PELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 2018

PELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 8 JAM DJAJENDRA

TEMA: BERPIKIR KREATIF, BERTINDAK INOVATIF, MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN TUNTAS, DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG RENDAH RISIKO

DESKRIPSI

Perubahan dan tantangan membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, untuk membuat perusahaan menjadi lebih kompetitif. Seperti kata Albert Einstein bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Sebab, pengetahuan hanya mampu mendefinisikan semua yang diketahui dan dimengerti saat ini, sedangkan imajinasi memungkinkan pikiran kreatif untuk menemukan atau menciptakan sesuatu yang belum pernah diketahui ataupun dimengerti selama ini.

Kompetisi bisnis di dunia globalisasi seperti sekarang ini sedang mengharuskan setiap karyawan dan pimpinan, apapun fungsi dan peran mereka, untuk menjadi energi kreatif yang bekerja dengan kompetitif, dan memenangkan persaingan bisnis dengan risiko yang terhitung. Dalam hal ini, setiap orang di dalam perusahaan tidak hanya bergantung kepada pengetahuan praktis dan rutinitas yang monoton, tetapi sudah wajib menggunakan kreativitas dalam peran dan fungsi kerja masing-masing, serta cerdas berinovasi supaya dapat menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif, produktif, dan efisien.

Kreativitas merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikuasai oleh siapapun. Jadi, setiap karyawan, apapun latar belakang mereka, dan apapun pekerjaan yang sedang mereka lakukan sekarang, bila mereka menguasai seni dan teknik kreativitas, maka mereka dapat menggunakannya untuk keberhasilan pekerjaan mereka dengan lebih baik.

Perusahaan atau organisasi bisnis yang inovatif sangat tergantung kepada energi kreatif dari seluruh karyawan dan pimpinannya. Oleh karena itu, bila perusahaan Anda ingin menjadi yang terbaik di dalam kompetisi bisnis, maka siapkan setiap orang di dalam perusahaan Anda untuk menjadi energi kreatif, yang cerdas membuat keputusan dan juga kreatif dalam menyelesaikan semua masalah.

Program pelatihan selama satu hari ini dirancang untuk semua tingkatan karyawan dan pimpinan perusahaan. Jadi, siapa saja boleh ikut pelatihan ini, dan program pelatihan ini membantu setiap orang untuk mempelajari teknik dan seni kreativitas, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, dan juga mampu bekerja dengan nilai-nilai inovasi.

Melalui program pelatihan ini, peserta akan berlatih kreativitas dan juga berlatih cara pemecahan masalah dengan kreatif, dan juga kemampuan untuk mengambil keputusan kreatif yang rendah risiko.

TUJUAN

  1. Menguasai beberapa teknik kreativitas populer yang benar-benar efektif untuk membantu pekerjaan sehari-hari.
  2. Memahami bahwa kreativitas dapat dipelajari dan dilatih, walau merasa tidak memiliki bakat atau potensi.
  3. Langkah-langkah yang harus diambil setiap karyawan untuk menjadi energi kreatif perusahaan.
  4. Meningkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih kreatif.
  5. Mampu membebaskan diri dari persepsi yang keliru tentang kreativitas dan inovasi.
  6. Berani mengambil keputusan dan cerdas menyelesaikan masalah.
  7. Menjadikan energi kreatif sebagai etos kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta akan menguasai prinsip-prinsip kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja.
  2. Peserta akan meningkatkan teknik kreativitas dengan memanfaatkan kekuatan imajinasi atau visualisasi yang menjadikan memori pikiran lebih produktif.
  3. Peserta akan menguasai langkah demi langkah proses kreativitas dan menggunakan praktek-praktek yang terbukti mampu meningkatkan kreativitas.
  4. Peserta mampu menggunakan beberapa teknik untuk menciptakan sejumlah besar pilihan dan alternatif solusi atas masalah yang dihadapi.
  5. Peserta mampu menggunakan teknik berpikir kreatif untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.
  6. Peserta mampu mencari akar penyebab masalah secara efisien dan menggunakannya untuk menemukan solusi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN

SESI 1: MEMAHAMI CARA KERJA KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

  1.    Mengenal kreativitas
  2. Cara menjadi pribadi yang inovatif
  3. Hubungan antara kreativitas dan kecerdasan intelektual
  4. Memahami prinsip-prinsip kreativitas
  5. Memanfaatkan kreativitas untuk bekerja dengan lebih produktif
  6. Memanfaatkan kreativitas untuk menyelesaikan hal-hal tak terduga
  7. Memahami isu dan memprediksi masa depan berdasarkan masa lalu, serta menghubungkannya dengan energi kreatif dan inovatif

SESI 2: PRINSIP-PRINSIP KREATIVITAS

Sub Bahasan

  1. Prinsip kreativitas
  2. Teknik untuk memisahkan antara idedan bukan ide dalam praktek
  3. Membuatide sebanyakmungkin dalamwaktu singkat
  4. Caraberhubungan dengankreativitas
  5. Menghindarikebiasaan buruk yang menghalangi kehadiran ide-ide baru
  6. Memperluas wawasan dan ruang pencarian tanpa terjebak di dalamnya
  7. Teknik menghindaripola pikir penghambat kreativitas
  8. Teknik menghindaripikiran negatif

SESI 3: PROSES KREATIVITAS

Sub Bahasan

  1. Memahami proses kreativitas
  2. Tahap-tahapkreativitas untuk mengundang ide-ide baru dengan lebih cepat
  3. Teknik untuk memperluas pencarian kreatif
  4. Teknik untuk mengelolarisiko di dalam proses kreativitas
  5. Sikap dan perilaku yangdapat menghilangkan kreativitas, dan cara untuk menghindarinya

SESI 4: TEKNIK KREATIVITAS

Sub Bahasan

  1. Memahami teknikkreativitas
  2. Teknik berpikir dalamkelompokuntuk menggunakaninputsemua orangsecara efisien
  3. Cara memanfaatkan teknik acak dalam kreativitas
  4. Cara menggunakan hal-hal yang berlawananuntuk membuatsejumlah besarasosiasidan menghasilkankonsep-konsep baru
  5. Cara memanfaatkan kekuatanvisualisasi dan menciptakanasosiasisistematis
  6. Cara menggabungkan kekuatanmatriks, berlawanan, diagrampohon, kata kunci yang terkait, dll untukmencarisecara sistematisruangkemungkinandan menghasilkanpemikiranbaru
  7. Teknik untuk mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri ataudari orang lain untukmeningkatkan peluangsolusi yang lebih baik
  8. Cara mendorong atau memberikan sugesti kepada orang lainuntuk melihat ide-ide kreativitas melampaui zona nyaman mereka
  9. Cara menggunakanprovokasi dantantanganuntuk menghasilkanide baru

UNTUK TRAINING HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MEMBANGUN MANAJEMEN KERJA YANG EFEKTIF 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Manajemen kerja yang efektif dimulai dari kesadaran setiap karyawan untuk bekerja dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Dalam hal ini, sense of belonging atau rasa memiliki dan loyalitas karyawan betul-betul muncul dari integritas yang kuat. Ketika setiap karyawan benar-benar efektif dalam bekerja, setiap orang mengatur waktu kerja dengan baik, setiap orang berkomunikasi dengan jelas, dan setiap orang memiliki sikap yang baik untuk menyelesaikan semua pekerjaan di kantor.

Dalam manajemen kerja yang efektif setiap karyawan mampu memberikan waktu, energi, kompetensi, kualitas, dan semangat kerja untuk melakukan pekerjaan dengan efektif, efisien, dan produktif. Membangun manajemen kerja yang efektif berarti membangun manusia perusahaan yang efektif dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab. Karyawan yang efektif tampil dengan rajin, disiplin, energik, tekun, bekerja detail dan rinci, teliti, dan mengetahui apa-apa saja tugas yang harus segera diselesaikan pada hari ini. Karyawan yang efektif selalu bekerja dengan kesadaran dalam etos yang fokus untuk mencapai kinerja terbaik.

Tidak akan ada tumpukan dokumen; tidak akan ada pelayanan yang diperlambat; tidak akan ada keluh-kesah dan perilaku pesimis; tidak ada keputusan yang salah; tidak ada penundaan kerja; semua permasalahan selalu ada solusinya; semua tindakan dilakukan secara terorganisir dan transparan; kebiasaan kerja yang fokus dan disiplin pada apa yang dikerjakan. Manajemen kerja yang efektif adalah kualitas kerja yang terus-menerus dihasilkan oleh setiap individu di dalam perusahaan secara konsisten untuk menghasilkan kinerja terbaik. Selanjutnya, pelajari cara mengelola waktu Anda dengan lebih baik, berkomunikasi dengan lebih efektif, dan kendalikan semua stres.

Program pelatihan selama 2 hari ini fokus untuk menjadikan peserta efektif di tempat kerja. Peserta dilatih agar mampu tampil efektif, efisien, dan produktif di semua situasi dan peristiwa perusahaan. Keunggulan manajemen waktu, keterampilan komunikasi, dan kemampuan untuk meningkatkan daya tahan mental agar bisa terhindar dari stres adalah bagian terpenting dalam manajemen yang efektif.

TUJUAN PELATIHAN

Memotivasi karyawan agar dapat membangun manajemen kerja yang efektif; meningkatkan rasa memiliki dan loyalitas yang kuat terhadap perusahaan; manajemen waktu yang baik, komunikasi yang efektif, manajemen stres dan manajemen mental pemenang, memiliki team work yang solid dan saling mendukung; mampu mengatasi masalah yang dihadapi selama bekerja; dapat mengambil keputusan yang tepat melalui pemecahan masalah yang terkoordinasi dengan solid; meningkatkan integritas pribadi dan integritas tim di tempat kerja; serta meningkatkan motivasi kerja untuk bisa lebih produktif dan berkinerja tinggi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Karyawan menjadi lebih produktif, efektif, dan efisien di tempat kerja.
  2. Karyawan mampu berkomunikasi dan terampil dalam hubungan positif di tempat kerja.
  3. Karyawan mampu mengatur waktu dan energi kerja untuk menghasilkan efektifitas di tempat kerja.
  4. Karyawan menjadi bermental ulet, tekun, rajin, disiplin, beriman, berani, dan tidak pernah berhenti untuk kesuksesan yang lebih besar.
  5. Karyawan mudah bekerja sama dalam tim kerja yang solid dan mudah berkolaborasi di dalam proses kerja.
  6. Karyawan mampu mengelola masalah menjadi solusi dengan pemecahan masalah yang tepat dan benar.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MEMBANGUN MANAJEMEN KERJA YANG EFEKTIF PROGRAM 2 HARI

HARI PERTAMA/DAY 1

SESI 1: BEKERJA EFEKTIF DAN PRODUKTIF DENGAN SENSE OF BELONGING DAN LOYALITAS KEPADA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Mengapa setiap karyawan harus memiliki manajemen kerja yang efektif.
  2. Cara menciptakan rasa memiliki dan loyalitas kepada perusahaan.
  3. Memiliki tekad dan rasa harga diri yang luar biasa untuk bekerja secara efektif
  4. Efektifitas dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  5. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  6. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  7. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

SESI 2 : MENINGKATKAN ETOS KERJA YANG KUAT TERHADAP PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Bekerja dengan komitmen yang tinggi.
  2. Menyadari bahwa perusahaan memberi kehidupan ekonomi bagi keluarga Anda.
  3. Termotivasi menyelesaikan setiap pekerjaan untuk mencapai prestasi dan kinerja.
  4. Memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.
  5. Tepat waktu, tepat janji, taat aturan, berorientasi pada hasil optimal, upaya maksimal, dan mengutamakan kualitas terbaik.
  6. Menjalani kehidupan kerja sehari-hari dengan gairah, antusias, penuh energi positif, dan emosi yang lebih cerdas.
  7. Meningkatan kompetensi kerja secara terus-menerus.

SESI 3: DISIPLIN DAN PATUH PADA MANAJEMEN WAKTU YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin dalam menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  7. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  8. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

SESI 4: MAMPU MENGATASI MASALAH YANG DIHADAPI SELAMA BEKERJA

Sub Bahasan

  1. Bekerja dengan optimis untuk pencapaian terbaik.
  2. Masalah, rintangan, tantangan, dan kesulitan adalah cara untuk meningkatkan kualitas diri Anda.
  3. Mampu menemukan solusi dan mengeksekusi masalah dengan benar.
  4. Menetapkan tenggat waktu yang realistis untuk menuntaskan masalah.
  5. Persepsi atas masalah harus positif, dirasakan secara pribadi, diprioritaskan, dan diyakini bisa ditemukan jalan keluar terbaik.
  6. Optimis, mengingat momenpuncak, meningkatkanmotivasi, melacakkemajuan.
  7. Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan.
  8. Saat masalah hadir mampu membedakan stres buruk dan stres baik (eustress).
  9. Menjadi adaptable dan fleksibel.

HARI KEDUA/DAY 2

SESI 5: MENINGKATKAN KUALITAS HUBUNGAN ANTAR PRIBADI DAN MAMPU MELAKUKAN MAN MANAGEMENT YANG PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan pikiran positif.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.

SESI 6 : MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG BAIK DALAM MEMPERLANCAR PROSES KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 7: MENINGKATKAN KEANDALAN DAN KEMAMPUAN UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Keandalan karyawan bersumber dari akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja.
  3. Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas.
  4. Menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Kompeten, berkarya, melayani, berkontribusi, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses kerja.

SESI 8: MAMPU MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG TEPAT MELALUI PEMECAHAN MASALAH YANG TERKOORDINASI

Sub Bahasan

  1. Langkah-langkah dalam proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
  2. Cara dan metode untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat.
  3. Mendefinisikan masalah dan menemukan solusi yang tepat.
  4. Melakukan branstorming, membuang mental penghambat, dan bertindak dengan kreatif untuk solusi.
  5. Menemukan solusi, implementasi solusi, mengevaluasi, dan proses beradaptasi.

Untuk pelatihan/seminar hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BUSINESS ETHICS, CODE OF CONDUCT, BEING PROFESSIONAL EMPLOYEE PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN BUSINESS ETHICS, CODE OF CONDUCT, BEING PROFESSIONAL EMPLOYEE PROGRAM 2 HARI 2018

Program pelatihan Business Ethics, Code of Conduct, Being Professional Employee akan disampaikan dalam bentuk lokakarya (workshop) dengan tambahan aktivitas outbound. Materi pelatihan dirancang untuk fokus pada tiga aspek utama, yaitu: 1. Etika Bisnis yang meliputi pengenalan tentang pentingnya etika dan nilai dalam bisnis yang berkelanjutan; tentang etika dan organisasi; tentang isu-isu etis yang lebih luas dalam perspektif stakeholder. 2. Kode Etik Organisasi yang meliputi pemahaman arti dan pentingnya kode etik untuk bisa menegakkan etika bisnis secara baik. 3. Menjadi Karyawan Yang Profesional yang meliputi perilaku, karakter, sifat, dan sikap yang diperlukan dari seorang individu karyawan untuk menjadikan dirinya memiliki kepribadian yang mampu menjalankan etika bisnis secara tegas dan penuh tanggung jawab. Pelatihan dirancang untuk memberikan keterampilan kepribadiani yang patuh pada panduan etika bisnis dan kode etik organisasi dengan cara-cara profesional. Pelatihan akan dilengkapi dengan latihan tertulis, diskusi, dan role play di dalam kelas.

Etika Adalah Pengetahuan Tentang Apa Yang Baik Dan Apa Yang Buruk. Hak Dan Kewajiban Moral

DESKRIPSI

Aktifitas bisnis dilaksanakan dan ditujukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia, dan agar aktifitas bisnis mampu berjalan secara baik diperlukan etika bisnis. Di mana, etika bisnis mampu memagari perilaku pekerjaan sehari-hari di kantor untuk membuat para pemimpin dan karyawan agar tidak terperangkap dalam masalah.

Bila etika bisnis mampu dijalankan secara tegas dan konsisten, maka nilai-nilai yang ada di dalam etika bisnis tersebut dapat menciptakan sebuah aktifitas bisnis yang sehat dan berkualitas tinggi. Sebuah praktik bisnis yang bebas dari konspirasi buruk, yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga mampu mengoptimalkan shareholders value perusahaan.

Secara prinsip etika bisnis itu mengatur agar para pemimpin dan karyawan di perusahaan tidak menjadi korban dari kegiatan bisnis tersebut. Oleh karena itu, pemahaman etika bisnis harus diikuti dengan kekuatan sifat baik yang didukung oleh nilai-nilai moral kehidupan yang tinggi.

Etika bisnis wajib diimplementasikan secara baik oleh setiap orang di perusahaan, agar mampu memainkan peran dan fungsi manajemennya secara profesional, tanpa keluar dari aturan main yang ada di perusahaan, serta mampu memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik secara bijaksana.

Etika bisnis itu seperti cahaya yang menerangi semua fungsi dan peran kerja karyawan dan pimpinan. Semakin terang pikiran si karyawan dan pimpinan untuk memahami dan mematuhi etika bisnis, akan semakin tinggi kualitas integritas dan kinerja mereka.

Bila para karyawan dan pimpinan mampu mematuhi etika bisnis secara sempurna, maka secara otomatis mereka akan menjadi energi positif perusahaan; mereka akan menjadi pribadi yang membangun kebaikan di organisasi; mereka akan menjadi pribadi istimewa yang berpotensi meraih sukses tertinggi; mereka akan menjadi pribadi yang dicari-cari oleh perusahaan lain untuk direkrut.

Etika bisnis tidak sekedar aturan yang mengikat para karyawan dan pimpinan di perusahaan, tapi etika bisnis menjadi sebuah energi yang mampu menciptakan nilai tambah buat organisasi.

Etika bisnis adalah perilaku moral dan sikap baik yang menjadi inti dari kekuatan sebuah manajemen, dan inti dari sebuah kekuatan bisnis.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis berarti melakukan semua aspek bisnis dan berurusan dengan semua kepentingan stakeholder dalam cara yang etis. Untuk itu, setiap pegawai wajib memiliki integritas dan mampu bekerja berdasarkan kode etik perusahaan

TUJUAN PELATIHAN

Menginternalisasikan etika bisnis dan kode etik perusahaan ke mind set peserta; membangun sikap bertanggung jawab peserta untuk melaksanakan etika bisnis dan kode etik secara multikultural; memberi pencerahan untuk melihat keterbatasan etika bisnis dan kode etik dari pikiran positif; membangun kepercayaan diri dan keyakinan peserta untuk bekerja berdasarkan etika bisnis dan kode etik; memberikan pencerahan, motivasi, dan mencerdaskan emosional peserta untuk berperilaku positif di dalam setiap hubungan dan komunikasi dengan stakeholders.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta akan mendapatkan pencerahan dan motivasi untuk membangkitkan potensi integritas terbaik dari dalam diri.
  2. Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk memiliki persepsi positif tentang keberadaan etika bisnis dan code of conduct di perusahaan.
  3. Peserta akan belajar cara memanfaatkan kekuatan etika bisnis dan code of conduct untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada organisasi dan stakeholders.
  4. Peserta akan belajar cara berkomunikasi persuasif dengan stakeholders melalui kekuatan empati.
  5. Peserta akan belajar cara meningkatkan kesadaran sosial untuk mendengarkan harapan dan kepentingan stakeholders terhadap pelayanan perusahaan.
  6. Peserta akan belajar cara menjaga dan merawat etika bisnis dalam sebuah keharmonisan hubungan kerja.
  7. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif. Termasuk, dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

METODE PELATIHAN

Indoor dan Outdoor: Presentasi, Latihan Tertulis, Brainstorming, Tanya-Jawab, Role Play, Games, Studi Kasus, Diskusi, Ice Breaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN

HARI 1 / DAY 1

PK 08.30 – 16.30 WIB :ETIKA BISNIS (Business Ethics)

Peserta belajar mengenal etika dan nilai untuk menjalankan bisnis yang sehat. Materi meliputi isu-isu etis dalam sistem pasar, sistem sosial, dan keseimbangan lingkungan. Tanggung jawab sosial bisnis, konflik etika, dan isu-isu etis yang lebih luas di masyarakat, seperti: korupsi, masalah ekologi, diskriminasi, sara, etika teknologi informasi, dan cara menyelesaikan dilemma etika.

HARI 2 / DAY 2

PK 08.00 – 12.00 WIB. KODE ETIK (Code Of Conduct )

Peserta belajar tentang cara memahami dan menjalankan kode etik organisasi di semua aspek organisasi, kode etik dalam manajemen sumber daya manusia, kode etik dalam budaya organisasi, kode etik dalam pemasaran, kode etik dalam bidang akuntansi dan keuangan.

PK.12.00 – 13.00: BREAK

PK.13.00 – 16.30 WIB. MENJADI KARYAWAN YANG PROFESIONAL DALAM MENJALANKAN ETIKA BISNIS DAN KODE ETIK ORGANISASI (Being Professional Employee)

Peserta belajar menjadi pribadi profesional untuk menjalankan nilai, etika, dan  kode etik organisasi dengan berkualitas, adil, terbuka, bertanggung jawab, dan mampu mempertanggungjawabkannya kepada stakeholder.

Untuk Pelatihan Hubungi:0812 131 888 99 / Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ADVANCE LEADERSHIP PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN ADVANCE LEADERSHIP PROGRAM 2 HARI 2018

JUDUL: KEPEMIMPINAN UNGGUL BERDASARKAN KARAKTER, ETIKA, NILAI, DAN INTEGRITAS.

“Pemimpin Harus Berani Bertindak Melalui Rencana Dan Tata Kelola Yang Etis Dari Kepribadian Yang Berintegritas Untuk Kebaikan Stakeholder Dan Organisasi.” – Djajendra

DESKRIPSI

Pemimpin yang efektif  wajib memiliki keterampilan, pengetahuan, perilaku, emosi, sikap, etika, integritas, keunggulan,dan keunikan yang membedakan dirinya dari orang yang dia pimpin. Dia harus bisa menjadi pemimpin yang sukses dalam menginspirasi dan memotivasi orang lain. Dia harus menjadi pemimpin dengan kemampuan untuk menciptakan visi dan mentransfernya ke orang di sekitar dia. Dia harus menjadi pemimpin yang menciptakan harapan dan memperjuangkan semua harapan itu bersama-sama orang yang dia pimpin dengan cara-cara yang etis, efisien, kreatif, dan produktif. Dia harus bisa menjadi jembatan komunikasi antara semua fungsi dan peran kerja, serta cerdas membuat perencanaan dan cerdas mengelola orang untuk menjalankan perencanaan yang dibuat.

Program pelatihan kepemimpinan selama dua hari ini memiliki nilai-nilai kepemimpinan, yang akan memperkuat potensi kepemimpinan yang ada saat ini di dalam diri masing-masing peserta. Materi – materi yang diberikan oleh motivator akan menjadi stimulasi untuk membangkitkan hasrat dan antusiasme peserta dalam menyiapkan diri dan mind set untuk menjadi pemimpin sesuai harapan organisasi.

Peserta akan dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong kreatifitas, kepercayaan diri, memimpin berdasarkan nilai dan integritas, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya integritas, etika, karakter, emosional yang cerdas, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin,dan kebijaksanaan, dalam kepemimpinan yang berkualitas.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan selama dua hari, dengan judul: Kepemimpinan Unggul Berdasarkan Karakter, Etika, Nilai, Dan Integritas. Berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan secara komprehensif dalam berbagai aspek yang terkait kepada pengembangan interpersonal dan personal kepemimpinan.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.
  2. Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.
  3. Membangun kepemimpinan yang unggul dalam semua aspek kepemimpinan di tempat kerja.
  4. Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.
  5. Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.
  6. Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.
  7. Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.
  8. Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.
  9. Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  • Peserta akan belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.
  • Peserta akan belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.
  • Peserta akan belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit.
  • Peserta akan belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.
  • Peserta akan belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.
  • Peserta akan belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.
  • Peserta akan belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara  meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.
  • Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam diri.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk mengembangkan kecerdasan kepemimpinan untuk bisa menciptakan tempat kerja yang efektif, harmonis, dan yang membahagiakan semua pihak.
  • Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk menjadi pemimpin yang efektif di semua aspek, fungsi, dan peran kerja.
  • Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.
  • Peserta dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN

HARI 1/ DAY 1

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 1: EFFECTIVE LEADERSHIP, MOTIVATION  AND CHARACTER

Peserta akan belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: AUTHENTIC LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3:EXCELLENCE IN LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.10 WIB. SESI 4:LEADING WITH YOUR STRENGTHS

Peserta akan belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakat diri sendiri; mampu memahami persepsi  dari budaya, pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.

HARI 2 / DAY 2

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 5: ETHICAL LEADERSHIP

Peserta akan belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untuk mengarahkan organisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum, peraturan, core values organisasi, SOP, kode etik, good governance, dan budaya organisasi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.00 -10.15 WIB. SESI 6: SUSTAINABLE LEADERSHIP AND EMOTIONAL INTELLIGENCE

Peserta akan belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: MANAGING PEOPLE

Peserta akan belajar cara memilih, mengelola, dan mempertahankan staf. Belajar tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu; isu-isu kunci dari komposisi tim kerja, termasuk: kekompakan dan komunikasi. Cara  meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK. 14.40 – 16.10 WIB.  SESI 8: THE LEADER OF THE FUTURE

Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 1318 8899

 

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI PROGRAM ½ HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI PROGRAM ½ HARI 2018

DESKRIPSI

Perubahan adalah pasti dan tidak ada sesuatu apapun yang sifatnya permanen di dalam hidup ini. Kemajuan hanya didapatkan melalui perubahan. Pertumbuhan hanya didapatkan melalui perubahan. Jangan membiarkan diri Anda memahami perubahan dengan kegelisahan dan ketakutan. Perubahan hadir untuk memperbaiki kehidupan Anda, serta menjadikan organisasi Anda unggul dalam pelayanan dan kinerja.

Setiap organisasi yang sukses selalu beradaptasi untuk mengikuti dunia yang berubah. Dan perlu dipahami bahwa setiap pegawai di dalam sebuah organisasi adalah instrumen perubahan yang diinginkan. Artinya, perubahan yang diinginkan oleh organisasi haruslah dimulai dari setiap individu pegawai di semua tingkatan untuk mengeksplorasi solusi baru dengan misi sesuai kebutuhan masa depan organisasi.

Perubahan di dalam organisasi akan berlangsung dengan sempurna bila setiap individu pegawai menyiapkan kualitas, inovasi, tindakan, pelayanan, serta perilaku kerja yang antusias dan produktif di luar zona nyaman. Untuk itu, setiap pegawai harus benar-benar secara mendalam mengetahui dan memiliki kapasitas untuk mengerjakan hal-hal apa yang harus diubah. Pegawai juga harus antusias dan siap bekerja di wilayah transisi dan fokus untuk mencapai perubahan yang diinginkan organisasi. Hal terpenting, secara pribadi setiap pegawai memiliki kesadaran dan semangat untuk ingin berubah dan membantu perubahan di dalam organisasi dengan sepenuh hati. Jadi, perubahan tidak hanya dalam konsep ataupun analisis akademis, diperlukan keinginan batin dan motivasi diri yang kuat dari setiap individu pegawai untuk berubah, sehingga energi positif dari kemauan diri sendiri yang kuat untuk perubahan mampu menjadi kekuatan yang hebat untuk perubahan di dalam organisasi.

Program motivasi selama ½ hari ini meningkatkan aliran kesadaran dan pikiran untuk berubah. Materi motivasi perubahan organisasi ini mendorong kemajuan pegawai untuk terlibat dalam perubahan, serta memiliki dampak langsung terhadap kinerja yang ingin dicapai oleh organisasi.

TUJUAN

  1. Memberikan motivasi perubahan organisasi kepada pegawai, sehingga pegawai sadar dan mengerti bahwa dirinyalah sebagai instrumen perubahan yang diinginkan oleh organisasi.
  2. Membuat pegawai sadar bahwa hal-hal di dalam organisasi tidak berubah kecuali dirinya berubah.
  3. Membuat pegawai melihat ke dalam dirinya sendiri untuk melihat kesuksesan yang diinginkan dalam perubahan organisasi.

MANFAAT PELATIHAN

Melalui kelas motivasi perubahan ini, peserta memahami langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas dirinya agar dapat terlibat dan menikmati perubahan. Peserta juga menjadi lebih sadar untuk menjalani semua program perubahan di dalam organisasi, serta membuat dirinya terbiasa atau membiasakan terhadap hal-hal baru sesuai keinginan perubahan. Peserta mampu menjalani kehidupan kerja sesuai hasil perubahan dan berkembang untuk mencapai kinerja terbaik. Selanjutnya, peserta sadar untuk bekerja dengan memprioritaskan hal-hal terpenting sehingga mampu memberikan perhatian dan fokus selama jam kerja untuk membantu perubahan. Akhirnya, peserta mampu menulis daftar tugas yang harus segera diselesaikan pada saat ini, dan daftar tugas yang harus tuntas dikerjakan untuk besok, dan selanjutnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI SELAMA 1/2 HARI

TOPIK: MOTIVASI PERUBAHAN ORGANISASI

Sub Bahasan

  • Memahami perubahan yang diinginkan organisasi.
  • Mampu mendefinisikan strategi perubahan yang tepat.
  • Mengelola isi hati, pikiran perubahan, dan kesadaran untuk berubah.
  • Berkomunikasi untuk membangun dukungan terhadap perubahan.
  • Menjadi energi perubahan di lingkungan organisasi yang siap berubah
  • Membangun persepsi dan keyakinan untuk sukses dalam perubahan.
  • Membersihkan keraguan, kegelisahan, ketakutan, dan menguatkan optimisme.
  • Menyiapkan sumber daya perubahan.
  • Mengumpulkan data dan fakta.
  • Mengevaluasi dan beradaptasi.
  • Menguatkan partisipasi dan dukungan.
  • Menguatkan kolaborasi dan koordinasi.
  • Mental yang siap membiasakan hal-hal baru sebagai perilaku kerja.
  • Mudah beradaptasi, menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang.
  • Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  • Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  • Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083

PELATIHAN ETIKA BISNIS PROGRAM 2 HARI 2018

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis
  2. Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab
  3. Memahamiteknikpenalaran moraldan argumentasiyang diperlukan untukmenganalisisisu-isu moraldalam bisnis
  4. Memahamitindakanindividu dalamtransaksiekonomi danbisnis dalamberbagai kerangkamoral yang baik
  5. Menerapkan prinsip-prinsipetikaumum untukkasus ataupraktikbisnis
  6. Memahami arti moralterpujidan tindakanteladanindividu dalambisnis
  7. Memahami maksud dari tindakanmoral yang tercela oleh individu dalambisnis atauperusahaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN ETIKA BISNIS SELAMA 2 HARI

  1. Apa Etika?
  2. Apa Etika Bisnis?
  3. Manfaat Mengelola Etika
  4. Pelaksana Etika di Tempat Kerja
  5. Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja
  6. Peran dan Tanggung Jawab
  7. Etika Pemberi Kerja
  8. Etika Karyawan
  9. Kebijakan Privasi
  10. Isu Pelecehan
  11. Teknologi dan Etika Bisnis
  12. Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial
  13. Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab
  14. Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis
  15. Dasar-dasar Keputusan Etis
  16. Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi
  17. Dilema Umum Etika
  18. Membuat Keputusan Etis
  19. Mengatasi Hambatan
  20. Whistle Blowing
  21. Kriteria dan Risiko Whistle Blowing
  22. Proses Whistle Blowing
  23. Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing
  24. Etika Manajerial
  25. Manajemen Etis
  26. Mengidentifikasi Karakteristik
  27. Memastikan Perilaku Etis
  28. Perilaku Tidak Etis
  29. Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis
  30. Mencegah Perilaku Tidak Etis
  31. Mengatasi Perilaku Tidak Etis
  32. Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis
  33. Etika dalam Bisnis
  34. Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis
  35. Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis
  36. Prinsip Etis dalam Bisnis
  37. Perlindungan Bisnis yang Etis
  38. Mengembangkan Kode Etik
  39. Melakukan Etika Internal Audit
  40. Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Pelatihan Hubungi : 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

 

 

PELATIHAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 1 HARI 2018

PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Intinya, whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Dalam hal ini, fungsi internal audit diperkuat dengan kualitas dan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, untuk dapat menjadi kekuatan yang andal dan hebat dalam menjalankan whistleblowing system. Internal audit yang berkualitas mampu menunjukkan kemampuan dan kecerdasan dalam mendeteksi, mencegah, juga melakukan penyelidikan atas informasi dan laporan yang di terima dari para whistleblower. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan internal auditor.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, auditor wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk mengelola emosi dan pikiran diri sendiri dan kemampuan untuk membaca emosi dan pikiran orang lain. Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja auditor yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills auditor agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Auditor yang berkualitas bekerja melalui prosedur dan audit program yang dirancang secara profesional. Auditor yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin auditor bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, auditor haruslah cerdas emosional dan bermental hebat dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, dan mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Kekuatan auditor ada dalam kertas kerja yang dikerjakan dengan prinsip-prinsip audit yang profesional dan masuk akal. Auditor harus hebat dalam menangani kritik dan penolakan tanpa menyalahkan siapapun dengan alasan apapun. Auditor tidak boleh bereaksi berdasarkan emosional atau persepsi; auditor hanya boleh bekerja sesuai fakta, data, dan kebenaran. Jadi, apapun informasi yang didapatkan oleh auditor dari para whistleblower, auditor tidak boleh langsung menilai dan menyimpulkan sesuatu atas informasi tersebut. Auditor wajib menjadi sangat profesional untuk menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi yang diterima dari para whistleblower.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan karakter kerja, kebiasaan, perilaku, sikap, etos, mental tangguh, dan daya tahan emosi dari para auditor saat melakukan pekerjaannya sesuai prosedur whistleblowing system. Auditor bertanggung jawab untuk memastikan prosedur whistleblowing system berjalan efektif; memastikan dan menjamin kerahasiaan dari orang yang menyampikan informasi; bekerja untuk menghindari konflik kepentingan, dan juga penyalahgunaan whistleblowing system untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan misi whistleblowing system.

KONSEP DASAR

Program motivasi ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi dan percaya diri, dalam menjalankan whistleblowing system dengan etos kerja yang profesional. Dan juga; membangun intuisi, empati, kepribadian, dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan auditor dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri auditor untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kecerdasan sosial auditor agar mudah membangun hubungan positif dengan semua pihak di internal perusahaan.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab auditor dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system dengan perasaan positif, menyenangkan, optimis, percaya diri, fleksible, penuh empati, tegas, dan dengan rendah hati.
  3. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  4. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  5. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN DIRI AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Penuh semangat dan langkah-langkah yang tak terhenti dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.
  3. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  4. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN PEKERJAAN WHISTLE BLOWING LEBIH MENYENANGKAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistle blowing.
  2. Pola pikir skeptis auditor menurunkan rasa percaya diri.
  3. Peristiwa dan kejadian yang memicu auditor menjadi skeptis.
  4. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif auditor.
  5. Empati untuk meningkatkan komunikasi.
  6. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  7. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik.
  8. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  9. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai persiapan internal perusahaan Anda dalam menghadapi Initial Public Offering (IPO). Mengingat untuk mendapatkan status sebagai perusahaan publik, team di internal perusahaan harus menyiapkan sistem dan budaya organisasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance,  rencana bisnis, laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, legalitas bisnis, dan manajemen aset yang baik.

Pelatihan ini menjadi ajang sosialisasi, internalisasi, pengembangan mindset, dan pencerahan bagi peserta agar dapat menyiapkan perusahaan untuk meraih sukses dalam IPO dan sekaligus menjadi perusahaan publik yang unggul.

Program ini  memotivasi dan memberikan pencerahan bagi para manager dalam menyiapkan etos kerja, mindset, dan administrasi untuk sukses dalam IPO. Dan juga, menyiapkan mental dan perilaku yang siap bertransformasi dan beradaptasi di dalam perusahaan publik. Mengembangkan mindset dan kepribadian untuk bisa melayani dan bekerja di perusahaan publik. Membangun kesadaran peserta bahwa perusahaan publik di Indonesia wajib menganut prinsip-prinsip Good Gorporate Governance yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Good corporate governance merupakan kebijakan yang menciptakan mekanisme kerja atau sistem, yang meningkatkan kepercayaan stakeholders kepada perusahaan dan manajemen. Kepercayaan stakeholder tersebut menjadi modal yang meningkatkan reputasi dan daya saing perusahaan dalam menghadapi kompetisi bisnis yang dinamis. Proses untuk menjalankan good governance secara profesional sangat tergantung dari etos kerja yang cerdas mempraktikkan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran dan kesetaraan di tempat kerja.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini membangun kesadaran dan kemampuan peserta untuk menyiapkan perusahaan siap IPO, dan juga sekaligus menyiapkan kompetensi karyawan agar siap beradaptasi di dalam perusahaan publik. Menjadi karyawan di perusahaan publik berarti harus mampu menjalankan profesinya di tempat kerja dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket, taat hukum, taat undang-undang, dan cerdas sosial saat berinteraksi dengan beragam stakeholders.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terbentuknya pemahaman Initial Public Offering (IPO) dan persiapan yang perlu dilakukan.
  2. Terbentuknya profesionalisme dalam menjalankan Good Corporate Governance.
  3. Meningkatkan kesadaran tentang kewajiban dan tanggung jwab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Terbentuknya team perusahaan yang solid untuk mensukseskan IPO dan menjalankan perusahaan publik.
  5. Tercapainya internalisasi nilai-nilai etos kerja untuk memperkuat perilaku kerja berstandarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.
  6. Terwujudnya integritas kerja melalui kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja yang etis.
  7. Terwujudnya hubungan kerja dalam reputasi perusahaan yang tinggi dengan stakeholder.
  8. Memberikan motivasi dan pencerahan Good Corporate Governance sebagai fondasi bagi perusahaan publik.

MANFAAT

  1. Peserta mampu berkontribusi, melayani, dan bersikap proaktif dalam menyiapkan proses IPO terbaik.
  2. Peserta mampu bertransformasi untuk bekerja di dalam perusahaan publik dan memahami tanggung jawabnya.
  3. Peserta mengerti arti Go Public dan sadar akan tanggung jawab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Peserta mampu menjalankan Pakta Integritas sesuai komitmen di dalam perusahaan publik.
  5. Peserta mampu memanfaatkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam meningkatkan etos kerja.
  6. Peserta memahami pentingnya menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan publik di persepsi stakeholder melalui pelayanan, akuntabilitas, profesionalisme, sikap, dan perilaku etis.
  7. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  8. Terciptanya budaya kerja yang efektif dalam memenuhi kewajiban dan pelayanan di dalam perusahaan publik.
  9. Peserta dimotivasi untuk menyiapkan karakter kerja yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, Etika Bisnis, Code of Conduct.

Garis Besar Materi Pembahasan Selama 1 Hari 8 Jam

Sesi 1: Mempersiapkan Internal Perusahaan Untuk Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Pengertian IPO dan Go Public
  2. Manfaat dan konsekuensi sebagai perusahaan publik
  3. Persiapan internal perusahaan untuk IPO
  4. Perilaku dan mental saat proses IPO
  5. Implementasi Good Corporate Governace
  6. Praktik etos kerja berdasarkan prinsip-prinsip GCG
  7. Peran team perusahaan dalam mensukseskan IPO
  8. Kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang efektif di sepanjang proses persiapan IPO
  9. Menyatukan integritas, energi, dan kecerdasan untuk keberhasilan IPO

Sesi 2: Mempersiapkan Perusahaan untuk Sukses dalam Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Proses dan tahap persiapan Go Public
  2. Memahami peran OJK
  3. Siap sebagai calon Emiten dalam rangka penawaran umum
  4. Kelengkapan dokumen dan peran Underwriter dalam proses Go Public
  5. Tahap pengajuan pendaftaran Go Public
  6. Tahap penawaran saham
  7. Tahap pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia

Sesi 3: Cara Menjalankan Perusahaan Publik dengan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan mental saat menjalankan perusahaan publik
  2. Perusahaan publik wajib menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
  3. Perilaku kerja dengan prinsip kehati-hatian
  4. Jenis-jenis pelaporan yang wajib disampaikan perusahaan publik ke otoritas bursa dan ke publik
  5. Menyadari bahwa perusahaan publik diawasi oleh banyak stakeholders
  6. Kewajiban untuk memenuhi keterbukaan informasi kepada publik
  7. Gaya manajemen lebih formal, terbuka, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik
  8. Mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia dengan konsisten
  9. Menguatkan manajemen internal kontrol untuk menangani risiko bisnis
  10. Dikenal publik sebagai perusahaan yang beretika, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
  11. Mematuhi Pakta Integritas
  12. Peran informasi dalam perusahaan publik dan GCG sebagai penyaring informasi
  13. Fungsi Etika Bisnis dan Code of Conduct dalam perusahaan publik

Untuk training hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Profesionalisme berarti pribadi yang menjalankan profesinya dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket dan menjadikan pekerjaan sebagai panggilan tanggung jawab. Seorang profesional selalu taat aturan, taat budaya kerja, serta memiliki etos kerja di dalam kesadaran tanggung jawab dan integritas.

Profesionalisme dibutuhkan untuk memperkuat budaya kerja. Budaya kerja itu sendiri adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan melalui nilai-nilai, sistem, etiket, etika, aturan agar terbentuk sebuah pola kerja untuk dijalankan oleh para profesionalnya. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai organisasi, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya organisasi. Budaya kerja adalah implementasi budaya organisasi dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya organisasi, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya organisasi, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya organisasi.

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam yang dilakukan secara indoor ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kepribadian pegawai khususnya dibidang etos kerja dan profesionalisme. Program ini membentuk kualitas dan kepribadian karyawan yang selalu termotivasi untuk tampil profesional di tempat kerja, baik di internal kantor maupun saat berhubungan dengan klien.  Di samping itu, membentuk image profesionalisme kerja dengan fondasi etos kerja dan budaya kerja.

KONSEP DASAR

Program ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi profesional yang unik dan asli dalam bekerja dengan budaya kerja perusahaan dan etos kerja yang profesional. Dan juga, membangun kepribadian dan karakter karyawan yang etis dan bertatakrama dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan melalui karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, budaya organisasi dan profesionalisme.
  3. Terwujudnya citra profesionalisme kerja karyawan melalui sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya hubungan kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.
  5. Terbentuknya profesionalisme kerja yang etis secara moral dan perilaku.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan yang andal dan unggul berbasis budaya organisasi dan etos kerja profesional.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai profesionalisme kerja untuk menguatkan citra, kepribadian, karakter, sikap, perilaku dan kebiasaan kerja yang profesional.
  3. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.
  5. Tumbuh dan berkembangnya semangat kerja yang berfondasikan etika dan etiket secara konsisten.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI IN HOUSE TRAINING ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

SESI 1: PROFESIONALISME DAN KEPRIBADIAN POSITIF

Sub Bahasan

  1. Nilai-nilai kepribadian positif (kompetensi, karakter dan komitmen)
  2. Mengembangkan image profesional dari sisi mental dan fisik
  3. Citra profesional saat menghadapi klien, atasan, bawahan, dan rekan kerja
  4. Menampilkan kesan pertama yang profesional dan sikap positif
  5. Berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan bahasa tubuh yang profesional
  6. Sadar untuk mengembangkan gaya profesional diri yang unik dan asli
  7. Konsep diri yang terprogram untuk mengembangkan profesionalisme
  8. Manajemen diri, kesadaran diri dan pemahaman terhadap diri sendiri

SESI 2: BUDAYA KERJA UNTUK MEMBENTUK PROFESIONALISME

Sub Bahasan

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja

SESI 3: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi

SESI 4: PERAN ETIKA DAN ETIKET DALAM MENUMBUHKAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

  1. Moral sebagai fondasi etika
  2. Model perilaku etis
  3. Cara mengekspresikan etika dalam hubungan sehari-hari
  4. Membedakan yang benar dan salah
  5. Kehalusan budi dan empati
  6. Cara berpakaian, Kontak mata, Memperkenalkan orang
  7. Percakapan, Tata krama, Cara menjamu tamu
  8. Cara makan, Peristiwa sosial, Etiket lokal dan internasional

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana perusahaan dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Budaya kerja adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan untuk membentuk pola kerja di dalam perusahaan. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya perusahaan. Budaya kerja adalah implementasi budaya perusahaan dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya perusahaan, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya perusahaan, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya perusahaan.

Budaya perusahaan adalah lingkungan yang mengelilingi karyawan dan pimpinan di tempat kerja sepanjang waktu. Budaya perusahaan itu hidup dari bahasa, simbol, struktur, sistem, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, gaya kepemimpinan, pola kerja, cara pengambilan keputusan. Budaya perusahaan sangat ditentukan oleh karakter pendiri perusahaan, pola karakter dan perilaku eksekutif, kebiasaan-kebiasaan kerja staf manajerial, serta oleh peran setiap individu yang memiliki kekuasaan dan wewenang di tempat kerja. Budaya perusahaan walaupun tidak terlihat secara kasat mata. Tetapi, dapat terlihat dari pola, kebiasaan, sikap, etos, perilaku, karakter kerja, budaya kerja, serta oleh penampilan fisik karyawan dan pimpinan di tempat kerja. Budaya perusahaan merupakan dasar untuk membentuk hubungan kerja, proses kerja, kenikmatan kerja, pola kerja, dan interaksi kerja yang penuh kinerja.

Program pelatihan etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan ini bertujuan untuk membentuk perilaku kerja yang berbudaya kuat dan unggul. Pelatihan ini akan meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab peserta untuk memfungsikan etos kerja dari dalam hatinya, dan menjadikan semangat dari dalam hati tersebut sebagai kekuatan penggerak yang konsisten, untuk menghasilkan pekerjaan yang produktif dan berkinerja tinggi. Demikian juga dengan budaya kerja, yang bertujuan untuk menciptakan sikap dan perilaku kerja sesuai nilai-nilai perusahaan, serta secara konsisten meningkatkan produktivitas kerja, dan berkemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dengan budaya unggul dan kuat.

Program pelatihan berdurasi 8 jam ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran penguatan budaya perusahan, etos kerja, dan budaya kerja. Setelah mendapatkan pelatihan ini, peserta dapat mengelola potensi dirinya di dalam etos kerja yang andal, di dalam budaya kerja yang unggul, dan di dalam budaya perusahaan yang kuat dan unggul. Pada akhirnya, peserta akan menghasilkan sikap dan perilaku kerja yang merawat dan memelihara budaya kuat perusahaan. Pelatihan ini menjadikan insan perusahaan semakin andal dan hebat, untuk menjalankan roda organisasi dan bisnis dengan tata nilai perusahaan dan nilai – nilai budaya kerja/perilaku yang konsisten dan berkarakter unggul .

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang mewakili norma, prinsip, nilai, tata kelola, dan kepemimpinan perusahaan di dalam budaya kuat.
  2. Tercapainya proses internalisasi dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya semangat kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Terbentuknya budaya perusahaan yang kuat dan unggul, sehingga subkultur atau budaya di luar budaya perusahaan tunduk pada konsistensi budaya perusahaan.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai perusahaan menjadi nilai-nilai kerja bersama, nilai-nilai yang menciptakan asumsi dan persepsi bersama, serta terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan semangat budaya perusahaan.
  3. Terciptanya etos kerja dari dalam hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.

MATERI PEMBAHASAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

Bagian Etos Kerja

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

Bagian Budaya Kerja

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan.
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

Bagian Budaya Perusahaan

  1. Kesadaran untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  2. Kekuatan bahasa, simbol, ritual, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, dan proses pengambilan keputusan dalam penguatan budaya perusahaan.
  3. Kekuatan visi, misi, dan nilai-nilai budaya.
  4. Budaya perusahaan sebagai inti dari etos kerja, budaya kerja, sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan.

Untuk Pelatihan Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif, untuk berkolaborasi di dalam soliditas kerja, yang saling menguatkan fungsi dan peran dari masing-masing departemen atau divisi kerja. Bila individu atau kelompok sudah bersatupadu sebagai tim kerja yang solid, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Soliditas di tempat kerja membutuhkan mindset kerja yang saling membantu dan peduli, perilaku kerja yang etis dan profesional, integritas, kualitas, melayani, proaktif, akuntabilitas, dan kepercayaan. Setiap orang di dalam perusahaan harus sadar, untuk menjadi bagian dari kolaborasi yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas.

Program pelatihan ini bertujuan membangun budaya kerja yang kuat, dalam aspek: interaksi kerja, komunikasi, pelayanan, kerja sama, pencapaian target, kinerja, empati, toleransi, kepemimpinan, dan perilaku dalam organisasi yang melibatkan semua orang di dalam kolaborasi yang solid dan kuat. Setiap sel divisi atau unit kerja haruslah menghindari perilaku berbudaya sendiri, mampu menyatu di dalam satu budaya dan satu visi yang kuat di dalam soliditas kerja. Setiap peserta diharapkan mampu meningkatkan kegigihan, disiplin, keterlibatan, pemahaman bersama, kebaikan bersama, pengembangan budaya kerja yang solid dalam kerja sama, kebiasaan kerja yang saling peduli, dan menghindari ego sektoral.

Program selama 8 jam ini diharapkan mampu meningkatkan soliditas bersama di tempat kerja, meningkatkan produktivitas pribadi untuk pencapaian target kerja, peningkatan tanggung jawab kerja, peningkatan komunikasi dan interaksi, kemampuan yang lebih dalam penanganan konflik dan orang sulit, pengorganisasian pekerjaan dan waktu yang lebih efektif, peningkatan hubungan kerja yang saling percaya dan menghormati, peningkatan proses kerja untuk hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis dan positif, serta menjadikan peserta sebagai pemimpin andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang solid, peduli, saling membantu, bekerja sama, dan berkolaborasi untuk mencapai target dan tujuan perusahaan.
  2. Terwujudnya budaya kerja yang komunikatif, proaktif, menghindari ego sektoral, serta melayani dengan kesadaran dan ketulusan hati yang murni.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif dalam mencapai kinerja, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta diharapkan menjadi lebih andal untuk bekerja dengan mindset positif, serta pola kerja yang lebih optimis dan positif agar mudah mencapai target dan kinerja terbaik.
  2. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.
  3. Meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.
  4. Mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis.
  5. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.
  6. Menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.
  7. Berkomunikasi baik secara verbal dan non verbal, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI

Topik Pembahasan: Meningkatkan Budaya Kerja, Pelayanan, Komunikasi, dan Soliditas Kerja

SESI 1: MENINGKATKAN BUDAYA KERJA UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Rutinitas kerja di dalam akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  3. Perilaku kerja yang berkolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  4. Menguatkan proses kerja dengan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, etos, proses kerja, dan kepemimpinan.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi di dalam rutinitas organisasi.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS INTERAKSI DAN KECERDASAN MENGELOLA ORANG LAIN SECARA PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan sikap, perilaku, mental positif, dan menghindari ego sektoral.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.
  7. Empati, toleransi, dan jiwa besar dalam membangun hubungan kerja yang solid.

SESI 3: BERKOMUNIKASI DAN MENYATU DI DALAM SATU ENERGI POSITIF SOLIDITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 4:MELAYANI PERUSAHAAN, KOLEGA, BAWAHAN, ATASAN, DAN UNIT KERJA YANG LAIN DARI HATI YANG IKHLAS DAN TULUS

Sub Bahasan

  1. Pelayanan dari ketulusan hati untuk membantu orang lain.
  2. Mengembangkan soliditas korps di internal perusahaan.
  3. Menyederhanakan hubungan kerja yang kompleks dari hati yang ikhlas dan tulus.
  4. Menghidupkan hati, mendengar suara hati, melihat dengan mata hati, dan menjaga hati dengan rasa syukur dalam memberikan pelayanan berkualitas.
  5. Memahami bahwa setiap orang memiliki sistem penilaian yang berbeda.
  6. Pelayanan dengan memberikan kasih dan mengendalikan ego.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: Hp: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI

SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI : 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION PROGRAM 3 JAM 2018

PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION 3 JAM 2018

Karyawan back office melayani pekerjaan yang sifatnya rutinitas, monoton, dan berulang-ulang dalam pola yang sama. Hal ini disebabkan oleh gaya dan pola kerja back office yang sudah terkunci di dalam sistem (struktur, proses, dan mekanisme), prosedur, kebijakan, aturan, etika, dan standar. Kondisi ini sangat mudah menciptakan rasa bosan dan stres bagi karyawan. Padahal fungsi back office merupakan fungsi terpenting dalam keberhasilan proses bisnis. Back office bertanggung jawab terhadap fungsi settlements, pencatatan, pelaporan, kepatuhan pada aturan dan prosedur, akuntansi, teknologi, informasi, penyelesaian pembayaran, dan dukungan administrasi untuk kelancaran front office. Mengelola back office dengan profesional menjadikan proses bisnis dan tata kelola perusahaan semakin berkualitas dan unggul. Diperlukan upaya yang terus-menerus untuk menjaga semangat dan motivasi karyawan back office dalam mendukung proses bisnis dan tata kelola terbaik perusahaan.

Program motivasi untuk karyawan back office ini bertujuan memotivasi karyawan agar melakukan pekerjaan dengan lebih baik, lebih produktif, lebih terlibat dalam kolaborasi kerja, lebih disiplin, tepat waktu, berkinerja tinggi, serta selalu termotivasi dan bersemangat untuk meningkatkan kualitas rutinitas kerja dengan sepenuh hati.

Manfaat dari program motivasi back office: karyawan menjadi lebih termotivasi dan menjadi bahagia dengan pekerjaannya. Karyawan mampu mengulurkan sikap dan perilaku positif di dalam interaksi, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan pelayanan di perusahaan. Karyawan mampu menunjukkan kepedulian dan kebanggaan atas pekerjaannya. Karyawan selalu fokus dan termotivasi untuk bekerja keras dalam mensukseskan bisnis perusahaan. Karyawan mampu menyediakan kompetensi dan kualitas yang sesuai dengan standar perusahaan.

Garis besar materi pembahasan Back Office Motivation selama 3 jam:

  1. Memiliki etos kerja yang kuat dalam melayani pekerjaan back office.
  2. Sifat, sikap, perilaku, kebiasaan, dan kepribadian dari karyawan back office terbaik.
  3. Cara memotivasi diri setiap hari untuk menjadi lebih produktif.
  4. Keseimbangan mental, emosional, spiritual, fisik, dan kekuatan bawah sadar diri.
  5. Menjadi lebih fleksible dan memiliki ritme kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan.
  6. Menjadi bagian terpenting dari kolaborasi di internal perusahaan.
  7. Keterampilan organisasi dan dukungan administrasi.

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, karyawan wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk meningkatkan komunikasi positif dan hubungan baik dengan pihak manapun. Tidak boleh ada konflik atau prasangka-prasangka buruk saat menjalankan peran sebagai whistleblower. Sikap dan perilaku yang bijak haruslah diutamakan agar lingkungan kerja dengan energi positif tetap terjaga untuk pertumbuhan dan kemajuan perusahaan.

Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain. Jadi, setiap orang hanya menjalankan peran sebagai whistleblower sesuai dengan etika dan sistem, tidak dengan persepsi pribadi atau logika diri sendiri, wajib mematuhi sistem whistleblowing yang disepakati oleh manajemen.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills karyawan agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Karyawan yang berkualitas bekerja melalui prosedur whistleblowing system yang dirancang secara profesional. Karyawan yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin kita bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja haruslah berkomunikasi dengan emosi yang cerdas dan bermental positif dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, termasuk dalam mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Program motivasi ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan komunikasi positif dan hubungan baik saat menjalankan whistleblowing system di tempat kerja. Setiap karyawan wajib untuk menjaga kerahasiaan dari informasi yang dimiliki dan hanya boleh disampaikan sesuai aturan, sistem, dan prosedur yang sudah disepakati secara bersama.

TUJUAN

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan karyawan dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri karyawan untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kualitas komunikasi positif dan hubungan baik di sepanjang proses pelaksanaan whistleblowing system.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  3. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  4. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: PERILAKU POSITIF DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM DENGAN BIJAK DAN PROFESIONAL 

Sub Bahasan

  1. Memahami apa itu whistleblowing system.
  2. Langkah-langkah positif dalam menjalankan whistleblowing system.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut terhadap dampak buruk atas realitas whistleblowing system.
  4. Membangun kebiasaan profesional dalam bisa menjalankan whistleblowing system.
  5. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  6. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  7. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  8. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENINGKATKAN KOMUNIKASI POSITIF, HUBUNGAN BAIK, DAN PIKIRAN POSITIF SAAT MENJALNAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistleblowing.
  2. Mengendalikan peristiwa dan kejadian yang memicu energi negatif.
  3. Selalu bertindak dengan prasangka baik dan menjaga pikiran positif.
  4. Meningkatkan komunikasi positif di setiap situasi dan peristiwa.
  5. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  6. Mencegah dan menangani potensi konflik.
  7. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  8. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

DESKRIPSI

Tantangan bisnis terbesar yang harus dihadapi saat ini adalah menjaga optimisme dan meningkatkan kinerja agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian dan gangguan. Dalam hal ini; untuk meningkatkan kinerja, tidak cukup hanya tergantung pada hierarki dan proses manajerial; setiap insan perusahan harus mampu membawa etos kerja terbaiknya lalu bekerja dengan gesit, cepat, tepat, akurat, benar, dan produktif.

Perusahaan harus bisa membangun mindset bisnis yang terus-menerus mencari keunggulan kompetitif tanpa mengganggu operasional harian. Perubahan dan tantangan dibidang keuangan, sosial, lingkungan, politik, dan ekonomi menjadi sangat dinamis. Jelas, realitas ini memerlukan jawaban dari kekuatan internal organisasi, untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menghadapi bisnis yang bergerak dengan sangat cepat.

Pencapaian kinerja ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Motivasi Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Keuntungan adalah materi yang dirancang untuk memotivasi insan perusahaan agar meningkatkan kinerja dengan cara bereaksi lebih lincah, meningkatkan kecepatan, memanfaatkan peluang, menghindari ancaman, meningkatkan kreativitas dan inovasi dari yang sudah ada; serta kesadaran bahwa tidak seorangpun yang bisa melawan laju perubahan, apalagi mencoba mengabaikan perubahan.

Melalui pelatihan ini peserta diberikan kesadaran bahwa pikiran dan strategi yang mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang hidup dalam inovasi adalah sesuatu yang mutlak untuk dimiliki oleh setiap insan perusahaan agar bisa memenangkan kompetisi dengan kinerja terbaik. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan harus memiliki kekuatan dinamis yang terus-menerus mencari peluang, memiliki inisiatif untuk menjawab tantangan dengan cepat dan efisien, serta kesadaran untuk mengoptimalkan potensi dengan etos kerja terbaik agar dapat menciptakan energi kemenangan untuk menghadapi tantangan bisnis yang besar.

Program Motivasi ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Menjaga optimisme, meningkatkan kinerja, meningkatkan kelincahan dan kecepatan, serta cerdas memetakan ancaman di sepanjang proses kerja.
  2. Memahami kinerja yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian kinerja tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Menumbuhkan mental pemenang yang siap bekerja di luar zona kenyamanan dengan kreatif dan inovatif.
  4. Mengembangkan rasa percaya diri di wilayah persiapan, memulai, mempercepat, dan mencapai kinerja.
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu bekerja dengan optimis dan meningkatkan kecepatan kerja di dalam setiap situasi tanpa merasa terganggu oleh kesulitan.
  2. Peserta diharapkan menjadi termotivasi untuk mendukung proyek/pekerjaan dengan yakin, percaya diri, jelas, fokus, cepat, tepat, akurat, produktif, dan penuh semangat.
  3. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  4. Peserta mampu menjaga pikiran dan strategi untuk selalu mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang bekerja dalam inovasi agar bisa memenangkan kompetisi dan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN

Tema: Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Growth dan Profit

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.
  8. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  9. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  10. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  11. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  12. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  13. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  14. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  15. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  16. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2016

pelatihan-business-ethics-untuk-leader-2016

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2016

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 10.00 WIB. SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

PK.10.00 – PK.10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -PK.12.15 WIB. SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

PK.12.15 – PK.13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -PK.15.00 WIB. SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI :

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 4 hari ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PEMBAHASAN PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGULSELAMA 4 HARI 

Day 1/ Hari 1

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

Day 2/ Hari 2

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 5 : REVOLUSI MENTAL

Sub Bahasan

  1. Siap bertransformasi dan berani bekerja di luar zona nyaman.
  2. Revolusi mental untuk penguatan integritas pribadi.
  3. Revolusi mental untuk penguatan etos kerja.
  4. Revolusi mental untuk penguatan gotong royong.
  5. Menyiapkan mental, jiwa, pikiran, emosi yang menyatu dengan nilai-nilai budaya organisasi.
  6. Mental dan perilaku yang taat dan disesuaikan dengan budaya unggul dan good governance.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 6: PENGEMBANGAN KARAKTER

Sub Bahasan

  1. Pengembangan konsep diri.
  2. Pengembangan harga diri.
  3. Pengembangan jati diri.
  4. Pengembangan karakter Pribadi: jujur, baik, benar, respek, tanggung jawab, adil, melayani, rendah hati, percaya, integritas, akuntabilitas, disiplin diri, manajemen diri, keberanian, menjadi warga perusahaan yang andal.
  5. Pengembangan karakter Sosial: ramah tamah, kebajikan, peduli, pengasih, sopan, terpercaya, bekerja sama, kolaborasi, komunikasi, hubungan antar pribadi.

Day 3/ Hari 3

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 7: ETOS KERJA

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 8 : KERJA SAMA YANG SOLID

Sub Bahasan

  1. Peran individu dalam tim dan kerja sama.
  2. Pengaruh akuntabilitas dan integritas dalam kerja tim.
  3. Menjadi bagian dari sistem kerja sama yang solid.
  4. Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu.
  5. Peran setiap anggota tim dalam membangun tim yang unggul.
  6. Kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  7. Kepribadian yang ideal untuk kerja tim.
  8. Mengatasi konflik dalam kerja sama tim.
  9. Membiasakan bekerja dalam budaya kolaborasi dan koordinasi.
  10. Komunikasi dan hubungan antar pribadi yang baik mempermudah kerjasama yang solid.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 9: MOTIVASI

Sub Bahasan

  1. Perilaku pemenang dan mental pemenang.
  2. Bekerja dan menjalani proses hidup untuk hasil terbaik.
  3. Tidak pernah berhenti untuk melewati proses pencapaian terbaik.
  4. Berani mengambil keputusan dan bertindak dengan percaya diri.
  5. Memahami bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk sukses.
  6. Mengelola waktu untuk fokus pada tujuan hidup.
  7. Menguatkan kekuatan dan membangun mental sukses.
  8. Fokus pada sebuah misi hidup yang lebih besar dari diri Anda.

Day 4/ Hari 4

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 10: KECERDASAN EMOSIONAL

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan kesadaran diri.
  2. Meningkatkan pemahaman tentang emosi diri sendiri.
  3. Mengendalikan reaksi emosional.
  4. Mengatur emosi dengan kesadaran penuh.
  5. Manajemen diri yang fokus untuk penguatan mental dan emosi.
  6. Mengontrol dan mengelola emosi marah.
  7. Mengendalikan rasa takut.
  8. Fokus dan hidup sepenuhnya pada momen ini.
  9. Mengendalikan pikiran yang tidak stabil.
  10. Berbicara dan mendengarkan dengan tenang dan sabar.
  11. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik yang positif.
  12. Cerdas sosial dan memahami emosi orang lain dalam pergaulan sehari-hari.
  13. Menciptakan kesan pertama yang kuat dan positif.
  14. Empati dan toleransi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 11 : KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

  1. Memahami cara kerja kreativitas dan inovasi.
  2. Prinsip-prinsip kreativitas.
  3. Proses kreativitas.
  4. Teknik kreativitas.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 12: KEPEMIMPINAN

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan yang tegas dengan nilai-nilai keberanian.
  2. Mindset pemimpin yang visioner, jelas, etis, dan bertanggung jawab.
  3. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik.
  4. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya.
  5. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat.
  6. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik.
  7. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan.
  8. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work.
  9. Membantu mengatasi hambatan dalam team work.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105
Posted

PELATIHAN MOTIVASI WHISTLEBLOWING SYSTEM

PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Intinya, whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Dalam hal ini, fungsi internal audit diperkuat dengan kualitas dan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, untuk dapat menjadi kekuatan yang andal dan hebat dalam menjalankan whistleblowing system. Internal audit yang berkualitas mampu menunjukkan kemampuan dan kecerdasan dalam mendeteksi, mencegah, juga melakukan penyelidikan atas informasi dan laporan yang di terima dari para whistleblower. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan internal auditor.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, auditor wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk mengelola emosi dan pikiran diri sendiri dan kemampuan untuk membaca emosi dan pikiran orang lain. Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja auditor yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills auditor agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Auditor yang berkualitas bekerja melalui prosedur dan audit program yang dirancang secara profesional. Auditor yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin auditor bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, auditor haruslah cerdas emosional dan bermental hebat dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, dan mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Kekuatan auditor ada dalam kertas kerja yang dikerjakan dengan prinsip-prinsip audit yang profesional dan masuk akal. Auditor harus hebat dalam menangani kritik dan penolakan tanpa menyalahkan siapapun dengan alasan apapun. Auditor tidak boleh bereaksi berdasarkan emosional atau persepsi; auditor hanya boleh bekerja sesuai fakta, data, dan kebenaran. Jadi, apapun informasi yang didapatkan oleh auditor dari para whistleblower, auditor tidak boleh langsung menilai dan menyimpulkan sesuatu atas informasi tersebut. Auditor wajib menjadi sangat profesional untuk menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi yang diterima dari para whistleblower.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan karakter kerja, kebiasaan, perilaku, sikap, etos, mental tangguh, dan daya tahan emosi dari para auditor saat melakukan pekerjaannya sesuai prosedur whistleblowing system. Auditor bertanggung jawab untuk memastikan prosedur whistleblowing system berjalan efektif; memastikan dan menjamin kerahasiaan dari orang yang menyampikan informasi; bekerja untuk menghindari konflik kepentingan, dan juga penyalahgunaan whistleblowing system untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan misi whistleblowing system.

KONSEP DASAR

Program motivasi ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi dan percaya diri, dalam menjalankan whistleblowing system dengan etos kerja yang profesional. Dan juga; membangun intuisi, empati, kepribadian, dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan auditor dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri auditor untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kecerdasan sosial auditor agar mudah membangun hubungan positif dengan semua pihak di internal perusahaan.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab auditor dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system dengan perasaan positif, menyenangkan, optimis, percaya diri, fleksible, penuh empati, tegas, dan dengan rendah hati.
  3. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  4. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  5. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN DIRI AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Penuh semangat dan langkah-langkah yang tak terhenti dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.
  3. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  4. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN PEKERJAAN WHISTLE BLOWING LEBIH MENYENANGKAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistle blowing.
  2. Pola pikir skeptis auditor menurunkan rasa percaya diri.
  3. Peristiwa dan kejadian yang memicu auditor menjadi skeptis.
  4. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif auditor.
  5. Empati untuk meningkatkan komunikasi.
  6. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  7. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik.
  8. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  9. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Training Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Etos kerja atau cara Anda bekerja adalah aset produktif yang menghidupi Anda di sepanjang waktu. Etos kerja Anda yang baik dan berkualitas sama seperti Anda berinvestasi di emas dan tanah. Semakin tinggi kualitas etos kerja Anda, semakin Anda dipercaya dan diandalkan oleh stakeholders. Artinya, Anda bisa menghasilkan uang dan karya dari etos Anda yang terbaik di sepanjang kehidupan Anda.

Etos kerja yang baik tercermin dari sikap, perilaku, dan kebiasaan kerja. Anda dengan etos kerja yang baik selalu memiliki kedisiplinan yang tinggi; tanggung jawab yang tinggi; suka tolong menolong dengan rekan kerja untuk menuntaskan pekerjaan; bekerja tanpa hitung-hitungan dan memberi kontribusi yang lebih; melayani dengan hati; menghormati perusahaan, atasan, rekan kerja, bawahan, dan pelanggan; semangat yang tinggi dan pantang menyerah dalam mencapai target; memiliki kesadaran bahwa bekerja sama menjadi lebih kuat dan andal daripada bekerja sendiri; mengelola waktu kerja secara produktif dan efektif; mandiri dan selalu termotivasi untuk menyelesaikan tugas berdasarkan kompetensi dan kemampuan diri sendiri.

Etos kerja yang positif membawa manfaat bagi pengusaha, karyawan, dan pelanggan. Semua pihak atau pemangku kepentingan pasti bahagia dan senang mendapatkan pelayanan dari orang-orang beretos terbaik. Hal ini meningkatkan hubungan positif dan produktif dari waktu ke waktu, sehingga bisnis dan kesejahteraan kerja meningkat. Di samping itu, etos yang baik meningkatkan keterlibatan karyawan dalam kolaborasi kerja dan menjadi energi produktif untuk menumbuhkan kinerja dan produktivitas tertinggi.

Etos kerja yang baik meningkatkan iklim kerja yang positif, juga mengarah pada budaya kerja positif. Sekali lagi, kondisi ini meningkatkan komitmen, keterlibatan, dan kinerja karyawan. Karyawan yang beretos baik mampu memberikan kebahagiaan di tempat kerja, dan meningkatkan layanan pelanggan. Sebagai konsekuensi, budaya bahagia dan peduli di tempat kerja tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas tetapi juga meningkatkan kepuasaan klien.

Karyawan dengan etos kerja terbaik selalu menjadi energi positif yang merawat pekerjaannya dengan kualitas tinggi; meningkatkan tanggung jawab dalam membantu rekan kerja dan atasan; memberikan dukungan satu sama lain, termasuk menawarkan kebaikan dan kasih sayang ketika orang lain sedang berjuang; menghindari kesalahan dan memaafkan kesalahan; inspiring satu sama lain di tempat kerja; menekankan makna pekerjaan sebagai kekuatan kehidupan ekonomi yang berkualitas; memperlakukan satu sama lain dengan hormat, rasa terima kasih, kepercayaan, dan integritas.

Program Workshop Etos Kerja ini terfokus untuk meningkatkan motivasi, teamwork, kualitas kerja dan kepercayaan diri karyawan; meningkatkan kecerdasan emosional dalam semua dimensi kehidupan kerja; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas dalam mengorganisir pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; meningkatkan sikap, perilaku positif, mengelola stres, emosi, serta sikap mental yang bertanggung jawab pada komitmen; menjadi pribadi yang bekerja dengan mental optimis untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu; meningkatkan pentingnya kedisiplinan, serta ada kesadaran bahwa apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerja lainnya; bekerja dengan orientasi target dan pelayanan prima.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali mental positif dan etos kerja yang andal kepada karyawan agar mereka menjadi tim support yang bekerja dan melayani perusahaan dengan kedisiplinan yang tinggi, bertanggung jawab, mencapai target, bekerja sama dalam kolaborasi sempurna, mengatur waktu dengan efektif dan produktif, mandiri dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan secara profesional.
  2. Membekali soft skills secara holistik agar peserta memiliki kesadaran untuk meningkatkan etos kerja; kepercayaan diri; akuntabilitas; responsibilitas; mental positif; antusias dan bahagia untuk melayani perusahaan dengan hati yang tulus dan ikhlas; senang menjadi orang yang dapat diandalkan perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap untuk menjalankan aturan, komitmen, serta selalu etis dalam berperilaku di tempat kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Output yang diharapkan dari workshop  :

  1. Meningkatkan motivasi & teamwork serta kualitas kerja (tidak asal asalan)
  2. Meningkatkan kecerdasan Emotional
  3. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif (good time management)
  4. Meningkatkan sikap & prilaku positif, mengelola stess, emosi
  5. Meningkatkan pentingnya kedisiplinan (apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerjanya)
  6. Bekerja dengan target oriented

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP ETOS KERJA PROGRAM 8 JAM

SESI 1: MELAYANI PERUSAHAAN DAN PEKERJAAN DENGAN IKHLAS, TULUS, SEPENUH HATI DAN BERKUALITAS

Sub Bahasan

  1. Etos kerja adalah aset yang selalu harus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya
  2. Menguatkan integritas, loyalitas, tanggung jawab, dan kepedulian atas pekerjaan
  3. Menjalankan komitmen dan keikhlasan dalam menuntaskan setiap pekerjaan
  4. Membangun nilai-nilai kepemimpinan diri sendiri, kedisiplinan, kerja sama, dan kemandirian dalam penyelesaian tugas
  5. Membangun kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan
  6. Selalu optimis dan termotivasi untuk mencapai target dan kinerja terbaik
  7. Menghargai dan menghormati kontribusi setiap orang di tempat kerja, walau peran seseorang itu kecil tetapi peran tersebut penting untuk keberhasilan Anda

SESI 2: MENGORGANISIR PEKERJAAN DAN MENJALANKANNYA DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB

Sub Bahasan

  1. Mengorganisir pekerjaan dengan cara berkoordinasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berani mengambil tanggung jawab penuh untuk meningkatkan kinerja
  2. Proaktif dalam memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi
  3. Selalu siap menjadi orang yang dapat diandalkan dengan perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu; serta menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos
  4. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin untuk menjadikan diri sebagai aset perusahaan yang andal dan unggul
  5. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata
  6. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan
  7. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat
  8. Semangat dan langkah-langkah optimis yang tak berhenti dalam mencapai tujuan

SESI 3: MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL, PERILAKU POSITIF, DAN MENGELOLA STRES

Sub Bahasan

  1. Pikiran positif menurunkan stres, pikiran negatif meningkatkan stres
  2. Selalu berempati dengan rekan kerja dan menjaga hubungan produktif
  3. Memahami bahwa emosi merupakan faktor penting dalam perilaku kerja
  4. Emosi tidak cerdas selalu merusak kualitas kerja
  5. Mengatasi efek dari emosi negatif yang kuat dan yang mengganggu hubungan kerja
  6. Membangun hubungan, komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill
  7. Mengendalikan ego dan kemampuan untuk bersikap baik
  8. Kebiasaan untuk menggunakan kata-kata dan bahasa positif
  9. Menghormati dan menerima realitas yang tidak sempurna, lalu belajar untuk memperbaiki
  10. Selalu mengkontrol reaksi dalam berbagai situasi, dan menggunakan kecerdasan emosi untuk menjaga momentum positif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
Posted

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK 8 JAM

PROGRAM MOTIVASI DAN PENCERAHAN

DESKRIPSI

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai persiapan internal perusahaan Anda dalam menghadapi Initial Public Offering (IPO). Mengingat untuk mendapatkan status sebagai perusahaan publik, team di internal perusahaan harus menyiapkan sistem dan budaya organisasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance,  rencana bisnis, laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, legalitas bisnis, dan manajemen aset yang baik.

Pelatihan ini menjadi ajang sosialisasi, internalisasi, pengembangan mindset, dan pencerahan bagi peserta agar dapat menyiapkan perusahaan untuk meraih sukses dalam IPO dan sekaligus menjadi perusahaan publik yang unggul.

Program ini  memotivasi dan memberikan pencerahan bagi para manager dalam menyiapkan etos kerja, mindset, dan administrasi untuk sukses dalam IPO. Dan juga, menyiapkan mental dan perilaku yang siap bertransformasi dan beradaptasi di dalam perusahaan publik. Mengembangkan mindset dan kepribadian untuk bisa melayani dan bekerja di perusahaan publik. Membangun kesadaran peserta bahwa perusahaan publik di Indonesia wajib menganut prinsip-prinsip Good Gorporate Governance yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Good corporate governance merupakan kebijakan yang menciptakan mekanisme kerja atau sistem, yang meningkatkan kepercayaan stakeholders kepada perusahaan dan manajemen. Kepercayaan stakeholder tersebut menjadi modal yang meningkatkan reputasi dan daya saing perusahaan dalam menghadapi kompetisi bisnis yang dinamis. Proses untuk menjalankan good governance secara profesional sangat tergantung dari etos kerja yang cerdas mempraktikkan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran dan kesetaraan di tempat kerja.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini membangun kesadaran dan kemampuan peserta untuk menyiapkan perusahaan siap IPO, dan juga sekaligus menyiapkan kompetensi karyawan agar siap beradaptasi di dalam perusahaan publik. Menjadi karyawan di perusahaan publik berarti harus mampu menjalankan profesinya di tempat kerja dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket, taat hukum, taat undang-undang, dan cerdas sosial saat berinteraksi dengan beragam stakeholders.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terbentuknya pemahaman Initial Public Offering (IPO) dan persiapan yang perlu dilakukan.
  2. Terbentuknya profesionalisme dalam menjalankan Good Corporate Governance.
  3. Meningkatkan kesadaran tentang kewajiban dan tanggung jwab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Terbentuknya team perusahaan yang solid untuk mensukseskan IPO dan menjalankan perusahaan publik.
  5. Tercapainya internalisasi nilai-nilai etos kerja untuk memperkuat perilaku kerja berstandarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.
  6. Terwujudnya integritas kerja melalui kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja yang etis.
  7. Terwujudnya hubungan kerja dalam reputasi perusahaan yang tinggi dengan stakeholder.
  8. Memberikan motivasi dan pencerahan Good Corporate Governance sebagai fondasi bagi perusahaan publik.

MANFAAT

  1. Peserta mampu berkontribusi, melayani, dan bersikap proaktif dalam menyiapkan proses IPO terbaik.
  2. Peserta mampu bertransformasi untuk bekerja di dalam perusahaan publik dan memahami tanggung jawabnya.
  3. Peserta mengerti arti Go Public dan sadar akan tanggung jawab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Peserta mampu menjalankan Pakta Integritas sesuai komitmen di dalam perusahaan publik.
  5. Peserta mampu memanfaatkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam meningkatkan etos kerja.
  6. Peserta memahami pentingnya menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan publik di persepsi stakeholder melalui pelayanan, akuntabilitas, profesionalisme, sikap, dan perilaku etis.
  7. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  8. Terciptanya budaya kerja yang efektif dalam memenuhi kewajiban dan pelayanan di dalam perusahaan publik.
  9. Peserta dimotivasi untuk menyiapkan karakter kerja yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, Etika Bisnis, Code of Conduct.

Garis Besar Materi Pembahasan Selama 1 Hari 8 Jam

Sesi 1: Mempersiapkan Internal Perusahaan Untuk Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Pengertian IPO dan Go Public
  2. Manfaat dan konsekuensi sebagai perusahaan publik
  3. Persiapan internal perusahaan untuk IPO
  4. Perilaku dan mental saat proses IPO
  5. Implementasi Good Corporate Governace
  6. Praktik etos kerja berdasarkan prinsip-prinsip GCG
  7. Peran team perusahaan dalam mensukseskan IPO
  8. Kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang efektif di sepanjang proses persiapan IPO
  9. Menyatukan integritas, energi, dan kecerdasan untuk keberhasilan IPO

Sesi 2: Mempersiapkan Perusahaan untuk Sukses dalam Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Proses dan tahap persiapan Go Public
  2. Memahami peran OJK
  3. Siap sebagai calon Emiten dalam rangka penawaran umum
  4. Kelengkapan dokumen dan peran Underwriter dalam proses Go Public
  5. Tahap pengajuan pendaftaran Go Public
  6. Tahap penawaran saham
  7. Tahap pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia

Sesi 3: Cara Menjalankan Perusahaan Publik dengan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan mental saat menjalankan perusahaan publik
  2. Perusahaan publik wajib menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
  3. Perilaku kerja dengan prinsip kehati-hatian
  4. Jenis-jenis pelaporan yang wajib disampaikan perusahaan publik ke otoritas bursa dan ke publik
  5. Menyadari bahwa perusahaan publik diawasi oleh banyak stakeholders
  6. Kewajiban untuk memenuhi keterbukaan informasi kepada publik
  7. Gaya manajemen lebih formal, terbuka, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik
  8. Mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia dengan konsisten
  9. Menguatkan manajemen internal kontrol untuk menangani risiko bisnis
  10. Dikenal publik sebagai perusahaan yang beretika, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
  11. Mematuhi Pakta Integritas
  12. Peran informasi dalam perusahaan publik dan GCG sebagai penyaring informasi
  13. Fungsi Etika Bisnis dan Code of Conduct dalam perusahaan publik

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION 3 JAM

GCG-MOTIVATOR DJAJENDRA 2015PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION 3 JAM

Karyawan back office melayani pekerjaan yang sifatnya rutinitas, monoton, dan berulang-ulang dalam pola yang sama. Hal ini disebabkan oleh gaya dan pola kerja back office yang sudah terkunci di dalam sistem (struktur, proses, dan mekanisme), prosedur, kebijakan, aturan, etika, dan standar. Kondisi ini sangat mudah menciptakan rasa bosan dan stres bagi karyawan. Padahal fungsi back office merupakan fungsi terpenting dalam keberhasilan proses bisnis. Back office bertanggung jawab terhadap fungsi settlements, pencatatan, pelaporan, kepatuhan pada aturan dan prosedur, akuntansi, teknologi, informasi, penyelesaian pembayaran, dan dukungan administrasi untuk kelancaran front office. Mengelola back office dengan profesional menjadikan proses bisnis dan tata kelola perusahaan semakin berkualitas dan unggul. Diperlukan upaya yang terus-menerus untuk menjaga semangat dan motivasi karyawan back office dalam mendukung proses bisnis dan tata kelola terbaik perusahaan.

Program motivasi untuk karyawan back office ini bertujuan memotivasi karyawan agar melakukan pekerjaan dengan lebih baik, lebih produktif, lebih terlibat dalam kolaborasi kerja, lebih disiplin, tepat waktu, berkinerja tinggi, serta selalu termotivasi dan bersemangat untuk meningkatkan kualitas rutinitas kerja dengan sepenuh hati.

Manfaat dari program motivasi back office: karyawan menjadi lebih termotivasi dan menjadi bahagia dengan pekerjaannya. Karyawan mampu mengulurkan sikap dan perilaku positif di dalam interaksi, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan pelayanan di perusahaan. Karyawan mampu menunjukkan kepedulian dan kebanggaan atas pekerjaannya. Karyawan selalu fokus dan termotivasi untuk bekerja keras dalam mensukseskan bisnis perusahaan. Karyawan mampu menyediakan kompetensi dan kualitas yang sesuai dengan standar perusahaan.

Garis besar materi pembahasan Back Office Motivation selama 3 jam:

  1. Memiliki etos kerja yang kuat dalam melayani pekerjaan back office.
  2. Sifat, sikap, perilaku, kebiasaan, dan kepribadian dari karyawan back office terbaik.
  3. Cara memotivasi diri setiap hari untuk menjadi lebih produktif.
  4. Keseimbangan mental, emosional, spiritual, fisik, dan kekuatan bawah sadar diri.
  5. Menjadi lebih fleksible dan memiliki ritme kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan.
  6. Menjadi bagian terpenting dari kolaborasi di internal perusahaan.
  7. Keterampilan organisasi dan dukungan administrasi.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

DESKRIPSI

Budaya yang kuat memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja. Dalam perusahaan, setiap orang harus tumbuh secara individu dan kelompok. Secara individu semua orang harus menumbuhkan kompetensi dan kualitas pribadinya untuk bisa melayani organisasi dan bisnis dengan kinerja penuh. Secara kelompok semua orang harus mampu bekerja dalam budaya yang saling mengisi dan menumbuhkan.

Kinerja merupakan ukuran untuk menumbuhkan lingkungan kerja berbudaya kuat. Karyawan di dalam lingkungan budaya yang kuat mampu menghasilkan yang terbaik. Di samping itu, mereka juga mampu melayani pelanggan, pemasok, manajemen, pemegang saham dan kepemimpinan dengan kinerja penuh.

Struktur organisasi ditempati oleh beragam kepribadian dan karakter kepemimpinan. Dalam hal ini, perusahaan memiliki terlalu banyak karakter dan kepribadian, terlalu banyak sub budaya yang berbeda, terlalu banyak niat dan ambisi pribadi. Untuk mengaktifkan budaya yang kuat, perusahaan harus berfokus pada pembangunan satu visi dan satu budaya yang kuat. Model kepemimpinan yang kuat adalah yang saling berempati, bertanggung jawab, berkolaborasi, berinovasi, kreatif dengan solusi, ambisi bersama untuk mencapai kualitas dan kinerja terbaik.

Setiap fungsi kerja tidak boleh ngotot bersama ego dan kepentingan sempit, semuanya harus mau bekerja sama untuk menyederhanakan dan melincahkan gerak organisasi. Fungsi kepemimpinan dalam struktur organisasi haruslah cepat membuat pilihan dan tidak kehilangan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.

Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi. Saat semua orang sadar dalam budaya kuat, maka mereka selalu menjadi satu dan bersama-sama untuk menciptakan keunggulan.

Nilai-nilai inti perusahaan merupakan energi yang harus dioptimalkan. Setiap individu harus mampu termotivasi dan meyakini bahwa nilai-nilai perusahaan mampu mengubah mereka menjadi produktif dengan kinerja penuh. Di samping itu, ketika semua karyawan dan pimpinan bekerja sama untuk menginternalisasikan nilai-nilai ke dalam jiwa mereka, maka saat itu nilai-nilai tersebut akan memberikan energi untuk memfokuskan semua kompetensi dan kualitas diri di dalam satu kekuatan yang andal.

Budaya yang kuat merupakan energi untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja karyawan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjadi salah satu kekuatan bisnis yang dikagumi dan menguntungkan stakeholder. Membangun budaya kuat haruslah diwujudkan dalam realitas, dan tidak sebatas ilusi di atas rencana.  Semakin berbudaya setiap insan perusahaan di dalam setiap aktivitas kerjanya, semakin mereka mampu menjadikan perusahaan sebagai yang paling berharga di persepsi stakeholder.

Budaya haruslah tumbuh dan bertransformasi. Bisnis itu dinamis, perilaku manusia juga sangat situasional dan dinamis. Oleh karena itu, budaya harus selalu dijaga dan disesuaikan dengan realitas yang ada. Bila budaya bertentangan dengan realitas yang ada, maka budaya akan mengecil sebatas normatif, dan tidak mampu lagi digunakan secara praktis. Pemimpin perusahaan harus selalu merawat budaya agar tidak terputus dari jiwa karyawan. Budaya pemenang ada di dalam jiwa yang penuh gairah, semangat, optimis, percaya diri, yakin, merasa beruntung, dan tidak pernah menyerah untuk mendapatkan yang terbaik di semua bidang kehidupan kerja.

Budaya kuat adalah budaya pemenang. Di dalam budaya kuat, setiap orang saling memperkuat di dalam soliditas dan kolaborasi kerja. Mereka menyatu dan mencair untuk dapat menerobos semua tantangan dan merubahnya menjadi peluang. Mereka menciptakan identitas unik yang kuat, sehingga kecerdasan yang mereka miliki semakin mampu memperkuat identitas korporasi. Hal ini membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain. Di samping itu, identitas unik ini memberikan karyawan rasa bangga dan makna suci untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Mereka selalu penuh semangat untuk menjadi bagian yang membuat perusahaan selalu bergairah di setiap situasi dan keadaan yang berbeda.

Secara umum, budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dasar yang membangkitkan sisi produktif individu. Nilai-nilai seperti: jujur, integritas, akuntabilitas, cinta, melayani, fokus, kerja sama, kolaborasi, inovasi, adaptasi, transformasi, orientasi, unggul, andal, dan nilai-nilai lain yang berorientasi menuju kemenangan adalah fondasi bagi pengembangan budaya kuat.

Program Internalisasi Budaya Perusahaan ini meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran karyawan untuk membangun budaya kuat dan tangguh. Memiliki akuntabilitas dan kemampuan mental positif terhadap nilai-nilai perusahaan. Sikap mental yang bertanggung jawab pada kata-kata dan janji yang diucapkan perusahaan kepada nasabah. Menjadi pribadi yang bekerja dengan etos dan sikap-sikap profesional sesuai budaya perusahaan yang kuat.

Pelatihan ini mampu menjadikan peserta lebih akuntable, disiplin diri yang tinggi, berpikir positif, berkemauan kuat untuk sukses, berkepribadian yang kuat dan unggul, mampu mengatasi dan menemukan solusi dalam realitas kehidupan yang rumit, berani dan tidak gentar oleh rintangan apapun, kreatif dan memiliki banyak strategi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali karyawan dengan soft skills dan hard skills dalam membangun budaya perusahaan yang kuat dan tangguh.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi karyawan untuk menjalankan budaya perusahaan, serta kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang dapat diterapkan di semua bidang kehidupan.
  3. Membekali karyawan tentang cara memiliki integritas, akuntabilitas, loyalitas, komitmen, dan keikhlasan untuk menjalankan budaya perusahaan dengan sepenuh hati.
  4. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting dalam mensukseskan internalisasi budaya perusahaan.
  5. Membekali karyawan tentang cara membangun sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, dan kepribadian positif untuk mewujudkan budaya yang kuat.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu menyatukan dan menselaraskan gaya kerjanya dengan nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Mampu memfokuskan perhatian pada pekerjaan dan bertanggung jawab penuh dalam mewujudkan budaya kuat.
  3. Mampu bertransformasi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  4. Mampu mengelola ego, jiwa, pikiran, emosi, tubuh dan energi dirinya untuk disatukan dalam budaya perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap proses penguatan budaya perusahaan.
  6. Mampu memiliki etos kerja yang memperkuat budaya kerja perusahaan.
  7. Kesadaran untuk mengutamakan budaya perusahaan dibanding sub budaya lainnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI

Hari Pertama

SESI 1: PENGENALAN BUDAYA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Apakah budaya organisasi/perusahaan?
  2. Lima langkah untuk membangun budaya organisasi
  3. Tujuan budaya perusahaan
  4. Pengaruh budaya perusahaan
  5. Tingkatan dari budaya perusahaan
  6. Pengertian ritus dan upacara dalam budaya perusahaan
  7. Pengertian cerita, simbol, bahasa  dalam budaya perusahaan
  8. Penentu budaya perusahaan
  9. Sub budaya di dalam budaya perusahaan

SESI 2: KOMPONEN – KOMPONEN PENTING UNTUK MEMBANGUN FONDASI BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Pernyataan visi sebagai dasar budaya
  2. Nilai-nilai yang diartikulasikan dengan jelas dan sederhana
  3. Praktik dan prinsip-prinsip kehidupan sehari-hari di dalam operasional perusahaan
  4. Orang-orang  yang memperkuat budaya organisasi dan memilikinya
  5. Unsur-unsur naratif/penjelasan yang bersifat formal
  6. Ruang kerja, geografi, arsitektur, desain atau estetika yang berdampak terhadap nilai-nilai dan perilaku orang-orang di tempat kerja
  7. Membangun pemahaman bersama tentang budaya perusahaan
  8. Fokus pada beberapa perubahan yang paling penting
  9. Mengintegrasikan upaya perubahan budaya dengan inisiatif perbaikan bisnis
  10. Persahabatan dan budaya merayakan keberhasilan
  11. Budaya kerja di dalam komunitas, komunikasi, kepedulian, konsistensi, komitmen untuk belajar, saling menghubungkan, dan memiliki catatan atas rentetan kejadian

SESI 3: FAKTOR MANUSIA PEMBAWA  RISIKO KE DALAM BUDAYA ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Pentingnya budaya
  2. Dua aspek penting dari budaya
  3. Budaya strata
  4. Beberapa hambatan untuk perkembangan budaya
  5. Membandingkan perspektif tentang faktor manusia
  6. Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara sistem dan pribadi
  7. Model untuk menilai situasi berisiko
  8. Kesadaran risiko dan sistem pengawasannya
  9. Ketahanan organisasi dari risiko faktor manusia
  10. Kesalahan manusia sebagai bahaya & pelanggaran
  11. Manusia sebagai pahlawan penyesuaian, kompensasi & improvisasi

SESI 4: BUDAYA PERUSAHAAN KUAT DENGAN LINGKUNGAN KERJA YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kepribadian dan pertumbuhan profesional
  2. Keadilan
  3. Komunikasi yang terbuka
  4. Nilai-nilai bersama
  5. Kerangka strategis yang memasukkan nilai-nilai inti dalam misi, visi, dan tujuan strategis
  6. Manfaat dari Moral karyawan
  7. Manfaat dari kesehatan karyawan
  8. Menilai budaya organisasi
  9. Kepuasan kerja
  10. Efek merugikan dari kelelahan fisik, mental, dan emosional karyawan
  11. Dampak dari perilaku Workaholism/ kerja berlebihan
  12. Personal Wellness
  13. Individual/ Nilai organisasi

Hari Kedua

SESI 5: KOMPETENSI BUDAYA UNTUK PENGUATAN PERILAKU KERJA

Sub Bahasan

  1. Pengertian kompetensi budaya
  2. Membangun kompetensi budaya
  3. Tiga bidang keahlian yang diperlukan untuk kompetensi budaya
  4. Bidang kompetensi multikultural
  5. Berbagai aspek kompetensi multikultural
  6. Egosentris, etnosentris, worldcentric
  7. Kompleksitas kompetensi budaya
  8. Globalisasi dan multikultural

SESI 6: BEKERJA DAN HIDUP SEJUJURNYA DALAM SATU BUDAYA YANG KUAT

  1. Merasa nyaman dengan budaya dan visi perusahaan
  2. Menjadi lebih proaktif untuk melayani visi dan budaya perusahaan
  3. Merasa nyaman dengan gaya kepemimpinan perusahaan
  4. Menyesuaikan pola pikir, emosi, gerak fisik sesuai budaya perusahaan
  5. Merasa terhubung dalam kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi kerja
  6. Menyatu dalam tim kerja dan bekerja di dalam strategi perusahaan
  7. Mampu melihat wujud atau hasil akhir kerja sebelum pekerjaan dimulai
  8. Menjadikan manajemen sebagai mentor
  9. Mampu mengenali perubahan dan selalu siap untuk berubah

SESI 7: PENYATUAN BUDAYA PERUSAHAAN DENGAN JIWA DAN EGO KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kesadaran, intelek, identitas, memori, dan pure intelligence dalam internalisasi budaya perusahaan
  2. Etos kerja yang berorientasi dan terorganisir
  3. Budaya merefleksikan perjalanan perusahaan
  4. Memahami kebiasaan & rutinitas
  5. Integrasi dalam ruang kerja
  6. Kesiapan mental dan fisik untuk bertransformasi dalam budaya

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Titik awal untuk pencapaian target adalah disiplin dan keinginan untuk mewujudkan target yang direncanakan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam pencapaian target. Apapun situasi dan realitasnya haruslah tetap fokus dan tidak menyerah untuk mencapai target, serta selalu fleksible tentang cara dan strategi yang digunakan dalam pencapaian target tersebut.

Rahasia sukses dalam pencapaian target adalah semua orang bekerja sama dan saling membantu. Mampu memunculkan motivasi diri yang tinggi dengan perilaku kerja yang terarah dan terfokus pada pencapaian target. Jadi, setiap orang harus berorientasi untuk mencapai target dengan menjadi lebih optimis, perhatian penuh pada pencapaian, produktif dan berkinerja tinggi.

Pencapaian target ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Workshop Pencapaian Target Manajemen Akhir Tahun ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

KONSEP DASAR

Program workshop ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi lebih bersemangat dan termotivasi, untuk mengeksekusi rencana pencapaian target dengan cara-cara profesional. Program ini juga membangun kepribadian dan karakter karyawan yang tangguh, ulet, disiplin, fokus, penuh perhatian, bertanggung jawab, tidak pernah berhenti berupaya, tidak pernah menyerah, dan selalu menjadi energi positif dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme, karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal dalam proses pencapaian target.
  2. Memahami target yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian target tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Meningkatkan keyakinan, kepercayaan diri dan sikap optimis; serta menyelaraskan pola kerja untuk pencapaian target sesuai rencana.
  4. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  5. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  2. Terciptanya etos kerja untuk melaksanakan pencapaian target dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  3. Peserta mampu menata dirinya dan memenuhi semua kebutuhan pribadinya agar kuat dan andal saat menghadapi berbagai tantangan dan situasi dalam pencapaian target.
  4. Peserta mampu tumbuh dan berkembang bersama semangat kerja dalam mewujudkan target dengan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA DAN MOTIVASI UNTUK PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Percaya diri, yakin, dan tidak pernah menyerah
  3. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  4. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  5. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  6. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi
  7. Bekerja dengan cara-cara profesional dan bertindak penuh semangat

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar
  2. Karakter insani yang tidak kesulitan untuk mengubah arah dan menerapkan strategi baru
  3. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan Realitas ekonomi
  4. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi
  5. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya
  6. Pikiran,perasaan, tindakan untuk produktif dan kinerja
  7. Menguatkan budaya eksekusi
  8. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KESADARAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PRIBADI DALAM PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Kebutuhan pribadi untuk dapat melakukan pencapaian target
  2. Kecerdasan dibatasi oleh identitas diri
  3. Cara membangun orientasi pribadi untuk mencapai target
  4. Motivasi dan faktor pendukung pencapaian target
  5. Kesiapan perilaku untuk bertindak dan mencapai target
  6. Motivasi untuk pencapaian target
  7. Motivasi dan sikap
  8. Motivasi dan kepribadian

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 4: MENCAPAI TARGET DAN MEWUJUDKAN KINERJA

Sub Bahasan

  1. Satu persepsi dan satu keyakinan untuk mewujudkan kinerja
  2. Visualisasi pencapaian target dirasakan secara pribadi dan kelompok, diprioritaskan, dan diyakini bisa
  3. Optimis, mengingat momen puncak, meningkatkan motivasi, melacak kemajuan
  4. Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan
  5. Mengelola harapan dalam ukuran waktu, sumber daya, biaya
  6. Mampu membedakan stres dan eustress
  7. Selalu bangkit kembali dan tidak merasa gagal
  8. Soliditas, kolaborasi, dan jiwa kebersamaan

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105