PROGRAM CAPACITY BUILDING “MOTIVASI PIKIRAN POSITIF” 1 HARI 2018

PROGRAM CAPACITY BUILDING “MOTIVASI PIKIRAN POSITIF” 1 HARI 4 JAM

TEMA: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN HIDUP LEBIH BAHAGIA

“Jika Anda Dapat Mengendalikan Pikiran Negatif Anda Sejak Dini, Maka Akan Lebih Mudah Bagi Anda Untuk Menghentikannya Sebelum Dia Membawa Anda Ke Dalam Masalah Besar.”~Djajendra

DESKRIPSI

Pikiran adalah sesuatu yang menggerakan hidup untuk menjadi bahagia atau tidak bahagia. Bila pikiran tidak terkendali, maka hidup pun akan menjadi tidak terkendali. Bila pikiran mampu dikendalikan dan diarahkan sesuai harapan, maka pikiran akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membuat diri mencapai harapan dan impian dalam kebahagiaan abadi.

Fakta kehidupan menghadirkan dua jenis pikiran, yaitu pikiran positif dan pikiran negatif. Pikiran positif dihasilkan dari nilai-nilai kehidupan positif, dan akan menjadi sumber kebahagiaan dan kedamaian hidup. Sedangkan pikiran negatif dihasilkan dari nilai-nilai kehidupan negatif, dan akan menjadi sumber ketidakdamaian dan ketidakbahagiaan hidup.

Ketika Anda sadar untuk bekerja keras dan bertindak agar pikiran negatif selalu terkecilkan, maka Anda akan mampu menjinakkan pikiran negatif Anda. Lalu, membuatnya menjadi pikiran positif dan meraih sumber kebahagiaan hidup Anda.

Untuk meyakinkan Anda bahwa pikiran negatif merupakan sumber penderitaan dan ketidakbahagiaan hidup, Anda dapat belajar dari memperhatikan saat Anda mengalami pikiran negatif. Saat pikiran negatif menguasai isi kepala Anda, maka Anda pasti akan terlempar ke dalam kekhawatiran, ketakutan, mengasihani diri sendiri, benci, dendam, serakah, tidak ikhlas, sombong, meremehkan, tidak mempercayai, marah, dan banyak hal-hal negatif lainnya. Dampaknya, semua hal-hal negatif dalam pikiran Anda itu akan menguras kesehatan jiwa dan tubuh Anda, serta membuat Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan suasana hati yang tidak damai dan penuh dengan hal-hal negatif perusak kebahagiaan hidup.

Ketika pikiran negatif menguasai kehidupan Anda, maka mulailah dengan energi tenang dan sabar, lalu berlatihlah setiap hari untuk membiasakan pikiran Anda dengan nilai-nilai kehidupan positif. Cobalah untuk tidak memiliki reaksi emosional untuk setiap pikiran negatif yang muncul. Diamkan pikiran negatif dalam rasa syukur, jiwa besar, memaafkan, terima kasih, ikhlas, peduli, cinta, dan toleransi. Jangan pernah berniat melawan atau pun memberantas pikiran negatif. Sebab, setiap reaksi keras Anda terhadap pikiran negatif akan membuat nilai-nilai negatif memperkuat dirinya secara otomatis untuk melawan diri Anda. Ingat bahwa Anda adalah apa yang Anda pikirkan dan lakukan. Oleh karena itu, berpikirlah tentang kebaikan, keindahan, dan hal-hal positif yang membuat hati Anda damai dan tenang. Biasakan pikiran Anda untuk hanya bersahabat dengan sumber kebaikan hidup, dan menjauhkan diri Anda dari sumber ketidakbaikan hidup.

Jika Anda dapat mengendalikan pikiran negatif Anda sejak dini, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menghentikannya sebelum dia membawa Anda ke dalam masalah besar. Pikiran negatif seringkali muncul dari hal-hal kecil yang kelihatannya sangat remeh, tapi hal-hal kecil yang remeh itu akan menjadi sesuatu yang mulai tumbuh, dan suatu ketika dari masalah kecil akhirnya dia dapat menjadi masalah besar yang membuat hidup Anda jauh dari kedamaian dan kebahagiaan. Hentikan pikiran negatif semenjak dia masih sangat kecil, dan jangan pernah membiasakan pikiran Anda untuk bersahabat dengan nilai-nilai kehidupan negatif yang jauh dari sumber kebaikan hidup.

Pastikan Anda cerdas dan memiliki kejernihan hati untuk menilai tentang baik dan tidak baiknya pemikiran Anda. Kejujuran Anda terhadap diri sendiri harus dilengkapi dengan nilai-nilai keyakinan hidup Anda yang penuh dengan cinta, toleransi, empati, dan kontribusi buat kemanusiaan dalam keragaman hidup. Pengalaman paling negatif tidak didasarkan pada realitas. Jadi tanyakan pada diri sendiri, “Apakah pikiran Anda itu 100% benar?” Biasanya ini akan membantu Anda untuk memecah makna dari pikiran yang sedang berputar dalam kepala Anda.

Setiap hari carilah cara untuk meningkatkan pikiran positif. Lakukan interospeksi diri melalui perenungan dan doa, buktikan melalui kekuatan integritas diri Anda untuk memastikan bahwa pikiran yang sedang dalam kepala Anda itu adalah pikiran positif yang menghasilkan kebaikan buat kehidupan secara umum, dan buat diri Anda secara khusus.

Jangan menyalahkan diri sendiri atau orang lain atas masih berkeliarannya pikiran negatif dalam kepribadian Anda. Pastikan Anda mampu menahan diri untuk tidak menyalahkan diri sendiri atau pun orang lain ketika Anda mendapati diri Anda berpikir negatif. Saat pikiran negatif menguasai Anda, perkuat pikiran positif melalui afirmasi kata-kata positif dari kesadaran diri terdalam Anda.

Hidup adalah sebuah latihan yang berkelanjutan untuk seumur hidup. Jadi pikiran negatif bisa hadir dari waktu ke waktu untuk menggoda sifat baik Anda. Hanya Anda yang menyadari dan memilih untuk tidak mendengarkan semua dari pikiran negatif tersebut, akan mampu melanjutkan hidup bersama pikiran positif untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda.

Program empat jam ini memotivasi peserta untuk merawat kekuatan pikiran positif. Bila pikiran positif terawat dan terjaga dengan baik, maka sangat mudah untuk mendapatkan kebahagian, hubungan baik, kinerja yang produktif, perilaku yang saling menguatkan di tempat kerja, serta menghindarkan diri dari risiko dan bahaya pikiran negatif.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola dan merawat pikiran positif agar dapat menurunkan stres, meningkatkan kesehatan, meningkatkan kinerja, meningkatkan hubungan baik, meningkatkan karir, dan meningkatkan kebahagiaan.
  2. Berpikir positif dapat meningkatkan fokus pada pekerjaan dan mengurangi kelalaian kerja.
  3. Berpikir positif dapat meningkatkan sikap, perilaku, dan perbuatan positif.
  4. Berpikir positif dapat meningkatkan keterampilan emosional positif, dan kemampuan untuk merespon konfrontasi/konflik dengan energi positif.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memahami pikiran positif sebagai sumber kebahagiaan dan kebaikan hidup.
  2. Memahami bagaimana diri berpikir negatif dan cara untuk menghentikan kebiasaan pikiran negatif.
  3. Mencegah eskalasi pikiran negatif.
  4. Komunikasi positif dan mengendalikan emosi negatif.
  5. Menanggapi konflik dengan pikiran positif.
  6. Berpikir positif dan menjaga keseimbangan emosional diri.
  7. Menguasai energi positif dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  8. Tulus memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  9. Kepribadian positif dalam empati dan toleransi kehidupan.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

TEMA: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN HIDUP LEBIH BAHAGIA

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan Bahaya pikiran negatif
  2. Baik dan buruk dari pikiran positif
  3. Pikiran menghasilkan emosi
  4. Pikiran positif menurunkan stres dan meningkatkan kegembiraan
  5. Memahami mindset dan siklus ketahanan diri
  6. Peristiwa dan urutan kejadian yang memicu pikiran negatif
  7. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif
  8. Empati dan toleransi untu meningkatkan komunikasi positif
  9. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif
  10. Cara meningkatkan kualitas emosional positif
  11. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik
  12. Menggunakan energi positif  dalam mengelola konfrontasi
  13. Berpikir positif meningkatkan fokus pada pekerjaan
  14. Cara menciptakan lingkungan kehidupan yang positif
  15. Pikiran positif menurunkan tekanan kerja
  16. Berpikir positif, melihat sukses, merasakan kebaikan, berurusan dengan panik, dan fokus untuk lebih baik
  17. Berpikir positif dan tidak merasa gentar dengan kompetisi
  18. Menanam nilai-nilai positif di dalam hati nurani
  19. Merasakan bahagia dan menikmati kehidupan yang harmonis
  20. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain
  21. Menguatkan energi positif dan mengecilkan energi negatif
  22. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif

UNTUK TRAINING HUBUNGI: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI PROGRAM ½ HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI PROGRAM ½ HARI 2018

DESKRIPSI

Perubahan adalah pasti dan tidak ada sesuatu apapun yang sifatnya permanen di dalam hidup ini. Kemajuan hanya didapatkan melalui perubahan. Pertumbuhan hanya didapatkan melalui perubahan. Jangan membiarkan diri Anda memahami perubahan dengan kegelisahan dan ketakutan. Perubahan hadir untuk memperbaiki kehidupan Anda, serta menjadikan organisasi Anda unggul dalam pelayanan dan kinerja.

Setiap organisasi yang sukses selalu beradaptasi untuk mengikuti dunia yang berubah. Dan perlu dipahami bahwa setiap pegawai di dalam sebuah organisasi adalah instrumen perubahan yang diinginkan. Artinya, perubahan yang diinginkan oleh organisasi haruslah dimulai dari setiap individu pegawai di semua tingkatan untuk mengeksplorasi solusi baru dengan misi sesuai kebutuhan masa depan organisasi.

Perubahan di dalam organisasi akan berlangsung dengan sempurna bila setiap individu pegawai menyiapkan kualitas, inovasi, tindakan, pelayanan, serta perilaku kerja yang antusias dan produktif di luar zona nyaman. Untuk itu, setiap pegawai harus benar-benar secara mendalam mengetahui dan memiliki kapasitas untuk mengerjakan hal-hal apa yang harus diubah. Pegawai juga harus antusias dan siap bekerja di wilayah transisi dan fokus untuk mencapai perubahan yang diinginkan organisasi. Hal terpenting, secara pribadi setiap pegawai memiliki kesadaran dan semangat untuk ingin berubah dan membantu perubahan di dalam organisasi dengan sepenuh hati. Jadi, perubahan tidak hanya dalam konsep ataupun analisis akademis, diperlukan keinginan batin dan motivasi diri yang kuat dari setiap individu pegawai untuk berubah, sehingga energi positif dari kemauan diri sendiri yang kuat untuk perubahan mampu menjadi kekuatan yang hebat untuk perubahan di dalam organisasi.

Program motivasi selama ½ hari ini meningkatkan aliran kesadaran dan pikiran untuk berubah. Materi motivasi perubahan organisasi ini mendorong kemajuan pegawai untuk terlibat dalam perubahan, serta memiliki dampak langsung terhadap kinerja yang ingin dicapai oleh organisasi.

TUJUAN

  1. Memberikan motivasi perubahan organisasi kepada pegawai, sehingga pegawai sadar dan mengerti bahwa dirinyalah sebagai instrumen perubahan yang diinginkan oleh organisasi.
  2. Membuat pegawai sadar bahwa hal-hal di dalam organisasi tidak berubah kecuali dirinya berubah.
  3. Membuat pegawai melihat ke dalam dirinya sendiri untuk melihat kesuksesan yang diinginkan dalam perubahan organisasi.

MANFAAT PELATIHAN

Melalui kelas motivasi perubahan ini, peserta memahami langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas dirinya agar dapat terlibat dan menikmati perubahan. Peserta juga menjadi lebih sadar untuk menjalani semua program perubahan di dalam organisasi, serta membuat dirinya terbiasa atau membiasakan terhadap hal-hal baru sesuai keinginan perubahan. Peserta mampu menjalani kehidupan kerja sesuai hasil perubahan dan berkembang untuk mencapai kinerja terbaik. Selanjutnya, peserta sadar untuk bekerja dengan memprioritaskan hal-hal terpenting sehingga mampu memberikan perhatian dan fokus selama jam kerja untuk membantu perubahan. Akhirnya, peserta mampu menulis daftar tugas yang harus segera diselesaikan pada saat ini, dan daftar tugas yang harus tuntas dikerjakan untuk besok, dan selanjutnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI SELAMA 1/2 HARI

TOPIK: MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI

Sub Bahasan

  • Memahami perubahan yang diinginkan organisasi.
  • Mampu mendefinisikan strategi perubahan yang tepat.
  • Mengelola isi hati, pikiran perubahan, dan kesadaran untuk berubah.
  • Berkomunikasi untuk membangun dukungan terhadap perubahan.
  • Menjadi energi perubahan di lingkungan organisasi yang siap berubah
  • Membangun persepsi dan keyakinan untuk sukses dalam perubahan.
  • Membersihkan keraguan, kegelisahan, ketakutan, dan menguatkan optimisme.
  • Menyiapkan sumber daya perubahan.
  • Mengumpulkan data dan fakta.
  • Mengevaluasi dan beradaptasi.
  • Menguatkan partisipasi dan dukungan.
  • Menguatkan kolaborasi dan koordinasi.
  • Mental yang siap membiasakan hal-hal baru sebagai perilaku kerja.
  • Mudah beradaptasi, menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang.
  • Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  • Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  • Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99

PELATIHAN SERVICE EXCELLENCE DAN HOSPITALITY PROGRAM 4 JAM 2018

PELATIHAN SERVICE EXCELLENCE DAN HOSPITALITY PROGRAM 4 JAM 2018

DESKRIPSI

Untuk memberikan pelayanan berkualitas, Anda harus menemukan diri terbaik Anda. Tanpa diri terbaik, Anda tidak mungkin bisa memberikan pelayanan berkualitas. Jiwa yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, dan kondisi tubuh yang bugar, adalah fondasi untuk memberikan pelayanan terbaik.

Semakin tinggi kesadaran Anda untuk mengembangkan karakter dan kepribadian positif, semakin Anda tampil nyata dengan perilaku terbaik untuk memberikan pelayanan berkualitas. Mulailah dengan menata dan mengelola diri Anda dengan nilai-nilai positif, lalu tingkatkan disiplin dan ketekunan Anda agar nilai-nilai positif tersebut menjadi sikap dan perilaku di dalam pelayanan.

Ketika Anda menemukan diri terbaik dan yang paling ikhlas untuk memberikan pelayanan pelanggan, maka Anda mampu memetakan dan menggambarkan semua aspek tak terlihat dalam pelayanan. Dalam hal ini, Anda mampu menggunakan empati dan hati nurani dengan baik, untuk melayani kebutuhan dan harapan pelanggan dengan perilaku profesional. Di persepsi pelanggan; jiwa Anda pun akan terlihat bersih, ikhlas, dan sopan dalam melayani mereka. Menemukan diri tertinggi Anda yang ikhlas dan melayani dengan penuh tanggung jawab adalah jantung dari pelayanan yang berkualitas.

Jiwa Anda yang baik dalam pelayanan pelanggan meninggalkan rasa kagum pelanggan pada Anda dan perusahaan Anda. Sikap, perilaku, senyum, kata-kata, bahasa tubuh, pelayanan, dan respon Anda yang cepat selalu menjadi kenangan indah bagi pelanggan. Jiwa Anda yang baik terlihat sangat menakjubkan dan menyentuh hati pelanggan. Oleh karena itu, miliki kesadaran bahwa Anda sangatlah penting dan menentukan dalam memberikan pelayanan publik terbaik di instansi Anda. Anda di terima bekerja di instansi Anda untuk bisa memberikan pelayanan publik terbaik. Anda wajib menjalani kehidupan kerja sehari-hari dengan sikap, perilaku, dan karakter yang melayani pelanggan dan instansi dengan sepenuh hati.

Pelayanan itu ada yang terlihat dan ada yang tidak terlihat. Semua yang terlihat secara fisik mudah diperbaiki, tetapi semua yang tak terlihat hanya bisa diperbaiki melalui kesadaran dari jiwa yang baik. Jiwa yang baik mampu merasakan apa yang dirasakan oleh pelanggan, mampu melihat apa yang dikhawatirkan oleh pelanggan, mampu menyentuh hati pelanggan, mampu mendengarkan bahasa tubuh pelanggan, mampu mencium segala bau yang melekat dalam jiwa pelanggan. Jiwa yang baik mampu mengungkapkan kebenaran dan kebaikan di sepanjang waktu pelayanan.

Pelayan pelanggan harus mampu menciptakan energi baik dalam diri Anda untuk bisa ditularkan ke luar diri Anda. Semakin tinggi kualitas internal diri Anda, semakin bagian yang tak terlihat dari diri sendiri memantulkan kebaikan ke luar diri. Jauh di dalam diri Anda yang baik tercipta energi positif, untuk memberikan pelayanan berkualitas tinggi bagi setiap pelanggan.

Ketika Anda berhubungan dengan pelanggan, tidak hanya fisik dan sistem yang terhubung, tetapi juga jiwa baik Anda terhubung. Bila jiwa baik itu tidak ada, maka fisik dan sistem yang hebat pun akan terlihat tidak menyenangkan hati pelanggan. Pelayanan tidak hanya didominasi oleh pemikiran rasional, tetapi juga membutuhkan kesadaran jiwa baik secara spiritual, untuk bisa memberikan pelayanan yang melampaui keterbatasan fisik dan sistem yang ada.

Jiwa yang baik untuk pelayanan pelanggan terbaik hanya dapat diberikan oleh Anda yang hidup dari diri tertinggi Anda. Diri Anda yang lebih tinggi bukan hanya bagian dari Anda, tetapi merupakan bagian dari sistem dan budaya organisasi. Segala sesuatu yang terbaik dari Anda selalu terlihat di dalam budaya organisasi. Semua yang terbaik dari diri Anda mengalir untuk membentuk budaya kerja yang kuat dan unggul, dan semua ini dapat dirasakan oleh stakeholder.

Pelatihan selama 4 jam ini memperkenalkan prinsip-prinsip inti dari pelayanan prima . Bagaimana customer service dapat menangani dan mempengaruhi pelanggan untuk tujuan pencapaian kinerja individu, kinerja tim, dan kinerja perusahaan. Bagaimana customer service berkomunikasi, menjadi profesional dalam pelayanan, cara mendapatkan rasa hormat, meningkatkan hubungan pelanggan dan mendapatkan keuntungan yang kompetitif secara keseluruhan melalui keunggulan layanan. Menyediakan layanan pelanggan terbaik adalah apa yang akan membuat pelanggan datang kembali. Dengan menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik dan mengadopsi sikap baik  yang benar, para peserta pelatihan akan mampu menangani sebagian besar interaksi pelayanan dengan mudah, dan penuh ramah tamah.

Fokus pelatihan adalah bagaimana customer service mampu menyambut pelanggan dengan senyum dan sikap terbaik, serta memberikan pelanggan pengalaman indah yang tak terlupakan sampai kapan pun.

TUJUAN PELATIHAN 

  1. Memberikan pelayanan dari hati yang tulus dengan sepenuh hati.
  2. Melayani pelanggan melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, bahasa tubuh positif, dan tindakan pelayanan dalam sikap baik.
  3. Melayani pelanggan dengan pengetahuan, ketenangan, kegembiraan, kebahagiaan, dan kecintaan pada tugas pelayanan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Selalu memberikan pelayanan dari rasa gembira dan mudah berinteraksi dengan segala jenis perilaku pelanggan.
  2. Bekerja sesuai budaya perusahaan dan mampu mewujudkan pelayanan berkualitas melalui bahasa tubuh, kata-kata, nada suara, senyum, sikap, dan tampilan kepribadian yang praktis untuk memberikan pengalaman indah bagi pelanggan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, icebreaker.

MATERI PELATIHAN SELAMA 4 JAM

  1. Menemukan diri Anda yang terbaik untuk pelayanan terbaik.
  2. Menjadikan diri Anda energi positif untuk dapat memberikan pengalaman yang indah bagi pelanggan.
  3. Pelayanan Anda bersumber dari pengetahuan, ketenangan, kegembiraan, keikhlasan, empati, intuisi, dan rasa cinta.
  4. Memberikan pelayanan sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.
  5. Mendengarkan dan merespon pelanggan dengan tulus.
  6. Kecerdasan emosional untuk menguatkan sikap baik dalam pelayanan
  7. Selalu sukarela dan berpikir positif dalam pelayanan.
  8. Memahami bahwa pelayanan terbaik adalah kunci sukses.

 Untuk Training Hubungi:  0812 8777 083

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

KECERDASAN EMOSIONAL: PERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Personal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Kesadaran Diri; Manajemen Diri; Motivasi Diri; Aturan, Moral, dan Nilai-Nilai Jati Diri; Mengelola Marah; Mengatasi Rasa Takut; Meningkatkan Pengendalian Diri; Manajemen Stres; Kekuatan Berpikir Positif; dan Hidup dalam Kekuatan Pikiran Sadar (Mindfulness).

KECERDASAN EMOSIONAL: INTERPERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Interpersonal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Komunikasi Verbal dan Non Verbal; Manajemen Sosial dan Tanggung Jawab Sosial; Empati, Toleransi, Pengaruh, dan Kecerdasan Sosial; Perilaku, Sikap, Kebiasaan, dan Karakter Saat Berinteraksi dengan Orang Lain; Manajemen Konflik, Manajemen Politik Kantor, Manajemen Tim; Emosi Positif untuk Kolaborasi Kerja.

DESKRIPSI

Orang-orang yang cerdas emosi berkemampuan untuk merespon hidupnya dengan optimis; memahami orang lain dengan lebih baik; menghormati diri sendiri dan orang lain; meningkatkan kualitas harga diri; memahami siklus emosi dan pikiran; berpikir positif; berperilaku yang profesional dan etis; mengatasi ketakutan; mengelola perasaan marah; terbuka dan tidak menyimpan masalah dalam hati; tidak memelihara dendam; termotivasi untuk sukses; suara hati yang penuh kasih; intuisi yang tajam terhadap pekerjaan; mampu mengelola diri sendiri dengan nilai-nilai positif; berkomunikasi dengan baik; memiliki kekuatan manajemen sosial yang andal; memiliki keterampilan mengelola orang lain; bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan baik dengan siapapun; cerdas sosial; berempati; bertoleransi; cerdas berkolaborasi; terhubung dengan sikap baik; serta mampu mengelola hubungan baik yang etis dan profesional dengan stakeholders. Orang-orang yang cerdas emosi mampu menghidupkan hati; mendengarkan kata hati; melihat dengan mata hati; terhubung untuk mencapai kinerja terbaik; mampu bekerja dalam keragaman, perbedaan, dan pengertian terhadap persepsi yang berbeda; serta menjadi energi positif dalam pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

Kecerdasan Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran yang penuh kesadaran.  Ini adalah bagian dari rasionalitas. Emosi cerdas dihasilkan oleh pikiran yang terdidik dan terbiasa dalam nilai-nilai kebaikan. Emosi cerdas tidak dihasilkan oleh pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif. Emosi cerdas yang terkelola dalam nilai-nilai positif selalu produktif dan terkendali, untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Emosi yang cerdas menjadikan karyawan lebih produktif dan berkualitas. Emosi yang cerdas mendorong perilaku menjadi lebih tenang dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan dan pekerjaan. Emosi cerdas mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang optimis dan produktif.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini mengembangkan kualitas kecerdasan emosional karyawan dari sisi personal skillsdaninterpersonal skills. Personal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas dalam diri, sedangkan interpersonal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas di luar diri.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi personal skills dan interpersonal skills. Peserta mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan. Juga, lebih memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri, yang diperkaya oleh nilai-nilai positif.

Memahami suasana hati, emosi, dan efeknya pada orang lain. Mengatur emosi yang tidak mengganggu perilaku. Mengkontrol emosi dan membimbing diri sendiri untuk mencapai kinerja. Menjalin hubungan dengan orang lain dan meningkatkan komunikasi. Memahami perasaan orang lain saat berinteraksi dengan mereka dan menjadi orang yang terpercaya dalam jaringan mereka. Mengelola reaksi dari orang lain dan menciptakan keseimbangan peran kehidupan. Mencegah pembajakan emosi dan mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran positif. Meningkatkan rasa percaya diri dan belajar mendapatkan motivasi. Menghadapi dan menangani rasa takut untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri. Meminimalkan konflik emosional dan mengelola perubahan. Mengakui manfaat fisik dan kesehatan terkait kecerdasan emosional. Mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan belajar bagaimana otak memproses informasi dan emosi. Memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan. Tetap fokus dan menunjukkan bahwa dirinya memperhatikan. Berkomunikasi dengan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain. Mempengaruhi orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial dan membimbing interaksi ke arah pilihan diri sendiri.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta mempelajari bagaimana kompetensi kecerdasan emosional mampu meningkatkan kualitas hidup dan membantu peserta dalam meraih prestasi di tempat kerja. Peserta  belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan. Peserta belajar cara mengadopsi strategi untuk mencegah masuknya emosi negatif ke dalam diri dan cara mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran yang kuat. Peserta belajar cara mengubah pikiran dan mentalitas negatif untuk berpikir positif dan mengurangi kekhawatiran. Peserta belajar  tentang hal-hal yang diperlukan untuk bisa percaya pada diri sendiri dan cara untuk mendapatkan motivasi. Peserta belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri. Peserta belajar cara membantu orang lain dengan  meminimalkan konflik emosional dan mengelola hubungan. Peserta belajar tentang manfaat kecerdasan emosional untuk kesehatan fisik dan mental. Peserta belajar tentang dasar-dasar kompetensi kecerdasan emosional interpersonal skills. Peserta belajar untuk memahami pentingnya interaksi dan komunikasi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif yang penuh empati. Peserta belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain. Peserta belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan. Peserta belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain. Peserta belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif. Peserta belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas. Peserta belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan. Peserta belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya. Peserta belajar cara mengendalikan konflik.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN KECERDASAN EMOSIONAL SELAMA 3 HARI

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – PERSONAL SKILLS

Day 1/ Hari Pertama

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 1: SELF AWARENESS

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan ciri dengan kesadaran diri.
  2. Siklus perilaku pikiran dan perasaan.
  3. Sadar untuk memahami nilai, tujuan, motif, emosi dasar.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 2: SELF MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Teknik dan cara memotivasi diri sendiri.
  2. Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi diri.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 11.00 WIB. SESI 3: HANDLING REACTIONS

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan reaksi emosional.
  2. Akar penyebab reaksi dan strategi untuk menanganinya.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 4: REGULATE YOUR EMOTIONS

Sub Bahasan

  1. Melihat sisi kehidupan yang lain
  2. Manajemen diri di dalam kesadaran diri
  3. Memberi secara ikhlas tanpa menyerah

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 -14.00 WIB. SESI 5: SELF MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Manajemen diri melalui prinsip dan nilai kehidupan positif.
  2. Mencegah masuknya nilai-nilai negatif ke pikiran bawah sadar.
  3. Meningkatkan kualitas diri melalui manajemen waktu  dan manajemen kesehatan diri.

PK 14.00 -15.00 WIB. SESI 6: ANGER MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Urutan peristiwa yang menyebabkan agresi atau marah.
  2. Cara mengontrol kemarahan.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK 15.15 -16.30 WIB. SESI 7: HANDLING FEAR

Sub Bahasan

  1. Mengatasi takut karena konflik, kehilangan identitas, kurangnya keamanan.
  2. Menggunakan rasa takut sebagai alat motivasi.

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 8: MINDFULNESS

Sub Bahasan

  1. Pikiran sadar menjadi penguasa kehidupan.
  2. Fokus dan hidup sepenuhnya pada hari ini.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 9: GAINING CONTROL

Sub Bahasan

  1. Mengatasi pikiran yang tidak stabil.
  2. Menggunakan teknik relaksasi.
  3. Menyatu dan membawa semua bersama.

PK.10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – INTERPERSONAL SKILLS

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 10: VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Fokus Mendengarkan.
  2. Mengajukan Pertanyaan.
  3. Berkomunikasi dengan Fleksibilitas dan Keaslian.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 11: NON-VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik.
  2. Mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, sifat dalam komunikasi.

PK. 12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK. 13.00 – 14.00 WIB. SESI 12: SOCIAL MANAGEMENT AND RESPONSIBILITY

Sub Bahasan

  1. Kecerdasan emosi dalam manajemen sosial dan tanggung jawab sosial.
  2. Mengartikulasikan emosi dengan menggunakan bahasa yang tepat.

PK. 14.00 – 15.00 WIB. SESI 13: MAKING AN IMPACT

Sub Bahasan

  1. Menciptakan kesan pertama yang powerfull.
  2. Mengatasi situasi yang ada dengan tekun dan giat.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.15 – 16.30 WIB. SESI 14: EMPATHY

Sub Bahasan

  1. Empati untuk kolaborasi, memahami orang lain, melayani perusahaan.
  2. Empati untuk menyatu dalam budaya perusahaan dan nilai-nilai kerja.

Day 3/ Hari Ketiga

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 15: TOLERANCE

Sub Bahasan

  1. Menghormati dan menghargai perbedaan.
  2. Perilaku kerja yang andal di dalam keragaman.

PK.09.00 – 10.00 WIB. SESI 16: KECERDASAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan sinyal emosional sosial.
  2. Memahami penularan emosi sosial .

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 17: KESADARAN/KEPEDULIAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Membebaskan emosi diskriminasi.
  2. Cara mencapai perhatian bersama.

PK.11.00 – 12.00 WIB. SESI 18: PENGARUH

Sub Bahasan

  1. Memahami kekuatan pengaruh.
  2. Pedoman perilaku pengaruh.

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 19: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Profesionalisme untuk memahami politik kantor.
  2. Tidak berpartisipasi dalam gosip.
  3. Menghindari konflik dalam politik kantor.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 20: PERILAKU KERJA YANG ETIS DAN BERINTEGRITAS

Sub Bahasan

  1. Fungsi etika dalam kecerdasan emosional.
  2. Peran integritas diri dalam kecerdasan emosional.
  3. Perilaku kerja yang patuh pada tata-tertib kantor.

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083

PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PENDAHULUAN

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Pelatihan etika kerja dan moralitas ini berkonsep dasar untuk meningkatkan kualitas perilaku kerja yang lebih akuntabel, lebih beretika, lebih berintegritas, dan lebih beretos kerja yang unggul. Panduan etika perusahaan dan kode etik kerja tidak boleh berhenti sebatas pada kekuatan normatif, tetapi harus menjadi kekuatan yang hidup di dalam perilaku dan karakter kerja sehari-hari. Pelatihan ini bermaksud membuka kesadaran hati nurani insan perusahan agar mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan tidak baik, serta memiliki karakter kerja yang unggul dalam menghadapi berbagai situasi dan realitas di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN UMUM

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS

  1. Memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu
  5. Memahami peran moral dalam keputusan etis
  6. Membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik
  7. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi
  8. Membahas dampak moral pada etika bisnis
  9. Mengenali tahap perkembangan moral kognitif
  10. Memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk
  2. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif
  3. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif
  4. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul
  5. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif
  6. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi
  7. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS SELAMA 1 HARI 8 JAM

SESI 1: MOTIVASI MORAL DAN MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Moral sebagai fondasi etika
  3. Karakteristik moral dan etika
  4. Sumber moral dan etika
  5. Sifat moral dan etika
  6. Model perilaku moral
  7. Perbedaan antara moralitas dan etika
  8. Nilai-nilai moral dan norma-norma yang mendorong kualitas etika
  9. Bagaimana pemimpin hadir untuk pengembangan nilai-nilai moral karyawan
  10. Cara mengekspresikan moral dalam interaksi sehari-hari
  11. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma

SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI UNTUK MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kenali diri Anda, tahu siapa Anda, pahami hati nurani Anda secara lebih mendalam
  2. Karakteristik manajemen hati nurani dan moral
  3. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir
  4. Memahami potensi diri, motivasi dan tujuan hidup Anda
  5. Mengetahui dan memperbaiki hati nurani untuk menciptakan dasar moral yang kuat
  6. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral
  7. Definisi dan ciri-ciri manajemen hati nurani
  8. Jangan biarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  9. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Hubungan kerja yang memenuhi unsur dan sifat etika
  2. Moral sebagai unsur kepribadian untuk memenuhi persepsi etika
  3. Emosional dan empati dalam meningkatkan hubungan kerja
  4. Kepatuhan dan keikhlasan untuk menerima hukuman atas kelalaian menjalankan kode etik dan etika bisnis
  5. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal
  6. Mempertahankan tata kelola yang etis
  7. Kewajiban karyawan kepada perusahaan
  8. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  9. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan pemerasan
  10. Menjaga rahasia perusahaan
  11. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  12. Memahami politik organisasi

SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Standar perilaku dan nilai-nilai pekerjaan untuk kinerja
  2. Ciri-ciri karyawan etis yang beretos kerja unggul
  3. Kehadiran,karakter, kerja tim, penampilan, sikap, produktivitas, keterampilan organisasi, komunikasi, kerja sama, menghormati

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99

E-mail: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA BISNIS PROGRAM 2 HARI 2018

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis
  2. Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab
  3. Memahamiteknikpenalaran moraldan argumentasiyang diperlukan untukmenganalisisisu-isu moraldalam bisnis
  4. Memahamitindakanindividu dalamtransaksiekonomi danbisnis dalamberbagai kerangkamoral yang baik
  5. Menerapkan prinsip-prinsipetikaumum untukkasus ataupraktikbisnis
  6. Memahami arti moralterpujidan tindakanteladanindividu dalambisnis
  7. Memahami maksud dari tindakanmoral yang tercela oleh individu dalambisnis atauperusahaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN ETIKA BISNIS SELAMA 2 HARI

  1. Apa Etika?
  2. Apa Etika Bisnis?
  3. Manfaat Mengelola Etika
  4. Pelaksana Etika di Tempat Kerja
  5. Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja
  6. Peran dan Tanggung Jawab
  7. Etika Pemberi Kerja
  8. Etika Karyawan
  9. Kebijakan Privasi
  10. Isu Pelecehan
  11. Teknologi dan Etika Bisnis
  12. Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
  13. Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab
  14. Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis
  15. Dasar-dasar Keputusan Etis
  16. Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi
  17. Dilema Umum Etika
  18. Membuat Keputusan Etis
  19. Mengatasi Hambatan
  20. Whistle Blowing
  21. Kriteria dan Risiko Whistle Blowing
  22. Proses Whistle Blowing
  23. Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing
  24. Etika Manajerial
  25. Manajemen Etis
  26. Mengidentifikasi Karakteristik
  27. Memastikan Perilaku Etis
  28. Perilaku Tidak Etis
  29. Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis
  30. Mencegah Perilaku Tidak Etis
  31. Mengatasi Perilaku Tidak Etis
  32. Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis
  33. Etika dalam Bisnis
  34. Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis
  35. Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis
  36. Prinsip Etis dalam Bisnis
  37. Perlindungan Bisnis yang Etis
  38. Mengembangkan Kode Etik
  39. Melakukan Etika Internal Audit
  40. Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Pelatihan Hubungi : 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com