MENGGUNAKAN EMPAT KEKUATAN DENGAN BIJAK

“Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.”~Djajendra

Setiap orang memiliki anugerah dalam bentuk pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego. Keempat anugerah ini menentukan cara kita menjalani hidup. Keempat anugerah ini adalah kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Jika kita tidak memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dalam menggunakan keempat anugerah ini, maka kita selalu terjebak dalam kehidupan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan hati. Jadi, kita harus sadar dan mau belajar lebih banyak lagi tentang diri kita sendiri. Semua persoalan hidup muncul karena kita tidak mampu memahami diri kita sendiri. Memperhatikan diri sendiri artinya memperhatikan pikiran, ingatan, kecerdasan, ego, dan tubuh kita dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan dan kedamaian hidup bukan bersumber dari luar diri kita, tetapi dari kemampuan kita untuk mengelola keempat kekuatan di dalam diri dengan bijaksana.

Pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego adalah empat kekuatan yang membentuk jati diri kita. Keempatnya berada di dalam diri kita. Walaupun keempatnya berada di dalam diri kita, tetapi mereka berbeda dan masing-masing menjalankan fungsinya secara otomatis. Keempatnya bisa kita kendalikan dan menjaganya dalam keharmonisan jika kita memiliki kesadaran tingkat tinggi. Kesadaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah kunci untuk memanfaatkan keempat anugerah tersebut bagi kehidupan kita yang indah dan damai. Jika keempat kekuatan itu tidak harmonis di dalam diri kita, maka hidup kita penuh dengan tekanan dan permasalahan yang berat. Semua hal kecil akan kita jadikan sebagai masalah dalam hidup kita, sehingga akhirnya hari-hari kita akan terbuang sia-sia dalam penderitaan dan kekurangan. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebahagiaan hidup kita.

Kita harus mengenal diri kita sendiri melalui cara kerja pikiran kita, cara kerja kecerdasan kita, cara kerja ingatan kita, dan cara kerja ego kita. Kita juga harus memahami dan memiliki pengetahuan untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar memberikan kebahagiaan dan keindahan bagi hidup kita. Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, adalah produk yang dihasilkan dari keharmonisan keempat kekuatan tersebut. Pikiran memiliki kekuatan untuk memproyaksikan tujuan atau visi. Kecerdasan memiliki kekuatan untuk melakukan analisis dan menarik kesimpulan. Ingatan mengingat kembali semua informasi dan pengetahuan yang tersimpan di alam bawah sadar dan alam sadar kita. Ego mewakili kepentingan diri sendiri dan juga mewakili motivasi diri agar tujuan dan keinginan bisa segera diwujudkan. Mengenal diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri menjadi sangat penting agar keempat kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan dengan bijak dan optimal. Jadi, setiap hari kita perlu memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan kualitas dari keempat kekuatan tersebut. Karena waktu kita terbatas, maka kita harus mengurangi pemborosan waktu untuk hal-hal yang tidak penting dari luar diri kita. Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati. Hanya diri sejati yang mampu menguatkan kesadaran untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan di dalam dirinya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN ADALAH GAYA HIDUP

“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BAIK MEMILIKI HATI NURANI DAN CINTA

“Orang-orang yang memiliki jiwa positif dan perilaku etis adalah sumber komunikasi yang baik.”~Djajendra

Komunikasi yang baik tidak dibentuk dengan pola perilaku yang telah ditentukan, yang dikemas sesuai dengan citra yang ingin ditampilkan. Komunikasi yang baik adalah produk kesadaran dan cinta untuk terhubung dengan siapa pun melalui kebaikan. Komunikasi yang baik membutuhkan pikiran positif, penuh perasaan untuk membantu, dan energi cinta yang ingin memberikan kebaikan. Orang-orang yang memiliki jiwa positif dan perilaku etis adalah sumber komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik menghasilkan pembicaraan yang menyenangkan, hubungan yang positif, dan kesadaran untuk saling membantu.

Hati nurani dan pikiran yang terbuka dan sadar untuk berkomunikasi melalui diri sejati akan menghancurkan ego dan kesombongan. Komunikasi yang baik akan menghilangkan semua jarak dan hambatan, yang ada hanya kesadaran dan pengertian untuk membantu dan menyelesaikan semua urusan dengan bijaksana. Komunikasi yang baik tidak melayani untuk memuaskan ego pribadi, tetapi melayani untuk kebenaran dan kebaikan. Komunikasi menjadi lancar ketika pengertian dikedepankan dan ego kepentingan disampingkan. Hanya dengan demikian komunikasi akan menemukan kekuatan untuk menghasilkan yang terbaik.

Ketika ada niat baik yang utuh dan lengkap dalam kebenaran hati nurani, maka energi positif akan hadir untuk membuat komunikasi menjadi indah dan menyenangkan. Jadi, komunikasi yang baik itu didesain dari hati nurani dan pikiran positif, sehingga semua pembicaraan dan pendengaran kita menjadi indah. Ketika komunikasi menjadi indah, maka aliran kebenaran akan mengalir untuk memberikan kebaikan bagi semua pihak. Komunikasi dari pikiran positif dan niat membantu menjadi kebenaran yang selalu menang, serta semua pihak yang terlibat merasa menang dan senang. Jadi, kebenaran komunikasi adalah membuat semua pihak menang, senang, dan bahagia.

Keramahan dalam komunikasi tidak tergantung pada kepentingan tertentu. Keramahan dalam komunikasi tidak hanya menjadi tindakan formalitas belaka. Keramahan dalam komunikasi harus dari kesadaran dan pikiran positif. Singkirkan semua kepalsuan, kemunafikan, dan kelakuan yang penuh citra yang dibuat-buat untuk tujuan tertentu. Komunikasi yang baik dihasilkan dari jiwa yang bersih dari energi negatif, serta selalu berbicara atau mendengarkan dengan cinta dan pikiran positif.

Komunikasi bukan tentang satu orang berinteraksi dengan yang lain. Ini tentang pencapaian tujuan di jalan yang etis dan damai. Jadi, ketika komunikasi kita dipengaruhi oleh pola pikir egois dan mau menang sendiri tanpa memperhatikan kesulitan orang lain, maka itu membuat komunikasi tersebut dalam energi marah dan konflik. Akibatnya, tujuan komunikasi hilang dan yang muncul adalah tembok pemisah yang saling memuaskan ego masing-masing dalam tawar-menawar berdasarkan kekuatan masing-masing.

Komunikasi bukan untuk menghargai siapa yang lebih berguna dan mengabaikan yang tidak berguna. Komunikasi adalah tentang kemanusiaan dan cinta. Setiap orang berhak mendapatkan perhatian dan cinta melalui komunikasi positif. Komunikasi bertujuan menghubungkan dan menyatukan semua manusia dalam energi cinta dan kepedulian. Komunikasi bertujuan menciptakan kehidupan yang indah dan berharga bagi semua orang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERUBAHAN ADALAH HUKUM KEHIDUPAN

“Ketika kita berada di puncak kejayaan, kita harus ingat bahwa kejayaan tersebut tidak untuk selamanya.”~Djajendra

Satu-satunya yang pasti dalam hidup adalah perubahan. Tidak ada yang abadi dalam hidup kita. Kita semua hidup dalam perubahan. Apa pun yang kita miliki atau yang tidak kita miliki hari ini mungkin tidak kita miliki atau kita miliki di masa depan. Kita tidak perlu khawatir akan kehilangan sesuatu karena sesungguhnya kita tidak pernah memiliki apa pun. Apa yang ada akan hilang, apa yang tidak ada akan datang. Jabatan akan datang dan juga akan hilang. Kekuasaan akan datang dan juga akan hilang. Usia muda akan datang dan juga akan hilang. Kita lahir ke dunia tidak membawa materi apa pun. Semua materi, jabatan, kekuasaan yang kita miliki kita dapatkan dari kehidupan yang tidak abadi. Kita setiap hari berubah menuju ke hal-hal baru yang mungkin belum pernah kita alami.

Ketika kita berada di puncak kejayaan, kita harus ingat bahwa kejayaan tersebut tidak untuk selamanya. Masa ketenaran akan datang dan hilang. Masa kejayaan akan datang dan hilang. Semua prestasi dan kebanggaan yang kita dapatkan akan hilang. Apa yang naik harus turun, apa yang turun harus naik. Mungkin hari ini Anda sedang menjadi pusat perhatian, tetapi suatu waktu orang-orang sudah tidak mengenal siapa Anda. Kita boleh berharap dan berangan-angan tentang hal apa pun, tetapi kehidupan kita yang tidak abadi memiliki caranya untuk menciptakan jalan hidup bagi kita.

Setiap saat kita harus mempersiapkan mental yang kuat untuk menghadapi periode kehidupan yang membuat kita berada dalam ketidakmampuan dan ketidakberdayaan. Tidak selamanya kita mampu mempertahankan keberuntungan atau kesuksesan yang sudah kita miliki. Kehidupan selalu berubah dengan berbagai kejutan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kehidupan tidak seperti angan-angan kita. Kehidupan adalah kejutan yang tak pernah direncanakan atau diangan-angankan sebelumnya. Jalan hidup kita menuju tujuan adalah ketidakpastian. Jadi, jangan berharap segala sesuatu akan berjalan mulus seperti angan-angan kita. Ketidakpastian pasti memunculkan tantangan dan peluang. Jika kita mampu menerima ketidakpastian dengan mental yang hebat, maka kita tidak akan terjebak dalam stres dan perasaan putus asa.

Jangan terlalu asyik di dalam jabatan, kekuasaan, ketenaran, dan kejayaan saat ini. Sebab, semua itu akan hilang dan berakhir. Semua itu pernah dimiliki oleh orang lain di masa lalu, sekarang mungkin milik Anda, tetapi semua itu akan menjadi milik orang lain di masa depan. Suatu saat Anda akan menjadi masa lalu dan dilupakan oleh orang-orang. Perubahan selalu abadi dan kita harus siap menerima perubahan dengan tenang dan ikhlas.  Kemenangan akan berubah menjadi kekalahan jika kita membangga-banggakan kemenangan itu di sepanjang hidup. Tidak ada yang abadi, kita perlu melepaskan apa pun yang kita dapatkan, serta selalu hidup dalam kesederhanaan dan kerendahan hati. Diri kita dan hidup kita adalah ketidakkekalan. Kita setiap saat sedang berubah dan perubahan itu abadi bagi hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KETIKA ANDA MERASA SUDAH PENSIUN

“Perasaan sudah pensiun tidak boleh menjadikan Anda gelisah atau merasa seolah-olah sudah dikirim ke tong sampah.”~Djajendra

Usia muda berlalu cepat dan usia tua menjadikan Anda pensiun dari tempat kerja. Saat usia muda, Anda mungkin telah memulai karir kerja dengan harapan dan cita-cita yang sangat tinggi. Ambisi, semangat, strategi, kepercayaan diri, dan perasaan sebagai orang penting pasti Anda alami saat berjuang menuju ke puncak karir. Setelah semuanya Anda capai melalui proses yang tidak mudah akan tiba hari pensiun bagi Anda. Anda harus meninggalkan pekerjaan dan jabatan yang telah memberi Anda harga diri dan kehidupan ekonomi. Mungkin Anda merasa masih mampu bekerja, tetapi peraturan tentang pensiun mengharuskan Anda meninggalkan tempat kerja. Pensiun adalah sebuah peristiwa yang dialami oleh setiap pegawai. Pensiun adalah tanda bahwa yang muda akan menggantikan Anda. Jadi, tidak ada yang permanen di tempat kerja. Jabatan, kekuasaan, pekerjaan, fasilitas, dan semua kesuksesan di tempat kerja bukanlah untuk selamanya. Jika sejak dini Anda sudah memiliki karakter rendah hati dan merasa bukan siapa-siapa, maka saat peristiwa pensiun Anda tidak akan mengalami post power syndrome, Anda akan tetap percaya diri dan penuh semangat untuk menikmati hari pensiun.

Saat Anda menjadi tua dan merasa sudah pensiun, jangan berdiam diri dan memikirkan kejayaan masa lalu, lupakan masa lalu dan hadapi kehidupan nyata pada hari ini dengan kerendahan hati. Sibuklah dengan semangat untuk melakukan aktivitas apa saja dan jangan pernah merasa lelah. Tumbuhkan keyakinan di dalam diri bahwa saya bukan siapa-siapa, saya bukan orang penting, saya hanyalah semangat dan ketekunan untuk melayani hidup dengan rendah hati. Semua kehebatan dan penghormatan yang Anda terima di masa lalu tidak boleh menjadi beban berat kehidupan di hari-hari pensiun Anda. Ketika Anda merasa sudah pensiun segeralah menjadi orang biasa di lingkungan kehidupan Anda. Jangan mencoba membawa kekuasaan dan kehebatan Anda ke lingkungan kehidupan Anda yang sekarang. Ingat, kekuasaan dan penghormatan yang Anda terima dulu itu hanya sebatas di ruang lingkup pekerjaan Anda. Sekarang Anda sudah dipensiunkan dari ruang lingkup pekerjaan Anda. Ini artinya, Anda juga kehilangan kekuasaan dan penghormatan dari lingkungan kerja Anda tersebut, karena Anda sudah tidak disana lagi.

Setelah pensiun tidak perlu memelihara sikap tinggi hati karena hanya akan membuat Anda menderita. Tidak perlu berharap orang-orang yang dulunya menjadi bawahan Anda tetap bersikap hormat dan tunduk kepada Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa saya bukan siapa-siapa dan saya tidak penting, sehingga bawahan saya yang dulu tidak perlu memperlihatkan sikap hormat kepada saya. Katakan kepada diri sendiri bahwa hari ini saya adalah ketenangan dan kedamaian yang tidak boleh diganggu oleh semua hal dari luar diri saya. Perasaan sudah pensiun tidak boleh menjadikan Anda gelisah atau merasa seolah-olah sudah dikirim ke tong sampah.

Tidak perlu memelihara angan-angan atau cita-cita tentang kehidupan yang Anda inginkan di usia pensiun. Tingkatkan kesadaran bahwa jalan hidup selalu bergerak ke arah kehendak Tuhan bukan angan-angan kita. Hiduplah dengan semangat tinggi untuk membangun karakter rendah hati dan percaya diri. Sebelum memperhatikan orang lain pastikan Anda sudah memperhatikan diri sendiri. Siapkan waktu untuk aktivitas fisik, otak, jiwa, dan batin Anda. Fisik, jiwa, otak, dan batin harus selalu diperhatikan kualitasnya agar Anda selalu tampil prima dan positif di semua situasi kehidupan Anda. Terapkan gaya hidup positif dengan nilai-nilai hidup yang membuat Anda selalu semangat dan tekun mengerjakan apa saja di hari tua Anda. Jangan pernah malas dan mengeluh, selalu bersemangat dan berenergi positif untuk melayani kehidupan sehari-hari.

Usia tua harus menjadikan Anda bijaksana dan memberi contoh tentang semangat hidup yang tinggi. Gunakan hati dan pikiran positif untuk melihat segala sesuatu dalam kehidupan Anda. Melalui kesabaran dan kasih sayang tumbuhkan karakter kehidupan Anda untuk melayani hidup. Miliki kehidupan yang penuh kegembiraan dan merasa bersyukur dengan apa pun yang Anda miliki saat ini. Kehidupan yang sederhana dan hanya menggantungkan hidup kepada Tuhan akan menjadikan Anda kuat dan hebat di hari tua. Selalu bergerak maju dengan menghormati orang lain dan merasa bahagia melihat orang-orang di sekitar lingkungan kehidupan Anda sukses. Miliki perasaan bahagia saat melihat orang-orang di sekitar Anda berubah menjadi kaya. Miliki perasaan bahagia saat melihat bekas bawahan Anda mencapai prestasi yang lebih hebat dari yang pernah Anda capai. Ketika Anda merasa sudah pensiun, maka jadilah energi positif bagi diri sendiri dan kehidupan orang lain.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERUBAHAN DATANG UNTUK SETIAP ORANG

“Kita tidak pernah tahu perjalanan hidup akan membawa kita ke mana.”~Djajendra

Hidup adalah perjalanan dan pengembaraan dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya, dari satu situasi ke situasi berikutnya. Kita tidak pernah menetap permanen dalam satu keadaan, setiap saat perubahan akan datang untuk memaksa kita menjalani hal-hal yang belum kita ketahui. Kita tidak diciptakan untuk menetap permanen dalam hidup. Jadi, siapkan mental yang hebat untuk bergerak mengikuti jalan hidup yang harus dilalui. Jangan melawan dengan realitas hidup, ikuti saja dan selalu bergerak dengan semangat untuk kehidupan yang lebih baik.

Tinggalkan ego yang memaksa kita untuk ngotot dengan keinginan dan ambisi tanpa memperhatikan realitas yang ada. Kita harus terus bergerak dan tidak boleh terjebak dalam satu situasi yang tidak menguntungkan hidup kita. Ketika keadaan atau pekerjaan tidak memberikan hasil yang baik untuk jangka waktu tertentu, maka bergeraklah ke arah perubahan, miliki keberanian untuk perubahan, tinggalkan yang tidak menguntungkan dan beranikan diri untuk memulai sesuatu dengan cara yang baru. Kita adalah pengembara sejati untuk menikmati keindahan hidup, bukan untuk menetap selamanya. Jadi, bergeraklah terus-menerus untuk dapat menikmati setiap keadaan dengan sukacita.

Dalam perjalanan hidup setiap orang harus berada dalam situasi tidak berdaya. Ketika sedang berada dalam situasi tidak berdaya, maka jangan putus asa, jangan takut. Tenangkan diri dan kuatkan rasa percaya diri untuk terus bergerak ke arah yang lebih baik. Jangan berlama-lama dalam perasaan tidak berdaya, segera keluar dan hadapi realitas dengan tanpa beban. Sadari bahwa sesungguhnya setiap manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapi ego selalu merasa mampu melakukan segala hal, padahal manusia adalah makhluk yang sangat lemah dan tidak berdaya, sehingga memerlukan pertolongan dari Tuhan untuk keluar dari situasi kehidupan yang tidak menyenangkan. Intinya, ketika merasa tidak berdaya, jangan putus asa, tingkatkan semangat untuk mengerjakan apa saja agar kembali ke jalan hidup yang diinginkan.

Tidak perlu hidup dalam kenangan dan angan-angan. Hidup kita adalah realitas yang sedang kita hadapi pada momen ini. Masa lalu dan masa depan tidak boleh merusak kebahagiaan dan kedamaian hidup pada momen ini. Nikmati momen ini dengan kerendahan hati dan penuh sukacita. Kita tidak pernah tahu perjalanan hidup akan membawa kita ke mana. Masa depan adalah misteri yang tidak pernah diketahui oleh siapapun. Jadi, tidak perlu memelihara angan-angan tentang hari esok, tingkatkan kualitas diri untuk bisa menikmati hari ini dengan penuh rasa syukur dan sukacita.

Perubahan itu sesuatu yang pasti bagi siapa pun. Situasi hari ini pasti berubah dan kita semua harus siap untuk beradaptasi dengan realitas baru. Bebaskan diri dari perangkap situasi hari ini, sebab apa pun situasi kita pada hari ini akan segera berlalu, kita pasti harus berhadapan dengan situasi atau keadaan baru. Tidak ada kehidupan yang permanen bagi siapa pun. Siapkan mental dan emosional yang hebat untuk berada dalam situasi yang berbeda. Kehidupan tidak akan bergerak seperti yang kita pikirkan, tetapi kehidupan memiliki kekuatannya sendiri untuk membawa kita ke tempat yang berbeda dan selalu tidak sesuai dengan apa yang kita angan-angankan. Intinya, hidup kita ini bukanlah seperti angan-angan kita, tetapi sebuah misteri yang tidak kita ketahui. Kita semua salah tentang hari esok kita dan betapa sedikit yang kita ketahui tentang hari esok.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU GELISAH TENTANG MASA DEPAN

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Sikap tidak sabar dan terburu-buru sering merugikan diri sendiri. Ketika kita tidak sabar semuanya terasa lama. Keinginan untuk mendapatkan sesuatu dengan lebih cepat menjadikan kita kurang berhati-hati, sehingga sebuah kesalahan akan membuat keinginan tersebut lebih lama lagi didapatkan. Sikap tidak sabar dan terburu-buru akan menjadi sumber penderitaan bagi siapa pun. Kita perlu berguru kepada alam semesta yang tidak pernah terburu-buru dan selalu tenang, tetapi mencapai segalanya melalui proses yang dilalui.

Sikap tidak sabar akan diikuti perasaan gelisah dan khawatir tentang hal-hal yang ingin dicapai. Padahal, tidak seorang pun mampu memastikan bahwa dirinya akan mencapai hasil seperti yang diinginkan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak berdaya, tetapi pikiran manusia menganggap dirinya berdaya untuk segala hal bagi hidupnya. Pikiran dan perasaan yang tidak sadar akan selalu gelisah tentang masa depannya. Kegelisahan dan kekhawatiran yang berlebihan akan menguras energi, sehingga kita tidak mampu fokus untuk menyelesaikan hal-hal penting bagi kebaikan kita.

Kecerdasan kehidupan ada di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan ini membutuhkan pikiran dan perasaan yang tenang, damai, dan tidak pernah stres agar bisa menyelesaikan semua hal dengan tepat; termasuk hal-hal di dalam diri kita. Kecerdasan kehidupan di dalam diri kita inilah yang mengatur tubuh, jiwa, dan pikiran agar berkembang untuk memenuhi harapan. Intinya, kita tidak perlu khawatir atau gelisah tentang masa depan kita. Sebab, kecerdasan kehidupan di dalam diri kita mampu menjadikan kita lebih produktif dan berkualitas untuk menangani setiap tantangan dengan solusi terbaik. Semakin tenang, damai, dan bahagia diri kita dengan kehidupan yang kita jalani; maka, semakin mampu kita menemukan cara terbaik untuk masa depan yang gemilang.

Jadilah diri sendiri apa adanya dan tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain. Mungkin orang-orang di sekitar kita terlihat sangat sukses dalam berbagai bidang kehidupannya. Dalam hal ini, kita harus bahagia tentang orang-orang di sekitar kita tersebut, tetapi kita tidak boleh ingin seperti mereka. Kita harus fokus dengan ketenangan dan kedamaian hati untuk melakukan hal-hal yang sedang menjadi tugas kita dengan berkualitas. Fokus pada potensi diri sendiri. Fokus pada tujuan hidup diri sendiri. Jangan tergoda dengan hal-hal hebat yang terlihat dari orang lain. Kita tidak tahu apa tujuan hidup kita yang dikehendaki Tuhan. Doa, rasa syukur, dan ketenangan pikiran di setiap situasi akan mengantar kita ke jalan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

“Hidup kita adalah perjalanan diri sejati bersama potensinya untuk dipersembahkan kepada kehidupan.”~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MUNDUR UNTUK MAJU

“Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan kadang sangat rumit.”~Djajendra

“Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi.”~Djajendra

Ketika semua rencana tidak berjalan dengan baik, maka mundur sejenak untuk menenangkan diri. Ketenangan diri jauh lebih penting dari rencana yang tidak berjalan. Ketika kita tenang dan damai, maka saat itu kita berpeluang mendapatkan pemikiran yang tepat untuk melanjutkan rencana tersebut. Jadi, jangan ngotot dengan satu-satunya cara untuk mewujudkan rencana, kita harus sadar bahwa ada sangat banyak cara terbaik untuk mewujudkan rencana. Ketenangan diri, kesabaran, pikiran positif, rasa percaya diri, dan kerendahan hati adalah yang diperlukan saat kemunduran terjadi kepada kita.

Kemunduran adalah sesuatu yang biasa dalam hidup. Siapa pun bisa mengalami kemunduran. Kita tidak perlu menanggapi kemunduran dengan frustasi dan ketakutan. Fokuskan semua perhatian kepada hal-hal positif saat mengalami kemunduran. Tidak perlu gengsi, tidak perlu khawatir, tidak perlu merasa kehilangan segalanya. Sesungguhnya kemunduran hadir agar kita mau berubah ke arah yang lebih baik. Jadi, kemunduran bukanlah sebuah peristiwa yang mengakhiri apa yang kita miliki saat ini, sebaliknya kemunduran adalah sebuah peristiwa yang memaksa kita berkembang ke arah yang lebih baik.

Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan rumit. Ambisi, keinginan, dan angan-angan membuat kehidupan kita diisi dengan banyak persoalan yang sering membuat kita khawatir dan takut dengan realitas yang kita hadapi. Ambisi, rencana, keinginan, dan angan-angan adalah sesuatu yang kita ciptakan sendiri di dalam pemikiran kita. Karena semua itu kita sendiri yang menciptakannya di dalam pemikiran dan perasaan kita, maka kita pun harus memiliki solusi yang tepat saat semua ciptaan kita tersebut tidak berfungsi di dalam dunia nyata.

Kita seharusnya tidak perlu khawatir atau pun menjadi takut karena semua yang kita ciptakan di pemikiran kita tidak berjalan dengan baik di dunia nyata. Sebaiknya kita memiliki kesadaran bahwa diri kita tidak sempurna untuk mewujudkan semua rencana dan angan-angan, sehingga ketika persoalan muncul kita mau menemukan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, kita pun harus sadar bahwa tidak pernah persoalan dan masalah bisa di selesaikan secara permanen atau untuk selamanya. Selama kita masih bernafas, maka kita selalu harus menjalankan segala sesuatu dengan hati-hati dan selalu memiliki ketenangan hati untuk menemukan solusi yang tepat.

Solusi dan masalah adalah bagian dari permainan hidup yang harus secara bijak kita sikapi di sepanjang kehidupan. Dalam masalah sudah ada solusinya, demikian juga dalam solusi sudah ada masalahnya. Kita perlu menajamkan kreativitas agar menemukan solusi secara terus-menerus saat masalah muncul. Masalah dan solusi akan selalu ada di sepanjang hidup siapa pun. Kita perlu memiliki kemampuan untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Jadi, keduanya adalah realitas hidup kita sehari-hari. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir apa lagi ketakutan saat bermain-main dengan mereka.

Kemunduran terjadi karena kita belum menemukan solusi atas masalah. Memang betul bahwa tidak mudah untuk menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah. Kadang-kadang kita harus terjebak dalam sebuah masalah dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi karena kita tidak memiliki ketenangan hati dan keikhlasan untuk menerima yang hilang. Hati yang tidak tenang, pemikiran yang tidak terkendali, kemarahan, dan hilangnya keikhlasan hati akan mempersulit kita untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan masalah. Padahal kita harus mengatasi masalah agar kita tumbuh ke arah yang lebih baik. Selama kita terjebak dalam masalah, kita tidak bisa berbuat apa-apa, setiap hari kita harus berhadapan langsung dengan masalah-masalah tersebut. Berdamai dengan masalah, mau mundur sejenak untuk kemajuan, mau berdamai dan ikhlas dengan sikap tidak baik dari orang-orang yang membawa masalah, adalah salah satu cara agar kita tidak terlalu lama terjebak dalam masalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGELOLA STRES DENGAN KESADARAN HATI

“Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan.”~Djajendra

Setiap orang pernah mengalami stres. Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan. Semakin tinggi ambisi, keinginan, harapan, persaingan, dan upaya untuk mencapai impian; maka, semakin mudah kita berada dalam keadaan stres. Semakin tinggi jabatan, kekuasaan, dan tanggung jawab akan meningkatkan potensi stres. Stres merupakan emosi yang selalu menyertai perjalanan karir dan ambisi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Stres juga muncul dari pikiran yang tidak terkendali dan terlalu banyak berangan-angan. Pengendalian pikiran dan kesadaran untuk meminimalkan stres dengan energi positif adalah pilihan terbaik.

Mungkinkah kita terhindar dari stres? Jawabannya tidak mungkin. Stres pasti muncul ketika tantangan mendorong potensi kita hingga batasnya untuk mencapai tujuan yang kita perlukan bagi hidup kita. Kita hidup untuk tumbuh dan berkembang dalam banyak hal. Kita mungkin sedang berusaha untuk mencapai sesuatu yang tidak mudah dicapai. Biasanya, peristiwa ini akan diiringi oleh energi stres. Dalam hal ini, kita tidak boleh terjebak dalam stres, tetapi menggunakan stres untuk lebih berusaha dalam mencapai tujuan yang sangat kita butuhkan tersebut.

Jika kita lari dari kenyataan hidup, maka stres akan menjadi sahabat abadi kita. Kita adalah bagian dari realitas kehidupan dan realitas kehidupan adalah bagian dari kita. Keyakinan dan pengertian kita yang berbeda dengan kenyataan hidup akan menjadi sumber stres yang merugikan hidup kita. Jika kita ngotot agar kehidupan berjalan sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita, maka setiap hari kita akan menerima stres dari realitas hidup. Jika kita ingin mengelola stres, maka kita harus ikhlas dan sabar terhadap realitas hidup yang tidak sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita.

Ketika ikhlas dan sabar sudah menjadi karakter diri, maka kita akan menjadi pribadi yang tangguh untuk menerima tantangan di sepanjang perjalanan hidup. Pribadi yang tangguh membangun kebiasaan positif untuk mengatasi stres dan mengelola situasi yang membuat stres. Dalam hal ini, kita mengambil tanggung jawab penuh atas pilihan kehidupan kita tanpa pernah melempar kesalahan kepada siapa pun. Ketika pilihan kita tidak sesuai dengan harapan, kita tidak akan menyalahkan siapa pun, tetapi berusaha memahami apa yang terjadi, kemudian mencoba menemukan hal-hal terbaik agar pilihan tersebut mampu memberikan yang terbaik bagi hidup kita. Intinya, stres harus diatasi dengan kesadaran diri untuk memiliki momen-momen bahagia di setiap peristiwa hidup.

Salah satu upaya untuk mengendalikan stres adalah dengan memperkuat energi spiritual. Caranya adalah membangun keyakinan bahwa diri kita ini sesungguhnya tidak berdaya dan tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan Tuhan. Sikap kita sehari-hari fokus pada momen ini untuk menikmati apa pun pemberian Tuhan dengan rasa syukur. Di samping itu, kita juga harus menggantungkan hidup kita hanya kepada Tuhan, bukan kepada pekerjaan atau pun kepada orang tertentu. Intinya, gaya hidup kita betul-betul menyerah kepada kehendak Tuhan, tetapi kita membangun etos dan karakter untuk mengatasi tantangan. Dalam hal ini, kita harus tetap optimis untuk mewujudkan impian dan rencana. Kita harus mampu memberi respons yang cepat dan memiliki kecerdasan adaptasi atas realitas yang kita hadapi. Tidak boleh ada keluh-kesah, semuanya di terima dengan rasa syukur.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PIKIRAN BUKAN TONG SAMPAH

“Pikiran positif tidak pergi mencari kebahagiaan, tetapi kebahagiaan selalu datang ke pikiran positif. Jangan membiarkan siapa pun memasukkan kata-kata negatif ke pikiran Anda.”~Djajendra

Tidak perlu menyimpan sampah dalam pikiran. Maksud sampah di sini adalah hal-hal yang tidak berguna bagi kebahagiaan hidup. Pikiran adalah alat untuk menemukan pengetahuan dan meningkatkan kecerdasan agar kita dapat menjalani hidup dengan bahagia. Jangan membiarkan siapa pun mengirimkan sesuatu yang tidak berguna ke dalam pikiran. Jangan menyia-nyiakan pikiran dengan menjadikannya untuk menampung segala sesuatu yang tidak diperlukan. Bersihkan pikiran dari hal-hal yang membuat hidup tidak damai. Hidup ini singkat dan hanya untuk satu kali, sehingga sangat sayang jika dihabiskan untuk hal-hal yang tidak damai.

Setiap orang memiliki persepsi dan kebenaran sendiri tentang hidup ini. Tidak perlu memperdebatkan persepsi dan kebenaran yang diyakini oleh orang lain. Ketika kita memasukkan hal-hal yang bertentangan ke pikiran, maka hidup menjadi tidak damai. Jika membiarkan hidup kita dipengaruhi oleh sikap dan perilaku orang lain, maka kita tidak pernah menjadi diri sendiri untuk menemukan hidup yang diinginkan. Intinya, fokuskan perhatian untuk menemukan diri sejati, tidak perlu terpengaruh dengan orang lain, jadilah diri sendiri yang mampu menentukan kebahagiaan.

Boleh mendengarkan siapa pun, tetapi tidak perlu menyimpan hal-hal yang tidak berguna di dalam pikiran. Dalam kehidupan sosial setiap orang selalu ingin memasukkan sesuatu ke dalam diri kita, yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran untuk tidak menyimpan energi negatif di dalam diri. Kita harus membiasakan diri untuk tidak mengambil energi negatif dari orang lain. Energi negatif tersebut bisa dalam bentuk kata-kata, ucapan, tulisan, perilaku, sikap, keyakinan, karakter, kebiasaan, dan bahasa tubuh. Jika energi negatif ini berakumulasi secara kuat ke dalam pikiran, maka hidup kita akan mendapatkan stres yang tinggi. Oleh karena itu, harus mampu menjaga kualitas pemikiran. Jika ada pemikiran negatif mempengaruhi kita, maka segera hentikan dan fokuskan diri pada pemikiran positif.

Ketika pikiran sudah menjadi tempat yang menampung hal-hal terindah, bukan lagi sebagai tong sampah yang menampung hal-hal yang kotor, maka hidup menjadi bahagia dan penuh energi positif. Pikiran yang indah dan bersih memancarkan kebahagiaan dan kedamaian ke sekitarnya. Semua kebaikan dan keindahan pasti datang untuk menyatu ke dalam pikiran yang indah dan baik. Kebahagiaan hanya datang ke pikiran yang memiliki keindahan dan kebaikan tanpa batas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN ETOS TERBAIK

“Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja kita.”~Djajendra

Dunia kerja penuh tantangan dan membutuhkan inovasi yang terus-menerus untuk mengatasi tantangan. Ketika diri kita menjadi bagian dari proses kerja, maka kita harus sadar untuk menyiapkan etos terbaik dalam setiap situasi dan peristiwa kerja. Etos kerja kita harus kuat dan hebat saat menghadapi tantangan dan kekacauan. Selain menyiapkan etos terbaik, kita juga wajib menjaga keseimbangan kepribadian saat menghadapi kompetisi yang ketat dan situasi yang tidak pasti. Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja. Kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menang dari tantangan. Kita harus menjadi kekuatan yang memenangkan kinerja terbaik, serta tidak membiarkan energi negatif melemahkan perjuangan dan kerja keras kita.

Kita harus menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kesabaran. Jika kita dapat mempertahankan ketenangan saat keadaan terburuk melawan kita, maka kita dapat memenangkan situasi. Etos kerja terbaik tidak sekedar memperhatikan seberapa kuat kompetensi dan kemampuan untuk menemukan cara terbaik atau pemecah masalah dengan solusi terbaik. Tetapi, juga dituntut untuk memiliki mental dan emosional yang hebat saat tantangan dan kekacauan merusak rencana kerja. Latih intuisi untuk memahami setiap situasi tersulit, bekerjalah dengan etos terbaik, dan jaga realitas kerja sehingga tidak terjatuh oleh situasi yang kurang menguntungkan.

Semua pekerjaan terbaik yang telah kita lakukan dapat dihancurkan oleh pikiran yang tidak tenang dan perilaku yang tidak sabar. Ketika kita menjadi gelisah dengan situasi kerja, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Kecerdasan dan energi positif harus terjaga dan terawat dalam proses kerja. Pikiran yang gelisah akan melemahkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja. Begitu juga dengan etos kerja akan memburuk saat diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk. Oleh karena itu, keluar segera dari pikiran buruk dan perasaan tidak mampu. Siapkan pikiran positif terhadap situasi yang penuh tantangan dan miliki perasaan mampu untuk mengatasi tantangan, kemudian siapkan mental dan etos terbaik untuk berjuang keras menemukan solusi terbaik.

Kita harus siap dengan etos terbaik untuk menghadapi tantangan. Siapkan kualitas diri yang berdaya tahan tinggi dalam rutinitas harian. Siapkan mental dan emosional yang mampu mengisi ruang dan waktu kerja dengan sukacita. Apa pun yang kita kerjakan, kita kerjakan dengan penuh perhatian dan semangat tinggi. Selalu teliti dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai kita dikalahkan oleh tantangan dan kesulitan. Kita harus selalu menjaga kekuatan dan kewaspadaan di setiap situasi. Tidak membiarkan pemikiran negatif merusak semangat kerja kita. Tidak membiarkan gangguan apa pun yang membuat kita mundur dan kalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU POSITIF SAMA PENTINGNYA DENGAN KOMPETENSI BERKUALITAS UNTUK MENGHASILKAN KINERJA TERBAIK

“Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk.”~Djajendra

Perilaku baik menjadi kunci keberhasilan dalam proses kerja. Pengetahuan dan kompetensi yang berkualitas membutuhkan perilaku baik agar dapat berkolaborasi dalam sistem kerja yang berintegritas. Perilaku baik tidak akan melanggar kebijakan kode etik perusahaan. Perilaku baik tidak akan melanggar prosedur kerja. Perilaku baik selalu sadar untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat kerja. Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk. Perilaku positif dengan kompetensi yang berkualitas mampu meningkatkan reputasi diri Anda dan perusahaan Anda.

Kecerdasan, kemampuan, dan pengetahuan tanpa dilengkapi perilaku positif menjadi tidak berguna. Bagi organisasi yang ingin memiliki tata kelola yang baik, maka salah satu syarat terpenting adalah mengelola masalah perilaku dengan sungguh-sungguh. Perilaku positif menjadi kunci untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik sudah berjalan. Perilaku positif harus tunduk pada kode etika dan memiliki energi integritas dalam setiap tindakannya. Setiap orang, apa pun jabatan dan kekuasaannya, wajib memiliki perilaku positif dalam menjaga tata kelola yang baik. Membangun kesadaran secara terus-menerus untuk menguatkan perilaku positif harus menjadi pekerjaan dari kepemimpinan.

Perilaku positif harus tumbuh dari sisi optimisme. Setiap individu harus memiliki keyakinan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Setiap dinamika dalam tim membutuhkan komunikasi yang etis. Setiap perbedaan dan ketidaksepakatan harus dilayani dengan perilaku positif. Perilaku positif tidak hanya menjadi tanggung jawab dari masing-masing individu, tetapi juga harus terlibat secara proaktif untuk mempromosikan perilaku positif di setiap situasi dan peristiwa.

Setiap pribadi harus menjadi teladan dan mencontohkan perilaku positif sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai etika yang bersifat universal. Etos yang hebat akan terbentuk ketika perilaku etis, kompetensi berkualitas tinggi, pengetahuan dalam wawasan luas, dan daya tahan fisik yang hebat selalu terjaga di dalam kondisi terbaik. Etos yang hebat dapat menciptakan kinerja seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini fondasinya perilaku etis dan kompetensi berkualitas. Jadi, tidak pernah membiarkan perilaku buruk hadir untuk merusak semua potensi keberhasilan organisasi.

Perilaku positif selalu akan mendapatkan tantangan dari perilaku negatif. Positif dan negatif adalah kenyataan yang tidak bisa dihapus. Jadi, sebelum energi perilaku negatif berkuasa di lingkungan kerja Anda, maka kendalikan mereka dan kecilkan pengaruh mereka di dalam organisasi. Jika perilaku negatif dibiarkan, mereka pasti melukai organisasi dan menjadi penghambat untuk mencapai kinerja terbaik. Fokuskan semua perhatian organisasi untuk menguatkan perilaku positif. Lakukan promosi secara terbuka dan terus-menerus agar perilaku positif menjadi kuat dan menguasai setiap inci di lingkungan kerja. Jangan membiarkan perilaku negatif berkutik dan menemukan jalannya di dalam organisasi untuk tumbuh.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BELAJAR PELAYANAN PUBLIK DARI ALAM SEMESTA

“Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita.”~Djajendra

Pohon-pohon menyediakan oksigen dan melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Matahari menyediakan panas dan energi untuk melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Bumi menyediakan segala macam kebutuhan bagi hidup kita dan melayani kita tanpa syarat. Apakah mungkin kita bisa memberikan pelayanan tanpa berharap apa pun dari orang-orang yang mendapatkan pelayanan dari kita? Alam semesta secara konsisten sudah menyediakan kebutuhan kita dan melayani hidup kita dengan cinta dan kepeduliannya. Kita sebagai bagian dari alam semesta yang sudah menerima pelayanan dan kebaikan di sepanjang hidup kita, jika kita memiliki keikhlasan dan cinta sejati terhadap pekerjaan kita, kita pun mampu memberikan pelayanan tanpa syarat. Ini berarti, kita mampu memberikan pelayanan publik dengan ikhlas dan penuh rasa cinta, tanpa syarat dan tanpa pandang bulu.

Sifat baik kita yang berlimpah dengan cinta dan niat untuk membahagiakan orang-orang yang membutuhkan pelayanan kita, menjadikan kita unggul dan terampil dalam pelayanan publik. Pekerjaan pelayanan publik membutuhkan perilaku etis dari kepribadian yang kaya integritas. Tanpa kebaikan dan keindahan di dalam diri, maka tidak mungkin bisa memberikan pelayanan publik yang baik. Pelayanan publik yang berkualitas secara konsisten menyediakan senyum, sifat baik, perilaku yang menghormati orang lain, tindakan yang kaya dengan empati, tindakan yang membantu dan menolong, tindakan yang tidak memihak atau membeda-bedakan orang yang dilayani, tindakan yang mengekspresikan kepedulian dan cinta di sepanjang proses pelayanan.  

Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita. Kita memiliki cinta, ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, sopan-santun, senyum, kata-kata positif, dan mampu memberi keteduhan bagi semua orang yang membutuhkan pelayanan berkualitas. Sifat asli kita adalah kebaikan dan keindahan. Jika kita terus-menerus mengelola dan membesarkan kebaikan dan keindahan di dalam diri kita, maka dalam kondisi apa pun kita mampu memberikan kebaikan dan keindahan dalam pelayanan kita. Sebaliknya, jika kita tidak membangun dan membesarkan nilai-nilai positif di dalam diri kita, maka ego kita akan mengendalikan pelayanan sesuai kepentingannya.

Jika kita belajar dari alam semesta, maka kita sadar bahwa alam semesta hanya memberi tanpa berharap, dan tidak pernah mementingkan diri sendiri. Jika kita ingin memberikan pelayanan publik yang baik, maka kita tidak boleh mementingkan diri sendiri. Kita harus sadar bahwa semakin banyak kita memberi pelayanan berkualitas secara ikhlas dan tanpa pamrih, maka semakin berkualitas dan bahagia diri kita di dalam pelayanan tersebut. Persoalannya, mampukah kita menumbuhkan nilai-nilai positif di dalam mindset kita, lalu membangun sikap dan perilaku terpuji di setiap pelayanan yang kita berikan. Semua kebaikan dan kualitas untuk pelayanan publik sudah ada di dalam diri kita. Kita hanya perlu melatih dan mengembangkannya menjadi perilaku dan etos di dalam pelayanan berkualitas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN LOYALITAS DENGAN PERILAKU ETIS

“Kepemimpinan yang baik menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan kebaikan demi melayani kesetiaan itu.”~Djajendra

Kadang-kadang loyalitas membuat orang tidak mampu melihat apa yang baik dan apa yang tidak baik. Ikatan kesetiaan dan perasaan berutang budi jika tidak tunduk pada perilaku etis, maka realitas ini akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan pelanggaran etika. Loyalitas tanpa tunduk pada nilai-nilai etika akan menciptakan kerusakan pada organisasi. Kepemimpinan yang baik akan menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan segala kebaikan demi melayani kesetiaan itu. Loyalitas akan menjadi sebuah kebaikan jika loyalitas tersebut tercipta dari budaya yang etis dan kaya integritas. Loyalitas yang etis mampu menjadi energi positif yang hebat untuk mendukung tata kelola organisasi yang kuat dan sehat.

Loyalitas seseorang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah rencana yang baik maupun sebuah rencana yang tidak baik. Jadi, tidak selamanya loyalitas berada dalam barisan energi positif. Jika niat dan rencana tidak baik, maka loyalitas akan berada dalam barisan energi negatif. Loyalitas itu sendiri adalah pengabdian tanpa syarat, yang sudah tidak mampu membedakan apa pun, kecuali menyerahkan diri secara total untuk melayani ikatan kesetiaan tersebut. Di dalam persepsinya, ikatan kesetiaan tersebut adalah sebuah ikatan suci dan kebaikan yang tidak boleh diperdebatkan di dalam hati. Suara hati, pemikiran, dan perasaan terikat dalam kesetiaan yang buta terhadap kebenaran sejati. Kondisi ini telah menciptakan banyak skandal yang merugikan organisasi dan stakeholders. Ketika loyalitas tidak mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, maka kerugian dan kerusakan menjadi hasil akhir yang akan disesali kemudian.

Loyalitas yang baik dihasilkan dari kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai etis di tempat kerja. Ikatan kesetiaan harus mampu mengabaikan perilaku dan niat buruk. Kesetiaan hanya diberikan kepada nilai-nilai positif dan tata kelola organisasi yang bersih dan sehat. Para pengikut yang setia harus berani mengabaikan pemimpinnya yang tidak jujur. Kesetiaan ditumbuhkan untuk memperkuat integritas, akuntabilitas, perilaku etis, tindakan etis, keputusan etis, dan tidak menoleransi semua perilaku atau tindakan yang berlawanan dengan integritas. Loyalitas di tempat kerja harus berdasarkan prinsip-prinsip yang mencakup integritas, etis, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan sepenuh hati.

Ketika kesetiaan berada dalam kekuasaan energi negatif, maka ia akan menjadi kekuatan yang siap melawan semua aturan dan kebijakan positif. Keserakahan, keegoisan, kepentingan sempit, dan ketidakjujuran akan menjadi bagian dari karakter dan kepribadian. Dalam kondisi ini, ikatan kesetiaan akan membuat konspirasi dan kolaborasi untuk keuntungan diri sendiri dan kelompok. Mereka sudah tidak pernah peduli untuk melayani kepentingan semua stakeholders dengan adil dan jujur. Mental dan perilakunya hanya bekerja untuk menguntungkan kepentingan mereka. Loyalitas seperti ini kadang menjadi sangat solid dan membudaya di dalam organisasi, sehingga sangat sulit untuk mengharapkan perilaku etis dan integritas. Kekuasaan dan manajemen yang baik pun sulit untuk diwujudkan. Ikatan kesetiaan dalam kekuasaan energi negatif membuat individu-individu yang tetap loyal dalam energi positif, akan tersingkir dan menjadi bagian dari orang-orang yang terkoyak dalam organisasi. Kekuatan loyalitas energi negatif kadang menjadi sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu mengungkapkannya. Realitas ini secara perlahan-lahan akan menjadikan organisasi tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan dengan baik. Visi, misi, dan nilai-nilai hanya akan jadi pajangan di sepanjang kehidupan organisasi tersebut. Kekuatan loyalitas energi negatif mampu menjaga kerahasiaan mereka dengan baik, sehingga tidak mudah ditemukan bukti untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK ETIS MERUSAK KEDAMAIAN HIDUP KITA

“Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita.”~Djajendra

Perilaku tidak etis adalah energi negatif yang sudah menyusup ke dalam diri kita. Energi negatif ini menjadi ancaman bagi masa depan kita. Ketika kita menikmati perilaku tidak etis dan menjadikannya sebagai cara hidup kita, maka kita sedang memelihara hal-hal tidak baik di dalam hidup kita. Kesadaran untuk melindungi diri dari perilaku tidak etis harus ditingkatkan secara terus-menerus. Jangan pernah membiarkan perilaku tidak etis menyelinap ke dalam diri kita; mereka akan menyebabkan kita menjadi tidak sadar diri, membohongi diri sendiri, egois, serakah, dan selalu bangga dengan perbuatan tidak jujur.

Kuatkan nilai-nilai positif di dalam diri untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Memang tidak mudah dan sering sekali banyak orang gagal dalam menyingkirkan perilaku tidak etis. Integritas dalam tindakan dan pemikiran dapat membantu kita untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Setiap hari afirmasikan nilai-nilai etis agar menjadi energi positif di dalam diri kita. Jika nilai-nilai etis sudah mampu menjadi bagian dari perasaan, pemikiran, dan suara hati kita; maka, kesadaran kita mampu membantu mengusir semua energi tidak baik tersebut dari hidup kita.

Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita. Keinginan untuk mengakali orang lain akan digantikan dengan keinginan untuk membantu orang lain. Keinginan untuk korupsi akan digantikan dengan keinginan untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki. Perilaku etis akan menjadikan kita selalu berkontribusi dengan ikhlas dan kerendahan hati. Kita tidak akan lagi mementingkan diri sendiri, tetapi selalu bekerja menghormati kepentingan semua stakeholders secara adil.

Perilaku etis menjadikan kita selalu memancarkan kebaikan dan kejujuran dalam setiap proses kerja. Kita menjadi aset organisasi yang andal dan dibutuhkan. Kita menjadi sahabat dan teman kerja yang dipercaya oleh rekan-rekan kerja kita. Kita menjadi atasan yang didengar dan diteladani oleh semua bawahan kita. Kita menjadi bawahan yang dipercaya dan diandalkan oleh atasan kita. Perilaku etis tidak hanya membuat kita mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian, tetapi juga menjadikan kita selalu beruntung dalam setiap situasi dan peristiwa di tempat kerja.

Kendalikan diri dari energi negatif yang dihasilkan oleh perilaku tidak etis. Setiap saat terangi diri dengan cahaya dari nilai-nilai positif. Rasakan nilai-nilai positif di dalam diri menjadikan kita tenang dan tidak terganggu oleh pikiran atau niat tidak baik dari orang-orang di sekitar. Latih sikap dan perilaku untuk selalu di dalam energi positif. Tingkatkan keyakinan bahwa perilaku etis dapat menemukan keamanan bagi masa depan kita. Yakinkan diri sendiri dan tanamkan kepercayaan di dalam mental bahwa perilaku etis memberi kita kesempatan, untuk memiliki kehidupan yang damai dan menjauhkan kita dari kekhawatiran.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG PRODUKTIF

“Miliki tujuan hidup dan jadilah pribadi yang sangat produktif untuk mewujudkan tujuan hidup tersebut.”~Djajendra

Anda harus produktif pada tujuan hidup, bukan pada orang atau barang. Kepuasan dan kebahagiaan akan Anda rasakan ketika tujuan hidup Anda terpenuhi. Untuk bisa sampai ke tujuan hidup, Anda harus betul-betul menjadi pribadi yang produktif. Produktif di sini tidak terbatas pada kemampuan menyelesaikan sebuah tugas dalam waktu yang singkat. Produktif di sini adalah tentang kemampuan manajemen diri untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita dengan etos terbaik. Hal ini sangat terkait dengan semangat hidup atau motivasi yang Anda miliki di dalam diri. Mulailah dengan menggunakan waktu untuk tujuan hidup secara produktif. Lakukan sesuatu yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan Anda. Jangan membiarkan waktu berlalu dalam perasaan buruk atau pun dalam angan-angan yang tidak menyelesaikan apa pun. Jadilah cerdas dalam memahami hidup. Jadilah produktif untuk menyelesaikan semua proses yang dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan hidup Anda.

Pribadi yang produktif sangat efisien memanfaatkan hidup untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Manfaatkan hari-hari Anda untuk fokus pada tujuan hidup dan melakukannya dengan etos terbaik. Lakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai dengan antusias. Kerjakan tugas dengan penuh semangat. Nikmati semua proses hidup dengan perilaku produktif. Kuatkan kesadaran diri untuk meningkatkan tenaga dan kebugaran Anda dengan olah raga yang rutin. Tenaga dan kebugaran Anda sangat diperlukan untuk membantu Anda hidup produktif. Jika Anda sakit, maka sulit bagi Anda untuk menjadi produktif. Semakin Anda merasa sehat, kuat, bahagia, sejahtera, dan termotivasi untuk fokus pada tujuan; maka, semakin mudah bagi Anda untuk mewujudkan tujuan hidup Anda. Jika setiap detik waktu Anda terisi dengan produktif, maka kepuasan hidup Anda akan meningkat dan hidup Anda menjadi bahagia.

Sejak bangun pagi miliki aktivitas-aktivitas yang memfokuskan hidup Anda secara produktif pada hal-hal peningkatan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Jangan fokus pada orang dan barang, karena orang dan barang tidak akan memberikan kemajuan untuk hidup Anda. Fokus pada tujuan hidup yang Anda cita-citakan dengan percaya diri. Tujuan hidup tidak boleh dalam bentuk orang dan barang, tetapi dalam bentuk kata sifat untuk menjadi realitas kehidupan Anda. Lakukan semua hal sesuai dengan prioritas, jangan menunda-nunda yang harus segera diselesaikan, jangan mengejar sesuatu yang belum waktunya, bekerjalah dengan rendah hati dan penuh semangat.

Kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan adalah hasil dari perilaku produktif. Jika setiap hari kesadaran Anda menjaga kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan dengan perilaku yang sangat produktif; maka, Anda akan mewujudkan ketiga hal tersebut di dalam realitas kehidupan Anda. Berikan energi positif setiap hari pada kehidupan Anda dan pastikan Anda memiliki cukup tenaga untuk merawat produktivitas Anda. Dan, ketika kesehatan Anda meningkat dan semakin bugar, kebahagiaan Anda semakin menikmati indahnya kehidupan, kesejahteraan Anda semakin memenuhi semua kebutuhan dan keinginan dengan mudah; maka, itu berarti Anda sudah berada dalam tujuan hidup yang sebenarnya. Jika tujuan hidup Anda mulai tumbuh bersama kepribadian Anda yang sangat produktif, maka kehidupan sehari-hari menjadi sangat indah dan bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KITA

“Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kecerdasan emosional itu tidak kelihatan, tetapi melalui kesadaran ia mampu membantu kita untuk menjadi lebih produktif dan memiliki kinerja tinggi. Emosi kita yang cerdas membuat kita fokus pada proses dan konsisten bekerja menuju tujuan. Tidak akan ada keraguan, sebaliknya kita selalu memiliki motivasi untuk bekerja dengan melakukan segala sesuatu secara profesional. Akal dan mental kita terjaga dalam perasaan yang fokus untuk menghasilkan kinerja terbaik. Emosi kita yang cerdas mampu mengabaikan hal-hal yang tidak penting dan fokus pada hal-hal penting. Emosi kita yang cerdas memproduksi perasaan-perasaan positif untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan dengan produktif.

Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu untuk memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup. Oleh para ahli kecerdasan emosional didefinisikan sebagai sebuah kemampuan pribadi untuk memahami dan mengekspresikan emosi, menyatukan emosi ke dalam pikiran, memahami dan logika berdasarkan emosi, termasuk mengatur emosi dalam diri sendiri dan orang lain. Semua ini pada dasarnya bertujuan agar kita tampil secara kuat dan positif di dalam kehidupan kita sehari-hari. Penampilan kepribadian dengan karakter yang kuat dalam kontrol diri, memiliki kesadaran sosial di semua lingkungan dan budaya tempat kita berada, menghormati etika dan etiket di lingkungan sosial saat kita berada di sana, dan mampu berkomunikasi secara bijak dalam berbagai peristiwa dan situasi.

Setiap hari kita harus memahami bagaimana emosi dan persepsi mampu memotivasi diri kita untuk menjalani pola hidup produktif. Fokus pada tujuan dan membagi tugas dalam porsi kecil sesuai prioritas. Pengendalian diri yang baik dan manajemen yang efektif untuk menuntaskan tugas. Setiap tindakan sesuai dengan tujuan dan tidak tergantung pada barang atau orang. Memiliki niat yang kuat untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Memberikan perhatian penuh pada setiap tindakan dan selalu bersikap teliti dalam menyelesaikan tugas. Bekerja dengan kesadaran dan pola pikir yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Emosi kita yang cerdas membawa diri kita selaras dengan nilai dan tujuan hidup kita. Emosi yang cerdas menguatkan niat untuk mencapai yang terbaik di dalam tujuan. Ketika emosi cerdas kita membuat kita melihat dan merasakan apa yang kita tuju, maka keberanian dan kepercayaan diri kita memiliki motivasi yang hebat untuk melakukan tugas dengan produktif.

Kecerdasan emosional membiasakan kita untuk terkendali dan tenang dalam setiap situasi. Kondisi ini membuat kita mampu memberikan perhatian penuh saat menyelesaikan tugas. Kemampuan dan kebiasaan memberikan perhatian penuh menjadikan kita selalu fokus pada hal-hal yang harus segera kita selesaikan. Emosi yang cerdas membentuk kepribadian dan karakter yang kuat untuk melakukan tindakan sehari-hari dengan fokus pada tujuan. Emosi yang cerdas menyadarkan kita untuk tidak menaruh perhatian pada hal-hal negatif. Kecerdasan emosional selalu menghindarkan kita dari ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, keraguan, kemalasan, kebencian, dan semua emosi negatif yang membuat kita lemah atau tak berdaya. Sebaliknya, mendorong kita untuk optimis dan mengembangkan perasaan-perasaan positif, sehingga membuat kita selalu kuat dan memiliki motivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Kecerdasan emosional membangun perasaan-perasaan hebat untuk menjaga pikiran selalu optimis dan tubuh selalu bugar. Jadi, kecerdasan emosional sangat berperan untuk membawa kita ke puncak prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN SUPERIOR MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Perasaan superior merugikan diri sendiri. Rendah hati dan percaya diri menguntungkan diri sendiri.”~Djajendra

Sifat dan perilaku baik memberi perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain. Sifat dan perilaku yang menunjukkan dirinya lebih tinggi dari orang lain akan merugikan hidupnya sendiri. Kesadaran bahwa ketidaksempurnaan melekat di dalam diri setiap orang akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Jadilah pribadi yang baik terhadap setiap perbedaan. Jadilah pribadi yang menciptakan kedamaian dan keindahan untuk setiap perbedaan.

Perilaku yang menampilkan dirinya paling superior tidak akan menunjukkan toleransi. Kehidupan tanpa toleransi akan selalu kacau dan tidak pernah damai. Padahal manusia tercipta dengan berbagai perbedaan dari fisik maupun pemikiran. Tidak ada yang sama persis, setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Kehidupan ini untuk semua orang yang tidak persis itu, bukan untuk orang-orang tertentu yang merasa sama atau satu ide. Perbedaan dan keragaman ini semua sudah diciptakan Tuhan untuk dijalani bersama dalam sebuah kehidupan. Dan, tidak seorang pun yang berhak merasa paling tinggi atau pun paling baik. Kehidupan ini milik Tuhan dan kita semua bekerja untuk kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita.

Bersatu dan saling tolong menolong adalah perilaku yang mampu mengantarkan kesejahteraan bagi semua orang. Perilaku tanpa toleransi tidak akan pernah menciptakan kesejahteraan bagi semua orang, hanya akan menciptakan permusuhan dan konflik sepanjang zaman. Saat setiap orang berperilaku baik dan saling menghargai perbedaan, maka kehidupan akan menerima getaran energi positif. Dan, getaran energi positif ini akan menghubungkan setiap kehidupan untuk saling peduli dalam perasaan bersatu. Perasaan terhubung dan bersatu dalam perilaku yang produktif akan menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan hidup semua orang. Hindari sikap malas, hindari menyalahkan orang lain, serta mengalir bersama kehidupan yang produktif dan kreatif di sepanjang hidup.

Perilaku baik menjadikan setiap orang  jujur, sabar, sederhana, tidak mengambil hak orang lain, dan selalu bersyukur dengan hidupnya. Perilaku baik menjadikan orang sabar dalam proses dan tidak tergoda dengan jalan pintas. Kesadaran untuk tumbuh bersama perbedaan dan keragaman adalah kunci kedamaian hidup. Termasuk, saat Anda menginginkan sesuatu; maka, bekerja keras untuk mendapatkannya, bersabar untuk mendapatkannya, tumbuh dengan kualitas yang lebih baik untuk mendapatkannya. Jangan menyalahkan orang lain atau apa pun atas kegagalan Anda. Fokus pada kerja keras Anda dengan rendah hati, jangan sia-siakan kerja keras Anda dengan kesombongan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN MORALITAS PRIBADI

“Manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.”~Djajendra

Moralitas pribadi bersumber dari dalam diri. Kejujuran, kasih sayang, kepedulian, memberikan contoh yang baik, dan bersikap adil adalah bagian dari moralitas pribadi. Menghormati kemanusiaan, hukum, properti, otonomi, dan kebebasan, juga menjadi bagian dari moralitas pribadi. Jika nilai-nilai moral pribadi menurun, maka ketenangan dan kedamaian hidup akan berkurang. Nilai-nilai moralitas menjaga kehidupan dari kekacauan. Moralitas pribadi mengendalikan diri sendiri untuk selalu menjadi kebaikan bagi kehidupan.

Ketika moralitas mengalami kekalahan, maka kekacauan dan kerusakan akan meningkat. Di zaman kebebasan, di mana setiap orang dengan mudah memiliki media sosial, diharapkan tanggung jawabnya melalui moralitas pribadi. Tanpa moralitas pribadi yang baik, informasi-informasi dari persepsi pribadi yang jauh dari kebenaran dan kebaikan akan mengancam kedamaian hidup. Nilai-nilai moral yang dihasilkan dari pengetahuan yang salah dan tanpa sikap yang bijak akan menjadikan kehidupan penuh dengan prasangka buruk.

Moralitas pribadi harus mampu memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain. Apa apun bidang kehidupan yang Anda tekuni jangan pernah mengabaikan moralitas. Situasi sulit atau kemungkinan yang tak menguntungkan diri sendiri bukanlah alasan untuk mengabaikan moralitas. Moralitas pribadi harus memiliki niat baik dan integritas di setiap pelayanan dan kontribusi dalam kehidupan. Haruslah menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang untuk menguatkan nilai-nilai moral di dalam diri, kemudian mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghindari penurunan moralitas.

Nilai-nilai moral tidak boleh membatasi kreativitas dan imajinasi. Sebab, hidup ini adalah perubahan, dan kita membutuhkan keputusan atau pun solusi untuk mengatasi tantangan. Dan semua ini hanya bisa dilakukan jika kita memiliki kreativitas dan imajinasi tanpa batas. Kreativitas dan imajinasi tanpa batas mampu membantu kita melewati proses perubahan. Ikatan moral yang menjadi dogma atau standar moralitas yang ketat kadang akan menyulitkan diri sendiri. Oleh karena itu, manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.

Moralitas pribadi harus mampu beradaptasi dengan moralitas sosial. Moralitas sosial biasanya diatur dengan kode perilaku dan nilai-nilai moral yang diyakini sebagai kebenaran. Di tempat kerja, moralitas sosial biasanya ditampilkan sebagai code of conduct yang bertujuan mengikat setiap moralitas pribadi dalam satu kekuatan menuju visi bersama.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KETIKA TIDAK MAMPU MENGUBAH ORANG LAIN, UBAHLAH DIRI SENDIRI

“Musuh utama kita dalam hidup bukanlah orang lain, tetapi sifat dan nilai-nilai buruk yang  tumbuh di alam bawah sadar kita, sehingga ketika mereka kuat, mereka muncul dari dalam diri untuk mengalahkan hidup kita.”~Djajendra

Hidup ini singkat, tidak perlu disia-siakan dalam drama yang penuh konflik. Sering sekali kita ingin semua situasi dan perilaku orang lain sama seperti yang kita pikirkan. Jika orang lain tidak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, maka jalan yang paling mudah adalah menghakimi mereka atau pun menciptakan stigma terhadap mereka. Sifat dan perilaku menghakimi orang lain tidak akan memberikan sukacita kepada diri sendiri. Stres dan penderitaan dalam hidup bersumber dari sifat buruk kita dalam melihat situasi dan orang lain. Ketika kita kehilangan cinta dan kasih sayang di dalam diri, kita telah menciptakan penderitaan bagi diri sendiri. Sifat membenci orang lain sama saja seperti menanam benih penderitaan di dalam diri sendiri, sehingga benih penderitaan itu akan tumbuh membesar untuk mengalahkan diri sendiri. Intinya, musuh utama kita dalam hidup bukanlah orang lain, tetapi sifat dan nilai-nilai buruk yang kita tumbuhkan di alam bawah sadar kita, sehingga ketika mereka kuat, mereka akan muncul dari dalam diri kita untuk mengalahkan hidup kita.

Sifat kita yang sangat mudah memberikan perhatian pada kekurangan akan menarik kita ke dalam drama kehidupan yang merugikan hidup kita. Pikiran yang buruk tidak akan memberikan sukacita, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, dan rasa syukur kepada diri sendiri. Kadang, kita mungkin sudah mencoba berpikir positif, tetapi situasi dan orang-orang di luar diri kita selalu hadir dengan pikiran negatif. Jelas, kita tidak mungkin mampu mengubah realitas orang lain atau mengubah situasi di luar kendali kita. Kita hanya mampu mengubah diri sendiri dengan cara tidak memberikan perhatian kepada sumber negatif yang mencoba menghalangi jalan hidup kita.

Kehidupan bukanlah tempat yang sesuai keinginan kita. Kehidupan bukanlah tempat yang harus menuruti maunya pikiran kita. Kehidupan adalah sebuah keajaiban yang tidak mungkin bisa diprediksi oleh siapa pun. Kehidupan bukanlah jalan lurus yang mudah ditebak oleh siapa pun. Kehidupan bukanlah tempat yang tertib, aman, mudah, nyaman, tertata, dan semuanya sesuai harapan. Kehidupan adalah tempat dimana kita sedang hidup dengan pengalaman dan pembelajaran dari kejutan-kejutan yang dihadirkan oleh kehidupan . Banyak hal tak terduga akan kita hadapi, yang kita perlukan adalah menjadi diri sendiri, kemudian menerima hidup dengan rasa syukur dan terima kasih, lalu mengalir bersama kehidupan yang harus kita hadapi.

Kita semua wajib untuk memiliki impian dan cita-cita, tetapi hidup kita tidak boleh diperbudak oleh impian dan cita-cita kita. Dalam perjalanan hidup, mungkin impian dan cita-cita kita tidak terwujud, tetapi muncul sebuah kehidupan yang lebih indah walaupun itu bukan impian dan cita-cita kita. Dalam hal ini, terimalah apa yang menjadi bagian dari hidup kita dan jalani dengan sukacita, tanpa pernah menyalahkan orang lain atau sebuah situasi. Terimalah hidup yang dimiliki dan cintai dengan sepenuh hati. Jangan merusak keindahan yang sudah diterima dengan keinginan-keinginan yang belum tentu membawa kebaikan bagi hidup kita. Intinya, ketika kita tidak menerima kehidupan yang kita alami pada momen ini, kita akan menderita. Setiap momen haruslah menjadi keindahan dalam rasa syukur. Apa pun yang terjadi, terimalah sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk lebih meningkatkan kualitas hidup.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMPERBAIKI DIRI UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK

“Setiap kesuksesan bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan, ketenangan, sukacita, dan kegembiraan.”~Djajendra

Ketika kita hidup dalam kesadaran, kita akan tahu untuk memperbaiki diri. Menata kembali pribadi untuk menghadapi tujuan hidup sangatlah penting. Dengan kualitas diri yang sama kita tidak dapat mencapai sesuatu yang lebih tinggi. Kita harus berubah untuk membangun kualitas diri yang lebih baik. Perubahan pasti kita hadapi, kita harus memiliki niat dan kesadaran agar mampu melakukan perubahan di setiap waktu.

Apa pun yang menjadi tujuan dan ambisi dalam hidup, ujung-ujungnya tetaplah menginginkan kehidupan yang bahagia dan sukacita. Tidak ada tujuan untuk menderita, semua orang pasti bertujuan hidup bahagia dan tenang. Setiap kesuksesan bertujuan untuk mendapatkan kebahagiaan, ketenangan, sukacita, dan kegembiraan. Kebahagiaan adalah wujud hadiah terindah dari sebuah tujuan. Kebahagiaan adalah perasaan yang menikmati makna kehidupan. Walaupun kebahagiaan selalu akan diganggu dengan berbagai persoalan hidup, tetapi kesadaran kita mampu menjaga kebahagiaan di sepanjang waktu.

Memperbaiki diri secara terus-menerus dan berkelanjutan sangat diperlukan. Sebab, kita hidup dalam dua dunia: pertama; dunia di dalam diri sendiri, kedua; dunia di luar diri. Kita harus mampu menyelaraskan dunia di dalam diri dan dunia di luar diri di dalam keharmonisan. Kita harus memiliki perilaku dan keputusan yang tepat saat keduanya bertentangan. Harga diri dan cinta tidak mungkin bisa disatukan. Harga diri pasti mengutamakan untuk membela dirinya dari hal-hal yang merusak kebahagiaan hidupnya. Sedangkan cinta sangatlah buta dan tidak mempermasalahkan tentang kebahagiaan, hanya ingin memberi dan melayani dengan ikhlas dan tulus.

Pikiran yang tenang mampu mengembangkan kesadaran. Kesadaran mampu mengendalikan diri untuk tidak bereaksi terhadap hal-hal yang merugikan diri sendiri. Hambatan dan kesulitan mampu diatasi dengan kesadaran. Kesadaran mampu menemukan pengetahuan untuk dihubungkan dengan kecerdasan, sehingga menghasilkan solusi terbaik untuk setiap permasalahan hidup.

Rasa percaya diri yang lebih besar selalu dibutuhkan untuk menghadapi kehidupan yang dinamis. Ketidakpastian adalah bagian penting dari proses kehidupan. Siapa pun kita, sepintar apa pun kita, kita harus menghadapi ketidakpastian. Setiap saat, secara teratur kita harus mengisi energi positif ke dalam diri agar kita mampu menjaga rasa percaya diri yang terbaik. Bersikap baik dengan semua situasi dan kondisi hidup mampu menjaga energi positif kita. Menjauhkan diri dari orang-orang negatif mampu menjaga energi positif kita. Berpikir positif, bertindak positif, dan berbicara positif mampu meningkatkan energi positif kita. Energi positif harus selalu dijaga dan dirawat dengan tingkat kesadaran yang tinggi. Gangguan dari luar diri atau pun gangguan dari dalam diri dapat memperlemah energi positif. Dampaknya, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghadapi ketidakpastian dan kesulitan. Oleh karena itu, setiap momen kita harus sadar untuk meningkatkan energi positif ke dalam diri kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENYIAPKAN MASA DEPAN

“Mengalir dengan kehidupan dan mencintai hidup yang dimiliki.”~Djajendra

Masa depan ditentukan oleh apa yang kita lakukan pada hari ini. Masa depan bukanlah sebatas impian, tetapi kerja keras dan tanggung jawab pada hari ini. Setiap nilai-nilai positif yang kita tanam pada hari ini akan tumbuh untuk kita petik hasilnya di masa depan. Semua perilaku dan etos terbaik yang kita berikan pada pekerjaan kita hari ini, akan tumbuh untuk kita petik sukses di masa depan. Setiap disiplin dan tanggung jawab yang kita berikan pada momen ini akan tumbuh menjadi kekuatan bagi masa depan kita. Setiap semangat dan motivasi yang kita berikan pada momen ini akan menjadi energi yang menggerakkan kita di sepanjang hidup. Masa depan kita ditentukan oleh sikap, perilaku, pemikiran, emosi, keyakinan, dan niat kita pada momen ini.

Walaupun hidup penuh dengan kejutan dan ketidakpastian, tetapi kita harus fokus dan tenang untuk memberikan yang terbaik pada momen ini. Setiap ketidakpastian dan kejutan yang harus kita hadapi membawa energi sukses, sehingga ketenangan dan kecerdasan kita mampu menemukan solusi untuk melangkah ke arah yang lebih baik. Kita pun harus memperkuat energi kreatif di setiap langkah kita. Energi kreatif yang dibutuhkan agar kita selalu menemukan solusi dan jalan keluar atas ketidakpastian yang kita hadapi. Sangat diperlukan untuk menyiapkan mental, fisik, dan kepribadian positif agar kita bisa mendapatkan yang terbaik di masa depan kita. Setiap hari rajin melakukan aktivitas untuk melatih agar mental menjadi lebih kuat dan lebih hebat; setiap hari rajin melatih fisik dengan olah raga agar selalu sehat dan bugar; setiap hari rajin melatih kepribadian positif agar hebat dalam penampilan, komunikasi, dan integritas terhadap semua aspek kehidupan.

Masa depan tidak selamanya sesuai keinginan dan rencana kita. Perjalanan menuju masa depan penuh dengan kejutan. Jika kita ikhlas dan tabah dengan setiap peristiwa yang tidak kita inginkan, maka hadiah terindah dari Tuhan pasti kita dapatkan. Hindari pikiran yang dipenuhi prasangka buruk tentang masa depan. Sebab, pikiran yang penuh prasangka buruk akan mengalami stres dan menciptakan sifat pesimis dalam melihat masa depan. Padahal, hidup kita ini keajaiban yang tidak bisa dikalkulasi dengan logika dan kecerdasan kita. Prasangka buruk hanya menghambat kemungkinan-kemungkinan terbaik untuk kehidupan kita. Kita adalah potensi yang tak terbatas, di dalam diri kita ada keajaiban yang memiliki kemungkinan untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik. Jadi, walaupun harus melalui jalan hidup yang tidak mudah, janganlah putus asa, tetaplah optimis dan menjadi semakin kuat untuk menggerakkan kehidupan dengan sukacita.

Menuju masa depan membutuhkan cinta terhadap kehidupan dan pekerjaan. Kita harus benar-benar mengalami perasaan cinta dengan kehidupan dan pekerjaan kita. Jika tidak ada perasaan cinta, maka proses menuju masa depan akan menjadi peristiwa yang membosankan. Ketika perasaan bosan sudah menjadi bagian dari keseharian kita, maka kita akan terjebak dalam zona kehidupan acuh tak acuh atau masa bodoh dengan masa depan kita. Sikap dan perilaku yang pesimis terhadap masa depan menjadikan kita sulit untuk tumbuh dan meraih prestasi terbaik. Perasaan cinta kita terhadap kehidupan dan pekerjaan menjadikan kita peduli dengan pesan kehidupan. Ketika kita gagal, kita menerima pesan untuk belajar lebih baik lagi, untuk bersikap lebih berkualitas lagi. Kita harus menyiapkan kualitas diri yang lebih baik untuk mengalir dengan kehidupan, tidak terjebak dalam kehidupan, terus-menerus mengalir bersama rasa cinta kita.

Di sepanjang perjalanan menuju masa depan kita akan melewati peristiwa kesuksesan dan kegagalan. Keduanya harus dihormati dengan sikap rendah hati dan percaya diri. Jangan putus asa ketika gagal dan jangan merasa sudah sukses ketika berhasil. Perjalanan masih panjang dan penuh kejutan. Tidak perlu berlebihan dalam merayakan kesuksesan dan tidak perlu berlebihan dalam menyikapi kegagalan. Miliki kemampuan untuk bersukacita dalam kerendahan hati dan percaya diri saat menghadapi kesuksesan maupun kegagalan. Kegagalan bukan untuk ditangisi dan disesali, tetapi untuk meningkatkan pembelajaran dan kepercayaan diri agar bisa segera menemukan solusi, sehingga bisa keluar dari kegagalan dan bisa menjaga energi menuju kesuksesan. Kegagalan artinya kesempatan untuk bangkit dengan lebih semangat lagi dalam meraih prestasi. Kesuksesan artinya untuk meningkatkan kembali kualitas yang sudah dimiliki agar dapat meraih sukses yang lebih besar lagi. Jadi, kesuksesan dan kegagalan sama-sama memberikan kita peluang untuk membangun diri menuju yang terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS MENJADIKAN ANDA BERANI DAN BERKUALITAS

“Integritas menciptakan kekuatan di dalam proses hidup lalu membawakan buah berkualitas untuk dipersembahkan kepada Anda.”~Djajendra

Mempunyai integritas berarti memiliki keberanian untuk bersikap di setiap situasi dan kondisi. Orang-orang dengan integritas bertindak tanpa rasa takut, karena semua tindakan dilakukan dengan mengikuti aturan dan prosedur yang benar. Tidak ada niat untuk melakukan pelanggaran. Tidak ada niat untuk menutupi kebenaran. Integritas menjadikan Anda jujur dan ikhlas untuk menghadapi tantangan. Integritas menjadikan Anda bertanggung jawab dan disiplin di setiap proses yang harus dilalui.

Integritas adalah jalan pembebasan dari perbudakan energi negatif terhadap diri sendiri. Ketika Anda memiliki integritas, maka Anda terbebas dari belenggu tak berdaya. Anda mampu tampil konsisten untuk menjadi pribadi yang jujur, bertanggung jawab, etis, dan taat dengan aturan main. Anda menjadi sadar oleh nilai integritas, sehingga mampu tampil jujur tanpa pernah dikendalikan oleh sebuah kepentingan. Jujur dan tanggung jawab Anda itu konsisten, tidak pilih-pilih, semua yang tidak benar tetaplah tidak benar. Integritas menjadikan Anda selalu berbicara yang benar adalah benar, dan yang salah adalah salah. Anda tidak memihak, Anda hanya mengikuti aturan dan prosedur yang benar.

Walaupun mengalami kesulitan, Anda tidak takut karena diri Anda sudah jujur dengan hidup yang dijalani, dan keyakinan Anda bahwa integritas mampu menyelamatkan hidup Anda akan benar-benar membantu Anda. Integritas menghilangkan keegoisan dan menguatkan kesadaran, sehingga Anda selalu bekerja dengan prinsip kehati-hatian sesuai aturan tanpa ada rasa takut. Intinya, Integritas adalah kualitas yang menjadikan Anda kuat dan berani bersikap tanpa rasa takut.

Integritas membuat Anda berada dalam masa sekarang untuk melakukan rutinitas secara konsisten. Apa pun kejadian buruk yang Anda alami, Anda tidak akan putus asa, Anda mampu menjaga semangat untuk melewati kejadian buruk tersebut. Anda tidak akan kaku dengan aturan, tetapi selalu terbuka dan bertindak dari kesadaran untuk menjaga kejujuran. Semua ketidaktahuan yang Anda alami bersama tanggung jawab Anda akan diselesaikan dengan pengetahuan yang tepat. Anda yang menjalankan integritas dengan murni akan kembali kepada Anda untuk menjaga dan membantu Anda di saat-saat sulit. Jadi, integritas ini mampu memberikan efek positif untuk diri sendiri, sehingga selalu menjadi kuat untuk menjalani tantangan yang sulit.

Integritas menjadikan seseorang jauh dari perilaku negatif atau perilaku yang mengutamakan kepentingan pribadi. Orang yang berintegritas selalu sadar bahwa nilai-nilai kehidupan positif yang ditanam ke dalam pribadinya akan tumbuh untuk menjaga dirinya. Efek positif dari integritas ini mampu menyebabkan Anda untuk menerima kehidupan yang indah. Integritas selalu memberikan hasil yang baik bagi kebaikan diri sendiri. Integritas juga menciptakan kekuatan di dalam proses hidup lalu membawakan buah berkualitas untuk dipersembahkan kepada Anda.

Tujuan integritas adalah memberikan kebahagiaan kepada Anda. Ketika Anda memberi integritas pada semua tindakan atau aktivitas Anda, maka buah kebaikan akan datang untuk Anda. Semua potensi buruk akan dihilangkan oleh integritas. Semua niat batin yang negatif akan dibersihkan oleh energi integritas. Jadi, integritas akan membersihkan diri Anda dari dalam lalu tindakan eksternal Anda akan bersumber dari diri Anda yang bersih dan jujur.

Integritas mampu memperbaiki sifat dan perilaku untuk melakukan apapun dengan cara-cara baik. Jadi, semua sifat dan perilaku buruk akan dihilangkan oleh integritas. Integritas mampu melakukan pekerjaan untuk membersihkan diri semua potensi negatif dari dalam diri. Pada akhirnya, integritas mampu menjadi kekuatan besar untuk menjaga diri dari pengaruh buruk.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com