PENSIUN ADALAH AWAL DARI KEHIDUPAN BARU

“Ketika Anda pensiun, Anda terlahir kembali untuk menjalani kehidupan yang lebih hebat dan lebih bahagia.”~Djajendra

Peristiwa pensiun menjadikan Anda untuk belajar kembali menata rutinitas baru. Sebagian besar dari rutinitas lama Anda akan hilang, dan waktu yang pernah diisi dengan rutinitas yang lama harus Anda ganti segera dengan rutinitas yang baru. Jadi, inti dari peristiwa pensiun adalah mengisi waktu produktif yang hilang dengan kegiatan produktif yang baru. Hal terpenting yang harus Anda fokuskan di hari pensiun adalah untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda.

Setelah pensiun bukan berarti Anda duduk di rumah dan menghabiskan waktu di depan TV. Peristiwa pensiun hanyalah sebuah titik perubahan akibat Anda harus berhenti dari pekerjaan yang sudah sangat lama Anda tekuni. Anda harus sadar, sebenarnya, kehidupan dimulai lagi setelah yang disebut pensiun. Oleh karena itu, Anda tidak boleh takut atau khawatir terhadap pensiun Anda. Anda harus yakin bahwa Tuhan pasti menjaga Anda di sepanjang kehidupan Anda setelah pensiun. Anda harus sadar dan yakin bahwa walau usia akan semakin lanjut, Anda harus hidup penuh semangat dan rendah hati agar bisa melayani kehidupan dengan ikhlas dan penuh cinta. Masa pensiun adalah saatnya Anda mengisi waktu dengan melayani kehidupan tanpa pamrih dari diri sejati Anda yang paling jujur.

Masa pensiun adalah saatnya Anda membangun kembali impian dan hubungan yang terlupakan. Mulailah semuanya dengan rendah hati dan jangan terlalu berambisi. Mulailah semuanya dengan rasa syukur dan terima kasih secara terus-menerus kepada Tuhan. Ingat, hanya Tuhan tujuan hidup yang sebenarnya, hanya Tuhan yang memiliki sumber kebahagiaan. Jadi, jangan pernah mengabaikan kehendak Tuhan di sepanjang jalan hidup yang Anda pilih di masa pensiun Anda. Hak manusia hanya untuk berproses dan melakukan sebaik mungkin, dan hak Tuhan untuk menentukan hasil akhir sesuai kehendaknya. Oleh karena itu, kekuatan ikhlas haruslah menjadi mindset yang tertanam kuat di dalam fondasi diri Anda.

Perhatikan kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. Usia pensiun berarti usia sudah tidak muda lagi, pastinya metabolisme tubuh pun akan melambat dan mungkin ada gangguan. Jadi, fokuskan untuk merawat diri dengan olah raga dan pola makan yang sesuai usia Anda. Fokuskan semangat hidup untuk tumbuh dan menjadi lebih mandiri di hari pensiun Anda.  Kehidupan setelah pensiun membutuhkan lebih banyak keberanian dan toleransi untuk menghadapi saat-saat sensitif dan realitas yang selalu berubah. Oleh karena itu, Anda harus fokus membangun fisik, mental, emosional, dan jiwa yang tetap positif dan aktif pasca pensiun agar dapat unggul dalam perlombaan hidup yang dinamis.

Jangan pernah menyalahkan siapapun atas peristiwa-peristiwa yang Anda alami pasca pensiun. Anda harus menjadi lebih tenang, lebih hati-hati, dan memilih jalan sesuai hati nurani Anda. Tujuan hidup Anda pasca pensiun haruslah sesuai panggilan hati Anda, bukan karena bisikan orang lain. Berbahagialah dan bersyukurlah dengan pensiun Anda. Yakinkan diri Anda dan tanamkan kepercayaan di mental Anda bahwa dalam segala kondisi Tuhan pasti menjaga kita. Jadi, kalau Tuhan sudah menjaga kita, maka tugas kita adalah bekerja dan melayani segala sesuatu dengan jujur, rendah hati, ikhlas, dan penuh kasih.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BEKERJA UNTUK PEKERJAAN IMPIAN DALAM MENGISI PENSIUN

“Tinggalkan masa lalu, ciptakan masa depan yang pernah Anda impikan tapi belum Anda wujudkan.”~Djajendra

Setelah puluhan tahun menjalani rutinitas kehidupan kerja di kantor dan pada hari pensiun Anda harus menghentikan rutinitas kerja Anda. Sebuah kebiasaan atau pola hidup yang sudah terbentuk sejak Anda mulai bekerja selepas tamat dari perguruan tinggi akan segera berakhir. Pensiun adalah perubahan besar yang memaksa Anda untuk mengubah kebiasaan lama dengan kebiasaan baru. Kemampuan Anda untuk berubah dan beradaptasi dengan kenyataan hidup setelah pensiun akan menjadikan Anda sukses menjalani kehidupan setelah pensiun. Sebaliknya, bila Anda masih hidup dengan nostalgia dan cerita-cerita lama dari tempat kerja Anda, maka Anda akan sulit melakukan sesuatu yang hebat setelah pensiun.

Anda pasti sudah memulai karir kerja Anda sejak usia muda. Kehidupan kerja yang dinamis dan penuh harapan mendorong Anda bergerak aktif untuk mewujudkan karir tertinggi. Setelah melewati proses panjang dalam kompetisi kerja, Anda akhirnya mencapai impian karir Anda. Tetapi, usia Anda juga terus bertambah dan pada usia tertentu perusahaan sudah memiliki aturan yang memaksa Anda untuk pensiun. Pensiun berarti Anda sudah tidak dapat diterima dalam sistem kerja yang selama ini sudah Anda tekuni. Perusahaan membutuhkan tenaga-tenaga muda yang siap menggantikan Anda yang pensiun. Ya, Anda harus ikhlas meninggalkan pekerjaan dan perusahaan yang selama ini sudah menjadi bagian penting dari hidup Anda.

Semuanya pasti berlalu, tidak ada yang kekal dan selamanya dalam hidup ini. Demikian juga dengan karir kerja yang sudah Anda bangun dengan penuh semangat, yang harus Anda ikhlaskan karena memasuki usia pensiun. Jangan ciptakan prasangka negatif atau kekhawatiran yang berlebihan terhadap kehidupan setelah pensiun. Memang betul, sangat banyak cerita-cerita kehidupan yang dirasakan kurang beruntung oleh sebagian dari orang-orang yang sudah pensiun. Banyak kisah-kisah sedih atau kegagalan keuangan yang dialami oleh orang pensiun. Tetapi, sangat banyak juga kisah-kisah sukses dari orang pensiun. Oleh karena itu, jangan takut dengan pensiun, siapkan diri Anda untuk kehidupan setelah pensiun. Niatkan untuk melakukan pelayanan sekecil apapun yang bisa Anda lakukan untuk mengisi hari-hari pensiun Anda.

Anda harus berdamai dengan masa pensiun Anda.Tumbuhkan semangat baru untuk kehidupan baru setelah pensiun. Kuatkan keseimbangan mental dan fisik Anda untuk bisa mengisi masa pensiun dengan prestasi. Jangan abaikan waktu. Manajemen waktu di hari-hari pensiun menjadi sangat menentukan arah perjalanan hidup Anda. Cara Anda menggunakan waktu dengan bijak dan cerdas akan mengantar Anda pada rutinitas yang produktif. Waktu yang disia-siakan untuk hal-hal yang tidak sejalan dengan rencana hidup Anda hanya akan menimbulkan masalah setelah pensiun. Jadi, pandai-pandailah dalam memanfaatkan waktu yang sesungguhnya sangat singkat dan tidak terlalu banyak di dalam hidup kita.

Pensiun berarti terbukanya jalan kehidupan baru untuk karir kehidupan yang kedua. Dalam hal ini, pensiun dapat membantu Anda untuk mengejar atau mengerjakan hal-hal yang sangat Anda sukai. Sekaranglah waktunya untuk bergerak aktif dan dinamis di jalan kehidupan yang sangat Anda impikan. Sekaranglah waktunya untuk menjadi diri sendiri yang bekerja dari kekuatan hati nurani Anda. Jangan habiskan waktu dengan hanya duduk di depan TV. Jangan habiskan waktu dengan hanya menceritakan kisah-kisah hebat Anda di masa lalu. Jangan habiskan waktu untuk hal-hal yang sudah berlalu. Gunakan waktu dan energi Anda agar Anda bisa fokus pada momen sekarang, untuk bisa melakukan pelayanan-pelayanan bagi diri sendiri dan orang lain.

Kehidupan pensiun adalah kehidupan untuk menciptakan peluang bagi pencapaian prestasi di jalan kehidupan baru. Pertama, jaga badan agar selalu sehat dan bugar. Untuk itu, mulailah secara rutin melakukan olah raga dan menjaga pola makan yang seimbang. Ingat! Anda sudah tidak muda lagi, usia sudah pensiun, jadi jaga makanan dan perhatikan metabolisme tubuh Anda dengan baik. Selalu berpikir positif, selalu merasakan hal-hal terbaik untuk kehidupan yang Anda jalani. Bersyukurlah dan berterima kasihlah untuk segala sesuatu yang Anda alami. Semakin dekatkan diri dengan Tuhan dan serahkan semua hasil akhir kepada kehendak Tuhan. Jadilah optimis dan hidup penuh semangat setiap saat di hari pensiun Anda.

Miliki tabungan atau deposito untuk mendukung kehidupan ekonomi Anda pasca pensiun. Lunasi semua hutang Anda, jangan pernah menciptakan pola hidup dengan hutang. Dengarkan suara hati Anda, miliki tujuan yang jelas, dan arahkan hidup Anda di jalan yang siap Anda perjuangkan. Rencanakan pengeluaran untuk kebutuhan Anda dengan efisien.  Rencanakan masa depan dan bergerak dengan optimis. Memiliki gambaran yang jelas tentang hal-hal yang harus dicapai. Benar-benar bekerja untuk hal-hal yang paling Anda sukai. Menyiapkan mental pemenang untuk menghadapi tantangan dan cobaan di setiap tahap perjalanan menuju sukses. Intinya, Anda harus menyiapkan fondasi yang kuat agar bisa menjalani kehidupan pensiun tanpa beban dan penuh optimis.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

APA YANG INGIN ANDA KERJAKAN DARI WAKTU YANG TERSISA SETELAH PENSIUN?

“Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun.”~Djajendra

Perlu kerja keras untuk mendapatkan karir yang hebat dari sisa waktu hidup yang Anda miliki setelah pensiun. Pastinya tidak semudah saat Anda Memulai karir di usia muda. Saat Anda berusia muda, Anda memiliki fisik dan mental yang kuat untuk memulai karir dari nol. Saat Anda memasuki usia pensiun, Anda sudah tua dan fisik Anda tidak muda lagi untuk beraktivitas seperti orang berusia muda.

Sebuah penelitian mengatakan bahwa rata-rata orang memiliki sekitar 20 tahun yang tersisa setelah pensiun. Artinya, masih ada cukup waktu untuk memulai kehidupan baru di hari tua. Sebagian hidup sudah Anda habiskan dibangku sekolah; sebagian hidup sudah Anda habiskan di tempat kerja; dan sekarang, sebagian sisa hidup setelah pensiun wajib Anda habiskan untuk kegembiraan diri sendiri. Ya, kita semua pasti meninggalkan dunia yang indah ini dan itu pasti. Tidak mungkin kita bisa hidup selamanya, walau kadang masih ada yang hidup sampai usia di atas delapan puluh tahun, tetapi kondisi fisik dan mental mereka tidak memungkinkan untuk hidup dalam kondisi normal.

Setelah berakhirnya masa kerja dan memulai hidup sebagai seorang pensiunan, Anda sedang memasuki awal yang baru, petualangan hidup yang baru. Mungkin pada awalnya, sebagian besar pegawai berharap untuk pensiun dan mendapatkan uang pensiun sebagai modal untuk karir yang baru. Mungkin juga pada akhirnya, pegawai yang sudah puluhan tahun mengabdi dan berkarir secara hebat tersebut, berpotensi merasa kehilangan pekerjaan, dan merindukan kembali suasana kerja mereka yang hilang karena pensiun.

Orang bekerja bukan hanya sebatas mencari uang ataupun sebatas motif ekonomi semata, dan semua pekerjaan terjadi melalui budaya yang terbentuk di tempat kerja. Kehidupan kerja dibentuk oleh budaya yang menciptakan hubungan sosial melalui identitas individu. Jadi, di tempat kerja, setiap pegawai tanpa menyadarinya telah membentuk identitas individu. Identitas individu ini telah menjadi bagian dari sistem, nilai-nilai, lingkungan, proses kerja, dan sejarah perusahaan. Oleh karena itu, ikatan batin antara pegawai dengan perusahaannya tidaklah mudah untuk dihapus atau diputuskan begitu saja melalui peristiwa pensiun.

Sering sekali, beberapa bulan setelah berada di wilayah pensiun, secara emosional pegawai yang sudah pensiun merasa kehilangan rutinitas. Banyak juga yang akhirnya menjalani hari-harinya dengan menceritakan pengalaman dan jabatan masa lalunya. Mereka menghabiskan waktu dan pikiran bukan untuk membangun karir kedua, tetapi untuk membanggakan pekerjaan masa lalu mereka. Kondisi ini sesungguhnya tidak begitu baik bagi kehidupan setelah pensiun, tetapi dalam dunia nyata, sangat banyak kejadian seperti ini yang harus dialami oleh pegawai yang sudah pensiun. Mereka tidak mampu mandiri untuk menjalani kehidupan baru, mereka masih terjebak di masa lalu dan sulit hidup dengan realitas hari ini.

Pensiun tidak bekerja untuk setiap orang. Banyak sekali para profesional yang hebat saat di puncak karir, tetapi ketika hidup di wilayah pensiun menjadi orang yang gagal. Mereka hanya hebat sebagai pegawai, dan mengalami kegagalan sebagai wirausaha. Karena mengalami banyak kegagalan di usia tua, mereka terserang berbagai penyakit yang bersumber dari stres. Akhirnya, mereka menghabiskan sebagian besar waktu di tempat tidur dan menonton televisi. Mereka kehilangan kepercayaan diri dan kehilangan kegiatan untuk diri sendiri.

Memasuki wilayah pensiun seperti meninggalkan satu kehidupan untuk memulai lagi sebuah kehidupan baru. Perubahan adalah pasti, jadi perlu kesadaran yang tinggi untuk menjalankan hidup melalui manajemen perubahan. Tanpa melakukan manajemen perubahan dengan disiplin yang tinggi, maka wilayah pensiun akan menjadi daerah kehidupan yang asing dan tidak menyenangkan.

Sangatlah penting untuk menjalankan hidup dengan prinsip kehati-hatian dalam sisa kehidupan setelah pensiun. Kegagalan di hari tua hanya mengantarkan Anda pada penurunan kesehatan. Selalu melakukan pengendalian di semua bidang kehidupan, tidak perlu lagi berambisi berlebihan dan melakukan spekulasi di dalam berbagai aspek kehidupan. Biasakan hidup dengan sikap rendah hati, sabar, tenang, dan menetapkan arah baru untuk sisa hidup Anda.

Dalam kehidupan pensiun Anda harus tetap aktif dan produktif. Kerjakan apa saja yang membuat hati Anda senang dan bahagia. Lakukan aktivitas fisik secara teratur dengan disiplin yang tinggi. Rawat dan latih fisik tubuh agar tetap memiliki kekuatan dan keseimbangan untuk aktivitas sehari-hari. Rawat dan latih mental dengan pikiran positif agar menghasilkan emosi yang baik untuk mendorong semangat aktivitas sehari-hari Anda.

Temukan sesuatu yang Anda cintai untuk menjadi pekerjaan seumur hidup Anda di wilayah pensiun. Tingkatkan keahlian dan kemampuan Anda untuk membuat pekerjaan yang Anda cintai menghasilkan nilai tambah ekonomi. Hiduplah dengan produktif dan bahagia di sepanjang sisa hidup di wilayah pensiun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SIAPKAH ANDA UNTUK PENSIUN ?

“Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan tak dapat dihindari oleh siapapun. Perubahan adalah takdir yang harus diterima dengan kesadaran penuh.”~Djajendra

Dua puluh lima kadang sampai tiga puluh lima tahun seorang pegawai mengabdikan hidupnya dalam karir panjang. Bekerja di sebuah instansi atau perusahaan ada batas waktunya. Pensiun tidak dapat dihindari oleh para pegawai. Pensiun adalah akhir dari pengabdian dalam karir panjang di tempat kerja.

Pensiun terkait kepada usia pensiun yang biasanya telah diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, ataupun peraturan perundang-undangan. Jadi, namanya pegawai, tidak punya pilihan untuk tidak pensiun dari tempat kerjanya. Seberapa besar pun cinta dan rasa bangga pegawai terhadap perusahaan atau instansinya, pegawai wajib pensiun sesuai peraturan. Cinta dan rasa bangga dapat dijadikan sebagai inspirasi dan motivasi untuk kehidupan baru setelah pensiun.

Masuk ke wilayah pensiun bukanlah persoalan sederhana. Ada perubahan hidup yang besar terjadi saat pegawai memasuki wilayah pensiun. Rutinitas selama hidup dalam karir panjang akan terhenti, dan digantikan oleh sebuah rutinitas baru yang belum pernah dijalani. Kenyamanan yang sudah didapatkan puluhan tahun di tempat kerja akan digantikan oleh ketidakpastian dalam kehidupan baru. Padahal kita semua tahu bahwa kenyamanan merupakan kebutuhan dasar manusia.

Dalam realitas kehidupan orang-orang pensiun, tidak semua pegawai mampu menjalani hidup di wilayah pensiun sesuai harapan dan impian. Sangat banyak yang harus menjalani kehidupan yang tidak mereka inginkan di wilayah pensiun. Mereka sadar bahwa saat bekerja; mereka hidup dalam sistem, budaya, penghasilan, dan kepemimpinan yang memastikan hidup mereka terjamin dan aman. Tetapi, setelah pensiun dari tempat kerja; mereka kehilangan sistem, budaya, dan kepemimpinan yang tidak mungkin bisa mereka dapatkan kembali. Kalau penghasilan, mereka masih bisa mencari uang dengan rencana investasi mereka. Intinya, tidak semua pegawai bisa mendapatkan kehidupan yang baik setelah pensiun, sangat banyak juga yang terpaksa menghadapi kesulitan hidup di hari tuanya.

Kalau begitu, bagaimana caranya agar para pegawai bisa tetap bahagia dan lebih nyaman setelah pensiun?

Memasuki wilayah pensiun harus dengan kesadaran sikap positif dan kerendahan hati menuju masa depan. Agar sikap positif selalu tersedia di setiap situasi, maka keadaan mental dan emosional harus terjaga dalam energi positif. Bila keadaan mental dan emosional tidak stabil, maka fisik akan menjadi korban. Bila fisik menjadi korban dan tidak sehat, maka apapun rencana dan impian akan dihalangi oleh realitas kesehatan fisik yang menurun.

Sangatlah penting untuk menjalani periode transisi ke jenis kehidupan yang diinginkan setelah pensiun dari pekerjaan. Periode transisi sangat menentukan masa depan setelah pensiun. Rencana keuangan dan rencana pensiun adalah dua hal yang berbeda. Jadi, dalam periode transisi jangan hanya fokus pada rencana keuangan, semua bagian kehidupan harus di tata kembali dan difungsikan secara baik agar dapat berjalan dengan sendirinya untuk mengisi masa pensiun.

Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan tak dapat dihindari oleh siapapun. Perubahan adalah takdir yang harus diterima dengan kesadaran penuh. Setiap pegawai yang memasuki wilayah pensiun harus sadar bahwa umur semakin bertambah. Bila umur semakin bertambah, maka mental dan fisik harus dirawat setiap hari dengan energi positif. Harus timbul kesadaran untuk memiliki kebiasaan berolahraga secara rutin; harus timbul kesadaran untuk memelihara pikiran positif setiap hari; harus timbul kesadaran untuk bersyukur dan hidup dalam sikap rendah hati; harus timbul kesadaran untuk memperluas wawasan hidup dan menghormati keragaman hidup; harus timbul kesadaran untuk melakukan pekerjaan yang paling disukai; harus timbul kesadaran untuk terhubung dengan banyak orang dan sesering mungkin.

Di sepanjang hari-hari pensiun adalah perubahan di sepanjang jalan kehidupan. Fokuskan pikiran positif dengan sikap rendah hati untuk memaksimalkan kualitas hidup setiap hari. Hiduplah dengan semangat dan gairah dalam kehidupan yang Anda inginkan, walau mungkin yang Anda inginkan itu belum utuh dan belum persis terlihat seperti maunya Anda. Jadi, ciptakan imajinasi dan gaya hidup seolah-olah hidup yang Anda jalani sudah seperti yang Anda inginkan. Ingatkan diri Anda untuk selalu rendah hati, bersyukur, dan tidak membanggakan apapun. Perilaku yang suka membanggakan sesuatu akan menjadi kekuatan yang menghalangi kemajuan Anda.

Jangan pernah mengakui bahwa Anda sudah pensiun, tetapi sadari bahwa Anda sedang memulai sebuah kehidupan yang baru untuk masa depan yang lebih baik. Bila Anda selalu mengatakan kepada diri sendiri bahwa Anda sebagai orang pensiunan atau sudah tua, maka mental Anda akan memaksa fisik Anda untuk menjadi lebih tua dari usia Anda saat ini. Kedewasaan mental yang diperlukan, bukan penuaan mental. Jadi, selalu persepsikan bahwa Anda masih kuat, muda, dan siap menjalankan karir kedua dengan sepenuh hati.

Beraktivitaslah setiap hari dengan penuh semangat di semua aspek kehidupan, seperti: berdoa, berolahraga, membaca, berbicara, mendengarkan, memasak, menulis, berkebun, jalan-jalan, dan apa saja yang Anda sukai untuk mengisi jiwa, raga, dan pikiran dengan energi positif. Lakukan hal-hal baru dan belajarlah dari pengalaman yang diberikan oleh hal-hal baru tersebut. Miliki gaya hidup yang sederhana, rendah hati, rajin, giat, menjaga pola makan, dan kembali ke alam.

Jangan pernah berhenti bekerja walau kondisi Anda saat ini sudah pensiun. Jika Anda menyukai apa yang Anda lakukan, Anda tidak perlu bekerja lagi. Miliki pekerjaan atau ciptakan sebuah pekerjaan untuk menemani Anda setelah pensiun dari pekerjaan sebelumnya. Belajarlah sebuah keterampilan baru, berikan waktu dan hati untuk menjalankan keterampilan baru tersebut. Nikmati pengalaman dari keterampilan baru, dapatkan lebih banyak pengetahuan dari keterampilan baru tersebut. Bekerjalah dan layani kehidupan dengan penuh semangat dan sepenuh hati.

Tingkatkan kualitas kehidupan sosial, miliki teman-teman yang berpikir positif dan yang menjalani pola hidup sehat. Hindari pergaulan dengan pemikir negatif, pengeluh, atau orang-orang yang pesimis dengan masa depan. Pergaulan dan kehidupan sosial Anda menentukan arah masa depan Anda. Bila Anda berteman dan bergaul dengan orang-orang produktif dan optimis, maka Anda pun akan terpengaruh untuk menjadi produktif dan optimis di hari tua Anda.

Hiduplah sesederhana mungkin dengan pengeluaran sekecil mungkin. Untuk memiliki kenyamanan keuangan, Anda harus mampu mengelola keuangan Anda dengan seefisien mungkin. Jangan boros dengan uang Anda. Jangan berspekulasi dengan uang Anda. Gunakan uang dengan bijak dan hargai setiap nilai uang. Bila keuangan Anda terganggu, Anda bisa stres dan menjadi negatif dengan kehidupan Anda.

Pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk membiayai semua kebutuhan dasar Anda; pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk membiayai gaya hidup Anda; dan pastikan Anda memiliki sumber keuangan untuk menghadapi keadaan mendadak atau darurat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKUASAAN DAN JABATAN ADALAH ALAT PELAYANAN

??????????“Ketika kesadaran diri seorang pemimpin rendah. Maka, kekuasaan, jabatan, otoritas, kekuatan yang dipercayakan kepadanya akan mengambil jiwanya. Dan, dia akan kehilangan jati diri untuk memimpin.”~Djajendra

“Kenapa setelah saya pensiun, orang-orang yang sebelumnya membutuhkan dan menghormati saya, sekarang melihat saya pun tidak mau?” Tanya seorang audience

Perasaan kehilangan kekuasaan dan jabatan sering sekali mengganggu kehidupan banyak orang. Sering sekali orang-orang tidak mau mempersiapkan dirinya sejak awal untuk hidup tanpa jabatan, tanpa kekuasaan, dan tanpa wewenang. Sekali seseorang sudah menikmati kekuasaan, jabatan, dan wewenang; dia akan kecanduan dan sulit melepaskannya kembali.

Kecanduan kekuasaan seperti penyakit yang menghilangkan jiwa seseorang. Ketika kekuasaan sudah tidak dimiliki lagi, dirinya merasa kehilangan hidup. Kekuasaan dan jabatan yang sudah dijadikan sebagai identitas kehidupan sosial, kalau sekarang hilang, maka dirinya merasakan dampak dari kehilangan identitas sosial tersebut. Jelas, hal ini akan menjadikan dirinya depresi dan kehilangan akal sehat untuk dapat kembali ke dalam diri sejatinya.

Jabatan dan kekuasaan yang dimiliki seorang pemimpin hanyalah alat, untuk  melayani kepemimpinannya dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Sifat kekuasaan memberikan kekuatan agar pemimpin memiliki kemampuan lebih untuk menjalankan misi dengan profesional. Kekuasaan menguatkan wewenang pemimpin untuk bertindak dan bersikap dengan tegas dan pasti. Jadi, kekuasaan dan jabatan itu hanyalah alat ketika seseorang diberikan wewenang dan tanggung jawab. Bila kekuasaan, jabatan, dan wewenang diambil dari dirinya; dia sesungguhnya hanya kehilangan alat untuk melayani pekerjaannya, dia tetap memiliki diri sejatinya dan kompetensi untuk melayani kehidupan dengan bahagia.

Seseorang diberikan kekuasaan dan wewenang agar dia mampu memimpin dengan tegas, jelas, pasti, melayani, dan terfokus untuk mencapai sukses. Kekuasaan hanyalah alat yang dipinjamkan untuk menguatkan posisi seorang pemimpin. Dengan kekuasaan yang diberikan, pemimpin harus mampu menguatkan karisma, pengaruh, memiliki dorongan untuk pencapaian visi, orientasi pelayanan dan nilai tambah, dan memiliki strategi yang tepat untuk memimpin dan menjalankan organisasi.

Kekuasaan dan jabatan adalah atribut dari organisasi kepada pemimpinnya. Atribut ini dipinjamkan dan tidak diberikan menjadi hak milik pemimpin, hanya hak guna selama menjadi pemimpin. Kesadaran ini haruslah sudah ada sejak pemimpin dipinjamkan atribut-atribut, yang berfungsi untuk menguatkan kepemimpinannya.

Integritas dan komitmen haruslah menjadi bagian dari kesadaran pemimpin terhadap sifat dari atribut-atribut sebuah kepemimpinan. Pemimpin harus memahami konteks dari kekuasaan dan jabatan yang dipinjamkan oleh organisasi kepadanya. Bila dia memahami bahwa kekuasaan dan jabatan bukan milik, tetapi hanya hak pakai selama menjadi pemimpin, maka dia mampu bekerja keras dan melayani pekerjannya dengan diri sejatinya, bukan karena kekuasaan ataupun jabatan.

Jadi, jawaban untuk pertanyaan audience di atas. Bila sewaktu memiliki kekuasaan dan jabatan dia melayani dengan hati dan kebaikan, maka kehormatan dan perhatian tidak mungkin hilang. Tetapi, bila dia melayani dengan kekuasaan dan jabatan, maka ketika kekuasaan dan jabatan hilang, dia juga akan kehilangan kehormatan dan perhatian.

Pemimpin yang hebat tumbuh dari diri sejatinya, bukan tumbuh dan berkembang dari kekuasaan dan jabatan yang dimiliki. Pemimpin sejati berkembang dari sikap rendah hati dan melayani, bukan dari sikap otoriter yang berkekuatan kekuasaan dan wewenang. Pemimpin sejati tidak pernah pensiun, di sepanjang hidupnya dia tetap memimpin dan melayani hidup, walau dia sudah tidak memiliki kekuasaan dan jabatan formal.

Bila Anda memimpin dari hati dan tidak terjebak dalam candu kekuasaan, maka kemampuan Anda tetap dibutuhkan dan dihargai oleh kehidupan di sepanjang kehidupan Anda. Pemimpin sejati tidak memerlukan penguatan dengan kekuasaan, jabatan, dan wewenang. Dia sudah memiliki kekuatan dari diri sejatinya, untuk memimpin dan melayani kehidupan, tanpa jabatan dan tanpa kekuasaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

POLA HIDUP SEHAT SETELAH PENSIUN

PEMDA KABUPATEN BELITUNG JULI 2013

“Hidup adalah sebuah perjalanan dan setiap perjalanan pasti akan sampai pada tujuannya. Kearifan diri untuk menjalani kehidupan pensiun dengan rendah hati akan menjadikan diri mampu menyesuaikan realitas baru, untuk menciptakan pola kehidupan baru yang lebih sehat dan lebih menyenangkan.” ~ Djajendra

Menjalani kehidupan pensiun bukanlah persoalan mudah. Pada kenyataannya, seseorang yang telah mengabdi dan melayani pekerjaan lebih dari tiga puluh lima tahun, saat usia pensiun tiba, dia harus meninggalkan rutinitas dan baju seragam, yang selama ini telah menjadi bagian dari pola atau konsep kehidupan dirinya.

Suasana hati dari kebanyakan orang-orang yang akan memasuki masa pensiun selalu dalam ketidakstabilan. Walau pikiran dan emosi sudah sangat dewasa dengan pengalaman hidup, tetapi saat harus meninggalkan sebuah rutinitas dan pola hidup yang telah menjadi kebiasaan selama puluhan tahun, akan menjadi tidak sederhana dan tidak mudah.

Pensiun adalah persoalan kesiapan mental, emosi, dan ekonomi. Pada umumnya, secara ekonomi seseorang selalu memiliki kesadaran untuk menyiapkan dirinya dengan berbagai tabungan dan investasi buat di hari tua. Tetapi, persiapan mental dan emosi selalu diabaikan, dan hal inilah yang biasanya akan menjadi persoalan utama setelah pensiun.

Setiap organisasi, instansi, perusahaan, dan lembaga selalu akan memberikan pembekalan dalam bentuk pelatihan kepada karyawan-karyawan yang akan memasuki usia pensiun. Dalam pelatihan tersebut biasanya akan terlihat raut wajah dengan sinar mata peserta yang khawatir, takut, ragu, dan tidak jarang ada linangan air mata, saat dirinya sadar bahwa sebentar lagi pola kehidupan mereka akan berubah total. Pensiun seolah-olah mengabarkan kepada diri masing-masing bahwa dirinya sudah tidak muda lagi, bahwa dirinya sudah tidak terpakai lagi. Jelas, kondisi kejiwaan dan emosi peserta pensiun bukanlah sesuatu yang biasa dibicarakan sebatas logika dalam penalaran yang sederhana. Tetapi, hal ini merupakan sesuatu yang pendekatannya harus dengan cinta, empati, toleransi, dan pencerahan tentang makna kehidupan.

Hidup adalah sebuah perjalanan dan setiap perjalanan pasti akan sampai pada tujuannya. Kearifan diri untuk menjalani kehidupan pensiun dengan rendah hati akan menjadikan diri mampu menyesuaikan realitas baru, untuk menciptakan pola kehidupan baru yang lebih sehat dan lebih menyenangkan.

Hidup setelah pensiun haruslah meningkatkan ketangkasan mental dan kecerdasan emosi. Jangan pernah membiarkan pikiran tidak kreatif, lakukan hal-hal yang meningkatkan ketangkasan dan kreativitas diri.

Anda yang sudah pensiun tetap dapat memelihara kreativitas pikiran dan ketangkasan mental Anda dengan berbagai aktivitas, misalnya: Anda bisa menulis, melukis, menggambar, bermain game, merancang baju, menata interior rumah, interior taman atau kebun, dan hal-hal lain yang lebih kreatif.  Bila Anda melakukan hal-hal kreatif  secara konsisten, maka mental Anda akan tetap siap untuk melakukan pemecahan masalah, memperkuat logika, penalaran atas realitas, pengambilan keputusan, dan kemampuan untuk memproses informasi dengan cepat dan tepat waktu.

Kreativitas akan meningkatkan waktu reaksi Anda. Jadi, semakin kreatif mental dan emosi Anda dalam menyikapi realitas kehidupan Anda, semakin Anda akan berkinerja tinggi atas semua reaksi kreatif Anda.

Kreativitas akan meningkatkan koordinasi pancaindera Anda, sehingga walau usia semakin menua, Anda tetap mampu meningkatkan kualitas diri Anda untuk melayani semua pekerjaan hidup Anda. Tingkatkan perhatian pada semua hal yang menjadi fokus dan prioritas hidup Anda. Tunjukkan bahwa Anda selalu antusias dan penuh gairah untuk melakukan hal-hal kreatif yang Anda cintai. 

Hiburlah diri Anda dengan mendengarkan musik, menonton film, atau dengan hal-hal yang mampu menjadikan Anda lebih merasa positif, energik, antusias, ataupun lebih tenang dan bahagia. Nikmati setiap hiburan dengan sukacita, serta rasakan nilai-nilai positif dari musik, film, dan hiburan lainnya yang mampu menciptakan sensasi dan fantasi positif ke dalam pola pikir Anda.

Latihan fisik akan meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh dan akan memperkuat fungsi otak. Jangan pernah berpikir untuk berhenti berolahraga saat usia sudah semakin tua. Sebab, olah raga yang rutin dalam intensitas rendah akan menjadikan fisik Anda sehat dan kuat, termasuk fungsi otak Anda akan selalu tampil seperti orang muda. Jadi, siapkan waktu untuk berolahraga minimal lima kali setiap minggu. Lakukan kombinasi olah raga, antara olah raga permainan, angkat beban, jalan kaki, berenang, dan senam. Miliki antusiasme dan disiplin yang tinggi untuk melakukan olah raga dengan rutin dan tepat waktu. Olah raga yang baik akan membuat hidup Anda sehat dan bahagia.

Kontrol makanan Anda. Semakin tua usia semakin rendah metabolisme tubuh. Jadi, kendalikan diri dari makanan-makanan yang sulit dicerna oleh tubuh Anda. Makanlah secukupnya dalam keseimbangan gizi yang sehat.  Pilihlah makanan-makanan yang berbumbu sederhana dan alami. Diskusikan pola makan Anda dengan dokter gizi Anda. Dan, jangan lupa untuk mengontrol asupan kalori, batasi jumlah kalori yang masuk ke tubuh Anda.

Minumlah secangkir atau dua cangkir kopi atau teh untuk membantu meningkatkan sistem saraf Anda. Karena di dalam kopi dan teh ada zat kafein yang dapat memberikan rangsangan untuk pikiran. Hindari dosis tinggi kafein. Berhati-hatilah untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak kafein, karena hal ini tidak baik untuk jantung Anda.

Bersantai dan merenungkan makna kehidupan yang indah. Gunakan waktu Anda untuk bersantai dan mengucapkan rasa terima kasih kepada setiap orang di dalam kehidupan Anda. Ucapan terima kasih kepada setiap orang tersebut cukup Anda katakan kepada diri Anda sendiri. Dan, jangan pernah membenci siapapun, karena energi benci Anda hanya akan menjadi racun yang merusak kesehatan jiwa dan tubuh Anda.

Pergilah ke tempat yang indah dan lakukan relaksasi untuk meningkatkan rasa sukacita Anda kepada semua kebaikan hidup yang Anda terima. Dekatkan diri kepada Tuhan, dan panjatkan doa-doa untuk mengucapkan terima kasih atas semua kebaikan dan kemudahan, yang Tuhan telah berikan kepada realitas kehidupan Anda.

Pola hidup Anda setelah pensiun adalah meningkatkan perhatian dan sensasi kepada keseimbangan hidup. Anda harus menjadi lebih arif dan bijak dalam memampukan diri dengan pengetahuan yang terfokus pada penciptaan sukacita, kesehatan diri, rasa syukur, rasa sejahtera, serta memiliki disiplin untuk melatih, mendidik, menghibur dan bereaksi terhadap kebutuhan diri sendiri dengan penuh percaya diri.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMBEKALAN PNS YANG MEMASUKI BATAS USIA PENSIUN

“Dalam diri setiap orang ada kebutuhan untuk diakui, dan saat sesuatu yang selama ini menjadi kekuatan untuk diakui itu hilang, maka diperlukan kesadaran untuk menemukan kekuatan baru dari dalam diri, agar diri tetap memiliki kekuatan untuk diakui.” ~ Djajendra

Setiap PNS pasti akan memasuki masa pensiun, dan langkah-langkah untuk menemukan keseimbangan batin sangatlah diperlukan, agar setiap PNS yang memasuki pensiun tidak terjebak dalam perasaan kehilangan jabatan, kekuasaan, atau pun suasana kerja yang telah digeluti selama puluhan tahun.

Pensiun berarti perubahan, dan merubah kebiasaan dalam hidup bukanlah persoalan mudah. Pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun haruslah mempersiapkan mental, emosi, spiritual, pola pergaulan sosial, aktivitas, pekerjaan, dan keuangan pribadi dalam mengisi kehidupan baru setelah pensiun dari PNS.

Kekuatan hidup setiap orang ada dalam pelayanan. Bila seseorang terlatih dan terbiasa untuk melayani orang lain dengan tulus, ikhlas, dan dari hati yang mempermudah; maka, ketika orang tersebut pensiun dari kepegawaiannya, dia pasti dengan sangat mudah dapat menyesuaikan hidupnya dengan sebuah pekerjaan baru, yang juga melayani masyarakat, tanpa kehilangan keseimbangan dirinya.

Setelah pensiun, setiap PNS haruslah berdiri dengan penuh percaya diri dan bersikap optimis untuk menjawab tantangan baru yang sudah menunggu di depan kehidupan. Jangan pernah memperkecil hati atau tanggung jawab untuk tetap hidup dalam pengabdian kepada bangsa, negara, Tuhan, dan kehidupan. Semakin rendah hati Anda melayani, semakin kuat diri Anda dalam melayani harapan diri sendiri dan harapan orang lain kepada Anda.

Jangan pernah kehilangan keseimbangan dalam kehidupan setelah tidak lagi menjadi PNS. Siapkan energi optimisme di dalam diri, kuatkan mental positif, kuatkan fisik dengan olah raga rutin, dan jangan pernah lelah untuk melayani hidup Anda. Anda hanya pensiun dari PNS, dan tidak pensiun dari urusan lain di luar PNS.

Kehidupan seorang PNS sangat luas, dan tidak sebatas PNS. Oleh karena itu, pastikan tidak larut dengan persoalan pensiun, persiapkan diri untuk pola kehidupan baru dengan pekerjaan atau aktivitas yang lebih menyenangkan hati dan pikiran. Tersedia sangat banyak bidang kehidupan yang dapat diisi setelah tidak lagi menjadi pegawai negeri sipil, dan pilihlah sebuah bidang pekerjaan atau aktivitas untuk kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan hidup Anda.

Di hari tua, ciptakan kearifan dan kebijaksanaan pola hidup yang lebih mengekspresikan cinta, berbagi, melayani, dan berkontribusi buat kehidupan yang lebih baik. Tuntunlah diri Anda ke arah yang membuat hidup Anda lebih damai, lebih sehat, dan lebih sejahtera. Jangan lagi membiarkan diri Anda dikendalikan oleh ego dan cara berpikir yang mempersempit wawasan hidup Anda. Hidup hanya sekali, manfaatkan hari-hari Anda setelah pensiun untuk menciptakan nilai tambah dan kebaikan buat kehidupan yang lebih luas.

Kembangkan mentalitas positif untuk melayani diri Anda dan orang lain dalam kekuatan cinta. Cintai diri Anda dan cintai semua orang yang ada di sekitar Anda. Jadilah sesuatu yang baik buat diri sendiri dan orang lain. Jadilah energi positif buat kehidupan yang lebih luas. Gunakan setiap momen dari realitas kehidupan Anda untuk melayani kehidupan dengan lebih ikhlas dalam cinta dan kebaikan.

Setiap ketidakseimbangan yang tercipta dari kekuatan ego akan meninggalkan kekurangan dalam diri. Pastikan Anda sadar untuk mempersiapkan diri menghadapi pensiun dari PNS, dan ikhlas mengambil langkah-langkah maju untuk perbaikan diri. Beranikan diri Anda untuk melakukan evaluasi atas situasi dan peran yang ingin Anda lakukan setelah pensiun dari PNS. Temukan kekuatan dari dalam diri, ciptakan gairah dari antusiasme dan motivasi Anda, terhadap harapan dan keinginan Anda dalam mengisi hari-hari setelah pensiun dari PNS.

Setiap PNS pasti akan pensiun pada saatnya, jadi berhentilah untuk mencemaskan pensiun Anda. Siapkan kepribadian yang positif dan unggul. Jadikan diri Anda bahagia, sehat, sejahtera, serta hidup dalam rasa syukur dan terima kasih.

Kemas diri Anda dengan  urutan prioritas yang harus Anda kerjakan. Jangan pernah membiarkan diri Anda diam dan tak tumbuh lagi. Berapapun usia Anda saat ini, Anda wajib memiliki kemauan untuk pengembangan diri. Dengan pengembangan diri, Anda dapat mengajari atau membiasakan diri Anda, untuk sebuah pola kehidupan yang lebih menerima dan menghargai realitas hidup Anda.

Terimalah realitas pensiun, dan siapkan hidup Anda untuk selamanya hidup dalam sukacita. Setelah pensiun, jangan biarkan Anda hidup dalam masa lalu sebagai PNS. Anda sekarang sudah bukan lagi PNS, tetapi seseorang yang kreatif untuk menata masa depan sesuai dengan kepribadian Anda. Saatnya menjadi diri sejati dan berkarya bersama diri sejati Anda untuk kehidupan yang lebih baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUPLAH LEBIH BAHAGIA DAN LEBIH BERGUNA SETELAH PENSIUN

“Memasuki masa pensiun bukanlah akhir dari kisah perjalanan karir Anda, tetapi berpotensi menjadi awal untuk karir Anda yang berikutnya, yang lebih sesuai dengan kepribadian Anda.” ~ Djajendra

DJ876Saat seseorang memasuki masa pensiun, usianya pasti sudah tidak muda lagi, tetapi di dalam usia yang tidak muda itu terdapat pengalaman hidup yang sangat beragam dan banyak. Kemampuan untuk memahami diri sendiri dan melengkapinya dengan kesadaran diri, lalu cerdas mengelola diri sendiri, agar diri yang tidak muda itu dapat memanfaatkan pengalaman hidupnya untuk menciptakan hal-hal produktif, akan menjadikan diri yang tidak muda itu, hidup dalam aktivitas yang membuat diri selalu tampak lebih muda dan lebih bahagia bersama hidupnya.

Hidup dalam masa pensiun berarti sebuah proses transformasi dari cara kehidupan kerja yang lama kepada cara kehidupan kerja yang baru. Dalam hal ini, Anda akan memasuki masa transisi dari pekerjaan lama kepada sesuatu yang baru. Sesuatu yang baru tersebut seharusnya adalah sebuah pekerjaan, ataupun aktivitas yang menghasilkan nilai tambah buat kehidupan Anda. Kewajiban Anda adalah menyiapkan masa transisi ini dengan cerdas dan penuh kalkulasi risiko. Anda tidak boleh menganggap bahwa kalau sudah pensiun berarti karir kerja Anda sudah selesai. Bukan begitu pola berpikir yang baik, tetapi Anda harus berpikir bahwa Anda pensiun karena adanya batas usia kerja di dalam organisasi Anda. Dan oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan diri untuk dapat berkarya dan bekerja lebih produktif setelah keluar dari organisasi yang mempensiunkan Anda. Anda sendiri secara pribadi, seumur hidup tidaklah boleh berpikir untuk pensiun, tetapi berpikir untuk berkarya dan berkontribusi lebih dari sebelumnya. 

Siapkan mental dan kepribadian Anda untuk tidak  pernah berhenti dalam melayani kehidupan melalui sebuah pekerjaan. Kalau Anda berhenti melayani kehidupan, maka berbagai persoalan kejiwaan dapat menggerogoti kesehatan tubuh dan mental Anda. Miliki komitmen untuk tidak pernah pensiun dalam melayani kehidupan dan orang lain. Siapkan kepribadian Anda yang selalu antusias dalam kerendahan hati, serta ikhlas untuk melayani kehidupan dan orang lain dengan sukacita.

Masa pensiun adalah sebuah periode dimana Anda telah berhenti dari pekerjaan lama, dan sedang memasuki kehidupan baru tanpa pekerjaan lama, tanpa penghasilan dari pekerjaan lama. Jadi, Anda sedang dalam proses dilahirkan kembali sebagai seorang pribadi baru, yang terbebaskan dari beban kerja dan beban tanggung jawab dari organisasi atau perusahaan tempat Anda selama ini bekerja dan mencari penghasilan.

Siapkan diri Anda di masa pensiun untuk memperkuat kemampuan, khususnya kemampuan untuk menciptakan kebiasaan baru dalam pola kehidupan baru, yang tanpa harus lagi berkantor di tempat kerja yang lama, untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab. Siapkan juga kemampuan untuk hidup mandiri, sebab sudah tidak ada lagi orang yang bisa Anda perintah seperti sebelumnya yang Anda lakukan di tempat kerja Anda. Anda sekarang adalah pribadi baru yang wajib memahami realitas diri sendiri dengan rasa syukur dan penuh optimis terhadap masa depan Anda.

Hiduplah dengan kebiasaan sehat dan sukses. Anda harus memilih dan mempraktekkan pola kehidupan baru dengan sadar dan antusias. Bila Anda larut dalam kehebatan pola hidup lama, dan tidak fokus untuk mempersiapkan diri di masa transisi ini buat masa depan yang lebih baik; maka, Anda akan terjebak dalam kehidupan lama, dan sulit bergerak menuju masa depan yang lebih sehat, lebih produktif, lebih berbagi, lebih manusiawi, lebih bijak, dan lebih bahagia dengan realitas kehidupan Anda.

Hidup setiap orang hanya sekali, jangan buang percuma setiap momen dari kehidupan Anda dengan hal-hal yang membuat Anda tidak bahagia. Jadilah cerdas emosional dan siapkan langkah-langkah produktif, untuk membuat hidup Anda selamanya mendatangkan kebaikan dan nilai tambah buat Anda dan orang lain.

Hidup Anda tidak hanya cukup dibiarkan bergerak otomatis dari sebab-akibat, dari aksi-reaksi sehari-hari dalam rutinitas yang membosankan. Hidup Anda adalah sebuah anugerah dari Tuhan, sesuatu yang unik dan sangat dibutuhkan oleh kehidupan yang lain. Jadi, hiduplah untuk berguna buat kehidupan dan orang lain. Jangan hidup untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain. Hiduplah untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Karena, Anda adalah anugerah terbaik dari Tuhan untuk kehidupan yang indah ini. Manfaatkan semua potensi terbaik dan bakat-bakat terpendam di dalam diri Anda, untuk Anda kontribusikan buat kehidupan baru Anda yang lebih luar biasa.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Hidup Anda adalah sebuah anugerah dari Tuhan, sesuatu yang unik dan sangat dibutuhkan oleh kehidupan yang lain. Jadi, hiduplah untuk berguna buat kehidupan dan orang lain. Jangan hidup untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain. Hiduplah untuk membahagiakan diri sendiri dan orang lain. Karena, Anda adalah anugerah terbaik dari Tuhan untuk kehidupan yang indah ini.” ~ Djajendra