LAKUKAN EKSEKUSI TUJUAN ANDA DENGAN PERCAYA DIRI

“Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi.”~Djajendra

Ketika Anda memiliki tujuan, Anda harus bertindak untuk mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan tanpa tindakan adalah lamunan, tindakan tanpa tujuan adalah kekacauan. Sebuah perencanaan haruslah diikuti dengan eksekusi yang terencana dalam SOP yang baik. Tidak boleh asal eksekusi. Eksekusi yang profesional haruslah dilakukan oleh orang-orang dengan kompetensi dan kepribadian yang sesuai dari tujuan eksekusi tersebut. Eksekusi yang baik haruslah taat kode etik dan aturan yang disepakati. Eksekusi tanpa aturan, tanpa etika, tanpa SOP, hanya akan menciptakan kekacauan.

Sehebat apapun sebuah perencanaan, bila tidak dieksekusi dengan profesional, maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Hasil hanya didapatkan melalui eksekusi. Wacana, rencana, dan pemikiran yang tidak pernah dikerjakan di wilayah eksekusi, hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud. Diperlukan keberanian untuk bertindak dan mengeksekusi. Jangan biarkan rencana hanya berputar-putar di dalam pikiran, karena tidak akan menghasilkan yang Anda inginkan. Rencana harus dilakukan dalam tindakan eksekusi yang profesional.

Eksekusi muncul ketika Anda bersedia mengambil resiko atas apa-apa yang Anda lakukan. Miliki etos, doa, intuisi, energi, dan waktu untuk membuat rencana Anda sempurna di wilayah eksekusi. Bertindaklah dengan percaya diri dan keyakinan penuh. Layani eksekusi dengan sepenuh hati dan berikan perhatian penuh. Setiap jam, setiap hari, fokuskan perhatian pada semua rincian atas eksekusi tersebut. Jangan mengabaikan hal-hal kecil, karena hal-hal kecil bisa membuat eksekusi Anda terlambat atau tidak sesuai jadwal.

Keberhasilan hanya ada di dalam tindakan, bukan di dalam rencana ataupun keinginan. Untuk mencapai tujuan besar, Anda harus menetapkan sasaran-sasaran kecil sebagai jembatan untuk mencapai tujuan besar. Jadi, tetapkan tujuan besar atau mimpi besar, lalu capailah kondisi-kondisi tertentu sebagai sukses-sukses kecil sebelum mencapai sukses dalam tujuan besar Anda.

Bermimpilah setinggi langit dan miliki cita-cita yang sangat tinggi, lalu dengan rendah hati, kerjakan selangkah demi selangkah untuk mencapai sukses-sukses kecil melalui proses jatuh-bangun sebelum mencapai sukses besar. Michelangelo, seniman dan sang legenda itu pernah berkata: “Bahaya yang lebih besar bagi kebanyakan kita bukanlah bahwa tujuan kita terlalu tinggi dan kita merindukannya, tapi terlalu rendah dan kita mencapainya.” Intinya, Anda harus memiliki rencana dan impian yang sangat besar untuk mencapai apapun. Kemudian, semua impian dan rencana tersebut mampu Anda kerjakan di wilayah eksekusi untuk mewujudkannya menjadi nyata. Di wilayah eksekusi, bukan lagi sebatas pikiran Anda, tetapi sudah berakumulasi dengan pikiran banyak orang. Jadi, di wilayah eksekusi, Anda harus betul-betul cerdas sosial dan mampu berkomunikasi dengan setiap kepentingan agar satu arah dengan tujuan Anda.

Tuliskan dan gambarkan rencana Anda dengan baik, lalu gunakan akal sehat dan percayalah pada keajaiban, yang memungkinkan Anda untuk mencapai sesuatu yang dirasakan oleh orang lain tidak mungkin. Yakinlah bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi dan tujuan Anda. Miliki kepercayaan diri dan miliki kepercayaan bahwa Tuhan selalu membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di setiap tujuan Anda.

Setelah Anda menetapkan tujuan, Anda harus memiliki komitmen untuk bekerja lebih tekun dalam disiplin yang tinggi. Tetapkan sasaran dari mulai yang paling kecil, lalu bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sukses atas sasaran tersebut. Setiap hari, kerjakan tujuan Anda dengan sepenuh hati. Kalau gagal atau salah jalan, jangan putus asa, segera perbaiki dan kembalilah ke jalan yang benar.

Setiap hari, pelajari kembali tujuan Anda. Mungkin ada hal-hal yang belum disempurnakan ke dalam tujuan Anda. Jadi, gunakan akal sehat dan integritas Anda untuk menilai dan mengevaluasi tujuan Anda. Rencana harian haruslah dieksekusi setiap hari, lalu dievaluasi hasilnya, dan dimotivasi agar mampu bergerak lebih cepat dan lebih lincah untuk mencapai hasil terbaik.

Perjalanan hidup adalah perubahan, jadi Anda tidak perlu ragu untuk memperbaiki ataupun melakukan perubahan terhadap strategi tindakan Anda. Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Oleh karena itu, lakukan revisi atas semua rencana tindakan atau eksekusi dalam mencapai tujuan. Anda tidak perlu ngotot dengan satu cara, Anda harus menjadi kreatif untuk menemukan cara yang paling efektif.

Setiap rencana eksekusi harus terinci dan spesifik. Hal-hal terkecil dalam rencana eksekusi harus diperhatikan melalui strategi yang tepat. Sebuah eksekusi harus rinci, tertulis, terorganisir, spesifik, berkualitas, ada kompetensi, ada motivasi, ada integritas, ada tanggung jawab, dan didukung oleh orang-orang yang siap bekerja keras untuk berhasil. Intinya, eksekusi harus terlihat dalam tindakan sehari-hari dan dapat diukur hasil akhirnya. Eksekusi ada dalam sifat rencana jangka pendek yang merupakan rencana dalam operasional sehari-hari. Sedangkan visi, tujuan, harapan, impian, prestasi, kinerja, ada dalam sifat rencana jangka panjang.

Rencana haruslah realistis dan optimis. Setiap rencana yang Anda buat harus ada keyakinan untuk mencapainya. Jadi, jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak realistis. Bila tujuan Anda tidak masuk akal karena tidak didukung dengan sumber daya, maka Anda harus berani untuk memperbaikinya agar masuk akal. Menetapkan tujuan yang sangat tinggi harus didasarkan kemampuan dan kesiapan mental untuk mewujudkannya. Bila tujuan tidak masuk akal, lalu Anda gagal dalam eksekusi, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan diri. Jadi, pastikan rencana Anda sangat realistis dan mampu Anda mencapainya dengan sempurna.

Kesabaran dan kemampuan untuk menahan ambisi. Motivasi dan ambisi yang tinggi sangat bagus, tetapi ketika eksekusi Anda terhalang oleh hal-hal yang tidak Anda perhitungkan, maka Anda harus bisa menahan diri dan bersikap sabar. Tenangkan diri, berdoalah kepada Tuhan untuk minta visi yang jelas,  bertanggung jawablah, lalu temukan solusi dari kejernihan dan ketenangan pikiran Anda.

Setiap hari, fokuskan perhatian untuk mengerjakan secara rinci setiap komitmen Anda di wilayah eksekusi. Kuatkan mental sukses Anda di sepanjang waktu kerja. Lakukan olah raga rutin dan jaga daya tahan tubuh Anda agar tetap bugar di wilayah eksekusi. Bila mental dan tubuh Anda lemah dan tak kuat menghadapi realitas di wilayah eksekusi, maka Anda mudah stres dan sulit mencapai kinerja terbaik. Jadi, miliki komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk menjaga mental dan tubuh agar selalu siap menghadapi berbagai ketidakpastian di wilayah eksekusi.

Gunakan afirmasi untuk menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda dalam mencapai sukses. Bekerjalah di tengah orang-orang yang termotivasi untuk mencapai sukses. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mampu menginspirasi, memotivasi, mendorong, membantu, mendukung, dan memberikan kekuatan kepada Anda agar keinginan dan tujuan Anda tercapai. Anda harus benar-benar hidup di tengah orang-orang yang berpikiran sama dengan Anda. Orang-orang itu tidak harus ada secara fisik, tetapi cukup ada secara pikiran. Jangan biarkan Anda ada diantara orang-orang pesimis yang tidak yakin bahwa Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan.

Kegagalan hanya terjadi kalau Anda berhenti. Jadi, jangan berhenti walau rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan arah. Ketika badai merusak rencana besar Anda, maka Anda membutuhkan Tuhan sebagai penolong. Dekatkan diri kepada Tuhan, tingkatkan kepercayaan diri, tingkatkan disiplin, tingkatkan ketekunan, tingkatkan keyakinan, dan bertindaklah dari hal-hal terkecil untuk bisa kembali ke arah yang benar. Ingat selalu bahwa kesulitan dan ketidakberhasilan adalah ujian dari sekolah kehidupan untuk naik kelas. Sebagian besar keberhasilan eksekusi tercapai setelah berhasil mengalahkan potensi kegagalan. Oleh karena itu, jangan menyerah saat semua yang Anda lakukan tidak menghasilkan apapun. Jangan menyerah saat semua yang Anda kerjakan dengan penuh semangat mengalami kegagalan dan kehilangan arah. Jangan menyerah saat tujuan dan kerja keras Anda dihadang oleh pengkhianatan yang tidak terduga. Jadi, tetaplah menjadi kuat dan yakin dengan tujuan Anda. Fokuskan perhatian dan tingkatkan tekad dengan kesabaran yang luar biasa untuk mencapai sukses. Kesuksesan di wilayah ekseksui adalah milik orang-orang yang tidak pernah berhenti walau berkali-kali dihentikan oleh kegagalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENTINGNYA INTUISI DAN EMPATI DALAM PELAYANAN PELANGGAN

motivasi-06032017

“Pelayanan pelanggan yang kurang profesional dari Anda adalah bisnis tambahan bagi pesaing Anda.”~Djajendra

Intuisi dan empati Anda harus mampu memberikan layanan pelanggan yang jauh lebih baik daripada para pesaing Anda. Anda harus sadar bahwa pelayanan yang kurang dari Anda adalah bisnis tambahan bagi pesaing Anda. Jadi, dedikasikan intuisi dan empati Anda untuk menciptakan sikap dan perilaku yang tepat saat memberikan pelayanan kepada pelanggan Anda.

Intuisi itu sendiri adalah sebuah kecerdasan tertinggi yang didapatkan dari pengalaman dan pembelajaran melalui hati. Dalam hal ini, pengalaman dan pengetahuan itu tidak hanya dipahami secara logika, melainkan juga dipahami dengan hati nurani. Sedangkan empati adalah kemampuan Anda untuk merasakan apa yang dirasakan oleh pelanggan Anda. Jadi, intuisi dan empati akan membentuk sikap pelayanan yang memahami isi hati dan harapan pelanggan dengan sangat baik.

Tujuan utama dari pelayanan berkualitas adalah untuk menyambut pelanggan dengan sikap baik dan memberikan mereka pengalaman yang indah. Dalam hal ini, Anda harus memiliki sikap yang penuh perhatian dan membantu pelanggan dengan proses kerja yang cepat. Dan semua ini, harus dimunculkan dari intuisi dan empati Anda untuk memahami isi hati dan harapan pelanggan. Pelanggan adalah segalanya dalam bisnis, dan adalah sebuah kesalahan besar dalam bisnis bila Anda mengabaikan isi hati dan harapan pelanggan.

Proses pelayanan yang baik selalu berkonsentrasi untuk menciptakan kinerja tertinggi. Untuk itu, seluruh sifat dan perilaku terbaik harus mampu berkolaborasi dan berkoordinasi secara profesional agar dapat memuaskan pelanggan. Intuisi dan empati harus dijadikan sebagai kekuatan dalam memberikan layanan dengan akurasi dan kecepatan terbaik. Intuisi dan empati dimanfaatkan untuk mengantisipasi kebutuhan, mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan pelanggan, melakukan interaksi dan komunikasi terbaik, serta untuk memberikan layanan dengan kualitas prima.

Kemampuan Anda untuk menyatukan kekuatan intuitif dan empati ke dalam kekuatan rasional dapat menciptakan karakter layanan yang unggul. Kekuatan rasional haruslah digunakan agar standar dan sistem pelayanan dapat berjalan secara profesional. Sedangkan, kekuatan intuisi dan empati sangat diperlukan agar Anda bisa menciptakan sikap, sifat, perilaku, dan karakter pelayanan yang memudahkan Anda untuk terhubung dengan pelanggan Anda. Jadi, Anda mampu tampil fleksibel dengan mengandalkan insting pelayanan Anda.

Intuisi dan empati adalah kecerdasan lebih yang harus dimiliki setiap orang yang berprofesi sebagai pelayan pelanggan atau pelayan publik. Sebab, pelanggan dan publik itu hadir ke Anda dengan berbagai pola pikir, berbagai perasaan, berbagai keyakinan, berbagai cara pandang, berbagai kebutuhan, berbagai harapan, berbagai emosi, dan berbagai latar belakang. Tanpa insting dan empati yang baik, Anda pasti menghadapi stres saat berhadapan dengan beragam perilaku dari pelanggan Anda. Jadi, kalau intuisi dan empati Anda sudah hebat, maka kecerdasan Anda selalu siap untuk melayani asumsi-asumsi dan perbedaan-perbedaan yang ditimbulkan dari persepsi pelanggan.

Intuisi dan empati Anda yang baik mampu berinteraksi dan berkomunikasi kepada pelanggan dengan sikap terbaik. Jelas, hal ini menjadikan Anda mampu bekerja dan memberikan layanan dengan tepat, cepat, akurat, berkualitas, benar, dan etis. Dan, Anda juga mampu melakukan yang terbaik, mengetahui apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, mampu memberikan layanan sesuai harapan, mampu memiliki sikap dan perilaku sesuai harapan, dan mampu tampil sepenuh hati untuk memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan Anda.

Dengan memiliki intuisi dan empati yang baik, Anda menjadi pribadi yang mengerti untuk memberikan layanan terbaik tanpa harus menggunakan buku petunjuk. Insting Anda dan perasaan Anda mampu memahami harapan dan kebutuhan pelanggan, sehingga mampu bergerak cepat untuk memberikan layanan berkualitas sesuai harapan pelanggan.

Intuisi dan empati Anda mampu menghasilkan perhatian dan kepedulian, sehingga walaupun menghadapi kesulitan dalam pelayanan, Anda dengan kesabaran dan ketenangan mampu memberikan layanan terbaik sampai bisa membantu pelanggan dengan solusi terbaik. Anda pasti menerima pelanggan walau belum ada solusi untuk mereka. Anda tidak akan membiarkan pelanggan pergi tanpa layanan dan bantuan. Anda selalu tampil optimis dan berbicara positif kepada pelanggan Anda, serta mampu menawarkan saran yang bermanfaat. Anda sabar dan tenang menerima keluhan atau ketidakpuasan pelanggan untuk tujuan perbaikan.

Intuisi dan empati Anda menjadikan layanan Anda penuh disiplin untuk memberikan pelayanan terbaik. Anda sadar untuk melakukan yang terbaik dengan kerja keras Anda. Anda sadar untuk menghormati pelanggan dan tidak mau berargumen demi kemenangan opini Anda. Anda selalu rendah hati dan fokus untuk memberikan pengalaman yang indah kepada pelanggan melalui layanan terbaik Anda. Anda selalu ingat dan sadar bahwa pelanggan adalah hadiah terbaik untuk kesuksesan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 28082016

Semakin banyak kemudahan yang diberikan Negara kepada warga negaranya untuk berbisnis, semakin makmur dan sejahtera bangsa itu. Sebab, hanya bisnis yang bisa menghasilkan nilai tambah kehidupan ekonomi.~Djajendra

Bisnis yang sehat dan kuat dihasilkan dari sedikitnya peraturan dan rendahnya biaya.~Djajendra

Ketika kehidupan sosial menjadi sumber biaya tinggi bagi bisnis, maka bisnis itu selamanya akan lemah dan sulit menjadi kuat.~Djajendra

Berdagang berarti tiap hari menjual, tidak ada hari tanpa penjualan.~Djajendra

Bisnis yang sukses bersumber dari pelayanan yang memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.~Djajendra

Kerjakanlah satu usaha dengan tekun dan penuh disiplin. Bila yang satu ini sudah kuat dan suskes, barulah rencanakan untuk membuka usaha yang lain.~Djajendra

Pengusaha yang kreatif berani mengambil jalan baru atau cara baru, yang belum pernah dilakukan oleh orang lain.~Djajendra

Menyentuh hati pelanggan dan membuat mereka selalu setia untuk membeli produk Anda, adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan penjualan.~Djajendra

Penolakan dalam bisnis adalah motivasi untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih diterima pelanggan.~Djajendra

Seorang pebisnis sejati selalu fokus untuk memberikan sesuatu yang baik bagi pelanggan, dan tidak pernah menyerah untuk memberikan yang lebih baik buat pelanggan.~Djajendra

Seorang wirausaha yang hebat selalu mampu mencium bau pasar tempat produknya di jual.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM BISNIS, TIDAK ADA KEGAGALAN, HANYA ADA PELAJARAN

“Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam bisnis.”~Djajendra

Pengusaha yang rendah hati dan optimis tidak akan pernah gagal. Mereka selalu belajar untuk menjadi lebih baik saat berada di titik krisis; mereka menyiapkan mental pemenang untuk memenangkan setiap realitas tersulit; mereka mampu menguasai pasar dan menjadikan bisnis mereka unggul.

Menjadi pengusaha adalah pilihan hidup untuk bermain-main bersama resiko dan peluang. Tidak ada jaminan keberhasilan dalam menjalankan kewirausahaan. Kegagalan dan kesuksesan selalu ada di setiap perjalanan kewirausahan. Tidak ada rumus yang pasti dalam kewirausahaan. Strategi dan taktik yang kreatif dapat menciptakan jalan menuju kemenangan. Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam kewirausahaan.

Hanya ada satu aturan abadi dalam dunia kewirausahaan, yaitu: tidak boleh berhenti menjalankan bisnis walau sudah gagal berkali-kali. Anda harus memiliki mental optimis dan tidak mudah menyerah oleh ketidakberhasilan. Ketidakberhasilan di momen ini hanyalah sebuah jalan untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar di masa depan. Siapkan diri dengan mental dan sikap rendah hati yang hebat agar Anda mampu mencapai kesuksesan di bisnis Anda.

Dalam dunia bisnis, kegagalan adalah peluang untuk belajar lebih banyak tentang bisnis tersebut. Kalau hari ini, Anda sedang gagal atau rugi besar, janganlah putus asa, tetaplah optimis untuk bangkit kembali dengan sisa kekuatan yang Anda miliki. Jangan pernah menyerah walau semua modal sudah habis. Ingat, Anda masih memiliki modal yang tidak bisa diambil siapapun, yaitu: etos dan pengetahuan Anda tentang bisnis yang Anda jalani.

Berbisnislah dibidang yang Anda kuasai dan pahami agar Anda dapat mengelola resiko dan peluangnya dengan baik. Berhati-hati saat Anda memulai sebuah usaha yang tidak Anda pahami atau tidak Anda kuasai. Jangan terlalu mempercayai atau bergantung kepada orang lain dalam menjalankan bisnis. Pengalaman dan pengetahuan yang mendalam terhadap bisnis yang Anda jalani, sangat menentukan kesuksesan Anda.

Dalam bisnis, tidak ada kegagalan, hanya ada pelajaran. Dimanapun Anda berada di jalan kewirausahaan, Anda harus siap dengan mental pemenang dan sikap rendah hati. Mental pemenang menjadikan Anda tangguh dan andal untuk tetap bangkit, walau berkali-kali gagal. Sikap rendah hati menjadikan Anda belajar, rajin, tekun, disiplin, percaya diri, dan bekerja lebih keras di setiap realitas tersulit, tanpa merasa gagal.

Kesuksesan dalam kewirausahaan bisa saja terjadi dalam waktu singkat, tetapi proses dan perjalanannya selalu membutuhkan waktu yang panjang. Anda harus selalu menyiapkan bisnis Anda agar saat menerima peluang, Anda dapat melayani peluang tersebut dengan penuh kualitas.

Tidak ada sekolah bisnis yang lebih hebat daripada pengalaman dan perjalanan Anda bersama bisnis Anda. Jangan pernah berpikir seorang wirausaha yang hebat bisa dihasilkan dari sekolah formal maupun sekolah informal. Kewirausahaan adalah hasil dari proses perjalanan bisnis melalui jalan sukses dan jalan kegagalan. Belajarlah dari setiap situasi yang Anda hadapi; belajarlah dari pengalaman Anda; belajarlah dari kebodohan Anda; belajarlah dari ketidakadilan yang Anda terima; belajarlah dari kerugian dan kebohongan yang Anda terima; belajarlah dari pengkhianatan yang Anda terima; belajarlah dari peluang yang gagal Anda dapatkan. Sangat banyak pengalaman yang akan Anda hadapi di sepanjang perjalanan Anda bersama bisnis Anda, dan semua pengalaman itulah yang menjadikan Anda ahli dan andal dalam menjalankan kewirausahaan.

Tidak ada kesalahan dan kegagalan dalam dunia kewirausahaan. Semua peristiwa hanyalah jalan untuk pertumbuhan melalui proses menjadi lebih hebat. Belajarlah dan pelajari semua realitas untuk mendapatkan keyakinan dalam mencapai sukses. Ingat, bisnis bukanlah satu tambah satu sama dengan dua; bisnis bukanlah hitam dan putih; bisnis bukanlah sesuatu yang mudah dipahami; bisnis bukanlah sesuatu yang membuat Anda tidak stres. Bisnis sangat dinamis dan tidak pasti. Oleh karena itu, Anda sangat berpotensi terjebak dalam rasa takut dan khawatir. Anda sangat berpotensi ragu dan tidak berani bergerak di atas resiko. Ingat selalu, menjalankan bisnis membutuhkan sikap kehati-hatian dan sekaligus berani menantang resiko. Bila Anda mampu mengkombinasikan kedua hal tersebut, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga bagi kemajuan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBIASAAN DAN PERILAKU ADALAH KEKUATAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN

“Bekerja yang baik adalah menyatukan perilaku dan kebiasaan di dalam etos yang profesional, untuk mencapai kinerja tertinggi.”~Djajendra

Kekuatan nyata muncul dari kebiasaan dan perilaku yang terlatih secara profesional. Setiap tujuan bergerak dari kebiasaan dan merupakan bagian dari perilaku. Ketika memiliki tujuan sebaiknya tidak fokus pada tujuan, tetapi fokus untuk menciptakan kebiasaan dan perilaku yang tepat agar bisa mewujudkan tujuan. Tujuan membutuhkan sikap, perilaku, kebiasaan, pengetahuan, keterampilan, dan cara untuk mencapainya.

Tujuan berada di masa depan, Anda harus bertindak dengan perilaku dan pengetahuan yang tepat dalam menemukan tujuan. Anda harus menghargai langkah-langkah yang Anda ambil untuk sampai di tujuan. Anda harus fokus hari ke hari dengan menciptakan kebiasaan positif, dan bergerak dengan perilaku penuh disiplin untuk sampai ke tujuan.

Ketika Anda fokus pada tujuan tanpa membentuk perilaku dan kebiasaan untuk mencapai tujuan, Anda akan kelelahan dan kehilangan mental untuk sampai di tujuan. Perilaku dan kebiasaan adalah kekuatan untuk mewujudkan apapun yang diinginkan. Jadi, saat memiliki keinginan, tidak perlu terlalu terobsesi dengan keinginan tersebut, Anda hanya perlu menyiapkan perilaku dan kebiasaan yang tepat untuk mewujudkan keinginan tersebut. Intinya, jangan fokus pada keinginan, tujuan, harapan, ambisi, target; fokuslah pada caranya, dengan menyiapkan perilaku dan kebiasaan untuk menjalankan cara tersebut.

Jadilah efektif dengan fokus pada apa yang bisa Anda kendalikan atau kontrol, jangan habiskan waktu dengan memfokuskan pada sesuatu di luar kendali Anda. Tidak semua hal bisa Anda kerjakan sendiri. Anda harus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak lain untuk hal-hal di luar kendali Anda. Anda harus berdoa dan berkomunikasi dengan Tuhan untuk hal-hal yang di luar kendali Anda ataupun di luar kendali orang lain.

Sering sekali orang-orang terjebak dalam target atau tujuan. Mereka tidak sadar untuk melatih perilaku dan kebiasaan yang diperlukan oleh target tersebut. Akhirnya, mereka frustasi dan menganggap target tersebut berada di luar kendali mereka.

Di tempat kerja, banyak hal di luar kontrol Anda. Biasanya, yang menentukan target adalah pimpinan, bukan Anda. Ada bagian yang membuat rencana, dan rencana itu akan dieksekusi oleh orang-orang yang tidak ikut dalam pembuatan rencana. Jadi, keberhasilan dalam mencapai target berada pada kemampuan untuk beradaptasi dengan rencana tersebut. Bila tidak mampu beradaptasi dengan rencana tersebut, Anda akan menganggap target yang diberikan berada di luar kemampuan Anda.

Ketika rencana diberikan untuk dieksekusi, Anda harus fokus pada perilaku dan kebiasaan yang paling efektif dan produktif untuk mencapainya. Sekali lagi, jangan pernah fokus atau terjebak dalam target. Jika Anda terlalu fokus pada target, maka Anda akan stres dan bingung untuk mencapainya.  Satu-satunya yang berada di bawah kendali Anda adalah perilaku dan kebiasaan kerja Anda. Jadi, miliki disiplin dan etos yang hebat untuk mengarahkan perilaku dan kebiasaan Anda menuju pencapaian terbaik.

Bila ingin mencapai target terbaik, maka jangan ingat targetnya, fokuslah pada kebiasaan dan perilaku kerja yang membuat Anda penuh semangat dalam mencapai target. Target hanyalah ujung dari proses pencapaian, diperlukan proses yang berkualitas untuk mencapai ujung pencapaian. Jadi, Anda tidak pernah bekerja untuk target, Anda hanya bekerja untuk proses agar Anda sampai pada ujung pencapaian target.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TANPA PELANGGAN, ANDA TIDAK MEMPUNYAI BISNIS

MOTIVASI 11042016

“Tidak selalu harga murah yang menarik minat orang untuk membeli. Tindakan untuk melayani dengan sikap baik mampu mengalahkan harga murah.”~Djajendra

Bisnis yang sukses dihasilkan dari pelayanan pelanggan yang baik. Tanpa pelanggan, Anda tidak memiliki bisnis. Kehilangan pelanggan, Anda kehilangan bisnis. Dasar dari pelayanan pelanggan yang baik adalah sikap baik, senyum tulus, kejujuran, membantu harapan dan kebutuhan pelanggan, serta kualitas produk atau jasa yang sesuai janji. Dibutuhkan sikap dan perilaku yang memahami pelanggan dalam setiap berinteraksi dengan pelanggan. Kita semua tahu bahwa sangat beragam karakter, sikap, perilaku, dan mental dari para pelanggan. Mungkin ada perilaku pelanggan yang tidak Anda sukai, tetapi Anda harus ingat bahwa tanpa pelanggan Anda tidak mempunyai bisnis.

Walau pelanggan bersikap tidak baik, bukan berarti Anda juga boleh bersikap tidak baik. Diperlukan kesabaran dan ketenangan yang tinggi dalam menghadapi perilaku tidak baik dari pelanggan. Tetaplah fokus pada pencapaian bisnis, Anda tidak perlu fokus pada perilaku buruk pelanggan. Temukan cara terbaik untuk mengalahkan sikap buruk pelanggan dengan sikap baik. Berikan yang terbaik dengan kesabaran dan ketenangan. Jangan malas melayani pelanggan yang tidak Anda sukai. Dalam bisnis, fokus haruslah pada cara menjual terbanyak dan cara mendapatkan keuntungan terbesar.

Berikan perhatian sepenuh hati kepada pelanggan karena mereka adalah bisnis Anda. Dengarkan suara pelanggan, berikan pelayanan sesuai harapan mereka, dan sediakan layanan terbaik agar mereka setia berbisnis dengan Anda.

Terimalah umpan balik dari pelanggan dengan senang hati, lalu memberikan perhatian dan melayani mereka dengan lebih baik. Setiap umpan balik dari pelanggan adalah bahan dasar untuk peningkatan kualitas layanan Anda.

Komunikasi dengan pelanggan haruslah menjadi jembatan yang menghubungkan secara empati. Tingkatkan kualitas keterampilan komunikasi tim pelayanan Anda. Ucapkan yang perlu dan jangan ucapkan yang tidak perlu. Miliki kemampuan komunikasi untuk menerjemahkan pelayanan ke pelanggan, serta selalu menjaga suasana hati terbaik agar pelanggan merasa nyaman dengan pelayanan Anda. Anda tidak boleh memiliki keraguan untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, dan menyampaikan yang terbaik dengan sejelas mungkin kepada pelanggan.

Inti pelayanan pelanggan bersumber dari produk dan jasa yang dijual. Jadi, setiap pelanggan pasti ingin mengetahui tentang produk dan jasa yang dijual secara jelas dan sederhana. Dalam hal ini, tim pelayanan harus mampu menguasai pengetahuan atas produk dan jasa yang dijual dengan sebaik mungkin, lalu harus mampu menyampaikannya kepada pelanggan dalam bahasa yang paling sederhana dan mudah dimengerti.

Pilihlah kata-kata yang baik untuk disampaikan kepada pelanggan, ucapkan dari pikiran positif dan emosi yang baik. Jangan pernah berbicara omong kosong dan berlebihan; jangan pernah berjanji berlebihan; selalu katakan yang benar dan layani dengan senang hati.

Pelayanan berarti Anda harus memiliki keterampilan bertindak yang andal dan hebat. Keterampilan bertindak haruslah membuat pelanggan bahagia dan merasa beruntung berbisnis dengan Anda. Apapun situasinya Anda harus mampu mengendalikan tindakan Anda. Sekali tindakan Anda tidak menyenangkan hati pelanggan, maka pelanggan Anda akan mencari tempat lain untuk kebutuhan mereka. Tidak selalu harga murah yang menarik minat orang untuk membeli dari Anda. Tindakan Anda untuk melayani dengan sikap baik mampu mengalahkan harga murah.

Pelayanan yang cepat dan berkualitas haruslah menjadi budaya pelayanan. Miliki keterampilan manajemen waktu yang baik agar setiap pelayanan dapat dieksekusi dengan efektif, produktif, dan berkualitas. Jangan membiarkan pelanggan menunggu dan menunggu terlalu lama untuk sebuah pelayanan. Semakin cepat Anda mampu memberikan pelayanan yang berkualitas tinggi, semakin pelayanan Anda dipercaya oleh pelanggan, dan hal ini secara otomatis akan meningkatkan bisnis Anda di masa depan.

Hal yang paling tabu dalam pelayanan adalah membuang-buang waktu pelanggan, sehingga pelanggan marah dan kecewa dengan pelayanan Anda.

Komunikasi tidak hanya bahasa kata-kata dan bahasa tulisan, ada juga bahasa tubuh dan bahasa hati. Oleh karena itu, tim pelayanan pelanggan wajib menguasai bahasa tubuh dan bahasa hati agar dapat mendengarkan realitas pelanggan secara total. Hal ini sangat penting saat pelanggan tatap muka dengan pelayanan Anda. Di mana, Anda harus dapat membaca realitas pelanggan ataupun keadaan emosional mereka. Mengetahui realitas pelanggan membuat Anda mampu menciptakan pelayanan sesuai kepribadian pelanggan, dan ini juga akan menjadi pengalaman pribadi yang memperkaya wawasan ataupun pengetahuan pelayanan Anda.

Orang bisnis selalu sadar untuk hadir dan ada bagi pelanggannya. Demikian juga dalam pelayanan pelanggan, Anda harus ada dan hadir bagi pelanggan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Jangan ngotot ataupun bersikap keras kepala dengan pelanggan Anda. Apapun realitas pelanggan Anda, Anda harus mampu memberikan yang terbaik bagi mereka.

Fokus pelayanan pelanggan adalah peningkatan bisnis. Jadi, semua upaya pelayanan terbaik dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja bisnis. Pelayanan yang buruk mengakibatkan hilangnya bisnis. Oleh karena itu, perusahaan harus secara rutin dan terus-menerus mendidik dan melatih karyawan agar mampu bekerja dengan orientasi pelayanan berkualitas tinggi.

Tim pelayanan harus terlatih dan memiliki kemampuan yang andal dalam menangani hal-hal tak terduga. Pelayanan selalu memiliki resiko dalam wujud masalah. Apapun masalah dapat muncul saat pelayanan. Di sinilah diperlukan sebuah mental positif untuk bisa memberikan pelayanan yang konsisten dan berkualitas. Perusahaan perlu mengatur hal-hal tak terduga dengan SOP ataupun pedoman yang membuat tim pelayanan dan pelanggan memiliki kepastian dalam pelayanan. Intinya, apapun masalahnya harus ada solusi yang membuat pelanggan bahagia.

Sikap baik dan senyum merupakan modal dalam pelayanan pelanggan. Apapun situasinya jangan pernah kehilangan senyum dan sikap baik. Miliki mental dan perilaku pelayanan yang persuasi. Anda harus pintar membujuk dan meyakinkan pelanggan dengan solusi terbaik. Anda harus mampu memberikan alasan yang tepat dan membuat pelanggan percaya pada pelayanan Anda. Jadi, pelayanan pelanggan bukanlah untuk mencari alasan, tetapi untuk meyakinkan pelanggan bahwa Anda sedang melayani mereka dengan sebaik-baiknya.

Miliki semangat, gairah, integritas, dan ketetapan hati dalam pelayanan pelanggan. Anda harus tampil mengesankan dan energik dalam memberikan pelayanan pelanggan; Anda harus mampu melakukan yang terbaik bagi pelanggan Anda; Anda harus memiliki niat dan komitmen yang tulus untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan Anda.

Tanpa pelanggan, Anda tidak mempunyai bisnis. Oleh karena itu, setiap masalah pelanggan wajib Anda temukan solusinya. Pelanggan adalah bisnis. Bila Anda tidak mampu menemukan solusi berarti Anda tidak memiliki solusi atas bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

IMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI ETOS BISNIS

MOTIVASI 11012016 DJAJENDRAIMPLEMENTASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI ETOS BISNIS

“Ketika Anda memberikan bukti transparansi dan akuntabilitas di setiap proses kerja, Anda sedang mempraktikkan tata kelola perusahaan yang baik.”~Djajendra

Good corporate governance menjadi kebutuhan bisnis. Ada cerita dari klien saya bahwa mereka mendapatkan pembeli besar (buyer) dari luar negeri, pembeli tersebut meminta bukti bahwa perusahaan sudah menjalankan praktik good corporate governance. Good corporate governance adalah wujud dari trust (kepercayaan). Perusahaan yang menjalankan good corporate governance (tata kelola yang baik) dianggap bisa dipercaya dan memiliki reputasi baik.

Bisnis tumbuh dan berkembang dari kepercayaan. Globalisasi bisnis dan kecepatan perkembangan teknologi internet telah membuat setiap perusahaan mampu terhubung dari mana saja untuk melakukan bisnis. Karena siapapun bisa berbisnis secara global dan bisa menjual atau membeli produk dari manapun, maka diperlukan sebuah sistem kerja yang dipercaya. Salah satu sistem kerja yang bisa dipercaya adalah yang menggunakan prinsip-prinsip good corpoarte governance. Menjalankan good corpoare governance dengan jujur dan penuh tanggung jawab, seperti sedang menguatkan dan menyehatkan organisasi dan proses bisnis untuk pencapaian terbaik.

Prinsip-prinsip good corporate governance layak dianut menjadi bagian dari etos bisnis. Akuntabilitas, keadilan, keterbukaan, tanggung jawab, dan kemandirian selayaknya dirangkum di dalam integritas bisnis yang tinggi agar kepercayaan dan reputasi dapat dimiliki perusahaan. Etos bisnis dan etos organisasi berdasarkan good corporate governance menghasilkan praktik manajemen yang baik.

Menjalankan bisnis dengan sukses bukan hanya tentang penguasaan pasar, produk unggulan, nilai pemegang saham, kreativitas dan inovasi. Juga, sistem dan proses kerja atau mekanisme kerja yang baik menjadi sangat penting untuk bisa menjalankan bisnis dengan suskes. Struktur organisasi yang efektif dalam kolaborasi kerja mampu menghasilkan proses bisnis dan proses kerja yang profesional.

Berbisnis di jaman sekarang ini harus memperhitungkan kekuatan global. Secara pasti dunia sudah terhubung melalui bisnis. Bisnis global tidak hanya oleh perusahaan dengan perusahaan, negara dengan negara, tetapi juga sudah di level individu dengan individu. Perkembangan teknologi internet dan jasa pengiriman barang telah membuat hubungan bisnis global menjadi semakin mudah dan murah.

Tantangan ke depan dalam persaingan bisnis global adalah menjadi yang dipercaya. Bila bisnis Anda dipercaya oleh para pebisnis global, maka dengan mudah Anda bisa menjual lebih banyak dan mengembangkan bisnis. Untuk bisa dipercaya, Anda harus mengelola bisnis dengan tata kelola yang baik. Gunakan praktik bisnis terbaik. Gunakan prinsip-prinsip good corporate governance sebagai fondasi untuk pengembangan budaya perusahaan. Semakin sempurna tata kelola perusahaan yang baik, semakin sempurna reputasi perusahaan di persepsi stakeholders.

Tata kelola yang baik memberikan tanggung jawab dan peran yang jelas kepada pemilik perusahaan, dewan direksi, dewan komisaris, dan karyawan. Masing-masing pihak memainkan perannya dari integritas yang tinggi. Semua proses kerja dan proses pengambilan keputusan berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Akuntabilitas dan transparansi untuk semua pemangku kepentingan diberlakukan secara adil. Semua ini bertujuan untuk mengharmonisasikan hubungan kerja di internal organisasi, sehingga kolaborasi kerja dapat menjadi energi yang memperlancar semua proses bisnis dan proses kerja.

Implementasi good corporate governance sebagai etos bisnis diawali dengan penguatan moral dalam menjalankan bisnis. Diperlukan pengembangan standar tata kelola berbasis moralitas bisnis dalam seluruh aktivitas dan operasional bisnis. Budaya kerja dengan moralitas yang tinggi memudahkan terciptanya perilaku kerja yang berintegritas tinggi.

Internalisasi dan sosialisasi etika bisnis dan kode etik perilaku dilakukan secara terus-menerus. Perlu dipahami bahwa etika terwujud dari kesadaran dan moralitas yang tinggi. Setiap insan perusahaan harus terbiasa dan terlatih untuk menjalankan bisnis perusahaan secara etis. Dalam hal ini, diperlukan pelatihan dan pencerahan yang sifatnya berkelanjutan, tidak boleh terhenti atau merasa cukup. Sebab, dilema etika dapat muncul kapan saja dalam berbagai wujud yang berpotensi menciptakan keraguan terhadap implementasi etika di perusahaan.

Tujuan bisnis diselaraskan dengan praktik-praktik bisnis yang baik, sehingga tujuan dicapai secara tepat, dan setiap pengambilan keputusan tidak merugikan stakeholders. Disamping itu, proses strategi juga menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, dan memasukkan nilai stakeholder untuk memudahkan hubungan bisnis. Struktur organisasi menjalankan peran dan fungsinya berlandaskan prinsip-prinsip good corpoarte governance. Di dalam struktur, setiap insan perusahaan harus bertindak dengan tujuan yang jelas dan yang dapat dicapai; memiliki strategi dan taktik yang layak untuk mencapai tujuan; menciptakan etos kerja yang sesuai untuk memberikan kinerja yang produktif; serta memiliki administrasi dan pelaporan untuk memandu atau memonitor kemajuan kerja.

Ketika Anda memberikan bukti transparansi dan akuntabilitas di setiap proses kerja, Anda sedang mempraktikkan tata kelola perusahaan yang baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGEKSEKUSI PENJUALAN DENGAN SUKSES

SALES MOTIVATION 2015“Fokuslah pada wilayah penjualan yang berada dalam kendali Anda. Jangan fokus berlebihan di wilayah yang dikendalikan oleh orang lain.”~Djajendra

Jika Anda ingin menjadi penjual yang sukses, Anda harus fokus seratus persen di wilayah penjualan yang dapat Anda kontrol. Anda tidak mungkin bisa mengendalikan semua wilayah penjualan sendirian, Anda tetap bergantung pada orang lain. Jadi, sehebat apapun Anda dalam menjual, Anda dibatasi oleh wewenang orang lain.

Sebagai penjual, Anda harus sadar bahwa ada dua sisi transaksi dalam sebuah proses penjualan. Sisi pembeli dan sisi penjual. Penjualan terjadi karena ada penjual dan pembeli. Di sini ada dua kepentingan, ada dua wewenang, ada dua keputusan. Penjual tidak dapat menentukan sendiri eksekusi penjualan, harus ada kesepakatan dengan pembeli sebelum mengeksekusi penjualan. Intinya, kesuksesan penjual ditentukan oleh keputusan pembeli untuk membeli dan kesiapan penjual untuk menjual.

Pembeli membeli tidak karena penjual melakukan penjualan dengan hebat, mereka membeli karena keinginan dan kebutuhan. Oleh karena itu, Anda sebagai penjual, harus memiliki etos menjual yang mampu mempengaruhi keinginan dan kebutuhan pembeli. Kembangkan perilaku dan etos yang tidak pernah menyerah untuk menemukan pembeli yang berpotensi membeli sebanyak mungkin. Pembelilah yang menghidupi penjual. Pembelilah yang menjadi jantung dari kehidupan bisnis. Tanpa partisipasi dan kontribusi dari pembeli, penjualan tidak akan terjadi. Pencapaian target penjualan hanya dapat dicapai ketika penjual mampu mendapatkan sebanyak mungkin pembeli, yang membutuhkan dan menginginkan produk atau jasa yang penjual pasarkan.

Pembeli dan target penjualan berada di luar kendali penjual. Anda harus ingat bahwa perilaku pembeli dan target pencapaian penjualan tidak di dalam kendali Anda. Jadi, Anda tidak perlu terlalu banyak fokus pada pembeli ataupun target. Bila semua waktu, energi, pikiran, dan upaya Anda difokuskan pada pembeli dan target penjualan, maka Anda sulit mencapai penjualan terbaik. Anda harus fokus untuk mengembangkan perilaku dan etos menjual yang bisa mempengaruhi pembeli untuk membeli dari Anda. Sebab, perilaku Anda yang disukai oleh pembeli dapat menjadi kekuatan yang meyakinkan mereka untuk membeli sebanyak mungkin dari Anda. Dan, bila semakin banyak pembeli yang suka dengan perilaku ataupun cara Anda menjual, maka Anda pasti mampu menjual lebih banyak lagi, dan tentu saja memenuhi target penjualan Anda dengan sempurna.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BISNIS MENCIPTAKAN PERILAKU BISNIS YANG JUJUR, BERTANGGUNG JAWAB DAN BERINTEGRITAS TINGGI

ETIKA BISNIS - MOTIVATOR DJAJENDRA 2015

“Etika bisnis baru bisa diwujudkan bila sudah menjadi perilaku, kebiasaan, sikap, dan etos. Selama sebatas dokumen, etika bisnis belum eksis.”~Djajendra

Tanpa etika bisnis para stakeholders berpotensi menciptakan kecurangan dan merugikan pihak-pihak yang terlibat dalam bisnis tersebut. Etika bisnis membantu perusahaan untuk mengembangkan nilai-nilai positif dari budaya etis. Budaya etis menciptakan tempat kerja yang aman, profesional, berisiko kecil, dipercaya, dan memiliki reputasi yang baik. Budaya etis melatih dan menyiapkan karyawan dan pimpinan untuk memecahkan semua dilema etika dengan sukacita.

Biasanya, ketika sebuah kejadian tidak etis menimpa perusahaan barulah orang-orang mulai berbicara tentang pentingnya etika bisnis. Secara mental, pada umumnya, dokumen tertulis etika bisnis dianggap sebagai bukti bahwa perusahaan sudah mengimplementasikan etika bisnis. Dan, dianggap sudah ada fungsi pengawasan untuk mengawasi kepatuhan insan perusahaan terhadap etika bisnis. Perlu dipahami bahwa etika bisnis tidaklah sesederhana itu, etika bisnis tidak cukup diwujudkan melalui sistem dan tata kelola. Etika bisnis baru bisa diwujudkan bila sudah menjadi perilaku, kebiasaan, sikap, dan etos.

Ketika etika bisnis dari dokumen tidak dijadikan hidup dalam perilaku, kebiasaan, sikap, dan etos; maka, budaya etis tidak bisa diwujudkan oleh perusahaan. Tanpa budaya etis, perusahaan akan mengalami hal-hal negatif, seperti: penipuan, penyalahgunaan wewenang, pemborosan, dilema etika tanpa solusi, kehilangan pelanggan atau klien, kehilangan karyawan terbaik, kehilangan reputasi, serta perusahaan sulit memecahkan persoalan-persolanan bisnis yang terkait dengan profesionalisme dan etika.

Dalam budaya etis orang-orang saling menghormati, saling berkontribusi, saling meningkatkan reputasi perusahaan. Budaya etis adalah kekuatan yang menciptakan perusahaan yang kuat dan tangguh oleh para insan perusahaan yang mampu menciptakan dirinya sendiri untuk berperilaku etis. Sebaliknya, dalam budaya tidak etis orang-orang akan saling melecehkan; menonton rekan kerjanya yang kesulitan; menonton ketidakberdayaan perusahaan dalam menghadapi dilema etika; membiarkan perusahaan dalam kesulitan keuangan; tidak memiliki empati dan toleransi untuk membangun kekuatan saat perusahaan sedang susah payah; membiarkan reputasi perusahaan hancur dan mati. Budaya tidak etis adalah bom waktu yang bisa menghancurkan perusahaan dari berbagai aspek organisasi dan bisnis.

Budaya etis selalu dalam tantangan dan cobaan. Sebab, Setiap orang memiliki subculture atau budaya selain budaya perusahaan, misalnya: budaya yang bersumber dari rumah, keluarga, tradisi, agama, lingkungan, kepercayaan, pengetahuan, sekolah, dan orientasi hidup seseorang. Bila subculture tidak selaras atau tidak senafas dengan budaya etis perusahaan, maka pelanggaran etika berpotensi melemahkan budaya etis perusahaan. Kesalahan etis harus selalu diawasi dan dimonitor sejak dini, lebih baik mencegah daripada membiarkannya tumbuh dan merusak.

Sifat bisnis adalah global dan universal. Oleh karena itu, nilai-nilai dan keyakinan dalam etika bisnis haruslah bersifat global dan universal. Tidak boleh ada pemahaman etika bisnis yang sifatnya eksklusif, mengkhususkan, ataupun dibuat terpisah dari yang lainnya dengan alasan perbedaan keyakinan. Keyakinan bisnis hanya satu yaitu mencari keuntungan melalui jalan integritas dan akuntabilitas. Jadi, dokumen etika bisnis yang dibuat oleh perusahaan harus berstandar global dan berpraktis secara universal, sehingga semua orang dari belahan dunia manapun dapat menerima dan memahaminya.

Dokumen etika bisnis harus dijelaskan dan diuraikan secara rinci untuk tujuan membentuk perilaku etis. Intinya, penjelasan dan uraian yang rinci ini haruslah menjelaskan tentang bagaimana cara para insan perusahaan memainkan peran dan fungsinya dalam budaya etis; bagaimana cara mereka membentuk sikap dan perilaku etis; bagaimana cara manajemen, dewan direksi, dewan komisaris, dan pemegang saham memperlihatkan kemampuan untuk menjalankan budaya etis; bagaimana cara membentuk karakter dan kepribadian yang kuat untuk penguatan budaya etis; bagaimana cara menghadapi dilema etika yang pasti selalu muncul dari para stakeholders di luar perusahaan.

Para stakeholders dari luar perusahaan adalah orang-orang yang tidak ada dalam perusahaan, tetapi membawa kepentingannya dan kepentingan organisasinya. Mereka-mereka inilah sumber dilema etika yang paling rumit dan sulit. Tidak mungkin bagi perusahaan untuk mengendalikan mereka, apalagi bila mereka memiliki kekuasaan dan kewenangan dalam menentukan keberlangsungan operasional perusahaan. Di sinilah diperlukan kecerdasan untuk menghadapi oknum-oknum yang hadir atas nama institusi atau lembaga, tetapi beretika rendah. Lembaga atau institusi yang mereka wakili mungkin sangat etis dan berbudaya etis, tetapi oknum bisa saja terkontaminasi oleh subculture yang buruk, sehingga mereka berperilaku tidak etis. Oleh karena itu, perusahaan harus menghadapi oknum-oknum beretika rendah ini dengan bijak, sambil memperhatikan konsekuensi dari setiap pilihan dan keputusan, yang pasti harus selalu sadar bahwa akan ada konsekuensi atas tindakan dan pilihan yang dibuat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KUATKAN MENTAL UNTUK MENJALANKAN BISNIS DENGAN DOLLAR DI ATAS Rp 14.000,-

PIKIRAN BERTINDAK“Ketangguhan mental dan aliran energi pemenang di tengah krisis, akan menjadi kekuatan untuk meraih kemenangan bagi bisnis Anda.”~Djajendra

Sebuah titik krisis adalah ujian bagi ketangguan mental pebisnis. Siapa yang tangguh dan kreatif akan muncul sebagai pemenang. Krisis dan kesulitan pasti berlalu, tetapi saat mereka hadir, kepanikan dan kebingungan bisa membuat mental buntu dan tanpa solusi.

Bagi para pemenang, apapun tantangannya, dia selalu kuat, dan berani mengambil sikap untuk bergerak melalui disiplin bagi keberhasilan. Mereka mampu berprestasi di atas hambatan dan rintangan. Mereka selalu bersikap tegas, optimis, kreatif, berani, ikhlas dan fokus pada pencapaian terbaik. Mereka mampu memetakan persoalan dengan kreatif dan cerdas, lalu mengatasi semua hal di titik krisis dengan sempurna.

Bagi mental kalah, mereka begitu mudah terjebak di dalam kesulitan, lalu mengeluh dan putus asa dengan realitas. Mereka sangat pintar melempar kesalahan kepada yang lain, dan sibuk membuang energi untuk mencari alasan pembenaran atas ketidakmampuan mereka.

Ada sebuah cerita yang begitu luar biasa dari seorang pemenang sejati bernama Thomas Alva Edison. Pada tahun 1914 pabrik Thomas Edison terbakar habis, semua penemuan dan prototipe hancur terbakar menjadi abu, dan dia mengalami kerugian sekitar lebih dari 23 juta dollar pada saat itu. Atas kejadian tersebut, Thomas Alva Edison tidak sedih, dia hanya berkata “Bersyukurlah semua kesalahan kami terbakar. Sekarang kami bisa memulai lagi dengan lebih hebat.” Reaksi Thomas Alva Edison menggambarkan jiwa yang tangguh dan penuh optimis. Di saat semua kekayaannya terbakar habis, dia melihat peluang untuk bekerja dengan lebih hebat lagi. Ketika gagal 10.000 kali, Thomas Edison hanya berkata, “ saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan bekerja.” Thomas Alva Edison adalah role model tentang ketangguhan di tengah krisis. Dia tetap meningkatkan pencapaian di titik krisis yang dia hadapi. Dia tetap penuh semangat di titik krisis yang dia hadapi. Dia tidak pernah mengeluh, melemparkan kesalahan, dan lari dari kenyataan.

Landasan ketangguhan mental adalah pikiran positif dan kecerdasan emosional. Ketika emosi dan pikiran Anda dalam wilayah positif, maka Anda menjadi sangat optimis dan produktif. Energi positif dapat meningkatkan semangat untuk tampil lebih fleksible dalam menjalankan usaha.

Jadilah lebih percaya diri. Bila titik krisis sudah terjadi, tugas Anda adalah meningkatkan keyakinan dan rasa percaya diri untuk menemukan peluang baru dari keadaan yang ada. Oleh karena itu, tingkatkan semangat karyawan dan pimpinan perusahaan Anda. Latih mereka menjadi energi optimis dengan mental tangguh. Tingkatkan kemampuan mereka untuk menjadi lebih percaya diri dalam menemukan solusi. Tanamkan keyakinan positif dan optimis atas potensi krisis yang ada, jangan menutupi apapun, bangkitkan semangat kerja keras mereka di tengah ketidakamanan bisnis Anda. Mental karyawan dan pimpinan tangguh selalu bergairah dengan tantangan yang ada, dan sangat cerdas menginspirasi orang lain untuk membantu mereka mencapai kinerja yang diinginkan, walau realitas bisnis sedang di tengah krisis.

Krisis merupakan tanda untuk merangkul perubahan, dan tidak lagi ngotot dengan apa yang sudah direncanakan. Miliki perilaku kerja yang fleksible dan terus-menerus beradaptasi dengan perubahan. Krisis tidak boleh melumpuhkan proses bisnis Anda, tetaplah kreatif dan rendah hati. Kuatkan mental orang-orang di internal perusahaan, yakinkan dan bangkitkan semangat kerja dengan etos yang luar biasa untuk tetap menang di tengah badai krisis.

Jadilah rendah hati dan kreatif di tengah potensi perubahan oleh dampak krisis. Tenangkan pikiran, kuatkan energi positif, lancarkan energi dari otak sampai ke ujung kaki Anda. Bernafaslah dalam-dalam dan yakinlah bahwa Anda sangat terbuka untuk mengenali, memanfaatkan, dan menciptakan peluang di tengah krisis yang terjadi. Perubahan adalah pasti, dan bila Anda bersahabat dengan perubahan, Anda akan selalu menciptakan peluang baru bagi kemajuan bisnis Anda.

Bila bisnis Anda sedang mengalami kesulitan dan kegagalan, maka rangkullah kegagalan tersebut. Jangan marah atau memusuhi kegagalan. Orang-orang bermental tangguh selalu menerima kegagalan, kerugian, kehilangan dan kesulitan dengan tangan terbuka. Lalu, mereka menjadikannya sebagai guru dan belajar dari mereka untuk menuju sukses ke level yang lebih tinggi.

Walau Rupiah sudah di atas Rp 14.000,- per dollar Amerika, dan sebagian pebisnis yang sudah pusing tujuh keliling. Hal ini bukan sebuah akhir, tetapi sebuah awal untuk kemajuan yang lebih tinggi.Oleh karena itu, kuatkan mental dan energi pemenang melalui budaya organisasi Anda agar semua sikap, perilaku, kebiasaan, karakter, dan etos kerja dari sumber daya manusia perusahaan Anda mampu menang di tengah krisis; mampu sukses dan mencapai kinerja terbaik di tengah potensi krisis.

Jangan terjebak di tengah krisis, jangan frustasi di tengah badai krisis. Kuatkan mental pemenang dan energi pemenang di tengah lingkungan kerja Anda agar semua insan perusahaan Anda mampu membuka jalan bagi keberhasilan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUBUNGAN YANG HEBAT ADALAH CARA MENJUAL DENGAN BIAYA RENDAH

PENJUAL DAN PEMBELIHUBUNGAN YANG HEBAT ADALAH CARA MENJUAL DENGAN BIAYA RENDAH

“Hubungan yang hebat antara pembeli dan penjual dapat menjadi magnet untuk mewujudkan proses penjualan yang sempurna dan harmonis.”~Djajendra

Hubungan yang hebat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam penjualan. Miliki keyakinan bahwa sikap baik dan pelayanan yang sepenuh hati merupakan cara untuk membangun hubungan hebat. Meskipun pelanggan bisa datang dengan mudah bagi penjual, tetapi bila penjual tidak membangun hubungan yang hebat, maka pelanggan akan pergi ke pesaing. Tanpa hubungan yang hebat, loyalitas akan hilang. Tanpa hubungan yang hebat, perasaan dekat akan hilang. Jadi, hubungan yang hebat dapat menjadi magnet untuk mewujudkan pembeli dan penjual yang sempurna dan harmonis.

Sangat penting untuk membangun keyakinan yang fokus terhadap hubungan baik dan hebat. Sebab, pikiran bisa berubah setiap saat, hanya keyakinan yang bisa membuat pikiran terkendali dan terbatas. Oleh karena itu, internalisasikan keyakinan-keyakinan yang memudahkan terciptanya kemampuan untuk mewujudkan hubungan baik dan hebat yang tak terbatas, sehingga pembeli dan penjual dapat sama-sama mengalir untuk saling memenuhi kebutuhan dan harapannya.

Hubungan yang hebat dimulai dari rasa percaya diri yang tinggi, dan juga memiliki harga diri yang bersahabat. Sikap dan perilaku dari seorang penjual yang baik biasanya mencerminkan persahabatan dan menarik orang lain untuk lebih dekat. Penjual yang hebat adalah magnet yang menarik para pembeli potensial, serta magnet yang mampu meyakinkan hati dan pikiran pembeli untuk segera membeli dari mereka. Seorang penjual yang andal dan hebat selalu bersikap konsisten untuk menarik pelanggan dengan sikap baik. Mereka mencintai dan menghormati pelanggannya, sehingga tidak akan memperlakukan pelanggan dengan cara-cara yang tidak sopan. Mereka selalu fokus pada kualitas dan kekuatan hubungan hebat, serta bersikap baik dalam memberikan pelayanan yang sempurna.

Percayalah ada begitu banyak pelanggan yang siap membeli produk atau jasa yang Anda pasarkan. Sangat banyak peluang untuk menciptakan bisnis yang kuat dan hebat. Sangat banyak kesempatan untuk memiliki usaha yang berkelanjutan di sepanjang jaman. Dan yang harus Anda lakukan adalah menemukan pembeli atau pelanggan yang rajin membeli dan setia kepada bisnis Anda.

Sering sekali penjual mencari pelanggan dengan berbagai iklan dan promosi yang hebat janjinya. Dan sering sekali penjual gagal memenuhi janji-janji yang sudah disampaikan melalui iklan dan promosi tersebut. Akhirnya, pelanggan kecewa dan akan melupakan bisnis Anda. Jadi, berhati-hatilah saat memilih janji dan kata-kata di dalam iklan dan promosi Anda. Jangan sampai iklan dan promosi Anda hanya membuang uang. Lebih baik tingkatkan kualitas dari sikap, perilaku, karakter, kepribadian, dan etos di dalam pelayanan dan penjualan. Karena, itu semua akan secara otomatis bekerja dengan hati untuk menemukan hubungan yang hebat dengan pelanggan, sehingga pelanggan merasa mendapatkan pelayanan sesuai harapan dan kebutuhannya.

Ketika pelanggan mengeluh tentang pelayanan, produk, dan jasa; maka segera berikan respon positif. Ingat, hubungan hebat merupakan satu-satunya cara termurah untuk mendapatkan bisnis yang hebat. Jadi, jangan sia-siakan teknik menjual dengan biaya yang rendah ini. Bayangkan berapa besar biaya yang harus Anda keluarkan untuk iklan dan promosi? Dan, bila iklan dan promosi Anda yang hebat tidak dibuktikan dengan pelayanan yang hebat, maka bisnis Anda sulit berkembang menjadi hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN MENGUATKAN KEHIDUPAN EKONOMI

KUTA BALI-KEMENKES 2014SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN MENGUATKAN KEHIDUPAN EKONOMI

“Sikap ngotot pikiran dan ego diri sendiri, yang mengabaikan fakta dan realitas, membahayakan keberlanjutan proses kewirausahaan.”~Djajendra

Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah jalan untuk menciptakan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi. Bila energi entrepreneurship hilang dalam kehidupan sebuah bangsa, maka ekonomi bangsa tersebut menjadi stagnan atau kehilangan kekuatannya.

Kewirausahaan mampu menciptakan lapangan kerja yang sangat besar, mampu menyejahterakan kehidupan ekonomi keluarga, mampu menguatkan ekonomi bangsa, dan mampu menjadikan negara kaya raya.

Semangat kewirausahaan diperlukan untuk menciptakan nilai tambah, dan untuk mengembangkan kehidupan ekonomi yang berkelanjutan. Kewirausahaan yang andal dan produktif menjauhkan kehidupan dari krisis ekonomi dan keuangan.

Kewirausahaan haruslah dijadikan budaya kehidupan. Bila sebuah bangsa terlatih dan bermental wirausaha, maka perhatian setiap orang akan terfokus pada penciptaan nilai tambah. Kreativitas dan inovasi akan menjadi kompetensi yang menguatkan kewirausahaan tersebut.

Setiap karyawan di dalam perusahaan adalah bagian dari wirausaha. Artinya, karyawan wajib bermental wirausaha agar dapat melayani, dan memberikan kontribusi nilai tambah kepada perusahaan. Oleh karena itu, semangat kewirausahaan di tengah-tengah rutinitas kerja karyawan, harus dikuatkan oleh pemimpin perusahaan. Bila karyawan kehilangan kekuatan wirausaha, maka perusahaan sulit mencapai kinerja terbaik.

Kewirausahaan adalah tentang berkarya dan bekerja yang fokus pada nilai tambah. Jiwa wirausaha tidak asal kerja atau diperbudak oleh kerja, tetapi bekerja dan berkarya untuk nilai tambah. Dan, akumulasi dari nilai tambah menciptakan kekayaan ekonomi.

Peningkatan semangat kewirausahaan harus dalam optimisme. Semakin optimis dan sadar untuk menjadikan wirausaha sebagai jalan menuju kesejahteraan, semakin sejahteralah kehidupan ekonomi sebuah bangsa. Semangat kewirausahaan menjadikan orang-orang lebih kreatif dan inovatif, sehingga mudah menemukan solusi dan jalan keluar, untuk menciptakan kesejahteraan ekonomi.

Jiwa wirausaha mudah menciptakan pasar. Pasar adalah tujuan terpenting dari sebuah proses kewirausahaan. Apapun produk atau jasa yang dihasilkan dari sebuah proses kewirausahaan, dia harus menemukan atau menciptakan pasarnya. Pasarlah yang akan menentukan kekuatan wirausaha. Jiwa wirausaha harus memiliki intuisi di dalam pasar, dan menciptakan produk atau jasa sesuai maunya pasar. Kemampuan untuk melayani dan beradaptasi dengan kekuatan pasar, akan menjadikan kewirausahaan semakin kuat dan andal.

Kemampuan untuk menciptakan keunikan dan reputasi, menjadikan kewirausahaan semakin unggul dan andal. Memanfaatkan kekuatan teknologi dan kecerdasan menandai fokus pasar, menjadikan kewirausahaan selalu di jalan yang tepat.

Siklus sebuah produk atau jasa haruslah menjadi bagian dari kecerdasaan kreatif. Pasti ada siklus lembah dan puncak dalam semua bisnis. Oleh karena itu, kewirausahaan haruslah terbiasa dengan perubahan, kreativitas, dan inovasi. Sikap ngotot dengan maunya pikiran dan ego diri sendiri, serta sikap yang suka mengabaikan fakta dan realitas, akan membahayakan keberlanjutan proses kewirausahaan.

Kewirausahaan adalah proses kreatif dan inovatif, yang menghubungkan karya dengan kebutuhan. Karya bisa dalam wujud jasa ataupun produk, dan kebutuhan dapat diciptakan melalui proses marketing. Jadi, walaupun sesuatu itu masih baru dan belum dipahami oleh pasar, tetapi bila disampaikan kepada pasar dengan bahasa marketing yang hebat, maka pasar pasti mengerti dan menerimanya.

Kewirausahaan adalah pencipta bisnis, yang cerdas melihat masa depan.  Menciptakan produk atau jasa yang baru, lalu menciptakan iklan yang memotivasi pasar, untuk menggunakan produk atau jasa tersebut, adalah bagian terpenting dari sebuah proses kewirausahaan.

Kualitas kewirausahaan ditentukan dari kemampuan untuk beradaptasi terhadap kedinamisan pasar, efisiensi proses, inovasi, kinerja tinggi, kepemimpinan, dan keberlanjutan penciptaan nilai tambah ekonomi. Dan juga, kemampuan untuk pemecahan masalah, menggunakan ide-ide secara tepat, dan kemampuan komersial.

Entrepreneurship atau kewirausahaan haruslah mampu menghasilkan ide-ide ekonomi, dan menjadikannya sebagai kekuatan, untuk menciptakan kekayaan dan kesejahteraan ekonomi bagi banyak orang. Kehidupan sosial yang sejahtera dan terjamin pertumbuhan dan pemerataan ekonominya, haruslah menjadi semangat kewirausahaan. Semakin merata kekayaan ekonomi masyarakat, semakin besar pasar yang tercipta untuk kekayaan wirausaha.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KREATIVITAS UNTUK PEMECAHAN MASALAH

“Kreativitas membersihkan proses bisnis dari masalah dan kesulitan. Orang-orang kreatif di tempat kerja adalah solusi untuk melancarkan proses bisnis.”~Djajendra

Masalah bisa datang kapan saja. Ketika masalah hadir, maka Anda harus bisa menyiapkan solusi agar masalah bisa diakhiri. Solusi-solusi terbaik hanya dapat dihasilkan dari kekuatan kreatif. Jadilah kreatif, bekerjalah dengan kreativitas tinggi, dan temukan jalan keluar untuk setiap masalah Anda.

Kreativitas membutuhkan lingkungan kerja yang bahagia bekerja di luar zona nyaman. Musuh utama kreativitas adalah zona nyaman. Bila orang-orang sudah nyaman dengan rutinitas dan takut dengan masalah, maka mereka akan menjadi bagian utama dari masalah tersebut. Jadilah pribadi kreatif yang cerdas membaca peta persoalan, cerdas memetakan masalah, lalu menemukan strategi yang kreatif dan tepat, untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi yang hebat.

Organisasi terbaik selalu memberikan akses untuk kreativitas. Kreativitas akan melahirkan ide-ide terbaik. Kreativitas dapat menjadi kekuatan untuk mengatasi tantangan, perlawanan, kompetisi, kesulitan, serta membawa organisasi menuju kesuksesan.

Proses bisnis berpotensi tersumbat oleh masalah. Hal ini akan menghentikan aliran bisnis menuju kinerja terbaik. Energi kreatif dapat membersihkan semua sumbatan dan hambatan, lalu membuka aliran proses bisnis, dan menjadikan proses bisnis lancar untuk mencapai kinerja terbaik. Intinya, kreativitas dapat membersihkan proses bisnis dari masalah dan kesulitan.

Orang-orang kreatif di tempat kerja adalah solusi untuk melancarkan proses bisnis. Energi kreatif dapat menciptakan keajaiban dan kemenangan yang luar biasa. Oleh karena itu, jangan pernah mengabaikan kekuatan dan keajaiban energi kreatif. Hidupkan dan tumbuhkan kreativitas di tempat kerja Anda.

Kreativitas membutuhkan pengetahuan, wawasan, kebijaksanaan, kecerdasaan, dan mindset yang mampu merangkai pengalaman dengan pengetahuan. Kreativitas selalu bergerak melalui kecerdasan pola pikir dalam memahami realitas, pengalaman, pengetahuan, dan masa depan, dengan kekuatan intuisi yang tajam dalam memprediksi arah sukses.

Kreativitas membutuhkan gairah dan nilai-nilai, yang terfokus untuk mewujudkan visi organisasi. Kreativitas juga ditentukan oleh keinginan terdalam hati nurani, untuk berani bermain di luar zona nyaman, dan berani berpikir, atau bertindak di luar kotak organisasi.

Dalam pemecahan masalah, kreativitas harus mempersiapkan dirinya untuk fokus ke dalam solusi, dan menemukan penyebab dari masalah tersebut. Lalu, dengan banyak akal dan banyak cara, mampu menuntaskan masalah dengan solusi jitu.

Bisnis yang hebat selalu cepat dan sangat kreatif dalam menyelesaikan masalahnya. Bisnis yang hebat didukung oleh orang-orang kreatif, dan sangat cerdas merumuskan masalah. Lalu, dengan cerdas menangani masalah untuk mendapatkan solusi terbaik. Mereka yang kreatif sangat kaya dengan wawasan, pengetahuan, pengalaman. Juga, memiliki waktu dan disiplin, untuk berpikir dan bertindak secara kreatif, sebelum menemukan solusi dan keputusan yang hebat.

Orang-orang kreatif selalu tenang dan emosinya stabil. Mereka tidak akan membiarkan dirinya di dalam kecemasan dan kekhawatiran, apalagi ketakutan. Mereka sadar bahwa hanya di dalam ketenangan dan kejernihan pikiran, energi kreatif mampu muncul secara ajaib dan banyak solusi. Mereka selalu fokus di dalam ketenangan dan kesadaran untuk menemukan solusi dan mencegah masalah menjadi lebih besar.

Orang-orang kreatif mampu menghasilkan banyak ide dari dirinya sendiri, ataupun dari koordinasi dengan orang lain. Mereka selalu terbuka dan memiliki empati untuk memahami ide-ide orang lain. Mereka selalu cerdas mengakumulasi ide dan memilih yang paling tepat, untuk menuntaskan masalah yang ada.

Orang-orang kreatif cerdas mendengarkan orang lain, dan mereka berjiwa besar untuk bertoleransi kepada yang lain. Mereka lebih suka mengalir daripada terjebak di dalam sebuah situasi. Mereka lebih suka bekerja dari pada beropini, dan berbeda pendapat untuk sesuatu yang tidak berguna.

Ide-ide kreatif tentu saja harus melewati proses, untuk diwujudkan menjadi sebuah benih keputusan. Jadi, walaupun banyak ide untuk menuntaskan sebuah masalah, tetapi tidak semua ide tersebut mampu memberikan solusi yang tegas dan tepat untuk sebuah masalah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KREATIVITAS MENGHASILKAN ENERGI SUKSES, SOLUSI, DAN KEPUTUSAN TERBAIK

“Musuh kreativitas adalah rasa takut dan rasa senang di dalam zona nyaman.”~Djajendra

Dunia bisnis adalah dunia yang sangat dinamis, membutuhkan perubahan secara terus-menerus. Bisnis tanpa perubahan sulit berkompetisi. Bisnis tanpa jiwa kewirausahan sulit memahami kreativitas. Jiwa wirausaha adalah jiwa yang melakukan penciptaan, kreativitas, inovasi, dan memiliki gairah untuk mewujudkan visi.

Kreativitas adalah tentang “bertindak dan melakukan,” dengan pikiran, emosi, persepsi, keyakinan, pengetahuan, wawasan, pengalaman, intuisi, dan didukung oleh hasrat dan gairah tanpa batas dari dalam diri.

Kreativitas merupakan cara terpenting untuk dapat menjalankan bisnis dengan berkualitas. Seseorang yang kreatif selalu mampu melihat masalah dalam beberapa dimensi. Seseorang yang kreatif memiliki kemampuan dan intuisi, untuk memahami masalah yang dihadapi dengan cerdas. Orang-orang kreatif cerdas menyatukan ide-ide yang ada untuk sesuatu yang baru. Orang-orang kreatif sangat cerdas melahirkan ide-ide baru untuk sesuatu yang belum ada. Orang-orang kreatif sangat cerdas mengkontribusikan ide-ide terbaik, untuk solusi dan pembuatan keputusan. Orang-orang kreatif selalu kaya dengan pengetahuan, wawasan, pengalaman, dan intuisi.

Kreativitas dan inovasi diperlukan untuk tetap unggul ditengah kompetisi. Perusahaan yang kreatif selalu fokus untuk menciptakan produk-produk baru, proses bisnis yang terbarui, menemukan pasar yang baru, usaha baru, saluran distribusi yang baru, inisiatif-inisiatif yang penuh gairah dan harapan. Kreativitas menjadikan bisnis tumbuh dan berkembang, untuk meraih berbagai kesempatan dan peluang.

Kewirausahan membutuhkan banyak ide-ide baru. Membutuhkan orang-orang yang bekerja dengan pendekatan kreatif. Menyiapkan orang-orang yang siap bekerja di luar zona nyaman. Membutuhkan keterampilan imajinatif untuk sesuatu yang unik dan baru.

Energi kreatif menciptakan solusi baru untuk masalah sesulit apapun; menciptakan metode baru untuk sebuah proses yang diimpikan; menciptakan alat dan cara baru untuk kontribusi yang lebih produktif; menghasilkan ide-ide baru yang mampu memecahkan masalah. Kreativitas berkembang dari pengetahuan yang berakar di dalam diri; berkembang dari pengalaman dan pemahaman terhadap pekerjaan yang ditekuni; dan juga dihasilkan dari kemampuan interaktif dan empati atas permasalahan yang ada.

Musuh kreativitas adalah rasa takut dan rasa senang di dalam zona nyaman. Rasa takut dan rasa senang di zona nyaman, merupakan jebakan yang menghambat proses kreatif. Zona nyaman menghentikan kemampuan untuk menciptakan ide-ide baru. Zona nyaman merupakan ekspresi dari ketidakberanian untuk mengambil risiko. Zona nyaman menjadikan orang-orang tidak berani untuk kreatif, sebab mereka takut gagal.

Kreativitas sangat diperlukan untuk mengumpulkan ide-ide terbaru, diperlukan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi dari masalah-masalah berat. Kreativitas menjadikan seseorang penuh semangat, untuk terlibat dan mengeksplorasi masalah agar menemukan jalan keluar terbaik.

Kreativitas memiliki logika kreatif dan mampu memprediksi masa depan dari sebuah bisnis, sehingga mampu menyiapkan produk-produk baru, atau produk-produk inovatif, untuk melayani kebutuhan dan harapan di masa depan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

DJAJENDRALAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

“Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.”~Djajendra

Seorang penjual yang andal pasti cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya harus hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia harus sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.

Keberhasilan seorang penjual berasal dari menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari kehidupan sehari-hari. Membiasakan dan mendisiplinkan proses penjualan untuk fokus pada pelayanan yang diinginkan pelanggan, akan menjadikan penjualan sukses.

Produk yang hebat memiliki pelayanan sepenuh hati. Setiap produk dan jasa yang dibuat di dalamnya harus ada semangat pelayanan sepenuh hati. Pelayanan yang baik menentukan keberhasilan penjualan dan keuntungan.

Di era kompetis ini, sangat banyak perusahaan yang membuat produk dan jasa sejenis, yang membedakan hanyalah karakter pelayanan. Semakin mampu memahami pembeli, semakin mampu memberikan kebaikan dan kualitas kepada pembeli, semakin sukses penjualan.

Bila sikap baik dan perilaku santun hilang di dalam sebuah pelayanan, maka pelayanan itu akan ditinggalkan. Pelayanan sepenuh hati membantu produk dan perusahaan mendapatkan reputasi dan kepercayaan.

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

Peningkatan loyalitas pelanggan hanya dapat dilakukan dengan pelayanan, kualitas, dan profesionalisme. Loyalitas pelanggan akan meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melebihi sebelumnya.

Perusahaan yang mampu memberikan layanan yang luar biasa, yang melebihi harapan pelanggan, akan memanen keuntungan. Sedangkan perusahaan yang mengabaikan pelayanan dan terlalu fokus pada produk, akan mengalami penurunan penjualan. Zaman sekarang adalah zaman pelayanan dan zaman kualitas. Jadi, siapapun yang mampu menguasai pelayanan dan kualitas pastilah menjadi pemenangnya.

Pembeli selalu ingin mendapatkan informasi yang rinci, dan selalu ingin tahu banyak tentang produk dan jasa yang mereka sukai. Oleh karena itu, penjual yang baik pasti menjadi pelayan yang andal, untuk memenuhi rasa ingin tahu pembeli.

Seorang penjual yang baik pasti membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menjaga integritas agar hubungan saling percaya dapat meningkatkan target dan kinerja.

Perilaku yang positif dan baik; tindakan yang sepenuh hati dan profesional; cara pelayanan yang terfokus, untuk memberikan yang terbaik dari hati yang paling tulus dan melayani; akan menjadikan penjual selalu unggul dan berkinerja hebat.

Penjual dan perusahaan harus menciptakan trust, dan membangun hubungan interpersonal yang mampu meningkatkan kualitas komersial produk dan jasa.

Seorang penjual wajib memiliki orientasi atau pandangan hidup yang melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Seorang penjual wajib menyiapkan dirinya dengan pengetahuan, wawasan, keahlian menjual, keandalan untuk melayani, dan kualitas yang membuat pelanggan bahagia.

Seorang penjual wajib memiliki energi positif yang disenangi oleh pelanggan; wajib memiliki aura tubuh yang memancarkan energi baik, untuk mengakrabkan hubungan dengan pelanggan.

Seorang penjual wajib fokus pada pelayanan, dan tidak terjebak dalam orientasi menjual, tetapi selalu fokus pada orientasi melayani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WIRANIAGA HARUS CERDAS SOSIAL DAN CERDAS MELAYANI KEBUTUHAN KONSUMEN

DSCN1167“Semua orang sesungguhnya memiliki bakat bawaan sebagai seorang wiraniaga. Siapapun bisa menjadi penjual yang andal dan hebat, asal dia bertekad untuk melayani dengan rendah hati, dan selalu cerdas sosial dimanapun dia berada.”~Djajendra

Salesman atau wiraniaga adalah frontliner yang langsung berhadapan dengan konsumen, pembeli, dan pelanggan untuk menjual produknya. Seorang salesman yang andal mampu membawa karakter dan kepribadiannya, yang meyakinkan konsumen untuk membeli darinya.

Peran dan fungsi wiraniaga dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa membutuhkan pendidikan dan keterampilan manajemen yang hebat, ataupun tanpa membutuhkan perusahaan dan kantor yang besar. Seorang pedagang keliling adalah seorang wiraniaga. Seorang pengusaha kecil yang langsung terlibat dalam penjualan produknya, adalah seorang wiraniaga. Wiraniaga atau salesman merupakan orang yang cerdas sosial dan cerdas melayani kebutuhan konsumen dengan penuh perhatian.

Semua orang sesungguhnya memiliki bakat bawaan sebagai seorang wiraniaga. Siapapun bisa menjadi penjual yang andal dan hebat. Pekerjaan salesman bisa dilakukan oleh setiap orang, walaupun dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki. Syarat untuk menjadi salesman yang andal adalah melayani dengan sikap rendah hati, dan selalu cerdas sosial dimanapun dia berada.

Bila seorang penjual mengabaikan realitas sosial masyarakat, realitas kehidupan ekonomi sebuah masyarakat, dan realitas potensi daya beli sebuah masyarakat, maka dia akan kesulitan untuk terhubung dengan calon pembelinya. Penjual yang cerdas memetakan realitas sosial masyarakat, dan memahaminya dengan kekuatan empati, pasti mudah terhubung dengan masyarakat. Penjual yang cerdas memetakan daya beli dan potensi ekonomi masyarakat, pasti mudah melibatkan masyarakat, untuk menjadi konsumen yang rajin membeli darinya.

Di era media sosial seperti sekarang ini, terjadi perubahan perilaku berbelanja dari sebagian konsumen. Sebagian dari konsumen yang terhubung dan terbiasa dengan media sosial, memiliki potensi untuk terpengaruh pada iklan dan promosi yang disajikan melalui media sosial. Jadi, wiraniaga yang cerdas sosial pasti mudah mengalir dalam perubahan, dan pasti menyesuaikan karakter layanannya dengan realitas media sosial. Dia pasti mampu memanfaatkan peluang bisnis yang muncul dari kekuatan media sosial, lalu menciptakan model bisnis yang tepat untuk melayani konsumen melalui media sosial.

Wiraniaga yang andal memiliki etos dan kepatuhan terhadap seperangkat aturan dan nilai-nilai, untuk menjadikan dirinya mampu menyelesaikan penjualan dengan hebat. Wiraniaga yang andal adalah seorang frontliner yang penuh empati dalam menemukan prospek yang potensial dari calon pelanggan; lalu dengan cerdas memulai percakapan, pemantauan, berinteraksi, serta mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dan fakta agar dapat berhubungan secara produktif dan berkualitas dengan pembeli.

Seorang wiraniaga haruslah menguatkan karakter positif yang cerdas sosial. Sebab, seorang wiraniaga adalah pelaku sosial. Artinya, walaupun misi utama seorang wiraniaga adalah menjual dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, tetapi dia adalah pribadi yang mudah mengalir dan berpengaruh secara andal di dalam realitas sosial manapun.

Wiraniaga yang andal sangat paham tentang siklus pembelian, serta mampu menyiapkan energi dan sumber daya, untuk menjual secara maksimal di saat siklus pembelian meningkat. Dia sadar bahwa penjualan tertinggi tidak terjadi setiap hari, ada siklusnya dimana penjualan sangat meningkat, dan juga menurun. Intinya, dia sangat menguasai realitas sosial pembelian oleh masyarakat, sehingga dia selalu menyiapkan fondasi bisnis yang kuat, untuk menjawab berbagai kemungkinan yang tak terduga.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN KOMPETENSI UNTUK BERADAPTASI

DJAJENDRA 26 02 2014 - 3MENCIPTAKAN KOMPETENSI UNTUK BERADAPTASI

“Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Setiap detik, apapun bisa terjadi, sehingga diri harus menyiapkan mentalnya untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga atau yang mengejutkan diri.”~Djajendra

Orang-orang kreatif yang pembelajar dan rendah hati, adalah orang-orang yang paling mudah untuk beradaptasi dengan perubahan yang cepat dan mendadak. Perubahan memerlukan kompetensi untuk bisa beradaptasi. Siapapun yang cepat beradaptasi, dia adalah energi yang dapat bertindak dan mengeksekusi solusi.

Ketika harus membuat keputusan mendadak, untuk menjawab tantangan atau kebutuhan yang muncul tiba-tiba. Maka, saat keputusan dibuat, saat itu muncul kebutuhan untuk bertindak dan mengeksekusi. Di sini, dibutuhkan orang-orang yang siap dengan kualitas dan kompetensi agar mampu bertindak atau mengeksekusi dengan tepat dan benar.

Kebutuhan kompetensi yang unik dan kreatif bisa saja terjadi. Oleh karena itu, diperlukan empati dan kolaborasi di dalam sikap profesionalisme kerja. Sebab, empati mampu merasakan kebutuhan dan mengupayakan solusi dalam bentuk kompetensi yang dilahirkan dari diri yang kreatif.

Dunia bisnis adalah dunia yang paling kreatif, yang sangat membutuhkan solusi untuk menghadapi risiko dan perubahan. Kemampuan untuk mengelola persepsi bersama dalam aliran kolaborasi, juga kesadaran bersama untuk memenuhi kualitas dan kompetensi agar dapat memenuhi kebutuhan, akan memudahkan semua pihak di dalam perusahaan untuk menciptakan kompetensi agar dapat beradaptasi dengan kebutuhan.

Perusahaan yang unggul selalu membangun sumber daya manusia yang penuh empati pada kebutuhan pasar. Dalam hal ini, tidak saja untuk memberikan pelayanan berkualitas dengan produk atau jasa sesuai impian pasar, tetapi juga karakter dan kepribadian pelayanan yang sesuai dengan impian pasar.

Kesadaran untuk menciptakan keterampilan dan kompetensi dari energi kreatif diri, akan menjadikan diri sebagai pribadi andal, yang selalu dibutuhkan oleh perusahaan. Demikian juga, perusahaan harus dengan konsisten dan berkelanjutan menggembleng setiap insannya dengan niat, untuk menjadikan mereka sebagai aset yang membangun kekuatan dan kekayaan.

Kemampuan para pemimpin untuk terhubung dengan para karyawan, terhubung dengan energi empati, sehingga pemimpin dan karyawan mampu terkoneksi batinnya di dalam kekuatan kolaborasi kerja, akan menjadikan hubungan kerja menjadi lebih produktif dan berkinerja penuh.

Setiap hubungan kerja yang terhubung dalam empati, kreatif, integritas, akuntabilitas, dan inovasi, pastilah akan menghasilkan energi atau kekuatan untuk beradaptasi dengan segala keadaan dan situasi.

Kompetensi untuk beradaptasi haruslah mampu dilahirkan oleh setiap insan perusahaan. Tidak perlu sampai harus menunggu seorang ahli atau pakar untuk menciptakan sebuah kompetensi. Jadilah pribadi kreatif yang mampu menghasilkan kompetensi baru untuk menjawab tantangan yang hadir dari berbagai perubahan. Membiarkan diri tenggelam di dalam zona kenyamanan, dan membiarkan diri pasrah tanpa solusi dan keterampilan baru, sama saja menjadikan diri sebagai sesuatu yang tidak berguna di tempat kerja.

Setiap insan perusahaan harus mengambil tanggung jawab dan mampu memberikan pertanggungan jawabnya dengan berkualitas. Tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas diri, menjadikan diri selalu berguna di tempat kerja, serta membuat diri sebagai energi kreatif yang selalu hadir dengan solusi dan keterampilan baru.

Perubahan di dalam dunia kerja membutuhkan kesadaran dan kemauan untuk menciptakan keterampilan baru, sehingga tidak ada manusia yang digantikan oleh mesin. Bila kreativitas dan empati hilang dari kebutuhan, maka diri juga berpotensi kehilangan kualitas kerja, sehingga akhirnya menjadi beban perusahaan, dan mesin pun pasti diciptakan untuk menggantikan orang-orang yang tidak berkualitas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

REPUTASI ADALAH MAGNET YANG MENARIK RASA PERCAYA PELANGGAN

DJAJENDRA 26 FEB 2014

“Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan.”~Djajendra

Reputasi bisnis yang baik pasti menjadi daya tarik pelanggan. Bila reputasi perusahaan memperlihatkan keandalan dan kehebatan di persepsi pelanggan, maka loyalitas pelanggan akan didapatkan dengan harga yang sangat murah.

Dalam dunia bisnis yang kompleks dan penuh persaingan ini, diperlukan kesadaran untuk mengembangkan strategi penguatan dan peningkatan reputasi perusahaan. Merek bisnis yang kuat dengan reputasi, dengan mudah dan murah pasti menguasai hati pelanggan. Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menggunakan reputasi dalam memperkuat loyalitas pelanggan, dan juga untuk meningkatkan penjualan, akan menjadikan perusahaan selalu unggul dan menguat.

Sekarang ini, perusahaan-perusahaan yang menggunakan strategi reputasi untuk menguatkan daya saingnya, sedang mencapai suksesnya. Reputasi yang bersumber dari merek, nama perusahaan, ataupun nama pemilik perusahaan, telah menjadi daya tarik yang membuat konsumen percaya.

Reputasi dihasilkan dari persepsi stakeholders perusahaan. Ketika para stakeholders, seperti: karyawan, pelanggan, pemasok, investor, regulator, media, dan yang lainnya; memiliki persepsi positif atas bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, maka rasa percaya akan menguat, dan reputasi secara otomatis akan meningkat.

Reputasi yang kuat secara otomatis membangun kepercayaan dan dukungan stakeholders untuk kemajuan perusahaan. Intinya, reputasi adalah modal yang bisa didapatkan secara gratis dari kekuatan persepsi positif stakeholders. Jadi, reputasi sebagai modal yang murah dapat dijadikan sebagai energi, untuk mengembangkan strategi bisnis dalam upaya peningkatan penjualan dan pendapatan perusahaan.

Saat reputasi perusahaan menguat, saat itu adalah waktu yang tepat untuk menghasilkan berbagai produk atau jasa yang lebih kreatif. Apapun bentuk dari hasil kreatifitas perusahaan, bila pelanggan melihatnya dari sudut reputasi perusahaan, maka produk baru tersebut pasti diminati oleh pelanggan.

Reputasi mampu berkomunikasi secara otomatis kepada pelanggan. Persepsi positif pelanggan kepada perusahaan dan produk-produknya, akan menjadikan perusahaan mudah untuk mengembangkan berbagai produk yang ingin dipasarkan. Reputasi adalah energi positif yang menciptakan persepsi di lingkungan bisnis yang sangat cepat perubahannya.

Dunia bisnis yang bergerak dengan sangat cepat membutuhkan strategi untuk penguatan reputasi. Sekarang ini, reputasi perusahaan dan merek-merek produknya dipertaruhkan dalam 24 jam setiap hari. Tidak ada hari libur untuk reputasi, setiap detik dari kehidupan selalu menguji kekuatan reputasi perusahaan. Hal ini disebabkan oleh dunia media yang beroperasional setiap detik, setiap hari. Intinya, konsumen atau pelanggan dapat melihat realitas dari reputasi perusahaan dan merek-mereknya, setiap detik, setiap hari, dan dimanapun. Teknologi internet dan komunikasi telah menjadikan aliran informasi muncul dalam hitungan detik, dan siapapun, dimanapun, pasti dapat memantau atau melihat apa yang sedang terjadi pada sebuah merek usaha.

Kecerdasan manajemen perusahaan untuk menguatkan fondasi bisnisnya dengan meningkatkan reputasi, berpotensi menjadikan perusahaan selalu unggul dan memimpin pasar. Reputasi yang kuat pastinya dihasilkan dari integritas, akuntabilitas, kreativitas, dan kemampuan untuk menyatukan persepsi bisnis ke persepsi pelanggan. Bila persepsi bisnis dan persepsi pelanggan terhubung dan saling mengikat, maka dengan sangat mudah perusahaan pasti dapat membangun reputasi yang kuat dengan pelanggan.

Reputasi akan menghemat uang dan mendapatkan hasil akhir yang lebih menguntungkan. Semakin kuat reputasi sebuah merek, semakin kuatlah potensi bisnis untuk menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar. Intinya, siapapun yang mampu bersikap jujur, profesional, berkualitas, dan melayani dengan hati, maka dia dengan mudah mampu membangun reputasi.

Reputasi adalah modal yang paling murah untuk membangun bisnis yang paling menguntungkan. Jiwa yang jujur, cerdas, tulus, ikhlas, sepenuh hati, melayani, berkualitas, berwawasan, berpengetahuan, kreatif, akuntabilitas, dan yang termotivasi untuk bergerak bersama perubahan, adalah jiwa yang sangat cocok dalam membangun reputasi yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN TERBAIK ADALAH STRATEGI BISNIS TERBAIK

djajendra

“Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, maka mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.” ~ Djajendra

Pencapaian kinerja bisnis terbaik sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang sudah dan sedang diberikan pada pelanggan. Bisnis yang hebat selalu dihasilkan dari kemampuan sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan yang melampaui harapan pelanggan. Kebutuhan dan harapan pelanggan selalu berkembang bersama tren kehidupan, sehingga perusahaan harus terus-menerus menguatkan kualitas sumber daya manusia untuk menjawab perubahan perilaku pelanggan. Bila menginginkan perusahaan sebagai unit bisnis penghasil uang, maka siapkan dan berikan pelayanan berkualitas terbaik kepada pelanggan dengan sepenuh hati dan totalitas.

Kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan merupakan salah satu strategi pelayanan pelanggan terbaik. Perusahaan harus rajin menyelaraskan produk dan layanan dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan. Semakin kreatif perusahaan terhubung dengan persepsi pelanggan, semakin mampu untuk mencapai keuntungan dan tujuan jangka panjangnya.

Layanan pelanggan terbaik adalah strategi bisnis yang sangat menguntungkan. Setiap penjualan yang hebat dihasilkan dari layanan pelanggan yang hebat. Bila sudah merencanakan penjualan dengan omset yang sangat tinggi, jangan lupa untuk menyiapkan cara menjual yang paling berkinerja. Tidak mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menghasilkan omset penjualan terbaik, adalah sebuah kesalahan dalam strategi bisnis.

Perhatian yang lebih baik kepada pelanggan berpotensi menghasilkan penjualan yang trennya selalu naik. Dalam hal ini, pelanggan pasti lebih suka melakukan bisnis atau pembelian dengan penjual yang lebih peduli dan lebih memperhatikan kebutuhan mereka. Dan juga, pelanggan selalu ikhlas untuk membayar lebih kepada pelayanan terbaik yang mereka terima. Semakin baik dan berkualitas pelayanan yang Anda berikan, semakin ikhlas orang-orang menghabiskan uangnya untuk membeli produk dan jasa yang Anda jual.

Dalam realitas bisnis, sering sekali ditemukan bahwa perusahaan-perusahaan menyiapkan uang dan sumber daya yang lebih banyak untuk mendapatkan pelanggan baru. Tetapi, selalu tidak menyiapkan kualitas, energi, dan sumber daya untuk merawat pelanggan lama dengan lebih baik. Oleh karena itu, sebelum berharap loyalitas dari pelanggan, sebaiknya tunjukkan dulu loyalitas perusahaan kepada pelanggan. Siapkan sistem dan infrastruktur untuk merawat dan memikat pelanggan agar mereka selalu setia bersama produk dan jasa yang Anda jual. Jangan sibukkan perusahaan untuk melayani kompetisi pasar, tapi fokuskan semua energi perusahaan untuk merawat dan memikat para pelanggan yang sudah setia dengan Anda.

Pastikan orang-orang selalu memiliki alasan yang paling tepat untuk terus-menerus melakukan bisnis dengan perusahaan Anda. Ingat! Mendapatkan pelanggan dihasilkan dari sebuah proses dan usaha yang cukup mahal. Jika Anda tidak memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pelanggan yang ada, mereka berpotensi meninggalkan Anda dengan rasa kecewa. Dampaknya, Anda membutuhkan upaya dan biaya yang lebih mahal, untuk mendapatkan pelanggan baru sebagai pengganti pelanggan yang sudah pergi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EMPATI ADALAH ASET UNTUK KESUKSESAN BISNIS

 

DJAJENDRA 20 NOV 2013

EMPATI ADALAH ASET UNTUK KESUKSESAN BISNIS

“Kehidupan tanpa empati sangatlah merugikan diri sendiri dan juga orang lain. Empati adalah emosi yang terang akal, yang membuat hubungan dan komunikasi berjalan lancar. Empati memiliki kekuatan untuk menjadikan semua persoalan ada solusinya, dan juga kehidupan akan menjadi semakin indah dan saling menguntungkan.” ~ Djajendra

Dunia bisnis sedang di alam globalisasi. Sekaranglah waktunya untuk meningkatkan kualitas empati di lingkungan bisnis. Sebab, globalisasi mengharuskan orang-orang untuk cerdas terhubung dan berkomunikasi di alam lintas budaya, lintas pemikiran, lintas keyakinan, dan lintas persepsi. Bila sumber daya manusia perusahaan tidak cerdas empati, maka hal ini pasti akan menyebabkan banyak kesalahpahaman. Dan dampaknya, perusahaan tidak akan mampu bersaing untuk memenangkan kompetisi bisnis yang semakin ketat di dunia yang semakin mengglobalisasi. Padahal, dunia globalisasi menyediakan potensi pasar yang lebih besar dan lebih luas. Jadi, seharusnya peluang globalisasi ini dimanfaatkan dengan lebih terang akal supaya pasar yang sangat besar ini dapat menciptakan kinerja yang lebih.

Empati merupakan kekuatan yang meningkatkan ikatan kepercayaan antara semua stakeholders. Sebab, empati di dalam hati berkemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami realitas orang lain. Bila para pebisnis sudah mampu memahami realitas pasar atau potensi para pembeli dengan hatinya, maka mereka secara otomatis akan memiliki intuisi untuk menciptakan produk, jasa, pelayanan, ataupun komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau para pelanggan.

Dalam hal penjualan, para penjual yang sukses selalu memiliki empati yang kuat, sehingga mereka bisa dengan cepat bereaksi untuk memberikan pelayanan sesuai kebutuhan pelanggan. Dan juga, empati yang mereka miliki mempertajam keyakinan hati dan menginformasikan realitas dengan benar, sehingga mereka dapat segera mengambil keputusan yang cepat, untuk mempermudah proses penjualan sesuai keinginan pelanggan.  

Empati adalah ilmu dari suara hati, yang memiliki kemampuan untuk menghubungkan satu hati dengan hati yang lainnya dengan jujur dan cerdas. Jadi, di dalam sebuah perusahaan, bila semua orang terlatih dengan energi empati, maka hubungan kerja pasti akan harmonis di dalam soliditas kerja yang sangat kolaboratif. Demikian juga dengan insan perusahaan yang berhubungan langsung dengan pelanggan, mereka akan semakin cerdas untuk terhubung dengan beragam pelanggan, sehingga mampu meningkatkan penjualan perusahaan melebihi target. Intinya, empati haruslah dialirkan dengan sempurna di semua aspek dan dimensi kerja perusahaan, sehingga perusahaan dapat terus-menerus sukses dan meraih kinerja terbaik.

Kuatkan tim marketing dengan energi empati; kuatkan tim penjualan dengan energi empati; kuatkan tim pelayanan dengan energi empati; kuatkan tim back office dengan energi empati; dan kuatkan semua bagian lainnya di dalam perusahaan dengan energi empati agar bisnis Anda selalu sukses dan berdaya tahan di semua situasi dan kondisi.

Energi empati akan menghasilkan kelimpahan, kekuatan, kesuksesan, dan hubungan yang lebih baik.

Semakin kuat energi empati di dalam sebuah perusahaan, semakin kuat kreativitas dan inovasinya yang selaras dengan impian dan harapan masyarakat. Jadi, para pebisnis unggul selalu mampu memiliki empati terhadap keyakinan, kepercayaan, persepsi, cara berpikir, dan budaya kehidupan masyarakat. Dan, hasil empati mereka akan melahirkan produk atau jasa yang sesuai dengan keyakinan, kepercayaan, persepsi, budaya, ataupun cara berpikir dari calon pelanggannya. Pada akhirnya, mereka dengan cerdas mampu menggarap potensi pasar dari berbagai realitas kehidupan masyarakat.

Orang-orang kreatif  penghasil uang, adalah energi empati yang sangat mampu membayangkan dirinya dalam posisi orang lain, apalagi saat membuat produk atau jasa yang akan mereka jual. Mereka tidak akan peduli dengan keyakinan pribadinya ataupun pola pikir dari orang-orang di lingkungannya. Mereka hanya akan fokus bersama energi kreatif dan terhubung di dalam energi empati yang kuat, untuk memahami apa saja kebutuhan dan harapan orang lain. Kemudian, dengan energi kreatif,  mereka akan menciptakan karya-karya sesuai kebutuhan orang lain.

Empati adalah otot bisnis. Bila ingin memperbesar otot bisnis, maka setiap hari latihlah dan biasakan energi empati menjadi budaya kerja. Semakin terbiasa setiap orang di dalam perusahaan menggunakan energi empati, semakin kuat hubungan kerja, dan semakin profesional perilaku kerja positif. Jadi, energi empati tidak akan menjadikan karyawan sebagai penonton atas berbagai realitas. Tetapi, menjadikan mereka berani tampil dengan lebih percaya diri, untuk menjawab semua reaksi di perusahaan dengan pengetahuan positif.  

Perusahaan yang mampu membumikan energi empati di dalam budaya organisasinya, akan memiliki sumber daya manusia yang hadir ke tempat kerja dengan energi empati, sehingga empati benar-benar akan menjadi kebiasaan sehari-hari di lingkungan kerja. Dampaknya, setiap orang akan saling memperlakukan orang-orang dengan etis, sikap baik, dan emosi cerdas.

Ketika setiap karyawan bekerja dengan energi empati, mereka secara otomatis akan menjadi aset perusahaan. Sebab, mereka mampu bekerja dengan memahami apa maunya perusahaan, apa maunya pelanggan, dan apa maunya orang-orang di sekitarnya. Dan hal ini, akan membuat mereka mudah untuk memberikan fokus, perhatian, kepedulian, reaksi, perasaan, keprihatinan, dan juga motif untuk sebuah perubahan atau koreksi.

Empati di dalam perusahaan akan memiliki kecerdasan penalaran untuk memahami pikiran stakeholders. Dalam hal ini, perusahaan tidak akan berhenti di satu sudut pandang untuk memahami potensi suksesnya. Tetapi, selalu akan membuka ruang kreatif untuk memahami berbagai dimensi dari potensi bisnis. Dan juga, akan menggunakan empati untuk mendengarkan semua sudut pandang yang beragam, sehingga dapat merespon segala sesuatu untuk pencapaian tujuan bisnis dengan lebih baik.

Setiap orang di dalam perusahaan wajib untuk memiliki energi empati yang konsisten, sebab hal ini akan memudahkan terjalinnya hubungan kerja yang positif dan profesional. Jadi, semakin mampu menggunakan empati untuk melayani perusahaan dan stakeholders, semakin kuat kepercayaan dan ikatan hubungan baik yang akan dihasilkan oleh perusahaan.

Empati di dalam terangnya akal sehat akan mengembangkan peluang untuk menciptakan kapasitas bisnis yang lebih besar, sehingga perusahaan akan selalu unggul dan menang di setiap kompetisi. Oleh karena itu, jangan pernah disepelekan ataupun dianggap kecil tentang kekuatan empati sebagai aset untuk kesuksesan bisnis. Kembangkan kesadaran di internal organisasi tentang empati sebagai aset terpenting agar orang-orang mampu merasakannya. Berikan contoh tentang cara kerja empati, sehingga empati betul-betul dapat dipahami dan diakui oleh sumber daya manusia sebagai salah satu aset terpenting untuk menciptakan nilai tambah, reputasi, kinerja, keuntungan, dan prestasi perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ADALAH BENIH UNTUK MELAHIRKAN PENGUSAHA BARU

 

DJAJENDRA 20 NOV 2013

PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ADALAH BENIH UNTUK MELAHIRKAN PENGUSAHA BARU

“Setiap krisis ekonomi akan menghasilkan lahan subur untuk tumbuhnya pengusaha baru. Setiap PHK akan menghasilkan benih-benih unggul untuk tumbuh di lahan subur, dan menjadi pengusaha baru yang sukses.” ~ Djajendra

Pemutusan hubungan kerja (PHK) adalah sebuah peristiwa yang sangat menyakitkan hati. Orang-orang yang sudah mengabdi sekian lama, tiba-tiba harus meninggalkan tempat kerja, yang mungkin sudah sangat mereka cintai.

Setiap ada pertemuan pastilah ada perpisahan. Jadi, peristiwa PHK hanyalah bagian dari perpisahan dini. Sebab, bagaimanapun suatu hari setiap orang pasti harus berpisah dengan tempat kerjanya. Walau sudah sangat mencintai tempat kerja, perpisahan adalah sesuatu yang pasti terjadi, dan tidak dapat menjadi tidak terjadi.

Sangat banyak alasan untuk terjadinya PHK. Resesi ekonomi yang membuat perusahaan kehilangan penjualan; naiknya harga-harga bahan produksi yang membuat perusahaan tidak mampu bersaing; demo pekerja yang terus-menerus, sehingga perusahaan kehilangan moral kerja; jumlah pekerja yang terlalu banyak, sehingga perusahaan menjadi tidak efisien dan efektif; kegagalan perusahaan untuk berinovasi, dan sangat banyak alasan-alasan lain yang bisa menciptakan pemutusan hubungan kerja.

Walau pemutusan hubungan kerja sangat menyakitkan. Tetapi, untuk seseorang yang kreatif dan suka perubahan, maka PHK akan menjadi awal untuk memasuki kehidupan sebagai pengusaha.

Peristiwa PHK adalah sebuah peristiwa yang akan memicu semangat kewirausahan, khususnya untuk orang-orang kreatif yang memiliki disiplin dalam menciptakan nilai tambah, tanpa terjebak pada ego untuk memilih-milih pekerjaan. Dan hal ini berbeda dengan orang-orang yang terjebak dalam ego, gengsi, serta suka memilih-milih pekerjaan. Di mana, mereka ini akan menjadi calon pengangguran yang selalu tidak mampu berpikir jernih untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

Peristiwa PHK sangatlah bagus untuk mereka yang sudah memiliki mental yang kuat, dan selalu mampu bangkit, serta cerdas melihat peluang apa saja agar biaya kehidupan sehari-hari mereka terpenuhi. Biasanya, orang-orang ini selalu rajin dan tekun untuk mengerjakan berbagai hal. Pada akhirnya, mereka akan tumbuh menjadi pengusaha baru dengan penghasilan yang sangat besar.

Calon pengusaha yang kuat biasanya lahir dari berbagai kesulitan dan kegagalan.

Ada sebuah cerita yang menarik. Sekitar tahun 1984 an, seorang buruh pabrik yang pada saat itu bergaji sekitar Rp 180.000,- per bulan, di PHK oleh perusahaannya. Setelah di PHK, dia mencoba mencari pekerjaan diberbagai tempat, lebih dari satu tahun dia tidak mendapatkan pekerjaan. Di tengah rasa frustasi dan kehilangan akal sehat, akhirnya dia mendapatkan pekerjaan di sebuah toko grosir sebagai tenaga penjual. Sebagai tenaga penjual, dia sering bertemu dengan pembeli, dan melayani mereka dengan sepenuh hati dan sangat rendah hati. Setelah lebih dari tiga tahun dia bekerja, toko grosir tempat dia bekerja menghentikan aktivitasnya, dan diapun kembali merasakan pahitnya PHK.

Pelayanan sepenuh hati dan sangat rendah hati telah menyelamatkan hidupnya.

Para pelanggan  toko grosir tersebut masih suka menghubungi si tenaga penjual ini. Mereka suka meminta bantuannya untuk mencarikan barang-barang kebutuhan mereka dari toko-toko grosir yang lainnya, dan tenaga penjual ini mendapatkan komisi dari pelayanan yang dia berikan.

Suatu saat, ada pelanggan yang berasal dari luar negeri, memberikan modal uang agar tenaga penjual ini membelikan barang-barang kebutuhannya, dan dikirimkan ke negaranya. Dalam perjalanan waktu, mantan buruh inipun berubah menjadi pengusaha. Dia tidak saja menjadi pemilik beberapa toko grosir, tetapi juga memiliki pabrik untuk melayani kebutuhan pelanggannya. Dan, sekarang dia menikmati hasil dari PHK, bila saja dia tidak di PHK, mungkin saja sampai pensiun dia masih menjadi buruh.

Sangat banyak kisah sukses dari orang-orang yang pernah mengalami PHK. Jadi, peristiwa PHK adalah sebuah proses perjalanan diri menuju pencapaian yang lebih tinggi. Diperlukan mental yang kuat, dan tidak boleh kehilangan harapan untuk meraih sukses, walau diri sedang tidak punya pekerjaan ataupun tidak punya uang untuk sekedar biaya makan.

Setiap krisis ekonomi akan menghasilkan lahan subur untuk tumbuhnya pengusaha baru. Orang-orang optimis yang selalu bekerja dengan penuh semangat untuk memenuhi kehidupannya, akan menjadi benih yang paling berpotensi untuk menjadi pengusaha baru yang sukses.

Setiap waktu ada perusahaan-perusahaan yang kehilangan kemampuan untuk berinovasi, sehingga mereka tidak mampu tumbuh dan bertahan hidup.  Di sinilah, peluang selalu muncul untuk pengusaha baru yang masih memiliki semangat tinggi, energi kreatif, dan kemampuan untuk berinovasi. Kemajuan teknologi yang sangat cepat merupakan peluang untuk menciptakan produk-produk baru yang lebih inovatif.

Pemutusan hubungan kerja bukanlah akhir, tetapi merupakan awal untuk mencapai prestasi dan kinerja yang lebih dari sebelumnya. Jadi, janganlah marah atau kecewa dengan PHK. Tenangkan diri dan kuatkan mental dengan rasa cinta, lalu mulailah pekerjaan selanjutnya dengan sepenuh hati dan rendah hati. Tidak ada yang terlambat di dalam hidup ini, berapapun usia Anda sekarang, tetaplah semangat untuk menjadi pengusaha baru, yang memulai usaha dengan cinta dan kerja cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMINDAHKAN IDE KE DALAM TINDAKAN

DJAJENDRA“Terlalu banyak ide-ide hebat, terlalu banyak wacana atas ide-ide hebat tersebut, kadang membuat orang lupa untuk bertindak lebih cepat. Ide-ide hebat tanpa tindakan adalah sia-sia.”~ Djajendra

Hanya dalam tindakan semua ide-ide hebat itu akan diuji keberhasilannya oleh kompetensi, kualitas, sumber daya, integritas, dan realitas.

Bila semua orang yang terlibat itu mampu memanfaatkan sumber daya, kompetensi, kualitas, integritas, dan kerja keras; maka, ide-ide hebat itu akan berproses untuk mewujudkan hasil akhir yang luar biasa.

Setiap orang boleh bermimpi sangat tinggi bersama ide-ide luar biasanya. Tetapi, ide-ide luar biasa tersebut tetap akan menjadi ide, bila tidak ada tindakan untuk mengeksekusi ide tersebut ke dalam wujud fisik yang nyata.

Tidak semua orang yang punya ide-ide hebat itu, mengetahui cara untuk mengeksekusi ide-ide tersebut menjadi nyata. Sangat sedikit orang-orang yang terlatih untuk memindahkan ide-ide hebat mereka ke dalam tindakan nyata. Dan biasanya, yang sangat sedikit ini meraih sukses yang luar biasa di sepanjang kehidupan mereka.

Diperlukan kualitas dan kompetensi diri yang unggul. Lalu, kemampuan diri untuk menyalakan api semangat ke dalam diri, serta memotivasi diri untuk segera mewujudkan ide-ide hebat tersebut ke dalam realitas.

Ide-ide hebat itu harus dialirkan ke dalam diri yang terfokus pada produktivitas dan kinerja terbaik.  Dan hal ini, akan menjadi titik awal untuk mewujudkan hasil akhir yang gemilang.

Mewujudkan ide-ide hebat terletak pada konsistensi kualitas dan kompetensi, untuk dijadikan sebagai dasar dalam mewujudkan ide-ide tersebut. Termasuk, proses menciptakan sukses atas ide-ide tersebut, haruslah di dalam kesederhanaan pola pikir agar eksekusi menjadi lebih mudah.

Apapun ide-ide yang muncul dari kreativitas dapat diwujudkan menjadi produk atau jasa. Diperlukan keberanian, kemauan yang kuat, kekuatan untuk mewujudkan, dan keyakinan atas keajaiban yang dapat dihasilkan dari ide-ide tersebut.

Semakin yakin Anda untuk mewujudkan ide-ide ke dalam realitas kehidupan, semakin Anda mampu untuk membuat keputusan-keputusan yang membawa ide-ide Anda tersebut ke dalam proses mewujudkan.

Strategi dan taktik yang tepat akan menciptakan cara untuk melakukan tujuan dengan efektif. Bila sudah memasukkan ide-ide ke dalam rencana kerja yang terformulasi dengan strategi dan taktik yang tepat, maka mudah menguasai cara untuk membuat ide-ide tersebut bekerja sesuai tujuan. Dan juga, cara untuk melakukan semua tindakan yang efektif agar ide-ide tersebut mampu membawa tujuan ke arah yang selalu diimpikan.

Semua alasan yang menghambat transformasi ide-ide ke wujud benda dan jasa, akan menjadi kekuatan yang mengecilkan ide-ide tersebut, bahkan akan menjadi sesuatu yang mematikan ide-ide hebat itu, sebelum tumbuh menjadi hal-hal yang luar biasa.

Semua prestasi besar dimulai dengan sebuah langkah kecil. Langkah kecil yang bergulir dalam tindakan dan komitmen yang berani menantang risiko. Jika ada yang mentertawakan langkah-langkah kecil Anda, maka Anda tidak boleh berhenti atau balik mentertawakan yang mentertawakan Anda. Tetapi, Anda harus lebih meningkatkan kualitas dan kompetensi diri agar semua langkah Anda mampu menciptakan prestasi dan kinerja yang membanggakan.

Memiliki ide-ide hebat saja bukanlah jaminan untuk meraih sukses dan prestasi. Ide-ide hebat tersebut akan menjadi sesuatu yang luar biasa, saat diri menginvestasikan potensi dan sumber daya untuk mengelola ide-ide tersebut sesuai tujuan. Jadi, bila sudah mempunyai banyak ide-ide hebat, saatnya untuk memfokuskan semua energi, potensi, waktu, sumber daya, dan kompetensi untuk mewujudkan ide-ide tersebut sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

Pastikan bahwa komitmen untuk mewujudkan ide-ide ke dalam tindakan, tidak diikuti dengan keraguan ataupun ketakutan. Sebab, keraguan dan ketakutan akan menarik kembali semua kesempatan yang sudah di depan mata.

Ketidaktahuan dan rendahnya pengetahuan yang dimiliki seseorang mengakibatkan jutaan ide-ide hilang sia-sia. Padahal, bila semua ide-ide yang tak terhitung jumlahnya itu dapat direncanakan dengan baik, maka ide-ide hebat itu akan menghasilkan berbagai kebaikan dan kemudahan untuk kehidupan semua orang.

Janganlah mengecilkan ide-ide yang sedang Anda miliki. Ide-ide baik itu adalah benih-benih yang akan mengantarkan Anda mencapai sukses dan prestasi. Siapkan diri dengan kualitas dan kompetensi, dan biarkan ide-ide tersebut setiap hari mengalir bersama peristiwa dan keputusan agar Anda dapat mewujudkannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DEMO BURUH MENGHENTIKAN PRODUKTIVITAS PABRIK

DJAJENDRA PROFILE“Kualitas buruh adalah energi ekonomi yang meningkatkan daya saing bangsa dan negara, dalam menghadapi kekuatan ekonomi dan perdagangan global.” ~ Djajendra

Buruh adalah bagian terpenting dari proses produksi; bagian terpenting dari proses bisnis; bagian terpenting dari proses penciptaan nilai tambah; dan juga bagian terpenting dari proses penciptaan kualitas terbaik. Buruh yang fokus dan berkualitas akan meningkatkan kinerja pada pekerjaan yang dilakukan.

Demo buruh yang berkelanjutan pasti akan merusak daya saing perusahaan. Sering sekali sebuah perusahaan mengalami kerugian besar akibat demo buruh. Ada perusahaan yang harus kehilangan omset penjualan yang sangat besar akibat demo buruh di pabriknya. Dan, tidaklah mudah dalam satu atau dua tahun untuk mengembalikan omset yang hilang tersebut.

Kenapa omset tersebut bisa hilang? Karena, demo yang berkelanjutan di dalam pabrik akan menghentikan proses produksi dan proses pengiriman. Dampaknya, kontrak penjualan tidak dapat dipenuhi oleh pabrik, dan pembeli pasti akan kehilangan kepercayaan kepada pabrik tersebut. Hal ini, tidak hanya berpotensi menciptakan kerugian besar di dalam pabrik, tetapi juga ada konsekuensi hukum atau etika oleh gagalnya pengiriman barang dengan tepat waktu.

Sebuah pabrik adalah tempat aktivitas ekonomi, khususnya tempat terciptanya nilai tambah dari sebuah proses produksi. Di sini, buruh dan investor sama-sama mencari uang untuk kehidupan ekonomi dari nilai tambah yang mereka ciptakan. Demikian juga dengan negara, negara akan semakin besar mendapatkan penghasilan melalui pajak atas operasional pabrik yang efisien dan berkelanjutan. Intinya, semua pihak akan menikmati keuntungan dari nilai tambah yang dihasilkan oleh  sebuah pabrik. Dan bila proses penciptaan nilai tambah ini terganggu, maka semua pihak akan mengalami kerugian.

Ketika inflasi di bidang ekonomi mengurangi daya beli dan daya ekonomi buruh, maka para buruh pasti akan kehilangan energi, untuk bekerja dengan penuh semangat agar dapat berkontribusi secara produktif dan efektif di tempat kerja.

Peningkatan inflasi di sebuah negara akan meningkatkan harga-harga dan biaya hidup. Bila harga-harga dan biaya hidup naik, maka buruh yang hanya bergantung pada penghasilan tetap minimum pastilah kehilangan fokus dan tenaga untuk melayani pekerjaannya dengan berkualitas. Dampaknya, daya saing negara tersebut akan kalah dalam perdagangan global, dan juga negara akan dibebani oleh tingkat pengangguran yang lebih tinggi.

Persoalan demo buruh tidaklah sebatas persoalan antara buruh dan pemberi kerja. Tetapi, merupakan persoalan tata kelola ekonomi negara yang efektif, produktif, efisien, kreatif dan penuh integritas. Bila pengelolaan ekonomi sebuah negara tidak di dalam integritas yang diperlihatkan dengan transparansi dan akuntabilitas, maka akar persoalan demo buruh sulit ditemukan, dan sulit untuk diselesaikan dengan adil.

Semakin sering demo buruh, semakin lemah daya saing pabrik-pabrik tersebut. Dan hal ini, akan menjadi prospek bagi meningkatnya pengangguran. Tingkat pengangguran yang tinggi pasti akan menakutkan semua pihak. Sebab, hal ini berpotensi menciptakan berbagai kelemahan dan kekurangan di dalam perekonomian dan keamanan negara tersebut.

Para pemimpin ekonomi di sebuah negara yang buruhnya sering demo, haruslah sadar diri, bahwa inflasi yang tidak wajar akan merusak sendi-sendi ekonomi negara tersebut. Oleh karena itu, diperlukan tindakan dan sikap yang dilandasi oleh integritas yang tinggi, untuk mengontrol akar persoalan demo buruh, agar kualitas daya saing dan kondisi positif ekonomi negara, dapat terus tumbuh di dalam kekuatan integritas dan produktivitas yang tinggi.

Melokalisasi persoalan demo buruh sebatas hubungan kerja antara buruh dan investor adalah kesalahan terbesar. Sebab, akar persoalan demo buruh adalah tidak tercukupinya gaji yang diterima untuk membiayai kehidupan yang minimum. Kenaikan biaya hidup oleh berbagai kebijakan dan realitas ekonomi, telah menjadikan gaji yang diterima oleh buruh tidak tercukupi untuk membiayai kebutuhan hidup sebulan.

Demo buruh yang terlalu sering dan berkelanjutan akan mengecilkan kekuatan ekonomi bangsa dan negara. Sebab, hal ini berpotensi menjadikan pabrik-pabrik terpaksa ditutup oleh daya saing yang kalah di dalam realitas perdagangan global.

Hubungan kerja antara buruh dan pemberi kerja wajib di dalam keharmonisan yang produktif. Bila hubungannya selalu meruncing di dalam ketidakpuasan, maka bisnis dan proses produksi pastilah tidak efisien. Dampaknya, aliran likuiditas dari hasil nilai tambah warga negara ke dalam ekonomi dan pasar akan berkurang. Jelas, hal ini akan menjadi awal untuk mengecilkan kekuatan ekonomi negara, dan membuat negara terpaksa harus berhutang untuk membiayai operasionalnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRATEGI TERBAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN EFEKTIF

“Jangan pernah membiarkan seorangpun dalam tim manajemen untuk mengaburkan masalah serius dengan berbagai rekayasa untuk menyenangkan hati. Sebab, setiap masalah yang dibiarkan kabur akan tumbuh dalam kegelapan, dan pada saat dilihat secara terang, masalah tersebut sudah menjadi masalah besar yang bisa menghalangi semua langkah strategis yang sudah diambil. Jangan pernah menyembunyikan sesuatu yang negatif dalam ruang gelap organisasi. Sebab, yang Anda sembunyikan itu akan tumbuh menjadi besar; lalu menjadi penyebab dari berbagai kerusakan, kebocoran, dan ketidakberdayaan organisasi di masa depan.” ~ Djajendra

Startegi dibutuhkan untuk membuka jalan menuju tujuan yang ingin dicapai. Strategi yang baik pastilah menjadi alat yang memecahkan kebuntuan dan risiko, sehingga dapat dimanfaatkan untuk menemukan solusi terbaik dalam menghadapi setiap rintangan.

Strategi terbaik akan memiliki prinsip-prinsip yang kuat dalam menghadapi praktik-praktik yang berpotensi berubah sesuai dengan kepentingan. Selama praktek dan prinsip dapat diselaraskan sesuai kepentingan, maka sangatlah mudah untuk menyiapkan langkah-langkah strategi yang tepat untuk mewujudkan tujuan.

Strategi yang baik dihasilkan dari pola pikir efektif. Pola pikir efektif dihasilkan dari kemampuan dan kesadaran untuk memahami persoalan secara mendalam; dari keberanian untuk menjadi lebih kreatif dan tidak takut untuk membuat kesalahan; dari mental yang terbiasa bertanya untuk sebab-akibat dari setiap langkah menuju tujuan; dari pola pikir yang terlatih untuk mengikuti ide-ide yang mengalir dari praktik sehari-hari; dari perubahan dan kenyataan yang harus dihadapi; dari kecerdasan emosional untuk memahami persoalan dengan wawasan yang lebih luas.

Strategi terbaik haruslah dipicu oleh imajinasi yang dihasilkan dari wawasan dan pengetahuan yang lebih lengkap. Kemampuan imajinasi untuk memetakan semua hal secara detail, akan menjadikan strategi mendapatkan langkah-langkah yang dapat menghindari kesalahan.

Strategi terbaik pastilah akan menuntaskan persoalan dalam satu atau dua langkah. Jadi, pikiran efektif haruslah menjadi cara untuk menciptakan langkah-langkah agar strategi dapat bergerak dengan cepat menuju sasaran dan meraih target yang ditetapkan.

Strategi adalah bagian dari usaha untuk mencapai tujuan atau hasil tanpa mengalami kerumitan. Strategi berfungsi untuk merumuskan rencana dan mengambil jalan tersingkat dalam mewujudkan rencana tersebut. Di mana, jalan tersingkat itu tetap menguasai tata kelola terbaik dengan menghitung potensi risiko, serta dijalankan dengan efektif dan produktif.

Strategi terbaik tidak tercipta dari keunggulan kompetitif usaha, tetapi dari pola pikir efektif terhadap semua aspek di dalam organisasi. Efektivitas adalah kunci terbaik untuk membuka semua rahasia yang menghambat gerak dan langkah dari strategi. Anda yang menguasai cara dan pola berpikir efektif pasti akan menjadi pemenang dari permainan strategi dalam kompetisi bisnis yang semakin menantang.

Siapkan visi yang terang, lalu lengkapi visi dengan strategi dari cara berpikir efektif.  Miliki prinsip yang jelas dan kuat, lalu hadapi persaingan dengan pola berpikir yang efektif. Buatlah keputusan-keputusan yang sesuai dengan prinsip utama; kemudian berikan motivasi dan keyakinan kepada tim, untuk bergerak dan bertindak dengan efektif, dalam mewujudkan tujuan dan meraih hasil sesuai dengan target.

Visi yang jelas dengan tim manajemen yang cerdas melihat realitas, akan menjadi kekuatan untuk mewujudkan langkah dan tindakan strategis. Jangan pernah membiarkan seorangpun dalam tim manajemen untuk mengaburkan masalah serius dengan berbagai rekayasa untuk menyenangkan hati. Sebab, setiap masalah yang dibiarkan kabur akan tumbuh dalam kegelapan, dan pada saat dilihat secara terang, masalah tersebut sudah menjadi masalah besar yang bisa menghalangi semua langkah strategis yang sudah diambil. Jangan pernah menyembunyikan sesuatu yang negatif dalam ruang gelap organisasi. Sebab, yang Anda sembunyikan itu akan tumbuh menjadi besar; lalu menjadi penyebab dari berbagai kerusakan, kebocoran, dan ketidakberdayaan organisasi di masa depan.

Visi bukanlah khayalan, tetapi gambaran yang terencana dengan baik dalam strategi yang siap bertindak. Oleh karena itu, pastikan bahwa visi yang Anda miliki sudah terencana dan terhitung risikonya dengan baik; lalu pastikan juga bahwa Anda sudah memiliki sistem, tata kelola, sumber daya, dan orang-orang yang siap berjuang dengan penuh dedikasi dalam totalitas untuk mewujudkan visi tersebut.

Keberhasilan dan kegagalan perencanaan strategis sangatlah tergantung kepada pola eksekusi dan pola bertanggung jawab. Seperti diketahui bahwa pihak yang mengambil keputusan strategis biasanya adalah manajemen puncak (direksi), lalu pihak yang melaksanakan keputusan tersebut adalah manajemen menengah (kepala devisi/manajer senior). Diperlukan pola komunikasi yang efektif, cara berpikir yang efektif, dan cara bertindak yang efektif dalam hubungan antara manajemen puncak dengan manajemen menengah. Kesalahan persepsi terhadap cara berpikir efektif akan merugikan organisasi dalam menjalankan taktik, rencana, prosedur, sistem, dan pengoptimalan potensi sumber daya organisasi untuk mencapai kinerja terbaik.

Setiap pihak di level manajemen menengah haruslah mendapatkan arahan dan gambaran yang sangat jelas dari manajemen puncak. Koordinasi, komunikasi, kolaborasi, dan soliditas terhadap strategi yang digunakan haruslah menjadi alat yang ampuh untuk mencapai tujuan tanpa terhalang oleh hal apapun.

Strategi yang baik haruslah memiliki unsur kejutan, sehingga dalam kompetisi bisnis yang ketat, unsur kejutan dapat menjadi energi untuk memenangkan pasar yang sedang dalam kompetisi ketat. Jadi, selama prinsip dan etika dijaga dengan baik, maka semua unsur kejutan untuk membuat para pesaing bingung atau tidak bisa membaca arah dan langkah Anda adalah berita baik untuk bisnis Anda.

Cara berpikir efektif haruslah menjadi energi dan budaya organisasi, sehingga setiap orang di dalam organisasi terbiasa bekerja dengan pola pikir efektif. Dan hal ini akan membentuk konsensus bersama di dalam organisasi, lalu bertindak dengan efektif untuk meraih kinerja dan mewujudkan tujuan sesuai target.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUMAN CAPITAL: MODAL MANUSIA ADALAH ASET PERUSAHAAN

HUMAN CAPITAL: MODAL MANUSIA ADALAH ASET PERUSAHAAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Modal Manusia Seperti Ikan Yang Membutuhkan Air Dengan Lingkungan Yang Kaya Makanan. Air Dan Lingkungan Yang Kaya Makanan Untuk Modal Manusia Adalah Budaya Organisasi, Kepemimpinan, Potensi Bisnis, Serta Keunggulan Keuangan Perusahaan. Bila Budaya Organisasinya Lemah, Maka Modal Manusia Tidak Akan Menjadi Aset Yang Unggul. Bila Kepemimpinannya Tidak Efektif, Maka Modal Manusia Sulit Memahami Visi, Misi, Dan Tujuan Perusahaan. Bila Bisnis Dan Potensi Bisnis Tidak Tereksplorasi Dalam Kreativitas Dan Inovasi, Maka Modal Manusia Menjadi Tidak Berharga. Bila Keuangan Perusahaan Miskin Dan Cash Flow Kering, Maka Modal Manusia Akan Kabur Mencari Kehidupan Di Tempat Lain.” ~ Djajendra

Modal manusia adalah sebuah kekuatan yang sangat penting dalam membangun kekayaan perusahaan. Modal manusia yang unggul berpotensi membantu kepemimpinan untuk menjadi lebih efektif dan unggul; membantu pembentukan organisasi yang berbudaya kuat; membantu peningkatan kinerja keuangan perusahaan; serta membantu menciptakan potensi bisnis baru dari hasil kreativitas dan inovasi. Modal manusia yang unggul akan menjadi solusi luar biasa, untuk meningkatkan daya saing perusahaan di level lokal dan global.

Mengelola modal manusia membutuhkan strategi yang cerdas untuk dapat mengoptimalkan potensi individu. Untuk itu, perusahaan harus memfasilitasi dan membiayai proses pembelajaran karyawan secara berkelanjutan; Memberikan penghargaan dan memperlakukan karyawan sebagai aset yang paling berharga. Dan kemudian, kepemimpinan harus mengkomunikasikan kinerja dan target dengan jelas dan konsisten; manajer harus adil dan terbuka bersama tanggung jawab untuk penilaian, penghargaan, merawat, dan mengarahkan potensi karyawan ke dalam tanggung jawab bisnis yang lebih tinggi, serta menciptakan inovasi dan mendukung perbaikan terus-menerus di setiap aspek kerja dan bisnis.

Modal manusia berarti para karyawan memiliki kemampuan analisis dan komunikasi yang kuat; antusiasme yang tinggi terhadap pekerjaan; memiliki keunggulan moral dan hati nurani; unggul dalam kreativitas dan rasa ingin tahu secara intelektual; memiliki daya tahan mental dan fisik yang unggul; memiliki karakter proaktif untuk tujuan; memiliki ketajaman naluri bisnis yang kuat; memahami orang, proses, teknologi dan operasional dengan integritas pribadi yang tinggi.

Keunggulan kualitas karyawan sebagai modal manusia dalam perusahaan, akan memungkinkan perusahaan menjaga daya saing, agar dapat memenangkan kompetisi bisnis. Sikap proaktif kepemimpinan perusahaan untuk melindungi modal manusia, seperti melindungi aset penting lainnya, akan membuat perusahaan dan kepemimpinan selalu menjadi lebih unggul dalam mengatasi berbagai potensi risiko. Khususnya, risiko yang bersumber dari perilaku dan cara berpikir sumber daya manusia terhadap bisnis, organisasi, dan kepemimpinan.

Walaupun modal manusia selalu dipersepsikan oleh para ahli sebagai modal tak berwujud. Tetapi, sesungguhnya modal manusia selalu berwujud dalam bentuk perilaku dan cara berpikir. Mungkin modal manusia belum dapat dibukukan seperti modal uang dan modal barang. Tapi, realitas selalu memperlihatkan bahwa modal manusia adalah sesuatu yang sangat menentukan keberhasilan pengelolaan terhadap modal uang dan modal barang. Oleh karena itu, modal manusia harus dapat dikendalikan emosi dan hati nuraninya, agar modal manusia mampu menghasilkan kekuatan moral, untuk digunakan dalam meningkatkan pertumbuhan semua aset perusahaan, serta untuk dapat melindungi modal keuangan dan potensi bisnis perusahaan dari berbagai risiko.

Modal manusia adalah kekuatan yang paling strategis dalam bisnis. Oleh karena itu, kepemimpinan perusahaan harus cerdas, konsisten, akurat, dan tegas; dalam mengambil keputusan strategis tentang tata kelola kekayaan potensi manusia, agar dapat mengelola karyawan perusahaan sebagai aset dan modal perusahaan yang unggul.

Modal manusia adalah aset terbaik yang dapat digunakan untuk melindungi kekayaan perusahaan dari gerusan inflasi dan risiko lainnya. Sumber daya manusia yang terdidik secara moral, etika, hati nurani, karakter, kualitas, dan kompetensi, akan menjadi pelindung terbaik terhadap daya saing perusahaan di sepanjang waktu, dan di setiap situasi.

“Orang Cerdas Akan Menjadikan Dirinya Sebagai Aset Investasi Terbaik. Dan, Dia Akan Menjadi Pembelajar Seumur Hidup, Untuk Menjadikan Dirinya Sebagai Modal Manusia, Yang Mampu Menjadi Aset Produktif Buat Dirinya Dan Orang Lain.” ~ Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTRAPRENEURSHIP HARUS DIDUKUNG DENGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG INOVASI DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN KARYAWAN DI DALAM PERUSAHAAN

INTRAPRENEURSHIP HARUS DIDUKUNG DENGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN PRAKTIK MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG MENDORONG INOVASI DAN SEMANGAT KEWIRAUSAHAAN KARYAWAN DI DALAM PERUSAHAAN

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Intrapreneur Adalah Aset Perusahaan Yang Akan Memiliki Produktivitas, Kreativitas, Daya Saing, Dan Kinerja Pasar Yang Tinggi. Bila Mereka Hidup Dalam Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Dengan Fleksibilitas Kebijakan Dan Prosedur, Yang Dibutuhkan Dalam Mendorong Inovasi Dan Kewirausahaan Perusahaan.” ~ Djajendra

“Praktik Sumber Daya Manusia Yang Jelas Dan Rinci Akan Membuat Semua Potensi Karyawan Dapat Terkelola Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Daya Saing Perusahaan.” ~ Djajendra

Kewirausahaan perusahaan atau biasa disebut dengan corporate entrepreneurship melibatkan struktur organisasi dan praktik manajemen sumber daya manusia  yang mendorong kolaborasi, kreativitas, dan komitmen individu untuk memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan. Di sini, perusahaan harus mendesain struktur organisasi untuk bisa memiliki tingkat toleransi yang tinggi terhadap fleksibilitas dari kebijakan dan prosedur, khususnya untuk tujuan mendorong inovasi dan semangat kewirausahaan dalam praktik kerja sehari-hari di perusahaan.

Setiap karyawan perusahaan yang mampu memainkan peran intrapreneur adalah aset perusahaan yang wajib dilindungi dan dikembangkan. Sebab, seorang intrapreneur di dalam perusahaan berpotensi menciptakan bisnis baru dan juga berpotensi menciptakan pasar baru dari hasil pemikirannya. Dengan mengembangkan potensi intrapreneur di dalam perusahaan melalui struktur dan praktik manajemen sumber daya manusia, maka perusahaan akan meyiapkan lingkungan kerja yang ramah dan yang memotivasi semangat kewirausahaan karyawan dalam perusahaan.

Perusahaan harus menyiapkan desain pekerjaan yang fleksibel dalam merangsang semangat kewirausahaan karyawan di dalam perusahaan; perusahaan harus secara terus-menerus mendorong karyawan menjadi pembelajar, serta menyiapkan pelatihan-pelatihan untuk tujuan peningkatan kompetensi teknis dan wawasan kewirausahaan karyawan dalam perusahaan; perusahaan harus menyiapkan nilai-nilai perusahaan yang membuat karyawan terbiasa dengan kewirausahaan perusahaan; perusahaan harus menyiapkan tata kelola yang membuat karyawan menjadi mudah berkomunikasi secara terbuka di lintas fungsional dalam struktur organisasi; perusahaan harus menyiapkan penghargaan dan gaji yang tinggi untuk menghormati kinerja karyawan sebagai intrapreneur yang andal; perusahaan harus melakukan penilaian secara terbuka dan adil terhadap umpan balik karyawan, serta menyiapkan kondisi kerja yang fleksible agar potensi kreatif karyawan intrapreneur tetap unggul.

Praktik manajemen sumber daya manusia untuk intrapreneurship haruslah menciptakan tata kelola yang membuat setiap karyawan memiliki inisiatif tinggi dalam kewirausahaan perusahaan; memiliki kemampuan untuk penerimaan tanggung jawab dengan profesional; memiliki mental kolaborasi spontan; memiliki kemampuan untuk berinovasi tanpa batas; memiliki kemampuan untuk cepat belajar; memiliki orientasi target yang terfokus; memiliki perasaan nyaman dengan pekerjaan; dan memiliki empati dengan nilai-nilai bisnis perusahaan. Di mana, semua kemampuan tersebut harus dapat menciptakan karyawan intrapreneur yang produktif, berdaya saing tinggi, kreatif, dan memiliki kinerja pasar yang lebih kuat dari para pesaing mereka. Artinya, para karyawan intrapreneur ini harus mampu menjadi aset produktif perusahaan, yang benar-benar menghasilkan nilai tambah dengan inovasi dan kecerdasan naluri bisnis mereka.

Sumber daya manusia merupakan unsur paling penting untuk menciptakan corporate entrepreneurship. Sebab, setiap individu memiliki kekayaan potensi kreatif unik yang mungkin selaras dengan misi organisasi. Oleh karena itu, manajemen perusahaan yang ingin menjalankan kewirausahaan korporasi haruslah memiliki kebijakan tata kelola sumber daya manusia, yang terfokus pada pemberdayaan keunggulan daya kreatif dan inovatif karyawan. Dan untuk itu, diperlukan penetapan prosedur yang jelas, untuk mengatur tempat kerja dan waktu buat pengembangan kreatifitas karyawan.

Lingkungan kerja dalam kewirausahaan perusahaan tidaklah boleh menjadi terlalu kompleks, tapi harus menjadi lebih dinamis dalam tata kelola yang mengurangi birokrasi yang berbelit-belit. Termasuk, gaya manajemen perusahaan harus menjadi lebih berorientasi kepada kewirausahaan perusahaan, serta meminta atau menargetkan kepada para intrapreneur untuk mengidentifikasi peluang-peluang baru, dan menghasilkan kinerja unggul secara berkelanjutan.

Sifat dan perilaku inovatif tidak selalu akan memberikan kontribusi untuk kinerja. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan untuk menerima risiko dari hasil inovatif dan proaktif yang tidak produktif. Dan tetap secara sistematis memfasilitasi inovasi dan kewirausahaan dalam perusahaan dengan konsisten. Semakin konsisten manajemen perusahaan mendorong kegiatan kewirausahaan perusahaan, maka semakin kuat praktik struktural organisasi dalam menjalankan kewirausahaan perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTRAPRENEUR DAN MOTIVASI

INTRAPRENEUR DAN MOTIVASI

Intrapreneur adalah bisnis driver, menjadi kunci untuk pertumbuhan perusahaan, menjadi kekuatan yang cerdas menanggapi kebutuhan pasar, dan cerdas menemukan peluang tersembunyi. ~ Djajendra

“Kreativitas adalah aset penting untuk meningkatkan daya saing bisnis, dan juga untuk lebih mendekati konsumen dengan keunikan dan kualitas.” ~ Djajendra

“Intrapreneur Bukanlah Karyawan Biasa, Tapi Dia Adalah Karyawan Luar Biasa Dengan Ide-Ide Cemerlang, Yang Mampu Membawa Perusahaannya Ke Puncak Sukses Tertinggi. Dia Tahu Pasar, Dan Pasar Tahu Dia. Jadi, Ide-Ide Kreatifnya Selalu Akan Diterima Pasar.” ~ Djajendra

“Musuh Utama Dari Seorang Intrapreneur Adalah Menggeser Ide-Idenya Ke Ruang Yang Lebih Sempit, Ke Parameter Yang Terbatas, Dan Yang Membatasi Jalan Untuk Sesuatu Yang Jauh Lebih Besar.” ~ Djajendra

“Menjadi kreatif melihat hal yang sama seperti orang lain, tetapi memikirkan sesuatu yang berbeda dari yang dilihat.” ~ Djajendra

Ide-ide besar bila hanya disimpan dalam pikiran dan rencana, maka ide-ide besar itu akan menjadi ide-ide kecil yang tak berguna untuk kehidupan siapa pun. Ide besar butuh tindakan-tindakan kecil, agar ide besar itu tersentuh oleh inovasi. Lalu, akumulasi dari tindakan-tindakan kecil itu akan menjadi tindakan besar, yang kemudian, membutuhkan kualitas keterampilan kerja, untuk mewujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi yang sempurna.~ Djajendra

Jadilah pribadi kreatif, ciptakan ide hebat dari pikiran baik. Lalu, miliki semangat dan antusiame untuk mengubah ide menjadi sesuatu yang nyata dan berharga buat kehidupan banyak orang. Bila kau merasa tidak mampu menciptakan hal baru dari ide yang kau miliki, maka jangan pernah merasa malu untuk meminta bantuan orang lain, agar ide mu dapat dihadirkan buat kekayaan kehidupan orang banyak. Siapkan visi dan satukan ide ke dalam visi, hadirkan fisik dari visi, jadilah kreatif dengan pikiran baikmu. ~ Djajendra

Seorang intrapreneur tidak diciptakan oleh orang lain, tapi diciptakan oleh dirinya sendiri. Dia dengan kesadarannya sendiri menjadi sangat berdedikasi, kreatif, visioner, dan selalu berorientasi pada tujuan dan hasil akhir. Dia tidak banyak bicara, tapi dia selalu bekerja dengan motivasi tinggi, untuk menemukan jawaban dan solusi buat kemajuan perusahaan. ~ Djajendra

Tantangan adalah energi yang akan membuat Anda mau berubah. Bila ada tantangan, jangan lari dari tantangan, tapi fokuskan kemampuan untuk menemukan jawaban terhadap tantangan. Ikuti alur dari tantangan, miliki gairah dan kepuasan saat bekerja pada tantangan. Temukan cara berkontribusi untuk menemukan solusi hebat atas tantangan. Jangan membiarkan berbagai bentuk dilema menjadi penghalang untuk menemukan solusi dari tantangan. Lakukan hal-hal kreatif untuk menggeser tantangan dengan solusi luar biasa. ~ Djajendra

Intrapreneur harus mengentaskan banyak Inovasi atas produk, jasa, pelayanan, dan proses bisnis, untuk memenuhi kebutuhan pasar dan menciptakan kinerja optimal. ~ Djajendra

Ide adalah benih yang akan membuat Anda tumbuh besar bersama sukses. Agar benih ide tumbuh subur, Anda harus menanamnya di lahan yang membuatnya dapat tumbuh menjadi sangat kuat. Bila Anda tidak memiliki kemampuan untuk mengubah ide Anda menjadi kenyataan, maka carilah bantuan dari orang yang mengerti merubah ide menjadi sesuatu yang berharga. Ciptakan visi dan taburkan ide-ide besar ke dalam visi Anda, lalu setiap hari lengkapi ide-ide besar Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang membuatnya menjadi berharga. ~ Djajendra

Dimana ada kemauan disitu ada solusi. Hidup haruslah dimulai dari kemauan untuk menghimpun semua potensi hebat diri sendiri, lalu menciptakan rencana dan tekad, kemudian berjuang dan bekerja total untuk mewujudkannya. Kemauan yang total akan membuat diri semakin fokus pada tujuan, dan terus menjaga diri di jalur kehidupan yang diimpikan. ~ Djajendra

“Konflik Selalu Akan Ada, Dan Selama Semua Pihak Ingin Menang Sendiri, Dan Menganggap Diri Paling Benar, Maka Jangan Pernah Berharap Konflik Akan Terkelola, Dan Kedamaian Akan Menjadi Hal Rutin Dalam Kehidupan Yang Saling Berbagi Senyum Dan Kebaikan.” ~ Djajendra

“Bila Intensitas Konflik Terus Meninggi, Maka Kecerdasan Emosional Masing-Masing Pihak Harus Dikedepankan Untuk Menurunkan Kembali Intensitas Yang Sudah Tinggi Tersebut. Membiarkan Intensitas Konflik Terus Meningkat Akan Merusak Berbagai Dimensi Kehidupan Sosial Dan Kemanusiaan.” ~ Djajendra

Menyembunyikan nilai-nilai negatif dalam diri sendiri adalah perbuatan yang akan membuat hidup menjadi tidak bahagia. Semua benih tidak baik akan menyebarkan suasana hati yang buruk kepada diri sendiri dan orang lain. Hormati diri sendiri dengan membuang nilai-nilai negatif, dan menggantinya dengan nilai-nilai positif. ~ Djajendra

Ketika setiap hari Anda belajar untuk melihat lebih terangnya hidup, maka Anda akan mulai melewati setiap lapisan kabut kehidupan. Dan pada akhirnya, Anda akan bahagia menerima diri sendiri dengan apa adanya, lalu membuat hidup lebih berharga untuk diri sendiri dan orang lain, serta tidak membiarkan hidup yang indah menjadi sia-sia.~ Djajendra

“Breakdowns can create breakthroughs. Things fall apart so things can fall together.” ~Unknown.

“What matters most is not the quality of the initial business plan, but instead the ability of the team to iterate successive business plans as a means to finding what works. The trick is to experiment quickly but intelligently, and with discipline.”~ Dennis Whittle – Founder and CEO: GlobalGiving

“Your mind will answer most questions if you learn to relax and wait for the answer.” –William S. Burroughs

“Strangely enough we strengthen love in ourselves when we raise into consciousness the shadow side of our lives. Conversely, when we keep negative feelings out of sight, they smother the love that seems to lie deeper and closer to the real self. This is probably why there is so much pain in not loving. The life that is not able to express the love which is so integral to it grows deformed.”– Elizabeth O’Connor

“Tell me and I forget, teach me and I remember, involve  me and I learn.” – Benjamin Franklin

“If you are going through a time of discouragement, there is a time of great personal growth ahead.” ~Oswald Chambers

“I have not failed, I’ve just found 10,000 ways that won’t work”. ~Thomas Edison

“Tell me and I forget. Show me and I remember. But let me and I understand.” ~ Confucius

“There is something I do not know, the knowing of which could change everything.” ~ Werner Erhard

“Not what we have but what we enjoy, constitutes our abundance.” — John Petit-Senn

“If your everyday life seems poor, don’t blame it; blame yourself; admit to yourself that you are not enough of a poet to call forth its riches; because for the creator there is no poverty and no indifferent place.” — Rainer Maria Rilke

“Smile, it’s free therapy.” — Doug Horton

“Depend upon it that if a man talks of his misfortunes there is something in them that is not disagreeable to him; for where there is nothing but pure misery there is never any recourse to the mention of it.” — Samuel Johnson

“When a great executive meets up with a bad business, it is usually the business whose reputation remains intact.”- Warren Buffett

“Good plans shape good decisions. That’s why good planning helps to make elusive dreams come true.” – Lester Robert Bittel

“You got to be careful if you don’t know where you are going Because you might not get there.” – Yogi Berra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com