PERILAKU MENTAL PEMENANG

“Dalam mental pemenang hanya ada kata menang dan sukses, tidak ada kata lainnya.”~Djajendra

Perilaku utama orang-orang mental pemenang adalah tidak pernah merasa bangga dengan pencapaian tertinggi. Prestasi dan pencapaian tertinggi disikapi dengan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan. Mereka merasa tidak perlu berbangga atas prestasinya, cukup bersyukur dan tetap rendah hati, karena semuanya itu bersumber dari Tuhan, bukan bersumber dari ego dirinya.

Mental pemenang tidak pernah bekerja dari kemauan egois dirinya, tetapi bekerja dari kesadaran tertinggi untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang mental pemenang selalu sadar bahwa kemenangan dan kesuksesan mereka terjadi karena diberkati oleh Tuhan, dan sukses yang mereka dapatkan adalah pekerjaan Tuhan, bukan pekerjaan ego dirinya. Mereka pun sangat sadar bahwa kebanggaan hanya memperkuat kesombongan ego. Dampaknya, kesombongan ego akan melemahkan kualitas diri mereka untuk tetap meningkatkan prestasi dan kemenangan. Jadi, untuk bisa terus-menerus berprestasi dengan gemilang, mereka tidak membiarkan dirinya dikendalikan oleh ego, tetapi oleh kesadaran dari sikap rendah hati untuk menuju kemenangan berikutnya.

Orang-orang mental pemenang menjalani proses hidup untuk kemenangan di sepanjang hidupnya. Mereka sangat gigih dalam setiap tujuan yang ingin dicapai. Kegigihan mereka menjadi kunci sukses untuk meraih kemenangan dalam hal apa pun. Mereka juga sangat gigih dan disiplin untuk memperluas keberhasilan, memperbaiki keadaan, dan menjaga hubungan baik dengan setiap orang.

Kegagalan bukanlah akhir, tetapi awal untuk kemenangan dengan prestasi yang lebih tinggi. Orang-orang mental pemenang tersenyum dengan kegagalan yang dialaminya. Mereka tidak khawatir apalagi menyerah untuk keberhasilan berikutnya. Kegagalan dijadikan sebagai sekolah untuk menuju sukses. Kegagalan bukan halangan untuk tetap bekerja keras dan berjuang lebih hebat. Kegagalan tidak pernah mengurangi motivasi dan antusiasme untuk mencapai yang lebih hebat.

Orang-orang mental pemenang sadar bahwa kesuksesan membutuhkan pengorbanan. Jadi, mereka tidak pernah mengeluh, tidak pernah merasa sakit hati, tidak pernah merasa sulit, tidak pernah merasa sebagai korban, tidak pernah merasa dirugikan oleh pihak lain, dan tidak merasa takut untuk mencapai sukses. Mereka sangat hebat untuk melakukan pengorbanan pada setiap langkah kehidupan yang harus mereka jalani. Mereka bertanggung jawab penuh atas hidupnya. Mereka tidak pernah terpengaruh oleh situasi ataupun pendapat dari luar dirinya. Mereka sangat ikhlas untuk mengorbankan waktu bermain, kesenangan, kenyamanan, dan apapun itu, untuk bisa fokus pada tujuan yang sedang diperjuangkan. Jadi, mereka betul-betul fokus dan bekerja sangat serius untuk sebuah pencapaian sukses.

Orang-orang mental pemenang sangat menikmati proses setiap hari. Tidak ada kata kecewa dalam kamus kehidupan mereka. Setiap hari, mereka memperbaiki kekurangan dan meningkatkan keunggulan. Setiap hari, mereka interospeksi diri untuk menyesuaikan kembali dirinya dengan kenyataan yang harus dihadapi. Mereka tidak pernah kecewa ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka tidak marah atau takut ketika hal-hal tak terduga merusak semua rencana mereka. Mereka tidak gentar ketika langkah dan strategi mereka terpaksa harus menghadapi kesulitan yang luar biasa untuk menuju sukses. Dalam mental mereka hanya ada kata menang dan sukses, tidak ada kata lainnya. Mereka siap bekerja lebih keras lagi untuk kemenangan dan kesuksesan dalam hidup yang singkat ini.

Setiap hari berlatih untuk memiliki kebiasaan-kebiasaan yang membawa dirinya menuju kemenangan. Setiap hari berpikir optimis untuk setiap hal yang ditemukan. Semua kebiasaan buruk dihilangkan dari kehidupan mereka, dan hanya kebiasaan baik saja yang diperkuat setiap hari. Jadi, orang-orang mental pemenang sangat sadar bahwa kemenangan dan kesuksesan ditentukan oleh kebiasaan positif mereka sehari-hari. Mereka pun sangat peduli untuk memiliki kebiasaan positif melalui pikiran positif dalam setiap rutinitasnya. Walau situasi dan keadaan sangat negatif, mereka mampu menang melalui kebiasaan positif dan pikiran positifnya.

Mereka melayani hidup yang mereka jalani dengan tegas dan ikhlas. Mereka sangat berdedikasi terhadap tujuan yang harus dicapai. Mereka bekerja sangat keras dan sangat fokus untuk mencapai target dengan prestasi terbaik. Mereka menyiapkan karakter dirinya yang hebat dalam kerja keras. Mereka pun sangat sadar bahwa kerja keras adalah jalan untuk belajar dan meningkatkan kemenangan di level yang lebih tinggi. Mereka mendorong dirinya dengan motivasi yang hebat untuk mencapai kesuksesan dan kemenangan seperti yang mereka inginkan.

Orang-orang mental pemenang seperti kapal yang sedang berlayar di tengah lautan dalam. Mereka tidak pernah rindu pada pantai, mereka hanya rindu pada proses berlayar di tengah lautan dalam. Mereka kuat dan tidak pernah membiarkan dirinya terpengaruh energi negatif dari luar dirinya. Mereka sadar bahwa kapal tidak pernah tenggelam selama air tidak masuk ke dalam kapal. Jadi, mereka sadar bahwa mereka tidak pernah kalah selama pengaruh negatif dari luar diri tidak masuk ke dalam diri mereka.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN PEMIMPIN TERBAIK DARI DALAM DIRI ANDA

“Visi adalah magnet yang menarik pemimpin untuk melakukan segala sesuatu dengan strategi yang tepat.”~Djajendra

Semua kehebatan kepemimpinan bersumber dari dalam diri. Bila Anda ingin menjadi pemimpin yang dihormati dan dihargai oleh semua orang, maka Anda harus memulainya dari dalam diri Anda. Anda harus menata cara berpikir, cara bersikap, cara mengendalikan diri, cara berurusan dengan orang-orang, dan cara menjadi diri sendiri dengan kekuatan integritas. Semua cara tersebut haruslah bersumber dari pengetahuan, kesadaran, kepercayaan diri, dan keyakinan Anda. Dan, semua hal tersebut merupakan dasar untuk mengoptimalkan bakat besar kepemimpinan dari dalam diri Anda.

Siapa pun Anda dapat menciptakan kepemimpinan yang kuat dan hebat dari dalam diri Anda. Tuhan sudah memberikan benih-benih pemimpin di dalam diri masing-masing orang. Bagaimana pun, setiap orang haruslah memimpin hidupnya dengan baik agar dirinya beruntung dan kuat dalam menjalani realitas hidup. Bila Anda tidak mampu memimpin diri sendiri untuk menghadapi kehidupan yang penuh perubahan dan ketidakpastian, maka Anda pasti menjadi lemah dan tak berdaya menghadapi realitas hidup. Jadi, sangatlah penting bagi Anda untuk terus-menerus memperbaiki dan meningkatkan kualitas kepemimpinan dari dalam diri Anda. Ketika Anda sudah kuat dan hebat dalam memimpin diri sendiri, maka dengan sangat mudah Anda dapat memimpin orang-orang dan berbagai hal yang berada di luar diri Anda.

Berbagai aspek kepribadian yang positif terikat untuk membantu kepemimpinan dalam menghadapi realitas sehari-hari. Aspek kepribadian, seperti: ketenangan, keberanian, kejujuran, kecepatan, kepercayaan diri, rendah hati, suka belajar, tekun, disiplin, kegembiraan, keyakinan, kasih sayang, kebugaran fisik, tanggung jawab, sukarela, pikiran optimis dan positif, pengabdian yang tulus dan ikhlas, dan mental pemenang, adalah fondasi yang sangat penting agar Anda dapat memimpin pekerjaan dan kehidupan Anda dengan hebat.

Tugas terpenting dari pemimpin adalah mewujudkan visi menjadi nyata. Hal ini berarti, pemimpin memiliki tugas besar untuk diselesaikan dengan hasil akhir terbaik. Jelas, sebelum bisa sampai pada visi, pastilah harus melalui proses yang sangat dinamis dan tidak pasti. Proses yang sangat dinamis dan tidak pasti ini membuat pemimpin harus mengatur strategi dan taktik yang tepat agar dirinya bisa mewujudkan visi tersebut. Dalam hal ini, pemimpin harus mampu memimpin orang-orang untuk selalu konsisten dengan mental pemenangnya, dan konsisten dengan disiplin di setiap aspek yang dikerjakan.

Tidak ada jalan sukses yang mudah diprediksi bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin menjadi hebat karena dia berani melewati jalan yang tidak pernah dilewati oleh siapa pun. Pemimpin hidup untuk menang melawan kelemahan di sekitarnya. Pemimpin tidak boleh sekali pun kehilangan ketenangan, kesabaran, tanggung jawab, keberanian, dan optimisme. Seberapa berat pun tekanan dan kesulitan yang harus dilalui, pemimpin sejati selalu tenang dan santai menghadapinya. Pemimpin terbaik tidak pernah berkeluh-kesah, tidak pernah takut, tidak pernah berhenti, dan tidak pernah kehilangan arah untuk mencapai visi suksesnya.

Selalu mendengar siapa pun dengan empati, kasih sayang, dan toleransi. Pemimpin terbaik selalu mendengar dengan sabar kepada siapa pun yang ingin berbicara dengannya. Dia mendengarkan yang masuk akal dan yang tidak masuk akal dengan tenang dan sabar. Dia membuka hati dan pikirannya untuk memahami apa maunya orang-orang yang berbicara dengan dirinya. Tetapi, dia tetap konsisten melakukan segala sesuatu menurut keyakinan dan apa yang dia rasakan benar. Dia tidak akan terpengaruh oleh siapa pun. Dia sangat kuat dan hebat untuk menggunakan intuisi dalam setiap tindakannya. Dia sangat hebat dan cerdas untuk menggunakan pengetahuan yang tepat dalam setiap tindakannya. Dia tidak kaku dan mudah beradaptasi dengan berbagai perubahan untuk mendapatkan kemenangan atas tindakannya.

Pemimpin terbaik seperti jembatan yang dapat diakses oleh semua orang. Pintunya selalu terbuka untuk siapa pun dan siap mendengarkan apa pun. Dia tidak membedakan antara satu orang dengan orang lain. Dia sangat rendah hati dan penuh kasih sayang untuk berbicara dengan siapa pun. Baginya, setiap orang, siapa pun itu, tanpa melihat jabatan atau kekayaan, adalah orang-orang penting yang mau dia dengarkan dengan tenang dan sabar.

Tugas dan tanggung jawab adalah kekuatan pemimpin terbaik. Pemimpin terbaik itu selalu sadar bahwa keberadaannya di dalam sebuah organisasi adalah untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebenar-benarnya. Jadi, bagi pemimpin terbaik, tugas dan tanggung jawab adalah kebenaran yang harus dia kerjakan setiap hari dari hatinya yang penuh kegembiraan dan ketulusan. Apa pun realitas yang harus dihadapi di tempat kerja, dia tetap fokus untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Pemimpin terbaik tidak pernah mengabaikan tugas dan tanggung jawab, sebab keberadaannya dalam organisasi adalah untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati dan tanpa pakai banyak alasan.

Visi adalah magnet yang menarik pemimpin untuk melakukan segala sesuatu dengan strategi yang tepat. Dibantu dengan nilai-nilai budaya, pemimpin membentuk perilaku dan cara kerja yang sesuai dengan strateginya. Dia selalu bekerja melalui rencana dan setiap saat melakukan evaluasi atas rencana tersebut. Di setiap titik proses diberikan energi positif dan optimis agar mendapakan kinerja terbaik. Setiap langkah, taktik, gerakan, dan fokus diperhatikan secara detail untuk memberikan kinerja terbaik.

Transparansi, integritas, dan akuntabilitas merupakan kekuatan pemimpin untuk melawan cara kerja dan perilaku tidak bersih. Jelas, pemimpin terbaik pasti memiliki strategi untuk memenangkan setiap tindakan dengan kinerja terbaik. Nah, karena itulah, pemimpin terbaik selalu membiasakan tata kelola yang terbaik dan perilaku kerja bersih di semua bidang kehidupan kerja, sehingga tidak seorang pun dibiarkan untuk menjalankan praktik yang tidak bersih. Jadi, nilai-nilai budaya diperkuat ke dalam kepribadian pegawai dan sistem organisasi, sehingga manusianya memiliki perilaku kerja yang berbudaya dan sistem kerja pun sudah memiliki kekuatan dari nilai-nilai budaya.

Pemimpin terbaik selalu berada di tengah-tengah karyawan dan mendukung mereka untuk mencapai kinerja terbaik. Dia konsisten memperhatikan kebutuhan karyawan dan mendengarkan harapan mereka. Dia sangat lembut dan pada saat yang sama sangat tegas dalam menjalankan tata kelola yang bersih. Tidak ada kompromi bagi orang-orang yang mencoba menjalankan cara kerja tidak bersih. Dia mampu menempatkan dirinya pada berbagai situasi yang berbeda. Dia selalu terhubung dan menyatu bersama para karyawan.

Menyiapkan intuisi dan mendengarkan naluri. Suara hati, naluri, insting, intuisi, adalah hal-hal yang sangat penting untuk dilatih dan disiapkan pemimpin agar dapat mengambil keputusan dengan benar. Dalam keadaan tidak ada pilihan, intuisi dapat diaktifkan untuk mendapatkan pilihan. Jadi, pemimpin terbaik tidak pernah berkubang dalam masalah yang tidak tuntas. Pemimpin terbaik selalu belajar dari pengalaman dirinya dan pengalaman orang lain. Kesadaran dan ketekunan untuk memperbaiki dirinya membuatnya mampu mempertajam intuisi dan naluri. Dia tidak pernah terlalu larut dalam berbagai rintangan dan hambatan di tempat kerja. Dia selalu memiliki solusi dan mampu segera melihat jalan keluar terbaik melalui intuisinya.

Pemimpin terbaik memimpin dengan memberikan contoh dan keteladanan. Dia mampu memberikan pengaruh kepada setiap karyawan untuk menjadikan tujuan jangka panjang sebagai magnet dan menjadikan tujuan jangka pendek sebagai fokus dalam mencapai kinerja terbaik. Jadi, setiap tujuan jangka pendek dan setiap rutinitas dijadikan sebagai langkah yang penuh prestasi dan kinerja untuk mensukseskan tujuan jangka panjang.

Pemimpin terbaik selalu rendah hati dan memperbaiki kualitas kepemimpinannya dari dalam diri. Dia tidak pernah tertarik untuk menampilkan dirinya yang penuh polesan dan pencitraan. Dia tidak menampilkan dirinya sebagai pusat perhatian. Dia selalu hidup di dalam kesadaran tertinggi dan melakukan pekerjaannya melalui integritas dirinya yang asli. Dia tidak pernah menggunakan kekuasaannya untuk merugikan ataupun mengalahkan orang lain. Dia menggunakan bakat dan kemampuan kepribadiannya yang terbaik, untuk membangun dan memberikan kinerja terbaik bagi siapa pun.

Pemimpin terbaik adalah seorang pejuang sejati yang sangat kuat menghadapi berbagai kesulitan. Dia mampu bertahan dan bergerak menuju sukses melalui kesulitan. Tidak ada kata menyerah atau pun berhenti. Baginya, tugas dan tanggung jawab yang dia pikul adalah kebenaran yang harus diwujudkan ke dalam dunia nyata. Dia tidak akan pernah membiarkan seorang pun untuk menghalangi perjuangan dan kerja kerasnya. Dia selalu optimis dan positif saat harus melalui masa-masa yang sangat sulit. Dia hidup dan bekerja untuk mencapai kinerja terbaik.

Pemimpin terbaik sangat disiplin dan patuh pada komitmen yang dia miliki. Dia tahu bahwa tujuan hidupnya di tempat kerja adalah untuk menghasilkan kinerja terbaik bagi stakeholders. Oleh karena itu, dia tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas di segala bidang agar kinerja terbaik tersebut bisa selalu dihasilkan oleh seluruh karyawan. Untuk itu, dia selalu memotivasi karyawannya dan memperjuangkan yang terbaik bagi mereka. Dia juga selalu meningkatkan pengetahuan dan kualitas kerja karyawan melalui berbagai pelatihan yang dilaksanakan dengan konsisten. Bagi dia, karyawan adalah aset produktif yang harus dirawat dan dijaga kualitasnya untuk menghadapi berbagai situasi yang berbeda.

Kecepatan adalah sesuatu yang diinginkan oleh pemimpin terbaik. Pemimpin terbaik sadar bahwa tanpa kecepatan, mereka bisa dikalahkan oleh kompetitornya. Oleh karena itu, pemimpin terbaik mampu membuat sebuah pekerjaan diselesaikan dalam waktu yang singkat karena kekuatan kualitas dan motivasi karyawannya hebat. Dia mampu membangkitkan mental pemenang setiap karyawan, sehingga mereka dengan sukarela mau bekerja keras dan ikhlas berkorban untuk mencapai target sesuai waktu.

Pemimpin terbaik tidak pernah ragu dan takut untuk menjalankan keputusan yang sudah diambil. Apapun resiko dan tantangannya pasti dihadapi. Hubungan kerja yang harmonis antara karyawan dengan pimpinan tetap dalam ketegasan kepemimpinan dan ketegasan tata kelola yang terbaik. Persahabatan di tempat kerja tidak akan mengurangi profesionalisme dan ketegasan untuk menjalankan tata kelola yang terbaik. Semua orang saling terhubung di tempat kerja untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Pemimpin terbaik adalah jembatan yang menghubungkan misi menuju visi. Dengan kekuatan koordinasi, pemimpin terbaik mampu memberikan perintah dan membuat semua orang mendengarkan arahan dari dia dengan sebaik-baiknya. Lalu, dia memiliki pengaruh dan kekuatan kata-kata yang mampu menggerakan setiap orang melalui misi untuk mewujudkan visi besar organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEBELUM MEMIMPIN ORANG LAIN PIMPINLAH DIRI SENDIRI DENGAN PROFESIONAL

“Kepemimpinan diri sendiri menjadikan Anda mengerti kekuatan dan kelemahan diri sendiri; menjadikan Anda mengerti cara memanfaatkan bakat dan potensi Anda, untuk memimpin orang lain dan perjalanan sukses Anda.”~Djajendra

Setiap orang punya mimpi; setiap orang punya tanggung jawab; setiap orang punya pekerjaan yang harus dikerjakan dengan sebaik mungkin. Untuk mewujudkan mimpi, tanggung jawab, dan pekerjaan membutuhkan kepemimpinan diri sendri yang berkualitas. Kepemimpinan diri sendiri (self leadership) terbentuk dari berbagai kompetensi dalam kesadaran diri, untuk menemukan kualitas diri terbaik sebagai modal dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan di sepanjang hidup. Kepemimpinan diri yang kuat dan tegas menjadikan diri mampu melewati kesulitan, resiko, tantangan, ancaman, serta memanfaatkan peluang dengan baik; dan juga, tidak mudah menyerah, ragu, khawatir, ataupun membiarkan rencana menguap tanpa tindakan.

Kesadaran untuk melatih dan menguatkan kepemimpinan diri sendiri menciptakan mental yang bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan segala sesuatu dengan integritas yang tinggi. Menerima tanggung jawab dan kebiasaan untuk mempertanggung jawabkan segala sesuatu di tempat kerja menjadi dasar dalam membangun budaya kerja yang sehat. Kepemimpinan diri sendiri mengembangkan kompetensi untuk memiliki pekerjaan, dan menjadikan pekerjaan sebagai dasar untuk memberikan pelayanan dan kontribusi yang optimal bagi stakeholders.

Kepemimpinan bersumber dari kualitas pikiran, emosi, akal sehat, empati, toleransi, kecerdasan, dan tindakan untuk dipersembahkan bagi kehidupan orang lain. Kepemimpinan itu bersumber dari dalam diri untuk kebaikan kehidupan orang banyak di luar diri. Kepemimpinan bukan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi untuk kepentingan orang banyak. Oleh karena itu, menjadi seorang pemimpin haruslah sadar bahwa dirinya ada untuk kepentingan sosial, bukan untuk kepentingan diri sendiri. Bila pemimpin lupa diri untuk hidup bagi kepentingan sosial, maka kepemimpinannya tidak membawa kebaikan dan manfaat bagi kehidupan orang banyak.

Sebelum memimpin orang lain pimpinlah diri sendiri dengan profesional. Dalam hal ini, Anda harus melatih dan mempersiapkan diri untuk unggul dibidang manajemen diri, kesadaran diri, motivasi diri, kepercayaan diri, keyakinan diri, pikiran pemenang, emosi dan fisik diri yang berdaya tahan di semua situasi.

Manajemen diri adalah kebiasaan Anda untuk mengatur bakat dan potensi diri Anda bersama waktu yang Anda miliki agar Anda bisa memberikan kontribusi dan pelayanan yang optimal bagi kepemimpinan Anda. Dalam hal ini, Anda betul-betul menyiapkan diri Anda dan mengelola segala sesuatu berdasarkan prioritas. Anda fokus pada apa yang harus segera dilakukan, dan tidak berurusan pada hal-hal yang tidak penting bagi kepemimpinan Anda.

Kesadaran diri adalah kebiasaan Anda untuk mengetahui diri sejati Anda, nilai-nilai Anda, niat Anda, tujuan hidup Anda, kekuatan Anda, kelemahan Anda, potensi Anda, dan bakat-bakat Anda. Di mana, semua ini Anda sikap dari integritas diri yang jujur dan penuh tanggung jawab untuk kehidupan terbaik Anda. Intinya, kesadaran diri menjadikan Anda selalu mengetahui realitas diri sendiri saat berhadapan dengan realitas kehidupan. Jadi, apapun situasi dan keadaan hidup, Anda sadar dan tahu cara menyikapinya dengan bijak.

Motivasi diri adalah kebiasaan Anda untuk tetap optimis dan belajar dari kegagalan. Dalam hal ini, apapun realitas yang Anda hadapi, Anda selalu bangkit untuk menang. Anda tidak pernah membiarkan niat dan tujuan Anda gagal oleh sebuah keadaan. Anda selalu mampu membangkitkan semangat, gairah, keyakinan, rasa percaya diri, dan menggerakan segala kemampuan untuk mewujudkan apapun yang sudah Anda rencanakan dengan matang. Intinya, motivasi diri adalah sebuah kompetensi yang wajib Anda miliki di dalam kepemimpinan diri sendiri. Sebab, tanpa motivasi diri; Anda mudah menjadi ragu, takut, khawatir, dan kehilangan arah untuk menuju tujuan.

Kepercayaan diri adalah sebuah kompetensi yang harus selalu ada di dalam diri Anda. Dengan memiliki kepercayaan diri di dalam kepemimpinan diri sendiri, Anda selalu mengetahui cara bertindak dengan kekuatan dan kemampuan terbaik Anda. Dalam hal ini, sikap dan tindakan Anda berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang tepat. Anda juga menjadi lebih percaya diri untuk mengatasi potensi resiko dari tindakan Anda.  

Keyakinan diri adalah sebuah kompetensi yang membuat kepemimpinan diri semakin kuat. Keyakinan diri mengawal liarnya pikiran. Seperti kita ketahui, menjinakan atau mengendalikan pikiran bukanlah persoalan mudah. Dengan memiliki keyakinan yang optimis dan positif, maka apapun realitas yang dihadapi dapat ditemukan solusinya. Dalam hal ini, nilai-nilai positif dapat membentuk keyakinan yang optimis dan berdaya unggul untuk mengatasi semua persoalan. Intinya, ketika keyakinan positif menjadi kekuatan kepemimpinan diri sendiri, maka segala persoalan dapat diterima dan disesuaikan dengan kreatif di dalam solusi yang paling tepat.

Pikiran pemenang adalah sebuah kualitas yang wajib ada di dalam kepemimpinan diri sendiri. Pikiran pemenang menjadikan Anda bermental pemenang, sehingga semua kesulitan dan tantangan dapat dihadapi dengan optimis. Pikiran pemenang menguatkan diri saat diri jatuh di dalam kesulitan besar. Biasanya, pikiran pemenang menjadikan pemimpin mampu menemukan jalan keluar terbaik, untuk mendapatkan kemenangan di dalam semua aspek kehidupan yang diperjuangkan.

Emosi dan fisik diri yang berdaya tahan di semua situasi. Selain mental yang hebat dan tangguh, pemimpin juga wajib menjaga emosi yang cerdas dan fisik yang bugar untuk menghadapi realitas kepemimpinannya. Dalam hal ini, pengendalian emosi di dalam kecerdasan emosi menjadikan pemimpin unggul. Emosi yang cerdas memahami realitas sosial; emosi yang cerdas memahami realitas diri sendiri; emosi yang cerdas memahami realitas dari pekerjaan yang sedang dilakukan. Biasakan untuk menjaga fisik tubuh agar selalu kuat dan bugar, juga melatih emosi dan pikiran agar selalu terkendali di dalam kekuatan positif.

Membangun kepemimpinan diri sendiri haruslah di dasarkan dari inisiatif dan niat diri sendiri. Anda tidak bisa berharap kepada orang lain untuk membangun kepemimpinan diri sendiri. Sebab, hanya Anda sendirilah yang tahu dan mengerti tentang diri Anda. Jadi, miliki motivasi dan kemauan untuk melatih dan membiasakan diri sendiri dengan berbagai kompetensi dan kualitas untuk kepemimpinan diri Anda. Cobalah untuk selalu memimpin diri sendiri di semua aspek kehidupan Anda. Buktikan kepada diri sendiri bahwa Anda mampu memimpin diri Anda untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan rasa syukur, rasa menang, dan rasa nikmat.

Setelah Anda sukses memimpin diri sendiri, Anda pasti semakin mengerti tentang siapa Anda sebenarnya, dan perilaku apa yang harus Anda miliki untuk menjalani kehidupan Anda. Jadi, setelah Anda mengenal diri sendiri dan memahami perilaku apa yang Anda butuhkan untuk perjalanan hidup Anda, maka Anda pun dengan mudah dapat mencapai tujuan hidup Anda.

Kepemimpinan diri sendiri tidak hanya dibutuhkan untuk memimpin orang lain, tetapi juga untuk memimpin diri sendiri agar diri Anda selalu bahagia hidupnya. Dalam hal ini, Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda; Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga pola makan Anda; Anda bisa memimpin diri sendiri untuk menjaga pola pikir Anda; Anda dapat memimpin diri sendiri untuk menjaga pola kerja Anda; Anda dapat memimpin diri sendiri untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup di semua aspek kehidupan Anda.

Setiap orang adalah pemimpin, dan semua itu dimulai dari kepemimpinan diri sendiri. Ketika Anda sudah terbiasa memimpin diri sendiri dengan cara-cara profesional, maka Anda dapat mengatur hidup Anda dengan berkualitas, Anda dapat mengatur hidup Anda dengan strategi dan taktik yang tepat.

Kepemimpinan diri membangun kemandiran diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, semua perilaku Anda terarah dan fokus pada tujuan, bukan sekedar aksi dan reaksi. Setiap tindakan Anda melalui ukuran yang tepat dan memiliki dampak yang positif terhadap tujuan Anda. Kepemimpinan diri yang unggul adalah kekuatan untuk mencapai kesuksesan yang lebih dari sebelumnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK PEMIMPIN MENJADI CONTOH DAN TELADAN BAGI KARYAWAN

 

motivasi-18102016

“Bila semua cara kerja yang luar biasa sudah menjadi kebiasaan kerja Anda, maka Anda tidak perlu lagi menjadi pribadi luar biasa untuk menghasilkan kinerja luar biasa. Anda cukup menjadi pribadi biasa untuk menghasilkan kinerja luar biasa. Kebiasaan menjadikan Anda unggul dan lebih hebat.”~Djajendra

Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin menjadikannya bergerak lincah dan produktif di dalam organisasi. Dia mampu menunjukkan arah terbaik, membawa orang-orang menuju harapan dan visi yang sudah direncanakan, dan menguasai cara terbaik untuk mencapai keberhasilan. Sikap dan perilaku kerjanya menjadi contoh dan terlihat oleh semua orang, sehingga memicu motivasi dari para staf untuk meniru cara kerja dan semangat kerja pemimpinnya.

Semua nilai-nilai kehidupan terbaik bila sudah menjadi kebiasaan; maka, semuanya terlihat di dalam sikap, perilaku, kepribadian, kemampuan, kualitas, dan karakter terbaik. Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin selalu menjadi inspirasi yang mengajarkan dan memberdayakan semua orang yang dipimpin untuk tumbuh bersama potensi hebat masing-masing.

Pemimpin yang hebat sadar bahwa keberadaan dirinya untuk memaksimalkan kinerja, dan juga untuk memaksimalkan potensi dari orang-orang yang bekerja dengan dirinya. Hal ini, membuat pemimpin hebat tidak hanya berfokus pada proses kerja, tetapi juga fokus untuk mengoptimalkan dan memberdayakan semua potensi dan bakat hebat dari para karyawan. Dia sadar bahwa keberhasilan kepemimpinannya ditentukan oleh bakat-bakat hebat dan potensi hebat dari para karyawannya.

Nilai-nilai kehidupan kerja terbaik bila dijadikan kebiasaan atau gaya hidup sehari-hari, maka nilai-nilai tersebut mampu menjadi energi yang sangat kuat untuk menciptakan keberhasilan terbaik. Hal ini selaras dengan ucapan Aristoteles bahwa “Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan bukan tindakan, tetapi kebiasaan.”  Intinya, keunggulan, kehebatan, dan semua yang luar biasa itu adalah produk dari kebiasaan. Jadi, mulai hari ini, Anda bisa berlatih dan membiasakan cara kerja Anda dengan nilai-nilai terbaik.

Siapapun bisa bekerja di atas rata-rata, dan menjadi pribadi luar biasa yang bekerja dengan kualitas tinggi. Jadi, bila hari ini Anda merasa belum sukses, maka perbaiki kebiasaan kerja dan kebiasaan hidup Anda. Inginkan dan niatkan di dalam hati untuk merubah semua kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik. Setiap hari, ingatkan kepada diri sendiri bahwa perubahan adalah abadi, dan hanya melalui perubahan Anda bisa menyiapkan kebiasaan-kebiasaan terbaik untuk mencapai keunggulan dan kemenangan di dalam hidup Anda.

Miliki kebiasaan terbaik untuk mengelola dan memanfaatkan waktu dengan disiplin; miliki kebiasaan untuk melayani dan berkontribusi dengan lebih produktif; miliki kebiasaan untuk bekerja dengan prioritas utama dan mengerjakannya sampai berhasil; miliki kebiasaan untuk mengkontrol dan menghilangkan stres dan pikiran negatif; miliki kebiasaan untuk berempati, bertoleransi, dan fleksible; miliki kebiasaan untuk berkolaborasi, berkoordinasi, dan berkembang dalam kerja bersama; miliki kebiasaan untuk mematuhi prosedur, sistem, etika, dan etos kerja yang paling produktif; miliki kebiasaan berpikir positif, berprasangka baik, dan melayani perbedaan dengan ikhlas; dan miliki kebiasaan untuk mengembangkan etos kerja yang kuat berlandaskan nilai-nilai inti organisasi.

Kebiasaan-kebiasaan terbaik pemimpin menjadi contoh dan teladan bagi karyawan. Jika pemimpin sudah bisa menjadikan dirinya contoh dan teladan di tempat kerja, maka semua orang di tempat kerja mampu mengembangkan kredibilitas dan reputasinya masing-masing untuk menghasilkan budaya kerja yang hebat dan andal. Jadi, karyawan tidak perlu lagi didorong-dorong untuk memiliki kebiasaan hebat, mereka akan sadar sendiri setelah melihat pemimpinnya yang hebat dan unggul di dalam rutinitas kerja.

Kebiasaan menjadikan segalanya otomatis, tidak perlu berpikir, tidak ada kesulitan, semuanya mudah dan dapat dilakukan dengan sebaik mungkin. Sebaliknya, bila Anda belum terbiasa, pasti Anda mengalami kesulitan dan tidak mudah untuk dilakukan. Intinya, apapun bisa Anda kerjakan dan lakukan dengan sempurna bila Anda sudah terbiasa dan terlatih secara profesional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN YANG BERTINDAK DAN TIDAK SEKEDAR BERKATA-KATA

motivasi-17102016

“Integritas dan akuntabilitas pemimpin memenangkan dirinya dari semua tantangan dan rintangan berat. Zaman sekarang, zaman kerja, pemimpin yang bekerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan.”~Djajendra

Ucapan dan tindakan seorang pemimpin dilihat dan diikuti oleh orang-orang disekitarnya. Bila ucapan dan tindakan tidak sama, maka pemimpin tersebut akan tidak dipercaya. Tanpa kepercayaan tidak ada kepemimpinan. Pemimpin ada karena dipercaya dan diikuti.

Tindakan pemimpin dihasilkan dari kebiasaan pemimpin. Pemimpin yang berkualitas terbiasa membangun rasa percaya diri di lingkungan kerja; membangun sikap optimisme semua orang; membangun kejujuran dan tanggung jawab; membangkitkan semangat dan gairah untuk berprestasi; menciptakan rutinitas dengan budaya yang kuat; menghilangkan semua yang tidak penting; fokus pada satu tujuan dengan semua potensi dan kekuatan; mengembangkan pemikiran positif dan energi positif di tempat kerja; serta menguatkan empati dan toleransi dalam memperkuat hubungan sosial di tempat kerja.

Di zaman banjir informasi dan kekuatan media sosial ini, sebagian masyarakat sudah mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar, sehingga ketika pemimpin berkata-kata sesuatu yang tidak benar atau berjanji sesuatu yang tidak mungkin, maka pemimpin tersebut tidak akan dipercaya.

Bukti kerja dan hasil yang terlihat merupakan kekuatan pemimpin untuk menambah kepercayaan dari banyak pihak. Pemimpin di zaman sekarang mengerti bahwa stakeholder yang cerdas tidak suka dengan janji-janji, mereka lebih suka dengan fakta dan kerja daripada janji-janji. Oleh karena itu, tidak cukup hanya berkomitmen, tetapi juga harus mampu menampilkan karya dan prestasi untuk meyakinkan stakeholder.

Transparansi pemimpin membuktikan keberanian untuk mempertanggung jawabkan apa yang sudah dan akan dilakukan. Transparansi pemimpin membangun kepercayaan dan menghancurkan keraguan terhadap pemimpin. Dalam hal ini, pemimpin dipercaya adalah yang jujur, terbuka, bertanggung jawab, tegas, berani, dan sangat produktif untuk menuntaskan tugas. Intinya, sekarang ini, stakeholder lebih memilih pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab walau cara berkomunikasi pemimpin tersebut tidak bersahabat. Stakeholder mau menerima keterbatasan dan kesalahan pemimpin dalam berkomunikasi, tetapi dengan syarat: pemimpin tidak boleh mengabaikan integritas dan akuntabilitas.

Integritas dan akuntabilitas pemimpin pasti mengalahkan semua pencitraan pemimpin. Zaman sekarang, zaman kerja, bukan zaman pencitraan. Pemimpin yang bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab selalu dicari dan dibutuhkan untuk kehidupan zaman sekarang. Stakeholders tidak lagi terpesona dengan penampilan fisik dan tutur kata menjanjikan, tetapi terpesona dengan pemimpin yang bertindak dan melakukan pekerjaan dengan tegas. Oleh karena itu, tanda kelemahan dari seorang pemimpin pada zaman ini adalah tidak mampu bekerja dengan tegas dan produktif. Selama pemimpin tersebut bisa bekerja dengan tegas, produktif, dan berani; maka, pemimpin tersebut dianggap sukses.

Tidak ada seorang pemimpin pun yang sempurna, semua memiliki keterbatasan. Tetapi, integritas, akuntabilitas, keberanian, ketegasan, dan kemampuan mengeksekusi rencana dengan cepat mampu menghilangkan ketidaksempurnaan tersebut. Oleh karena itu, pemimpin zaman sekarang harus berani dan cerdas di lapangan, mampu membuat keputusan yang cepat dan mampu mengeksekusi keputusan tersebut dengan lebih cepat lagi. Stakeholder tidak suka dengan pemimpin yang suka ragu dan tidak berani mengeksekusi. Keberanian, ketegasan, dan kecepatan eksekusi pemimpin menjadikan dirinya dihormati dan dicintai oleh kebanyakan stakeholders.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

 

HABISKAN HARI-HARI ANDA DENGAN ORANG-ORANG POSITIF

“Orang-orang positif adalah kekuatan untuk menciptakan kehidupan yang positif dan optimis.”~Djajendra

Orang-orang positif selalu berbicara tentang kebaikan; selalu berperilaku baik; selalu bersikap baik; selalu bertindak untuk kebaikan. Orang-orang positif dari hati, pikiran, dan energi tubuhnya mengeluarkan kebaikan. Bila Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan orang-orang baik, maka kehidupan Anda menjadi indah dan penuh kebahagiaan.

Orang-orang positif selalu memfokuskan energi, waktu, dan perhatian kepada kemajuan dan pertumbuhan. Mereka tidak suka mengkritik, memprotes, mencela, menggurui, menilai, dan menghakimi realitas orang lain. Mereka hanya fokus untuk mengangkat kehidupan dirinya menjadi lebih tinggi, dan membantu orang lain menjadi lebih hebat. Mereka selalu bersikap, bertindak, berbicara, mendengar, dan melayani hidup untuk kehidupan yang lebih baik.

Orang-orang positif selalu membantu dan mendorong orang lain melalui inspirasi dan motivasi. Kelilingi hidup Anda dengan orang-orang positif yang bisa memotivasi Anda untuk mencapai impian dan keinginan. Pilihlah sahabat, teman, keluarga, dan siapapun yang bisa menghormati impian dan cita-cita Anda. Pilihlah para legenda yang telah hidup berabad-abad untuk menjadikan orang lain lebih hebat hidupnya. Bacalah buku dan tulisan dari para legenda yang menginspirasi kehidupan untuk menjadi lebih baik.

Hidup ini diciptakan Tuhan untuk kebaikan dan kebahagiaan setiap orang, tetapi pikiran negatif manusia bisa menghasilkan energi negatif untuk menciptakan penderitaan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk tidak terjebak dan menghabiskan kehidupan dengan orang-orang negatif. Orang-orang negatif adalah perusak kebahagiaan, keindahan, kedamaian, dan keharmonisan hidup. Orang-orang negatif adalah sumber pencipta ketakutan, kesedihan, kebohongan, keserakahan, dan berbagai tidak kebaikan. Bebaskan hidup Anda dari orang-orang negatif, dan satukan hidup Anda dengan orang-orang positif.

Jadilah pembelajar yang tumbuh di dalam nilai-nilai positif. Nilai-nilai kehidupan positif menjadikan Anda energi positif; menjadikan Anda orang positif. Semakin positif energi di dalam kehidupan Anda, semakin tinggi derajad dan kemuliaan bersemayam di dalam jiwa Anda.

Energi positif di dalam diri Anda tidak akan mengorbankan kebahagiaan hidup Anda; tidak akan merusak hubungan baik dengan orang positif lainnya; tidak akan merusak impian dan perjuangan Anda; tidak akan merusak reputasi dan kredibilitas Anda. Energi positif di dalam diri Anda akan mengarahkan hidup Anda di jalan yang optimis dan produktif.

Cara menghabiskan hidup dengan orang-orang positif adalah menjadikan diri Anda energi positif. Jadi, sebelum Anda terhubung dengan orang-orang baik, Anda harus membangun dulu diri Anda menjadi energi positif. Bila Anda sudah terbiasa dan terlatih menjadi orang positif, maka energi positif Anda akan menarik orang-orang positif untuk menyatu di dalam kehidupan Anda.

Setiap hari miliki waktu untuk menyatu dengan orang-orang positif. Pada tahap pertama, Anda bisa meluangkan waktu untuk membaca profile dan autobiografi dari para legenda pemikir positif. Sangat banyak tulisan dan buku-buku yang dihasilkan oleh para legenda pemikir positif. Bangunlah hubungan yang akrab dengan para legenda melalui pola pikir mereka. Berkembanglah bersama cara hidup para legenda pemikir positif. Dengarkan mereka dan pahami mental sukses mereka.

Bila setiap hari Anda mampu hidup bersama orang-orang positif, maka apapun yang Anda kerjakan akan menghasilkan yang terbaik. Anda akan menjadi pribadi optimis dan penuh semangat untuk menyelesaikan semua rencana dan pekerjaan Anda. Anda mampu menjadi pribadi yang berkarakter kuat untuk menuntaskan semua rintangan dan tantangan hidup. Anda Mampu memperkuat hubungan dan ikatan dengan orang lain dalam menuntaskan tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CARA MEMPROMOSIKAN INTEGRITAS DI TEMPAT KERJA

motivasi 08032016

“Integritas adalah nilai yang memberikan kekuatan baik untuk memusnahkan semua yang tidak baik.”~Djajendra

Resiko muncul karena orang mengabaikan integritas, atau juga tidak peduli dengan integritas. Integritas adalah kualitas terpenting bagi siapapun yang ingin sukses di masa depan. Sekarang ini, di era informasi dan keterbukaan, tidak ada hal yang bisa disembunyikan. Secara bertahap, dunia sedang menjadi rumah kaca sehingga apapun perilaku mudah terlihat dan terbaca. Dunia semakin kecil oleh kemajuan teknologi internet dan telekomunikasi, yang begitu mudah dan cepat menyebarkan informasi dan pengetahuan.

Setiap pemimpin dan karyawan wajib menunjukkan integritas dan perilaku etis. Integritas dan perilaku etis sudah menjadi kebutuhan di ruang bisnis. Dengan menunjukkan integritas dan perilaku etis, Anda lebih dipercaya dan dihormati. Pengembangan integritas adalah bagian dari pengembangan kualitas kepribadian dari sisi moralitas dan spiritualitas. Diperlukan nilai-nilai moralitas dan spiritualitas yang cukup untuk mendukung terinternalisasinya karakter integritas di ruang bisnis dan organisasi.

Integritas tidak sebatas pemahaman tentang tidak melakukan korupsi ataupun menjadi orang andal yang bisa dipercaya. Lebih dari itu, integritas adalah sebuah nilai yang nenuntut diri menjadi diri sendiri yang asli dan sejati. Tidak berpura-pura atau menyembunyikan sesuatu di hati, tetapi hidup sesuai jati diri yang asli.

Karyawan dan pimpinan yang berintegritas adalah contoh dan teladan dalam bersikap dan berperilaku yang jujur dan penuh tanggung jawab. Di tempat kerja, orang-orang berintegritas selalu sadar bahwa dirinya adalah bagian dari rantai proses kerja, yang akan berfungsi bila terikat satu sama lain dalam ikatan kerja yang solid. Jadi, integritas menghasilkan kolaborasi kerja yang sangat baik, sehingga sistem dan struktur organisasi dapat bergerak lincah dan produktif di sepanjang proses kerja organisasi.

Bagaimana cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda?

Integritas dimulai dari kesadaran moralitas dan spiritualitas. Bila kedua kesadaran ini sudah sangat menguat di dalam pikiran dan batin Anda, maka Anda tinggal meningkatkan kompetensi dan keterampilan teknis agar dapat mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan berkualitas tinggi.

Membangun integritas membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi. Dengan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi; Anda terdorong untuk selalu tepat waktu ataupun memenuhi janji pertemuan secara konsisten, setiap waktu, kapan pun dalam kondisi cuaca apapun.

Menjadikan sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan kualitas kerja Anda dalam disiplin tinggi yang penuh tanggung jawab; merupakan cara mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, berkualitas, dan berkinerja tinggi; merupakan cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Memenuhi janji dan komitmen dengan tepat waktu, walau kesulitan yang tak dapat dijelaskan mengganggu janji dan komitmen Anda. Tetapi, Anda sadar untuk tetap memenuhi komitmen dan janji dengan sepenuh hati, adalah bagian dari cara Anda untuk mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Dalam ketidakmampuan menjaga janji, tetapi Anda berjuang sekuatnya untuk menjaga janji tersebut, adalah bagian dari mempromosikan integritas di tempat kerja.

Kerja keras Anda; fokus dan sepenuh hati Anda pada pencapaian kinerja; perjuangan Anda untuk meningkatkan kualitas pekerjaan menjadi lebih produktif; serta perbaikan perilaku penyebab inkonsistensi; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Tidak menutupi berita buruk; tidak menyembunyikan resiko; selalu hadir dengan solusi terbaik untuk setiap masalah yang dihadapi; mampu menghapus keraguan dengan cara berkomunikasi dan berkoordinasi; mampu meningkatkan kepercayaan dan reputasi dengan cara menunjukkan kemampuan dan keandalan; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja Anda.

Selalu berkomunikasi dengan rendah hati; memperbaiki proses daripada menyalahkan orang lain; meningkatkan ketekunan dan disiplin; bersikap konsisten dengan tindakan; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Menjadi energi positif dalam laju pertumbuhan budaya organisasi yang kuat, adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Menjaga dan memastikan kebijakan perusahaan berjalan seperti seharusnya; tata kelola perusahaan yang terbaik berfungsi dengan sempurna; struktur organisasi berfungsi melalui saluran yang tepat dan benar; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Mengakui kesalahan dan kekurangan dan menggunakannya sebagai kesempatan untuk perbaikan, adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja. Ya, dengan integritas, Anda tidak perlu membuat kesalahan yang sama dua kali.

Tidak mengambil yang bukan haknya; tidak berbohong dan merugikan kepentingan stakeholder; selalu bersikap jujur dalam semua hubungan dan komunikasi; fokus pada keberhasilan dan pencapaian terbaik dengan reputasi tinggi; adalah bagian dari cara Anda mempromosikan integritas di tempat kerja.

Anda harus berkontribusi dan mendedikasikan diri Anda secara total dan sepenuh hati untuk mempromosikan integritas di tempat kerja. Karena, seorang saja tidak menunjukkan integritas, maka budaya tidak baik yang penuh energi koruptif akan tumbuh dan berkembang. Integritas adalah nilai kebaikan yang dapat digunakan untuk memusnahkan semua yang tidak baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BELAJAR HILANGNYA INTEGRITAS DARI LANCE ARMSTRONG

“Pemenang tidak menang dengan mengalahkan aturan, dia menang dengan mematuhi aturan dan etika. Bagi pemenang integritas lebih penting dari sebuah kemenangan.”~Djajendra

Lance Armstrong adalah salah satu legenda olah raga bersepeda dunia. Lance Armstrong pemenang tujuh kali berturut-turut dalam pertandingan Tour de France dari tahun 1999-2005. Dia merupakan idola dan teladan bagi pencinta olah raga bersepeda. Dia merupakan ikon yang dihormati oleh dunia karena prestasi dan perjuangannya yang konsisten.

Dalam sebuah wawancara dengan Oprah Winfrey, dalam program televisi Oprah Show, Lance Armstrong mengaku telah menggunakan doping untuk memenangkan semua kejuaraan bersepeda yang dia juarai. Tentu saja pengakuan ini mengejutkan banyak pecinta olah raga bersepeda. Teladan, ikon, dan idola mereka ternyata berbuat curang untuk kemenangannya. Penggunaan doping oleh atlet dibidang olah raga apapun sangatlah dilarang, dan diatur oleh World Anti-Doping Agency.

Pengakuan Lance Armstrong membuat marah banyak orang termasuk pimpinan World Anti Doping Agency, yang berwenang memberikan hukuman berat kepada atlet pengguna doping. Dalam wawancara dengan Oprah, Lance Armstrong mengakui bahwa dirinya sebagai pribadi berkarakter cacat, tetapi ia tidak mengaku bersalah. Dia merasa benar dan wajar menggunakan doping untuk kemenangannya.

Lance Armstrong adalah contoh atlet yang menang dengan melanggar aturan. Walaupun sudah tahu bahwa zat-zat yang dia konsumsi diatur sebagai larangan serius oleh World Anti-Doping Agency, dia tetap percaya diri untuk menggunakannya. Lance Armstrong menyingkirkan lawan-lawannya di arena dengan taktik doping. Dia mengabaikan etika dalam pertandingan. Sekarang, Lance Armstrong mendapatkan opini buruk dari publik. Perlu diingat, ketika seseorang tidak memiliki integritas, maka waktu buruk baginya akan hadir untuk menghukum hidupnya.

Integritas lebih penting dari sebuah kemenangan ataupun keuntungan. Pribadi tanpa integritas pasti kehilangan karakter baik, sehingga perilakunya suka melanggar etika dan selalu curang dalam banyak hal. Orang tanpa integritas menganggap pelanggaran etika sebagai masalah kecil, dan sangat pintar mencari celah untuk mengakali aturan.

Integritas merupakan karakter atau perilaku yang dihasilkan oleh diri yang sangat jujur kepada dirinya sendiri. Orang yang berintegritas selalu mengatakan kepada dirinya sendiri bahwa melanggar aturan adalah masalah besar. Mereka tahu bahwa perilaku yang suka melanggar aturan dan etika sesungguhnya sedang membawa hidupnya menuju penderitaan. Hidup tanpa integritas berarti sedang mewariskan masalah dan kejatuhan pada diri sendiri.

Kehidupan yang jujur dan penuh tanggung jawab itu memang tidak mudah. Sangat banyak musuh bagi integritas pribadi. Ketika Anda mempraktikkan integritas dengan penuh keyakinan dan percaya diri, maka Anda juga harus siap berhadapan dengan musuh-musuh integritas yang selalu akan mengganggu kejujuran Anda.

Kisah Lance Armstrong menunjukkan bahwa dia jatuh dari puncak kemuliaan prestasi ke dalam jurang hina. Dia yang idola dan teladan reputasinya hilang oleh tiadanya integritas. Publik juga harus menghormati kejujuran Lance Armstrong untuk mengakui bahwa dia curang. Jadi, dari satu sisi memang dia buat kesalahan dan kecurangan. Tetapi, dari sisi lain, dia mengagumkan karena berani dan jujur menceritakan aibnya sendiri.

Publik belajar dari keberanian Lance Armstrong untuk mengakui suara hatinya, yang berontak karena tidak mendapatkan kemenangan dengan cara-cara jujur dan etis. Lance Armstrong menjadi bukti bahwa integritas sangatlah penting untuk kedamaian hati. Saat Anda mendapatkan semua keinginan, impian, dan kebutuhan dengan jalan lurus dan jujur, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup akan menjadi hasil akhir Anda. Sebaliknya, bila segala cara dihalalkan, maka penderitaan hatilah yang akan dihasilkan di sepanjang hidup.

Sangat mudah untuk melakukan hal yang benar ketika yang benar tidak menciptakan ketidaknyamanan. Bila hal benar menciptakan ketidaknyamanan, maka integritas Anda sedang dalam ujian.

Integritas merupakan perilaku yang menjadikan semua nilai-nilai kehidupan lain menjadi perilaku yang asli. Mulailah dari kepemimpinan diri sendiri untuk menjadikan integritas sebagai dasar kepribadian dan karakter. Ketika integritas menjadi fondasi yang kokoh dalam pembangunan jiwa dan karakter Anda, maka Anda menjadi pribadi unggul yang selalu siap menghadapi keadaan apapun dengan jujur dan penuh tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMIMPIN DENGAN KERAMAHAN DAN KEHANGATAN

EGO“Seorang pemimpin harus dibantu untuk mencapai rute tercepat menuju kinerja dan visi.”~Djajendra

Memimpin dengan sikap yang ramah, hangat, dan penuh perhatian adalah kekuatan. Pemimpin sejati mudah terhubung kepada siapapun dengan sifat dan perilaku yang hangat. Energi kepemimpinan diri sendiri yang kuat menjadikan pemimpin sangat percaya diri dan berani.

Sifat dan perilaku kepemimpinan yang memancarkan keramahan lebih diterima dan dipahami oleh orang lain. Ramah dan hangat haruslah menjadi kesadaran kepemimpinan agar dirinya mampu menerima semua realitas dengan cerdas. Ketika keramahan dan kehangatan menjadi karakter yang asli, maka seluruh orang yang dipimpin menjadi lebih dekat dan lebih mampu melayani kebutuhan pemimpin.

Pikiran adalah hakim yang selalu dikendalikan oleh ego. Pemimpin yang baik selalu berhati-hati saat menggunakan pikiran. Walaupun pikiran melihat berbagai ketidakbaikan di dalam organisasi, tetapi pemimpin yang baik mampu menampilkan karakter dan kepribadian yang memancarkan keramahan dan kehangatan, untuk menuntaskan semua ketidakbaikan dan kekurangan yang ada.

Memimpin dengan ramah dan hangat memiliki implikasi besar bagi hubungan antara pemimpin dengan yang dipimpin. Ketegasan, kejelasan dan keberanian pemimpin akan mendapat dukungan penuh dari bawahan saat pemimpin menunjukkan sikap yang ramah dan hangat.

Kecerdasan kepemimpinan yang ditunjukkan dengan ramah dan hangat menjadi kekuatan yang menyatukan hubungan untuk mewujudkan realitas yang diinginkan. Sikap yang ramah dan hangat menciptakan berbagai keajaiban secara spontan. Pemimpin menjadi mudah mendapatkan informasi dan mudah membuat keputusan yang lebih cepat tentang apapun. Hubungan baik di dalam soliditas kerja akan mengalirkan informasi yang benar dan tepat, sehingga semua keputusan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik.

Keramahan dan kehangatan adalah sebuah kompetensi kepribadian yang harus dipelajari dari kesadaran diri sendiri. Biasanya, orang-orang yang tercerahkan di dalam kerendahan hati akan mudah mempraktikkan gaya kepemimpinan yang ramah dan hangat.

Para bawahan dan semua stakeholder lebih suka berurusan dengan pemimpin yang mudah didekati dan berjiwa otentik. Sifat kepemimpinan yang ramah dan hangat mudah mendapatkan dukungan sosial dan lebih mampu memediasi urusan apapun. Pemimpin yang ramah dan hangat lebih mudah menginspirasi dan memotivasi pengikutnya. Dia selalu ahli dan menyatu dengan semua pengikutnya dan tidak memiliki jarak hati.

Kepemimpinan memiliki kompleksitas yang tinggi. Seorang pemimpin harus dipatuhi dan diikuti dengan integritas dan profesionalisme. Seorang pemimpin harus dibantu untuk mencapai rute tercepat menuju kinerja dan visi. Untuk itu, pemimpin dan pengikut harus tetap berada di satu lingkaran hubungan positif. Hal ini diperlukan agar pemimpin dan pengikut bisa membangun, tumbuh dan berkembang di dalam satu hati dan satu visi.

Pemimpin harus cerdas melayani realitas dengan kekuatan sikap baik yang tegas. Pemimpin tidak boleh ragu, harus tegas dan jelas dalam semua hal. Pemimpin yang cerdas selalu menempatkan kekuatan untuk menjadikan setiap orang produktif. Dia juga harus mendapatkan rasa hormat dari orang-orang yang dia awasi. Pemimpin sejati bukanlah seseorang yang licik; tetapi seseorang yang ramah, hangat, cerdas dan banyak akal.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMIMPIN DIRI SENDIRI DENGAN SUKSES

“Hidup adalah sebuah usaha, pimpin dan kelola dirimu dengan produktif di semua bidang kehidupan.”~Djajendra

Setiap tindakan membutuhkan kepemimpinan yang andal dan mampu. Perlu kepemimpinan diri sendiri yang andal agar segala sesuatu berjalan sesuai harapan. Kepemimpinan diri sendiri yang kuat menghadirkan energi positif untuk membangun kekuatan di semua bidang kehidupan. Kepemimpinan diri sendiri yang andal dan kuat mampu membangun hubungan yang kuat dan positif; mampu fokus pada tujuan dan harapan; mampu mengelola tanggung jawab dengan baik; mampu berkomunikasi dengan cerdas emosi; dan mampu mengelola diri sendiri dengan lebih efektif.

Ketika tidak mampu memimpin diri sendiri, Anda berpotensi kehilangan kendali di dalam hidup. Bila sudah kehilangan kendali, maka akan sulit untuk menangani semua bidang kehidupan Anda. Anda akan menjadi pribadi yang tergantung kepada orang lain, atau kepada alat tertentu, dan kehilangan kemampuan untuk mandiri.

Kepemimpinan diri sendiri harus dilengkapi dengan manajemen diri yang andal. Mulailah dialog dengan diri sendiri. Berbicaralah kepada diri sendiri dan kuatkan hubungan dengan diri sejati. Harmoniskan hubungan antara pikiran dengan hati nurani. Setiap hari miliki waktu untuk berbicara kepada diri sendiri; kepada Tuhan; kepada alam semesta; dan kepada keyakinan Anda. Cara mengelola diri sendiri adalah berkomunikasi secara rutin kepada semua dimensi kehidupan yang Anda pahami.

Pimpin diri sendiri untuk terlibat dalam kegiatan yang positif. Pimpin diri sendiri untuk selalu produktif dan berkinerja. Pimpin diri sendiri untuk berada di ketinggian moral kehidupan. Pimpin diri sendiri untuk selalu memberikan respon dengan tenang dan penuh percaya diri terhadap hal apapun. Manajemen diri yang baik bersumber dari kepemimpinan diri yang jelas dan cerdas. Ciptakan gaya manajemen diri yang membuat Anda fokus pada kekuatan dari dalam diri.

Memimpin diri sendiri dengan sukses berarti tidak pernah kehilangan energi sukses dan optimisme. Apapun tantangan hidup, Anda mampu menanganinya dengan benar dan tepat. Anda selalu fokus untuk menyiapkan emosi yang cerdas dalam memahami situasi; kecerdasan sosial yang jeli memahami realitas sosial; dan secara fisik selalu tampil bugar, sehat dan kuat.

Menjalani kehidupan adalah sebuah usaha, dan Anda harus tekun menjalaninya agar kehidupan Anda selalu unggul. Pimpinlah hidup Anda di semua bidang kehidupan, dan miliki strategi yang tepat agar Anda selalu berhasil dengan kinerja terbaik.

Memimpin diri sendiri membutuhkan perintah dari diri sejati. Diri sejatilah yang memberikan perintah kepada pikiran dan emosi. Diri sejatilah yang menjaga jiwa agar tetap berkomunikasi dengan pikiran. Intinya, diri tidak mudah untuk terjebak dalam tuntutan pikiran. Diri mampu memimpin dan mengelola semua hal dengan bijak dan profesional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENJAGA DAN MERAWAT INTEGRITAS UNTUK MENINGKATKAN KEJUJURAN DAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

SIFAT BAIK & BURUK

MENJAGA DAN MERAWAT INTEGRITAS UNTUK MENINGKATKAN KEJUJURAN DAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

“Bila Anda ingin membangun kekuatan integritas, maka jangan biarkan integritas itu di level kata. Tetapi,  transformasikan kata integritas menjadi energi positif, sehingga dapat Anda rasakan dan nikmati di lingkungan kerja.”~Djajendra

“Musuh utama integritas adalah orang-orang tidak jujur dan tidak profesional.”~Djajendra

Integritas memiliki energi untuk menjadikan Anda mampu mengenali berbagai perilaku dan perasaan perusak. Integritas merupakan sumber energi yang menciptakan kebaikan dan kejujuran. Pikiran manusia menghasilkan berbagai jenis perilaku, sikap, emosi, keputusan, dan tindakan. Bila pikiran sudah dikuasai oleh energi integritas, maka pikiran akan patuh untuk mengalir di dalam energi positif. Semakin kuat energi integritas di dalam kepribadian Anda, semakin sulit Anda terganggu oleh berbagai hal yang bersumber dari kekuatan negatif.

Seseorang yang integritasnya tinggi memiliki rasa percaya diri yang tinggi, serta mudah mempengaruhi lingkungan kerjanya untuk berperilaku jujur dan profesional. Orang-orang dengan integritas yang tinggi mampu mengenali perasaan dan perilaku orang lain. Mereka memiliki jiwa yang sensitif, tetapi tegas terhadap komitmen untuk berperilaku jujur dan profesional.

Energi integritas tidak akan membiarkan Anda mengalami suasana hati yang buruk. Sebab, bila Anda sudah dikuasai oleh suasana hati yang buruk, maka sulit bagi Anda untuk berpikir jernih; sulit bagi Anda untuk mengendalikan diri sendiri, dan ini merupakan titik lemah yang biasa dikuasai oleh kekuatan anti integritas atau kekuatan tidak jujur.

Musuh utama integritas adalah orang-orang tidak jujur dan tidak profesional. Biasanya, ketika integritas seseorang belum kuat atau belum membatin. Maka,dia berpotensi mengambil dan menyerap energi negatif dari orang-orang tidak jujur yang ada di sekitar dirinya. Dia akan terpengaruh untuk mengikuti arus yang diciptakan oleh kepentingan tidak jujur. Hal ini biasanya terjadi di lingkungan kerja berbudaya lemah. Jelas, lama-kelamaan, kekuatan tidak jujur akan mendominasi lingkungan kerja, dan semua benih integritas akan mati. Pada akhirnya, integritas hanya menjadi sebuah kata, tanpa memiliki energi untuk memberdayakan kehidupan kerja yang jujur dan profesional.

Membangun dan mengembangkan kekuatan integritas di tempat kerja membutuhkan sistem dan budaya yang kuat dan unggul. Bila budaya kerja dan sistem di tempat kerja sudah kuat dan unggul. Maka, dia akan menjadi fondasi yang baik, untuk membangun energi integritas yang kuat dan seimbang di lingkungan kerja. Energi integritas yang kuat akan melindungi integritas pribadi setiap orang dari orang-orang tidak jujur dan tidak profesional.

Kesadaran dan tanggung jawab untuk menjadi pribadi yang jujur dan profesional sangatlah penting. Setiap individu harus sadar dan mengerti untuk merubah kata integritas menjadi energi yang menguatkan perilaku dan sikap positif. Akumulasi dari kesadaran setiap individu untuk menguatkan integritas pribadinya, akan menciptakan sistem energi integritas pribadi yang kuat dan seimbang. Bila kata integritas sudah menjadi energi yang berakumulasi secara kuat, maka setiap orang menjadi kebal terhadap ketidakjujuran.

Melindungi kekuatan integritas dengan memperkuat energi positif melalui pikiran, emosi, dan tindakan. Setiap orang harus memiliki kesadaran dan pengetahuan untuk menghidupkan integritas di dalam hatinya. Semua kata memiliki energi yang sangat bermanfaat untuk kehidupan yang lebih baik. Demikian juga dengan integritas, yang merupakan sebuah kata dengan energi yang maha kuat untuk mewujudkan kebaikan. Intinya, bila Anda ingin membangun kekuatan integritas, maka jangan biarkan integritas itu di level kata. Tetapi,  transformasikan kata integritas menjadi energi positif, sehingga dapat Anda rasakan dan nikmati di lingkungan kerja.

Menjaga dan merawat energi integritas haruslah dengan penuh semangat. Setiap individu harus sadar benar untuk melindungi pikiran positif, serta menciptakan perisai yang menjaga energi integritas. Energi integritas yang ditujukan pada diri sendiri cendrung untuk membangkitkan nilai-nilai kemuliaan dan kehormatan diri sendiri. Oleh karena itu, setiap hari, beberapa kali dalam sehari, berlatihlah untuk mengarahkan energi integritas ke dalam diri sendiri, dan tidak hanya ke luar diri Anda. Semakin cepat Anda menyerap energi integritas ke dalam diri Anda, semakin tinggi kualitas profesionalisme Anda. Dan juga, Anda akan menjadi sangat percaya diri, dan sangat mampu menghadapi berbagai permasalahan yang berpotensi merusak integritas di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENJADI PRODUKTIF DAN MENINGKATKAN NILAI TAMBAH DIRI SENDIRI

MUNDUR UNTUK MENANG 2015

“Jangan pernah hidup dengan perasaan sudah tahu semua, atau dirimu sebagai yang terpintar dalam hidup. Sebab, sekali perasaanmu menganggap dirimu terpintar dan terhebat, maka itulah titik awal kegagalan hidupmu.”~Djajendra

Kehidupan yang berharga adalah kehidupan yang produktif dan menciptakan manfaat baik. Hiduplah untuk mendapatkan sesuatu yang baik. Hiduplah untuk hal-hal yang paling penting. Fokuskan energi, sumber daya, semangat, pikiran, gairah, dan ketekunanmu, hanya untuk hal-hal yang berguna bagi hidupmu.

Disiplinkan hidupmu.Disiplinkan dirimu.Disiplinkan fokusmu. Temukan cara terbaik untuk bekerja dan melakukan semua yang terbaik bagi hidupmu. Jangan sia-siakan waktu dan energimu untuk hal-hal tak penting. Fokuskan hidupmu untuk mendapatkan lebih banyak hasil yang berkualitas. Hilangkan semua yang tidak penting, dan berfokuslah pada segala sesuatu yang menambah nilai positif hidupmu.

Kuatkan kesadaran hidupmu. Jadilah lebih rendah hati. Lalu, fokuskan waktu, tenaga, sumber daya, dan pikiranmu untuk memberikan kontribusi yang lebih berkualitas kepada hidupmu dan hidup orang lain. Jadilah pribadi yang membawa berkah dan kebaikan bagi kehidupan.

Kerjakan semua aktivitas hidup yang bisa menambah nilai dan kebaikan bagi hidupmu. Hindari semua yang menguras waktu, uang, dan tenagamu. Hindari semua yang tidak mampu menjaga dan mengantarmu menuju puncak sukses. Fokuskan hidupmu ke depan dan nikmati hari ini dengan sukacita. Jangan terjebak dalam rutinitas yang membosankan, tetapi ciptakan rutinitas yang penuh semangat. Buanglah semua yang membuat hidupmu tidak produktif. Jangan sayang untuk membuang, walau mungkin itu semua sesuatu yang sangat kamu sukai dan sangat cintai. Hargai waktu dengan fokus pada hal-hal produktif, dan ciptakan nilai tambah bagi kehidupanmu.

Setiap hari belajarlah dengan rendah hati. Belajarlah dari manapun. Miliki rencana harian yang padat dan terfokus. Anggaplah seolah-olah dirimu gelas setengah penuh, sehinga setiap hari engkau harus mengisinya dengan karya dan pengetahuan baru. Jangan pernah hidup dengan perasaan sudah tahu semua, atau dirimu sebagai yang terpintar dalam hidup. Sebab, sekali perasaanmu menganggap dirimu terpintar dan terhebat, maka itulah titik awal kegagalan dari hidupmu.

Jadilah jujur dengan apapun yang kamu lakukan agar semuanya menjadi ringan dan mudah. Jangan pernah merasa lelah ataupun bosan terhadap pekerjaan produktifmu. Nikmati dari hati terdalam, kuatkan komitmenmu untuk mencintai apapun yang kamu lakukan. Setiap bangun pagi mulailah mengisi harimu dengan yang paling penting.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN MENYERAH DAN JANGAN MUSUHI HIDUPMU

DJAJENDRA“Apapun realitas hidupmu hari ini peluklah dan bersahabatlah dengannya. Jangan marah pada hidupmu, jangan musuhi hidupmu. Hidupmu yang sekarang adalah kenyataan, dan anggaplah seolah-olah engkau memilihnya sebagai cara, untuk belajar hikmat dan mendapatkan pengetahuan baru. Situasi dan kondisi hidup seperti apapun, akan menjadi indah, bila engkau menerimanya dengan ikhlas dan bahagia.”~Djajendra

Manusia terlahir dengan akal untuk bertahan hidup dan belajar memperbaiki diri di masa sulit, serta meningkatkan kualitas hidup di masa jaya. Manusia memiliki mekanisme untuk bertahan hidup di situasi dan keadaan paling tersulit.

Sejak zaman prasejarah, manusia sudah mampu bertahan hidup dan memenangkan hidup dari kehidupan buas di sekitarnya. Di zaman prasejarah, manusia masih tinggal berdampingan dengan hewan-hewan buas, dan juga dengan yang jauh lebih besar dan kuat dari manusia. Faktanya, sekarang ini, manusia mampu memenangkan dirinya, dan menjadikan dirinya sebagai penghuni yang paling berhasil di bumi ini.

Respon untuk tidak mudah menyerah, respon untuk tetap bertahan hidup dan berkembang, telah menjadikan manusia selalu menang dari gempuran alam dan kehidupan lainnya. Manusia memiliki naluri untuk menang dari ketidakpastian, untuk menang dari kedinamisan hidup yang selalu berkembang.

Mental pantang menyerah dan mencintai hidup akan menjadikan dirimu kuat. Pribadi bermental tidak menyerah akan menjauhkan dirinya dari kecemasan, ketakutan, kegelisahan, dan takut berbuat salah. Ketika sudah memiliki harapan yang sangat tinggi dengan tingkat toleransi yang rendah untuk kesalahan dan kegagalan, maka kegagalan akan menjadi sesuatu yang buruk. Oleh karena itu, orang-orang bermental pantang menyerah selalu memberikan ruang dan toleransi untuk berbuat salah, atau untuk menjalani kegagalan. Mereka tersenyum menghadapi gagal dan salah, mereka tidak pernah cemas dan takut pada kegagalan ataupun kesalahan.

Kemampuan untuk tumbuh dan berkembang sudah ada di dalam potensi setiap orang. Sekarang, siapa yang melatih dirinya menjadi semakin tangguh dan andal, dan siapa yang membiarkan dirinya menjadi lemah dan tak berdaya oleh berbagai ketidakberuntungan di sepanjang hidupnya. Diri yang Andal selalu semangat, selalu fokus untuk mencapai tujuan hidupnya walau jalan yang harus dilalui sangat berliku-liku, sangat terjal, sangat curam, sangat licin, sangat gelap, dan sangat melelahkan. Tetapi, jiwa yang pantang menyerah selalu penuh semangat, selalu antusias, selalu bahagia, dan tidak pernah merasa terbebani oleh semua kesulitan hidup.

Pribadi bermental pantang menyerah tidak akan mau hidupnya dipimpin oleh ego. Tetapi, dia akan menyatukan hati dan pikiran positif, untuk menghadapi berbagai situasi kehidupan. Dia tidak akan melawan hidupnya. Tetapi, dia akan memberikan respon, untuk tidak menyerah dan melayani maunya hidup dengan keyakinan dan percaya diri.

Pribadi bermental pantang menyerah tidak akan merasa terjebak atau mencoba melarikan diri dari situasi sulit. Dia terbiasa menjadi murid yang belajar di semua situasi dan peristiwa kehidupan, sehingga apapun realitasnya, dia tetap penuh semangat untuk menguatkan potensi hebat dirinya, dia tetap bertindak dan bersikap positif untuk dapat memenangkan hidupnya.

Jangan menyerah dan jangan musuhi hidupmu. Lepaskan perlawananmu pada kehidupan. Dirimu lebih kuat daripada kehidupan. Jadi, untuk apa engkau melawan kehidupan yang sesungguhnya bukan lawan atau musuhmu. Lawanmu yang sejati dan yang paling tangguh adalah dirimu sendiri. Taklukkan dirimu, khususnya yang paling sombong, yaitu egomu. Dan, jadilah seperti sungai, yang selalu kreatif mencari jalan agar tetap mengalir untuk bisa sampai ke lautan luas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN KEADAAN

DJAJENDRA“Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Jangan memusuhi keadaan. Jangan marah pada keadaan. Semakin Anda benci dan marah pada keadaan, semakin kehidupan Anda menjadi tidak berdaya. Biarkan keadaan menjadi dirinya sendiri, dan fokuskan energi Anda untuk kebahagiaan hidup Anda.

Ketika Anda tidak bersahabat dengan keadaan, Anda sedang menyakiti diri sendiri. Walau belum bisa berbuat apa-apa terhadap keadaan, tetaplah fokus untuk menghasilkan sebuah kebaikan.

Ketika dirimu hidup dalam ketidakseimbangan, maka saat keadaan meninggikan dirimu; dirimu akan menjadi sombong, tinggi hati, senang dengan pujian. Sebaliknya, saat keadaan merendahkan atau melecehkan dirimu, maka dirimu akan putus asa, marah, benci, sedih, menolak, dan merasa tidak beruntung. Jagalah keseimbangan dirimu, rawat daya tahan dirimu agar engkau bisa tetap tenang, rendah hati, bersyukur dalam keadaan apapun.

Keadaan bisa seperti sahabat dan bisa juga seperti musuh besar. Bila engkau ingin memperkuat rasa damai dan bahagia dalam hidupmu, maka engkau harus menjadikan semua yang tidak nyaman sebagai guru yang menguatkan mentalmu, sebagai guru yang memberimu pengalaman untuk hidup secara bijak.

Keadaan membutuhkan kekuatan kebijaksanaan. Semakin bijaksana dan sadar hidupmu, semakin engkau menjadi harta bagi kehidupan. Semakin tidak seimbang hidupmu, semakin engkau menjadi beban bagi kehidupan. Jadikanlah dirimu harta yang bermanfaat bagi kehidupan, dan jangan sia-siakan hidup yang singkat ini, untuk hal-hal yang merugikan.

Keadaan bisa datang dari luar diri dan dari dalam diri. Keadaan dari luar diri haruslah diterima dengan ikhlas, karena dirimu tidak mempunyai kekuatan untuk merubahnya. Tetapi, keadaan dari dalam diri merupakan kekuatan mu, sehingga dirimu dapat merubahnya atau menyesuaikan dengan kebutuhan hidupmu. Terpenting, jangan biarkan energi negatif dari dalam diri, menjadikan hidupmu dalam bahaya. Jangan buat hidupmu menderita oleh sumber yang berasal dari dalam dirimu. Jadilah sadar dan cerdas.

Ketika keadaan menjadi sangat tak terkendali dan sulit, maka gunakan ilmu ikhlas. Ikhlas berarti tanpa pamrih, tanpa berharap, dan tidak menggunakan logika untuk mengerti. Tetapi, menggunakan hati untuk menerima keadaan, dan menyerahkan kuasa selanjutnya kepada Tuhan. Yakinlah, Tuhan selalu menjadi solusi terbaik, dan yang memperbaiki jalan hidup.

Keadaan yang tak pasti sedang menyampaikan pesan, bahwa kita bukanlah apa-apa atau siapa-siapa. Kita semua hanyalah yang terlahir, dan sedang berjalan dengan penuh dinamis, untuk bisa sampai pada akhir yang indah. Bersyukur, ikhlas, rendah hati, berjuang, bekerja keras, dan terhubung secara kreatif dengan segalanya di sepanjang kehidupan, adalah cara untuk menemukan akhir yang indah.

Bersahabat dengan keadaan adalah kebijaksanaan tertinggi. Ketika dirimu sudah cerdas bersahabat dengan keadaan, maka kebahagiaan selalu menjadi sahabatmu. Walaupun kesedihan menggoda dirimu, tetapi engkau tidak akan bersedih, atau menjadi sahabat dari kesedihan.

Ketika jiwamu bahagia dan damai saat bertemu dengan berbagai orang dalam berbagai keadaan, dirimu akan menjadi energi positif yang memberikan cinta bagi jiwa yang lain. Bahagia tidak akan pernah dihasilkan dari jiwa yang suka menyakiti, suka membenci, suka merugikan orang lain. Bahagia hanya dapat dihasilkan dari jiwa yang penuh cinta, berbagi, menolong, tidak merugikan, dan ikhlas dengan keadaan.

Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ASSERTIVENESS “MENANG TANPA ORANG LAIN MERASA DIKALAHKAN”

“Ketegasan adalah kemenangan secara bijak.”~Djajendra

“Bersikap tegas tidak selalu mudah, tetapi profesionalitas dan integritas mampu menjadikannya mudah.”~Djajendra

Tegas bukan berarti agresif atau maunya diri sendiri. Ketegasan muncul dari rasa percaya diri, untuk bersikap profesional, dan menjalankan integritas dengan sepenuh hati.

Assertiveness atau ketegasan merupakan keseimbangan profesionalitas, keberanian, integritas, dan loyalitas. Di sini, sikap tegas muncul dari keyakinan, kualitas, kompetensi, integritas, dan kemampuan diri untuk mematuhi tanggung jawab dan komitmen.

Orang-orang tegas (assertive) sangat percaya diri, mampu berdiri sendiri dalam berbagai situasi, termasuk dalam situasi yang paling berisiko dan sulit. Mereka memiliki kemampuan, andal dengan kompetensinya, sehingga akal kreatifnya mampu menemukan berbagai solusi, untuk sebuah situasi yang sulit.

Ketegasan merupakan bagian dari karakter diri, yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Latihan yang membiasakan diri menjadi tegas di dalam profesionalitas dan integritas pribadi yang andal, akan menjadikan diri mudah mengekspresikan ketegasan di dalam berbagai situasi dan keadaan.

Ketegasan menjadikan pekerjaan lebih produktif dan efektif. Sikap tegas di dalam kekuatan integritas dan profesionalitas, memudahkan penyelesaian pekerjaan atau tugas, memudahkan percepatan pemecahan masalah, dan mendapatkan solusi terbaik

Assertiveness atau ketegasan merupakan keterampilan interaksi sosial terpenting. Kecerdasan assertiveness menjadikan seseorang cerdas berkomunikasi dengan penuh empati dan tolernasi. Kemampuan percakapan, kemampuan mendengarkan, kemampuan memilih kata-kata yang tepat, dan kemampuan bahasa tubuh positif, menjadikan ketegasan sebagai sebuah alat komunikasi terbaik.

Sikap tegas yang rendah hati, menjadikan seseorang menang tanpa membuat orang lain merasa kalah. Ketegasan adalah kemenangan secara bijak. Ketegasan membuat Anda berdiri teguh bersama integritas dan profesionalitas. Ketegasan menjadikan Anda berdiri teguh ketika komitmen Anda diperlukan. Ketegasan menjadikan Anda hebat bersama tanggung jawab.

Sikap tegas menjadikan Anda berani meminta apa yang harus Anda dapatkan. Sikap tegas menjadikan Anda mengawasi dan bertanggung jawab pada hasil akhir. Sikap tegas menjadikan Anda tidak lari dari tanggung jawab. Sikap tegas menjadikan Anda berani mengambil risiko dan bertanggung jawab.

Assertiveness tidak pernah terjebak dalam dilema. Walaupun bersikap tegas tidak selalu mudah, tetapi profesionalitas dan integritas mampu menjadikannya mudah. Orang-orang tegas, secara terus-menerus menguatkan kualitas integritas dan profesionalitas mereka, sehingga kualitas ketegasan mereka tumbuh dan berkembang dengan baik.

Keyakinan dan kepercayaan diri menjadi dasar ketegasan. Sikap asertif merupakan hasil dari diri sejati yang hidup di dalam integritas. Sikap asertif mudah menemukan persepsi bersama, tidak suka ngotot atau keras kepala, dan selalu menggunakan ketegasan secara profesional, sehingga mudah diterima oleh orang lain.

Assertiveness berarti ketegasan tanpa intimidasi; ketegasan yang bertindak dengan adil dan penuh empati; ketegasan yang memperlakukan orang lain secara terhormat; ketegasan yang bersikap dengan cara-cara profesional; ketegasan yang mendengarkan semua orang sebelum membuat keputusan yang tepat.

Assertiveness menjadikan diri cerdas mengontrol diri sendiri. Diri mampu menjauhkan rasa marah, tidak sekedar bereaksi, tetapi cerdas memberikan respon dari sikap tegasnya.

Ketegasan tidak suka mencampuradukan kemarahan dan kebencian di dalam tanggung jawab. Ketegasan selalu konsisten dengan nilai-nilai profesionalitas dan integritas. Ketegasan tidak akan merugikan kebutuhan orang lain, tetapi mampu mengungkapkan apa yang tetap, dan apa yang tidak tepat. Ketegasan bertujuan untuk melindungi hak-hak setiap orang dengan adil dan bijak.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DISIPLIN MENGANTAR ANDA MENCAPAI IMPIAN

“Disiplin mengajari Anda untuk berkeringat dan berpikir positif sebelum mendapatkan keberhasilan.”~Djajendra

Disiplin adalah cara untuk membiasakan yang tidak biasa. Disiplin adalah cara menjadikan diri patuh mengerjakan tujuan, dengan sepenuh hati dan kemauan tinggi. Disiplin membuat Anda memulai satu langkah kecil untuk perjalanan menuju impian.

Rasa malas dan perasaan ingin menunda, adalah energi negatif yang harus diatasi dengan kekuatan disiplin. Disiplin membuat yang sulit bergerak menjadi mau bergerak. Disiplin membuat yang tidak tahu menjadi banyak tahu. Disiplin menjadikan yang kurang hebat menjadi lebih hebat.

Segala sesuatu yang direncanakan, haruslah ditindaklanjuti dengan disiplin yang tinggi dan terfokus. Tanpa disiplin; diri mudah malas, takut, ragu, dan kehilangan keyakinan untuk mencapai harapan. Disiplin adalah sahabat yang menguatkan diri, dan menjadikan diri lebih hebat, untuk menghadapi apapun yang harus dihadapi.

Setiap perjalanan menuju impian selalu akan berhadapan dengan rintangan, risiko, halangan, hambatan, dan perasaan takut atau ragu. Disinilah dibutuhkan disiplin untuk memperkuat jiwa, raga, pikiran, kualitas, kompetensi, dan tindakan agar perjalanan menuju impian dapat diwujudkan dengan baik.

Disiplin adalah rahasia sukses dan sahabat kemajuan. Disiplin adalah kekuatan yang mempersiapkan diri untuk menjadi andal; yang menjadikan diri bekerja dengan lebih keras dan lebih cerdas; yang menjadikan diri penuh semangat untuk belajar dari kegagalan dan kekalahan.

Disiplin membuat Anda berjuang dan bekerja keras untuk kemajuan diri Anda. Disiplin menjadikan Anda mampu memberikan yang terbaik. Disiplin menjadikan Anda mudah mencapai tujuan. Disiplin menjadikan Anda mudah mengontrol diri sendiri. Disiplin menjadikan Anda mudah memperbaiki diri. Disiplin menjadikan Anda berpikir positif dan mudah mengontrol emosi Anda.

Hidup adalah perbaikan dan perubahan. Anda yang penuh disiplin pasti mampu bekerja untuk perbaikan dan perubahan. Disiplin menjadikan Anda mampu dan kuat, di setiap situasi yang tidak pasti atau sangat dinamis.

Disiplin akan mendorong diri Anda, untuk menjadi lebih unggul dan lebih hebat. Dan juga, menjadikan Anda mampu mengatakan “tidak” pada rasa malas dan bosan. Disiplin menjadikan Anda mau melihat hal-hal, yang sangat detail dan rinci untuk kemajuan.

Disiplin membuat Anda sulit menyerah sebelum berjuang dengan totalitas untuk mencapai tujuan. Disiplin menjadi sahabat yang paling setia dan paling baik, yang dengan ikhlas mengantar Anda untuk mencapai kesuksesan.

Disiplin merupakan sahabat yang menemani Anda, untuk menciptakan persepsi bahwa kegagalan dapat dijadikan sebagai pengalaman positif, sehingga Anda bisa belajar darinya, untuk melangkah dengan lebih baik menuju masa depan.

Disiplin membuat setiap apa yang Anda lakukan memberikan keberhasilan dengan sangat mudah. Disiplin selalu memberikan tambahan untuk keberhasilan Anda. Disiplin membuat apapun yang Anda lakukan, akan mendorong Anda untuk bisa melakukannya dengan lebih baik dan lebih berkualitas.

Disiplin merubah hal-hal sulit untuk dapat dikerjakan dengan mudah. Disiplin menjadikan hal-hal yang mustahil, lebih mudah diyakinkan dan diwujudkan.

Disiplin mengajari Anda untuk berkeringat dan berpikir positif sebelum mendapatkan keberhasilan. Jadi, mengalirlah bersama disiplin dan kerja keras, untuk menemukan sukses Anda sesuai cita-cita dan impian Anda.

Disiplin adalah sahabat yang bisa membentuk Anda sesuai impian Anda, dan bisa menemani Anda untuk meraih apapun yang Anda inginkan di dalam kehidupan ini. Disiplin adalah sahabat terbaik yang tidak boleh dilupakan. Bila Anda melupakan disiplin, atau mengabaikan disiplin, maka Anda akan kehilangan kekayaan diri dan hal-hal berharga, yang tersimpan di dalam potensi diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERILAKU KERJA YANG BURUK ADALAH MUSUH TERBURUK PERUSAHAAN

djajendra“Sebuah kapal yang terikat dengan aman di pelabuhan, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kapal yang berlayar di tengah lautlah, yang dapat mengantar Anda menembus samudera untuk mencapai tujuan. Demikian juga, sebuah jabatan dan kekuasaan yang terikat dengan aman di tangan Anda, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kerja keras dan kemampuan Anda, termasuk untuk melewati rintangan dan tantangan, yang dapat mengantar Anda mencapai tujuan.”~Djajendra

Sehebat apapun sebuah perusahaan mengiklankan dirinya, untuk membangun citra hebatnya. Tetapi, bila perilaku sumber daya manusianya tidak positif, maka perusahaan akan kehilangan kepercayaan, reputasi dan kredibilitas.

Terjebak dalam pencitraan, tanpa perilaku yang berintegritas pada etika dan nilai-nilai budaya kerja, menjadikan pencitraan itu sia-sia, dan tidak akan memberikan kebaikan kepada perusahaan.

Perilaku yang tidak berbudaya adalah musuh terburuk yang merusak etos kerja. Perilaku buruk pasti menghambat pencapaian kinerja. Perilaku buruk pasti menjadi energi destruktif atau perusak kemajuan.

Ketika manajemen lupa menata perilaku kerja, dan terlalu fokus membangun pencitraan dengan iklan dan promosi yang hebat, maka perusahaan akan mengecewakan pelanggan. Perilaku berbudaya kerja positif akan menyelesaikan harapan dan kebutuhan pelanggan.

Iklan dan promosi bertujuan membangun pencitraan. Ketika pelanggan sudah tergoda dan percaya kepada iklan perusahaan atau pada citra perusahaan, mereka akan berinteraksi langsung dengan perusahaan. Saat mereka berinteraksi langsung, mereka membutuhkan perasaan seperti yang mereka rasakan saat menonton atau membaca iklan. Bila iklan dan promosi yang hebat itu tidak diikuti dengan perilaku pelayanan yang baik dan berbudaya, maka iklan dan promosi tersebut menjadi sesuatu yang mengecewakan pelanggan.

Perilaku positif haruslah menjadi kekuatan di dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kesibukan kerja tanpa aktivitas dengan energi positif berpotensi merusak etos kerja. Bila pencitraan hebat dijawab dengan perilaku kerja yang buruk, akan menimbulkan kebingungan dan rasa marah. Bila stakeholder bingung dan marah dengan realitas perusahaan, maka semua pencitraan akan hilang dan menjadi tak berguna.

Perusahaan yang andal pasti membangun budaya kerja yang kuat dan unggul. Budaya kerja yang kuat menciptakan perilaku kerja positif yang andal. Setelah memiliki perilaku kerja positif di dalam budaya kerja yang konsisten. Maka, semua iklan, promosi, dan pencitraan perusahaan dapat meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat selalu fokus untuk mencari kesempurnaan, dan tidak akan pernah puas dengan realitas. Mengejar kesempurnaan merupakan sifat dari budaya kuat. Perbaikan secara terus-menerus dan upaya memuliakan reputasi perusahaan, adalah cara untuk menghargai niat dan visi perusahaan.

Perilaku kerja positif tidak akan membuang-buang waktu dan menjadikan pekerjaan tidak produktif. Perilaku kerja positif adalah kemampuan untuk sepenuhnya hadir dan bekerja dengan totalitas. Perilaku kerja positif tidak mengukur kualitas diri dengan persepsi sendiri. Tetapi, mengukur kemampuan diri, untuk menjalankan nilai-nilai budaya kerja perusahaan secara profesional dan penuh integritas. Perilaku kerja positif tidak akan pernah menjadi limbah perusahaan, tetapi menjadi aset yang sangat produktif.

Perilaku kerja positif selalu memiliki keberanian untuk melupakan zona nyaman, dan mengejar pencapaian terbaik dengan memperhitungkan risiko. Perilaku positif akan memberikan keberanian kepada insan perusahaan, untuk bergerak maju dan mengejar kinerja terbaik. Perilaku positif menguatkan kemampuan karyawan, untuk membantu mereka mencapai target dan tujuan dengan kinerja terbaik.

Perilaku kerja positif tidak akan membiarkan rasa takut menghentikan pencapaian. Tidak ada hal yang menyebabkan stagnasi. Tidak ada hal yang menciptakan kemacetan. Pikiran positif di dalam perilaku kerja positif menjadi pendorong untuk terus maju dan tumbuh di dalam karya dan kerja.

Perilaku kerja positif berbudaya perencanaan dan tidak berbudaya aksi-reaksi. Tidak satu hal pun yang dikerjakan tanpa melalui perencanaan yang baik. Semua perencanaan diawasi dengan sistem dan manajemen yang andal. Semua perencanaan selalu diperbaiki kelemahannya, dan secara terus-menerus ditingkatkan kekuatannya. Semua perencanaan difokuskan untuk memaksimalkan kekuatan, lalu memperbaiki kelemahan dengan rendah hati dan kreatif.

Kolaborasi dan koordinasi adalah bahasa kerja orang-orang positif. Walaupun dirinya sangat hebat dan pintar, dia tidak akan melakukannya sendiri. Dia selalu tahu dan sadar bahwa kekuatan bersama adalah sebuah soliditas, yang selalu lebih unggul daripada kekuatan tunggal. Dia tahu bahwa tanpa kolaborasi dan koordinasi, dirinya akan kelelahan dan tak mampu melakukan sesuatu dengan maksimal. Dia tahu bahwa kekuatan terletak pada kebersamaan dan kecerdasan, dan tidak terletak pada kesendirian dan keegoisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTEGRITAS MENDORONG KEBERANIAN PEMIMPIN UNTUK BERTINDAK

http://youtu.be/DS9h1lwLVgc

INTEGRITAS MENDORONG KEBERANIAN PEMIMPIN UNTUK BERTINDAK

“Pemimpin yang berani dan tegas adalah pemimpin yang sudah kuat integritas pribadinya, sehingga tidak mungkin bagi kekuatan tidak baik untuk menakut-nakutinya.”~Djajendra

Memiliki integritas berarti sudah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas sudah memiliki keberanian, untuk menghadapi dan mengelola risiko secara baik dan profesional.

Keberanian dan integritas adalah dua sifat yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Sehebat dan sebaik apapun seorang pemimpin, bila dia tidak memiliki keberanian, dia akan menjadi bagian dari masalah, dan tidak akan pernah bergerak untuk menemukan solusi kemenangan. Pemimpin haruslah berani, tegas, jelas, serta cerdas mengelola dan menghadapi realitas melalui integritas yang hebat.

Keberanian haruslah menjadi bagian dari gaya hidup dan pola kerja seorang pemimpin. Pemimpin yang berani tidak akan membiarkan kesulitan apapun menahan atau menghalangi niat, untuk bertindak dan melakukan sesuai misi dan keyakinan. Mereka akan memperkuat kualitas integritasnya, sehingga semua yang dilakukan sudah terkoordinasi di dalam bingkai moral dan etika, yang dapat dipertanggung jawabkan secara profesional.

Keberanian adalah sikap yang sangat diperlukan, untuk dapat menjalani kepemimpinan dengan bijak dan cerdas, di dalam semua situasi dan keadaan. Integritas adalah sikap yang sangat diperlukan, untuk dapat menjalani kepemimpinan dengan jujur, terbuka, adil, terkalkulasi risikonya, dan mudah mempertanggung jawabkan segala sesuatu secara profesional. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas diri yang andal, tidak perlu takut atau ragu untuk bertindak dengan keberanian penuh. Apalagi bagi seorang pemimpin publik, integritas dan akuntabilitas pribadinya akan menjadi energi yang dicintai publik. Dia selalu mendapatkan kekuatan dari energi positif publik, termasuk sikap dan tindakan beraninya pasti mendapatkan dukungan dan perlindungan dari kekuatan publik.

Pemimpin yang andal selalu memiliki keberanian melalui integritas pribadinya, untuk mengeksekusi apa yang telah direncanakan atau dipercaya membawa manfaat; bahkan, ketika dirinya tahu bahwa hasil akhirnya berpotensi dikritik oleh banyak orang, ataupun ada kemungkinan gagal. Dia selalu menyiapkan kemampuan dan keberanian untuk menerima kegagalan. Dia selalu menyiapkan berbagai skenario yang lebih baik agar kegagalan dapat dirubah menjadi peluang. Dia selalu menguatkan integritas dan akuntabilitasnya sebagai sumber utama keberaniannya.

Keberanian bila melebur di dalam integritas dan akuntabilitas pemimpin, muncullah energi positif yang menyatu di dalam empati publik. Integritas adalah semua tentang siapa Anda sebenarnya sebagai pribadi. Integritas adalah kemampuan untuk mempertahankan moral dan etika secara konsisten di dalam semua situasi dan realitas.

Memiliki integritas berarti telah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas berarti sudah memiliki keberanian, untuk melawan yang tidak baik dan tidak benar. Jadi, bila pemimpin ingin menjadi tegas, berani, karismatik, dan berwibawa; dia harus menguatkan integritas pribadi dan integritas kepemimpinannya. Intinya, dibutuhkan keberanian untuk memiliki integritas. Jika Anda memiliki integritas, keberanian sudah menjadi bagian dari Anda.

Dalam realitas, kepentingan mampu merusak prinsip-prinsip moral, sehingga etika diabaikan, dan kepentingan menjadi majikan yang sangat berkuasa. Disinilah dibutuhkan keberanian untuk menjaga integritas, supaya prinsip-prinsip moral dan etika dapat menguatkan sebuah kepemimpinan.

Baik dan buruk hidup penuh ambisi dan gairah di dunia nyata. Baik pasti menghormati prinsip-prinsip moral dan patuh pada etika.  Buruk pasti membolehkan segala cara untuk mencapai ambisinya, sehingga etika dan prinsip-prinsip moral suka diabaikan, dan dianggap tidak penting. Sebab, tujuan dan maksud telah menjadi majikan, dan etika hanya dianggap sebagai penghalang.

Pemimpin dengan integritas yang tinggi dapat bekerja dan bersikap searah etika dan prinsip-prinsip moral. Walau energi buruk dari kekuatan yang mengabaikan etika mencoba menghalangi gerak maju pemimpin, tetapi integritas pemimpin akan mendorong keberanian untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Intinya, orang jujur dan baik selalu memiliki keberanian untuk menolak ketidakbaikan. Mereka ikhlas kehilangan kekuasaan, jabatan, dan penghasilan, demi menjaga kebaikan dan profesionalisme. Mereka selalu memiliki nilai integritas yang sangat hebat untuk mendorong keberanian. Jadi, bagi orang-orang yang hebat dengan integritasnya, tidak pernah takut atau ragu, untuk menjalankan kebaikan dan kebenaran secara konsisten.

Integritas adalah kekuatan baik yang bersumber dari etika dan moral. Sifat integritas adalah jangkan panjang, dan kekuatan yang berfungsi untuk melemahkan semua yang tidak baik. Integritas diperlukan untuk menjaga, menguatkan, dan memanfaatkan prinsip-prinsip moral dan etika di dalam setiap proses. Integritas memiliki kemampuan untuk mendorong dan membangun nilai-nilai, yang menjadikan seseorang berani bersikap dan bertindak di jalan jujur dan beretika.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

FOKUS SAJA PADA PROSES, TIDAK PERLU MENGKHAWATIRKAN HASIL

FODJAJENDRA 09 2014KUS SAJA PADA PROSES, TIDAK PERLU MENGKHAWATIRKAN HASIL

“Ketika Anda sudah mempersiapkan diri dengan baik; merencanakan dengan profesional; mempersiapkan segala sesuatu dengan optimis dan rendah hati; maka tidaklah perlu mengkhawatirkan hasil akhirnya. Biarlah rencana dan kerja keras Anda berjalan sesuai kehendaknya.”~Djajendra

Kehidupan dan pekerjaan haruslah hidup di dalam proses. Tugas setiap orang hanyalah fokus dan bekerja sepenuh hati menyusuri setiap inci proses dengan bahagia. Sedikit saja rasa khawatir akan menjadi energi negatif yang berpotensi merusak kesempurnaan dari sebuah proses. Hanya fokus dan sepenuh hati yang dapat menghadirkan hasil terbaik, sedangkan rasa khawatir tidak bisa mengubah apa pun, hanya menambah beban ketidakbaikan di sepanjang perjalanan proses.

Kemenangan dan pencapaian kinerja terbaik sangat ditentukan oleh niat dan kerja sepenuh hati. Merencanakan dengan profesional dan menetapkan tujuan yang jelas, akan memudahkan Anda untuk bersikap totalitas dan sepenuh hati di sepanjang proses. Bila sudah yakin dan mempersiapkan diri untuk meraih kinerja terbaik, tidaklah perlu memikirkan kegagalan, pikirkan saja suksesnya. Intinya, kalau sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan bijak, janganlah merusaknya dengan pikiran negatif, ataupun membuat jiwa ragu untuk mencapai keberhasilan.

Khawatir adalah energi negatif, yang bersumber dari pikiran negatif. Sebaik apapun realitas, peluang, fakta, dan potensi hasil akhir; bila Anda sikapi dengan rasa khawatir Anda, maka pikiran negatif Anda akan semakin menguat untuk menggagalkan kemenangan yang sudah hampir Anda raih.

Ikuti proses dengan prinsip kehati-hatian; ikuti setiap ritual budaya kerja dengan bahagia; lakukan pekerjaan dengan teliti dan akurat; fokuskan energi, sumber daya, waktu, dan potensi dengan penuh semangat dan gairah untuk berhasil.

Gunakan panduan kerja sebagai alat pembimbing untuk tetap berada di jalan prosedur, sistem, dan tata kelola yang dikehendaki oleh organisasi Anda.Bergeraklah di dalam proses kerja yang dikuatkan dengan tata kelola organisasi yang unggul.  Laksanakan semua yang direncanakan dengan memfokuskan diri untuk mencapai target secara sempurna. Pastikan Anda setiap hari optimis dan rendah hati untuk mencapai hasil terbaik.

Energi khawatir akan memperburuk keadaan. Bila Anda sikapi masalah dengan rasa khawatir, maka semakin buruk realitas dari masalah tersebut. Khawatir membuat pikiran kacau, hati ragu, emosi penuh prasangka, dan tubuh berpotensi mendapatkan masalah kesehatan. Intinya, khawatir adalah sesuatu yang tidak baik, dan merugikan kesehatan dan kebahagiaan diri.

Gunakan imajinasi atau kekuatan visual untuk mengalahkan rasa khawatir. Berimajinasilah seolah-olah Anda sedang menikmati hasil akhir terbaik Anda, dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan kinerja terbaik.

Lepaskan hasil akhir sesuai kehendak Tuhan, dan fokuskan diri untuk sepenuh hati bekerja mengikuti proses yang terencana dengan baik. Ingat selalu bahwa khawatir adalah faktor yang berpotensi menghadirkan kegagalan atau kekalahan. Sebab, khawatir merupakan bagian dari energi negatif; bagian dari kekuatan pikiran dan perasaan negatif; bagian dari kekuatan pesimis. Jiwa yang dikuasai energi negatif, berpotensi mendapatkan hasil akhir yang tidak sesuai dengan target dan rencana.

Apapun yang Anda suka pikirkan berpotensi hadir menjadi realitas kehidupan Anda. Bila Anda bahagia dan menikmati proses; membayangkan masa depan yang indah dan damai; maka, setiap hari Anda akan mendapatkan kehidupan yang penuh inspirasi dan motivasi untuk meraih yang terbaik; termasuk, Anda akan hidup dengan harapan yang masuk akal; harapan yang dapat Anda raih dengan mudah.

Miliki prinsip hidup yang mengalir bersama proses, menyesuaikan diri dengan realitas, serta tidak ngotot dengan sebuah keyakinan.  Bila Anda ngotot dengan keyakinan, tetapi keyakinan Anda sudah tidak sesuai dengan fakta dan arah yang diinginkan masa depan, maka Anda sulit menghasilkan kinerja dan prestasi. Sebab, semua fokus dan kerja keras Anda, akan berada di dalam batasan keyakinan Anda, dan tidak mungkin bisa mengalir di dalam luasnya energi kreatif. Akibatnya, Anda akan ketinggalan oleh kurangnya wawasan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan arah masa depan.

Orang-orang sukses yang penuh prestasi dan kinerja hebat, selalu memiliki harapan yang dapat mereka bayangkan atau visualisasikan. Mereka suka membayangkan semua yang baik dan indah, lalu memfokuskan energi dan sumber daya, supaya dapat mewujudkan harapan yang sudah hidup di dalam realitas pikiran mereka.

Ketika diri hidup di dalam energi baik dan optimis, maka semua yang baik dari dalam diri akan dikeluarkan, untuk mengoptimalkan apa yang sedang dikerjakan atau direncanakan untuk dicapai.

Setiap orang dilahirkan untuk memenangkan hidupnya dan meraih yang terbaik. Oleh karena itu, jauhkan rasa khawatir dari kehidupan Anda, fokuskan saja untuk meraih keberhasilan. Percayalah bahwa tidak ada seorangpun yang bisa mengubah kehendak Tuhan. Jadi, daripada menguatkan rasa khawatir, lebih baik berproses di jalan kebaikan yang penuh harapan dan optimisme. Nikmati saja hari-hari Anda dengan bahagia dan penuh sukacita; bekerjalah dengan sangat profesional, penuh disiplin, penuh integritas, penuh tanggung jawab, penuh kreatif; kemudian, lepaskan hasil akhir sesuai kehendak Tuhan. Biarlah rencana dan kehendak Tuhan yang hidup di dalam kebahagiaan dan sukacita kehidupan Anda, dan jadilah lebih ikhlas untuk rencana Anda. Sebab, rencana dan kehendak Tuhan pasti lebih baik dari rencana atau kehendak kita.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGEMBANGKAN KEBAIKAN UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN

KUTA BALI-KEMENKES 2014MENGEMBANGKAN KEBAIKAN UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN

“Keyakinan hidup di dalam kekuasaan ego; kebaikan hidup di dalam kekuasaan cinta; keyakinan yang tidak bisa memberikan kebaikan, adalah sesuatu yang tidak berguna bagi kehidupan.”~Djajendra

Hanya kebaikan yang dapat memberikan keindahan dan kedamaian. Bila Anda menginginkan masa depan yang indah dan sukses, maka hari ini Anda wajib fokus pada kebaikan dan menumbuhkan semua yang indah dari dalam diri Anda, untuk mendapatkan sukses yang berkelanjutan.

Hidup adalah pertumbuhan. Kuasai hidup Anda, dan kembangkan keyakinan diri untuk tumbuh dan berkembang di aliran energi cinta. Menjadi baik kepada diri sendiri; menjadi baik kepada orang lain; menjadi baik kepada alam semesta; menjadi baik kepada Tuhan; menjadi baik kepada semua kehidupan; adalah cara untuk tumbuh di dalam kebaikan hidup.

Tumbuhkan kebaikan kepada pasangan hidupmu yang menjadi sahabat hidup; tumbuhkan kebaikan kepada pekerjaan yang memberikan penghasilan dan rejeki secara terus-menerus; tumbuhkan kebaikan kepada rumah yang memberimu perlindungan dan kenyamanan; tumbuhkan kebaikan kepada tanaman dan hewan peliharaan yang engkau rawat dengan sepenuh hati; tumbuhkan kebaikan kepada kendaraan yang mengantarmu ke sana- ke sini; tumbuhkan kebaikan kepada uang yang selalu membantu dan menolong dirimu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan; tumbuhkan kebaikan kepada kemuliaan hati yang selalu ikhlas dan melayani kehidupan dengan cinta; tumbuhkan kebaikan kepada etika dan budaya kehidupan yang kuat dengan nilai-nilai kebaikan; tumbuhkan kebaikan kepada Tuhan yang selalu menghidupi dan menjaga dirimu tetap damai, bahagia, sejahtera, sehat, penuh energi, dan taat kepada kebaikan. Dirimu yang tumbuh di dalam kebaikan, setiap hari pasti menemukan keindah hidup yang membahagiakan jiwa dan pikiranmu.

Seiring waktu, kebaikan sejati berproses melalui tahap yang berbeda, tahap yang penuh ketidakpastian, tahap yang kadang-kadang bisa menjadikan diri ragu atau takut dengan jalan kebaikan. Bila diri konsisten dan sepenuh hati bergerak dan hidup di jalan kebaikan, maka pertumbuhan dan kemajuan secara bertahap pasti didapatkan. Biasanya, jalan kebaikan bukanlah jalan yang mudah untuk dilalui; akan ada penurunan, kerusakan, kerikil-kerikil tajam, tembok penghalang, dan situasi yang tidak jelas. Semua yang terkesan tidak baik itu sesungguhnya bertujuan mendewasakan dirimu, supaya engkau semakin kuat, dan tak mudah memudar di semua cuaca atau situasi kehidupan.

Dalam realitas, orang-orang pasti menghindari penurunan. Mereka sangat takut dengan penurunan, dan selalu bekerja lebih keras untuk mempertahankan pertumbuhan dan keberhasilan. Tetapi, mereka suka lupa bahwa kehidupan itu penuh kejutan, penuh ketidakpastian, dan sesungguhnya sebuah rencana terwujud melalui proses yang perlu diikuti dengan kesadaran dan keikhlasan. Dalam hal ini, bila diri kehilangan keikhlasan dan kesadaran untuk fokus pada kebaikan, maka diri akan terperangkap di dalam gangguan yang tidak menyenangkan hati dan pikiran.

Mengembangkan kebaikan untuk menikmati masa depan. Kebaikan adalah hasil akhir dari energi positif. Bila Anda sudah mencurahkan waktu, tenaga, sumber daya, kreativitas, wawasan, pengetahuan, dan ide-ide baru di aliran energi baik. Maka, segala kebaikan akan hadir untuk menguntungkan hidup Anda di semua dimensi kehidupan Anda. Anda yang mengalir di dalam kebaikan; Anda yang melayani kebaikan dengan ikhlas dan tulus; Anda yang menjadikan kebaikan sebagai nafas hidup; pasti menikmati hidup yang indah dan berkualitas bahagia.

Fokuskan jiwa dan raga pada energi baik, yang mendukung kehidupan bahagia dalam jangkan panjang. Ingat! Hanya kebaikan yang dapat mempertahankan pertumbuhan kebahagiaan di dalam diri.

Kebaikan harus dijadikan sebagai roh dari kerangka kerja dan rencana masa depan. Mengalirkan nilai-nilai positif, pikiran positif, emosi baik, kepedulian, dan kekuatan cinta kepada realitas hidup; memudahkan diri untuk tetap kuat dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi setiap cuaca kehidupan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKALAHAN ADALAH HADIAH UNTUK MEMPERSIAPKAN KEMENANGAN

“Menang dan kalah tidak hanya sebatas angka dan piala, tetapi lebih luas ada di dalam hati yang ikhlas dan pembelajar.”~Djajendra

Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Jangan terlalu ngotot dan bernafsu untuk menang. Kalah juga adalah sebuah kemenangan untuk lebih rendah hati dan mau belajar dari keikhlasan. Bila hati tidak ikhlas, maka kecemasan akan menguasai diri, dan menciptakan berbagai skenario negatif, sehingga diri kehilangan kendali untuk menang di lain waktu. Kemenangan abadi hanya dimiliki oleh hati yang ikhlas dan belajar. Bila hati tidak ikhlas dan selalu dikuatkan dengan ambisi untuk berkuasa, maka diri tidak akan pernah mendapatkan kemenangan sejati.

Ketika sedang kalah tersenyumlah dan sadarlah bahwa Anda sedang dalam posisi untuk mempersiapkan kemenangan di waktu berikut. Hari ini pertandingan sudah selesai, dan masih ada pertandingan di waktu-waktu berikut. Selama jam masih berputar, selama matahari masih terbit, selama orang-orang semakin kreatif, maka pertandingan-pertandingan berikut pasti lebih seru dan lebih ramai. Jadi, persiapkan dirimu untuk pertandingan berikut, lupakan kekalahanmu pada hari ini, tetapi ingatlah pengalaman-pengalaman yang menyenangkan di sepanjang kompetisi yang sudah engkau lalui.

Kemenangan sejati hanya dimiliki oleh hati yang ikhlas dan penuh pembelajaran. Jangan sampai dirimu terganggu atau merasa kalah hanya oleh angka-angka yang lebih rendah. Hidup itu proses. Menang dan kalah hanyalah sebuah persepsi dari proses yang sedang berjalan. Menang dan kalah tidak hanya sebatas angka dan piala, tetapi lebih luas ada di dalam hati yang ikhlas dan pembelajar.

Apa yang benar dan apa yang tidak benar haruslah dalam kewajaran sosial, dan bukan ditentukan oleh kewajaran diri sendiri.

Bila dirimu sedang kalah, maka berkacalah di dalam kebaikan, dan perbaiki segera apa-apa yang terlihat kurang dari dirimu. Jangan menyalahkan orang yang mengalahkanmu, jangan mencari-cari penyebab yang membuatmu tidak menang, dan jangan menjadi marah karena engkau tidak menang. Jiwa besarmu pasti meningkatkan kehormatanmu, dan jiwa kerdilmu pasti menjadikan dirimu dilupakan oleh kemenangan untuk selamanya.

Berfokuslah pada kebaikan, dan bukan pada apa yang tidak didapatkan. Kebaikan meminimalkan reaksi awal yang panik dan kecewa. Kebaikan membantu diri mengatasi rasa malu dan takut. Kebaikan mengandung energi positif, yang dapat menjadi sahabat untuk mempersiapkan kemenangan di lain waktu.

Kekalahan dalam sebuah kompetisi bukanlah kehilangan. Jadi, tidak perlu takut kehilangan, tetapi harus lebih memberdayakan potensi dan sumber daya dengan perilaku optimis. Kuatkan orang-orang di sekitar dengan kompetensi dan kualitas, lalu siapkan sistem yang bisa mengantar Anda menjadi pemenang.

Jangan berfokus pada apa yang membatasi keyakinan Anda, tetapi berfokuslah pada apa yang memperluas keyakinan Anda, sehingga Anda dapat bergerak dan berinteraksi dalam dimensi yang lebih luas untuk menemukan kemenangan.

Di dalam kekalahan ada hadiah tersembunyi untuk meningkatkan kualitas batin. Jangan menjadikan kekalahan sebagai situasi yang menyedihkan, belajarlah darinya, dan pahami semua peristiwa, masalah, tantangan, perilaku, serta realitas-realitas yang tidak sesuai dengan rencana dan harapan.

Bila kekalahan disikapi dengan panik, maka Anda tidak mungkin melihat cahaya terang untuk kemenangan batin Anda. Hidup adalah sekolah yang penuh harapan, diperlukan batin yang kaya dengan kebaikan, sehingga semua pelajaran dari kehidupan dapat diterima untuk memperkaya kualitas diri.

Kalah dan menang hanyalah bagian dari perjalanan hidup, yang harus dapat dilewati dengan damai dan tenang. Jangan menjadikan kekalahan sebagai sesuatu yang mengerikan, dan jangan juga menjadikan kemenangan sebagai kesenangan yang berlebihan. Menang dan kalah hanyalah persepsi, dan selebihnya merupakan pengalaman hidup yang boleh dirasakan sesuai kebutuhan hati nurani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SELF- LEADERSHIP:MEMIMPIN DIRI SENDIRI DENGAN DISIPLIN

“Ketika seorang pemimpin memiliki self-leadership yang kuat dan unggul, dia mampu menampilkan jati diri aslinya kepada publik, sehingga orang-orang mampu mengenal dan menyatu ke dalam hatinya, lalu mengikutinya dengan tanpa syarat. Sebab, mereka percaya pada jati diri aslinya yang penuh integritas dan akuntabilitas” ~ Djajendra

Memimpin diri sendiri adalah awal untuk keteraturan dan disiplin kerja. Ketika diri sudah dipimpin oleh diri sendiri, maka setiap langkah-langkah kehidupan akan bergerak di dalam rencana dan disiplin. Tidak akan ada hal yang terburu-buru; tidak akan ada kepanikan; tidak akan ada pekerjaan tanpa perencanaan. Diri yang dipimpin selalu memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaannya. Diri yang dipimpin tidak akan membuang-buang waktu dan peluang. Diri yang dipimpin oleh diri sendiri selalu hidup dalam prioritas yang tersusun secara efektif dan produktif.

Self-leadership adalah pengetahuan yang sangat menentukan keberhasilan karakter dan kepribadian seseorang. Melalui self-leadership seseorang memimpin pikiran, karakter, emosi, perkataan, perbuatan, sikap, perilaku, dan jati diri. Bila sudah mampu memimpin diri sendiri, maka orang tersebut tidak akan lagi seturut kehendak ego dan ambisi pribadi, tetapi ia akan lebih cerdas terhadap segala sesuatu yang ia lakukan melalui perencanaan berkualitas.

Ketika seseorang gagal memimpin diri sendiri, dia akan sulit menghadapi perjuangan hidup yang sedang ia hadapi; dia akan sulit menghadapi tantangan; dia akan sulit menghadapi pertempuran dengan akal sehat. Kegagalan memimpin diri sendiri berpotensi menjadikannya gagal memimpin orang lain, gagal memimpin pekerjaan, gagal memimpin kekuasaannya. Sebab, diri sendiri yang tidak dipimpin dengan disiplin dan tegas, akan menjadi diri yang tidak mampu melayani permainan kehidupan dengan tenang dan fokus. Dia cendrung menjadi lebih emosional dan juga tidak mampu mengendalikan ambisi, ego, dan pikiran negatifnya.

Diri sendiri adalah sumber awal kehidupan diri. Apapun yang terjadi di dalam kehidupan dan pekerjaan, diri harus selalu menguatkan dirinya. Diri yang kuat dan dipimpin dengan bijak oleh dirinya sendiri, adalah diri yang selalu mampu mengatur hidupnya dengan bijak. Diri yang dipimpin dengan energi baik pasti menikmati rutinitas kehidupan dengan penuh percaya diri.

Orang-orang dengan self-leadership yang unggul selalu hebat dalam pengaturan, kegiatan, kesehatan, kemampuan, rutinitas, penampilan, dan kepercayaan diri. Mereka sangat menikmati kehidupan sehari-harinya. Disiplin dan prioritas selalu dijadikan fondasi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka selalu tampak tenang dan santai menghadapi realitas hidup.

Self-leadership adalah fondasi leadership. Ketika seseorang cerdas memimpin dirinya sendiri, dia pasti unggul memimpin orang lain. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin mampu memimpin dengan keaslian jati dirinya. Self-leadership menjadikan seorang pemimpin tampil berwibawa, berkarisma, dan mempengaruhi orang-orang untuk patuh padanya dengan ikhlas dan tanpa syarat.

Self-leadership yang unggul mampu menjadi alat untuk menonjolkan bakat dan potensi diri, sehingga diri mampu tampil kuat dan mandiri di dalam menghadapi.

Setiap diri dengan self-leadership yang unggul selalu cerdas mengawasi dirinya sendiri, sehingga diri sangat terarah pada visi hidupnya, tidak akan pernah kehilangan arah dan langkah di dalam perjalanan hidupnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGUAN ADALAH MUSUH KEHIDUPAN

002 dj“Hidup dalam keraguan adalah hidup dalam kekalahan. Siapapun yang terbiasa hidup dalam keraguan, dia sesungguhnya sedang berlatih untuk menjadi orang yang kalah dengan hidupnya.”~Djajendra

Bila Anda diam dalam keraguan, Anda pasti kalah menghadapi realitas kehidupan. Bila Anda diam dalam keraguan, Anda akan kehilangan kesempatan untuk tumbuh menjadi diri yang sesungguhnya.

Hidup adalah perjalanan yang tidak boleh ditemani oleh energi keraguan, tetapi wajib ditemani oleh energi keyakinan dan optimis. Jadi, selama Anda yakin bahwa Tuhan selalu bersama Anda; selama Anda yakin Tuhan selalu membantu hidup Anda; selama Anda sangat yakin bahwa Tuhan selalu melindungi Anda; maka tidaklah boleh ada setitik keraguan di dalam hati Anda terhadap proses hidup dan perjalanan hidup Anda. Janganlah kalah dalam keraguan, sebab keraguan pasti mengantar Anda untuk kalah dan menjauhkan Anda untuk menang.

Bertindaklah dengan penuh keyakinan. Jangan takut dengan hasil akhir. Bertindaklah dan hapus energi ragu dari diri Anda. Keraguan bukanlah sahabat untuk kemenangan, keraguan adalah musuh dari kemenangan. Jauhkan diri dari keraguan.

Jadilah pembelajar yang selalu meningkatkan kualitas diri dan kompetensi diri. Jadilah pribadi yang selalu hidup di dalam kuasa Tuhan, di dalam cinta Tuhan, dan di dalam perlindungan Tuhan. Kehidupan diri yang penuh optimis dan positif di dalam kuasa Tuhan, akan menjadi kehidupan yang berarti dan berguna buat diri sendiri dan orang lain.

Keraguan adalah sumber stres. Bila keraguan dibiarkan tumbuh dan berkembang, maka keraguan akan merusak diri sendiri dengan tingkat stres yang tinggi, termasuk berpotensi membawa diri ke dalam dunia berbagai jenis penyakit mental.

Hiduplah untuk bertindak dan berbuat sesuatu yang bermakna buat diri sendiri dan kehidupan. Jangan diam dalam keraguan. Jangan terhenti niat oleh keraguan. Hitunglah risikonya dan lepaskan keraguan agar Anda bisa bertindak dengan penuh percaya diri.

Ciptakan ruang mental untuk membangkitkan rasa berani dan percaya diri. Ciptakan ruang fisik untuk menjadikan diri mudah bergerak dan bertindak mewujudkan semua harapan dan kebutuhan. Jangan biarkan mental dan fisik terperangkap dalam ruang keraguan. Bertindaklah dengan penuh optimis dan penuh keyakinan agar diri bisa selalu mencapai hal-hal terbaik.

Mukjizat dan keajaiban dalam hidup terjadi karena seseorang berjuang dan berdoa untuk mendapatkannya. Bila orang tersebut tidak berjuang dan berdoa, tetapi diam dalam keraguan, maka mukjizat dan keajaiban tidaklah akan pernah hadir untuk mewujudkan impiannya. Oleh karena itu, bila menginginkan mukjizat dan keajaiban di dalam hidup, maka bertindaklah dengan penuh percaya diri, lakukan apa-apa yang diperlukan agar impian atau keinginan Anda bergerak di dalam proses mewujudkan.

Keraguan adalah musuh kehidupan. Keraguan akan membuat Anda tidak berkembang. Keraguan akan menghilangkan energi gagah berani Anda. Keraguan akan membuat Anda takut menghadapi pertempuran di dalam kehidupan. Keraguan bukanlah sahabat untuk memenangkan sesuatu di dalam hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KETERLIBATAN KARYAWAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KOLABORASI MENUJU SATU VISI YANG SAMA

KETERLIBATAN KARYAWAN DAN KEPEMIMPINAN DALAM KOLABORASI MENUJU SATU VISI YANG SAMA

“Pemimpin dan yang dipimpin harus memiliki satu komitmen yang sama, dan menjalankan komitmen tersebut dengan sepenuh hati. Keduanya harus berada dalam satu barisan yang sama, barisan yang menuju satu visi dengan optimis.” ~ Djajendra

Pencapaian target dan kinerja di tempat kerja, sangat ditentukan oleh keterlibatan karyawan dan kepemimpinan di dalam kolaborasi, yang terfokus pada hasil akhir terbaik. Tanpa pelayanan dan kontribusi yang proaktif dari karyawan dan kepemimpinan untuk pencapaian target, maka target dan kinerja terbaik akan sulit didapat. Setiap orang, setiap fungsi, setiap peran, dan setiap kekuatan di dalam organisasi, harus menjadi energi yang menguatkan keterlibatannya agar memudahkan proses pencapaian terbaik.

Setiap orang yang hadir ke tempat kerja wajib terlibat di setiap proses dan interaksi untuk menuju pencapaian. Jadi, tidak boleh ada seorangpun yang merasa bukan pekerjaannya, sehingga boleh untuk tidak memperhatikan yang bukan wewenangnya. Sebagai contoh, seorang customer ingin berhenti berlangganan internet dari sebuah provider ternama. Customer mengikuti prosedur dan mengirimkan email ke customer service untuk melakukan pemutusan berlangganan. Tetapi, oleh customer service, karena dianggap proses pemutusan berlangganan bukan wewenangnya, maka customer service hanya berdiam dan tidak bersikap apapun. Dampaknya, customer merasa tidak direspon dengan baik, sehingga customer menjadi kesal dan tidak mempercayai provider tersebut. Jelas, sikap tidak terlibatnya customer service untuk disampaikan ke bagian pemutusan berlangganan, mengakibatkan customer mendapatkan pengalaman yang buruk, sehingga si customer pasti akan menjadi marketing dari mulut ke mulut yang menceritakan kekurangan provider tersebut. Akibatnya, provider tersebut diragukan kredibilitasnya oleh calon pelanggan.

Walaupun bukan tugas dan tanggung jawabnya, walaupun bukan pekerjaannya, keterlibatan setiap karyawan adalah panggung kolaborasi. Dunia kerja adalah dunia kolaborasi dan komunikasi, setiap orang dan setiap unit kerja harus saling membantu, dan terlibat untuk memudahkan proses pencapaian hasil terbaik. Komitmen untuk terlibat di semua aspek agar dapat membantu organisasi untuk mencapai hasil bisnis yang lebih baik, serta menjaga agar stekeholders mendapatkan kepuasaan dan kepastian dari pelayanan yang dilakukan oleh organisasi, adalah tanggung jawab yang harus dipelihara dan dirawat oleh setiap individu di tempat kerja.

Perusahaan wajib menguatkan nilai-nilai bersama, kepercayaan bersama, misi bersama, tujuan bersama, keyakinan bersama, dan etos kerja bersama yang memotivasi setiap orang untuk terlibat membangun kinerja dan reputasi perusahaan. Intinya, setiap individu wajib terlibat dengan menyiapkan waktu, energi, potensi, bakat, keterampilan, pikiran baik, emosi baik, dan pengetahuan, untuk menjadikan dirinya lebih produktif, serta lebih berguna dan bermanfaat buat kemajuan organisasi.

Keterlibatan menciptakan kepercayaan, menimbulkan loyalitas, dan membangun jembatan komunikasi yang menghubungkan setiap orang, untuk bekerja dalam kolaborasi yang terarah pada tujuan jelas. Keterlibatan adalah sebuah perjalanan atau proses, bukan tujuan. Keterlibatan adalah melakukan pekerjaan dengan totalitas dan sepenuh hati. Intinya, setiap karyawan dan kepemimpinan harus memulai hari kerjanya dengan tekad, untuk menjadi lebih terlibat, dan lebih berkontribusi, termasuk lebih melayani dengan berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMPROGRAM DIRI SENDIRI UNTUK MERAIH SUKSES

 

Pictures1

MEMPROGRAM DIRI SENDIRI UNTUK MERAIH SUKSES

“Bila sudah mampu mewujudkannya dalam pikiran, maka tidaklah sulit untuk mewujudkannya di dunia nyata.” ~ Djajendra

Sukses itu dimensinya sangat luas, sangat tergantung kepada harapan dan impian hidup dari masing-masing orang. Makna sukses antara satu orang dengan yang lain selalu berbeda, dan masing-masing orang memiliki gambarannya sendiri tentang sukses.  

Siapapun yang optimis pasti dapat meraih suksesnya, apalagi kalau sudah hidup di dalam gambaran yang jelas untuk kesuksesan. Dan, siapapun yang mampu menegaskan wujud masa depannya, serta mampu menikmati setiap prosesnya dengan sepenuh hati dan totalitas, maka sukses pasti akan menjadi miliknya.

Meraih sukses bukanlah sesuatu yang sulit, selama patuh pada proses dan memiliki gambaran yang sangat jelas, atau sangat nyata, maka sukses pasti hadir tepat waktu.

Untuk memastikan bahwa Anda sudah searah dengan impian dan keinginan, maka diperlukan sebuah program untuk mendisiplin pola pikir, pola kerja, pola emosi, pola strategi, dan pola taktik Anda. Dalam hal ini, Anda harus menuliskan dan merencanakan apa-apa saja yang harus Anda capai di masa depan. Duduklah dengan tenang dan tarik nafas dalam-dalam, lepaskan nafas perlahan-lahan, dan bayangkan wujud dari semua hal yang Anda inginkan di masa depan. Kemudian, tuliskan dengan jelas dan sederhana tentang semua wujud yang Anda lihat saat Anda membayangkan.

Semakin mampu Anda melihat apa-apa yang Anda butuhkan dan inginkan dalam hidup, semakin mampu Anda merencanakannya dengan strategi dan taktik yang dapat Anda kerjakan, maka semua yang Anda butuhkan itu pasti akan terpenuhi dengan cara yang sangat mudah dan cepat.

Lihatlah diri Anda di masa depan, dan ciptakan konsep diri yang jelas, lalu setiap hari latih dan disiplinkan diri sesuai dengan konsep diri yang Anda inginkan.

Perjalanan menuju masa depan pasti akan melalui proses, dan pastikan bahwa Anda sangat menikmati setiap proses dengan penuh syukur. Walau dalam proses, Anda harus mundur beberapa langkah, tetapi jangan pernah mengeluh atau takut tentang realitas hidup Anda. Tetaplah semangat, tetaplah yakin bahwa sukses Anda sudah sangat dekat. Jangan pernah berubah arah hanya oleh ujian dan rintangan yang Anda temukan diperjalanan menuju sukses. Semakin kuat diri Anda dengan proses perjalanan menuju sukses, semakin hebat hidup Anda bersama sukses yang Anda raih.

Harapan, keinginan, mimpi, dan gambaran tentang realitas hidup yang diinginkan, haruslah dikerjakan dengan sepenuh hati, mulai detik ini juga. Semakin kuat tekad dan ambisi untuk menciptakan kesuksesan hidup sesuai gambaran Anda, semakin Anda harus lebih giat mempersiapkan kualitas diri untuk meraihnya, dan tidak boleh ada kata menunda ataupun malas dalam mengerjakan proses harian.

Sukses itu bukan hasil dari ramuan ajaib, tetapi merupakan proses yang mengalir dari kerja keras untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, impian, dan harapan. Untuk menjadi sukses membutuhkan banyak kerja keras, banyak disiplin, banyak ketenangan, banyak rasa syukur, dan banyak akal sehat bersama taktik yang tepat.

Mulailah dengan visi yang jelas dan pahami cara mewujudkannya. Pastikan Anda sangat yakin, kalau bisa yakin 100% bahwa semua yang Anda kerjakan pasti menghasilkan kinerja sesuai impian. Dalam hal ini, tidak boleh ada setitik keraguan,  tidak boleh ada pikiran negatif yang  membingungkan rasa optimisme Anda.

Tetapkan tujuan dan hiduplah setiap hari di dalam tujuan yang Anda ciptakan. Tetaplah fokus 100% di dalam gambar masa depan Anda, dan setiap hari berikan inspirasi untuk diri sendiri agar diri Anda tetap semangat dalam perjalanan meraih sukses.

Semakin kuat Anda membayangkan kesuksesan Anda, semakin ikhlas Anda memberikan totalitas untuk setiap proses pencapaian sukses, maka semakin pasti Anda memiliki dunia nyata dari impian Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN VISI KERJA KARYAWAN UNTUK MENGHASILKAN MAHAKARYA

DJAJENDRA“Michelangelo, seorang seniman besar di sepanjang sejarah, sudah mampu melihat wujud mahakaryanya dari potongan marmer yang belum dipahat olehnya. Jadi, saat ia menatap sebuah balok marmer, ia sudah melihat hasil akhirnya. Kemudian, ia fokus sepenuh hati pada hasil akhir tersebut, dan bekerja keras untuk mewujudkannya.”~Djajendra

Apakah di kantor Anda semua orang sudah memiliki visi kerja? Tanpa visi kerja yang jelas, orang-orang akan sibuk dalam rutinitas, tetapi tidak memiliki penglihatan untuk menghasilkan mahakarya seperti yang dikehendaki.

Visi kerja yang dilengkapi dengan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, disiplin, fisik tubuh yang bugar, mental positif, gairah kerja dalam ketekunan yang luar biasa, dan motivasi yang selalu menyala, akan menjadi kekuatan unggul untuk menciptakan hasil akhir yang mahakarya.

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, diperlukan keunggulan dan kemampuan yang lebih luar biasa, untuk dapat memenangkan kompetisi bisnis. Setiap orang di tempat kerja sudah seharusnya bekerja dengan visi kerja yang jelas dan terang; setiap orang harus mampu memfokuskan seluruh perhatian, waktu, energi, dan sumber daya, untuk menghasilkan mahakarya terbaik. Setiap orang di tempat kerja harus mampu memimpin dirinya sendiri, membuat setiap langkah dan tindakannya terfokus dengan visi kerja, untuk menghasilkan mahakarya terbaik.

Perusahaan yang berkualitas selalu mampu menciptakan lingkungan kerja, yang membuat setiap orang di dalamnya memiliki kesadaran untuk memimpin diri sendiri dengan visi kerja yang terang. Dalam hal ini, bila para karyawan sudah mulai bekerja dengan visi kerja yang terang, mereka akan memiliki energi motivasi yang luar biasa mendorong mereka, dengan gairah dan antusiasme untuk menghasilkan mahakarya terbaik. Mereka akan menjadi pribadi yang tidak mengenal kata gagal ataupun menyerah, mereka sangat ulet dan memiliki semangat kerja yang tidak terhentikan oleh hal apapun. Visi kerja mereka akan memberikan kekuatan intuisi, yang menguatkan mental dan kemampuan mereka, dalam semangat mewujudkan hasil akhir dari apa-apa yang sedang dilakukan dengan sempurna.

Ketika karyawan bekerja dengan visi kerja yang terang, mereka dengan mudah mampu menemukan tujuan yang harus dicapai. Jadi, apapun rintangan dan risiko yang harus dihadapi, visi kerja mereka selalu menemukan jalan keluar, sehingga mereka mampu kembali untuk fokus pada apa yang seharusnya dikerjakan. Visi kerja yang terang itu menjadikan mereka mampu melihat hasil akhir yang harus dihasilkan, sehingga tidak ada hal yang membuat mereka kehilangan akal untuk mewujudkannya.

Visi kerja membuat para karyawan mampu berkolaborasi dengan lebih produktif, efektif, kreatif, dan efisien. Dalam hal ini, karyawan mampu beradaptasi dengan berbagai skenario di dalam organisasi, termasuk dengan berbagai perubahan cepat oleh realitas yang sedang dihadapi. Dan juga, para karyawan menjadi sangat terampil untuk terhubung secara lintas fungsional, serta mampu berkoordinasi untuk berkolaborasi dengan semua pihak, tanpa kehilangan fokus pada tanggung jawab inti dari masing-masing pihak.

Visi kerja yang terang adalah alat paling ampuh untuk menciptakan lingkungan kerja yang unggul, dan juga budaya organisasi yang kuat. Saat setiap orang di tempat kerja perhatiannya dikendalikan oleh visi kerja, mereka akan menjadi sangat tekun dan disiplin dengan etos kerja, sehingga mereka mampu menjadi energi positif yang merawat dan memelihara semua nilai-nilai kerja. Mereka juga mampu bersikap dan bertindak di dalam gambaran besar visi perusahaan, dan menjadikan visi kerja mereka sebagai komponen untuk melengkapi visi besar perusahaan.

Visi kerja yang terang harus juga diikuti dengan komitmen untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang lebih, tanpa hitung-hitungan. Dan semua ini, hanya bisa diberikan oleh para karyawan yang memiliki kesadaran untuk menjaga kondisi fisik, pikiran, dan emosi yang selalu prima. Jadi, para karyawan tidaklah boleh mengabaikan hal-hal, seperti: tidur yang cukup, makan yang teratur, olah raga teratur; termasuk, meningkatkan terus kemampuan untuk menjaga kebugaran tubuh, kejernihan pikiran, dan ketenangan suasana hati. Artinya, bila tubuh tidak bugar atau sehat, pikiran tidak jernih, dan suasana hati tidak baik; maka visi kerja pun akan memudar. Oleh karena itu, bila ingin menciptakan mahakarya, maka sangatlah penting untuk menjaga kondisi jiwa, raga, dan tubuh yang selalu sehat dan kuat.

Perusahaan wajib membiasakan setiap individu untuk bersikap sesuai dengan visi kerja. Sebab, visi kerja itu sendiri adalah alat yang menghasilkan kekuatan positif dan kekuatan unik individu. Bila visi kerja individu dikoordinasi dengan baik, maka dia akan saling melengkapi dari masing-masing fungsi dan peran kerja, sehingga semuanya secara tidak sadar sedang berkolaborasi dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Visi kerja akan memberikan kontribusi untuk kesuksesan pencapaian kinerja organisasi. Dan juga, menjadikan setiap individu di tempat kerja berprestasi, serta menghasilkan kinerja yang sangat produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DISIPLIN HARUS BERSUMBER DARI RASA CINTA, BUKAN DARI RASA TAKUT

“Disiplin dari kekuatan takut akan menjadikan diri budak yang tidak pernah merdeka di sepanjang hidupnya. Tetapi, disiplin dari kekuatan cinta akan menjadikan diri Raja yang selalu memimpin hidupnya dengan bebas dan merdeka.” ~ Djajendra

Disiplin adalah bagian terpenting dari proses hidup untuk menuju pencapaian terbaik. Tanpa disiplin tidak akan ada hasil yang lebih baik, tanpa disiplin tidak akan ada kemajuan, dan tanpa disiplin kualitas hidup akan terus merosot ke titik terendah. Disiplin terbaik bersumber dari instruksi diri sejati untuk mematuhi setiap aturan dan proses dengan sepenuh hati.

Disiplin selalu akan hadir dari beragam alasan: alasan karena rasa takut, alasan karena cinta, alasan karena terpaksa, alasan karena merasa harus. Praktik disiplin terbaik akan hadir dari perasaan cinta terhadap apa-apa yang harus dilakukan untuk kebaikan dan pencapaian.

Disiplin dari perasaan cinta, biasanya muncul dari kesadaran diri, untuk membantu hidup diri sendiri dan hidup orang-orang di sekitar dengan tulus dan sepenuh hati.

Disiplin yang bersumber dari perasaan cinta akan menjadi guru yang membimbing dan membantu diri untuk mencapai sesuatu yang lebih besar. Biasanya, pencapaian prestasi dan kinerja di semua dimensi kehidupan yang diinginkan oleh diri. Dalam hal ini, diri akan sadar untuk menanam benih-benih cinta atau rasa suka, atas segala sesuatu yang ingin dilakukan di dalam sebuah rutinitas yang sifatnya seumur hidup.

Sangat banyak orang yang menghabiskan hidupnya dengan disiplin yang bersumber dari rasa takut. Walaupun pola hidup sudah terorganisir dengan sempurna, tetapi setiap langkah disiplin dilakukan karena takut oleh sesuatu, sehingga kehidupan batin orang tersebut menjadi tertekan, dan mudah merasa bosan dengan praktik disiplinnya.

Contoh disiplin yang bersumber dari rasa takut: orang-orang yang takut berat badannya naik, sehingga merasa harus untuk berolahraga dan menjaga jumlah kalori yang dimakan; orang-orang yang takut dihukum atau didenda, sehingga merasa terpaksa untuk mematuhinya; orang-orang yang takut dimarahi perusahaan atau atasan, sehingga merasa terpaksa hadir dan pulang tepat waktu. Sangat banyak contoh tentang disiplin yang muncul dari kekuatan rasa takut. Padahal, setiap kebaikan dari rasa takut berpotensi membuat kehidupan diri tidak damai dan bahagia. Hanya di dalam kekuatan cinta; setiap kebaikan itu akan memberikan kebahagiaan, kedamaian, dan keindahan untuk diri.

Disiplin yang bersumber dari kekuatan cinta tidak akan mengambil kemerdekaan dan kebahagiaan diri. Tetapi, disiplin yang bersumber dari kekuatan rasa takut akan membuat diri kehilangan kebebasannya, dan selalu merasa tertekan hidupnya oleh rutinitas yang wajib dilakukan.

Energi cinta adalah sahabat yang akan membantu diri sendiri untuk menjalani rutinitas hidupnya dengan penuh disiplin. Jadi, hilangkan rasa takut, dan mulailah dengan rasa cinta. Bila hati nurani Anda tidak mampu memberikan cinta untuk hal-hal yang Anda lakukan, maka belajarlah untuk mencerdaskan hati nurani dengan pencerahan dan kesadaran. Tetapi, bila hati nurani tetap tidak bisa menerimanya dengan sepenuh hati atas praktik dan rutinitas yang Anda lakukan, maka lakukan perubahan untuk mendapatkan hal-hal yang selaras dengan logika berpikir dari hati nurani Anda.

Ketika hati nurani menolak atas apa-apa yang sedang Anda lakukan, maka semua energi Anda hanya sedang menanam benih-benih ketakutan di dalam diri Anda. Tetapi, ketika hati nurani menerima dan sangat menikmati apa-apa yang Anda lakukan, maka semua energi Anda sedang menanam benih-benih cinta untuk membahagiakan hidup Anda.

Disiplin haruslah muncul dari dalam diri yang sadar untuk melakukan sesuatu, karena merasa sangat menyukai dan mencintai hal-hal yang dilakukan tersebut. Dorongan oleh keinginan dan cinta dalam balutan perasaan gembira atas hal-hal yang dilakukan, akan menjadikan diri selalu bahagia bersama disiplinnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com