KITA ADALAH PELAYANAN BERKUALITAS

“Pelayanan adalah inti yang sangat penting dari keberadaan kita dan itu bukanlah sesuatu yang akan terjadi dengan memahami orang lain, tetapi sesuatu yang sudah ada di dalam diri kita pada saat ini. Kita harus mengenali sumbernya dan mencari ke dalam diri kita sendiri, sehingga ego kita tidak menghalangi potensi energi positif kita untuk memberikan pelayanan berkualitas.”~Djajendra

Pelayanan adalah perilaku bawaan kita sejak lahir, dan kita semua dilahirkan dengan potensi untuk memberikan pelayanan setiap saat. Kita adalah pelayanan berkualitas, sehingga tidak boleh kehilangan apa yang sudah kita miliki sejak lahir. Melayani dengan berkualitas itu tergantung pada ego yang rendah hati dan niat suci untuk membahagiakan orang yang kita layani. Dan kita harus memiliki kesadaran untuk membentuk ego dalam energi positif yang rendah hati. Kalau ego tidak dalam energi positif dan tidak rendah hati, maka benih energi negatif akan semakin tumbuh di dalam ego, yang mengakibatkan kita sulit mengendalikan diri sendiri untuk secara konsisten memberikan pelayanan berkualitas.

Sopan santun dan semua sifat baik ada di dalam diri kita semua, demikian juga potensi untuk memberikan pelayanan sepenuh hati sudah ada di dalam diri kita, tetapi mungkin kita tidak menyadarinya. Oleh karena itu, niat baik dan keyakinan untuk memberikan pelayanan sepenuh hati dalam sikap rendah hati dan sopan santun, harus selalu dikuatkan di dalam pola pikir dan pola rasa kita. Pelayanan yang baik harus tergerak dari dalam hati untuk memberikan kebahagiaan bagi setiap orang. Pelayanan yang baik tidak boleh dibiarkan dalam kendali energi negatif, kita harus membiasakan diri untuk hidup dalam energi positif, sehingga energi positif kita mampu membuat kita hebat dalam memberikan pelayanan terbaik.

Pelayanan yang baik bukan tentang pengetahuan luar atau pengetahuan tentang orang lain, tetapi tentang kebijaksanaan yang kita berikan untuk kebahagiaan dan kebutuhan orang lain. Setiap orang memiliki potensi untuk mewujudkan kebijaksanaan ini, untuk berada dalam kehidupan ini sebagai energi positif. Pelayanan yang baik baru dapat kita berikan, jika keberadaan kita membuat orang-orang yang kita layani bahagia dan gembira. Pelayanan yang baik bukan tentang logika atau pun hitung-hitungan bisnis. Pelayanan yang baik adalah tentang energi positif yang secara konsisten menyampaikan kegembiraan dan kebahagiaan pada setiap orang yang terhubung dengan pelayanan. Hanya ketika kita berhenti mengejar pengetahuan tentang perilaku orang lain, dan mulai fokus untuk menemukan hal-hal terbaik dari dalam diri, untuk diberikan pada pelayanan yang berkualitas,  kita pun mampu menjadi solusi bagi kebutuhan dan harapan pelanggan.

Sumber energi positif selalu ada di dalam diri kita menunggu untuk diaktifkan. Ketika energi positif untuk pelayanan diaktifkan, maka secara otomatis kita mampu menjadi pribadi yang tanpa ego dan kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik. Pelayanan dengan pikiran yang tenang, bersatu dengan diri positif di dalam, mencapai kedamaian hidup dalam diri sendiri, akan menghasilkan kualitas diri untuk memberikan pelayanan terbaik dalam semua keadaan seperti apa pun.

Ketika sedang melayani orang-orang dengan energi negatif yang tinggi, maka kita harus menjinakkan pikiran yang rumit. Kita tidak boleh fokus pada sifat dan perilaku buruk orang lain, tetapi kita harus fokus dengan sangat kuat pada sifat dan perilaku baik kita. Pikiran kita tidak akan membuat kita sabar dan belajar dari perilaku buruk orang lain, pikiran kita akan menciptakan pembelaan dan pembenaran untuk melawan orang-orang karakter negatif. Dalam hal ini, kita harus sadar bahwa diri kita ada untuk pelayanan. Kesuksesan hidup kita terbentuk dari pelayanan. Di dalam diri kita terdapat sumber energi positif yang berlimpah untuk memberikan pelayanan berkualitas, jadi jangan sampai pikiran atau pun logika kita membuat kita miskin energi positif saat berhadapan dengan orang-orang yang sulit.

Benih untuk memberikan pelayanan berkualitas sudah ada di dalam potensi diri kita. Tugas kita sekarang adalah belajar sebanyak mungkin untuk menjadi lebih bijaksana agar benih tersebut bisa mekar setiap saat, sehingga kita bisa memberikan pelayanan berkualitas di sepanjang waktu. Kita hanya perlu belajar sopan santun dan kebijaksanaan untuk menyikapi berbagai potensi kendala dalam pelayanan berkualitas. Kita perlu membantu benih-benih baik di dalam potensi kita untuk menumbuhkan akar yang kuat, sehingga mereka tumbuh dan menguasai alam bawah sadar kita, dan juga alam sadar kita dengan sempurna. Pembelajaran dan upaya melalui kesadaran yang tinggi mampu mengungkapkan semua sifat baik dan perilaku baik yang tersembunyi di dalam diri kita semua.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK YANG HOLISTIK

“Seorang pelayan publik harus dapat membantu masyarakat memahami bagaimana sopan-santun dan etika dapat diikuti oleh masyarakat yang mau mendapatkan pelayanan berkualitas.”~Djajendra

Orang-orang yang bekerja untuk pelayanan publik harus mengembangkan kebijaksanaan dalam sikap dan tindakan. Harus memiliki pandangan positif yang luas untuk memahami keragaman dan perbedaan dalam masyarakat sebagai sesuatu yang indah. Intinya, seorang pelayan publik mampu memperlakukan semua masyarakat dari golongan mana pun dengan hormat dan kaya toleransi. Menjadi pelayan publik berarti siap secara kepribadian untuk memberikan kedamaian dan kebahagiaan berkelanjutan bagi masyarakat secara utuh tanpa diskriminasi. Ini adalah tentang meningkatkan perilaku pelayanan yang holistik dan siap melakukan-nya dengan sepenuh hati.

Setiap orang di dalam sifat dan perilakunya memiliki kualitas, baik positif maupun negatif. Melayani dengan belas kasih dan niat untuk membahagiakan orang lain adalah kualitas positif, sedangkan melayani dengan kesombongan dan niat untuk menyenangkan diri sendiri adalah kualitas negatif. Adalah tanggung jawab besar bagi para pelayan publik untuk melihat bahwa masyarakat harus gembira dan kebutuhannya terpenuhi secara baik. Masyarakat tidak boleh diberikan kesulitan dan kerumitan untuk mendapatkan pelayanan yang baik. Peran para pelayan publik adalah mengarahkan masyarakat ke arah pelayanan yang kaya integritas sehingga masyarakat merasakan keadilan, kemudahan, kenyamanan, kebaikan, dan keindahan.

Rasa tidak puas tidak bisa dihindari tetapi pelayanan yang buruk dan baik adalah pilihan. Perasaan manusia harus melalui siklus energi positif dan energi negatif, kadang-kadang suasana hati yang buruk bisa menyerang siapa pun dan kapan pun; namun seorang pelayan publik tidak boleh kehilangan kebaikan dan sopan-santun karena dirinya sedang dikuasai oleh suasana hati yang buruk. Niat baik dan komitmen untuk menjalankan kompetensi kecerdasan emosional secara terus-menerus dalam situasi apa pun, dapat membantu seorang pelayan publik untuk mencapai kedamaian.  

Untuk menjadi sukses dalam pelayanan publik; Anda harus memperbaiki sifat, sikap, perilaku, dan membangun karakter positif. Ini adalah tentang pemurnian perilaku, mental, emosional, verbal, non verbal dan pemurnian kebiasaan yang terkait dengan aktivitas fisik Anda. Pelayan publik harus melatih ketenangan mental dan emosional dalam suasana yang tidak sabar, banyak keinginan, banyak harapan, terburu-buru, dan tidak tertib. Budaya mental, emosional, dan perilaku haruslah dalam budaya damai dan bahagia. Mampu mengembangkan pikiran dan emosi terjaga dalam ketenangan dan keheningan, tidak menjadi kasar atau menghakimi dalam keadaan seburuk apa pun.

Tugas utama seorang pelayan publik adalah memahami situasi, suasana hati, kepentingan, harapan, dan kebutuhan masyarakat; kemudian melayaninya dengan pemahaman realitas yang jelas dalam energi positif. Hal ini baru bisa dilakukan ketika pelayan publik benar-benar murni secara moral, mental, vokal, fisik, emosi, pikiran, akal, dan kecerdasannya ditegakkan dalam kedamaian dan keikhlasan; untuk memberikan yang indah dan terbaik bagi masyarakat. Pelayan publik harus mengembangkan pandangan yang benar berdasarkan integritas. Ketika pelayan publik memiliki pandangan yang benar dan hati yang welas asih, maka dirinya akan peduli pada semua golongan masyarakat seperti dia peduli pada dirinya sendiri.

Pelayanan publik yang baik akan terwujud ketika orang-orang membebaskan pikiran yang menderita dan membuatnya mengalami rasa syukur atau merasa beruntung dengan pelayanan yang dialami. Pelayanan publik yang baik didasarkan pada non-energi negatif; setiap pelayan publik mampu memimpin kebaikan dalam membawa keindahan dan kegembiraan ke dunia pelayanan melalui sikap dan perilaku terpuji yang bermoral tinggi. Dalam hal ini, aspek-aspek negatif tidak boleh menjadi dominan di dalam diri, kebaikan dan keindahan harus selalu ditampilkan dalam energi pelayanan. Seorang pelayan publik harus dapat membantu masyarakat memahami bagaimana sopan-santun dan etika dapat diikuti oleh masyarakat yang mau mendapatkan pelayanan berkualitas.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCOBA MENJADI SEMPURNA DALAM PELAYANAN

“Pelayanan sempurna adalah upaya dan kerja keras dari orang-orang yang hatinya lembut dengan kasih dan empati.”~Djajendra

Pelayanan sempurna bukan berasal dari sifat perfeksionis. Anda yang perfeksionis tidak mampu melihat kesempurnaan pada orang lain. Semakin perfeksionis Anda untuk memberikan pelayanan berkualitas, semakin sering Anda menjadi pemarah dan kesal, karena persepsi Anda selalu melihat kekurangan pada orang lain. Untuk bisa memberikan pelayanan sempurna, Anda harus membiarkan diri Anda menjadi alat kasih dalam pelayanan rendah hati. Rasa hormat Anda, ketulusan Anda, sikap baik Anda, kehidupan hati Anda yang ikhlas dan penuh empati, ucapan dan kata-kata Anda yang lembut, serta emosi positif yang rajin membersihkan semua emosi negatif adalah sumber kekuatan untuk memberikan pelayanan sempurna. Jadi, jangan mencoba memberikan pelayanan sempurna dari sifat dan kepribadian Anda yang terlalu perfeksionis, Anda pasti gagal dan kemarahan Anda menjadi realitas sehari-hari.

Ketika Anda berada di bawah pengaruh ego yang begitu terobsesi pada pelayanan sempurna, Anda akan melihat kekurangan dari ketidaksempurnaan di sekeliling Anda. Ego tidak mau memaafkan dan lebih memilih marah terhadap kekurangan. Ketika marah menjadi energi Anda dalam menyikapi kekurangan dan ketidaksempurnaan dari orang-orang yang bertugas memberikan pelayanan sempurna, maka organisasi Anda akan gagal untuk memberikan pelayanan prima. Jika ketidaksempurnaan diberikan energi cinta dan kasih dari rasa empati yang mendalam, maka secara alami ketidaksempurnaan akan menjadi sempurna. Anda harus sadar bahwa kesempurnaan dalam pelayanan itu adalah upaya dan kerja keras dari orang-orang yang hatinya lembut dengan kasih dan empati. Pelayanan sempurna dapat Anda berikan ketika Anda dalam keadaan kebijaksanaan, berpikir positif, mendapatkan pencerahan, rendah hati, penuh kasih, penuh toleransi, penuh empati, mengerti, memahami, peduli, membantu, dan niat tulus yang ingin melihat pelanggan bahagia.

Ketika seorang pelanggan menghujani Anda dengan kata-kata kasar atau penghinaan, Anda harus membalasnya dengan senyum dan kata-kata lembut dari kerendahan hati Anda. Saya yakin hal ini mungkin sangat tidak mudah bagi Anda, tetapi jika Anda menjadi alat kasih dalam pelayanan sempurna, Anda pasti berjiwa hebat untuk menerima kata-kata kasar dengan ikhlas. Sangat mudah bagi Anda untuk menghina dan menjatuhkan pelanggan yang tidak sopan dengan kata-kata kasar yang menyakiti hatinya. Anda yang merasa terhina dan marah dengan sikap pelanggan yang tidak baik mungkin merasa menang ketika kata-kata kasar Anda melukai hati pelanggan. Tetapi, kemenangan dan kepuasan hati Anda ini menjadikan Anda gagal untuk memberikan pelayanan sempurna, dan otomatis organisasi Anda pun gagal menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan sempurna. Memang tidak mudah untuk memberikan pelayanan sempurna dengan konsisten. Jika Anda ingin secara konsisten memberikan pelayanan sempurna, Anda harus menahan diri dari ego pembalasan. Organisasi Anda kehilangan pelayanan sempurna ketika Anda membalas pelanggan yang tidak sopan; ego Anda menang atas emosi negatif pelanggan, tetapi organisasi Anda gagal untuk memberikan pelayanan sempurna.

Kesempurnaan dalam pelayanan adalah sifat dari kepribadian yang mendapatkan pencerahan. Saat Anda bahagia dan gembira, energi positif Anda secara alami memberikan kesempurnaan. Jika Anda memberikan kesempurnaan, maka Anda sedang berada di sumber sukacita. Jadi, kesempurnaan itu dihasilkan dari keindahan dan kebahagiaan hati yang paling dalam. Oleh karena itu, jangan pernah mau terpancing atau dipengaruhi oleh energi negatif dari luar diri Anda. Membalas keburukan orang lain dengan kemarahan dan tindakan kasar, itu artinya Anda dipermainkan oleh kekuatan buruk dari luar diri Anda. Mungkin Anda menganggap membalas dengan lebih kejam adalah kekuatan Anda, padahal itulah kelemahan terbesar Anda. Pelayanan sempurna membutuhkan energi positif Anda, membutuhkan Anda sebagai alat kasih, membutuhkan kekuatan Anda untuk selalu hadir dari ke kedalaman hati yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan.

Pelayanan sempurna bersumber dari sukacita yang terkendali dalam jiwa sebagai alat kasih. Setiap saat hati dan perilaku harus hidup dalam kebijaksanaan, kebahagiaan, ketenangan, kesabaran, kegembiraan, dan kemampuan untuk melihat kesempurnaan dari kehidupan yang sering dikatakan sebagai tidak sempurna. Sesungguhnya hidup sudah sangat sempurna. Kesempurnaan hidup dapat kita temukan di ke kedalaman diri kita yang kaya energi positif. Jika Anda menggunakan ego untuk menemukan kesempurnaan, maka Anda tidak pernah mampu menemukannya. Kesempurnaan itu tersembunyi di ke kedalaman jiwa, bukan dari penampilan ego. Jika komitmen Anda untuk memberikan pelayanan sempurna bersumber dari ego dan sifat perfeksionis, maka Anda tidak bisa secara konsisten memberikan pelayanan sempurna di sepanjang waktu. Walaupun mungkin niat Anda sangat mulia, tindakan Anda luar biasa, dan Anda berani mengeluarkan uang yang banyak untuk investasi pelayanan sempurna. Tetapi, jika Anda tidak memiliki komitmen dan keyakinan untuk menemukan energi positif dalam pelayanan sempurna dari ke kedalaman hati yang paling dalam, tidak memiliki komitmen untuk menjadikan setiap individu sebagai alat kasih dalam pelayanan, maka organisasi Anda berpotensi gagal untuk memberikan pelayanan sempurna yang konsisten.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA ORANG MAMPU MENJUAL DAN MENJADI PENJUAL YANG SUKSES

“Kepribadian dari seorang penjual yang hebat selalu memancarkan rasa hormat kepada setiap pelanggan dan melayani mereka dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Setiap orang mampu menjual sesuatu dengan baik. Menjual bukan hanya milik orang-orang tertentu, tetapi miliki siapa pun yang mau melayani dan melakukan komunikasi dengan sopan. Seorang penjual yang hebat memiliki empati untuk memberikan sesuatu yang hilang, sesuatu yang diinginkan, merindukan sesuatu , impian, sesuatu yang dibutuhkan, dan sesuatu yang memuaskan bagi orang-orang yang dia layani. Penjual yang hebat sangat kreatif menawarkan bantuan, saran, arahan, dan pendapat saat diminta oleh pelanggan. Penjual yang hebat memiliki intuisi dan empati untuk menyampaikan produk dan layanan kepada orang-orang yang sangat membutuhkannya.

Pengetahuan tertinggi yang diperlukan oleh seorang penjual adalah memahami dan mengerti orang lain dengan sikap baik. Memiliki pemikiran inovatif, kata-kata dan ucapan yang positif dan rendah hati, tindakan yang membantu dan peduli, kebiasaan-kebiasaan positif yang membahagiakan hati pelanggan, serta karakter yang dinamis dan mudah beradaptasi dengan segala situasi dan perubahan. Seorang yang pandai menjual adalah seorang yang tulus dalam pelayanan dan rendah hati saat berbicara. Kemampuan berbicara dari hati ke hati saat proses menjual mampu membangun hubungan yang positif dengan pembeli. Penjual yang hebat tidak pernah berkeluh-kesah dengan situasi yang tidak pasti dan selalu berubah-ubah.  

Kepribadian seorang penjual harus benar-benar santai, tenang, gembira, antusias, dan penuh gairah. Energi positif dari kepribadian seorang penjual sangat diperlukan saat melakukan komunikasi. Penjualan yang hebat dihasilkan dari komunikasi dan pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pembeli. Penjual harus rendah hati untuk mendengarkan, melembutkan suasana hati, layanan yang membuka hati dan pikiran pembeli, menampilkan kepribadian yang menyenangkan, membuat mudah setiap urusan, serta menghindari situasi yang membuat pelanggan tertekan atau stres.  

Sehebat apa pun cara atau strategi penjualan yang dimiliki perusahaan, penjual tidak boleh melupakan untuk melakukan komunikasi dan pelayanan dari sikap baik. Bisnis yang kuat tercipta dari para penjual yang benar-benar hebat melakukan komunikasi dan pelayanan sepenuh hati kepada setiap pembeli. Komunikasi, ketulusan untuk membantu, pelayanan, dan sikap baik membuat bisnis menjadi lebih kuat. Hati dan pikiran saat berhubungan dengan pembeli harus dalam energi positif yang melayani dengan tulus. Penjual yang hebat memiliki keyakinan dan kepercayaan diri terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Dalam mind set nya produk dan jasa yang dia jual adalah terbaik, sehingga ia merasa perlu memiliki komunikasi dan sikap melayani yang benar-benar mampu menyentuh hati pelanggan.

Penjual yang hebat, setiap hari melatih energi positif dirinya untuk menjadi bagian utama dari kepribadiannya. Dia selalu melatih jiwanya untuk memandang pelanggan dengan cinta dan kepedulian. Setiap pikiran dan kata-katanya bersih dari energi negatif. Semua pesan yang disampaikan kepada pelanggan adalah tentang kebenaran dari produk dan jasa yang dijual. Dia memancarkan rasa hormat kepada setiap pelanggan. Ketulusan dan kemurnian hatinya untuk melayani pelanggan adalah hadiah yang dia berikan untuk semua pelanggan yang dia temui. Dia pun mengerti dan memahami jika pelanggan yang ditemui tidak memberikan respon yang positif, atau ucapan dan kata-kata yang tidak sepantasnya. Dia tidak pernah marah dan berkecil hati kepada pelanggan yang marah. Baginya, menjual adalah tentang bahasa hati yang diungkapkan melalui komunikasi positif dan pelayanan sepenuh hati.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMELIHARA DAN MEMBANGUN HUBUNGAN JANGKA PANJANG DENGAN PELANGGAN

“Mendapatkan seorang pelanggan bukanlah pekerjaan mudah, Anda harus merawat pelanggan dengan sepenuh hati.”~Djajendra 

Jangan membuang pelanggan dengan mudah. Jangan mudah menyerah jika ada kesulitan dalam hubungan dengan pelanggan. Mendapatkan seorang pelanggan bukanlah pekerjaan yang mudah. Anda harus meyakinkan pelanggan dan membangun hubungan yang baik agar pelanggan percaya kepada bisnis Anda. Ketika Anda merasa pelanggan tidak menyenangkan, perbaiki diri Anda agar merasa senang dengan pelanggan. Kendalikan diri dan selalu menjadi rendah hati dalam menjaga hubungan dengan pelanggan. Jangan mudah menyerah jika ada kesulitan dalam hubungan dengan pelanggan. Jadilah pemenang yang mampu memenangi semua situasi sulit dengan pelanggan, tetap menjaga kesetiaan pelanggan kepada pelayanan yang Anda berikan. 

Pelanggan yang buruk tidak boleh berakhir di tempat pembuangan. Semua yang Anda buang akan kembali kepada Anda untuk mengurangi keberhasilan bisnis Anda. Rawat dan temukan cara untuk menolong pelanggan yang sudah buruk di persepsi Anda. Pelayanan pelanggan tidak terbatas pada untung dan rugi, tetapi kepada upaya Anda untuk memberikan kemudahan dan kebahagiaan bagi pelanggan. Hargai pelanggan yang sudah berbisnis sekian lama dengan Anda. Miliki komitmen untuk menolong pelanggan, bukan membangun mentalitas membuang pelanggan. Diperlukan kesadaran dan kecerdasan emosional dari diri Anda agar strategi bisnis yang merawat pelanggan dalam hubungan jangka panjang dapat terwujud. Jadilah pribadi yang memiliki pengertian dan pemahaman yang lebih baik tentang realitas orang lain. Pahami emosi dan pola pikir diri sendiri, sehingga Anda dapat memiliki empati dan merespons pelanggan dari kemurahan hati Anda. 

Dalam dunia bisnis tidak ada musuh, semua pemangku kepentingan menginginkan hubungan yang berkualitas dan saling menguntungkan. Hubungan yang positif hanya dapat dihasilkan oleh pikiran dan emosi yang positif. Belajar dan berlatih untuk meningkatkan kualitas sopan santun pribadi, serta belajar keterampilan untuk mewujudkan hubungan yang baik dengan pelanggan menjadi prioritas dalam bisnis. Membangun cara berpikir yang membiarkan harmoni dan hubungan baik dengan pelanggan adalah prioritas. Ketika harmoni sudah menjadi prioritas dan tidak lagi mencari siapa benar atau siapa yang salah, maka hubungan baik dapat dipertahankan untuk selamanya. Tidak penting membahas kesalahan pelanggan. Perilaku mencari-cari kesalahan pelanggan hanya akan merusak kualitas pelayanan Anda, juga akan merusak kedamaian momen ini. Menumbuhkan energi positif di dalam diri, sehingga Anda memiliki argumen yang tumbuh dari empati dan kecerdasan emosional untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Sangat tidak penting bagi siapa pun untuk menjadi benar terhadap pelanggan. Bisnis Anda membutuhkan pelanggan dan pelanggan sudah masuk ke dalam bisnis Anda, mengapa harus mencari siapa yang benar, bukankah sifat bisnis murni mencari keuntungan melalui pelayanan yang sopan dan berkualitas? 

Ketika ada masalah dengan pelanggan tidak perlu melarikan diri dari masalah tersebut, hadapi dengan niat untuk menemukan solusi terbaik. Hadapi dengan sikap ceria dan damai. Hubungan dengan pelanggan adalah hubungan jangka panjang, berikan pengalaman dan pelayanan yang memuaskan pelanggan. Jika muncul konflik dengan pelanggan, maka fokus untuk menenangkan batin dan pikiran. Dengarkan akal sehat dan biarkan emosi menjadi lebih rileks. Coba tempatkan diri Anda sebagai pelanggan yang menimbulkan masalah bagi Anda. Mulailah berhenti menghakimi pelanggan dan mendengarkan sudut pandang pelanggan. Berhentilah sejenak dalam melihat kekurangan dan kesalahan pelanggan, cobalah untuk mengerti. Miliki pengertian bahwa dengan niat baik dan jika dikomunikasikan dengan kata-kata positif, kebaikan dapat ditemukan untuk Anda dan pelanggan. 

Ketika hubungan semakin memburuk dan muncul ketegangan, cobalah untuk mengerti dan mencintai pelanggan dengan lebih keras lagi. Pelanggan bukan musuh Anda, tetapi orang-orang yang memberi kehidupan ekonomi dan karir yang cemerlang bagi masa depan Anda. Oleh karena itu, jangan membuat hubungan menjadi lebih buruk dengan pelanggan, lebih baik Anda mengalah sedikit dan memberi kemudahan bagi pelanggan. Tidak ada salahnya dengan ketegangan, tetapi sebagai orang yang sedang berbisnis haruslah fokus untuk mendapatkan sebanyak mungkin pelanggan. Ketegangan dan konflik adalah sebuah peringatan bagi diri sendiri untuk merubah diri menjadi lebih baik. Daripada mengharapkan pelanggan berubah sesuai keinginan Anda, cobalah untuk melihat kebaikan apa yang dapat Anda lakukan untuk pelanggan. Tingkatkan kesadaran di dalam diri untuk selalu memiliki sikap, pikiran, emosi, dan kata-kata yang Anda ucapkan bersumber dari kebaikan dan empati yang mendalam. 

Komunikasi yang etis dan sopan santun harus mampu Anda praktikkan dalam hubungan dengan pelanggan. Dengarkan dengan bijak dan berbicara dengan bahasa yang santun. Semua ini membutuhkan kondisi batin yang tenang, pikiran yang tenang, emosi yang cerdas, sehingga ucapan juga akan tenang bersama kata-kata positif. Kembangkan cara Anda berbicara sehingga suara Anda mengalir untuk menyejukkan hati pendengar. Hubungan yang buruk dapat diatasi dengan cara yang menenangkan tanpa kekerasan atau keunggulan. Pelanggan akan senang mendengarkan Anda ketika Anda berbicara dengan nada positif dan kata-kata positif. Untuk melakukan ini semua dengan baik, Anda harus mempraktikkan untuk memikirkan kembali hal-hal yang mengacaukan pikiran Anda. Setiap hari, luangkan waktu untuk melihat atau merasakan orang-orang yang menyakiti Anda dengan empati dan rasa cinta. Merasa kasihan kepada mereka yang menerima perilaku buruk dan kata-kata negatif, yang Anda gunakan untuk menyakiti orang lain. Anda Tidak perlu merasa bersalah, tetapi berjanji kepada diri sendiri untuk menggunakan perilaku dan kata-kata yang membahagiakan hati orang lain. 

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCINTAI PELAYANAN

“Pelayanan berkualitas tidak pernah hitung-hitungan, selalu ikhlas dan diberikan melalui rasa cinta.”~Djajendra

Pelayanan berkualitas hanya dapat disampaikan oleh orang-orang yang mencintai pelayanan. Ketika Anda merasa bahagia memberikan pelayanan, maka Anda adalah orang yang paling andal dalam pelayanan. Tidak perlu ada alasan apa pun untuk memberikan pelayanan, cukup didorong oleh rasa cinta dan rasa bahagia.  

Pelayanan berkualitas dan sepenuh hati membuat Anda mampu menciptakan situasi kebersamaan dengan orang-orang yang Anda layani. Kehidupan produktif dibangun dari pelayanan yang diberikan dan yang diterima. Ketika Anda tulus, ikhlas, dan merasa bahagia memberikan pelayanan; maka, semua sifat baik Anda dapat dirasakan oleh orang-orang yang menerima pelayanan dari Anda. Jangan menunda untuk memberikan pelayanan berkualitas. Jangan berharap imbalan dari orang lain atas pelayanan berkualitas Anda. Pelayanan berkualitas tidak pernah hitung-hitungan, selalu ikhlas dan diberikan melalui rasa cinta.

Tingkatkan kualitas empati dan satukan frekuensi pikiran Anda dalam energi positif. Ketika Anda melayani orang-orang berkarakter buruk atau yang bersikap sewenang-wenang, maka jangan terbawa oleh energi buruk mereka. Tenangkan pikiran, sabarkan hati, kendalikan emosi, dan tetap tersenyum kepada mereka. Jangan sampai rasa cinta dan bahagia Anda kepada pelayanan hilang oleh energi buruk dari luar diri Anda. Jadilah diri sendiri yang mengendalikan semua situasi di luar diri. Tidak membiarkan satu pun energi negatif dari luar diri mengganggu kedamaian dan kebahagiaan Anda. Jangan membiarkan batin Anda mengalami pertarungan dengan energi negatif yang dikirim oleh orang-orang kepada Anda.

Mulai hari ini, kembangkan potensi sikap baik dari dalam diri untuk diekspresikan menjadi pelayanan berkualitas. Temukan hal-hal positif yang sudah ada dalam hidup Anda, dan besarkan hal-hal positif itu untuk menciptakan rasa bahagia bagi hidup Anda. Nikmati setiap momen pelayanan dengan sukacita, sehingga Anda mendapatkan respon positif dari alam semesta dalam bentuk getaran bahagia.

Setiap hari latih dan biasakan diri Anda untuk bahagia. Kebahagiaan Anda sangat diperlukan untuk mewujudkan pelayanan berkualitas. Jika Anda merasa tidak bahagia, Anda sulit memberikan senyum dengan energi positif. Hati yang tidak bahagia dan pikiran yang tidak tenang, menjadikan Anda memancarkan energi negatif kepada dunia luar. Kita sadar bahwa tidak mudah menjaga diri untuk selalu bahagia, tetapi latihan dan membiasakan diri untuk selalu menerima hidup apa adanya, serta memfokuskan diri di dalam energi positif, memungkinkan Anda tetap bahagia dalam situasi seperti apa pun.

Mencintai pelayanan berarti Anda harus sadar untuk selalu berpikir positif, berbicara dan bertindak secara etis, memilih kata-kata yang sopan, berinteraksi dengan sikap dan perilaku yang sopan, mau mendengar dengan tenang, mau melihat dengan bijak, dan semua peristiwa mampu dirasakan dari sudut positif. Pelayanan berkualitas tidak pernah dihasilkan dari seorang pemarah, orang yang selalu sedih, orang yang tidak bahagia, orang yang sering kesal, orang yang suka berkeluh-kesah, orang yang suka frustrasi, orang yang merasa bersalah, orang yang kekurangan sopan santun, orang yang suka menyalahkan orang lain, orang yang menyalahkan pekerjaan, orang yang merasa hidupnya sengsara, dan orang yang tidak mau memahami orang lain. Semua pancaran energi negatif tersebut akan menciptakan pelayanan yang buruk dan tanpa kualitas.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN BUDAYA PELAYANAN

“Budaya pelayanan berkualitas berarti kita mampu memanfaatkan semua yang terbaik dari dalam diri kita, kemudian menyebarkan sukacita dan keikhlasan pelayanan tanpa syarat ke seluruh kehidupan.”~Djajendra

Pelayanan yang baik menarik keberuntungan, kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Pelayanan yang baik menghilangkan semua hal yang tidak baik. Pelayanan yang baik menangkal semua rasa tidak puas. Jika kita memiliki keyakinan yang kuat untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih dari hati yang ikhlas dan penuh cinta, maka kita sudah mulai menciptakan budaya pelayanan yang berkualitas. Setiap saat kumpulkan semua perhatian dan kepedulian untuk menciptakan momen pelayanan yang lebih indah pada hari ini, berikan senyum dari kedamaian hati. Ketika semua sikap dan sifat baik bersatu dalam budaya pelayanan berkualitas, maka tidak akan ada perilaku buruk dan perkataan tinggi hati pada siapa pun.

Jangan membiarkan kekuatan baik kita digunakan dengan cara yang salah, tetapi digunakan untuk membangun budaya pelayanan yang penuh sukacita dan yang memberikan manfaat bagi siapa pun. Semua kekuatan baik yang kita keluarkan setiap saat untuk memberikan pelayanan berkualitas, membawa kebahagiaan ke dalam diri kita. Pelayanan kita yang berkualitas dari hati yang ikhlas memberikan kehidupan yang indah bagi kita. Budaya pelayanan terbentuk ketika kesatuan yang solid bekerja dengan kreatif di dalam organisasi. Kesatuan energi positif yang membawa kebahagiaan dan kelincahan dalam proses pelayanan. Kesatuan dalam organisasi yang memahami bahwa kita semua adalah satu dalam energi positif, bahasa positif, perilaku, ucapan, pikiran positif, dan semua keberagaman kita yang menyatu dalam kebahagiaan bersama.

Dimanapun kita semua berada, mari kita memulai hari ini dengan pelayanan berkualitas dari keikhlasan hati terdalam. Apa pun hal yang tak menyenangkan hati; mungkin yang kita dengar, baca, tonton; jangan dibiarkan merusak suasana hati kita. Kita bertanggung jawab untuk menjaga suasana hati yang penuh sukacita agar mampu memberikan pelayanan berkualitas. Jangan membiarkan ketenangan dan kebahagiaan hati kita dirusak oleh hal-hal negatif dari luar diri kita. Jika kita melihat, mendengar, atau membaca sesuatu yang negatif coba segera aktifkan persepsi positif untuk melihat hal-hal baik dari sumber negatif tersebut. Kita harus fokus bersama energi positif dan bergerak maju dengan pola pikir positif. Jadi; berikan pelayanan terbaik, berkualitas, dan tidak ternoda oleh hal-hal buruk, baik yang bersumber dari dalam diri maupun yang bersumber dari luar diri.

Budaya pelayanan berkualitas berarti kita mampu memanfaatkan semua yang terbaik dari dalam diri kita, kemudian menyebarkan sukacita dan keikhlasan pelayanan tanpa syarat ke seluruh kehidupan. Kita mampu menampilkan diri kita yang terbaik dengan kekuatan pendorong dari dalam diri untuk memberikan pelayanan berkualitas. Kita memperlihatkan sikap dan perilaku yang murni dari keikhlasan hati, tidak tercemar oleh emosi dan pikiran negatif, serta tampil bugar dan cerah di sepanjang hari. Kita mampu merawat dan menjaga tingkat energi positif yang tinggi, sehingga energi positif kita mampu menarik keberuntungan ke dalam pelayanan berkualitas yang kita berikan.

Ketika kita menerima sikap, perilaku, ucapan, dan bahasa yang pahit atau tidak positif dari orang yang kita layani; maka, kita harus terlatih untuk menerimanya dengan ikhlas dan memberikan yang termanis untuk orang yang kita layani. Pikiran positif kita dan suara hati kita yang bersikap manis mampu menghilangkan semua kotoran yang dikirim dari luar ke dalam diri kita. Kita harus berkomitmen dengan disiplin yang tinggi, untuk tidak membiarkan hal-hal kotor dan buruk dari luar diri kita masuk ke dalam diri kita. Keikhlasan dan perilaku positif untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada orang-orang berenergi negatif akan menyelamatkan diri kita sendiri. Sikap positif kita ini menarik energi sukses ke dalam organisasi kita, kita pun telah bertindak sebagai magnet untuk menciptakan budaya pelayanan berkualitas. Semua yang baik ini membawa kesejahteraan dan kebahagiaan di lingkungan kerja. Hal ini juga sekaligus menguatkan keyakinan kita bahwa tidak ada hal-hal buruk dari luar yang memasuki diri kita, jika kita menjaga diri kita dan organisasi kita dengan energi positif yang kuat.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BELAJAR PELAYANAN PUBLIK DARI ALAM SEMESTA

“Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita.”~Djajendra

Pohon-pohon menyediakan oksigen dan melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Matahari menyediakan panas dan energi untuk melayani hidup kita tanpa berharap apa pun dari kita. Bumi menyediakan segala macam kebutuhan bagi hidup kita dan melayani kita tanpa syarat. Apakah mungkin kita bisa memberikan pelayanan tanpa berharap apa pun dari orang-orang yang mendapatkan pelayanan dari kita? Alam semesta secara konsisten sudah menyediakan kebutuhan kita dan melayani hidup kita dengan cinta dan kepeduliannya. Kita sebagai bagian dari alam semesta yang sudah menerima pelayanan dan kebaikan di sepanjang hidup kita, jika kita memiliki keikhlasan dan cinta sejati terhadap pekerjaan kita, kita pun mampu memberikan pelayanan tanpa syarat. Ini berarti, kita mampu memberikan pelayanan publik dengan ikhlas dan penuh rasa cinta, tanpa syarat dan tanpa pandang bulu.

Sifat baik kita yang berlimpah dengan cinta dan niat untuk membahagiakan orang-orang yang membutuhkan pelayanan kita, menjadikan kita unggul dan terampil dalam pelayanan publik. Pekerjaan pelayanan publik membutuhkan perilaku etis dari kepribadian yang kaya integritas. Tanpa kebaikan dan keindahan di dalam diri, maka tidak mungkin bisa memberikan pelayanan publik yang baik. Pelayanan publik yang berkualitas secara konsisten menyediakan senyum, sifat baik, perilaku yang menghormati orang lain, tindakan yang kaya dengan empati, tindakan yang membantu dan menolong, tindakan yang tidak memihak atau membeda-bedakan orang yang dilayani, tindakan yang mengekspresikan kepedulian dan cinta di sepanjang proses pelayanan.  

Sebagai manusia yang berakal sehat sesungguhnya kita memiliki segala kebaikan yang berlimpah di dalam diri kita. Kita memiliki cinta, ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, sopan-santun, senyum, kata-kata positif, dan mampu memberi keteduhan bagi semua orang yang membutuhkan pelayanan berkualitas. Sifat asli kita adalah kebaikan dan keindahan. Jika kita terus-menerus mengelola dan membesarkan kebaikan dan keindahan di dalam diri kita, maka dalam kondisi apa pun kita mampu memberikan kebaikan dan keindahan dalam pelayanan kita. Sebaliknya, jika kita tidak membangun dan membesarkan nilai-nilai positif di dalam diri kita, maka ego kita akan mengendalikan pelayanan sesuai kepentingannya.

Jika kita belajar dari alam semesta, maka kita sadar bahwa alam semesta hanya memberi tanpa berharap, dan tidak pernah mementingkan diri sendiri. Jika kita ingin memberikan pelayanan publik yang baik, maka kita tidak boleh mementingkan diri sendiri. Kita harus sadar bahwa semakin banyak kita memberi pelayanan berkualitas secara ikhlas dan tanpa pamrih, maka semakin berkualitas dan bahagia diri kita di dalam pelayanan tersebut. Persoalannya, mampukah kita menumbuhkan nilai-nilai positif di dalam mindset kita, lalu membangun sikap dan perilaku terpuji di setiap pelayanan yang kita berikan. Semua kebaikan dan kualitas untuk pelayanan publik sudah ada di dalam diri kita. Kita hanya perlu melatih dan mengembangkannya menjadi perilaku dan etos di dalam pelayanan berkualitas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN ADALAH PEKERJAAN SETIAP ORANG

“Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.”~Djajendra

Layanan pelanggan lebih dari sekedar menjalankan prosedur, aturan, dan kebijakan. Layanan pelanggan adalah tentang cinta dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Hanya orang-orang yang mencintai pekerjaan dan peduli untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, mampu memberikan layanan terbaik. Jadi, sangat jelas di sini bahwa menjalankan bisnis itu tidaklah mudah. Tidak cukup proses bisnis bergerak atas dasar prosedur, aturan, dan kebijakan. Bisnis yang baik membutuhkan kepemimpinan yang melayani dengan cinta dan kepedulian untuk membahagiakan pelanggan. Tujuan dari layanan pelanggan yang berkualitas adalah untuk memudahkan dan melancarkan setiap urusan bisnis. Mulai dari urusan pemasaran, penjualan, pertumbuhan, pencapaian target, dan pendapatan menjadi lancar untuk mencapai yang terbaik. Layanan pelanggan dengan sikap baik dan profesionalisme menguatkan setiap aspek dari bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap karyawan harus benar-benar terlatih dan menjadi profesional untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik.

Pekerjaan memberikan layanan terbaik bukan hanya urusan departemen customer service, tetapi merupakan pekerjaan setiap orang di perusahaan. Mulai dari pimpinan tertinggi sampai dengan setiap karyawan, apa pun bagian atau departemennya, haruslah menjadi pelayan yang hebat untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Dalam hal ini, pemimpin yang cerdas biasanya berdiri di garda paling depan untuk menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik. Pemimpin selalu berada di garda paling depan dengan motivasi dan antusiasme untuk memuaskan harapan pelanggan. Setiap karyawan di setiap departemen bekerja dengan pikiran dan emosi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Peran setiap karyawan menjadi strategi dalam layanan pelanggan. Intinya, setiap karyawan harus terbiasa menjalankan peran terbaik untuk memberikan pengalaman yang indah bagi pelanggan. Dalam hal ini, membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang bersumber dari hati masing-masing karyawan. Tidak boleh ada niat yang lain selain niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Setiap pengambilan keputusan dengan pelanggan sebaiknya dilakukan atas dasar cinta dan kepedulian. Pelayanan yang diberikan harus mampu menghilangkan segala hambatan dan prasangka. Niat baik dan sikap baik merupakan kekuatan yang harus menggerakan pelayanan dari hati nurani setiap orang. Setiap respon pelanggan harus dilayani dengan niat baik dan sikap baik untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Jangan pernah sekalipun urusan dengan pelanggan terjebak dalam konflik dan tidak bergerak untuk menemukan solusi terbaik. Setiap urusan pelanggan haruslah dengan pikiran positif yang memberikan solusi terbaik bagi kebahagiaan pelanggan. Tidak boleh ada kata-kata yang mengecewakan pelanggan. Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.

Perusahaan yang kuat selalu berdiri di atas fondasi pelayanan pelanggan yang kokoh. Semua ini dimulai dari kepemimpinan yang antusias untuk menguatkan budaya pelayanan berkualitas. Kepemimpinan yang tidak pernah puas untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan di setiap aspek organisasi. Kepemimpinan yang mengembangkan karyawan dengan kualitas dan sikap terbaik untuk memberikan pelayanan pelanggan. Kepemimpinan yang selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas prosedur, aturan, dan kebijakan terbaik sebagai dasar yang unggul untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik. Kepemimpinan yang sangat memperhatikan disiplin dan tanggung jawab karyawan dalam mempraktikkan sikap baik di setiap situasi pelayanan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK YANG TIDAK MEMPERLIHATKAN SUPERIORITAS ATAU INFERIORITAS

“Petugas pelayanan yang baik memiliki hati dan perilaku yang lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.”~Djajendra

Pelayanan berkualitas dimulai dari sikap dan perilaku yang tidak memperlihatkan superioritas atau inferioritas. Pelayan publik yang baik mampu menjaga mental dan emosional dalam keseimbangan. Ketika energi superioritas atau inferioritas berkembang di dalam diri atau pada orang-orang yang berinteraksi dengan Anda, maka pelayanan yang diberikan menjadi tidak berkualitas. Pelayanan berkualitas sangat ditentukan oleh kepribadian yang stabil, tenang, menerima, dan memberikan pelayanan lebih dengan sikap baik.

Ketika seorang pelayan publik merasa dirinya lebih tinggi dari pelanggan yang dilayani, maka saat itu pelayanan menjadi tidak seimbang. Melalui beberapa penelitihan ditemukan bahwa sikap superioritas lebih banyak ada di dalam pribadi inferioritas. Artinya, orang-orang yang merasa dirinya lebih tinggi adalah orang-orang yang sesungguhnya sangat rendah diri atau tidak percaya diri. Keseimbangan mental dan rasa percaya diri dari sikap rendah hati sangatlah diperlukan dalam setiap pelayanan publik. Perasaan dan pikiran superior dalam pelayanan hanya akan merusak reputasi baik pelayanan tersebut. Jadi, dalam pelayanan publik, petugas pelayanan harus sangat rendah hati dan bersikap baik. Kalau perlu menjadi lebih rendah dari rumput, tetapi memiliki cinta setinggi langit terhadap pekerjaan dan orang-orang yang dilayani.

Sifat seorang pelayan publik yang baik adalah sangat toleran dengan sikap dan perilaku pelanggan. Menjadi toleran bukan berarti selalu menerima atau mengalah, mentoleransi berarti belajar menyatukan kekuatan pelanggan dengan kekuatan pelayanan untuk memberikan kualitas yang lebih baik. Bertoleransi berarti mengukur kekuatan pelanggan seperti yang diterapkan terhadap pelayanan yang kita berikan. Keluhan dan harapan pelanggan yang berlebihan perlu ditoleransi, sehingga kita bisa belajar untuk penguatan pelayanan yang lebih baik.

Perilaku dasar seorang pelayan publik adalah wajib menghormati orang-orang yang tidak dihormati oleh siapapun. Ini adalah fondasi. Tidak boleh membiarkan hati memiliki gengsi sosial. Tidak boleh merasa lebih berkuasa atau lebih hebat dari pelanggan. Selalu rendah hati dan tampil energik dengan senyum dan sikap ramah-tama.

Tingkatkan edukasi kepada publik tentang layanan yang Anda berikan. Jangan membiarkan masyarakat tidak mengenalinya. Jangan membiarkan masyarakat merasa sulit dan tidak mampu berinteraksi dengan produk-produk Anda. Jangan membiarkan masyarakat tetap tunduk dan tidak mengerti selamanya. Jadikan masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menggunakan pelayanan Anda.

Sikap baik dan rasa hormat Anda kepada pelanggan adalah bagian dari proses peningkatan kualitas pelayanan. Jika Anda ingin pelayanan Anda berkualitas, maka pastikan pelanggan mendapatkan kebahagiaan dan kegembiraan saat mendapatkan pelayanan dari Anda. Tidak ada yang tinggi atau rendah dari sudut pandang pelayanan berkualitas. Perbedaan hanya ada di dalam persepsi, tetapi di dalam realitas semua orang ingin mendapatkan harapan dan kebutuhannya terpenuhi. Tidak ada pelanggan yang buruk. Setiap pelanggan hadir dengan harapan untuk mendapatkan yang terbaik. Semua pelanggan adalah orang-orang yang membutuhkan perhatian dan kepedulian Anda dengan sikap baik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA PELANGGAN DENGAN BAHAGIA

“Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna.”~Djajendra

Sikap dan perilaku pelanggan sangat beragam, ada yang menyenangkan dan juga ada yang tidak menyenangkan. Melakukan pekerjaan pelayanan berarti kita harus memiliki pemikiran positif atas apa pun sikap dan perilaku pelanggan kita. Tetaplah mengatakan yang baik-baik saja dengan bahasa tubuh yang menyenangkan dalam setiap situasi atau saat bertemu dengan orang yang berkata tidak baik. Pelayanan terbaik haruslah meningkatkan kesabaran, ketenangan, toleransi, empati, kedamaian, kenyamanan, dan kebahagiaan.

Jiddu Krishnamurti seorang Filsuf India berkata, Saya tidak keberatan apa pun yang terjadi” Menurutnya, kunci kebahagiaan adalah menjadi baik-baik saja dengan segalanya, dan selalu konsisten menjadi baik-baik saja ketika berhadapan dengan yang tidak baik-baik. Jadi, dalam pelayanan, apa pun yang terjadi, kita harus merasa baik-baik saja, dan kita pun tidak boleh berkecil hati, apalagi marah dengan sikap dan perilaku negatif pelanggan. Harus ada keikhlasan dan mental pemenang untuk menerima yang tidak baik-baik dari pelanggan, serta selalu konsisten untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Sebagai seorang pelayan publik yang profesional, kita harus mampu mengelola diri sendiri agar dapat menciptakan situasi dan hal-hal untuk menjadi baik-baik saja, sehingga diri kita mampu memancarkan energi baik yang penuh kebahagiaan. Hal terpenting bagi seorang pelayan publik adalah menjaga emosi dan pemikiran agar tidak gelisah, marah, sedih, stres, depresi, jengkel, kesal, bosan, atau pun perasaan tidak bahagia yang lainnya. Penampilan seorang pelayan publik haruslah memancarkan lebih banyak hal-hal positif, serta memberikan pelayanan yang penuh gembira, tanpa ada beban sekecil apapun. Selalu konsisten menjadi diri sendiri yang unik dan penuh kebaikan dalam setiap pelayanan yang diberikan.

Kepribadian yang stabil dan suara hati yang baik adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan yang membahagiakan pelanggan. Sikap rendah hati di dalam kegembiraan dan suara hati yang penuh toleransi mampu menunjukkan ke arah yang positif saat pelanggan komplain atas pelayanan yang mereka rasakan. Kita harus selalu sangat sensitif untuk menjaga suasana hati yang baik, sehingga suasana hati kita yang baik mampu mendekatkan perilaku kita untuk memenuhi harapan pelanggan.

Pelayanan membutuhkan gerak yang tepat. Kecepatan atau pun kelambatan haruslah menciptakan kedamaian pikiran. Mungkin saja, kadang-kadang pelayanan kita menjadi lambat oleh hambatan tertentu. Dalam hal ini, kemampuan kita untuk menciptakan rasa pentingnya pelanggan dan sikap yang peduli kepada pelanggan dapat menjaga kedamaian pikiran dalam proses pelayanan tersebut. Pada akhirnya, kita semua harus berusaha untuk menjaga kecepatan pelayanan dalam kecepatan tinggi yang memudahkan terpenuhinya harapan dan kebutuhan pelanggan.

Visi pelayanan yang jelas dan konsisten dapat menjadi kekuatan untuk mengendalikan realitas lingkungan internal dan eksternal dalam pelayanan yang kita berikan. Kepribadian positif dengan nilai-nilai kerja yang ditransformasikan menjadi etos pelayanan berkualitas mampu menjadi fondasi yang hebat untuk pelayanan yang penuh gembira. Jika setiap orang dalam pekerjaan pelayanan memiliki satu niat suci untuk memberikan kebaikan dan kegembiraan kepada pelanggan, maka pelayanan terbaik akan terwujud dengan sempurna. Semua yang kita lakukan dengan perasaan negatif dan niat yang tidak sepenuh hati untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, akan menciptakan hal-hal buruk di dalam proses pelayanan tersebut.

Pelayanan publik yang baik membutukan penampilan yang segar, bugar, sehat, dan riang-gembira. Untuk itu, diperlukan gaya hidup yang menjaga kebugaran dengan cara tidur yang cukup, menjaga berat badan, menjaga niat baik, menjaga perasaan positif, menerima semua hal dengan pikiran baik, dan mudah beradaptasi dengan semua jenis perubahan. Jelas, semua ini hanya dapat dicapai melalui proses yang dimulai dengan menjadi sadar, mengambil langkah-langkah kecil untuk perbaikan dari dalam diri, membangun mindset yang mau menerima apa pun realitas, lebih beriman dan lebih banyak doa, serta selalu merasa baik-baik saja dengan apa pun situasi dan realitas yang harus dihadapi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI SUKA DUKA DALAM PELAYANAN PELANGGAN

“Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.”~Djajendra

Pelayanan itu sebuah rasa yang muncul dari persepsi diantara pihak yang melayani dan dilayani. Kadang, pihak yang melayani menganggap sudah sangat baik pelayanan yang dia berikan, sedangkan pihak yang menerima pelayanan merasa belum memuaskan. Jelas, yang merasa sudah melayani dengan sangat baik akan marah atau sedih. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran bahwa suka duka dalam pelayanan adalah sebuah realitas yang harus diterima dengan sikap rendah hati dan penuh empati. Kita tidak bisa memaksa siapa pun untuk menyukai dan berterima kasih dengan pelayanan yang kita berikan. Kita hanya bisa membangun kualitas diri dan sistem yang baik untuk memberikan pelayanan sesuai persepsi dan keinginan pelanggan dengan sikap profesionalisme.

Menerima dengan ikhlas sikap negatif pelanggan adalah kebaikan tertinggi. Kemampuan untuk mendengarkan dan melayani pelanggan dengan tenang dan sabar adalah kemenangan yang luar biasa. Kekuatan mental dan emosi untuk tidak terpengaruh dengan sikap negatif pelanggan adalah rahasia kemenangan dalam pelayanan pelanggan. Jadi, dalam pekerjaan pelayanan tidak boleh berharap pujian atau ucapan terima kasih dari tindakan; jangan terlalu berharap pelanggan memberikan sikap baiknya kepada kita. Sebab, pekerjaan pelayanan adalah untuk melakukan segala sesuatu buat sukacita atau kebahagiaan pelanggan, tanpa pamrih. Intinya, pelayanan haruslah merupakan wujud yang murni dari keikhlasan dan cinta tanpa berharap pujian dari pihak manapun. Miliki kesadaran untuk melakukan apa yang harus dilakukan bagi kebaikan pelanggan.

Pekerjaan pelayanan bertujuan untuk meninggalkan tindakan yang menciptakan sukacita bagi pelanggan dan bagi yang memberikan pelayanan. Walau sikap negatif pelanggan bisa mengganggu pelayanan, tetapi kualitas diri dengan mental positif mampu mengendalikan ego dan menciptakan kondisi sukacita. Pelayanan pelanggan berkualitas memiliki gagasan untuk memenuhi keinginan pelanggan dengan seoptimal mungkin. Jadi, miliki mental positif dan emosi yang cerdas untuk bisa menerima hal-hal sulit yang telah dialami dalam pelayanan, termasuk siap menghadapi hal-hal yang belum pernah dialami dalam proses pelayanan pelanggan. Apa pun bisa terjadi dalam pelayanan pelanggan, selama Anda sadar dan ikhlas untuk menerima dan memberikan yang terbaik, maka segalanya akan menjadi indah di dalam kebaikan tertinggi yang Anda berikan kepada pelanggan Anda.

Suka dan duka adalah bagian yang selalu ada dalam pelayanan. Terkadang kita bersemangat dengan sukacita, terkadang kita menemukan diri kita tenggelam dalam kesedihan. Semua ini sifatnya sangat manusiawi. Tetapi, pekerjaan pelayanan membutuhkan energi positif dalam jumlah yang tidak terbatas di dalam diri siapa pun yang bekerja untuk pelayanan. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting. Sebab, suka dan duka ada dalam pikian. Jika kita menguasai seni pengendalian pikiran, kita bisa menghadapi apa saja perilaku dan sikap pelanggan. Pikiran yang terkendali di dalam sikap rendah hati tidak akan goyah saat menghadapi pujian atau hinaan, untung atau rugi, menang atau kalah, bahagia atau sedih. Apa pun realitas dualitas yang terjadi, sikap positif dari pikiran positif mampu menciptakan kemenangan dan ketenangan di frontline pelayanan.

Pelayanan berkualitas membutuhkan fondasi yang kuat dari pribadi-pribadi positif yang memiliki keseimbangan dan energi positif yang besar. Keseimbangan antara pikiran, emosi, sikap, perilaku, ucapan, bahasa tubuh, kesehatan, kebugaran, dan penampilan diri yang menyenangkan adalah fondasi yang harus dibangun dan dikembangkan secara serius untuk bisa memberikan pelayanan berkualitas. Ingat! Ketika memberikan pelayanan, jangan menonjolkan kekurangan, seimbangkan diri dengan kekuatan, kemudian berikan pelayanan dengan sikap yang menyenangkan tanpa kehilangan satu inci pun kebaikan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELANGGAN YANG PERTAMA

“Pelayanan itu seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, kuat, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda.”~Djajendra

Ketika Anda pertama kali menjalankan bisnis, pelanggan adalah orang pertama yang membuat Anda berbisnis. Pelayanan terbaik Anda kepada pelanggan menjadi penentu sukses tidaknya bisnis Anda. Kekuatan pelanggan yang dapat Anda layani dengan baik akan memberikan pertumbuhan bisnis yang hebat. Pelanggan adalah kekuatan yang sangat menentukan keberadaan bisnis Anda di masa depan.

Rawatlah pelanggan dengan hati dan kecerdasan. Mengabaikan kepentingan pelanggan pasti mengurangi kesuksesan bisnis yang Anda jalankan. Ketika bisnis sedang kurang baik, itu artinya Anda harus lebih memperhatikan pelanggan dengan cara dan strategi pelayanan terbaik. Hilangnya fokus pelayanan kepada pelanggan berpotensi mengurangi aliran uang masuk ke dalam bisnis. Akibatnya, bisnis gagal dan Anda akan kesulitan keuangan untuk membiayai usaha yang dijalankan.

Fondasi sebuah bisnis adalah menjual sebanyak mungkin. Untuk bisa menjual sebanyak mungkin, Anda harus memiliki cara pelayanan yang membuat pelanggan mempercayai bisnis Anda. Cara pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pelanggan. Cara pelayanan yang membuat pelanggan membutuhkan jasa dan produk yang Anda jual.

Pelayanan yang buruk menyebabkan kerugian dalam bisnis. Pelayanan seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda. Jangan pernah membiarkan pelayanan yang buruk terjadi terus-menerus karena hal itu akan menghilangkan semua potensi untuk hasil panen terbaik. Ketika bisnis kehilangan hasil panen, maka tidak ada lagi kekuatan di dalam bisnis, dan semua orang di tempat kerja berada dalam perasaan kehilangan kepercayaan diri untuk bangkit dari kesulitan.

Pelayanan yang buruk menyebabkan hadirnya berbagai penyakit ke dalam bisnis dan perusahaan. Hal ini disebabkan dalam bisnis yang pelayanannya buruk, daya tahan bisnis cendrung turun, dan berbagai potensi penyakit dengan mudah merayap masuk ke dalam perusahaan. Jelas, kondisi ini menggrogoti kekuatan perusahaan dan perlahan-lahan mematikan bisnis yang Anda jalankan. Jadi, ini adalah peringatan yang sangat jelas dari sebuah bisnis kepada para pengelola bisnis. Pelayanan adalah hal pertama yang harus diprioritaskan dengan sebaik mungkin dan membuat pelanggan bangga dengan pelayanan yang Anda berikan.

Akhirnya, pelangganlah yang memberi kehidupan dalam sebuah bisnis, yang memasok seluruh keuntungan, berubah menjadi kinerja dan prestasi bagi perusahaan. Semua bonus dan prestasi kerja terjadi karena pelanggan terus-menerus membeli dan mengkontribusikan keuntungan yang banyak bagi bisnis Anda.

Setiap hari hadirlah ke tempat kerja dengan niat dan upaya untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh pelanggan. Semua kebaikan dan keindahan yang Anda berikan kepada pelanggan akan kembali kepada Anda dalam bentuk kinerja dan prestasi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

PELAYANAN ITU TUGAS MULIA, BERIKAN PELAYANAN DENGAN SUKACITA

“Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda.”~Djajendra

Pelayanan sepenuh hati dengan sukacita akan mengarahkan Anda pada pertumbuhan kualitas diri Anda sendiri. Melayani itu tugas mulia yang menjadikan Anda sebagai manusia yang baik. Pelayanan dengan sukacita dan tanpa pamrih akan menjadi indah dan menyenangkan setiap orang. Miliki kesadaran bahwa melayani orang-orang di sekitar Anda juga merupakan tugas Anda. Tingkatkan keterampilan Anda untuk memberikan pelayanan terbaik. Begitu Anda mulai memiliki suara hati dan sikap baik untuk melayani orang-orang di sekitar Anda, maka apa pun yang Anda lakukan akan menjadi indah, pelayanan Anda itu akan mengalir dan menyentuh hati setiap orang yang melihatnya dan merasakannya.

Dalam pelayanan terdapat hukum spiritual, yaitu: semua kebaikan yang Anda berikan melalui pelayanan Anda akan kembali untuk Anda. Kebiasaan Anda memberikan pelayanan sepenuh hati menjadikan hidup Anda semakin baik dan semakin bahagia. Jika Anda melakukan pelayanan dengan sukacita, melayani orang lain tanpa pamrih, di saat Anda membutuhkan bantuan atau pertolongan, hukum spiritual akan bekerja untuk membantu dan menyelamatkan hidup Anda. Di samping itu, ketika Anda terbiasa melayani orang lain dengan sepenuh hati dan tanpa pamrih, Anda akan merasa pelayanan Anda itu memberikan kebahagian dan ketenangan. Pikiran bawah sadar Anda akan menciptakan energi positif yang kuat pada saat Anda bekerja untuk pelayanan. Jelas, semua ini akan memicu hal-hal positif pada pertumbuhan Anda. Mungkin saja dalam pelayanan yang Anda berikan; Anda harus menghadapi rintangan, kesulitan, stres, kesedihan, atau pun menghadapi berbagai peristiwa yang bersumber dari energi negatif; tetapi, energi sukacita dan perilaku tanpa pamrih Anda akan memberikan kekuatan untuk mengatasi masalah Anda. Ketika Anda positif dan kuat dalam mengatasi semua masalah pelayanan, Anda akan tumbuh dan terus bergerak menuju kualitas kehidupan terbaik Anda, dan inilah jalan Anda untuk menuju sukses.

Melayani tanpa pamrih dan menjalankan tugas untuk menguatkan perusahaan dan lingkungan kerja. Membantu pimpinan menyukseskan program kerjanya, membantu bawahan menjalankan pekerjaan sehari-hari mereka, membantu rekan kerja dengan sukacita, dan membantu pelanggan yang membutuhkan pelayanan terbaik Anda dengan sepenuh hati. Ketika Anda memberi mereka semua perasaan bahwa Anda selalu ada untuk membantu mereka, merawat mereka, mendukung mereka, maka Anda juga akan mendapatkan dukungan semacam itu dari mereka semua. Apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Dan, pelayanan tanpa pamrih Anda itu akan membuat Anda disayangi dan merasa dimiliki oleh orang-orang di sekitar Anda.

Ada sukacita tertentu dalam mendapatkan sesuatu. Itulah sukacita yang dialami oleh semua orang di sekitar Anda, termasuk pelanggan Anda ketika mereka mendapatkan pelayanan tanpa pamrih dari Anda. Semua stakeholders Anda merasa bahagia saat Anda memberi pelayanan tanpa pamrih. Orang-orang yang bahagia menerima pelayanan tanpa pamrih dari Anda akan berbagi cerita dengan orang lain. Kisah menyenangkan dari pelayanan Anda akan disarankan kepada orang lain, sehingga bisnis atau reputasi organisasi Anda akan semakin cemerlang.

Pelayanan berkualitas adalah perbuatan baik. Semua perbuatan baik selalu mendatangkan keberuntungan. Ketika Anda terbiasa melakukan perbuatan baik melalui pelayanan yang membantu seseorang yang benar-benar membutuhkannya, maka Anda sedang mengumpulkan keberuntungan. Dan, getaran positif dari dalam diri Anda akan menarik keberuntungan ke dalam hidup Anda. Pelayanan terbaik Anda dan cara Anda melayani orang-orang dengan sikap baik Anda menjadikan Anda beguna bagi orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda mulai memberi atau melayani stakeholders Anda dengan rendah hati, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; Anda akan menerima kesenangan dan kebahagiaan, dan semua stres atau depresi Anda akan lenyap oleh kekuatan sukacita Anda.

Pelayanan tanpa pamrih adalah penerimaan total terhadap semua perilaku. baik yang menyenangkan atau yang tidak menyenangkan. Jadi, ketika Anda memiliki kesadaran dan pengetahuan untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih, maka Anda akan memiliki daya tahan yang hebat untuk mengatasi ketidaknyamanan, dan Anda pun tidak akan menahan perasaan negatif atas semua hal-hal yang tidak menyenangkan yang Anda hadapi. Pelayanan sukacita dihasilkan dari pelayanan tanpa pamrih. Jika Anda tidak bahagia atau tidak senang dengan situasi yang Anda hadapi saat memberikan pelayanan, maka Anda harus meningkatkan kesadaran untuk penerimaan total atas semua kenyataan yang ada. Tingkatkan disiplin untuk memurnikan pikiran, kesadaran, dan tindakan Anda. Semua ini tidak mungkin dilakukan satu kali, tetapi membutuhkan waktu berkali-kali sampai semua itu menjadi sebuah pola dan kebiasaan yang berkarakter kuat di dalam kepribadian Anda.

Hidup haruslah berguna. Melayani tanpa pamrih menjadikan Anda berguna, dan setiap kali Anda mendapat kesempatan untuk menjadi berguna, Anda harus menerimanya untuk menjadi berguna bagi orang-orang di sekitar Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN PUBLIK MEMBUTUHKAN SENYUM DAN KESADARAN UNTUK MEMBERIKAN LAYANAN BERKUALITAS

“Pelayanan terbaik terwujud saat pikiran memenuhi hati dengan kasih sayang dan kepedulian. Pikiran tidak membiarkan lidah berucap yang tidak sopan dan tidak etis. Pikiran menciptakan senyum tulus diwajah dan perilaku baik untuk memberikan layanan terbaik.”~Djajendra

Dalam pelayanan publik, senyum tulus Anda sudah memberikan kebaikan. Dengan senyum tulus Anda sudah menciptakan suasana yang menyenangkan. Pelayanan publik yang rendah hati dan murah hati memberi energi positif bagi peningkatan reputasi instansi atau perusahaan Anda. Manajemen pelayanan yang hebat, sistem pelayanan yang luar biasa, teknologi pelayanan yang memudahkan, serta sikap pelayanan yang penuh kasih dan senyum adalah kekuatan yang harus dirawat untuk bisa memberikan pelayanan publik terbaik.

Pelayanan berkualitas hidup dalam kesadaran untuk mengalami semua kejadian di proses pelayanan, tanpa meninggalkan sesuatu yang buruk atau yang membuat pelanggan kecewa. Kualitas pelayanan tumbuh dari jiwa yang tercerahkan, yang sepenuhnya memahami bahwa tujuan pelayanan adalah memberikan sikap baik dan bantuan dengan rendah hati kepada orang yang sedang dilayani. Setiap pegawai dalam sebuah instansi harus lebih siap dan bersedia memberikan perhatian penuh kepada apa yang dikerjakan, dalam satu hubungan pelayanan dengan setiap orang, baik di internal maupun eksternal.

Pentingnya empati dalam pelayanan publik. Ketika Anda memiliki empati, Anda bisa mencegah masalah yang disebabkan oleh ketidaktahuan Anda tentang kebutuhan orang lain. Empati dalam pelayanan publik mampu menemukan solusi yang tepat pada waktu yang tepat. Empati menjadikan Anda lebih peduli untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada semua pelanggan.

Setiap orang di tempat kerja perlu menyadari bahwa instansi atau perusahaan bukan hanya lingkungan untuk berkarya. Instansi atau perusahaan Anda bukanlah sesuatu di luar diri Anda. Anda lah energi dan kekuatan yang membuat perusahaan atau instansi Anda tumbuh dan berfungsi. Tingkatkan kesadaran dan tanggung jawab untuk menjadi kekuatan positif bagi pelayanan sempurna di tempat kerja Anda. Lihatlah di sekeliling Anda dengan pikiran yang ingin memberikan perhatian penuh untuk pelayanan terbaik, dan rasakan Anda sebagai energi positif yang fokus dalam memberikan pelayanan sempurna.

Cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan mencerminkan kualitas diri Anda. Semakin positif keadaan pikiran dan jiwa Anda, semakin Anda mampu mengatasi emosi negatif Anda. Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan hati dan pikiran Anda ke hati dan pikiran orang lain. Jadi, tetaplah jaga pikiran untuk selalu positif dan tenang. Kendalikan maunya Anda atau keinginan Anda, berikan perhatian penuh kepada maunya pelanggan atau keinginan pelanggan. Tumbuhkan sikap rendah hati untuk mendengarkan keinginan pelanggan, kemudian kembangkan kemampuan untuk menerima maunya pelanggan dengan tenang dan positif.

Jangan pernah meninggikan suara Anda sehingga membuat pelanggan takut. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda merasa kesal atau marah kepada seseorang, sebab Anda bisa kehilangan kendali atas emosi dan tutur kata Anda. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mengendalikan kesusilaan dan kesopanan. Jangan berada di tempat pelayanan ketika Anda tidak mampu mendengarkan kebutuhan dan keinginan orang lain. Jangan berada di tempat pelayanan ketika antusiasme Anda untuk memberikan pelayanan terbaik hilang di dalam ego Anda. Pelayanan berkualitas hanya bisa diberikan oleh Anda yang tenang, sopan, pintar berbicara, pintar mendengarkan, tulus memberikan senyum dan kebaikan, ramah dan penuh perhatian, serta memiliki sikap baik untuk memudahkan dan membantu ketidaktahuan pelanggan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJAGA PELAYANAN DALAM KESEIMBANGAN DAN KEHARMONISAN

“Pelayanan berkualitas tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai.”~Djajendra

Pelayanan yang tulus dalam sikap baik mendukung semua keberhasilan. Layanan tanpa pamrih dan kaya kualitas adalah fondasi kesuksesan. Jika setiap orang melayani hidup dan pekerjannya dengan tulus, sepenuh hati, dan tanpa pamrih; maka kehidupan dan pekerjaan tersebut akan melayani mereka untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera. Jika setiap karyawan dengan penuh kasih dan penuh perhatian melayani pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya, maka mereka sedang mengundang energi sukses untuk menjadikan mereka lebih sukses lagi.

Pelayanan terbaik tercipta dari lingkungan yang harmoni dan dari jiwa yang damai. Dalam hal ini, diperlukan sudut pandang positif terhadap pelayanan yang diberikan kepada berbagai sikap dan perilaku orang. Jika orang yang dilayani membawa energi negatif, maka tugas Anda sebagai pemberi layanan harus segera mencari keseimbangan agar energi positif dapat muncul secara kuat. Jadi, ketika pelanggan membawa pelayanan menjadi tidak seimbang, maka jiwa Anda yang damai harus kembali membawanya ke dalam keseimbangan agar harmoni dapat tercipta dalam pelayanan tersebut.

Pelayanan tidak boleh dalam kekurangan, pelayanan harus selalu memiliki solusi untuk memberikan lebih. Oleh karena itu, setiap pegawai yang terlibat dalam pelayanan sebaiknya melatih kreativitas dan intuisi dirinya dengan lebih baik, sehingga selalu memiliki banyak cara untuk memberikan pelayanan berkualitas. Apa pun situasinya saat memberikan pelayanan, pikiran kreatif dan intuisi yang tajam mampu memberikan banyak pilihan dan cara terbaik agar pelayanan yang diberikan betul-betul memuaskan pelanggan.

Ketika terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan, maka keseimbangan terganggu. Tugas utama seorang pemberi layanan adalah menjaga pelayanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Dalam hal ini, dibutuhkan tindakan yang fokus dan introspeksi untuk bisa menjaga layanan dalam keseimbangan dan keharmonisan. Di samping itu, layanan juga membutuhkan ketenangan, kelembutan, kerendahan hati, kepercayaan diri, sikap positif, dan senyum tulus. Kegagalan untuk mengakui bahwa pekerjaan yang Anda miliki sekarang ada karena pelanggan, dapat meningkatkan perasaan tinggi hati dan ego yang merendahkan pelanggan. Jadi, jika sikap tinggi hati dan perasaan yang menganggap pelanggan yang membutuhkan layanan semakin menguat di dalam mental Anda, maka tidak mungkin Anda bisa memberikan layanan yang berkualitas tinggi.

Tugas setiap orang di tempat kerja adalah melindungi reputasi dan kredibilitas organisasi dengan cara memberikan pelayanan yang seimbang dan harmonis. Sikap buruk dalam pelayanan selalu mencemari reputasi dan kredibilitas organisasi. Pelayanan menjadi semakin berkualitas jika setiap individu di tempat kerja mencintai pekerjaan, menjaga kepercayaan yang diberikan organisasi, menjaga rasa hormat kepada siapa pun di tempat kerja, dan selalu fokus di dalam sikap pelayanan yang membahagiakan setiap stakeholder. Kapanpun Anda melupakan prinsip ini, energi negatif akan menyerang balik Anda dalam bentuk kesalahpahaman, konflik, marah, komplain, dan bentuk-bentuk lainnya yang menciptakan ketidakharmonisan dalam pelayanan.

Setiap orang di tempat kerja; tanpa kecuali; harus berfungsi selaras dengan nilai-nilai, sistem, standar, kepemimpinan, dan budaya organisasi yang kuat. Sebab, pelayanan bukan tugas perorangan atau bukan tugas para customer service saja, tetapi merupakan tugas dari setiap orang di tempat kerja. Untuk itu, budaya kerja yang kuat harus menyatukan setiap orang di tempat kerja dalam satu energi positif, sehingga keharmonisan muncul untuk membangun ‘jembatan komunikasi positif’ antara satu sama lain dengan saling melayani. Bidang layanan setiap orang di tempat kerja mungkin berbeda, tetapi tujuan setiap orang di tempat kerja pastilah satu, yaitu: melayani perusahaan untuk mendapatkan kinerja dan reputasi tertinggi.

Selalu orang mengatakan bahwa tidak mudah melayani orang lain dengan rendah hati, tulus, tanpa pamrih, dan penuh kualitas. Memang tidak mudah bila Anda malas berusaha dan tidak mau bekerja keras untuk bisa mewujudkannya. Dalam hal ini, sangat diperlukan kesadaran untuk membangun kepribadian yang hebat dari dalam diri masing-masing orang. Kepribadian yang mengenal dirinya sendiri dengan baik dan mampu memahami orang lain dengan positif adalah inti dari pelayanan.

Ketika Anda gagal menyeimbangkan ego, sehingga ego menjadi terlalu tinggi hati untuk bisa memberikan pelayanan dengan sikap rendah hati, maka Anda akan mengalami hadirnya hal-hal yang membuat hidup Anda tidak damai. Pekerjaan menjadi semakin berat dan membosankan. Stres dengan sangat rajin akan mendampingi hari-hari Anda. Akibatnya, Anda tidak akan memiliki ketenangan dan tidak mungkin bisa menikmati apa yang Anda miliki di tempat kerja. Kemampuan Anda untuk melayani dengan penuh perhatian dan penuh kualitas akan memberi Anda kedamaian dan kebahagiaan yang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

SERVICE EXCELLENCE MERUPAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI PERUSAHAAN

“Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan.”~Djajendra

Pelayanan berarti memberi yang terbaik tanpa berharap menerima balasannya. Perusahaan melakukan dua hal sekaligus, yaitu pelayanan dan bisnis. Pelayanan tetap harus menjadi sesuatu yang sifatnya ikhlas dari niat tulus untuk memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi orang lain. Sedangkan bisnis memiliki pamrih dan berharap keuntungan. Jadi, bagaimana bisnis dan pelayanan dapat dikombinasikan agar pelanggan merasa puas dan bahagia.

Pelanggan menciptakan bisnis dan keuntungan bagi perusahaan. Tanpa pelanggan, perusahaan tidak mungkin bisa berjalan. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin unggul dalam persaingan bisnis wajib untuk memperhatikan pelayanan prima dengan sepenuh hati. Pelayanan prima tidak hanya membuat perusahaan berdiri kokoh bersama bisnisnya, tetapi juga mampu memenangkan kompetisi bisnis yang semakin hari semakin ketat.

Pelayanan kepada pelanggan tidak hanya produk fisik, tetapi juga sikap dan perilaku yang membuat pelanggan percaya kepada layanan perusahaan. Totalitas dan integritas setiap orang di dalam perusahaan untuk memberikan pelayanan prima menentukan keberhasilan perusahaan dalam merebut hati pelanggan.

Pelanggan hanya ingin diperhatikan, dilayani dengan sikap baik, dan kebutuhan mereka terpenuhi, sehingga mereka merasa bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh para frontliner perusahaan. Pelayanan unggul bersumber dari integritas dan kualitas untuk memberikan apa yang dijanjikan kepada pelanggan, serta menangani dengan baik setiap masalah dan pertanyaan yang timbul dari pelayanan tersebut.

Setiap keluhan pelanggan harus dilayani dengan sikap rendah hati, sikap baik, penuh senyum, dan profesionalisme yang tinggi. Seorang frontliner adalah wajah perusahaan yang senantiasa harus tampil energik, bersih, rapi, wangi, dengan senyum, sikap baik, bahasa tubuh yang melayani, ucapan yang positif, perilaku terpuji, dan selalu siap untuk memberikan pelayanan terbaik dalam situasi apapun.

Service excellent mampu meningkatkan kepuasan pelanggan baik internal maupun eksternal, meningkatkan reputasi frontliner yang pada gilirannya menghasilkan kepercayaan publik yang lebih besar kepada perusahaan. Di samping itu, setiap orang harus mengetahui cara untuk berurusan dengan pelanggan dalam situasi sulit, dan cara memberikan tanggapan atau respon positif atas semua permintaan pelanggan, sehingga pelanggan benar-benar mendapatkan pengalaman positif dari pelayanan sempurna perusahaan.

Ketika setiap orang di perusahaan terbiasa memberikan pelayanan terbaik tanpa berharap menerima balasannya, kesetiaan dan kebahagiaan pelanggan terhadap pelayanan perusahaan akan meningkatkan bisnis dan reputasi perusahaan. Jadi, setiap orang di perusahaan harus terlatih dan memiliki hati yang bersih untuk memberikan pelayanan kepada semua orang yang berhubungan dengan perusahaan, tidak boleh membeda-bedakan pelanggan, setiap pelanggan wajib dilayani dengan sepenuh hati. Jadi, setiap orang di perusahaan wajib menjaga dirinya dan pikirannya agar setiap ucapan dan perilaku tidak dikendalikan dari egoisme, tetapi dari sikap rendah hati yang memberikan pelayanan sepenuh hati.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELAYANAN TANPA PAMRIH

“Hidup adalah pelayanan. Berikan pelayanan terbaik dan berkualitas, tanpa pamrih dengan ikhlas.”~Djajendra

Ketika Anda mampu memberikan pelayanan sepenuh hati dari kualitas dan keikhlasan Anda, maka itu merupakan sebuah investasi yang hebat untuk masa depan Anda yang cemerlang. Investasikan hidup Anda untuk memberikan pelayanan berkualitas dalam rasa tanggung jawab Anda yang tinggi. Nikmati layanan yang Anda berikan agar Anda tidak kehilangan kesenangan untuk melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain.

Bentuk pelayanan tertinggi adalah memberi tanpa harapan untuk mendapatkan apapun. Pelayanan tertinggi ada dalam wujud pelayanan berkualitas, tanpa pamrih dan ikhlas. Dalam hal ini, setiap orang di tempat kerja harus bekerja untuk melayani tanggung jawab masing-masing dengan sepenuh hati. Semua orang harus terbiasa berbagi nilai-nilai budaya kerja dan menjadikannya sebagai fondasi untuk memberikan layanan berkualitas.

Manajemen harus fokus untuk meminta pertanggungjawaban setiap pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik. Budayakan setiap orang di tempat kerja untuk melakukan komitmen pelayanan dengan tanpa syarat. Semua orang harus ikhlas untuk bertanggung jawab dan ikhlas untuk melakukan pekerjaan sesuai tanggung jawab. Pelayanan terbaik tidak mungkin bisa diberikan dari kepentingan ego, tapi hanya bisa diberikan dari keikhlasan hati untuk rendah hati dalam sikap baik kepada orang lain.

Tim manajemen yang hebat mampu menanamkan etos dan budaya kerja agar setiap pegawai tidak menuntut, tetapi membangun kekuatan untuk melayani tugas dan tanggung jawab mereka dengan perasaan gembira. Perasaan gembira hanya bisa dimiliki ketika hati selalu ikhlas dan merasa sangat bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik. Dalam hal ini, manajemen harus memotivasi setiap bagian kerja untuk membangun koneksi atau hubungan kerja dan pribadi yang kuat di internal organisasi. Soliditas dan kerja sama yang terfokus untuk memberikan mutu dan kualitas terbaik dapat menciptakan layanan terbaik.

Setiap komplain atau keluhan pelanggan adalah hadiah untuk meningkatkan kualitas layanan. Tenangkan diri dan tumbuhkan kesabaran yang tinggi saat harus berhadapan dengan perasaan tidak puas dari pelanggan Anda. Tampilkan diri yang santai, tenang, penuh senyum, dan siap untuk membantu mewujudkan harapan pelanggan. Sikap baik dan senyum tulus Anda dalam pelayanan adalah kontribusi Anda yang hebat untuk membuat pelayanan itu menyenangkan. Jadi, apa pun situasinya, Anda harus tetap positif dan bersikap untuk tidak mengecewakan pelanggan Anda. Pastikan Anda menjaga kata-kata, bahasa, dan tidak pernah mengekspresikan emosi negatif kepada pelanggan Anda.

Sifat pelayanan itu dinamis dan sangat ditentukan oleh sikap dan persepsi. Oleh karena itu, pelayanan sebagai pekerjaan yang harus dilakukan dari ketulusan hati, haruslah dilakukan untuk hasil yang lebih baik, dan tidak boleh membiarkan pelayanan terjebak dalam zona nyaman. Setiap orang harus memiliki minat dan tekad untuk memberikan pelayanan berkualitas, sehingga dapat mencegah rasa frustasi saat berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan.

Pelayanan terbaik Anda di tempat kerja adalah sumbangan terkecil Anda yang bisa mengubah kehidupan kerja menjadi lebih sehat dan berkinerja tinggi. Sikap baik dengan kompetensi Anda yang tinggi adalah kekuatan yang bisa memberikan yang terbaik bagi stakeholders. Pelayanan adalah tentang memberi dan menerima, berikan yang terbaik agar Anda dapat menerima yang lebih baik lagi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com

LAYANAN PELANGGAN BUKAN SEKEDAR LIP-SERVICE

“Bisnis tetap hidup kalau mendapatkan keuntungan, keuntungan hanya bisa didapatkan dari pelanggan, dan pelanggan itu bisa berasal dari karakter baik maupun karakter tidak baik. Tugas Anda adalah selalu memberikan pelayanan penuh kasih dan penuh kualitas untuk semua karakter pelanggan Anda.”~Djajendra

Pelanggan adalah segalanya dalam sebuah bisnis, tanpa pelanggan Anda tidak memiliki bisnis. Pelayanan pelanggan adalah sebuah usaha yang sangat serius untuk bisa menciptakan keuntungan dan masa depan bisnis yang cemerlang. Anda harus memiliki tindakan nyata untuk memuaskan harapan, keinginan, dan kebutuhan pelanggan. Anda harus memiliki tindakan nyata untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi pelanggan. Pelayanan pelanggan bukan sekedar keramahan di mulut saja, Anda harus mampu memenuhi semua janji-janji pelayanan dengan penuh kualitas. Pelayanan pelanggan terbaik menampilkan sistem yang cepat, teknologi yang mudah dan cepat, lokasi pelayanan yang nyaman dan indah, produk atau jasa sesuai janji atau iklan, dan manusia-manusia berkarakter positif yang memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih.

Layanan pelanggan berkualitas tinggi dihasilkan dari budaya perusahaan yang kuat. Budaya perusahaan yang kuat menampilkan waktu, ruang, dan kehidupan kerja yang harmonis dan penuh kasih di lingkungan kerja. Hal ini, menjadikan suasana hati setiap orang selalu ceria dan antusias dalam melayani pekerjaannya. Dalam budaya perusahaan yang kuat, nilai-nilai dan sistem kerja menyatukan setiap insan perusahaan dalam kolaborasi agar bisa memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih. Kesadaran bahwa pelanggan wajib diperlakukan dengan santun dan penuh kasih merupakan bagian penting dari budaya yang kuat.

Karyawan haruslah dikondisikan agar selalu tampil prima dan penuh kasih saat berhadapan dengan pelanggan. Jadi, layanan pelanggan tidak sebatas lip-service, pelayanan haruslah sepenuh hati melalui tindakan yang totalitas. Mental dan emosi setiap karyawan saat bekerja adalah untuk melayani kebutuhan pelanggan terpenuhi, sehingga pelanggan bahagia dengan layanan perusahaan. Setiap karyawan perusahaan harus mampu tampil dari kesadaran diri sendiri, untuk memberikan keunggulan layanan pelanggan melalui karakter diri yang hebat. Intinya, perusahaan harus sadar untuk menyiapkan setiap orang di perusahaan agar pola pemikiran mereka terfokus untuk memberikan layanan unggul. Untuk itu, perusahaan harus melakukan pelatihan secara terus-menerus dan berkelanjutan agar pengkondisian karyawan dalam kekuatan energi positif dapat terpenuhi. Kurangnya pelatihan hard skills dan soft skills terhadap karyawan pasti melemahkan karakter dan budaya pelayanan.

Kepemimpinan dan sistem yang unggul merupakan syarat penting untuk bisa memberikan pelayanan unggul. Mungkin, karyawan sudah diberikan pelatihan dan dikondisikan dalam energi positif, tetapi kepemimpinan dan sistem tidak memiliki integritas dan akuntabilitas yang hebat; maka, bakat dan karakter baik karyawan akan kandas untuk memberikan pelayanan terbaik hanya karena tidak didukung oleh kepemimpinan dan sistem yang baik. Jadi, pelayanan pelanggan yang unggul adalah hasil kerja semua aspek dan fungsi. Oleh karena itu, program penguatan di semua aspek dan fungsi kerja haruslah menjadi sesuatu yang sifatnya rutin dan terbiasa. Setiap hari, kepemimpinan perusahaan wajib bertindak untuk penguatan rutinitas pelayanan; bertindak untuk menguatkan semua komponen penting dalam layanan pelanggan; serta membangun dan memelihara budaya untuk keunggulan layanan pelanggan. Sistem pengawasan terhadap perilaku, ucapan, emosi, bahasa, kata-kata, dan pola layanan karyawan kepada pelanggan haruslah ditingkatkan secara terus-menerus.

Karyawan dan pimpinan harus selalu satu hati dan satu visi. Tidak boleh ada perlakuan buruk dari karyawan kepada kepemimpinan. Dan juga sebaliknya, tidak boleh ada perlakuan buruk dari kepemimpinan kepada karyawan. Karyawan dan kepemimpinan harus kompak dalam energi positif, saling melengkapi dan saling menghormati, saling memiliki niat baik dari hati yang penuh kasih. Jadi, sebelum memberikan layanan unggul kepada pelanggan, diperlukan sebuah bukti nyata bahwa di internal perusahaan sudah terbiasa untuk saling memperlakukan setiap insan perusahaan dengan kasih sayang dan rasa hormat yang mendalam. Kebiasaan penuh kasih dan kerja keras di internal perusahaan menjadi kekuatan nyata, untuk memperlakukan pelanggan dengan penuh kasih dan rasa hormat yang mendalam.

Mental kerja yang kreatif, inovatif, dan memberdayakan diri untuk pelayanan unggul. Budaya kerja harus memperlihatkan kreativitas, inovasi, dan kemampuan setiap insan perusahaan untuk memberdayakan diri dari kesadarannya sendiri. Setiap insan perusahaan harus proaktif dan penuh semangat untuk menciptakan situasi pelayanan yang menyenangkan pelanggan. Penampilan diri yang lincah, penuh semangat, cepat, cekat, teliti, penuh senyum, bahasa tubuh yang bersahabat, serta selalu hadir dengan solusi terbaik, adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan unggul.

Selalu positif saat berhadapan dengan pelanggan berkarakter buruk. Pelanggan itu bisnis perusahaan, tetapi pelanggan juga hadir dari karakter baik dan karakter buruk. Artinya, perusahaan harus sadar bahwa saat berbisnis, kemungkinan untuk berhadapan dengan yang baik dan dengan yang tidak baik sama besarnya. Intinya, hidup ini memang terjadi dari karakter baik dan karakter tidak baik, tetapi dalam prinsip bisnis yang diperlukan adalah keuntungan, tidak peduli apakah keuntungan itu bersumber dari karakter baik atau karakter buruk. Bisnis tetap hidup kalau mendapatkan keuntungan, keuntungan hanya bisa didapatkan dari pelanggan, dan pelanggan itu bisa berasal dari karakter baik maupun dari karakter tidak baik. Tugas Anda adalah selalu memberikan pelayanan penuh kasih dan penuh kualitas untuk semua karakter pelanggan Anda.

Setiap pagi, budaya berkumpul sekitar 15 menit sebelum memulai bekerja, untuk saling mendengar dan saling menguatkan agar bisa memberikan pelayanan unggul, haruslah dijadikan bagian dari budaya organisasi. Jadi, sebelum bekerja masing-masing unit kerja sudah mengkondisikan setiap insan perusahaan di dalam energi positif, dan ini bisa menjadi awal yang baik untuk memulai kerja dengan pola pikir positif. Melakukan evaluasi kepada diri sendiri dan evaluasi terhadap dukungan tim haruslah menjadi bagian penting dalam budaya pelayanan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN PELANGGAN TERBAIK DIMULAI DARI DALAM DIRI YANG POSITIF DAN RENDAH HATI

“Pelayanan terbaik itu tidak egois, pelayanan terbaik itu sifatnya ikhlas dan penuh gembira.”~Djajendra

Pelayanan pelanggan yang baik meningkatkan pertumbuhan bisnis dan budaya organisasi. Pelayanan yang baik terjadi melalui sistem yang efektif, kepemimpinan yang tegas dan penuh gembira, serta kepribadian positif dalam keterampilan yang unggul. Semua ini merupakan bagian inti dari budaya pelayanan yang unggul. Setiap pribadi positif harus dilatih dan dibiasakan untuk melakukan pelayanan secara proaktif, dan semua karyawan harus tahu persis hal terbaik apa yang tepat untuk dilakukan dalam pelayanan terbaik. Semua karyawan harus membuat hubungan emosional positif dalam layanan terbaik mereka.

Setiap karyawan dikondisikan untuk melayani pekerjaannya dengan sebaik mungkin; akhirnya, ini membuka jalan untuk kolaborasi kerja tanpa egois. Setiap karyawan adalah instrumen yang dikendalikan oleh sistem dan kepemimpinan untuk memberikan pelayanan dan kinerja terbaik. Setiap karyawan bertanggung jawab untuk saling melayani dengan pikiran positif dan emosi yang penuh gembira, sampai akhirnya dirasakan oleh pelanggan bahwa mereka mendapatkan yang terbaik dari bisnis yang Anda lakukan. Setiap karyawan harus selalu tampil sehat secara fisik, penuh percaya diri secara mental, proaktif secara sosial dan komunikasi, kuat dan teguh secara spiritual, serta cerdas dan seimbang secara emosional sehingga dapat memberikan pelayanan pelanggan yang profesional dan berkualitas prima.

Pelayanan pelanggan terbaik dimulai dari dalam diri yang positif dan rendah hati. Anda harus membangun kesadaran dan mendorong diri positif Anda untuk melihat ke dalam diri, pikiran, jiwa, emosi, dan tubuh Anda sendiri sebelum memberikan pelayanan terbaik. Anda harus memahami diri sendiri secara baik sebelum memberikan pelayanan terbaik. Setelah Anda memiliki pemahaman yang sempurna tentang kualitas diri Anda untuk memberikan pelayanan sempurna, saat itu Anda mampu menampilkan diri Anda yang utuh dan asli untuk terhubung dengan semua orang melalui pikiran dan tindakan positif Anda. Anda pun bisa menyiapkan hati Anda dengan penuh cinta untuk menjadi sumber pelayanan yang memuaskan pelanggan.

Pelanggan selalu berharap untuk menemukan kepuasan dari pelayanan terbaik Anda. Walaupun suasana hati Anda tidak pasti, tetaplah tersenyum dan melayani pelanggan dengan penuh kebaikan. Kerjakan dan lakukan sebanyak mungkin perbuatan baik saat terhubung dengan pelanggan. Ciptakan pengalaman pelanggan dari pikiran positif Anda. Ciptakan persepsi, interpretasi, perasaan, komunikasi, dan layanan dari pikiran positif Anda. Pastikan bahwa pelanggan selalu merasa nyaman dan bangga dengan pelayanan terbaik yang Anda berikan.

Pelayanan pelanggan terbaik dihasilkan dari niat baik dan hubungan baik untuk memberikan pelayanan berkualitas.Hubungan yang baik itu sendiri datang dari usaha Anda untuk berbicara dengan kata-kata dan nada yang positif; kemampuan Anda untuk mendengarkan pelanggan dengan tenang dan penuh percaya diri; kemampuan Anda untuk bertanya; sikap peduli Anda terhadap harapan dan kebutuhan pelanggan; keikhlasan Anda untuk membantu pelanggan dengan rendah hati; kebaikan hati Anda untuk berbagi perilaku baik dengan pelanggan; kemampuan Anda untuk memberi dorongan kepada pelanggan agar kembali berbisnis dengan Anda; dan kemampuan Anda untuk membangun hubungan terbaik dengan usaha terus-menerus.

Pelayanan dari diri Anda yang positif dapat membantu Anda menjadi pribadi yang lebih bahagia dan seimbang saat terhubung dengan pelanggan. Anda mampu menjadi pribadi yang lembut dan terasa baik bagi pelanggan Anda. Anda mampu memberikan perhatian dan pelayanan yang fokus untuk kebahagiaan pelanggan Anda. Anda mampu memberikan senyum tulus secara spontan dan tanpa disengaja. Suasana hati Anda selalu bahagia dan penuh kegembiraan saat memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Pelayanan pelanggan terbaik dimulai dari dalam diri yang positif dan rendah hati. Diri Anda yang positif sangat sadar untuk membangun dan memelihara hubungan dengan orang-orang yang positif dan peduli. Dalam hal ini, secara otomatis energi positif Anda menyatu dengan orang positif. Pribadi positif membangun hubungan dan komunikasi dengan penuh kasih. Pribadi yang positif berani mengambil tanggung jawab untuk kenyamanan pelanggan. Pribadi yang positif tidak akan mau terjebak dalam pemikiran negatif. Pribadi yang positif selalu optimis, tenang, percaya diri, santai, dan tetap gembira dalam situasi yang tidak menguntungkan.

Pelayanan pelanggan juga harus berhadapan dengan situasi dan orang-orang sulit. Saat semuanya menjadi tidak mudah dan penuh tekanan, maka saat itu pribadi positif harus tetap berpikir positif dan bersyukur dengan keadaan. Kemudian, belajar untuk membantu orang lain dan diri sendiri agar situasi penuh gembira terjaga di dalam pelayanan berkualitas. Fokuskan perhatian untuk membantu dan melakukan sesuatu yang baik bagi orang lain. Sederhanakan masalah dan katakan kepada diri sendiri bahwa selalu ada jalan keluar dari masalah sesulit apapun. Tetaplah berpikir positif dan bersikap optimis, hadapi segala situasi yang tidak mudah itu dengan toleransi dan empati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TANPA ETIKA TIDAK ADA PELAYANAN PRIMA

“Jangan berharap mendapatkan pelayanan prima dari orang-orang yang tidak etis.”~Djajendra

Etika kerja adalah dasar untuk bisa memberikan pelayanan prima kepada pelanggan. Perilaku etis bersumber dari sifat baik atau karakter baik. Seseorang yang etis selalu tahu apa yang baik dan apa yang tidak baik. Jadi, tanpa diawasi pun seseorang yang etis mampu memberikan pelayanan sepenuh hati, apalagi bila diawasi dan diatur dengan peraturan dan sistem pelayanan yang hebat, maka seseorang yang etis benar-benar mampu memberikan pelayanan unggul untuk kesuksesan perusahaan.

Etika menciptakan ketertiban dan menghindari tindakan yang salah. Perilaku etis memiliki kearifan dan kebijaksanaan untuk menciptakan kebaikan di setiap momen pelayanan. Etika sangat diperlukan di wilayah tindakan agar setiap hubungan antar manusia dalam proses kerja terjadi di dalam energi integritas. Perilaku etis adalah sumber utama untuk terjadinya pelayanan pelanggan yang menyenangkan hati. Jadi, jangan berharap mendapatkan pelayanan prima dari orang-orang yang tidak etis. Hanya orang-orang dengan perilaku etislah yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggannya.

Etika bersumber dari kesadaran diri dan rasa cinta untuk bisa melayani orang lain dengan tulus dan tanpa pamrih. Seseorang yang etis tidak akan bertentangan dengan yang lain. Seseorang yang etis tidak menciptakan kekacauan dan kerusakan di dalam organisasi. Seseorang yang etis tidak menjadi energi disintegrasi di dalam tim kerja. Seseorang yang etis selalu bekerja dengan totalitas dan sepenuh hati melalui energi cinta. Seseorang yang etis selalu memberikan pelayanan prima dari rasa tanggung jawab, untuk menjaga keseluruhan proses kerja yang utuh dan profesional di dalam integritas.

Karyawan yang etis selalu sadar untuk bekerja dan bertindak sebagai tim dan bukan sebagai pribadi di dalam perusahaan. Dalam hal ini, etika perusahaan dan nilai-nilai perusahaan menjadi alat pemersatu dan pengikat, sehingga karyawan etis mampu menjadi anggota tim yang solid untuk memberikan pelayanan sesuai dengan nilai-nilai dan budaya perusahaan. Hal ini, menjadikan pelayanan perusahaan unik dan sesuai dengan visi dan budaya perusahaan. Jadi, tidak ada lagi perbedaan sudut pandang di dalam memberikan pelayanan terbaik. Setiap orang yang etis mampu memberikan kebaikan dan menyatukan dirinya di dalam tim perusahaan yang unggul, untuk memberikan pelayanan prima terbaik. Kebaikan dari setiap orang di dalam tim akan menghilangkan semua potensi konflik, sehingga setiap orang yang etis mampu mengekspresikan dirinya untuk pelayanan unggul, tanpa bertentangan satu sama lain.

Keunggulan di tempat kerja hanya bisa terwujud saat etika tumbuh dari kesadaran setiap karyawan. Untuk berhasil dalam mengoptimalkan etika di tempat kerja, perusahaan harus bekerja dengan sangat keras dan berjuang tanpa henti. Membangun kesadaran memerlukan waktu dari lingkungan kerja yang menghargai etika. Pada dasarnya, di dalam diri setiap orang sudah ada energi etika, untuk mengoptimalkannya diperlukan suasana dan lingkungan kerja yang menghormati perilaku etis. Dalam hal ini, perusahaan harus membangun sistem yang mendorong perilaku etis mekar dan tumbuh menjadi sangat kuat. Intinya, manajemen perusahaan harus memiliki komitmen dan tindakan yang tegas untuk membangun pelayanan prima dari landasan etika kerja.

Etika yang tumbuh dari dalam diri akan meningkatkan kualitas integritas pribadi. Seseorang yang etis selalu jujur kepada diri sendiri dan menghargai orang lain. Setiap interaksi dan tindakan yang bersumber dari etika pasti memiliki tingkat integritas yang tinggi. Seseorang yang etis mampu menampilkan bahasa tubuh dan tutur kata yang terkendali dalam emosi positif. Penampilan dari orang-orang etis selalu beradaptasi dengan realitas yang dihadapi. Postur tubuh yang penuh percaya percaya diri dan rendah hati, serta cara berpikir yang selalu positif adalah ciri dari perilaku etis.

Pelayanan prima sangat tergantung dari perilaku etis. Tanpa etika tidak ada pelayanan prima. Karyawan dengan perilaku etis selalu menjaga pelayanan perusahaan memiliki kualitas tinggi dan dilayani dengan penuh semangat. Perilaku etis memiliki kekuatan untuk melakukan segala hal secara benar dan sesuai prosedur. Kesadaran etika pelayanan menjadikan karyawan sadar untuk menjaga postur tubuh yang etis saat memberikan pelayanan; emosional yang etis saat memberikan pelayanan; kata-kata yang etis saat memberikan pelayanan; bahasa tubuh yang etis saat memberikan pelayanan. Intinya, ada kesadaran yang tinggi dari karyawan berperilaku etis, untuk membentuk dirinya dan pribadinya menjadi sebaik mungkin bagi pelayanan berkualitas tinggi.

Nilai-nilai etika sangat berharga dan sangat penting untuk memberikan pelayanan prima. Oleh karena itu, nilai-nilai etika haruslah diinternalisasi ke dalam diri masing-masing karyawan. Semua karyawan harus mampu melihat manfaat dan berharganya nilai-nilai etika. Ketika nilai-nilai etika sudah terinternalisasi di dalam diri, maka pelayanan yang diberikan betul-betul bersumber dari cinta, bukan dari sifat egois. Jadi, pelayanan tidak lagi terbatas pada maunya diri sendiri, tetapi secara sadar dari nilai-nilai etika perusahaan. Nilai-nilai etika memiliki kekuatan untuk melayani, memberi kebaikan, memberi kontribusi, serta melayani dengan hati dan senyum tulus.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Posted 

SEMUA ORANG UNTUK PELAYANAN

“Pelayanan itu seperti butiran pasir dalam jutaan meter kubik pasir untuk membangun gedung tertinggi yang kuat.”~Djajendra

Bisnis adalah pelayanan. Bisnis adalah memberi yang terbaik kepada stakeholders. Bisnis adalah layanan dari semua orang untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan. Bisnis adalah merangkul keseluruhan dengan kasih sayang dan empati.

Setiap bagian dari sukses mengandung pelayanan sepenuh hati. Satu-satunya jalan menuju sukses adalah dengan memberikan pelayanan terbaik. Siapapun yang ingin sukses hanya bisa didapatkan dengan memberikan layanan sepenuh hati. Pelayanan itu seperti butiran pasir dalam jutaan meter kubik pasir untuk membangun gedung tertinggi yang kuat.

Seseorang tidak dapat digerakan tanpa layanan dari yang lain. Sebuah bisnis yang besar muncul karena akumulasi layanan dari kolaborasi semua orang. Semua orang harus tersedia untuk satu layanan bisnis yang hebat agar bisnis itu tumbuh dan sukses. Semua orang harus tersedia untuk melayani visi bisnis yang besar. Semua orang harus tersedia untuk melayani misi besar dalam meraih sukses. Semua orang harus tersedia untuk melayani nilai-nilai dan sistem organisasi agar budaya yang kuat menyatukan semuanya di dalam gerak mencapai sukses.

Bisnis itu adalah gerakan layanan memuaskan yang dibuat dari internal perusahaan untuk menarik energi kekayaan dari jaringan stakeholders dalam jumlah tak terbatas. Oleh karena itu, setiap individu dalam perusahaan diwajibkan menjadi energi positif untuk bisa memberikan pelayanan dari hati yang penuh kasih sayang dan empati. Jadi, di dalam perusahaan, setiap orang harus terlatih dan terbiasa untuk memberikan pelayanan yang tak terbatas yang mengoptimalkan sukses bisnis.

Siapapun yang bekerja dengan energi negatif tidak akan pernah bisa memberikan layanan yang memuaskan. Setiap kontribusi energi negatif hanya mendapatkan energi negatif dari orang lain. Bisnis dengan energi negatif hanya mendapatkan hasil kegagalan dan ketidakpercayaan stakeholders. Hanya cinta yang memiliki kekuatan untuk memberikan keuntungan dan kesuksesan dalam bisnis. Ketika setiap individu di dalam perusahaan mampu merubah energi negatif menjadi energi cinta, maka pelayanan dan bisnis mampu menciptakan kisah sukses yang luar biasa.

Pelayanan berkualitas yang Anda lakukan sebenarnya dilakukan untuk diri Anda sendiri dan semua orang. Motif terbesar dari layanan adalah menghubungkan kepribadian Anda kepada orang lain. Bila kepribadian Anda itu penuh cinta, kasih sayang, toleransi, empati, dan pengetahuan tak terbatas; maka, Anda pun akan berkembang dari kekuatan cinta banyak orang. Artinya, cinta dari semua orang akan menjadi energi positif untuk mengantar Anda menuju puncak sukses. Intinya, cinta dan kasih sayang Anda di dalam pelayanan adalah energi yang memproduksi sukses tak terbatas untuk Anda dan bisnis.

Tampilkan diri Anda sebagai sukarelawan yang sangat ikhlas untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada setiap stakeholders. Ingatkan diri Anda untuk memberikan kontribusi terbaik bagi apapun dan siapapun. Pastikan kesadaran tertinggi Anda sudah mendorong energi positif Anda yang bergerak dengan ikhlas melalui pelayanan penuh kasih. Tidak ada lagi hambatan apapun yang bisa menghentikan energi positif di dalam diri Anda. Anda betul-betul sudah menyiapkan diri Anda untuk memberikan pelayanan terbaik dari cinta dan empati terdalam Anda.

Ketika kesadaran tertinggi untuk pelayanan berkualitas sudah di dalam diri Anda, maka Anda menjadi energi positif perusahaan yang siap terhubung ke keseluruhan jaringan bisnis, yang saling terhubung untuk sebuah sukses besar. Jadi, energi positif untuk pelayanan berkualitas harus ada dan tersedia dulu di dalam diri Anda sebelum Anda fokus untuk melayani orang lain. Setelah energi positif pelayanan sudah betul-betul kuat di dalam kesadaran diri Anda, maka Anda pun secara otomatis menjadi magnet yang menarik bisnis dan kesuksesan dari semua orang. Energi positif pelayanan berkualitas di dalam diri Anda merupakan kekuatan yang menggerakan seluruh orang dalam proses bisnis yang luar biasa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Posted

ANDA HARUS BEBAS STRES UNTUK MEMBERIKAN PELAYANAN PELANGGAN YANG TERBAIK

“Pelayanan terbaik bersumber dari perasaan penuh kasih.”~Djajendra

Di pasar yang saat ini sangat kompetitif, Anda tidak hanya harus menawarkan produk dan jasa dengan kualitas terbaik, tetapi juga pelayanan yang penuh kegembiraan dan yang memberikan pengalaman indah bagi pelanggan. Keunggulan kompetitif hanya dapat diperoleh melalui layanan pelanggan terbaik dan penuh kualitas. Intinya, pelayanan adalah tentang membantu dengan penuh kegembiraan dan menjauhkan perasaan marah. Jadi, tidak boleh ada perasaan negatif atau pun akal buruk di sepanjang proses melayani. Anda harus membangun diri Anda yang penuh percaya diri, untuk membantu dan menyenangkan pelanggan sesuai aturan yang profesional.

Pelayanan pelanggan tidak boleh terhenti sebatas konsep dan angan-angan, harus mampu ditampilan melalui perilaku dan sikap yang sudah menjadi budaya unggul untuk pelayanan unggul. Dalam hal ini, pelayanan yang baik terwujud ketika Anda membantu dan memenuhi kebutuhan pelanggan dengan etika, integritas, kualitas, ketenangan, pengetahuan produk, kegembiraan, perilaku yang menyenangkan, sesuai SOP, berbudaya, dan memberikan pengalaman yang indah untuk pelanggan.

Jelas, untuk bisa memberikan pelayanan terbaik dan penuh kualitas, Anda harus memiliki daya tahan diri yang kuat. Anda harus meningkatkan ketahanan diri terhadap stres. Anda harus fokus pada tugas pelayanan dengan sukarela dan penuh tanggung jawab. Anda harus memiliki tingkat belas kasih yang tinggi untuk melayani pelanggan Anda. Intinya, seberapa sulit pun situasi pelayanan tersebut, Anda harus memiliki integritas di dalam sikap baik untuk memberikan pelayanan terbaik. Jadi, kesulitan tersebut tidak boleh menjadikan Anda stres, lalu berdampak pada turunnya kualitas pelayanan Anda.

Stres hanya terjadi di dalam pikiran Anda. Pelanggan Anda tidak tahu bahwa stres sedang terjadi di dalam diri Anda. Pelanggan hanya melihat dan merasakan penampakan sikap, perilaku, kata-kata, dan bahasa tubuh Anda saat Anda memberikan pelayanan. Jadi, walaupun Anda belum terlatih dan terbiasa untuk menghapus stres di pikiran Anda, tetapi Anda masih bisa menampilkan akting diri yang sempurna untuk menutupi stres agar pelanggan puas dan bahagia saat dilayani oleh Anda.

Stres adalah persepsi dari akal Anda yang menciptakan rasa takut di alam bawah sadar Anda. Rasa takut diberbagai aspek kehidupan bila tertanam di alam bawah sadar, maka sewaktu-waktu mereka akan muncul untuk menjadikan Anda stres, dan energi negatif pun akan menguras kebahagiaan Anda. Stres yang terekspresi melalui sikap dan perilaku akan segera menciptakan emosi negatif. Emosi negatif tersebut akan menciptakan kemarahan, konflik, kebencian, dan perilaku negatif yang agresif lainnya. Jelas, ini semua adalah sesuatu yang sangat dilarang dalam pelayanan pelanggan.

Sumber stres adalah akal yang takut kehilangan sesuatu. Akal atau logika yang takut kehilangan bisnis; akal dan logika yang takut kehilangan pelanggan; akal dan logika yang takut pelanggan tidak membeli; akal dan logika yang takut kehilangan kehormatan; akal dan logika yang takut kehilangan harga diri; akal dan logika yang takut dikomplain; akal dan logika yang takut dimarah; akal dan logika yang takut tidak mendapatkan pujian; akal dan logika yang takut dirugikan; akal dan logika yang takut dipermalukan. Sangat banyak rasa takut yang menjadi akar dari sumber stres di dalam pikiran. Jadi, ketika Anda belum membebaskan diri Anda dari rasa takut, maka stres akan selalu muncul untuk menekan Anda.

Satu-satunya cara menghapus stres di dalam diri adalah kesediaan Anda untuk menerima apa pun yang terjadi dengan ikhlas dan bahagia. Anda harus berlatih dan membiasakan diri untuk menerima apa pun sikap dan perilaku pelanggan dengan tenang, serta tetap fokus untuk memberikan pelayanan terbaik. Tentu saja, Anda tidak bisa memaksa atau mengharuskan pelanggan untuk bersikap baik agar mereka bisa mendapatkan sikap baik dari Anda. Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri bersama sikap, perilaku, kata-kata, bahasa tubuh, dan mindset Anda. Anda tidak mungkin bisa memberikan pelayanan terbaik bila berharap pelanggan Anda juga harus menunjukkan sikap baik mereka.

Pelayanan terbaik dihasilkan bukan dengan cara menghindari pelanggan yang bersikap tidak baik. Tetapi, dengan cara melayani mereka dengan penuh kasih dan peduli. Jadi, jangan sampai pelanggan-pelanggan berenergi negatif menyebabkan stres Anda meningkat. Tentu saja, Anda harus melayani mereka dengan landasan kasih sayang dan empati. Jadikan mereka sebagai pengetahuan untuk meningkatkan daya tahan diri Anda, dan juga untuk memperbaiki kualitas layanan sempurna perusahaan Anda.

Anda harus selalu mengambil inisiatif untuk merespon kebutuhan pelanggan melebihi harapan mereka. Tampilkan sikap yang selalu peduli, memecahkan masalah pelanggan, memberikan solusi sesuai harapan pelanggan, dan menjaga suasana hati pelanggan selalu gembira saat berbisnis dengan Anda. Dan juga, implementasikan semua komitmen perusahaan untuk pelayanan pelanggan terbaik. Semua janji perusahaan wajib Anda penuhi untuk kepuasaan pelanggan, sehingga pelanggan betul-betul merasakan profesionalisme pelayanan Anda.

Tunjukkan tanggung jawab dan ketulusan Anda dalam setiap pelayanan Anda. Apa pun realitas dan situasinya, Anda harus fokus untuk memberikan yang terbaik kepada pelanggan Anda. Jadilah kreatif bersama kemampuan untuk memberikan layanan terbaik.

Anda harus bebas stres untuk bisa memberikan pelayanan pelanggan yang terbaik. Tunjukkan tugas pelayanan Anda dengan dedikasi dan ketulusan. Jangan takut terhadap apa pun, fokuskan semua hal hanya untuk menghasilkan yang terbaik. Katakan kepada diri sendiri, “aku bukan siapa-siapa, tetapi aku harus melakukan segala hal agar pelanggan puas dan bahagia.” Jadilah energi positif yang konsisten agar Anda terbebaskan dari tekanan energi stres.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENTINGNYA INTUISI DAN EMPATI DALAM PELAYANAN PELANGGAN

motivasi-06032017

“Pelayanan pelanggan yang kurang profesional dari Anda adalah bisnis tambahan bagi pesaing Anda.”~Djajendra

Intuisi dan empati Anda harus mampu memberikan layanan pelanggan yang jauh lebih baik daripada para pesaing Anda. Anda harus sadar bahwa pelayanan yang kurang dari Anda adalah bisnis tambahan bagi pesaing Anda. Jadi, dedikasikan intuisi dan empati Anda untuk menciptakan sikap dan perilaku yang tepat saat memberikan pelayanan kepada pelanggan Anda.

Intuisi itu sendiri adalah sebuah kecerdasan tertinggi yang didapatkan dari pengalaman dan pembelajaran melalui hati. Dalam hal ini, pengalaman dan pengetahuan itu tidak hanya dipahami secara logika, melainkan juga dipahami dengan hati nurani. Sedangkan empati adalah kemampuan Anda untuk merasakan apa yang dirasakan oleh pelanggan Anda. Jadi, intuisi dan empati akan membentuk sikap pelayanan yang memahami isi hati dan harapan pelanggan dengan sangat baik.

Tujuan utama dari pelayanan berkualitas adalah untuk menyambut pelanggan dengan sikap baik dan memberikan mereka pengalaman yang indah. Dalam hal ini, Anda harus memiliki sikap yang penuh perhatian dan membantu pelanggan dengan proses kerja yang cepat. Dan semua ini, harus dimunculkan dari intuisi dan empati Anda untuk memahami isi hati dan harapan pelanggan. Pelanggan adalah segalanya dalam bisnis, dan adalah sebuah kesalahan besar dalam bisnis bila Anda mengabaikan isi hati dan harapan pelanggan.

Proses pelayanan yang baik selalu berkonsentrasi untuk menciptakan kinerja tertinggi. Untuk itu, seluruh sifat dan perilaku terbaik harus mampu berkolaborasi dan berkoordinasi secara profesional agar dapat memuaskan pelanggan. Intuisi dan empati harus dijadikan sebagai kekuatan dalam memberikan layanan dengan akurasi dan kecepatan terbaik. Intuisi dan empati dimanfaatkan untuk mengantisipasi kebutuhan, mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pelanggan, melakukan interaksi dan komunikasi terbaik, serta untuk memberikan layanan dengan kualitas prima.

Kemampuan Anda untuk menyatukan kekuatan intuitif dan empati ke dalam kekuatan rasional dapat menciptakan karakter layanan yang unggul. Kekuatan rasional haruslah digunakan agar standar dan sistem pelayanan dapat berjalan secara profesional. Sedangkan, kekuatan intuisi dan empati sangat diperlukan agar Anda bisa menciptakan sikap, sifat, perilaku, dan karakter pelayanan yang memudahkan Anda untuk terhubung dengan pelanggan Anda. Jadi, Anda mampu tampil fleksibel dengan mengandalkan insting pelayanan Anda.

Intuisi dan empati adalah kecerdasan lebih yang harus dimiliki setiap orang yang berprofesi sebagai pelayan pelanggan atau pelayan publik. Sebab, pelanggan dan publik itu hadir ke Anda dengan berbagai pola pikir, berbagai perasaan, berbagai keyakinan, berbagai cara pandang, berbagai kebutuhan, berbagai harapan, berbagai emosi, dan berbagai latar belakang. Tanpa insting dan empati yang baik, Anda pasti menghadapi stres saat berhadapan dengan beragam perilaku dari pelanggan Anda. Jadi, kalau intuisi dan empati Anda sudah hebat, maka kecerdasan Anda selalu siap untuk melayani asumsi-asumsi dan perbedaan-perbedaan yang ditimbulkan dari persepsi pelanggan.

Intuisi dan empati Anda yang baik mampu berinteraksi dan berkomunikasi kepada pelanggan dengan sikap terbaik. Jelas, hal ini menjadikan Anda mampu bekerja dan memberikan layanan dengan tepat, cepat, akurat, berkualitas, benar, dan etis. Dan, Anda juga mampu melakukan yang terbaik, mengetahui apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, mampu memberikan layanan sesuai harapan, mampu memiliki sikap dan perilaku sesuai harapan, dan mampu tampil sepenuh hati untuk memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan Anda.

Dengan memiliki intuisi dan empati yang baik, Anda menjadi pribadi yang mengerti untuk memberikan layanan terbaik tanpa harus menggunakan buku petunjuk. Insting Anda dan perasaan Anda mampu memahami harapan dan kebutuhan pelanggan, sehingga mampu bergerak cepat untuk memberikan layanan berkualitas sesuai harapan pelanggan.

Intuisi dan empati Anda mampu menghasilkan perhatian dan kepedulian, sehingga walaupun menghadapi kesulitan dalam pelayanan, Anda dengan kesabaran dan ketenangan mampu memberikan layanan terbaik sampai bisa membantu pelanggan dengan solusi terbaik. Anda pasti menerima pelanggan walau belum ada solusi untuk mereka. Anda tidak akan membiarkan pelanggan pergi tanpa layanan dan bantuan. Anda selalu tampil optimis dan berbicara positif kepada pelanggan Anda, serta mampu menawarkan saran yang bermanfaat. Anda sabar dan tenang menerima keluhan atau ketidakpuasan pelanggan untuk tujuan perbaikan.

Intuisi dan empati Anda menjadikan layanan Anda penuh disiplin untuk memberikan pelayanan terbaik. Anda sadar untuk melakukan yang terbaik dengan kerja keras Anda. Anda sadar untuk menghormati pelanggan dan tidak mau berargumen demi kemenangan opini Anda. Anda selalu rendah hati dan fokus untuk memberikan pengalaman yang indah kepada pelanggan melalui layanan terbaik Anda. Anda selalu ingat dan sadar bahwa pelanggan adalah hadiah terbaik untuk kesuksesan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERENDAHAN HATI DAN KESABARAN DALAM MELAYANI PELANGGAN YANG TINGGI HATI

“Ketika sebuah pelayanan suka membanggakan diri dan merasa lebih hebat dari pelanggan, maka pelayanan tersebut akan kehilangan kehormatan.”~Djajendra

Sikap baik dan perilaku baik adalah energi positif dalam pelayanan pelanggan. Walau pelanggan Anda bersikap tidak baik, Anda wajib bersikap baik. Memberikan pelayanan dengan sikap rendah hati dan penuh kesabaran, adalah kunci sukses untuk menaklukkan pelanggan yang bersikap tidak baik.

Kadang-kadang, frontliner perusahaan harus menghadapi pelanggan yang bersikap kasar, tidak sopan, mengancam, tidak ramah, meminta hal-hal yang tidak masuk akal, dan menggunakan bahasa atau ucapan yang tidak pantas. Dalam kondisi ini, bila frontliner terpancing emosi dan bersikap sama seperti pelanggan tersebut, maka pelayanan yang buruk dan tidak berkualitas yang akan terjadi.

Dalam bisnis, pelanggan adalah Raja. Bila Anda ingin sukses dalam bisnis, kuncinya adalah melayani pelanggan dengan sebaik mungkin, dan membantu mereka dengan semaksimal mungkin. Bisnis yang baik bertugas untuk menciptakan nilai tambah sebanyak mungkin, tanpa terlibat secara emosional dalam sikap dan perilaku buruk orang lain. Dalam bisnis, tidak ada permusuhan, yang ada adalah keuntungan dari manapun, atau dari siapapun. Jadi, walaupun pelanggan Anda bersikap tidak baik, Anda harus tetap terkendali emosinya, dan menunjukkan mental pemenang dengan senyum dan pelayanan terbaik.

Frontliner bertugas untuk menjaga kehormatan perusahaan secara utuh. Hal ini terwujud, ketika setiap orang yang bekerja dibagian pelayanan memiliki kesabaran dan kerendahan hati. Pelayanan terbaik tidak datang dari perilaku atau sistem yang membanggakan diri, tetapi dari perilaku dan sistem yang rendah hati dan penuh percaya diri untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Ketika sebuah pelayanan suka membanggakan diri dan merasa lebih hebat dari pelanggan, maka pelayanan tersebut akan kehilangan kehormatan. Sikap rendah hati dan kesabaran tinggi selalu diberkati untuk menyentuh hati pelanggan yang keras dan sombong. Jangan memadamkan api dengan api, padamkan api dengan air yang sejuk. Jangan ingin menaklukkan pelanggan yang tinggi hati dengan sikap tinggi hati, taklukkan hati pelanggan yang sombong dengan sikap rendah hati.

Proses pelayanan tidak pernah sempurna, setiap pihak selalu merasa ada yang kurang. Jadi, sebagai frontliner, Anda wajib bertugas untuk menyempurnakan proses pelayanan yang tidak sempurna tersebut dengan sikap baik Anda. Cobalah untuk tidak mengambil segala kekurangan di dalam proses pelayanan sebagai alasan untuk tidak memberikan pelayanan terbaik, Anda harus melatih empati dan intuisi Anda untuk mendengarkan suara hati pelanggan. Kendalikan emosi negatif Anda saat pelanggan bersikap kasar dan tidak sopan, fokuskan pikiran Anda untuk menolong dan membantu pelanggan,  jangan melawan perilaku negatif pelanggan dengan perilaku negatif Anda. Tampillah dengan tenang, tetap senyum, berikan respon yang baik, jangan masukan ke hati saat pelanggan berkomentar pedas, dengarkan pelanggan, dan minta maaf atas semua kekurangan yang dirasakan oleh pelanggan dengan pelayanan Anda.

Pelanggan yang tidak sopan, suka mengeluh, suka marah-marah, dan suka menyakiti perasaan orang lain adalah realitas dalam dunia bisnis. Ingat, bisnis melayani semua jenis orang, yaitu melayani orang baik dan orang tidak baik. Orang tidak baik hadir dengan pikiran dan perilaku negatifnya, dan Anda yang mewakili perusahaan harus melayani yang tidak baik dengan sikap baik Anda.

Perusahaan harus melatih mental dan kecerdasan emosional karyawan untuk menangani pelanggan yang bersikap tidak baik. Tugas pelayanan adalah memberikan pelayanan berkualitas terbaik. Jangan biarkan energi negatif dari pelanggan negatif merusak reputasi pelayanan perusahaan. Siapkan mental pemenang saat menghadapi sikap tidak baik secara mendadak dari pelanggan. Ketenangan dan kepercayaan diri dalam sikap baik adalah kekuatan untuk menangani pelanggan yang tidak sopan.

Petugas di frontliner harus dilatih mental dan jiwanya agar tidak terpancing oleh sikap tidak baik pelanggan. Sebab, bila mental dan jiwa tidak hebat, maka petugas frontliner perusahaan bisa kelelahan dan stres, lalu menjadikan mereka tidak mampu memberikan pelayanan terbaik. Intinya, bila perusahaan ingin menjaga reputasi organisasi untuk pelayanan pelanggan yang berkualitas, maka wajib melatih dan menyiapkan para petugas frontliner untuk pelayanan penuh kualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JIWA YANG BAIK UNTUK PELAYANAN PUBLIK TERBAIK

MOTIVASI 02092016

“Menemukan diri tertinggi Anda yang ikhlas dan melayani dengan penuh tanggung jawab adalah jantung dari pelayanan publik yang berkualitas.”~Djajendra

Untuk memberikan pelayanan berkualitas, Anda harus menemukan diri terbaik Anda. Tanpa diri terbaik, Anda tidak mungkin bisa memberikan pelayanan berkualitas. Jiwa yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, dan kondisi tubuh yang bugar, adalah fondasi untuk memberikan pelayanan terbaik.

Semakin tinggi kesadaran Anda untuk mengembangkan karakter dan kepribadian positif, semakin Anda tampil nyata dengan perilaku terbaik untuk memberikan pelayanan berkualitas. Mulailah dengan menata dan mengelola diri Anda dengan nilai-nilai positif, lalu tingkatkan disiplin dan ketekunan Anda agar nilai-nilai positif tersebut menjadi sikap dan perilaku di dalam pelayanan.

Ketika Anda menemukan diri terbaik dan yang paling ikhlas untuk memberikan pelayanan publik, maka Anda mampu memetakan dan menggambarkan semua aspek tak terlihat dalam pelayanan. Dalam hal ini, Anda mampu menggunakan empati dan hati nurani dengan baik, untuk melayani kebutuhan dan harapan pelanggan dengan perilaku profesional. Di persepsi pelanggan; jiwa Anda pun akan terlihat bersih, ikhlas, dan sopan dalam melayani mereka. Menemukan diri tertinggi Anda yang ikhlas dan melayani dengan penuh tanggung jawab adalah jantung dari pelayanan publik yang berkualitas.

Jiwa Anda yang baik dalam pelayanan publik meninggalkan rasa kagum pelanggan pada Anda dan instansi Anda. Sikap, perilaku, senyum, kata-kata, bahasa tubuh, pelayanan, dan respon Anda yang cepat selalu menjadi kenangan indah bagi pelanggan. Jiwa Anda yang baik terlihat sangat menakjubkan dan menyentuh hati pelanggan. Oleh karena itu, miliki kesadaran bahwa Anda sangatlah penting dan menentukan dalam memberikan pelayanan publik terbaik di instansi Anda. Anda di terima bekerja di instansi Anda untuk bisa memberikan pelayanan publik terbaik. Anda wajib menjalani kehidupan kerja sehari-hari dengan sikap, perilaku, dan karakter yang melayani pelanggan dan instansi dengan sepenuh hati.

Pelayanan itu ada yang terlihat dan ada yang tidak terlihat. Semua yang terlihat secara fisik mudah diperbaiki, tetapi semua yang tak terlihat hanya bisa diperbaiki melalui kesadaran dari jiwa yang baik. Jiwa yang baik mampu merasakan apa yang dirasakan oleh pelanggan, mampu melihat apa yang dikhawatirkan oleh pelanggan, mampu menyentuh hati pelanggan, mampu mendengarkan bahasa tubuh pelanggan, mampu mencium segala bau yang melekat dalam jiwa pelanggan. Jiwa yang baik mampu mengungkapkan kebenaran dan kebaikan di sepanjang waktu pelayanan.

Salah satu kebenaran dalam pelayanan publik adalah masyarakat tidak memahami berbagai aturan, undang-undang, peraturan, dan perhitungan. Masyarakat sangat awam dan selalu merasa rumit saat harus mengerjakannya sendiri, Anda sebagai pelayan publik harus mampu menjadi guru yang bijak, untuk mengajarkan semua yang tidak dipahami masyarakat dengan sabar. Jiwa yang baik tidak akan memperumit masyarakat, tidak akan menakut-nakuti masyarakat, tidak akan masa bodoh pada masyarakat, tetapi merangkul dan membantu dengan kasih sayang.

Pelayan publik harus mampu menciptakan energi baik di dalam dirinya untuk bisa ditularkan di luar dirinya. Semakin tinggi kualitas internal diri Anda, semakin bagian yang tak terlihat dari diri sendiri memantulkan kebaikan ke luar diri. Jauh di dalam diri Anda yang baik tercipta energi positif, untuk memberikan pelayanan berkualitas tinggi bagi setiap pelanggan.

Ketika Anda berhubungan dengan pelanggan, tidak hanya fisik dan sistem yang terhubung, tetapi juga jiwa baik Anda terhubung. Bila jiwa baik itu tidak ada, maka fisik dan sistem yang hebat pun akan terlihat tidak menyenangkan hati pelanggan. Pelayanan tidak hanya didominasi oleh pemikiran rasional, tetapi juga membutuhkan kesadaran jiwa baik secara spiritual, untuk bisa memberikan pelayanan yang melampaui keterbatasan fisik dan sistem yang ada.

Jiwa yang baik untuk pelayanan publik terbaik hanya dapat diberikan oleh Anda yang hidup dari diri tertinggi Anda. Diri Anda yang lebih tinggi bukan hanya bagian dari Anda, tetapi merupakan bagian dari sistem dan budaya organisasi.  Segala sesuatu yang terbaik dari Anda selalu terlihat di dalam budaya organisasi. Semua yang terbaik dari diri Anda mengalir untuk membentuk budaya kerja yang kuat dan unggul, dan semua ini dapat dirasakan oleh stakeholder.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MELAYANI MASYARAKAT DENGAN BUDAYA PELAYANAN PUBLIK YANG UNGGUL

“Pelayanan publik yang baik dan unggul adalah yang mempermudah semua proses dan kebutuhan masyarakat, sehingga masyarakat merasa dibantu oleh negara dengan baik.”~Djajendra

Pemerintah adalah pemilik kekuasaan terhadap masyarakat melalui berbagai peraturan dan perundang-undangan. Masyarakat memiliki kewajiban dan hak terhadap negara dan kekuasaan yang dimiliki pemerintah. Masyarakat harus taat untuk memenuhi semua kewajibannya kepada negara dan pemerintah. Di sinilah, diperlukan sebuah pelayanan yang penuh integritas dan akuntabilitas dari pemerintah, untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban mereka, dan mendapatkan haknya dengan kepastian hukum yang kuat.

Karena pemerintah adalah kekuasaan yang memonopoli pelayanan melalui instansi-instansi pemerintahan, maka perasaan berkuasa ini juga yang selalu terlihat saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat tidak mungkin beradu kuat dengan kekuasaan, masyarakat biasanya hanya ingin urusannya cepat selesai dengan kepastian hukum yang jelas. Jadi, pelayanan publik yang diberikan oleh negara sangat berbeda dengan pelayanan yang diberikan oleh sebuah perusahaan di dalam bisnis. Di dalam dunia bisnis, ada kompetisi dan persaingan yang ketat, sehingga siapa pun yang mampu memberikan pelayanan yang memudahkan dan menguntungkan pelanggan, akan menjadi pemenang dalam bisnis. Sedangkan, pelayanan yang diberikan pemerintah, masyarakatlah yang membutuhkan pelayanan tersebut, masyarakat tidak bisa ke tempat lain, hanya bisa ke pemerintah dan negara untuk mendapatkan pelayanan tersebut. Oleh karena itu, biasanya, perilaku lebih berkuasa dari pelayan publik pemerintah, menjadikan masyarakat tidak mendapatkan pelayanan seperti slogan dan janji yang diberikan pemerintah.

Bila pemerintah dan negara ingin memberikan pelayanan publik seperti layaknya di dalam bisnis yang sangat kompetitif, maka pemerintah harus membangun budaya organisasi yang kuat dan berorientasi kepada pelayanan publik terbaik. Tidak mungkin bisa memberikan pelayanan publik yang baik hanya dengan perubahan pada sistem, prosedur, teknologi, penampilan kantor, dan tata kelola. Ingat, pelayanan lebih banyak melibatkan urusan antara manusia dengan manusia. Dalam hal ini, sikap dan perilaku seorang pelayan publik menjadi sangat menentukan untuk memberikan pelayanan berkualitas. Sikap dan perilaku pelayanan yang berkualitas hanya dapat diciptakan melalui budaya organisasi yang kuat dan hebat.

Manusia yang berbudaya tinggi mampu menciptakan sikap, perilaku, perbuatan, penampilan, ucapan, pilihan kata-kata, reaksi, dan emosi yang harmonis untuk memberikan pelayanan terbaik. Jadi, keberadaan budaya organisasi yang kuat itu sangat penting dan merupakan dasar untuk bisa memberikan pelayanan publik berkualitas. Tanpa budaya organisasi yang kuat, jangan berharap masyarakat akan puas dan bahagia dengan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah.

Budaya pelayanan membutuhkan perubahan pola pikir dari setiap individu pegawai pemerintah. Perubahan pola pikir tersebut tidak lagi merasa sebagai pemilik kekuasaan, tetapi merasa sebagai pelayan masyarakat. Saat setiap individu pegawai pemerintahan sudah mampu memiliki mindset sebagai pelayan publik, saat itulah budaya pelayanan yang kuat akan tumbuh. Selama pegawai pemerintah masih merasa sebagai pemilik kekuasaan, maka jangan pernah bermimpi untuk memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat. Selama mental dan mindset setiap individu pegawai pemerintahan belum berubah dari mental kekuasaan menjadi mental pelayan, maka impian dan obsesi untuk memberikan pelayanan publik yang cepat dan berkualitas sulit terwujud.

Pelayanan publik yang baik dihasilkan dari budaya pelayanan yang diciptakan secara sadar. Tanpa kehadiran budaya pelayanan yang unggul, pelayanan publik menjadi tidak berkualitas dan tidak konsisten. Semua janji pelayanan, slogan pelayanan, sosialisasi pelayanan, semangat pelayanan, akan menjadi sia-sia, bila semua itu tidak dibangun melalui budaya organisasi yang kuat. Intinya, semua ambisi dan obsesi pemimpin untuk memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat tidak akan jalan di lapangan. Sebab, orang-orang di garda depan pelayanan belum memiliki budaya yang kuat untuk memberikan pelayanan seperti impian pemimpin. Orang-orang di garda depan pelayanan belum terlatih sikapnya, kebiasaan, perilaku, reaksi, emosi, kata-kata, dan penampilan yang sesuai dengan janji dan komitmen instansi untuk melayani masyarakat dengan profesional.

Masyarakat semakin sadar untuk mendapatkan hak pelayanan publik yang baik agar mereka bisa memenuhi semua kewajiban kepada negara dan pemerintah dengan jujur. Untuk bisa melayani hak masyarakat dengan sikap baik, maka setiap individu pelayan publik wajib terlatih agar bisa berinteraksi secara profesional dalam pelayanan yang diberikan. Setiap individu pelayan publik wajib bertindak dan bersikap positif untuk membantu kebutuhan dan harapan masyarakat dengan sepenuh hati. Setiap individu pelayan publik harus terlatih dan terbiasa menghadapi berbagai perubahan dalam realitas pelayanan. Dan semua ini, hanya bisa terwujud saat instansi memiliki budaya organisasi yang kuat untuk membantu setiap individu pelayan publik dalam menanggapi, melayani, dan menunjukkan sikap positif di dalam setiap interaksi dengan publik.

Membangun budaya organisasi yang kuat berarti dimulai dari visi dan misi yang tergambar secara jelas. Nilai-nilai atau kata-kata untuk menciptakan sikap, perilaku, kebiasaan, pola pikir, emosi, kepribadian, karakter, dan etos kerja. Prinsip-prinsip kerja yang jelas dan cara mengambil keputusan yang jelas. Slogan dan janji-janji yang dikuasai dan terbiasa untuk dilayani dengan integritas. Kepemimpinan yang sangat disiplin dan rendah hati untuk membantu dan mempermudah semua urusan pelayanan ke masayarakat.

Setiap pegawai harus dibiasakan dan didisiplinkan untuk melayani publik dengan sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai inti organisasi. Setiap pegawai harus mengerti makna dari nilai-nilai inti; memahami cara menggunakan nilai-nilai inti; mengingat niat baik dari nilai-nilai inti; memendam nilai-nilai inti di dalam pikiran bawah sadar; serta mampu menjadikan nilai-nilai inti sebagai energi positif dalam menangani setiap harapan dan kebutuhan publik.

Revolusi mental melalui pelatihan dan pencerahan secara terus-menerus wajib dilakukan. Manusia mudah lupa dan mudah kembali kepada kebiasaan lama. Oleh karena itu, perkuat komitmen setiap individu untuk menjalankan nilai-nilai inti organisasi dengan konsisten. Perlu waktu yang panjang untuk membiasakan budaya organisasi yang kuat bekerja secara maksimal. Setiap hari, para pemimpin wajib meluangkan waktu untuk menginternalisasikan setiap nilai inti kepada pegawai. Lakukan pertemuan rutin di semua level organisasi untuk memahamkan nilai-nilai inti organisasi; untuk memahamkan visi dan misi organisasi; untuk memahamkan  sikap, perilaku, kebiasaan, reaksi, emosi, kepribadian, karakter, penampilan, gaya, cara, ekspresi, dan pola pikir yang wajib dimiliki oleh setiap pegawai saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setiap pegawai harus dilatih untuk memvisualisasikan pelayanan publik seperti yang diimpikan oleh instansi. Pemimpin harus bisa meyakinkan dan mengarahkan setiap individu untuk terbiasa memberikan pelayanan sesuai nilai-nilai, prosedur, sistem, prinsip, dan perilaku yang membuat publik bahagia dengan pelayanan yang mereka dapatkan.

Merawat mental, jiwa, dan emosional pegawai secara terus-menerus dan berkelanjutan. Pikiran, hati nurani, dan emosional harus bekerja untuk menyelaraskan tindakan, sikap, dan perilaku sesuai nilai-nilai inti. Jadi, setiap tindakan dan perilaku pegawai harus mencerminkan nilai-nilai inti. Untuk itu, pemimpin wajib menggunakan disiplin agar dapat menegakkan nilai-nilai inti menjadi perilaku dan karakter kerja yang konsisten di lapangan.

Melayani masyarakat dengan budaya pelayanan yang unggul memerlukan peningkatan kualitas pribadi pegawai secara terus-menerus. Kualitas individu pegawai harus ditingkatkan dari sisi soft skills secara terus-menerus dan berkelanjutan di sepanjang waktu. Membangun manusia yang ikhlas dan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan tidaklah mudah dan sederhana. Dalam kehidupan, ada orang baik dan orang tidak baik, keduanya selalu abadi hidup berdampingan di sepanjang jaman. Seperti gelap dan terang yang selalu abadi hidup berdampingan. Demikian juga, yang baik dan yang tidak baik selalu abadi hidup berdampingan di tempat kerja. Oleh karena itu, dalam membangun budaya pelayanan yang kuat, pemimpin harus selalu sadar bahwa kekuatan tidak baik pun selalu akan hadir untuk menghalangi tumbuhnya budaya kuat. Kesadaran untuk memeriksa dan mengevaluasi keadaan sehari-hari budaya organisasi menjadi penting agar resiko dari kekuatan yang tidak mendukung dapat diminimalkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com