharap apa pun dari orang-orang yang mendapatkan pelayanan dari kita? Alam semesta secara konsisten sudah menyediakan kebutuhan kita dan melayani hidup kita dengan cinta dan kepeduliannya. Kita sebagai bagian dari alam semesta yang sudah menerima pelayanan dan kebaikan di sepanjang hidup kita, jika kita memiliki keikhlasan dan cinta sejati terhadap pekerjaan kita, kita pun mampu memberikan pelayanan tanpa syarat. Ini berarti, kita mampu memberikan pelayanan publik dengan ikhlas dan penuh rasa cinta, tanpa syarat dan tanpa pandang bulu.

Sifat baik kita yang berlimpah dengan cinta dan niat untuk membahagiakan orang-orang yang membutuhkan pelayanan kita, menjadikan kita unggul dan terampil dalam pelayanan publik. Pekerjaan pelayanan publik membutuhkan perilaku etis dari kepribadian yang kaya integritas. Tanpa kebaikan dan keindahan di dalam diri, maka tidak mungkin bisa memberikan pelayanan publik yang baik. Pelayanan publik yang berkualitas secara konsisten menyediakan senyum, sifat baik, perilaku yang menghormati orang lain, tindakan yang kaya dengan empati, tindakan yang membantu dan menolong, tindakan yang tidak memihak atau membeda-bedakan orang yang dilayani, tindakan yang mengekspresikan kepedulian dan cinta di sepanjang proses pelayanan.  

Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita. Kita memiliki cinta, ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, sopan-santun, senyum, kata-kata positif, dan mampu memberi keteduhan bagi semua orang yang membutuhkan pelayanan berkualitas. Sifat asli kita adalah kebaikan dan keindahan. Jika kita terus-menerus mengelola dan membesarkan kebaikan dan keindahan di dalam diri kita, maka dalam kondisi apa pun kita mampu memberikan kebaikan dan keindahan dalam pelayanan kita. Sebaliknya, jika kita tidak membangun dan membesarkan nilai-nilai positif di dalam diri kita, maka ego kita akan mengendalikan pelayanan sesuai kepentingannya.

Jika kita belajar dari alam semesta, maka kita sadar bahwa alam semesta hanya memberi tanpa berharap, dan tidak pernah mementingkan diri sendiri. Jika kita ingin memberikan pelayanan publik yang baik, maka kita tidak boleh mementingkan diri sendiri. Kita harus sadar bahwa semakin banyak kita memberi pelayanan berkualitas secara ikhlas dan tanpa pamrih, maka semakin berkualitas dan bahagia diri kita di dalam pelayanan tersebut. Persoalannya, mampukah kita menumbuhkan nilai-nilai positif di dalam mindset kita, lalu membangun sikap dan perilaku terpuji di setiap pelayanan yang kita berikan. Semua kebaikan dan kualitas untuk pelayanan publik sudah ada di dalam diri kita. Kita hanya perlu melatih dan mengembangkannya menjadi perilaku dan etos di dalam pelayanan berkualitas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN LOYALITAS DENGAN PERILAKU ETIS

“Kepemimpinan yang baik menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan kebaikan demi melayani kesetiaan itu.”~Djajendra

Kadang-kadang loyalitas membuat orang tidak mampu melihat apa yang baik dan apa yang tidak baik. Ikatan kesetiaan dan perasaan berutang budi jika tidak tunduk pada perilaku etis, maka realitas ini akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan pelanggaran etika. Loyalitas tanpa tunduk pada nilai-nilai etika akan menciptakan kerusakan pada organisasi. Kepemimpinan yang baik akan menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan segala kebaikan demi melayani kesetiaan itu. Loyalitas akan menjadi sebuah kebaikan jika loyalitas tersebut tercipta dari budaya yang etis dan kaya integritas. Loyalitas yang etis mampu menjadi energi positif yang hebat untuk mendukung tata kelola organisasi yang kuat dan sehat.

Loyalitas seseorang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah rencana yang baik maupun sebuah rencana yang tidak baik. Jadi, tidak selamanya loyalitas berada dalam barisan energi positif. Jika niat dan rencana tidak baik, maka loyalitas akan berada dalam barisan energi negatif. Loyalitas itu sendiri adalah pengabdian tanpa syarat, yang sudah tidak mampu membedakan apa pun, kecuali menyerahkan diri secara total untuk melayani ikatan kesetiaan tersebut. Di dalam persepsinya, ikatan kesetiaan tersebut adalah sebuah ikatan suci dan kebaikan yang tidak boleh diperdebatkan di dalam hati. Suara hati, pemikiran, dan perasaan terikat dalam kesetiaan yang buta terhadap kebenaran sejati. Kondisi ini telah menciptakan banyak skandal yang merugikan organisasi dan stakeholders. Ketika loyalitas tidak mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, maka kerugian dan kerusakan menjadi hasil akhir yang akan disesali kemudian.

Loyalitas yang baik dihasilkan dari kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai etis di tempat kerja. Ikatan kesetiaan harus mampu mengabaikan perilaku dan niat buruk. Kesetiaan hanya diberikan kepada nilai-nilai positif dan tata kelola organisasi yang bersih dan sehat. Para pengikut yang setia harus berani mengabaikan pemimpinnya yang tidak jujur. Kesetiaan ditumbuhkan untuk memperkuat integritas, akuntabilitas, perilaku etis, tindakan etis, keputusan etis, dan tidak menoleransi semua perilaku atau tindakan yang berlawanan dengan integritas. Loyalitas di tempat kerja harus berdasarkan prinsip-prinsip yang mencakup integritas, etis, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan sepenuh hati.

Ketika kesetiaan berada dalam kekuasaan energi negatif, maka ia akan menjadi kekuatan yang siap melawan semua aturan dan kebijakan positif. Keserakahan, keegoisan, kepentingan sempit, dan ketidakjujuran akan menjadi bagian dari karakter dan kepribadian. Dalam kondisi ini, ikatan kesetiaan akan membuat konspirasi dan kolaborasi untuk keuntungan diri sendiri dan kelompok. Mereka sudah tidak pernah peduli untuk melayani kepentingan semua stakeholders dengan adil dan jujur. Mental dan perilakunya hanya bekerja untuk menguntungkan kepentingan mereka. Loyalitas seperti ini kadang menjadi sangat solid dan membudaya di dalam organisasi, sehingga sangat sulit untuk mengharapkan perilaku etis dan integritas. Kekuasaan dan manajemen yang baik pun sulit untuk diwujudkan. Ikatan kesetiaan dalam kekuasaan energi negatif membuat individu-individu yang tetap loyal dalam energi positif, akan tersingkir dan menjadi bagian dari orang-orang yang terkoyak dalam organisasi. Kekuatan loyalitas energi negatif kadang menjadi sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu mengungkapkannya. Realitas ini secara perlahan-lahan akan menjadikan organisasi tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan dengan baik. Visi, misi, dan nilai-nilai hanya akan jadi pajangan di sepanjang kehidupan organisasi tersebut. Kekuatan loyalitas energi negatif mampu menjaga kerahasiaan mereka dengan baik, sehingga tidak mudah ditemukan bukti untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK ETIS MERUSAK KEDAMAIAN HIDUP KITA

“Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita.”~Djajendra

Perilaku tidak etis adalah energi negatif yang sudah menyusup ke dalam diri kita. Energi negatif ini menjadi ancaman bagi masa depan kita. Ketika kita menikmati perilaku tidak etis dan menjadikannya sebagai cara hidup kita, maka kita sedang memelihara hal-hal tidak baik di dalam hidup kita. Kesadaran untuk melindungi diri dari perilaku tidak etis harus ditingkatkan secara terus-menerus. Jangan pernah membiarkan perilaku tidak etis menyelinap ke dalam diri kita; mereka akan menyebabkan kita menjadi tidak sadar diri, membohongi diri sendiri, egois, serakah, dan selalu bangga dengan perbuatan tidak jujur.

Kuatkan nilai-nilai positif di dalam diri untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Memang tidak mudah dan sering sekali banyak orang gagal dalam menyingkirkan perilaku tidak etis. Integritas dalam tindakan dan pemikiran dapat membantu kita untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Setiap hari afirmasikan nilai-nilai etis agar menjadi energi positif di dalam diri kita. Jika nilai-nilai etis sudah mampu menjadi bagian dari perasaan, pemikiran, dan suara hati kita; maka, kesadaran kita mampu membantu mengusir semua energi tidak baik tersebut dari hidup kita.

Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita. Keinginan untuk mengakali orang lain akan digantikan dengan keinginan untuk membantu orang lain. Keinginan untuk korupsi akan digantikan dengan keinginan untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki. Perilaku etis akan menjadikan kita selalu berkontribusi dengan ikhlas dan kerendahan hati. Kita tidak akan lagi mementingkan diri sendiri, tetapi selalu bekerja menghormati kepentingan semua stakeholders secara adil.

Perilaku etis menjadikan kita selalu memancarkan kebaikan dan kejujuran dalam setiap proses kerja. Kita menjadi aset organisasi yang andal dan dibutuhkan. Kita menjadi sahabat dan teman kerja yang dipercaya oleh rekan-rekan kerja kita. Kita menjadi atasan yang didengar dan diteladani oleh semua bawahan kita. Kita menjadi bawahan yang dipercaya dan diandalkan oleh atasan kita. Perilaku etis tidak hanya membuat kita mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian, tetapi juga menjadikan kita selalu beruntung dalam setiap situasi dan peristiwa di tempat kerja.

Kendalikan diri dari energi negatif yang dihasilkan oleh perilaku tidak etis. Setiap saat terangi diri dengan cahaya dari nilai-nilai positif. Rasakan nilai-nilai positif di dalam diri menjadikan kita tenang dan tidak terganggu oleh pikiran atau niat tidak baik dari orang-orang di sekitar. Latih sikap dan perilaku untuk selalu di dalam energi positif. Tingkatkan keyakinan bahwa perilaku etis dapat menemukan keamanan bagi masa depan kita. Yakinkan diri sendiri dan tanamkan kepercayaan di dalam mental bahwa perilaku etis memberi kita kesempatan, untuk memiliki kehidupan yang damai dan menjauhkan kita dari kekhawatiran.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERCAYA DAN YAKIN KEPADA KEMAMPUAN DIRI SENDIRI

“Miliki keyakinan, kepercayaan diri, dan perilaku positif untuk bangkit kembali setelah dirobohkan oleh realitas kehidupan.”~Djajendra

Tidak ada kegagalan dalam hidup kita. Kita semua adalah keberhasilan dari kehidupan yang kita hadapi. Miliki keyakinan, kepercayaan diri, dan perilaku untuk bangkit kembali setelah dirobohkan oleh kehidupan. Jangan menyerah. Jangan berhenti. Tanamkan nilai-nilai positif dalam mind set. Jadilah energi positif yang selalu optimis dengan realitas hidup yang dihadapi. Tingkatkan kemampuan untuk berhasil melaksanakan tugas yang diberikan. Kita boleh mundur, tetapi tidak boleh menyerah untuk melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan sempurna. Jadilah produktif dalam etos kerja yang berkualitas tinggi.

Setiap hari kita harus menghadapi berbagai macam situasi dan peristiwa dalam pekerjaan dan kehidupan kita. Untuk itu, kita harus memiliki kepribadian yang kuat dan cerdas memahami situasi dan cara berperilaku dalam menanggapi berbagai situasi dan peristiwa tersebut. Kita tidak boleh dikalahkan oleh situasi dan peristiwa yang merugikan hidup kita. Tingkatkan terus-menerus kualitas sikap dan kemampuan untuk berhasil dalam menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Fokus pada tujuan hidup dan tidak memberikan perhatian berlebihan pada hal-hal yang bukan tujuan hidup. Jangan terjebak dalam sikap dan perilaku orang lain. Jangan terjebak dalam situasi dan peristiwa. Kita harus benar-benar fokus pada tujuan, bukan pada peristiwa dan situasi, apalagi pada orang dan benda.

Diri kita diciptakan untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi. Tingkatkan kemampuan dengan kerendahan hati dan penuh percaya diri. Belajar terus-menerus adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan. Setiap hari miliki pemikiran dan perasaan untuk mencapai kemajuan. Tempatkan diri dalam kekuatan energi positif dan singkirkan semua kekuatan energi negatif dari diri kita. Jadilah pribadi positif dengan sikap dan perilaku yang melihat segala sesuatu sebagai peluang untuk mencapai yang lebih baik. Pikiran dan perasaan kita harus terpusat dan fokus pada hal-hal yang membawa hidup kita menjadi lebih bahagia, sehat, sejahtera, dan indah.

Jangan memberikan perhatian pada orang-orang pesimis di sekitar kehidupan kita. Jangan mengamati perilaku negatif orang lain. Biasakan untuk melihat keunggulan dan kehebatan orang lain. Biasakan untuk melihat keberhasilan orang lain dalam menyelesaikan tugas mereka dengan hebat. Miliki kehidupan yang mencintai kesuksesan di dalam diri siapa pun. Miliki motivasi untuk melakukan tugas dan pekerjaan dengan lebih baik. Setiap kebaikan dan kesuksesan yang kita perhatikan dengan sepenuh hati akan menjadi bagian dari kehidupan kita. Jadi, miliki kemampuan untuk menghargai dan menghormati kesuksesan dan keberhasilan yang ada di sekitar kita. Jadikan orang-orang sukses tersebut sebagai inspirasi dan motivasi untuk kemajuan hidup kita.

Hidup itu berjalan di dalam ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu tentang apa yang akan terjadi besok. Hidup kita pada hari ini, pada momen ini. Singkirkan perasaan takut yang timbul dari keraguan dan ketidaktahuan kita. Perasaan takut dan keraguan adalah bahan yang akan menguatkan energi negatif dalam diri kita. Kita wajib mendeklarasikan semua mimpi, keinginan, dan cita-cita kita; tetapi, kita juga wajib menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan dan mengatakan kepadanya bahwa sesungguhnya kita tidak berdaya dan tidak mampu berbuat apa-apa tanpa pertolongan dan bantuan Tuhan. Jadi, keyakinan dan kepercayaan kepada kemampuan diri sendiri haruslah tunduk pada kehendak Tuhan. Dan, kita sendiri tidak boleh memiliki sifat malas atau apatis. Kita harus termotivasi, bekerja lebih keras, disiplin, yakin, optimis, percaya diri, totalitas, gembira, dan menyerahkan hasil akhir pada kehendak Tuhan.

Percaya dan yakin kepada kemampuan diri sendiri berarti berani menantang resiko dengan optimisme. Kita tidak dapat dihentikan oleh masalah yang sulit. Sebaliknya, setiap masalah yang sulit kita jadikan sebagai tugas yang harus diselesaikan dengan sukses. Kita harus meningkatkan semangat dan gairah untuk menemukan solusi terbaik dari semua tantangan yang kita hadapi. Kita harus merasakan tanggung jawab dan keyakinan terhadap keberhasilan atas pekerjaan yang kita lakukan. Kita adalah keberhasilan yang tidak pernah memberikan peluang satu inci pun kepada energi negatif. Tidak ada kekecewaan. Tidak ada kemalasan. Tidak ada kebosanan. Kita tahu untuk menjaga dan merawat energi positif di dalam diri kita saat harus menghadapi hal-hal yang tidak menguntungkan kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TANPA NIAT BAIK TIDAK ADA KEINDAHAN

“Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai, indah, dan sejahtera.”~Djajendra

Niat baik adalah sumber keindahan hidup. Hidup tidak sebatas logika, diperlukan niat baik dan hati yang luas untuk menikmati indahnya hidup. Peran logika sangat terbatas, yaitu: digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisa, membuat persepsi, menyimpulkan, menggambarkan, dan membuat keputusan. Niat baik memiliki kemampuan untuk membangun kekuatan diri, kebijaksanaan, keseimbangan, kepedulian, perhatian, dan mengalirkan energi positif ke dalam setiap hubungan antar manusia. Niat baik mengantar kita untuk membangun kualitas hidup yang baik. Niat baik menciptakan keindahan batin dari cinta, kepedulian, kebaikan, kejujuran, dan kebijaksanaan.

Niat baik menghidupkan seluruh kekuatan baik dari dalam diri kita. Tentunya kekuatan baik dari dalam diri kita ini akan memberikan pelayanan dan etos yang berkualitas tinggi kepada kehidupan. Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai dan indah. Niat baik kita menghasilkan kemanusiaan yang berkualitas tinggi dari dalam diri kita, sehingga kita bisa menyinari kehidupan dengan sikap dan perilaku yang bijaksana. Penampilan diri dengan fisik yang bugar dan jiwa yang diperkaya oleh niat baik mampu menyalakan kehidupan yang indah. Ketika setiap pribadi melayani hidup dengan niat baik yang bersumber dari kejujuran, kerendahan hati, kepedulian, cinta, kasih sayang, etos terbaik, kebaikan, dan sikap positif; maka, kehidupan di sekitarnya akan tampak indah dan damai.

Niat baik seperti benih dari pohon yang tersembunyi di dalam tanah, ia melakukan pekerjaannya untuk menjadi pohon secara diam-diam. Benih dari pohon di dalam tanah, tidak terlihat, namun ia tumbuh secara ajaib untuk tampil menjadi pohon yang besar dan kuat. Demikian juga, niat baik kita itu sama seperti benih pohon yang tersembunyi, niat baik kita tidak terlihat, tetapi secara ajaib setiap hari tumbuh untuk menampilkan kepribadian kita yang bijak dan kuat. Dengan menguatkan niat baik, kita mampu bergerak bersama tujuan hidup kita dengan tenang dalam semangat hidup yang terus-menerus menyala di dalam energi positif. Niat baik kita adalah sebuah benih yang akan menyelamatkan kita dari berbagai persoalan hidup.

Tanpa niat baik tidak ada keindahan dan kedamaian di dalam hidup. Jika kita tidak memiliki kesadaran untuk mengutamakan niat baik di semua aspek kehidupan, maka kekecewaan dan kekalahan akan menjadi bagian dari realitas hidup kita. Tanpa niat baik, kita akan terjebak dalam kekuatan energi negatif. Kehidupan kita di dalam energi negatif akan menjauhkan kita dari kebahagiaan, kedamaian, keindahan, keamanan, dan kebaikan. Oleh karena itu, mulailah benih niat baik ditabur dan ditumbuhkan dari dalam diri sejati. Ketika benih niat baik tumbuh, maka penciptaan pribadi yang bijak dan kuat telah dimulai, selama proses pertumbuhan tidak mungkin tanpa tantangan, tingkatkan kesadaran dan motivasi untuk menjaga agar benih niat baik tersebut siap menjadi pribadi yang berguna bagi kehidupan terbaik.

Pada akhirnya kita harus sadar bahwa ada pribadi yang baik di dalam pribadi yang tidak baik, dan ada pribadi tidak baik di dalam pribadi baik. Kita semua tidak sempurna. Kebaikan dan keburukan hidup berdampingan di dalam diri kita. Hanya niat baik kita yang mampu menjaga pribadi baik selalu unggul di dalam diri kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN TAKUT MENYATAKAN KITA TIDAK BERDAYA

“Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya.”~Djajendra

Perasaan takut adalah tanda bahwa kita tidak berdaya. Dalam kehidupan sejati, tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya dan tak mampu berbuat apa-apa. Perasaan takut merupakan tanda bahwa kita harus lebih pasrah kepada Tuhan, kita tidak perlu ngotot dengan keinginan kita, tetapi membiarkan Tuhan yang membantu kita untuk menyelesaikan semua tantangan dalam hidup. Tugas kita adalah melayani kehidupan sehari-hari yang kita jalani dengan tanggung jawab dan kualitas terbaik. Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut kita; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya. Yakinkan diri bahwa Tuhan pasti membantu untuk mengatasi semua persoalan hidup. Bentuk kepribadian yang rendah hati dan percaya diri di dalam keyakinan bahwa tanpa bantuan Tuhan saya bukan apa-apa atau siapa-siapa. Kecilkan diri dihadapan Tuhan, jadilah pribadi yang sangat tergantung kepada Tuhan. Rasa takut akan berkurang banyak ketika kita merasa bahwa Tuhan sudah memimpin hidup kita dengan cinta dan kasih sayangnya.

Ketika kita mengabaikan kekuatan rohani untuk melengkapi kehidupan kita, maka perasaan takut akan muncul di segala sesuatu yang kita kerjakan. Sebenarnya, perasaan takut adalah sesuatu yang wajar, yang berfungsi agar kita lebih berhati-hati dan teliti. Ketakutan ini sebenarnya sebuah emosi atau perasaan yang muncul dari dalam diri untuk menghadapi bahaya. Tujuan perasaan takut ini adalah agar kita mampu menemukan cara untuk melindungi diri dari ancaman yang membahayakan hidup kita. Persoalan muncul ketika perasaan takut menjadi berlebihan, sehingga mengganggu mental dan fisik kita. Ketakutan, kecemasan, kekhawatiran; jika ketiganya bersatu dalam sikap dan perilaku, maka membuat kita tidak mampu menemukan solusi, tetapi terperangkap dalam stres yang melumpuhkan hidup kita sehingga kita sulit untuk menemukan solusi.

Perasaan takut tidak mungkin bisa dihilangkan dari diri kita, tetapi dapat dikelola secara holistik untuk membangun kesadaran tentang kehidupan yang kita jalani. Pada umumnya, perasaan takut membuat kita mencari perlindungan. Kita akan mencari sesuatu yang sangat kuat untuk melindungi hidup kita dari perasaan takut. Dalam hal ini, kesadaran kita untuk menguatkan kehidupan rohani dengan cara menyerahkan diri dan menundukkan hati dihadapan Tuhan mampu menghilangkan rasa takut. Tuhan adalah kekuatan yang tiada tandingan untuk melindungi hidup kita. Di jalan Tuhan, kita mampu mengurangi rasa takut, sehingga tidak menjadi berlebihan. Kita mampu mengendalikan diri di dalam perlindungan kekuatan Tuhan. Kita mampu menenangkan diri untuk menemukan solusi terbaik dari semua ancaman rasa takut tersebut.

Jika kita sadar bahwa hidup ini dan semua masalah hanya bersifat sementara, maka kita mampu bersikap ikhlas untuk segala sesuatu yang kita alami. Dalam hidup kita yang sementara ini, kita pasti melalui berbagai peristiwa kehidupan, baik yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai. Semua peristiwa tersebut mengharuskan kita untuk respons dengan bijak agar kita tidak terjebak dalam rasa takut yang berlebihan. Intinya, rasa takut adalah sesuatu yang normal, tetapi jika sudah berlebihan rasa takutnya, maka dibutuhkan tindakan untuk menyelamatkan diri dari bahaya rasa takut itu. Sebab, jika rasa takut yang berlebihan dibiarkan, maka akan memicu proses kemunduran dan melumpuhkan diri sendiri, sehingga tidak mampu lagi bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik.

Temukan sumber rasa takut dan tingkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikannya. Hidup ini bukan pilihan kita, kadang kita harus menghadapi sebuah peristiwa yang tidak pernah kita inginkan dalam hidup kita. Jika kita memiliki keyakinan bahwa Tuhan yang memilih semua peristiwa hidup yang harus kita jalani, maka peristiwa yang tidak kita inginkan tidak akan menjadi sumber ketakutan. Kekuatan rohani kita mampu menciptakan keberanian untuk menghadapi semua peristiwa hidup dengan sabar dan tenang. Kita tidak akan menghindari tantangan apa pun, tetapi kita akan menguatkan optimisme dan keberanian untuk memanfaatkan tantangan bagi pertumbuhan hidup kita.

Jangan menyebarkan rasa takut kepada orang lain. Kendalikan diri dan selalu berpikir positif agar tidak menjadi pribadi yang suka menyebarkan rasa takut ke dalam kehidupan sosial. Kita harus sadar bahwa kita tidak berdaya dan kita semua bukan sebuah kekuatan tanpa pertolongan dari Tuhan. Kadang manajemen ketakutan digunakan untuk menguasai orang lain. Perilaku atau ucapan yang menciptakan rasa takut sangat merugikan pertumbuhan dan kemajuan dari sebuah masyarakat. Jika kita ingin membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagia, maka jangan pernah menggunakan manajemen ketakutan untuk membuat orang-orang takut pada hal-hal tertentu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang produktif menjadi malas dan tidak produktif. Aturan dan kebijakan yang mengancam kehidupan produktif akan menciptakan masyarakat yang rendah kinerja atau minim prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HARI INI ADALAH HADIAH TERINDAH

“Jika pada momen ini tidak bisa bahagia, janganbermimpi besok bisa bahagia.”~Djajendra

Momen ini adalah hadiah terindah. Sekaranglah waktu terbaik yang kita miliki untuk menikmati hidup. Sekaranglah pengalaman menyenangkan ada bersama kita. Hidup ini indah dan seluruh keindahan itu terjadi pada saat sekarang atau pada momen sekarang. Di setiap momen sangat banyak kebaikan dan karunia yang kita terima dari Tuhan. Semua keadaan adalah hadiah kecil dari Tuhan untuk dijadikan pelajaran dan pengalaman bagi hidup kita. Apa pun peristiwa yang kita hadapi pada momen ini sambutlah dengan pikiran positif. Sambutlah semua realitas dengan prasangka baik sebagai hadiah terindah dari Tuhan.

Menyenangkan dan tidak menyenangkan hanyalah persepsi yang tidak mampu memahami hidup secara keseluruhan. Jika pada momen ini kita mampu bersyukur dan merasakan kegembiraan, maka momen ini akan menjadi titik yang menyambungkan kita menuju masa depan terbaik. Kita hidup pada momen ini, jangan sia-siakan momen ini dengan kesedihan dari masa lalu maupun ketakutan akan masa depan. Kemampuan kita menguatkan hati dan mental untuk menerima momen ini sebagai hadiah terindah akan menjadi kebiasaan kita di sepanjang hidup. Kita perlu melatih diri untuk membiasakan diri kita bersyukur dan bergembira pada momen ini. Setiap hari adalah keindahan dan keajaiban yang kita terima dari realitas hidup. Bergembiralah dan belajarlah dari hal-hal tak terduga yang penuh kejutan di sepanjang hidup.

Hidup kita mengalir seperti sungai, kita tidak dapat menahan hidup dari aliran realitas. Keinginan kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Mimpi-mimpi kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Aliran hidup kita dikendalikan oleh Tuhan, bukan maunya kita. Jalan hidup kita sudah diatur sama pencipta kita, bukan maunya kita. Jangan sandarkan hidup pada keinginan, tapi sandarkan hidup untuk memahami kehendak Tuhan. Semua keinginan kita jika tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, maka tidak akan terjadi. Oleh karena itu, dari pada sibuk memikirkan keinginan, lebih baik melakukan hal-hal berkualitas pada momen ini dengan perasaan gembira. Biarkan titik-titik momen terindah menyambungkan kita menuju masa depan terbaik.

Satu-satunya milik kita yang paling berharga dalam kehidupan ini adalah kegembiraan. Semua momen yang kita jalani, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, haruslah di dalam kegembiraan. Hanya kegembiraan milik kita yang abadi di sepanjang hidup. Kegembiraan kita adalah kekayaan kita yang sesungguhnya. Masa-masa sulit haruslah disikapi dengan optimis dan mencari solusi dengan perasaan gembira. Setiap masalah adalah pelajaran dan pengalaman untuk ditemukan jalan keluar terbaik. Setiap tantangan bertujuan untuk memicu kreativitas kita agar lebih memaksimalkan potensi kita. Hidup ini indah, kita harus dapat menikmati keindahan ini dengan perasaan gembira.

Pikiran adalah alat yang harus kita gunakan dengan baik. Jika pikiran dibiarkan tanpa kendali, maka pikiran berjalan sesukanya dan akan membawa hidup kita pada kesulitan. Oleh karena itu, tenangkan pikiran dan jaga sepenuhnya agar pikiran tidak bergerak sendiri. Pikiran hanya boleh digunakan melalui kesadaran. Pikiran diarahkan untuk memikirkan hal-hal terindah, sehingga kegembiraan dapat dirasakan. Pikiran harus dibuat menyatu dalam kegembiraan untuk menjalani momen ini, menyerap semua hal baik di dalam momen ini, dan menyatu dengan realitas untuk menemukan hal-hal terbaik bagi hidup kita.

Hidup kita ada pada momen ini. Waktu kita saat ini sangat berharga dan satu-satunya kekayaan yang kita miliki untuk menikmati kebahagiaan. Waktu kita pada momen ini adalah pelajaran dan pengalaman hidup kita. Jangan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang membuat hidup kita tidak bahagia. Jangan membuang-buang waktu untuk memikirkan masa lalu dan masa depan yang bukan milik kita. Milik kita hanya momen ini. Milik kita hanya detik ini. Momen ini adalah hadiah terindah dari Tuhan untuk kita, jangan sia-siakan hadiah terindah ini dengan memikirkan yang bukan milik kita. Biarkan momen terindah ini menciptakan langkahnya untuk membawa hidup kita pada momen-momen terindah berikutnya.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com