MENGUCAPKAN KATA-KATA YANG BAIK, MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG BAIK

“Tidak ada kebenaran dan kebaikan dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.”~Djajendra

Menjaga kata-kata yang baik dalam setiap ucapan kita akan memberi kehidupan yang indah dan bahagia. Setiap ucapan kita memberi kehidupan pada apa yang kita katakan. Masa depan yang baik ada dalam kuasa kata-kata dan ucapan yang baik. Jika setiap kata-kata yang kita ucapkan positif dan optimis, maka masa depan kita sedang menuju pada kecemerlangan dan penuh kekayaan.

Kata-kata yang sering kita ucapkan memiliki kekuatan untuk menjadi kenyataan. Oleh karena itu, pilih kata-kata positif untuk mengatakan apa pun, jangan sekali pun menggunakan kata-kata negatif atau pesimis untuk menyatakan sesuatu. Demikian juga dengan pola pikir, jangan membiarkan pola pikir dikuasai oleh kata-kata negatif. Pola pikir yang positif, suasana hati yang positif, kesadaran yang yakin dan percaya pada masa depan yang indah, serta ucapan yang dikuasai oleh kata-kata positif dan optimis, adalah jalan menuju kehidupan yang sejahtera dan bahagia.

Kata-kata positif yang menguasai jiwa raga kita mampu meruntuhkan penghalang hidup kita. Kita yang positif dan optimis mampu terhubung dengan energi sukses. Kita yang berkata-kata positif dan optimis mampu mengalahkan masa sulit, kemudian menciptakan perubahan dengan kehidupan yang lebih kaya dan bahagia. Kita yang berkata-kata positif dan optimis selalu menemukan solusi di tengah-tengah ketidakpastian. Kata-kata yang baik, ucapan yang baik, pikiran yang baik, emosi yang baik, adalah potensi di dalam diri untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidup kita.

Kata-kata dapat menciptakan kebaikan dan juga menghancurkan kebaikan. Semua kata-kata negatif dan kata-kata buruk dapat menghancurkan kebaikan dan keindahan yang sudah kita bangun. Kebersamaan dan persatuan kita dapat diruntuhkan hanya oleh ucapan dengan kata-kata yang buruk. Tidak ada kebenaran di dalam kata-kata yang menghina atau merendahkan orang lain. Tidak ada kebaikan di dalam ucapan dan kata-kata yang membuat orang lain sakit hati. Kita semua disatukan melalui kata-kata yang baik dan kita semua dipisahkan melalui kata-kata yang buruk.

Menjadi orang yang sangat cerdas dengan banyak pengikut jika belum mampu berkata-kata positif, maka akan menjadi musibah bagi kedamaian hidup. Orang hebat adalah orang yang bijak dan berhati-hati menggunakan kata-kata, sehingga tidak melukai hati orang lain. Oleh karena itu, setiap kata atau kalimat yang kita ucapkan harus betul-betul bersumber dari hati nurani kita yang baik. Pikirkan dan rasakan dengan empati sebelum mengucapkan sesuatu. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan siapa diri kita yang sesungguhnya. Kata-kata yang kita ucapkan sedang menjelaskan apa yang ada di dalam pola pikir kita. Kata-kata yang paling menyakitkan dapat menciptakan dendam dan permusuhan. Kata-kata positif dapat menyatukan perbedaan.

Setiap kata yang penuh dengan energi baik dan penuh kasih mampu membangun kehidupan yang damai. Cara berbicara yang ramah dan penuh hormat adalah jalan untuk menciptakan kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Setiap ide, konsep, pemikiran, perasaan, ingatan, tindakan, dan perilaku haruslah tercipta dari kata-kata yang baik. Untuk itu, setiap hari kita harus memeriksa kata-kata apa saja yang kita gunakan, jika ada kata-kata yang kurang baik, maka segera dihapus dan diganti dengan kata-kata yang baik. Kendalikan setiap ucapan yang keluar dari mulut kita, jangan membiarkan mulut kita mengeluarkan kata-kata yang memperburuk kehidupan sosial kita. Kata-kata kita yang baik dapat memberikan rahmat bagi kesejahteraan kita dan juga memberikan kesejukan bagi yang mendengarkan.

Ucapan kita adalah energi untuk memperkuat kebaikan atau keburukan. Jika semua orang di dalam rumah mengucapkan kata-kata yang baik, maka energi positif yang kuat akan tercipta untuk memberikan kesejahteraan dan kedamaian di dalam rumah. Ucapan positif yang kuat mampu menghidupkan cahaya terang yang membawa perasaan kasih sayang , perhatian, persahabatan, cinta, empati, toleransi, dan kepedulian. Ini membantu kehidupan di rumah selalu positif dan terhindar dari energi negatif yang merusak kedamaian. Kata-kata positif dapat menyembuhkan hati yang terluka. Kata-kata positif dapat memberi semangat dan memotivasi untuk bangkit dari kegagalan. Kata-kata positif mampu mendorong kita untuk melakukan hal-hal hebat, sehingga kita mampu menjemput prestasi terbaik kita. Kata-kata positif mampu membuat kita kuat dan tegar untuk melalui jalan yang penuh tantangan dengan optimis dan percaya diri. Kata-kata positif adalah energi kemenangan untuk memenangkan segala sesuatu di dalam kehidupan yang kita alami.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU ORANG YANG CERDAS EMOSIONAL

“Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.”~Djajendra

Kecerdasan emosional merupakan kekuatan yang harus kita latih dan diasah terus-menerus untuk membantu kehidupan kita. Kecerdasan emosional itu seperti alat bantu kita untuk menghadapi berbagai persoalan mendasar yang bersumber dari diri sendiri dan orang lain. Alat bantu ini ada di dalam potensi kita dan kita harus betul-betul mengenal diri sendiri secara sempurna agar kita dapat menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sendiri. Manfaatkan kecerdasan emosional untuk mengendalikan stres, kemarahan, depresi, perasaan putus asa, ketakutan, kekhawatiran, dan semua hal-hal negatif yang merugikan hidup kita. Jadilah diri sendiri yang utuh dalam kepribadian positif untuk memudahkan diri kita menemukan potensi kecerdasan emosional di ke kedalaman diri sejati.

Dalam kehidupan yang serba cepat dengan perubahan yang tidak bisa dihindari, kita membutuhkan daya tahan mental dan emosional yang hebat. Seseorang yang cerdas emosional selalu tenang dan sabar saat menghadapi hubungan yang buruk dengan orang lain. Perilaku utama dari orang yang cerdas emosional adalah hebat dalam pengendalian diri, memahami situasi diri sendiri dan orang lain, melihat dan menguasai makna dari jenis-jenis emosi yang muncul dalam diri, dan mengevaluasi emosi diri sendiri bersama dengan emosi orang lain secara konsisten. Jadi, ini adalah tentang kemampuan kita untuk memiliki kontrol terhadap berbagai jenis emosi yang muncul di dalam diri oleh berbagai sebab dan akibat yang bersumber dari persepsi, keinginan, keyakinan, kebutuhan, orang lain, situasi, peristiwa, kejadian, dan konflik.

Kecerdasan emosional mendorong kita untuk tidak mengabaikan perasaan atau emosi orang lain. Empati dan kepedulian kita akan semakin menguat di dalam diri kita, sehingga kita mampu memperlihatkan perilaku baik dan sopan-santun kepada orang-orang di sekitar kita. Kita selalu hebat dalam menjaga dan mengendalikan perasaan kita. Tidak mudah bagi kita untuk mengumbar perasaan dan emosi dalam sebuah momen. Kita tidak akan menyalahkan orang lain ketika kita mengalami hari yang tidak menyenangkan. Kita selalu terkendali dalam ketenangan, kesabaran, dan kebaikan untuk diri sendiri dan orang lain. Seburuk apa pun hari yang kita miliki, kita mampu mengendalikan emosi negatif kita ke tindakan yang lebih positif dan produktif. Kecerdasan emosional membuat kita sangat sadar untuk merasakan hal-hal baik di saat hal-hal tidak baik mengganggu kenyamanan hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita mengenal dan memahami dampak yang dihasilkan oleh perasaan kita. Oleh karena itu, kesadaran kita yang tinggi mampu mengelola dan mengalihkan energi negatif dari perasaan-perasaan yang tidak menguntungkan hidup kita. Semua perasaan negatif difokuskan pada hal-hal positif, sehingga secara perlahan hal-hal positif tersebut mampu menghilangkan perasaan negatif kita. Jika kita membiarkan perasaan atau emosi buruk terus-menerus hidup di dalam pemikiran kita, maka hal ini dapat menciptakan masalah kesehatan yang sangat serius. Kita sadar bahwa tidak mungkin kita bebas seratus persen dari perasaan dan emosi negatif, tetapi kita memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengelola hal-hal buruk agar tidak menguasai hidup kita.

Kecerdasan emosional membuat kita memiliki perilaku yang tidak membiarkan perasaan, keyakinan, emosi, dan pemikiran orang lain mengendalikan hidup kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang unik dan terkelola melalui kesadaran diri sendiri. Walaupun kita mampu memahami berbagai jenis emosi dan dampaknya, tetapi kita memiliki pertahanan diri yang kuat untuk tidak membiarkan perasaan atau emosi buruk menyerang kedamaian hidup kita. Kesadaran kita untuk hidup bahagia dan damai membuat alam bawah sadar kita tidak akan membiarkan emosi negatif siapa pun yang merusak kedamaian dan kebahagiaan kita. Jadi, saat kecerdasan emosional menguat di dalam diri kita, saat itu kekuatan alam bawah sadar akan menjaga sikap positif dan membuat kita selalu hebat untuk mengatasi hal-hal buruk di sepanjang hidup.

Orang-orang yang cerdas emosional selalu hidup dalam kedamaian dan keindahan. Tidak akan terlibat dalam konflik yang tidak perlu. Cerdas memilih momen untuk menyelesaikan masalah. Ketika keadaan tidak menguntungkan, maka pilihan terbaik adalah menghindari ruang pertempuran. Ketenangan dan kesabaran selalu dipelihara saat menghadapi orang-orang yang suka melakukan provokasi. Ego dan kemarahan selalu dikendalikan saat menghadapi orang-orang yang berniat tidak baik. Kecerdasan emosional membuat kita menghadapi orang-orang negatif dengan interaksi yang lebih positif. Tidak ada kemarahan dan selalu menghindari konflik langsung.

Tidak suka membicarakan keburukan dan kekurangan orang lain. Tidak akan membuang-buang waktu untuk gosip. Kecerdasan emosional menyadarkan kita tentang ruginya hidup kita jika selalu membicarakan atau mendengarkan gosip. Semakin sering gosip tentang keburukan dan kekurangan orang lain, semakin banyak kita akan menyerap dan menyimpan energi negatif di alam bawah sadar kita. Akibatnya, kita sulit merasakan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup kita. Setiap saat energi negatif dari alam bawah sadar akan memaksa kita untuk berpikir tentang hal-hal buruk. Kondisi ini membuat kita sulit untuk memiliki percakapan yang lebih positif, kita selalu terpancing untuk berbicara tentang hal-hal negatif. Perasaan dan emosi negatif kita menjadi mudah tampil dan mengekspresikan kekuatannya dalam setiap interaksi dengan orang lain.

Orang-orang yang cerdas secara emosional sangat mandiri dalam pengambilan keputusan. Sangat percaya diri dan rendah hati. Sangat menguasai energi dari setiap emosi yang dihasilkan oleh dirinya, sehingga sejak dini sudah mampu memanfaatkan emosi untuk keberhasilan. Apa pun yang diperjuangkan akan selalu dikerjakan dengan totalitas untuk hasil terbaik. Kerja keras, disiplin, ketekunan, dan kemauan yang hebat selalu di motivasi oleh berbagai jenis emosi yang membuatnya konsisten dan berkomitmen tinggi untuk sukses.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEKACAUAN ADALAH UJIAN UNTUK KETENANGAN HIDUP

“Kekacauan dan ketidakpastian adalah bagian dari kehidupan yang harus kita hormati dengan sikap yang tenang, bijaksana, sabar, dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk kebaikan hidup kita.”~Djajendra

Ketika situasi dan keadaan berantakan dan penuh kesulitan, maka menjadi tenang dan damai adalah kecerdasan. Kita harus kuat dan berdaya hebat di depan kekacauan yang membuat kita kehilangan cara untuk menemukan solusi. Kita tidak boleh kalah dan terjebak dalam situasi buruk yang memberikan kita hanya pilihan-pilihan buruk. Kekacauan dan kesulitan memberikan anugerah pada orang-orang bijak dan positif. Kekacauan tidak selamanya buruk bagi hidup kita. Persepsi kita menentukan apakah kekacauan yang kita hadapi sesuatu yang baik atau tidak baik bagi kita. Jika persepsi kita positif, maka kita mampu menemukan sesuatu yang baik dari kekacauan yang kita alami.

Jika semua hal dalam hidup kita berjalan mulus dan tanpa tantangan, maka rasa syukur kita mampu menghadirkan ketenangan dan kedamaian. Intinya, ketenangan memiliki nilai lebih di situasi yang penuh kekacauan daripada saat kita tidak memiliki tantangan dan kesulitan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk belajar menjadi lebih tenang dan sabar saat keadaan tidak berjalan sesuai rencana. Kenali diri sendiri secara baik, miliki kebiasaan untuk santai saat keadaan sulit, tarik nafas dalam-dalam, fokus perhatian pada hal-hal positif. Terimalah keadaan kacau itu dengan kesadaran yang tinggi dan anggap saja hal tersebut sebagai pengalaman yang memperkaya diri sendiri.

Pikiran dan persepsi kita harus merasakan kekacauan sebagai peluang untuk belajar sesuatu yang bermanfaat bagi kemajuan kita. Jadi, ketika ada kekacauan, maka itulah waktu yang tepat untuk berlatih ketenangan. Jika kita tidak menjaga pikiran dan persepsi dalam energi positif, maka dalam sekejap, emosi dan hati kita akan terombang-ambing dalam kekacauan. Akibatnya, pikiran negatif dan ego yang gelisah muncul dengan kuat untuk menanggapi situasi kita yang tidak pasti dan penuh kekacauan. Jadi, menjadi tenang dan damai adalah persoalan persepsi dan daya tahan mental saat menghadapi kekacauan dan ketakutan. Jika pikiran dan persepsi positif, daya tahan mental yang luar biasa, maka terhadap kekacauan yang luar biasa pun kita dapat bersikap dengan tenang dan bijaksana. Obat untuk mengurangi kekacauan, kebingungan, ketakutan, dan masalah yang sulit dituntaskan adalah ketenangan, kebijaksanaan, dan kesabaran dalam proses menemukan solusi.

Kekuatan mental dan ketenangan pikiran adalah kunci untuk tetap ikhlas dan sabar saat orang-orang menyudutkan, menyalahkan, tidak memahami, atau pun memfitnah. Tetaplah sabar dalam kebenaran dan tetaplah tersenyum untuk keadaan yang tidak menyenangkan itu. Ketika kita menghadapi hal-hal yang mengacaukan hidup kita; maka saat itulah kita membutuhkan kesabaran, ketenangan, keberanian, kekuatan, daya tahan mental yang hebat, daya tahan fisik yang hebat, dan konsentrasi yang tidak terganggu untuk menemukan solusi terbaik. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah ujian bagi keimanan kita. Ketenangan kita dalam kekacauan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendak Tuhan. Dan, sebagai manusia yang diberikan akal dan budi, kita tetap menggunakan kecerdasan untuk menemukan jalan keluar dari kekacauan yang kita hadapi. Akal dan budi dalam keseimbangan hidup haruslah dihadirkan dari dalam diri kita, yang dihadirkan dari ke kedalaman batin kita, menstabilkan kesadaran kita, menguatkan keyakinan kita untuk mendapatkan solusi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

UCAPAN BURUK KITA MERUGIKAN HIDUP KITA

“Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata pun atau ekspresi negatif.”~Djajendra

Ucapan buruk adalah musuh yang paling berbahaya. Sebuah kata dan ucapan yang negatif dapat menghancurkan reputasi kita. Lebih baik diam dalam kesabaran daripada mengucapkan kata atau kalimat yang menyakiti hati dan harga diri orang lain. Kendalikan pikiran untuk tidak menciptakan persepsi buruk tentang orang lain. Semakin kita memusuhi sesuatu, semakin banyak keinginan kita untuk mengucapkan sesuatu yang buruk terhadapnya. Semakin banyak kita mengeluarkan kata-kata negatif untuk merendahkan orang lain, semakin tenggelam diri kita di dalam keburukan hidup.

Ucapan dan kata-kata buruk kita menjadi bagian dari keberadaan kita. Hidup kita pun akan berkembang melalui energi negatif yang dihasilkan oleh kata-kata buruk kita. Jadi, semua ucapan dan kata-kata buruk yang kita lemparkan pada orang lain, akan menjadi benih di dalam diri kita sendiri dan tumbuh untuk merampas semua kedamaian dan kebahagiaan hidup kita. Oleh karena itu, sangatlah cerdas dan hebat diri kita ketika kita mampu mengendalikan pikiran dan perasaan untuk hanya mengeluarkan kata dan ucapan positif. Jadilah pribadi positif dengan sopan-santun dan ucapan yang konsisten positif. Kendalikan marah yang tak terkendali dengan cara tidak mengeluarkan satu kata atau ekspresi negatif.

Kendalikan diri untuk tidak terpengaruh dengan kata atau ucapan negatif. Ketika ada orang yang mencoba melemparkan kata dan ucapan negatif untuk menghancurkan pertahanan diri kita, maka kita harus menenangkan ego dan menjauhkan marah. Sebab, jika ego dan marah bersatu, maka kita akan meledakkan energi negatif yang luar biasa besarnya, sehingga konflik yang hebat pasti terjadi. Pemenang sejati tidak akan mampu dikalahkan oleh kata dan ucapan yang mencoba merendahkan atau mempermalukan dirinya. Pemenang sejati terlalu kuat untuk bisa digoyang kepribadiannya dengan kata dan ucapan negatif.

Energi kehidupan hanya mengikuti sifat kita yang asli. Jika kita selalu merasa hidup kita dalam ketidakadilan, penuh tekanan, penuh ancaman, ketidakjujuran; maka, hidup kita akan diisi oleh pikiran dan perasaan tidak adil, tidak jujur, serta berbagai perasaan negatif yang tercipta dari rasa tidak adil dan tidak jujur itu. Kondisi ini akan memicu keyakinan di dalam diri kita untuk memelihara musuh-musuh yang kita anggap sebagai sumber dari perasaan tidak adil dan tidak jujur tersebut. Realitas ini menciptakan persepsi kita yang selalu memikirkan hal-hal buruk, sehingga tanpa sadar kata dan ucapan buruk terbentuk dalam pola pikir kita. Akibatnya, di sepanjang hidup, begitu murah dan mudah mulut kita mengucapkan kata-kata buruk untuk menyinggung hati dan harga diri orang lain. Dalam hal ini, kita tidak pernah merasa bersalah dan selalu menganggap benar dengan semua kata atau ucapan buruk kita tersebut. Jelas, kondisi kita ini adalah potensi negatif yang selalu membuat hidup kita kalah dengan realitas.

Kata dan ucapan kita yang menyakiti orang lain adalah racun yang sedang merusak diri kita sendiri. Jika orang yang coba kita sakiti itu tidak peduli dengan ucapan buruk kita, maka racun tersebut tidak akan pernah masuk ke dalam diri orang yang coba kita sakiti itu. Ucapan dan kata-kata buruk kita adalah sumber energi negatif bagi diri kita sendiri. Jika orang-orang tidak peduli dan tidak melayani energi negatif yang kita lemparkan, maka hidup mereka tetap damai dan bahagia, tanpa pernah terganggu dengan energi negatif kita.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN DIRI DARI ENERGI NEGATIF MEDIA SOSIAL

“Menumbuhkan batin dengan pikiran-pikiran damai, indah, positif, dan merasakan semua hal yang kita lakukan pada hari ini adalah kesenangan.”~Djajendra 

Kita tidak hidup sendirian dalam dunia ini. Ada ratusan juta orang dengan beragam pola pikir, perilaku, sikap, dan realitas yang mengisi kehidupan di bumi ini. Jika kita tidak mampu menjadi diri sendiri yang menjalani kehidupan dari dalam diri, maka setiap hari kenyataan dari luar diri akan mengatur hidup kita. Kita harus sadar bahwa kemampuan kita terbatas, tidak cukup untuk memahami pemikiran dan perilaku dari ratusan juta orang tersebut. Kita tidak mengetahui semua hal, jangan mencoba mencari tahu semua hal. Sebab, waktu kita akan hilang untuk hal-hal yang tidak membangun kehidupan pribadi kita. Jadi, ketika berita-berita tidak benar dari luar diri memasuki pikiran, maka saat itu juga kita harus menghentikannya dan menggantikannya dengan prasangka baik. Pikiran positif dan prasangka baik mampu menjaga kedamaian hidup kita. 

Sekarang ini zaman media sosial, orang-orang menggunakan media sosial untuk menyatakan pendapat dan mengekspresikan diri. Banyak yang memberikan hal-hal baik untuk hidup kita, tetapi banyak juga yang menyebarkan hal-hal yang berpotensi mengganggu kedamaian hidup kita. Jika kita terpengaruh oleh pendapat-pendapat negatif dari media sosial, maka kekacauan akan memasuki hidup kita. Berita-berita tidak benar, berita-berita yang mengadu domba, berita-berita provokasi, berita-berita yang memiliki niat mengacaukan kedamaian dan ketenangan hidup, adalah sumber kekacauan yang menghilangkan rasa damai kita. Kita harus menjaga diri kita dengan sebaik mungkin, agar energi negatif dari berita atau informasi yang disampaikan tidak mengganggu kedamaian hidup kita. 

Kita semua memiliki kemampuan untuk menikmati kehidupan yang damai, indah, sejahtera, dan bahagia. Ini adalah hadiah terbesar yang ditawarkan Tuhan bagi kita semua. Tuhan maha penyayang dan selalu menginginkan kita berada di jalan yang lurus. Sebab, di jalan yang lurus itulah kita mendapatkan semua kenikmatan hidup. Jalan lurus hanya ada di dalam pikiran positif dan kemampuan untuk menjalani hidup dari keaslian diri sendiri. Oleh karena itu, tingkatkan kualitas prasangka baik dan lihatlah semua peristiwa di luar diri dari persepsi positif. Ambil hikmah atau ilmu dan pemahaman dari semua peristiwa dan situasi di luar diri. Jangan menilai dan menghakimi apa pun di dalam hidup. Belajarlah dari semua situasi, berita, informasi, dan keadaan untuk mendapatkan hikmah. 

Setiap akhir hari, belajarlah untuk mengalihkan pikiran dari semua hal yang bersumber dari luar diri. Miliki waktu untuk membawa pikiran ke dalam diri sendiri menuju kedamaian dan keheningan batin. Temukan kebajikan, keindahan, kebahagiaan, dan kedamaian abadi di kedalaman diri. Jangan membawa beban apa pun ke dalam diri yang paling dalam. Hilangkan semua hal dari luar diri yang menciptakan beban di pikiran dan emosi. Menumbuhkan batin dengan pikiran-pikiran damai, indah, positif, dan merasakan semua hal yang kita lakukan pada hari ini adalah kesenangan. Menumbuhkan kegembiraan di kedalaman hati, kemudian dengan ketenangan pikiran, hilangkan semua situasi kacau yang mungkin masih tersisa di dalam hati, serta tawarkan penghiburan kepada pikiran yang masih membawa masalah dan persoalan hidup. Damai itu indah, pikiran positif dan prasangka baik menjadikan hidup kita damai. 

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI ADALAH DIA YANG MENERIMA KEKALAHAN DENGAN GEMBIRA

“Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri.”~Djajendra

Menang dan kalah hanya sebuah peristiwa kecil dalam kehidupan yang kita jalani. Penerimaan kita dengan gembira terhadap kekalahan menunjukkan kita sebagai pemenang sejati. Pemenang sejati bukan saja yang mengangkat trofi kemenangan, tetapi juga yang menerima kekalahan dan ikut bergembira saat orang lain mengangkat trofi kemenangan, tanpa merasa dicurangi. Penerimaan adalah satu kualitas yang membuat kita menjadi pemenang walaupun kita kalah dalam kompetisi.

Jika kita mampu menerima keadaan kita dengan ikhlas dan merasa sudah kehendak Tuhan, maka jiwa dan raga kita menghasilkan kedamaian bagi diri sendiri dan orang lain. Perasaan dicurangi atau dibohongi adalah racun yang menghilangkan kedamaian dan kegembiraan di dalam hidup kita. Perasaan dicurangi atau dibohongi yang terus-menerus dipelihara di dalam hati dan pikiran menciptakan penyakit hati yang kronis. Tinggalkan menang dan kalah, fokuskan seluruh energi untuk menciptakan kedamaian dan keindahan bagi diri sendiri dan orang lain. Manusia-manusia hebat selalu berprinsip memberi dan memberi tanpa berharap penerimaan. Jadilah pemberi yang ikhlas untuk menjaga keindahan dan kedamaian hidup bersama.

Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri. Penerimaan haruslah bersumber dari ke kedalaman hati yang membuat keputusan untuk menerima. Walaupun orang-orang di sekitar mempengaruhi kita dengan berbagai energi negatif, kita harus menjaga energi positif yang kuat dari ke kedalaman diri kita, sehingga cahaya kebaikan dari dalam diri kita mampu menerangi hati dari orang-orang yang menyampaikan hal-hal buruk bagi kedamaian hidup. Kesadaran dan daya tahan mental pemenang kita harus terjaga dalam energi etis, dan tidak boleh dipengaruhi dengan energi negatif dari siapa pun.

Penerimaan dengan ikhlas dan gembira adalah pilihan hidup yang memberi kita banyak kebaikan. Kita sendiri, sejak kita lahir, kita telah diajarkan untuk menerima pemberian Tuhan dengan sukacita. Sebagai contoh: ketika kita lahir, Tuhan sudah memberikan kita orang tua; memberikan kita saudara kandung; memberikan kita jenis kelamin; memberikan kita tempat lahir; memberikan kita rumah; memberikan kita tetangga; memberikan kita pemerintahan; memberikan kita negara; memberikan kita sumber makanan. Dan, semua itu bukan kita yang memilih, Tuhan lah yang memilihkan bagi hidup kita. Jika kita menerimanya dengan gembira, maka hidup kita selalu damai dan bahagia. Jadi, demikianlah, penerimaan memberi keindahan dan kedamaian dalam hidup kita. Penerimaan memberikan kita kekuatan, kepercayaan diri, dan harga diri untuk menyeberangi lautan kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.  

Ketika kita menerima, tidak perlu memahami apa pun, terima saja dengan gembira dan ikhlas. Kita harus yakin dan percaya bahwa semua yang harus kita terima adalah pemberian dari Tuhan. Hati yang ikhlas, jiwa besar, pengertian yang mendalam, dan kecerdasan untuk merasionalkan hal-hal tidak rasional menjadikan kita mudah menerima apa pun yang sudah menjadi kehendak Tuhan. Pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang total itu harus tunduk pada kehendak Tuhan. Kemampuan manusia itu terbatas, pemikiran manusia itu terbatas, penglihatan manusia itu terbatas, persepsi manusia itu terbatas, kecerdasan dan strategi manusia itu terbatas. Seorang pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dia lakukan sifatnya terbatas. Pada akhirnya, pemenang sejati wajib tunduk pada kehendak Tuhan. Oleh karena itu, seorang pemenang sejati mampu menerima kekalahan tanpa menuntut pemahaman atau pun menuduh ada kecurangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KETIKA MARAH JANGAN MENGELUARKAN KATA-KATA

“Tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.”~Djajendra

Kemarahan adalah salah satu tamu agung yang tidak mampu ditolak oleh siapa pun atas kehadirannya. Orang yang paling sabar, paling ikhlas, paling bijak, paling tenang, paling terkendali emosi dan pikirannya juga berpotensi mengeluarkan energi dalam kemarahan. Kemarahan harus dikendalikan dan dijaga agar tidak mengeluarkan reaksi ke luar diri kita. Ketika kemarahan memuncak di dalam diri, serta mulai menggetarkan emosi untuk dikeluarkan dalam wujud sikap dan kata-kata, segeralah kendalikan kemarahan itu dengan tanpa bersikap dan berkata-kata apa pun. Kendalikan pikiran, emosi, sikap, perilaku, dan fokuskan perhatian ke hal-hal yang menjauhkan diri kita dari kemarahan.

Semua jenis emosi akan bertamu ke dalam diri kita. Pekerjaan kita yang utama adalah tidak memberikan kekuatan dan kepedulian kepada semua jenis emosi negatif, termasuk kepada emosi marah. Setiap saat; berbagai macam situasi, keadaan, hubungan, dan perilaku dapat memicu kemarahan kita. Jika kita tidak terkendali dan hidup kita mudah dipermainkan oleh kemarahan, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup kita akan hilang dalam kemarahan. Kita mungkin tidak dapat menerima atau mengabaikan apa yang terjadi, tetapi kita harus terlatih untuk menanggapi situasi secara positif saat diri kita dikuasai kemarahan. Kemarahan boleh bertamu kapan saja ke dalam diri kita, tetapi kita harus menguasai kemarahan itu sehingga tidak melukai siapa pun.

Bunda Teresa mengatakan dirinya lebih suka mengeluarkan energi cinta daripada mengeluarkan energi dalam bentuk kemarahan. Mungkin kebaikan diri kita tidak semurni Bunda Teresa, tetapi kita harus sadar bahwa kemarahan dapat menghasilkan kekerasan. Jelas, kekerasan yang kita ekspresikan akan merugikan hidup kita. Kedamaian dan kebahagiaan adalah inti dari kehidupan yang setiap orang ingin memilikinya. Ketika kita mampu memadamkan api kemarahan di dalam diri kita, maka kedamaian dan kebahagiaan akan mengisi hidup kita. Jadi, tidak perlu menanggapi kemarahan dengan kemarahan. Lebih baik kita berlatih dan menyiapkan diri kita menjadi pemadam kemarahan daripada menyalakan kemarahan.

Menjaga sikap, perilaku, ucapan, dan kata-kata haruslah menjadi bagian dari sopan-santun keberadaan kita dalam hidup ini. Kita mungkin tidak sempurna, mungkin sangat banyak kekurangan di dalam diri kita, tetapi kita secara sadar masih mampu menyiapkan diri kita untuk hidup sepenuhnya dalam energi positif. Tumbuhkan pikiran yang selalu berpikir hal-hal baik dan penuh kasih. Tumbuhkan emosi yang selalu membersihkan dan menyembuhkan hati dari luka apa pun. Jangan membiarkan diri kita mengkontribusikan kemarahan dan kebencian dalam perselisihan atau perbedaan. Tumbuhkan diri sejati dalam energi positif yang membuat hidup kita selalu bahagia, damai, tenang, sejahtera, dan bugar.

Kemarahan yang berlebihan di dalam diri kita akan mengundang berbagai macam jenis penyakit hati dan fisik. Jelas, berbagai macam penyakit itu akan merugikan diri kita sendiri, kita juga akan kehilangan kesehatan dan kedamaian hidup. Kita akan kehilangan energi baik untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan indah. Jadi, tidak perlu segala sesuatu kita meresponnya dalam kemarahan. Tidak ada baiknya energi kemarahan bagi hidup kita. Kita membutuhkan sangat banyak energi positif agar hidup kita menjadi lebih indah dan penuh berkah. Di samping itu, energi positif kita mampu membawa kebaikan dan kedamaian pada situasi kehidupan yang sulit. Intinya, berlatihlah setiap saat untuk merubah kemarahan menjadi energi positif yang membawa kedamaian bagi diri kita.

Ketika kita mampu mengendalikan kemarahan dan bertindak dengan sikap baik, maka kita sudah membuka jalan untuk menghadirkan segala kebaikan ke dalam hidup kita. Kita harus yakin bahwa semua peristiwa dalam kehidupan terjadi karena kehendak Tuhan. Oleh karena itu, ketika kita berhadapan dengan situasi yang kita rasakan kurang adil, maka tidak perlu merespon dengan kemarahan, tetapi merespon dengan kesadaran bahwa apa pun yang terjadi pasti karena kehendak Tuhan. Karena kita hanya menggantungkan hidup pada Tuhan, maka kita harus mencari kebaikan dan keindahan dari kehendak Tuhan yang sedang kita hadapi tersebut.

Kita tidak mungkin mampu menolak kemarahan untuk bertamu ke dalam diri kita, tetapi kita pasti mampu untuk tidak memberikan kekuatan dan perhatian pada kemarahan kita tersebut. Kesadaran kita harus memimpin atas emosi dan pikiran kita. Kemarahan yang bertamu ke dalam diri harus kita respon dengan positif. Jangan membiarkan pikiran menyatu dalam emosi kemarahan. Pisahkan pikiran dari kemarahan. Keluarkan pikiran dari kesatuannya dengan emosi kemarahan. Fungsikan pikiran sebatas sebagai pengamat dengan kekuatan energi positif. Pikiran sangat liar dan selalu akan mencoba menggunakan ego dan kecerdasan untuk mempertajam kemarahan tersebut. Kendalikan pikiran jangan sampai ia menggunakan kemarahan untuk membuat diri kita menjadi lebih tidak berdaya menghadapi kemarahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

DIRI KITA YANG MENCIPTAKAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA

“Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja memberi pengaruh yang besar untuk keberhasilan semua orang. Setiap pribadi yang mampu mengkontribusikan energi positif melalui pikiran positif dan perilaku etis menjadikan kehidupan di tempat kerja selalu bahagia dan berkinerja tinggi. Berhentilah untuk meminta kebahagiaan dari orang lain. Tidak ada seorang pun yang mampu memberikan kebahagiaan bagi kita di tempat kerja. Sebab, kebahagiaan itu sendiri ada di dalam diri kita masing-masing, ada dalam cara berpikir kita, sehingga sangat keliru jika kita menunggu kebahagiaan dari sikap dan perilaku orang lain.

Kita adalah pekerjaan yang sedang berlangsung. Kita adalah bagian dari proses kerja menuju tujuan dan untuk mencapai target. Dalam proses kerja, kita menjadi bagian dari sistem yang berkontribusi sebatas tugas dan tanggung jawab, tidak sekaligus kita harus mengerjakan semua hal, kita hanya menjadi bagian terkecil dalam visi dan misi besar organisasi. Jadi, tidak perlu menghabiskan energi dan emosi untuk hal-hal di luar tugas dan tanggung jawab. Hadirlah ke tempat kerja dengan hati yang penuh sukacita, dan berikan perhatian penuh untuk menyelesaikan tugas dengan kompetensi terbaik yang dimiliki.

Setiap orang memiliki perilaku, sikap, cara berpikir, dan emosi yang tidak mungkin untuk disamakan. Kita semua berbeda dan tidak perlu memaksakan diri agar orang lain menjadi sama seperti diri kita. Keunikan dan perbedaan adalah kekayaan yang harus kita manfaatkan untuk mencapai hal-hal terbaik. Tidak perlu memperdebatkan atau mempersoalkan hal-hal yang tidak sama dengan diri kita. Jika kita terlalu mengurusi kepribadian orang lain yang bertentangan dengan kepribadian kita, maka kita akan menghabiskan waktu dan energi dalam ketidakbahagiaan.

Kebahagiaan adalah hak tertinggi kita yang harus kita rawat dan jaga dengan sepenuh hati. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki peran dan fungsi yang berbeda. Perbedaan ini jika tidak tunduk pada sistem dan nilai-nilai kerja, maka potensi konflik akan merusak pencapaian kinerja terbaik. Hal ini juga akan menciptakan cara berpikir dan emosi yang menghilangkan rasa damai dan kebahagiaan di tempat kerja. Kepatuhan dan ketaatan pada nilai-nilai kerja, sopan santun, etika, komunikasi positif mampu menciptakan energi positif di lingkungan kerja. Energi positif yang terus-menerus berakumulasi dari kebahagiaan setiap individu akan menciptakan kehidupan kerja yang kooperatif, kompetitif, kreatif, inovatif, dan bahagia.

Kebahagiaan dalam pekerjaan dapat kita rawat jika kita mampu dan penuh semangat untuk merealisasikan potensi diri, serta setiap saat menjaga kepercayaan diri dan ketekunan dengan sepenuh hati. Di samping itu, kita juga harus sadar bahwa diri kita dikuasai dua jenis energi, yaitu: energi positif dan energi negatif. Keduanya abadi di dalam diri kita sampai kapan pun. Kesadaran kita bertugas untuk menguatkan energi positif di setiap momen kehidupan. Kesadaran kita tidak boleh memberikan ruang seinci pun untuk kebangkitan energi negatif di dalam diri kita. Ini mungkin akan menjadi tugas seumur hidup kita untuk menggunakan kesadaran agar energi negatif tidur nyenyak dan tidak mampengaruhi jalan kehidupan kita.

Tantangan dan kesulitan adalah vitamin untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. Jangan gelisah, khawatir, takut, dan mengorbankan kebahagiaan saat kesulitan memperburuk keadaan. Jika di masa sulit mampu menjaga diri dengan energi positif yang kuat, kita akan tetap hebat dan tak kehilangan kebahagiaan. Jadi, setiap saat secara sadar tingkatkan kualitas energi positif di dalam diri. Apa pun cobaan dan kesulitan yang berusaha menggagalkan kerja keras kita, jangan dibiarkan dalam energi negatif. Jaga pikiran, emosi, dan suara hati dalam kebahagiaan. Jangan memiliki pikiran yang mudah dipengaruhi oleh kekuatan buruk dari luar diri. Jangan menjadi mangsa orang-orang negatif yang hidup di sekitar kita. Jangan mencoba mencari kesalahan dan kekurangan siapa pun. Kebahagiaan tercipta dari aliran energi positif di dalam diri yang kuat dan selalu positif saat berinteraksi dengan energi negatif.  

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MUNDUR UNTUK MAJU

“Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan kadang sangat rumit.”~Djajendra

“Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi.”~Djajendra

Ketika semua rencana tidak berjalan dengan baik, maka mundur sejenak untuk menenangkan diri. Ketenangan diri jauh lebih penting dari rencana yang tidak berjalan. Ketika kita tenang dan damai, maka saat itu kita berpeluang mendapatkan pemikiran yang tepat untuk melanjutkan rencana tersebut. Jadi, jangan ngotot dengan satu-satunya cara untuk mewujudkan rencana, kita harus sadar bahwa ada sangat banyak cara terbaik untuk mewujudkan rencana. Ketenangan diri, kesabaran, pikiran positif, rasa percaya diri, dan kerendahan hati adalah yang diperlukan saat kemunduran terjadi kepada kita.

Kemunduran adalah sesuatu yang biasa dalam hidup. Siapa pun bisa mengalami kemunduran. Kita tidak perlu menanggapi kemunduran dengan frustasi dan ketakutan. Fokuskan semua perhatian kepada hal-hal positif saat mengalami kemunduran. Tidak perlu gengsi, tidak perlu khawatir, tidak perlu merasa kehilangan segalanya. Sesungguhnya kemunduran hadir agar kita mau berubah ke arah yang lebih baik. Jadi, kemunduran bukanlah sebuah peristiwa yang mengakhiri apa yang kita miliki saat ini, sebaliknya kemunduran adalah sebuah peristiwa yang memaksa kita berkembang ke arah yang lebih baik.

Hidup itu sesungguhnya sederhana, tetapi angan-angan kita membuat kehidupan menjadi tidak mudah dan rumit. Ambisi, keinginan, dan angan-angan membuat kehidupan kita diisi dengan banyak persoalan yang sering membuat kita khawatir dan takut dengan realitas yang kita hadapi. Ambisi, rencana, keinginan, dan angan-angan adalah sesuatu yang kita ciptakan sendiri di dalam pemikiran kita. Karena semua itu kita sendiri yang menciptakannya di dalam pemikiran dan perasaan kita, maka kita pun harus memiliki solusi yang tepat saat semua ciptaan kita tersebut tidak berfungsi di dalam dunia nyata.

Kita seharusnya tidak perlu khawatir atau pun menjadi takut karena semua yang kita ciptakan di pemikiran kita tidak berjalan dengan baik di dunia nyata. Sebaiknya kita memiliki kesadaran bahwa diri kita tidak sempurna untuk mewujudkan semua rencana dan angan-angan, sehingga ketika persoalan muncul kita mau menemukan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dan, kita pun harus sadar bahwa tidak pernah persoalan dan masalah bisa di selesaikan secara permanen atau untuk selamanya. Selama kita masih bernafas, maka kita selalu harus menjalankan segala sesuatu dengan hati-hati dan selalu memiliki ketenangan hati untuk menemukan solusi yang tepat.

Solusi dan masalah adalah bagian dari permainan hidup yang harus secara bijak kita sikapi di sepanjang kehidupan. Dalam masalah sudah ada solusinya, demikian juga dalam solusi sudah ada masalahnya. Kita perlu menajamkan kreativitas agar menemukan solusi secara terus-menerus saat masalah muncul. Masalah dan solusi akan selalu ada di sepanjang hidup siapa pun. Kita perlu memiliki kemampuan untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Usaha dan kerja keras kita setiap hari tidak lebih hanya untuk bermain-main dengan masalah dan solusi. Jadi, keduanya adalah realitas hidup kita sehari-hari. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir apa lagi ketakutan saat bermain-main dengan mereka.

Kemunduran terjadi karena kita belum menemukan solusi atas masalah. Memang betul bahwa tidak mudah untuk menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah. Kadang-kadang kita harus terjebak dalam sebuah masalah dalam waktu yang lama. Hal ini terjadi karena kita tidak memiliki ketenangan hati dan keikhlasan untuk menerima yang hilang. Hati yang tidak tenang, pemikiran yang tidak terkendali, kemarahan, dan hilangnya keikhlasan hati akan mempersulit kita untuk menemukan solusi dalam menyelesaikan masalah. Padahal kita harus mengatasi masalah agar kita tumbuh ke arah yang lebih baik. Selama kita terjebak dalam masalah, kita tidak bisa berbuat apa-apa, setiap hari kita harus berhadapan langsung dengan masalah-masalah tersebut. Berdamai dengan masalah, mau mundur sejenak untuk kemajuan, mau berdamai dan ikhlas dengan sikap tidak baik dari orang-orang yang membawa masalah, adalah salah satu cara agar kita tidak terlalu lama terjebak dalam masalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU MEMIKUL BEBAN HIDUP YANG TERLALU BERAT

“Kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.”~Djajendra

Beban hidup kita adalah keputusan dan pilihan kita sendiri. Bila kita ingin memiliki banyak hal dalam hidup, maka kita akan memikul beban yang cukup berat atas semua yang kita miliki. Membawa terlalu banyak hal-hal dalam hidup sebenarnya merugikan diri sendiri, tetapi keinginan dan nafsu yang bersatu dalam obsesi menjadikan kita siap memikul beban hidup. Di samping itu, beban hidup yang berat menghilangkan kekuatan kita, dan berpotensi membuat kita menyerah pada titik tertentu, sehingga kita terjebak dalam sebuah keadaan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan hidup.

Beban hidup yang berat menjadikan kita tidak punya waktu untuk menjalani tujuan hidup yang sebenarnya. Tujuan hidup kita yang sebenarnya adalah untuk bersyukur atas semua kebaikan Tuhan dan menyadari bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kita miliki. Perasaan memiliki adalah tanda bahwa kita tidak jujur kepada diri sendiri. Kita semua dari tidak ada, menjadi ada, kemudian menjadi tidak ada lagi. Intinya, kita lahir untuk sebuah perjalanan yang penuh dengan pengalaman suka dan duka dari kehidupan, lalu kita pun pasti menghilang untuk selamanya dari kehidupan. Jadi, apa perlu memikul beban yang terlalu berat untuk sebuah perjalanan yang sifatnya hanya melintas dan bukan menetap?

Beban hidup yang terlalu berat melemahkan mental dan fisik. Ketika fisik dan mental tidak mampu memikul beban kehidupan yang berat, maka stres dan marah akan menguasai hati. Apa lagi jika tanggung jawab semakin meningkat karena bobot beban kehidupan semakin berat, jelas hal ini akan menjadikan kita sulit mendapatkan ketenangan dan kedamaian hidup. Beban hidup yang berat menjadikan kita bekerja terlalu keras, makan berlebihan, kurang olah raga, kurang santai, kurang tenang, kurang tidur, dan pikiran terus-menerus mengalir tanpa kendali. Semua kondisi ini memberi dampak buruk untuk kehidupan yang berkualitas, termasuk menurunkan kualitas kesehatan kita.

Meringankan beban hidup adalah pilihan dari orang-orang yang paling cerdas. Orang yang cerdas sadar bahwa hidup tanpa memiliki iman kepada Tuhan akan mengeringkan sukacita di dalam diri. Jika kita tidak ingat Tuhan setiap detik, maka sukacita di dalam diri akan hilang dan digantikan oleh dukacita. Beban hidup menjadi ringan saat kita yakin bahwa Tuhan dengan cintanya selalu membantu dan melindungi diri kita, sehingga kita tidak perlu takut kehilangan apa pun. Sebab, sesungguhnya kita tidak memiliki apa pun di dunia ini, kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosiorang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak manapun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putus asa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA SOLUSI DI DALAM DIRI YANG PENUH TEKANAN DAN STRES

“Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau.”~Djajendra

Ketika kita belum menemukan diri sendiri dan belum menguatkan diri sendiri, kita sangat mudah dibuat stres dengan masalah hidup. Masalah hidup hanya dapat dipecahkan dengan pikiran dan emosi positif. Semakin tenang dan sabar dalam menghadapi masalah, semakin mudah memecahkan masalah. Semakin fokus dan terlibat secara mendalam dengan masalah, semakin sulit untuk menemukan jalan keluar. Tidak ada solusi yang baik di dalam pikiran yang kacau. Tidak ada solusi yang baik di dalam diri yang penuh tekanan dan stres.

Sangatlah manusiawi bila kita tersedot ke dalam pusaran masalah, tetapi hal ini sangat merugikan hidup kita. Sejujurnya, tidaklah mudah untuk melepaskan diri dari masalah yang mengepung hidup kita. Karena tidak mudah untuk melepaskan diri dari masalah, maka kita harus meningkatkan kesadaran agar dapat menghadapi masalah dengan bijak. Salah satu cara terbaik adalah menerima masalah dengan tenang dan membuatnya menjadi lebih kecil, melangkah mundur sedikit dari masalah tersebut, kemudian memperhatikannya dengan jujur tanpa terlibat secara emosional dengan masalah tersebut. Jangan membiarkan diri menjadi stres dengan masalah. Tetaplah tenang dan cerdas untuk menyelesaikan masalah.

Jika terlalu fokus pada masalah, maka pikiran akan dikuasai dan dikendalikan oleh masalah. Oleh karena itu, masalah harus dihadapi dengan pikiran jernih tanpa emosi negatif. Pisahkan masalah dari diri sendiri dan miliki kesabaran saat menghadapinya. Dengarkan suara hati dengan tenang dan jujur, miliki kecerdasan dan kreatifitas untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Hindari perasaan kesal, marah, panik, takut, benci, dan frustasi kepada siapa pun. Tidak perlu fokus untuk menemukan siapa yang salah. Tidak perlu menyalahkan orang lain. Tidak perlu bingung atau merasa tidak berdaya. Gunakan kecerdasan, akal sehat, logika, kesadaran, dan pemikiran positif dengan tenang, jelas dan rasional dalam proses menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Kehidupan tidak selalu seperti yang kita inginkan, tetapi ketika kita mau menerima kehidupan yang kita miliki, maka kebahagiaan dan kedamaian akan menjadi energi kehidupan kita. Penyebab utama tekanan yang menumpuk di dalam diri karena kita tidak ikhlas menerima kenyataan yang sedang kita alami. Ketika kita marah dan ngotot dengan masalah kita, maka stres akan semakin membawa hidup kita pada titik terendahnya. Menerima hidup dan membiarkan hal-hal di luar kendali kita berjalan di dalam pikiran positif adalah jalan terbaik untuk menghindari hal-hal menjadi lebih buruk.

Sebagian besar masalah menjadi semakin buruk karena hilangnya ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan untuk menghadapinya. Tidak perlu terlalu memberikan perhatian terhadap masalahnya, fokuskan untuk menemukan jalan keluar. Bila kita fokus pada masalah, maka secara mental dan emosional kita akan kehabisan tenaga dan waktu. Sulit untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi jika kita terlalu dekat dengan masalah tersebut. Jauhkan diri dari masalah tersebut, kemudian kendalikan diri dan emosi, ciptakan ketenangan dan energi positif di dalam diri, dan mulailah menggunakan strategi yang tepat untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut.

Menjadi pribadi yang tidak terganggu dengan hal apa pun adalah fondasi yang baik untuk menemukan solusi atas berbagai masalah hidup. Jadi, sebelum masalah menyerang kita, sangatlah diperlukan kesadaran dan latihan untuk tidak terganggu dengan berbagai situasi, peristiwa, perilaku, sikap, dan kenyataan hidup. Mampukan diri untuk menerima setiap keadaan dan praktikkan pola hidup yang fokus pada hal-hal baik di sepanjang hari dan waktu.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEMARAHAN MENUTUPI KEBAIKAN HATI DAN MELEMAHKAN KEMAMPUAN UNTUK IKHLAS

“Akibat dari kemarahan kita bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.”~Djajendra

Kemarahan adalah sebuah emosi yang normal, tetapi kemarahan yang berlangsung terus-menerus akan merugikan diri sendiri. Kemarahan menjadikan hati tidak damai, menjadikan hidup tidak tenang. Jiwa yang marah berpotensi membuat tubuh dan pikirannya sakit. Jiwa yang marah sedang melemahkan dirinya sendiri dan sedang mengikat dirinya dengan beban hidup yang lebih tinggi. Seperti kata Ralph Waldon Emerson, “Kemarahan adalah kekuatan internal yang kuat yang memadamkan cahaya akal.” Jadi, kemarahan walaupun sesuatu yang normal, tetaplah perlu dikendalikan agar diri bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan hidup.

Kemarahan kita pada seseorang karena pikiran dan hati kita merasa bahwa orang tersebut telah melakukan kesalahan atau melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Kemarahan muncul karena kita tidak mau menerima kenyataan yang terjadi, kita ingin kebenaran kita yang terjadi, bukan yang lain. Perasaan marah disebabkan juga ketika kita tidak ikhlas untuk menerima kesalahan yang dilakukan oleh seseorang. Kita ingin orang tersebut mendapatkan balasan seperti yang kita inginkan. Jadi, kadang-kadang, kemarahan yang tidak terkendali bisa mengarahkan diri untuk balas dendam. Niat balas dendam ini sangat berbahaya bagi kebaikan diri sendiri, karena energi negatif akan menguasai diri dan membawanya ke arah yang merusak masa depan diri sendiri.

Marshall B. Rosenberg mengatakan bahwa inti dari semua kemarahan adalah kebutuhan yang tidak terpenuhi. Artinya, kemarahan itu adalah persoalan pribadi kita, persoalan internal diri kita sendiri. Ketika kita mampu melatih diri kita untuk tidak terpengaruh atau terikat dengan sikap dan perilaku orang lain, maka kita bisa menjadi diri sendiri yang kuat dan terkendali untuk tidak marah. Kebutuhan kita tidak akan bergantung kepada orang lain atau kepada hal-hal di luar diri kita. Kita mampu menjadi diri sendiri yang merdeka dan tidak dikendalikan oleh hal apapun atau oleh siapapun dari luar diri kita.

Marcus Aurelius mengatakan bahwa betapa lebih menyedihkan adalah akibat kemarahan daripada penyebabnya. Bila kita ikhlas dengan semua kejadian di luar diri kita, kita tidak akan menemukan sebuah penyebab yang membuat kita marah. Ketenangan hati di dalam perasaan cinta kepada semua ciptaan Tuhan akan membuat kita tidak memiliki alasan atau penyebab untuk marah. Hati yang penuh cinta selalu memiliki kemampuan untuk memaafkan dan menerima kenyataan hidup dengan ikhlas. Kita harus mencegah akibat buruk dari kemarahan kita. Akibat kemarahan bukan hanya menciptakan musuh-musuh di dalam hidup, tetapi juga yang paling berbahaya adalah kemarahan kita akan menggerogoti kesehatan dan kedamaian hidup kita.

Sifat dan pemikiran kita yang suka menilai dan menyalahkan orang lain adalah sumber kemarahan. Apalagi bila kebutuhan kita belum terpenuhi dalam hubungan dengan seseorang, maka biasanya dengan sangat mudah orang tersebut kita salahkan dan kita menilainya dengan berbagai asumsi atau persepsi kita. Jadi, perilaku kita yang suka menyalahkan orang lain akan menjadi sumber yang kuat bagi penderitaan hidup kita. Kehidupan yang tenang, damai, dan bahagia hanya didapatkan ketika kita mengarahkan semua energi positif kita untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri, tanpa melayani energi negatif di luar diri kita. Jangan lagi marah karena pemikiran kita melihat kesalahan orang lain, tingkatkan kesadaran bahwa marah kita itu terjadi karena sesuatu yang kita butuhkan atau inginkan belum terpenuhi.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TERIMA KASIH TUHAN

“Hanya Tuhan lah satu-satunya dalam ingatanku, karena hanya Tuhan yang selalu mengingatku dan membantuku.”~Unknown

Setiap detik Tuhan hanya memberikan berkah bagi setiap ciptaannya. Seharusnya tidak boleh ada lagi keluhan dalam wujud doa. Setiap doa haruslah ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas kesalahan dan kekurangan kita. Setiap doa haruslah hanya mengekspresikan rasa syukur dan bahagia atas semua kebaikan Tuhan. Kehidupan yang indah sudah Tuhan sediakan untuk kita semua. Rezeki yang berlimpah sudah Tuhan berikan untuk kita semua. Tidak perlu ada permintaan apa pun kepada Tuhan, hanya ucapan terima kasih dan permintaan maaf atas ketidaksadaran kita terhadap semua kebaikan Tuhan.

Kita harus belajar untuk mengenal diri sendiri dengan baik. Kita harus belajar untuk melihat dan merasakan berkah yang diberikan Tuhan di sepanjang hidup kita. Bila kita tidak mengenal diri sendiri, maka kita pun sulit mengenal semua berkah dan kebaikan yang Tuhan berikan setiap detik untuk kita. Seharusnya semua keinginan kita hanya satu, yaitu: mengingat Tuhan dan mengucapkan terima kasih untuk semua keindahan dan kebaikan yang diberikan bagi kita semua. Kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa Tuhan selalu mengirimkan kebaikan bagi kita, tetapi pikiran kita kadang menginginkan terlalu banyak tanpa menyadari yang diinginkan itu baik atau tidak bagi kita. Kita suka lupa bahwa kita tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Tuhan, kita hanya mampu menerima ilmu kehidupan sesuai kehendak Tuhan. Bila kita mulai merasa mengetahui banyak hal dalam hidup ini, dan mulai membiarkan pikiran bermain-main dengan semua asumsi dan persepsi, maka penderitaan dan kekalahan adalah hasil yang akan kita nikmati di sepanjang hidup.

Doa terbaik adalah ucapan terima kasih dan rasa syukur kita atas semua kebaikan dan keindahan yang Tuhan berikan untuk kita. Apa pun situasi atau peristiwa yang sedang kita hadapi saat ini adalah kebaikan untuk hidup kita. Mungkin keinginan dan doa kita tidak dikabulkan Tuhan, pahami bahwa keinginan tersebut bila dikabulkan hanya akan membuat kita tidak menjadi lebih baik. Tuhan mengetahui di depan dan di belakang kita, kita tidak mengetahuinya. Jadi, apa pun yang Tuhan berikan kepada kita saat ini terimalah dengan rasa syukur dan ucapkan terima kasih berulang-ulang atas kebaikan Tuhan. Sebab, semua yang diberikan Tuhan itu adalah untuk kebaikan perjalanan hidup kita.

Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kita daripada kita sendiri. Apa pun pelajaran dan pengalaman yang sedang kita alami, terimalah dengan sepenuh hati dan selalu berdoa memohon maaf dalam rasa syukur dan sukacita kehidupan. Jangan terobsesi berlebihan berdoa untuk sesuatu, karena hal itu akan menjadi perangkap yang menjerumuskan kita dalam perilaku memaksa kehendak kepada Tuhan. Akibatnya, jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita menjadi kecewa dan kehilangan arah dalam kehidupan. Rasa frustasi dan marah kita akan menciptakan asumsi, persepsi, dan akal yang merugikan hidup kita sendiri. Di samping itu, kita pun berpotensi kehilangan kepercayaan dan merasa bahwa Tuhan tidak mendengarkan doa kita. Padahal setiap detik, Tuhan yang maha penyayang terus-menerus mengurus kita semua, tidak mengantuk dan tidak tidur, selalu memperhatikan semua kebutuhan kita dengan penuh kasih sayang.

Doa terbaik adalah dari hati yang ikhlas menerima hidup, tanpa pamrih beribadah kepada Tuhan, menerima apa pun yang Tuhan berikan dengan sukacita, tidak ada kekecewaan di sepanjang hidup, yang ada hanya penerimaan dengan rasa syukur. Semua perilaku kita ini akan menguatkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan. Jika kita tenang dan hidup bahagia dalam kehendak Tuhan, kita pun akan menemukan semua hal dalam hidup kita akan bekerja untuk kebaikan hidup kita di sepanjang waktu. Jadi, jalani hidup dengan santai tanpa terperangkap dalam marah dan stres. Lepaskan semua tuntutan. Lepaskan semua keinginan. Terimalah semua kenyataan. Fokuskan perhatihan pada tugas dan tanggung jawab, kemudian bekerja keras dalam disiplin dan ketekunan tanpa batas. Biarkan hasil akhir Tuhan yang menentukan, tugas kita adalah seratus persen fokus dalam proses dan menciptakan kreativitas yang hebat dalam setiap hal yang kita kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi  0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KUALITAS DIRI POSITIF UNTUK MENGHADAPI ORANG NEGATIF DAN SITUASI NEGATIF DI SEPANJANG KEHIDUPAN ANDA

“Kehadiran orang negatif dan situasi negatif dalam hidup Anda adalah ujian untuk meningkatkan kualitas diri Anda yang lebih positif.”~Djajendra

Saat orang negatif dan situasi tidak menyenangkan hadir di dalam kehidupan Anda, maka itu artinya Anda sedang diuji untuk membangun kualitas diri yang lebih baik agar mampu menghadapi semuanya dengan penuh kasih dan ketenangan yang luar biasa. Di tengah orang negatif dan situasi negatif, Anda harus menampilkan semua kebaikan dan keindahan dari dalam diri Anda. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua hal yang berada di luar diri Anda, Anda hanya bisa mengendalikan diri Anda sendiri. Oleh karena itu, saat energi negatif mengepung kehidupan Anda, Anda harus fokus ke dalam diri untuk menguatkan energi positif Anda.

Sangat manusiawi bila batas kesabaran Anda hilang saat menghadapi orang-orang negatif, tetapi Anda harus sadar bahwa ketika Anda menggunakan energi negatif untuk melawan orang-orang negatif, itu hanya akan merugikan hidup Anda dan mengganggu kedamaian Anda. Oleh karena itu, saat orang dan situasi negatif hadir ke dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah meningkatkan kualitas diri untuk tidak menimbulkan gangguan dalam hidup Anda. Anda tidak perlu bereaksi secara negatif terhadap orang atau situasi negatif tersebut. Anda harus sadar bahwa reaksi negatif Anda itu menunjukkan bahwa Anda lemah dan mudah dipermainkan oleh orang negatif atau pun situasi negatif. Jadi, dalam menyikapi orang negatif dan situasi negatif, Anda cukup menciptakan persepsi positif atas orang dan situasi negatif tersebut, lalu menerima realitas yang ada, dan dengan kesadaran yang tinggi mencoba untuk menemukan solusi dari hati yang ikhlas dan tenang.

Ketika Anda dengan sadar membangun kualitas diri untuk kehidupan terbaik, maka Anda harus ikhlas dan berbesar hati untuk melewati berbagai energi negatif yang tidak menyenangkan hati. Tidak ada jalan lurus dan mulus untuk membangun kualitas diri. Anda harus memiliki disiplin dan tekad yang konsisten untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri. Anda harus bisa mengalahkan rasa takut Anda, mengalahkan kemarahan Anda, menjinakan ego Anda, mengalahkan ketidakberdayaan Anda, mengalahkan ketidakpercayaan Anda untuk bisa mengatasi segala persoalan, dan mengendalikan rasa keterikatan Anda kepada hal apa pun. Manfaatkan semua rintangan, kesulitan, cobaan, dan ketidaknyamanan Anda untuk meningkatkan kualitas diri Anda. Untuk itu, Anda harus ikhlas dan sabar dalam menerima semua realitas negatif yang harus Anda lalui. Anda harus mampu menumbuhkan diri yang lebih berkualitas dan lebih hebat agar semua kesulitan dan rintangan tersebut dapat Anda lewati, dan mampu meraih sukses yang lebih tinggi.

Setiap hari tingkatkan kualitas diri dengan cara memperbaiki semua kekurangan untuk menjadikan diri Anda sebagai yang terbaik. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa kualitas terbesar dalam hidup setiap orang adalah kemampuannya untuk melayani orang lain dengan hati dan profesionalisme. Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda harus memahami arti perubahan dan berani mengambil langkah pertama untuk menjalani hidup di dalam proses perubahan. Dalam proses perubahan untuk meningkatkan kualitas diri selalu akan muncul tantangan dalam bentuk kesulitan dan ketidaknyamanan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh mengkhawatirkannya atau menghabiskan waktu dengan memikirkannya. Anda harus menerima segala sesuatu yang terjadi di saat Anda sedang meningkatkan kualitas diri. Fokuskan kerja keras Anda pada setiap proses yang sedang Anda lalui. Anda tidak perlu memikirkan atau mengharapkan hasil akhir dalam waktu singkat.  Berikan pupuk energi positif untuk jiwa dan mental Anda. Suburkan semua benih-benih energi positif agar menjadi akar jiwa dan mental yang mampu mengubah Anda menjadi lebih berkualitas saat menghadapi berbagai realitas hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi atau www.djajendra-motivator.com

KEMARAHAN ANDA MENYAKITI DIRI ANDA SENDIRI

“Kemarahan Anda seperti melukai diri sendiri dan merasakan sakitnya luka itu di seluruh tubuh Anda.”~Djajendra

Perasaan marah Anda mengganggu hidup Anda. Perasaan marah Anda menjadi pemicu berbagai macam penyakit di dalam tubuh Anda. Kemarahan Anda membuat hati, pikiran, jiwa, dan tubuh tidak damai dan tidak seimbang. Perasaan marah menutup semua pintu menuju kedamaian dan membuat jiwa terjebak dalam amarah yang tidak bisa bebas untuk menikmati kehidupan yang merdeka.

Bila setiap hari Anda kesal dan marah sama orang lain, maka Anda tidak punya waktu untuk menikmati indahnya dan nikmatnya hidup. Kemarahan adalah masalah besar bagi kebahagiaan hidup. Jiwa yang penuh kemarahan adalah jiwa yang sangat lemah. Tidak ada kekuatan sama sekali bagi jiwa yang suka marah. Hanya orang-orang yang sangat lemah yang suka marah-marah. Orang-orang tangguh tidak dapat diganggu oleh persoalan apapun, mereka sangat kuat dan sangat percaya diri untuk menghadapi berbagai realitas yang tidak menyenangkan hati.

Kemarahan Anda menyakiti diri Anda sendiri. Kemarahan Anda melukai diri Anda sendiri. Hindari marah dengan menjadi pribadi yang seimbang melihat kehidupan. Miliki wawasan spiritual dan emosional yang baik agar Anda tidak terlibat dalam marah. Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri, lalu lihatlah segala sesuatu dengan sangat jelas di dalam terang melalui kesadaran tertinggi Anda. Anda tidak perlu menjadi hakim atau penilai untuk setiap kebenaran dari masalah yang ada. Anda tidak perlu melawan realitas yang ada. Anda tidak perlu berusaha untuk mengendalikan situasi yang ada. Anda tidak perlu membuat perhitungan untuk semua peristiwa hidup. Amati saja semuanya dan jadilah diri sendiri yang fokus untuk beradaptasi dengan realitas yang ada. Hiduplah dengan integritas di semua aspek emosi dari jiwa Anda.

Kemarahan disebabkan rendahnya pengetahuan tentang diri sendiri dan emosional. Kemarahan Anda menguras sumber energi dari dalam tubuh Anda. Akibatnya, vitalitas Anda turun, semangat hidup Anda turun, dan Anda sulit menyembuhkan diri sendiri dari berbagai gangguan hidup.

Terangkan pikiran Anda dengan energi positif. Berikan cahaya ke hati Anda agar hati Anda mampu melihat semua persoalan hidup dengan tenang. Cerdaskan emosi Anda agar mampu mengatasi kemarahan Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri agar diri Anda ikhlas terhadap persoalan, lalu mau membangun hubungan yang positif dengan realitas yang dihadapi. Kendalikan kemarahan Anda dengan berkomunikasi dengan pikiran dan jiwa Anda. Kekuatan pikiran yang penuh kemarahan sangatlah berbahaya bagi diri Anda sendiri. Jadi, latihlah agar pikiran Anda mau melihat hal-hal positif, sehingga bisa terhindar dari kemarahan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESABARAN ADALAH KEKUATAN UNTUK MENJALANI KEHIDUPAN YANG HEBAT

“Kesabaran itu sangat pahit dan sangat tidak enak, namun, pada akhirnya, menghasilkan kenikmatan, kesejahteraan, dan keindahan untuk selamanya.”~Djajendra

Hidup itu sebuah perjalanan melalui proses yang tak terduga sebelumnya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan dialami dirinya di sepanjang hidup. Ketidakpastian dan perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran sebagai kekuatan untuk menemani hidup di sepanjang jalan. Bila Anda kehilangan kesabaran, Anda menjadi kacau dan tidak mampu fokus menuju mimpi dan tujuan hidup Anda. Bila Anda mampu menumbuhkan kesabaran, ketenangan, ketabahan, keikhlasan, optimisme, dan sikap syukur kepada Tuhan; maka, semua mimpi-mimpi Anda pasti menjadi kenyataan.

Kesabaran bukan berarti pasrah dan diam, tetapi selalu mengatur strategi yang tepat dan waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang Anda impikan. Dalam hal ini, kemampuan untuk menunggu haruslah diisi dengan aktivitas-aktivitas yang sangat produktif, sehingga ketika waktunya tiba, Anda siap mengambil peluang yang Anda impikan, untuk mendapatkan sukses yang Anda tunggu-tunggu dengan penuh kesabaran.

Kesabaran bila dikombinasikan dengan ketekunan, disiplin, kerja keras, integritas, kualitas, dan mental pemenang; maka, Anda akan memiliki kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh rintangan atau pun kesulitan sebesar apapun, hanya kehendak Tuhanlah yang bisa merubah semua rencana hebat Anda. Kesabaran Anda itu menjadi sikap yang begitu tenang dan santai untuk menunggu pencapaian sukses yang hebat. Jadi, walaupun kesabaran itu tidak mudah dan sangat pahit rasanya, namun dia memiliki efek magis untuk melenyapkan semua kesulitan hidup Anda. Tanpa kesabaran tidak ada kesuksesan. Kesabaran sangat diperlukan, sebab semua keinginan dan mimpi tidak bisa dihasilkan dengan segera. Intinya, Anda harus menabur, merawat, dan menunggu dengan sabar agar bisa menuai hasil terbaik.

Kesabaran berarti Anda menunggu situasi yang tepat, dan selama menunggu, Anda masuk ke dalam diri sendiri untuk bertanya pada diri sendiri, menyadari yang Anda tunggu, mengerti akan hal yang Anda tunggu, serta memahami dampak dari hal yang Anda tunggu dengan sabar.  Kemudian, Anda juga menyerahkan semua hasil akhirnya kepada kehendak Tuhan. Jadi, kesabaran adalah bagian dari kerja keras yang hebat untuk mewujudkan mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan. Di sepanjang kesabaran Anda, Anda harus bersujud syukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang Anda dapatkan dalam hidup Anda. Tidak boleh berkeluh-kesah ataupun melihat dari sudut pandang kekurangan. Anda harus melatih dan menyiapkan indera Anda, untuk mendapatkan sudut pandang yang positif, dari segala sesuatu yang Anda dapatkan di sepanjang hidup Anda.

Kesabaran adalah bagian terpenting untuk meningkatkan kualitas iman atas segala ketidakpastian di dalam hidup. Kesabaran menciptakan energi positif untuk mengantar Anda mencapai apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hidup. Kesabaran meningkatkan kepercayaan diri untuk bergerak dengan tenang melalui strategi yang hebat. Kesabaran menguatkan diri Anda untuk fokus dengan sangat tajam pada proses hidup agar Anda bisa mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan. Tuhan pasti memberkati Anda yang hidupnya sangat sabar dan sangat produktif di dalam kerja keras untuk sukses.

Kesabaran adalah kebajikan dan latihan menahan diri dalam situasi yang tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, ketika badai kehidupan menghempaskan Anda ke dalam keadaan hidup yang buruk, maka Anda harus sabar dan tenang agar seluruh energi dan waktu Anda dapat digunakan untuk mengangkat Anda keluar dari badai yang berat itu. Kesabaran Anda memungkinkan Anda untuk melanjutkan perjalanan menuju sukses yang Anda impikan. Kesabaran Anda membuat Anda tidak terprovokasi oleh realitas hidup yang tidak bersahabat. Kesabaran Anda membuat batin dan mental Anda tidak mempan oleh semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda. Orang-orang yang tidak sabar dan tidak produktif pasti berakhir hidupnya sebagai orang-orang gagal, karena mereka menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk melayani energi negatif dan menghindari perubahan.

Orang-orang sabar selalu hidup dalam sukacita, doa, dan rasa syukur walau mereka harus menjalani hari-harinya dengan pengalaman hidup yang sangat pahit. Mereka selalu tenang dan tidak pernah bereaksi terhadap provokasi. Mereka memilih jalan hidup yang produktif dan terus-menerus melatih mental pemenang untuk siap mendapatkan sukses. Mereka tidak terguncang dan terpengaruh secara negatif atas peristiwa hidup yang sangat merugikan. Mereka tetap berdoa dan bersyukur dalam tingkat kesabaran yang tinggi, lalu melanjutkan perjalanan hidup untuk meraih kemenangan.

Kesabaran meningkatkan moralitas diri dan mengembangkan kepribadian positif yang unggul. Kesabaran menciptakan energi tenang sebagai kekuatan untuk memilih keputusan yang paling unggul. Kesabaran memberi kekuatan untuk berpikir positif di dalam sikap rendah hati, sehingga segala amarah dan stres pun lenyap. Kesabaran membuat diri Anda berpikir dengan akal sehat dan menggunakan logika yang tepat.

Kemenangan dan kesuksesan hanya dimiliki oleh orang-orang yang hebat dengan kesabarannya untuk bekerja lebih hebat. Kesabaran memiliki efek menguntungkan dan menyembuhkan diri dari kesulitan. Kesabaran menciptakan jalan dan keadaan untuk berpikir tenang menuju kesuksesan yang diimpikan. Kesabaran mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCINTAI PEKERJAAN DAN MENCINTAI LINGKUNGAN KERJA

“Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh.”~Djajendra

Cinta bertindak sebagai jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Jadi, ketika Anda sangat mencintai atau menyukai pekerjaan Anda, maka Anda tidak akan hitung-hitungan untuk melakukannya dengan cara-cara terbaik. Anda pun tidak akan pernah merasa lelah atau bosan dengan rutinitas dari pekerjaan yang Anda lakukan. Anda selalu bisa tampil bugar, kuat, disiplin, tenang, bahagia, antusias, bertenaga, dan melayani dengan gembira.

Ketika jiwa kehilangan cinta terhadap pekerjaan dan pikiran sangat ambisius terhadap nafsu egois, maka Anda pasti kehilangan diri sejati untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Cinta adalah sumber kesuksesan. Apa pun yang Anda kerjakan dengan cinta, maka yang Anda kerjakan itu akan memberikan hasil terbaik. Cinta membuat Anda merasa penuh semangat dan merasa terpenuhi dengan sempurna. Cinta adalah kebutuhan dasar untuk kehidupan bahagia di tempat kerja. Bila setiap orang bekerja dengan mencintai pekerjaannya, maka energi cinta menjadi kekuatan di setiap proses kerja, untuk menghasilkan kebahagiaan dan kinerja terbaik.

Sering sekali, seseorang sangat berbakat dan pandai dengan pekerjaannya, tetapi kehilangan cinta di tempat kerja, karena lebih mengutamakan uang sebagai motivasi, bukan pekerjaan yang dijadikan sebagai motivasi. Akibatnya, orang tersebut membawa kebiasaan buruk dalam proses kerja, sehingga dia menjadi energi negatif terhadap pekerjaan yang dia lakukan. Dalam hal ini, rasa syukur dan tanggung jawab pun hilang, sehingga hanya tersisa pikiran-pikiran buruk yang menggerogoti kelancaran dan kualitas dari proses kerja. Intinya, cinta menghasilkan proses kerja dan keputusan yang hebat dari kehidupan kerja. Bila segala sesuatu dihasilkan dari pikiran yang penuh kasih dan cinta, maka tidak akan ada konflik, yang ada hanya kebaikan dan kedamaian.

Setiap karyawan yang bisa mendatangkan cinta di tempat kerja adalah pahlawan yang bisa membangun perusahaan menjadi kuat dan besar. Mendatangkan energi cinta di tempat kerja sesungguhnya sesuatu yang mudah, tidak sulit. Caranya: cintai pekerjaan Anda, cintai tantangan Anda, cintai perbedaan di tempat kerja, cintai resiko, cintai perubahan, cintai target Anda, cintai tanggung jawab, cintai kesulitan, dan cintai orang-orang sulit di tempat kerja. Bila Anda melakukan pekerjaan dengan cinta dan mencintai pekerjaan yang Anda lakukan, maka di sepanjang jam kerja hidup Anda gembira dan bahagia selalu. Tidak akan ada kesulitan, semua akan terlihat sebagai perjalanan yang menyenangkan. Jadi, cinta menjadikan Anda selalu senang dan terhibur dengan semua yang Anda hadapi dan kerjakan.

Saat berlangsung perang saudara di Amerika Serikat, seorang prajurit mendekati Abraham Lincoln dan berkata, “kita memiliki musuh yang sangat kuat, apa strategi kita untuk menghancurkan mereka”. Abraham Lincoln menjawab, “apakah saya tidak menghancurkan musuh-musuh saya, ketika saya menjadikan mereka teman saya?”  Abraham Lincoln memiliki komitmen untuk menghancurkan musuh-musuhnya dengan energi cinta. Dia tidak menunjukkan benci dan dendam, dia mencintai pekerjaannya dan semua pihak yang terlibat dalam pekerjaannya. Lincoln memiliki komitmen dan kemauan yang kuat untuk menggunakan kekuatan cinta dalam mengatasi musuh-musuhnya di medan perang. Hasilnya, dia menang dan suatu waktu setelahnya menjadi Presiden Amerika Serikat ke -16.

Energi cinta Anda di tempat kerja menjadikan Anda pemenang dan berprestasi gemilang. Contohnya, Abraham Lincoln. Apa pun realitas dan perilaku orang-orang di tempat kerja Anda, terimalah mereka semua dengan energi cinta Anda. Hancurkan yang tidak baik dengan energi cinta Anda. Kalahkan yang sombong dengan energi cinta Anda. Anda tidak perlu menunjukkan kekuatan dan kekuasaan, cukup menunjukkan energi cinta untuk membuat musuh Anda menjadi sahabat baik Anda. Cinta membuat Anda mampu menikmati hubungan kerja dengan siapapun. Cinta membuat Anda mampu membangun kepercayaan di tempat kerja. Cinta menjadikan Anda memahami orang lain sesuai dengan keberadaan mereka. Jadi, Anda tidak akan pernah meminta siapa pun untuk menjadi seperti yang Anda pikirkan atau inginkan. Anda mampu mencintai setiap orang sesuai keberadaan mereka, bukan sesuai dengan selera atau maunya Anda.

Bila Anda tidak mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, maka Anda akan menemukan sangat banyak musuh di dalam perusahaan Anda. Semua yang berbeda atau tidak sesuai dengan Anda akan Anda anggap sebagai musuh. Energi musuh akan menjadikan kehidupan kerja Anda penuh dengan stres dan jauh dari kedamaian. Tanpa cinta, Anda hanya mengumpulkan sebanyak mungkin musuh. Jadilah seperti Abraham Lincoln yang menghancurkan semua musuh-musuhnya dengan cinta. Cinta terhadap pekerjaan, lingkungan kerja, dan orang-orang di tempat kerja menjadikan Anda mampu membangun jembatan yang kuat untuk mencapai karir dan prestasi terbaik.

Ketika Anda membawa energi cinta ke tempat kerja maka semua tekanan yang bersumber dari rekan kerja, atasan, bawahan, atau stakeholders yang lainnya tidak akan mendorong Anda untuk tampil dengan kebiasaan buruk. Anda dengan energi cinta yang kuat mampu menerima semua realitas yang tidak sesuai dengan harapan, lalu melalui energi cinta memberikan pengaruh baik agar proses kerja tetap berjalan dalam kecepatan dan kualitas sesuai standar. Cinta memberi kekuatan untuk mewujudkan dan menghasilkan yang terbaik. Cinta menghasilkan pemikiran, persepsi, dan akal yang merangkul semua walau saling berbeda pandangan. Cinta tidak menghakimi dan menilai, cinta hanya menerima dan melayani dengan tulus. Dan, hal ini akan membuat lingkungan kerja tidak kaku, tetapi lincah di dalam kemampuan dan kepercayaan diri yang tinggi.

Sikap dan komitmen Anda untuk mencintai pekerjaan dan lingkungan kerja dengan tulus akan membawa dampak positif yang luar biasa. Cinta menghapus konflik dan stres di tempat kerja. Cinta menciptakan keteraturan dan menghilangkan kekacauan. Cinta mengembangkan dan membangkitkan semangat tim di tempat kerja. Cinta meningkatkan pengabdian dan pelayanan. Cinta menguatkan etos kerja yang berpengetahuan dalam sukacita dan perdamaian bersama. Cinta meniadakan pikiran negatif, kemarahan, keserakahan, kemalasan, sifat egois, dan saling menyalahkan. Cinta membuat Anda fokus dalam pengabdian untuk mencapai target materialistik melalui sukacita dan kebahagiaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM SETIAP MASALAH ADA SOLUSI

“Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati.”~Djajendra

Ketika Anda merasa dirugikan, diperlakukan secara tidak adil, dan merasa menjadi korban, maka Anda akan menganggapnya sebagai masalah. Masalah di dalam diri yang bersumber dari luar diri adalah contoh dari diri yang belum mengenal dirinya sendiri. Bila Anda belum mengenal diri sejati Anda, atau belum memiliki jati diri, maka semua situasi dan peristiwa di luar diri Anda akan menjadi masalah bagi hidup Anda.

Solusi selalu ada di dalam diri Anda sendiri, bukan di luar diri Anda. Solusi untuk memenuhi keinginan Anda ada pada Anda. Di dalam diri Anda, Tuhan sudah memberikan semua potensi terbaik untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda. Jadi, jika Anda masih mencari solusi di luar sana, Anda selamanya akan hidup dalam kecewa dan perasaan kalah.

Anda mungkin memiliki rasa takut, rasa sakit hati, rasa khawatir, rasa curiga terhadap situasi di luar diri Anda; tetapi, jika Anda ikhlas dan berdamai dengan semua perasaan negatif tersebut, maka Anda pasti bisa berdamai dengan diri sendiri dan sebagian besar masalah Anda pasti hilang. Bila Anda tidak memiliki energi ikhlas di dalam diri, maka semua perasaan dan pikiran negatif tersebut akan menjadi masalah yang besar bagi hidup Anda. Jelas, masalah tercipta dari pikiran dan perasaan Anda yang tidak mampu masuk ke dalam diri sendiri untuk menemukan solusi. Kalau Anda sadar bahwa dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan, maka di sepanjang hidup, Anda tidak akan memiliki masalah. Masalah hanya dimiliki oleh orang-orang yang tidak yakin bahwa ada solusi untuk semua situasi yang tidak sesuai dengan keinginan. Hanya pikiran positif dan perasaan tenang yang mampu mengatur dirinya agar tidak terjebak dalam tekanan masalah hidup.

Setiap masalah hanyalah situasi untuk menjadikan Anda lebih kreatif.  Jadi, masalah muncul hanya untuk menjadikan Anda lebih pintar, serta mendorong Anda untuk segera meninggalkan zona nyaman menuju zona perubahan. Ketika pikiran Anda kreatif dan tindakan Anda inovatif, maka sebuah situasi yang sulit pasti menghasilkan banyak situasi kemudahan untuk mendapatkan solusi terbaik. Intinya, apapun masalahnya, Anda yang kreatif pasti mampu mengalahkan masalah tersebut dengan banyak cara atau banyak solusi. Anda yang kreatif mampu merubah masalah menjadi peluang. Daripada mengeluh dan menyalahkan orang lain, lebih baik Anda fokuskan energi dan waktu untuk meningkatkan kreativitas diri Anda. Keluhan, protes, marah terhadap masalah tidak bermanfaat sama sekali. Kreativitas dan tindakan kreatif Andalah yang akan menemukan solusi untuk setiap situasi yang tidak sesuai dengan rencana Anda.

Dari sudut pandang spiritual, sebuah masalah adalah bagian dari rencana Tuhan untuk kebaikan hidup Anda. Jadi, kalau Anda percaya bahwa Tuhan maha membantu dan menyayangi Anda, maka tidak pernah ada masalah dalam hidup Anda. Hanya situasi-situasi yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan Anda yang ada. Diperlukan kesabaran dan ketenangan untuk menemukan solusi terbaik. Ketika kehendak Tuhan yang berbicara, maka tidak ada yang memiliki kekuatan untuk mengubah jalan Tuhan. Tidak seorang pun mampu memiliki pilihan saat kehendak Tuhan hadir. Jalan satu-satunya adalah menerima dengan pikiran positif dan menghadapi masalah tersebut. Jangan membiarkan energi negatif tumbuh dalam masalah tersebut. Hadapi masalah dengan sabar, ikhlas, berani, tenang, dan yakin mendapatkan kebaikan dari masalah tersebut.

Hidup sangat dinamis dan tidak pasti. Bila Anda ingin bebas dari masalah hidup, maka Anda harus mampu melewati waktu-waktu yang tidak pasti dan penuh pengujian terhadap rasa syukur Anda. Tidak seorang pun tahu atau bisa meramalkan kapan badai akan datang ke dalam hidupnya. Siapa pun yang menggantungkan hidupnya di luar dirinya, maka dia sangat mudah dihantam badai, kemudian berbagai masalah hidup akan membuatnya lemah dan tak berdaya. Siapa pun yang lebih suka berada dalam zona kenyamanan hidupnya akan berhadapan dengan masalah hidup. Hanya bagi orang-orang yang hidup dari dalam diri aslinya mampu merubah masalah menjadi keberuntungan. Siapkan mental, siapkan kesadaran, siapkan jati diri yang kuat, agar Anda mudah menghadapi masalah apapun, lalu merubah masalah tersebut menjadi kemenangan hidup Anda.

Apa pun yang Tuhan kirimkan kepada Anda terimalah dan belajarlah darinya. Hidup ini sebuah pelajaran dan tugas kita semua adalah belajar untuk mengambil baiknya. Tidak perlu takut, tidak perlu panik, tidak perlu bingung, tidak perlu mengeluh, tidak perlu menyalahkan orang lain. Ketika masalah datang ke dalam hidup Anda, yakinkan diri sendiri bahwa itu bukan masalah, tetapi hanya sebuah situasi yang sifatnya sementara. Hadapi situasi tersebut dengan doa dan tindakan yang bersumber dari niat baik. Jangan memiliki pikiran negatif ataupun emosi yang buruk. Tampilkan diri Anda yang tenang dan santai, fokuskan perhatian ke dalam diri sejati Anda, lalu temukan solusi terbaik dari suara hati Anda yang positif. Ingatkan kepada diri sendiri bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan singkat yang seharusnya bisa dinikmati keindahan dan kebaikannya.

Jadilah pribadi yang mengandalkan Tuhan untuk semua solusi terbaik. Tidak ada kecerdasan dan kebijaksanaan manusia yang bisa mengatasi masalah di dunia ini. Masalah muncul karena kita kehilangan arah hidup di jalan kehidupan yang sedang kita lewati. Oleh karena itu, kembalilah ke dalam diri Anda yang asli agar Anda bisa memahami solusi yang tepat. Di dalam diri Anda yang tulus dan ikhlas, ada berbagai potensi hebat untuk menjadi solusi dari masalah yang Anda hadapi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BICARA POSITIF DI DALAM DIRI SENDIRI

“Tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Salah satu kebiasaan pikiran negatif adalah mengulang-ulang untuk memainkan peristiwa atau situasi yang membuat hati tersinggung, merasa terhina, marah, frustasi dari kejadian di luar diri. Jelas, hal ini berdampak merugikan kehidupan diri sendiri. Setiap orang, siapapun itu, pasti melalui proses suka dan tidak suka. Semua orang sama, pasti melalui suka dan duka, sehingga hanya kesadaran dan akal sehat yang membuat hidup seseorang itu damai dan bahagia selalu.

Sifat pikiran adalah menerima apapun melalui pancaindera tanpa memahami, apakah itu baik atau buruk bagi kehidupan dirinya. Jadi, pikiran tidak memiliki kecerdasan untuk memisahkan apa yang baik dan tidak baik bagi dirinya. Sering sekali, dalam keadaan tertentu, pikiran tidak tahu harus berbuat apa, sehingga lebih suka menyerap peristiwa di luar diri dan menafsirkannya sesuai realitas di luar diri. Oleh karena itu, jadilah jujur ​​pada diri Anda sendiri, jaga agar Anda tetap menjadi diri yang asli di dalam kenyataan hidup, jaga pikiran Anda untuk selalu berbicara dengan jiwa Anda. Jika Anda mampu meningkatkan kesadaran bahwa berdialog negatif di dalam diri sendiri adalah sebuah kesia-siaan yang merugikan hidup Anda, maka Anda pasti segera menggantikan dialog negatif tersebut dengan dialog positif. Dialog positif di dalam diri mampu memberikan kedamaian, kebahagiaan, kesenangan, ketenangan, keindahan, dan mengalirnya energi positif Anda di dalam kebiasaan hidup sehari-hari.

Pikiran tidak boleh dibiarkan berkeliaran untuk menafsirkan segala sesuatu yang bersumber dari luar diri. Pikiran harus tunduk pada jiwa terdalam. Pikiran harus berkoordinasi dengan jiwa sebelum mengatakan sesuatu kepada luar diri. Sebuah dialog positif di dalam diri ‘Positive self-talk’ harus hadir sebelum tindakan. Jadi, Anda harus membiasakan diri Anda untuk berbicara dengan diri sendiri sebelum berbicara dengan orang lain. Ini sangat diperlukan agar Anda tidak salah bicara, sehingga menimbulkan konflik dan permusuhan.

Tidak ada seorang pun yang sempurna. Kekurangan adalah milik manusia, hanya Tuhan yang memiliki kesempurnaan. Berbicara dengan diri sendiri bertujuan agar Anda mendapatkan solusi dari dalam diri Anda. Berbicara positif dengan diri sendiri bertujuan agar Anda menahan diri dan mencegah berbagai peristiwa yang tidak diinginkan. Berbicara positif dengan diri sendiri membuat Anda lebih bijaksana untuk menyikapi berbagai persoalan yang bersumber dari luar diri.

Ketika jiwa dan pikiran Anda terkoordinasi dengan kompak dalam satu bahasa kehidupan yang positif, maka semua penyebab yang bersumber dari situasi di luar diri Anda, tidak akan mengacaukan hidup Anda. Anda mampu melihat segala hal di luar diri Anda sebagai hal yang terpisah dari Anda. Anda mampu melihat sisi baik dari semua peristiwa di luar diri yang terkait dengan hidup Anda. Anda bisa lebih percaya diri dan lebih dekat kepada Tuhan, untuk menyikapi semua peristiwa di luar diri dengan ikhlas.

Mungkin, orang yang paling Anda percaya membohongi Anda dan merugikan hidup Anda. Jelas, reaksi spontan Anda pasti marah. Dan, penyebab kemarahan Anda ini adalah ‘obrolan negatif di dalam diri Anda’ yang menilai dan menghakimi perilaku tidak jujur dari orang yang Anda percaya. Artinya, sumber kemarahan Anda berasal dari peristiwa di luar diri Anda, dan penyebab marah itu sendiri bersumber dari obrolan negatif di dalam diri yang menyikapi peristiwa di luar diri. Oleh karena itu, apapun peristiwa di luar diri, hindari obrolan negatif di dalam diri Anda. Bila Anda tidak pernah berbicara positif dengan diri sendiri, maka semua peristiwa di luar diri Anda akan mengacaukan hidup Anda. Situasi di luar diri yang tidak sesuai harapan akan menjadi energi yang menyebabkan kehidupan Anda tidak bahagia. Anda menjadi mudah bereaksi dengan berbagai emosi yang merugikan kehidupan Anda sendiri.

Obrolan positif di dalam diri menciptakan energi baik untuk diekspresikan ke luar diri. Ketika Anda menerima peristiwa yang merugikan dengan ikhlas, lalu memahami persoalannya dari niat baik Anda, dan menemukan solusi dari dalam diri yang positif, maka Anda tetap bisa bahagia sambil menyelesaikan persoalan yang Anda hadapi.

Tidak mungkin semua orang sepakat dengan apa yang Anda inginkan dan pikirkan. Selalu ada saja beberapa orang yang akan menolak dan beberapa orang yang menerima sikap Anda. Jadi, Anda tidak perlu menggantungkan jalan hidup Anda kepada orang lain. Biarkan saja, setiap orang memiliki persepsi dan keyakinan yang tidak sama dengan Anda, semua itu tidak apa-apa dan bukan masalah. Anda harus menjadi diri sendiri yang asli, dan setiap hari berbicara dengan diri sendiri untuk kehidupan Anda yang hebat. Apa pun penilaian atau pendapat orang lain tentang Anda, itu tidak penting. Anda menjadi terbaik bukan karena pendapat orang lain, tetapi karena dialog positif di dalam diri Anda setiap saat. Jadi, tidak perlu melayani orang-orang yang memuji ataupun yang membenci Anda. Mereka semua bukan diri Anda yang asli. Anda yang asli adalah kesadaran di dalam dialog positif di dalam diri Anda.

Ketika Anda rutin berbicara dengan diri sendiri, berarti: di dalam diri Anda, ada seseorang yang siap mendengarkan Anda. Jadi, Anda memiliki sahabat di dalam diri yang bisa terus-menerus diajak berbicara berbagai hal untuk kebaikan hidup Anda. Berbicara dengan diri sendiri membantu Anda untuk menciptakan kondisi positif di dalam diri, sehingga semua yang keluar dari diri Anda sudah seijin jiwa dan hati nurani Anda.

Dialog positif di dalam diri membangun jiwa yang sehat, pikiran yang tenang, tubuh yang bugar, perilaku yang baik. Sedangkan dialog negatif di dalam diri membangun energi negatif untuk mengekspresikan semua emosi buruk. Akibatnya: pikiran, jiwa, perilaku, sifat, sikap, karakter, kepribadian, tubuh, dan penampilan menjadi sangat buruk.

Kebijaksanaan hidup membangkitkan kesadaran untuk kebahagiaan sejati yang sudah ada di dalam diri kita masing-masing. Tuhan sudah memberikan semua yang kita perlukan di dalam diri kita. Hanya kesadaran dan disiplin yang bisa menemukan diri kita dengan semua yang kita butuhkan. Kebenaran sejati ada di dalam kesadaran untuk melindungi diri sendiri melalui dialog positif di dalam diri.

Jangan biarkan pikiran menterjemahkan hidup Anda sesuai reaksinya terhadap di luar diri Anda. Walaupun sering orang mengatakan bahwa kita adalah apa yang kita pikirkan, maka pikiran yang kita pikirkan itu haruslah bersumber dari kesadaran dan dialog positif di dalam diri. Diri harus selalu mengatakan hal-hal optimis dan keyakinan positif tentang hidup yang dijalaninya. Kepercayaan diri dan penegasan positif tentang semua realitas yang dihadapi merupakan kekuatan untuk sukses.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENERIMA APAPUN YANG TELAH TERJADI

“Kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.”~Djajendra

Semua orang boleh berpikir apa saja, tetapi pikiran-pikiran yang semua orang pikirkan bukanlah kepastian untuk sesuatu terjadi. Hanya kehendak Tuhan yang pasti terjadi. Oleh karena itu, tidak perlu memaksakan pikiran-pikiran yang belum tentu terjadi. Terimalah apapun yang sudah terjadi dengan ikhlas. Terimalah apapun yang tidak bisa Anda ubah dengan sukacita. Biarlah Tuhan berbicara melalui peristiwa-peristiwa yang Anda alami di sepanjang hidup. Tingkatkan kesadaran dan kegembiraan di dalam diri agar Anda bisa mengetahui kehendak Tuhan untuk kebaikan hidup Anda.

Hidup ini untuk dijalani dengan komitmen, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, kejujuran, perubahan, dan kualitas melalui pengetahuan tanpa batas. Lalu, tidak menyerah, tapi menerima dengan ikhlas. Kenapa harus menerima dengan ikhlas? Karena, Anda tidak dapat mengontrol semua peristiwa dalam hidup Anda. Anda harus berdamai dan menerima peristiwa-peristiwa atau hal-hal yang di luar kendali Anda. Bila Anda menolak berdamai, maka Anda akan menderita dan mengalami kekecewaan di sepanjang hidup Anda. Jadi, terimalah apapun yang sudah menjadi kehendak Tuhan, lalu jangan menyerah untuk mewujudkan impian Anda di jalan damai.

Ketika Anda rendah hati dan terbiasa untuk belajar dari semua peristiwa hidup, maka perjuangan Anda yang tidak terwujud tidak dapat meruntuhkan semangat Anda. Anda pasti menggunakan ego Anda untuk tumbuh dan semakin kuat melalui peristiwa-peristiwa yang Anda lalui. Anda tidak mungkin menggunakan ego Anda untuk meruntuhkan perjuangan Anda. Walaupun dalam proses Anda harus menganggap diri Anda sebagai yang terbaik untuk apa-apa yang Anda lakukan, tetapi hasil yang Anda dapatkan tidak seperti rencana dan pikiran Anda, maka Andapun mampu mengontrol perasaan kecewa dan tidak mungkin menjadi resah atau merasa telah berbuat kesalahan. Anda pasti tenang untuk menguatkan keyakinan dan menguatkan mental pemenang agar perjalanan Anda yang berikutnya tidak terganggu oleh kegagalan sebelumnya. Anda harus selalu menguatkan mental pemenang Anda agar segala sesuatu yang tak terduga dapat Anda kendalikan, dan dapat Anda jadikan sebagai pelajaran untuk tindakan-tindakan berikutnya.

Hidup untuk belajar, bukan untuk menyalahkan orang lain. Ketika Anda tidak meningkatkan pengetahuan tentang diri sendiri dan selalu meningkatkan kemampuan untuk melihat kekurangan orang lain, maka Anda tidak mungkin mampu menerima hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Anda tidak mampu meningkatkan kesadaran untuk merenungkan dan memperbaiki kemunduran ataupun kegagalan Anda. Anda juga tidak mampu mengenali atau memahami pelajaran yang diberikan oleh hasil yang tidak sesuai pikiran dan rencana Anda. Hanya melalui mengenal diri sendiri secara mendalam, Anda dapat menghadapi realitas yang tidak sesuai pikiran dan rencana.

Kesadaran diri yang tinggi mampu mengambil tanggung jawab dan meningkatkan kepercayaan diri di setiap peristiwa yang tidak diinginkan. Kegagalan selalu dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kualitas diri. Kekecewaan tidak akan dibuat berlama-lama, dan tidak akan berkubang di dalamnya. Kesadaran diri tidak akan membuang-buang waktu produktif. Kelemahan dihadapi dengan pengetahuan dan disiplin untuk peningkatan. Kekurangan dihadapi dengan ketekunan dan kerja keras yang luar biasa untuk penguatan di semua aspek diri sendiri. Intinya, kesadaran diri dimanfaatkan untuk memperkuat tanggung jawab agar diri sejati bisa terus-menerus menguatkan dirinya dalam meraih sukses.

Hidup bukan untuk menolak apa-apa yang tidak Anda sukai. Hidup untuk berlatih dan mempersiapkan kualitas diri agar Anda dapat menerima apa-apa yang Anda sukai. Jadi, jangan fokus untuk menolak sesuatu, fokuskan pikiran dan kekuatan Anda untuk menerima apa-apa yang Anda sukai. Jelas, semua ini dimulai dari rasa syukur yang hebat atas kehidupan yang Anda jalani. Tidak ada jaminan bahwa apa yang Anda rencanakan dan pikirkan akan menjadi masa depan Anda. Hanya Tuhanlah yang paling tahu tentang masa depan semua orang. Hanya Tuhanlah yang paling tahu apa yang baik dan tidak baik bagi hidup kita semua. Oleh karena itu, apapun yang Anda alami saat ini miliki rasa syukur dan sikap rendah hati. Rasa syukur dan rendah hati ditambah sikap sabar dan penuh semangat menjadikan jalan hidup Anda selalu mendapatkan sukses.

Hidup kita yang sesungguhnya adalah pada hari ini. Masa lalu hanya tinggal dikenangan, bukan dalam kenyataan. Masa depan masih tinggal dalam pikiran, bukan dalam kenyataan. Hari inilah atau momen inilah hidup yang kita semua miliki. Bila momen ini tidak kita nikmati dengan rasa syukur dan kegembiraan, maka kita sedang menciptakan hidup yang buruk. Milik kita dalam hidup tidak lebih dari nafas yang keluar masuk. Keberadaan kita sebatas nafas yang keluar masuk. Bila nafas terhenti dan tidak lagi keluar masuk, maka selesailah semuanya. Jadi, tingkatkan kesadaran untuk mengingatkan kepada diri sendiri tentang pentingnya untuk fokus pada momen ini dengan penuh sukacita.

Tanamlah pada momen ini semua benih-benih yang terbaik, mungkin Anda tidak memanennya, tetapi Anda telah menciptakan kebaikan kepada kehidupan selanjutnya. Fokuskan perhatian pada hal-hal yang baik. Gunakan semua waktu dan energi Anda hanya untuk menghasilkan hal-hal baik bagi kehidupan. Ciptakan diri Anda menjadi energi positif yang terus-menerus hanya menghasilkan kebaikan dan keindahan bagi hidup. Jangan membuang-buang waktu dan energi untuk mengkhawatirkan sesuatu. Sebab, kehendak Tuhanlah yang pasti terjadi, bukan kehendak Anda atau pun rencana Anda.

“Sesungguhnya dalam hidup tidak perlu terlalu banyak berpikir, yang diperlukan hanyalah tindakan dengan pengetahuan dan keyakinan penuh.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIDAK MENGKHAWATIRKAN HIDUP

“Energi positif seperti tangga untuk memanjat puncak sukses. Ketika energi positif Anda bekerja dengan cinta dan gaya hidup menuju sukses, maka realitas Anda setiap hari adalah memanjat puncak sukses yang lebih tinggi.”~Djajendra

Anda menjalani hidup dengan sumber energi dari dalam diri dan energi dari luar diri. Kedua energi ini haruslah mengalir di dalam sifat ketenangan diri. Semakin tenang dan penuh sukacita diri Anda, semakin kuat energi positif dari dalam diri Anda menarik energi positif dari luar diri Anda.

Sifat pikiran adalah menarik dan mendorong sesuatu terjadi. Pikiran bisa menarik dan mendorong sesuatu yang tidak baik terjadi. Pikiran juga bisa menarik dan mendorong sesuatu yang baik terjadi. Kita adalah makhluk berakal yang selalu kekurangan kesadaran dan pemahaman. Karena kurangnya kita ini dalam hal kesadaran dan pemahaman, maka pikiran hanya mengenal benar dan salah menurut akal pikiran tersebut. Dampaknya, pikiran tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan kebaikan ke dalam dirinya dan keluar dirinya. Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman haruslah diperkuat ke dalam pikiran, sehingga pikiran mampu menarik hal-hal baik dari luar diri dan mengeluarkan hal-hal baik dari dalam diri.

Kekhawatiran dalam hidup muncul karena ketidaktahuan. Ketika Anda tidak tahu arti keikhlasan dan kesabaran, maka perasaan khawatir akan menghancurkan kebangkitan besar potensi diri Anda. Perasaan khawatir menghambat kebangkitan besar diri Anda. Perasaan khawatir memperkuat rasa takut, cemas, marah, dan semua energi lemah di dalam diri. Akibatnya, energi lemah atau energi negatif ini menguasai hidup Anda dan menjadikan diri Anda tidak berdaya menghadapi realitas hidup.

Setiap orang memiliki energi sukses yang tersembunyi di dalam diri. Energi sukses yang tersembunyi ini wajib dioptimalkan agar dapat dimanfaatkan bagi kebaikan hidup. Diperlukan kesadaran dan pemahaman berlandaskan pengetahuan yang luas dan tak terbatas. Dalam hal ini, energi kreatif untuk kebaikan hidup haruslah dipertajam secara terus-menerus. Energi kreatif dan pengetahuan tanpa batas digunakan untuk mengeluarkan energi sukses yang tersembunyi di dalam diri. Perkuat komitmen dan gairah untuk tumbuh. Jadilah seperti pohon yang tumbuh tenang dan santai sesuai prosesnya. Tidak perlu tergesa-gesa dalam mengejar sesuatu. Fokuskan saja semua energi sukses di dalam kreativitas tanpa batas, dan biarkan proses hidup membawa Anda menuju sukses.

Kerjakan segala sesuatu dengan cinta dan sukacita. Tidak perlu takut dan khawatir. Biarkan yang terjadi, dan terimalah segala peristiwa sebagai pengalaman untuk peningkatan kualitas diri. Fokuskan energi dari luar diri, waktu, sumber daya, pikiran, dan kemampuan untuk dihubungkan ke dalam  energi sukses di dalam diri Anda. Energi positif di dalam diri Anda seperti tangga untuk memanjat puncak sukses. Ketika energi positif Anda bekerja dengan cinta dan gaya hidup menuju sukses, maka realitas hidup Anda setiap hari adalah memanjat puncak sukses yang lebih tinggi.

Perjalanan menuju sukses berada di kata sifat, bukan di kata benda. Jadi, Anda harus fokus pada kata sifat dalam membangun sukses Anda. Misalnya, Anda harus fokus pada kata sifat seperti: damai, bahagia, tenang, ikhlas, berani, tegas, indah, sukacita, sukses, menang, unggul, kualitas. Dan, tidak fokus pada kata benda seperti: uang, rumah mewah, mobil mewah, deposito, saham, tabungan, pabrik. Intinya, Anda tidak pernah sukses dibidang apapun kalau mencarinya melalui kata benda. Anda hanya bisa mendapatkan sukses di segala bidang kalau mencarinya melalui kata sifat. Maksud sukses disini adalah hidup dalam kebahagiaan, sukacita, kegembiraan, kebugaraan, kesejahteraan, kekayaan, dan keindahan. Jadi, miliki seni menikmati sukses melalui kata sifat. Walau segala benda dan materi yang Anda impikan sudah Anda miliki, Anda baru bisa menikmatinya dan merasa sukses kalau secara bijaksana hidup melalui kata sifat.

Hiduplah sebagai makhluk yang sadar dan tidak sekedar sebagai makhluk yang berakal. Akal tanpa kesadaran menjadi kekuatan negatif yang menguasai hidup Anda dan menciptakan banyak kekhawatiran bagi hidup Anda. Akal tanpa kesadaran adalah sumber penderitaan hidup. Oleh karena itu, suka ataupun tidak suka, Anda harus memprogram diri Anda untuk tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang berakal bijak di dalam kesadaran yang tinggi. Kesadaran yang tinggi hanya dihasilkan dari pengetahuan yang tinggi dan kebijaksaan hidup yang mengalir untuk kebaikan hidup.

Kehidupan ini seperti sebuah universitas yang diciptakan Tuhan untuk tempat kita belajar. Kita semua murid yang sedang belajar untuk memahami kehidupan di dalam diri dan di alam semesta. Jadi, kita sebagai murid, setiap hari memiliki tugas untuk mempelajari dunia yang berada di dalam diri kita masing-masing, dan dunia yang berada di luar diri kita masing-masing. Sebagai murid tentu saja kita tidak berhak untuk menilai dan menguji, tetapi kitalah yang diuji dan dinilai sama Tuhan. Kalau kita berani menilai, menguji, apalagi sampai menghakimi kehidupan orang lain; maka, kita menjadi magnet yang hebat untuk menarik energi negatif dari luar diri ke dalam diri. Akibatnya, hidup hidup kita penuh kekhawatiran, ketakutan, kebencian, kemarahan, stres, dan dikuasai oleh berbagai macam energi negatif. Sebagai murid yang cerdas seharusnya semua pelajaran hidup kita pelajari di dalam keheningan dan mengamatinya dengan cinta yang ikhlas.

Meskipun sangat banyak hal-hal tidak baik di sekitar hidup Anda, Anda harus berusaha dan bekerja lebih kreatif untuk tidak menjadi bagian dari hal-hal tidak baik tersebut. Ketika Anda mencari kehidupan ekonomi di tempat yang buruk, mari fokuskan perhatian Anda untuk menemukan hal-hal baik di tempat terburuk tersebut. Intinya, Anda tumbuhkan diri positif dari dalam diri yang kuat, untuk menemukan hal-hal positif di luar diri. Jadi, di tempat-tempat buruk, jangan berikan perhatian pada hal-hal buruk, tetapi berikan perhatian yang sangat kuat untuk menemukan hal-hal baik. Bila perhatian Anda selalu di hal-hal baik, maka Anda tidak mungkin bisa tersesat dalam perasaan khawatir. Memberikan perhatian pada hal-hal buruk hanya menjadikan Anda marah, frustasi, cemas, khawatir, takut, kesal, dan di sepanjang hidup Anda berada dalam kehidupan energi negatif.

Dalam kegelapan hati dan pikiran, Anda tidak bisa melihat jalan untuk menuju sukses. Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk menciptakan cahaya yang terang di dalam diri Anda. Lalu, gunakan cahaya yang terang dari dalam diri Anda sebagai alat untuk menerangi sepanjang jalan Anda menuju sukses. Dalam kegelapan, Anda hanya menyia-nyiakan semua potensi sukses yang tersembunyi di dalam diri Anda. Di dalam kegelapan hati dan pikiran, Anda hanya membuang semua potensi hebat Anda dan mengambil semua penderitaan ke dalam hidup Anda.

Mengkhawatirkan hidup adalah pengalaman yang menghancurkan kebahagiaan hidup. Saat Anda khawatir, saat itu juga kebahagiaan dihancurkan dan dihilangkan dari diri Anda. Oleh karena itu, saat berbagai peristiwa yang tidak diinginkan terjadi, pertama tenangkan pikiran melalui pemahaman dan kesadaran yang tinggi. Tenangkan pikiran yang bising oleh akal dan prasangka. Jangan biarkan hati cemas oleh pikiran yang bising dan tak bersahabat. Ingatkan diri bahwa pengalaman yang mengkhawatirkan hanya membuat diri tidak fokus untuk mendapatkan solusi. Pikiran yang mengkhawatirkan hanya membuat energi kreatif tidak aktif. Oleh karena itu, saat perasaan khawatir muncul, segera tingkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk menemukan solusi yang tepat agar perasaan khawatir itu berhenti dan tidak berlanjut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN ADALAH ENERGI UNTUK KEBAHAGIAAN

“Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup yang merugikan dan yang menyakitkan Anda, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini.”~Djajendra

Memaafkan adalah sebuah respon atas peristiwa hidup yang merugikan atau menyakiti Anda. Jadi, Anda tidak perlu bereaksi dengan keras, Anda cukup merespon peristiwa tersebut dengan sebuah pilihan dari kesadaran Anda, yaitu: memaafkan dan mengampuni orang-orang yang menyakiti Anda. Kenapa Anda harus memaafkan? Karena ini adalah sebuah pilihan sadar Anda untuk melepaskan diri dari stres, sakit hati, sakit kepala, dan marah yang tidak berhenti. Memaafkan adalah sebuah pilihan cerdas untuk membuat hidup Anda tetap gembira dan gembira setiap hari.

Mungkin Anda bertanya, “apakah adil dan apakah begitu mudah untuk memaafkan orang-orang yang sudah sangat jahat kepada diriku?” Jawabannya, jelas, memang tidak mudah untuk memaafkan orang-orang yang membuat Anda sangat terluka dan menderita. Memori atau ingatan rasa terluka yang Anda rasakan akan selalu hadir, untuk mengingatkan mereka yang melukai hati Anda. Luka tubuh mudah disembuhkan, luka batin sangat sulit disembuhkan. Batin yang terluka akan selalu melanjutkan lukanya dari waktu ke waktu karena ingatan yang tidak mau memaafkan. Tetapi, ingat, bahwa tidak memaafkan adalah seperti minum racun dan mengharapkan orang lain untuk mati. Semakin kuat benci, dendam, sakit hati, perasaan tidak senang, dan semua energi negatif lainnya di dalam diri Anda; maka, Anda menjadi semakin terluka dan menderita di sepanjang hidup Anda. Tidak ada kebahagiaan dan keindahan di hati yang penuh dendam dan benci. Tidak ada kedamaian dan kebaikan hidup di hati yang selalu berprasangka buruk.

Tidak memaafkan hanya akan memperkuat ingatan tidak menyenangkan itu ke dalam diri Anda, sehingga ingatan negatif tersebut menciptakan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, walaupun Anda sudah sangat disakiti dan dirugikan, memaafkan adalah satu-satunya jalan agar Anda bisa tetap merasakan nikmat Tuhan di segala bidang kehidupan Anda. Menyimpan marah dan sakit hati hanya menjadikan Anda tidak bisa menjangkau nikmat hidup dari Tuhan. Orang-orang yang dirinya terisi penuh dengan energi negatif tidak perlu bermimpi untuk hidup damai, bahagia, sejahtera, tenang, dan mendapatkan kenikmatan dari Tuhan di segala bidang kehidupan.

Ya, mungkin bagi Anda terasa sangat tidak adil, orang yang sudah sangat jahat kepada Anda harus Anda maafkan agar hidup Anda damai. Mungkin Anda merasa demi keadilan, Anda wajib membalas dan membuat orang tersebut merasakan sakit seperti yang Anda rasakan. Ketika seseorang menyakiti dan merugikan Anda, jangan Anda juga berbuat seperti yang dia buat, biarlah Tuhan yang mengurus dia dengan hukum Tuhan. Jadi, kalau Anda disakiti, Anda tidak perlu membalas untuk menyakiti juga. Kuasa Tuhan pasti melindungi Anda yang ikhlas dan penuh cinta, Anda hanya perlu tunduk dan menyerah kepada Tuhan, lalu tetaplah menjalani hidup dengan penuh kegembiraan setiap hari.

Di dalam diri yang penuh energi positif tidak akan pernah ada beban hidup, yang ada hanya keindahan dan kenikmatan hidup. Ketika Anda memaafkan dan meninggalkan ketergantungan pada semua peristiwa hidup, lalu Anda hanya bekerja dengan ikhlas dan menjalani hidup dalam lindungan Tuhan, serta setiap hari hanya merasakan syukur dan nikmat Tuhan, maka Anda menjadi orang yang paling beruntung dalam hidup ini. Memaafkan dan mengampuni adalah untuk kebaikan diri sendiri. Masalah keadilan, janganlah khawatir. Tuhan tidak pernah tidur. Siang dan malam, Tuhan menjaga Anda yang baik dengan cinta dan kasih sayang. Tuhan pasti menegakkan keadilan dengan caranya, dan tidak seorang pun yang bisa bersembunyi dari kesalahan yang mereka buat. Jadi, ketika Anda hidup di dalam kuasa Tuhan, maka tugas Anda adalah berbuat baik dan berbuat baik, walau kepada orang-orang yang tidak berbuat baik kepada Anda. Dan, Anda juga selalu merasa gembira karena mendapatkan nikmat dari Tuhan di semua bidang kehidupan Anda.

Pada waktu Anda sulit memaafkan, cobalah tenangkan diri dan tingkatkan afirmasi kata-kata positif secara terus-menerus sampai Anda tenang. Jujurlah kepada diri sendiri tentang akibat yang ditimbulkan oleh rasa sakit hati Anda tersebut. Akui bahwa rasa sakit itu sangat merugikan hidup Anda. Sadari bahwa membiarkan rasa sakit itu tumbuh membesar akan menciptakan penderitaan di dalam diri Anda sendiri. Ya, Anda pasti orang yang cerdas, dan tidak mungkin mau hidup menderita setiap hari, hanya gara-gara pikiran Anda masih hidup di dalam peristiwa yang menciptakan sakit hati tersebut. Jelas, Anda akan berusaha untuk menghapus sakit hati tersebut dari hidup Anda. Anda pun pasti tahu bahwa satu-satunya cara adalah memaafkan dan melepaskannya dari hati dan pikiran Anda.

Tidak memaafkan berarti sedang menyakiti diri sendiri. Memelihara dendam berarti sedang membangun kekejaman di dalam diri. Tidak memaafkan dan memelihara dendam di dalam diri hanya memperkuat energi negatif di dalam diri sendiri. Akibatnya, hidup Anda setiap hari akan berjalan di dalam kemarahan, kebencian, perasaan tidak adil, perasaan tidak benar, perasaan bersalah, perasaan sedih, perasaan malu, dan berbagai perasaan negatif lainnya yang membentuk Anda menjadi orang yang siap menciptakan kerusakan bagi kedamaian hidup. Ya, Anda menjadi orang yang tidak baik bagi kedamaian hidup. Jelas, Anda tidak mau, Anda pasti ingin menjadi orang yang membawa kebaikan dan kedamaian bagi hidup. Apalagi hidup ini sangat singkat. Oleh karena itu, Anda harus fokus dan memberikan energi positif ke dalam peristiwa yang membuat Anda sakit hati. Jadi, Anda tidak boleh berpikir sebagai korban, Anda harus berpikir sebagai murid yang sedang belajar sesuatu untuk menghebatkan Anda di masa depan. Anda harus memahaminya bahwa apapun yang sedang Anda alami adalah sesuatu yang sedang menjadikan hidup Anda lebih baik dan lebih hebat. Intinya, Anda harus berpikir positif agar Anda tidak hidup dalam energi negatif sebuah peristiwa hidup.

Dalam hidup, tidak seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang pasti pernah membuat kesalahan. Manusia adalah tempatnya salah, hanya Tuhan maha sempurna dengan segala pujian. Ketika orang menyakiti Anda, ingatlah bahwa manusia tempatnya salah. Jadi, kita semua, kadang-kadang tergelincir dalam kesalahan, dan pasti kita juga akan merasakan akibat dari kesalahan yang kita buat. Hukum Tuhan pasti bekerja dengan caranya, untuk setiap orang, tanpa perbedaan dan pilihan. Oleh karena itu, untuk apa lagi Anda harus marah, benci, sakit hati, dan mencengkeram berbagai rasa negatif di dalam diri sendiri. Jelas, yang rugi Anda sendiri, yang menderita Anda sendiri. Jadi, memaafkan adalah energi untuk kebahagian Anda sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com