12 Cara Untuk Memenangkan Hati Pelanggan

DMU 004 2013

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Perusahaan Pemenang Adalah Yang Melayani Pelanggannya Dengan Hati Dan Dedikasi Yang Besar, Untuk Kemudian Menguasai Pasar Dengan Cara Memenangkan Hati Pelanggan.” – Djajendra

Pelayanan pelanggan yang cemerlang sangat tergantung kepada banyak faktor yang menyatukan hati pelanggan dengan hati pelayan pelanggan. Jika, perusahaan sebagai pelayan pelanggan mampu memahami hati, pikiran dan emosi pelanggan secara sempurna, maka perusahaan pasti akan berhasil memenangkan kompetisi bisnisnya dengan mudah.

Perusahaan pemenang adalah yang melayani pelanggannya dengan hati dan dedikasi yang besar, untuk kemudian menguasai pasar dengan cara memenangkan hati pelanggan.

Berikut ini 12 cara untuk memenangkan hati pelanggan Anda.

1.Etika dan moralitas. Pimpinan dan karyawan di perusahaan wajib memiliki komitmen yang konsisten, untuk bersikap loyal kepada pelanggan melalui etika dan moralitas pelayanan.

2.Pikiran dan emosi. Pimpian dan karyawan wajib menunjukkan sikap baik terhadap setiap pikiran dan emosi pelanggan. Lalu, mampu manfaatkan pikiran dan emosi pelanggan tersebut, sebagai solusi untuk memberikan kualitas dan pelayanan terbaik.

3.Kekuatan dan kelemahan. Pimpinan dan karyawan wajib menguasai setiap kekuatan dan kelemahan dalam hubungannya dengan pelanggan. Lalu, secara profesional memfokuskan diri untuk memperkuat setiap kekuatannya menjadi sebuah ciri pelayanan yang hebat, dan mempelajari setiap kelemahan yang ada untuk dijadikan sebagai kekuatan baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

4.Kepemimpinan yang melayani. Pelayanan terbaik hanya dapat diwujudkan melalui keteladanan para pemimpin di semua level perusahaan. Di mana, keteladanan ini harus diperlihatkan dalam wujud karakter dan sikap baik untuk memberikan yang terbaik buat pelanggan.

5.Gaya dan disiplin pelayanan. Pimpinan dan karyawan harus fokus kepada gaya dan disiplin pelayanan yang sesuai dengan pikiran, kebutuhan, dan emosi pelanggan. Jadi, sebelum menyusun strategi penjualan, perusahaan harus memiliki gaya dan disiplin pelayanan yang terfokus kepada emosi, pikiran, dan kebutuhan pelanggan.

6.Menjual secara terhormat. Perusahaan terbaik akan memenangkan hati pelanggannya secara utuh. Hal ini bisa terjadi, bila perusahaan bertindak jujur, terbuka, adil, bertanggung jawab, dan penuh empati dalam memberikan kualitas produk terbaik, harga terbaik, dan kualitas pelayanan tercemerlang kepada pelanggan.

7.Tidak melawan keinginan pelanggan. Pelanggan adalah penghasil nilai tambah bisnis, dan bisnis yang ditinggalkan pelanggannya akan menjadi lemah dan mati. Untuk itu, arahkan semua energi perusahaan untuk fokus pada keinginan pelanggan. Lalu, maksimalkan keuntungan perusahaan dengan cara mengalirkan semua kebutuhan, manfaat, dan kebaikan kepada mind set pelanggan.

8.Gunakan pengetahuan dan keterampilan. Pimpinan dan karyawan wajib menggunakan pengetahuan dan keterampilannya, untuk memahami isi hati dan isi pikiran pelanggan. Jadi, saat beradapan dengan pelanggan, pemimpin dan karyawan sudah mengenali watak pelanggan dengan cerdas. Lalu, tinggal menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang jitu untuk menaklukkan watak si pelanggan dengan sikap baik.

9.Pelayanan yang cepat dan tepat waktu. Pimpinan dan karyawan wajib bertindak untuk memberikan pelayanan sempurna yang cepat dan tepat waktu. Cepat bukan berarti melayani pelanggan secara tergesa-gesa, tapi memberikan kualitas pelayanan tercemerlang dengan cara-cara profesional yang bijaksana.

10. Membujuk pelanggan dengan konsep yang hebat. Perusahaan harus memulai setiap proses pelayanan pelanggannya dengan konsep yang sederhana, jelas, dan pro pada kenyamanan dan kebahagiaan pelanggan. Konsep pelayanan tidak hanya sekedar bersifat membangun relasi yang hebat, tapi juga harus bersifat kolaborasi yang hebat dengan pelanggan.

11. Energi positif dalam karakter. Pimpinan dan karyawan wajib mengisi energi positif ke dalam karakter dan sikap masing-masing. Di mana, energi positif ini harus mengembangkan emosi batin menjadi lebih cerdas dan lebih baik, mengembangkan pikiran menjadi lebih kreatif dan lebih positif, dan membangun tubuh menjadi lebih sehat dan lebih berdaya tahan dalam melayani setiap kebutuhan pelanggan.

12. Totalitas bahasa tubuh. Pemimpin dan karyawan wajib melatih bahasa tubuhnya, untuk bisa menggambarkan ketulusan dan keikhlasan dalam memberikan segala kebaikan kepada pelanggan. Totalitas bahasa tubuh harus bisa memberikan gambaran kebaikan kepada pelanggannya. Hanya para pelayan pelanggan berkarakter positif yang bisa merebut hati para pelanggannya.

Untuk seminar/training hubungi:

http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

6 Langkah Jitu Mengimplementasikan Good Corporate Governance.

6 Langkah Jitu Mengimplementasikan Good Corporate Governance.

“Temukan Nilai-Nilai Kebaikan Dan Keadilan Untuk Mendukung Profesionalisme Bisnis Anda, Agar Bisnis Anda Dicintai Oleh Setiap Stakeholder Di Sepanjang Zaman.” – Djajendra

Menjalankan praktik bisnis dengan prinsip-prinsip good corporate governance, sama artinya dengan menyiapkan payung sebelum hujan turun, ataupun menjauhkan perusahaan dari berbagai masalah dengan risiko tinggi.

Good corporate governance memerlukan komitmen tinggi dengan dukungan konsistensi pikiran, emosi, dan tindakkan yang strategis dalam setiap kebijakan dan operasional perusahaan.

Konsep good corporate governance, bila dijalankan secara cerdas dan bijaksana, maka ia akan berfungsi sebagai alat yang membantu manajemen untuk memperkuat  semua aspek kerja perusahaan, baik itu untuk memperkuat internal perusahaan, maupun untuk menjaga reputasi dan kredibilitas ke eksternal, khususnya stakeholder.

Good corporate governance yang baik haruslah disinergikan ke dalam total quality management, agar gaya manajemen perusahaan bisa berjalan sesuai dengan konsep manajemen mutu yang didalamnya diperkuat oleh prinsip-prinsip good governance. Semua ini diperlukan, agar perusahaan bisa menjalankan strategi bisnisnya secara mulus, sekaligus dapat mengidentifikasikan dan mengatasi berbagai potensi risiko yang bisa merusak reputasi dan kredibilitas perusahaan di mata stakeholdernya.
Praktik good corporate governance tidaklah boleh sekedar menjadi alat kontrol yang berlebihan, tapi harus menjadi alat yang memperkuat fungsi-fungsi manajemen untuk memberikan kualitas terbaik kepada stakeholder.

Perusahaan harus memanfaatkan prinsip-prinsip good corporate governance, untuk  meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan kepada karyawan, customer, shareholder, dan stakeholder lainnya secara cerdas dan profesional, sesuai dengan arah dari strategi bisnis perusahaan.

Berikut ini ada 6 langkah untuk mengimplementasikan good corporate governance yang efektif.

1. Mempersiapkan Mind Set Sumber Daya Manusia
Mind set adalah sesuatu yang begitu penting, dan sangat berpengaruh atas suksesnya implementasi nilai-nilai dan prinsip-prinsip good governance di dalam perusahaan. Oleh karena itu, pada langkah pertama ini, perusahaan harus melakukan motivasi dan mengembangkan mind set baru yang sesuai dengan nilai dan prinsip good governance kepada setiap orang di perusahaan, tanpa terkecuali. Langkah pertama ini adalah awal dalam proses menginternalisasikan nilai-nilai good corporate governance kepada setiap individu di perusahaan. Di sini, diperlukan komitmen dan ketulusan dari para top manajemen untuk meletakkan kerangka dasar good corporate governance di setiap fungsi dan aspek kerja perusahaan. Sebab, hanya para top manajemen-lah yang memiliki kekuasaan besar, untuk mengharuskan setiap individu dalam perusahaan, bekerja sesuai nilai dan prinsip good corporate governance.

2. Mempersiapkan Rencana Implementasi
Langkah kedua ini adalah langkahnya para top manajemen. Implementasi good governance hanya bisa dimulai atas restu dan kuasa para top manajemen. Oleh sebab itu, pimpinan puncak perusahaan harus menyiapkan tim yang hebat untuk menyusun rencana implementasi. Di mana, rencana ini dibuat untuk menyatukan setiap proses bisnis dan organisasi secara total, berbasiskan nilai dan prinsip good governance.

Rencana implementasi harus mencakup,  rencana memanfaatkan nilai dan prinsip good governance untuk membangun reputasi dan kredibilitas pelayanan perusahaan kepada shareholder, pelanggan, karyawan, dan stakeholder lainnya. Rencana untuk memperkuat daya tahan dan daya saing perusahaan, termasuk rencana untuk memperbaiki setiap risiko menjadi peluang, sehingga perusahaan dapat memfokuskan dirinya buat masa depan yang lebih cemerlang.

3. Mempersiapkan Standard Operating Procedure Yang Baru

Langkah ketiga ini adalah kelanjutan dari langkah kedua. Setelah pimpinan puncak menyiapkan rencana implementasi, maka harus dibentuk sebuah tim, untuk menyesuaikan kembali Standard Operating Procedure (SOP) yang ada dengan nilai dan prinsip good governance, yang sesuai dengan kebijakan yang dihasilkan dari langkah kedua. Selanjutnya, SOP yang baru ini, wajib menginternalkan nilai dan prinsip good governance ke dalam prosedur pengoperasian bisnis dan organisasi perusahaan; wajib menjelaskan mengenai bagaimana prosedur standar dalam mengelola perusahaan berbasis good governance; dan wajib menjadi alat yang konsisten untuk membantu setiap orang di perusahaan dalam menjalankan bisnis perusahaan sesuai visi, misi, values, dan strateginya.

4. Mempersiapkan Implementasi SOP Secara Paralel

Setelah langkah ketiga tuntas, maka pimpinan puncak harus membuat tim untuk melakukan implementasi terhadap SOP baru. Implementasi terhadap SOP baru tidak boleh bersifat langsung, sebab nanti bisa menciptakan stres dan kepanikan di dalam organisasi. Untuk itu, SOP baru haruslah dijalankan secara paralel dengan SOP yang lama. Tim yang dibentuk pimpinan puncak ini, harus secara intensif mempelajari dan mengambil tindakkan untuk memperbaiki setiap stres dan kepanikan yang ditimbulkan oleh SOP baru. Tim harus fokus untuk menyiapkan SOP baru dari segala aspek, agar bisa segera menggantikan SOP lama secara permanen. Konsep paralel ini hanya bersifat sementara, dan harus dihentikan segera pada saat setiap orang terbiasa dengan SOP yang baru.

5. Membangun Komitmen Dan Mempertegas Budaya Baru Berbasis Good Governance

Pada langkah kelima ini, SOP baru harus sudah diterima dengan sepenuh hati oleh setiap orang di perusahaan. Termasuk, setiap pemimpin telah menjadi lebih ikhlas untuk melaksanakan setiap proses kerja berdasarkan prinsip dan nilai  good governance. Dan, sekaranglah saatnya untuk membangun komitmen yang mempertegas kembali kepada setiap orang, untuk selalu konsisten menjalankan budaya kerja berbasiskan nilai dan prinsip good governance, serta harus siap memperbaiki kesalahan untuk memenuhi komitmen yang telah tersusun rapi dalam wujud SOP baru.

Tim yang dibentuk pada saat implementasi SOP paralel, harus dibentuk kembali dengan tugas dan tanggung jawab yang baru, untuk mengawasi dan memperbaiki proses pelaksanaan SOP baru. Selain itu, pimpinan puncak juga harus mempertegas komitmennya terhadap implementasi good governance dengan aturan, kebijakan, dan sistem organisasi yang sesuai dengan SOP baru.

Seluruh nilai-nilai yang ada di SOP baru tersebut, haruslah terfokus kepada daya saing dan daya tahan perusahaan, untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan yang memuaskan stakeholder. Khususnya, buat pelanggan, karyawan, dan shareholder.

6. Mengubah Teori Dan Konsep Menjadi Realitas

Sudah menjadi kebiasaan banyak orang yang sangat takut menghadapi perubahan. Jadi, pasti akan ada pihak-pihak yang keberatan dengan implementasi good governance di perusahaan. Pasti akan ada pihak-pihak yang berkata bahwa semua ini hanya teori dan konsep yang tak mungkin bisa dijalankan dalam lingkungan perusahaan. Untuk itu, pimpinan puncak bersama-sama dengan setiap pimpinan unit kerja harus bersikap super disiplin, untuk mengubah teori dan konsep good governance menjadi realitas yang membudaya di setiap sudut organisasi perusahaan. Ajarkan kepada setiap pribadi secara terus-menerus bahwa menciptakan perusahaan yang jujur, adil, terbuka, dan bertanggung jawab kepada stakeholder, serta membuat perusahaan menjadi lebih profesional, sehat, berdaya saing, berdaya tahan, berkinerja tinggi, akan menjadi tempat yang nyaman dan damai buat membangun impian karier masa depan yang gemilang.

Perusahaan harus membangun kualitas dari semua karyawan, tanpa kecuali, untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan nilai dan prinsip good governance. Untuk itu, diperlukan pelatihan yang dilakukan secara rutin dan terprogram dengan baik, yang terfokus kepada upaya membantu proses transformasi dari teori dan konsep menjadi kebiasaan baru yang membudaya.

Lakukan motivasi secara terus-menerus untuk menginternalisasikan nilai dan prinsip kerja good governance di semua level. Khususnya, yang terkait dengan pedoman etika bisnis, code of conduct, peraturan dan kebijakan perusahaan yang strategis lainnya. Lakukan evaluasi secara berkala untuk melihat konsistensi dan keberkelanjutan dari setiap orang terhadap budaya baru berbasis good governance.

Jangan lupa untuk memberikan penghargaan kepada unit kerja dan individu yang mampu menjadi inspirator dan motivator dalam membudayakan nilai-nilai dan prinsip-prinsip good governance di perusahaan. Dan, pastikan tidak ada yang menyerah atau merasa gagal untuk mentransformasikan nilai dan prinsip good governance menjadi budaya kerja yang dicintai oleh setiap orang di perusahaan

www.djajendra-motivator.com

PHK Merusak Semangat Membangun

”PHK Hanya Akan Menyelamatkan Perusahaan Dari Kerugian Angka-Angka, Tapi Mematikan Semangat Membangun  Bangsanya.” – Djajendra

Ketika keadaan bisnis dan keuangan perusahaan memburuk, adalah sangat wajar bila pengusaha melakukan PHK untuk menyelamatkan dan memulihkan keadaan bisnis perusahaanya. Hal ini adalah sah-sah saja dalam sebuah sistem perekonomian yang mengutamakan pertumbuhan bisnis untuk meraih keuntungan maksimal. Persoalannya,  bila di sebuah negara terlalu sering terjadi PHK dengan jumlah yang besar, maka negara tersebut akan memiliki angka pengangguran yang cukup tinggi. Saat angka pengangguran cukup tinggi, emosi negatif dan pikiran negatif akan mengisi jiwa dan pikiran si penganggur, dan hal ini secara tidak langsung akan menurunkan rasa percaya diri dan daya tahan sebuah bangsa untuk hidup adil, makmur, aman dan damai.

Pengangguran yang bila tak ditangani secara kemanusiaan, maka akan menghasilkan masyarakat yang putus asa untuk mampu bangkit menjawab berbagai tantangan yang ada.

Salah satu langkah yang wajib diambil sebuah bangsa, saat tingkat pengangguran tinggi, adalah memperbanyak lapangan kerja dengan cara menginspirasi dan memberi kemudahan buat orang-orang untuk menjadi entreprenuer baru. Dan, pemerintah juga wajib melindungi eksistensi para entrepreneur baru ini dari ancaman pasar bebas dan perusahaan raksasa dalam negeri. Jadi, perlu dilakukan proteksi atau pengamanan terhadap benih-benih entreprenuer baru ini, agar tidak digilas oleh para raksasa yang mahir dengan berbagai teknik bisnis yang tidak adil.

Setiap kejadian PHK haruslah diintervensi oleh pemerintah, dan setelahnya,  mencari berbagai cara untuk membantu korban PHK tersebut, agar  para korban PHK ini bisa segera menjadi pribadi-pribadi yang produktif buat kemakmuran dan kebesaran bangsa tersebut. Membiarkan masyarakat menjadi pengangguran, adalah sebuah krisis kemanusiaan yang akan melemahkan daya tahan bangsa tersebut untuk membangun kebesaran.

Bangsa yang besar tidak akan tersenyum pada ukuran pertumbuhan ekonominya yang besar, tapi akan lebih fokus kepada berbagai upaya pemerataan pendapatan secara kreatif dan strategis, untuk membuat masyarakatnya seratus persen produktif dan menghasilkan nilai tambah ekonomi buat menghapus pengangguran dari buminya. Banyak negara yang sangat bangga dengan pertumbuhan ekonominya yang cukup tinggi, tapi sebagian besar  penduduknya  tidak mempunyai penghasilan yang cukup buat membiayai kehidupan minimum. Jadi, ukuran pertumbuhan tidaklah penting untuk urusan kemanusiaan dan kesejahteraan orang banyak.

Sistem distribusi keuangan yang adil dan yang tidak memiskinkan orang lain, haruslah menjadi konsep buat membangun masyarakat yang adil dan makmur. Transaksi keuangan yang memangsa satu pihak tanpa melihat sisi kemanusian, hanyalah tabungan kemiskinan buat bangsa itu di masa depan. Sebab, ketika sistem keuangan membiarkan satu pihak yang kuat memangsa pihak yang lemah, maka sistem itu akan menciptakan orang-orang miskin baru. Dan, hal ini tidak sesuai dengan konsep membangun masyarakat yang adil dan makmur. Orang-orang miskin baru ini hanya akan menjadi beban buat bangsanya, beban yang muncul oleh ketidakadilan sistem keuangan dan perbankan yang ada.

Pemerintahan yang hebat selalu anti pada pengangguran, dan akan menggunakan energi kekuasaannya untuk membantu setiap korban PHK dan para pencari kerja, dengan berbagai kemudahan atas akses keuangan murah, untuk bisa mengarahkan mereka menjadi entrepreneur baru yang kuat dan andal buat menghapus pengangguran dari buminya.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Good Governance Untuk Kemitraan Yang Saling Membesarkan

“Jika Sebuah Bisnis Berjalan Dengan Model Kemitraan Yang Saling Membesarkan, Maka Kemakmuran Akan Menjadi Hasil Akhir Dari Kemitraan Tersebut.” – Djajendra

Sangat banyak korporasi yang melakukan aktifitas bisnis dengan menggunakan model kemitraan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku yang berkualitas. Model kemitraan ini,  pada umumnya lebih tergantung kepada kemauan pihak yang kuat, sedangkan pihak yang lebih lemah biasanya tidak seberuntung pihak yang lebih kuat. Padahal dalam membangun kekuatan fundamental bisnis, para mitra kerja harus mendapatkan keuntungan yang adil dan yang saling mensejahterakan, agar ketersediaan bahan baku dengan kualitas terbaik bisa tetap terjamin untuk mendukung kebutuhan korporasi tersebut di sepanjang masa.

Model kemitraan yang saling menguntungkan adalah model kemitraan yang paling unggul untuk melakukan pemerataan kekayaan di antara stakeholder di sebuah bisnis.

Salah satu kebijakan ekonomi publik yang baik adalah melakukan pemerataan pendapatan terhadap semua masyarakatnya. Dan caranya adalah melalui kebijakan bisnis dengan model kemitraan di antara stakeholder. Di mana, model kemitraan ini harus yang berintegritas, beretika, jujur, terbuka, adil, dan penuh tanggung jawab, untuk membesarkan setiap stakeholder dengan cara-cara yang profesional dan bijaksana.

Saat ketidakadilan ekonomi menjadi realitas kehidupan sebuah bangsa, maka bangsa itu harus membuat kebijakan ekonomi yang saling mendukung dan saling memberikan yang terbaik dalam sebuah model kemitraan yang jujur, terbuka, adil, beretika, profesional, saling membesarkan, dan bersikap penuh tanggung jawab, untuk merangkul semua kekuatan ekonomi bangsa tersebut buat kemakmuran dan kesejahteraan setiap individu masyarakatnya.

Model kemitraan yang adil haruslah didukung dengan kontrak kerja sama yang saling membesarkan dan yang saling mensejahterakan, bukan yang saling memanfaatkan untuk keuntungan masing-masing pihak dengan cara memiskinkan pihak lain.

Kemitraan yang baik harus menjadi jaminan buat menjaga kualitas terbaik dan harga yang tidak kalah oleh inflasi.

Indonesia dengan kebanyakan penduduknya yang berprofesi sebagai petani dan nelayan, seharusnya dijadikan sebagai modal besar untuk menjadi mitra kerja industri-industri yang terkait dengan hasil produksi petani dan nelayan tersebut. Jika saja dunia industri menyatu dan saling merangkul dalam sebuah model kemitraan yang jujur, adil, terbuka, beretika, mandiri, saling membesarkan, profesional, dan penuh tanggung jawab untuk mensejahterakan orang banyak, dapat dipastikan sebagian besar dari orang-orang miskin di Indonesia akan menjadi orang-orang kaya baru, yang siap dengan daya beli baru buat membesarkan kekuatan pasar Indonesia. Persoalannya, apakah niat untuk saling membesarkan di antara para mitra kerja itu ada?, atau hanya ada niat untuk saling mengambil keuntungan lebih besar dengan cara-cara yang tidak adil dan tidak jujur?

Jika saja para petani, nelayan, peternak, dan yang lainnya mampu menikmati hasil produksinya dengan harga yang menguntungkan, maka jumlah petani, nelayan, dan peternak yang antusias untuk memproduksi berbagai kebutuhan masyarakat akan meningkat dengan pesat, dan hal ini akan membuat Indonesia menjadi negara dengan daya tahan pangan yang super kuat.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Belanjakan Uang Secara Bijak

”Sering Kali Hanya Dalam Ukuran Detik Seseorang Mendapatkan Kekayaan, Tapi Perlu Menjalani Proses Bertahun-Tahun Untuk Mendapatkan Kesempatan Dalam Ukuran Detik Itu.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Saya seorang karyawan dengan penghasilan 10 jutaan per bulan. Gaji yang saya terima ini sangat pas-pas an dengan pengeluaran saya. Saya selalu cemas memikirkan masa depan saya, sebab sampai hari ini angka tabungan saya nol besar. Rumah juga masih ngontrak, mobil juga masih leasing. Apakah saya bisa menjadi orang kaya? Mohon pencerahannya. Terima kasih, Ade S, Jakarta.

Djajendra menjawab!

Dear Ade S,

Menjadi kaya raya adalah urusan takdir, yang penting Anda harus memiliki harapan dengan penuh kepercayaan, dalam kerja keras untuk menjadi kaya. Jadi, mulai detik ini singkirkan rasa cemas Anda dan lakoni hari-hari Anda dengan gaya hidup yang peduli pada hari esok yang lebih cemerlang.

Ingat, menjadi kaya raya itu memang urusan takdir, tapi takdir hanya dapat diketahui pada nafas terakhir kehidupan sang diri. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban Anda untuk berjuang total, tanpa pernah mengenal kata menyerah dalam semangat menuju kekayaan. Dan, salah satu jalan menuju kekayaan adalah dengan melakukan investasi di bidang usaha yang Anda pahami. Tetapi, jika Anda tidak mengerti bidang usaha apa pun, sebaiknya investasikan uang Anda ke dalam pengembangan  keterampilan diri Anda untuk menunjang karier kerja Anda di masa depan, juga lakukan investasi dalam emas dan tanah.

Pastikan penghasilan Anda yang 10 juta itu tidak semuanya habis untuk konsumsi. Berkomitmenlah untuk menyisikan sebagian dari uang gaji Anda itu untuk investasi. Berusahalah untuk tetap bersikap konsisten dalam menjaga perasaan kaya dalam diri Anda. Singkirkan rasa cemas Anda tentang menjadi orang kaya. Fokuskan pikiran dan konsentrasikan energi Anda kepada setiap proses untuk meningkatkan potensi diri Anda menuju sumber kekayaan. Sekian dulu ya, Ade S. Have a nice day!

Ketika Hidup Digunakan Untuk Mengejar Uang Dan Jabatan

”Saat Anda Berbakti Pada Uang Dan Jabatan, Maka Nilai Tertinggi Kemanusiaan Anda Akan Memudar.” – Djajendra

Uang dan jabatan adalah dua hal yang bisa membuat seseorang melupakan banyak hal baik, atau membuat seseorang menjadi malaikat baik hati, yang menggunakan uang dan jabatannya untuk mensejahterakan orang banyak.

Ketika diri dipaksa hanya untuk hidup buat ambisi dalam mengejar uang dan jabatan, dengan melupakan niat tulus untuk mensejahterakan orang banyak, maka sesungguhnya diri telah diperdaya oleh nafsu untuk menikmati pesta duniawi dan melupakan kedamaian batin kemanusiaan.

Uang dan jabatan sangat mempermudah seseorang untuk bertindak memuaskan segala ambisi positif dan ambisi negatif dirinya. Uang dan jabatan tidak memiliki empati, yang punya empati itu adalah si pemilik uang dan jabatan. Jadi, segala kebaikan dan manfaatnya sangat tergantung kepada karakter dan niat baik si pemilik uang dan jabatan tersebut.

Kabar terbaik dari uang dan jabatan adalah energi yang dimiliki uang dan jabatan tersebut luar biasa hebat untuk membangun kemakmuran dan perdamaian buat orang banyak. Tetapi, kabar buruknya adalah bila uang dan jabatan itu berada di tangan orang yang serakah, maka kemiskinan dan kekacauanlah yang akan muncul disekitarnya.

Uang dan jabatan ditangan orang-orang jujur dan terbuka akan menjadi harta karun, yang membuat jantung ekonomi masyarakat berdetak dengan sehat. Di mana, masyarakat disekitar orang-orang jujur itu akan memiliki daya beli yang kuat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jika uang dan jabatan berada ditangan orang-orang yang tidak jujur dan serakah, maka kebaikan dan rencana perubahan sehebat apa pun tidak akan memberikan kemakmuran dan kedamaian buat orang banyak. Uang dan jabatan akan menjadi hal yang bermanfaat buat kemakmuran ekonomi secara merata. Jika, orang-orang yang memiliki uang dan jabatan tersebut mampu menjadi alat yang efektif untuk menjalankan setiap proses ekonomi secara jujur, adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab terhadap kehidupan orang banyak.

Tetapi, jika para pemilik uang dan jabatan secara serakah memanfaatkan setiap titik peluang untuk mengisi pundi-pundi kekayaan diri sendiri, maka janganlah pernah bermimpi untuk menghadirkan kemakmuran dan kedamaian. Serakah adalah benih terburuk dalam diri. Serakah adalah sahabat baik penderitaan. Untuk menghapus benih serakah, diperlukan komitmen yang konsisten untuk menanam benih-benih kebaikan dalam bentuk nilai-nilai kehidupan yang penuh empati, cinta, dan kepedulian kepada kesejahteraan dan kebahagiaan hidup orang banyak.

Membuat Hidup Menjadi Lebih Sederhana

“Saat Anda Memulai Ambisi-Ambisi Anda, Anda Harus Mau Berdamai Dengan Setiap Keadaan Untuk Memenangkan Tantangan-Tantangan Tersulit.” – Djajendra

Orang bijak selalu memberi nasehat untuk membuat hidup menjadi lebih sederhana, walau hidup itu sendiri tidak pernah berjalan sederhana, dan selalu menguji daya tahan seseorang sebelum menuju kepada kehidupan yang lebih berkualitas.

Dalam realitas kehidupan, orang-orang harus berhadapan dengan tantangan kehidupan yang selalu menguji sikap sabar. Bila dia mampu menjadi sabar dan tegar, maka dia akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dalam memenuhi setiap harapan dan impian hidupnya.

Saat realitas kehidupan menjadi sangat kejam dengan berbagai tantangan hidup yang berat, Anda harus tetap sadar dalam terang. Lalu, bekerja lebih cerdas untuk berdamai dengan keadaan, dan menjadikan setiap tantangan tunduk kepada diri Anda.

Jalani kehidupan Anda sesuai dengan proses yang harus Anda jalani. Kendalikan nafsu dan ego, dan fokuskan diri Anda untuk sebuah tujuan hidup yang ingin Anda raih.

Hidup yang berkualitas hanya bisa lahir dari cara-cara sederhana untuk menekuni sebuah pekerjaan dengan penuh integritas dan pengabdian. Karena, pada saat Anda mampu mengabdikan diri Anda kepada sebuah pekerjaan, maka pekerjaan tersebut akan menjadi alat untuk menghasilkan jalan kemudahan buat diri Anda untuk meraih kekayaan dan kebahagiaan.

Pola hidup yang sederhana harus dijalani dengan kekuatan pikiran dan perasaan positif. Pikiran dan perasaan positif akan membuat diri Anda lebih sabar dan tegar dalam menghadapi situasi rumit yang penuh dengan ketidakpastian hidup.

Hidup Anda menjadi tidak sederhana ketika Anda terlalu ngotot untuk meraih sukses, tanpa mau berkorban untuk berjuang melewati jalan terjal yang penuh dengan krikil tajam. Jika Anda mau berdamai dengan setiap keadaan dalam perjalanan menuju sukses, maka hidup Anda akan menjadi lebih sederhana. Oleh karena itu, ikuti semua proses perjalanan hidup Anda dengan ikhlas dan senang hati, dan jauhkan diri Anda dari sikap dan perilaku berkeluh-kesah dan putus asa.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Tetap Fokus Pada VISI Untuk Mencapai Keberhasilan

“Setiap Langkah Menuju Keberhasilan, Seberapapun Sulitnya, Jika Setiap Orang Tetap Berdisiplin Untuk Fokus Pada Visi, Pasti Akan  Mencapai Suksesnya Dengan Baik.” – Djajendra

Jika Anda bekerja dengan cara memfokuskan tugas dan tanggung jawab Anda pada visi, Anda tentu akan membuat perusahaan Anda menjadi semakin terarah pada sasaran yang diinginkan, kerja keras Anda untuk tetap fokus pada visi perusahaan akan menjadikan Anda lebih berprestasi. Anda tidak boleh membiarkan diri Anda berada dalam perusahaan tanpa memahami arah dari bisnis yang sedang Anda perjuangkan bersama kolega dan pimpinan Anda.

Perusahaan juga harus secara tegas menggunakan visi sebagai tempat bercermin setiap karyawan dan pimpinan. Di mana, pikiran dan emosi dari setiap karyawan dan pimpinan wajib terfokus kepada visi perusahaan. Termasuk, setiap langkah dari proses kerja harus mengikuti konsep manajemen yang disiplin pada visi.

Jika setiap orang di perusahaan sudah mampu bekerja sesuai visi, maka kesadaran otomatis dari dalam jiwa masing-masing karyawan dan pimpinan, untuk berbakti dan menghasilkan kinerja terbaik, akan mewujud. Oleh karena itu, perusahaan harus secara sadar menghidupkan kembali semangat dari setiap orang di perusahaan untuk setia bekerja bersama visi. Bersama visi yang jelas, setiap sasaran kerja pasti dapat dicapai secara sempurna.
Peran pemimpin dalam membangkitkan semangat dan antusias karyawan untuk bekerja bersama visi, haruslah dimulai dari  cara berpikir yang positif terhadap visi perusahaan. Pimpinan harus bertindak dengan cara-cara persuasif, harus bersikap proaktif dalam mengambil tindakan,  tidak sekedar duduk di sekitar karyawan dan menjadi penonton setia terhadap sekelilingnya.

Saat karyawan merasakan tekanan untuk melakukan pekerjaan dengan visi yang ada, pimpinan harus bersikap persuasif untuk menjelaskan dan memotivasi karyawan untuk tetap bahagia bersama visi perusahaan.

Saat bisnis dan organisasi perusahaan berada dalam ketidakpastian, pimpinan harus tampil dengan sikap tegas, untuk memimpin karyawan melihat visi dan arah yang terang.

Pimpinan harus memotivasi setiap orang di perusahaan untuk mempelajari setiap situasi, dan tetap fokus pada visi, untuk menjadi lebih produktif dalam upaya menghasilkan kinerja tertinggi.

Organisasi yang terbaik hanya dapat diwujudkan, jika kepemimpinan di dalam organisasi tersebut loyal kepada visi. Dan, mampu menciptakan alasan-alasan yang jelas untuk membuat orang-orang di dalamnya untuk secara bersama-sama bertindak sesuai visi.

Organisasi harus selalu menjaga setiap departemen dan unit kerjanya untuk tetap bekerja di wilayah visi. Jika departemen dan unit kerja lalai untuk tetap fokus pada wilayah visi, maka berbagai risiko yang tidak diinginkan bisa mengganggu pencapaian keberhasilan pada pekerjaan.

Organisasi harus selalu memastikan bahwa setiap orang, setiap departemen, dan setiap unit kerja di dalamnya telah berkomunikasi sesuai visi, dan mampu mengelola energi organisasi dengan cara membuat setiap orang terfokus pada visi dan menjadi lebih produktif. Hasilnya, organisasi harus dapat bergerak dengan cepat, dengan berani dan dinamis, untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Memimpin Dalam Tekanan

“Setiap Orang Di Waktu Sulit Yang Penuh Tekanan Harus Tahu Bahwa Pemimpin Mereka Selalu Bersama Mereka. Oleh Karena Itu, Pemimpin Harus Selalu Membuat Pengikutnya Tahu Bahwa Dirinya Selalu Bersama-Sama Pengikutnya.” – Djajendra

Memimpin berarti memiliki kekuasaan. Ketika kekuasaan yang dimiliki pemimpin itu mendapat tekanan, maka setiap orang yang ada dalam kepemimpinan tersebut akan berada dalam ketidakpastian. Hanya pemimpin yang tegar, sabar,  pintar, dan cerdik yang akan survive dari berbagai tekanan. Pemimpin yang cerdik pasti tahu bagaimana cara untuk menangani tekanan. Dia juga tahu bahwa tekanan dalam sebuah kepemimpinan merupakan tantangan yang harus ditangani secara bijak dengan memperhatikan setiap situasi dan kondisi secara rinci dan profesional.

Berikut ini ada 11 tips yang akan membantu pemimpin untuk menangani tekanan.

1. Pemimpin harus berbicara dan berkomunikasi kepada setiap kekuatan, untuk mengatasi masa-masa sulit dengan cara-cara persuasif dan positif.

2. Pemimpin wajib memiliki informasi dan pengetahuan yang lengkap terhadap situasi dan kondisi terakhir. Dan, memastikan bahwa semua kendali kekuasaan masih utuh ditangannya.

3. Pemimpin tidak boleh membiarkan persoalan apa pun bepergian tanpa mendapatkan perhatian. Pemimpin harus bersikap tegas dalam mengambil tindakkan untuk meredam simpang siurnya sebuah persoalan. Pemimpin harus meyakinkan semua orang untuk memahami apa yang terjadi.

4. Pemimpin wajib memberikan petunjuk yang jelas dan yang sederhana, agar setiap orang dapat memiliki informasi yang sama untuk menghindari konflik dan kesalahpahaman.

5. Pemimpin harus bersikap terbuka untuk menerima pertanyaan dan informasi dari siapa pun. Kemudian, harus mampu memberikan jawaban-jawaban yang sejuk dan penuh empati.

6. Pemimpin harus bersikap proaktif untuk memotivasi setiap orang untuk segera meninggalkan masalah dan memulai langkah baru dengan solusi.

7. Pemimpin harus melibatkan semua kekuatan dalam pengambilan keputusan penting. Sebab, saat semua kekuatan merasa terwakili secara bijaksana, maka risiko dari tekanan yang ada akan menjadi minimal.

8. Pemimpin tentu saja harus membuat keputusan akhir untuk mengatasi tekanan, tapi sebaiknya pemimpin  meminta dukungan dari tim intinya dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Pemimpin harus memfungsikan tim intinya secara maksimal untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

9. Pemimpin harus selalu menyemangati dan memberikan harapan positif kepada setiap orang, agar mereka dapat terhindar dari situasi sulit di bawah tekanan, dan merasa terlindung di bawah kepemimpinan yang tangguh dan solid.

10. Setiap orang di waktu sulit yang penuh tekanan harus tahu bahwa pemimpin mereka selalu bersama mereka. Oleh karena itu, pemimpin harus selalu membuat pengikutnya tahu bahwa dirinya selalu bersama-sama pengikutnya. Manfaatkan sepenuhnya setiap pertemuan dan kontak dengan setiap pengikut, dan buat mereka tahu bahwa mereka memiliki dukungan total dari pemimpinnya. Lalu, berkomunikasilah secara bijaksana dan penuh empati dalam visi yang terang.

11. Redamlah setiap rumor negatif dengan visi dan harapan yang terarah. Bangkitkan semangat dan antusias dari semua orang untuk bekerja total dalam mengatasi setiap risiko berbahaya dari tekanan yang ada.

Untuk seminar/ training hubungi www.djajendra-motivator.com

Mengumpulkan Pribadi-Pribadi Terbaik Dalam Tim Pemenang

”Setiap Keberhasilan Tim Harus Disikapi Sebagai Sukses Bersama. Jika Ada Anggota Tim Yang Merasa Lebih Hebat Dan Lebih Berjasa Kepada Sebuah Hasil Sukses, Maka Keutuhan Dan Kekompakkan Tim Pasti Lenyap, Dan Segera Digantikan Oleh Kekuatan Konflik Yang Secara Pasti Mengantar Tim Kepada Kehancurannya.” – Djajendra

Untuk mencapai hal-hal besar, Anda harus mampu mengumpulkan pribadi-pribadi terbaik dalam sebuah tim pemenang. Pribadi-pribadi terbaik yang diberi arahan dan motivasi, akan memainkan perannya secara bijak untuk mencapai angka kinerja yang besar. Ingat, untuk mencapai hal-hal besar, Anda tidak mungkin bekerja sendiri tapi Anda membutuhkan sebuah tim yang tangguh.

Tujuan dari tim harus jelas dan dimengerti oleh setiap anggotanya. Di mana, anggota tim harus bersedia untuk menghapus ego diri masing-masing, lalu secara cerdas memainkan peran dan agenda tim yang sesuai dengan visi tim. Anggota tim harus pintar untuk melihat gambar besar yang utuh tentang timnya, berkomunikasi secara efektif untuk mendukung visi  tim, memberikan setiap potensi diri sendiri untuk kebutuhan tim, dan memberdayakan diri sendiri untuk membuat tim menjadi lebih kompak.

Setiap anggota harus ditempatkan dalam tim, di posisi yang sesuai dengan potensi mereka, agar mereka bisa memberikan nilai tambah kepada tim. Sebab, saat anggota tim berada di tempat yang sesuai dengan potensi dan keterampilan mereka, maka mereka akan memberikan hal-hal terbaik buat keberhasilan tim. Untuk itu, pahami setiap potensi dari para anggota tim. Lalu, lakukan  evaluasi terhadap setiap anggota yang terfokus kepada pengetahuan, keterampilan, disiplin, motivasi, kekuatan pikiran positif, kekuatan emosi baik, dan potensi untuk menyatu dalam tim bersama visi dan tujuannya.

Dalam setiap upaya untuk meraih prestasi terbaik pasti akan hadir tantangan, yang bila disikapi secara positif akan memacu tim menjadi lebih kreatif. Setiap tantangan harus disikapi secara bijak, cepat, dan fleksibel. Tim juga harus mengeksplorasi semua pengalaman-pengalaman masa lalunya untuk merubah tantangan yang ada menjadi peluang yang hebat. Dalam menyikapi tantangan, perusahaan harus menentukan arah, memberi dukungan motivasi kepada anggota dan pimpinan tim, memberi pelatihan kepada anggota dan pimpinan tim untuk bisa lebih bertanggung jawab terhadap tantangan yang ada. Perusahaan juga boleh bertindak untuk merekrut anggota baru ataupun pimpinan tim yang baru, untuk memperkuat daya tahan tim dalam upaya menghadapi tantangan. Hal ini harus dilakukan perusahaan, apabila karakter pemimpin dan anggota tim yang ada saat ini, sudah tidak sesuai dengan tantangan yang zaman.

Dalam kerja sama tim, setiap anggota harus memperlihatkan kompetensi yang kuat untuk berkolaborasi dengan karakter, potensi, bakat, pengetahuan, dan motivasi dari masing-masing individu secara efektif.

Setiap individu dalam tim harus memiliki mental pemenang. Sebab, mental pemenang adalah sebuah kondisi kejiwaan yang sangat penting buat tim dalam meraih kinerja terbaik. Ketika para anggota tim memiliki mental pemenang, maka secara otomatis para anggota tim akan bersikap seperti pemenang, yaitu secara proaktif melakukan komunikasi positif, menjadi lebih sabar dalam hubungan kerja sama, menjadi lebih kreatif dan selalu berinisiatif positif, menjadi lebih bertanggung jawab untuk bersatu dan berkarya, menjadi lebih bersikap baik dalam membantu keutuhan dan kekompakkan tim.

Kerja sama tim harus berlandaskan pada visi yang terfokus pada tujuan, semangat yang tinggi, sikap ingin tahu, dan rasa percaya diri yang tinggi. Sebuah kerja sama tim harus memiliki landasan moral dan etika yang kuat. Landasan moral dan etika ini harus menjadi integritas tim dalam memberikan kontribusinya kepada perusahaan.

Setiap keberhasilan tim harus disikapi sebagai sukses bersama. Jika ada anggota tim yang merasa lebih hebat dan lebih berjasa kepada sebuah hasil sukses, maka keutuhan dan kekompakkan tim pasti lenyap, dan segera digantikan oleh kekuatan konflik yang secara pasti mengantar tim kepada kehancurannya.

Perusahaan harus rajin merawat tim pemenang. khususnya, untuk memaksimalkan pencapaian potensi sukses dari masing-masing individu. Untuk itu, perusahaan harus melakukan pengembangan kemampuan kerja sama dari masing-masing individu secara terus-menerus; dan juga membayar gaji yang sesuai dengan komitmen, konsistensi, dan kemampuan masing-masing individu dalam memberikan kontribusinya kepada tim.

Anggota tim harus cerdas menyesuaikan diri terhadap setiap situasi dan kondisi yang ada, dan mampu mengambil keputusan yang tepat.

Walaupun karakter pribadi masing-masing anggota tim berbeda, tapi nilai kebersamaan harus menjadi syarat terpenting dalam menentukan kekompakkan dan kemenyatuan tim dalam visi dan kerja sama.

Cara anggota tim berinteraksi dengan sesama rekan tim haruslah bersifat konsisten, jelas, sopan, terbuka, jujur, dan bertanggung jawab.

Perusahaan harus membangun kesadaran kepada pimpinan dan anggota tim bahwa setiap orang itu tidaklah sama, tapi sebagai anggota tim, masing-masing pribadi dalam tim harus memiliki keterampilan yang hebat untuk menyatu dan menyingkirkan ego dan kepentingan masing-masing.

Untuk seminar/training hubungi www.ninecorporatetrainer.com

Pelayanan Sempurna Dalam Bisnis Rumah Makan

”Jiwa Terdalam Dari Para Front Liner Bisnis Rumah Makan Haruslah Didasari Oleh Prinsip Pelayanan Yang Berkarakter Ikhlas, Tulus, Luwes, Berempati, Baik Hati, Jujur, Sopan Santun, Bekerjasama, Penuh Senyum, Serta Bermental Positif Untuk Memahami Orang Lain Dalam Setiap Proses Kerja.” – Djajendra

Bisnis rumah makan adalah bisnis yang dianggap oleh banyak orang sebagai bisnis yang paling mudah untuk dilakoni dalam situasi apa pun. Orang selalu memiliki alasan bahwa setiap orang perlu makan, jadi bisnis makanan tidak akan pernah mati. Realitas menunjukkan bahwa bisnis rumah makan adalah salah satu bisnis yang paling mudah untuk dibuka dan juga paling mudah untuk bangkrut. Sering sekali para pemula memulai bisnis rumah makannya karena mereka tergiur oleh untung besar yang dijanjikan oleh bisnis ini. Selain itu, selalu saja orang beranggapan bahwa menjalankan bisnis rumah makan adalah hal yang sangat mudah untuk ditekuni. Padahal ada begitu banyak kebangkrutan dalam bisnis rumah makan, yang pada umumnya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan manajemen pelayanan sempurna, manajemen keuangan, dan manajemen risiko. Di mana, hal ini akan mengakibatkan ketidakmampuan si pebisnis rumah makan untuk menjaga kontinuitas dari bisnis rumah makan yang dia jalankan.

Kalau Anda ingin menjalankan bisnis rumah makan, hal terpenting yang harus Anda pahami adalah pelayanan sempurna yang berbasiskan kepada kualitas, harga, dan rasa makanan yang sesuai dengan target pasar Anda. Kemudian, Anda harus mampu memfungsikan semua karyawan, tanpa terkecuali, untuk merawat dan melayani setiap pelanggan secara sempurna dalam balutan sikap baik yang profesional.

Seiring dengan perkembangan teknologi pemerosesan makanan dan teknologi pelayanan pelanggan, maka berkembang pula fungsi dari setiap karyawan untuk lebih mendukung reputasi dan kredibilitas rumah makan.

Salah satu aspek pelayanan sempurna yang harus menjadi perhatian penuh dari Anda dan karyawan adalah aspek kenyamanan, keselamatan dan keamanan dari kualitas makanan yang disajikan. Ingat, pelanggan yang mendapatkan informasi secara rinci tentang kualitas makanan yang Anda sajikan itu akan membuat si pelanggan menjadi loyal terhadap rumah makan Anda. Sikap jujur Anda terhadap gizi dan kualitas makanan, harus diikuti oleh cara pengelolaan yang sehat dan bersih. Setiap kebaikan yang Anda ciptakan buat pelanggan Anda akan menghasilkan keuntungan berlipat buat bisnis rumah makan Anda.

Fungsi front liner rumah makan dalam pelayanan sempurna harus menjadi pelayan yang bijaksana dan baik hati, serta cerdas memainkan perannya sebagai icon rumah makan, yang selalu bersikap baik dalam ramah-tamah pelayanan kepada setiap pelanggan.

Front liner juga wajib bekerja dengan tegar dan efektif dalam setiap situasi yang berbeda, untuk mengatasi berbagai sikap dan perilaku pelanggan yang beragam dan mungkin kadang terasa aneh.

Sikap menyingkirkan ego diri untuk menjadi lebih kooperatif dengan pelanggan adalah wajib hukumnya buat para front liner.

Setiap pribadi front liner harus memiliki keyakinan dan tanggung jawab penuh untuk menyelesaikan sebuah tugas pelayanan pelanggan dengan efektif, produktif, dan efisien

Kecerdasan emosional front liner untuk bisa memahami perasaan dan kebutuhan pelanggan, adalah fondasi terpenting dalam memberikan pelayanan sempurna yang berkualitas.

Jiwa terdalam dari para front liner bisnis rumah makan haruslah didasari oleh prinsip pelayanan yang berkarakter ikhlas, tulus, luwes, berempati, baik hati, jujur, sopan santun, bekerjasama, penuh senyum, serta bermental positif untuk memahami orang lain dalam setiap proses kerja.

Manajemen rumah makan wajib membangun  standard pelayanan pelanggan yang sesuai dengan keunikan rumah makan tersebut.  Standard pelayanan pelanggan ini seharusnya dapat digunakan untuk mengukur kualitas dan kinerja dari para front liner dan para non front liner rumah makan. Dengan tujuan untuk memahami besarnya produktifitas yang mereka hasilkan sebagai wujud dari kontribusi mereka terhadap bisnis rumah makan. Juga, dengan adanya standard pelayanan pelanggan ini dapat menimbulkan kesadaran beretika dalam melaksanakan pelayanan sempurna, serta dapat menjadi acuan bagi rumah makan dalam melaksanakan manajemen risiko untuk menjaga keamanan, keselamatan,  kenyamanan, untuk kepentingan pelanggan dan kepentingan bisnis rumah makan itu sendiri.

www.djajendra-motivator.com

Gaya Marketing Dari Mulut Ke Mulut

“ Gaya Marketing Dari Mulut Ke Mulut Yang Dilakukan Dengan Komunikasi Persuasif Akan Menjadi Magnet Besar Yang Menarik Customer Mencintai Produk Dan Jasa Anda.” – Djajendra

Salah satu strategi marketing yang paling ampuh untuk meyakinkan customer adalah gaya marketing dari mulut ke mulut, atau pun gaya marketing yang bergerilya dari satu jiwa ke jiwa yang lain, yang terus ditularkan kepada jiwa – jiwa yang lain tentang kehebatan dan keunggulan dari produk dan layanan yang Anda tawarkan tersebut.

Kekuatan gaya marketing dari mulut ke mulut ini terletak kepada cara persuasif yang Anda gunakan untuk meyakinkan customer. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik kepada satu customer, maka satu customer ini akan menjadi loyal dan menyebarkan berita bagus tentang produk dan jasa Anda kepada customer-customer lain disekitarnya.

Dalam realitas bisnis, ada begitu banyak pebisnis yang menggunakan gaya marketing lisan dari mulut ke mulut, disamping budget biaya marketingnya menjadi nol rupiah, juga gaya marketing ini akan menjadi sangat efektif untuk membangun basis customer setia. Karena sifatnya lisan, maka strategi marketing dari mulut ke mulut ini harus bisa mempengaruhi emosi dan pikiran customer. Selanjutnya, strategi marketing dari mulut ke mulut ini harus dibuat mengakar di level batin terdalam customer.

Pada umumnya, strategi marketing dari mulut ke mulut ini terjadi karena si pengusaha tidak memiliki budget atau modal untuk melakukan promosi dalam bentuk iklan di media masa. Dan, terpaksa dia hanya mampu melakukan pemasaran secara lisan sambil berharap banyak dari kebaikan orang-orang yang pernah berbisnis dengan dirinya, untuk mau secara sukarela mengabarkan berita bagus tentang bisnisnya kepada sahabat-sahabat mereka. Sebenarnya, strategi marketing lisan ini lebih mampu menyentuh hati customer dibandingkan strategi pemasaran dalam bentuk iklan dan promosi jenis lainnya.

Strategi marketing lisan dari mulut ke mulut ini membutuhkan fondasi yang kuat dalam bentuk kredibilitas dan kejujuran dari produk dan jasa yang ditawarkan. Strategi pemasaran lisan ini merupakan strategi pemasaran tertua yang paling ampuh untuk mempengaruhi dan membuat customer menjadi setia dengan produk dan jasa Anda. Dalam ilmu komunikasi marketing, pebisnis selalu disarankan untuk membayar sebuah media untuk mengirimkan pesan tentang kehebatan produk dan jasa, dalam bentuk iklan yang menarik kepada pelanggan. Sedangkan dalam marketing lisan, Anda harus bekerja keras membangun kredibilitas dan kejujuran yang tinggi untuk mempengaruhi customer Anda melalui cara-cara persuasif.

Strategi marketing lisan harus didukung dengan kualitas pelayanan yang hebat dalam bentuk kecepatan pelayanan dengan kualitas produk dan jasa yang unggul. Keputusan Anda untuk memberikan semua nilai-nilai terbaik dari setiap proses pemasaran akan menjadi senjata yang hebat untuk mempertahankan loyalitas pelanggan Anda kepada produk dan jasa Anda. Pastikan strategi pemasaran lisan yang Anda terapkan itu mampu membangun kesadaran dan antusias pelanggan Anda untuk merekomendasikan produk dan layanan Anda kepada orang-orang lain. Jagalah kesederhanaan, kemudahan, dan hal-hal yang menyenangkan dalam semua proses penjualan Anda. Gaya marketing lisan dari mulut ke mulut akan menjadi sangat efektif bila Anda lakoni dengan kekuatan empati, intuisi, dan sikap baik Anda.

Menjual Melalui Proses Penjualan Yang Benar

”Penjual Yang Profesional Tidak Akan Pernah Mau Memperdayakan Atau Merugikan Pembeli.” – Djajendra

Tugas terpenting dari seorang penjual adalah melakukan penjualan yang melampaui target-target yang diberikan perusahaan kepada dirinya.

Selain membutuhkan kesadaran diri sendiri untuk menjadi penjual yang kreatif dan dinamis, penjual juga wajib mempelajari keterampilan cara menjual yang profesional. Seorang penjual yang profesional tidak akan pernah mau memperdayakan atau merugikan pembeli. Dia akan selalu mempersiapkan dirinya untuk memberikan kualitas produk dan kualitas layanan terbaik buat pembeli. Adalah sah-sah saja seorang penjual bersikap agresif untuk menjual produk dan jasanya, tapi sikap agresif itu harus diikuti dengan mind set menjual yang terfokus untuk memberikan yang terbaik dari yang baik buat pembeli.

Penjual harus menjadi pribadi yang membantu pelanggan untuk membuat pilihan terbaik, serta memecahkan semua kebutuhan pelanggan dengan jujur dan bijaksana.  Penjual tidak hanya melakukan penjualan sebatas layanan, tapi juga harus menjadi sahabat pelanggan, untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan terhadap produk dan jasa yang dijual.

”Untuk menjadi penjual yang profesional, Anda harus memahami tentang semua kebiasaan dan perilaku pelanggan Anda,” tulis Frank McNair dalam bukunya berjudul How You Make Sale. Selanjutnya, Frank McNair juga menulis bahwa penjual harus memiliki pengetahuan untuk memecahkan masalah pelanggan dengan cara memberikan produk, layanan, solusi, dan program yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Jadi, Jangan pernah membuat pelanggan Anda menderita oleh cara penjualan Anda yang tanpa solusi buat kenyamanan pelanggan.

Penjual dengan sikap baik plus solusi yang hebat akan menjadi pribadi yang dicintai oleh pelanggan. Sebab, pelanggan selalu membutuhkan layanan dari penjual-penjual yang profesional, baik hati, jujur, dan yang bertanggung jawab.

Sangatlah penting buat si penjual untuk selalu meningkatkan kualitas dirinya, khususnya kualitas dari karakter diri yang mampu mewujudkan semua kebutuhan pelanggan dengan penuh peduli, perhatian, dan tanggung jawab.
”Penjual harus menyadari pentingnya proses penjualan. Proses penjualan yang baik akan menunjukkan tanggung jawab penjual untuk membantu memecahkan masalah pelanggan. Ingat, penjualan adalah berdisiplin dalam proses langkah demi langkah. Jika penjual mempelajari setiap langkah-langkah dari proses penjualan dengan cerdas, penjual akan membuat dirinya menjadi seorang profesional yang mampu melakukan penjualan besar.” Tulis Frank McNair dalam buku How You Make The Sale, What Every New Salesperson Needs To Know

Berikut 7 proses penjualan yang ditulis Frank McNair dalam buku How You Make The Sale:


1. Research prior to the Sale

Lakukan riset sebelum penjualan. Bagaimana produk Anda dibandingkan dengan produk dari pesaing? Bagaimana pelanggan menggunakan produk Anda? Apa masalah terpenting yang tidak terpecahkan dari produk Anda?

2. Meet and Greet

Bertemu dan menyapa. Langkah ini dalam proses penjualan adalah ketika Anda menemui pelanggan. Ini adalah tahap proses penjualan dan jalan untuk terjadinya pembelian. Pada tahap ini, Anda harus mengetahui atau memastikan apa langkah pelanggan ketika Anda bertemu untuk dapat bertindak sesuai yang mereka butuhkan.

3. Discovery

Pada proses penjualan yang ketiga ini, Anda harus menemukan apa yang pelanggan perlukan atau masalah apa yang pelanggan miliki terhadap pelayanan dan produk Anda, sehingga Anda dapat mulai menemukan solusi yang tepat sasaran buat pelanggan Anda.

4. Features and Benefits

Sebagai penjual Anda selalu ingin berbicara tentang kehebatan dari produk Anda kepada pelanggan, sementara pelanggan hanya membeli manfaat. Jadi Anda harus tahu apa manfaat yang berkaitan dengan features produk, program atau layanan yang Anda tawarkan kepada pelanggan.

5. Making the Case/Presenting the Solution

Bagaimana cara Anda menyampaikan presentasi solusi terhadap masalah-masalah yang pelanggan hadapi? Bagaimana cara Anda menggunakan kata-kata positif untuk mengatasi keberatan pelanggan terhadap solusi Anda?

6. The Objective is Objections: Dealing with Resistance

Penolakan pelanggan dapat terjadi pada setiap tahap dari proses penjualan. Walaupun mungkin Anda telah menyelesaikan penyebab penolakan tersebut. Anda harus selalu menyiapkan informasi yang lebih untuk meyakinkan pelanggan. Sebab, pelanggan selalu merasa menjadi objek dan tidak yakin masalah mereka telah diselesaikan sepenuhnya.

7. Closing: It’s Okay to Ask For the Order

Jika Anda bekerja setia dengan setiap proses penjualan, Anda tidak akan sulit untuk menutup penjualan-penjualan besar kepada pelanggan Anda. Pelanggan Anda sudah siap untuk membeli, dan berkata terima kasih kepada Anda.

Saat Perusahaan Tidak Menepati Janjinya Kepada Karyawan

“ Jangan Biarkan Masa Depan Anda Diperangkap Oleh Janji-Janji Manis, Tapi Mulailah Pendakian  Menuju Sukses Tertinggi Dengan Kekuatan, Keberanian, Keyakinan, Dan Kemampuan Diri Anda Sendiri.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Saya telah mengabdi kepada perusahaan lebih dari lima belas tahun. Selama ini saya disiapkan untuk menjadi pimpinan, tapi kenyataannya perusahaan merekrut orang baru untuk mengisi posisi yang pernah dijanjikan kepada saya. Jelas saya sangat kecewa, pengabdian saya selama ini menjadi sia-sia. Apakah etis kalau saya mencari pekerjaan baru? Mohon sarannya pak djajendra. Terima kasih. Amirudin – Makasar.

Djajendra menjawab

Yth Bapak Amirudin,

Ketika Anda merasa bahwa Anda telah mempersiapkan diri Anda secara sempurna untuk menerima jabatan yang dijanjikan perusahaan kepada Anda. Dan, pada akhirnya perusahaan ingkar janji terhadap Anda, sangat wajar bila Anda merasa kecewa. Pengabdian Anda kepada perusahaan merupakan bentuk loyalitas yang pantas untuk dibanggakan. Anda harus yakin, percaya diri, dan memiliki keberanian untuk menentukan pilihan karier Anda ke depan. Jangan biarkan perjalanan karier kerja Anda diperangkap oleh janji-janji manis dari pihak manapun. Jika Anda yakin telah bekerja secara profesional dan melakukan hal-hal terbaik buat perusahaan Anda, tidak ada namanya Anda kalah atau pun gagal bersama perusahaan Anda saat ini. Anda sebenarnya telah melakukan kewajiban Anda secara maksimal, hanya saja faktor keberuntungan belum berpihak kepada Anda. Saya sangat yakin bahwa pengabdian Anda kepada perusahaan Anda selama ini tidak pernah menjadi sia-sia. Anda telah melakukan sebuah upaya keras untuk meraih jabatan yang lebih tinggi di perusahaan Anda, dan tidak selalu sebuah upaya keras itu akan menghasilkan apa yang kita inginkan. Sangatlah etis kalau Anda mau mencari pekerjaan baru untuk memenuhi harapan hidup Anda. Jadi, jangan takut untuk melakukan tindakan besar buat masa depan Anda yang lebih cemerlang. Sekian dulu ya, pak Amirudin, have a nice day!

Menentukan Arah Bisnis Dalam Ketidakpastian Ekonomi Global

“Perusahaan Yang Pintar Pasti Membangun Karakter Pimpinan, Karyawan, Dan Customer Yang Mampu Menyatu Membangun Daya Tahan Perusahaan Dalam Menghadapi Ketidakpastian Bisnis. Termasuk, Bisa Mempertahankan Daya Saing, Produktivitas Dan Profitabilitasnya.” – Djajendra

Ketika Perusahaan berada dalam arah yang tidak pasti di masa krisis ekonomi global ini, sudah seharusnya para pimpinan perusahaan melihat realitas ini untuk melakukan perubahan buat membangun daya saing perusahaan yang lebih baik.

Setiap pimpinan dari fungsi dan peran kerja masing-masing wajib mencari informasi, petunjuk, dan rencana yang jelas untuk bisa bertindak menyelamatkan perusahaan dari badai krisis yang lebih besar.

Jika para pemimpin ikhlas menyatu dalam sebuah tim kerja yang solid, untuk memotivasi dan memberikan harapan yang lebih kepada para karyawan dan customer, maka dapat dipastikan tidak akan ada orang di dalam perusahaan yang membayangkan hal-hal terburuk dari krisis ekonomi global yang sedang terjadi ini.

Para pimpinan bersama-sama semua karyawan dan customer setianya harus menjadi satu kekuatan yang solid untuk menghadapi ketidakpastian bisnis perusahaan.

Setiap perbedaan dan kepentingan harus digantikan dengan kolaborasi dan kerja sama yang saling membantu satu sama lain untuk membuat perusahaan mampu bertahan hidup dari badai krisis ekonomi global.

Jika pimpinan, karyawan, dan customer setia tidak menyatu, maka perusahaan akan kehilangan daya tahannya untuk bisa mempertahankan produktivitas dan profitabilitasnya. Hal ini jelas akan membuat perusahaan sulit untuk tetap bisa survive di masa yang tidak pasti ini.

Setelah perusahaan yakin dengan kekuatan kepemimpinan, karyawan, dan customer setianya, perusahaan harus menentukan arah bisnis secara bijaksana dengan skenario optimistis. Kemudian, membangun komunikasi, kolaborasi, koordinasi yang kuat diantara pimpinan, karyawan, dan customer, untuk bisa bertahan hidup dan berkembang selama masa ketidakpastian bisnis akibat dari krisis ekonomi global ini.

Perusahaan harus mengakui semua kenyataan yang ditimbulkan oleh badai krisis ekonomi global ini. Dan yang terpenting, perusahaan tidak boleh berkeluh-kesah meratapi hambatan dan tantangan yang ada, tapi harus segera  menentukan arah untuk mengatur seluru energi positif dari para pimpinan, karyawan, dan customer setia, untuk kemudian membuat strategi-strategi yang kreatif dan dinamis buat menyelamatkan perusahaan dari keruntuhannya.

Setiap Hari Hidup Bersama Emosi Baik

”Penderitaan Itu Muncul Oleh Ketidakmampuan Diri Untuk Memanfaatkan Potensi Emosi Baik Dalam Diri. Jika Diri Mau Menangani Kecerdasan Emosionalnya Dengan Baik, Maka Penderitaan Tidak Akan Pernah Mampu Melukai Batin.”- Djajendra

Setiap orang pasti ingin menghindarkan dirinya dari penderitaan hidup, tapi tidak pernah mau untuk hidup dengan kekuatan emosi baik diri sendiri. Padahal melalui kekuatan emosi baik diri sendiri Anda pasti mampu menghindarkan diri dari ancaman penderitaan hidup apa pun. Kecerdasan emosional adalah obat termanjur untuk menghapus semua penderitaan hidup dari batin dan meningkatkan mood baik Anda.

Berikut tips untuk menjalani hari-hari Anda bersama emosi baik.

  • Bangunlah setiap pagi dengan niat baik untuk memberikan segala kebaikan hidup buat diri Anda sendiri dan buat orang-orang lain. Aktifkan kekuatan emosi baik dari kesadaran diri Anda, nyalakan pikiran positif Anda dari pikiran bawah sadar Anda.
  • Lakukan olahraga yang mampu meningkatkan aktivitas tubuh, pikiran, dan emosi Anda sampai ke tingkat keseimbangan emosi diri yang harmonis. Rasakan kegembiraan, kesehatan, dan kesenangan dalam setiap nafas Anda bersama aktivitas olahraga yang Anda lakukan tersebut.
  • Berjalanlah di sekitar pohon yang rindang dan tanaman bunga yang indah. Rasakan semua keindahan alam tersebut, dan jangan pernah lupa untuk mendapatkan sinar matahari pertama di pagi hari Anda yang indah.
  • Mulailah rutinitas tugas dan tanggung jawab Anda dengan doa dan rasa syukur. Bertindaklah  ramah terhadap kolega, pimpinan, customer, dan kepada siapa pun yang lainnya. Nikmati detik demi detik rutinitas Anda dengan cara memperkuat perasaan baik Anda untuk keramahan Anda pada orang lain.
  • Hadapi semua tantangan dan pahami semua masalah, kemudian gunakan kekuatan sikap baik Anda untuk menyelesaikannya dengan konsisten dan optimis.
  • Buatlah diri Anda seolah-olah setiap detik berada di lingkungan rumah, lingkungan kantor, dan lingkungan sosial Anda yang sangat tenang dan penuh kegembiraan. Aturlah diri Anda  hanya untuk melihat hal-hal terbaik dan semua kebaikan dari di lingkungan Anda.
  • Lakukan kebaikan-kebaikan kepada orang lain, dan jadilah pribadi yang bermanfaat buat kehidupan ini. Saat Anda memberikan kebaikan kepada kehidupan lain, emosi baik Anda akan semakin menguat dan mendominasi jiwa Anda.
  • Selamatkan sebuah pohon, selamatkan seekor satwa, selamatkan orang lain dari kelaparan.  Menyelamatkan kehidupan akan membuat emosi baik semakin memberikan sensasi bahagia kepada batin terdalam Anda.
  • Bergeraklah dengan hati yang senang. Bertindaklah dengan rencana yang baik dan yang menguntungkan banyak orang. Tingkatkan mood baik dan tunjukkan sikap baik kepada kehidupan.
  • Pelajari sesuatu yang baru yang bisa menjadikan Anda lebih bahagia dan lebih damai. Dekatkan diri Anda dengan ilmu pengetahuan yang bisa merubah mind set Anda untuk menjadi orang baik yang paling bahagia.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Membangun Tim Work Yang Solid

“Keutuhan Sebuah Tim Work Terletak Pada Kejujuran Batin Setiap Anggota Untuk Menyatu, Kemudian Bekerja Cerdas Mewujudkan Visi Tim.” Djajendra

Seluruh anggota dan pimpinan tim wajib menjaga keutuhan dan kekuatan tim untuk meraih kinerja yang maksimal sesuai visi.

Berikut ini ada lima hal dasar yang wajib dikuasai oleh pimpinan dan anggota tim:

1. Mind Set Tim.

Saat pembentukan awal tim, pimpinan tim harus menanamkan mind set baru kepada seluruh anggotanya hanya untuk mengenal kinerja terbaik, prestasi terbaik, lalu memenangkan semua tantangan dan peluangnya.

2. Cara Kerja Tim.

  1. Memiliki tujuan yang spesifik, terukur, terdefinisi, dan konsisten.
  1. Fokus pada sasaran yang harus dicapai melalui fungsi dan peran kerja dari masing-masing anggota tim.
  1. Pimpinan dan anggota tim harus saling tergantung, berkomunikasi, berkolaborasi, berkoordinasi, konsisten, berkomitmen dan loyal kepada visi.
  1. Apapun perbedaan yang ada, setiap orang wajib saling menghormati, saling mendengar, dan saling peduli. Tim harus selalu dijaga keutuhan dan kekompakkannya.
  1. Setiap konflik harus dikelola dengan besar hati dan penuh empati, kemudian diselesaikan dengan menghormati semua pihak secara profesional. Dan juga mampu mendefinisikan semua perkembangan baru dalam sebuah rencana kerja yang baik.

3.Karakter Kerja

Karakter kerja dari para anggota tim harus proaktif, kreatif, strategis, optimistis, antusias, tekun, disiplin, bersikap baik, berjuang dalam motivasi yang tinggi, dan  mau bekerja keras untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab.

4. Kepemimpinan

Kepemimpinan tim harus menggunakan kekuatan intuisi untuk melihat hal-hal yang tak terlihat oleh panca indera. Lalu, membuat tindakan-tindakan yang memotivasi anggota tim untuk bekerja dengan emosi baik dan pikiran terang.

5. Organisasi Tim

Organisasi tim harus dilengkapi dengan  standard operating procedure tim, aturan, dan kebijakan.

Pemimpin Harus Pintar Berkomunikasi Untuk Mencapai Kesepakatan

“Pemimpin Yang Baik Tidak Akan Memanfaatkan Sebagian Besar Waktu-Waktunya Untuk Memperkaya Diri Sendiri, Tapi Dia Akan Menggunakan Semua Waktunya Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Hidup Orang Banyak.”- Djajendra

Seorang pemimpin haruslah cerdas mencapai kesepakatan dengan pemimpin-pemimpin lain buat kebaikan orang banyak. Seorang pemimpin haruslah pintar berbicara untuk membangun komunikasi yang hebat dengan banyak orang. Seorang pemimpin haruslah memperlihatkan contoh kepemimpinan yang efektif melalui kemampuan berkomunikasi yang konsisten dalam komitmen yang dipercaya oleh banyak orang. Pemimpin yang baik akan selalu menjadikan semua pihak sebagai sahabat sejati untuk kemajuan orang banyak. Pemimpin yang baik selalu sadar diri bahwa ia merupakan alat untuk menciptakan keadilan, kesejahteraan, dan perdamaian buat kehidupan banyak orang. Pemimpin yang baik selalu bekerja cerdas untuk mencapai kesepakatan buat menciptakan kemakmuran dan perdamaian buat banyak orang. Pemimpin yang baik selalu siap menjadikan dirinya sebagai alat untuk membantu kehidupan orang lain secara jujur dan adil. Pemimpin yang baik tidak akan memanfaatkan sebagian besar waktu-waktunya untuk memperkaya diri sendiri, tapi dia akan menggunakan semua waktunya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup orang banyak. Pemimpin yang baik selalu fokus untuk membangun kepercayaan diri dari orang banyak melalui komunikasi yang membangkitkan harapan dan gairah hidup. Pemimpin yang baik selalu akan menjelaskan semua rencananya dalam bahasa sehari-hari yang mudah dipahami oleh siapa pun. Pemimpin yang baik tidak akan merahasiakan apa pun dari orang-orang yang membantunya sejak awal. Pemimpin yang baik selalu mengajak semua orang untuk berlari ke arah visi yang ada. Pemimpin yang baik selalu membuat ucapannya menjadi realitas yang membahagiakan semua orang. Pemimpin yang baik selalu memberikan contoh yang nyata dalam membangun karakter positif dari orang banyak.

Rahasia Meringankan Beban Hidup

”Setiap Kali Kita Menghadapi Kesulitan, Kita Akan Tumbuh Satu Inci Lebih Tinggi Untuk Memetik Sukses.” – Djajendra

Setiap orang pasti memiliki beragam tantangan dalam perjalanan hidupnya dan harus berjuang keras  untuk mengalahkan semua tantangan itu. Kemudian berharap mampu merubah semua tantangan itu menjadi alat bantu dalam mencapai tujuan hidup yang lebih tinggi. Tetapi, hidup ini bukanlah sesuatu yang bisa dikalkulasi semudah hitungan matematis, akan ada hal-hal yang tak mudah dicernah oleh logika dan akal sehat. Oleh karena itu, perlu dipahami bahwa tidak selalu di dalam hidup ini Anda mampu memecahkan masalah untuk mendapatkan hasil yang sesuai harapan dan target Anda, mungkin akan ada saatnya di mana Anda merasa begitu kewalahan dengan masalah yang membuat diri Anda tidak dapat melihat jalan keluar yang tepat dari perangkap masalah tersebut.

Saat Anda merasakan masalah dalam hidup Anda terlalu berat untuk Anda selesaikan, Anda harus bersikap jujur kepada diri Anda sendiri, lalu secara bijaksana menemukan cara untuk meringankan beban masalah Anda. Anda perlu bersikap realistis dan menangani realitas hidup Anda secara wajar dengan cara mengurangi target, ambisi, obsesi, dan rencana  yang mengantarkan Anda ke dalam masalah tersebut.

Berikut ini ada beberapa tips untuk meringankan beban hidup Anda:

  • Kerjakan rencana Anda dengan prioritas yang jelas. Lalu, buatlah sebuah daftar tentang potensi masalah dan tantangan dari prioritas kegiatan yang sedang Anda lakukan tersebut, dan atasi semua risikonya sejak dini.
  • Lakukan evaluasi terhadap visi dan komitmen Anda.  Jika Anda merasa visi dan komitmen Anda terlalu berat, maka segeralah sesuaikan dengan realitas Anda di hari ini. Visi dan komitmen hanyalah sebuah cara untuk melihat hidup. Jadi, bila visi dan komitmen Anda itu menghadirkan stres secara berlebihan, sebaiknya segeralah batalkan visi dan komitmen Anda tersebut, lalu buatlah yang baru yang lebih sesuai dengan kondisi Anda di hari ini.
  • Lahir kembali bersama visi dan komitmen baru. Pastikan Anda terlahir kembali tanpa membawa beban masalah masa lalu. Jadilah pribadi yang lebih bergairah dangan semangat hidup yang lebih antusias dan optimistis.
  • Kendalikan kekuatan keuangan Anda. Berapapun sisa kekuatan keuangan yang Anda miliki saat ini, terimalah dengan rasa syukur. Pastikan Anda menghilangkan  pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting. Setelah itu mulailah merasa santai dan merasa ringan untuk mengerjakan semua pekerjaan Anda dengan tanggung jawab total.
  • Hidup ini tidak perlu Anda lakoni sendirian. Bentuklah komunitas yang bisa mendukung usaha Anda. Meminta seseorang untuk membantu Anda adalah hal yang wajar.  Ketika Anda merasa kewalahan, Anda sebaiknya meminta orang lain mendukung Anda untuk meringankan beban Anda.
  • Jangan meremehkan hal-hal kecil. Sebuah masalah besar muncul dari akumulasi inci demi inci masalah kecil. Jadi, jangan pernah membiarkan setitikpun masalah terkecil tumbuh, Anda harus segera memusnahkan benih masalah sejak dini.
  • Latihlah fisik, otak, dan batin Anda setiap hari.  Ketika tubuh Anda sehat; ketika pikiran Anda selalu positif; ketika batin Anda terisi dengan emosi baik, Anda sesungguhnya telah meningkatkan metabolisme diri Anda untuk menikmati apa pun tantangan dan masalah yang Anda hadapi. Jadi, pastikan Anda merasa lebih energik di sepanjang hari untuk menghadapi kerasnya kehidupan ini.
  • Jangan biarkan diri Anda dikendalikan oleh orang lain. Jadilah diri sendiri yang sesuai dengan suara hati Anda. Bebaskan mind set Anda dari ketergantungan kepada orang lain. Kembangkan potensi diri Anda untuk menjadi lebih produktif, kreatif, strategis, serta lebih berenergi dalam konsentrasi kerja yang unggul.
  • Manjakan diri Anda dengan kesenangan-kesenangan yang bersifat positif. Kembangkan potensi diri Anda dengan banyak membaca dan banyak mendengarkan hal-hal yang baik. Pastikan Anda sebagai pribadi pembelajar seumur hidup, dan juga sebagai pejuang kehidupan yang selalu bersemangat tinggi.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Mana Yang Lebih Penting Di Antara Kecerdasan Emosional Dan Kecerdasan Intelektual?

“Jika Intelektualisasi Diri Menjadi Sumber Buat Logika Kehidupan, Maka Emosi Yang Cerdas Akan Melukiskan Hal-Hal Yang Tak Terjangkau Oleh Kekuatan Intelektual .” – Djajendra

Yth Bpk Djajendra,

Di antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual, mana yang menjadi paling penting dalam membuat diri kita sukses di tempat kerja? Terima kasih, Annie Wira Kesuma, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear  Annie Wira Kesuma,

Kecerdasan intelektual berarti Anda harus memahami semua aspek kehidupan Anda secara bijak dalam tuntunan logika ilmu pengetahuan; logika sosial, budaya, politik, dan lingkungan kehidupan yang ada disekitar Anda; keterampilan yang pas buat pekerjaan Anda; pikiran positif dan emosi baik. Sedangkan kecerdasan emosional berarti Anda  terlibat dalam upaya mengoptimalkan potensi diri Anda melalui pengendalian emosi diri untuk melayani hidup Anda dan hidup orang lain dengan rasa cinta, peduli, perhatian, dan penuh tanggung jawab.

Pada dasarnya di antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional haruslah menyatu, agar diri Anda memiliki tingkat kesadaran yang tidak statis. Kecerdasan intelektual akan menghasilkan pikiran kreatif dan tindakkan strategis untuk menghadirkan masa depan yang lebih berkualitas. Dan hal ini akan semakin kuat saat diri Anda mampu menyerap segala kebaikan hidup melalui potensi emosi baik diri Anda.

Untuk membuat diri Anda sukses ditempat kerja adalah mutlak Anda harus menguasai kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, kecerdasan berpikir positif, kecerdasan motivasi, dan kecerdasan untuk memahami realitas kehidupan yang ada. Mutlak berarti bahwa tidak ada perbedaan kelas di antara masing-masing kecerdasan tersebut. Sebab, semua kecerdasan tersebut akan menjadi kunci sukses keberadaan Anda di tempat kerja. Saat Anda mampu memiliki semua aspek dari kecerdasan-kecerdasan tersebut secara harmonis dan dinamis, maka diri Anda akan memiliki hubungan kerja yang bahagia dan saling merangkul dengan kolega, pimpinan, customer, dan stakeholder lainnya.  Sekian dulu ya, annie wk, have a great day!

Komunikasi Yang Saling Respek Akan Menghasilkan Keunggulan Di Dalam Organisasi

”Komunikasi Yang Saling Respek Muncul Dari Karakter Diri Yang Di Bangun Berfondasikan Sikap Baik Dan Pikiran Positif.” – Djajendra

Komunikasi yang saling respek. Sinergi yang saling peduli. Kreatifitas tanpa batas dalam tanggung jawab bersama. Emosi baik dan pikiran positif yang saling terhubung di antara satu individu dengan individu lain. Adalah hal-hal yang luar biasa penting untuk dapat menghasilkan sebuah karakter kerja yang dinamis dan terbuka.

Etos kerja organisasi harus fokus terhadap semua proses kerja melalui komunikasi yang saling respek. Kemudian organisasi harus cerdas mengatur strategi sukses untuk menciptakan kinerja yang hebat, serta menimbulkan keunggulan dalam diri setiap individu dalam upaya memberdayakan potensi diri buat sukses organisasi.

Cara kerja organisasi di hari ini dan di masa depan haruslah dibuat lebih terbuka dan lebih berkarakter untuk kepentingan pertumbuhan nilai-nilai komunikasi positif. Di mana, strategi organisasi harus di arahkan untuk membangun mind set setiap individunya dengan tujuan untuk membangun hubungan positif di antara para individu di dalam organisasi. Strategi hubungan positif ini harus diarahkan untuk saling respek di antara kolega dan pimpinan melalui kekuatan pikiran positif dan emosi baik. Jadi, setiap individu di dalam organisasi harus mengerti tentang bagaimana cara untuk berkomunikasi secara efektif dalam konteks saling respek, serta mampu memberikan sikap baiknya buat organisasi dalam upaya meraih lebih banyak sukses melalui kekuatan komunikasi positif yang saling respek.

Setiap individu, baik itu individu pimpinan, atau pun individu bawahan, harus berkarakter kuat dan sekaligus menjadi pribadi-pribadi dengan kekuatan komunikasi yang mampu mempengaruhi orang lain dengan sikap baik, serta mampu menjadi agen perubahan yang hebat di dalam organisasi.

Komunikasi yang saling respek harus menjadi cetak biru organisasi dalam membangun kerja sama tim yang solid untuk berprestasi dan sukses dengan kinerja oprimal. Melalui komunikasi yang saling respek diharapkan para individu akan menemukan kekuatan di dalam dirinya untuk menghargai orang lain, dan juga mampu mendengarkan orang lain dan membantu dirinya sendiri untuk terhubung dalam sebuah kolaborasi kerja yang kuat dan solid.

Emosi Yang Baik Akan Memberikan Penerangan Di Sepanjang Perjalanan Hidup

”Setiap Orang Pasti Berharap Mendapatkan Kedamaian Dan Kenyamanan Di Dalam Hidupnya, Tapi Emosi Negatif Selalu Akan Ada Untuk Merampas Hak Damai Dan Hak Bahagia Dari Setiap Orang.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Dalam kehidupan ini kita selalu terjebak pada praktik kehidupan yang selalu memancing emosi. Sangat mudah berbicara pengendalian emosi. Sangat mudah mendapat penerangan-penerangan untuk meningkatkan kesadaran diri. Tetapi, tidak mudah menghadapi realitas emosi negatif manusia di tengah-tengah masyarakat luas. Mohon pencerahannya, pak! Terima kasih. Tien, Depok.

Djajendra Menjawab!

Yth Tien,

Apa yang Anda katakan benar bahwa sangat mudah berbicara pengendalian emosi, tapi realitas emosi negatif di tengah-tengah masyarakat luas begitu mengancam kenyamanan dan kedamaian hidup.

Yang perlu Anda ingat bahwa salah satu fungsi dari kekuatan emosi baik adalah membuat diri tidak terjebak dan tidak terpancing kepada praktik kehidupan yang didasari oleh kekuatan emosi buruk.

Saya pribadi sangat percaya bahwa pada dasarnya setiap orang pasti berharap mendapatkan kedamaian dan kenyamanan di dalam hidupnya, tapi emosi-emosi negatif selalu akan ada untuk merampas hak damai dan hak bahagia dari setiap orang. Oleh karena itu, pemahaman kecerdasan emosional haruslah lahir dari dalam diri, bukan dari luar diri.

Sangatlah tidak mungkin Anda melakukan pengendalian atas emosi diri Anda berdasarkan realitas masyarakat luas. Anda harus masuk dan menyatu ke dalam diri Anda sendiri untuk mampu mengendalikan emosi diri Anda, dan membuatnya menjadi energi yang seimbang buat kebahagiaan dan kedamaian jiwa terdalam Anda.

Setiap pribadi dilahirkan dengan hak untuk hidup damai dan bahagia. Hak untuk hidup damai dan bahagia hanya akan Anda dapatkan bila Anda mampu menyatu ke dalam diri Anda sendiri dengan cara memahami diri Anda secara sempurna, serta bertindak berfondasikan emosi baik dan pikiran positif.

Kesadaran diri sendiri untuk menanam benih-benih kebaikan di dalam diri akan menghilangkan kegelisahan batin terhadap bahaya emosi negatif yang berasal dari masyarakat luas.

Sayangnya, sekarang ini banyak orang menderita oleh gangguan emosi negatif karena ketidaktahuan mereka kepada potensi emosi positif yang ada di dalam diri mereka. Untuk itu, diperlukan kesadaran total untuk mau mempelajari ilmu pengetahuan tentang kecerdasan emosional, dengan tujuan agar diri memiliki kesadaran untuk mengeksplorasi semua potensi emosi baik dari dalam diri menjadi fondasi pertahanan mental diri yang tangguh dan kuat.

Jika Anda mampu memanfaatkan semua nilai-nilai kebaikan dari dalam diri Anda melalui pengetahuan terhadap diri sendiri yang sempurna, maka dapat dipastikan Anda akan mendapatkan kebahagiaan, kedamaian, serta kemerdekaan di sepanjang proses perjalanan hidup Anda, tanpa perlu khawatir terhadap realitas emosi negatif manusia di tengah – tengah masyarakat luas. Sekian dulu ya, Tien. Have a nice day!

Tujuan Memimpin Adalah Membantu Orang Lain Menemukan Kekuatan Potensi Diri.

“Pemimpin Sejati Harus Berdiri Tegak Bersama Kebenaran Di Antara Orang-Orang, Dan Tidak Membiarkan Orang-Orang Terus Menunggu Tanpa Memahami Realitas Kehidupan. Tetapi, Menjadi Rahmat Buat Kehidupan Setiap Orang, Dan Berjalan Bersama Penderitaan Untuk Membebaskan Penderitaan Orang Lain.” – Djajendra

Pemimpin adalah seseorang yang terlahir dengan tujuan untuk membantu orang-orang lain menemukan kekuatan potensi diri, dengan cara membangkitkan harapan mereka semua untuk menemukan identitas dan jati diri masing-masing buat meraih sukses.

Mind set pemimpin harus bersifat kekal dengan tanggung jawabnya kepada kebaikan hidup semua orang , dan memiliki kompetensi diri dengan pengetahuan yang memberikan kebahagiaan hidup buat orang banyak. Seperti kesadaran untuk bertindak buat kesejahteraan, kesehatan, kecerdasan, dan kedamaian hidup semua orang dengan adil dan jujur, dalam satu keseimbangan hidup yang saling membantu, serta selalu tampil ke depan dengan sikap penuh tanggung jawab untuk menyelesaikan semua masalah kehidupan, sehingga semua orang mampu merasakan perdamaian dan kemakmuran hidup.

Pemimpin harus menjadi rahmat yang tidak terbatas pada masing-masing realitas hidup, dan mampu bekerja dengan adil untuk kepentingan setiap orang dengan total di setiap momen kehidupan.

Saat pemimpin menjadi rahmat buat kehidupan banyak orang, maka orang-orang akan mengerti untuk hidup saling menghargai dan saling memberi, dengan menjadikan  pemimpin sebagai role model atau teladan dalam menjadikan kehidupan ini sebagai rahmat buat kebaikan hidup setiap orang, tanpa terkecuali.

Setiap orang akan mencontoh sikap dan sifat baik si pemimpin. Lalu, menjadi pribadi yang merasa paling beruntung berada bersama pemimpin untuk memanfaatkan potensi diri sepenuhnya dan menjadikannya sebagai aliran berkat yang tak terbatas buat kebaikan hidup. Jika setiap orang sudah mampu memanfaatkan potensi dirinya, dan menjadikannya sebagai aliran berkat yang tak terbatas buat kebaikan hidup semua orang, maka setiap orang sudah tidak begitu mudah lagi untuk melihat kesulitan, terutama kesulitan-kesulitan hidup yang ekstrim, sebab kesadaran dan kemampuan untuk melihat potensi diri sebagai berkat buat kehidupan akan menyelesaikan sebagian dari permasalahan hidup manusia secara bijak dan sempurna. Dan orang-orang pada akhirnya akan mampu untuk memahami realitas kehidupan ini sebagai rahmat yang harus diperjuangkan melalui jalan kebenaran dan keadilan.

Pemimpin sejati harus berdiri tegak bersama kebenaran di antara orang-orang, dan tidak membiarkan orang-orang terus menunggu tanpa memahami realitas kehidupan. Tetapi, menjadi rahmat buat kehidupan setiap orang, dan berjalan bersama penderitaan untuk membebaskan penderitaan orang lain.

Pemimpin harus menawarkan setiap inti kebenaran hatinya, untuk menjadi benih kebaikan hidup buat kedamaian, kemakmuran, kesehatan, keadilan, dan kebahagiaan hidup secara total dan menyeluruh.

Pemimpin harus cerdas memahami misteri keseimbangan hidup ini sebagai rahmat khusus dari Tuhan untuk membebaskan orang-orang dari keserakahan dan ketidakadilan. Lalu, mengarahkan setiap kehidupan kepada jalan keseimbangan hidup yang menghormati semua ciptaan Tuhan dan merawatnya secara bijak buat kemakmuran, kesehatan, kebahagiaan, dan kedamaian hidup setiap orang. Pemimpin harus bisa menjadi pelayan kehidupan yang fokus kepada upaya menghapus semua penderitaan kemanusiaan, dan membangun harapan untuk kebaikan hidup semua orang.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Customer Service Adalah Pejuang Garis Depan Bisnis

“Menjadi Customer Service Bukanlah Pekerjaan Mudah, Dan Tidak Boleh Asal-Asalan. Diperlukan Pribadi-Pribadi Hebat Dengan Kekuatan Sikap Baik Untuk Melayani Pelanggan.” – Djajendra

Bisnis yang kuat harus didukung dengan tim customer service yang andal. Bisnis yang hebat lahir dari perusahaan yang berorientasi pada pelayanan pelanggan berkualitas. Artinya, perusahaan harus menjadikan tim customer service sebagai pejuang garis depan bisnis. Perusahaan harus membangun karakter dan mind set customer service untuk berorientasi kepada pelayanan berkualitas.

Di era yang penuh kompetisi ini, hanya ada satu jalan terbaik buat menjaga loyalitas pelanggan, yaitu perusahaan harus membangun kepribadian pelayanan pelanggan yang menyentuh emosi pelanggan. Untuk itu, peran customer service menjadi begitu penting, sebab customer service merupakan orang pertama yang menemui pelanggan, orang pertama yang menciptakan reputasi perusahaan, dan orang pertama yang mampu membujuk pelanggan untuk mencintai produk dan jasa perusahaan.

Dalam bisnis pasti akan ada berbagai macam tantangan, dan disinilah peran customer service untuk mencitrakan kehebatan bisnis perusahaan. Apa pun tantangannya, customer service harus cerdas menangani semua tantangan pelayanan dengan cara mengoptimalkan semua potensi hebat perusahaan, dan melakukan pelayanan terbaik buat pelanggan.

Sebagai pejuang garis depan bisnis, customer service harus selalu berhati-hati dalam bersikap. Bila menjadi tidak bijaksana, maka taruhannya adalah kemungkinan kredibilitas dan reputasi perusahaan bisa tercemar. Untuk menjaga hal ini, customer service harus selalu bertindak melalui kecerdasan emosional dan konsisten untuk menampilkan sikap baik kepada pelanggan.

Customer service tidak boleh mencoba-coba untuk memainkan peran antagonis dalam pelayanan, nanti pelanggan bisa menjadi tidak setia lagi kepada perusahaan.

Sebagai pejuang garis depan bisnis, customer service harus mengembangkan diri dan menyatu bersama nilai-nilai sop perusahaan, serta memiliki motivasi untuk secara konsisten memberikan pelayanan berkualitas kepada pelanggan.

Customer service wajib meningkatkan keyakinan untuk menjadi tim pelayanan yang efektif, dalam mempertahankan keberhasilan pelayanan sempurna di setiap situasi dan kondisi.

www.djajendra-motivator.com