MODAL INTEGRITAS ADALAH MATA UANG BARU YANG MEMBERI KEUNTUNGAN UNTUK PERUSAHAAN
“Jangan Pernah Mengabaikan Kekuatan Integritas, Karena Kekuatan Integritas Yang Membudaya Dapat Menjadi Modal Untuk Menghasilkan Nilai Tambah Di Setiap Situasi Dan Keadaan.” ~ Djajendra
Integritas merupakan sebuah kata yang paling sering diucapkan dan diharapkan untuk dijalankan, tapi fakta memperlihatkan bahwa integritas merupakan hal yang paling sulit untuk dijalankan oleh kebanyakan orang. Padahal integritas sangat penting untuk mengembangkan kemampuan diri, agar diri dapat hidup bahagia dan damai.
Baru-baru ini, Corporate Excecutive Board sebuah lembaga survei kelas dunia, yang didirikan pada tahun 1983 di Washington, D.C. Amerika Serikat, dan saat ini berkantor pusat di Arlington, VA, Amerika Serikat, melakukan sebuah survei terhadap 130 perusahaan untuk tingkat integritas dalam budaya perusahaan. Hasilnya, mereka menemukan bahwa integritas meningkatkan nilai pemegang saham. CEB juga menemukan bahwa budaya integritas memiliki nilai moneter. Maksudnya, modal integritas adalah mata uang baru yang memberi keuntungan untuk perusahaan.
Survei CEB terhadap budaya integritas bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi ekonomi yang memburuk di Amerika Serikat dan di negara-negara di luar Amerika Serikat terhadap perusahaan-perusahaan yang di survei. Hasil survei memperlihatkan bahwa perusahaan – perusahaan yang menjalankan budaya integritas dengan sempurna tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi ekonomi yang memburuk. Hasil survei juga menemukan bahwa modal integritas telah memberikan manfaat keuangan untuk perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang dengan tegas mempromosikan budaya integritas kepada setiap karyawan dan pimpinan, telah menikmati manfaat keuntungan materi yang cukup besar, untuk bisa tetap bertahan dan berkembang di era ekonomi sulit.
Integritas merupakan produk dari pertumbuhan spiritual individu, yang dinyatakan sebagai hukum moral, dan yang diperkuat oleh hukum negara dan peraturan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang terus-menerus untuk membangun kesadaran individu, agar individu dapat tercerahkan, dan dapat menumbuhkan kekuatan sikap baik melalui kekuatan spiritual diri yang unggul.
Ketika setiap individu di tempat kerja sudah terbiasa dengan integritas pribadi yang unggul; maka nilai-nilai perusahaan akan memberikan standar sikap, etika dan perilaku, yang sesuai dengan harapan perusahaan. Kemampuan para pimpinan perusahaan untuk menjadi contoh dan teladan buat para karyawan dan stakeholder, akan menjadi awal yang baik untuk mengimplementasikan budaya integritas di perusahaan.
Budaya integritas yang terawat dengan baik akan menghasilkan kekuatan keuangan perusahaan dalam jangka panjang, tetapi kurangnya integritas di perusahaan akan menjadi biaya, yang dari waktu ke waktu pasti menguras potensi keuangan perusahaan.
Para karyawan yang menganut budaya integritas akan selalu memberikan pekerjaan sehari penuh dengan total demi integritas itu. Jadi, tidak akan ada karyawan yang bekerja pura-pura dalam kepalsuan sikap dan etos kerja. Mereka akan menempatkan dirinya sebagai para pejuang perusahaan untuk memberikan totalitas energi, potensi, kompetensi, dan kecerdasan buat menciptakan nilai tambah perusahaan.
Bila para karyawan dan pimpinan benar-benar secara tulus menjalankan budaya integritas yang etis, dapat dipastikan perusahaan akan mendapatkan rejeki nomplok dari kekuatan modal integritas tersebut. Modal integritas akan mempengaruhi loyalitas pelanggan dan stakeholder lainnya, untuk tetap berbisnis dengan perusahaan. Sebab, integritas selalu akan memberikan semua yang terbaik, mulai dari kejujuran, kualitas, etika, dan pelayanan.
Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com