MENINGKATKAN KEKUATAN KEUANGAN KELUARGA

“Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan.”~Djajendra

Kita semua sedang hidup di puncak peradaban konsumtif yang paling tinggi. Bila tidak mampu mengendalikan nafsu belanja, maka penghasilan yang didapatkan tidak akan pernah cukup. Kadang-kadang, seluruh penghasilan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif ditambah utang konsumtif. Akibatnya, penghasilan menjadi minus karena ditambah beban utang, dan Anda pun tidak akan bisa membangun kekayaan untuk bisa mencapai kebebasan finansial.

Gaya hidup boros dan perilaku tidak produktif merupakan akar kemiskinan. Sering sekali terlihat, sebuah rumah tangga dengan penghasilan yang tidak besar, tetapi rumahnya diisi penuh dengan berbagai macam barang elektronik yang membuat listrik bulanan menjadi tinggi. Memiliki smartphone lebih dari satu yang membuat biaya pulsa tinggi. Memiliki televisi lebih dari satu. Belum lagi kebiasaan merokok yang menguras uang cukup banyak. Memiliki motor lebih dari satu. Termasuk kebiasaan makan di luar rumah atau tidak memasak sendiri. Jelas, semua ini adalah pola hidup boros yang membuat semua pendapatan tidak akan pernah cukup untuk membiayai kebutuhan hidup.

Uang adalah sebuah kekuatan untuk ketenangan hidup. Bila semua pendapatan dihabiskan untuk hal-hal konsumtif dengan alasan pas-pas an untuk memenuhi kebutuhan hidup, maka ketenangan hidup pasti hilang. Hargai uang, hormati uang dengan memiliki gaya hidup yang sederhana dan tidak boros. Mulailah dengan merubah barang-barang yang Anda punya. Televisi cukup satu, smartphone cukup satu, berhenti merokok, barang-barang elektronik penguras isi kantong Anda jangan digunakan lagi. Lakukan penghematan total untuk mengurangi tagihan atau biaya bulanan Anda sebesar mungkin.

Kemewahan hidup bersumber dari rasa syukur, bukan dari kemampuan Anda menghabiskan uang untuk berbelanja sebanyak mungkin. Kebiasaan konsumtif adalah kebiasaan yang mengantar Anda menjadi miskin dan hidup tidak tenang. Mengutip kata-kata Bill Gates: “Bukan kesalahan Anda jika Anda lahir miskin, tetapi kesalahan Anda jika Anda mati miskin.” Kemiskinan terjadi karena tidak mampu bersyukur dengan penghasilan yang dimiliki dan tidak memiliki disiplin untuk menabung uang. Walaupun uang yang ditabung sangat sedikit jumlahnya, tetaplah menabung. Masalah menabung dan menginvestasi adalah masalah kebiasaan. Bila Anda terlatih dan terbiasa menabung sabagian dari penghasilan Anda, maka lama ke lamaan Anda menjadi kaya karena sudah memiliki kebiasaan untuk menabung lebih banyak uang.

Kebiasaan pola hidup boros melemahkan keuangan keluarga. Di samping itu, menciptakan rasa khawatir yang menguras energi produktif Anda. Tanpa energi produktif, kemampuan Anda untuk menghasilkan uang yang lebih banyak juga akan terhambat. Pastikan Anda sangat memahami bahwa uang adalah sebuah kebutuhan untuk bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup sehari-hari yang lainnya. Tanpa kekuatan keuangan yang baik, maka hidup Anda menjadi sulit dan berat dalam menghadapi realitas kehidupan ekonomi sehari-hari.

Kekuatan keuangan keluarga bukan bersumber dari besarnya penghasilan, tetapi dari besarnya kemampuan untuk menabung uang. Mulailah dengan mental positif Anda untuk mensyukuri dan berterima kasih dengan hidup Anda yang sekarang ini. Kemudian, disiplinkan diri untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tidak mudah tergoda terhadap barang-barang konsumtif. Tidak tergesa-gesa dalam membeli sesuatu. Miliki prioritas dan kesabaran untuk menunggu membeli sebuah kebutuhan. Jangan tergoda untuk membeli barang dengan utang. Kumpulkan uang baru membeli barang konsumtif. Ingat, utang hanya boleh untuk hal-hal produktif. Bila utang digunakan untuk hal-hal konsumtif, maka hidup selalu dalam kekurangan uang.

Kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam di depan televisi hanya mendoktrin alam bawah sadar Anda dengan produk-produk yang diiklankan. Akibatnya, Anda sulit lepas dari perangkap konsumtif. Alam bawah sadar Anda akan selalu memaksa Anda untuk membeli barang-barang yang sesungguhnya tidak Anda perlukan. Oleh karena itu, daripada menonton televisi berjam-jam setiap hari lebih baik membaca buku, berolahraga, mengerjakan hobi, ataupun melakukan hal-hal positif di lingkungan kehidupan Anda.

Kebebasan finansial hanya bisa dimiliki saat Anda memiliki tingkat rasa syukur yang cukup tinggi atas realitas kehidupan keuangan Anda. Jadi, sekali lagi, kebebasan finansial bukan dihasilkan dari besarnya jumlah uang yang Anda miliki, tetapi dari tingkat rasa syukur yang tinggi dan perilaku hidup yang produktif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESEHATAN KEUANGAN PRIBADI

 

“Jika sejak usia muda sudah cerdas menabung dan berinvestasi, maka diusia dewasa dan tua, pasti hidup kaya raya.~Djajendra

Uang bukanlah segalanya, tetapi uang dapat membuat hidup lebih damai. Membangun kebiasaan untuk menghargai uang dan menggunakan uang dengan bijak, akan menjadikan diri selalu hidup dalam keberlimpahan.

Menumbuhkan pendapatan secara terus-menerus, dengan pengendalian pengeluaran yang konsisten, akan membangun kesehatan keuangan pribadi.

Menjaga dan merawat kesehatan keuangan pribadi sangatlah penting. Bila Anda terlatih dan terbiasa untuk merawat kesehatan keuangan pribadi, maka seumur hidup, Anda pasti tidak pernah kekurangan uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan kehidupan ekonomi Anda.

Miliki mindset untuk mengalirkan lebih banyak uang masuk ke dalam sistem keuangan pribadi Anda, dan mengeluarkan lebih sedikit uang agar daya tahan keuangan pribadi Anda kuat dan unggul.

Diperlukan rasa syukur terhadap jumlah penghasilan. Bila sudah mampu bersyukur dengan berapapun penghasilan, dan memiliki kebiasaan untuk menabung dari sebagian penghasilan, maka kebiasaan ini akan menjadikan Anda kaya.

Menghabiskan lebih sedikit dari yang didapatkan, menyimpan lebih banyak dari yang didapatkan, dan selalu bersyukur dengan apa-apa yang sedang dinikmati, adalah inti dari proses menuju kekayaan finansial.

Utang konsumtif adalah beban berat yang harus dipikul di dalam perjalanan hidup. Orang-orang kaya adalah mereka yang hanya berani meminjam untuk hal-hal produktif, orang-orang miskin paling berani meminjam untuk memenuhi selera konsumtif. Pastikan Anda mampu menghindari jebakan utang konsumtif. Lebih baik menabung dulu baru beli. Kecuali, barang yang Anda beli dengan utang, harganya bisa naik berlipat kali, sehingga perbandingan kenaikan harga dengan biaya pinjaman, kenaikan harga masih lebih tinggi.

Jadikan pekerjaan dan diri Anda sebagai aset yang paling produktif. Bekerjalah dengan sepenuh hati, totalitas, dan melayani orang lain dengan berkualitas. Ketika orang-orang sudah mengenal Anda sebagai profesional yang andal dan berkualitas, maka uang secara otomatis akan mengalir ke dalam sistem keuangan Anda, sehingga Anda sudah tidak perlu khawatir tentang uang, karena keandalan dan kualitas Anda dapat membiayai kehidupan Anda secara berkelanjutan.

Keluarlah dari permainan utang dan masuklah ke dalam permainan tabungan. Fokuskan pikiran untuk hidup dalam zona tabungan. Mulailah menabung, walaupun jumlahnya itu hanya cukup untuk beli sebuah permen. Jangan hitung jumlah yang Anda tabung, tetapi perhatikan mindset dan kebiasaan untuk menabung, yang pada akhirnya akan menjadikan Anda sebagai investor yang kaya raya.

Tidak peduli seberapa kaya atau miskin Anda hari ini. Bila Anda secara konsisten meningkatkan kualitas diri dan keandalan diri Anda, serta memiliki disiplin untuk menyimpan lebih banyak dan mengeluarkan lebih sedikit dari penghasilan Anda, maka Anda pasti kaya di sepanjang hidup Anda.

Menjadi kaya adalah kewajiban. Sebab, tanpa uang dan kekayaan, Anda pasti sulit memenuhi kehidupan dengan berkualitas. Bila ingin menjalani kehidupan yang berkualitas, maka berinvestasilah sedini mungkin di semua dimensi kehidupan yang berpotensi mengalirkan uang. Anda bisa berinvestasi untuk meningkatkan kompetensi Anda; Anda bisa berinvestasi untuk meningkatkan hubungan baik dengan orang-orang kreatif dan produktif di sekitar Anda; Anda bisa berinvestasi dengan membeli barang-barang yang nilainya meningkat terus; Anda bisa berinvestasi di dalam pekerjaan yang Anda tekuni; Anda bisa berinvestasi di dalam segala sesuatu yang berpotensi menjadikan Anda mendapatkan penghasilan darinya. Dimensi investasi itu sangat luas, sangat kreatif, serta sangat ditentukan oleh keyakinan dan kemampuan empati Anda terhadap segala potensi dan peluang.

Setiap orang dilahirkan untuk hidup dalam kekayaan. Hidup dalam kekayaan berarti mengoptimalkan potensi diri sebagai aset produktif yang mampu mendapatkan lebih banyak dari harapan. Jadilah pribadi yang cerdas menciptakan efek kumulatif di dalam penghasilan, sehingga Anda dapat memanfaatkan berbagai dimensi dari potensi penghasilan untuk menambah kekayaan keuangan Anda.

Kesehatan keuangan pribadi adalah kunci untuk menikmati kehidupan yang damai, bahagia, sejahtera, aman, dan penuh syukur. Uang adalah alat yang sangat membantu untuk memenuhi semua kebutuhan, keinginan, harapan, dan impian kehidupan. Jadikan dirimu sebagai magnet uang, yang setiap hari mampu menarik lebih banyak uang dari keandalan sikap dan perilaku terpujimu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESADARAN UNTUK MENCIPTAKAN NILAI TAMBAH EKONOMI

“Resep untuk hidup sejahtera adalah menjadikan diri Anda sebagai energi produktif pencipta nilai tambah ekonomi.” ~ Djajendra

Hidup berarti terhubung dengan realitas ekonomi. Setiap orang adalah bagian dari kekuatan ekonomi, yang terikat dalam permainan realitas ekonomi. Tidak ada seorang pun yang bisa hidup sejahtera, bila dirinya tidak menciptakan nilai tambah ekonomi di dalam kehidupannya. Nilai tambah ekonomi adalah jawaban untuk menemukan kesejahteraan hidup. Pahami cara menggunakan energi, waktu, potensi, hubungan, kecerdasan, kemampuan, kompetensi, dan sikap baik; untuk menghasilkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar buat memperkaya kehidupan Anda.

Miliki kesadaran bahwa tanpa uang segalanya akan terlihat sulit dan tidak mudah. Dan, dengan uang bukan berarti Anda boleh hidup bersantai-santai, tetapi uang tersebut harus diberdayakan ataupun dikomersialkan dalam berbagai wujud investasi, agar setiap hari Anda bisa menjadi pribadi pencipta nilai tambah ekonomi buat kehidupan.

Kuasai pengetahuan tentang cara memasarkan semua potensi dan kemampuan diri Anda, kepada realitas kehidupan ekonomi yang lebih besar. Jadikan diri Anda mampu untuk berkontribusi di dalam pangsa pasar, serta mampu menciptakan pelanggan dan menghasilkan keuntungan dari usaha Anda.

Semakin sadar Anda untuk mengkomersialkan semua kemampuan Anda, semakin Anda akan menjadi pribadi yang meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan Anda. Tingkatkan reputasi dari usaha Anda, dan tingkatkan peluang untuk memenangkan kompetisi di pasar kehidupan ekonomi yang luas.

Sekarang ini, kita semua sedang hidup dalam realitas kehidupan dengan jejaring sosial yang sangat besar. Ratusan juta orang telah terhubung di dalam berbagai situs jejaring sosial, dan semua ini merupakan wujud dari interaksi dan komunikasi. Bila Anda memanfaatkan hubungan interaksi dan komunikasi ini, maka Anda dapat menawarkan produk atau jasa pelayanan Anda kepada ratusan juta orang-orang tersebut. Gunakan kecerdasan dan kreativitas untuk meningkatkan reputasi usaha Anda di jejaring sosial Anda.

Bekerjalah dengan ikhlas dan tulus untuk melayani dan berkontribusi ke dalam potensi pasar. Jadilah pribadi yang hidup untuk membantu, melayani, dan berkontribusi kepada pasar Anda. Kuatkan posisi Anda di dalam pasar yang dinamis dan selalu berubah sesuai kebutuhan.

Kesadaran komersial dan ketajaman visi bisnis Anda, akan menjadi modal paling penting dalam menjadikan Anda sukses dan sejahtera. Jadikan kesadaran komersial Anda sebagai karir untuk menerima risiko dan mengubahnya menjadi peluang terbaik. Manfaatkan semua informasi yang masuk akal untuk memperkaya strategi dan taktik bisnis Anda. Buatlah keputusan-keputusan hebat sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan pasar. Buatlah semua orang di pasar terinformasi dengan baik atas semua hal yang ingin Anda jual, serta jagalah kepercayaan setiap orang dengan pelayanan dan sikap baik.

Kesadaran dan kemauan Anda untuk menciptakan nilai tambah ekonomi, akan menjadikan Anda sebagai pribadi produktif, yang terus-menerus menghasilkan karya untuk dikontribusikan ke dalam pasar yang membutuhkan.

Luangkan waktu untuk memahami minat, motivasi, kepribadian, kemampuan, fokus, dan kesadaran hidup Anda. Lalu, berikan motivasi kepada diri sejati Anda, agar diri sejati Anda peduli untuk menjadikan potensi dan kemampuan dirinya sebagai aset produktif. Jadilah pribadi yang sadar untuk menghasilkan nilai tambah buat diri sendiri dan kehidupan orang lain.

Hiduplah untuk meningkatkan kinerja dan prestasi. Di sini, Anda wajib memahami industri yang sedang Anda tekuni. Pahami para pesaing, pahami para pemasok, pahami kebutuhan pelanggan, pahami cara memperkuat jaringan, pahami cara membuat keputusan yang lebih baik, dan pahami cara menjaga reputasi dan kepercayaan masyarakat terhadap usaha Anda.

Kuasai kompetensi inti yang Anda butuhkan dalam kontribusi dan pelayanan. Bekerjalah dengan strategi jangka panjang, dan raihlah sukses di setiap rencana jangka pendek. Nikmati semua hal yang Anda kerjakan dengan antusias dan penuh perhatian. Cintai kontribusi dan pelayanan Anda dengan sepenuh hati. Jadilah bintang yang selalu bersinar untuk menciptakan nilai tambah ekonomi buat kesejahteraan diri sendiri, orang lain, dan negara.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

UANG ADALAH ENERGI KEHIDUPAN

FINANCIAL MOTIVATION TRAINING

UANG ADALAH ENERGI KEHIDUPAN

“Anda harus cerdas memimpin diri sendiri dan selalu mengendalikan uang Anda, agar uang Anda dapat menjadi pelayan yang setia melayani hidup Anda seumur hidup.” ~ Djajendra

Siapa yang tidak suka uang? Uang adalah energi yang membantu setiap orang dalam memudahkan hidup. Tanpa uang orang-orang pasti tidak berdaya beli, dan hal ini akan membuat kehidupan sehari-hari dalam kekurangan dan ketakberdayaan.

Uang adalah alat ekonomi yang bila dipergunakan untuk hal-hal produktif secara efektif, maka uang akan menciptakan kontribusi buat kekayaan pribadi. Tapi, bila uang digunakan tanpa memikirkan masa depan, maka kekurangan uang di masa depan akan menimbulkan krisis ekonomi di dalam kehidupan pribadi, dan juga mungkin secara nasional maupun internasional. Uang adalah alat yang terhubung secara nilai ekonomi dengan semua faktor-faktor kehidupan pencipta nilai tambah kehidupan dan ekonomi.

Uang adalah energi yang menggerakan kehidupan ekonomi sebuah bangsa, dan menghubungkannya dengan bangsa-bangsa lain secara global. Setiap bangsa yang nilai mata uangnya kuat, serta rakyatnya yang memiliki daya beli dan daya investasi yang tinggi, maka bangsa tersebut akan selalu unggul dan kaya raya. Nilai uang yang kuat adalah energi yang menghadirkan kehormatan dan sekaligus meningkatkan harga diri sebuah bangsa.

Perilaku boros dan penggunaan uang yang tidak efektif dan produktif, akan menciptakan sebuah perjalanan, di mana, perjalanan ini menjadi awal untuk masuk ke dalam krisis keuangan. Setiap pemborosan kecil secara perlahan-lahan, tanpa sadar, akan menciptakan akumulasi dalam bentuk pemborosan besar, dan pada akhirnya krisis keuangan akan membuat kehidupan  sehari-hari menjadi sangat berat untuk dijalani.

Setiap orang memiliki kewajiban terhadap masa depan. Artinya, setiap orang memiliki utang kepada dirinya sendiri. Kenapa? Karena, setiap orang tidak hanya hidup untuk hari ini, dan berpotensi hidup sampai seratus tahun ke depan. Oleh karena itu, di masa depan dirinya membutuhkan uang untuk membiayai hidupnya. Bila dirinya tidak punya uang, maka dirinya akan bergantung kepada orang lain, dan setiap orang yang hidupnya bergantung kepada orang lain, pastilah kemerdekaan dirinya akan hilang, sebab dia terikat dalam kekuatan ekonomi dan keuangan orang lain.

Uang dan kehidupan adalah sebuah realitas yang wajib disadari. Sejak seseorang lahir, dia telah masuk ke dalam sistem ekonomi, dan mulai berutang kepada kehidupan.  Tidak ada hal yang gratis dalam kehidupan, semua hal dalam kehidupan berbiaya, dan untuk itu, setiap orang harus bekerja keras dan memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, untuk dapat membiayai hidupnya dengan penuh penghematan dalam sikap penggunaan uang yang efektif dan produktif.

Membangun hubungan yang logis dari kecerdasan emosi untuk menghormati uang, akan membuat Anda menjadi sadar dengan uang Anda. Uang dibutuhkan untuk kemanusiaan diri sendiri dan orang lain. Uang dibutuhkan untuk menemukan impian dan cita-cita. Uang dibutuhkan untuk membuat perasaan nyaman dan aman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Uang haruslah dihargai dan dihormati, tapi tidak membiarkan uang untuk mengendalikan dan memperbudak diri Anda. Anda harus cerdas memimpin diri sendiri dan selalu mengendalikan uang, agar uang Anda dapat menjadi pelayan yang setia melayani hidup Anda seumur hidup.

Uang yang berada ditangan Anda adalah hasil penghargaan kehidupan ekonomi kepada Anda, oleh kecerdikan Anda untuk mendapatkannya. Oleh sebab itu, tetaplah menjadi cerdik saat membelanjakan uang yang Anda dapatkan tersebut. Uang Anda adalah bagian dari sistem sirkulasi moneter secara nasional maupun internasional. Pastikan Anda menjadi cerdas saat menjadi konsumen, debitur, kreditur, ataupun investor. Sebab, uang Anda adalah milik dari sistem moneter yang dikendalikan oleh negara, dan uang ditangan Anda itu wajib Anda hormati dan perlakukan dengan efektif dan produktif, agar sirkulasi moneter nasional menjadi lancar dan kuat.

Manfaatkan uang Anda untuk kehidupan yang menyadarkan diri Anda dengan pola kehidupan yang sederhana dan tidak boros. Pemborosan akan mengurangi kemampuan untuk memberdayakan potensi Anda dalam membantu peningkatan keuangan pribadi Anda, dan juga akan menciptakan dampak negatif di dalam sirkulasi moneter nasional. Semakin Anda mampu memberdayakan potensi Anda bersama sumber daya keuangan Anda, buat meningkatkan nilai tambah keuangan Anda, maka semakin lancar dan kuat sirkulasi moneter nasional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUP HEMAT UNTUK KETAHANAN KEUANGAN PRIBADI

Logo DJAJENDRA CORPORATE TRAINING

HIDUP HEMAT UNTUK KETAHANAN KEUANGAN PRIBADI

“Hemat Berarti Mampu Menyiapkan Dana Abadi Untuk Menghadapi Berbagai Kemungkinan Yang Tak Terpikir Di Hari Ini.” – Djajendra

Dalam kehidupan yang penuh dengan godaan untuk hidup dalam konsumtif, Anda harus memiliki pengendalian diri yang kuat, Anda harus bisa menaklukkan dunia konsumtif, dan harus mau lebih fokus pada dunia penghematan.

Penghematan akan menciptakan efisiensi untuk hari ini, dan menciptakan akumulasi keuangan untuk masa depan. Setiap nilai uang yang bisa dihemat, lalu cerdas diinvestasikan dan dikembangkan menjadi sumber daya yang produktif, akan membuat masa depan Anda terjamin oleh keuangan yang terkelola dengan baik.

Siapkan diri Anda dengan disiplin untuk secara konsisten melakukan penghematan di semua pengeluaran keuangan Anda. Hiduplah seperti orang yang paling kaya dengan perasaan sejahtera, dan prioritaskan pengeluaran hanya untuk hal-hal penting buat kehidupan sehari-hari. Pastikan Anda cerdas dengan sumber daya keuangan Anda,  dan mampu membuat uang Anda produktif  dalam investasi yang efektif.

Uang adalah sumber daya yang membuat orang-orang lebih bahagia menatap hari esok, apalagi saat seseorang mampu mencerdaskan emosinya dalam memanfaatkan uangnya, maka uang akan menghasilkan kebahagiaan, dan juga membantu diri untuk mencapai keunggulan dalam kehidupan ekonomi dan kepribadian.

Pepatah lama mengatakan bahwa hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin. Hemat berarti tidak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Hemat berarti memiliki perencanaan keuangan yang berkualitas dan menghindarkan diri untuk berbelanja barang-barang mahal. Hemat berarti menghindari hutang dan siap menjalani kehidupan dibawah penghasilan rata-rata.

Hemat berarti mampu menyiapkan dana abadi untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang tak terpikir di hari ini. Hemat berarti mampu menghargai setiap nilai uang dengan sikap rendah hati. Hemat berarti mampu menjalani kehidupan dengan cara yang paling sederhana. Hemat berarti tidak menjadikan uang sebagai energi yang menguasai kehidupan Anda. Hemat berarti memiliki perasaan syukur dan terima kasih atas setiap sen penghasilan, dan mau mengalokasikan sebagian dari penghasilan tersebut untuk masa depan.

Hemat berarti selalu bersikap jujur terhadap kondisi keuangan, dan tidak memasukkan diri ke dalam perangkap gengsi dan konsumtif. Hemat berarti mampu memiliki toleransi dan empati untuk kehidupan orang-orang lain. Hemat berarti makan secukupnya dan menggunakan semua fasilitas pendukung kehidupan secukupnya.

Hemat berarti tidak menjalani kehidupan secara berlebihan, tapi menjalani kehidupan dengan rasa tanggung jawab kepada lingkungan dan kehidupan lain. Hemat berarti memiliki gaya hidup untuk lebih banyak menyimpan uang daripada lebih banyak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting.

Penghematan adalah sebuah kewajiban bagi setiap orang, sebab dengan melakukan penghematan, setiap orang telah berkontribusi untuk daya tahan kehidupan ekonomi bersama yang lebih kuat. Setiap nilai uang yang dihemat akan bergulir ke dalam hal-hal produktif, dan secara akumulatif akan menghasilkan energi, untuk dikontribusikan ke dalam skala ekonomi yang lebih besar. Hemat adalah cara hidup terefektif untuk menghasilkan daya tahan keuangan dan ekonomi yang lebih unggul.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

FINANCIAL FREEDOM

“Uang Anda Jangan Dihambur-Hamburkan Untuk Berbelanja Hal-Hal Yang Tidak Prioritas Buat Kehidupan Anda, Tapi Investasikan Ke Dalam Hal-Hal Yang Anda Pahami, Agar Uang Anda Itu Dapat Menjadi Alat Investasi Yang Membebaskan Anda Dari Kekurangan Uang.” – Djajendra

Hidup setiap orang itu berbiaya rutin, sedangkan mayoritas penghasilan orang sering sekali bersifat tidak pasti dan tidak rutin. Oleh karenanya, kemandirian keuangan sangat menentukan kualitas kehidupan seseorang.

Kemandirian keuangan atau biasa yang disebut dengan istilah financial freedom, adalah sebuah keadaan dimana seseorang telah mampu menciptakan kepastiaan sumber penghasilan secara rutin, untuk mengatasi biaya hidup rutin yang wajib dia keluarkan.

Salah satu cara untuk membuat diri mandiri secara finansial adalah dengan memiliki motivasi yang kuat, untuk menjadikan uang sebagai alat investasi dalam menambah kekuatan ekonomi pribadi.

Bila seseorang sudah mampu membuat uangnya aktif sebagai alat investasi yang menambah nilai ekonomi kehidupannya, maka dia tidak perlu lagi bekerja keras memikirkan biaya rutin bulanan, karena uangnya akan menjadi investasi yang bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan rutin hidupnya.

Cerdaskan pola pikir keuangan Anda, dan yakinkan diri Anda bahwa Anda sedang hidup dalam realitas ekonomi uang. Lalu, pastikan Anda memiliki budget yang cerdas untuk mengatur, mengelola, mengendalikan, dan meningkatkan kualitas keuangan pribadi Anda.

DJAJENDRA

MEMERDEKAKAN DIRI MELALUI UANG

“Kemerdekaan Diri Kita Di Tentukan Oleh Sikap Kita Dalam Memahami Uang Dan Kekuatannya Dalam Kebebasan Hidup.” – Djajendra

“Kemerdekaan Dan Kebebasan Diri Anda Ada Di Dalam Perilaku Kehidupan Anda Sendiri, Bukan Di Dalam Perilaku Atau Sikap Orang Lain.” – Djajendra

Uang adalah senjata terpenting untuk membebaskan diri dari ketidakmerdekaan. Melalui uang kita semua dapat memenuhi keinginan dan mimpi yang belum terwujud. Melalui uang kita semua bisa merasakan kekayaan dalam bentuk kebebasan finansial untuk kehidupan yang wajar dan manusiawi. Bila uang yang Anda miliki bersumber dari kekuatan etika, integritas, kehormatan, dan tanggung jawab; maka uang tersebut akan membuat Anda merdeka dan bahagia di sepanjang hidup Anda.

Banyak orang di dalam hidupnya menghabiskan waktu untuk mengejar uang, tapi uang yang dimiliki tetap saja belum bisa membebaskan diri mereka atau memerdekakan diri mereka. Hal ini terjadi karena mereka fokus pada cara mendapatkan uang. Padahal, uang bukan untuk dikejar atau dicari, tapi uang harus dihasilkan melalui sebuah pekerjaan yang dicintai dan dikuasai secara baik. Artinya, untuk menghasilkan lebih banyak uang, seseorang harus fokus kepada pekerjaannnya melalui kualitas, kuantitas, dan pelayanan yang sesuai dengan harapan banyak orang.

Uang akan menghadirkan sesuatu yang nyata dalam kehidupan pribadi. Uang bisa menghadirkan rumah impian; uang bisa menciptakan kebahagiaan keluarga; uang bisa memenuhi gaya hidup; uang bisa membuat perasaan tenang; uang bisa merawat kesehatan; uang bisa menjadi alat yang membuat Anda hidup dalam kebebasan dan kehormatan sosial.

Uang harus diinvestasikan dan dikelola secara cerdas. Hanya melalui jalan investasi uang akan terakumulasi secara berlipat kali untuk membuat kekayaan meningkat. Oleh karena itu, jangan menghabiskan uang yang dihasilkan dari pekerjaan. Mungkin saja uang Anda pas-pas an untuk menutupi biaya hidup rutin, Anda tetap harus mencari akal untuk tidak menghabiskan semua uang yang Anda hasilkan melalui kerja keras. Investasikan sebagian sisa uang kecil di tempat yang Anda pahami dan kuasai. Pastikan uang kecil Anda tersebut tumbuh menjadi pohon uang yang menjamin kebebasan keuangan Anda.

Para pengiklan akan menggoda Anda untuk berbelanja terus dengan berbagai iming-iming yang menarik. Di sinilah Anda diuji. Bila Anda mampu memiliki mindset yang kuat untuk menabung dan berinvestasi daripada menghabiskan uang untuk belanja, maka Anda sedang membuat jalan untuk menjadi manusia merdeka yang terbebaskan dari kemiskinan dan kekurangan. Tetapi, bila mindset Anda terpengaruh oleh kecerdasan para tukang iklan produk, maka Anda sedang membuat diri Anda menuju kepada ketidakmerdekaan diri Anda. Kemerdekaan dan kebebasan diri Anda ada di dalam perilaku kehidupan Anda sendiri, bukan di dalam perilaku atau sikap orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HEMAT ITU SEHAT

HEMAT ITU SEHAT

“Hemat Berarti Mampu Menyiapkan Dana Abadi Untuk Menghadapi Berbagai Kemungkinan Yang Tak Terpikir Di Hari Ini.” – Djajendra

Dalam dunia yang penuh dengan godaan untuk hidup dalam konsumtif, kita harus memiliki pengendalian diri yang kuat, kita harus bisa menaklukkan dunia konsumtif, dan kita harus mau lebih fokus pada dunia penghematan.

Pepatah lama mengatakan bahwa hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin. Hemat berarti tidak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Hemat berarti memiliki perencanaan keuangan yang berkualitas dan menghindarkan diri untuk berbelanja barang-barang mahal. Hemat berarti menghindari hutang dan siap menjalani kehidupan dibawah penghasilan rata-rata.

Hemat berarti mampu menyiapkan dana abadi untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang tak terpikir di hari ini. Hemat berarti mampu menghargai setiap nilai uang dengan sikap rendah hati. Hemat berarti mampu menjalani kehidupan dengan cara yang paling sederhana. Hemat berarti tidak menjadikan uang sebagai energi yang menguasai kehidupan Anda. Hemat berarti memiliki perasaan syukur dan terima kasih atas setiap sen penghasilan, dan mau mengalokasikan sebagian dari penghasilan tersebut untuk masa depan.

Hemat berarti selalu bersikap jujur terhadap kondisi keuangan, dan tidak memasukkan diri ke dalam perangkap gengsi dan konsumtif. Hemat berarti mampu memiliki toleransi dan empati untuk kehidupan orang-orang lain. Hemat berarti makan secukupnya dan menggunakan semua fasilitas pendukung kehidupan secukupnya.

Hemat berarti tidak menjalani kehidupan secara berlebihan, tapi menjalani kehidupan dengan rasa tanggung jawab kepada lingkungan dan kehidupan lain. Hemat berarti memiliki gaya hidup untuk lebih banyak menyimpan uang daripada lebih banyak membelanjakan uang untuk hal-hal yang tidak penting.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

UANG DAN KEKUATANNYA

Uang adalah sebuah kekuatan yang sangat dahsyat,  tanpa uang orang-orang mudah panik dan mudah tergoncangkan oleh godaan kehidupan. Uang diperlukan untuk menenangkan perasaan, merawat kesehatan, mencukupi kebutuhan hidup, membeli kehormatan dan mendapatkan kekuasaan.

Uang harus dimanfaatkan secara bijaksana melalui kekuatan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan ekonomi. Tanpa ketiga kecerdasan tersebut Anda akan merasa tidak bahagia bersama uang Anda. Pastikan Anda terus-menerus melatih kecerdasan emosional, spiritual, dan ekonomi Anda dengan sepenuh hati.

Uang dapat Anda simpan dalam berbagai wujud harta. Bila Anda boros dan tidak cerdas mengelola uang, maka uang Anda akan berkurang. Oleh karena itu, Anda harus berusaha terus-menerus untuk mendapatkan uang. Lalu, menyimpan uang dalam berbagai wujud harta, serta tidak membelanjakan uang secara berlebihan untuk hal-hal konsumtif.

Dalam proses pencarian uang, Anda tidak boleh mengorbankan kehidupan, kesehatan, kebebasan, hubungan, dan kebahagiaan Anda. Sebab, pada akhirnya uang yang Anda dapatkan tersebut bertujuan untuk melengkapi kehidupan Anda dengan lebih manusiawi.

Uang adalah salah satu kekuatan diantara kekuatan-kekuatan lain. Pastikan Anda tidak merasa terlalu kuat bersama uang-uang Anda, sebab kekuatan-kekuatan lain di luar kekuatan uang dapat mengurangi kekuatan uang Anda. Semakin banyak uang  yang Anda miliki, semakin rendah hatilah untuk menjalani kehidupan  yang sederhana. Anda tidak perlu memamerkan kepada siapa pun tentang kekayaan dan uang-uang Anda. Semakin Anda memamerkan kekayaan, maka batin Anda akan semakin miskin, dan pada akhirnya Anda tidak akan merasa bahagia bersama hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Uang Adalah Benteng Pertahanan Diri

“Uang Bisa Menjadi Benteng Pertahanan Diri Dan Sekaligus Berpotensi Menjadi Lubang Ancaman Yang Memusnahkan Diri.” – Djajendra

Ketika Anda tidak memiliki uang, maka banyak pengalaman sedih yang harus Anda jalani. Tetapi, di saat Anda memiliki uang banyak dan tidak memahami fungsi dan peran uang tersebut, maka Anda juga berpotensi untuk mengalami banyak pengalaman sedih bersama uang Anda yang banyak itu.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Untuk itu, Anda harus cerdas memahami fungsi dan peran uang di dalam hidup Anda, agar uang Anda itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri Anda dalam setiap proses perjalanan hidup Anda.

Memiliki uang yang banyak adalah dambaan dan harapan banyak orang. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup.Tetapi, tidak semua orang tahu bahwa uang yang banyak itu bisa menjadi benteng pertahanan hidup dan sekaligus menjadi lubang ancaman keselamatan hidup. Artinya, Anda tidak sekedar cukup memiliki uang yang banyak buat memudahkan kehidupan Anda, tapi Anda juga harus cerdas memahami fungsi dan peran uang agar bisa menjadi kekuatan pertahanan diri Anda terhadap ancaman, kekurangan, dan risiko kehidupan dalam bentuk apa pun.

Uang yang baik selalu berasal dari proses nilai tambah dengan integritas diri pada kejujuran dan kebenaran. Biasanya uang yang berasal dari jalan jujur dan benar ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati.  Sebaliknya uang yang didapatkan melalui jalan yang tidak jujur dan tidak beretika berpotensi menciptakan lubang ancaman yang sewaktu-waktu bisa merusak reputasi dan kehormatan.

Uang adalah sebuah alat yang sangat menentukan kualitas hidup. Artinya, di saat uang Anda banyak, dan Anda mampu mengendalikan diri dari segala godaan yang ditawarkan uang, maka Anda berpotensi untuk meningkatkan dan merawat kualitas diri Anda ke arah yang lebih sempurna. Tetapi, di saat uang Anda banyak, dan Anda tidak mampu mengendalikan diri dari ketidakcerdasan Anda memanfaatkan uang Anda, maka Anda berpotensi menurunkan kualitas diri Anda.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri dan sekaligus berpotensi menjadi lubang ancaman yang memusnahkan diri. Hanya kecerdasan memahami uang lah yang bisa membuat seseorang bahagia bersama uangnya.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Uang Adalah Benteng Pertahanan Diri

“Uang Bisa Menjadi Benteng Pertahanan Diri Dan Sekaligus Berpotensi Menjadi Lubang Ancaman Yang Memusnahkan Diri.” – Djajendra

Ketika Anda tidak memiliki uang, maka banyak pengalaman sedih yang harus Anda jalani. Tetapi, di saat Anda memiliki uang banyak dan tidak memahami fungsi dan peran uang tersebut, maka Anda juga berpotensi untuk mengalami banyak pengalaman sedih bersama uang Anda yang banyak itu.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Untuk itu, Anda harus cerdas memahami fungsi dan peran uang di dalam hidup Anda, agar uang Anda itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri Anda dalam setiap proses perjalanan hidup Anda.

Memiliki uang yang banyak adalah dambaan dan harapan banyak orang. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup.Tetapi, tidak semua orang tahu bahwa uang yang banyak itu bisa menjadi benteng pertahanan hidup dan sekaligus menjadi lubang ancaman keselamatan hidup. Artinya, Anda tidak sekedar cukup memiliki uang yang banyak buat memudahkan kehidupan Anda, tapi Anda juga harus cerdas memahami fungsi dan peran uang agar bisa menjadi kekuatan pertahanan diri Anda terhadap ancaman, kekurangan, dan risiko kehidupan dalam bentuk apa pun.

Uang yang baik selalu berasal dari proses nilai tambah dengan integritas diri pada kejujuran dan kebenaran. Biasanya uang yang berasal dari jalan jujur dan benar ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati.  Sebaliknya uang yang didapatkan melalui jalan yang tidak jujur dan tidak beretika berpotensi menciptakan lubang ancaman yang sewaktu-waktu bisa merusak reputasi dan kehormatan.

Uang adalah sebuah alat yang sangat menentukan kualitas hidup. Artinya, di saat uang Anda banyak, dan Anda mampu mengendalikan diri dari segala godaan yang ditawarkan uang, maka Anda berpotensi untuk meningkatkan dan merawat kualitas diri Anda ke arah yang lebih sempurna. Tetapi, di saat uang Anda banyak, dan Anda tidak mampu mengendalikan diri dari ketidakcerdasan Anda memanfaatkan uang Anda, maka Anda berpotensi menurunkan kualitas diri Anda.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri dan sekaligus berpotensi menjadi lubang ancaman yang memusnahkan diri. Hanya kecerdasan memahami uang lah yang bisa membuat seseorang bahagia bersama uangnya.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Pengelolaan Keuangan Pribadi Karyawan – ”Menabung Dulu, Baru Belanja”

”Impian Adalah Visi Kreatif Anda Tentang Hidup Anda Di Masa Depan. Anda Harus Menerobos Keluar Dari Zona Nyaman Anda Dan Menjadi Nyaman Dengan Keasingan Dan Ketidaktahuan.” – Denis Waitley

Kemampuan untuk mengendalikan diri agar tidak tergoda kepada benda-benda yang bersifat konsumtif, adalah sebuah keharusan dalam pengelolaan keuangan pribadi. Untuk itu, kembangkan mind set untuk menjalani pola hidup sederhana yang berkecukupan.

Siapa pun pasti memiliki keinginan untuk memiliki rumah, mobil, dan barang-barang lainnya. Tetapi, pribadi yang bijak pasti tahu diri untuk tidak memaksa kehendak dalam memenuhi barang-barang tersebut dengan uang pinjaman berbunga tinggi.

Pribadi yang ingin hidup bahagia pasti tidak akan mau hidupnya digadaikan untuk melayani pola hidup cari hutang nunggak hutang. Dia akan selalu bertindak menabung dulu baru kemudian membeli barang-barang yang dia inginkan.

Bila sudah terjebak dengan pinjaman berbunga tinggi untuk memenuhi kebutuhan hidup di hari ini, maka sebagian dari hidup pasti akan dijalani dengan stres untuk melayani hutang. Perlu diingat bahwa suka ngutang itu akan menciptakan penderitaan dan kehilangan kemerdekaan untuk hidup bebas. Hasilnya, produktifitas, kualitas kerja, rasa bahagia, kesehatan, dan pengembangan diri akan menghalami hambatan dan gangguan. Jika hal ini terjadi kepada karyawan, maka perusahaan dan karyawan akan sama-sama kehilangan energi untuk meraih kinerja secara optimal.

Berikut tips untuk pengelolaan keuangan pribadi yang sehat.

  • Pengelolaan keuangan pribadi yang baik harus dimulai dari mind set rasa syukur terhadap jumlah penghasilan yang diterima saat ini. Jadi, jangan pernah mengeluh dengan penghasilan yang didapatkan sekarang ini. Miliki rasa syukur dan rasa cukup untuk membiayai hidup tanpa perlu berutang kepada siapa pun.
  • Jangan pernah sekali pun tergoda untuk membeli barang-barang konsumtif dengan pinjaman yang berbunga tinggi. Ingat! Pinjaman berbunga tinggi akan mengurangi kekayaan Anda di masa depan. Jadi, bersabarlah dan tabunglah di instrumen investasi yang kebal terhadap inflasi.
  • Hal yang paling bijak dalam pengelolaan keuangan pribadi adalah melakukan pengeluaran tidak melebihi 75% dari total penghasilan, dan sisanya sebesar 25% di tabung dalam bentuk logam mulia emas. Kalau di tabung di bank, bila bunga yang diterima kecil, maka nilai uang dari tahun ke tahun akan mengecil oleh inflasi. Jadi, pilihlah emas, tanah, atau rumah sebagai tempat investasi yang baik. hindari untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu penting. Untuk kebutuhan uang tunai dalam hal membiayai rutinitas kehidupan, simpan maksimal untuk tiga bulan.
  • Kembangkan potensi diri secara optimal agar mampu meraih karir yang lebih tinggi. Dengan karir yang lebih tinggi pasti akan ada penghasilan yang lebih besar dari pada saat ini. Dan, Anda memiliki kesempatan untuk menabung lebih banyak.
  • Untuk mengatasi kebutuhan uang tak terduga usahakan membentuk koperasi simpan pinjam karyawan di kantor. Atau juga bisa membentuk kelompok arisan di kantor. Manfaatkan fungsi koperasi dan arisan tersebut secara bijak hanya untuk memenuhi kebutuhan darurat.
  • Berhati-hatilah untuk berinvestasi dalam portofolio berisiko tinggi, seperti reksadana, saham, obligasi, dan sejenisnya. Berpikirlah lebih cerdas dan jangan tergoda kepada iming-iming cepat kaya.
  • Jangan pernah ragu untuk menabung uang tunai Anda ke dalam usaha riel atau jasa yang Anda kuasai secara profesional. Jadi, lakukan investasi di sektor usaha riel atau jasa yang Anda kuasai tersebut. Lalu, yakinlah bahwa usaha riel dan jasa yang Anda kuasai secara profesional tersebut akan menjadi sumber penghasilan terbesar untuk pengelolaan keuangan pribadi Anda.

Bagaimana Caranya Karyawan Menjadi Kaya?

“Karyawan Dengan Gaji Yang Kecil Juga Pasti Bisa Kaya, Asal Memiliki Keberanian Untuk Melakukan Investasi Dan Tidak Menjadi Pribadi Yang Konsumtif.” – Djajendra

Hari Jumat lalu saya ditelepon oleh pak Anggara dari Radio HardRock Bali, dan memberikan judul di atas sebagai materi pembahasan dalam siaran tanya-jawab dengan saya, untuk hari Senin pagi tanggal 28 September 2009.

Pertanyaan di atas merupakan sebuah pertanyaan yang selalu menjadi pertanyaan dari para karyawan yang memiliki semangat dan obsesi untuk menjadi orang kaya. Dan sesungguhnya setiap orang, siapa pun dia, selama dia memiliki mimpi, harapan, dan kerja keras, maka dia pasti bisa menjadi orang kaya. Apalagi karyawan yang setiap bulannya sudah pasti memiliki penghasilan tetap, dan hanya tinggal menjadi lebih kreatif dalam melakukan berbagai tindakan investasi buat membangun jembatan menuju masa depan yang kaya dengan materi dan uang.

Menjadi karyawan yang kaya adalah hak si karyawan, tapi untuk menjadi kaya perlu tekad dan keyakinan diri yang kuat, lalu perlu upaya-upaya terencana untuk mengoptimalisasikan potensi diri. Ingat, hanya melalui investasilah orang bisa menjadi kaya. Jadi, karyawan yang memiliki obsesi dan niat untuk menjadi orang kaya wajib melakukan investasi kepada dua hal. Pertama, melakukan investasi untuk mengoptimalisasikan potensi diri sendiri agar mampu meraih karir, gaji, dan jabatan yang lebih tinggi. Kedua, melakukan investasi kepada harta benda yang harganya setiap tahun pasti naik, yang harganya tidak hilang oleh inflasi, dan yang risikonya sangat rendah.

Hal lain yang tak kalah pentingnya dalam proses menuju diri yang kaya raya adalah melakoni pola hidup hemat yang tak tergoda oleh barang-barang konsumtif. Termasuk tidak melakukan pinjaman-pinjaman untuk hal-hal yang bersifat konsumtif. Ingat, barang-barang konsumtif setelah dibeli sudah tidak ada harganya lagi, biasanya langsung menjadi biaya. Hindari untuk menciptakan banyak biaya hidup, dan fokuskan gaji Anda untuk menciptakan banyak investasi. Ciptakan kekayaan masa depan Anda dari investasi – investasi kecil di hari ini. Lakukan investasi tersebut kepada hal-hal yang pasti nilainya bertambah dan yang tidak memiliki risiko tinggi. Ingat, jika Anda ingin kaya Anda harus melakukan investasi, bukan spekulasi. Jadi, mulai hari ini sisihkan sebagian dari gaji untuk melakukan investasi pada hal-hal yang tepat dan kalau bisa yang berisiko nol. Pastikan juga mind set Anda telah Anda kembangkan menjadi mind set investor.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Belanjakan Uang Secara Bijak

”Sering Kali Hanya Dalam Ukuran Detik Seseorang Mendapatkan Kekayaan, Tapi Perlu Menjalani Proses Bertahun-Tahun Untuk Mendapatkan Kesempatan Dalam Ukuran Detik Itu.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Saya seorang karyawan dengan penghasilan 10 jutaan per bulan. Gaji yang saya terima ini sangat pas-pas an dengan pengeluaran saya. Saya selalu cemas memikirkan masa depan saya, sebab sampai hari ini angka tabungan saya nol besar. Rumah juga masih ngontrak, mobil juga masih leasing. Apakah saya bisa menjadi orang kaya? Mohon pencerahannya. Terima kasih, Ade S, Jakarta.

Djajendra menjawab!

Dear Ade S,

Menjadi kaya raya adalah urusan takdir, yang penting Anda harus memiliki harapan dengan penuh kepercayaan, dalam kerja keras untuk menjadi kaya. Jadi, mulai detik ini singkirkan rasa cemas Anda dan lakoni hari-hari Anda dengan gaya hidup yang peduli pada hari esok yang lebih cemerlang.

Ingat, menjadi kaya raya itu memang urusan takdir, tapi takdir hanya dapat diketahui pada nafas terakhir kehidupan sang diri. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban Anda untuk berjuang total, tanpa pernah mengenal kata menyerah dalam semangat menuju kekayaan. Dan, salah satu jalan menuju kekayaan adalah dengan melakukan investasi di bidang usaha yang Anda pahami. Tetapi, jika Anda tidak mengerti bidang usaha apa pun, sebaiknya investasikan uang Anda ke dalam pengembangan  keterampilan diri Anda untuk menunjang karier kerja Anda di masa depan, juga lakukan investasi dalam emas dan tanah.

Pastikan penghasilan Anda yang 10 juta itu tidak semuanya habis untuk konsumsi. Berkomitmenlah untuk menyisikan sebagian dari uang gaji Anda itu untuk investasi. Berusahalah untuk tetap bersikap konsisten dalam menjaga perasaan kaya dalam diri Anda. Singkirkan rasa cemas Anda tentang menjadi orang kaya. Fokuskan pikiran dan konsentrasikan energi Anda kepada setiap proses untuk meningkatkan potensi diri Anda menuju sumber kekayaan. Sekian dulu ya, Ade S. Have a nice day!