KISAH RAJA YANG HIDUPNYA BAHAGIA DAN GEMBIRA

“Kebahagiaan dan kegembiraan ada di dalam pikiran Anda.”~Djajendra

Konon katanya ada seorang raja yang hidupnya selalu bahagia dan gembira. Raja-raja dari negeri di sekitarnya merasa sangat iri hati dengan kegembiraan dan kebahagiaan raja tersebut. Mereka telah belajar bermacam-macam pengetahuan dari berbagai sumber untuk hidup bahagia dan gembira, tetapi sampai hari ini mereka belum mampu hidup bahagia dan gembira. Apalagi raja yang bahagia ini dikenal sangat bijak dalam memerintah rakyatnya, sehingga kemakmuran dan kedamaian dirasakan oleh mayoritas penduduknya. Raja sangat dicintai rakyatnya dan semua rakyat selalu menuruti apa pun perintah raja. Popularitas dan ketenarannya membuat raja-raja dari negeri di sekitarnya semakin iri hati. Para raja yang iri hati ini mencoba menghancurkan reputasi raja yang bijak ini, tetapi selalu gagal karena raja yang bijak ini selalu didukung oleh rakyatnya.

Raja-raja tetangga yang iri hati mulai mengatur strategi dengan mempengaruhi orang-orang di sekitar raja, dan menyuap mereka untuk menjatuhkan raja. Pada akhirnya, dengan bantuan orang-orang kepercayaan raja, raja berhasil dijatuhkan. Orang yang mengkhianati raja akhirnya diangkat menjadi raja. Raja yang bijak di penjara dan tidak memiliki hak apa pun. Raja diperlakukan seperti tahanan lainnya. Raja dihina dan diperlakukan dengan tidak sopan. Rakyat sangat marah dengan peristiwa ini, tetapi raja meminta semua rakyatnya tidak boleh melawan dan marah, harus patuh pada raja yang baru. Raja ingin kedamaian dan kebahagiaan rakyat tidak boleh terganggu. Semua orang diminta raja untuk bekerja seperti biasa, tidak boleh ada kebencian dan kemarahan dari hati siapa pun.

Di dalam penjara, raja menghabiskan hari-harinya dengan tenang dan penuh kegembiraan, tanpa ada tekanan dan penderitaan mental. Mengamati keadaan raja yang selalu bahagia, raja-raja tetangga benar-benar kecewa, tujuan mereka untuk membuat raja menderita sudah gagal. Mereka pun mencoba memperberat hukuman dan penyiksaan di dalam penjara, tetapi raja tetap gembira dan bahagia. Semua rasa sakit tidak dirasakan raja, dia selalu menerima semua pelecehan dengan sabar dan tenang. Para raja-raja ini semakin marah dan semakin iri hati dengan raja yang sudah mereka kalahkan itu. Mereka mencoba berbagai macam cara-cara yang tidak manusiawi untuk membuat raja sedih dan menderita, tetapi semuanya gagal.

Suata hari, raja di keluarkan dari tahanan dan dibawa menghadap kepada raja-raja tetangga yang sangat iri hati, mereka mulai bertanya kepada raja, “ Setelah kami memenjarakanmu, membuatmu tidak memiliki kekuatan dan kekayaan apa pun, mengapa kamu tetap merasa bahagia dan gembira?” Raja menjawab, “ Kalian boleh megambil kekuasaanku, rakyatku, hartaku, tubuhku, memenjarakanku, menyiksaku, atau membunuhku; tetapi, terserah aku untuk memutuskan apakah aku bahagia atau aku tidak bahagia. Aku tahu siapa aku, aku tahu sifat dunia. Aku tahu aku bukan siapa-siapa, bukan sesuatu yang penting. Aku ada atau tidak ada, kehidupan akan berjalan sebagaimana mestinya. Jadi, pikiranku sepenuhnya di bawah kendali aku. Tidak seorang pun yang mampu menghentikan kegembiraan dan kebahagiaanku, karena semua itu ada di dalam pikiranku yang berada dalam kendaliku secara penuh.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 11062019

Jika jiwa terpenuhi dengan cinta, maka kita menjadi mudah untuk memberi kebaikan dengan sepenuh hati.~Djajendra

Tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.~Djajendra

Melayani itu indah, tetapi hanya jika dilakukan dengan sukacita dan sepenuh hati.~Mutiara S. Buck

Tugas pikiran adalah untuk berpikir dan menemukan solusi bagi hidup kita.~Djajendra

Kita mendapatkan apa yang kita kerjakan dan pikirkan saat ini.~Djajendra

Hidup harus damai agar kita menjadi lebih berguna bagi hidup yang kita jalani.~Djajendra

Olahraga menangguhkan Realitas untuk Anda, memungkinkan Anda menghirup udara segar dari kerasnya duniawi.~ sadhguru

Kebencian tidak akan memberikan kedamaian bagi siapa pun.~Djajendra

Tidak egois untuk menjaga diri kita sendiri – itu penting!~Wisdom

Tidak ada yang benar-benar berharga muncul dari ambisi atau dari sekadar rasa kewajiban; itu lebih berasal dari cinta dan pengabdian terhadap kemanusiaan dan terhadap hal-hal yang obyektif.~Albert Einstein

Saya mencoba untuk meningkatkan persentase orang yang gembira di planet ini. Kamu adalah harapanku. ~ Sadhguru

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

HASIL AKHIR BERADA DALAM KUASA TUHAN

“Hidup itu lebih cerdas dari kecerdasan kita.”~Djajendra

Salah satu kelemahan manusia adalah begitu yakin bahwa apa pun yang dipikirkan dan direncanakan akan berhasil. Cita-cita dan impian adalah anugerah bagi kita, ia seperti panggilan dari keberadaan kita. Kita wajib memiliki cita-cita, impian, keinginan, dan obsesi; tetapi, kita juga wajib menyadari bahwa keberhasilan ditentukan oleh kehendak Tuhan. Manusia harus bertindak dalam upaya maksimal melalui perjuangan, kerja keras, tekad, gairah, dan upaya yang tidak pernah menyerah. Tetapi, semua upaya maksimal harus berdasarkan pada kesadaran bahwa hasil akhir tidak berada dalam kuasa atau kemampuan manusia, hasil akhir hanya milik Tuhan. Jika kita sangat yakin dengan strategi dan kecerdasan kita, maka kita harus siap setiap saat untuk menerima kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan.

Ketika hidup kita tidak seperti yang diinginkan, maka perasaan tidak puas akan menghilangkan semua kebahagiaan dan kedamaian. Seperti kata orang bijak bahwa semua kedamaian, sukacita, kebahagiaan dan kesenangan telah datang sejak kita menyerah pada kehendak Tuhan. Persoalannya, kesadaran untuk menyerah pada kehendak Tuhan bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak semua orang mengerti dan mampu untuk menjalani kehidupan dengan etos yang hebat, dan untuk hasil akhirnya menyerah pada kehendak Tuhan. Pada umumnya; kita semua secara konsiten terjebak dalam memenuhi kebutuhan fisik, ego, pikiran, emosi, dan jiwa. Selama kita terjebak dalam kehidupan sesuai panduan panca indera, selama itu perasaan tidak puas menjadi sesuatu yang abadi. Semakin kesadaran kita meningkat untuk menyerah pada kehendak Tuhan, semakin diri kita berpotensi mengalami pertentangan yang hebat dari keberadaan kita dalam kehidupan. Di sinilah dibutuhkan kesadaran untuk tetap menyerah pada kehendak Tuhan, tetapi tidak pernah menyerah berupaya dan bekerja keras dengan etos terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik. Semoga akal dan pikiran kita dibukakan Tuhan agar kita memahami maksud dari kalimat di atas.

Penyerahan total kepada Tuhan tidak sama dengan kita menunggu dan tidak melakukan apa-apa. Sikap menunggu dan tidak melakukan apa-apa adalah sikap orang malas. Kita tidak boleh malas, kita harus rajin dan sangat produktif. Penyerahan total adalah keyakinan di dalam diri bahwa apa pun yang kita kerjakan dengan sepenuh hati perlu mendapatkan pertolongan dari Tuhan. Dalam sehari-hari, kita harus proaktif, bekerja dengan sangat rajin dan tekun. Keberadaan kita harus mengalir dalam kreativitas dan inovasi, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang pasti kita alami. Kita harus menyiapkan diri dengan kualitas, pengetahuan, etos, dan keterampilan untuk bertindak. Jika setiap hari kita malas dan pasif sambil berharap Tuhan melakukan segalanya untuk kita, maka kita akan semakin terpuruk dalam kesulitan.

Rasa syukur dan perasaan puas pada setiap momen kehidupan adalah kunci untuk mencapai hal-hal terbaik. Kita harus memiliki etos untuk melakukan usaha yang sungguh-sungguh dalam totalitas. Kita harus menggunakan kecerdasan kita sebagai alat pencarian yang sangat kreatif. Kita harus memiliki pengabdian yang penuh gairah dan motivasi terhadap pekerjaan yang kita tekuni. Semua upaya dan usaha terbaik wajib kita lakukan, barulah kemudian kita menyerahkan hasil akhirnya pada kehendak Tuhan. Jadi, tidak boleh ada keraguan dan kegelapan dalam hal apa pun yang kita tekuni sebagai pekerjaan. Pekerjaan sebagai panggilan hidup harus mendapatkan arah dari cahaya pengetahuan yang benar.

Mengatasi perasaan tidak puas dengan kehidupan sehari-hari adalah tanggung jawab kita. Perasaan puas bersumber dari dalam diri. Oleh karena itu, kita harus fokus pada penguasaan diri sendiri dari dalam. Tidak perlu menghabiskan waktu untuk berharap rasa puas dari luar diri. Pemenang sejati dalam hidup adalah ia yang mampu menguasai dirinya sendiri di dalam energi positif. Musuh perasaan tidak puas tidak berada pada orang lain, tetapi berada di dalam diri sendiri. Walaupun semua upaya dan usaha terbaik kita menghasilkan kegagalan, tidaklah perlu kecewa. Kekuatan manusia adalah dalam perjuangan yang tidak pernah menyerah untuk berhasil. Kita tahu bahwa hasil akhir itu ditentukan oleh kehendak Tuhan. Jadi, kegagalan haruslah disikapi dengan tenang, tabah, sabar, upaya yang lebih hebat, tidak goyah atau menyerah karena gagal berkali-kali, selalu optimis dan konsisten dengan kerja kerasnya, rendah hati untuk mempelajari kenyataan, dan selalu meningkatkan semangat untuk mengatasi semua rintangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 04062019

Bayangkan bahwa Anda sudah memiliki segalanya, semuanya lengkap, tidak ada kekurangan apa pun dalam hidup Anda. Pekerjaan Anda sekarang adalah bersyukur dan berterima kasih untuk kehidupan yang indah dan damai.~Djajendra

Semua yang kamu butuhkan sudah kamu miliki. Kamu lengkap sekarang, kamu adalah orang yang utuh, total, bukan orang magang dalam perjalanan ke tempat lain.~Wayne Dyer

Jika hidup tidak menawarkan permainan yang layak dimainkan, maka ciptakan yang baru.~ Anthony J. D’Angelo

Bernapaslah. Kamu cukup kuat untuk menangani tantanganmu, cukup bijaksana untuk menemukan solusi untuk masalahmu, dan cukup mampu untuk melakukan apa pun yang perlu dilakukan.~ Lori Deschene

Ubah pikiran Anda dan Anda dapat mengubah dunia Anda.~ Norman Vincent Peale

Ketika kita menerima realitas hidup kita sekarang dengan penuh sukacita, kita telah membuka jalan untuk pertumbuhan yang lebih tinggi.~Djajendra

Di mana pun kamu berada selalu tempat yang tepat. Tidak pernah ada kebutuhan untuk memperbaiki apa pun, untuk memasang tali sepatu jiwa dan mulai di tempat yang lebih tinggi. Mulailah dari tempatmu berada.~Julia Cameron

Mari kita ciptakan dunia yang benar-benar egois. Itu berarti apa yang saya inginkan untuk diri saya sendiri, saya ingin semua orang di dunia. ~ Sadhguru

Humor adalah insting untuk mengambil rasa sakit dengan main-main.~Max Eastman

Mendengar dengan benar adalah saat Anda mendengarkan dengan pikiran positif, hati yang penuh cinta, dan perilaku yang cinta damai.~Djajendra

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

HIDUP ADALAH HADIAH

“Kesempatan dan peluang selalu datang kepada orang-orang yang memberikan kualitas terbaik pada kehidupan.”~Djajendra

Hidup kita ini adalah hadiah yang indah, kita harus berterima kasih kepada pemberi hidup. Menghargai hadiah yang indah ini dan menikmatinya dengan rasa syukur. Tidak perlu membuat hidup menjadi sangat rumit, sederhanakan dan nikmati dengan sukacita. Tidak perlu ada penderitaan selama kita mampu hidup dengan rasa syukur dalam sukacita.

Jika kita bersyukur dengan hidup kita, maka kita mampu menikmati segala sesuatu dengan gembira. Intinya, hidup memperlakukan kita sebagaimana kita memperlakukannya. Pikiran positif dan rasa optimis menjadikan masa depan kita cemerlang. Sikap dan kebiasaan kita untuk menghargai hidup sebagai hadiah yang menggembirakan adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan. Pikiran yang tak pernah khawatir dan hati yang penuh kasih sayang adalah cara terindah untuk berjalan bersama kehidupan kita.

Hidup bukan untuk keserakahan atau mengambil terlalu banyak, tetapi untuk memberi potensi dan kualitas kita kepada keindahan hidup. Hidup kita ini merupakan hadiah yang sangat indah dan berharga, jangan dirusak dengan nafsu dan ambisi yang kurang cerdas. Ambil secukupnya untuk kegembiraan hidup. Jika kita mengambil terlalu banyak hanya akan menjadi beban yang menghilangkan kebahagiaan dan kegembiraan hidup kita.

Kecintaan kita pada hidup yang kita alami membuat kita menjadi sesuatu yang berharga dalam hidup. Dengan energi cinta, kita harus mengisi hidup dengan hal-hal yang produktif. Kita harus mampu membuat kebaikan dan menggerakan hidup dengan penuh kualitas. Kita tidak boleh kehilangan cinta saat melakukan apa pun di dalam hidup kita. Cinta akan membantu kita untuk menciptakan kebaikan dan keindahan. Cinta membuat semuanya bekerja secara etis dan menghasilkan hal-hal yang indah bagi hidup kita.

Menjadi jujur kepada diri sendiri adalah sesuatu yang sangat membantu kita di sepanjang hidup. Perhatikan betul-betul cara kita berpikir dan cara kita bersikap. Apa pun yang kita katakan harus dapat kita praktikkan. Ucapan dan perbuatan harus sama. Pola pikir dan kata-kata yang ada dalam pikiran kita memiliki kekuatan untuk menciptakan hidup kita. Jadi, jangan pernah membiarkan pikiran negatif dan kata-kata negatif bersarang dalam pikiran. Selamatkan diri sendiri dari energi negatif yang dihasilkan oleh kata-kata negatif.

Hidup kita ini bukan untuk menyesali masa lalu maupun khawatir dengan masa depan. Hidup kita ini sekarang. Hidup kita ini adalah hadiah. Persoalannya, apakah hadiah ini mau kita sikapi sebagai hadiah yang indah atau hadiah yang buruk? Semua ini tergantung pada pola pikir dan keyakinan yang ada di dalam diri kita. Kita harus sadar bahwa hidup kita ini singkat, dari hari ke hari perubahan terjadi terus-menerus, sampai pada akhirnya diri kita pun dihapus dari kehidupan. Oleh karena itu, tingkatkan kesadaran untuk bahagia dan gembira dalam hidup yang singkat ini, serta mampu menemukan keunikan dan potensi diri terbaik untuk diberikan pada kehidupan yang kita alami.

Kesempatan dan peluang selalu datang kepada orang-orang yang memberikan kualitas terbaik pada kehidupan. Ketika kesempatan datang, siapkan diri terbaik di dalam etos yang hebat untuk melayani kesempatan dengan sepenuh hati. Miliki kebiasaan untuk berpikir dua kali sebelum bertindak, tetapi jangan ragu dan takut dengan resiko yang harus diambil. Manfaatkan peluang dan kesempatan untuk mengekspresikan karya terbaik. Kerjakan dengan kreatif dan penuh gairah. Lakukan yang terbaik dengan teliti dan hati-hati, serta tidak perlu bertindak terburu-buru. Segala sesuatu yang tergesa-gesa berpotensi menghasilkan masalah dan kesulitan. Gunakan kecerdasan dan ingatan secara baik, serta selalu berpikir melalui kesadaran tertinggi sebelum bertindak. Timbangkan semua peluang dan potensi risiko, kemudian miliki sikap yang jelas untuk mengambil langkah selanjutnya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG SEIMBANG

“Tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.”~Djajendra

Hidup menjadi sangat indah jika kita memiliki pengetahuan, kesehatan, kekayaan, ketenangan, kedamaian, keterampilan, kebahagiaan, dan penerimaan terhadap realitas. Jika kita kehilangan salah satu dari hal-hal di atas, maka hidup kita menjadi tidak seimbang. Hidup yang tidak seimbang akan mengarah pada ketidakmampuan kita untuk menjalani kehidupan dengan baik.

Pengetahuan yang benar membantu kita menghadapi segala rintangan dan tantangan dengan sukacita. Pengetahuan memberikan kita wawasan dan kebijaksanaan untuk menyikapi realitas sehari-hari. Pengetahuan yang baik membuat kita selalu mengucapkan kata-kata positif, dan tidak pernah mengucapkan satu kata sembarangan.

Kesehatan adalah segalanya bagi kehidupan kita yang seimbang. Jika kita tidak sehat, maka sangat banyak rasa sakit dan kelemahan bersama kita. Tubuh yang sehat, mental yang sehat, jiwa yang sehat, dan emosional yang sehat adalah hal-hal yang wajib kita perhatikan setiap saat. Kehilangan kesehatan seperti kehilangan segalanya dalam hidup. Tidak ada kenikmatan dalam hidup jika kita tidak sehat.

Kekayaan menjadi salah satu hal yang membuat hidup kita terpenuhi dan tercukupi. Kekayaan membuat kita mampu membiayai kehidupan sehari-hari. Kekayaan membuat kita mampu membeli semua kebutuhan yang kita perlukan. Membangun kekayaan dimulai dari pola hidup yang sederhana. Pola hidup yang lebih banyak berinvestasi dan sedikit konsumsi. Kekayaan dihasilkan dari kemampuan kita untuk lebih produktif. Kemampuan kita untuk hemat dan hanya mengeluarkan uang untuk kebutuhan prioritas. Tidak boros dan tidak memiliki gaya hidup yang berlebihan. Selalu rendah hati dan tidak suka pamer kekayaan.  

Ketenangan hidup adalah dasar untuk dapat menikmati hidup yang indah. Ketenangan hidup tercipta ketika kita mampu menguasai pikiran kita. Pikiran yang fokus pada hal-hal positif untuk hidup bahagia pada momen ini. Pikiran yang tidak digerakkan oleh rasa cemas, khawatir, takut, dan marah. Pikiran yang hidup tanpa ada penderitaan mental. Pikiran yang patuh pada jiwa positif kita.

Kedamaian jiwa adalah bagian penting untuk keseimbangan hidup. Kedamaian jiwa tercipta ketika pikiran positif selalu tunduk pada jiwa yang damai. Kedamaian membuat kita tenang dan lebih memiliki peluang untuk berkarya secara lebih produktif. Suasana damai harus kita rawat dan menjaganya secara konsisten agar hidup kita lebih sehat dan berguna.

Keterampilan kita adalah alat kita untuk memberikan karya-karya terbaik bagi kehidupan. Belajar lebih banyak keterampilan dan selalu meningkatkan kualitas dari keterampilan tersebut, menjadikan kita selalu produktif untuk menghasilkan nilai tambah. Keterampilan juga akan memberikan kekayaan dan kesenangan bagi hidup kita. Jadi, teruslah belajar setiap saat dan tingkatkan kualitas keterampilan untuk keseimbangan hidup kita.

Kebahagiaan kita adalah energi positif yang memberikan kekuatan dalam setiap hal yang kita lakukan. Kebahagiaan adalah keputusan dari kesadaran diri sendiri. Kebahagiaan bukan sesuatu yang dihasilkan dari luar diri, tetapi dihasilkan dari dalam diri. Jadi, jangan menunggu kebahagiaan dari siapa pun, karena tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.

Penerimaan terhadap realitas. Hidup bukanlah pilihan kita, tetapi kehendak Tuhan. Pikiran dan rencana kita belum tentu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Di sinilah kita harus menyadari sifat kehidupan dan sifat diri kita sendiri. Sifat kehidupan tidak mudah dipahami dan selalu menghadirkan kejutan-kejutan yang tidak pernah kita duga. Oleh karena itu, kita harus ikhlas untuk menerima realitas dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.  Pengetahuan dan kebijaksanaan mampu membantu kita mengatasi situasi sejelek apa pun dalam kehidupan yang kita jalani.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 27052019

Orang-orang yang kalah dalam abad ke 21 adalah orang-orang yang tidak mampu hidup dalam perbedaan, keragaman, dan toleransi.~Djajendra

Seseorang bekerja sangat keras untuk mencapai jabatan tinggi, dan ketika dia mendapatkan jabatan itu, maka, dia selalu takut kehilangannya. Bagi saya, senyum abadi adalah tanda kesuksesan. Sikap tak kenal takut dalam hidup adalah tanda keberhasilan.~Sri Sri Ravi Shankar

Kita membutuhkan waktu setiap hari untuk menyendiri, menemukan siapa kita yang sebenarnya, mengungkap gairah dan motivasi hidup kita yang sebenarnya.~Djajendra

Setelah Anda memilih pemerintah, Anda harus memberi mereka lima tahun untuk mewujudkan sesuatu yang penting. Hanya dengan begitu bangsa dapat bergerak maju.~ Sadhguru

Ciptakan kedamaian dari dalam diri dan hiduplah dengan belas kasih dan cinta. Kontrol pikiran yang gegabah. Lakukan segalanya dengan penuh kesadaran; itu akan mengarah pada kedamaian, kebahagiaan dan realisasi diri.~Wisdom

Selama saya ini atau itu, saya tidak semuanya.~Meister Eckhart

Berpikir adalah jiwa yang berbicara kepada dirinya sendiri.~Plato

Semua kekacauan dalam hidup kita bersumber dari kekacauan yang ada di pikiran kita.~Djajendra

Kita semua mencari Jiwa. Sementara Jiwa selalu hadir, itu tidak muncul dalam kehidupan kita secara otomatis. Jiwa membutuhkan perhatian dan refleksi kita. Menawarkan rasa hormat kita kepada Jiwa adalah cara mencintai, merawatnya, menumbuhkannya. ~ Benjamin Shield dan Richard Carlson

Apa yang membuat kita semua mengakhiri setiap hari dengan perasaan bahwa kita tidak menjalani waktu kita, tetapi telah hidup, digunakan oleh apa yang kita lakukan?~Jacob Needleman

Orang yang buta huruf pada abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, tetapi mereka yang tidak bisa belajar, melepaskan, dan belajar kembali.~Alvin Toffler

Saya pikir bahwa kapan pun jiwa hadir, itu karena apa yang Anda lakukan, dengan siapa Anda, di mana Anda berada, membangkitkan cinta tanpa Anda memikirkannya. Anda benar-benar terserap di tempat atau orang atau peristiwa, tanpa ego dan tanpa penilaian.~Jean Shinoda Bolen

Pikiran yang berbeda menciptakan dunia yang berbeda, karena dunia adalah rumah kita semua, kita harus menciptakan perdamaian dari pikiran kita yang berbeda itu.~Djajendra

Saya bertanya kepada mereka, berapa banyak dari Anda akan memiliki pekerjaan Anda lima tahun dari sekarang. Tidak banyak orang yang mengangkat tangan; bahkan mereka tidak memiliki jaminan untuk masa depan mereka. Lalu saya bertanya, jika Anda melakukan sesuatu yang bermanfaat atau bermanfaat bagi dunia lima tahun dari sekarang, apakah Anda pikir dunia akan memberi Anda pekerjaan — semua orang mengangkat tangan.~Wisdom

Hidup harus damai agar kita menjadi lebih berguna bagi hidup yang kita jalani.~Djajendra

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA KEBEBASAN ADA DI DALAM DIRI KITA

“Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.”~Djajendra

Ketika kita mempertaruhkan segalanya untuk mendapatkan kebebasan dari luar diri, kita tidak pernah mendapatkannya.  Tidak ada kebebasan di luar diri kita. Kebebasan dan kemerdekaan hanya dapat ditemukan di dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang merasa kebebasan dapat dicapai dengan menguasai kehidupan di luar diri. Padahal, setelah kita menguasai hal-hal di luar diri, perasaan takut kehilangan akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita. Hidup kita akan diikat dan dikendalikan oleh semua hal yang kita anggap sudah kita miliki.

Setelah kita kuat dan sukses menguasai sumber materi dan orang-orang, yang awalnya kita berjuang agar kita bebas dan merdeka. Pada akhirnya, semua yang kita miliki tersebut akan memunculkan kecemasan dan rasa takut kehilangan. Semua hal yang bersumber dari luar diri, yang kita andalkan sebagai tanda kebebasan kita, justru akan membuat kita kehilangan kebebasan. Kita pun takut dikalahkan oleh orang lain, takut membuat kesalahan, takut tidak dihargai oleh orang-orang, takut dilupakan, takut tergelincir dalam masalah, dan banyak ketakutan-ketakutan dalam berbagai bentuk akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita.

Tidak mungkin merasa bebas dan merdeka jika menggantungkan hidup pada hal-hal di luar diri. Kebebasan dan kemerdekaan baru kita miliki, jika sudah mampu melepaskan semua hal di luar diri dan tidak bergantung kepada hal apa pun di luar diri. Ketika kita melepaskan semua hal di luar diri, barulah kita mampu menemukan diri sendiri di ke kedalaman diri sejati. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah, membutuhkan pengetahuan dan latihan dari kesadaran diri sendiri, untuk hidup bebas dan merdeka. Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua sukacita dan perasaan sukses berumur sangat pendek. Tantangan dan kesulitan akan memukul balik kita dengan cepat. Semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.

Kebebasan dan kemerdekaan dapat kita rasakan jika kita menerima hidup kita dengan sukacita, tanpa menuntut hal apa pun pada dunia di luar diri kita. Mulailah dengan menemukan kembali siapa kita yang sejati, apa yang kita inginkan dalam hidup ini, kita mau hidup seperti apa, dan kita mau menjalankan peran apa selama hidup ini. Setelah mendapatkan jawaban dan kejelasan tentang arah hidup kita dalam kehidupan yang singkat ini, kita harus memulai segalanya dengan menerima kenyataan yang sedang kita hadapi. Kenyataan hidup harus diterima dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Langkah berikutnya adalah menjalani hidup yang produktif dan kreatif tetapi tanpa berharap dihargai, dihormati, diinginkan, dipuji, atau  pun meminta perhatian dari luar diri kita. Semua pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk kegembiraan dan sukacita kita. Tidak menggantungkan harapan pada orang lain. Kita menjadi diri sejati yang sepenuhnya secara totalitas melakukan kerja keras dan perjuangan hebat untuk kegembiraan dan kebahagiaan diri sejati.

Bagaimana memulai perjalanan untuk menemukan kebebasan dan kemerdekaan di dalam diri? Jawabannya adalah memulainya dari kesadaran dan pengalaman yang sudah dialami selama ini. Kita semua sudah menjalani hidup sekian lama, kita pun sudah memiliki pengalaman atas kehidupan yang kita jalani. Tingkatkan kesadaran dan kecerdasan untuk memahami pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika berharap banyak dari situasi dan orang-orang. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika hidup Anda diciptakan untuk mendapatkan pujian, penghargaan, kehormatan, dan perhatian. Pahami semua peristiwa hidup Anda yang sangat berharap dari luar diri Anda. Jika Anda sudah mampu memahami dan mengerti tentang kepalsuan diri Anda, karena Anda mencoba menjadi seperti yang diharapkan oleh orang-orang di luar diri Anda. Maka, perlahan-lahan, Anda mampu menemukan momen-momen untuk masuk ke kedalaman diri sendiri, selanjutnya jika Anda konsisten dan tidak menyerah untuk menemukan kebebasan dari dalam diri sendiri, maka Anda akan diubah oleh diri sendiri untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan sejati.

Tidak perlu membangun hidup seolah-olah kita harus bermanfaat bagi banyak orang. Tidak perlu menganggap diri kita sangat berharga bagi orang lain. Jalani hidup yang alami dan bahagia sebagai diri sendiri yang apa adanya. Kita tidak perlu mengambil peran hidup dalam bentuk yang seolah-olah tanpa kita kehidupan orang lain tidak berfungsi. Kita bukan siapa-siapa dan tidak penting dalam kehidupan yang luas. Kita ada dan tidak ada kehidupan tetap berjalan seperti biasa. Kita pun tidak mampu memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada siapa pun. Sebab, kebebasan dan kemerdekaan sudah ada di dalam diri masing-masing orang. Dan, harus ditemukan oleh dirinya sendiri untuk dapat merasakan kemerdekaan dan kebebasan sejati.

Kehidupan dunia luar diri kita membatasi kebebasan dan kemerdekaan kita. Kita tidak berhak mengekspresikan kebebasan menurut pengertian kita kepada orang-orang di luar diri kita. Kita harus sadar dan cerdas bahwa semua kebebasan ada di dalam diri kita masing-masing, menunggu kita temukan untuk kita nikmati dengan sukacita. Jika kita masih berpikir bahwa kemerdekaan dan kebebasan itu ada di luar diri kita, maka kita sedang menindas diri sendiri dan menghilangkan peluang untuk hidup dalam kebebasan sejati. Ingatkan diri sendiri untuk memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri sendiri dari sumber ke kedalaman diri sejati. Bebaskan diri dari tugas-tugas untuk membangun identitas diri. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang direncanakan oleh pikiran kita. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang ada dalam imajinasi kita. Dalam kesadaran diri sejati, kita mampu menekuni kehidupan produktif untuk melayani hidup dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Melayani hidup dari kebebasan dan kemerdekaan yang bersumber dari ke kedalaman diri sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SETIAP MOMEN DARI HIDUP KITA ADALAH PROSES EVOLUSI

“Kita sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan.”~Djajendra

Tidak seorang pun yang sempurna, tidak seorang pun yang permanen, tidak seorang pun yang menguasai semua pengetahuan, tidak seorang pun yang lengkap, dan tidak seorang pun yang tahu tentang masa depan. Sebagai manusia, kita semua sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan. Masa depan masih menjadi misteri bagi kita semua dan momen sekarang ini adalah peluang untuk melakukan hal-hal terbaik dalam meraih prestasi.

Kita adalah makhluk perubahan, setiap momen kita sedang dalam proses evolusi, kita sedang tumbuh melalui pembelajaran setiap hari, dan masing-masing dari kita memiliki jalan hidup sendiri. Kita semua tidak perlu melakukan kompetisi satu sama lain, jalan hidup kita berbeda. Setiap orang dari kita sedang menuju ke tujuan yang sudah dikehendaki Tuhan. Jadi, pikiran kita yang menganggap orang lain sebagai pesaing hanya sebuah fiksi dan bukan sebuah realitas. Realitas hidup masing-masing orang tidak ditentukan oleh rencana dan pikiran, atau pun oleh ramalan dan prediksi, tetapi ditentukan oleh garis hidup yang sudah Tuhan tentukan. Sifat dari garis hidup adalah rahasia Tuhan yang tidak mampu dipahami oleh manusia mana pun.

Sebagai makhluk perubahan yang terus-menerus belajar dari berbagai realitas kehidupan, kita harus mengendalikan diri agar tidak terlalu tinggi hati dan juga tidak terlalu rendah diri. Perasaan tinggi hati dan rendah diri adalah produk dari pikiran, dan bukan realitas diri kita. Menumbuhkan kesadaran bahwa diri kita ini sedang belajar dari realitas kehidupan yang kita jalani. Kerendahan hati dan kepercayaan diri harus menjadi sahabat sejati kita dalam melangkah menuju masa depan. Jadilah optimis dan penuh semangat hidup bersama etos kerja terbaik. Kerjakan hal-hal yang produktif dan berguna bagi kebaikan hidup. Hindari semua perilaku dan tindakan yang melukai atau mengacaukan kedamaian hidup.

Kita tidak perlu berusaha menjadi sempurna di semua bidang yang kita kerjakan. Kita hanya perlu saling bergandeng tangan dengan semua orang agar hasil terbaik dapat kita ciptakan. Kesempurnaan bukan hak manusia, itu hanya dimiliki Tuhan. Jadi, kerendahan hati kita untuk melakukan kolaborasi dengan sepenuh hati mampu menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Oleh karena itu, jangan merasa lebih unggul atau lebih pintar dari siapa pun. Kehidupan mencerdaskan kita melalui kesulitan, tantangan, rintangan, atau pun hubungan yang buruk. Ketika bertemu dengan orang-orang atau situasi yang tidak menguntungkan hidup kita, jangan salahkan orang-orang atau situasi itu, tetapi mencerdaskan diri sendiri melalui kreativitas dan inovasi yang hebat.

Tanpa kehadiran kesulitan atau tantangan, kita tidak akan tumbuh menuju kualitas hidup yang lebih tinggi. Kesulitan hidup membuat kita mengenali arti nikmat hidup dan rasa syukur. Kalau kita membaca kisah-kisah orang besar di dunia, semuanya mencapai keberhasilan setelah mampu bersahabat dengan kesulitan dan mampu meningkatkan etos kerja terbaik untuk menghadapi semua tantangan menuju masa depan. Intinya, semua kesuksesan kita dihasilkan oleh kesulitan hidup kita. Kesulitan hidup membangkitkan kita dari rasa malas dan memaksa kita untuk berubah menjadi lebih produktif.

Semakin tinggi kita menuju puncak prestasi, semakin banyak tantangan dan kesulitan tercipta untuk menguji komitmen kita. Prestasi dan kinerja kita akan menciptakan musuh-musuh untuk menguji ketangguhan dan kehebatan diri kita. Oleh karena itu, jangan sombong atau merasa sudah mencapai yang terbaik. Perjalanan masih sangat panjang dan satu menit ke depan kita tidak tahu ada peristiwa apa yang akan menguji hidup kita. Jadilah diri sendiri yang selalu optimis untuk mencapai hal-hal terbaik melalui cara-cara yang etis. Ketika dalam perjalanan hidup menemukan kesulitan, maka kita harus bangkit dengan etos terbaik untuk menemukan solusi. Jangan pernah menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berkeluh-kesah atau pun menjadi pesimis. Tujuan kesulitan adalah untuk membuat kita lebih kuat, bukan menjadikan kita lebih lemah dan kehilangan arah menuju tujuan sejati.

Karena hidup kita adalah sebuah proses evolusi, maka kita tidak boleh membandingkan hidup kita dengan orang lain. Apalagi membandingkan dengan seseorang yang melakukan hal-hal dengan cara-cara buruk atau tidak etis, tetapi terlihat sukses. Kita harus berhati-hati agar tidak tertular energi negatif dari kecenderungan tidak etis. Tingkatkan kesadaran untuk berada pada proses evolusi melalui integritas pribadi yang tinggi. Sama sekali tidak menguntungkan hidup kita, jika kita tertular energi negatif dari realitas yang rendah integritas. Ketidaksempurnaan pasti bersama kita selamanya, tetapi kesadaran kita mampu membantu jalan hidup kita agar selalu etis dan memiliki integritas yang baik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN TIDAK PERNAH MATI, IA ABADI, IA BERAKUMULASI

“Pemikiran membentuk peradaban dengan cara mengumpulkan semua pikiran, dari awal kehidupan sampai pada hari ini, dan terus berlanjut tanpa batas waktu.”~Djajendra

Ketika seseorang meninggal dunia, pemikirannya tidak meninggalkan dunia. Pemikirannya selalu abadi, tidak pernah hilang, berakumulasi ke dalam sumber pemikiran yang lebih luas. Pemikirannya berlanjut melalui orang-orang terdekat, orang-orang yang mengenalnya dengan baik. Jadi, pikiran memiliki kehidupan yang abadi walau orang yang memiliki pikiran itu tidak abadi.

Jika kita tidak menemukan diri sejati kita, kita tidak akan mampu menciptakan pikiran, kita hanya mampu mengumpulkan pikiran dari luar diri kita dan membentuk pemikiran untuk kehidupan kita. Pikiran dari luar diri dikumpulkan melalui membaca, mendengar, merasakan, melihat, menyentuh, dan semua aktivitas indera kita terhadap dunia di luar diri kita.

Setiap hari, setiap orang menyebarkan pikiran yang sudah dikumpulkan melalui indera kepada orang-orang di sekitar dirinya. Sifat pikiran adalah keluar masuk dari satu kepala ke kepala yang lain. Hal ini berlangsung terus menerus sambil mempengaruhi dan menciptakan pola pemikiran seseorang. Semua pikiran kita bukan milik kita, tetapi bersumber dari luar diri kita oleh kemampuan indera dan intuisi kita.

Jika kita sadar bahwa semua pemikiran kita adalah hasil yang sudah kita kumpulkan dari luar diri kita, maka kecerdasan kita mampu membuat pilihan untuk tidak sembarangan mengumpulkan segala macam pikiran ke dalam diri sendiri. Kesadaran kita tidak mungkin membiarkan diri kita menjadi tong sampah untuk menerima segala macam pikiran negatif. Kesadaran kita memiliki kecerdasan untuk membuang semua pikiran yang tidak diperlukan bagi kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Kesadaran kita menjadi lebih berhati-hati agar pikiran-pikiran yang merusak kebaikan hidup dijauhkan dari realitas kita.

Pikiran memiliki kekuatan dan kehidupan yang tidak mudah kita kendalikan. Pikiran memiliki hidupnya sendiri di luar diri kita dan membentuk kekuatan untuk mengatur kehidupan. Di luar diri kita, di luar kemampuan kita, pikiran memiliki kekuatan yang sangat besar untuk membuat kita semua tunduk dan mengikutinya dalam kehidupan sosial. Kekuatan pikiran di luar diri kita membentuk realitas kehidupan sosial untuk kita ikuti. Pikiran membuat kita mampu terhubung dan berhubungan dengan kehidupan di luar diri kita. Semua pemikiran saat ini bersumber dari ratusan milyar pikiran sejak kehidupan ini ada. Semua yang kita hasilkan dari ide, kreativitas, dan inovasi menjadi peradaban kehidupan hari ini bersumber dari pikiran-pikiran yang berakumulasi sejak awal kehidupan.

Kita perlu menjadi diri sendiri agar kekuatan pikiran dari luar diri kita tidak mempermainkan hidup kita. Setiap pikiran yang kita kumpulkan dari luar diri harus kita rasakan melalui pengalaman nyata. Suara hati kita harus mampu merasakan pikiran-pikiran seperti apa yang pantas berakumulasi dan membentuk pemikiran kita. Pola pemikiran kita harus bersumber dari integritas dan kualitas empati dari ke kedalaman jiwa kita. Jadi, kita tidak lagi seratus persen meminjam pemikiran dari luar diri kita, tetapi jiwa terdalam kita mampu memilih pikiran-pikiran yang sesuai untuk kebutuhan hidupnya.

Ketika jiwa terdalam memimpin pikiran dan kecerdasan bagi kehidupannya, maka keindahan dan kebaikan yang terdapat dalam setiap pemikiran dapat ditemukan dengan mudah. Kita akan mampu berpikir dari keaslian jiwa kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang memiliki cahaya untuk melihat hal-hal indah dari pemikiran yang paling gelap. Pada akhirnya, kita dapat membentuk pola pikir dari kekuatan potensi dan bakat yang ada di kedalaman jiwa kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJAGA SEMANGAT HIDUP DAN MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMIS

“Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting.”~Djajendra

Semangat hidup kita tidak boleh pudar dan terganggu oleh kesulitan atau tantangan. Lebih baik kita menghadapi situasi sulit dengan penuh semangat, daripada bersedih atau khawatir karenanya. Kita adalah pemenang. Keberadaan kita dalam kehidupan ini adalah hasil dari kemenangan. Di dalam diri kita sudah ada solusi dan kemenangan, kita hanya membutuhkan ketenangan dan kerja keras yang fokus untuk mendapatkan kemenangan tersebut.

Jangan pernah berduka atas kesulitan. Sesungguhnya; tidak pernah ada kesulitan, tidak pernah ada kekalahan, sehingga tidak perlu menyesali atau pun marah atas hal-hal yang tidak terwujud sesuai keinginan. Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting. Jadi, tidak boleh ada waktu untuk kehilangan semangat hidup hanya karena situasi sulit; tidak boleh ada waktu yang membuat kita khawatir terhadap masa depan karena masa depan kita sangat indah; tidak boleh ada waktu yang membuat kita marah dengan kenyataan hidup pada hari ini karena hari ini adalah hari yang paling membahagiakan hidup kita.

Menjaga semangat hidup adalah kewajiban kita yang sangat penting. Bahkan dalam kenyataan yang paling melelahkan hidup kita, kita tidak boleh kehilangan semangat hidup, kita harus menjaga semangat hidup dan melihat masa depan kita dengan sangat optimis. Kita harus jujur kepada diri sendiri bahwa kehidupan yang kita jalani penuh dengan kejutan dan ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu hal apa yang harus dihadapi di masa depan. Tetapi, semangat hidup yang optimis dan gairah yang hebat untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dengan kualitas terbaik, mampu memberikan hasil akhir yang menggembirakan hidup kita.

Ketika situasinya tidak dapat diubah, kita harus menemukan solusi yang tepat untuk menghadapinya. Tidak perlu khawatir atau ketakutan dengan rencana yang tidak jalan sesuai keinginan kita. Kehidupan itu sendiri lebih cerdas dari pada pemikiran dan strategi kita. Kehidupan yang jauh lebih cerdas daripada kita itu selalu menuntut keputusan dan tindakan dari diri sejati kita. Kehilangan semangat hidup adalah keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi hidup kita. Juga, menjadikan kemampuan kita tidak efektif dan produktif untuk menangani keadaan, serta untuk menemukan solusi terbaik bagi kesuksesan kita. Oleh karena itu, jangan pernah semangat hidup kita kendur saat menghadapi setiap situasi hidup yang membutuhkan kekuatan dan kerja keras yang lebih hebat.

Hilangnya semangat hidup adalah akibat dari ketidaktahuan kita terhadap kehebatan potensi diri sendiri. Seseorang yang kehilangan semangat hidup hanya karena kerja kerasnya tidak sesuai keinginan, adalah keputusan yang tidak melihat bahwa dirinya mampu melakukan hal-hal yang lebih hebat lagi dari yang sudah dilakukan. Jadi, cara menjalani kehidupan yang benar adalah tidak pernah khawatir apalagi kehilangan semangat hidup hanya karena rencana dan kerja keras belum berhasil.

Diperlukan pemikiran dan rutinitas untuk menjaga semangat hidup selalu dalam kondisi prima. Sekalipun tantangan dan rintangan menciptakan berbagai kesulitan, kita harus tetap terkendali dalam energi positif, kemudian melatih jiwa kita untuk selalu kuat dan sabar menghadapi kesulitan-kesulitan tersebut. Demikian juga, pikiran dan emosi harus betul-betul positif dan optimis agar fisik kita menjadi semakin kuat untuk bertindak dan menemukan solusi terbaik.

Menjaga semangat hidup dan melihat masa depan dengan optimis. Kita hidup pada hari ini dan sedang mempersiapkan hidup di masa depan. Masa lalu sudah kita lewati dan tidak perlu terikat dengan masa lalu lagi. Semangat hidup kita harus di dalam perubahan untuk kehidupan yang lebih bijaksana dan lebih cerdas daripada masa lalu. Jadi, jangan lagi mendambakan kehidupan seperti di masa lalu. Kita adalah masa depan, kita bukan masa lalu. Oleh karena itu, tingkatkan gairah dan semangat hidup untuk menuju masa depan yang lebih indah dan lebih bahagia. Di mana kehidupan masa depan yang lebih sejahtera, lebih damai, lebih indah, dan lebih semangat lagi. Jadilah semangat bagi kehidupan diri sendiri. Temukan kekuatan dan sumber semangat dari dalam diri yang paling dalam.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI ADALAH DIA YANG MENERIMA KEKALAHAN DENGAN GEMBIRA

“Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri.”~Djajendra

Menang dan kalah hanya sebuah peristiwa kecil dalam kehidupan yang kita jalani. Penerimaan kita dengan gembira terhadap kekalahan menunjukkan kita sebagai pemenang sejati. Pemenang sejati bukan saja yang mengangkat trofi kemenangan, tetapi juga yang menerima kekalahan dan ikut bergembira saat orang lain mengangkat trofi kemenangan, tanpa merasa dicurangi. Penerimaan adalah satu kualitas yang membuat kita menjadi pemenang walaupun kita kalah dalam kompetisi.

Jika kita mampu menerima keadaan kita dengan ikhlas dan merasa sudah kehendak Tuhan, maka jiwa dan raga kita menghasilkan kedamaian bagi diri sendiri dan orang lain. Perasaan dicurangi atau dibohongi adalah racun yang menghilangkan kedamaian dan kegembiraan di dalam hidup kita. Perasaan dicurangi atau dibohongi yang terus-menerus dipelihara di dalam hati dan pikiran menciptakan penyakit hati yang kronis. Tinggalkan menang dan kalah, fokuskan seluruh energi untuk menciptakan kedamaian dan keindahan bagi diri sendiri dan orang lain. Manusia-manusia hebat selalu berprinsip memberi dan memberi tanpa berharap penerimaan. Jadilah pemberi yang ikhlas untuk menjaga keindahan dan kedamaian hidup bersama.

Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri. Penerimaan haruslah bersumber dari ke kedalaman hati yang membuat keputusan untuk menerima. Walaupun orang-orang di sekitar mempengaruhi kita dengan berbagai energi negatif, kita harus menjaga energi positif yang kuat dari ke kedalaman diri kita, sehingga cahaya kebaikan dari dalam diri kita mampu menerangi hati dari orang-orang yang menyampaikan hal-hal buruk bagi kedamaian hidup. Kesadaran dan daya tahan mental pemenang kita harus terjaga dalam energi etis, dan tidak boleh dipengaruhi dengan energi negatif dari siapa pun.

Penerimaan dengan ikhlas dan gembira adalah pilihan hidup yang memberi kita banyak kebaikan. Kita sendiri, sejak kita lahir, kita telah diajarkan untuk menerima pemberian Tuhan dengan sukacita. Sebagai contoh: ketika kita lahir, Tuhan sudah memberikan kita orang tua; memberikan kita saudara kandung; memberikan kita jenis kelamin; memberikan kita tempat lahir; memberikan kita rumah; memberikan kita tetangga; memberikan kita pemerintahan; memberikan kita negara; memberikan kita sumber makanan. Dan, semua itu bukan kita yang memilih, Tuhan lah yang memilihkan bagi hidup kita. Jika kita menerimanya dengan gembira, maka hidup kita selalu damai dan bahagia. Jadi, demikianlah, penerimaan memberi keindahan dan kedamaian dalam hidup kita. Penerimaan memberikan kita kekuatan, kepercayaan diri, dan harga diri untuk menyeberangi lautan kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.  

Ketika kita menerima, tidak perlu memahami apa pun, terima saja dengan gembira dan ikhlas. Kita harus yakin dan percaya bahwa semua yang harus kita terima adalah pemberian dari Tuhan. Hati yang ikhlas, jiwa besar, pengertian yang mendalam, dan kecerdasan untuk merasionalkan hal-hal tidak rasional menjadikan kita mudah menerima apa pun yang sudah menjadi kehendak Tuhan. Pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang total itu harus tunduk pada kehendak Tuhan. Kemampuan manusia itu terbatas, pemikiran manusia itu terbatas, penglihatan manusia itu terbatas, persepsi manusia itu terbatas, kecerdasan dan strategi manusia itu terbatas. Seorang pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dia lakukan sifatnya terbatas. Pada akhirnya, pemenang sejati wajib tunduk pada kehendak Tuhan. Oleh karena itu, seorang pemenang sejati mampu menerima kekalahan tanpa menuntut pemahaman atau pun menuduh ada kecurangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGURANGI PRODUKSI PIKIRAN NEGATIF DI DALAM DIRI

“Agar terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri hidup dalam pikiran positif.”~Djajendra

Pikiran negatif sudah ada dalam diri setiap orang. Jika kita tidak berusaha keras untuk menguatkan pikiran positif dalam diri, maka pikiran negatif berpotensi menempati sebagian besar pemikiran kita. Proses berpikir kita berada dalam sistem dualitas, yaitu: proses berpikir positif dan proses berpikir negatif. Keduanya menempati diri kita, dan keduanya memiliki strategi untuk mengatur hidup kita.

Pada umumnya, kita harus berjuang untuk mendapatkan keselamatan dan kebutuhan hidup. Perjuangan kita selalu melewati sistem dualitas. Jika dalam perjuangan, kita kehilangan kepercayaan diri dan terlalu menggantungkan hidup kepada orang lain; maka, produksi pikiran negatif dalam diri akan meningkat dan menciptakan tekanan hidup yang tinggi. Apa lagi jika ada perasaan takut menghadapi masa depan, maka hal ini akan menguatkan beban pikiran negatif, sehingga hidup kita dirugikan oleh energi negatif di dalam diri sendiri.  

Cara mengurangi produksi pikiran negatif adalah dengan menerima dan tidak memusuhinya. Keberadaan pikiran negatif harus kita hormati dan hargai. Tidak boleh kita fokus untuk menghilangkan pikiran negatif. Tidak boleh ada perjuangan dan kerja keras yang hebat untuk menghilangkan pikiran negatif. Jika pikiran negatif dilawan dan ingin disingkirkan untuk selamanya, maka pikiran negatif bangkit lebih kuat lagi dan membentuk kemampuan untuk bertahan hidup dalam diri kita.

Cara menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri adalah dengan membangun kehidupan sukacita. Setiap momen harus ada upaya terus-menerus menumbuhkan suasana hati yang bahagia dan damai; setiap momen harus ada upaya terus-menerus untuk menikmati ketenangan pikiran. Kita harus memiliki ketekunan, kesadaran, dan disiplin yang tinggi untuk menjaga suasana hati dan pikiran dalam momen bahagia. Ini adalah cara yang paling benar untuk menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri. Intinya, agar kita terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri untuk hidup dalam pikiran positif.

Pikiran positif hanya dimiliki oleh orang-orang terkuat dalam mengarungi lautan kehidupan. Orang-orang terkuat ini jumlahnya sangat sedikit, sehingga tidak mampu mempengaruhi kehidupan sosial yang luas. Realitas kehidupan sosial dikuasai oleh pemikiran negatif. Ketakutan, kekurangan, kemarahan, iri hati, sedih, takut kehilangan, merasa dicurangi, merasa diperlakukan tidak adil, dan berbagai macam energi negatif yang diproduksi oleh pikiran negatif telah menguasai kehidupan sosial. Kondisi ini menciptakan kehidupan di bumi yang rendah rasa syukur dan perilaku yang kurang mampu menikmati indahnya kehidupan ini. Pikiran negatif yang kuat di dalam diri menjadikan hidup kita penuh penderitaan dan kekurangan untuk selamanya. Pikiran negatif mengarah pada pola hidup yang selalu menuntut dan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan nasib sendiri.

Ketidakberdayaan kita terhadap pikiran negatif akan mendorong ego memaksa jiwa hidup dalam kegelisahan dan ketakutan. Setiap pikiran negatif menciptakan beban hidup yang membuat hidup kita stres dan kehilangan rasa damai di hati. Ketenangan pikiran muncul ketika kita terlatih untuk fokus pada satu pemikiran positif untuk waktu yang lama. Jika secara tekun dan penuh disiplin kita berlatih untuk hanya melihat hal-hal terindah dari hidup kita, maka produksi pikiran negatif akan terhenti dan produksi pikiran positif meningkat secara terus-menerus untuk menguasai jalan pemikiran kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BELAJAR DARI KEHIDUPAN

“Kehidupan jauh lebih cerdas dibandingkan dengan pikiran. Pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memahami kehidupan secara utuh dan lengkap.”~Djajendra

Kehidupan lebih cerdas dari pikiran. Jika kita mau belajar dari kehidupan, maka kita mampu menemukan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya kualitas hidup kita. Sebagai pelajar yang mau belajar dengan rendah hati menjadikan kita menemukan kebijaksanaan dari kehidupan.

Tidak ada kata lulus dari sekolah kehidupan. Setelah selesai satu pelajaran akan diberikan pelajaran berikutnya. Setiap situasi dan keadaan memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya hidup kita. Awalnya kita tidak mengetahui banyak hal dari kehidupan, tetapi setelah sadar dan mau menjadikan diri kita sebagai pembelajar terus-menerus, kita akan menemukan berbagai pengalaman yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan untuk kebaikan hidup kita.

Sebagai pelajar kehidupan yang harus belajar untuk seumur hidup; kita tidak akan menemukan segalanya, kita tidak mungkin melakukan segalanya, kita tidak mungkin mengetahui segalanya, kita tidak mungkin mampu mempelajari semuanya, dan kita selalu harus belajar pelajaran baru untuk perubahan.

Ketenangan dan kecerdasan sangat diperlukan untuk menyerap pengetahuan dari kehidupan. Semua perasaan negatif dan pikiran yang kacau menjauhkan kita untuk menerima pelajaran dari kehidupan. Jaga pikiran selalu tenang; jaga kecerdasan untuk menyerap dari kehidupan; jaga hati tetap bersih dan terbuka untuk menerima berbagai macam pengetahuan, tanpa menilai dan menghakimi pengetahuan itu.

Kita berhak atas kehidupan yang indah dan penuh sukacita. Melalui kerendahan hati, jiwa yang ikhlas dan tulus, serta keyakinan bahwa Tuhan sangat mencintai kita; kita mampu mendapatkan segala kebaikan dan keindahan dari kehidupan.

Sebelum menerima kebijaksanaan dan keindahan dari kehidupan, kita wajib mengenal diri sendiri sepenuhnya dengan sangat jelas. Kita harus memahami siapa sesungguhnya diri kita ini saat berhadapan dengan berbagai macam kesulitan maupun kesenangan. Kita harus mengenal bagaimana kita bereaksi terhadap segala sesuatu yang bersumber dari luar diri kita.

Setiap pelajaran dari kehidupan harus mampu kita nikmati dengan sukacita. Tidak boleh berkeluh-kesah saat pelajaran tidak menyenangkan, dan tidak boleh senang berlebihan saat pelajaran yang sangat menyenangkan. Kita harus menemukan diri sejati untuk menghadapi semua hal yang bersumber dari luar diri. Kita harus berdamai dengan stres dan masalah hidup. Kita harus sangat positif saat hal-hal yang sangat negatif berkunjung ke dalam hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCARI KESEMPURNAAN BERTEMU DENGAN PENDERITAAN

“Saat kita terus-menerus mencari kesempurnaan, kita tidak akan pernah menemukannya, dan hanya akan bertemu dengan penderitaan.”~Djajendra

Kesempurnaan berarti sesuatu yang diinginkan oleh nafsu dan ego. Sesungguhnya semua yang ada dalam hidup kita ini sudah sempurna. Ketika kita tidak bersyukur dengan kesempurnaan sejati dan mulai mencari kesempurnaan sesuai arahan pikiran, maka kita akan sering bertemu dengan penderitaan. Jika kita mencari kesempurnaan dalam hidup yang kita jalani, maka itu artinya saat ini kita tidak berada dalam sukacita, kita sedang berada dalam kekurangan atau kemiskinan jiwa.

Menerima hidup yang kita rasakan dengan sukacita adalah sebuah kesempurnaan. Mencari kesempurnaan dalam kehidupan yang sudah sangat sempurna ini hanya membuat kita bertemu dengan penderitaan. Kesempurnaan adalah sifat dari jiwa yang melihat keindahan dan kedamaian di semua situasi. Orang-orang bahagia, tidak pernah mencari kesempurnaan, karena mereka sedang merasakan kesempurnaan itu dalam kehidupan sehari-harinya.

Jika kita selalu merasakan ketidaksempurnaan dari orang-orang di sekitar kita, maka kita tidak akan mampu merasakan keindahan dan kebaikan yang ada di dalam diri mereka. Pikiran dan perasaan kita, yang ingin semuanya sesuai dengan maunya persepsi kita, akan menjadikan kita tidak bahagia dengan hidup kita. Kepribadian kita yang terlalu perfeksionis menjadikan kita selalu melihat ketidaksempurnaan di setiap orang dan hal yang berhubungan dengan kita. Jelas, realitas ini akan menarik energi negatif dari ketidaksempurnaan yang kita rasakan, untuk menjadikan hidup kita tidak damai dan tidak bahagia.  

Mencari kesempurnaan adalah upaya ego yang memaksa kita untuk mencari sesuatu yang memuaskan dia. Jika kita tidak sadar dan tidak bijak menyikapi paksaan ego, maka upaya kita akan membawa hidup kita ke dalam penderitaan. Mungkin bagi ego dan nafsu, realitas yang sempurna dirasakan tidak sempurna, padahal semua kesempurnaan kita sudah ada di dalam diri kita.

Kita adalah kesempurnaan. Kesempurnaan kita tersembunyi di dalam diri kita yang paling dalam. Jika kita mau mengenal diri kita sendiri dengan baik, maka kita harus masuk kedalaman jiwa kita. Segala macam kesempurnaan yang sudah ada di dalam diri kita adalah fakta bahwa hidup kita sudah sangat sempurna.

Kendalikan pikiran agar tidak membawa kita untuk melihat hidup ini seolah-olah tidak sempurna. Jika kita menuruti pikiran, maka pikiran akan memaksa kita untuk mempertahankan keyakinan bahwa kita tidak sempurna, dan kesempurnaan itu harus dicari terus-menerus. Saat kita terus-menerus mencari kesempurnaan, kita tidak akan pernah menemukannya, dan hanya akan bertemu dengan penderitaan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KESUKSESAN DAN KEGAGALAN HANYA BERSIFAT SEMENTARA

“Ketika kita ikhlas dengan kegagalan, maka kegagalan tidak akan menyakiti kita. Ketika kita rendah hati dengan kesuksesan, maka kesuksesan tidak akan membuat kita lupa diri.”~Djajendra

Perjuangan dan kerja keras menghasilkan realitas yang harus kita terima dengan rendah hati. Tugas kita adalah berjuang sampai titik energi terakhir, tetapi kesadaran kita harus mau menerima takdir atau keputusan akhir dari perjuangan tersebut. Jika kita sudah berupaya dengan sangat fokus untuk menuju hasil terbaik, tetapi hasil terbaik itu belum kita dapatkan, maka kita harus menerimanya sebagaimana adanya. Kita tidak bisa melakukan apa-apa terhadap realitas yang hadir. Sikap kita yang tenang, percaya diri, dan mau menerima apa pun realitas yang hadir akan menguatkan perjuangan kita.

Ketika semua hal-hal baik hadir di sepanjang perjuangan dan kerja keras kita, jangan tinggi hati, perlihatkan kerendahan hati dan semakin sadar untuk membangun pondasi bagi masa depan. Kesuksesan dan kegagalan efeknya hanya sementara. Tidak perlu bersikap berlebihan terhadap hal-hal yang bersifat sementara. Intinya, ketika mengalami kegagalan dan kesulitan tidak perlu mengeluh atau merasa kesakitan. Sebaliknya, ketika sedang mengalami kesenangan atau keberuntungan tidak perlu merasa hebat. Sebab, keberuntungan dan kegagalan tersebut bersifat sementara. Kehidupan akan terus berputar dan kita pun harus mengalami hal-hal baru, yang mungkin menyenangkan dan juga mungkin tidak menyenangkan. Begitulah cerita hidup semua orang, setiap saat harus bersedia mengalami senang dan sulit, setiap saat harus bersedia mengalami keberuntungan dan kerugian. Dan, semua itu hanya bersifat sementara.

Jika kita sudah menemukan kesadaran tertinggi, maka kita akan mendapatkan pengetahuan bahwa semua hal yang terjadi dalam hidup kita merupakan kehendak Tuhan. Menggantungkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan adalah kebijaksanaan tertinggi. Hal ini bukan berarti kita duduk dan menunggu kehendak Tuhan itu datang untuk kita. Kita tetap harus bekerja keras dan berjuang dengan totalitas, melalui etos terbaik kita dalam segala sesuatu yang kita lakukan. Kita harus aktif dan energik untuk mencapai tujuan dan hasil terbaik dalam hal apa pun yang kita lakukan. Mungkin kita harus mencapai kesuksesan setelah menghadapi kesulitan besar. Mungkin juga kita harus melalui proses yang tidak pasti, menghadapi kesulitan yang tidak kita pahami, dan kemudian baru menemukan jalan menuju pencapaian.  

Ketika kita mampu menerima kegagalan dan kesuksesan sebagai pengalaman yang indah, maka ikatan duniawi kita akan berkurang, sehingga dalam situasi gagal dan sukses, kita mampu merasakan kebahagiaan sejati. Kesadaran kita bahwa tidak ada yang permanen, dan tidak ada hal yang tidak dapat diubah, menjadikan kita selalu termotivasi untuk bangkit kembali dengan lebih kuat.

Tidak ada faktor dari luar diri kita yang menentukan hidup kita. Kita hanya mampu tumbuh dari dalam dan memancarkan kebaikan ke luar diri kita. Kesuksesan dan kegagalan kita disebabkan dari dalam diri kita, bukan dari luar diri kita. Ketika kita tampil kuat dari dalam diri, segala pertolongan dan bantuan akan hadir untuk membimbing jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa jalan hidup kita. Diri kita adalah penguasa nasib kita sendiri, sehingga kita harus berkonsentrasi penuh untuk membangun semua kebutuhan dan keinginan dari dalam diri kita sendiri.

Semua persoalan dalam hidup dapat dibebaskan melalui pengetahuan dan kebijaksanaan. Pengetahuan yang benar akan memberikan sikap dan perilaku yang benar untuk bertindak. Setiap orang adalah jiwa yang unik, berbeda, dan memiliki kemampuan untuk bertindak dengan kreatif. Jika kita tetap di dalam diri kita, berpikir untuk meningkatkan kualitas diri kita sendiri, serta tidak mengurusi diri orang lain; maka, kita mampu menemukan bakat dan potensi terbaik kita untuk dipersembahkan bagi kehidupan. Hidup kita adalah ilmu pengetahuan dalam ketenangan dan kedamaian yang mengalir menciptakan realitas. Semua keputusan haruslah dipikirkan dengan baik, semua komunikasi haruslah jelas dan tepat, semua sikap dan perilaku haruslah etis dalam aliran tanggung jawab.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KETIKA MARAH JANGAN MENGELUARKAN KATA-KATA

“Tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.”~Djajendra

Kemarahan adalah salah satu tamu agung yang tidak mampu ditolak oleh siapa pun atas kehadirannya. Orang yang paling sabar, paling ikhlas, paling bijak, paling tenang, paling terkendali emosi dan pikirannya juga berpotensi mengeluarkan energi dalam kemarahan. Kemarahan harus dikendalikan dan dijaga agar tidak mengeluarkan reaksi ke luar diri kita. Ketika kemarahan memuncak di dalam diri, serta mulai menggetarkan emosi untuk dikeluarkan dalam wujud sikap dan kata-kata, segeralah kendalikan kemarahan itu dengan tanpa bersikap dan berkata-kata apa pun. Kendalikan pikiran, emosi, sikap, perilaku, dan fokuskan perhatian ke hal-hal yang menjauhkan diri kita dari kemarahan.

Semua jenis emosi akan bertamu ke dalam diri kita. Pekerjaan kita yang utama adalah tidak memberikan kekuatan dan kepedulian kepada semua jenis emosi negatif, termasuk kepada emosi marah. Setiap saat; berbagai macam situasi, keadaan, hubungan, dan perilaku dapat memicu kemarahan kita. Jika kita tidak terkendali dan hidup kita mudah dipermainkan oleh kemarahan, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup kita akan hilang dalam kemarahan. Kita mungkin tidak dapat menerima atau mengabaikan apa yang terjadi, tetapi kita harus terlatih untuk menanggapi situasi secara positif saat diri kita dikuasai kemarahan. Kemarahan boleh bertamu kapan saja ke dalam diri kita, tetapi kita harus menguasai kemarahan itu sehingga tidak melukai siapa pun.

Bunda Teresa mengatakan dirinya lebih suka mengeluarkan energi cinta daripada mengeluarkan energi dalam bentuk kemarahan. Mungkin kebaikan diri kita tidak semurni Bunda Teresa, tetapi kita harus sadar bahwa kemarahan dapat menghasilkan kekerasan. Jelas, kekerasan yang kita ekspresikan akan merugikan hidup kita. Kedamaian dan kebahagiaan adalah inti dari kehidupan yang setiap orang ingin memilikinya. Ketika kita mampu memadamkan api kemarahan di dalam diri kita, maka kedamaian dan kebahagiaan akan mengisi hidup kita. Jadi, tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.

Menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan kata-kata haruslah menjadi bagian dari sopan-santun keberadaan kita dalam hidup ini. Kita mungkin tidak sempurna, mungkin sangat banyak kekurangan di dalam diri kita, tetapi kita secara sadar masih mampu menyiapkan diri kita untuk hidup sepenuhnya dalam energi positif. Tumbuhkan pikiran yang selalu berpikir hal-hal baik dan penuh kasih. Tumbuhkan emosi yang selalu membersihkan dan menyembuhkan hati dari luka apa pun. Jangan membiarkan diri kita mengkontribusikan kemarahan dan kebencian dalam perselisihan atau perbedaan. Tumbuhkan diri sejati dalam energi positif yang membuat hidup kita selalu bahagia, damai, tenang, sejahtera, dan bugar.

Kemarahan yang berlebihan di dalam diri kita akan mengundang berbagai macam jenis penyakit hati dan fisik. Jelas, berbagai macam penyakit itu akan merugikan diri kita sendiri, kita juga akan kehilangan kesehatan dan kedamaian hidup. Kita akan kehilangan energi baik untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan indah. Jadi, tidak perlu segala sesuatu kita meresponnya dalam kemarahan. Tidak ada baiknya energi kemarahan bagi hidup kita. Kita membutuhkan sangat banyak energi positif agar hidup kita menjadi lebih indah dan penuh berkah. Di samping itu, energi positif kita mampu membawa kebaikan dan kedamaian pada situasi kehidupan yang sulit. Intinya, berlatihlah setiap saat untuk merubah kemarahan menjadi energi positif yang membawa kedamaian bagi diri kita.

Ketika kita mampu mengendalikan kemarahan dan bertindak dengan sikap baik, maka kita sudah membuka jalan untuk menghadirkan segala kebaikan ke dalam hidup kita. Kita harus yakin bahwa semua peristiwa dalam kehidupan terjadi karena kehendak Tuhan. Oleh karena itu, ketika kita berhadapan dengan situasi yang kita rasakan kurang adil, maka tidak perlu merespon dengan kemarahan, tetapi merespon dengan kesadaran bahwa apa pun yang terjadi pasti karena kehendak Tuhan. Karena kita hanya menggantungkan hidup pada Tuhan, maka kita harus mencari kebaikan dan keindahan dari kehendak Tuhan yang sedang kita hadapi tersebut.

Kita tidak mungkin mampu menolak kemarahan untuk bertamu ke dalam diri kita, tetapi kita pasti mampu untuk tidak memberikan kekuatan dan perhatian pada kemarahan kita tersebut. Kesadaran kita harus memimpin atas emosi dan pikiran kita. Kemarahan yang bertamu ke dalam diri harus kita respon dengan positif. Jangan membiarkan pikiran menyatu dalam emosi kemarahan. Pisahkan pikiran dari kemarahan. Keluarkan pikiran dari kesatuannya dengan emosi kemarahan. Fungsikan pikiran sebatas sebagai pengamat dengan kekuatan energi positif. Pikiran sangat liar dan selalu akan mencoba menggunakan ego dan kecerdasan untuk mempertajam kemarahan tersebut. Kendalikan pikiran jangan sampai ia menggunakan kemarahan untuk membuat diri kita menjadi lebih tidak berdaya menghadapi kemarahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 25032019

Jaga pikiran Anda dalam damai dalam semua situasi. Sisanya akan diurus. Anda harus mengambil setidaknya satu langkah ke depan, yaitu damai dan tenang. Dunia dipenuhi dengan cinta. Semua orang memiliki cinta di dalamnya.~Sri Sri Ravi Shankar

Berpikir hanyalah daur ulang data yang telah Anda kumpulkan di masa lalu.~Sadhguru

Kita begitu terlibat dalam melakukan hal-hal untuk mencapai tujuan nilai luar sehingga kita lupa mencapai nilai batin, pengangkatan yang terkait dengan menjadi hidup, adalah tentang semua itu.~ Joseph Campbell

Tidak semua yang ada di dunia ini menyenangkan, tetapi kita harus bahagia dalam hidup. Bahagia dan damai adalah tujuan kita berada dalam hidup ini.~Djajendra

Integritas adalah tentang Inklusivitas. Integritas bukanlah sekelompok prinsip atau moral tetapi tentang menjadi peka terhadap semua kehidupan yang terkait di sekitar. ~ Sadhguru

Belajarlah untuk berhenti … atau tidak ada yang berharga akan menyusulmu.~ Doug King

Proses spiritual bukanlah perubahan sikap atau perilaku tetapi perubahan mendasar dalam cara Anda berpikir, merasakan dan mengalami kehidupan. ~ Sadhguru

Bias dan ketidakberpihakan ada di mata yang melihatnya.~ Tuan Barnett

Aku menutup mataku dan seluruh dunia mati; aku mengangkat mataku dan semua dilahirkan kembali.~ Sylvia Plath

Saya tidak pernah memberkati orang-orang dengan harapan agar impian mereka menjadi kenyataan. Karena mimpi hanya didasarkan pada memori, Anda hanya dapat memimpikan versi yang lebih besar dan lebih baik dari apa yang sudah Anda ketahui! Apa yang istimewa dari impian Anda yang menjadi kenyataan? Harapan saya adalah agar impian Anda menjadi hancur. Hanya dengan demikian sesuatu yang lebih besar dari ingatan akan terwujud dalam hidup Anda. Semoga sesuatu yang tidak pernah Anda impikan terjadi pada Anda.~SadhGuru

Mengetahui cara memilih jalan dengan hati berarti mempelajari cara mengikuti perasaan intuitif.~ Jean Shinoda Bolen

Kita menerima banyak gagasan karena tampaknya merupakan jawaban logis untuk pertanyaan kita. Tetapi apakah kita sudah mengajukan pertanyaan yang tepat?~Harold L. Klawans

Pertanyaan bijaksana adalah setengah dari kebijaksanaan.~Francis Bacon

Pendapat itu seperti katarak. Mereka tidak akan membiarkan Anda melihat dengan jelas. ~ sadhguru

Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.~Djajendra

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGARAHKAN PIKIRAN UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik.”~Djajendra

Apakah sudah menggunakan pikiran sebagai alat untuk mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup? Ketika kita tidak mampu mengendalikan pikiran, maka pikiran akan mengendalikan hidup kita. Pikiran menentukan baik buruknya kehidupan yang kita jalani. Semua masalah dan persoalan dalam hidup terjadi karena kita tidak mampu mengarahkan pikiran untuk melihat hal-hal baik. Pikiran kita bisa menjadi teman terbaik atau musuh terburuk. Oleh karena itu, kita tidak boleh membiarkan pikiran menjemput memori buruk dari masa lalu dan menciptakan ketakutan tentang hari esok. Kehidupan bahagia dan damai adalah produk dari pikiran positif yang fokus untuk menikmati keindahan pada momen sekarang.

Pikiran menguasai panca indera dan kesadaran yang mampu menguasai pikiran. Pekerjaan utama kita dalam hidup adalah menjaga dan mengarahkan pikiran untuk selalu melihat hal-hal yang indah dan positif. Jika kita tidak sadar tentang kekuasaan besar yang dimiliki oleh pikiran atas hidup kita, maka jalan hidup kita selalu terombang-ambing tanpa arah. Pikiran yang tidak terkendali akan membuat kita kehilangan kemampuan untuk menemukan kebahagiaan dan kedamaian dalam hidup. Pikiran yang tidak dibuat sejalan dengan tujuan hidup akan menciptakan arahnya sendiri dan membuat kita selalu gagal dalam segala hal. Jadi, setiap momen kita harus sadar bahwa pikiran tidak boleh dibiarkan mengundang penderitaan ke dalam hidup kita. Jiwa kita selalu ingin kebahagiaan dan kedamaian. Pikiran tidak boleh dibiarkan membawa penderitaan bagi jiwa yang suka kebahagiaan dan kedamaian.

Kita membutuhkan pikiran kreatif yang optimis dan positif tentang kehidupan yang kita jalani. Kita membutuhkan pikiran kreatif yang kukuh untuk menciptakan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita. Sedangkan sifat pikiran adalah selalu goyah, tidak stabil, tidak tenang, mudah terpengaruh, dan tidak memiliki kepastian. Jalan hidup kita sangat dipengaruhi oleh pikiran, tetapi kita tidak boleh mengandalkan pikiran sebagai kekuatan yang mengarahkan hidup kita, karena sifat pikiran mudah goyah dan tidak tenang. Oleh karena itu, kita harus mengandalkan kesadaran jiwa kita dalam setiap langkah di sepanjang perjalanan hidup yang kita inginkan. Pikiran harus terus menerus dibersihkan dari lapisan-lapisan energi negatif yang sejak lama sudah tersimpan di dalam memori bawah sadar dan sadar. Selama lapisan-lapisan energi negatif tidak dibersihkan, pikiran positif sulit kita miliki. Semua lapisan energi negatif di dalam pikiran memiliki sifat buruk yang menghambat kita untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan hidup.   

Pikiran tidak boleh dibiarkan menjadi tuan bagi jiwa kita. Pada dasarnya semua sifat pikiran menciptakan kelemahan bagi kehidupan jiwa. Jiwa membutuhkan kebahagiaan dan tidak pernah menginginkan penderitaan, tetapi sifat pikiran tidak peduli tentang kebahagiaan dan penderitaan. Sifat pikiran sangat liar dan tidak memiliki empati untuk menjaga kebutuhan jiwa. Oleh karena itu, kesadaran kita harus dikuatkan agar mampu mengontrol dan mengarahkan pikiran. Kesadaran harus benar-benar kuat dan memiliki pengetahuan yang luas untuk bisa mengatur pikiran. Pikiran harus diatur, diarahkan, dan dilatih untuk melayani kebahagiaan jiwa. Jadi, kesadaran dan kebijaksanaan harus bersatupadu untuk mengarahkan pikiran agar berjalan di jalan yang dibutuhkan oleh jiwa. Jika kesadaran dan kebijaksanaan sudah mampu mengendalikan panca indera, maka pikiran mampu dikendalikan dan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMILIKI PIKIRAN YANG INDAH

“Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan masalah hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dan menciptakan penderitaan.”~Djajendra

Pikiran sangat mudah terpengaruh dengan realitas hidup yang bermasalah. Ketika perjalanan hidup tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka pikiran akan memiliki masalah dan beban yang berat. Pikiran yang bermasalah akan menciptakan stres dan penderitaan. Jika pikiran tidak dikendalikan dalam energi positif, maka kehidupan akan dijalani dalam penderitaan dan kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, pikiran perlu dijaga dan dirawat dalam kegembiraan hidup. Pikiran yang damai, tenang, dan gembira adalah kekayaan sejati. Pikiran yang damai, tenang, dan gembiran adalah sumber kenikmatan hidup. Jangan membiarkan pikiran dikendalikan oleh masalah dan kesulitan hidup. Latih pikiran untuk selalu bersyukur, ikhlas, gembira, dan menerima apa pun kenyataan hidup.

Memiliki pikiran yang indah dalam menghadapi situasi dan keadaan hidup adalah kunci kebahagiaan. Kemampuan untuk menikmati apa pun situasi hidup adalah hadiah terbesar yang ditawarkan kehidupan bagi kita. Jelas, orang yang mampu menikmati hidup dalam situasi apa pun adalah orang yang sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak berdaya untuk mengatasi semua masalah hidup. Keterbatasan dan ketidakmampuan adalah milik setiap manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan untuk membebani pikiran. Pikiran harus dilatih untuk melihat hal-hal indah dalam setiap situasi hidup. Pikiran harus dilatih untuk melihat keindahan dalam masalah yang sedang dihadapi.

Hidup setiap orang terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban. Setiap hari kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Jika semuanya lancar, maka tanggung jawab dan kewajiban dengan mudah dapat dilaksanakan. Persoalannya, hidup itu tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang-kadang, semua rencana dan upaya menciptakan masalah, sehingga kita kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban. Saat tanggung jawab dan kewajiban tidak mampu kita penuhi, maka saat itu pikiran merasa terancam dan menghilangkan rasa damai dalam diri. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka hal pertama yang dirusak adalah kesehatan kita dan juga hilangnya kebahagiaan hidup. Padahal kesehatan kita adalah harta yang paling penting untuk dijaga dan dirawat. Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan kenyataan hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dalam penderitaan hidup.

Sesulit apa pun masalah dan persoalan hidup yang sedang dihadapi semua itu hanya bersifat sementara. Hidup kita ini sementara dan sangat singkat, sehingga tidak perlu dibebani dengan penderitaan yang berlebihan. Kita di dunia ini untuk menikmati maha karya Tuhan dengan gembira dan rasa syukur.Tidak ada apa pun yang kita miliki di dunia ini kecuali rasa gembira dan hati yang damai. Kita hadir ke dunia tidak membawa apa-apa dan akan meninggalkan dunia tanpa membawa apa-apa. Harta kita yang sejati itu dalam bentuk kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesejahteraan, dan keindahan pikiran atas apa pun yang dihadapi. Jadi, ketika ada masalah dan persoalan hidup yang rumit, maka belajar untuk mengalihkan pikiran dari semua masalah dan persoalan hidup. Ketika kita benar-benar sudah tidak berdaya dan tidak mampu, menyerahlah pada kehendak Tuhan dan membiarkan masalah tersebut terselesaikan sesuai kehendak Tuhan.

Setiap hari fokuskan pikiran hanya untuk melihat hal-hal terindah yang membawa sukacita ke dalam hati. Satu masalah hidup tidak boleh merusak jutaan kebaikan hidup yang Tuhan berikan setiap hari kepada kita. Walaupun tanggung jawab dan kewajiban mendesak dengan ancaman, kendalikan dan alihkan pikiran untuk merasakan kedamaian dan ketenangan hidup. Tidak perlu membawa beban yang berat di sepanjang hidup. Biarkan beban itu berada di luar diri kita. Ketika sudah mampu selesaikan beban berat tersebut. Ketika belum mampu isi energi positif sebanyak-banyaknya ke dalam diri dan nikmati keindahan hidup.

Ketika energi positif menguasai pikiran, kecerdasan, ingatan, ego, tubuh, dan emosi kita; maka, batin kita penuh dengan kedamaian, dan semua masalah atau persoalan akan mudah terselesaikan. Nikmati semua proses hidup dalam segala situasi dengan kesenangan dan kesabaran. Miliki niat dan tekad untuk menjaga kedamaian hati dan pikiran yang tenang saat menghadapi apa pun persoalan hidup. Katakan kepada diri sendiri bahwa hidup ini singkat dan sementara, sehingga tidak boleh dibiarkan dalam penderitaan dan kekacauan. Kuatkan energi positif di dalam diri untuk menenangkan situasi kacau dan tingkatkan kekuatan suara hati yang positif untuk menenangkan pikiran yang bermasalah. Pikiran menjadi bermasalah karena dia pikir bahwa hidup ini akan berjalan sesuai rencana dan keinginannya. Perlu dipahami bahwa hidup tidak akan pernah berjalan sesuai keinginan. Ketidakpastian dan kesulitan akan hadir untuk merubah jalan hidup dari keinginan menuju kenyataan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGGUNAKAN EMPAT KEKUATAN DENGAN BIJAK

“Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati.”~Djajendra

Setiap orang memiliki anugerah dalam bentuk pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego. Keempat anugerah ini menentukan cara kita menjalani hidup. Keempat anugerah ini adalah kekuatan yang menentukan jalan hidup kita. Jika kita tidak memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dalam menggunakan keempat anugerah ini, maka kita selalu terjebak dalam kehidupan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan hati. Jadi, kita harus sadar dan mau belajar lebih banyak lagi tentang diri kita sendiri. Semua persoalan hidup muncul karena kita tidak mampu memahami diri kita sendiri. Memperhatikan diri sendiri artinya memperhatikan pikiran, ingatan, kecerdasan, ego, dan tubuh kita dengan sungguh-sungguh. Kebahagiaan dan kedamaian hidup bukan bersumber dari luar diri kita, tetapi dari kemampuan kita untuk mengelola keempat kekuatan di dalam diri dengan bijaksana.

Pikiran, kecerdasan, ingatan, dan ego adalah empat kekuatan yang membentuk jati diri kita. Keempatnya berada di dalam diri kita. Walaupun keempatnya berada di dalam diri kita, tetapi mereka berbeda dan masing-masing menjalankan fungsinya secara otomatis. Keempatnya bisa kita kendalikan dan menjaganya dalam keharmonisan jika kita memiliki kesadaran tingkat tinggi. Kesadaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan adalah kunci untuk memanfaatkan keempat anugerah tersebut bagi kehidupan kita yang indah dan damai. Jika keempat kekuatan itu tidak harmonis di dalam diri kita, maka hidup kita penuh dengan tekanan dan permasalahan yang berat. Semua hal kecil akan kita jadikan sebagai masalah dalam hidup kita, sehingga akhirnya hari-hari kita akan terbuang sia-sia dalam penderitaan dan kekurangan. Oleh karena itu, kita harus benar-benar memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kebahagiaan hidup kita.

Kita harus mengenal diri kita sendiri melalui cara kerja pikiran kita, cara kerja kecerdasan kita, cara kerja ingatan kita, dan cara kerja ego kita. Kita juga harus memahami dan memiliki pengetahuan untuk mengelola keempat kekuatan tersebut agar memberikan kebahagiaan dan keindahan bagi hidup kita. Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, adalah produk yang dihasilkan dari keharmonisan keempat kekuatan tersebut. Pikiran memiliki kekuatan untuk memproyaksikan tujuan atau visi. Kecerdasan memiliki kekuatan untuk melakukan analisis dan menarik kesimpulan. Ingatan mengingat kembali semua informasi dan pengetahuan yang tersimpan di alam bawah sadar dan alam sadar kita. Ego mewakili kepentingan diri sendiri dan juga mewakili motivasi diri agar tujuan dan keinginan bisa segera diwujudkan. Mengenal diri sendiri dan berdialog dengan diri sendiri menjadi sangat penting agar keempat kekuatan tersebut dapat kita manfaatkan dengan bijak dan optimal. Jadi, setiap hari kita perlu memberikan perhatian yang besar untuk meningkatkan kualitas dari keempat kekuatan tersebut. Karena waktu kita terbatas, maka kita harus mengurangi pemborosan waktu untuk hal-hal yang tidak penting dari luar diri kita. Fokuskan hidup ke dalam diri dan temukan diri sejati. Hanya diri sejati yang mampu menguatkan kesadaran untuk menciptakan keseimbangan dan keharmonisan di dalam dirinya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 18032019

Ketika masalah mengepung hidupmu, jangan putus asa, lakukan apa yang mampu kamu lakukan hari ini. Percayakan kepada Tuhan tentang ketidakberdayaanmu untuk menyelesaikan masalahmu.~Djajendra

Pertanyaan yang berkualitas menciptakan kehidupan yang berkualitas. Orang-orang sukses mengajukan pertanyaan yang lebih baik, dan sebagai hasilnya, mereka mendapatkan jawaban yang lebih baik.~ Anthony Robbins

Pikiran yang tidak kreatif dapat menemukan jawaban yang salah, tetapi dibutuhkan pikiran yang sangat kreatif untuk menemukan pertanyaan yang salah.~ Anthony Jay

Jika Anda mengambil seratus persen tanggung jawab untuk keadaan Anda sekarang, hari esok yang lebih cerah adalah kemungkinan yang pasti. ~ Sadhguru

Jika pintu persepsi dibersihkan, semuanya akan muncul … apa adanya, tak terbatas.~ William Blake

Ilmu pengetahuan dan mistisisme adalah garis yang bertemu. Ketika kecerdasan yang diperlukan muncul dalam kemanusiaan, keduanya akan bergabung.~Sadhguru

Ketika kita fokus pada klarifikasi apa yang sedang diamati, dirasakan, dan dibutuhkan daripada mendiagnosis dan menilai, kita menemukan kedalaman kasih sayang kita sendiri.~ Marshall B. Rosenberg

Selalu lihat apa yang dapat Anda lakukan untuk semua orang di sekitar Anda. Rasa persembahan inilah yang akan membuat Anda bersinar. ~ Sadhguru

Lebih baik mengubah diri sendiri dari dalam daripada ingin mengubah hal-hal di luar diri yang sebenarnya tidak bisa diubah.~Djajendra

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN ADALAH GAYA HIDUP

“Kebahagiaan kita itu pilihan dari kesadaran hidup kita.”~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah tujuan hidup atau pencapaian. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang menciptakan kenyamanan emosional dan keadaan pikiran, yang selalu merasa nyaman dengan segala keadaan dan situasi hidup. Intinya, kalau ingin bahagia tidak menunggu sesuatu atau tergantung kepada sesuatu. Kebahagiaan adalah gaya hidup yang mengalir dari dalam diri melalui pikiran dan emosional yang merasa nyaman di sepanjang proses hidup. Pikiran dan emosi tidak akan menanggapi tantangan hidup secara serius, tetapi kesadaran dimunculkan untuk menjaga diri agar selalu bahagia dan damai hidupnya. Untuk bisa membangun kesadaran, kita harus terbiasa berdialog dengan diri sendiri, memiliki waktu satu atau dua jam sehari untuk mengenal diri sendiri secara mendalam. Mengenal diri sendiri dan memelihara kesadaran murni diri adalah realitas yang diperlukan untuk memiliki kebahagiaan sebagai gaya hidup.

Ketika pikiran kita terjebak dalam stres, ketakutan, marah, kesal, atau khawatir; maka kita merasa tidak nyaman. Keadaan emosional yang tidak nyaman ini akan mengambil kebahagiaan kita dan menciptakan penderitaan bagi hidup kita. Kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita sebagai manusia tidak mungkin menjalani hidup yang mulus-mulus saja. Kadang situasi sulit harus kita hadapi dan sering sekali kita merasa tidak berdaya. Perasaan tidak berdaya dalam situasi sulit pasti membuat pikiran dan emosional tidak nyaman dan tidak aman. Persoalan-persoalan seperti: krisis keuangan, penghinaan, pengkhianatan, cemburu, penyakit, kemarahan, hubungan yang saling bertentangan, ketidakmampuan, tidak ada pengertian, ancaman, dan berbagai situasi yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita pasti akan membuat pikiran dan emosional menjadi tidak nyaman. Jelas, semua situasi negatif ini akan membuat hidup kita tidak bahagia dan penuh penderitaan.

Ketika kita memutuskan bahagia sebagai gaya hidup kita, maka kita harus menjaga diri kita agar tidak dimasuki oleh kekuatan negatif dari sumber mana pun. Kesadaran dan mental yang terlatih untuk menerima berbagai situasi dan persoalan hidup, serta tidak membiarkannya masuk ke dalam pikiran dan emosional menjadi kunci kebahagiaan hidup. Tugas kesadaran kita adalah menjaga kebahagiaan hidup kita, sehingga situasi yang tidak baik dan orang-orang yang membawa energi negatif ke dalam hidup kita harus diblokir. Semua berita, persoalan, tekanan, masalah, dan kemarahan yang bersumber dari luar diri; tidak boleh memasuki pikiran dan emosional kita. Karena kita sudah memilih kebahagiaan sebagai gaya hidup; maka, kita tidak boleh membiarkan emosi kita khawatir, terluka, takut, marah, gelisah, atau stres. Semua perasaan dan realitas di dalam diri kita adalah ciptaan kita, pilihan kita. Jadi, kebahagiaan hidup itu adalah pilihan kita sendiri, bukan bersumber dari luar diri kita.

Dalam keadaan yang paling menantang, dalam situasi yang paling sulit, jangan membiarkan rasa takut menguasai diri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kita sebagai manusia sesungguhnya tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan dari Tuhan. Jadi, minta tolonglah sama Tuhan, tidak perlu berharap pertolongan dari siapa pun. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita saat kita berada dalam situasi yang sangat sulit. Ketika kita sudah menyerah pada kehendak Tuhan dan menerima apa pun keputusannya, maka pikiran dan emosional kita bisa berdamai dengan realitas hidup. Kebahagiaan tidak bersumber dari harta, uang, hubungan, jabatan, kekuasaan, kesenangan; tetapi, bersumber dari keyakinan kita yang mendalam bahwa Tuhan selalu membantu hidup kita, sehingga kita tidak perlu khawatir atau takut dengan keadaan hidup yang sulit.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI MASA SULIT DENGAN TEKUN DAN DISIPLIN

“Tidak boleh ada jalan untuk kembali sampai kita mendapatkan impian kita.”~Djajendra

Masa sulit bisa datang kepada siapa saja. Sebuah solusi yang ditemukan dimasa lalu bisa menjadi sebuah masalah pada saat sekarang. Ketika kerja keras dan perjuangan tidak menghasilkan apa-apa, menjadikan kita semakin tidak berdaya, maka jangan putus asa, tetap tenang untuk melewati masa sulit. Ketekunan adalah satu hal yang dibutuhkan saat menghadapi masa sulit. Biasanya, pikiran negatif akan mencoba menciptakan perasaan khawatir, takut, tak berdaya, cemas, dan semua rasa yang mencoba membuat kita terjebak dalam ketidakmampuan. Ketika energi negatif mencoba menguasai diri kita, maka bangkitlah dengan kepositifan dan optimisme, kepercayaan pada Tuhan dan iman pada diri sendiri yang memungkinkan ketekunan dan memungkinkan kita untuk tidak menyerah.

Apa pun peristiwa hidup yang sedang kita alami tidak lebih dari pertarungan antara energi positif dengan energi negatif. Diri kita tidak boleh hilang dalam keraguan dan ketakutan. Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur dengan semua keadaan, kemudian mengutamakan dulu untuk membangun kekuatan diri sendiri. Biarkan semua ketidakmampuan dan masalah itu berada di luar diri kita. Jangan pernah membiarkan masalah masuk ke dalam rasa dan pikiran kita. Ketenangan dan keyakinan bahwa Tuhan pasti memberikan jalan keluar haruslah menjadi kekuatan untuk menemukan solusi yang tepat.

Untuk menemukan solusi yang tepat kita harus memiliki ketekunan, disiplin, ketenangan, keyakinan, dan kepercayaan diri. Biasanya, ketika ada masalah dalam kesulitan yang sedang kita hadapi, masalah tersebut akan hadir untuk meneror dan menakut-nakuti kita. Jika kita memberikan perhatian berlebihan kepada hal-hal negatif tersebut, maka kita kehilangan kemampuan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Oleh karena itu, jangan melayani masalah tersebut sampai diri kita kuat dan tenang untuk menyelesaikan masalah tersebut. Untuk membuat diri kita kuat, kita harus menjadi lebih tekun dan disiplin agar menemukan solusi yang tepat bagi kesulitan yang kita hadapi. Ketekunan adalah kunci untuk menemukan solusi. Ketekunan membutuhkan ketenangan dan kepercayaan diri yang kuat. Ketegaran, kesabaran, ketenangan, menggantungkan hidup kepada Tuhan, dan keyakinan yang kuat bahwa Tuhan pasti membantu adalah fondasi untuk menemukan solusi.

Ketulusan untuk menyelesaikan semua masalah memungkinkan kita untuk meningkatkan ketekunan dan disiplin. Semangat dan motivasi yang hebat diperlukan saat menghadapi masa sulit. Mental yang hebat untuk bertahan dan sekaligus bangkit menghadapi masa sulit adalah kekuatan yang kita perlukan. Tidak ada yang mustahil untuk mencapai apa yang kita impikan. Masa sulit hanya menguatkan mental dan meningkatkan kepercayaan diri untuk kehidupan di level yang lebih tinggi. Jangan pernah berpikir tidak mampu. Jangan pernah mengatakan tidak bisa mencapai. Jangan pernah membiarkan pikiran negatif mendominasi perasaan kita. Jangan pernah membiarkan hal apa pun menjadi penghalang untuk kemajuan diri kita. Jangan pernah membiarkan pikiran berpikir bahwa Tuhan tidak membantu kita. Kita kalah ketika kita menyerah dan tidak berusaha, tetapi selama kita tekun dan memiliki disiplin yang tinggi, kita memiliki harapan untuk mencapai semua cita-cita kita.

Ketekunan diperlukan agar kita terus bergerak maju menuju tujuan hidup kita. Ketekunan diperlukan agar kesulitan dan masalah tidak melemahkan diri kita. Tidak boleh ada upaya untuk berhenti di tengah jalan. Tidak boleh ada jalan untuk kembali sampai kita mendapatkan impian kita. Keyakinan, ketekunan, kegigihan dan perjuangan yang terus-menerus akan menuai hasil yang kita inginkan. Ketulusan untuk mengerjakan pekerjaan sebagai ibadah akan memberi kesuksesan bagi hidup kita. Semua keberhasilan dapat kita capai melalui ketekunan dan disiplin. Kesulitan dan masalah tidak pernah permanen, mereka akan hilang saat kita lebih kuat dari mereka.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERUBAHAN ADALAH HUKUM KEHIDUPAN

“Ketika kita berada di puncak kejayaan, kita harus ingat bahwa kejayaan tersebut tidak untuk selamanya.”~Djajendra

Satu-satunya yang pasti dalam hidup adalah perubahan. Tidak ada yang abadi dalam hidup kita. Kita semua hidup dalam perubahan. Apa pun yang kita miliki atau yang tidak kita miliki hari ini mungkin tidak kita miliki atau kita miliki di masa depan. Kita tidak perlu khawatir akan kehilangan sesuatu karena sesungguhnya kita tidak pernah memiliki apa pun. Apa yang ada akan hilang, apa yang tidak ada akan datang. Jabatan akan datang dan juga akan hilang. Kekuasaan akan datang dan juga akan hilang. Usia muda akan datang dan juga akan hilang. Kita lahir ke dunia tidak membawa materi apa pun. Semua materi, jabatan, kekuasaan yang kita miliki kita dapatkan dari kehidupan yang tidak abadi. Kita setiap hari berubah menuju ke hal-hal baru yang mungkin belum pernah kita alami.

Ketika kita berada di puncak kejayaan, kita harus ingat bahwa kejayaan tersebut tidak untuk selamanya. Masa ketenaran akan datang dan hilang. Masa kejayaan akan datang dan hilang. Semua prestasi dan kebanggaan yang kita dapatkan akan hilang. Apa yang naik harus turun, apa yang turun harus naik. Mungkin hari ini Anda sedang menjadi pusat perhatian, tetapi suatu waktu orang-orang sudah tidak mengenal siapa Anda. Kita boleh berharap dan berangan-angan tentang hal apa pun, tetapi kehidupan kita yang tidak abadi memiliki caranya untuk menciptakan jalan hidup bagi kita.

Setiap saat kita harus mempersiapkan mental yang kuat untuk menghadapi periode kehidupan yang membuat kita berada dalam ketidakmampuan dan ketidakberdayaan. Tidak selamanya kita mampu mempertahankan keberuntungan atau kesuksesan yang sudah kita miliki. Kehidupan selalu berubah dengan berbagai kejutan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Kehidupan tidak seperti angan-angan kita. Kehidupan adalah kejutan yang tak pernah direncanakan atau diangan-angankan sebelumnya. Jalan hidup kita menuju tujuan adalah ketidakpastian. Jadi, jangan berharap segala sesuatu akan berjalan mulus seperti angan-angan kita. Ketidakpastian pasti memunculkan tantangan dan peluang. Jika kita mampu menerima ketidakpastian dengan mental yang hebat, maka kita tidak akan terjebak dalam stres dan perasaan putus asa.

Jangan terlalu asyik di dalam jabatan, kekuasaan, ketenaran, dan kejayaan saat ini. Sebab, semua itu akan hilang dan berakhir. Semua itu pernah dimiliki oleh orang lain di masa lalu, sekarang mungkin milik Anda, tetapi semua itu akan menjadi milik orang lain di masa depan. Suatu saat Anda akan menjadi masa lalu dan dilupakan oleh orang-orang. Perubahan selalu abadi dan kita harus siap menerima perubahan dengan tenang dan ikhlas.  Kemenangan akan berubah menjadi kekalahan jika kita membangga-banggakan kemenangan itu di sepanjang hidup. Tidak ada yang abadi, kita perlu melepaskan apa pun yang kita dapatkan, serta selalu hidup dalam kesederhanaan dan kerendahan hati. Diri kita dan hidup kita adalah ketidakkekalan. Kita setiap saat sedang berubah dan perubahan itu abadi bagi hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com