Berbicara Dengan Fakta Bukan Emosional

”Ketika Emosi Marah Menguasai Perbedaan Pendapat, Maka Tidak Ada Yang Dibahagiakan, Yang Ada Hanya Penderitaan.”-Djajendra

Dalam setiap perbedaan pendapat harus berbicara dengan fakta dan tidak sekedar mengumbar opini dan persepsi. Keberanian dalam berbeda pendapat bukan berarti boleh berkata apa saja tanpa tanggung jawab moral dan etika. Berani beda pendapat berarti Anda harus menjadi lebih bijak dalam melihat suatu persoalan tanpa dikuasai nafsu kepentingan diri sendiri. Sering sekali seseorang ataupun sekelompok orang lebih suka berbeda pendapat dengan emosional negatif yang penuh intrik dan intimidasi, padahal perbedaan pendapat adalah sebuah dasar yang bagus dalam membangun intelektualitas diri. Tetapi, jika perbedaan itu diperlihatkan melalui emosional negatif, maka nilai-nilai ketidakbaikan yang akan berkembang dengan subur, dan secara otomatis intelektualitas diri akan menjadi kerdil tak berkembang. Setiap pribadi yang ingin membangun nilai-nilai kebaikan dalam hidup ini, wajib berbicara sambil menunjukkan fakta dan tidak sekedar melampiaskan emosional tanpa dasar dan akal. Sebab, ketika emosional negatif yang menguasai sebuah perbedaan pendapat, maka sesungguhnya tidak ada orang yang dibahagiakan olehnya, yang ada hanya penderitaan.
Setiap perbedaan pendapat harus dilihat sebagai bagian dari kehidupan yang normal. Ketika perbedaan pendapat semakin tidak searah, kuatkan diri dengan prasangka baik, hadapi dengan tenang, tegakkan kepala dengan bijak, mundur selangkah untuk menang, dan katakan dalam hati, ”Aku akan tunjukkan bahwa aku selalu berbicara dengan fakta bukan emosional. Aku yang berbicara dengan fakta tidak bisa dikalahkan oleh kamu yang berbicara dengan emosi.”
Berbeda pendapat dengan fakta adalah sikap positif yang harus terus dikembangkan dalam upaya mencerdaskan orang banyak, tapi bila Anda selalu mengajak orang lain untuk berbeda pendapat dengan sikap negatif, maka Anda sebenarnya mencitrakan sisi negatif diri Anda kepada semua orang.

Berbeda pendapat memerlukan keberanian untuk bertindak tanpa merasa takut salah oleh perbedaan yang ada. Untuk itu, Anda harus memiliki keberanian untuk bertindak dan keberanian untuk bertahan. Keberanian untuk bertindak muncul dari perasaan percaya diri yang kuat bersama keyakinan terhadap semua hal yang sedang Anda perjuangkan. Keberanian untuk bertahan dan menderita muncul dari keinginan untuk sukses. Berbeda pendapat dengan terhormat adalah dengan memperlihatkan fakta yang ada sebagai dasar argumentasi, sedangkan sikap emosional negatif hanya akan memperlihatkan ketidakmatangan diri Anda dalam menghadapi realitas dan fakta yang ada.

untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com