Memahami Jalan Hidup Kita
Pikiran dan perasaan adalah kekuatan yang membawa kita kedalamnya. Kita adalah keberadaan sedangkan pikiran dan perasaan adalah alat bantu keberadaan kita. Apa pun yang dipikirkan dan dirasakan secara terus-menerus menjadi energi yang membawa kita ke sana. Kita bergerak tanpa sadar dan kehidupan membawa kita ke dalam apa pun yang kita pikirkan dan rasakan secara terus-menerus. Pengulangan pikiran dan perasaan yang fokus ke tempat perhatian atau kepedulian menjadikan kita berada di sana. Pikiran dan perasaan ini bisa terjadi di alam bawah sadar dan juga dari alam sadar kita. Jalan hidup kita terbentuk dari kesadaran untuk mengawasi pikiran, perasaan, dan tindakan. Semakin kita memiliki pengetahuan tentang diri sendiri dan mampu mengelola pikiran untuk keberhasilan, maka kita hanya membutuhkan kesabaran dan ketenangan, kesuksesan pasti kita dapatkan hanya waktunya yang kita tidak tahu, kapan waktunya adalah rahasia ilahi dan kita tidak akan pernah tahu.
Perbuatan baik tanpa pamrih menciptakan jalan untuk menerima kebaikan ke dalam hidup kita. Ketika kita tulus dan ikhlas mengerjakan sesuatu dengan sepenuh hati, maka energi yang ada di dalam diri kita akan mengalir untuk menjemput kesuksesan. Perbuatan baik itu seperti memulai karma-karma baik untuk menghadirkan kesuksesan ke dalam diri kita. Jika kita secara total menjalani pola hidup dari kesadaran, maka kekuatan ilahi pasti membantu untuk mewujudkan keberhasilan dari hal-hal yang kita tekuni. Semangat dan kemauan dari kesadaran murni mampu menyatukan tenaga, pikiran, jiwa, emosi, dan pengetahuan untuk fokus mewujudkan sukses. Pada waktu kita mulai mengerjakan proses kehidupan dengan kesadaran dan karma-karma baik, maka kekuatan keilahian langsung membantu kita dengan kekuatan penuh.
Kesadaran memahami bahwa diri kita adalah energi, sehingga kita mampu mengendalikannya untuk keuntungan hidup kita. Energi bertransformasi menjadi kehidupan nyata melalui aksara. Energi mengalir sesuai arti dari aksara; aksara berarti huruf, bunyi, atau vokal. Hidup dalam kesadaran berarti kita harus berhati-hati dalam menggunakan simbol, suku kata, tanda baca, atau unsur-unsur bahasa. Sebab, semua ini memiliki kekuatan dalam bentuk huruf dan bunyi untuk menciptakan realitas kehidupan. Setiap kata atau bunyi memiliki makna untuk mengalir melalui energi ke dalam wujud nyata. Misalkan Anda mengatakan menjadi kaya itu nikmat, Anda memberi perhatian pada nikmat, kesadaran Anda akan mencocokkan apakah getaran energi Anda sesuai dengan ucapan Anda. Jika getaran energi Anda sama dengan ucapan atau pikiran Anda, maka semesta langsung membantu Anda untuk menikmati kekayaan. Sebaliknya, jika getaran energi Anda tidak sama dengan ucapan atau pikiran Anda, maka Anda tidak dapat menikmati kekayaan. Energi bekerja pada getaran, getaran diri Anda yang ingin kaya dan yakin dapat hidup bahagia bersama kekayaan pasti mendapatkannya.
Jalan hidup kita sangat ditentukan oleh karma baik dan pertolongan dari kekuatan ilahi. Sehebat apa pun usaha kita jika kekuatan ilahi belum merestuinya, kita tetap harus sabar dan tenang berusaha di jalan karma baik. Kerjakan segala sesuatu dengan gembira dan tanpa pamrih. Kerjakan tantangan dan kesulitan dengan senang hati dari rasa syukur. Jaga hubungan yang bahagia dengan semua orang. Kita harus memahami bahwa energi dikirimkan, disebarkan, dan diteruskan melalui pikiran dan perasaan. Data-data yang diangkut oleh energi bersumber dari aksara dan ditransmisikan melalui pikiran. Jika Anda merasakan dan memikirkan yang tidak Anda inginkan, maka yang tidak diinginkan itu pasti hadir ke dalam kehidupan Anda. Sebab, Anda memikirkannya, dalam bahasa energi memikirkan berarti menginginkan. Memikirkan di sini dalam getaran energi di dalam diri. Jika yang dipikirkan tidak masuk ke wilayah getaran energi, maka yang dipikirkan tidak berarti apa-apa. Pikiran dan perasaan kita menjadi berarti kalau mereka berada di wilayah getaran energi di dalam diri.
Menjaga diri sendiri melalui kesadaran bukanlah pekerjaan mudah. Anda harus bisa memahami getaran energi diri sendiri. Hal ini baru dapat dimengerti pada saat Anda terlatih di dalam keheningan dan diam. Kekuatan suara hati yang diucapkan terus-menerus mampu menciptakan getaran energi. Ketika Anda terus-menerus mengulangi suara hati dari aksara positif sesuai keinginan, maka aksara positif tersebut menyatu ke dalam energi dan mulai ditransmisikan melalui pikiran. Afirmasi positif yang konsisten dan terus-menerus menggetarkan energi aksara, untuk dipancarkan oleh pikiran kemudian menarik realitasnya ke dalam hidup. Jalan hidup kita membutuhkan kesadaran untuk mempercayai bahwa apa pun getaran energi di dalam diri akan menjadi kenyataan. Jadi, kehidupan kita tidak berasal dari luar diri kita, tetapi dari dalam diri kita sendiri. Masalahnya, untuk memahami hal ini tidak mudah, Anda harus memahami apa itu di dalam diri dan apa itu di luar diri. Kesadaran untuk mengenal diri sendiri agar dapat menggunakan potensi diri untuk mencapai keberhasilan adalah awal untuk menciptakan getaran energi seperti yang diinginkan.
Djajendra, 25072025
Menghubungi email djajendra2024@gmail.com