MENINGKATKAN KEKUATAN KEUANGAN KELUARGA

“Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan.”~Djajendra

Kita semua sedang hidup di puncak peradaban konsumtif yang paling tinggi. Bila tidak mampu mengendalikan nafsu belanja, maka penghasilan yang didapatkan tidak akan pernah cukup. Kadang-kadang, seluruh penghasilan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif ditambah utang konsumtif. Akibatnya, penghasilan menjadi minus karena ditambah beban utang, dan Anda pun tidak akan bisa membangun kekayaan untuk bisa mencapai kebebasan finansial.

Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan. Sering sekali terlihat, sebuah rumah tangga dengan penghasilan yang tidak besar, tetapi rumahnya diisi penuh dengan berbagai macam barang elektronik yang membuat listrik bulanan menjadi tinggi. Memiliki smartphone lebih dari satu yang membuat biaya pulsa tinggi. Memiliki televisi lebih dari satu. Belum lagi kebiasaan merokok yang menguras uang cukup banyak. Memiliki motor lebih dari satu. Termasuk kebiasaan makan di luar rumah atau tidak memasak sendiri. Jelas, semua ini adalah pola hidup boros yang membuat semua pendapatan tidak akan pernah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup.

Uang adalah sebuah kekuatan untuk ketenangan hidup. Bila semua pendapatan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif dengan alasan pas-pas an untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ketenangan hidup pasti hilang. Hargai uang, hormati uang dengan memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak boros. Mulailah dengan merubah barang-barang yang Anda punya. Televisi cukup satu, smartphone cukup satu, berhenti merokok, barang-barang elektronik penguras isi kantong Anda jangan digunakan lagi. Lakukan penghematan total untuk mengurangi tagihan atau biaya bulanan Anda sebesar mungkin.

Kemewahan hidup bersumber dari rasa syukur, bukan dari kemampuan Anda menghabiskan uang untuk berbelanja sebanyak mungkin. Kebiasaan konsumtif adalah kebiasaan yang mengantar Anda menjadi miskin dan hidup tidak tenang. Mengutip kata-kata Bill Gates: “Bukan kesalahan Anda jika Anda lahir miskin, tetapi kesalahan Anda jika Anda mati miskin.” Kemiskinan terjadi karena tidak mampu bersyukur dengan penghasilan yang dimiliki dan tidak memiliki disiplin untuk menabung uang. Walaupun uang yang ditabung sangat sedikit jumlahnya, tetaplah menabung. Masalah menabung dan menginvestasi adalah masalah kebiasaan. Bila Anda terlatih dan terbiasa menabung sabagian dari penghasilan Anda, maka lama ke lamaan Anda menjadi kaya karena sudah memiliki kebiasaan untuk menabung lebih banyak uang.

Kebiasaan pola hidup boros melemahkan keuangan keluarga. Di samping itu, menciptakan rasa khawatir yang menguras energi produktif Anda. Tanpa energi produktif, kemampuan Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak juga akan terhambat. Pastikan Anda sangat memahami bahwa uang adalah sebuah kebutuhan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari yang lainnya. Tanpa kekuatan keuangan yang baik, maka hidup Anda menjadi sulit dan berat dalam menghadapi realitas kehidupan ekonomi sehari-hari.

Kekuatan keuangan keluarga bukan bersumber dari besarnya penghasilan, tetapi dari besarnya kemampuan untuk menabung uang. Mulailah dengan mental positif Anda untuk mensyukuri dan berterima kasih dengan hidup Anda yang sekarang ini. Kemudian, disiplinkan diri untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tidak mudah tergoda terhadap barang-barang konsumtif. Tidak tergesa-gesa dalam membeli sesuatu. Miliki prioritas dan kesabaran untuk menunggu membeli sebuah kebutuhan. Jangan tergoda untuk membeli barang dengan utang. Kumpulkan uang baru membeli barang konsumtif. Ingat, utang hanya boleh untuk hal-hal produktif. Bila utang digunakan untuk hal-hal konsumtif, maka hidup selalu dalam kekurangan uang.

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi hanya mendoktrin alam bawah sadar Anda dengan produk-produk yang diiklankan. Akibatnya, Anda sulit lepas dari perangkap konsumtif. Alam bawah sadar Anda akan selalu memaksa Anda untuk membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak Anda perlukan. Oleh karena itu, daripada menonton televisi berjam-jam setiap hari lebih baik membaca buku, berolahraga, mengerjakan hobi, ataupun melakukan hal-hal positif di lingkungan kehidupan Anda.

Kebebasan finansial hanya bisa dimiliki saat Anda memiliki tingkat rasa syukur yang cukup tinggi atas realitas kehidupan keuangan Anda. Jadi, sekali lagi, kebebasan finansial bukan dihasilkan dari besarnya jumlah uang yang Anda miliki, tetapi dari tingkat rasa syukur yang tinggi dan perilaku hidup yang produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCEGAH PERILAKU KORUPTIF

“Perilaku koruptif terjadi karena ketidakmampuan seseorang untuk menjalankan integritas, komitmen, tanggung jawab, dan kejujuran.”~Djajendra

Korupsi adalah tindakan ilegal yang memperdagangkan kekuasaan, kepercayaan, dan jabatan untuk keuntungan diri sendiri dan kelompoknya. Biasanya, korupsi terjadi karena ada kesempatan untuk memecahkan masalah bersama secara rahasia, dan mereka percaya bahwa tidak seorang pun yang melihat dan mengetahui perbuatan mereka. Di samping itu, perilaku koruptif sangat meyakini bahwa sistem dan pengawasan yang ada bisa mereka mengakali, sehingga tidak mampu mendeteksi korupsi yang mereka lakukan secara rahasia.

Siapa pun bisa jujur dan jauh dari perilaku koruptif, ketika tidak ada godaan, tidak ada peluang untuk korupsi, dan tidak ada budaya untuk korupsi di sana. Persoalannya, ketika keimanan dan integritas seseorang rendah, tetapi dia memiliki kekuasaan dan peluang untuk memperkaya diri, maka dia akan tergoda untuk melakukan korupsi dengan berbagai cara.

Perilaku koruptif sangat berani pasang badan dan tidak takut malu, mereka hanya takut kehilangan uang dan kekayaannya. Jadi, apapun hukumannya, selama uang dan kekayaannya utuh, perilaku koruptif akan bahagia dan damai-damai saja hidupnya. Hal ini terjadi, karena korupsi dilakukan bukan sekedar untuk memperkaya diri sendiri, tetapi untuk menjamin terpenuhinya kehidupan ekonomi dan keuangan keluarganya secara turun-temurun. Ingat, korupsi itu tujuannya hanya satu yaitu uang, bukan yang lain. Jadi, walaupun dia dihukum mati, tetapi selama uang dan hartanya utuh, maka itu tidak akan menjadi persoalan baginya. Oleh karena itu, selama tidak ada hukuman tegas untuk kekayaan yang dimiliki, perilaku koruptif akan terus tumbuh dan sulit diberantas ataupun dicegah dengan cara apapun. Miskinkan perilaku koruptif, maka dia akan takut, dan korupsi pun bisa turun drastis.

Bagi perilaku koruptif perbuatan mereka adalah benar dan tidak merasa bersalah, sehingga walaupun pernah dihukum bukan berarti mereka akan berhenti untuk melakukan korupsi. Mereka tetap akan melakukannya kalau ada peluang untuk dilakukan secara rahasia. Di samping itu, mereka juga memiliki seribu satu akal untuk mengelabui sistem dan pengawasan yang ada. Jadi, selama sistem, tata kelola, dan pengawasan tidak ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus, maka perilaku koruptif akan selalu mampu melampaui kemampuan yang dimiliki oleh sistem dan pengawasan tersebut.

Siapapun boleh dipercaya dan kepercayaan adalah sesuatu yang paling penting. Persoalannya, bila kepercayaan yang diberikan tidak dilengkapi dengan sistem, tata kelola yang terbaik, kepemimpinan yang tegas dan berani, serta pengawasan yang jujur dan bertanggung jawab. Maka, kepercayaan itu mudah tergoda untuk memiliki perilaku koruptif.

Rasa cinta yang berlebihan kepada sesuatu, apakah itu barang ataupun orang, dapat menjadi jalan untuk terciptanya perilaku koruptif. Sebagai contoh: si A sangat mencintai sebuah merek mobil, sudah lama dia terobsesi untuk memiliki mobil tersebut, dan sekarang dia memiliki kekuasaan untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin secara ilegal. Karena cinta sudah mengalahkan integritas dan keimanannya, maka dia akan mencari cara paling rahasia, untuk mendapatkan uang ilegal sebanyak mungkin agar dapat memiliki semua yang dia cintai. Cinta yang berlebihan berpotensi menciptakan perilaku koruptif.

Ketika integritas tidak menyentuh hati nurani; ketika tidak percaya bahwa jiwa yang kaya integritas di dalam rasa syukur mampu mendatangkan keberlimpahan; ketika tidak sadar atau tidak yakin bahwa Tuhan melihat segalanya; ketika tidak percaya adanya hukum sebab-akibat, hukum konsekuensi; ketika tidak percaya pada hukum karma. Maka, hati nurani akan kehilangan kemampuan untuk menemukan kebenaran sejati. Dan saat itu, perilaku koruptif akan hadir dan menghancurkan integritas diri.

Bagi perilaku koruptif, tertangkap dan dihukum hanyalah sebuah musibah. Walaupun sudah tertangkap dan dihukum berkali-kali, selama dirinya tidak memiliki integritas, perilaku koruptifnya tidak akan pernah sembuh, sehingga manipulasi dan kebohongan tetap menjadi perilaku sejatinya.

Integritas adalah sebuah nilai yang menerangkan tentang sifat dan perilaku seseorang yang jujur dan sangat kompeten dibidangnya. Artinya, dia berkualitas dan dapat diandalkan untuk menjalankan sebuah pekerjaan dengan jujur, bertanggung jawab, etis, berkualitas, berkinerja tinggi, dan sulit untuk menggantikannya. Seseorang yang memiliki integritas yang tinggi lahir dari kekuatan moralitas dan spiritualitas yang sangat tinggi. Seseorang yang memiliki integritas takut kepada hukum Tuhan, sehingga dia menjadi pribadi yang bersungguh-sungguh menjalankan amanah dengan kompetensi dan kualitas terbaik, tanpa mengambil apapun untuk keuntungan pribadi, apalagi untuk memperkaya diri sendiri ataupun keluarga.

Perilaku koruptif merupakan akar untuk terciptanya budaya korupsi. Kalau sudah menjadi budaya, maka tidak bisa lagi digunakan konsep pencegahan ataupun pemberantasan, harus digunakan konsep transformasi ataupun revolusi mental. Revolusi mental harus diikuti dengan sistem baru yang mengarahkan semua perilaku kepada disiplin untuk taat kepada sistem anti perilaku koruptif. Bila sistem mampu memaksa mental dan perilaku untuk menghindari perilaku koruptif, maka secara perlahan-lahan, perilaku koruptif akan berubah menjadi perilaku yang jujur dan penuh tanggung jawab. Dan, disinilah akan lahir budaya tanpa korupsi, dimana semua orang akan hidup dari kerja kerasnya yang halal.

Sistem yang baik dan kuat mampu mengelola wilayah resiko yang berpotensi dikendalikan oleh perilaku koruptif. Jadi, harus dengan tegas memetakan wilayah potensi korupsi, lalu wilayah yang dianggap sangat beresiko tersebut diperkuat pengawasannya, dan ditingkatkan revolusi mentalnya dengan intensitas yang lebih tinggi, secara terus-menerus, berulang-ulang, sampai perubahan itu terjadi.

Perilaku koruptif seperti penyakit menular yang sangat mudah ditularkan dari satu orang ke orang lain. Dia seperti kisah vampire yang bila menggigit langsung menjadikan orang sebagai vampire, lalu bisa hidup abadi di dalam kegelapan dengan kekuatan dahasyatnya, dan hanya terang atau sinar matahari yang ditakuti. Sebab, sinar terang bisa membakar dan memusnahkan vampire. Demikian juga dengan perilaku koruptif, sekali seseorang menikmati atau memiliki kekuatan lebih dari hasil korupsinya, maka dia akan menjadi contoh dan teladan yang mengundang minat orang lain untuk melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan.

Ketika perilaku koruptif sudah sangat kuat dengan kekuatan uangnya yang mampu membeli dan membayar apapun untuk membuatnya menang, maka realitas ini akan menjadi contoh bagi siapapun untuk memiliki perilaku koruptif. Persepsi orang akan mengatakan daripada jujur hidup miskin, lebih baik korupsi, walau tertangkap, anak-isteri masih bisa hidup kaya raya. Jadi, secara normatif bisa saja orang mengatakan tidak pada korupsi, tetapi secara perilaku dia sangat koruptif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KUATKAN MENTAL UNTUK MENJALANKAN BISNIS DENGAN DOLLAR DI ATAS Rp 14.000,-

PIKIRAN BERTINDAK“Ketangguhan mental dan aliran energi pemenang di tengah krisis, akan menjadi kekuatan untuk meraih kemenangan bagi bisnis Anda.”~Djajendra

Sebuah titik krisis adalah ujian bagi ketangguan mental pebisnis. Siapa yang tangguh dan kreatif akan muncul sebagai pemenang. Krisis dan kesulitan pasti berlalu, tetapi saat mereka hadir, kepanikan dan kebingungan bisa membuat mental buntu dan tanpa solusi.

Bagi para pemenang, apapun tantangannya, dia selalu kuat, dan berani mengambil sikap untuk bergerak melalui disiplin bagi keberhasilan. Mereka mampu berprestasi di atas hambatan dan rintangan. Mereka selalu bersikap tegas, optimis, kreatif, berani, ikhlas dan fokus pada pencapaian terbaik. Mereka mampu memetakan persoalan dengan kreatif dan cerdas, lalu mengatasi semua hal di titik krisis dengan sempurna.

Bagi mental kalah, mereka begitu mudah terjebak di dalam kesulitan, lalu mengeluh dan putus asa dengan realitas. Mereka sangat pintar melempar kesalahan kepada yang lain, dan sibuk membuang energi untuk mencari alasan pembenaran atas ketidakmampuan mereka.

Ada sebuah cerita yang begitu luar biasa dari seorang pemenang sejati bernama Thomas Alva Edison. Pada tahun 1914 pabrik Thomas Edison terbakar habis, semua penemuan dan prototipe hancur terbakar menjadi abu, dan dia mengalami kerugian sekitar lebih dari 23 juta dollar pada saat itu. Atas kejadian tersebut, Thomas Alva Edison tidak sedih, dia hanya berkata “Bersyukurlah semua kesalahan kami terbakar. Sekarang kami bisa memulai lagi dengan lebih hebat.” Reaksi Thomas Alva Edison menggambarkan jiwa yang tangguh dan penuh optimis. Di saat semua kekayaannya terbakar habis, dia melihat peluang untuk bekerja dengan lebih hebat lagi. Ketika gagal 10.000 kali, Thomas Edison hanya berkata, “ saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan bekerja.” Thomas Alva Edison adalah role model tentang ketangguhan di tengah krisis. Dia tetap meningkatkan pencapaian di titik krisis yang dia hadapi. Dia tetap penuh semangat di titik krisis yang dia hadapi. Dia tidak pernah mengeluh, melemparkan kesalahan, dan lari dari kenyataan.

Landasan ketangguhan mental adalah pikiran positif dan kecerdasan emosional. Ketika emosi dan pikiran Anda dalam wilayah positif, maka Anda menjadi sangat optimis dan produktif. Energi positif dapat meningkatkan semangat untuk tampil lebih fleksible dalam menjalankan usaha.

Jadilah lebih percaya diri. Bila titik krisis sudah terjadi, tugas Anda adalah meningkatkan keyakinan dan rasa percaya diri untuk menemukan peluang baru dari keadaan yang ada. Oleh karena itu, tingkatkan semangat karyawan dan pimpinan perusahaan Anda. Latih mereka menjadi energi optimis dengan mental tangguh. Tingkatkan kemampuan mereka untuk menjadi lebih percaya diri dalam menemukan solusi. Tanamkan keyakinan positif dan optimis atas potensi krisis yang ada, jangan menutupi apapun, bangkitkan semangat kerja keras mereka di tengah ketidakamanan bisnis Anda. Mental karyawan dan pimpinan tangguh selalu bergairah dengan tantangan yang ada, dan sangat cerdas menginspirasi orang lain untuk membantu mereka mencapai kinerja yang diinginkan, walau realitas bisnis sedang di tengah krisis.

Krisis merupakan tanda untuk merangkul perubahan, dan tidak lagi ngotot dengan apa yang sudah direncanakan. Miliki perilaku kerja yang fleksible dan terus-menerus beradaptasi dengan perubahan. Krisis tidak boleh melumpuhkan proses bisnis Anda, tetaplah kreatif dan rendah hati. Kuatkan mental orang-orang di internal perusahaan, yakinkan dan bangkitkan semangat kerja dengan etos yang luar biasa untuk tetap menang di tengah badai krisis.

Jadilah rendah hati dan kreatif di tengah potensi perubahan oleh dampak krisis. Tenangkan pikiran, kuatkan energi positif, lancarkan energi dari otak sampai ke ujung kaki Anda. Bernafaslah dalam-dalam dan yakinlah bahwa Anda sangat terbuka untuk mengenali, memanfaatkan, dan menciptakan peluang di tengah krisis yang terjadi. Perubahan adalah pasti, dan bila Anda bersahabat dengan perubahan, Anda akan selalu menciptakan peluang baru bagi kemajuan bisnis Anda.

Bila bisnis Anda sedang mengalami kesulitan dan kegagalan, maka rangkullah kegagalan tersebut. Jangan marah atau memusuhi kegagalan. Orang-orang bermental tangguh selalu menerima kegagalan, kerugian, kehilangan dan kesulitan dengan tangan terbuka. Lalu, mereka menjadikannya sebagai guru dan belajar dari mereka untuk menuju sukses ke level yang lebih tinggi.

Walau Rupiah sudah di atas Rp 14.000,- per dollar Amerika, dan sebagian pebisnis yang sudah pusing tujuh keliling. Hal ini bukan sebuah akhir, tetapi sebuah awal untuk kemajuan yang lebih tinggi.Oleh karena itu, kuatkan mental dan energi pemenang melalui budaya organisasi Anda agar semua sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan etos kerja dari sumber daya manusia perusahaan Anda mampu menang di tengah krisis; mampu sukses dan mencapai kinerja terbaik di tengah potensi krisis.

Jangan terjebak di tengah krisis, jangan frustasi di tengah badai krisis. Kuatkan mental pemenang dan energi pemenang di tengah lingkungan kerja Anda agar semua insan perusahaan Anda mampu membuka jalan bagi keberhasilan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMPERCEPAT EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN

MOTIVASI“Rencana dan strategi masih berada dalam ilusi, belum merupakan dunia nyata. Hanya eksekusi yang tepat dapat menciptakan dunia nyata.”~Djajendra

Eksekusi bisnis berada di wilayah nyata, di wilayah tindakan. Di sini, diperlukan etos dan strategi yang tepat. Sering sekali para pemimpin begitu cerdas dalam menyusun strategi, tetapi pusing tujuh keliling saat berada di wilayah eksekusi atau tindakan. Strategi itu sendiri masih berada di wilayah pikiran, jadi belum menjadi sebuah gerak atau tindakan yang melibatkan banyak orang.

Siapkan fondasi yang kuat sebelum terjun ketindakan atau eksekusi. Fondasi atau dasar yang kuat dapat dihasilkan dari budaya organisasi yang kuat. Saat budaya organisasi kuat, setiap orang akan memiliki orientasi yang sama terhadap visi dan misi perusahaan. Orientasi yang sama adalah kekuatan yang mengarahkan dan menggerakan semua energi manusia untuk mewujudkan strategi menjadi nyata.

Harapan yang tinggi hanya dapat terwujud saat orientasi yang sama menjadi solid dan bergerak di dalam tindakan. Sebuah eksekusi bisnis harus melalui proses, biasanya dibutuhkan kekuatan dan waktu untuk menempu perjalanan proses. Bila fondasi budaya organisasi kuat, maka setiap orang di dalam perusahaan akan memiliki kekuatan untuk menempuh perjalanan penuh risiko dalam mewujudkan strategi menjadi eksekusi yang berkinerja tinggi.

Mempercepat eksekusi bisnis berarti di sini berbicara tentang hubungan antar manusia, hubungan yang diharapkan mengalir sempurna dalam kolaborasi kerja. Persoalannya, secara alami hubungan antar manusia itu tidak bisa absolut atau pasti, sangat banyak variable yang dapat menciptakan perbedaan persepsi, sehingga hubungan kolaborasi kerja bisa terganggu. Bila hubungan kolaborasi kerja terganggu akan berdampak pada melambatnya eksekusi. Perlu dipahami bahwa dalam hubungan antar manusia, orang melakukan apa yang mereka mau lakukan, bukan apa yang diharapkan mereka lakukan.

Mengelola hubungan antar manusia adalah persoalan realitas bukan konsep atau strategi. Sehebat apapun konsep dan strategi untuk menciptakan hubungan antar manusia yang andal dan hebat, itu semua masih di wilayah ilusi bukan wilayah nyata. Jadi, hubungan antar manusia harus diurus setiap detik, setiap menit dan setiap hari. Tidak bisa sebuah hubungan baik bersifat selamanya atau absolut. Hubungan manusia tidak abadi, sangat pragmatis dan ditentukan oleh berbagai kepentingan yang bersumber dari semua bidang kehidupan yang luas.

Ketika ilusi atau strategi Anda gagal untuk mengeksekusi sesuai harapan, maka itu berarti Anda melihat realitas. Berterima kasihlah dan belajarlah dari realitas tersebut. Jangan menyalahkan siapapun atau apapun. Menghukum orang lain tidak akan membuat Anda lebih cerdas dan kreatif. Menerima realitas akan membuat Anda mampu melakukan transformasi untuk hasil yang lebih baik.

Kreativitas dan inovasi adalah kecerdasan yang muncul karena ilusi kita gagal. Oleh karena itu, bila eksekusi bisnis Anda tidak menghasilkan pertumbuhan dan keuntungan seperti yang Anda harapkan, maka lihatlah peluang yang tersembunyi di dalamnya. Jangan berikan energi dan waktu untuk hal-hal yang menambah stres dan rasa kecewa, fokuskan semua energi dan waktu untuk menguatkan kreativitas dan inovasi agar Anda segera menemukan jalan atau cara yang tepat, untuk melakukan eksekusi yang menguntungkan.

Ingat! Rencana dan strategi masih berada dalam ilusi, dan belum merupakan dunia nyata. Hanya eksekusi yang tepat dapat menciptakan dunia nyata. Mempercepat hasil bisnis berarti setiap individu harus mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas ke level yang optimal. Semua orang harus bekerja dengan sadar di dunia nyata dengan membangun proses kerja yang efisien dan produktif.

Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi. Walau keduanya berbeda dunia, tetapi memiliki ikatan batin yang kuat. Oleh karena itu, strategi harus mengarah pada tindakan yang meningkatkan pertumbuhan, efisiensi, produktivitas, dan keuntungan. Eksekusi harus selalu berupaya menjadikan strategi sebagai kekuatan yang membantu mewujudkan hasil akhir terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EKONOMI INDONESIA MUNDUR UNTUK MAJU

ANAK TANGGA“Masyarakat Indonesia sebagai aset yang hebat dengan etos kerja yang luar biasa, haruslah dijadikan tumpuan untuk kebangkitan ekonomi Indonesia.”~Djajendra

Awal pemerintahan Presiden Jokowi dimulai dengan kompetisi panas antara Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat. Koalisi Merah Putih berjumlah banyak dan memenangkan pertarungan di DPR maupun MPR. Koalisi Indonesia Hebat berhasil memenangkan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia. Di awal pertarungan antara KIH dengan KMP cukup mengkhawatirkan dunia bisnis. Perang kata-kata tajam di media masa antara KIH dengan KMP telah membuat para investor menunggu dan menonton. Indonesia harus bersyukur ternyata para pemimpinnya, baik KIH maupun KMP, adalah negarawan yang cinta Indonesia. Semua pihak pada akhirnya bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Persoalannya, pertarungan di awal antara dewan dengan pihak eksekutif telah mengakibatkan lambatnya mengeksekusi belanja modal dari pemerintah pada awal tahun 2015. Hal ini menjadi salah satu faktor dari kemunduran pertumbuhan ekonomi Indonesia.  Di kuartal pertama pertumbuhan ekonomi sekitar 4,71% dan di kuartal kedua sekitar 4,67%. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berada pada posisi Rp 13.500,-. Harga komoditas seperti batu bara dan sawit yang merupakan andalan ekspor Indonesia juga harganya sedang tidak baik. Jelas, semua ini menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia perlu perhatian lebih agar tidak terjerumus ke dalam krisis ekonomi.

Kalau kita mau jujur ada hal-hal luar biasa yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini. Pemerintah berhasil menghapus subsidi BBM dan mengalihkannya untuk kegiatan produktif. Jelas, ini adalah sebuah fondasi ekonomi yang baik buat masa depan Indonesia. Pemerintah juga memudahkan perizinan untuk perkembangan dan pertumbuhan bisnis di Indonesia. Di samping itu, perhatian yang lebih dari pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur adalah kekuatan yang akan meningkatkan kemajuan ekonomi Indonesia di masa depan.

Saat ini, mungkin sebagian dari investor asing sedang menunggu sampai konsumsi dalam negeri Indonesia kembali meningkat, serta nilai rupiah yang stabil. Sebab, bagi investor asing, Indonesia adalah pasar yang sangat besar, sehingga mereka berani berinvestasi dan menjualnya ke konsumen Indonesia. Realitas hari ini, memang konsumen Indonesia sedang kekurangan daya beli. Pencabutan subsidi BBM telah membuat harga-harga barang dan biaya transportasi naik, sehingga penghasilan yang dimiliki konsumen Indonesia tidak cukup untuk menjadi lebih konsumtif.

Daya tahan masyarakat Indonesia terhadap realitas ekonomi saat ini masih cukup baik. Aktivitas bisnis diberbagai kota besar di Indonesia masih sangat ramai. Intinya, realitas ekonomi Indonesia saat ini masih cukup baik dan sangat jauh untuk masuk ke dalam krisis. Bangsa Indonesia telah belajar dari pahitnya krisis ekonomi tahun 1998, sehingga sudah mampu mempersiapkan pola hidup yang sesuai dengan realitas ekonominya.

Walau begitu, pemerintah harus segera mengeluarkan berbagai kebijakan dan kemudahan untuk mendorong bisnis dan ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih baik. Masyarakat Indonesia sebagai aset yang hebat dengan etos kerja yang luar biasa, haruslah dijadikan tumpuan untuk kebangkitan ekonomi Indonesia. Potensi insani Indonesia harus ditumbuh kembangkan menjadi kualitas dan kompetensi yang andal dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia.

Sikap optimistis terhadap kondisi perekonomian Indonesia perlu terus dikembangkan. Persepsi positif tentang masa depan ekonomi Indonesia harus terus dikembangkan. Pemerintah harus bergerak lebih cepat untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi masyarakat Indonesia di semua bidang kehidupan. Pelatihan yang memberdayakan masyarakat harus dilakukan di semua tingkatan kehidupan. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.

Ekonomi Indonesia mundur untuk maju. Mungkin hari ini Rupiah, daya beli dan pertumbuhan ekonomi masih lemah. Tetapi, bila kita melihat tindakan-tindakan pengalihan subsidi BBM, kemudahan pembangunan infrastrukur, serta kebijakan-kebijakan yang memudahkan bisnis dan ekonomi. Maka, dapat dipastikan masa depan ekonomi Indonesia cukup baik dan menjanjikan.

Dunia bisnis harus pintar beradaptasi dan tidak terjebak dalam rasa khawatir. Harus cerdas mengubah arah dan menerapkan strategi baru. Jangan habiskan energi untuk kekurangan yang ada, tetapi fokuskan semua energi untuk menguatkan kekuatan yang sudah ada. Bisnis yang andal mampu cepat bergeser dan menyesuaikan diri, lalu cepat beradaptasi untuk mengejar strategi baru, serta tidak akan membiarkan kehilangan peluang saat ekonomi membaik.

Penguatan dan pelambatan ekonomi adalah sesuatu yang wajar. Semua negara pasti menghadapi penguatan dan pelambatan. Selama ekonomi melambat perlu ada energi positif dari pemerintah dan masyarakat untuk bergerak lebih cepat, lebih cerdas, lebih kreatif dan merasa lebih mendesak untuk pemulihan segera.  Pemulihan membutuhkan kolaborasi sempurna antara pemerintah, masyarakat bisnis dan masyarakat konsumen. Wacana dan kritik bukanlah jawaban untuk pemulihan ekonomi. Tindakan dengan strategi kolaborasi yang memudahkan masyarakat untuk mengambil berbagai keuntungan dari peluang pemulihan adalah solusi untuk perbaikan ekonomi.

Pemimpin harus bersatu dan menginspirasi masyarakat untuk bangkit dan mengambil peluang baru. Masyarakat tidak boleh terus-menerus diberikan informasi-informasi pesimis. Sebab, mereka yang sedang semangat bisa kehilangan semangatnya. Kejujuran dan keterbukaan akan mengembangkan kesadaran. Bila masyarakat diberikan kesadaran menjadi yang terdepan di dalam pembangunan ekonomi, maka mereka akan memiliki inisiatif untuk menjadi energi yang sangat kuat di dalam pemulihan ekonomi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RUPIAH SUDAH DI ATAS RP 13.000,- PER DOLAR AS

“Dolar AS adalah mata uang yang sangat kuat di dunia, dan rupiah tidak mungkin menang melalui mekanisme pasar uang. Rupiah hanya bisa menang dengan cara penguatan ekonomi di dalam negeri, dan ekonomi dalam negeri akan kuat bila daya beli masyarakat kuat.”~Djajendra

Secara logika, orang-orang yang paling optimis pun, pasti sedikit gusar hatinya melihat Rupiah di atas Rp 13.000,- per dolar AS.

Dolar memang semakin kuat dan membuat banyak mata uang dunia terdepresiasi. Penguatan dolar atas sebagian besar mata uang dunia, akan menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan pengekspor, yang tujuannya ke Amerika Serikat. Dengan catatan, daya beli masyarakat Amerika juga sedang bagus.

Nilai rupiah haruslah tetap dijaga di level yang tidak membuat harga-harga barang di dalam negeri semakin naik. Bukan rahasia bahwa sebagian besar produksi di dalam negeri masih banyak yang menggunakan komponen barang impor. Artinya, semakin tinggi nilai dolar terhadap rupiah, semakin harga-harga barang akan naik. Belum lagi kebijakan-kebijakan fiskal yang menambah beban biaya masyarakat.

Penurunan nilai rupiah ini adalah konsekuensi dari penempatan mata uang rupiah untuk bersaing bebas di dunia global. Rupiah dengan nilai di atas Rp 13.000,- per dolar AS, dianggap sebagai mata uang berisiko oleh pasar dunia. Jadi, Tidak perlu malu untuk mengakui bahwa rupiah perlu segera ditolong dengan berbagai tindakan nyata.

Selamatkan dulu daya beli masyarakat. Sekarang waktunya meningkatkan stimulus untuk membuat masyarakat berdaya beli. Bukan waktunya saat ini untuk membebani masyarakat dengan berbagai kebijakan fiskal. Semakin penghasilan masyarakat dipungut melalui berbagai kebijakan fiskal, semakin masyarakat akan kehilangan daya beli, dan konsekuensinya ekonomi berpotensi krisis. Hal ini akan berdampak pada gagalnya pembangunan yang direncanakan, karena jumlah uang yang ditargetkan untuk dikumpulkan dari berbagai kebijakan fiskal, tidak akan mencapai target.

Dolar AS akan terus menguji batas kekuatan mata uang lainnya. Membiarkan rupiah bertanding dalam kompetisi sempurna dengan mata uang kuat seperti dolar AS, adalah perbuatan yang merugikan kehidupan masyarakat luas.

Silakan memiliki mimpi besar, visi yang hebat. Tetapi, tetaplah rendah hati dan sadar dengan kenyataan. Dunia itu tidak hidup dalam pikiran, tidak hidup dalam ambisi, tidak hidup dalam obsesi, tetapi hidup di dalam kenyataan. Dan, hari ini, kenyataannya rupiah sudah terdepresiasi di atas Rp 13.000,- per dolar AS.

Waktunya menguatkan rupiah melalui peningkatan kekuatan ekonomi di dalam negeri. Berikan kemudahan dan stimulus kepada masyarakat untuk menciptakan proses bisnis. Giatkan usaha-usaha kecil dan non formal. Jangan bebani usaha kecil, sedang, dan non formal dengan kebijakan fiskal yang membebani.

Sebaiknya tidak terlalu berharap pada perusahaan-perusahaan berskala besar, apalagi yang berorientasi impor. Sebab, biasanya, perusahaan-perusahaan berskala besar suka memiliki utang dolar, dengan kenaikan dolar yang cukup besar ini, mereka pasti sedang kesulitan, dan juga berpotensi mengalami kerugian kurs valuta asing.

Berikan kemudahan untuk semua bidang usaha yang berpotensi meningkatkan kekuatan ekonomi di dalam negeri. Jangan persulit atau membebani mereka dengan biaya tinggi. Saatnya, kekuatan dolar dijawab dengan penguatan daya beli ekonomi domestik. Semakin tinggi daya beli masyarakat di dalam negeri, semakin dolar akan kalah melawan rupiah.

Dolar AS adalah mata uang yang sangat kuat di dunia, dan rupiah tidak mungkin menang melalui mekanisme pasar uang. Rupiah hanya bisa menang dengan cara penguatan ekonomi di dalam negeri, dan ekonomi dalam negeri akan kuat bila daya beli masyarakat kuat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CERDASKAN EMOSI SEBELUM MEMBUAT KEPUTUSAN BERDASARKAN INSTING

DJAJENDRA 26 02 2014 - 3“Insting adalah keputusan yang bersumber dari pikiran bawah sadar. Dalam keadaan yang terdesak, saat pikiran sadar kekurangan pengetahuan dan cara, maka pikiran bawah sadar bisa secara otomatis mengeluarkan solusi. Sebaiknya, insting hanya digunakan oleh orang-orang yang sangat berpengalaman secara praktis, dan yang berani bertanggung jawab atas kegagalan instingnya. Sebab, keputusan berdasarkan insting bukanlah keputusan akal sehat, tetapi merupakan keputusan spekulasi untuk mengambil sikap atas sebuah persoalan.”~Djajendra

Pikiran bawah sadar merupakan tempat menyimpan segala sesuatu. Apapun yang pernah masuk ke pikiran bawah sadar, tidak bisa dihapus lagi. Boleh saja pikiran sadar lupa atau tidak mengetahuinya, tetapi pikiran bawah sadar selalu menyimpan segala sesuatu, tanpa sepengetahuan pikiran sadar. Biasanya, pikiran bawah sadar akan membantu pikiran sadar dalam bentuk insting, naluri, intuisi, atau dalam bentuk emosi yang lainnya.

Insting, naluri, dan intuisi adalah bagian dari keberanian untuk spekulasi. Dan, tentu saja, keberanian untuk spekulasi berarti berani menerima risiko. Biasanya, dalam hal ini, risiko tersebut tidak terpetakan dan tidak terkelola, sehingga hasil akhirnya bisa untung atau rugi. Dalam bisnis, sebagian besar pemilik bisnis pasti menggunakan insting, naluri, dan intuisi untuk membuat keputusan. Termasuk, sebagian orang yang suka berspekulasi dibidang apapun, pasti terbiasa menggunakan insting untuk membuat keputusan. Intinya, siapapun yang berani bertanggung jawab atas risiko dan hasil akhirnya, pasti berani mengambil keputusan dengan instingnya.

Insting yang baik adalah yang berlandaskan emosi cerdas. Emosi yang cerdas berpotensi menghilangkan nafsu serakah, berpotensi mengurangi dorongan oleh ego yang merasa paling tahu, atau rasa percaya diri yang merasa paling mampu. Bagaimanapun keputusan berdasarkan insting hanyalah boleh dilakukan untuk persoalan-persoalan yang tidak berdampak luas. Bila sebuah keputusan berdampak luas dan menyangkut kehidupan banyak orang, maka keputusan rasionallah yang paling tepat. Sebab, dalam keputusan rasional, ada hitung-hitungannya yang sangat jelas dan pasti, termasuk sudah ada perhitungan dan pemagaran terhadap potensi risiko.

Dalam urusan negara atau pemerintahan sebaiknya tidaklah boleh menggunakan keputusan berdasarkan insting, naluri, atau intuisi. Sebab, bila keputusan tersebut gagal, dampaknya berpotensi merugikan negara secara luas. Untuk memenuhi asas akuntabilitas, maka setiap keputusan yang dibuat wajib berdasarkan keputusan rasional dengan perhitungan dan skenario yang jelas, dan dapat dipertanggung jawabkan. Intinya, jangan sampai urusan negara dan pemerintahan dipermainkan dalam ruang spekulasi; pastikan semua yang diurus dalam negara memiliki energi akuntabilitas, integritas, transparansi, dan harus dapat dijelaskan dengan akal sehat.

Siapapun yang berani mengambil keputusan secara insting harus juga berani mengambil tanggung jawab. Insting seseorang adalah urusan emosi dirinya, urusan perasaan pribadinya, urusan pola pikirnya, dan urusan sikap pribadinya. Intinya, bila seseorang sudah berani mengambil keputusan dengan insting, maka dia harus bertanggung jawab penuh, tanpa alasan, tanpa pembelaan, atas keputusannya tersebut.

Dalam teori ekonomi, insting adalah bagian dari spekulasi. Proses pengambilan keputusan secara insting sudah biasa dilakukan oleh orang-orang yang berpengalaman di dunia bisnis, pasar modal, pasar uang, dan dalam berbagai urusan yang ruang risikonya terbatas pada individu atau unit usaha. Dalam urusan pemerintahan atau mengurus negara, tidaklah boleh ada unsur spekulasi, sebab yang diperjudikan adalah seluruh warga negara dan sumber dayanya.

Keputusan yang tepat adalah keputusan yang dibuat secara rasional dengan perhitungan yang terukur risiko dan peluangnya. Jadi, siapapun yang mengambil keputusan secara insting dan mencoba merasionalkannya, maka dia harus membuat perhitungan dan skenario yang jelas agar kebenaran instingnya tersebut dapat dia pertanggung jawabkan setiap saat.

Intuisi haruslah bersumber dari pikiran jernih dan terang. Di dalam ketenangan sikap dan cara berpikir, di dalam emosi yang cerdas, di dalam ketulusan dan keikhlasan hati, maka intusi yang tepat dapat menciptakan solusi.

Cerdaskan emosi sebelum membuat keputusan dengan insting. Sebab, bila keputusan insting tersebut diragukan oleh banyak pihak, maka diri yang membuat keputusan insting tersebut harus berani mempertanggung jawabkannya dengan ikhlas. Persoalannya, keputusan insting sifatnya perasaan pribadi, dan bukan perasaan orang banyak, sehingga sangat mudah menciptakan berbagai penafsiran yang beragam atas insting seseorang. Jadi, siapapun yang berani mengambil keputusan secara insting, dia harus berani bertanggung jawab dan menerima konsekuensi atas keputusannya tersebut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HARI ANTI KORUPSI SE-DUNIA 9 DESEMBER 2013

DJAJENDRA2013“Korupsi adalah penyakit mental yang sangat mematikan eksistensi sebuah bangsa. Bila di dalam sebuah bangsa terserang penyakit korupsi, dapat dipastikan bangsa itu akan menjadi bangsa yang lemah, yang selalu sakit-sakitan di berbagai bidang kehidupan.” ~ Djajendra

Pada tanggal 31 Oktober 2003 Perserikatan Bangsa-Bangsa telah melakukan pengesahan Konvensi PBB Melawan Korupsi (United Nation Convention Against Corruption 2003). Dan juga telah menetapkan setiap tanggal 9 Desember sebagai Hari Anti Korupsi Internasional. PBB sebagai milik bangsa-bangsa se-dunia berperan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan perdamaian di dunia.

Dalam pandangan PBB, korupsi dianggap telah menimbulkan ancaman yang sangat serius terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat. Korupsi dianggap dapat merusak keberadaan sebuah bangsa melalui pengkeroposan lembaga-lembaga negara, organisasi bisnis, nilai-nilai demokrasi, nilai-nilai keadilan, keamanan, nilai-nilai etika, hukum, aturan, dan pembangunan berkelanjutan. Dan proses pengkeroposan ini dalam jangka panjang akan menjadikan bangsa tersebut gagal untuk menjadi sebuah bangsa yang adil, sejahtera, kuat, dan unggul di dalam barisan bangsa-bangsa dunia. Karena salah satu tujuan pendirian PBB adalah untuk memecahkan masalah internasional di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusian; termasuk juga untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, maka keprihatinan PBB tentang bahaya korupsi terhadap stabilitas dan keamanan masyarakat haruslah ditanggapi dengan sepenuh hati.  

Korupsi merupakan ancaman yang sangat serius dan bila tidak ditindak dengan tegas akan meruntuhkan sebuah bangsa di masa depan. Korupsi akan menciptakan Raja-Raja kecil dari hasil kejahatan, yang akan mencoba menguasai sebuah bangsa, lalu mengeksploitasi potensi dan kekayaan bangsa itu untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Kesadaran untuk tidak menganggap kecil persoalan korupsi sangatlah penting. Sikap dan perilaku yang menganggap korupsi sebagai urusan pribadi, serta langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi yang setengah hati atau ragu-ragu akan memiskinkan, melemahkan, dan membuat bangsa tersebut terjajah oleh utang, serta tak berdaya menghadapi masa depan.

Bila ingin menjadi bangsa yang besar, kuat, sejahtera, unggul, merdeka, dan damai; maka, korupsi harus dihentikan. Cara menghentikan korupsi bukanlah dengan cara perang melawan korupsi, tetapi dengan kesadaran yang tinggi untuk menjalankan nilai-nilai integritas dan etika bisnis di semua aspek kehidupan.

Apapun bila diawali dengan kata perang, maka pertempuran akan dimulai, dan bisa saja kekuatan korupsi yang menang. Jadi, yang diperlukan adalah penegakkan hukum yang tegas, adil, pasti, serta menjalankan kebijakan yang membuat semua orang takut untuk korupsi.

Kekuatan hukum yang ketat di dalam integritas dan akuntabilitas akan membuat hukum sebagai obat mujarab untuk menghentikan korupsi. Kekuatan pemerintah dan kekuasaan yang anti korupsi akan mendedikasikan tata kelola negara untuk keunggulan bangsa. Kekuatan masyarakat yang anti korupsi akan menjadikan moral dan etika sebagai pencegah korupsi. Kekuatan kepemimpinan yang anti korupsi akan menjadikan negara unggul dan mampu berdiri sebagai kekuatan yang dihormati.

Korupsi yang sudah sistemik hanya dapat diperbaiki dengan hukum yang bersumber dari kekuatan integritas, ketegasan, dan keadilan. Orang-orang baik yang terjebak di arus korupsi masih bisa disadarkan secara moral. Tetapi, orang-orang tidak baik yang suka korupsi pastilah tidak bisa disadarkan dengan kekuatan moral. Sebab, jiwa mereka sedang dihuni oleh energi negatif, dan hanya hukum yang paling tegas, yang dapat mencegah mereka dari korupsi.

Koruptor adalah predator yang sangat rakus dan memakan segalanya. Sifat sangat rakus ini membuat koruptor tidak peduli kepada masa depan bangsa dan negara, tetapi dia sangat peduli kepada masa depan dirinya dan keluarganya. Koruptor selalu hidup dalam ambisi untuk mengeksploitasi apapun dengan sangat rakus, kalau bisa semua kekayaan dan kesejahteraan hanya menjadi miliknya sendiri.

Mengucapkan Selamat Hari Anti Korupsi Se-Dunia 9 Desember 2013

Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN REALITAS HIDUP YANG PALING PRODUKTIF DAN POSITIF

“Sebelum menerima hasil akhir yang membahagiakan dan menguntungkan; lakukan hal-hal positif di sepanjang hari; lakukan hal-hal yang membuat Anda produktif dan berguna; maka kebahagiaan dan keuntungan akan setia dengan Anda.”~ Djajendra

Hiduplah di dalam diri sendiri, dan jangan hidup di luar diri sendiri. Sebab, semua hal-hal besar tentang Anda terdapat di dalam diri Anda, dan semua hal-hal kecil sajalah yang terlihat di luar diri Anda. Jadi, jangan risaukan ataupun terlalu bergembira tentang Anda yang di masa lalu, tentang Anda di masa kini, ataupun tentang Anda di masa depan. Fokuskan waktu dan energi untuk menyempurnakan tentang Anda yang terdapat di dalam diri Anda.

Kebanyakan orang terpengaruh dengan realitas dan terpaksa mengikuti realitas, walau hatinya tidak bahagia dengan realitas tersebut. Bahkan beberapa diantaranya menyerah dan tidak sanggup berhadapan dengan realitas, sehingga terpaksa melarikan diri dari realitas tanpa pernah mendapatkan solusi.

Orang-orang yang tidak terpengaruh dengan realitas selalu mampu menciptakan realitasnya sendiri. Mereka sangat cerdas untuk fokus ke dalam diri mereka, sehingga walau dari luar terlihat situasi dan kondisi yang sama, tetapi mereka mampu hidup di realitas yang berbeda.

Ada peristiwa yang menarik. Sekarang ini, realitas mata uang rupiah sedang melemah mendekati angka Rp 12.000 per dolar Amerika Serikat. Hal ini ternyata mempengaruhi realitas hidup dari importir dan eksportir. Para eksportir yang kandungan lokalnya maksimal pastilah tertawa bahagia dengan penguatan dolar atas rupiah, sebab semakin banyak rupiah yang bakal mereka terima dari pertukaran dolar mereka. Dan sebaliknya,  para importir pasti sedang panik dan stres berat, karena membutuhkan semakin banyak rupiah untuk mendapatkan barang impornya.

Dalam peristiwa pelemahan mata uang rupiah, biasanya kepanikan para importir adalah hal yang biasa. Tetapi, ada juga importir yang santai-santai saja menyikapi realitas dolar versus rupiah pada saat ini. Ketenangan importir tersebut disebabkan oleh pilihannya yang cerdas atas kebiasaan mata uang rupiah. Sejak lama dia sudah memahami perilaku mata uang rupiah, yang hobinya suka melemah. Jadi, diapun menetapkan pilihan yang paling realistis untuk menghadapi hobinya rupiah yang suka melemah. Karena dia telah memiliki sikap yang tegas terhadap realitas rupiah, serta tidak terpengaruh ataupun terjebak dengan realitas rupiah, maka bisnisnya selalu terjaga dan tetap di jalur pertumbuhan.    

Cara menciptakan realitas hidup yang paling produktif dan positif adalah dengan peta penanda. Artinya, seseorang yang ingin menciptakan realitasnya sendiri, harus cerdas mengidentifikasi dan memetakan potensi, dari hal-hal yang tidak berada di dalam kendali dirinya. Bila sudah memahami potensi dan sudah memagari risiko, diperlukan upaya untuk memperkuat sumber daya agar dapat mengalihkan fokus dari kenyataan negatif. Dan selanjutnya, memfokuskan semua energi untuk memperkuat efek positif dari realitas yang sedang terjadi, sehingga apapun realitas di luar sana, diri tetap kuat dan unggul untuk bisa sampai pada tujuan.

Apapun realitasnya janganlah pernah meninggalkan energi optimis. Sebab, selama diri masih di dalam kekuatan optimis, seburuk apapun realitasnya, diri akan mampu melihat berbagai peluang dan kemungkinan. Walau ruang realitas sudah terisi penuh dengan ketidakpastian ataupun tanpa harapan, tetapi mata optimis pasti akan menemukan peluang-peluang yang luar biasa.

Hati-hati dengan perasaan negatif dan pesimis terhadap realitas. Sebab, pesimis dan negatif akan membutakan logika; menjadikan Anda tidak akan pernah menemukan jalan keluar; menjadikan Anda kehilangan akal sehat untuk mendapatkan pilihan terbaik; serta selalu mengarahkan Anda untuk menggambarkan realitas dengan hal-hal terburuk. Jadi, bila masih dalam pola hidup pesimis dan negatif, segeralah dihapus dari DNA Anda. Hilangkan segera semua respon-respon otomatis pesimis yang menguras energi optimis Anda. Pastikan bahwa Anda semakin optimis dan lebih bersemangat untuk menghadapi realitas yang sulit.

Setiap hari bersemangatlah untuk menciptakan realitas yang paling produktif. Sebab, segala sesuatu yang produktif akan menciptakan nilai tambah, dan akan membuat Anda mengalami pengalaman yang menyenangkan. Fokuskan perhatian untuk memperluas dan membangun wawasan agar berbagai realitas, mampu Anda sikapi dengan tenang dan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCEGAH PERILAKU KORUP DI TEMPAT KERJA

2013-04-221

“Korupsi adalah perilaku dari rendahnya kejujuran dan hilangnya sifat baik di dalam diri. Bukan oleh rendahnya penghasilan, atau mahalnya kebutuhan hidup. Seseorang yang jujur, walaupun sedang sangat lapar, walaupun sedang sangat membutuhkan uang, dia tidak akan melakukan korupsi.” ~ Djajendra

Perilaku korup di tempat kerja tercipta dari kebiasaan ataupun kesenangan untuk mengambil yang bukan haknya dengan cara mencurangi perusahaan. Bagi oknum-oknum bermental korup melakukan korupsi sudah seperti hobi, sehingga sebaik apapun tata kelola dan sistem yang dibangun, mereka tetap akan menjadi lebih kreatif untuk bisa korupsi.

Pada umumnya, para pengusaha jujur selalu berupaya untuk menghilangkan korupsi dari DNA perusahaannya, tetapi mental-mental korup selalu cerdas bersembunyi di balik baju integritas, sehingga menjadi tidak mudah untuk diidentifikasi oleh sistem dan tata kelola.

Indeks Persepsi Korupsi 2009 yang diterbitkan oleh Transparency International (secara global) menunjukkan bahwa rata-rata, dua dari tiga perusahaan melaporkan kasus korupsi diinternalnya. Korupsi adalah bukti bahwa oknum-oknum bermental korup memiliki hobi untuk menyalahgunakan kepercayaan, kekuasaan, jabatan, dan tanggung jawab. Mereka yang suka korup ini biasanya tertawa dengan standar moralitas dan integritas yang dikembangkan oleh perusahaan. Karena dasarnya mereka ini adalah energi korup yang cerdas dan terlatih mindsetnya, sehingga persepsi dan logika berpikir mereka memandang korupsi sebagai sesuatu yang baik.

Perusahaan-perusahaan yang sadar akan bahaya korupsi terhadap keberlangsungan bisnisnya, pastilah secara terus-menerus melatih dan memberikan pencerahan kepada setiap insan perusahaan agar korupsi bisa diminimalkan. Salah satu upaya yang biasa dilakukan adalah dengan mengembangkan perilaku kerja yang taat etika bisnis dan kode etik kerja. Untuk itu, perusahaan akan membangun sistem pengawasan yang penuh integritas; serta melakukan proses internalisasi, indoktrinasi, ataupun motivasi secara terus-menerus, dengan harapan setiap insan perusahaan terpengaruh untuk patuh etika bisnis dan menguatkan integritas pribadi.

Ketika mencoba menemukan solusi dari berbagai studi kasus etika bisnis, akan terlihat akar persoalannya ada pada mental korup ataupun niat yang terencana untuk mengambil yang bukan haknya. Misal, sebuah perusahaan yang mengsubkontrakan sebagian pekerjaan dari mulai hulu hingga hilir; seperti pekerjaan penggalian, transportasi produk, pemeriksaan kualitas produk, dan pengiriman atau pengapalan produk. Dengan banyaknya bidang pekerjaan yang dikontrakkan, sering timbul moral hazard berupa kebiasaan untuk meminta ataupun menerima komisi tak resmi dari subkontraktor. Pihak subkontraktor biasanya akan memberikan komisi tersebut dalam berbagai bentuk, karena itu terkait dengan keberlangsungan bisnis mereka. Jelas, semua praktik ini melanggar etika bisnis. Padahal agar praktik ini tidak terjadi, perusahaan sudah memberikan gaji dan fasilitas yang sangat tinggi kepada karyawan yang bertanggung jawab atau yang melakukan pekerjaan tersebut. Jadi, persoalan korupsi di tempat kerja bukan oleh kecilnya gaji ataupun oleh lemahnya prosedur, sistem, manajemen, dan kepemimpinan. Tetapi, oleh oknum-oknum bermental korup yang tidak pernah kenyang dengan jumlah uang, dengan sedemikian rupa mampu menjadi energi yang menciptakan dampak sistemik, sehingga seolah-olah tanpa uang pelicin akan terjadi pelambatan proses bisnis. Dan pada akhirnya, membuat manajemen perusahaan kehilangan akal untuk berbisnis dengan mematuhi etika bisnis.

Para pengusaha yang berbisnis dengan etika dan integritas pastilah akan menjauhkan dirinya dari segala bentuk korupsi. Mereka selalu sadar dan belajar dari berbagai kasus korupsi, yang pada akhirnya sangat merugikan ataupun menghentikan operasional perusahaan tersebut. Pada dasarnya, orang-orang jujur di dunia bisnis sangat sadar bahwa oknum-oknum bermental korup, selalu berkembang biak diberbagai dimensi bisnis dan organisasi. Jadi, menghentikan korupsi dan kecurangan di dalam perusahaan bukanlah pekerjaan setahun, tetapi merupakan pekerjaan seumur hidup.

Dilema atau buah simalakama adalah sesuatu yang selalu akan muncul di dalam dunia bisnis. Hal ini akan menempatkan para pengusaha untuk menentukan pilihan dalam situasi sulit, walau semua pilihan itu berdampak buruk. Dalam hal ini, para pengusaha tidak akan mau kehilangan bisnis, karena tanpa bisnis perusahaan pasti ditutup, dan kelemahan ini sangat dipahami oleh oknum-oknum bermental korup, baik yang berasal dari internal maupun eksternal. Dan hal inilah yang akan menjadi akar dari timbulnya moral hazard. Karena merasa terdesak dan tidak punya pilihan untuk berbisnis secara etis, maka dilema ini akan mendorong manajemen perusahaan untuk menjalankan kegiatan bisnisnya sesuai dengan fakta di lapangan.

Realitas moral hazard ini memiliki risiko kejahatan yang sangat tinggi; berpotensi timbulnya penyalahgunaan wewenang, kekuasaan, dan jabatan; sehingga bila tertangkap tangan hukum, maka tamatlah karir dan reputasi dari orang-orang yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian, kecerdasan emosional para pengusaha untuk tetap bekerja dan bersikap di jalur etis, adalah hal yang akan menguntungkan semua pihak dan juga perjalanan bisnis di masa depan.

Kuatkan komitmen perusahaan untuk mencerahkan integritas setiap insan korporasi dengan indoktrinasi agar mereka dapat menjauhi benih-benih korupsi. Sebab, sekali merasa nikmat dengan hasil korupsi atau hasil kecurangan, maka hal ini berpotensi menjadi kebiasaan, dan selanjutnya tidak mudah untuk dikontrol ataupun diberikan pencerahan.

Mencegah perilaku korup di tempat kerja haruslah dengan membudayakan perilaku etis di internal perusahaan. Untuk itu, perusahaan wajib merancang sistem, aturan, peraturan, kebijakan, alat kontrol, serta teknologi yang dapat membatasi perilaku tidak etis dan korup. Pengawasan dan sistem kontrol yang unggul wajib menjadi bagian dari budaya perusahaan. Termasuk, menjalankan prinsip kehati-hatian disemua dimensi aktivitas perusahaan.

Mental korup tidak akan pernah mati, karena dia itu seperti ideologi. Jadi, perusahaan harus selalu waspada akan bangkitnya energi korupsi di dalam perusahaan. Sedikit saja kontrol dilonggarkan, atau sistem dibebaskan, maka monster korupsi akan menguras kekayaan perusahaan, sehingga akhirnya skandal seperti Enron dan WorldCom berpotensi terjadi di dalam perusahaan Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Disorganisasi Menghilangkan Daya Saing Bisnis

DJAJENDRA PROFILE 2013

Disorganisasi Menghilangkan Daya Saing Bisnis

 “Ketika disiplin diabaikan, keadaan tanpa aturan akan merusak produktivitas dan ketertiban.”~Djajendra

Perilaku kerja yang asal-asalan; perilaku kerja yang tidak patuh pada peraturan; perilaku kerja yang tidak rapi dan bersih; perilaku kerja yang suka menciptakan keadaan tanpa aturan; adalah sumber disorganisasi di lingkungan kerja.

Disorganisasi merupakan keadaan yang akan melemahkan perusahaan, dan lama kelamaan perusahaan juga akan kehilangan daya saing, sehingga berpotensi mengalami kerugian.

Disorganisasi juga muncul dari rendahnya disiplin dan kepatuhan warga negara, khususnya di jalan raya dan fasilitas umum. Misalnya, perilaku warga negara yang terbiasa melanggar aturan, peraturan, etika, dan hukum di jalan raya. Dalam hal ini, warga negara yang suka berdagang di pinggir jalan; warga negara yang suka memparkir kendaraan bermotornya di pinggir jalan; warga negara yang suka menyerobot jalur pejalan kaki, untuk kepentingan berdagang, parkir motor, ataupun dijadikan jalur motor; warga negara yang suka berdagang di tengah jalan tol; dan berbagai perilaku warga negara yang pada intinya menciptakan disorganisasi di jalan raya.

Disorganisasi yang diciptakan oleh sebagian kecil warga negara tersebut berdampak sangat serius terhadap produktivitas dan efektivitas ekonomi negara. Sebab, setiap hambatan di jalan raya akan membuat gerak ekonomi menjadi lambat dan tidak efisien, dan tentu saja akan mengurangi produktivitas.

Rendahnya tanggung jawab, disiplin dan kepatuhan terhadap penggunaan jalan raya, akan menjadi sumber disorganisasi di semua aspek kehidupan sosial dan ekonomi. Hal ini, akan menjadi akar dari rendahnya daya saing ekonomi bangsa terhadap bangsa-bangsa lain yang lebih terorganisir.  

Untuk perusahaan dan instansi pemerintah, disorganisasi di jalan raya akan menguras energi dan mengurangi suasana hati karyawan untuk bekerja dengan penuh semangat. Biasanya, ketidakteraturan di jalan raya akan memperlambat kehadiran karyawan ke kantor, kemudian karyawan juga akan menghabiskan beberapa menit untuk menenangkan pikiran yang sudah kacau oleh macet berjam-jam. Dan di kantor, tumpukan pekerjaan yang harus segera diselesaikan membutuhkan tenaga yang penuh agar dapat dikerjakan dengan sepenuh hati dan produktif.

Pengorganisasian yang efektif sangatlah penting. Disiplin dalam berbangsa dan bernegara untuk pengorganisasian yang patuh peraturan, aturan, hukum, dan etika adalah sesuatu yang tidak boleh diperdebatkan. Setiap realitas disorganisasi di jalan raya akan menjadi penyebab disorganisasi di dalam perusahaan ataupun instansi, sehingga akan menciptakan pemborosan keuangan yang merugikan hal-hal produktif.

Setiap perusahaan dan instansi pemerintah pasti telah memiliki sistem dan tata kelola yang terorganisir di dalam kekuatan etika dan integritas, sehingga setiap individu karyawan atau pegawai dapat bekerja dengan sepenuh hati agar tercipta hasil akhir yang lebih produktif dan efisien. Hal ini, akan membuat mereka mampu berkontribusi dan melayani segala sesuatu dengan lebih cepat dan tepat waktu. Tetapi, bila tenaga mereka sudah dikuras oleh realitas disorganisasi di jalan raya, maka pastilah mereka tidak mampu melayani apapun dengan cepat dan tepat waktu.

Disorganisasi merupakan sumber pemborosan diberbagai aspek kehidupan. Yang pasti, pemborosan di dalam aspek ekonomi. Akibat disorganisasi, para karyawan harus bekerja lembur, karena pekerjaan yang seharusnya diselesaikan dalam delapan jam, tidak dapat dikerjakan tepat waktu, dan membutuhkan tambahan waktu. Hal ini, mengharuskan perusahaan tetap menghidupkan lampu, ac, komputer, dan juga mengeluarkan biaya untuk lembur karyawan. Bukan itu saja, para karyawan berpotensi mendapatkan tekanan, stres, dan juga gangguan kesehatan oleh realitas yang ditimbulkan disorganisasi.

Disorganisasi akan membuat karyawan kehilangan setidaknya dua sampai tiga jam produktivitas setiap hari. Dan hal ini, akan meningkatkan biaya produktivitas; membutuhkan lebih banyak waktu dan biaya untuk menemukan solusi bisnis; termasuk penjualan yang hilang, karena kurang cepatnya perusahaan memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMINDAHKAN IDE KE DALAM TINDAKAN

DJAJENDRA“Terlalu banyak ide-ide hebat, terlalu banyak wacana atas ide-ide hebat tersebut, kadang membuat orang lupa untuk bertindak lebih cepat. Ide-ide hebat tanpa tindakan adalah sia-sia.”~ Djajendra

Hanya dalam tindakan semua ide-ide hebat itu akan diuji keberhasilannya oleh kompetensi, kualitas, sumber daya, integritas, dan realitas.

Bila semua orang yang terlibat itu mampu memanfaatkan sumber daya, kompetensi, kualitas, integritas, dan kerja keras; maka, ide-ide hebat itu akan berproses untuk mewujudkan hasil akhir yang luar biasa.

Setiap orang boleh bermimpi sangat tinggi bersama ide-ide luar biasanya. Tetapi, ide-ide luar biasa tersebut tetap akan menjadi ide, bila tidak ada tindakan untuk mengeksekusi ide tersebut ke dalam wujud fisik yang nyata.

Tidak semua orang yang punya ide-ide hebat itu, mengetahui cara untuk mengeksekusi ide-ide tersebut menjadi nyata. Sangat sedikit orang-orang yang terlatih untuk memindahkan ide-ide hebat mereka ke dalam tindakan nyata. Dan biasanya, yang sangat sedikit ini meraih sukses yang luar biasa di sepanjang kehidupan mereka.

Diperlukan kualitas dan kompetensi diri yang unggul. Lalu, kemampuan diri untuk menyalakan api semangat ke dalam diri, serta memotivasi diri untuk segera mewujudkan ide-ide hebat tersebut ke dalam realitas.

Ide-ide hebat itu harus dialirkan ke dalam diri yang terfokus pada produktivitas dan kinerja terbaik.  Dan hal ini, akan menjadi titik awal untuk mewujudkan hasil akhir yang gemilang.

Mewujudkan ide-ide hebat terletak pada konsistensi kualitas dan kompetensi, untuk dijadikan sebagai dasar dalam mewujudkan ide-ide tersebut. Termasuk, proses menciptakan sukses atas ide-ide tersebut, haruslah di dalam kesederhanaan pola pikir agar eksekusi menjadi lebih mudah.

Apapun ide-ide yang muncul dari kreativitas dapat diwujudkan menjadi produk atau jasa. Diperlukan keberanian, kemauan yang kuat, kekuatan untuk mewujudkan, dan keyakinan atas keajaiban yang dapat dihasilkan dari ide-ide tersebut.

Semakin yakin Anda untuk mewujudkan ide-ide ke dalam realitas kehidupan, semakin Anda mampu untuk membuat keputusan-keputusan yang membawa ide-ide Anda tersebut ke dalam proses mewujudkan.

Strategi dan taktik yang tepat akan menciptakan cara untuk melakukan tujuan dengan efektif. Bila sudah memasukkan ide-ide ke dalam rencana kerja yang terformulasi dengan strategi dan taktik yang tepat, maka mudah menguasai cara untuk membuat ide-ide tersebut bekerja sesuai tujuan. Dan juga, cara untuk melakukan semua tindakan yang efektif agar ide-ide tersebut mampu membawa tujuan ke arah yang selalu diimpikan.

Semua alasan yang menghambat transformasi ide-ide ke wujud benda dan jasa, akan menjadi kekuatan yang mengecilkan ide-ide tersebut, bahkan akan menjadi sesuatu yang mematikan ide-ide hebat itu, sebelum tumbuh menjadi hal-hal yang luar biasa.

Semua prestasi besar dimulai dengan sebuah langkah kecil. Langkah kecil yang bergulir dalam tindakan dan komitmen yang berani menantang risiko. Jika ada yang mentertawakan langkah-langkah kecil Anda, maka Anda tidak boleh berhenti atau balik mentertawakan yang mentertawakan Anda. Tetapi, Anda harus lebih meningkatkan kualitas dan kompetensi diri agar semua langkah Anda mampu menciptakan prestasi dan kinerja yang membanggakan.

Memiliki ide-ide hebat saja bukanlah jaminan untuk meraih sukses dan prestasi. Ide-ide hebat tersebut akan menjadi sesuatu yang luar biasa, saat diri menginvestasikan potensi dan sumber daya untuk mengelola ide-ide tersebut sesuai tujuan. Jadi, bila sudah mempunyai banyak ide-ide hebat, saatnya untuk memfokuskan semua energi, potensi, waktu, sumber daya, dan kompetensi untuk mewujudkan ide-ide tersebut sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Pastikan bahwa komitmen untuk mewujudkan ide-ide ke dalam tindakan, tidak diikuti dengan keraguan ataupun ketakutan. Sebab, keraguan dan ketakutan akan menarik kembali semua kesempatan yang sudah di depan mata.

Ketidaktahuan dan rendahnya pengetahuan yang dimiliki seseorang mengakibatkan jutaan ide-ide hilang sia-sia. Padahal, bila semua ide-ide yang tak terhitung jumlahnya itu dapat direncanakan dengan baik, maka ide-ide hebat itu akan menghasilkan berbagai kebaikan dan kemudahan untuk kehidupan semua orang.

Janganlah mengecilkan ide-ide yang sedang Anda miliki. Ide-ide baik itu adalah benih-benih yang akan mengantarkan Anda mencapai sukses dan prestasi. Siapkan diri dengan kualitas dan kompetensi, dan biarkan ide-ide tersebut setiap hari mengalir bersama peristiwa dan keputusan agar Anda dapat mewujudkannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DEMO BURUH MENGHENTIKAN PRODUKTIVITAS PABRIK

DJAJENDRA PROFILE“Kualitas buruh adalah energi ekonomi yang meningkatkan daya saing bangsa dan negara, dalam menghadapi kekuatan ekonomi dan perdagangan global.” ~ Djajendra

Buruh adalah bagian terpenting dari proses produksi; bagian terpenting dari proses bisnis; bagian terpenting dari proses penciptaan nilai tambah; dan juga bagian terpenting dari proses penciptaan kualitas terbaik. Buruh yang fokus dan berkualitas akan meningkatkan kinerja pada pekerjaan yang dilakukan.

Demo buruh yang berkelanjutan pasti akan merusak daya saing perusahaan. Sering sekali sebuah perusahaan mengalami kerugian besar akibat demo buruh. Ada perusahaan yang harus kehilangan omset penjualan yang sangat besar akibat demo buruh di pabriknya. Dan, tidaklah mudah dalam satu atau dua tahun untuk mengembalikan omset yang hilang tersebut.

Kenapa omset tersebut bisa hilang? Karena, demo yang berkelanjutan di dalam pabrik akan menghentikan proses produksi dan proses pengiriman. Dampaknya, kontrak penjualan tidak dapat dipenuhi oleh pabrik, dan pembeli pasti akan kehilangan kepercayaan kepada pabrik tersebut. Hal ini, tidak hanya berpotensi menciptakan kerugian besar di dalam pabrik, tetapi juga ada konsekuensi hukum atau etika oleh gagalnya pengiriman barang dengan tepat waktu.

Sebuah pabrik adalah tempat aktivitas ekonomi, khususnya tempat terciptanya nilai tambah dari sebuah proses produksi. Di sini, buruh dan investor sama-sama mencari uang untuk kehidupan ekonomi dari nilai tambah yang mereka ciptakan. Demikian juga dengan negara, negara akan semakin besar mendapatkan penghasilan melalui pajak atas operasional pabrik yang efisien dan berkelanjutan. Intinya, semua pihak akan menikmati keuntungan dari nilai tambah yang dihasilkan oleh  sebuah pabrik. Dan bila proses penciptaan nilai tambah ini terganggu, maka semua pihak akan mengalami kerugian.

Ketika inflasi di bidang ekonomi mengurangi daya beli dan daya ekonomi buruh, maka para buruh pasti akan kehilangan energi, untuk bekerja dengan penuh semangat agar dapat berkontribusi secara produktif dan efektif di tempat kerja.

Peningkatan inflasi di sebuah negara akan meningkatkan harga-harga dan biaya hidup. Bila harga-harga dan biaya hidup naik, maka buruh yang hanya bergantung pada penghasilan tetap minimum pastilah kehilangan fokus dan tenaga untuk melayani pekerjaannya dengan berkualitas. Dampaknya, daya saing negara tersebut akan kalah dalam perdagangan global, dan juga negara akan dibebani oleh tingkat pengangguran yang lebih tinggi.

Persoalan demo buruh tidaklah sebatas persoalan antara buruh dan pemberi kerja. Tetapi, merupakan persoalan tata kelola ekonomi negara yang efektif, produktif, efisien, kreatif dan penuh integritas. Bila pengelolaan ekonomi sebuah negara tidak di dalam integritas yang diperlihatkan dengan transparansi dan akuntabilitas, maka akar persoalan demo buruh sulit ditemukan, dan sulit untuk diselesaikan dengan adil.

Semakin sering demo buruh, semakin lemah daya saing pabrik-pabrik tersebut. Dan hal ini, akan menjadi prospek bagi meningkatnya pengangguran. Tingkat pengangguran yang tinggi pasti akan menakutkan semua pihak. Sebab, hal ini berpotensi menciptakan berbagai kelemahan dan kekurangan di dalam perekonomian dan keamanan negara tersebut.

Para pemimpin ekonomi di sebuah negara yang buruhnya sering demo, haruslah sadar diri, bahwa inflasi yang tidak wajar akan merusak sendi-sendi ekonomi negara tersebut. Oleh karena itu, diperlukan tindakan dan sikap yang dilandasi oleh integritas yang tinggi, untuk mengontrol akar persoalan demo buruh, agar kualitas daya saing dan kondisi positif ekonomi negara, dapat terus tumbuh di dalam kekuatan integritas dan produktivitas yang tinggi.

Melokalisasi persoalan demo buruh sebatas hubungan kerja antara buruh dan investor adalah kesalahan terbesar. Sebab, akar persoalan demo buruh adalah tidak tercukupinya gaji yang diterima untuk membiayai kehidupan yang minimum. Kenaikan biaya hidup oleh berbagai kebijakan dan realitas ekonomi, telah menjadikan gaji yang diterima oleh buruh tidak tercukupi untuk membiayai kebutuhan hidup sebulan.

Demo buruh yang terlalu sering dan berkelanjutan akan mengecilkan kekuatan ekonomi bangsa dan negara. Sebab, hal ini berpotensi menjadikan pabrik-pabrik terpaksa ditutup oleh daya saing yang kalah di dalam realitas perdagangan global.

Hubungan kerja antara buruh dan pemberi kerja wajib di dalam keharmonisan yang produktif. Bila hubungannya selalu meruncing di dalam ketidakpuasan, maka bisnis dan proses produksi pastilah tidak efisien. Dampaknya, aliran likuiditas dari hasil nilai tambah warga negara ke dalam ekonomi dan pasar akan berkurang. Jelas, hal ini akan menjadi awal untuk mengecilkan kekuatan ekonomi negara, dan membuat negara terpaksa harus berhutang untuk membiayai operasionalnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA TRUST MENINGKATKAN PERDAGANGAN DAN INVESTASI

DJAJENDRA“Bangsa dan negara yang cerdas menyiapkan dirinya dengan budaya kepercayaan, akan mendapatkan keuntungan dan manfaat yang sangat besar dari globalisasi, termasuk akan menikmati kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik.” ~ Djajendra

Kepercayaan adalah mata uang yang paling tinggi nilainya. Bila Anda menjadi orang yang paling dipercaya, maka permintaan atas jasa atau layanan dari Anda akan sangat tinggi. Demikian juga, bila produk atau jasa dari perusahaan Anda sangat dipercaya oleh pelanggan dan stakeholders lainnya, maka potensi bisnis Anda akan terus meningkat secara berkelanjutan, dan pastinya penjualan akan berada di posisi tertinggi.

Dalam dunia yang semakin kecil oleh globalisasi dan teknologi internet ini, setiap warga negara Indonesia harus sadar akan pentingnya kepercayaan dalam pembangunan ekonomi bangsa dan negara Indonesia. Bila kejujuran, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas dapat diberikan dari integritas dan etika yang tinggi; maka pandangan positif  dari warga atau korporasi negara-negara lain, akan mempengaruhi peningkatan perdagangan dan investasi mereka ke Indonesia. Jadi, trust atau kepercayaan adalah mata uang atau kekayaan abadi yang wajib Anda hadirkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Tanpa trust, perusahaan Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan pangsa pasar, dan pada akhirnya sulit mencapai target penjualan yang Anda tetapkan.

Setiap kebijakan bisnis tidaklah boleh mengabaikan faktor kepercayaan. Untuk meningkatkan faktor kepercayaan dalam bisnis diperlukan upaya peningkatan citra positif perusahaan. Citra positif akan meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan, dan hal ini akan memiliki dampak yang sangat besar pada kemampuan untuk menjual produk atau jasa.

Ada sebuah cerita menarik dari sebuah toko digital printing dan fotocopy, yang sangat agresif dalam membangun citra positif  tokonya secara fisik. Di tokonya sangat  banyak banner, brosur, dan berbagai macam tempelen-tempelen kertas warna-warni dengan kata-kata yang sangat indah tentang kualitas produk, harga yang kompetitif, dan pelayanan 24 jam. Setelah berjalan lebih dari tiga tahun, toko yang hebat itupun ditutup. Dari hasil penelitian, ternyata toko tersebut tidak memiliki sumber daya manusia yang tulus dan ikhlas memberikan pelayanan cepat dan tepat waktu. Sikap dan perilaku karyawan yang ketus, tanpa senyum, dan menganggap pelanggan yang membutuhkan mereka, mengakibatkan rasa kecewa dan hilangnya kepercayaan pada toko tersebut. Walau pemiliki toko tersebut sudah memiliki program-program penjualan yang hebat, tetapi sikap dan perilaku negatif dari para operator toko, telah menghilangkan kepercayaan pelanggan pada toko tersebut. Dari hari ke hari akumulasi rasa kecewa atas pelayanan yang buruk telah membuat para pelanggan meninggalkan toko tersebut untuk selamanya. Kabar buruk yang ditularkan dari mulut ke mulut tentang toko tersebut, pada akhirnya menciptakan akumulasi rasa tidak percaya yang sangat tinggi.   

Kepercayaan yang tinggi hanya dapat dihasilkan dari sikap dan perilaku yang dengan sepenuh hati menjalankan etika, integritas, akuntabilitas, transparansi, pelayanan dari hati, serta selalu bekerja lebih bersama kreativitas dan inovasi dalam menghasilkan hal-hal terbaik untuk memuaskan kebutuhan konsumen.

Budaya saling percaya akan menjadikan hubungan bisnis dan investasi antar negara, antar perusahaan, antar pribadi menjadi lebih produktif, serta menjanjikan pangsa pasar yang lebih besar.

Fondasi globalisasi adalah etika bisnis yang kuat dan unggul, hukum yang adil dan bijak, integritas di semua aspek bisnis; serta kinerja sumber daya manusia yang efektif, produktif, efisien, dan kreatif. Jadi, negara dan bangsa manapun pasti akan unggul dalam globalisasi, bila budaya trust menjadi energi yang menggerakan perilaku kehidupan kerja sehari-hari.

Bangsa dan negara yang cerdas menyiapkan dirinya dengan budaya kepercayaan, akan mendapatkan keuntungan dan manfaat yang sangat besar dari globalisasi, termasuk akan menikmati kemakmuran dan kesejahteraan yang lebih baik.  

Bila prasangka buruk mengurangi kepercayaan kepada sebuah bangsa dan negara, maka sudah seharusnya negara dan bangsa tersebut menunjukkan kepada dunia bahwa mereka telah membiasakan perilaku kehidupan dengan penguatan etika, integritas, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang lebih dari hati yang tulus.

Budaya trust adalah kekuatan yang wajib dibangun dan dikembangkan melalui sistem, tata kelola, mindset, dan perilaku kehidupan di dalam kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, kreativitas, inovasi, pelayanan, serta kualitas yang terus-menerus ditingkatkan untuk tetap menang di pasar.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESADARAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH EKONOMI

“Resep untuk hidup sejahtera adalah menjadikan diri Anda sebagai energi produktif pencipta nilai tambah ekonomi.” ~ Djajendra

Hidup berarti terhubung dengan realitas ekonomi. Setiap orang adalah bagian dari kekuatan ekonomi, yang terikat dalam permainan realitas ekonomi. Tidak ada seorang pun yang bisa hidup sejahtera, bila dirinya tidak menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam kehidupannya. Nilai tambah ekonomi adalah jawaban untuk menemukan kesejahteraan hidup. Pahami cara menggunakan energi, waktu, potensi, hubungan, kecerdasan, kemampuan, kompetensi, dan sikap baik; untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar buat memperkaya kehidupan Anda.

Miliki kesadaran bahwa tanpa uang segalanya akan terlihat sulit dan tidak mudah. Dan, dengan uang bukan berarti Anda boleh hidup bersantai-santai, tetapi uang tersebut harus diberdayakan ataupun dikomersialkan dalam berbagai wujud investasi, agar setiap hari Anda bisa menjadi pribadi pencipta nilai tambah ekonomi buat kehidupan.

Kuasai pengetahuan tentang cara memasarkan semua potensi dan kemampuan diri Anda, kepada realitas kehidupan ekonomi yang lebih besar. Jadikan diri Anda mampu untuk berkontribusi di dalam pangsa pasar, serta mampu menciptakan pelanggan dan menghasilkan keuntungan dari usaha Anda.

Semakin sadar Anda untuk mengkomersialkan semua kemampuan Anda, semakin Anda akan menjadi pribadi yang meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan Anda. Tingkatkan reputasi dari usaha Anda, dan tingkatkan peluang untuk memenangkan kompetisi di pasar kehidupan ekonomi yang luas.

Sekarang ini, kita semua sedang hidup dalam realitas kehidupan dengan jejaring sosial yang sangat besar. Ratusan juta orang telah terhubung di dalam berbagai situs jejaring sosial, dan semua ini merupakan wujud dari interaksi dan komunikasi. Bila Anda memanfaatkan hubungan interaksi dan komunikasi ini, maka Anda dapat menawarkan produk atau jasa pelayanan Anda kepada ratusan juta orang-orang tersebut. Gunakan kecerdasan dan kreativitas untuk meningkatkan reputasi usaha Anda di jejaring sosial Anda.

Bekerjalah dengan ikhlas dan tulus untuk melayani dan berkontribusi ke dalam potensi pasar. Jadilah pribadi yang hidup untuk membantu, melayani, dan berkontribusi kepada pasar Anda. Kuatkan posisi Anda di dalam pasar yang dinamis dan selalu berubah sesuai kebutuhan.

Kesadaran komersial dan ketajaman visi bisnis Anda, akan menjadi modal paling penting dalam menjadikan Anda sukses dan sejahtera. Jadikan kesadaran komersial Anda sebagai karir untuk menerima risiko dan mengubahnya menjadi peluang terbaik. Manfaatkan semua informasi yang masuk akal untuk memperkaya strategi dan taktik bisnis Anda. Buatlah keputusan-keputusan hebat sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan pasar. Buatlah semua orang di pasar terinformasi dengan baik atas semua hal yang ingin Anda jual, serta jagalah kepercayaan setiap orang dengan pelayanan dan sikap baik.

Kesadaran dan kemauan Anda untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, akan menjadikan Anda sebagai pribadi produktif, yang terus-menerus menghasilkan karya untuk dikontribusikan ke dalam pasar yang membutuhkan.

Luangkan waktu untuk memahami minat, motivasi, kepribadian, kemampuan, fokus, dan kesadaran hidup Anda. Lalu, berikan motivasi kepada diri sejati Anda, agar diri sejati Anda peduli untuk menjadikan potensi dan kemampuan dirinya sebagai aset produktif. Jadilah pribadi yang sadar untuk menghasilkan nilai tambah buat diri sendiri dan kehidupan orang lain.

Hiduplah untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Di sini, Anda wajib memahami industri yang sedang Anda tekuni. Pahami para pesaing, pahami para pemasok, pahami kebutuhan pelanggan, pahami cara memperkuat jaringan, pahami cara membuat keputusan yang lebih baik, dan pahami cara menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap usaha Anda.

Kuasai kompetensi inti yang Anda butuhkan dalam kontribusi dan pelayanan. Bekerjalah dengan strategi jangka panjang, dan raihlah sukses di setiap rencana jangka pendek. Nikmati semua hal yang Anda kerjakan dengan antusias dan penuh perhatian. Cintai kontribusi dan pelayanan Anda dengan sepenuh hati. Jadilah bintang yang selalu bersinar untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kesejahteraan diri sendiri, orang lain, dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

UPAH

2013-04-22

“Mengorbankan warga negara dengan upah murah untuk mengundang  minat investasi dari mancanegara adalah perbuatan yang paling merugikan bangsa di masa depan. Negara yang bermasadepan baik adalah negara yang cerdas menjual pertumbuhan, stabilitas, keamanan, kepastian, tata kelola yang beretika, kompetensi, kualitas, dan infrastruktur yang berkualitas, untuk dijadikan daya tarik minat investasi mancanegara.” ~ Djajendra

Dunia bisnis membutuhkan kehidupan yang merasa saling percaya di antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah. Rasa saling percaya dengan semua stakeholders terkait akan menjadikan lingkungan bisnis lebih produktif dan efektif. Bila rasa percaya tidak ada, maka jangan pernah berharap terjadinya hubungan kerja yang hormonis di antara pihak-pihak terkait dalam sebuah proses bisnis.

Setiap tanggal 1 Mei adalah hari buruh se dunia. Di mana, para pekerja merayakan hari tersebut dengan berbagai harapan untuk kehidupan kerja yang lebih baik dan lebih manusiawi. Saat rasa percaya di tempat kerja hilang, maka perasaan dicurangi akan menjadikan hubungan kerja tidak produktif.

Upah yang wajar untuk pekerja merupakan salah satu faktor yang menentukan produktivitas kerja. Termasuk, motivasi kerja yang tinggi dipengaruhi dengan upah yang layak. Jadi, pasti para pengusaha yang cerdas akan memberikan upah yang wajar kepada pekerjanya.

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang baik di sebuah negara akan menciptakan pasar yang menguntungkan buat pengusaha. Apalagi bila di negara tersebut upah pekerjanya masih relatif murah, maka pengusaha-pengusaha dari mancanegara yang memiliki pasar di negara berupah murah tersebut, akan menanamkan investasi untuk proses produksi dengan memanfaatkan upah murah, dan sekaligus memanfaatkan pasar yang tumbuh untuk menjual produk-produknya.

Pada umumnya, investor selalu berpegang teguh pada prinsip bahwa  dengan pengeluaran sekecil-kecilnya harus menghasilkan nilai tambah sebesar-besarnya. Prinsip ini tidaklah boleh diterapkan dalam hal upah. Sebab, upah adalah penghasilan seseorang untuk membiayai hidupnya. Bila upahnya sangat kecil dan tidak mencukupi realitas minimal biaya hidup rutin, maka sisi kemanusiaan orang tersebut pasti dalam ketidakadilan. Dibutuhkan hati dan empati untuk tidak mempermainkan upah seseorang buat keuntungan yang lebih besar buat orang lain.

Proses bisnis yang baik membutuhkan orang-orang yang bekerja dengan sepenuh hati dalam totalitas pelayanan dan kontribusi. Saat ada pihak-pihak yang merasa dicurangi dalam sebuah proses bisnis, maka hasil akhir dari proses bisnis tersebut akan menghasilkan produktivitas dan kualitas yang lebih rendah, dan tidak seperti yang diharapkan.

Kesadaran pemerintah dan pengusaha di sebuah negara untuk tidak menjadikan upah murah sebagai daya tarik investasi adalah sesuatu yang baik. Kebijakan upah murah dari sebuah negara untuk menarik minat investor hanya akan merugikan masa depan negara tersebut. Sebab, warga negaranya dibayar dengan murah atau biasa disebut upah minimum. Hal ini berpotensi menciptakan masa depan warga negara dengan upah murah ini, menjadi warga miskin yang membebani bangsa dan negara.    

Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi yang stabil dan baik haruslah dimanfaatkan untuk meningkatkan standar upah, agar upah yang wajar dari warga negara dapat diinvestasikan untuk kehidupan  masa depan yang lebih baik.  Hal ini akan memberikan manfaat besar buat pertumbuhan ekonomi domestik, dan juga berpotensi memperkuat daya tahan ekonomi bangsa dan negara.  

Perekonomian sebuah negara yang bermasadepan baik adalah yang cerdas menjual pertumbuhan, stabilitas, keamanan, kepastian, tata kelola yang beretika, kompetensi, kualitas, dan infrastruktur yang berkualitas, untuk dijadikan daya tarik minat investasi mancanegara.  

Membayarkan upah maksimal warga negara akan menguntungkan negara. Sebab, upah maksimal bukan minimum, akan menjadi salah satu  faktor investasi buat kesejahteraan bangsa dan negara yang lebih baik di masa depan.

Selamat Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2013

Djajendra

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2013

FINANCIAL MOTIVATION TRAINING

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2013

“Setiap bangsa harus menjadi kuat dan unggul secara ekonomi, agar bangsa itu dihormati dan diperhitungkan kekuatannya oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia.” ~ Djajendra

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan disiplin untuk mengelola semua anggaran dengan efektif dan efisien, baik itu oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, termasuk setiap individu di dalam rumah tangga. Pelemahan ekonomi global berpotensi terjadi di tahun 2013. Setiap pihak pelaku ekonomi sudah wajib untuk bersikap jujur dan membangun semangat dalam mengatasi tantangan pelemahan pertumbuhan ekonomi global. Apalagi krisis ekonomi di wilayah Eropa sepertinya belum akan berakhir, dan ada kecendrungan untuk terus meningkat dalam intensitas yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2012. Dampak dari perluasan krisis ekonomi dan keuangan di wilayah Eropa, dan juga Amerika Serikat, akan menjadi ancaman buat perusahaan-perusahaan dalam menjaga konsistensi bisnis ke wilayah tersebut.

Eropah dan Amerika Serikat adalah sebuah pasar bisnis yang sangat besar, dan menentukan daya tahan ekonomi dari negara-negara yang perusahaan-perusahaannya bergantung pada pasar di kedua wilayah tersebut. Bila ke dua wilayah tersebut pasarnya sedang sakit oleh krisis, maka harus ada kesadaran untuk menjalankan tata kelola ekonomi dan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Tapi realitas menunjukkan, inflasi telah membuat berbagai komponen biaya menjadi lebih tinggi. Kenaikan tarif listrik, jalan tol, upah minimum, dan biaya-biaya rutin lainnya telah menciptakan tantangan baru yang harus dikelola dengan lebih hati-hati.

Banyak pihak telah memprediksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2013 di atas 6 persen. Saya pribadi merasakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 6 persen akan berlangsung secara konsisten dalam jangka waktu yang lama. Dan hal ini seharusnya dijadikan momentum untuk memperkuat infrastruktur ekonomi nasional, agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat menciptakan pemerataan kekuatan ekonomi di semua wilayah dan sektor usaha.

Sekaranglah waktunya buat pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama menjalankan semangat efisiensi dan efektivitas. Setiap individu sebagai pelaku ekonomi harus berkontribusi dengan produktif, dan menjadi lebih efisien terhadap pengeluaran. Semangat untuk menabung dan berinvestasi haruslah menjadi kebersamaan nasional secara kolektif, agar ekonomi Indonesia di masa depan lebih kuat dan produktif, sehingga masyarakat Indonesia lebih sejahtera.

Bersama semangat efisiensi dan efektivitas, pemerintah harus menjalankan anggaran pengeluaran dengan prinsip hati-hati dari integritas untuk menjalankan tata kelola ekonomi negara yang sehat dan jujur. Setiap pinjaman harus diperlakukan untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kejayaan negara, dan setiap nilai tambah harus digunakan untuk mengurangi beban pinjaman, agar di masa depan masyarakat tidak lagi menanggung beban ekonomi berat dari utang negara.

Konsumsi rumah tangga haruslah bisa lebih terkendali, agar setiap rumah tangga dapat melakukan investasi untuk memperkuat keuangan pribadi buat masa depan. Dan hal ini pasti akan menjadi kontribusi besar untuk memperkuat tabungan atau investasi nasional. Setiap warga negara Indonesia harus memiliki semangat untuk melakukan pengeluaran yang lebih sedikit daripada penghasilan yang diterima. Bila semua warga negara Indonesia terlatih dan terbiasa untuk hidup sederhana, serta membelanjakan uangnya untuk barang dan jasa produk lokal dengan konten lokalnya di atas 90 persen, maka secara perlahan-lahan ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi raksasa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain.

Tata kelola pemerintah yang efektif dan efisien untuk menjaga impor barang modal yang benar-benar digunakan sebagai input untuk produksi ekspor, akan menjadikan pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin kuat di masa depan. Setiap unit kerja pendukung manajemen tata kelola pemerintah, baik di pusat maupun di daerah, haruslah memiliki semangat kejujuran, dan bekerja untuk kinerja pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, serta memagari setiap risiko dengan tata kelola yang dapat dipercaya oleh semua pihak.

Setiap risiko ketidakpastian yang hadir di setiap situasi dan kondisi pergerakan ekonomi, harus diterjemahkan sebagai tantangan yang perlu ditekuni dengan penuh disiplin, untuk menemukan solusi yang membawa ekonomi Indonesia kepada kejayaan. Setiap kebijakan dan keputusan harus berenergi konsisten, serta tidak terjebak dalam sikap pesimis terhadap ketidakpastian. Setiap pihak yang memiliki otoritas harus menyiapkan pengetahuan dan wawasan, untuk menghadapi ketidakpastian dengan semangat optimis, yang penuh gairah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Semoga ketidakpastian ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat tidak menjadi alasan atas setiap penurunan kinerja ekonomi nasional. Setiap bangsa harus menjadi kuat dan unggul secara ekonomi, agar bangsa itu dihormati dan diperhitungkan kekuatannya oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERTUMBUHAN EKONOMI SELALU DISERTAI DENGAN PERMINTAAN ATAS LAYANAN PUBLIK YANG LEBIH UNGGUL

PERTUMBUHAN EKONOMI SELALU DISERTAI DENGAN PERMINTAAN ATAS LAYANAN PUBLIK YANG LEBIH UNGGUL

“Memberdayakan Seluruh Karyawan Dan Pimpinan Untuk Mencegah Hal-Hal Negatif  Dalam Pelayanan Publik, Dan Untuk Menangkap Hasrat Dari Publik, Serta Selalu Mengamati Kekurangan Dari Pelayanan Yang Diberikan, Akan Membuat Organisasi Selalu Tumbuh Dan Menjadi Yang Terbaik.” ~ Djajendra

Ketika sebuah negara sedang mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi, saat itu keramahan dalam pelayanan publik harus menjadi prioritas. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang tinggi mencerminkan partisipasi masyarakat dalam membangun ekonomi sangat tinggi. Dan oleh karenanya, semua instansi pemerintah harus dapat merumuskan dan menyusun sebuah tata kelola layanan publik, dan menetapkan standar kualitas tertentu agar publik merasa terpuaskan dengan perilaku layanan yang berkualitas.

Perilaku dan emosional pelayanan publik yang antusias untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan publik, akan menjadi energi positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara yang pesat.

Pelayanan unggul hanya dapat diwujudkan ketika tindakan untuk mengoptimasi proses pelayanan melalui penyederhanaan pelayanan dapat diwujudkan. Tetapi, penyederhanaan layanan harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, agar pelayanan yang diberikan tetap dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki kredibilitas dan integritas yang tinggi.

Pelayanan publik yang unggul sangat tergantung kepada keunggulan di internal instansi yang melayani publik. Bila operasional dan kerja sama di internal instansi mampu berkolaborasi secara utuh, untuk tujuan mendapatkan dan mempertahankan reputasi dan kredibilitas dalam memberikan pelayanan publik yang unggul, maka konsistensi dan optimalisasi kualitas pelayanan publik dapat diwujudkan.

Kualitas pelayanan publik oleh instansi negara sangat menentukan kepercayaan publik kepada negara. Bila instansi negara selalu memprioritaskan peningkatan pelayanan publik, maka kredibilitas dan reputasi dari kualitas pelayanan negara terhadap pertumbuhan perekonomian negara akan menjadi sangat penting dalam memenangkan persaingan ekonomi global.

Pelayanan publik yang unggul sangat tergantung kepada keunggulan budaya organisasi, dan keunggulan dari kekuatan sumber daya manusia, yang menjadi energi buat memberikan layanan di garis paling depan.

Kemampuan organisasi untuk mempertahankan energi dan moral kerja yang tinggi dari para staf pelayanan, akan membuat para staf mampu tampil luar biasa untuk berinteraksi secara efektif dan mengelola keluhan dan rasa tidak puas dengan jiwa besar dan rendah hati.

Setiap staf dibidang pelayanan harus bekerja dengan standar perilaku yang berorientasi pelayanan unggul. Di mana, mereka harus bermental jernih, ikhlas, tulus, baik hati, jujur, dan bersikap baik saat harus menyapa, berinteraksi, berkomunikasi, dan membantu pemecahan masalah untuk solusi yang etis buat publik.

Memberdayakan seluruh karyawan dan pimpinan untuk mencegah hal-hal negatif  dalam pelayanan publik, dan untuk menangkap hasrat dari publik, serta selalu mengamati kekurangan dari pelayanan yang diberikan, akan membuat organisasi selalu tumbuh dan menjadi yang terbaik.

Pelayanan publik harus dipimpin dengan penuh disiplin oleh manajer yang berkualitas. Keterpemimpinan pelayanan publik bertujuan agar manajer yang memimpin selalu tampil di depan, untuk memotivasi dan membesarkan hati para staf, sehingga perilaku pelayanan yang penuh antusias dalam sikap baik pelayanan dapat diwujudkan dengan sempurna.

Manajer pelayanan publik bertugas untuk membimbing karyawan di depan, agar karyawan di garis depan pelayanan selalu mampu menjaga dan meningkatkan kinerja pelayanan ke tingkat yang paling sempurna.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DAMPAK REDENOMINASI RUPIAH TERHADAP KEUANGAN PRIBADI

Pertanyaan

Apa dampak  redenominasi Rupiah terhadap keuangan pribadi?

Djajendra Menjawab

Secara teori dan matematis redenominasi Rupiah sepertinya tidak berdampak apa-apa terhadap keuangan pribadi. Karena,  redenominasi tidak bertujuan untuk menurunkan nilai uang, sehingga tidak akan ada penurunan nilai kekayaan masyarakat. Redenominasi bertujuan untuk menyederhanakan besaran nominal uang secara matematis dengan menghilangkan beberapa angka nol, misal Rp.1.000,- mungkin menjadi Rp.1,- Secara daya beli dan nilai kekayaan tidak akan berkurang apapun, tapi secara nominal jumlah uang hitungannya menjadi lebih sedikit.

Potensi dampak negatif dari redenominasi ada dalam psikologis masyarakat. Bila psikologis masyarakat terpengaruh oleh rasa takut akan penurunan nilai uang oleh kebijakan redenominasi, maka hal ini berpotensi memicu kenaikan harga barang-barang. Dan bila ini terjadi, maka inflasi pasti akan menurunkan nilai uang. Akibatnya, keuangan pribadi pasti terganggu oleh penurunan nilai uang.

DJAJENDRA

PREDIKSI EKONOMI INDONESIA TAHUN 2012

“Tidak Ada Masa Depan Buat Orang-Orang Pesimis yang Terlalu Mengkhawatirkan Kemajuan Ekonomi Negaranya. Masa Depan Ada Pada Orang-Orang Yang Berpikir Optimis, Yang Bekerja Keras Untuk Mengurangi Risiko, Dan Berjuang Total Untuk Meningkatkan Kemajuan Ekonomi Negaranya Melalui Kecerdasan Kreatifnya.” – Djajendra

Memasuki tahun 2012 sebagian orang  merasa khawatir oleh krisis ekonomi yang sedang berlangsung di Eropa dan Amerika Serikat. Selama ini, dominasi dari kekuatan ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sangat luar biasa pengaruhnya terhadap perekonomian global. Oleh karena itu, wajar saja bila banyak orang selalu melihat perilaku ekonomi Eropa dan Amerika Serikat sebagai alat ukur untuk menyelamatkan nilai dari kekayaan yang mereka miliki.

Setelah melakukan pembelajaran dan mengutak-atik angka-angka untuk memprediksi perekonomian Indonesia di tahun 2012, hasilnya lebih kurang sama saja seperti yang sudah dibicarakan oleh banyak ahli dan pengamat ekonomi. Ekonomi Indonesia masih dijalan yang baik dan tetap akan memberikan pertumbuhan positif yang kemungkinan besar bertumbuh diantara 5,5% – 6,5% dengan inflasi di level 5% – 7%, dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat akan berada di level 8900 – 9300.

Secara intuitif saya merasakan bahwa perekonomian Indonesia akan bertumbuh secara stabil dalam jangka waktu yang lebih panjang. Oleh karenanya, tahun 2012 adalah tahun yang sangat optimistis buat mengarahkan ekonomi Indonesia kepada jalur yang diinginkan, agar dapat memberikan kesejahteraan buat masyarakat banyak. Oleh karena itu, mengarahkan dan memotivasi pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor industri dan perdagangan berbasis sumber daya alam, sumber daya manusia kreatif, dan pariwisata akan membuat ekonomi Indonesia semakin tangguh di tahun 2012.

Risiko dari perasaan khawatir terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat akan berdampak kepada sektor keuangan dan sektor pasar modal. Akibatnya, kemungkinan besar para investor lebih suka menyimpan uang mereka di logam mulia emas atau pun di properti. Properti yang kemungkinan akan diincer adalah tanah, dan biasanya investasinya bersifat jangka panjang dan tidak likuid.

Kekuatan pasar domestik Indonesia sangatlah luar biasa. Kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia yang lebih suka berbelanja daripada menabung telah menjadi sebuah kekuatan untuk pertumbuhan ekonomi. Sebab, uang akan terus berputar dan dalam setiap putaran uang tersebut akan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Kecerdasan untuk mengelola potensi, dan memotivasi pertumbuhan pasar domestik oleh pihak yang berwenang. Khususnya, untuk memudahkan produk dan jasa buatan dalam negeri agar dapat menjadi lebih efektif, kreatif, produktif, efisien, dan berdaya saing unggul dibandingkan produk import, akan menjadikan ekonomi Indonesia lebih kuat dan tidak perlu takut terhadap keadaan di kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

Tahun 2012 adalah tahun yang sangat tepat untuk Indonesia buat menyiapkan sistem perdagangan dan investasi yang kuat. Termasuk, menyiapkan kapasitas dan keunggulan daya saing industri Indonesia dalam menghadapi liberalisasi perdagangan dan jasa di waktu yang akan datang; agar Indonesia tetap unggul saat berhadapan dengan ekonomi China, India, dan negara-negara penghasil produk murah lainnya.

Upaya terhadap pemulihan ekonomi Eropa dan Amerika serikat di tahun 2012 kemungkinan tidak terlalu optimis. Tetapi, ekonomi Eropa dan Amerika Serikat tidak akan lebih memburuk dibandingkan tahun 2011. Oleh karena itu, pemikiran dan perkiraan yang mengkhawatirkan resesi ekonomi yang lebih buruk di Amerika Serikat dan Eropa kemungkinan besar tidak akan terjadi.

 

DJAJENDRA

PERLUKAH MENGANTISIPASI ARUS MODAL KELUAR?

“Investor Hanya Suka Melihat Peluang Dan Keuntungan, Investor Tidak Suka Melihat Ketidakpastian Dan Kerugian. Apalagi Bila Sebuah Negara Tidak Memiliki Kepastian Hukum, Maka Investor Hanya Akan Datang Untuk Berspekulasi Bukan Untuk Berinvestasi.” – Djajendra

Krisis ekonomi Amerika Serikat dan sebagian negara di kawasan Eropa akan memasuki babak perbaikan. Recovery ekonomi di negara-negara yang terkena dampak krisis keuangan pasti akan menyedot perhatian para investor, untuk mencari peluang keuntungan dari proses recovery yang sedang dilakukan oleh negara-negera tersebut.

Dampak terbesar dari proses recovery ekonomi negara-negara tersebut adalah akan mengalirnya modal masuk secara besar-besaran ke negara-negara tersebut. Biasanya, negara yang habis terkena krisis keuangan akan menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan untuk para investor yang mau berinvestasi. Sebab, mereka sedang butuh dana segar dalam jumlah sangat banyak untuk pemulihan kekuatan ekonominya.

Jiwa sejati investor yang suka berpetualang untuk mencari peluang dan keuntungan, walaupun harus melalui risiko yang membahayakan, pasti akan tergoda untuk memindahkan sebagian portfolio investasinya ke negara-negara yang sedang melakukan recovery ekonomi. Sebab, mereka pasti sudah mencium wanginya keuntungan yang bakal mereka dapatkan di tempat yang sedang butuh banyak likuiditas untuk pemulihan ekonomi.

Secara fundamental, negara – negara seperti Amerika Serikat dan Eropa selalu memiliki keunggulan dalam hal kepastian hukum, kualitas sumber daya manusia, dan infrastruktur investasi yang luar biasa. Artinya, investor tidak akan terlalu khawatir  dengan berbagai risiko investasi, mereka hanya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintahan negara-negara tersebut untuk memetik keuntungan seperti yang mereka inginkan.

Bila pemerintahan di Amerika Serikat dan Eropa mengijinkan investor menikmati keuntungan dengan risiko minimal, maka pastinya arus modal masuk ke negara-negara tersebut akan menjadi sangat besar. Pertanyaannya, dari manakah arus modal itu akan mengalir? Menurut saya, negara-negara yang selama ini mendapatkan arus modal yang sangat besar melalui pasar modal dan pasar uang harus lebih berhati-hati. Kebijakan yang kalah menguntungkan dari negara-negara yang sedang menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan buat investor, akan membuat arus modal keluar.

Arus modal masuk di pasar modal dan pasar uang sifatnya selalu seperti jinak-jinak merpati. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan harus memahami perilaku dari jinak-jinak merpati. Bila tidak, maka merpati-merpati itu akan terbang ke Amerika Serikat dan Eropa untuk menikmati makanan dengan risiko yang minimal. Pembuat kebijakan harus cerdik untuk menahan merpati-merpati itu agar tetap suka tinggal dan menikmati makanan yang disajikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEWASPADAI KRISIS UTANG AMERIKA SERIKAT DAN EROPA

“Harga Emas Yang Terus Meroket Dan Mencetak Rekor Harga Baru Adalah Pertanda Bahwa Nilai Uang Dari Negara Mana Pun Mulai Tidak Dipercaya.” – Djajendra

“Memperkuat Jumlah Aset Likuid Perusahaan Di Masa Krisis Keuangan Akan Menjamin Kelangsungan Bisnis Dan Operasional.” – Djajendra

Krisis utang di beberapa negara Eropa dan Amerika Serikat berpotensi mengganggu kesehatan ekonomi dunia. Apalagi Setelah lembaga pemeringkat Standard & Poor (S&P) menurunkan rating utang Amerika Serikat  dari AAA menjadi AA+. Penurunan pemeringkatan utang Amerika Serikat oleh Standard & Poor  ini jelas menurunkan kredibilitas Amerika Serikat sebagai negara super power ekonomi dunia.

Penurunan rating ini telah membuat sebagian besar negara yang selama ini menyimpan mata uang Euro dan Dollar Amerika Serikat dalam cadangan devisa, mulai membeli emas untuk memperkuat cadangan devisa. Akibatnya, harga emas terus-menerus memecahkan Rekor harga baru yang belum pernah terjadi di sepanjang sejarah.

Harga emas yang terus meroket dan mencetak rekor harga baru adalah pertanda bahwa nilai uang dari negara mana pun mulai tidak dipercaya. Mata uang Euro dan Dollar Amerika  yang selama ini sangat di percaya oleh dunia, terlihat mulai kehilangan power terhadap emas. Kenaikan harga emas yang luar biasa ini juga bisa menjadi pertanda bahwa ekonomi dunia sudah lama mengalami inflasi yang sangat tinggi.

Krisis utang dan inflasi tinggi pasti akan sangat mempengaruhi tingkat kesehatan bank. Sebab, bisnis bank adalah nilai uang. Bila nilai uang berkurang oleh krisis keuangan, maka dipastikan akan menggerogoti tingkat kesehatan bank. Bila tingkat kesehatan bank terganggu, maka akan berdampak buruk terhadap perekonomian dan distribusi uang ke sektor produktif masyarakat.

Mungkin saja Amerika Serikat akan melakukan penerbitan obligasi pemerintah dan mencetak uang dollar baru untuk menutup utang-utangnya, tapi secara ekonomi hal ini akan menimbulkan inflasi baru yang akan mempengaruhi daya beli masyarakat Amerika Serikat.

Perusahaan-perusahaan yang selama ini bisnisnya sangat mengandalkan ekspor ke negara-negara yang terlanda krisis utang. Sebaiknya, secara proaktif mulai memikirkan manajemen kelangsungan usaha.  Manajemen kelangsungan usaha dapat dilakukan melalui pengelolaan risiko yang terkalkulsi secara bijak tanpa ada unsur spekulasi yang berlebihan. Di sini, prinsip kehati-hatian harus diutamakan. Menganggap remeh terhadap persoalan krisis utang Amerika Serikat dan Eropa adalah sebuah kesalahan bisnis yang sangat besar. Sebab, daya beli dunia tertinggi ada di Amerika Serikat Dan Eropa. Oleh karena itu, setiap kerjadian ekonomi di negara-negara tersebut seharusnya menjadi perhatian dalam mengelola risiko.

Bila pelaku bisnis sejak dini sudah mewaspadai dampak krisis utang Amerika Serikat dan Eropa, maka tidaklah sulit untuk mengelola risiko di perusahaan. Perusahaan juga harus menyiapkan sistem perencanaan pemulihan bisnis, untuk memastikan bisnis tetap terpelihara dengan baik, walau secara operasional mungkin bisnis mengalami kerugian dari ekspor

Memperkuat jumlah aset likuid perusahaan di masa krisis keuangan akan menjamin kelangsungan bisnis dan operasional. Perusahaan harus terus bertindak kreatif dan inovatif untuk menjamin kelangsungan pendapatan perusahaan dari pasar lokal, regional dan nasional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EKONOMI UNTUK SIAPA? PERANG ANTARA TEKNOLOGI DAN MANUSIA!

“Di Zaman Ini, Ekonomi Adalah Mindset Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya Dengan Melakukan Apa Saja Demi Uang.” – Djajendra

Ketika semua proses ekonomi mengotomatisasi dirinya dengan teknologi canggih, maka manusia sebagai pelaku ekonomi produksi sedang terancam untuk digantikan oleh mesin berteknologi tinggi. Dan pada akhirnya, sebagian besar manusia hanya akan menjadi konsumen tanpa terlibat dalam proses produksi atau proses penciptaan. Persoalannya, kemana atau apa yang akan dikerjakan oleh sebagian besar orang di masa depan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka? Perang antara teknologi dan manusia memang sedang terjadi, tapi manusia sedang tidak menyadarinya.

Di zaman ini, perilaku ekonomi sangat tergantung kepada nilai tambah dengan fokus kepada uang. Uang telah menjadi sebuah ukuran tentang keberhasilan ekonomi untuk hal apa pun. Oleh karena itu, efisiensi selalu menjadi prioritas utama dalam semua kebijakan ekonomi. Semakin hari semakin banyak negara dan pemikir ekonomi mulai melupakan makna sejati dari ekonomi. Sebagian besar pelaku ekonomi telah mengabdikan dirinya untuk tunduk kepada hukum menciptakan keuntungan yang maksimal dengan modal yang sekecil mungkin. Banyak orang sudah tidak memahami lagi tentang ekonomi itu untuk siapa dan untuk apa. Banyak orang sudah lupa bahwa ekonomi itu sesungguhnya bermakna untuk membuat semua orang secara adil dan wajar mampu memenuhi kebutuhan kehidupan dasar sehari-hari dalam kehormatan dan ketahanan diri. Ekonomi hari ini adalah ekonomi komersial yang menguangkan semua hal demi keuntungan maksimal.

Realitas memperlihatkan bahwa semakin hari semakin banyak negara-negara di dunia ini yang mengalami kesulitan untuk menciptakan pekerjaan bagi calon pencari kerja. Malahan jumlah pekerja juga dari waktu ke waktu terus digantikan oleh sistem dan teknologi canggih demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kuat untuk keuntungan maksimal. Hal ini membuat banyak negara sedang menanam benih potensi bahaya pengangguran, yang suatu hari mungkin akan menjadi masalah keamanan yang menghilangkan rasa damai kehidupan. Sistem perekonomian yang tidak pro kemanusiaan akan menghapus hak dasar individu dalam memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, dan lainnya.

Secara umum, semua bangsa-bangsa di dunia mengikuti sistem ekonomi dari sudut pandang ekonomi akademis. Ekonomi akademis adalah ekonomi yang dilahirkan dari hasil pemikiran para ahli yang diciptakan melalui institusi-institusi pendidikan tinggi, berdasarkan hasil riset dan persepsi. Para ahli telah memformulasikan berbagai teori dan konsep ekonomi yang sekarang ini kita gunakan dalam memahami ekonomi. Tetapi, saya juga melihat tentang kekuatan ekonomi realitas. Ekonomi realitas adalah ekonomi yang dihadapi oleh berbagai individu, rumah tangga, atau kelompok masyarakat yang sering sekali tidak sesuai dengan konsep atau teori dari ekonomi akademis.  Dua sudut pandang ekonomi ini berbeda tujuan dan kepentingan.

Ilmu ekonomi seharunya memiliki kesadaran dan kecerdasan sosial yang tinggi untuk menghapus jarak keterbelakangan sosial kehidupan diantara masyarakat. Ilmu ekonomi seharusnya terlepas dari ilmu politik, dan lebih menyatu kepada ilmu kemanusiaan untuk keadilan dan kewajaran. Kebijakan ekonomi seharusnya menciptakan kesempatan untuk setiap masyarakat dalam hal mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang adil dan wajar. Membiarkan ekonomi dikuasai oleh kekuatan uang dengan mengalahkan kepentingan kemanusiaan dan keadilan dalam mendapatkan kehidupan, akan membuat ilmu ekonomi itu menjadi tidak bermanfaat untuk kehidupan kemanusiaan.

Peran teknologi dan mesin canggih haruslah bertujuan untuk menciptakan semakin banyak kesempatan kerja buat kehidupan setiap individu. Oleh karena itu, ilmu ekonomi harus memperbaiki dirinya untuk mengabdi kepada kemanusiaan, bukan mengabdi kepada keuntungan maksimal. Ilmu ekonomi harus menjadi fondasi yang tangguh untuk memudahkan setiap individu berkarya dan berkinerja untuk kesejahteraan dan kemakmurkan kehidupan setiap manusia di sudut bumi manapun. Ilmu ekonomi tidak boleh menjadi sebab akibat dari timbulnya kemiskinan kehidupan manusia, dan terciptanya jarak peradaban di dalam realitas kehidupan manusia. Kita semua harus jujur bahwa ekonomi di bumi ini telah menciptakan peradaban kehidupan manusia yang tertinggal ratusan tahun dan yang sudah sangat maju bersama peradaban baru.

Bila perang antara teknologi dan manusia dibiarkan, maka manusia akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan, dan hal ini akan membuat tingkat pengangguran menjadi semakin tinggi, yang pada akhirnya akan membuat ekonomi individu dan rumah tangga tersandra oleh utang yang bunga berbunga yang tak akan terselesaikan hingga akhir zaman. Artinya, orang-orang akan menggali lubang besar utang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka agar bisa tetap hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Ekonomi Hari Ini Adalah Ekonomi Komersial Yang Menguangkan Semua Hal Demi Keuntungan Maksimal. “ – Djajendra

INVESTASI DAN RISIKO

“Investasi Dan Risiko Adalah Dua Hal Yang Selalu Hidup Bersama Dan Saling Membutuhkan.” – Djajendra

“Siapa Pun Boleh Menjadi Sangat Pintar Dalam Hal Investasi, Tapi Tidak Ada Seorang Pun Di Dunia Ini Yang Mampu Memperhitungkan Risiko Dengan Tepat.” – Djajendra

Bila ada orang-orang yang mengaku sebagai ahli dibidang investasi dan menjanjikan keuntungan besar dengan investasi tanpa risiko, maka sebaiknya Anda wajib untuk mengambil sikap berhati-hati. Percayalah bahwa tidak ada investasi tanpa risiko, semua investasi memiliki risiko, dan hanya besaran risikonya saja yang berbeda.

Seperti pesan warren buffett, seorang investor terbijak dari Amerika, bahwa risiko datang dari ketidaktahuan akan apa yang Anda lakukan. Oleh karena itu, apa pun investasi yang ingin Anda lakukan, harus Anda pahami secara rinci dan dipelajari secara mendalam, agar Anda bisa memiliki pengetahuan yang benar untuk membuat keputusan yang tepat buat keuntungan Anda.

Sebuah investasi selalu terkait kepada berbagai faktor ekonomi, sosial, dan politik yang mendukung keberadaan investasi tersebut. Artinya, sebelum bertindak dalam investasi yang rumit, Anda sebaiknya memperlengkapi mindset Anda dengan kemampuan yang sesuai dengan tindakan investasi Anda. Jangan pernah menyerahkan kedaulatan berinvestasi Anda ke tangan orang lain. Anda harus menjadi fund manajer atau pun menjadi ahli investasi sebelum melakukan investasi. Bila Anda menyerahkan investasi Anda untuk dikelola oleh orang lain, maka Anda tidak akan lagi memiliki kendali untuk mengatasi risiko-risiko. Hal ini berarti bahwa masa depan investasi Anda tidak berada ditangan Anda, tapi berada pada kemampuan dan niat baik dari orang-orang yang Anda percayakan untuk mengelola investasi Anda.

Ketika Anda memiliki banyak uang, maka orang-orang dengan kompetensi dan pengalaman untuk mengelola uang orang lain, akan hadir ke dalam kehidupan Anda. Biasanya, mereka akan memperlengkapi diri mereka dengan berbagai kepintaran untuk berbicara dan mempengaruhi Anda, agar Anda mempercayai mereka dalam pengelolaan uang Anda yang banyak itu. Mereka juga akan bilang bahwa Anda tinggal duduk manis, dan mereka akan bekerja keras untuk mengalirkan keuntungan ke pundi-pundi Anda. Saran saya, Anda jangan langsung percaya dan berinvestasi, tapi belajarlah semua pengetahuan ekonomi, keuangan, dan investasi yang terkait dengan tawaran mereka. Lalu, pastikan Anda memahami investasi Anda tersebut, termasuk risiko-risikonya dalam kecerahan diri terdalam Anda. Hal terpenting, kendalikan sendiri investasi Anda, jangan pernah menyerahkan kendali kepada siapa pun, apalagi kepada orang-orang yang terlihat sangat pintar dan banyak akal.

Jangan takut kepada risiko, sebab tidak ada investasi yang bebas risiko. Anda harus terjun sendiri dan mengendalikan sendiri semua keputusan dan tindakan atas investasi Anda. Bila ada orang lain datang dan menjanjikan untuk meminimalisir risiko investasi Anda, maka sebaiknya Anda pelajari secara mendalam atas tawaran tersebut. Lalu, buatlah keputusan atas dasar keyakinan dan pengetahuan Anda, bukan atas dasar dan keyakinan orang lain. Orang lain boleh saja menjadi sangat pintar dan luar biasa dalam hal investasi, tapi tidak ada orang di dunia ini dalam bidang apa pun yang mampu memperhitungkan risiko dengan tepat.

Risiko adalah bagian dari diri kita, bagian yang tak terpisahkan dari logika berpikir kita. Seperti kita pahami bahwa setiap orang selalu memiliki logika berpikir dan keyakinannya sendiri atas sebuah tindakan investasi. Pastikan Anda selalu bersikap rasional dan memahami investasi Anda dengan pengetahuan yang mendalam dan tercerahkan. Pahami ide dasar dari sebuah investasi, dan jangan pernah berspekulasi tanpa memiliki kendali atas investasi Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEHIDUPAN TIDAK MEMILIKI JEDA

PERENUNGAN MENJELANG 2011

“Anda Pasti Memiliki Banyak Waktu Jeda Untuk Beristirahat, Tapi Kehidupan Anda Tidak Memiliki Sedetikpun Waktu Jeda.” – Djajendra

Setiap detik dari kehidupan yang Anda jalani berbiaya. Walau Anda sedang tertidur pulas, tapi biaya kehidupan Anda akan terus berjalan. Biaya kehidupan itu seperti argo taksi, sekali argo dihidupkan dia akan terus berjalan hingga di akhir pemberhentian. Anda hidup di sistem kehidupan yang setiap detik membebankan biaya untuk setiap detik dari kehidupan yang Anda jalani. Oleh karena itu, setiap orang harus bekerja keras agar dapat membiayai hidupnya. Bila Anda tidak bekerja dan tidak mempunyai penghasilan, maka kehidupan yang wajar dan normal akan pergi dari diri Anda.

Kehidupan tidak memiliki waktu jeda, waktu terus berputar bersama biaya hidup yang terus meningkat. Bila Anda hidup di sistem ekonomi dengan nilai inflasi tinggi, maka Anda harus bekerja sangat keras dan berlipat kali kerja kerasnya, agar Anda bisa menyeimbangkan penghasilan dan pengeluaran. Bila tidak, maka Anda akan menjadi semakin kekurangan oleh inflasi yang terus mengambil penghasilan Anda. Dalam sistem ekonomi yang dikuasai oleh semangat korupsi, Anda harus bekerja sangat keras di sepanjang kehidupan Anda. Anda tidak mungkin bisa melarang inflasi di sistem ekonomi yang tidak jujur. Anda tidak mungkin berharap inflasi turun di sistem ekonomi yang penuh korupsi. Anda hanya bisa mempersiapkan diri Anda dengan lebih baik dan lebih berkualitas untuk bisa menyeimbangkan penghasilan dan pengeluaran Anda.

Kehidupan tidak memiliki waktu jeda. Setiap detik dari waktu Anda sangat berharga. Setiap detik dari waktu Anda sangat menentukan arah kehidupan Anda. Bila Anda sangat peduli untuk menciptakan nilai tambah atas setiap detik dari waktu kehidupan Anda, maka Anda akan berada dijalan kehidupan menuju sukses. Anda yang cerdas memanfaatkan waktu hidup Anda untuk hal-hal yang produktif akan memetik hasil ekonomi yang lebih baik.

Kehidupan tidak dapat Anda hentikan. Tentu saja Anda berhak untuk beristirahat, tapi kehidupan Anda tidak akan pernah beristirahat. Kehidupan Anda berjalan tanpa henti dalam hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun. Secara fisik dan mental Anda pasti bisa beristirahat, tapi secara ekonomi Anda tidak mungkin bisa beristirahat. Sebab, kehidupan Anda berada di sistem kehidupan berbiaya. Anda telah menjadi alat ekonomi dan menjadi pekerja untuk mengabdi kepada kehidupan ekonomi di sepanjang kehidupan Anda. Anda tidak memiliki waktu jeda untuk urusan kehidupan ekonomi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PREDIKSI PROSPEK PEREKONOMIAN INDONESIA 2011

PREDIKSI PROSPEK PEREKONOMIAN INDONESIA 2011

“Jangan Terlalu Terlenah Dengan Angka-Angka Ekonomi Makro, Tapi Perhatikan Sifat Dari Angka-Angka Ekonomi Makro Tersebut.” – Djajendra

Indikator perekonomian Indonesia di akhir tahun 2010 ini memperlihatkan tanda-tanda positif. Cadangan devisa sudah mencapai angka sekitar 93 miliar dollar AS. Indeks saham BEI sudah mencapai angka di atas 3600. Rupiah cukup kuat bergerak di sekitar Rp 8900 -9100/USD. Ketiga hal di atas tersebut menguat disebabkan oleh aliran modal asing ke Indonesia yang sangat luar biasa, khususnya ke pasar modal dan pasar uang. Termasuk, naiknya harga-harga komoditas dasar di pasar global membuat perekonomian Indonesia semakin membaik. Di samping itu, gaya pemerintahan sekarang yang sangat pro pasar bebas, sehingga para investor asing merasa sangat nyaman berbisnis di Indonesia. Oleh karena itu, dalam jangka pendek perekonomian Indonesia memiliki prospek yang sangat bagus, dan di tahun 2011 perekonomian Indonesia akan semakin membaik.

Untuk pembangunan ekonomi domestik, saya melihat distribusi uang dari sektor perbankan ke sektor usaha sudah semakin membaik. Peran bank umum besar dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) semakin luar biasa untuk membantu keuangan usaha kecil menengah. Saat ini mendapatkan modal usaha dari bank untuk usaha kecil menengah mungkin tidak sesulit zaman dulu. Sekarang bank semakin memahami kekuatan usaha kecil menengah dan memiliki motivasi yang sangat luar biasa untuk membantu keuangan usaha kecil menengah. Artinya, perekonomian domestik dengan kekuatan usaha kecil, menengah, dan usaha non formal akan memperkuat fondasi perekonomian domestik Indonesia di sepanjang tahun 2011.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2011 saya perkirakan akan berada disekitar  5,8% – 6,2%. Rupiah akan berada di sekitar 8900/9400 per dollar Amerika Serikat. Dan saya sangat percaya di tahun 2011 perjalanan perekonomian Indonesia akan terlihat seperti di tahun 2010.

Untuk memperkecil risiko yang tidak diinginkan, perekonomian Indonesia harus selalu dikelola secara sangat berhati-hati. Sebab, dana-dana investasi yang masuk cukup besar ke pasar modal dan pasar uang tersebut berpotensi sebagai dana-dana spekulasi. Untuk itu, saatnya kita semua tidak terlalu terlenah oleh pujian-pujian dari berbagai lembaga internasional terhadap kemajuan ekonomi Indonesia. Kita semua harus selalu optimis dalam melihat masa depan ekonomi kita, tapi kita juga harus cerdas memahami realitas yang kita miliki saat ini.  Di samping itu kita harus jujur atas keterbatasan energi listrik kita untuk mendorong terciptanya investasi di sektor riil. Saya sering berkeliling Indonesia, dan saya sering melihat listrik mati di jam-jam produktif bisnis. Persoalan infrastruktur sangat perlu di perhatikan. Hal yang paling sederhana adalah persoalan macet di jalan raya. Hampir semua kota-kota bisnis dan industri di Indonesia mengalami hambatan dalam distribusi produk dan jasa secara efektif, efisien, dan produktif. Dan semua ini disebabkan tidak terkelolanya jalan raya secara baik, sehingga macet di mana-mana dan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah harus lebih fokus untuk pemerataan dan pembangunan ekonomi domestik.  Industri dalam negeri harus lebih dilindungi dan jangan dibiarkan menjadi korban dari industri murah China.  Jangan terlalu terlenah dengan angka-angka ekonomi makro, tapi perhatikan sifat dari angka-angka ekonomi makro tersebut.  Manfaatkan momentum positif perekonomian Indonesia di tahun 2011 untuk memperkuat fondasi sektor usaha perkebunan, pertanian, perikanan, dan energi. Manfaatkan potensi kreatifitas masyarakat Indonesia untuk memperkuat fondasi ekonomi domestik.  Alam Indonesia yang luar biasa indah ini seharusnya mulai dikelola secara profesional untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Semoga perekonomian Indonesia selalu maju pesat untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REDENOMINASI RUPIAH

Secara pribadi sudah lama saya impikan nilai Satu Rupiah menjadi nilai yang berharga di dalam perekonomian Indonesia. Di saat Bank Indonesia menggulirkan rencana meredenominasi Rupiah, saya merasa senang dengan rencana BI tersebut. Kenapa saya harus senang? Alasan saya untuk senang dengan niat Bank Indonesia tersebut dikarenakan oleh kecintaan dan kebanggaan saya kepada kebesaran Rupiah.  Saya sering sedih bila ke toilet umum harus bayar 1000 Rupiah. Saya sedih bila naik angkot jarak dekat minimal harus bayar 2000 Rupiah.

Dari perjalanan saya keberbagai daerah di seluruh Indonesia, saya melihat bahwa nilai 1000 Rupiah secara umum di kota manapun telah menjadi nilai terkecil untuk transaksi apapun. Artinya, walaupun nilai 1000 Rupiah diredenominasi menjadi 1 Rupiah maka tidak akan ada dampak sosial apapun terhadap masyarakat umum, dengan catatan harga-harga setelah redenominasi harus dijaga dari perilaku orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Misalnya, harga beras 1 kg sekarang 9000 Rupiah, setelah diredenominasi harus tetap terjaga di harga 9 Rupiah. Ongkos bis sekarang 4000 Rupiah, setelah diredenominasi harus tetap terjaga di harga 4 Rupiah. Demikian juga untuk semua transaksi, seperti gaji dan hutang-piutang harus disesuaikan dengan nilai baru dari hasil redenominasi.

Tugas terpenting dari pemerintah dalam implementasi rencana redenominasi Rupiah adalah menjaga harga-harga barang dan kebutuhan masyarakat dengan super ketat, sehingga tidak ada perilaku spekulasi yang mencoba mengaburkan niat baik Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan redenominasi terhadap Rupiah.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com