MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG SEIMBANG

“Tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.”~Djajendra

Hidup menjadi sangat indah jika kita memiliki pengetahuan, kesehatan, kekayaan, ketenangan, kedamaian, keterampilan, kebahagiaan, dan penerimaan terhadap realitas. Jika kita kehilangan salah satu dari hal-hal di atas, maka hidup kita menjadi tidak seimbang. Hidup yang tidak seimbang akan mengarah pada ketidakmampuan kita untuk menjalani kehidupan dengan baik.

Pengetahuan yang benar membantu kita menghadapi segala rintangan dan tantangan dengan sukacita. Pengetahuan memberikan kita wawasan dan kebijaksanaan untuk menyikapi realitas sehari-hari. Pengetahuan yang baik membuat kita selalu mengucapkan kata-kata positif, dan tidak pernah mengucapkan satu kata sembarangan.

Kesehatan adalah segalanya bagi kehidupan kita yang seimbang. Jika kita tidak sehat, maka sangat banyak rasa sakit dan kelemahan bersama kita. Tubuh yang sehat, mental yang sehat, jiwa yang sehat, dan emosional yang sehat adalah hal-hal yang wajib kita perhatikan setiap saat. Kehilangan kesehatan seperti kehilangan segalanya dalam hidup. Tidak ada kenikmatan dalam hidup jika kita tidak sehat.

Kekayaan menjadi salah satu hal yang membuat hidup kita terpenuhi dan tercukupi. Kekayaan membuat kita mampu membiayai kehidupan sehari-hari. Kekayaan membuat kita mampu membeli semua kebutuhan yang kita perlukan. Membangun kekayaan dimulai dari pola hidup yang sederhana. Pola hidup yang lebih banyak berinvestasi dan sedikit konsumsi. Kekayaan dihasilkan dari kemampuan kita untuk lebih produktif. Kemampuan kita untuk hemat dan hanya mengeluarkan uang untuk kebutuhan prioritas. Tidak boros dan tidak memiliki gaya hidup yang berlebihan. Selalu rendah hati dan tidak suka pamer kekayaan.  

Ketenangan hidup adalah dasar untuk dapat menikmati hidup yang indah. Ketenangan hidup tercipta ketika kita mampu menguasai pikiran kita. Pikiran yang fokus pada hal-hal positif untuk hidup bahagia pada momen ini. Pikiran yang tidak digerakkan oleh rasa cemas, khawatir, takut, dan marah. Pikiran yang hidup tanpa ada penderitaan mental. Pikiran yang patuh pada jiwa positif kita.

Kedamaian jiwa adalah bagian penting untuk keseimbangan hidup. Kedamaian jiwa tercipta ketika pikiran positif selalu tunduk pada jiwa yang damai. Kedamaian membuat kita tenang dan lebih memiliki peluang untuk berkarya secara lebih produktif. Suasana damai harus kita rawat dan menjaganya secara konsisten agar hidup kita lebih sehat dan berguna.

Keterampilan kita adalah alat kita untuk memberikan karya-karya terbaik bagi kehidupan. Belajar lebih banyak keterampilan dan selalu meningkatkan kualitas dari keterampilan tersebut, menjadikan kita selalu produktif untuk menghasilkan nilai tambah. Keterampilan juga akan memberikan kekayaan dan kesenangan bagi hidup kita. Jadi, teruslah belajar setiap saat dan tingkatkan kualitas keterampilan untuk keseimbangan hidup kita.

Kebahagiaan kita adalah energi positif yang memberikan kekuatan dalam setiap hal yang kita lakukan. Kebahagiaan adalah keputusan dari kesadaran diri sendiri. Kebahagiaan bukan sesuatu yang dihasilkan dari luar diri, tetapi dihasilkan dari dalam diri. Jadi, jangan menunggu kebahagiaan dari siapa pun, karena tidak seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan kepada kita, hanya diri kita sendiri yang mampu memberikan kebahagiaan bagi hidup kita.

Penerimaan terhadap realitas. Hidup bukanlah pilihan kita, tetapi kehendak Tuhan. Pikiran dan rencana kita belum tentu berjalan sesuai dengan keinginan kita. Di sinilah kita harus menyadari sifat kehidupan dan sifat diri kita sendiri. Sifat kehidupan tidak mudah dipahami dan selalu menghadirkan kejutan-kejutan yang tidak pernah kita duga. Oleh karena itu, kita harus ikhlas untuk menerima realitas dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.  Pengetahuan dan kebijaksanaan mampu membantu kita mengatasi situasi sejelek apa pun dalam kehidupan yang kita jalani.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA KEBEBASAN ADA DI DALAM DIRI KITA

“Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.”~Djajendra

Ketika kita mempertaruhkan segalanya untuk mendapatkan kebebasan dari luar diri, kita tidak pernah mendapatkannya.  Tidak ada kebebasan di luar diri kita. Kebebasan dan kemerdekaan hanya dapat ditemukan di dalam diri kita sendiri. Kebanyakan orang merasa kebebasan dapat dicapai dengan menguasai kehidupan di luar diri. Padahal, setelah kita menguasai hal-hal di luar diri, perasaan takut kehilangan akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita. Hidup kita akan diikat dan dikendalikan oleh semua hal yang kita anggap sudah kita miliki.

Setelah kita kuat dan sukses menguasai sumber materi dan orang-orang, yang awalnya kita berjuang agar kita bebas dan merdeka. Pada akhirnya, semua yang kita miliki tersebut akan memunculkan kecemasan dan rasa takut kehilangan. Semua hal yang bersumber dari luar diri, yang kita andalkan sebagai tanda kebebasan kita, justru akan membuat kita kehilangan kebebasan. Kita pun takut dikalahkan oleh orang lain, takut membuat kesalahan, takut tidak dihargai oleh orang-orang, takut dilupakan, takut tergelincir dalam masalah, dan banyak ketakutan-ketakutan dalam berbagai bentuk akan mengambil semua kebebasan dan kemerdekaan kita.

Tidak mungkin merasa bebas dan merdeka jika menggantungkan hidup pada hal-hal di luar diri. Kebebasan dan kemerdekaan baru kita miliki, jika sudah mampu melepaskan semua hal di luar diri dan tidak bergantung kepada hal apa pun di luar diri. Ketika kita melepaskan semua hal di luar diri, barulah kita mampu menemukan diri sendiri di ke kedalaman diri sejati. Untuk melakukan hal ini tidaklah mudah, membutuhkan pengetahuan dan latihan dari kesadaran diri sendiri, untuk hidup bebas dan merdeka. Selama kita masih bergantung pada hal-hal di luar diri kita, semua sukacita dan perasaan sukses berumur sangat pendek. Tantangan dan kesulitan akan memukul balik kita dengan cepat. Semua yang tampak berharga dan sempurna akan mengambil kebebasan kita.

Kebebasan dan kemerdekaan dapat kita rasakan jika kita menerima hidup kita dengan sukacita, tanpa menuntut hal apa pun pada dunia di luar diri kita. Mulailah dengan menemukan kembali siapa kita yang sejati, apa yang kita inginkan dalam hidup ini, kita mau hidup seperti apa, dan kita mau menjalankan peran apa selama hidup ini. Setelah mendapatkan jawaban dan kejelasan tentang arah hidup kita dalam kehidupan yang singkat ini, kita harus memulai segalanya dengan menerima kenyataan yang sedang kita hadapi. Kenyataan hidup harus diterima dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Langkah berikutnya adalah menjalani hidup yang produktif dan kreatif tetapi tanpa berharap dihargai, dihormati, diinginkan, dipuji, atau  pun meminta perhatian dari luar diri kita. Semua pekerjaan yang kita lakukan semata-mata untuk kegembiraan dan sukacita kita. Tidak menggantungkan harapan pada orang lain. Kita menjadi diri sejati yang sepenuhnya secara totalitas melakukan kerja keras dan perjuangan hebat untuk kegembiraan dan kebahagiaan diri sejati.

Bagaimana memulai perjalanan untuk menemukan kebebasan dan kemerdekaan di dalam diri? Jawabannya adalah memulainya dari kesadaran dan pengalaman yang sudah dialami selama ini. Kita semua sudah menjalani hidup sekian lama, kita pun sudah memiliki pengalaman atas kehidupan yang kita jalani. Tingkatkan kesadaran dan kecerdasan untuk memahami pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika berharap banyak dari situasi dan orang-orang. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika hidup Anda diciptakan untuk mendapatkan pujian, penghargaan, kehormatan, dan perhatian. Pahami semua peristiwa hidup Anda yang sangat berharap dari luar diri Anda. Jika Anda sudah mampu memahami dan mengerti tentang kepalsuan diri Anda, karena Anda mencoba menjadi seperti yang diharapkan oleh orang-orang di luar diri Anda. Maka, perlahan-lahan, Anda mampu menemukan momen-momen untuk masuk ke kedalaman diri sendiri, selanjutnya jika Anda konsisten dan tidak menyerah untuk menemukan kebebasan dari dalam diri sendiri, maka Anda akan diubah oleh diri sendiri untuk merasakan kebebasan dan kemerdekaan sejati.

Tidak perlu membangun hidup seolah-olah kita harus bermanfaat bagi banyak orang. Tidak perlu menganggap diri kita sangat berharga bagi orang lain. Jalani hidup yang alami dan bahagia sebagai diri sendiri yang apa adanya. Kita tidak perlu mengambil peran hidup dalam bentuk yang seolah-olah tanpa kita kehidupan orang lain tidak berfungsi. Kita bukan siapa-siapa dan tidak penting dalam kehidupan yang luas. Kita ada dan tidak ada kehidupan tetap berjalan seperti biasa. Kita pun tidak mampu memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada siapa pun. Sebab, kebebasan dan kemerdekaan sudah ada di dalam diri masing-masing orang. Dan, harus ditemukan oleh dirinya sendiri untuk dapat merasakan kemerdekaan dan kebebasan sejati.

Kehidupan dunia luar diri kita membatasi kebebasan dan kemerdekaan kita. Kita tidak berhak mengekspresikan kebebasan menurut pengertian kita kepada orang-orang di luar diri kita. Kita harus sadar dan cerdas bahwa semua kebebasan ada di dalam diri kita masing-masing, menunggu kita temukan untuk kita nikmati dengan sukacita. Jika kita masih berpikir bahwa kemerdekaan dan kebebasan itu ada di luar diri kita, maka kita sedang menindas diri sendiri dan menghilangkan peluang untuk hidup dalam kebebasan sejati. Ingatkan diri sendiri untuk memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri sendiri dari sumber ke kedalaman diri sejati. Bebaskan diri dari tugas-tugas untuk membangun identitas diri. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang direncanakan oleh pikiran kita. Kita tidak perlu menjadi sesuatu seperti yang ada dalam imajinasi kita. Dalam kesadaran diri sejati, kita mampu menekuni kehidupan produktif untuk melayani hidup dengan sukacita dan penuh kegembiraan. Melayani hidup dari kebebasan dan kemerdekaan yang bersumber dari ke kedalaman diri sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJAGA SEMANGAT HIDUP DAN MELIHAT MASA DEPAN DENGAN OPTIMIS

“Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting.”~Djajendra

Semangat hidup kita tidak boleh pudar dan terganggu oleh kesulitan atau tantangan. Lebih baik kita menghadapi situasi sulit dengan penuh semangat, daripada bersedih atau khawatir karenanya. Kita adalah pemenang. Keberadaan kita dalam kehidupan ini adalah hasil dari kemenangan. Di dalam diri kita sudah ada solusi dan kemenangan, kita hanya membutuhkan ketenangan dan kerja keras yang fokus untuk mendapatkan kemenangan tersebut.

Jangan pernah berduka atas kesulitan. Sesungguhnya; tidak pernah ada kesulitan, tidak pernah ada kekalahan, sehingga tidak perlu menyesali atau pun marah atas hal-hal yang tidak terwujud sesuai keinginan. Semua pemikiran dan keinginan kita itu tidak penting, kebahagiaan dan kedamaian hidup kita yang paling penting. Jadi, tidak boleh ada waktu untuk kehilangan semangat hidup hanya karena situasi sulit; tidak boleh ada waktu yang membuat kita khawatir terhadap masa depan karena masa depan kita sangat indah; tidak boleh ada waktu yang membuat kita marah dengan kenyataan hidup pada hari ini karena hari ini adalah hari yang paling membahagiakan hidup kita.

Menjaga semangat hidup adalah kewajiban kita yang sangat penting. Bahkan dalam kenyataan yang paling melelahkan hidup kita, kita tidak boleh kehilangan semangat hidup, kita harus menjaga semangat hidup dan melihat masa depan kita dengan sangat optimis. Kita harus jujur kepada diri sendiri bahwa kehidupan yang kita jalani penuh dengan kejutan dan ketidakpastian. Tidak seorang pun yang tahu hal apa yang harus dihadapi di masa depan. Tetapi, semangat hidup yang optimis dan gairah yang hebat untuk menyelesaikan tugas-tugas kita dengan kualitas terbaik, mampu memberikan hasil akhir yang menggembirakan hidup kita.

Ketika situasinya tidak dapat diubah, kita harus menemukan solusi yang tepat untuk menghadapinya. Tidak perlu khawatir atau ketakutan dengan rencana yang tidak jalan sesuai keinginan kita. Kehidupan itu sendiri lebih cerdas dari pada pemikiran dan strategi kita. Kehidupan yang jauh lebih cerdas daripada kita itu selalu menuntut keputusan dan tindakan dari diri sejati kita. Kehilangan semangat hidup adalah keadaan yang sangat tidak menguntungkan bagi hidup kita. Juga, menjadikan kemampuan kita tidak efektif dan produktif untuk menangani keadaan, serta untuk menemukan solusi terbaik bagi kesuksesan kita. Oleh karena itu, jangan pernah semangat hidup kita kendur saat menghadapi setiap situasi hidup yang membutuhkan kekuatan dan kerja keras yang lebih hebat.

Hilangnya semangat hidup adalah akibat dari ketidaktahuan kita terhadap kehebatan potensi diri sendiri. Seseorang yang kehilangan semangat hidup hanya karena kerja kerasnya tidak sesuai keinginan, adalah keputusan yang tidak melihat bahwa dirinya mampu melakukan hal-hal yang lebih hebat lagi dari yang sudah dilakukan. Jadi, cara menjalani kehidupan yang benar adalah tidak pernah khawatir apalagi kehilangan semangat hidup hanya karena rencana dan kerja keras belum berhasil.

Diperlukan pemikiran dan rutinitas untuk menjaga semangat hidup selalu dalam kondisi prima. Sekalipun tantangan dan rintangan menciptakan berbagai kesulitan, kita harus tetap terkendali dalam energi positif, kemudian melatih jiwa kita untuk selalu kuat dan sabar menghadapi kesulitan-kesulitan tersebut. Demikian juga, pikiran dan emosi harus betul-betul positif dan optimis agar fisik kita menjadi semakin kuat untuk bertindak dan menemukan solusi terbaik.

Menjaga semangat hidup dan melihat masa depan dengan optimis. Kita hidup pada hari ini dan sedang mempersiapkan hidup di masa depan. Masa lalu sudah kita lewati dan tidak perlu terikat dengan masa lalu lagi. Semangat hidup kita harus di dalam perubahan untuk kehidupan yang lebih bijaksana dan lebih cerdas daripada masa lalu. Jadi, jangan lagi mendambakan kehidupan seperti di masa lalu. Kita adalah masa depan, kita bukan masa lalu. Oleh karena itu, tingkatkan gairah dan semangat hidup untuk menuju masa depan yang lebih indah dan lebih bahagia. Di mana kehidupan masa depan yang lebih sejahtera, lebih damai, lebih indah, dan lebih semangat lagi. Jadilah semangat bagi kehidupan diri sendiri. Temukan kekuatan dan sumber semangat dari dalam diri yang paling dalam.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGURANGI PRODUKSI PIKIRAN NEGATIF DI DALAM DIRI

“Agar terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri hidup dalam pikiran positif.”~Djajendra

Pikiran negatif sudah ada dalam diri setiap orang. Jika kita tidak berusaha keras untuk menguatkan pikiran positif dalam diri, maka pikiran negatif berpotensi menempati sebagian besar pemikiran kita. Proses berpikir kita berada dalam sistem dualitas, yaitu: proses berpikir positif dan proses berpikir negatif. Keduanya menempati diri kita, dan keduanya memiliki strategi untuk mengatur hidup kita.

Pada umumnya, kita harus berjuang untuk mendapatkan keselamatan dan kebutuhan hidup. Perjuangan kita selalu melewati sistem dualitas. Jika dalam perjuangan, kita kehilangan kepercayaan diri dan terlalu menggantungkan hidup kepada orang lain; maka, produksi pikiran negatif dalam diri akan meningkat dan menciptakan tekanan hidup yang tinggi. Apa lagi jika ada perasaan takut menghadapi masa depan, maka hal ini akan menguatkan beban pikiran negatif, sehingga hidup kita dirugikan oleh energi negatif di dalam diri sendiri.  

Cara mengurangi produksi pikiran negatif adalah dengan menerima dan tidak memusuhinya. Keberadaan pikiran negatif harus kita hormati dan hargai. Tidak boleh kita fokus untuk menghilangkan pikiran negatif. Tidak boleh ada perjuangan dan kerja keras yang hebat untuk menghilangkan pikiran negatif. Jika pikiran negatif dilawan dan ingin disingkirkan untuk selamanya, maka pikiran negatif bangkit lebih kuat lagi dan membentuk kemampuan untuk bertahan hidup dalam diri kita.

Cara menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri adalah dengan membangun kehidupan sukacita. Setiap momen harus ada upaya terus-menerus menumbuhkan suasana hati yang bahagia dan damai; setiap momen harus ada upaya terus-menerus untuk menikmati ketenangan pikiran. Kita harus memiliki ketekunan, kesadaran, dan disiplin yang tinggi untuk menjaga suasana hati dan pikiran dalam momen bahagia. Ini adalah cara yang paling benar untuk menghentikan produksi pikiran negatif di dalam diri. Intinya, agar kita terbebas dari pikiran negatif, kita harus membiasakan diri untuk hidup dalam pikiran positif.

Pikiran positif hanya dimiliki oleh orang-orang terkuat dalam mengarungi lautan kehidupan. Orang-orang terkuat ini jumlahnya sangat sedikit, sehingga tidak mampu mempengaruhi kehidupan sosial yang luas. Realitas kehidupan sosial dikuasai oleh pemikiran negatif. Ketakutan, kekurangan, kemarahan, iri hati, sedih, takut kehilangan, merasa dicurangi, merasa diperlakukan tidak adil, dan berbagai macam energi negatif yang diproduksi oleh pikiran negatif telah menguasai kehidupan sosial. Kondisi ini menciptakan kehidupan di bumi yang rendah rasa syukur dan perilaku yang kurang mampu menikmati indahnya kehidupan ini. Pikiran negatif yang kuat di dalam diri menjadikan hidup kita penuh penderitaan dan kekurangan untuk selamanya. Pikiran negatif mengarah pada pola hidup yang selalu menuntut dan tidak memiliki kemampuan untuk menentukan nasib sendiri.

Ketidakberdayaan kita terhadap pikiran negatif akan mendorong ego memaksa jiwa hidup dalam kegelisahan dan ketakutan. Setiap pikiran negatif menciptakan beban hidup yang membuat hidup kita stres dan kehilangan rasa damai di hati. Ketenangan pikiran muncul ketika kita terlatih untuk fokus pada satu pemikiran positif untuk waktu yang lama. Jika secara tekun dan penuh disiplin kita berlatih untuk hanya melihat hal-hal terindah dari hidup kita, maka produksi pikiran negatif akan terhenti dan produksi pikiran positif meningkat secara terus-menerus untuk menguasai jalan pemikiran kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BELAJAR DARI KEHIDUPAN

“Kehidupan jauh lebih cerdas dibandingkan dengan pikiran. Pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memahami kehidupan secara utuh dan lengkap.”~Djajendra

Kehidupan lebih cerdas dari pikiran. Jika kita mau belajar dari kehidupan, maka kita mampu menemukan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya kualitas hidup kita. Sebagai pelajar yang mau belajar dengan rendah hati menjadikan kita menemukan kebijaksanaan dari kehidupan.

Tidak ada kata lulus dari sekolah kehidupan. Setelah selesai satu pelajaran akan diberikan pelajaran berikutnya. Setiap situasi dan keadaan memberikan pengetahuan dan pengalaman untuk memperkaya hidup kita. Awalnya kita tidak mengetahui banyak hal dari kehidupan, tetapi setelah sadar dan mau menjadikan diri kita sebagai pembelajar terus-menerus, kita akan menemukan berbagai pengalaman yang menyenangkan dan yang tidak menyenangkan untuk kebaikan hidup kita.

Sebagai pelajar kehidupan yang harus belajar untuk seumur hidup; kita tidak akan menemukan segalanya, kita tidak mungkin melakukan segalanya, kita tidak mungkin mengetahui segalanya, kita tidak mungkin mampu mempelajari semuanya, dan kita selalu harus belajar pelajaran baru untuk perubahan.

Ketenangan dan kecerdasan sangat diperlukan untuk menyerap pengetahuan dari kehidupan. Semua perasaan negatif dan pikiran yang kacau menjauhkan kita untuk menerima pelajaran dari kehidupan. Jaga pikiran selalu tenang; jaga kecerdasan untuk menyerap dari kehidupan; jaga hati tetap bersih dan terbuka untuk menerima berbagai macam pengetahuan, tanpa menilai dan menghakimi pengetahuan itu.

Kita berhak atas kehidupan yang indah dan penuh sukacita. Melalui kerendahan hati, jiwa yang ikhlas dan tulus, serta keyakinan bahwa Tuhan sangat mencintai kita; kita mampu mendapatkan segala kebaikan dan keindahan dari kehidupan.

Sebelum menerima kebijaksanaan dan keindahan dari kehidupan, kita wajib mengenal diri sendiri sepenuhnya dengan sangat jelas. Kita harus memahami siapa sesungguhnya diri kita ini saat berhadapan dengan berbagai macam kesulitan maupun kesenangan. Kita harus mengenal bagaimana kita bereaksi terhadap segala sesuatu yang bersumber dari luar diri kita.

Setiap pelajaran dari kehidupan harus mampu kita nikmati dengan sukacita. Tidak boleh berkeluh-kesah saat pelajaran tidak menyenangkan, dan tidak boleh senang berlebihan saat pelajaran yang sangat menyenangkan. Kita harus menemukan diri sejati untuk menghadapi semua hal yang bersumber dari luar diri. Kita harus berdamai dengan stres dan masalah hidup. Kita harus sangat positif saat hal-hal yang sangat negatif berkunjung ke dalam hidup kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEBEBASAN FINANSIAL UNTUK MENDUKUNG KEBAHAGIAAN HIDUP

“Kebebasan finansial baru dapat kita wujudkan ketika hidup kita sudah tidak membutuhkan uang.”~Djajendra

Rasa syukur adalah kelimpahan sejati yang menjadikan hidup kita kaya. Rasa syukur yang terus-menerus dirasakan di dalam diri akan menghapus kemiskinan di dalam diri. Salah besar jika kita berpikir bahwa memiliki uang yang banyak berarti kita bebas finansial. Uang yang banyak dan penghasilan yang terus-menerus menjadikan hidup kita tidak kekurangan uang, tetapi belum tentu kita bebas finansial jika ego dan nafsu masih membutuhkan banyak hal untuk dibeli. Selama kita terjebak dalam kehidupan dunia materi dan belum merasakan dunia spiritual, maka kebebasan finansial hanya sebatas angan-angan.

Kebebasan finansial bukan hanya tentang jumlah uang atau kekayaan yang kita miliki, tetapi juga tentang mental finansial dan pola pikir yang kita miliki. Sering sekali, seseorang secara kasat mata sudah bebas finansial, tetapi secara mental masih berada dalam keadaan kekurangan uang. Gaya hidup yang berlebihan dan tanpa kendali, gaya hidup yang tunduk pada ego dan nafsu menjadikan kita tidak memiliki kebebasan finansial. Seberapa banyak pun uang yang kita hasilkan selalu tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup kita.

Kebebasan finansial sangat diperlukan untuk membangun kehidupan yang bahagia, damai, sejahtera, dan sehat. Jika kita belum bebas finansial, maka tekanan hidup akan menghilangkan rasa damai dalam hidup kita. Jalan satu-satunya untuk membangun kebebasan finansial adalah membiarkan pola pikir kelimpahan menjadi suara sejati di pikiran kita. Pikiran, emosi, dan suara hati kita harus merasakan bahwa semua yang kita perlukan selalu terpenuhi dengan cara yang sangat mudah. Kesadaran kita selalu menarik kekayaan dari alam semesta dan memenuhi semua keinginan hidup melalui rasa syukur.

Orang-orang yang berpengalaman dalam hidup sangat mengerti bahwa tidak seorang pun tahu seperti apa hidupnya di masa depan. Pikiran kita boleh saja merasa hebat dan pintar dalam merencanakan keuangan yang stabil untuk masa depan, tetapi yang pasti hidup itu tidak pasti. Serangkaian perubahan dalam hidup selalu hadir dengan ketukan baik maupun ketukan buruk. Ketika ketukan baik datang kita pasti gembira, dan mungkin lupa diri bahwa ketukan buruk juga pada waktunya akan hadir ke dalam hidup kita. Setiap orang dalam hidup pasti akan melalui tikungan nasib yang dihasilkan dari ketukan baik dan ketukan buruk. Keberlimpahan di hari ini haruslah disikapi dengan rendah hati dalam gaya hidup yang sederhana. Jika tidak, maka ketika ketukan nasib buruk hadir, kita akan menemukan diri di atas persoalan dan masalah yang tidak mudah untuk diselesaikan.

Jika penghasilan kita minim, tagihan mendesak harus dibayar, utang sudah semakin bertumpuk, kebutuhan sudah tidak mungkin ditunda lagi, dan tidak ada uang untuk memenuhi kebutuhan hidup; maka, sakit kepala dan stres bertekanan tinggi segera akan mengisi hari-hari kita. Semua orang tahu bahwa stres yang terus-menerus akan merusak mental dan fisik kita dari dalam, sehingga berbagai macam penyakit berpotensi menggerogoti kita dari dalam. Hidup sehat itu hanya dapat dibangun dari pondasi bebas stres dan dari suasana hati yang selalu gembira. Oleh karena itu, salah satu syarat agar kita bebas finansial adalah tidak berutang dan terkendali hidup kita dalam rasa syukur dengan apa yang sudah kita miliki. Tidak lagi bernafsu untuk memiliki hal-hal yang sebenarnya mungkin akan menambah beban hidup di masa depan.

Uang itu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika kita terjebak dalam gaya hidup berpengeluaran tinggi, maka berapa pun penghasilan tidak akan pernah memuaskan hidup kita. Gaya hidup berpengeluaran tinggi hanya memberikan kesenangan sementara bagi ego, tidak akan memberikan kebahagiaan bagi jiwa. Walaupun kita berpenghasilan rendah; jika kita fokus untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam pola hidup yang sederhana, maka kita mampu memuaskan hidup kita dengan sukacita. Intinya. orang kehabisan uang karena gaya hidup yang berlebihan dan investasi risiko tinggi. Seseorang yang mengeluarkan uang hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk investasi berisiko rendah, dia tidak akan pernah kekurangan uang di sepanjang hidupnya.

Tidak perlu iri hati dengan tetangga yang lebih banyak harta dari kita. Jadilah diri sendiri yang bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki sekarang. Walaupun tidak memiliki harta benda apa pun, bersyukurlah untuk kesehatan dan kebahagiaan yang dimiliki. Jangan mencoba menjadi orang lain. Gunakan waktu dan energi untuk menumbuhkan kualitas diri menjadi lebih baik. Ketika kualitas dan kompetensi kita semakin bersinar, maka uang pun segera mengalir untuk menambah penghasilan kita. Harus diingat, walaupun uang terus-menerus mengalir ke dalam hidup kita, tetaplah hidup sederhana. Hiduplah untuk memenuhi kebutuhan saja, jangan pernah tergoda untuk masuk ke wilayah gaya hidup tinggi. Jadilah diri sendiri yang rendah hati dan selalu menggantungkan hidup pada Tuhan.

Kebebasan finansial tidak hanya sebatas perencanaan keuangan, manajemen keuangan yang baik, upaya dan kerja keras agar uang bekerja untuk kita, atau kemampuan dan kecerdasan untuk mengalirkan uang ke dalam pundi-pundi kita. Kebebasan finansial baru dapat kita wujudkan ketika hidup kita sudah tidak membutuhkan uang. Rasa syukur dan rasa sudah memiliki segalanya, sehingga sudah tidak membutuhkan banyak uang untuk kehidupan sehari-hari adalah tanda bahwa kita memiliki kebebasan finansial. Kebebasan keuangan hanya terjadi ketika kita mampu hidup seperti yang kita inginkan. Pada akhirnya, kebebasan finansial berbeda untuk orang yang berbeda. Bagi orang yang uangnya tidak terhitung, tetapi kebutuhannya juga tidak terhitung, maka kebebasan finansial belum menjadi miliknya. Sebaliknya, bagi orang yang uangnya pas-pasan, tetapi kebutuhannya sedikit karena gaya hidupnya sangat sederhana dan rendah hati, maka kebebasan finansial sudah dia miliki.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PIKIRAN KITA ADALAH BENIH KEHIDUPAN KITA

“Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita.”~Djajendra

Pemikiran kita akan menjadi benih-benih yang disimpan dalam potensi kita, kemudian benih-benih tersebut akan tumbuh menjadikan diri kita. Setiap pikiran kita yang kuat, yang terus-menerus terjadi di dalam diri kita akan menjadi karakter kita. Kita adalah pikiran yang terus-menerus muncul di sepanjang kehidupan kita. Kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan kesejahteraan hidup kita sangat ditentukan oleh jenis pikiran yang terus-menerus muncul dalam hidup kita. Jika jenis pikiran positif yang setiap momen muncul, maka kita akan menikmati kehidupan yang indah dan sejahtera. Tetapi, sebaliknya, jika jenis pikiran negatif yang setiap momen muncul, maka kita akan melihat kehidupan yang tidak adil dan tidak baik bagi hidup kita.

Jangan bermain-main dengan pemikiran kita. Jika kita membiarkan pemikiran kita tanpa kendali dan asal berpikir saja, maka semua yang bersumber dari asal berpikir itu akan membentuk karakter kita. Kita akan memiliki karakter yang mungkin kita sendiri tidak menyukainya. Hal ini berdampak kepada kepribadian kita yang palsu dan tidak konsisten di sepanjang hidup. Mungkin kita menjadi seseorang yang membenci diri sendiri, tidak suka dengan realitas diri kita, selalu stres dan mudah meledakan kemarahan. Kita menjadi orang asing di dalam diri kita sendiri, sehingga sulit mengenal dan memahami diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk mengenali setiap pemikiran kita. Jika ada pemikiran kita yang berpotensi merugikan hidup kita, maka kita harus menghindarinya. Pengendalian pikiran menjadi sangat penting jika kita ingin menjadi diri sendiri yang otentik.  

Pikiran adalah benih yang akan tumbuh untuk menciptakan sikap, perilaku, karakter, dan tindakan kita. Jika pikiran-pikiran negatif menguasai diri kita; maka semua tindakan kita berpotensi melanggar etika, moralitas, norma dan hukum dalam kehidupan. Pikiran-pikiran positif yang berlandaskan cinta, kepedulian, sopan-santun, empati, toleransi, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kerja keras akan menciptakan tindakan yang membawa sukacita dan kedamaian bagi semua orang. Intinya, setiap tindakan kita muncul dari pikiran-pikiran kita yang tersembunyi di alam bawah sadar kita. Setiap tindakan kita tidak mungkin muncul tanpa dari pikiran yang sudah berubah dari benih menjadi tindakan. Jadi, tidak ada hal spontan atau tidak direncanakan. Apa pun tindakan yang kita lakukan adalah benih pikiran yang sudah tumbuh dan mekar di dalam diri kita. Jika benih-benih pikiran baik yang mekar, hasinya sukacita; sebaliknya, jika benih-benih pikiran buruk yang mekar, hasilnya penderitaan. Oleh karena itu, kita harus meningkatkan kesadaran tertinggi kita agar mampu setiap saat memikirkan hal-hal positif di sepanjang kehidupan kita, sehingga pemikiran positif tersebut berakumulasi menjadi kekuatan, yang memberikan kebahagiaan dan kedamaian hidup bagi kita dari dalam diri kita.

Indah dan tidak indahnya hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Jalan hidup kita ditentukan oleh pemikiran-pemikiran kita. Masa depan kita ditentukan oleh pemikiran kita. Kita adalah apa yang kita pikirkan terus-menerus. Kita tumbuh oleh sebab dan akibat dari pemikiran kita. Tidak mungkin hidup kita menjadi bahagia dan damai jika setiap hari kita memiliki pikiran tentang kebencian, iri hati, berbohong, kemarahan, curiga, khawatir, takut, merendahkan orang lain, dan pikiran-pikiran negatif yang lainnya. Pikiran kita tak tergoyahkan dalam menciptakan karakter dan kepribadian kita. Walaupun pikiran-pikiran kita tak terlihat, tetapi mereka akan memperlihatkan wujudnya melalui karakter dan kepribadian kita. Karakter dan kepribadian yang baik dihasilkan dari kesadaran tertinggi kita, yang setiap momen menanam pikiran-pikiran positif ke dalam diri sendiri. Pikiran-pikiran positif yang dijaga dan dirawat secara terus-menerus dari upaya berkelanjutan di sepanjang hidup kita, akan menciptakan diri kita yang asli dengan kehidupan yang indah dan sejahtera.

Kita menciptakan hidup kita melalui pemikiran kita. Pemikiran buruk kita akan tumbuh dan mekar untuk menghancurkan diri kita dari dalam. Pemikiran baik kita akan tumbuh dan mekar untuk mensejahterakan diri kita dari dalam. Bahagia dan tidak bahagianya hidup kita dihasilkan dari pemikiran kita, bukan oleh orang di luar diri kita. Jadi, setiap pemikiran negatif adalah senjata yang sangat berbahaya bagi masa depan kita. Cara menggunakan pikiran untuk melihat kehidupan haruslah melalui kesadaran tertinggi kita. Jika pikiran tidak digunakan melalui kesadaran tertinggi, maka penyalahgunaan pikiran akan terjadi. Hal ini akan menjadi kebiasaan yang tidak kita sadari, sehingga kehidupan yang tak kita inginkan tercipta dan menguasai kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

JANGAN BERHENTI BERUPAYA DAN BEKERJA KERAS UNTUK MERAIH YANG TERBAIK

“Masa sulit adalah momen di mana kita harus menjadi lebih kuat daripada masa lalu. Kita harus lebih sabar, lebih bersemangat, dan lebih menerima hidup dengan ikhlas.”~Djajendra

Temukan keberhasilan dalam penderitaan, jangan membiarkan penderitaan menghancurkan hidupmu. Dirimu sangat berharga bagi kehidupan, teruslah berjuang dan berupaya untuk meraih yang terbaik. Jadi, ketika masa sulit membuatmu menderita, jangan menangis, jangan mengeluh, jangan menceritakan penderitaanmu kepada siapa pun. Tenangkan diri, tenangkan pikiran, dan katakan kepada diri sendiri bahwa semuanya baik-baik saja.

Hidup bukan untuk berhenti menuju tujuan, tetapi berupaya terus-menerus dengan kemampuan yang ditingkatkan secara terus-menerus agar sampai ke tujuan. Masa sulit tidak boleh menjadi penghalang untuk menuju tujuan. Masa sulit adalah momen di mana kita harus menjadi lebih kuat daripada masa lalu. Tindakan atau usaha kita di masa sulit harus lebih sabar dan lebih menerima hidup dengan ikhlas. Sifat masa sulit itu sementara, jadi tidak perlu diratapi atau pun ditakuti. Tetaplah optimis dan menerima semua kesulitan sebagai jalan untuk menuju ke tingkat kehidupan yang lebih tinggi.

Hidup adalah sebuah pengalaman di mana kita harus memiliki tujuan, upaya untuk sampai ke tujuan, semangat untuk sampai ke tujuan, disiplin untuk sampai ke tujuan, ketekunan untuk sampai ke tujuan, dan tindakan sepenuh hati di setiap momen menuju tujuan. Kadang-kadang upaya dan kerja keras kita tidak membuahkan hasil karena kegagalan; mungkin badai kesulitan harus kita hadapi dengan penderitaan, tetapi semua itu hanya bersifat sementara kalau kita tetap optimis dan terus-menerus melakukan upaya yang lebih kreatif.

Ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan yang paling pasti. Perubahan adalah bagian kehidupan yang paling pasti. Oleh karena itu, kita seharusnya tidak takut atau khawatir dengan perubahan dan ketidakpastian karena keduanya tak terhindarkan dari realitas kehidupan. Dalam ketidakpastian dan gelapnya penglihatan kita terhadap hari esok tidak boleh menghentikan upaya dan kerja keras kita. Kita harus terlibat dalam usaha yang optimis untuk mencapai yang terbaik pada hari ini. Walaupun masa depan terlihat gelap dan tidak pasti, hari ini kita harus berupaya dengan semangat tinggi dan hati yang penuh kegembiraan untuk mencapai yang terbaik.

Kita harus bersyukur dengan keadaan kita pada hari ini, tetapi kita tidak boleh merasa puas dengan upaya dan kerja keras kita selama ini. Setiap hari kita harus meningkatkan kesadaran untuk melibatkan diri dalam kehidupan dengan lebih kreatif. Kita harus lebih berupaya dari sebelumnya. Kita harus lebih dewasa dan memiliki kebijaksanaan untuk menuju ke masa depan yang lebih baik.

Tentu saja, kita boleh bangga dengan semua keberhasilan kita dalam hidup, tetapi kebanggaan kita tidak boleh dalam bentuk kesombongan dan keserakahan. Ketika energi sombong dan serakah menguasai semangat hidup kita, maka kita sedang membawa diri kita ke masa depan yang penuh penderitaan dan kesulitan. Kesombongan dan keserakahan tidak akan memberi tujuan dalam hidup, hanya akan memberikan penderitaan dan hal-hal negatif bagi kehidupan kita. Rasa terima kasih, kerendahan hati, kemurahan hati, rasa syukur, dan merasa semua hanya titipan Tuhan yang bersifat sementara akan menjadikan kita selalu kuat dalam situasi seperti apa pun.

Dalam masa sulit jangan mengembangkan pengalaman penuh penderitaan dan kekurangan. Kita harus bersyukur dengan keadaan dan menerima kesulitan dengan bahagia, kemudian membangun landasan emosional dan pola pikir yang positif untuk terhubung dengan upaya dan kerja keras yang lebih optimal. Tidak perlu merasa gengsi, malu, atau gagal. Kuatkan diri dengan disiplin, ketekunan, motivasi, dan semangat yang lebih tinggi. Jadikan setiap hari sebagai hari kebangkitan jiwa dalam kebijaksanaan, kebangkitan pikiran positif dalam ketenangan, kebangkitan kecerdasan diri dalam kreativitas, kebangkitan emosi positif dalam optimisme, dan kebangkitan fisik yang lebih bugar untuk tindakan yang lebih total.

Hidup kita singkat, hak hidup kita hanya untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan, sehingga tidak perlu disia-siakan dalam penderitaan dan kekurangan. Tingkatkan kesadaran dan gembirakan hati di sepanjang perjalanan hidup. Nikmati kesulitan dengan optimis dan rasa syukur, nikmati keberlebihan dengan rendah hati dan rasa syukur. Hidup kita ini hanya sebuah permainan singkat yang kita tidak pernah tahu akhir dari kisah kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

OLAHRAGA SEBELUM TERLAMBAT

“Perlakukan tubuh dengan hormat dan sebaik mungkin, tanpa tubuh kita tidak ada.”~Djajendra

Hidup ini dinamis dan penuh perjuangan, karena itu kita membutuhkan tubuh yang kuat dan bugar untuk menjalaninya. Tubuh yang bugar ditentukan oleh banyak faktor, salah satunya adalah olahraga. Jika tubuh kita kuat dan sehat, kita dapat menjalani hidup yang nikmat. Kebugaran fisik mampu membantu kekuatan jiwa dan mental untuk menghadapi perjalanan menuju tujuan.

Siapkan waktu dan disiplin untuk berolahraga empat kali seminggu. Olahraga yang menyenangkan dan menggembirakan hati adalah olahraga terbaik. Temukan olahraga yang sesuai dengan waktu dan usia Anda, kemudian cintai olahraga itu dan jadilah antusias untuk berolahraga. Tubuh yang suka berolahraga, menjauhkan diri dari stres, pola tidur yang teratur, berpikir positif, menjaga ketenangan pikiran dan kedamaian jiwa, serta menjaga nutrisi yang seimbang dalam setiap makanan adalah sumber kebugaran tubuh.

Jangan membiarkan obesitas merusak kebugaran dan kekuatan tubuh. Jika berat badan kita ideal, maka tubuh akan memiliki kecepatan dan kelincahan untuk menghadapi kehidupan sehari-hari. Berat badan yang ideal dan kebugaran membantu kita dalam kehidupan yang sangat kompetitif. Tubuh yang sehat mampu memberikan energi positif bagi kekuatan jiwa dan mental. Jika tubuh tidak memiliki kesehatan dan kebugaran, maka kita tidak bisa beraktivitas dan melayani kehidupan kita secara optimal.

Penampilan fisik yang sehat dan bugar membantu kedamaian dan kekuatan batin. Tubuh adalah tempat tinggal batin. Jika tempat tinggal batin kuat dan semuanya berfungsi dengan baik, maka batin di dalam diri merasa tenang dan bahagia. Intinya, kita wajib menjaga tubuh dalam kondisi bugar dan sehat, sehingga kehidupan yang kita jalani dapat dilakukan dengan penuh semangat. Mulailah bangun pagi untuk berolahraga. Jangan mau dikalahkan oleh rasa malas yang selalu menggagalkan kita untuk berolahraga.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMILIKI PIKIRAN YANG INDAH

“Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan masalah hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dan menciptakan penderitaan.”~Djajendra

Pikiran sangat mudah terpengaruh dengan realitas hidup yang bermasalah. Ketika perjalanan hidup tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka pikiran akan memiliki masalah dan beban yang berat. Pikiran yang bermasalah akan menciptakan stres dan penderitaan. Jika pikiran tidak dikendalikan dalam energi positif, maka kehidupan akan dijalani dalam penderitaan dan kecemasan yang berlebihan. Oleh karena itu, pikiran perlu dijaga dan dirawat dalam kegembiraan hidup. Pikiran yang damai, tenang, dan gembira adalah kekayaan sejati. Pikiran yang damai, tenang, dan gembiran adalah sumber kenikmatan hidup. Jangan membiarkan pikiran dikendalikan oleh masalah dan kesulitan hidup. Latih pikiran untuk selalu bersyukur, ikhlas, gembira, dan menerima apa pun kenyataan hidup.

Memiliki pikiran yang indah dalam menghadapi situasi dan keadaan hidup adalah kunci kebahagiaan. Kemampuan untuk menikmati apa pun situasi hidup adalah hadiah terbesar yang ditawarkan kehidupan bagi kita. Jelas, orang yang mampu menikmati hidup dalam situasi apa pun adalah orang yang sadar bahwa dirinya bukan siapa-siapa dan tidak berdaya untuk mengatasi semua masalah hidup. Keterbatasan dan ketidakmampuan adalah milik setiap manusia, sehingga tidak boleh dibiarkan untuk membebani pikiran. Pikiran harus dilatih untuk melihat hal-hal indah dalam setiap situasi hidup. Pikiran harus dilatih untuk melihat keindahan dalam masalah yang sedang dihadapi.

Hidup setiap orang terikat dengan tanggung jawab dan kewajiban. Setiap hari kita semua memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Jika semuanya lancar, maka tanggung jawab dan kewajiban dengan mudah dapat dilaksanakan. Persoalannya, hidup itu tidak selalu berjalan sesuai rencana kita. Kadang-kadang, semua rencana dan upaya menciptakan masalah, sehingga kita kesulitan untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban. Saat tanggung jawab dan kewajiban tidak mampu kita penuhi, maka saat itu pikiran merasa terancam dan menghilangkan rasa damai dalam diri. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, maka hal pertama yang dirusak adalah kesehatan kita dan juga hilangnya kebahagiaan hidup. Padahal kesehatan kita adalah harta yang paling penting untuk dijaga dan dirawat. Jika kita kehilangan kesehatan oleh pikiran yang cemas dan takut dengan kenyataan hidup, maka itu sama saja membiarkan harta terpenting hilang dalam penderitaan hidup.

Sesulit apa pun masalah dan persoalan hidup yang sedang dihadapi semua itu hanya bersifat sementara. Hidup kita ini sementara dan sangat singkat, sehingga tidak perlu dibebani dengan penderitaan yang berlebihan. Kita di dunia ini untuk menikmati maha karya Tuhan dengan gembira dan rasa syukur.Tidak ada apa pun yang kita miliki di dunia ini kecuali rasa gembira dan hati yang damai. Kita hadir ke dunia tidak membawa apa-apa dan akan meninggalkan dunia tanpa membawa apa-apa. Harta kita yang sejati itu dalam bentuk kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, ketenangan, kesejahteraan, dan keindahan pikiran atas apa pun yang dihadapi. Jadi, ketika ada masalah dan persoalan hidup yang rumit, maka belajar untuk mengalihkan pikiran dari semua masalah dan persoalan hidup. Ketika kita benar-benar sudah tidak berdaya dan tidak mampu, menyerahlah pada kehendak Tuhan dan membiarkan masalah tersebut terselesaikan sesuai kehendak Tuhan.

Setiap hari fokuskan pikiran hanya untuk melihat hal-hal terindah yang membawa sukacita ke dalam hati. Satu masalah hidup tidak boleh merusak jutaan kebaikan hidup yang Tuhan berikan setiap hari kepada kita. Walaupun tanggung jawab dan kewajiban mendesak dengan ancaman, kendalikan dan alihkan pikiran untuk merasakan kedamaian dan ketenangan hidup. Tidak perlu membawa beban yang berat di sepanjang hidup. Biarkan beban itu berada di luar diri kita. Ketika sudah mampu selesaikan beban berat tersebut. Ketika belum mampu isi energi positif sebanyak-banyaknya ke dalam diri dan nikmati keindahan hidup.

Ketika energi positif menguasai pikiran, kecerdasan, ingatan, ego, tubuh, dan emosi kita; maka, batin kita penuh dengan kedamaian, dan semua masalah atau persoalan akan mudah terselesaikan. Nikmati semua proses hidup dalam segala situasi dengan kesenangan dan kesabaran. Miliki niat dan tekad untuk menjaga kedamaian hati dan pikiran yang tenang saat menghadapi apa pun persoalan hidup. Katakan kepada diri sendiri bahwa hidup ini singkat dan sementara, sehingga tidak boleh dibiarkan dalam penderitaan dan kekacauan. Kuatkan energi positif di dalam diri untuk menenangkan situasi kacau dan tingkatkan kekuatan suara hati yang positif untuk menenangkan pikiran yang bermasalah. Pikiran menjadi bermasalah karena dia pikir bahwa hidup ini akan berjalan sesuai rencana dan keinginannya. Perlu dipahami bahwa hidup tidak akan pernah berjalan sesuai keinginan. Ketidakpastian dan kesulitan akan hadir untuk merubah jalan hidup dari keinginan menuju kenyataan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGENAL DIRI SENDIRI UNTUK KEBAHAGIAAN HIDUP

“Setinggi apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu ada kekurangan di dalam hidup.”~Djajendra

Hal terpenting dalam hidup adalah mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya. Tanpa mengenal diri sendiri, maka kita tidak mungkin bisa merasakan kesuksesan yang lengkap. Ketika kita mengetahui siapa diri sejati, maka diri sejati akan membantu kita untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga pemikiran dan pilihan hidup mampu menguatkan diri kita. Pengetahuan tentang yang benar dan yang salah hanya diketahui oleh diri sejati. Jika kita tidak mengenal diri sendiri dengan benar dan jujur, maka kita selalu dalam dilema antara benar dan salah. Dalam situasi tertentu, kita pun tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika diri kita sudah tidak mampu membedakan yang benar dan yang salah, maka semua prestasi dan kesuksesan kita tidak akan memberikan kebahagiaan dan kedamaian bagi hidup kita.

Diri sejati atau jiwa kita yang asli selalu merindukan kehidupan yang damai, indah, bahagia, bugar, dan sejahtera. Sehebat apa pun pencapaian karir dan prestasi, jika belum mengenal diri sendiri dengan baik, maka selalu akan ada kekurangan di dalam hidup. Hidup menjadi tidak lengkap jika jiwa sejati belum dipahami dengan benar. Hidup menjadi palsu jika jiwa sejati belum ditemukan. Mengenal jiwa sejati dan menggunakannya sebagai alat untuk kehidupan sehari-hari adalah kesuksesan yang paling tinggi. Dalam perjalanan hidup kesadaran kita akan tumbuh untuk mencari sesuatu yang lebih tinggi. Sesuatu yang lebih tinggi hanya akan terhubung dengan jiwa sejati. Oleh karena itu, setiap saat kita harus berusaha dan berjuang untuk bisa memahami diri sendiri. Pahami diri sejati dan perkenalkan diri sejati tersebut melalui realitas hidup sehari-hari. Diri sejati hidup dan tumbuh di dalam kebaikan, keindahan, moralitas, etika, pelayanan, dan kasih sayang. Jadi, ketika kita menjalani kehidupan sehari-hari bersama diri sejati, maka realitas hidup kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah bagi hidupnya.

Diri sejati adalah sumber energi positif. Kebahagiaan selalu datang ke sumber energi positif. Kebahagiaan tidak akan pernah mendekat ke sumber energi negatif. Jadi, satu-satunya cara untuk menikmati kebahagiaan dalam hidup adalah mengenal diri sejati dengan jujur. Kita semua dilahirkan dengan diri sejati untuk merasakan kebahagiaan dan keindahan di sepanjang hidup. Jadi, jelas sekali, kebahagiaan tidak akan pernah kita rasakan jika kita tidak mengenal diri sejati kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran untuk memulai perjalanan penemuan diri sejati dengan integritas yang tinggi. Salah satu cara untuk mengenal diri sejati adalah dengan menjalani kehidupan yang sederhana. Tidak membiarkan keinginan dan angan-angan mengatur hidup kita. Fokuskan hidup untuk merasakan kebahagiaan dan ketenangan pada momen ini, tidak membiarkan diri khawatir tentang hari esok. Yakinkan diri sendiri bahwa segala kebaikan dan keindahan selalu tersedia untuk diri yang ikhlas menerima hidup apa adanya.

Semua kekuatan ada di dalam diri sejati. Kesadaran dan pengertian tentang realitas hidup memungkinkan diri sejati memiliki intuisi yang melampaui pengetahuan yang ada. Tidak ada apa pun dalam kehidupan yang berada di luar jangkauan kesadaran jiwa sejati. Potensi dan kekuatan jiwa sejati tidak terbatas untuk mendapatkan pengetahuan bagi kebahagiaan dan ketenangan hidupnya. Mengenal diri sendiri berarti kebahagiaan dan keindahan hidup akan melekat dalam realitas sehari-hari. Mengenal diri sendiri dengan jujur dan baik mampu meningkatkan pengetahuan batin untuk memahami kenyataan hidup. Sebelum mengenal diri sejati setiap orang harus melalui proses pembentukan melalui jalan hidup yang tidak mudah dan penuh kesulitan. Mengenal diri sejati adalah sebuah proses dimana kita berkembang melalui banyak kesulitan. Sebagai manusia yang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur, kecerdasan kita tentang arti hidup akan berkembang, kita pun akan berevolusi melalui berbagai peristiwa yang semuanya kita terima dengan ikhlas untuk kebaikan diri sendiri.  

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

SAMPAIKAN KABAR BAIK KEPADA DIRI SENDIRI

“Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita.”~Djajendra

Sampaikan kabar baik kepada diri sendiri. Setiap hari kita perlu kabar baik. Kabar baik dihasilkan dari rasa syukur dan terima kasih atas semua situasi yang kita jalani. Kabar baik dihasilkan dari pikiran positif yang mampu menerjemahkan sebuah peristiwa untuk kegembiraan hidup. Kabar baik karena kemampuan kita untuk menerima kabar buruk dengan ikhlas sebagai pelajaran dan pengalaman menuju masa depan. Kabar baik karena kita mampu mengendalikan diri sendiri, untuk tidak dikendalikan oleh berbagai situasi dan keadaan dari luar diri kita.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Kita tidak pernah tahu situasi dan peristiwa seperti apa yang harus kita hadapi di masa depan. Hidup kita sesungguhnya untuk hari ini, untuk momen ini, tetapi pikiran selalu menciptakan realitas tentang masa depan. Semua realitas yang diciptakan pikiran belum tentu sama dengan realitas yang harus kita hadapi. Jadi, kita harus memiliki kepercayaan diri dan kerendahan hati sebagai pengendali atas semua situasi tak terduga yang mungkin harus kita lalui.

Hanya pikiran yang mampu memiliki kesadaran untuk menciptakan sukacita dan menyampaikannya ke seluruh sel diri kita. Oleh karena itu, pikiran harus dilatih dan dibiasakan untuk menghasilkan kabar baik dan menyampaikan kebahagiaan kepada diri sendiri. Semua sel diri kita harus mampu merasakan kabar baik yang disampaikan oleh pikiran. Getaran kabar baik harus kita rasakan sampai ke suara hati terdalam. Pikiran harus betul-betul disiplin dan bertanggung jawab penuh, untuk menyampaikan kabar baik kepada diri sendiri setiap hari. Pikiran tidak boleh berkhianat kepada diri sendiri dengan membuat diri takut, marah, kecewa, sakit hati; sehingga setiap saat hanya kabar buruk yang disampaikan oleh pikiran kepada seluruh sel diri kita. Pikiran yang baik pasti bertanggung jawab untuk menyampaikan kabar baik, sehingga kita setiap saat hidup dalam sukacita.

Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk mengubah kegagalan menjadi pelajaran yang membahagiakan hati kita. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah kekecewaan menjadi obat  penyembuhan. Kesadaran kita harus memberi perintah kepada pikiran untuk merubah semua energi negatif dan peristiwa buruk menjadi energi positif dan kabar baik. Kesadaran kita memiliki tugas untuk memeriksa pemikiran dan emosi kita, serta menjaganya untuk menghasilkan kabar baik bagi seluruh sel-sel diri kita.

Pikiran, tubuh, dan jiwa dihubungkan oleh keyakinan kita. Bila keyakinan kita sulit menciptakan kabar baik, maka kesadaran harus mengambil peran besar untuk memperbaiki keyakinan yang tidak baik itu. Selama keyakinan tidak diperbaiki, maka kabar baik tidak akan pernah ada. Keyakinan menciptakan pemikiran, dan pemikiran adalah energi yang kita gunakan untuk menjalani rutinitas kehidupan sehari-hari. Intinya, selama keyakinan kita buruk dan bersumber dari pengetahuan atau pengalaman yang penuh kebencian dan kemarahan, maka kita hanya mampu menyampaikan kabar buruk kepada seluruh sel diri kita. Keyakinan buruk tidak akan mampu menghasilkan kabar baik bagi diri sendiri. Keyakinan buruk tidak akan mampu memberikan kehidupan yang damai dan bahagia untuk diri sendiri.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP ADALAH HADIAH YANG INDAH

“Kita adalah karya dari proses hidup yang dijalankan dengan totalitas di dalam tanggung jawab.”~Djajendra

Hidup kita adalah sebuah hadiah. Tubuh kita yang sehat dan bugar adalah sebuah hadiah. Nafas kita adalah sebuah hadiah. Pagi kita adalah sebuah hadiah. Langkah dan gerak kita adalah sebuah hadiah. Kita ini hadiah bagi kehidupan. Semua yang ada di sekitar hidup kita adalah hadiah bagi kita. Sejak kita hadir di dalam kehidupan, Tuhan sudah memberikan sangat banyak hadiah bagi kita. Kita adalah keberuntungan. Kita adalah kemenangan. Kita adalah keajaiban. Kita adalah kekayaan sejati. Kita adalah proses terbaik dalam kehidupan.

Hidup tidak pernah membosankan jika kita memahami tujuan hidup. Tujuan hidup dimulai ketika kita mulai sadar untuk fokus dalam proses hidup kita. Tujuan hidup dimulai ketika kita sudah mengetahui siapa diri kita dan apa tujuan kita dalam hidup ini. Kita wajib terlibat dalam proses yang harus kita jalani. Tidak perlu memikirkan hasil, cukup terlibat dalam pengabdian total di dalam proses kehidupan. Biarlah konsekuensi dari disiplin, tanggung jawab, ketekunan, dan semangat pantang menyerah menjadikan kita seperti kehendak Tuhan. Kita adalah karya dari proses hidup yang dijalankan dengan totalitas di dalam disiplin dan tanggung jawab.

Penuhi kebutuhan dan lupakan keinginan. Kebahagiaan dan kedamaian tidak dihasilkan dari pengejaran terhadap keinginan, tetapi dari kesederhanaan sikap untuk memenuhi kebutuhan. Jadi, pisahkan antara kebutuhan dan keinginan. Hiduplah di dalam pengabdian total terhadap apa yang harus dilakukan dalam proses. Kita semua bisa mencicipi keindahan hidup jika merasa bahagia dalam proses hidup kita. Apa pun jalan yang harus dijalani, terima dengan jiwa besar dan jalani dengan bahagia. Tidak ada lagi rasa takut terhadap masa depan. Tidak ada lagi rasa marah dan menyesal pada masa lalu. Tidak ada lagi membandingkan diri dengan orang lain. Tidak lagi membiarkan kehidupan di luar diri menentukan jalan hidup kita. Semua perhatian dan kerja keras harus menjadi pengabdian total pada hari ini. Selalu menjadi diri sejati yang bersyukur dan berterima kasih dengan keadaan hari ini.

Tidak perlu terjebak dalam sebuah ambisi dan keinginan. Jelas, setiap keinginan dan ambisi harus melewati proses untuk mencapainya. Karena proses menjadi hal terpenting untuk dilalui, maka miliki komitmen dan tanggung jawab pada proses tanpa khawatir tentang hasil akhir dari ambisi dan keinginan. Bebaskan diri dari ambisi dan keinginan, kemudian fokuskan pengabdian seratus persen di dalam proses untuk mencapai keinginan dan ambisi. Intinya, setiap hari jangan hidup dalam dunia ide dan spekulasi, tetapi hiduplah dalam dunia nyata dan momen ini bersama proses untuk menjadi. Nikmati setiap momen dari proses dengan bahagia. Rasakan keajaiban hidup yang hadir di setiap proses. Setiap momen adalah hadiah-hadiah terindah yang harus dinikmati dengan penuh sukacita.

Kita semua berhak menyusun rencana terbaik bagi hidup kita, tetapi haruslah selalu sadar bahwa rencana yang paling baik bagi hidup kita adalah rencana Tuhan. Tidak seorang pun bisa melawan atau menolak rencana Tuhan. Di sinilah diperlukan kecerdasan dan kesabaran untuk menyesuaikan arah kehidupan sesuai kenyataan. Miliki niat yang tulus untuk menjalani kehidupan yang bermakna. Jadi, apa pun jalan hidup yang harus dilalui, miliki niat baik untuk menjadi diri sendiri yang berguna bagi kebaikan hidup. Niat baik di semua peristiwa dan situasi hidup akan mengantar kita untuk menikmati kehidupan terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJAGA KEBUTUHAN HIDUP

“Bagi orang yang bersyukur, jika kebutuhan hidup terpenuhi, maka kedamaian dan kebahagiaannya tidak pernah terganggu.”~Djajendra

Bukan besarnya penghasilan yang menjadikan hidup seseorang sejahtera, tetapi kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, apa bedanya mendapatkan penghasilan tiga juta sebulan dengan tiga puluh juta sebulan. Jika dengan tiga juta sudah dapat memenuhi kebutuhan hidup, maka kebahagiaan hidup tidak akan terganggu. Selama tidak serakah dan ikut-ikutan orang lain untuk sebuah gaya hidup yang berlebihan, maka sebuah penghasilan yang tidak besar mampu menjadikan hidup kita sejahtera dan bahagia. Memenuhi kebutuhan hidup adalah fondasi untuk membangun kehidupan yang tenang dan bahagia. Kehidupan setiap orang ada biaya, dan kita semua harus bekerja atau memiliki tabungan yang cukup untuk membiayai kehidupan tersebut.

Ketika kebutuhan hidup terpenuhi, maka tidak ada lagi mengkhawatirkan tentang uang. Mengelola uang yang terbatas dengan perasaan bersyukur dan mengefisienkan gaya hidup adalah cara untuk menjadi sejahtera. Kita semua adalah diri yang tidak terbatas. Jadi, jangan membiarkan persoalan kebutuhan hidup menjadikan kita terbatas dan menderita dalam kekurangan. Hiduplah sesuai penghasilan yang ada. Tidak perlu membandingkan diri dengan orang lain. Hilangkan perasaan tidak aman. Jadilah optimis dan penuh semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Kebutuhan hidup tidak terbatas pada uang, tetapi juga banyak hal lainnya. Kebutuhan kesehatan, kebutuhan fisik, kebutuhan batin, kebutuhan pikiran, kebutuhan sosial, dan sangat banyak kebutuhan yang kita miliki di sepanjang kehidupan. Semua kebutuhan itu dapat kita miliki jika kebutuhan dibidang keuangan dapat terjaga dengan baik. Uang adalah alat yang memastikan kita mampu membayar semua kewajiban dan fasilitas kehidupan sehari-hari. Uang juga alat yang memastikan kita memenuhi kebutuhan makan, minum, dan perumahan. Jadi, uang bukanlah sesuatu yang sepele, uang adalah fondasi yang sangat penting agar semua kebutuhan lainnya dapat terjaga dan terawat dengan baik.

Pengeluaran uang yang terkelola di dalam kesederhanaan hidup dan sikap rendah hati menjadi penting. Kehidupan memiliki banyak hal untuk diberikan kepada setiap orang. Kita semua akan melalui berbagai macam realitas hidup. Semua ini hanya bertujuan untuk membantu kita tumbuh dan belajar lebih banyak. Selalu ada tantangan, ada petualangan baru, ada ujian, ada perubahan, dan semua ini membutuhkan fondasi yang kuat dari kesadaran kita. Kesadaran dimulai dari disiplin dan tanggung jawab untuk mengelola uang secara efisien dan efektif. Jangan membiarkan persoalan uang semakin mempersulit kehidupan di bidang lainnya. Oleh karena itu, hindari budaya konsumtif, tumbuhkan budaya menyimpan. Uang adalah rejeki yang tidak selamanya dihasilkan dalam jumlah yang sama di sepanjang hidup. Jangan mempersempit hidup sebatas membicarakan kebutuhan hidup, tapi jadikan hidup sebesar mungkin untuk mengoptimalkan semua potensi diri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECEPATAN WAKTU DAN KESIAPAN KITA UNTUK MENGISI WAKTU

“Jika waktu sulit hanya dihabiskan untuk memikirkan kesulitan tanpa mengembangkan diri yang lebih kuat bersama potensi hebatnya, maka itu namanya menyia-nyiakan waktu hidup.”~Djajendra

Hidup sangat berharga dan jangan buang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak penting bagi kebahagiaan kita. Kita semua memiliki waktu untuk mengalami kehidupan yang kita inginkan dan impikan. Karena sifat waktu adalah berlalu dengan cepat, maka kita harus cerdas dan bijak dalam memanfaatkan waktu. Hari ke hari berikutnya berganti dan berlalu dengan cepat. Kita tidak dapat menunda waktu. Usia kita terus bertambah seiring pergantian dari tahun ke tahun berikutnya. Jika kita tidak cerdas memanfaatkan waktu, maka hidup kita hanya akan berputar-putar dalam hal-hal yang tidak kita inginkan.

Kecepatan waktu haruslah disikapi dengan perilaku dan kebiasaan terbaik agar hidup kita memiliki manfaat terbaik. Untuk itu, kenali diri sendiri dengan baik, dan pahami semua potensi hebat yang ada di dalam diri. Ingat! Waktu kita tidak banyak untuk mengurusi hal-hal yang tidak terhubung dengan impian dan keinginan. Waktu kita adalah hadiah yang sangat berharga bagi hidup kita. Jadi, manfaatkan waktu untuk melakukan hal-hal yang selaras dengan impian dan keinginan. Selalu fokus dan disiplin di dalam proses pencapaian yang terbaik. Mungkin tidak semua impian dan keinginan bisa kita capai, tetapi jangan sia-siakan satu menit pun untuk hal-hal yang tidak kita inginkan.

Setiap nafas kita berlalu bersama waktu. Setiap emosi dan pikiran kita berlalu bersama waktu. Fisik kita berlalu bersama waktu. Hidup kita berlalu bersama waktu. Semuanya berlalu bersama kecepatan waktu yang tidak mungkin bisa ditahan atau ditunda. Hanya kesadaran kita yang cerdas yang mampu menukar setiap detik waktu dengan kegembiraan dan kebahagiaan hidup. Tanpa kesadaran dan kecerdasan semua waktu akan disia-siakan dalam kemarahan, keserakahan, kekhawatiran, ketakutan, kemalasan, kebohongan, dan ke dalam perilaku yang tidak menguntungkan kehidupan diri sendiri. Waktu yang singkat ini harusnya dimanfaatkan untuk menciptakan kebaikan dan keindahan bagi kehidupan. Jadi, jangan terjebak dalam penyesalan masa lalu atau ketakutan akan masa depan, gunakan hari ini untuk dihabiskan dengan melakukan sesuatu yang positif bagi hidup kita dan orang lain.

Setiap orang sangat berharga, termasuk diri kita sangat berharga dan sangat penting untuk terlibat dalam kehidupan yang positif. Oleh karena itu, temukan sebuah tujuan hidup dan fokuskan semua energi bersama waktu dalam mewujudkan tujuan tersebut. Jauhkan diri dari semua hal yang tidak terhubung dengan perjalanan menuju tujuan. Gunakan waktu untuk mengembangkan pikiran positif; mengembangkan emosi yang cerdas dan bijak; membangun suara jiwa yang optimis dan penuh keyakinan untuk keberhasilan; membangun tubuh yang selalu terjaga kebugarannya; serta mengembangkan sikap dan perilaku yang cerdas membagikan waktu untuk hal-hal produktif di semua proses kehidupan.

Waktu kita selalu mengalir dalam kompleksitas kehidupan yang tidak memiliki kepastian atau tidak mungkin semuanya mampu diprediksi. Artinya; tidak ada jalan mudah, kita harus selalu menguatkan mental dan keyakinan untuk bisa terus-menerus berjuang di jalan tujuan. Kegagalan dan keberhasilan haruslah dijaga dalam keseimbangan hidup. Selalu akan ada periode yang menguntungkan dan periode yang tidak menyenangkan hidup. Jangan membiarkan diri terjebak di dalam waktu yang hanya disia-siakan untuk memikirkan atau merenungkan kesulitan. Tidak peduli seberapa sulitnya situasi hidup, itu akan berubah. Jika waktu sulit hanya dihabiskan untuk memikirkan kesulitan tanpa mengembangkan diri yang lebih kuat bersama potensi hebatnya, maka itu namanya menyia-nyiakan waktu hidup. Semua situasi selalu akan berubah, tidak ada hal yang sama di sepanjang hidup. Berbagai macam peristiwa akan mengisi perjalanan hidup kita. Kita membutuhkan kesadaran untuk menyeimbangkan hidup kita dengan semua situasi dan peristiwa secara bijak.

Sifat melekat pada hal-hal yang kita alami menunjukan kita belum bijak dan cerdas dalam memanfaatkan waktu. Melekat menunjukkan bahwa kita tidak mampu mengalir dan menerima hidup apa adanya. Kemampuan untuk menerima dan membiarkan hal-hal pergi akan membuat kita mampu tumbuh bersama waktu. Pada akhirnya, perubahan adalah sesuatu yang pasti dan nyata. Oleh karena itu, setiap saat harus kreatif untuk mengedit hidup agar dapat beradaptasi dengan perubahan. Kurangi dan buang yang tidak perlu. Tambahkan yang penting. Jika tidak cerdas beradaptasi dengan perubahan, maka hidup menjadi terlalu berantakan dan tidak akan punya waktu untuk mencapai tujuan. Jadilah bijak dan cerdas bersama waktu, karena sifat waktu itu singkat dan pasti berakhir.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEHIDUPAN YANG DIINGINKAN

“Tugas-tugas kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit.”~Djajendra

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan tidaklah sederhana dan mudah. Biasanya, proses itu berputar-putar, tidak pasti, dan tidak mudah. Diperlukan kesadaran, disiplin, dan tanggung jawab dalam mematuhi setiap inci dari proses yang harus dilalui. Tekad, niat, disiplin, dan kerja keras akan membantu Anda menuju kehidupan yang diinginkan. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas dan mudah menyerah. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda malas mendorong diri sendiri untuk berprestasi. Tidak ada jalan sukses ketika Anda berpuas diri di zona nyaman. Tidak ada jalan menuju sukses ketika Anda berlindung di dalam ketidakmampuan Anda. Jalan menuju sukses selalu penuh resiko, melalui ketidakpastian, melalui kegagalan, melalui kesulitan, melalui penderitaan, melalui tantangan, dan melalui berbagai jenis penghalang. Anda harus sabar di dalam keberanian dan keyakinan yang kuat, untuk melangkah ke luar dari zona nyaman dan bergerak di jalan yang tidak pasti .

Kerjakan setiap tugas dan tanggung jawab secara sadar untuk menumbuhkan kebiasaan produktif dan positif. Tugas-tugas yang kecil dan remeh jangan diabaikan, tetapi kerjakan dengan antusias, karena semua perilaku kerja Anda akan membentuk etos untuk menjadikan Anda unggul saat mengerjakan tugas-tugas besar yang sulit. Seperti kata Aristoteles, “Kita adalah apa yang berulang kali kita lakukan. Maka, keunggulan bukanlah tindakan, tetapi kebiasaan.” Intinya, jangan pernah malas dan bosan dengan rutinitas kerja Anda. Temukan kesenangan dan antusiasme dalam pekerjaan yang Anda lakukan. Tidak perlu ada orang yang menyuruh atau memuji Anda untuk bekerja dengan lebih produktif. Tidak perlu ada orang yang menasihati Anda untuk meningkatkan kinerja Anda. Kesadaran Anda lah yang menjadi pendorong dan memotivasi Anda dari dalam diri untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan produktif.

Menemukan kehidupan yang diinginkan adalah sebuah perjalanan ke dalam diri sendiri, bukan ke luar diri. Tidak seorang pun yang akan menemukan hidupnya jika mencarinya di luar diri. Kehidupan setiap orang sudah ada di dalam diri masing-masing. Sekarang, tinggal masuk ke dalam diri sendiri dan mengenal siapa diri sejati Anda. Setelah Anda mengenal siapa diri sejati Anda, maka Anda bisa menguatkan diri sendiri dengan niat dan motivasi. Menguatkan diri sendiri adalah sebuah proses untuk mencapai keunggulan dalam bidang kehidupan yang Anda tekuni. Dalam hal ini, Anda harus memiliki kepercayaan diri, tekad, niat, fokus, disiplin, ketekunan, kecerdasan, ketenangan, kesabaran, semangat, gairah, antusiasme, tanggung jawab, dan kreatif. Jadi, setelah mengenal diri sendiri, selanjutnya membangun kualitas diri yang hebat untuk bisa menemukan kehidupan yang Anda inginkan.

Kuatkan mental positif untuk menjalani proses hidup yang selalu berubah. Perubahan dan pergantian adalah pasti bagi siapa pun. Jadi, jangan berkeluh-kesah ketika Anda harus berhadapan dengan perubahan yang tidak Anda inginkan. Terimalah semua hal dari kehidupan dengan tenang dan ikhlas. Tingkatkan energi kreatif untuk menemukan solusi di setiap momen yang tidak memiliki akurasi dengan niat dan keinginan Anda. Kerja keras dan kegigihan yang terus-menerus oleh kerinduan untuk menemukan hidup yang diinginkan adalah cara untuk mewujudkan impian. Hadapi semua pengaruh eksternal dengan kekuatan dan keunggulan dari dalam diri. Fokuskan semua perhatian untuk menggali potensi tertinggi diri sendiri. Miliki etos terbaik untuk diberikan kepada setiap proses kerja Anda. Jangan pernah mau dikalahkan oleh pengaruh dari luar diri Anda. Setiap hari jadilah diri sendiri yang cerdas melayani dunia luar Anda dengan sikap baik.

Tidak semua rencana dan strategi dapat berjalan dengan mulus. Rencana dan strategi akan terwujud jika Anda berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Intinya, Anda harus bekerja keras untuk menemukan titik akurasi di setiap proses dan kerja keras Anda. Ketika semua yang Anda kerjakan bertemu dalam rencana dan strategi Anda, maka keinginan Anda terwujud. Jadi, di setiap ketidakpastian Anda harus terus-menerus bergerak menuju titik akurasi. Di titik akurasi, Anda menemukan bentuk atau wujud dari keinginan Anda. Di titik akurasi, Anda harus segera memetik hasil, dan tidak berspekulasi terlalu jauh atau berlebihan. Sebab, jika Anda masih berspekulasi, maka titik akurasi Anda akan hilang, dan Anda pun harus kembali berjalan di tengah resiko dan ketidakpastian.

Proses menemukan kehidupan yang diinginkan harus benar-benar dengan fokus dan konsentrasi yang tinggi. Anda harus sadar untuk mengarahkan pertumbuhan diri Anda pada keunggulan. Anda tidak boleh terikat pada ego dan pikiran, tetapi selalu bersatu di dalam kesadaran untuk pertumbuhan potensi Anda. Jika Anda terikat pada ego dan pikiran, maka perjalanan Anda akan terganggu dan melelahkan. Jadi, di sepanjang jalur menuju kehidupan yang diinginkan tingkatkan kesadaran. Selalu bergerak dan melanjutkan proses dengan terencana dan terorganisir. Menjalankan tanggung jawab dengan pemikiran yang berorientasi positif. Tujuan harian, tujuan mingguan, tujuan bulanan, dan tujuan tahunan haruslah dijalankan secara bertahap di dalam fokus dan tanggung jawab. Semua tujuan harus sederhana, jelas, logis, bermanfaat, dan terdefinisi dengan baik.

Menemukan kehidupan yang diinginkan tidak pernah Anda dapatkan jika setiap hari semangat persaingan dengan orang lain selalu meningkat. Anda harus berhenti bersaing dengan orang lain, dan mulai fokus membangun keunggulan diri sendiri. Bersaing dengan orang lain menyebabkan Anda kehilangan waktu dan energi untuk membangun diri sendiri. Persaingan dengan orang lain hanya akan meningkatkan stres dan segala macam tekanan dari luar diri Anda. Fokuskan semua waktu dan energi Anda untuk membangun diri sendiri melalui perubahan yang diperlukan. Anda harus mampu menjadi diri sendiri yang lebih baik dari Anda yang sebelumnya. Keunggulan terjadi ketika Anda mampu berubah dari pribadi yang lama menjadi pribadi baru yang andal.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEINGINAN DAN KEBUTUHAN ADA BATASNYA

“Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.”~Djajendra

Semakin mampu seseorang memenuhi kebutuhan dan keinginan, semakin naik lagi tuntutan terhadap kebutuhan dan keinginan yang baru. Manusia tidak pernah puas dengan sebuah keadaan. Selalu berusaha untuk mencapai yang lebih besar lagi. Hierarki kebutuhan terus meningkat dan berubah di sepanjang waktu sesuai motivasi diri masing-masing pribadi. Dan, semua ini berakhir pada saat manusia membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan keinginan dan menyederhanakan kebutuhan hidup.

Pada awal pertumbuhan, setiap orang tumbuh dengan fokus materi, jiwa diabaikan, pikiran dibiarkan bebas tak terkendali untuk bermimpi tentang apa pun. Keinginan dan kebutuhan akan terus berkembang untuk meningkatkan keamanan, kesenangan, kepuasan, kebanggaan, kehormatan, kesehatan, kenikmatan, kekayaan, dan penampilan diri yang lebih baik. Ini semua adalah kebutuhan dasar dan menengah yang biasanya dialami oleh setiap orang.

Dalam proses mendapatkan kebutuhan dasar dan menengah, setiap orang selalu ingin menjadi pribadi luar biasa. Berkompetisi dan bersaing dengan orang lain adalah naluri dasar manusia. Semua orang menginginkan aktualisasi diri yang membuatnya terlihat lebih hebat. Kreativitas dan inovasi adalah kekuatan yang ada di dalam diri setiap orang untuk menjadi manusia luar biasa. Dalam tahap ini, stres menjadi bagian yang tak terhindarkan, tidak ada kesadaran untuk mengelola emosi dan pikiran, sulit menerima cahaya untuk membangun jiwa yang damai. Biasanya, pencerahan pun belum mampu dipahami, selalu dikalahkan oleh ego yang sangat menginginkan sesuatu yang lebih dari siapa pun atau apa pun.

Ketika semua keinginan dan kebutuhan dasar dan menengah itu terpenuhi secara berlebihan, maka terjadilah kekosongan di dalam diri, dan membutuhkan pencerahan untuk melenyapkan nafsu keinginan dan kebutuhan. Ada orang-orang yang mampu memasuki wilayah pencerahan dan menemukan cara untuk mengisi kekosongan di dalam diri, tetapi sangat banyak juga orang-orang yang tetap terperangkap dalam ego kebutuhan dan keinginan. Jiwa yang sangat terikat dengan kebutuhan dan keinginan biasanya sulit menerima pencerahan. Pencerahan adalah fondasi untuk memiliki jiwa yang terisi penuh dengan kebahagiaan dan keindahan hidup.

Kebahagiaan dan keindahan baru dapat dirasakan ketika seseorang melampaui sifat yang terikat pada kebutuhan dan keinginan. Ketika keinginan dan kebutuhan lenyap dari pikiran dan emosi, maka sejak itu seseorang akan memasuki wilayah kehidupan yang bergerak karena cinta dan kasih sayang. Rasa syukur dan terima kasih dengan keadaan diri sendiri menjadikan diri sejahtera dan kaya dengan indahnya kehidupan. Pencerahan yang membangkitkan kebaikan dari dalam diri akan membuat kekayaan materi dan pencapaian prestasi menjadi tunduk kepada kebaikan, bukan lagi pada keserakahan.

Ketika kebutuhan dan keinginan lenyap dari ego, maka sudah tidak ada lagi kebisingan di pikiran. Pikiran pun menciptakan emosi positif untuk bisa menikmati keindahan dan kebahagiaan. Sudah tidak ada lagi bisikan di kepala tentang uang yang lebih banyak, tentang rumah yang lebih besar, tentang nikmatnya fasilitas-fasilitas kehidupan, dan juga semua sifat rakus akan hilang digantikan sifat peduli, welas asih, serta kemampuan untuk menjalani hidup tanpa paksaan dan kekerasan.

Ketika keinginan dan kebutuhan sudah selesai dengan diri sendiri, maka diri bisa naik lebih tinggi lagi untuk menikmati keindahan hidup yang abadi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEMUKAN SIAPA DIRI KITA

“Tidak seorang pun bisa menyelamatkan hidupnya dengan pikiran kacau dan emosi yang penuh dendam. Hanya kebaikan dan perilaku positif yang dapat menyelamatkan hidup kita.”~Djajendra

Bagaimana kita bisa menemukan diri sendiri dengan pikiran yang terlalu sibuk mengurusi hal-hal di luar diri sendiri. Kehidupan yang utuh baru dapat dinikmati ketika kita sudah menemukan diri sendiri yang unik dan baik. Ketika kita belum menemukan diri sendiri yang unik dan baik, kita akan hidup dalam kekacauan dan ketidakbahagiaan. Diri kita yang positif mampu memahami keteraturan dan etika, baik untuk diri sendiri maupun untuk hubungan dengan orang lain, sehingga kehidupan kita tidak akan diatur oleh pikiran negatif yang kacau.

Masing-masing dari kita adalah unik dan istimewa. Setiap orang sudah memiliki kehebatan dan kualitas yang unik di dalam dirinya. Setiap pribadi memiliki hal-hal terbaik untuk dipersembahkan kepada kehidupan yang indah dan baik. Setiap orang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang dicintai dan disukai dengan sempurna. Dan semua ini dapat diwujudkan kalau kita sudah mengenal diri kita masing-masing dengan sangat baik.

Menemukan siapa diri kita adalah sebuah tugas suci yang dimulai dari kesadaran diri yang tinggi. Kita harus bisa masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan kualifikasi dan potensi yang mumpuni – untuk melakukan pekerjaan yang bisa membuat hidup kita bahagia dan berguna bagi banyak orang. Diri kita yang unik mampu menampilkan seorang individu yang berkarakter untuk melakukan dan mengatakan sesuatu secara berbeda dari orang lain, mampu memberikan kontribusi kreatif untuk kemajuan dan pertumbuhan menuju kehidupan yang lebih baik.

Inti dari kehidupan adalah menjadi diri yang unik dan positif bagi diri sendiri dan orang lain. Ketika sudah menemukan apa yang seharusnya kita kerjakan melalui kesadaran, maka semua kekuatan diri menjadi fokus dan sepenuh hati untuk mencapainya. Kesadaran untuk menemukan siapa diri saya yang sejati mampu mengecilkan dominasi keinginan oleh ego dan nafsu, sehingga diri yang diterangi oleh visi yang sepenuh hati mampu menciptakan stabilitas mental dan emosi, untuk bisa menjalani proses yang panjang dalam mencapai visi tersebut.

Hidup adalah perjuangan selama kita masih bernafas di bumi ini, dan diri sejati yang unik selalu kuat untuk menghadapi hal-hal yang harus dihadapi di sepanjang proses perjalanan hidup. Kesadaran di dalam diri sejati mampu memiliki kekuatan untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan dalam perjalanan naik turunnya realitas kehidupan pribadi. Jadi, diri sejati yang kesadarannya tinggi tidak akan terjebak dengan dilema pikiran dan suara hati. Pikiran, suara hati, dan emosi mampu berada dalam satu energi positif yang sama, sehingga kepribadian dan karakter diri yang kuat mampu menjalani semua realitas hidup dengan gembira dan penuh sukacita.

Menemukan siapa diri sejati kita sangatlah penting dan prioritas. Sebab, bila kita tidak mengenal diri sendiri yang unik, maka semua kehebatan dan keunikan di dalam diri kita tidak akan menjadi berharga bagi kebaikan hidup. Membiarkan hidup kita sibuk mengurusi hal-hal di luar diri kita dan mengabaikan keunikan diri sendiri, maka hal ini sama saja dengan mengubur semua potensi dan keunikan diri sendiri, sehingga sampai kita meninggal dunia kita tidak pernah membangun dan mengembangkan potensi baik yang diberikan Tuhan untuk keindahan dan kedamaian hidup kita.

Mengetahui siapa diri sejati membuat keunikan diri membawa kita menemukan tujuan yang membahagiakan. Mengetahui siapa diri sejati memungkinkan kita untuk bekerja dengan fokus dan dengan satu pikiran yang stabil. Kondisi ini akan membuat perjalanan hidup kita bergerak melalui kesadaran untuk sampai ke tujuan kita. Mengetahui siapa diri sejati menjadikan kita mampu bekerja sesuai arah untuk mencapai target.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TERIMA KASIH TUHAN

“Hanya Tuhan lah satu-satunya dalam ingatanku, karena hanya Tuhan yang selalu mengingatku dan membantuku.”~Unknown

Setiap detik Tuhan hanya memberikan berkah bagi setiap ciptaannya. Seharusnya tidak boleh ada lagi keluhan dalam wujud doa. Setiap doa haruslah ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas kesalahan dan kekurangan kita. Setiap doa haruslah hanya mengekspresikan rasa syukur dan bahagia atas semua kebaikan Tuhan. Kehidupan yang indah sudah Tuhan sediakan untuk kita semua. Rezeki yang berlimpah sudah Tuhan berikan untuk kita semua. Tidak perlu ada permintaan apa pun kepada Tuhan, hanya ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas ketidaksadaran kita terhadap semua kebaikan Tuhan.

Kita harus belajar untuk mengenal diri sendiri dengan baik. Kita harus belajar untuk melihat dan merasakan berkah yang diberikan Tuhan di sepanjang hidup kita. Bila kita tidak mengenal diri sendiri, maka kita pun sulit mengenal semua berkah dan kebaikan yang Tuhan berikan setiap detik untuk kita. Seharusnya semua keinginan kita hanya satu, yaitu: mengingat Tuhan dan mengucapkan terima kasih untuk semua keindahan dan kebaikan yang diberikan bagi kita semua. Kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa Tuhan selalu mengirimkan kebaikan bagi kita, tetapi pikiran kita kadang menginginkan terlalu banyak tanpa menyadari yang diinginkan itu baik atau tidak bagi kita. Kita suka lupa bahwa kita tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Tuhan, kita hanya mampu menerima ilmu kehidupan sesuai kehendak Tuhan. Bila kita mulai merasa mengetahui banyak hal dalam hidup ini, dan mulai membiarkan pikiran bermain-main dengan semua asumsi dan persepsi, maka penderitaan dan kekalahan adalah hasil yang akan kita nikmati di sepanjang hidup.

Doa terbaik adalah ucapan terima kasih dan rasa syukur kita atas semua kebaikan dan keindahan yang Tuhan berikan untuk kita. Apa pun situasi atau peristiwa yang sedang kita hadapi saat ini adalah kebaikan untuk hidup kita. Mungkin keinginan dan doa kita tidak dikabulkan Tuhan, pahami bahwa keinginan tersebut bila dikabulkan hanya akan membuat kita tidak menjadi lebih baik. Tuhan mengetahui di depan dan di belakang kita, kita tidak mengetahuinya. Jadi, apa pun yang Tuhan berikan kepada kita saat ini terimalah dengan rasa syukur dan ucapkan terima kasih berulang-ulang atas kebaikan Tuhan. Sebab, semua yang diberikan Tuhan itu adalah untuk kebaikan perjalanan hidup kita.

Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita daripada kita sendiri. Apa pun pelajaran dan pengalaman yang sedang kita alami, terimalah dengan sepenuh hati dan selalu berdoa memohon maaf dalam rasa syukur dan sukacita kehidupan. Jangan terobsesi berlebihan berdoa untuk sesuatu, karena hal itu akan menjadi perangkap yang menjerumuskan kita dalam perilaku memaksa kehendak kepada Tuhan. Akibatnya, jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita menjadi kecewa dan kehilangan arah dalam kehidupan. Rasa frustasi dan marah kita akan menciptakan asumsi, persepsi, dan akal yang merugikan hidup kita sendiri. Di samping itu, kita pun berpotensi kehilangan kepercayaan dan merasa bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa kita. Padahal setiap detik, Tuhan yang maha penyayang terus-menerus mengurus kita semua, tidak mengantuk dan tidak tidur, selalu memperhatikan semua kebutuhan kita dengan penuh kasih sayang.

Doa terbaik adalah dari hati yang ikhlas menerima hidup, tanpa pamrih beribadah kepada Tuhan, menerima apa pun yang Tuhan berikan dengan sukacita, tidak ada kekecewaan di sepanjang hidup, yang ada hanya penerimaan dengan rasa syukur. Semua perilaku kita ini akan menguatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Jika kita tenang dan hidup bahagia dalam kehendak Tuhan, kita pun akan menemukan semua hal dalam hidup kita akan bekerja untuk kebaikan hidup kita di sepanjang waktu. Jadi, jalani hidup dengan santai tanpa terperangkap dalam marah dan stres. Lepaskan semua tuntutan. Lepaskan semua keinginan. Terimalah semua kenyataan. Fokuskan perhatihan pada tugas dan tanggung jawab, kemudian bekerja keras dalam disiplin dan ketekunan tanpa batas. Biarkan hasil akhir Tuhan yang menentukan, tugas kita adalah seratus persen fokus dalam proses dan menciptakan kreativitas yang hebat dalam setiap hal yang kita kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi  0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK MEMBIARKAN EMOSI NEGATIF BERKUASA ATAS DIRI KITA

“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra

Emosi negatif dihasilkan dari pemikiran negatif. Ketika seseorang hanya mampu melihat kekurangan dan tidak mampu melihat kelebihan atau kebaikan, maka dia akan menarik berbagai jenis emosi negatif ke dalam dirinya. Emosi negatif atau perasaan negatif adalah sesuatu yang tidak menyenangkan hati atau sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Pastinya, setiap orang ingin bebas dari perasaan negatif agar hidupnya bahagia dan damai. Jelas, bila ingin bebas dari emosi negatif, maka kita harus menyadari bahwa hidup ini adalah rahmat Tuhan, bahwa hidup ini adalah sebuah keberuntungan bagi kita. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang utuh dalam sikap rendah hati akan menghilangkan emosi negatif di dalam diri. Biasanya, ketidaktahuan atau wawasan yang dangkal menyebabkan kesombongan, kebohongan, keegoisan, dan tertutupnya hati nurani untuk memahami anugerah Tuhan, sehingga hal ini membuat energi negatif mengalir ke arah diri kita, kemudian menciptakan emosi negatif yang sulit kita buang dari diri kita.

Tuhan sudah memberikan segalanya bagi hidup kita, tetapi perasaan kurang bersyukur dan merasa kurang beruntung telah memberikan kekuatan bagi emosi negatif untuk berkuasa atas diri kita. Keluhan dan kebiasaan yang tidak mau menerima kehendak Tuhan mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Setiap orang berhak menjalani hidup sesuai dengan jalan yang dipilih sendiri, tetapi setiap orang juga harus sadar bahwa hidup ini ditentukan oleh kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa sedikitpun bahwa tugas manusia adalah bekerja dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tetapi untuk hasil akhirnya harus tetap tunduk kepada kehendak Tuhan. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka energi negatif tidak akan mampu menguasai diri kita, sehingga kita bisa menjaga emosi positif dan menghindari emosi negatif di dalam diri kita.

Pikiran adalah kekuatan yang selalu ingin berkuasa atas diri kita. Pikiran memiliki kecerdasan untuk membentuk pola dan menciptakan kebiasaan. Bila sesuatu dipikirkan setiap hari dan setiap saat, maka dia akan berwujud ke dalam kebiasaan hidup. Emosi negatif adalah hasil dari pemikiran negatif. Biasanya, untuk menguatkan pemikiran positif kita harus menjadi bijaksana dan berjuang total menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Jadi, tidak mudah untuk menguatkan pemikiran positif di dalam diri kita. Sebaliknya, pemikiran negatif mudah diciptakan dan sulit untuk disingkirkan dari dalam diri. Sekali pemikiran negatif berkuasa atas diri kita, maka dengan mudah dia membiarkan semua emosi-emosi buruk untuk mengambil bagian dari kekuasaannya. Saat emosi negatif berkuasa di dalam diri; semua rasa damai dan ketenangan hidup akan hilang digantikan rasa takut, khawatir, cemas, dan marah.

Dalam tubuh, lemak bertahan lebih lama daripada otot; dalam mental, pemikiran negatif bertahan lebih lama daripada pemikiran positif. Kita ketahui bersama terlalu banyak lemak di dalam tubuh menjadi sumber penyakit bagi tubuh, demikian juga dengan pemikiran negatif yang menjadi sumber penyakit bagi mental. Bila kita sudah memiliki kesadaran tentang bahaya dari pemikiran negatif, maka tekad dan niat untuk menguatkan pemikiran positif akan menjadi sebuah rutinitas di sepanjang perjalanan hidup kita.

Disiplin dan kerja keras agar emosi negatif tidak berkuasa di dalam diri haruslah dilakukan dengan konsisten. Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kehidupan yang kita jalani menghasilkan kemenangan dan kegagalan. Dalam kehidupan siapapun, kemenangan dan kegagalan pasti menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan. Oleh karena itu, ketika kegagalan yang kita hadapi, kita harus berpikir positif bahwa kegagalan itu hanyalah sebuah petunjuk untuk memperbaiki cara melakukan. Jadi, kegagalan bukanlah sesuatu yang negatif atau sesuatu yang merugikan, kegagalan atau kesalahan hanyalah petunjuk untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka pemikiran negatif dapat dihindarkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENJADIKAN JIWA SEBAGAI PEMIMPIN DIRI SENDIRI

“Ketika pikiran dan kecerdasan mendengarkan jiwa sebagai pemimpin mereka, maka tidak mudah bagi energi negatif untuk merusak kebahagiaan hidup Anda.”~Djajendra

Bila jiwa memimpin secara konsisten terhadap semua aspek di dalam diri, maka kehidupan damai selalu menjadi milik Anda. Pikiran, kecerdasan, pengalaman, reaksi, kata-kata, dan tindakan Anda akan tunduk pada perintah jiwa. Jiwa yang baik adalah pemimpin yang cerdas dalam menggunakan akal sehat, suara hati, waktu yang tepat, dan harga diri untuk menjalankan semua kekuatan yang ada di dalam diri sendiri.

Jiwa yang bijak tidak akan menyia-nyiakan dirinya dengan pikiran negatif. Dia juga mampu memerintahkan pikiran dan emosi untuk berhenti merasakan hal-hal negatif. Apa pun situasi yang harus dihadapi, jiwa yang bijak mampu memimpin dengan sifat sejatinya untuk menciptakan kedamaian. Jadi, semua tampilan diri yang terlihat oleh dunia luar adalah cerminan dari jiwa yang bijak, yang selalu siap untuk menerima hidup dengan akal sehat dan harga dirinya.

Semua orang yang sudah menemukan kekuatan jiwa sebagai pemimpin hidup, mampu menghadapi rintangan dan tantangan dengan cerdas. Ketika jiwa sudah menjadi penguasa pikiran dan emosi, maka semua energi negatif yang tersimpan di dalam pikiran dan emosi dapat dibersihkan. Jiwa yang bijak selalu berbicara kepada pikiran dan emosinya agar bekerjasama dengannya untuk menciptakan kedamaian dan kebahagiaan. Jiwa yang baik selalu memerintahkan kepada dirinya agar selalu tampil dengan sikap dan perilaku yang tepat.

Untuk seminar/training hubungi: 0812 1318 8899 / email. training@djajendra-motivator.com

TERBENTUKNYA SEBUAH KEPRIBADIAN

“Pikiran positif, kecerdasan, dan suara hati yang positif mampu melindungi kepribadian positif Anda dengan cara menyaring informasi positif dari semua yang ditarik oleh indra dari luar diri Anda.”~Djajendra

Anda dapat membentuk kepribadian yang Anda impikan. Di dalam diri Anda sudah ada alat dan kekuatan untuk membentuk kepribadian yang Anda inginkan. Anda memiliki pikiran, kecerdasan, dan suara hati untuk membentuk sebuah kepribadian yang Anda inginkan. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang sejati; kesadaran untuk melatih pikiran selalu positif dan murni; kesadaran untuk merasakan segala sesuatu dari sisi baiknya, akan memberikan energi positif bagi jiwa dalam upaya membentuk kepribadian positif yang kuat.

Yang perlu Anda pahami adalah bahwa indra Anda mampu menarik jutaan peristiwa dari luar diri Anda, lalu dibuat dalam tayangan imajinasi dan menciptakan berbagai pengalaman melalui persepsi. Indra Anda mampu memberikan informasi kepada imajinasi dan persepsi tentang hal-hal yang tertangkap olehnya dari luar diri Anda. Berbagai pengalaman dan pengetahuan yang Anda rasakan dari kehidupan mampu di proses dan dianalisis secara mendalam oleh pikiran dan kecerdasan Anda. Kemudian, peran suara hati Anda adalah sebagai penentu apakah diterima atau ditolak oleh jiwa Anda. Bila suara hati menerima semua masukan dari pikiran dan kecerdasan, maka semua yang diterima tersebut berpotensi membentuk karakter kepribadian Anda.

Indra Anda mampu menyampaikan pesan kepada pikiran dan kecerdasan melalui pendengaran, penglihatan, sentuhan, cicip, rasa. Kemudian, semua ini dirangkum dan diproses oleh pikiran dan kecerdasan sesuai pengetahuan yang mereka miliki. Semuanya akan disimpan dalam memori dan sewaktu-waktu bisa ditayangkan di dalam diri Anda. Jadi, apapun yang ditangkap oleh indra Anda pasti tersimpan di dalam memori dan selalu siap tayang sesuai realitas yang Anda hadapi. Indra tidak hanya menangkap melalui kesadaran, tetapi juga melalui alam bawah sadar Anda. Oleh karena itu, Anda harus memiliki kualitas integritas yang kuat, sehingga semua yang disampaikan oleh indra Anda dapat dikendalikan di dalam kualitas integritas Anda.

Setiap hari Anda harus tulus, berdedikasi, dan bertekad untuk tumbuh dan berkembang dengan penuh keyakinan dan sabar. Tumbuhkan tunas-tunas kepribadian positif dari kualitas integritas Anda. Semua nilai-nilai positif Anda memungkinkan Anda berevolusi untuk menjadi pribadi positif yang kuat, dewasa, bebas, dan hebat dalam setiap hal. Oleh karena itu, mulai hari ini bacalah inspirasi positif; tumbuhkan satu kekuatan positif di dalam diri dan menghapus satu kelemahan diri setiap hari; tingkatkan kepercayaan diri di dalam sikap rendah hati untuk memiliki integritas dan mengendalikan diri dari energi negatif; setiap hari terus bergerak dari ruang gelap pribadi menuju ruang terang pribadi; kuatkan harapan dan tangani setiap masalah dengan rasa syukur; duduklah dalam ketenangan jiwa, lalu dengan integritas bangkitkan jati diri Anda yang positif sebagai sahabat perjalanan hidup Anda untuk selamanya.

Tayangan imajinasi yang berulang-ulang terus di dalam diri Anda akan membentuk pikiran, perasaan, kata-kata, tindakan, dan takdir Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan semua imajinasi yang muncul di dalam pikiran Anda. Belajarlah untuk menghentikan semua pikiran, perasaan, dan kata-kata yang tidak sesuai dengan kepribadian positif Anda. Tingkatkan kesadaran dan niat yang tulus untuk membentuk kepribadian unik Anda dalam kekuatan positif.

Pikiran positif, perasaan positif, kata-kata positif, dan tindakan positif Anda memberikan pengalaman kepada jiwa Anda. Pengalaman positif yang dirasakan oleh jiwa Anda, secara perlahan-lahan menjadi kebiasaan Anda dan ini membentuk kepribadian positif Anda.  Semakin kuat nilai-nilai positif dalam kepribadian Anda, semakin tersimpan dengan kuat energi positif di dalam jiwa Anda. Kondisi ini memberi kekuatan untuk menciptakan pikiran positif yang bersifat konsisten dalam mengalirkan perasaan damai, keyakinan positif, sikap baik, tindakan positif dalam empati dan toleransi, interaksi dalam senyum dan sikap rendah hati, hubungan yang positif, persepsi yang positif, ucapan dan tata bahasa yang positif, serta keperibadian positif yang tampil energik dan bugar di setiap keadaan.

Kata-kata yang sering Anda ucapkan adalah gambaran isi dari kepribadian Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com