MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN ETOS TERBAIK

“Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja kita.”~Djajendra

Dunia kerja penuh tantangan dan membutuhkan inovasi yang terus-menerus untuk mengatasi tantangan. Ketika diri kita menjadi bagian dari proses kerja, maka kita harus sadar untuk menyiapkan etos terbaik dalam setiap situasi dan peristiwa kerja. Etos kerja kita harus kuat dan hebat saat menghadapi tantangan dan kekacauan. Selain menyiapkan etos terbaik, kita juga wajib menjaga keseimbangan kepribadian saat menghadapi kompetisi yang ketat dan situasi yang tidak pasti. Kita harus menjadi bagian yang kuat saat tantangan terberat mengacaukan rencana kerja. Kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menang dari tantangan. Kita harus menjadi kekuatan yang memenangkan kinerja terbaik, serta tidak membiarkan energi negatif melemahkan perjuangan dan kerja keras kita.

Kita harus menghadapi tantangan dengan ketenangan dan kesabaran. Jika kita dapat mempertahankan ketenangan saat keadaan terburuk melawan kita, maka kita dapat memenangkan situasi. Etos kerja terbaik tidak sekedar memperhatikan seberapa kuat kompetensi dan kemampuan untuk menemukan cara terbaik atau pemecah masalah dengan solusi terbaik. Tetapi, juga dituntut untuk memiliki mental dan emosional yang hebat saat tantangan dan kekacauan merusak rencana kerja. Latih intuisi untuk memahami setiap situasi tersulit, bekerjalah dengan etos terbaik, dan jaga realitas kerja sehingga tidak terjatuh oleh situasi yang kurang menguntungkan.

Semua pekerjaan terbaik yang telah kita lakukan dapat dihancurkan oleh pikiran yang tidak tenang dan perilaku yang tidak sabar. Ketika kita menjadi gelisah dengan situasi kerja, kita akan kehilangan kekuatan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Kecerdasan dan energi positif harus terjaga dan terawat dalam proses kerja. Pikiran yang gelisah akan melemahkan kemampuan untuk menghasilkan kinerja. Begitu juga dengan etos kerja akan memburuk saat diri kita dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk. Oleh karena itu, keluar segera dari pikiran buruk dan perasaan tidak mampu. Siapkan pikiran positif terhadap situasi yang penuh tantangan dan miliki perasaan mampu untuk mengatasi tantangan, kemudian siapkan mental dan etos terbaik untuk berjuang keras menemukan solusi terbaik.

Kita harus siap dengan etos terbaik untuk menghadapi tantangan. Siapkan kualitas diri yang berdaya tahan tinggi dalam rutinitas harian. Siapkan mental dan emosional yang mampu mengisi ruang dan waktu kerja dengan sukacita. Apa pun yang kita kerjakan, kita kerjakan dengan penuh perhatian dan semangat tinggi. Selalu teliti dan bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Jangan sampai kita dikalahkan oleh tantangan dan kesulitan. Kita harus selalu menjaga kekuatan dan kewaspadaan di setiap situasi. Tidak membiarkan pemikiran negatif merusak semangat kerja kita. Tidak membiarkan gangguan apa pun yang membuat kita mundur dan kalah.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK SEORANG PUN PERLU MENGANGGUR KARENA PEKERJAAN SANGAT BERLIMPAH

“Segala sesuatu yang kita tekuni dengan sepenuh hati akan memberikan nilai tambah bagi hidup kita.”~Djajendra

Kita masing-masing memiliki banyak pekerjaan di sepanjang hidup. Kehidupan mengharuskan kita bekerja agar dapat memenuhi harapan, kebutuhan, keinginan, dan impian. Jika kita malas, maka kita menjadi orang yang tak berguna bagi diri sendiri dan orang lain. Secara fisik, mental, dan emosional kita dirancang untuk melakukan pekerjaan. Ciptakan pekerjaan atau pilih pekerjaan, kemudian berikan energi positif dan pelayanan sepenuh hati terhadap pekerjaan tersebut. Pekerjaan kita yang berkualitas akan memberikan nilai tambah bagi kehidupan kita. Nilai tambah ini berakumulasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi kita. Mulailah bekerja dengan situasi yang ada saat ini, jangan menunggu apa pun untuk mulai melakukan pekerjaan terbaik.

Kehidupan menjadi indah dan sejahtera jika kita berkontribusi dan melayani dengan kualitas terbaik. Berikan yang terbaik dari potensi dan kompetensi yang dimiliki. Pahami bahwa jenis dan jumlah pekerjaan tak terhitung. Ini artinya, kita sangat kaya dengan pekerjaan. Dalam diri kita semua ada potensi untuk dipersembahkan bagi kehidupan, sehingga apa pun bisa dijadikan pekerjaan untuk menghidupi hidup kita. Kenali diri sendiri, tingkatkan kompetensi dan kualitas diri sendiri, lalu tingkatkan rasa percaya diri untuk memberikan kontribusi terbaik dari kekuatan etos kerja yang hebat.

Setiap orang mempunyai pekerjaan untuk dilakukan. Manfaatkan kecerdasan kreatif untuk menciptakan pekerjaan yang berkualitas tinggi. Pengangguran disebabkan oleh perilaku yang menggantungkan nasib di tangan orang lain; memiliki gengsi tinggi dan memilih-milih pekerjaan; menuntut mempunyai pekerjaan seperti yang diinginkan atau sesuai cita-cita; tidak percaya diri untuk melakukan pekerjaan yang penuh tantangan; serta perilaku malas dan tidak kreatif untuk melakukan pekerjaan yang berlimpah di sekitar kita. Sifat malas dan perasaan tinggi hati adalah penyakit yang membuat kita sulit menikmati kesejahteraan. Oleh karena itu, mulai hari ini, jangan memelihara sifat dan perilaku malas; jangan menyalahkan orang lain kalau belum mempunyai pekerjaan; jangan menunggu orang lain menyediakan pekerjaan; jangan menuntut siapa pun untuk memperhatikan kita dengan sebuah pekerjaan. Jadilah pribadi yang ulet dan penuh energi positif untuk melakukan pekerjaan yang ada di sekitar kita. Jangan menunggu apa pun atau siapa pun, kerjakan segera yang bisa dilakukan pada hari ini.

Kita masing-masing diberikan kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang unik dan berkualitas terbaik. Untuk itu, kita harus fokus dalam kerja keras agar bakat dan potensi kita dapat dikembangkan menjadi yang terbaik. Jangan pernah malas dan meragukan kemampuan diri sendiri. Miliki semangat dan motivasi untuk mengoptimalkan kemampuan secara terus-menerus. Kemampuan terbaik terwujud ketika kita memiliki sikap rendah hati dalam rasa percaya diri yang tinggi untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplin, kerja keras, dan usaha terus-menerus haruslah menjadi budaya sehari-hari. Potensi dan bakat kita yang hebat itu akan hilang jika kita selalu bersikap malas dan tidak memiliki keyakinan pada diri sendiri. 

Keberadaan kita semoga berguna dan bermanfaat bagi pekerjaan yang kita tekuni. Setiap momen pertajam intuisi dengan pengalaman dan pengetahuan terbaru. Jadilah pribadi yang menambahkan makna pada kehidupan diri sendiri. Bekerjalah dengan sukacita untuk memberikan yang terbaik. Bentuklah karakter yang disiplin, rajin, tekun, jujur, etis, penuh kasih, perhatian, penyayang, berbakti, dan berdedikasi terhadap pekerjaan. Ketika kita menemukan makna dalam pekerjaan kita, maka kita akan bertindak dengan etos terbaik. Etos terbaik memberi kita kemampuan etis, sehingga kita mampu membedakan antara apa yang benar dan apa yang tidak benar di setiap proses kerja kita. Jalan positif berfondasikan integritas diri yang kuat akan memberikan pemahaman kepada kita untuk melakukan hal-hal terbaik di setiap situasi yang penuh tantangan atau dilema.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU POSITIF SAMA PENTINGNYA DENGAN KOMPETENSI BERKUALITAS UNTUK MENGHASILKAN KINERJA TERBAIK

“Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk.”~Djajendra

Perilaku baik menjadi kunci keberhasilan dalam proses kerja. Pengetahuan dan kompetensi yang berkualitas membutuhkan perilaku baik agar dapat berkolaborasi dalam sistem kerja yang berintegritas. Perilaku baik tidak akan melanggar kebijakan kode etik perusahaan. Perilaku baik tidak akan melanggar prosedur kerja. Perilaku baik selalu sadar untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat kerja. Tanpa perilaku positif reputasi Anda menjadi buruk. Perilaku positif dengan kompetensi yang berkualitas mampu meningkatkan reputasi diri Anda dan perusahaan Anda.

Kecerdasan, kemampuan, dan pengetahuan tanpa dilengkapi perilaku positif menjadi tidak berguna. Bagi organisasi yang ingin memiliki tata kelola yang baik, maka salah satu syarat terpenting adalah mengelola masalah perilaku dengan sungguh-sungguh. Perilaku positif menjadi kunci untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik sudah berjalan. Perilaku positif harus tunduk pada kode etika dan memiliki energi integritas dalam setiap tindakannya. Setiap orang, apa pun jabatan dan kekuasaannya, wajib memiliki perilaku positif dalam menjaga tata kelola yang baik. Membangun kesadaran secara terus-menerus untuk menguatkan perilaku positif harus menjadi pekerjaan dari kepemimpinan.

Perilaku positif harus tumbuh dari sisi optimisme. Setiap individu harus memiliki keyakinan dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Setiap dinamika dalam tim membutuhkan komunikasi yang etis. Setiap perbedaan dan ketidaksepakatan harus dilayani dengan perilaku positif. Perilaku positif tidak hanya menjadi tanggung jawab dari masing-masing individu, tetapi juga harus terlibat secara proaktif untuk mempromosikan perilaku positif di setiap situasi dan peristiwa.

Setiap pribadi harus menjadi teladan dan mencontohkan perilaku positif sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan nilai-nilai etika yang bersifat universal. Etos yang hebat akan terbentuk ketika perilaku etis, kompetensi berkualitas tinggi, pengetahuan dalam wawasan luas, dan daya tahan fisik yang hebat selalu terjaga di dalam kondisi terbaik. Etos yang hebat dapat menciptakan kinerja seperti yang diinginkan. Jelas, semua ini fondasinya perilaku etis dan kompetensi berkualitas. Jadi, tidak pernah membiarkan perilaku buruk hadir untuk merusak semua potensi keberhasilan organisasi.

Perilaku positif selalu akan mendapatkan tantangan dari perilaku negatif. Positif dan negatif adalah kenyataan yang tidak bisa dihapus. Jadi, sebelum energi perilaku negatif berkuasa di lingkungan kerja Anda, maka kendalikan mereka dan kecilkan pengaruh mereka di dalam organisasi. Jika perilaku negatif dibiarkan, mereka pasti melukai organisasi dan menjadi penghambat untuk mencapai kinerja terbaik. Fokuskan semua perhatian organisasi untuk menguatkan perilaku positif. Lakukan promosi secara terbuka dan terus-menerus agar perilaku positif menjadi kuat dan menguasai setiap inci di lingkungan kerja. Jangan membiarkan perilaku negatif berkutik dan menemukan jalannya di dalam organisasi untuk tumbuh.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN LOYALITAS DENGAN PERILAKU ETIS

“Kepemimpinan yang baik menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan kebaikan demi melayani kesetiaan itu.”~Djajendra

Kadang-kadang loyalitas membuat orang tidak mampu melihat apa yang baik dan apa yang tidak baik. Ikatan kesetiaan dan perasaan berutang budi jika tidak tunduk pada perilaku etis, maka realitas ini akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan pelanggaran etika. Loyalitas tanpa tunduk pada nilai-nilai etika akan menciptakan kerusakan pada organisasi. Kepemimpinan yang baik akan menuntut ikatan kesetiaan dari kekuatan etis dan integritas, bukan sekedar setia dan mengabaikan segala kebaikan demi melayani kesetiaan itu. Loyalitas akan menjadi sebuah kebaikan jika loyalitas tersebut tercipta dari budaya yang etis dan kaya integritas. Loyalitas yang etis mampu menjadi energi positif yang hebat untuk mendukung tata kelola organisasi yang kuat dan sehat.

Loyalitas seseorang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan sebuah rencana yang baik maupun sebuah rencana yang tidak baik. Jadi, tidak selamanya loyalitas berada dalam barisan energi positif. Jika niat dan rencana tidak baik, maka loyalitas akan berada dalam barisan energi negatif. Loyalitas itu sendiri adalah pengabdian tanpa syarat, yang sudah tidak mampu membedakan apa pun, kecuali menyerahkan diri secara total untuk melayani ikatan kesetiaan tersebut. Di dalam persepsinya, ikatan kesetiaan tersebut adalah sebuah ikatan suci dan kebaikan yang tidak boleh diperdebatkan di dalam hati. Suara hati, pemikiran, dan perasaan terikat dalam kesetiaan yang buta terhadap kebenaran sejati. Kondisi ini telah menciptakan banyak skandal yang merugikan organisasi dan stakeholders. Ketika loyalitas tidak mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, maka kerugian dan kerusakan menjadi hasil akhir yang akan disesali kemudian.

Loyalitas yang baik dihasilkan dari kesadaran untuk menjalankan nilai-nilai etis di tempat kerja. Ikatan kesetiaan harus mampu mengabaikan perilaku dan niat buruk. Kesetiaan hanya diberikan kepada nilai-nilai positif dan tata kelola organisasi yang bersih dan sehat. Para pengikut yang setia harus berani mengabaikan pemimpinnya yang tidak jujur. Kesetiaan ditumbuhkan untuk memperkuat integritas, akuntabilitas, perilaku etis, tindakan etis, keputusan etis, dan tidak menoleransi semua perilaku atau tindakan yang berlawanan dengan integritas. Loyalitas di tempat kerja harus berdasarkan prinsip-prinsip yang mencakup integritas, etis, transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan sepenuh hati.

Ketika kesetiaan berada dalam kekuasaan energi negatif, maka ia akan menjadi kekuatan yang siap melawan semua aturan dan kebijakan positif. Keserakahan, keegoisan, kepentingan sempit, dan ketidakjujuran akan menjadi bagian dari karakter dan kepribadian. Dalam kondisi ini, ikatan kesetiaan akan membuat konspirasi dan kolaborasi untuk keuntungan diri sendiri dan kelompok. Mereka sudah tidak pernah peduli untuk melayani kepentingan semua stakeholders dengan adil dan jujur. Mental dan perilakunya hanya bekerja untuk menguntungkan kepentingan mereka. Loyalitas seperti ini kadang menjadi sangat solid dan membudaya di dalam organisasi, sehingga sangat sulit untuk mengharapkan perilaku etis dan integritas. Kekuasaan dan manajemen yang baik pun sulit untuk diwujudkan. Ikatan kesetiaan dalam kekuasaan energi negatif membuat individu-individu yang tetap loyal dalam energi positif, akan tersingkir dan menjadi bagian dari orang-orang yang terkoyak dalam organisasi. Kekuatan loyalitas energi negatif kadang menjadi sangat kuat, sehingga tidak ada yang mampu mengungkapkannya. Realitas ini secara perlahan-lahan akan menjadikan organisasi tidak mampu menjalankan fungsi dan tujuan dengan baik. Visi, misi, dan nilai-nilai hanya akan jadi pajangan di sepanjang kehidupan organisasi tersebut. Kekuatan loyalitas energi negatif mampu menjaga kerahasiaan mereka dengan baik, sehingga tidak mudah ditemukan bukti untuk memperbaiki kekurangan yang ada.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU TIDAK ETIS MERUSAK KEDAMAIAN HIDUP KITA

“Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita.”~Djajendra

Perilaku tidak etis adalah energi negatif yang sudah menyusup ke dalam diri kita. Energi negatif ini menjadi ancaman bagi masa depan kita. Ketika kita menikmati perilaku tidak etis dan menjadikannya sebagai cara hidup kita, maka kita sedang memelihara hal-hal tidak baik di dalam hidup kita. Kesadaran untuk melindungi diri dari perilaku tidak etis harus ditingkatkan secara terus-menerus. Jangan pernah membiarkan perilaku tidak etis menyelinap ke dalam diri kita; mereka akan menyebabkan kita menjadi tidak sadar diri, membohongi diri sendiri, egois, serakah, dan selalu bangga dengan perbuatan tidak jujur.

Kuatkan nilai-nilai positif di dalam diri untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Memang tidak mudah dan sering sekali banyak orang gagal dalam menyingkirkan perilaku tidak etis. Integritas dalam tindakan dan pemikiran dapat membantu kita untuk menyingkirkan perilaku tidak etis. Setiap hari afirmasikan nilai-nilai etis agar menjadi energi positif di dalam diri kita. Jika nilai-nilai etis sudah mampu menjadi bagian dari perasaan, pemikiran, dan suara hati kita; maka, kesadaran kita mampu membantu mengusir semua energi tidak baik tersebut dari hidup kita.

Perilaku etis kita yang konsisten di dalam integritas yang kuat akan membuat hidup kita tenang, damai, bahagia, dan menikmati hidup dengan sukacita. Keinginan untuk mengakali orang lain akan digantikan dengan keinginan untuk membantu orang lain. Keinginan untuk korupsi akan digantikan dengan keinginan untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki. Perilaku etis akan menjadikan kita selalu berkontribusi dengan ikhlas dan kerendahan hati. Kita tidak akan lagi mementingkan diri sendiri, tetapi selalu bekerja menghormati kepentingan semua stakeholders secara adil.

Perilaku etis menjadikan kita selalu memancarkan kebaikan dan kejujuran dalam setiap proses kerja. Kita menjadi aset organisasi yang andal dan dibutuhkan. Kita menjadi sahabat dan teman kerja yang dipercaya oleh rekan-rekan kerja kita. Kita menjadi atasan yang didengar dan diteladani oleh semua bawahan kita. Kita menjadi bawahan yang dipercaya dan diandalkan oleh atasan kita. Perilaku etis tidak hanya membuat kita mendapatkan kebahagiaan dan kedamaian, tetapi juga menjadikan kita selalu beruntung dalam setiap situasi dan peristiwa di tempat kerja.

Kendalikan diri dari energi negatif yang dihasilkan oleh perilaku tidak etis. Setiap saat terangi diri dengan cahaya dari nilai-nilai positif. Rasakan nilai-nilai positif di dalam diri menjadikan kita tenang dan tidak terganggu oleh pikiran atau niat tidak baik dari orang-orang di sekitar. Latih sikap dan perilaku untuk selalu di dalam energi positif. Tingkatkan keyakinan bahwa perilaku etis dapat menemukan keamanan bagi masa depan kita. Yakinkan diri sendiri dan tanamkan kepercayaan di dalam mental bahwa perilaku etis memberi kita kesempatan, untuk memiliki kehidupan yang damai dan menjauhkan kita dari kekhawatiran.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG PRODUKTIF

“Miliki tujuan hidup dan jadilah pribadi yang sangat produktif untuk mewujudkan tujuan hidup tersebut.”~Djajendra

Anda harus produktif pada tujuan hidup, bukan pada orang atau barang. Kepuasan dan kebahagiaan akan Anda rasakan ketika tujuan hidup Anda terpenuhi. Untuk bisa sampai ke tujuan hidup, Anda harus betul-betul menjadi pribadi yang produktif. Produktif di sini tidak terbatas pada kemampuan menyelesaikan sebuah tugas dalam waktu yang singkat. Produktif di sini adalah tentang kemampuan manajemen diri untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita dengan etos terbaik. Hal ini sangat terkait dengan semangat hidup atau motivasi yang Anda miliki di dalam diri. Mulailah dengan menggunakan waktu untuk tujuan hidup secara produktif. Lakukan sesuatu yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan Anda. Jangan membiarkan waktu berlalu dalam perasaan buruk atau pun dalam angan-angan yang tidak menyelesaikan apa pun. Jadilah cerdas dalam memahami hidup. Jadilah produktif untuk menyelesaikan semua proses yang dibutuhkan dalam mewujudkan tujuan hidup Anda.

Pribadi yang produktif sangat efisien memanfaatkan hidup untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Manfaatkan hari-hari Anda untuk fokus pada tujuan hidup dan melakukannya dengan etos terbaik. Lakukan hal-hal yang Anda sukai dan cintai dengan antusias. Kerjakan tugas dengan penuh semangat. Nikmati semua proses hidup dengan perilaku produktif. Kuatkan kesadaran diri untuk meningkatkan tenaga dan kebugaran Anda dengan olah raga yang rutin. Tenaga dan kebugaran Anda sangat diperlukan untuk membantu Anda hidup produktif. Jika Anda sakit, maka sulit bagi Anda untuk menjadi produktif. Semakin Anda merasa sehat, kuat, bahagia, sejahtera, dan termotivasi untuk fokus pada tujuan; maka, semakin mudah bagi Anda untuk mewujudkan tujuan hidup Anda. Jika setiap detik waktu Anda terisi dengan produktif, maka kepuasan hidup Anda akan meningkat dan hidup Anda menjadi bahagia.

Sejak bangun pagi miliki aktivitas-aktivitas yang memfokuskan hidup Anda secara produktif pada hal-hal peningkatan kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Jangan fokus pada orang dan barang, karena orang dan barang tidak akan memberikan kemajuan untuk hidup Anda. Fokus pada tujuan hidup yang Anda cita-citakan dengan percaya diri. Tujuan hidup tidak boleh dalam bentuk orang dan barang, tetapi dalam bentuk kata sifat untuk menjadi realitas kehidupan Anda. Lakukan semua hal sesuai dengan prioritas, jangan menunda-nunda yang harus segera diselesaikan, jangan mengejar sesuatu yang belum waktunya, bekerjalah dengan rendah hati dan penuh semangat.

Kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan adalah hasil dari perilaku produktif. Jika setiap hari kesadaran Anda menjaga kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan dengan perilaku yang sangat produktif; maka, Anda akan mewujudkan ketiga hal tersebut di dalam realitas kehidupan Anda. Berikan energi positif setiap hari pada kehidupan Anda dan pastikan Anda memiliki cukup tenaga untuk merawat produktivitas Anda. Dan, ketika kesehatan Anda meningkat dan semakin bugar, kebahagiaan Anda semakin menikmati indahnya kehidupan, kesejahteraan Anda semakin memenuhi semua kebutuhan dan keinginan dengan mudah; maka, itu berarti Anda sudah berada dalam tujuan hidup yang sebenarnya. Jika tujuan hidup Anda mulai tumbuh bersama kepribadian Anda yang sangat produktif, maka kehidupan sehari-hari menjadi sangat indah dan bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KITA

“Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup.”~Djajendra

Kecerdasan emosional itu tidak kelihatan, tetapi melalui kesadaran ia mampu membantu kita untuk menjadi lebih produktif dan memiliki kinerja tinggi. Emosi kita yang cerdas membuat kita fokus pada proses dan konsisten bekerja menuju tujuan. Tidak akan ada keraguan, sebaliknya kita selalu memiliki motivasi untuk bekerja dengan melakukan segala sesuatu secara profesional. Akal dan mental kita terjaga dalam perasaan yang fokus untuk menghasilkan kinerja terbaik. Emosi kita yang cerdas mampu mengabaikan hal-hal yang tidak penting dan fokus pada hal-hal penting. Emosi kita yang cerdas memproduksi perasaan-perasaan positif untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan dengan produktif.

Kecerdasan emosional adalah perasaan yang membuat akal dan mental mampu untuk memahami diri sendiri dan orang lain di dalam berbagai situasi dan peristiwa hidup. Oleh para ahli kecerdasan emosional didefinisikan sebagai sebuah kemampuan pribadi untuk memahami dan mengekspresikan emosi, menyatukan emosi ke dalam pikiran, memahami dan logika berdasarkan emosi, termasuk mengatur emosi dalam diri sendiri dan orang lain. Semua ini pada dasarnya bertujuan agar kita tampil secara kuat dan positif di dalam kehidupan kita sehari-hari. Penampilan kepribadian dengan karakter yang kuat dalam kontrol diri, memiliki kesadaran sosial di semua lingkungan dan budaya tempat kita berada, menghormati etika dan etiket di lingkungan sosial saat kita berada di sana, dan mampu berkomunikasi secara bijak dalam berbagai peristiwa dan situasi.

Setiap hari kita harus memahami bagaimana emosi dan persepsi mampu memotivasi diri kita untuk menjalani pola hidup produktif. Fokus pada tujuan dan membagi tugas dalam porsi kecil sesuai prioritas. Pengendalian diri yang baik dan manajemen yang efektif untuk menuntaskan tugas. Setiap tindakan sesuai dengan tujuan dan tidak tergantung pada barang atau orang. Memiliki niat yang kuat untuk menyelesaikan tugas tepat waktu. Memberikan perhatian penuh pada setiap tindakan dan selalu bersikap teliti dalam menyelesaikan tugas. Bekerja dengan kesadaran dan pola pikir yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Emosi kita yang cerdas membawa diri kita selaras dengan nilai dan tujuan hidup kita. Emosi yang cerdas menguatkan niat untuk mencapai yang terbaik di dalam tujuan. Ketika emosi cerdas kita membuat kita melihat dan merasakan apa yang kita tuju, maka keberanian dan kepercayaan diri kita memiliki motivasi yang hebat untuk melakukan tugas dengan produktif.

Kecerdasan emosional membiasakan kita untuk terkendali dan tenang dalam setiap situasi. Kondisi ini membuat kita mampu memberikan perhatian penuh saat menyelesaikan tugas. Kemampuan dan kebiasaan memberikan perhatian penuh menjadikan kita selalu fokus pada hal-hal yang harus segera kita selesaikan. Emosi yang cerdas membentuk kepribadian dan karakter yang kuat untuk melakukan tindakan sehari-hari dengan fokus pada tujuan. Emosi yang cerdas menyadarkan kita untuk tidak menaruh perhatian pada hal-hal negatif. Kecerdasan emosional selalu menghindarkan kita dari ketakutan, kecemasan, kekhawatiran, keraguan, kemalasan, kebencian, dan semua emosi negatif yang membuat kita lemah atau tak berdaya. Sebaliknya, mendorong kita untuk optimis dan mengembangkan perasaan-perasaan positif, sehingga membuat kita selalu kuat dan memiliki motivasi untuk menghasilkan yang terbaik. Kecerdasan emosional membangun perasaan-perasaan hebat untuk menjaga pikiran selalu optimis dan tubuh selalu bugar. Jadi, kecerdasan emosional sangat berperan untuk membawa kita ke puncak prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUASAI ETOS TERBAIK UNTUK MELAYANI KEHIDUPAN YANG PRODUKTIF

“Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan.”~Djajendra

Hidup kita harus produktif. Kita harus bekerja dengan kualitas terbaik di semua aspek kehidupan. Memiliki etos terbaik sebagai kekuatan dan kemampuan untuk melayani hidup akan meningkatkan kesejahteraan kita. Kita harus sadar untuk terus-menerus mengembangkan, memoles, memperbaiki, dan meningkatkan kualitas etos kita. Etos kita adalah harta kita yang paling produktif. Tanpa etos yang baik kita menjadi manusia yang tidak berdaya dalam persaingan hidup. Etos kita adalah alat yang membawa hidup kita menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Etos kita adalah kebiasaan-kebiasaan berkualitas yang sudah bergerak melalui sikap, perilaku, dan karakter untuk melayani pekerjaan dan kehidupan yang terbaik.

Kita harus membenarkan atau meluruskan kehidupan kita dengan etos terbaik. Bagaimana mungkin kita menghasilkan karya atau prestasi terbaik tanpa memiliki etos yang baik. Sadarilah bahwa semua keberhasilan berasal dari etos terbaik dan pertolongan Tuhan. Etos yang baik menunjukkan kesungguhan hati dan niat untuk memberikan nilai tambah di setiap aspek kehidupan. Etos yang baik memberi kesejahteraan bagi semua orang, baik itu bagi diri sendiri atau bagi orang-orang lain. Etos yang baik memungkinkan kehidupan menciptakan kesejahteraan dan kebaikan bagi semua orang. Etos yang baik akan menghilangkan ketidaksempurnaan, menumbuhkan kekayaan, dan mengembangkan potensi untuk kemakmuran bersama. Etos yang baik mampu menjadi pelindung bagi diri sendiri dan orang lain.

Ada begitu banyak pemikiran dan sikap yang saling bertentangan. Ada orang yang merasa dirinya superior dan menunjukkan sedikit toleransi. Ada orang yang merasa paling tahu dan menunjukkan sedikit tanggung jawab. Ada orang yang merasa sangat berjasa dan setiap hari berkeluh-kesah dengan realitas hidupnya sehari-hari. Hidup ini memberikan ruang dan waktu untuk semua orang dengan berbagai perbedaan sikap dan perilaku. Semua orang yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama ketika berada dalam satu visi di dalam organisasi. Agar semua perbedaan ini tidak saling menghancurkan satu sama lain, maka setiap orang harus sadar untuk memiliki etos terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Etos yang baik akan mengalahkan nafsu tidak baik, serta membentuk sikap dan perilaku untuk melayani pekerjaan dalam rasa kebersamaan.

Etos yang baik menjadikan manusia produktif untuk menciptakan kehidupan yang baik. Tidak ada guru yang hebat selain kesadaran diri sendiri dalam membangun etos terbaik. Tidak ada pemimpin yang mampu berbuat banyak untuk kesejahteraan dan kesuksesan sebuah organisasi, jika manusia tidak bekerja dengan etos terbaik. Setiap individu harus sadar dan termotivasi untuk membangun kualitas dirinya agar dapat melayani hidupnya dengan etos terbaik. Tidak cukup hanya mengucapkan kata-kata untuk memotivasi dan menyentuh jiwa agar dapat bekerja dengan etos terbaik. Setiap manusia haruslah bekerja dari dalam dirinya sendiri sehingga mampu membuat transformasi bagi pertumbuhan kualitas dirinya. Dan saat seorang individu membentuk etos terbaik dari dalam dirinya, dia akan memberikan getaran energi positif dari sikap dan perilaku kerja terbaik.

Etos terbaik akan memberikan perilaku berkualitas, seperti: kejujuran, kesederhanaan, disiplin, kerendahan hati, semangat tinggi, ketekunan, kebersamaan, keikhlasan, harapan, optimisme, tidak merebut prestasi orang lain, dan tidak bersaing secara tidak sehat untuk mencapai kinerja terbaik. Semangat kebersamaan selalu menjadi motif utama dalam setiap tindakan. Etos terbaik membangun kepercayaan diri dan mental untuk bekerja keras dalam mendapatkan prestasi. Tidak termotivasi mengambil jalan pintas untuk mendapatkan prestasi, tetapi selalu menghormati orang lain dan membangun diri sendiri yang unggul melalui proses kerja untuk hasil terbaik.

Etos kerja terbaik menyadarkan diri sendiri bahwa manusia itu tidak berdaya tanpa pertolongan dari Tuhan. Hal ini, akan membentuk kepribadian yang tidak sombong dan selalu rendah hati bersama etos terbaik. Sikap tidak sombong dan rendah hati di dalam etos kerja yang hebat akan menyatukan semua potensi organisasi untuk mewujudkan visi. Etos terbaik akan menyadarkan manusia bahwa kerja dengan ikhlas dan kualitas tinggi adalah ibadah yang sempurna. Kerja keras manusia dengan pertolongan dari Tuhan akan benar-benar menghasilkan kinerja dan prestasi yang membahagiakan semua orang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS TANPA MORALITAS BERBAHAYA

“Tindakan yang menunjukkan integritas dari keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas menjadikan dirinya sebagai pribadi berkarakter buruk.”~Djajendra

Integritas adalah tindakan yang konsisten terhadap keyakinan yang dianggap paling benar. Jika keyakinan yang dianggap paling benar ini bertentangan dengan moralitas dan kemanusiaan, maka tindakannya menjadi sangat berbahaya bagi kehidupan orang lain. Integritas wajib dilengkapi dengan etika, moralitas, dan kemanusiaan. Seseorang yang merasa sudah sangat benar dalam membela keyakinan dan mampu membuktikan kebenaran yang dia yakini, maka integritas mendorong dirinya untuk bertindak dengan sungguh-sungguh. Dia tidak akan pernah merasa bersalah dengan tindakannya, selalu merasa tindakannya itu sesuai dengan tujuan dan perjuangan. Dia merasa tindakannya itu membela apa yang dia yakini. Jadi, sampai kapan pun tidak akan pernah ada penyesalan terhadap tindakannya tersebut, walau hal tersebut bertentangan dengan kemanusiaan dan kebenaran universal.

Integritas memunculkan keberanian dari keyakinan dan digunakan sebagai alat untuk melayani suatu tujuan. Oleh karena itu, semua organisasi sangat mendorong setiap individunya untuk memiliki integritas dalam melayani tujuan. Nilai-nilai dari keyakinan menjadi energi yang menciptakan karakter untuk bertindak. Biasanya, nilai-nilai organisasi menjadi keyakinan bersama untuk mencapai tujuan, di sinilah diperlukan integritas pribadi yang hebat untuk melayani tujuan organisasi. Jika dalam keyakinan organisasi tersebut miskin moralitas, etika, dan kemanusiaan; maka, tindakan dari para individu akan menghasilkan karakter buruk. Intinya, tindakan seseorang bisa saja menunjukkan integritas yang hebat, tetapi keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas akan menjadikan dirinya sebagai pribadi berkarakter buruk.

Ketika sebuah organisasi ingin integritas menjadi sarana untuk melayani tujuan; maka harus dipastikan moralitas, kemanusiaan, dan etika sudah menjadi karakter dari masing-masing pribadi. Semua orang harus sudah memahami cara memilih antara benar dan salah. Semua orang harus sudah memahami bahwa kehidupan ini berlangsung dalam keragaman dan perbedaan. Semua orang harus sadar untuk berkompetisi dengan cara-cara positif dan jujur. Ketika integritas sudah dilengkapi dengan kemanusiaan, moralitas, dan etika; maka setiap pribadi mampu memiliki karakter positif untuk melayani tujuan organisasi. Tidak boleh ada perasaan paling benar dan orang lain salah. Integritas tanpa toleransi kepada pihak lain yang berbeda menjadi berbahaya bagi kehidupan sosial. Jika seseorang menganggap keyakinannya yang paling benar dan memiliki integritas untuk bertindak, maka tindakannya tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi yang berbeda dengan dirinya.

Integritas sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Seseorang dengan integritas mampu menjadi diri sendiri dan bertindak dengan jujur untuk mencapai hasil terbaik dari tujuan. Integritas membuat seseorang termotivasi untuk bertindak secara konsisten dalam mencapai visi. Integritas menjadikan seseorang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur terhadap prinsip dan tindakannya. Apa pun situasinya, integritas menjadikan pribadinya konsisten dalam bertindak sesuai dengan prinsip untuk menuju tujuan. Ucapan, pemikiran, dan tindakan dari seseorang dengan integritas dapat dipercaya. Dia jujur dengan tindakannya. Dia berani bertindak dan menerima resiko dari tindakannya. Dia selalu membuat keputusan sesuai keyakinan dan nilai-nilai hidupnya. Intinya, integritas adalah alat yang sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan atau visi dengan baik. Sebab, setiap orang yang memiliki integritas mampu tampil secara konsisten dengan semua potensi hebatnya, untuk membantu organisasi mencapai tujuan dan mewujudkan visi.

Integritas seperti pisau yang dapat digunakan untuk kebaikan dan juga untuk ketidakbaikan. Oleh karena itu, moralitas dan kemanusiaan haruslah melekat di dalam diri setiap pribadi sebelum integritas menjadi bagian dari pribadi mereka. Integritas juga harus ditumbuhkan dari wawasan dan pengetahuan yang luas, tidak boleh dari sebuah keyakinan atau kebenaran yang sempit. Integritas harus mampu beradaptasi dengan ruang dan waktu yang selalu dalam perubahan. Integritas tidak boleh dari persepsi yang mengutamakan kepentingan buruk, tetapi haruslah berdasarkan kemanusiaan dan keadilan sosial. Integritas tidak boleh dikembangkan dari rasa takut, benci, dendam, marah, dan kecewa; tetapi, harus dikembangkan dari rasa cinta, kepedulian, perhatian, pertumbuhan, dan kemanusiaan. Integritas adalah sebuah alat yang hebat untuk mencapai tujuan, dan jangan sampai alat yang hebat ini disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan kehidupan orang banyak.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN

“Nilai-nilai perusahaan memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan.”~Djajendra

Setiap perusahaan memiliki nilai-nilai, visi, dan misi untuk dipahami oleh setiap karyawan. Nilai-nilai dimaksudkan agar karyawan memiliki perilaku kerja seperti yang diinginkan oleh nilai-nilai tersebut. Visi dimaksudkan agar karyawan fokus bekerja menuju ke masa depan perusahaan. Misi dimaksud agar karyawan memiliki kecerdasan, energi, dan integritas untuk melakukan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sepenuh hati pada momen sekarang. Memahami nilai-nilai, visi, dan misi perusahaan membantu setiap individu untuk menciptakan budaya kerja yang etis. Tidak akan ada lagi benturan nilai-nilai, karena setiap orang sudah sadar untuk mengutamakan nilai-nilai perusahaan sebagai inti dari profesionalisme kerja mereka. Selanjutnya, perilaku keja yang etis akan muncul dari kesadaran masing-masing karyawan, sehingga sistem dan budaya kerja mampu digerakkan melalui perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan.

Sebelum menjalankan nilai-nilai perusahaan, karyawan terlebih dahulu harus mengenal diri sendiri dengan baik. Kenali dulu siapa saya? Apa pemikiran saya? Apa etos saya? Setelah mengenal diri sendiri dengan baik, selanjutnya internalisasikan nilai-nilai perusahaan ke dalam diri, kemudian dijadikan kebiasaan dan perilaku sehari-hari di lingkungan kerja. Menjalankan nilai-nilai perusahaan adalah bagian terpenting untuk bisa menyatu dalam kerja sama di dalam organisasi. Nilai-nilai akan menyatukan setiap orang untuk bekerja secara profesional. Nilai-nilai menciptakan perilaku dan kebiasaan untuk membangun budaya kerja yang kuat dan konsisten. Nilai-nilai memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan; memiliki pemikiran kehidupan kerja yang harmonis; dan kemampuan pengambilan keputusan yang baik.

Implementasi nilai-nilai perusahaan dalam kegiatan sehari-hari sebaiknya disatukan dalam kesadaran untuk menjalankan etika yang baik di lingkungan perusahaan. Etika menyadarkan setiap orang untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, atau mana yang boleh atau mana yang tidak boleh. Perilaku etis yang digerakkan oleh energi nilai-nilai perusahaan mampu menciptakan budaya kerja, yang saling percaya dan saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Realitas ini akan menciptakan budaya kerja yang beretika. Perusahaan yang beretika mampu bersikap terbuka untuk merangkul setiap kepentingan di dalam kebenaran kerja. Hal ini juga mampu membangun kesadaran dan ketulusan  di hati setiap individu untuk membantu perusahaan dalam setiap situasi.

Nilai-nilai, visi, dan misi harus ditumbuhkan dari kesadaran dan menjadikannya sebagai keyakinan di ruang kerja. Jika sudah menjadi keyakinan di dalam rutinitas kerja, maka setiap orang mengerti apa tugas mereka, seperti apa cara kerja mereka, dan ke arah mana mereka harus bergerak untuk bisa mencapai tujuan. Realitas ini menciptakan budaya kerja yang lincah, proaktif, energik, dan cepat mengambil keputusan. Ini juga menjadikan rutinitas kerja setiap hari mampu mencapai target dan menghasilkan kinerja terbaik.

Nilai-nilai perusahaan haruslah menjadi fondasi untuk membentuk model perilaku kerja. Karena nilai-nilai ini dipahami oleh setiap individu, maka perilaku kerja setiap orang bisa berada dalam level energi yang sama, sehingga setiap orang mau saling menghargai dan saling membantu untuk pencapaian target kerja. Hal ini juga berlaku terhadap orang-orang yang memiliki karakter yang berlawanan. Walaupun karakternya berlawanan, tetapi nilai-nilai yang disadari secara bersama mampu menghindarkan konflik di internal perusahaan.

Menjalankan nilai-nilai perusahaan membutuhkan kesadaran dan ketulusan hati yang tinggi. Apalagi di tempat kerja setiap orang sudah sangat dewasa dan karakternya sudah terbentuk. Jelas, hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Tanpa memiliki kesadaran dan ketulusan hati dari setiap individu untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati, maka menjadi tidak mudah untuk diimplementasikan nilai-nilai perusahaan. Realitas ini semakin menyulitkan perusahaan untuk membangun organisasi dan budaya kerja yang etis. Oleh karena itu, kesadaran dan ketulusan hati untuk menjadi etis dan mengkontribusikan moral positif di lingkungan kerja menjadi sesuatu yang prioritas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBERIKAN ETOS KERJA TERBAIK UNTUK MENDAPATKAN KINERJA TERBAIK

“Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.”~Djajendra

Kinerja terbaik ditentukan oleh etos kerja terbaik. Semakin berkualitas etos kerja Anda, semakin hebat Anda menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik. Apa yang Anda berikan itulah yang Anda dapatkan. Ketika Anda mampu memberikan yang terbaik, Anda pun akan menerima yang terbaik. Hidup bukanlah tempat untuk menuntut atau meminta hak, tetapi tempat untuk memberi dan berkontribusi tanpa pamrih. Jadi, mulailah hari Anda dengan memberi etos kerja terbaik di setiap bidang yang Anda tekuni. Jadilah yang terbaik untuk melayani setiap situasi yang dinamis. Berikan kebahagiaan dan kedamaian dimanapun Anda bekerja. Berikan semangat dan nyalakan optimisme di lingkungan kerja Anda. Jadilah energi positif dengan etos terbaik untuk membawa diri Anda meraih sukses yang lebih hebat.

Etos kerja terbaik itu seperti benih unggul. Ketika Anda menanam benih unggul di setiap proses kerja, maka Anda akan menuai hasil terbaik. Berikan semangat kepada diri sendiri dan orang lain. Nyalakan energi kreatif dari dalam diri Anda. Jangan pernah menjadi malas dan lesu, hadirlah setiap hari dengan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan semua tugas. Miliki mental untuk memberi yang terbaik di sepanjang proses kerja. Jangan berpikir untuk menerima hasil tertentu. Semua impian, cita-cita, harapan, dan keinginan Anda akan terwujud jika Anda mulai memberi dan tidak berambisi untuk menerima apa pun. Jadi, fokus Anda adalah untuk memberikan yang terbaik dari potensi Anda, dari kualitas Anda, dari kemampuan Anda, dari pengetahuan dan pengalaman Anda. Berikanlah yang terbaik dan Anda akan menerima hasil terbaik. Semua kebaikan yang Anda berikan akan menjadi jalan yang membawa Anda untuk menerima prestasi terbaik.

Jadikan integritas sebagai etos kerja Anda. Integritas adalah fondasi untuk membuat Anda mampu tampil sepenuh hati dari diri sejati yang jujur di setiap proses kerja. Integritas sebagai karakter mampu menjadikan Anda konsisten untuk melayani hidup Anda dengan jujur. Berikan integritas Anda, dan dapatkan karakter hebat untuk membawa Anda meraih yang terbaik. Karakter dengan integritas mampu mencapai tujuan dan pada saat bersamaan menciptakan kinerja terbaik. Integritas memiliki pengaruh langsung pada prestasi dan kinerja terbaik. Intinya, jangan pernah lupa untuk memberikan integritas dan kejujuran Anda di setiap situasi kerja yang Anda lalui.

Kerja sama dan kolaborasi adalah kunci sukses. Di tempat kerja, Anda tidak bekerja sendirian, Anda bekerja bersama banyak orang untuk mencapai tujuan yang sama. Anda hanya berbagi tugas dan tanggung jawab dengan yang lain. Anda hanya memikul sebagian kecil dari tugas dan tanggung jawab untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, berikan rasa hormat Anda kepada orang lain. Rasa hormat dan penghargaan Anda kepada orang lain akan memudahkan Anda untuk melakukan kerja sama dan kolaborasi. Jangan terjebak oleh pikiran negatif dan emosi rendahan dalam hubungan di tempat kerja. Anda harus tampil secara profesional dan menunjukkan etos untuk bekerjasama dengan karakter atau perilaku yang disukai ataupun yang tidak disukai. Ketika Anda mampu menghormati orang lain, maka Anda pun akan dihormati oleh kehidupan. Intinya, apa yang Anda berikan akan kembali kepada Anda. Memberikan yang baik akan kembali yang baik. memberikan yang buruk akan kembali yang buruk. Jelas, semua orang ingin yang terbaik dalam hidupnya, satu-satunya jalan untuk mendapatkan yang terbaik adalah memberikan yang terbaik secara konsisten.

Berikan kerendahan hati dan kepercayaan diri untuk menerima kemenangan di setiap situasi yang dinamis dan tidak pasti. Untuk itu, lengkapi etos kerja terbaik dengan sifat rendah hati dan percaya diri. Keindahan di dalam diri manusia itu muncul karena ketidaksempurnaan. Kita semua tidak sempurna, selalu ada kekurangan walau kita berprestasi hebat. Ketidaksempurnaan kita bertujuan agar kita selalu belajar dengan rendah hati dan mengatasi tantangan dengan percaya diri. Kerendahan hati dan kepercayaan diri adalah kekuatan yang mampu menarik orang lain untuk membantu kita. Tidak perlu merasa paling pintar dan paling tahu di tempat kerja. Sifat tinggi hati hanya akan merugikan diri sendiri. Sifat rendah hati akan memenangkan diri sendiri. Jadi, orang pintar pasti tampil dengan rendah hati dan penuh percaya diri, sehingga selalu memenangkan tujuannya dengan kinerja terbaik.

Cintai pekerjaan Anda, cintai kehidupan Anda, dan berikan perhatian untuk semua yang Anda tekuni di dalam hidup Anda. Memberikan perhatian secara rinci dan teliti diperlukan agar tingkat kesalahan bisa diminimalkan. Miliki etos untuk memberikan perhatian yang sepenuh hati atas tugas dan tanggung jawab Anda. Miliki kepedulian dengan tugas dan tanggung jawab Anda. Luangkan waktu untuk merenungkan kembali atas apa yang sudah Anda lakukan. Dengarkan apa yang dikatakan oleh orang lain atas kerja keras Anda. Jangan marah kalau orang lain menganggap Anda kurang berhasil. Jangan menyerah kalau orang lain menganggap Anda gagal. Jadikan pendapat dan persepsi orang lain untuk membangkitkan semangat memperbaiki kualitas diri.

Berikan gairah dan motivasi kepada diri sendiri. Jangan pernah terpengaruh dengan energi negatif dari luar diri Anda. Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang mudah. Semua orang akan melewati kesulitan, kegagalan, kekalahan, dan kemarahan sebelum mencapai yang terbaik. Jika Anda tidak sabar dengan proses hidup, maka hidup ini akan sangat melelahkan bagi Anda. Oleh karena itu, jika Anda berniat untuk berhasil, maka Anda harus menjaga diri Anda untuk selalu termotivasi dan mampu menemukan solusi atas semua tantangan di sepanjang jalan. Semakin tinggi prestasi yang Anda impikan, semakin banyak kesulitan dan kegagalan yang harus Anda lalui. Anda harus menjaga semangat saat penderitaan mengganggu perjalanan Anda. Anda harus kuat dan percaya diri saat kegagalan berkali-kali menjatuhkan Anda. Anda harus belajar setiap hari untuk menemukan energi positif agar mampu berdiri dari kegagalan dan bergerak kembali menuju impian.

Etos kerja terbaik adalah sahabat terbaik untuk proses. Tidak ada cara pintas untuk meraih prestasi dan kinerja terbaik. Prestasi dan kinerja hanya bisa dihasilkan dari proses yang penuh integritas. Gunakan etos terbaik untuk menuntaskan pekerjaan yang dipahami dengan kualitas tinggi, dan untuk meningkatkan kreatifitas dalam mengatasi pekerjaan yang dialami. Pekerjaan yang dialami artinya kita tidak memahaminya, tetapi kita mengalaminya sehingga membutuhkan pengetahuan baru untuk menyelesaikannya dengan kualitas terbaik. Intinya, berikan etos terbaik untuk apapun yang terjadi saat Anda melakukan pekerjaan. Ketika Anda menghadapi kegagalan, maka Anda tidak boleh memberikan keluh-kesah atau putus asa, tetapi memberikan semangat dan antusiasme untuk menemukan pengetahuan agar mendapatkan jalan keluar terbaik.

Miliki etos untuk memberikan pelayanan dan bantuan kepada yang membutuhkan Anda. Ketika di tempat kerja ada yang membutuhkan Anda, maka Anda harus tampil dengan rendah hati untuk menolong mereka. Pertolongan dan bantuan Anda akan memperlancar proses kerja dan memudahkan pencapaian kinerja terbaik. Kesuksesan di tempat kerja karena kualitas untuk bisa memberikan pelayanan terbaik. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadikan diri sebagai pelayan yang rendah hati dan percaya diri dalam membantu pencapaian kinerja terbaik.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HIDUP DAMAI BERSAMA PEKERJAAN

“Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika ikhlas dan totalitas dengan pekerjaan.”~Djajendra

Pekerjaan yang baik dihasilkan dari pikiran yang damai dan optimis. Lakukan pekerjaan dengan baik dan sepenuh hati. Tidak perlu memiliki ambisi dan keinginan yang berlebihan. Kerjakan saja dengan sepenuh hati dan keberhasilan akan mengikuti. Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika kita ikhlas dan totalitas.  Jadi, jangan terlalu membanggakan kehebatan diri sendiri di tempat kerja. Jangan banyak membual tentang kehebatan diri dalam melakukan pekerjaan. Jangan mengambil beban yang tidak diperlukan. Jangan ingin menjadi terkenal atau terbaik. Fokuskan saja semua kekuatan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, tanpa mengharapkan apa pun. Jadilah rendah hati. Anggaplah bahwa kita ini hanya sebutir garam di lautan yang luas, sehingga selalu menjadi rendah hati di setiap situasi kerja yang sangat dinamis itu.

Bukan keinginan kita yang menjadikan kita terbaik, tetapi disiplin dan tanggung jawab di dalam sikap rendah hati yang akan membawa kita kepada keberhasilan. Keinginan kita belum tentu tercapai, tetapi disiplin dan tanggung jawab kita mampu mengantar kita untuk mencapai sesuatu yang berharga bagi hidup kita. Tidak perlu membebankan hidup dengan banyak keinginan dan harapan. Fokuskan hidup pada tugas dan pekerjaan. Jadilah bagian yang berharga dalam setiap proses kerja. Jangan ingin mengerjakan semuanya. Kendalikan diri dari sifat berlebihan yang nantinya hanya akan menjadi beban bagi pikiran. Jangan terlibat secara berlebihan dalam pekerjaan orang lain. Jika orang lain membutuhkan bantuan, bantulah mereka sesuai kebutuhan saja, tidak perlu membantu secara berlebihan.Sebab, semua yang berlebihan hanya akan menjadi gangguan bagi diri sendiri dan orang lain.

Damai itu ada dalam pikiran yang tenang dan sabar. Tumbuhkan kepribadian yang tabah dan ikhlas dengan semua peristiwa atau situasi yang tidak diinginkan. Bekerja dengan damai dan optimis bersumber dari dalam diri sendiri. Jangan pernah berharap kenyamanan dan hal-hal terbaik berasal dari luar diri. Orang-orang di luar diri kita tidak peduli apakah kita bahagia atau tidak bahagia. Mereka hanya membutuhkan kemampuan dan tanggung jawab kita melalui etos dan sifat terbaik kita. Jadi, semua hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak menguntungkan diri sendiri haruslah dimaafkan dan dilupakan. Kedamaian bersama pekerjaan fondasinya adalah memaafkan dan melupakan semua bagian yang merusak kedamaian pikiran. Jangan membiarkan pikiran terjebak di dalam situasi yang tidak disukai. Jangan membiarkan pikiran membelok ke arah orang-orang yang menyebalkan atau pun memicu rasa marah kita. Lupakan dan maafkan mereka yang merusak kedamaian hidup kita. Doakan mereka semoga berubah dan menjadi lebih baik bagi kita. Kemudian, fokuskan perhatian pada hal-hal yang menciptakan kedamaian kita bersama pekerjaan.

Kita harus mengambil tanggung jawab atas pekerjaan kita. Keberadaan kita dalam pekerjaan untuk menciptakan karya terbaik. Ambil dan jalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, tanpa berharap berlebihan dengan hasil akhir. Gunakan waktu kerja dengan sebaik mungkin dan benar-benar fokus untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplinkan diri sendiri untuk melaksanakan tanggung jawab pekerjaan dengan cara terbaik. Fokuskan semua kemampuan kepada pekerjaan yang dapat dilakukan dan lakukan dengan totalitas.

Isi waktu kerja dengan daftar tugas yang menjadi prioritas untuk dikerjakan saat ini. Jangan bebani pikiran dengan beban kerja yang belum mampu dikerjakan. Tinggalkan semua yang belum siap untuk dilaksanakan sekarang. Jangan takut dan gelisah dengan tanggung jawab yang belum mampu diselesaikan saat ini. Jangan membuang-buang waktu dalam ketakutan dan kegelisahan karena belum mampu diselesaikan saat ini. Tidak mungkin semua hal bisa dikerjakan dan dipertanggung jawabkan saat ini juga. Kadang, rintangan dan kesulitan bisa menjadikan kita tidak mampu menjalankan tanggung jawab. Kita semua bukanlah manusia super kuat untuk selalu memenuhi kewajiban dan tanggung jawab tepat waktu. Jadi, ketika halangan dan kesulitan menghadang untuk memenuhi kewajiban dan tanggung jawab, maka lupakan dulu mereka, fokuskan pada prioritas yang ada, sambil menunggu waktu yang tepat untuk menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawab yang tertunda.

Tantangan dan kesulitan adalah bagian dari pekerjaan. Tantangan dan kesulitan itu sesungguhnya bertujuan agar kita menyesuaikan diri dengan perubahan. Perubahan tidak mungkin diabaikan. Perubahan selalu akan hadir di lingkungan kerja kita. Tugas kita adalah menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan yang selalu berubah. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan semua keadaan menjadikan kita tenang dalam mengatasi situasi apa pun. Dalam hal ini, kita harus fokus untuk mengubah diri sendiri agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Tidak perlu bersusah-payah untuk merubah orang lain atau pun merubah situasi yang ada. Sebab, kemampuan kita terbatas untuk merubah orang lain, kita tidak mungkin terlalu jauh mengurusi orang lain, ada batasnya. Kita hanya memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri agar tidak kehilangan rasa damai bersama pekerjaan di dalam situasi yang berubah.

Hindari berkompetisi dengan siapa pun dan apa pun. Semua kompetisi menciptakan permainan yang menghilangkan rasa damai. Kompetisi pasti menghasilkan pihak yang menang dan pihak yang kalah. Lakukan pekerjaan dengan niat dan disiplin untuk menghasilkan karya terbaik, tanpa mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari siapa pun. Miliki motivasi dan hargai diri sendiri untuk melakukan pekerjaan terbaik. Tidak perlu memiliki kecemburuan kepada siapa pun. Bekerjalah untuk menggetarkan energi positif ke ruang dan waktu yang disediakan bagi kita. Ingatlah pesan orang bijak, yaitu: apa yang kita tabur akan kita tuai. Jadi, taburlah hal-hal positif melalui pekerjaan dan bersabarlah untuk hasil akhir terbaik.

Gunakan pikiran untuk menciptakan rasa damai bersama pekerjaan, dan gunakan akal untuk menemukan solusi kreatif atas pekerjaan yang dilakukan. Tidak perlu menyesali apa pun dari pekerjaan yang dilakukan. Rasa damai dan senang bersama pekerjaan adalah kunci bagi pertumbuhan diri sendiri. Jangan membiarkan pikiran mengembara keberbagai arah, kendalikan pikiran untuk fokus dalam rasa damai bersama pekerjaan. Selalu menerima keadaan dan mengarahkan pikiran pada pekerjaan adalah cara terbaik untuk mengendalikan pikiran dalam pekerjaan. Pikiran yang damai dan tenang dalam pekerjaan akan mendorong kita menuju kesuksesan dibidang yang kita tekuni dengan pengabdian total.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HARI INI DENGAN SEMPURNA

“Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri.”~Djajendra

Masalah adalah bagian dari kehidupan. Kapan saja masalah bisa muncul untuk mengganggu ketenangan hidup. Ketika ketenangan terganggu, maka segala sesuatu sulit untuk dikerjakan dengan baik. Tidak mudah untuk menjalani kehidupan positif di tengah banyak masalah yang menumpuk. Menjalani momen ini dengan sempurna tanpa terganggu dengan masalah sangatlah penting. Pikirkan hal yang benar saat ini, nikmati saja apa yang tersedia pada hari ini. Besok adalah urusan besok, kita hidup hari ini dan pada momen ini, mungkin saja semua perasaan khawatir itu tidak nyata, serta perlu dikendalikan agar kita tidak cemas dan takut dengan masalah di depan.

Mungkin tidak semua masalah dapat dengan mudah diselesaikan, banyak halangan yang bisa membuat Anda sulit menyelesaikan sebuah masalah. Jadi, ketika Anda tidak dapat berbuat apa-apa, maka sadarlah untuk tidak menciptakan kekacauan di pikiran. Terimalah keadaan yang sedang dihadapi, berpikirlah yang positif, dan yakinlah bahwa segala sesuatu pasti bekerja sesuai kehendak Tuhan. Tugas Anda adalah memiliki niat yang tulus untuk segera menyelesaikan masalah tersebut, dan membiarkan segala sesuatu berproses untuk membantu Anda menyelesaikan masalah. Tidak perlu panik. Tidak perlu takut. Tidak perlu cemas. Terimalah keadaan dengan harapan bisa segera diselesaikan dengan baik.

Ketenangan dan kesabaran menjadi hal yang penting saat menghadapi masalah. Kuatkan energi positif di dalam diri agar dapat melemahkan semua energi negatif. Hidup adalah sukacita dan kegembiraan harus dihidupkan di dalam diri. Jangan membiarkan masalah membuat sukacita dan kegembiraan hilang. Jadilah ikhlas untuk menerima kehendak Tuhan. Semua masalah pasti berlalu pada waktunya. Alam dan kehidupan tidak akan membiarkan hidup Anda di dalam masalah yang terus-menerus. Mulailah dari dalam diri Anda sendiri untuk membangun keyakinan dan kekuatan agar bisa menyelesaikan masalah.

Jangan berpikir bahwa masalah Anda itu berat dan mengerikan. Berpikirlah bahwa Anda tulus dan serius untuk menyelesaikan masalah. Jangan membuat diri Anda mengalami kesengsaraan dan penderitaan oleh masalah. Jadilah bijak dan mulailah langkah-langkah untuk melewati masalah dengan baik. Selalu bertindak positif dan berniat baik atas semua hal yang Anda alami. Masalah ada agar Anda menjalani tes hidup yang menguatkan Anda. Jadi, kadang-kadang masalah yang tak terbayangkan perlu disikapi dengan pikiran positif dan menerimanya untuk diselesaikan dengan benar. Orang bijak mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah memberikan masalah yang berada di luar kemampuan. Jadi, terimalah dan nikmati pengalaman dari masalah tersebut sebagai pelajaran yang menguatkan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

LAYANAN PELANGGAN ADALAH PEKERJAAN SETIAP ORANG

“Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.”~Djajendra

Layanan pelanggan lebih dari sekedar menjalankan prosedur, aturan, dan kebijakan. Layanan pelanggan adalah tentang cinta dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Hanya orang-orang yang mencintai pekerjaan dan peduli untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, mampu memberikan layanan terbaik. Jadi, sangat jelas di sini bahwa menjalankan bisnis itu tidaklah mudah. Tidak cukup proses bisnis bergerak atas dasar prosedur, aturan, dan kebijakan. Bisnis yang baik membutuhkan kepemimpinan yang melayani dengan cinta dan kepedulian untuk membahagiakan pelanggan. Tujuan dari layanan pelanggan yang berkualitas adalah untuk memudahkan dan melancarkan setiap urusan bisnis. Mulai dari urusan pemasaran, penjualan, pertumbuhan, pencapaian target, dan pendapatan menjadi lancar untuk mencapai yang terbaik. Layanan pelanggan dengan sikap baik dan profesionalisme menguatkan setiap aspek dari bisnis yang dijalankan. Oleh karena itu, setiap karyawan harus benar-benar terlatih dan menjadi profesional untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik.

Pekerjaan memberikan layanan terbaik bukan hanya urusan departemen customer service, tetapi merupakan pekerjaan setiap orang di perusahaan. Mulai dari pimpinan tertinggi sampai dengan setiap karyawan, apa pun bagian atau departemennya, haruslah menjadi pelayan yang hebat untuk memberikan layanan pelanggan terbaik. Dalam hal ini, pemimpin yang cerdas biasanya berdiri di garda paling depan untuk menjadi teladan dalam memberikan pelayanan terbaik. Pemimpin selalu berada di garda paling depan dengan motivasi dan antusiasme untuk memuaskan harapan pelanggan. Setiap karyawan di setiap departemen bekerja dengan pikiran dan emosi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Peran setiap karyawan menjadi strategi dalam layanan pelanggan. Intinya, setiap karyawan harus terbiasa menjalankan peran terbaik untuk memberikan pengalaman yang indah bagi pelanggan. Dalam hal ini, membutuhkan disiplin dan tanggung jawab yang bersumber dari hati masing-masing karyawan. Tidak boleh ada niat yang lain selain niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Setiap pengambilan keputusan dengan pelanggan sebaiknya dilakukan atas dasar cinta dan kepedulian. Pelayanan yang diberikan harus mampu menghilangkan segala hambatan dan prasangka. Niat baik dan sikap baik merupakan kekuatan yang harus menggerakan pelayanan dari hati nurani setiap orang. Setiap respon pelanggan harus dilayani dengan niat baik dan sikap baik untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Jangan pernah sekalipun urusan dengan pelanggan terjebak dalam konflik dan tidak bergerak untuk menemukan solusi terbaik. Setiap urusan pelanggan haruslah dengan pikiran positif yang memberikan solusi terbaik bagi kebahagiaan pelanggan. Tidak boleh ada kata-kata yang mengecewakan pelanggan. Keberadaan setiap karyawan di tempat kerja adalah untuk membantu pelanggan dengan solusi, bukan mempersulit dengan prosedur dan kebijakan.

Perusahaan yang kuat selalu berdiri di atas fondasi pelayanan pelanggan yang kokoh. Semua ini dimulai dari kepemimpinan yang antusias untuk menguatkan budaya pelayanan berkualitas. Kepemimpinan yang tidak pernah puas untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan di setiap aspek organisasi. Kepemimpinan yang mengembangkan karyawan dengan kualitas dan sikap terbaik untuk memberikan pelayanan pelanggan. Kepemimpinan yang selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas prosedur, aturan, dan kebijakan terbaik sebagai dasar yang unggul untuk memberikan pelayanan pelanggan terbaik. Kepemimpinan yang sangat memperhatikan disiplin dan tanggung jawab karyawan dalam mempraktikkan sikap baik di setiap situasi pelayanan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI KESABARAN SAMPAI HASIL TERCAPAI

“Pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.”~Djajendra

Kita semua pasti menginginkan hasil terbaik dalam pekerjaan yang kita lakukan.  Rahasia untuk mencapai hasil terbaik tergantung kepada kecerdasan kita dalam mengelola tindakan dan pikiran. Sebuah pencapaian membutuhkan tindakan dengan konsentrasi penuh pada setiap proses kerja. Perhatian yang konstan dan terfokus pada pekerjaan dengan ketekunan dan kesabaran menjadi kunci pencapaian. Pada waktu sedang bekerja persatukan pikiran dengan emosi positif, semangat, etos, dan tindakan ke dalam kualitas terbaik.  Bertindaklah dengan optimis dan lakukan pekerjaan sebagai alat dari pencapaian yang harus Anda dapatkan. Kendalikan ego agar Anda bisa rendah hati dan tanpa beban saat melakukan pekerjaan. Memelihara ego di setiap proses kerja berarti menyingkirkan bantuan orang lain dan berpikir bahwa saya dapat melakukannya sendirian. Padahal sebuah pencapaian adalah hasil dari proses kerja dalam kolaborasi dengan banyak orang.

Pada waktu sedang bekerja jangan terpengaruh oleh hasil yang harus dicapai. Fokuskan waktu dan energi untuk melakukan setiap tahapan pekerjaan dengan sempurna dan profesional. Kerjakan saja dengan tenang, sabar, dan penuh keyakinan. Lakukan sepenuh hati dengan disiplin dan tanggung jawab. Biarlah proses kerja yang sempurna pada waktu yang tepat memberikan hasil terbaik. Hubungkan jiwa Anda ke dalam pekerjaan dengan energi antusiasme dan optimisme. Buatlah agar pikiran berpikir bahwa keberhasilan ada bersama Anda. Kuatkan keyakinan kepada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional.

Kesabaran diperlukan karena di sepanjang proses pencapaian selalu ada cerita tentang tantangan, kesulitan, kegagalan, dan ketidakpastian. Jadi, kesabaran menjadi perilaku penting agar Anda tetap bekerja tanpa stres dan bebas dari perasaan tertekan. Kesabaran menjadikan Anda bijaksana dan tetap tenang dalam segala situasi. Misalnya, Anda sedang menuai kesuksesan, maka Anda tetap rendah hati dan bersyukur dengan pencapaian. Sebaliknya, saat Anda sedang menuai kegagalan, maka Anda tetap tenang dan tidak stres untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Mulailah pekerjaan Anda dengan niat tulus untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Seperti pesan orang bijak bahwa saat Anda menabur, Anda akan menuai. Jadi, taburlah etos terbaik di setiap titik proses kerja agar Anda dapat menuai hasil terbaik. Jangan pernah memiliki niat yang kurang tulus saat bekerja, sebab hal ini akan mengakibatkan Anda menuai kinerja buruk. Misalkan: lingkungan kerja Anda berbudaya lemah, kepemimpinan yang kurang tegas, tingkat emosi negatif yang tinggi, sangat banyak aliran pikiran negatif, kemarahan, kecemburuan, kebencian, dam aliran energi negatif yang merusak suasana kerja. Walaupun situasi buruk tersebut sudah menjadi budaya di tempat kerja Anda, maka Anda harus sabar dan sadar untuk tidak terpengaruh dengan budaya tersebut. Untuk itu, setiap hari Anda harus sadar untuk mengisi energi positif ke dalam diri Anda. Ketiadaan energi positif dalam jangka panjang akan mengakibatkan budaya menjadi lemah dan perilaku kerja menjadi sangat buruk. Jadi, jangan terjebak ke dalam lingkungan kerja yang buruk, kuatkan niat baik Anda agar Anda mampu menjadi energi positif di tengah orang-orang negatif tersebut. Jangan menyerah oleh kesulitan saat menghadapi orang-orang negatif. Tetaplah optimis bersama kekuatan energi positif Anda.

Kesabaran dalam kerja keras yang optimis akan mendorong Anda untuk mengembangkan kreativitas, sehingga dalam tekanan seperti apa pun, Anda mampu memiliki pikiran yang mencerahkan di dalam kecerdasan kreatif. Kreativitas mampu menghilangkan ketidaktahuan dan menemukan jalan keluar terbaik. Anda pun mampu melakukan pekerjaan dalam kondisi sesulit apa pun. Anda selalu dapat melakukan tantangan  dengan kreativitas dan niat positif. Energi positif di dalam diri Anda akan mempertahankan ketekunan dan kedisiplinan untuk menuntaskan pekerjaan. Sikap rendah hati Anda menjadikan Anda mudah menerima gagasan baru, mau mendengarkan pendapat orang lain, terbuka untuk saran dan kritik, serta mudah menyatu dalam kerja sama dan kolaborasi. Pada akhirnya; pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU ORANG-ORANG PRODUKTIF

“Orang-orang produktif tidak fokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.”~Djajendra

Produktif berarti cerdas memanfaatkan waktu, tenaga, pikiran, pengetahuan, dan kemampuan untuk menghasilkan nilai tambah bagi kehidupan diri sendiri dan orang lain. Perilaku orang-orang produktif adalah sangat rajin, disiplin, tepat waktu, kreatif, tekun, dan mencapai target di tingkat tertinggi. Orang-orang produktif sangat antusias dan selalu gembira saat melakukan pekerjaan. Mereka tidak merasa terganggu dengan tantangan dan kesulitan. Mereka tetap bekerja dengan sepenuh hati ketika gangguan tersulit mencoba menghentikan kerja mereka.

Setiap pekerjaan dimulai dengan prioritas terpenting. Pekerjaan yang paling penting selalu diselesaikan dan semua tantangan dihadapi dengan gembira. Orang-orang produktif bukan berarti setiap waktu terlihat sibuk dengan apa yang dikerjakan, tetapi mampu mengelola tugas-tugasnya dengan efektif dan cerdas. Orang-orang produktif memiliki banyak waktu luang untuk mengevaluasi pekerjaan yang sudah dilakukan dan juga untuk selalu belajar hal-hal baru. Intinya, orang-orang produktif tidak terfokus pada melakukan lebih banyak tugas-tugas harian, tetapi mampu menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang singkat.

Orang-orang produktif tumbuh dari etos dan perilaku yang menempatkan pekerjaan sebagai sebuah peristiwa kegembiraan dan kesenangan. Pekerjaan dianggap sebagai sebuah permainan yang menyenangkan, sehingga mereka memiliki kebiasaan untuk totalitas terhadap tugas-tugas harian dan mingguan. Semangat dan motivasi yang tinggi selalu mendorong orang-orang produktif untuk berprestasi dan berkinerja. Mereka menjadi sangat produktif karena cinta dan kesukaannya terhadap apa yang dilakukan. Mereka tidak pernah merasa bosan dan lelah dengan semua situasi kerja yang dihadapi. Mereka selalu menikmati pekerjaannya seperti sedang menikmati liburan terindah.

Waktu kerja selama delapan jam betul-betul dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas dengan kualitas tinggi, dan juga untuk mengembangkan diri agar dapat beradaptasi dengan semua perubahan. Pola kerja dan rutinitas dalam etos yang hebat telah menciptakan kebiasaan kerja yang efektif dan efisien, sehingga bagi orang-orang produktif tidak membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan target harian. Mereka selalu fokus dan konsentrasi penuh untuk mencapai hal-hal yang segera harus diselesaikan pada hari ini. Jadi, tidak pernah ada kebiasaan untuk menunda tugas, semuanya diselesaikan tepat waktu dengan hasil akhir yang berkualitas tinggi.

Orang-orang produktif selalu sadar untuk menjaga kebugaran tubuh dan mental. Dengan tubuh yang bugar dan mental yang positif, mereka mampu berkarya dan berkontribusi dengan lebih berkualitas. Penampilan diri yang segar, sehat, dan bugar adalah prioritas terpenting. Oleh karena itu, orang-orang produktif sangat rajin berolahraga, menjaga pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, serta mengendalikan pemikiran mereka agar selalu positif dan optimis.

Mengelola waktu dan energi dengan kualitas. Prinsip kerja orang-orang produktif adalah dengan waktu yang sedikit menghasilkan jumlah produk berkualitas tinggi yang banyak. Kebiasaan dan kecerdasan mereka mampu menghilangkan hal-hal yang tidak penting di sepanjang proses kerja. Mereka benar-benar efektif dan fokus pada apa yang harus dikerjakan. Sistem, prosedur, aturan, dan etos sudah bersatupadu dalam kebiasaan kerja sehari-hari. Setiap pagi saat memulai pekerjaan, orang-orang produktif fokus dengan tugas-tugas inti yang harus diselesaikan pada saat sekarang. Mereka tidak akan menghabiskan waktu dengan memeriksa email pribadi, ngobrol dengan teman, melayani percakapan di media sosial, baca berita, nonton youtube, dan hal-hal lain yang sifatnya bukan tugas kantor. Bagi orang-orang produktif, menyelesaikan tugas dan tanggung jawab adalah hal terpenting di tempat kerja. Mereka betul-betul menggunakan waktu pagi saat otak masih segar dan tubuh masih bugar untuk menyelesaikan pekerjaan yang paling menantang.

Semua gangguan dari luar diri yang berpotensi menurunkan produktivitas kerja dapat diatasi dengan kecerdasan emosional. Emosi yang cerdas mampu meningkatkan kesadaran diri dan pengendalian pikiran, sehingga tidak jatuh ke dalam perangkap pengaruh dari luar diri. Sebagai pribadi yang produktif mampu merasa tidak terganggu untuk melakukan tugas-tugas prioritas dengan berkualitas. Tidak ada energi kemalasan yang mampu menghentikan tugas-tugas prioritas. Tidak ada pengalihan perhatian yang mampu menghentikan proses kerja. Tidak ada kebisingan yang dapat memecahkan fokus dan konsentrasi saat melakukan pekerjaan. Sistem dan budaya yang kuat tercipta dari perilaku orang-orang produktif. Orang-orang produktif itu sendiri adalah kekuatan di dalam perusahaan, sehingga perusahaan tidak mudah terganggu di sepanjang perjalanan untuk mencapai tujuan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETIKA DAN ETIKET TIDAK BOLEH DIPISAHKAN DALAM SETIAP HUBUNGAN BISNIS

“Etiket menjadikan Anda pribadi yang sopan dan penuh energi baik; etika menjadikan Anda taat dan teliti menjalankan aturan, prosedur, dan rencana dengan profesional.”~Djajendra

Etika dan etiket adalah fondasi dalam perilaku bisnis. Hubungan bisnis yang sehat dan profesional hanya terwujud jika etika dan etiket dijalankan dengan sepenuh hati secara bersamaan. Pelanggaran terhadap etika berkonsekuensi hukum. Biasanya, seseorang yang ketahuan melanggar etika di perusahaan berpotensi dipecat atau pun harus menjalani proses hukum. Jadi, pelanggaran etika ini sangat serius dan berdampak merugikan perusahaan, juga merugikan banyak pihak secara materi. Melanggar etiket dianggap tidak memiliki perilaku yang baik. Pribadi yang tidak memiliki etiket dianggap tidak mampu berkomunikasi, tidak memiliki empati, tidak memiliki toleransi, kasar, pemarah, egois, jorok, tidak berpakaian secara baik, bahasa tubuh yang buruk, sifat dan perilaku yang tidak tenang, dan sangat banyak hal-hal lain yang sifatnya kepribadian. Intinya, etika dan etiket haruslah menjadi satu paket dalam satu visi berbisnis yang baik. Keduanya sangat penting untuk dijalankan agar pelayanan bisnis menjadi lebih sempurna.

Etika diatur dalam sebuah panduan dan kode etik untuk dipatuhi oleh semua pihak di dalam perusahaan. Hal-hal seperti: menjaga informasi rahasia perusahaan; menjaga rahasia pelanggan; menjaga komitmen, tidak menerima suap, tidak menawarkan suap, mengatakan yang sebenarnya; tidak melecehkan; dan banyak hal-hal lain yang biasanya diatur dalam panduan etika bisnis. Etiket sendiri adalah tentang tata-krama atau sopan-santun saat berhubungan dengan stakeholder. Etiket di perusahaan sebaiknya dibuat dalam sebuah panduan agar setiap orang memahaminya dan sadar untuk menjalankannya dengan profesional. Hal-hal seperti: cara berpakaian; cara berkomunikasi, mendengarkan, berbicara, senyum, pilihan kata-kata, bahasa tubuh yang baik, dan sorot mata; tidak mengunyah sesuatu saat berbicara; tidak memainkan telepon atau hp saat berinteraksi dengan rekan kerja atau klien; selalu tampil bersih dan bugar; mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru; menghormati budaya orang lain; menghargai pemikiran dan pendapat orang lain; dan selalu menghormati realitas orang lain.

Jika etika dan etiket dijalankan sebagai bagian dari budaya kerja, maka semua proses kerja akan membawa ke arah yang lebih produktif dan kinerja tinggi. Tidak ada seorang pun yang sempurna. Manusia adalah tempatnya salah. Tetapi, dengan mematuhi peraturan etika dan etiket dengan serius dan rendah hati, maka ketidaksempurnaan tersebut bisa diatasi. Implementasi etika dan etiket yang konsisten di tempat kerja meningkatkan kualitas kerja di setiap bagian organisasi. Dampaknya, integritas dan tanggung jawab menjadi semakin menguat di dalam hubungan kerja dengan pihak mana pun. Semua interaksi kerja akan berproses di dalam perilaku etis dan sikap sopan-santun. Yang pasti, setiap orang suka bekerja untuk sebuah perusahaan yang sangat memperhatikan etika dan etiket. Hal ini akan menjadikan perusahaan berbudaya kuat dan selalu hebat saat menghadapi berbagai situasi dan ketidakpastian.

Pelanggan pasti lebih mencintai perusahaan yang melayani mereka dengan etika dan etiket yang baik. Kombinasi etika dan etiket menjadikan semua urusan bisnis berjalan di atas aturan dan sopan-santun. Tidak akan ada pelanggaran dan manipulasi dalam setiap hubungan bisnis dengan stakeholder. Setiap proses bisnis tunduk pada aturan, perjanjian, dan komitmen; serta pelayanan tunduk kepada sifat dan perilaku yang hormat, melayani, rendah hati, dan menghargai orang lain.

Etiket bisnis menciptakan lingkungan kerja yang bersih, peduli, saling menghargai, dan saling menjaga penampilan diri yang profesional. Etika bisnis menjadikan setiap orang tidak lagi janji berlebihan, tetapi sulit memenuhi janjinya. Komitmen yang diucapkan selalu dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap orang sadar untuk secara teliti menjalankan peraturan dan mengelola resiko dalam setiap pekerjaan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM

“Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.”~Djajendra

Tidak mungkin kita bisa menyelesaikan sendiri sebuah pekerjaan. Kita membutuhkan orang lain untuk melengkapi apa yang kita kerjakan. Sudah menjadi takdir manusia untuk saling membutuhkan dalam pekerjaan yang dilakukan. Pekerjaan terbaik dihasilkan ketika kita mampu saling mempercayai satu sama lain dalam setiap proses kerja. Kehebatan individu membutuhkan kehebatan tim agar individu tersebut dapat menghasilkan prestasi terbaik.

Apa pun pekerjaan yang kita lakukan, kita harus memiliki kemampuan untuk bekerja bersama siapa pun dan dimanapun. Kita harus bisa mengatasi semua hambatan yang menghalangi kita untuk bekerja bersama banyak orang. Kita harus bisa beradaptasi untuk mendengarkan pengertian yang berbeda, persepsi yang tidak sama, kepentingan, dan dinamika tertentu saat kita bekerja bersama orang lain. Ketika kita mampu mendengarkan dan memahami orang lain, maka kita bisa selalu akur satu sama lain dan tidak akan pernah terjebak dalam konflik perbedaan.

Kekompakkan bersama dalam setiap proses kerja menciptakan iklim kerja yang menyenangkan. Iklim kerja yang menyenangkan berdampak positif pada peningkatan kualitas budaya organisasi dan produktivitas kerja setiap orang, sehingga semua target dan tujuan dapat dicapai dengan kinerja terbaik. Hal ini juga berdampak positif pada kebahagiaan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.

Setiap individu di dalam tim harus memiliki keterampilan dan cara melakukan yang terbaik. Sebab, dalam sebuah tim yang unggul dibutuhkan keterampilan, pengetahuan, kemampuan, dan keunikan untuk saling melengkapi satu sama lain. Intinya, setiap anggota tim haruslah terdiri dari orang-orang cerdas dengan kualitas kerja yang tinggi, sehingga mereka bisa menjadi individu-individu yang hebat di dalam kerja bersama, untuk menyelesaikan tugas dengan cara yang kohesif.

Membangun dan pembentukan tim yang produktif haruslah dilakukan dengan sepenuh hati. Semua perbedaan dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama. Ketika semua orang sudah dilebur ke dalam satu visi dan satu budaya kerja bersama, maka upaya untuk meningkatkan hubungan kerja yang saling pengertian antara anggota tim dapat dilakukan dengan mudah. Jelas, semua ini menjadi tanggung jawab dari kepemimpinan di perusahaan. Kepemimpinan secara kolektif harus sadar dan mau melakukan kegiatan pembentukan tim secara terus-menerus. Membangun dan membentuk tim kerja yang kuat bukanlah pekerjaan satu kali, tetapi merupakan pekerjaan setiap hari yang harus dikoordinasikan oleh kepemimpinan yang kuat.

Setiap anggota dalam tim kerja harus diberikan pemahaman yang jelas tentang peran mereka di dalam tim. Ketika setiap individu mengerti pekerjaannya dengan baik, maka mereka mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan tim. Jadi, apa pun proyek atau tugas yang diberikan kepada sebuah tim, jika setiap anggotanya berkualitas hebat dan mengerti peran mereka masing-masing, maka tim tersebut akan menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Kekompakkan tim haruslah didasarkan pada kualitas individu yang cerdas, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, mampu melakukan perannya dengan baik, dan selalu menjadi satu kesatuan yang solid di dalam kerja tim. Setiap anggota wajib memiliki antusiasme yang tinggi untuk bekerja fokus pada tujuan dan kesepakatan bersama. Setiap anggota tim harus menjadi spesialis terhadap apa yang mereka kerjakan, dan merasa memiliki tanggung jawab penuh terhadap tujuan dari pekerjaan yang dilakukan. Setiap anggota tim harus sadar bahwa dirinya masing-masing merupakan bagian penting dari sebuah tim, sehingga mampu mengendalikan ego untuk bisa melebur dalam jiwa tim yang kuat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

 

MENERIMA KESALAHAN DAN MENGAKUINYA DENGAN RENDAH HATI

“Kehidupan kita akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan.”~Djajendra

Tidak ada seorang pun yang tidak membuat kesalahan. Semua orang membuat kesalahan. Kesalahan adalah bagian dari perjalanan hidup setiap orang. Kesalahan menunjukkan bahwa manusia memiliki sifat tidak sempurna, sehingga setiap saat harus sadar diri untuk memperbaiki kesalahan yang dibuat. Kemampuan untuk mengakui kesalahan akan membuka ruang kreatifitas di dalam diri, sehingga dengan energi kreatif kita bisa menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kesalahan. Menyembunyikan kesalahan hanya menjadikan diri sendiri tidak jujur kepada dirinya, sehingga hidupnya penuh prasangka di dalam ketidakdamaian jiwa.

Kesempurnaan hanya milik Tuhan, bukan milik manusia. Jadi, sangatlah merugikan diri sendiri bila terlalu ngotot dengan kebenaran diri sendiri. Kemampuan dan kesadaran untuk melihat kesalahan yang kita buat dengan jujur akan membuat hidup kita lebih baik. Kecerdasan dan integritas untuk memperbaiki kesalahan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi proses hidup. Jangan takut mengakui kesalahan. Jangan putus asa dan sedih dengan kesalahan yang sudah dibuat. Terimalah kesalahan itu dan perbaiki agar kegembiraan tetap ada di dalam kehidupan. Jangan membiarkan pikiran negatif dan ego menjadi sangat kuat untuk tidak mengakui kesalahan.

Kehidupan akan semakin memburuk ketika kita merasa tinggi hati untuk mengakui kesalahan. Mungkin saja kesalahan yang kita buat luput dari hukuman negara, luput dari hukuman Tuhan, tetapi tidak akan pernah luput dari hukuman diri kita sendiri. Jadi, ketika semua hal tidak memberikan hukuman atas ketidakjujuran kita atas kesalahan yang kita buat, maka diri kita sendirilah yang akan memberikan hukuman terhadap ketidakjujuran kita tersebut. Pada akhirnya, semua kesalahan yang tidak kita akui dan tidak kita perbaiki akan menjadi sumber penderitaan bagi hidup kita. Sumber penderitaan itu akan muncul dari dalam diri sendiri untuk mengganggu keseimbangan pikiran, emosi, fisik, mental, dan jiwa. Jadi, daripada setiap saat mengalami depresi atau stres, lebih baik hidup dengan mengakui kesalahan dan menerima kesalahan untuk kebahagiaan hidup diri sendiri.

Mengakui kesalahan seperti membersihkan diri sendiri dari berbagai kotoran. Niat baik dan sikap yang penuh integritas akan menyelamatkan reputasi diri sendiri. Kepribadian dengan sikap yang selalu fokus untuk memperbaiki kesalahan akan bergerak menuju transformasi kehidupan terbaik. Perilaku yang mengakui kesalahan menjadikan proses hidup tanpa penyesalan dan tidak akan mencoba untuk menutupi kesalahan. Sebab, semua perilaku menutupi kesalahan hanya seperti menyimpan sakit di dalam diri sendiri.

Kita harus menjadi diri sendiri yang jujur terhadap semua niat dan tindakan. Bila sudah ada niat untuk tidak jujur, maka kesalahan pasti dibuat. Hal ini berakibat pada hidup kita yang selalu mengulangi kembali kesalahan demi kesalahan. Jelas, saat kita terus-menerus mengulangi kesalahan melalui niat dan perbuatan, maka kita tidak akan membuat perubahan apa pun untuk meningkatkan kebahagiaan dan kedamaian hidup kita. Dan, bila niat untuk melakukan hal-hal curang sudah menjadi bagian dari karakter diri, maka sampai tua pun kita akan menjadi pelaku curang yang tidak pernah bertransformasi untuk menikmati kedamaian jiwa. Intinya, bila kita selalu memiliki niat untuk berbuat curang, maka hal ini sama saja seperti kita sedang menjalani hidup membohongi diri sendiri dengan membenarkan perbuatan salah kita.

Pada dasarnya, setiap orang adalah orang baik. Namun, niat tidak baik menjadikan diri kita sering berbuat kesalahan, sehingga kita menjadi orang yang tidak baik. Kesalahan adalah jalan hidup yang tidak tepat. Jika kita tetap ngotot berjalan di jalan yang tidak tepat, maka kita akan menjalani hidup yang tidak kita ketahui, sehingga mudah jatuh ke lubang penderitaan. Stres dan berbagai persoalan hidup akan muncul saat kita tetap terbiasa di jalan hidup yang tidak tepat.

Menerima kesalahan dan mengakuinya dengan rendah hati adalah jalan untuk menikmati kehidupan yang damai dan bahagia. Semua kesalahan adalah milik kita sendiri, tidak perlu kita memaksa diri untuk berbagi kesalahan. Sikap kita yang masih menyalahkan orang lain atau mencoba berbagi kesalahan dengan orang lain, hanya akan membuat diri kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Memaafkan dan menerima kesalahan menjadikan kita lebih cerdas, sehingga tidak akan jatuh lagi ke dalam lubang kesalahan yang sama.

Hidup ini indah dan sangat berharga. Jangan disia-siakan di dalam kesalahan dan kecurangan. Niat yang baik dengan sikap rendah hati untuk selalu belajar dari kesalahan dan kekurangan menjadikan kita berguna bagi hidup yang indah ini. Sifat dan perilaku kita yang selalu belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan menjadikan kita tumbuh dan berkembang. Kesalahan yang dilakukan dengan ketidaktahuan adalah pelajaran yang harus segera diperbaiki untuk kebaikan diri sendiri.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU MALAS MENGHILANGKAN KESEJAHTERAAN DAN KEBERUNTUNGAN

“Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif dan memiliki disiplin untuk menghasilkan prestasi terbaik.”~Djajendra

Kehidupan dihidupi dengan pekerjaan. Setiap makhluk harus bekerja untuk kelangsungan hidupnya. Seekor semut tidak pernah malas untuk bekerja keras mencari makan. Burung tidak pernah berdiam disarang dan menunggu makanan, tetapi dia terbang meninggalkan sarang untuk menemukan makanan. Semua kehidupan bekerja keras untuk menjalani hidup. Siapa pun yang malas akan mengalami kehidupan yang merugikan dirinya. Bekerja keras dengan kreativitas yang tinggi adalah jalan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Pikiran positif yang fokus menekuni sebuah pekerjaan dengan sepenuh hati adalah cara untuk menjalankan kehidupan yang baik. Kita semua harus bekerja, harus menjadi produktif, harus kreatif dan inovatif. Kita semua harus memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup. Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif untuk menghasilkan prestasi terbaik. Kehidupan yang baik dihasilkan melalui kerja. Teruslah bekerja, lakukan sesuatu bagi kehidupan, layani hidup ini dengan sepenuh hati, jangan membiarkan rasa malas menguasai hidup dan menghancurkan masa depan.

Setiap hari kita harus menyalurkan energi positif ke dalam kerja yang produktif. Menjadi bijak dan cerdas agar energi positif tidak dirusak dengan energi negatif. Perilaku pesimis, mengeluh, dan menyalahkan orang lain akan menguras energi positif dan akan mengarahkan diri menuju tujuan yang salah. Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai energi kita terkonsentrasi menuju tujuan yang tidak kita inginkan.

Bekerja dengan jujur, ikhlas, dan sepenuh hati akan membuat kita berjalan di jalan kebenaran untuk menemukan kesejahteraan sejati yang membahagiakan hidup kita. Berikan cinta dan totalitas terhadap pekerjaan. Tawarkan dan persembahkan kualitas terbaik bagi setiap stakeholders. Jangan pernah bekerja dengan setengah hati. Sikap, etos, perilaku, dan karakter haruslah totalitas untuk membangkitkan energi sukses dari dalam diri. Jadilah ikhlas untuk menerima segala hal yang dihadapi. Terimalah masalah dengan sabar dan ikhlas, kemudian kuatkan energi positif untuk menemukan jalan kesejahteraan yang lebih baik.

Perilaku malas menghilangkan kesejahteraan dan keberuntungan. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran dimasuki oleh virus-virus malas. Jangan membiarkan mental dan emosional menjadi malas untuk mengerjakan yang harus segera dikerjakan. Kuatkan energi penjaga hati dan pikiran agar selalu mengingatkan kita tentang tanggung jawab atas pekerjaan kita. Miliki niat dan kemauan untuk selalu mengendalikan segalanya dengan pikiran positif. Jadilah arsitek yang cerdas merancang etos kerja terbaik untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sempurna.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETOS KERJA TERBAIK TERWUJUD KETIKA SEDANG MENYUKAI DAN MENCINTAI PEKERJAAN

“Di mana ada minat, cinta, dan sepenuh hati; maka, di situ muncul kemauan keras dan tekad untuk menciptakan yang terbaik.”~Djajendra

Etos kerja adalah kemampuan dan kualitas yang melekat di dalam diri seorang pekerja untuk melakukan pekerjaan dengan kinerja terbaik. Rasa cinta terhadap apa yang dikerjakan adalah dasar untuk terbentuknya sebuah etos kerja terbaik. Ketika seorang pekerja bekerja dengan pekerjaan yang sangat dia sukai, maka dia tidak akan pernah merasa bekerja. Rasa cinta dan rasa suka membuat proses kerja menjadi sumber sukacita dan kegembiraan. Intinya, etos kerja membutuhkan rasa cinta dan rasa suka terhadap apa yang sedang dikerjakan.

Etos kerja terbaik membuat mind set tidak bekerja hanya untuk upah, tetapi bekerja untuk rasa cinta dan rasa suka terhadap apa yang sedang dikerjakan. Pekerjaan yang dicintai dan ditekuni dengan sepenuh hati menjadi sumber kesejahteraan dan kebahagiaan. Pekerjaan yang dikerjakan dengan rasa cinta membuat pekerjaan itu indah dan nikmat. Seperti kata filsuf Tao, “Pilih pekerjaan yang Anda sukai – dan Anda tidak perlu bekerja sehari pun dalam hidup Anda!” Jadi, temukan panggilan hati untuk sebuah pekerjaan yang sangat Anda sukai agar Anda memiliki etos yang hebat.

Kepuasan kerja berasal dari panggilan hati untuk melakukan pekerjaan dengan penuh sukacita. Ketika Anda memiliki etos kerja dari rasa cinta dan suka, maka antusiasme dan disiplin Anda yang kuat mampu menciptakan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk menghasilkan prestasi terbaik. Hal ini juga mengarahkan Anda pada pemenuhan kebutuhan batin, sehingga Anda tidak sekedar menjadikan pekerjaan sebagai sumber keuntungan materi, tetapi juga untuk mencapai kepuasan kerja.

Anda yang mencintai dan menyukai pekerjaan tidak akan bertanya apa untungnya buat Anda. Rasa cinta terhadap apa yang Anda kerjakan menjadi sumber kesenangan. Kebahagiaan bersama pekerjaan menjauhkan Anda dari energi negatif, sehingga tidak ada perasaan bosan dan frustasi, yang ada hanya gembira dan kesenangan bersama pekerjaan. Orang yang tidak mencintai pekerjaannya selalu hitung-hitungan keuntungan yang diberikan oleh pekerjaan tersebut, dan tidak pernah bahagia di tempat kerja, perasaan bosan dan jenuh selalu menjadi sahabat sehari-hari.

Etos kerja terbaik dihasilkan oleh orang-orang yang merasa berhak untuk bekerja dengan disiplin dan sepenuh hati. Mereka fokus dan sangat disiplin di dalam proses kerja, tidak terikat untuk sebuah hasil akhir. Mereka terus-menerus bekerja dan berusaha sebaik mungkin, serta rajin untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi terbaik. Tidak pernah mengendurkan usaha dan kerja keras. Tidak pernah kecewa jika belum mendapatkan prestasi yang dicari. Selalu bekerja di luar zona nyaman, dan selalu tekun untuk membuat dirinya lebih berkualitas.

Etos kerja terbaik akan memberikan prestasi dan upah yang besar. Fokuskan untuk bekerja dengan etos terbaik, abaikan kebutuhan dan keinginan, kesungguhan Anda untuk bekerja dengan etos terbaik akan membuat hidup Anda sukses. Intinya, jangan bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidup Anda, tetapi bekerjalah dengan rasa cinta terhadap pekerjaan Anda, sehingga Anda akan menemukan kesejahteraan dan kebahagiaan untuk selamanya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PELANGGAN YANG PERTAMA

“Pelayanan itu seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, kuat, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda.”~Djajendra

Ketika Anda pertama kali menjalankan bisnis, pelanggan adalah orang pertama yang membuat Anda berbisnis. Pelayanan terbaik Anda kepada pelanggan menjadi penentu sukses tidaknya bisnis Anda. Kekuatan pelanggan yang dapat Anda layani dengan baik akan memberikan pertumbuhan bisnis yang hebat. Pelanggan adalah kekuatan yang sangat menentukan keberadaan bisnis Anda di masa depan.

Rawatlah pelanggan dengan hati dan kecerdasan. Mengabaikan kepentingan pelanggan pasti mengurangi kesuksesan bisnis yang Anda jalankan. Ketika bisnis sedang kurang baik, itu artinya Anda harus lebih memperhatikan pelanggan dengan cara dan strategi pelayanan terbaik. Hilangnya fokus pelayanan kepada pelanggan berpotensi mengurangi aliran uang masuk ke dalam bisnis. Akibatnya, bisnis gagal dan Anda akan kesulitan keuangan untuk membiayai usaha yang dijalankan.

Fondasi sebuah bisnis adalah menjual sebanyak mungkin. Untuk bisa menjual sebanyak mungkin, Anda harus memiliki cara pelayanan yang membuat pelanggan mempercayai bisnis Anda. Cara pelayanan yang menyentuh hati dan kebutuhan pelanggan. Cara pelayanan yang membuat pelanggan membutuhkan jasa dan produk yang Anda jual.

Pelayanan yang buruk menyebabkan kerugian dalam bisnis. Pelayanan seperti jembatan yang menghubungkan Anda dengan pembeli untuk terjadinya transaksi. Bila jembatannya indah, nyaman, dan penuh kebaikan; maka, pembeli pasti ingin kembali untuk membeli dari Anda. Jangan pernah membiarkan pelayanan yang buruk terjadi terus-menerus karena hal itu akan menghilangkan semua potensi untuk hasil panen terbaik. Ketika bisnis kehilangan hasil panen, maka tidak ada lagi kekuatan di dalam bisnis, dan semua orang di tempat kerja berada dalam perasaan kehilangan kepercayaan diri untuk bangkit dari kesulitan.

Pelayanan yang buruk menyebabkan hadirnya berbagai penyakit ke dalam bisnis dan perusahaan. Hal ini disebabkan dalam bisnis yang pelayanannya buruk, daya tahan bisnis cendrung turun, dan berbagai potensi penyakit dengan mudah merayap masuk ke dalam perusahaan. Jelas, kondisi ini menggrogoti kekuatan perusahaan dan perlahan-lahan mematikan bisnis yang Anda jalankan. Jadi, ini adalah peringatan yang sangat jelas dari sebuah bisnis kepada para pengelola bisnis. Pelayanan adalah hal pertama yang harus diprioritaskan dengan sebaik mungkin dan membuat pelanggan bangga dengan pelayanan yang Anda berikan.

Akhirnya, pelangganlah yang memberi kehidupan dalam sebuah bisnis, yang memasok seluruh keuntungan, berubah menjadi kinerja dan prestasi bagi perusahaan. Semua bonus dan prestasi kerja terjadi karena pelanggan terus-menerus membeli dan mengkontribusikan keuntungan yang banyak bagi bisnis Anda.

Setiap hari hadirlah ke tempat kerja dengan niat dan upaya untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh pelanggan. Semua kebaikan dan keindahan yang Anda berikan kepada pelanggan akan kembali kepada Anda dalam bentuk kinerja dan prestasi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMILIKI BANYAK HAL HEBAT UNTUK DIBERIKAN KEPADA ANDA

“Kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Jangan membatasi kontribusi, jika Anda memberikan lebih dan tidak hitung-hitungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan tumbuh dan berkembang. Pekerjaan Anda memiliki potensi yang tak terbatas untuk memberikan kesuksesan bagi hidup Anda.

Orang-orang yang berkeluh-kesah dengan pekerjaannya tidak akan mampu memaksimalkan potensi suksesnya. Kontribusi dan produktivitas yang rendah hanya menjadikan dirinya kehilangan peluang untuk hidup lebih baik. Mereka yang malas dan kurang disiplin akan menjadikan dirinya mundur dan sulit mencapai prestasi terbaik.

Pekerjaan Anda memiliki banyak hal hebat untuk diberikan kepada Anda. Pekerjaan Anda adalah alat eksistensi yang dapat membantu Anda tumbuh mencapai kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Terimalah semua tantangan yang diberikan oleh pekerjaan. Jalani dengan bahagia semua petualangan baru yang diberikan oleh pekerjaan. Terimalah semua kesempatan untuk menguji kualitas diri. Terimalah keberadaan Anda di tempat kerja dengan kesadaran yang tinggi. Jadilah diri sendiri yang selalu menghormati diri-diri yang lain.

Jika Anda menolak tantangan dan kesulitan, Anda akan kehilangan semua peluang untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang yang duduk di sebuah zona nyaman di tempat kerja akan sangat ketinggalan kualitas dan tidak akan memiliki kekayaan pengalaman kerja. Zona nyaman adalah tempat yang menjadikan kita kehilangan kekuatan untuk berkembang dan maju. Setiap orang di zona nyaman menjadi pasif, diam, tidak kreatif, tidak inovatif, dan kehilangan kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi hebat dari dalam dirinya.

Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda dan sangat disiplin untuk memberikan kontribusi terbaik, maka pekerjaan itu akan membantu Anda untuk mencapai impian dan harapan. Tidak seorang pun yang bisa mengambil pekerjaan yang Anda cintai. Anda dapat di mana saja melakukan pekerjaan yang Anda cintai. Anda bisa tetap bekerja dengan penuh semangat dalam situasi apa pun, kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.

Jadikan peluang untuk sukses sebesar mungkin. Jangan mempersempitnya di dalam kemalasan dan keserakahan. Pekerjaan itu indah dan memberikan banyak pengalaman untuk memperkaya kehidupan. Nikmati setiap momen dari pekerjaan yang Anda lakukan dan kerjakan dengan gembira.

Orang-orang tidak tertarik pada perilaku malas dan tidak disiplin. Tidak ada kehormatan dan penghargaan untuk orang-orang yang malas dan tidak disiplin. Orang-orang tertarik dengan perilaku rajin, jujur, bertanggung jawab, ulet, disiplin, tekun, produktif, gembira, teliti, antusias, penuh semangat, dan efektif dalam semua urusan.

Pekerjaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Nikmati berapa pun nilai ekonomi yang diberikan pekerjaan Anda. Tidak perlu terobsesi dengan jumlah uang yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda. Miliki rasa syukur atas apa yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda tersebut dan penuhi kebutuhan hidup dengan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Anda tidak perlu menjadi perfeksionis dengan pekerjaan, biarkan pekerjaan mengalir dari kerendahan hati dan disiplin yang tinggi. Tidak perlu takut terhadap ketidaksempurnaan. Tidak perlu khawatir untuk menghadapi hal-hal yang mengurangi kreativitas dan inovasi Anda. Jangan menjadi budak pekerjaan dengan obsesi yang berlebihan. Ikutilah pekerjaan Anda sampai pada titik kreativitas yang Anda rasa diperlukan, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri yang utuh dalam mengendalikan apa yang Anda kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

ETOS KERJA “KITA ADALAH BAGIAN DARI YANG LAIN”

“Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari.”~Djajendra

Ketika kita bekerja, kita menjadi bagian dari yang lain. Kita adalah kolektif dan bukan untuk diri sendiri. Proses kerja membutuhkan tindakan kolektif, setiap individu harus mengambil peran masing-masing dengan penuh kualitas, kemudian bersama-sama bergerak secara kolektif untuk menghasilkan kinerja terbaik. Tidak ada waktu untuk bersaing satu sama lain, waktu kerja haruslah difokuskan di dalam kebersamaan kerja secara kolektif.

Pekerjaan dilakukan untuk kesejahteraan semua orang. Dalam hal ini, setiap individu di tempat kerja harus fokus untuk pertumbuhan. Dalam proses kerja, kita harus hadir untuk melakukan hal-hal terbaik, sehingga memiliki dampak fisik yang menguatkan kinerja setiap orang. Ketika kita tidak mengalir bersama aliran proses kerja yang baik, maka kita akan menjadi bagian yang menciptakan masalah di dalam pencapaian kinerja. Jadilah bahagia dan gembira bersama pekerjaan yang dilakukan. Miliki sifat yang mengalir dengan bahagia dalam setiap proses kerja. Tinggalkan semua prasangka dan perilaku yang membuat kita tertahan dan tak mampu memberikan yang terbaik di dalam proses kerja.

Kita adalah bagian dari yang lain. Kerjakanlah setiap pekerjaan dengan etos terbaik, sehingga selalu merasa bahagia dalam setiap situasi kerja. Fokuskan semua kemampuan di dalam proses kerja terbaik, serahkan setiap momen dalam aliran energi positif. Kuatkan pikiran positif dan biarkan semuanya mengalir dengan nyaman dan kreatif untuk menemukan yang terbaik. Hal terpenting, jangan lupa untuk selalu berserah diri kepada Tuhan.

Ketika ketidaknyamanan hadir mengganggu pekerjaan kita, maka itulah waktunya untuk menguatkan energi kreatif dan tampil lebih kreatif agar dapat menciptakan solusi terbaik. Ketidaknyamanan dan kesulitan yang hadir sesungguhnya adalah pengetahuan yang belum kita pelajari. Jadi, belajarlah dari ketidaknyamanan dan kesulitan, sehingga diri sendiri menjadi lebih kuat untuk menghadapi situasi sulit tersebut.

Pekerjaan haruslah dilakukan dengan teliti dan hati-hati, hilangkan semua perilaku sembrono. Nikmati setiap situasi pekerjaan dengan sukacita. Kegembiraan dan kesenangan haruslah menjadi bagian terpenting di setiap hari kerja. Bila kita sulit menciptakan kegembiraan di dalam proses kerja, berarti ada energi negatif di dalam diri kita. Dalam hal ini, kita harus belajar untuk menghilangkan energi negatif tersebut. Intinya, jika kita tidak menikmati pekerjaan dengan antusias dan penuh kegembiraan, maka ada sesuatu yang salah di dalam diri kita. Oleh karena itu, jangan mencari kesalahan pada orang lain, fokuskan diri sendiri untuk memperbaiki yang salah tersebut di dalam diri kita sendiri.

Jadilah pribadi yang gembira dalam setiap situasi. Tampilah dengan tenang dan selalu bersikap nyaman dengan semua orang. Belajarlah untuk membuat setiap momen menyenangkan. Kemampuan kita untuk memilih hal-hal positif atas apa pun yang kita lakukan di tempat kerja, akan menjadikan kita sebagai pendorong untuk terciptanya budaya kerja terbaik.

Etos kerja kita haruslah cerdas dalam hubungan dengan orang lain, karena dalam setiap proses kerja, kita menjadi bagian dari yang lain, menjadi bagian terpenting yang menjalankan peran dan fungsi untuk menciptakan kinerja terbaik. Oleh karena itu, kita tidak boleh mudah tersinggung apalagi marah terhadap hal-hal yang membuat diri kita tidak nyaman di tempat kerja. Jangan berpikir dalam konteks orang perorangan, pikirkan untuk membuat seluruh situasi kerja menjadi menyenangkan. Ingat, saat kita terpengaruh oleh suatu situasi yang negatif, kita membuat riak yang mengganggu proses kerja.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PEMIMPIN BERTINDAK DEMI ORANG LAIN DAN BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI

“Pemimpin adalah orang yang menunjukkan ketenangan dan kemenangan dalam segala situasi.”~Djajendra

Pemimpin tidak menciptakan dirinya untuk menjadi seorang pemimpin, tetapi dia adalah seorang pelayan yang setia dan sepenuh hati ada untuk kebutuhan orang lain. Pemimpin bukan pribadi yang banyak pidato untuk menyampaikan janji-janji, pemimpin adalah pribadi yang menunjukkan kerja dan pelayanan tanpa berharap orang-orang memilihnya menjadi pemimpin formal. Ketika pemimpin dipilih oleh masyarakat umum untuk menjadi pemimpin formal; maka, pemimpin tersebut adalah pribadi yang tidak ada untuk dirinya sendiri, tidak ada untuk kepentingan keluarga dan kelompoknya, dia ada untuk melayani masyarakat umum dengan cinta dan kepedulian.

Kualitas hidup pemimpin adalah fokus dan bertindak tanpa mementingkan diri sendiri, pemimpin tidak mengiklankan dirinya untuk dijadikan pemimpin, pemimpin setiap hari bertindak demi orang lain dan bukan untuk diri sendiri. Pemimpin ada untuk membangun dan menggerakan semua potensi dan kekuatan untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Pemimpin selalu meningkatkan integritas dirinya, meningkatkan jati dirinya, meningkatkan kualitas pribadinya untuk bisa menyentuh hati dan pikiran masyarakat umum.

Ketika masyarakat tidak mengerti cara bergerak maju menuju kesejahteraan dan kebahagiaan, maka pemimpin berdiri paling dengan dengan visi yang terang. Pemimpin adalah kekuatan yang membangkitkan orang-orang dari kegagalan dan keputusasaan. Pemimpin adalah energi yang menciptakan optimisme dan  menghidupkan harapan di setiap kesulitan hidup. Pemimpin adalah kebijaksanaan hidup yang menginspirasi setiap masyarakat untuk selalu kuat dan hebat dalam menghadapi pertempuran kehidupan sehari-hari.

Pemimpin adalah pribadi yang rendah hati, tenang, santai, kuat, cerdas, berpikir positif, dan berdiri paling depan untuk menguatkan setiap masyarakat. Pemimpin harus mengendalikan emosinya, mengendalikan indranya untuk tidak terjebak dalam keserakahan. Kecerdasan emosional pemimpin sangat dibutuhkan untuk menenangkan masyarakat saat kehidupan tidak berjalan sesuai harapan. Pemimpin harus selalu menjaga semangat setiap warga untuk tampil produktif dan bermental kuat di setiap situasi. Pemimpin tidak boleh membuat masyarakat putus asa dan pesimis dengan kenyataan hidup yang dihadapi. Pemimpin sebagai pribadi yang terpilih untuk memberikan kebaikan bagi orang lain haruslah selalu ada untuk kebaikan.

Pemimpin bukanlah pribadi yang hidup dalam ketidakpuasan, ketidaktegasan, keluh-kesah, kesedihan, menyalahkan orang lain, dan duduk terisolasi dari masyarakatnya. Pemimpin adalah orang yang menunjukkan ketenangan dan kemenangan dalam segala situasi. Pemimpin tidak tergiur oleh pujian, tidak tertekan menerima kritikan. Pemimpin selalu fokus untuk melakukan hal-hal secara benar, baik, dan etis. Semua komentar negatif tidak akan mengurangi ketenangan pikiran dan emosi pemimpin.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MILIKI JARAK DENGAN MASALAH, JANGAN TERIKAT PADA MASALAH

“Masalah yang menguasai mental dan emosi akan membuat diri tak berdaya, dan berpotensi menjadikan diri berada pada titik terendah kehidupan.”~Djajendra

Pekerjaan terbesar kita semua adalah menjaga kesehatan, kebugaran, ketenangan, kebahagiaan, kedamaian, keindahan, dan perasaan sejahtera. Persoalannya, setiap orang berpotensi menghadapi masalah. Jadi, perjalanan hidup setiap orang akan mendapatkan tantangan dalam bentuk masalah. Di sinilah kita semua di uji oleh kehidupan, apakah kita fokus pada masalah atau kita fokus untuk menjaga kedamaian hidup kita.

Setiap bangun pagi fokuslah untuk penguatan diri, sehingg semua masalah hidup menjadi kecil. Mulailah dengan doa untuk rahmat dan kebaikan yang sudah diterima, kuatkan perasaan syukur, fokuskan pikiran untuk mengingat hal-hal terbaik yang membuat diri semakin bersyukur dengan hidupnya. Bersyukurlah dengan apa yang ada di meja makan, bersyukurlah dengan keluarga, bersyukurlah dengan pekerjaan, bersyukurlah untuk semua tantangan yang harus dihadapi, fokuskan semua kekuatan untuk ketenangan dan kedamaian hidup.

Kehidupan yang baik dibentuk dari kekuatan tenang dan terpusat, tidak mengejar sesuatu secara berlebihan, selalu tampil tenang dan produktif, membangun disiplin untuk memusatkan diri sendiri agar dapat memulai pekerjaan dengan kinerja terbaik. Kebiasaan hidup yang sangat serius dengan masalah hanya akan membuat masalah itu semakin membesar dan menguras semua kekuatan diri. Jangan membiasakan diri Anda untuk terus-menerus memikirkan masalah, kuatkan diri Anda agar bisa mengalihkan pikiran dari masalah, kemudian memfokuskan pikiran untuk merasakan syukur dan keindahan atas semua hal yang Anda hadapi.

Ketika Anda memberikan perhatian yang besar kepada masalah, Anda akan dikendalikan oleh emosi negatif. Pikiran Anda kepada masalah akan membuat Anda cemas, putus asa, marah, takut, khawatir, frustasi, stres, merasa tidak berdaya, sedih, dan banyak emosi negatif lainnya akan berakumulasi di dalam diri Anda. Jelas, dengan membiarkan masalah menguat dalam pikiran dan emosi, Anda akan kesulitan untuk memecahkan masalah tersebut. Anda akan kehilangan kekuatan untuk mengatasi masalah tersebut, sehingga hidup Anda akan berlarut-larut dalam masalah.

Di tempat kerja, ketika Anda menghadapi masalah, bekerjalah dari kebahagiaan dan ketenangan. Jangan biarkan masalah menciptakan stres. Bila Anda sudah stres dengan masalah di tempat kerja, maka Anda akan membuang-buang waktu dan tenaga untuk melayani stres. Akibatnya, masalah Anda pun akan semakin menguat karena Anda telah dibuat menjadi lemah oleh stres Anda. Jadi, tetaplah berpusat pada ketenangan dan kebahagiaan, nyalakan energi positif sekuat mungkin di dalam diri agar Anda bisa mempertahankan hubungan positif dengan masalah Anda.

Masalah yang menguasai pikiran dan emosi akan menyulitkan untuk pengendalian diri. Anda akan bingung, kesal, marah, takut, dan sulit menemukan solusi. Jelas, semua kondisi ini akan menambah tekanan stres bagi hidup Anda. Masalah yang dibiarkan menguasai hidup Anda akan menjadikan diri Anda lebih buruk. Anda akan kehilangan kemampuan untuk pemecahan masalah dan menemukan solusi. Masalah yang menguasai diri Anda akan membuat Anda tak berdaya dan berpotensi membuat Anda berada pada titik terendah

Ciptakan jarak antara Anda dengan masalah Anda, jangan terikat pada masalah Anda. Terlalu dekat dengan masalah akan membuat Anda kehilangan kekuatan dan kemampuan. Tidak perlu terlalu memikirkan masalah. Anda memang membutuhkan solusi agar masalah tersebut tuntas, tetapi tidak perlu menyiksa diri dengan masalah tersebut. Mundurlah beberapa langkah dari masalah, tenangkan diri dan temukan kebijaksanaan untuk melihat masalah tanpa menjadikannya terikat dengan Anda.

Tujuan masalah adalah untuk membuat Anda lebih kuat dan lebih kreatif dalam menemukan jalan keluar. Oleh karena itu, secara mental dan emosional, Anda harus kuat dan tidak boleh kehabisan tenaga karena tekanan dari masalah. Tetaplah bekerja dengan percaya diri dan penuh tenaga, tenangkan diri, yakinkan diri bahwa Anda pasti mampu memecahkan masalah dengan solusi yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

SEKARANG INI ZAMAN KOLABORASI, BUKAN LAGI ZAMAN KOMPETISI

“Ketika orang hidup bersama tanpa saling memahami, naluri bertahan hidup mereka mengubah segalanya menjadi pertarungan.“~ SadhGuru

Bersama-sama kita kuat, bercerai-berai kita lemah. Orang yang tidak bisa kolaborasi adalah orang-orang yang sulit meraih hal-hal terbaik. Orang yang tidak terbiasa kolaborasi adalah orang yang tidak mengetahui keuntungan dari kolaborasi. Melalui kolaborasi kita mendapatkan rejeki, karir, dan kehidupan terbaik. Kolaborasi membuat kita mampu bekerja sama dengan orang lain, baik kerja sama langsung maupun yang tidak langsung, yang mendatangkan keuntungan bagi hidup kita.

Semangat kerjasama menghasilkan kesehatan dan kegembiraan bagi kita. Kolaborasi adalah pengabul keinginan, sebab hal-hal yang tidak mampu kita kerjakan atau hal-hal yang tidak kita miliki bisa kita dapatkan dari orang lain. Kehidupan yang berkualitas tidak mungkin tanpa kolaborasi. Tidak seorang pun yang dapat hidup tanpa semangat kerja sama. Walaupun secara pribadi kita tidak suka kepada seseorang, tetapi kita tetap membutuhkan kekuatan mereka agar tujuan kita dapat tercapai. Kolaborasi menyatukan yang tidak bisa bersatu. Kolaborasi adalah tanda kedewasaan dalam menyikapi realitas hidup.

Untuk prestasi individu, kita semua berhak memiliki semangat kompetisi, tetapi untuk mendapatkan hasil terbaik kita semua harus memiliki semangat kerja kooperatif agar pekerjaan besar dapat kita tuntaskan secara bersama-sama. Kemakmuran dan kesejahteraan adalah hasil dari kolaborasi. Walaupun kita berbeda paham dan keyakinan, tetapi untuk urusan kesejahteraan dan kemakmuran kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri dengan memusuhi yang berbeda dengan kita. Bersatu dalam kolaborasi akan menciptakan kekuatan dan sumber daya yang besar untuk menghasilkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup bersama.

Semua pekerjaan besar tidak dicapai dengan seorang diri, tetapi dicapai dengan tim yang hebat dalam kolaborasi. Uang yang kita terima sebagai penghasilan adalah hasil kolaborasi. Semua kebesaran individual adalah hasil kolaborasi. Kolaborasi menjadikan kita mau bekerja sama dengan semua pihak untuk memajukan tujuan pribadi kita. Semangat persaingan harus digantikan oleh semangat kolaborasi agar kita mampu mendapatkan yang terbaik di dalam hidup kita. Bersaing terus-menerus atau bermusuhan terus-menerus hanya akan menjadikan kita kecil dan kalah di sepanjang hidup. Energi kita akan habis di dalam persaingan dan pemusuhan, sehingga kita tidak memiliki energi untuk bekerja menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran.

Kolaborasi meningkatkan keharmonisan dalam hubungan antar pribadi. Jadi, walaupun berbeda tetap dapat saling bermanfaat dan saling melengkapi. Kedewasaan berpikir dan jiwa besar sangat diperlukan dalam kolaborasi. Empati, toleransi, dan komunikasi positif merupakan fondasi dalam kolaborasi. Kolaborasi juga memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas bagi setiap individu. Melalui kolaborasi, semua pengetahuan yang berbeda-beda itu dapat disatukan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan kemakmuran hidup bersama.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com