DALAM DIRI KITA ADA ORANG YANG KUAT DAN ADA ORANG YANG LEMAH

“Jika orang-orang mendatangi Anda dengan membawa masalah mereka, maka Anda tidak boleh sibuk mengurusi masalah tersebut. Anda harus menguatkan energi positif untuk menemukan solusi dan membuat masalah terpecahkan.”~Djajendra

Kehidupan menyediakan ruang dan waktu untuk menemukan siapa diri kita yang sesungguhnya. Semua kebaikan, keindahan, kesempurnaan, kemudahan, dan keajaiban telah disiapkan oleh kehidupan bagi kita semua. Tidak pernah sesuatu yang merugikan hidup kita yang diberikan oleh kehidupan. Kita semua diberikan tempat yang indah dengan kekayaan yang berlimpah ruah. Persoalannya, setiap orang memiliki takdir yang tidak memungkinkan dirinya untuk memilih, tetapi memungkinkan dirinya untuk memiliki sikap yang menguntungkan jalan hidupnya. Di samping itu, setiap orang memiliki jalan hidup yang unik untuk menuju tujuan. Untuk dapat memahami ini semua, kita harus bersyukur dengan hidup yang kita alami dan menemukan diri sejati melalui proses kehidupan kita masing-masing.

Dalam kehidupan yang indah ini, diri kita masing-masing mengeluarkan energi positif dan negatif untuk mengisi permainan hidup. Kita sendiri yang menciptakan masalah, tantangan, dan sekaligus solusinya. Di sepanjang perjalanan hidup, kita selalu memainkan drama dengan berbagai macam cerita yang semua skenario-nya bersumber dari energi diri kita sendiri. Kita adalah aktor dari pikiran, ego, emosi, pengetahuan, keyakinan, dan persepsi kita sendiri. Drama yang kita ciptakan menghadirkan diri kita yang kuat atau pun yang lemah. Kita harus mengisi setiap alur cerita di sepanjang drama yang kita perankan dengan diri kita yang kuat. Jika kita tidak menjadi diri sendiri yang hadir sebagai pribadi kuat dari ke kedalaman diri sejati kita, maka jika ada gangguan yang cukup berat di sepanjang perjalanan kita menuju tujuan, kita menjadi mudah stres dan kehilangan kepercayaan diri. Intinya, kita mudah menderita di setiap momen yang menghadirkan kesulitan dan ketidakpastian. Jelas, semua penderitaan ini jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental kita.

Walaupun kehidupan sudah menyediakan semua kebutuhan kita dengan berlimpah, tetapi keserakahan dan kebodohan menjadikan hidup masing-masing orang tidak dalam keseimbangan. Semua peristiwa hidup di luar diri kita bersumber dari energi kolektif kita semua. Jika di dunia ini ada sembilan milyar orang, maka energi kolektif itu bersumber dari sembilan milyar orang. Di mana, masing-masing orang dari sembilan milyar itu mengeluarkan energi positif atau pun negatif tanpa dapat dikendalikan oleh satu sama lain. Energi negatif yang dikontribusikan akan menghasilkan hal-hal buruk dalam kehidupan kolektif, sebaliknya energi positif yang dikontribusikan akan menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan. Jadi, baik dan tidak baik dalam kehidupan murni bersumber dari diri masing-masing orang. Jika lebih banyak energi negatif yang dikontribusikan oleh semua orang pada kehidupan, maka kehidupan indah dan kaya yang sudah Tuhan berikan pada kita dapat berubah menjadi sesuatu yang mengerikan. Kehidupan yang sejatinya disiapkan untuk kebahagiaan dan kegembiraan bagi semua orang menjadi sebaliknya karena kontribusi energi positif dan negatif dari diri kita masing-masing.

Pekerjaan kita yang paling utama adalah membangun diri kita yang kuat dan unggul. Setiap momen, kita harus fokus untuk menjaga energi positif kita dalam kondisi prima. Jika energi positif kita kuat dan orang-orang mendatangi kita dengan membawa masalah, maka energi positif kita yang kuat itu mampu menemukan solusi dan masalah pun terpecahkan. Energi positif kita yang kuat itu tidak akan terpengaruh atau terbawa dalam masalah yang lebih rumit. Kita mampu fokus pada solusi dan tidak sibuk untuk mendalami masalah orang lain. Kita selalu menghadirkan diri kita yang kuat dengan energi positif untuk memberikan solusi, bukan untuk bersama-sama membicarakan masalah. Intinya, walaupun orang-orang datang kepada kita dengan membawa masalah mereka dan mengeluh berjam-jam, kita harus fokus untuk menjaga energi positif agar tidak terpengaruh dengan energi negatif yang dibawa oleh orang-orang tersebut. Diri kita yang kuat dan positif harus selalu tampil dengan konsisten untuk menyikapi semua energi negatif dengan energi positif. Pikiran, persepsi, dan emosi kita harus terjaga dengan kuat dalam energi positif. Energi positif kita harus selalu bersyukur dan merasakan keindahan yang diberikan oleh kehidupan. Pikiran kita dalam energi positif harus dilatih untuk melihat keindahan saat orang-orang berkeluh-kesah dengan hebat. Kita harus mampu memiliki persepsi bahwa semuanya baik-baik saja dan tidak ada hal buruk yang terjadi. Kita harus merasakan kebebasan dan ketenangan di dalam diri saat energi negatif mencoba menembus ke dalam diri kita. Jadi, semua masalah dan keluh-kesah dari orang-orang yang lemah tidak akan mampu mengganggu kekuatan positif di dalam diri kita.

Kekuatan dan kelemahan ada di dalam diri kita, ini adalah bagian dari diri kita. Jadi, tugas kita adalah mengubah semua kelemahan menjadi kekuatan yang bisa kita gunakan untuk membantu hidup kita. Pekerjaan kita adalah membangun diri kita yang kuat menjadi semakin kuat, dan menghilangkan diri kita yang lemah untuk selamanya. Siapa pun dapat mengeluh tentang apa pun pada kita, tetapi diri kita yang kuat tidak akan terpengaruh dengan energi negatif dari siapa pun. Kita harus selalu menjaga energi positif yang tinggi untuk selamanya, sehingga tidak membiarkan diri kita tenggelam dalam energi rendah. Belas kasih tidak menyelesaikan masalah. Kadang-kadang, belas kasih menciptakan masalah berlipat kali dan tidak memberikan solusi. Apa pun masalahnya, kita harus menghadapi realitas semampu kita, hal-hal yang tidak mampu biarkan menemukan cara penyelesaiannya dari energi positif kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MEMBUAT KITA LEBIH MENGENAL KEUNGGULAN DIRI SENDIRI

“Emosi bisa tiba-tiba muncul dan menguat, bisa juga tiba-tiba memudar dan menghilang dengan cepat. Hidup kita tidak boleh ditentukan oleh emosi, tetapi oleh sikap kita yang bijak dan kaya pengetahuan.”~Djajendra

Diri kita ini sangat berharga, diri kita sangat penting untuk kehidupan yang penuh keajaiban. Kita harus merawat diri terbaik untuk selalu kuat dan produktif. Menguasai keterampilan kecerdasan emosional adalah salah satu cara agar kita selalu kuat dan produktif di sepanjang proses hidup. Kecerdasan emosional membuat kita hebat dalam memahami semua jenis emosi yang ada di dalam diri sendiri dan orang lain. Setelah memahami dan mengerti cara memanfaatkan semua jenis emosi tersebut, kita mampu memimpin proses hidup kita dengan tenang. Kecerdasan emosional membuat kita selalu fokus dan tenang dalam semua situasi kehidupan. Ketika kehidupan yang kita alami mengguncang , ketidakpastian, dan tidak mudah; maka, kita mampu menjaga kualitas dan potensi diri kita untuk mengatasi semua hal yang tidak mudah tersebut. Intinya, kecerdasan emosional membuat kita selalu hebat dan berkualitas di semua situasi kehidupan yang kita jalani.

Keterampilan kecerdasan emosional membangun hubungan yang produktif dan berkualitas dengan orang lain. Seorang pemimpin yang menguasai kecerdasan emosional dengan baik mampu membuat orang-orang di sekitar-nya bergerak ke arah yang diinginkan. Paling tidak tujuh kompetensi berikut wajib dikuasai dengan sempurna, yaitu: kesadaran diri, motivasi diri, intuisi, manajemen diri, empati, keterampilan sosial, dan kecerdasan hubungan sosial. Jelas, ke tujuh kompetensi ini membutuhkan kepribadian yang mampu belajar banyak hal dari integritas diri yang sempurna. Ke tujuh kompetensi ini haruslah dimulai dari kecerdasan kognitif yang mampu melakukan tugas apa pun dari ketenangan yang hebat. Kognitif mampu bekerja dalam kegembiraan dan keyakinan untuk sukses ketika fungsi-fungsinya, seperti: mengingat, belajar, memecahkan masalah, memperhatikan, dan semua hal lain yang berbasis keterampilan kognitif mampu hadir dalam kesederhanaan pola pikir yang sangat inovatif.

Kecerdasan emosional membuat kita menguasai persepsi agar interpretasi atau pengakuan atas rangsangan sensoris betul-betul dihasilkan dari integritas dan pengetahuan yang benar, sehingga persepsi kita betul-betul bersifat universal yang mudah menghubungkan kita dengan berbagai perbedaan dalam hidup. Kecerdasan emosional membuat kita selalu fokus atau mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang kita kerjakan. Mampu mengelola semua kepentingan dan kompetisi di lingkungan kita. Mampu menghadapi semua situasi dan ketidakpastian dengan percaya diri. Kecerdasan emosional membuat kita memiliki pemikiran yang cemerlang dan menggunakan memori kita untuk hal-hal positif. Kita pun sadar untuk mengambil memori-memori yang baik untuk hidup kita, menggunakan keterampilan motorik dari kesadaran untuk melakukan hal-hal baik, menggunakan atau memilih bahasa dan kata yang berkualitas dalam setiap hubungan dan komunikasi, menampilkan hal-hal visual dari dalam diri untuk memperkuat kebaikan dan keindahan.

Mungkin kita tidak pernah mampu menghitung banyaknya jenis emosi yang dihasilkan oleh diri kita. Tidak mudah untuk mengidentifikasi dan memberi tanda pada perasaan. Kadang-kadang, emosi menciptakan beragam perasaan yang membuat kita semakin bingung dengan diri sendiri. Kegembiraan, kemarahan, kesedihan, khawatir, ketakutan, gairah, semangat, malu, dan semua emosi tersebut masih akan menghasilkan emosi-emosi baru atau perasaan-perasaan baru. Kita harus menandai dan mengidentifikasi semua emosi yang tidak akan pernah selesai melahirkan emosi-emosi baru di sepanjang hidup kita. Jadi, salah satu tugas terpenting di sepanjang proses hidup kita adalah menerima apa pun perasaan yang timbul di hati dan mencatat-nya sebagai akibat dari apa. Perasaan atau emosi itu produk dari ketidakpastian, produk dari sukacita, produk dari dukacita, produk dari keberhasilan, produk dari perubahan yang kita alami. Oleh karena itu, tidak mungkin kita mampu petakan dan memastikan emosi apa saja yang ada di dalam diri kita. Situasi, keadaan, dan peristiwa dapat melahirkan berbagai jenis emosi yang harus dapat kita kendalikan. Daftar emosi tidak mungkin dapat kita susun pada hari ini, sebab kita tidak pernah tahu emosi apa saja yang ada di dalam diri kita. Karena itu, hari ini kita tidak akan mampu mengenali dan memberi tanda pada semua jenis emosi. Kita harus menghadapi emosi tersebut dan barulah kita harus mampu mengendalikan-nya dengan cerdas.

Berapa sering dan berapa lama sebuah perasaan bisa menguasai hidup kita? Jika perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita terlalu lama menguasai diri kita, maka ini artinya kecerdasan emosional kita masih sangat rendah. Gangguan dari pikiran dan emosi pada kepribadian kita sangat tidak menguntungkan hidup kita. Kita tidak perlu melawan semua gangguan itu, kita cukup memperkuat kecerdasan emosional kita untuk menerima semua gangguan itu sebagai berkah bagi kemajuan diri kita. Keikhlasan untuk menerima semua yang tidak menyenangkan hati itu dengan rasa syukur dapat membantu kita, untuk mempelajari hal-hal positif dari kekacauan yang kita rasakan. Menciptakan suasana hati yang tenang, sabar, tabah, ikhlas, dan menerima semua gangguan emosi sebagai pelajaran untuk kemajuan diri sendiri adalah bukti bahwa kita memiliki kualitas kecerdasan emosional yang baik.

Segala kemungkinan dapat kita alami dan yang paling penting bagaimana sikap kita dalam mengekspresikan perasaan. Semua emosi ditampilkan dalam bentuk perasaan. Kita harus memahami manfaat dari semua perasaan yang timbul dari emosi kita. Kita harus mengerti dan memahami cara kita secara pribadi mengalami emosi. Dari hati yang paling dalam, kita harus bertanya kepada diri sendiri, kenapa perasaan itu muncul? Setelah kita memahami emosi tersebut, kita juga dengan kesadaran yang tinggi, harus memahami bagaimana tubuh kita bereaksi terhadap emosi tersebut. Pada akhirnya, kita harus memutuskan sikap apa yang paling baik untuk menanggapi emosi tersebut. Jadi, apa pun bisa terjadi dalam hidup kita, dan perasaan apa pun bisa muncul dari kejadian yang kita alami. Tetapi, sikap kita yang tepat mampu menciptakan perilaku positif, sehingga kita tidak mengekspresikan perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita.

Kecerdasan emosional mampu menjaga diri kita dari rangsangan tiba-tiba atau gerakkan hati yang timbul secara spontan, tanpa memikirkan risiko dan bahaya. Kadang-kadang, obsesi dan keinginan yang berlebihan menutup akal sehat kita, sehingga kita menjadi penuh semangat dan nekad untuk melakukan sebuah tindakan, tanpa memikirkan dampak buruknya. Tekad yang kuat itu baik, semangat yang tinggi itu baik, rasa percaya diri yang tinggi itu baik. Tetapi, sebaiknya, semua yang baik itu tetap dilakukan dalam kendali kecerdasan emosional yang baik. Pada intinya, kita membutuhkan manajemen emosi positif untuk meningkatkan kualitas karakter yang mudah mengendalikan emosi berlebihan secara positif. Spontanitas itu baik-baik saja, tetapi spontanitas tanpa terkendali dalam kecerdasan emosional dapat menimbulkan masalah di masa depan. Oleh karena itu, kita harus tetap fokus untuk membangun karakter dan kualitas diri terbaik dari kecerdasan emosional, sehingga ketika harus mengambil tindakan atau keputusan secara mendadak, kita telah menguasai kontrol atas tindakan dan keputusan tersebut.

Setiap orang pasti ingin secepatnya sukses, apalagi kalau melihat orang-orang di sekitarnya maju dan memiliki apa yang kita inginkan. Mungkin hari ini kita dalam ruang tunggu yang sedang menumbuhkan kualitas kita, tetapi emosi yang tak terkendali, yang secepatnya ingin memiliki semua impian, membuat kita cemas dan khawatir. Mengembangkan kemauan yang kuat untuk memiliki sesuatu harus diiringi dengan kecerdasan emosional yang baik. Perasaan cemas dan khawatir tidak akan membawa kita untuk mendekat pada impian, tetapi akan memperpanjang penderitaan kita dalam obsesi dan keinginan. Dalam kondisi ini, kita tidak akan tumbuh, tetapi semakin mundur dan semakin menjadi tidak berdaya. Oleh karena itu, tingkatkan kompetensi dan kualitas kecerdasan emosional agar dalam ruang tunggu, kita bisa benar-benar belajar untuk menerima impian pada waktunya. Semua jenis perasaan yang terkendali dalam kecerdasan emosional dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan kualitas diri kita.

Stres tidak mungkin dihilangkan dari proses hidup kita. Stres dalam kadar yang sangat rendah baik bagi kita. Tetapi, ketika stres sudah sangat mengganggu hidup kita, maka hanya melalui kecerdasan emosional stres dapat kita kurangi. Jadi, jika sampai hari ini kita masih suka terjebak dalam stres tinggi, itu artinya kualitas kecerdasan emosional kita masih sangat rendah. Kondisi ini haruslah menjadi kesadaran kita untuk memperbaiki diri sendiri dengan berlatih semua kompetensi kecerdasan emosional secara baik. Intinya, kecerdasan emosional tidak mungkin kita kuasai tanpa menguasai tujuh kompetensi seperti yang sudah kita bicarakan di atas. Ke tujuh kompetensi tersebut harus benar-benar kita kuasai dan jalankan secara berkualitas. Mengurangi tingkat stres harus kita kelola dengan sebaik mungkin. Kita harus sadar untuk menguasai perasaan dan emosi kita dengan sebaik-baiknya. Jelas, semua ini membutuhkan latihan dan kemampuan untuk dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Jika kita tidak memiliki kecerdasan emosional, maka perasaan kita bisa mengambil tindakan. Jelas, hal ini tidak baik bagi masa depan kita. Perasaan kita sifatnya jangka pendek, dan hanya terpengaruh oleh realitas momen ini, bukan dari visi yang direncanakan secara sadar. Kita tidak boleh mengambil keputusan dan tindakan hanya berdasarkan perasaan. Sebab, perasaan kita saat ini bisa saja berubah satu jam kemudian. Intinya, sifat perasaan itu sangat pendek dan ditentukan oleh momen-momen kehidupan yang sedang kita lewati. Tindakan terbaik berasal dari kesadaran diri yang terukur dan memiliki kalkulasi resiko dengan sempurna.

Emosi bisa tiba-tiba muncul dan menguat, bisa juga tiba-tiba memudar dan menghilang dengan cepat. Hidup kita tidak boleh ditentukan oleh emosi, tetapi oleh sikap kita yang bijak dan kaya pengetahuan. Jadi, dalam setiap hubungan kita dengan orang lain tidak boleh didasarkan oleh emosi, tetapi oleh sikap baik kita. Kita harus memiliki kompetensi dan keterampilan kecerdasan emosional yang baik, sehingga setiap saat apa pun emosi-nya, kita mampu menguasai emosi tersebut untuk kebaikan hidup kita. Sifat primitif dan kognitif yang belum berkembang adalah sebuah hambatan untuk menguasai kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional hanya dapat dimiliki oleh sifat bijaksana dan kognitif yang sempurna dalam kesadaran diri tertinggi. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang hidup di zaman yang bergerak sangat cepat dengan informasi dan teknologi yang berubah sangat cepat; membutuhkan otak yang siap beradaptasi dengan perubahan cepat, bukan lagi otak yang suka zona nyaman. Kita harus sadar dengan zaman yang sedang kita hadapi, sehingga kita mau melengkapi kualitas diri dengan kecerdasan emosional untuk menjawab perubahan yang sangat cepat.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEKACAUAN ADALAH UJIAN UNTUK KETENANGAN HIDUP

“Kekacauan dan ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan yang harus kita hormati dengan sikap yang tenang, bijaksana, sabar, dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk kebaikan hidup kita.”~Djajendra

Ketika situasi dan keadaan berantakan dan penuh kesulitan, maka menjadi tenang dan damai adalah kecerdasan. Kita harus kuat dan berdaya hebat di depan kekacauan yang membuat kita kehilangan cara untuk menemukan solusi. Kita tidak boleh kalah dan terjebak dalam situasi buruk yang memberikan kita hanya pilihan-pilihan buruk. Kekacauan dan kesulitan memberikan anugerah pada orang-orang bijak dan positif. Kekacauan tidak selamanya buruk bagi hidup kita. Persepsi kita menentukan apakah kekacauan yang kita hadapi sesuatu yang baik atau tidak baik bagi kita. Jika persepsi kita positif, maka kita mampu menemukan sesuatu yang baik dari kekacauan yang kita alami.

Jika semua hal dalam hidup kita berjalan mulus dan tanpa tantangan, maka rasa syukur kita mampu menghadirkan ketenangan dan kedamaian. Intinya, ketenangan memiliki nilai lebih di situasi yang penuh kekacauan daripada saat kita tidak memiliki tantangan dan kesulitan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk belajar menjadi lebih tenang dan sabar saat keadaan tidak berjalan sesuai rencana. Kenali diri sendiri secara baik, miliki kebiasaan untuk santai saat keadaan sulit, tarik nafas dalam-dalam, fokus perhatian pada hal-hal positif. Terimalah keadaan kacau itu dengan kesadaran yang tinggi dan anggap saja hal tersebut sebagai pengalaman yang memperkaya diri sendiri.

Pikiran dan persepsi kita harus merasakan kekacauan sebagai peluang untuk belajar sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan kita. Jadi, ketika ada kekacauan, maka itulah waktu yang tepat untuk berlatih ketenangan. Jika kita tidak menjaga pikiran dan persepsi dalam energi positif, maka dalam sekejap, emosi dan hati kita akan terombang-ambing dalam kekacauan. Akibatnya, pikiran negatif dan ego yang gelisah muncul dengan kuat untuk menanggapi situasi kita yang tidak pasti dan penuh kekacauan. Jadi, menjadi tenang dan damai adalah persoalan persepsi dan daya tahan mental saat menghadapi kekacauan dan ketakutan. Jika pikiran dan persepsi positif, daya tahan mental yang luar biasa, maka terhadap kekacauan yang luar biasa pun kita dapat bersikap dengan tenang dan bijaksana. Obat untuk mengurangi kekacauan, kebingungan, ketakutan, dan masalah yang sulit dituntaskan adalah ketenangan, kebijaksanaan, dan kesabaran dalam proses menemukan solusi.

Kekuatan mental dan ketenangan pikiran adalah kunci untuk tetap ikhlas dan sabar saat orang-orang menyudutkan, menyalahkan, tidak memahami, atau pun memfitnah. Tetaplah sabar dalam kebenaran dan tetaplah tersenyum untuk keadaan yang tidak menyenangkan itu. Ketika kita menghadapi hal-hal yang mengacaukan hidup kita; maka saat itulah kita membutuhkan kesabaran, ketenangan, keberanian, kekuatan, daya tahan mental yang hebat, daya tahan fisik yang hebat, dan konsentrasi yang tidak terganggu untuk menemukan solusi terbaik. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah ujian bagi keimanan kita. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendak Tuhan. Dan, sebagai manusia yang diberikan akal dan budi, kita tetap menggunakan kecerdasan untuk menemukan jalan keluar dari kekacauan yang kita hadapi. Akal dan budi dalam keseimbangan hidup haruslah dihadirkan dari dalam diri kita, yang dihadirkan dari ke kedalaman batin kita, menstabilkan kesadaran kita, menguatkan keyakinan kita untuk mendapatkan solusi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI HIDUP DALAM KERENDAHAN HATI

“Orang yang paling sukses adalah mereka yang menerima apa pun realitas hidup dengan gembira, tanpa mengeluh, tanpa menuduh, dan tanpa berhenti untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Keberhasilan dan kegagalan adalah sesuatu yang biasa saja; kemenangan dan kekalahan adalah sesuatu yang biasa saja. Dalam jiwa pemenang sejati, kalah atau menang adalah sama nilainya dan sama terhormatnya. Tidak akan bersedih berlebihan dan gembira berlebihan, apalagi menjadi terlalu tinggi hati saat kemenangan didapatkan. Pemenang terbaik selalu menjaga kerendahan hatinya dan sadar bahwa semua kemenangan bersifat sementara. Setiap kali meraih kemenangan, kesadarannya mengingatkan diri sendiri bahwa kekalahan juga bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, semakin banyak dan semakin sering kemenangan yang didapatkan, semakin rendah hati untuk mempersiapkan diri dengan kualitas yang lebih tinggi.

Dalam hidup, ketidakpastian dan ketidakadilan dapat dialami oleh siapa pun. Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana kita atau pun pikiran kita. Kadang-kadang, hal-hal yang tidak adil bisa saja mengalahkan kita. Pemenang sejati tidak pernah merasa dikalahkan oleh ketidakadilan atau pun kecurangan. Pemenang sejati adalah orang-orang yang percaya bahwa semua peristiwa yang mereka alami adalah rencana Tuhan, sehingga tidak perlu kecewa apalagi marah terhadap peristiwa yang tidak memuaskan hati. Mungkin upaya kita sudah luar biasa totalitas, tetapi hasil yang kita dapatkan jauh dari memuaskan. Kondisi ini tidak boleh membuat kita merasa putus asa, marah, kecewa, kesal, dan menuduh pihak lain sebagai penyebab terhadap hasil akhir kita. Sebagai orang yang percaya pada kuasa Tuhan, maka kita harus selalu bersyukur dan optimis, walau segala sesuatu yang kita kerjakan dengan sepenuh hati belum berjalan seperti yang kita inginkan. Ketika kita sudah tidak menemukan cara atau strategi untuk mengubah sesuatu dalam hidup kita, maka kita harus tetap bersyukur dalam doa agar Tuhan membukakan hati dan kesadaran kita untuk menemukan cara terbaik.

Jika menang dan kalah itu kita menyikapi dari kepentingan dan ego kita, maka kita harus siap-siap menjadi pemenang dan juga pecundang dalam waktu yang berbeda. Kemenangan dari sikap kepentingan dan ego tidak pernah abadi dan sejati, kalah dan menang selalu silih berganti, kita tidak dapat mengendalikan segalanya. Kita tidak mungkin memahami dan memprediksi jalan hidup di depan kita. Kita tidak mungkin mampu memahami dan menguasai setiap tikungan, belokan, turunan, tanjakan, dan berbagai situasi di depan kita. Apalagi, kita belum pernah mengalami hidup di masa depan, sehingga mustahil memahami semua hal yang ada di masa depan. Kita harus bisa memberikan kualitas terbaik untuk hari ini dan bergembira menunggu hasil terbaik di masa depan. Intinya, masa depan tidak dapat dikendalikan dalam pikiran dan strategi hidup kita. Kita harus menerima apa pun kenyataan dan berjalan bersamanya dengan gembira.

Pemenang sejati rendah hati saat menerima kemenangan, serta ikhlas dan tenang saat menerima kekalahan. Selalu hebat dan berkualitas dalam proses, tidak menangisi kekalahan atau gembira berlebihan pada hasil akhir. Pemenang sejati selalu fokus untuk menjadi diri sendiri yang autentik dan berkualitas tinggi dalam setiap tindakan. Kebahagiaan dan kegembiraan sangat dinikmati dalam aliran proses, sehingga tidak pernah ada beban untuk sebuah hasil akhir. Pemenang sejati selalu sadar dan mengerti bahwa pertarungan dan kompetisi yang sebenarnya terjadi dengan diri sendiri. Bagaimana ego, pikiran, emosi, dan jiwa  bisa saling menguatkan dan tidak saling melemahkan dalam setiap pertarungan hidup yang dialami. Menang dan kalah, berhasil dan gagal, hanyalah bagian dari proses kehidupan yang kita alami. Semua itu tidak lebih dari pengalaman yang mendewasakan kepribadian kita. Jika kita menerimanya dengan rendah hati dan rasa syukur, maka kemenangan dan kesuksesan menjadi milik kita di setiap momen kehidupan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBERI PERHATIAN PENUH PADA APA YANG SEDANG KITA LAKUKAN

“Mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur.”~Djajendra

Hal baik apa pun yang sedang kita lakukan sekarang berikan perhatian penuh. Segala sesuatu dalam hidup membutuhkan perhatian yang fokus, sungguh-sungguh, dari rasa cinta, sepenuh hati, dan totalitas. Mulailah melatih diri sendiri untuk memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dilakukan sehari-hari, misalnya: ketika kita makan, minum, jalan-jalan, mandi, tidur, berbicara, menulis, bekerja, lakukan semua itu dengan penuh perhatian. Jika perhatian penuh kita menjadi kebiasaan sehari-hari dalam semua hal baik yang kita lakukan, maka kita mampu menghadirkan kualitas terbaik bagi kehidupan kita dan orang lain.

Keberhasilan dan karir yang hebat terjadi ketika kita memusatkan seluruh perhatian pada pekerjaan yang sedang kita tangani, tanpa bermimpi atau tenggelam dalam pikiran. Kita harus hadir sebanyak mungkin untuk melakukan pekerjaan atau tugas-tugas dengan kualitas dan produktivitas. Kita harus sadar bahwa tubuh kita tidak memiliki fasilitas seperti pikiran. Tubuh hanya mampu berada di masa sekarang; sedangkan pikiran memiliki kapasitas untuk berada di masa depan, masa lalu, dan sekarang. Kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari membutuhkan tubuh yang kuat dan bugar untuk melakukan semua hal dengan baik. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran membawa kita kemana-mana, sehingga tugas-tugas kita tidak terselesaikan secara baik.

Pekerjaan kita membutuhkan tindakan terbaik pada saat sekarang, sehingga kita harus menggunakan pikiran inovatif dan kreatif untuk membantu tindakan pada saat sekarang. Pikiran harus digunakan secara bijak dan cerdas, jangan terus-menerus membiarkan pikiran bekerja dan lupa beristirahat. Beberapa kali dalam sehari, mengistirahatkan pikiran dari berpikir, kita harus terlatih untuk tidak berpikir, dan hanya bernafas dalam rasa syukur. Kita harus selalu berada di saat sekarang untuk melakukan tugas kita dengan kualitas terbaik. Kita juga harus selalu sadar untuk meningkatkan tingkat kebugaran tubuh kita, meningkatkan kejernihan pikiran dan hati kita, meningkatkan kesadaran untuk membuat semua hal dalam hidup yang kita jalani menjadi lebih sederhana.

Masa depan yang kita angan-angankan setiap hari adalah ilusi, itu hanya ada dalam pikiran kita, tidak ada tempat lain kecuali hanya dalam pikiran kita. Kehidupan nyata kita terjadi dari tindakan-tindakan dan kebiasaan-kebiasaan yang lakukan setiap hari. Kita boleh menggunakan pikiran kita untuk tujuan belajar dari kesalahan atau keberhasilan di masa lalu, membangun visi masa depan, atau untuk membuat keputusan terbaik. Masa depan kita akan datang dari apa yang sekarang sedang kita lakukan dan apa yang sedang kita berikan kepada kehidupan. Oleh karena itu; tidak perlu terlalu banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang menguras energi mental kita, sehingga tindakan kita terabaikan atau tertunda. Boleh saja kita berfantasi, bermimpi, merencanakan, mengkhawatirkan, dan takut tentang masa depan kita; tetapi kita harus cerdas bahwa itu semua hanya ada dalam imajinasi kita, tidak ada di tempat lain. Artinya, hanya ada dalam pikiran kita yang belum tentu terjadi dalam dunia nyata kita.   

Kita perlu mengembangkan kebiasaan-kebiasaan positif untuk memberi perhatian penuh pada apa yang sedang kita lakukan sekarang. Hidup kita sekarang, kita harus memberikan hal-hal terbaik dari kita untuk kehidupan sekarang, dan kehidupan besok akan membentuk kita untuk lebih baik. Jelas, hal ini mudah untuk dikatakan, tetapi tidak mudah untuk dilakukan. Karena itu, dibutuhkan latihan dan kebiasaan agar kita mampu fokus dan penuh perhatian untuk melakukan tugas dan pekerjaan kita pada saat sekarang. Jangan membiarkan hidup kita dibombardir oleh pikiran kita, sehingga kita kehilangan tenaga untuk melakukan tugas hari ini dengan kualitas penuh. Semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk melakukan hal-hal positif dan produktif di saat sekarang, semakin kita sedang mendekatkan potensi hebat kita untuk kecemerlangan di masa depan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP

“Jika tidak mengerti lagi jalan menuju tujuan, karena begitu banyak kesulitan dalam hidup, maka tujuan selanjutnya adalah langkah berikutnya, langkah berikutnya menjadi tujuan. Tidak boleh membiarkan kesulitan menjebak kita dan menahan hidup kita di dalam situasinya.”~Djajendra

Hidup kita bergerak dari kemungkinan-kemungkinan, dari kebetulan-kebetulan, dari ketidaktahuan akan realitas di masa depan. Oleh karena itu, setiap saat kita harus menyiapkan diri terbaik untuk mampu meningkatkan kualitas hidup di setiap kemungkinan, kebetulan, dan ketidaktahuan. Kita harus mampu melarutkan diri dalam semua situasi dan beradaptasi dengan kenyataan yang kita hadapi. Kita harus mau menyiapkan mental dan pola pikir inovatif agar setiap saat mudah menyesuaikan diri dengan tantangan yang ada.

Meningkatkan kualitas hidup haruslah bersumber dari kesadaran untuk memainkan peran terbaik di planet ini. Masa hidup kita betul-betul dimanfaatkan untuk sesuatu yang membawa kebaikan dan kebahagiaan bagi hidup kita. Ketika kita sadar bahwa hidup itu sebuah perjalanan dari berbagai kemungkinan, maka kita akan berhenti mengkhawatirkan tentang masa depan, dan mulai meningkatkan kualitas diri terbaik, sehingga mampu menjawab semua tantangan yang dimunculkan dari kemungkinan-kemungkinan yang harus kita hadapi.

Jika setiap langkah hidup kita didasari iman, ketetapan hati, cinta, kepercayaan, dan keseimbangan batin; maka, semua potensi terbaik kita akan muncul dan membantu kita menghadapi segala kemungkinan dan ketidakpastian. Tidak semua hal di dunia ini mudah, manis, indah, dan dapat kita capai. Kita harus selalu menjaga keseimbangan batin dan pengendalian pikiran ketika kita berhadapan dengan situasi atau keadaan yang tidak mudah. Pola pikir dan ketetapan hati untuk terus-menerus meningkatkan kualitas hidup harus mengakar dalam iman dan cinta kepada apa yang kita lakukan. Kesadaran dan tindakan untuk meningkatkan kualitas hidup di sepanjang waktu akan membuat kita maju dan berkembang di setiap zaman.

Hidup kita yang sesungguhnya adalah mengambil langkah selanjutnya. Kelelahan, keraguan, ketakutan, dan ketidakberdayaan tidak boleh menjebak kita dan menahan hidup kita di dalam situasinya. Dalam situasi tidak pasti, kita selalu memiliki satu-satunya pilihan, yaitu: mengambil langkah selanjutnya dan terus bergerak menuju langkah berikutnya. Mungkin pada titik tertentu, kita tidak mengerti jalan menuju tujuan, maka tujuan kita yang selanjutnya adalah langkah berikut. Dengan modal kualitas diri terbaik, kita akan menemukan sukses di setiap langkah selanjutnya walau langkah itu tidak membawa kita kepada tujuan yang kita inginkan. Kita tidak perlu terlalu memikirkan mimpi dan keinginan, kita harus mampu melihat langkah selanjutnya sebagai tujuan dan tujuan sebagai langkah selanjutnya. Tidak perlu terjebak dalam aturan apa pun yang ditetapkan oleh diri kita, teruslah melangkah dan bergerak menuju langkah selanjutnya, dan selanjutnya.    

Jika kita terus-menerus melangkah sambil meningkatkan kualitas diri, maka semua kegagalan dan kesulitan akan lenyap, kita pun akan menemukan sukses yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Kita akan mampu menjalani setiap saat dalam hidup kita dengan optimis dan penuh gairah. Hidup kita berputar di sekitar kualitas dan langkah kita. Kita harus gembira dan bahagia di setiap langkah, serta tidak pernah lupa untuk meningkatkan kualitas diri secara konstan. Perjalanan hidup melibatkan pasang surut yang alami, kita harus sadar untuk memiliki modal dalam bentuk kualitas diri dan mental yang tidak pernah menyerah dengan situasi sesulit apa pun. Kebahagiaan dan kegembiraan harus selalu ada dalam diri kita. Sebab, itulah harta dan kekayaan milik kita yang sejati. Jaga pikiran dan emosi dalam damai dan kegembiraan dalam semua situasi. Damai, tenang, dan gembira harus ada di setiap langkah ke depan, ke langkah berikutnya.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Fokus pada semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEMBALI KE ALAM

“Ketika kita memberi waktu dan cinta kepada alam, maka alam akan memberi kesenangan dan sukacita bagi kita.”~Djajendra

Alam menyediakan kedamaian, keindahan, ketenangan, dan kegembiraan bagi kita. Rutinitas kerja perlu dihentikan sejenak untuk menyatu dengan alam yang damai. Setiap kali kita memberikan keindahan alam ke mental kita, maka kebaikan akan menyehatkan hidup kita. Prestasi dan kinerja menjadi sulit dihasilkan, jika hidup selalu dalam tekanan dan stres. Karena itu, kita harus kembali ke alam dan memberdayakan diri untuk mengikuti kehidupan yang damai dan indah.

Pekerjaan berkualitas membutuhkan kepribadian yang bahagia dalam ketenangan pikiran. Jika di tempat kerja setiap hari kita menghadapi rutinitas untuk menyelesaikan tanggung jawab, maka kesibukan dalam rutinitas tersebut kadang-kadang menghilangkan ketenangan dan kebahagiaan. Jika tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan dari rutinitas kerja sehari-hari, maka mungkin setidaknya kita mengingatkan diri sendiri untuk masuk ke alam yang indah. Setiap kali kita memberikan alam yang indah ke mental dan emosional, itu akan menyehatkan kehidupan kerja kita.

Stres yang berlebihan di tempat kerja tidak hanya menciptakan penderitaan bagi kita, tetapi juga menciptakan kerugian bagi pekerjaan kita. Karena itu, secara rutin, kita harus menyediakan waktu untuk terhubung dengan alam. Ketika alam memberi kita pengalaman kualitas-kualitas, seperti: keheningan, ketenangan, kedamaian, keindahan, kemurnian, kesenangan, kebahagiaan, kegembiraan, dan cinta; maka, semua kualitas itu mampu memurnikan diri kita dari tekanan dan stres. Semua kualitas dan sifat yang diberikan alam tersebut sesungguhnya sudah ada di dalam diri kita. Jadi, ketika kita menyatu dan terhubung ke alam, muncul kesadaran kita untuk memahami nilai-nilai dan sifat-sifat baik kita yang berada di ke kedalaman jiwa kita. Dan, hal ini mampu kita manfaatkan untuk mengurangi stres dan tekanan dalam rutinitas kerja sehari-hari.

Kita harus mampu membawa kualitas-kualitas  dan pengalaman yang indah tersebut untuk diterapkan serta mengalami nilai-nilai yang indah itu dalam kehidupan kerja, kehidupan pribadi, serta kehidupan sosial dan keluarga. Walaupun kita dalam hiruk-pikuk aktivitas kantor sepanjang hari, pengalaman kita bersama alam yang indah akan mengingatkan diri kita tentang nilai-nilainya dan menghubungkan jiwa kita, untuk memaksimalkan keberadaan kita di tempat kerja sebagai pencipta kinerja dan prestasi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG SEIMBANG

“Tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.”~Djajendra

Hidup menjadi sangat indah jika kita memiliki pengetahuan, kesehatan, kekayaan, ketenangan, kedamaian, keterampilan, kebahagiaan, dan penerimaan terhadap realitas. Jika kita kehilangan salah satu dari hal-hal di atas, maka hidup kita menjadi tidak seimbang. Hidup yang tidak seimbang akan mengarah pada ketidakmampuan kita untuk menjalani kehidupan dengan baik.

Pengetahuan yang benar membantu kita menghadapi segala rintangan dan tantangan dengan sukacita. Pengetahuan memberikan kita wawasan dan kebijaksanaan untuk menyikapi realitas sehari-hari. Pengetahuan yang baik membuat kita selalu mengucapkan kata-kata positif, dan tidak pernah mengucapkan satu kata sembarangan.

Kesehatan adalah segalanya bagi kehidupan kita yang seimbang. Jika kita tidak sehat, maka sangat banyak rasa sakit dan kelemahan bersama kita. Tubuh yang sehat, mental yang sehat, jiwa yang sehat, dan emosional yang sehat adalah hal-hal yang wajib kita perhatikan setiap saat. Kehilangan kesehatan seperti kehilangan segalanya dalam hidup. Tidak ada kenikmatan dalam hidup jika kita tidak sehat.

Kekayaan menjadi salah satu hal yang membuat hidup kita terpenuhi dan tercukupi. Kekayaan membuat kita mampu membiayai kehidupan sehari-hari. Kekayaan membuat kita mampu membeli semua kebutuhan yang kita perlukan. Membangun kekayaan dimulai dari pola hidup yang sederhana. Pola hidup yang lebih banyak berinvestasi dan sedikit konsumsi. Kekayaan dihasilkan dari kemampuan kita untuk lebih produktif. Kemampuan kita untuk hemat dan hanya mengeluarkan uang untuk kebutuhan prioritas. Tidak boros dan tidak memiliki gaya hidup yang berlebihan. Selalu rendah hati dan tidak suka pamer kekayaan.  

Ketenangan hidup adalah dasar untuk dapat menikmati hidup yang indah. Ketenangan hidup tercipta ketika kita mampu menguasai pikiran kita. Pikiran yang fokus pada hal-hal positif untuk hidup bahagia pada momen ini. Pikiran yang tidak digerakkan oleh rasa cemas, khawatir, takut, dan marah. Pikiran yang hidup tanpa ada penderitaan mental. Pikiran yang patuh pada jiwa positif kita.

Kedamaian jiwa adalah bagian penting untuk keseimbangan hidup. Kedamaian jiwa tercipta ketika pikiran positif selalu tunduk pada jiwa yang damai. Kedamaian membuat kita tenang dan lebih memiliki peluang untuk berkarya secara lebih produktif. Suasana damai harus kita rawat dan menjaganya secara konsisten agar hidup kita lebih sehat dan berguna.

Keterampilan kita adalah alat kita untuk memberikan karya-karya terbaik bagi kehidupan. Belajar lebih banyak keterampilan dan selalu meningkatkan kualitas dari keterampilan tersebut, menjadikan kita selalu produktif untuk menghasilkan nilai tambah. Keterampilan juga akan memberikan kekayaan dan kesenangan bagi hidup kita. Jadi, teruslah belajar setiap saat dan tingkatkan kualitas keterampilan untuk keseimbangan hidup kita.

Kebahagiaan kita adalah energi positif yang memberikan kekuatan dalam setiap hal yang kita lakukan. Kebahagiaan adalah keputusan dari kesadaran diri sendiri. Kebahagiaan bukan sesuatu yang dihasilkan dari luar diri, tetapi dihasilkan dari dalam diri. Jadi, jangan menunggu kebahagiaan dari siapa pun, karena tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.

Penerimaan terhadap realitas. Hidup bukanlah pilihan kita, tetapi kehendak Tuhan. Pikiran dan rencana kita belum tentu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Di sinilah kita harus menyadari sifat kehidupan dan sifat diri kita sendiri. Sifat kehidupan tidak mudah dipahami dan selalu menghadirkan kejutan-kejutan yang tidak pernah kita duga. Oleh karena itu, kita harus ikhlas untuk menerima realitas dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.  Pengetahuan dan kebijaksanaan mampu membantu kita mengatasi situasi sejelek apa pun dalam kehidupan yang kita jalani.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA KEBEBASAN ADA DI DALAM DIRI KITA

“Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.”~Djajendra

Ketika kita mempertaruhkan segalanya untuk mendapatkan kebebasan dari luar diri, kita tidak pernah mendapatkannya.  Tidak ada kebebasan di luar diri kita. Kebebasan dan kemerdekaan hanya dapat ditemukan di dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang merasa kebebasan dapat dicapai dengan menguasai kehidupan di luar diri. Padahal, setelah kita menguasai hal-hal di luar diri, perasaan takut kehilangan akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita. Hidup kita akan diikat dan dikendalikan oleh semua hal yang kita anggap sudah kita miliki.

Setelah kita kuat dan sukses menguasai sumber materi dan orang-orang, yang awalnya kita berjuang agar kita bebas dan merdeka. Pada akhirnya, semua yang kita miliki tersebut akan memunculkan kecemasan dan rasa takut kehilangan. Semua hal yang bersumber dari luar diri, yang kita andalkan sebagai tanda kebebasan kita, justru akan membuat kita kehilangan kebebasan. Kita pun takut dikalahkan oleh orang lain, takut membuat kesalahan, takut tidak dihargai oleh orang-orang, takut dilupakan, takut tergelincir dalam masalah, dan banyak ketakutan-ketakutan dalam berbagai bentuk akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita.

Tidak mungkin merasa bebas dan merdeka jika menggantungkan hidup pada hal-hal di luar diri. Kebebasan dan kemerdekaan baru kita miliki, jika sudah mampu melepaskan semua hal di luar diri dan tidak bergantung kepada hal apa pun di luar diri. Ketika kita melepaskan semua hal di luar diri, barulah kita mampu menemukan diri sendiri di ke kedalaman diri sejati. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah, membutuhkan pengetahuan dan latihan dari kesadaran diri sendiri, untuk hidup bebas dan merdeka. Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua sukacita dan perasaan sukses berumur sangat pendek. Tantangan dan kesulitan akan memukul balik kita dengan cepat. Semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.

Kebebasan dan kemerdekaan dapat kita rasakan jika kita menerima hidup kita dengan sukacita, tanpa menuntut hal apa pun pada dunia di luar diri kita. Mulailah dengan menemukan kembali siapa kita yang sejati, apa yang kita inginkan dalam hidup ini, kita mau hidup seperti apa, dan kita mau menjalankan peran apa selama hidup ini. Setelah mendapatkan jawaban dan kejelasan tentang arah hidup kita dalam kehidupan yang singkat ini, kita harus memulai segalanya dengan menerima kenyataan yang sedang kita hadapi. Kenyataan hidup harus diterima dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Langkah berikutnya adalah menjalani hidup yang produktif dan kreatif tetapi tanpa berharap dihargai, dihormati, diinginkan, dipuji, atau  pun meminta perhatian dari luar diri kita. Semua pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk kegembiraan dan sukacita kita. Tidak menggantungkan harapan pada orang lain. Kita menjadi diri sejati yang sepenuhnya secara totalitas melakukan kerja keras dan perjuangan hebat untuk kegembiraan dan kebahagiaan diri sejati.

Bagaimana memulai perjalanan untuk menemukan kebebasan dan kemerdekaan di dalam diri? Jawabannya adalah memulainya dari kesadaran dan pengalaman yang sudah dialami selama ini. Kita semua sudah menjalani hidup sekian lama, kita pun sudah memiliki pengalaman atas kehidupan yang kita jalani. Tingkatkan kesadaran dan kecerdasan untuk memahami pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika berharap banyak dari situasi dan orang-orang. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika hidup Anda diciptakan untuk mendapatkan pujian, penghargaan, kehormatan, dan perhatian. Pahami semua peristiwa hidup Anda yang sangat berharap dari luar diri Anda. Jika Anda sudah mampu memahami dan mengerti tentang kepalsuan diri Anda, karena Anda mencoba menjadi seperti yang diharapkan oleh orang-orang di luar diri Anda. Maka, perlahan-lahan, Anda mampu menemukan momen-momen untuk masuk ke kedalaman diri sendiri, selanjutnya jika Anda konsisten dan tidak menyerah untuk menemukan kebebasan dari dalam diri sendiri, maka Anda akan diubah oleh diri sendiri untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan sejati.

Tidak perlu membangun hidup seolah-olah kita harus bermanfaat bagi banyak orang. Tidak perlu menganggap diri kita sangat berharga bagi orang lain. Jalani hidup yang alami dan bahagia sebagai diri sendiri yang apa adanya. Kita tidak perlu mengambil peran hidup dalam bentuk yang seolah-olah tanpa kita kehidupan orang lain tidak berfungsi. Kita bukan siapa-siapa dan tidak penting dalam kehidupan yang luas. Kita ada dan tidak ada kehidupan tetap berjalan seperti biasa. Kita pun tidak mampu memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada siapa pun. Sebab, kebebasan dan kemerdekaan sudah ada di dalam diri masing-masing orang. Dan, harus ditemukan oleh dirinya sendiri untuk dapat merasakan kemerdekaan dan kebebasan sejati.

Kehidupan dunia luar diri kita membatasi kebebasan dan kemerdekaan kita. Kita tidak berhak mengekspresikan kebebasan menurut pengertian kita kepada orang-orang di luar diri kita. Kita harus sadar dan cerdas bahwa semua kebebasan ada di dalam diri kita masing-masing, menunggu kita temukan untuk kita nikmati dengan sukacita. Jika kita masih berpikir bahwa kemerdekaan dan kebebasan itu ada di luar diri kita, maka kita sedang menindas diri sendiri dan menghilangkan peluang untuk hidup dalam kebebasan sejati. Ingatkan diri sendiri untuk memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri sendiri dari sumber ke kedalaman diri sejati. Bebaskan diri dari tugas-tugas untuk membangun identitas diri. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang direncanakan oleh pikiran kita. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang ada dalam imajinasi kita. Dalam kesadaran diri sejati, kita mampu menekuni kehidupan produktif untuk melayani hidup dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Melayani hidup dari kebebasan dan kemerdekaan yang bersumber dari ke kedalaman diri sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJAGA SEMANGAT HIDUP DAN MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMIS

“Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting.”~Djajendra

Semangat hidup kita tidak boleh pudar dan terganggu oleh kesulitan atau tantangan. Lebih baik kita menghadapi situasi sulit dengan penuh semangat, daripada bersedih atau khawatir karenanya. Kita adalah pemenang. Keberadaan kita dalam kehidupan ini adalah hasil dari kemenangan. Di dalam diri kita sudah ada solusi dan kemenangan, kita hanya membutuhkan ketenangan dan kerja keras yang fokus untuk mendapatkan kemenangan tersebut.

Jangan pernah berduka atas kesulitan. Sesungguhnya; tidak pernah ada kesulitan, tidak pernah ada kekalahan, sehingga tidak perlu menyesali atau pun marah atas hal-hal yang tidak terwujud sesuai keinginan. Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting. Jadi, tidak boleh ada waktu untuk kehilangan semangat hidup hanya karena situasi sulit; tidak boleh ada waktu yang membuat kita khawatir terhadap masa depan karena masa depan kita sangat indah; tidak boleh ada waktu yang membuat kita marah dengan kenyataan hidup pada hari ini karena hari ini adalah hari yang paling membahagiakan hidup kita.

Menjaga semangat hidup adalah kewajiban kita yang sangat penting. Bahkan dalam kenyataan yang paling melelahkan hidup kita, kita tidak boleh kehilangan semangat hidup, kita harus menjaga semangat hidup dan melihat masa depan kita dengan sangat optimis. Kita harus jujur kepada diri sendiri bahwa kehidupan yang kita jalani penuh dengan kejutan dan ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu hal apa yang harus dihadapi di masa depan. Tetapi, semangat hidup yang optimis dan gairah yang hebat untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dengan kualitas terbaik, mampu memberikan hasil akhir yang menggembirakan hidup kita.

Ketika situasinya tidak dapat diubah, kita harus menemukan solusi yang tepat untuk menghadapinya. Tidak perlu khawatir atau ketakutan dengan rencana yang tidak jalan sesuai keinginan kita. Kehidupan itu sendiri lebih cerdas dari pada pemikiran dan strategi kita. Kehidupan yang jauh lebih cerdas daripada kita itu selalu menuntut keputusan dan tindakan dari diri sejati kita. Kehilangan semangat hidup adalah keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi hidup kita. Juga, menjadikan kemampuan kita tidak efektif dan produktif untuk menangani keadaan, serta untuk menemukan solusi terbaik bagi kesuksesan kita. Oleh karena itu, jangan pernah semangat hidup kita kendur saat menghadapi setiap situasi hidup yang membutuhkan kekuatan dan kerja keras yang lebih hebat.

Hilangnya semangat hidup adalah akibat dari ketidaktahuan kita terhadap kehebatan potensi diri sendiri. Seseorang yang kehilangan semangat hidup hanya karena kerja kerasnya tidak sesuai keinginan, adalah keputusan yang tidak melihat bahwa dirinya mampu melakukan hal-hal yang lebih hebat lagi dari yang sudah dilakukan. Jadi, cara menjalani kehidupan yang benar adalah tidak pernah khawatir apalagi kehilangan semangat hidup hanya karena rencana dan kerja keras belum berhasil.

Diperlukan pemikiran dan rutinitas untuk menjaga semangat hidup selalu dalam kondisi prima. Sekalipun tantangan dan rintangan menciptakan berbagai kesulitan, kita harus tetap terkendali dalam energi positif, kemudian melatih jiwa kita untuk selalu kuat dan sabar menghadapi kesulitan-kesulitan tersebut. Demikian juga, pikiran dan emosi harus betul-betul positif dan optimis agar fisik kita menjadi semakin kuat untuk bertindak dan menemukan solusi terbaik.

Menjaga semangat hidup dan melihat masa depan dengan optimis. Kita hidup pada hari ini dan sedang mempersiapkan hidup di masa depan. Masa lalu sudah kita lewati dan tidak perlu terikat dengan masa lalu lagi. Semangat hidup kita harus di dalam perubahan untuk kehidupan yang lebih bijaksana dan lebih cerdas daripada masa lalu. Jadi, jangan lagi mendambakan kehidupan seperti di masa lalu. Kita adalah masa depan, kita bukan masa lalu. Oleh karena itu, tingkatkan gairah dan semangat hidup untuk menuju masa depan yang lebih indah dan lebih bahagia. Di mana kehidupan masa depan yang lebih sejahtera, lebih damai, lebih indah, dan lebih semangat lagi. Jadilah semangat bagi kehidupan diri sendiri. Temukan kekuatan dan sumber semangat dari dalam diri yang paling dalam.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGURANGI PRODUKSI PIKIRAN NEGATIF DI DALAM DIRI

“Agar terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri hidup dalam pikiran positif.”~Djajendra

Pikiran negatif sudah ada dalam diri setiap orang. Jika kita tidak berusaha keras untuk menguatkan pikiran positif dalam diri, maka pikiran negatif berpotensi menempati sebagian besar pemikiran kita. Proses berpikir kita berada dalam sistem dualitas, yaitu: proses berpikir positif dan proses berpikir negatif. Keduanya menempati diri kita, dan keduanya memiliki strategi untuk mengatur hidup kita.

Pada umumnya, kita harus berjuang untuk mendapatkan keselamatan dan kebutuhan hidup. Perjuangan kita selalu melewati sistem dualitas. Jika dalam perjuangan, kita kehilangan kepercayaan diri dan terlalu menggantungkan hidup kepada orang lain; maka, produksi pikiran negatif dalam diri akan meningkat dan menciptakan tekanan hidup yang tinggi. Apa lagi jika ada perasaan takut menghadapi masa depan, maka hal ini akan menguatkan beban pikiran negatif, sehingga hidup kita dirugikan oleh energi negatif di dalam diri sendiri.  

Cara mengurangi produksi pikiran negatif adalah dengan menerima dan tidak memusuhinya. Keberadaan pikiran negatif harus kita hormati dan hargai. Tidak boleh kita fokus untuk menghilangkan pikiran negatif. Tidak boleh ada perjuangan dan kerja keras yang hebat untuk menghilangkan pikiran negatif. Jika pikiran negatif dilawan dan ingin disingkirkan untuk selamanya, maka pikiran negatif bangkit lebih kuat lagi dan membentuk kemampuan untuk bertahan hidup dalam diri kita.

Cara menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri adalah dengan membangun kehidupan sukacita. Setiap momen harus ada upaya terus-menerus menumbuhkan suasana hati yang bahagia dan damai; setiap momen harus ada upaya terus-menerus untuk menikmati ketenangan pikiran. Kita harus memiliki ketekunan, kesadaran, dan disiplin yang tinggi untuk menjaga suasana hati dan pikiran dalam momen bahagia. Ini adalah cara yang paling benar untuk menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri. Intinya, agar kita terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri untuk hidup dalam pikiran positif.

Pikiran positif hanya dimiliki oleh orang-orang terkuat dalam mengarungi lautan kehidupan. Orang-orang terkuat ini jumlahnya sangat sedikit, sehingga tidak mampu mempengaruhi kehidupan sosial yang luas. Realitas kehidupan sosial dikuasai oleh pemikiran negatif. Ketakutan, kekurangan, kemarahan, iri hati, sedih, takut kehilangan, merasa dicurangi, merasa diperlakukan tidak adil, dan berbagai macam energi negatif yang diproduksi oleh pikiran negatif telah menguasai kehidupan sosial. Kondisi ini menciptakan kehidupan di bumi yang rendah rasa syukur dan perilaku yang kurang mampu menikmati indahnya kehidupan ini. Pikiran negatif yang kuat di dalam diri menjadikan hidup kita penuh penderitaan dan kekurangan untuk selamanya. Pikiran negatif mengarah pada pola hidup yang selalu menuntut dan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan nasib sendiri.

Ketidakberdayaan kita terhadap pikiran negatif akan mendorong ego memaksa jiwa hidup dalam kegelisahan dan ketakutan. Setiap pikiran negatif menciptakan beban hidup yang membuat hidup kita stres dan kehilangan rasa damai di hati. Ketenangan pikiran muncul ketika kita terlatih untuk fokus pada satu pemikiran positif untuk waktu yang lama. Jika secara tekun dan penuh disiplin kita berlatih untuk hanya melihat hal-hal terindah dari hidup kita, maka produksi pikiran negatif akan terhenti dan produksi pikiran positif meningkat secara terus-menerus untuk menguasai jalan pemikiran kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BELAJAR DARI KEHIDUPAN

“Kehidupan jauh lebih cerdas dibandingkan dengan pikiran. Pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memahami kehidupan secara utuh dan lengkap.”~Djajendra

Kehidupan lebih cerdas dari pikiran. Jika kita mau belajar dari kehidupan, maka kita mampu menemukan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya kualitas hidup kita. Sebagai pelajar yang mau belajar dengan rendah hati menjadikan kita menemukan kebijaksanaan dari kehidupan.

Tidak ada kata lulus dari sekolah kehidupan. Setelah selesai satu pelajaran akan diberikan pelajaran berikutnya. Setiap situasi dan keadaan memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya hidup kita. Awalnya kita tidak mengetahui banyak hal dari kehidupan, tetapi setelah sadar dan mau menjadikan diri kita sebagai pembelajar terus-menerus, kita akan menemukan berbagai pengalaman yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan untuk kebaikan hidup kita.

Sebagai pelajar kehidupan yang harus belajar untuk seumur hidup; kita tidak akan menemukan segalanya, kita tidak mungkin melakukan segalanya, kita tidak mungkin mengetahui segalanya, kita tidak mungkin mampu mempelajari semuanya, dan kita selalu harus belajar pelajaran baru untuk perubahan.

Ketenangan dan kecerdasan sangat diperlukan untuk menyerap pengetahuan dari kehidupan. Semua perasaan negatif dan pikiran yang kacau menjauhkan kita untuk menerima pelajaran dari kehidupan. Jaga pikiran selalu tenang; jaga kecerdasan untuk menyerap dari kehidupan; jaga hati tetap bersih dan terbuka untuk menerima berbagai macam pengetahuan, tanpa menilai dan menghakimi pengetahuan itu.

Kita berhak atas kehidupan yang indah dan penuh sukacita. Melalui kerendahan hati, jiwa yang ikhlas dan tulus, serta keyakinan bahwa Tuhan sangat mencintai kita; kita mampu mendapatkan segala kebaikan dan keindahan dari kehidupan.

Sebelum menerima kebijaksanaan dan keindahan dari kehidupan, kita wajib mengenal diri sendiri sepenuhnya dengan sangat jelas. Kita harus memahami siapa sesungguhnya diri kita ini saat berhadapan dengan berbagai macam kesulitan maupun kesenangan. Kita harus mengenal bagaimana kita bereaksi terhadap segala sesuatu yang bersumber dari luar diri kita.

Setiap pelajaran dari kehidupan harus mampu kita nikmati dengan sukacita. Tidak boleh berkeluh-kesah saat pelajaran tidak menyenangkan, dan tidak boleh senang berlebihan saat pelajaran yang sangat menyenangkan. Kita harus menemukan diri sejati untuk menghadapi semua hal yang bersumber dari luar diri. Kita harus berdamai dengan stres dan masalah hidup. Kita harus sangat positif saat hal-hal yang sangat negatif berkunjung ke dalam hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEBEBASAN FINANSIAL UNTUK MENDUKUNG KEBAHAGIAAN HIDUP

“Kebebasan finansial baru dapat kita wujudkan ketika hidup kita sudah tidak membutuhkan uang.”~Djajendra

Rasa syukur adalah kelimpahan sejati yang menjadikan hidup kita kaya. Rasa syukur yang terus-menerus dirasakan di dalam diri akan menghapus kemiskinan di dalam diri. Salah besar jika kita berpikir bahwa memiliki uang yang banyak berarti kita bebas finansial. Uang yang banyak dan penghasilan yang terus-menerus menjadikan hidup kita tidak kekurangan uang, tetapi belum tentu kita bebas finansial jika ego dan nafsu masih membutuhkan banyak hal untuk dibeli. Selama kita terjebak dalam kehidupan dunia materi dan belum merasakan dunia spiritual, maka kebebasan finansial hanya sebatas angan-angan.

Kebebasan finansial bukan hanya tentang jumlah uang atau kekayaan yang kita miliki, tetapi juga tentang mental finansial dan pola pikir yang kita miliki. Sering sekali, seseorang secara kasat mata sudah bebas finansial, tetapi secara mental masih berada dalam keadaan kekurangan uang. Gaya hidup yang berlebihan dan tanpa kendali, gaya hidup yang tunduk pada ego dan nafsu menjadikan kita tidak memiliki kebebasan finansial. Seberapa banyak pun uang yang kita hasilkan selalu tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup kita.

Kebebasan finansial sangat diperlukan untuk membangun kehidupan yang bahagia, damai, sejahtera, dan sehat. Jika kita belum bebas finansial, maka tekanan hidup akan menghilangkan rasa damai dalam hidup kita. Jalan satu-satunya untuk membangun kebebasan finansial adalah membiarkan pola pikir kelimpahan menjadi suara sejati di pikiran kita. Pikiran, emosi, dan suara hati kita harus merasakan bahwa semua yang kita perlukan selalu terpenuhi dengan cara yang sangat mudah. Kesadaran kita selalu menarik kekayaan dari alam semesta dan memenuhi semua keinginan hidup melalui rasa syukur.

Orang-orang yang berpengalaman dalam hidup sangat mengerti bahwa tidak seorang pun tahu seperti apa hidupnya di masa depan. Pikiran kita boleh saja merasa hebat dan pintar dalam merencanakan keuangan yang stabil untuk masa depan, tetapi yang pasti hidup itu tidak pasti. Serangkaian perubahan dalam hidup selalu hadir dengan ketukan baik maupun ketukan buruk. Ketika ketukan baik datang kita pasti gembira, dan mungkin lupa diri bahwa ketukan buruk juga pada waktunya akan hadir ke dalam hidup kita. Setiap orang dalam hidup pasti akan melalui tikungan nasib yang dihasilkan dari ketukan baik dan ketukan buruk. Keberlimpahan di hari ini haruslah disikapi dengan rendah hati dalam gaya hidup yang sederhana. Jika tidak, maka ketika ketukan nasib buruk hadir, kita akan menemukan diri di atas persoalan dan masalah yang tidak mudah untuk diselesaikan.

Jika penghasilan kita minim, tagihan mendesak harus dibayar, utang sudah semakin bertumpuk, kebutuhan sudah tidak mungkin ditunda lagi, dan tidak ada uang untuk memenuhi kebutuhan hidup; maka, sakit kepala dan stres bertekanan tinggi segera akan mengisi hari-hari kita. Semua orang tahu bahwa stres yang terus-menerus akan merusak mental dan fisik kita dari dalam, sehingga berbagai macam penyakit berpotensi menggerogoti kita dari dalam. Hidup sehat itu hanya dapat dibangun dari pondasi bebas stres dan dari suasana hati yang selalu gembira. Oleh karena itu, salah satu syarat agar kita bebas finansial adalah tidak berutang dan terkendali hidup kita dalam rasa syukur dengan apa yang sudah kita miliki. Tidak lagi bernafsu untuk memiliki hal-hal yang sebenarnya mungkin akan menambah beban hidup di masa depan.

Uang itu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika kita terjebak dalam gaya hidup berpengeluaran tinggi, maka berapa pun penghasilan tidak akan pernah memuaskan hidup kita. Gaya hidup berpengeluaran tinggi hanya memberikan kesenangan sementara bagi ego, tidak akan memberikan kebahagiaan bagi jiwa. Walaupun kita berpenghasilan rendah; jika kita fokus untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam pola hidup yang sederhana, maka kita mampu memuaskan hidup kita dengan sukacita. Intinya. orang kehabisan uang karena gaya hidup yang berlebihan dan investasi risiko tinggi. Seseorang yang mengeluarkan uang hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk investasi berisiko rendah, dia tidak akan pernah kekurangan uang di sepanjang hidupnya.

Tidak perlu iri hati dengan tetangga yang lebih banyak harta dari kita. Jadilah diri sendiri yang bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki sekarang. Walaupun tidak memiliki harta benda apa pun, bersyukurlah untuk kesehatan dan kebahagiaan yang dimiliki. Jangan mencoba menjadi orang lain. Gunakan waktu dan energi untuk menumbuhkan kualitas diri menjadi lebih baik. Ketika kualitas dan kompetensi kita semakin bersinar, maka uang pun segera mengalir untuk menambah penghasilan kita. Harus diingat, walaupun uang terus-menerus mengalir ke dalam hidup kita, tetaplah hidup sederhana. Hiduplah untuk memenuhi kebutuhan saja, jangan pernah tergoda untuk masuk ke wilayah gaya hidup tinggi. Jadilah diri sendiri yang rendah hati dan selalu menggantungkan hidup pada Tuhan.

Kebebasan finansial tidak hanya sebatas perencanaan keuangan, manajemen keuangan yang baik, upaya dan kerja keras agar uang bekerja untuk kita, atau kemampuan dan kecerdasan untuk mengalirkan uang ke dalam pundi-pundi kita. Kebebasan finansial baru dapat kita wujudkan ketika hidup kita sudah tidak membutuhkan uang. Rasa syukur dan rasa sudah memiliki segalanya, sehingga sudah tidak membutuhkan banyak uang untuk kehidupan sehari-hari adalah tanda bahwa kita memiliki kebebasan finansial. Kebebasan keuangan hanya terjadi ketika kita mampu hidup seperti yang kita inginkan. Pada akhirnya, kebebasan finansial berbeda untuk orang yang berbeda. Bagi orang yang uangnya tidak terhitung, tetapi kebutuhannya juga tidak terhitung, maka kebebasan finansial belum menjadi miliknya. Sebaliknya, bagi orang yang uangnya pas-pasan, tetapi kebutuhannya sedikit karena gaya hidupnya sangat sederhana dan rendah hati, maka kebebasan finansial sudah dia miliki.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN KITA ADALAH BENIH KEHIDUPAN KITA

“Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita.”~Djajendra

Pemikiran kita akan menjadi benih-benih yang disimpan dalam potensi kita, kemudian benih-benih tersebut akan tumbuh menjadikan diri kita. Setiap pikiran kita yang kuat, yang terus-menerus terjadi di dalam diri kita akan menjadi karakter kita. Kita adalah pikiran yang terus-menerus muncul di sepanjang kehidupan kita. Kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan kesejahteraan hidup kita sangat ditentukan oleh jenis pikiran yang terus-menerus muncul dalam hidup kita. Jika jenis pikiran positif yang setiap momen muncul, maka kita akan menikmati kehidupan yang indah dan sejahtera. Tetapi, sebaliknya, jika jenis pikiran negatif yang setiap momen muncul, maka kita akan melihat kehidupan yang tidak adil dan tidak baik bagi hidup kita.

Jangan bermain-main dengan pemikiran kita. Jika kita membiarkan pemikiran kita tanpa kendali dan asal berpikir saja, maka semua yang bersumber dari asal berpikir itu akan membentuk karakter kita. Kita akan memiliki karakter yang mungkin kita sendiri tidak menyukainya. Hal ini berdampak kepada kepribadian kita yang palsu dan tidak konsisten di sepanjang hidup. Mungkin kita menjadi seseorang yang membenci diri sendiri, tidak suka dengan realitas diri kita, selalu stres dan mudah meledakan kemarahan. Kita menjadi orang asing di dalam diri kita sendiri, sehingga sulit mengenal dan memahami diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk mengenali setiap pemikiran kita. Jika ada pemikiran kita yang berpotensi merugikan hidup kita, maka kita harus menghindarinya. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting jika kita ingin menjadi diri sendiri yang otentik.  

Pikiran adalah benih yang akan tumbuh untuk menciptakan sikap, perilaku, karakter, dan tindakan kita. Jika pikiran-pikiran negatif menguasai diri kita; maka semua tindakan kita berpotensi melanggar etika, moralitas, norma dan hukum dalam kehidupan. Pikiran-pikiran positif yang berlandaskan cinta, kepedulian, sopan-santun, empati, toleransi, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras akan menciptakan tindakan yang membawa sukacita dan kedamaian bagi semua orang. Intinya, setiap tindakan kita muncul dari pikiran-pikiran kita yang tersembunyi di alam bawah sadar kita. Setiap tindakan kita tidak mungkin muncul tanpa dari pikiran yang sudah berubah dari benih menjadi tindakan. Jadi, tidak ada hal spontan atau tidak direncanakan. Apa pun tindakan yang kita lakukan adalah benih pikiran yang sudah tumbuh dan mekar di dalam diri kita. Jika benih-benih pikiran baik yang mekar, hasinya sukacita; sebaliknya, jika benih-benih pikiran buruk yang mekar, hasilnya penderitaan. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran tertinggi kita agar mampu setiap saat memikirkan hal-hal positif di sepanjang kehidupan kita, sehingga pemikiran positif tersebut berakumulasi menjadi kekuatan, yang memberikan kebahagiaan dan kedamaian hidup bagi kita dari dalam diri kita.

Indah dan tidak indahnya hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Jalan hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Masa depan kita ditentukan oleh pemikiran kita. Kita adalah apa yang kita pikirkan terus-menerus. Kita tumbuh oleh sebab dan akibat dari pemikiran kita. Tidak mungkin hidup kita menjadi bahagia dan damai jika setiap hari kita memiliki pikiran tentang kebencian, iri hati, berbohong, kemarahan, curiga, khawatir, takut, merendahkan orang lain, dan pikiran-pikiran negatif yang lainnya. Pikiran kita tak tergoyahkan dalam menciptakan karakter dan kepribadian kita. Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita. Karakter dan kepribadian yang baik dihasilkan dari kesadaran tertinggi kita, yang setiap momen menanam pikiran-pikiran positif ke dalam diri sendiri. Pikiran-pikiran positif yang dijaga dan dirawat secara terus-menerus dari upaya berkelanjutan di sepanjang hidup kita, akan menciptakan diri kita yang asli dengan kehidupan yang indah dan sejahtera.

Kita menciptakan hidup kita melalui pemikiran kita. Pemikiran buruk kita akan tumbuh dan mekar untuk menghancurkan diri kita dari dalam. Pemikiran baik kita akan tumbuh dan mekar untuk mensejahterakan diri kita dari dalam. Bahagia dan tidak bahagianya hidup kita dihasilkan dari pemikiran kita, bukan oleh orang di luar diri kita. Jadi, setiap pemikiran negatif adalah senjata yang sangat berbahaya bagi masa depan kita. Cara menggunakan pikiran untuk melihat kehidupan haruslah melalui kesadaran tertinggi kita. Jika pikiran tidak digunakan melalui kesadaran tertinggi, maka penyalahgunaan pikiran akan terjadi. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang tidak kita sadari, sehingga kehidupan yang tak kita inginkan tercipta dan menguasai kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

JANGAN BERHENTI BERUPAYA DAN BEKERJA KERAS UNTUK MERAIH YANG TERBAIK

“Masa sulit adalah momen di mana kita harus menjadi lebih kuat daripada masa lalu. Kita harus lebih sabar, lebih bersemangat, dan lebih menerima hidup dengan ikhlas.”~Djajendra

Temukan keberhasilan dalam penderitaan, jangan membiarkan penderitaan menghancurkan hidupmu. Dirimu sangat berharga bagi kehidupan, teruslah berjuang dan berupaya untuk meraih yang terbaik. Jadi, ketika masa sulit membuatmu menderita, jangan menangis, jangan mengeluh, jangan menceritakan penderitaanmu kepada siapa pun. Tenangkan diri, tenangkan pikiran, dan katakan kepada diri sendiri bahwa semuanya baik-baik saja.

Hidup bukan untuk berhenti menuju tujuan, tetapi berupaya terus-menerus dengan kemampuan yang ditingkatkan secara terus-menerus agar sampai ke tujuan. Masa sulit tidak boleh menjadi penghalang untuk menuju tujuan. Masa sulit adalah momen di mana kita harus menjadi lebih kuat daripada masa lalu. Tindakan atau usaha kita di masa sulit harus lebih sabar dan lebih menerima hidup dengan ikhlas. Sifat masa sulit itu sementara, jadi tidak perlu diratapi atau pun ditakuti. Tetaplah optimis dan menerima semua kesulitan sebagai jalan untuk menuju ke tingkat kehidupan yang lebih tinggi.

Hidup adalah sebuah pengalaman di mana kita harus memiliki tujuan, upaya untuk sampai ke tujuan, semangat untuk sampai ke tujuan, disiplin untuk sampai ke tujuan, ketekunan untuk sampai ke tujuan, dan tindakan sepenuh hati di setiap momen menuju tujuan. Kadang-kadang upaya dan kerja keras kita tidak membuahkan hasil karena kegagalan; mungkin badai kesulitan harus kita hadapi dengan penderitaan, tetapi semua itu hanya bersifat sementara kalau kita tetap optimis dan terus-menerus melakukan upaya yang lebih kreatif.

Ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan yang paling pasti. Perubahan adalah bagian kehidupan yang paling pasti. Oleh karena itu, kita seharusnya tidak takut atau khawatir dengan perubahan dan ketidakpastian karena keduanya tak terhindarkan dari realitas kehidupan. Dalam ketidakpastian dan gelapnya penglihatan kita terhadap hari esok tidak boleh menghentikan upaya dan kerja keras kita. Kita harus terlibat dalam usaha yang optimis untuk mencapai yang terbaik pada hari ini. Walaupun masa depan terlihat gelap dan tidak pasti, hari ini kita harus berupaya dengan semangat tinggi dan hati yang penuh kegembiraan untuk mencapai yang terbaik.

Kita harus bersyukur dengan keadaan kita pada hari ini, tetapi kita tidak boleh merasa puas dengan upaya dan kerja keras kita selama ini. Setiap hari kita harus meningkatkan kesadaran untuk melibatkan diri dalam kehidupan dengan lebih kreatif. Kita harus lebih berupaya dari sebelumnya. Kita harus lebih dewasa dan memiliki kebijaksanaan untuk menuju ke masa depan yang lebih baik.

Tentu saja, kita boleh bangga dengan semua keberhasilan kita dalam hidup, tetapi kebanggaan kita tidak boleh dalam bentuk kesombongan dan keserakahan. Ketika energi sombong dan serakah menguasai semangat hidup kita, maka kita sedang membawa diri kita ke masa depan yang penuh penderitaan dan kesulitan. Kesombongan dan keserakahan tidak akan memberi tujuan dalam hidup, hanya akan memberikan penderitaan dan hal-hal negatif bagi kehidupan kita. Rasa terima kasih, kerendahan hati, kemurahan hati, rasa syukur, dan merasa semua hanya titipan Tuhan yang bersifat sementara akan menjadikan kita selalu kuat dalam situasi seperti apa pun.

Dalam masa sulit jangan mengembangkan pengalaman penuh penderitaan dan kekurangan. Kita harus bersyukur dengan keadaan dan menerima kesulitan dengan bahagia, kemudian membangun landasan emosional dan pola pikir yang positif untuk terhubung dengan upaya dan kerja keras yang lebih optimal. Tidak perlu merasa gengsi, malu, atau gagal. Kuatkan diri dengan disiplin, ketekunan, motivasi, dan semangat yang lebih tinggi. Jadikan setiap hari sebagai hari kebangkitan jiwa dalam kebijaksanaan, kebangkitan pikiran positif dalam ketenangan, kebangkitan kecerdasan diri dalam kreativitas, kebangkitan emosi positif dalam optimisme, dan kebangkitan fisik yang lebih bugar untuk tindakan yang lebih total.

Hidup kita singkat, hak hidup kita hanya untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan, sehingga tidak perlu disia-siakan dalam penderitaan dan kekurangan. Tingkatkan kesadaran dan gembirakan hati di sepanjang perjalanan hidup. Nikmati kesulitan dengan optimis dan rasa syukur, nikmati keberlebihan dengan rendah hati dan rasa syukur. Hidup kita ini hanya sebuah permainan singkat yang kita tidak pernah tahu akhir dari kisah kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

OLAHRAGA SEBELUM TERLAMBAT

“Perlakukan tubuh dengan hormat dan sebaik mungkin, tanpa tubuh kita tidak ada.”~Djajendra

Hidup ini dinamis dan penuh perjuangan, karena itu kita membutuhkan tubuh yang kuat dan bugar untuk menjalaninya. Tubuh yang bugar ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah olahraga. Jika tubuh kita kuat dan sehat, kita dapat menjalani hidup yang nikmat. Kebugaran fisik mampu membantu kekuatan jiwa dan mental untuk menghadapi perjalanan menuju tujuan.

Siapkan waktu dan disiplin untuk berolahraga empat kali seminggu. Olahraga yang menyenangkan dan menggembirakan hati adalah olahraga terbaik. Temukan olahraga yang sesuai dengan waktu dan usia Anda, kemudian cintai olahraga itu dan jadilah antusias untuk berolahraga. Tubuh yang suka berolahraga, menjauhkan diri dari stres, pola tidur yang teratur, berpikir positif, menjaga ketenangan pikiran dan kedamaian jiwa, serta menjaga nutrisi yang seimbang dalam setiap makanan adalah sumber kebugaran tubuh.

Jangan membiarkan obesitas merusak kebugaran dan kekuatan tubuh. Jika berat badan kita ideal, maka tubuh akan memiliki kecepatan dan kelincahan untuk menghadapi kehidupan sehari-hari. Berat badan yang ideal dan kebugaran membantu kita dalam kehidupan yang sangat kompetitif. Tubuh yang sehat mampu memberikan energi positif bagi kekuatan jiwa dan mental. Jika tubuh tidak memiliki kesehatan dan kebugaran, maka kita tidak bisa beraktivitas dan melayani kehidupan kita secara optimal.

Penampilan fisik yang sehat dan bugar membantu kedamaian dan kekuatan batin. Tubuh adalah tempat tinggal batin. Jika tempat tinggal batin kuat dan semuanya berfungsi dengan baik, maka batin di dalam diri merasa tenang dan bahagia. Intinya, kita wajib menjaga tubuh dalam kondisi bugar dan sehat, sehingga kehidupan yang kita jalani dapat dilakukan dengan penuh semangat. Mulailah bangun pagi untuk berolahraga. Jangan mau dikalahkan oleh rasa malas yang selalu menggagalkan kita untuk berolahraga.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMILIKI PIKIRAN YANG INDAH

“Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan masalah hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dan menciptakan penderitaan.”~Djajendra

Pikiran sangat mudah terpengaruh dengan realitas hidup yang bermasalah. Ketika perjalanan hidup tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka pikiran akan memiliki masalah dan beban yang berat. Pikiran yang bermasalah akan menciptakan stres dan penderitaan. Jika pikiran tidak dikendalikan dalam energi positif, maka kehidupan akan dijalani dalam penderitaan dan kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, pikiran perlu dijaga dan dirawat dalam kegembiraan hidup. Pikiran yang damai, tenang, dan gembira adalah kekayaan sejati. Pikiran yang damai, tenang, dan gembiran adalah sumber kenikmatan hidup. Jangan membiarkan pikiran dikendalikan oleh masalah dan kesulitan hidup. Latih pikiran untuk selalu bersyukur, ikhlas, gembira, dan menerima apa pun kenyataan hidup.

Memiliki pikiran yang indah dalam menghadapi situasi dan keadaan hidup adalah kunci kebahagiaan. Kemampuan untuk menikmati apa pun situasi hidup adalah hadiah terbesar yang ditawarkan kehidupan bagi kita. Jelas, orang yang mampu menikmati hidup dalam situasi apa pun adalah orang yang sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak berdaya untuk mengatasi semua masalah hidup. Keterbatasan dan ketidakmampuan adalah milik setiap manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan untuk membebani pikiran. Pikiran harus dilatih untuk melihat hal-hal indah dalam setiap situasi hidup. Pikiran harus dilatih untuk melihat keindahan dalam masalah yang sedang dihadapi.

Hidup setiap orang terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban. Setiap hari kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Jika semuanya lancar, maka tanggung jawab dan kewajiban dengan mudah dapat dilaksanakan. Persoalannya, hidup itu tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang-kadang, semua rencana dan upaya menciptakan masalah, sehingga kita kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban. Saat tanggung jawab dan kewajiban tidak mampu kita penuhi, maka saat itu pikiran merasa terancam dan menghilangkan rasa damai dalam diri. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka hal pertama yang dirusak adalah kesehatan kita dan juga hilangnya kebahagiaan hidup. Padahal kesehatan kita adalah harta yang paling penting untuk dijaga dan dirawat. Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan kenyataan hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dalam penderitaan hidup.

Sesulit apa pun masalah dan persoalan hidup yang sedang dihadapi semua itu hanya bersifat sementara. Hidup kita ini sementara dan sangat singkat, sehingga tidak perlu dibebani dengan penderitaan yang berlebihan. Kita di dunia ini untuk menikmati maha karya Tuhan dengan gembira dan rasa syukur.Tidak ada apa pun yang kita miliki di dunia ini kecuali rasa gembira dan hati yang damai. Kita hadir ke dunia tidak membawa apa-apa dan akan meninggalkan dunia tanpa membawa apa-apa. Harta kita yang sejati itu dalam bentuk kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesejahteraan, dan keindahan pikiran atas apa pun yang dihadapi. Jadi, ketika ada masalah dan persoalan hidup yang rumit, maka belajar untuk mengalihkan pikiran dari semua masalah dan persoalan hidup. Ketika kita benar-benar sudah tidak berdaya dan tidak mampu, menyerahlah pada kehendak Tuhan dan membiarkan masalah tersebut terselesaikan sesuai kehendak Tuhan.

Setiap hari fokuskan pikiran hanya untuk melihat hal-hal terindah yang membawa sukacita ke dalam hati. Satu masalah hidup tidak boleh merusak jutaan kebaikan hidup yang Tuhan berikan setiap hari kepada kita. Walaupun tanggung jawab dan kewajiban mendesak dengan ancaman, kendalikan dan alihkan pikiran untuk merasakan kedamaian dan ketenangan hidup. Tidak perlu membawa beban yang berat di sepanjang hidup. Biarkan beban itu berada di luar diri kita. Ketika sudah mampu selesaikan beban berat tersebut. Ketika belum mampu isi energi positif sebanyak-banyaknya ke dalam diri dan nikmati keindahan hidup.

Ketika energi positif menguasai pikiran, kecerdasan, ingatan, ego, tubuh, dan emosi kita; maka, batin kita penuh dengan kedamaian, dan semua masalah atau persoalan akan mudah terselesaikan. Nikmati semua proses hidup dalam segala situasi dengan kesenangan dan kesabaran. Miliki niat dan tekad untuk menjaga kedamaian hati dan pikiran yang tenang saat menghadapi apa pun persoalan hidup. Katakan kepada diri sendiri bahwa hidup ini singkat dan sementara, sehingga tidak boleh dibiarkan dalam penderitaan dan kekacauan. Kuatkan energi positif di dalam diri untuk menenangkan situasi kacau dan tingkatkan kekuatan suara hati yang positif untuk menenangkan pikiran yang bermasalah. Pikiran menjadi bermasalah karena dia pikir bahwa hidup ini akan berjalan sesuai rencana dan keinginannya. Perlu dipahami bahwa hidup tidak akan pernah berjalan sesuai keinginan. Ketidakpastian dan kesulitan akan hadir untuk merubah jalan hidup dari keinginan menuju kenyataan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SAMPAIKAN KABAR BAIK KEPADA DIRI SENDIRI

“Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita.”~Djajendra

Sampaikan kabar baik kepada diri sendiri. Setiap hari kita perlu kabar baik. Kabar baik dihasilkan dari rasa syukur dan terima kasih atas semua situasi yang kita jalani. Kabar baik dihasilkan dari pikiran positif yang mampu menerjemahkan sebuah peristiwa untuk kegembiraan hidup. Kabar baik karena kemampuan kita untuk menerima kabar buruk dengan ikhlas sebagai pelajaran dan pengalaman menuju masa depan. Kabar baik karena kita mampu mengendalikan diri sendiri, untuk tidak dikendalikan oleh berbagai situasi dan keadaan dari luar diri kita.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kita tidak pernah tahu situasi dan peristiwa seperti apa yang harus kita hadapi di masa depan. Hidup kita sesungguhnya untuk hari ini, untuk momen ini, tetapi pikiran selalu menciptakan realitas tentang masa depan. Semua realitas yang diciptakan pikiran belum tentu sama dengan realitas yang harus kita hadapi. Jadi, kita harus memiliki kepercayaan diri dan kerendahan hati sebagai pengendali atas semua situasi tak terduga yang mungkin harus kita lalui.

Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita. Oleh karena itu, pikiran harus dilatih dan dibiasakan untuk menghasilkan kabar baik dan menyampaikan kebahagiaan kepada diri sendiri. Semua sel diri kita harus mampu merasakan kabar baik yang disampaikan oleh pikiran. Getaran kabar baik harus kita rasakan sampai ke suara hati terdalam. Pikiran harus betul-betul disiplin dan bertanggung jawab penuh, untuk menyampaikan kabar baik kepada diri sendiri setiap hari. Pikiran tidak boleh berkhianat kepada diri sendiri dengan membuat diri takut, marah, kecewa, sakit hati; sehingga setiap saat hanya kabar buruk yang disampaikan oleh pikiran kepada seluruh sel diri kita. Pikiran yang baik pasti bertanggung jawab untuk menyampaikan kabar baik, sehingga kita setiap saat hidup dalam sukacita.

Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk mengubah kegagalan menjadi pelajaran yang membahagiakan hati kita. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah kekecewaan menjadi obat  penyembuhan. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah semua energi negatif dan peristiwa buruk menjadi energi positif dan kabar baik. Kesadaran kita memiliki tugas untuk memeriksa pemikiran dan emosi kita, serta menjaganya untuk menghasilkan kabar baik bagi seluruh sel-sel diri kita.

Pikiran, tubuh, dan jiwa dihubungkan oleh keyakinan kita. Bila keyakinan kita sulit menciptakan kabar baik, maka kesadaran harus mengambil peran besar untuk memperbaiki keyakinan yang tidak baik itu. Selama keyakinan tidak diperbaiki, maka kabar baik tidak akan pernah ada. Keyakinan menciptakan pemikiran, dan pemikiran adalah energi yang kita gunakan untuk menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari. Intinya, selama keyakinan kita buruk dan bersumber dari pengetahuan atau pengalaman yang penuh kebencian dan kemarahan, maka kita hanya mampu menyampaikan kabar buruk kepada seluruh sel diri kita. Keyakinan buruk tidak akan mampu menghasilkan kabar baik bagi diri sendiri. Keyakinan buruk tidak akan mampu memberikan kehidupan yang damai dan bahagia untuk diri sendiri.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP ADALAH HADIAH YANG INDAH

“Kita adalah karya dari proses hidup yang dijalankan dengan totalitas di dalam tanggung jawab.”~Djajendra

Hidup kita adalah sebuah hadiah. Tubuh kita yang sehat dan bugar adalah sebuah hadiah. Nafas kita adalah sebuah hadiah. Pagi kita adalah sebuah hadiah. Langkah dan gerak kita adalah sebuah hadiah. Kita ini hadiah bagi kehidupan. Semua yang ada di sekitar hidup kita adalah hadiah bagi kita. Sejak kita hadir di dalam kehidupan, Tuhan sudah memberikan sangat banyak hadiah bagi kita. Kita adalah keberuntungan. Kita adalah kemenangan. Kita adalah keajaiban. Kita adalah kekayaan sejati. Kita adalah proses terbaik dalam kehidupan.

Hidup tidak pernah membosankan jika kita memahami tujuan hidup. Tujuan hidup dimulai ketika kita mulai sadar untuk fokus dalam proses hidup kita. Tujuan hidup dimulai ketika kita sudah mengetahui siapa diri kita dan apa tujuan kita dalam hidup ini. Kita wajib terlibat dalam proses yang harus kita jalani. Tidak perlu memikirkan hasil, cukup terlibat dalam pengabdian total di dalam proses kehidupan. Biarlah konsekuensi dari disiplin, tanggung jawab, ketekunan, dan semangat pantang menyerah menjadikan kita seperti kehendak Tuhan. Kita adalah karya dari proses hidup yang dijalankan dengan totalitas di dalam disiplin dan tanggung jawab.

Penuhi kebutuhan dan lupakan keinginan. Kebahagiaan dan kedamaian tidak dihasilkan dari pengejaran terhadap keinginan, tetapi dari kesederhanaan sikap untuk memenuhi kebutuhan. Jadi, pisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Hiduplah di dalam pengabdian total terhadap apa yang harus dilakukan dalam proses. Kita semua bisa mencicipi keindahan hidup jika merasa bahagia dalam proses hidup kita. Apa pun jalan yang harus dijalani, terima dengan jiwa besar dan jalani dengan bahagia. Tidak ada lagi rasa takut terhadap masa depan. Tidak ada lagi rasa marah dan menyesal pada masa lalu. Tidak ada lagi membandingkan diri dengan orang lain. Tidak lagi membiarkan kehidupan di luar diri menentukan jalan hidup kita. Semua perhatian dan kerja keras harus menjadi pengabdian total pada hari ini. Selalu menjadi diri sejati yang bersyukur dan berterima kasih dengan keadaan hari ini.

Tidak perlu terjebak dalam sebuah ambisi dan keinginan. Jelas, setiap keinginan dan ambisi harus melewati proses untuk mencapainya. Karena proses menjadi hal terpenting untuk dilalui, maka miliki komitmen dan tanggung jawab pada proses tanpa khawatir tentang hasil akhir dari ambisi dan keinginan. Bebaskan diri dari ambisi dan keinginan, kemudian fokuskan pengabdian seratus persen di dalam proses untuk mencapai keinginan dan ambisi. Intinya, setiap hari jangan hidup dalam dunia ide dan spekulasi, tetapi hiduplah dalam dunia nyata dan momen ini bersama proses untuk menjadi. Nikmati setiap momen dari proses dengan bahagia. Rasakan keajaiban hidup yang hadir di setiap proses. Setiap momen adalah hadiah-hadiah terindah yang harus dinikmati dengan penuh sukacita.

Kita semua berhak menyusun rencana terbaik bagi hidup kita, tetapi haruslah selalu sadar bahwa rencana yang paling baik bagi hidup kita adalah rencana Tuhan. Tidak seorang pun bisa melawan atau menolak rencana Tuhan. Di sinilah diperlukan kecerdasan dan kesabaran untuk menyesuaikan arah kehidupan sesuai kenyataan. Miliki niat yang tulus untuk menjalani kehidupan yang bermakna. Jadi, apa pun jalan hidup yang harus dilalui, miliki niat baik untuk menjadi diri sendiri yang berguna bagi kebaikan hidup. Niat baik di semua peristiwa dan situasi hidup akan mengantar kita untuk menikmati kehidupan terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJAGA KEBUTUHAN HIDUP

“Bagi orang yang bersyukur, jika kebutuhan hidup terpenuhi, maka kedamaian dan kebahagiaannya tidak pernah terganggu.”~Djajendra

Bukan besarnya penghasilan yang menjadikan hidup seseorang sejahtera, tetapi kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, apa bedanya mendapatkan penghasilan tiga juta sebulan dengan tiga puluh juta sebulan. Jika dengan tiga juta sudah dapat memenuhi kebutuhan hidup, maka kebahagiaan hidup tidak akan terganggu. Selama tidak serakah dan ikut-ikutan orang lain untuk sebuah gaya hidup yang berlebihan, maka sebuah penghasilan yang tidak besar mampu menjadikan hidup kita sejahtera dan bahagia. Memenuhi kebutuhan hidup adalah fondasi untuk membangun kehidupan yang tenang dan bahagia. Kehidupan setiap orang ada biaya, dan kita semua harus bekerja atau memiliki tabungan yang cukup untuk membiayai kehidupan tersebut.

Ketika kebutuhan hidup terpenuhi, maka tidak ada lagi mengkhawatirkan tentang uang. Mengelola uang yang terbatas dengan perasaan bersyukur dan mengefisienkan gaya hidup adalah cara untuk menjadi sejahtera. Kita semua adalah diri yang tidak terbatas. Jadi, jangan membiarkan persoalan kebutuhan hidup menjadikan kita terbatas dan menderita dalam kekurangan. Hiduplah sesuai penghasilan yang ada. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Hilangkan perasaan tidak aman. Jadilah optimis dan penuh semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Kebutuhan hidup tidak terbatas pada uang, tetapi juga banyak hal lainnya. Kebutuhan kesehatan, kebutuhan fisik, kebutuhan batin, kebutuhan pikiran, kebutuhan sosial, dan sangat banyak kebutuhan yang kita miliki di sepanjang kehidupan. Semua kebutuhan itu dapat kita miliki jika kebutuhan dibidang keuangan dapat terjaga dengan baik. Uang adalah alat yang memastikan kita mampu membayar semua kewajiban dan fasilitas kehidupan sehari-hari. Uang juga alat yang memastikan kita memenuhi kebutuhan makan, minum, dan perumahan. Jadi, uang bukanlah sesuatu yang sepele, uang adalah fondasi yang sangat penting agar semua kebutuhan lainnya dapat terjaga dan terawat dengan baik.

Pengeluaran uang yang terkelola di dalam kesederhanaan hidup dan sikap rendah hati menjadi penting. Kehidupan memiliki banyak hal untuk diberikan kepada setiap orang. Kita semua akan melalui berbagai macam realitas hidup. Semua ini hanya bertujuan untuk membantu kita tumbuh dan belajar lebih banyak. Selalu ada tantangan, ada petualangan baru, ada ujian, ada perubahan, dan semua ini membutuhkan fondasi yang kuat dari kesadaran kita. Kesadaran dimulai dari disiplin dan tanggung jawab untuk mengelola uang secara efisien dan efektif. Jangan membiarkan persoalan uang semakin mempersulit kehidupan di bidang lainnya. Oleh karena itu, hindari budaya konsumtif, tumbuhkan budaya menyimpan. Uang adalah rejeki yang tidak selamanya dihasilkan dalam jumlah yang sama di sepanjang hidup. Jangan mempersempit hidup sebatas membicarakan kebutuhan hidup, tapi jadikan hidup sebesar mungkin untuk mengoptimalkan semua potensi diri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECEPATAN WAKTU DAN KESIAPAN KITA UNTUK MENGISI WAKTU

“Jika waktu sulit hanya dihabiskan untuk memikirkan kesulitan tanpa mengembangkan diri yang lebih kuat bersama potensi hebatnya, maka itu namanya menyia-nyiakan waktu hidup.”~Djajendra

Hidup sangat berharga dan jangan buang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan kita. Kita semua memiliki waktu untuk mengalami kehidupan yang kita inginkan dan impikan. Karena sifat waktu adalah berlalu dengan cepat, maka kita harus cerdas dan bijak dalam memanfaatkan waktu. Hari ke hari berikutnya berganti dan berlalu dengan cepat. Kita tidak dapat menunda waktu. Usia kita terus bertambah seiring pergantian dari tahun ke tahun berikutnya. Jika kita tidak cerdas memanfaatkan waktu, maka hidup kita hanya akan berputar-putar dalam hal-hal yang tidak kita inginkan.

Kecepatan waktu haruslah disikapi dengan perilaku dan kebiasaan terbaik agar hidup kita memiliki manfaat terbaik. Untuk itu, kenali diri sendiri dengan baik, dan pahami semua potensi hebat yang ada di dalam diri. Ingat! Waktu kita tidak banyak untuk mengurusi hal-hal yang tidak terhubung dengan impian dan keinginan. Waktu kita adalah hadiah yang sangat berharga bagi hidup kita. Jadi, manfaatkan waktu untuk melakukan hal-hal yang selaras dengan impian dan keinginan. Selalu fokus dan disiplin di dalam proses pencapaian yang terbaik. Mungkin tidak semua impian dan keinginan bisa kita capai, tetapi jangan sia-siakan satu menit pun untuk hal-hal yang tidak kita inginkan.

Setiap nafas kita berlalu bersama waktu. Setiap emosi dan pikiran kita berlalu bersama waktu. Fisik kita berlalu bersama waktu. Hidup kita berlalu bersama waktu. Semuanya berlalu bersama kecepatan waktu yang tidak mungkin bisa ditahan atau ditunda. Hanya kesadaran kita yang cerdas yang mampu menukar setiap detik waktu dengan kegembiraan dan kebahagiaan hidup. Tanpa kesadaran dan kecerdasan semua waktu akan disia-siakan dalam kemarahan, keserakahan, kekhawatiran, ketakutan, kemalasan, kebohongan, dan ke dalam perilaku yang tidak menguntungkan kehidupan diri sendiri. Waktu yang singkat ini harusnya dimanfaatkan untuk menciptakan kebaikan dan keindahan bagi kehidupan. Jadi, jangan terjebak dalam penyesalan masa lalu atau ketakutan akan masa depan, gunakan hari ini untuk dihabiskan dengan melakukan sesuatu yang positif bagi hidup kita dan orang lain.

Setiap orang sangat berharga, termasuk diri kita sangat berharga dan sangat penting untuk terlibat dalam kehidupan yang positif. Oleh karena itu, temukan sebuah tujuan hidup dan fokuskan semua energi bersama waktu dalam mewujudkan tujuan tersebut. Jauhkan diri dari semua hal yang tidak terhubung dengan perjalanan menuju tujuan. Gunakan waktu untuk mengembangkan pikiran positif; mengembangkan emosi yang cerdas dan bijak; membangun suara jiwa yang optimis dan penuh keyakinan untuk keberhasilan; membangun tubuh yang selalu terjaga kebugarannya; serta mengembangkan sikap dan perilaku yang cerdas membagikan waktu untuk hal-hal produktif di semua proses kehidupan.

Waktu kita selalu mengalir dalam kompleksitas kehidupan yang tidak memiliki kepastian atau tidak mungkin semuanya mampu diprediksi. Artinya; tidak ada jalan mudah, kita harus selalu menguatkan mental dan keyakinan untuk bisa terus-menerus berjuang di jalan tujuan. Kegagalan dan keberhasilan haruslah dijaga dalam keseimbangan hidup. Selalu akan ada periode yang menguntungkan dan periode yang tidak menyenangkan hidup. Jangan membiarkan diri terjebak di dalam waktu yang hanya disia-siakan untuk memikirkan atau merenungkan kesulitan. Tidak peduli seberapa sulitnya situasi hidup, itu akan berubah. Jika waktu sulit hanya dihabiskan untuk memikirkan kesulitan tanpa mengembangkan diri yang lebih kuat bersama potensi hebatnya, maka itu namanya menyia-nyiakan waktu hidup. Semua situasi selalu akan berubah, tidak ada hal yang sama di sepanjang hidup. Berbagai macam peristiwa akan mengisi perjalanan hidup kita. Kita membutuhkan kesadaran untuk menyeimbangkan hidup kita dengan semua situasi dan peristiwa secara bijak.

Sifat melekat pada hal-hal yang kita alami menunjukan kita belum bijak dan cerdas dalam memanfaatkan waktu. Melekat menunjukkan bahwa kita tidak mampu mengalir dan menerima hidup apa adanya. Kemampuan untuk menerima dan membiarkan hal-hal pergi akan membuat kita mampu tumbuh bersama waktu. Pada akhirnya, perubahan adalah sesuatu yang pasti dan nyata. Oleh karena itu, setiap saat harus kreatif untuk mengedit hidup agar dapat beradaptasi dengan perubahan. Kurangi dan buang yang tidak perlu. Tambahkan yang penting. Jika tidak cerdas beradaptasi dengan perubahan, maka hidup menjadi terlalu berantakan dan tidak akan punya waktu untuk mencapai tujuan. Jadilah bijak dan cerdas bersama waktu, karena sifat waktu itu singkat dan pasti berakhir.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com