MENJALANI HIDUP DALAM SUDUT PANDANG POSITIF

“Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap perbedaan, hindari pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan.”~Djajendra

Hidup adalah perbedaan dan kita semua berhak untuk memilih sudut pandang. Keindahan akan terlihat saat kita memilih hidup dengan sudut pandang positif. Sudut pandang positif adalah sumber kebahagiaan. Setiap hari kita pasti menghadapi kenyataan hidup yang kadang kita suka dan juga kadang tidak kita sukai. Kebahagiaan hidup kita tergantung dari sudut pandang positif yang kita miliki dengan konsisten. Ketika keinginan, impian, ambisi, ego, keyakinan, dan cita-cita kita tidak mengendalikan sudut pandang kita; maka, kita akan memiliki empati untuk melihat semua peristiwa kehidupan yang kita hadapi dalam sudut pandang positif. Jika kita sadar bahwa tujuan hidup kita untuk menikmati sukacita dan kesejahteraan, maka sudut pandang kita selalu akan positif. Sudut pandang positif membuat kita tumbuh dan berkembang bersama nilai-nilai kehidupan yang positif.

Saat kita melihat semua hal yang bertentangan dalam sudut pandang positif, kita pun mampu menikmati keindahan dari hal-hal yang bertentangan dengan kita. Semua hal yang tidak nyaman akan hilang ketika kita melihatnya dalam sudut pandang positif. Cintai perbedaan, terima dengan ikhlas semua perbedaan, miliki rasa hormat terhadap semua perbedaan, hindari semua pemikiran dan keyakinan yang bertentangan dengan perbedaan. Perbedaan adalah ciptaan Tuhan yang wajib kita terima dan jalani dengan sukacita. Tidak ada gunanya melihat yang bertentangan dengan kita sebagai musuh. Sudut pandang yang banyak musuh akan merugikan diri sendiri. Sudut pandang yang suka melihat kekurangan pihak lain akan membuat hidup kita  tidak bahagia. Memiliki sudut pandang positif berarti telah memilih untuk hidup nyaman, santai, damai, bahagia, sejahtera, dan melihat semua hal begitu indah.

Ketika kita bersahabat dengan semua perbedaan dan setiap saat melihat semua peristiwa hidup dari sudut pandang positif, maka hidup kita akan mengalir dengan baik dan tidak perlu berjuang melawan hal-hal yang tidak sama dengan kita. Hidup kita pun selalu mendapatkan pencerahan dalam rasa santai, nikmat, bahagia, nyaman, dan penuh keindahan di setiap situasi kehidupan. Sudut pandang positif membuat kita selalu memiliki pilihan untuk membahagiakan hidup kita. Kita tidak akan memilih jalan hidup yang membuat kita sengsara. Kita tidak akan memiliki keraguan untuk melihat semua hal sebagai bagian terindah dari kehidupan yang kita jalani. Pikiran, jiwa, dan emosi tidak akan terpecah dalam keraguan. Semuanya terhimpun secara solid dalam satu sudut pandang yang positif. Diri sejati kita mampu memimpin semua indera kita untuk melihat segala sesuatu dari keindahannya.

Semua energi negatif di dalam diri akan hilang ketika sudut pandang positif menguasai jalan hidup kita. Sudut pandang positif adalah sesuatu yang paling ideal untuk membuat hidup kita bahagia. Sudut pandang positif mampu menarik energi positif dari luar diri kita. Dalam hal ini, kesadaran kita selalu menghasilkan realitas yang lebih baik untuk kehidupan sehari-hari kita. Itu bisa memberi kita keindahan dan kebaikan dari apa pun yang kita kerjakan atau berikan perhatian. Jalan hidup kita pun selalu dalam terang dan kejernihan pikiran. Kita tidak pernah merasa menderita, kita selalu ikhlas menerima apa pun yang terjadi dalam hidup kita. Sudut pandang positif mampu membuat kita melihat kebaikan dan keindahan dalam semua peristiwa hidup kita. Kita akan membiarkan diri sejati kita untuk tidak melawan semua yang tidak nyaman bagi hidup kita. Sudut pandang positif yang akan menemukan keindahan dan kebaikan untuk membuat kita nyaman dari hal-hal tidak nyaman.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN LINGKUNGAN KEHIDUPAN KITA YANG POSITIF

“Prasangka buruk kita kepada orang lain akan memberikan keburukan bagi diri kita sendiri.”~Djajendra

Lingkungan kehidupan yang positif bersumber dari dalam diri kita. Setiap hari ciptakan energi positif. Tawarkan pikiran dan emosi positif kepada kehidupan. Dalam setiap interaksi kendalikan diri dari semua jenis energi buruk. Jadilah energi positif yang tidak terganggu dengan berbagai energi buruk yang hidup sangat liar di sekitar diri kita. Jangan menunggu orang lain untuk menciptakan lingkungan kehidupan yang positif. Tingkatkan kesadaran untuk membangun hubungan yang menyenangkan dengan diri sendiri dan orang lain. Tidak perlu terlalu kritis dengan sikap dan perilaku orang lain. Jangan memberikan perhatian yang berlebihan kepada kepribadian seseorang. Fokuskan waktu dan energi untuk membangun kualitas diri sendiri.   

Jangan membiarkan pikiran berkeliaran keberbagai prasangka. Jika kita melihat kekurangan dalam diri orang lain, maka segera ubah pandangan tersebut dan ubah kualitas pemikiran untuk menerima apa pun realitas orang lain dengan ikhlas. Setiap saat periksa kualitas pikiran, apakah pikiran kita berkualitas baik atau buruk? Jika pikiran kita berkualitas buruk, maka segera hentikan dan ubah pemikiran ke arah yang positif. Diperlukan kesadaran dan perasaan bertanggung jawab untuk menjaga pikiran agar tidak mudah menerima atau merespon energi negatif. Jangan juga membiarkan pikiran berpikir terlalu banyak, sehingga tindakan menjadi berkurang. Manfaatkan kehebatan pikiran untuk membantu menemukan kehidupan yang damai, bahagia, sehat, sejahtera, dan penuh rasa syukur. Pikiran yang berkualitas selalu tenang dalam energi positif dan tidak akan sia-sia dalam energi negatif.

Tempatkan diri dalam lingkungan yang meningkatkan rasa percaya diri dan kualitas hidup. Getaran energi positif dari lingkungan kehidupan sangat membantu kemajuan hidup. Pilih lingkungan kehidupan yang membuat kita bahagia, senang, optimis, sehat, positif. Sebaliknya, hindari dan menjauh dari lingkungan yang menciptakan kebencian, dendam, kemarahan, kebosanan, sakit hati. Ketika kita berada dalam lingkungan yang buruk, kita tidak akan mampu memberikan kebaikan dan keindahan bagi diri kita sendiri dan orang lain. Prasangka buruk kita kepada orang lain akan memberikan keburukan bagi diri kita sendiri. Energi negatif yang dibuat oleh orang-orang di sekitar kita haruslah kita sikapi dengan energi positif yang kuat, sehingga kita selamat dari kehidupan yang buruk.

Jika pikiran mengajak kita untuk mengkritik, mengkhawatirkan, atau pun menciptakan prasangka-prasangka negatif; maka hentikan segera pemikiran tersebut. Semua pemikiran negatif akan menguras kekuatan mental kita, juga akan mengurangi kekuatan batin kita. Padahal, dalam hidup, kita membutuhkan tantangan agar bisa menciptakan kemajuan yang lebih tinggi. Jadi, ketika realitas hidup sedang tidak berpihak atau tidak menguntungkan kita, jangan takut atau khawatir, tenangkan diri dan fokuskan semua energi untuk menemukan kedamaian dan kepercayaan diri. Kita membutuhkan kekuatan mental, batin, dan fisik agar bisa mengatasi tantangan atau kesulitan hidup. Oleh karena itu, jangan membiarkan perasaan khawatir atau takut membuat kita gagal menghadapi tantangan. Kuatkan diri dan tingkatkan ketenangan diri agar bisa segera menemukan cara untuk mengatasi tantangan.

Hindari media yang suka memberitakan hal-hal negatif. Hindari untuk membaca, menonton atau mendengarkan hal-hal negatif dan berita tidak benar. Semua yang kita baca, dengar, dan lihat akan menjadi data di alam bawah sadar kita. Jangan baca dan segera hapus semua informasi yang menciptakan energi negatif di dalam diri kita. Kendalikan juga orang-orang yang berteman dengan kita, tetapi suka mengirimkan berita-berita atau informasi yang membangun energi negatif dalam diri kita. Bersihkan lingkungan dari kesadaran diri sendiri, kemudian ciptakan gaya hidup sehat dalam lingkungan yang menciptakan pemikiran dan tindakan positif.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BERBICARA SEPERLUNYA DAN MENJAGA KEDAMAIAN HIDUP

“Pribadi yang damai selalu tenang dan diam, pribadi yang tidak damai selalu gelisah dan banyak berbicara.”~Djajendra

Menjaga ucapan positif berarti kita sudah turut menciptakan perdamaian hidup. Ucapan kita yang buruk dapat memancing emosi marah orang lain dan berdampak pada timbulnya konflik. Ucapan yang buruk muncul dari pikiran yang buruk. Ucapan yang buruk muncul dari suara batin yang buruk. Kendalikan pikiran dan suara batin yang buruk agar mampu berkata-kata yang baik, serta berucap yang baik.

Kendalikan semua pikiran yang melihat sisi buruk orang lain. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang sia-sia dan tidak berguna untuk kedamaian hidup. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang membuat dirinya sendiri tidak damai. Ketika dirinya sudah tidak damai, maka dia tidak mampu memberikan hal-hal yang indah untuk orang lain.

Berbicara seperlunya saja. Tidak perlu berbicara yang tidak penting. Tidak perlu berbicara yang bisa menimbulkan perasaan tidak damai. Jadilah pribadi yang selalu memberikan kedamaian melalui sifat, perilaku, dan kata-kata. Jadilah pribadi yang kedamaian hidupnya timbul dari dalam diri sendiri, serta tidak tergantung pada hal-hal di luar diri. Jadilah pribadi yang setiap saat memilih untuk menjadi damai dalam segala situasi dan kondisi hidup.

Tenang dan diam di dalam kata-kata dan pikiran positif adalah emas. Merasa paling pintar dan merasa harus banyak berbicara adalah perbuatan yang merugikan diri sendiri. Hidup manusia untuk damai, bukan untuk banyak berbicara. Belajarlah untuk mendengarkan suara kehidupan. Belajarlah untuk mendengarkan suara hati. Belajarlah untuk hidup dalam keheningan. Keheningan dapat menghubungkan kita kepada kesadaran untuk menemukan arti hidup yang sebenarnya. Keheningan dapat menyembuhkan kita dari berbagai penyakit jiwa dan pikiran. Tenangkan diri dan terhubunglah dengan kecerdasan tertinggi alam semesta, sehingga mampu melayani hidup dengan kasih sayang.

Kedamaian hidup adalah harta terbaik yang kita miliki. Jiwa yang damai mampu menciptakan pengalaman hidup yang penuh sukacita. Jiwa yang damai mampu memberikan keindahan dan kebaikan bagi siapa pun. Jadi, jagalah ucapan dan kata-kata selalu positif. Lebih baik diam daripada berbicara yang menyakitkan orang lain. Lebih baik diam daripada berbicara yang merusak kedamaian hidup. Lebih baik diam daripada berbicara kosong dan tidak bermanfaat bagi siapa pun.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

JAGA UCAPAN DALAM KATA DAN NADA POSITIF

“Ucapanyang buruk dihasilkan dari pemikiran yang buruk. Ucapan yang buruk bisa melukaiorang lain. Ucapan yang buruk bisa menciptakan banyak musuh. Jaga setiap ucapandalam kata dan nada positif.”~Djajendra

Ucapan yang baik membantu kita mencapai keadaan damai dan bahagia. Ucapan kita yang baik menguatkan energi baik di alam kehidupan. Nada bicara yang sopan dan kata-kata positif menyatukan semua perbedaan. Bahasa bertujuan untuk membuat kita semua bersatu dalam pengertian dan kebersamaan. Komunikasi yang baik meningkatkan kualitas persaudaraan dalam kehidupan. Melalui nilai-nilai positif kita dapat memberikan pemikiran positif dan ucapan yang baik kepada orang-orang di sekitar kita. Kendalikan ego dan perasaan tinggi hati. Jangan mengganggu kedamaian hidup orang lain dengan kata-kata dan ucapan yang buruk.

Semua orang bisa berkata-kata dan berucap sesuka hatinya, tetapi jika tidak dikendalikan dengan etika dan moralitas, maka kekacauan dan ketidakamanan yang akan terjadi. Kesadaran untuk menjaga ucapan sangatlah penting. Ucapan yang baik bukan hanya milik orang bijak saja, tetapi haruslah menjadi budaya dan perilaku dari setiap orang. Ketika kita berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita sudah berbuat baik untuk kedamaian hidup.

Walaupun kita memiliki pengetahuan yang tinggi, jika kita tidak mampu berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita menjadi pribadi yang tidak berguna bagi kebaikan hidup. Pengetahuan yang baik memberikan pencerahan, sehingga kita memiliki kesadaran untuk menjalani hidup dengan energi positif. Kehidupan yang ideal dan harmonis tercipta dari kemampuan setiap orang untuk menjaga ucapan dan berkata-kata positif. Komunikasi dengan bahasa yang positif mengeluarkan energi positif di dalam kehidupan, sehingga perasaan damai dan tenang mampu meningkatkan kualitas hidup semua orang.

Walaupun ada perasaan berbeda, tetapi kemampuan menjadi toleran terhadap perbedaan sangatlah penting. Jiwa yang toleran mampu mengendalikan diri dan tidak akan berucap negatif tentang orang lain. Jiwa yang toleran selalu menyadari bahwa kedamaian batin dihasilkan dari kata-kata dan pemikiran positif. Jiwa yang toleran sangat menyadari bahwa kemanusiaan sifatnya abadi, sehingga tidak akan melukai siapa pun dengan ucapan dan kata-kata yang buruk.

Komunikasi yang baik tidak pernah merugikan siapa pun. Komunikasi yang baik mampu menjaga kebenaran selalu bersama kita semua. Komunikasi yang baik mampu mengubah pikiran negatif kita menjadi positif. Ucapan yang baik memberitakan perdamaian dan keharmonisan untuk hidup bersama. Ucapan dan kata-kata positif dapat membuat kita semua bahagia. Ucapan yang sopan dengan kata-kata positif membebaskan kita semua dari stres dan menciptakan kehidupan yang tenang. Ucapan yang sopan dan kata-kata positif memberikan efek positif pada kehidupan sosial.

Ketika seseorang terbiasa berucap tidak sopan dengan kata-kata negatif, maka dia sedang memisahkan dirinya dari kesatuan hidup. Dia sedang menciptakan realita untuk menjalani kehidupan yang tidak damai. Dia sedang menciptakan kehidupan yang membuatnya tidak pernah merasakan bahagia dengan kenyataan sehari-hari. Hidupnya selalu dengan prasangka buruk yang semuanya bersumber dari pemikiran buruknya. Jalan hidupnya selalu bertindak secara egois, sehingga dia terpisah dari orang lain.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosiorang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak manapun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN MORALITAS PRIBADI

“Manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.”~Djajendra

Moralitas pribadi bersumber dari dalam diri. Kejujuran, kasih sayang, kepedulian, memberikan contoh yang baik, dan bersikap adil adalah bagian dari moralitas pribadi. Menghormati kemanusiaan, hukum, properti, otonomi, dan kebebasan, juga menjadi bagian dari moralitas pribadi. Jika nilai-nilai moral pribadi menurun, maka ketenangan dan kedamaian hidup akan berkurang. Nilai-nilai moralitas menjaga kehidupan dari kekacauan. Moralitas pribadi mengendalikan diri sendiri untuk selalu menjadi kebaikan bagi kehidupan.

Ketika moralitas mengalami kekalahan, maka kekacauan dan kerusakan akan meningkat. Di zaman kebebasan, di mana setiap orang dengan mudah memiliki media sosial, diharapkan tanggung jawabnya melalui moralitas pribadi. Tanpa moralitas pribadi yang baik, informasi-informasi dari persepsi pribadi yang jauh dari kebenaran dan kebaikan akan mengancam kedamaian hidup. Nilai-nilai moral yang dihasilkan dari pengetahuan yang salah dan tanpa sikap yang bijak akan menjadikan kehidupan penuh dengan prasangka buruk.

Moralitas pribadi harus mampu memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain. Apa apun bidang kehidupan yang Anda tekuni jangan pernah mengabaikan moralitas. Situasi sulit atau kemungkinan yang tak menguntungkan diri sendiri bukanlah alasan untuk mengabaikan moralitas. Moralitas pribadi harus memiliki niat baik dan integritas di setiap pelayanan dan kontribusi dalam kehidupan. Haruslah menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang untuk menguatkan nilai-nilai moral di dalam diri, kemudian mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghindari penurunan moralitas.

Nilai-nilai moral tidak boleh membatasi kreativitas dan imajinasi. Sebab, hidup ini adalah perubahan, dan kita membutuhkan keputusan atau pun solusi untuk mengatasi tantangan. Dan semua ini hanya bisa dilakukan jika kita memiliki kreativitas dan imajinasi tanpa batas. Kreativitas dan imajinasi tanpa batas mampu membantu kita melewati proses perubahan. Ikatan moral yang menjadi dogma atau standar moralitas yang ketat kadang akan menyulitkan diri sendiri. Oleh karena itu, manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.

Moralitas pribadi harus mampu beradaptasi dengan moralitas sosial. Moralitas sosial biasanya diatur dengan kode perilaku dan nilai-nilai moral yang diyakini sebagai kebenaran. Di tempat kerja, moralitas sosial biasanya ditampilkan sebagai code of conduct yang bertujuan mengikat setiap moralitas pribadi dalam satu kekuatan menuju visi bersama.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

GOSIP ADALAH KOMUNIKASI JAHAT

“Tukang GOSIP adalah pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsi jahatnya terhadap orang lain.”~Djajendra

Gosip adalah pembicaraan tidak baik yang disebarkan seolah-olah itu benar. Gosip adalah perbuatan buruk yang melukai kehidupan orang lain. Gosip adalah komunikasi jahat yang menceritakan hal-hal tidak benar tentang sebuah situasi atau orang lain. Gosip diproduksi oleh orang-orang yang di dalam dirinya penuh dengan energi negatif. Gosip adalah sumber konflik dan menghilangkan rasa damai dalam kehidupan. Jika gosip dibiarkan terus di tengah kehidupan Anda, maka gosip tersebut akan mengarahkan kehidupan Anda dan lingkungan Anda pada kerusakan total. Akibatnya, lingkungan kehidupan Anda penuh dengan masalah, konflik, saling curiga, saling berprasangka, saling tidak percaya, dan akhirnya semua pihak akan menderita.

Gosip itu seperti menghancurkan orang lain untuk mencapai tujuan diri sendiri. Padahal, gosip itu tidak hanya menghancurkan orang lain, juga akan menghancurkan diri sendiri. Karena gosip adalah sebuah pembicaraan dengan niat buruk, maka gosip akan merugikan semua pihak yang terlibat. Tidak ada kebaikan di dalam gosip. Orang yang menciptakan gosip tidak akan pernah damai hidupnya. Orang yang mendengarkan gosip akan terinfeksi energi negatif. Orang yang kena gosip akan sedih dengan cerita yang tidak benar tersebut. Intinya, gosip adalah komunikasi jahat yang menciptakan kehidupan konflik dan saling berprasangka buruk.

Seseorang menjadi tukang gosip karena dia tidak memiliki kepribadian yang baik untuk membangun hubungan baik dengan orang lain. Sifat cemburu, iri hati, dengki, kesal, dan marah adalah energi negatif yang bisa mendorong seseorang untuk menyebarkan gosip. Ketika semua sifat buruk ada di dalam diri, maka diri tersebut tidak akan pernah menikmati kebahagiaan dan keindahan di dalam hidup. Dia hanya hidup untuk melihat kekurangan orang lain, menilai orang lain, menghakimi orang lain, dan fokusnya hanya mencari-cari keburukan untuk dibicarakan.

Tukang gosip adalah pribadi yang sudah kalah dengan hidupnya. Seseorang menjadi tukang gosip karena tidak mampu lagi untuk mengenal diri sejatinya. Tidak mampu menjaga dirinya dari pengaruh di luar dirinya. Dia gagal mengetahui siapa dirinya dan apa tujuan hidupnya. Dia gagal masuk ke dalam dirinya sendiri untuk menemukan kekuatan bagi kehidupannya. Dia hanya menjadi pribadi negatif yang hidupnya dipermainkan oleh persepsinya terhadap orang lain. Persepsinya itu juga bukan yang baik, tetapi persepsi buruk dengan prasangka-prasangka jahat.

Gosip adalah cara buruk untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Semua cara buruk dengan energi negatif tidak akan pernah memberikan kedamaian dalam hidup. Cara-cara buruk dan komunikasi jahat hanya menghasilkan kesuksesan tanpa kebahagiaan. Keberhasilan dari sisi materi tidak akan pernah dilengkapi dengan kedamaian dan kebahagiaan. Semua cara yang buruk hanya menjadikan hidup seseorang dalam rasa khawatir, penuh prasangka, dan curiga. Tidak ada kebaikan yang dihasilkan dari energi negatif.

Kebahagiaan dan kedamaian hidup hanya dihasilkan oleh orang-orang yang menjalani kehidupan dengan energi positif. Artinya, tidak pernah ada gosip dalam kehidupan orang-orang damai. Kebahagiaan dan kedamaian hidup membutuhkan cahaya yang menerangi diri terdalam, sehingga fokus dan perhatian seratus persen ke dalam diri sendiri. Jadi, hidup ini pilihan. Jika hidup Anda ingin bahagia dan damai, maka Anda harus menguatkan diri sendiri dengan energi positif, dan tidak boleh mengenal gosip. Jangan pernah memberikan perhatian terhadap gosip. Jangan pernah membiarkan gosip dalam ingatan Anda. Gosip adalah racun yang sangat merusak kedamaian hidup.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANI HIDUP DI TENGAH ORANG-ORANG POSITIF DAN NEGATIF

“Kehidupan damai dan indah di tengah orang-orang positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian.”~Djajendra

Apakah semua orang bisa menyebarkan energi positif dalam kehidupan ini? Kita semua menjalani kehidupan dualitas, ada orang-orang yang membawa energi baik untuk kehidupan yang indah, ada juga orang-orang yang membawa energi buruk untuk merusak kehidupan yang indah dan damai. Hidup selalu abadi diantara kebaikan dan ketidakbaikan. Bersyukurlah ketika lingkungan kehidupan kita dikuasai oleh energi baik, sehingga kita semua bisa berkarya dan menjalani kehidupan yang indah dan damai.

Tidak semua orang mampu menerima kebaikan sebagai landasan hidup. Ketika di dalam diri seseorang terkumpul keyakinan dan pemikiran negatif yang kuat, maka tidak mudah merubahnya untuk menjadi energi baik. Orang-orang negatif selalu yakin dan percaya tentang kebenaran yang mereka perjuangkan. Biasanya, di dalam kebenaran tersebut ada rasa benci terhadap pihak lain. Sifat dan perilaku yang anti toleransi, rendah empati, rendah cinta, dan suka memperlebar perbedaan sudah begitu menguat di dalam keyakinan dan pola pikir mereka, sehingga tidak mudah bagi cahaya kebaikan untuk memberikan kesadaran tentang hidup dalam kepedulian dan kasih sayang yang luas.

Suara hati dan pemikiran orang-orang negatif hanya melayani cinta dan kepedulian sebatas sumber keyakinannya. Karena keyakinan dan pola pemikiran yang terbentuk itu sempit, maka mereka tidak memiliki fondasi untuk menerima energi positif dari wawasan yang luas. Cahaya positif dari sumber yang luas dan universal sulit diterima akal dan logika orang-orang negatif. Mereka sudah terbiasa di dalam kotak sempit tentang kebenaran, dan menguatkan rasa benci terhadap perbedaan, sehingga tidak mampu melihat kebenaran dari wawasan yang luas.

Bila kita ingin hidup damai, maka kita harus menerima realitas bahwa kehidupan dikuasai oleh energi negatif dan energi positif. Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita selalu akan bertemu dengan orang-orang positif dan negatif. Orang-orang positif dan negatif itu bisa saja ada di dalam rumah kita, kantor kita, lingkungan kita, atau dimanapun. Kehidupan damai dan indah di tengah-tengah kekuatan positif dan negatif hanya terwujud saat kita sadar untuk menerima keduanya dengan cinta dan kepedulian. Perilaku kita yang menghormati energi baik dan energi buruk dengan jiwa besar dan ikhlas akan menjaga kedamaian hidup kita.

Tidak perlu memberi pencerahan secara berlebihan untuk merubah orang-orang negatif. Sebab, keyakinan dan pemikiran yang begitu kuat menjadikan orang-orang negatif sulit menerima pencerahan oleh wawasan kehidupan yang luas. Ketika keyakinan dan pemikiran mereka tidak bertemu dengan kebenaran dari sumber lain, maka kebencian akan muncul untuk memperkuat ego dan pemikiran. Jadi, satu-satunya cara untuk memiliki kehidupan pribadi yang indah dan damai adalah memiliki empati dan toleransi dengan orang-orang negatif tersebut. Tidak perlu memusuhi mereka. Tidak perlu mencari-cari kekurangan mereka. Tidak perlu menilai mereka. Tidak perlu menghakimi mereka. Terimalah mereka semua apa adanya. Baik dan buruk sudah menjadi bagian dari kehidupan, dan tidak seorang manusia pun mampu menghilangkan yang buruk dari kehidupan ini.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENDENGARKAN ORANG-ORANG YANG BERBICARA DENGAN ANDA

“Kita semua adalah data dan informasi untuk keberlangsungan kehidupan. Jadilah data dan informasi yang memberikan kebaikan dan kemajuan bagi kita semua.”~Djajendra

Mendengarkan adalah hal yang sangat penting dalam komunikasi. Semakin kita mampu mendengar, semakin kita menguasai informasi dan data. Kendalikan pikiran dan emosi agar bisa tetap tenang saat mendengarkan hal-hal yang tidak kita suka dengarkan. Kesabaran, jiwa besar, pikiran positif, dan kemampuan untuk tidak terganggu dengan hal-hal di luar diri dapat menjadikan kita sebagai pendengar yang hebat.

Seorang yang cerdas berkomunikasi adalah dia yang sudah terlatih untuk tidak terganggu dengan hal-hal dari luar dirinya. Penguasaan terhadap diri sendiri sangat sempurna, sehingga hal apa pun dari luar diri mencoba menyerangnya, dia bisa tetap positif dan membangun strategi yang tepat agar semua hal berjalan dengan baik. Pengendalian pikiran yang baik membuatnya mampu mengendalikan ucapan. Pilihan kata-kata dengan emosi positif membuatnya tampil santai dan tenang dengan argumentasi-argumentasi yang tepat.

Seorang pendengar yang bijak mampu mengendalikan diri di tengah-tengah hubungan yang buruk. Dia sadar bahwa ketika sebuah hubungan dalam emosi kemarahan, ketakutan, dan kecurigaan; maka, kedua belah pihak harus saling mendengarkan. Masing-masing pihak harus membangun empati dan toleransi, kemudian saling mendengarkan. Jika pihak lawan tetap ngotot dengan maunya, maka sebagai pendengar yang bijak hanya akan mendengarkan, dan membiarkan lawan kehabisan kata-kata, kemudian memberikan jawaban dengan fakta dan data yang benar. Seorang pendengar yang baik mampu menciptakan hubungan yang rendah konflik.

Kenali pemikiran, perasaan, suara hati, dan keinginan yang ada di dalam diri kita. Semua ini harus tunduk dalam empati dan toleransi. Lepaskan ketegangan dan tumbuhkan hubungan dengan keindahan pikiran. Setiap pihak harus saling mendengarkan dan berjiwa besar untuk membiarkan pihak lain memberi tahu tentang keinginan mereka. Saling memberi tahu tentang keinginannya masing-masing dan saling mendengarkan dengan penuh kasih adalah cara untuk menyatukan perbedaan.

Kita harus melatih diri sebelum kita dapat mendengarkan. Melatih diri dengan cinta dan kepedulian agar kita mendengar dan membiarkan pihak lain berbicara tentang suara hati mereka. Tidak membiarkan emosi negatif menguasai jalan pikiran kita, dan tidak membiarkan ego menciptakan kata-kata atau ucapan yang membuat orang sakit hati kepada kita. Berikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara dan jadilah bijaksana dalam mendengarkan dengan hati dan pikiran yang positif.

Pendengar yang baik tidak menggunakan bahasa yang menyalahkan orang lain. Pendengar yang baik memudahkan pihak lain untuk menerima pesan dengan baik. Pendengar yang baik mampu saling mengisi dan memperbaiki untuk kebaikan bersama, bukan berupaya untuk menemukan kekurangan dan kesalahan pihak lain.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK MENGURAS ENERGI DAN KEKUATAN DIRI SENDIRI

“Komunikasi negatif menguras energi, komunikasi positif menghemat energi. Komunikasi positif membuat Anda selalu tenang ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai karakter atau jenis orang.”~Djajendra

Komunikasi yang profesional dengan pemikiran positif menghasilkan kekuatan bagi diri sendiri. Semakin disiplin dan tekun Anda mempersiapkan diri untuk berkomunikasi secara positif dengan siapa pun, semakin Anda menjadi pribadi berkarakter yang kuat dan unggul di persepsi orang lain. Semua ini dapat dimulai dari sebuah prinsip yang tidak mengganggu orang lain dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, dan tidak membiarkan siapa pun mengganggu Anda dengan pemikiran negatif dan kata-kata buruk. Perlu Anda pahami bahwa ketika Anda menciptakan pemikiran negatif dan kata-kata buruk, maka hidup Anda akan dihabiskan dalam interaksi dan komunikasi yang menghilangkan kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda. Pemikiran negatif dengan kata-kata buruk ditambah niat tidak baik dari dalam diri Anda akan menjadi racun kehidupan yang mengganggu ketenangan hidup Anda dan orang lain. Realitas ini akan membuat Anda gagal dalam komunikasi dan interaksi dengan orang lain.

Komunikasi menghasilkan energi baik dan energi buruk. Komunikasi dengan energi negatif akan membuat Anda merasa terkuras, lelah, sulit tidur, marah, kesal, muak, bosan, tidak bahagia, cemas, tidak tenang, gelisah, serta bermacam-macam dampak buruk yang akan Anda rasakan. Intinya, komunikasi dengan energi negatif sama sekali tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, Anda harus memiliki kesadaran untuk setiap hari meningkatkan kualitas komunikasi positif. Caranya melalui pemikiran positif terhadap segala sesuatu yang Anda hadapi. Anda juga harus melatih diri sendiri agar ucapan, kata-kata, bahasa, dan nada komunikasi Anda selalu menghasilkan kesejukan dan ketenangan bagi siapa pun. Semakin Anda terlatih untuk menghemat energi dalam setiap interaksi dan tetap positif dalam menyikapi berbagai perbedaan yang Anda hadapi, maka Anda pun akan tumbuh semakin kuat dan tenang dalam segala situasi.

Perubahan untuk berkomunikasi dengan pemikiran positif dan kata-kata positif dimulai dari dalam diri sendiri. Jangan pernah membiarkan energi negatif atau pengaruh komunikasi buruk orang lain membuat Anda berkomunikasi buruk. Kendalikan diri sendiri, kendalikan pemikiran Anda, kendalikan sikap Anda, dan kendalikan perasaan Anda. Ingat, satu-satunya orang yang dapat mengubah cara Anda berkomunikasi adalah diri Anda sendiri. Oleh karena itu, Anda harus berani dan percaya diri, serta mulai melatih dan menyiapkan diri Anda untuk dapat berkomunikasi dengan sejuk dan tenang. Jadilah sumber energi positif yang memberikan ketenangan dan kedamaian kepada siapa pun saat berkomunikasi.

Komunikasi yang baik dimulai dari ketulusan hati untuk menerima perbedaan orang lain. Bila Anda sudah mampu menerima orang lain apa adanya mereka, bukan sesuai kemauan atau kepentingan Anda, maka Anda sudah memiliki benih yang hebat untuk berkomunikasi dengan positif. Di samping itu, komunikasi yang baik dimulai dengan kemampuan untuk terhubung atau menjangkau orang lain tanpa prasangka dan praduga. Dalam hal ini, Anda tidak perlu berharap orang lain berperilaku dengan cara tertentu sesuai dengan pemikiran Anda. Sebab, bila Anda berkomunikasi dengan mengharapkan perilaku atau cara tertentu dari orang lain, dan saat orang lain itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda menjadi marah dan kesal terhadap orang tersebut. Jadi, komunikasi yang baik itu terjadi ketika energi positif diri Anda kuat dan tidak berharap sebuah perilaku tertentu dari orang yang Anda ajak berinteraksi atau berkomunikasi.

Tampilkan gaya komunikasi Anda yang tenang, penuh senyum, sikap yang baik, berempati, bertoleransi, tidak berdebat, santai, berpikir positif atas semua yang ditampilkan oleh orang lain tersebut. Intinya, ketika Anda berkomunikasi, Anda memberikan waktu dan kebaikan bagi orang lain. Berikan perhatihan, kepedulian, kegembiraan, dan perasaan positif yang penuh percaya diri untuk orang lain. Ingat, semua itu dimulai dari pemikiran positif Anda. Jadi, komunikasi positif itu ada di pikiran Anda.

Berdamai dengan diri sendiri dan tidak melihat orang lain dari konflik batin Anda. Bila Anda stres atau batin Anda penuh konflik dan prasangka, maka Anda tidak mungkin bersikap nyaman dan tenang saat berkomunikasi. Batin yang penuh prasangka buruk sangat mudah tersinggung dan marah. Ketahui keadaan diri Anda sebelum berkomunikasi dengan orang lain. Bila diri Anda sendiri belum damai dan masih banyak prasangka terhadap orang lain, maka perilaku sosial Anda pun akan terlihat buruk. Hal ini, jelas akan membuat Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik. Ketika Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik, maka Anda akan menghabiskan energi dan waktu untuk hal-hal yang buruk. Dampaknya, Anda tidak akan bahagia dan tenang saat berkomunikasi dengan orang lain. Dan, pikiran negatif Anda pun akan semakin menguat, kemudian dia akan meguras semua tenaga Anda untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi hidup Anda.

Perlakukan orang lain dengan hormat dan setara. Jangan pernah membuat orang lain itu lebih rendah dari Anda. Jangan pernah melihat orang lain itu tidak sederajat dengan Anda. Ketika Anda melihat orang lain itu lebih rendah atau tidak sederajat dengan Anda, maka Anda telah melenyapkan aliran energi positif. Hilangnya aliran energi positif dari komunikasi Anda akan mengundang energi negatif ke dalam diri Anda. Jelas, energi negatif di dalam diri Anda akan membuat Anda kekurangan bahagia dan damai. Intinya, interaksi dan komunikasi yang baik diciptakan dari aliran energi positif. Jadilah energi positif dalam setiap komunikasi dan interaksi Anda.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

SEKARANG INI ZAMAN KOLABORASI, BUKAN LAGI ZAMAN KOMPETISI

“Ketika orang hidup bersama tanpa saling memahami, naluri bertahan hidup mereka mengubah segalanya menjadi pertarungan.“~ SadhGuru

Bersama-sama kita kuat, bercerai-berai kita lemah. Orang yang tidak bisa kolaborasi adalah orang-orang yang sulit meraih hal-hal terbaik. Orang yang tidak terbiasa kolaborasi adalah orang yang tidak mengetahui keuntungan dari kolaborasi. Melalui kolaborasi kita mendapatkan rejeki, karir, dan kehidupan terbaik. Kolaborasi membuat kita mampu bekerja sama dengan orang lain, baik kerja sama langsung maupun yang tidak langsung, yang mendatangkan keuntungan bagi hidup kita.

Semangat kerjasama menghasilkan kesehatan dan kegembiraan bagi kita. Kolaborasi adalah pengabul keinginan, sebab hal-hal yang tidak mampu kita kerjakan atau hal-hal yang tidak kita miliki bisa kita dapatkan dari orang lain. Kehidupan yang berkualitas tidak mungkin tanpa kolaborasi. Tidak seorang pun yang dapat hidup tanpa semangat kerja sama. Walaupun secara pribadi kita tidak suka kepada seseorang, tetapi kita tetap membutuhkan kekuatan mereka agar tujuan kita dapat tercapai. Kolaborasi menyatukan yang tidak bisa bersatu. Kolaborasi adalah tanda kedewasaan dalam menyikapi realitas hidup.

Untuk prestasi individu, kita semua berhak memiliki semangat kompetisi, tetapi untuk mendapatkan hasil terbaik kita semua harus memiliki semangat kerja kooperatif agar pekerjaan besar dapat kita tuntaskan secara bersama-sama. Kemakmuran dan kesejahteraan adalah hasil dari kolaborasi. Walaupun kita berbeda paham dan keyakinan, tetapi untuk urusan kesejahteraan dan kemakmuran kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri dengan memusuhi yang berbeda dengan kita. Bersatu dalam kolaborasi akan menciptakan kekuatan dan sumber daya yang besar untuk menghasilkan kemakmuran dan kesejahteraan hidup bersama.

Semua pekerjaan besar tidak dicapai dengan seorang diri, tetapi dicapai dengan tim yang hebat dalam kolaborasi. Uang yang kita terima sebagai penghasilan adalah hasil kolaborasi. Semua kebesaran individual adalah hasil kolaborasi. Kolaborasi menjadikan kita mau bekerja sama dengan semua pihak untuk memajukan tujuan pribadi kita. Semangat persaingan harus digantikan oleh semangat kolaborasi agar kita mampu mendapatkan yang terbaik di dalam hidup kita. Bersaing terus-menerus atau bermusuhan terus-menerus hanya akan menjadikan kita kecil dan kalah di sepanjang hidup. Energi kita akan habis di dalam persaingan dan pemusuhan, sehingga kita tidak memiliki energi untuk bekerja menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran.

Kolaborasi meningkatkan keharmonisan dalam hubungan antar pribadi. Jadi, walaupun berbeda tetap dapat saling bermanfaat dan saling melengkapi. Kedewasaan berpikir dan jiwa besar sangat diperlukan dalam kolaborasi. Empati, toleransi, dan komunikasi positif merupakan fondasi dalam kolaborasi. Kolaborasi juga memberikan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas bagi setiap individu. Melalui kolaborasi, semua pengetahuan yang berbeda-beda itu dapat disatukan dan dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan kemakmuran hidup bersama.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

KITA HIDUP DI DUNIA PERBEDAAN

“Perjuangan terbesar dalam hidup adalah latihan kesabaran dan ketenangan. Bila kesabaran dan ketenangan sudah menjadi kebiasaan hidup, maka kemenangan selalu ada bersama kita.”~Djajendra

Sangat mudah hidup damai dengan orang-orang yang pandangannya mirip dengan kita. Memerlukan kualitas diri yang hebat dan tingkat kebijaksanaan diri yang lebih mulia agar dapat hidup damai dengan orang-orang yang berbeda pandangan dan keyakinan dengan kita. Hanya orang hebat dan hatinya yang mulia yang mampu hidup harmonis dengan tukang kritiknya, dengan orang-orang yang sangat berbeda pandangan dengan dirinya. Perbedaan adalah nyata dan sebuah fakta dari sang pencipta.

Dengarkan pendapat orang lain, karena kita hidup di dunia perbedaan. Tidak mungkin menyamakan semua orang seperti yang kita pikirkan, seperti yang kita yakini, atau seperti yang kita inginkan. Tuhan yang Maha Kuasa yang menciptakan perbedaan dan berharap kita semua berjiwa hebat untuk hidup damai di dalam perbedaan tersebut. Kehendak Tuhan adalah perbedaan, dan hal itu tampak jelas di Bumi yang kita huni ini. Mengabaikan perbedaan sama saja seperti melawan kehendak Tuhan. Orang-orang yang melawan kehendak Tuhan adalah orang-orang kalah, yang tidak akan pernah perjuangannya menang di sepanjang kehidupan.

Semakin tinggi pengetahuan kita, semakin terpelajar diri kita untuk bersikap rendah hati dengan pendapat orang lain. Ketika pikiran dan emosi kita mampu mendengarkan dengan sabar dan tenang, maka kita pun mampu menyumbangkan energi positif bagi kehidupan yang bergerak di dalam perbedaan tersebut. Kita harus mampu menampilkan karakter dan perilaku yang diharapkan kehidupan dari kita. Kehidupan dalam perbedaan mengharapkan karakter dan perilaku yang penuh empati, toleransi, memahami, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di dalam perbedaan yang kita lakoni masing-masing.

Kita hidup di dunia perbedaan. Perilaku hidup yang rendah hati dengan kesadaran bahwa hidup di dunia ini saling bergantung satu sama lain dengan semua ciptaan Tuhan, adalah jalan yang akan membawa kita menuju kemenangan abadi. Orang-orang terbaik dan terhormat adalah orang-orang yang hidup damai dan harmonis dengan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda atau dengan orang yang suka mengkritik mereka. Mereka hidup bahagia di dalam perbedaan. Mereka hidup damai di dalam perbedaan. Mereka tidak menghakimi benar atau salah seseorang, sebab mereka yakin bahwa hanya Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menilai seseorang sebagai benar atau salah, bukan oleh manusia.

Ketika pikiran dan hati nuranimu selalu melihat perbedaan sebagai sesuatu yang buruk, maka dirimu sedang menciptakan musuh-musuh tangguh untuk melawanmu dan merusak kedamaian hidupmu. Oleh karena itu, jika Anda bermimpi ingin hidup damai, maka satu-satunya jalan adalah tunduk pada kehendak Tuhan, yaitu: bersatu dan hidup damai dalam perbedaan. Selama Anda melawan perbedaan dan keragaman, Anda tidak akan pernah damai dan menang di dalam hidup yang berbeda ini. Intinya, hidup di dunia ini, persatuan dan kesatuan di dalam perbedaan dan keragaman adalah mutlak, kalau Anda mau hidup damai dan tenang. Tidak mungkin memaksakan kesatuan tanpa perbedaan. Sebab, perbedaan adalah sifat dunia yang tercipta sesuai kehendak Tuhan. Jadi, rahasia untuk mencapai kedamaian hidup adalah toleransi terhadap perbedaan dan menerima realitas hidup dengan ikhlas.

Orang-orang yang melawan perbedaan dan keragaman akan menjadi orang-orang bermasalah bagi kehidupan yang damai dan harmonis. Jangan bertabrakan dengan perbedaan dan keragaman. Sebab, kehidupan di bumi ini terbentuk dari perbedaan dan keragaman. Perbedaan dan keragaman itu terlalu kuat dan solid sebagai pembentuk kehidupan di bumi ini, sehingga pikiran-pikiran yang ingin mengalahkan perbedaan dan kergaman hanya akan merasakan kesulitan dan ketidakberdayaan di sepanjang hidupnya.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENERIMA KRITIK DENGAN PIKIRAN POSITIF

“Kritik adalah kekaguman yang diungkapkan dengan bahasa dan kata-kata yang tidak enak untuk didengar.”~Djajendra

Berbahagialah saat Anda menerima kritikan, karena Anda diperhatikan. Ketika seseorang mengkritik Anda itu artinya orang tersebut sangat memperhatikan Anda, dan juga mungkin sangat mengagumi Anda. Semakin Anda positif dan tenang menerima kritikan, semakin kuat Anda untuk mendapatkan keberhasilan. Bila Anda marah dan terlalu memikirkan kritikan orang lain, maka Anda akan masuk ke dalam jebakan atau permainan dari pengkritik Anda. Jadi, terimalah kritikan dari manapun dengan sikap positif. Kata orang bijak bahwa kritikan adalah kekaguman yang tersembunyi. Mungkin pengkritik Anda sangat kagum dan peduli kepada Anda, sehingga dia mau menghabikan waktu dan energinya hanya untuk memperhatikan Anda.

Pengkritik adalah orang yang sedang memberitahu Anda tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Bila Anda percaya diri dan mau memperbaiki diri, maka kritikan tersebut dapat Anda ambil sebagai dorongan untuk menjadikan Anda lebih hebat lagi. Persepsi dan pikiran Anda yang positif mampu menerima kritikan, mampu memahami kritikan, dan mampu menggunakan kritikan tersebut untuk mengeluarkan yang terbaik dari diri Anda. Selama pikiran Anda terkendali, emosi Anda tidak rapuh, maka Anda mampu menampilkan kualitas diri yang hebat dalam menyikapi kritikan. Tidak perlu menanggapi kritikan dengan emosi negatif, tapi pahami kritikan tersebut untuk keuntungan Anda. Anda juga tidak perlu mengeluarkan kata-kata apapun untuk menaggapi kritikan tersebut, cukup menjawabnya melalui tindakan yang tepat, sehingga pengkritik akan lebih berhati-hati lagi untuk mengkritik Anda.

Kritikan dengan niat baik sangat membantu kemajuan Anda. Sebaliknya, kritikan dengan niat buruk dan mungkin sifatnya memfitnah haruslah disikapi dengan tegas agar tidak merusak reputasi Anda. Cerdaskan emosi dan kuatkan mental, sehingga semua kritikan tidak menyakitkan Anda. Anda yang cerdas emosi dan bermental hebat mampu mengambil manfaat dari semua kritikan yang dilemparkan kepada Anda.

Kritik yang Anda terima dapat membangkitkan Anda untuk keluar dari zona nyaman. Dalam hal ini, Anda tidak akan berpuas diri dengan apa yang sudah Anda capai. Anda pasti menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda pun selalu tampil lebih hati-hati dan lebih waspada, sebab kesadaran Anda selalu akan mengingatkan Anda tentang tukang kritik yang siang dan malam penuh perhatian kepada Anda. Oleh karena itu, terimalah kritikan dan ucapkan terima kasih di dalam hati kepada pengkritik Anda. Jangan terganggu oleh kritikan. Bila Anda merasa terganggu dengan kritikan, maka itu artinya Anda masih lemah dan belum memiliki kepercayaan diri yang hebat.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK MENGHABISKAN WAKTU DAN ENERGI UNTUK MEMPERDEBATKAN PERBEDAAN

“Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk memperdebatkan perbedaan, ini adalah jaman kolaborasi, bukan jaman memperuncing perbedaan. Walau kita semua tidak sama, tetapi kita semua harus bersatu untuk mengambil lompatan besar agar kemajuan dapat kita kuasai.”~Djajendra

LEBIH BAIK DIAM DARIPADA MENGUCAPKAN HAL-HAL BURUK

“Orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan.”~Djajendra

Kata orang bijak, “DIAM ADALAH EMAS”. Diam adalah emas, berbicara hal-hal positif adalah berlian, dan lebih baik diam daripada berbicara hal-hal yang menyebabkan orang lain sedih. Ucapan dan pilihan kata-kata negatif yang menyerang orang lain adalah kekuatan buruk yang sedang diekspresikan dari dalam diri. Pikiran yang tidak baik dan suara hati yang penuh prasangka buruk adalah sumber terciptanya stres dalam kehidupan sosial. Pikiran buruk dan ucapan penuh kebencian adalah energi negatif yang sangat merusak keharmonisan hidup bersama.

Kata-kata positif yang penuh kasih sayang memiliki kekuatan untuk menenangkan, mendamaikan, menghibur, dan membuat orang-orang yang mendengar lebih bahagia atau damai hidupnya. Biasanya, orang baik tidak memiliki ucapan buruk, hanya orang-orang dengan pikiran buruk yang memiliki kata-kata negatif untuk diucapkan. Nada berbicara yang tinggi dengan pilihan kata-kata yang buruk memberi dampak negatif pada sistem saraf pendengarnya, sehingga pendengarnya berpotensi stres setelah mendengarkan hal tersebut. Jadi, kalau ingin memberikan rasa damai bagi kehidupan sosial, maka berucaplah positif di ruang sosial dengan pilihan kata yang membuat orang senang dan merasa damai.

Pikiran yang tidak terkendali dan niat buruk menciptakan getaran tidak menyenangkan bagi kehidupan. Energi negatif kehidupan yang bersumber dari niat buruk, pikiran negatif, emosi negatif, dan pilihan kata-kata negatif menyebabkan kekacauan di semua tingkatan kehidupan. Siapapun yang membiarkan energi negatif menguasai mental, emosi, niat, keyakinan, dan perilaku jiwanya hanya sedang menarik ketidakberuntungan ke dalam hidupnya. Pikiran positif membuat diri menarik keberuntungan dan kesejahteraan bagi hidupnya. Kata-kata positif yang penuh kasih sayang dan menghargai perbedaan menarik kedamaian bagi hidupnya. Niat tulus dan perilaku ikhlas untuk berkontribusi bagi keindahan dan ketenangan hidup menarik kebahagiaan di sepanjang hidup.

Ucapan dan kata-kata yang dipilih adalah cerminan dari kenyataan yang sedang terjadi di dalam diri. Di dalam jiwa yang positif selalu tersimpan kamus bahasa positif yang menyenangkan, menghargai, menyayangi, dan membantu jiwa untuk tumbuh lebih baik lagi. Sebaliknya, di dalam jiwa yang negatif tersimpan kamus bahasa negatif yang merusak, menghancurkan, merendahkan, memperburuk, dan melemahkan jiwa sehingga tidak bisa tumbuh kuat. Manusia tidak diciptakan untuk seratus persen sempurna, manusia pasti melakukan kesalahan, tetapi manusia diberikan kesadaran untuk mengendalikan kesalahan dan kekurangan. Manusia diberi akal dan kekuatan kreatif untuk memperbaiki dan melakukan segala sesuatu dengan lebih penuh kasih. Kebaikan, keindahan, kedamaian, kasih sayang, kepedulian, serta menghargai keragaman dan perbedaan adalah sumber kekuatan hidup. Ketika kebencian dan kemarahan menguasai jiwa, maka itu menjadi sumber ketidakberdayaan, dan diri pun menjadi lemah saat menghadapi realitas hidup.

Ucapan buruk dan pemikiran negatif menguras semua energi baik dari dalam diri. Bila energi baik kalah jumlahnya dengan energi buruk di dalam diri, maka perasaan-perasaan negatif di dalam diri akan menguras kekuatan diri untuk hidup lebih produktif. Intinya, pemikiran negatif, niat buruk, dan kata-kata negatif tidak akan memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi diri. Kebahagiaan dan kesejahteraan hidup hanya dimiliki oleh kekuatan positif yang produktif. Tidak perlu berucap kata-kata yang tidak diperlukan dalam menciptakan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Tidak perlu berucap kata-kata yang memperburuk situasi dan harga diri. Semakin negatif dan buruk ucapan yang dikeluarkan, semakin merendahkan harga diri dan kehormatan diri sendiri. Jadi, ikuti nasihat orang bijak, yaitu: diam itu emas. Lebih baik diam daripada merendahkan diri sendiri dengan ucapan-ucapan yang tidak etis.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / Email: training@djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI YANG BURUK DAPAT MENGAKHIRI HUBUNGAN

“Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri. Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain.”~Djajendra

Komunikasi dimaksudkan agar Anda terhubung dengan orang lain. Tata bahasa, ucapan, dan bahasa tubuh yang baik dapat meningkatkan rasa percaya orang kepada Anda. Menggunakan kata yang tepat dan tata krama yang baik dapat meningkatkan  hubungan baik dengan orang lain. Menggunakan kata yang buruk dengan bahasa tubuh yang tidak menyenangkan akan merusak hubungan yang ada. Miliki konsentrasi dan kejelasan atas hal-hal yang Anda bicarakan. Tidak boleh berkomunikasi dengan bahasa yang tidak jelas dan berpotensi menimbulkan penafsiran yang berbeda dengan maksud. Jangan bicarakan percakapan yang tidak perlu. Jangan menyalahkan siapapun saat Anda berkomunikasi. Fokuskan ucapan Anda hanya untuk hal-hal yang ingin Anda komunikasikan.

Sopan santun dan tata bahasa yang positif akan membuat orang lain nyaman dan merasa senang saat berkomunikasi dengan Anda. Sikap baik, ucapan baik, dan cara menyampaikan dengan bahasa tubuh yang baik adalah untuk kepentingan orang lain. Intinya, komunikasi adalah untuk membuat orang lain senang dan nyaman dengan Anda. Komunikasi berarti Anda berbicara dengan orang lain, dan bukan berbicara dengan diri sendiri.Jadi, Anda harus memahami orang lain dan memiliki empati untuk memberikan yang terbaik bagi orang lain. Anda harus menjadi pendengar yang bijak, sabar, dan tenang; serta, menjadi pembicara yang santun, tenang, percaya diri, dan selalu menggunakan kata-kata positif.

Menjaga ucapan selalu positif dengan bahasa yang rapi dan baik hanyalah bisa terjadi saat Anda mengendalikan pikiran dan suara hati Anda. Fokuskan diri Anda untuk membiasakan pikiran dan suara hati selalu terkendali dalam bahasa yang baik. Pikiran yang disiplin dan pikiran yang dikuasai oleh kesadaran Anda akan menjadi kekuatan, untuk menghasilkan ucapan dan bahasa tubuh yang positif saat Anda berkomunikasi dengan orang lain. Ketika Anda terlatih dan terbiasa untuk mengendalikan pikiran, maka Anda mampu menguasai setiap ucapan yang Anda keluarkan untuk orang lain. Anda tidak akan sembarangan berbicara dengan bahasa atau ucapan yang buruk. Pikiran dan kecerdasan Anda akan bersatu di dalam kesadaran murni Anda untuk mengendalikan ucapan, dan tidak akan pernah keluar ucapan atau kata-kata berkualitas rendah dari Anda yang mampu mengendalikan pikiran. Kata-kata atau ucapan yang tidak pantas diucapkan tidak akan pernah diucapkan.

Berkomunikasilah dengan bahasa dan pilihan kata-kata yang sesuai dengan orang yang Anda hadapi. Pastikan Anda memahami tingkat pemahaman orang lain atas pilihan kata-kata Anda. Ucapan dengan kata-kata yang paling mudah dimengerti akan membuat komunikasi lebih baik dan lebih berkualitas. Pilihan kata yang buruk dan bahasa tubuh yang tidak baik akan merusak hubungan yang sudah ada. Jangan gunakan kata-kata yang mencerminkan ketidakmampuan Anda dalam pengendalian emosi. Ucapan bernada kemarahan, kesombongan, dan ketidakpedulian hanya mencerminkan Anda lemah dan tak berdaya dalam hubungan komunikasi tersebut. Kata-kata positif menghasilkan sahabat, dan kata-kata negatif menghasilkan musuh.

Untuk seminar/training hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI TOLERANSI UNTUK BISA MEMAHAMI ORANG LAIN

“Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain.”~Djajendra

Tidak semua orang memiliki sifat dan perilaku seperti yang Anda inginkan. Setiap orang memiliki pemikiran, sifat, perilaku, ambisi, ego, dan penampilan diri sesuai dengan keyakinan pribadinya. Berharap orang lain sesuai dengan maunya Anda, hanya akan menghasilkan pengalaman pahit dan hubungan yang tidak menyenangkan. Kadang-kadang; rasa kesetiaan, kejujuran, dan rasa hormat suka diabaikan demi ambisi dan ego. Menghadapi semua ini, Anda harus memiliki toleransi untuk bisa memahami orang lain.

Toleransi adalah sebuah kekuatan untuk mempertahankan diri dari pengaruh orang lain atau pun untuk mencegah konflik dan kemarahan di dalam diri. Ketika orang-orang di sekitar Anda tidak sejalan dengan Anda, maka dengan kekuatan toleransi, Anda mampu menerima mereka dan tidak membiarkan mereka masuk ke dalam batin dan pikiran Anda. Dalam hal ini, bertoleransi dengan orang lain haruslah menciptakan persepsi positif tentang mereka. Anda harus lebih rendah hati dan ikhlas menerima kenyataan yang dihasilkan oleh orang-orang tersebut. Situasi, peristiwa, dan orang-orang yang tidak sejalan dengan harapan Anda tetaplah di kendalikan di luar diri Anda. Jangan pernah membiarkan semua itu masuk ke dalam diri Anda dan mengganggu hidup Anda. Anda harus sadar bahwa bila Anda tidak bertoleransi, maka energi mereka yang tidak sejalan dengan Anda akan masuk ke dalam pikiran dan batin Anda, lalu menciptakan konflik dan kemarahan di dalam diri Anda. Jelas, sikap yang tidak mau bertoleransi atau memahami orang lain hanya akan merugikan diri Anda sendiri.

Toleransi adalah pengetahuan yang mengatakan bahwa setiap orang berbeda dan masing-masing orang berhak hidup dengan pemikirannya. Jika Anda menguasai pengetahuan bertoleransi, maka Anda mampu bereaksi secara positif terhadap semua keadaan di luar diri Anda. Kondisi ini jelas menguntungkan hidup Anda; sebab Anda sama sekali tidak akan terpengaruh dengan pemikiran, perasaan, keyakinan, persepsi, dan pandangan dari mereka yang berbeda dengan Anda.

Bertoleransi berarti Anda tidak mempertanyakan perilaku dan sikap orang lain atas kehidupan yang mereka jalankan. Masing-masing orang harus menjalani kehidupannya yang mungkin tidak bisa dimengerti oleh yang lain. Setiap orang diciptakan dari lingkungan yang berbeda, dari persepsi dan keyakinan hidup yang berbeda. Setiap orang pasti menghadapi situasi dan peristiwa hidup yang berbeda. Jadi, hidup setiap orang itu memang berbeda, sehingga kita tidak boleh menilai atau pun menghakimi pola pikir dan jalan hidup orang lain.

Perbedaan adalah cara alami untuk menjadi yang unik di dalam kehidupan yang beragam. Tidak perlu Anda memaksa seseorang untuk menjadi seperti Anda. Biarkan setiap orang tumbuh dan berkembang di dalam perbedaan. Anda cukup memiliki kekuatan untuk menoleransi orang yang berbeda dari Anda. Kemajuan peradaban hanya terjadi jika perbedaan dihargai dan diberikan ruang untuk berkontribusi secara kreatif bagi kemajuan hidup.

Ketika Anda menerima perbedaan, maka perbedaan itu tidak akan menimbulkan gangguan di dalam pikiran Anda. Anda pun mampu memanfaatkan waktu dan energi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik di sepanjang hidup Anda. Toleransi menjadikan Anda tidak merasa terganggu atau tidak membiarkan kedamaian jiwa Anda rusak oleh orang lain. Toleransi menjadikan Anda bijaksana dan tidak memaksa orang lain untuk mengikuti pemikiran Anda.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN HUBUNGAN BAIK DI SEPANJANG WAKTU DAN UNTUK SELAMANYA

“Hubungan baik itu tidak pernah terjadi saat Anda memberi dan berharap mendapatkan perilaku terima kasih. Hubungan baik terjadi dan terjaga di sepanjang waktu saat Anda memberi dan memberi terus, tanpa berharap untuk menerima apapun dari orang lain.”~Djajendra

Hubungan baik terjadi saat Anda fokus untuk memberi yang terbaik. Hubungan baik tidak akan terjadi saat Anda fokus untuk mencari, menginginkan, menuntut, meminta, menunggu, dan berharap. Ketika Anda ingin memiliki hubungan baik, Anda harus memiliki kesadaran untuk memberi yang terbaik kepada orang lain. Jika hubungan Anda didasarkan pada sebuah harapan dengan orang lain, maka hubungan itu akan mengecewakan Anda.

Hubungan yang baik membutuhkan kata-kata positif. Jangan pernah menggunakan kata-kata kasar. Jagalah bahasa lisan dalam keadaan positif. Lebih baik diam daripada mengucapkan kata-kata yang menyakiti hati orang lain. Ucapan dan sikap negatif hanya menjadi racun yang berbahaya bagi hubungan baik. Oleh karena itu, etika dan tata krama haruslah dijaga dan dirawat di sepanjang waktu. Ucapan positif, pemikiran positif, dan emosi positif Anda mampu melakukan interaksi dengan orang lain secara hebat.

Dalam hubungan baik; energi kedamaian, kenyamanan, kebahagiaan, ketenangan, kasih sayang, rasa hormat, perhatian, dan kepedulian mengalir secara alami. Energi cinta dan ikhlas bisa menghilangkan semua potensi konflik, sakit hati, marah, kebencian, dan semua energi negatif lainnya. Hubungan baik merupakan sumber energi positif yang mampu menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup di sepanjang hidup Anda.

Sikap positif dan bahasa tubuh yang berlandaskan energi positif adalah kekuatan yang melampaui kata-kata dan ucapan. Perilaku positif dan energi positif yang dihasilkan dari pikiran dan perasaan yang positif adalah kekuatan untuk menjaga hubungan baik. Hindari pikiran yang menilai, menghakimi, dan mengkritisi, karena pemikiran seperti itu akan meretakkan hubungan baik yang sudah Anda miliki. Hindari semua getaran negatif yang dihasilkan oleh diri dari realitas yang tidak menyenangkan.

Jangan pernah meminta orang lain bertanggung jawab atas apa yang Anda rasakan. Semua perasaan negatif di dalam diri Anda adalah tanggung jawab Anda. Semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda tidaklah boleh dibiarkan menjadi pemicu untuk menimbulkan energi negatif di dalam diri Anda. Jadi, ketika perilaku dan tindakan negatif orang lain melukai hati Anda, maka berikan respons positif dengan menerimanya secara ikhlas. Miliki kesadaran untuk tidak membiarkan rasa luka Anda itu semakin membesar. Sembuhkan segera rasa luka itu, jangan menciptakan dendam, maafkan orang-orang tersebut, dan fokuskan untuk menciptakan solusi dari rasa kasih sayang Anda.

Energi negatif di dalam diri hanya akan menghabiskan kekuatan diri sendiri. Jadi, ketika energi negatif dari orang lain masuk dan tersimpan di dalam diri Anda, maka Andalah yang akan menderita dan merasakan luka yang dalam. Oleh karena itu, setiap hari berikan perhatian untuk peningkatan energi positif di dalam diri Anda sambil membersihkan semua energi negatif yang dihasilkan dari pengaruh luar diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI: MENJAGA LISAN DAN KATA-KATA TERTULIS DALAM BAHASA POSITIF

“Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik.”~Djajendra

Setiap lisan dan kata-kata tertulis kita selalu diingat oleh orang-orang di sekitar kita. Walau kita sudah tidak ada lagi dalam kehidupan dunia ini, tetapi lisan kita dan tulisan kita selalu diingat. Ucapan yang baik dan kata-kata yang baik sangatlah penting agar diri kita menjadi kenangan baik bagi siapapun. Bila kita berucap dan menulis hal-hal negatif, maka kita pasti meninggalkan kenangan buruk bagi orang-orang di sekitar kita.

Komunikasi yang baik selalu berbicara tentang kebaikan dan kebenaran. Kebaikan dan kebenaran disampaikan dengan kata-kata positif dan lisan yang penuh persahabatan. Setiap ucapan haruslah terukur dan memberi pesan yang sejuk. Setiap kata-kata haruslah tersusun untuk menghormati semua orang. Berbicaralah dengan kebenaran dan berbicaralah dengan positif untuk kedamaian hidup. Jadilah energi positif melalui lisan dan kata-kata tertulis bagi kedamaian dan keharmonisan bersama.

Semua urusan duniawi menjadi indah bila kita berucap dan berkata-kata positif. Berdoalah kepada Tuhan agar selalu diberikan niat baik dan pikiran positif sebelum berucap dan menulis. Mintalah kepada Tuhan agar lidah mengucapkan kata-kata positif yang memberi kebaikan bagi kedamaian hidup. Ucapan dan tulisan yang baik merupakan bagian penting dari keberadaan kita untuk menjalani kehidupan yang damai, sejahtera, bahagia, sehat, dan penuh persahabatan. Berbicaralah dan tulislah hal-hal baik melalui perasaan dan pikiran positif. Ucapan dan kata-kata yang Anda komunikasikan memberi tahu orang lain tentang siapa Anda; memberi tahu orang lain tentang niat, pikiran, dan perasaan Anda.

Berbicaralah tentang hal-hal yang Anda ketahui secara benar. Jangan pernah berbicara tentang hal-hal yang Anda sendiri tidak mengetahui kebenarannya. Sesuatu yang Anda mendengarnya dari orang lain, tidaklah pantas untuk Anda bicarakan kepada siapapun. Sebab, Anda sendiri tidak mendengarnya langsung, tetapi mendengarnya dari orang lain, sehingga kebenaranya belum pasti. Komunikasi yang paling buruk dan paling merusak keharmonisan hidup adalah mengatakan sesuatu yang tidak benar dan tidak baik. Jangan pernah sekalipun menceritakan atau membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagi hidup Anda. Berbicaralah dan menulislah hanya hal-hal baik yang berguna bagi hidup Anda dan orang lain. Jangan pernah mengatakan atau menuliskan sesuatu yang tidak benar, tidak baik, tidak bagus, tidak berguna, dan merusak kedamaian hidup.

Bahasa dan kata-kata baik adalah hadiah terindah dari Tuhan agar kita bisa membangun kehidupan yang damai dan bahagia di bumi ini. Tata bahasa, kata-kata, dan ucapan haruslah dikeluarkan dari diri kita setelah kita berdoa dan minta izin kepada Tuhan. Tuhan telah memberikan kita niat baik, pikiran positif, kata-kata baik, ucapan baik, emosi baik; sekarang, gunakan instrumen ilahi yang kita miliki ini dengan penuh hormat dan rendah hati.

Jangan pernah menyalahgunakan lisan dan kata-kata tertulis dalam bahasa negatif. Niat buruk, pikiran negatif, perasaan negatif, sifat buruk, dan rencana buruk, adalah instrumen dari kekuasaan gelap untuk kerusakan hidup. Energi negatif dari kekuasaan gelap selalu berkomunikasi dengan cara menyebarkan kebencian, menyebarkan kebohongan, menyebarkan gosip, menyebarkan fitnah, serta memiliki lisan dan tulisan untuk merusak kedamaian dan keharmonisan hidup.

Berbicaralah setelah berpikir dan merenung di dalam energi positif. Bahasa dan kata-kata negatif menghasilkan permusuhan, dendam, sakit hati, marah, konflik, dan hal-hal yang sulit disembuhkan untuk menjadi baik kembali. Jadi, tetaplah berkomunikasi dengan niat baik dan tidak pernah menyalahgunakan ucapan, sehingga kesucian kata dan bahasa tetap menjadi kunci untuk keharmonisan dan kedamaian hidup.

Bila tidak berguna, jangan diucapkan. Bila menyakiti orang lain, jangan dikatakan. Bila merusak keharmonisan sosial, jangan dibicarakan. Lebih baik tidak berbicara sama sekali daripada berbicara merusak kedamaian hidup. Diam itu emas. Berbicara buruk itu merusak. Berbicara baik dan positif itu membangun peradaban dan kemajuan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN MEMPERKAYA WAWASAN DAN PENGALAMAN

“Keragaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keragaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan.”~Djajendra

Kita semua berasal dari keberagaman dan perbedaan, yang menempati bumi secara bersama-sama, dan saling berbagi kebaikan agar bisa menjalani kehidupan yang damai. Bila kita berniat meniadakan keberagaman dan perbedaan, maka hasilnya konflik dan kekacauan, tidak akan pernah ada kedamaian. Tanpa empati dan kasih sayang,  setiap hubungan tidak akan mampu berkomunikasi dan berbagi. Perasaan paling benar membuat ego mencegah kedamaian hidup. Perasaan paling benar tidak mampu menyesuaikan diri dengan keberagaman, mampunya hanya menyalahkan yang tidak sama dan menciptakan kekacauan.

Perbedaan bersumber dari pemikiran. Bila pemikiran mampu menciptakan karakter yang saling menghormati, saling pengertian, saling mendengarkan, tanpa penghakiman; maka, kedamaian dan keindahan hidup bersama pasti terwujud. Perbedaan harus disikapi dengan memahaminya, dengan sabar, dan tidak menyalahkan yang berbeda. Setiap pemikiran haruslah berlandaskan kepada niat untuk hidup damai dan bahagia bersama-sama. Tidak boleh ada ide atau pemikiran yang menciptakan kondisi untuk memusuhi atau meniadakan perbedaan. Ide dan pemikiran yang anti keberagaman dan perbedaan adalah sumber kekacauan hidup. Siapapun yang berniat hidup damai hanya bisa didapatkan dengan cara merangkul keberagaman dan perbedaan untuk hidup bersama-sama di dalam keharmonisan.

Keberagaman dan perbedaan adalah kenyataan dari alam semesta. Keberagaman dan perbedaan adalah kehendak Tuhan. Keberagaman dan perbedaan adalah ilmu Tuhan yang tidak pernah bisa dipahami oleh orang-orang yang anti keberagaman dan perbedaan. Sejarah di dunia mencatat, siapapun yang bertindak untuk menghilangkan keragaman dan perbedaan, mereka pasti gagal, karena keragaman dan perbedaan merupakan kehendak Tuhan. Keragaman dan perbedaan sudah ada di dalam setiap aspek dan dimensi kehidupan. Dunia yang kita tempati sekarang memperlihatkan indahnya keragaman dan perbedaan. Segala sesuatu di alam semesta ini berbeda dan beragam, tiada sesuatu yang sifatnya seragam. Hanya pemikiran manusialah yang menciptakan keseragaman, sedangkan kehendak Tuhan sangat terlihat dalam bentuk keragaman.

Setiap perbedaan adalah sekolah untuk belajar sesuatu agar kita menjadi lebih berpengetahuan dan berwawasan. Menyikapi perbedaan yaitu dengan menjadi diri sendiri yang asli dengan kekuatan integritas diri yang tinggi, lalu menguatkan perilaku positif dan niat baik untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan hidup. Jadi, tidak boleh ada reaksi negatif saat melihat orang-orang yang tidak sama dengan kita. Kita semua harus jujur dan sadar untuk memahami bahwa semua orang ciptaan Tuhan, semua makhluk ciptaan Tuhan, serta apapun yang ada di langit dan di bumi adalah ciptaan dan kepunyaan Tuhan. Semua ciptaan Tuhan tersebut terus-menerus diurus sama Tuhan dengan penuh kasih sayang. Tuhan itu maha pemurah lagi maha penyayang. Semua yang ada di alam semesta ini milik Tuhan, ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, keberagaman dan perbedaan yang ada karena kehendak Tuhan ini haruslah dihormati dan dilayani dengan tulus dari empati dan kasih sayang.

Siapapun yang mengabaikan perbedaan atau menolak perbedaan, maka mereka akan kehilangan keseimbangan dalam hidup. Orang-orang yang tidak seimbang selalu memiliki pemikiran yang suka berburuk sangka dengan yang tidak sama dengan dirinya. Hal ini, merupakan benih konflik dan momen-momen pertengkaran pun akan selalu muncul di dalam realitas kehidupan sosial. Akibatnya, kedamaian hidup pasti hilang, kemarahan dan kekhawatiran selalu menjadi bagian dari aksi dan reaksi. Kondisi ini, tidak akan menguntungkan siapapun dan semua orang akan menghadapi kehidupan yang merugikan. Jelas, semakin suka orang menonjolkan perbedaan, semakin tidak mudah untuk menciptakan kedamaian dan ketertiban dalam kehidupan sosial.  Tuhanlah yang maha sempurna, sehingga tidak boleh seorang manusiapun yang merasa dirinya sebagai yang superior. Sebab, hanya Tuhan yang maha sempurna dan segala pujian hanya untuk Tuhan. Jadi, hati dan pikiran harus dibuka dengan ikhlas dan rendah hati, untuk melihat realitas kehidupan yang tumbuh dan berkembang di dalam keragaman dan perbedaan. Selama merasa tinggi hati dan paling tahu semua, maka selama itu tidak mungkin bisa menghargai perbedaan dan keragaman.

Kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berpikir seperti kita. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain berkomunikasi dan bersikap seperti kita. Kita semua berbeda dan beragam, tidak bisa dipaksa atau diimpikan menjadi seragam. Oleh karena itu, kita perlu toleransi dan empati untuk bisa hidup berdampingan dengan semua ciptaan Tuhan. Saling mengenali dan menghargai perbedaan dan keragaman membuat hidup kita kaya wawasan dan kaya pengalaman.

Kenali diri sendiri dan masuklah ke dalam diri sendiri untuk memperkuat semua pemikiran, keyakinan, dan kebenaran yang ada di dalam diri Anda. Anda harus menjadi diri sendiri yang mampu menjalankan hidup Anda sesuai dengan apa yang Anda yakini. Tetapi, di dalam kehidupan sosial yang beragam dan berbeda ini, Anda harus menjaga hati dan pikiran untuk tidak menciptakan permusuhan kepada yang tidak sama dengan Anda. Jaga ucapan dan tidak bertindak melawan keberagaman. Etika kehidupan sosial dalam wujud kesopanan, kebajikan, dan persahabatan haruslah menjadi kekuatan Anda untuk bisa bergaul dan berkomuniasi melintasi batas-batas yang ada di dalam diri Anda. Kesalahpahaman dan harapan yang muncul dari anti keberagaman haruslah dihindari. Jadilah diri sendiri yang kuat dan hebat, yang cerdas sosial dalam perbedaan dan keberagaman.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSUKACITA, BERDOA, BERPUASA, BEKERJA SEPRODUKTIF MUNGKIN, DAN BERSYUKUR

“Apapun situasi hidup Anda, jadilah lebih hidup. Semakin banyak rintangan, semakin kreatif dan semakin hidup.”~Djajendra

Hidup menjadi indah bila dikelola dengan cara-cara yang positif. Tidak akan pernah ada masalah dalam hidup bila menjadikan diri sejati kuat dan bersandar kepada Tuhan. Jangan pernah memberikan waktu dan energi untuk memperbesar masalah. Jika masalah muncul, segera hilangkan dan jangan pernah terjebak. Orang-orang yang terjebak dalam masalah tidak pernah menyelesaikan masalah tersebut. Orang-orang yang memperkuat diri terdalamnya untuk mengecilkan masalah adalah orang-orang yang mudah menemukan solusi untuk masalah seberat apapun. Temukan diri Anda yang kuat dan utuh untuk menjalani kehidupan dengan cara-cara positif.

Setiap bangun pagi ucapkan terima kasih dan rasa syukur di dalam hati untuk semua kebaikan yang Anda terima. Jika hal-hal yang tidak menyenangkan hati terus-menerus muncul di pikiran Anda, hentikan segera dan ikhlaskan semuanya. Katakan kepada diri sendiri bahwa Anda hidup untuk kegembiraan. Jadi, energi kegembiraan di dalam diri Anda harus maksimal dan tidak boleh hilang hanya karena adanya masalah. Setiap masalah jangan pernah dibiarkan tumbuh membesar, kecilkan masalah dan hapus semua masalah dari hidup Anda.

Hidup selalu dalam perubahan dan ketidakpastian, inilah yang menjadi sumber dari masalah hidup. Artinya, masalah selalu ada, tugas Anda mengecilkan dan menghapusnya segera. Dalam hal ini, Anda harus fokus ke dalam diri sendiri untuk membangun kekuatan diri Anda. Bila Anda fokus ke luar diri Anda dan mengabaikan bagian yang lemah di dalam diri sendiri, maka masalah Anda akan bertambah besar. Tidak ada solusi di luar diri Anda. Solusi hanya ada di dalam diri Anda. Oleh karena itu, jangan pernah membiarkan diri Anda merasa cemas, khawatir, takut, tak berdaya, dan tanpa harapan. Jangan pernah melempar kesalahan atas ketidakpastian yang sedang Anda hadapi sebagai kesalahan orang lain. Anda bertanggung jawab penuh atas hidup Anda, dan jangan berharap ada orang lain yang mau bertanggung jawab terhadap masalah-masalah Anda. Hanya Anda sendirilah yang bisa membantu hidup Anda, bukan orang lain. Jadi, tidak ada gunanya menggantungkan diri kepada orang-orang yang Anda rasa lebih kuat untuk menyelesaikan masalah Anda. Temukan di dalam diri Anda orang yang paling kuat dan paling hebat itu, lalu hadapi semua masalah Anda dengan doa dan pertolongan dari Tuhan. Dan, kehendak Tuhanlah yang menjadi solusi yang paling benar, terimalah dengan ikhlas dan tetap gembira.

Tingkatkan kualitas hidup Anda dengan cara bersukacita setiap hari, berdoa setiap saat, berpuasa dalam waktu tertentu, bekerja dengan produktif setiap hari, bersyukur untuk segela hal, serta mengucapkan maaf untuk kesalahan yang disadari dan yang tidak disadari. Jadi, setiap hari tingkatkan energi positif dan biarkan seluruh energi positif Anda menciptakan pola hidup positif, imajinasi positif, gerakan dan tindakan di dalam kegembiraan dan kesenangan Anda.

Hiduplah dengan fleksibel dan mengalir di semua situasi dengan tenang dalam sukacita. Hidup ini hanya singkat dan semua pertemuan dengan siapapun hanya sementara. Tidak ada hal permanen dalam hidup. Hidup ini hanya untuk merasakan pengalaman indah penuh sukacita. Jadi, fokuskan semua energi untuk mengenal diri sendiri dan menguatkan diri sendiri. Kenali pikiran Anda, kenali emosi Anda, kenali perilaku Anda, kenali suara hati Anda, kenali jiwa Anda, kenali tubuh Anda, kenali intuisi Anda, dan kenali diri sejati Anda di semua aspek hidupnya. Sama sekali tidak ada gunanya sebuah kehidupan yang dijalani tanpa mengenal diri sendiri dengan sempurna. Sebab, kehidupan positif baru dapat dijalani bila sudah mengenal diri sendiri dengan sejujur-jujurnya.

Apapun situasi hidup Anda, jadilah lebih hidup. Semakin banyak rintangan, semakin kreatif dan semakin hidup. Tinggal dan hidup dalam energi kreatif, sehingga semua perubahan dan ketidakpastian mampu dijawab dengan solusi kreatif. Dan yang pasti, ketika Anda hidup dalam energi kreatif, maka setiap masalah yang tercipta mampu Anda selesaikan segera. Jadi, begitu masalah masuk ke dalam hidup Anda, energi kreatif Anda langsung menemukan solusi yang dibutuhkan. Jadi, kapan pun Anda tergelincir ke dalam masalah atau kesulitan hidup, Anda tinggal memanggil diri terkuat Anda, lalu mengajaknya menciptakan solusi dan menghapus masalah dengan segera.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KESABARAN ADALAH KEKUATAN UNTUK MENJALANI KEHIDUPAN YANG HEBAT

“Kesabaran itu sangat pahit dan sangat tidak enak, namun, pada akhirnya, menghasilkan kenikmatan, kesejahteraan, dan keindahan untuk selamanya.”~Djajendra

Hidup itu sebuah perjalanan melalui proses yang tak terduga sebelumnya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan dialami dirinya di sepanjang hidup. Ketidakpastian dan perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup. Oleh karena itu, diperlukan kesabaran sebagai kekuatan untuk menemani hidup di sepanjang jalan. Bila Anda kehilangan kesabaran, Anda menjadi kacau dan tidak mampu fokus menuju mimpi dan tujuan hidup Anda. Bila Anda mampu menumbuhkan kesabaran, ketenangan, ketabahan, keikhlasan, optimisme, dan sikap syukur kepada Tuhan; maka, semua mimpi-mimpi Anda pasti menjadi kenyataan.

Kesabaran bukan berarti pasrah dan diam, tetapi selalu mengatur strategi yang tepat dan waktu yang tepat untuk mendapatkan apa yang Anda impikan. Dalam hal ini, kemampuan untuk menunggu haruslah diisi dengan aktivitas-aktivitas yang sangat produktif, sehingga ketika waktunya tiba, Anda siap mengambil peluang yang Anda impikan, untuk mendapatkan sukses yang Anda tunggu-tunggu dengan penuh kesabaran.

Kesabaran bila dikombinasikan dengan ketekunan, disiplin, kerja keras, integritas, kualitas, dan mental pemenang; maka, Anda akan memiliki kekuatan yang tak dapat dikalahkan oleh rintangan atau pun kesulitan sebesar apapun, hanya kehendak Tuhanlah yang bisa merubah semua rencana hebat Anda. Kesabaran Anda itu menjadi sikap yang begitu tenang dan santai untuk menunggu pencapaian sukses yang hebat. Jadi, walaupun kesabaran itu tidak mudah dan sangat pahit rasanya, namun dia memiliki efek magis untuk melenyapkan semua kesulitan hidup Anda. Tanpa kesabaran tidak ada kesuksesan. Kesabaran sangat diperlukan, sebab semua keinginan dan mimpi tidak bisa dihasilkan dengan segera. Intinya, Anda harus menabur, merawat, dan menunggu dengan sabar agar bisa menuai hasil terbaik.

Kesabaran berarti Anda menunggu situasi yang tepat, dan selama menunggu, Anda masuk ke dalam diri sendiri untuk bertanya pada diri sendiri, menyadari yang Anda tunggu, mengerti akan hal yang Anda tunggu, serta memahami dampak dari hal yang Anda tunggu dengan sabar.  Kemudian, Anda juga menyerahkan semua hasil akhirnya kepada kehendak Tuhan. Jadi, kesabaran adalah bagian dari kerja keras yang hebat untuk mewujudkan mimpi-mimpi Anda menjadi kenyataan. Di sepanjang kesabaran Anda, Anda harus bersujud syukur kepada Tuhan atas segala sesuatu yang Anda dapatkan dalam hidup Anda. Tidak boleh berkeluh-kesah ataupun melihat dari sudut pandang kekurangan. Anda harus melatih dan menyiapkan indera Anda, untuk mendapatkan sudut pandang yang positif, dari segala sesuatu yang Anda dapatkan di sepanjang hidup Anda.

Kesabaran adalah bagian terpenting untuk meningkatkan kualitas iman atas segala ketidakpastian di dalam hidup. Kesabaran menciptakan energi positif untuk mengantar Anda mencapai apa yang Anda inginkan dan butuhkan dalam hidup. Kesabaran meningkatkan kepercayaan diri untuk bergerak dengan tenang melalui strategi yang hebat. Kesabaran menguatkan diri Anda untuk fokus dengan sangat tajam pada proses hidup agar Anda bisa mendapatkan hal-hal yang Anda inginkan. Tuhan pasti memberkati Anda yang hidupnya sangat sabar dan sangat produktif di dalam kerja keras untuk sukses.

Kesabaran adalah kebajikan dan latihan menahan diri dalam situasi yang tidak menguntungkan hidup Anda. Jadi, ketika badai kehidupan menghempaskan Anda ke dalam keadaan hidup yang buruk, maka Anda harus sabar dan tenang agar seluruh energi dan waktu Anda dapat digunakan untuk mengangkat Anda keluar dari badai yang berat itu. Kesabaran Anda memungkinkan Anda untuk melanjutkan perjalanan menuju sukses yang Anda impikan. Kesabaran Anda membuat Anda tidak terprovokasi oleh realitas hidup yang tidak bersahabat. Kesabaran Anda membuat batin dan mental Anda tidak mempan oleh semua energi negatif yang bersumber dari luar diri Anda. Orang-orang yang tidak sabar dan tidak produktif pasti berakhir hidupnya sebagai orang-orang gagal, karena mereka menyia-nyiakan waktu hidupnya untuk melayani energi negatif dan menghindari perubahan.

Orang-orang sabar selalu hidup dalam sukacita, doa, dan rasa syukur walau mereka harus menjalani hari-harinya dengan pengalaman hidup yang sangat pahit. Mereka selalu tenang dan tidak pernah bereaksi terhadap provokasi. Mereka memilih jalan hidup yang produktif dan terus-menerus melatih mental pemenang untuk siap mendapatkan sukses. Mereka tidak terguncang dan terpengaruh secara negatif atas peristiwa hidup yang sangat merugikan. Mereka tetap berdoa dan bersyukur dalam tingkat kesabaran yang tinggi, lalu melanjutkan perjalanan hidup untuk meraih kemenangan.

Kesabaran meningkatkan moralitas diri dan mengembangkan kepribadian positif yang unggul. Kesabaran menciptakan energi tenang sebagai kekuatan untuk memilih keputusan yang paling unggul. Kesabaran memberi kekuatan untuk berpikir positif di dalam sikap rendah hati, sehingga segala amarah dan stres pun lenyap. Kesabaran membuat diri Anda berpikir dengan akal sehat dan menggunakan logika yang tepat.

Kemenangan dan kesuksesan hanya dimiliki oleh orang-orang yang hebat dengan kesabarannya untuk bekerja lebih hebat. Kesabaran memiliki efek menguntungkan dan menyembuhkan diri dari kesulitan. Kesabaran menciptakan jalan dan keadaan untuk berpikir tenang menuju kesuksesan yang diimpikan. Kesabaran mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENYALAHKAN ORANG LAIN TIDAK MENYELESAIKAN PERSOALAN

“Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda, cukup mencari obat dari dalam diri Anda.”~Djajendra

Sikap menyalahkan orang lain bersumber dari pikiran buruk dan dari rendahnya kesadaran diri. Tidak ada keuntungan dan manfaat yang didapatkan dari sikap menyalahkan orang lain. Anda yang suka menyalahkan orang lain sesungguhnya sedang mengungkapkan ketidakmampuan Anda kepada orang lain.

Ketika Anda suka menyalahkan orang lain atas penderitaan dan kemalangan yang Anda rasakan, maka semua orang menjadi tahu tentang kelemahan dan kekurangan Anda. Menumpuknya emosi negatif di dalam diri Anda menjadi akar penderitaan bagi kehidupan Anda. Sifat dan pemikiran buruk di dalam diri Anda adalah musuh Anda yang paling berbahaya. Tidak ada kebaikan dari sifat menyalahkan orang lain.

Kalau Anda ingin tumbuh dan berkembang dalam bahagia, maka jalankan peran Anda untuk menciptakan sebanyak mungkin pemikiran positif dan sifat positif, serta meniadakan pemikiran negatif dan sifat negatif di dalam diri Anda. Hilangkan pikiran buruk dan perbanyak pikiran baik. Tingkatkan kepercayaan diri dan kuatkan prinsip kehati-hatian di semua aspek kehidupan. Tampilkan diri Anda yang tenang, rendah hati, kuat, santai, tegas, bijak, dan tidak berhenti untuk mencapai tujuan Anda.

Ketika Anda menyalahkan orang lain, maka Anda sedang memberi kekuatan kepada orang tersebut. Sebaliknya, ketika Anda menerima semua realitas dan menghormati mereka, maka Anda sedang memberikan kekuatan kepada diri Anda sendiri. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada siapapun, apalagi dengan orang-orang yang sedang berkonflik dengan Anda, abaikan mereka secara pribadi dan perkuat diri Anda dari dalam. Bila Anda memberikan perhatian kepada mereka yang memusuhi Anda, maka itu sama saja seperti Anda sedang memberikan kekuatan kepada mereka. Jadi, fokuskan waktu dan sumber daya Anda untuk memperkuat diri Anda, dan biarkan saja musuh-musuh Anda itu menjadi lemah sendiri oleh sistem dan budaya kehidupan. Anda tidak perlu menyalahkan mereka, apalagi menilai dan menghakimi mereka. Biarkan waktu yang menjadikan Anda semakin kuat, sehingga mereka menjadi terlalu kecil untuk melawan Anda.

Hubungan antar manusia sangat kompleks dan sulit untuk dipahami atau diprediksi. Jadi, dalam membangun hubungan yang kuat dan profesional, Anda tidak perlu fokus pada sikap dan pemikiran orang lain, Anda harus waspada terhadap pengaruh tidak baik dari sikap dan pemikiran orang lain. Anda harus sadar bahwa dalam satu momen kehidupan bisa menciptakan ribuan pengalaman dari persepsi masing-masing orang. Jadi, tidak mungkin Anda menyalahkan dan memusuhi mereka semua, Anda cukup bertindak bijaksana dan selalu fokus ke dalam diri sendiri untuk menjaga agar Anda tetap kuat dan percaya diri.

Tingkatkan kesadaran dan pengetahuan Anda untuk bisa berkomunikasi dengan sahabat sejati Anda yang hidup di dalam diri Anda. Pikiran positif, perilaku baik, dan tindakan baik Anda menjadikan sahabat sejati Anda semakin kuat dan dekat untuk menolong perjalanan hidup Anda. Jadi, dari pada menyalahkan orang lain atas hal-hal yang tidak menguntungkan Anda, maka lebih baik energi dan waktunya Anda gunakan untuk berbicara dengan sahabat sejati Anda sambil menemukan solusi terbaik bagi kebaikan hidup Anda.

Hargai pendapat orang lain dan bertanggung jawablah atas kondisi kehidupan Anda, tanpa menyalahkan orang lain. Penderitaan Anda tidak perlu mencari penyebab dari luar diri Anda. Apapun situasi hidup yang harus Anda hadapi, maka hadapi dengan berani dan tanpa rasa takut, hadapi semuanya dengan ikhlas dan percaya diri. Pasti ada orang yang akan suka kepada Anda dan ada juga yang tidak suka. Hormatilah mereka. Kalau hati sudah ikhlas, Anda pun bisa mencintai para pembenci Anda. Tidak ada ruginya untuk berbuat baik kepada orang-orang yang tidak suka kepada Anda. Tidak semua orang yang Anda temui akan menghargai dan menghormati Anda. Jadi, tidak perlu marah dan menyalahkan mereka, cukup fokus kepada diri sendiri dan perkuat diri Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KERAGAMAN DAN PERBEDAAN ADALAH KEBENARAN HIDUP

“Hukum alam telah menyiapkan kedamaian, keharmonisan, keindahan, kesenangan, dan kebahagiaan bagi semua orang. Syaratnya, semua orang harus saling menerima dan mengenali perbedaan dan keragaman yang menjadi bagian dari hukum alam.”~Djajendra

Hidup yang benar dan lurus ada di dalam keragaman dan perbedaan. Siapapun yang tidak menghendaki keragaman dan perbedaan, maka dirinya sedang melawan kebenaran hidup. Keharmonisan dan kedamaian hidup akan terwujud bila terbentuk kesatuan hati dalam toleransi untuk keragaman dan perbedaan.

Manusia diciptakan dalam keragaman dan perbedaan. Keragaman dan perbedaan terlihat dari bentuk fisik, bahasa, budaya, pola kehidupan sosial, jenis makanan, ideologi, agama, keyakinan, kepercayaan, impian, pikiran, persepsi, suara, sidik jari, pilihan politik, pilihan pekerjaan, profesi, penampilan, cara berpakaian, dan sangat banyak realitas yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan adalah kebenaran hidup. Intinya, keragaman dan perbedaan adalah hukum alam, sama seperti hukum gravitasi. Jadi, sangatlah keliru bila keragaman dan perbedaan dipermasalahkan dalam hidup, sebab sama saja seperti sedang mempermasalahkan hukum alam. Mempermasalahkan hukum alam adalah perbuatan sia-sia yang tidak akan pernah ada solusinya.

Orang-orang pintar pasti memiliki kesadaran yang tinggi untuk menerima perbedaan dan keragaman dengan toleransi yang tinggi. Hanya orang-orang yang kehilangan kesadaran untuk memahami hukum alam akan mempertanyakan atau mempermasalahkan perbedaan dan keragaman. Hidup ini tidak diciptakan untuk menjadi seragam, tetapi diciptakan untuk menjadi berbeda-beda dalam kompleksitas yang tidak mudah dipahami dengan pikiran. Diperlukan hati nurani yang penuh cinta, kasih sayang, empati, peduli, toleransi, dan kebaikan, agar dapat menerima perbedaan dan keragaman dengan bahagia. Jadi, akal saja tidak cukup untuk menerima perbedaan dan keragaman, diperlukan cinta dan kasih sayang terhadap semua makhluk hidup agar kita bisa berdampingan dengan bahagia bersama perbedaan dan keragaman.

Perbedaan dan keragaman adalah realitas dari kehidupan sosial yang tidak bisa diabaikan. Sekali seseorang mengabaikan atau memusuhi perbedaan, maka dia tidak akan pernah memiliki hubungan sosial yang baik dengan semua golongan. Dia akan terkucilkan dan menjadi kecil di golongan yang dia anggap paling benar. Dia tidak bisa merasakan keindahan hidup dalam warna-warni keragaman.

Karena keragaman dan perbedaan merupakan hukum alam, maka diperlukan toleransi dan empati untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis. Bila di sebuah lingkungan terjadi permusuhan terhadap keragaman dan perbedaan, maka kedamaian dan keharmonisan akan hilang seketika dan digantikan dengan penderitaan. Menentang keragaman dan perbedaan pasti menimbulkan dampak negatif yang merugikan kehidupan sosial bagi semua orang. Jadi, walaupun hidup dalam perbedaan dan keragaman, tidaklah perlu mempermasalahkannya. Layani saja perbedaan dan keragaman dengan pandangan dan perilaku positif. Anda tidak perlu mencegah keragaman, karena hal itu tidak mungkin bisa dilakukan. Orang-orang yang mencegah perbedaan dan keragaman biasanya sangat menikmati perilaku negatif mereka. Dan, hasilnya, mereka akan menciptakan ketakutan dan permusuhan yang berakibat pada hilangnya kedamaian di dalam kehidupan sosial. Perasaan saling curiga dan perasaan dendam yang penuh kebenciaan akan menjadi energi perlawanan yang mengakibatkan hilangnya cinta, damai, kasih sayang, toleransi, peduli, dan saling membantu.

Seperti kata orang bijak bahwa di dunia ini, semua dirancang untuk menguji manusia. Keyakinan dan pemikiran manusia dihadapkan dengan hukum alam. Pastinya, hukum alam adalah kebenaran absolut yang tidak dapat diganggu gugat. Sedangkan, keyakinan dan pemikiran manusia sangat terbatas. Keyakinan dan pemikiran manusia terbatas oleh kemampuan pancainderanya, seperti: penglihatan, pendengaran, sentuhan, aroma, dan rasa. Jadi, manusia yang gagal memahami hukum alam pasti tidak akan pernah lulus ujian dari kehidupan yang Tuhan ciptakan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL ANDA MEMUDAHKAN ANDA UNTUK BEKERJA DALAM KERAGAMAN DAN PERBEDAAN

“Jika Anda bersedia untuk melihat diri sendiri dengan jujur, maka Anda mudah menemukan kekuatan dan kelemahan diri sendiri untuk menata kehidupan terbaik.”~Djajendra

Kodrat kehidupan manusia adalah perbedaan dan keragaman. Tidak ada seorang pun yang mampu menentang kehendak Tuhan atas kehidupan manusia di dalam perbedaan dan keragaman. Oleh karena itu, kita hanya punya satu pilihan untuk bisa hidup berdampingan. Pilihan tersebut adalah merangkul semua pemikiran dan kepribadian yang berbeda. Kita harus pahami bahwa kita semua memiliki kepribadian yang berbeda, cara berpikir yang berbeda, cara mengekspresikan emosi yang berbeda, kebutuhan yang berbeda, keinginan yang berbeda, dan harapan yang berbeda. Jadi, kita tidak hidup untuk memaksa maunya kita, tetapi kita hidup untuk menjalin hubungan yang baik dengan semua orang yang berbeda dan beragam.

Untuk bisa hidup harmonis di dalam perbedaan dan keragaman, Anda harus memiliki kecerdasan emosional yang baik. Kecerdasan emosional yang baik menjadikan Anda lebih bijaksana dan lebih pandai untuk menjalani kehidupan yang berkualitas di tengah-tengah perbedaan dan keragaman.

Ketika Anda sudah terbiasa untuk mengenali emosi Anda, dan memahami maunya pikiran Anda, maka Anda bisa mengendalikan diri Anda agar tidak menciptakan konflik dalam hubungan sosial Anda. Emosi Anda yang cerdas dan positif mampu mempengaruhi orang-orang di sekitar Anda. Kemampuan Anda untuk tetap tenang dan terkendali saat menghadapi situasi dan peristiwa yang tidak menyenangkan, akan membantu perasaan Anda untuk mengelola hubungan yang lebih baik dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Keberhasilan karir di tempat kerja sangat ditentukan oleh kecerdasan emosional Anda. Semakin berkualitas kecerdasan emosional Anda, semakin mudah Anda beradaptasi dengan berbagai situasi dan peristiwa di tempat kerja. Anda mudah terhubung dan bekerja sama dengan atasan, rekan kerja, bawahan, pelanggan, dan semua pemangku kepentingan yang lainnya. Anda mampu secara konsisten bersikap baik, bijaksana, pandai, tenang, dan merasakan kebutuhan emosional orang lain. Anda mampu menjadi pendengar yang baik dan memahami pola pikir orang lain.

Bila Anda memiliki kecerdasan emosional yang tinggi; maka, apa pun situasi dan peristiwa yang sedang Anda hadapi, Anda tidak pernah tersinggung atau marah. Anda peduli dan memberikan perhatian untuk menciptakan situasi dan peristiwa menjadi positif. Inilah dampak positif bila Anda memiliki kecerdasan emosional yang baik.

Bagaimana cara Anda memiliki kecerdasan emosional?

Untuk memiliki kecerdasan emosional, Anda harus berlatih dan membiasakan diri untuk memahami emosi dan pola pikir Anda. Jelas, yang pertama, Anda harus sadar diri dulu. Anda harus memiliki kesadaran diri untuk belajar tentang diri sendiri dan memahami emosi-emosi yang sering dihasilkan oleh diri Anda. Dalam hal ini, Anda harus sadar dan memiliki komitmen agar emosi-emosi yang tidak baik dapat Anda kontrol, serta tidak membiarkannya keluar dari diri Anda. Menjadi jujur kepada diri sendiri untuk melihat kekurangan dan kekuatan diri sendiri sangatlah penting dalam membangun kecerdasan emosional Anda. Intinya, integritas Anda merupakan fondasi terpenting dalam memperkuat kecerdasan emosional Anda.

Anda juga harus memiliki disiplin dan aturan-aturan dari niat Anda untuk mengendalikan diri Anda. Dalam hal ini, Anda harus memiliki aturan-aturan untuk diri sendiri agar tidak mudah marah, tidak mudah cemburu, tidak mudah khawatir, tidak mudah takut, tidak ceroboh, tidak makan berlebihan, tidak bereaksi secara berlebihan, dan tidak berpikir negatif. Anda harus memiliki aturan-aturan untuk diri sendiri agar selalu tenang dalam menghadapi berbagai situasi; selalu merasa nyaman dan bersyukur dengan semua peristiwa kehidupan yang harus Anda hadapi; selalu merasa bertanggung jawab untuk menjadikan diri Anda lebih bahagia; selalu mampu menjaga pola makan yang sehat; dan mampu mengatakan tidak untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan kebaikan hidup Anda.

Kecerdasan emosional menjadi konsisten bila Anda memiliki motivasi yang tinggi, untuk selalu cerdas emosi dalam menghadapi berbagai situasi dan peristiwa kehidupan. Dalam hal ini, Anda harus bersedia untuk berlatih dan membiasakan emosi-emosi baik menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari Anda. Apa pun situasi dan peristiwanya Anda mampu menjaga motivasi Anda untuk melakukan hal-hal terbaik bagi kebahagiaan hidup Anda.

Empati dan keterampilan sosial merupakan pengetahuan yang wajib Anda miliki untuk memperkuat kecerdasan emosional Anda. Empati Anda mampu memahami isi hati dan isi pikiran orang lain. Keterampilan sosial Anda menjadikan Anda mudah berkomunikasi dan terhubung dengan kepribadian yang berbeda dan beragam. Jadi, empati dan keterampilan sosial Anda memudahkan Anda untuk berhubungan dengan orang lain. Dan, Anda juga mampu memahami kebutuhan, keinginan, dan harapan orang lain sehingga mudah memberikan pelayanan dan bantuan yang dibutuhkan oleh orang lain.

Kecerdasan emosional sangatlah penting untuk menjadikan Anda memahami berbagai realitas kehidupan di tempat kerja. Anda yang cerdas emosional menjadi mudah memahami pola pikir orang lain; mudah memahami emosi-emosi yang muncul di lingkungan kerja Anda; Anda mampu memiliki kerendahan hati untuk memahami orang lain; Anda mampu tampil penuh percaya diri dan berani bersikap; Anda mampu tampil tenang dan fokus pada solusi; Anda tidak akan terjebak oleh pujian dan sanjungan;  dan Anda juga mampu bereaksi positif terhadap situasi stres.

Orang-orang yang cerdas emosi tidak suka menyalahkan orang lain atau menjadi marah pada mereka. Orang-orang yang cerdas emosi selalu terkendali dan bijaksana dalam memahami realitas yang ada. Mereka menjaga emosi di bawah kontrol pikiran positif. Mereka bersedia meminta maaf dan memaafkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHAPUS BUDAYA SALING MENYALAHKAN DI TEMPAT KERJA

“Ketika satu jari menunjuk orang lain, empat jari yang lain menunjuk diri sendiri. Hidup bukanlah permainan salah-menyalahkan. Hidup adalah permainan untuk mengerti dan mengelola segala sesuatu dengan tanggung jawab.”~Djajendra

Ketika target tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika tujuan tidak tercapai, orang lain yang disalahkan. Ketika hati tidak damai, orang lain yang disalahkan. Ketika pengeluaran besar dan kebutuhan tidak terpenuhi, orang lain yang disalahkan. Ketika karir tidak naik-naik, orang lain yang disalahkan. Ketika pimpinan menilai kinerjanya dengan rendah, orang lain yang disalahkan. Ya, apapun kejadian yang merugikan dirinya, orang lain yang disalahkan. Mental menyalahkan orang lain sangatlah berbahaya di tempat kerja.

Perilaku yang sering menyalahkan orang lain di tempat kerja adalah perilaku yang gagal untuk bertanggung jawab atas keberadaannya di tempat kerja. Orang-orang yang terbiasa menyalahkan orang lain hidupnya berpusat pada masalah demi masalah, mereka selalu menganggap dirinya sebagai korban, selalu mengasihani diri sendiri atas berbagai peristiwa yang menunjukkan ketidakmampuan untuk bertanggung jawab.

Orang dengan mentalitas dan perilaku yang selalu merasa sebagai korban, tidak akan pernah menghasilkan kinerja dan prestasi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menghindari tanggung jawab, serta sangat pintar untuk memainkan peran kemalangan atau ketidakadilan atas dirinya. Mereka selalu bersembunyi di dalam alasan demi alasan, sehingga tidak bisa diandalkan untuk menjadi energi positif dalam membangun keberhasilan organisasi.

Seorang karyawan dengan mentalitas korban dapat menimbulkan masalah nyata bagi kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, tim manajemen yang baik pasti segera menangani penyakit salah-menyalahkan agar tidak merusak moral dan produktivitas di tempat kerja. Membiarkan kebiasaan salah-menyalahkan di tempat kerja, sama saja seperti menyetujui untuk kegagalan dalam pencapaian kinerja.

Berurusan dengan mentalitas korban memang tidak mudah. Persepsi dan keyakinan dirinya sebagai korban dari perlakukan tidak adil; korban dari intimidasi; korban dari diskriminasi; korban dari sistem; korban dari hubungan tidak baik; dan korban dari apapun yang dia inginkan. Jadi, perlu dipahami bahwa mental dan perilaku dia selalu mencurigai orang lain sebagai penyebab ketidakmampuan dirinya dalam mencapai prestasi. Jelas, orang-orang mentalitas korban haruslah segera diperbaiki, kalau tidak bisa diperbaiki lagi, segeralah keluarkan mereka dari struktur organisasi agar tidak merusak proses kerja.

Perusahaan yang berbudaya unggul selalu mampu menangani orang-orang bermental salah-menyalahkan. Penegakkan etika yang konsisten dan profesional dapat menghindari kerusakan moral kerja akibat salah-menyalahkan. Menyiapkan pedoman tata krama dan kode etik, lalu dijalankan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab akan mengurangi budaya salah-menyalahkan di tempat kerja. Membiarkan budaya korban dan salah-menyalahkan di tempat kerja hanya akan merusak produktivitas, merusak hubungan kerja, dan merusak kepercayaan di dalam proses kerja. Dampaknya, semua orang selalu berada dalam konflik dan politik kantor, yang sibuk mengurusi sama-sama lain dan lupa untuk bekerja dengan efektif.

Profesionalisme dan budaya kerja yang kuat harus ditegaskan melalui standar perilaku kerja. Jadi, setiap karyawan di tempat kerja wajib memberikan pertanggung jawaban atas pekerjaan dan hubungan kerja. Tidak boleh ada alasan untuk pembenaran atas kelemahan dalam hubungan kerja. Setiap orang harus terlatih untuk mengendalikan situasi dan menyelesaikan tugas-tugas tepat waktu, tanpa alasan.

Setiap karyawan dibangun dalam bangunan kerja tim yang solid. Perasaan syukur, terima kasih, dan rasa bersatu dengan yang lain harus dikuatkan agar perilaku menyalahkan hilang. Dan juga, pengembangan kepercayaan diri harus lebih dikuatkan agar apapun situasinya dapat dilalui dengan keberanian dan penuh tanggung jawab

Penguatan komunikasi dan hubungan yang etis di dalam budaya kerja harus selalu menjadi perhatian dan kepedulian setiap orang. Dalam hal ini, manajemen harus memiliki inisiatif untuk memberikan pelatihan dan motivasi yang terus-menerus agar setiap orang memiliki kesadaran untuk berkinerja, dan tidak menjadikan dirinya sebagai korban dalam proses kerja.

Manajemen tidak boleh membiarkan standar kerja dan standar perilaku terganggu oleh realitas apapun. Standar yang kuat akan membantu sistem dalam proses kerja. Jadi, tim manajemen harus selalu bertindak cepat untuk menyelamatkan standar kerja dan standar perilaku agar budaya salah-menyelahkan tidak berlanjut dalam konflik panjang yang berlarut-larut.

Setiap karyawan harus ikhlas dan tulus dalam menerima tanggung jawab, serta memiliki integritas yang tinggi untuk menyelesaikan semua tugas, tanpa menyalahkan satu sama lain. Di samping itu, semua karyawan harus dilatih dan dibiasakan untuk dapat mengontrol reaksi terhadap realitas yang sulit, serta menjadi kreatif untuk mengatasi masalah-masalah yang merusak hubungan kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMAAFKAN MENJADIKAN ANDA MENANG

“Ketika Anda memaafkan orang yang sangat menyakiti hidup Anda, maka Anda menang dan bahagia.”~Djajendra

Perjalanan hidup kadang-kadang harus terbentur dengan hal-hal yang menyakitkan dan merugikan. Tidak selalu hubungan dengan orang lain berlangsung dengan baik dan damai. Ketika Anda mampu memaafkan orang-orang yang menyakiti dan merugikan hidup Anda, maka Anda menang. Semakin Anda terbiasa memaafkan dan tidak ambil pusing dengan perilaku tidak baik orang lain kepada Anda, maka semakin Anda menjadi lebih kuat dan merdeka dengan hidup Anda.

Kebencian, dendam, marah, dan sakit hati tidak akan memberikan masa depan terbaik bagi Anda. Walaupun Anda sudah berjuang dengan sangat keras, tetapi bila di hati masih melekat benci dan iri, maka Anda tidak pernah menang dalam hidup Anda. Para pemenang adalah orang-orang yang berjiwa besar, berempati, bertoleransi, memaafkan, dan ikhlas menerima realitas hidupnya dengan rasa syukur.

Harga diri dan kehormatan semakin tinggi ketika Anda semakin rendah hati. Sikap rendah hati membuat Anda semakin mudah memaafkan. Sikap tinggi hati membuat Anda sulit memaafkan. Memaafkan membuat Anda menemukan kedamaian dan keindahan dalam hidup.

Tanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri agar Anda bisa tumbuh lebih dewasa, lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih tenang. Semakin banyak aliran nilai-nilai positif ke dalam pikiran bawah sadar Anda, semakin mereka menyembuhkan semua luka hati Anda. Akhirnya, Anda menemukan kekuatan untuk melihat hidup dengan bijaksana dan menjadi pribadi yang mudah memaafkan.

Anda yang tidak bisa memaafkan selalu menghabiskan hari dan malam dengan menyiksa diri sendiri. Jika Anda dibesarkan dengan nilai-nilai negatif yang sudah terukir di dalam hati Anda dengan sempurna, maka Anda harus sadar untuk berjuang dengan sangat keras agar bisa melemahkan nilai-nilai negatif tersebut. Jangan membiarkan diri Anda untuk membenci orang lain. Kebencian kepada orang lain hanya menjadikan hidup Anda lebih buruk. Jagalah kata-kata Anda agar tidak menyakiti orang lain. Kendalikan diri untuk selalu berada di dalam kekuatan baik, dan jauhkan diri Anda dari kekuatan tidak baik.

Anda tidak perlu melupakan perbuatan tidak baik orang lain kepada Anda. Jadikan hal itu sebagai pengalaman yang mendewasakan hidup Anda. Intinya, Anda tidak perlu mengubah masa lalu, biarkan masa lalu itu seperti apa adanya, tetapi Anda harus memaafkannya agar Anda terlepas dari rasa sakit hati dan kemarahan.

Ketika Anda memaafkan orang yang menyakiti Anda, maka perbuatan Anda itu menguntungkan hidup Anda, dan belum tentu menguntungkan atau membawa kebaikan kepada orang yang menyakiti Anda. Jadi, memaafkan adalah tentang keuntungan dan kebaikan bagi diri sendiri.

Orang bijak mengatakan bahwa memelihara kebencian di dalam hati seperti memberikan racun kepada diri sendiri dan mengharapkan orang lain yang mati. Artinya, bila Anda memelihara kebencian, maka Andalah yang tersiksa dan mati perlahan-lahan di dalam hidup, sedangkan orang yang Anda benci mungkin saja hidupnya lebih damai dan bahagia dari Anda.

Memaafkan tidak berarti Anda harus berbaik-baik dengan orang yang tidak baik dengan Anda. Anda cukup memaafkan dengan ikhlas dan tulus, lalu tidak perlu bertemu dan berhubungan dengan orang tersebut. Intinya, Anda tidak boleh sakit hati, membenci, dendam, dan marah kepada siapapun dalam waktu yang lama.

Memaafkan menjadikan Anda menang. Anda tidak perlu menyalahkan siapapun dalam perjalanan hidup Anda. Bersyukurlah dan terimalah segala sesuatu dengan rendah hati. Belajarlah dengan rendah hati untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan dari hal-hal yang tidak Anda inginkan. Jangan menghancurkan diri sendiri dengan kemarahan, kebencian, dendam, dan rasa sakit hati. Para pemenang tidak pernah menyalahkan orang lain, hanya orang-orang yang gagal yang suka menyalahkan orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com