MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosiorang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak manapun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

GOSIP ADALAH KOMUNIKASI JAHAT

“Tukang GOSIP adalah pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsi jahatnya terhadap orang lain.”~Djajendra

Gosip adalah pembicaraan tidak baik yang disebarkan seolah-olah itu benar. Gosip adalah perbuatan buruk yang melukai kehidupan orang lain. Gosip adalah komunikasi jahat yang menceritakan hal-hal tidak benar tentang sebuah situasi atau orang lain. Gosip diproduksi oleh orang-orang yang di dalam dirinya penuh dengan energi negatif. Gosip adalah sumber konflik dan menghilangkan rasa damai dalam kehidupan. Jika gosip dibiarkan terus di tengah kehidupan Anda, maka gosip tersebut akan mengarahkan kehidupan Anda dan lingkungan Anda pada kerusakan total. Akibatnya, lingkungan kehidupan Anda penuh dengan masalah, konflik, saling curiga, saling berprasangka, saling tidak percaya, dan akhirnya semua pihak akan menderita.

Gosip itu seperti menghancurkan orang lain untuk mencapai tujuan diri sendiri. Padahal, gosip itu tidak hanya menghancurkan orang lain, juga akan menghancurkan diri sendiri. Karena gosip adalah sebuah pembicaraan dengan niat buruk, maka gosip akan merugikan semua pihak yang terlibat. Tidak ada kebaikan di dalam gosip. Orang yang menciptakan gosip tidak akan pernah damai hidupnya. Orang yang mendengarkan gosip akan terinfeksi energi negatif. Orang yang kena gosip akan sedih dengan cerita yang tidak benar tersebut. Intinya, gosip adalah komunikasi jahat yang menciptakan kehidupan konflik dan saling berprasangka buruk.

Seseorang menjadi tukang gosip karena dia tidak memiliki kepribadian yang baik untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Sifat cemburu, iri hati, dengki, kesal, dan marah adalah energi negatif yang bisa mendorong seseorang untuk menyebarkan gosip. Ketika semua sifat buruk ada di dalam diri, maka diri tersebut tidak akan pernah menikmati kebahagiaan dan keindahan di dalam hidup. Dia hanya hidup untuk melihat kekurangan orang lain, menilai orang lain, menghakimi orang lain, dan fokusnya hanya mencari-cari keburukan untuk dibicarakan.

Tukang gosip adalah pribadi yang sudah kalah dengan hidupnya. Seseorang menjadi tukang gosip karena tidak mampu lagi untuk mengenal diri sejatinya. Tidak mampu menjaga dirinya dari pengaruh di luar dirinya. Dia gagal mengetahui siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya. Dia gagal masuk ke dalam dirinya sendiri untuk menemukan kekuatan bagi kehidupannya. Dia hanya menjadi pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsinya terhadap orang lain. Persepsinya itu juga bukan yang baik, tetapi persepsi buruk dengan prasangka-prasangka jahat.

Gosip adalah cara buruk untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Semua cara buruk dengan energi negatif tidak akan pernah memberikan kedamaian dalam hidup. Cara-cara buruk dan komunikasi jahat hanya menghasilkan kesuksesan tanpa kebahagiaan. Keberhasilan dari sisi materi tidak akan pernah dilengkapi dengan kedamaian dan kebahagiaan. Semua cara yang buruk hanya menjadikan hidup seseorang dalam rasa khawatir, penuh prasangka, dan curiga. Tidak ada kebaikan yang dihasilkan dari energi negatif.

Kebahagiaan dan kedamaian hidup hanya dihasilkan oleh orang-orang yang menjalani kehidupan dengan energi positif. Artinya, tidak pernah ada gosip dalam kehidupan orang-orang damai. Kebahagiaan dan kedamaian hidup membutuhkan cahaya yang menerangi diri terdalam, sehingga fokus dan perhatian seratus persen ke dalam diri sendiri. Jadi, hidup ini pilihan. Jika hidup Anda ingin bahagia dan damai, maka Anda harus menguatkan diri sendiri dengan energi positif, dan tidak boleh mengenal gosip. Jangan pernah memberikan perhatian terhadap gosip. Jangan pernah membiarkan gosip dalam ingatan Anda. Gosip adalah racun yang sangat merusak kedamaian hidup.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENDENGARKAN ORANG-ORANG YANG BERBICARA DENGAN ANDA

“Kita semua adalah data dan informasi untuk keberlangsungan kehidupan. Jadilah data dan informasi yang memberikan kebaikan dan kemajuan bagi kita semua.”~Djajendra

Mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi. Semakin kita mampu mendengar, semakin kita menguasai informasi dan data. Kendalikan pikiran dan emosi agar bisa tetap tenang saat mendengarkan hal-hal yang tidak kita suka dengarkan. Kesabaran, jiwa besar, pikiran positif, dan kemampuan untuk tidak terganggu dengan hal-hal di luar diri dapat menjadikan kita sebagai pendengar yang hebat.

Seorang yang cerdas berkomunikasi adalah dia yang sudah terlatih untuk tidak terganggu dengan hal-hal dari luar dirinya. Penguasaan terhadap diri sendiri sangat sempurna, sehingga hal apa pun dari luar diri mencoba menyerangnya, dia bisa tetap positif dan membangun strategi yang tepat agar semua hal berjalan dengan baik. Pengendalian pikiran yang baik membuatnya mampu mengendalikan ucapan. Pilihan kata-kata dengan emosi positif membuatnya tampil santai dan tenang dengan argumentasi-argumentasi yang tepat.

Seorang pendengar yang bijak mampu mengendalikan diri di tengah-tengah hubungan yang buruk. Dia sadar bahwa ketika sebuah hubungan dalam emosi kemarahan, ketakutan, dan kecurigaan; maka, kedua belah pihak harus saling mendengarkan. Masing-masing pihak harus membangun empati dan toleransi, kemudian saling mendengarkan. Jika pihak lawan tetap ngotot dengan maunya, maka sebagai pendengar yang bijak hanya akan mendengarkan, dan membiarkan lawan kehabisan kata-kata, kemudian memberikan jawaban dengan fakta dan data yang benar. Seorang pendengar yang baik mampu menciptakan hubungan yang rendah konflik.

Kenali pemikiran, perasaan, suara hati, dan keinginan yang ada di dalam diri kita. Semua ini harus tunduk dalam empati dan toleransi. Lepaskan ketegangan dan tumbuhkan hubungan dengan keindahan pikiran. Setiap pihak harus saling mendengarkan dan berjiwa besar untuk membiarkan pihak lain memberi tahu tentang keinginan mereka. Saling memberi tahu tentang keinginannya masing-masing dan saling mendengarkan dengan penuh kasih adalah cara untuk menyatukan perbedaan.

Kita harus melatih diri sebelum kita dapat mendengarkan. Melatih diri dengan cinta dan kepedulian agar kita mendengar dan membiarkan pihak lain berbicara tentang suara hati mereka. Tidak membiarkan emosi negatif menguasai jalan pikiran kita, dan tidak membiarkan ego menciptakan kata-kata atau ucapan yang membuat orang sakit hati kepada kita. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dan jadilah bijaksana dalam mendengarkan dengan hati dan pikiran yang positif.

Pendengar yang baik tidak menggunakan bahasa yang menyalahkan orang lain. Pendengar yang baik memudahkan pihak lain untuk menerima pesan dengan baik. Pendengar yang baik mampu saling mengisi dan memperbaiki untuk kebaikan bersama, bukan berupaya untuk menemukan kekurangan dan kesalahan pihak lain.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK MENGURAS ENERGI DAN KEKUATAN DIRI SENDIRI

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK DAPAT MENGAKHIRI HUBUNGAN

“Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri. Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain.”~Djajendra

Komunikasi dimaksudkan agar Anda terhubung dengan orang lain. Tata bahasa, ucapan, dan bahasa tubuh yang baik dapat meningkatkan rasa percaya orang kepada Anda. Menggunakan kata yang tepat dan tata krama yang baik dapat meningkatkan  hubungan baik dengan orang lain. Menggunakan kata yang buruk dengan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan akan merusak hubungan yang ada. Miliki konsentrasi dan kejelasan atas hal-hal yang Anda bicarakan. Tidak boleh berkomunikasi dengan bahasa yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dengan maksud. Jangan bicarakan percakapan yang tidak perlu. Jangan menyalahkan siapapun saat Anda berkomunikasi. Fokuskan ucapan Anda hanya untuk hal-hal yang ingin Anda komunikasikan.

Sopan santun dan tata bahasa yang positif akan membuat orang lain nyaman dan merasa senang saat berkomunikasi dengan Anda. Sikap baik, ucapan baik, dan cara menyampaikan dengan bahasa tubuh yang baik adalah untuk kepentingan orang lain. Intinya, komunikasi adalah untuk membuat orang lain senang dan nyaman dengan Anda. Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri.Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Anda harus menjadi pendengar yang bijak, sabar, dan tenang; serta, menjadi pembicara yang santun, tenang, percaya diri, dan selalu menggunakan kata-kata positif.

Menjaga ucapan selalu positif dengan bahasa yang rapi dan baik hanyalah bisa terjadi saat Anda mengendalikan pikiran dan suara hati Anda. Fokuskan diri Anda untuk membiasakan pikiran dan suara hati selalu terkendali dalam bahasa yang baik. Pikiran yang disiplin dan pikiran yang dikuasai oleh kesadaran Anda akan menjadi kekuatan, untuk menghasilkan ucapan dan bahasa tubuh yang positif saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Ketika Anda terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan pikiran, maka Anda mampu menguasai setiap ucapan yang Anda keluarkan untuk orang lain. Anda tidak akan sembarangan berbicara dengan bahasa atau ucapan yang buruk. Pikiran dan kecerdasan Anda akan bersatu di dalam kesadaran murni Anda untuk mengendalikan ucapan, dan tidak akan pernah keluar ucapan atau kata-kata berkualitas rendah dari Anda yang mampu mengendalikan pikiran. Kata-kata atau ucapan yang tidak pantas diucapkan tidak akan pernah diucapkan.

Berkomunikasilah dengan bahasa dan pilihan kata-kata yang sesuai dengan orang yang Anda hadapi. Pastikan Anda memahami tingkat pemahaman orang lain atas pilihan kata-kata Anda. Ucapan dengan kata-kata yang paling mudah dimengerti akan membuat komunikasi lebih baik dan lebih berkualitas. Pilihan kata yang buruk dan bahasa tubuh yang tidak baik akan merusak hubungan yang sudah ada. Jangan gunakan kata-kata yang mencerminkan ketidakmampuan Anda dalam pengendalian emosi. Ucapan bernada kemarahan, kesombongan, dan ketidakpedulian hanya mencerminkan Anda lemah dan tak berdaya dalam hubungan komunikasi tersebut. Kata-kata positif menghasilkan sahabat, dan kata-kata negatif menghasilkan musuh.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK DI SEPANJANG WAKTU DAN UNTUK SELAMANYA

“Hubungan baik itu tidak pernah terjadi saat Anda memberi dan berharap mendapatkan perilaku terima kasih. Hubungan baik terjadi dan terjaga di sepanjang waktu saat Anda memberi dan memberi terus, tanpa berharap untuk menerima apapun dari orang lain.”~Djajendra

Hubungan baik terjadi saat Anda fokus untuk memberi yang terbaik. Hubungan baik tidak akan terjadi saat Anda fokus untuk mencari, menginginkan, menuntut, meminta, menunggu, dan berharap. Ketika Anda ingin memiliki hubungan baik, Anda harus memiliki kesadaran untuk memberi yang terbaik kepada orang lain. Jika hubungan Anda didasarkan pada sebuah harapan dengan orang lain, maka hubungan itu akan mengecewakan Anda.

Hubungan yang baik membutuhkan kata-kata positif. Jangan pernah menggunakan kata-kata kasar. Jagalah bahasa lisan dalam keadaan positif. Lebih baik diam daripada mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Ucapan dan sikap negatif hanya menjadi racun yang berbahaya bagi hubungan baik. Oleh karena itu, etika dan tata krama haruslah dijaga dan dirawat di sepanjang waktu. Ucapan positif, pemikiran positif, dan emosi positif Anda mampu melakukan interaksi dengan orang lain secara hebat.

Dalam hubungan baik; energi kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, rasa hormat, perhatian, dan kepedulian mengalir secara alami. Energi cinta dan ikhlas bisa menghilangkan semua potensi konflik, sakit hati, marah, kebencian, dan semua energi negatif lainnya. Hubungan baik merupakan sumber energi positif yang mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup di sepanjang hidup Anda.

Sikap positif dan bahasa tubuh yang berlandaskan energi positif adalah kekuatan yang melampaui kata-kata dan ucapan. Perilaku positif dan energi positif yang dihasilkan dari pikiran dan perasaan yang positif adalah kekuatan untuk menjaga hubungan baik. Hindari pikiran yang menilai, menghakimi, dan mengkritisi, karena pemikiran seperti itu akan meretakkan hubungan baik yang sudah Anda miliki. Hindari semua getaran negatif yang dihasilkan oleh diri dari realitas yang tidak menyenangkan.

Jangan pernah meminta orang lain bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan. Semua perasaan negatif di dalam diri Anda adalah tanggung jawab Anda. Semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda tidaklah boleh dibiarkan menjadi pemicu untuk menimbulkan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, ketika perilaku dan tindakan negatif orang lain melukai hati Anda, maka berikan respons positif dengan menerimanya secara ikhlas. Miliki kesadaran untuk tidak membiarkan rasa luka Anda itu semakin membesar. Sembuhkan segera rasa luka itu, jangan menciptakan dendam, maafkan orang-orang tersebut, dan fokuskan untuk menciptakan solusi dari rasa kasih sayang Anda.

Energi negatif di dalam diri hanya akan menghabiskan kekuatan diri sendiri. Jadi, ketika energi negatif dari orang lain masuk dan tersimpan di dalam diri Anda, maka Andalah yang akan menderita dan merasakan luka yang dalam. Oleh karena itu, setiap hari berikan perhatian untuk peningkatan energi positif di dalam diri Anda sambil membersihkan semua energi negatif yang dihasilkan dari pengaruh luar diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI: MENJAGA LISAN DAN KATA-KATA TERTULIS DALAM BAHASA POSITIF

“Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik.”~Djajendra

Setiap lisan dan kata-kata tertulis kita selalu diingat oleh orang-orang di sekitar kita. Walau kita sudah tidak ada lagi dalam kehidupan dunia ini, tetapi lisan kita dan tulisan kita selalu diingat. Ucapan yang baik dan kata-kata yang baik sangatlah penting agar diri kita menjadi kenangan baik bagi siapapun. Bila kita berucap dan menulis hal-hal negatif, maka kita pasti meninggalkan kenangan buruk bagi orang-orang di sekitar kita.

Komunikasi yang baik selalu berbicara tentang kebaikan dan kebenaran. Kebaikan dan kebenaran disampaikan dengan kata-kata positif dan lisan yang penuh persahabatan. Setiap ucapan haruslah terukur dan memberi pesan yang sejuk. Setiap kata-kata haruslah tersusun untuk menghormati semua orang. Berbicaralah dengan kebenaran dan berbicaralah dengan positif untuk kedamaian hidup. Jadilah energi positif melalui lisan dan kata-kata tertulis bagi kedamaian dan keharmonisan bersama.

Semua urusan duniawi menjadi indah bila kita berucap dan berkata-kata positif. Berdoalah kepada Tuhan agar selalu diberikan niat baik dan pikiran positif sebelum berucap dan menulis. Mintalah kepada Tuhan agar lidah mengucapkan kata-kata positif yang memberi kebaikan bagi kedamaian hidup. Ucapan dan tulisan yang baik merupakan bagian penting dari keberadaan kita untuk menjalani kehidupan yang damai, sejahtera, bahagia, sehat, dan penuh persahabatan. Berbicaralah dan tulislah hal-hal baik melalui perasaan dan pikiran positif. Ucapan dan kata-kata yang Anda komunikasikan memberi tahu orang lain tentang siapa Anda; memberi tahu orang lain tentang niat, pikiran, dan perasaan Anda.

Berbicaralah tentang hal-hal yang Anda ketahui secara benar. Jangan pernah berbicara tentang hal-hal yang Anda sendiri tidak mengetahui kebenarannya. Sesuatu yang Anda mendengarnya dari orang lain, tidaklah pantas untuk Anda bicarakan kepada siapapun. Sebab, Anda sendiri tidak mendengarnya langsung, tetapi mendengarnya dari orang lain, sehingga kebenaranya belum pasti. Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik. Jangan pernah sekalipun menceritakan atau membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi hidup Anda. Berbicaralah dan menulislah hanya hal-hal baik yang berguna bagi hidup Anda dan orang lain. Jangan pernah mengatakan atau menuliskan sesuatu yang tidak benar, tidak baik, tidak bagus, tidak berguna, dan merusak kedamaian hidup.

Bahasa dan kata-kata baik adalah hadiah terindah dari Tuhan agar kita bisa membangun kehidupan yang damai dan bahagia di bumi ini. Tata bahasa, kata-kata, dan ucapan haruslah dikeluarkan dari diri kita setelah kita berdoa dan minta izin kepada Tuhan. Tuhan telah memberikan kita niat baik, pikiran positif, kata-kata baik, ucapan baik, emosi baik; sekarang, gunakan instrumen ilahi yang kita miliki ini dengan penuh hormat dan rendah hati.

Jangan pernah menyalahgunakan lisan dan kata-kata tertulis dalam bahasa negatif. Niat buruk, pikiran negatif, perasaan negatif, sifat buruk, dan rencana buruk, adalah instrumen dari kekuasaan gelap untuk kerusakan hidup. Energi negatif dari kekuasaan gelap selalu berkomunikasi dengan cara menyebarkan kebencian, menyebarkan kebohongan, menyebarkan gosip, menyebarkan fitnah, serta memiliki lisan dan tulisan untuk merusak kedamaian dan keharmonisan hidup.

Berbicaralah setelah berpikir dan merenung di dalam energi positif. Bahasa dan kata-kata negatif menghasilkan permusuhan, dendam, sakit hati, marah, konflik, dan hal-hal yang sulit disembuhkan untuk menjadi baik kembali. Jadi, tetaplah berkomunikasi dengan niat baik dan tidak pernah menyalahgunakan ucapan, sehingga kesucian kata dan bahasa tetap menjadi kunci untuk keharmonisan dan kedamaian hidup.

Bila tidak berguna, jangan diucapkan. Bila menyakiti orang lain, jangan dikatakan. Bila merusak keharmonisan sosial, jangan dibicarakan. Lebih baik tidak berbicara sama sekali daripada berbicara merusak kedamaian hidup. Diam itu emas. Berbicara buruk itu merusak. Berbicara baik dan positif itu membangun peradaban dan kemajuan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN BERBAGI BERITA BURUK

“Berita buruk meracuni diri sendiri serta membuat hidup tidak damai.”~Djajendra

Berita buruk, seperti: berita yang saling menghina dan merendahkan pihak yang tidak disukai dapat merusak kebahagiaan hidup. Berita buruk tidak menguntungkan siapapun, hanya meningkatkan stres. Berita buruk yang diterima setiap hari akan membentuk kebiasaan mental dan emosi untuk membenci yang tidak sepaham. Berita buruk dihasilkan dari pemikiran buruk dan kepentingan dari hati nurani yang buruk.

Mungkin Anda terhubung dengan keluarga besar dan kelompok Anda melalui media sosial. Pastinya Anda juga selalu ingin memanfaatkan media sosial dengan cara yang sehat. Media sosial yang sehat dan berkualitas selalu menjaga komunikasi dalam kabar baik. Komunikasi dengan kabar baik meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup. Komunikasi dengan kabar buruk meningkatkan ketidakbahagiaan. Intinya, bila Anda suka berbagi berita-berita yang bersumber dari kebencian kepada keluarga besar atau kelompok Anda, maka hal itu sama saja seperti Anda sedang membuat hidup mereka tidak bahagia dan penuh rasa takut.

Ketika Anda berbagi atau mengirimkan berita buruk atau gambar yang penuh energi negatif, maka orang yang menerimanya berpotensi terpengaruh dan menarik energi negatif dari yang Anda kirim tersebut ke dalam dirinya. Energi negatif tersebut secara tidak sadar akan memicu stres dan perasaan tidak bahagia. Energi negatif menciptakan kehidupan yang penuh prasangka buruk, curiga, marah, khawatir, kesal, takut, merasa tidak adil, dan semua hal-hal negatif secara kreatif tertanam di dalam diri. Jelas, semua energi negatif tersebut menjadi benih yang hebat untuk menjadikan kehidupan Anda dan keluarga dalam kekurangan dan ketidakbahagiaan.

Tulisan-tulisan yang saling menghujat dan saling tidak menghargai adalah sumber energi negatif. Hal ini, seperti membuka gerbang untuk menuju ke arah kegelapan. Orang-orang yang suka berbagi berita buruk adalah orang-orang yang sedang meracuni pikiran dan kebahagiaan orang lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa membaca berita buruk seperti menarik hal-hal tidak baik ke dalam kehidupan diri sendiri. Ketika Anda mendengarkan berita-berita negatif, hati Anda pasti tidak nyaman dan tidak senang. Bila setiap hari Anda kecanduan untuk mengikuti berita-berita buruk dan negatif, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup akan menjauh dari Anda.

Bila Anda tertarik untuk mengikuti dan membaca berita-berita negatif, maka Anda seperti menyiapkan diri untuk menanam benih-benih negatif ke dalam alam bawah sadar Anda. Dampaknya, tanpa Anda sadari, Anda akan mulai membenci dan merasa tidak adil dengan orang-orang yang berlawanan pola pikir dengan diri Anda. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menghindari berita buruk dari sumber manapun. Fokuskan perhatian untuk menerima berita baik yang mendorong kualitas kebahagiaan Anda.

Pesan-pesan yang menyebarkan kebencian dan rasa takut membuat suasana kehidupan tidak damai. Hilangkan kebiasaan untuk menghakimi dan menilai orang lain. Kuatkan empati dan kasih sayang untuk memahami perbedaan. Intinya, sangatlah bijak bila Anda memblokir sumber energi negatif, serta tidak berbagi berita buruk kepada siapapun, apalagi kepada lingkungan keluarga Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BERGAUL DI TEMPAT KERJA

motivasi-26092016

“Tempat kerja adalah tempat bergaul bagi perilaku produktif untuk menghasilkan kinerja terbaik.”~Djajendra

Ketika karyawan sudah terbiasa menjalankan etika bergaul di tempat kerja secara profesional; maka, hubungan kerja yang sehat, kuat, etis, produktif, dan menyenangkan, akan tercipta untuk membahagiakan semua stakeholders.

Hubungan kerja tidaklah selalu mudah. Pikiran dan kepentingan yang berbeda bisa menjadi rintangan dalam merawat hubungan kerja yang positif dan profesional. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja harus memiliki tanggung jawab moral yang tinggi untuk menegakkan etika di semua aspek kerja. Dalam hal ini, sangat diperlukan hubungan kerja yang etis untuk mendorong pergaulan yang etis di tempat kerja. Ketika etika bergaul terimplementasi dengan baik di tempat kerja, maka setiap karyawan akan sadar untuk memiliki tanggung jawab dalam membentuk tempat kerja yang etis bagi semua pemangku kepentingan.

Etika bergaul di tempat kerja bersumber dari kemampuan karyawan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dalam hal ini, karyawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk berperilaku sesuai kode etik dan etika bisnis perusahaan. Walaupun kode etik dan etika bisnis sifatnya normatif dan teori, tetapi bila karyawan sadar untuk menjadikannya sebagai perilaku, maka mereka akan terus-menerus berlatih dan membiasakan semua yang normatif tersebut menjadi perilaku nyata di tempat kerja.

Pergaulan etis membutuhkan dasar komunikasi yang bersumber dari pikiran dan emosi positif. Intinya, walaupun karyawan sudah menguasai cara berkomunikasi yang baik, tetapi tanpa kekuatan etika dan moralitas di dalam kepribadian dan karakter kerjanya, maka komunikasi yang baik tersebut tidak akan mampu menyentuh hati dan logika orang lain.

Berkomunikasi di tempat kerja berarti karyawan memahami kebutuhan proses kerja, serta mampu mengekspresikan etos kerja untuk melayani kebutuhan proses kerja dengan profesional. Komunikasi kerja yang etis dengan perilaku etis dapat melancarkan proses kerja di dalam integritas dan akuntabilitas yang tinggi.

Etika bergaul di tempat kerja dapat terimplementasi dan terinternalisasi dengan baik, bila pimpinan dan manajemen perusahaan mampu mengembangkan sistem dan budaya organisasi, untuk mengelola hubungan antar karyawan dengan perilaku yang etis. Jelas, dalam hal ini, perusahaan harus mengeksplorasi nilai-nilai terbaik yang diinginkan di dalam budaya organisasi. Nilai-nilai terbaik inilah yang nantinya akan menjadi perilaku, sikap, etos, dan karakter kerja karyawan. Di awali dari nilai-nilai pilihan, lalu nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai standar perilaku kerja yang secara otomatis membangun perilaku organisasi dalam wujud budaya.

Etika pergaulan di tempat kerja haruslah menjadi budaya pergaulan di tempat kerja. Jadi, setiap karyawan harus sadar bahwa keberadaan mereka di tempat kerja adalah untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang etis dan produktif. Mereka berada di tempat kerja untuk bekerja dengan segala kemampuan bagi terciptanya kinerja terbaik. Oleh karena itu, tidak boleh ada perilaku yang merintangi atau menghalangi terciptanya kinerja yang produktif di tempat kerja.

Etika bergaul yang etis dengan integritas dan akuntabilitas dapat menciptakan energi positif di lingkungan perusahaan. Hal ini, menjadi kekuatan untuk memperbaiki masalah hubungan tidak harmonis antara karyawan. Bila perilaku etis sudah benar-benar terinternalisasi di dalam perilaku kerja karyawan, maka sangat mudah bagi manajemen untuk memperbaiki perilaku yang tidak pantas, serta mempromosikan tempat kerja yang terstruktur dalam budaya kuat dan produktif.

Pergaulan yang etis di tempat kerja menawarkan kenyamanan, kesenangan, kebahagiaan, kesehatan mental, dan kondisi kerja yang positif bagi setiap karyawan.

Etika pergaulan mendorong terciptanya perilaku berdasarkan nilai-nilai moralitas positif. Kondisi ini menjadikan tempat kerja berbudaya adil, terbuka, bertanggung jawab, tidak ada permusuhan, tidak ada diskriminasi, tidak ada pilih kasih, tidak ada pelecehan, tidak ada konflik kepentingan, tidak ada kebohongan, tidak ada perilaku dan tindakan yang merugikan stakeholders. Jadi, semua karyawan selalu merasa bahagia di tempat kerja sehingga benar-benar bisa fokus bekerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

motivasi-23092016

“Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi di tempat kerja, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.”~Djajendra+

Karyawan yang pintar mengkomunikasikan pekerjaan dan ide-ide di tempat kerja; karyawan yang pintar bergaul dan menjunjung tinggi etika komunikasi di tempat kerja; karyawan yang pintar bersikap rendah hati dalam hubungan kerja dengan atasan, kolega, bawahan, dan pemangku kepentingan lainnya; adalah karyawan yang mudah mendapatkan karir terbaik.

Komunikasi di tempat kerja sangat penting bagi pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan wajib menguasai cara berkomunikasi yang baik dan etis, seperti: menggunakan bahasa tubuh yang sopan dan pilihan kata-kata yang positif. Gaya komunikasi dengan penampilan dan ekspresi positif dapat menciptakan suasana kerja yang lebih rileks dan menyenangkan.

Setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan memerlukan komunikasi dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang lain. Jadi, di dalam perusahaan, komunikasi adalah cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, produktif, dan berkualitas tinggi. Melalui komunikasi yang etis, kolaborasi dan koordinasi dapat mengalir di semua aspek kerja dengan penuh kualitas.

Proses kerja yang produktif hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang etis.Ketika karyawan mengkomunikasikan pekerjaan dan tanggung jawabnya dengan etis, maka semua fungsi dan peran di tempat kerja akan bergerak cepat dan produktif. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi, yang cerdas berkomunikasi dengan memahami apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, bahasa tubuh apa yang boleh dan bahasa tubuh apa yang tidak boleh. Komunikasi dengan moralitas yang tinggi bersumber dari kepribadian yang berpikir positif dan cerdas emosional; sedangkan komunikasi yang etis bersumber dari kode etik, serta selalu menyampaikan informasi yang benar dan teruji integritasnya.

Mengkomunikasikan pekerjaan pastinya melalui sistem, prosedur, budaya positif, tata kelola yang terbaik, dan perilaku kerja yang etis. Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.

Berkomunikasi di tempat kerja dimulai dari cara mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan data, fakta, informasi, dan logika yang masuk akal. Di sini, diperlukan kejujuran dan tanggung jawab untuk menjaga apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan tepat. Jadi, bila Anda masih mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan persepsi yang bersumber dari keyakinan Anda, tanpa memperhatikan data dan fakta yang benar, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan di tempat kerja.Intinya, berkomunikasilah dengan integritas yang tinggi melalui etika dan moralitas yang terpuji.

Setiap karyawan memiliki hak untuk menyampaikan ide dan gagasan. Apapun ide dan gagasan haruslah dikomunikasikan dengan baik agar dapat diterima dan diimplementasikan untuk kemajuan perusahaan. Dalam hal ini, mungkin Anda memiliki intuisi yang hebat, sehingga mampu memprediksi sebuah hasil terbaik tanpa data dan fakta. Tetapi, ingatkan diri sendiri untuk menguji intuisi tersebut dengan sebuah riset kecil sebelum Anda mengkomunikasikannya. Intinya, Anda harus selalu mengkomunikasikan ide dan gagasan Anda dengan prinsip kehati-hatian, tidak sembarangan ngomong atau sembarangan memberikan ide dan gagasan.  Ukurlah ide dan gagasan Anda dengan logika dan akal sehat. Hitunglah resiko dari ide dan gagasan Anda tersebut.

Sopan santun, etika, dan tatakrama adalah bagian penting dari gaya komunikasi di tempat kerja. Miliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi agar Anda mudah bergaul dan berteman di lingkungan kerja. Dan juga, mudah bekerja sama dengan siapapun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan produktif.

Jadilah pribadi yang konsisten dengan pikiran positif, konsisten dengan sikap rendah hati, dan selalu berargumen dengan logika yang dapat diterima oleh akal sehat. Dan, tidak pernah mengkomunikasikan apapun yang bertentangan dengan akal sehat, walaupun Anda memiliki pengalaman pribadi tentang hal tersebut.

Semua yang Anda komunikasikan di tempat kerja haruslah dapat dipetakan ke data yang aktual dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Setiap persoalan yang kompleks dan hubungan yang kompleks dikomunikasikan dengan integritas dan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi terbaik. Miliki jiwa besar dan empati untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak pernah cocok atau sulit mengatasi realitas yang ada. Ingat selalu bahwa komunikasi yang efektif adalah kemampuan Anda untuk memberikan gambaran yang jelas dan terang, sehingga semua orang dapat membayangkannya dan menerimanya dengan akal sehat.

Miliki kemampuan dan kecerdasan untuk menceritakan data, informasi, dan fakta dengan logika yang masuk akal. Cara Anda menceritakan adalah bagian penting dalam mengkomunikasikan sesuatu di tempat kerja. Pastikan cerita Anda tidak abstrak atau samar-samar; pastikan cerita Anda tidak rumit dan sulit untuk dipahami. Berceritalah dengan kata-kata yang sederhana, alur yang sederhana, dan yang mudah dicerna oleh logika siapapun.

Komunikasi yang baik di tempat kerja terjadi karena adanya pastisipasi dari semua pihak. Terima dan layani semua komunikasi yang setuju, tidak setuju, yang meminta klarifikasi, yang menolok, yang percaya, ataupun yang tidak percaya. Pastikan semua kesalahpahaman data diluruskan dengan data dan fakta yang tepat. Jadilah pribadi yang selalu terbuka dan belajar dengan rendah hati untuk melancarkan komunikasi di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN ANTAR MANUSIA UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH DAMAI

MOTIVASI 05072016

“Setiap orang berguna dan memiliki keunikannya sendiri, berhentilah untuk berdebat dan bereaksi secara berlebihan. Manfaatkan hubungan baik untuk kehidupan yang lebih baik”~Djajendra

Dalam hubungan antar manusia, tidak perlu semua hal ditanggapi secara berlebihan, fokuskan semua energi untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Lebih baik diam dan tersenyum santai daripada berkomentar melukai perasaan orang lain. Apapun situasi dalam hubungan Anda, tetaplah berpikir tenang dan interospeksi diri. Miliki pertimbangan yang bijak, hadapi setiap situasi dengan optimis dan berjiwa besar.

Setiap tindakan selalu melalui hubungan antar manusia; setiap pekerjaan selalu terselesaikan melalui hubungan antar manusia. Hubungan antar manusia adalah sesuatu yang sangat penting dalam mencapai prestasi dan kinerja terbaik. Tanpa hubungan yang produktif dan efektif, maka pemborosan dan kerugian yang akan didapatkan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk meningkatkan hubungan yang positif dan produktif agar hubungan tersebut menciptakan nilai tambah bagi kehidupan. Hubungan yang baik menciptakan kedamaian dan ketenangan hidup. Kegagalan membangun hubungan yang baik dapat berakibat pada munculnya permusuhan dan saling melukai hati.

Ketika Anda terdorong untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkan dari orang lain.Dan, bila Anda tidak mendapatkannya, Anda akan marah. Kondisi inilah yang menciptakan hubungan buruk. Perasaan atau tuntutan untuk mendapatkan persis seperti yang Anda inginkan dari orang lain adalah seperti menggantungkan harapan ditangan orang lain. Ketika harapan Anda ditangan orang lain, maka kekecewaan dan kemarahan akan selalu hadir di dalam kehidupan Anda.

Ambillah tanggung jawab untuk semua hubungan dengan setiap orang. Jangan menyerahkan hasil akhir ditangan orang lain. Bila Anda memiliki ide dan pikiran-pikiran yang hebat, Anda membutuhkan tanggung jawab agar dapat mengimplementasikannya dengan baik. Bila ide dan pemikiran Anda tergantung kepada orang lain, maka Anda akan selalu kecewa dan marah.

Kadang-kadang, dalam hubungan dengan orang lain, Anda mungkin menganggap seharusnya orang tersebut melakukan seperti yang Anda inginkan. Persoalannya, tidak semua keinginan dan harapan Anda tersebut mampu dilayani dan disikapi dengan baik oleh orang lain. Oleh karena itu, perkuatlah mental agar orang lain tidak mengacaukan hubungan baik, hanya karena mereka tidak bisa bersikap dan melayani sesuai keinginan Anda.

Dalam hubungan antar manusia, kadang ada orang yang sulit diatur, yang bersikap semaunya. Bila Anda tanggapi atau terpengaruh energi negatif mereka, maka Anda akan bereaksi secara berlebihan. Dampaknya, Anda bisa menjadi frustasi, marah, khawatir, kesal, stres, cemas, dan berargumentasi agar mereka melakukan sesuai keinginan Anda. Ini adalah sikap yang harus Anda hindari, jangan biarkan orang lain merusak kedamaian hati Anda.

Ketika seseorang melakukan kebalikan dari harapan dan keinginan Anda, maka bernafaslah dengan tenang dan santai. Katakan kepada diri sendiri bahwa kedamaian dan sukacita batin Anda adalah hal terpenting. Berdoalah meminta petunjuk pada Tuhan. Jangan ngotot, tapi perlambat dan tenangkan hati Anda, kuatkan sukacita di dalam diri Anda, biarkan hal-hal terjadi seperti seharusnya terjadi, tidak perlu banyak komentar, cukup Anda tenang dan senyum pada saat itu. Ingat! Jangan pernah mengizinkan siapapun atau situasi apapun untuk mengendalikan pikiran, emosi, dan jiwa Anda. Anda harus memimpin diri sendiri dan memimpin pikiran optimis Anda dengan tenang di dalam diam. Setelah Anda mampu mengendalikan situasi, barulah Anda mencari strategi baru agar keinginan dan harapan Anda tersebut bisa segera diwujudkan.

Tidak mudah untuk bisa mengendalikan orang lain; tidak mudah untuk menangani hidup orang lain; tidak mudah berharap kepada orang lain untuk melakukan persis seperti yang Anda inginkan. Jadi, daripada frustasi dan sakit kepala oleh perilaku orang lain; lebih baik Anda pahami mereka dengan empati, kasih, peduli, dan sediakan ruang untuk memperbaiki mereka.

Jangan pernah menciptakan pertempuran dalam pikiran dan emosi Anda karena ketidaksukaan Anda terhadap seseorang. Jangan biarkan drama emosi yang menghakimi seseorang atau menilai seseorang mengambil waktu dan energi Anda. Ingat! Sukacita dan kedamaian hati lebih penting daripada sebuah kebenaran. Perdamaian dalam hubungan antar manusia adalah lebih baik daripada kebenaran yang diperdebatkan. Tidak perlu terlalu banyak berargumentasi untuk hal-hal yang menghilangkan kebaikan dan kedamaian hati. Hubungan antar manusia haruslah hadir melalui cinta, melayani, peduli, sopan-santun, etika, etiket, berhati-hati, serta kemampuan untuk menjaga hati dan pikiran di dalam kedamaian dan keharmonisan hidup.

“Hubungan baik menjadi lebih baik saat hubungan itu tumbuh di dalam kesabaran, empati, kepedulian, cinta, senyum, dan saling memaafkan .”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KOMUNIKASI POSITIF BERKUALITAS TINGGI

KOMUNIKASI + 30122015

“Komunikasi positif adalah magnet keberuntungan.”~Djajendra

Kemampuan berkomunikasi positif membuat Anda mudah terhubung dengan beragam perilaku dan sifat orang. Setiap orang hadir dengan persepsi, keyakinan, pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang berbeda. Anda pasti bertemu dengan berbagai macam orang dalam kehidupan sosial, di tempat kerja, di media sosial, atau dimana saja. Bertemu dan pertemuan adalah bagian dari realitas manusia sebagai makhluk sosial. Pintar-pintarlah berkomunikasi untuk mendapatkan kemudahan dalam setiap pertemuan dan hubungan.

Komunikasi yang berkualitas tinggi membuat hubungan dan interaksi menjadi lebih menyatu. Komunikasi berkualitas tinggi dimulai dari pikiran baik, suasana hati yang baik, sikap yang baik, sifat yang baik, perilaku yang baik, tingkat energi tubuh yang prima, pengetahuan yang lebih terhadap topik pembicaraan, dan gairah untuk menjadi pendengar yang baik. Komunikasi berkualitas tinggi ditentukan oleh pengetahuan dan emosi positif di sepanjang proses komunikasi. Ucapan, tulisan, antusiasme, motivasi, sikap melayani, niat baik, dan pilihan kata-kata positif adalah dasar untuk komunikasi kualitas tinggi.

Memiliki hubungan baik dengan orang-orang di sekitar menciptakan suasana kehidupan yang tenang dan damai. Bila setiap orang memancarkan energi positif dari jiwa terdalamnya, maka terciptalah lingkungan kehidupan yang penuh sukacita. Komunikasi positif menciptakan interaksi yang membuat setiap orang merasa diperhatikan, didengarkan, dilibatkan, didekatkan, dihargai, dan dimotivasi untuk saling percaya dalam kehidupan sehari-hari.

Komunikasi yang baik merupakan rangkaian pilihan kata-kata positif yang disampaikan dengan emosi positif. Setiap percakapan atau pun tulisan yang disampaikan mengandung kekuatan baik yang menguntungkan semua pihak. Hal ini menjauhkan orang-orang dari potensi konflik.

Di tempat kerja, komunikasi positif meningkatkan kolaborasi diantara unit kerja dan juga diantara individu. Hal ini menguatkan budaya kerja, serta membuat struktur organisasi bergerak lincah dan efektif. Komunikasi positif menciptakan peluang untuk peningkatan kinerja di semua bagian perusahaan. Hubungan kerja yang terkoneksi secara positif meningkatkan energi positif organisasi untuk terwujudnya keharmonisan kerja dalam soliditas yang kuat.

Ketika komunikasi positif tidak terwujud, maka sangatlah mudah untuk terciptanya emosi negatif. Prasangka buruk dari komunikasi negatif akan menciptakan suasana kehidupan sehari-hari yang penuh stres. Orang-orang stres sulit menjadi produktif, sulit menjadi efektif, dan sulit berkinerja tinggi. Mereka akan menghabiskan waktunya untuk berkeluh-kesah dan menyebarkan energi negatif dari suasana hati mereka yang buruk.

Membangun komunikasi positif berkualitas tinggi sangatlah penting bagi pencapaian terbaik. Apalagi di tempat kerja dibutuhkan kolaborasi yang baik, untuk dapat menggerakkan roda organisasi secara efektif dan produktif. Hubungan kerja berkualitas rendah menguras energi, untuk dihabiskan dalam konflik dan perasaan tidak puas. Hal ini menyulitkan setiap orang untuk fokus dan berkonsentrasi dalam pencapaian target masing-masing.

Perusahaan yang berbudaya kuat selalu sadar untuk meningkatkan komunikasi positif berkualitas tinggi. Sebab, semakin tinggi kualitas atau cara berkomunikasi diinternal perusahaan, semakin mudah untuk membuat semua orang terlibat dalam pencapaian target. Ketika komunikasi tidak mengalir secara positif, maka aliran informasi dan hubungan kerja menjadi terganggu. Dampaknya, perilaku negatif dengan mudah menyebar dan merusak suasana kerja.

Komunikasi positif adalah magnet keberuntungan. Bila sebuah perusahaan mampu membangun budaya komunikasi positif, dipastikan perusahaan tersebut berpotensi menjadi magnet keberuntungan bagi setiap stakeholdernya.

KOMUNIKASI 30122015

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMIMPIN YANG CERDAS BERKOMUNIKASI DENGAN CERDAS

PEMIMPIN YANG CERDAS BERKOMUNIKASI DENGAN CERDAS

“Pemimpin yang baik haruslah mampu berkomunikasi di wilayah nyata dan di wilayah ilusi. Dia harus berkomunikasi dengan empati terhadap kenyataan, dan mampu membangkitkan harapan terhadap ilusi kemajuan.”~Djajendra

Komunikasi adalah senjata terbaik pemimpin. Pemimpin yang andal selalu menggunakan kekuatan komunikasi untuk memberdayakan orang lain. Pemimpin yang andal selalu mendengarkan dengan cerdas, bertanya dengan kreatif dan berbicara dengan bijak.

Mendengarkan, bertanya, berkata dan menampilkan bahasa tubuh yang cerdas adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh pemimpin yang ingin sukses. Komunikasi merupakan bagian dari keterampilan penting yang dapat digunakan untuk meraih sukses. Kecerdasan berbicara harus juga diimbangi dengan kecerdasan mendengarkan. Pemimpin yang andal haruslah memiliki koleksi kata-kata terbaik untuk memotivasi dan mempengaruhi orang lain. Pemimpin yang baik haruslah mampu berkomunikasi di wilayah nyata dan di wilayah ilusi.

Keterampilan berkomunikasi tidaklah terfokus pada keterampilan berbicara, keterampilan mendengar sangatlah penting. Keterampilan untuk mendengarkan orang lain membuat pemimpin semakin banyak menyerap informasi dan pengetahuan dari dunia nyata. Pemimpin yang cerdas lebih suka mendengarkan, baru berbicara saat dia merasa perlu berbicara. Pemimpin yang cerdas selalu mengirim pesan pada saat pesan itu dibutuhkan oleh orang lain. Dia selalu lebih banyak mendengarkan saat orang-orang tidak butuh pesan dan informasi darinya. Dia berubah menjadi orator yang hebat saat orang-orang butuh motivasi dan pencerahan.

Berbicaralah saat bicara itu diperlukan. Mendengarkanlah saat mendengar itu dibutuhkan. Pemimpin andal selalu tahu kapan berbicara dan kapan harus banyak mendengarkan. Dia mampu menampilkan kepemimpinannya sesuai kebutuhan dan harapan orang banyak.

Selain sebagai orator yang lancar berbicara, pemimpin juga harus cerdas mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Sebagai seorang komunikator yang andal, pemimpin harus memahami realitas dan harapan. Wilayah realitas dan wilayah harapan haruslah dipetakan dan dikuasai sebaik mungkin, sehingga pemimpin mudah mengalir dan menjadikan dirinya sebagai kekuatan yang mewujudkan hal-hal baik.

Pemimpin yang cerdas berkomunikasi dengan cerdas. Komunikasi yang baik haruslah menjadi perilaku dan kebiasaan sehari-hari. Dalam hal ini, gaya komunikasi pemimpin harus mengekspresikan jati diri yang asli. Keaslian jiwa harus ditampilkan sebagai bagian dari keterampilan komunikasi. Cara mendengarkan, cara bertanya, cara berbicara, cara menulis dan bahasa tubuh adalah inti dari karakter komunikasi pemimpin. Oleh karena itu, semua komponen tersebut harus terus dilatih dan disatukan ke dalam jiwa, sehingga hasil yang ditampilkan mampu memberi kesan sepenuh hati.

Kemampuan berbicara juga harus terlihat saat pemimpin memberikan pidato yang mempengaruhi. Sebuah pidato yang baik adalah menjembatani dunia nyata dan dunia harapan. Sebuah pidato yang baik adalah membangun kekuatan dan motivasi di wilayah nyata untuk bergerak menuju wilayah harapan dengan soliditas bersama.

Pemimpin yang andal selalu menjadi komunikator yang memastikan orang lain memahami pesan yang dia sampaikan. Dia juga selalu terbuka menerima umpan balik dari orang lain. Dia juga selalu tenang dan sabar saat mendengarkan orang lain. Dia juga cerdas berinteraksi dengan siapapun. Pemimpin yang andal mampu meningkatkan komunikasi dan menjadikan orang-orang percaya kepada kepemimpinannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERBAHASA DENGAN KATA-KATA POSITIF

SIFAT BAIK & BURUK

“Bila ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia.” ~Djajendra

Bahasa seseorang menunjukkan siapa dia. Orang-orang baik selalu berbahasa dengan kata-kata positif. Sebab, mereka sadar bahwa kata-kata yang diucapkan adalah doa. Setiap kata-kata positif yang diucapkan selalu menarik energi positif untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Apapun situasi dan realitas hidup selalulah konsisten untuk berbahasa dengan kata-kata pilihan terbaik. Ketika berbicara gunakan bahasa bersih dan positif, jangan pernah menggunakan bahasa kotor yang bisa menyinggung perasaan orang lain.

Kata-kata adalah penarik energi dari alam semesta. Orang-orang yang memilih kata-kata negatif pasti menarik energi negatif, hal ini menjadikan hidupnya penuh persoalan. Orang-orang yang terbiasa memilih kata-kata positif selalu menarik energi positif, sehingga hidupnya sehat dan bahagia.

Jangan pernah menganggap kata-kata sebatas hanya kata-kata. Sebuah kata memiliki kekuatan untuk menciptakan energi. Misalnya, kata “SUKSES”, kata ini memiliki energi untuk membuat Anda mencapai impian. Jadi, pilihlah kata-kata sesuai dengan tujuan hidup Anda. Bila Anda bertujuan hidup sehat, bugar, kaya, damai, bahagia, senang, indah, maka pilihlah kata-kata positif di dalam bahasa sehari-hari Anda.

Ucapan dengan kata-kata yang buruk sangatlah merugikan diri sendiri. Sering sekali orang-orang tidak menyadari bahwa kata-kata negatif mereka sedang mengkhianati hidup mereka. Kata-kata buruk dan negatif menjauhkan Anda dari keberuntungan dan aliran rejeki. Kata-kata yang diucapkan berulang-ulang adalah ekspresi jati diri. Berbahasa positif, berkata-kata positif, berucap positif menjadikan diri selalu terhormat dan beruntung.

Hiduplah di dalam kesadaran diri yang tinggi. Kesadaran diperlukan agar bahasa yang Anda gunakan sehari-hari tidak mengkhianati hidup Anda. Bila Anda ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia. Bahasa menunjukkan arah takdir. Bahasa merefleksikan diri terdalam. Bahasa mengekspresikan jati diri. Bahasa memperlihatkan kekuatan dan kelemahan diri. Bahasa yang baik mampu mengantar Anda ke tingkat yang luar biasa.

Setiap hari berlatihlah dengan sadar untuk memilih kata-kata berenergi positif di setiap pikiran, ucapan, tulisan, interaksi dan komunikasi Anda. Jadilah energi positif bersama kata-kata pilihan di setiap situasi sosial. Walaupun Anda mendengar kata-kata negatif dari orang lain, segeralah ubah kata-kata tersebut melalui persepsi positif Anda. Temukan makna positif dari kata-kata negatif agar Anda tidak tertular energi buruk dari kata-kata negatif tersebut.

Bahasa adalah bagian terpenting dari pengembangan soft skill seseorang. Semakin positif bahasa seseorang, semakin mudah dia mengoptimalkan soft skillnya di semua bidang kehidupan. Sebaliknya, semakin buruk bahasa seseorang, semakin sulit dia mengoptimalkan potensi soft skill untuk kebaikan dan kesehatan hidupnya.

Bahasa dengan kata-kata buruk menjadikan hidup kasar, keras, stres, pesimis, konflik dan banyak persoalan hidup yang tidak pernah tertuntaskan. Orang cerdas pasti menggunakan bahasa positif. Orang tidak cerdas tetap setiap dengan bahasa negatif. Hidup Anda adalah pilihan Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOLABORATOR MEMBUAT STRUKTURAL DAN INTERPERSONAL BERADA DALAM FREKUENSI YANG SAMA

KOLABORATOR MEMBUAT STRUKTURAL DAN INTERPERSONAL BERADA DALAM FREKUENSI YANG SAMA

“Kolaborasi merajut kekuatan internal menjadi sangat kuat dan bergerak bersama solusi untuk pencapaian terbaik.”~Djajendra

Kolaborasi adalah dasar untuk mengeksekusi sebuah proyek dengan tepat. Kolaborasi berarti semua orang bersatupadu di dalam kerja sama yang terikat untuk mencapai tujuan. Tidak ada kepentingan apapun selain kepentingan pencapaian tujuan. Oleh karena itu, kolaborasi mampu mengatasi konflik, mengatasi kepentingan pribadi atau kelompok, serta mampu mengatasi ego individu dan ego sektoral. Kolaborasi yang baik dapat meningkatkan pencapaian dan mengurangi potensi kegagalan.

Organisasi bisnis memiliki berbagai fungsi dan peran yang dibutuhkan untuk menjalankan strategi. Walaupun setiap fungsi dan peran memiliki perbedaan orientasi pekerjaan, tetapi harus menyatu melalui kolaborasi untuk mencapai tujuan inti bisnis. Setiap perbedaan harus menyatu dan mengalir dengan sempurna di dalam aliran kolaborasi.

Kolaborasi meningkatkan kecepatan, mengoptimalkan kapasitas dan memperbanyak peluang. Ketika orang-orang sudah mengalir sempurna di dalam kolaborasi, mereka menjadi pabrik penghasil ide-ide terbaik yang dapat diimplementasikan dengan sempurna. Tidak akan muncul kesulitan saat semua orang bersatupadu secara ikhlas di dalam aliran kolaborasi yang produktif.

Dalam aliran kolaborasi; semua bakat, pengetahuan, wawasan, pengalaman dan energi positif menyatu untuk menghasilkan kinerja. Kolaborasi merajut kekuatan internal menjadi sangat kuat dan bergerak bersama solusi untuk pencapaian terbaik. Semua masalah dan tantangan selalu dapat dituntaskan di tempat munculnya masalah tersebut, sehingga semua rintangan dan tantangan dapat dimatikan sejak dia masih kecil.

Kolaborasi membuat organisasi bergerak dengan cepat, efektif, lincah, produktif, kreatif dan selalu berbagi di dalam kerjasama yang solid. Kolaborasi menjadikan setiap individu dan tim sebagai mitra berharga yang saling membantu dengan ikhlas untuk mencapai tujuan.

Karena kolaborasi menyatukan semua energi organisasi untuk fokus pada tujuan dan kepentingan organisasi, maka semua orang harus mendapatkan kejelasan dan kepastian. Tidak boleh ada kebingungan di dalam kolaborasi, semua orang harus tahu dan sadar tentang pentingnya hubungan kerja dengan etos yang menjadikan semua orang cepat dan produktif.

Kolaborasi harus diikuti dengan tanggung jawab penuh. Setiap bantuan, kontribusi, informasi, pengetahuan, wawasan, pengalaman dan aliran kerja harus di dalam rasa tanggung jawab yang tinggi. Tanggung jawab yang tinggi mengurangi konflik, dan juga mengurangi ketergantungan.

Bisnis membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Bisnis membutuhkan waktu dan tempat yang tepat untuk meraih keuntungan. Bisnis membutuhkan momen yang paling tepat untuk mengeksekusi strategi. Bisnis yang hebat selalu memiliki tindakan yang membuat pesaing tidak berkutik. Oleh karena itu, kolaborasi harus menjadi kekuatan yang memastikan keberhasilan dari semua ketidakpastian di dalam organisasi. Setiap kolaborator harus cerdas mengidentifikasi semua potensi risiko dan menyiapkan energi bersama untuk mengambil langkah-langkah tepat bagi pencapaian terbaik.

Kolaborasi berarti secara struktural dan interpersonal harus berada dalam frekuensi yang sama, sehingga jarak organisasi dan jarak relasional sangat dekat, serta menyatu di dalam soliditas bersama yang produktif.

Para kolaborataor yang cerdas selalu siap berkeringat untuk sukses yang lebih baik daripada menangis selama kegagalan. Menyatukan dan mengalirkan proses bisnis dengan sempurna, serta mengatasi hambatan dan perbedaan untuk sebuah hasil akhir terbaik.

Tujuan utama kolaborasi adalah menguatkan keyakinan dan meminimalkan keraguan. Kolaborator terbaik selalu sadar untuk menyatukan jiwanya di dalam misi organisasi. Mereka menyiapkan dirinya untuk bisa hidup bahagia di dalam satu visi dan satu budaya. Mereka membangun strategi bersama untuk mencapai hasil akhir dengan kecepatan tinggi. Mereka menyatu ke dalam kelompok berenergi positif dan mengalir dengan produktif di setiap batas wilayah proses kerja. Mereka menjadi kekuatan yang mempercepat aliran bisnis dan membersihkan semua penyumbat dengan segera.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

“Kita semua hanya sedang melewati hal-hal yang sudah pernah dilewati oleh orang-orang sebelum kita. Tidak ada yang baru dalam kemanusiaan. Manusia lahir, tumbuh, dan berakhir. Tidak ada yang baru di bawah matahari bumi. Semua kehidupan hanya mengulang dan sedang melewati yang sebelumnya.”~Djajendra

Tidak seorang pun hidup sendirian dengan pikiran dan perasaannya, di luar dirinya masih banyak orang yang berpikir dan merasakan hidup seperti dirinya. Intinya, apapun yang dirasakan oleh seseorang pasti pernah dirasakan yang lain. Merasakan dan memikirkan merupakan bagian inti dari kemanusiaan. Apapun yang sedang dialami seseorang mungkin pernah dialami yang lain. Hidup tidak membuat seseorang berdiri sendiri. Semua orang memiliki hati, pikiran, dan emosi yang sama.

Bila manusia hidup dalam keterpisahan, maka disitulah kesepian dan kesengsaraan akan lahir. Kasih sayang menyatukan manusia. Kepedulian menyatukan manusia. Dan yang paling penting, manusia membawa hadiah terindah dari Tuhan di dalam potensi hebatnya, yaitu: empati. Empati membuat manusia bersatu, tidak tercerai-berai, tidak saling merusak, tetapi saling peduli dan saling menolong. Sayangnya, sangat sedikit orang-orang yang mampu memanfaatkan empati untuk kebaikan hidupnya. Ya, empati menyatukan hidup di dalam kemanusiaan dan kedamaian.

Rasa sakit, takut, malu, khawatir, berani, percaya diri, dan semua rasa-rasa yang lainnya bersifat universal. Artinya, pasti dirasakan oleh semua orang, tidak peduli apa sistem keyakinan dan nilai-nilai kehidupan. Semua perasaan itu pasti dialami atau akan dialami oleh siapapun, tanpa terkecuali. Apapun bisa terjadi pada siapapun. Setiap orang tidak mungkin bisa menghindari hadirnya realitas yang menguji daya tahan dirinya, menguji kehebatan dirinya, menguji kesabaran dan keikhlasannya.

Empati adalah sebuah kekuatan yang bisa memetakan dan memahami diri orang lain dengan sangat detail dan rinci. Tuhan memberikan anugerah khusus untuk orang-orang tertentu yang memiliki empati luar biasa, yang tidak mungkin bisa dimiliki oleh orang kebanyakan. Semua orang pasti memiliki potensi empati di dalam dirinya, tetapi ada orang-orang khusus yang sejak lahir kemampuan empatinya sudah sangat tinggi. Mempelajari kemampuan empati dari orang-orang khusus tersebut merupakan sebuah anugerah. Logika tidak mungkin dapat memahaminya. Sebagai orang kebanyakan, bukan orang khusus, kita masih bisa memanfaatkan potensi empati untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Minimal empati kita bisa sekelas TK, mungkin empati orang-orang khusus tersebut sudah sekelas S3. Jadi, benih empati tetap ada di dalam potensi setiap orang, dan tinggal dilatih menjadi lebih tajam.

Empati menyatukan sebuah keluarga. Empati membuat anggota keluarga memiliki hati, dan tidak sekedar hidup dalam logika dan emosi. Empati tidak dapat diukur dengan logika, apalagi emosi. Empati hanya dapat diukur dengan hati nurani. Suatu ketika, saat sedang makan di sebuah tempat umum. Hadir dua orang pria yang badannya penuh tato, rambutnya acak-acakan, wajah terlihat sangat frustasi. Mereka berdua berkata, “bapak ibu semoga punya hati nurani, kami butuh makan.”  Kalau pakai logika dan emosi pasti kita menilai mereka malas, ataupun berbagai penilaian negatif dan menghakimi mereka sesuai logika atau emosi kita. Tetapi, kalau kita gunakan hati nurani, sesuai permintaan mereka, maka empati kita akan langsung memberikan bantuan agar mereka bisa makan. Empati menyatukan manusia dalam damai dan aman.

Empati membuat semua interaksi terhubung di dalam kebaikan. Empati memahami kebutuhan orang lain. Empati peduli pada keadaan orang lain. Empati selalu ramah dan baik hati, tidak akan melecehkan ataupun menghakimi. Empati mau mengurangi penderitaan orang lain. Empati mampu bekerja di ruang perasaan orang lain, dan tidak akan menggunakan logika untuk menilai atau menghakimi perasaan orang lain.

Dunia tanpa empati adalah dunia yang kacau dan tidak aman. Tuhan sudah memberikan hadiah sebuah empati untuk setiap orang. Tetapi, manusia suka mentuankan logika, dan merasa bahwa logikanya yang paling benar, serta tidak peduli pada perasaan orang lain, ataupun menganggap perasaan orang lain bukan urusannya. Empati menyatukan dan meningkatkan keamanan hidup di dalam damai dan keindahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDAMAIKAN HUBUNGAN

DMU 2014“Hubungan baik gagal karena hati nurani mati, lalu logika dan emosi mengatur segalanya.”~Djajendra

Hidup bukan untuk menang ataupun kalah. Hidup untuk damai. Hidup untuk bahagia. Hidup untuk sejahtera. Hidup untuk keindahan. Sering sekali keindahan hidup lenyap oleh hubungan yang tidak baik. Hubungan baik dan hidup dalam kedamaian pastilah sesuatu yang sangat indah. Tetapi, jiwa tidak baik, pikiran tidak baik, selalu menjadi akar konflik, sehingga hubungan baik itupun menjadi tidak baik. Damai dan baik tidak muncul secara spontan, dia muncul dari kesadaran empati dan toleransi.  Empati dan toleransi mampu menangani konflik dan menciptakan kehidupan yang damai.

Setiap orang bisa menjadi pemicu marah, benci, konflik, permusuhan, dan semua hal lain yang memisahkan hubungan baik. Hubungan baik gagal karena hati nurani mati. Hati yang mati mudah dikendalikan oleh pikiran negatif dan emosi yang penuh angkara murka. Hal ini menjadi kekuatan yang memisahkan, kekuatan yang menguatkan konflik dan kebencian. Hubungan baik hanya dapat dipertahankan dan ditingkatkan diantara jiwa-jiwa yang ikhlas dan penuh cinta. Hubungan baik tidak mungkin hidup diantara jiwa-jiwa yang serakah, palsu, frustasi, salah tapi merasa benar, merendahkan yang lain, menyakitkan yang lain, melelahkan yang lain, dan membuat perjuangan orang lain sia-sia.

Selama dendam dan benci menjadi keyakinan di dalam sebuah hubungan, maka selama itu kabut tebal menutupi hubungan sehingga tidak ada jarak pandang yang jelas untuk memulihkan hubungan tersebut. Hubungan baik butuh perjuangan, butuh keikhlasan, butuh niat baik, butuh berjalan di trek yang menyatukan. Nilai-nilai negatif membutakan hati sehingga hati tidak mampu melihat indahnya sebuah kebaikan. Komitmen untuk hidup dalam nilai-nilai positif, dan keikhlasan hati untuk menerima segala realitas, adalah jalan untuk menghidupkan hati.

Jiwa yang ikhlas mendamaikan hubungan. Jiwa besar mampu berekonsiliasi. Selama nafas belum berhenti damai pasti dapat diwujudkan asalkan memiliki niat baik. Membangun hubungan baik bukan berarti harus menerima perasaan orang lain, atau harus mengikuti maunya orang lain. Hubungan baik tercipta dari kesadaran semua pihak, bukan salah satu pihak saja. Kesadaran untuk menciptakan damai dan mengakui kesalahan, lalu memperbaiki kekurangan.

Kadang-kadang; konflik, kemarahan, kebencian, permusuhan, dan salah paham dapat berlangsung puluhan tahun, seumur hidup, bahkan turun-temurun. Hubungan tanpa niat baik untuk saling menghormati dan menyelesaikan akar masalah, akan menjadi permusuhan abadi. Diperlukan jiwa-jiwa baik untuk menyadari kenapa miskomunikasi itu terjadi. Diperlukan jiwa yang baik untuk menghentikan argumentasi dan menyadari kesalahan. Adil akan mendamaikan. Keseimbangan akan menghentikan konflik. Melepaskan keserakahan dan rasa paling benar akan mendamaikan. Jiwa yang jujur pasti mampu tumbuh dalam jiwa jujur yang lainnya. Jiwa yang jujur dan ikhlas akan menyatukan kebaikan dalam damai. Hidup ini tempat untuk saling berdampingan secara damai, dan tempat saling menghormati satu sama lain dengan peduli.

Mendamaikan hubungan dimulai dari hati yang bersih, hati yang hidup, hati yang mulia, hati yang berhenti berbohong kepada diri sendiri, hati yang ikhlas menerima apapun hasil akhirnya. Hubungan baik tidak mungkin bisa dibangun oleh hati yang penuh dusta, hati yang bersandiwara, hati yang selalu tidak jujur kepada dirinya sendiri, hati yang senang menampilkan kepribadian semu tanpa menguatkan karakter baiknya.

Hati yang jujur dan ikhlas adalah sumber kedamaian. Dia mampu membangun kepercayaan untuk hidup damai. Dia mampu mendengarkan dan merespon kehidupan dengan damai. Hati yang jujur dan ikhlas selalu memegang tanggung jawab untuk menjaga hubungan tumbuh dalam damai. Hati yang jujur dan ikhlas merupakan sumber kehidupan yang menciptakan rasa damai dan aman, yang menciptakan kehidupan bersama dalam keharmonisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGAR DENGAN HATI DAN MENJADIKAN PIKIRAN SEBAGAI PELAYAN HATI

“Pikiran sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwa tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.”~Djajendra

Ketika sudah terbiasa mendengarkan dengan hati, dan mempersepsikan realitas dengan pikiran positif. Maka, pikiran menjadi semakin tenang. Apapun kejadian dalam hidup dapat diterima dengan tenang dan ikhlas. Semua kejadian dalam kendali. Jiwa semakin tenang dalam kesadaran yang tidak mungkin ditarik kesana-sini. Jiwa selalu tenang dengan intuisi yang melihat semua hal secara positif.

Mendengar dengan hati berarti mampu menjalani kehidupan yang penuh empati. Kehidupan yang dituntun dengan hati, hanya dapat dijalankan setelah mampu menghidupkan hati. Hati yang hidup selalu memiliki kepercayaan dan tingkat kontrol yang tinggi. Hati yang hidup mendengarkan tubuhnya; mendengarkan pikirannya; dan mampu membuat keputusan yang tidak merugikan tubuh dan pikiran.

Jangan biarkan pikiran mendikte jalan hidup. Bila tidak mendengarkan hati, dan membiarkan pikiran sebagai penentu realitas hidup. Maka, pikiran akan terpikat oleh ambisinya, oleh hitung-hitungannya, sehingga dia berpotensi merugikan ketenangan jiwa, merugikan keselamatan jiwa, merugikan keamanan jiwa. Pikiran tidak akan peduli tentang realitas jiwa, pikiran akan fokus untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, dan segala cara akan dilakukan untuk mewujudkannya. Bila hati tidak kuat, maka jiwa akan menderita.

Pikiran paling berani mengambil risiko. Pikiran paling hebat kreatifnya. Pikiran paling pintar meninabobokan jiwa dalam zona nyaman. Pikiran paling  pintar menciptakan suara-suara di kepala untuk mendesak hati agar tunduk kepadanya. Pikiran paling pintar menghidupkan ego untuk membohongi hati. Pikiran bila tidak dikendalikan dengan hati, dia akan menjadikan hidupmu sangat dinamis dan tidak pasti.

Hidup harus membuat pilihan, harus membuat keputusan. Gunakan hati untuk membuat pilihan dan keputusan. Jadikan pikiran sebagai alat bantu hati nurani. Jangan pernah memberi sedikitpun ruang kepada pikiran untuk mengatur hati. Ingat, pikiran itu sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwamu tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jadi, jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.

Hidupkan energi empati dalam jiwa. Dengarkan suara-suara bijaksana dari hati nurani. Hidupkan hati dan sempurnakan energi empati dalam hati. Bila empati menjadi semakin sempurna, maka dia akan memiliki kekuatan untuk menolong jiwa dengan kebaikan, perhatian, kepedulian, kemanusiaan, cinta, kelembutan, kasih sayang, toleransi, kehangatan, kelonggaran, dan memperlakukan hidup dalam sukacita.

Empati adalah kekuatan yang membimbing pikiran pada jalan kehidupan yang penuh sukacita. Kekuatan hati yang penuh kasih akan membimbing pikiran untuk tetap jernih dan tenang. Hati yang hebat selalu menempatkan pikiran sebagai pusat kreativitas, sebagai pusat kecerdasan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Pikiran digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara  hati dan realitas kehidupan. Keseimbangan hidup yang harmonis antara hati, pikiran, tubuh, dan jiwa, adalah jalan kebenaran yang akan menciptakan kebaikan dan sukacita.

Mendengar dengan hati dan menjadikan pikiran sebagai pelayan hati. Dalam hal ini diperlukan kemampuan untuk mengerti. Mengerti dan memahami pola pikir, sifat mental Anda yang unik. Mengerti pola emosi Anda, dan mengerti cara untuk mencerdaskan emosi Anda. Mengerti sifat pikiran Anda.

Bila Anda mengerti sifat, kekuatan, kekurangan, kelemahan dari pikiran dan hati Anda. Maka, dengan mudah Anda bisa mengeluarkan masalah dari kepala Anda, dan dengan mudah dapat menemukan solusi terbaik. Sebaliknya, bila Anda tidak memahami atau mengerti tentang sifat pikiran dan hati Anda, maka Anda akan hidup stres oleh pertengkaran tanpa akhir antara pikiran dan hati Anda.

Mendengar untuk mengerti, bukan mendengar untuk menjawab. Pahami dan layani hati. Jadilah pendengar yang baik. Dengarkan suara hati dalam keheningan pikiran. Diamkan pikiran, dan dengarkan suara hati. Mendengar adalah awal dari memahami. Mendengar adalah awal dari mengerti. Semakin tenang jiwa, semakin jernih pikiran, semakin cerdas jiwa dan pikiran berkomunikasi dalam energi positif, maka semakin baiklah hidup Anda.

Kuasai keterampilan untuk berkomunikasi dengan hati, pikiran, jiwa, tubuh, dan emosi. Biasakan berkomunikasi dengan diri sendiri. Ciptakan kualitas komunikasi terbaik, supaya Anda dapat berkomunikasi dengan orang lain secara profesional dan penuh empati.

Mendengar dengan hati berarti memiliki keimanan yang sempurna. Keimanan yang sempurna berarti hati selalu yakin dengan sikapnya; hati selalu memiliki ketetapan dan kesungguhan; hati selalu memiliki keteguhan dan ketangguhan; hati selalu memperkuat intuisi agar dapat melihat dengan hatinya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHORMATI DIRI SENDIRI, ORANG LAIN, DAN SEMUANYA

“Hormati diri sendiri, hormati orang lain, hormati semua yang berbeda dengan dirimu. Maka, dirimu akan dihormati oleh kehidupan, dan nasib baikmu selalu mendatangkan keuntungan yang berlimpah.”~Djajendra

Dihargai, dihormati, disayangi, disopani, dibantu, dan diperhatikan, adalah anugerah terindah dalam hidup. Perilaku yang rendah hati, hormat, sopan, dan menunjukkan kebaikan dari dalam hati, adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak kebaikan.

Mulailah dengan memberikan kebaikan kepada diri sendiri. Hiduplah setiap hari dengan penuh semangat, mengalir, menerima, bertindak secara profesional, terhubung secara etis, dan selalu peduli untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri. Bila engkau sudah menghormati dirimu dengan memberikan nilai-nilai positif, maka kesadaranmu akan menghasilkan perilaku yang sopan dan menghormati orang lain. Perilaku positif akan membantumu untuk berkarya dan bekerja dalam hubungan kerja yang penuh empati, toleransi, peduli, etis, dan profesional.

Menghormati diri sendiri berarti menjadikan diri sebagai pusat cinta, pusat kebaikan, pusat energi positif, dan pusat toleransi. Bila dirimu sudah menjadi sesuatu yang positif, maka secara otomatis dirimu akan menampilkan jati diri yang penuh persahabatan dan kebaikan. Hal ini menjadikan dirimu lebih pintar memilih kata-kata untuk diucapkan, lebih mengakui perbedaan, lebih menghormati pandangan orang lain, lebih mendengarkan, dan cerdas mengelola reaksi agar dapat memberikan respon terbaik.

Menghormati orang lain. Semua orang pasti hidup dalam keragaman. Manusia tidak hanya dibedakan dari karakteristik fisik, tetapi juga pikiran dan keyakinan. Gaya, penampilan, ambisi, atribut, cara bertindak, adalah hal-hal yang bisa menciptakan perbedaan. Menghormati orang lain berarti menghormati perbedaan.

Bersikap dan bertindaklah dengan cara dan kata yang menjadikan orang lain terhormat. Jadilah energi positif di lingkungan kehidupan Anda. Akui dan hargai potensi orang lain. Jadilah terorganisir dengan orang lain dalam kesadaran untuk mengoptimalkan potensi.

Berkomunikasilah dengan cerdas. Gunakan bahasa tubuh, kata-kata, mendengarkan, bersikap, mengalir, dan menempatkan rasa hormat atas komunikasi tersebut.

Mungkin reaksi orang lain terkesan tidak sopan; mungkin cara merespon orang lain tidak etis; mungkin kata-kata orang lain tidak tepat; mungkin bahasa tubuh orang lain berlebihan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh marah atau frustasi. Anda harus tenang dan jernih pikirannya agar dapat mengelola reaksi dan respon Anda. Jangan biarkan diri Anda terjebak oleh kekuatan negatif orang lain. Jangan biarkan orang lain menekan tombol marah Anda, lalu menjadikan Anda marah dan menjadi pemicu konflik.

Ketika Anda sudah menghormati orang lain, maka belum tentu orang lain itu menghormati Anda. Dalam hal ini, Anda harus fokus untuk bertanggung jawab kepada baiknya diri Anda sendiri. Anda harus cerdas menahan diri, dan terampil untuk memberikan respon, tanpa menimbulkan potensi konflik. Miliki pendekatan komunikasi yang positif, selalu dengan pikiran tenang, lalu memberikan solusi yang menyelesaikan permasalahan.

Jangan biarkan diri Anda bentrok dengan persepsi yang tidak sama. Jangan biarkan diri Anda berdebat tanpa akhir. Miliki hati yang ikhlas untuk menerima ketidakberuntungan. Miliki keyakinan untuk mengalah demi meraih kemenangan dikesempatan yang lain. Jangan merusak hubungan dengan sikap ngotot dan bertindak sesuka pikiran Anda. Jangan mengandalkan persepsi dan keyakinan Anda sendiri. Ingat, Anda hidup dalam keragaman dan perbedaan, kebenaran bukan milik pribadi Anda. Kebenaran milik yang sedang menang persepsinya, dan hormati itu.

Hormati semuanya. Semua yang ada di alam ini adalah ciptaan Tuhan. Hormati semua perbedaan dan keragaman dalam hidup. Hargai budaya orang lain. Hargai cara berpakaian orang lain. Hargai makanan orang lain. Hargai pola kehidupan orang lain. Hargai bakat orang lain. Hargai warna kulit, jenis kelamin, ras, dan beragam perbedaan lainnya dengan tulus dan penuh cinta.

Menghormati semuanya dan menerima aliran kehidupan sebagaimana mestinya, adalah sebuah kebijaksanaan hidup yang menjadikan Anda bahagia. Kehidupan itu seperti taman bunga dengan jutaan warna yang indah dan mempesona. Miliki hati yang tulus dan penuh cinta, untuk menyayangi dan mengagumi jutaan warna tersebut.

Mengatur perilaku yang tepat dan terukur dalam sebuah pedoman. Perilaku yang menghormati diri sendiri, menghormati orang lain, dan menghormati semua ciptaan Tuhan, membutuhkan sebuah pedoman. Biasanya, di tempat kerja dinamakan kode etik, dan semua profesi pasti punya kode etiknya masing-masing. Tujuan kode etik adalah sebagai pedoman atau panduan untuk bersikap, berperilaku, bertindak sesuai kepribadian, yang diciptakan melalui nilai-nilai budaya organisasi.

Perilaku yang tepat sesuai panduan akan menciptakan lingkungan kehidupan yang terkendali perilakunya. Jadi, tidak akan ada perilaku yang merusak atau menciptakan konflik. Kode etik atau panduan perilaku akan menciptakan hubungan yang saling menghormati, terpercaya, saling bertanggung jawab, saling memelihara kebaikan, saling memperlakukan satu sama lain dengan cinta dan kepedulian.

Rendah hati bukan berarti memiliki harga diri yang rendah. Kembangkan dan kuatkan harga diri Anda. Miliki integritas dan akuntabilitas yang terpuji. Manfaatkan kekuatan pikiran positif dan rasa percaya diri, untuk meningkatkan harga diri.

Harga diri yang rendah menjadikan Anda sulit berkomunikasi dengan orang lain. Anda akan merasa malu, tidak yakin, tidak percaya diri, merasa tidak mampu, merasa tidak pantas, merasa tidak mungkin. Intinya, harga diri yang rendah menjadikan Anda tidak menghormati diri sendiri, tidak menghargai diri sendiri.

Tingkatkan keyakinan Anda, dan fokuskan kekuatan pikiran optimis untuk meningkatkan harga diri Anda. Hormati kehebatan diri sendiri. Hormati potensi dan bakat luar biasa yang tersimpan dalam diri Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri, hidupkan hati, temukan kata hati yang memotivasi semangat sukses Anda, dan lihatlah dengan mata hati, tentang masa depan Anda yang cemerlang dan luar biasa indah.

Bangunlah rasa bangga Anda pada diri sendiri. Miliki keyakinan bahwa Anda dilahirkan untuk sukses, untuk hebat, untuk menjadi pemenang dalam setiap bagian-bagian dari perjalanan hidup Anda. Jadilah bintang yang terus bersinar terang bersama semangat dan kepercayaan diri yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN KEADAAN

DJAJENDRA“Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Jangan memusuhi keadaan. Jangan marah pada keadaan. Semakin Anda benci dan marah pada keadaan, semakin kehidupan Anda menjadi tidak berdaya. Biarkan keadaan menjadi dirinya sendiri, dan fokuskan energi Anda untuk kebahagiaan hidup Anda.

Ketika Anda tidak bersahabat dengan keadaan, Anda sedang menyakiti diri sendiri. Walau belum bisa berbuat apa-apa terhadap keadaan, tetaplah fokus untuk menghasilkan sebuah kebaikan.

Ketika dirimu hidup dalam ketidakseimbangan, maka saat keadaan meninggikan dirimu; dirimu akan menjadi sombong, tinggi hati, senang dengan pujian. Sebaliknya, saat keadaan merendahkan atau melecehkan dirimu, maka dirimu akan putus asa, marah, benci, sedih, menolak, dan merasa tidak beruntung. Jagalah keseimbangan dirimu, rawat daya tahan dirimu agar engkau bisa tetap tenang, rendah hati, bersyukur dalam keadaan apapun.

Keadaan bisa seperti sahabat dan bisa juga seperti musuh besar. Bila engkau ingin memperkuat rasa damai dan bahagia dalam hidupmu, maka engkau harus menjadikan semua yang tidak nyaman sebagai guru yang menguatkan mentalmu, sebagai guru yang memberimu pengalaman untuk hidup secara bijak.

Keadaan membutuhkan kekuatan kebijaksanaan. Semakin bijaksana dan sadar hidupmu, semakin engkau menjadi harta bagi kehidupan. Semakin tidak seimbang hidupmu, semakin engkau menjadi beban bagi kehidupan. Jadikanlah dirimu harta yang bermanfaat bagi kehidupan, dan jangan sia-siakan hidup yang singkat ini, untuk hal-hal yang merugikan.

Keadaan bisa datang dari luar diri dan dari dalam diri. Keadaan dari luar diri haruslah diterima dengan ikhlas, karena dirimu tidak mempunyai kekuatan untuk merubahnya. Tetapi, keadaan dari dalam diri merupakan kekuatan mu, sehingga dirimu dapat merubahnya atau menyesuaikan dengan kebutuhan hidupmu. Terpenting, jangan biarkan energi negatif dari dalam diri, menjadikan hidupmu dalam bahaya. Jangan buat hidupmu menderita oleh sumber yang berasal dari dalam dirimu. Jadilah sadar dan cerdas.

Ketika keadaan menjadi sangat tak terkendali dan sulit, maka gunakan ilmu ikhlas. Ikhlas berarti tanpa pamrih, tanpa berharap, dan tidak menggunakan logika untuk mengerti. Tetapi, menggunakan hati untuk menerima keadaan, dan menyerahkan kuasa selanjutnya kepada Tuhan. Yakinlah, Tuhan selalu menjadi solusi terbaik, dan yang memperbaiki jalan hidup.

Keadaan yang tak pasti sedang menyampaikan pesan, bahwa kita bukanlah apa-apa atau siapa-siapa. Kita semua hanyalah yang terlahir, dan sedang berjalan dengan penuh dinamis, untuk bisa sampai pada akhir yang indah. Bersyukur, ikhlas, rendah hati, berjuang, bekerja keras, dan terhubung secara kreatif dengan segalanya di sepanjang kehidupan, adalah cara untuk menemukan akhir yang indah.

Bersahabat dengan keadaan adalah kebijaksanaan tertinggi. Ketika dirimu sudah cerdas bersahabat dengan keadaan, maka kebahagiaan selalu menjadi sahabatmu. Walaupun kesedihan menggoda dirimu, tetapi engkau tidak akan bersedih, atau menjadi sahabat dari kesedihan.

Ketika jiwamu bahagia dan damai saat bertemu dengan berbagai orang dalam berbagai keadaan, dirimu akan menjadi energi positif yang memberikan cinta bagi jiwa yang lain. Bahagia tidak akan pernah dihasilkan dari jiwa yang suka menyakiti, suka membenci, suka merugikan orang lain. Bahagia hanya dapat dihasilkan dari jiwa yang penuh cinta, berbagi, menolong, tidak merugikan, dan ikhlas dengan keadaan.

Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGAR UNTUK MEMAHAMI DAN MEMBERIKAN RESPON YANG TEPAT

“Kebanyakan orang tidak mendengarkan dengan maksud untuk memahami; mereka mendengarkan dengan maksud untuk menjawab. “~ Steven Covey

Kehidupan sosial yang baik membutuhkan komunikasi yang cerdas. Salah satu bagian komunikasi yang cerdas adalah mendengarkan. Mendengarkan diperlukan untuk memahami maunya orang lain. Mendengarkan merupakan strategi, untuk memperkuat diri dengan wawasan yang lebih luas.

Seorang pendengar yang aktif mampu mengumpulkan lebih banyak informasi, pengetahuan, data, wawasan, persepsi, dan logika; sehingga dia dapat membuat keputusan atau memberikan respon yang tepat dan tegas.

Pendengar yang baik mampu mendiamkan pikiran kreatifnya. Lalu, dengan cerdas membuka hatinya, untuk mendengar dengan empati. Pendengar yang baik mampu menyerap sangat banyak pengetahuan terhadap hal-hal yang dibicarakan, dan pikirannya hanya diam saat menerima informasi. Setelahnya, pikirannya mampu menyatu dengan hatinya, untuk membuat pilihan, atau jawaban yang menguntungkan percakapan tersebut.

Seorang pendengar yang baik memiliki kualitas hubungan yang sehat dengan orang lain. Seorang pendengar mampu mengerjakan pekerjaannya dengan efektif. Seorang pendengar yang baik menjadi lebih cerdas dan menguasai banyak pengetahuan. Mendengarkan adalah keterampilan yang sangat penting. Mendengarkan memiliki dampak yang besar untuk menghilangkan konflik.

Pendengar yang baik memiliki kemampuan untuk fokus dan berkonsentrasi penuh. Hatinya mampu mendengarkan, dan pikiran bawah sadarnya menerima informasi dari pendengarannya. Dia aktif mendengar, merenung, memahami pesan, dan memastikan apa yang didengar adalah benar. Bila apa yang didengar tidak benar, dia tidak akan memberikan respon otomatis. Tetapi, mencari kata-kata pilihan, untuk menghentikan percakapan tersebut.

Mendengar mendapatkan informasi. Mendengar menjadikan diri memahami. Mendengar memperkaya wawasan dan pengalaman. Mendengar menjadikan diri rendah hati untuk belajar.

Pendengar yang baik mampu mempengaruhi, membujuk, bernegosiasi, menghindarkan salah paham, menghindarkan konflik, dan menjadikan hubungan lebih berkualitas.

Mendengar yang baik tidak sebatas mendengar kata-kata yang terucap, tetapi mampu menggunakan hati untuk mendengar hal-hal yang tidak terucap. Pesan tidak hanya dimunculkan lewat kata-kata, suara, dan ekspresi bahasa tubuh. Tetapi, pesan juga dimunculkan dari energi yang terekspresi dalam sebuah komunikasi. Kemampuan untuk memahami pesan yang dikirim dengan lengkap, membutuhkan fokus dan konsentrasi mendengar yang tinggi.

Dengarkan semua isi pembicaraan dengan utuh. Jangan biarkan pikiran mengintervensi proses pembicaraan. Dengarkan dengan baik, dan setelah mendapatkan informasi yang utuh, barulah gunakan pikiran positif, untuk memberikan respon.

Berkomunikasilah untuk memahami pesan. Buka hati dan buka pikiran. Dengarkan dengan aktif. Tanggapi pembicaraan agar semakin banyak informasi yang bisa Anda dapatkan. Berikan perhatian penuh pada pembicara. Tunjukkan sikap mendengar. Jangan pernah menghakimi pembicara. Biarkan pembicara berbicara, tugas Anda untuk mendengar dengan baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com