KOMUNIKASI YANG BURUK MENGURAS ENERGI DAN KEKUATAN DIRI SENDIRI

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

SEKARANG INI ZAMAN KOLABORASI, BUKAN LAGI ZAMAN KOMPETISI

“Ketika orang hidup bersama tanpa saling memahami, naluri bertahan hidup mereka mengubah segalanya menjadi pertarungan.“~ SadhGuru

Bersama-sama kita kuat, bercerai-berai kita lemah. Orang yang tidak bisa kolaborasi adalah orang-orang yang sulit meraih hal-hal terbaik. Orang yang tidak terbiasa kolaborasi adalah orang yang tidak mengetahui keuntungan dari kolaborasi. Melalui kolaborasi kita mendapatkan rejeki, karir, dan kehidupan terbaik. Kolaborasi membuat kita mampu bekerja sama dengan orang lain, baik kerja sama langsung maupun yang tidak langsung, yang mendatangkan keuntungan bagi hidup kita.

Semangat kerjasama menghasilkan kesehatan dan kegembiraan bagi kita. Kolaborasi adalah pengabul keinginan, sebab hal-hal yang tidak mampu kita kerjakan atau hal-hal yang tidak kita miliki bisa kita dapatkan dari orang lain. Kehidupan yang berkualitas tidak mungkin tanpa kolaborasi. Tidak seorang pun yang dapat hidup tanpa semangat kerja sama. Walaupun secara pribadi kita tidak suka kepada seseorang, tetapi kita tetap membutuhkan kekuatan mereka agar tujuan kita dapat tercapai. Kolaborasi menyatukan yang tidak bisa bersatu. Kolaborasi adalah tanda kedewasaan dalam menyikapi realitas hidup.

Untuk prestasi individu, kita semua berhak memiliki semangat kompetisi, tetapi untuk mendapatkan hasil terbaik kita semua harus memiliki semangat kerja kooperatif agar pekerjaan besar dapat kita tuntaskan secara bersama-sama. Kemakmuran dan kesejahteraan adalah hasil dari kolaborasi. Walaupun kita berbeda paham dan keyakinan, tetapi untuk urusan kesejahteraan dan kemakmuran kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri dengan memusuhi yang berbeda dengan kita. Bersatu dalam kolaborasi akan menciptakan kekuatan dan sumber daya yang besar untuk menghasilkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup bersama.

Semua pekerjaan besar tidak dicapai dengan seorang diri, tetapi dicapai dengan tim yang hebat dalam kolaborasi. Uang yang kita terima sebagai penghasilan adalah hasil kolaborasi. Semua kebesaran individual adalah hasil kolaborasi. Kolaborasi menjadikan kita mau bekerja sama dengan semua pihak untuk memajukan tujuan pribadi kita. Semangat persaingan harus digantikan oleh semangat kolaborasi agar kita mampu mendapatkan yang terbaik di dalam hidup kita. Bersaing terus-menerus atau bermusuhan terus-menerus hanya akan menjadikan kita kecil dan kalah di sepanjang hidup. Energi kita akan habis di dalam persaingan dan pemusuhan, sehingga kita tidak memiliki energi untuk bekerja menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran.

Kolaborasi meningkatkan keharmonisan dalam hubungan antar pribadi. Jadi, walaupun berbeda tetap dapat saling bermanfaat dan saling melengkapi. Kedewasaan berpikir dan jiwa besar sangat diperlukan dalam kolaborasi. Empati, toleransi, dan komunikasi positif merupakan fondasi dalam kolaborasi. Kolaborasi juga memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas bagi setiap individu. Melalui kolaborasi, semua pengetahuan yang berbeda-beda itu dapat disatukan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan kemakmuran hidup bersama.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK MENGHABISKAN WAKTU DAN ENERGI UNTUK MEMPERDEBATKAN PERBEDAAN

“Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk memperdebatkan perbedaan, ini adalah jaman kolaborasi, bukan jaman memperuncing perbedaan. Walau kita semua tidak sama, tetapi kita semua harus bersatu untuk mengambil lompatan besar agar kemajuan dapat kita kuasai.”~Djajendra

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK DAPAT MENGAKHIRI HUBUNGAN

“Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri. Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain.”~Djajendra

Komunikasi dimaksudkan agar Anda terhubung dengan orang lain. Tata bahasa, ucapan, dan bahasa tubuh yang baik dapat meningkatkan rasa percaya orang kepada Anda. Menggunakan kata yang tepat dan tata krama yang baik dapat meningkatkan  hubungan baik dengan orang lain. Menggunakan kata yang buruk dengan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan akan merusak hubungan yang ada. Miliki konsentrasi dan kejelasan atas hal-hal yang Anda bicarakan. Tidak boleh berkomunikasi dengan bahasa yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dengan maksud. Jangan bicarakan percakapan yang tidak perlu. Jangan menyalahkan siapapun saat Anda berkomunikasi. Fokuskan ucapan Anda hanya untuk hal-hal yang ingin Anda komunikasikan.

Sopan santun dan tata bahasa yang positif akan membuat orang lain nyaman dan merasa senang saat berkomunikasi dengan Anda. Sikap baik, ucapan baik, dan cara menyampaikan dengan bahasa tubuh yang baik adalah untuk kepentingan orang lain. Intinya, komunikasi adalah untuk membuat orang lain senang dan nyaman dengan Anda. Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri.Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Anda harus menjadi pendengar yang bijak, sabar, dan tenang; serta, menjadi pembicara yang santun, tenang, percaya diri, dan selalu menggunakan kata-kata positif.

Menjaga ucapan selalu positif dengan bahasa yang rapi dan baik hanyalah bisa terjadi saat Anda mengendalikan pikiran dan suara hati Anda. Fokuskan diri Anda untuk membiasakan pikiran dan suara hati selalu terkendali dalam bahasa yang baik. Pikiran yang disiplin dan pikiran yang dikuasai oleh kesadaran Anda akan menjadi kekuatan, untuk menghasilkan ucapan dan bahasa tubuh yang positif saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Ketika Anda terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan pikiran, maka Anda mampu menguasai setiap ucapan yang Anda keluarkan untuk orang lain. Anda tidak akan sembarangan berbicara dengan bahasa atau ucapan yang buruk. Pikiran dan kecerdasan Anda akan bersatu di dalam kesadaran murni Anda untuk mengendalikan ucapan, dan tidak akan pernah keluar ucapan atau kata-kata berkualitas rendah dari Anda yang mampu mengendalikan pikiran. Kata-kata atau ucapan yang tidak pantas diucapkan tidak akan pernah diucapkan.

Berkomunikasilah dengan bahasa dan pilihan kata-kata yang sesuai dengan orang yang Anda hadapi. Pastikan Anda memahami tingkat pemahaman orang lain atas pilihan kata-kata Anda. Ucapan dengan kata-kata yang paling mudah dimengerti akan membuat komunikasi lebih baik dan lebih berkualitas. Pilihan kata yang buruk dan bahasa tubuh yang tidak baik akan merusak hubungan yang sudah ada. Jangan gunakan kata-kata yang mencerminkan ketidakmampuan Anda dalam pengendalian emosi. Ucapan bernada kemarahan, kesombongan, dan ketidakpedulian hanya mencerminkan Anda lemah dan tak berdaya dalam hubungan komunikasi tersebut. Kata-kata positif menghasilkan sahabat, dan kata-kata negatif menghasilkan musuh.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI TOLERANSI UNTUK BISA MEMAHAMI ORANG LAIN

“Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain.”~Djajendra

Tidak semua orang memiliki sifat dan perilaku seperti yang Anda inginkan. Setiap orang memiliki pemikiran, sifat, perilaku, ambisi, ego, dan penampilan diri sesuai dengan keyakinan pribadinya. Berharap orang lain sesuai dengan maunya Anda, hanya akan menghasilkan pengalaman pahit dan hubungan yang tidak menyenangkan. Kadang-kadang; rasa kesetiaan, kejujuran, dan rasa hormat suka diabaikan demi ambisi dan ego. Menghadapi semua ini, Anda harus memiliki toleransi untuk bisa memahami orang lain.

Toleransi adalah sebuah kekuatan untuk mempertahankan diri dari pengaruh orang lain atau pun untuk mencegah konflik dan kemarahan di dalam diri. Ketika orang-orang di sekitar Anda tidak sejalan dengan Anda, maka dengan kekuatan toleransi, Anda mampu menerima mereka dan tidak membiarkan mereka masuk ke dalam batin dan pikiran Anda. Dalam hal ini, bertoleransi dengan orang lain haruslah menciptakan persepsi positif tentang mereka. Anda harus lebih rendah hati dan ikhlas menerima kenyataan yang dihasilkan oleh orang-orang tersebut. Situasi, peristiwa, dan orang-orang yang tidak sejalan dengan harapan Anda tetaplah di kendalikan di luar diri Anda. Jangan pernah membiarkan semua itu masuk ke dalam diri Anda dan mengganggu hidup Anda. Anda harus sadar bahwa bila Anda tidak bertoleransi, maka energi mereka yang tidak sejalan dengan Anda akan masuk ke dalam pikiran dan batin Anda, lalu menciptakan konflik dan kemarahan di dalam diri Anda. Jelas, sikap yang tidak mau bertoleransi atau memahami orang lain hanya akan merugikan diri Anda sendiri.

Toleransi adalah pengetahuan yang mengatakan bahwa setiap orang berbeda dan masing-masing orang berhak hidup dengan pemikirannya. Jika Anda menguasai pengetahuan bertoleransi, maka Anda mampu bereaksi secara positif terhadap semua keadaan di luar diri Anda. Kondisi ini jelas menguntungkan hidup Anda; sebab Anda sama sekali tidak akan terpengaruh dengan pemikiran, perasaan, keyakinan, persepsi, dan pandangan dari mereka yang berbeda dengan Anda.

Bertoleransi berarti Anda tidak mempertanyakan perilaku dan sikap orang lain atas kehidupan yang mereka jalankan. Masing-masing orang harus menjalani kehidupannya yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh yang lain. Setiap orang diciptakan dari lingkungan yang berbeda, dari persepsi dan keyakinan hidup yang berbeda. Setiap orang pasti menghadapi situasi dan peristiwa hidup yang berbeda. Jadi, hidup setiap orang itu memang berbeda, sehingga kita tidak boleh menilai atau pun menghakimi pola pikir dan jalan hidup orang lain.

Perbedaan adalah cara alami untuk menjadi yang unik di dalam kehidupan yang beragam. Tidak perlu Anda memaksa seseorang untuk menjadi seperti Anda. Biarkan setiap orang tumbuh dan berkembang di dalam perbedaan. Anda cukup memiliki kekuatan untuk menoleransi orang yang berbeda dari Anda. Kemajuan peradaban hanya terjadi jika perbedaan dihargai dan diberikan ruang untuk berkontribusi secara kreatif bagi kemajuan hidup.

Ketika Anda menerima perbedaan, maka perbedaan itu tidak akan menimbulkan gangguan di dalam pikiran Anda. Anda pun mampu memanfaatkan waktu dan energi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup Anda. Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain. Toleransi menjadikan Anda bijaksana dan tidak memaksa orang lain untuk mengikuti pemikiran Anda.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK DI SEPANJANG WAKTU DAN UNTUK SELAMANYA

“Hubungan baik itu tidak pernah terjadi saat Anda memberi dan berharap mendapatkan perilaku terima kasih. Hubungan baik terjadi dan terjaga di sepanjang waktu saat Anda memberi dan memberi terus, tanpa berharap untuk menerima apapun dari orang lain.”~Djajendra

Hubungan baik terjadi saat Anda fokus untuk memberi yang terbaik. Hubungan baik tidak akan terjadi saat Anda fokus untuk mencari, menginginkan, menuntut, meminta, menunggu, dan berharap. Ketika Anda ingin memiliki hubungan baik, Anda harus memiliki kesadaran untuk memberi yang terbaik kepada orang lain. Jika hubungan Anda didasarkan pada sebuah harapan dengan orang lain, maka hubungan itu akan mengecewakan Anda.

Hubungan yang baik membutuhkan kata-kata positif. Jangan pernah menggunakan kata-kata kasar. Jagalah bahasa lisan dalam keadaan positif. Lebih baik diam daripada mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Ucapan dan sikap negatif hanya menjadi racun yang berbahaya bagi hubungan baik. Oleh karena itu, etika dan tata krama haruslah dijaga dan dirawat di sepanjang waktu. Ucapan positif, pemikiran positif, dan emosi positif Anda mampu melakukan interaksi dengan orang lain secara hebat.

Dalam hubungan baik; energi kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, rasa hormat, perhatian, dan kepedulian mengalir secara alami. Energi cinta dan ikhlas bisa menghilangkan semua potensi konflik, sakit hati, marah, kebencian, dan semua energi negatif lainnya. Hubungan baik merupakan sumber energi positif yang mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup di sepanjang hidup Anda.

Sikap positif dan bahasa tubuh yang berlandaskan energi positif adalah kekuatan yang melampaui kata-kata dan ucapan. Perilaku positif dan energi positif yang dihasilkan dari pikiran dan perasaan yang positif adalah kekuatan untuk menjaga hubungan baik. Hindari pikiran yang menilai, menghakimi, dan mengkritisi, karena pemikiran seperti itu akan meretakkan hubungan baik yang sudah Anda miliki. Hindari semua getaran negatif yang dihasilkan oleh diri dari realitas yang tidak menyenangkan.

Jangan pernah meminta orang lain bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan. Semua perasaan negatif di dalam diri Anda adalah tanggung jawab Anda. Semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda tidaklah boleh dibiarkan menjadi pemicu untuk menimbulkan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, ketika perilaku dan tindakan negatif orang lain melukai hati Anda, maka berikan respons positif dengan menerimanya secara ikhlas. Miliki kesadaran untuk tidak membiarkan rasa luka Anda itu semakin membesar. Sembuhkan segera rasa luka itu, jangan menciptakan dendam, maafkan orang-orang tersebut, dan fokuskan untuk menciptakan solusi dari rasa kasih sayang Anda.

Energi negatif di dalam diri hanya akan menghabiskan kekuatan diri sendiri. Jadi, ketika energi negatif dari orang lain masuk dan tersimpan di dalam diri Anda, maka Andalah yang akan menderita dan merasakan luka yang dalam. Oleh karena itu, setiap hari berikan perhatian untuk peningkatan energi positif di dalam diri Anda sambil membersihkan semua energi negatif yang dihasilkan dari pengaruh luar diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI: MENJAGA LISAN DAN KATA-KATA TERTULIS DALAM BAHASA POSITIF

“Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik.”~Djajendra

Setiap lisan dan kata-kata tertulis kita selalu diingat oleh orang-orang di sekitar kita. Walau kita sudah tidak ada lagi dalam kehidupan dunia ini, tetapi lisan kita dan tulisan kita selalu diingat. Ucapan yang baik dan kata-kata yang baik sangatlah penting agar diri kita menjadi kenangan baik bagi siapapun. Bila kita berucap dan menulis hal-hal negatif, maka kita pasti meninggalkan kenangan buruk bagi orang-orang di sekitar kita.

Komunikasi yang baik selalu berbicara tentang kebaikan dan kebenaran. Kebaikan dan kebenaran disampaikan dengan kata-kata positif dan lisan yang penuh persahabatan. Setiap ucapan haruslah terukur dan memberi pesan yang sejuk. Setiap kata-kata haruslah tersusun untuk menghormati semua orang. Berbicaralah dengan kebenaran dan berbicaralah dengan positif untuk kedamaian hidup. Jadilah energi positif melalui lisan dan kata-kata tertulis bagi kedamaian dan keharmonisan bersama.

Semua urusan duniawi menjadi indah bila kita berucap dan berkata-kata positif. Berdoalah kepada Tuhan agar selalu diberikan niat baik dan pikiran positif sebelum berucap dan menulis. Mintalah kepada Tuhan agar lidah mengucapkan kata-kata positif yang memberi kebaikan bagi kedamaian hidup. Ucapan dan tulisan yang baik merupakan bagian penting dari keberadaan kita untuk menjalani kehidupan yang damai, sejahtera, bahagia, sehat, dan penuh persahabatan. Berbicaralah dan tulislah hal-hal baik melalui perasaan dan pikiran positif. Ucapan dan kata-kata yang Anda komunikasikan memberi tahu orang lain tentang siapa Anda; memberi tahu orang lain tentang niat, pikiran, dan perasaan Anda.

Berbicaralah tentang hal-hal yang Anda ketahui secara benar. Jangan pernah berbicara tentang hal-hal yang Anda sendiri tidak mengetahui kebenarannya. Sesuatu yang Anda mendengarnya dari orang lain, tidaklah pantas untuk Anda bicarakan kepada siapapun. Sebab, Anda sendiri tidak mendengarnya langsung, tetapi mendengarnya dari orang lain, sehingga kebenaranya belum pasti. Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik. Jangan pernah sekalipun menceritakan atau membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi hidup Anda. Berbicaralah dan menulislah hanya hal-hal baik yang berguna bagi hidup Anda dan orang lain. Jangan pernah mengatakan atau menuliskan sesuatu yang tidak benar, tidak baik, tidak bagus, tidak berguna, dan merusak kedamaian hidup.

Bahasa dan kata-kata baik adalah hadiah terindah dari Tuhan agar kita bisa membangun kehidupan yang damai dan bahagia di bumi ini. Tata bahasa, kata-kata, dan ucapan haruslah dikeluarkan dari diri kita setelah kita berdoa dan minta izin kepada Tuhan. Tuhan telah memberikan kita niat baik, pikiran positif, kata-kata baik, ucapan baik, emosi baik; sekarang, gunakan instrumen ilahi yang kita miliki ini dengan penuh hormat dan rendah hati.

Jangan pernah menyalahgunakan lisan dan kata-kata tertulis dalam bahasa negatif. Niat buruk, pikiran negatif, perasaan negatif, sifat buruk, dan rencana buruk, adalah instrumen dari kekuasaan gelap untuk kerusakan hidup. Energi negatif dari kekuasaan gelap selalu berkomunikasi dengan cara menyebarkan kebencian, menyebarkan kebohongan, menyebarkan gosip, menyebarkan fitnah, serta memiliki lisan dan tulisan untuk merusak kedamaian dan keharmonisan hidup.

Berbicaralah setelah berpikir dan merenung di dalam energi positif. Bahasa dan kata-kata negatif menghasilkan permusuhan, dendam, sakit hati, marah, konflik, dan hal-hal yang sulit disembuhkan untuk menjadi baik kembali. Jadi, tetaplah berkomunikasi dengan niat baik dan tidak pernah menyalahgunakan ucapan, sehingga kesucian kata dan bahasa tetap menjadi kunci untuk keharmonisan dan kedamaian hidup.

Bila tidak berguna, jangan diucapkan. Bila menyakiti orang lain, jangan dikatakan. Bila merusak keharmonisan sosial, jangan dibicarakan. Lebih baik tidak berbicara sama sekali daripada berbicara merusak kedamaian hidup. Diam itu emas. Berbicara buruk itu merusak. Berbicara baik dan positif itu membangun peradaban dan kemajuan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN MEMPERKAYA WAWASAN DAN PENGALAMAN

“Keragaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keragaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan.”~Djajendra

Kita semua berasal dari keberagaman dan perbedaan, yang menempati bumi secara bersama-sama, dan saling berbagi kebaikan agar bisa menjalani kehidupan yang damai. Bila kita berniat meniadakan keberagaman dan perbedaan, maka hasilnya konflik dan kekacauan, tidak akan pernah ada kedamaian. Tanpa empati dan kasih sayang,  setiap hubungan tidak akan mampu berkomunikasi dan berbagi. Perasaan paling benar membuat ego mencegah kedamaian hidup. Perasaan paling benar tidak mampu menyesuaikan diri dengan keberagaman, mampunya hanya menyalahkan yang tidak sama dan menciptakan kekacauan.

Perbedaan bersumber dari pemikiran. Bila pemikiran mampu menciptakan karakter yang saling menghormati, saling pengertian, saling mendengarkan, tanpa penghakiman; maka, kedamaian dan keindahan hidup bersama pasti terwujud. Perbedaan harus disikapi dengan memahaminya, dengan sabar, dan tidak menyalahkan yang berbeda. Setiap pemikiran haruslah berlandaskan kepada niat untuk hidup damai dan bahagia bersama-sama. Tidak boleh ada ide atau pemikiran yang menciptakan kondisi untuk memusuhi atau meniadakan perbedaan. Ide dan pemikiran yang anti keberagaman dan perbedaan adalah sumber kekacauan hidup. Siapapun yang berniat hidup damai hanya bisa didapatkan dengan cara merangkul keberagaman dan perbedaan untuk hidup bersama-sama di dalam keharmonisan.

Keberagaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keberagaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keberagaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan. Sejarah di dunia mencatat, siapapun yang bertindak untuk menghilangkan keragaman dan perbedaan, mereka pasti gagal, karena keragaman dan perbedaan merupakan kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan sudah ada di dalam setiap aspek dan dimensi kehidupan. Dunia yang kita tempati sekarang memperlihatkan indahnya keragaman dan perbedaan. Segala sesuatu di alam semesta ini berbeda dan beragam, tiada sesuatu yang sifatnya seragam. Hanya pemikiran manusialah yang menciptakan keseragaman, sedangkan kehendak Tuhan sangat terlihat dalam bentuk keragaman.

Setiap perbedaan adalah sekolah untuk belajar sesuatu agar kita menjadi lebih berpengetahuan dan berwawasan. Menyikapi perbedaan yaitu dengan menjadi diri sendiri yang asli dengan kekuatan integritas diri yang tinggi, lalu menguatkan perilaku positif dan niat baik untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup. Jadi, tidak boleh ada reaksi negatif saat melihat orang-orang yang tidak sama dengan kita. Kita semua harus jujur dan sadar untuk memahami bahwa semua orang ciptaan Tuhan, semua makhluk ciptaan Tuhan, serta apapun yang ada di langit dan di bumi adalah ciptaan dan kepunyaan Tuhan. Semua ciptaan Tuhan tersebut terus-menerus diurus sama Tuhan dengan penuh kasih sayang. Tuhan itu maha pemurah lagi maha penyayang. Semua yang ada di alam semesta ini milik Tuhan, ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, keberagaman dan perbedaan yang ada karena kehendak Tuhan ini haruslah dihormati dan dilayani dengan tulus dari empati dan kasih sayang.

Siapapun yang mengabaikan perbedaan atau menolak perbedaan, maka mereka akan kehilangan keseimbangan dalam hidup. Orang-orang yang tidak seimbang selalu memiliki pemikiran yang suka berburuk sangka dengan yang tidak sama dengan dirinya. Hal ini, merupakan benih konflik dan momen-momen pertengkaran pun akan selalu muncul di dalam realitas kehidupan sosial. Akibatnya, kedamaian hidup pasti hilang, kemarahan dan kekhawatiran selalu menjadi bagian dari aksi dan reaksi. Kondisi ini, tidak akan menguntungkan siapapun dan semua orang akan menghadapi kehidupan yang merugikan. Jelas, semakin suka orang menonjolkan perbedaan, semakin tidak mudah untuk menciptakan kedamaian dan ketertiban dalam kehidupan sosial.  Tuhanlah yang maha sempurna, sehingga tidak boleh seorang manusiapun yang merasa dirinya sebagai yang superior. Sebab, hanya Tuhan yang maha sempurna dan segala pujian hanya untuk Tuhan. Jadi, hati dan pikiran harus dibuka dengan ikhlas dan rendah hati, untuk melihat realitas kehidupan yang tumbuh dan berkembang di dalam keragaman dan perbedaan. Selama merasa tinggi hati dan paling tahu semua, maka selama itu tidak mungkin bisa menghargai perbedaan dan keragaman.

Kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berpikir seperti kita. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain berkomunikasi dan bersikap seperti kita. Kita semua berbeda dan beragam, tidak bisa dipaksa atau diimpikan menjadi seragam. Oleh karena itu, kita perlu toleransi dan empati untuk bisa hidup berdampingan dengan semua ciptaan Tuhan. Saling mengenali dan menghargai perbedaan dan keragaman membuat hidup kita kaya wawasan dan kaya pengalaman.

Kenali diri sendiri dan masuklah ke dalam diri sendiri untuk memperkuat semua pemikiran, keyakinan, dan kebenaran yang ada di dalam diri Anda. Anda harus menjadi diri sendiri yang mampu menjalankan hidup Anda sesuai dengan apa yang Anda yakini. Tetapi, di dalam kehidupan sosial yang beragam dan berbeda ini, Anda harus menjaga hati dan pikiran untuk tidak menciptakan permusuhan kepada yang tidak sama dengan Anda. Jaga ucapan dan tidak bertindak melawan keberagaman. Etika kehidupan sosial dalam wujud kesopanan, kebajikan, dan persahabatan haruslah menjadi kekuatan Anda untuk bisa bergaul dan berkomuniasi melintasi batas-batas yang ada di dalam diri Anda. Kesalahpahaman dan harapan yang muncul dari anti keberagaman haruslah dihindari. Jadilah diri sendiri yang kuat dan hebat, yang cerdas sosial dalam perbedaan dan keberagaman.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSUKACITA, BERDOA, BERPUASA, BEKERJA SEPRODUKTIF MUNGKIN, DAN BERSYUKUR

“Apapun situasi hidup Anda, jadilah lebih hidup. Semakin banyak rintangan, semakin kreatif dan semakin hidup.”~Djajendra

Hidup menjadi indah bila dikelola dengan cara-cara yang positif. Tidak akan pernah ada masalah dalam hidup bila menjadikan diri sejati kuat dan bersandar kepada Tuhan. Jangan pernah memberikan waktu dan energi untuk memperbesar masalah. Jika masalah muncul, segera hilangkan dan jangan pernah terjebak. Orang-orang yang terjebak dalam masalah tidak pernah menyelesaikan masalah tersebut. Orang-orang yang memperkuat diri terdalamnya untuk mengecilkan masalah adalah orang-orang yang mudah menemukan solusi untuk masalah seberat apapun. Temukan diri Anda yang kuat dan utuh untuk menjalani kehidupan dengan cara-cara positif.

Setiap bangun pagi ucapkan terima kasih dan rasa syukur di dalam hati untuk semua kebaikan yang Anda terima. Jika hal-hal yang tidak menyenangkan hati terus-menerus muncul di pikiran Anda, hentikan segera dan ikhlaskan semuanya. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda hidup untuk kegembiraan. Jadi, energi kegembiraan di dalam diri Anda harus maksimal dan tidak boleh hilang hanya karena adanya masalah. Setiap masalah jangan pernah dibiarkan tumbuh membesar, kecilkan masalah dan hapus semua masalah dari hidup Anda.

Hidup selalu dalam perubahan dan ketidakpastian, inilah yang menjadi sumber dari masalah hidup. Artinya, masalah selalu ada, tugas Anda mengecilkan dan menghapusnya segera. Dalam hal ini, Anda harus fokus ke dalam diri sendiri untuk membangun kekuatan diri Anda. Bila Anda fokus ke luar diri Anda dan mengabaikan bagian yang lemah di dalam diri sendiri, maka masalah Anda akan bertambah besar. Tidak ada solusi di luar diri Anda. Solusi hanya ada di dalam diri Anda. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan diri Anda merasa cemas, khawatir, takut, tak berdaya, dan tanpa harapan. Jangan pernah melempar kesalahan atas ketidakpastian yang sedang Anda hadapi sebagai kesalahan orang lain. Anda bertanggung jawab penuh atas hidup Anda, dan jangan berharap ada orang lain yang mau bertanggung jawab terhadap masalah-masalah Anda. Hanya Anda sendirilah yang bisa membantu hidup Anda, bukan orang lain. Jadi, tidak ada gunanya menggantungkan diri kepada orang-orang yang Anda rasa lebih kuat untuk menyelesaikan masalah Anda. Temukan di dalam diri Anda orang yang paling kuat dan paling hebat itu, lalu hadapi semua masalah Anda dengan doa dan pertolongan dari Tuhan. Dan, kehendak Tuhanlah yang menjadi solusi yang paling benar, terimalah dengan ikhlas dan tetap gembira.

Tingkatkan kualitas hidup Anda dengan cara bersukacita setiap hari, berdoa setiap saat, berpuasa dalam waktu tertentu, bekerja dengan produktif setiap hari, bersyukur untuk segela hal, serta mengucapkan maaf untuk kesalahan yang disadari dan yang tidak disadari. Jadi, setiap hari tingkatkan energi positif dan biarkan seluruh energi positif Anda menciptakan pola hidup positif, imajinasi positif, gerakan dan tindakan di dalam kegembiraan dan kesenangan Anda.

Hiduplah dengan fleksibel dan mengalir di semua situasi dengan tenang dalam sukacita. Hidup ini hanya singkat dan semua pertemuan dengan siapapun hanya sementara. Tidak ada hal permanen dalam hidup. Hidup ini hanya untuk merasakan pengalaman indah penuh sukacita. Jadi, fokuskan semua energi untuk mengenal diri sendiri dan menguatkan diri sendiri. Kenali pikiran Anda, kenali emosi Anda, kenali perilaku Anda, kenali suara hati Anda, kenali jiwa Anda, kenali tubuh Anda, kenali intuisi Anda, dan kenali diri sejati Anda di semua aspek hidupnya. Sama sekali tidak ada gunanya sebuah kehidupan yang dijalani tanpa mengenal diri sendiri dengan sempurna. Sebab, kehidupan positif baru dapat dijalani bila sudah mengenal diri sendiri dengan sejujur-jujurnya.

Apapun situasi hidup Anda, jadilah lebih hidup. Semakin banyak rintangan, semakin kreatif dan semakin hidup. Tinggal dan hidup dalam energi kreatif, sehingga semua perubahan dan ketidakpastian mampu dijawab dengan solusi kreatif. Dan yang pasti, ketika Anda hidup dalam energi kreatif, maka setiap masalah yang tercipta mampu Anda selesaikan segera. Jadi, begitu masalah masuk ke dalam hidup Anda, energi kreatif Anda langsung menemukan solusi yang dibutuhkan. Jadi, kapan pun Anda tergelincir ke dalam masalah atau kesulitan hidup, Anda tinggal memanggil diri terkuat Anda, lalu mengajaknya menciptakan solusi dan menghapus masalah dengan segera.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESABARAN ADALAH KEKUATAN UNTUK MENJALANI KEHIDUPAN YANG HEBAT

“Kesabaran itu sangat pahit dan sangat tidak enak, namun, pada akhirnya, menghasilkan kenikmatan, kesejahteraan, dan keindahan untuk selamanya.”~Djajendra

Hidup itu sebuah perjalanan melalui proses yang tak terduga sebelumnya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan dialami dirinya di sepanjang hidup. Ketidakpastian dan perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran sebagai kekuatan untuk menemani hidup di sepanjang jalan. Bila Anda kehilangan kesabaran, Anda menjadi kacau dan tidak mampu fokus menuju mimpi dan tujuan hidup Anda. Bila Anda mampu menumbuhkan kesabaran, ketenangan, ketabahan, keikhlasan, optimisme, dan sikap syukur kepada Tuhan; maka, semua mimpi-mimpi Anda pasti menjadi kenyataan.

Kesabaran bukan berarti pasrah dan diam, tetapi selalu mengatur strategi yang tepat dan waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang Anda impikan. Dalam hal ini, kemampuan untuk menunggu haruslah diisi dengan aktivitas-aktivitas yang sangat produktif, sehingga ketika waktunya tiba, Anda siap mengambil peluang yang Anda impikan, untuk mendapatkan sukses yang Anda tunggu-tunggu dengan penuh kesabaran.

Kesabaran bila dikombinasikan dengan ketekunan, disiplin, kerja keras, integritas, kualitas, dan mental pemenang; maka, Anda akan memiliki kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh rintangan atau pun kesulitan sebesar apapun, hanya kehendak Tuhanlah yang bisa merubah semua rencana hebat Anda. Kesabaran Anda itu menjadi sikap yang begitu tenang dan santai untuk menunggu pencapaian sukses yang hebat. Jadi, walaupun kesabaran itu tidak mudah dan sangat pahit rasanya, namun dia memiliki efek magis untuk melenyapkan semua kesulitan hidup Anda. Tanpa kesabaran tidak ada kesuksesan. Kesabaran sangat diperlukan, sebab semua keinginan dan mimpi tidak bisa dihasilkan dengan segera. Intinya, Anda harus menabur, merawat, dan menunggu dengan sabar agar bisa menuai hasil terbaik.

Kesabaran berarti Anda menunggu situasi yang tepat, dan selama menunggu, Anda masuk ke dalam diri sendiri untuk bertanya pada diri sendiri, menyadari yang Anda tunggu, mengerti akan hal yang Anda tunggu, serta memahami dampak dari hal yang Anda tunggu dengan sabar.  Kemudian, Anda juga menyerahkan semua hasil akhirnya kepada kehendak Tuhan. Jadi, kesabaran adalah bagian dari kerja keras yang hebat untuk mewujudkan mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan. Di sepanjang kesabaran Anda, Anda harus bersujud syukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang Anda dapatkan dalam hidup Anda. Tidak boleh berkeluh-kesah ataupun melihat dari sudut pandang kekurangan. Anda harus melatih dan menyiapkan indera Anda, untuk mendapatkan sudut pandang yang positif, dari segala sesuatu yang Anda dapatkan di sepanjang hidup Anda.

Kesabaran adalah bagian terpenting untuk meningkatkan kualitas iman atas segala ketidakpastian di dalam hidup. Kesabaran menciptakan energi positif untuk mengantar Anda mencapai apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hidup. Kesabaran meningkatkan kepercayaan diri untuk bergerak dengan tenang melalui strategi yang hebat. Kesabaran menguatkan diri Anda untuk fokus dengan sangat tajam pada proses hidup agar Anda bisa mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan. Tuhan pasti memberkati Anda yang hidupnya sangat sabar dan sangat produktif di dalam kerja keras untuk sukses.

Kesabaran adalah kebajikan dan latihan menahan diri dalam situasi yang tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, ketika badai kehidupan menghempaskan Anda ke dalam keadaan hidup yang buruk, maka Anda harus sabar dan tenang agar seluruh energi dan waktu Anda dapat digunakan untuk mengangkat Anda keluar dari badai yang berat itu. Kesabaran Anda memungkinkan Anda untuk melanjutkan perjalanan menuju sukses yang Anda impikan. Kesabaran Anda membuat Anda tidak terprovokasi oleh realitas hidup yang tidak bersahabat. Kesabaran Anda membuat batin dan mental Anda tidak mempan oleh semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda. Orang-orang yang tidak sabar dan tidak produktif pasti berakhir hidupnya sebagai orang-orang gagal, karena mereka menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk melayani energi negatif dan menghindari perubahan.

Orang-orang sabar selalu hidup dalam sukacita, doa, dan rasa syukur walau mereka harus menjalani hari-harinya dengan pengalaman hidup yang sangat pahit. Mereka selalu tenang dan tidak pernah bereaksi terhadap provokasi. Mereka memilih jalan hidup yang produktif dan terus-menerus melatih mental pemenang untuk siap mendapatkan sukses. Mereka tidak terguncang dan terpengaruh secara negatif atas peristiwa hidup yang sangat merugikan. Mereka tetap berdoa dan bersyukur dalam tingkat kesabaran yang tinggi, lalu melanjutkan perjalanan hidup untuk meraih kemenangan.

Kesabaran meningkatkan moralitas diri dan mengembangkan kepribadian positif yang unggul. Kesabaran menciptakan energi tenang sebagai kekuatan untuk memilih keputusan yang paling unggul. Kesabaran memberi kekuatan untuk berpikir positif di dalam sikap rendah hati, sehingga segala amarah dan stres pun lenyap. Kesabaran membuat diri Anda berpikir dengan akal sehat dan menggunakan logika yang tepat.

Kemenangan dan kesuksesan hanya dimiliki oleh orang-orang yang hebat dengan kesabarannya untuk bekerja lebih hebat. Kesabaran memiliki efek menguntungkan dan menyembuhkan diri dari kesulitan. Kesabaran menciptakan jalan dan keadaan untuk berpikir tenang menuju kesuksesan yang diimpikan. Kesabaran mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN ADALAH KEBENARAN HIDUP

“Hukum alam telah menyiapkan kedamaian, keharmonisan, keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan bagi semua orang. Syaratnya, semua orang harus saling menerima dan mengenali perbedaan dan keragaman yang menjadi bagian dari hukum alam.”~Djajendra

Hidup yang benar dan lurus ada di dalam keragaman dan perbedaan. Siapapun yang tidak menghendaki keragaman dan perbedaan, maka dirinya sedang melawan kebenaran hidup. Keharmonisan dan kedamaian hidup akan terwujud bila terbentuk kesatuan hati dalam toleransi untuk keragaman dan perbedaan.

Manusia diciptakan dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan terlihat dari bentuk fisik, bahasa, budaya, pola kehidupan sosial, jenis makanan, ideologi, agama, keyakinan, kepercayaan, impian, pikiran, persepsi, suara, sidik jari, pilihan politik, pilihan pekerjaan, profesi, penampilan, cara berpakaian, dan sangat banyak realitas yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan adalah kebenaran hidup. Intinya, keragaman dan perbedaan adalah hukum alam, sama seperti hukum gravitasi. Jadi, sangatlah keliru bila keragaman dan perbedaan dipermasalahkan dalam hidup, sebab sama saja seperti sedang mempermasalahkan hukum alam. Mempermasalahkan hukum alam adalah perbuatan sia-sia yang tidak akan pernah ada solusinya.

Orang-orang pintar pasti memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerima perbedaan dan keragaman dengan toleransi yang tinggi. Hanya orang-orang yang kehilangan kesadaran untuk memahami hukum alam akan mempertanyakan atau mempermasalahkan perbedaan dan keragaman. Hidup ini tidak diciptakan untuk menjadi seragam, tetapi diciptakan untuk menjadi berbeda-beda dalam kompleksitas yang tidak mudah dipahami dengan pikiran. Diperlukan hati nurani yang penuh cinta, kasih sayang, empati, peduli, toleransi, dan kebaikan, agar dapat menerima perbedaan dan keragaman dengan bahagia. Jadi, akal saja tidak cukup untuk menerima perbedaan dan keragaman, diperlukan cinta dan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup agar kita bisa berdampingan dengan bahagia bersama perbedaan dan keragaman.

Perbedaan dan keragaman adalah realitas dari kehidupan sosial yang tidak bisa diabaikan. Sekali seseorang mengabaikan atau memusuhi perbedaan, maka dia tidak akan pernah memiliki hubungan sosial yang baik dengan semua golongan. Dia akan terkucilkan dan menjadi kecil di golongan yang dia anggap paling benar. Dia tidak bisa merasakan keindahan hidup dalam warna-warni keragaman.

Karena keragaman dan perbedaan merupakan hukum alam, maka diperlukan toleransi dan empati untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Bila di sebuah lingkungan terjadi permusuhan terhadap keragaman dan perbedaan, maka kedamaian dan keharmonisan akan hilang seketika dan digantikan dengan penderitaan. Menentang keragaman dan perbedaan pasti menimbulkan dampak negatif yang merugikan kehidupan sosial bagi semua orang. Jadi, walaupun hidup dalam perbedaan dan keragaman, tidaklah perlu mempermasalahkannya. Layani saja perbedaan dan keragaman dengan pandangan dan perilaku positif. Anda tidak perlu mencegah keragaman, karena hal itu tidak mungkin bisa dilakukan. Orang-orang yang mencegah perbedaan dan keragaman biasanya sangat menikmati perilaku negatif mereka. Dan, hasilnya, mereka akan menciptakan ketakutan dan permusuhan yang berakibat pada hilangnya kedamaian di dalam kehidupan sosial. Perasaan saling curiga dan perasaan dendam yang penuh kebenciaan akan menjadi energi perlawanan yang mengakibatkan hilangnya cinta, damai, kasih sayang, toleransi, peduli, dan saling membantu.

Seperti kata orang bijak bahwa di dunia ini, semua dirancang untuk menguji manusia. Keyakinan dan pemikiran manusia dihadapkan dengan hukum alam. Pastinya, hukum alam adalah kebenaran absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Sedangkan, keyakinan dan pemikiran manusia sangat terbatas. Keyakinan dan pemikiran manusia terbatas oleh kemampuan pancainderanya, seperti: penglihatan, pendengaran, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi, manusia yang gagal memahami hukum alam pasti tidak akan pernah lulus ujian dari kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL ANDA MEMUDAHKAN ANDA UNTUK BEKERJA DALAM KERAGAMAN DAN PERBEDAAN

“Jika Anda bersedia untuk melihat diri sendiri dengan jujur, maka Anda mudah menemukan kekuatan dan kelemahan diri sendiri untuk menata kehidupan terbaik.”~Djajendra

Kodrat kehidupan manusia adalah perbedaan dan keragaman. Tidak ada seorang pun yang mampu menentang kehendak Tuhan atas kehidupan manusia di dalam perbedaan dan keragaman. Oleh karena itu, kita hanya punya satu pilihan untuk bisa hidup berdampingan. Pilihan tersebut adalah merangkul semua pemikiran dan kepribadian yang berbeda. Kita harus pahami bahwa kita semua memiliki kepribadian yang berbeda, cara berpikir yang berbeda, cara mengekspresikan emosi yang berbeda, kebutuhan yang berbeda, keinginan yang berbeda, dan harapan yang berbeda. Jadi, kita tidak hidup untuk memaksa maunya kita, tetapi kita hidup untuk menjalin hubungan yang baik dengan semua orang yang berbeda dan beragam.

Untuk bisa hidup harmonis di dalam perbedaan dan keragaman, Anda harus memiliki kecerdasan emosional yang baik. Kecerdasan emosional yang baik menjadikan Anda lebih bijaksana dan lebih pandai untuk menjalani kehidupan yang berkualitas di tengah-tengah perbedaan dan keragaman.

Ketika Anda sudah terbiasa untuk mengenali emosi Anda, dan memahami maunya pikiran Anda, maka Anda bisa mengendalikan diri Anda agar tidak menciptakan konflik dalam hubungan sosial Anda. Emosi Anda yang cerdas dan positif mampu mempengaruhi orang-orang di sekitar Anda. Kemampuan Anda untuk tetap tenang dan terkendali saat menghadapi situasi dan peristiwa yang tidak menyenangkan, akan membantu perasaan Anda untuk mengelola hubungan yang lebih baik dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Keberhasilan karir di tempat kerja sangat ditentukan oleh kecerdasan emosional Anda. Semakin berkualitas kecerdasan emosional Anda, semakin mudah Anda beradaptasi dengan berbagai situasi dan peristiwa di tempat kerja. Anda mudah terhubung dan bekerja sama dengan atasan, rekan kerja, bawahan, pelanggan, dan semua pemangku kepentingan yang lainnya. Anda mampu secara konsisten bersikap baik, bijaksana, pandai, tenang, dan merasakan kebutuhan emosional orang lain. Anda mampu menjadi pendengar yang baik dan memahami pola pikir orang lain.

Bila Anda memiliki kecerdasan emosional yang tinggi; maka, apa pun situasi dan peristiwa yang sedang Anda hadapi, Anda tidak pernah tersinggung atau marah. Anda peduli dan memberikan perhatian untuk menciptakan situasi dan peristiwa menjadi positif. Inilah dampak positif bila Anda memiliki kecerdasan emosional yang baik.

Bagaimana cara Anda memiliki kecerdasan emosional?

Untuk memiliki kecerdasan emosional, Anda harus berlatih dan membiasakan diri untuk memahami emosi dan pola pikir Anda. Jelas, yang pertama, Anda harus sadar diri dulu. Anda harus memiliki kesadaran diri untuk belajar tentang diri sendiri dan memahami emosi-emosi yang sering dihasilkan oleh diri Anda. Dalam hal ini, Anda harus sadar dan memiliki komitmen agar emosi-emosi yang tidak baik dapat Anda kontrol, serta tidak membiarkannya keluar dari diri Anda. Menjadi jujur kepada diri sendiri untuk melihat kekurangan dan kekuatan diri sendiri sangatlah penting dalam membangun kecerdasan emosional Anda. Intinya, integritas Anda merupakan fondasi terpenting dalam memperkuat kecerdasan emosional Anda.

Anda juga harus memiliki disiplin dan aturan-aturan dari niat Anda untuk mengendalikan diri Anda. Dalam hal ini, Anda harus memiliki aturan-aturan untuk diri sendiri agar tidak mudah marah, tidak mudah cemburu, tidak mudah khawatir, tidak mudah takut, tidak ceroboh, tidak makan berlebihan, tidak bereaksi secara berlebihan, dan tidak berpikir negatif. Anda harus memiliki aturan-aturan untuk diri sendiri agar selalu tenang dalam menghadapi berbagai situasi; selalu merasa nyaman dan bersyukur dengan semua peristiwa kehidupan yang harus Anda hadapi; selalu merasa bertanggung jawab untuk menjadikan diri Anda lebih bahagia; selalu mampu menjaga pola makan yang sehat; dan mampu mengatakan tidak untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan kebaikan hidup Anda.

Kecerdasan emosional menjadi konsisten bila Anda memiliki motivasi yang tinggi, untuk selalu cerdas emosi dalam menghadapi berbagai situasi dan peristiwa kehidupan. Dalam hal ini, Anda harus bersedia untuk berlatih dan membiasakan emosi-emosi baik menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Apa pun situasi dan peristiwanya Anda mampu menjaga motivasi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik bagi kebahagiaan hidup Anda.

Empati dan keterampilan sosial merupakan pengetahuan yang wajib Anda miliki untuk memperkuat kecerdasan emosional Anda. Empati Anda mampu memahami isi hati dan isi pikiran orang lain. Keterampilan sosial Anda menjadikan Anda mudah berkomunikasi dan terhubung dengan kepribadian yang berbeda dan beragam. Jadi, empati dan keterampilan sosial Anda memudahkan Anda untuk berhubungan dengan orang lain. Dan, Anda juga mampu memahami kebutuhan, keinginan, dan harapan orang lain sehingga mudah memberikan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan oleh orang lain.

Kecerdasan emosional sangatlah penting untuk menjadikan Anda memahami berbagai realitas kehidupan di tempat kerja. Anda yang cerdas emosional menjadi mudah memahami pola pikir orang lain; mudah memahami emosi-emosi yang muncul di lingkungan kerja Anda; Anda mampu memiliki kerendahan hati untuk memahami orang lain; Anda mampu tampil penuh percaya diri dan berani bersikap; Anda mampu tampil tenang dan fokus pada solusi; Anda tidak akan terjebak oleh pujian dan sanjungan;  dan Anda juga mampu bereaksi positif terhadap situasi stres.

Orang-orang yang cerdas emosi tidak suka menyalahkan orang lain atau menjadi marah pada mereka. Orang-orang yang cerdas emosi selalu terkendali dan bijaksana dalam memahami realitas yang ada. Mereka menjaga emosi di bawah kontrol pikiran positif. Mereka bersedia meminta maaf dan memaafkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHAPUS BUDAYA SALING MENYALAHKAN DI TEMPAT KERJA

“Ketika satu jari menunjuk orang lain, empat jari yang lain menunjuk diri sendiri. Hidup bukanlah permainan salah-menyalahkan. Hidup adalah permainan untuk mengerti dan mengelola segala sesuatu dengan tanggung jawab.”~Djajendra

Ketika target tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika tujuan tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika hati tidak damai, orang lain yang disalahkan. Ketika pengeluaran besar dan kebutuhan tidak terpenuhi, orang lain yang disalahkan. Ketika karir tidak naik-naik, orang lain yang disalahkan. Ketika pimpinan menilai kinerjanya dengan rendah, orang lain yang disalahkan. Ya, apapun kejadian yang merugikan dirinya, orang lain yang disalahkan. Mental menyalahkan orang lain sangatlah berbahaya di tempat kerja.

Perilaku yang sering menyalahkan orang lain di tempat kerja adalah perilaku yang gagal untuk bertanggung jawab atas keberadaannya di tempat kerja. Orang-orang yang terbiasa menyalahkan orang lain hidupnya berpusat pada masalah demi masalah, mereka selalu menganggap dirinya sebagai korban, selalu mengasihani diri sendiri atas berbagai peristiwa yang menunjukkan ketidakmampuan untuk bertanggung jawab.

Orang dengan mentalitas dan perilaku yang selalu merasa sebagai korban, tidak akan pernah menghasilkan kinerja dan prestasi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menghindari tanggung jawab, serta sangat pintar untuk memainkan peran kemalangan atau ketidakadilan atas dirinya. Mereka selalu bersembunyi di dalam alasan demi alasan, sehingga tidak bisa diandalkan untuk menjadi energi positif dalam membangun keberhasilan organisasi.

Seorang karyawan dengan mentalitas korban dapat menimbulkan masalah nyata bagi kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, tim manajemen yang baik pasti segera menangani penyakit salah-menyalahkan agar tidak merusak moral dan produktivitas di tempat kerja. Membiarkan kebiasaan salah-menyalahkan di tempat kerja, sama saja seperti menyetujui untuk kegagalan dalam pencapaian kinerja.

Berurusan dengan mentalitas korban memang tidak mudah. Persepsi dan keyakinan dirinya sebagai korban dari perlakukan tidak adil; korban dari intimidasi; korban dari diskriminasi; korban dari sistem; korban dari hubungan tidak baik; dan korban dari apapun yang dia inginkan. Jadi, perlu dipahami bahwa mental dan perilaku dia selalu mencurigai orang lain sebagai penyebab ketidakmampuan dirinya dalam mencapai prestasi. Jelas, orang-orang mentalitas korban haruslah segera diperbaiki, kalau tidak bisa diperbaiki lagi, segeralah keluarkan mereka dari struktur organisasi agar tidak merusak proses kerja.

Perusahaan yang berbudaya unggul selalu mampu menangani orang-orang bermental salah-menyalahkan. Penegakkan etika yang konsisten dan profesional dapat menghindari kerusakan moral kerja akibat salah-menyalahkan. Menyiapkan pedoman tata krama dan kode etik, lalu dijalankan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab akan mengurangi budaya salah-menyalahkan di tempat kerja. Membiarkan budaya korban dan salah-menyalahkan di tempat kerja hanya akan merusak produktivitas, merusak hubungan kerja, dan merusak kepercayaan di dalam proses kerja. Dampaknya, semua orang selalu berada dalam konflik dan politik kantor, yang sibuk mengurusi sama-sama lain dan lupa untuk bekerja dengan efektif.

Profesionalisme dan budaya kerja yang kuat harus ditegaskan melalui standar perilaku kerja. Jadi, setiap karyawan di tempat kerja wajib memberikan pertanggung jawaban atas pekerjaan dan hubungan kerja. Tidak boleh ada alasan untuk pembenaran atas kelemahan dalam hubungan kerja. Setiap orang harus terlatih untuk mengendalikan situasi dan menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu, tanpa alasan.

Setiap karyawan dibangun dalam bangunan kerja tim yang solid. Perasaan syukur, terima kasih, dan rasa bersatu dengan yang lain harus dikuatkan agar perilaku menyalahkan hilang. Dan juga, pengembangan kepercayaan diri harus lebih dikuatkan agar apapun situasinya dapat dilalui dengan keberanian dan penuh tanggung jawab

Penguatan komunikasi dan hubungan yang etis di dalam budaya kerja harus selalu menjadi perhatian dan kepedulian setiap orang. Dalam hal ini, manajemen harus memiliki inisiatif untuk memberikan pelatihan dan motivasi yang terus-menerus agar setiap orang memiliki kesadaran untuk berkinerja, dan tidak menjadikan dirinya sebagai korban dalam proses kerja.

Manajemen tidak boleh membiarkan standar kerja dan standar perilaku terganggu oleh realitas apapun. Standar yang kuat akan membantu sistem dalam proses kerja. Jadi, tim manajemen harus selalu bertindak cepat untuk menyelamatkan standar kerja dan standar perilaku agar budaya salah-menyelahkan tidak berlanjut dalam konflik panjang yang berlarut-larut.

Setiap karyawan harus ikhlas dan tulus dalam menerima tanggung jawab, serta memiliki integritas yang tinggi untuk menyelesaikan semua tugas, tanpa menyalahkan satu sama lain. Di samping itu, semua karyawan harus dilatih dan dibiasakan untuk dapat mengontrol reaksi terhadap realitas yang sulit, serta menjadi kreatif untuk mengatasi masalah-masalah yang merusak hubungan kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN BERBAGI BERITA BURUK

“Berita buruk meracuni diri sendiri serta membuat hidup tidak damai.”~Djajendra

Berita buruk, seperti: berita yang saling menghina dan merendahkan pihak yang tidak disukai dapat merusak kebahagiaan hidup. Berita buruk tidak menguntungkan siapapun, hanya meningkatkan stres. Berita buruk yang diterima setiap hari akan membentuk kebiasaan mental dan emosi untuk membenci yang tidak sepaham. Berita buruk dihasilkan dari pemikiran buruk dan kepentingan dari hati nurani yang buruk.

Mungkin Anda terhubung dengan keluarga besar dan kelompok Anda melalui media sosial. Pastinya Anda juga selalu ingin memanfaatkan media sosial dengan cara yang sehat. Media sosial yang sehat dan berkualitas selalu menjaga komunikasi dalam kabar baik. Komunikasi dengan kabar baik meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan hidup. Komunikasi dengan kabar buruk meningkatkan ketidakbahagiaan. Intinya, bila Anda suka berbagi berita-berita yang bersumber dari kebencian kepada keluarga besar atau kelompok Anda, maka hal itu sama saja seperti Anda sedang membuat hidup mereka tidak bahagia dan penuh rasa takut.

Ketika Anda berbagi atau mengirimkan berita buruk atau gambar yang penuh energi negatif, maka orang yang menerimanya berpotensi terpengaruh dan menarik energi negatif dari yang Anda kirim tersebut ke dalam dirinya. Energi negatif tersebut secara tidak sadar akan memicu stres dan perasaan tidak bahagia. Energi negatif menciptakan kehidupan yang penuh prasangka buruk, curiga, marah, khawatir, kesal, takut, merasa tidak adil, dan semua hal-hal negatif secara kreatif tertanam di dalam diri. Jelas, semua energi negatif tersebut menjadi benih yang hebat untuk menjadikan kehidupan Anda dan keluarga dalam kekurangan dan ketidakbahagiaan.

Tulisan-tulisan yang saling menghujat dan saling tidak menghargai adalah sumber energi negatif. Hal ini, seperti membuka gerbang untuk menuju ke arah kegelapan. Orang-orang yang suka berbagi berita buruk adalah orang-orang yang sedang meracuni pikiran dan kebahagiaan orang lain. Sudah bukan rahasia lagi bahwa membaca berita buruk seperti menarik hal-hal tidak baik ke dalam kehidupan diri sendiri. Ketika Anda mendengarkan berita-berita negatif, hati Anda pasti tidak nyaman dan tidak senang. Bila setiap hari Anda kecanduan untuk mengikuti berita-berita buruk dan negatif, maka kebahagiaan dan kedamaian hidup akan menjauh dari Anda.

Bila Anda tertarik untuk mengikuti dan membaca berita-berita negatif, maka Anda seperti menyiapkan diri untuk menanam benih-benih negatif ke dalam alam bawah sadar Anda. Dampaknya, tanpa Anda sadari, Anda akan mulai membenci dan merasa tidak adil dengan orang-orang yang berlawanan pola pikir dengan diri Anda. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk menghindari berita buruk dari sumber manapun. Fokuskan perhatian untuk menerima berita baik yang mendorong kualitas kebahagiaan Anda.

Pesan-pesan yang menyebarkan kebencian dan rasa takut membuat suasana kehidupan tidak damai. Hilangkan kebiasaan untuk menghakimi dan menilai orang lain. Kuatkan empati dan kasih sayang untuk memahami perbedaan. Intinya, sangatlah bijak bila Anda memblokir sumber energi negatif, serta tidak berbagi berita buruk kepada siapapun, apalagi kepada lingkungan keluarga Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BERGAUL DI TEMPAT KERJA

motivasi-26092016

“Tempat kerja adalah tempat bergaul bagi perilaku produktif untuk menghasilkan kinerja terbaik.”~Djajendra

Ketika karyawan sudah terbiasa menjalankan etika bergaul di tempat kerja secara profesional; maka, hubungan kerja yang sehat, kuat, etis, produktif, dan menyenangkan, akan tercipta untuk membahagiakan semua stakeholders.

Hubungan kerja tidaklah selalu mudah. Pikiran dan kepentingan yang berbeda bisa menjadi rintangan dalam merawat hubungan kerja yang positif dan profesional. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja harus memiliki tanggung jawab moral yang tinggi untuk menegakkan etika di semua aspek kerja. Dalam hal ini, sangat diperlukan hubungan kerja yang etis untuk mendorong pergaulan yang etis di tempat kerja. Ketika etika bergaul terimplementasi dengan baik di tempat kerja, maka setiap karyawan akan sadar untuk memiliki tanggung jawab dalam membentuk tempat kerja yang etis bagi semua pemangku kepentingan.

Etika bergaul di tempat kerja bersumber dari kemampuan karyawan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dalam hal ini, karyawan memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk berperilaku sesuai kode etik dan etika bisnis perusahaan. Walaupun kode etik dan etika bisnis sifatnya normatif dan teori, tetapi bila karyawan sadar untuk menjadikannya sebagai perilaku, maka mereka akan terus-menerus berlatih dan membiasakan semua yang normatif tersebut menjadi perilaku nyata di tempat kerja.

Pergaulan etis membutuhkan dasar komunikasi yang bersumber dari pikiran dan emosi positif. Intinya, walaupun karyawan sudah menguasai cara berkomunikasi yang baik, tetapi tanpa kekuatan etika dan moralitas di dalam kepribadian dan karakter kerjanya, maka komunikasi yang baik tersebut tidak akan mampu menyentuh hati dan logika orang lain.

Berkomunikasi di tempat kerja berarti karyawan memahami kebutuhan proses kerja, serta mampu mengekspresikan etos kerja untuk melayani kebutuhan proses kerja dengan profesional. Komunikasi kerja yang etis dengan perilaku etis dapat melancarkan proses kerja di dalam integritas dan akuntabilitas yang tinggi.

Etika bergaul di tempat kerja dapat terimplementasi dan terinternalisasi dengan baik, bila pimpinan dan manajemen perusahaan mampu mengembangkan sistem dan budaya organisasi, untuk mengelola hubungan antar karyawan dengan perilaku yang etis. Jelas, dalam hal ini, perusahaan harus mengeksplorasi nilai-nilai terbaik yang diinginkan di dalam budaya organisasi. Nilai-nilai terbaik inilah yang nantinya akan menjadi perilaku, sikap, etos, dan karakter kerja karyawan. Di awali dari nilai-nilai pilihan, lalu nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai standar perilaku kerja yang secara otomatis membangun perilaku organisasi dalam wujud budaya.

Etika pergaulan di tempat kerja haruslah menjadi budaya pergaulan di tempat kerja. Jadi, setiap karyawan harus sadar bahwa keberadaan mereka di tempat kerja adalah untuk memberikan kontribusi dan pelayanan yang etis dan produktif. Mereka berada di tempat kerja untuk bekerja dengan segala kemampuan bagi terciptanya kinerja terbaik. Oleh karena itu, tidak boleh ada perilaku yang merintangi atau menghalangi terciptanya kinerja yang produktif di tempat kerja.

Etika bergaul yang etis dengan integritas dan akuntabilitas dapat menciptakan energi positif di lingkungan perusahaan. Hal ini, menjadi kekuatan untuk memperbaiki masalah hubungan tidak harmonis antara karyawan. Bila perilaku etis sudah benar-benar terinternalisasi di dalam perilaku kerja karyawan, maka sangat mudah bagi manajemen untuk memperbaiki perilaku yang tidak pantas, serta mempromosikan tempat kerja yang terstruktur dalam budaya kuat dan produktif.

Pergaulan yang etis di tempat kerja menawarkan kenyamanan, kesenangan, kebahagiaan, kesehatan mental, dan kondisi kerja yang positif bagi setiap karyawan.

Etika pergaulan mendorong terciptanya perilaku berdasarkan nilai-nilai moralitas positif. Kondisi ini menjadikan tempat kerja berbudaya adil, terbuka, bertanggung jawab, tidak ada permusuhan, tidak ada diskriminasi, tidak ada pilih kasih, tidak ada pelecehan, tidak ada konflik kepentingan, tidak ada kebohongan, tidak ada perilaku dan tindakan yang merugikan stakeholders. Jadi, semua karyawan selalu merasa bahagia di tempat kerja sehingga benar-benar bisa fokus bekerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI DI TEMPAT KERJA

motivasi-23092016

“Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi di tempat kerja, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.”~Djajendra+

Karyawan yang pintar mengkomunikasikan pekerjaan dan ide-ide di tempat kerja; karyawan yang pintar bergaul dan menjunjung tinggi etika komunikasi di tempat kerja; karyawan yang pintar bersikap rendah hati dalam hubungan kerja dengan atasan, kolega, bawahan, dan pemangku kepentingan lainnya; adalah karyawan yang mudah mendapatkan karir terbaik.

Komunikasi di tempat kerja sangat penting bagi pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan wajib menguasai cara berkomunikasi yang baik dan etis, seperti: menggunakan bahasa tubuh yang sopan dan pilihan kata-kata yang positif. Gaya komunikasi dengan penampilan dan ekspresi positif dapat menciptakan suasana kerja yang lebih rileks dan menyenangkan.

Setiap pekerjaan yang dilakukan karyawan memerlukan komunikasi dengan pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan yang lain. Jadi, di dalam perusahaan, komunikasi adalah cara untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, produktif, dan berkualitas tinggi. Melalui komunikasi yang etis, kolaborasi dan koordinasi dapat mengalir di semua aspek kerja dengan penuh kualitas.

Proses kerja yang produktif hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi yang etis.Ketika karyawan mengkomunikasikan pekerjaan dan tanggung jawabnya dengan etis, maka semua fungsi dan peran di tempat kerja akan bergerak cepat dan produktif. Untuk itu, setiap karyawan harus memiliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi, yang cerdas berkomunikasi dengan memahami apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, bahasa tubuh apa yang boleh dan bahasa tubuh apa yang tidak boleh. Komunikasi dengan moralitas yang tinggi bersumber dari kepribadian yang berpikir positif dan cerdas emosional; sedangkan komunikasi yang etis bersumber dari kode etik, serta selalu menyampaikan informasi yang benar dan teruji integritasnya.

Mengkomunikasikan pekerjaan pastinya melalui sistem, prosedur, budaya positif, tata kelola yang terbaik, dan perilaku kerja yang etis. Serumit atau sesulit apapun sebuah situasi, komunikasi yang cerdas dan etis harus menjadi senjata untuk menemukan solusi terbaik.

Berkomunikasi di tempat kerja dimulai dari cara mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan data, fakta, informasi, dan logika yang masuk akal. Di sini, diperlukan kejujuran dan tanggung jawab untuk menjaga apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan dengan tepat. Jadi, bila Anda masih mengkomunikasikan pekerjaan berdasarkan persepsi yang bersumber dari keyakinan Anda, tanpa memperhatikan data dan fakta yang benar, maka Anda bisa kehilangan kepercayaan di tempat kerja.Intinya, berkomunikasilah dengan integritas yang tinggi melalui etika dan moralitas yang terpuji.

Setiap karyawan memiliki hak untuk menyampaikan ide dan gagasan. Apapun ide dan gagasan haruslah dikomunikasikan dengan baik agar dapat diterima dan diimplementasikan untuk kemajuan perusahaan. Dalam hal ini, mungkin Anda memiliki intuisi yang hebat, sehingga mampu memprediksi sebuah hasil terbaik tanpa data dan fakta. Tetapi, ingatkan diri sendiri untuk menguji intuisi tersebut dengan sebuah riset kecil sebelum Anda mengkomunikasikannya. Intinya, Anda harus selalu mengkomunikasikan ide dan gagasan Anda dengan prinsip kehati-hatian, tidak sembarangan ngomong atau sembarangan memberikan ide dan gagasan.  Ukurlah ide dan gagasan Anda dengan logika dan akal sehat. Hitunglah resiko dari ide dan gagasan Anda tersebut.

Sopan santun, etika, dan tatakrama adalah bagian penting dari gaya komunikasi di tempat kerja. Miliki kepribadian positif dengan moralitas yang tinggi agar Anda mudah bergaul dan berteman di lingkungan kerja. Dan juga, mudah bekerja sama dengan siapapun untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan produktif.

Jadilah pribadi yang konsisten dengan pikiran positif, konsisten dengan sikap rendah hati, dan selalu berargumen dengan logika yang dapat diterima oleh akal sehat. Dan, tidak pernah mengkomunikasikan apapun yang bertentangan dengan akal sehat, walaupun Anda memiliki pengalaman pribadi tentang hal tersebut.

Semua yang Anda komunikasikan di tempat kerja haruslah dapat dipetakan ke data yang aktual dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Setiap persoalan yang kompleks dan hubungan yang kompleks dikomunikasikan dengan integritas dan tanggung jawab untuk mendapatkan solusi terbaik. Miliki jiwa besar dan empati untuk mengkomunikasikan hal-hal yang tidak pernah cocok atau sulit mengatasi realitas yang ada. Ingat selalu bahwa komunikasi yang efektif adalah kemampuan Anda untuk memberikan gambaran yang jelas dan terang, sehingga semua orang dapat membayangkannya dan menerimanya dengan akal sehat.

Miliki kemampuan dan kecerdasan untuk menceritakan data, informasi, dan fakta dengan logika yang masuk akal. Cara Anda menceritakan adalah bagian penting dalam mengkomunikasikan sesuatu di tempat kerja. Pastikan cerita Anda tidak abstrak atau samar-samar; pastikan cerita Anda tidak rumit dan sulit untuk dipahami. Berceritalah dengan kata-kata yang sederhana, alur yang sederhana, dan yang mudah dicerna oleh logika siapapun.

Komunikasi yang baik di tempat kerja terjadi karena adanya pastisipasi dari semua pihak. Terima dan layani semua komunikasi yang setuju, tidak setuju, yang meminta klarifikasi, yang menolok, yang percaya, ataupun yang tidak percaya. Pastikan semua kesalahpahaman data diluruskan dengan data dan fakta yang tepat. Jadilah pribadi yang selalu terbuka dan belajar dengan rendah hati untuk melancarkan komunikasi di tempat kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HABISKAN HARI-HARI ANDA DENGAN ORANG-ORANG POSITIF

“Orang-orang positif adalah kekuatan untuk menciptakan kehidupan yang positif dan optimis.”~Djajendra

Orang-orang positif selalu berbicara tentang kebaikan; selalu berperilaku baik; selalu bersikap baik; selalu bertindak untuk kebaikan. Orang-orang positif dari hati, pikiran, dan energi tubuhnya mengeluarkan kebaikan. Bila Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan orang-orang baik, maka kehidupan Anda menjadi indah dan penuh kebahagiaan.

Orang-orang positif selalu memfokuskan energi, waktu, dan perhatian kepada kemajuan dan pertumbuhan. Mereka tidak suka mengkritik, memprotes, mencela, menggurui, menilai, dan menghakimi realitas orang lain. Mereka hanya fokus untuk mengangkat kehidupan dirinya menjadi lebih tinggi, dan membantu orang lain menjadi lebih hebat. Mereka selalu bersikap, bertindak, berbicara, mendengar, dan melayani hidup untuk kehidupan yang lebih baik.

Orang-orang positif selalu membantu dan mendorong orang lain melalui inspirasi dan motivasi. Kelilingi hidup Anda dengan orang-orang positif yang bisa memotivasi Anda untuk mencapai impian dan keinginan. Pilihlah sahabat, teman, keluarga, dan siapapun yang bisa menghormati impian dan cita-cita Anda. Pilihlah para legenda yang telah hidup berabad-abad untuk menjadikan orang lain lebih hebat hidupnya. Bacalah buku dan tulisan dari para legenda yang menginspirasi kehidupan untuk menjadi lebih baik.

Hidup ini diciptakan Tuhan untuk kebaikan dan kebahagiaan setiap orang, tetapi pikiran negatif manusia bisa menghasilkan energi negatif untuk menciptakan penderitaan. Oleh karena itu, miliki kesadaran untuk tidak terjebak dan menghabiskan kehidupan dengan orang-orang negatif. Orang-orang negatif adalah perusak kebahagiaan, keindahan, kedamaian, dan keharmonisan hidup. Orang-orang negatif adalah sumber pencipta ketakutan, kesedihan, kebohongan, keserakahan, dan berbagai tidak kebaikan. Bebaskan hidup Anda dari orang-orang negatif, dan satukan hidup Anda dengan orang-orang positif.

Jadilah pembelajar yang tumbuh di dalam nilai-nilai positif. Nilai-nilai kehidupan positif menjadikan Anda energi positif; menjadikan Anda orang positif. Semakin positif energi di dalam kehidupan Anda, semakin tinggi derajad dan kemuliaan bersemayam di dalam jiwa Anda.

Energi positif di dalam diri Anda tidak akan mengorbankan kebahagiaan hidup Anda; tidak akan merusak hubungan baik dengan orang positif lainnya; tidak akan merusak impian dan perjuangan Anda; tidak akan merusak reputasi dan kredibilitas Anda. Energi positif di dalam diri Anda akan mengarahkan hidup Anda di jalan yang optimis dan produktif.

Cara menghabiskan hidup dengan orang-orang positif adalah menjadikan diri Anda energi positif. Jadi, sebelum Anda terhubung dengan orang-orang baik, Anda harus membangun dulu diri Anda menjadi energi positif. Bila Anda sudah terbiasa dan terlatih menjadi orang positif, maka energi positif Anda akan menarik orang-orang positif untuk menyatu di dalam kehidupan Anda.

Setiap hari miliki waktu untuk menyatu dengan orang-orang positif. Pada tahap pertama, Anda bisa meluangkan waktu untuk membaca profile dan autobiografi dari para legenda pemikir positif. Sangat banyak tulisan dan buku-buku yang dihasilkan oleh para legenda pemikir positif. Bangunlah hubungan yang akrab dengan para legenda melalui pola pikir mereka. Berkembanglah bersama cara hidup para legenda pemikir positif. Dengarkan mereka dan pahami mental sukses mereka.

Bila setiap hari Anda mampu hidup bersama orang-orang positif, maka apapun yang Anda kerjakan akan menghasilkan yang terbaik. Anda akan menjadi pribadi optimis dan penuh semangat untuk menyelesaikan semua rencana dan pekerjaan Anda. Anda mampu menjadi pribadi yang berkarakter kuat untuk menuntaskan semua rintangan dan tantangan hidup. Anda Mampu memperkuat hubungan dan ikatan dengan orang lain dalam menuntaskan tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HUBUNGAN BAIK

“Ketika hidup dikelilingi orang-orang baik, maka hidup menjadi sangat indah.”~Djajendra

Hubungan baik adalah kekuatan bagi kehidupan sosial. Hubungan baik tercipta dari rasa saling menghormati dan saling menghargai. Tidak ada penghakiman ataupun penilaian dalam hubungan baik. Setiap orang saling peduli dan menyayangi satu sama lain.

Satu-satunya kepentingan dalam hubungan baik adalah menjadi sahabat yang saling melayani dan saling peduli. Tidak ada motif apapun selain untuk saling mengisi sebagai sahabat sejati.

Dalam perjalanan persahabatan akan banyak pengalaman yang berpotensi merusak atau menodai hubungan baik. Oleh karena itu, diperlukan integritas dan ketulusan untuk dapat merajut hubungan baik. Dengan memiliki integritas Anda dapat menjadi diri sendiri yang jujur dan apa adanya. Dengan menjadi pribadi yang tulus dan ikhlas, Anda dapat menerima realitas dan selalu berjiwa besar untuk menjaga hubungan persahabatan.

Sahabat yang baik mampu mengetahui apa yang terbaik untuk menjaga hubungan baik tersebut. Sebagai sahabat yang bijak tidaklah mudah terpengaruh dengan perbedaan. Dalam hubungan baik, perbedaan adalah kekayaan untuk melihat kehidupan dari pandangan yang lebih luas. Perbedaan menjadikan hubungan persahabatan lebih kuat, dan tak tergoda untuk memaksakan kehidupan dalam pandangan yang sama.

Salah pengertian dapat muncul kapan saja. Salah paham dapat hadir kapan saja. Tetapi, persahabatan yang baik mampu menghindari semua bahaya yang merusak hubungan baik.

Hubungan baik menjadi lebih kuat saat semua orang merasa bisa dipercaya. Semua perdebatan dapat diakhiri dengan senyum dan solusi. Tidak ada perilaku berpura-pura dalam prasangka buruk.

Hubungan baik adalah hubungan sesama manusia yang berusaha untuk hidup damai. Hubungan yang antusias, ramah, bersemangat, energik, dan saling menjaga di dalam kebaikan. Tidak ada iri hati, marah, dendam, kesal, khawatir, takut, dan benci. Semuanya saling menjaga diri masing-masing agar tidak menyakiti satu sama lain.

Kehidupan manusia selalu diisi dengan berbagai peristiwa baik dan tidak baik. Ada senang, ada sedih. Ada suka, ada duka. Dualitas kehidupan selalu mengisi perjalanan hidup siapapun. Oleh karena itu, dalam hubungan baik, tidaklah perlu menilai atau menghakimi tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. Biarkan semua peristiwa berjalan sebagaimana mestinya, biarkan kejadian yang terjadi, terjadi sesuai kehendaknya.

Apapun realitas dalam sebuah hubungan baik, hargai keadaan orang lain. Jangan berharap apapun dari hubungan baik tersebut. Jangan terikat secara emosional dalam hubungan baik tersebut. Tetaplah tampil netral dan selalu berpikir jernih untuk tidak mencampuri urusan orang lain.

Fokuskan perhatian pada hal-hal yang menarik dan positif dari orang lain. Bila fokus Anda pada kekurangan, maka hubungan baik tersebut berpotensi menjadi tidak baik. Sadari bahwa tidak ada seorangpun yang sempurna, semua orang hadir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, untuk menjaga hubungan baik dengan siapapun, Anda harus fokus untuk mengenal sisi baik orang lain.

Persahabatan harus mampu merangkul dan menghormati prinsip masing-masing. Persahabatan harus mampu memperlihatkan toleransi dan pengertian atas ketidaksamaan pandangan hidup. Walau berbeda bukanlah berarti menjadi lawan dan bermusuhan. Hanya orang-orang berwawasan sempit dan berpikiran negatif yang tidak menghormati perbedaan. Orang-orang berwawasan luas dan yang berpikir positif selalu merangkul perbedaan, memahami perbedaan, mendengarkan perbedaan, menghormati perbedaan, dan bahagia hidup berdampingan dengan perbedaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BEKERJASAMA DENGAN VISI DAN NILAI BERSAMA

“Setiap orang dalam tim merupakan bagian yang memberikan energi positif untuk menciptakan budaya kerja sama yang kuat.”~Djajendra

Merasa bersatu dan selalu satu persepsi adalah kekuatan yang paling penting dalam membangun kerja sama tim yang unggul. Setiap individu menjadi berharga ketika mampu membangun hubungan yang kuat dengan satu sama lain, dan bekerja untuk misi organisasi. Bekerja dengan visi dan nilai bersama merupakan fondasi untuk keberhasilan tim.

Bekerja dalam perusahaan berarti bekerja secara tim. Semua fungsi kerja dan individu harus mampu menggabungkan kompetensinya untuk menyatu dalam kerja sama. Tidak mungkin dalam kehidupan kerja dan bisnis semuanya dikerjakan oleh satu orang, diperlukan tim kerja yang andal dan berkualitas, agar bisa mencapai tujuan dan mengatasi semua hambatan tersulit. Prinsipnya, kerja bersama-sama lebih memudahkan pencapaian terbaik daripada kerja sendirian.

Hubungan kerja sama haruslah bersifat rasional dan diterima oleh akal sehat. Dalam hal ini, pimpinan harus mampu meningkatkan keterlibatan setiap individu secara rasional; mendorong motivasi individu untuk meningkatkan produktivitas; membangun hubungan antar pribadi yang solid dengan visi, nilai-nilai, dan persepsi yang sama; serta membangun jembatan untuk membuat setiap individu terhubung satu sama lain.

Diperlukan kesadaran individu untuk terhubung dan terikat dengan visi organisasi; terhubung secara produktif dan benar-benar bekerja keras untuk menciptakan kinerja tinggi; terhubung secara ikhlas dan sukarela untuk menjadi bagian dari keberhasilan tim. Dan semua ini merupakan tugas pemimpin untuk membangun kesadaran individu, lalu menyatukan mereka semua di dalam kekuatan tim yang solid dan unggul.

Keberhasilan organisasi bukan ditentukan oleh kehebatan individu, tetapi oleh kehebatan individu untuk bekerja dalam perasaan bersatu dan terhubung menjadi satu jiwa yang solid. Kekuatan persatuan dan merasa terhubung dalam satu hati di dalam tim, akan menjadikan kerja sama tim lebih kuat. Bersatu dan terhubung menjadi satu jiwa yang solid di dalam tim membutuhkan kemampuan untuk berpikir positif, mengelola ego, mengembangkan kerendahan hati, mengembangkan energi kolaborasi, berkomunikasi dan berkoordinasi secara produktif, berkomitmen menjaga kebersamaan, dan menyelesaikan konflik dengan bijak.

Setiap orang dalam tim merupakan bagian yang memberikan energi positif untuk menciptakan budaya kerja sama yang kuat. Menciptakan dan mengalirkan pola kerja sama dengan cara berbagi kompetensi, bersatu bersama nilai, berkomunikasi berdasarkan visi, dan selalu terhubung secara solid dalam situasi apapun.

Persahabatan dan perasaan senasib di sepanjang proses kerja akan menyatukan tim menjadi lebih solid. Tim yang menyatu selalu berhubungan erat dan memiliki empati dalam mencapai kinerja terbaik. Dalam hal ini, setiap individu akan menjadi kekuatan yang menyebabkan peningkatan kinerja dan produktivitas organisasi.

Kerja sama tim tidak selalu mudah, setiap hubungan berpotensi untuk saling bertentangan, dan berpotensi melalui pasang surut perjalanan bersama. Oleh karena itu, pemimpin harus selalu menciptakan suasana kerja yang optimis, penuh harapan, penuh kehangatan, dan memfasilitasi setiap individu untuk bersatu dan menyatu dalam visi organisasi. Di samping itu, pemimpin juga harus membangun budaya organisasi dan budaya kerja tim yang menciptakan kebahagiaan bersama.

Meningkatkan visi bersama tim dan meningkatkan budaya terhubung haruslah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Membangun ikatan kerja sama tim yang unggul dan menciptakan hubungan antar pribadi yang mau bekerja dalam keunggulan kompetitif, menjadi tugas penting dari pemimpin. Kebersamaan dalam kerja sama tim yang solid akan mengembangkan budaya kerja sama organisasi yang kuat. Pemimpin harus selalu hadir dan ada di dalam tim, serta membantu tim bergerak dengan produktif untuk mencapai misi organisasi.

Pemimpin harus mendengarkan pendapat setiap individu dan menyatukan mereka untuk mencapai tujuan besar organisasi. Nilai-nilai organisasi dikembangkan dan ditransformasikan menjadi energi etos kerja, dan memotivasi individu untuk beraktivitas sehari-hari di dalam tim yang berfondasikan nilai-nilai organisasi.

Visi dan nilai-nilai bersama haruslah menjadi energi untuk menyatukan dan menggerakan anggota tim. Setiap orang di dalam tim harus saling peduli satu sama lain. Pemimpin harus berkonsentrasi dengan sepenuh hati, untuk dapat merawat orang-orang agar selalu bersikap dan berperilaku sesuai nilai-nilai organisasi. Intinya, tim harus dijaga dan dirawat agar selalu menghasilkan keuntungan bagi organisasi.

Pemimpin bersama-sama setiap anggota tim harus jujur menilai diri sendiri dan berkomitmen penuh untuk menghasilkan kinerja terbaik. Dalam hal ini, integritas dan akuntabilitas harus dipromosikan dan dibuktikan oleh setiap orang melalui etos kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERILAKU MENENTUKAN KUALITAS HIDUP

“Perilaku positif adalah modal sosial dalam membangun hubungan baik dengan orang lain.”~Djajendra

Kualitas hidup ditentukan oleh perilaku hidup. Perilaku buruk membentuk kebiasaan buruk, perilaku baik membentuk kebiasaan baik. Perilaku dan kebiasaan positif menghasilkan kualitas hidup yang baik.

Jika ingin memiliki kualitas hidup terbaik, maka bentuklah perilaku dan kebiasaan hidup terbaik. Berita baiknya, Anda bisa fokus ke dalam diri sendiri untuk membentuk perilaku dan kebiasaan positif. Anda tidak perlu bergantung kepada orang lain atau dunia di luar Anda untuk membentuk perilaku positif.

Mulailah dengan hal-hal kecil dengan perilaku positif, seperti: tidak mencampuri urusan orang lain, tidak mengomentari hal-hal negatif, tidak terpengaruh dengan opini-opini orang lain, dan selalu fokus ke dalam diri sendiri agar bisa membangun kedamaian hati.

Perilaku positif harus dibiasakan agar dia membentuk cara hidup yang baik. Pada tahap awal, pembentukan perilaku positif memerlukan disiplin yang sangat tinggi. Memang semuanya tidak mudah atau terjadi begitu saja. Anda perlu bekerja keras dengan niat yang tulus untuk membentuk perilaku positif.

Perilaku positif memiliki kemungkinan lebih besar untuk kesuksesan diberbagi bidang kehidupan. Hidup menjadi lebih baik. Persepsi dan keyakinan hidup menjadi lebih positif. Semua kesulitan dan tantangan dapat dilalui dengan penuh percaya diri. Perilaku positif membentuk karakter dan kepribadian yang membawa kebaikan bagi hidup Anda dalam jangka panjang.

Tingkatkan perhatian pada hal-hal baik, atur emosi dan pikiran positif agar selalu menjadi kuat, jangan biarkan kepentingan menghalalkan segala cara.

Masalah perilaku sangat terkait dengan emosi, pola pikir, hati nurani, dan tindakan. Oleh karena itu, mengatasi masalah perilaku mengharuskan Anda untuk memeriksa kembali sikap yang mengakar terhadap perilaku Anda. Dalam hal ini, kuasai sikap yang suka diambil oleh emosi Anda; sikap yang suka diambil oleh pola pikir Anda; sikap yang suka diambil oleh hati nurani Anda; dan sikap yang suka diambil oleh tindakan Anda. Semua sikap itu harus diperiksa dan diperbaiki agar Anda secara konsisten dapat menghasilkan perilaku positif.

Anda harus proaktif mendorong pengembangan dan pengaturan diri sendiri untuk memiliki perilaku positif. Secara proaktif, berlatihlah dan belajarlah untuk membuang perilaku lama yang negatif; mau menerima perilaku baru yang positif; mau membina pola pikir positif; dan mau berusaha untuk mendisiplinkan diri dengan perilaku positif.

Dalam proses perubahan tidaklah mudah untuk langsung menjadi positif. Biasanya, pikiran negatif akan selalu muncul untuk menciptakan perilaku negatif. Dalam situasi seperti ini, Anda harus menguatkan energi positif melalui afirmasi maupun doa, jangan biarkan energi negatif menguasai mental Anda.

Dalam pembentukan perilaku positif, Anda harus melalui apa yang harus Anda lalui. Kadang, Anda harus melalui emosi negatif. Terimalah emosi negatif yang sulit itu. Jangan putus asa saat emosi negatif menghalangi perilaku positif Anda. Tenangkan diri. Ucapkan kata-kata yang baik. Hapus emosi negatif dan gantikan dengan emosi positif, lalu ciptakan perilaku positif di setiap hubungan sosial Anda.

Tingkatkan kesadaran untuk memahami pemicu perilaku negatif. Pahami pemicu yang membuat Anda sulit berperilaku positif. Apakah rasa khawatir, marah, kesal, stres, atau emosi pengganggu lainnya yang menjadi pemicu perilaku negatif Anda. Pahami semuanya dengan sabar dan tenang. Sadari bahwa semua emosi pengganggu tersebut bisa mengarahkan niat baik menjadi perilaku negatif.

Perilaku menentukan kualitas hidup. Anda harus menemukan ruang kehidupan positif agar bisa menciptakan energi positif. Menciptakan energi positif berarti Anda mengambil langkah untuk menciptakan perilaku positif. Intinya, energi positif akan mengembangkan kesadaran untuk memiliki perilaku positif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGENDALIKAN EMPATI

“Memiliki empati yang berlebihan kurang begitu baik bagi kebahagiaan diri sendiri. Dan sebaliknya, tidak memiliki empati juga menjadi tidak baik bagi kehidupan sosial dan hubungan antar manusia. Empati dalam kadar normal adalah sesuatu yang baik bagi kehidupan sosial Anda.”~Djajendra

Empati dalam arti positif adalah sesuatu yang baik, yang dapat digunakan untuk membantu orang lain dan membantu kepentingan diri sendiri. Biasanya; empati dapat dimanfaatkan untuk memahami keinginan, kebutuhan, perasaan, dan pikiran orang lain.

Kualitas atau kadar empati setiap orang tidak sama, ada beberapa orang yang mungkin sejak kecil sudah memiliki kemampuan berempati, ada juga yang memiliki empati melalui latihan dan belajar. Pada dasarnya, setiap manusia memiliki empati dalam kadar rendah sehingga tidak terlalu sensitif terhadap emosi atau perasaan orang lain. Ada beberapa orang dalam jumlah yang tidak besar memiliki karunia empati dengan kadar yang sangat tinggi. Biasanya, orang-orang dengan kadar empati yang tinggi sangat mudah menyerap energi atau emosi orang lain. Kondisi ini membuat dirinya memiliki pemahaman yang mendalam tentang persoalan hati atau perasaan orang lain.

Ketika menggunakan empati tanpa kecerdasan emosional ataupun tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan empati, maka empati akan merusak ketenangan diri sendiri, termasuk kepentingan diri sendiri menjadi terabaikan. Hal ini terjadi karena empati yang kuat menghasilkan sensasi emosional yang mampu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Sedih, senang, tertawa, cemas, takut, khawatir, menangis, marah, dan lain sebagainya dapat menular melalui respon alami empati. Jadi, disinilah Anda harus berhati-hati dan mengendalikan diri agar empati Anda tidak menyerap emosi negatif dari orang lain.

Empati dalam kadar tinggi bisa mendatangkan masalah bagi diri sendiri. Ketika seseorang dengan empati kadar tinggi terhubung ke dalam kehidupan sosial, maka dia sulit melindungi diri sendiri dari masuknya bermacam emosi dan energi dari orang-orang di sekitarnya. Tidak mungkin semua orang berenergi positif. Dalam hidup, baik dan buruk adalah realitas sehari-hari. Ada baik, pasti ada buruk. Jadi, tidak mungkin Anda bisa mengabaikan energi negatif, walau kehidupan Anda sudah sangat sadar di dalam energi positif.

Bagi orang-orang dengan kadar empati yang rendah mungkin tidak terlalu masalah dalam menghadapi realitas kehidupan sehari-hari. Sebab, mereka tidak akan mampu memahami isi hati ataupun perasaan orang lain secara spontan, sehingga tidak akan menyerap energi negatif dari orang lain. Banyak juga orang yang tidak mudah memiliki empati, dan justru mereka menjadi tidak peduli dengan perasaan ataupun kondisi kehidupan orang lain. Jadi, memiliki empati yang berlebihan kurang begitu baik bagi kebahagiaan diri sendiri. Dan sebaliknya, tidak memiliki empati juga menjadi tidak baik bagi kehidupan sosial dan hubungan antar manusia. Empati dalam kadar normal adalah sesuatu yang baik bagi kehidupan sosial dan kehidupan diri sendiri.

Ingat, bila empati Anda berlebihan, ini adalah sesuatu yang buruk, karena Anda dengan mudah dapat merasakan emosi negatif yang sedang dirasakan oleh orang lain. Di samping itu, Anda juga dengan mudah bisa membaca pikiran dan perasaan dari orang-orang di sekitar Anda. Jelas, saat Anda menyerap energi negatif dari kehidupan, hidup Anda menjadi tidak bahagia.

Sadari bahwa memiliki empati yang berlebihan adalah sebuah kelemahan bagi diri sendiri. Setelah Anda sudah sadar dan memahami bahaya dari empati yang berlebihan, mulailah gunakan akal sehat untuk tidak merasakan emosi negatif dari orang lain di sekitar Anda. Kuatkan mental dan beranikan diri untuk menjadi lebih tegas dalam hubungan dengan siapapun. Jangan biarkan kesedihan dan energi negatif orang lain masuk ke dalam hati nurani Anda. Aktifkan ego Anda agar dia membangun kesadaran pikiran positif Anda, untuk kehidupan Anda yang terbaik. Latih ego Anda untuk mengatakan kepada empati Anda bahwa diri Anda wajib bahagia, dan apa hal terbaik yang bisa dilakukan oleh empati untuk kebahagiaan diri Anda sendiri.

Sangat banyak energi negatif di sekitar kehidupan siapapun. Energi negatif mampu mengisap energi positif, sehingga energi positif menjadi tak berdaya menolong diri sendiri. Pikiran negatif, perasaan negatif, hati nurani yang negatif, adalah penyumbang energi negatif bagi kehidupan sosial. Tidak semua orang mendapatkan cinta, perhatian, keadilan, kebenaran, kejujuran, kepedulian dari kehidupan sosial. Banyak orang berenergi negatif berperan menjatuhkan tingkat energi positif orang lain, tujuannya hanya satu, yaitu:mengambil keuntungan dari kekacauan hidup orang lain. Oleh karena itu, bagi Anda yang kadar empatinya sangat tinggi wajib untuk melindungi diri sendiri dari bahaya energi negatif. Bila Anda tidak melindungi diri dari energi negatif; maka, hidup Anda akan selalu sedih, cemas, takut, dan terkurung dalam energi negatif di sepanjang waktu.

Jadilah pribadi yang mengendalikan empati melalui kesadaran diri sendiri. Gunakan empati untuk membantu diri sendiri tanpa mempersulit kehidupan diri sendiri. Memang benar dan tidak diragukan lagi kebenarannya bahwa setiap orang harus membantu kehidupan orang di sekitarnya, tetapi bantuan yang diberikan tidaklah boleh mengorbankan kebahagiaan diri sendiri. Membantu orang lain adalah perbuatan baik, tetapi bila empati Anda untuk membantu orang lain membuat hidup Anda sulit, maka Anda harus menyadarkan empati Anda untuk tidak mengabaikan diri sendiri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN TERPENGARUH DENGAN PERILAKU KACAU ORANG LAIN

“Siapapun bisa berperilaku kacau dan bertindak diluar kendali, tetapi hanya orang-orang hebat yang tetap tenang saat berhadapan dengan para pengacau.”~Djajendra

Kita hidup melalui berbagai perilaku manusia, sangat banyak perilaku negatif dari orang lain bisa merusak kebahagiaan kita. Seperti kita ketahui; hidup adalah sebuah drama dengan berbagai perilaku, sikap, kebiasaan, dan karakter yang diperankan oleh masing-masing orang. Kalau ada perilaku baik, juga ada perilaku tidak baik. Menghadapi perilaku baik pastinya sangat membahagiakan hati, tetapi saat menghadapi perilaku buruk pastilah tidak menyenangkan hati. Perilaku buruk, seperti: licik, curang, memusuhi, menciptakan kekacauan, fitnah, dan lain sebagainya, selalu membuat orang-orang di sekitarnya tidak nyaman dan tidak damai.

Bagi orang baik, perdamaian adalah lebih baik daripada kekacauan. Sebaliknya, bagi orang tidak baik, kekacauan adalah lebih baik daripada perdamaian. Dua mindset yang bertolak belakang ini adalah sesuatu yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. Intinya, ketika Anda berhadapan atau berurusan dengan seseorang yang berperilaku buruk, maka hati Anda pasti tidak bahagia, mungkin Anda marah ataupun sangat kesal. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan diri yang hebat dan bijak agar tidak terpengaruh dengan energi negatif dari para pengacau.

Melalui tulisan ini kita mencoba membangun diri yang kuat dan hebat saat berhadapan dengan perilaku negatif.

Ketika berurusan dengan orang-orang negatif janganlah terpengaruh perilaku buruk mereka. Jangan biarkan pikiran Anda tidak menerima sikap dan cara mereka yang buruk. Tetaplah tenang dan biarkan mereka berbicara atau berkomentar. Bernafaslah dalam-dalam sambil mengatakan kepada diri sendiri bahwa mereka bukan siapa-siapa, dan Anda tidak perlu menanggapi apapun. Biarkan hal-hal terjadi seperti seharusnya terjadi, jangan komentar, tenangkan diri dan tetap tersenyum santai. Ingat, walau mereka bukan orang baik, Anda harus menunjukkan sikap baik, dan jangan melayani energi negatif mereka.

Jangan menganggap remeh dengan energi negatif orang lain. Bila Anda terpengaruh dengan energi negatif orang lain, maka perilaku buruk mereka akan merangsang emosi negatif Anda. Dalam hal ini, pikiran negatif Anda dengan kreatifnya membangkitkan ego untuk membalas perilaku buruk tersebut. Singkatnya, akan terjadi konflik antara Anda dengan orang yang berperilaku buruk tersebut. Di sini, Anda pasti marah ataupun kesal yang luar biasa. Ingat, situasi ini, tidak menjadikan Anda hebat, tetapi menjadikan Anda sama seperti orang yang berperilaku buruk tersebut. Intinya, Anda dan dia yang buruk tidak ada bedanya, keduanya menjadi sama-sama buruk dan negatif.

Orang-orang yang berperilaku buruk tidak memiliki etika dan etiket; mereka terbiasa untuk mengganggu, mengambil yang bukan haknya, berteriak dengan kata-kata kotor pada orang lain, membuat gerakan bahasa tubuh yang menghina orang lain, memutar balikan kebenaran, dan seribu satu ketidakbaikan dengan mudah bisa mereka perlihatkan. Intinya, mereka bukanlah orang yang baik untuk diajak damai. Sifat tidak baik sudah merupakan bagian dari hati nuraninya. Jadi, Anda yang baik harus mau memahami realitas dari orang tidak baik, sehingga bisa menghindari energi negatif mereka dengan bijak dan sadar.

Sebagai manusia normal, tentu Anda ingin mengeluarkan ide dan argumentasi kepada orang tidak baik tersebut. Tetapi, ingat, mereka bukan orang baik, mereka juga akan berargumentasi dengan hebat, walau semua itu tidak masuk akal atau jauh dari logika. Bagi orang tidak baik, apapun akan mereka katakan hanya untuk memenangkan situasi, mereka akan ngotot walau mereka salah, mereka akan memancing marah Anda dan membuat perasaan Anda kacau. Intinya, Anda tidak perlu berharap mereka berubah menjadi baik dan sopan.

Selalu tenang dan kendalikan diri di dalam energi positif saat berurusan dengan orang-orang berperilaku buruk. Tidak perlu bereaksi berlebihan dan berdebat dengan mereka. Bila sikap mereka keterlaluan, maka tenangkan pikiran dan tinggalkan mereka. Jangan marah, frustasi, kesal, stres, menangis, atau berargumentasi membela diri. Ikhlaskan sikap dan perilaku buruk mereka, tenangkan hati dan jaga kedamaian hati Anda.

Kebahagiaan Anda jauh lebih penting daripada perilaku tidak menyenangkan seseorang. Jadi, Anda harus selalu mengingatkan kepada diri sendiri bahwa Anda harus bisa mengendalikan diri sendiri agar tidak hanyut di dalam emosi negatif orang lain. Jangan biarkan pikiran Anda berpikir berlebihan menanggapi hal-hal yang tidak menyenangkan dari sikap dan perbuatan orang lain. Jangan biarkan emosi Anda menjadi tidak terkendali karena sepanjang hari memikirkan perilaku buruk seseorang. Jangan membenci siapapun, hadirkan ketenangan untuk menjaga hati dan pikiran di dalam damai. Jangan biarkan diri Anda menjadi tidak bahagia, hanya karena terpengaruh oleh perilaku dan perbuatan buruk seseorang terhadap Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com