KALAU ANDA STRES ARTINYA ANDA BELUM KAYA

“Orang yang paling kaya adalah orang yang hidupnya tenang dan damai.”~Djajendra

Ketenangan hidup adalah kekayaan sejati. Orang yang paling kaya adalah orang yang tidurnya paling nyenyak, tubuhnya paling bugar, jiwanya paling damai. Sangat keliru jika kekayaan diukur dari jumlah uang dan banyaknya fasilitas yang dimiliki. Harta kita yang sesungguhnya adalah yang sedang kita nikmati pada momen ini, yang lainnya adalah titipan Tuhan kepada kita dan belum tentu milik kita. Hidup ini bukan tentang untung dan rugi, tetapi sebuah wisata untuk menikmati maha karya Tuhan dengan penuh sukacita. Jika kita masih stres, maka  itu artinya kita belum mengenal siapa diri kita dan untuk apa kita ada dalam kehidupan ini. Hilangnya rasa syukur, ikhlas, terima kasih, dan sabar dari karakter kita akan menjadi jalan bagi stres untuk merusak kedamaian hati kita.

Stres adalah bukti bahwa jiwa kita masih sangat miskin. Jika kita masih stres oleh berbagai realitas hidup, maka itu artinya jiwa kita masih sangat miskin. Orang stres tidak mampu merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Dunia yang indah dan kehidupan yang warna-warni tidak dapat dinikmati oleh orang-orang stres. Ambisi dan nafsu untuk memiliki segala sesuatu dalam hidup menjadi pemicu stres. Kompetisi dan persaingan membuat kita takut kehilangan apa yang kita miliki atau takut tidak mendapatkan apa yang kita inginkan. Kita juga menjadi stres karena harus terus-menerus meningkatkan kekayaan materi agar tidak kalah dengan yang lain. Perasaan ingin terlihat lebih hebat dari yang lain adalah sumber stres. Jelas, tanpa mengenal diri sendiri dan sangat berambisi untuk memiliki materi sebanyak mungkin adalah jalan termudah untuk mendapatkan stres.

Memang betul kita semua hidup dalam sistem dan budaya yang mengajarkan bahwa kekayaan itu berarti memiliki banyak uang, rumah mewah, mobil mewah, jet pribadi, pekerjaan berpenghasilan tinggi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang bersifat menghebatkan diri diantara yang lain. Sudah menjadi budaya kehidupan untuk mendapatkan pengakuan dari orang-orang di sekitar. Karena ambisi dan keinginan untuk dihargai dan dihormati oleh orang-orang di sekitar, kita pun berlomba-lomba mencari uang dengan segala cara sampai tidak sadar untuk memperhatikan ketenangan diri sendiri. Memiliki banyak kekayaan materi berarti selalu dihormati dan didengarkan oleh orang lain telah menjadi mindset kehidupan kita saat ini.

Budaya kehidupan sangat menggantungkan kita pada barang-barang yang terus-menerus dipromosikan agar kita membelinya. Akibatnya, kita tergoda dan merasa sangat membutuhkan barang-barang tersebut, sehingga waktu dan tenaga kita habiskan hanya untuk mencari uang sebanyak mungkin agar bisa membeli semua yang kita inginkan. Realitas ini menciptakan kompetisi dan tantangan yang tidak mudah, sehingga setiap hari stres hadir ke dalam hidup, dan kita pun tak berdaya menemukan solusi untuk menghilangkan stres. Realitas ini telah menjadi sebuah lingkaran kehidupan yang menyulitkan diri kita untuk merasakan ketenangan dan kedamaian hidup. Padahal sifat jiwa yang sejati adalah tenang, damai, bahagia, dan selalu bergembira dengan hidupnya. Nafsu kita sendiri yang telah membuat hidup kita selalu dalam stres dan kemudian membuat kita menderita di sepanjang hidup. Kita gelisah, takut, khawatir, dan kadang marah karena tidak menjadi diri sendiri, tetapi lebih suka berusaha untuk memenuhi gengsi kita dalam realitas hidup yang kita hadapi.

Hidup ini menjadi perjalanan yang indah ketika kita sadar bahwa diri kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, kita ini tidak penting, kita ini tidak pernah sempurna, dan kita ini tempatnya kesalahan. Oleh karena itu, kita berusaha bersama jiwa yang tenang dan damai untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri. Jelas, hal ini merupakan produk kesadaran diri, bukan produk budaya kehidupan. Ketika kita sadar bahwa diri kita ini dari tidak ada menjadi ada dan kembali menjadi tidak ada, maka itu artinya kita tidak akan menggantungkan hidup pada apa pun selain kepada Tuhan. Semua pemikiran ini baru bisa dilaksanakan jika kesadaran diri memimpin realitas hidup kita. Persoalannya, tidak semua orang bisa mendapatkan kesadaran di dalam hidupnya. Ya, kita harus banyak belajar dari jiwa yang kaya integritas untuk mendapatkan kesadaran.

Menjadi orang yang kaya berarti dimulai dari kesederhanaan dalam hidup. Kekayaan sejati akan kita miliki ketika kita sudah tidak bergantung kepada apa pun dan siapa pun kecuali hanya bergantung kepada Tuhan. Artinya kita sadar bahwa dunia bukanlah untuk kita miliki, tetapi untuk kita nikmati keindahan dan kebaikannya. Apalagi waktu kita di dunia ini sangat singkat, sehingga sangat sayang jika tidak dirasakan dalam sukacita yang mendalam. Stres hanya bisa dikurangi jika kita menemukan kesadaran untuk hidup setiap detik dengan sukacita yang mendalam dan perasaan kaya atas kehidupan yang kita miliki. Sebaliknya, jika kita tidak sadar tentang siapa diri sejati kita, terobsesi untuk mengumpulkan segala hal dari dunia materi, tidak menemukan keseimbangan jiwa dalam sukacita; maka, hal ini akan menjadi kutukan bagi diri kita untuk setiap saat merasakan stres dan penderitaan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGELOLA STRES DENGAN KESADARAN HATI

“Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan.”~Djajendra

Setiap orang pernah mengalami stres. Stres terjadi karena ego berada di bawah tekanan. Semakin tinggi ambisi, keinginan, harapan, persaingan, dan upaya untuk mencapai impian; maka, semakin mudah kita berada dalam keadaan stres. Semakin tinggi jabatan, kekuasaan, dan tanggung jawab akan meningkatkan potensi stres. Stres merupakan emosi yang selalu menyertai perjalanan karir dan ambisi untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Stres juga muncul dari pikiran yang tidak terkendali dan terlalu banyak berangan-angan. Pengendalian pikiran dan kesadaran untuk meminimalkan stres dengan energi positif adalah pilihan terbaik.

Mungkinkah kita terhindar dari stres? Jawabannya tidak mungkin. Stres pasti muncul ketika tantangan mendorong potensi kita hingga batasnya untuk mencapai tujuan yang kita perlukan bagi hidup kita. Kita hidup untuk tumbuh dan berkembang dalam banyak hal. Kita mungkin sedang berusaha untuk mencapai sesuatu yang tidak mudah dicapai. Biasanya, peristiwa ini akan diiringi oleh energi stres. Dalam hal ini, kita tidak boleh terjebak dalam stres, tetapi menggunakan stres untuk lebih berusaha dalam mencapai tujuan yang sangat kita butuhkan tersebut.

Jika kita lari dari kenyataan hidup, maka stres akan menjadi sahabat abadi kita. Kita adalah bagian dari realitas kehidupan dan realitas kehidupan adalah bagian dari kita. Keyakinan dan pengertian kita yang berbeda dengan kenyataan hidup akan menjadi sumber stres yang merugikan hidup kita. Jika kita ngotot agar kehidupan berjalan sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita, maka setiap hari kita akan menerima stres dari realitas hidup. Jika kita ingin mengelola stres, maka kita harus ikhlas dan sabar terhadap realitas hidup yang tidak sesuai dengan keyakinan dan keinginan kita.

Ketika ikhlas dan sabar sudah menjadi karakter diri, maka kita akan menjadi pribadi yang tangguh untuk menerima tantangan di sepanjang perjalanan hidup. Pribadi yang tangguh membangun kebiasaan positif untuk mengatasi stres dan mengelola situasi yang membuat stres. Dalam hal ini, kita mengambil tanggung jawab penuh atas pilihan kehidupan kita tanpa pernah melempar kesalahan kepada siapa pun. Ketika pilihan kita tidak sesuai dengan harapan, kita tidak akan menyalahkan siapa pun, tetapi berusaha memahami apa yang terjadi, kemudian mencoba menemukan hal-hal terbaik agar pilihan tersebut mampu memberikan yang terbaik bagi hidup kita. Intinya, stres harus diatasi dengan kesadaran diri untuk memiliki momen-momen bahagia di setiap peristiwa hidup.

Salah satu upaya untuk mengendalikan stres adalah dengan memperkuat energi spiritual. Caranya adalah membangun keyakinan bahwa diri kita ini sesungguhnya tidak berdaya dan tidak memiliki kemampuan apa-apa tanpa bantuan Tuhan. Sikap kita sehari-hari fokus pada momen ini untuk menikmati apa pun pemberian Tuhan dengan rasa syukur. Di samping itu, kita juga harus menggantungkan hidup kita hanya kepada Tuhan, bukan kepada pekerjaan atau pun kepada orang tertentu. Intinya, gaya hidup kita betul-betul menyerah kepada kehendak Tuhan, tetapi kita membangun etos dan karakter untuk mengatasi tantangan. Dalam hal ini, kita harus tetap optimis untuk mewujudkan impian dan rencana. Kita harus mampu memberi respons yang cepat dan memiliki kecerdasan adaptasi atas realitas yang kita hadapi. Tidak boleh ada keluh-kesah, semuanya di terima dengan rasa syukur.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN FISIK, EMOSIONAL, DAN MENTAL YANG BERKUALITAS

“Jadilah pribadi yang tumbuh dan menikmati kesejahteraan di semua situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kita harus jujur bahwa kita sangat membutuhkan fisik, emosional, dan mental dalam kondisi terbaik di setiap situasi kehidupan. Ketika kondisi fisik, mental, dan emosional dalam kondisi terbaik; maka kita mampu menggunakan ruang, waktu, dan materi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Jadi, harta terpenting dalam hidup adalah fisik yang terbaik, mental dalam keadaan tenang dan cerdas, serta emosional yang selalu menggetarkan energi cinta dan kebaikan.

Setiap saat kita perlu menjaga suara hati mengeluarkan kata-kata positif yang kuat dengan energi untuk mengoptimalkan potensi kita. Keberadaan kita untuk bahagia. Untuk itu, kita perlu meningkatkan kesadaran agar apa pun yang kita lakukan mampu menciptakan kebahagiaan bagi hidup. Doa-doa kita harus fokus untuk membahagiakan hidup kita. Kata-kata dan ucapan kita haruslah fokus untuk membahagiakan hidup kita. Sikap dan perilaku kita harus fokus untuk membahagiakan kita. Kita secara sadar harus mampu membentuk diri kita untuk menjadi sumber kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain.

Setiap hari hidup kita akan menggunakan fisik, mental, dan emosional sebagai alat untuk melakukan apa pun. Semua pikiran, tindakan, dan perasaan harus diarahkan oleh diri kita untuk menguatkan mental, fisik, dan emosional kita. Dalam hal ini, diperlukan kesadaran dan kerendahan hati untuk mengikuti segala sesuatu tanpa mengabaikan realitas fisik, mental, dan emosional kita. Kita harus memiliki kekuatan untuk menerima hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Kita harus memiliki keikhlasan untuk menerima apa pun yang terjadi. Intinya, jangan pernah meninggalkan doa dan kata-kata baik untuk menerima hasil apa pun. Tugas manusia adalah berusaha dengan sebaik mungkin, dan menerima hasil apa pun dengan sikap rendah hati.

Ketika sedang menghadapi kesulitan jangan membebankan pada fisik, emosional, dan mental. Kita semua tahu bahwa saat situasi yang sangat pedih dan sulit menerpa kita, maka tidak mudah untuk menyederhanakannya. Oleh karena itu, kita mengenal kata ikhlas, yang berarti kita mau lebih bersabar dan tabah menghadapi kesulitan tersebut. Jelas, sangat mudah untuk berada dalam perasaan khawatir, takut, marah, dan frustasi. Persoalannya, semua energi negatif tersebut tidak akan pernah memberikan solusi apa pun. Semua energi negatif tersebut hanya akan merusak kekuatan fisik, mental, dan emosional kita. Dan, hal ini akan membuat diri kita semakin lemah dan tak berdaya untuk menghadapi kehidupan yang kita jalani. Oleh karena itu, walaupun situasi tidak menguntungkan kita dan tidak bersahabat dengan kita, maka tumbuhkan sudut pandang untuk melihat hal-hal terbaik yang sedang kita miliki. Tampilkan sikap dan perilaku melalui kerendahan hati untuk melayani kehidupan dengan cinta dan kebaikan. Intinya, dalam situasi pedih dan sulit, jadilah energi positif yang hebat bagi diri sendiri dan orang lain. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DALAM SUDUT PANDANG POSITIF

“Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap perbedaan, hindari pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan.”~Djajendra

Hidup adalah perbedaan dan kita semua berhak untuk memilih sudut pandang. Keindahan akan terlihat saat kita memilih hidup dengan sudut pandang positif. Sudut pandang positif adalah sumber kebahagiaan. Setiap hari kita pasti menghadapi kenyataan hidup yang kadang kita suka dan juga kadang tidak kita sukai. Kebahagiaan hidup kita tergantung dari sudut pandang positif yang kita miliki dengan konsisten. Ketika keinginan, impian, ambisi, ego, keyakinan, dan cita-cita kita tidak mengendalikan sudut pandang kita; maka, kita akan memiliki empati untuk melihat semua peristiwa kehidupan yang kita hadapi dalam sudut pandang positif. Jika kita sadar bahwa tujuan hidup kita untuk menikmati sukacita dan kesejahteraan, maka sudut pandang kita selalu akan positif. Sudut pandang positif membuat kita tumbuh dan berkembang bersama nilai-nilai kehidupan yang positif.

Saat kita melihat semua hal yang bertentangan dalam sudut pandang positif, kita pun mampu menikmati keindahan dari hal-hal yang bertentangan dengan kita. Semua hal yang tidak nyaman akan hilang ketika kita melihatnya dalam sudut pandang positif. Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap semua perbedaan, hindari semua pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan. Perbedaan adalah ciptaan Tuhan yang wajib kita terima dan jalani dengan sukacita. Tidak ada gunanya melihat yang bertentangan dengan kita sebagai musuh. Sudut pandang yang banyak musuh akan merugikan diri sendiri. Sudut pandang yang suka melihat kekurangan pihak lain akan membuat hidup kita  tidak bahagia. Memiliki sudut pandang positif berarti telah memilih untuk hidup nyaman, santai, damai, bahagia, sejahtera, dan melihat semua hal begitu indah.

Ketika kita bersahabat dengan semua perbedaan dan setiap saat melihat semua peristiwa hidup dari sudut pandang positif, maka hidup kita akan mengalir dengan baik dan tidak perlu berjuang melawan hal-hal yang tidak sama dengan kita. Hidup kita pun selalu mendapatkan pencerahan dalam rasa santai, nikmat, bahagia, nyaman, dan penuh keindahan di setiap situasi kehidupan. Sudut pandang positif membuat kita selalu memiliki pilihan untuk membahagiakan hidup kita. Kita tidak akan memilih jalan hidup yang membuat kita sengsara. Kita tidak akan memiliki keraguan untuk melihat semua hal sebagai bagian terindah dari kehidupan yang kita jalani. Pikiran, jiwa, dan emosi tidak akan terpecah dalam keraguan. Semuanya terhimpun secara solid dalam satu sudut pandang yang positif. Diri sejati kita mampu memimpin semua indera kita untuk melihat segala sesuatu dari keindahannya.

Semua energi negatif di dalam diri akan hilang ketika sudut pandang positif menguasai jalan hidup kita. Sudut pandang positif adalah sesuatu yang paling ideal untuk membuat hidup kita bahagia. Sudut pandang positif mampu menarik energi positif dari luar diri kita. Dalam hal ini, kesadaran kita selalu menghasilkan realitas yang lebih baik untuk kehidupan sehari-hari kita. Itu bisa memberi kita keindahan dan kebaikan dari apa pun yang kita kerjakan atau berikan perhatian. Jalan hidup kita pun selalu dalam terang dan kejernihan pikiran. Kita tidak pernah merasa menderita, kita selalu ikhlas menerima apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Sudut pandang positif mampu membuat kita melihat kebaikan dan keindahan dalam semua peristiwa hidup kita. Kita akan membiarkan diri sejati kita untuk tidak melawan semua yang tidak nyaman bagi hidup kita. Sudut pandang positif yang akan menemukan keindahan dan kebaikan untuk membuat kita nyaman dari hal-hal tidak nyaman.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KITA

“Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kecerdasan emosional itu tidak kelihatan, tetapi melalui kesadaran ia mampu membantu kita untuk menjadi lebih produktif dan memiliki kinerja tinggi. Emosi kita yang cerdas membuat kita fokus pada proses dan konsisten bekerja menuju tujuan. Tidak akan ada keraguan, sebaliknya kita selalu memiliki motivasi untuk bekerja dengan melakukan segala sesuatu secara profesional. Akal dan mental kita terjaga dalam perasaan yang fokus untuk menghasilkan kinerja terbaik. Emosi kita yang cerdas mampu mengabaikan hal-hal yang tidak penting dan fokus pada hal-hal penting. Emosi kita yang cerdas memproduksi perasaan-perasaan positif untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan dengan produktif.

Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu untuk memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup. Oleh para ahli kecerdasan emosional didefinisikan sebagai sebuah kemampuan pribadi untuk memahami dan mengekspresikan emosi, menyatukan emosi ke dalam pikiran, memahami dan logika berdasarkan emosi, termasuk mengatur emosi dalam diri sendiri dan orang lain. Semua ini pada dasarnya bertujuan agar kita tampil secara kuat dan positif di dalam kehidupan kita sehari-hari. Penampilan kepribadian dengan karakter yang kuat dalam kontrol diri, memiliki kesadaran sosial di semua lingkungan dan budaya tempat kita berada, menghormati etika dan etiket di lingkungan sosial saat kita berada di sana, dan mampu berkomunikasi secara bijak dalam berbagai peristiwa dan situasi.

Setiap hari kita harus memahami bagaimana emosi dan persepsi mampu memotivasi diri kita untuk menjalani pola hidup produktif. Fokus pada tujuan dan membagi tugas dalam porsi kecil sesuai prioritas. Pengendalian diri yang baik dan manajemen yang efektif untuk menuntaskan tugas. Setiap tindakan sesuai dengan tujuan dan tidak tergantung pada barang atau orang. Memiliki niat yang kuat untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Memberikan perhatian penuh pada setiap tindakan dan selalu bersikap teliti dalam menyelesaikan tugas. Bekerja dengan kesadaran dan pola pikir yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Emosi kita yang cerdas membawa diri kita selaras dengan nilai dan tujuan hidup kita. Emosi yang cerdas menguatkan niat untuk mencapai yang terbaik di dalam tujuan. Ketika emosi cerdas kita membuat kita melihat dan merasakan apa yang kita tuju, maka keberanian dan kepercayaan diri kita memiliki motivasi yang hebat untuk melakukan tugas dengan produktif.

Kecerdasan emosional membiasakan kita untuk terkendali dan tenang dalam setiap situasi. Kondisi ini membuat kita mampu memberikan perhatian penuh saat menyelesaikan tugas. Kemampuan dan kebiasaan memberikan perhatian penuh menjadikan kita selalu fokus pada hal-hal yang harus segera kita selesaikan. Emosi yang cerdas membentuk kepribadian dan karakter yang kuat untuk melakukan tindakan sehari-hari dengan fokus pada tujuan. Emosi yang cerdas menyadarkan kita untuk tidak menaruh perhatian pada hal-hal negatif. Kecerdasan emosional selalu menghindarkan kita dari ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, keraguan, kemalasan, kebencian, dan semua emosi negatif yang membuat kita lemah atau tak berdaya. Sebaliknya, mendorong kita untuk optimis dan mengembangkan perasaan-perasaan positif, sehingga membuat kita selalu kuat dan memiliki motivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Kecerdasan emosional membangun perasaan-perasaan hebat untuk menjaga pikiran selalu optimis dan tubuh selalu bugar. Jadi, kecerdasan emosional sangat berperan untuk membawa kita ke puncak prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN TAKUT MENYATAKAN KITA TIDAK BERDAYA

“Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya.”~Djajendra

Perasaan takut adalah tanda bahwa kita tidak berdaya. Dalam kehidupan sejati, tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya dan tak mampu berbuat apa-apa. Perasaan takut merupakan tanda bahwa kita harus lebih pasrah kepada Tuhan, kita tidak perlu ngotot dengan keinginan kita, tetapi membiarkan Tuhan yang membantu kita untuk menyelesaikan semua tantangan dalam hidup. Tugas kita adalah melayani kehidupan sehari-hari yang kita jalani dengan tanggung jawab dan kualitas terbaik. Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut kita; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya. Yakinkan diri bahwa Tuhan pasti membantu untuk mengatasi semua persoalan hidup. Bentuk kepribadian yang rendah hati dan percaya diri di dalam keyakinan bahwa tanpa bantuan Tuhan saya bukan apa-apa atau siapa-siapa. Kecilkan diri dihadapan Tuhan, jadilah pribadi yang sangat tergantung kepada Tuhan. Rasa takut akan berkurang banyak ketika kita merasa bahwa Tuhan sudah memimpin hidup kita dengan cinta dan kasih sayangnya.

Ketika kita mengabaikan kekuatan rohani untuk melengkapi kehidupan kita, maka perasaan takut akan muncul di segala sesuatu yang kita kerjakan. Sebenarnya, perasaan takut adalah sesuatu yang wajar, yang berfungsi agar kita lebih berhati-hati dan teliti. Ketakutan ini sebenarnya sebuah emosi atau perasaan yang muncul dari dalam diri untuk menghadapi bahaya. Tujuan perasaan takut ini adalah agar kita mampu menemukan cara untuk melindungi diri dari ancaman yang membahayakan hidup kita. Persoalan muncul ketika perasaan takut menjadi berlebihan, sehingga mengganggu mental dan fisik kita. Ketakutan, kecemasan, kekhawatiran; jika ketiganya bersatu dalam sikap dan perilaku, maka membuat kita tidak mampu menemukan solusi, tetapi terperangkap dalam stres yang melumpuhkan hidup kita sehingga kita sulit untuk menemukan solusi.

Perasaan takut tidak mungkin bisa dihilangkan dari diri kita, tetapi dapat dikelola secara holistik untuk membangun kesadaran tentang kehidupan yang kita jalani. Pada umumnya, perasaan takut membuat kita mencari perlindungan. Kita akan mencari sesuatu yang sangat kuat untuk melindungi hidup kita dari perasaan takut. Dalam hal ini, kesadaran kita untuk menguatkan kehidupan rohani dengan cara menyerahkan diri dan menundukkan hati dihadapan Tuhan mampu menghilangkan rasa takut. Tuhan adalah kekuatan yang tiada tandingan untuk melindungi hidup kita. Di jalan Tuhan, kita mampu mengurangi rasa takut, sehingga tidak menjadi berlebihan. Kita mampu mengendalikan diri di dalam perlindungan kekuatan Tuhan. Kita mampu menenangkan diri untuk menemukan solusi terbaik dari semua ancaman rasa takut tersebut.

Jika kita sadar bahwa hidup ini dan semua masalah hanya bersifat sementara, maka kita mampu bersikap ikhlas untuk segala sesuatu yang kita alami. Dalam hidup kita yang sementara ini, kita pasti melalui berbagai peristiwa kehidupan, baik yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai. Semua peristiwa tersebut mengharuskan kita untuk respons dengan bijak agar kita tidak terjebak dalam rasa takut yang berlebihan. Intinya, rasa takut adalah sesuatu yang normal, tetapi jika sudah berlebihan rasa takutnya, maka dibutuhkan tindakan untuk menyelamatkan diri dari bahaya rasa takut itu. Sebab, jika rasa takut yang berlebihan dibiarkan, maka akan memicu proses kemunduran dan melumpuhkan diri sendiri, sehingga tidak mampu lagi bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik.

Temukan sumber rasa takut dan tingkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikannya. Hidup ini bukan pilihan kita, kadang kita harus menghadapi sebuah peristiwa yang tidak pernah kita inginkan dalam hidup kita. Jika kita memiliki keyakinan bahwa Tuhan yang memilih semua peristiwa hidup yang harus kita jalani, maka peristiwa yang tidak kita inginkan tidak akan menjadi sumber ketakutan. Kekuatan rohani kita mampu menciptakan keberanian untuk menghadapi semua peristiwa hidup dengan sabar dan tenang. Kita tidak akan menghindari tantangan apa pun, tetapi kita akan menguatkan optimisme dan keberanian untuk memanfaatkan tantangan bagi pertumbuhan hidup kita.

Jangan menyebarkan rasa takut kepada orang lain. Kendalikan diri dan selalu berpikir positif agar tidak menjadi pribadi yang suka menyebarkan rasa takut ke dalam kehidupan sosial. Kita harus sadar bahwa kita tidak berdaya dan kita semua bukan sebuah kekuatan tanpa pertolongan dari Tuhan. Kadang manajemen ketakutan digunakan untuk menguasai orang lain. Perilaku atau ucapan yang menciptakan rasa takut sangat merugikan pertumbuhan dan kemajuan dari sebuah masyarakat. Jika kita ingin membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagia, maka jangan pernah menggunakan manajemen ketakutan untuk membuat orang-orang takut pada hal-hal tertentu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang produktif menjadi malas dan tidak produktif. Aturan dan kebijakan yang mengancam kehidupan produktif akan menciptakan masyarakat yang rendah kinerja atau minim prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosiorang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak manapun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HARI INI ADALAH HADIAH TERINDAH

“Jika pada momen ini tidak bisa bahagia, janganbermimpi besok bisa bahagia.”~Djajendra

Momen ini adalah hadiah terindah. Sekaranglah waktu terbaik yang kita miliki untuk menikmati hidup. Sekaranglah pengalaman menyenangkan ada bersama kita. Hidup ini indah dan seluruh keindahan itu terjadi pada saat sekarang atau pada momen sekarang. Di setiap momen sangat banyak kebaikan dan karunia yang kita terima dari Tuhan. Semua keadaan adalah hadiah kecil dari Tuhan untuk dijadikan pelajaran dan pengalaman bagi hidup kita. Apa pun peristiwa yang kita hadapi pada momen ini sambutlah dengan pikiran positif. Sambutlah semua realitas dengan prasangka baik sebagai hadiah terindah dari Tuhan.

Menyenangkan dan tidak menyenangkan hanyalah persepsi yang tidak mampu memahami hidup secara keseluruhan. Jika pada momen ini kita mampu bersyukur dan merasakan kegembiraan, maka momen ini akan menjadi titik yang menyambungkan kita menuju masa depan terbaik. Kita hidup pada momen ini, jangan sia-siakan momen ini dengan kesedihan dari masa lalu maupun ketakutan akan masa depan. Kemampuan kita menguatkan hati dan mental untuk menerima momen ini sebagai hadiah terindah akan menjadi kebiasaan kita di sepanjang hidup. Kita perlu melatih diri untuk membiasakan diri kita bersyukur dan bergembira pada momen ini. Setiap hari adalah keindahan dan keajaiban yang kita terima dari realitas hidup. Bergembiralah dan belajarlah dari hal-hal tak terduga yang penuh kejutan di sepanjang hidup.

Hidup kita mengalir seperti sungai, kita tidak dapat menahan hidup dari aliran realitas. Keinginan kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Mimpi-mimpi kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Aliran hidup kita dikendalikan oleh Tuhan, bukan maunya kita. Jalan hidup kita sudah diatur sama pencipta kita, bukan maunya kita. Jangan sandarkan hidup pada keinginan, tapi sandarkan hidup untuk memahami kehendak Tuhan. Semua keinginan kita jika tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, maka tidak akan terjadi. Oleh karena itu, dari pada sibuk memikirkan keinginan, lebih baik melakukan hal-hal berkualitas pada momen ini dengan perasaan gembira. Biarkan titik-titik momen terindah menyambungkan kita menuju masa depan terbaik.

Satu-satunya milik kita yang paling berharga dalam kehidupan ini adalah kegembiraan. Semua momen yang kita jalani, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, haruslah di dalam kegembiraan. Hanya kegembiraan milik kita yang abadi di sepanjang hidup. Kegembiraan kita adalah kekayaan kita yang sesungguhnya. Masa-masa sulit haruslah disikapi dengan optimis dan mencari solusi dengan perasaan gembira. Setiap masalah adalah pelajaran dan pengalaman untuk ditemukan jalan keluar terbaik. Setiap tantangan bertujuan untuk memicu kreativitas kita agar lebih memaksimalkan potensi kita. Hidup ini indah, kita harus dapat menikmati keindahan ini dengan perasaan gembira.

Pikiran adalah alat yang harus kita gunakan dengan baik. Jika pikiran dibiarkan tanpa kendali, maka pikiran berjalan sesukanya dan akan membawa hidup kita pada kesulitan. Oleh karena itu, tenangkan pikiran dan jaga sepenuhnya agar pikiran tidak bergerak sendiri. Pikiran hanya boleh digunakan melalui kesadaran. Pikiran diarahkan untuk memikirkan hal-hal terindah, sehingga kegembiraan dapat dirasakan. Pikiran harus dibuat menyatu dalam kegembiraan untuk menjalani momen ini, menyerap semua hal baik di dalam momen ini, dan menyatu dengan realitas untuk menemukan hal-hal terbaik bagi hidup kita.

Hidup kita ada pada momen ini. Waktu kita saat ini sangat berharga dan satu-satunya kekayaan yang kita miliki untuk menikmati kebahagiaan. Waktu kita pada momen ini adalah pelajaran dan pengalaman hidup kita. Jangan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang membuat hidup kita tidak bahagia. Jangan membuang-buang waktu untuk memikirkan masa lalu dan masa depan yang bukan milik kita. Milik kita hanya momen ini. Milik kita hanya detik ini. Momen ini adalah hadiah terindah dari Tuhan untuk kita, jangan sia-siakan hadiah terindah ini dengan memikirkan yang bukan milik kita. Biarkan momen terindah ini menciptakan langkahnya untuk membawa hidup kita pada momen-momen terindah berikutnya.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HARI INI DENGAN SEMPURNA

“Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri.”~Djajendra

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Kapan saja masalah bisa muncul untuk mengganggu ketenangan hidup. Ketika ketenangan terganggu, maka segala sesuatu sulit untuk dikerjakan dengan baik. Tidak mudah untuk menjalani kehidupan positif di tengah banyak masalah yang menumpuk. Menjalani momen ini dengan sempurna tanpa terganggu dengan masalah sangatlah penting. Pikirkan hal yang benar saat ini, nikmati saja apa yang tersedia pada hari ini. Besok adalah urusan besok, kita hidup hari ini dan pada momen ini, mungkin saja semua perasaan khawatir itu tidak nyata, serta perlu dikendalikan agar kita tidak cemas dan takut dengan masalah di depan.

Mungkin tidak semua masalah dapat dengan mudah diselesaikan, banyak halangan yang bisa membuat Anda sulit menyelesaikan sebuah masalah. Jadi, ketika Anda tidak dapat berbuat apa-apa, maka sadarlah untuk tidak menciptakan kekacauan di pikiran. Terimalah keadaan yang sedang dihadapi, berpikirlah yang positif, dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti bekerja sesuai kehendak Tuhan. Tugas Anda adalah memiliki niat yang tulus untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, dan membiarkan segala sesuatu berproses untuk membantu Anda menyelesaikan masalah. Tidak perlu panik. Tidak perlu takut. Tidak perlu cemas. Terimalah keadaan dengan harapan bisa segera diselesaikan dengan baik.

Ketenangan dan kesabaran menjadi hal yang penting saat menghadapi masalah. Kuatkan energi positif di dalam diri agar dapat melemahkan semua energi negatif. Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri. Jangan membiarkan masalah membuat sukacita dan kegembiraan hilang. Jadilah ikhlas untuk menerima kehendak Tuhan. Semua masalah pasti berlalu pada waktunya. Alam dan kehidupan tidak akan membiarkan hidup Anda di dalam masalah yang terus-menerus. Mulailah dari dalam diri Anda sendiri untuk membangun keyakinan dan kekuatan agar bisa menyelesaikan masalah.

Jangan berpikir bahwa masalah Anda itu berat dan mengerikan. Berpikirlah bahwa Anda tulus dan serius untuk menyelesaikan masalah. Jangan membuat diri Anda mengalami kesengsaraan dan penderitaan oleh masalah. Jadilah bijak dan mulailah langkah-langkah untuk melewati masalah dengan baik. Selalu bertindak positif dan berniat baik atas semua hal yang Anda alami. Masalah ada agar Anda menjalani tes hidup yang menguatkan Anda. Jadi, kadang-kadang masalah yang tak terbayangkan perlu disikapi dengan pikiran positif dan menerimanya untuk diselesaikan dengan benar. Orang bijak mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah memberikan masalah yang berada di luar kemampuan. Jadi, terimalah dan nikmati pengalaman dari masalah tersebut sebagai pelajaran yang menguatkan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENYINGKIRKAN PIKIRAN DAN UCAPAN NEGATIF

“Semua kata-kata negatif yang kita lemparkan kepada orang lain akan kembali kepada diri kita sendiri.”~Djajendra

Perkataan tidak baik akan kembali kepada diri sendiri. Ketika berucap dan berkata-kata tidak baik kepada orang lain, maka sesungguhnya kita sedang menabung energi tidak baik di dalam diri kita sendiri. Energi tidak baik tersebut akan membuat hidup kita seperti yang kita ucapkan. Semua kata-kata negatif yang kita lemparkan kepada orang lain akan kembali kepada diri kita sendiri. Ucapan dan kata-kata yang tidak baik hanya merusak kedamaian hidup. Perilaku yang suka mencari-cari kekurangan orang lain hanya merugikan diri sendiri.

Kehidupan positif berarti semakin banyak kita mendengar dan berbicara tentang hal-hal positif. Kemampuan kita untuk bebas dari pengaruh negatif akan membuat hidup kita indah dan damai. Walaupun kita tahu bahwa tidak mungkin semua orang di lingkungan kehidupan kita memiliki kata-kata dan ucapan positif, tetapi kesadaran untuk tidak mendengarkan mereka yang negatif akan membuat hidup kita lebih baik. Kita berhak untuk memilih kehidupan positif, dan kita mampu memiliki kehidupan positif di tengah-tengah lingkungan yang penuh dengan ucapan negatif.

Ketika orang-orang negatif berbicara dengan kita, maka kita harus mengubah percakapan tersebut menjadi positif. Jangan pernah membiarkan aliran kata-kata atau berita negatif mempengaruhi pikiran kita. Jangan membiarkan energi konflik dan kekerasan memasuki emosi kita. Kita harus memiliki sikap dan niat untuk menanggapi segala sesuatu dari sudut pandang positif. Jadi, mulai saat ini, jika ada orang-orang mengirimkan berita negatif, maka kita harus siap memberi tanggapan dengan cara yang lebih positif.

Pandangan positif menciptakan semangat, harapan, antusiasme, dan motivasi untuk masa depan yang lebih baik. Jika setiap saat kita memahami hidup dengan pandangan positif, maka apa pun tantangan dan situasi negatif, kita mampu menghadapinya dengan tenang. Pandangan positif akan memberikan pengalaman damai dengan semua keadaan.

Setiap ucapan haruslah memiliki kualitas untuk menyampaikan kedamaian, kebenaran, kebahagiaan, cinta, dan kepedulian. Semua ucapan dan kata-kata positif adalah harta yang semakin memperkaya hidup kita. Kita perlu menyingkirkan semua pikiran buruk dari diri kita. Kita perlu menguatkan pikiran positif saat teman, keluarga, dan lingkungan kerja memberikan banyak energi negatif kepada kita. Jadilah pribadi yang memilih untuk hidup damai apa adanya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP INI INDAH JANGAN MEMBIARKAN DIRUSAK OLEH MASALAH

“Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia.”~Djajendra

Ketika kita tidak menerima masalah hidup, maka masalah hidup itu akan membuat kita kacau dan frustasi. Satu-satunya solusi terbaik saat menghadapi masalah adalah menerima masalah tersebut dan menjadi lebih kreatif agar dapat menemukan jalan terbaik. Bila kita tidak ikhlas menerima masalah dan ngotot mempersalahkan orang lain, maka kita akan terjebak dalam hal-hal negatif yang merusak hidup kita.

Masalah akan menjadi energi negatif yang merusak hubungan baik saat kita tidak mau mengakui kesalahan kita. Bila masalah itu muncul karena kesalahan atau tidak adanya sifat dan perilaku baik dari diri kita, maka kita harus sadar dan memiliki empati untuk menunjukkan kebaikan agar dapat menemukan solusi atas masalah tersebut.

Pikiran positif kita memiliki kekuatan untuk menyelamatkan semua masalah. Cinta dan kepedulian adalah dua kata kunci yang sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah. Selama kita ngotot dengan kebenaran yang kita yakini dan mengabaikan kebenaran orang lain, maka masalah akan selalu ada dan tidak pernah tuntas. Oleh karena itu, diperlukan cara-cara manusiawi yang memperhatikan realitas orang lain, termasuk mau berdamai dengan kebenaran yang diyakini semua orang adalah jalan terbaik untuk menuntaskan masalah.

Jangan membiarkan pikiran negatif semakin memperluas persoalan dari masalah yang muncul. Jangan membiarkan pikiran negatif menciptakan ketakutan dan pesimisme di dalam hidup kita. Buanglah masalah tersebut dari pikiran dan tempatkan masalah menjadi sesuatu di luar diri, kemudian gunakan kreativitas untuk menemukan solusi yang membuat hidup kita bahagia dan damai.

Setiap hari kita perlu berbicara dengan diri sendiri tentang hal-hal positif yang membawa hidup kita menuju bahagia. Katakan pada diri sendiri sepanjang hari bahwa semua urusan terselesaikan dengan baik dan semua masalah berubah menjadi solusi yang indah. Lakukan afirmasi berulang kali bahwa hidup kita sangat indah dan semua urusan terselesaikan dengan sangat indah.

Tetaplah tersenyum saat masalah hadir ke dalam hidup, fokuskan diri untuk tetap tenang menghadapi semua hal. Lakukan dengan sepenuh hati untuk menuntaskan masalah dengan solusi yang mendatangkan kebahagiaan.

Sifat masalah itu sementara. Masalah datang dan pergi. Masalah adalah guru yang mengajarkan kita untuk lebih rendah hati dan mau mengendalikan diri. Miliki kesadaran untuk menguatkan fisik, emosi, mental, dan perilaku baik saat menghadapi masalah. Hanya diri kita sendirilah yang selalu menjadi solusi untuk menuntaskan masalah, jangan pernah berharap orang lain yang menuntaskan masalah kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

“Akibat dari kemarahan kita bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.”~Djajendra

Kemarahan adalah sebuah emosi yang normal, tetapi kemarahan yang berlangsung terus-menerus akan merugikan diri sendiri. Kemarahan menjadikan hati tidak damai, menjadikan hidup tidak tenang. Jiwa yang marah berpotensi membuat tubuh dan pikirannya sakit. Jiwa yang marah sedang melemahkan dirinya sendiri dan sedang mengikat dirinya dengan beban hidup yang lebih tinggi. Seperti kata Ralph Waldon Emerson, “Kemarahan adalah kekuatan internal yang kuat yang memadamkan cahaya akal.” Jadi, kemarahan walaupun sesuatu yang normal, tetaplah perlu dikendalikan agar diri bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Kemarahan kita pada seseorang karena pikiran dan hati kita merasa bahwa orang tersebut telah melakukan kesalahan atau melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Kemarahan muncul karena kita tidak mau menerima kenyataan yang terjadi, kita ingin kebenaran kita yang terjadi, bukan yang lain. Perasaan marah disebabkan juga ketika kita tidak ikhlas untuk menerima kesalahan yang dilakukan oleh seseorang. Kita ingin orang tersebut mendapatkan balasan seperti yang kita inginkan. Jadi, kadang-kadang, kemarahan yang tidak terkendali bisa mengarahkan diri untuk balas dendam. Niat balas dendam ini sangat berbahaya bagi kebaikan diri sendiri, karena energi negatif akan menguasai diri dan membawanya ke arah yang merusak masa depan diri sendiri.

Marshall B. Rosenberg mengatakan bahwa inti dari semua kemarahan adalah kebutuhan yang tidak terpenuhi. Artinya, kemarahan itu adalah persoalan pribadi kita, persoalan internal diri kita sendiri. Ketika kita mampu melatih diri kita untuk tidak terpengaruh atau terikat dengan sikap dan perilaku orang lain, maka kita bisa menjadi diri sendiri yang kuat dan terkendali untuk tidak marah. Kebutuhan kita tidak akan bergantung kepada orang lain atau kepada hal-hal di luar diri kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang merdeka dan tidak dikendalikan oleh hal apapun atau oleh siapapun dari luar diri kita.

Marcus Aurelius mengatakan bahwa betapa lebih menyedihkan adalah akibat kemarahan daripada penyebabnya. Bila kita ikhlas dengan semua kejadian di luar diri kita, kita tidak akan menemukan sebuah penyebab yang membuat kita marah. Ketenangan hati di dalam perasaan cinta kepada semua ciptaan Tuhan akan membuat kita tidak memiliki alasan atau penyebab untuk marah. Hati yang penuh cinta selalu memiliki kemampuan untuk memaafkan dan menerima kenyataan hidup dengan ikhlas. Kita harus mencegah akibat buruk dari kemarahan kita. Akibat kemarahan bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.

Sifat dan pemikiran kita yang suka menilai dan menyalahkan orang lain adalah sumber kemarahan. Apalagi bila kebutuhan kita belum terpenuhi dalam hubungan dengan seseorang, maka biasanya dengan sangat mudah orang tersebut kita salahkan dan kita menilainya dengan berbagai asumsi atau persepsi kita. Jadi, perilaku kita yang suka menyalahkan orang lain akan menjadi sumber yang kuat bagi penderitaan hidup kita. Kehidupan yang tenang, damai, dan bahagia hanya didapatkan ketika kita mengarahkan semua energi positif kita untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri, tanpa melayani energi negatif di luar diri kita. Jangan lagi marah karena pemikiran kita melihat kesalahan orang lain, tingkatkan kesadaran bahwa marah kita itu terjadi karena sesuatu yang kita butuhkan atau inginkan belum terpenuhi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MILIKI JARAK DENGAN MASALAH, JANGAN TERIKAT PADA MASALAH

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

Pekerjaan terbesar kita semua adalah menjaga kesehatan, kebugaran, ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan perasaan sejahtera. Persoalannya, setiap orang berpotensi menghadapi masalah. Jadi, perjalanan hidup setiap orang akan mendapatkan tantangan dalam bentuk masalah. Di sinilah kita semua di uji oleh kehidupan, apakah kita fokus pada masalah atau kita fokus untuk menjaga kedamaian hidup kita.

Setiap bangun pagi fokuslah untuk penguatan diri, sehingg semua masalah hidup menjadi kecil. Mulailah dengan doa untuk rahmat dan kebaikan yang sudah diterima, kuatkan perasaan syukur, fokuskan pikiran untuk mengingat hal-hal terbaik yang membuat diri semakin bersyukur dengan hidupnya. Bersyukurlah dengan apa yang ada di meja makan, bersyukurlah dengan keluarga, bersyukurlah dengan pekerjaan, bersyukurlah untuk semua tantangan yang harus dihadapi, fokuskan semua kekuatan untuk ketenangan dan kedamaian hidup.

Kehidupan yang baik dibentuk dari kekuatan tenang dan terpusat, tidak mengejar sesuatu secara berlebihan, selalu tampil tenang dan produktif, membangun disiplin untuk memusatkan diri sendiri agar dapat memulai pekerjaan dengan kinerja terbaik. Kebiasaan hidup yang sangat serius dengan masalah hanya akan membuat masalah itu semakin membesar dan menguras semua kekuatan diri. Jangan membiasakan diri Anda untuk terus-menerus memikirkan masalah, kuatkan diri Anda agar bisa mengalihkan pikiran dari masalah, kemudian memfokuskan pikiran untuk merasakan syukur dan keindahan atas semua hal yang Anda hadapi.

Ketika Anda memberikan perhatian yang besar kepada masalah, Anda akan dikendalikan oleh emosi negatif. Pikiran Anda kepada masalah akan membuat Anda cemas, putus asa, marah, takut, khawatir, frustasi, stres, merasa tidak berdaya, sedih, dan banyak emosi negatif lainnya akan berakumulasi di dalam diri Anda. Jelas, dengan membiarkan masalah menguat dalam pikiran dan emosi, Anda akan kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan kehilangan kekuatan untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga hidup Anda akan berlarut-larut dalam masalah.

Di tempat kerja, ketika Anda menghadapi masalah, bekerjalah dari kebahagiaan dan ketenangan. Jangan biarkan masalah menciptakan stres. Bila Anda sudah stres dengan masalah di tempat kerja, maka Anda akan membuang-buang waktu dan tenaga untuk melayani stres. Akibatnya, masalah Anda pun akan semakin menguat karena Anda telah dibuat menjadi lemah oleh stres Anda. Jadi, tetaplah berpusat pada ketenangan dan kebahagiaan, nyalakan energi positif sekuat mungkin di dalam diri agar Anda bisa mempertahankan hubungan positif dengan masalah Anda.

Masalah yang menguasai pikiran dan emosi akan menyulitkan untuk pengendalian diri. Anda akan bingung, kesal, marah, takut, dan sulit menemukan solusi. Jelas, semua kondisi ini akan menambah tekanan stres bagi hidup Anda. Masalah yang dibiarkan menguasai hidup Anda akan menjadikan diri Anda lebih buruk. Anda akan kehilangan kemampuan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi. Masalah yang menguasai diri Anda akan membuat Anda tak berdaya dan berpotensi membuat Anda berada pada titik terendah

Ciptakan jarak antara Anda dengan masalah Anda, jangan terikat pada masalah Anda. Terlalu dekat dengan masalah akan membuat Anda kehilangan kekuatan dan kemampuan. Tidak perlu terlalu memikirkan masalah. Anda memang membutuhkan solusi agar masalah tersebut tuntas, tetapi tidak perlu menyiksa diri dengan masalah tersebut. Mundurlah beberapa langkah dari masalah, tenangkan diri dan temukan kebijaksanaan untuk melihat masalah tanpa menjadikannya terikat dengan Anda.

Tujuan masalah adalah untuk membuat Anda lebih kuat dan lebih kreatif dalam menemukan jalan keluar. Oleh karena itu, secara mental dan emosional, Anda harus kuat dan tidak boleh kehabisan tenaga karena tekanan dari masalah. Tetaplah bekerja dengan percaya diri dan penuh tenaga, tenangkan diri, yakinkan diri bahwa Anda pasti mampu memecahkan masalah dengan solusi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

RAHASIA PENANGKAL STRES

“Penyebab utama stres adalah tidak mau menerima kenyataan hidup. Jika Anda ikhlas dan berjiwa besar untuk menerima kenyataan hidup dengan pikiran positif, maka Anda akan diberdayakan dan dikuatkan untuk menemukan yang terbaik.”~Djajendra

Menerima kenyataan hidup, menghadapinya dengan tenang dan sabar, adalah cara untuk menangkal stres. Stres dan kecemasan dapat menyebabkan kita kehilangan peluang terbaik untuk menumbuhkan potensi kita. Ketika kita berhenti melawan kenyataan yang dihadapi, maka energi positif akan memberdayakan potensi kita untuk mengatasi tantangan. Jadi, hindari stres dan kecemasan, cobalah untuk tetap tenang dan terkendali dalam rasa syukur.

Menjalani hidup memang tidak mudah dan tidak sederhana. Setiap orang memiliki jalan hidupnya yang kadang tidak mudah untuk dijalani. Tidak semua kenyataan hidup yang dihadapi sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Sering sekali stres, rasa khawatir, rasa takut, dan kecemasan menjadi sahabat yang sulit dihilangkan saat kenyataan yang dihadapi sangat pahit dan sangat tidak diinginkan. Di sinilah seseorang diuji mental dan emosi hebatnya. Di sinilah seseorang imannya diuji untuk menerima kehendak Tuhan dengan ikhlas dan sabar. Memang tidak semua orang mampu untuk menghadapi kenyataan yang sangat tidak diinginkan tersebut. Diperlukan kesadaran yang tinggi dan tingkat spiritualitas yang baik agar seseorang mampu menjadi ikhlas dan sabar ketika dirinya harus menjalani hidup yang tidak diinginkan.

Hidup bukanlah pertempuran atau persaingan untuk memiliki segala keinginan. Hidup adalah proses untuk menemukan diri sendiri yang kuat dan unggul agar dapat menjalani kehidupan dunia dengan gembira. Tujuan tertinggi hidup adalah memiliki kehidupan yang sehat, bugar, gembira, bahagia, damai, tenang, sejahtera, dan berguna bagi kehidupan secara luas. Kita harus menyadari bahwa kehidupan dunia yang kita miliki sangat singkat dan sementara, jarang yang sampai seratus tahun, dan tidak ada yang kita miliki. Semua yang kita anggap miliki kita hanyalah perasaan dan prasangka kita saja, yang benar semuanya milik Tuhan. Jadi, hidup kita ini bukan untuk setiap hari bertempur dengan kenyataan yang harus dihadapi, tetapi untuk belajar menerima dan menjadikan kenyataan sebagai pengetahuan.

Kita hidup dalam dunia materi. Kenyataan lingkungan hidup kita adalah materi. Tubuh kita pun sebuah materi yang setiap hari harus dikasih makan dan minum agar tetap berenergi. Di dalam tubuh yang sifatnya materi tersebut ada jiwa yang sifatnya bukan materi. Jiwa adalah kesadaran dan dia bukan materi. Karena tubuh membutuhkan biaya hidup untuk memenuhi kalori dan nutrisinya, maka setiap orang harus sadar untuk menjadi produktif agar menghasilkan uang bagi kesejahteraan fisik dan rohani. Kita ketahui stres dan kecemasan yang berlebihan akan membuat seseorang tidak produktif, akibatnya dia sulit memiliki kinerja untuk menghasilkan uang yang lebih banyak. Memang betul uang bukan satu-satunya penyebab stres, tetapi kekurangan uang untuk memenuhi kalori dan nutrisi bagi tubuh akan menciptakan stres yang menghilangkan kepercayaan diri seseorang.

Tuhan selalu menjaga kita dengan sempurna. Tuhan selalu menjaga kita dengan sepenuh hati dan sepenuh cintanya kepada kita. Jadi, kita tidak perlu memelihara perasaan-perasaan negatif yang berpotensi memicu stres. Segala sesuatu yang kita alami bila kita menerimanya dengan ikhlas dan tenang, maka semua itu akan menjadi pengalaman yang indah. Ketika Anda mencapai sukses, maka masa tersulit Anda itu akan menjadi kenangan terindah, menjadi cerita kebanggaan untuk diceritakan kepada anak cucu. Bila di masa sulit Anda mampu mengelola perasaan dan pikiran secara positif, maka masa sulit itu akan menjadi kenangan terindah, pelajaran terindah. Oleh karena itu, jangan menentang kenyataan yang harus dihadapi, terimalah dengan kreatif, belajarlah darinya, dan tumbuhlah dengan cara mengatasinya.

Rahasia penangkal stres adalah menjaga kesadaran untuk menerima kenyataan pahit dengan emosi dan pikiran positif. Tidak menolak atau marah dengan kenyataan yang dihadapi, tetapi semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan meyakini bahwa Tuhan sedang membantu Anda untuk segera keluar dari situasi pahit tersebut. Dalam hal ini, Anda harus menguatkan diri dengan energi positif, dan memberikan motivasi kepada diri sendiri sambil memetakan strategi terbaik untuk menemukan solusi. Menerima kenyataan dengan ikhlas dan sepenuh hati dapat mengurangi tekanan stres. Ketika tekanan stres menjadi rendah, Anda bisa dengan tenang dan penuh pengetahuan menemukan hal-hal terbaik agar kenyataan hidup Anda sesuai dengan impian dan harapan Anda.

Rahasia penangkal stres bukan berarti menyetujui kenyataan pahit yang sedang dihadapi, tetapi bertujuan untuk membuat diri kuat dan tenang agar dapat segera keluar dari kenyataan pahit tersebut. Dalam hal ini, bila Anda dalam kondisi stres dan kecemasan berlebihan, Anda akan menjadi lemah dan tidak tenang, Anda pun akan menyibukan diri dengan keluh-kesah dan marah, tidak akan fokus untuk menemukan jalan keluar. Jelas, stres tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik, tetapi akan membawa Anda ke dalam kenyataan atau keadaan yang membuat Anda semakin tidak berdaya. Oleh karena itu, terimalah hidup dengan tenang dan ikhlas, kemudian temukan kekuatan Anda untuk segera keluar dari kenyataan yang membuat Anda stres.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

WORK LIFE BALANCE: CARA HIDUP YANG TIDAK MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Semua perbuatan baik kita berakumulasi menjadi kekuatan besar untuk membantu kehidupan kita. Semua perbuatan tidak baik kita berakumulasi menjadi kekuatan besar untuk menciptakan berbagai masalah dan kesulitan di dalam hidup kita.”~Djajendra

Ketika kita fokus untuk mengejar materi, jabatan, kekuasaan, dan semua yang sifatnya alam material; maka, kita akan hidup dalam keadaan ketidaktahuan tentang cara mencapai kebahagiaan sejati. Kesejahteraan, kemakmuran, dan karir yang lebih tinggi adalah penting; tetapi, tindakan untuk mengalami kebahagiaan dan ketenangan batin juga sangat penting. Sebuah pola hidup yang bersumber dari pusat kesadaran diri sendiri haruslah ditumbuhkan agar semua hal-hal yang dijalani dalam kehidupan sehari-hari dapat mengantar kita menuju kebahagiaan.

Semua kerja keras dan tindakan hebat yang kita lakukan selalu memiliki harapan untuk mendapatkan kebahagiaan dan kesenangan darinya. Sudah menjadi hukum kehidupan bahwa setiap orang lebih suka kebahagiaan daripada penderitaan. Tidak seorang pun yang mau bila diberikan jabatan tinggi dengan kekayaan yang berlimpah, tetapi harus hidup dalam penderitaan. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup selalu menjadi tujuan yang lebih tinggi daripada apapun. Dalam hal ini, kebahagiaan dan kesejahteraan haruslah dikerjakan dengan kesadaran tinggi. Ketika bekerja, kendalikan indra dengan pikiran, lakukan pekerjaan dengan sepenuh hati tanpa memikirkan hasil akhirnya. Fokuskan semua kemampuan dan perhatian di dalam proses kerja. Melalui pengabdian dan rasa cinta kepada apa yang kita lakukan, kita akan menemukan kesenangan dan antusiasme untuk mencapai yang terbaik.

Segala sesuatu tindakan yang dihasilkan dari kesadaran diri sejati akan menciptakan jalan menuju kebahagiaan. Segala sesuatu yang dihasilkan dari pikiran dan ego akan menciptakan jalan yang menjauh dari kebahagiaan. Biasanya, semua tindakan berdasarkan keinginan. Dalam hal ini, kita harus dengan cerdas mengawasi diri kita, apakah keinginan itu bersumber dari kesadaran tertinggi atau bersumber dari ambisi yang dimunculkan oleh pemikiran dan ego di dalam diri. Bila proses pencapaian kesejahteraan, kemakmuran, karir, jabatan, dan kekuasaan bersumber dari kesadaran tertinggi; maka, semua tindakan dapat menciptakan kebahagiaan bersama hasil akhirnya. Sebaliknya; bila keinginan itu bersumber dari keserakahan, ambisi, ego, nafsu, kemarahan, dendam, niat tidak jujur, kebohongan, dan perbuatan tidak etis ; maka, semua tindakan akan diikuti masalah dan kesulitan yang membuat hidup selalu dalam penderitaan.

Bekerja dengan ikhlas dan melayani pekerjaan dengan tulus adalah cara yang sangat berharga. Ketika hidup menjadi berarti dan berguna melalui kesadaran tertinggi, maka kita tidak akan memiliki waktu dan ambisi untuk mengejar kepentingan egois. Kesadaran tertinggi mampu menghilangkan rasa kehilangan dan ketidakbahagiaan saat kegagalan menunda keberhasilan kita. Kesadaran tertinggi mampu menghilangkan rasa putus asa atau depresi saat kita tidak memenuhi harapan dan keinginan kita.

Kehidupan yang kita miliki sangat berharga karena sifatnya sementara. Kehidupan yang berharga dan sementara ini tidak boleh disia-siakan, ciptakan kebiasaan-kebiasaan hidup untuk menuju kebahagiaan dan kesejahteraan. Semua yang baik-baik sudah dilengkapi Tuhan di dalam diri kita, sekarang kita hanya perlu menyelam ke dalam diri kita untuk menemukan semua potensi bahagia dan sejahtera, kemudian memahaminya dan menemukan cara untuk membuatnya berfungsi sesuai harapan dan impian kita.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

TIDAK MEMBIARKAN EMOSI NEGATIF BERKUASA ATAS DIRI KITA

“Kehidupan adalah hadiah yang berharga, jadi: nikmati semua keberuntungan dengan rasa syukur, jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang sudah menjaga kita siang dan malam dengan penuh kasih sayang.”~Djajendra

Emosi negatif dihasilkan dari pemikiran negatif. Ketika seseorang hanya mampu melihat kekurangan dan tidak mampu melihat kelebihan atau kebaikan, maka dia akan menarik berbagai jenis emosi negatif ke dalam dirinya. Emosi negatif atau perasaan negatif adalah sesuatu yang tidak menyenangkan hati atau sesuatu yang tidak pernah diinginkan oleh siapapun. Pastinya, setiap orang ingin bebas dari perasaan negatif agar hidupnya bahagia dan damai. Jelas, bila ingin bebas dari emosi negatif, maka kita harus menyadari bahwa hidup ini adalah rahmat Tuhan, bahwa hidup ini adalah sebuah keberuntungan bagi kita. Kesadaran untuk menjadi diri sendiri yang utuh dalam sikap rendah hati akan menghilangkan emosi negatif di dalam diri. Biasanya, ketidaktahuan atau wawasan yang dangkal menyebabkan kesombongan, kebohongan, keegoisan, dan tertutupnya hati nurani untuk memahami anugerah Tuhan, sehingga hal ini membuat energi negatif mengalir ke arah diri kita, kemudian menciptakan emosi negatif yang sulit kita buang dari diri kita.

Tuhan sudah memberikan segalanya bagi hidup kita, tetapi perasaan kurang bersyukur dan merasa kurang beruntung telah memberikan kekuatan bagi emosi negatif untuk berkuasa atas diri kita. Keluhan dan kebiasaan yang tidak mau menerima kehendak Tuhan mengundang energi negatif ke dalam diri kita. Setiap orang berhak menjalani hidup sesuai dengan jalan yang dipilih sendiri, tetapi setiap orang juga harus sadar bahwa hidup ini ditentukan oleh kehendak Tuhan. Oleh karena itu, kita tidak boleh lupa sedikitpun bahwa tugas manusia adalah bekerja dan melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati, tetapi untuk hasil akhirnya harus tetap tunduk kepada kehendak Tuhan. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka energi negatif tidak akan mampu menguasai diri kita, sehingga kita bisa menjaga emosi positif dan menghindari emosi negatif di dalam diri kita.

Pikiran adalah kekuatan yang selalu ingin berkuasa atas diri kita. Pikiran memiliki kecerdasan untuk membentuk pola dan menciptakan kebiasaan. Bila sesuatu dipikirkan setiap hari dan setiap saat, maka dia akan berwujud ke dalam kebiasaan hidup. Emosi negatif adalah hasil dari pemikiran negatif. Biasanya, untuk menguatkan pemikiran positif kita harus menjadi bijaksana dan berjuang total menginternalisasi nilai-nilai positif ke dalam diri dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Jadi, tidak mudah untuk menguatkan pemikiran positif di dalam diri kita. Sebaliknya, pemikiran negatif mudah diciptakan dan sulit untuk disingkirkan dari dalam diri. Sekali pemikiran negatif berkuasa atas diri kita, maka dengan mudah dia membiarkan semua emosi-emosi buruk untuk mengambil bagian dari kekuasaannya. Saat emosi negatif berkuasa di dalam diri; semua rasa damai dan ketenangan hidup akan hilang digantikan rasa takut, khawatir, cemas, dan marah.

Dalam tubuh, lemak bertahan lebih lama daripada otot; dalam mental, pemikiran negatif bertahan lebih lama daripada pemikiran positif. Kita ketahui bersama terlalu banyak lemak di dalam tubuh menjadi sumber penyakit bagi tubuh, demikian juga dengan pemikiran negatif yang menjadi sumber penyakit bagi mental. Bila kita sudah memiliki kesadaran tentang bahaya dari pemikiran negatif, maka tekad dan niat untuk menguatkan pemikiran positif akan menjadi sebuah rutinitas di sepanjang perjalanan hidup kita.

Disiplin dan kerja keras agar emosi negatif tidak berkuasa di dalam diri haruslah dilakukan dengan konsisten. Dalam hal ini, kita harus memahami bahwa kehidupan yang kita jalani menghasilkan kemenangan dan kegagalan. Dalam kehidupan siapapun, kemenangan dan kegagalan pasti menjadi bagian yang tak dapat dihilangkan. Oleh karena itu, ketika kegagalan yang kita hadapi, kita harus berpikir positif bahwa kegagalan itu hanyalah sebuah petunjuk untuk memperbaiki cara melakukan. Jadi, kegagalan bukanlah sesuatu yang negatif atau sesuatu yang merugikan, kegagalan atau kesalahan hanyalah petunjuk untuk melakukan sesuatu dengan lebih baik. Bila hal ini bisa dipraktikkan dengan baik, maka pemikiran negatif dapat dihindarkan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

MENGHENTIKAN PERASAAN KHAWATIR

“Tidak seorang pun yang bisa menghentikan perasaan khawatir Anda, hanya Anda sendirilah yang mampu menghentikan perasaan khawatir Anda.”~Djajendra

Siapa yang tidak pernah khawatir di dalam hidupnya? Perasaan khawatir adalah pintu masuk bagi energi negatif untuk membuat diri kita tidak berdaya. Perasaan khawatir yang berlebihan hanya menunda penyelesaian masalah yang sedang kita hadapi. Energi negatif yang ditarik oleh rasa khawatir akan menciptakan semakin banyak masalah baru. Jadi, perasaan khawatir adalah pertanda bahwa kita sedang menarik semakin banyak masalah-masalah baru ke dalam hidup kita.

Semakin kita khawatir, semakin tak berdaya pikiran kita, semakin gelap jalan hidup yang kita inginkan. Tidak ada kekuatan di dalam diri yang sangat khawatir dan takut. Hidup kita tidak kuat karena perasaan khawatir kita sudah menguras semua kekuatan yang kita miliki. Jadi, tidaklah perlu untuk mengkhawatirkan hal-hal sepele yang mungkin sedang dihadapi. Fokuskan hidup dengan rasa syukur atas apa-apa yang dimiliki saat ini, jangan fokus pada kekurangan. Perbaiki semua kekurangan dengan percaya diri dan disiplin yang tinggi.

Kebiasaan berdoa dan menyerahkan diri kepada Tuhan adalah cara terbaik agar hidup kita tidak digerogoti oleh energi negatif. Berdoalah terus-menerus untuk mendapatkan sukacita, kegembiraan, kepercayaan diri, dan rasa syukur atas kehidupan yang sedang kita jalani. Menghilangkan semua kekhawatiran dan percaya bahwa Tuhan pasti membantu kita adalah kekuatan untuk menemukan solusi terbaik.

Keluh-kesah dan kekhawatiran di sepanjang  hidup hanya akan menarik semakin banyak krisis dan masalah ke dalam hidup kita. Jadi, mulai hari ini, jangan lagi berpikir, berbicara, merasa tentang hal-hal yang tidak menguntungkan hidup Anda. Bila energi negatif terus-menerus menggerogoti hati dan pikiran kita, maka kita akan kehilangan kemampuan untuk menemukan jalan keluar dari hal-hal yang kita khawatirkan. Kerjakan saja apa yang bisa dikerjakan saat ini, dan semua hal yang tidak bisa ditemukan cara atau jalan keluarnya, serahkan kepada kehendak Tuhan, menyerahlah di jalan Tuhan, lalu berpikir optimis dan percaya diri untuk meminimalkan rasa khawatir.

Kerja keras untuk membuat diri terorganisir di dalam energi positif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati dan tanpa henti. Jangan pernah membiarkan pikiran, emosi, dan getaran negatif mengalir di dalam diri secara terus-menerus. Energi buruk dihasilkan dari semua perasaan-perasaan yang membuat diri kehilangan rasa syukur dan kepercayaan diri. Setiap hari miliki kesadaran dan keyakinan untuk memancarkan getaran energi positif di semua aspek kehidupan yang dijalani.

Selalu optimis dan mampu melihat kebaikan di dalam diri setiap orang. Ketika kita melihat hal-hal negatif di dalam diri orang lain, maka kita sedang mengundang masalah ke dalam hidup kita. Biarkan setiap orang menjadi dirinya sendiri, kita tidak perlu atau tidak penting untuk mengurusi diri orang lain yang tidak sesuai dengan hati nurani kita. Tugas kita yang paling penting adalah mengurusi diri kita agar selalu positif dan penuh rasa syukur dengan kehidupan yang kita miliki.

Tidak seorang pun yang bisa menyuruh Anda untuk tidak khawatir, hanya Anda sendirilah yang mampu menghentikan perasaan khawatir Anda. Kesadaran Anda untuk lebih percaya diri, lebih bersyukur, dan lebih berterima kasih kepada Tuhan dengan kehidupan yang Anda jalani akan menguatkan Anda. Kesadaran Anda bahwa perasaan khawatir hanya meningkatkan kegelisahan, ketakutan, kepanikan, kebosanan, dan hilangnya kepercayaan diri, akan membuat Anda untuk lebih hebat dalam upaya menghentikan semua perasaan khawatir Anda. Jadi, kesadaran Anda akan membuat Anda menghadapi kehidupan dengan optimis dan penuh percaya diri menuju masa depan yang lebih hebat.

Tuhan memberikan kelimpahan, kemakmuran, keindahan, kebaikan, kedamaian, dan kelembutan kepada setiap orang. Sekarang, bagaimana kita sadar untuk mengelola pikiran dan perasaan kita agar tidak mengkhawatirkan sesuatu, serta setiap saat bersyukur dan rendah hati dengan kehidupan yang kita miliki. Kemampuan menyesuaikan diri dengan kehendak Tuhan dan penyerahan total atas semua hasil yang kita inginkan kepada Tuhan, akan mengurangi perasaan khawatir kita.

Kesulitan selalu ada saat pikiran tidak terkendali dan rasa syukur berkurang. Kesulitan selalu ada saat kita tidak mampu melihat kekuatan dan keberuntungan yang kita miliki. Kesulitan selalu ada saat kita tidak mampu bersukacita dengan yang kita miliki. Kesulitan selalu ada saat kita tidak yakin bahwa bantuan dari Tuhan sudah sangat dekat. Jadi, perasaan khawatir adalah produk dari pikiran negatif dan produk dari jiwa yang kurang memiliki rasa syukur dengan kehidupannya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK DAPAT MENGAKHIRI HUBUNGAN

“Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri. Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain.”~Djajendra

Komunikasi dimaksudkan agar Anda terhubung dengan orang lain. Tata bahasa, ucapan, dan bahasa tubuh yang baik dapat meningkatkan rasa percaya orang kepada Anda. Menggunakan kata yang tepat dan tata krama yang baik dapat meningkatkan  hubungan baik dengan orang lain. Menggunakan kata yang buruk dengan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan akan merusak hubungan yang ada. Miliki konsentrasi dan kejelasan atas hal-hal yang Anda bicarakan. Tidak boleh berkomunikasi dengan bahasa yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dengan maksud. Jangan bicarakan percakapan yang tidak perlu. Jangan menyalahkan siapapun saat Anda berkomunikasi. Fokuskan ucapan Anda hanya untuk hal-hal yang ingin Anda komunikasikan.

Sopan santun dan tata bahasa yang positif akan membuat orang lain nyaman dan merasa senang saat berkomunikasi dengan Anda. Sikap baik, ucapan baik, dan cara menyampaikan dengan bahasa tubuh yang baik adalah untuk kepentingan orang lain. Intinya, komunikasi adalah untuk membuat orang lain senang dan nyaman dengan Anda. Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri.Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Anda harus menjadi pendengar yang bijak, sabar, dan tenang; serta, menjadi pembicara yang santun, tenang, percaya diri, dan selalu menggunakan kata-kata positif.

Menjaga ucapan selalu positif dengan bahasa yang rapi dan baik hanyalah bisa terjadi saat Anda mengendalikan pikiran dan suara hati Anda. Fokuskan diri Anda untuk membiasakan pikiran dan suara hati selalu terkendali dalam bahasa yang baik. Pikiran yang disiplin dan pikiran yang dikuasai oleh kesadaran Anda akan menjadi kekuatan, untuk menghasilkan ucapan dan bahasa tubuh yang positif saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Ketika Anda terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan pikiran, maka Anda mampu menguasai setiap ucapan yang Anda keluarkan untuk orang lain. Anda tidak akan sembarangan berbicara dengan bahasa atau ucapan yang buruk. Pikiran dan kecerdasan Anda akan bersatu di dalam kesadaran murni Anda untuk mengendalikan ucapan, dan tidak akan pernah keluar ucapan atau kata-kata berkualitas rendah dari Anda yang mampu mengendalikan pikiran. Kata-kata atau ucapan yang tidak pantas diucapkan tidak akan pernah diucapkan.

Berkomunikasilah dengan bahasa dan pilihan kata-kata yang sesuai dengan orang yang Anda hadapi. Pastikan Anda memahami tingkat pemahaman orang lain atas pilihan kata-kata Anda. Ucapan dengan kata-kata yang paling mudah dimengerti akan membuat komunikasi lebih baik dan lebih berkualitas. Pilihan kata yang buruk dan bahasa tubuh yang tidak baik akan merusak hubungan yang sudah ada. Jangan gunakan kata-kata yang mencerminkan ketidakmampuan Anda dalam pengendalian emosi. Ucapan bernada kemarahan, kesombongan, dan ketidakpedulian hanya mencerminkan Anda lemah dan tak berdaya dalam hubungan komunikasi tersebut. Kata-kata positif menghasilkan sahabat, dan kata-kata negatif menghasilkan musuh.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KISAH ERNEST SHACKLETON DALAM MENGALAHKAN KESULITAN

“Kesulitan hanyalah hal yang harus diatasi.”~ Ernest Shackleton

Kesulitan hanya ada di dalam pikiran. Dalam dunia nyata, tidak ada kesulitan, hanya ada perjalanan yang membutuhkan kesabaran untuk bisa mendapatkan kemenangan. Bila Anda selalu optimis, maka kesulitan hanya bersifat sementara, dan kemenangan segera tiba untuk membahagiakan hati Anda.

Ernest Shackleton bersama timnya mengalami situasi hidup atau mati pada ekspedisi ketiganya di lautan es Antartika. Semua kenyataan yang mereka hadapi betul-betul tanpa harapan. Kapal yang mereka gunakan tenggelam di laut Antartika yang sangat tidak bersahabat. Ernest Shackleton bersama timnya yang berjumlah dua puluh tujuh orang terdampar di atas lautan es. Mereka kehilangan arah dan hanyut tanpa tujuan di laut selatan Antartika yang sangat tidak bersahabat, dan pada saat itu belum dikenal secara baik.

Kesulitan demi kesulitan yang mereka hadapi dalam kenyataan yang sangat menyakitkan itu, membuat sebagian anggota timnya mulai putus asa dan kehilangan kendali diri. Situasi yang mereka hadapi tidak memberikan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada masa depan. Visi yang terlihat sangat mengerikan dan menakutkan. Semua kemungkinan menunjukkan bahwa mereka sedang menunggu kematian di atas lautan es yang sangat ganas dan liar. Dalam keadaan tanpa harapan dan menyerah itu, Ernest Shackleton tetap menjaga semangat hidup timnya, setiap saat dia mengatakan kepada anggotanya bahwa ini semua hanyalah sementara.

Selama enam bulan, Ernest Shackleton bersama timnya hidup di atas es mengambang dengan satu kata ajaib, yaitu: “ini semua hanyalah sementara”. Ernest Shackleton berhasil menanam keyakinan optimis di mental anggota timnya. Setiap hari, setiap anggota timnya mulai berteriak mengatakan bahwa ini semua hanyalah sementara, kesulitan segera akan berakhir, kemenangan dan keselamatan sudah sangat dekat. Ya, kata-kata ajaib itu mampu menguatkan mental mereka untuk bisa melewati badai es selama enam bulan di atas es yang mengambang tanpa arah dan tujuan, kemudian mereka sampai di Pulau Gajah dan harus menjalani empat bulan berikutnya dengan satu kata ajaib, “ini semua hanyalah sementara”

Secara akal sehat, dunia menganggap tim ekspedisi Ernest Shackleton ke Antartika ini hilang dan tidak ada kemungkinan untuk menemukan mereka hidup. Pada akhirnya, setelah empat bulan terdampar di Pulau Gajah, tanpa sengaja, ada yang menemukan mereka. Semua orang selamat dan mereka hanya membutuhkan pemulihan mental dan fisik yang sudah terkuras habis dalam kurun waktu yang hampir satu tahun. Mereka telah belajar bahwa kesulitan itu sifatnya hanya sementara, kemenangan pasti datang. Setiap malam berganti pagi, lalu pagi berganti siang ke sore, mereka hidup dengan keyakinan bahwa setiap kesulitan hanya bersifat sementara, kemenangan sudah sangat dekat.

Setelah mereka diselamatkan dan dikembalikan dengan aman ke rumah mereka masing-masing, maka dunia pun terkejut melihat fakta bahwa tidak seorang pun meninggal dari peristiwa hilang dan tenggelamnya kapal ekspedisi Ernest Shackleton ke Antartika, yang hampir satu tahun lamanya hilang tanpa jejak. Dunia belajar dari peristiwa ini bahwa kesulitan manusia hanya bersifat sementara. Setiap kesulitan pasti hilang setelah beberapa saat. Tidak ada kesulitan permanen. Tidak ada kesulitan yang terus berlanjut dan selamanya. Jadi, mental yang optimis adalah modal yang sangat penting untuk bisa melewati kesulitan yang sifatnya hanya sementara. Kesabaran, ketenangan, optimisme, daya tahan fisik, daya tahan mental, dan kerja keras adalah hal-hal yang dibutuhkan saat kesulitan menghampiri hidup kita. Tanamkan keyakinan yang kuat di mental bahwa semua situasi tersulit sifatnya hanya sementara, kemudahan dan kemenangan sudah sangat dekat.

“Kesulitan hanya bersifat sementara.”~Ernest Shackleton

Untuk seminar/training hubungi:0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENGATASI KESEDIHAN DALAM HIDUP

“Kehidupan harus terus berlanjut dan tidak boleh terhenti di dalam kesedihan atau pun kesenangan yang berlebihan.”~Djajendra

Setiap orang sangat menikmati perasaan senang, tetapi tidak seorang pun yang mampu menikmati perasaan sedih. Padahal sedih dan senang adalah bagian dari kehidupan yang selalu hadir ke dalam hidup siapa pun. Dan kita semua tahu bahwa Kehidupan adalah perpaduan pasangan yang berlawanan. Sedih dan senang adalah contoh dari salah satu perpaduan pasangan yang berlawanan. Kehidupan selalu berubah dan tidak dapat diprediksi, tidak seorang pun tahu kapan sedih datang dan kapan senang datang. Kesadaran untuk mengatasi kesedihan dan merubahnya menjadi senang adalah kemenangan bagi siapa pun.

Akar masalah kesedihan adalah ketidaksadaran kita bahwa hidup ini tidak semuanya bisa kita atur sesuai keinginan kita. Tuhanlah yang mengatur semua skenario dan jalan cerita hidup di dunia ini. Bila kita mampu memahami dunia dan kehidupan seperti apa adanya, maka kita bisa fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat, tanpa terjebak dalam kesedihan. Ketika kita menyerahkan hasil akhir kepada kehendak Tuhan dan fokus bekerja di dunia seperti apa adanya, maka kita bisa menikmati semua keadaan dengan rasa syukur. Kesadaran untuk tidak tergantung pada keadaan yang dialami akan menjauhkan kita dari kesedihan. Ketika kita ikhlas menerima kehidupan yang hadir ke dalam diri kita, maka tekanan dan kesulitan menjadi tantangan yang menyenangkan. Sikap rendah hati dan jiwa yang tunduk pada kebesaran Tuhan adalah sumber yang membahagiakan hidup kita.

Ketika kita sadar untuk menerima hidup yang terjadi dan bersyukur atas kehidupan yang kita alami, maka tidak akan ada tempat untuk kesedihan di dalam hidup kita. Perasaan tidak bersyukur dan ego yang tidak mau menerima kenyataan hidup adalah sama seperti sedang mengundang kesedihan ke dalam hidup. Karena kesedihan adalah bagian dari emosi negatif, maka kita harus mencerdaskan emosi kita agar kita bisa menguatkan emosi yang baik untuk kebahagiaan dan kegembiraan hidup kita. Bila semua masalah kita jadikan sebagai penderitaan, maka kesedihan dan rasa sakit akan menguasai jalan hidup kita.

Hidup kita bukan bersumber dari khayalan dan rencana yang ada di dalam pikiran kita, tetapi dari rencana Tuhan yang tidak pernah bisa kita ketahui. Jadi, tidak perlu ngotot menjalani hidup dari sudut pandang pribadi. Kita harus mampu melihat hidup dari kenyataan yang terjadi, dan menerimanya dengan ikhlas agar kita tidak terjebak dalam pusaran energi negatif yang hanya akan merugikan perjalanan hidup kita. Kesadaran untuk selalu berdoa dan memohon petunjuk Tuhan dalam setiap langkah di jalan kehidupan yang kita jalani, akan menguatkan mental dan semangat kita.

Hidup bukan untuk dikeluhkan, tetapi untuk dijalani dengan rasa syukur. Setiap kesulitan dan rintangan datang untuk mencerdaskan akal dan menguatkan mental pemenang. Jadi. tidak perlu terjebak dalam perasaan sedih yang berkelanjutan. Segeralah tinggalkan kesedihan dan terimalah kenyataan yang ada, kemudian dengan percaya diri melangkah melalui kerja keras untuk memenuhi kebutuhan yang menunggu. Kehidupan harus terus berlanjut dan tidak boleh terhenti di dalam kesedihan ataupun kesenangan yang berlebihan.

Saat kesedihan menguasai diri kita, maka pikiran pasti terganggu dan ketenangan pun akan hilang. Akibatnya, kita tidak akan memiliki kualitas dan keunggulan untuk mencapai yang terbaik bagi hidup kita. Oleh karena itu, fokuskan hidup pada tujuan yang benar dan miliki ketenangan pikiran di setiap langkah menuju pencapaian. Ketenangan dan kesabaran menghasilkan keunggulan. Ketenangan dan kesabaran mempertajam kecerdasan, sehingga kita bisa bertindak dengan benar untuk mencapai yang terbaik.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KUALITAS DIRI POSITIF UNTUK MENGHADAPI ORANG NEGATIF DAN SITUASI NEGATIF DI SEPANJANG KEHIDUPAN ANDA

“Kehadiran orang negatif dan situasi negatif dalam hidup Anda adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri Anda yang lebih positif.”~Djajendra

Saat orang negatif dan situasi tidak menyenangkan hadir di dalam kehidupan Anda, maka itu artinya Anda sedang diuji untuk membangun kualitas diri yang lebih baik agar mampu menghadapi semuanya dengan penuh kasih dan ketenangan yang luar biasa. Di tengah orang negatif dan situasi negatif, Anda harus menampilkan semua kebaikan dan keindahan dari dalam diri Anda. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua hal yang berada di luar diri Anda, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, saat energi negatif mengepung kehidupan Anda, Anda harus fokus ke dalam diri untuk menguatkan energi positif Anda.

Sangat manusiawi bila batas kesabaran Anda hilang saat menghadapi orang-orang negatif, tetapi Anda harus sadar bahwa ketika Anda menggunakan energi negatif untuk melawan orang-orang negatif, itu hanya akan merugikan hidup Anda dan mengganggu kedamaian Anda. Oleh karena itu, saat orang dan situasi negatif hadir ke dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meningkatkan kualitas diri untuk tidak menimbulkan gangguan dalam hidup Anda. Anda tidak perlu bereaksi secara negatif terhadap orang atau situasi negatif tersebut. Anda harus sadar bahwa reaksi negatif Anda itu menunjukkan bahwa Anda lemah dan mudah dipermainkan oleh orang negatif atau pun situasi negatif. Jadi, dalam menyikapi orang negatif dan situasi negatif, Anda cukup menciptakan persepsi positif atas orang dan situasi negatif tersebut, lalu menerima realitas yang ada, dan dengan kesadaran yang tinggi mencoba untuk menemukan solusi dari hati yang ikhlas dan tenang.

Ketika Anda dengan sadar membangun kualitas diri untuk kehidupan terbaik, maka Anda harus ikhlas dan berbesar hati untuk melewati berbagai energi negatif yang tidak menyenangkan hati. Tidak ada jalan lurus dan mulus untuk membangun kualitas diri. Anda harus memiliki disiplin dan tekad yang konsisten untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri. Anda harus bisa mengalahkan rasa takut Anda, mengalahkan kemarahan Anda, menjinakan ego Anda, mengalahkan ketidakberdayaan Anda, mengalahkan ketidakpercayaan Anda untuk bisa mengatasi segala persoalan, dan mengendalikan rasa keterikatan Anda kepada hal apa pun. Manfaatkan semua rintangan, kesulitan, cobaan, dan ketidaknyamanan Anda untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Untuk itu, Anda harus ikhlas dan sabar dalam menerima semua realitas negatif yang harus Anda lalui. Anda harus mampu menumbuhkan diri yang lebih berkualitas dan lebih hebat agar semua kesulitan dan rintangan tersebut dapat Anda lewati, dan mampu meraih sukses yang lebih tinggi.

Setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan cara memperbaiki semua kekurangan untuk menjadikan diri Anda sebagai yang terbaik. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kualitas terbesar dalam hidup setiap orang adalah kemampuannya untuk melayani orang lain dengan hati dan profesionalisme. Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda harus memahami arti perubahan dan berani mengambil langkah pertama untuk menjalani hidup di dalam proses perubahan. Dalam proses perubahan untuk meningkatkan kualitas diri selalu akan muncul tantangan dalam bentuk kesulitan dan ketidaknyamanan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengkhawatirkannya atau menghabiskan waktu dengan memikirkannya. Anda harus menerima segala sesuatu yang terjadi di saat Anda sedang meningkatkan kualitas diri. Fokuskan kerja keras Anda pada setiap proses yang sedang Anda lalui. Anda tidak perlu memikirkan atau mengharapkan hasil akhir dalam waktu singkat.  Berikan pupuk energi positif untuk jiwa dan mental Anda. Suburkan semua benih-benih energi positif agar menjadi akar jiwa dan mental yang mampu mengubah Anda menjadi lebih berkualitas saat menghadapi berbagai realitas hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi atau www.djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG DAMAI DARI DALAM DIRI

“Jika dia tidak bertarung, itu bukan karena dia menolak semua pertempuran sebagai sia-sia, tapi karena dia telah menyelesaikan pertengkarannya. Dia telah mengatasi semua perselisihan antara dirinya dan dunia dan sekarang sedang beristirahat.”~S Radhakrishnan

Kehidupan damai bersumber dari dalam diri.Tidak ada kedamaian yang disediakan oleh kehidupan di luar diri Anda. Keinginan untuk hidup damai mulai terwujud ketika Anda menemukan energi positif dari dalam diri Anda. Suara hati Anda yang positif, pikiran Anda yang positif, emosi Anda yang positif, serta jiwa Anda yang ikhlas melayani hidup dengan cinta, adalah kekuatan untuk hidup damai.

Dalam hidup, Anda pasti harus mengunjungi banyak jiwa; Anda harus berinteraksi dengan banyak pola pikir; Anda harus merasakan banyak jenis emosi baik dan emosi tidak baik; serta Anda harus melewati perilaku dan sikap yang mungkin tidak Anda sukai. Itulah hidup. Setiap jiwa memiliki kepribadiannya sendiri; setiap jiwa selalu berbeda dengan jiwa yang lain; setiap jiwa memiliki karakter yang sangat perlu untuk Anda pahami dan mengerti. Jadi, penghuni kehidupan ini sangat bermacam-macam sifat, sikap, pikiran, emosi, keyakinan, dan kepercayaannya. Oleh karena itu, Anda tidak bisa berharap damai dari realitas jiwa-jiwa yang Anda kunjungi. Damai hanya bisa dihasilkan dari diri Anda sendiri, bukan menunggu atau berharap dari orang lain.

Mainkan peran damai untuk kehidupan indah yang Anda impikan. Andalah yang harus mampu memainkan peran pembawa damai dengan antusias dan semangat tinggi. Mungkin saja, saat Anda memainkan peran damai, hal-hal yang merusak damai bisa terjadi dari luar diri Anda. Tetapi, karena Anda sadar bahwa hidup ini hanyalah memainkan sebuah peran yang Anda pilih sendiri, maka komitmen dan kemampuan Anda untuk tetap menjadi aktor pembawa damai dapat terjaga dari dalam diri Anda secara konsisten. Anda tidak boleh berubah oleh pengaruh dari luar diri yang mencoba merusak rasa damai Anda.

Saat Anda berhenti menerima pengaruh negatif dari luar diri Anda, saat itu mental positif Anda mulai tumbuh dengan kekuatan yang membuat hidup Anda selalu damai. Energi negatif tidak ada gunanya, sebab dia hanya akan membuat hidup Anda tidak damai dan tidak bahagia. Mulai detik ini, berhentilah untuk menjadi penerima energi negatif dari luar diri Anda. Fokuskan jiwa Anda untuk menghasilkan pemikiran positif, optimis, dan mampu menciptakan aliran energi positif di dalam diri Anda.

Rasa damai adalah hak Anda. Tumbuhkan kehidupan Anda di dalam kekuatan positif, lalu hadapi semua kekuatan negatif dengan tenang dan positif. Energi positif di dalam diri Anda mampu menghilangkan semua rasa tidak damai, serta mampu menghasilkan kebahagiaan dan kedamaian yang Anda impikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERAWAT PIKIRAN BAIK DAN TIDAK BERTEMPUR DENGAN PIKIRAN NEGATIF

“Jangan bertempur dengan pikiran negatif. Kalau Anda melawan, mereka menjadi kuat dan balik melawan. Biarkan saja sesukanya mereka hadir ke dalam hidup Anda. Tugas Anda adalah fokus menguatkan pikiran positif agar tidak tersentuh oleh energi buruk dari pikiran negatif tersebut.”~Djajendra

Merawat pikiran baik untuk kedamaian hidup. Pikiran adalah segalanya dalam hidup. Jika setiap bangun pagi Anda memulai hidup Anda dengan pikiran baik, maka kegelisahan pasti hilang dan Anda pun mampu mempertahankan sikap positif di sepanjang hari. Kesadaran untuk merawat dan menjaga pikiran baik sejak bangun pagi menentukan kualitas hidup Anda. Anda harus rajin untuk memeriksa jenis pikiran yang membuat hidup Anda sia-sia. Semua pikiran yang sia-sia tersebut harus Anda buang dengan cara menginternalisasikan nilai-nilai positif, lalu menjadikan nilai-nilai positif tersebut sebagai sikap hidup Anda yang murni. Pikiran yang baik membuat Anda memiliki pandangan positif atas kehidupan. Pikiran baik menghasilkan ucapan baik, kata-kata baik, tingkah laku yang baik, tindakan yang baik, dan karakter diri yang baik. Pikiran baik menjadikan Anda unggul dan berkualitas tinggi untuk kehidupan yang bahagia dan sejahtera. Pikiran baik menjadikan Anda kuat dan tidak pernah berhenti sampai mewujudkan impian Anda.

Merawat pikiran baik membutuhkan pengetahuan dan wawasan yang sangat luas. Pengetahuan dan wawasan yang sangat luas itu diperlukan untuk mengubah pikiran negatif menjadi pikiran positif. Setiap hari, miliki waktu khusus untuk memeriksa dan mengubah pikiran Anda melalui perasaan yang Anda miliki. Bila Anda memiliki perasaan-perasaan yang tidak menyenangkan hati atau bila Anda memiliki perilaku buruk, maka itu artinya energi negatif sedang menguasai Anda. Dalam hal ini, Anda harus jujur kepada diri sendiri untuk menguatkan pikiran baik Anda. Ambil tindakan untuk memperbaiki perasaan tidak menyenangkan menjadi menyenangkan. Miliki kesadaran bahwa kualitas pikiran menciptakan kualitas perasaan dan perilaku. Jadi, setiap hari, Anda harus memeriksa kualitas pikiran Anda. Pikiran yang baik membuat hidup Anda hebat, kuat, dan produktif. Anda tidak akan membuang-buang waktu dengan mencemaskan ataupun mengkhawatirkan sesuatu. Anda mampu fokus dan berkonsentrasi total bersama pikiran baik Anda, untuk menciptakan kinerja terbaik, sehingga Anda selalu mengalami kesuksesan secara terus-menerus di sepanjang hidup Anda.

Pikiran harus berkualitas dan efektif bagi tujuan hidup Anda. Jangan membiarkan pikiran-pikiran tidak penting mengambil waktu hidup Anda. Hidup ini singkat, tidak terlalu lama, jadi jangan memboroskan waktu Anda dengan pikiran yang tidak berguna. Jadilah pribadi yang cerdas dalam melihat kehidupan. Anda pun tidak perlu melawan dan bermusuhan dengan pikiran-pikiran negatif. Bila Anda bertempur, melawan, bermusuhan, ataupun membenci pikiran negatif; maka, itu artinya Anda sedang memberikan kekuatan dan kehidupan kepada pikiran negatif. Jadi, biarkan saja pikiran-pikiran negatif itu datang ke dalam hidup Anda, biarkan saja sesukanya mereka, tugas Anda adalah hanya fokus untuk memperkuat pikiran positif dan menguatkan diri Anda agar tidak tersentuh oleh energi negatif dari pikiran negatif.

Pikiran negatif diciptakan oleh jiwa yang lemah dan yang tak berdaya. Pikiran negatif adalah hasil dari ketidakmampuan diri untuk menjadi diri sendiri yang jujur kepada hidupnya. Pikiran negatif dihasilkan oleh pribadi yang tidak memiliki fondasi dasar untuk menjalani kehidupan yang nyata. Mereka hanya hidup sesuai pikiran mereka dengan mengabaikan realitas maupun fakta kehidupan yang ada. Mereka hanya menjadi kekuatan di dalam pikirannya saja, tetapi tidak berdaya melawan realitas hidup. Inilah yang membuat mereka menjadi negatif dan menyalurkan energi negatif ke dalam kehidupan nyata, sehingga kehidupan nyata menjadi tidak seimbang, banyak peristiwa tidak baik yang terjadi oleh pikiran negatif tersebut. Sikap terbaik untuk menghadapi pikiran negatif adalah dengan memahaminya, lalu dengan memperkuat diri sendiri melalui pikiran positif. Saat orang-orang berpikiran negatif terhubung dengan Anda, katakan kepada diri sendiri, “saya memahami sikap mereka, semoga mereka bahagia.” Intinya, Anda jangan pernah membuat pengkondisian negatif atas kehadiran pikiran negatif ke dalam hidup Anda. Anda harus selalu mengerti mengapa mereka bersikap seperti itu, Anda juga harus selalu fokus untuk memperkuat diri Anda sendiri melalui pikiran positif.

Pikiran buruk adalah sumber rasa sakit dalam hidup. Pikiran baik adalah sumber kebahagiaan dan keindahan dalam hidup. Ke mana pun Anda pergi, Anda harus melalui sukacita dan dukacita, keduanya abadi dan bersifat pasti. Di semua jalan hidup pasti ada yang jahat dan ada yang baik. Di semua jalan hidup pasti ada yang bermoral tinggi dan bermoral rendah, itulah hidup. Di semua tempat pasti ada orang baik dan orang tidak baik. Seperti kata pepatah bangsa Indian Amerika : “Obat penawar dari tanaman beracun ada di sekitarnya.”  Demikian juga, bila di sebuah tempat ada orang jahat, maka di situ juga pasti ada orang-orang baik untuk mengendalikan orang jahat tersebut. Jadi, dalam hidup, tidak perlu terlalu takut atau khawatir dengan energi negatif, selalu tersedia kekuatan di dalam diri kita masing-masing untuk menetralkan energi negatif tersebut.

Bila Anda masih merasakan tidak bahagia dengan hidup Anda, maka itu artinya Anda masih menjalani hidup dalam pengkondisian pikiran negatif. Memang, baik dan buruk tidaklah pernah terpisah, mereka berdua hidup di setiap jiwa, keduanya hidup berdampingan di dalam sebuah diri. Hanya kesadaran di dalam integritas dan kejujuran diri sendiri yang bisa memahami hal tersebut. Sadari setiap ucapan, pemikiran, suara hati, dan perasaan Anda; bila masih ada nilai-nilai negatif, maka itulah penyebab ketidakbahagiaan hidup Anda. Jadi, jangan pernah menyalahkan orang lain atau mencari-cari alasan atas ketidakbahagiaan Anda. Kebahagiaan itu ada di dalam kesadaran Anda untuk menguatkan pikiran baik, bukan dari kesadaran orang lain. Intinya, Anda harus sadar bahwa kehidupan ini pada dasarnya berjalan oleh dua kekuatan yang abadi, yaitu: kekuatan baik dan kekuatan jahat, dan keduanya ada di dalam diri setiap orang. Kekuatan baik bisa membuat Anda bahagia, kekuatan jahat bisa membuat Anda menderita. Keduanya abadi, keduanya nyata dalam hidup. Bila Anda bisa menerimanya dan memahaminya, maka Anda harus membangun karakter diri yang kuat dengan pikiran positif, sehingga semua kekuatan jahat tidak mampu merusak kedamaian hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Posted on

MENGENDALIKAN EMOSI-EMOSI YANG MERUSAK KEHIDUPAN

“Jalani hidup Anda dengan rasa syukur dan kerja keras sepenuh hati. Cintai diri Anda sendiri dan jangan melukai diri sendiri dengan emosi iri hati.”~Djajendra

Sifat manusia digerakan oleh emosi. Emosi baik menggerakan sifat baik, sedangkan emosi negatif menggerakan sifat buruk. Semua sifat buruk merusak hidup, hanya sifat baik yang menuju perbaikan hidup. Emosi positif memfasilitasi diri untuk menuju kehidupan yang sehat dan bahagia. Emosi positif menggunakan segala sesuatu dari dalam diri sebagai alat untuk kesejahteraan diri.

Pikiran positif menciptakan jalan untuk emosi baik, pikiran negatif menciptakan jalan untuk emosi buruk. Untuk hidup dalam emosi baik, Anda harus membuang semua beban kehidupan, meringankan jalan hidup dan merasakan ketertarikan kepada emosi baik. Anda harus bersikap praktis dengan emosi baik, tidak sekedar menginginkannya saja, tetapi mau melakukan sesuatu yang praktis dalam hidup Anda bersama emosi-emosi baik. Dalam hal ini, Anda perlu bergerak terus-menerus menuju nilai-nilai positif yang membangun fondasi kehidupan Anda.

Tinggalkan semua emosi yang merusak hidup Anda. Tinggalkan semua emosi negatif yang menghilangkan kedamaian hati Anda. Anda berhak untuk hidup bahagia, damai, sehat, sejahtera, dan penuh sukacita setiap hari. Agar Anda bisa memiliki kehidupan yang indah dan lebih bahagia, Anda harus mengetahui dan memahami emosi mana saja yang membuat Anda kehilangan rasa damai dalam hidup.

Ketika hati dan pikiran Anda cemas, itu artinya Anda dikuasai emosi negatif. Jangan membiarkan perasaan tidak aman dan terancam tumbuh dan berkembang di dalam diri Anda. Kecemasan adalah hasil dari diri yang merasa tertekan, tak berdaya, ketakutan, khawatir, kurang percaya diri, dan kehilangan kesabaran untuk menemukan cara terbaik sebagai solusi. Jadi, saat emosi kecemasan merusak kedamaian hidup Anda, segeralah hentikan dan cari sumber penyebabnya, lalu dengan sabar dan tenang menemukan solusi terbaik.

Ketika sifat Anda menjadi sangat pencemburu, maka itu artinya emosi negatif sudah menguasai Anda. Berhati-hatilah dengan sifat pencemburu yang bila tidak dikendalikan dapat merugikan hidup Anda sendiri. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa perasaan cemburu harus dikendalikan dan dikontrol agar tidak melukai orang lain dan merugikan masa depan Anda.

Ketika perasaan Anda tidak mau menerima realitas hidup, maka emosi negatif akan tumbuh dan berkembang untuk merusak kedamaian hidup Anda. Terimalah tantangan hidup dengan rasa percaya diri, jangan menolak rintangan dan tantangan. Bila Anda ngotot dan keras hati menolak kenyataan hidup, maka itu menyebabkan kesulitan dan menghasilkan rasa sakit hati yang mendalam.

Ketika Anda merasa kecanduan atau bergantung kepada sesuatu di luar diri Anda, maka ini artinya emosi negatif sudah menguasai hidup Anda. Kecanduan dan ketergantungan adalah sinyal bahwa Anda belum menjadi diri sendiri yang asli. Kondisi ini akan membawa Anda ke dalam penderitaan hidup yang panjang. Oleh karena itu, Anda harus menjadi diri sendiri yang asli, yang tumbuh dan berkembang dari kekuatan dalam diri Anda sendiri. Intinya, jangan meragukan kemampuan Anda sendiri. Jangan merasa tidak aman dengan kualitas diri sendiri. Yakinkan kepada diri Anda bahwa semua kekuatan terbaik yang Anda perlukan sudah ada di dalam diri Anda, sehingga Anda tidak perlu bergantung kepada hal-hal di luar diri Anda, karena di dalam diri Anda sudah ada semua yang Anda butuhkan untuk menjalani kehidupan yang hebat.

Marah adalah salah satu perasaan yang mudah meledak ketika Anda tersinggung. Marah bersumber dari jiwa yang tidak percaya diri. Marah haruslah dikelola dengan baik agar bisa disalurkan ke jalan emosi baik. Ketika kemarahan Anda muncul, itu artinya emosi buruk sudah menguasai Anda. Jadi, Anda harus waspada dan segera tenangkan diri. Sabarkan diri Anda. Fokuskan emosi Anda untuk melihat hal-hal baik dari penyebab kemarahan itu. Jangan biarkan kemarahan Anda menjadi kekerasan. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda adalah energi cinta. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda adalah orang yang baik hati. Maafkan dan temukan solusi di jalan yang penuh integritas dan tanggung jawab.

Perasaan iri hati adalah emosi buruk yang menjauhkan Anda dari kesejahteraan hidup. Kalau Anda ingin hidup sejahtera, maka jangan pernah membiarkan perasaan iri tumbuh dan berkembang di dalam batin Anda. Miliki perasaan senang dan bahagia saat melihat orang lain menjadi hebat dengan prestasinya. Miliki perasaan damai dan kagum ketika orang lain merayakan kesuksesan mereka. Jalani hidup Anda dengan rasa syukur dan kerja keras sepenuh hati. Cintai diri Anda sendiri dan jangan melukai diri sendiri dengan emosi iri hati.

Etika bertujuan agar Anda menjalani hidup tanpa berbuat kesalahan. Ketika Anda taat dan patuh dengan perilaku etis, serta menjalani kehidupan dengan sifat baik yang penuh kasih sayang, maka Anda bisa menghindari kesalahan. Perasaan bersalah adalah emosi negatif yang membuat hidup Anda tidak damai. Rasa bersalah yang muncul dari sebab-akibat emosional haruslah dikendalikan. Hiduplah dengan empati, toleransi, cinta, peduli, kasih sayang, perhatian, tidak menghakimi, tidak menilai, agar Anda terhindar dari rasa bersalah.

Bersyukur dan berterimakasih dengan hidup yang Anda miliki. Bila Anda tidak bersyukur, maka kesusahan hidup akan terus-menerus mengganggu Anda. Perasaan susah adalah emosi negatif yang membuat hidup Anda tidak sejahtera dan tidak bahagia. Perasaan susah adalah emosi negatif yang bisa melumpuhkan kekuatan Anda untuk meraih sukses. Jadi, kalau Anda merasakan susah dengan hidup yang Anda jalani, maka sadarlah segera bahwa itu emosi negatif yang sangat berbahaya bagi masa depan Anda. Dan juga, sangat berbahaya bagi kekuatan Anda saat ini untuk melakukan langkah-langkah hebat menuju sukses.

Semua peristiwa yang Anda alami dalam hidup adalah pelajaran. Berdoalah kepada Tuhan untuk meminta hikmah, hikmat, dan nikmat dari semua peristiwa hidup Anda. Jangan pernah menghadapi peristiwa apapun dengan rasa takut. Rasa takut adalah emosi negatif yang membuat Anda kehilangan keberanian dan kepercayaan diri. Jadi, seberat apapun peristiwa yang harus Anda hadapi, tetaplah tenang dan mintalah kepada Tuhan manfaat baik dari peristiwa itu. Hadapi rasa takut dengan ketenangan dan kepercayaan diri, lalu temukan solusi terbaik. Jangan panik oleh rasa takut. Selalu tenang dan sabar. Selalu yakin dan percaya diri bahwa Anda mampu menemukan solusi terbaik.

Rasa malu dan gengsi tinggi adalah emosi negatif yang bisa menghambat Anda menuju sukses. Bila ada orang yang mempermalukan Anda, maka tetaplah tenang dan penuh percaya diri. Jangan marah. Jangan tersinggung. Bila Anda marah dan merasa malu dengan perbuatan mereka, maka Anda yang rugi. Jadi, jangan takut dan tenang saja saat ada yang mempermalukan Anda. Benar dan salah sudah ada ukurannya dalam etika dan hukum. Anda tidak perlu panik dan marah saat dipermalukan. Perlu Anda pahami bahwa orang yang mencoba mempermalukan Anda adalah karena mereka salah dan merasa tidak aman, lalu mencoba memprovokasi Anda dengan cara tidak terpuji.

Stres dan depresi adalah emosi negatif yang sangat tidak baik untuk kesehatan dan kebahagiaan hidup Anda. Hidup ini tidak pasti dan sangat dinamis. Hidup ini bukan rencana kita, tetapi rencana Tuhan. Hidup ini bukan milik kita, tetapi milik Tuhan. Hidup ini bukan kehendak kita, tetapi kehendak Tuhan. Jadi, mengapa Anda harus stres dan merasakan depresi yang merugikan hidup Anda. Bersyukurlah dengan apapun yang ada untuk Anda. Terimalah semuanya dengan rendah hati dan teruslah melangkah dengan sabar untuk tujuan yang Anda inginkan.

Lelah, frustasi, dan merasa tidak kuat lagi, adalah emosi-emosi negatif yang sangat merusak hidup Anda. Frustasi dan kelelahan yang berlebihan akan membuat Anda selalu kesal, marah, dendam, dan tidak mampu mengendalikan hidup Anda. Jadi, sadarilah bahwa Anda tidak bisa mengharapkan semua orang sesuai keinginan Anda. Anda harus jaga diri Anda tetap tenang dan percaya diri di semua situasi. Santai saja, semuanya pasti jalan sesuai dijalannya.

Hidup ini tidak selalu seperti yang kita pikirkan. Kadang, kita berharap untung besar, tetapi kita harus menghadapi kerugian yang tidak kita perkirakan. Kadang, kita berpikir semuanya pasti lancar, tetapi ternyata ada tragedi besar yang harus kita hadapi. Hidup ini tidak selalu yang diharapkan datang, kadang yang tidak diharapkan pun mampu mengguncang batin kita. Oleh karena itu, apapun kejadiannya, tetaplah tenang dan tidak perlu sedih. Kesedihan yang berlebihan adalah tanda bahwa emosi negatif sudah menguasai diri Anda. Jadi, jangan bersedih atau pun merasa sakit hati atas peristiwa yang tidak diinginkan tersebut. Tetaplah tenang dan percaya diri agar Anda mendapatkan kendali atas hidup Anda. Fokuskan kepercayaan diri dan ikhlaskan peristiwa yang tidak menyenangkan itu.

Anda harus bisa mengendalikan emosi-emosi yang merusak kehidupan Anda. Anda tidak boleh membiarkan kecemasan dan ketakutan melampaui kekuatan diri sejati Anda. Ketahuilah bahwa Anda berada dalam bantuan tangan Ilahi. Tuhan tidak pernah lelah mengurus semua makhluk-makhluknya dengan penuh cinta. Tuhan selalu ada untuk semua orang dengan cinta dan kasih sayangnya. Tugas kita hanyalah memiliki niat baik, pikiran positif, emosi positif, perilaku baik, sikap baik, sifat baik, dan terus-menerus berdoa untuk mendapatkan pertolongan dari Tuhan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com