MASALAH DAN SOLUSI ADALAH DUA SAHABAT SEJATI

“Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan.”~Djajendra

Masalah membuat kita pusing tujuh keliling. Tidak seorang pun yang suka dengan masalah, tetapi tidak seorang pun yang bisa terhindar dari masalah. Masalah adalah bagian dari proses hidup yang pasti dialami oleh setiap manusia untuk mendewasakan mental dan kepribadian. Setiap orang akan mengalami pertumbuhan dan kemajuan melalui masalah. Masalah adalah sesuatu yang baik bagi pertumbuhan mental dan emosional, tetapi akan membuat diri kita menderita dan kehilangan rasa nyaman. Banyak kasus kehidupan orang-orang yang terlihat sukses secara materi yang dihancurkan oleh masalah, karena mereka tidak memiliki hati yang kaya dan bijaksana untuk menangani masalah. Diperlukan kecerdasan emosional dan spiritual yang baik untuk tetap tenang, tabah, sabar, dan percaya diri saat diserang dengan masalah. Jika kita tidak mau menerima masalah sebagai peluang untuk memperbaiki kualitas hidup, maka diri kita selalu menjadi masalah bagi hidup kita.

Ketika kita sudah mencapai keamanan dan kesejahteraan dengan hebat, investasi dan deposito sudah cukup untuk turun-temurun, kemudian berpikir bahwa sekarang kita telah menyelesaikan semua masalah hidup dan memiliki solusinya, maka ini menjadi awal bagi kita untuk menjadi masalah bagi diri kita sendiri. Masalah tidak dapat dihilangkan dengan kekayaan, keamanan, dan kesejahteraan. Masalah hanya dapat dihilangkan dengan pembebasan dan kemerdekaan diri dari kehidupan duniawi. Jadi, ketika kita diserang dengan masalah yang berat, kita harus segera meningkatkan kesadaran untuk merawat dan menguatkan diri kita yang positif. Jangan pernah memberikan tempat dan waktu untuk jiwa kita yang lemah dan pikiran negatif kita. Kita harus kuat saat menangani masalah dan tidak boleh takut menghadapi kenyataan yang tak terhindarkan kesulitannya. Badai pasti berlalu, demikian juga dengan masalah pasti berlalu. Saat sedang menghadapi masalah, kuatkan keyakinan dan kepercayaan diri seolah-olah masalah terselesaikan dengan baik. Jangan membiarkan masalah membawa kita pada depresi atau hal-hal buruk lainnya, yang merusak mental dan daya tahan hidup kita.

Kadang-kadang, masalah akan melemparkan banyak sekali batu-batu untuk melukai mental kita. Dalam kondisi ini, kita harus semakin menguatkan diri dan menjaga kesehatan akal dan pikiran dalam energi positif. Tidak ada pilihan selain menerima masalah sebagai bagian dari perjalanan hidup. Masalah bertujuan untuk melahirkan kita kembali dengan mental dan kemampuan yang lebih tinggi. Masalah adalah sekolah yang memberikan pelajaran kehidupan, dan sekaligus menguji kualitas diri kita, untuk hidup dalam tanggung jawab yang lebih tinggi. Saat kita penuh semangat membangun kehidupan yang ideal, masalah menjadi tempat ujian. Pada dasarnya tujuan utama kehidupan kita adalah merdeka atau pembebasan diri dari semua masalah hidup. Hal ini baru kita pahami setelah melewati serangkaian fase dalam proses hidup. Sebagai manusia yang cerdas, kita semua pasti berjuang untuk mendapatkan kekayaan dan memenuhi keinginan duniawi. Kita yang taat kepada Tuhan pasti melakukan semua kegiatan untuk mendapatkan kekayaan dalam kerangka kerja integritas yang benar. Dan integritas bukan hanya tentang menjadi benar dan jujur, tetapi juga menjadi diri sejati yang sangat mengenali dirinya. Dan pada akhirnya, sebagai manusia yang bijak, kita akan mendapatkan kesadaran bahwa kemerdekaan atau kebebasan adalah kekayaan duniawi yang paling tinggi kualitasnya.

Masalah seberat apa pun tidak boleh menghilangkan kesadaran kita untuk membentuk kepribadian kita yang sejahtera dengan meningkatkan kualitas dalam bidang ekonomi, keuangan, dan keamanan. Masalah bukan untuk menghilangkan keberadaan kita, tetapi untuk menaikkan kelas kita. Kuatkan diri dengan nilai-nilai positif yang mampu memberikan energi untuk menguatkan langkah dan perjuangan kita. Masalah membuat kita berada dalam kesulitan besar, karena fokus berlebihan pada masalah, bukan pada solusi. Oleh karena itu, ketika masalah menyerang, maka kuatkan diri dengan energi positif dan kebijaksanaan, baru kemudian berhadapan dengan masalah. Jelas, hal ini tidak mudah, membutuhkan kesadaran spiritual dan kecerdasan emosional yang sangat tinggi. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, selama kita menjadi bijak dan cerdas selalu ada jalan untuk bisa.

Ketika ada masalah, solusinya juga ada. Demikian juga, setelah mendapatkan solusi di dalamnya sudah lahir potensi masalah. Jadi, masalah dan solusi ini dua sahabat yang tak terpisahkan hidupnya. Jika kita sudah tahu bahwa masalah adalah bagian dari langkah kehidupan kita, maka kita harus membangun kepribadian dengan hati yang kaya dan bijaksana. Sebab, masalah tidak mungkin diatasi dengan hati yang miskin, kepribadian dengan nilai-nilai negatif, kepribadian dengan ego yang buruk, kepribadian yang stagnasi, kepribadian yang selalu tegang dan tidak pernah tenang, serta kepribadian yang tidak sabar. Masalah hanya tunduk pada pribadi yang hidup dengan nilai-nilai positif, ego yang rendah hati dan percaya diri, hati yang kaya dan bijaksana, selalu tenang dan terkendali dalam kesabaran, mampu menangani kesulitan dengan tegar dan percaya diri, serta sangat yakin dan percaya pada pertolongan Tuhan.

Masalah adalah sahabat sejati dari solusi. Keduanya saling menciptakan dan saling mengundang untuk meramaikan kehidupan. Setiap orang berpotensi menjadi seperti yang diinginkan, syaratnya dia harus kuat dan hebat untuk mengalahkan masalah. Jika kita memiliki tujuan dan impian, maka masalah akan menguji kemampuan kita untuk mewujudkan impian dan tujuan. Jika kita dianggap tidak pantas oleh masalah, maka kita akan mengalami kegagalan untuk mewujudkan impian dan tujuan. Penguatan diri menjadi sangat penting saat menghadapi masalah. Lakukan perjalanan ke dalam diri sendiri untuk menemukan kekuatan spiritual kita. Melalui latihan spiritual, kita mampu meningkatkan kepercayaan pada diri sendiri dan meningkatkan keyakinan pada Tuhan untuk menemukan solusi. Perjalanan ke dalam diri membantu kita memperkaya diri dengan kebijaksanaan. Ini menanamkan dalam diri kita kemampuan untuk menemukan energi kreatif dan bekerja dalam alam bawah sadar untuk menemukan solusi atas masalah kita. Kita semua diberkati dengan kecerdasan spiritual dan emosional di ke dalaman diri kita. Jika kita mampu atau terlatih untuk sangat masuk ke inti jiwa kita, maka sangat mudah bagi kita untuk memulihkan diri dari masalah. Dan kemudian, kita pun mampu menciptakan solusi untuk membebaskan kita dari masalah.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJADI PRESTASI TERBAIK DALAM HIDUP ANDA

 “Peran positif dan energi positif yang Anda berikan kepada kehidupan adalah sukses sejati yang tak ternilai suksesnya sampai kapan pun.”~Djajendra

Jadilah energi positif di lingkungan kehidupan Anda. Berbicaralah hal-hal yang optimis dan positif. Semangati lingkungan kehidupan Anda untuk menjadi lebih produktif dan lebih bergairah dengan masa depan. Jangan pernah mengecilkan keberadaan seseorang, karena setiap orang memiliki keunikan dan kehebatan yang tersembunyi di dalam dirinya masing-masing. Setiap orang adalah cerita sukses menurut versi masing-masing. Tidak ada seorang pun yang lebih hebat dari yang lainnya, semua orang di bawah langit ini sama hebatnya, sama cerdasnya. Peran positif dan energi positif yang diberikan kepada kehidupan adalah sukses sejati yang tak ternilai suksesnya.

Agar hidup Anda bermanfaat bagi orang lain Anda cukup menjadi kesadaran yang positif. Perlihatkan kesadaran positif Anda melalui ucapan, pikiran, emosi, perilaku, karakter, dan tindakan yang selalu positif dan optimis dengan kehidupan. Karakter dan kesadaran Anda yang produktif, positif, inovatif, kreatif, jujur, baik, bersahabat, berempati, dan suka membantu sudah menjadikan Anda sangat bermanfaat bagi sesama. Jangan pernah meragukan orang-orang yang sedang kurang beruntung, karena mereka juga segera bangkit untuk menunjukkan prestasi dan kinerja yang hebat. Jangan pernah berpikir diri Anda lebih pintar dari orang lain, sebab kegagalan dan ketidakberuntungan selalu hadir pada setiap orang. Jangan pernah meremehkan kualitas dan kompetensi dari orang-orang di sekitar Anda, karena jika mereka belajar dengan tekun dan sabar, maka mereka pasti memiliki kualitas dan kompetensi yang hebat.

Keberhasilan Anda adalah keyakinan yang Anda perlihatkan melalui etos yang hebat dalam kesadaran positif yang luar biasa. Etos Anda akan dilihat oleh setiap orang, tetapi kesadaran positif Anda yang luar biasa itu hanya mampu dilihat oleh diri Anda sendiri. Jadi, kesadaran adalah rahasia di dalam diri yang secara terus-menerus menciptakan energi positif berlipat kali jumlahnya, untuk membantu etos agar memiliki kualitas yang lebih tinggi. Percayalah, berjuanglah, bekerja keraslah, yakinlah, dan Anda akan berhasil menjadi prestasi terbaik dalam hidup Anda. Semangat kerja Anda yang hebat tidak boleh memiliki keraguan tentang sukses. Mungkin Anda sedang bekerja dengan sangat produktif dan penuh semangat, tetapi sampai hari ini tujuan besar atau tujuan kecil belum juga terwujud; jangan kecewa, teruslah bekerja lebih hebat dengan doa dan kesabaran.

Keberhasilan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai macam pengetahuan dan keterampilan. Setiap orang memiliki sesuatu yang unik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Tuhan sayang sama semua orang, sehingga setiap individu diberikan keunikan dan potensi khusus yang tidak pernah dimiliki yang lain. Oleh karena itu, tidak perlu bersaing untuk saling menjatuhkan, tidak perlu saling merendahkan, tidak perlu saling meniadakan, diperlukan kebersamaan untuk membangun hal-hal besar bagi kebaikan bersama. Setiap orang rezekinya sudah disediakan Tuhan, sehingga tidak perlu takut tidak kebagiaan rezeki. Jika kesadaran Anda sudah meyakini bahwa uang dan rezeki ditentukan Tuhan, bukan ditentukan oleh diri Anda maupun oleh orang lain; maka, Anda mampu bekerja dengan pikiran yang tenang, santai, stabil, produktif, dan penuh optimis. Hal ini membuat Anda mampu menularkan energi positif ke lingkungan sekitar Anda, dan lingkungan Anda pun mampu bergerak dengan keyakinan dan tekad untuk meraih sukses tanpa dibebani hasil akhir.

Hidup yang hebat itu saling mengandalkan, saling percaya, saling membantu, dan saling memberikan kualitas terbaik pada apa yang dilakukan. Tidak boleh ada niat buruk, sebab niat buruk akan merusak sukses. Energi negatif di dalam pikiran, niat, emosi, ego, dan kesadaran tidak akan memberikan kebaikan. Mau bekerja keras seperti apa pun, jika niat buruk melekat dalam kerja keras itu, maka kegagalan akan menjadi akhir dari kisah kerja keras itu. Setiap orang harus menyiapkan mental dengan keyakinan dan perilaku untuk memberikan proses kerja yang produktif. Jauhkan perasaan tidak aman, tidak mampu, khawatir, keraguan, dan ketakutan dari energi diri Anda.  Perasaan dan pikiran negatif menjadi penghambat kesuksesan Anda. Jika sampai hari ini masih muncul perasaan dan pikiran negatif, maka semua itu harus dihentikan agar Anda bisa meraih kesuksesan yang Anda inginkan.

Kembangkan kebiasaan yang hanya fokus untuk membantu dan memotivasi diri sendiri atau orang lain. Yakinkan pada diri sendiri untuk berpikir positif dan berniat baik terhadap hal apa pun. Yakinkan pada diri sendiri bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang baik dan hebat untuk membangun kebersamaan menuju sukses. Niat baik adalah setengah sukses untuk mendapatkan apa pun. Jadi, miliki niat baik untuk melakukan hal-hal produktif pada hari ini, jangan menghilangkan niat baik hanya gara-gara orang di sekitar Anda tidak memiliki niat baik. Mulailah hari Anda dengan niat baik untuk melakukan pekerjaan dengan kepercayaan diri, disiplin, antusiasme, kecepatan, efisiensi, kreatif, inovatif, dan berpikir secara ajaib untuk menghadirkan karya yang luar biasa. Jadilah energi positif yang selalu dalam kegembiraan dan kebahagiaan, sehingga orang-orang yang bekerja dengan Anda mampu menyerap energi positif Anda dan merasa terpanggil hatinya, untuk memberikan kualitas terbaik bagi kesuksesan yang diperjuangkan bersama.

Energi positif di dalam diri Anda menjadikan Anda cukup tenang, cukup senang, cukup bahagia, dan cukup gembira untuk mengerjakan segala sesuatu menuju tujuan. Rasa memiliki terhadap tanggung jawab dan kenyataan di sekitar akan membuat Anda berkembang menuju sukses. Semua tantangan bukan penghalang, tetapi pendorong untuk menemukan solusi kreatif. Pikiran yang tenang dan suasana hati yang gembira akan memberikan hal-hal sempurna untuk dilakukan pada hari ini. Anda mampu menjadi efektif dan lebih produktif karena tidak ada waktu yang terbuang dalam kecemasan, stres, ketakutan, atau pun dalam perasaan yang membuat Anda tidak mampu bekerja secara optimal. Anda mampu bekerja dalam suasana hati yang senang, bugar, bahagia, dan optimis. Kebahagiaan dan kegembiraan memiliki pengaruh yang besar untuk memberikan kesuksesan bagi Anda.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

REKAN KERJA YANG MENGUASAI MANAJER

“Jika Anda menghabiskan hari-hari Anda di tempat kerja dengan komitmen tanpa henti untuk menjadi paling produktif; untuk menciptakan prestasi yang paling luar biasa; untuk menghabiskan hari-hari Anda dengan bahagia. Ini artinya, Anda sedang menuju kemenangan abadi di sepanjang karir dan kehidupan pribadi. ~ Djajendra

Apa yang akan Anda lakukan ketika manajer Anda dipengaruhi dan dikuasai oleh sikap kolega Anda, sehingga manajer hanya mendengarkan apa kata kolega Anda dan tidak lagi bersikap adil dan bijak kepada Anda? Sikap kolega yang merebut pengaruh manajer dan mulai suka memerintah sesama rekan kerja adalah sebuah kenyataan yang sering dialami oleh karyawan. Realitas ini menyebabkan konflik dan kemarahan dalam hati, sehingga kinerja dan kebahagiaan di lingkungan kerja menurun. Jika hal ini dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik, maka organisasi Anda tidak akan mampu mencapai prestasi terbaik. Sebab, setiap potensi dan kekuatan yang bersumber dari masing-masing individu selalu berada dalam konflik dan kemarahan yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran.

Lingkungan kerja yang berkualitas membutuhkan manajer yang tidak pernah memberi keistimewaan pada salah satu staf secara berlebihan. Manajer yang berkualitas mampu mengelola semua karyawan dengan bijak dan adil. Semua orang didengar dan tidak seorang pun boleh mendominasi sesama kolega. Sikap negatif dan sikap positif harus dapat dikelola manajer dengan cerdas. Manajer juga harus mengawasi setiap peristiwa di tempat kerja dan tidak membiarkan adanya orang-orang yang bersekongkol melawan yang lain. Tidak membiarkan adanya kata-kata, ucapan, dan nada suara yang merusak keharmonisan kerja. Manajer harus mendukung setiap orang dengan sepenuh hati dan juga membantu kebutuhan penyelesaian target kerja dengan baik.

Para pengganggu tidak berada dalam kendali Anda. Ketika rekan kerja Anda menampilkan diri atau bersikap seolah-olah dirinya adalah atasan Anda, Anda tidak boleh terganggu dengan sikapnya. Anda tidak boleh menganggap perilaku mendominasi dia itu sebagai sebuah hambatan. Anda hanya perlu membangun kepercayaan pada diri sendiri dan setiap saat fokus untuk membangun kualitas diri Anda. Anda harus total membangun kualitas diri dengan kompetensi dan karakter kerja terbaik, sehingga semua orang membutuhkan Anda. Fokus pada waktu dan energi Anda untuk bekerja berdasarkan kepercayaan diri atas kemampuan terbaik Anda. Berlatih untuk mengendalikan tindakan dan perilaku Anda sendiri daripada mengurusi perilaku orang lain. Jadilah pribadi yang kompeten dan berkualitas secara professional, sehingga Anda menjadi orang yang sangat diperlukan di lingkungan kerja. Saat Anda menjadi orang yang sangat dibutuhkan, maka semua orang akan menghormati Anda dan tidak seorang pun yang berani mendominasi atau mengatur-atur Anda.

Tingkatkan keyakinan Anda untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri setiap hari. Kendalikan diri dari sikap negatif dan jangan pernah memiliki persepsi negatif dengan perilaku tidak menyenangkan dari rekan kerja. Jika Anda membiarkan sikap negatif dari rekan kerja Anda memasuki emosi dan pikiran Anda, maka itu semua akan menjadi sesuatu yang mengacaukan daya tahan mental Anda, sehingga Anda mudah tersinggung dan marah dengan keadaan. Walaupun sikap kolega Anda tidak berubah dan selalu negatif, Anda yang terkendali dalam energi positif mampu mengabaikan dia dan tidak akan terpengaruh sedikitpun. Anda tetap mampu berkomunikasi tanpa beban dan mampu bekerja sama untuk meningkatkan kecepatan dalam proses kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCOBA MENJADI SEMPURNA DALAM PELAYANAN

“Pelayanan sempurna adalah upaya dan kerja keras dari orang-orang yang hatinya lembut dengan kasih dan empati.”~Djajendra

Pelayanan sempurna bukan berasal dari sifat perfeksionis. Anda yang perfeksionis tidak mampu melihat kesempurnaan pada orang lain. Semakin perfeksionis Anda untuk memberikan pelayanan berkualitas, semakin sering Anda menjadi pemarah dan kesal, karena persepsi Anda selalu melihat kekurangan pada orang lain. Untuk bisa memberikan pelayanan sempurna, Anda harus membiarkan diri Anda menjadi alat kasih dalam pelayanan rendah hati. Rasa hormat Anda, ketulusan Anda, sikap baik Anda, kehidupan hati Anda yang ikhlas dan penuh empati, ucapan dan kata-kata Anda yang lembut, serta emosi positif yang rajin membersihkan semua emosi negatif adalah sumber kekuatan untuk memberikan pelayanan sempurna. Jadi, jangan mencoba memberikan pelayanan sempurna dari sifat dan kepribadian Anda yang terlalu perfeksionis, Anda pasti gagal dan kemarahan Anda menjadi realitas sehari-hari.

Ketika Anda berada di bawah pengaruh ego yang begitu terobsesi pada pelayanan sempurna, Anda akan melihat kekurangan dari ketidaksempurnaan di sekeliling Anda. Ego tidak mau memaafkan dan lebih memilih marah terhadap kekurangan. Ketika marah menjadi energi Anda dalam menyikapi kekurangan dan ketidaksempurnaan dari orang-orang yang bertugas memberikan pelayanan sempurna, maka organisasi Anda akan gagal untuk memberikan pelayanan prima. Jika ketidaksempurnaan diberikan energi cinta dan kasih dari rasa empati yang mendalam, maka secara alami ketidaksempurnaan akan menjadi sempurna. Anda harus sadar bahwa kesempurnaan dalam pelayanan itu adalah upaya dan kerja keras dari orang-orang yang hatinya lembut dengan kasih dan empati. Pelayanan sempurna dapat Anda berikan ketika Anda dalam keadaan kebijaksanaan, berpikir positif, mendapatkan pencerahan, rendah hati, penuh kasih, penuh toleransi, penuh empati, mengerti, memahami, peduli, membantu, dan niat tulus yang ingin melihat pelanggan bahagia.

Ketika seorang pelanggan menghujani Anda dengan kata-kata kasar atau penghinaan, Anda harus membalasnya dengan senyum dan kata-kata lembut dari kerendahan hati Anda. Saya yakin hal ini mungkin sangat tidak mudah bagi Anda, tetapi jika Anda menjadi alat kasih dalam pelayanan sempurna, Anda pasti berjiwa hebat untuk menerima kata-kata kasar dengan ikhlas. Sangat mudah bagi Anda untuk menghina dan menjatuhkan pelanggan yang tidak sopan dengan kata-kata kasar yang menyakiti hatinya. Anda yang merasa terhina dan marah dengan sikap pelanggan yang tidak baik mungkin merasa menang ketika kata-kata kasar Anda melukai hati pelanggan. Tetapi, kemenangan dan kepuasan hati Anda ini menjadikan Anda gagal untuk memberikan pelayanan sempurna, dan otomatis organisasi Anda pun gagal menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan sempurna. Memang tidak mudah untuk memberikan pelayanan sempurna dengan konsisten. Jika Anda ingin secara konsisten memberikan pelayanan sempurna, Anda harus menahan diri dari ego pembalasan. Organisasi Anda kehilangan pelayanan sempurna ketika Anda membalas pelanggan yang tidak sopan; ego Anda menang atas emosi negatif pelanggan, tetapi organisasi Anda gagal untuk memberikan pelayanan sempurna.

Kesempurnaan dalam pelayanan adalah sifat dari kepribadian yang mendapatkan pencerahan. Saat Anda bahagia dan gembira, energi positif Anda secara alami memberikan kesempurnaan. Jika Anda memberikan kesempurnaan, maka Anda sedang berada di sumber sukacita. Jadi, kesempurnaan itu dihasilkan dari keindahan dan kebahagiaan hati yang paling dalam. Oleh karena itu, jangan pernah mau terpancing atau dipengaruhi oleh energi negatif dari luar diri Anda. Membalas keburukan orang lain dengan kemarahan dan tindakan kasar, itu artinya Anda dipermainkan oleh kekuatan buruk dari luar diri Anda. Mungkin Anda menganggap membalas dengan lebih kejam adalah kekuatan Anda, padahal itulah kelemahan terbesar Anda. Pelayanan sempurna membutuhkan energi positif Anda, membutuhkan Anda sebagai alat kasih, membutuhkan kekuatan Anda untuk selalu hadir dari ke kedalaman hati yang penuh kegembiraan dan kebahagiaan.

Pelayanan sempurna bersumber dari sukacita yang terkendali dalam jiwa sebagai alat kasih. Setiap saat hati dan perilaku harus hidup dalam kebijaksanaan, kebahagiaan, ketenangan, kesabaran, kegembiraan, dan kemampuan untuk melihat kesempurnaan dari kehidupan yang sering dikatakan sebagai tidak sempurna. Sesungguhnya hidup sudah sangat sempurna. Kesempurnaan hidup dapat kita temukan di ke kedalaman diri kita yang kaya energi positif. Jika Anda menggunakan ego untuk menemukan kesempurnaan, maka Anda tidak pernah mampu menemukannya. Kesempurnaan itu tersembunyi di ke kedalaman jiwa, bukan dari penampilan ego. Jika komitmen Anda untuk memberikan pelayanan sempurna bersumber dari ego dan sifat perfeksionis, maka Anda tidak bisa secara konsisten memberikan pelayanan sempurna di sepanjang waktu. Walaupun mungkin niat Anda sangat mulia, tindakan Anda luar biasa, dan Anda berani mengeluarkan uang yang banyak untuk investasi pelayanan sempurna. Tetapi, jika Anda tidak memiliki komitmen dan keyakinan untuk menemukan energi positif dalam pelayanan sempurna dari ke kedalaman hati yang paling dalam, tidak memiliki komitmen untuk menjadikan setiap individu sebagai alat kasih dalam pelayanan, maka organisasi Anda berpotensi gagal untuk memberikan pelayanan sempurna yang konsisten.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN YANG MENDENGARKAN

“Mendengarkan itu seperti mencari umpan balik yang paling benar.”~Djajendra

Salah satu keterampilan dasar kepemimpinan adalah mendengarkan. Pada intinya, ini adalah keterampilan untuk membantu pemimpin lebih mudah berinteraksi dan berkomunikasi dengan bermacam karakter dan kepribadian. Ini dapat mempermudah pemimpin untuk mobilisasi dan memanfaatkan semua potensi terbaik dari orang-orang yang membantu pemimpin. Memiliki pemahaman yang mendalam tentang apa yang disampaikan oleh orang lain memungkinkan pemimpin untuk melakukan tugas sehari-hari dengan efektif.

Empati adalah dasar untuk dapat menjadi pendengar yang baik. Kemampuan untuk menunjukkan empati haruslah benar-benar berkualitas dan bersumber dari kecerdasan emosional yang tinggi. Kepemimpinan yang mendengarkan harus mampu mengendalikan amarah dan ego yang suka menerima pujian. Harus benar-benar tenang dalam pengendalian diri untuk dapat mendengarkan apa pun dengan jernih dan sabar. Empati yang kuat dengan kecerdasan untuk menyerap semua makna dari apa yang disampaikan, menjadikan kepemimpinan selalu kuat dan unggul.

Menjadi pendengar yang baik tentu sangat menguntungkan bagi kepemimpinan. Sebab, dengan mendengarkan pemimpin dapat memahami apa yang sebenarnya ingin dicapai oleh karyawan, mitra, klien, dan stakeholder lainnya. Kemampuan untuk menangkap semua emosi, potensi, dan harapan orang lain haruslah menjadi inti dari kepemimpinan. Ketika kepemimpinan mampu menggunakan pengetahuan, pengalaman, keterampilan, etos kerja, dan gairah setiap orang secara efektif, maka mereka semua dapat memberi hasil terbaik untuk tujuan yang diperjuangkan. Intinya, untuk menjadi pemimpin yang berkualitas tinggi, Anda harus menjadi pendengar yang bersumber dari empati dan kecerdasan emosional yang tinggi.

Dengan mendengarkan pemimpin dapat memahami bagaimana orang lain memandang tindakannya. Jadi, mendengarkan itu seperti mencari umpan balik yang paling benar. Ketika pemimpin tahu tentang bagaimana orang lain melihat dirinya, maka pemimpin dapat menyiapkan strategi yang tepat untuk menjalankan kepemimpinan yang efektif. Jadi, tidak ada lagi asumsi dan narasi pribadi yang ditonjolkan, tetapi realitas yang langsung didengarkan dari orang-orang yang memandang tindakan pemimpin itu seperti apa. Mendengarkan membantu pemimpin memahami persepsi dan keyakinan dari orang-orang yang terlibat membantu kepemimpinan-nya. Jika nantinya, ada orang-orang yang tidak sejalan dengan visi kepemimpinan, maka dengan mudah pemimpin dapat melakukan pergantian, dan secepat mungkin menemukan orang-orang yang paling siap untuk menjalankan visi kepemimpinan.

Mendengarkan berarti menerima dengan tenang semua narasi, emosi, persepsi, dan situasi; tanpa mengesampingkan proses berpikir khas yang bersumber dari diri sejati pemimpin. Mendengarkan berarti tidak memberi respons melawan atau menolak, hanya mendengarkan dan tidak memberikan reaksi yang menghentikan proses mendengarkan. Setelah selesai mendengar, pemimpin perlu menilai semua yang didengar dengan situasi nyata. Keputusan akhir bukan dari apa yang didengar, tetapi apa yang diyakini dan dirasakan benar oleh pemimpin. Intinya, mendengarkan itu hanya untuk memahami orang lain, merasakan keyakinan dan persepsi mereka, serta melibatkan mereka untuk kepemimpinan yang efektif. Pada akhirnya, semua keputusan ditentukan oleh intuisi dan pengetahuan pemimpin.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN KEPEMIMPINAN DARI DIRI SENDIRI

“Kepemimpinan adalah tentang keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan.”~Djajendra

Kepemimpinan adalah milik setiap orang. Siapa pun Anda, di mana pun posisi Anda, apa pun peran Anda dalam hidup, punya jabatan atau pun tidak punya jabatan, punya kekuasaan atau pun tidak punya kekuasaan, Anda harus dapat memimpin hidup Anda. Kepemimpinan adalah keterampilan untuk hidup dalam semua situasi dan keadaan. Pemimpin adalah orang-orang yang terlatih untuk memiliki visi dan kontrol atas diri sendiri, serta mudah mempengaruhi diri sendiri dan orang lain untuk mencapai segala sesuatu. Intinya, untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, Anda tidak perlu menjadi siapa-siapa, cukup menjadi diri sendiri yang mampu menguasai diri agar dapat menguasai kepemimpinan terhadap kehidupan yang Anda alami.

Setiap orang harus menguasai kepemimpinan sebagai modal untuk menjalani kehidupan secara efektif dan profesional. Hidup yang Anda alami membutuhkan perhatian penuh dan kontrol atas segala sesuatu dengan bijaksana. Kepemimpinan dari energi positif Anda diperlukan untuk memulai, berhenti, berubah, berinovasi, berprestasi dan mengontrol diri. Kepemimpinan Anda diperlukan untuk menghadapi tantangan baru dengan perilaku dan cara baru. Jadi, ketika penguasaan diri Anda hebat dan kepemimpinan Anda bijaksana, maka tidak ada hal apa pun yang mampu menghentikan langkah Anda untuk mencapai prestasi terbaik.

Kepemimpinan adalah tentang memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk mencapai sesuatu. Penguasaan terhadap diri sendiri, khususnya terhadap: potensi, pikiran, emosi, karakter, kepribadian, fisik, mental, akal, kecerdasan, persepsi, dan keyakinan positif; haruslah menjadi bagian yang memberdayakan diri sendiri, untuk diberikan kepada orang lain dalam wujud kepemimpinan yang andal dan berkualitas. Membangun kepemimpinan yang hebat dari dalam diri sendiri menjadikan Anda percaya diri dan memiliki kecerdasan emosional di setiap tindakan dan pemikiran. Kepemimpinan dengan kecerdasan emosional yang baik mampu menguasai diri sendiri dan orang lain, mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal yang dikerjakan, mampu memiliki ketenangan pikiran yang luar biasa di situasi yang sangat mengacaukan, serta mampu bertindak dengan sangat efektif dan produktif di setiap langkah menuju masa depan.

Keterampilan dasar kepemimpinan adalah mengelola dan menggunakan emosi diri sendiri dan emosi orang lain secara tepat waktu untuk mencapai tujuan. Kepemimpinan harus terlatih dan memiliki kualitas untuk memanfaatkan segala macam emosi bagi pencapaian. Berbagai macam emosi yang diperlukan kepemimpinan sudah tersedia di dalam diri orang-orang di sekitar, sehingga pemimpin harus tampil dengan keyakinan penuh untuk mencapai yang terbaik. Mampu menggunakan emosi untuk melancarkan komunikasi, memberi inspirasi dan motivasi, membuat setiap orang terhubung secara kuat dan solid untuk mencapai tujuan, serta memberi pengaruh dan keyakinan untuk bersama-sama mencapai tujuan.

Kepemimpinan dimulai dari kesadaran untuk berjuang dan berupaya secara total. Dari titik kesadaran diri ini, kepemimpinan harus sadar diri untuk menampilkan kekuatan kepemimpinan dari dalam diri sendiri yang terampil dalam banyak kualitas. Pikiran, emosi, akal, memori, dan realitas yang sedang dihadapi harus dalam penguasaan kesadaran diri. Kepemimpinan adalah energi yang hadir dengan apa yang terjadi di sekitar dan di dalam diri. Tidak pernah terganggu secara mental dan emosi oleh kesulitan dan tantangan. Selalu terkendali dalam kesadaran diri yang kuat untuk berjuang total dalam tujuan yang terang. Perhatian penuh pada tujuan melalui kesadaran diri dan manajemen diri yang kaya integritas, menjadikan kepemimpinan berkualitas dan selalu akurat dalam langkah dan perjuangan menuju kemenangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

INTUISI ADALAH KEKUATAN YANG DIBUTUHKAN DI MASA DEPAN

“Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.”~Djajendra

Masa depan adalah era inovatif, era imajinasi, dan era kreativitas. Pikiran rasional saja  belum cukup untuk menjawab tantangan masa depan. Kita membutuhkan intuisi untuk dapat mengambil keputusan yang cepat dalam sekejap mata. Intuisi adalah potensi manusia yang tidak boleh diabaikan dan harus dilatih untuk mengubah situasi melalui keputusan yang cepat. Tanpa intuisi, kita akan membuat prediksi berdasarkan kenyataan yang ada dan sangat mengandalkan pemikiran rasional, sehingga sulit menghadapi sebuah peristiwa atau situasi yang mendadak muncul dihadapan kita.

Pengalaman, pengetahuan, kebijaksanaan, dan jam terbang yang tinggi akan memberikan dasar untuk penguatan intuisi. Secara rasional kita mungkin bisa membuat pilihan-pilihan dan menimbang semua pilihan sampai kita memilih yang tepat. Persoalannya, kita sedang menuju ke era kehidupan yang sangat cepat perubahan nya dan membutuhkan keputusan yang sangat cepat untuk menyelamatkan visi kita. Jadi, semua pilihan rasional membutuhkan waktu yang lama, sedangkan perubahan yang terjadi membutuhkan penilaian yang cepat dan keputusan yang super cepat. Karena itu, intuisi haruslah mulai dilatih dan dikuasai sebagai alat yang penting untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat.

Keputusan yang baik tidak pernah dihasilkan dari sikap tergesa-gesa, tidak hati-hati, kurang teliti, atau pun kecemasan. Kita membutuhkan informasi yang benar dan intuisi yang tajam untuk mengambil keputusan yang cepat. Intuisi kita yang tajam sudah memiliki pengetahuan, kualitas, ketelitian, dan sikap hati-hati saat mengambil keputusan yang cepat. Ini adalah asimilasi langsung dari kenyataan tanpa harus menjalani proses berpikir dan berpikir secara kognitif.

Intuisi terjadi dari pikiran yang dibimbing oleh batin yang diperlihatkan melalui perasaan dan kebijaksanaan suara hati. Jadi, intuisi bukan melalui pemahaman intelektual, tetapi dari bimbingan batin melalui perasaan dan kebijaksanaan. Dalam hal ini, kecerdasan kita bekerja di alam bawah sadar untuk melayani intuisi kita, membimbing batin kita, membimbing pikiran kita, dan memberi kekuatan pada keyakinan kita untuk membuat keputusan yang cepat.

Pikiran intuitif sangat dibutuhkan oleh pikiran inovatif. Ini adalah senjata kemanusiaan kita untuk menghadapi berbagai macam perubahan dan ketidakpastian dalam hidup. Jadi, intuitif dan inovatif adalah bukti bahwa kita bukan mesin atau robot, tetapi manusia sejati yang memiliki potensi di dalam diri yang tidak mungkin dapat dimiliki oleh mesin atau pun robot. Ketika sekarang ini robot dan mesin sudah mulai digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan, memecahkan masalah, dan meningkatkan fokus pada tugas; maka, kita sebagai manusia sejati tidak perlu takut pekerjaan kita akan diambil oleh mesin atau robot. Kita harus masuk ke kedalaman diri sendiri untuk menemukan berbagai macam potensi tersembunyi bagi kemajuan hidup kita di masa depan.

Mulailah berlatih dan membuat pikiran kreatif terhubung dengan pikiran cerdas. Latih diri untuk selalu tenang dan memahami sesuatu secara naluri, tanpa perlu akal sehat. Intuisi dan inspirasi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Juga, harus diuji ketajaman dan ketepatan dalam kenyataan yang terjadi. Intuitif kita yang tajam mampu menangkap energi masa depan dan energi momen sekarang; sehingga kita bisa membuat keputusan yang tepat dan cepat, tanpa banyak pikir dan tanpa banyak pilih. Pada akhirnya, intuisi adalah tentang apa yang kita rasakan dan kita yakini akan terjadi, bukan tentang apa yang kita ketahui atau kuasai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

AUTHENTIC LEADERSHIP

“Ego dan kesombongan pemimpin akan menjebak pemimpin dalam ruang yang sangat sepi.”~Djajendra

Pemimpin autentik tidak suka meniru orang lain, selalu berpikir inovatif untuk menggunakan semua sumber daya, dan memahami kemampuan dirinya dalam mencapai tujuan dengan kinerja terbaik. Karakter kepemimpinan autentik adalah sangat jujur, bertanggung jawab, tulus, sepenuh hati, disiplin, dan betul-betul berjuang dalam kerja keras yang hebat pada apa yang mereka yakini sebagai hal terbaik. Mereka fokus dan sangat teliti dalam setiap tugas, juga konsisten dengan nilai-nilai kerja yang mereka yakini mampu memberikan manfaat terbaik bagi semua orang.

Pemimpin autentik bekerja untuk visi yang jelas, sehingga selalu sadar dan memiliki disiplin dalam membangun hubungan jangka panjang yang produktif. Mereka bekerja untuk hasil yang luar biasa dan memiliki keberanian yang hebat untuk mengambil risiko. Mereka tidak khawatir atau takut terhadap hal apa pun, sebab keyakinan dan kemampuan mereka membuat mereka lincah dan gesit dalam setiap tantangan.

Pemimpin autentik bekerja dengan kekuatan integritas dan akuntabilitas yang hebat, mereka tidak mencari citra diri, mereka sangat rendah hati dalam sikap yang optimis untuk melakukan pekerjaan sesuai visi yang jelas. Mereka sangat kuat dalam mempengaruhi orang-orang dan orang-orang pun merasa mendapatkan pemimpin yang mampu melakukan pekerjaan dengan benar, tanpa menghancurkan hubungan kerja dan nilai-nilai kerja yang dihormati bersama.

Pemimpin autentik memiliki daya tahan diri yang sangat kuat untuk menerima pukulan dan tekanan dari sumber mana pun. Mereka sangat setia pada apa yang mereka percaya, yakini, dan lakukan. Mereka secara konsisten menjaga suara hati yang optimis, arah yang konsisten, dan pikiran tenang, untuk menghadapi tekanan dan pukulan yang muncul baik dari dalam maupun dari luar organisasi.  Mereka tidak pernah goyah, tidak pernah menyerah, tidak pernah berhenti, tidak pernah lari dari realitas yang harus dihadapi. Mereka betul-betul asli dalam sikap, tindakan, pemikiran, dan tetap setia dengan nilai-nilai yang mereka yakini.

Pemimpin autentik lahir dari pengalaman, lahir dari kesulitan dan tantangan yang luar biasa, lahir dari kisah hidup mereka yang menjadikan mereka sebagai pemimpin hebat. Jadi, sekolah untuk menjadi pemimpin autentik adalah pengalaman dan kisah hidupnya sendiri, tidak ada sekolah formal yang mampu menjadikan seseorang sebagai pemimpin autentik. Ini adalah tentang kesadaran seseorang setelah mengalami hal-hal tidak mudah dan sangat pahit dalam hidup yang dia jalani. Seorang pemimpin autentik lahir dari keprihatinan, kehilangan, kegagalan, dan kesulitan-kesulitan yang luar biasa yang mampu ditaklukkan dengan kerja keras.

Pemimpin autentik selalu membentuk tim kerja yang hebat dan mendelegasikan pekerjaan pada orang-orang terpercaya. Mereka mampu membentuk tim kerja yang ikhlas bekerja dalam tingkat kepercayaan dan integritas yang konsisten. Semua kebutuhan dan fasilitas bagi tim kerja betul-betul diperhatikan dan menjadi prioritas. Tidak ada diskriminasi dalam budaya kerja. Semua orang dihargai dan dihormati. Semua kerja keras dan pengorbanan mendapatkan perhatian dan empati dari pemimpin autentik. Pemimpin autentik membawa hubungan kerja yang harmonis, profesional, dan produktif. Mereka memberikan energi kepemimpinan untuk membangun lingkungan kerja yang saling percaya, saling membangun, saling membantu, dan bekerja dalam semangat untuk menciptakan prestasi sesuai visi.

Pemimpin autentik membentuk orang-orang untuk menjadi unik dan asli dalam melakukan pekerjaan. Setiap orang dibangkitkan untuk memimpin pekerjaan dengan nilai-nilai positif. Dia hanya menanamkan kepercayaan, kejujuran, integritas, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, empati, budaya membantu dan budaya sopan-santun dalam mempersatukan kekuatan di dalam lingkungan kerja. Setiap orang didorong memimpin diri sendiri dan pekerjaan yang mereka tekuni. Setiap orang dibangkitkan untuk hidup dalam misi, tujuan, visi, dan cerdas mengatur konteks, sehingga memahami cara memberdayakan potensi diri terhadap kebutuhan organisasi. Setiap orang dibangkitkan untuk tidak hidup dalam birokrasi zona nyaman, tetapi mampu beradaptasi dengan segala situasi dan mampu bekerja dengan pola pikir inovatif.

Pemimpin autentik adalah seorang pemberi dan melayani dengan hati. Mereka konsisten untuk melayani dan memberikan yang terbaik bagi setiap pemangku kepentingan. Tidak ada kesombongan dan perasaan lebih tinggi, mereka selalu rendah hati dan percaya diri untuk memberikan yang terbaik bagi pemangku kepentingan. Mereka meningkatkan kualitas autentik dari realitas sehari-hari, mereka belajar terus-menerus dari berbagai kenyataan yang dihadapi di lapangan. Mereka terus-menerus berlatih dan menciptakan pemimpin autentik yang lebih berkualitas di dalam dirinya. Mereka selalu sadar bahwa jika hebat dalam memimpin diri sendiri, maka sangat mudah memimpin orang lain. Motivasi kerja mereka bukanlah uang, tetapi pelayanan terbaik dan tanpa pamrih.

Pemimpin autentik sangat mengenal diri sendiri dan kemampuannya. Mereka sangat memahami kekuatan dan kelemahan dirinya, sehingga selalu fokus pada kekuatan yang mereka miliki. Mereka sadar bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna, kekurangan adalah bagian nyata yang dimiliki oleh siapa pun. Oleh karena itu, mereka hebat dalam mendapatkan umpan balik dari tim kerja. Mereka menggunakan motivasi dan kemampuan terbaik untuk menghasilkan karya. Mereka sadar bahwa ego dan kesombongan pemimpin akan menjebak pemimpin dalam ruang yang sangat sepi. Oleh karena itu, mereka sangat membumi dan menjalani kepemimpinan dalam kebersamaan dan kesatuan dengan tim kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SEMUA ORANG MAMPU MENJUAL DAN MENJADI PENJUAL YANG SUKSES

“Kepribadian dari seorang penjual yang hebat selalu memancarkan rasa hormat kepada setiap pelanggan dan melayani mereka dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Setiap orang mampu menjual sesuatu dengan baik. Menjual bukan hanya milik orang-orang tertentu, tetapi miliki siapa pun yang mau melayani dan melakukan komunikasi dengan sopan. Seorang penjual yang hebat memiliki empati untuk memberikan sesuatu yang hilang, sesuatu yang diinginkan, merindukan sesuatu , impian, sesuatu yang dibutuhkan, dan sesuatu yang memuaskan bagi orang-orang yang dia layani. Penjual yang hebat sangat kreatif menawarkan bantuan, saran, arahan, dan pendapat saat diminta oleh pelanggan. Penjual yang hebat memiliki intuisi dan empati untuk menyampaikan produk dan layanan kepada orang-orang yang sangat membutuhkannya.

Pengetahuan tertinggi yang diperlukan oleh seorang penjual adalah memahami dan mengerti orang lain dengan sikap baik. Memiliki pemikiran inovatif, kata-kata dan ucapan yang positif dan rendah hati, tindakan yang membantu dan peduli, kebiasaan-kebiasaan positif yang membahagiakan hati pelanggan, serta karakter yang dinamis dan mudah beradaptasi dengan segala situasi dan perubahan. Seorang yang pandai menjual adalah seorang yang tulus dalam pelayanan dan rendah hati saat berbicara. Kemampuan berbicara dari hati ke hati saat proses menjual mampu membangun hubungan yang positif dengan pembeli. Penjual yang hebat tidak pernah berkeluh-kesah dengan situasi yang tidak pasti dan selalu berubah-ubah.  

Kepribadian seorang penjual harus benar-benar santai, tenang, gembira, antusias, dan penuh gairah. Energi positif dari kepribadian seorang penjual sangat diperlukan saat melakukan komunikasi. Penjualan yang hebat dihasilkan dari komunikasi dan pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pembeli. Penjual harus rendah hati untuk mendengarkan, melembutkan suasana hati, layanan yang membuka hati dan pikiran pembeli, menampilkan kepribadian yang menyenangkan, membuat mudah setiap urusan, serta menghindari situasi yang membuat pelanggan tertekan atau stres.  

Sehebat apa pun cara atau strategi penjualan yang dimiliki perusahaan, penjual tidak boleh melupakan untuk melakukan komunikasi dan pelayanan dari sikap baik. Bisnis yang kuat tercipta dari para penjual yang benar-benar hebat melakukan komunikasi dan pelayanan sepenuh hati kepada setiap pembeli. Komunikasi, ketulusan untuk membantu, pelayanan, dan sikap baik membuat bisnis menjadi lebih kuat. Hati dan pikiran saat berhubungan dengan pembeli harus dalam energi positif yang melayani dengan tulus. Penjual yang hebat memiliki keyakinan dan kepercayaan diri terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Dalam mind set nya produk dan jasa yang dia jual adalah terbaik, sehingga ia merasa perlu memiliki komunikasi dan sikap melayani yang benar-benar mampu menyentuh hati pelanggan.

Penjual yang hebat, setiap hari melatih energi positif dirinya untuk menjadi bagian utama dari kepribadiannya. Dia selalu melatih jiwanya untuk memandang pelanggan dengan cinta dan kepedulian. Setiap pikiran dan kata-katanya bersih dari energi negatif. Semua pesan yang disampaikan kepada pelanggan adalah tentang kebenaran dari produk dan jasa yang dijual. Dia memancarkan rasa hormat kepada setiap pelanggan. Ketulusan dan kemurnian hatinya untuk melayani pelanggan adalah hadiah yang dia berikan untuk semua pelanggan yang dia temui. Dia pun mengerti dan memahami jika pelanggan yang ditemui tidak memberikan respon yang positif, atau ucapan dan kata-kata yang tidak sepantasnya. Dia tidak pernah marah dan berkecil hati kepada pelanggan yang marah. Baginya, menjual adalah tentang bahasa hati yang diungkapkan melalui komunikasi positif dan pelayanan sepenuh hati.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGHADAPI ZONA TRANSISI DALAM PERUBAHAN

“Zona transisi adalah bagian dari proses perubahan, dan peran kita yang membantu perubahan adalah bagian dari solusi dalam proses perubahan.”~Djajendra

Sekarang ini, kita hidup di zaman perubahan. Segala sesuatu di luar diri kita berubah dengan sangat cepat. Perubahan yang cepat ini jika tidak kita menyikapi dengan benar, maka kita akan selalu tertinggal. Kemajuan membutuhkan perubahan. Untuk berubah, kita harus segera meninggalkan zona nyaman kita, dan menyiapkan mental yang hebat untuk melalui zona transisi. Zona transisi adalah zona yang penuh ketidakpastian dan kita juga belum benar-benar beradaptasi dengan perubahan. Jadi, tidak mudah bagi siapa pun saat berada dalam zona transisi. Jika mental kita tidak kuat dalam zona transisi, maka kita berpotensi menghadapi stres dan terdorong untuk kembali ke cara yang lama.

Berada dalam proses perubahan berarti memahami bahwa sumber masalah dan sumber tantangan ada di dalam diri kita. Kita adalah solusi dalam perubahan. Jika kita merasa berada dalam ketidakpastian, maka itu artinya kita belum menjadi solusi dalam perubahan. Karena itu; kuatkan pikiran positif, kepercayaan, keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan untuk mewujudkan perubahan. Walaupun zona transisi berpotensi membuat pikiran kita berubah-ubah, tetapi komitmen dan kesadaran kita untuk berubah harus dijaga kemurniannya. Ketika zona transisi membuat kita seolah-olah berada dalam kekosongan dan kekacauan, atau seolah-olah kehilangan jati diri kita dan menciptakan rasa tidak berdasar pada perubahan yang dilakukan, maka kita harus sadar bahwa diri kita sedang tidak membantu perubahan, tetapi sedang merongrong perubahan.

Berbagai prasangka dapat dihasilkan saat berada dalam zona transisi. Karena belum terbiasa dan tidak memiliki pengalaman untuk hidup dalam perubahan, mungkin kita merasa salah jalan, tidak ke mana-mana, semua proses dan prosedur dalam perubahan dianggap tidak cocok untuk kita, sehingga kita harus kembali ke cara-cara lama yang paling murni. Situasi pemikiran seperti ini sangat membahayakan perubahan. Jika setelah kita berada dalam zona transisi terjadi penolakan terhadap perubahan dan ada keinginan besar untuk kembali ke sistem yang lama, maka kita mungkin tergelincir ke belakang, atau mungkin benar-benar mundur terlalu jauh, sehingga nantinya untuk mendapatkan awal pun akan menjadi sulit.

Mengetahui, mengerti, memahami, dan memiliki kesadaran bahwa zona transisi adalah bagian dari proses perubahan akan membantu kita menguatkan keyakinan, kepercayaan diri, keberanian, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan hal-hal tidak nyaman dan ketidakpastian yang biasanya terjadi dalam masa transisi. Kita harus berani dan menggunakan pengetahuan untuk melewati masa-masa kritis saat berada dalam zona transisi. Seburuk apa pun realitas yang kita rasakan di zona transisi, tidaklah boleh mendorong kita untuk kembali ke kebiasaan lama. Perubahan itu wajib dilakukan jika kita ingin maju dan menjadi lebih hebat di masa depan. Jika masa transisi membuat kita berada dalam perasaan hampa, tanpa kepastian arah, merasa tidak nyaman dan teringat rasa nyaman masa lalu, sangat menginginkan untuk kembali ke kebiasaan lama; ini adalah situasi yang sangat berbahaya bagi perubahan. Karena itu, dalam perubahan, setiap pihak harus keluar dari zona nyaman dan masuk ke zona transisi, kemudian fokus pada tujuan perubahan. Selanjutnya, dari hati yang paling dalam, setiap pihak harus merasa memiliki komitmen untuk mewujudkan perubahan. Untuk itu, tujuan setiap pihak adalah bertahan dengan penuh gairah dan semangat di zona transisi sampai perubahan selesai dan diterima sebagai sesuatu yang nyaman bagi setiap kepentingan.  

Perubahan membutuhkan pola pikir yang inovatif dan tindakan pelepasan dari apa yang sangat kita kuasai, ketahui, dan lakukan; untuk mengizinkan sesuatu yang baru menjadi kebiasaan dalam etos dan kepribadian kita. Artinya, memiliki kemampuan dan kualitas untuk meninggalkan sebuah kebiasaan lama yang sangat dipahami, dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang belum benar-benar dikuasai. Perubahan adalah tempat kita diuji untuk mempercayai diri sendiri dan kekuatan potensi hebat dari ke kedalaman jiwa kita sendiri untuk mengungkap realitas baru bagi kemajuan hidup kita.

Setiap perubahan menuju ke tingkat kemajuan yang lebih tinggi membutuhkan kesiapan diri kita dengan energi positif yang lebih kuat, kualitas, pengetahuan, etos, kemampuan, dan kesadaran yang lebih tinggi. Semua ini diperlukan karena kita akan melibatkan diri kita yang penuh kualitas itu dalam ritual proses perubahan. Setiap kali kita naik ke anak tangga perubahan yang lebih tinggi, kita harus melalui periode transisi, hal-hal tidak nyaman, membangun pengertian, internalisasi, dan menerima setiap hal-hal tidak biasa untuk dipelajari sebagai kebiasaan baru.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENYUKAI PEKERJAAN YANG TIDAK ANDA SUKAI

“Daripada stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, Anda harus melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan membutuhkan cinta dan perhatian yang tulus. Jika Anda merasa terpaksa harus bekerja hanya untuk mendapatkan uang dan sama sekali tidak menyukai pekerjaan itu, maka sulit bagi Anda untuk mendapatkan prestasi dan kegembiraan. Tanpa ada cinta dan kesenangan pada pekerjaan, sangat sulit berharap kinerja terbaik. Biasanya, pilihan atau keputusan terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah berhenti dan mencari pekerjaan baru. Sangat beruntung bagi kita jika dalam waktu singkat mampu mendapatkan pekerjaan baru yang disukai. Persoalannya, menemukan pekerjaan yang disukai bukanlah sesuatu yang mudah, lowongan pekerjaan yang terbatas dengan peminat yang banyak menjadikan orang ragu untuk meninggalkan pekerjaan yang dimiliki sekarang. Daripada Anda stres dan tidak bahagia dengan rutinitas pekerjaan, sebaiknya Anda melakukan sesuatu yang Anda sukai terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai. Mulailah belajar mencintai pekerjaan yang dimiliki saat ini. Kendalikan pikiran yang tidak menyukai pekerjaan, kemudian arahkan pikiran untuk peduli dan memberi perhatian dalam upaya menghasilkan kinerja dan prestasi yang hebat.

Jika semua usaha untuk menyukai pekerjaan yang tidak mampu disukai itu gagal, maka fokus untuk menenangkan diri dan jangan berkeluh-kesah. Sekarang, kerjakan saja pekerjaan yang tidak Anda sukai itu dengan sabar dan semampu diri Anda. Ingat, Anda membutuhkan uang, dan pekerjaan yang tidak Anda sukai sedang memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup Anda. Di luar jam kerja, Anda masih dapat melakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai. Temukan sebuah pekerjaan yang memicu kegembiraan dan gairah hidup Anda walau pekerjaan itu tidak menghasilkan uang sama sekali. Anda harus kreatif untuk menambahkan sesuatu ke dalam rutinitas hidup Anda, sehingga kegiatan tersebut membuat Anda bersemangat dan merasa gembira untuk melakukannya setiap hari. Semangat dan kegembiraan yang Anda dapatkan dari rutinitas kerja di luar jam kantor, akan menjadi energi positif untuk mengurangi perasaan negatif terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai di tempat kerja. Pada akhirnya, semangat dan kegembiraan yang setiap hari Anda dapatkan di luar jam kerja tersebut, mampu mempengaruhi Anda untuk memberikan etos terbaik bagi pekerjaan yang tidak Anda sukai. Jadi, di luar pekerjaan yang tidak Anda sukai, Anda harus melakukan hal-hal kreatif yang Anda sukai, sehingga Anda mampu mengisi diri dengan energi positif. Energi positif ini akan memberi Anda kegembiraan, dan kegembiraan Anda ini membantu Anda untuk melakukan pekerjaan rutin yang fokus pada kinerja.

Menumbuhkan nilai-nilai, kebajikan, dan moral dari ke kedalaman jiwa Anda. Satukan suara hati dengan pikiran positif dan membulatkan tekad Anda, untuk membuat Anda bersyukur terhadap pekerjaan dan lingkungan kerja Anda, dan terima pekerjaan yang tidak Anda sukai dengan mengembangkan sikap sabar dan tabah. Katakan setiap hari kepada diri sendiri bahwa Anda memiliki kewajiban untuk memberikan kualitas dan kinerja terbaik bagi pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda sudah menerima gaji dan fasilitas, sekarang Anda harus melatih diri sendiri untuk bisa mencintai pekerjaan yang telah memberi Anda penghasilan. Menemukan alasan kenapa tidak menyukai pekerjaan yang sudah memberi Anda uang dan karir. Katakan kepada diri sendiri untuk menyadari tujuan nyata dari pekerjaan Anda. Katakan kepada diri sendiri bahwa pekerjaan Anda membutuhkan kinerja, prestasi, dan kehebatan agar mampu memberikan kontribusi positif bagi orang lain di lingkungan kerja.  Pahami diri sendiri bahwa Anda memiliki talenta melalui pekerjaan Anda untuk diungkapkan dengan kualitas dan prestasi. Karena itu, jangan memberikan perhatian pada rasa tidak suka, karena semua kekuatan Anda untuk mencapai kinerja akan hilang. Mungkin Anda sangat sulit untuk menyukai pekerjaan Anda, tetapi Anda tidak boleh membiarkan rasa tidak suka menguasai hidup Anda.

Anda harus kreatif dan penuh gairah untuk menangani pekerjaan yang tidak Anda sukai. Anda harus menyelamatkan diri Anda sendiri dari energi negatif yang membuat Anda memiliki rasa tidak suka. Jadilah pribadi yang mengalir bebas ke mana-mana dengan energi kreatif bersama pekerjaan Anda, menjadi pribadi yang sangat adaptif, menyempurnakan etos, dan membentuk wadah yang tepat untuk berkarya dan berprestasi. Biarkan diri sejati Anda bebas untuk mewujudkan impian Anda dengan penuh semangat, jangan lagi memberikan beban energi negatif kepada mental Anda dalam bentuk rasa tidak suka kepada pekerjaan yang memberi Anda gaji dan karir. Gairah dan motivasi adalah kekuatan tindakan. Hidupkan kehidupan kerja Anda dengan tindakan yang menguatkan tujuan dan bekerja dalam kekuatan motivasi yang hebat. Tujuan yang kuat dan jelas membuat Anda tidak pernah lelah dan bosan untuk mencapai tujuan tersebut. Fokus pada semua kekuatan baik di dalam diri dan membangun keseimbangan semua hal dalam diri Anda, sehingga Anda mampu melewati tantangan dan kesulitan dengan sabar. Penerimaan dan pengakuan jiwa terhadap pekerjaan yang tidak disukai adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan dari cengkeraman energi negatif. Nilai-nilai positif tidak hanya menjadi sesuatu yang dipahami dan dimengerti, tetapi satu-satunya pilihan terbaik untuk memberi Anda kegembiraan terhadap pekerjaan yang tidak Anda sukai.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENJADI KEPRIBADIAN YANG MENIKMATI PERUBAHAN

“Perubahan organisasi yang benar adalah tidak ada jalan atau cara yang mudah untuk kembali ke cara yang lama.”~Djajendra

Setiap orang memiliki tujuan, impian, dan cita-cita mereka sendiri. Sedangkan dalam perubahan organisasi diperlukan kesadaran untuk memiliki tujuan yang sama. Sumber resistensi yang paling umum dalam perubahan organisasi adalah kepentingan individu. Budaya perusahaan tidak dapat mendorong tindakan bersama dalam perubahan jika perubahan itu bertentangan dengan tujuan individu. Aspek yang sangat penting dalam perubahan organisasi adalah menghapus atau menghilangkan kepentingan pribadi. Setiap individu perlu memastikan bahwa dirinya bekerja untuk perubahan dan tidak menyebabkan hambatan dalam proses perubahan organisasi. Dalam perubahan, setiap individu harus fokus pada kualitas diri dan pada kolaborasi. Selalu merasa bahagia dan damai dalam lautan perubahan menjadi sesuatu yang membantu proses perubahan. Ketika para individu menciptakan pikiran positif di setiap momen perubahan dan menyiraminya dengan kerja keras sepanjang hari, maka mereka akan menemukan dirinya menjadi semakin kuat dalam membantu program perubahan.

Kita harus menyadari bahwa syarat utama terjadinya perubahan dalam organisasi adalah menghilangkan kepentingan pribadi, kemudian menyatukan semua potensi diri dalam kolaborasi untuk menjalankan perubahan. Biasanya, tantangan yang paling sulit dalam perubahan organisasi adalah menghilangkan atau menghapus kepentingan pribadi di setiap titik proses perubahan. Menghadapi tantangan ini, peran kepemimpinan harus dijalankan sebaik mungkin untuk memberi tahu setiap individu bahwa mereka adalah tulang punggung perubahan. Kepemimpinan juga harus pintar menghargai, memotivasi, memberikan insentif, membuka kesadaran, meminta umpan balik, dan mengelola secara khusus individu-individu yang sensitive atau terlalu resistensi terhadap perubahan. Kepemimpinan harus cerdas menciptakan gagasan yang mampu mengurangi jarak antara tujuan pribadi anggota tim dengan tujuan perubahan. Juga, harus mengetahui tujuan masing-masing anggota tim secara intim, sehingga mampu memahami mereka dan mempengaruhi mereka, untuk melakukan penyesuaian secara sadar agar menghindari sikap penolakan dalam perubahan.

Perubahan dalam organisasi memerlukan transformasi diri dari setiap anggota. Pola pikir dan upaya pada tingkat ucapan dan tindakan harus dapat menggerakkan perubahan. Pola pikir dan kesadaran yang menuntun setiap anggota untuk menjadi pribadi yang berkualitas dalam menuai kesuksesan perubahan. Selanjutnya, kepemimpinan harus membuat individu untuk menyadari bahwa ada kelemahan tertentu di dalam organisasi sehingga diperlukan perubahan. Kelemahan tertentu di dalam organisasi berarti kelemahan di dalam diri kita. Jika individu menyadari dan melakukan upaya untuk meningkatkan kekuatan dalam proses perubahan, maka perubahan menjadi sesuatu yang mudah dan nyata. Kesadaran dan pengertian tentang pentingnya perubahan menghilangkan kepentingan pribadi dan membangkitkan kepentingan bersama dalam kebahagiaan kerja.

Perubahan membutuhkan partisipasi dari setiap individu, tetapi sifat partisipasi ini adalah menjalankan rencana perubahan dengan sepenuh hati. Biasanya, partisipasi setiap orang ini membuka ruang untuk menerima ide semua orang. Tantangan atau kesulitan akan muncul ketika orang-orang terlalu ambisius agar ide dan pemikirannya menjadi solusi. Kadang-kadang, beberapa orang menjadi terlalu bersemangat memperjuangkan ide-ide dan pemikiran mereka untuk dimasukkan dalam proses perubahan. Dalam situasi seperti ini, peran kepemimpinan harus tegas dan cerdas. Tugas kepemimpinan adalah mendengarkan setiap orang dengan tenang dan tegas. Tidak mungkin setiap ide dan pemikiran dijadikan bagian dari proses perubahan. Jika kepemimpinan menerima dan menjalankan semua ide dan pemikiran, maka proses perubahan akan menjadi kacau dan kehilangan fokus. Karena itu, saat pendapat dan ide disuarakan dalam forum terbuka oleh individu atau kelompok, tugas kepemimpinan adalah mendengarkan dan tidak perlu berpendapat apalagi berdebat. Mendengarkan saja semua ide dan pemikiran, baik dari yang setuju atau yang tidak setuju dengan program kerja perubahan. Kepemimpinan harus berbicara secara pribadi dengan orang-orang yang terlalu ambisius menyuarakan pendapat dan ide-ide. Berbicara dengan tenang, bijak, menyentuh hati, dan membuka kesadaran mereka agar perlawanan mereka dapat dikurangi. Perubahan perlu didengarkan, tugas utama kepemimpinan adalah mendengarkan setiap pihak dengan tenang dan cerdas, tanpa terpengaruh pada hal-hal di luar perubahan.

Membangun kekuatan agar orang-orang yang melakukan pekerjaan selalu memiliki gairah dan tidak melawan terhadap proses perubahan. Perubahan membutuhkan dukungan yang kuat dan solid dari bawah. Karena itu, sejak hari pertama program perubahan, kepemimpinan sudah bekerja untuk mendapatkan dukungan penuh dan ikhlas dari bawah sampai ke atas dengan semua pihak. Dukungan kepemimpinan itu penting, jika komitmen kepemimpinan terhadap perubahan tidak mendapatkan kerja sepenuh hati dari bawah, maka perubahan tidak akan pernah sukses. Individu yang mulai mengeluh dan merasa tidak nyaman dengan program perubahan harus segera ditangani. Membiarkan keluhan berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat proses perubahan. Kepemimpinan harus selalu tersedia dan juga bertanggung jawab atas keberhasilan program perubahan, sehingga semua energi negatif mampu diatasi dengan baik.

Perubahan bekerja pada tingkat kesadaran individu. Kesadaran membentuk pemikiran untuk membantu proses perubahan. Ketika pemikiran dan kesadaran menyatu mendorong perubahan; maka, perilaku, sikap, perasaan, tindakan, gairah, visi, kata-kata, etos kerja juga bergerak ke arah yang membuat perubahan lebih sempurna. Kepentingan pribadi dan kepentingan perubahan mampu terhubung dalam kesadaran tertinggi, sehingga keduanya tidak akan menciptakan konflik di dalam diri. Koneksi ini menyebabkan energi perubahan dalam bentuknya yang paling murni diserap dari tujuan perubahan. Mengalir dari etos seseorang dan mengubah cara lama ke cara baru. Energi perubahan yang terus bekerja dalam kesadaran dan pemikiran akan menciptakan upaya, tindakan, kata-kata, perilaku, dan motivasi untuk hasil terbaik.

Perubahan hanya bekerja dengan komitmen dan keyakinan untuk melakukan perubahan. Diperlukan pikiran positif yang sangat yakin tentang kebaikan-kebaikan yang dihasilkan oleh perubahan. Semakin konsentrasi pikiran dan keyakinan dalam tindakan, hal ini akan menambah energi yang lebih besar untuk mewujudkan perubahan. Mengubah pikiran akan mengubah Anda selamanya. Perubahan organisasi yang benar adalah tidak ada jalan atau cara yang mudah untuk kembali ke cara yang lama. Lakukan perubahan satu per satu dengan urutan prioritas yang paling penting. Jangan sekaligus menerapkan perubahan pada semua hal pada waktu bersamaan. Perubahan yang tidak fokus dan terlalu luas hanya menjadikan Anda gagal dalam perubahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANTU DIRI SENDIRI MENJADI AGEN PERUBAHAN YANG LEBIH EFEKTIF

“Di jiwa perubahan terletak kreativitas dan inovasi.”~Djajendra

Ketika organisasi kita melakukan perubahan, maka kita semua yang berada di dalamnya harus menyiapkan diri menjadi agen perubahan. Kita harus dapat menghidupkan dan mengatur energi kreatif masing-masing untuk terlibat dalam perubahan. Setiap kebijakan perubahan yang bersumber dari level pimpinan harus dapat diterima dan dijawab dengan baik oleh semua pihak yang berada di level bawah. Semua kebijakan dan visi dari atas harus segera di respon dan ditindaklanjuti oleh semua level yang berada di bawahnya. Intinya, setiap orang dalam organisasi di level mana pun dia berada harus menyiapkan diri menjadi agen perubahan yang lebih efektif dan produktif.

Di jiwa perubahan terletak kreativitas dan inovasi. Artinya, setiap agen perubahan harus bekerja dengan kreatif dan inovatif. Pekerjaan utama agen perubahan adalah menguasai situasi lama dengan cara baru, kemudian melakukan tindakan kreatif atas dasar kebijakan dan visi perubahan. Keberhasilan kreativitas dan inovasi terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan sesuai visi. Kualitas dan kemampuan kreativitas dari agen perubahan akan terlihat pada etos, untuk menentukan arah baru dan pelaksanaan arah baru itu pada tingkat yang lebih rinci di lapangan. Sebagai agen perubahan harus mengatur diri sendiri dengan energi kreatif, kemudian membangun kesadaran untuk menjiwai kebijakan dan visi perubahan.

Sebagai agen perubahan, kita harus mengembangkan kesadaran untuk mengatasi potensi konflik alam bawah sadar kita terhadap perubahan yang sedang terjadi. Mungkin secara sadar kita ingin terlibat dalam perubahan, tetapi alam bawah sadar kita menolak. Hal ini terjadi karena kebiasaan-kebiasaan lama sudah begitu kuat menguasai alam bawah sadar, sehingga ketika tercipta kebiasaan-kebiasaan baru untuk menggantinya, kebiasaan lama bangkit memberikan perlawanan. Hal inilah biasanya menjadi tantangan yang paling berat dalam perubahan. Kesadaran dan tindakan untuk mengenal diri sendiri secara baik akan mematangkan mental untuk menangani konflik alam bawah sadar. Proses perubahan membutuhkan kemampuan agen perubahan untuk melatih kognitif agar lebih mudah beradaptasi dengan hal-hal baru. Jika masih sulit beradaptasi dengan perubahan, maka diperlukan disiplin dan ketekunan untuk menjiwai perubahan dan menggantikan pola kebiasaan lama dengan yang baru.

Walaupun perubahan itu dipimpin oleh kepemimpinan yang karismatik, visoner, inspirasi, dan motivator yang mempengaruhi; tanpa ada kreativitas dan inovasi di jiwa setiap individu agen perubahan, akan sulit mewujudkan perubahan tersebut. Kehebatan kepemimpinan itu sendiri belum lengkap dan cukup untuk melakukan perubahan, diperlukan kesadaran agen perubahan untuk menjiwai perubahan dengan energi kreatif. Agen perubahan harus siap mental menghadapi tantangan beradaptasi dengan kondisi baru. Upaya perubahan harus menjadi gairah dan motivasi dengan menghasilkan ide-ide baru, untuk menyempurnakan kualitas perubahan. Selalu bersikap kreatif untuk menemukan cara yang lebih baik untuk mewujudkan perubahan.

Hubungan dan komunikasi dari kelompok manajemen ke kelompok dibawah haruslah membangun kesadaran dan tanggung jawab. Sangat mudah bagi kepemimpinan untuk memberikan target dan tenggat waktu kepada agen perubahan dalam melakukan perubahan. Agen perubahan tidak mungkin berani menolak tanggung jawab dari pemimpin, tetapi jika agen perubahan tidak memiliki kesadaran untuk menjiwai perubahan dengan kreativitas, maka perubahan organisasi tidak akan berjalan sesuai harapan. Diperlukan kualitas hubungan yang komunikatif dan produktif antara kepemimpinan dan para agen perubahan. Jika hubungan level atas dan level bawah berada dalam komunikasi dan etos yang produktif, maka kegiatan sehari-hari dalam proses perubahan menjadi terarah dalam fokus yang benar.

Agen perubahan tidak boleh menunggu segala sesuatu siap, harus selalu keluar sepenuhnya dari situasi statis dan terbiasa bekerja dalam situasi dinamis. Perubahan itu pasti dan abadi dalam hal apa pun, sehingga tidak perlu menunggu dalam zona nyaman. Perubahan yang sukses biasanya tidak pernah suka dalam zona nyaman, selalu mencari zona tidak nyaman agar mampu menyalurkan kreativitas dan inovasi untuk perubahan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

TUGAS UTAMA MANAJER PADA HARI INI

“Kepribadian manajer yang kaya integritas, indah, dipercaya harus tetap kuat dan tegar saat berada dalam situasi yang paling tidak jujur.”~Djajendra

Tugas utama manajer pada hari ini adalah menciptakan suasana tempat kerja yang bahagia dan produktif. Manajer harus cerdas menjalankan manajemen untuk menciptakan situasi yang diinginkan; manajer tidak boleh membiarkan situasi menciptakan realitas, tetapi menciptakan realitas melalui etos dan kecerdasan yang terus-menerus di tingkatkan dalam lingkungan kerja. Karyawan yang merasa bahagia di lingkungan kerja mampu memberikan yang terbaik. Jika suasana tempat kerja membuat karyawan tidak bahagia, mereka tidak akan memberikan kinerja terbaik. Karena itu, tugas utama manajer haruslah selalu menjaga energi positif di lingkungan kerja agar setiap karyawan mampu merasakan kebahagiaan.

Jika kebiasaan-kebiasaan buruk menciptakan suasana di lingkungan kerja, maka manajer tidak boleh menyebut dirinya sebagai manajer. Manajer boleh menyebut dirinya sebagai manajer jika mampu menciptakan suasana tempat kerja sesuai dengan nilai-nilai budaya kerja. Menjadi manajer berarti mampu menciptakan apa pun yang dilihat sebagai hal terbaik, yang dapat dikerjakan saat ini untuk mendapatkan hasil terbaik. Manajer yang baik mampu menciptakan kebiasaan-kebiasaan positif untuk ditularkan kepada setiap karyawan di lingkungan kerja. Jadi, jika ada hal-hal yang kurang disukai manajer di lingkungan kerja, itu berarti bukannya ada yang salah dengan karyawan atau lingkungan tempat bekerja. Semua hal-hal yang tidak disukai itu terjadi karena manajer belum cukup memperhatikan kebahagiaan hati di lingkungan tempat kerja.

Ketika manajer tidak mampu membangun suasana bahagia di lingkungan kerja, maka energi negatif akan mulai merusak semua harapan dan impian karyawan. Mungkin pada awalnya karyawan melamar kerja dengan harapan mendapatkan tempat kerja yang paling baik. Tetapi, setelah beberapa tahun bekerja, rutinitas yang sama dalam kebiasaan-kebiasaan buruk akan menciptakan perasaan dan pikiran yang negatif terhadap tempat kerja. Kondisi ini akan memicu tumbuhnya budaya kerja yang buruk dan rendah kinerja. Di samping itu, setiap karyawan yang berpikir negatif dan menciptakan perasaan buruk terhadap lingkungan kerja akan mulai memproduksi hal-hal buruk, seperti: malas, suka gosip, kurang disiplin, rendah integritas, dan berbagai kebiasaan-kebiasaan buruk yang menghasilkan tanggung jawab yang rendah terhadap apa yang dikerjakan.

Manajer perlu menjadikan dirinya mampu dalam membangun kebahagiaan yang harmonis di tempat kerja. Artinya, seorang manajer tidak hanya hebat dalam hal manajemen, pengetahuan, etos, dan keterampilan penting lainnya. Tetapi, sebagai manajer mampu menampilkan diri positif untuk memperkuat kemanusiaan melalui energi cinta dan kepedulian. Kesabaran, integritas, ketenangan, kepedulian, dan cinta harus menjadi inti dari kepribadian manajer dalam menghadapi situasi yang tidak tersentuh. Kepribadian manajer yang kaya integritas, indah, dipercaya harus tetap kuat dan tegar saat berada dalam situasi yang paling tidak jujur. Manajer harus tetap tampil dengan pemikiran yang kaya integritas, sopan, dan berkualitas saat menghadapi situasi dimana kejujuran dan tanggung jawab tersentuh oleh energi negatif. Manajer harus melatih dirinya secara terus-menerus agar mampu melalui proses kerja tanpa tersentuh energi negatif. Kalau manajer tidak mampu dan kalah oleh energi negatif, maka energi negatif tersebut akan menguasai jalan hidup manajer di tempat kerja.

Tugas manajer pada hari ini adalah memotivasi dan membangunkan kesadaran setiap orang di tempat kerja untuk bekerja dengan cinta dan kualitas yang tinggi. Jika orang-orang di sekitar manajer mencintai pekerjaan dan menghormati manajer dengan sepenuh hati, maka mereka selalu ingin melakukan yang terbaik melalui etos terbaik mereka untuk kesuksesan manajer, dan manajer pun tidak akan mendapatkan kesulitan yang luar biasa untuk menjalankan manajemen yang berkualitas. Intinya, ketika kesadaran dan motivasi dari setiap karyawan di sekitar manajer benar-benar ingin melakukan yang terbaik melalui pekerjaan untuk manajer, maka saat itu manajer dapat menjalankan manajemen dengan luar biasa. Ketika manajer menjadikan semua orang di sekitarnya sebagai bagian dari impian kesejahteraan dan kebahagiaan, maka kinerja dan prestasi terbaik dapat dihasilkan secara terus-menerus oleh manajer.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN TERBAIK DIHASILKAN DARI PIKIRAN YANG TENANG

“Pikiran yang tenang adalah kunci pencapaian kinerja terbaik.”~Djajendra

Setiap orang berhak untuk memiliki prestasi dan kinerja terbaik; ini berarti tidak hanya cukup memiliki etos yang hebat, pengetahuan yang tinggi, keterampilan yang berkualitas, dan pengalaman yang luas. Diperlukan pikiran yang tenang dan terkendali untuk fokus pada setiap proses dalam pencapaian kinerja. Bagaimanapun pikiran yang tenang dan positif adalah dasar yang sangat diperlukan untuk mencapai hal-hal terbaik dalam hidup. Tanpa pikiran yang tenang dan positif kita akan terjebak dalam kekacauan hidup, dan hal ini akan menjauhkan semua potensi terbaik yang kita miliki untuk diwujudkan dalam bentuk prestasi.

Pekerjaan yang berkualitas didasarkan pada harapan-harapan untuk sesuatu yang bahagia dan memenuhi impian. Karena itu, saya selalu berpandangan bahwa tujuan utama dari sebuah pekerjaan berkualitas adalah untuk menciptakan kebahagiaan bagi setiap stakeholder. Jika setiap stakeholder merasakan kebahagiaan atas pekerjaan yang Anda lakukan, maka itu artinya pekerjaan Anda sudah sangat berkualitas. Agar dapat menciptakan pekerjaan berkualitas, Anda harus bekerja dengan perasaan bahagia dan pikiran yang tenang. Perasaan bahagia dan pikiran yang tenang ini harus tetap didasarkan pada rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan, etos yang paling baik, pengetahuan dalam kesadaran yang tinggi, pengertian terhadap semua yang dikerjakan, keterampilan, wawasan, dan kreativitas tanpa batas.

Ketika kebahagiaan Anda sangat konsisten dengan setiap hal yang Anda kerjakan dalam rasa cinta, maka Anda tidak akan pernah merasakan hal-hal yang bersifat penderitaan di sepanjang proses kerja. Secara fisik dan mental; Anda selalu merasa kuat, serta memiliki rasa kepuasan yang tinggi walau Anda harus menjalani proses yang sangat melelahkan. Intinya, kebahagiaan Anda memberikan rasa kepuasan yang mendalam walaupun jam kerja Anda melebihi tanggung jawab. Kelelahan tidak akan dirasakan ketika kebahagiaan sedang sangat kuat di dalam pikiran, emosi, dan jiwa. Kebahagiaan di dalam diri mampu memberikan tenaga berkali lipat bagi Anda untuk proaktif dalam proses kerja. Anda pun mampu bekerja dengan energik dan penuh semangat untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pikiran yang tenang sangat penting untuk kebahagiaan hidup di lingkungan kerja. Jika kehidupan kerja Anda terlatih dalam pikiran yang tenang, maka tujuan Anda bekerja mampu mencapai kepuasan. Jika Anda sudah mampu hidup dari dalam diri sendiri, dan tidak lagi mudah terganggu dengan peristiwa-peristiwa dari luar diri Anda; maka, Anda sudah memiliki dasar yang kuat untuk hidup dalam pikiran yang tenang. Pada akhirnya, tidak masalah dengan situasi yang tidak pasti dalam dunia kerja; apa pun situasinya, Anda tidak akan terpengaruh; ketenangan mental Anda bersumber dari dalam diri Anda, sehingga semua peristiwa negatif yang bersumber dari luar diri Anda, tidak lagi memberikan dampak negatif bagi Anda untuk menjalani proses kerja terbaik.

Jika Anda yakin bahwa pekerjaan terbaik dihasilkan dari pikiran yang paling tenang, maka ini akan menjadi keyakinan yang kuat untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran. Sekarang, Anda tidak perlu fokus untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran, sebab hal ini tidak praktis dan sulit untuk dilakukan. Anda cukup fokus melatih pikiran untuk selalu tenang dalam situasi atau keadaan apa pun. Jika Anda sukses melatih pikiran untuk selalu tenang, maka Anda tidak perlu lagi bekerja keras untuk menyingkirkan semua masalah dan kekacauan yang ada di dalam pikiran Anda. Sebab, pikiran Anda yang tenang itu secara otomatis sudah menghilangkan semua energi negatif yang membuat pikiran Anda kusam dan kacau.

Pikiran yang tenang saat menghadapi kekacauan dan ketidakpastian dalam proses kerja haruslah menjadi bagian dari kepribadian positif. Jika pikiran tidak terkendali dan tidak mampu tenang, maka segala masalah akan timbul. Jika setiap saat Anda bergulat dengan masalah, hal ini akan membuat Anda sulit berprestasi dan memiliki kinerja yang baik. Tidak mungkin kita mengingkari bahwa masalah itu tidak ada, masalah selalu ada bagi semua orang, tetapi pikiran yang tenang mampu melihat masalah dengan jelas dan mengatasinya dengan solusi yang kreatif.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PENGABDIAN ADALAH JALAN MENCAPAI TUJUAN

“Cinta adalah pengertian yang menghasilkan kepedulian dalam pengabdian.”~Djajendra

Setiap tujuan membutuhkan komitmen dan kerja keras untuk mewujudkannya. Kualitas komitmen dan kerja keras harus dalam sikap pengabdian. Pengabdian akan meningkatkan kesadaran kita untuk menghebatkan kualitas diri dalam mencapai yang terbaik. Ketika kita mengabdi, kita fokus untuk mengubah potensi diri menjadi energi sukses. Pengabdian kita tidak hanya memberi manfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang lain. Pengabdian menjadi lebih sempurna ketika memiliki kebiasaan-kebiasaan kerja melalui sikap baik, bijaksana, kegembiraan, dan etos terbaik.

Pengabdian haruslah memiliki etos dan kemampuan untuk memberikan hal-hal terbaik dengan totalitas dan sepenuh hati. Pengabdian bersumber dari energi positif di dalam diri untuk dibagikan dan diberikan dalam pelayanan sepenuh hati. Pengabdian adalah tentang cinta dan etos kerja yang kita salurkan dengan sepenuh hati untuk mencapai tujuan. Dan melalui pengembangan kualitas diri, kita mendapatkan kesempatan yang luar biasa untuk memberikan pengabdian secara totalitas. Jadilah bahagia dan penuh gairah dalam memberikan pengabdian total kepada hal-hal yang dilakukan dengan cinta.

Temukan arti menjadi diri sendiri dan berikan kebaikan untuk membangun diri sendiri. Kenali diri sendiri dengan sempurna dan jadilah senang menjadi diri sendiri. Ketika kita menjadi energi positif dalam pengabdian kita kepada hidup yang kita jalani dengan etis, maka semua kegiatan yang bermanfaat muncul dari dalam hati dari sumber belas kasih. Belas kasih, etis, cinta, dan kerja keras adalah hal mendasar dalam pengabdian. Kemudian di atas belas kasih, etis, cinta, dan kerja keras itu kita dapat membangun kualitas diri terbaik, kualitas diri yang dilengkapi etos kerja terbaik, kualitas diri yang dilengkapi perilaku dan kebiasaan sehari-hari yang terpuji dan berharga.  

Pengabdian mampu menambah lebih banyak kekuatan dalam hidup yang kita jalani. Energi kita akan terpusat pada target yang sedang kita perjuangkan. Kita mampu memelihara semangat dan motivasi kita untuk semua hal baik yang kita kerjakan dengan semangat tinggi. Kita mampu memperlakukan semua bagian dari proses kerja sebagai hal yang sangat penting, sehingga kita bekerja dengan lebih teliti dan hati-hati. Kita juga bekerja dengan meraih yang terbaik dari dalam diri. Selalu mencintai yang kita kerjakan dengan senang hati, walau pun perjuangan kita itu melewati kekalahan dan kegagalan. Pengabdian terus-menerus mengalirkan potensi kita dalam proses kerja yang penuh cinta dan semangat tinggi.

Pengabdian dimulai dari keberanian untuk memusatkan diri sendiri sebagai energi positif dalam mencapai keberhasilan. Memiliki kepercayaan diri dan disiplin untuk memberikan yang terbaik di sepanjang proses. Memiliki pengetahuan dan tahu cara mengambil hal-hal positif untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain. Pengabdian tidak akan memberi energi kepada ego, tetapi selalu fokus untuk memberi energi sukses kepada potensi yang ada di dalam diri.

Dasar pengabdian adalah cinta. Dan, cinta itu adalah pengertian yang menghasilkan kepedulian dalam pengabdian. Jika Anda memiliki cinta terhadap hal-hal yang Anda lakukan, maka Anda akan bertindak untuk menghasilkan karya terbaik atau betul-betul mengabdi secara total kepada hal-hal yang Anda kerjakan, tanpa syarat dan tulus. Kita semua tahu bahwa saat kita mencintai sesuatu dengan sungguh-sungguh, kita selalu siap untuk memberikan segalanya dengan sepenuh hati. Inilah yang dikatakan pengabdian.

Pengabdian yang kita berikan dengan sepenuh hati, akan membuat kita menerima lebih banyak hal-hal dalam hidup kita sehari-hari. Apa pun yang kita berikan akan kembali kepada kita. Semua hal baik yang kita berikan akan kembali kepada kita dalam bentuk kebaikan berkali lipat. Sifat pengabdian adalah tanpa pamrih, tanpa berharap pada sebuah hasil.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

BERUSAHA TERUS DENGAN SABAR UNTUK MENCAPAI PRESTASI

“Kita mendapatkan apa yang kita kerjakan dan pikirkan saat ini.”~Djajendra

Kita harus mengatasi kesulitan kita, dan terus menerus bergerak maju untuk mendapatkan yang terbaik. Kekuatan tekad yang penuh semangat mampu menemukan jalan menuju tujuan. Walaupun fasilitas dan kemampuan kita sangat minimal untuk mendapatkan prestasi terbaik, tetapi jika kita fokus dan menghabiskan waktu dalam upaya yang luar biasa, dengan kekuatan mental dan tekad kita yang luar biasa untuk menanamkan energi sukses di sepanjang hidup kita; maka, energi sukses tersebut mampu mendorong kualitas kita untuk mencapai keberhasilan.

Apa pun yang kita tekuni dengan disiplin dan fokus yang luar biasa, mampu mengantar kita untuk mendapatkannya. Pertama, untuk bisa fokus pada sesuatu yang kita tekuni, kita harus mampu menenangkan pikiran. Ketika kita sudah mampu menenangkan pikiran, perjalanan menuju sukses pun telah dimulai. Ini adalah jalan yang membutuhkan disiplin, ketekunan, kesabaran, ketelitian, dan mental yang terus menerus berusaha dengan motivasi untuk mencapai prestasi. Menenangkan pikiran dan menciptakan suasana hati yang damai adalah dasar untuk mencapai prestasi terbaik.

Mulailah dengan mengambil sebuah langkah kecil walaupun dipikiran telah terbentuk sebuah obsesi yang besar. Berjalanlah dengan rendah hati dan disiplin. Setiap kesulitan adalah pelajaran untuk membuat kita bangkit dan menindaklanjuti dengan lebih baik. Tidak perlu marah, kecewa, jengkel, apa lagi menyerah dengan situasi. Teruslah bergerak dan lakukan apa saja yang mampu dilakukan pada saat ini. Tidak ada yang sempurna dan mudah dalam perjalanan untuk mencapai prestasi. Pengorbanan dan dedikasi yang totalitas terhadap tujuan menjadikan kita tidak pernah kehilangan motivasi untuk meraih prestasi terbaik.

Ketika kesulitan menghilangkan harapan, ketika mental pun gemetar memikirkan hari esok, merasa tak berdaya dengan situasi yang gelap di sepanjang jalan hidup; maka, tingkatkan keyakinan bahwa pertolongan dan bantuan dari Tuhan sudah sangat dekat. Kita tidak boleh dikalahkan oleh kesulitan seperti apa pun. Kita harus menenangkan pikiran dan menguatkan mental agar mampu menguasai tindakan terbaik. Penyerahan total kepada Tuhan dan fokus dalam kerja keras di saat ini sangatlah penting. Kita harus yakin bahwa tugas kita adalah menguasai tindakan, dan bertindak di jalan yang tepat, serta menyerahkan hasil akhir kepada kehendak Tuhan.

Walaupun diri kita unik dan tidak boleh menjadi orang lain, tetapi kita harus rendah hati untuk belajar dari orang lain. Kita boleh mencoba meniru tindakan orang lain sambil menerapkan keunikan kita dalam tindakan itu. Kita boleh meniru cara orang-orang berprestasi dengan mengedepankan jati diri kita. Jadilah diri sendiri yang unik, tetapi belajarlah sebanyak mungkin dari orang-orang yang berprestasi tinggi. Jangan hanya berpikir, berencana, dan berbicara; mulailah benar-benar bertindak dengan mengambil langkah kecil untuk mendapatkan prestasi terbaik.

Berusaha terus dengan sabar untuk mencapai prestasi. Tidak perlu takut dan khawatir tentang masa depan. Tidak perlu membuang-buang waktu untuk memikirkan masa lalu. Kita mendapatkan apa yang kita kerjakan dan pikirkan saat ini. Jika hari ini kesulitan menumpuk dan semuanya terlihat sangat gelap gulita, maka ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk bangkit dan menyalakan cahaya untuk menghilangkan gelap gulita.

Kita harus mengatasi kesulitan dan penderitaan kita, serta bergerak maju dengan penuh percaya diri. Misalnya, ketika kita tidak punya kesempatan atau kurang dipercaya untuk menunjukkan prestasi, kita mungkin bisa fokus ke dalam diri untuk meningkatkan kualitas diri dan menjaga konsentrasi kita hanya pada prestasi yang ingin kita wujudkan. Kita harus selau sadar untuk mendorong diri kita agar terus bergerak melampaui semua kesulitan dan tantangan. Kita tidak boleh menyerah atau berhenti untuk meraih prestasi terbaik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

SETIAP MOMEN DARI HIDUP KITA ADALAH PROSES EVOLUSI

“Kita sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan.”~Djajendra

Tidak seorang pun yang sempurna, tidak seorang pun yang permanen, tidak seorang pun yang menguasai semua pengetahuan, tidak seorang pun yang lengkap, dan tidak seorang pun yang tahu tentang masa depan. Sebagai manusia, kita semua sedang belajar dari kehidupan yang tidak kita ketahui tentang apa yang harus kita hadapi satu menit ke depan. Masa depan masih menjadi misteri bagi kita semua dan momen sekarang ini adalah peluang untuk melakukan hal-hal terbaik dalam meraih prestasi.

Kita adalah makhluk perubahan, setiap momen kita sedang dalam proses evolusi, kita sedang tumbuh melalui pembelajaran setiap hari, dan masing-masing dari kita memiliki jalan hidup sendiri. Kita semua tidak perlu melakukan kompetisi satu sama lain, jalan hidup kita berbeda. Setiap orang dari kita sedang menuju ke tujuan yang sudah dikehendaki Tuhan. Jadi, pikiran kita yang menganggap orang lain sebagai pesaing hanya sebuah fiksi dan bukan sebuah realitas. Realitas hidup masing-masing orang tidak ditentukan oleh rencana dan pikiran, atau pun oleh ramalan dan prediksi, tetapi ditentukan oleh garis hidup yang sudah Tuhan tentukan. Sifat dari garis hidup adalah rahasia Tuhan yang tidak mampu dipahami oleh manusia mana pun.

Sebagai makhluk perubahan yang terus-menerus belajar dari berbagai realitas kehidupan, kita harus mengendalikan diri agar tidak terlalu tinggi hati dan juga tidak terlalu rendah diri. Perasaan tinggi hati dan rendah diri adalah produk dari pikiran, dan bukan realitas diri kita. Menumbuhkan kesadaran bahwa diri kita ini sedang belajar dari realitas kehidupan yang kita jalani. Kerendahan hati dan kepercayaan diri harus menjadi sahabat sejati kita dalam melangkah menuju masa depan. Jadilah optimis dan penuh semangat hidup bersama etos kerja terbaik. Kerjakan hal-hal yang produktif dan berguna bagi kebaikan hidup. Hindari semua perilaku dan tindakan yang melukai atau mengacaukan kedamaian hidup.

Kita tidak perlu berusaha menjadi sempurna di semua bidang yang kita kerjakan. Kita hanya perlu saling bergandeng tangan dengan semua orang agar hasil terbaik dapat kita ciptakan. Kesempurnaan bukan hak manusia, itu hanya dimiliki Tuhan. Jadi, kerendahan hati kita untuk melakukan kolaborasi dengan sepenuh hati mampu menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Oleh karena itu, jangan merasa lebih unggul atau lebih pintar dari siapa pun. Kehidupan mencerdaskan kita melalui kesulitan, tantangan, rintangan, atau pun hubungan yang buruk. Ketika bertemu dengan orang-orang atau situasi yang tidak menguntungkan hidup kita, jangan salahkan orang-orang atau situasi itu, tetapi mencerdaskan diri sendiri melalui kreativitas dan inovasi yang hebat.

Tanpa kehadiran kesulitan atau tantangan, kita tidak akan tumbuh menuju kualitas hidup yang lebih tinggi. Kesulitan hidup membuat kita mengenali arti nikmat hidup dan rasa syukur. Kalau kita membaca kisah-kisah orang besar di dunia, semuanya mencapai keberhasilan setelah mampu bersahabat dengan kesulitan dan mampu meningkatkan etos kerja terbaik untuk menghadapi semua tantangan menuju masa depan. Intinya, semua kesuksesan kita dihasilkan oleh kesulitan hidup kita. Kesulitan hidup membangkitkan kita dari rasa malas dan memaksa kita untuk berubah menjadi lebih produktif.

Semakin tinggi kita menuju puncak prestasi, semakin banyak tantangan dan kesulitan tercipta untuk menguji komitmen kita. Prestasi dan kinerja kita akan menciptakan musuh-musuh untuk menguji ketangguhan dan kehebatan diri kita. Oleh karena itu, jangan sombong atau merasa sudah mencapai yang terbaik. Perjalanan masih sangat panjang dan satu menit ke depan kita tidak tahu ada peristiwa apa yang akan menguji hidup kita. Jadilah diri sendiri yang selalu optimis untuk mencapai hal-hal terbaik melalui cara-cara yang etis. Ketika dalam perjalanan hidup menemukan kesulitan, maka kita harus bangkit dengan etos terbaik untuk menemukan solusi. Jangan pernah menjadikan kesulitan sebagai alasan untuk berkeluh-kesah atau pun menjadi pesimis. Tujuan kesulitan adalah untuk membuat kita lebih kuat, bukan menjadikan kita lebih lemah dan kehilangan arah menuju tujuan sejati.

Karena hidup kita adalah sebuah proses evolusi, maka kita tidak boleh membandingkan hidup kita dengan orang lain. Apalagi membandingkan dengan seseorang yang melakukan hal-hal dengan cara-cara buruk atau tidak etis, tetapi terlihat sukses. Kita harus berhati-hati agar tidak tertular energi negatif dari kecenderungan tidak etis. Tingkatkan kesadaran untuk berada pada proses evolusi melalui integritas pribadi yang tinggi. Sama sekali tidak menguntungkan hidup kita, jika kita tertular energi negatif dari realitas yang rendah integritas. Ketidaksempurnaan pasti bersama kita selamanya, tetapi kesadaran kita mampu membantu jalan hidup kita agar selalu etis dan memiliki integritas yang baik.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PENGABDIAN ADALAH JALAN UNTUK MERASAKAN SUKSES

“Kesuksesan dihasilkan ketika hati dan pikiran berada pada apa yang dikerjakan dengan sepenuh hati.”~Djajendra

Ketika pekerjaan datang ke dalam hidup kita, maka kita harus sadar bahwa inilah saatnya untuk memberikan pengabdian dan totalitas kepadanya. Pengabdian tidak memiliki ego dan hanya memiliki rasa cinta yang tulus. Hati dan pikiran kita harus betul-betul fokus pada apa yang kita lakukan. Pengabdian dan totalitas kita menghasilkan kualitas untuk meraih kesuksesan.

Pengabdian membutuhkan rasa cinta dan merasa memiliki kemampuan yang hebat untuk melakukan dengan penuh semangat. Ada gairah dan ketertarikan yang tinggi untuk menghasilkan prestasi terbaik. Setiap hari memiliki motivasi dan ketekunan untuk mencapai kesuksesan. Tidak pernah merasa bosan dengan apa yang dikerjakan. Setiap saat merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi yang tinggi dalam upaya mencapai kinerja terbaik.

Pengabdian tidak pernah melakukan upaya setengah hati, selalu totalitas dengan potensi penuh. Selalu ada kesadaran untuk meningkatkan kemampuan dan menambah pengetahuan baru. Sangat disiplin dalam menyiapkan potensi untuk melakukan pekerjaan dengan cara yang benar. Memiliki disiplin yang tinggi untuk memberikan perhatian yang tinggi pada apa yang kita lakukan, pada apa yang ingin kita capai segera. Ketekunan dan upaya yang terus-menerus selalu menjadi pilihan dalam pengabdian.

Pengabdian tidak pernah menyerah dengan kesulitan yang harus dihadapi. Perjalanan menuju sukses tidak terlalu sederhana. Kadang kita mendapatkan apa yang kita inginkan; kadang mungkin kita gagal total; kadang kita mendapatkan kurang dari target. Perjalanan menuju sukses selalu tidak pasti dan tidak pernah ada jaminan untuk sukses. Tetapi, pengabdian memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membantu kita mencapai kesuksesan yang kita inginkan.  

Pengabdian tidak pernah tinggi hati ketika menang dan tidak pernah frustrasi ketika gagal. Ketika sukses, pengabdian memiliki kerendahan hati dan selalu memiliki motivasi untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Ketika mengalami kegagalan; pengabdian memiliki ketabahan, kesabaran, ketenangan, keyakinan untuk menang, dan kepercayaan diri untuk melakukan kembali dengan cara yang lebih baik. Pengabdian tidak pernah berhenti untuk mencapai kesuksesan walaupun kegagalan selalu menghalangi perjalanan menuju sukses.

Pengabdian tidak pernah bersaing dengan siapa pun, karena ketika kita mulai bersaing, kita sudah tidak fokus pada tugas, tetapi fokus pada orang. Jelas, hal ini tidak akan memberikan keuntungan kepada pengabdian kita terhadap apa yang kita lakukan. Pengabdian kita sudah menunjukkan bahwa kita lebih unggul dan mampu melakukan dengan lebih baik. Jadi, untuk apa kita harus bersaing. Kita harus yakin dan percaya diri bahwa kita hebat dalam tugas kita sendiri. Kita selalu belajar dan bertindak sesuai bakat. Jika kita mencoba bersaing, kita mungkin kehilangan fokus pada bakat dan kemampuan hebat yang kita miliki.

Ego kita tidak terlalu penting, abaikan ego dan nafsu. Pengabdian tidak mungkin ada jika ego dan nafsu masih menguasai ambisi kita. Ketika pengabdian menjadi jalan hidup, maka kekuatan potensi kita menjadi semakin membesar dan berkualitas. Kinerja dan prestasi kita akan mengalami transformasi yang hebat menuju puncaknya. Pengabdian kita membangun pondasi kehidupan yang membawa karir kita ke puncak kesuksesan tertinggi. Pengabdian adalah kualitas terpenting untuk kesuksesan di bidang apa pun.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEWUJUDKAN NILAI-NILAI ORGANISASI MENJADI PERILAKU

“Siapa pun yang bercita-cita mencapai prestasi dan kebahagiaan dalam lingkungan kerja wajib mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku sehari-hari. Memiliki kesadaran untuk melakukannya dengan gigih dan tidak pernah menyerah.”~Djajendra

Organisasi yang sukses telah melakukan upaya yang sangat besar, untuk mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku setiap orang dalam lingkungan kerja. Keberhasilan ini terletak pada tekad, konsistensi, keyakinan, dan upaya terus-menerus yang tak pernah menyerah oleh gangguan apa pun. Ketika nilai-nilai inti menjadi perilaku, maka nilai-nilai tersebut menyatukan setiap orang untuk membentuk cara kerja yang benar dan etis.  Setiap nilai inti memberikan energi sukses untuk menguatkan organisasi dalam proses mencapai kinerja terbaik. Nilai-nilai inti menjadi keyakinan mendasar organisasi dalam setiap aspek operasional dan strategi menuju visi. Nilai-nilai inti membentuk kepribadian dan karakter kerja yang tak tergoyahkan oleh kesulitan dan tantangan.

Nilai-nilai inti membentuk perilaku dan sikap kita untuk melakukan uraian tugas dan strategi yang mengantar kita ke tujuan. Di samping itu, nilai-nilai inti juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas etos kerja kita dan menyatukannya dengan kualitas etos kerja setiap orang dalam organisasi. Jika etos kerja setiap individu terhubung melalui nilai-nilai inti organisasi, maka praktik kolaborasi yang setiap saat harus terjadi di dalam organisasi mampu menghasilkan proses kerja yang efektif dan produktif. Jadi, nilai-nilai inti organisasi wajib mendasari etos kerja yang digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas dan kinerja terbaik.  

Mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku memerlukan latihan setiap hari; memerlukan kesadaran untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut, hari demi hari, dengan tekad dan semangat perubahan. Memiliki panggilan hati untuk berlatih menanamkan sikap dan perilaku kerja sesuai dengan nilai-nilai inti tanpa merasa membosankan. Setiap hari memiliki semangat dan motivasi untuk perubahan dari dalam diri. Mau berlatih setiap hari, tahun demi tahun, sampai semua nilai-nilai tersebut sudah berada dalam alam bawah sadar, sehingga secara otomatis membentuk sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai inti tersebut. Memiliki kesadaran yang tinggi untuk menyempurnakan internalisasi nilai-nilai inti, serta secara konsisten melakukan upaya yang besar agar nilai-nilai tersebut dapat dipraktikkan dengan sempurna.

Jika kita ingin mewujudkan perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai inti, kita tidak boleh merasa bosan dan tidak boleh menyerah. Ada proses dan jalan panjang untuk terjadinya perubahan di dalam diri. Sebab, meskipun nilai-nilai inti tersebut sudah ada di dalam diri kita, mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kita harus menemukan cara terbaik untuk menggunakannya setiap saat. Pada dasarnya, semua nilai-nilai inti organisasi itu bersifat universal, dan sudah ada di dalam diri setiap orang. Persoalannya, dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menggunakan nilai-nilai tersebut sebagai perilaku. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk menenangkan pikiran dan melatih pikiran agar 100%  fokus dalam waktu yang lama terhadap nilai-nilai inti organisasi. Biarkan pikiran menciptakan emosi yang hebat untuk merubah nilai-nilai inti tersebut menjadi perilaku. Biasanya, ketika kita fokus untuk menginternalisasi sesuatu, gangguan dan halangan berpotensi merusak fokus kita. Jadi, ketika ada hal-hal yang menghambat upaya kita untuk mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kuatkan diri dan mental dengan kesadaran yang tinggi, serta jangan membiarkan hal-hal tidak penting menarik perhatian kita sehingga fokus kita gagal.

Mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku dalam lingkungan kerja bukanlah proses yang instan. Diperlukan upaya dan latihan yang terus-menerus dalam jangka waktu lama. Setiap orang harus menyediakan cara untuk menyempurnakan kemampuan dirinya sehingga dapat menemukan perilaku dari nilai-nilai inti tersebut. Melalui ketenangan pikiran, kita menyempurnakan kemampuan kita untuk merubah nilai-nilai inti menjadi perilaku. Kita harus meningkatkan konsentrasi terhadap makna dari nilai-nilai inti tersebut. Kita harus belajar memahami nilai-nilai inti tersebut dengan kesabaran dan ketekunan. Kita harus mau bersikap rendah hati untuk membangun pengertian terhadap nilai-nilai inti dengan realitas kehidupan dalam lingkungan kerja kita. Ini semua membutuhkan latihan, kerja keras, disiplin, kesungguhan, dan mental yang tidak mungkin menyerah untuk mewujudkan nilai-nilai menjadi perilaku sejati dalam lingkungan kerja.

Menerangi diri dengan nilai-nilai inti dan memasukkan nilai-nilai inti ke dalam suara batin. Saat membayangkan nilai-nilai inti, kita dapat mengalami energi positif yang dipancarkan oleh nilai-nilai tersebut. Ketika kita sudah mampu merasakan energi positif dari nilai-nilai inti tersebut, maka setiap hari kita akan mengalami panggilan hati untuk meningkatkan kemampuan terhadap perilaku terbaik berdasarkan nilai-nilai inti. Dengan berlatih hal ini setiap hari, kita akan menemukan peningkatan kualitas perilaku dan pembentukan karakter kerja kita berdasarkan nilai-nilai inti. Dari hari ke hari, latihan yang terus-menerus ini akan menjadi kebiasaan, sehingga kita memiliki kebiasaan kerja yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.

Tidak boleh ada mental yang mudah menyerah dalam proses mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku. Mungkin kerja keras dan latihan kita tidak memberikan hasil yang maksimal, sehingga kita kehilangan kepercayaan diri untuk memiliki perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi. Dalam hal ini, kita seharusnya tidak membiarkan ketidakmampuan kita menguasai jalan hidup kita. Kegagalan adalah sesuatu yang biasa, tetapi kegagalan tidak boleh menyebabkan kita menyerah. Jika sekarang ini kita masih belum berhasil dalam mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku, kita seharusnya tidak berhenti atau menyerah. Kita harus membangkitkan kembali keyakinan dan motivasi kita untuk berlatih kembali. Jika kegagalan kita berulang kali terjadi, kita harus kembali membangkitkan keyakinan dan motivasi kita berulang kali. Hari demi hari, jika kita terus-menerus berlatih tanpa pernah menyerah, kita akhirnya mampu mewujudkan nilai-nilai inti organisasi menjadi perilaku kita.

Dalam setiap sesi latihan internalisasi nilai-nilai inti organisasi, kita harus menjaga pikiran dan perilaku kita tetap tenang pada nilai-nilai inti. Kita harus mampu menjaga fokus dan perhatian kita pada nilai-nilai inti tersebut. Kita tidak boleh membiarkan perhatian dan fokus kita terganggu. Kita harus selalu sadar bahwa kegagalan bukanlah hasil yang kita perjuangkan. Jika kegagalan terjadi, kita tidak boleh menyerah dengan situasi. Kita boleh berhenti sejenak, tetapi bukan berhenti untuk selamanya. Motivasi kita harus mendorong kepercayaan diri kita untuk terus menerus mencoba lagi dan mencoba lagi. Tidak ada kata tidak mampu. Tidak ada kata tidak mungkin. Tidak ada kata menyerah sebelum kita betul-betul mewujudkan nilai-nilai inti menjadi perilaku kita dalam lingkungan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PEMENANG SEJATI ADALAH DIA YANG MENERIMA KEKALAHAN DENGAN GEMBIRA

“Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri.”~Djajendra

Menang dan kalah hanya sebuah peristiwa kecil dalam kehidupan yang kita jalani. Penerimaan kita dengan gembira terhadap kekalahan menunjukkan kita sebagai pemenang sejati. Pemenang sejati bukan saja yang mengangkat trofi kemenangan, tetapi juga yang menerima kekalahan dan ikut bergembira saat orang lain mengangkat trofi kemenangan, tanpa merasa dicurangi. Penerimaan adalah satu kualitas yang membuat kita menjadi pemenang walaupun kita kalah dalam kompetisi.

Jika kita mampu menerima keadaan kita dengan ikhlas dan merasa sudah kehendak Tuhan, maka jiwa dan raga kita menghasilkan kedamaian bagi diri sendiri dan orang lain. Perasaan dicurangi atau dibohongi adalah racun yang menghilangkan kedamaian dan kegembiraan di dalam hidup kita. Perasaan dicurangi atau dibohongi yang terus-menerus dipelihara di dalam hati dan pikiran menciptakan penyakit hati yang kronis. Tinggalkan menang dan kalah, fokuskan seluruh energi untuk menciptakan kedamaian dan keindahan bagi diri sendiri dan orang lain. Manusia-manusia hebat selalu berprinsip memberi dan memberi tanpa berharap penerimaan. Jadilah pemberi yang ikhlas untuk menjaga keindahan dan kedamaian hidup bersama.

Penerimaan adalah kecerdasan sejati, yang timbul dari kesadaran dan intelektual kita yang tinggi, sehingga emosi negatif dan penyakit hati tidak menciptakan kerusakan di dalam diri dan di luar diri. Penerimaan haruslah bersumber dari ke kedalaman hati yang membuat keputusan untuk menerima. Walaupun orang-orang di sekitar mempengaruhi kita dengan berbagai energi negatif, kita harus menjaga energi positif yang kuat dari ke kedalaman diri kita, sehingga cahaya kebaikan dari dalam diri kita mampu menerangi hati dari orang-orang yang menyampaikan hal-hal buruk bagi kedamaian hidup. Kesadaran dan daya tahan mental pemenang kita harus terjaga dalam energi etis, dan tidak boleh dipengaruhi dengan energi negatif dari siapa pun.

Penerimaan dengan ikhlas dan gembira adalah pilihan hidup yang memberi kita banyak kebaikan. Kita sendiri, sejak kita lahir, kita telah diajarkan untuk menerima pemberian Tuhan dengan sukacita. Sebagai contoh: ketika kita lahir, Tuhan sudah memberikan kita orang tua; memberikan kita saudara kandung; memberikan kita jenis kelamin; memberikan kita tempat lahir; memberikan kita rumah; memberikan kita tetangga; memberikan kita pemerintahan; memberikan kita negara; memberikan kita sumber makanan. Dan, semua itu bukan kita yang memilih, Tuhan lah yang memilihkan bagi hidup kita. Jika kita menerimanya dengan gembira, maka hidup kita selalu damai dan bahagia. Jadi, demikianlah, penerimaan memberi keindahan dan kedamaian dalam hidup kita. Penerimaan memberikan kita kekuatan, kepercayaan diri, dan harga diri untuk menyeberangi lautan kehidupan yang penuh dengan tantangan dan ketidakpastian.  

Ketika kita menerima, tidak perlu memahami apa pun, terima saja dengan gembira dan ikhlas. Kita harus yakin dan percaya bahwa semua yang harus kita terima adalah pemberian dari Tuhan. Hati yang ikhlas, jiwa besar, pengertian yang mendalam, dan kecerdasan untuk merasionalkan hal-hal tidak rasional menjadikan kita mudah menerima apa pun yang sudah menjadi kehendak Tuhan. Pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang total itu harus tunduk pada kehendak Tuhan. Kemampuan manusia itu terbatas, pemikiran manusia itu terbatas, penglihatan manusia itu terbatas, persepsi manusia itu terbatas, kecerdasan dan strategi manusia itu terbatas. Seorang pemenang sejati sangat sadar bahwa semua upaya dan kerja keras yang luar biasa yang dia lakukan sifatnya terbatas. Pada akhirnya, pemenang sejati wajib tunduk pada kehendak Tuhan. Oleh karena itu, seorang pemenang sejati mampu menerima kekalahan tanpa menuntut pemahaman atau pun menuduh ada kecurangan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN KERJA YANG PRODUKTIF DAN KOMPAK

“Kita semua hadir ke dalam lingkungan kerja, untuk mengisi energi positif dan produktif, dalam setiap proses kerja yang saling bergantung dan mendukung.”~Djajendra

Hubungan kerja yang harmonis, kompak, dan produktif itu sangat penting agar setiap orang mampu merasakan kebahagiaan dalam lingkungan kerja. Persoalan utama dalam hubungan kerja adalah ego masing-masing orang yang tidak mau menghargai kualitas dan kepribadian dari orang lain. Pada umumnya, orang merasa sangat sulit untuk memberi respek dan pujian yang tulus kepada sesama rekan kerja. Demikianlah keadaan dari hubungan kerja di semua lingkungan kerja, sehingga keharmonisan dalam hubungan kerja sangat sulit diwujudkan.

Ketika kita melepaskan keegoisan kita, sebagai hasilnya kita menerima kebahagiaan dan keharmonisan. Kebaikan dan integritas kita di setiap situasi dan keadaan kerja memberikan keharmonisan dan keindahan. Jika kita sadar bahwa setiap orang dalam lingkungan kerja kita adalah satu dengan diri kita, maka empati kita tidak akan menyakiti orang lain, tidak akan merugikan orang lain, dan tidak akan membuat kesedihan bagi orang lain. Empati kita mampu menciptakan kebaikan untuk membantu orang lain melalui kontribusi kerja yang produktif dan penuh kualitas terbaik.

Keberadaan manajemen dalam lingkungan kerja dimaksudkan untuk menumbuhkan perdamaian dan rasa persatuan di antara stakeholders. Setiap individu dan kelompok menjadi alat bagi manajemen dalam menyebarkan energi positif dan produktif. Jika manajemen mematuhi prinsip-prinsip dasar manajemen dengan pikiran dan hati yang bersih, maka manajemen mampu membangun jalan menuju keharmonisan kerja yang produktif dan kreatif.

Setiap orang sebagai bagian dari diri kita sendiri. Kemampuan untuk merasakan apa yang dikerjakan oleh semua pihak sebagai milik kita sendiri, semangat yang intens untuk membantu proses kerja, serta membangkitkan diri sendiri agar berkontribusi secara optimal, haruslah menjadi realitas sehari-hari di tempat kerja.

Tujuan utama dari sebuah lingkungan kerja adalah meningkatkan kinerja, merawat keharmonisan, mengatasi keegoisan kita, melayani dengan hati yang ikhlas dan tulus, mencintai pekerjaan dan memperlihatkan prestasi, menumbuhkan nilai-nilai sopan santun dan etika, serta membangkitkan motivasi dan energi positif dari dalam diri untuk menjawab tantangan dan masa depan.

Kesadaran hati dan ketenangan pikiran mampu membawa diri kita ke kedalaman diri sendiri, dan jauh di lubuk hati kita ada suara hati yang mengerti tentang kebenaran sejati. Kebenaran sejati adalah kita bertanggung jawab untuk menemukan keindahan, kedamaian, cinta, prestasi, kebahagiaan, energi kreatif, rasa syukur, empati, dan integritas yang ada di dalam diri kita sendiri. Dan, kita harus yakin bahwa semua yang kita miliki itu ada juga di dalam diri setiap orang yang bekerja sama dengan kita di tempat kerja.

Setelah kita menemukan kualitas kita dari ke kedalaman diri sendiri. Pekerjaan selanjutnya, kita harus mampu menghubungkannya dengan kualitas orang lain. Inti dari proses kerja adalah terhubungnya kualitas dari masing-masing orang melalui kolaborasi yang ikhlas. Pengendalian diri menambah nilai positif bagi setiap orang saat membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif. Semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat pemikiran maupun tingkat perasaan, haruslah diselesaikan melalui kesadaran dan kecerdasan yang tercerahkan.

Mengenal diri sendiri secara baik menjadi sangat penting untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, produktif, dan kompak. Jika kita sudah tahu siapa diri kita yang sesungguhnya, maka hubungan kita dengan siapa pun terbangun di atas fondasi yang sangat kuat oleh kepercayaan diri kita. Energi positif di dalam diri kita mampu memfokuskan kekuatan dan kepercayaan diri kita dalam hubungan yang produktif. Kita tidak akan memfokuskan perhatian pada kelemahan orang lain, tetapi memfokuskan pada kekuatan orang lain dan membantu orang lain agar kelemahan mereka dapat diatasi oleh kekuatan dirinya sendiri. Energi positif dan kepercayaan diri kita tidak lagi menilai dan menghakimi orang lain secara negatif. Kita memiliki kualitas diri yang hebat untuk menemukan kualitas yang hebat pada diri setiap orang. Kualitas dari diri yang asli dan unik sudah ada di dalam diri setiap manusia. Jika semua kebaikan dari ke kedalaman diri sendiri saling terhubung dengan ke kedalaman diri masing-masing orang, maka prestasi dan kinerja terbaik menjadi sesuatu yang mudah untuk diwujudkan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK SOPAN DALAM LINGKUNGAN KERJA MELUKAI BUDAYA ORGANISASI DAN MERUGIKAN BISNIS

“Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang dalam lingkungan tempat kerja.”~Djajendra

Sikap dan perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja dapat memecah belah hubungan baik, serta dapat menghilangkan semangat kerja sama dalam proses kerja. Perilaku tidak sopan seperti senjata yang melukai diri sendiri, dan luka itu telah menyebabkan bekas luka dalam budaya organisasi. Ketika budaya organisasi terluka oleh ketidaksopanan dan perilaku tidak etis, maka luka itu menjadi luka bagi setiap orang di tempat kerja. Menghentikan segera perilaku tidak sopan dan semua perilaku kurang etis mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kaya kinerja terbaik. Membiarkan setiap orang menjadi diri sendiri seperti apa adanya mereka. Kemudian, memperkuat budaya organisasi dan budaya kerja untuk menyatukan setiap keunikan dari perbedaan masing-masing orang, mampu menciptakan kekuatan inovasi dan kreativitas yang tinggi dalam proses pertumbuhan organisasi. Ingat! Dalam lingkungan kerja, setiap karyawan dan pimpinan tidak terpisah, karyawan dan pimpinan adalah satu. Ketidaksopanan menciptakan luka terhadap realitas yang tak terpisahkan.

Jika ada satu orang saja yang terluka oleh perilaku tidak sopan, maka luka itu menjadi luka bagi organisasi. Luka bagi organisasi berarti luka bagi setiap orang yang hidup dari organisasi tersebut. Perilaku tidak sopan membawa kekurangan ke dalam organisasi dan bisnis. Bisnis yang dijalankan dengan perilaku tidak sopan ditinggalkan oleh pelanggan dan juga stakeholders yang lain. Perilaku tidak sopan dalam lingkungan kerja tidak hanya melukai satu atau dua orang, tetapi melukai semua orang. Ketika sopan santun dan perilaku etis menjadi budaya yang kuat dalam organisasi, maka organisasi dan bisnis mampu berdiri kokoh di depan kompetisi yang ketat; berdiri penuh dengan kekuatan untuk memenangkan, serta mampu memberikan kinerja dan prestasi bagi setiap karyawan. Pada akhirnya, setiap karyawan dalam organisasi mampu memperlihatkan kualitas yang totalitas dan kinerja yang tak tertandingi dalam menghadapi para kompetitor.

Kinerja dan prestasi berdiri di antara kualitas kerja yang tinggi dan budaya sopan santun. Jika kualitas kerja dan budaya sopan santun dirusak oleh orang-orang dengan energi negatif, maka etos kerja dan kinerja dalam organisasi menjadi tak berdaya. Budaya tidak sopan dan tidak etis akan menyakiti orang-orang produktif. Akibatnya, orang-orang produktif terkuras energi dan mentalnya sehingga tidak lagi mampu memperlihatkan prestasi terbaik.  Budaya tidak sopan telah menghancurkan banyak potensi sukses di dalam organisasi. Budaya tidak sopan sangat merugikan bisnis dan organisasi dalam sudut yang luas. Kita harus sadar akan keterkaitan perilaku tidak sopan dan tidak etis kita dengan lingkungan kerja kita. Setiap orang yang kita lukai dengan ketidaksopanan kita adalah bagian dari kita sendiri. Orang yang kita lukai dengan perilaku tidak sopan berpotensi kehilangan gairah untuk bekerja dengan etos terbaik. Hilangnya sopan santun dan hal-hal etis dalam lingkungan kerja akan menciptakan rintangan untuk menghasilkan kinerja.

Dalam lingkungan kerja, kita semua harus memiliki perasaan kesatuan satu sama lain; perasaan kesatuan yang saling memberi kekuatan bagi satu sama lain; perasaan kesatuan dan kekuatan sopan santun yang menciptakan budaya organisasi yang kuat untuk kenyamanan kerja bagi semua orang. Semakin kita menciptakan kesatuan budaya sopan santun dalam keragaman, semakin sedikit kita harus menghadapi konflik dan perasaan tidak senang oleh perbedaan. Sistem dan struktur organisasi tidak bertujuan untuk memisahkan kita. Tetapi bertujuan membuat semuanya terhubung dan saling terhubung dalam budaya sopan santun yang tinggi. Jika satu orang terluka oleh ketidaksopanan, itu mempengaruhi budaya kerja, bahkan jika berlanjut terus budaya tidak sopan, hal itu dapat menyebabkan konflik dan hilangnya gairah kerja. Menghormati dan saling menghargai adalah cara menjalani kehidupan kerja yang baik. Terima semua karakter dan kepribadian orang lain dengan ikhlas, biarkan mereka menjadi seperti mereka, Anda tidak perlu memaksa mereka menjadi seperti yang Anda inginkan atau pikirkan. Terima semua orang dalam budaya sopan santun yang tinggi, mereka semua di tempat kerja adalah orang-orang yang membuatkan hebat dan berprestasi. Semua bakat, karakter, dan kemampuan tergabung dalam satu tujuan. Budaya sopan santun mampu menghilangkan masalah kepribadian dan menyatukan semua perbedaan dalam keharmonisan kerja.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENGATASI PERILAKU BURUK DI TEMPAT KERJA DENGAN BUDAYA SOPAN SANTUN

“Harus ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.”~Djajendra

Ketika Anda berbicara dengan nada suara yang cendrung tinggi, bersikap kurang sopan, memperlihatkan sikap egois yang sangat tinggi, tidak peduli dengan hubungan kerja antar bagian; maka, Anda telah menciptakan luka dihati banyak orang. Mereka yang terluka oleh sikap buruk Anda tidak mungkin melupakan keburukan Anda. Selain Anda telah melukai banyak orang, Anda juga sudah menciptakan kerugian dalam perusahaan, karena orang-orang yang terluka biasanya menjadi kurang produktif. Mereka yang terluka merasa memiliki banyak hambatan dalam hubungan kerja, sehingga akhirnya masa bodoh dengan kinerja dan prestasi.

Proses kerja membutuhkan sikap sopan santun yang selalu menghormati dan menghargai setiap orang di tempat kerja. Sikap yang sopan santun dengan kualitas dan kompetensi diri yang baik akan memberikan dampak yang luar biasa untuk pencapaian terbaik. Jika Anda menginginkan kinerja dan prestasi terbaik, termasuk mencapai target-target dengan mudah, maka sikap yang saling menghormati dan saling menjaga kebaikan haruslah diutamakan.

Setiap orang yang merasa memiliki kekuatan dan dukungan, atau pun merasa paling senior, haruslah menjadi contoh yang baik untuk mempromosikan budaya sopan santun di tempat kerja. Kekuatan, kekuasaan, dan senioritas Anda sangat dibutuhkan untuk mengkontribusikan hal-hal positif dalam pekerjaan. Anda harus memperlihatkan kepada semua orang tentang budaya kerja yang kompak, disiplin, rendah hati, peduli, saling tolong-menolong, dan selalu proaktif untuk menjaga hubungan kerja antar bagian dalam kinerja terbaik.

Hilangkan energi buruk dari dalam diri dengan cara mulai melihat sisi baik setiap orang; mulai membuka hati untuk berkomunikasi dengan cara yang sopan; mulai memperlihatkan perilaku etis; mulai melihat hal-hal yang positif di semua aspek kerja; mau terlibat dalam perubahan dan mudah beradaptasi dengan perubahan; menjadi pribadi positif yang sadar akan energi negatif di dalam diri sendiri. Jadi, ada upaya dan kerja keras dari dalam diri Anda untuk membangun budaya sopan santun di tempat kerja, tanpa berharap atau menggantungkan perilaku Anda pada perilaku orang lain.

Ketika kepribadian positif tumbuh dari dalam diri, maka terbentuk kekuatan yang hebat di dalam diri. Kekuatan hebat ini menjadikan diri sendiri yang asli dengan integritas yang kuat. Dampaknya, Anda benar-benar mampu menampilkan kepribadian yang tenang, sabar, tidak mudah termakan gosip, hoaks, fitnah, atau semua energi buruk dari luar diri sudah tidak mampu merusak kedamaian dan ketenangan hidup Anda. Anda menjadi pribadi yang mudah mengalir dalam hubungan dan komunikasi, serta selalu tampil dengan gembira dan bugar.

Ketika energi positif Anda sudah kuat dari dalam diri, maka Anda mampu mengendalikan emosional dan pikiran-pikiran yang tidak diperlukan dalam sebuah hubungan. Emosional yang baik dengan pikiran yang tenang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan, supplier, dan semua stekaholders yang lainnya. Sikap positif Anda akan meningkatkan reputasi perusahaan di persepsi stekaholders. Pikiran yang tenang dan emosi positif Anda mampu memilih dengan cerdas untuk bereaksi terhadap berbagai karakter orang. Reaksi dan tindakan Anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda senantiasa mampu menjaga hubungan dan komunikasi dengan sopan santun yang produktif.

Setiap pelayanan dalam perusahaan haruslah ditangani dengan cepat, semuanya harus dilayani dengan sikap baik dan penuh sopan santun. Tidak boleh bersikap semena-mena kepada pelanggan, supplier, dan stakeholders yang lain. Layani pelanggan dengan kualitas terbaik, layani dan bayar tagihan supplier tepat waktu dengan sikap sopan. Jangan pernah berbicara dalam sikap yang ketus dan kata-kata yang membuat supplier sakit hati. Jika Anda kehilangan supplier, maka perusahaan juga akan kewalahan di masa depan. Intinya, semua sikap dan perilaku yang tidak baik akan menciptakan biaya tinggi dalam operasional bisnis.  

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Mungkin Anda berpikir bahwa sesuatu hal yang baru atau perubahan yang sedang diterapkan sebagai sebuah omong kosong, tetapi perubahan pasti terjadi. Jika Anda ikhlas untuk memberikan energi positif dalam proses perubahan, maka kebaikan dan keindahan akan Anda rasakan dari hasil perubahan tersebut. Jika Anda berpikir bahwa budaya sopan santun tidak mungkin diterapkan dalam perusahaan Anda, maka Anda sendiri yang memutuskan untuk menderita dalam kehidupan kerja yang penuh energi negatif. Jika Anda menolak memilih untuk membangun budaya sopan santun, maka Anda akan merasakan semacam emosi negatif yang bersumber dari pikiran Anda yang kacau dan sulit dikendalikan. Tanpa budaya sopan santun; energi negatif dari dalam diri Anda akan menciptakan kemarahan, kesedihan, kebosanan, kepahitan, dan menjadikan Anda kurang produktif di tempat kerja.

Saling menghargai, saling mendengarkan, dan saling membantu haruslah menjadi karakter kerja sehari-hari. Hal ini juga akan menghambat emosi negatif masuk ke dalam hari kerja Anda. Jika emosi negatif masuk ke hari kerja Anda, maka energi negatif akan menciptakan stres, serta menghabiskan waktu dan kecerdasan Anda untuk sesuatu yang kurang produktif dan tidak positif.  Kebahagian dalam pekerjaan datang dari memilih pikiran dan emosi, Anda mungkin harus berhadapan dengan berbagai peristiwa yang kurang menyenangkan hati Anda. Tetapi jika Anda memilih pikiran positif, emosi positif, dan sikap baik untuk menghadapi peristiwa tersebut; maka, kebahagiaan dan kedamaian Anda di tempat kerja tidak akan hilang.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

KERJA SAMA TIM MEMBUTUHKAN KUALITAS DIRI YANG MUDAH TERHUBUNG DENGAN KUALITAS ORANG LAIN

“Jangan pernah melakukan pekerjaan dengan memfokuskan energi Anda pada kelemahan orang lain.”~Djajendra

Dalam kerja sama tim, Anda tidak boleh memfokuskan energi Anda pada kelemahan dan kekurangan anggota tim yang lain. Kerja sama diperlukan karena tidak seorang pun memiliki kualitas dan kemampuan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Sikap rendah hati dan saling menghormati satu sama lain merupakan fondasi untuk kerja sama tim yang solid. Setiap anggota tim harus tampil penuh gairah dalam sikap rendah hati untuk menyelesaikan porsi tugasnya dengan sempurna. Jangan pernah merendahkan atau meremehkan siapa pun dalam sebuah kerja sama tim. Sekecil apa pun kontribusi seorang anggota haruslah dihargai dengan baik.

Kerja sama berarti Anda mampu menghargai kualitas dan kemampuan dari orang-orang yang bekerja sama dengan Anda. Hubungan dalam kerja sama tim membutuhkan kedewasaan sikap dan mental. Empati, toleransi, kepedulian, perhatian, dan sikap proaktif untuk menolong harus menjadi bagian dari etos kerja tim. Menjadi diri sendiri yang unik dan jujur akan memudahkan Anda untuk terhubung dengan anggota yang lain. Kesadaran untuk terus-menerus meningkatkan kualitas diri menjadikan Anda mudah, atau tanpa upaya apa pun, Anda mampu terhubung dengan kualitas dan kemampuan yang sama pada anggota tim yang lain. Anda yang terlatih dalam energi positif mudah menemukan kekuatan untuk melakukan hal-hal terbaik di dalam kerja sama tim. Energi positif yang kuat di dalam diri Anda menjadikan Anda tidak lagi menghakimi kekurangan, kelemahan, dan perilaku negatif anggota tim yang lain.

Setiap anggota tim memiliki keunikan, kualitas, kemampuan, dan keberanian untuk bertindak. Ketika setiap anggota tim bekerja dari kesadaran untuk menunjukkan kualitas etos terbaik, maka aliran kerja dalam kerja sama tim menjadi sangat lancar dan cepat. Ketenangan dan kesabaran dalam kerja sama tim menambah nilai positif dan kedalaman yang luar biasa bagi hubungan kerja yang harmonis. Hal ini juga membawa kedekatan dan kekompakan di dalam tim. Jika seluruh anggota tim berada dalam energi positif dan satu persepsi, maka semua rintangan dan hambatan, baik pada tingkat perilaku maupun tingkat mental tidak akan mengganggu pencapaian kinerja terbaik. Kesadaran dan gairah kerja yang hebat mampu menyatukan semua anggota tim menjadi solid dalam dimensi fisik dan mental.

Kenali diri sendiri dengan sebaik mungkin. Jika Anda sudah mengenali siapa diri Anda yang sebenarnya, maka hubungan Anda tidak akan dangkal dalam tim. Anda yang mengenal siapa Anda, mampu membangun kualitas diri sebagai fondasi yang kuat untuk hubungan kerja yang harmonis dan solid. Anda pun akan memiliki kepercayaan diri untuk mengambil tanggung jawab penuh atas tugas yang menjadi porsi Anda, dan tidak lagi suka menyalahkan anggota tim yang lain. Mengenal diri sendiri berarti pergi ke kedalaman diri sendiri; jauh di lubuk hati menemukan etos kerja terbaik; menemukan kebaikan, kedamaian, kebahagiaan, cinta, dan kualitas yang ada di dalam diri untuk diekspresikan dalam kerja sama tim. Anda akan menyadari bahwa semua keindahan dan kebaikan yang ada di dalam diri Anda, juga ada di dalam diri setiap anggota tim yang lain. Jadi, kesadaran Anda akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dengan siapa pun dalam keharmonisan dan kegembiraan.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

FISIK YANG BUGAR DAN MENTAL YANG HEBAT

“Fisik yang bugar dan mental yang hebat mampu mengalahkan semua perasaan dan pikiran yang berpotensi menghalangi kita untuk mencapai hasil terbaik.”~Djajendra

Sudah menjadi jalan hidup bagi siapa pun untuk menghadapi berbagai tantangan dan rintangan di sepanjang hidup. Siapa pun kita, di mana pun kita berada, kita tercipta sebagai seorang pejuang yang hebat untuk keberhasilan kita dalam hidup. kita membutuhkan mental yang hebat dengan ketenangan dan kepercayaan diri untuk menghasilkan solusi di sepanjang hidup.

Tujuan sebenarnya dari tantangan, rintangan, dan kesulitan adalah menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya. Tetapi; jika kita putus asa, khawatir, takut, jatuh dalam ketidakberdayaan, dan tidak memiliki keyakinan untuk menemukan solusi; maka, kehidupan kita akan mundur dan menjadikan nasib kita semakin tidak baik.

Dalam situasi yang paling sulit, kita tidak boleh menyerah pada kesulitan, tetapi semakin menguatkan mental kemenangan untuk membangun kepercayaan diri dan keyakinan yang kuat. Kesulitan yang luar biasa tidak boleh memadamkan semangat hidup. Kita harus tetap fokus pada tugas, kemampuan, keterampilan, dan menguatkan mental pemenang sebagai pejuang yang siap terlibat dalam proses menemukan solusi terbaik.

Mengalami kegagalan dalam upaya dan kerja keras adalah lebih baik daripada malas dan tidak mau melakukan apa pun. Jangan membiarkan pikiran terombang-ambing dalam keraguan dan ketakutan. Setiap orang yang hidup akan mengalami kehidupan yang senang dan tidak senang, bahagia dan tidak bahagia, berhasil dan tidak berhasil. Semua itu memberikan pengalaman yang baik untuk kehidupan kita di masa depan.

Hidup ini seperti pelajaran seni yang membutuhkan kreativitas dan inovasi tanpa batas. Hidup juga tidak sebatas pikiran karena pikiran tidak mampu menciptakan kepastian. Pikiran harus terhubung dengan kesadaran agar mampu membangun mental yang hebat untuk mengatasi kehidupan yang tidak pasti.

Menjadi satu dengan kegiatan kita. Terlibatlah dalam setiap kegiatan hidup dengan hati dan semangat tinggi. Berikan perhatian penuh dalam disiplin dan ketekunan yang tidak terhenti. Keberhasilan adalah tentang kedalaman fokus untuk mencapai tujuan. Semakin fokus terhadap sebuah upaya dan kerja keras, semakin mudah keberhasilan itu diciptakan. Emosi, gairah, pikiran, tubuh, semangat, disiplin, dan ketekunan harus mampu menjadi satu kekuatan untuk membantu kreativitas yang bersumber dari hati dan kesadaran tertinggi.

Perjuangan dan kerja keras sehari-hari membutuhkan fisik yang bugar dan mental yang hebat. Fisik yang bugar memungkinkan kita memiliki tenaga yang hebat dalam setiap tindakan. Mental yang hebat memungkinkan kita mudah mengendalikan emosi negatif, pikiran yang lemah, dan semua tantangan. Fisik yang bugar dan mental yang hebat mampu mengalahkan semua perasaan dan pikiran yang berpotensi menghalangi kita untuk mencapai hasil terbaik.

Penguatan mental merupakan kemampuan untuk memisahkan pikiran dari berbagai peristiwa hidup. Sebab, mental yang lemah bersumber dari pikiran yang tidak terkendali. Mental yang lemah terjadi ketika pikiran tidak membantu jiwa dan tubuh. Ketika pikiran terkendali dalam kesadaran tertinggi, maka pikiran mampu memanfaatkan potensi dan semua energi sukses untuk menghasilkan yang terbaik. Oleh karena itu, pikiran harus dipisahkan dari berbagai peristiwa hidup dan menempatkan pikiran untuk berada dalam kendali kesadaran tertinggi, serta memfungsikan pikiran sebagai pengamat yang jujur dengan dirinya sendiri.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

MENCIPTAKAN BUDAYA PELAYANAN

“Budaya pelayanan berkualitas berarti kita mampu memanfaatkan semua yang terbaik dari dalam diri kita, kemudian menyebarkan sukacita dan keikhlasan pelayanan tanpa syarat ke seluruh kehidupan.”~Djajendra

Pelayanan yang baik menarik keberuntungan, kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Pelayanan yang baik menghilangkan semua hal yang tidak baik. Pelayanan yang baik menangkal semua rasa tidak puas. Jika kita memiliki keyakinan yang kuat untuk memberikan pelayanan tanpa pamrih dari hati yang ikhlas dan penuh cinta, maka kita sudah mulai menciptakan budaya pelayanan yang berkualitas. Setiap saat kumpulkan semua perhatian dan kepedulian untuk menciptakan momen pelayanan yang lebih indah pada hari ini, berikan senyum dari kedamaian hati. Ketika semua sikap dan sifat baik bersatu dalam budaya pelayanan berkualitas, maka tidak akan ada perilaku buruk dan perkataan tinggi hati pada siapa pun.

Jangan membiarkan kekuatan baik kita digunakan dengan cara yang salah, tetapi digunakan untuk membangun budaya pelayanan yang penuh sukacita dan yang memberikan manfaat bagi siapa pun. Semua kekuatan baik yang kita keluarkan setiap saat untuk memberikan pelayanan berkualitas, membawa kebahagiaan ke dalam diri kita. Pelayanan kita yang berkualitas dari hati yang ikhlas memberikan kehidupan yang indah bagi kita. Budaya pelayanan terbentuk ketika kesatuan yang solid bekerja dengan kreatif di dalam organisasi. Kesatuan energi positif yang membawa kebahagiaan dan kelincahan dalam proses pelayanan. Kesatuan dalam organisasi yang memahami bahwa kita semua adalah satu dalam energi positif, bahasa positif, perilaku, ucapan, pikiran positif, dan semua keberagaman kita yang menyatu dalam kebahagiaan bersama.

Dimanapun kita semua berada, mari kita memulai hari ini dengan pelayanan berkualitas dari keikhlasan hati terdalam. Apa pun hal yang tak menyenangkan hati; mungkin yang kita dengar, baca, tonton; jangan dibiarkan merusak suasana hati kita. Kita bertanggung jawab untuk menjaga suasana hati yang penuh sukacita agar mampu memberikan pelayanan berkualitas. Jangan membiarkan ketenangan dan kebahagiaan hati kita dirusak oleh hal-hal negatif dari luar diri kita. Jika kita melihat, mendengar, atau membaca sesuatu yang negatif coba segera aktifkan persepsi positif untuk melihat hal-hal baik dari sumber negatif tersebut. Kita harus fokus bersama energi positif dan bergerak maju dengan pola pikir positif. Jadi; berikan pelayanan terbaik, berkualitas, dan tidak ternoda oleh hal-hal buruk, baik yang bersumber dari dalam diri maupun yang bersumber dari luar diri.

Budaya pelayanan berkualitas berarti kita mampu memanfaatkan semua yang terbaik dari dalam diri kita, kemudian menyebarkan sukacita dan keikhlasan pelayanan tanpa syarat ke seluruh kehidupan. Kita mampu menampilkan diri kita yang terbaik dengan kekuatan pendorong dari dalam diri untuk memberikan pelayanan berkualitas. Kita memperlihatkan sikap dan perilaku yang murni dari keikhlasan hati, tidak tercemar oleh emosi dan pikiran negatif, serta tampil bugar dan cerah di sepanjang hari. Kita mampu merawat dan menjaga tingkat energi positif yang tinggi, sehingga energi positif kita mampu menarik keberuntungan ke dalam pelayanan berkualitas yang kita berikan.

Ketika kita menerima sikap, perilaku, ucapan, dan bahasa yang pahit atau tidak positif dari orang yang kita layani; maka, kita harus terlatih untuk menerimanya dengan ikhlas dan memberikan yang termanis untuk orang yang kita layani. Pikiran positif kita dan suara hati kita yang bersikap manis mampu menghilangkan semua kotoran yang dikirim dari luar ke dalam diri kita. Kita harus berkomitmen dengan disiplin yang tinggi, untuk tidak membiarkan hal-hal kotor dan buruk dari luar diri kita masuk ke dalam diri kita. Keikhlasan dan perilaku positif untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada orang-orang berenergi negatif akan menyelamatkan diri kita sendiri. Sikap positif kita ini menarik energi sukses ke dalam organisasi kita, kita pun telah bertindak sebagai magnet untuk menciptakan budaya pelayanan berkualitas. Semua yang baik ini membawa kesejahteraan dan kebahagiaan di lingkungan kerja. Hal ini juga sekaligus menguatkan keyakinan kita bahwa tidak ada hal-hal buruk dari luar yang memasuki diri kita, jika kita menjaga diri kita dan organisasi kita dengan energi positif yang kuat.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com