PELATIHAN ADVANCE LEADERSHIP PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN ADVANCE LEADERSHIP PROGRAM 2 HARI 2018

JUDUL: KEPEMIMPINAN UNGGUL BERDASARKAN KARAKTER, ETIKA, NILAI, DAN INTEGRITAS.

“Pemimpin Harus Berani Bertindak Melalui Rencana Dan Tata Kelola Yang Etis Dari Kepribadian Yang Berintegritas Untuk Kebaikan Stakeholder Dan Organisasi.” – Djajendra

DESKRIPSI

Pemimpin yang efektif  wajib memiliki keterampilan, pengetahuan, perilaku, emosi, sikap, etika, integritas, keunggulan,dan keunikan yang membedakan dirinya dari orang yang dia pimpin. Dia harus bisa menjadi pemimpin yang sukses dalam menginspirasi dan memotivasi orang lain. Dia harus menjadi pemimpin dengan kemampuan untuk menciptakan visi dan mentransfernya ke orang di sekitar dia. Dia harus menjadi pemimpin yang menciptakan harapan dan memperjuangkan semua harapan itu bersama-sama orang yang dia pimpin dengan cara-cara yang etis, efisien, kreatif, dan produktif. Dia harus bisa menjadi jembatan komunikasi antara semua fungsi dan peran kerja, serta cerdas membuat perencanaan dan cerdas mengelola orang untuk menjalankan perencanaan yang dibuat.

Program pelatihan kepemimpinan selama dua hari ini memiliki nilai-nilai kepemimpinan, yang akan memperkuat potensi kepemimpinan yang ada saat ini di dalam diri masing-masing peserta. Materi – materi yang diberikan oleh motivator akan menjadi stimulasi untuk membangkitkan hasrat dan antusiasme peserta dalam menyiapkan diri dan mind set untuk menjadi pemimpin sesuai harapan organisasi.

Peserta akan dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong kreatifitas, kepercayaan diri, memimpin berdasarkan nilai dan integritas, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya integritas, etika, karakter, emosional yang cerdas, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin,dan kebijaksanaan, dalam kepemimpinan yang berkualitas.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan selama dua hari, dengan judul: Kepemimpinan Unggul Berdasarkan Karakter, Etika, Nilai, Dan Integritas. Berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan secara komprehensif dalam berbagai aspek yang terkait kepada pengembangan interpersonal dan personal kepemimpinan.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.
  2. Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  3. Membangun kepemimpinan yang unggul dalam semua aspek kepemimpinan di tempat kerja.
  4. Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.
  5. Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.
  6. Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.
  7. Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.
  8. Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.
  9. Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Peserta akan belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.
  • Peserta akan belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.
  • Peserta akan belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit.
  • Peserta akan belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.
  • Peserta akan belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.
  • Peserta akan belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.
  • Peserta akan belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara  meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.
  • Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam diri.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk mengembangkan kecerdasan kepemimpinan untuk bisa menciptakan tempat kerja yang efektif, harmonis, dan yang membahagiakan semua pihak.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk menjadi pemimpin yang efektif di semua aspek, fungsi, dan peran kerja.
  • Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.
  • Peserta dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN

HARI 1/ DAY 1

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 1: EFFECTIVE LEADERSHIP, MOTIVATION  AND CHARACTER

Peserta akan belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: AUTHENTIC LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3:EXCELLENCE IN LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.10 WIB. SESI 4:LEADING WITH YOUR STRENGTHS

Peserta akan belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.

HARI 2 / DAY 2

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 5: ETHICAL LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.00 -10.15 WIB. SESI 6: SUSTAINABLE LEADERSHIP AND EMOTIONAL INTELLIGENCE

Peserta akan belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: MANAGING PEOPLE

Peserta akan belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara  meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK. 14.40 – 16.10 WIB.  SESI 8: THE LEADER OF THE FUTURE

Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 1318 8899

 

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 1 HARI 2018

PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Intinya, whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Dalam hal ini, fungsi internal audit diperkuat dengan kualitas dan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, untuk dapat menjadi kekuatan yang andal dan hebat dalam menjalankan whistleblowing system. Internal audit yang berkualitas mampu menunjukkan kemampuan dan kecerdasan dalam mendeteksi, mencegah, juga melakukan penyelidikan atas informasi dan laporan yang di terima dari para whistleblower. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan internal auditor.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, auditor wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk mengelola emosi dan pikiran diri sendiri dan kemampuan untuk membaca emosi dan pikiran orang lain. Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja auditor yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills auditor agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Auditor yang berkualitas bekerja melalui prosedur dan audit program yang dirancang secara profesional. Auditor yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin auditor bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, auditor haruslah cerdas emosional dan bermental hebat dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, dan mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Kekuatan auditor ada dalam kertas kerja yang dikerjakan dengan prinsip-prinsip audit yang profesional dan masuk akal. Auditor harus hebat dalam menangani kritik dan penolakan tanpa menyalahkan siapapun dengan alasan apapun. Auditor tidak boleh bereaksi berdasarkan emosional atau persepsi; auditor hanya boleh bekerja sesuai fakta, data, dan kebenaran. Jadi, apapun informasi yang didapatkan oleh auditor dari para whistleblower, auditor tidak boleh langsung menilai dan menyimpulkan sesuatu atas informasi tersebut. Auditor wajib menjadi sangat profesional untuk menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi yang diterima dari para whistleblower.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan karakter kerja, kebiasaan, perilaku, sikap, etos, mental tangguh, dan daya tahan emosi dari para auditor saat melakukan pekerjaannya sesuai prosedur whistleblowing system. Auditor bertanggung jawab untuk memastikan prosedur whistleblowing system berjalan efektif; memastikan dan menjamin kerahasiaan dari orang yang menyampikan informasi; bekerja untuk menghindari konflik kepentingan, dan juga penyalahgunaan whistleblowing system untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan misi whistleblowing system.

KONSEP DASAR

Program motivasi ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi dan percaya diri, dalam menjalankan whistleblowing system dengan etos kerja yang profesional. Dan juga; membangun intuisi, empati, kepribadian, dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan auditor dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri auditor untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kecerdasan sosial auditor agar mudah membangun hubungan positif dengan semua pihak di internal perusahaan.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab auditor dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system dengan perasaan positif, menyenangkan, optimis, percaya diri, fleksible, penuh empati, tegas, dan dengan rendah hati.
  3. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  4. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  5. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN DIRI AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Penuh semangat dan langkah-langkah yang tak terhenti dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.
  3. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  4. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN PEKERJAAN WHISTLE BLOWING LEBIH MENYENANGKAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistle blowing.
  2. Pola pikir skeptis auditor menurunkan rasa percaya diri.
  3. Peristiwa dan kejadian yang memicu auditor menjadi skeptis.
  4. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif auditor.
  5. Empati untuk meningkatkan komunikasi.
  6. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  7. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik.
  8. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  9. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI KEUANGAN PRIBADI KARYAWAN PROGRAM 4 JAM 2018

PELATIHAN MOTIVASI KEUANGAN PRIBADI KARYAWAN PROGRAM 4 JAM 2018

DESKRIPSI

Bila tidak mampu mengelola keuangan pribadi, pasti akan berhadapan dengan tekanan hidup, yang bersumber dari persoalan keuangan.  Masalah keuangan memunculkan banyak persoalan buruk di dalam hidup, dan selalu menjadi penyebab utama dari ketidakbahagiaan dalam hubungan kerja dan hubungan keluarga.

Uang adalah kekuatan yang harus dikelola dengan bijak, tidak boleh sedikitpun diremehkan. Uang yang pengeluarannya dikendalikan dan diatur sesuai kebutuhan haruslah menjadi gaya hidup. Pastikan Anda selalu mengelola uang dengan menyeimbangkan antara pengeluaran dan pendapatan.  Biasakan pola hidup untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.

Miliki anggaran keuangan pribadi sebagai alat yang berguna untuk merencanakan pengeluaran dari penghasilan. Jadilah pengelola keuangan pribadi yang andal, untuk melakukan memperkuat keuangan pribadi Anda.

Melalui program motivasi keuangan pribadi selama 4 jam ini, peserta akan belajar tentang prinsip-prinsip pengelolaan keuangan pribadi yang baik. Peserta juga akan belajar, untuk menjadi lebih bertanggung jawab atas keuangan pribadinya, dan mampu membebaskan diri dari persoalan kekurangan uang.

TUJUAN MOTIVASI

Bertujuan untuk membantu karyawan perusahaan agar dapat mengelola keuangan pribadi dengan bijak dan cerdas. Penghasilan dan gaji dikelola dengan rasa syukur, dan menjadikannya bermanfaat untuk peningkatan kualitas hidup.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, brainstorming, bermain peran, diskusi, icebreaker.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mengelola keuangan pribadi dari sudut manajemen aset dan Liability
  2. Mengelola budget keuangan pribadi secara efisien
  3. Memahami peran uang dalam kehidupan sosial
  4. Sikap dan perilaku yang cerdas melakukan investasi terhadap uang yang dimiliki
  5. Kemampuan untuk mengendalikan pengeluaran
  6. Mengelola keuangan pribadi melalui kecerdasan emosional
  7. Mengefisienkan biaya hidup dan meningkatkan tabungan
  8. Nikmatnya pola hidup hemat

MATERI PELATIHAN 4 JAM

TOPIK: MENGELOLA KEUANGAN PRIBADI KARYAWAN DENGAN BIJAK DAN CERDAS

Sub Bahasan

  1. Kesadaran untuk memahami uang & pendapatan, pengeluaran & utang, tabungan & Investasi, manajemen risiko, arus kas, konsep keuangan dalam realitas ekonomi
  2. Pengaruh dan hubungan uang dengan status sosial, peluang, keamanan, pencapaian, stres, dan ketenangan pikiran
  3. Kemandirian keuangan pribadi melalui kecerdasan Asset Liability management
  4. Manajemen keuangan pribadi dan hubungannya dengan asuransi, dana pensiun, inflasi
  5. Prinsip-prinsip pengelolaan keuangan pribadi yang baik
  6. Mengendalikan uang atau dikendalikan uang
  7. Gaya hidup untuk menuju kemandirian keuangan pribadi
  8. Budget sebagai alat terpenting dalam pengelolaan keuangan pribadi

Untuk pelatihan hubungi: 0812 1318 8899

E-mail.training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu: aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kerja dan kepribadian karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif.
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim.
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik.
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan.
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja.
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas.
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja.
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif.
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan.
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja.
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif.
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik.
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif.
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI

Day 1/ Hari Pertama

SESI 1: MOTIVASI DIRI DAN PENINGKATAN KUALITAS KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami cara dan konsep memotivasi diri sendiri
  3. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  4. Memahami cara menyatukan visi organisasi searah pada karir kerja
  5. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dengan tanggung jawab
  6. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  7. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  8. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  9. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS KECERDASAN EMOSIONAL DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

SESI 3: KECERDASAN BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan Sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

SESI 4: KARAKTER DAN KEPRIBADIAN YANG PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

Day 2/ Hari Kedua

SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

 Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

SESI 6: MANAJEMEN WAKTU DAN CARA MENJADI PRODUKTIF BERSAMA WAKTU KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA POSITIF DAN SOPAN SANTUN DI TEMPAT KERJA PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA POSITIF DAN SOPAN SANTUN DI TEMPAT KERJA PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA KESOPANAN DI TEMPAT KERJA PROGRAM 2 HARI (CIVILITY IN THE WORKPLACE)

DESKRIPSI

Rendahnya kualitas kesopanan dan tata krama antara insan perusahaan akan menjadi pengganggu yang serius di tempat kerja. Ketidaksopanan di tempat kerja berdampak buruk dan berpotensi menciptakan organisasi dengan stres tinggi. Perilaku kasar di tempat kerja, komentar  kasar, mempermalukan di depan umum, intimidasi, berteriak pada satu sama lain, fitnah, bullying, diskriminasi, pelecehan, dendam, benci, serta sikap dan perilaku tidak sopan yang lainnya; pasti akan meningkatkan kecemasan, ketakutan, depresi, stres, absensi, dismotivasi, penurunan kualitas kerja, penurunan kepuasan kerja, penurunan omset bisnis, dan hilangnya kemampuan karyawan untuk memenuhi tujuan kerja mereka.

Ketidaksopanan di tempat kerja akan menghambat proses komunikasi dan kolaborasi. Dampaknya, perusahaan tidak akan mendapatkan kualitas kerja yang baik; pelanggan tidak akan mendapatkan kualitas pelayanan yang baik; kepemimpinan sulit mengambil keputusan yang tepat, karena informasi dan data dari karyawan pasti berkualitas rendah; karyawan tidak akan mampu berkontribusi dengan baik, karena stres mencegah mereka untuk berpikir jernih di tempat kerja; dan energi gosip akan menguasai semua dimensi kerja. Selanjutnya, energi negatif akan menciptakan konflik berkepanjangan yang menjauhkan hubungan kerja positif diantara insan perusahaan.

Ketidaksopanan di tempat kerja akan menghilangkan loyalitas insan perusahaan kepada perusahaan; akan menghilangkan kemampuan manajer untuk mengelola unit kerja dan tanggung jawabnya dengan produktif; akan menjadikan semua orang di dalam perusahaan menderita secara batin dan fisik; akan menjadikan orang-orang menguras tenaga dan waktu hanya untuk melayani emosional stres diantara satu sama lain; dan akan menjadikan orang-orang tidak produktif, karena menderita oleh stres yang tinggi.

Program pelatihan selama dua hari ini akan membangun budaya perilaku kesopanan dan tata krama. Peserta akan diberikan panduan untuk meningkatkan kesadaran agar dapat memiliki perilaku positif yang menciptakan kebaikan, kesopanan, dan tata krama di tempat kerja. Peserta akan diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang adil, etis, kasih sayang, peduli, empati, kreatif, produktif, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

KONSEP DASAR

Kesopanan dan tata krama adalah landasan untuk menciptakan hubungan kerja yang unggul di dalam kekuatan komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Oleh karena itu, diperlukan inisiatif perusahaan untuk menciptakan kebijakan, budaya, dan kepemimpinan, yang menghasilkan lingkungan kerja unggul untuk pencapaian kinerja terbaik.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola hubungan interpersonal di internal perusahaan.
  2. Membangun kesadaran untuk meningkatkan kesopanan di tempat kerja.
  3. Membangun budaya interaksi positif dan menghormati antara karyawan, manajer, pelanggan, dan pemangku kepentingan yang lainnya.
  4. Meningkatkan keterampilan komunikasi dan metode resolusi konflik.
  5. Membangun lingkungan kerja yang sehat dan berkualitas untuk mendukung pencapaian kinerja terbaik.
  6. Meningkatkan kesadaran untuk mengurangi stres dan mencapai kegembiraan di tempat kerja.
  7. Mengembangkan mindset positif untuk menciptakan hubungan kerja yang saling meningkatkan kualitas kerja.
  8. Bertanggung jawab untuk menciptakan perilaku sopan santun di tempat kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memberikan panduan praktis untuk menciptakan lingkungan kerja yang sopan dengan tata krama, etis, saling menghormati, dan mencegah perilaku tidak sopan.
  2. Meningkatkan kompetensi pengendalian diri dan perilaku untuk saling respek antara insan perusahaan.
  3. Melengkapi insan perusahaan dengan keterampilan ketahanan diri untuk menghentikan kebocoran energi produktif di tempat kerja.
  4. Membantu insan perusahaan untuk menghindari stres dan perasaan kurang bahagia di tempat kerja.
  5. Membantu merehabilitasi konflik akibat pelecehan dan perilaku negatif.
  6. Membangun budaya dan kebijakan yang membuat tempat kerja lebih harmonis dan produktif.
  7. Membangun kekuatan insan perusahaan di atas kesopanan dan tata krama, serta memperbaiki kelemahan dengan perilaku kerja yang lebih positif.

MATERI PEMBAHASAN

Hari 1/Day 1

SESI 1: KESADARAN UNTUK BERPERILAKU SOPAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Pencerahan dan motivasi tentang tema pelatihan
  2. Memahami tujuan pelatihan
  3. Dampak negatif dari perilaku tidak sopan
  4. Memahami energi sukses dari perilaku sopan dan etis di tempat kerja
  5. Cara menangani kepribadian negatif
  6. Kerugian perusahaan dan pribadi atas perilaku tidak sopan
  7. Keuntungan perusahaan dan pribadi atas perilaku sopan
  8. Studi kasus
  9. Diskusi dan tanya jawab

SESI 2: EFEKTIVITAS ETIKET KERJA DAN MANFAATNYA

Sub Bahasan

  1. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  2. Cara mengekspresikan kebaikan dan sopan santun
  3. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  4. Keterlibatan di semua proses kerja dengan  ikhlas dan tulus
  5. Menjadi pribadi dengan persepsi dan logika berpikir yang etis
  6. Ketidaksopanan adalah biaya yang tidak terlihat
  7. Kesopanan adalah keuntungan dan kebahagiaan
  8. Berbagai akar penyebab dari ketidaksopanan
  9. Cara mengatasi ketidaksopanan dan cara menjalankan etiket kerja yang berkualitas
  10. Studi kasus
  11. Tanya jawab

SESI 3: RESOLUSI KONFLIK DAN MENEMUKAN AKAR PENYEBABNYA

Sub Bahasan

  1. Resolusi konflik dengan kolaborasi dan saling pengertian
  2. Resolusi konflik dengan persaingan sehat dan positif
  3. Resolusi konflik dengan tidak saling mencurigai dan mengganggu
  4. Resolusi konflik dengan mengisi kekurangan dan saling membantu
  5. Resolusi konflik dengan saling menghindari perilaku tidak sopan
  6. Meneliti penyebab konflik dan perilaku tidak sopan
  7. Mendapatkan akar penyebab konflik
  8. Membangun mindset dan perilaku yang memaafkan dengan tulus
  9. Memantafkan resolusi konflik di tempat kerja dengan kekuatan positif
  10. Studi kasus
  11. Tanya jawab

SESI 4: KOMUNIKASI DAN KECERDASAN INTERPERSONAL

Sub Bahasan

  1. Komunikasi verbal
  2. Komunikasi non verbal
  3. Keterampilan mendengarkan
  4. Keterampilan bertanya
  5. Kecerdasan membangun jembatan hubungan
  6. Membawa orang ke sudut pandang Anda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Berbagi opini dan membangun konsensus bersama
  9. Memanfaatkan sikap baik untuk meningkatkan pengaruh

Hari 2/Day 2

SESI 5: NEGOSIASI DAN SOLUSI ATAS PERILAKU TIDAK SOPAN

Sub Bahasan

  1. Teknik negosiasi untuk ketidaksopanan
  2. Sikap baik dan tata krama untuk bernegosiasi
  3. Kata-kata pembukaan yang tepat dan sopan
  4. Siapkan pengaruh untuk menawar solusi terbaik
  5. Bila hubungan sudah sangat buruk, gunakan jasa pihak ketiga untuk penyelesaian (Mediasi)
  6. Menemukan cara untuk pemecahan masalah
  7. Menemukan solusi terbaik
  8. Menyelesaikan negosiasi dengan kemenangan
  9. Studi kasus
  10. Tanya jawab

SESI 6: MENGINDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN TANTANGAN PERILAKU TIDAK SOPAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Mengidentifikasi nilai-nilai penyebab ketidaksopanan
  2. Melengkapi analisis kebutuhan kesopanan dan tata krama di tempat kerja
  3. Melakukan pengamatan atas perilaku tidak sopan dan dampaknya
  4. Studi kasus
  5. Ulasan dan brainstorming tentang bahaya perilaku tidak sopan di tempat kerja

SESI 7: MENULIS KEBIJAKAN TATA KRAMA DAN SOPAN SANTUN

Sub Bahasan

  1. Cara menulis pedoman kebijakan kesopanan dan tata krama
  2. Menunjuk tim inti untuk memulai penulisan pedoman kesopanan
  3. Menentukan perilaku yang tidak dapat diterima di tempat kerja
  4. Memetakan situasi dan kondisi agar perilaku dapat menghadapi realitas
  5. Mendefinisikan konsekuensi dari perilaku tidak sopan

SESI 8: MENGIMPLEMENTASI DAN MEMBUDAYAKAN KEBIJAKAN TATA KRAMA DAN SOPAN SANTUN DI INTERNAL PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Cara menyiapkan langkah-langkah untuk implementasi
  2. Melaksanakan pelatihan yang menyadarkan dan mencerahkan setiap individu
  3. Mendengarkan keluhan dan mengatasinya dengan kebijakan yang jelas
  4. Cara menegakkan aturan tata krama dan ketegasan untuk pelanggar
  5. Membudayakan nilai-nilai dan aturan tata krama secara berkelanjutan
  6. Evaluasi dan perbaikan secara terus-menerus

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 1318 8899
E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN WORK LIFE BALANCE PROGRAM 2 HARI 2018

“Sukses sejati bersumber dari dalam jiwa yang memiliki kedamaian, kebahagiaan, kenyamanan, keamanan, kesehatan, serta bersumber dari kekayaan materi yang selalu tercukupi dalam setiap situasi dan kebutuhan. Dan, semua itu hanya dapat Anda miliki saat Anda sudah cerdas menjalankan kehidupan yang seimbang antara kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, sosial, spiritual, dan ekonomi.” ~ Djajendra

DESKRIPSI

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan atau biasa yang disebut dengan Work Life Balance adalah cara bekerja dengan tidak mengabaikan semua aspek kehidupan kerja, pribadi, keluarga, spiritual, dan sosial.

Keseimbangan kehidupan dan pekerjaan baru dapat dimiliki seseorang, saat dirinya sudah memiliki perasaan cukup waktu dan energi, untuk melayani semua aspek penting di dalam hidupnya. Artinya, dia sudah cerdas untuk melayani dirinya sendiri, pekerjaan, keluarga, Tuhan, dan kehidupan sosialnya. Misalnya, dia merasa sudah memiliki banyak waktu dan energi untuk melakukan olah raga, berdoa, berkumpul dan makan bersama orang-orang yang dicintai, mengunjungi dan berjalan-jalan ke tempat yang dia suka, belajar untuk meningkatkan kualitas kerja, menikmati pekerjaan dengan sukacita, serta merasakan kehidupan dirinya yang sehat, sejahtera, bahagia, berkecukupan, dan berkembang.

Keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan akan menghasilkan kemampuan di dalam diri, untuk bertanggung jawab penuh atas pekerjaan, keluarga, kehidupan pribadi, kehidupan sosial, serta membuat diri selalu siap dan berdaya tahan penuh, untuk melayani semua tanggung jawab dengan totalitas.

Keseimbangan hidup dan kerja ada dalam rutinitas yang cerdas melayani dan terhubung dengan semua kewajiban dan kepentingan diri, untuk mendapatkan kebahagiaan, kesehatan, kebaikan, kesejahteraan, kesenangan, dan pertumbuhan diri menjadi lebih baik.

Kemampuan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi, dalam mewujudkan komunikasi secara efektif dengan semua kepentingan diri, merupakan sebuah solusi yang cerdas dalam menjalani kehidupan yang seimbang. Perhatian dan kepedulian terhadap pekerjaan, keluarga, dan diri sendiri, akan menjadikan kehidupan selalu unggul bersama keharmonisan yang solid.

Di tempat kerja, bila semua karyawan mampu menciptakan keseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan, maka mereka akan menghabiskan jam-jam kerjanya dengan produktif. Hal ini akan membuat setiap karyawan memiliki kesadaran untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan unggul. Mereka juga akan terhindarkan dari budaya mengeluh, yang biasanya menjadi racun yang merusak etos kerja. Kecerdasan untuk menciptakan keseimbangan dalam kehidupan kerja akan menciptakan kualitas kerja yang unggul, serta membuat lingkungan kerja sehari-hari lebih menyenangkan dalam disiplin dan gairah kerja yang terarah menuju prestasi puncak.

Etos kerja yang unggul akan muncul saat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan karyawan mencapai titik puncak terkuat. Artinya, karyawan yang sudah mampu bekerja dalam keseimbangan hidup akan memiliki kesadaran, manajemen diri, motivasi diri, dan tanggung jawab yang sifatnya holistik, untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik.

Work life balance membutuhkan kecerdasan moral dan motivasi, untuk menciptakan diri yang berkualitas dalam integritas kehidupan. Saat moral mampu menghasilkan sikap positif dan optimis, untuk kemajuan diri, maka saat itu diri akan bekerja dengan lebih efektif.

Work life balance juga akan meningkatkan kesehatan diri karyawan, dan hal ini berarti mengurangi absensi, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Biasanya, karyawan-karyawan yang sehat, kuat, rajin, produktif, dan berkualitas, akan menjadi energi positif di lingkungan kerja, dan mampu menurunkan tingkat stres di tempat kerja, termasuk mampu meningkatkan semangat dan kebahagiaan di tempat kerja. Energi positif dari orang-orang yang cerdas menjalani keseimbangan kehidupan dan pekerjaan, akan meningkatkan hubungan antar pribadi yang saling melengkapi, untuk kemajuan organisasi dan pribadi masing-masing.

Work life balance menciptakan etos kerja yang unggul secara alami. Hal ini bisa terjadi, karena setiap orang yang sadar dan mampu menjalani kehidupan kerja yang seimbang, akan memiliki disiplin dan motivasi, untuk menjalankan atau mengerjakan semua tanggung jawabnya dengan totalitas dan penuh perhatian.

Keseimbangan hidup dan kerja akan menciptakan tubuh, jiwa, pikiran, dan emosi yang terhubung dengan semua tanggung jawab dalam sukacita kehidupan. Artinya, orang-orang yang seimbang dalam kerja dan kehidupan, akan memiliki perasaan dan pikiran bahwa apa yang sedang dikerjakan itu merupakan permainan yang sangat disukai atau dicintai.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Video, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mencapai keseimbangan hidup dan pekerjaan dengan produktif, sehat dan bahagia
  2. Memotivasi diri sendiri; mengembangkan keseimbangan hidup dan pekerjaan; mengatasi dan mengelola stres, marah; kesadaran diri untuk keseimbangan hidup, manajemen waktu dan motivasi kerja
  3. Mengidentifikasi peran dan kegiatan yang memerlukan berbagai tingkat perhatian
  4. Mengerahkan kontrol lebih besar atas waktu dan energi
  5. Meningkatkan kualitas manajemen diri untuk hidup dalam multi peran dan fungsi
  6. Meningkatkan kualitas hidup melalui aspek keuangan, kesehatan, keharmonisan, hubungan, spiritual, emosional, intelektual, pekerjaan, dan sosial
  7. Bekerja dengan sikap dan cara holistik yang lebih ikhlas dan tulus
  8. Memiliki sikap positif untuk mengatasi kelelahan mental, jiwa, dan tubu
  9. Menjadi visioner, inovatif, saling menghargai, terbuka dan jujur
  10. Memelihara perasaan bangga kepada organisasi atau perusahaan pemberi kerja

MANFAAT PELATIHAN

  1. Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:
  2. Memahami proses terjadinya keseimbangan hidup dan kerja di dalam kehidupan pribadi
  3. Memahami apa artinya work life balance dan dampaknya terhadap kualitas kehidupan diri sendiri
  4. Memahami penyebab ketidakseimbangan dalam kehidupan dan pekerjaan
  5. Memahami peran dan tanggung jawab dalam kehidupan dan pekerjaan
  6. Memahami cara mengatasi kesibukan karena pekerjaan yang banyak
  7. Mengatasi tuntutan kompetisi dalam pekerjaan dan mempertahankan konsentrasi
  8. Memahami cara memotivasi diri sendiri dan mengalirkan energi positif ke dalam diri
  9. Memahami cara mengelola emosi dan energi positif di dalam diri
  10. Memahami cara meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hati
  11. Strategi untuk meningkatkan kualitas hidup dan memelihara kesejahteraan
  12. Memahami pentingnya kegiatan yang menstabilkan pikiran, tubuh, dan emosi
  13. Menciptakan tujuan hidup dan bekerja untuk sukses
  14. Memanfaatkan manajemen stres sebagai alat perubahan untuk menjadi lebih produktif
  15. Manajemen pikiran positif untuk membuat diri kuat dan tidak tersentuh stres
  16. Meningkatkan konsentrasi dan mempertahankan fokus pada pekerjaan
  17. Meningkatkan energi dan vitalitas dalam kehidupan kerja dan kehidupan pribadi
  18. Mengurangi kebocoran waktu produktif oleh dampak stres yang berlebihan
  19. Meningkatkan kualitas kesehatan mental dan kepribadian

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN WORK-LIFE BALANCE SELAMA 2 HARI

PEMAHAMAN DASAR WORK LIFE BALANCE  

  1. Apa itu rumah dan apa itu kantor?
  2. Memahami tujuan dan maksud dari work life balance

MANFAAT KESEIMBANGAN HIDUP 

  1. Peningkatan kesehatan mental dan fisik
  2. Peningkatan produktivitas

TANDA-TANDA KETIDAKSEIMBANGAN

  1. Risiko kesehatan, absensi, kelelahan, stres, bosan

MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA KARYAWAN 

  1. Penghargaan, motivasi, saran, bantuan untuk karyawan

MANAJEMEN WAKTU

  1. Fokus pada prioritas
  2. Belajar mengatakan tidak
  3. Tetap fleksibel
  4. Menjadi yang terbaik

MENETAPKAN TUJUAN

  1. Menetapkan tujuan
  2. Visualisasi
  3. Memprioritaskan tujuan

CARA KERJA OPSIONAL

  1. Berbagi kerja
  2. Mendesain kembali kerja
  3. Waktu yang lebih fleksibel

SIKAP DAN PERILAKU DI TEMPAT KERJA 

  1. Meninggalkan stres rumah di rumah
  2. Memecahkan tugas besar dalam tugas-tugas kecil
  3. Cerdas mendelegasikan pekerjaan
  4. Akurat dalam penetapan tujuan

SIKAP DAN PERILAKU DI RUMAH

  1. Meninggalkan stres kantor di kantor
  2. Mematikan telepon untuk interaksi kantor dan sosial
  3. Memfokuskan perhatian pada orang-orang di dalam rumah
  4. Menjaga batas antara urusan rumah dan non rumah

MANAJEMEN STRES

  1. Latihan fisik, emosi, jiwa, moral
  2. Makan yang sehat dan bergizi
  3. Tidur yang cukup
  4. Interospeksi diri
  5. Penilaian diri sendiri
  6. Bersyukur
  7. Berterima kasih

BEKERJA DARI RUMAH

  1. Menyiapkan ruang kerja di rumah
  2. Pengaturan batas ruang keluarga dan ruang kerja
  3. Cara berurusan dengan gangguan
  4. Jadwal kerja yang disiplin dan jelas

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI WORK LIFE BALANCE

  1. Belajar dari kata-kata orang bijak
  2. Memahami pelajaran dari realitas kehidupan
  3. Cerdas menyembatani antara prinsip dan praktik
  4. Bersikap dan bertindak untuk kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan, kedamaian, dan kebaikan bersama

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EXCELLENT FRONTLINE SERVICES PROGRAM 1 HARI 2018

EXCELLENT FRONTLINE SERVICES – PELAYANAN BERKUALITAS DARI KARYAWAN GARIS DEPAN

DESKRIPSI

Frontliner atau orang-orang di garis depan perusahaan adalah pembawa citra dan pencipta reputasi. Perusahaan hebat selalu menyiapkan orang-orang andal, untuk dapat melayani nasabah atau stakeholders lainnya dengan penuh tanggung jawab dan berkualitas. Profesionalisme, integritas, akuntabilitas dan sikap baik dari para frontliner akan meningkatkan kualitas pelayanan yang sesuai harapan. Setiap insan perusahaan di garis depan wajib memiliki sikap, perilaku, dan perbuatan yang cerdas sosial, serta mampu menjadi energi baik untuk pelayanan berkualitas.

Pelatihan Excellent Frontline Services ini dirancang untuk perusahaan atau organisasi yang berorientasi kepada pelayanan berkualitas dengan kinerja optimal. Pelatihan ini memiliki semangat untuk meningkatkan kepribadian dan kualitas para frontliner agar mereka dapat menjalankan peran dan fungsi customer service secara berkualitas, penuh integritas, akuntabilitas, transparansi dan etika.

Pelatihan selama 8 jam ini mengajak peserta untuk cerdas membawa diri dan menyesuaikan diri saat berhadapan dengan berbagai realitas di garis depan pelayanan perusahaan. Peserta dilatih dan disiapkan untuk memiliki kualitas perilaku, sikap, perbuatan, dan kompetensi yang andal dalam memberikan pelayanan berkualitas kepada nasabah. Peserta dilatih untuk meningkatkan peran dan fungsi pelayanan sehingga terampil dalam menangani, mempengaruhi, memulihkan, dan memenuhi harapan nasabah. Frontliner yang andal selalu cerdas berkomunikasi dan melayani nasabah dengan hati.

Frontliner yang andal sangat cerdas emosional, sehingga selalu mengalirkan pikiran dan emosi baik dalam pelayanannya. Frontliner yang andal sangat cerdas untuk meningkatkan hubungan yang penuh empati dengan nasabah. Frontliner yang andal sangat cerdas menyediakan layanan nasabah terbaik, sehingga membuat nasabah datang kembali dan selalu setia kepada perusahaan. Frontliner yang andal selalu menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik, mengadopsi sikap dan perilaku yang benar dan etis, serta menangani pelayanan dengan ramah tamah dan memudahkan urusan nasabah.

Fokus pelatihan adalah untuk mengajarkan menangani realitas layanan Frontliner di lapangan, dari berbagai aspek pelayanan yang menyentuh persoalan sehari-hari dalam pelayanan nasabah yang berkualitas. Pelatihan ini sangat interaktif, partisipatif, dan produktif. Ini termasuk diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, menceritakan cerita pelayanan, permainan peran, contoh-contoh kerumitan pelayanan, dan pemecahan masalah. Peserta akan mengeksplorasi sejumlah metode untuk menangani keluhan, belajar bagaimana mengatakan ‘tidak’, tapi tidak menyakiti perasaan siapapun dalam setiap proses pelayanan, dan menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang berbeda secara profesional.

KONSEP DASAR

Frontliner adalah ujung tombak pelayanan perusahaan. Diperlukan kepribadian dan kualitas dalam melayani nasabah yang beragam dan berbeda cara berpikirnya, perilakunya, persepsinya, harapannya, kebutuhannya, dan logika berpikirnya. Setiap tim dan individu di garis depan perusahaan wajib memiliki kecerdasan sosial dan kompetensi pelayanan yang andal, sehingga dapat mengalir bersama energi positif, untuk memberikan pelayanan kepada keragaman dan perbedaan yang dimiliki oleh para nasabah.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memfasilitasi proses pembentukan karakter pelayanan yang totalitas dan sepenuh hati di frontline perusahaan.
  2. Memfasilitasi pembentukan jiwa profesional, citra diri yang ramah tamah, dan keandalan diri untuk bekerja secara produktif di unit organisasi.
  3. Menetapkan perilaku, sikap, perbuatan, dan kualitas untuk menjamin peningkatan kepuasan dan loyalitas nasabah.
  4. Menanggapi keluhan nasabah dengan cepat dan benar.
  5. Mendengarkan secara aktif untuk kebutuhan nasabah.
  6. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan nasabah.
  7. Memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani nasabah yang sulit.
  8. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelayanan nasabah.
  9. Memiliki kecerdasan emosional untuk pelayanan berkualitas.
  10. Karakter positif yang melayani nasabah melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pelayanan yang baik.
  11. Membuat dan menjaga komitmen untuk melayani nasabah dengan jati diri yang konsisten dan etis.
  12. Membangun kebiasaan dan disiplin layanan nasabah yang terfokus pada kualitas dan integritas.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Menciptakan kesan pertama yang profesional, konsisten, bertanggung jawab, ramah tamah, dan melayani dengan sepenuh hati.
  2. Menggunakan empati untuk meningkatkan hubungan dan pelayanan terbaik.
  3. Menjadi lebih tenang dan profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan nasabah.
  4. Memiliki kebiasaan dan disiplin pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  5. Menangani percakapan secara profesional dari kemampuan empati yang cerdas emosi.
  6. Menerima perbedaan dengan nasabah dan memiliki pola pikir yang kreatif untuk pelayanan terbaik.
  7. Menjawab nasabah secara profesional, menyaring kebutuhan, mengarahkan, mengambil pesan yang lengkap, dan bersikap baik dalam situasi apapun.
  8. Bersikap positif, menggunakan inisiatif baik, menerima tanggung jawab dengan ikhlas, berhadapan dengan nasabah secara sportif dan etis.
  9. Selalu fokus untuk membangun hubungan baik, memenuhi kebutuhan nasabah, dan menindaklanjuti secara pro aktif.
  10. Tata bahasa positif, kata-kata positif, nada suara positif, kecepatan dan aura suara yang sejuk dan damai.
  11. Tetap profesional dan tenang di dalam tekanan. Terampil untuk memprioritaskan, mengendalikan panggilan, penanganan keluhan dan berurusan dengan orang sulit.
  12. Membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan nasabah.
  13. Meredakan interaksi yang tidak nyamandengan pelanggan dan menanggapi setiap masalah yang muncul secara profesional.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN

SESI 1: EXCELLENT FRONTLINE SERVICES

Sub Bahasan

  1. Frontliner dengan kesan pertama yang profesional.
  2. Tanggung jawab frontliner dalam wujud integritas, kualitas, akuntabilitas, transparansi, penerimaan, pro aktif, ramah tamah, dan beretika.
  3. Meningkatkan keandalan frontliner untuk memberikan pelayanan yang lebih profesional.
  4. Perilaku kerja frontliner yang hadir, menyelesaikan dan menyerahkan pelayanan dengan tepat waktu dan berkualitas.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pelayanan perusahaan.

SESI 2: MENGELOLA PELAYANAN, NASABAH, DAN ORANG-ORANG DENGAN KUALITAS TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Mengelola pelayanan dengan nilai,sistem, dan etos kerja perusahaan.
  2. Mengelola orang-orang di sekitar frontline dengan motivasi dan gairah kerja.
  3. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik antara nasabah dengan petugas frontline.
  4. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang atau nasabah yang sulit diatur.
  5. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab frontline dengan efektif dan produktif.
  6. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif di garda depan perusahaan.
  7. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses pelayanan ke nasabah.

SESI 3: MENDENGARKAN DAN MERESPON NASABAH

Sub Bahasan

  1. Faktor penentu kualitas layanan yang dirasakan nasabah.
  2. Manajemen menunggu/antri.
  3. Mengenal karakter nasabah.
  4. Layanan kapan saja, di mana saja.
  5. Keterampilan komunikasi suara tanpa tatap muka.
  6. Berkomunikasi secara efektif dengan bahasa tubuh dan kata-kata positif.
  7. Etiket penampilan pribadi dalam pelayanan.
  8. Merawat pelayanan dengan kualitas dan keunggulan.
  9. Kode etik untuk keunggulan layanan.
  10. Konsep layanan berbasis teknologi dan keamanannya.

SESI 4: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENGUATKAN SIKAP BAIK DALAM PELAYANAN

Sub Bahasan

  1. Peran dan fungsi kecerdasan emosi dalam pelayanan berkualitas.
  2. Kecerdasan emosi dan keunggulan kesadaran diri dalam pelayanan.
  3. Kecerdasan emosi dan keunggulan manajemen diri dalam pelayanan.
  4. Kecerdasan emosi dan keunggulan motivasi diri dalam pelayanan.
  5. Kecerdasan emosi dan keunggulan empati dalam pelayanan.
  6. Kecerdasan emosi dan keunggulan sosial skill dalam pelayanan.
  7. Kecerdasan emosi dan keunggulan pikiran positif dalam pelayanan.
  8. Membangun hubungan , komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill.
  9. Memahami logika di balik harapan pelanggan dari kekuatan kecerdasan emosional.
  10. Memahami peran iklim budaya kerja dalam menjalankan kecerdasan emosi.
  11. Memahami peran leadership dalam mewujudkan pelayanan yang cerdas emosi.

Untuk Training Hubungi : 0812 1318 8899

Email:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai persiapan internal perusahaan Anda dalam menghadapi Initial Public Offering (IPO). Mengingat untuk mendapatkan status sebagai perusahaan publik, team di internal perusahaan harus menyiapkan sistem dan budaya organisasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance,  rencana bisnis, laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, legalitas bisnis, dan manajemen aset yang baik.

Pelatihan ini menjadi ajang sosialisasi, internalisasi, pengembangan mindset, dan pencerahan bagi peserta agar dapat menyiapkan perusahaan untuk meraih sukses dalam IPO dan sekaligus menjadi perusahaan publik yang unggul.

Program ini  memotivasi dan memberikan pencerahan bagi para manager dalam menyiapkan etos kerja, mindset, dan administrasi untuk sukses dalam IPO. Dan juga, menyiapkan mental dan perilaku yang siap bertransformasi dan beradaptasi di dalam perusahaan publik. Mengembangkan mindset dan kepribadian untuk bisa melayani dan bekerja di perusahaan publik. Membangun kesadaran peserta bahwa perusahaan publik di Indonesia wajib menganut prinsip-prinsip Good Gorporate Governance yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Good corporate governance merupakan kebijakan yang menciptakan mekanisme kerja atau sistem, yang meningkatkan kepercayaan stakeholders kepada perusahaan dan manajemen. Kepercayaan stakeholder tersebut menjadi modal yang meningkatkan reputasi dan daya saing perusahaan dalam menghadapi kompetisi bisnis yang dinamis. Proses untuk menjalankan good governance secara profesional sangat tergantung dari etos kerja yang cerdas mempraktikkan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran dan kesetaraan di tempat kerja.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini membangun kesadaran dan kemampuan peserta untuk menyiapkan perusahaan siap IPO, dan juga sekaligus menyiapkan kompetensi karyawan agar siap beradaptasi di dalam perusahaan publik. Menjadi karyawan di perusahaan publik berarti harus mampu menjalankan profesinya di tempat kerja dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket, taat hukum, taat undang-undang, dan cerdas sosial saat berinteraksi dengan beragam stakeholders.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terbentuknya pemahaman Initial Public Offering (IPO) dan persiapan yang perlu dilakukan.
  2. Terbentuknya profesionalisme dalam menjalankan Good Corporate Governance.
  3. Meningkatkan kesadaran tentang kewajiban dan tanggung jwab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Terbentuknya team perusahaan yang solid untuk mensukseskan IPO dan menjalankan perusahaan publik.
  5. Tercapainya internalisasi nilai-nilai etos kerja untuk memperkuat perilaku kerja berstandarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.
  6. Terwujudnya integritas kerja melalui kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja yang etis.
  7. Terwujudnya hubungan kerja dalam reputasi perusahaan yang tinggi dengan stakeholder.
  8. Memberikan motivasi dan pencerahan Good Corporate Governance sebagai fondasi bagi perusahaan publik.

MANFAAT

  1. Peserta mampu berkontribusi, melayani, dan bersikap proaktif dalam menyiapkan proses IPO terbaik.
  2. Peserta mampu bertransformasi untuk bekerja di dalam perusahaan publik dan memahami tanggung jawabnya.
  3. Peserta mengerti arti Go Public dan sadar akan tanggung jawab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Peserta mampu menjalankan Pakta Integritas sesuai komitmen di dalam perusahaan publik.
  5. Peserta mampu memanfaatkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam meningkatkan etos kerja.
  6. Peserta memahami pentingnya menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan publik di persepsi stakeholder melalui pelayanan, akuntabilitas, profesionalisme, sikap, dan perilaku etis.
  7. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  8. Terciptanya budaya kerja yang efektif dalam memenuhi kewajiban dan pelayanan di dalam perusahaan publik.
  9. Peserta dimotivasi untuk menyiapkan karakter kerja yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, Etika Bisnis, Code of Conduct.

Garis Besar Materi Pembahasan Selama 1 Hari 8 Jam

Sesi 1: Mempersiapkan Internal Perusahaan Untuk Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Pengertian IPO dan Go Public
  2. Manfaat dan konsekuensi sebagai perusahaan publik
  3. Persiapan internal perusahaan untuk IPO
  4. Perilaku dan mental saat proses IPO
  5. Implementasi Good Corporate Governace
  6. Praktik etos kerja berdasarkan prinsip-prinsip GCG
  7. Peran team perusahaan dalam mensukseskan IPO
  8. Kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang efektif di sepanjang proses persiapan IPO
  9. Menyatukan integritas, energi, dan kecerdasan untuk keberhasilan IPO

Sesi 2: Mempersiapkan Perusahaan untuk Sukses dalam Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Proses dan tahap persiapan Go Public
  2. Memahami peran OJK
  3. Siap sebagai calon Emiten dalam rangka penawaran umum
  4. Kelengkapan dokumen dan peran Underwriter dalam proses Go Public
  5. Tahap pengajuan pendaftaran Go Public
  6. Tahap penawaran saham
  7. Tahap pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia

Sesi 3: Cara Menjalankan Perusahaan Publik dengan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan mental saat menjalankan perusahaan publik
  2. Perusahaan publik wajib menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
  3. Perilaku kerja dengan prinsip kehati-hatian
  4. Jenis-jenis pelaporan yang wajib disampaikan perusahaan publik ke otoritas bursa dan ke publik
  5. Menyadari bahwa perusahaan publik diawasi oleh banyak stakeholders
  6. Kewajiban untuk memenuhi keterbukaan informasi kepada publik
  7. Gaya manajemen lebih formal, terbuka, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik
  8. Mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia dengan konsisten
  9. Menguatkan manajemen internal kontrol untuk menangani risiko bisnis
  10. Dikenal publik sebagai perusahaan yang beretika, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
  11. Mematuhi Pakta Integritas
  12. Peran informasi dalam perusahaan publik dan GCG sebagai penyaring informasi
  13. Fungsi Etika Bisnis dan Code of Conduct dalam perusahaan publik

Untuk training hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Profesionalisme berarti pribadi yang menjalankan profesinya dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket dan menjadikan pekerjaan sebagai panggilan tanggung jawab. Seorang profesional selalu taat aturan, taat budaya kerja, serta memiliki etos kerja di dalam kesadaran tanggung jawab dan integritas.

Profesionalisme dibutuhkan untuk memperkuat budaya kerja. Budaya kerja itu sendiri adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan melalui nilai-nilai, sistem, etiket, etika, aturan agar terbentuk sebuah pola kerja untuk dijalankan oleh para profesionalnya. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai organisasi, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya organisasi. Budaya kerja adalah implementasi budaya organisasi dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya organisasi, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya organisasi, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya organisasi.

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam yang dilakukan secara indoor ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kepribadian pegawai khususnya dibidang etos kerja dan profesionalisme. Program ini membentuk kualitas dan kepribadian karyawan yang selalu termotivasi untuk tampil profesional di tempat kerja, baik di internal kantor maupun saat berhubungan dengan klien.  Di samping itu, membentuk image profesionalisme kerja dengan fondasi etos kerja dan budaya kerja.

KONSEP DASAR

Program ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi profesional yang unik dan asli dalam bekerja dengan budaya kerja perusahaan dan etos kerja yang profesional. Dan juga, membangun kepribadian dan karakter karyawan yang etis dan bertatakrama dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan melalui karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, budaya organisasi dan profesionalisme.
  3. Terwujudnya citra profesionalisme kerja karyawan melalui sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya hubungan kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.
  5. Terbentuknya profesionalisme kerja yang etis secara moral dan perilaku.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan yang andal dan unggul berbasis budaya organisasi dan etos kerja profesional.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai profesionalisme kerja untuk menguatkan citra, kepribadian, karakter, sikap, perilaku dan kebiasaan kerja yang profesional.
  3. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.
  5. Tumbuh dan berkembangnya semangat kerja yang berfondasikan etika dan etiket secara konsisten.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI IN HOUSE TRAINING ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

SESI 1: PROFESIONALISME DAN KEPRIBADIAN POSITIF

Sub Bahasan

  1. Nilai-nilai kepribadian positif (kompetensi, karakter dan komitmen)
  2. Mengembangkan image profesional dari sisi mental dan fisik
  3. Citra profesional saat menghadapi klien, atasan, bawahan, dan rekan kerja
  4. Menampilkan kesan pertama yang profesional dan sikap positif
  5. Berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan bahasa tubuh yang profesional
  6. Sadar untuk mengembangkan gaya profesional diri yang unik dan asli
  7. Konsep diri yang terprogram untuk mengembangkan profesionalisme
  8. Manajemen diri, kesadaran diri dan pemahaman terhadap diri sendiri

SESI 2: BUDAYA KERJA UNTUK MEMBENTUK PROFESIONALISME

Sub Bahasan

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja

SESI 3: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi

SESI 4: PERAN ETIKA DAN ETIKET DALAM MENUMBUHKAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

  1. Moral sebagai fondasi etika
  2. Model perilaku etis
  3. Cara mengekspresikan etika dalam hubungan sehari-hari
  4. Membedakan yang benar dan salah
  5. Kehalusan budi dan empati
  6. Cara berpakaian, Kontak mata, Memperkenalkan orang
  7. Percakapan, Tata krama, Cara menjamu tamu
  8. Cara makan, Peristiwa sosial, Etiket lokal dan internasional

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana perusahaan dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Budaya kerja adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan untuk membentuk pola kerja di dalam perusahaan. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya perusahaan. Budaya kerja adalah implementasi budaya perusahaan dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya perusahaan, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya perusahaan, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya perusahaan.

Budaya perusahaan adalah lingkungan yang mengelilingi karyawan dan pimpinan di tempat kerja sepanjang waktu. Budaya perusahaan itu hidup dari bahasa, simbol, struktur, sistem, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, gaya kepemimpinan, pola kerja, cara pengambilan keputusan. Budaya perusahaan sangat ditentukan oleh karakter pendiri perusahaan, pola karakter dan perilaku eksekutif, kebiasaan-kebiasaan kerja staf manajerial, serta oleh peran setiap individu yang memiliki kekuasaan dan wewenang di tempat kerja. Budaya perusahaan walaupun tidak terlihat secara kasat mata. Tetapi, dapat terlihat dari pola, kebiasaan, sikap, etos, perilaku, karakter kerja, budaya kerja, serta oleh penampilan fisik karyawan dan pimpinan di tempat kerja. Budaya perusahaan merupakan dasar untuk membentuk hubungan kerja, proses kerja, kenikmatan kerja, pola kerja, dan interaksi kerja yang penuh kinerja.

Program pelatihan etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan ini bertujuan untuk membentuk perilaku kerja yang berbudaya kuat dan unggul. Pelatihan ini akan meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab peserta untuk memfungsikan etos kerja dari dalam hatinya, dan menjadikan semangat dari dalam hati tersebut sebagai kekuatan penggerak yang konsisten, untuk menghasilkan pekerjaan yang produktif dan berkinerja tinggi. Demikian juga dengan budaya kerja, yang bertujuan untuk menciptakan sikap dan perilaku kerja sesuai nilai-nilai perusahaan, serta secara konsisten meningkatkan produktivitas kerja, dan berkemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dengan budaya unggul dan kuat.

Program pelatihan berdurasi 8 jam ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran penguatan budaya perusahan, etos kerja, dan budaya kerja. Setelah mendapatkan pelatihan ini, peserta dapat mengelola potensi dirinya di dalam etos kerja yang andal, di dalam budaya kerja yang unggul, dan di dalam budaya perusahaan yang kuat dan unggul. Pada akhirnya, peserta akan menghasilkan sikap dan perilaku kerja yang merawat dan memelihara budaya kuat perusahaan. Pelatihan ini menjadikan insan perusahaan semakin andal dan hebat, untuk menjalankan roda organisasi dan bisnis dengan tata nilai perusahaan dan nilai – nilai budaya kerja/perilaku yang konsisten dan berkarakter unggul .

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang mewakili norma, prinsip, nilai, tata kelola, dan kepemimpinan perusahaan di dalam budaya kuat.
  2. Tercapainya proses internalisasi dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya semangat kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Terbentuknya budaya perusahaan yang kuat dan unggul, sehingga subkultur atau budaya di luar budaya perusahaan tunduk pada konsistensi budaya perusahaan.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai perusahaan menjadi nilai-nilai kerja bersama, nilai-nilai yang menciptakan asumsi dan persepsi bersama, serta terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan semangat budaya perusahaan.
  3. Terciptanya etos kerja dari dalam hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.

MATERI PEMBAHASAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

Bagian Etos Kerja

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

Bagian Budaya Kerja

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan.
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

Bagian Budaya Perusahaan

  1. Kesadaran untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  2. Kekuatan bahasa, simbol, ritual, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, dan proses pengambilan keputusan dalam penguatan budaya perusahaan.
  3. Kekuatan visi, misi, dan nilai-nilai budaya.
  4. Budaya perusahaan sebagai inti dari etos kerja, budaya kerja, sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan.

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN DEALING WITH PEOPLE WITH POSITIVE ATTITUDE (INTERPERSONAL SKILLS) PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN DEALING WITH PEOPLE WITH POSITIVE ATTITUDE (INTERPERSONAL SKILLS) PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Kita sering harus berurusan dengan berbagai perilaku, kebiasaan, sikap, dan karakter orang dalam hubungan kerja. Kadang, kita harus berurusan dengan orang-orang yang sangat sulit dalam lingkungan profesional kita, seperti: pemarah, suka mengeluh, tidak punya empati, tidak punya toleransi, tidak punya etika, kejam, mudah menghakimi orang lain, suka melemparkan kesalahan, malas, dan sangat banyak perilaku negatif yang mungkin harus kita hadapi. Sebaliknya, banyak juga orang-orang baik dan penuh pengertian yang harus kita layani dalam hubungan kerja kita. Jadi, kehidupan profesional kita memerlukan komunikasi dan interaksi yang baik agar semua urusan kita dengan orang-orang positif dan orang-orang negatif bisa lancar dan membawa hasil terbaik.

Apa pun situasi dan jenis orang-orang yang harus kita hadapi dalam urusan-urusan profesional kita, maka kita harus menyiapkan perilaku dan sikap positif agar semua urusan bisa tuntas dan sesuai target. Untungnya, kita bisa mempelajari cara meningkatkan hubungan positif melalui pengetahuan dan kesadaran, untuk bisa berurusan dengan berbagai karakter orang dalam hubungan profesional kita. Kita harus menyiapkan cara komunikasi yang tepat, menyiapkan emosi dan pola pikir yang tepat, serta menyiapkan cara untuk menangani situasi yang menantang dan penuh resiko. Program Pelatihan Dealing with people with Positive Attitude (Interpersonal Skills) 1 Hari memberikan beberapa rumusan praktis untuk digunakan oleh peserta dalam menangani hubungan profesional yang penuh tantangan.

Program pelatihan ini dikemas dengan metodologi yang mempermudah peserta untuk menyerap dan memahami materi, sehingga bisa segera dipraktekan dalam perilaku kehidupan profesional sehari-hari.

TUJUAN PELATIHAN

Program pelatihan ini dibuat dengan tujuan agar peserta mampu beradaptasi dan mudah berkomunikasi dengan berbagai sifat dan perilaku orang dalam kehidupan profesional.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu menghadapi orang lain dengan sikap tenang, emosi terkontrol, penuh karisma, penuh wibawa, dan selalu rendah hati.
  2. Mampu berkomunikasi dan melayani orang lain dengan sikap positif.
  3. Mampu menghadapi orang-orang sulit dengan penuh percaya diri dan melayani mereka dengan profesional.
  4. Mampu mencegah konflik dan melancarkan hubungan kerja dengan sikap positif.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 1 HARI

SESI 1: MENINGKATKAN KUALITAS KETERAMPILAN INTERPERSONAL

Sub Bahasan

  1. Memahami kecerdasan sosial saat berinteraksi dengan berbagai karakter orang.
  2. Kesadaran untuk membangun hubungan positif dan bereaksi secara baik.
  3. Memberikan perhatian dan menunjukkan bahwa Anda peduli.
  4. Cara menunjukkan empati dan simpati.
  5. Menjalin hubungan dengan bahasa verbal dan non verbal yang positif.
  6. Menunjukkan kehadiran dan karisma di setiap keadaan.
  7. Menampilkan diri dengan percaya diri dan tegas.
  8. Mampu mempengaruhi orang lain dengan cerdas.
  9. Tetap positif dalam kerumunan orang dan tidak tertular emosi negatif.
  10. Mampu mempengaruhi pertemuan dan membimbing orang menuju arah pilihan Anda.

SESI 2: KOMUNIKASI POSITIF ADALAH JEMBATAN YANG MENGHUBUNGKAN SETIAP ORANG

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi sebagai jembatan penghubung, bukan tembok pemisah.
  2. Gaya komunikasi yang selalu beradaptasi dan tidak terjebak dalam argumen.
  3. Memahami persepsi orang lain untuk mendefinisikan perilaku yang dibutuhkan dalam melancarkan komunikasi.
  4. Dampak buruk menyalahkan orang lain dalam komunikasi positif.
  5. Mengontrol suara untuk mendapatkan efek komunikasi yang maksimal.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi.
  7. Mampu memberikan umpan balik yang baik dan profesional.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 3: CARA UNTUK BERURUSAN DENGAN ORANG YANG SULIT DAN NEGATIF

Sub Bahasan

  1. Sikap mental terbaik saat berhadapan dengan orang-orang negatif dan menangani mereka dengan efektif.
  2. Mencari pola dari orang-orang sulit dan memahami cara berurusan dengan mereka.
  3. Mendengarkan mereka dan merespon dengan cerdik.
  4. Memahami perspektif mereka, tetap fokus pada percakapan dan menghindari menyimpang jauh.
  5. Menangani konfrontasi dengan tenang dan mampu mengelola mereka yang sulit.
  6. Fokus menuntaskan masalah dan tidak menyalahkan orangnya.
  7. Mengubah situasi reaktif menjadi proaktif.
  8. Mencegah percakapan menantang (kata-kata negatif dan reaktif) dengan memilih kata yang tepat.

SESI 4 : MEMILIKI KECERDASAN EMOSIONAL UNTUKMEMBANGUN RELASI KERJA YANG POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Berikan penghormatan dan kepercayaan di tempat kerja.
  2. Bersikap konsisten dan memberikan perhatian penuh.
  3. Persepsi positif atas berbagai peristiwa di tempat kerja.
  4. Setiap percakapan menghormati realitas orang lain.
  5. Perilaku yang tenang, sabar, mendengarkan dan melayani.
  6. Membawa cahaya bagi orang lain (menjadi seperti matahari).
  7. Mengelola emosi, sikap, pikiran dan kebiasaan positif.
  8. Bekerja harmonis dengan semua karakter dan kepribadian yang berbeda.

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK KARYAWAN PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK KARYAWAN PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI 2018

Deskripsi

Karakter adalah integrasi sifat, sikap, perilaku, standar, keyakinan, moral, etika, nilai-nilai kehidupan dalam bentuk kualitas diri. Karakter terlihat atau terekspresi dari penampilan fisik, jiwa, emosi, pikiran, kemampuan, perilaku, sikap, dan kebiasaan. Karakter mengekspresikan kualitas seseorang. Karakter adalah siapa Anda. Ini mendefinisikan Anda sebagai sebuah peran dalam kehidupan.

Di tempat kerja, karakter dibentuk berdasarkan nilai-nilai budaya perusahaan. Selain itu, karakter dibentuk dari kepatuhan terhadap kode etik kerja, aturan, peraturan, dan kebijakan kepemimpinan. Karakter kerja merupakan kekuatan untuk menjalankan tata kelola perusahaan secara profesional, utuh, lengkap, ketat, beretika, tak terbagi oleh kepentingan pribadi. Karakter kerja merupakan alat untuk menjalankan misi dan visi perusahaan dengan profesional. Karakter kerja yang positif merupakan sesuatu yang mudah terhubung dengan siapapun, mampu menjalankan prinsip-prinsip kerja dengan cerdas, mampu memuaskan stakeholders, mampu menyebabkan kehidupan yang bahagia di tempat kerja, mampu mengembangkan diri sendiri berdasarkan pengalaman dan pembelajaran, mampu memiliki daya tahan diri yang kuat, dan mampu menjadi jujur kepada diri sendiri.

Pelatihan Character Building ini membentuk jati diri, konsep diri, kualitas diri, pola pikir, kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja insan perusahaan. Pelatihan ini akan mengubah nilai-nilai budaya perusahaan  menjadi perilaku kerja yang selaras dengan visi dan misi perusahaan.

Karakter yang baik membentuk sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dalam meraih tujuan. Insan perusahaan berkarakter positif mampu menjadi energi positif untuk mewujudkan kinerja, misi, visi, dan tujuan perusahaan dengan sepenuh hati. Insan perusahaan berkarakter positif mampu bekerja dengan motivasi yang tinggi, harapan yang sangat tinggi, kerja keras yang penuh disiplin dalam rasa bahagia, fokus yang tajam dan mendekati visi. Insan perusahaan berkarakter positif selalu merasa beruntung dalam perjalanan karir, menyatu dengan budaya perusahaan, selalu tumbuh, selalu ikhlas dan sabar menunggu, tidak pernah menyerah untuk mundur, kreatif, jujur, bekerjasama, dan bahagia menjalani proses kerja dengan sabar dan teliti untuk menuju sukses. Program pelatihan ini bertujuan membentuk karakter kerja dan karakter pribadi yang andal, hebat, dan sesuai dengan nilai-nilai budaya perusahaan.

Latar Belakang Pelatihan/Workshop

  1. Kebutuhan dalam pembentukan karakter pribadi dan karakter kerja yang positif dan andal.
  2. Membentuk karakter untuk penguatan proses kerja, kebiasaan yang efektif dan produktif, menguatkan budaya organisasi, serta karakter yang unggul untuk mencapai visi dan misi organisasi.

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta memahami cara membentuk karakter pribadi dan karakter kerja yang positif, dan dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan harian di tempat kerja.
  2. Peserta dapat menjadi aset dan kekuatan produktif di dalam perusahaan untuk mencapai kemajuan dan pencapaian terbaik.
  3. Peserta dapat menjadi pribadi yang unggul dan andal saat berinteraksi dengan stakeholders di luar perusahaan

Hasil Akhir Pelatihan/Output

  1. Peserta memiliki jati diri dan karakter kerja sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Peserta mampu bekerja dengan standard kualitas diri yang lebih tinggi, keyakinan yang lebih positif dan kuat, serta perilaku kerja yang berprinsip hebat.
  3. Peserta mampu menguatkan hati nurani dan kesadaran, untuk menjalankan etika dan nilai-nilai positif di tempat kerja.
  4. Peserta mampu menghargai perbedaan, meningkatkan tanggung jawab pribadi, untuk bekerja dan berkarya di dalam keragaman dan perbedaan.
  5. Peserta mampu membantu dan memfasilitasi kebutuhan perusahaan, pimpinan, rekan kerja, bawahan dengan profesional.
  6. Peserta mampu mengembangkan karakter positif, untuk menciptakan kebiasaan dan pola kerja yang produktif dan menyenangkan.
  7. Peserta mampu menggunakan kekuatan karakter positif dalam meningkatkan pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  8. Peserta mampu mengoptimalkan potensi diri, untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan di dalam rutinitas kerja.
  9. Peserta mampu menjalankan roda organisasi perusahaan dan bisnis dengan kekuatan nilai-nilai budaya organisasi.

Metodologi Pelatihan

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

Sasaran: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

Materi Pembahasan

Hari Ke 1/Day 1

Sesi 1: Memahami Karakter Kerja dan Karakter Pribadi

Sub Bahasan

  • Mengapa karakter itu penting ?
  • Apa bahan baku karakter ?
  • Bagaimana karakter terbentuk ?
  • Bagaimana batin, fisik, pikiran menerima nilai ?
  • Apa yang membuat karakter positif sulit terbentuk?
  • Cara mengubah kebiasaan lama untuk membentuk karakter baru.

Sesi 2: Nilai Budaya Perusahaan Sebagai  Karakter Kerja

Sub Bahasan

  • Nilai-nilai perusahaan (Company Core Values).
  • Visi Perusahaan.
  • Misi Perusahaan.

Sesi 3: Menjadi Pribadi yang Cerdas Membangun Kepercayaan

Sub Bahasan

  • Membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan integritas (konsistensi antara keyakinan, ucapan dan tindakan).
  • Kejujuran (kebenaran, ketulusan hati, dan keterusterangan).
  • Menjaga janji dan komitmen.
  • Loyalitas (kesetiaan kepada perusahaan, pimpinan, manajemen, teman kerja, stakeholders, dan negara).

Sesi 4: Memiliki Rasa Hormat Terhadap Diri Sendiri, Orang Lain, dan Semuanya

Sub Bahasan

  • Menghormati nilai dan martabat semua individu.
  • Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan.
  • Bertindak sopan, tata krama, damai, tenang, sabar, dan tanpa kekerasan.
  • Toleran dan menerima perbedaan.
  • Hindari perilaku kasar, perilaku menyerang, kata-kata kasar, dan tindakan yang menyakiti orang lain.

Hari Ke 2/Day 2

Sesi 5: Memiliki Rasa Tanggung Jawab yang Tinggi dan Mempertanggung Jawabkannya dengan Profesional

Sub Bahasan

  • Bertanggung jawab atas kata-kata, tindakan, dan sikap.
  • Melatih pengendalian diri.
  • Berusaha keras untuk keunggulan, keandalan, kualitas, dan perbaikan diri.
  • Melihat ke depan, membuat rencana ke depan, fokus pada visi dan tujuan.
  • Menjadi teladan dan memberi contoh yang baik bagi orang lain.
  • Menjadi mandiri, bijaksana, proaktif, gigih, dan bekerja keras.

Sesi 6: Memiliki Rasa Keadilan yang Tinggi dan Membuat Keputusan yang Seadil-adilnya

Sub Bahasan

  • Jadilah konsisten, terbuka, dan memperlakukan semua orang secara adil.
  • Pertimbangkan semua pihak dan membuat keputusan pada fakta-fakta tanpa pilih kasih atau prasangka.
  • Bermain sesuai aturan, menghindari tuduhan ceroboh, dan tidak mengambil keuntungan yang tidak semestinya dari orang lain.
  • Mengejar keadilan dan mengutuk ketidakadilan.

Sesi 7: Merawat dan Peduli Terhadap Hubungan, Pekerjaan, dan Semua yang Baik

Sub Bahasan

  • Berbaik hati.
  • Murah hati.
  • Berhati lembut.
  • Penuh kasih.
  • Empati.
  • Membantu orang lain.
  • Pemaaf.
  • Bersyukur.

Sesi 8: Menjadi Insan Perusahaan yang Profesional, Etis, dan Baik

Sub Bahasan

  • Mematuhi aturan perusahaan, tata kelola perusahaan, etika, budaya, dan hukum dengan itikad baik.
  • Menjaga kredibilitas rekan kerja, pimpinan, bawahan, perusahaan dengan tulus dan ikhlas.
  • Melindungi lingkungan kerja, proses kerja, dan berpartisipasi dalam proses kerja.
  • Menghormati diri sendiri, orang lain, dan semua hal.
  • Mengoptimalkan potensi diri dan melakukan yang terbaik.
  • Rasa ingin tahu yang tinggi dan cerdas menemukan solusi.
  • Berpikir sebelum bertindak, bertindak dengan optimis, selalu mengevaluasi tindakan, dan memperbaiki dengan rendah hati.

Untuk Training Hubungi: 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 8 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
  9. Peserta memahami cara menggunakan etika dan moralitas positif untuk menciptakan komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa yang unggul.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS PROGRAM 1 HARI

SESI 1: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Perbedaan antara moralitas dan etika
  3. Membangun lingkungan kerja yang etis dan bermoral tinggi
  4. Lingkungan kerja yang etis dan bermoral mengurangi konflik
  5. Etika dan moralitas untuk mengelola emosi positif, sikap profesional, pikiran positif, dan kebiasaan positif di tempat kerja
  6. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  7. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  8. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma
  9. Menguatkan budaya tata krama dan sopan santun di internal perusahaan
  10. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  11. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan ancaman.
  12. Menjaga rahasia perusahaan
  13. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  14. Memahami politik organisasi

SESI 2: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Etika dan moralitas untuk meningkatkan kualitas komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa
  2. Keterampilan mendengarkan dan keterampilan bertanya yang etis
  3. Mengenali diri sendiri, tahu siapa anda, pahami hati nurani anda secara lebih mendalam, sebelum berucap dan berkata-kata kepada orang lain
  4. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  5. Membawa orang ke sudut pandang Anda dengan kekuatan etis dan integritas yang kuat
  6. Cerdas berurusan dan berkomunikasi dengan kepribadian yang berbeda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Memanfaatkan etika dan moralitas untuk meningkatkan pengaruh positif di tempat kerja
  9. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir yang etis
  10. Tidak membiarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  11. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK INSAN PERUSAHAAN PROGRAM 3 HARI 2015

cropped-cover-des-2014.jpgPELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK INSAN PERUSAHAAN PROGRAM 3 HARI 2015

KECERDASAN EMOSIONAL:PERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Personal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Kesadaran Diri; Manajemen Diri; Motivasi Diri; Aturan, Moral, dan Nilai-Nilai Jati Diri; Mengelola Marah; Mengatasi Rasa Takut; Meningkatkan Pengendalian Diri; Manajemen Stres; Kekuatan Berpikir Positif; dan Hidup dalam Kekuatan Pikiran Sadar (Mindfulness).

KECERDASAN EMOSIONAL:INTERPERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Interpersonal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Komunikasi Verbal dan Non Verbal; Manajemen Sosial dan Tanggung Jawab Sosial; Empati, Toleransi, Pengaruh, dan Kecerdasan Sosial; Perilaku, Sikap, Kebiasaan, dan Karakter Saat Berinteraksi dengan Orang Lain; Manajemen Konflik, Manajemen Politik Kantor, Manajemen Tim; Emosi Positif untuk Kolaborasi Kerja.

DESKRIPSI

Orang-orang yang cerdas emosi berkemampuan untuk merespon hidupnya dengan optimis; memahami orang lain dengan lebih baik; menghormati diri sendiri dan orang lain; meningkatkan kualitas harga diri; memahami siklus emosi dan pikiran; berpikir positif; berperilaku yang profesional dan etis; mengatasi ketakutan; mengelola perasaan marah; terbuka dan tidak menyimpan masalah dalam hati; tidak memelihara dendam; termotivasi untuk sukses; suara hati yang penuh kasih; intuisi yang tajam terhadap pekerjaan; mampu mengelola diri sendiri dengan nilai-nilai positif; berkomunikasi dengan baik; memiliki kekuatan manajemen sosial yang andal; memiliki keterampilan mengelola orang lain; bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan baik dengan siapapun; cerdas sosial; berempati; bertoleransi; cerdas berkolaborasi; terhubung dengan sikap baik; serta mampu mengelola hubungan baik yang etis dan profesional dengan stakeholders. Orang-orang yang cerdas emosi mampu menghidupkan hati; mendengarkan kata hati; melihat dengan mata hati; terhubung untuk mencapai kinerja terbaik; mampu bekerja dalam keragaman, perbedaan, dan pengertian terhadap persepsi yang berbeda; serta menjadi energi positif dalam pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

Kecerdasan Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran yang penuh kesadaran.  Ini adalah bagian dari rasionalitas. Emosi cerdas dihasilkan oleh pikiran yang terdidik dan terbiasa dalam nilai-nilai kebaikan. Emosi cerdas tidak dihasilkan oleh pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif. Emosi cerdas yang terkelola dalam nilai-nilai positif selalu produktif dan terkendali, untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Emosi yang cerdas menjadikan karyawan lebih produktif dan berkualitas. Emosi yang cerdas mendorong perilaku menjadi lebih tenang dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan dan pekerjaan. Emosi cerdas mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang optimis dan produktif.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini mengembangkan kualitas kecerdasan emosional karyawan dari sisi personal skills daninterpersonal skills. Personal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas dalam diri, sedangkan interpersonal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas di luar diri.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi personal skills dan interpersonal skills. Peserta mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan. Juga, lebih memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri, yang diperkaya oleh nilai-nilai positif.

Memahami suasana hati, emosi, dan efeknya pada orang lain. Mengatur emosi yang tidak mengganggu perilaku. Mengkontrol emosi dan membimbing diri sendiri untuk mencapai kinerja. Menjalin hubungan dengan orang lain dan meningkatkan komunikasi. Memahami perasaan orang lain saat berinteraksi dengan mereka dan menjadi orang yang terpercaya dalam jaringan mereka. Mengelola reaksi dari orang lain dan menciptakan keseimbangan peran kehidupan. Mencegah pembajakan emosi dan mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran positif. Meningkatkan rasa percaya diri dan belajar mendapatkan motivasi. Menghadapi dan menangani rasa takut untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri. Meminimalkan konflik emosional dan mengelola perubahan. Mengakui manfaat fisik dan kesehatan terkait kecerdasan emosional. Mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan belajar bagaimana otak memproses informasi dan emosi. Memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan. Tetap fokus dan menunjukkan bahwa dirinya memperhatikan. Berkomunikasi dengan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain. Mempengaruhi orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial dan membimbing interaksi ke arah pilihan diri sendiri.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta mempelajari bagaimana kompetensi kecerdasan emosional mampu meningkatkan kualitas hidup dan membantu peserta dalam meraih prestasi di tempat kerja. Peserta  belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan. Peserta belajar cara mengadopsi strategi untuk mencegah masuknya emosi negatif ke dalam diri dan cara mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran yang kuat. Peserta belajar cara mengubah pikiran dan mentalitas negatif untuk berpikir positif dan mengurangi kekhawatiran. Peserta belajar  tentang hal-hal yang diperlukan untuk bisa percaya pada diri sendiri dan cara untuk mendapatkan motivasi. Peserta belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri. Peserta belajar cara membantu orang lain dengan  meminimalkan konflik emosional dan mengelola hubungan. Peserta belajar tentang manfaat kecerdasan emosional untuk kesehatan fisik dan mental. Peserta belajar tentang dasar-dasar kompetensi kecerdasan emosional interpersonal skills. Peserta belajar untuk memahami pentingnya interaksi dan komunikasi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif yang penuh empati. Peserta belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain. Peserta belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan. Peserta belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain. Peserta belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif. Peserta belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas. Peserta belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan. Peserta belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya. Peserta belajar cara mengendalikan konflik.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN KECERDASAN EMOSIONAL SELAMA 3 HARI

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – PERSONAL SKILLS

Day 1/ Hari Pertama

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 1: SELF AWARENESS

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan ciri dengan kesadaran diri.
  2. Siklus perilaku pikiran dan perasaan.
  3. Sadar untuk memahami nilai, tujuan, motif, emosi dasar.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 2: SELF MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Teknik dan cara memotivasi diri sendiri.
  2. Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi diri.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 11.00 WIB. SESI 3: HANDLING REACTIONS

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan reaksi emosional.
  2. Akar penyebab reaksi dan strategi untuk menanganinya.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 4: REGULATE YOUR EMOTIONS

Sub Bahasan

  1. Melihat sisi kehidupan yang lain
  2. Manajemen diri di dalam kesadaran diri
  3. Memberi secara ikhlas tanpa menyerah

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 -14.00 WIB. SESI 5: SELF MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Manajemen diri melalui prinsip dan nilai kehidupan positif.
  2. Mencegah masuknya nilai-nilai negatif ke pikiran bawah sadar.
  3. Meningkatkan kualitas diri melalui manajemen waktu  dan manajemen kesehatan diri.

PK 14.00 -15.00 WIB. SESI 6: ANGER MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Urutan peristiwa yang menyebabkan agresi atau marah.
  2. Cara mengontrol kemarahan.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK 15.15 -16.30 WIB. SESI 7: HANDLING FEAR

Sub Bahasan

  1. Mengatasi takut karena konflik, kehilangan identitas, kurangnya keamanan.
  2. Menggunakan rasa takut sebagai alat motivasi.

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 8: MINDFULNESS

Sub Bahasan

  1. Pikiran sadar menjadi penguasa kehidupan.
  2. Fokus dan hidup sepenuhnya pada hari ini.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 9: GAINING CONTROL

Sub Bahasan

  1. Mengatasi pikiran yang tidak stabil.
  2. Menggunakan teknik relaksasi.
  3. Menyatu dan membawa semua bersama.

PK.10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – INTERPERSONAL SKILLS

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 10: VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Fokus Mendengarkan.
  2. Mengajukan Pertanyaan.
  3. Berkomunikasi dengan Fleksibilitas dan Keaslian.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 11: NON-VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik.
  2. Mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, sifat dalam komunikasi.

PK. 12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK. 13.00 – 14.00 WIB. SESI 12: SOCIAL MANAGEMENT AND RESPONSIBILITY

Sub Bahasan

  1. Kecerdasan emosi dalam manajemen sosial dan tanggung jawab sosial.
  2. Mengartikulasikan emosi dengan menggunakan bahasa yang tepat.

PK. 14.00 – 15.00 WIB. SESI 13: MAKING AN IMPACT

Sub Bahasan

  1. Menciptakan kesan pertama yang powerfull.
  2. Mengatasi situasi yang ada dengan tekun dan giat.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.15 – 16.30 WIB. SESI 14: EMPATHY

Sub Bahasan

  1. Empati untuk kolaborasi, memahami orang lain, melayani perusahaan.
  2. Empati untuk menyatu dalam budaya perusahaan dan nilai-nilai kerja.

Day 3/ Hari Ketiga

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 15: TOLERANCE

Sub Bahasan

  1. Menghormati dan menghargai perbedaan.
  2. Perilaku kerja yang andal di dalam keragaman.

PK.09.00 – 10.00 WIB. SESI 16: KECERDASAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan sinyal emosional sosial.
  2. Memahami penularan emosi sosial .

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 17: KESADARAN/KEPEDULIAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Membebaskan emosi diskriminasi.
  2. Cara mencapai perhatian bersama.

PK.11.00 – 12.00 WIB. SESI 18: PENGARUH

Sub Bahasan

  1. Memahami kekuatan pengaruh.
  2. Pedoman perilaku pengaruh.

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 19: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Profesionalisme untuk memahami politik kantor.
  2. Tidak berpartisipasi dalam gosip.
  3. Menghindari konflik dalam politik kantor.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 20: PERILAKU KERJA YANG ETIS DAN BERINTEGRITAS

Sub Bahasan

  1. Fungsi etika dalam kecerdasan emosional.
  2. Peran integritas diri dalam kecerdasan emosional.
  3. Perilaku kerja yang patuh pada tata-tertib kantor.

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 1318 8899

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA BISNIS (BUSINESS ETHICS) 2 HARI 16 JAM

PELATIHAN ETIKA BISNIS 2 HARI 16 JAM

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat. 

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

1.      Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis

2.      Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab

3.      Memahamiteknikpenalaran moraldan argumentasiyang diperlukan untukmenganalisisisu-isu moraldalam bisnis

4.      Memahamitindakanindividu dalamtransaksiekonomi danbisnis dalamberbagai kerangkamoral yang baik

5.      Menerapkan prinsip-prinsipetikaumum untukkasus ataupraktikbisnis

6.      Memahami arti moralterpuji dan tindakanteladanindividu dalambisnis

7.      Memahami maksud dari tindakan moral yang tercela oleh individu dalambisnis atauperusahaan

MATERI PEMBAHASAN  2 HARI 16 JAM

·         Apa Etika?

·         Apa Etika Bisnis?

·         Manfaat Mengelola Etika

·         Pelaksana Etika di Tempat Kerja

·         Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja

·         Peran dan Tanggung Jawab

·         Etika Pemberi Kerja

·         Etika Karyawan

·         Kebijakan Privasi

·         Isu Pelecehan

·         Teknologi dan Etika Bisnis

·         Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial

·         Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab

·         Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis

·         Dasar-dasar Keputusan Etis

·         Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi

·         Dilema Umum Etika

·         Membuat Keputusan Etis

·         Mengatasi Hambatan

·         Whistle Blowing

·         Kriteria dan Risiko Whistle Blowing

·         Proses Whistle Blowing

·         Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing

·         Etika Manajerial

·         Manajemen Etis

·         Mengidentifikasi Karakteristik

·         Memastikan Perilaku Etis

·         Perilaku Tidak Etis

·         Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis

·         Mencegah Perilaku Tidak Etis

·         Mengatasi Perilaku Tidak Etis

·         Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis

·         Etika dalam Bisnis

·         Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis

·         Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis

·         Prinsip Etis dalam Bisnis

·         Perlindungan Bisnis yang Etis

·         Mengembangkan Kode Etik

·         Melakukan Etika Internal Audit

·         Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website: http://djajendra-motivator.com

E-mail: training@djajendra-motivator.com

ATTITUDE MANAGEMENT SKILLS TRAINING – DJAJENDRA

ATTITUDE MANAGEMENT SKILLS TRAINING

PROGRAM INSPIRASI DAN MOTIVASI MANAJEMEN SIKAP –  1 HARI 4 JAM

TEMA

MENGUBAH HIDUP DENGAN MENGUBAH SIKAP DAN CARA BERPIKIR

“Fokuskan Semua Energi Jiwamu Untuk Melihat Ke Depan, Untuk Menatap Masa Depan Yang Cemerlang. Karena, Dirimu Selalu Akan Menuju Ke Depan, Dan Waktu Dibelakangmu Sudah Menjadi Sejarah, Sudah Menjadi Masa Lalu. Hidupmu Ada Di Depan, Dan Pikiranmu Yang Akan Menentukan Kualitas Hidupmu.”~ Djajendra

“Masa Depan Adalah Jalan Yang Anda Ciptakan, Jembatan Yang Anda Hubungkan, Dan Kepribadian Yang Anda Siapkan, Untuk Bisa Menemukan Yang Anda Impikan.” ~ Djajendra

Deksripsi

Apa yang Anda alami dalam hidup adalah hasil dari sikap Anda. Sikap Anda yang menentukan pilihan hidup untuk Anda jalani sehari-hari. Sikap Anda yang menghasilkan fakta kehidupan Anda. Sikap Anda yang menciptakan pola berpikir dan pola emosional Anda yang sekarang.

Sikap dihasilkan dari wawasan dan pengetahuan Anda terhadap kehidupan yang Anda jalani. Semakin cerdas dan tercerahkan wawasan dan pengetahuan Anda tentang kehidupan Anda, maka sikap Anda akan semakin arif dan bijak dalam memahami setiap langkah dan momen dari hidup Anda.

Setiap hari Anda memiliki pilihan dalam menentukan kehidupan Anda, dan pilihan ini ditentukan oleh sikap Anda. Semakin cerdas sikap Anda dalam menetukan pilihan terbaik, maka semakin Anda dapat meraih hal-hal terbaik, untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup Anda.

Sikap Anda dapat mengubah masa lalu Anda menjadi lebih indah, dan membuat hidup Anda lebih tenang menuju masa depan. Caranya, Anda harus menciptakan persepsi positif tentang masa lalu Anda, dan membangun pola pikir dan pola rasa, yang mensyukuri keindahan masa lalu dengan memfokuskan diri pada hal-hal terindah di masa lalu. Kemudian, menciptakan jalan menuju masa depan, membangun jembatan yang menghubungkan diri Anda ke masa depan sesuai impian Anda, dan menyiapkan kepribadian Anda yang siap untuk menemukan masa depan sesuai impian dan harapan.

Fokuskan semua energi Anda untuk melihat ke depan, untuk menatap masa depan yang cemerlang. Karena, Anda selalu akan menuju ke depan, dan waktu dibelakang diri Anda sudah menjadi sejarah, sudah menjadi masa lalu. Hidup Anda ada di depan, dan pikiran Anda yang akan menentukan kualitas hidup Anda di masa depan. Pikiran Anda sangat tergantung dari sikap Anda dalam menterjemahkan realitas kehidupan, dan mengklarifikasi kehidupan yang Anda inginkan kepada diri Anda sendiri. Semakin luas wawasan dan pengetahuan Anda tentang kehidupan Anda sendiri, maka semakin Anda akan mengerti tentang arah hidup Anda dari kesadaran diri tertinggi Anda. Siapkan konsep diri Anda dengan tegas dan penuh percaya diri, dan pastikan Anda telah memiliki manajemen diri yang luar biasa, untuk menciptakan kehidupan sesuai impian dan harapan Anda.

Sikap bukanlah bakat, sikap dihasilkan dari kesadaran diri, dan dari kecerdasan emosional diri Anda, untuk menentukan pilihan hidup sesuai kebutuhan dan harapan Anda. Semakin Anda memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang kebutuhan dan harapan hidup Anda, maka semakin Anda dapat memiliki sikap yang hebat, untuk menentukan pilihan terbaik buat hidup Anda.

Anda adalah hasil pilihan Anda sendiri. Pilihlah diri yang hebat melalui konsep diri yang Anda pahami dengan pengetahuan dan wawasan luas. Miliki sikap hidup yang terfokus kepada impian dan harapan hidup Anda. Miliki kecerdasan intuisi untuk mengarahkan hidup Anda, sesuai pilihan-pilihan terbaik, buat kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda.

Konsep Dasar

Secara garis besar, program inspirasi dan motivasi selama 4 jam, berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa dengan mengubah sikap dan cara berpikir, maka seseorang dapat melakukan perubahan hidup sesuai dengan harapan dan impiannya.

Tujuan Umum

Program inspirasi dan motivasi ini merupakan bagian dari pengembangan manajemen diri, motivasi diri, manajemen hati nurani, dan prinsip-prinsip kehidupan yang terfokus untuk menjadikan diri lebih optimis dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Khusus

Program ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta dalam hal:

  • Pengembangan Konsep diri.
  • Pengembangan kekuatan pikiran positif dalam diri.
  • Pengembangan hati nurani menjadi kekuatan moralitas unggul.
  • Pengembangan sikap untuk menentukan pilihan hidup terbaik.
  • Cara mengklarifikasi dan menterjemahkan nilai-nilai pilihan hidup.
  • Cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai pilihan hidup ke dalam diri sendiri.
  • Cara memahami peran sikap dalam keputusan hidup.
  • Cara membangkitkan energi positif dalam diri dengan sikap, pikiran, emosi, dan fisik.
  • Pengembangan kecerdasan emosional untuk menghasilkan sikap dan pikiran terbaik.
  • Cara mengembangkan pola hidup untuk meraih kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesehatan, kesejahteraan, dan kenyamanan.

Metodologi

Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif,  Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Icebreaker.

Manfaat

  • Peserta belajar menetapkan konsep diri untuk tujuan pribadi sesuai visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan; lalu bergerak dengan sekuat tenaga untuk mencapainya.
  • Peserta belajar menjadi pribadi unggul melalui pengembangan sikap, emosi, pola pikir, dan karakter.
  • Peserta belajar manajemen diri, kesadaran diri, dan motivasi diri.
  • Peserta belajar mengembangkan hati nurani yang selaras dengan tujuan hidup.
  • Peserta belajar untuk menghasilkan sikap yang tepat untuk menentukan pilihan terbaik.
  • Peserta belajar untuk menyeimbangkan hidup melalui kekuatan fisik, emosi, mental,  sikap, dan tindakan.

Materi Inspirasi Dan Motivasi Durasi 4 Jam

Sesi Energizer (Durasi 15 Menit)

Aktivitas

  • Ice Breaking
  • Motivation
  • Yel-Yel

Sesi Inspirasi Dan Motivasi (Durasi 200 Menit) 

Sub Bahasan

  • Manajemen Sikap.
  • Sikap Dalam Kecerdasan Sosial.
  • Manajemen Hati Nurani.
  • Manajemen Diri.
  • Manajemen Emosional.
  • Mengelola Pikiran Positif.
  • Memotivasi Diri Sendiri.
  • Pembentukan Konsep Diri.
  • Pengembangan Nilai-Nilai Inti Pribadi.
  • Menyadari Keinginan Dalam Realitas Hidup.
  • Hidup Dalam Mimpi Besar.
  • Mewujudkan Impian Menjadi Nyata.
  • Menciptakan Kebiasaan Hidup Positif.
  • Bersyukur Dan Menikmati Rutinitas.
  • Menyederhanakan Pola Hidup.
  • Mengelola Fisik, Mental, Emosional, Sosial, Spiritual.
  • Menjadi Pribadi Autentik Dan Optimis.
  • Percaya Diri, Fokus, Dan Terarah Pada Tujuan.
  • Berani Keluar Dari Zona Nyaman.
  • Manajemen Daya Tahan Diri Untuk Menghadapi Tantangan.
  • Menjadi Bahagia Dengan Menyeimbangkan Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi.
  • Mengklarifikasi Gaya Hidup Yang Ideal Dengan Visi Hidup.
  • Menghilangkan Gangguan, Stres Dan Ketegangan Dalam Hidup.

Untuk Mengundang Djajendra Hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP & TEAM WORK 4 JAM – DJAJENDRA

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KERJA SAMA PROGRAM 1 HARI 4 JAM

KEPEMIMPINAN DAN TEAM WORK

DESKRIPSI

Pemimpin yang efektif  wajib memiliki keterampilan, pengetahuan, perilaku, emosi, sikap, etika, integritas, keunggulan,dan keunikan yang membedakan dirinya dari orang yang dia pimpin. Dia harus bisa menjadi pemimpin yang sukses dalam menginspirasi dan memotivasi orang lain. Dia harus menjadi pemimpin dengan kemampuan untuk menciptakan visi dan mentransfernya ke orang di sekitar dia. Dia harus menjadi pemimpin yang menciptakan harapan dan memperjuangkan semua harapan itu bersama-sama orang yang dia pimpin dengan cara-cara yang etis, efisien, kreatif, dan produktif. Dia harus bisa menjadi jembatan komunikasi antara semua fungsi dan peran kerja, serta cerdas membuat perencanaan dan cerdas mengelola orang untuk menjalankan perencanaan yang dibuat.

Program pelatihan kepemimpinan dan kerja sama selama 4 jam ini memiliki nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, motivasi, dan integritas yang akan memperkuat potensi kepemimpinan yang ada saat ini di dalam diri masing-masing peserta. Pelatihan ini akan menjadi stimulasi untuk membangkitkan hasrat dan antusiasme peserta dalam menyiapkan diri dan mind set untuk menjadi pemimpin sesuai harapan stakeholders.

Peserta dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong kreatifitas, kepercayaan diri, memimpin berdasarkan nilai dan integritas, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Pelatihan ini akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya integritas, etika, karakter, emosional yang cerdas, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin,dan kebijaksanaan dalam kepemimpinan yang berkualitas.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan dan kerja sama selama 4 jam, berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan secara komprehensif dalam berbagai aspek yang terkait kepada pengembangan interpersonal, personal, dan kerja sama dalam kepemimpinan.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  • Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.
  • Kerja sama tim, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, toleransi, empati, dan kebersamaan visi dalam kerja.
  • Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  • Membangun kepemimpinan yang unggul dalam semua aspek kepemimpinan di tempat kerja.
  • Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.
  • Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.
  • Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan kerjasama kelompok secara lintas fungsional, baik di dalam satu departemen, maupun antar departemen.
  • Meningkatkan kesadaran penuh untuk saling peduli terhadap permasalahan organisasi.
  • Menguasai teknik, strategi, nilai, motivasi, dan kecerdasan untuk memberikan kontribusi kerja secara kolaboratif.
  • Menanamkan mental untuk mampu memimpin diri sendiri dan menanamkan kesadaran untuk bersikap rendah hati.
  • Cerdas secara emosional dan memiliki kemampuan untuk mendengar saran dan kritik orang lain.
  • Memimpin dan mengelola staf dengan sikap, kemampuan, empati, pengaruh, dan nilai-nilai kepemimpinan terbaik.
  • Menjadi pemimpin yang berpengaruh sekaligus di hormati bawahan.
  • Menjadi pemimpin yang tegas, amanah, bekerja jujur, dan bertanggungjawab penuh untuk meningkatkan kinerja organisasi.
  • Pemimpin yang berjiwa besar dan terbuka dalam menerima semua informasi  atau sikap kritis departemen lain.
  • Pemimpin yang mampu menjaga kualitas hubungan kerja yang harmonis.
  • Pemimpin yang bertanggungjawab untuk membuat tim lebih produktif.
  • Pemimpin yang mampu berkomunikasi secara efektif  dan selalu berempati dengan bawahan.
  • Memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.
  • Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.
  • Mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PELATIHAN

PK.08.00 – 08.15 WIB. SESI: ENERGIZER

AKTIVITAS:

  • Ice Breaking
  • Motivation
  • Yel-Yel

PK.08.15 – 10.00 WIB. SESI: KEPEMIMPINAN

SUB BAHASAN:

  • Konsep Dasar Dan Pemahaman Kepemimpinan Efektif.
  • Karakteristik Pemimpin Efektif.
  • Sifat Kepemimpinan Dalam Organisasi.
  • Praktek Kepemimpinan Dalam Menjalankan Tata Kelola Yang Sehat.
  • Kepemimpinan Berorientasi Pelayanan, Tujuan Dan Hasil Akhir.
  • Konsep Diri Pemimpin Sukses.
  • Kepemimpinan Autentik Dengan Intensitas Keunggulan.
  • Komunikasi Kepemimpinan Dalam Keunggulan Kecerdasan Sosial.
  • Komunikasi Efektif Untuk Menghindarkan Diri Dari Konflik Dan Politik Kantor.
  • Kecerdasan Emosional Untuk Kesuksesan Dan Keunggulan Kepemimpinan.
  • Kepemimpinan Etis Dalam Budaya Integritas.
  • Mindset Untuk Menjadi Pemimpin Etis.
  • Kepemimpinan Yang Patuh Menjalankan Hukum, Peraturan, Kode Etik, Dan Good Governance.
  • Kepemimpinan Yang Kreatif, Mendorong Kontribusi, Cerdas Menangkap Ide-Ide Dan Informasi.
  • Kepemimpinan Masa Depan Dengan Program Champions.
  • Mengintegrasikan Kepemimpinan Dengan Proses Inovasi Dan Kreativitas.

PK.10.00 –10.15 WIB: COFFEE BREAK

PK.10.15 – 12.OO WIB. SESI: TEAM WORK

SUB BAHASAN:

  • Peran Individu Dalam Tim Dan Kerja Sama.
  • Perilaku Individual, Orientasi Dan Pengaruhnya Terhadap Tim.
  • Kerja Sama Tim Dalam Budaya Kolaborasi.
  • Kerja Sama Yang Terkoordinasi Dalam Satu Visi.
  • Kepribadian Dan Karakter Yang Unggul Dalam Melakukan Kerja Sama.
  • Kepribadian Yang Mendukung Semua Kepentingan Strategis Tim Dengan Berkualitas.
  • Menjadi Bagian Dari Sistem Kerja Sama Yang Solid.
  • Berpartisipasi Dan Memelihara Peningkatan Hubungan Kerja.
  • Meningkatkan Komunikasi Dan Kualitas Kontribusi Informasi.
  • Menyatu Dalam Keutuhan Struktur Dan Bekerja Ke Arah Tujuan Bersama.
  • Memahami Bahaya Emosi Marah Dalam Kerja Sama Tim.
  • Memanfaatkan Emosi Empati Untuk Memahami Orang Lain.
  • Memahami Penularan Dan Sinyal Emosional Dalam Kerja Sama
  • Mempermudah Kerjasama Dengan Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.
  • Berkomunikasi, Bersinergi, Berkolaborasi, Berinteraksi, Bertoleransi, Berempati, Bekerja Sama, Berkoordinasi Dalam Satu Misi, Visi, Dan Nilai-Nilai Inti Organisasi.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI UNTUK SUPERVISOR PROGRAM 3 JAM

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI UNTUK SUPERVISOR  PROGRAM 3 JAM

LEADERSHIP COMMUNICATION TEAM WORK

JUDUL: KOMUNIKASI, KOLABORASI, TOLERANSI, EMPATI SUPERVISOR KEPADA ATASAN DAN BAWAHAN

Deskripsi                                                              

Perilaku dan gaya kerja supervisor harus lebih bertoleransi, berkolaborasi, berkomunikasi, dan berempati dengan berbagai fungsi dan peran dalam organisasi. Sebagai kekuatan operasional di level tengah organisasi; supervisor wajib terhubung secara fungsional dan struktural dengan semua atasan, sesama rekan supervisor dan bawahan, dari semua departemen di tempat kerja. Kolaborasi dan komunikasi yang solid dalam kehangatan hati yang responsif, saling menghormati, membantu melayani, dan Sensitivitas terhadap orang lain dan kebutuhan mereka; akan menjadikan supervisor sebagai keunggulan yang menciptakan kualitas dan kinerja di tempat kerja.

Program pelatihan selama 3 jam ini merupakan bagian dari proses peningkatan kompetensi, motivasi, dan energi positif dari para supervisor; agar mereka dapat menjalankan pekerjaannya dengan lebih efektif dalam hal komunikasi, kolaborasi, toleransi, empati, pelayanan, kepemimpinan, pengawasan, serta peningkatan kualitas untuk mengoperasionalkan staf, sistem, prosedur, organisasi, bisnis, etika dan aturan yang ada dibawah supervisinya dengan lebih berkualitas.

Program pelatihan ini akan memotivasi para peserta untuk menjelajahi berbagai dimensi, yang diperlukan dalam mencapai keunggulan supervisor. Peserta akan dimotivasi untuk dapat memiliki sikap dan disiplin pribadi dalam menjalankan pekerjaan sebagai supervisor, serta menjadikan karakter kerja supervisor lebih terampil, lebih berkepribadian positif, berkemampuan untuk menjalankan akuntabilitas dan aksesibilitas, andal dengan strategi dan kinerja, penuh empati dalam kebaikan toleransi, efektif, produktif, energik, etis, loyal, disiplin, tepat waktu, melayani, mengawasi kualitas, fokus pada tujuan, serta taat menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati.

Konsep Dasar

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan dan komunikasi untuk level supervisor selama tiga jam ini. Berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan komunikasi, kolaborasi, toleransi, empati dari supervisor kepada atasan dan bawahan. Di mana, fokusnya kepada pengembangan interpersonal dan personal kepemimpinan.

Tujuan Pelatihan

  • Membangun kepemimpinan autentik dalam diri supervisor, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  • Mendefinisikan dan menggambarkan komunikasi, persuasi, empati dan toleransi.
  • Menjelaskan cara supervisor memberdayakan potensi diri untuk menjadi lebih efektif dan produktif.
  • Mengidentifikasi karakteristik supervisor yang efektif dan komunikatif.
  • Mengeksplorasi hubungan antara komunikasi dan kepemimpinan.
  • Menjelaskan kolaborasi, sinergi, koordinasi, kekompakan dan kebersamaan sebagai kekuatan pendorong dalam pencapaian kinerja supervisor.
  • Menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan konflik dalam pekerjaan supervisor dan cara mengelola konflik.
  • Memotivasi dan mengembangkan kepribadian supervisor yang lebih berenergi positif dalam melayani stakeholders.

Manfaat Pelatihan

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan komunikasi, toleransi dan kerjasama secara lintas fungsional, baik dalam satu departemen, maupun antar departemen.
  • Meningkatkan kesadaran untuk saling peduli dan membantu di tempat kerja.
  • Menguasai kompetensi, strategi, nilai, motivasi, dan kecerdasan untuk memberikan kontribusi kerja secara kolaboratif.
  • Cerdas secara emosional dan memiliki empati untuk mendengar orang lain.
  • Menjadi supervisor dengan pengaruh positif terhadap lingkungan kerja.
  • Membangun hubungan positif dan bekerja efektif dengan atasan, bawahan dan rekan kerja.
  • Mengembangkan sifat-sifat pribadi yang positif dan terhormat.
  • Memahami dan mempraktekkan resolusi konflik.
  • Menghargai dan meningkatkan kepekaan terhadap keragaman di tempat kerja.
  • Berkomunikasi dengan cara yang jelas, menarik, dan meyakinkan.
  • Meningkatkan kinerja melalui pemberdayaan, kepemimpinan, teamwork, dan komunikasi.

Metodologi Pelatihan

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

Materi Pelatihan

  • Supervisor dengan sikap, pengaruh, keterampilan, keberanian, dan jiwa kepemimpinan yang mampu mempengaruhi atasan, bawahan dan rekan kerja.
  • Karakter kerja supervisor yang tegas, amanah, dihormati dan bekerja jujur.
  • Menjalankan fungsi supervisor dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kerja terbaik.
  • Membangun kerja sama (dalam dan antar departemen) yang efektif  untuk meningkatkan  produktivitas dan efisiensi.
  • Kompetensi, teknik, strategi, nilai, motivasi, dan kecerdasan untuk meningkatkan kualitas kontribusi supervisor kepada perusahaan.
  • Mengembangkan hubungan kerja yang saling pengertian dalam kepercayaan.
  • Memberikan umpan balik dan saling membantu untuk meningkatkan kinerja.
  • Menggunakan empati dan toleransi untuk memahami, melayani, berkomunikasi, dan berkerja sama.
  • Kecerdasan komunikasi verbal dan non verbal dalam menyampaikan pesan dengan efektif.
  • Berjiwa besar dan terbuka dalam menerima sikap kritis.
  • Mengelola kekompakan dan menjaga kualitas hubungan kerja yang harmonis.
  • Menciptakan lingkungan kerja yang efektif, efisien, kreatif, produktif, dan berkinerja.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI ETIKA DAN MORALITAS – PROGRAM 1 HARI 8 JAM – DJAJENDRA

PELATIHAN MOTIVASI ETIKA DAN MORALITAS – PROGRAM  1 HARI 8 JAM

JUDUL: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MEMBANGUN INTEGRITAS PRIBADI YANG UNGGUL DALAM PERILAKU DAN CARA BERPIKIR POSITIF

“Moralitas Di Tempat Kerja Berarti Mampu Berperilaku Dan Bermoral Sesuai Standar Etika Yang Dimiliki Perusahaan, Serta Selalu Bertindak Melalui Integritas Pribadi Yang Tinggi Buat Menjaga Kejujuran Yang Bermoral Di Tempat Kerja.”~ Djajendra

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI PELATIHAN

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan motivasi etika dan moralitas dalam hubungan kerja, selama satu hari delapan jam ini, berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa untuk meningkatkan kualitas integritas pribadi dan perilaku beretika di tempat kerja, maka karyawan dan pimpinan di perusahaan harus memiliki moral yang unggul dari hati nurani, untuk membimbing perilaku dan cara berpikir dalam setiap tindakannya. Membuka kesadaran hati nurani untuk mampu membedakan antara benar dan salah, serta memiliki karakter diri yang kuat untuk memutuskan apa yang baik dan buruk.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

  1. Untuk memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Untuk memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Untuk memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja.
  4. Untuk memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Untuk memahami peran moral dalam keputusan etis.
  6. Untuk membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik.
  7. Untuk memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi.
  8. Untuk membahas dampak moral pada etika bisnis.
  9. Untuk mengenali tahap perkembangan moral kognitif.
  10. Untuk memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.

MATERI PELATIHAN

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI MORAL MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan:

  • Pemahaman Dasar Moral Dan Etika.
  • Moral Sebagai Fondasi Etika.
  • Karakteristik Moral Dan Etika.
  • Sumber Moral Dan Etika.
  • Sifat Moral Dan Etika.
  • Model Perilaku Moral.
  • Perbedaan Antara Moralitas Dan Etika.
  • Nilai-Nilai Moral Dan Norma-Norma Yang Mendorong Kualitas Etika.
  • Bagaimana Pemimpin Hadir Untuk Pengembangan Nilai-Nilai Moral Karyawan.
  • Cara Mengekspresikan Moral Dalam Interaksi Sehari-Hari.
  • Moralitas Didasarkan Pada Pengalaman Konkret Dan Berkembang Sebagai Akibat Dari Interaksi Moral Situasi, Moral Nilai Dan Norma.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan:

  • Definisi Dan Ciri-Ciri Manajemen Hati Nurani.
  • Kenali Diri Anda, Tahu Siapa Anda, Pahami Hati Nurani Anda Secara Lebih Mendalam.
  • Karakteristik Manajemen Hati Nurani Dan Moral.
  • Memahami Bagaimana Hati Nurani Memproses Perilaku Dan Cara Berpikir.
  • Memahami Potensi Diri, Motivasi Dan Tujuan Hidup Anda.
  • Mengetahui Dan Memperbaiki Hati Nurani Untuk Menciptakan Dasar Moral Yang Kuat.
  • Mengambil Kontrol Untuk Mengelola Nilai, Hati Nurani, Dan Moral.
  • Jangan Biarkan Sabotase Negatif Memadamkan Proses Hati Nurani Dalam Menghasilkan Moral Terpuji.
  • Membebaskan Diri Dari Perangkap Nilai-Nilai Negatif.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG/LUNCH BREAK

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan:

  • Hubungan Kerja Yang Memenuhi Unsur Dan Sifat Etika.
  • Moral Sebagai Unsur Kepribadian Untuk Memenuhi Persepsi Etika.
  • Emosional Dan Empati Dalam Meningkatkan Hubungan Kerja.
  • Kepatuhan Dan Keikhlasan Untuk Menerima Hukuman Atas Kelalaian Menjalankan Kode Etik Dan Etika Bisnis.
  • Perilaku Moral Individu Dalam Hubungan Interpersonal.
  • Mempertahankan Tata Kelola Yang Etis.
  • Kewajiban Karyawan Kepada Perusahaan.
  • Menjunjung Etika Dan Moral Dalam Konflik Kepentingan.
  • Tidak Menerima Suap, Tidak Menerima Hadiah, Dan Tidak Melakukan Pemerasan.
  • Menjaga Rahasia Perusahaan.
  • Menjaga Kondisi Kerja Dalam Budaya Integritas.
  • Memahami Politik Organisasi.

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan:

  • Standar Perilaku Dan Nilai-Nilai Pekerjaan Untuk Kinerja.
  • Ciri-Ciri Karyawan Etis Yang Beretos Kerja Unggul.
  • Kehadiran.
  • Karakter.
  • Kerja Tim.
  • Penampilan.
  • Sikap.
  • Produktivitas.
  • Keterampilan Organisasi.
  • Komunikasi.
  • Kerja Sama.
  • Menghormati.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI KERJA, MOTIVASI DIRI, DAN MOTIVASI KEHIDUPAN KELUARGA PROGRAM 8 JAM DJAJENDRA. JUDUL: LIVING GREATNESS AND HAPPINESS – AT HOME AND AT WORK

PELATIHAN MOTIVASI KERJA, MOTIVASI DIRI, DAN MOTIVASI KEHIDUPAN KELUARGA

PROGRAM 8 JAM DJAJENDRA.

JUDUL: LIVING GREATNESS AND HAPPINESSAT HOME AND AT WORK

DESKRIPSI

Program motivasi selama 8 jam ini akan membahas tentang motivasi kerja, motivasi diri, dan motivasi kehidupan keluarga. Melalui pemaparan ketiga jenis motivasi ini, diharapkan peserta dapat berperilaku kerja terbaik, dalam keharmonisan hubungan keluarga, serta menciptakan prestasi dan kinerja yang lebih baik. Selanjutnya, pelatihan ini akan memotivasi peserta untuk membangun tujuan hidup berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai untuk pertumbuhan pribadi dan perkembangan profesional diri; memotivasi peserta untuk membangun hubungan kehidupan keluarga yang efektif melalui nilai-nilai kehidupan pribadi terbaik, agar keluarga dapat menjadi kekuatan yang mendongkrak keharmonisan hidup; serta memotivasi peserta untuk berkontribusi dan memberikan pelayanan yang penuh tanggung jawab dalam integritas dan etika kepada perusahaan dan stakeholder.

Pelatihan ini bertujuan untukmengembangkan nilai-nilaiprofesionalismedalam kedewasaan perilaku kerjaindividu untuk bisamemahami peran dan fungsinya sebagaipekerja yang memiliki tanggung jawab terhadap nilai, misi, visi, dan tujuan organisasi tempat dia bekerja ; sebagai keluarga yang harus memenuhi komitmen terhadap kebahagian, kesehatan, dan kesejahteraan keluarganya; sebagai pribadi yang harus selalu merawat potensi, kualitas, kemampuan, dan pengetahuan untuk membuat dirinya cemerlang di tempat kerja; sebagai pribadi sosial yang harus memiliki keterlibatan dalam kehidupan di masyarakat luas; sebagai pribadi spiritual yang wajib menjalankan kehidupan yang lebih holistik dalam keseimbangan untuk kedamaian batin dan pikiran. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan, keterampilan, wawasan, dan motivasi kepada karyawan dan pimpinan di tempat kerja, untuk berbagi waktu dan energi secara adil dan wajar, antara pekerjaan dengan seluruh aspek kehidupan.

Melalui pelatihan motivasi ini, peserta akan semakin memahami tanggung jawabnya kepada kehidupan dan pekerjaan. Kehidupan yang seimbang antara pekerjaan, keluarga, dan semua aspek kehidupan lainnya akan membuat peserta mampu membagi fokus perhatian pada semua bidang kehidupan secara adil dan wajar. Pelatihan ini juga akan menghindarkan peserta dari penyebab ketegangan dan tekanan di tempat kerja, serta selalu mampu berdamai dengan segala situasi dan kondisi. Peserta akan diberikan filosofi, nilai-nilai, cara, sistem, alat, kiat, dan motivasi untuk membangun kehidupan pribadi dan pekerjaan yang seimbang.

Pelatihan motivasi ini akan mendorong peserta untuk meningkatkan kualitas fisik, intelektual, dan emosional; agar bisa hadir secara berkualitas dalam perannya di dalam organisasi. Termasuk, mendewasakan cara berpikir dan bersikap melalui nilai-nilai keseimbangan hidup dan kerja yang profesional.

TUJUAN PELATIHAN

ü  Membangun kesadaran untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui aspek keuangan, kesehatan, keharmonisan, hubungan, spiritual, emosional, intelektual, pekerjaan, dan sosial.

ü  Membangun hubungan kepercayaan dan saling mendukung dalam keluarga.

ü  Membangun kekuatan perilaku kerja dalam menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi.

ü  Membangun kesadaran atas potensi reaksi perilaku dan reaksi emosional dalam meningkatkan motivasi diri, kepercayaan diri, hubungan yang efektif, dan menjadi pribadi yang dipercaya oleh stakeholder.

ü  Membangun kesadaran untuk menerjemahkan diri sendiri melalui visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan yang dipercaya.

ü  Menjadi pribadi yang efektif dan selalu mempertajam keterampilan interpersonal.

ü  Cerdas menghadapi masalah dan meningkatkan kemampuan untuk menemukan solusi terbaik.

ü  Memiliki sikap positif untuk mengatasi kelelahan mental, jiwa, dan tubuh.

ü  Bertujuan memotivasi untuk pemeliharaan hubungan yang konstruktif diantara individu; membuat individu menjadi visioner, inovatif, saling menghargai, terbuka dan jujur;  membuat individu mampu memelihara perasaan bangga kepada perusahaan; membuat individu bekerja atas dasar etika, loyalitas, integritas, dan selalu cerdas menjawab tantangan baru dengan sikap positif.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

ü Peserta belajar cara menetapkan tujuan pribadi sesuai visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan; lalu bergerak dengan sekuat tenaga untuk mencapainya.

ü Peserta belajar tentang pengembangan kualitas kehidupan pribadi, kehidupan keluarga, kehidupan kerja, dan kehidupan sosial dari berbagai sudut pandang dan keyakinan hidup.

ü Peserta belajar teknik manajemen diri, kesadaran diri, motivasi diri, dan pengembangan karakter diri untuk meraih sukses.

ü Peserta belajar memiliki perilaku kerja untuk selalu dapat memberikan kontribusi dan pengabdian tertinggi kepada perusahaan.

ü Peserta belajar untuk lebih terlibat dan memberikan kontribusi positif melalui etos kerja terbaik.

MATERI PELATIHAN

SESI 1: MOTIVASI DIRI

Sub Bahasan:

  • Melakukan Yang Terbaik Dalam Setiap Bidang Kehidupan.
  • Memotivasi Diri Untuk Meraih Sukses.
  • Menyadari Keinginan Dan Hidup Dalam Mimpi Besar.
  • Mewujudkan Impian Menjadi Nyata.
  • Konsep Diri Dan Pengembangan Nilai-Nilai Inti Pribadi.
  • Memahami Diri Dan Menciptakan Kebiasaan Hidup Positif.
  • Bersyukur Dan Menikmati Rutinitas.
  • Menyederhanakan Pola Hidup Dengan Kesadaran, Manajemen, Dan Motivasi.
  • Mengelola Fisik, Mental, Emosional, Sosial, Spiritual.
  • Menjadi Pribadi Autentik Dan Optimis.
  • Percaya Diri, Fokus, Dan Terarah Pada Tujuan.
  • Berani Keluar Dari Zona Nyaman.
  • Gunakan Waktu Anda Untuk Produktivitas Maksimum.
  • Memperkuat Daya Tahan Diri Untuk Menghadapi tantangan.
  • Membangun Keseimbangan Hidup Antara Diri, Pekerjaan, Dan Keluarga.

SESI 2: MOTIVASI KEHIDUPAN KELUARGA

Sub Bahasan:

  • Anda 100% Untuk Keluarga Anda.
  • Membangun Kehidupan Yang Ideal, Efektif  Dan Bahagia.
  • Memiliki Kendali Atas Waktu Dan Pola Hidup.
  • Menemukan Bahwa Motivator Terbesar Anda Adalah Keluarga.
  • Menjalani Kehidupan Kantor Yang Sibuk Dan Menyiapkan Diri Untuk Orang-Orang Yang Anda Cintai.
  • Rahasia Menuju Kebahagiaan.
  • Menjadi Bahagia Dengan Menyeimbangkan Pekerjaan Dan Kehidupan Pribadi.
  • Mencapai Keseimbangan Dan Harmoni Dalam Hubungan Keluarga.
  • Mengklarifikasi Gaya Hidup Yang Ideal Dengan Keluarga Anda.
  • Menghilangkan Gangguan, Stres Dan Ketegangan Di Rumah.
  • Berkomunikasi Jujur Dan Membangun Kualitas Hubungan Yang Penuh Kasih.

SESI 3: MOTIVASI KERJA

Sub Bahasan:

  • Mencintai Pekerjaan Dan Perusahaan.
  • Memberikan Kinerja Melalui Kontribusi Yang Produktif.
  • Memberikan Loyalitas Pada Nilai-Nilai Perusahaan.
  • Melayani Perusahaan Dengan Integritas Pribadi.
  • Kerja Sama, Kolaborasi, Sinergi, Komunikasi Dan Koordinasi.
  • Mengembangkan Hubungan Kerja Yang Harmonis.
  • Bekerja Berorientasi Pelayanan.
  • Berani Menghadapi Situasi Yang Penuh Tantangan.
  • Bekerja Proaktif, Kreatif, Efektif, Kooperatif  Dan Inovatif.
  • Penampilan Diri Yang Tegas Untuk Meraih Prestasi.
  • Pemecahan Masalah, Pengambilan Keputusan Dan Berpikir Kritis.
  • Memiliki Solusi, Negosiasi, Dan Respek Terhadap Konflik.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI PROGRAM 2 HARI 16 JAM – DJAJENDRA

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PROGRAM PELATIHAN LEADERSHIP 2 HARI 16 JAM

JUDUL: KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI

DESKRIPSI

Kepemimpinan adalah sebuah gaya dan seni dalam menjalankan dan menggerakkan roda organisasi menuju arah dan visi yang ditetapkan. Pemimpin dalam peran manajemen cenderung menghadapi situasi yang menantang. Mereka sering mencari strategi terbaik agar dapat bekerja dalam semua situasi. Oleh karena itu, memimpin berarti siap menjadi pemimpin yang visioner, memberdayakan, memotivasi, memfasilitasi, mendorong, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, memimpin dengan nilai-nilai terbaik, menyelesaikan konflik, dan menjadi karismatik untuk mengatasi setiap situasi dan kondisi yang penuh dinamika dalam menuju perubahan.

Pemimpin efektif selalu bekerja dengan visi yang kuat, dengan menciptakan gairah kerja, yang mendukung dan membantu orang-orang tumbuh, dan menjadi lebih baik pada apa yang mereka lakukan. Pemimpin yang sukses selalu cerdas menginspirasi dan memotivasi orang. Mereka memiliki kemampuan untuk menciptakan visi dan mentransfernya ke orang di sekitar mereka. Mereka mendorong harapan, kepercayaan diri, ambisi dan kasih sayang. Mereka adalah komunikator yang baik, tahu tentang perencanaan dan yang lebih penting mereka bisa mengelola orang.

Pemimpin yang baik memiliki nilai yang kuat, tujuan yang ditetapkan dan rencana yang jelas untuk mencapai tujuan tersebut namun mereka pragmatis dan merangkul perubahan. Pendekatan yang fleksibel memungkinkan mereka untuk mengubah strategi mereka dan bahkan keyakinan untuk menghadapi situasi yang berbeda dan perkembangan tak terduga terutama di saat krisis. Mereka adalah pemecah masalah yang baik dan mendorong kreativitas, kepercayaan diri dan tekad dalam staf mereka untuk mengatasi kemunduran dan masalah.

Pelatihan ini dirancang untuk memotivasi dan mempersiapkan pemimpin untuk memimpin dengan tegas dan efektif. Di setiap sesi pelatihan akan disampaikan atau dipaparkan cara menjadi pemimpin yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan sempurna. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

Program pelatihan kepemimpinan selama dua hari ini memiliki nilai-nilai kepemimpinan, yang akan memperkuat potensi kepemimpinan yang ada saat ini di dalam diri masing-masing peserta. Materi – materi yang diberikan oleh motivator akan menjadi stimulasi untuk membangkitkan hasrat dan antusiasme peserta dalam menyiapkan diri dan mind set untuk menjadi pemimpin sesuai harapan organisasi.

Pemimpin harus memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana emosi dan tindakan mereka mempengaruhi orang di sekitar mereka. Program ini akan memotivasi dan memberikan pencerahan kepada para peserta untuk bekerja pada kesadaran diri, pengaturan diri, empati, motivasi, integritas, etika, kolaboratif, dan kepatuhan diri untuk menjalankan otoritas kepemimpinannya dengan rendah hati dalam budaya integritas yang berkinerja tinggi.

Peserta juga akan dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong perubahan, memimpin berdasarkan nilai dan budaya organisasi, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya keteladanan, kejujuran, kedewasaan, kesetiaan, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, kearifan, dan  kebijaksanaan dalam meningkatkan kepuasan hati dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pelatihan selama 2 hari 16 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini akan menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan dan motivasi selama dua hari, berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan secara komprehensif dalam aspek dan dimensi kepemimpinan untuk efektifitas, tujuan, hasil, strategi, jaringan, komunikasi verbal dan non verbal, gaya pidato, interaksi, emosional, integritas, pengaruh, motivasi, mengembangkan orang, gaya kepemimpinan, keterampilan mendelegasikan, karakter, berpikir kreatif, manajemen risiko, manajemen peluang, mengelola tim, rencana, tindakan, manajemen krisis, dan mengelola orang dalam kolaborasi kerja yang berkinerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  • Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.
  • Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  • Membangun kepemimpinan yang unggul dalam budaya kolaborasi di semua aspek kerja kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.
  • Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.
  • Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.
  • Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Peserta belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.
  • Peserta belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.
  • Peserta belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit dengan kekuatan pikiran kreatif.
  • Peserta belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.
  • Peserta belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.
  • Peserta belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.
  • Peserta belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.
  • Peserta belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.
  • Peserta belajar budaya kolaborasi untuk memperkuat interaksi di internal organisasi. Mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam organisasi untuk pelayanan berkualitas ke stakehodler.
  • Peserta belajar mengelola risiko, manajemen peluang, bertindak sesuai rencana, mengelola aspirasi tim kerja, membuat perencanaan yang sistematis, berbicara dan memberikan pidato, keterampilan untuk mengelola manajemen krisis, memaafkan dan membangun orang lain dengan kepedulian dan kasih sayang.

MATERI PEMBAHASAN

DAY 1 – HARI PERTAMA

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEPEMIMPINAN EFEKTIF, MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN KARAKTER

SUB BAHASAN

  • Konsep Dasar Dan Pemahaman Kepemimpinan Efektif.
  • Karakteristik Pemimpin Efektif.
  • Sifat Kepemimpinan Dalam Perusahaan.
  • Praktek Kepemimpinan Dalam Menjalankan Tata Kelola Yang Sehat.
  • Kepemimpinan Berorientasi Pelayanan, Tujuan Dan Hasil Akhir.
  • Strategi Pemimpin Untuk Mencapai Tujuan.
  • Konsep Diri Pemimpin Sukses.
  • Motivasi, Antusiasme, Energi Positif Dan Produktivitas Pemimpin.
  • Pemimpin Efektif Dengan Nilai Pragmatisme.
  • Mengembangkan Karakter Pemimpin Yang Cocok Dengan Lingkungan.
  • Proses Kepemimpinan Efektif.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: KEPEMIMPINAN AUTENTIK DENGAN INTENSITAS KEUNGGULAN

SUB BAHASAN

  • Pemimpin Dengan Prinsip Dan Nilai.
  • Sikap, Perilaku, Dan Kebiasaan Positif Yang Terpuji.
  • Nilai-Nilai Pribadi Yang Mempengaruhi Seni Kepemimpinan.
  • Berpikir Kreatif Dan Kecerdasan Kognitif.
  • Mendefinisikan Etos Dan Spirit Dari Jati Diri.
  • Elemen Etos Dan Semangat Kepribadian.
  • Konsep Integritas Pemimpin Terhadap Misi Dan Visi Perusahaan.
  • Persepsi, Kompetensi, Kapasitas, Kemampuan, Dan Niat Positif
  • Keaslian kepemimpinan dalam organisasi dan intensitas kerja keras.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN DALAM KEUNGGULAN KECERDASAN SOSIAL

SUB BAHASAN

  • Pemahaman Dasar Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.
  • Menulis Dan Membacakan Pidato Dalam Karisma Diri Yang Terpercaya.
  • Berbicara Di Depan Umum Dan Keterampilan Presentasi.
  • Mengatur Alur, Akting, Karakter, Ekspresi, Sifat Dalam Komunikasi.
  • Mempermudah Proses Penyampaian Pesan Inti Dalam Komunikasi.
  • Cerdas Berkomunikasi Secara Persuasi Dengan Mengikuti Aturan Dan Etika.
  • Pengembangan Komunikasi Dengan Kecerdasan Dan Kesadaran Sosial.
  • Komunikasi Efektif Untuk Menghindarkan Diri Dari Konflik Dan Politik Kantor.
  • Keragaman Dan Perbedaan Adalah Sumber Kekayaan Komunikasi.

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KESUKSESAN DAN KEUNGGULAN KEPEMIMPINAN

SUB BAHASAN

  • Kesadaran Diri Melalui Kecerdasan Emosional.
  • Siklus Perilaku Pikiran Dan Perasaan.
  • Teknik Dan Cara Memotivasi Diri Sendiri.
  • Manajemen Diri Melalui Prinsip Dan Nilai Kehidupan Positif.
  • Menghapus Perasaan Khawatir Dan Meningkatkan Perasaan Optimis.
  • Mengekspresikan Diri Sesuai Situasi Dan Keadaan.
  • Memahami Bahaya Emosi Marah Untuk Kemajuan Karir.
  • Permintaan Maaf Dan Kekuatan Pengampunan.
  • Mengatasi Takut Karena Konflik, Kehilangan Identitas, Kurangnya Keamanan.
  • Menggunakan Rasa Takut Sebagai Alat Motivasi.
  • Membangun Ketahanan Diri Dengan Kecerdasan Emosional.
  • Empati Untuk Memahami Dan Melayani Harapan Dan Keinginan Orang Lain.

DAY 2 – HARI KEDUA

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 5: KEPEMIMPINAN ETIS DALAM BUDAYA INTEGRITAS

SUB BAHASAN

  • Pemahaman Budaya Integritas Dalam Kepemimpinan Etis.
  • Landasan Kepribadian Untuk Integritas Dan Etika.
  • Mindset Untuk Menjadi Pemimpin Etis.
  • Peran Etika Dan Integritas Dalam Menciptakan Pemimpin Berkualitas.
  • Integritas Dan Etika Sebagai Bagian Dari Karakter Dan Kepribadian Pemimpin.
  • Aspek Integritas Yang Dibahas, Yaitu: Kejujuran, Keterusterangan, Tanggung Jawab, Kedewasaan, Kepercayaan, Kesetiaan, Kerja Keras, Anti Korupsi.
  • Aspek Etika Yang Dibahas, Yaitu: Karakter Moral Yang Jujur, Mampu Membedakan Yang Benar Dan Salah, Kehalusan Budi, Empati, Dan Kecermatan Dalam Membuat Keputusan.
  • Kepemimpinan Yang Patuh Menjalankan Hukum, Peraturan, Kode Etik, Dan Good Governance.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 6: KEPEMIMPINAN YANG MENGELOLA KERJA SAMA TIM, MEMBUAT PERENCANAAN SISTEMATIS, DAN MANAJEMEN KRISIS

SUB BAHASAN

  • Menetapkan Tujuan Yang Efektif Untuk Kolaborasi, Komunikasi, Koordinasi, Dan Sinergi Dalam Kerja Sama Tim.
  • Mempersiapkan Brainstorming Untuk Cara Kerja Tim.
  • Membantu Tim Untuk Menghasilkan Ide-Ide Terbaik.
  • Teknik Pemecahan Masalah Untuk Menemukan Solusi Terbaik.
  • Pedoman Perencanaan Bisnis Untuk Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan.
  • Memahami Manajemen Krisis Dan Cara Menangani Krisis.
  • Maksud Dan Tujuan Contingency Plan.
  • Memanfaatkan Manajemen Risiko.
  • Pengambilan Keputusan Penting Berkaitan Dengan Manajemen Krisis.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM MENGELOLA STAF DAN PEKERJAAN

SUB BAHASAN

  • Cara Mengelola Dan Mempertahankan Orang – Orang Terbaik.
  • Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Dengan Staf.
  • Strategi Mengumpulkan Informasi Tentang Kasus-Kasus Sulit Dalam Tata Kelola SDM.
  • Cara Mengungkapkan Ketidakpuasan Kepada Staf.
  • Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Staf/Individu Karyawan.
  • Cara Meningkatkan Kemampuan Orang-Orang Dalam Perusahaan.
  • Cara Mengelola Pekerjaan Berdasarkan Manajemen Waktu Dan Prioritas.
  • Mengampuni Orang Dan Memberdayakannya Untuk Kepemimpinan Yang Kuat.
  • Pengampunan Dan Pemaafan Akan Menghentikan Konflik Dalam Hubungan Kerja.
  • Mendelegasikan Pekerjaan Dan Meningkatkan Kontrol Untuk Hasil Dan Kualitas.
  • Strategi Mendelegasikan Tugas Dan Memotivasi Penerima Delegasi.
  • Meminimalkan Gangguan Terhadap Pekerjaan Dan Mengelola Staf Dengan Efektif.

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 8: KEPEMIMPINAN DALAM KREATIVITAS DAN INOVASI UNTUK KEUNGGULAN DI MASA DEPAN

SUB BAHASAN

  • Kepemimpinan Yang Mampu Berinteraksi Untuk Mengidentifikasi Kebutuhan Dan Mengenali Peluang.
  • Kepemimpinan Yang Kreatif, Mendorong Kontribusi, Cerdas Menangkap Ide-Ide Dan Informasi.
  • Kepemimpinan Yang Menyadari Peluang Dan Mencegah Masalah Di Masa Depan.
  • Proses Kreatif, Teknik Kreativitas, Dan Kualitas Kreatif.
  • Kepemimpinan Kreatif Dan Gaya Memecahkan Masalah.
  • Inovasi Dan Kepemimpinan Masa Depan.
  • Kepemimpinan Masa Depan Dengan Program Champions.
  • Mengintegrasikan Kepemimpinan Dengan Proses Inovasi Dan Kreativitas.

Untuk Pelatihan Hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI LAYANAN BANK PROGRAM 4 JAM – TOPIK: MELAYANI NASABAH DENGAN LEBIH BAIK

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PELATIHAN MOTIVASI LAYANAN BANK PROGRAM 4 JAM

TOPIK: MELAYANI NASABAH DENGAN LEBIH BAIK

DESKRIPSI

Keunggulan layanan nasabah adalah tentang mencapai keberhasilan perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dan keuntungan. Oleh karena itu, memberikan layanan nasabah yang berkualitas haruslah menjadi motivasi dari setiap orang di dalam perusahaan, dan tidak hanya terbatas sebagai tugas dan tanggung jawab dari front office, tapi juga menjadi tanggung jawab dari back office untuk mendukung semua kebutuhan front office secara maksimal, agar front office bisa menjalankan fungsi dan perannya untuk memberikan layanan nasabah yang berkualitas. Pelatihan motivasi layanan ini dirancang untuk perusahaan atau organisasi yang berorientasi kepada pelayanan nasabah berkualitas, dan setiap orang harus bisa menjalankan peran dan fungsi customer service secara berkualitas dalam integritas dan etika.

Pelatihan selama 4 jam ini memperkenalkan prinsip-prinsip inti dari layanan nasabah. Bagaimana customer service dapat menangani dan mempengaruhi nasabah untuk tujuan pencapaian kinerja individu, kinerja tim, dan kinerja perusahaan. Bagaimana customer service berkomunikasi, menjadi profesional dalam pelayanan, cara mendapatkan rasa hormat, meningkatkan hubungan pelanggan dan mendapatkan keuntungan yang kompetitif secara keseluruhan melalui keunggulan layanan. Menyediakan layanan pelanggan/nasabah terbaik adalah apa yang akan membuat pelanggan datang kembali. Dengan menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik dan mengadopsi sikap baik  yang benar, para peserta pelatihan akan mampu menangani sebagian besar interaksi pelanggan dengan mudah, walaupun mungkin interaksi itu muncul dari kerumitan fakta realitas.

Fokus pelatihan adalah untuk mengajarkan menangani realitas layanan pelanggan di lapangan, dari berbagai aspek pelayanan yang menyentuh persoalan sehari-hari dalam pelayanan. Pelatihan ini sangat interaktif, partisipatif, dan produktif. Ini termasuk diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, menceritakan cerita pelayanan, permainan peran, contoh-contoh kerumitan pelayanan, dan pemecahan masalah. Peserta akan mengeksplorasi sejumlah metode untuk menangani keluhan nasabah, belajar bagaimana mengatakan ‘tidak’, tapi tidak menyakiti perasaan nasabah, dan menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang berbeda secara profesional.

KONSEP DASAR

Sifat layanan pelanggan/nasabah menuntut banyak interaksi dalam keragaman dan perbedaan dari perilaku, persepsi, harapan, kebutuhan, dan logika berpikir pelanggan/nasabah. Hal ini menimbulkan tantangan yang sangat besar untuk menghasilkan pelayanan yang konsisten. Konsep dasar pelatihan selama 4 jam ini adalah belajar dari berbagai skenario yang betul-betul terjadi dalam berbagai situasi pelayanan di dunia nyata pelayanan. Peserta didorong untuk menjadi kreatif dan mampu muncul dengan solusi sendiri tanpa mengabaikan prinsip dan standar pelayanan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memberikan layanan pelanggan yang baik dan berkelanjutan dalam konsistensi.
  2. Memahami standar pelayanan pelanggan untuk keunggulan layanan pelanggan.
  3. Menetapkan perilaku  untuk menjamin peningkatan kepuasan pelanggan.
  4. Menanggapi keluhan pelanggan dengan cepat dan benar.
  5. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan pelanggan.
  6. Memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani pelanggan yang sulit.
  7. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelanggan.
  8. Memiliki kecerdasan emosional dalam empati untuk pelayanan sempurna.
  9. Karakter yang melayani pelanggan melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pelayanan yang baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Bermain Peran, Simulasi, Studi Kasus, Dan Diskusi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip penting dari layanan pelanggan untuk pelanggan dari berbagai latar belakang.
  2. Peserta mampu menggunakan empati untuk mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan.
  3. Peserta mampu menjadi pribadi yang profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan pelanggan, serta cerdas dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
  4. Peserta mampu memiliki kebiasaan pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  5. Peserta mampu membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan pelanggan.

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

  • Kepribadian Positif Dalam Prinsip Layanan Sempurna Pelanggan.
  • Sumber Pelayanan Unggul Bank.
  • Peran Staf Front Office Dan Pengembangan Hubungan Baik Dengan Nasabah.
  • Karakter  Layanan Yang Membuat Nasabah Merasa Terlayani Dengan Baik.
  • Kecerdasan Emosional Sebagai Dasar Pelayanan Sempurna.
  • Etika, Empati Dan Integritas Dalam Pelayanan.
  • Teknik Bertanya Dan Menyampaikan Pelayanan Kepada Pelanggan.
  • Menjaga Layanan Pelanggan Dalam Kesederhanaan Sikap Dan Perilaku.
  • Penanganan Pengaduan, Keluhan, Dan Cara Berurusan Dengan Nasabah Secara Profesional.
  • Faktor Penentu Kualitas Layanan Yang Dirasakan Nasabah.
  • Manajemen Menunggu/Antri
  • Mengenal Nasabah.
  • Layanan Bank, Kapan Saja, Di Mana Saja.
  • Keterampilan Telepon Dan  Kesantunan Komunikasi Suara Tanpa Tatap Muka.
  • Berkomunikasi Secara Efektif Dengan Bahasa Tubuh Dan Kata-Kata Positif.
  • Etiket Penampilan Pribadi Dalam Pelayanan.
  • Merawat Nasabah Dengan Kualitas Dan Keunggulan.
  • Kode Etik Untuk Keunggulan Layanan.
  • Konsep Layanan Berbasis Teknologi Dan Keamanannya.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111

HP: 08128777083

Fax: 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EXCELLENCE IN CUSTOMER SERVICE – PROGRAM 2 HARI 16 JAM – DJAJENDRA

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

PELATIHAN EXCELLENCE IN CUSTOMER SERVICE – PROGRAM 2 HARI 16 JAM

KEUNGGULAN CUSTOMER SERVICE UNTUK MELAYANI PELANGGAN/NASABAH DENGAN LEBIH BAIK

DESKRIPSI

Setiap kali seorang customer service menawarkan layanan atau produk kepada orang lain, maka dirinya menjadi perwakilan perusahaan untuk memberikan layanan pelanggan, lalu menjadikan orang yang dilayani itu sebagai pelanggan setia perusahaan. Melayani pelanggan dengan prinsip-prinsip dan keterampilan layanan pelanggan yang efektif, akan menjadikan pelayanan itu selalu konsisten untuk memuaskan kebutuhan dan harapan pelanggan. Setiap customer service wajib mengetahui cara untuk berurusan dengan pelanggan dalam situasi sulit, dan cara memberikan tanggapan atau respon positif atas semua permintaan pelanggan, sehingga pelanggan benar-benar mendapatkan pengalaman positif dari pelayanan sempurna perusahaan.

Customer service yang baik dan berkualitas selalu dapat menyediakan layanan pelanggan/nasabah terbaik. Kemampuan untuk memahami prinsip-prinsip pelayanan yang baik akan menciptakan sistem dan struktur pelayanan yang kuat, dan membuat pelanggan selalu datang kembali bersama loyalitas mereka kepada perusahaan. Kepribadian positif para customer service di front line perusahaan akan memastikan pelanggan mendapatkan sopan-santun layanan yang mendorong terciptanya layanan prima. Customer service yang mengerti dan memahami tentang prinsip-prinsip formal dan non formal dalam memberikan pelayanan efektif, akan menjadi kekuatan yang membantu perusahaan untuk mengatasi persaingan. Layanan pelanggan adalah sebuah keterampilan yang bisa dipelajari dan dikuasai melalui praktek dan ketekunan. Oleh karena itu, melalui pelatihan selama 2 hari ini dengan konsep role plays, peserta akan diberikan berbagai pengalaman dan pengetahuan untuk dapat memberikan pelayanan pelanggan yang lebih baik.

Pelatihan selama 2 hari ini memperkenalkan prinsip-prinsip inti dari layanan pelanggan. Bagaimana customer service dapat menangani pelanggan dan mempengaruhi pelanggan untuk tujuan pencapaian kinerja individu, kinerja tim, dan kinerja perusahaan. Bagaimana customer service berkomunikasi, menjadi profesional dalam pelayanan, cara mendapatkan rasa hormat, meningkatkan hubungan pelanggan dan mendapatkan keuntungan yang kompetitif secara keseluruhan melalui keunggulan layanan pelanggan. Menyediakan layanan pelanggan/nasabah terbaik adalah apa yang akan membuat pelanggan datang kembali.
Dengan menggunakan nilai-nilai pelayanan terbaik dan mengadopsi sikap baik  yang benar, para peserta pelatihan akan mampu menangani sebagian besar interaksi pelanggan dengan mudah, walaupun mungkin interaksi itu muncul dari kerumitan fakta realitas.

Fokus pelatihan adalah untuk mengajarkan menangani realitas layanan pelanggan di lapangan, dari berbagai aspek pelayanan yang menyentuh persoalan sehari-hari dalam pelayanan. Pelatihan ini sangat interaktif, partisipatif, dan produktif. Ini termasuk diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, menceritakan cerita pelayanan, permainan peran, contoh-contoh kerumitan pelayanan, dan pemecahan masalah. Peserta akan bekerja secara individual dan kelompok melalui berbagai contoh dalam realitas pelayanan. Contoh yang disediakan untuk lingkungan pelayanan seperti layanan ritel, tatap muka dengan pelanggan, help-desk, rapat klien, dukungan call center, dan sebagainya. Para peserta juga mengeksplorasi sejumlah metode untuk menangani keluhan pelanggan, belajar bagaimana mengatakan ‘tidak’, tapi tidak menyakiti perasaan pelanggan, dan menemukan cara untuk mengatasi tantangan yang berbeda secara profesional.

KONSEP DASAR

Sifat layanan pelanggan menuntut banyak interaksi dalam keragaman dan perbedaan dari perilaku, persepsi, harapan, kebutuhan, dan logika berpikir pelanggan/nasabah. Hal ini menimbulkan tantangan yang sangat besar untuk menghasilkan pelayanan yang konsisten. Konsep dasar pelatihan selama 2 hari ini adalah belajar dari berbagai skenario yang betul-betul terjadi dalam berbagai situasi pelayanan di dunia nyata pelayanan. Peserta didorong untuk menjadi kreatif dan mampu muncul dengan solusi sendiri tanpa mengabaikan prinsip dan standar pelayanan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN 

  1. Memfasilitasi proses pembelajaran dengan realitas dari kebiasaan pelanggan/nasabah.
  2. Memberikan layanan pelanggan yang baik dan berkelanjutan dalam konsistensi.
  3. Menggambarkan layanan pelanggan yang baik dan buruk.
  4. Memahami standar pelayanan pelanggan untuk keunggulan layanan pelanggan.
  5. Menetapkan perilaku  untuk menjamin peningkatan kepuasan pelanggan.
  6. Membiasakan diri dengan kata-kata positif, nada suara positif , dan bahasa tubuh positif dengan pelanggan.
  7. Menginternalisasi perilaku penting untuk memastikan pelanggan memiliki kesan yang baik dari pelayanan dan bisnis.
  8. Meningkatkan kualitas layanan pelanggan yang terfokus kepada individu.
  9. Menanggapi keluhan pelanggan dengan cepat dan benar.
  10. Mendengarkan secara aktif untuk kebutuhan pelanggan.
  11. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan pelanggan.
  12. Memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menangani pelanggan yang sulit.
  13. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelanggan.
  14. Memiliki kecerdasan emosional dalam empati untuk pelayanan sempurna.
  15. Karakter yang melayani pelanggan melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pelayanan yang baik.
  16. Mengevaluasi kebutuhan pelanggan dan menanggapi dengan tepat.
  17. Membuat dan menjaga komitmen untuk melayani pelanggan/nasabah dengan jati diri yang tercerahkan.
  18. Membangun kebiasaan layanan pelanggan yang baik dan berkualitas di tempat kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menerapkan prinsip-prinsip penting dari layanan pelanggan untuk pelanggan dari berbagai latar belakang.
  2. Peserta mampu mengajukan pertanyaan yang efektif dari pelanggan untuk mendapatkan hasil terbaik.
  3. Peserta mampu menggunakan empati untuk mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan.
  4. Peserta mampu menjadi pribadi yang profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan pelanggan, serta cerdas dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan.
  5. Peserta mampu memiliki kebiasaan pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
  6. Peserta mampu menangani percakapan telepon secara profesional dari kemampuan empati yang sempurna.
  7. Peserta mampu membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan pelanggan.
  8. Peserta mampu meredakan interaksi tidak nyaman dengan pelanggan dan menanggapi setiap masalah yang muncul secara profesional.
  9. Peserta mampu menata kepribadian dalam wujud bahasa tubuh, kata-kata, nada suara, tampilan jati diri yang praktis untuk pelayanan terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MATERI PELATIHAN

DAY 1 / HARI 1

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEPRIBADIAN POSITIF DALAM PRINSIP LAYANAN SEMPURNA PELANGGAN

Sub Bahasan

  1. Prinsip-prinsip dasar layanan pelanggan.
  2. Cara berinteraksi dengan berbagai jenis pelanggan.
  3. Cara melayani kepribadian pelanggan yang berbeda.
  4. Memahami apa yang pelanggan inginkan.
  5. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan pelanggan.
  6. Memberikan keunggulan layanan yang benar-benar berarti untuk  pelanggan.
  7. Menata kepribadian positif untuk pelayanan unggul.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2 : TEKNIK BERTANYA DAN MENYAMPAIKAN TUJUAN PELAYANAN SEMPURNA KEPADA PELANGGAN

Sub Bahasan

  1. Cara dan teknik bertanya yang etis kepada pelanggan.
  2. Teknik bertanya untuk memastikan kepuasan pelanggan.
  3. Berbicara dengan urutan kalimat untuk menjaga loyalitas pelanggan.
  4. Teknik menyampaikan pelayanan kelas dunia dengan mutu terbaik.
  5. Memahami dan membentuk peran dalam rantai pelayanan  pelanggan.
  6. Menjalankan sistem manajemen hubungan pelanggan untuk membantu perusahaan mencapai loyalitas pelanggan

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK PELAYANAN BERKUALITAS SEMPURNA

Sub Bahasan

  1. Cara berempati dengan pelanggan dan menjaga hubungan baik.
  2. Menunjukkan pelayanan yang memahami pelanggan dan peduli terhadap masalah pelanggan.
  3. Memahami bahwa emosi merupakan faktor penting dalam perilaku pelayanan pelanggan.
  4. Emosi yang tidak rasional dan yang tidak cerdas pasti akan mengganggu atau merusak reputasi dan kualitas pelayanan perusahaan.
  5. Mengatasi efek dari emosi negatif yang kuat dan yang mengganggu kualitas pelayanan dari masing-masing individu dan organisasi.
  6. membangun hubungan , komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill.
  7. Sikap baik dalam empati pelayanan, kebiasaan-kebiasaan pelayanan yang memuaskan dan membahagiakan pelanggan.
  8. Memahami logika di balik harapan pelanggan dari kekuatan kecerdasan emosional.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 4:  MENJAGA LAYANAN PELANGGAN DALAM KESEDERHANAAN  SIKAP DAN PERILAKU

Sub Bahasan

  1. Menangani pelanggan secara profesional.
  2. Menangani pelanggan marah.
  3. Menangani pelanggan yang bersumpah.
  4. Menangani pelanggan yang tidak percaya.
  5. Menangani pelanggan yang menuntut.
  6. Menangani pelanggan yang menangis.
  7. Menangani pelanggan yang berbohong.
  8. Menangani pelanggan yang merusak reputasi.
  9. Menangani antrian panjang pelanggan.

DAY 2 / HARI 2

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 5: PENANGANAN KELUHAN PELANGGAN

Sub Bahasan

  1. Membuat keluhan pelanggan menjadi sederhana, fokus pada detail keluhan, memenuhi harapan, dan memberikan apa yang pelanggan inginkan.
  2. Menangani keluhan dengan prinsip-prinsip penanganan pelanggan yang baik.
  3. Memberikan perhatian, keterbukaan, keadilan, kewajaran, dan tanggung jawab penuh terhadap keluhan pelanggan.
  4. Memberikan apa yang Anda katakan dengan tepat waktu dalam respon positif.
  5. Memberikan apa yang pelanggan inginkan dengan senyum, dan menyediakan sikap baik lebih dari yang diharapkan.
  6. Jadilah pribadi yang sopan dan sopan, serta memberikan tindak lanjut yang tepat terhadap keluhan.
  7. 7.      Memahami bahwa pelanggan selalu benar dan Anda sedang berperan sebagai pelayan pelanggan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 6: KETERAMPILAN TELEPON DAN  KESANTUNAN KOMUNIKASI  SUARA TANPA TATAP MUKA

Sub Bahasan

  1. Menangani panggilan telepon dengan nada suara positif.
  2. Menempatkan pelanggan saat panggilan telepon pelanggan ditahan.
  3. Merujuk pelanggan untuk kolega, atasan, atau bawahan.
  4. Struktur kata-kata saat berbicara dengan pelanggan.
  5. Suara dengan emosi baik saat berbicara dengan pelanggan.
  6. Pengaruh pikiran dan perasaan saat berbicara dengan pelanggan.
  7. Kesantunan dalam komunikasi suara tanpa tatap muka.
  8. Mengakhiri panggilan telepon.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DENGAN BAHASA TUBUH DAN KATA-KATA POSITIF

SUB BAHASAN

  1. Sinyal bahasa tubuh untuk kesan pertama yang hebat.
  2. Bahasa tubuh yang membuat pelanggan nyaman dan membiarkan Anda menjalin hubungan dengan mereka.
  3. Pemahaman dasar komunikasi verbal dan non verbal.
  4. Mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, sifat dalam komunikasi.
  5. Mempermudah proses penyampaian pesan inti dalam komunikasi.
  6. Cerdas berkomunikasi secara persuasi dengan mengikuti aturan dan etika.
  7. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik, warna, simbol, wawasan.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 8:  ETIKET(ETIQUETTE) PENAMPILAN PRIBADI DALAM PELAYANAN SEMPURNA

Sub bahasan

  1. Berpakaian.
  2. Kontak Mata.
  3. Memperkenalkan Orang.
  4. Percakapan.
  5. Tata Krama.
  6. Peristiwa Sosial.
  7. Etiket Di Tempat Kerja.
  8. Etiket Lokal.
  9. Etiket Internasional.

Untuk Pelatihan Hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111

HP: 08128777083

Fax: 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

Pelatihan Pengembangan Kepribadian Program 2 Hari 16 Jam: Emotional and Communication Intelligence: Personal Skills + Interpersonal Skills

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

Pelatihan Pengembangan Kepribadian Program 2 Hari 16 Jam

Emotional and Communication Intelligence: Personal Skills + Interpersonal Skills

DESKRIPSI

Komunikasi yang dibangun dari kecerdasan emosional akan menjadi komunikasi yang efektif untuk membawa diri Anda sukses dengan pekerjaan, bisnis, dan kehidupan pribadi. Ketidakcerdasan emosional Anda hanya akan mempersulit diri Anda untuk berkomunikasi dengan jelas dengan orang lain dan diri Anda sendiri.

Anda yang menguasai kecerdasan emosional pasti cerdas dalam bahasa tubuh, kata-kata; cerdas menghormati perbedaan dan keragaman; cerdas memahami dan beradaptasi dengan budaya yang ada; selalu tenang dan tidak bingung terhadap perubahan mendadak; mampu bersikap rendah hati, tidak pernah memiliki kebiasaan untuk berpikir bahwa diri Andalah yang paling benar; mampu beradaptasi untuk berbicara kepada kelompok manapun; memiliki wawasan yang luas tentang keragaman dalam etiket pergaulan; mampu berpikir jernih, mendengarkan, percaya, dan selalu mendapatkan pesan positif dari saringan pengetahuan kecerdasan emosional atas semua sikap, perilaku, logika berpikir, suara hati, dan niat Anda dalam kehidupan yang beragam.

Materi pencerdasan emosional untuk komunikasi yang efektif akan difokuskan untuk pengembangan kepribadian dari sudut pengetahuan self-awareness, self-management, self-motivation, anger management, assertive behaviours, handling fear, etiquette, komunikasi verbal dan non verbal, perilaku kerja yang etis dan berintegritas, komunikasi efektif  untuk mengatasi konflik dan politik kantor,  komunikasi melalui kesadaran sosial dan kecerdasan sosial, dan emosi positif untuk saling membantu di tempat kerja.

KONSEP DASAR  

Pelatihan  ini mengandung konten tentang bagaimana cara seseorang untuk menangani reaksi emosional dan reaksi perilaku diri sendiri, serta membuat diri berkembang bersama emosional dalam komunikasi yang baik. Kemudian memahami untuk beradaptasi dalam perilaku dan emosional manusia yang sangat beragam. Lalu, mempersiapkan kompetensi kecerdasan emosional untuk memahami keragaman emosional, perbedaan pola piker, perbedaan gaya komunikasi, dan keragaman etiket kehidupan yang dimunculkan dari kergaman budaya dan nilai-nilai keyakinan. Dan pada akhirnya,  setiap orang harus memiliki kecerdasan dalam setiap interaksi untuk berkomunikasi dengan orang lain dalam kendali emosional baik.

TUJUAN PELATIHAN  

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi keterampilan pribadi dan hubungan antar pribadi dalam komunikasi. Peserta akan mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan. Memberikan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kepada karyawan untuk memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri yang diperkaya oleh kecerdasan emosional.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mempelajari kompetensi kecerdasan emosional dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan di tempat kerja.
  2. Belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan.
  3. Belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri.
  4. Belajar  menghormati etiket kehidupan lokal dan global, serta meminimalkan konflik emosional  dari persoalan etiket.
  5. Belajar bahasa tubuh, sikap, sifat dan kata-kata untuk komunikasi positif.
  6. Belajar menghormati dan beradaptasi dengan perbedaan dan keragaman.
  7. Belajar untuk tenang dan tidak bingung terhadap perubahan mendadak.
  8. Belajar bersikap rendah hati dan tidak memiliki kebiasaan untuk berpikir bahwa diri yang paling benar.
  9. Mampu beradaptasi untuk berbicara kepada kelompok manapun.
  10. Belajar berpikir jernih, mendengarkan, percaya, dan selalu mendapatkan pesan positif dari saringan pengetahuan kecerdasan emosional atas semua sikap, perilaku, logika berpikir, suara hati, dan niat dalam kehidupan yang beragam.
  11. Belajar pentingnya empati untuk interaksi dan komunikasi.
  12. Belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan.
  13. Belajar memonitor hubungan dengan orang lain dan menyadari konsekuensi.
  14. Belajar merasakan politik kantor dan konflik dari emosi cerdas.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

MATERI PELATIHAN

DAY 1/HARI 1

PK 08.30 –  10.00 WIB. SESI 1: SELF-AWARENESS + SELF MOTIVATION

Pembahasan Self Awareness

  1. Perilaku Dan Ciri Orang Dengan Kesadaran Diri.
  2. Kesadaran Diri Melalui Kecerdasan Emosional.
  3. Siklus Perilaku Pikiran Dan Perasaan.
  4. Jujur Dan Akurat Dalam Mengukur Kesadaran.
  5. Sadar Untuk Memahami Nilai, Tujuan, Motif, Emosi Dasar.
  6. Meningkatkan Kualitas Diri Dengan Pengendalian Diri.
  7. Merawat Keseimbangan Diri.

Pembahasan Self Motivation

  1. Teknik Dan Cara Memotivasi Diri Sendiri.
  2. Memahami Kekuatan Motivasi Melalui Orang-Orang Sukses.
  3. Mentalitas Untuk Keberhasilan.
  4. Memahami Hubungan Emotional Intelligence Dengan Motivasi Diri.

Pk 10.00 –10.15 Wib: Coffee Break

PK 10.15 -12.15 WIB. SESI 2: SELF-MANAGEMENT + ASSERTİVE BEHAVİOURS

Pembahasan Self Management

  1. Manajemen Diri Melalui Prinsip Dan Nilai Kehidupan Positif.
  2. Mencegah Masuknya Nilai-Nilai Negatif Ke Pikiran Bawah Sadar.
  3. Meningkatkan Kualitas Diri Melalui Manajemen Waktu  Dan Manajemen Kesehatan Diri.
  4. Meningkatkan Kualitas Interaksi  Melalui Integritas Diri Yang Etis.
  5. Menghapus Perasaan Khawatir Dan Meningkatkan Perasaan Optimis.
  6. Bermental  Positif Dalam Menghadapi  Tantangan Dan Risiko.

Pembahasan Assertive Behaviours

  1. Mengekspresikan Diri Sesuai Situasi Dan Keadaan.
  2. Menghormati  Hak-Hak Orang Lain.
  3. Memahami Manfaat Penting Dalam Suatu Hubungan.
  4. Mengekspresikan Emosi, Hak, Realitas, Pikiran Dan Batas-Batas Dengan Kata-Kata.
  5. Komunikasi Untuk Kemanusian Dan Tanggung Jawab Sosial

Pk. 12.15 – 13.30 Wib: Lunch Break

PK 13.30 -15.00 WIB. SESI 3: ANGER MANAGEMENT + HANDLING FEAR

Pembahasan Anger Management

  1. Memahami Bahaya Emosi Marah Untuk Kemajuan Karir.
  2. Urutan Peristiwa Yang Menyebabkan Agresi Atau Marah.
  3. Cara Mengontrol Kemarahan.
  4. Permintaan Maaf Dan Kekuatan Pengampunan.

Pembahasan Handling Fear

  1. Mengatasi Takut Karena Konflik, Kehilangan Identitas, Kurangnya Keamanan.
  2. Menggunakan Rasa Takut Sebagai Alat Motivasi.
  3. Jenis Ketakutan Dan Cara Menanganinya.
  4. Mengelola  Emosional Takut Melalui Kepercayaan Diri.
  5. Akar Penyebab Takut Dan Artinya Bagi Kemajuan Diri.
  6. Membangun Ketahanan Diri Untuk Mengatasi Rasa Takut.

Pk 15.00 –15.15 Wib: Coffee Break

PK 15.15 -16.30 WIB. SESI4 : ETIKET(ETIQUETTE)

Pembahasan Etiket

  1. Berpakaian.
  2. Kontak Mata.
  3. Memperkenalkan Orang.
  4. Percakapan.
  5. Tata Krama.
  6. Peristiwa Sosial.
  7. Etiket Di Tempat Kerja.
  8. Etiket Internasional.

PK. 16.30 DAY 1 SELESAI

DAY 2/HARI 2

PK 08.30 – 10.00 WIB. SESI 5: EMPATI  + INTEGRITAS

Pembahasan Empati

  1. Menggunakan Empati Untuk Kolaborasi Kerja.
  2. Empati Untuk Memahami Orang Lain.
  3. Empati Untuk Melayani Perusahaan.
  4. Empati Untuk Memahami Keinginan Orang Lain.
  5. Disiplin Dan Integritas Menghasilakan Empati.
  6. Empati Untuk Kesadaran Dan Manajemen Diri.

Pembahasan Integritas

  1. Fungsi Etika Dalam Empati
  2. Peran Integritas Dalam Empati.
  3. Perilaku Kerja Yang Patuh Pada Tata-Tertib Kantor.

Pk 10.00 –10.15 Wib: Coffee Break

PK 10.15 – 12.15 WIB. SESI 6: KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL

Pembahasan Komunikasi Verbal Dan Non Verbal

  1. Pemahaman Dasar Komunikasi Verbal Dan Non Verbal.
  2. Berbicara, Menulis, Mendengarkan, Membaca, Dan Memahami Melalui Karisma Diri Yang Terpercaya.
  3. Mengatur Alur, Akting, Karakter, Ekspresi, Sifat Dalam Komunikasi.
  4. Mempermudah Proses Penyampaian Pesan Inti Dalam Komunikasi.
  5. Cerdas Berkomunikasi Secara Persuasi Dengan Mengikuti Aturan Dan Etika.
  6. Bahasa Tubuh, Sentuhan, Parabahasa, Penampilan Fisik, Warna, Simbol, Wawasan.

Pk. 12.15 – 13.30 Wib: Lunch Break

PK 13.30 – 15.00 WIB. SESI 7: PENGEMBANGAN KOMUNIKASI DENGAN KECERDASAN  DAN KESADARAN SOSIAL

Pembahasan Kecerdasan Sosial

  1. Memahami Kecerdasan Sosial.
  2. Mengendalikan Sinyal Emosional Sosial.
  3. Memahami Penularan Emosi Sosial .
  4. Emosi Masyarakat Dalam Hubungan Sosial.
  5. Memahami  Kegagalan  Komunikasi  Sosial.
  6. Kekuatan Pengetahuan  Etika Sosial.
  7. Kesadaran Emosional Sosial.
  8. Diversity/ Keragaman.

Pembahasan Kesadaran/Kepedulian Sosial

  1. Memahami Kesadaran Sosial.
  2. Kepedulian Untuk Keragaman Sosial.
  3. Membebaskan Emosi Diskriminasi.
  4. Kehidupan Yang Saling Bertanggung Jawab.
  5. Cara Mencapai Perhatian Bersama.
  6. Psikologis Kontak Mata.
  7. Perilaku Etis  Adalah Modal Sosial.

Pk. 15.00 – 15.15 Wib. Coffee Break

PK 13.00 – 16.00 WIB. SESI 8: KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK MENGHINDARKAN DIRI DARI KONFLIK DAN POLITIK KANTOR

Pembahasan Komunikasi Efektif Dalam Politik Kantor Dan Konflik

  1. Kesadaran Akan Gaya Pribadi.
  2. Terampil Mendengarkan.
  3. Mengekspresikan Diri Untuk Mengatasi Konflik
  4. Dampak Emosi Terhadap Konflik.
  5. Politik Kantor  Dalam Interaksi Kerja.
  6. Menjaga Lingkungan Kerja Dengan Positif.
  7. Profesionalisme Untuk Memahami Politik Kantor.
  8. Tidak Berpartisipasi Dalam Gosip.
  9. Cara Mengatakan Kebenaran, Memuji Dan Mengkritik.
  10. Menghindari Konflik Dalam Politik Kantor.

Untuk Training Hubungi

www.djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

021 32849777 – 021 32168111 – 8128777083

PELATIHAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PROGRAM 1 HARI 4 SESI 8 JAM

PELATIHAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE PROGRAM 1 HARI 4 SESI 8 JAM

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

DESKRIPSI PELATIHAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik, dipercaya dapat menghindarkan perusahaan dari berbagai macam krisis. Krisis selalu timbul karena tata kelola perusahaan yang mengabaikan etika, budaya integritas, konflik kepentingan, peraturan, risiko, dan prinsip kehati-hatian. Praktik good corporate governance akan menghindarkan perusahaan dari berbagai tantangan internal dan eksternal. Komitmen terhadap praktik good corporate governance yang konsisten akan mampu menjauhkan perusahaan dari berbagai potensi pemicu krisis di semua aspek organisasi, bisnis, keuangan, ekonomi, budaya, kepemimpinan, tenaga kerja, dan lain sebagainya. Pelatihan good corporate governance ini berkonsepkan soft skill dan hard skill, yang akan memberikan pencerahan dan motivasi untuk bekerja sesuai prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Melalui budaya integritas setiap orang di perusahaan harus menyadari bahwa tanpa didukung praktik good corporate governance, perusahaan berpotensi menjadi tidak sehat. Hal ini dapat menghasilkan risiko yang merusak fondasi perusahaan. Jika, fondasi perusahaan sudah rusak, maka berbagai penyakit kronis akan menggerogoti perusahaan. Hasilnya, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan operasionalnya. Dan yang dirugikan adalah setiap stakeholder yang menggantungkan kehidupannya kepada kinerja perusahaan.

Pelatihan GCG selama satu hari ini akan membahas dari berbagai sudut tata kelola yang baik, seperti: konsep tata kelola yang baik secara internasional yang direkomendasikan oleh OECD, prinsip, praktik, pedoman Komite Nasional Kebijakan Governance, budaya integritas, motivasi dan kecerdasan emosional untuk menjalankan GCG, peran etika bisnis, peran etika kerja karyawan dan pimpinan, pelaporan GCG, fungsi fakta integritas, peran dan tanggung jawab internal auditor, direksi, komisaris, GCG self assessment checklist, code of GCG, Board Manual, dan lainnya.

Konsep Dasar

Good corporate governance adalah prinsip-prinsip dasar yang mengedepankan etika, peraturan, hukum, kebijakan,  visi dalam memaksimalkan nilai tambah pemegang saham, baik itu secara finansial maupun secara non finansial. Oleh karena itu, diperlukan dorongan motivasi, moral, kecerdasan emosional, dan integritas buat para karyawan dan pimpinan dalam memahami dan menjalankan nilai-nilai good corporate governance sebagai perilaku kerja sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan

Membangun kesadaran peserta untuk mempraktikkan good corporate governance buat menjaga daya tahan perusahaan dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.

Manfaat Pelatihan.

  1. Peserta diperkenalkan untuk memahami prinsip – prinsip dasar GCG.
  2. Peserta akan dimotivasi untuk membangun kepemimpinan, etos kerja, budaya perusahaan, dan kinerja dengan prinsip GCG.
  3. Peserta akan diberikan pencerahan untuk merawat dan menjaga perusahaan agar tetap sehat dan berkinerja maksimal.
  4. Peserta akan diberikan pencerahan untuk memahami realitas stakeholders melalui logika, hati nurani, kebenaran, kejujuran, dan kehormatan.
  5. Peserta akan dimotivasi untuk menyiapkan karakter diri pribadi yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, etika bisnis, dan code of conduct perusahaan.
  6. Peserta akan dicerahkan untuk memahami potensi risiko dan cerdas mengelola risiko.
  7. Peserta akan dimotivasi untuk memiliki visi relasi positif, untuk membangun relasi terbaik dengan stakeholder.
  8. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju etos kerja yang diperkaya dengan nilai-nilai GCG. Termasuk, dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

Metode Pelatihan

Presentasi, tanya-jawab, studi kasus, brainstorming, games, diskusi, role play, icebreaker.

Materi Pelatihan

PK. 09.00 – PK 10.30 WIB. SESI 1: PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN DASAR GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sub bahasan:

  • Latar Belakang Dan Sejarah GCG.
  • Konsep Dasar GCG.
  • Maksud GCG.
  • Tujuan GCG.
  • Pemahaman Khusus GCG.
  • Manfaat GCG.
  • Pentingnya GCG Dalam Peningkatan Kinerja.
  • Peran GCG Dalam Bisnis.
  • Karakteristik GCG.
  • Pengaruh GCG Terhadap Budaya Perusahaan.
  • Mekanisme Corporate Governance.
  • Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan GCG.
  • GCG  Untuk Keberhasilan Dan Umur Panjang Perusahaan.

PK.10.30 – PK.10.45 WIB: COFFEE BREAK

PK.10.45 – PK. 12.30 WIB. SESI 2:TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN KARYAWAN DALAM PENERAPAN GCG

Sub bahasan:

  • Cara Manajemen Memperlihatkan Etos Kerja Dalam Penerapan GCG.
  • Cara Karyawan Memperlihatkan Etos Kerja Dalam Penerapan GCG.
  • Tanggung Jawab Karyawan Dan Manajemen Pada Code Of Corporate Governance.
  • Tanggung Jawab Karyawan Dan Manajemen Pada Prinsip-Prinsip GCG.
  • Tanggung Jawab Karyawan Dan Manajemen Pada Code Of Conduct.
  • Peran Standart Operating Procedure (SOP) Dalam Penerapan GCG.
  • Memahami Pedoman Umum GCG Indonesia Dari Komite Nasional Kebijakan Governance.
  • Memahami Cara Menjalankan Fakta Integritas.
  • Pelaksanaan GCG Dengan Membangun Kepercayaan Dan Kolaborasi Antara Karyawan Dan Manajemen.

PK.12.30 – PK. 13.30 WIB: LUNCH BREAK

PK.13.30 – PK.15.00 WIB. SESI 3:PERAN ETIKA DALAM TATA KELOLA PERUSAHAAN (ROLE OF ETHICS IN CORPORATE GOVERNANCE)

Sub bahasan:

  • Pengertian Etika Bisnis
  • Peran Etika Bisnis Dalam GCG.
  • Tujuan Etika Bisnis Dalam GCG
  • Prinsip-Prinsip Dasar Etika Bisnis.
  • Filosofi Etika Dan Moral.
  • Etika Bisnis Meningkatkan Kepercayaan Stakeholder Kepada Perusahaan.
  • Etika Bisnis Sebagai Alat Penerapan GCG.
  • Etika Bisnis Untuk Pengungkapan Kebenaran Berdasarkan Peraturan.
  • Hubungan Antara Etika Dan Hukum Dalam Menjalankan Etika Bisnis.
  • Menggunakan Kode Etik Saat Melakukan Bisnis Dengan Stakeholder.
  • Kode Etik Mempromosikan Standar Perilaku Kerja Yang Tinggi.
  • Pengaruh Pemerintah, Konsumen,  Lingkungan, Komunitas, Karyawan, Manajemen, Dan Pemegang Saham Dalam Menjalankan Etika Bisnis Secara Profesional.

PK.15.00 – PK.15.15 WIB: COFFEE BREAK

PK.15.15 – PK. 16.45 WIB. SESI 4: KEUNGGULAN INFRASTRUKTUR PERUSAHAAN DALAM PRAKTIK GCG

  • Kekuatan RUPS Dalam Penerapan GCG.
  • Peran Dan Fungsi Organ Perusahaan.
  • Peran Dan Tanggung Jawab Dewan Direksi.
  • Peran Dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
  • Peran Dan Tanggung Jawab Corporate Secretary.
  • Peran Dan Tanggung Jawab Internal Audit.
  • Hubungan Antar Organ Dalam Struktur Perusahaan.
  • Kewajiban Hukum Direksi.
  • Tanggung Jawab Direksi Dalam Struktur Dan Proses.
  • Perencanaan Strategis Dan Tata Kelola Risiko.

Untuk pelatihan hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083 – 081399256111

Fax   : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN SEMI OUTBOUND GOOD CORPORATE GOVERNANCE PROGRAM 2 HARI 1 MALAM

PROGRAM PEMBELAJARAN GCG INDOOR DAN OUTDOOR

PELATIHAN SEMI OUTBOUND GOOD CORPORATE GOVERNANCE PROGRAM 2 HARI 1 MALAM

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

LATAR BELAKANG DAN PENGANTAR GOOD CORPORATE GOVERNANCE

 Saat perusahaan-perusahaan di Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun 1997 – 1998,  IMF ( International Monetary Fund)mendorong pemerintah Indonesia untuk menjalankan kebijakan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Sejak itu, dimulai dengan peraturan Bursa Efek Jakarta yang mensyaratkan setiap emiten untuk mengangkat komisaris independen dan membentuk komite audit. Dan juga Bank Indonesia yang mulai mendorong pelaksanaan good governance di sektor perbankan di Indonesia.

Tahun 2000, pemerintah Indonesia melalui  Surat Keputusan Menko Ekonomi, Keuangan Dan Industri Nomor: Kep-31/M.EKUIN/06/2000 membentuk KNKCG atau dikenal dengan  Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance. Selanjutnya, KNKCG ini pada tahun 2004 dirubah namanya melalui Surat Keputusan Menko Perekonomian RI No. Kep-49/M.Ekon/II/Tahun 2004 menjadi KNKG atau Komite Nasional Kebijakan Governance. Tahun 2006 KNKG menyempurnakan pedoman corporate governance dari yang sebelumnya. Saat ini semua perusahaan publik wajib mematuhi pedoman tata kelola perusahaan (code of corporate governance) dari KNKG. Untuk perusahaan non publik penerapan code of corporate governance tidak diwajibkan oleh UUPT, tapi bila dijalankan berpotensi meningkatkan reputasi dan kredibilitas bisnis perusahaan di mata stakeholder secara keseluruhan.

Code of corporate governance dari KNKG merupakan dasar buat perusahaan-perusahaan di Indonesia, untuk mengembangkan usahanya secara profesional dan berkompetisi secara terbuka dan sehat dengan budaya GCG. Budaya GCG hanya dapat dijalankan bila setiap kepentingan di dalam perusahaan sudah ikhlas untuk bekerja dan berkehidupan dalam budaya integritas di semua level, peran dan fungsi organisasi.

Implementasi code of corporate governance berpotensi membuat perusahaan dipercaya oleh para stakeholder. Bila para stakeholder sudah mempercayai perusahaan dengan sepenuh hati, maka dengan modal kepercayaan dari stakeholder tersebut, perusahaan memiliki daya saing yang tinggi, untuk dapat berkompetisi dalam setiap situasi di lingkungan bisnis yang dinamis.

Perusahaan yang berbudaya integritas pasti patuh untuk menjalankan  kaidah-kaidah tata kelola perusahaan yang baik. Lalu, menjalankan core values atau nilai inti perusahaan di seluruh level dan jajaran organisasi dengan sempurna. Perusahaan yang berbudaya integritas pasti melengkapi tata kelola perusahaan dengan pedoman tata kelola perusahaan (code of corporate governance), pedoman perilaku (code of conduct), standar prosedur operasional perusahaan, pedoman penanganan benturan kepentingan (conflict of interest), panduan etika bisnis, dan pedoman-pedoman lainnya untuk tujuan menjaga budaya integritas dalam implementasi Good Corporate Governance yang tegas dan jelas.

Implementasi GCG sangat tergantung dari kemampuan perusahaan untuk menginternalisasikan prinsip-prinsip, seperti: transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran dan kesetaraan, ke dalam kompetensi produktif dan kompetensi adaptif karyawan dan pimpinan di perusahaan. Fakta selalu menunjukkan bahwa implementasi GCG masih dalam taraf kompetensi normatif. Artinya, secara normatif setiap pimpinan dan karyawan di perusahaan sangat menguasai Good Corporate Governance, tapi belum mampu menjadikannya sebagai kekuatan untuk meningkatkan produktifitas dan adaptasi terhadap perubahan di lingkungan bisnis yang sangat kompetitif ini.

Implementasi GCG tidak hanya merupakan kesadaran kolektif untuk menciptakan tata kelola formalitas oleh dorongan dari kewajiban. Tapi, seharusnya menjadi kesadaran dalam budaya integritas di semua level dan jajaran organisasi. Lalu, secara berkelanjutan dan konsisten melaksanakan GCG dengan komitmen dari visi, misi dan core values yang sesuai dengan semangat budaya GCG.

DESKRIPSI PELATIHAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang baik, dipercaya dapat menghindarkan perusahaan dari berbagai macam krisis. Krisis selalu timbul karena tata kelola perusahaan yang mengabaikan etika, budaya integritas, konflik kepentingan, peraturan, risiko, dan prinsip kehati-hatian. Praktik good corporate governance akan menghindarkan perusahaan dari berbagai tantangan internal dan eksternal. Komitmen terhadap praktik good corporate governance yang konsisten akan mampu menjauhkan perusahaan dari berbagai potensi pemicu krisis di semua aspek organisasi, bisnis, keuangan, ekonomi, budaya, kepemimpinan, tenaga kerja, dan lain sebagainya. Pelatihan good corporate governance ini berkonsepkan soft skill dan hard skill, yang akan memberikan pencerahan dan motivasi untuk bekerja sesuai prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Melalui budaya integritas setiap orang di perusahaan harus menyadari bahwa tanpa didukung praktik good corporate governance, perusahaan berpotensi menjadi tidak sehat. Hal ini dapat menghasilkan risiko yang merusak fondasi perusahaan. Jika, fondasi perusahaan sudah rusak, maka berbagai penyakit kronis akan menggerogoti perusahaan. Hasilnya, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam menjalankan operasionalnya. Dan yang dirugikan adalah setiap stakeholder yang menggantungkan kehidupannya kepada kinerja perusahaan.

Pelatihan GCG selama dua hari ini akan membahas dari berbagai sudut tata kelola yang baik, seperti: konsep tata kelola yang baik secara internasional yang direkomendasikan oleh OECD, prinsip, praktik, pedoman Komite Nasional Kebijakan Governance, budaya integritas, motivasi dan kecerdasan emosional untuk menjalankan GCG, peran etika bisnis, peran etika kerja karyawan dan pimpinan, pelaporan GCG, fungsi fakta integritas, peran dan tanggung jawab internal auditor, direksi, komisaris, GCG self assessment checklist, code of GCG, Board Manual, dan lainnya.

Konsep Dasar

Good corporate governance adalah prinsip-prinsip dasar yang mengedepankan etika, peraturan, hukum, kebijakan,  visi dalam memaksimalkan nilai tambah pemegang saham, baik itu secara finansial maupun secara non finansial. Oleh karena itu, diperlukan dorongan motivasi, moral, kecerdasan emosional, dan integritas buat para karyawan dan pimpinan dalam memahami dan menjalankan nilai-nilai good corporate governance sebagai perilaku kerja sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan

Membangun kesadaran peserta untuk mempraktikkan good corporate governance buat menjaga daya tahan perusahaan dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.

Manfaat Pelatihan.

  1. Peserta diperkenalkan untuk memahami prinsip – prinsip dasar GCG.
  2. Peserta akan dimotivasi untuk membangun kepemimpinan, etos kerja, budaya perusahaan, dan kinerja dengan prinsip GCG.
  3. Peserta akan diberikan pencerahan untuk merawat dan menjaga perusahaan agar tetap sehat dan berkinerja maksimal.
  4. Peserta akan diberikan pencerahan untuk memahami realitas stakeholders melalui logika, hati nurani, kebenaran, kejujuran, dan kehormatan.
  5. Peserta akan dimotivasi untuk menyiapkan karakter diri pribadi yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, etika bisnis, dan code of conduct perusahaan.
  6. Peserta akan dicerahkan untuk memahami potensi risiko dan cerdas mengelola risiko.
  7. Peserta akan dimotivasi untuk memiliki visi relasi positif, untuk membangun relasi terbaik dengan stakeholder.
  8. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju etos kerja yang diperkaya dengan nilai-nilai GCG. Termasuk, dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

Metode Pelatihan

Presentasi, tanya-jawab, studi kasus, brainstorming, games, diskusi, role play, icebreaker.

Materi Pelatihan

SESI 1: PENGERTIAN DAN PEMAHAMAN DASAR GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sub bahasan:

  • Latar Belakang Dan Sejarah GCG.
  • Konsep Dasar GCG.
  • Maksud GCG.
  • Tujuan GCG.
  • Pemahaman Khusus GCG.
  • Manfaat GCG.
  • Pentingnya GCG Dalam Peningkatan Kinerja.
  • Peran GCG Dalam Bisnis.
  • Karakteristik GCG.
  • Pengaruh GCG Terhadap Budaya Perusahaan.
  • Mekanisme Corporate Governance.
  • Faktor Yang Mempengaruhi Penerapan GCG.
  • GCG  Untuk Keberhasilan Dan Umur Panjang Perusahaan.

SESI 2: BUDAYA INTEGRITAS DALAM PRAKTIK GOOD CORPORATE GOVERNANCE

Sub bahasan:

  • Menjalankan Visi, Misi Dan Nilai-Nilai Perusahaan
  • Menjalankan Struktur Pengelolaan Etika
  • Menegakkan Kepatuhan Terhadap Hukum Dan Peraturan Perundangan Yang Berlaku
  • Melindungi Aset Perusahaan Dan Melaporkan Bila Ada Kecurangan
  • Mempunyai Saluran Formal Untuk Menyampaikan Pengaduan Mengenai Dugaan/Indikasi Terjadinya Kecurangan (Fraud)
  • Menyampaikan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan Kepada Stakeholder
  • Mengatur Dan Mengelola Risiko Gratifikasi
  • Mengatur Dan Mengelola Benturan Kepentingan
  • Memiliki Sistem Pelaporan Pelanggran (Whistleblowing System)
  • Memahami Arti Keterbukaan Dan Kerahasiaan Informasi
  • Menjalankan Kebijakan Umum Dan Khusus Perusahaan Dengan Integritas Pribadi Yang Tinggi

SESI 3: MENATA INTEGRITAS PRIBADI UNTUK MENJALANKAN GCG

Sub Bahasan:

  • Individu Dengan Integritas Yang Tinggi Adalah Modal Dalam Penerapan GCG.
  • Nilai –Nilai Kepribadian Yang Harus Dikembangkan Dan Dibangun Secara Individu.
  • Menyiapkan Landasan Kepribadian Yang Mampu Menerima Budaya Integritas.
  • Menjadikan Integritas Sebagai Bagian Dari Karakter Kerja Perusahaan.
  • Aspek Integritas Yang Dibahas, Yaitu: Kejujuran, Keterusterangan, Tanggung Jawab, Kedewasaan, Kepercayaan, Kesetiaan, Kerja Keras, Anti Korupsi.
  • Aspek Etika Yang Dibahas, Yaitu: Karakter Moral Yang Jujur, Mampu Membedakan Yang Benar Dan Salah, Kehalusan Budi, Empati, Dan Kecermatan Dalam Membuat Keputusan.

SESI 4: AKTIVITAS OUTDOOR (BELAJAR GCG DENGAN KONSEP ROLEPLAY)

SESI 5: EMOTIONAL INTELLIGENCE PERSONAL SKILLS + INTERPERSONAL SKILLS UNTUK PENERAPAN GCG

Sub Bahasan:

  • Kesadaran Diri Dalam Menjalankan GCG.
  • Jujur Dan Akurat Dalam Mengukur Tantangan GCG.
  • Teknik Dan Cara Memotivasi Diri Sendiri.
  • Manajemen Diri Melalui Prinsip Dan Nilai Kehidupan Positif.
  • Memahami Bahaya Emosi Marah Untuk Kemajuan Karir.
  • Membangun Ketahanan Diri Untuk Mengatasi Rasa Takut.
  • Membangun Empati Dalam Kemandirian, Kewajaran, Dan Tanggung Jawab.
  • Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Dalam Penerapan GCG.
  • Memahami Kecerdasan Sosial Dalam Implementasi GCG.
  • Kepedulian Untuk Keragaman Sosial.
  • Memahami Peran Dan Jenis Pengaruh.
  • Mengelola Politik Kantor Dan Konflik.

SESI 6: AKTIVITAS OUTBOUND (DURASI 3 JAM)

Untuk pelatihan hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083 – 081399256111

Fax   : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com