LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KUALITAS DIRI POSITIF UNTUK MENGHADAPI ORANG NEGATIF DAN SITUASI NEGATIF DI SEPANJANG KEHIDUPAN ANDA

“Kehadiran orang negatif dan situasi negatif dalam hidup Anda adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri Anda yang lebih positif.”~Djajendra

Saat orang negatif dan situasi tidak menyenangkan hadir di dalam kehidupan Anda, maka itu artinya Anda sedang diuji untuk membangun kualitas diri yang lebih baik agar mampu menghadapi semuanya dengan penuh kasih dan ketenangan yang luar biasa. Di tengah orang negatif dan situasi negatif, Anda harus menampilkan semua kebaikan dan keindahan dari dalam diri Anda. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua hal yang berada di luar diri Anda, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, saat energi negatif mengepung kehidupan Anda, Anda harus fokus ke dalam diri untuk menguatkan energi positif Anda.

Sangat manusiawi bila batas kesabaran Anda hilang saat menghadapi orang-orang negatif, tetapi Anda harus sadar bahwa ketika Anda menggunakan energi negatif untuk melawan orang-orang negatif, itu hanya akan merugikan hidup Anda dan mengganggu kedamaian Anda. Oleh karena itu, saat orang dan situasi negatif hadir ke dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meningkatkan kualitas diri untuk tidak menimbulkan gangguan dalam hidup Anda. Anda tidak perlu bereaksi secara negatif terhadap orang atau situasi negatif tersebut. Anda harus sadar bahwa reaksi negatif Anda itu menunjukkan bahwa Anda lemah dan mudah dipermainkan oleh orang negatif atau pun situasi negatif. Jadi, dalam menyikapi orang negatif dan situasi negatif, Anda cukup menciptakan persepsi positif atas orang dan situasi negatif tersebut, lalu menerima realitas yang ada, dan dengan kesadaran yang tinggi mencoba untuk menemukan solusi dari hati yang ikhlas dan tenang.

Ketika Anda dengan sadar membangun kualitas diri untuk kehidupan terbaik, maka Anda harus ikhlas dan berbesar hati untuk melewati berbagai energi negatif yang tidak menyenangkan hati. Tidak ada jalan lurus dan mulus untuk membangun kualitas diri. Anda harus memiliki disiplin dan tekad yang konsisten untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri. Anda harus bisa mengalahkan rasa takut Anda, mengalahkan kemarahan Anda, menjinakan ego Anda, mengalahkan ketidakberdayaan Anda, mengalahkan ketidakpercayaan Anda untuk bisa mengatasi segala persoalan, dan mengendalikan rasa keterikatan Anda kepada hal apa pun. Manfaatkan semua rintangan, kesulitan, cobaan, dan ketidaknyamanan Anda untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Untuk itu, Anda harus ikhlas dan sabar dalam menerima semua realitas negatif yang harus Anda lalui. Anda harus mampu menumbuhkan diri yang lebih berkualitas dan lebih hebat agar semua kesulitan dan rintangan tersebut dapat Anda lewati, dan mampu meraih sukses yang lebih tinggi.

Setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan cara memperbaiki semua kekurangan untuk menjadikan diri Anda sebagai yang terbaik. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kualitas terbesar dalam hidup setiap orang adalah kemampuannya untuk melayani orang lain dengan hati dan profesionalisme. Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda harus memahami arti perubahan dan berani mengambil langkah pertama untuk menjalani hidup di dalam proses perubahan. Dalam proses perubahan untuk meningkatkan kualitas diri selalu akan muncul tantangan dalam bentuk kesulitan dan ketidaknyamanan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengkhawatirkannya atau menghabiskan waktu dengan memikirkannya. Anda harus menerima segala sesuatu yang terjadi di saat Anda sedang meningkatkan kualitas diri. Fokuskan kerja keras Anda pada setiap proses yang sedang Anda lalui. Anda tidak perlu memikirkan atau mengharapkan hasil akhir dalam waktu singkat.  Berikan pupuk energi positif untuk jiwa dan mental Anda. Suburkan semua benih-benih energi positif agar menjadi akar jiwa dan mental yang mampu mengubah Anda menjadi lebih berkualitas saat menghadapi berbagai realitas hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi atau www.djajendra-motivator.com

KEMARAHAN ANDA MENYAKITI DIRI ANDA SENDIRI

“Kemarahan Anda seperti melukai diri sendiri dan merasakan sakitnya luka itu di seluruh tubuh Anda.”~Djajendra

Perasaan marah Anda mengganggu hidup Anda. Perasaan marah Anda menjadi pemicu berbagai macam penyakit di dalam tubuh Anda. Kemarahan Anda membuat hati, pikiran, jiwa, dan tubuh tidak damai dan tidak seimbang. Perasaan marah menutup semua pintu menuju kedamaian dan membuat jiwa terjebak dalam amarah yang tidak bisa bebas untuk menikmati kehidupan yang merdeka.

Bila setiap hari Anda kesal dan marah sama orang lain, maka Anda tidak punya waktu untuk menikmati indahnya dan nikmatnya hidup. Kemarahan adalah masalah besar bagi kebahagiaan hidup. Jiwa yang penuh kemarahan adalah jiwa yang sangat lemah. Tidak ada kekuatan sama sekali bagi jiwa yang suka marah. Hanya orang-orang yang sangat lemah yang suka marah-marah. Orang-orang tangguh tidak dapat diganggu oleh persoalan apapun, mereka sangat kuat dan sangat percaya diri untuk menghadapi berbagai realitas yang tidak menyenangkan hati.

Kemarahan Anda menyakiti diri Anda sendiri. Kemarahan Anda melukai diri Anda sendiri. Hindari marah dengan menjadi pribadi yang seimbang melihat kehidupan. Miliki wawasan spiritual dan emosional yang baik agar Anda tidak terlibat dalam marah. Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri, lalu lihatlah segala sesuatu dengan sangat jelas di dalam terang melalui kesadaran tertinggi Anda. Anda tidak perlu menjadi hakim atau penilai untuk setiap kebenaran dari masalah yang ada. Anda tidak perlu melawan realitas yang ada. Anda tidak perlu berusaha untuk mengendalikan situasi yang ada. Anda tidak perlu membuat perhitungan untuk semua peristiwa hidup. Amati saja semuanya dan jadilah diri sendiri yang fokus untuk beradaptasi dengan realitas yang ada. Hiduplah dengan integritas di semua aspek emosi dari jiwa Anda.

Kemarahan disebabkan rendahnya pengetahuan tentang diri sendiri dan emosional. Kemarahan Anda menguras sumber energi dari dalam tubuh Anda. Akibatnya, vitalitas Anda turun, semangat hidup Anda turun, dan Anda sulit menyembuhkan diri sendiri dari berbagai gangguan hidup.

Terangkan pikiran Anda dengan energi positif. Berikan cahaya ke hati Anda agar hati Anda mampu melihat semua persoalan hidup dengan tenang. Cerdaskan emosi Anda agar mampu mengatasi kemarahan Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri agar diri Anda ikhlas terhadap persoalan, lalu mau membangun hubungan yang positif dengan realitas yang dihadapi. Kendalikan kemarahan Anda dengan berkomunikasi dengan pikiran dan jiwa Anda. Kekuatan pikiran yang penuh kemarahan sangatlah berbahaya bagi diri Anda sendiri. Jadi, latihlah agar pikiran Anda mau melihat hal-hal positif, sehingga bisa terhindar dari kemarahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESABARAN ADALAH KEKUATAN UNTUK MENJALANI KEHIDUPAN YANG HEBAT

“Kesabaran itu sangat pahit dan sangat tidak enak, namun, pada akhirnya, menghasilkan kenikmatan, kesejahteraan, dan keindahan untuk selamanya.”~Djajendra

Hidup itu sebuah perjalanan melalui proses yang tak terduga sebelumnya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan dialami dirinya di sepanjang hidup. Ketidakpastian dan perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran sebagai kekuatan untuk menemani hidup di sepanjang jalan. Bila Anda kehilangan kesabaran, Anda menjadi kacau dan tidak mampu fokus menuju mimpi dan tujuan hidup Anda. Bila Anda mampu menumbuhkan kesabaran, ketenangan, ketabahan, keikhlasan, optimisme, dan sikap syukur kepada Tuhan; maka, semua mimpi-mimpi Anda pasti menjadi kenyataan.

Kesabaran bukan berarti pasrah dan diam, tetapi selalu mengatur strategi yang tepat dan waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang Anda impikan. Dalam hal ini, kemampuan untuk menunggu haruslah diisi dengan aktivitas-aktivitas yang sangat produktif, sehingga ketika waktunya tiba, Anda siap mengambil peluang yang Anda impikan, untuk mendapatkan sukses yang Anda tunggu-tunggu dengan penuh kesabaran.

Kesabaran bila dikombinasikan dengan ketekunan, disiplin, kerja keras, integritas, kualitas, dan mental pemenang; maka, Anda akan memiliki kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh rintangan atau pun kesulitan sebesar apapun, hanya kehendak Tuhanlah yang bisa merubah semua rencana hebat Anda. Kesabaran Anda itu menjadi sikap yang begitu tenang dan santai untuk menunggu pencapaian sukses yang hebat. Jadi, walaupun kesabaran itu tidak mudah dan sangat pahit rasanya, namun dia memiliki efek magis untuk melenyapkan semua kesulitan hidup Anda. Tanpa kesabaran tidak ada kesuksesan. Kesabaran sangat diperlukan, sebab semua keinginan dan mimpi tidak bisa dihasilkan dengan segera. Intinya, Anda harus menabur, merawat, dan menunggu dengan sabar agar bisa menuai hasil terbaik.

Kesabaran berarti Anda menunggu situasi yang tepat, dan selama menunggu, Anda masuk ke dalam diri sendiri untuk bertanya pada diri sendiri, menyadari yang Anda tunggu, mengerti akan hal yang Anda tunggu, serta memahami dampak dari hal yang Anda tunggu dengan sabar.  Kemudian, Anda juga menyerahkan semua hasil akhirnya kepada kehendak Tuhan. Jadi, kesabaran adalah bagian dari kerja keras yang hebat untuk mewujudkan mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan. Di sepanjang kesabaran Anda, Anda harus bersujud syukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang Anda dapatkan dalam hidup Anda. Tidak boleh berkeluh-kesah ataupun melihat dari sudut pandang kekurangan. Anda harus melatih dan menyiapkan indera Anda, untuk mendapatkan sudut pandang yang positif, dari segala sesuatu yang Anda dapatkan di sepanjang hidup Anda.

Kesabaran adalah bagian terpenting untuk meningkatkan kualitas iman atas segala ketidakpastian di dalam hidup. Kesabaran menciptakan energi positif untuk mengantar Anda mencapai apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hidup. Kesabaran meningkatkan kepercayaan diri untuk bergerak dengan tenang melalui strategi yang hebat. Kesabaran menguatkan diri Anda untuk fokus dengan sangat tajam pada proses hidup agar Anda bisa mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan. Tuhan pasti memberkati Anda yang hidupnya sangat sabar dan sangat produktif di dalam kerja keras untuk sukses.

Kesabaran adalah kebajikan dan latihan menahan diri dalam situasi yang tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, ketika badai kehidupan menghempaskan Anda ke dalam keadaan hidup yang buruk, maka Anda harus sabar dan tenang agar seluruh energi dan waktu Anda dapat digunakan untuk mengangkat Anda keluar dari badai yang berat itu. Kesabaran Anda memungkinkan Anda untuk melanjutkan perjalanan menuju sukses yang Anda impikan. Kesabaran Anda membuat Anda tidak terprovokasi oleh realitas hidup yang tidak bersahabat. Kesabaran Anda membuat batin dan mental Anda tidak mempan oleh semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda. Orang-orang yang tidak sabar dan tidak produktif pasti berakhir hidupnya sebagai orang-orang gagal, karena mereka menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk melayani energi negatif dan menghindari perubahan.

Orang-orang sabar selalu hidup dalam sukacita, doa, dan rasa syukur walau mereka harus menjalani hari-harinya dengan pengalaman hidup yang sangat pahit. Mereka selalu tenang dan tidak pernah bereaksi terhadap provokasi. Mereka memilih jalan hidup yang produktif dan terus-menerus melatih mental pemenang untuk siap mendapatkan sukses. Mereka tidak terguncang dan terpengaruh secara negatif atas peristiwa hidup yang sangat merugikan. Mereka tetap berdoa dan bersyukur dalam tingkat kesabaran yang tinggi, lalu melanjutkan perjalanan hidup untuk meraih kemenangan.

Kesabaran meningkatkan moralitas diri dan mengembangkan kepribadian positif yang unggul. Kesabaran menciptakan energi tenang sebagai kekuatan untuk memilih keputusan yang paling unggul. Kesabaran memberi kekuatan untuk berpikir positif di dalam sikap rendah hati, sehingga segala amarah dan stres pun lenyap. Kesabaran membuat diri Anda berpikir dengan akal sehat dan menggunakan logika yang tepat.

Kemenangan dan kesuksesan hanya dimiliki oleh orang-orang yang hebat dengan kesabarannya untuk bekerja lebih hebat. Kesabaran memiliki efek menguntungkan dan menyembuhkan diri dari kesulitan. Kesabaran menciptakan jalan dan keadaan untuk berpikir tenang menuju kesuksesan yang diimpikan. Kesabaran mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCINTAI PEKERJAAN DAN MENCINTAI LINGKUNGAN KERJA

“Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh.”~Djajendra

Cinta bertindak sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Jadi, ketika Anda sangat mencintai atau menyukai pekerjaan Anda, maka Anda tidak akan hitung-hitungan untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Anda pun tidak akan pernah merasa lelah atau bosan dengan rutinitas dari pekerjaan yang Anda lakukan. Anda selalu bisa tampil bugar, kuat, disiplin, tenang, bahagia, antusias, bertenaga, dan melayani dengan gembira.

Ketika jiwa kehilangan cinta terhadap pekerjaan dan pikiran sangat ambisius terhadap nafsu egois, maka Anda pasti kehilangan diri sejati untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Cinta adalah sumber kesuksesan. Apa pun yang Anda kerjakan dengan cinta, maka yang Anda kerjakan itu akan memberikan hasil terbaik. Cinta membuat Anda merasa penuh semangat dan merasa terpenuhi dengan sempurna. Cinta adalah kebutuhan dasar untuk kehidupan bahagia di tempat kerja. Bila setiap orang bekerja dengan mencintai pekerjaannya, maka energi cinta menjadi kekuatan di setiap proses kerja, untuk menghasilkan kebahagiaan dan kinerja terbaik.

Sering sekali, seseorang sangat berbakat dan pandai dengan pekerjaannya, tetapi kehilangan cinta di tempat kerja, karena lebih mengutamakan uang sebagai motivasi, bukan pekerjaan yang dijadikan sebagai motivasi. Akibatnya, orang tersebut membawa kebiasaan buruk dalam proses kerja, sehingga dia menjadi energi negatif terhadap pekerjaan yang dia lakukan. Dalam hal ini, rasa syukur dan tanggung jawab pun hilang, sehingga hanya tersisa pikiran-pikiran buruk yang menggerogoti kelancaran dan kualitas dari proses kerja. Intinya, cinta menghasilkan proses kerja dan keputusan yang hebat dari kehidupan kerja. Bila segala sesuatu dihasilkan dari pikiran yang penuh kasih dan cinta, maka tidak akan ada konflik, yang ada hanya kebaikan dan kedamaian.

Setiap karyawan yang bisa mendatangkan cinta di tempat kerja adalah pahlawan yang bisa membangun perusahaan menjadi kuat dan besar. Mendatangkan energi cinta di tempat kerja sesungguhnya sesuatu yang mudah, tidak sulit. Caranya: cintai pekerjaan Anda, cintai tantangan Anda, cintai perbedaan di tempat kerja, cintai resiko, cintai perubahan, cintai target Anda, cintai tanggung jawab, cintai kesulitan, dan cintai orang-orang sulit di tempat kerja. Bila Anda melakukan pekerjaan dengan cinta dan mencintai pekerjaan yang Anda lakukan, maka di sepanjang jam kerja hidup Anda gembira dan bahagia selalu. Tidak akan ada kesulitan, semua akan terlihat sebagai perjalanan yang menyenangkan. Jadi, cinta menjadikan Anda selalu senang dan terhibur dengan semua yang Anda hadapi dan kerjakan.

Saat berlangsung perang saudara di Amerika Serikat, seorang prajurit mendekati Abraham Lincoln dan berkata, “kita memiliki musuh yang sangat kuat, apa strategi kita untuk menghancurkan mereka”. Abraham Lincoln menjawab, “apakah saya tidak menghancurkan musuh-musuh saya, ketika saya menjadikan mereka teman saya?”  Abraham Lincoln memiliki komitmen untuk menghancurkan musuh-musuhnya dengan energi cinta. Dia tidak menunjukkan benci dan dendam, dia mencintai pekerjaannya dan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaannya. Lincoln memiliki komitmen dan kemauan yang kuat untuk menggunakan kekuatan cinta dalam mengatasi musuh-musuhnya di medan perang. Hasilnya, dia menang dan suatu waktu setelahnya menjadi Presiden Amerika Serikat ke -16.

Energi cinta Anda di tempat kerja menjadikan Anda pemenang dan berprestasi gemilang. Contohnya, Abraham Lincoln. Apa pun realitas dan perilaku orang-orang di tempat kerja Anda, terimalah mereka semua dengan energi cinta Anda. Hancurkan yang tidak baik dengan energi cinta Anda. Kalahkan yang sombong dengan energi cinta Anda. Anda tidak perlu menunjukkan kekuatan dan kekuasaan, cukup menunjukkan energi cinta untuk membuat musuh Anda menjadi sahabat baik Anda. Cinta membuat Anda mampu menikmati hubungan kerja dengan siapapun. Cinta membuat Anda mampu membangun kepercayaan di tempat kerja. Cinta menjadikan Anda memahami orang lain sesuai dengan keberadaan mereka. Jadi, Anda tidak akan pernah meminta siapa pun untuk menjadi seperti yang Anda pikirkan atau inginkan. Anda mampu mencintai setiap orang sesuai keberadaan mereka, bukan sesuai dengan selera atau maunya Anda.

Bila Anda tidak mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, maka Anda akan menemukan sangat banyak musuh di dalam perusahaan Anda. Semua yang berbeda atau tidak sesuai dengan Anda akan Anda anggap sebagai musuh. Energi musuh akan menjadikan kehidupan kerja Anda penuh dengan stres dan jauh dari kedamaian. Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh. Jadilah seperti Abraham Lincoln yang menghancurkan semua musuh-musuhnya dengan cinta. Cinta terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, dan orang-orang di tempat kerja menjadikan Anda mampu membangun jembatan yang kuat untuk mencapai karir dan prestasi terbaik.

Ketika Anda membawa energi cinta ke tempat kerja maka semua tekanan yang bersumber dari rekan kerja, atasan, bawahan, atau stakeholders yang lainnya tidak akan mendorong Anda untuk tampil dengan kebiasaan buruk. Anda dengan energi cinta yang kuat mampu menerima semua realitas yang tidak sesuai dengan harapan, lalu melalui energi cinta memberikan pengaruh baik agar proses kerja tetap berjalan dalam kecepatan dan kualitas sesuai standar. Cinta memberi kekuatan untuk mewujudkan dan menghasilkan yang terbaik. Cinta menghasilkan pemikiran, persepsi, dan akal yang merangkul semua walau saling berbeda pandangan. Cinta tidak menghakimi dan menilai, cinta hanya menerima dan melayani dengan tulus. Dan, hal ini akan membuat lingkungan kerja tidak kaku, tetapi lincah di dalam kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Sikap dan komitmen Anda untuk mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja dengan tulus akan membawa dampak positif yang luar biasa. Cinta menghapus konflik dan stres di tempat kerja. Cinta menciptakan keteraturan dan menghilangkan kekacauan. Cinta mengembangkan dan membangkitkan semangat tim di tempat kerja. Cinta meningkatkan pengabdian dan pelayanan. Cinta menguatkan etos kerja yang berpengetahuan dalam sukacita dan perdamaian bersama. Cinta meniadakan pikiran negatif, kemarahan, keserakahan, kemalasan, sifat egois, dan saling menyalahkan. Cinta membuat Anda fokus dalam pengabdian untuk mencapai target materialistik melalui sukacita dan kebahagiaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM SETIAP MASALAH ADA SOLUSI

“Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati.”~Djajendra

Ketika Anda merasa dirugikan, diperlakukan secara tidak adil, dan merasa menjadi korban, maka Anda akan menganggapnya sebagai masalah. Masalah di dalam diri yang bersumber dari luar diri adalah contoh dari diri yang belum mengenal dirinya sendiri. Bila Anda belum mengenal diri sejati Anda, atau belum memiliki jati diri, maka semua situasi dan peristiwa di luar diri Anda akan menjadi masalah bagi hidup Anda.

Solusi selalu ada di dalam diri Anda sendiri, bukan di luar diri Anda. Solusi untuk memenuhi keinginan Anda ada pada Anda. Di dalam diri Anda, Tuhan sudah memberikan semua potensi terbaik untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda. Jadi, jika Anda masih mencari solusi di luar sana, Anda selamanya akan hidup dalam kecewa dan perasaan kalah.

Anda mungkin memiliki rasa takut, rasa sakit hati, rasa khawatir, rasa curiga terhadap situasi di luar diri Anda; tetapi, jika Anda ikhlas dan berdamai dengan semua perasaan negatif tersebut, maka Anda pasti bisa berdamai dengan diri sendiri dan sebagian besar masalah Anda pasti hilang. Bila Anda tidak memiliki energi ikhlas di dalam diri, maka semua perasaan dan pikiran negatif tersebut akan menjadi masalah yang besar bagi hidup Anda. Jelas, masalah tercipta dari pikiran dan perasaan Anda yang tidak mampu masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan solusi. Kalau Anda sadar bahwa dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan, maka di sepanjang hidup, Anda tidak akan memiliki masalah. Masalah hanya dimiliki oleh orang-orang yang tidak yakin bahwa ada solusi untuk semua situasi yang tidak sesuai dengan keinginan. Hanya pikiran positif dan perasaan tenang yang mampu mengatur dirinya agar tidak terjebak dalam tekanan masalah hidup.

Setiap masalah hanyalah situasi untuk menjadikan Anda lebih kreatif.  Jadi, masalah muncul hanya untuk menjadikan Anda lebih pintar, serta mendorong Anda untuk segera meninggalkan zona nyaman menuju zona perubahan. Ketika pikiran Anda kreatif dan tindakan Anda inovatif, maka sebuah situasi yang sulit pasti menghasilkan banyak situasi kemudahan untuk mendapatkan solusi terbaik. Intinya, apapun masalahnya, Anda yang kreatif pasti mampu mengalahkan masalah tersebut dengan banyak cara atau banyak solusi. Anda yang kreatif mampu merubah masalah menjadi peluang. Daripada mengeluh dan menyalahkan orang lain, lebih baik Anda fokuskan energi dan waktu untuk meningkatkan kreativitas diri Anda. Keluhan, protes, marah terhadap masalah tidak bermanfaat sama sekali. Kreativitas dan tindakan kreatif Andalah yang akan menemukan solusi untuk setiap situasi yang tidak sesuai dengan rencana Anda.

Dari sudut pandang spiritual, sebuah masalah adalah bagian dari rencana Tuhan untuk kebaikan hidup Anda. Jadi, kalau Anda percaya bahwa Tuhan maha membantu dan menyayangi Anda, maka tidak pernah ada masalah dalam hidup Anda. Hanya situasi-situasi yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan Anda yang ada. Diperlukan kesabaran dan ketenangan untuk menemukan solusi terbaik. Ketika kehendak Tuhan yang berbicara, maka tidak ada yang memiliki kekuatan untuk mengubah jalan Tuhan. Tidak seorang pun mampu memiliki pilihan saat kehendak Tuhan hadir. Jalan satu-satunya adalah menerima dengan pikiran positif dan menghadapi masalah tersebut. Jangan membiarkan energi negatif tumbuh dalam masalah tersebut. Hadapi masalah dengan sabar, ikhlas, berani, tenang, dan yakin mendapatkan kebaikan dari masalah tersebut.

Hidup sangat dinamis dan tidak pasti. Bila Anda ingin bebas dari masalah hidup, maka Anda harus mampu melewati waktu-waktu yang tidak pasti dan penuh pengujian terhadap rasa syukur Anda. Tidak seorang pun tahu atau bisa meramalkan kapan badai akan datang ke dalam hidupnya. Siapa pun yang menggantungkan hidupnya di luar dirinya, maka dia sangat mudah dihantam badai, kemudian berbagai masalah hidup akan membuatnya lemah dan tak berdaya. Siapa pun yang lebih suka berada dalam zona kenyamanan hidupnya akan berhadapan dengan masalah hidup. Hanya bagi orang-orang yang hidup dari dalam diri aslinya mampu merubah masalah menjadi keberuntungan. Siapkan mental, siapkan kesadaran, siapkan jati diri yang kuat, agar Anda mudah menghadapi masalah apapun, lalu merubah masalah tersebut menjadi kemenangan hidup Anda.

Apa pun yang Tuhan kirimkan kepada Anda terimalah dan belajarlah darinya. Hidup ini sebuah pelajaran dan tugas kita semua adalah belajar untuk mengambil baiknya. Tidak perlu takut, tidak perlu panik, tidak perlu bingung, tidak perlu mengeluh, tidak perlu menyalahkan orang lain. Ketika masalah datang ke dalam hidup Anda, yakinkan diri sendiri bahwa itu bukan masalah, tetapi hanya sebuah situasi yang sifatnya sementara. Hadapi situasi tersebut dengan doa dan tindakan yang bersumber dari niat baik. Jangan memiliki pikiran negatif ataupun emosi yang buruk. Tampilkan diri Anda yang tenang dan santai, fokuskan perhatian ke dalam diri sejati Anda, lalu temukan solusi terbaik dari suara hati Anda yang positif. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan singkat yang seharusnya bisa dinikmati keindahan dan kebaikannya.

Jadilah pribadi yang mengandalkan Tuhan untuk semua solusi terbaik. Tidak ada kecerdasan dan kebijaksanaan manusia yang bisa mengatasi masalah di dunia ini. Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati. Oleh karena itu, kembalilah ke dalam diri Anda yang asli agar Anda bisa memahami solusi yang tepat. Di dalam diri Anda yang tulus dan ikhlas, ada berbagai potensi hebat untuk menjadi solusi dari masalah yang Anda hadapi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BICARA POSITIF DI DALAM DIRI SENDIRI

“Tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Salah satu kebiasaan pikiran negatif adalah mengulang-ulang untuk memainkan peristiwa atau situasi yang membuat hati tersinggung, merasa terhina, marah, frustasi dari kejadian di luar diri. Jelas, hal ini berdampak merugikan kehidupan diri sendiri. Setiap orang, siapapun itu, pasti melalui proses suka dan tidak suka. Semua orang sama, pasti melalui suka dan duka, sehingga hanya kesadaran dan akal sehat yang membuat hidup seseorang itu damai dan bahagia selalu.

Sifat pikiran adalah menerima apapun melalui pancaindera tanpa memahami, apakah itu baik atau buruk bagi kehidupan dirinya. Jadi, pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memisahkan apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya. Sering sekali, dalam keadaan tertentu, pikiran tidak tahu harus berbuat apa, sehingga lebih suka menyerap peristiwa di luar diri dan menafsirkannya sesuai realitas di luar diri. Oleh karena itu, jadilah jujur ​​pada diri Anda sendiri, jaga agar Anda tetap menjadi diri yang asli di dalam kenyataan hidup, jaga pikiran Anda untuk selalu berbicara dengan jiwa Anda. Jika Anda mampu meningkatkan kesadaran bahwa berdialog negatif di dalam diri sendiri adalah sebuah kesia-siaan yang merugikan hidup Anda, maka Anda pasti segera menggantikan dialog negatif tersebut dengan dialog positif. Dialog positif di dalam diri mampu memberikan kedamaian, kebahagiaan, kesenangan, ketenangan, keindahan, dan mengalirnya energi positif Anda di dalam kebiasaan hidup sehari-hari.

Pikiran tidak boleh dibiarkan berkeliaran untuk menafsirkan segala sesuatu yang bersumber dari luar diri. Pikiran harus tunduk pada jiwa terdalam. Pikiran harus berkoordinasi dengan jiwa sebelum mengatakan sesuatu kepada luar diri. Sebuah dialog positif di dalam diri ‘Positive self-talk’ harus hadir sebelum tindakan. Jadi, Anda harus membiasakan diri Anda untuk berbicara dengan diri sendiri sebelum berbicara dengan orang lain. Ini sangat diperlukan agar Anda tidak salah bicara, sehingga menimbulkan konflik dan permusuhan.

Tidak ada seorang pun yang sempurna. Kekurangan adalah milik manusia, hanya Tuhan yang memiliki kesempurnaan. Berbicara dengan diri sendiri bertujuan agar Anda mendapatkan solusi dari dalam diri Anda. Berbicara positif dengan diri sendiri bertujuan agar Anda menahan diri dan mencegah berbagai peristiwa yang tidak diinginkan. Berbicara positif dengan diri sendiri membuat Anda lebih bijaksana untuk menyikapi berbagai persoalan yang bersumber dari luar diri.

Ketika jiwa dan pikiran Anda terkoordinasi dengan kompak dalam satu bahasa kehidupan yang positif, maka semua penyebab yang bersumber dari situasi di luar diri Anda, tidak akan mengacaukan hidup Anda. Anda mampu melihat segala hal di luar diri Anda sebagai hal yang terpisah dari Anda. Anda mampu melihat sisi baik dari semua peristiwa di luar diri yang terkait dengan hidup Anda. Anda bisa lebih percaya diri dan lebih dekat kepada Tuhan, untuk menyikapi semua peristiwa di luar diri dengan ikhlas.

Mungkin, orang yang paling Anda percaya membohongi Anda dan merugikan hidup Anda. Jelas, reaksi spontan Anda pasti marah. Dan, penyebab kemarahan Anda ini adalah ‘obrolan negatif di dalam diri Anda’ yang menilai dan menghakimi perilaku tidak jujur dari orang yang Anda percaya. Artinya, sumber kemarahan Anda berasal dari peristiwa di luar diri Anda, dan penyebab marah itu sendiri bersumber dari obrolan negatif di dalam diri yang menyikapi peristiwa di luar diri. Oleh karena itu, apapun peristiwa di luar diri, hindari obrolan negatif di dalam diri Anda. Bila Anda tidak pernah berbicara positif dengan diri sendiri, maka semua peristiwa di luar diri Anda akan mengacaukan hidup Anda. Situasi di luar diri yang tidak sesuai harapan akan menjadi energi yang menyebabkan kehidupan Anda tidak bahagia. Anda menjadi mudah bereaksi dengan berbagai emosi yang merugikan kehidupan Anda sendiri.

Obrolan positif di dalam diri menciptakan energi baik untuk diekspresikan ke luar diri. Ketika Anda menerima peristiwa yang merugikan dengan ikhlas, lalu memahami persoalannya dari niat baik Anda, dan menemukan solusi dari dalam diri yang positif, maka Anda tetap bisa bahagia sambil menyelesaikan persoalan yang Anda hadapi.

Tidak mungkin semua orang sepakat dengan apa yang Anda inginkan dan pikirkan. Selalu ada saja beberapa orang yang akan menolak dan beberapa orang yang menerima sikap Anda. Jadi, Anda tidak perlu menggantungkan jalan hidup Anda kepada orang lain. Biarkan saja, setiap orang memiliki persepsi dan keyakinan yang tidak sama dengan Anda, semua itu tidak apa-apa dan bukan masalah. Anda harus menjadi diri sendiri yang asli, dan setiap hari berbicara dengan diri sendiri untuk kehidupan Anda yang hebat. Apa pun penilaian atau pendapat orang lain tentang Anda, itu tidak penting. Anda menjadi terbaik bukan karena pendapat orang lain, tetapi karena dialog positif di dalam diri Anda setiap saat. Jadi, tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.

Ketika Anda rutin berbicara dengan diri sendiri, berarti: di dalam diri Anda, ada seseorang yang siap mendengarkan Anda. Jadi, Anda memiliki sahabat di dalam diri yang bisa terus-menerus diajak berbicara berbagai hal untuk kebaikan hidup Anda. Berbicara dengan diri sendiri membantu Anda untuk menciptakan kondisi positif di dalam diri, sehingga semua yang keluar dari diri Anda sudah seijin jiwa dan hati nurani Anda.

Dialog positif di dalam diri membangun jiwa yang sehat, pikiran yang tenang, tubuh yang bugar, perilaku yang baik. Sedangkan dialog negatif di dalam diri membangun energi negatif untuk mengekspresikan semua emosi buruk. Akibatnya: pikiran, jiwa, perilaku, sifat, sikap, karakter, kepribadian, tubuh, dan penampilan menjadi sangat buruk.

Kebijaksanaan hidup membangkitkan kesadaran untuk kebahagiaan sejati yang sudah ada di dalam diri kita masing-masing. Tuhan sudah memberikan semua yang kita perlukan di dalam diri kita. Hanya kesadaran dan disiplin yang bisa menemukan diri kita dengan semua yang kita butuhkan. Kebenaran sejati ada di dalam kesadaran untuk melindungi diri sendiri melalui dialog positif di dalam diri.

Jangan biarkan pikiran menterjemahkan hidup Anda sesuai reaksinya terhadap di luar diri Anda. Walaupun sering orang mengatakan bahwa kita adalah apa yang kita pikirkan, maka pikiran yang kita pikirkan itu haruslah bersumber dari kesadaran dan dialog positif di dalam diri. Diri harus selalu mengatakan hal-hal optimis dan keyakinan positif tentang hidup yang dijalaninya. Kepercayaan diri dan penegasan positif tentang semua realitas yang dihadapi merupakan kekuatan untuk sukses.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENERIMA APAPUN YANG TELAH TERJADI

“Kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.”~Djajendra

Semua orang boleh berpikir apa saja, tetapi pikiran-pikiran yang semua orang pikirkan bukanlah kepastian untuk sesuatu terjadi. Hanya kehendak Tuhan yang pasti terjadi. Oleh karena itu, tidak perlu memaksakan pikiran-pikiran yang belum tentu terjadi. Terimalah apapun yang sudah terjadi dengan ikhlas. Terimalah apapun yang tidak bisa Anda ubah dengan sukacita. Biarlah Tuhan berbicara melalui peristiwa-peristiwa yang Anda alami di sepanjang hidup. Tingkatkan kesadaran dan kegembiraan di dalam diri agar Anda bisa mengetahui kehendak Tuhan untuk kebaikan hidup Anda.

Hidup ini untuk dijalani dengan komitmen, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kejujuran, perubahan, dan kualitas melalui pengetahuan tanpa batas. Lalu, tidak menyerah, tapi menerima dengan ikhlas. Kenapa harus menerima dengan ikhlas? Karena, Anda tidak dapat mengontrol semua peristiwa dalam hidup Anda. Anda harus berdamai dan menerima peristiwa-peristiwa atau hal-hal yang di luar kendali Anda. Bila Anda menolak berdamai, maka Anda akan menderita dan mengalami kekecewaan di sepanjang hidup Anda. Jadi, terimalah apapun yang sudah menjadi kehendak Tuhan, lalu jangan menyerah untuk mewujudkan impian Anda di jalan damai.

Ketika Anda rendah hati dan terbiasa untuk belajar dari semua peristiwa hidup, maka perjuangan Anda yang tidak terwujud tidak dapat meruntuhkan semangat Anda. Anda pasti menggunakan ego Anda untuk tumbuh dan semakin kuat melalui peristiwa-peristiwa yang Anda lalui. Anda tidak mungkin menggunakan ego Anda untuk meruntuhkan perjuangan Anda. Walaupun dalam proses Anda harus menganggap diri Anda sebagai yang terbaik untuk apa-apa yang Anda lakukan, tetapi hasil yang Anda dapatkan tidak seperti rencana dan pikiran Anda, maka Andapun mampu mengontrol perasaan kecewa dan tidak mungkin menjadi resah atau merasa telah berbuat kesalahan. Anda pasti tenang untuk menguatkan keyakinan dan menguatkan mental pemenang agar perjalanan Anda yang berikutnya tidak terganggu oleh kegagalan sebelumnya. Anda harus selalu menguatkan mental pemenang Anda agar segala sesuatu yang tak terduga dapat Anda kendalikan, dan dapat Anda jadikan sebagai pelajaran untuk tindakan-tindakan berikutnya.

Hidup untuk belajar, bukan untuk menyalahkan orang lain. Ketika Anda tidak meningkatkan pengetahuan tentang diri sendiri dan selalu meningkatkan kemampuan untuk melihat kekurangan orang lain, maka Anda tidak mungkin mampu menerima hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Anda tidak mampu meningkatkan kesadaran untuk merenungkan dan memperbaiki kemunduran ataupun kegagalan Anda. Anda juga tidak mampu mengenali atau memahami pelajaran yang diberikan oleh hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Hanya melalui mengenal diri sendiri secara mendalam, Anda dapat menghadapi realitas yang tidak sesuai pikiran dan rencana.

Kesadaran diri yang tinggi mampu mengambil tanggung jawab dan meningkatkan kepercayaan diri di setiap peristiwa yang tidak diinginkan. Kegagalan selalu dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kualitas diri. Kekecewaan tidak akan dibuat berlama-lama, dan tidak akan berkubang di dalamnya. Kesadaran diri tidak akan membuang-buang waktu produktif. Kelemahan dihadapi dengan pengetahuan dan disiplin untuk peningkatan. Kekurangan dihadapi dengan ketekunan dan kerja keras yang luar biasa untuk penguatan di semua aspek diri sendiri. Intinya, kesadaran diri dimanfaatkan untuk memperkuat tanggung jawab agar diri sejati bisa terus-menerus menguatkan dirinya dalam meraih sukses.

Hidup bukan untuk menolak apa-apa yang tidak Anda sukai. Hidup untuk berlatih dan mempersiapkan kualitas diri agar Anda dapat menerima apa-apa yang Anda sukai. Jadi, jangan fokus untuk menolak sesuatu, fokuskan pikiran dan kekuatan Anda untuk menerima apa-apa yang Anda sukai. Jelas, semua ini dimulai dari rasa syukur yang hebat atas kehidupan yang Anda jalani. Tidak ada jaminan bahwa apa yang Anda rencanakan dan pikirkan akan menjadi masa depan Anda. Hanya Tuhanlah yang paling tahu tentang masa depan semua orang. Hanya Tuhanlah yang paling tahu apa yang baik dan tidak baik bagi hidup kita semua. Oleh karena itu, apapun yang Anda alami saat ini miliki rasa syukur dan sikap rendah hati. Rasa syukur dan rendah hati ditambah sikap sabar dan penuh semangat menjadikan jalan hidup Anda selalu mendapatkan sukses.

Hidup kita yang sesungguhnya adalah pada hari ini. Masa lalu hanya tinggal dikenangan, bukan dalam kenyataan. Masa depan masih tinggal dalam pikiran, bukan dalam kenyataan. Hari inilah atau momen inilah hidup yang kita semua miliki. Bila momen ini tidak kita nikmati dengan rasa syukur dan kegembiraan, maka kita sedang menciptakan hidup yang buruk. Milik kita dalam hidup tidak lebih dari nafas yang keluar masuk. Keberadaan kita sebatas nafas yang keluar masuk. Bila nafas terhenti dan tidak lagi keluar masuk, maka selesailah semuanya. Jadi, tingkatkan kesadaran untuk mengingatkan kepada diri sendiri tentang pentingnya untuk fokus pada momen ini dengan penuh sukacita.

Tanamlah pada momen ini semua benih-benih yang terbaik, mungkin Anda tidak memanennya, tetapi Anda telah menciptakan kebaikan kepada kehidupan selanjutnya. Fokuskan perhatian pada hal-hal yang baik. Gunakan semua waktu dan energi Anda hanya untuk menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan. Ciptakan diri Anda menjadi energi positif yang terus-menerus hanya menghasilkan kebaikan dan keindahan bagi hidup. Jangan membuang-buang waktu dan energi untuk mengkhawatirkan sesuatu. Sebab, kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.

“Sesungguhnya dalam hidup tidak perlu terlalu banyak berpikir, yang diperlukan hanyalah tindakan dengan pengetahuan dan keyakinan penuh.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIDAK MENGKHAWATIRKAN HIDUP

“Energi positif seperti tangga untuk memanjat puncak sukses. Ketika energi positif Anda bekerja dengan cinta dan gaya hidup menuju sukses, maka realitas Anda setiap hari adalah memanjat puncak sukses yang lebih tinggi.”~Djajendra

Anda menjalani hidup dengan sumber energi dari dalam diri dan energi dari luar diri. Kedua energi ini haruslah mengalir di dalam sifat ketenangan diri. Semakin tenang dan penuh sukacita diri Anda, semakin kuat energi positif dari dalam diri Anda menarik energi positif dari luar diri Anda.

Sifat pikiran adalah menarik dan mendorong sesuatu terjadi. Pikiran bisa menarik dan mendorong sesuatu yang tidak baik terjadi. Pikiran juga bisa menarik dan mendorong sesuatu yang baik terjadi. Kita adalah makhluk berakal yang selalu kekurangan kesadaran dan pemahaman. Karena kurangnya kita ini dalam hal kesadaran dan pemahaman, maka pikiran hanya mengenal benar dan salah menurut akal pikiran tersebut. Dampaknya, pikiran tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan kebaikan ke dalam dirinya dan keluar dirinya. Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman haruslah diperkuat ke dalam pikiran, sehingga pikiran mampu menarik hal-hal baik dari luar diri dan mengeluarkan hal-hal baik dari dalam diri.

Kekhawatiran dalam hidup muncul karena ketidaktahuan. Ketika Anda tidak tahu arti keikhlasan dan kesabaran, maka perasaan khawatir akan menghancurkan kebangkitan besar potensi diri Anda. Perasaan khawatir menghambat kebangkitan besar diri Anda. Perasaan khawatir memperkuat rasa takut, cemas, marah, dan semua energi lemah di dalam diri. Akibatnya, energi lemah atau energi negatif ini menguasai hidup Anda dan menjadikan diri Anda tidak berdaya menghadapi realitas hidup.

Setiap orang memiliki energi sukses yang tersembunyi di dalam diri. Energi sukses yang tersembunyi ini wajib dioptimalkan agar dapat dimanfaatkan bagi kebaikan hidup. Diperlukan kesadaran dan pemahaman berlandaskan pengetahuan yang luas dan tak terbatas. Dalam hal ini, energi kreatif untuk kebaikan hidup haruslah dipertajam secara terus-menerus. Energi kreatif dan pengetahuan tanpa batas digunakan untuk mengeluarkan energi sukses yang tersembunyi di dalam diri. Perkuat komitmen dan gairah untuk tumbuh. Jadilah seperti pohon yang tumbuh tenang dan santai sesuai prosesnya. Tidak perlu tergesa-gesa dalam mengejar sesuatu. Fokuskan saja semua energi sukses di dalam kreativitas tanpa batas, dan biarkan proses hidup membawa Anda menuju sukses.

Kerjakan segala sesuatu dengan cinta dan sukacita. Tidak perlu takut dan khawatir. Biarkan yang terjadi, dan terimalah segala peristiwa sebagai pengalaman untuk peningkatan kualitas diri. Fokuskan energi dari luar diri, waktu, sumber daya, pikiran, dan kemampuan untuk dihubungkan ke dalam  energi sukses di dalam diri Anda. Energi positif di dalam diri Anda seperti tangga untuk memanjat puncak sukses. Ketika energi positif Anda bekerja dengan cinta dan gaya hidup menuju sukses, maka realitas hidup Anda setiap hari adalah memanjat puncak sukses yang lebih tinggi.

Perjalanan menuju sukses berada di kata sifat, bukan di kata benda. Jadi, Anda harus fokus pada kata sifat dalam membangun sukses Anda. Misalnya, Anda harus fokus pada kata sifat seperti: damai, bahagia, tenang, ikhlas, berani, tegas, indah, sukacita, sukses, menang, unggul, kualitas. Dan, tidak fokus pada kata benda seperti: uang, rumah mewah, mobil mewah, deposito, saham, tabungan, pabrik. Intinya, Anda tidak pernah sukses dibidang apapun kalau mencarinya melalui kata benda. Anda hanya bisa mendapatkan sukses di segala bidang kalau mencarinya melalui kata sifat. Maksud sukses disini adalah hidup dalam kebahagiaan, sukacita, kegembiraan, kebugaraan, kesejahteraan, kekayaan, dan keindahan. Jadi, miliki seni menikmati sukses melalui kata sifat. Walau segala benda dan materi yang Anda impikan sudah Anda miliki, Anda baru bisa menikmatinya dan merasa sukses kalau secara bijaksana hidup melalui kata sifat.

Hiduplah sebagai makhluk yang sadar dan tidak sekedar sebagai makhluk yang berakal. Akal tanpa kesadaran menjadi kekuatan negatif yang menguasai hidup Anda dan menciptakan banyak kekhawatiran bagi hidup Anda. Akal tanpa kesadaran adalah sumber penderitaan hidup. Oleh karena itu, suka ataupun tidak suka, Anda harus memprogram diri Anda untuk tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang berakal bijak di dalam kesadaran yang tinggi. Kesadaran yang tinggi hanya dihasilkan dari pengetahuan yang tinggi dan kebijaksaan hidup yang mengalir untuk kebaikan hidup.

Kehidupan ini seperti sebuah universitas yang diciptakan Tuhan untuk tempat kita belajar. Kita semua murid yang sedang belajar untuk memahami kehidupan di dalam diri dan di alam semesta. Jadi, kita sebagai murid, setiap hari memiliki tugas untuk mempelajari dunia yang berada di dalam diri kita masing-masing, dan dunia yang berada di luar diri kita masing-masing. Sebagai murid tentu saja kita tidak berhak untuk menilai dan menguji, tetapi kitalah yang diuji dan dinilai sama Tuhan. Kalau kita berani menilai, menguji, apalagi sampai menghakimi kehidupan orang lain; maka, kita menjadi magnet yang hebat untuk menarik energi negatif dari luar diri ke dalam diri. Akibatnya, hidup hidup kita penuh kekhawatiran, ketakutan, kebencian, kemarahan, stres, dan dikuasai oleh berbagai macam energi negatif. Sebagai murid yang cerdas seharusnya semua pelajaran hidup kita pelajari di dalam keheningan dan mengamatinya dengan cinta yang ikhlas.

Meskipun sangat banyak hal-hal tidak baik di sekitar hidup Anda, Anda harus berusaha dan bekerja lebih kreatif untuk tidak menjadi bagian dari hal-hal tidak baik tersebut. Ketika Anda mencari kehidupan ekonomi di tempat yang buruk, mari fokuskan perhatian Anda untuk menemukan hal-hal baik di tempat terburuk tersebut. Intinya, Anda tumbuhkan diri positif dari dalam diri yang kuat, untuk menemukan hal-hal positif di luar diri. Jadi, di tempat-tempat buruk, jangan berikan perhatian pada hal-hal buruk, tetapi berikan perhatian yang sangat kuat untuk menemukan hal-hal baik. Bila perhatian Anda selalu di hal-hal baik, maka Anda tidak mungkin bisa tersesat dalam perasaan khawatir. Memberikan perhatian pada hal-hal buruk hanya menjadikan Anda marah, frustasi, cemas, khawatir, takut, kesal, dan di sepanjang hidup Anda berada dalam kehidupan energi negatif.

Dalam kegelapan hati dan pikiran, Anda tidak bisa melihat jalan untuk menuju sukses. Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk menciptakan cahaya yang terang di dalam diri Anda. Lalu, gunakan cahaya yang terang dari dalam diri Anda sebagai alat untuk menerangi sepanjang jalan Anda menuju sukses. Dalam kegelapan, Anda hanya menyia-nyiakan semua potensi sukses yang tersembunyi di dalam diri Anda. Di dalam kegelapan hati dan pikiran, Anda hanya membuang semua potensi hebat Anda dan mengambil semua penderitaan ke dalam hidup Anda.

Mengkhawatirkan hidup adalah pengalaman yang menghancurkan kebahagiaan hidup. Saat Anda khawatir, saat itu juga kebahagiaan dihancurkan dan dihilangkan dari diri Anda. Oleh karena itu, saat berbagai peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, pertama tenangkan pikiran melalui pemahaman dan kesadaran yang tinggi. Tenangkan pikiran yang bising oleh akal dan prasangka. Jangan biarkan hati cemas oleh pikiran yang bising dan tak bersahabat. Ingatkan diri bahwa pengalaman yang mengkhawatirkan hanya membuat diri tidak fokus untuk mendapatkan solusi. Pikiran yang mengkhawatirkan hanya membuat energi kreatif tidak aktif. Oleh karena itu, saat perasaan khawatir muncul, segera tingkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk menemukan solusi yang tepat agar perasaan khawatir itu berhenti dan tidak berlanjut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN ADALAH ENERGI UNTUK KEBAHAGIAAN

“Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup yang merugikan dan yang menyakitkan Anda, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini.”~Djajendra

Memaafkan adalah sebuah respon atas peristiwa hidup yang merugikan atau menyakiti Anda. Jadi, Anda tidak perlu bereaksi dengan keras, Anda cukup merespon peristiwa tersebut dengan sebuah pilihan dari kesadaran Anda, yaitu: memaafkan dan mengampuni orang-orang yang menyakiti Anda. Kenapa Anda harus memaafkan? Karena ini adalah sebuah pilihan sadar Anda untuk melepaskan diri dari stres, sakit hati, sakit kepala, dan marah yang tidak berhenti. Memaafkan adalah sebuah pilihan cerdas untuk membuat hidup Anda tetap gembira dan gembira setiap hari.

Mungkin Anda bertanya, “apakah adil dan apakah begitu mudah untuk memaafkan orang-orang yang sudah sangat jahat kepada diriku?” Jawabannya, jelas, memang tidak mudah untuk memaafkan orang-orang yang membuat Anda sangat terluka dan menderita. Memori atau ingatan rasa terluka yang Anda rasakan akan selalu hadir, untuk mengingatkan mereka yang melukai hati Anda. Luka tubuh mudah disembuhkan, luka batin sangat sulit disembuhkan. Batin yang terluka akan selalu melanjutkan lukanya dari waktu ke waktu karena ingatan yang tidak mau memaafkan. Tetapi, ingat, bahwa tidak memaafkan adalah seperti minum racun dan mengharapkan orang lain untuk mati. Semakin kuat benci, dendam, sakit hati, perasaan tidak senang, dan semua energi negatif lainnya di dalam diri Anda; maka, Anda menjadi semakin terluka dan menderita di sepanjang hidup Anda. Tidak ada kebahagiaan dan keindahan di hati yang penuh dendam dan benci. Tidak ada kedamaian dan kebaikan hidup di hati yang selalu berprasangka buruk.

Tidak memaafkan hanya akan memperkuat ingatan tidak menyenangkan itu ke dalam diri Anda, sehingga ingatan negatif tersebut menciptakan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, walaupun Anda sudah sangat disakiti dan dirugikan, memaafkan adalah satu-satunya jalan agar Anda bisa tetap merasakan nikmat Tuhan di segala bidang kehidupan Anda. Menyimpan marah dan sakit hati hanya menjadikan Anda tidak bisa menjangkau nikmat hidup dari Tuhan. Orang-orang yang dirinya terisi penuh dengan energi negatif tidak perlu bermimpi untuk hidup damai, bahagia, sejahtera, tenang, dan mendapatkan kenikmatan dari Tuhan di segala bidang kehidupan.

Ya, mungkin bagi Anda terasa sangat tidak adil, orang yang sudah sangat jahat kepada Anda harus Anda maafkan agar hidup Anda damai. Mungkin Anda merasa demi keadilan, Anda wajib membalas dan membuat orang tersebut merasakan sakit seperti yang Anda rasakan. Ketika seseorang menyakiti dan merugikan Anda, jangan Anda juga berbuat seperti yang dia buat, biarlah Tuhan yang mengurus dia dengan hukum Tuhan. Jadi, kalau Anda disakiti, Anda tidak perlu membalas untuk menyakiti juga. Kuasa Tuhan pasti melindungi Anda yang ikhlas dan penuh cinta, Anda hanya perlu tunduk dan menyerah kepada Tuhan, lalu tetaplah menjalani hidup dengan penuh kegembiraan setiap hari.

Di dalam diri yang penuh energi positif tidak akan pernah ada beban hidup, yang ada hanya keindahan dan kenikmatan hidup. Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini. Memaafkan dan mengampuni adalah untuk kebaikan diri sendiri. Masalah keadilan, janganlah khawatir. Tuhan tidak pernah tidur. Siang dan malam, Tuhan menjaga Anda yang baik dengan cinta dan kasih sayang. Tuhan pasti menegakkan keadilan dengan caranya, dan tidak seorang pun yang bisa bersembunyi dari kesalahan yang mereka buat. Jadi, ketika Anda hidup di dalam kuasa Tuhan, maka tugas Anda adalah berbuat baik dan berbuat baik, walau kepada orang-orang yang tidak berbuat baik kepada Anda. Dan, Anda juga selalu merasa gembira karena mendapatkan nikmat dari Tuhan di semua bidang kehidupan Anda.

Pada waktu Anda sulit memaafkan, cobalah tenangkan diri dan tingkatkan afirmasi kata-kata positif secara terus-menerus sampai Anda tenang. Jujurlah kepada diri sendiri tentang akibat yang ditimbulkan oleh rasa sakit hati Anda tersebut. Akui bahwa rasa sakit itu sangat merugikan hidup Anda. Sadari bahwa membiarkan rasa sakit itu tumbuh membesar akan menciptakan penderitaan di dalam diri Anda sendiri. Ya, Anda pasti orang yang cerdas, dan tidak mungkin mau hidup menderita setiap hari, hanya gara-gara pikiran Anda masih hidup di dalam peristiwa yang menciptakan sakit hati tersebut. Jelas, Anda akan berusaha untuk menghapus sakit hati tersebut dari hidup Anda. Anda pun pasti tahu bahwa satu-satunya cara adalah memaafkan dan melepaskannya dari hati dan pikiran Anda.

Tidak memaafkan berarti sedang menyakiti diri sendiri. Memelihara dendam berarti sedang membangun kekejaman di dalam diri. Tidak memaafkan dan memelihara dendam di dalam diri hanya memperkuat energi negatif di dalam diri sendiri. Akibatnya, hidup Anda setiap hari akan berjalan di dalam kemarahan, kebencian, perasaan tidak adil, perasaan tidak benar, perasaan bersalah, perasaan sedih, perasaan malu, dan berbagai perasaan negatif lainnya yang membentuk Anda menjadi orang yang siap menciptakan kerusakan bagi kedamaian hidup. Ya, Anda menjadi orang yang tidak baik bagi kedamaian hidup. Jelas, Anda tidak mau, Anda pasti ingin menjadi orang yang membawa kebaikan dan kedamaian bagi hidup. Apalagi hidup ini sangat singkat. Oleh karena itu, Anda harus fokus dan memberikan energi positif ke dalam peristiwa yang membuat Anda sakit hati. Jadi, Anda tidak boleh berpikir sebagai korban, Anda harus berpikir sebagai murid yang sedang belajar sesuatu untuk menghebatkan Anda di masa depan. Anda harus memahaminya bahwa apapun yang sedang Anda alami adalah sesuatu yang sedang menjadikan hidup Anda lebih baik dan lebih hebat. Intinya, Anda harus berpikir positif agar Anda tidak hidup dalam energi negatif sebuah peristiwa hidup.

Dalam hidup, tidak seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang pasti pernah membuat kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah, hanya Tuhan maha sempurna dengan segala pujian. Ketika orang menyakiti Anda, ingatlah bahwa manusia tempatnya salah. Jadi, kita semua, kadang-kadang tergelincir dalam kesalahan, dan pasti kita juga akan merasakan akibat dari kesalahan yang kita buat. Hukum Tuhan pasti bekerja dengan caranya, untuk setiap orang, tanpa perbedaan dan pilihan. Oleh karena itu, untuk apa lagi Anda harus marah, benci, sakit hati, dan mencengkeram berbagai rasa negatif di dalam diri sendiri. Jelas, yang rugi Anda sendiri, yang menderita Anda sendiri. Jadi, memaafkan adalah energi untuk kebahagian Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN TERPENGARUH DENGAN PERILAKU KACAU ORANG LAIN

“Siapapun bisa berperilaku kacau dan bertindak diluar kendali, tetapi hanya orang-orang hebat yang tetap tenang saat berhadapan dengan para pengacau.”~Djajendra

Kita hidup melalui berbagai perilaku manusia, sangat banyak perilaku negatif dari orang lain bisa merusak kebahagiaan kita. Seperti kita ketahui; hidup adalah sebuah drama dengan berbagai perilaku, sikap, kebiasaan, dan karakter yang diperankan oleh masing-masing orang. Kalau ada perilaku baik, juga ada perilaku tidak baik. Menghadapi perilaku baik pastinya sangat membahagiakan hati, tetapi saat menghadapi perilaku buruk pastilah tidak menyenangkan hati. Perilaku buruk, seperti: licik, curang, memusuhi, menciptakan kekacauan, fitnah, dan lain sebagainya, selalu membuat orang-orang di sekitarnya tidak nyaman dan tidak damai.

Bagi orang baik, perdamaian adalah lebih baik daripada kekacauan. Sebaliknya, bagi orang tidak baik, kekacauan adalah lebih baik daripada perdamaian. Dua mindset yang bertolak belakang ini adalah sesuatu yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Intinya, ketika Anda berhadapan atau berurusan dengan seseorang yang berperilaku buruk, maka hati Anda pasti tidak bahagia, mungkin Anda marah ataupun sangat kesal. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan diri yang hebat dan bijak agar tidak terpengaruh dengan energi negatif dari para pengacau.

Melalui tulisan ini kita mencoba membangun diri yang kuat dan hebat saat berhadapan dengan perilaku negatif.

Ketika berurusan dengan orang-orang negatif janganlah terpengaruh perilaku buruk mereka. Jangan biarkan pikiran Anda tidak menerima sikap dan cara mereka yang buruk. Tetaplah tenang dan biarkan mereka berbicara atau berkomentar. Bernafaslah dalam-dalam sambil mengatakan kepada diri sendiri bahwa mereka bukan siapa-siapa, dan Anda tidak perlu menanggapi apapun. Biarkan hal-hal terjadi seperti seharusnya terjadi, jangan komentar, tenangkan diri dan tetap tersenyum santai. Ingat, walau mereka bukan orang baik, Anda harus menunjukkan sikap baik, dan jangan melayani energi negatif mereka.

Jangan menganggap remeh dengan energi negatif orang lain. Bila Anda terpengaruh dengan energi negatif orang lain, maka perilaku buruk mereka akan merangsang emosi negatif Anda. Dalam hal ini, pikiran negatif Anda dengan kreatifnya membangkitkan ego untuk membalas perilaku buruk tersebut. Singkatnya, akan terjadi konflik antara Anda dengan orang yang berperilaku buruk tersebut. Di sini, Anda pasti marah ataupun kesal yang luar biasa. Ingat, situasi ini, tidak menjadikan Anda hebat, tetapi menjadikan Anda sama seperti orang yang berperilaku buruk tersebut. Intinya, Anda dan dia yang buruk tidak ada bedanya, keduanya menjadi sama-sama buruk dan negatif.

Orang-orang yang berperilaku buruk tidak memiliki etika dan etiket; mereka terbiasa untuk mengganggu, mengambil yang bukan haknya, berteriak dengan kata-kata kotor pada orang lain, membuat gerakan bahasa tubuh yang menghina orang lain, memutar balikan kebenaran, dan seribu satu ketidakbaikan dengan mudah bisa mereka perlihatkan. Intinya, mereka bukanlah orang yang baik untuk diajak damai. Sifat tidak baik sudah merupakan bagian dari hati nuraninya. Jadi, Anda yang baik harus mau memahami realitas dari orang tidak baik, sehingga bisa menghindari energi negatif mereka dengan bijak dan sadar.

Sebagai manusia normal, tentu Anda ingin mengeluarkan ide dan argumentasi kepada orang tidak baik tersebut. Tetapi, ingat, mereka bukan orang baik, mereka juga akan berargumentasi dengan hebat, walau semua itu tidak masuk akal atau jauh dari logika. Bagi orang tidak baik, apapun akan mereka katakan hanya untuk memenangkan situasi, mereka akan ngotot walau mereka salah, mereka akan memancing marah Anda dan membuat perasaan Anda kacau. Intinya, Anda tidak perlu berharap mereka berubah menjadi baik dan sopan.

Selalu tenang dan kendalikan diri di dalam energi positif saat berurusan dengan orang-orang berperilaku buruk. Tidak perlu bereaksi berlebihan dan berdebat dengan mereka. Bila sikap mereka keterlaluan, maka tenangkan pikiran dan tinggalkan mereka. Jangan marah, frustasi, kesal, stres, menangis, atau berargumentasi membela diri. Ikhlaskan sikap dan perilaku buruk mereka, tenangkan hati dan jaga kedamaian hati Anda.

Kebahagiaan Anda jauh lebih penting daripada perilaku tidak menyenangkan seseorang. Jadi, Anda harus selalu mengingatkan kepada diri sendiri bahwa Anda harus bisa mengendalikan diri sendiri agar tidak hanyut di dalam emosi negatif orang lain. Jangan biarkan pikiran Anda berpikir berlebihan menanggapi hal-hal yang tidak menyenangkan dari sikap dan perbuatan orang lain. Jangan biarkan emosi Anda menjadi tidak terkendali karena sepanjang hari memikirkan perilaku buruk seseorang. Jangan membenci siapapun, hadirkan ketenangan untuk menjaga hati dan pikiran di dalam damai. Jangan biarkan diri Anda menjadi tidak bahagia, hanya karena terpengaruh oleh perilaku dan perbuatan buruk seseorang terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN PERILAKU EMOSIONAL DAN MENJALANI KEHIDUPAN TANPA BANYAK BERDEBAT

MOTIVASI 08072016

“Hidup tidak perlu banyak berdebat, diperlukan banyak rasa syukur dan senyum.”~Djajendra

Emosi yang tidak terkendali adalah sumber penyakit dan sumber konflik. Kecerdasan emosional diperlukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kebahagiaan hidup. Bagi Anda yang cerdas emosional selalu muncul kesadaran untuk mengembangkan pola pikir dan pola rasa, yang menciptakan kedamaian dan kebahagiaan di sepanjang hidup. Hidup ini sementara, nikmati dengan sukacita, hindari perdebatan dan emosi negatif yang merugikan kebahagiaan Anda.

Emosi negatif terjadi di setiap peristiwa yang tidak disyukuri. Emosi negatif bisa meledak dengan kemarahan, kebencian, dendam, kesal, dan semua ekspresi buruk lainnya. Emosi negatif memacu orang untuk mengekspresikan perilaku yang berbahaya bagi kehidupan yang damai. Emosi negatif bila dibiarkan akan tumbuh menjadi konflik yang merugikan diri sendiri dan hubungan baik dengan orang lain. Kendalikan emosi negatif dan arahkan semua energi pikiran kepada sukacita kehidupan.

Perilaku hidup dengan emosi meledak-meledak yang penuh dengan kemarahan dan kekesalan, adalah emosi yang menimbulkan masalah kesehatan. Mungkin hari ini Anda sehat-sehat saja, tetapi dalam jangka panjang, emosi negatif tersebut akan membuktikan kekuatan perusak untuk merusak kesehatan fisik dan jiwa. Jadi, kalau hari ini masih menjalani kehidupan dengan penuh emosi negatif, sadarlah bahwa emosi negatif Anda itu akan merusak kedamaian hati dan kesehatan Anda. Intinya, emosi negatif Anda tidak akan melukai orang lain, dia hanya akan melukai hidup Anda dan diri Anda.

Semua peristiwa ketidaksepakatan berpotensi memunculkan emosi negatif. Bila harapan dan keinginan tidak terpenuhi; maka reaksi negatif dalam bentuk marah, kecewa, dan lain sebagainya bisa menjadi pemicu konflik antar pribadi. Interaksi dengan emosi positif menjadikan Anda lebih sabar, tenang, santai, terkendali, dan berperilaku untuk menemukan solusi tanpa menyalahkan siapapun.

Perilaku berdebat yang meledak-ledak penuh emosional adalah perilaku yang membahayakan kesehatan. Intinya, tidak perlu marah dan ngotot berdebat sambil meninggikan emosi dan memperlihatkan perilaku buruk. Ekspresi wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan gaya yang penuh emosi negatif hanya akan merugikan diri sendiri. Lebih baik santai, tenang, dan menggunakan akal sehat dalam semua urusan dan hubungan. Jangan terpancing oleh provokasi dari orang-orang yang sengaja ingin mengajak Anda dalam konflik. Jadilah cerdas emosional dalam menyikapi semua situasi dan kondisi.

Emosi negatif adalah sumber stres. Bila hati dan pikiran Anda penuh dengan kemarahan, dendam, kesal, kecewa; maka, fisik Anda pun akan menderita, seperti: otot leher kaku, kepala nyeri dan sakit, meningginya asam lambung, tubuh lemas dan malas, serta banyak perilaku fisik yang membuat kesehatan Anda mundur. Jadi, mengendalikan perilaku emosional dan menjalani kehidupan tanpa banyak berdebat, adalah penting untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIDAK ADA KEBUTUHAN UNTUK MARAH

MOTIVASI 23062016

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEMUA PERISTIWA KEHIDUPAN TERJADI KARENA SUATU ALASAN

MOTIVASI DJAJENDRA 22042016

“Kehidupan tidak terjadi sekaligus, tetapi sebuah rangkaian atau proses melalui berbagai peristiwa yang disukai ataupun yang tidak disukai.”~Djajendra

Hal yang disukai atau pun yang tidak disukai selalu datang ke dalam kehidupan siapa pun. Sikapi semua itu dengan cinta. Anda tidak perlu menyikapi yang tidak Anda sukai dengan kecewa, marah, dendam atau kesal. Semua itu terjadi karena suatu alasan. Dan uniknya, tidak seorang pun yang mengerti apa yang sesungguhnya terjadi oleh berbagai peristiwa kehidupan. Biasanya, bila kejadian-kejadian itu merugikan hidupnya, maka dia marah. Sebaliknya, bila kejadian itu menguntungkan hidupnya, dia senang. Padahal, hanya Tuhan yang paling tahu atas segala kejadian di dalam kehidupan seseorang.

Musibah belum tentu sesuatu yang merugikan di masa depan, bisa saja sebagai awal kemajuan. Keuntungan belum tentu sesuatu yang menguntungkan di masa depan, bisa saja sebagai awal kemunduran. Jadi, apa pun peristiwa kehidupan yang dialami, cobalah untuk tetap rendah hati dan memohon petunjuk Tuhan yang Maha Kuasa.

Bila semua peristiwa disikapi dengan positif, maka hidup menjadi indah. Pikiran positif menarik energi positif ke dalam diri. Kehidupan tidak terjadi sekaligus, tetapi sebuah rangkaian atau proses melalui berbagai peristiwa yang disukai ataupun yang tidak disukai. Apapun yang Anda alami saat ini bukanlah sebuah akhir, bisa saja sebuah awal untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Jadi, kuatkan pikiran positif untuk menciptakan pengalaman indah bersama setiap peristiwa kehidupan.

Hidup ini adalah sebuah pengulangan peristiwa. Semua yang terjadi saat ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Tidak ada sesuatu yang baru di dalam kehidupan. Semua hal yang terjadi pada Anda sekarang sudah pernah terjadi pada orang-orang sebelum Anda, atau mungkin sudah pernah terjadi pada Anda sebelumnya. Kenyataannya, walau peristiwa kehidupan selalu berulang-ulang, sangat sedikit orang yang mampu belajar darinya. Sangat sedikit orang yang sadar bahwa hidup itu hanya pengulangan peristiwa, sehingga mereka tidak mampu menemukan jawaban dari peristiwa yang sama sebelumnya.

Peristiwa baik dan peristiwa buruk adalah aliran energi kehidupan. Peristiwa baik dialirkan oleh energi terang, peristiwa buruk dialirkan oleh energi gelap. Kedua energi tersebut abadi di sepanjang kehidupan. Kedua energi tersebut selalu ada di setiap zaman. Anda hanya bisa menyikapi energi gelap dengan cara ikhlas dan berpikir positif. Anda tidak bisa menghapus energi gelap. Anda tidak bisa mengusir energi gelap. Anda hanya bisa berdamai dengannya melalui pikiran positif Anda yang kuat.

Hidup adalah tentang kebangkitan. Anda tidak boleh meragukan kemampuan Anda untuk bangkit dari realitas kehidupan yang tidak Anda sukai. Anda tidak boleh ragu bahwa gelap selalu kalah dengan terang. Anda harus yakin bahwa cahaya bekerja untuk menutupi kegelapan. Kejatuhan terjadi agar Anda bisa bangkit dengan lebih kuat. Kekalahan terjadi agar Anda menang dengan lebih hebat. Tidak ada penghukuman bagi orang lain atas jatuhnya Anda. Anda harus fokus untuk bangkit. Anda harus mampu memiliki cinta di sepanjang proses kebangkitan Anda. Anda tidak boleh menghakimi siapa pun sebagai penyebab kejatuhan Anda. Pilihlah jalan hidup untuk melihat terang, dan memulai langkah-langkah kecil untuk sampai pada terang.

Jangan biarkan emosi negatif membawa Anda semakin ke dalam kegelapan. Cerdaskan emosi agar emosi negatif tidak menyebabkan kehancuran kehidupan Anda yang lebih dalam. Terangi emosi dengan pikiran positif. Tenangkan emosi dengan jiwa besar dan ikhlas. Terangi semua wilayah batin dengan cahaya cinta.

Kegelapan memiliki hak untuk eksis di dalam diri siapa pun. Diperlukan kesadaran untuk mengganti kegelapan dengan terang. Ketika kegelapan menguasai jiwa; maka, marah, benci, takut, khawatir,  dan semua yang negatif akan menguasai kehidupan Anda.

Terang muncul dari cinta dan kasih sayang. Energi positif memancarkan terang dan mampu memfilter semua yang tidak baik. Ketika jiwa dipenuhi cinta dan kasih sayang, Anda mampu melihat semuanya dengan terang dan baik. Hidup yang baik memiliki tingkat energi positif yang paling tinggi. Hidup yang baik memiliki kemampuan untuk mengalirkan energi positif kepada orang lain. Hidup yang baik menyikapi semua peristiwa kehidupan dengan cinta dan kasih sayang.

Semua peristiwa kehidupan terjadi karena suatu alasan. Jadilah diri sendiri yang menemukan kebenaran dari energi positif kehidupan. Anda tidak perlu menemukan kebenaran hidup melalui orang lain. Anda cukup memiliki energi positif yang tinggi untuk dapat menemukan kebenaran hidup.

Berhentilah untuk menggantungkan hidup Anda pada orang lain. Berhentilah untuk mengejar pengakuan dari orang lain. Berhentilah untuk membuktikan pada orang lain. Anda adalah ciptaan Tuhan yang unik dan hebat. Bersyukurlah dan hormati jati diri Anda untuk kehidupan yang Anda pilih.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BELAJARLAH DENGAN RENDAH HATI AGAR SELALU MENEMUKAN SOLUSI TERBAIK

“Hidup itu sekolah, sangat banyak pelajaran dan ujian yang harus dilewati.”~Djajendra

Ketika masalah yang tidak diinginkan hadir, maka biasanya marah dan kecewa akan mendominasi hati. Selama Anda tidak belajar sesuatu dari masalah tersebut, Anda tetap akan marah dan kecewa. Selama luka hati belum disembuhkan, Anda tetap akan marah dan kecewa di dalam hati.

Marah dan kecewa adalah sesuatu yang wajar dan normal. Tetapi, bila terus-menerus dipelihara di dalam hati akan menjadi sumber penyakit. Belajarlah sesuatu yang baik dari setiap masalah hidup dan jangan biarkan diri tersakiti oleh pikiran negatif.

Kalau pikiran dan emosi negatif selalu mendominasi hati, maka hidup akan selalu terganggu dan mengalami kesulitan untuk bahagia. Apapun masalahnya tenangkan hati dan temukan titik terang untuk belajar. Belajarlah dengan rendah hati untuk menemukan solusi terbaik. Jangan menciptakan mekanisme pertahanan untuk ngotot mencari kebenaran dari masalah. Jadilah rendah hati, fokuskan untuk menemukan solusi, bukan fokus untuk menemukan kebenaran. Bila masing-masing pihak ingin mencari kebenaran, maka solusi sulit didapatkan, konflik akan semakin tajam. Jadilah rendah hati untuk belajar dan menemukan solusi terbaik.

Membiarkan emosi dan pikiran negatif di dalam jiwa, adalah seperti menggantung beban berat di kepala. Selamanya energi diri akan terkuras untuk hal-hal yang tidak penting. Kelelahan jiwa dan pikiran akan membuat Anda kehilangan kekuatan untuk menemukan solusi. Bila tidak rendah hati untuk belajar, maka setiap waktu marah akan meledak lagi, dan yang sudah sembuh pun akan terluka kembali.

Kuatkan keyakinan hati bahwa apapun yang terjadi, terjadi untuk kebaikan hidup Anda. Oleh karena itu, sembuhkan semua luka secepat mungkin, jangan menciptakan keraguan dalam diri. Fokuskan semua energi positif untuk meningkatkan daya tahan diri. Perlakukan diri Anda dengan energi positif. Jangan beri ruang sedikit pun untuk melihat kekurangan. Fokuskan hati untuk melihat yang lebih baik, dan tingkatkan rasa syukur terhadap realitas yang dihadapi.

Masalah yang hadir bukan untuk diperdebatkan tentang benar atau salah, tetapi untuk menemukan solusi terbaik agar masalah tersebut menghasilkan peluang. Belajarlah dengan rendah hati dan penuh ketenangan.Jangan menunggu atau mencari persetujuan dari orang lain.Tingkatkan keyakinan dan kemampuan untuk membuktikan bahwa Anda mampu menghadapi masalah dengan kemenangan.

Jadilah berharga untuk diri sendiri, perlihatkan nilai-nilai pribadi dengan konsisten dan berani. Jangan biarkan kerusakan suasana hati berlangsung terlalu lama. Apapun rasa sakit dari masalah yang Anda hadapi, tetaplah tenangkan diri untuk dapat bersatupadu dengan energi positif.

Hidup itu sekolah, hidup itu pelajaran, hidup itu hanya pengalaman. Nikmati dan hadapi semua situasi yang tidak menyenangkan dengan sikap untuk menemukan solusi, bukan dengan sikap untuk menemukan kebenaran. Bila Anda malas belajar, maka masalah apapun bisa datang berulang-ulang. Bila Anda belajar, maka masalah akan menjadi pengalaman dan pengetahuan agar tidak terulang dikemudian hari.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RASA TAKUT ADALAH IMAJINASI PIKIRAN DAN EMOSI

EGO“Hidup ini sekali, kita semua sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut.”~Djajendra

Rasa takut selalu muncul dari masa lalu dan masa depan, tetapi peristiwanya tidak ada pada momen ini. Artinya, rasa takut hanyalah sebuah rasa atau emosi yang diatur oleh imajinasi pikiran, dan peristiwa yang ditakuti itu tidak ada saat rasa takut itu hadir untuk menakuti Anda. Jadi, rasa takut hanyalah sebuah ilusi atau imajinasi yang bermain di dalam emosi dan pikiran. Para pemberani selalu memfokuskan jiwanya di jalan yang lurus, di jalan spiritual, di jalan penuh keyakinan untuk menang. Mereka sadar bawah tidak ada kepastian dan keamanan dengan kehidupan. Kehidupan adalah sebuah perjalanan penuh tantangan dengan peristiwa-peristiwa yang tidak diduga sebelumnya. Oleh karena itu, mereka tidak takut oleh apapun, termasuk oleh kematian.

Dalam budaya bangsa Jepang, di sekitar abad 12-19, dikenal pasukan samurai. Pasukan samurai ini adalah para kesatria yang melayani kerajaan mereka pada masa itu. Mereka tidak mengenal rasa takut, mereka hanya mengenal rasa berani. Mereka berani menghadapi kesulitan apapun, dan siap mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan nilai-nilai keyakinan. Untuk mengalahkan rasa takut, mereka memiliki prinsip bahwa hidupnya tidak lebih berharga dari sehelai bulu. Para samurai ini merupakan contoh bagaimana rasa takut dapat dihilangkan dan keberanian dikuatkan untuk memenangkan kehidupan yang dicari.

Bila Anda memahami makna dari keyakinan samurai, maka Anda akan sadar bahwa hidup hanyalah sebuah perjalanan sementara bersama tubuh fisik dan tubuh mental. Di sepanjang perjalanan, Anda pasti mengalami berbagai pengalaman yang Anda suka ataupun yang tidak Anda suka. Kadang-kadang, cinta dan keinginan yang berlebihan dapat memunculkan rasa takut oleh halusinasi pikiran. Akibatnya, Anda takut kehilangan, takut gagal, takut tentang semua hal yang tidak Anda inginkan. Rasa takut inilah titik kelemahan yang dapat digunakan oleh orang-orang di luar diri Anda, untuk menguasai jalan hidup Anda. Bila orang lain sudah menguasai hidup Anda, maka Anda hanya menjadi bagian dari kepentingan mereka.

Anda berhak membuat rencana apapun pada hari ini, tetapi Anda belum tentu bisa hidup sesuai dengan rencana yang sudah Anda buat hari ini. Di sinilah Anda butuh keikhlasan dan jiwa besar. Kehidupan ini sudah diatur oleh Tuhan, dan kita semua hanyalah orang-orang yang di atur oleh kekuatannya. Intinya, menakutkan sesuatu yang kita sendiri tidak bisa mengaturnya adalah kebodohan terbesar.

Jangan takutkan apa yang akan terjadi selanjutnya, biarkan yang terjadi terjadilah. Fokuskan semua energi dan waktu untuk menikmati sukacita dan kebahagian dengan rasa syukur. Bila Anda masih takut atau khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, maka itu berarti Anda menakutkan terhadap sesuatu yang tidak ada, terhadap sesuatu yang muncul dari asumsi Anda. Ingat, terlalu banyak berasumsi akan mengantar Anda pada penderitaan. Hidup itu bukan di wilayah asumsi, tetapi di wilayah nyata.

Rasa takut bisa membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Rasa takut bisa membuat Anda tersesat di jalan yang tidak Anda inginkan.Rasa takut bisa menjadi kelemahan Anda untuk dimanfaatkan oleh kekuatan tidak baik. Jika hidup Anda berakar pada kenyataan dan meyakini apapun peristiwanya untuk kebaikan hidup Anda, maka tidak akan ada rasa takut.

Biasakan hidup Anda dalam kekuatan integritas. Sebab, kekuatan integritas Anda akan meningkatkan kualitas perilaku yang etis, benar, jujur, ikhlas, bertanggung jawab, bermoralitas tinggi, beretiket, dan selalu menjunjung nilai-nilai positif. Di sini, rasa takut akan hilang karena integritas pribadi Anda selalu menguatkan jiwa berani Anda. Anda akan menjadi pribadi yang harmonis antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Ego Anda pun akan bergerak sebatas integritas Anda, sebab integritas Anda itu akan menjadi identitas diri yang kuat.

Miliki keyakinan bahwa Anda lahir untuk mengalami kehidupan dan bukan lahir untuk menghindari kehidupan. Oleh karena itu, temukan sisi terbaik dari peristiwa terburuk, dan temukan makna yang bisa membuat hidup Anda semakin kuat dan berani di sepanjang perjalanan hidup Anda. Semakin Anda mampu mengalami hidup dengan berbagai pengalaman yang beragam, semakin Anda kaya dan tercerahkan oleh makna hidup. Jangan pernah menggunakan rasa takut sebagai alat untuk melindungi diri sendiri, tariklah nafas dan bergeraklah menuju masa depan dengan penuh keberanian.

Hidup ini hanya sekali, kita semua hanya sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut. Jadi, sebelum kematian menjemput untuk kembali ke dunia asal, nikmati hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Tidak ada satupun milik kita di bumi ini, kita hanya tamu yang sedang berwisata di sini, jangan terpesona dan menciptakan rasa takut untuk hal-hal yang tidak mungkin Anda miliki selamanya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

DJAJENDRA09EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

“Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial.”~Djajendra

Tuhan sudah menciptakan kita dengan sangat sempurna. Salah satu alat yang diberikan Tuhan kepada kita adalah ego. Sangat banyak informasi yang menggambarkan ego sebagai sesuatu yang buruk, yang harus dimusnahkan dari diri kita. Sangat banyak nasihat untuk pengendalian ego. Ego selalu diasumsikan sebagai sesuatu yang kurang baik. Apakah benar pendapat yang demikian?

Ego diperlukan untuk pengembangan kepercayaan diri dan kebanggaan diri. Ego mengembangkan citra diri Anda. Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial. Ego sangat mencintai diri sendiri dan tanpa persetujuannya tidak ada seorangpun yang bisa mendekati Anda. Ego selalu hidup oleh dorongan rasa takut, khawatir, bangga, kompetisi, marah, tersinggung, ingin lebih hebat, rasa percaya diri, dan semua perasaan lain yang tumbuh untuk melindungi diri sendiri dari orang lain.

Ego selalu hidup untuk mempertahankan identitas. Ego mampu mempengaruhi dan mengendalikan kecerdasan kita untuk melindungi identitas kita. Intinya, secerdas apapun seseorang, setinggi apapun sekolah dan pendidikannya, bila egonya tinggi, maka kecerdasan dan ilmunya itu hanya sebatas untuk mempertahankan atau membenarkan identitasnya. Karena ego perhatiannya fokus pada sesuatu yang sempit, yaitu diri sendiri, dan untuk melindungi kepentingan diri sendiri. Maka, ego selalu akan menghadapi tantangan di dalam realitas kehidupan sosial.

Jangan pernah menyingkirkan ego atau menjinakannya hanya oleh pengaruh dari seseorang. Ketika seseorang ingin mengambil hati Anda, ingin menguasai jiwa Anda, maka dia akan meminta Anda untuk mematikan ego. Ketika Anda sudah mematikan ego atau menjinakkannya, maka Anda akan menjadi pribadi yang mudah didoktrin dan dimasukin pikiran bawah sadar Anda oleh orang yang ingin menguasai dan mengendalikan Anda.

Ego adalah sahabat terbaik untuk melindungi dan menjaga diri Anda. Walaupun secara spiritual ego dianggap berdimensi rendah atau bagian dari diri yang rendah. Tetapi, ego diperlukan di dalam kehidupan duniawi, untuk bekerja menyelamatkan diri dari orang-orang yang berniat tidak baik terhadap Anda.

Dalam dimensi spiritual, manusia tunduk dan mengabdi hanya kepada Tuhan. Segala puji hanya bagi Tuhan. Segala arah menuju masa depan hanya atas kehendaknya. Segala nikmat kehidupan hanya atas pemberian Tuhan. Segala pertolongan hanya diminta kepada Tuhan. Intinya, dalam dimensi spiritual, ego harus mati demi Tuhan. Di sini, kita harus benar-benar seratus persen pasrah dan ikhlas di jalan kehendak Tuhan. Dan, ego harus tunduk dan mengabdi kepada Tuhan. Tantangannya, dalam dimensi spiritual, diperlukan kesadaran dan pengetahuan berwawasan sangat luas, untuk tidak terikat pada identitas apapun. Selama kekuatan identitas masih melekat di dalam diri Anda. Itu artinya, Anda belum masuk ke dalam dimensi spiritual, sehingga orang-orang yang ingin menguasai dan mengendalikan jiwa Anda mampu masuk dan menguasai hidup Anda. Jadi, selalu berhati-hatilah saat ingin mematikan fungsi ego. Ingat! Ego Anda adalah sebuah hadiah dari Tuhan untuk melindungi diri Anda dari sifat dan perilaku tidak baik orang lain.

Ketika kekuatan ego dalam kesadaran diri yang positif, maka ego akan menjadi pendorong untuk menguatkan energi positif di dalam diri. Ego yang cerdas emosi akan selalu membuat diri berpikir positif, dan menciptakan persepsi baik atas realitas hidup. Ego yang terlatih dan terbiasa di dalam kekuatan baik, akan menjadi alat untuk menyembuhkan semua energi yang lebih rendah dan menjadi utuh lagi dalam getaran energi positif yang lebih tinggi.

Ego selalu menyatu dengan pikiran sadar. Oleh karena itu, kesadaran diri yang tinggi mampu memanfaatkan ego untuk kemajuan diri sendiri di semua bidang kehidupan. Ego dalam pikiran sadar yang positif menjadi alat ampuh, untuk kebangkitan diri menuju perubahan dan transformasi ke arah yang lebih baik.

Ego paling takut kehilangan identitas. Ego akan melakukan segala hal untuk dapat mempertahankan identitasnya. Bila Anda bertransformasi menaiki tangga kehidupan spiritualitas, Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan fungsi ego, Anda akan fokus untuk menjadi bukan siapa-siapa. Anda akan fokus menjadi debu yang siap ditiup oleh angin kehidupan. Anda akan memperluas kesadaran dan kehilangan identitas. Saat Anda sudah benar-benar kehilangan identitas berarti fungsi ego sudah mati. Artinya, Anda sudah tidak hidup dengan simbol apapun, Anda hanya menjadi manusia yang tidak dikenal sebagai apapun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGATASI KEMARAHAN DENGAN KESADARAN

“Kemarahan adalah dampak dari ilusi yang tidak menemukan realitasnya.”~Djajendra

Biarkan kemarahan bersandar pada kesadaran tertinggi, jangan menghentikannya. Kemarahan adalah akibat dari persepsi yang tidak sama dengan realitas. Kemarahan adalah ilusi yang tidak menemukan realitasnya. Kemarahan harus ditafsirkan melalui kesadaran. Bila kemarahan dibiarkan melalui pemikiran dan hati yang egois, maka dia akan melukai diri sendiri dan juga orang lain.

Siapapun berpotensi menemukan realitas yang tidak sesuai dengan keinginan, ataupun realitas yang menyakitkan perasaan, dan saat itu rasa marah bisa muncul tiba-tiba dari batin terdalam. Bila rasa marah disikapi melalui pemikiran egois, maka rasa marah berpotensi menciptakan konflik ataupun kekerasan yang merugikan diri sendiri. Sebaliknya, bila rasa marah disikapi melalui kesadaran diri yang tinggi, maka rasa marah bisa menjadi energi yang membantu untuk bertransformasi ke dimensi spiritual yang lebih tinggi.

Anda tidak perlu berubah atau menjadi orang lain untuk bisa meredam marah. Anda harus tetap menjadi diri sendiri yang unik, lalu kembangkan kesadaran diri agar apapun situasinya Anda tetap dapat bersikap tenang dan damai. Marah tidak perlu ditahan, dihapus, ataupun dimusnahkan dari diri Anda. Ingat! Marah diperlukan untuk transformasi, untuk berkembang, untuk tumbuh dan untuk kreativitas. Rasa marah dalam kesadaran mengubah pengalaman buruk yang tidak memuaskan ego menjadi pengalaman indah, dan hal ini bisa dijadikan modal untuk memulai transformasi diri menuju lebih baik.

Ketika kesadaran menjadi majikan dari rasa marah, maka dia menjadi arena untuk latihan spiritual. Saat rasa marah memuncak, saat itulah kesadaran membangkitkan kecerdasan emosional Anda. Saat kecerdasan emosional menanggapi rasa marah, dia dengan mudah dapat menjadikannya sebagai energi untuk perbaikan diri sendiri.

Orang-orang bijak suka berterima kasih kepada bagian tersulit kehidupannya, termasuk pada rasa marah mereka. Mereka menjadikan momen tersulit untuk lebih memperkuat energi positif. Rasa marah dan bagian tersulit dari hidup juga sering dijadikan sebagai alat menguji daya tahan diri sendiri.

Pikiran selalu berfungsi untuk mengatur segalanya. Bila kesadaran tidak konsisten, maka pikiran akan mensabotase kesadaran. Dampaknya, marah menjadi tidak terkendali, dan ego akan menyibukkan pikiran untuk mengganggu kedamaian batin.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERBAHASA DENGAN KATA-KATA POSITIF

SIFAT BAIK & BURUK

“Bila ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia.” ~Djajendra

Bahasa seseorang menunjukkan siapa dia. Orang-orang baik selalu berbahasa dengan kata-kata positif. Sebab, mereka sadar bahwa kata-kata yang diucapkan adalah doa. Setiap kata-kata positif yang diucapkan selalu menarik energi positif untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.

Apapun situasi dan realitas hidup selalulah konsisten untuk berbahasa dengan kata-kata pilihan terbaik. Ketika berbicara gunakan bahasa bersih dan positif, jangan pernah menggunakan bahasa kotor yang bisa menyinggung perasaan orang lain.

Kata-kata adalah penarik energi dari alam semesta. Orang-orang yang memilih kata-kata negatif pasti menarik energi negatif, hal ini menjadikan hidupnya penuh persoalan. Orang-orang yang terbiasa memilih kata-kata positif selalu menarik energi positif, sehingga hidupnya sehat dan bahagia.

Jangan pernah menganggap kata-kata sebatas hanya kata-kata. Sebuah kata memiliki kekuatan untuk menciptakan energi. Misalnya, kata “SUKSES”, kata ini memiliki energi untuk membuat Anda mencapai impian. Jadi, pilihlah kata-kata sesuai dengan tujuan hidup Anda. Bila Anda bertujuan hidup sehat, bugar, kaya, damai, bahagia, senang, indah, maka pilihlah kata-kata positif di dalam bahasa sehari-hari Anda.

Ucapan dengan kata-kata yang buruk sangatlah merugikan diri sendiri. Sering sekali orang-orang tidak menyadari bahwa kata-kata negatif mereka sedang mengkhianati hidup mereka. Kata-kata buruk dan negatif menjauhkan Anda dari keberuntungan dan aliran rejeki. Kata-kata yang diucapkan berulang-ulang adalah ekspresi jati diri. Berbahasa positif, berkata-kata positif, berucap positif menjadikan diri selalu terhormat dan beruntung.

Hiduplah di dalam kesadaran diri yang tinggi. Kesadaran diperlukan agar bahasa yang Anda gunakan sehari-hari tidak mengkhianati hidup Anda. Bila Anda ingin hidup bahagia, tetapi sehari-hari berbahasa dengan kata-kata kotor dan negatif, Anda tidak mungkin bisa bahagia. Bahasa menunjukkan arah takdir. Bahasa merefleksikan diri terdalam. Bahasa mengekspresikan jati diri. Bahasa memperlihatkan kekuatan dan kelemahan diri. Bahasa yang baik mampu mengantar Anda ke tingkat yang luar biasa.

Setiap hari berlatihlah dengan sadar untuk memilih kata-kata berenergi positif di setiap pikiran, ucapan, tulisan, interaksi dan komunikasi Anda. Jadilah energi positif bersama kata-kata pilihan di setiap situasi sosial. Walaupun Anda mendengar kata-kata negatif dari orang lain, segeralah ubah kata-kata tersebut melalui persepsi positif Anda. Temukan makna positif dari kata-kata negatif agar Anda tidak tertular energi buruk dari kata-kata negatif tersebut.

Bahasa adalah bagian terpenting dari pengembangan soft skill seseorang. Semakin positif bahasa seseorang, semakin mudah dia mengoptimalkan soft skillnya di semua bidang kehidupan. Sebaliknya, semakin buruk bahasa seseorang, semakin sulit dia mengoptimalkan potensi soft skill untuk kebaikan dan kesehatan hidupnya.

Bahasa dengan kata-kata buruk menjadikan hidup kasar, keras, stres, pesimis, konflik dan banyak persoalan hidup yang tidak pernah tertuntaskan. Orang cerdas pasti menggunakan bahasa positif. Orang tidak cerdas tetap setiap dengan bahasa negatif. Hidup Anda adalah pilihan Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGELOLA EGO DENGAN CINTA DAN KESADARAN

EGO

 

MENGELOLA EGO DENGAN CINTA DAN KESADARAN

“Rasa takut dan kepercayaan diri yang rendah adalah lahan yang paling subur untuk pertumbuhan ego.”~Djajendra

Bila cinta dan kesadaran bersatupadu menjadi satu energi positif di dalam diri, maka ego akan berubah menjadi sesuatu yang baik di dalam diri. Ego yang tidak terkendali dalam cinta dan kesadaran akan terus-menerus merasakan ketidakpuasannya, suka marah, keras kepala, cemburu terus-menerus, dan selalu cerdas mengekspresikan berbagai perilaku tidak sehat. Seperti kata Bill Moyers,”aku memiliki dan mengoperasikan ego ganas.”

Ego ganas menggambarkan ekspresi perilaku negatif, sehingga orang tersebut menjadi sangat egois terhadap apapun di dalam hidupnya. Seseorang yang sangat egois dapat melukai batinnya sendiri dan batin orang lain. Seseorang yang egois selalu beranggapan bahwa perilaku negatifnya adalah sesuatu yang positif. Sebab, dia berkeyakinan untuk mempertahankan kepentingan dirinya dengan cara apapun. Dia tidak peduli dengan etika, moralitas, kemanusiaan, atau apapun itu; dia hanya peduli untuk membuat dirinya nyaman dan kepentingannya terjaga dengan baik.

Ego menjadi sangat dominan dan kuat di dalam diri orang-orang yang hidupnya penuh dengan ketakutan, merasa tidak berdaya, dan kehilangan dirinya di dalam cengkeraman kepentingan sempit. Ego yang kuat selalu memperbudak dan menjadikan seseorang tidak bahagia hanya oleh keyakinan, ilusi, persepsi, dan logika berpikir yang sempit di dalam AKU.

Kesadaran dan cinta mampu membebaskan ego dari cengkeraman kepentingan dan keyakinan sempit. Kesadaran dan cinta mampu menyelaraskan keyakinan dan logika berpikir dengan kemurniaan hati. Ketika kemurniaan hati sadar bahwa hidup ini sangat berlimpah dan apapun yang diinginkan melimpah-ruah, maka ego akan meningkatkan keyakinan positifnya. Bila ego sudah hidup dan berkembang di dalam keyakinan positif, dia akan melupakan kekurangannya, dan memfokuskan perhatian pada sumber kehidupan tak terbatas yang sangat berlimpah-ruah.

Rasa takut dan kepercayaan diri yang rendah adalah lahan yang paling subur untuk pertumbuhan ego. Bila sejak kecil seseorang sudah dididik dengan keyakinan berbasis rasa takut, maka ego yang ganas sudah mendarah daging di dalam dirinya, dan biasanya tidak mudah dirubah. Keyakinan berbasis rasa takut selalu mencari bukti dan pembenaran untuk memperkuat egonya. Dia tidak mudah percaya pada niat baik, dia hanya percaya pada egonya, sehingga selalu memperkuat keyakinan sempitnya untuk lebih mengganaskan egonya melawan perubahan.

Ketika di dalam mindset seseorang tertanam sangat kuat bahwa untuk bisa hidup dia harus mengalahkan yang lain, harus berjuang habis-habisan agar bisa memenangi kompetisi kehidupan. Maka, dia akan memperkuat ego ganasnya dan selalu berkeyakinan terhadap kelangkaan, bukan pada keberlimpahan. Inilah biasanya yang menjadi sumber stres, depresi, marah, sakit, dan kehilangan makna dalam hidup.

Ego sangat pintar menyalahkan orang lain atau menyalahkan sistem. Ego sangat pintar mencari sumber masalah. Ego sangat pintar mencari kekurangan. Ego sangat pintar memanipulasi hidupnya atau tergoda untuk menjadi serakah dalam hal apapun. Ego semakin kuat dan hebat melalui keyakinan persaingan, pemisahan, kekurangan, kelangkaan, takut kehilangan, merasa tidak berharga, gengsi, merasa menjadi korban, ketidakberdayaan, serta semuanya yang bersumber dari rasa takut dan kurang percaya diri terkait dengan kelangsungan hidupnya.

Cinta, keberlimpahan, syukur, terima kasih, kebaikan, toleransi, empati, dan semua hal positif yang bersumber dari pikiran terdalam, dari hati terdalam, akan menyembuhkan ego ganas. Selanjutnya, mampu menciptakan realitas baru yang penuh percaya diri, sangat berani, sangat yakin dengan keberlimpahan dan keselamatan hidup.

Max Planck mengatakan,”ego adalah energi yang mendikte langsung kesadaran manusia.” Oleh karena itu, jangan biarkan ego menjadi penguasa atas diri atau yang mengatur segala sesuatu tentang Anda. Ego yang dibiarkan melampaui kesadaran dan cinta akan menjadi sumber penderitaan hidup. Selain mengendalikan ego melalui cinta dan kesadaran; ego juga harus dilatih agar terbiasa menyatu di dalam kapasitas moral, rasional, intuisi, dan pada kekuatan Tuhan.

Bersihkan hati dan jernihkan pikiran agar ego semakin mendapatkan ruang kehidupan di dalam batin yang terang dan tercerahkan. Semakin positif keyakinan dan semakin ikhlas hati dalam menjalani kehidupan, maka semakin mudah untuk bisa mengelola ego dengan cinta dan kesadaran. Ego di dalam cinta, kesadaran, dan batin yang tercerahkan akan menjadi energi yang meningkatkan kesehatan diri, kekayaan diri, kehidupan diri yang berkelimpahan, serta kemampuan untuk selalu meningkatkan pemberdayaan terhadap diri sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MINDFULNESS BERARTI PIKIRAN SADAR MENJADI PENGUASA KEHIDUPAN

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGULMINDFULNESS BERARTI PIKIRAN SADAR MENJADI PENGUASA KEHIDUPAN

“Orang-orang mindfulness fokus 100% untuk hidup sepenuhnya pada hari ini, hidup bahagia pada hari ini, hidup damai pada hari ini, dan hidup bermanfaat pada hari ini.”~Djajendra

Hidup dalam kesadaran tertinggi. Sangat sadar. Mampu memperhatikan segala aspek di dalam hidup sendiri. Memiliki ingatan dan pengenalan yang sempurna terhadap perilaku, pola pikir, karakter, kepribadian, sifat, sikap, emosi, dan pola spiritual diri sendiri. Memiliki kejernihan pikiran yang sangat jernih dan sangat terang. Bila ini semua mampu Anda miliki di sepanjang hidup dengan konsisten, maka Anda disebut pribadi yang mindfulness.

Saat seseorang dalam kondisi mindfulness, saat itu pikiran sadarnya sangat sadar, mungkin sadar 100%, sehingga dia dapat melihat dirinya sendiri seperti sedang action di dalam sebuah film. Kondisi mindfulness mampu mentidakaktifkan pikiran bawah sadar. Hal ini berarti respon perilaku otomatis, atau juga respon perilaku sebab-akibat, yang biasanya dikendalikan atau diatur oleh pikiran bawah sadar menjadi tidak berfungsi.

Jiwa yang sadar dilahirkan dari rasionalitas pikiran sadar. Rasionalitas dari mindfulness membuat diri terjaga di dalam terang, terjaga di dalam kejernihan pikiran, terjaga di dalam kesadaran total dan tidak dalam kendali alam bawah sadar. Dalam kondisi mindfulness, diri mengawasi dirinya sendiri, tidak menghakimi realitas dirinya, dan diri hanya memberikan respon yang sifatnya rasional dari puncak kesadaran tertingginya.

Dalam realitas kebanyakan orang, pikiran bawah sadar selalu menjadi bos besar yang mengatur kehidupan sehari-hari. Pikiran bawah sadar sangat kuat dan menjadikan pikiran sadar tidak mampu menguasai atau mengatur jalan hidup. Adalah sebuah fakta bahwa kehidupan sehari-hari berjalan sesuai respon otomatis, dan semua ini merupakan bagian dari kekuatan atau kekuasaan pikiran bawah sadar.

Diri yang mindfulness mampu menjadi wasit yang adil untuk mengawasi, mengamati, menerima, mengatur, dan memutuskan jalan hidupnya berdasarkan kekuatan pikiran sadar. Dalam hal ini, pengalaman menjadi guru yang dihormati, fakta menjadi sahabat yang dilayani, dan kekuatan konsentrasi total dengan fokus yang jelas dan terang menjadi fondasi kehidupan.

Kondisi mindfulness menjadikan seseorang cerdas sosial dan sangat cerdas emosional. Dalam hal ini, dia mampu mengendalikan ego diri dan melayani realitas kehidupan dengan respon yang produktif. Dia memiliki kesadaran yang sangat cerdas untuk membaca situasi. Dia memiliki perhatian yang sangat fokus dan rinci terhadap setiap dimensi. Dia memiliki ingatan yang kuat berdasarkan pengalaman masa lalu, dan potensi-potensi yang bisa dimunculkan dari sebuah keputusan. Dia mampu mengenali setiap inci dari berbagai dimensi yang harus disikapi. Dia memiliki kesadaran total di dalam kejernihan pikiran yang sangat terang dan cerdas. Seseorang yang mindfulness sejati adalah orang bijak yang cerdas dan rendah hati.

Menjadi pribadi yang mindfulness bukanlah perkara gampang. Diperlukan latihan dan pengalaman hidup yang kaya. Biasanya, seseorang yang jauh dari zona nyaman kehidupan, hidup dalam keprihatinan yang sangat ekstrim, hidup dalam tekanan yang luar biasa, hidup dalam ketidakpastian dan ketidakstabilan yang luar biasa, adalah benih potensial untuk dapat hidup dengan mindfulness. Gaya hidup mindfulness tidak mungkin dimiliki oleh orang-orang yang hidupnya di zona nyaman, yang hidupnya mapan, dan hidupnya mudah. Kesulitan dan rintangan adalah jalan menuju mindfulness.

Sadar dan sepenuh hati memperhatikan setiap inci dari dimensi kehidupan diri sendiri. Setiap orang unik dan dari waktu ke waktu menghasilkan berbagai pengalaman hidup yang unik. Orang-orang mindfulnes sangat memahami dan menikmati proses hidupnya, sangat menguasai pengalaman hidupnya. Mereka ciptakan kondisi kesadaran total untuk dapat mengawasi hidupnya, mengawasi dirinya. Mereka tidak hidup dalam imajinasi, tidak hidup dalam dunia berandai-andai, tidak hidup dalam masa depan ataupun masa lalu, mereka 100% fokus pada hari ini dan menikmati indahnya hari ini.

Orang-orang mindfulness benar-benar netral dan tidak menggunakan kekuatan sugesti apapun untuk masa depan. Mereka hanya menggunakan akal sehat yang jernih pada hari ini, dan memfokuskan hidupnya untuk melayani hari ini. Mereka tidak peduli tentang hari esok, apalagi tentang masa lalu. Mereka hanya berkonsetrasi penuh untuk melayani hari ini, detik ini, saat ini. Mereka fokus 100% untuk hidup sepenuhnya pada hari ini, hidup bahagia pada hari ini, hidup damai pada hari ini, dan hidup bermanfaat pada hari ini. Orang-orang mindfulness fokus untuk bertindak dan tidak berimajinasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMPATI MENYATUKAN HATI DAN MEMBUAT HIDUP LEBIH DAMAI

“Kita semua hanya sedang melewati hal-hal yang sudah pernah dilewati oleh orang-orang sebelum kita. Tidak ada yang baru dalam kemanusiaan. Manusia lahir, tumbuh, dan berakhir. Tidak ada yang baru di bawah matahari bumi. Semua kehidupan hanya mengulang dan sedang melewati yang sebelumnya.”~Djajendra

Tidak seorang pun hidup sendirian dengan pikiran dan perasaannya, di luar dirinya masih banyak orang yang berpikir dan merasakan hidup seperti dirinya. Intinya, apapun yang dirasakan oleh seseorang pasti pernah dirasakan yang lain. Merasakan dan memikirkan merupakan bagian inti dari kemanusiaan. Apapun yang sedang dialami seseorang mungkin pernah dialami yang lain. Hidup tidak membuat seseorang berdiri sendiri. Semua orang memiliki hati, pikiran, dan emosi yang sama.

Bila manusia hidup dalam keterpisahan, maka disitulah kesepian dan kesengsaraan akan lahir. Kasih sayang menyatukan manusia. Kepedulian menyatukan manusia. Dan yang paling penting, manusia membawa hadiah terindah dari Tuhan di dalam potensi hebatnya, yaitu: empati. Empati membuat manusia bersatu, tidak tercerai-berai, tidak saling merusak, tetapi saling peduli dan saling menolong. Sayangnya, sangat sedikit orang-orang yang mampu memanfaatkan empati untuk kebaikan hidupnya. Ya, empati menyatukan hidup di dalam kemanusiaan dan kedamaian.

Rasa sakit, takut, malu, khawatir, berani, percaya diri, dan semua rasa-rasa yang lainnya bersifat universal. Artinya, pasti dirasakan oleh semua orang, tidak peduli apa sistem keyakinan dan nilai-nilai kehidupan. Semua perasaan itu pasti dialami atau akan dialami oleh siapapun, tanpa terkecuali. Apapun bisa terjadi pada siapapun. Setiap orang tidak mungkin bisa menghindari hadirnya realitas yang menguji daya tahan dirinya, menguji kehebatan dirinya, menguji kesabaran dan keikhlasannya.

Empati adalah sebuah kekuatan yang bisa memetakan dan memahami diri orang lain dengan sangat detail dan rinci. Tuhan memberikan anugerah khusus untuk orang-orang tertentu yang memiliki empati luar biasa, yang tidak mungkin bisa dimiliki oleh orang kebanyakan. Semua orang pasti memiliki potensi empati di dalam dirinya, tetapi ada orang-orang khusus yang sejak lahir kemampuan empatinya sudah sangat tinggi. Mempelajari kemampuan empati dari orang-orang khusus tersebut merupakan sebuah anugerah. Logika tidak mungkin dapat memahaminya. Sebagai orang kebanyakan, bukan orang khusus, kita masih bisa memanfaatkan potensi empati untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Minimal empati kita bisa sekelas TK, mungkin empati orang-orang khusus tersebut sudah sekelas S3. Jadi, benih empati tetap ada di dalam potensi setiap orang, dan tinggal dilatih menjadi lebih tajam.

Empati menyatukan sebuah keluarga. Empati membuat anggota keluarga memiliki hati, dan tidak sekedar hidup dalam logika dan emosi. Empati tidak dapat diukur dengan logika, apalagi emosi. Empati hanya dapat diukur dengan hati nurani. Suatu ketika, saat sedang makan di sebuah tempat umum. Hadir dua orang pria yang badannya penuh tato, rambutnya acak-acakan, wajah terlihat sangat frustasi. Mereka berdua berkata, “bapak ibu semoga punya hati nurani, kami butuh makan.”  Kalau pakai logika dan emosi pasti kita menilai mereka malas, ataupun berbagai penilaian negatif dan menghakimi mereka sesuai logika atau emosi kita. Tetapi, kalau kita gunakan hati nurani, sesuai permintaan mereka, maka empati kita akan langsung memberikan bantuan agar mereka bisa makan. Empati menyatukan manusia dalam damai dan aman.

Empati membuat semua interaksi terhubung di dalam kebaikan. Empati memahami kebutuhan orang lain. Empati peduli pada keadaan orang lain. Empati selalu ramah dan baik hati, tidak akan melecehkan ataupun menghakimi. Empati mau mengurangi penderitaan orang lain. Empati mampu bekerja di ruang perasaan orang lain, dan tidak akan menggunakan logika untuk menilai atau menghakimi perasaan orang lain.

Dunia tanpa empati adalah dunia yang kacau dan tidak aman. Tuhan sudah memberikan hadiah sebuah empati untuk setiap orang. Tetapi, manusia suka mentuankan logika, dan merasa bahwa logikanya yang paling benar, serta tidak peduli pada perasaan orang lain, ataupun menganggap perasaan orang lain bukan urusannya. Empati menyatukan dan meningkatkan keamanan hidup di dalam damai dan keindahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDAMAIKAN HUBUNGAN

DMU 2014“Hubungan baik gagal karena hati nurani mati, lalu logika dan emosi mengatur segalanya.”~Djajendra

Hidup bukan untuk menang ataupun kalah. Hidup untuk damai. Hidup untuk bahagia. Hidup untuk sejahtera. Hidup untuk keindahan. Sering sekali keindahan hidup lenyap oleh hubungan yang tidak baik. Hubungan baik dan hidup dalam kedamaian pastilah sesuatu yang sangat indah. Tetapi, jiwa tidak baik, pikiran tidak baik, selalu menjadi akar konflik, sehingga hubungan baik itupun menjadi tidak baik. Damai dan baik tidak muncul secara spontan, dia muncul dari kesadaran empati dan toleransi.  Empati dan toleransi mampu menangani konflik dan menciptakan kehidupan yang damai.

Setiap orang bisa menjadi pemicu marah, benci, konflik, permusuhan, dan semua hal lain yang memisahkan hubungan baik. Hubungan baik gagal karena hati nurani mati. Hati yang mati mudah dikendalikan oleh pikiran negatif dan emosi yang penuh angkara murka. Hal ini menjadi kekuatan yang memisahkan, kekuatan yang menguatkan konflik dan kebencian. Hubungan baik hanya dapat dipertahankan dan ditingkatkan diantara jiwa-jiwa yang ikhlas dan penuh cinta. Hubungan baik tidak mungkin hidup diantara jiwa-jiwa yang serakah, palsu, frustasi, salah tapi merasa benar, merendahkan yang lain, menyakitkan yang lain, melelahkan yang lain, dan membuat perjuangan orang lain sia-sia.

Selama dendam dan benci menjadi keyakinan di dalam sebuah hubungan, maka selama itu kabut tebal menutupi hubungan sehingga tidak ada jarak pandang yang jelas untuk memulihkan hubungan tersebut. Hubungan baik butuh perjuangan, butuh keikhlasan, butuh niat baik, butuh berjalan di trek yang menyatukan. Nilai-nilai negatif membutakan hati sehingga hati tidak mampu melihat indahnya sebuah kebaikan. Komitmen untuk hidup dalam nilai-nilai positif, dan keikhlasan hati untuk menerima segala realitas, adalah jalan untuk menghidupkan hati.

Jiwa yang ikhlas mendamaikan hubungan. Jiwa besar mampu berekonsiliasi. Selama nafas belum berhenti damai pasti dapat diwujudkan asalkan memiliki niat baik. Membangun hubungan baik bukan berarti harus menerima perasaan orang lain, atau harus mengikuti maunya orang lain. Hubungan baik tercipta dari kesadaran semua pihak, bukan salah satu pihak saja. Kesadaran untuk menciptakan damai dan mengakui kesalahan, lalu memperbaiki kekurangan.

Kadang-kadang; konflik, kemarahan, kebencian, permusuhan, dan salah paham dapat berlangsung puluhan tahun, seumur hidup, bahkan turun-temurun. Hubungan tanpa niat baik untuk saling menghormati dan menyelesaikan akar masalah, akan menjadi permusuhan abadi. Diperlukan jiwa-jiwa baik untuk menyadari kenapa miskomunikasi itu terjadi. Diperlukan jiwa yang baik untuk menghentikan argumentasi dan menyadari kesalahan. Adil akan mendamaikan. Keseimbangan akan menghentikan konflik. Melepaskan keserakahan dan rasa paling benar akan mendamaikan. Jiwa yang jujur pasti mampu tumbuh dalam jiwa jujur yang lainnya. Jiwa yang jujur dan ikhlas akan menyatukan kebaikan dalam damai. Hidup ini tempat untuk saling berdampingan secara damai, dan tempat saling menghormati satu sama lain dengan peduli.

Mendamaikan hubungan dimulai dari hati yang bersih, hati yang hidup, hati yang mulia, hati yang berhenti berbohong kepada diri sendiri, hati yang ikhlas menerima apapun hasil akhirnya. Hubungan baik tidak mungkin bisa dibangun oleh hati yang penuh dusta, hati yang bersandiwara, hati yang selalu tidak jujur kepada dirinya sendiri, hati yang senang menampilkan kepribadian semu tanpa menguatkan karakter baiknya.

Hati yang jujur dan ikhlas adalah sumber kedamaian. Dia mampu membangun kepercayaan untuk hidup damai. Dia mampu mendengarkan dan merespon kehidupan dengan damai. Hati yang jujur dan ikhlas selalu memegang tanggung jawab untuk menjaga hubungan tumbuh dalam damai. Hati yang jujur dan ikhlas merupakan sumber kehidupan yang menciptakan rasa damai dan aman, yang menciptakan kehidupan bersama dalam keharmonisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMOSI, PERISTIWA, DAN LOGIKA DI DALAM JIWA YANG BIJAK

DSCN1167“Hidup itu mengalir seluas nafas yang ditarik dan dilepas. Lengkapi gerak nafas hidup dengan prinsip, nilai, moral, gaya hidup, dan jiwa yang terpelihara dalam keikhlasan dan kekayaan. Jiwa yang bijak tidak akan membiarkan pikirannya sebagai alat yang menjebak hidupnya di dalam cerita pikiran.”~Djajendra

Ketika hati dan pikiran bersatu dalam energi positif, maka kehidupan diri tumbuh dan selalu menjadi baik-baik saja. Diri yang bijak tidak mudah terbawa arus emosi, arus peristiwa, dan arus logika. Diri yang bijak mampu menjadi kekuatan yang tegas, jelas, cepat, pasti, dan menciptakan jalan keluar terbaik.

Emosi, peristiwa, dan logika adalah urutan yang selalu menciptakan realitas hidup.  Orang-orang yang mampu mengelola emosi, peristiwa, dan logika secara bijak; dapat menciptakan realitas hidup yang menyenangkan. Sedangkan orang-orang yang gagal mengelola emosi, peristiwa, dan logika; berpotensi menciptakan realitas kehidupan yang menyusahkan dirinya sendiri dan orang lain.

Sifat bijak selalu dikuatkan atau dikayakan oleh nilai-nilai positif. Walaupun emosi, peristiwa, dan logika berpikir menciptakan perlawanan yang keras terhadap hati nurani. Tetapi, sifat bijak mampu belajar dan mencari yang terbaik sebagai solusi. Sifat bijak tidak akan ikut-ikutan memprovokasi maunya emosi dan pikiran. Sifat bijak memiliki kekuatan ikhlas dan jiwa besar, sehingga selalu bersedia untuk rendah hati dan mencari yang terbaik dari semua kemungkinan.

Emosi yang cerdas selalu bijak bertanya kepada dirinya sendiri,”apa yang saya rasakan di dalam diri saya?”, “apa yang saya pahami dan kuasai tentang diri saya?”, “apa yang harus saya lakukan dan yang tidak saya lakukan?”, “apa yang saya rasakan dan pahami tentang orang lain?”, “apa yang harus saya lakukan yang terbaik untuk orang lain?”. Emosi yang cerdas selalu menjawab perasaannya, kebutuhannya, memahami perasaan orang lain, dan melayani orang lain dengan baik.

Peristiwa apapun bisa terjadi. Kehidupan ini kaya dengan peristiwa-peristiwa. Diperlukan sikap bijak untuk memahami berbagai peristiwa. Tidak cukup hanya dengan pengetahuan, pengalaman, logika, emosi, dan kekuasaan untuk menjawab peristiwa. Diperlukan hati yang bijak dan tercerahkan, untuk dapat mengalir di dalam peristiwa dengan positif dan penuh kemenangan.

Logika adalah cara pikiran memahami sebuah peristiwa. Logika adalah alat pikiran untuk menyampaikan sesuatu secara rasional. Logika mampu fokus pada akal sehat. Logika mampu memanfaatkan emosi untuk memperkuat kebenarannya. Logika suka menjebak pikiran dan emosi dalam sebuah penafsiran cerita hidup. Ketika logika menjadi tidak berdaya menghadapi realitas hidup, maka emosi dan pikiran akan kecewa dan menjebak diri dengan stres yang berlebihan. Rawat logika yang cerdas dan hebat itu dalam jiwa besar, dalam keikhlasan hati, dalam kesabaran, dan dalam kejernihan jiwa. Logika hanyalah alat bantu, dan jangan menjadikan logika sebagai majikan yang menguasai hidup.

Orang bijak mengatakan bahwa pikiran adalah segalanya. Apa yang Anda pikirkan, akan menjadikan Anda sesuai pikiran tersebut. Intinya, berpikirlah yang baik-baik agar hidup selalu baik. Berpikirlah tentang hal-hal yang menyenangkan hati agar hidup selalu senang. Apapun peristiwa hidup,  satukan emosi dan pikiran dalam hati nurani yang bijak dan cerdas. Jangan pernah mau hidup dipermainkan oleh peristiwa, emosi, dan logika. Gunakan kekuatan bijak dan ikhlas untuk merasakan hal-hal baik di sepanjang kehidupan. Katakan,”aku setiap hari baik-baik saja” Lakukan sambil menarik nafas dalam-dalam. Fokuskan pikiran dan emosi pada hasil terindah yang Anda inginkan. Hidup sangat indah bila cerdas memahami peristiwa, logika, dan emosi dengan jiwa yang ikhlas dan indah.

Miliki ruang kehidupan yang bisa menumbuhkan sikap bijak. Dapatkan jarak pandang kehidupan yang membuat Anda jernih bersikap, sudut pandang yang membuat Anda cerdas bersikap, dan kesadaran dari makna yang dihasilkan oleh setiap peristiwa kehidupan.

Hidup itu mengalir seluas nafas yang ditarik dan dilepas. Selalulah hadir di dalam kehidupan diri sendiri. Berikan perhatian dan kepedulian kepada diri sendiri. Lengkapi gerak dan sikap dengan prinsip, nilai, moral, gaya hidup, dan jiwa yang terpelihara di dalam keikhlasan dan kekayaan. Jiwa yang bijak tidak akan membiarkan pikirannya sebagai alat yang menjebak hidup dalam cerita pikiran.

Hiduplah dalam jiwa yang bijak, hadirlah dalam setiap peristiwa kehidupan dengan emosi yang cerdas dan pikiran positif. Miliki komitmen dan keikhlasan hati, untuk tetap bahagia dan berkinerja di setiap peristiwa kehidupan. Walaupun peristiwa kehidupan bisa menciptakan pasang surut, miliki kesadaran dan daya tahan yang andal untuk tetap menjalani hidup dengan ikhlas dan optimis.

Hormati semua kekuatan baik dari luar diri, yang mencoba membantu Anda untuk melewati peristiwa-peristiwa yang tidak menguntungkan Anda. Mungkin teman baik bisa membantu Anda, orang-orang yang dicintai membantu Anda, sistem kehidupan membantu Anda, Tuhan membantu Anda. Tetapi, yang paling penting Anda harus dapat membantu diri sendiri. Kuatkan diri sendiri dengan jiwa ikhlas dan jiwa bijak. Perkaya diri sendiri dengan pengetahuan, pengalaman, doa, dan sikap rendah hati untuk menjadi pembelajar seumur hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGALIRKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA DI TEMPAT KERJA

KUTA BALI-KEMENKES 2014MENGALIRKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA DI TEMPAT KERJA

“Kecerdasan spiritual menjadikan Anda tercerahkan, mekar, bersinar, sederhana, rendah hati, belajar, berbagi belas kasih, penuh toleransi, dan menjadi pribadi yang mudah menemukan solusi.”~Djajendra

Bila Anda ingin karir yang hebat dan selalu bahagia di tempat kerja, maka Anda harus mengalirkan kecerdasan spiritual Anda di tempat kerja. Orang-orang yang cerdas spiritual, batinnya selalu tenang, bersungguh-sungguh, sabar, bekerja di jalurnya, dan mendapatkan kemajuan di tempat kerja. Orang-orang yang tidak cerdas spiritual, batinnya suka gusar, protes, marah, kesal, berang, tidak bisa menahan diri, suka mempertontonkan egonya secara sepontan, suka mencari-cari kesalahan dan kekurangan; biasanya, sulit untuk mendapatkan karir yang bagus.

Seseorang yang cerdas spiritual pastilah pribadi yang beruntung. Dia yang cerdas spiritual mudah membebaskan jiwanya dari kekuatan negatif. Dia mampu mengalir sempurna mengikuti visi, misi, dan values perusahaan. Dia mampu terhubung kepada siapapun termasuk dengan sistem, proses kerja, dan dengan semua kekuatan penyelenggara organisasi secara positif. Dia mampu mengalirkan energi spiritual untuk kemajuan organisasi.

Energi spiritual membuat batin menikmati pekerjaannya, sehingga seberat apapun pekerjaannya, batin tidak pernah merasakan kesulitan dan kerumitan. Energi spiritual mengembangkan kesadaran diri untuk hal apapun, sehingga walaupun pekerjaan dalam tekanan dan kesulitan yang hebat, batin semakin mampu menikmati indahnya tantangan dan rintangan yang harus dilalui.

Apa itu energi spiritual? Energi spiritual dimulai dari kesadaran diri untuk memahami mengapa diri harus bekerja, mengapa diri harus hidup. Setelah diri paham, dan memiliki kesadaran untuk bekerja menciptakan nilai tambah dengan rasa damai dan bahagia. Saat itulah diri akan membiasakan pikiran, hati, emosi, fisik, untuk berbagi dan menghargai orang-orang, sistem, proses, prosedur, tata kelola, bisnis, dan semua hal yang terkait dengan pekerjaannya. Kemudian, diri akan semakin tumbuh kesadarannya, untuk mempergunakan nilai-nilai perusahaan, sebagai pengawal yang setia dan konsisten dalam menjaga sikap dan perilakunya.

Energi spiritual semakin kuat saat kesadaran nilai membatin, dan jiwa terhubung dengan diri sendiri dan dunia berdasarkan nilai-nilai positif kehidupan. Nilai-nilai positif kehidupan akan menjadi sumber untuk menciptakan rasa damai, rasa senang, rasa syukur, rasa terima kasih, rasa bahagia bersama pekerjaan, cinta tanpa syarat untuk melayani organisasi dan stakeholdersnya, kesadaran untuk fokus pada tujuan, kecerdasan untuk bekerja dan melayani perbedaan, toleransi terhadap rintangan yang tak terelekkan, dan jiwa yang mampu menghasilkan sukacita yang lebih besar.

Kecerdasan spiritual menjadikan orang-orang di tempat kerja lebih rendah hati dan melayani dengan empati. Kesadaran untuk memahami visi, misi, dan values perusahaan sebagai jantung perusahaan, akan membangun sikap dan perilaku kerja yang patuh dan merawat nilai-nilai perusahaan, lalu digunakan untuk mewujudkan visi dan melayani misi dengan sepenuh hati. Kecerdasan spiritual membangkitkan kesadaran diri untuk membentuk jati diri yang penuh semangat, termotivasi, bergairah, antusiasme, dan totalitas dalam bekerja.

Kesulitan dan rintangan bukanlah hukuman, tetapi jalan untuk tumbuh dan menjadi lebih cerdas. Jadi, apapun rintangan dan kesulitan yang sedang Anda hadapi; tetaplah tenang, tekun, teliti, tulus, totalitas, belajar, dan melanjutkan proses untuk menemukan solusi. Kuatkan semangat Anda dengan menjadikan Anda termotivasi untuk menemukan solusi. Amati tantangan yang sedang Anda hadapi, dapatkan rasa bahagia dan antusias di dalam proses pengamatan Anda. Dan, kuatkan rasa syukur, lalu terimalah realitas setiap hari dengan bahagia, mengalirlah bersama ide-ide baru untuk menemukan solusi, dan bekerjalah dengan penuh harapan untuk berhasil.

Nilai-nilai perusahaan atau values perusahaan selalu bersifat universal. Bisnis itu bersifat universal. Organisasi itu bersifat universal. Walaupun semua orang hidup dalam keragaman dan perbedaan, tetapi semua itu tidak boleh mempertentangkan ataupun menciptakan persepsi yang berbeda terhadap values perusahaan. Siapapun yang sudah menjadi anggota atau sudah bekerja di dalam perusahaan, wajib untuk menyatukan batinnya di dalam values perusahaan. Intinya, values perusahaan wajib membatin, serta menghasilkan sikap dan perilaku sesuai values perusahaan.

Kesadaran bahwa nilai-nilai perusahaan bersifat universal haruslah membuat setiap jiwa ikhlas membaca makna dari nilai-nilai tersebut, tanpa mempertanyakan, tanpa protes, tanpa menciptakan interpretasi yang berbeda, serta mampu menikmati indahnya nilai-nilai tersebut dalam wujud sikap, perilaku, karakter, hubungan, proses, dan kepribadian.

Kecerdasan spiritual adalah kesadaran yang mampu melepaskan diri, dari berbagai belenggu, yang membuatnya sulit untuk melanjutkan perjalanan hidup. Peristiwa baik dan buruk selalu datang dan hilang, hidup itu haruslah memiliki arah yang jelas. Nilai-nilai perusahaan adalah kendaraan yang membawa Anda menuju arah dan tujuan perusahaan. Jangan pernah membiarkan pengalaman-pengalaman negatif menjadi belenggu, yang menghalangi perjalanan pekerjaan Anda. Bekerjalah berdasarkan nilai-nilai perusahan Anda, dan satukan energi spiritual Anda ke dalam nilai-nilai perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com