PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, karyawan wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk meningkatkan komunikasi positif dan hubungan baik dengan pihak manapun. Tidak boleh ada konflik atau prasangka-prasangka buruk saat menjalankan peran sebagai whistleblower. Sikap dan perilaku yang bijak haruslah diutamakan agar lingkungan kerja dengan energi positif tetap terjaga untuk pertumbuhan dan kemajuan perusahaan.

Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain. Jadi, setiap orang hanya menjalankan peran sebagai whistleblower sesuai dengan etika dan sistem, tidak dengan persepsi pribadi atau logika diri sendiri, wajib mematuhi sistem whistleblowing yang disepakati oleh manajemen.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills karyawan agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Karyawan yang berkualitas bekerja melalui prosedur whistleblowing system yang dirancang secara profesional. Karyawan yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin kita bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja haruslah berkomunikasi dengan emosi yang cerdas dan bermental positif dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, termasuk dalam mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Program motivasi ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan komunikasi positif dan hubungan baik saat menjalankan whistleblowing system di tempat kerja. Setiap karyawan wajib untuk menjaga kerahasiaan dari informasi yang dimiliki dan hanya boleh disampaikan sesuai aturan, sistem, dan prosedur yang sudah disepakati secara bersama.

TUJUAN

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan karyawan dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri karyawan untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kualitas komunikasi positif dan hubungan baik di sepanjang proses pelaksanaan whistleblowing system.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  3. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  4. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: PERILAKU POSITIF DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM DENGAN BIJAK DAN PROFESIONAL 

Sub Bahasan

  1. Memahami apa itu whistleblowing system.
  2. Langkah-langkah positif dalam menjalankan whistleblowing system.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut terhadap dampak buruk atas realitas whistleblowing system.
  4. Membangun kebiasaan profesional dalam bisa menjalankan whistleblowing system.
  5. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  6. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  7. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  8. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENINGKATKAN KOMUNIKASI POSITIF, HUBUNGAN BAIK, DAN PIKIRAN POSITIF SAAT MENJALNAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistleblowing.
  2. Mengendalikan peristiwa dan kejadian yang memicu energi negatif.
  3. Selalu bertindak dengan prasangka baik dan menjaga pikiran positif.
  4. Meningkatkan komunikasi positif di setiap situasi dan peristiwa.
  5. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  6. Mencegah dan menangani potensi konflik.
  7. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  8. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

PELATIHAN PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN 2017

DESKRIPSI

Tantangan bisnis terbesar yang harus dihadapi saat ini adalah menjaga optimisme dan meningkatkan kinerja agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian dan gangguan. Dalam hal ini; untuk meningkatkan kinerja, tidak cukup hanya tergantung pada hierarki dan proses manajerial; setiap insan perusahan harus mampu membawa etos kerja terbaiknya lalu bekerja dengan gesit, cepat, tepat, akurat, benar, dan produktif.

Perusahaan harus bisa membangun mindset bisnis yang terus-menerus mencari keunggulan kompetitif tanpa mengganggu operasional harian. Perubahan dan tantangan dibidang keuangan, sosial, lingkungan, politik, dan ekonomi menjadi sangat dinamis. Jelas, realitas ini memerlukan jawaban dari kekuatan internal organisasi, untuk selalu kreatif dan inovatif dalam menghadapi bisnis yang bergerak dengan sangat cepat.

Pencapaian kinerja ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Motivasi Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Keuntungan adalah materi yang dirancang untuk memotivasi insan perusahaan agar meningkatkan kinerja dengan cara bereaksi lebih lincah, meningkatkan kecepatan, memanfaatkan peluang, menghindari ancaman, meningkatkan kreativitas dan inovasi dari yang sudah ada; serta kesadaran bahwa tidak seorangpun yang bisa melawan laju perubahan, apalagi mencoba mengabaikan perubahan.

Melalui pelatihan ini peserta diberikan kesadaran bahwa pikiran dan strategi yang mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang hidup dalam inovasi adalah sesuatu yang mutlak untuk dimiliki oleh setiap insan perusahaan agar bisa memenangkan kompetisi dengan kinerja terbaik. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan harus memiliki kekuatan dinamis yang terus-menerus mencari peluang, memiliki inisiatif untuk menjawab tantangan dengan cepat dan efisien, serta kesadaran untuk mengoptimalkan potensi dengan etos kerja terbaik agar dapat menciptakan energi kemenangan untuk menghadapi tantangan bisnis yang besar.

Program Motivasi ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Menjaga optimisme, meningkatkan kinerja, meningkatkan kelincahan dan kecepatan, serta cerdas memetakan ancaman di sepanjang proses kerja.
  2. Memahami kinerja yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian kinerja tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Menumbuhkan mental pemenang yang siap bekerja di luar zona kenyamanan dengan kreatif dan inovatif.
  4. Mengembangkan rasa percaya diri di wilayah persiapan, memulai, mempercepat, dan mencapai kinerja.
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu bekerja dengan optimis dan meningkatkan kecepatan kerja di dalam setiap situasi tanpa merasa terganggu oleh kesulitan.
  2. Peserta diharapkan menjadi termotivasi untuk mendukung proyek/pekerjaan dengan yakin, percaya diri, jelas, fokus, cepat, tepat, akurat, produktif, dan penuh semangat.
  3. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  4. Peserta mampu menjaga pikiran dan strategi untuk selalu mengalir dalam kreativitas, serta tindakan dan perilaku yang bekerja dalam inovasi agar bisa memenangkan kompetisi dan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KEUNTUNGAN

Tema: Percepatan Eksekusi untuk Meningkatkan Growth dan Profit

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.
  8. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  9. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  10. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  11. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  12. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  13. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  14. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  15. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  16. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2016

pelatihan-business-ethics-untuk-leader-2016

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 8 JAM 2016

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari 8 Jam ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 10.00 WIB. SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

PK.10.00 – PK.10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -PK.12.15 WIB. SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

PK.12.15 – PK.13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -PK.15.00 WIB. SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI :

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGUL PROGRAM 4 HARI 2016

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 4 hari ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PEMBAHASAN PELATIHAN KEBIASAAN-KEBIASAAN TERBAIK UNTUK MEMBENTUK PEMIMPIN UNGGULSELAMA 4 HARI 

Day 1/ Hari 1

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

Day 2/ Hari 2

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 5 : REVOLUSI MENTAL

Sub Bahasan

  1. Siap bertransformasi dan berani bekerja di luar zona nyaman.
  2. Revolusi mental untuk penguatan integritas pribadi.
  3. Revolusi mental untuk penguatan etos kerja.
  4. Revolusi mental untuk penguatan gotong royong.
  5. Menyiapkan mental, jiwa, pikiran, emosi yang menyatu dengan nilai-nilai budaya organisasi.
  6. Mental dan perilaku yang taat dan disesuaikan dengan budaya unggul dan good governance.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 6: PENGEMBANGAN KARAKTER

Sub Bahasan

  1. Pengembangan konsep diri.
  2. Pengembangan harga diri.
  3. Pengembangan jati diri.
  4. Pengembangan karakter Pribadi: jujur, baik, benar, respek, tanggung jawab, adil, melayani, rendah hati, percaya, integritas, akuntabilitas, disiplin diri, manajemen diri, keberanian, menjadi warga perusahaan yang andal.
  5. Pengembangan karakter Sosial: ramah tamah, kebajikan, peduli, pengasih, sopan, terpercaya, bekerja sama, kolaborasi, komunikasi, hubungan antar pribadi.

Day 3/ Hari 3

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 7: ETOS KERJA

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 8 : KERJA SAMA YANG SOLID

Sub Bahasan

  1. Peran individu dalam tim dan kerja sama.
  2. Pengaruh akuntabilitas dan integritas dalam kerja tim.
  3. Menjadi bagian dari sistem kerja sama yang solid.
  4. Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu.
  5. Peran setiap anggota tim dalam membangun tim yang unggul.
  6. Kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  7. Kepribadian yang ideal untuk kerja tim.
  8. Mengatasi konflik dalam kerja sama tim.
  9. Membiasakan bekerja dalam budaya kolaborasi dan koordinasi.
  10. Komunikasi dan hubungan antar pribadi yang baik mempermudah kerjasama yang solid.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 9: MOTIVASI

Sub Bahasan

  1. Perilaku pemenang dan mental pemenang.
  2. Bekerja dan menjalani proses hidup untuk hasil terbaik.
  3. Tidak pernah berhenti untuk melewati proses pencapaian terbaik.
  4. Berani mengambil keputusan dan bertindak dengan percaya diri.
  5. Memahami bahwa kegagalan adalah batu loncatan untuk sukses.
  6. Mengelola waktu untuk fokus pada tujuan hidup.
  7. Menguatkan kekuatan dan membangun mental sukses.
  8. Fokus pada sebuah misi hidup yang lebih besar dari diri Anda.

Day 4/ Hari 4

PK.08.30 -10.00 WIB. SESI 10: KECERDASAN EMOSIONAL

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan kesadaran diri.
  2. Meningkatkan pemahaman tentang emosi diri sendiri.
  3. Mengendalikan reaksi emosional.
  4. Mengatur emosi dengan kesadaran penuh.
  5. Manajemen diri yang fokus untuk penguatan mental dan emosi.
  6. Mengontrol dan mengelola emosi marah.
  7. Mengendalikan rasa takut.
  8. Fokus dan hidup sepenuhnya pada momen ini.
  9. Mengendalikan pikiran yang tidak stabil.
  10. Berbicara dan mendengarkan dengan tenang dan sabar.
  11. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik yang positif.
  12. Cerdas sosial dan memahami emosi orang lain dalam pergaulan sehari-hari.
  13. Menciptakan kesan pertama yang kuat dan positif.
  14. Empati dan toleransi.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 11 : KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

  1. Memahami cara kerja kreativitas dan inovasi.
  2. Prinsip-prinsip kreativitas.
  3. Proses kreativitas.
  4. Teknik kreativitas.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK.13.00 -15.30 WIB. SESI 12: KEPEMIMPINAN

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan yang tegas dengan nilai-nilai keberanian.
  2. Mindset pemimpin yang visioner, jelas, etis, dan bertanggung jawab.
  3. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik.
  4. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya.
  5. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat.
  6. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik.
  7. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan.
  8. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work.
  9. Membantu mengatasi hambatan dalam team work.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105
Posted

PELATIHAN MOTIVASI WHISTLEBLOWING SYSTEM

PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Intinya, whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Dalam hal ini, fungsi internal audit diperkuat dengan kualitas dan kompetensi, baik hard skill maupun soft skill, untuk dapat menjadi kekuatan yang andal dan hebat dalam menjalankan whistleblowing system. Internal audit yang berkualitas mampu menunjukkan kemampuan dan kecerdasan dalam mendeteksi, mencegah, juga melakukan penyelidikan atas informasi dan laporan yang di terima dari para whistleblower. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan internal auditor.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, auditor wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk mengelola emosi dan pikiran diri sendiri dan kemampuan untuk membaca emosi dan pikiran orang lain. Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja auditor yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills auditor agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Auditor yang berkualitas bekerja melalui prosedur dan audit program yang dirancang secara profesional. Auditor yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin auditor bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, auditor haruslah cerdas emosional dan bermental hebat dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, dan mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Kekuatan auditor ada dalam kertas kerja yang dikerjakan dengan prinsip-prinsip audit yang profesional dan masuk akal. Auditor harus hebat dalam menangani kritik dan penolakan tanpa menyalahkan siapapun dengan alasan apapun. Auditor tidak boleh bereaksi berdasarkan emosional atau persepsi; auditor hanya boleh bekerja sesuai fakta, data, dan kebenaran. Jadi, apapun informasi yang didapatkan oleh auditor dari para whistleblower, auditor tidak boleh langsung menilai dan menyimpulkan sesuatu atas informasi tersebut. Auditor wajib menjadi sangat profesional untuk menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi yang diterima dari para whistleblower.

Program pelatihan ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan karakter kerja, kebiasaan, perilaku, sikap, etos, mental tangguh, dan daya tahan emosi dari para auditor saat melakukan pekerjaannya sesuai prosedur whistleblowing system. Auditor bertanggung jawab untuk memastikan prosedur whistleblowing system berjalan efektif; memastikan dan menjamin kerahasiaan dari orang yang menyampikan informasi; bekerja untuk menghindari konflik kepentingan, dan juga penyalahgunaan whistleblowing system untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan misi whistleblowing system.

KONSEP DASAR

Program motivasi ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi dan percaya diri, dalam menjalankan whistleblowing system dengan etos kerja yang profesional. Dan juga; membangun intuisi, empati, kepribadian, dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan di internal perusahaan.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan auditor dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri auditor untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kecerdasan sosial auditor agar mudah membangun hubungan positif dengan semua pihak di internal perusahaan.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab auditor dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system dengan perasaan positif, menyenangkan, optimis, percaya diri, fleksible, penuh empati, tegas, dan dengan rendah hati.
  3. Auditor mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  4. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  5. Auditor mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI AUDITOR DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: MOTIVASI DAN KEPERCAYAAN DIRI AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Penuh semangat dan langkah-langkah yang tak terhenti dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut.
  3. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  4. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN PEKERJAAN WHISTLE BLOWING LEBIH MENYENANGKAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistle blowing.
  2. Pola pikir skeptis auditor menurunkan rasa percaya diri.
  3. Peristiwa dan kejadian yang memicu auditor menjadi skeptis.
  4. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif auditor.
  5. Empati untuk meningkatkan komunikasi.
  6. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  7. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik.
  8. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  9. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Training Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP “ETOS KERJA” MENUNTASKAN TARGET, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB DENGAN TEPAT WAKTU PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Etos kerja atau cara Anda bekerja adalah aset produktif yang menghidupi Anda di sepanjang waktu. Etos kerja Anda yang baik dan berkualitas sama seperti Anda berinvestasi di emas dan tanah. Semakin tinggi kualitas etos kerja Anda, semakin Anda dipercaya dan diandalkan oleh stakeholders. Artinya, Anda bisa menghasilkan uang dan karya dari etos Anda yang terbaik di sepanjang kehidupan Anda.

Etos kerja yang baik tercermin dari sikap, perilaku, dan kebiasaan kerja. Anda dengan etos kerja yang baik selalu memiliki kedisiplinan yang tinggi; tanggung jawab yang tinggi; suka tolong menolong dengan rekan kerja untuk menuntaskan pekerjaan; bekerja tanpa hitung-hitungan dan memberi kontribusi yang lebih; melayani dengan hati; menghormati perusahaan, atasan, rekan kerja, bawahan, dan pelanggan; semangat yang tinggi dan pantang menyerah dalam mencapai target; memiliki kesadaran bahwa bekerja sama menjadi lebih kuat dan andal daripada bekerja sendiri; mengelola waktu kerja secara produktif dan efektif; mandiri dan selalu termotivasi untuk menyelesaikan tugas berdasarkan kompetensi dan kemampuan diri sendiri.

Etos kerja yang positif membawa manfaat bagi pengusaha, karyawan, dan pelanggan. Semua pihak atau pemangku kepentingan pasti bahagia dan senang mendapatkan pelayanan dari orang-orang beretos terbaik. Hal ini meningkatkan hubungan positif dan produktif dari waktu ke waktu, sehingga bisnis dan kesejahteraan kerja meningkat. Di samping itu, etos yang baik meningkatkan keterlibatan karyawan dalam kolaborasi kerja dan menjadi energi produktif untuk menumbuhkan kinerja dan produktivitas tertinggi.

Etos kerja yang baik meningkatkan iklim kerja yang positif, juga mengarah pada budaya kerja positif. Sekali lagi, kondisi ini meningkatkan komitmen, keterlibatan, dan kinerja karyawan. Karyawan yang beretos baik mampu memberikan kebahagiaan di tempat kerja, dan meningkatkan layanan pelanggan. Sebagai konsekuensi, budaya bahagia dan peduli di tempat kerja tidak hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas tetapi juga meningkatkan kepuasaan klien.

Karyawan dengan etos kerja terbaik selalu menjadi energi positif yang merawat pekerjaannya dengan kualitas tinggi; meningkatkan tanggung jawab dalam membantu rekan kerja dan atasan; memberikan dukungan satu sama lain, termasuk menawarkan kebaikan dan kasih sayang ketika orang lain sedang berjuang; menghindari kesalahan dan memaafkan kesalahan; inspiring satu sama lain di tempat kerja; menekankan makna pekerjaan sebagai kekuatan kehidupan ekonomi yang berkualitas; memperlakukan satu sama lain dengan hormat, rasa terima kasih, kepercayaan, dan integritas.

Program Workshop Etos Kerja ini terfokus untuk meningkatkan motivasi, teamwork, kualitas kerja dan kepercayaan diri karyawan; meningkatkan kecerdasan emosional dalam semua dimensi kehidupan kerja; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas dalam mengorganisir pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; meningkatkan sikap, perilaku positif, mengelola stres, emosi, serta sikap mental yang bertanggung jawab pada komitmen; menjadi pribadi yang bekerja dengan mental optimis untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu; meningkatkan pentingnya kedisiplinan, serta ada kesadaran bahwa apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerja lainnya; bekerja dengan orientasi target dan pelayanan prima.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali mental positif dan etos kerja yang andal kepada karyawan agar mereka menjadi tim support yang bekerja dan melayani perusahaan dengan kedisiplinan yang tinggi, bertanggung jawab, mencapai target, bekerja sama dalam kolaborasi sempurna, mengatur waktu dengan efektif dan produktif, mandiri dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan secara profesional.
  2. Membekali soft skills secara holistik agar peserta memiliki kesadaran untuk meningkatkan etos kerja; kepercayaan diri; akuntabilitas; responsibilitas; mental positif; antusias dan bahagia untuk melayani perusahaan dengan hati yang tulus dan ikhlas; senang menjadi orang yang dapat diandalkan perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap yang bertanggung jawab atas pekerjaan yang diberikan oleh perusahaan; memiliki kebiasaan mental dan sikap untuk menjalankan aturan, komitmen, serta selalu etis dalam berperilaku di tempat kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Output yang diharapkan dari workshop  :

  1. Meningkatkan motivasi & teamwork serta kualitas kerja (tidak asal asalan)
  2. Meningkatkan kecerdasan Emotional
  3. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif (good time management)
  4. Meningkatkan sikap & prilaku positif, mengelola stess, emosi
  5. Meningkatkan pentingnya kedisiplinan (apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerjanya)
  6. Bekerja dengan target oriented

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP ETOS KERJA PROGRAM 8 JAM

SESI 1: MELAYANI PERUSAHAAN DAN PEKERJAAN DENGAN IKHLAS, TULUS, SEPENUH HATI DAN BERKUALITAS

Sub Bahasan

  1. Etos kerja adalah aset yang selalu harus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya
  2. Menguatkan integritas, loyalitas, tanggung jawab, dan kepedulian atas pekerjaan
  3. Menjalankan komitmen dan keikhlasan dalam menuntaskan setiap pekerjaan
  4. Membangun nilai-nilai kepemimpinan diri sendiri, kedisiplinan, kerja sama, dan kemandirian dalam penyelesaian tugas
  5. Membangun kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan
  6. Selalu optimis dan termotivasi untuk mencapai target dan kinerja terbaik
  7. Menghargai dan menghormati kontribusi setiap orang di tempat kerja, walau peran seseorang itu kecil tetapi peran tersebut penting untuk keberhasilan Anda

SESI 2: MENGORGANISIR PEKERJAAN DAN MENJALANKANNYA DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB

Sub Bahasan

  1. Mengorganisir pekerjaan dengan cara berkoordinasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berani mengambil tanggung jawab penuh untuk meningkatkan kinerja
  2. Proaktif dalam memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi
  3. Selalu siap menjadi orang yang dapat diandalkan dengan perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu; serta menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos
  4. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin untuk menjadikan diri sebagai aset perusahaan yang andal dan unggul
  5. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata
  6. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan
  7. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat
  8. Semangat dan langkah-langkah optimis yang tak berhenti dalam mencapai tujuan

SESI 3: MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL, PERILAKU POSITIF, DAN MENGELOLA STRES

Sub Bahasan

  1. Pikiran positif menurunkan stres, pikiran negatif meningkatkan stres
  2. Selalu berempati dengan rekan kerja dan menjaga hubungan produktif
  3. Memahami bahwa emosi merupakan faktor penting dalam perilaku kerja
  4. Emosi tidak cerdas selalu merusak kualitas kerja
  5. Mengatasi efek dari emosi negatif yang kuat dan yang mengganggu hubungan kerja
  6. Membangun hubungan, komunikasi, interaksi melalui kecerdasan emosional dari sisi personal dan interpersonal skill
  7. Mengendalikan ego dan kemampuan untuk bersikap baik
  8. Kebiasaan untuk menggunakan kata-kata dan bahasa positif
  9. Menghormati dan menerima realitas yang tidak sempurna, lalu belajar untuk memperbaiki
  10. Selalu mengkontrol reaksi dalam berbagai situasi, dan menggunakan kecerdasan emosi untuk menjaga momentum positif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
Posted

PELATIHAN THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADER

DESKRIPSI

“Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Maka keunggulan, bukan dari tindakan, tetapi dari kebiasaan.”~Aristoteles

Pemimpin selalu menginginkan untuk disukai dan didukung oleh semua stakeholders dengan konsisten. Pemimpin yang cerdas pasti sadar bahwa pekerjaan dan tanggung jawab besarnya selalu ditonton, dilihat, diawasi, didengarkan, diperhatikan, dikritisi, dan dituntut berkinerja tinggi. Jelas, semua ini membutuhkan kebiasaan sehari-hari yang unggul untuk menjawab harapan stakeholder.

Program pelatihan selama 8 jam ini bertujuan membentuk sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan sehari-hari sebagai kekuatan untuk memimpin. Kebiasaan untuk memberikan keunggulan dalam setiap tindakan yang produktif, termasuk untuk menumbuhkan kinerja yang unggul.

TUJUAN

  1. Membangun kesadaran dan motivasi untuk membekali kepemimpinan dengan kebiasaan-kebiasaan unggul dalam mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Mengembangkan kebiasaan-kebiasaan kepemimpinan yang  lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.

MANFAAT

  1. Merasakan dampak dari kebiasaan-kebiasaan unggul terhadap peningkatan kinerja dan kebahagiaan di tempat kerja.
  2. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang dipercaya.
  3. Menggerakan semua fungsi manajemen menjadi produktif dan terhubung dalam keharmonisan kerja.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

Jadwal dan materi pembahasan THE BEST HABITS OF EXCELLENCE LEADERS selama 1 hari 8 jam

SESI 1: KEBIASAAN-KEBIASAAN “EXCELLENCE” PEMIMPIN UNTUK BEKERJA PRODUKTIF DAN HARMONIS DENGAN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Karyawan adalah kekuatan dan tulang punggung pemimpin.
  2. Kesuksesan pemimpin ditentukan oleh kualitas dan keandalan karyawan.
  3. Membangun kepemimpinan yang kuat dan unggul melalui revolusi mental: integritas, etos kerja, dan gotong royong.
  4. Kebiasaan untuk merawat karyawan sebagai aset perusahaan yang paling penting.
  5. Kepribadian positif yang mudah berinteraksi dengan berbagai karakter karyawan.
  6. Mind set untuk melayani kepribadian karyawan yang berbeda.
  7. Kesadaran untuk memahami apa yang karyawan inginkan.
  8. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan karyawan.

SESI 2 : PERILAKU DAN KEBIASAAN PEMIMPIN UNTUK MENCAPAI KESUKSESAN DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Membawa nilai-nilai dan kebiasaan produktif ke lingkungan kerja.
  4. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  5. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.
  6. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  7. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  8. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 3: MEMIMPIN EKSEKUSI PENCAPAIAN KINERJA TERTINGGI DAN MENGAWAL TIM EKSEKUSI MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan kebiasaan eksekusi sesuai dengan nilai-nilai inti organisasi.
  2. Bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  3. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  4. Yakin bahwa kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  5.  Memudahkan pelayanan dan mempercepat proses kerja.
  6. Strategi dan eksekusi dalam satu nafas.
  7. Memfokuskan energi sukses setiap orang dalam eksekusi.
  8. Kebiasaan untuk menguatkan budaya perusahaan.
  9. Pemimpin dan karyawan adalah aset untuk meningkatkan kinerja.

SESI 4: KEKUATAN DARI KEBIASAAN INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

Sub Bahasan

  1. Integritas menjadikan pemimpin jujur pada diri sendiri.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab.
  3. Integritas meningkatkan kepercayaan pasar pada perusahaan.
  4. Kebiasaan untuk menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  5. Menjalankan kebijakan dan prosedur dengan integritas.
  6. Integritas menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  7. Integritas membangun hubungan yang dipercaya oleh semua pemangku kepentingan.
  8. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN ETOS KERJA DENGAN PRINSIP GCG UNTUK PERSIAPAN IPO DAN MENJALANKAN PERUSAHAAN PUBLIK 8 JAM

PROGRAM MOTIVASI DAN PENCERAHAN

DESKRIPSI

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai persiapan internal perusahaan Anda dalam menghadapi Initial Public Offering (IPO). Mengingat untuk mendapatkan status sebagai perusahaan publik, team di internal perusahaan harus menyiapkan sistem dan budaya organisasi berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance,  rencana bisnis, laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik, legalitas bisnis, dan manajemen aset yang baik.

Pelatihan ini menjadi ajang sosialisasi, internalisasi, pengembangan mindset, dan pencerahan bagi peserta agar dapat menyiapkan perusahaan untuk meraih sukses dalam IPO dan sekaligus menjadi perusahaan publik yang unggul.

Program ini  memotivasi dan memberikan pencerahan bagi para manager dalam menyiapkan etos kerja, mindset, dan administrasi untuk sukses dalam IPO. Dan juga, menyiapkan mental dan perilaku yang siap bertransformasi dan beradaptasi di dalam perusahaan publik. Mengembangkan mindset dan kepribadian untuk bisa melayani dan bekerja di perusahaan publik. Membangun kesadaran peserta bahwa perusahaan publik di Indonesia wajib menganut prinsip-prinsip Good Gorporate Governance yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Good corporate governance merupakan kebijakan yang menciptakan mekanisme kerja atau sistem, yang meningkatkan kepercayaan stakeholders kepada perusahaan dan manajemen. Kepercayaan stakeholder tersebut menjadi modal yang meningkatkan reputasi dan daya saing perusahaan dalam menghadapi kompetisi bisnis yang dinamis. Proses untuk menjalankan good governance secara profesional sangat tergantung dari etos kerja yang cerdas mempraktikkan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran dan kesetaraan di tempat kerja.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini membangun kesadaran dan kemampuan peserta untuk menyiapkan perusahaan siap IPO, dan juga sekaligus menyiapkan kompetensi karyawan agar siap beradaptasi di dalam perusahaan publik. Menjadi karyawan di perusahaan publik berarti harus mampu menjalankan profesinya di tempat kerja dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket, taat hukum, taat undang-undang, dan cerdas sosial saat berinteraksi dengan beragam stakeholders.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terbentuknya pemahaman Initial Public Offering (IPO) dan persiapan yang perlu dilakukan.
  2. Terbentuknya profesionalisme dalam menjalankan Good Corporate Governance.
  3. Meningkatkan kesadaran tentang kewajiban dan tanggung jwab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Terbentuknya team perusahaan yang solid untuk mensukseskan IPO dan menjalankan perusahaan publik.
  5. Tercapainya internalisasi nilai-nilai etos kerja untuk memperkuat perilaku kerja berstandarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance.
  6. Terwujudnya integritas kerja melalui kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja yang etis.
  7. Terwujudnya hubungan kerja dalam reputasi perusahaan yang tinggi dengan stakeholder.
  8. Memberikan motivasi dan pencerahan Good Corporate Governance sebagai fondasi bagi perusahaan publik.

MANFAAT

  1. Peserta mampu berkontribusi, melayani, dan bersikap proaktif dalam menyiapkan proses IPO terbaik.
  2. Peserta mampu bertransformasi untuk bekerja di dalam perusahaan publik dan memahami tanggung jawabnya.
  3. Peserta mengerti arti Go Public dan sadar akan tanggung jawab perusahaan yang sudah Go Public.
  4. Peserta mampu menjalankan Pakta Integritas sesuai komitmen di dalam perusahaan publik.
  5. Peserta mampu memanfaatkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam meningkatkan etos kerja.
  6. Peserta memahami pentingnya menjaga reputasi dan kredibilitas perusahaan publik di persepsi stakeholder melalui pelayanan, akuntabilitas, profesionalisme, sikap, dan perilaku etis.
  7. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  8. Terciptanya budaya kerja yang efektif dalam memenuhi kewajiban dan pelayanan di dalam perusahaan publik.
  9. Peserta dimotivasi untuk menyiapkan karakter kerja yang selaras dengan prinsip-prinsip GCG, Etika Bisnis, Code of Conduct.

Garis Besar Materi Pembahasan Selama 1 Hari 8 Jam

Sesi 1: Mempersiapkan Internal Perusahaan Untuk Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Pengertian IPO dan Go Public
  2. Manfaat dan konsekuensi sebagai perusahaan publik
  3. Persiapan internal perusahaan untuk IPO
  4. Perilaku dan mental saat proses IPO
  5. Implementasi Good Corporate Governace
  6. Praktik etos kerja berdasarkan prinsip-prinsip GCG
  7. Peran team perusahaan dalam mensukseskan IPO
  8. Kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang efektif di sepanjang proses persiapan IPO
  9. Menyatukan integritas, energi, dan kecerdasan untuk keberhasilan IPO

Sesi 2: Mempersiapkan Perusahaan untuk Sukses dalam Initial Public Offering (IPO) dan Go Publik

Sub Bahasan

  1. Proses dan tahap persiapan Go Public
  2. Memahami peran OJK
  3. Siap sebagai calon Emiten dalam rangka penawaran umum
  4. Kelengkapan dokumen dan peran Underwriter dalam proses Go Public
  5. Tahap pengajuan pendaftaran Go Public
  6. Tahap penawaran saham
  7. Tahap pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia

Sesi 3: Cara Menjalankan Perusahaan Publik dengan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan mental saat menjalankan perusahaan publik
  2. Perusahaan publik wajib menjalankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
  3. Perilaku kerja dengan prinsip kehati-hatian
  4. Jenis-jenis pelaporan yang wajib disampaikan perusahaan publik ke otoritas bursa dan ke publik
  5. Menyadari bahwa perusahaan publik diawasi oleh banyak stakeholders
  6. Kewajiban untuk memenuhi keterbukaan informasi kepada publik
  7. Gaya manajemen lebih formal, terbuka, dan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik
  8. Mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia dengan konsisten
  9. Menguatkan manajemen internal kontrol untuk menangani risiko bisnis
  10. Dikenal publik sebagai perusahaan yang beretika, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi
  11. Mematuhi Pakta Integritas
  12. Peran informasi dalam perusahaan publik dan GCG sebagai penyaring informasi
  13. Fungsi Etika Bisnis dan Code of Conduct dalam perusahaan publik

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION 3 JAM

GCG-MOTIVATOR DJAJENDRA 2015PELATIHAN BACK OFFICE MOTIVATION 3 JAM

Karyawan back office melayani pekerjaan yang sifatnya rutinitas, monoton, dan berulang-ulang dalam pola yang sama. Hal ini disebabkan oleh gaya dan pola kerja back office yang sudah terkunci di dalam sistem (struktur, proses, dan mekanisme), prosedur, kebijakan, aturan, etika, dan standar. Kondisi ini sangat mudah menciptakan rasa bosan dan stres bagi karyawan. Padahal fungsi back office merupakan fungsi terpenting dalam keberhasilan proses bisnis. Back office bertanggung jawab terhadap fungsi settlements, pencatatan, pelaporan, kepatuhan pada aturan dan prosedur, akuntansi, teknologi, informasi, penyelesaian pembayaran, dan dukungan administrasi untuk kelancaran front office. Mengelola back office dengan profesional menjadikan proses bisnis dan tata kelola perusahaan semakin berkualitas dan unggul. Diperlukan upaya yang terus-menerus untuk menjaga semangat dan motivasi karyawan back office dalam mendukung proses bisnis dan tata kelola terbaik perusahaan.

Program motivasi untuk karyawan back office ini bertujuan memotivasi karyawan agar melakukan pekerjaan dengan lebih baik, lebih produktif, lebih terlibat dalam kolaborasi kerja, lebih disiplin, tepat waktu, berkinerja tinggi, serta selalu termotivasi dan bersemangat untuk meningkatkan kualitas rutinitas kerja dengan sepenuh hati.

Manfaat dari program motivasi back office: karyawan menjadi lebih termotivasi dan menjadi bahagia dengan pekerjaannya. Karyawan mampu mengulurkan sikap dan perilaku positif di dalam interaksi, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, dan pelayanan di perusahaan. Karyawan mampu menunjukkan kepedulian dan kebanggaan atas pekerjaannya. Karyawan selalu fokus dan termotivasi untuk bekerja keras dalam mensukseskan bisnis perusahaan. Karyawan mampu menyediakan kompetensi dan kualitas yang sesuai dengan standar perusahaan.

Garis besar materi pembahasan Back Office Motivation selama 3 jam:

  1. Memiliki etos kerja yang kuat dalam melayani pekerjaan back office.
  2. Sifat, sikap, perilaku, kebiasaan, dan kepribadian dari karyawan back office terbaik.
  3. Cara memotivasi diri setiap hari untuk menjadi lebih produktif.
  4. Keseimbangan mental, emosional, spiritual, fisik, dan kekuatan bawah sadar diri.
  5. Menjadi lebih fleksible dan memiliki ritme kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan.
  6. Menjadi bagian terpenting dari kolaborasi di internal perusahaan.
  7. Keterampilan organisasi dan dukungan administrasi.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

DESKRIPSI

Budaya yang kuat memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja. Dalam perusahaan, setiap orang harus tumbuh secara individu dan kelompok. Secara individu semua orang harus menumbuhkan kompetensi dan kualitas pribadinya untuk bisa melayani organisasi dan bisnis dengan kinerja penuh. Secara kelompok semua orang harus mampu bekerja dalam budaya yang saling mengisi dan menumbuhkan.

Kinerja merupakan ukuran untuk menumbuhkan lingkungan kerja berbudaya kuat. Karyawan di dalam lingkungan budaya yang kuat mampu menghasilkan yang terbaik. Di samping itu, mereka juga mampu melayani pelanggan, pemasok, manajemen, pemegang saham dan kepemimpinan dengan kinerja penuh.

Struktur organisasi ditempati oleh beragam kepribadian dan karakter kepemimpinan. Dalam hal ini, perusahaan memiliki terlalu banyak karakter dan kepribadian, terlalu banyak sub budaya yang berbeda, terlalu banyak niat dan ambisi pribadi. Untuk mengaktifkan budaya yang kuat, perusahaan harus berfokus pada pembangunan satu visi dan satu budaya yang kuat. Model kepemimpinan yang kuat adalah yang saling berempati, bertanggung jawab, berkolaborasi, berinovasi, kreatif dengan solusi, ambisi bersama untuk mencapai kualitas dan kinerja terbaik.

Setiap fungsi kerja tidak boleh ngotot bersama ego dan kepentingan sempit, semuanya harus mau bekerja sama untuk menyederhanakan dan melincahkan gerak organisasi. Fungsi kepemimpinan dalam struktur organisasi haruslah cepat membuat pilihan dan tidak kehilangan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.

Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi. Saat semua orang sadar dalam budaya kuat, maka mereka selalu menjadi satu dan bersama-sama untuk menciptakan keunggulan.

Nilai-nilai inti perusahaan merupakan energi yang harus dioptimalkan. Setiap individu harus mampu termotivasi dan meyakini bahwa nilai-nilai perusahaan mampu mengubah mereka menjadi produktif dengan kinerja penuh. Di samping itu, ketika semua karyawan dan pimpinan bekerja sama untuk menginternalisasikan nilai-nilai ke dalam jiwa mereka, maka saat itu nilai-nilai tersebut akan memberikan energi untuk memfokuskan semua kompetensi dan kualitas diri di dalam satu kekuatan yang andal.

Budaya yang kuat merupakan energi untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja karyawan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjadi salah satu kekuatan bisnis yang dikagumi dan menguntungkan stakeholder. Membangun budaya kuat haruslah diwujudkan dalam realitas, dan tidak sebatas ilusi di atas rencana.  Semakin berbudaya setiap insan perusahaan di dalam setiap aktivitas kerjanya, semakin mereka mampu menjadikan perusahaan sebagai yang paling berharga di persepsi stakeholder.

Budaya haruslah tumbuh dan bertransformasi. Bisnis itu dinamis, perilaku manusia juga sangat situasional dan dinamis. Oleh karena itu, budaya harus selalu dijaga dan disesuaikan dengan realitas yang ada. Bila budaya bertentangan dengan realitas yang ada, maka budaya akan mengecil sebatas normatif, dan tidak mampu lagi digunakan secara praktis. Pemimpin perusahaan harus selalu merawat budaya agar tidak terputus dari jiwa karyawan. Budaya pemenang ada di dalam jiwa yang penuh gairah, semangat, optimis, percaya diri, yakin, merasa beruntung, dan tidak pernah menyerah untuk mendapatkan yang terbaik di semua bidang kehidupan kerja.

Budaya kuat adalah budaya pemenang. Di dalam budaya kuat, setiap orang saling memperkuat di dalam soliditas dan kolaborasi kerja. Mereka menyatu dan mencair untuk dapat menerobos semua tantangan dan merubahnya menjadi peluang. Mereka menciptakan identitas unik yang kuat, sehingga kecerdasan yang mereka miliki semakin mampu memperkuat identitas korporasi. Hal ini membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain. Di samping itu, identitas unik ini memberikan karyawan rasa bangga dan makna suci untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Mereka selalu penuh semangat untuk menjadi bagian yang membuat perusahaan selalu bergairah di setiap situasi dan keadaan yang berbeda.

Secara umum, budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dasar yang membangkitkan sisi produktif individu. Nilai-nilai seperti: jujur, integritas, akuntabilitas, cinta, melayani, fokus, kerja sama, kolaborasi, inovasi, adaptasi, transformasi, orientasi, unggul, andal, dan nilai-nilai lain yang berorientasi menuju kemenangan adalah fondasi bagi pengembangan budaya kuat.

Program Internalisasi Budaya Perusahaan ini meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran karyawan untuk membangun budaya kuat dan tangguh. Memiliki akuntabilitas dan kemampuan mental positif terhadap nilai-nilai perusahaan. Sikap mental yang bertanggung jawab pada kata-kata dan janji yang diucapkan perusahaan kepada nasabah. Menjadi pribadi yang bekerja dengan etos dan sikap-sikap profesional sesuai budaya perusahaan yang kuat.

Pelatihan ini mampu menjadikan peserta lebih akuntable, disiplin diri yang tinggi, berpikir positif, berkemauan kuat untuk sukses, berkepribadian yang kuat dan unggul, mampu mengatasi dan menemukan solusi dalam realitas kehidupan yang rumit, berani dan tidak gentar oleh rintangan apapun, kreatif dan memiliki banyak strategi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali karyawan dengan soft skills dan hard skills dalam membangun budaya perusahaan yang kuat dan tangguh.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi karyawan untuk menjalankan budaya perusahaan, serta kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang dapat diterapkan di semua bidang kehidupan.
  3. Membekali karyawan tentang cara memiliki integritas, akuntabilitas, loyalitas, komitmen, dan keikhlasan untuk menjalankan budaya perusahaan dengan sepenuh hati.
  4. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting dalam mensukseskan internalisasi budaya perusahaan.
  5. Membekali karyawan tentang cara membangun sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, dan kepribadian positif untuk mewujudkan budaya yang kuat.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu menyatukan dan menselaraskan gaya kerjanya dengan nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Mampu memfokuskan perhatian pada pekerjaan dan bertanggung jawab penuh dalam mewujudkan budaya kuat.
  3. Mampu bertransformasi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  4. Mampu mengelola ego, jiwa, pikiran, emosi, tubuh dan energi dirinya untuk disatukan dalam budaya perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap proses penguatan budaya perusahaan.
  6. Mampu memiliki etos kerja yang memperkuat budaya kerja perusahaan.
  7. Kesadaran untuk mengutamakan budaya perusahaan dibanding sub budaya lainnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI

Hari Pertama

SESI 1: PENGENALAN BUDAYA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Apakah budaya organisasi/perusahaan?
  2. Lima langkah untuk membangun budaya organisasi
  3. Tujuan budaya perusahaan
  4. Pengaruh budaya perusahaan
  5. Tingkatan dari budaya perusahaan
  6. Pengertian ritus dan upacara dalam budaya perusahaan
  7. Pengertian cerita, simbol, bahasa  dalam budaya perusahaan
  8. Penentu budaya perusahaan
  9. Sub budaya di dalam budaya perusahaan

SESI 2: KOMPONEN – KOMPONEN PENTING UNTUK MEMBANGUN FONDASI BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Pernyataan visi sebagai dasar budaya
  2. Nilai-nilai yang diartikulasikan dengan jelas dan sederhana
  3. Praktik dan prinsip-prinsip kehidupan sehari-hari di dalam operasional perusahaan
  4. Orang-orang  yang memperkuat budaya organisasi dan memilikinya
  5. Unsur-unsur naratif/penjelasan yang bersifat formal
  6. Ruang kerja, geografi, arsitektur, desain atau estetika yang berdampak terhadap nilai-nilai dan perilaku orang-orang di tempat kerja
  7. Membangun pemahaman bersama tentang budaya perusahaan
  8. Fokus pada beberapa perubahan yang paling penting
  9. Mengintegrasikan upaya perubahan budaya dengan inisiatif perbaikan bisnis
  10. Persahabatan dan budaya merayakan keberhasilan
  11. Budaya kerja di dalam komunitas, komunikasi, kepedulian, konsistensi, komitmen untuk belajar, saling menghubungkan, dan memiliki catatan atas rentetan kejadian

SESI 3: FAKTOR MANUSIA PEMBAWA  RISIKO KE DALAM BUDAYA ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Pentingnya budaya
  2. Dua aspek penting dari budaya
  3. Budaya strata
  4. Beberapa hambatan untuk perkembangan budaya
  5. Membandingkan perspektif tentang faktor manusia
  6. Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara sistem dan pribadi
  7. Model untuk menilai situasi berisiko
  8. Kesadaran risiko dan sistem pengawasannya
  9. Ketahanan organisasi dari risiko faktor manusia
  10. Kesalahan manusia sebagai bahaya & pelanggaran
  11. Manusia sebagai pahlawan penyesuaian, kompensasi & improvisasi

SESI 4: BUDAYA PERUSAHAAN KUAT DENGAN LINGKUNGAN KERJA YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kepribadian dan pertumbuhan profesional
  2. Keadilan
  3. Komunikasi yang terbuka
  4. Nilai-nilai bersama
  5. Kerangka strategis yang memasukkan nilai-nilai inti dalam misi, visi, dan tujuan strategis
  6. Manfaat dari Moral karyawan
  7. Manfaat dari kesehatan karyawan
  8. Menilai budaya organisasi
  9. Kepuasan kerja
  10. Efek merugikan dari kelelahan fisik, mental, dan emosional karyawan
  11. Dampak dari perilaku Workaholism/ kerja berlebihan
  12. Personal Wellness
  13. Individual/ Nilai organisasi

Hari Kedua

SESI 5: KOMPETENSI BUDAYA UNTUK PENGUATAN PERILAKU KERJA

Sub Bahasan

  1. Pengertian kompetensi budaya
  2. Membangun kompetensi budaya
  3. Tiga bidang keahlian yang diperlukan untuk kompetensi budaya
  4. Bidang kompetensi multikultural
  5. Berbagai aspek kompetensi multikultural
  6. Egosentris, etnosentris, worldcentric
  7. Kompleksitas kompetensi budaya
  8. Globalisasi dan multikultural

SESI 6: BEKERJA DAN HIDUP SEJUJURNYA DALAM SATU BUDAYA YANG KUAT

  1. Merasa nyaman dengan budaya dan visi perusahaan
  2. Menjadi lebih proaktif untuk melayani visi dan budaya perusahaan
  3. Merasa nyaman dengan gaya kepemimpinan perusahaan
  4. Menyesuaikan pola pikir, emosi, gerak fisik sesuai budaya perusahaan
  5. Merasa terhubung dalam kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi kerja
  6. Menyatu dalam tim kerja dan bekerja di dalam strategi perusahaan
  7. Mampu melihat wujud atau hasil akhir kerja sebelum pekerjaan dimulai
  8. Menjadikan manajemen sebagai mentor
  9. Mampu mengenali perubahan dan selalu siap untuk berubah

SESI 7: PENYATUAN BUDAYA PERUSAHAAN DENGAN JIWA DAN EGO KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kesadaran, intelek, identitas, memori, dan pure intelligence dalam internalisasi budaya perusahaan
  2. Etos kerja yang berorientasi dan terorganisir
  3. Budaya merefleksikan perjalanan perusahaan
  4. Memahami kebiasaan & rutinitas
  5. Integrasi dalam ruang kerja
  6. Kesiapan mental dan fisik untuk bertransformasi dalam budaya

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Titik awal untuk pencapaian target adalah disiplin dan keinginan untuk mewujudkan target yang direncanakan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam pencapaian target. Apapun situasi dan realitasnya haruslah tetap fokus dan tidak menyerah untuk mencapai target, serta selalu fleksible tentang cara dan strategi yang digunakan dalam pencapaian target tersebut.

Rahasia sukses dalam pencapaian target adalah semua orang bekerja sama dan saling membantu. Mampu memunculkan motivasi diri yang tinggi dengan perilaku kerja yang terarah dan terfokus pada pencapaian target. Jadi, setiap orang harus berorientasi untuk mencapai target dengan menjadi lebih optimis, perhatian penuh pada pencapaian, produktif dan berkinerja tinggi.

Pencapaian target ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Workshop Pencapaian Target Manajemen Akhir Tahun ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

KONSEP DASAR

Program workshop ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi lebih bersemangat dan termotivasi, untuk mengeksekusi rencana pencapaian target dengan cara-cara profesional. Program ini juga membangun kepribadian dan karakter karyawan yang tangguh, ulet, disiplin, fokus, penuh perhatian, bertanggung jawab, tidak pernah berhenti berupaya, tidak pernah menyerah, dan selalu menjadi energi positif dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme, karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal dalam proses pencapaian target.
  2. Memahami target yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian target tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Meningkatkan keyakinan, kepercayaan diri dan sikap optimis; serta menyelaraskan pola kerja untuk pencapaian target sesuai rencana.
  4. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  5. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  2. Terciptanya etos kerja untuk melaksanakan pencapaian target dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  3. Peserta mampu menata dirinya dan memenuhi semua kebutuhan pribadinya agar kuat dan andal saat menghadapi berbagai tantangan dan situasi dalam pencapaian target.
  4. Peserta mampu tumbuh dan berkembang bersama semangat kerja dalam mewujudkan target dengan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA DAN MOTIVASI UNTUK PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Percaya diri, yakin, dan tidak pernah menyerah
  3. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  4. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  5. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  6. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi
  7. Bekerja dengan cara-cara profesional dan bertindak penuh semangat

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar
  2. Karakter insani yang tidak kesulitan untuk mengubah arah dan menerapkan strategi baru
  3. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan Realitas ekonomi
  4. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi
  5. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya
  6. Pikiran,perasaan, tindakan untuk produktif dan kinerja
  7. Menguatkan budaya eksekusi
  8. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KESADARAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PRIBADI DALAM PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Kebutuhan pribadi untuk dapat melakukan pencapaian target
  2. Kecerdasan dibatasi oleh identitas diri
  3. Cara membangun orientasi pribadi untuk mencapai target
  4. Motivasi dan faktor pendukung pencapaian target
  5. Kesiapan perilaku untuk bertindak dan mencapai target
  6. Motivasi untuk pencapaian target
  7. Motivasi dan sikap
  8. Motivasi dan kepribadian

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 4: MENCAPAI TARGET DAN MEWUJUDKAN KINERJA

Sub Bahasan

  1. Satu persepsi dan satu keyakinan untuk mewujudkan kinerja
  2. Visualisasi pencapaian target dirasakan secara pribadi dan kelompok, diprioritaskan, dan diyakini bisa
  3. Optimis, mengingat momen puncak, meningkatkan motivasi, melacak kemajuan
  4. Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan
  5. Mengelola harapan dalam ukuran waktu, sumber daya, biaya
  6. Mampu membedakan stres dan eustress
  7. Selalu bangkit kembali dan tidak merasa gagal
  8. Soliditas, kolaborasi, dan jiwa kebersamaan

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Profesionalisme berarti pribadi yang menjalankan profesinya dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket dan menjadikan pekerjaan sebagai panggilan tanggung jawab. Seorang profesional selalu taat aturan, taat budaya kerja, serta memiliki etos kerja di dalam kesadaran tanggung jawab dan integritas.

Profesionalisme dibutuhkan untuk memperkuat budaya kerja. Budaya kerja itu sendiri adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan melalui nilai-nilai, sistem, etiket, etika, aturan agar terbentuk sebuah pola kerja untuk dijalankan oleh para profesionalnya. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai organisasi, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya organisasi. Budaya kerja adalah implementasi budaya organisasi dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya organisasi, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya organisasi, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya organisasi.

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam yang dilakukan secara indoor ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kepribadian pegawai khususnya dibidang etos kerja dan profesionalisme. Program ini membentuk kualitas dan kepribadian karyawan yang selalu termotivasi untuk tampil profesional di tempat kerja, baik di internal kantor maupun saat berhubungan dengan klien.  Di samping itu, membentuk image profesionalisme kerja dengan fondasi etos kerja dan budaya kerja.

KONSEP DASAR

Program ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi profesional yang unik dan asli dalam bekerja dengan budaya kerja perusahaan dan etos kerja yang profesional. Dan juga, membangun kepribadian dan karakter karyawan yang etis dan bertatakrama dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan melalui karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, budaya organisasi dan profesionalisme.
  3. Terwujudnya citra profesionalisme kerja karyawan melalui sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya hubungan kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.
  5. Terbentuknya profesionalisme kerja yang etis secara moral dan perilaku.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan yang andal dan unggul berbasis budaya organisasi dan etos kerja profesional.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai profesionalisme kerja untuk menguatkan citra, kepribadian, karakter, sikap, perilaku dan kebiasaan kerja yang profesional.
  3. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.
  5. Tumbuh dan berkembangnya semangat kerja yang berfondasikan etika dan etiket secara konsisten.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI IN HOUSE TRAINING ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: PROFESIONALISME DAN KEPRIBADIAN POSITIF

Sub Bahasan

  1. Nilai-nilai kepribadian positif (kompetensi, karakter dan komitmen)
  2. Mengembangkan image profesional dari sisi mental dan fisik
  3. Citra profesional saat menghadapi klien, atasan, bawahan, dan rekan kerja
  4. Menampilkan kesan pertama yang profesional dan sikap positif
  5. Berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan bahasa tubuh yang profesional
  6. Sadar untuk mengembangkan gaya profesional diri yang unik dan asli
  7. Konsep diri yang terprogram untuk mengembangkan profesionalisme
  8. Manajemen diri, kesadaran diri dan pemahaman terhadap diri sendiri

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: BUDAYA KERJA UNTUK MEMBENTUK PROFESIONALISME

Sub Bahasan

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 4: PERAN ETIKA DAN ETIKET DALAM MENUMBUHKAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

  1. Moral sebagai fondasi etika
  2. Model perilaku etis
  3. Cara mengekspresikan etika dalam hubungan sehari-hari
  4. Membedakan yang benar dan salah
  5. Kehalusan budi dan empati
  6. Cara berpakaian, Kontak mata, Memperkenalkan orang
  7. Percakapan, Tata krama, Cara menjamu tamu
  8. Cara makan, Peristiwa sosial, Etiket lokal dan internasional

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

Pelatihan The Excellent and The Effective Manager Program 2 Hari

KODE ETIKPelatihan The Excellent and The Effective Manager Program 2 Hari

THE EXCELLENT AND THE EFFECTIVE MANAGER

DESKRIPSI

Seorang manajer merupakan kekuatan manajemen dalam mengelola bisnis dan perusahaan secara profesional. Manajer yang andal dan unggul tercipta dari kemampuannya untuk fokus pada kinerja dan proses. Manajer yang andal tercipta dari karakter, perilaku, dan etos yang kompeten di semua bagian dari tugas dan tanggung jawab.

Program pelatihan ini membangkitkan potensi luar biasa dari seorang manajer. Semua materi dirancang agar dapat menyentuh bakat dan sumber daya dari dalam diri manajer dalam rangka membawa keluar yang terbaik dari dalam diri manajer. Setelah mengikuti pelatihan ini manajer akan menjadi lebih kreatif dan efektif, lebih cerdas bekerja di dalam struktur organisasi, lebih solid di dalam tim, lebih mampu menggunakan intuisi dan akal sehat, selalu bekerja dengan pengetahuan yang tepat, komitmen dan motivasi yang luar biasa untuk mencapai kinerja terbaik, bekerja dan melayani orang lain dengan hati, bekerja dengan visi dan gambaran besar perusahaan, disiplin dan fokus, memperhatikan semua hal-hal kecil, mampu menjadi pemimpin dan pemberi arah pada staf/bawahan, mampu menjalankan peran multifungsi, mampu menjadi manajer yang dihormati dan dipatuhi oleh semua kepentingan.

Fokus pelatihan pada pengembangan keterampilan hard skills dan soft skills. Para manajer dilatih untuk meningkatkan kemampuan manajerial organisasi dan diri sendiri. Peserta akan belajar cara memberdayakan diri sendiri sehingga mampu berpikir, berperilaku, bertindak, bekerja, mengkontrol, serta pengambilan keputusan dalam cara yang otonom dan penuh percaya diri.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membentuk manajer berkinerja tinggi, penting dan sangat dihormati.
  2. Membentuk manajer yang mudah beradaptasi dengan semua situasi dan kondisi bisnis.
  3. Membentuk manajer yang kreatif, inovatif dan mudah beradaptasi dengan perubahan.
  4. Membentuk manajer yang cerdas mengelola bisnis, orang, situasi, rencana, target, dan pencapaian kinerja.
  5. Membentuk manajer yang mampu mengambil keputusan dengan informasi yang benar.
  6. Membentuk manajer yang andal, efektif, dan bermental pemenang.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menjadi manajer yang kreatif, inovatif, dan bekerja di dalam struktur secara efektif.
  2. Peserta mampu mempertajam intuisi dan berpengetahuan yang tepat saat mengambil keputusan penting.
  3. Peserta mampu menjadi manajer yang berkomitmen tinggi di dalam pencapaian target dan kinerja.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara profesional dan tepat, serta menghormati hubungan dengan orang lain.
  5. Peserta mampu bekerja dengan multifungsi, membantu staf untuk pencapaian, disiplin, bertindak dengan etis dan profesional.
  6. Peserta bekerja dengan gambaran besar dari visi dan bertindak dengan memperhatikan hal-hal terkecil.
  7. Peserta mampu menjadi andal di dalam perencanaan, pengorganisasian, pendelegasian, pengawasan, pengukuran kinerja, pelaporan, inovasi, produktivitas, profitabilitas, dan proses kerja.

MATERI PELATIHAN THE EXCELLENT AND THE EFFECTIVE MANAGER 2 HARI 16 JAM

DAY1/HARI PERTAMA

Pk. 08.00 – 08.30 WIB. SESI ENERGIZER

Aktivitas

  1. Ice Breaking + Motivation
  2. Gambaran besar pelatihan the excellent and the effective manager

Pk. 08.30 – 10.00 WIB. SESI 1: MENCIPTAKAN MANAJER BERKUALITAS EXCELLENT DAN EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Manajer harus dikembangkan setiap hari
  2. Keterampilan manajemen dan soft skills yang harus dikuasai manajer
  3. Manajer tumbuh dan berkembang dari seni mengelola pekerjaan dan orang
  4. Peran dan fungsi manajer di jalur manajemen
  5. Mendefinisikan dan membangun kompetensi manajer
  6. Alat dan perlengkapan pendukung manajer

Pk. 10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

Pk. 10.15 –12.00 WIB. SESI 2: KUALITAS DASAR YANG HARUS DIMILIKI MANAJER

Sub Bahasan

  1. Percaya diri dalam mengekspresikan keyakinan dan kemampuan
  2. Integritas dan akuntabilitas: apa yang dikatakan dapat dibuktikan
  3. Terbuka dan melayani dengan hati
  4. Berbagi sukses dan menghargai prestasi orang lain
  5. Berwawasan luas dan tidak terjebak dalam micromanage
  6. Mempromosikan perilaku dan karakter yang etis dan Jujur
  7. Berinisiatif memberikan penghargaan kepada orang lain
  8. Mempercayai dan mengendalikan

Pk. 12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

Pk. 13.00 –14.30 WIB. SESI 3: BERTANGGUNG JAWAB PADA TARGET DAN MENCAPAI KINERJA TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Antusias dan penuh semangat dalam menjalankan tujuan dan target yang ditetapkan
  2. Mematuhi batas authority (apa yang bisa dan tidak bisa lakukan)
  3. Bersikap dan bertindak di dalam visi bersama
  4. Bertanggung jawab penuh atas semua tindakan manajerial dan kepemimpinan
  5. Mengukur kinerja dengan jujur dan penuh tanggung jawab
  6. Mengelola anggaran dengan jujur, efektif dan efisien
  7. Menetapkan target dan tujuan yang terukur, dan dapat dicapai
  8. Feedback, kolaborasi dan evaluasi

Pk. 14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

Pk. 14.45 –16.30 WIB. SESI 4: KREATIF, INOVATIF DAN MUDAH BERADAPTASI DENGAN PERUBAHAN

Sub Bahasan

  1. Terlatih dan terbiasa bekerja di luar zona nyaman
  2. Kreatif dan mudah menemukan solusi
  3. Mengelola inovasi dan terbiasa di dalam inovasi
  4. Mudah beradaptasi dengan perubahan organisasi
  5. Kreatif dalam menghadapi tantangan dan situasi yang berbeda
  6. Optimis di dalam perubahan
  7. Mampu menyiapkan mental, karakter, kepribadian, dan daya tahan dalam menghadapi ketidakpastian

DAY2 / HARI KEDUA

Pk. 08.00 – 10.00 WIB. SESI 5: MENGELOLA TIM DAN MANAJEMEN ORANG LAIN

Sub Bahasan

  1. Memahami baik dan buruk dari sebuah tim
  2. Mampu memimpin dan mengelola tim
  3. Mampu mengelola orang lain secara profesional
  4. Mengontrol proses kerja tim dan mengarahkannya menjadi efektif
  5. Hal-hal apa saja yang perlu dikontrol dan apa yang tidak perluDiperlukan atau mungkin?
  6. Sikap dan perilaku staf/bawahan yang harus dikontrol

Pk.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

Pk. 10.15 –12.00 WIB. SESI 6: MENGUMPULKAN DAN MENGELOLA INFORMASI YANG BENAR UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Informasi yang benar mengurangi risiko
  2. Strategi manajer dalam mengelola informasi penting
  3. Mendapatkan dan berbagi informasi
  4. Pengambilan keputusan dengan informasi yang benar
  5. Memisahkan hal-hal rasional dan non rasional dalam pengambilan keputusan
  6. Langkah-langkah rasional untuk pengambilan keputusan
  7. Kekuatan intuisi dan batas aman untuk pengambilan keputusan rasional

Pk. 12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

Pk. 13.00 –14.30 WIB. SESI 7: POLA KOMUNIKASI MANAJER DI INTERNAL DAN EKSTERNAL PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  2. Mengambil jalur komunikasi dengan tingkat kepercayaan yang tinggi
  3. Percakapan yang optimis dan jujur
  4. Membuka diri saat bertemu dengan orang-orang baru
  5. Menghormati aturan dan tata krama ketika menghadiri tempat orang lain
  6. Menjadi pribadi yang menyenangkan
  7. Berinteraksi dan mempengaruhi
  8. Cerdas berurusan dengan kepribadian berbeda
  9. Menguatkan karakter dan kepribadian yang sopan-santun

Pk. 14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

Pk. 14.45 –16.30 WIB. SESI 8: KEKUATAN ETIKA DALAM RESOLUSI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Manajer wajib membangun lingkungan kerja yang etis dan berbudaya optimis
  2. Memastikan perilaku etis dan mengatasi perilaku tidak etis
  3. Lingkungan kerja etis dapat mengurangi konflik
  4. Menetralisir energi negatif di lingkungan kerja
  5. Resolusi konflik melalui sikap dan perilaku kerja yang etis
  6. Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

PELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

TIDUR & MAKANPELATIHAN PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU PERUSAHAAN 2015

DESKRIPSI

Budaya perusahaan yang kuat membuat karyawan bangga untuk mewakili perusahaan, dan bahagia menjadi bagian dari budaya tersebut. Menciptakan budaya perusahaan yang otentik dengan jiwa dan pikiran karyawan, akan bekerja untuk pencapaian kinerja terbaik mereka. Budaya perusahaan yang kuat mampu menginternalisasikan nilai-nilainya(values)menjadi sebuah keyakinan dan ketaatan padanya. Nilai-nilai budaya akan menjadi inti atau energi dari semua komunikasi, proses, etos, perilaku, kebiasaan, pelayanan, termasuk penciptaan jasa dan produk perusahaan yang lebih inovatif. Nilai-nilai budaya yang baik menghasilkan perilaku produktif dan positif, meningkatkan reputasi kerja, meningkatkan harga diri, meningkatkan rasa cinta kepada perusahaan, meningkatkan rasa bahagia di setiap proses kerja, dan meningkatkan kepedulian untuk melayani bisnis dengan sepenuh hati. Di samping itu, memperlakukan karyawannya dengan baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang damai dan produktif.

Program pelatihan ini bertujuan sebagai proses menginternalisasi budaya baru dari perusahaan Anda. Budaya baru ini merupakan hasil keinginan dan kebutuhan internal perusahaan Anda setelah mengamati serangkaian masalah yang ada. Konsep dari budaya baru ini sudah Anda pastikan, sangat relevan dengan kondisi yang dibutuhkan untuk sekarang dan masa yang akan datang.

Proses internalisasi budaya baru membutuhkan informasi yang jelas dan sederhana; perilaku karyawan yang antusias dengan budaya baru tersebut; hierarki organisasi yang mendukung dengan sepenuh hati; kepemimpinan yang berdiri paling depan untuk menerapkan budaya baru; serta tim atau kelompok yang setiap hari mempengaruhi anggotanya dengan motivasi dan bimbingan, untuk bekerja sesuai budaya baru.

Setiap orang penting atau pimpinan dengan pengaruh tinggi di dalam organisasi, yang selalu diikuti atau didengar oleh  karyawan, harus terlibat sepenuh hati dalam proses internalisasi budaya baru. Hal ini berlaku untuk siapapun, baik itu pimpinan formal ataupun informal yang berada di semua level organisasi. Mereka harus menjadi kekuatan yang secara proaktif mempengaruhi, memotivasi, mendorong, dan menguatkan sistem agar budaya baru tersebut tumbuh dan menjadi bagian dari etos kerja. Proses penginternalisasian budaya bersifat berkelanjutan dan kemandirian. Untuk itu, ditahap awal, diperlukan sebuah reformasi budaya yang sifatnya serius dan terfokus. Selanjutnya, dari berbagai proses pembelajaran organisasi dapat dilakukan koreksi, penyesuaian, peningkatan, dan pemantapan.

Program proses internalisasi budaya baru ini disampaikan oleh Motivator Djajendra dari PT Djajendra Motivasi Unggul. Dalam pelatihan ini, peserta diarahkan untuk siap dengan perubahan-perubahan terhadap sikap dan perilaku. Peserta dimampukan untuk melakukan transformasi konsep budaya baru tersebut menjadi energi operasional yang teraplikasi atau terimplementasi di dalam sikap, perilaku, karakter, dan etos kerja. Kami menyarankan program proses internalisasi budaya baru ini dilakukan selama  1 hari 8 jam untuk per satu batch. Jumlah ideal per batch antara 25 s.d. 35 peserta.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker, sharing experience, group sharing.

TUJUAN

  1. Peserta dimampukan untuk mentransformasi values budaya baru menjadi energi yang terinternalisasi dalam kegiatan sehari-hari, sehingga values atau nilai-nilai budaya baru tidak terhenti sebatas kata atau konsep, tetapi mampu menjadi perilaku dan sikap di tempat kerja.
  2. Peserta dimampukan untuk menjadikan budaya baru sebagai sesuatu yang penting dan relevan bagi kebaikan lingkungan kerja.
  3. Peserta disadarkan untuk setiap hari mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai (values) budaya baru di unit kerjanya masing-masing.
  4. Peserta disadarkan untuk tidak memiliki sikap defensive terhadap perubahan, tetapi selalu proaktif dan senang hati dalam internalisasi budaya baru.
  5. Peserta disadarkan untuk sepenuh hati dan totalitas dengan budaya baru. Sebab, penerapan budaya baru membutuhkan energi dan perhatian yang sangat besar.
  6. Peserta dimampukan untuk menguatkan komitmen dan mendukung suksesnya proses internalisasi.
  7. Peserta dimampukan untuk mengawasi diri sendiri dan unit kerjanya dalam memantapkan proses internalisasi budaya baru.
  8. Peserta dimampukan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sikap, perilaku, etos, dan pola kerja agar sesuai dengan budaya baru.

MANFAAT

  1. Mendekatkan visi, misi, nilai-nilai perusahaan ke hati peserta.
  2. Peserta menjadikan dirinya sebagai energi yang mengembangkan dan menguatkan budaya baru.
  3. Kesadaran dan komitmen untuk terlibat dalam reformasi budaya baru, dan cepat memperbaiki atau menangani permasalahan yang timbul.
  4. Terinternalisasinya budaya baru dalam praktik kerja sehari-hari.
  5. Bekerja dengan sikap dan perilaku sesuai nilai-nilai budaya baru.
  6. Menggunakan budaya baru untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi stakeholder.
  7. Mengoptimalisasi kekuatan nilai-nilai perusahaan untuk mewujudkan budaya kerja yang kuat.
  8. Menjalankan roda organisasi dan bisnis perusahaan dengan kekuatan budaya baru.
  9. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap budaya baru perusahaan.
  10. Menetapkan standar perilaku, sikap, dan etos kerja sesuai budaya baru.
  11. Memiliki keinginan tampil sebagai yang terbaik bersama budaya baru perusahaan.

SASARAN

Seluruh Karyawan Dan Pimpinan: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PROSES INTERNALISASI BUDAYA BARU SELAMA 1 HARI 8 JAM

  1. Memahami visi, misi, nilai-nilai, dan diri sendiri sebagai fondasi budaya kuat.
  2. Menyiapkan mental, jiwa, pikiran, dan emosi yang siap menerima budaya baru.
  3. Siap dengan perubahan dan berani sukses di luar zona nyaman.
  4. Mengembangkan daya tahan diri dan mental hebat untuk menjalankan budaya baru.
  5. Menginternalisasikan visi, misi, dan nilai-nilai budaya baru.
  6. Menyiapkan kualitas dan kompetensi untuk melakukan reformasi budaya baru.
  7. Mengembangkan disiplin untuk tindakan yang berkelanjutan terhadap implementasi budaya baru.
  8. Menginternalisasikan budaya baru melalui simulasi dan aktivitas.
  9. Mentransformasikan nilai-nilai dari kata menjadi energi yang menguatkan budaya perusahaan.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 8 JAM

PELATIHAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 8 JAM

cropped-COVER-DES-2014.jpg

DESKRIPSI

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana perusahaan dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Budaya kerja adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan untuk membentuk pola kerja di dalam perusahaan. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya perusahaan. Budaya kerja adalah implementasi budaya perusahaan dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya perusahaan, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya perusahaan, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya perusahaan.

Budaya perusahaan adalah lingkungan yang mengelilingi karyawan dan pimpinan di tempat kerja sepanjang waktu. Budaya perusahaan itu hidup dari bahasa, simbol, struktur, sistem, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, gaya kepemimpinan, pola kerja, cara pengambilan keputusan. Budaya perusahaan sangat ditentukan oleh karakter pendiri perusahaan, pola karakter dan perilaku eksekutif, kebiasaan-kebiasaan kerja staf manajerial, serta oleh peran setiap individu yang memiliki kekuasaan dan wewenang di tempat kerja. Budaya perusahaan walaupun tidak terlihat secara kasat mata. Tetapi, dapat terlihat dari pola, kebiasaan, sikap, etos, perilaku, karakter kerja, budaya kerja, serta oleh penampilan fisik karyawan dan pimpinan di tempat kerja. Budaya perusahaan merupakan dasar untuk membentuk hubungan kerja, proses kerja, kenikmatan kerja, pola kerja, dan interaksi kerja yang penuh kinerja.

Program pelatihan etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan ini bertujuan untuk membentuk perilaku kerja yang berbudaya kuat dan unggul. Pelatihan ini akan meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab peserta untuk memfungsikan etos kerja dari dalam hatinya, dan menjadikan semangat dari dalam hati tersebut sebagai kekuatan penggerak yang konsisten, untuk menghasilkan pekerjaan yang produktif dan berkinerja tinggi. Demikian juga dengan budaya kerja, yang bertujuan untuk menciptakan sikap dan perilaku kerja sesuai nilai-nilai perusahaan, serta secara konsisten meningkatkan produktivitas kerja, dan berkemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dengan budaya unggul dan kuat.

Program pelatihan berdurasi  8 jam ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran penguatan budaya perusahan, etos kerja, dan budaya kerja. Setelah mendapatkan pelatihan ini, peserta dapat mengelola potensi dirinya di dalam etos kerja yang andal, di dalam budaya kerja yang unggul, dan di dalam budaya perusahaan yang kuat dan unggul. Pada akhirnya, peserta akan menghasilkan sikap dan perilaku kerja yang merawat dan memelihara budaya kuat perusahaan. Pelatihan ini menjadikan insan perusahaan semakin andal dan hebat, untuk menjalankan roda organisasi dan bisnis dengan tata nilai perusahaan dan nilai – nilai budaya kerja/perilaku yang konsisten dan berkarakter unggul .

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang mewakili norma, prinsip, nilai, tata kelola, dan kepemimpinan perusahaan di dalam budaya kuat.
  2. Tercapainya proses internalisasi dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, dan budaya perusahaan.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya semangat kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Terbentuknya budaya perusahaan yang kuat dan unggul, sehingga subkultur atau budaya di luar budaya perusahaan tunduk pada konsistensi budaya perusahaan.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai perusahaan menjadi nilai-nilai kerja bersama, nilai-nilai yang menciptakan asumsi dan persepsi bersama, serta terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan semangat budaya perusahaan.
  3. Terciptanya etos kerja dari dalam hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.

MATERI PEMBAHASAN ETOS KERJA, BUDAYA KERJA, DAN BUDAYA PERUSAHAAN SELAMA 8 JAM

Bagian Etos Kerja

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.

Bagian Budaya Kerja

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan.
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

Bagian Budaya Perusahaan

  1. Kesadaran untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  2. Kekuatan bahasa, simbol, ritual, cerita, legenda, praktek pekerjaan sehari-hari, dan proses pengambilan keputusan dalam penguatan budaya perusahaan.
  3. Kekuatan visi, misi, dan nilai-nilai budaya.
  4. Budaya perusahaan sebagai inti dari etos kerja, budaya kerja, sikap, perilaku, karakter, dan kebiasaan.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 1318 8899

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN OUTDOOR SOSIALISASI VALUES PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI” YOUR CORPORATE VALUES (CORE VALUES)”

PANTAI AMAL TARAKAN - KALIMANTAN UTARA 2014PELATIHAN OUTDOOR SOSIALISASI VALUES PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI

 YOUR CORPORATE VALUES (CORE VALUES)

DESKRIPSI

Values perusahaan merupakan salah satu dasar yang paling penting untuk penguatan budaya kerja. Values perusahaan adalah kunci utama untuk menciptakan perilaku kerja yang berdaya saing dan produktif. Semakin values perusahaan terinternalisasi ke dalam mind set dan emosi karyawan, semakin meningkat kualitas proses kerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Program sosialisasi ini menterjemahkan nilai-nilai perusahaan ke dalam sikap, perilaku, karakter kerja, dan cara memanfaatkannya untuk kemajuan karir pribadi, kelompok, dan pencapaian kinerja yang produktif. Mengingat values perusahaan mampu menyatukan, atau mengikat kebersamaan setiap insan perusahaan dalam soliditas yang kuat, untuk pencapaian kinerja yang produktif. Maka, peserta diajak untuk memahami strategi, teknik, taktik, dan cara mengelola nilai-nilai perusahaan dengan profesional. Dalam hal ini, program sosialisasi ini membangun kesadaran diri, untuk menciptakan kebiasaan kerja sesuai values perusahaan; menghidupkan hati nurani, untuk sepenuh hati dan totalitas bekerja sesuai values perusahaan; menguatkan semangat, tekad, motivasi, gairah, antusiasme, dan keandalan diri dalam memanfaatkan values perusahaan; menguatkan imajinasi kreatif, untuk menciptakan berbagai persepsi positif atas values perusahaan.

Program sosialisasi ini dilakukan dengan mengkaji dan menginternalisasikan nilai-nilai budaya kerja perusahaan Anda. Hal ini merupakan proses pembentukan perilaku kerja yang berdasarkan nilai-nilai perusahaan. Values perusahaan akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan kinerja dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam soliditas kerja, serta terikat dalam suasana kerja satu budaya, sebagai satu kesatuan dari Budaya perusahaan yang tercipta melalui values perusahaan.

Program sosialisasi values perusahaan dilakukan dengan konsep outdoor selama  1 hari untuk satu batch. Jumlah ideal per batch 25 peserta. Bila jumlah peserta banyak dapat dibagi dalam beberapa batch pelatihan. Tujuan dari sosialisasi ini untuk menginternalisasi dan mensosialisasi values perusahaan.

TUJUAN

  1. Memberikan kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang diharapkan oleh semua orang dan harus dimiliki oleh pemimpin/pekerja.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi para pekerja untuk menjalankan values perusahaan.
  3. Membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab dalam diri pekerja.
  4. Membangun komitmen dan keikhlasan untuk menciptakan perilaku kerja sesuai values perusahaan.
  5. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting sekecil apapun dalam mensukseskan implementasi values perusahaan.
  6. Internalisasi values perusahaan dalam diri setiap pekerja.
  7. Memberikan pemahaman mengenai cara pembangunan karakter kerja sesuai values perusahaan.
  8. Memberikan kesadaran tentang karakter buruk yang harus diperbaiki untuk menjalankan nilai nilai perusahaan.

MANFAAT

  1. Mampu bekerja dengan sikap dan perilaku sesuai values perusahaan.
  2. Mampu menggunakan values perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi stakeholder.
  3. Mampu mengoptimalisasi kekuatan nilai-nilai perusahaan untuk mewujudkan budaya kerja yang kuat.
  4. Mampu menjalankan roda organisasi dan bisnis perusahaan dengan kekuatan values perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap values perusahaan.
  6. Menetapkan standar kerja sesuai values perusahaan.
  7. Memiliki keinginan tampil sebagai yang terbaik bersama values perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker, sharing experience, group sharing.

MEDIA SOSIALISASI

Banner, Figura, Slide, Buku Materi, Perlengkapan Roleplay, Perlengkapan Games

SASARAN

Seluruh Karyawan Dan Pimpinan: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PEMBAHASAN

Corporate values yang sudah dimiliki oleh perusahaan Anda

Untuk pelatihan hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Keberanian dan integritas adalah dua sifat yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Sehebat dan sebaik apapun seorang pemimpin, bila dia tidak memiliki keberanian, dia akan menjadi bagian dari masalah, dan tidak akan pernah bergerak untuk menemukan solusi kemenangan. Pemimpin haruslah berani, tegas, jelas, serta cerdas mengelola dan menghadapi realitas melalui integritas yang hebat.

Pemimpin dengan integritas yang tinggi dapat bekerja dan bersikap searah etika dan prinsip-prinsip moral. Walau energi buruk dari kekuatan yang mengabaikan etika mencoba menghalangi gerak maju pemimpin, tetapi integritas pemimpin akan mendorong keberanian untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Intinya, orang jujur dan baik selalu memiliki keberanian untuk menolak ketidakbaikan. Mereka ikhlas kehilangan kekuasaan, jabatan, dan penghasilan, demi menjaga kebaikan dan profesionalisme. Mereka selalu memiliki nilai integritas yang sangat hebat untuk mendorong keberanian.

Pemimpin yang andal selalu mampu bekerja dan bersikap di semua situasi dan kondisi. Dia mampu mendorong keberanian dengan kekuatan integritas; dia mampu memimpin dan memotivasi untuk pencapaian terbaik; dia mampu menyatukan semua orang di dalam kolaborasi dan kerja sama. Dia juga mampu memimpin secara visioner, memberdayakan, memotivasi, memfasilitasi, mendorong, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, memimpin dengan nilai-nilai terbaik, menyelesaikan konflik, dan menjadi karismatik untuk mengatasi setiap situasi dan kondisi yang penuh dinamika dalam menuju pencapaian terbaik.

Pelatihan ini dirancang untuk mendorong keberanian dan integritas kepemimpinan, meningkatkan kualitas memimpin dan kemampuan untuk memotivasi bawahan, meningkatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik, dan meningkatkan kemampuan di dalam kerja sama. Di setiap sesi pelatihan akan disampaikan atau dipaparkan cara menjadi pemimpin yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan sempurna. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

Peserta dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong perubahan, memimpin berdasarkan nilai dan budaya organisasi, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya keteladanan, kejujuran, kedewasaan, kesetiaan, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, kearifan, dan kebijaksanaan dalam meningkatkan kepuasan hati dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif (Teori dan Praktek), Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas kepemimpinan agar dapat mendorong keberanian dalam bersikap dan bertindak
  2. Menguatkan akuntabilitas di dalam semua dimensi kepemimpinan
  3. Meningkatkan cara memimpin dan memotivasi
  4. Menguatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik
  5. Meningkatkan kualitas kerja sama, kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta belajar cara mengembangkan integritas dan mendorong keberanian yang mendukung tujuan perusahaan. Menggunakan integritas sebagai strategi dalam menjaga keberanian, untuk menjalankan tata kelola dan kepemimpinan, yang unggul dengan prinsip-prinsip moral dan etika.
  2. Peserta belajar cara memimpin dan memotivasi dengan baik. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan untuk membangkitkan semangat orang lain, dan memberdayakan mereka dalam mencapai tujuan perusahaan.
  3. Peserta belajar cara memotivasi setiap orang untuk mencapai keunggulan kinerja. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapai. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit dengan kekuatan pikiran kreatif.
  4. Peserta belajar budaya kolaborasi dan kerja sama, untuk memperkuat interaksi di internal perusahaan. Peserta belajar mengelola risiko, manajemen peluang, bertindak sesuai rencana, mengelola aspirasi tim kerja, membuat perencanaan yang sistematis, berbicara dan memberikan pidato, keterampilan untuk mengelola manajemen krisis, memaafkan dan membangun orang lain dengan kepedulian dan kasih sayang.

MATERI PEMBAHASAN

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: DRIVE COURAGE & INTEGRITY

Sub Bahasan

  1. Bagaimana Integritas mendorong keberanian
  2. Kepemimpinan dan melakukan hal yang benar
  3. Kepemimpinandan nilai-nilai keberanian
  4. Kehormatan dan keunggulan yang bersumber dari nilai-nilai integritas
  5. Keberanian dan integritas adalah nilai kepemimpinan terpenting
  6. Integritas menguatkan pemimpin di dalam perilaku Etis
  7. Landasan kepribadian untuk integritas dan akuntabilitas
  8. Mindset pemimpin yang berani, tegas, jelas, etis, dan bertanggung jawab
  9. Aspek integritas yang dibahas, yaitu: kejujuran, keterusterangan, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, anti korupsi
  10. Aspek keberanian yang dibahas, yaitu: tegas, mengelola risiko, berani, jelas, bersikap, bertindak, mengambil keputusan, benar, menegakkan aturan dan etika

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: LEADING & MOTIVATING

Sub Bahasan

  1. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik
  2. Meningkatkan keterampilan komunikasi dengan staf
  3. Mendapatkan kinerja terbaik melalui orang lain
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi staf/individu karyawan
  5. Kesalahan yang harus dihindari dalam memotivasi orang lain
  6. Cara meningkatkan motivasi dan kemampuan staf
  7. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya
  8. Faktor terpenting dalam memotivasi karyawan
  9. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat
  10. Memimpin dan menghentikan konflik dalam interaksi kerja
  11. Mendelegasikan pekerjaan dan meningkatkan kontrol untuk hasil dan kualitas
  12. Strategi mendelegasikan tugas dan memotivasi penerima delegasi
  13. Meminimalkan gangguan terhadap pekerjaan dan mengelola staf

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ACHIEVEMENT MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik
  2. Mengenali dan memahami motif dan konsep diri
  3. Kekuatan rasa syukur dalam menciptakan pribadi unggul
  4. Pentingnya kekuatan tubuh, pikiran, emosi, dan aura positif untuk pencapaian terbaik
  5. Konsistensi motivasi dan kepribadian yang tangguh di dalam proses motivasi
  6. Mental pemenang untuk meraih prestasi terbaik
  7. Tujuan, tanggung jawab pribadi, umpan bali, dan memetakan risiko untuk pencapaian terbaik
  8. Mengembangkan hubungan produktif dan profesional dengan orang lain
  9. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan
  10. Termotivasi di dalam energi integritas

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work
  2. Energi kolaborasi, komunikasi, koordinasi, dan kerja sama
  3. Membantu tim untuk menghasilkan kinerja terbaik
  4. Mengembangkan perilaku tim untuk kinerja terbaik
  5. Teknik pemecahan masalah untuk menemukan solusi terbaik
  6. Memotivasi dan mengefektifkan peran tim kerja
  7. Menguatkan harapanpadatim kerja
  8. Membantu mengatasi hambatan dalam team work
  9. Pemimpin yang cerdas bekerja sama dengan anggota tim

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PENDAHULUAN

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Pelatihan etika kerja dan moralitas ini berkonsep dasar untuk meningkatkan kualitas perilaku kerja yang lebih akuntabel, lebih beretika, lebih berintegritas, dan lebih beretos kerja yang unggul. Panduan etika perusahaan dan kode etik kerja tidak boleh berhenti sebatas pada kekuatan normatif, tetapi harus menjadi kekuatan yang hidup di dalam perilaku dan karakter kerja sehari-hari. Pelatihan ini bermaksud membuka kesadaran hati nurani insan perusahan agar mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan tidak baik, serta memiliki karakter kerja yang unggul dalam menghadapi berbagai situasi dan realitas di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN UMUM

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS

  1. Memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu
  5. Memahami peran moral dalam keputusan etis
  6. Membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik
  7. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi
  8. Membahas dampak moral pada etika bisnis
  9. Mengenali tahap perkembangan moral kognitif
  10. Memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk
  2. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif
  3. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif
  4. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul
  5. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif
  6. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi
  7. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

TEMA: ETIKA KERJA DAN MORALITAS

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI MORAL DAN MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Moral sebagai fondasi etika
  3. Karakteristik moral dan etika
  4. Sumber moral dan etika
  5. Sifat moral dan etika
  6. Model perilaku moral
  7. Perbedaan antara moralitas dan etika
  8. Nilai-nilai moral dan norma-norma yang mendorong kualitas etika
  9. Bagaimana pemimpin hadir untuk pengembangan nilai-nilai moral karyawan
  10. Cara mengekspresikan moral dalam interaksi sehari-hari
  11. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI UNTUK MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kenali diri Anda, tahu siapa Anda, pahami hati nurani Anda secara lebih mendalam
  2. Karakteristik manajemen hati nurani dan moral
  3. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir
  4. Memahami potensi diri, motivasi dan tujuan hidup Anda
  5. Mengetahui dan memperbaiki hati nurani untuk menciptakan dasar moral yang kuat
  6. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral
  7. Definisi dan ciri-ciri manajemen hati nurani
  8. Jangan biarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  9. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Hubungan kerja yang memenuhi unsur dan sifat etika
  2. Moral sebagai unsur kepribadian untuk memenuhi persepsi etika
  3. Emosional dan empati dalam meningkatkan hubungan kerja
  4. Kepatuhan dan keikhlasan untuk menerima hukuman atas kelalaian menjalankan kode etik dan etika bisnis
  5. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal
  6. Mempertahankan tata kelola yang etis
  7. Kewajiban karyawan kepada perusahaan
  8. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  9. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan pemerasan
  10. Menjaga rahasia perusahaan
  11. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  12. Memahami politik organisasi

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Standar perilaku dan nilai-nilai pekerjaan untuk kinerja
  2. Ciri-ciri karyawan etis yang beretos kerja unggul
  3. Kehadiran,,karakter, kerja tim, penampilan, sikap, produktivitas, keterampilan organisasi, komunikasi, kerja sama, menghormati

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN, SOPAN-SANTUN, DAN ETIKA 3 JAM

MOTIVASI NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN, SOPAN-SANTUN, DAN ETIKA 3 JAM

DESKRIPSI

Perilaku kurang etis dan ketidaksopanan di tempat kerja akan menghambat proses komunikasi dan kolaborasi. Dampaknya, organisasi tidak akan mendapatkan kualitas kerja yang baik; pemangku kepentingan tidak akan mendapatkan kualitas pelayanan yang baik; kepemimpinan sulit mengambil keputusan yang tepat, karena informasi dan data dari karyawan pasti berkualitas rendah; karyawan tidak akan mampu berkontribusi dengan baik, karena stres mencegah mereka untuk berpikir jernih di tempat kerja; dan energi gosip akan menguasai semua dimensi kerja. Selanjutnya, energi negatif akan menciptakan konflik berkepanjangan yang menjauhkan hubungan kerja positif diantara insan organisasi.

Diperlukan perilaku etis dan sopan-santun di dalam kekuatan nilai-nilai budaya kerja organisasi. Budaya kerja yang unggul bersumber dari sikap dan perilaku untuk mematuhi nilai-nilai budaya organisasi. Nilai-nilai budaya organisasi merupakan kekuatan yang menggerakan setiap orang untuk mencapai target dan tujuan dengan saling berinteraksi di dalam kolaborasi, komunikasi, sinergi, pelayanan, kontribusi, dan koordinasi. Apalagi bila setiap insan organisasi saling terhubung dengan energi sopan-santun dan etika untuk menjalankan nilai-nilai budaya kerja, maka energi positif kolektif insan organisasi akan mengalir di dalam proses kerja untuk meningkatkan kinerja dan kualitas kerja organisasi.

Kemauan untuk menumbuhkan jiwa positif di dalam nilai-nilai budaya organisasi akan memperkuat keyakinan, untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati. Seperti diketahui, nilai-nilai budaya perusahaan adalah bagian yang wajib menjadi sikap dan perilaku kerja insan korporasi. Dalam hal ini, emosi, fisik, jiwa, dan pikiran dari setiap insan perusahaan selalu berada dalam kekuatan energi positif berdasarkan nilai-nilai budaya kerja tersebut.

Program selama tiga jam ini akan memotivasi peserta untuk meningkatkan kualitas sopan-santun, etika, dan juga berada dalam perspektif yang sama terhadap nilai-nilai budaya kerja perusahaan, sehingga dapat saling menguatkan efektivitas dan produktivitas kerja masing-masing. Dan juga, selalu meningkatkan pemahaman bersama untuk benar-benar mencapai kinerja terbaik dengan cara-cara berkualitas.

TUJUAN

Memahami cara untuk meningkatkan hubungan kerja dengan nilai-nilai budaya organisasi agar dapat mencapai kinerja terbaik
Meningkatkan kualitas etika dan sopan santun di tempat kerja
Membangun lingkungan kerja yang sehat dan berkualitas untuk mendukung pencapaian kinerja terbaik
Meningkatkan kesadaran untuk mengurangi stres dan mencapai kegembiraan di tempat kerja
Bertanggung jawab untuk menciptakan perilaku etis dan sopan santun di tempat kerja berpondasikan nilai-nilai budaya organisasi

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Peserta diharapkan bekerja dengan sikap dan perilaku yang etis dan sopan di tempat kerja
Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses organisasi
Berkemampuan tinggi untuk bekerja sesuai dengan nilai-nilai budaya organisasi, serta menjadikan diri masing-masing lebih dinamis dalam melayani kebutuhan organisasi
Mampu mengelola diri positif dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis
Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja
Mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target
Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 3 JAM

TEMA: MOTIVASI NILAI-NILAI BUDAYA PERUSAHAAN, SOPAN-SANTUN, DAN ETIKA

Sub Bahasan
Meningkatkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, dan kepercayaan
Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja
Kesadaran untuk berperilaku sopan di tempat kerja
Efektivitas etiket kerja dan manfaatnya
Komunikasi dan kecerdasan interpersonal
Negosiasi dan solusi atas perilaku tidak sopan
Mengindentifikasi kebutuhan dan tantangan perilaku tidak sopan di tempat kerja
Resolusi konflik dan menemukan akar penyebabnya
Menguatkan cara kerja dengan nilai-nilai budaya organisasi
Cara menjadikan diri sendiri sebagai aset organisasi
Kualitas pribadi untuk peningkatan kinerja dan prestasi
Kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir dalam proses kerja perusahaan

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI PENCAPAIAN TARGET DAN KINERJA 3 JAM

cropped-profile-djajendra.jpg

PELATIHAN MOTIVASI PENCAPAIAN TARGET DAN KINERJA 3 JAM

TEMA: PERJALANAN SDM PERUSAHAAN BERSAMA VISI, STRATEGI, DAN RENCANA UNTUK MENCAPAI TARGET DENGAN KINERJA TERBAIK

DESKRIPSI

Salah satu aktivitas terpenting perusahaan adalah memetakan rencana dan proyeksi untuk pencapaian target 2014 dan juga melakukan evaluasi kinerja 2013. Merancang dan melaksanakan rencana perusahaan seperti sebuah perjalanan berdasarkan prinsip, misi, nilai, dan tata kelola. Di sini, diperlukan kesadaran titik awal dan kemampuan baru yang dibutuhkan untuk berkembang, sehingga memulai perjalanan perusahaan di awal tahun 2014, sudah dibekali dengan visi dan inovasi yang berani, serta koneksi yang kuat dengan stakeholders.

Semua rencana pencapaian target haruslah memiliki adaptasi yang diperlukan agar mudah mencapai puncak kinerja terbaik. Rencana pencapaian target yang baik adalah yang cerdas menanggapi tantangan dan rintangan tak terduga; yang memotivasi sumber daya manusia untuk sepenuh hati dan totalitas dalam proses; serta membangun dan mengandalkan keunggulan pemangku kepentingan dan mitra untuk mencapai hasil akhir sesuai target.

Setiap orang yang bertanggung jawab harus memiliki inisiatif dari strategi eksekusi untuk mencapai semua target yang direncanakan dengan sempurna. Dan juga, harus bertanggung jawab atas target masing-masing, bergerak cepat dalam kawalan tata kelola yang bersih dengan manajemen risiko, serta mempercepat eksekusi target dan menghasilkan kinerja sesuai rencana.

Program Motivasi Peningkatan Kinerja dan Pencapaian Target selama 3 jam ini, merupakan program soft skills yang bertujuan memotivasi dan menginspirasi peserta, untuk memulai perjalanan pencapaian target dengan lebih memperhatikan hal-hal yang selalu terlihat sepele. Semua yang terlihat besar pasti mudah untuk dikerjakan, tetapi sangat banyak juga hal-hal yang tersembunyi, sehingga menjadi sesuatu yang berpotensi mengganggu semua proses pencapaian kinerja dan target.

TUJUAN MOTIVASI

Memahami target dan menyiapkan diri untuk mencapainya dengan kinerja terbaik

Menguasai rute perjalanan pencapaian target dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah yang tidak dipahami

Membawa keyakinan optimis dan menyelaraskan pola kerja untuk pencapaian terbaik

Menciptakan hubungan profesional dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja

Mampu mengalokasikan beban kerja sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu

Mampu membangun sikap dan perilaku positif sehingga mudah terhubung dengan semua pihak di dalam perusahaan

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker.

PEMATERI/MOTIVATOR

Pelatihan diberikan oleh Motivator dari PT Djajendra Motivasi Unggul yaitu Djajendra.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Peserta diharapkan lebih mampu bekerja dengan mindset dan pola kerja yang lebih optimis dan positif untuk pencapaian kinerja terbaik. Menjadikan diri masing – masing sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses organisasi. Cerdas bekerja dengan mitra dan stakeholder dalam kualitas moral dan integritas. Mampu mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja. Mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target. Mampu terhubung jauh di dalam diri sendiri untuk menerima nilai – nilai perusahaan secara ikhlas, tulus, dan profesional. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai.

INTI MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 3 JAM

Bekerja untuk pencapaian terbaik

Menguasai seni mencapai tujuan

Kecerdasan eksekusi untuk mencapai target

Penguatan budaya kerja

Berpikir, bertindak, dan mempengaruhi yang lain

Persepsi atas target yang positif, dirasakan secara pribadi, diprioritaskan, dan diyakini bisa

Optimis, mengingat momen puncak, meningkatkan motivasi, melacak kemajuan

Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan

Mengelola harapan dalam ukuran waktu, sumber daya, biaya

Mampu membedakan stres dan eustress di tempat kerja

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT DAN UNGGUL PROGRAM 2 HARI

DJAJENDRA 20 NOV 2013

PELATIHAN MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT DAN UNGGUL, PROGRAM 2 HARI

PROGRAM PELATIHAN BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE 2 HARI DJAJENDRA

DESKRIPSI

BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE. Sumber daya manusia perusahaan selalu berasal atau hadir dari berbagai dimensi budaya yang beragam dan unik, dan kita semua tahu bahwa dunia tidak hidup di dalam budaya yang homogen.

Tetapi, di dalam perusahaan, setiap orang tidak berjuang untuk kepentingan mereka masing-masing. Perusahaan memiliki visinya sendiri, dan semua orang di dalam perusahaan adalah alat untuk mewujudkan visi perusahaan. Jadi, di sini, diperlukan sebuah budaya yang sama, yang seragam, dan yang tunggal agar setiap orang di perusahaan mampu bergerak, bertindak, berkomunikasi, berperilaku dan berjuang sesuai dengan nilai-nilai dan cita-cita perusahaan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini merupakan wadah bagi perilaku kerja yang berdasarkan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan. Ini adalah campuran dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam kolaborasi kerja, serta terikat dalam suasana kerja yang sama sebagai satu kesatuan dari sebuah organisasi yang kuat dan unggul.

Budaya perusahaan yang kuat selalu memiliki pernyataan visi yang jelas dan sederhana, sehingga visi benar-benar dipahami sebagai dasar budaya; nilai-nilai kerja yang mampu menciptakan perilaku kerja yang profesional; praktik atau tata kelola perusahaan yang mampu menguatkan semua organ perusahaan; peran dan fungsi yang dapat diuraikan atau dijelaskan secara formal, sehingga setiap orang merasa terikat dalam tanggung jawab; dan ruang kerja atau lingkungan kerja yang memudahkan terjadinya perilaku profesional, kolaborasi, kontribusi, pelayanan, dan komunikasi yang saling menguatkan.

Pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini dirancang untuk durasi 2 hari, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kolektif sumber daya manusia dengan budaya yang kuat. Dalam hal ini, budaya perusahaan akan membuat sumber daya manusia berada dalam satu bangunan jiwa yang sama; jiwa dengan ruang terbuka yang penuh empati, komunikasi, kolaborasi, cinta, dan kepedulian untuk saling membantu. Dan, membuat setiap orang sadar tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing, bekerja proaktif untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, serta bagaimana cara melakukannya.

Program pelatihan BUILD A GREAT AND STRONG CORPORATE CULTURE ini akan memberikan kejelasan dan keselarasan antara budaya kerja dan visi. Dalam hal ini, budaya perusahaan mengekspresikan tentang keyakinan dan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memahami bagaimana mereka berperilaku, cara memperjuangkan sesuatu, bagaimana mereka bersikap, bagaimana mereka bertindak, bagaimana mereka mencari tahu tentang siapa mereka. Intinya, budaya perusahaan menjelaskan jati diri perusahaan, yang juga harus menjadi jati diri setiap individu di dalam perusahaan.

Visi akan menjadi kekuatan yang menggerakan setiap orang untuk menuju arah yang sama, hasil akhir sesuai rencana dan target. Di sini, setiap orang harus menggunakan penglihatannya yang tajam, sehingga mampu memotivasi tindakan dan membuat keputusan sesuai arah perusahaan.

Pada akhirnya, setiap orang di dalam perusahaan harus mampu menjadikan budaya perusahaan sebagai kendaraan atau mesin, untuk membawa mereka menuju visi yang telah direncanakan dengan baik.

TUJUAN PELATIHAN

Tercapainya pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya budaya perusahaan dan hubungannya dengan visi, lingkungan kerja, nilai-nilai, tata kelola, komunikasi internal dan eksternal, dan kepemimpinan

Meningkatkan self-motivation, self-manajemen, integritas pribadi, dan keterampilan komunikasi untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat

Menjelaskan hubungan antara budaya, visi, misi, strategi, dan mekanisme implementasi

Menguasai kompetensi budaya sehingga dapat menciptakan perilaku kerja sesuai dengan budaya perusahaan

Menguasai multikultural dan cerdas beradaptasi dengan dunia global

Menumbuhkan semangat kolaborasi di dalam budaya kuat untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik

Membangun budaya kerja dan budaya bisnis yang berkinerja tinggi

Menumbuhkan semangat kerja dan rasa memiliki perusahaan atas dasar budaya organisasi, core values perusahaan, dan prinsip-prinsip etis

Mengenali elemen-elemen dari budaya organisasi yang kuat, keunggulan organisasi, keunggulan pribadi, kelelahan dan kerja berlebihan(workaholism)

Mampu mengidentifikasi manfaat dari budaya perusahaan,lalu membuat rencana yang baik untuk mengelola dan memperkuat budaya perusahaan

Meningkatkan kesadaran untuk kesesuaian nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan, sehingga setiap orang di perusahaan memiliki perilaku kerja yang aktual dengan nilai-nilai organisasi yang dinyatakan

Memahami budaya perusahaan dan visi dengan sepenuh hati, serta mengetahui bagaimana menjadi pekerja yang profesional dan terbaik

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

PEMATERI/MOTIVATOR

Pelatihan diberikan oleh Motivator dari PT Djajendra Motivasi Unggul yaitu Djajendra.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

Mampu bekerja dengan perilaku sesuai budaya dan visi perusahaan

Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja perusahaan di semua unsur dan dimensi kerja

Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang membangun budaya perusahaan yang kuat

Menguasai komponen-komponen penting dari budaya perusahaan

Berkontribusi dan melayani perusahaan dengan fokus pada peningkatan kinerja di segala aspek

Bekerja searah visi dan memanfaatkannya untuk mengejar misi, tujuan, dan target

Memahami dan mengatasi faktor manusia sebagai pembawa risiko ke dalam budaya organisasi

Menguasai kompetensi budaya dan menjadikannya pengetahuan untuk melayani perusahaan

Mampu dan sadar untuk bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja

Mampu menjadi energi positif untuk membangun lingkungan kerja berbudaya unggul dan kuat

Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai

Menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuatMenjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI

Gambaran besar tentang maksud dan tujuan pelatihan

Pengenalan dan pemahaman budaya perusahaan secara mendasar

Komponen – komponen penting untuk membangun  fondasi budaya perusahaan yang kuat

Visi mengarahkan dan membimbing perusahaan/karyawan untuk mengejar misi, tujuan, dan target

Budaya perusahaan untuk pencapaian kinerja yang tinggi

Faktor manusia pembawa  risiko ke dalam budaya organisasi

Budaya perusahaan kuat dengan lingkungan kerja yang unggul

Kompetensi budaya untuk penguatan perilaku kerja

Bekerja dan hidup sejujurnya dalam satu budaya dan satu visi perusahaan

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS 4 JAM

PELATIHAN PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS 4 JAM

“Integrity Is Our Strength”

TEMA PELATIHAN

 PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN

DESKRIPSI PELATIHAN

“Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari diri sendiri. Mungkin hal-hal terkecil itu tampak tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu bisa tumbuh menjadi sangat besar, dan bisa menjadi energi yang menciptakan kemajuan diri Anda.” ~ Djajendra

Perusahaan yang berkualitas selalu fokus untuk mengoptimalkan kualitas sumber daya manusianya, terutama kualitas integritas. Sebab, insan perusahaan dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi pilar terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat. Mereka yang penuh dengan integritas akan menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja di semua unsur dan dimensi perusahaan.

Perilaku kerja dengan integritas akan menjauhkan insan perusahaan dari benturan kepentingan, sehingga perusahaan dapat menjalankan tata kelola yang tegas dan profesional.

Tidak ada kualitas yang lebih unggul daripada semangat dan inisiatif setiap insan perusahaan, untuk membuat perilaku mereka tunduk dan patuh pada etika bisnis dan etika kerja (code of conduct). Karakter kerja dengan kualitas integritas akan menjadi perisai organisasi, yang  akan membuat setiap aktivitas bisnis perusahaan terlindungi dari perilaku tidak etis ataupun yang melanggar hukum.

Setiap insan korporasi adalah aset yang bergerak secara fisik dan jiwa. Pikiran, emosi, dan perilaku adalah aset yang sangat penting untuk dirawat dan ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus. Walaupun secara fisik seseorang terlihat cerdas dan penuh integritas, tetapi secara jiwa haruslah dipastikan bahwa cerdas dan penuh integritas itu tumbuh dan berkembang menjadi aset termahal perusahaan.

Setiap insan perusahaan harus dibentuk untuk memiliki kemampuan agar dapat mewujudkan misi perusahaan. Setiap orang harus mampu menempatkan dirinya masing-masing sebagai energi positif yang menguatkan aktivitas bisnis perusahaan di semua aspek kerja.

Para manajer harus memahami prinsip dan teknik untuk memberdayakan potensi karyawan mereka. Keyakinan bahwa setiap karyawan adalah aset perusahaan yang harus ditangani dengan hati-hati dan profesional, serta kemampuan manajer untuk mengisi sisi kemanusian karyawan dengan sentuhan-sentuhan spiritual dan motivasi, akan menjadi sebuah kekuatan yang memberikan pencerahan di dalam lingkungan kerja. Dalam hal ini, lingkungan kerja haruslah dibangun atas komitmen, motivasi, aturan main, serta proses kerja dan praktik bisnis yang patuh etika.

Perilaku dengan integritas akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Para pemangku kepentingan (stakeholders) akan menjadi kekuatan yang menceritakan kisah keunggulan perusahaan, sehingga cerita dari mulut ke mulut tentang praktik bisnis yang etis dari keunggulan integritas pribadi, akan memicu peningkatan kepercayaan terhadap perusahaan. Jadi, perilaku etis dengan kualitas integritas terbaik akan menjadi lebih kuat daripada iklan apapun.

Ketika perusahaan mampu merawat dan menghidupkan energi integritas secara konsisten, maka perusahaan akan mendapatkan loyalitas dan kontribusi dari setiap insan perusahaan secara konsisten. Perilaku dengan integritas adalah energi terhebat yang akan bekerja untuk mewujudkan apapun yang ada di dalam visi, misi, tujuan, dan target. Integritas akan menjadikan setiap insan perusahaan lebih cerdas, lebih berani, lebih kreatif, lebih produktif, lebih sepenuh hati, dan lebih totalitas di dalam kontribusinya.

Perilaku terbentuk dari hal-hal yang sangat kecil. Miliki komitmen dan kesadaran untuk mengelola dan memperhatikan hal-hal terkecil dari karyawan Anda. Mungkin saja hal-hal terkecil itu kelihatannya tidak penting, tetapi hal-hal terkecil itu berkemampuan bergerak menjadi sesuatu yang besar, dan sesuatu yang menjadikan perilaku seseorang tidak lagi seperti yang diharapkan perusahaan.

Perilaku kerja yang etis dengan kekuatan integritas akan memberikan energi kepahlawanan di dalam perusahaan, sehingga akan menyentuh banyak hati secara positif dan memicu etos kerja yang produktif. Dalam hal ini, perilaku etis akan memberikan pengalaman interaksi dan komunikasi terbaik kepada setiap insan perusahaan. Sehingga setiap orang akan merasakan kebahagiaan di dalam kolaborasi kerja. Hal inilah yang akan menciptakan budaya kerja dengan dedikasi, gairah, kepercayaan, saling menghormati, saling menumbuhkan, saling berbagi inspirasi dan pengalaman, serta saling memotivasi untuk pemberdayaan.

TUJUAN KEGIATAN

a)   Tercapainya internalisasi nilai-nilai integritas ke dalam perilaku kerja

b)   Meningkatkan kualitas integritas dalam rangka peningkatan budaya perusahaan yang kuat

c)    Menumbuhkan semangat kebersamaan SDM di dalam budaya integritas untuk mencapai kualitas kerja dan kinerja terbaik

d)   Menumbuhkan semangat kepedulian dan rasa memiliki perusahaan

e)   Menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga reputasi dan nama baik perusahaan

f)     Meningkatkan kesadaran untuk memahami bahwa integritas adalah aset termahal perusahaan

g)    Menciptakan perilaku kerja dengan energi integritas supaya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja menjadi lebih baik

h)   Menjadikan diri sebagai energi integritas untuk berkontribusi dan melayani perusahaan dengan lebih produktif dan efektif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

a)   Mampu bekerja dengan perilaku kerja yang etis di dalam budaya integritas

b)   Menjunjung tinggi nilai-nila, norma-norma, dan falsafah kerja di semua unsur dan dimensi perusahaan

c)    Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang memaksimalkan semua potensi perusahaan

d)   Mampu membangun komunikasi yang efektif untuk meningkatkan integritas di tempat kerja

e)   Mampu menjaga dan menangani komunikasi rahasia di dalam perusahaan

f)     Memahami cara untuk meningkatkan integritas dan reputasi perusahaan

g)    Bersikap profesional dan membuat keputusan yang etis

h)   Memahami cara menjadikan diri sendiri sebagai energi integritas perusahaan

i)     Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai

j)    Memahami bahwa integritas adalah kekuatan terpenting untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat

k)    Menjalankan tata kelola perusahaan dengan tegas dan professional

l)     Menghasilkan hubungan kerja yang saling menghormati dan saling mendukung

MATERI PEMBAHASAN  4 JAM

TEMA: PERILAKU KERJA DENGAN INTEGRITAS ADALAH ASET TERMAHAL PERUSAHAAN

Sub Bahasan

a)   Integritas adalah aset termahal perusahaan

b)   Memahami modal integritas sebagai kekayaan perusahaan

c)    Lingkungan kerja yang etis menguatkan integritas

d)   Proses internalisasi nilai –nilai untuk penguatan integritas

e)   Mendefinisikan integritas dalam layanan profesional di internal perusahaan

f)     Pola perilaku untuk work life balance

g)    Integritas menguatkan kepercayaan, kualitas, kompetensi, transparansi, dan akuntabilitas

h)   Berinteraksi dan mempengaruhi dengan energi positif

i)     Cerdas saat berurusan dengan rumor, gosip, dan keraguan

j)    Mendapatkan dukungan untuk hal-hal yang dikerjakan

k)    Menghindari situasi kerja yang penuh kecemasan

l)     Menguasai praktik dan prinsip dengan integritas pribadi

m)  Menyeimbangkan etika pribadi dengan etika organisasi

n)   Membuat keputusan etis dengan teknik rasional dan intuisi

o)   Menghindari penyebab disorganisasi

p)   Menguatkan budaya organisasi

q)   Menguatkan organisasi di wilayah kerja Anda

r)    Menguatkan cara kerja dengan sistem dan tata kelola

s)    Menjalankan budaya integritas dengan energi kolaborasi

t)    Integritas dalam menangani risiko

u)   Integritas yang memperkaya rutinitas di tempat kerja

v)    Memahami keragaman pola pikir dan gaya komunikasi

w)  Stakeholder Karyawan: privacy, keselamatan, dan kesehatan

x)    Kesimpulan dan rekomendasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 8 JAM

DJAJENDRA 20 NOV 2013

PELATIHAN KREATIVITAS DAN INOVASI 1 HARI 8 JAM DJAJENDRA

TEMA: BERPIKIR KREATIF, BERTINDAK INOVATIF, MENYELESAIKAN MASALAH DENGAN TUNTAS, DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN YANG RENDAH RISIKO

DESKRIPSI

Perubahan dan tantangan membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, untuk membuat perusahaan menjadi lebih kompetitif. Seperti kata Albert Einstein bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Sebab, pengetahuan hanya mampu mendefinisikan semua yang diketahui dan dimengerti saat ini, sedangkan imajinasi memungkinkan pikiran kreatif untuk menemukan atau menciptakan sesuatu yang belum pernah diketahui ataupun dimengerti selama ini.

Kompetisi bisnis di dunia globalisasi seperti sekarang ini sedang mengharuskan setiap karyawan dan pimpinan, apapun fungsi dan peran mereka, untuk menjadi energi kreatif yang bekerja dengan kompetitif, dan memenangkan persaingan bisnis dengan risiko yang terhitung. Dalam hal ini, setiap orang di dalam perusahaan tidak hanya bergantung kepada pengetahuan praktis dan rutinitas yang monoton, tetapi sudah wajib menggunakan kreativitas dalam peran dan fungsi kerja masing-masing, serta cerdas berinovasi supaya dapat menggunakan sumber daya perusahaan secara lebih efektif, produktif, dan efisien.

Kreativitas merupakan keterampilan yang dapat dipelajari dan dikuasai oleh siapapun. Jadi, setiap karyawan, apapun latar belakang mereka, dan apapun pekerjaan yang sedang mereka lakukan sekarang, bila mereka menguasai seni dan teknik kreativitas, maka mereka dapat menggunakannya untuk keberhasilan pekerjaan mereka dengan lebih baik.

Perusahaan atau organisasi bisnis yang inovatif sangat tergantung kepada energi kreatif dari seluruh karyawan dan pimpinannya. Oleh karena itu, bila perusahaan Anda ingin menjadi yang terbaik di dalam kompetisi bisnis, maka siapkan setiap orang di dalam perusahaan Anda untuk menjadi energi kreatif, yang cerdas membuat keputusan dan juga kreatif dalam menyelesaikan semua masalah.

Program pelatihan selama satu hari ini dirancang untuk semua tingkatan karyawan dan pimpinan perusahaan. Jadi, siapa saja boleh ikut pelatihan ini, dan program pelatihan ini membantu setiap orang untuk mempelajari teknik dan seni kreativitas, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, dan juga mampu bekerja dengan nilai-nilai inovasi.

Melalui program pelatihan ini, peserta akan berlatih kreativitas  dan juga berlatih cara pemecahan masalah dengan kreatif, dan juga kemampuan untuk mengambil keputusan kreatif yang rendah risiko.

TUJUAN

Menguasai beberapa teknik kreativitas populer yang benar-benar efektif untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Memahami bahwa kreativitas dapat dipelajari dan dilatih, walau merasa tidak memiliki bakat atau potensi.

Langkah-langkah yang harus diambil setiap karyawan untuk menjadi energi kreatif perusahaan.

Meningkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih kreatif.

Mampu membebaskan diri dari persepsi yang keliru tentang kreativitas dan inovasi.

Berani mengambil keputusan dan cerdas menyelesaikan masalah.

Menjadikan energi kreatif sebagai etos kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta akan menguasai prinsip-prinsip kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja.

Peserta akan meningkatkan teknik kreativitas dengan memanfaatkan kekuatan imajinasi atau visualisasi yang menjadikan memori pikiran lebih produktif.

Peserta akan menguasai langkahdemi langkah proses kreativitas dan menggunakanpraktek-praktek yang terbukti mampu meningkatkan kreativitas.

Peserta mampu menggunakan beberapa teknik untuk menciptakan sejumlah besar pilihan dan alternatif solusi atas masalah yang dihadapi.

Peserta mampu menggunakan teknik berpikir kreatif untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi.

Peserta mampu mencari akar penyebab masalah secara efisien dan menggunakannya untuk menemukan solusi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN

SESI 1: MEMAHAMI CARA KERJA KREATIVITAS DAN INOVASI

Sub Bahasan

1.       Mengenal kreativitas

2.       Cara menjadi pribadi yang inovatif

3.       Hubungan antara kreativitas dan kecerdasan intelektual

4.       Memahami prinsip-prinsip kreativitas

5.       Memanfaatkan kreativitas untuk bekerja dengan lebih produktif

6.       Memanfaatkan kreativitas untuk menyelesaikan hal-hal tak terduga

7.       Memahami isu dan memprediksi masa depan berdasarkan masa lalu, serta menghubungkannya dengan energi kreatif dan inovatif

SESI 2: PRINSIP-PRINSIP KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Prinsip kreativitas

2.       Teknik untuk memisahkan antara ide dan bukan ide dalam praktek

3.       Membuat ide sebanyak mungkin dalam waktu singkat

4.       Cara berhubungan dengan kreativitas

5.       Menghindari kebiasaan buruk yang menghalangi kehadiran ide-ide baru

6.       Memperluas wawasan dan ruang pencarian tanpa terjebak di dalamnya

7.       Teknik menghindari pola pikir penghambat kreativitas

8.       Teknik menghindari pikiran negatif

SESI 3: PROSES KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Memahami proses kreativitas

2.       Tahap-tahap kreativitas untuk mengundang ide-ide baru dengan lebih cepat

3.       Teknik untuk memperluas pencarian kreatif

4.       Teknik untuk mengelola risiko di dalam proses kreativitas

5.       Sikap dan perilaku yang dapat menghilangkan kreativitas, dan cara untuk menghindarinya

SESI 4: TEKNIK KREATIVITAS

Sub Bahasan

1.       Memahami teknik kreativitas

2.       Teknik berpikir dalam kelompok untuk menggunakan input semua orang secara efisien

3.       Cara memanfaatkan teknik acak dalam kreativitas

4.       Cara menggunakan hal-hal yang berlawanan untuk membuat sejumlah besar asosiasi dan menghasilkan konsep-konsep baru

5.       Cara memanfaatkan kekuatan visualisasi dan menciptakan asosiasi sistematis

6.       Cara menggabungkan kekuatan matriks, berlawanan, diagram pohon, kata kunci yang terkait, dll untuk mencari secara sistematis ruang kemungkinan dan menghasilkan pemikiran baru

7.       Teknik untuk mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri atau dari orang lain untuk meningkatkan peluang solusi yang lebih baik

8.       Cara mendorong atau memberikan sugesti kepada orang lain untuk melihat ide-ide kreativitas melampaui zona nyaman mereka

9.       Cara menggunakan provokasi dan tantangan untuk menghasilkan ide baru

UNTUK TRAINING HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ETIKA BISNIS (BUSINESS ETHICS) 2 HARI 16 JAM

PELATIHAN ETIKA BISNIS 2 HARI 16 JAM

LATAR BELAKANG

Dalam dunia modern ini, bisnis adalah salah satu kekuatan yang sangat berkuasa. Kekuatan modal dan sumber daya yang terlibat dalam sebuah proses bisnis menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia. Karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kesejahteraan dan perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut.

Program pelatihan etika bisnis ini menyediakan perspektif dasar untuk praktek-praktek pengelolaan organisasi, bisnis, dan tanggung jawab terhadap semua kepentingan stakeholder. Penekanan khusus ditempatkan pada sifat saling terkait antara etika, moral, integritas, hukum, dan perilaku dalam mengelola individu, kelompok, dan organisasi dalam lingkungan bisnis yang menjunjung tinggi kepentingan stakeholder secara adil dan wajar.

Pelatihan ini akan membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis, sehingga perusahaan akan lebih dipercaya oleh setiap stakeholders dengan sepenuh hati. Dan hal ini akan membuat bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan akan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis yang penuh persaingan ketat. 

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat energi integritas pribadi dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis.
  2. Mengembangkan keterampilan dan keyakinan untuk menjalankan etika bisnis.
  3. Mengembangkan pemahaman tentang hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  4. Mampu meningkatkan perilaku kerja yang etis di dalam organisasi.
  5. Meningkatkan tanggung jawab perusahaan dalam aspek bisnis, ekonomi, hukum, etika, sosial, dan kemanusiaan.
  6. Memahami realitas budaya, sosial, dan psikologi kekuasaan di Indonesia  terhadap pelaksanaan etika bisnis.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

1.      Menerapkan perilaku kerja berlandaskan panduan etika bisnis

2.      Menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab

3.      Memahamiteknikpenalaran moraldan argumentasiyang diperlukan untukmenganalisisisu-isu moraldalam bisnis

4.      Memahamitindakanindividu dalamtransaksiekonomi danbisnis dalamberbagai kerangkamoral yang baik

5.      Menerapkan prinsip-prinsipetikaumum untukkasus ataupraktikbisnis

6.      Memahami arti moralterpuji dan tindakanteladanindividu dalambisnis

7.      Memahami maksud dari tindakan moral yang tercela oleh individu dalambisnis atauperusahaan

MATERI PEMBAHASAN  2 HARI 16 JAM

·         Apa Etika?

·         Apa Etika Bisnis?

·         Manfaat Mengelola Etika

·         Pelaksana Etika di Tempat Kerja

·         Pedoman Mengelola Etika di Tempat Kerja

·         Peran dan Tanggung Jawab

·         Etika Pemberi Kerja

·         Etika Karyawan

·         Kebijakan Privasi

·         Isu Pelecehan

·         Teknologi dan Etika Bisnis

·         Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial

·         Mengidentifikasi Jenis Tanggung Jawab

·         Penanganan Tanggung Jawab Sosial dan Konflik Bisnis

·         Dasar-dasar Keputusan Etis

·         Menyeimbangkan Etika Pribadi dan Organisasi

·         Dilema Umum Etika

·         Membuat Keputusan Etis

·         Mengatasi Hambatan

·         Whistle Blowing

·         Kriteria dan Risiko Whistle Blowing

·         Proses Whistle Blowing

·         Ketika Anda Harus Menjadi Whistle Blowing

·         Etika Manajerial

·         Manajemen Etis

·         Mengidentifikasi Karakteristik

·         Memastikan Perilaku Etis

·         Perilaku Tidak Etis

·         Mengenali dan Identifikasi Perilaku Tidak Etis

·         Mencegah Perilaku Tidak Etis

·         Mengatasi Perilaku Tidak Etis

·         Intervensi Terhadap Perilaku Tidak Etis

·         Etika dalam Bisnis

·         Dasar Organisasi dalam Etika Bisnis

·         Mengatasi Kebutuhan Etika dalam Bisnis

·         Prinsip Etis dalam Bisnis

·         Perlindungan Bisnis yang Etis

·         Mengembangkan Kode Etik

·         Melakukan Etika Internal Audit

·         Menjunjung tinggi Program Etika

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website: http://djajendra-motivator.com

E-mail: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP UNTUK LEVEL TOP MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI


LEADERSHIP SKILLS FOR TOP MANAGEMENT

DESKRIPSI

Ketika Anda memikirkan seorang “PEMIMPIN YANG BERKUALITAS,” apa yang terlintas dalam pikiran Anda?

Seorang pemimpin yang berkualitas adalah Ia yang bekerja untuk kualitas dan integritas. Ia yang menguatkan budaya organisasi, dan juga menginternalisasikan nilai-nilai budaya perusahaan kepada pola kerja setiap orang. Dan juga, Ia yang disiplin untuk meningkatkan kesadaran kerja setiap orang berdasarkan nilai-nilai kerja yang ada. Pemimpin berkualitas akan terus tumbuh dan berkembang, bersama peningkatan kualitas kerja, mutu kerja, dan penguatan budaya organisasi. Termasuk, mencerdaskan setiap karyawan untuk tumbuh dan berkembang bersama wawasan, pengetahuan, teknologi, cara kerja, dan kepribadian yang kreatif  dalam produktivitas kerja.Pemimpin berkualitas tidak pernah membiarkan emosinya tidak terkendali, tidak peduli masalah apa yang Ia hadapi, serta Ia tetap menjadi pemimpin yang penuh dengan integritas, untuk melayani setiap stakeholder dan organisasi dengan suasana hati dan pikirannya yang baik.Pemimpin berkualitas memiliki kepercayaan diri untuk membantu dan membimbing staf-stafnya, serta selalu berbicara dengan ramah, mendengarkan timnya, mudah diajak bicara dan selalu membuat keputusan dengan prinsip kehati-hatian.Pemimpin berkualitas adalah seseorang yang memiliki intuisi kepemimpinan yang kuat dalam pengambilan keputusan; seseorang yang cerdas berkomunikasi, berkolaborasi, berkoordinasi, dan melakukan eksekusi dengan prinsip-prinsip yang terhitung risiko.

Bila Anda ingin menjadi pemimpin berkualitas, maka pelatihan Leadership Skills for Top Management akan memenuhi keinginan Anda tersebut. Pelatihan selama dua hari ini akan meningkatkan potensi kepemimpinan dengan kompetensi yang berkualitas. Kepemimpinan adalah kekuatan yang harus selalu ditingkatkan di dalam organisasi, agar fungsi dan peran kepemimpinan dapat menjadi energi, yang mendominasi semua agenda besar perusahaan dengan berkualitas. Pelatihan ini juga disemangati untuk peningkatan kepercayaan diri dan membantu peserta dalam mengembangkan rencana aksi dengan manajemen eksekusi yang berkualitas. Pemimpin juga akan disadarkan untuk selalu fokus pada aspek perencanaan, penataan, memotivasi, menghargai, melembagakan tata kelola, dan mengelola politik kantor secara bijak saat perubahan dilakukan.

Pelatihan selama 2 hari 16 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini akan menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan kepemimpinan selama dua hari ini;berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan secara komprehensif dalam bidang pengambilan keputusan, kepribadian kepemimpinan, komunikasi, koordinasi, kolaborasi, eksekusi, budaya organisasi, dan berbagai aspek yang terkait kepada pengembangan interpersonal dan integritas kepemimpinan.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

Membangun kepemimpinan yang efektif melalui karakter dan motivasi yang sesuai dengan visi, nilai, dan misi organisasi.

Membangun kepemimpinan autentik, yaitu: kepemimpinan yang memimpin berdasarkan nilai, integritas, etika, tanggung jawab moral, dan bekerja berdasarkan data dan informasi yang benar untuk tindakan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi.

Membangun kepemimpinan yang unggul dalam semua aspek kepemimpinan di tempat kerja.

Membangun kepemimpinan yang mampu memimpin melalui kekuatan kepribadian, pengetahuan, keterampilan, cara-cara unik yang menjadi ciri keunggulan individu.

Membangun kepemimpinan yang beretika disemua aspek kerja kepemimpinan.

Membangun kepemimpinan yang berkelanjutan untuk memastikan keunggulan organisasi di masa depan.

Membangun kepemimpinan yang cerdas secara emosional dalam semua aspek dan perilaku kepemimpinan.

Membangun kepemimpinan yang cerdas mengelola sumber daya manusia untuk keberhasilan organisasi dan stakeholder.

Membangun pemimpin masa depan dengan memahami berbagai tantangan di masa depan.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

Peserta akan belajar cara mengembangkan karakter yang mendukung tujuan organisasi.  Menggunakan berbagai strategi yang memanfaatkan motivasi dan sifat-sifat kepribadian untuk mencapai prestasi, pengakuan, dan pencapaian yang optimal.   Kemampuan  kepemimpinan untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang efektif; di mana, setiap individu rela menerapkan kemampuan yang unik untuk sebuah misi bersama. Peserta juga akan belajar cara memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan untuk melakukan pekerjaan berkualitas. Belajar untuk memiliki komitmen, motivasi, kemauan, dan keyakinan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas.

Peserta akan belajar cara menjadi pemimpin sejati yang jujur dan yang dapat dipercaya. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan sesuai dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai kepemimpinan berkualitas. Mampu mengabdikan diri untuk menjalani setiap proses kepemimpinan dengan sikap, perilaku, dan kebiasaan positif yang terpuji.

Peserta akan belajar cara mencapai keunggulan dalam semua aspek kepemimpinan. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapi. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit.

Peserta akan belajar cara memimpin dengan kekuatan diri sendiri; cerdas untuk mengidentifikasi potensi dan bakatdiri sendiri; mampu memahami persepsi dari budaya,pelanggan, bentuk, batas, dan pandangan individu lainnya terhadap bakat yang dimiliki.

Peserta akan belajar cara menjalankan etika kepemimpinan. Cara menjalankan prinsip-prinsip moral atau nilai-nilai yang disepakati bersama untukmengarahkanorganisasi, bisnis, dan sumber daya manusia sesuai visi. Kepemimpinan yang patuh menjalankan hukum,peraturan, core values organisasi, SOP,kode etik, good governance, dan budaya organisasi.

Peserta akan belajar cara mengembangkan kepemimpinan yang berkelanjutan melalui kecerdasan emosional. Peserta akan diberikan pencerahan bahwa organisasi didirikan untuk sepanjang jaman, sedangkan sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi. Jiwa besar, kontribusi, dan pengabdian kepemimpinan untuk meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas adalah hal yang akan membuat organisasi selalu kuat dan mampu menyesuaikan diri dalam perubahan seperti apa pun.

Peserta akan belajar cara memilih, mengelola,dan mempertahankan staf. Belajar tentangfaktor-faktor yang mempengaruhi motivasi individu;isu-isu kunci dari komposisi tim kerja,termasuk:kekompakan dan komunikasi. Cara  meningkatkan kemampuan orang-orang dalam sebuah organisasi.

Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.

MATERI PEMBAHASAN

HARI 1/DAY 1

PK. 08.30 – 10.00 WIB. SESI 1: KEPEMIMPINANDENGAN KEPRIBADIAN ASLI (AUTHENTIC LEADERSHIP) DALAM KEPERCAYAAN DIRI

Sub Bahasan

Menjadi pemimpin berkualitas yang jujur dan dapat dipercaya

Menjadi diri sendiri dan mengabdikan etika dan kebiasaan positif

Memahami cara meningkatkan kepercayaan diri

Kesadaran untuk menciptakan kebiasaan dan pola optimis

Menenangkan diri dalam setiap situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan

Memahami psikologi kepercayaan diri

Mempraktekkan pola pikir positif

Cara praktis membangun kepercayaan diri dalam jangka pendek dan jangka panjang

Kepercayaan diri adalah keyakinan menuju sukses

Mental tidak sukses: Ketidakberdayaan meningkatkan kepercayaan diri

Mengubah cara berpikir

Strategi untuk berpikir positif

Meningkatkan kepercayaan diri dengan teknik kecerdasanemosional, afirmasi, dan role model

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MENGASAH INTUISI KEPEMIMPINANDALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

Apa itu intuisi kepemimpinan?

Bagaimana cara pemimpin mengambil informasi intuitif?

Bagaimana cara merawat Kepercayaan pemimpin pada intuisinya

Roh dari pemimpin intuitif

Prosesdan gaya intuitif pemimpin

Kemampuan intuitif yang terkait langsung dengan tingkat energi kepemimpinan

Inovator besar ditandai kecerdasan intuisi

Cara menggunakan informasi untuk membuat keputusan

Faktor pikiran terhadap intuisi

Kebenaran yang normal bukan kebenaran Anda, dan Anda adalah unik

Keputusan intuitif dan pengambilan keputusan

Kepemimpinan dalam Kepastian, risiko, ketidakpastian, ragu

Kondisi yang mempengaruhi kemungkinan keputusan kegagalan

Enam langkah dalam proses pengambilan keputusan manajerial

Keputusan pendekatan baru untuk waktu yang bergolak atau krisis

Bagaimana stereotip dapat mempengaruhi intuisi

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.00 -14.30 WIB. SESI 3: KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM KARAKTER DAN MOTIVASI SUKSES

Sub Bahasan

Memahami kepemimpinan efektif

Cara Berpikir efektif

Menciptakan kualitas secara efektif

Memahami hal-hal sederhana secara mendalam

Fokus pada hal-hal penting

Memetakan apa yang ada dan apa yang hilang

Pola pikir yang dimodifikasi dengan wawasan

Mengubah kesalahan menjadi pemandu menuju kinerja

Menghidupkan rasa ingin tahu

Memahami aliran gagasan, lalu belajar dari masa lalu, dan melangkah dengan pasti menuju ke depan

Merangkul perubahan

Cara memicu berpikir efektif

Mengembangkan karakter efektif untuk mendukung tujuan organisasi

Menciptakan lingkungan kerja yang efektif

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK. 14.45 – 16.30 WIB. SESI 4:KEPEMIMPINAN YANG MENINGKATKAN KUALITAS KERJA, MUTU KERJA, DAN BUDAYA ORGANISASI

Sub Bahasan

Peningkatan kualitas kerja dan mutu kerja

Penguatan budaya organisasi. Aspek nilai-nilai budaya, dan nilai-nilai kerja

Penguatan komponen inti dari peningkatan kualitas

Kualitas dari fungsi, peran, tanggung jawab, harapan, dimensi kerja kepemimpinan

Mengorganisir, proses penataan, prosedur, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan

Langkah-langkah praktis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi

Memahami dan memaksimalkan kekuatan kepemimpinan untuk kualitas terbaik

Bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan

Berbudaya kerja untuk prestasi dan kinerja tertinggi

Fokus pada tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapai.

Cerdas dan berkemampuan untuk mengatasi kemungkinan yang paling sulit

HARI 2 / DAY 2

PK. 08.30 – 12.00 WIB. SESI 5 + SESI 6:KEPEMIMPINAN DALAM KECERDASAN KOMUNIKASI, KOORDINASI, KOLABORASI, DAN EKSEKUSI

Sub Bahasan

Memperbaiki pola pikir dan mempersiapkan kepribadian positif

Memahami, mengenali, dan mengembangkan diri untuk komunikasi efektif

Elemen berpikir efektif dalam komunikasi yang produktif

Memahami teknik komunikasi yang ideal dalam gaya komunikasi yang berbeda

Memberikan umpan balik positif dengan komunikasi yang efektif dan positif

Kecerdasan soft skills ( sikap, sifat, perilaku, karakter, kepribadian, emosi, dan pikiran) untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, kolaborasi, sinergi, dan kerja sama di tempat kerja

Cara membangun dan menggunakan persepsi untuk memahami apa yang terjadi di sekitar pekerjaan dan kehidupan, serta untuk mendefinisikan perilaku dalam meningkatkan komunikasi dengan orang lain

Menghindari jebakan argumen yang tidak penting dan meningkatkan akal sehat dalam berkomunikasi

Menghindari menyalahkan dan kesalahpahaman dalam komunikasi

Bagaimana stereotip dapat mempengaruhi komunikasi?

Mendengarkan secara aktif untuk mendapatkan hubungan dan komitmen

Cara terbaik untuk berbagi niat dan ide dengan orang lain

Memahami siklus menyalahkan dan melepaskan energi negatif

Dampak buruk tentang menyalahkan orang lain

Hal yang harus dilakukan saat Anda yang salah

Efek empati pada komunikasi

Cara mengekspresikan emosi baik

Menangani percakapan telepon dengan emosi baik

Bahasa tubuh yang baik dalam komunikasi

Kapan berkomunikasi secara terbuka dan tertutup

Cara mengidentifikasi kebohongan orang pada Anda

Mengontrol suara untuk mendapatkan efek komunikasi yang maksimal

Teknik berbicara di depan publik

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.30 -14.30 WIB. SESI 7: KEPEMIMPINAN YANG BERETIKADANBERKELANJUTAN

Sub Bahasan

Cara menjalankan etika kepemimpinan

Cara menjalankan prinsip-prinsip moral

Cara menjalankan nilai-nilai sesuai visi

Kepemimpinan yang cerdas risiko etika dan hukum

Memahami bahwa sebuah kepemimpinan sangatlah singkat masa kekuasannya dibandingkan umur dan eksistensi organisasi

Kepemimpinan yang meninggalkan warisan kepemimpinan yang berkualitas

PK.14.30 – 14.45 WIB. COFFEE BREAK

PK. 14.45 – 16.30 WIB.  SESI 8: THE LEADER OF THE FUTURE

Sub Bahasan

Peserta akan belajar untuk mempersiapkan diri menjawab tantangan masa depan, yaitu: secara proaktif memiliki potensi kepemimpinan dan mengekspos potensi tersebut untuk mengembangkan potensi organisasi dan sumber daya secara efisien, efektif, dan tanpa pemborosan.

UNTUK TRAINING HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Workshop: Batavia Apartements.

Jl. K.H. Mas MansyurKav 126, Jakarta Pusat, 10220

Telepon: (021) 5701505 – (021) 32849777 – (021) 32168111

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN INTUISI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BISNIS, PROGRAM 1 HARI 4 JAM

PELATIHAN  THE POWER OF INTUITION IN DECISION MAKING

DESKRIPSI

Kehidupan dunia bisnis sangat dinamis dalam wujud perubahan, kompetisi, dan tantangan ekonomi. Hal ini menciptakan ruang untuk munculnya ketidakpastian. Dalam kondisi dan situasi tidak pasti diperlukan cara-cara yang luar biasa (melewati batas-batas normal) untuk dapat membuat tindakan atau keputusan. Dan hal ini, hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang sangat berpengalaman bersama kekuatan intuisinya.

Intuisi dapat membuat pengambil keputusan menjadi lebih efektif, terutama ketika bisnis sedang menghadapi situasi non-standar. Di sinilah diperlukan hati dan kebijaksanaan yang intuitif dalam mendapatkan solusi dan keputusan terbaik. Intuisi yang terlatih dalam wawasan dan pengetahuan akan memastikan keberhasilan pribadi dan profesional.

Pelatihan selama empat jam ini akan fokus pada pengembangan intuisi, emosi cerdas, kreativitas, hati nurani, dan teknik pengambilan keputusan dengan kekuatan intuisi. Termasuk, akan mengajarkan cara menghapus pikiran berkabut, rasa khawatir, takut, membuat pikiran selalu jernih, memfokuskan perhatian pada situasi dengan rasa nyaman, serta mencerdaskan emosi untuk mengakses kreativitas.

Pelatihan ini berfungsi untuk memperluas kepercayaan dalam proses pengambilan keputusan, meningkatkan produktivitas, dan kerja sama yang lebih solid di internal organisasi bisnis. Menggabungkan wawasan, kebijaksanaan, emosi cerdas dan pengetahuan dengan kecerdasan intuisi, akan menciptakan kehidupan bisnis yang lebih seimbang.

KONSEP DASAR

Intuisi adalah suara alam semesta yang berbicara di dalam batin. Ini adalah suara hati nurani yang akan mengungkapkan kebenaran kepada Anda. Intuisi berlangsung spontan, cepat, dalam kendali pikiran bawah sadar. Dan semua ini merupakan implementasi dari proses kognitif yang terjadi secara sangat cepat, sehingga seolah-olah semuanya terlihat instan atau gaib. Padahal, intuisi adalah tindakan dari pikiran bawah sadar untuk memberikan informasi berdasarkan apa yang tersimpan di dalam pikiran bawah sadar. Konsep dasar pelatihan ini adalah membangun kesadaran dan pencerahan tentang cara mengembangkan intuisi yang kaya dengan pengalaman, informasi, keterampilan, pengetahuan, aturan, etika, pola, reaksi positif, dan sikap yang lebih ilmiah. Pelatihan ini meningkatkan pengetahuan untuk ketajaman intuisi bagi pelaku bisnis, agar setiap keputusan yang diambil dapat memberikan kinerja yang lebih baik.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Belajar cara mengakses intuisi dalam kehidupan sehari-hari

Belajar untuk menggunakan intuisi dalam berkomunikasi dan membuat keputusan

Belajar menjadi lebih percaya diri dan kompeten dalam keterampilan intuitif

Belajar mengembangkan kemampuan inovatif

Belajar mengembangkan bakat kewirausahaan, kreativitas yang luar biasa, intuisi, kebijaksanaan, keunggulan, bakat manajerial, dan kepemimpinan

Belajar mengembangkan kepemimpinan intuitif yang dapat menyebabkan hasil yang luar biasa dalam bisnis dan kehidupan

Menilai sejauh mana Anda percaya pada intuisi Anda hari ini

Belajar memahami bagaimana stres negatif mempengaruhi pikiran, emosi, intuisi, dan kinerja

Belajar untuk meningkatkan kecerdasan emosi dan intuisi

Pengalaman intuisi Anda untuk memecahkan masalah dan membuat keputusan

 

MANFAAT PELATIHAN

Memahami cara mempersiapkan diri untuk bekerja dengan intuitif

Memahami manfaat  apa yang didapat dari kekuatan intuisi

Memahami cara mendengarkan dan merasakan energi di sekitar Anda

Mampu membedakan antara intuitif dan imajinatif

Mampu mengatasi tekanan dan hambatan dari emosi yang tidak cerdas

Mampu  menghargai peran etika dalam kerja intuitif

Mampu mengambil keputusan cepat dan tepat dengan pendekatan intuitif

Mampu mengambil sikap dan keputusan saat keadaan meninggalkan Anda, tetapi Anda tidak memiliki waktu untuk melakukan analisis rasional lengkap

Mampu menghadapi perubahan cepat dengan tegas dan terhitung risikonya

Mampu membuat keputusan cepat atas masalah yang tidak terstruktur

Mampu berurusan dengan tenang dan sabar, saat informasi tidak lengkap, atau bertentangan

MATERI PELATIHAN THE POWER OF INTUITION IN DECISION MAKING

 Sub Bahasan

Apa itu intuisi?

Definisi intuisi

Bagaimana cara mengambil informasi intuitif?

Kepercayaan pemimpin pada intuisinya

Roh dari pemimpin intuitif

Proses intuitif

Gaya intuitif Anda

Predisposisi intuitif Anda

Kemampuan intuitif yang terkait langsung dengan tingkat energi Anda

Mendengarkan reaksi tubuh

Lebih memahami konsep diri, dan lebih mencinta diri sendiri

Inovator besar ditandai kecerdasan intuisi

Cara menggunakan informasi untuk membuat keputusan

Faktor pikiran terhadap intuisi

Kebenaran yang normal bukan kebenaran Anda, dan Anda adalah unik

Keputusan intuitif dan pengambilan keputusan

Kepastian, risiko, ketidakpastian, ragu

Kondisi yang mempengaruhi kemungkinan keputusan kegagalan

Tiga model pengambilan keputusan

Karakteristik keputusan klasik, politik, dan administrasi

Enam langkah dalam proses pengambilan keputusan manajerial

Keputusan pendekatan baru untuk waktu yang bergolak atau krisis

Memperbaiki pola pikir dan mempersiapkan kepribadian positif

Memahami, mengenali, dan mengembangkan diri untuk komunikasi efektif

sikap, sifat, perilaku, karakter, kepribadian, emosi, dan pikiran untuk memperkuat intuisi

Bagaimana stereotip dapat mempengaruhi intuisi

 

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Workshop: Batavia Apartements.

Jl. K.H. Mas MansyurKav 126, Jakarta Pusat, 10220

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0877 8185 3865

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com