FORMULA SUKSES ETOS KERJA

“Kita adalah orang-orang duniawi yang membutuhkan etos kerja berkualitas untuk berjuang dan mencari kesuksesan di dunia.”~Djajendra 

Etos kerja dimulai dari niat untuk memiliki prestasi dan kinerja terbaik. Kesadaran diri mendorong semangat kerja yang berkualitas tinggi untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan prima. Niat, keyakinan, karakter, watak, sikap, kepribadian, kebiasaan, dan keunikan diri sendiri menjadi satu kesatuan yang kuat untuk menghasilkan prestasi. Kombinasi keunikan Anda dengan etos kerja yang mencirikan karakter terbaik Anda. Miliki keaslian jati diri dan semangat kerja yang hebat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Setiap orang yang memiliki cita-cita untuk mencapai sesuatu yang lebih besar, harus memiliki etos kerja terbaik. Dalam etos kerja terbaik harus ada tekad, kehendak untuk sukses, berkemauan untuk sukses, disiplin yang tinggi, semangat kerja yang tinggi, motivasi yang hebat, dan memiliki mental hebat saat berhadapan dengan kesulitan dan tantangan. Setiap cita-cita melalui proses sebelum terwujud. Di sepanjang proses mencapai cita-cita membutuhkan kepribadian yang sabar, tabah, kuat, tenang, dan solid dengan diri sendiri untuk mencapai yang terbaik. Pikiran, emosi, jiwa, raga, dan motivasi harus dalam satu ke satuan yang kuat dan hebat.

Etos kerja terbaik adalah senjata orang-orang yang mencari kesuksesan di dunia. Kita adalah orang-orang duniawi yang membutuhkan etos kerja berkualitas untuk berjuang dan mencari kesuksesan di dunia. Kehidupan di dunia ini mengharuskan kita untuk mengatasi tantangan, kesulitan, dan resiko. Tidak ada jalan yang mudah. Jika Anda memiliki etos kerja yang berkualitas, maka Anda mampu mengatasi masalah dan tantangan, kemudian muncul sebagai pemenang dengan prestasi dan kinerja terbaik.

Tubuh, pikiran, kecerdasan, niat, tekad, dan tindakan harus dihasilkan dari ke kedalaman hati nurani. Akal dan logika ditentukan sebatas kemampuan pancaindera. Potensi manusia itu tidak terbatas, tidak dalam kendali pancaindera. Oleh karena itu, sadari bahwa tidak perlu menempatkan keinginan, ambisi, fantasi pikiran pada satu batas tertentu. Biarkan energi kreatif mengalir dalam etos kerja, singkirkan semua batasan yang membuat Anda terjebak dalam satu keinginan atau ambisi tertentu. Kuatkan kepribadian Anda dalam energi spiritual dan ingatkan selalu diri sendiri untuk memanfaatkan bakat dan kecerdasan dalam mencapai kesuksesan.

Kesadaran sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas etos kerja. Segala sesuatu yang Anda lakukan berulang-ulang dan setiap hari menjadi bagian dari alam tidak sadar Anda. Banyak tindakan dilakukan secara tidak sadar karena faktor kebiasaan. Sadarilah bahwa untuk mendapatkan prestasi terbaik, Anda harus keluar dari kebiasaan atau zona nyaman, kemudian mau berjuang di zona yang tidak Anda pahami. Etos kerja terbaik bukan bertujuan untuk mengambil tindakan atas dorongan keinginan untuk kepuasan pribadi, tetapi untuk tujuan yang lebih tinggi dari sekedar kepentingan atau ego pribadi. Etos kerja berkualitas dihasilkan dari kebijaksanaan kecerdasan, bukan dari persepsi pikiran dalam suka atau tidak suka. Bebaskan diri Anda dari sebuah batasan, biarkan energi kreatif dan kebijaksanaan kecerdasan Anda membimbing potensi Anda, untuk mencapai tingkat keunggulan yang lebih tinggi.

Kegiatan rutin perlu dilengkapi dengan tindakan kreatif. Sesuatu yang sama yang dilakukan berulang-ulang menyebabkan kebosanan dan kinerja-nya juga akan berjalan di tempat. Perlu tindakan dari sudut yang baru, sehingga Anda mampu menghasilkan sesuatu yang lebih besar dari yang sekarang. Jangan takut dengan resiko atau khawatir dengan hasil akhir dari sudut yang baru. Jadilah berani untuk meninggalkan zona nyaman dan mulailah dengan cara baru untuk tujuan yang lebih tinggi. Jagalah pikiran selalu tenang, sehingga kecerdasan Anda mampu memanfaatkan semua sumber daya dan memori positif untuk hasil terbaik. Jika pikiran Anda terganggu dan tidak tenang; Anda sulit menggunakan kecerdasan dan kebijaksanaan Anda untuk mengakses semua potensi, bakat, dan keahlian Anda secara kreatif.

Bakat, potensi, dan keahlian Anda membutuhkan etos kerja yang berkualitas agar prestasi yang sempurna dapat dihasilkan dari diri Anda. Jika Anda tidak peduli dengan etos kerja Anda, maka semua potensi hebat Anda akan diblokir dalam ego dan rasa malas Anda. Hilangkan pandangan sempit Anda, memperluas wawasan dengan pengetahuan, serta berikan fokus dan kepedulian Anda pada visi yang lebih besar.  Jangan pernah menganggap diri Anda tidak berguna, walau hari ini Anda seolah-olah tidak memiliki harapan dan peluang untuk mengoptimalkan potensi dan bakat Anda, tetapi kesabaran dan ketekunan Anda untuk melakukan segala sesuatu secara kreatif mampu mengantar Anda pada prestasi terbaik.

Kesadaran, kebijaksanaan, dan kecerdasan Anda harus membimbing semua tindakan Anda menuju tujuan melalui etos kerja berkualitas. Pikiran harus memiliki persepsi optimis terhadap perjuangan yang sedang Anda lakukan. Tubuh dan semangat kerja yang tinggi harus bersatupadu dalam kerja keras yang produktif. Semakin tinggi tujuan yang ingin Anda capai, semakin besar kesabaran dan daya tahan mental yang Anda perlukan. Kekuatan dan ketenangan harus menghilangkan kecemasan dan kekhawatiran. Tidak seorang pun mampu mengetahui tentang masa depannya, tetapi konsentrasi pada energi positif dan tindakan produktif adalah kunci untuk meraih masa depan terbaik. Tinggalkan semua yang tidak berguna bagi pencapaian prestasi Anda. Selalu rendah hati dan percaya diri di setiap situasi sehari-hari. Jangan pernah merasa mengerti semua hal, sadarlah bahwa perubahan itu hadir setiap detik hanya saja kita tidak pernah menyadarinya. Jadi, jangan sampai akumulasi perubahan membuat Anda merasa tidak mengerti tentang peristiwa yang sedang Anda hadapi.

Etos kerja terbaik menghasilkan tindakan yang berkualitas dan produktif dalam kehidupan. Jika Anda memiliki etos kerja terbaik untuk bertindak dalam bidang sesuai bakat Anda, atau sesuai kemampuan unik yang Anda miliki, maka Anda mampu melakukan tindakan-tindakan yang hebat untuk menghasilkan prestasi terbaik. Kembangkan sikap untuk memberi dan melayani dengan tulus. Jadilah tanpa pamrih untuk melayani kehidupan dari kesadaran hati yang mendalam. Tidak perlu menghitung untung dan rugi, berikan layanan dan kepedulian untuk kebahagiaan hati Anda. Jadilah pribadi berlimpah untuk memberikan hal-hal terbaik dari bakat dan potensi Anda bagi orang lain. Jadilah pribadi produktif yang positif dengan etos kerja terbaik. Tumbuhlah menjadi kepribadian yang mengutamakan pelayanan berkualitas dari hati yang paling tulus dan ikhlas. Etos kerja berkualitas dapat Anda ekspresikan melalui tindakan yang mendedikasikan semua bakat, potensi, keahlian, dan keindahan untuk prestasi dan kinerja terbaik.

Anda punya pertanyaan untuk Djajendra? Silakan tulis ke admin@djajendra-motivator.com dan sebutkan siapa Anda.

Mau mengundang Djajendra untuk Narasumber?

Hubungi: 0812 1318 8899

Email: admin@djajendra-motivator.com

FOKUS PADA TUJUAN

“Walaupun rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan jejak menuju tujuan, Anda tidak pernah tersesat, Anda tidak pernah meninggalkan tujuan, tindakan Anda yang fokus pada tujuan akan menemukan jalan menuju tujuan.”~Djajendra

Anda yang fokus pada tujuan mampu bertahan dan menemukan solusi atas berbagai kesulitan. Proses menuju tujuan membutuhkan daya tahan fisik dan mental yang hebat. Fokus berarti tidak memberikan perhatian pada hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan tujuan. Anda yang fokus memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan setelah terjebak dalam rintangan. Anda yang fokus pada tujuan tidak akan membuang-buang waktu dan energi dalam tindakan yang tidak penting.

Anda yang fokus pada tujuan selalu tenang dan menerima apa pun situasi yang harus dihadapi. Anda selalu belajar pada hal-hal yang memberikan sukses dan juga pada hal-hal yang menciptakan rintangan. Sebagai seorang pembelajar sejati, Anda mampu mendapatkan pengetahuan dan kebijaksanaan dalam semua peristiwa hidup yang Anda alami. Anda yang fokus mampu menyederhanakan persoalan, dan cerdas menghubungkan potensi diri Anda pada sumber energi sukses yang melimpah. Anda memiliki kemampuan luar biasa untuk memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dikerjakan. Konsentrasi yang penuh menyebabkan energi diri Anda dapat dibimbing secara sadar untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Anda yang fokus pada tujuan tidak akan kehilangan arah untuk mencapai hasil terbaik. Anda sangat disiplin dengan waktu dan proses kerja, ketika tidak ada yang melihat maupun saat banyak yang melihat, Anda tetap disiplin dan sangat tekun. Anda menerima kesulitan dan mengunyah kesulitan tersebut dalam kreativitas tinggi. Anda memiliki persepsi sebagai orang-orang yang mengerti solusi, sehingga tidak pernah kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Anda membangun harmoni antara tubuh dan jiwa, sehingga kelelahan dan stres dapat Anda hindari. Anda sadar bahwa semua kegagalan terjadi karena kurangnya harmoni antara tubuh, jiwa, pikiran, ego, dan emosi. Jika semuanya dalam kondisi harmoni, maka energi fokus pada tujuan mampu memberikan hasil akhir terbaik. Ketika harmoni sudah terjadi di dalam diri Anda, maka tubuh dan pikiran Anda mampu menjadi sahabat sejati yang saling membantu untuk merespons tujuan dengan lebih baik lagi. Energi yang lemah di dalam diri Anda tidak akan mampu konsentrasi dan fokus yang lebih besar. Tingkat energi meningkat dan energi positif diarahkan untuk mencapai keberhasilan dari tujuan.

Ketika Anda fokus pada tujuan, Anda tidak akan berkelahi dengan masalah setiap hari tanpa hasil, Anda tidak akan bergulat dengan ego Anda sendiri, tetapi mampu menyatukan potensi Anda dengan tujuan yang akan dicapai. Anda memahami apa yang harus Anda lakukan, dan selalu fokus seratus persen untuk melakukannya. Walaupun rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan jejak menuju tujuan, Anda tidak pernah tersesat, Anda tidak pernah meninggalkan tujuan, tindakan Anda yang fokus pada tujuan akan menemukan jalan menuju tujuan. Miliki keberanian untuk menghadapi tujuan Anda sendiri. Apa pun pikiran Anda, jangan pernah tidak fokus pada tujuan. Anda bebas menetapkan strategi untuk sampai pada tujuan. Anda bebas berinovasi untuk sampai pada tujuan. Anda bebas menggunakan semua potensi Anda untuk sampai pada tujuan. Anda bebas dan merdeka dengan cara Anda yang unik untuk sampai pada tujuan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

INTUISI ADALAH KEKUATAN YANG DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN

“Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.”~Djajendra

Masa depan adalah era inovatif, era imajinasi, dan era kreativitas. Pikiran rasional saja  belum cukup untuk menjawab tantangan masa depan. Kita membutuhkan intuisi untuk dapat mengambil keputusan yang cepat dalam sekejap mata. Intuisi adalah potensi manusia yang tidak boleh diabaikan dan harus dilatih untuk mengubah situasi melalui keputusan yang cepat. Tanpa intuisi, kita akan membuat prediksi berdasarkan kenyataan yang ada dan sangat mengandalkan pemikiran rasional, sehingga sulit menghadapi sebuah peristiwa atau situasi yang mendadak muncul dihadapan kita.

Pengalaman, pengetahuan, kebijaksanaan, dan jam terbang yang tinggi akan memberikan dasar untuk penguatan intuisi. Secara rasional kita mungkin bisa membuat pilihan-pilihan dan menimbang semua pilihan sampai kita memilih yang tepat. Persoalannya, kita sedang menuju ke era kehidupan yang sangat cepat perubahan nya dan membutuhkan keputusan yang sangat cepat untuk menyelamatkan visi kita. Jadi, semua pilihan rasional membutuhkan waktu yang lama, sedangkan perubahan yang terjadi membutuhkan penilaian yang cepat dan keputusan yang super cepat. Karena itu, intuisi haruslah mulai dilatih dan dikuasai sebagai alat yang penting untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat.

Keputusan yang baik tidak pernah dihasilkan dari sikap tergesa-gesa, tidak hati-hati, kurang teliti, atau pun kecemasan. Kita membutuhkan informasi yang benar dan intuisi yang tajam untuk mengambil keputusan yang cepat. Intuisi kita yang tajam sudah memiliki pengetahuan, kualitas, ketelitian, dan sikap hati-hati saat mengambil keputusan yang cepat. Ini adalah asimilasi langsung dari kenyataan tanpa harus menjalani proses berpikir dan berpikir secara kognitif.

Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin yang diperlihatkan melalui perasaan dan kebijaksanaan suara hati. Jadi, intuisi bukan melalui pemahaman intelektual, tetapi dari bimbingan batin melalui perasaan dan kebijaksanaan. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.

Pikiran intuitif sangat dibutuhkan oleh pikiran inovatif. Ini adalah senjata kemanusiaan kita untuk menghadapi berbagai macam perubahan dan ketidakpastian dalam hidup. Jadi, intuitif dan inovatif adalah bukti bahwa kita bukan mesin atau robot, tetapi manusia sejati yang memiliki potensi di dalam diri yang tidak mungkin dapat dimiliki oleh mesin atau pun robot. Ketika sekarang ini robot dan mesin sudah mulai digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, memecahkan masalah, dan meningkatkan fokus pada tugas; maka, kita sebagai manusia sejati tidak perlu takut pekerjaan kita akan diambil oleh mesin atau robot. Kita harus masuk ke kedalaman diri sendiri untuk menemukan berbagai macam potensi tersembunyi bagi kemajuan hidup kita di masa depan.

Mulailah berlatih dan membuat pikiran kreatif terhubung dengan pikiran cerdas. Latih diri untuk selalu tenang dan memahami sesuatu secara naluri, tanpa perlu akal sehat. Intuisi dan inspirasi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Juga, harus diuji ketajaman dan ketepatan dalam kenyataan yang terjadi. Intuitif kita yang tajam mampu menangkap energi masa depan dan energi momen sekarang; sehingga kita bisa membuat keputusan yang tepat dan cepat, tanpa banyak pikir dan tanpa banyak pilih. Pada akhirnya, intuisi adalah tentang apa yang kita rasakan dan kita yakini akan terjadi, bukan tentang apa yang kita ketahui atau kuasai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Fokus pada semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEWUJUDKAN NILAI-NILAI ORGANISASI MENJADI PERILAKU

“Siapa pun yang bercita-cita mencapai prestasi dan kebahagiaan dalam lingkungan kerja wajib mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku sehari-hari. Memiliki kesadaran untuk melakukannya dengan gigih dan tidak pernah menyerah.”~Djajendra

Organisasi yang sukses telah melakukan upaya yang sangat besar, untuk mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku setiap orang dalam lingkungan kerja. Keberhasilan ini terletak pada tekad, konsistensi, keyakinan, dan upaya terus-menerus yang tak pernah menyerah oleh gangguan apa pun. Ketika nilai-nilai inti menjadi perilaku, maka nilai-nilai tersebut menyatukan setiap orang untuk membentuk cara kerja yang benar dan etis.  Setiap nilai inti memberikan energi sukses untuk menguatkan organisasi dalam proses mencapai kinerja terbaik. Nilai-nilai inti menjadi keyakinan mendasar organisasi dalam setiap aspek operasional dan strategi menuju visi. Nilai-nilai inti membentuk kepribadian dan karakter kerja yang tak tergoyahkan oleh kesulitan dan tantangan.

Nilai-nilai inti membentuk perilaku dan sikap kita untuk melakukan uraian tugas dan strategi yang mengantar kita ke tujuan. Di samping itu, nilai-nilai inti juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas etos kerja kita dan menyatukannya dengan kualitas etos kerja setiap orang dalam organisasi. Jika etos kerja setiap individu terhubung melalui nilai-nilai inti organisasi, maka praktik kolaborasi yang setiap saat harus terjadi di dalam organisasi mampu menghasilkan proses kerja yang efektif dan produktif. Jadi, nilai-nilai inti organisasi wajib mendasari etos kerja yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas dan kinerja terbaik.  

Mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku memerlukan latihan setiap hari; memerlukan kesadaran untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut, hari demi hari, dengan tekad dan semangat perubahan. Memiliki panggilan hati untuk berlatih menanamkan sikap dan perilaku kerja sesuai dengan nilai-nilai inti tanpa merasa membosankan. Setiap hari memiliki semangat dan motivasi untuk perubahan dari dalam diri. Mau berlatih setiap hari, tahun demi tahun, sampai semua nilai-nilai tersebut sudah berada dalam alam bawah sadar, sehingga secara otomatis membentuk sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai inti tersebut. Memiliki kesadaran yang tinggi untuk menyempurnakan internalisasi nilai-nilai inti, serta secara konsisten melakukan upaya yang besar agar nilai-nilai tersebut dapat dipraktikkan dengan sempurna.

Jika kita ingin mewujudkan perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai inti, kita tidak boleh merasa bosan dan tidak boleh menyerah. Ada proses dan jalan panjang untuk terjadinya perubahan di dalam diri. Sebab, meskipun nilai-nilai inti tersebut sudah ada di dalam diri kita, mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita harus menemukan cara terbaik untuk menggunakannya setiap saat. Pada dasarnya, semua nilai-nilai inti organisasi itu bersifat universal, dan sudah ada di dalam diri setiap orang. Persoalannya, dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menggunakan nilai-nilai tersebut sebagai perilaku. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk menenangkan pikiran dan melatih pikiran agar 100%  fokus dalam waktu yang lama terhadap nilai-nilai inti organisasi. Biarkan pikiran menciptakan emosi yang hebat untuk merubah nilai-nilai inti tersebut menjadi perilaku. Biasanya, ketika kita fokus untuk menginternalisasi sesuatu, gangguan dan halangan berpotensi merusak fokus kita. Jadi, ketika ada hal-hal yang menghambat upaya kita untuk mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kuatkan diri dan mental dengan kesadaran yang tinggi, serta jangan membiarkan hal-hal tidak penting menarik perhatian kita sehingga fokus kita gagal.

Mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku dalam lingkungan kerja bukanlah proses yang instan. Diperlukan upaya dan latihan yang terus-menerus dalam jangka waktu lama. Setiap orang harus menyediakan cara untuk menyempurnakan kemampuan dirinya sehingga dapat menemukan perilaku dari nilai-nilai inti tersebut. Melalui ketenangan pikiran, kita menyempurnakan kemampuan kita untuk merubah nilai-nilai inti menjadi perilaku. Kita harus meningkatkan konsentrasi terhadap makna dari nilai-nilai inti tersebut. Kita harus belajar memahami nilai-nilai inti tersebut dengan kesabaran dan ketekunan. Kita harus mau bersikap rendah hati untuk membangun pengertian terhadap nilai-nilai inti dengan realitas kehidupan dalam lingkungan kerja kita. Ini semua membutuhkan latihan, kerja keras, disiplin, kesungguhan, dan mental yang tidak mungkin menyerah untuk mewujudkan nilai-nilai menjadi perilaku sejati dalam lingkungan kerja.

Menerangi diri dengan nilai-nilai inti dan memasukkan nilai-nilai inti ke dalam suara batin. Saat membayangkan nilai-nilai inti, kita dapat mengalami energi positif yang dipancarkan oleh nilai-nilai tersebut. Ketika kita sudah mampu merasakan energi positif dari nilai-nilai inti tersebut, maka setiap hari kita akan mengalami panggilan hati untuk meningkatkan kemampuan terhadap perilaku terbaik berdasarkan nilai-nilai inti. Dengan berlatih hal ini setiap hari, kita akan menemukan peningkatan kualitas perilaku dan pembentukan karakter kerja kita berdasarkan nilai-nilai inti. Dari hari ke hari, latihan yang terus-menerus ini akan menjadi kebiasaan, sehingga kita memiliki kebiasaan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.

Tidak boleh ada mental yang mudah menyerah dalam proses mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku. Mungkin kerja keras dan latihan kita tidak memberikan hasil yang maksimal, sehingga kita kehilangan kepercayaan diri untuk memiliki perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi. Dalam hal ini, kita seharusnya tidak membiarkan ketidakmampuan kita menguasai jalan hidup kita. Kegagalan adalah sesuatu yang biasa, tetapi kegagalan tidak boleh menyebabkan kita menyerah. Jika sekarang ini kita masih belum berhasil dalam mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kita seharusnya tidak berhenti atau menyerah. Kita harus membangkitkan kembali keyakinan dan motivasi kita untuk berlatih kembali. Jika kegagalan kita berulang kali terjadi, kita harus kembali membangkitkan keyakinan dan motivasi kita berulang kali. Hari demi hari, jika kita terus-menerus berlatih tanpa pernah menyerah, kita akhirnya mampu mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku kita.

Dalam setiap sesi latihan internalisasi nilai-nilai inti organisasi, kita harus menjaga pikiran dan perilaku kita tetap tenang pada nilai-nilai inti. Kita harus mampu menjaga fokus dan perhatian kita pada nilai-nilai inti tersebut. Kita tidak boleh membiarkan perhatian dan fokus kita terganggu. Kita harus selalu sadar bahwa kegagalan bukanlah hasil yang kita perjuangkan. Jika kegagalan terjadi, kita tidak boleh menyerah dengan situasi. Kita boleh berhenti sejenak, tetapi bukan berhenti untuk selamanya. Motivasi kita harus mendorong kepercayaan diri kita untuk terus menerus mencoba lagi dan mencoba lagi. Tidak ada kata tidak mampu. Tidak ada kata tidak mungkin. Tidak ada kata menyerah sebelum kita betul-betul mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku kita dalam lingkungan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN KOMPAK

“Kita semua hadir ke dalam lingkungan kerja, untuk mengisi energi positif dan produktif, dalam setiap proses kerja yang saling bergantung dan mendukung.”~Djajendra

Hubungan kerja yang harmonis, kompak, dan produktif itu sangat penting agar setiap orang mampu merasakan kebahagiaan dalam lingkungan kerja. Persoalan utama dalam hubungan kerja adalah ego masing-masing orang yang tidak mau menghargai kualitas dan kepribadian dari orang lain. Pada umumnya, orang merasa sangat sulit untuk memberi respek dan pujian yang tulus kepada sesama rekan kerja. Demikianlah keadaan dari hubungan kerja di semua lingkungan kerja, sehingga keharmonisan dalam hubungan kerja sangat sulit diwujudkan.

Ketika kita melepaskan keegoisan kita, sebagai hasilnya kita menerima kebahagiaan dan keharmonisan. Kebaikan dan integritas kita di setiap situasi dan keadaan kerja memberikan keharmonisan dan keindahan. Jika kita sadar bahwa setiap orang dalam lingkungan kerja kita adalah satu dengan diri kita, maka empati kita tidak akan menyakiti orang lain, tidak akan merugikan orang lain, dan tidak akan membuat kesedihan bagi orang lain. Empati kita mampu menciptakan kebaikan untuk membantu orang lain melalui kontribusi kerja yang produktif dan penuh kualitas terbaik.

Keberadaan manajemen dalam lingkungan kerja dimaksudkan untuk menumbuhkan perdamaian dan rasa persatuan di antara stakeholders. Setiap individu dan kelompok menjadi alat bagi manajemen dalam menyebarkan energi positif dan produktif. Jika manajemen mematuhi prinsip-prinsip dasar manajemen dengan pikiran dan hati yang bersih, maka manajemen mampu membangun jalan menuju keharmonisan kerja yang produktif dan kreatif.

Setiap orang sebagai bagian dari diri kita sendiri. Kemampuan untuk merasakan apa yang dikerjakan oleh semua pihak sebagai milik kita sendiri, semangat yang intens untuk membantu proses kerja, serta membangkitkan diri sendiri agar berkontribusi secara optimal, haruslah menjadi realitas sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan utama dari sebuah lingkungan kerja adalah meningkatkan kinerja, merawat keharmonisan, mengatasi keegoisan kita, melayani dengan hati yang ikhlas dan tulus, mencintai pekerjaan dan memperlihatkan prestasi, menumbuhkan nilai-nilai sopan santun dan etika, serta membangkitkan motivasi dan energi positif dari dalam diri untuk menjawab tantangan dan masa depan.

Kesadaran hati dan ketenangan pikiran mampu membawa diri kita ke kedalaman diri sendiri, dan jauh di lubuk hati kita ada suara hati yang mengerti tentang kebenaran sejati. Kebenaran sejati adalah kita bertanggung jawab untuk menemukan keindahan, kedamaian, cinta, prestasi, kebahagiaan, energi kreatif, rasa syukur, empati, dan integritas yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan, kita harus yakin bahwa semua yang kita miliki itu ada juga di dalam diri setiap orang yang bekerja sama dengan kita di tempat kerja.

Setelah kita menemukan kualitas kita dari ke kedalaman diri sendiri. Pekerjaan selanjutnya, kita harus mampu menghubungkannya dengan kualitas orang lain. Inti dari proses kerja adalah terhubungnya kualitas dari masing-masing orang melalui kolaborasi yang ikhlas. Pengendalian diri menambah nilai positif bagi setiap orang saat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat pemikiran maupun tingkat perasaan, haruslah diselesaikan melalui kesadaran dan kecerdasan yang tercerahkan.

Mengenal diri sendiri secara baik menjadi sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, produktif, dan kompak. Jika kita sudah tahu siapa diri kita yang sesungguhnya, maka hubungan kita dengan siapa pun terbangun di atas fondasi yang sangat kuat oleh kepercayaan diri kita. Energi positif di dalam diri kita mampu memfokuskan kekuatan dan kepercayaan diri kita dalam hubungan yang produktif. Kita tidak akan memfokuskan perhatian pada kelemahan orang lain, tetapi memfokuskan pada kekuatan orang lain dan membantu orang lain agar kelemahan mereka dapat diatasi oleh kekuatan dirinya sendiri. Energi positif dan kepercayaan diri kita tidak lagi menilai dan menghakimi orang lain secara negatif. Kita memiliki kualitas diri yang hebat untuk menemukan kualitas yang hebat pada diri setiap orang. Kualitas dari diri yang asli dan unik sudah ada di dalam diri setiap manusia. Jika semua kebaikan dari ke kedalaman diri sendiri saling terhubung dengan ke kedalaman diri masing-masing orang, maka prestasi dan kinerja terbaik menjadi sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN ETOS TERBAIK

“Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja kita.”~Djajendra

Dunia kerja penuh tantangan dan membutuhkan inovasi yang terus-menerus untuk mengatasi tantangan. Ketika diri kita menjadi bagian dari proses kerja, maka kita harus sadar untuk menyiapkan etos terbaik dalam setiap situasi dan peristiwa kerja. Etos kerja kita harus kuat dan hebat saat menghadapi tantangan dan kekacauan. Selain menyiapkan etos terbaik, kita juga wajib menjaga keseimbangan kepribadian saat menghadapi kompetisi yang ketat dan situasi yang tidak pasti. Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja. Kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menang dari tantangan. Kita harus menjadi kekuatan yang memenangkan kinerja terbaik, serta tidak membiarkan energi negatif melemahkan perjuangan dan kerja keras kita.

Kita harus menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kesabaran. Jika kita dapat mempertahankan ketenangan saat keadaan terburuk melawan kita, maka kita dapat memenangkan situasi. Etos kerja terbaik tidak sekedar memperhatikan seberapa kuat kompetensi dan kemampuan untuk menemukan cara terbaik atau pemecah masalah dengan solusi terbaik. Tetapi, juga dituntut untuk memiliki mental dan emosional yang hebat saat tantangan dan kekacauan merusak rencana kerja. Latih intuisi untuk memahami setiap situasi tersulit, bekerjalah dengan etos terbaik, dan jaga realitas kerja sehingga tidak terjatuh oleh situasi yang kurang menguntungkan.

Semua pekerjaan terbaik yang telah kita lakukan dapat dihancurkan oleh pikiran yang tidak tenang dan perilaku yang tidak sabar. Ketika kita menjadi gelisah dengan situasi kerja, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Kecerdasan dan energi positif harus terjaga dan terawat dalam proses kerja. Pikiran yang gelisah akan melemahkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja. Begitu juga dengan etos kerja akan memburuk saat diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk. Oleh karena itu, keluar segera dari pikiran buruk dan perasaan tidak mampu. Siapkan pikiran positif terhadap situasi yang penuh tantangan dan miliki perasaan mampu untuk mengatasi tantangan, kemudian siapkan mental dan etos terbaik untuk berjuang keras menemukan solusi terbaik.

Kita harus siap dengan etos terbaik untuk menghadapi tantangan. Siapkan kualitas diri yang berdaya tahan tinggi dalam rutinitas harian. Siapkan mental dan emosional yang mampu mengisi ruang dan waktu kerja dengan sukacita. Apa pun yang kita kerjakan, kita kerjakan dengan penuh perhatian dan semangat tinggi. Selalu teliti dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai kita dikalahkan oleh tantangan dan kesulitan. Kita harus selalu menjaga kekuatan dan kewaspadaan di setiap situasi. Tidak membiarkan pemikiran negatif merusak semangat kerja kita. Tidak membiarkan gangguan apa pun yang membuat kita mundur dan kalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN

“Nilai-nilai perusahaan memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan.”~Djajendra

Setiap perusahaan memiliki nilai-nilai, visi, dan misi untuk dipahami oleh setiap karyawan. Nilai-nilai dimaksudkan agar karyawan memiliki perilaku kerja seperti yang diinginkan oleh nilai-nilai tersebut. Visi dimaksudkan agar karyawan fokus bekerja menuju ke masa depan perusahaan. Misi dimaksud agar karyawan memiliki kecerdasan, energi, dan integritas untuk melakukan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sepenuh hati pada momen sekarang. Memahami nilai-nilai, visi, dan misi perusahaan membantu setiap individu untuk menciptakan budaya kerja yang etis. Tidak akan ada lagi benturan nilai-nilai, karena setiap orang sudah sadar untuk mengutamakan nilai-nilai perusahaan sebagai inti dari profesionalisme kerja mereka. Selanjutnya, perilaku keja yang etis akan muncul dari kesadaran masing-masing karyawan, sehingga sistem dan budaya kerja mampu digerakkan melalui perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan.

Sebelum menjalankan nilai-nilai perusahaan, karyawan terlebih dahulu harus mengenal diri sendiri dengan baik. Kenali dulu siapa saya? Apa pemikiran saya? Apa etos saya? Setelah mengenal diri sendiri dengan baik, selanjutnya internalisasikan nilai-nilai perusahaan ke dalam diri, kemudian dijadikan kebiasaan dan perilaku sehari-hari di lingkungan kerja. Menjalankan nilai-nilai perusahaan adalah bagian terpenting untuk bisa menyatu dalam kerja sama di dalam organisasi. Nilai-nilai akan menyatukan setiap orang untuk bekerja secara profesional. Nilai-nilai menciptakan perilaku dan kebiasaan untuk membangun budaya kerja yang kuat dan konsisten. Nilai-nilai memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan; memiliki pemikiran kehidupan kerja yang harmonis; dan kemampuan pengambilan keputusan yang baik.

Implementasi nilai-nilai perusahaan dalam kegiatan sehari-hari sebaiknya disatukan dalam kesadaran untuk menjalankan etika yang baik di lingkungan perusahaan. Etika menyadarkan setiap orang untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, atau mana yang boleh atau mana yang tidak boleh. Perilaku etis yang digerakkan oleh energi nilai-nilai perusahaan mampu menciptakan budaya kerja, yang saling percaya dan saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Realitas ini akan menciptakan budaya kerja yang beretika. Perusahaan yang beretika mampu bersikap terbuka untuk merangkul setiap kepentingan di dalam kebenaran kerja. Hal ini juga mampu membangun kesadaran dan ketulusan  di hati setiap individu untuk membantu perusahaan dalam setiap situasi.

Nilai-nilai, visi, dan misi harus ditumbuhkan dari kesadaran dan menjadikannya sebagai keyakinan di ruang kerja. Jika sudah menjadi keyakinan di dalam rutinitas kerja, maka setiap orang mengerti apa tugas mereka, seperti apa cara kerja mereka, dan ke arah mana mereka harus bergerak untuk bisa mencapai tujuan. Realitas ini menciptakan budaya kerja yang lincah, proaktif, energik, dan cepat mengambil keputusan. Ini juga menjadikan rutinitas kerja setiap hari mampu mencapai target dan menghasilkan kinerja terbaik.

Nilai-nilai perusahaan haruslah menjadi fondasi untuk membentuk model perilaku kerja. Karena nilai-nilai ini dipahami oleh setiap individu, maka perilaku kerja setiap orang bisa berada dalam level energi yang sama, sehingga setiap orang mau saling menghargai dan saling membantu untuk pencapaian target kerja. Hal ini juga berlaku terhadap orang-orang yang memiliki karakter yang berlawanan. Walaupun karakternya berlawanan, tetapi nilai-nilai yang disadari secara bersama mampu menghindarkan konflik di internal perusahaan.

Menjalankan nilai-nilai perusahaan membutuhkan kesadaran dan ketulusan hati yang tinggi. Apalagi di tempat kerja setiap orang sudah sangat dewasa dan karakternya sudah terbentuk. Jelas, hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Tanpa memiliki kesadaran dan ketulusan hati dari setiap individu untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati, maka menjadi tidak mudah untuk diimplementasikan nilai-nilai perusahaan. Realitas ini semakin menyulitkan perusahaan untuk membangun organisasi dan budaya kerja yang etis. Oleh karena itu, kesadaran dan ketulusan hati untuk menjadi etis dan mengkontribusikan moral positif di lingkungan kerja menjadi sesuatu yang prioritas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBERIKAN ETOS KERJA TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN KINERJA TERBAIK

“Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.”~Djajendra

Kinerja terbaik ditentukan oleh etos kerja terbaik. Semakin berkualitas etos kerja Anda, semakin hebat Anda menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Apa yang Anda berikan itulah yang Anda dapatkan. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik, Anda pun akan menerima yang terbaik. Hidup bukanlah tempat untuk menuntut atau meminta hak, tetapi tempat untuk memberi dan berkontribusi tanpa pamrih. Jadi, mulailah hari Anda dengan memberi etos kerja terbaik di setiap bidang yang Anda tekuni. Jadilah yang terbaik untuk melayani setiap situasi yang dinamis. Berikan kebahagiaan dan kedamaian dimanapun Anda bekerja. Berikan semangat dan nyalakan optimisme di lingkungan kerja Anda. Jadilah energi positif dengan etos terbaik untuk membawa diri Anda meraih sukses yang lebih hebat.

Etos kerja terbaik itu seperti benih unggul. Ketika Anda menanam benih unggul di setiap proses kerja, maka Anda akan menuai hasil terbaik. Berikan semangat kepada diri sendiri dan orang lain. Nyalakan energi kreatif dari dalam diri Anda. Jangan pernah menjadi malas dan lesu, hadirlah setiap hari dengan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas. Miliki mental untuk memberi yang terbaik di sepanjang proses kerja. Jangan berpikir untuk menerima hasil tertentu. Semua impian, cita-cita, harapan, dan keinginan Anda akan terwujud jika Anda mulai memberi dan tidak berambisi untuk menerima apa pun. Jadi, fokus Anda adalah untuk memberikan yang terbaik dari potensi Anda, dari kualitas Anda, dari kemampuan Anda, dari pengetahuan dan pengalaman Anda. Berikanlah yang terbaik dan Anda akan menerima hasil terbaik. Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.

Jadikan integritas sebagai etos kerja Anda. Integritas adalah fondasi untuk membuat Anda mampu tampil sepenuh hati dari diri sejati yang jujur di setiap proses kerja. Integritas sebagai karakter mampu menjadikan Anda konsisten untuk melayani hidup Anda dengan jujur. Berikan integritas Anda, dan dapatkan karakter hebat untuk membawa Anda meraih yang terbaik. Karakter dengan integritas mampu mencapai tujuan dan pada saat bersamaan menciptakan kinerja terbaik. Integritas memiliki pengaruh langsung pada prestasi dan kinerja terbaik. Intinya, jangan pernah lupa untuk memberikan integritas dan kejujuran Anda di setiap situasi kerja yang Anda lalui.

Kerja sama dan kolaborasi adalah kunci sukses. Di tempat kerja, Anda tidak bekerja sendirian, Anda bekerja bersama banyak orang untuk mencapai tujuan yang sama. Anda hanya berbagi tugas dan tanggung jawab dengan yang lain. Anda hanya memikul sebagian kecil dari tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, berikan rasa hormat Anda kepada orang lain. Rasa hormat dan penghargaan Anda kepada orang lain akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi. Jangan terjebak oleh pikiran negatif dan emosi rendahan dalam hubungan di tempat kerja. Anda harus tampil secara profesional dan menunjukkan etos untuk bekerjasama dengan karakter atau perilaku yang disukai ataupun yang tidak disukai. Ketika Anda mampu menghormati orang lain, maka Anda pun akan dihormati oleh kehidupan. Intinya, apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Memberikan yang baik akan kembali yang baik. memberikan yang buruk akan kembali yang buruk. Jelas, semua orang ingin yang terbaik dalam hidupnya, satu-satunya jalan untuk mendapatkan yang terbaik adalah memberikan yang terbaik secara konsisten.

Berikan kerendahan hati dan kepercayaan diri untuk menerima kemenangan di setiap situasi yang dinamis dan tidak pasti. Untuk itu, lengkapi etos kerja terbaik dengan sifat rendah hati dan percaya diri. Keindahan di dalam diri manusia itu muncul karena ketidaksempurnaan. Kita semua tidak sempurna, selalu ada kekurangan walau kita berprestasi hebat. Ketidaksempurnaan kita bertujuan agar kita selalu belajar dengan rendah hati dan mengatasi tantangan dengan percaya diri. Kerendahan hati dan kepercayaan diri adalah kekuatan yang mampu menarik orang lain untuk membantu kita. Tidak perlu merasa paling pintar dan paling tahu di tempat kerja. Sifat tinggi hati hanya akan merugikan diri sendiri. Sifat rendah hati akan memenangkan diri sendiri. Jadi, orang pintar pasti tampil dengan rendah hati dan penuh percaya diri, sehingga selalu memenangkan tujuannya dengan kinerja terbaik.

Cintai pekerjaan Anda, cintai kehidupan Anda, dan berikan perhatian untuk semua yang Anda tekuni di dalam hidup Anda. Memberikan perhatian secara rinci dan teliti diperlukan agar tingkat kesalahan bisa diminimalkan. Miliki etos untuk memberikan perhatian yang sepenuh hati atas tugas dan tanggung jawab Anda. Miliki kepedulian dengan tugas dan tanggung jawab Anda. Luangkan waktu untuk merenungkan kembali atas apa yang sudah Anda lakukan. Dengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain atas kerja keras Anda. Jangan marah kalau orang lain menganggap Anda kurang berhasil. Jangan menyerah kalau orang lain menganggap Anda gagal. Jadikan pendapat dan persepsi orang lain untuk membangkitkan semangat memperbaiki kualitas diri.

Berikan gairah dan motivasi kepada diri sendiri. Jangan pernah terpengaruh dengan energi negatif dari luar diri Anda. Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang mudah. Semua orang akan melewati kesulitan, kegagalan, kekalahan, dan kemarahan sebelum mencapai yang terbaik. Jika Anda tidak sabar dengan proses hidup, maka hidup ini akan sangat melelahkan bagi Anda. Oleh karena itu, jika Anda berniat untuk berhasil, maka Anda harus menjaga diri Anda untuk selalu termotivasi dan mampu menemukan solusi atas semua tantangan di sepanjang jalan. Semakin tinggi prestasi yang Anda impikan, semakin banyak kesulitan dan kegagalan yang harus Anda lalui. Anda harus menjaga semangat saat penderitaan mengganggu perjalanan Anda. Anda harus kuat dan percaya diri saat kegagalan berkali-kali menjatuhkan Anda. Anda harus belajar setiap hari untuk menemukan energi positif agar mampu berdiri dari kegagalan dan bergerak kembali menuju impian.

Etos kerja terbaik adalah sahabat terbaik untuk proses. Tidak ada cara pintas untuk meraih prestasi dan kinerja terbaik. Prestasi dan kinerja hanya bisa dihasilkan dari proses yang penuh integritas. Gunakan etos terbaik untuk menuntaskan pekerjaan yang dipahami dengan kualitas tinggi, dan untuk meningkatkan kreatifitas dalam mengatasi pekerjaan yang dialami. Pekerjaan yang dialami artinya kita tidak memahaminya, tetapi kita mengalaminya sehingga membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikannya dengan kualitas terbaik. Intinya, berikan etos terbaik untuk apapun yang terjadi saat Anda melakukan pekerjaan. Ketika Anda menghadapi kegagalan, maka Anda tidak boleh memberikan keluh-kesah atau putus asa, tetapi memberikan semangat dan antusiasme untuk menemukan pengetahuan agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Miliki etos untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada yang membutuhkan Anda. Ketika di tempat kerja ada yang membutuhkan Anda, maka Anda harus tampil dengan rendah hati untuk menolong mereka. Pertolongan dan bantuan Anda akan memperlancar proses kerja dan memudahkan pencapaian kinerja terbaik. Kesuksesan di tempat kerja karena kualitas untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadikan diri sebagai pelayan yang rendah hati dan percaya diri dalam membantu pencapaian kinerja terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI BERSAMA PEKERJAAN

“Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika ikhlas dan totalitas dengan pekerjaan.”~Djajendra

Pekerjaan yang baik dihasilkan dari pikiran yang damai dan optimis. Lakukan pekerjaan dengan baik dan sepenuh hati. Tidak perlu memiliki ambisi dan keinginan yang berlebihan. Kerjakan saja dengan sepenuh hati dan keberhasilan akan mengikuti. Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika kita ikhlas dan totalitas.  Jadi, jangan terlalu membanggakan kehebatan diri sendiri di tempat kerja. Jangan banyak membual tentang kehebatan diri dalam melakukan pekerjaan. Jangan mengambil beban yang tidak diperlukan. Jangan ingin menjadi terkenal atau terbaik. Fokuskan saja semua kekuatan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, tanpa mengharapkan apa pun. Jadilah rendah hati. Anggaplah bahwa kita ini hanya sebutir garam di lautan yang luas, sehingga selalu menjadi rendah hati di setiap situasi kerja yang sangat dinamis itu.

Bukan keinginan kita yang menjadikan kita terbaik, tetapi disiplin dan tanggung jawab di dalam sikap rendah hati yang akan membawa kita kepada keberhasilan. Keinginan kita belum tentu tercapai, tetapi disiplin dan tanggung jawab kita mampu mengantar kita untuk mencapai sesuatu yang berharga bagi hidup kita. Tidak perlu membebankan hidup dengan banyak keinginan dan harapan. Fokuskan hidup pada tugas dan pekerjaan. Jadilah bagian yang berharga dalam setiap proses kerja. Jangan ingin mengerjakan semuanya. Kendalikan diri dari sifat berlebihan yang nantinya hanya akan menjadi beban bagi pikiran. Jangan terlibat secara berlebihan dalam pekerjaan orang lain. Jika orang lain membutuhkan bantuan, bantulah mereka sesuai kebutuhan saja, tidak perlu membantu secara berlebihan.Sebab, semua yang berlebihan hanya akan menjadi gangguan bagi diri sendiri dan orang lain.

Damai itu ada dalam pikiran yang tenang dan sabar. Tumbuhkan kepribadian yang tabah dan ikhlas dengan semua peristiwa atau situasi yang tidak diinginkan. Bekerja dengan damai dan optimis bersumber dari dalam diri sendiri. Jangan pernah berharap kenyamanan dan hal-hal terbaik berasal dari luar diri. Orang-orang di luar diri kita tidak peduli apakah kita bahagia atau tidak bahagia. Mereka hanya membutuhkan kemampuan dan tanggung jawab kita melalui etos dan sifat terbaik kita. Jadi, semua hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak menguntungkan diri sendiri haruslah dimaafkan dan dilupakan. Kedamaian bersama pekerjaan fondasinya adalah memaafkan dan melupakan semua bagian yang merusak kedamaian pikiran. Jangan membiarkan pikiran terjebak di dalam situasi yang tidak disukai. Jangan membiarkan pikiran membelok ke arah orang-orang yang menyebalkan atau pun memicu rasa marah kita. Lupakan dan maafkan mereka yang merusak kedamaian hidup kita. Doakan mereka semoga berubah dan menjadi lebih baik bagi kita. Kemudian, fokuskan perhatian pada hal-hal yang menciptakan kedamaian kita bersama pekerjaan.

Kita harus mengambil tanggung jawab atas pekerjaan kita. Keberadaan kita dalam pekerjaan untuk menciptakan karya terbaik. Ambil dan jalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, tanpa berharap berlebihan dengan hasil akhir. Gunakan waktu kerja dengan sebaik mungkin dan benar-benar fokus untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplinkan diri sendiri untuk melaksanakan tanggung jawab pekerjaan dengan cara terbaik. Fokuskan semua kemampuan kepada pekerjaan yang dapat dilakukan dan lakukan dengan totalitas.

Isi waktu kerja dengan daftar tugas yang menjadi prioritas untuk dikerjakan saat ini. Jangan bebani pikiran dengan beban kerja yang belum mampu dikerjakan. Tinggalkan semua yang belum siap untuk dilaksanakan sekarang. Jangan takut dan gelisah dengan tanggung jawab yang belum mampu diselesaikan saat ini. Jangan membuang-buang waktu dalam ketakutan dan kegelisahan karena belum mampu diselesaikan saat ini. Tidak mungkin semua hal bisa dikerjakan dan dipertanggung jawabkan saat ini juga. Kadang, rintangan dan kesulitan bisa menjadikan kita tidak mampu menjalankan tanggung jawab. Kita semua bukanlah manusia super kuat untuk selalu memenuhi kewajiban dan tanggung jawab tepat waktu. Jadi, ketika halangan dan kesulitan menghadang untuk memenuhi kewajiban dan tanggung jawab, maka lupakan dulu mereka, fokuskan pada prioritas yang ada, sambil menunggu waktu yang tepat untuk menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawab yang tertunda.

Tantangan dan kesulitan adalah bagian dari pekerjaan. Tantangan dan kesulitan itu sesungguhnya bertujuan agar kita menyesuaikan diri dengan perubahan. Perubahan tidak mungkin diabaikan. Perubahan selalu akan hadir di lingkungan kerja kita. Tugas kita adalah menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan yang selalu berubah. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan semua keadaan menjadikan kita tenang dalam mengatasi situasi apa pun. Dalam hal ini, kita harus fokus untuk mengubah diri sendiri agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Tidak perlu bersusah-payah untuk merubah orang lain atau pun merubah situasi yang ada. Sebab, kemampuan kita terbatas untuk merubah orang lain, kita tidak mungkin terlalu jauh mengurusi orang lain, ada batasnya. Kita hanya memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri agar tidak kehilangan rasa damai bersama pekerjaan di dalam situasi yang berubah.

Hindari berkompetisi dengan siapa pun dan apa pun. Semua kompetisi menciptakan permainan yang menghilangkan rasa damai. Kompetisi pasti menghasilkan pihak yang menang dan pihak yang kalah. Lakukan pekerjaan dengan niat dan disiplin untuk menghasilkan karya terbaik, tanpa mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari siapa pun. Miliki motivasi dan hargai diri sendiri untuk melakukan pekerjaan terbaik. Tidak perlu memiliki kecemburuan kepada siapa pun. Bekerjalah untuk menggetarkan energi positif ke ruang dan waktu yang disediakan bagi kita. Ingatlah pesan orang bijak, yaitu: apa yang kita tabur akan kita tuai. Jadi, taburlah hal-hal positif melalui pekerjaan dan bersabarlah untuk hasil akhir terbaik.

Gunakan pikiran untuk menciptakan rasa damai bersama pekerjaan, dan gunakan akal untuk menemukan solusi kreatif atas pekerjaan yang dilakukan. Tidak perlu menyesali apa pun dari pekerjaan yang dilakukan. Rasa damai dan senang bersama pekerjaan adalah kunci bagi pertumbuhan diri sendiri. Jangan membiarkan pikiran mengembara keberbagai arah, kendalikan pikiran untuk fokus dalam rasa damai bersama pekerjaan. Selalu menerima keadaan dan mengarahkan pikiran pada pekerjaan adalah cara terbaik untuk mengendalikan pikiran dalam pekerjaan. Pikiran yang damai dan tenang dalam pekerjaan akan mendorong kita menuju kesuksesan dibidang yang kita tekuni dengan pengabdian total.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI KESABARAN SAMPAI HASIL TERCAPAI

“Pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.”~Djajendra

Kita semua pasti menginginkan hasil terbaik dalam pekerjaan yang kita lakukan.  Rahasia untuk mencapai hasil terbaik tergantung kepada kecerdasan kita dalam mengelola tindakan dan pikiran. Sebuah pencapaian membutuhkan tindakan dengan konsentrasi penuh pada setiap proses kerja. Perhatian yang konstan dan terfokus pada pekerjaan dengan ketekunan dan kesabaran menjadi kunci pencapaian. Pada waktu sedang bekerja persatukan pikiran dengan emosi positif, semangat, etos, dan tindakan ke dalam kualitas terbaik.  Bertindaklah dengan optimis dan lakukan pekerjaan sebagai alat dari pencapaian yang harus Anda dapatkan. Kendalikan ego agar Anda bisa rendah hati dan tanpa beban saat melakukan pekerjaan. Memelihara ego di setiap proses kerja berarti menyingkirkan bantuan orang lain dan berpikir bahwa saya dapat melakukannya sendirian. Padahal sebuah pencapaian adalah hasil dari proses kerja dalam kolaborasi dengan banyak orang.

Pada waktu sedang bekerja jangan terpengaruh oleh hasil yang harus dicapai. Fokuskan waktu dan energi untuk melakukan setiap tahapan pekerjaan dengan sempurna dan profesional. Kerjakan saja dengan tenang, sabar, dan penuh keyakinan. Lakukan sepenuh hati dengan disiplin dan tanggung jawab. Biarlah proses kerja yang sempurna pada waktu yang tepat memberikan hasil terbaik. Hubungkan jiwa Anda ke dalam pekerjaan dengan energi antusiasme dan optimisme. Buatlah agar pikiran berpikir bahwa keberhasilan ada bersama Anda. Kuatkan keyakinan kepada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional.

Kesabaran diperlukan karena di sepanjang proses pencapaian selalu ada cerita tentang tantangan, kesulitan, kegagalan, dan ketidakpastian. Jadi, kesabaran menjadi perilaku penting agar Anda tetap bekerja tanpa stres dan bebas dari perasaan tertekan. Kesabaran menjadikan Anda bijaksana dan tetap tenang dalam segala situasi. Misalnya, Anda sedang menuai kesuksesan, maka Anda tetap rendah hati dan bersyukur dengan pencapaian. Sebaliknya, saat Anda sedang menuai kegagalan, maka Anda tetap tenang dan tidak stres untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Mulailah pekerjaan Anda dengan niat tulus untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Seperti pesan orang bijak bahwa saat Anda menabur, Anda akan menuai. Jadi, taburlah etos terbaik di setiap titik proses kerja agar Anda dapat menuai hasil terbaik. Jangan pernah memiliki niat yang kurang tulus saat bekerja, sebab hal ini akan mengakibatkan Anda menuai kinerja buruk. Misalkan: lingkungan kerja Anda berbudaya lemah, kepemimpinan yang kurang tegas, tingkat emosi negatif yang tinggi, sangat banyak aliran pikiran negatif, kemarahan, kecemburuan, kebencian, dam aliran energi negatif yang merusak suasana kerja. Walaupun situasi buruk tersebut sudah menjadi budaya di tempat kerja Anda, maka Anda harus sabar dan sadar untuk tidak terpengaruh dengan budaya tersebut. Untuk itu, setiap hari Anda harus sadar untuk mengisi energi positif ke dalam diri Anda. Ketiadaan energi positif dalam jangka panjang akan mengakibatkan budaya menjadi lemah dan perilaku kerja menjadi sangat buruk. Jadi, jangan terjebak ke dalam lingkungan kerja yang buruk, kuatkan niat baik Anda agar Anda mampu menjadi energi positif di tengah orang-orang negatif tersebut. Jangan menyerah oleh kesulitan saat menghadapi orang-orang negatif. Tetaplah optimis bersama kekuatan energi positif Anda.

Kesabaran dalam kerja keras yang optimis akan mendorong Anda untuk mengembangkan kreativitas, sehingga dalam tekanan seperti apa pun, Anda mampu memiliki pikiran yang mencerahkan di dalam kecerdasan kreatif. Kreativitas mampu menghilangkan ketidaktahuan dan menemukan jalan keluar terbaik. Anda pun mampu melakukan pekerjaan dalam kondisi sesulit apa pun. Anda selalu dapat melakukan tantangan  dengan kreativitas dan niat positif. Energi positif di dalam diri Anda akan mempertahankan ketekunan dan kedisiplinan untuk menuntaskan pekerjaan. Sikap rendah hati Anda menjadikan Anda mudah menerima gagasan baru, mau mendengarkan pendapat orang lain, terbuka untuk saran dan kritik, serta mudah menyatu dalam kerja sama dan kolaborasi. Pada akhirnya; pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETOS KERJA TERBAIK TERWUJUD KETIKA SEDANG MENYUKAI DAN MENCINTAI PEKERJAAN

“Di mana ada minat, cinta, dan sepenuh hati; maka, di situ muncul kemauan keras dan tekad untuk menciptakan yang terbaik.”~Djajendra

Etos kerja adalah kemampuan dan kualitas yang melekat di dalam diri seorang pekerja untuk melakukan pekerjaan dengan kinerja terbaik. Rasa cinta terhadap apa yang dikerjakan adalah dasar untuk terbentuknya sebuah etos kerja terbaik. Ketika seorang pekerja bekerja dengan pekerjaan yang sangat dia sukai, maka dia tidak akan pernah merasa bekerja. Rasa cinta dan rasa suka membuat proses kerja menjadi sumber sukacita dan kegembiraan. Intinya, etos kerja membutuhkan rasa cinta dan rasa suka terhadap apa yang sedang dikerjakan.

Etos kerja terbaik membuat mind set tidak bekerja hanya untuk upah, tetapi bekerja untuk rasa cinta dan rasa suka terhadap apa yang sedang dikerjakan. Pekerjaan yang dicintai dan ditekuni dengan sepenuh hati menjadi sumber kesejahteraan dan kebahagiaan. Pekerjaan yang dikerjakan dengan rasa cinta membuat pekerjaan itu indah dan nikmat. Seperti kata filsuf Tao, “Pilih pekerjaan yang Anda sukai – dan Anda tidak perlu bekerja sehari pun dalam hidup Anda!” Jadi, temukan panggilan hati untuk sebuah pekerjaan yang sangat Anda sukai agar Anda memiliki etos yang hebat.

Kepuasan kerja berasal dari panggilan hati untuk melakukan pekerjaan dengan penuh sukacita. Ketika Anda memiliki etos kerja dari rasa cinta dan suka, maka antusiasme dan disiplin Anda yang kuat mampu menciptakan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk menghasilkan prestasi terbaik. Hal ini juga mengarahkan Anda pada pemenuhan kebutuhan batin, sehingga Anda tidak sekedar menjadikan pekerjaan sebagai sumber keuntungan materi, tetapi juga untuk mencapai kepuasan kerja.

Anda yang mencintai dan menyukai pekerjaan tidak akan bertanya apa untungnya buat Anda. Rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan menjadi sumber kesenangan. Kebahagiaan bersama pekerjaan menjauhkan Anda dari energi negatif, sehingga tidak ada perasaan bosan dan frustasi, yang ada hanya gembira dan kesenangan bersama pekerjaan. Orang yang tidak mencintai pekerjaannya selalu hitung-hitungan keuntungan yang diberikan oleh pekerjaan tersebut, dan tidak pernah bahagia di tempat kerja, perasaan bosan dan jenuh selalu menjadi sahabat sehari-hari.

Etos kerja terbaik dihasilkan oleh orang-orang yang merasa berhak untuk bekerja dengan disiplin dan sepenuh hati. Mereka fokus dan sangat disiplin di dalam proses kerja, tidak terikat untuk sebuah hasil akhir. Mereka terus-menerus bekerja dan berusaha sebaik mungkin, serta rajin untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi terbaik. Tidak pernah mengendurkan usaha dan kerja keras. Tidak pernah kecewa jika belum mendapatkan prestasi yang dicari. Selalu bekerja di luar zona nyaman, dan selalu tekun untuk membuat dirinya lebih berkualitas.

Etos kerja terbaik akan memberikan prestasi dan upah yang besar. Fokuskan untuk bekerja dengan etos terbaik, abaikan kebutuhan dan keinginan, kesungguhan Anda untuk bekerja dengan etos terbaik akan membuat hidup Anda sukses. Intinya, jangan bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup Anda, tetapi bekerjalah dengan rasa cinta terhadap pekerjaan Anda, sehingga Anda akan menemukan kesejahteraan dan kebahagiaan untuk selamanya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMILIKI BANYAK HAL HEBAT UNTUK DIBERIKAN KEPADA ANDA

“Kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Jangan membatasi kontribusi, jika Anda memberikan lebih dan tidak hitung-hitungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan tumbuh dan berkembang. Pekerjaan Anda memiliki potensi yang tak terbatas untuk memberikan kesuksesan bagi hidup Anda.

Orang-orang yang berkeluh-kesah dengan pekerjaannya tidak akan mampu memaksimalkan potensi suksesnya. Kontribusi dan produktivitas yang rendah hanya menjadikan dirinya kehilangan peluang untuk hidup lebih baik. Mereka yang malas dan kurang disiplin akan menjadikan dirinya mundur dan sulit mencapai prestasi terbaik.

Pekerjaan Anda memiliki banyak hal hebat untuk diberikan kepada Anda. Pekerjaan Anda adalah alat eksistensi yang dapat membantu Anda tumbuh mencapai kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Terimalah semua tantangan yang diberikan oleh pekerjaan. Jalani dengan bahagia semua petualangan baru yang diberikan oleh pekerjaan. Terimalah semua kesempatan untuk menguji kualitas diri. Terimalah keberadaan Anda di tempat kerja dengan kesadaran yang tinggi. Jadilah diri sendiri yang selalu menghormati diri-diri yang lain.

Jika Anda menolak tantangan dan kesulitan, Anda akan kehilangan semua peluang untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang yang duduk di sebuah zona nyaman di tempat kerja akan sangat ketinggalan kualitas dan tidak akan memiliki kekayaan pengalaman kerja. Zona nyaman adalah tempat yang menjadikan kita kehilangan kekuatan untuk berkembang dan maju. Setiap orang di zona nyaman menjadi pasif, diam, tidak kreatif, tidak inovatif, dan kehilangan kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi hebat dari dalam dirinya.

Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda dan sangat disiplin untuk memberikan kontribusi terbaik, maka pekerjaan itu akan membantu Anda untuk mencapai impian dan harapan. Tidak seorang pun yang bisa mengambil pekerjaan yang Anda cintai. Anda dapat di mana saja melakukan pekerjaan yang Anda cintai. Anda bisa tetap bekerja dengan penuh semangat dalam situasi apa pun, kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.

Jadikan peluang untuk sukses sebesar mungkin. Jangan mempersempitnya di dalam kemalasan dan keserakahan. Pekerjaan itu indah dan memberikan banyak pengalaman untuk memperkaya kehidupan. Nikmati setiap momen dari pekerjaan yang Anda lakukan dan kerjakan dengan gembira.

Orang-orang tidak tertarik pada perilaku malas dan tidak disiplin. Tidak ada kehormatan dan penghargaan untuk orang-orang yang malas dan tidak disiplin. Orang-orang tertarik dengan perilaku rajin, jujur, bertanggung jawab, ulet, disiplin, tekun, produktif, gembira, teliti, antusias, penuh semangat, dan efektif dalam semua urusan.

Pekerjaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Nikmati berapa pun nilai ekonomi yang diberikan pekerjaan Anda. Tidak perlu terobsesi dengan jumlah uang yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda. Miliki rasa syukur atas apa yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda tersebut dan penuhi kebutuhan hidup dengan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Anda tidak perlu menjadi perfeksionis dengan pekerjaan, biarkan pekerjaan mengalir dari kerendahan hati dan disiplin yang tinggi. Tidak perlu takut terhadap ketidaksempurnaan. Tidak perlu khawatir untuk menghadapi hal-hal yang mengurangi kreativitas dan inovasi Anda. Jangan menjadi budak pekerjaan dengan obsesi yang berlebihan. Ikutilah pekerjaan Anda sampai pada titik kreativitas yang Anda rasa diperlukan, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri yang utuh dalam mengendalikan apa yang Anda kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETOS KERJA “KITA ADALAH BAGIAN DARI YANG LAIN”

“Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari.”~Djajendra

Ketika kita bekerja, kita menjadi bagian dari yang lain. Kita adalah kolektif dan bukan untuk diri sendiri. Proses kerja membutuhkan tindakan kolektif, setiap individu harus mengambil peran masing-masing dengan penuh kualitas, kemudian bersama-sama bergerak secara kolektif untuk menghasilkan kinerja terbaik. Tidak ada waktu untuk bersaing satu sama lain, waktu kerja haruslah difokuskan di dalam kebersamaan kerja secara kolektif.

Pekerjaan dilakukan untuk kesejahteraan semua orang. Dalam hal ini, setiap individu di tempat kerja harus fokus untuk pertumbuhan. Dalam proses kerja, kita harus hadir untuk melakukan hal-hal terbaik, sehingga memiliki dampak fisik yang menguatkan kinerja setiap orang. Ketika kita tidak mengalir bersama aliran proses kerja yang baik, maka kita akan menjadi bagian yang menciptakan masalah di dalam pencapaian kinerja. Jadilah bahagia dan gembira bersama pekerjaan yang dilakukan. Miliki sifat yang mengalir dengan bahagia dalam setiap proses kerja. Tinggalkan semua prasangka dan perilaku yang membuat kita tertahan dan tak mampu memberikan yang terbaik di dalam proses kerja.

Kita adalah bagian dari yang lain. Kerjakanlah setiap pekerjaan dengan etos terbaik, sehingga selalu merasa bahagia dalam setiap situasi kerja. Fokuskan semua kemampuan di dalam proses kerja terbaik, serahkan setiap momen dalam aliran energi positif. Kuatkan pikiran positif dan biarkan semuanya mengalir dengan nyaman dan kreatif untuk menemukan yang terbaik. Hal terpenting, jangan lupa untuk selalu berserah diri kepada Tuhan.

Ketika ketidaknyamanan hadir mengganggu pekerjaan kita, maka itulah waktunya untuk menguatkan energi kreatif dan tampil lebih kreatif agar dapat menciptakan solusi terbaik. Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari. Jadi, belajarlah dari ketidaknyamanan dan kesulitan, sehingga diri sendiri menjadi lebih kuat untuk menghadapi situasi sulit tersebut.

Pekerjaan haruslah dilakukan dengan teliti dan hati-hati, hilangkan semua perilaku sembrono. Nikmati setiap situasi pekerjaan dengan sukacita. Kegembiraan dan kesenangan haruslah menjadi bagian terpenting di setiap hari kerja. Bila kita sulit menciptakan kegembiraan di dalam proses kerja, berarti ada energi negatif di dalam diri kita. Dalam hal ini, kita harus belajar untuk menghilangkan energi negatif tersebut. Intinya, jika kita tidak menikmati pekerjaan dengan antusias dan penuh kegembiraan, maka ada sesuatu yang salah di dalam diri kita. Oleh karena itu, jangan mencari kesalahan pada orang lain, fokuskan diri sendiri untuk memperbaiki yang salah tersebut di dalam diri kita sendiri.

Jadilah pribadi yang gembira dalam setiap situasi. Tampilah dengan tenang dan selalu bersikap nyaman dengan semua orang. Belajarlah untuk membuat setiap momen menyenangkan. Kemampuan kita untuk memilih hal-hal positif atas apa pun yang kita lakukan di tempat kerja, akan menjadikan kita sebagai pendorong untuk terciptanya budaya kerja terbaik.

Etos kerja kita haruslah cerdas dalam hubungan dengan orang lain, karena dalam setiap proses kerja, kita menjadi bagian dari yang lain, menjadi bagian terpenting yang menjalankan peran dan fungsi untuk menciptakan kinerja terbaik. Oleh karena itu, kita tidak boleh mudah tersinggung apalagi marah terhadap hal-hal yang membuat diri kita tidak nyaman di tempat kerja. Jangan berpikir dalam konteks orang perorangan, pikirkan untuk membuat seluruh situasi kerja menjadi menyenangkan. Ingat, saat kita terpengaruh oleh suatu situasi yang negatif, kita membuat riak yang mengganggu proses kerja.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBAGI PEKERJAAN YANG BESAR DALAM DELEGASI YANG EFEKTIF

MOTIVASI 16112017

“Sebesar apa pun sebuah pekerjaan, sesulit apa pun sebuah pekerjaan; bila memiliki visi bersama, tujuan bersama, komitmen bersama, dan kerja keras bersama; maka, pekerjaan itu dapat diselesaikan dengan sempurna.”~Djajendra

Pekerjaan di dalam perusahaan atau instansi adalah pekerjaan yang dilakukan melalui visi bersama. Semua pegawai dan pimpinan yang berada di dalam struktur organisasi haruslah memiliki visi bersama dan bertindak sebagai anggota tim kerja yang solid. Tidak dibenarkan satu orang pun untuk berpikir di luar visi dan tujuan bersama. Setiap orang pastinya sudah memiliki misi melalui uraian tugas dan peran dalam tanggung jawab yang harus dilakoni. Jadi, masing-masing individu harus mampu menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab dengan profesional dan sepenuh hati. Totalitas individu untuk melakukan pekerjaan secara berkualitas dan tepat waktu adalah kunci untuk menghasilkan hasil akhir terbaik yang diinginkan.

Di dalam perusahaan dan instansi, semua pegawai dan pimpinan adalah satu kesatuan yang saling terkait dan terhubung untuk menjalankan tugas bersama sesuai visi dan tujuan. Sebuah pekerjaan besar tidaklah mungkin bisa diselesaikan oleh satu orang ataupun sekelompok orang, tetapi oleh seluruh insan yang berada di dalam instansi dan perusahaan tersebut. Jadi, setiap orang di dalam perusahaan dan instansi adalah orang-orang yang sangat penting, walau pekerjaan yang dikerjakan itu terlihat tidak penting. Dalam hal ini, hubungan kerja yang saling menghormati dan saling menghargai secara profesional haruslah menjadi bagian dari tata krama kerja. Tidak boleh ada yang merasa lebih dari yang lainnya, sebab sesungguhnya setiap orang adalah bagian penting yang keberadaannya untuk melengkapi pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain. Intinya, ketika semua orang bekerja dengan saling menghargai dan saling menghormati secara profesional, maka akan terbentuk kekuatan di dalam organisasi untuk menjalani tujuan bersama dan mampu melampaui semua rintangan yang tidak diinginkan.

Mendelegasikan pekerjaan adalah salah satu tugas manajerial yang sangat penting. Manajemen yang sehat dan kuat merupakan kekuatan untuk menyatukan semua orang dan menggerakan semua orang menuju visi bersama. Manajemen harus mampu membagi pekerjaan besar menjadi potongan-potongan kecil untuk diberikan kepada kelompok kerja (unit kerja) agar menyelesaikannya dengan berkualitas. Beban kerja kepada setiap individu ataupun unit kerja haruslah diperhitungkan secara profesional dan manusiawi. Daya tahan kerja yang optimal dari setiap individu harus menjadi perhatian yang serius. Jangan sampai beban kerja yang berlebihan membuat moral kerja menjadi rendah, sehingga kualitas yang diharapkan tidak terwujud.

Semua orang di tempat kerja saling berhubungan dan saling tergantung. Oleh karena itu, manajemen harus mampu membantu setiap insan di tempat kerja untuk bisa berpartisipasi dalam gerakan kerja yang menghasilkan kualitas terbaik. Dan, manajemen sendiri harus mampu menjadikan keberadaannya sebagai kekuatan dari sesuatu yang lebih besar yang ingin dihasilkan. Intinya, manajemen harus berfungsi dengan baik untuk membuat setiap insan di tempat kerja menjadi lebih fokus pada tujuan dan membangun kepercayaan pada bisnis.

Kehebatan manajemen untuk memecah tugas dan tanggung jawab di dalam uraian tugas yang jelas kepada setiap individu dan unit kerja adalah hal yang sangat penting. Mendelegasikan tugas dan tanggung jawab untuk dikerjakan dalam potongan-potongan yang lebih kecil akan membuat pekerjaan cepat tuntas dan kualitasnyapun dapat dikontrol. Perencanaan yang baik adalah perencanaan yang memahami cara mengeksekusi rencana tersebut melalui pendelegasian yang tepat. Manajemen harus mampu merencanakan semua tugas penting, lalu semua tugas penting itu dibagi menjadi beberapa bagian, untuk dapat didelegasikan kepada orang-orang yang berkualitas dengan kompetensi yang tepat.

Memiliki visi bersama dan tujuan bersama di tempat kerja akan meningkatkan perasaan memiliki kekuatan bersama. Ketika semua pegawai dan pimpinan merasa memiliki kekuatan bersama untuk mewujudkan visi bersama, maka semua bagian-bagian terkecil dari pekerjaan yang dikerjakan tersebut dapat dituntaskan dengan sempurna. Perasaan memiliki kekuatan bersama memungkinkan setiap insan di tempat kerja untuk tampil lebih prima, sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas dan tepat waktu.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com  atau www.djajendra-motivator.com

MELAYANI PEKERJAAN DENGAN KUALITAS TERBAIK

“Kemajuan dan pencapaian prestasi terbaik sangat tergantung pada kualitas terbaik dari kompetensi dan kapasitas yang Anda kontribusikan.”~Djajendra

Bekerjalah untuk kualitas terbaik. Organisasi terbaik membutuhkan orang-orang yang bekerja untuk kualitas terbaik. Organisasi terbaik membutuhkan orang-orang yang berkarya dan menghasilkan nilai tambah dengan kualitas terbaik. Datanglah ke tempat kerja bukan sekedar untuk bekerja, tetapi untuk memberikan mutu terbaik. Kemajuan dan pencapaian prestasi terbaik sangat tergantung pada kualitas terbaik dari kompetensi dan kapasitas yang Anda kontribusikan.

Rencana-rencana besar, program kerja yang hebat, tidak akan bermanfaat bila mengabaikan kualitas. Kualitas adalah segalanya. Kualitas terletak pada tindakan dan perilaku, tidak sebatas pada rencana dan program kerja saja. Kualitas sangat tergantung dari kemauan dan keikhlasan diri Anda untuk memberi lebih daripada meminta lebih. Jadi, tingkatkan kualitas dan kapasitas diri Anda agar Anda bisa menjadi energi positif bagi peningkatan mutu di tempat kerja Anda.

Siapkan diri Anda untuk menjadi contoh dan pengaruh bagi peningkatan kualitas di lingkungan kerja Anda. Kesadaran yang tinggi dan proaktif Anda, untuk memberikan peran bagi peningkatan mutu kerja adalah jalan untuk bekerja dengan kualitas terbaik. Jangan pernah berhenti berjuang dan bekerja lebih keras untuk menghasilkan mutu terbaik, karena hanya mutu terbaik yang mampu memberikan prestasi terbaik bagi Anda.

Semua situasi kerja yang mencoba menurunkan mutu harus berani dihadapi dengan tak kenal kata menyerah untuk memberikan mutu terbaik. Itulah kehidupan kerja yang harus Anda jalani setiap hari. Anda juga harus sadar bahwa kualitas terbaik yang Anda berikan melalui pekerjaan, sikap, perilaku, dan kebiasaan-kebiasaan Anda adalah sumber energi positif di tempat kerja. Ketika kualitas terbaik menjadi semangat untuk melayani organisasi Anda, maka energi positif secara otomatis menciptakan tempat kerja yang membuat Anda semua bahagia dan senang dengan suasana kerja.

Bekerja untuk mutu berarti nilai-nilai inti organisasi dan budaya organisasi menjadi lem perekat yang mempersatukan setiap insan organisasi dalam satu kekuatan yang solid. Sebab, mutu terbaik tercipta dari kolaborasi dan koordinasi kerja yang kompak dan solid. Supaya semua orang di tempat kerja bersatupadu dan tak terpisahkan dalam satu visi dan satu budaya kerja yang unggul, maka nilai-nilai inti organisasi harus dapat dihidupkan di tingkat kesadaran tertinggi dari setiap orang di tempat kerja.

Semakin tingkat kesadaran tertinggi Anda mampu menjalani hidup di kedalaman nilai-nilai inti organisasi, semakin Anda mampu menjadi kekuatan organisasi untuk menghasilkan kualitas terbaik. Anda pun dengan mudah mampu melakukan pekerjaan dengan kualitas tertinggi, dan Anda pun mampu bersatupadu dalam kerja sama tim yang solid untuk menghasilkan kinerja organisasi yang terbaik. Intinya, tanpa dipaksa untuk bekerja dengan kualitas tinggi, Anda secara sadar mampu bekerja untuk mutu dan kualitas terbaik.

Misi setiap orang di tempat kerja adalah melakukan pekerjaannya dengan kualitas terbaik. Pastikan Anda sudah memiliki kesadaran untuk menjalankan misi dengan sepenuh hati. Pastikan Anda mampu mengartikulasikan misi yang penuh kualitas untuk kesuksesan organisasi Anda. Andalah kualitas itu. Andalah mutu terbaik itu. Jadi, tampilkan diri Anda yang penuh kualitas terbaik, untuk membuat tempat kerja Anda lebih manusiawi dan lebih berkinerja tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETOS KERJA: MEMULIAKAN DAN MENGHORMATI PEKERJAAN ANDA

“Etos kerja terbaik dihasilkan dari kualitas diri yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk pekerjaan yang ditekuni, tanpa syarat.”~Djajendra

Bekerja yang baik itu datang dari hati yang luhur untuk mencapai tujuan dan visi. Memuliakan pekerjaan dan menghormati apa yang sedang Anda kerjakan adalah jalan untuk mencapai hasil terbaik. Memandang dan menganggap pekerjaan Anda sebagai hadiah terbaik dari Tuhan, akan membuat Anda bekerja tanpa pamrih dengan sepenuh hati. Rasakan panggilan hati untuk melaksanakan pekerjaan Anda dengan totalitas dan penuh kualitas terbaik. Miliki tanggung jawab, disiplin, rasa cinta, dan kejujuran dalam setiap proses kerja. Jadilah diri sendiri yang totalitas untuk menerima dan melakukan pekerjaan Anda dengan penuh semangat.

Sangatlah tidak etis mengungkapkan ketidakmampuan Anda untuk melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati. Dalam kondisi dan situasi tersulit pun, Anda harus percaya diri dan berani untuk melaksanakan pekerjaan Anda dengan tanpa pamrih. Resiko dan rintangan haruslah menjadi bagian dari tanggung jawab Anda untuk dilewati dengan solusi yang tepat. Integritas dan akuntabilitas haruslah menjadi senjata batin Anda saat pekerjaan mendapatkan tantangan. Fokuskan energi dan perhatian Anda hanya untuk melakukan apa yang diminta dari Anda pada momen itu. Anda tidak boleh bekerja dengan beban dan rasa khawatir dengan tindakan Anda. Kerjakan saja pekerjaan Anda sesuai aturan dan SOP dengan suasana hati yang selalu gembira dan penuh sukacita.

Hak seorang profesional adalah melakukan tugas dan mengambil tanggung jawab penuh atas pekerjaannya, serta tidak menuntut atau berharap pujian atas hasil tindakan. Dalam hal ini, hati yang ikhlas dan tanpa pamrih sangat diperlukan, agar Anda tidak menjadikan pekerjaan hanya untuk memuaskan egoisme Anda. Intinya, Anda tidak boleh terikat dengan ambisi, nafsu, dan egoisme dalam menjalankan pekerjaan Anda. Anda harus menjadi orang bebas yang selalu menggunakan energi kreatif untuk menemukan berbagai solusi terbaik, sehingga semua resiko dan rintangan dapat Anda atasi dengan cara kerja yang profesional.

Proses kerja selalu menghadapi begitu banyak perubahan dan ketidakpastian, disinilah Anda harus memiliki ketenangan dan kepercayaan diri untuk mengatasinya. Jangan pernah memiliki kebiasaan mengeluh atau melihat kekurangan dari situasi yang Anda hadapi. Miliki pola pikir positif dan optimis untuk bisa bekerja dengan sepenuh hati dalam setiap situasi yang penuh ketidakpastian. Miliki tekad dan niat yang kuat, untuk melakukan tugas Anda dengan sungguh-sungguh, dan tidak pernah berhenti sebelum mencapai hasil terbaik. Tidak pernah mengkhawatirkan tentang pilihan cara kerja Anda tersebut. Jangan pernah membiarkan pikiran Anda lari ke sana dan ke sini, tanpa arah yang jelas. Kendalikan pikiran dan disiplinkan pikiran untuk fokus pada momen sekarang, untuk bisa menghasilkan tindakan terbaik di momen sekarang, sehingga Anda bisa menghasilkan pekerjaan yang hebat dan berkualitas tinggi.

Satu-satunya kemampuan mutlak yang ada dalam kuasa Anda di tempat kerja, adalah kesediaan Anda untuk memberikan yang terbaik melalui etos kerja Anda. Jadi, di tempat kerja, jangan terlalu memikirkan tentang sikap dan perilaku orang lain, jangan terlalu banyak memikirkan tentang etos kerja orang lain. Anda hanya mempunyai satu pilihan, yaitu: memberikan yang terbaik dari dalam hati Anda untuk hasil kerja terbaik. Oleh karena itu, miliki pola pikir bahwa kehadiran Anda ke tempat kerja adalah untuk memberikan yang terbaik dari kualitas integritas dan akuntabilitas tertinggi. Anda tidak boleh memiliki pola pikir dan niat untuk meminta ataupun memiliki sesuatu dari pekerjaan Anda. Etos kerja terbaik dihasilkan dari niat dan pola pikir untuk memberi dan melayani tanpa pamrih. Bila Anda pamrih dan berharap sesuatu, dan yang Anda harapkan itu tidak didapatkan, maka Anda akan menjadi marah dan malas. Jelas, orang yang marah dan malas tidak pernah memiliki etos kerja terbaik, mereka hanya menjadi energi perusak di setiap proses kerja.

Orang-orang dengan etos kerja yang hebat tidak pernah bekerja untuk hadiah atau gaji sesuai harapan. Mereka bekerja karena sangat mencintai dan menyukai pekerjaan yang dilakukan. Mereka sangat fokus dan antusias untuk terlibat dengan sepenuh hati di setiap momen proses kerja. Mereka tidak memiliki mind set ‘worth it (worthed) dalam melakukan sesuatu. Artinya, mereka tidak pernah menganggap layak atau patut untuk menerima sesuatu yang lebih besar dari pekerjaan yang mereka lakukan. Jadi, etos kerja terbaik dihasilkan dari kualitas diri yang benar-benar mengabdikan dirinya untuk pekerjaan yang ditekuni, tanpa syarat. Kalau mental worth it selalu memiliki syarat dari egoismenya. Intinya, etos kerja terbaik dihasilkan dari diri yang bebas dan mandiri untuk melakukan pekerjaan terbaik di setiap momen. Biasanya, orang-orang dengan etos kerja terbaik percaya pada filosofi tabur-tuai. Hal ini, membuat mereka fokus sepenuhnya untuk memberikan dan melayani dengan cara terbaik. Mereka percaya bahwa apa yang ditabur akan dituai, sehingga tidak pernah khawatir atau takut dengan masa depannya. Kabar baiknya, siapa pun yang memiliki etos kerja terbaik, pasti memiliki kehidupan materi dan spiritual yang sangat kaya.

Anda tidak perlu menunggu perintah dan menunggu motivasi dari orang lain untuk melakukan pekerjaan Anda dengan hebat. Anda tidak perlu membungkuk dan minta dikasihani untuk kesuksesan Anda. Ingat, tidak seorang pun yang bisa memberikan kesuksesan untuk Anda, hanya Anda sendirilah yang bisa memberikan kesuksesan untuk Anda melalui etos Anda yang hebat. Ukuran sukses Anda ada di dalam etos kerja Anda yang hebat, bukan karena pemberian dari orang lain. Orang lain hanya akan memberikan yang terbaik untuk Anda, kalau Anda memiliki etos kerja yang luar biasa. Oleh karena itu, bila Anda ingin karir dan prestasi Anda hebat, maka satu-satunya jalan adalah dengan memiliki etos kerja terbaik. Ketika pekerjaan Anda dihasilkan dari ketulusan dan usaha sepenuh hati, maka pekerjaan Anda akan berbicara sendiri melalui kualitas dan kehebatannya. Anda cukup berlatih terus-menerus untuk rendah hati dan melayani dengan sepenuh hati, pekerjaan Anda pasti mengundang pujian dan kekaguman orang lain.

Sumber etos kerja terbaik berasal dari jiwa spiritual. Kesadaran untuk memberikan yang terbaik dan menyerahkan imbalannya kepada kehendak Tuhan, adalah jalan untuk melakukan pekerjaan dengan tanpa beban dan dengan perasaan merdeka. Keyakinan bahwa rejeki bersumber dari Tuhan adalah fondasi untuk membangun etos kerja terbaik. Jadi, orang-orang dengan etos kerja terbaik tidak mengikatkan dirinya dalam batas imbalan, mereka bebas dan hanya menikmati pekerjaan dengan melupakan arti materi yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Rasa syukur dan terima kasih kepada kebaikan Tuhan selalu menjadi energi positif untuk bekerja dengan etos terbaik. Dengan doa dan rasa syukur, orang-orang beretos kerja terbaik selalu fokus untuk melakukan pekerjaan dengan kualitas terbaik, dan tidak terlalu peduli atau mengurusi apa yang diterima dari hasil terbaik itu. Niat mereka bekerja adalah melakukan yang terbaik melalui integritas dan akuntabilitas diri yang terpuji.

Orang-orang dengan etos kerja terbaik tidak menunggu pujian dan sanjungan dari manapun. Mereka bekerja karena panggilan hati dari kesadaran tertinggi untuk melakukan yang terbaik. Sanjungan ketika sukses, cacian ketika gagal, tidaklah menjadi bagian hidup dari orang-orang beretos kerja terbaik. Mereka mengoptimalkan semua potensi terbaik dari diri sendiri dan tidak pernah menampilkan perilaku imitasi. Mereka selalu tampil asli dan terus-menerus belajar untuk menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. Mereka memiliki iman yang begitu suci dan tunduk dalam rasa cinta kepada Tuhan, sehingga memiliki perilaku kerja yang konsisten di jalan spiritual. Orang-orang dengan etos kerja terbaik selalu menjaga hati dan kata-kata di dalam energi positif. Ucapan selalu positif, niat selalu baik, pikiran selalu positif, perilaku selalu optimis dan positif, kerja keras selalu mengikuti aturan dan etika, serta selalu menjaga hati agar ikhlas dan tulus dalam melakukan pekerjaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAKUKAN EKSEKUSI TUJUAN ANDA DENGAN PERCAYA DIRI

“Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi.”~Djajendra

Ketika Anda memiliki tujuan, Anda harus bertindak untuk mewujudkan tujuan tersebut. Tujuan tanpa tindakan adalah lamunan, tindakan tanpa tujuan adalah kekacauan. Sebuah perencanaan haruslah diikuti dengan eksekusi yang terencana dalam SOP yang baik. Tidak boleh asal eksekusi. Eksekusi yang profesional haruslah dilakukan oleh orang-orang dengan kompetensi dan kepribadian yang sesuai dari tujuan eksekusi tersebut. Eksekusi yang baik haruslah taat kode etik dan aturan yang disepakati. Eksekusi tanpa aturan, tanpa etika, tanpa SOP, hanya akan menciptakan kekacauan.

Sehebat apapun sebuah perencanaan, bila tidak dieksekusi dengan profesional, maka tidak akan mendapatkan hasil apapun. Hasil hanya didapatkan melalui eksekusi. Wacana, rencana, dan pemikiran yang tidak pernah dikerjakan di wilayah eksekusi, hanya akan menjadi mimpi yang tidak pernah terwujud. Diperlukan keberanian untuk bertindak dan mengeksekusi. Jangan biarkan rencana hanya berputar-putar di dalam pikiran, karena tidak akan menghasilkan yang Anda inginkan. Rencana harus dilakukan dalam tindakan eksekusi yang profesional.

Eksekusi muncul ketika Anda bersedia mengambil resiko atas apa-apa yang Anda lakukan. Miliki etos, doa, intuisi, energi, dan waktu untuk membuat rencana Anda sempurna di wilayah eksekusi. Bertindaklah dengan percaya diri dan keyakinan penuh. Layani eksekusi dengan sepenuh hati dan berikan perhatian penuh. Setiap jam, setiap hari, fokuskan perhatian pada semua rincian atas eksekusi tersebut. Jangan mengabaikan hal-hal kecil, karena hal-hal kecil bisa membuat eksekusi Anda terlambat atau tidak sesuai jadwal.

Keberhasilan hanya ada di dalam tindakan, bukan di dalam rencana ataupun keinginan. Untuk mencapai tujuan besar, Anda harus menetapkan sasaran-sasaran kecil sebagai jembatan untuk mencapai tujuan besar. Jadi, tetapkan tujuan besar atau mimpi besar, lalu capailah kondisi-kondisi tertentu sebagai sukses-sukses kecil sebelum mencapai sukses dalam tujuan besar Anda.

Bermimpilah setinggi langit dan miliki cita-cita yang sangat tinggi, lalu dengan rendah hati, kerjakan selangkah demi selangkah untuk mencapai sukses-sukses kecil melalui proses jatuh-bangun sebelum mencapai sukses besar. Michelangelo, seniman dan sang legenda itu pernah berkata: “Bahaya yang lebih besar bagi kebanyakan kita bukanlah bahwa tujuan kita terlalu tinggi dan kita merindukannya, tapi terlalu rendah dan kita mencapainya.” Intinya, Anda harus memiliki rencana dan impian yang sangat besar untuk mencapai apapun. Kemudian, semua impian dan rencana tersebut mampu Anda kerjakan di wilayah eksekusi untuk mewujudkannya menjadi nyata. Di wilayah eksekusi, bukan lagi sebatas pikiran Anda, tetapi sudah berakumulasi dengan pikiran banyak orang. Jadi, di wilayah eksekusi, Anda harus betul-betul cerdas sosial dan mampu berkomunikasi dengan setiap kepentingan agar satu arah dengan tujuan Anda.

Tuliskan dan gambarkan rencana Anda dengan baik, lalu gunakan akal sehat dan percayalah pada keajaiban, yang memungkinkan Anda untuk mencapai sesuatu yang dirasakan oleh orang lain tidak mungkin. Yakinlah bahwa Anda mampu mewujudkan mimpi dan tujuan Anda. Miliki kepercayaan diri dan miliki kepercayaan bahwa Tuhan selalu membantu Anda untuk mencapai keberhasilan di setiap tujuan Anda.

Setelah Anda menetapkan tujuan, Anda harus memiliki komitmen untuk bekerja lebih tekun dalam disiplin yang tinggi. Tetapkan sasaran dari mulai yang paling kecil, lalu bekerja keraslah dengan sungguh-sungguh untuk mencapai sukses atas sasaran tersebut. Setiap hari, kerjakan tujuan Anda dengan sepenuh hati. Kalau gagal atau salah jalan, jangan putus asa, segera perbaiki dan kembalilah ke jalan yang benar.

Setiap hari, pelajari kembali tujuan Anda. Mungkin ada hal-hal yang belum disempurnakan ke dalam tujuan Anda. Jadi, gunakan akal sehat dan integritas Anda untuk menilai dan mengevaluasi tujuan Anda. Rencana harian haruslah dieksekusi setiap hari, lalu dievaluasi hasilnya, dan dimotivasi agar mampu bergerak lebih cepat dan lebih lincah untuk mencapai hasil terbaik.

Perjalanan hidup adalah perubahan, jadi Anda tidak perlu ragu untuk memperbaiki ataupun melakukan perubahan terhadap strategi tindakan Anda. Visi jarang berubah, tujuan akhir jarang berubah, tetapi strategi eksekusi untuk mencapai tujuan boleh berubah sesuai situasi dan kondisi yang Anda hadapi. Oleh karena itu, lakukan revisi atas semua rencana tindakan atau eksekusi dalam mencapai tujuan. Anda tidak perlu ngotot dengan satu cara, Anda harus menjadi kreatif untuk menemukan cara yang paling efektif.

Setiap rencana eksekusi harus terinci dan spesifik. Hal-hal terkecil dalam rencana eksekusi harus diperhatikan melalui strategi yang tepat. Sebuah eksekusi harus rinci, tertulis, terorganisir, spesifik, berkualitas, ada kompetensi, ada motivasi, ada integritas, ada tanggung jawab, dan didukung oleh orang-orang yang siap bekerja keras untuk berhasil. Intinya, eksekusi harus terlihat dalam tindakan sehari-hari dan dapat diukur hasil akhirnya. Eksekusi ada dalam sifat rencana jangka pendek yang merupakan rencana dalam operasional sehari-hari. Sedangkan visi, tujuan, harapan, impian, prestasi, kinerja, ada dalam sifat rencana jangka panjang.

Rencana haruslah realistis dan optimis. Setiap rencana yang Anda buat harus ada keyakinan untuk mencapainya. Jadi, jangan terobsesi untuk sesuatu yang tidak realistis. Bila tujuan Anda tidak masuk akal karena tidak didukung dengan sumber daya, maka Anda harus berani untuk memperbaikinya agar masuk akal. Menetapkan tujuan yang sangat tinggi harus didasarkan kemampuan dan kesiapan mental untuk mewujudkannya. Bila tujuan tidak masuk akal, lalu Anda gagal dalam eksekusi, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan diri. Jadi, pastikan rencana Anda sangat realistis dan mampu Anda mencapainya dengan sempurna.

Kesabaran dan kemampuan untuk menahan ambisi. Motivasi dan ambisi yang tinggi sangat bagus, tetapi ketika eksekusi Anda terhalang oleh hal-hal yang tidak Anda perhitungkan, maka Anda harus bisa menahan diri dan bersikap sabar. Tenangkan diri, berdoalah kepada Tuhan untuk minta visi yang jelas,  bertanggung jawablah, lalu temukan solusi dari kejernihan dan ketenangan pikiran Anda.

Setiap hari, fokuskan perhatian untuk mengerjakan secara rinci setiap komitmen Anda di wilayah eksekusi. Kuatkan mental sukses Anda di sepanjang waktu kerja. Lakukan olah raga rutin dan jaga daya tahan tubuh Anda agar tetap bugar di wilayah eksekusi. Bila mental dan tubuh Anda lemah dan tak kuat menghadapi realitas di wilayah eksekusi, maka Anda mudah stres dan sulit mencapai kinerja terbaik. Jadi, miliki komitmen dan disiplin diri yang tinggi untuk menjaga mental dan tubuh agar selalu siap menghadapi berbagai ketidakpastian di wilayah eksekusi.

Gunakan afirmasi untuk menguatkan keyakinan dan kepercayaan diri Anda dalam mencapai sukses. Bekerjalah di tengah orang-orang yang termotivasi untuk mencapai sukses. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mampu menginspirasi, memotivasi, mendorong, membantu, mendukung, dan memberikan kekuatan kepada Anda agar keinginan dan tujuan Anda tercapai. Anda harus benar-benar hidup di tengah orang-orang yang berpikiran sama dengan Anda. Orang-orang itu tidak harus ada secara fisik, tetapi cukup ada secara pikiran. Jangan biarkan Anda ada diantara orang-orang pesimis yang tidak yakin bahwa Anda bisa mencapai apa yang Anda inginkan.

Kegagalan hanya terjadi kalau Anda berhenti. Jadi, jangan berhenti walau rintangan dan kesulitan membuat Anda kehilangan arah. Ketika badai merusak rencana besar Anda, maka Anda membutuhkan Tuhan sebagai penolong. Dekatkan diri kepada Tuhan, tingkatkan kepercayaan diri, tingkatkan disiplin, tingkatkan ketekunan, tingkatkan keyakinan, dan bertindaklah dari hal-hal terkecil untuk bisa kembali ke arah yang benar. Ingat selalu bahwa kesulitan dan ketidakberhasilan adalah ujian dari sekolah kehidupan untuk naik kelas. Sebagian besar keberhasilan eksekusi tercapai setelah berhasil mengalahkan potensi kegagalan. Oleh karena itu, jangan menyerah saat semua yang Anda lakukan tidak menghasilkan apapun. Jangan menyerah saat semua yang Anda kerjakan dengan penuh semangat mengalami kegagalan dan kehilangan arah. Jangan menyerah saat tujuan dan kerja keras Anda dihadang oleh pengkhianatan yang tidak terduga. Jadi, tetaplah menjadi kuat dan yakin dengan tujuan Anda. Fokuskan perhatian dan tingkatkan tekad dengan kesabaran yang luar biasa untuk mencapai sukses. Kesuksesan di wilayah ekseksui adalah milik orang-orang yang tidak pernah berhenti walau berkali-kali dihentikan oleh kegagalan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENJALANKAN USAHA DENGAN INTEGRITAS

“Integritas memiliki makna yang sangat holistik untuk membuat sikap dan perilaku seseorang menjadi terpercaya.”~Djajendra

Ketika raksasa bisnis Enron jatuh, banyak orang mengatakan bahwa kejatuhan Enron disebabkan mereka tidak memiliki integritas. Perilaku kerja yang tidak taat aturan dan etika menjadikan Enron sebagai korban.

Apa itu integritas? Menjalankan usaha yang baik memerlukan ketaatan dan kepatuhan pada aturan, etika, SOP, dan kepemimpinan yang bertanggung jawab. Kejujuran sikap, kejujuran hati, kejujuran perilaku, kejujuran pikiran, kejujuran niat, kejujuran emosi, dan kejujuran tindakan merupakan satu kesatuan yang harus melebur dalam etos kerja setiap individu. Ucapan, perbuatan, dan pikiran haruslah sama walau dilihat atau tidak dilihat oleh siapapun. Jadi, integritas adalah sebuah kata atau nilai yang mendeskripsikan sebuah realitas perilaku yang bersumber dari kejujuran, tanggung jawab, kemampuan, kualitas, dan niat suci. Intinya, integritas itu memiliki makna yang sangat holistik untuk membuat sikap dan perilaku seseorang menjadi terpercaya.

Untuk menjalankan usaha berlandaskan integritas memerlukan kesadaran dan niat yang suci. Biasanya, perusahaan melengkapi tata kelola terbaiknya dengan berbagai pedoman dan aturan untuk mengikat dan mengawasi perilaku kerja setiap orang. Selanjutnya, dibangun sistem pengawasan dan sistem untuk peningkatan kualitas kepribadian secara terus-menerus. Intinya, setiap karyawan dan pimpinan wajib memahami garis terang yang membedakan perilaku yang dapat diterima dan tidak dapat diterima oleh integritas.

Perusahaan yang menjalankan bisnis dengan budaya integritas memperoleh banyak manfaat untuk menjaga pertumbuhan dan pencapaian kinerja terbaik. Di samping itu, perusahaan mampu meningkatkan reputasi dan kredibilitas di persepsi stakeholders, sehingga menjadi sangat dipercaya dan diandalkan oleh stakeholders. Kondisi ini memudahkan perusahaan untuk mendapatkan sumber daya terbaik dalam menumbuhkan dan mengembangkan usaha.

Budaya integritas dalam bisnis secara otomatis memperkuat manajemen resiko dan integrasi etos kerja terbaik ke dalam perilaku kerja karyawan. Hal ini akan mendorong setiap insan perusahaan untuk membangun bisnis dengan integritas, dan berkomitmen untuk melihat visi perusahaan melalui integritas. Intinya, setiap insan perusahaan akan bekerja dengan niat dan fokus untuk menjaga pertumbuhan dengan perilaku kerja berlandaskan integritas.

Integritas dalam bisnis menjadi kekuatan untuk memperkuat modal usaha; memperkuat tim kerja yang efektif dan produktif; meningkatkan keuntungan usaha; meningkatkan pertumbuhan; meningkatkan fokus sesuai keahlian masing-masing fungsi dan peran; menguatkan daya tahan dalam menghadapi tantangan; mendorong masa depan dengan pertumbuhan dan kinerja; serta membangun kepercayaan diri setiap orang untuk melihat visi dengan optimis.

Ketika integritas sudah menjadi perilaku kerja, maka setiap orang di tempat kerja sudah mampu menyempitkan fokus mereka ke daerah-daerah kunci di mana mereka bekerja dengan unik untuk bisa memberikan nilai tertinggi kepada perusahaan dan pelanggan.

Perilaku integritas secara langsung memperkuat implementasi etika dan etiket di tempat kerja. Hal ini, akan menciptakan budaya kerja yang secara fundamental mempromosikan prinsip-prinsip untuk secara terus-menerus memperbaiki dan meningkatkan semua aspek di lingkungan tempat kerja. Kejujuran dan tanggung jawab menjadi fondasi untuk memotivasi orang-orang berbakat dengan landasan etika.

Budaya integritas di tempat kerja menyatukan semua fungsi dan peran melalui kemampuan komunikasi positif. Intinya, setiap orang memiliki kesadaran dan niat suci untuk kolaboratif dan melayani satu sama lain. Semua orang merasa bertanggung jawab dan bekerja dari diri sejati yang paling jujur, untuk memenuhi harapan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Inovasi yang terus-menerus akan menjadi budaya untuk menjawab tantangan bisnis di masa depan. Setiap orang secara sadar dengan intuisi yang tajam mampu menjaga komitmen untuk praktik bisnis yang etis.

Budaya integritas memunculkan mindset bahwa perusahaan adalah manusia, dan bisnis adalah manusia. Kesadaran bahwa perilaku dan sikap manusialah yang menentukan kemajuan dari usaha tersebut. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja wajib membangun standar kerja yang lebih tinggi, kolaborasi yang lebih solid di internal organisasi, dan komunikasi yang lebih menyatukan perbedaan. Intinya, perilaku integritas membuat semua orang bangkit dan sadar untuk mengambil tanggung jawab dari hati yang paling tulus dan ikhlas agar dapat bekerja untuk pertumbuhan, bekerja membangun kinerja, menguatkan kekompakan dan sinergi lintas fungsi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTEGRITAS KARYAWAN DAN PIMPINAN MENINGKATKAN KUALITAS BISNIS

“Perusahaan yang melakukan bisnis setelah pimpinan dan karyawan terbiasa bekerja berlandaskan integritas, akan menjadi kekuatan unggul untuk dipercaya dan dicintai stakeholders.”~Djajendra

Bisnis tanpa integritas memiliki resiko kehilangan kepercayaan dari stakeholders. Bila perusahaan sudah tidak dipercaya, maka kinerja pun akan jatuh dan menyulitkan manajemen untuk menjalankan usaha dengan baik.

Integritas memastikan semua proses kerja dan perilaku kerja berjalan dengan sepenuh hati, totalitas, jujur, dan bertanggung jawab. Integritas di tempat kerja dimulai dari dalam diri setiap karyawan, serta mampu melayani proses kerja dengan keyakinan internal yang dapat menyebabkan peningkatan kinerja. Fokus setiap karyawan pada diri sendiri untuk mengeluarkan sikap, perilaku, dan tindakan yang sesuai dengan komitmen dan tanggung jawab. Dalam hal ini, kesadaran untuk menjaga bisnis dan proses kerja dengan integritas haruslah menjadi prioritas utama. Di samping itu, setiap hari ada semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kerja.

Ketika karyawan dan pimpinan perusahaan bekerja berlandaskan integritas, maka semua klien atau pelanggan menjadi semakin percaya dengan produk dan layanan yang diberikan perusahaan. Jelas, hal ini akan meningkatkan pertumbuhan bisnis dan juga meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Kita semua tahu bahwa kepercayaan dalam dunia bisnis adalah harta yang paling bernilai dan penting. Kepercayaan hanya dapat ditumbuhkan dari perilaku yang konsisten mempraktekkan integritas. Perilaku yang penuh integritas memiliki tanggung jawab untuk membangun reputasi dan kredibilitas bisnis dengan cara-cara yang etis.

Karyawan dan pimpinan yang bekerja berlandaskan integritas mampu meningkatkan kepercayaan stakeholders, sehingga bagi stakeholders pelayanan perusahaan menjadi tak ternilai harganya. Dalam hal ini, bisnis dan layanan perusahaan mampu memposisikan diri di atas harapan stakeholders. Sikap dan perilaku terpuji yang betul-betul bekerja dengan jujur, sepenuh hati, bertanggung jawab, cepat, tepat, akurat, teliti, dan benar; mampu meningkatkan daya saing bisnis untuk tetap memimpin di pasar yang kompetitif.

Integritas dalam bisnis adalah dasar untuk bisa memberikan produk terbaik, pelayanan terbaik, dan hubungan terbaik. Perusahaan yang melakukan bisnis setelah pimpinan dan karyawan terbiasa bekerja berlandaskan integritas, akan menjadi kekuatan unggul untuk dipercaya dan dicintai pelanggan. Jadi, sangatlah penting untuk membangun bisnis dengan integritas di semua aspek kerja. Setelah integritas menjadi sebuah kebiasaan dalam wujud perilaku kerja, maka perusahaan akan menjadi mesin uang untuk menghasilkan keuntungan dan berbagai keberhasilan dalam mencapai kemajuan yang lebih besar.

Mengabaikan kualitas integritas dalam menjalankan bisnis sama saja seperti menjalankan bisnis tidak dengan sepenuh hati dan totalitas. Kualitas integritas yang baik menjadikan perusahaan dan sumber daya manusianya menjalankan semua urusan bisnis dengan profesional dan kesungguhan hati, untuk menuju peningkatan dan keberhasilan yang lebih besar. Di samping itu, integritas yang konsisten mampu meningkatkan daya tahan perusahaan dari energi perusak. Kejujuran sikap dan perilaku yang disesuaikan dengan kejujuran dalam setiap tindakan menjadikan perusahaan selalu unggul dan kuat.

Dalam bisnis; hubungan, pelayanan, dan reputasi adalah kunci sukses. Bila Anda mengabaikannya dan tidak memeliharanya dengan sepenuh hati, maka Anda akan kesulitan untuk menjalankan bisnis dengan kinerja terbaik. Orang-orang tidak akan mau berbisnis dengan Anda yang tidak bisa dipercaya dan diandalkan. Orang-orang hanya mau berbisnis dengan Anda yang jujur dalam hubungan, jujur dalam pelayanan, dan jujur dalam membangun reputasi bisnis Anda.

Cara menjalankan integritas yang benar sangatlah mudah, yaitu: menjadi jujur dan merasa bertanggung jawab untuk menjalankan pekerjaan. Di samping itu, Anda juga memiliki kepedulian yang besar untuk mempercepat dan memperlancar proses kerja. Intinya, praktek integritas itu terjadi saat tupoksi Anda dikerjakan dengan jujur, etis, bertanggung jawab, cepat, tepat, teliti, akurat, benar, produktif, dan efektif. Dalam hal ini, Anda mampu mengawasi diri Anda sendiri, sehingga tidak lagi diperlukan CCTV ataupun struktur dan sistem untuk mengawasi perilaku kerja Anda. Jadi, dengan memiliki integritas, Anda sudah menjadi orang yang dipercaya dan diandalkan walau tanpa pengawasan terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHAPUS BUDAYA SALING MENYALAHKAN DI TEMPAT KERJA

“Ketika satu jari menunjuk orang lain, empat jari yang lain menunjuk diri sendiri. Hidup bukanlah permainan salah-menyalahkan. Hidup adalah permainan untuk mengerti dan mengelola segala sesuatu dengan tanggung jawab.”~Djajendra

Ketika target tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika tujuan tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika hati tidak damai, orang lain yang disalahkan. Ketika pengeluaran besar dan kebutuhan tidak terpenuhi, orang lain yang disalahkan. Ketika karir tidak naik-naik, orang lain yang disalahkan. Ketika pimpinan menilai kinerjanya dengan rendah, orang lain yang disalahkan. Ya, apapun kejadian yang merugikan dirinya, orang lain yang disalahkan. Mental menyalahkan orang lain sangatlah berbahaya di tempat kerja.

Perilaku yang sering menyalahkan orang lain di tempat kerja adalah perilaku yang gagal untuk bertanggung jawab atas keberadaannya di tempat kerja. Orang-orang yang terbiasa menyalahkan orang lain hidupnya berpusat pada masalah demi masalah, mereka selalu menganggap dirinya sebagai korban, selalu mengasihani diri sendiri atas berbagai peristiwa yang menunjukkan ketidakmampuan untuk bertanggung jawab.

Orang dengan mentalitas dan perilaku yang selalu merasa sebagai korban, tidak akan pernah menghasilkan kinerja dan prestasi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menghindari tanggung jawab, serta sangat pintar untuk memainkan peran kemalangan atau ketidakadilan atas dirinya. Mereka selalu bersembunyi di dalam alasan demi alasan, sehingga tidak bisa diandalkan untuk menjadi energi positif dalam membangun keberhasilan organisasi.

Seorang karyawan dengan mentalitas korban dapat menimbulkan masalah nyata bagi kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, tim manajemen yang baik pasti segera menangani penyakit salah-menyalahkan agar tidak merusak moral dan produktivitas di tempat kerja. Membiarkan kebiasaan salah-menyalahkan di tempat kerja, sama saja seperti menyetujui untuk kegagalan dalam pencapaian kinerja.

Berurusan dengan mentalitas korban memang tidak mudah. Persepsi dan keyakinan dirinya sebagai korban dari perlakukan tidak adil; korban dari intimidasi; korban dari diskriminasi; korban dari sistem; korban dari hubungan tidak baik; dan korban dari apapun yang dia inginkan. Jadi, perlu dipahami bahwa mental dan perilaku dia selalu mencurigai orang lain sebagai penyebab ketidakmampuan dirinya dalam mencapai prestasi. Jelas, orang-orang mentalitas korban haruslah segera diperbaiki, kalau tidak bisa diperbaiki lagi, segeralah keluarkan mereka dari struktur organisasi agar tidak merusak proses kerja.

Perusahaan yang berbudaya unggul selalu mampu menangani orang-orang bermental salah-menyalahkan. Penegakkan etika yang konsisten dan profesional dapat menghindari kerusakan moral kerja akibat salah-menyalahkan. Menyiapkan pedoman tata krama dan kode etik, lalu dijalankan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab akan mengurangi budaya salah-menyalahkan di tempat kerja. Membiarkan budaya korban dan salah-menyalahkan di tempat kerja hanya akan merusak produktivitas, merusak hubungan kerja, dan merusak kepercayaan di dalam proses kerja. Dampaknya, semua orang selalu berada dalam konflik dan politik kantor, yang sibuk mengurusi sama-sama lain dan lupa untuk bekerja dengan efektif.

Profesionalisme dan budaya kerja yang kuat harus ditegaskan melalui standar perilaku kerja. Jadi, setiap karyawan di tempat kerja wajib memberikan pertanggung jawaban atas pekerjaan dan hubungan kerja. Tidak boleh ada alasan untuk pembenaran atas kelemahan dalam hubungan kerja. Setiap orang harus terlatih untuk mengendalikan situasi dan menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu, tanpa alasan.

Setiap karyawan dibangun dalam bangunan kerja tim yang solid. Perasaan syukur, terima kasih, dan rasa bersatu dengan yang lain harus dikuatkan agar perilaku menyalahkan hilang. Dan juga, pengembangan kepercayaan diri harus lebih dikuatkan agar apapun situasinya dapat dilalui dengan keberanian dan penuh tanggung jawab

Penguatan komunikasi dan hubungan yang etis di dalam budaya kerja harus selalu menjadi perhatian dan kepedulian setiap orang. Dalam hal ini, manajemen harus memiliki inisiatif untuk memberikan pelatihan dan motivasi yang terus-menerus agar setiap orang memiliki kesadaran untuk berkinerja, dan tidak menjadikan dirinya sebagai korban dalam proses kerja.

Manajemen tidak boleh membiarkan standar kerja dan standar perilaku terganggu oleh realitas apapun. Standar yang kuat akan membantu sistem dalam proses kerja. Jadi, tim manajemen harus selalu bertindak cepat untuk menyelamatkan standar kerja dan standar perilaku agar budaya salah-menyelahkan tidak berlanjut dalam konflik panjang yang berlarut-larut.

Setiap karyawan harus ikhlas dan tulus dalam menerima tanggung jawab, serta memiliki integritas yang tinggi untuk menyelesaikan semua tugas, tanpa menyalahkan satu sama lain. Di samping itu, semua karyawan harus dilatih dan dibiasakan untuk dapat mengontrol reaksi terhadap realitas yang sulit, serta menjadi kreatif untuk mengatasi masalah-masalah yang merusak hubungan kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENINGKATKAN BUDAYA KERJA KERAS

motivasi-21122016

“Jangan hanya melamun dalam mimpi yang indah, sadarlah dari lamunan Anda, lalu mulailah bertindak dengan kerja keras yang penuh antusias dalam mencapai keberhasilan.”~Djajendra

Kerja keras adalah jalan untuk mencapai keberhasilan. Sifat malas tidak akan mengantar Anda untuk mencapai keberhasilan, hanya kerja keras yang mampu mengantar Anda untuk mencapai keberhasilan.

Biasakan diri Anda untuk selalu antusias dan penuh percaya diri dalam melakukan pekerjaan. Yakinkan diri untuk selalu produktif dan termotivasi untuk memberikan lebih dari seharusnya. Ketika Anda mencintai pekerjaan dan menyukai lingkungan kerja Anda, maka Anda akan termotivasi dan memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja lebih keras.

Perusahaan yang baik selalu sadar untuk menyiapkan sebuah budaya organisasi yang mampu membangkitkan antusiasme dan gairah kerja karyawannya. Karena di tempat kerja, tidak mungkin berharap antusiasme muncul begitu saja tanpa menyiapkan budaya organisasi terbaik. Penyiapan tata kelola terbaik, pedoman tentang praktik terbaik, gaya kepemimpinan yang jelas dan tegas, lingkungan kerja yang profesional dan bersahabat, kompetensi dan kualitas yang diandalkan, serta perilaku kepemimpinan yang adil dan memperhatikan karyawan, akan menjadikan lingkungan kerja sebagai tempat yang subur untuk menumbuhkan antusiasme kerja karyawan.

Ketika karyawan sudah mampu menikmati apa yang mereka lakukan di tempat kerja, maka mereka pun menjadi kekuatan yang hebat untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Antusiasme, motivasi yang tinggi, kepercayaan diri, dan keyakinan yang kuat akan mendorong karyawan untuk berkarya dan melayani organisasi dengan cara terbaik. Dalam hal ini, pihak manajemen dan kepemimpinan harus selalu sadar diri agar tidak mempraktekkan hal-hal buruk yang bisa mengurangi semangat kerja karyawan. Jadi, dari waktu ke waktu, manajemen dan kepemimpinan harus mampu merawat dan memperbaiki semua situasi dan realitas, yang berpotensi mengurangi budaya kerja keras di tempat kerja.

Budaya organisasi yang kuat menciptakan lingkungan kerja yang mendorong antusiasme dan kepercayaan diri karyawan untuk melayani dengan sepenuh hati. Manajemen dan kepemimpinan perusahaan harus mampu menginternalisasikan tujuan dan prinsip-prinsip organisasi, lalu menginternalisasi dan menyatukan semua karyawan ke dalam visi yang dapat membuat mereka antusias untuk bekerja keras. Visi perusahaan harus dapat berkomunikasi dengan etos kerja yang dimiliki karyawan. Semua karyawan harus merasa senang dan bangga dengan pekerjaannya, serta tergerak hatinya untuk memberikan pelayanan prima bagi proses kerja dan semua stakeholders.

Gaji dan kompensasi yang adil dan profesional dapat menjamin kebutuhan hidup karyawan. Dan yang paling penting, membangun pola pikir karyawan untuk hidup sederhana dan tidak menjalani kehidupan ekonomi yang melebihi dari penghasilan yang diterima. Bila cara berpikir dan gaya hidup tidak sederhana dan kurang bersyukur, maka karyawan akan hadir ke tempat kerja sambil membawa beban berat kehidupan sehari-hari, dan semua itu pasti merusak budaya kerja keras.

Budaya perusahaan yang memperlakukan semua orang secara adil, tegas, jelas, pasti, dan terukur, akan menciptakan rasa percaya karyawan kepada perusahaan. Dan, hal ini merupakan modal yang baik untuk mendorong karyawan agar mereka melakukan pekerjaan dengan kinerja dan prestasi terbaik. Dan juga, kolaborasi kerja akan semakin menguat melalui persahabatan dan hubungan kerja yang penuh kualitas.

Semangat kerja keras karyawan harus dirawat dengan kesadaran yang tinggi. Jelas, hal ini merupakan tanggung jawab dari manajemen perusahaan. Secara fisik, semua perlengkapan kerja dan ruang kerja harus diciptakan untuk membangkitkan semangat kerja. Secara batin, semua perilaku dan aturan kerja harus dapat menciptakan rasa cinta karyawan kepada perusahaan. Secara ekonomi, gaji dan kompensasi dapat diterima karyawan dengan rasa syukur dan terima kasih. Di samping itu, manajemen harus mampu mempraktekkan cara mengelola yang tidak pilih kasih dan selalu cerdas berkomunikasi dengan semua kepentingan di dalam organisasi.

Budaya kerja keras memerlukan dorongan kerja sama, komunikasi positif, keramahan dan persahabatan, penerimaan terhadap tantangan dan resiko, serta selalu bekerja sesuai aturan dan sistem yang disepakati bersama. Setiap perbedaan harus dapat diselesaikan dengan landasan kasih sayang, empati, dan toleransi, sehingga tidak menimbulkan konflik yang bisa menghambat antusiasme untuk bekerja lebih keras.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENCAPAIAN TERBAIK TIDAK BOLEH MENGHENTIKAN KERJA KERAS UNTUK PENINGKATAN

“Kesuksesan bukanlah hasil kerja keras satu kali, tetapi hasil kerja keras setiap hari.”~Djajendra

Jika hari ini Anda sedang berprestasi dan berkinerja hebat, jangan merasa paling sukses dan paling hebat. Masih ada tantangan di hari esok, siapkan diri Anda untuk menghadapi tantangan-tantangan yang harus Anda taklukkan di masa depan.

Anda tidak boleh berhenti berusaha untuk menjadi yang terbaik. Walaupun semua yang Anda lakukan selalu mencapai keberhasilan dan kemenangan, janganlah menjadi tinggi hati dan memiliki perasaan bahwa Anda lebih baik dari orang lain. Sekali sifat tinggi hati menguasai pikiran dan emosi Anda, maka itu akan menjadi jalan penurunan bagi keberhasilan Anda selanjutnya. Keberhasilan dan kegagalan haruslah dihadapi dengan semangat dan kerja keras untuk menjadi yang lebih baik.

Sebagai seorang pekerja yang profesional, Anda tidak boleh berhenti mengasah dan mempertajam kompetensi diberbagai aspek kehidupan kerja. Teruslah belajar untuk menambah keterampilan baru, wawasan baru, pengetahuan baru, kesadaran baru, serta tidak pernah berhenti mencari cara kerja terbaik untuk dapat meningkatkan pelayanan Anda kepada perusahaan.

Mempersiapkan diri untuk menjadi lebih baik berarti Anda harus latihan, latihan, dan latihan terus-menerus. Keberhasilan dan kemenangan membutuhkan latihan dan evaluasi yang terus-menerus. Keberhasilan dan kemenangan membutuhkan perjuangan setiap hari, bukan perjuangan satu kali, tetapi perjuangan setiap kali dan setiap hari. Walaupun di tempat kerja sudah ada sistem kerja yang efektif, tetapi sistem kerja yang efektif tersebut hanya menjadi berkualitas, bila Anda mampu memberikan pelayanan dan kontribusi untuk kemenangan.

Kehidupan kerja sangat dinamis, demikian juga sifat bisnis sangat dinamis. Tidak seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Mungkin hari ini Anda sedang tidak berprestasi, tetapi bila Anda tetap rajin dan disiplin terhadap apa yang Anda kerjakan, maka hari esok bisa memberikan Anda prestasi dan kinerja terbaik. Oleh karena itu, apapun realitas yang sedang Anda hadapi sekarang, Anda harus memiliki keyakinan yang kuat untuk berhasil. Untuk itu, setiap hari di tempat kerja, Anda wajib memiliki perilaku kerja yang bekerja terus-menerus dengan kualitas yang lebih tinggi, serta perilaku kerja yang fokus untuk dapat meraih kemenangan dan prestasi terbaik.

Tumbuhkan dalam diri Anda mental yang berjuang untuk menjadi yang terbaik, bahkan saat Anda sudah menjadi yang terbaik. Anda tidak boleh berhenti belajar dan bekerja, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda di semua bagian dari kehidupan Anda. Jadi, walaupun Anda sudah mencapai kinerja dan prestasi terbaik di tempat kerja, Anda harus meningkatkannya menjadi lebih baik lagi, dan Anda tidak boleh berhenti untuk bekerja lebih hebat lagi bagi pencapaian terbaik yang berikut.

Membangun mindset kerja yang terbiasa bekerja melalui budaya akuntabilitas dari pribadi Anda yang kaya integritas. Intinya, bila akuntabilitas sudah dapat dihasilkan dari integritas pribadi Anda, maka Anda selalu mampu memimpin pekerjaan Anda untuk mengatasi tantangan, dan tidak takut atau khawatir ketika harus berhadapan dengan keadaan yang sangat sulit di tempat kerja.

Fokuskan pikiran dan energi positif Anda untuk memfungsikan bakat dan potensi Anda bagi kekuatan pekerjaan yang Anda lakukan. Jangan biarkan bakat dan potensi Anda membuat Anda kemana-mana, dan tidak fokus untuk membangun fondasi kekuatan diri sendiri. Anda perlu ingat, keberhasilan membutuhkan ketekunan dan disiplin yang tinggi untuk mengerjakan segala sesuatu dengan pengetahuan yang tepat.

Pencapaian terbaik tidak boleh menghentikan kerja keras Anda untuk peningkatan. Intinya, kesuksesan bukanlah hasil kerja keras satu kali, tetapi hasil kerja keras setiap hari. Jadi, setiap hari Anda harus memiliki kebiasaan kerja yang tekun dan rajin. Hal ini diperlukan, karena tidak mungkin semua hal di dalam proses kerja berjalan dengan sempurna sesuai sistem. Selalu akan ada gangguan dan ketidakpastian walaupun Anda sudah memiliki sistem kerja yang andal. Oleh karena itu, jika Anda tekun dan disiplin, maka Anda mampu secepatnya memulihkan pekerjaan Anda dari tantangan yang Anda dapatkan.

Bekerja dalam organisasi bisnis membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan hal-hal yang tak terduga. Apa saja bisa muncul dan bisa pergi, tidak ada peristiwa yang sama secara terus-menerus di tempat kerja. Selalu ada perubahan dan kedinamisan yang harus Anda hadapi dengan kecerdasan untuk beradaptasi. Jadi, Anda harus sadar dan ingat terus bahwa selalu akan muncul situasi yang tidak sesuai dengan cara Anda. Dan, inilah namanya tantangan atau rintangan, tugas Anda adalah menerimanya dan menghadapinya dengan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MASALAH HANYA BAGIAN DARI PEKERJAAN, HADAPI DENGAN OPTIMIS

motivasi-28112016

“Di tempat kerja, Anda hadir untuk solusi, bukan untuk menciptakan masalah.”~Djajendra

Pekerjaan dan bisnis sangatlah dinamis, sehingga wajar bila berbagai macam masalah muncul di tempat kerja. Ketidakpastian dalam bisnis dan pekerjaan bukanlah sesuatu yang harus menjadi alasan untuk panik dan bingung. Masalah hadir untuk ditemukan solusi yang tepat agar pekerjaan dan bisnis berjalan sesuai arah dan tujuan.

Sifat masalah sangat beragam dan bervariasi, masalah menimbulkan kerumitan bila Anda tidak tenang, masalah menjadi semakin tidak sederhana bila Anda panik. Menangani masalah memerlukan mental dan emosi yang yakin untuk menemukan solusi terbaik.

Ketika Anda berurusan dengan masalah, jangan panik dan takut. Hadapi dengan memahami kompleksitas yang muncul dari masalah tersebut. Jangan campur adukan praduga-praduga dengan emosi dalam menghadapi masalah. Tenangkan diri dan temukan pengetahuan yang tepat untuk menyederhanakan masalah. Pisahkan fakta dari ego dan emosi. Hadapi dengan bijak dan temukan solusi terbaik untuk kebaikan jangka panjang. Jadi, kalau ada masalah, jangan sekedar ingin menyelesaikannya untuk jangka pendek, pastikan Anda mendapatkan solusi yang tepat untuk jangka panjang.

Masalah hanya bagian dari pekerjaan. Ada masalah-masalah kecil yang mudah ditemukan solusinya, kadang ada juga masalah-masalah yang sangat rumit dan tidak mudah untuk menemukan solusinya. Anda harus tegas dan fokus saat menghadapi masalah. Hadapi masalah dengan mental pemenang dan emosi yang lebih cerdas. Hadapi masalah dengan kreatif dan produktif. Jangan membiasakan diri untuk mengeluh terhadap masalah yang timbul. Saat masalah muncul, fokuskan energi dan waktu untuk menemukan solusi.

Pahami penyebab masalah, pertajam intuisi Anda, dan dalami resiko yang ditimbulkan oleh masalah tersebut dengan pengetahuan yang tepat. Ingat, bisnis itu sangat dinamis, dan cara kerja harus selalu disesuaikan dengan realitas bisnis. Jadi, saat cara kerja tidak sesuai dengan tuntutan bisnis, maka masalah pasti muncul. Oleh karena itu, biasakan bekerja di luar zona nyaman, dan biasakan untuk mudah beradaptasi dengan perubahan yang dihasilkan dari ketidakpastian. Semakin mudah Anda beradaptasi dengan perubahan, semakin mudah Anda mendapatkan solusi untuk masalah yang Anda hadapi, termasuk semakin berani dan optimis untuk melakukan perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan oleh masalah.

Karena masalah adalah bagian dari pekerjaan, maka tentu saja, setiap karyawan dan pimpinan harus bertanggung jawab untuk menemukan solusi. Intinya, masalah yang timbul di tempat kerja adalah bagian dari pekerjaan yang dilakukan oleh setiap individu karyawan dan pimpinan. Oleh karena itu, saat sebuah masalah muncul, maka hal itu menjadi tugas setiap orang di tempat kerja untuk menemukan solusi yang tepat. Yang perlu menjadi perhatian adalah penuntasan masalah haruslah bersifat jangka panjang, dan tidak boleh hanya untuk jangka pendek.

Bila Anda kreatif dan terbiasa bekerja di luar zona nyaman, maka apapun masalahnya pasti ada solusi terbaik. Biasanya, orang-orang yang suka panik dan takut dengan masalah karena mereka tidak kreatif dan takut bekerja di luar zona nyaman. Biasakan untuk selalu bertukar ide dengan rekan kerja dalam menemukan solusi, serta biasakan dan budayakan di tempat kerja untuk mengelola masalah dari keyakinan optimis dan pikiran positif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGUBAH POLA PIKIR KARYAWAN UNTUK MEMPERKUAT BUDAYA KERJA

“Budaya kerja yang buruk seperti kapal yang retak, sehingga mudah tenggelam. Budaya kerja yang baik seperti kapal yang kuat menahan badai seganas apapun.”~Djajendra

Budaya kerja yang kuat membuat perusahaan lebih tangkas dan lebih berdaya saing tinggi. Dunia kerja adalah dunia yang sangat dinamis, perubahan yang tak terduga selalu harus dihadapi. Kompetisi yang keras dalam dunia yang serba cepat membuat setiap karyawan wajib memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Tidak ada waktu untuk bermalas-malasan, tidak ada waktu untuk tidak produktif. Semua orang di dalam perusahaan wajib memiliki kesadaran untuk mengembangkan diri agar tidak tertinggal oleh perubahan.

Budaya kerja yang baik mampu melancarkan bisnis dan menguatkan budaya organisasi. Budaya kerja yang baik membuat karyawan mampu memanfaatkan sistem, teknologi, dan strategi untuk mencapai kinerja bisnis terbaik. Budaya kerja yang baik membangun kebiasaan positif untuk melindungi semua aset perusahaan dengan tanggung jawab dan integritas. Budaya kerja yang baik menguatkan daya tahan perusahaan untuk menghadapi bisnis yang dinamis. Budaya kerja yang baik meningkatkan semangat, optimisme, pola pikir positif, dan kreativitas di dalam rutinitas kerja sehari-hari.

Ketika perusahaan tidak mampu meningkatkan budaya kerja karyawan untuk beradaptasi dengan perubahan, maka perusahaan pasti kalah bersaing di dalam kompetisi bisnis. Keunggulan budaya kerja sangatlah menentukan kemenangan dalam bisnis. Ciri-ciri budaya kerja yang unggul adalah karyawan bekerja dengan mental pemenang; bekerja dengan etos dan integritas yang tinggi; bekerja dengan etika dan moralitas yang tinggi; bekerja untuk misi, tujuan, dan visi perusahaan; bekerja dengan hati dan tanggung jawab; bekerja dengan empati untuk keharmonisan lingkungan kerja; serta bekerja dengan kualitas dan kompetensi terbaik.

Sangat mudah untuk membangun sistem, teknologi, prosedur, dan tata kelola yang terbaik di semua bagian organisasi perusahaan. Tetapi, ketahanan bisnis sangat tergantung dari budaya kerja dan mental pemenang karyawan. Untuk membangun budaya kerja dan mental pemenang membutuhkan waktu, dan hal ini tidak sederhana. Diperlukan sebuah proses panjang untuk mengubah pola pikir dan persepsi karyawan dalam memahami realitas yang dihadapi perusahaan. Biasanya, diperlukan kesadaran yang luar biasa dari masing-masing individu karyawan untuk menumbuhkan kepribadian yang sesuai dengan kehendak budaya kerja.

Dunia bisnis dan dunia kerja adalah dunia yang tak terduga, apapun bisa terjadi. Sukses dan gagal selalu beriringan menuju visi. Tidak ada yang pasti, sehingga tak seorang pun yang boleh santai di zona nyaman kerja. Setiap karyawan dan pimpinan harus terbiasa dan terlatih untuk menghadapi tantangan baru. Mental pemenang dan emosi yang cerdas harus selalu disiapkan untuk menghadapi hal-hal terburuk, sehingga selalu mampu bekerja di segala situasi dan keadaan untuk mencapai yang terbaik.

Mengubah pola pikir karyawan untuk memperkuat budaya kerja. Karyawan harus dibangkitkan untuk memiliki kemampuan dan kepribadian yang tangguh dalam menghadapi perubahan. Tidak peduli sesulit apapun realitas yang dihadapi, setiap karyawan harus tetap gembira dan berenergi positif untuk mengatasi kesulitan. Dalam hal ini, peran kepemimpinan dan manajemen menjadi penting untuk membimbing dan memotivasi pola pikir positif karyawan. Jadi, saat masa-masa sulit mengganggu bisnis; maka, setiap karyawan harus tampil lebih tangguh, lebih gesit, lebih percaya diri, lebih ikhlas, lebih disiplin, lebih bekerja keras, dan lebih yakin untuk mencapai keberhasilan. Tidak boleh seorang pun yang mengkontribusikan energi pesimis ke dalam lingkungan kerja, setiap orang harus fokus dan disiplin untuk mengerjakan bagiannya masing-masing dengan mental pemenang.

Hanya orang-orang yang mudah beradaptasi yang bisa berlari kencang untuk menyatu dengan perkembangan baru. Bila tidak mampu beradaptasi dengan cepat, maka jangan berharap bisa memenangkan kompetisi bisnis. Jadi, orang-orang yang ngotot bekerja di zona nyaman dan marah kalau diajak bekerja di luar zona nyaman, adalah orang-orang yang sedang mempersiapkan perusahaan untuk gagal.

Perusahaan tidak mungkin tumbuh dan sukses di tangan orang-orang yang cinta zona nyaman. Membiarkan operasional perusahaan di tangan orang-orang yang sulit beradaptasi dengan perubahan, akan menjadikan budaya kerja lemah dan rapuh. Hal ini, akan menghadirkan resiko yang sangat besar, sehingga perusahaan sulit menghadapi realitas bisnis di masa depan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBERHASILAN DIKARENAKAN TIDAK PERNAH BERHENTI BEKERJA KERAS, DISIPLIN, TEKUN, DAN OPTIMIS

“Kalau hari ini Anda gagal, masih ada hari esok untuk berhasil.”~Djajendra

Tidak selalu harus menang, kalah pun adalah kemenangan bagi mental pemenang. Kekalahan bagi mental pemenang adalah kemenangan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik agar dapat meraih kemenangan yang lebih hebat.

Kalau hari ini Anda gagal, masih ada hari esok untuk berhasil. Mungkin kesempatan hari ini hilang, tapi Anda masih bisa menyiapkan segalanya untuk tampil di kesempatan yang lebih tinggi. Selama Anda bekerja dan hidup dengan semangat tinggi, Anda selalu mampu menciptakan banyak kesuksesan di sepanjang perjalanan hidup Anda.

Membangun karir kerja tidak terlepas dari keberhasilan dan kegagalan. Karir kerja berjalan dalam proses belajar, dan Anda harus terus-menerus belajar untuk beradaptasi dengan hal-hal tak terduga. Mungkin saja Anda merasa dianggap oleh pimpinan tidak berprestasi di tempat kerja, tetapi bila Anda ingin berhasil, Anda tidak boleh berhenti berusaha untuk menjadi yang terbaik. Tetaplah tampil penuh semangat walau Anda dipandang kurang berkinerja di tempat kerja. Jangan biarkan peristiwa yang paling suram di tempat kerja menjadikan Anda kalah dan tak berdaya selamanya. Fokuskan perhatian pada hal-hal positif, dan belajarlah dari pengalaman untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan Anda.

Pribadi pemenang tidak peduli dengan keadaan sulit, dia mampu bersikap menang di atas kesulitannya. Dia sadar bahwa keberhasilan dan kegagalan hanyalah warna dari perjalanan hidup. Dia sadar bahwa kegagalan pada hari ini bukan akhir, tetapi awal untuk kesuksesan di waktu yang lain. Bagi pribadi pemenang, kehidupan adalah perjalanan yang optimis di segala situasi dan kondisi. Dia selalu menyiapkan diri dengan disiplin yang tinggi untuk mengatasi tantangan melalui tanggung jawab dan integritas.

Jangan pernah berhenti untuk bekerja dengan cara yang lebih baik. Jangan pernah berhenti untuk mengasah keterampilan dan kemampuan Anda. Belajar dengan lebih rajin dan tambahkan keterampilan baru untuk meningkatkan kualitas Anda. Jadilah energi positif untuk menciptakan budaya kerja yang unggul. Miliki kemauan untuk berprestasi dan berkinerja tinggi. Miliki intuisi dan keterampilan dalam menerjemahkan segala situasi dan kondisi untuk menemukan sukses. Keberhasilan dan kegagalan adalah sesuatu yang biasa saja, dan Anda tidak perlu berlebihan menanggapi keduanya. Fokuskan semua energi dan waktu untuk menjadikan diri Anda lebih baik dan lebih produktif di sepanjang hidup.

Kunci keberhasilan adalah tidak pernah berhenti bekerja keras, tekun, disiplin, rajin, optimis, yakin, dan bermental pemenang. Keberhasilan ada di pikiran Anda. Keberhasilan ada dalam keyakinan Anda. Keberhasilan ada dalam tindakan Anda yang tidak pernah berhenti dan menyerah untuk mewujudkan sukses.

Mental pemenang melahirkan perilaku kerja yang selalu berjuang untuk menjadi yang terbaik. Walaupun sudah menjadi yang terbaik pada saat ini, mental pemenang tidak akan berhenti untuk menjadikan dirinya lebih baik lagi. Kebiasaan hidupnya tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan. Setiap hari belajar dengan rendah hati dan menyerap pengetahuan dari semua dimensi kehidupan kerja.

Keberhasilan tidaklah gratis, ada banyak hal yang harus diberikan untuk mendapatkan keberhasilan. Anda harus memberikan kerja keras, ketekunan, kerajinan, disiplin, dan juga mau belajar dengan ikhlas dari pelajaran yang diberikan oleh kegagalan. Anda juga harus sadar bahwa berjuang dan bekerja keras untuk sukses bukanlah cukup satu kali, tetapi Anda harus siap mental untuk berjuang dan bekerja keras berkali-kali, tanpa pernah berhenti dan menyerah di sepanjang hidup Anda.

Saat Anda memulai karir di tempat kerja, tidak mungkin semua hal berjalan dengan sempurna. Banyak hal-hal yang tak terduga dan yang tidak Anda inginkan dapat terjadi. Bila Anda bermental pemenang, maka Anda tidak pernah berkeluh-kesah untuk hal-hal yang merugikan Anda, juga tidak terlalu gembira untuk hal-hal yang menguntungkan Anda. Mental pemenang selalu tenang dan menerima segala sesuatu dengan rendah hati. Setiap kegagalan disikapi dengan tenang, lalu mencari solusi agar cepat pulih dari kegagalan, dan segera bangkit dengan optimis untuk mencoba lagi.

Keberhasilan membutuhkan sistem yang kuat untuk menjaga konsistensi tindakan di dalam proses yang tidak pasti. Sistem diperlukan karena dalam proses kadang ada situasi yang tidak bekerja dengan cara Anda. Mungkin Anda sudah berpikir dan menyusun rencana yang hebat, tetapi tantangan datang di luar dugaan Anda, dan kadang bisa juga tantangan itu di luar kendali Anda. Dalam hal ini, sistem akan menjaga standar dan proses yang normal, dan Anda tinggal menjadi lebih kreatif untuk mengatasi tantangan yang di luar dugaan itu dengan solusi terbaik. Menghadapi hal-hal tak terduga dan di luar kemampuan membutuhkan sikap tenang dan penuh percaya diri. Hal yang pasti, Anda harus mampu mengeksekusi dengan sistem Anda yang hebat itu, lalu dengan kreatif mampu menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com