PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION PROGRAM 2 HARI 2017

DESKRIPSI

Program pelatihan Persuasive Presentation ini sangat praktis dan memiliki tujuan untuk membantu peserta dalam mempersiapkan, merancang dan memberikan presentasi secara persuasif. Tujuan utama seorang presenter adalah menyampaikan pesan secara menarik, efektif, dan mudah diingat. Nada suara, bahasa tubuh, penampilan diri, sikap postif, dan penguasaan materi secara sempurna adalah dasar untuk bisa menjadi presenter yang menarik. Presenter harus mampu menciptakan suasana presentasi yang mempengaruhi dan memotivasi audience untuk berpartisipasi dengan sepenuh hati.

Penyusunan materi presentasi harus benar-benar sederhana dan mudah dipahami audience. Pilihan kata-kata dan bahasa haruslah sesederhana mungkin dan mudah dipahami. Presenter harus dapat menyatukan persepsi dengan audience di sepanjang sesi-sesi presentasi. Selain secara teknis menyiapkan materi presentasi yang menarik sesuai tujuan; presenter juga wajib menyiapkan karakter, kepribadian positif, sikap rendah hati, karisma, wibawa, wawasan, pengetahuan, kualitas, dan kompetensi yang unggul untuk meyakinkan audience. Di samping itu, presenter juga harus kreatif dalam membuat jalan cerita yang sudah difilmkan di dalam pikiran, sehingga materi presentasi benar-benar dapat menjadi kisah yang hebat untuk menarik perhatian audience.

Program pelatihan Persuasive Presentation selama 2 hari ini fokus untuk membuat peserta memahami hal-hal dasar presentasi dan kunci keberhasilan presentasi; membuat peserta sadar untuk meningkatkan rasa percaya diri saat melakukan presentasi; memampukan peserta untuk menyusun presentasi secara tepat serta menyampaikannya dengan jelas dan ringkas; serta berani melakukan presentasi secara persuasive kepada berbagai tipe audien. 

FORMAT PELATIHAN

Ini adalah pelatihan dua hari yang sangat interaktif, sangat memusatkan perhatian pada pembelajaran dengan melibatkan peserta secara aktif melalui metodologi yang kami siapkan. Secara berkelompok peserta diminta untuk membuat dan menyampaikan presentasi berkualitas tinggi; latihan kelompok dan aktivitas tim; tingkat partisipasi dan interaksi yang tinggi. Pelatihan ini mencakup diskusi rutin, simulasi, dan latihan praktis lainnya untuk mengembangkan dan melatih keterampilan presentasi yang persuasif. 

TUJUAN PELATIHAN

  1. Cara mengumpulkan ide, membuat slide yang menarik, menyampaikan presentasi, dan menjadikan presenter tampil lebih menonjol di tengah-tengah audience.
  2. Menguatkan presenter dari sisi mental, emosi, karakter, pikiran baik, kepribadian, dan kemampuan untuk selalu cerdas sosial.
  3. Mengajarkan teknik penampilan dengan karakter diri yang unik bersama bahasa tubuh, para bahasa, dan bahasa verbal yang menarik.
  4. Menguasai pengetahuan tentang alat-alat presentasi dan tetap melakukan presentasi dengan penuh semangat, walau dalam keadaan tanpa alat dan kelengkapan materi presentasi.
  5. Teknik menguasai ruangan/panggung.
  6. Mempertahankan minat audiens atau kelompok.
  7. Memilih informasi, contoh, latihan dan aktivitas yang tepat – dan gunakan dengan baik.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memahami factor dasar presentasi dan kunci keberhasilan presentasi.
  2. Mempunyai rasa percaya diri saat melakukan presentasi.
  3. Mampu menyusun presentasi secara tepat serta menyampaikannya dengan jelas dan ringkas.
  4. Berani melakukan presentasi secara persuasive kepada berbagai tipe audien.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker. 

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION UNTUK 2 HARI 2017

DAY 1 / HARI 1

SESI 1: MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRESENTASI PERSUASIF

Sub Bahasan

  1. Menampilkan diri Anda yang energik dan profesional.
  2. Rasa percaya diri, ketenangan diri, dan karakteristik presentasi  yang mempengaruhi.
  3. Menyajikan diri Anda sebagai keunggulan dan pusat presentasi.
  4. Sikap positif dan energi positif.
  5. Cara berpakaian yang tepat dan berekspresi dengan bahasa tubuh yang positif.
  6. Menjadi komunikator yang mampu menangani berbagai jenis pertanyaan ataupun jawaban.

SESI 2 : MENGEMBANGKAN TUJUAN PRESENTASI ANDA

Sub Bahasan

  1. Menampilkan keunggulan imajinasi, pikiran kreatif, dan kemampuan inovatif.
  2. Pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum mempersiapkan presentasi Anda.
  3. Mendefinisikan tujuan dan hasil yang ingin Anda capai.
  4. Membuat draf pertama materi presentasi.

SESI 3MENGANALISIS AUDIENS ANDA

Sub Bahasan

  1. Karakter audiens, acara, tempat, ukuran ruangan, jumlah peserta.
  2. Daftar periksa pra-acara dan perlengkapan yang harus Anda siapkan.
  3. Teknik yang tepat untuk melibatkan audiens.
  4. Metode yang tepat untuk karakter audiens yang dihadapi.

SESI 4: MENYUSUN BAGIAN UTAMA PRESENTASI ANDA

Sub Bahasan

  1. Menyusun presentasi Anda untuk dampak maksimal.
  2. Langkah yang diperlukan untuk mempersiapkan presentasi dari sebuah ide hingga menjadi slide presentasi.
  3. Menyeimbangkan dan mengelola konten dan topik.
  4. Mengorganisir informasi Anda.
  5. Fokus pada ide utama dan maksimalkan pengembangan ide utama.
  6. Bagaimana membuat cerita menarik yang selalu diingat oleh audiens Anda.

DAY 2 / HARI 2

SESI 5: SLIDE PRESENTASI DAN PERLENGKAPAN PENDUKUNGNYA

Sub Bahasan

  1. Mendesain slide presentasi untuk mendapatkan efek maksimal.
  2. Fungsi slide presentasi sebagai storyboard.
  3. Menempatkan berbagai komponen seperti teks, gambar dan judul pada slide Anda untuk kejelasan dan dampak maksimal.
  4. Memilih dan menggunakan contoh yang relevan dan menarik.
  5. Kutipan, studi kasus dan materi cetak.
  6. Mempresentasikan statistik, tabel dan grafik.
  7. Menciptakan cerita dan anekdot yang menarik.

SESI 6PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PRESENTASI YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menguasai panggung dan menciptakan kesan pertama yang baik.
  2. Cara paling ampuh untuk membuka presentasi.
  3. Elemen dari pembukaan yang kuat.
  4. Cara memanfaatkan lingkungan dan suasana positif di dalam kelas.
  5. Bagaimana memulai presentasi Anda untuk sepenuhnya melibatkan audiens Anda.
  6. Apa yang tidak boleh dilakukan selama presentasi yang dapat melemahkan Anda atau pesan Anda?
  7. Menutup presentasi dengan sukses.

SESI 7: PESERTA SECARA BERKELOMPOK MENYIAPKAN PRESENTASI DAN MENYAMPAIKANNYA DENGAN PERSUASIF (ROLE PLAY)

Sub Bahasan

Peserta bekerja secara kelompok untuk mempersiapkan pembukaan, dengan fokus pada pengenalan pribadi, kemudian menyampaikan presentasi kepada audience, dengan menerima umpan balik secara positif. Peserta mendesain presentasi dengan menggunakan powerpoint secara efektif.

SESI 8: MELANJUTKAN TUGAS DARI SESI 7 “PESERTA SECARA BERKELOMPOK MENYIAPKAN PRESENTASI DAN MENYAMPAIKANNYA DENGAN PERSUASIF (ROLE PLAY)”

Sub Bahasan

Peserta bekerja secara kelompok untuk mempersiapkan pembukaan, dengan fokus pada pengenalan pribadi, kemudian menyampaikan presentasi kepada audience, dengan menerima umpan balik secara positif. Peserta mendesain presentasi dengan menggunakan powerpoint secara efektif.

UNTUK TRAINING HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
 

PELATIHAN STRESS MANAGEMENT PROGRAM 1 HARI 2017

Pelatihan Stress Management  Program 1 Hari 2017

”Stres adalah alarm negatif yang berbunyi dari dalam diri; yang meminta Anda untuk menguatkan diri menghadapi ancaman terhadap fisik, mental, emosional, dan jiwa Anda. Hadapi stres dengan hati yang gembira.”~Djajendra

DESKRIPSI

Stres yang baik mendorong seseorang untuk mencapai batas agar mencapai prestasi atau kinerja yang lebih tinggi. Stres yang buruk menjebak seseorang untuk gagal dan tak berdaya dengan situasi yang dihadapi. Stres adalah sesuatu yang biasa dan merupakan bagian dari kehidupan setiap orang, tidak seorang pun yang bisa menghindari stres. Stres, tekanan, trauma adalah kondisi yang wajar dalam kehidupan cepat dan penuh tantangan ini. Dampak stres berkaitan kepada kesehatan total dari fisik, mental, emosional, dan jiwa. Bila stres didiamkan, maka dia berpotensi membahayakan jiwa dan raga. Oleh karena itu, stres harus dikelola dan diatasi dengan manajemen stres yang baik. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi stres adalah dengan cara non medis. Artinya, Anda tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan untuk meredam stres, tetapi cukup melalui kesadaran diri Anda untuk menemukan penyembuhan stres dari dalam diri Anda sendiri.

Program pelatihan Manajemen Stres berdurasi 1 hari ini dirancang untuk memahami gejala terkait stres dan penyembuhannya melalui manajemen stres yang terbaik. Stres harus ditangani segera dengan cara-cara holistik oleh tubuh, pikiran, jiwa, emosi, intelek, dan ego sehingga menjadi tidak membahayakan bagi kesehatan Anda. Stres tidak harus dilawan, tapi dirangkul dan ditangani dengan pikiran yang bersih. Tingkatkan kesadaran dan miliki pengetahuan, kemudian temukan strategi yang sesuai dengan karakter Anda untuk menangani stres yang Anda alami.

Stres diciptakan dari sumber energi negatif, seperti: kehilangan, kematian, kerugian, kegagalan, tekanan kerja, penolakan, perselisihan, persaingan, perceraian, pensiun, dan banyak kondisi yang tidak Anda inginkan berpotensi menjadi sumber stres. Stres biasanya dirasakan dalam wujud keluhan fisik mulai dari sakit kepala, sakit punggung, sakit perut, keringat dingin, nyeri leher, hipertensi – sampai semua ini mengkondisikan gangguan mental, seperti: kecemasan, marah, benci, putus asa, lelah, malas, frustasi, tak berdaya, dan sangat banyak gejala-gejala stres dalam bentuk negatif lainnya yang bisa menurunkan kesehatan dan kebahagiaan hidup Anda. Dalam pelatihan ini, peserta ditingkatkan kesadaran dan pengetahuannya tentang cara mengurangi respons terhadap sumber stres. Peserta belajar untuk membantu diri sendiri mengurangi kemungkinan terkena dampak negatif dari stres, seperti: tekanan darah tinggi, jantung berdebar, sakit lambung. Dan juga, membantu mengurangi kecemasan berlebihan, kondisi panik dan takut, serta kondisi marah berlebihan. Intinya, peserta terkendali dan sadar untuk menumbuhkan diri positif agar stres tidak  menjadi berlebihan sampai merusak kesehatan dan kebahagiaan hidup.

Kemampuan mengelola stres adalah sebuah keterampilan dan pengetahuan yang dapat dipelajari oleh siapa pun. Semakin sering berlatih dan menguasai teknik-teknik peredam stres, maka semakin unggul daya tahan diri dalam menghadapi berbagai realitas hidup. Pelatihan ini disampaikan melalui banyak aspek manajemen stres seperti keseimbangan hidup, manajemen waktu, keterampilan memotivasi diri sendiri, pikiran positif, manajemen diet dan olah raga, teknik mempengaruhi, ketegasan diri, dan sebagainya. Setiap topik pembahasan akan dijelaskan secara rinci melalui metodologi yang kami siapkan. Mengelola stres membutuhkan mentalitas yang benar dan sikap positif terhadap kehidupan. Setiap sesi pelatihan mengeksplorasi potensi positif dari dalam diri masing-masing peserta, untuk beradaptasi dengan titik baru kehidupan yang bebas stres.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan manajemen stres ini bertujuan untuk memberikan kemampuan dan pengalaman bagi peserta agar mereka bisa mengatasi ancaman stres terhadap kesehatan mental, fisik, emosional, jiwa, dan spiritual. Tujuan pelatihan ini memotivasi peserta untuk secara proaktif mengelola situasi yang penuh tekanan dan tidak pasti. Membangun kesadaran bahwa stres tidak bisa dihindari, tapi bisa dikelola untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi. Mendorong peserta untuk menghasilkan respons fisiologis dan adaptasi dengan segala situasi, lalu menciptakan pengalaman baik dan menghindari pengalaman buruk. Membangun kompetensi manajemen stres dan menjalankan teknik manajemen stres dengan disiplin yang tinggi. Mengelola stres berbahaya menjadi bahan bakar bagi kemajuan diri bersama energi positif. Peserta mendapatkan pengalaman, pengetahuan, wawasan, dan cara untuk bisa memiliki kesehatan terbaik dan merasakan lebih banyak kebahagiaan hidup, serta tidak terjebak dalam stres berkepanjangan.

MANFAAT PELATIHAN

Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:

  1. Memahami apa itu stres baik, stres buruk, sumber stres, dan proses terjadinya stres.
  2. Mengelola waktu untuk gaya hidup yang sehat dan penuh sukacita.
  3. Menemukan keseimbangan antara kebutuhan pribadi, pekerjaan, dan keluarga.
  4. Memiliki tujuan dalam hidup dan memiliki cara untuk mendapatkan dukungan.
  5. Menjalankan pola hidup yang cukup tidur, diet sehat, olah raga teratur, kebiasaan baik, dan pola pikir positif.
  6. Menanggapi situasi stres dengan menggunakan berbagai teknik manajemen stres.
  7. Meningkatkan konsentrasi dan fokus pada peningkatan kualitas pekerjaan.
  8. Meningkatkan energi positif untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan kerja dan pribadi.
  9. Memiliki pengalaman dan pengetahuan holistik untuk menghadapi stres secara non-medis, sehingga tidak bergantung pada obat-obataan berbahaya jenis apapun.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN STRESS MANAGEMENT SELAMA 1 HARI

SESI 1: MEMAHAMI TANDA-TANDA STRES DAN MEMILIKI KESADARAN UNTUK MENGATASI KERUSAKAN DIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami perbedaan stres dan eustress.
  2. Memahami jenis stres akut dan stres kronis.
  3. Cara mengatasi tekanan hidup yang berat.
  4. Memahami hubungan insomnia dengan stres.
  5. Mengatasi gejala-gejala fisik akibat stres.
  6. Mengatasi gejala-gejala mental dan emosi akibat stres.
  7. Memahami bahwa obat stres ada di dalam diri Anda.

SESI 2: MENJALANKAN MANAJEMEN STRES DENGAN DISIPLIN YANG TINGGI

Sub Bahasan

  1. Menyeimbangkan manajemen stres dalam tiga bidang: paparan stres, respons stres, dan kapasitas stres.
  2. Memahami manajemen stres dari hati yang paling dalam.
  3. Manajemen stres melalui beberapa latihan sederhana untuk pemulihan.
  4. Teknik manajemen stres.
  5. Peran tingkat pikiran, intelek, dan ego dalam manajemen stres.
  6. Mengelola stres dengan memahami emosi dan tingkat kesehatan diri.
  7. Pengetahuan adalah senjata melawan stres.

SESI 3: CARA NON-MEDIS UNTUK MENGALAHKAN STRES ( MENGUBAH, MENGHINDARI, ATAU MENERIMA SITUASI HIDUP STRES)

Sub Bahasan

  1. Diri Anda terkendali saat kemarahan memuncak.
  2. Tidak terjebak dalam permainan orang lain.
  3. Fokus pada peningkatan diri, bukan pada kesempurnaan diri.
  4. Memahami dan tidak mengkritik.
  5. Konsentrasikan hanya pada apa yang bisa diubah.
  6. Sederhanakan apapun yang Anda bisa, kapan pun Anda bisa.
  7. Menjadi diri sendiri dan tidak menjadi orang lain.
  8. Menjalankan gaya hidup sukacita.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT 

DESKRIPSI

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja, etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana perusahaan dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Etika kerja berurusan dengan nilai-nilai yang melindungi perilaku karyawan agar karyawan tidak jatuh dalam wilayah pelanggaran hukum. Ketaatan karyawan dalam menjalankan etika kerja menjadikan karyawan bebas dari kesalahan tindakan. Intinya, ketika etika kerja dijalankan dengan sepenuh hati, maka pelanggaran hukum di tempat kerja menjadi nol. Nilai-nilai etika berurusan dengan akar masalah, bukan hanya menangani masalah setelah kejadian. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ruang lingkup Manajemen Etika lebih luas dari pada hukum tertulis atau kode etik tertulis.

Nilai-nilai etika yang bersumber dari kode etik perusahaan berfungsi untuk penguatan kerja manajerial perusahaan melalui pengaturan perilaku karyawan. Nilai-nilai etika terkait dengan moralitas dan integritas kerja. Keduanya merupakan komponen penting dalam membentuk karakter kerja karyawan. Di setiap perusahaan, ada kebutuhan mendasar untuk menjalankan etika kerja sebaik mungkin. Nilai-nilai etika kerja ini tidak hanya menjadi panduan untuk perilaku kerja yang diharapkan oleh manajemen, tetapi juga menjadi perilaku yang mampu berkolaborasi dengan setiap divisi kerja untuk menguatkan roda organisasi dalam mencapai visi dan tujuan.

Program Pelatihan Nilai-nilai Etika Kerja untuk Mengembangkan Etos Kerja yang Kuat, dimaksudkan untuk memiliki perilaku kerja sesuai nilai-nilai etika yang kuat. Ketika nilai-nilai etika membentuk karakter karyawan, maka etos kerja karyawan menjadi sangat hebat dalam menghadapi berbagai situasi sulit di tempat kerja. Kekuatan moralitas dan integritas di dalam nilai-nilai etika menjadi dasar karakter karyawan dalam bekerja dan melayani stakeholders. Program pelatihan selama satu hari ini meningkatkan motivasi, teamwork, kualitas kerja dan kepercayaan diri karyawan; meningkatkan kecerdasan emosional dalam semua dimensi kehidupan kerja; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas dalam mengorganisir pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; meningkatkan sikap, perilaku positif, mengelola stres, emosi, serta sikap mental yang bertanggung jawab pada komitmen; menjadi pribadi yang bekerja dengan mental optimis untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu; meningkatkan pentingnya kedisiplinan, serta ada kesadaran bahwa apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerja lainnya; bekerja dengan orientasi target dan pelayanan prima.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai etika yang kuat.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai etika untuk membentuk etos kerja yang kuat.
  3. Terwujudnya fungsi manajerial yang kuat melalui sikap dan perilaku kerja karyawan yang sesuai kode etik dan etos kerja yang hebat.
  4. Terwujudnya karakter kerja yang bersumber dari nilai-nilai moralitas dan integritas.
MANFAAT PELATIHAN

Output yang diharapkan dari workshop  :

  1. Terbentuknya etos kerja yang kuat dan unggul, sehingga setiap karyawan mampu memberikan kompetensi dengan kualitas dan karakter terbaik di dalam rutinitas kerja mereka.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai etika kerja menjadi nilai-nilai etos kerja, sehingga nilai-nilai etika menciptakan asumsi dan persepsi bersama, serta terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai etika kerja.
  3. Terciptanya etos kerja dari hati nurani karyawan untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT PROGRAM 1 HARI

SESI 1: NILAI-NILAI ETIKA BERSUMBER DARI KEKUATAN MORALITAS DAN INTEGRITAS

Sub Bahasan 

  1. Etika kerja dan etika bisnis.
  2. Peran dan fungsi kode etik.
  3. Etika pemberi kerja dan etika karyawan.
  4. Moralitas dan isu pelecehan.
  5. Dilema etika dan cara bersikap yang etis.
  6. Membuat keputusan etis.
  7. Whistle blowing melalui nilai-nilai etika.
  8. Perilaku etis yang bersumber dari karakter diri yang kuat.
  9. Kekuatan moralitas dan integritas mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis.

SESI 2: NILAI-NILAI ETIKA KERJA MENGUATKAN ETOS KERJA

Sub Bahasan

  1. Etos kerja harus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya dengan nilai-nilai etika.
  2. Pekerjaan adalah ibadah.
  3. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  4. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  5. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  6. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  7. Menguatkan integritas, loyalitas, dan kepedulian atas pekerjaan.
  8. Menjalankan komitmen dan keikhlasan dalam menuntaskan setiap pekerjaan.
  9. Membangun nilai-nilai kepemimpinan diri sendiri, kedisiplinan, kerja sama, dan kemandirian dalam penyelesaian tugas.
  10. Membangun kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan.
  11. Selalu optimis dan termotivasi untuk mencapai target dan kinerja terbaik.
  12. Menghargai dan menghormati kontribusi setiap orang di tempat kerja, walau peran seseorang itu kecil tetapi peran tersebut penting untuk keberhasilan Anda.

SESI 3: MENGORGANISIR PEKERJAAN DAN MENJALANKANNYA DENGAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA

Sub Bahasan

  1. Mengorganisir pekerjaan dengan cara berkoordinasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berani mengambil tanggung jawab penuh untuk meningkatkan kinerja.
  2. Proaktif dalam memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi.
  3. Selalu siap menjadi orang yang dapat diandalkan dengan perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu; serta menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos.
  4. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin untuk menjadikan diri sebagai aset perusahaan yang andal dan unggul.
  5. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata.
  6. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan.
  7. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat.
  8. Semangat dan langkah-langkah optimis yang tak berhenti dalam mencapai tujuan.
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 2017 

DESKRIPSI

Disiplin dan tanggung jawab membantu insan perusahaan untuk menerapkan rencana dan mendapatkan hasil terbaik. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk maju ke arah tujuan dan mencapai hasil terbaik. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk mengambil tindakan dalam mencapai tujuan. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk terus bergerak maju sampai mencapai prestasi terbaik.

Bisnis yang sukses sangat ditentukan oleh kualitas disiplin dan tanggung jawab dari insan perusahaan. Ketika disiplin dan tanggung jawab sudah menjadi kebiasaan dan perilaku yang membudaya di tempat kerja, maka setiap orang di tempat kerja perhatiannya terfokus dengan kemauan tinggi, untuk mendapatkan kinerja terbaik dari apa-apa yang mereka kerjakan. Tidak ada lagi sifat malas dan banyak alasan untuk menunda tugas, disiplin dan tanggung jawab menjadi kekuatan yang mendorong dengan kesadaran dan kemauan diri sendiri untuk melewati setiap titik jalan menuju sukses.

Budaya kerja, prosedur kerja, etika, integritas, moralitas, tata kelola yang baik, pelayanan yang baik, peraturan, aturan, nilai-nilai perusahaan, proses kerja, dan kepemimpinan diri sendiri, yang dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab yang konsisten dan berkualitas tinggi, pasti menjadi kekuatan yang hebat untuk menghasilkan manajemen yang efektif. Tentu saja, kekuatan disiplin dan tanggung jawab memungkinkan setiap insan perusahaan untuk menyelesaikan tantangan dengan solusi yang cepat dan murah.

Melalui pelatihan ini peserta mendapatkan wawasan dan kesadaran bahwa disiplin dan tanggung jawab haruslah dilatih dan dijadikan kebiasaan sehari-hari di tempat kerja. Disiplin dan tanggung jawab yang kuat di dalam diri meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan hasil akhir kemenangan. Intinya, ketika kualitas disiplin dan tanggung jawab insan perusahaan menjadi sangat kuat, maka mereka berani mengambil tantangan dan target terbesar, lalu bergerak maju untuk mencapai target terbesar tersebut.

Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan praktis dalam mengelola disiplin dan tanggung jawab tempat kerja. Pelatihan ini menggunakan kasus-kasus aktual sebagai contoh pembelajaran dan mendorong peserta untuk membahas isu-isu disiplin dan tanggung jawab yang sedang dihadapi saat ini di tempat kerja.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun kesadaran peserta untuk bekerja dengan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi terhadap prinsip-prinsip, praktek, nilai-nilai, dan standar kerja yang terbaik secara konsisten.
  2. Memahami pentingnya bekerja dengan langkah-langkah sesuai prosedur dan kebijakan.
  3. Memahami bahwa disiplin dan tanggung jawab sangat berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan masalah kinerja.
  4. Memahami bahwa disiplin dan tangggung jawab dapat membantu manajemen dalam menciptakan perilaku kerja yang efektif dan produktif.
  5. Memahami bahwa supervisor dan manajer harus mampu menegakkan disiplin, serta harus dapat mengelola karyawan yang sulit.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu bekerja dengan benar, meningkatkan kinerja, dan berperilaku sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Peserta mampu memfokuskan perhatian dan menjaga konsistensi pada pekerjaan dengan bertanggung jawab penuh.
  3. Peserta mampu memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan atas semua dokumen perusahaan.
  4. Peserta mampu mengelola ego dan emosi dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, sehingga tidak melakukan pembangkangan ataupun perilaku yang tidak dapat diterima di tempat kerja.
  5. Peserta mampu bekerja dan bertindak secara produktif untuk kinerja penuh.
  6. Peserta mampu menuntaskan project tepat waktu.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 

HARI 1 SESI 1: MEMENUHI HAK KARYAWAN DAN MENGELOLA DISIPLIN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Disiplin dan tanggung jawab perusahaan dalam memenuhi hak-hak karyawan.
  2. Membangun lingkungan kerja yang adil, etis, sehat, dan berbudaya kuat.
  3. Disiplin dan tanggung jawab karyawan untuk memenuhi hak-hak manajemen.
  4. Disiplin dan tanggung jawab manajemen untuk menyiapkan prosedur, good governance, kode etik, tujuan, visi, misi, dan target dalam rencana dengan baik.
  5. Langkah-langkah manajemen dalam aksi menegakkan disiplin di tempat kerja.
  6. Peran leader dalam menggunakan keterampilan konseling dan motivasi untuk mendorong perilaku disiplin dan tanggung jawab karyawan.
  7. Kemampuan leader untuk mengelola disiplin dan tanggung jawab karyawan dengan tenang dan tanpa marah.

HARI 1 SESI 2: MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB DAN AKUNTABILITAS DI SEMUA ASPEK PEKERJAAN

Sub Bahasan

  1. Mengambil tanggung jawab penuh mampu meningkatkan kinerja.
  2. Tanggung jawab terhadap tugas, kehadiran, kewajiban, janji, etika, etiket, disiplin, komitmen, kegagalan, kesulitan, pekerjaan, hubungan baik, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, penuntasan, tepat waktu, dan lainnya.
  3. Akuntabilitas untuk memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi.
  4. Akuntabilitas dapat melampaui tugas-tugas Anda sendiri.
  5. Akuntabilitas mengubah pemikiran negatif ke positif, dan memfokuskan pandangan untuk bertanggung jawab.
  6. Akuntabilitas membangun hubungan yang sehat dengan atasan, rekan kerja, bawahan, teman, dan memiliki interaksi sosial yang lebih positif.
  7. Akuntabilitas menciptakan soliditas dan hubungan yang bisa dipercaya.
  8. Akuntabilitas membuat Anda tidak berjanji secara berlebihan.

HARI 2 SESI 3: DISIPLIN DIRI ADALAH LANGKAH MENUJU SUKSES

Sub Bahasan

  1. Disiplin diri dimulai dari kesadaran dan kemauan diri sendiri.
  2. Disiplin diri dilatih terus-menerus dengan ketangguhan mental pemenang.
  3. Disiplin diri untuk menerima realitas dan berjuang keras menjadi pribadi yang dapat diandalkan.
  4. Disiplin diri yang tinggi untuk penetapan tujuan, perencanaan, peningkatan gairah kerja, dan merawat motivasi untuk sukses.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam mencapai sukses.
  6. Bekerja keras dan terus-menerus membangun mental tangguh untuk mewujudkan visi.
  7. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata.
  8. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan.
  9. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat.
  10. Semangat dan langkah-langkah yang tak berhenti dalam mencapai tujuan.

HARI 2 SESI 4: DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB UNTUK MENYIAPKAN KUALITAS DIRI YANG KATA-KATANYA DAN JANJINYA BISA DIPERCAYA

Sub Bahasan

  1. Memahami diri sendiri dan membangun diri yang dipercaya.
  2. Memberikan integritas penuh pada komitmen dan tanggung jawab.
  3. Rendah hati dan belajar terus-menerus untuk peningkatan kualitas diri.  
  4. Fokus pada hari ini dan melayaninya dengan tanggung jawab penuh.
  5. Menghormati dan menerima realitas yang tidak sempurna, lalu belajar untuk memperbaiki.
  6. Selalu mengkontrol reaksi dan bersikap dengan respon dalam berbagai situasi.
  7. Kata-kata dan janji-janji bisa dipertanggung jawabkan.
  8. Mencintai diri sendiri, menampilkan diri sejati yang unik dan andal.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

DISIPLIN DIPERLUKAN UNTUK MENGHASILKAN SUKSES

motivasi-24022017

“Dalam setiap perjalanan menuju sukses, ada kegagalan yang menunggu ditikungan, jangan berhenti dan terjebak, teruslah bergerak dengan disiplin diri yang tinggi untuk bisa sampai ke sukses Anda.”~Djajendra

Disiplin diri yang tinggi menghasilkan perilaku yang konsisten, untuk melakukan sesuatu secara berulang kali sampai memiliki keunggulan. Disiplin diri Anda tidak hanya mengantar Anda untuk mencapai keberhasilan, tetapi juga menjadikan Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan yang hebat untuk menghasilkan sukses. Dengan disiplin diri yang tinggi, kemampuan Anda untuk melakukan tugas dan tanggung jawab menjadi lebih berkualitas.

Masa depan yang cemerlang tidak dihasilkan dengan memprediksi atau mengharapkannya, tetapi terjadi dengan disiplin diri yang tinggi untuk menciptakannya melalui kerja keras tanpa henti. Intinya, apapun keadaan Anda, Anda harus bersykur dan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan. Bila Anda mengeluh dan mencari-cari alasan, atau melempar kesalahan kepada orang lain, maka selamanya Anda akan gagal untuk menemukan sukses yang Anda cari.

Sukses dalam hidup berasal dari tindakan dengan disiplin diri yang tinggi, yang dilakukan secara konsisten. Tidak akan ada perubahan dalam hidup tanpa disiplin dan kerja keras. Walaupun Anda sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, modal, dan sumber daya yang hebat. Tetapi, bila Anda tidak memiliki disiplin untuk menggunakannya, maka semua itu menjadi sia-sia. Hanya disiplin diri yang bisa membuat Anda mencapai keberhasilan dengan kinerja terbaik. Jadi, bila Anda ingin memiliki prestasi dan kinerja terbaik, maka Anda harus berubah dan belajar dengan rendah hati. Untuk berubah, Anda harus memulainya dengan disiplin diri dan kerja keras yang hebat.

Disiplin diri merupakan keterampilan yang membuat Anda bergerak dan melakukan sesuatu secara terus-menerus. Anda yang memiliki disiplin diri yang tinggi secara otomatis merasa sangat bertanggung jawab untuk keberhasilan atas apa yang Anda kerjakan. Disiplin diri menjadikan Anda konsisten dan mematuhi komitmen yang Anda buat dengan kesadaran dan tanggung jawab penuh. Apa pun rintangan dan kesulitan, tidak akan menjadi persoalan bagi orang-orang yang hidup dengan disiplin diri yang tinggi. Kesabaran, ketenangan, ketekunan, dan rasa tanggung jawab menjadi bagian yang memperkuat disiplin diri di sepanjang jalan menuju sukses.

Disiplin diri menjadikan seseorang sangat teliti dalam membuat keputusan, selalu berhati-hati dan tidak mau menyalahkan orang lain atas kegagalan dirinya. Orang yang disiplin selalu mengambil tanggung jawab untuk apa pun yang dia kerjakan. Dia selalu memberikan respon yang tepat dan sikap yang optimis terhadap hal-hal yang berada di luar kendali dirinya.

Disiplin diri harus diikuti dengan visi dan nilai-nilai kehidupan yang dipilih. Visi memberikan alasan untuk segala sesuatu yang Anda kerjakan. Dari visi, Anda harus membuat tujuan-tujuan kecil yang mudah dicapai. Lalu, meningkatkan disiplin diri yang tinggi, untuk menindaklanjuti semua tujuan kecil dengan penuh semangat. Keberhasilan atas pencapaian semua tujuan kecil tersebut pasti berakumulasi, untuk mengantar Anda mencapai visi besar yang sudah Anda gambarkan sejak awal.

Disiplin diri harus dikuatkan dengan motivasi diri yang tinggi dan komitmen yang kuat untuk mencapai hasil terbaik. Dalam hal ini, Anda harus memiliki mental pemenang yang tidak pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Anda harus selalu merasa kuat dan tangguh dalam menghadapi ketidakpastian. Anda harus memiliki respon optimis untuk menanggapi kesulitan dengan keyakinan untuk berhasil. Tidak boleh ada satu hal pun yang membuat Anda khawatir atau takut menghadapi realitas. Setiap kegagalan dan kemunduran harus Anda jawab dengan disiplin diri yang tinggi untuk segera kembali pada jalur sukses Anda. Tidak boleh perjuangan Anda terhenti hanya karena kegagalan. Miliki niat dan komitmen untuk bangkit menjadi lebih kuat dan lebih mampu dari sebelumnya.

Semua rintangan dan kesulitan adalah pelajaran yang berharga untuk mencapai keberhasilan. Disiplin diri menjadi sangat diperlukan karena perjalanan untuk mencapai sukses adalah perjalanan yang tidak boleh berhenti sebelum berhasil. Kesulitan, cobaan, kegagalan, kemunduran, kebingungan, ketakutan, dan semua nyeri yang dihasilkan di sepanjang jalan menuju sukses tidaklah boleh menghentikan perjalanan Anda menuju sukses. Jadi, seburuk apa pun kesulitan yang menghalangi Anda menuju sukses, Anda tidak boleh berhenti atau menyerah, Anda harus lebih menguatkan disiplin diri untuk mencapai keberhasilan.

Disiplin diri diperlukan karena jalur menuju sukses selalu menciptakan rintangan dan tantangan yang perlu ditemukan solusi terbaik. Intinya, tidak ada jalan yang mudah untuk berhasil, Anda harus berjuang dengan mental pemenang untuk berhasil. Sebagai contoh, seseorang yang ingin menurunkan berat badan 15 kilogram, maka hal ini hanya bisa dia dilakukan dengan disiplin diri yang tinggi dalam berolahraga dan menjaga pola makan yang rendah kalori. Jelas, hal ini membutuhkan pengorbanan dan kerja keras yang hebat agar bisa menurunkan berat badannya. Dan, setelah sukses menurunkan berat badan, masih harus tetap menjaga pola makan dan olah raga rutin dengan disiplin diri yang tinggi. Bila kehilangan disiplin diri, maka kemungkinan berat badan akan bertambah kembali melebihi 15 kilogram.

Disiplin diri harus bekerja dari keikhlasan hati untuk melakukan segala sesuatu dengan tekun dan rajin. Kepribadian yang energik dan rajin adalah syarat dasar untuk bisa membangun disiplin diri yang tinggi. Bila diri Anda malas dan suka kehilangan kepercayaan diri, maka menjadi sangat sulit bagi Anda untuk memiliki disiplin diri yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2017

Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

DESKRIPSI

Keberadaan sebuah tim adalah untuk hasil akhir yang hebat. Jadi, setiap anggota tim wajib memfokuskan seluruh waktu, energi, sumber daya, dan etos kerjanya dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik. Perilaku kerja yang fokus pada pertumbuhan, serta berorientasi pada prestasi akan meningkatkan gairah kerja tim. Anggota tim harus terlatih dan dibiasakan untuk tidak mudah terganggu, dan hal ini bisa saat mereka memiliki daya tahan mental yang baik.

Diperlukan mental positif dan perilaku produktif agar tidak melalaikan tanggung jawab dan memperhatikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Taat pada komitmen dan patuh pada tujuan adalah jalan terbaik untuk menjalankan setiap fungsi dan peran masing-masing. Keberadaan setiap anggota tim adalah untuk kesuksesan tim, dan bukan untuk menggagalkan pencapaian terbaik tim. Jadi, persiapkan diri masing-masing dengan kepribadian dan karakter kerja yang hebat agar mampu menjadi aset yang andal di dalam tim.

Jadilah pribadi tim yang selalu membawa keluar yang terbaik dari dalam diri. Jangan sekali-kali membawa keluar dari dalam diri hal-hal yang bisa memperburuk kualitas tim. Jadilah energi positif yang membangun kerja sama tim dengan berkualitas, serta memampukan diri sebagai salah satu fungsi terpenting di dalam tim yang hebat.

Program pelatihan ini berfokus pada transformasi perilaku individual dalam organisasi menjadi perilaku kelompok, agar sifat dan karakter yang sangat kuat “aku nya” dapat berubah menjadi “kita”.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas, akuntabilitas, dan mendorong soliditas di dalam kerja sama tim
  2. Meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi, komunikasi, pemecahan masalah, kepercayaan dan keterampilan emosional
  3. Menghindari konfrontasi dan fokus pada pencapaian kinerja
  4. Saling menghargai, mengelola kebersamaan, membuat keputusan, saling melengkapi kelebihan, dan mengendalikan diri masing-masing
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Membangun tim kerja yang solid untuk pencapaian kinerja terbaik
  2. Mencegah tim kerja membuat keputusan yang salah
  3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas tim
  4. Mencegah tim jatuh ke dalam mentalitas destruktif
  5. Memetakan konflik dalam persiapan resolusi
  6. Menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi
  7. Kerjasama, pemecahan masalah, koordinasi, kolaborasi, pelayanan, kontribusi, komunikasi, sinergi, kepercayaan dan keterampilan emosional
  8. Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif
  9. Berkomunikasi satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
  10. Berpikir di luar rincian kecil dan memikirkan tujuan utama
  11. Mendukung satu sama lain
  12. Menggunakan keterampilan emosional dan keterampilan pembinaan untuk memberikan umpan balik
  13. Meningkatkan kepercayaan dan kehandalan tim

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN (INDOOR DAN OUT DOOR) PROGRAM 2 HARI 2017

Tema: Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

Hari Pertama

SESI 1: TEAMWORK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja dengan etos yang siap bekerja sama di dalam tim.
  2. Bekerja dengan nilai-nilai bersama, proses yang sama melalui sistem, dan perilaku kerja yang berbudaya mencapai target.
  3. Fokus pada pekerjaan dan meningkatkan kualitas kerja sama agar terus tumbuh bersama tim.
  4. Menerapkan Team Building di tempat kerja dari hati yang jujur dan perilaku dengan integritas yang tinggi.
  5. Menjaga gairah, antusiasme, disiplin, dan kepercayaan diri  untuk kemajuan kinerja tim dari waktu ke waktu.
  6. Proaktif memainkan peran relawan dalam membangun kerja sama yang efektif.
  7. Mampu mewakili fungsi, peran, dan unit kerjanya dalam kolaborasi untuk pencapaian target.
  8. Menjadi individu dengan energi positif untuk membangun tim yang unggul.
  9. Mampu memberikan skill dan pengetahuan untuk kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  10. Menyatukan hati, pikiran, dan emosi dalam proses integrasi di dalam melakukan kegiatan team building di tempat kerja.

SESI 2: LEADERSHIP

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  4. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.

SESI 3: LEADERSHIP (Lanjutan sesi 2)

Sub Bahasan

  1. Memimpin diri untuk bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  2. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  3. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  4. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  5. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 4: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. TeamWork
  2. Leadership

Hari Kedua

SESI 5: COMMUNICATION

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 6: ORIENTATION TO TARGET

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.

SESI 7: ORIENTATION TO TARGET (Lanjutan sesi 6)

Sub Bahasan

  1. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  2. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  3. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  4. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  5. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  6. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  7. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  8. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  9. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.

SESI 8: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. Communication
  2. Orientation to Target

Untuk Pelatihan Hubungi 

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS 

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA

Judul: Merajut Hati dalam Soliditas dan Visi Bersama

DESKRIPSI

Bila sebuah pekerjaan dirawat dan ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus, maka pekerjaan tersebut akan menjadi aset yang paling produktif bagi kesejahteraan hidup karyawan. Pekerjaan yang berkualitas dihasilkan oleh pribadi dengan etos kerja yang unggul, yang berkemampuan untuk bekerja di dalam budaya kerja yang kuat. Di tempat kerja, karyawan harus membuktikan dirinya sebagai aset yang berguna untuk meningkatkan kualitas kerja dan bisnis. Komitmen dari karyawan untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pribadi dan kualitas etos kerja akan menjadikan organisasi dan bisnis tumbuh dengan kinerja terbaik.

Program Pelatihan Pengembangan Kepribadian dan Budaya Kerja dengan judul “Merajut Hati dalam Soliditas dan Visi Bersama” merupakan sebuah konsep pelatihan untuk pengembangan cara berpikir yang positif, pembentukan kepribadian yang positif, perilaku positif dan produktif, karakter yang mudah terhubung dan disenangi di tempat kerja, motivasi kerja yang tinggi, kecerdasan emosional, manajemen marah, manajemen stres, integritas, pelayanan prima, relasi dan hubungan baik, soliditas kerja, kepercayaan diri, motivasi diri, empati, manajemen konflik, kepemimpinan diri, komunikasi, pola kerja yang efektif, pencapaian target kerja, dan etos kerja.

Program pelatihan ini memperbaiki kekurangan perilaku karyawan terhadap pelayanan, budaya kerja, dan hubungan kerja. Di samping itu, program ini juga akan menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul. Melalui pelatihan ini, karyawan mendapatkan kesadaran untuk selalu memiliki kepatuhan dan rasa tanggung jawab atas aturan dan etika yang berlaku di tempat kerja. Karyawan juga mendapatkan motivasi untuk meningkatkan kualitas kepribadiaannya agar dapat memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan sejahtera.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun kepribadian dengan kualitas diri yang siap bekerja dalam visi, misi, nilai-nilai, serta cerdas menjalankan proses kerja di dalam kebersamaan.
  2. Meningkatkan kesadaran untuk mengelola marah, stres, konflik, reaksi negatif, serta menguatkan fondasi kepribadian positif dan kepercayaan diri.
  3. Penguatan budaya kerja dan etos kerja untuk keharmonisan di lingkungan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.
  4. Untuk dapat memberikan pelayanan sepenuh hati dan komunikasi positif di tempat kerja

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu merajut hati dalam soliditas dan visi bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berkinerja tinggi.
  2. Peserta mampu bekerja dan melayani setiap kepentingan di dalam organisasi dengan visi dan nilai-nilai bersama.
  3. Peserta mampu mengendalikan marah, stres, konflik, dan semua perilaku buruk di tempat kerja.
  4. Peserta mampu memberikan pelayanan dan komunikasi terbaik dari sikap yang profesional.
  5. Peserta mampu bekerja dengan etos dan budaya yang meningkatkan kualitas di setiap proses kerja.
  6. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support yang positif untuk memaksimalkan kinerja organisasi.

GARIS BESAR PEMBAHASAN MATERI PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA SELAMA 8 JAM

SESI 1: MERAJUT HATI DALAM SOLIDITAS DAN VISI BERSAMA

Sub Bahasan

  1. Anda sebagai motivasi dan kualitas terbaik untuk bekerja dalam visi, misi dan nilai-nilai organisasi.
  2. Membuang semua belenggu yang menghalangi Anda untuk menjalankan proses kerja bersama semua kepentingan di tempat kerja.
  3. Menunjukkan minat, energi, semangat, dan antusiasme yang tinggi untuk meningkatkan soliditas dan kolaborasi di tempat kerja.
  4. Menyukai tantangan dan selalu optimis untuk bekerja sebagai yang terbaik.
  5. Merasa menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rekan kerja, atasan, bawahan, dan semua stakeholders lainnya.
  6. Memiliki integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan.
  7. Memiliki komitmen dan keikhlasan dalam bekerja, tanpa hitung-hitungan.

SESI 2: PENGEMBANGAN DIRI DAN MEMBANGUN JIWA YANG POSITIF

Sub Bahasan

  1. Kesadaran untuk menemukan kepribadian yang Anda inginkan.
  2. Hidup adalah sebuah transformasi abadi, setiap detik terjadi perubahan.
  3. Tidak merusak kebahagiaan Anda dengan stres dan pikiran negatif.
  4. Memahami keuntungan emosi baik dan kerugian emosi buruk.
  5. Meningkatkan kepercayaan diri dan menguatkan fondasi kepribadian positif.
  6. Manajemen marah dan ketahanan diri dalam menghadapi realitas terburuk.
  7. Kesadaran diri, manajemen diri sendiri, motivasi diri, empati, dan kesadaran sosial.
  8. Manajemen hubungan baik dan penanganan reaksi.
  9. Menjauhkan potensi konflik dari kehidupan Anda.

SESI 3 : PENGUATAN BUDAYA KERJA DAN ETOS KERJA UNTUK KEHARMONISAN DI LINGKUNGAN KERJA DAN PENCAPAIAN KINERJA TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja yang optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Membiasakan diri untuk bekerja keras, disiplin, ulet, tekun, dan tepat waktu.
  3. Bekerja dengan tanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan hati dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.
  6. Bekerja dengan produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  7. Menjaga soliditas kerja dengan kolaborasi, kerja sama, sinergi, dan komunikasi.
  8. Taat dan patuh pada tata kelola, sistem, sop, proses kerja, dan kepemimpinan.
  9. Menjadi energi positif untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

SESI 4 : PELAYANAN SEPENUH HATI DAN KOMUNIKASI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Prinsip-prinsip dasar pelayanan prima yang sepenuh hati.
  2. Melayani berbagai karakter dan kepribadian yang berbeda.
  3. Menguatkan empati untuk memahami apa yang pelanggan inginkan.
  4. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan pelanggan.
  5. Berkomunikasi dengan bijak
  6. Mengatasi salah paham
  7. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  8. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  9. Bahasa tubuh dan para bahasa

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

DALAM BISNIS, TIDAK ADA KEGAGALAN, HANYA ADA PELAJARAN

“Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam bisnis.”~Djajendra

Pengusaha yang rendah hati dan optimis tidak akan pernah gagal. Mereka selalu belajar untuk menjadi lebih baik saat berada di titik krisis; mereka menyiapkan mental pemenang untuk memenangkan setiap realitas tersulit; mereka mampu menguasai pasar dan menjadikan bisnis mereka unggul.

Menjadi pengusaha adalah pilihan hidup untuk bermain-main bersama resiko dan peluang. Tidak ada jaminan keberhasilan dalam menjalankan kewirausahaan. Kegagalan dan kesuksesan selalu ada di setiap perjalanan kewirausahan. Tidak ada rumus yang pasti dalam kewirausahaan. Strategi dan taktik yang kreatif dapat menciptakan jalan menuju kemenangan. Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam kewirausahaan.

Hanya ada satu aturan abadi dalam dunia kewirausahaan, yaitu: tidak boleh berhenti menjalankan bisnis walau sudah gagal berkali-kali. Anda harus memiliki mental optimis dan tidak mudah menyerah oleh ketidakberhasilan. Ketidakberhasilan di momen ini hanyalah sebuah jalan untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar di masa depan. Siapkan diri dengan mental dan sikap rendah hati yang hebat agar Anda mampu mencapai kesuksesan di bisnis Anda.

Dalam dunia bisnis, kegagalan adalah peluang untuk belajar lebih banyak tentang bisnis tersebut. Kalau hari ini, Anda sedang gagal atau rugi besar, janganlah putus asa, tetaplah optimis untuk bangkit kembali dengan sisa kekuatan yang Anda miliki. Jangan pernah menyerah walau semua modal sudah habis. Ingat, Anda masih memiliki modal yang tidak bisa diambil siapapun, yaitu: etos dan pengetahuan Anda tentang bisnis yang Anda jalani.

Berbisnislah dibidang yang Anda kuasai dan pahami agar Anda dapat mengelola resiko dan peluangnya dengan baik. Berhati-hati saat Anda memulai sebuah usaha yang tidak Anda pahami atau tidak Anda kuasai. Jangan terlalu mempercayai atau bergantung kepada orang lain dalam menjalankan bisnis. Pengalaman dan pengetahuan yang mendalam terhadap bisnis yang Anda jalani, sangat menentukan kesuksesan Anda.

Dalam bisnis, tidak ada kegagalan, hanya ada pelajaran. Dimanapun Anda berada di jalan kewirausahaan, Anda harus siap dengan mental pemenang dan sikap rendah hati. Mental pemenang menjadikan Anda tangguh dan andal untuk tetap bangkit, walau berkali-kali gagal. Sikap rendah hati menjadikan Anda belajar, rajin, tekun, disiplin, percaya diri, dan bekerja lebih keras di setiap realitas tersulit, tanpa merasa gagal.

Kesuksesan dalam kewirausahaan bisa saja terjadi dalam waktu singkat, tetapi proses dan perjalanannya selalu membutuhkan waktu yang panjang. Anda harus selalu menyiapkan bisnis Anda agar saat menerima peluang, Anda dapat melayani peluang tersebut dengan penuh kualitas.

Tidak ada sekolah bisnis yang lebih hebat daripada pengalaman dan perjalanan Anda bersama bisnis Anda. Jangan pernah berpikir seorang wirausaha yang hebat bisa dihasilkan dari sekolah formal maupun sekolah informal. Kewirausahaan adalah hasil dari proses perjalanan bisnis melalui jalan sukses dan jalan kegagalan. Belajarlah dari setiap situasi yang Anda hadapi; belajarlah dari pengalaman Anda; belajarlah dari kebodohan Anda; belajarlah dari ketidakadilan yang Anda terima; belajarlah dari kerugian dan kebohongan yang Anda terima; belajarlah dari pengkhianatan yang Anda terima; belajarlah dari peluang yang gagal Anda dapatkan. Sangat banyak pengalaman yang akan Anda hadapi di sepanjang perjalanan Anda bersama bisnis Anda, dan semua pengalaman itulah yang menjadikan Anda ahli dan andal dalam menjalankan kewirausahaan.

Tidak ada kesalahan dan kegagalan dalam dunia kewirausahaan. Semua peristiwa hanyalah jalan untuk pertumbuhan melalui proses menjadi lebih hebat. Belajarlah dan pelajari semua realitas untuk mendapatkan keyakinan dalam mencapai sukses. Ingat, bisnis bukanlah satu tambah satu sama dengan dua; bisnis bukanlah hitam dan putih; bisnis bukanlah sesuatu yang mudah dipahami; bisnis bukanlah sesuatu yang membuat Anda tidak stres. Bisnis sangat dinamis dan tidak pasti. Oleh karena itu, Anda sangat berpotensi terjebak dalam rasa takut dan khawatir. Anda sangat berpotensi ragu dan tidak berani bergerak di atas resiko. Ingat selalu, menjalankan bisnis membutuhkan sikap kehati-hatian dan sekaligus berani menantang resiko. Bila Anda mampu mengkombinasikan kedua hal tersebut, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga bagi kemajuan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM 2016

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT 2016

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

DESKRIPSI

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola emosi marah dan frustrasi.
  2. Mengendalikan emosi marah dan mengekspresikan diri dengan cara yang terkontrol dalam sikap positif.
  3. Mempertahankan hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghapus energi marah yang bisa meledak di setiap momen kehidupan.
  5. Komunikasi asertif dengan cerdas emosi kepada orang lain.
  6. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif.
  7. Meningkatkan kualitas respon positif dalam konfrontasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta belajar untuk memahami akar kemarahan.
  2. Peserta memahami bagaimana dirinya menjadi marah dan cara untuk menghentikan kebiasaan marah tersebut.
  3. Peserta belajar memahami siklus kemarahan dan mencegah eskalasi marah.
  4. Peserta belajar mengurangi kemarahan dirinya dengan menggunakan berbagai strategi pencegahan.
  5. Peserta belajar memaksimalkan efektivitas komunikasi positif dengan orang lain tanpa terlalu emosional atau membuat orang lain marah.
  6. Peserta belajar menggunakan teknik perilaku kognitif untuk mengelola respons emosional diri terhadap berbagai peristiwa kehidupan.
  7. Peserta belajar menanggapi konflik dengan menggunakan kecerdasan emosional dan manajemen risiko.
  8. Peserta belajar bereaksi terhadap konfrontasi dengan cepat dan efisien sambil menjaga keseimbangan emosional dirinya.
  9. Peserta belajar menguasai energi tenang dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  10. Peserta belajar untuk memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  11. Peserta belajar untuk membangun kepribadian yang berjiwa besar dalam empati dan toleransi kehidupan.
  12. Peserta belajar cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kehidupan anti marah.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM

Day 1/Hari Pertama

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR TENTANG KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Definisi marah
  2. Mengapa marah
  3. Hubungan pikiran dengan kemarahan
  4. Baik dan buruk dari kemarahan
  5. Kemarahan mempengaruhi hubungan dan suasana hati

SESI 2: MEMAHAMI SIKLUS AGRESI MARAH

Sub Bahasan

  1. Siklus agresi
  2. Urutan kejadian yang mengarah ke agresi atau marah
  3. Mengambil keuntungan dari urutan untuk meredam kemarahan
  4. Tanda-tanda kemarahan dan menanggapi kemarahan dengan pikiran positif

SESI 3: MENGONTROL KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan berhenti marah
  2. Meningkatkan efektivitas komunikasi dengan orang lain
  3. Teknik mental dan fisik untuk membantu mengelola emosi baik
  4. Cara meningkatkan kualitas emosional baik

SESI 4: KOMUNIKASI ASERTIF

Sub Bahasan

  1. Sikap tegas dalam komunikasi
  2. Menyajikan pandangan sistematis dan tegas
  3. Ketegasan yang berbeda dari perilaku agresif atau pasif
  4. Komunikasi asertif membantu untuk mengontrol keseimbangan emosional
  5. Menarik emosi positif untuk memberikan makna sejati dan mendapatkan hasil

Day 2/Hari Kedua

SESI 5: TERAPI PERILAKU KOGNITIF

Sub Bahasan

  1. Cara memanfaatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu mengelola kemarahan
  2. Teknik berbicara dengan diri sendiri
  3. Teknik visualisasi untuk mencegah marah
  4. Bersikap rasional dan cerdas emosi
  5. Membangun keyakinan untuk memperkuat hubungan dengan orang lain

SESI 6: MENANGGAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Cara menangani konflik emosional
  2. Menggunakan rumus empati dan toleransi untuk dengan cepat menanggapi situasi yang berpotensi menciptakan konflik
  3. Sikap yang tidak mengganggu atau tidak menyinggung emosional pemicu konflik
  4. Menjadi tegas dalam sikap baik yang penuh tanggung jawab
  5. Mencegah penularan emosional konflik

SESI 7: MENGELOLA KONFRONTASI

Sub Bahasan

  1. Menangani konfrontasi dan merespon kejadian untuk mendapatkan hasil terbaik
  2. Menjaga keseimbangan emosional dan menunjukkan bahwa Anda berada dalam kendali saat berhadapan dengan orang lain
  3. Menggunakan energi tenang  dalam mengelola konfrontasi
  4. Sikap baik dan cerdas emosi dalam menghadapi konfrontasi

SESI 8: KEKUATAN PENGAMPUNAN DAN PERMINTAAN MAAF

Sub Bahasan

  1. Cara memberikan permintaan maaf untuk mendapatkan manfaat maksimal dan secara signifikan mengurangi kemungkinan konfrontasi emosional
  2. Cara menggunakan pengampunan untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri, meredakan situasi, dan menurunkan beban marah
  3. Permintaan maaf dan pengampunan dampaknya terhadap kepribadian positif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

“Marah adalah emosi yang sudah ada sejak lahir, jadilah cerdas dan bijak dalam menggunakan emosi marah. Bila tidak mampu mengendalikan diri, marah akan merugikan diri sendiri.”~Djajendra

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PEMIMPIN DAN BUDAYA KERJA KERAS

MOTIVASI 29042016

“Pemimpin adalah teladan untuk budaya kerja keras. Bila pemimpinnya banyak alasan, tidak berani mengambil resiko, dan malas bekerja keras; maka, dia adalah pemimpin yang sedang melemahkan budaya kerja keras.”~Djajendra

Dalam budaya kerja keras, kualitas pemimpin menentukan apakah budaya kerja keras itu tumbuh atau tidak berkembang. Bila pemimpin sadar bahwa seorang pemimpin ditakdirkan untuk bekerja lebih keras seumur hidup; lebih mencurahkan perhatian dan perilaku produktif; lebih berani menerobos resiko dan memenangkan situasi; lebih siap untuk menderita; dan lebih siap untuk menaklukkan setiap rintangan dan hambatan dengan integritas yang tinggi. Maka, pemimpin tersebut menjadi energi untuk menumbuhkan budaya kerja keras.

Ketika pemimpin bekerja keras, dia akan melakukannya bersamaan dengan pemberdayaan individu dalam kerja keras. Energi dan semangat kerja keras pemimpin ditularkan kepada setiap individu yang bekerja dibawah koordinasinya. Sebagai pemimpin, dia menghormati kehebatan individu, sehingga setiap karyawan dimotivasi dan dikuatkan kompetensinya agar siap berkontribusi dalam kerja keras.

Budaya kerja keras adalah budaya yang berkoordinasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi secara profesional. Ide dan pendapat harus mengalir dan terkoordinasi secara baik, hal ini diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat. Setiap karyawan dan pemimpin adalah satu kekuatan yang tak terpisahkan. Setiap orang di dalam struktur organisasi adalah satu tubuh dengan satu visi yang jelas, untuk mengeksekusi rencana dan target. Dengan kata lain, semua orang di dalam organisasi bersikap dan bertindak di dalam koordinasi yang dipimpin dengan semangat gotong royong dalam menghasilkan yang terbaik.

Setiap individu di tempat kerja adalah kekuatan yang bisa mengungguli apapun yang ditargetkan. Prinsip-prinsip budaya kerja keras harus ditanamkan ke dalam mind set, dan dimotivasi agar menjadi perilaku kerja yang andal. Karyawan dan pemimpin harus bersama-sama dalam satu persepsi, keyakinan, visi, misi, nilai-nilai, dan budaya kerja keras. Tidak boleh ada yang melemahkan budaya kerja keras, semua orang harus berkomitmen dalam menjaga budaya kerja keras yang efektif dan produktif.

Dalam budaya kerja keras dibutuhkan kontribusi intelektual dan perilaku produktif dari individu. Selanjutnya, dari keunggulan individu dibangun sebuah budaya kerja keras yang kolektif; budaya kerja keras yang kolektif harus terlihat dalam kolaborasi kerja. Pendekatan individu sangat penting agar setiap orang merasakan sentuhan pemimpin dan merasa diperhatikan oleh manajemen. Jadi, walau di tempat kerja harus digunakan pendekatan kolektif atau team work, tetapi pendekatan individu akan menguatkan budaya kerja keras. Artinya, kombinasi yang baik dari pendekatan individu dan pendekatan kolektif dapat meningkatkan kinerja setiap orang.

Etos kerja yang tak kenal lelah; etos kerja yang tak pernah menyerah; etos kerja yang ikhlas berkorban untuk mendorong kinerja; etos kerja yang kaya integritas; etos kerja yang penuh disiplin dan semangat; etos kerja yang mengejar prestasi dan kinerja; etos kerja yang kreatif dan inovatif; etos kerja yang berjuang untuk menjaga prestasi terbaik; etos kerja yang rendah hati dan terus-menerus meningkatkan kompetensi; etos kerja yang memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kekuatan, adalah bagian dari budaya kerja keras. Intinya, budaya kerja keras harus dilengkapi etos kerja yang membuat budaya kerja keras tersebut unggul dan bersaing di pasar dunia yang bebas.

Dalam budaya kerja keras, setiap karyawan harus unggul dengan kompetensi inti. Ini adalah dasar untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik. Setelah kompetensi inti sudah berkualitas tinggi, selanjutnya setiap individu secara berkelanjutan dimotivasi untuk pengembangan kualitas soft skill diberbagai aspek dan dimensi individu. Nantinya, soft skill inilah yang menjadi inti dari budaya kerja keras tersebut.

Soft skill sangat menentukan budaya kerja keras. Sebab, budaya kerja keras tidak akan ada bila soft skill karyawan dan pimpinan lemah atau kurang. Jadi, untuk menciptakan budaya kerja keras dalam harmoni, loyalitas, integritas, dan akuntabilitas. Maka, perusahaan harus menyiapkan anggaran untuk penguatan soft skill karyawan secara berkelanjutan dan terus-menerus di sepanjang zaman. Siapapun yang meremehkan tentang pentingnya soft skill diberbagai dimensi individu akan kecewa dengan kinerja individunya.

Pemimpin harus mengkoordinasikan budaya kerja keras. Pemimpin harus menjadi teladan yang menghormati setiap potensi individu, untuk dimaksimalkan menjadi energi kolektif organisasi. Pemimpin harus menetapkan kebijakan yang menginternalisasikan nilai-nilai untuk mendukung budaya kerja keras. Pemimpin tidak boleh hanya menuntut, berharap, dan menunggu karyawan untuk bekerja keras. Tetapi, membangun budaya kerja keras dan menciptakan gaya manajemen yang berorientasi pada budaya kerja keras.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

OLAHRAGA MENGHASILKAN ENERGI UNTUK KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK

MOTIVASI 07042016“Tubuh harus berkeringat dan metabolisme tubuh harus lebih cepat agar hidup lebih sehat.”~Djajendra

Olahraga yang rutin dengan hati yang senang dan gembira adalah obat untuk hidup sehat. Tubuh adalah mesin yang harus diaktifkan setiap hari. Seluruh bagian tubuh harus bergerak dan aktif menuju tujuan hidup. Tubuh adalah mesin kehidupan yang dirancang untuk aktif; mesin yang sangat luar biasa dalam menghasilkan energi. Tubuh yang dilatih dan dirawat dengan gizi yang baik mampu menjadi modal bagi kehidupan Anda.

Warren Buffett seorang investor terkaya di dunia mengatakan, “Tanpa gairah dan semangat, Anda tidak mempunyai energi. Tanpa energi, Anda tidak punya apa-apa.” Ya, tanpa energi Anda hanya punya fisik yang lemah dan mudah lelah. Energi tubuh dihasilkan dari olahraga yang berulang-ulang, setiap hari; dihasilkan dari makanan bergizi dan pikiran positif, setiap hari.

Tubuh harus berkeringat dan metabolisme tubuh harus lebih cepat agar hidup lebih sehat. Sangat banyak olahraga yang tidak berbiaya, Anda bisa jogging di sekitar tempat tinggal Anda; Anda bisa push up, Anda bisa sit up, Anda bisa back up, semuanya gratis dan tidak perlu keluar uang. Anda hanya butuh gairah dan semangat untuk melakukan semua latihan dengan disiplin yang tinggi.

Sehat dan bugar adalah harta termahal yang tidak bisa digantikan oleh harta-harta yang lain. Sehat dan bugar tidak bisa dibeli seperti membeli rumah, emas, mobil, saham, ataupun bisnis. Sehat dan bugar adalah proses kehidupan yang wajib Anda lakukan dengan fisik dan pikiran positif Anda.

Hidup sehat bukan berarti menumpuk makanan di dalam tubuh; hidup sehat berarti makan secukupnya dan memakan yang bergizi; hidup sehat bukan berarti menumpuk kalori di dalam tubuh, tetapi membangun metabolisme tubuh yang andal untuk membakar kalori menjadi energi.

Bila Anda ingin menurunkan berat badan, maka Anda tidak perlu memikirkan tentang penurunan berat badan. Yang harus Anda lakukan adalah berolahraga dengan disiplin tinggi dan makan yang secukupnya, tidak makan berlebihan. Tingkatkan massa otot dengan latihan beban yang cukup agar otot Anda menjadi mesin pembakar yang efektif. Tidak perlu bekerja keras untuk membakar lemak tubuh, Anda cukup merubah pola hidup dengan berolahraga secara rutin dan menjaga pola makan yang sehat. Semakin rajin Anda berolahraga dan menjaga pola makan dengan disiplin, semakin tubuh Anda akan membakar lemak menjadi makanan otot, Anda pun bisa tampil bugar dan sehat.

Berolahragalah dengan intensitas latihan yang lebih banyak dan lebih bervariasi. Semakin banyak variasi gerak tubuh, semakin baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Anda boleh berolahraga dengan kecepatan tinggi, kecepatan sedang, kecepatan rendah, semua itu dapat Anda kombinasikan dengan disiplin yang tinggi. Asupan nutrisi yang seimbang antara protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin harus selalu terpenuhi sesuai standar kesehatan. Apa yang Anda makan merupakan sesuatu yang sangat menentukan kebugaran dan kesehatan Anda. Makanan yang berlebihan dan tidak sehat merusak kekuatan tubuh Anda. Artinya, Anda sulit memiliki energi yang cukup untuk memenuhi kehidupan Anda.

Olahraga menghasilkan energi untuk kehidupan yang lebih baik. Olahraga adalah dasar untuk menjaga kehidupan yang sehat dan bugar. Olahraga meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Olahraga membakar lemak buruk dari tubuh Anda. Olahraga meningkatkan pertumbuhan otot Anda, sehingga massa otot Anda menjadi lebih besar untuk membakar lebih banyak kalori. Olahraga membuat tubuh bebas stres, dan pikiran positif membuat jiwa bebas stres. Jadi, kombinasi dari olahraga dan pikiran positif akan membuat kehidupan Anda bahagia, damai, indah, dan memiliki daya tahan untuk menghadapi tantangan hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SILABUS PELATIHAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PROGRAM 2 HARI 2016

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dan diperhatikan dengan baik. Memiliki karyawan yang termotivasi untuk bekerja dengan nilai-nilai positif dan produktif adalah penting untuk kesuksesan bisnis Anda. Bila karyawan kehilangan motivasi kerja, kinerja pekerjaan mereka akan turun dan menjadi kurang produktif. Hal ini berdampak buruk pada proses kerja, pelayanan dan pencapaian kinerja. Perusahaan yang mengabaikan persoalan motivasi karyawan pasti akan membayar harga yang mahal dalam semua aspek organisasi dan bisnis.

Sangat penting untuk membangun landasan yang kokoh bagi peningkatan motivasi karyawan. Motivasi kerja yang tinggi meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik, dan juga menciptakan rutinitas yang terfokus pada pencapaian prestasi dan kinerja. Disamping itu, karyawan yang termotivasi selalu memiliki gairah dan semangat yang tinggi untuk mempengaruhi suasana kantor menjadi lebih proaktif dalam menuntaskan tanggung jawab, dan menemukan solusi untuk setiap masalah yang muncul.

Program Peningkatan Motivasi Kerja Karyawan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat, gairah, dan daya tahan karyawan dalam mencapai tujuan dan target perusahaan, tanpa pernah menyerah. Dalam pelatihan ini karyawan dimotivasi untuk menjadi pribadi tangguh, bermental pemenang, menang selalu, berkinerja tinggi, kuat, unggul, bergerak solid, fokus seratus persen, bertindak, mengeksekusi dengan cerdas, berani, bangkit dengan cepat ketika jatuh, tidak pernah menyerah, gembira, bugar, sehat, senang dengan yang dikerjakan, mencintai pekerjaan dan kehidupan yang dijalani, bersyukur, berterima kasih, tidak takut gagal, tidak takut mati, dan selalu tampil untuk menang.

Pelatihan selama 2 hari ini bertujuan memotivasi karyawan untuk meningkatkan rasa loyalitas yang kuat terhadap perusahaan, memiliki team work yang solid dan saling mendukung, mampu mengatasi masalah yang dihadapi selama bekerja, dan dapat mengambil keputusan yang tepat melalui pemecahan masalah yang terkoordinasi. Di samping itu, karyawan dimotivasi untuk memiliki kemauan dan kesadaran dalam menumbuhkan jiwa profesionalisme di tempat kerja; meningkatkan kualitas integritas kerja; meningkatkan kualitas tanggung jawab, serta kemampuan untuk mengikuti kedinamisan hubungan kerja; menumbuhkan jiwa yang penuh semangat; mengoptimalkan kualitas kreativitas agar mudah menemukan solusi dan membuat keputusan yang cerdas; mengoptimalkan energi optimis diri, untuk menghadapi kesulitan atau tantangan; serta keterampilan sosial yang dibutuhkan untuk membangun tim kerja yang solid dan hebat.

TUJUAN PELATIHAN

Memotivasi karyawan agar dapat meningkatkan rasa loyalitas yang kuat terhadap perusahaan; memiliki team work yang solid dan saling mendukung; mampu mengatasi masalah yang dihadapi selama bekerja; dapat mengambil keputusan yang tepat melalui pemecahan masalah yang terkoordinasi dengan solid; meningkatkan integritas pribadi dan integritas tim di tempat kerja; serta meningkatkan motivasi karyawan untuk bisa lebih produktif dan berkinerja tinggi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Karyawan menjadi lebih produktif dan dapat diandalkan oleh manajemen.
  2. Karyawan memiliki loyalitas, integritas, dan akuntabilitas yang tinggi terhadap pekerjaan dan perusahaan.
  3. Karyawan mampu bekerja dengan soludi untuk mencapai target yang diberikan oleh manajemen.
  4. Karyawan menjadi pribadi yang andal dan bersemangat tinggi untuk menuntaskan pekerjaannya.
  5. Karyawan menjadi bermental ulet, tekun, rajin, disiplin, beriman, berani, dan tidak pernah berhenti untuk kesuksesan yang lebih besar.
  6. Karyawan menjadi lebih profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan manajemen.
  7. Karyawan mudah bekerja sama dalam tim kerja yang solid dan mudah berkolaborasi di dalam proses kerja.
  8. Karyawan mampu mengelola masalah menjadi solusi dengan pemecahan masalah yang tepat dan benar.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN 2 HARI 16 JAM

SESI 1: MENINGKATKAN INTEGRITAS PRIBADI DAN INTEGRITAS TIM DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  2. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  3. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar perusahaan.
  4. Membangun fondasi solid dalam menjalankan kebijakan dan prosedur.
  5. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  6. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.

SESI 2 : MENINGKATKAN RASA LOYALITAS YANG KUAT TERHADAP PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Bekerja dengan komitmen yang tinggi.
  2. Menyadari bahwa perusahaan memberi kehidupan ekonomi bagi keluarga Anda.
  3. Perilaku dan mental kerja berdasarkan core values perusahaan.
  4. Termotivasi menyelesaikan setiap pekerjaan untuk mencapai prestasi dan kinerja.
  5. Memberikan hasil terbaik bagi perusahaan.
  6. Tepat waktu, tepat janji, taat aturan, berorientasi pada hasil optimal, upaya maksimal, dan mengutamakan kualitas terbaik.
  7. Menjalani kehidupan kerja sehari-hari dengan gairah, antusias, penuh energi positif, dan emosi yang lebih cerdas.
  8. Meningkatan kompetensi kerja secara terus-menerus.
  9. Menjadi tanpa henti untuk melewati proses pencapaian terbaik.
  10. Mengelola waktu untuk fokus pada tujuan hidup.

SESI 3: MEMILIKI TEAM WORK YANG SOLID DAN SALING MENDUKUNG

Sub Bahasan

  1. Peran individu dalam tim dan kerja sama.
  2. Pengaruh akuntabilitas dan integritas dalam kerja tim.
  3. Menjadi bagian dari sistem kerja sama yang solid.
  4. Menjaga disiplin untuk kemajuan tim dari waktu ke waktu.
  5. Peran setiap anggota tim dalam membangun tim yang unggul.
  6. Kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  7. Kepribadian yang ideal untuk kerja tim.
  8. Mengatasi konflik dalam kerja sama tim.
  9. Membiasakan bekerja dalam budaya kolaborasi dan koordinasi.
  10. Komunikasi dan hubungan antar pribadi yang baik mempermudah kerjasama yang solid.

SESI 4: MAMPU MENGATASI MASALAH YANG DIHADAPI SELAMA BEKERJA

Sub Bahasan

  1. Bekerja dengan optimis untuk pencapaian terbaik.
  2. Masalah, rintangan, tantangan, dan kesulitan adalah cara untuk meningkatkan kualitas diri Anda.
  3. Mampu menemukan solusi dan mengeksekusi masalah dengan benar.
  4. Menetapkan tenggat waktu yang realistis untuk menuntaskan masalah.
  5. Persepsi atas masalah harus positif, dirasakan secara pribadi, diprioritaskan, dan diyakini bisa ditemukan jalan keluar terbaik.
  6. Optimis, mengingat momenpuncak, meningkatkanmotivasi, melacakkemajuan.
  7. Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan.
  8. Saat masalah hadir mampu membedakan stres buruk dan stres baik (eustress).
  9. Menjadi adaptable dan fleksibel.

SESI 5: MENINGKATKAN KUALITAS HUBUNGAN ANTAR PRIBADI DAN MAMPU MELAKUKAN MAN MANAGEMENT YANG PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan pikiran positif.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.

SESI 6 : MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG BAIK DALAM MEMPERLANCAR PROSES KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 7: MENINGKATKAN KEANDALAN DAN KEMAMPUAN UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Keandalan karyawan bersumber dari akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja.
  3. Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas.
  4. Menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Kompeten, berkarya, melayani, berkontribusi, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses kerja.

SESI 8: MAMPU MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG TEPAT MELALUI PEMECAHAN MASALAH YANG TERKOORDINASI

Sub Bahasan

  1. Langkah-langkah dalam proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan.
  2. Cara dan metode untuk mendapatkan informasi yang benar dan tepat.
  3. Mendefinisikan masalah dan menemukan solusi yang tepat.
  4. Melakukan branstorming, membuang mental penghambat, dan bertindak dengan kreatif untuk solusi.
  5. Menemukan solusi, implementasi solusi, mengevaluasi, dan proses beradaptasi.

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu: aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kerja dan kepribadian karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif.
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim.
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik.
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan.
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja.
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas.
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja.
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif.
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan.
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja.
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif.
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik.
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif.
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

Day 1/ Hari Pertama

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: MOTIVASI DIRI DAN PENINGKATAN KUALITAS KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami cara dan konsep memotivasi diri sendiri
  3. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  4. Memahami cara menyatukan visi organisasi searah pada karir kerja
  5. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dengan tanggung jawab
  6. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  7. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  8. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  9. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

PK. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS KECERDASAN EMOSIONAL DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

PK. 12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KECERDASAN BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan Sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.15 WIB. SESI 4: KARAKTER DAN KEPRIBADIAN YANG PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

 Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

PK. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU DAN CARA MENJADI PRODUKTIF BERSAMA WAKTU KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK. 13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

PK. 14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN MOTIVASI, BUDAYA KERJA DAN KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA BAGI AUDITOR

PELATIHAN MOTIVASI, BUDAYA KERJA DAN KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA BAGI AUDITOR

DESKRIPSI

Seorang auditor yang andal selalu cerdas bekerja melalui budaya kerja, motivasi diri yang tinggi, dan membangun kebersamaan dalam etos kerja untuk dapat menghasilkan kualitas hasil audit berkinerja unggul. Semakin unggul Auditor menyatu dengan budaya kerja dan kebersamaannya dalam etos kerja, semakin kuatlah fungsi pengawasan di internal organisasi.

Budaya kerja adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh instansi/organisasi untuk membentuk pola kerja di dalam instansi tersebut. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai organisasi, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya organisasi. Budaya kerja adalah implementasi budaya organisasi dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya organisasi, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya organisasi, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya organisasi.

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Program pelatihan selama 8 jam yang dilakukan secara indoor dan outdoor ini merupakan bagian dari program pembinaan pegawai bidang audit. Pelatihan ini  akan meningkatkan motivasi para auditor untuk bekerja dengan bahagia melalui budaya kerja dan etos kerja.

KONSEP DASAR

Program ini dirancang untuk membantu Auditor menjadi lebih termotivasi bekerja dengan budaya kerja organisasi dan etos kerja yang profesional. Dan juga, membangun kepribadian dan karakter unggul auditor dalam memperkuat fungsi pengawasan organisasi.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya kepribadian dan karakter auditor yang bekerja melalui budaya kerja organisasi dan etos kerja pribadi yang andal.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, dan budaya organisasi.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya hubungan kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.
  5. Terbentuknya budaya kerja auditor yang terfokus untuk memperkuat fungsi pengawasan organisasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Terbentuknya budaya kerja auditor yang kuat dan unggul berbasis budaya organisasi dan etos kerja profesional.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai kepribadian positif untuk terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan semangat budaya kerja organisasi.
  3. Terciptanya etos kerja auditor dari dalam hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.
  5. Tumbuh dan berkembangnya semangat kerja yang tinggi dari motivasi yang kuat dan konsisten.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI, BUDAYA KERJA DAN KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA BAGI AUDITOR PROGRAM 1 HARI 8 JAM (4 JAM INDOOR DAN 4 JAM OUTDOOR)

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: MOTIVASI UNTUK MEMPERSIAPKAN PRIBADI AUDITOR YANG ANDAL, TANGGUH, UNGGUL, BERBUDAYA DAN CERDAS MENGELOLA POTENSI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Nilai-nilai kepribadian positif Auditor
  2. Meningkatkan kualitas mental dan fisik
  3. Kepercayaan diri dan perhatian penuh
  4. Berpikir positif dan mengelola ego
  5. Berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan mengikuti aturan dan etika
  6. Mengendalikan marah, stres, dan energi negatif lainnya
  7. Mengelola emosi yang cerdas di dalam pikiran yang kreatif
  8. Membangun hubungan antar pribadi
  9. Meningkatkan kualitas kompetensi dan wawasan diri
  10. Gaya kepribadian yang unik dan dihormati
  11. Manajemen diri, kesadaran diri dan pemahaman terhadap diri sendiri

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 11.00 WIB. SESI 2: BUDAYA KERJA

Sub Bahasan

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja

PK.11.00 – PK 12.30 WIB. SESI 3: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi

PK.12.30 – PK 13.30 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.30 – PK 17.00 WIB. PROGRAM MOTIVASI, BUDAYA KERJA DAN KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA DI OUTDOOR (RUANG TERBUKA)

Program di ruang terbuka (outdoor) akan mempelajari materi yang disampaikan di kelas melalui kegiatan atau games. Di sini, peserta dilatih gerak fisiknya, kecerdasan emosinya dan kecepatan pola berpikirnya dalam aliran budaya kerja dan etos kerja. Peserta akan disadarkan bahwa dalam melayani pekerjaan sehari-hari diperlukan stamina, motivasi, perhatian, dan konsentrasi penuh. Semua aktivitas pembelajaran di ruang terbuka bertujuan untuk menciptakan pengalaman bekerjasama yang menyenangkan. Di setiap sesi pembelajaran di ruang terbuka, peserta akan mempelajari bagaimana mengatasi hal-hal tak terduga dan yang tak diinginkan. Peserta akan belajar untuk selalu kuat, jujur, bertanggung jawab, sadar, tidak menyerah, memperkuat hubungan, saling menyelamatkan dan melindungi melalui integritas yang tinggi.

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

 

BELAJAR PERUBAHAN DARI KOMANDAN HERNAN CORTES

“Saat Hernan Cortes melihat kapal menjadi satu-satunya harapan bagi sebagian orang untuk kabur bersama harta karun, dia segera membakar satu-satunya harapan tersebut. Perubahan adalah perjalanan dengan solusi dan keberanian untuk menundukkan bahaya.”~Djajendra

Perubahan memerlukan keberanian. Anda semua mungkin sudah pernah mendengar kisah Komandan Hernan Cortes yang menyuruh pasukannya untuk membakar kapal yang mereka tumpangi.

Sekitar tahun 1519 seorang komandan dari Kerajaan Spanyol bernama Hernan Cortes memimpin pasukannya menuju wilayah Meksiko. Tujuan mereka ke sana untuk mencari emas dan kekayaan alam lainnya. Mereka percaya di Meksiko tersimpan harta karun dan kekayaan yang luar biasa.

Setelah mereka tiba di sebuah pantai di wilayah Meksiko, Komandan Hernan Cortes melihat keraguan sikap dan perilaku dari sebagian pasukannya. Mereka takut masuk lebih dalam ke daratan, mereka lebih suka berdiam di wilayah pantai. Mereka takut kehilangan kapalnya. Di samping itu, sebagian yang serakah, pikirannya hanya terfokus pada harta karun. Benih kepentingan individu mulai muncul, benih tim mulai runtuh. Persaingan kata-kata diantara pasukannya sudah membahayakan kesatuan dan soliditas tim. Perang dingin di internal pasukannya sudah sangat membahayakan misi perjalanan mereka ke Meksiko.

Melihat bahaya di depan mata, Komandan Hernan Cortes menginstruksikan anak buahnya untuk membakar kapal mereka. Semua anak buahnya kaget dan bingung dengan keputusan gila dari sang komandan. Banyak yang beradu argumen, tetapi Hernan Cortes tidak ragu sama sekali dengan instruksinya untuk segera membakar kapal mereka.

Kapal sudah dibakar, sekarang sudah tidak ada pilihan, semuanya harus menjaga kebersamaan agar dapat masuk lebih dalam lagi ke wilayah daratan Meksiko. Pasukan Hernan Cortes pun mulai membuka hutan agar dapat membuat jalan untuk masuk lebih dalam lagi ke jantung Meksiko. Keberanian harus ditingkatkan, rintangan harus dihadapi, rasa takut harus dihilangkan. Mereka pun terus maju untuk melawan setiap rintangan dan bahaya, kebersamaan dan soliditas telah menjadikan pasukan Hernan Cortes mampu mencapai wilayah daratan Meksiko.

Itulah sedikit dari kisah hebat Hernan Cortes. Keberaniannya untuk membakar satu-satunya harta, yaitu kapal dengan semua logistiknya. Dan, keberaniannya untuk memulai sebuah perjalanan dengan modal keyakinan dan kepercayaan diri telah menjadikan Hernan Cortes sebagai inspirasi dunia. Hernan Cortes berani meninggalkan kapalnya dan membakar kapalnya agar dia tidak kembali lagi ke kapalnya.

Hernan Cortes mengajarkan bagaimana sebuah perubahan harus dimulai. Dia mengajarkan kepada dunia bahwa perubahan memerlukan keberanian, keyakinan, dan kepercayaan diri untuk terus maju dan melupakan yang lama. Dia menciptakan ketidakpastian dan memaksa anak buahnya untuk bersahabat dengan bahaya. Dia sadar bahwa di sepanjang perjalanan menuju wilayah pedalaman berbagai rintangan, risiko, ancaman dan bahaya pasti akan dihadapi. Hutan yang lebat dengan binatang buas dan peradaban yang berbeda tidaklah membuat takut Hernan Cortes. Dia terus memimpin pasukannya untuk menemukan kehidupan yang baru di wilayah Meksiko.

Perubahan memerlukan tekad, kecerdikan, tenaga, motivasi, dan selalu bergerak maju menuju harapan. Tidak ada kata mundur dalam kamus perubahan. Di sepanjang proses perubahan, setiap orang harus menciptakan sumber daya yang tak terbatas, paling tidak sumber daya yang tak terbatas dari dalam diri masing-masing.

Perubahan bertujuan untuk terus-menerus bertransformasi dan tidak terjebak oleh apapun. Perubahan yang sempurna tidak pernah menciptakan zona kenyamanan baru, selalu kreatif dan inovatif untuk menciptakan hal-hal baru. Bahaya terbesar bagi perubahan adalah zona nyaman, dan zona nyaman merupakan zona berisiko bagi perubahan.

Komandan Hernan Cortes sudah memberikan contoh untuk penyesuaian terhadap realitas. Saat dia melihat kapal menjadi satu-satunya harapan bagi sebagian orang untuk kabur bersama harta karun, maka dia segera membakar harapan tersebut. Kapal dia bakar dan memberikan kepercayaan diri kepada pasukannya untuk terus berjalan maju. Dia memotivasi pasukannya agar membangun momen-momen yang penuh energi keberanian, untuk menuju tujuan kehidupan yang lebih baik.

Perubahan berarti bekerja pada kemajuan dari momen ke momen. Setiap realitas yang tidak menyenangkan harus dituntaskan dengan solusi yang tepat. Setiap kesalahan harus dituntaskan dengan kebenaran yang tepat. Perubahan adalah perjalanan dengan solusi dan keberanian untuk menundukkan bahaya.

“Perubahan memerlukan tekad, kecerdikan, tenaga, motivasi, dan selalu bergerak maju menuju harapan.”~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Pelatihan Train-The-Trainer Program 3 Hari 2015

Pelatihan Train-The-Trainer Program 3 Hari 2015

“Saya tidak pernah mengajarkan murid saya; Saya hanya berusaha untuk menyediakan kondisi di mana mereka bisa belajar. “Albert Einstein

DESKRIPSI

Program pelatihan Train the Trainer bertujuan melatih trainer atau calon trainer  untuk memiliki keterampilan soft skills dan hard skills agar dapat menjadi trainer/pelatih yang andal dan hebat. Dalam pelatihan selama 3 hari ini, peserta dilatih dan disiapkan untuk bisa langsung memberikan presentasi yang andal dan hebat. Peserta disiapkan untuk memiliki mental yang tangguh dan rasa percaya diri yang tinggi di dalam sikap rendah hati. Peserta diajarkan untuk menggunakan upaya minimum dalam mendapatkan hasil yang maksimal. Peserta akan memahami bahwa kekuatan kesederhanaan pola pikir dan sikap yang profesional dapat menghubungkan hati seorang trainer dengan audiencenya.

Proses pelatihan ini menyampaikan materi untuk membuat peserta mampu menyusun konten materi yang tepat sasaran. Mengajarkan kepada peserta cara menjadi ahli diberbagai bidang pengetahuan dalam waktu singkat; cara memiliki wawasan yang luas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan semua kemungkinan; cara memiliki empati dan toleransi yang tinggi terhadap pola pikir dan keyakinan dari peserta; dan cara menunjukkan antusiasme terhadap konten materi presentasi.

Fokus pelatihan berada di titik pengembangan keterampilan hard skills dan soft skills. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; belajar cara mengeksploitasi otak sadar dan bawah sadar termasuk cara meningkatkan memory; belajar cara meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas; belajar mengajar dengan contoh; belajar cara menangani peserta yang sulit belajar; belajar memaksimalkan dampak positif untuk meningkatkan ingatan audience terhadap presentasi yang baik; belajar cara meningkatkan transfer pengetahuan secara tepat sesuai budaya dan karakter peserta; belajar bahasa komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk pelatihan yang baik.

Dalam pelatihan ini, peserta akan belajar cara melakukan pelatihan melalui simulasi pelatihan. Peserta juga belajar cara menyiapkan fasilitas, infrastruktur, dan kepribadian  yang andal untuk presentasi yang hebat.

KONSEP DASAR

Pelatihan Train-The-Trainer Program 3 Hari ini berkonsep dasar untuk membentuk trainer yang andal, hebat, rendah hati, cerdas menyusun materi, dan cerdas menyampaikan materi presentasi kepada peserta. Pelatihan ini akan mengkombinasikan soft skills dan hard skills untuk menjadikan peserta andal secara teknis, manajemen pelatihan, dan manajemen diri saat melakukan pelatihan. Pembentukan trainer yang andal, hebat, dan berkualitas akan dilakukan dengan berbagai skenario yang betul-betul terjadi dalam berbagai situasi praktik di dunia nyata pelatihan. Peserta didorong menjadi kreatif dan mampu muncul dengan solusi sendiri tanpa mengabaikan prinsip, standar pelatihan, presentasi yang tepat dan berkualitas.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN 

  1. Memfasilitasi proses pembentukan trainer yang berkarakter totalitas dan sepenuh hati.
  2. Memfasilitasi proses internalisasi pemahaman dasar pelatihan dan tujuan pelatihan.
  3. Memberikan pengetahuan teknik pengumpulan bahan baku materi dan cara membentuk konten materi pelatihan yang tepat dan berkualitas.
  4. Memahami cara menghadirkan konten pelatihan dan membuat rencana pelajaran.
  5. Menetapkan sikap yang tepat dalam menyusun rencana pelatihan dan memilih jenis kegiatannya.
  6. Menginternalisasi perilaku penting untuk memastikan presentasi Anda memiliki kesan yang baik dari sikap profesional Anda.
  7. Membangun mental yang hebat dan sikap yang andal untuk melakukan presentasi dan penyampaian materi secara profesional
  8. Mendengarkan audience secara aktif untuk kebutuhan pemahaman dan internalisasi materi.
  9. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan audience.
  10. Memiliki keterampilan presentasi dan komunikasi sesuai yang dibutuhkan oleh audience saat penyampaian materi pelatihan.
  11. Memiliki kemampuan untuk menjaga kelas selalu interaktif dan mengontrol kecepatan proses belajar.
  12. Memiliki kecerdasan emosional dalam empati untuk cara menggunakan komunikasi verbal yang profesional saat melakukan presentasi
  13. Karakter presentasi yang melayani audience melalui ucapan positif, senyum, mendengarkan, dan tindakan pengajaran yang baik.
  14. Berkomitmen untuk selalu rendah hati dan melayani audience dengan ikhlas dan tulus.
  15. Mudah beradaptasi dengan semua situasi dan kondisi saat proses belajar.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menyiapkan presentasi dan materi pelatihan yang berkualitas.
  2. Peserta mampu mengembangkan ide-ide terbaru untuk menjawab tantangan yang muncul.
  3. Peserta mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara profesional selama proses belajar di setiap sesi pelatihan.
  4. Peserta mampu menggunakan kecerdasan kognitif dan emosional dalam proses penyampaian materi.
  5. Peserta mampu menjadi pribadi yang profesional dalam merespon harapan, tuntutan, keinginan dan permintaan audience.
  6. Peserta mampu memiliki kebiasaan manajemen waktu yang efektif untuk mendapatkan hasil pelatihan yang maksimal.
  7. Peserta mampu menangani percakapan tanya-jawab secara profesional dari kemampuan empati yang sempurna.
  8. Peserta mampu membaca dan menafsirkan sinyal bahasa tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dengan audience.
  9. Peserta mampu merencanakan pelatihan secara detail dan profesional.
  10. Peserta mampu menata kepribadian dalam wujud bahasa tubuh,kata-kata, nada suara, tampilan jati diri yang praktis untuk tampil secara mengesankan dihadapan audience.

MATERI PELATIHAN TRAIN-THE-TRAINER  3 HARI 24 JAM

DAY1/HARI PERTAMA

PK.08.00 – 08.30 WIB. SESI ENERGIZER

Aktivitas

  • Ice Breaking + Motivation
  • Gambaran besar pelatihan Train-The-Trainer

08.30 – 10.00 WIB. SESI 1: MEMAHAMI DASAR DAN TUJUAN PELATIHAN

Sub Bahasan

  • Tujuan dan fungsi training
  • Peran dan fungsi fasilitator training
  • Mengidentifikasi situasi yang tepat untuk proses belajar
  • Cara proses belajar bekerja
  • Teknik menyiapkan audience untuk merasa cocok dengan pelatihan
  • Metode dan jenis pembelajaran yang cocok untuk pelatihan
  • Pelatihan berbasis kompetensi

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

10.15 –12.00 WIB. SESI 2: TEKNIK PENGUMPULAN BAHAN BAKU MATERI DAN CARA MEMBENTUK KONTEN MATERI

Sub Bahasan 

  • Cara untuk urutan konten pelatihan
  • Teknik pengumpulan bahan materi
  • Mengidentifikasi kebutuhan peserta
  • Meninjau dan menyesuaikan bahan materi
  • Mengidentifikasi dan mengatasi kesenjangan
  • Cara menyampaikan konten materi
  • Keharmonisan antara pendahuluan, isi, dan akhir materi

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

13.00 –14.30 WIB. SESI 3: CARA MENGHADIRKAN KONTEN PELATIHAN DAN MEMBUAT RENCANA PELAJARAN

Sub Bahasan

  • Cara menghadirkan konten materi dengan percaya diri
  • Cara distribusi konten materi untuk mendapatkan hasil terbaik
  • Manfaat dari penggunaan contoh nyata dan studi kasus dalam pelatihan
  • Cara memonitor kemajuan audience dalam menyerap materi
  • Cara memberikan informasi untuk meningkatkan daya ingat peserta
  • Cara mengeksploitasi pengulangan atas materi
  • Membuat rencana pelajaran
  • Manajemen waktu dalam proses belajar

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

14.45 –16.30 WIB. SESI 4: MENYUSUN RENCANA PELATIHAN DAN MEMILIH JENIS KEGIATAN

Sub Bahasan

  • Cara menyusun rencana pelatihan
  • Cara manusia memproses informasi dan arti pelatihan bagi seseorang
  • Perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan untuk menjalankan pelatihan
  • Cara meningkatkan efektivitas pelatihan dan kecepatan belajar
  • Cara menggunakan power point untuk meningkatkan pelatihan
  • Mempersiapkan pelatihan
  • Memilih jenis kegiatan
  • Mencetak materi dan perlengkapannya
  • Pengumpulan informasi peserta
  • Menyiapkan lokasi fisik

DAY2 / HARI KEDUA

08.00 – 10.00 WIB. SESI 5: PRESENTASI DAN CARA PENYAMPAIAN MATERI SECARA PROFESIONAL 

Sub Bahasan

  • Persiapan sesi presentasi pelatihan
  • Persiapan untuk menerima umpan balik dari sesi presentasi
  • Pola komunikasi dan interaksi selama presentasi
  • Saat tepat untuk menggunakan Icebreakers
  • Cara menggunakan gambar visual
  • Cara menciptakan cerita
  • Mengatur waktu untuk break
  • Seni mengirim materi dengan model kognitif
  • Bagaimana orang belajar
  • Bagaimana orang lupa
  • Bagaimana orang bisa belajar bersama-sama

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

10.15 –12.00 WIB. SESI 6: MENJAGA KELAS INTERAKTIF DAN MENGONTROL KECEPATAN PROSES BELAJAR

Sub Bahasan

  • Cara menciptakan lingkungan belajar yang interaktif
  • Konfigurasi ruang yang ideal untuk program tertentu
  • Jenis-jenis bantuan yang diperlukan dari audience
  • Cara mengontrol kecepatan belajar
  • Para bahasa dan bahasa tubuh sebagai kekuatan presentasi
  • Mendorong Diskusi
  • Menggunakan Kelompok Kerja

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

13.00 –14.30 WIB. SESI 7: CARA MENGGUNAKAN KOMUNIKASI VERBAL YANG PROFESIONAL SAAT MELAKUKAN PRESENTASI

Sub Bahasan

  • Cara menangani pertanyaan
  • Strategi bertanyan dan waktu yang tepat untuk bertanya
  • Cara merumuskan pertanyaan untuk mendapatkan hasil terbaik
  • Cara meningkatkan partisipasi audience
  • Cara meningkatkan semangat audience
  • Cara menghindari pertanyaan yang buruk

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

14.45 –16.30 WIB. SESI 8: SIMULASI DAN LATIHAN MEMBUAT PELATIHAN

Sub Bahasan

  • Desain dan struktur presentasi pelatihan untuk demonstrasi/simulasi peserta
  • Praktek memberikan presentasi dengan menggunakan teknik yang dipelajari selama pelatihan
  • Menerima umpan balik pada penyampaian presentasi pelatihan ini
  • Melaksanakan umpan balik untuk meningkatkan kualitas sesi pelatihan

DAY 3 / HARI KETIGA

08.30 – 10.00 WIB. SESI 9: CARA MENANGANI TOPIK YANG TANGGUH DAN MENGELOLA ORANG-ORANG KRITIS 

Sub Bahasan

  • Menangani topik yang tangguh dan rumit
  • Teknik penyederhanaan materi dari topik yang sulit
  • Menyesuaikan bahan materi untuk isu sensitif
  • Menangani isu sensitif di workshop
  • Menangani peserta yang suka interupsi dan bertanya di luar materi
  • Cara mengatasi setiap tantangan dan Solusi

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

10.15 –16.30 WIB. SESI 10, 11 dan 12: SIMULASI PELATIHAN OLEH PESERTA 

Sub Bahasan

  • Persiapan demonstrasi pelatihan
  • Diskusi pembuatan konten pelatihan untuk memperkuat pembelajaran
  • Menyiapkan mental dan sikap untuk menerima umpan balik sesi pelatihan
  • Semua delegasi sesi pelatihan ini berdasarkan instruksi khusus. Sesi ini disusun selama kursus berdasarkan latihan khusus dan latihan rumah yang terjadi setelah setiap hari tentu saja.
  • Menerima umpan sistematis berdasarkan 4 set kriteria kinerja pengiriman.
  • Delegasi perlu skor berdasarkan standar yang ditetapkan untuk lulus penilaian dan menerima sertifikat prestasi.Keharmonisan antara pendahuluan, isi, dan akhir materi

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA

COVER DES 2014MENINGKATKAN BUDAYA KERJA, PELAYANAN, KOMUNIKASI, DAN SOLIDITAS KERJA

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif, untuk berkolaborasi di dalam soliditas kerja, yang saling menguatkan fungsi dan peran dari masing-masing departemen atau divisi kerja. Bila individu atau kelompok sudah bersatupadu sebagai tim kerja yang solid, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Soliditas di tempat kerja membutuhkan mindset kerja yang saling membantu dan peduli, perilaku kerja yang etis dan profesional, integritas, kualitas, melayani, proaktif, akuntabilitas, dan kepercayaan. Setiap orang di dalam perusahaan harus sadar, untuk menjadi bagian dari kolaborasi yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas.

Program pelatihan ini bertujuan membangun budaya kerja yang kuat, dalam aspek: interaksi kerja, komunikasi, pelayanan, kerja sama, pencapaian target, kinerja, empati, toleransi, kepemimpinan, dan perilaku dalam organisasi yang melibatkan semua orang di dalam kolaborasi yang solid dan kuat. Setiap sel divisi atau unit kerja haruslah menghindari perilaku berbudaya sendiri, mampu menyatu di dalam satu budaya dan satu visi yang kuat di dalam soliditas kerja. Setiap peserta diharapkan mampu meningkatkan kegigihan, disiplin, keterlibatan, pemahaman bersama, kebaikan bersama, pengembangan budaya kerja yang solid dalam kerja sama, kebiasaan kerja yang saling peduli, dan menghindari ego sektoral.

Program selama 8 jam ini diharapkan mampu meningkatkan soliditas bersama di tempat kerja, meningkatkan produktivitas pribadi untuk pencapaian target kerja, peningkatan tanggung jawab kerja, peningkatan komunikasi dan interaksi, kemampuan yang lebih dalam penanganan konflik dan orang sulit, pengorganisasian pekerjaan dan waktu yang lebih efektif, peningkatan hubungan kerja yang saling percaya dan menghormati, peningkatan proses kerja untuk hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis dan positif, serta menjadikan peserta sebagai pemimpin andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan.

METODE DAN MATERI

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja yang solid, peduli, saling membantu, bekerja sama, dan berkolaborasi untuk mencapai target dan tujuan perusahaan.
  2. Terwujudnya budaya kerja yang komunikatif, proaktif, menghindari ego sektoral, serta melayani dengan kesadaran dan ketulusan hati yang murni.
  3. Terwujudnya sikap dan perilaku kerja yang produktif dalam mencapai kinerja, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta diharapkan menjadi lebih andal untuk bekerja dengan mindset positif, serta pola kerja yang lebih optimis dan positif agar mudah mencapai target dan kinerja terbaik.
  2. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.
  3. Meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.
  4. Mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis.
  5. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.
  6. Menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.
  7. Berkomunikasi baik secara verbal dan non verbal, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI  PEMBAHASAN SELAMA 8 JAM

Topik Pembahasan: Meningkatkan Budaya Kerja, Pelayanan, Komunikasi, dan Soliditas Kerja

PK. 08.00 – 10.00 WIB. SESI 1: MENINGKATKAN BUDAYA KERJA UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Rutinitas kerja di dalam akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  3. Perilaku kerja yang berkolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi.
  4. Menguatkan proses kerja dengan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, etos, proses kerja, dan kepemimpinan.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi di dalam rutinitas organisasi.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.15 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS INTERAKSI DAN KECERDASAN MENGELOLA ORANG LAIN SECARA PROFESIONAL

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan sikap, perilaku, mental positif, dan menghindari ego sektoral.
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.
  7. Empati, toleransi, dan jiwa besar dalam membangun hubungan kerja yang solid.

PK.12.15 – 13.30 WIB. ISHOMA

PK.13.30 -15.00 WIB. SESI 3: BERKOMUNIKASI DAN MENYATU DI DALAM SATU ENERGI POSITIF SOLIDITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

PK.15.00 – 15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 15.15 – 17.00 WIB. SESI 4:MELAYANI PERUSAHAAN, KOLEGA, BAWAHAN, ATASAN, DAN UNIT KERJA YANG LAIN DARI HATI YANG IKHLAS DAN TULUS

Sub Bahasan

  1. Pelayanan dari ketulusan hati untuk membantu orang lain.
  2. Mengembangkan soliditas korps di internal perusahaan.
  3. Menyederhanakan hubungan kerja yang kompleks dari hati yang ikhlas dan tulus.
  4. Menghidupkan hati, mendengar suara hati, melihat dengan mata hati, dan menjaga hati dengan rasa syukur dalam memberikan pelayanan berkualitas.
  5. Memahami bahwa setiap orang memiliki sistem penilaian yang berbeda.
  6. Pelayanan dengan memberikan kasih dan mengendalikan ego.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 1318 8899

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

IN-HOUSE TRAINING STRESS MANAGEMENT 2015

PANTAI AMAL TARAKAN - KALIMANTAN UTARA 2014IN-HOUSE TRAINING STRESS MANAGEMENT 2015

DESKRIPSI

Manajemen stres sangat penting untuk peningkatan kinerja, produktivitas dan pengembalian energi positif di tempat kerja. Bila perusahaan mengabaikan manajemen stres di tempat kerja, maka perusahaan berpotensi menuai sumber daya manusia yang tidak produktif dan penuh masalah hidup. Stres yang berlebihan membuat seseorang kehilangan kendali hidup, arah hidup, kehilangan kepercayaan. Pelatihan manajemen stres ini merupakan rangkaian berbagai life skill, untuk memperkuat fondasi kepribadian, serta memanfaatkan stres sebagai sesuatu yang memicu motivasi dalam peningkatan kualitas hidup.

Kemampuan mengelola stres adalah sebuah keterampilan dan pengetahuan yang dapat dipelajari oleh siapa pun. Semakin sering berlatih dan menguasai teknik-teknik peredam stres, maka semakin unggul daya tahan diri dalam menghadapi berbagai realitas hidup. Pelatihan ini disampaikan melalui banyak aspek manajemen stres seperti keseimbangan hidup, manajemen waktu, keterampilan memotivasi diri sendiri, pikiran positif, manajemen diet dan olah raga, teknik mempengaruhi, ketegasan diri, dan sebagainya. Setiap topik pembahasan akan dijelaskan secara rinci melalui metodologi yang kami siapkan. Mengelola stres membutuhkan mentalitas yang benar dan sikap positif terhadap kehidupan. Setiap sesi pelatihan mengeksplorasi potensi positif dari dalam diri masing-masing peserta, untuk beradaptasi dengan titik baru kehidupan yang bebas stres.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun kompetensi manajemen stres dari sisi keterampilan pribadi. Peserta mendapatkan cara dan teknik untuk mengelola stres dan menjadikannya energi positif. Peserta dimotivasi untuk memahami stres dari sisi positif, lalu memanfaatkan stres untuk penguatan dan peningkatan kualitas hidup. Peserta akan mendapatkan cara, untuk merasakan lebih banyak kebahagiaan dan kesenangan dari realitas kehidupan sehari-hari, serta tidak terjebak dalam stres berkepanjangan.

MANFAAT PELATIHAN

Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:

  1. Memahami proses terjadinya stres dalam kehidupan pribadi.
  2. Memahami cara meredam stres dengan latihan olah raga dan diet.
  3. Menanggapi situasi stres dengan menggunakan berbagai teknik dan menjadi lebih produktif.
  4. Meningkatkan konsentrasi dan mempertahankan fokus pada pekerjaan.
  5. Meningkatkan energi dan vitalitas dalam kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.
  6. Mengurangi kebocoran waktu produktif oleh dampak stres yang berlebihan.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

JADWAL DAN MATERI PEMBAHASAN STRESS MANAGEMENT SELAMA 8 JAM

PK 08.00 s.d. 09.00 WIB. SESI 1: MEMAHAMI STRES DAN CERDAS MENGELOLA STRES

Sub Bahasan

  1. Apa itu stres?
  2. Apa itu eustress?
  3. Cara mengelola peristiwa dengan pikiran dan emosi positif
  4. Pola makan yang benar
  5. Tidur yang cukup
  6. Berolahraga secara teratur

PK 09.00 s.d. 10.00 WIB. SESI 2: MENGUBAH, MENGHINDARI, ATAU MENERIMA SITUASI HIDUP STRES

Sub Bahasan

  1. Mengidentifikasi situasi yang tepat
  2. Menciptakan tindakan yang efektif
  3. Menerima, mengalir, dan meningkatkan daya tahan diri

PK 10.00 s.d.10.15 WIB: COFFEE BREAK

PK 10.15 s.d.11.15 WIB. SESI 3: KESADARAN, KOMITMEN, DISIPLIN, DAN RUTINITAS UNTUK MENGURANGI STRES

Sub Bahasan

  1. Perencanaan pola hidup
  2. Perencanaan pola makan
  3. Pengorganisasian pekerjaan dan kehidupan rumah tangga
  4. Menggunakan daftar to-do

PK 11.15 s.d.12.15 WIB. SESI 4: TEKNIK RELAKSASI LINGKUNGAN

Sub Bahasan

  1. Menyatu dengan alam
  2. Mendengarkan musik
  3. Tertawa & humor
  4. Mencintai kehidupan

12.15 s.d.13.15 WIB: LUNCH BREAK

PK 13.15 s.d.15.15 WIB. SESI 5: TEKNIK RELAKSASI FISIK

Sub Bahasan

  1. Stretching/peregangan ringan
  2. Pernapasan dalam
  3. Santai dan tenang
  4. Mengosongkan pikiran
  5. Bermain-main

PK 15.15 s.d.15.30 WIB: COFFEE BREAK

PK 15.30 s.d.17.00 WIB. SESI 6: MENGHIDUPKAN HATI, MENDENGARKAN KATA HATI, MELIHAT DENGAN MATA HATI

Sub Bahasan

  1. Membangun sistem dukungan
  2. Mengetahui kapan mencari bantuan
  3. Membuat stres log
  4. Menciptakan kebiasaan baru
  5. Menciptakan karakter anti stres
  6. Menyatukan karakter dan kepribadian

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 1318 8899

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT UNTUK PERUSAHAAN (HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE) 1 HARI 8 JAM

LEADERSHIP 2014

PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT UNTUK PERUSAHAAN (HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE) 1 HARI 8 JAM

HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE

DESKRIPSI

Hidupkan hati, dengarkan kata hati, dan lihatlah dengan mata hati. Kecerdasan tertinggi bersumber dari hati yang mampu melihat (intuisi). Intuisi yang tajam dan tercerahkan akan mampu melihat hal-hal yang tak terlihat oleh orang lain. Intuisi yang tajam dapat menjadi kekuatan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Intuisi yang hebat dibentuk dari kombinasi kecerdasan akal, emosi, dan spiritual. Bila ketiga kecerdasan ini bersatupadu dan mampu mengalir dengan baik, maka kualitas dan keandalan diri akan semakin cemerlang dan produktif.

Perusahaan yang andal dan kuat selalu menyiapkan budaya organisasi yang kuat, dan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dalam meraih tujuan. Dalam hal ini, karyawan disiapkan untuk tidak terjebak dalam egois dan keinginan pribadi yang berlebihan. Karyawan harus mampu menjadi energi positif untuk mewujudkan kinerja, misi, visi, dan tujuan perusahaan dengan sepenuh hati. Karyawan harus mampu bekerja dengan motivasi yang tinggi, harapan yang sangat tinggi, kerja keras yang penuh disiplin dalam rasa bahagia, fokus yang tajam dan mendekati visi. Karyawan harus menjadi orang yang sangat beruntung dalam perjalanan karir, menyatu dengan budaya perusahaan, selalu tumbuh, selalu ikhlas dan sabar menunggu, tidak pernah menyerah untuk mundur, kreatif, jujur, bekerjasama, dan bahagia menjalani proses kerja dengan sabar dan teliti untuk menuju sukses. Program pelatihan ini bermaksud untuk menjadikan karyawan bekerja dengan hati dan pikiran positif.

Materi pelatihan ini mengkombinasikan tiga pilar utama, yaitu: intelligence quotient, emotional quotient, dan spiritual quotient. Ketiga pilar ini fokus untuk menginternalisasikan values perusahaan, misi dan visi perusahaan, dan budaya kerja perusahaan. Intinya, program ESQ untuk perusahaan ini bertujuan membuat peserta termotivasi dari dalam dirinya, dari batin terdalamnya, untuk melayani dan berkinerja bagi perusahaan.

Intelligence Quotient akan memberikan pencerahan dengan akal sehat dan penalaran yang dapat diterima secara logika, persepsi, dan hitung-hitungan. Emotional Quotient akan mencerdaskan emosi peserta, membuat peserta merasakan kekuatan logikanya dengan hati,  mengintegrasikan emosi untuk memfasilitasi pikiran, memahami emosi dan mengatur emosi untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi dan perusahaan. Spiritual Quotient akan memberikan pemahaman terhadap keajaiban, kekuatan sabar, integritas, kekuatan nilai-nilai positif, kekuatan menerima, mengalir, dan berbagai dimensi kehidupan yang holistic.

Pelatihan selama 1 hari ini memberikan motivasi dan akal sehat kepada peserta untuk menghidupkan hati, menemukan kata hati, dan melihat dengan mata hati terhadap nilai-nilai perusahaan. Termasuk, nilai-nilai etos kerja yang menjadikan karyawan semakin andal, berkualitas, hebat, unggul, dan bahagia bersama pekerjaan dan kehidupan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memahami kekuatan intelligence quotient, emotional quotient, spiritual quotient dalam mencapai kinerja
  2. Memahami cara menghidupkan hati, cara mendengarkan kata hati, dan cara melihat dengan mata hati
  3. Memahami visi, misi dan nilai perusahaan sebagai energi dalam meningkatkan motivasi kerja
  4. Mengalir dalam bahagia, menerima realitas, dan berkinerja dengan produktif
  5. Memahami nilai-nilai perusahaan bersifat universal dan mampu menciptakan satu persepsi, satu sistem keyakinan terhadap nilai
  6. Membebaskan diri dari belenggu dan hal-hal yang menghalangi diri untuk mencapai prestasi
  7. Kualitas kerja yang penuh integritas, akuntabilitas, loyalitas, dan produktif
  8. Menjaga komitmen dengan ikhlas, sabar, tekun, dan bertindak
  9. Menjadi pemimpin untuk diri sendiri dengan nilai-nilai yang memberdayakan diri
  10. Rendah hati, memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, belajar, dan sadar akan takdir
  11. Setiap orang memiliki peran penting di tempat kerja
  12. Kerja sama, kolaborasi, komunikasi, dan menyatu dalam soliditas kerja

PESERTA: Staf, Manajer, Pimpinan, dan Tim Manajemen dari semua bagian organisasi

PEMATERI/MOTIVATOR: Pelatihan diberikan oleh MotivatorDJAJENDRA

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK.10.30 WIB. SESI 1: MENGOPTIMALKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA UNTUK MENYATU DENGAN VISI, MISI, NILAI-NILAI, DAN BUDAYA KERJA PERUSAHAAN ANDA

Sub Bahasan

  1. Menghidupkan hati, mendengarkan kata hati, melihat dengan mata hati
  2. Menerima dan mengalir dalam visi, misi dan nilai-nilai perusahaan
  3. Sangat termotivasi dalam bekerja, dan merasakan kebahagiaan dari batin terdalam
  4. Bersyukur dengan pekerjaan dan menyatu dalam budaya kerja
  5. Tidak mempertentangkan nilai-nilai keyakinan pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Cerdas sosial dalam menerima nilai-nilai perusahaan yang bersifat universal
  7. Kemampuan untuk melepaskan belenggu yang menghalangi diri dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan

PK.10.30 -PK.10.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.45 -PK.14.45 WIB. SESI 2 & 3: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENGINTEGRASIKAN EMOSI DIRI DALAM MEMFASILITASI PIKIRAN, DAN MENGATUR EMOSI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PRIBADI DAN PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Kemampuan untuk memahami emosi
  2. Mengintegrasikan emosi untuk memfasilitasi fikiran kreatif
  3. Mengatur emosi untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi dan perusahaan
  4. Membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab di dalam diri
  5. Membangun komitmen dan keikhlasan dalam bekerja
  6. Membangun nilai-nilai kepemimpinan di dalam diri
  7. Membangun kesadaran di dalam diri untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan
  8. Kesadaran akan takdir dan kehidupan yang memiliki batas umur
  9. Kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting

PK.14.45 – PK.15.00 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.00 -17.30 WIB. SESI 4: KEMAMPUAN BERTINDAK DAN MEWUJUDKAN DENGAN KEKUATAN HATI DAN PIKIRAN

Sub Bahasan

  1. Cara bertindak dengan visi dan mewujudkan visi
  2. Cara bertindak dengan misi dan mencapai target misi
  3. Cara membangun dan mengembangkan karakter kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan
  4. Memperbaiki sikap, perilaku, karakter, dan kepribadian untuk pencapaian terbaik
  5. Karakter diri yang buruk merugikan diri sendiri
  6. Berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain secara terbuka dan langsung
  7. Menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan pikiran jernih dan sepenuh hati
  8. Memiliki kesadaran mengenai pentingnya kerjasama antar divisi
  9. Kreatif, inovatif, terbuka dengan ide-ide baru, dan bahagia di luar zona nyaman
  10. Memiliki kesadaran untuk mengimplementasikan ide dan mencapai target

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN KUALITAS DAN KOMPETENSI SDM “MENYIAPKAN SDM INDONESIA UNTUK MENGHADAPI AFTA” 3 HARI

KUTA BALI-KEMENKES 2014PELATIHAN MENINGKATKAN KUALITAS DAN KOMPETENSI SDM “MENYIAPKAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA UNTUK MENGHADAPI AFTA” PROGRAM 3 HARI 24 JAM

DESKRIPSI

Tahun 2015 karyawan dan profesional Indonesia harus siap menghadapi AFTA. SDM Indonesia harus menyiapkan kualitas dan kompetensinya, untuk menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2015. Dengan persiapan yang baik dan sepenuh hati, maka SDM Indonesia berpotensi menang dan menguasai lapangan kerja di tingkat asia tenggara, atau paling tidak mampu menjadi pekerja andal dan berkualitas di dalam negeri.

Belajar, berlatih, tumbuh, berkembang, dan selalu siap bekerja di luar zona kenyamanan, adalah kekuatan yang harus dimiliki oleh SDM Indonesia. AFTA adalah peluang dan kesempatan bagi penguatan kualitas dan kompetensi SDM Indonesia. Saatnya, swasta dan pemerintah mau menyiapkan SDM nya, untuk siap berkompetisi dan menjadi tuan rumah yang andal dan cerdas. SDM yang berkualitas dan yang berkompetensi andal pasti hebat dalam berkompetisi. Pasti mampu memaksimalkan peluang. Pasti hebat melayani pekerjaannya, dan mampu menjadikan dirinya andal dalam menghasilkan kinerja yang produktif.

Program pelatihan selama 3 hari ini dirancang untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dasar karyawan. Setiap perusahaan atau lembaga pemerintah harus dapat menjadi kekuatan, yang mengoptimalkan kualitas dan kompetensi SDMnya. Sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompetensi hebat, akan mewakili organisasi untuk mewujudkan harapan. Mampu mewujudkan misi dan visi. Mampu menghadirkan peluang dan kekuatan, serta menjadikan organisasi/perusahaan selalu unggul.

Kekuatan dan kehebatan sumber daya manusia selalu dapat dioptimalkan. Selalu dapat dibentuk menjadi tim yang hebat, untuk memenangkan persaingan dan kompetisi bisnis yang ketat. Dengan menguasai materi-materi yang diajarkan dalam pelatihan selama 3 hari ini, maka semua kekurangan dasar dari sumber daya manusia dapat diperbaiki, sehingga SDM mampu memberikan yang terbaik untuk pencapaian kinerja organisasi.

TUJUAN

  1. Mendapatkan soft skills tentang peran diri sebagai pekerja yang profesional dan andal, yang mampu menjadikan organisasi unggul dan kuat.
  2. Menguasai kompetensi dasar agar mampu menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab, lalu bisa terlibat dalam penguatan daya saing perusahaan.
  3. Mengoptimalkan kualitas dan kompetensi dasar profesionalisme, sebagai pekerja yang andal dan produktif, serta menjadi aset berharga perusahaan.
  4. Menjadi energi positif yang melayani kebutuhan organisasi dan manajemen dengan berkualitas.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan selama 3 hari ini, peserta akan sadar dan menjadi lebih mampu, untuk menyiapkan kualitas diri yang hebat, dalam menghadapi kompetisi bisnis di era AFTA. Peserta menjadi andal, untuk menguatkan kualitas dan kompetensi dirinya secara terus menerus, melalui perbaikan dan penyempurnaan. Peserta mampu menguatkan akuntabilitas dalam memberikan yang terbaik untuk perusahaan. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif, baik secara verbal dan non verbal. Peserta mampu bekerja dalam tim yang solid dan penuh kinerja. Peserta mampu menguasai proses pemecahan masalah dan menemukan solusi yang hebat. Peserta mampu memanfaatkan waktu dengan penuh disiplin dan kesadaran, serta mengelola pekerjaan dan kehidupannya dengan manajemen waktu yang efektif dan tepat. Peserta mampu membiasakan sikap dan perilaku kerja yang etis dan berkinerja. Peserta mampu bekerja dengan etika bisnis dan etika kerja yang penuh tanggung jawab. Peserta mudah beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki fleksibilitas yang tepat di semua situasi dan keadaan. Peserta terlatih untuk menguatkan rasa percaya diri di segala situasi dan keadaan. Peserta berkemampuan menerima kritik, dan belajar darinya untuk meningkatkan kualitas kerja. Peserta menjadi sangat cerdas sosial dan mampu memperkuat networking/ jaringan di tempat kerja. Peserta mampu menyatu dan mengalir dalam struktur organisasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PEMBAHASAN

Hari Ke 1/Day 1

PK. 08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 1: PENGUATAN KUALITAS DAN KOMPETENSI KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kualitas dan kompetensi
  2. Profesionalisme
  3. Kepribadian yang andal
  4. Memahami tantangan, risiko, dan ancaman
  5. Siap di luar zona nyaman
  6. Empati dan cerdas emosi terhadap organisasi

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2: AKUNTABILITAS KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Sikap kerja yang profesional
  2. Kehadiran
  3. Kejujuran
  4. Disiplin
  5. Kepatuhan
  6. Ketepatan
  7. Tanggung jawab
  8. Menghindari penyalahgunaan kepercayaan

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Cara berkomunikasi yang baik
  2. Kualitas komunikasi non verbal
  3. Kualitas komunikasi verbal
  4. Cara mendengarkan
  5. Cara bertanya
  6. Cara menjawab
  7. Reaksi versus respon
  8. Keterbukaan dan kejujuran

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 4: TEAMWORK DAN TEAM BUILDING

Sub Bahasan

  1. Menyatu dan mengalir dalam kolaborasi
  2. Mengidentifikasi kemampuan sebagai pekerja tim
  3. Mendapatkan peran yang tepat dalam tim
  4. Menguasai proses dan berkontribusi dalam tim
  5. Memahami kekuatan arus tim dan beradaptasi

Hari Ke 2/Day 2

PK.08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 5: MENGUASAI PROSES PEMECAHAN MASALAH

Sub Bahasan

  1. Tenang dan jernih menghadapi masalah
  2. Memetakan dan menentukan masalah
  3. Fokus pada penyelesaian masalah dengan solusi
  4. Menghasilkan solusi utama dan solusi alternatif
  5. Melakukan evaluasi atas keadaan sebelum masalah
  6. Menjalankan solusi dan selalu memperbaiki

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Waktu adalah sumber daya terbatas
  2. Seni mengatur waktu
  3. Penjadwalan dan disiplin pada waktu
  4. Memprioritaskan
  5. Mengelola gangguan
  6. Menghadapi realitas multitasking

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: ATTITUDE (SIKAP) DAN ETIKA KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap yang menjadikan Anda andal dan profesional
  2. Etika kerja membebaskan Anda dari risiko kerja
  3. Bekerja untuk karir dan kinerja
  4. Melayani dan peduli kepada rekan kerja, atasan, dan bawahan
  5. Membangun kepercayaan
  6. Mencintai pekerjaan dan menghargai apa yang dikerjakan

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 8: KEMAMPUAN FLEKSIBILITAS DAN KECERDASAN BERADAPTASI

Sub Bahasan

  1. Merasa penuh semangat saat di luar zona nyaman
  2. Menerima tantangan dan mengalir dengan keyakinan
  3. Berani berubah untuk mengelola proses baru
  4. Berani berubah untuk mengelola orang
  5. Cerdas beradaptasi dan mampu menyatu
  6. Membiasakan hal-hal yang tidak terbiasa

Hari Ke 3/Day 3

PK. 08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 9: MENGUATKAN RASA PERCAYA DIRI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Cara meningkatkan kepercayaan diri
  2. Sifat dan perilaku percaya diri
  3. Mengurangi ancaman penurunan rasa percaya diri
  4. Strategi dan taktik untuk membangun rasa percaya diri
  5. Membangun kepercayaan diri orang lain
  6. Menjadi energi positif yang memberdayakan optimisme

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 10: KEMAMPUAN UNTUK BELAJAR DARI KRITIK DAN KEKURANGAN

Sub Bahasan

  1. Rendah hati dan ikhlas dalam menerima kritik
  2. Belajar dari kritik dan memperbaiki kekurangan
  3. Kesempurnaan dihasilkan dari perbaikan secara terus-menerus
  4. Mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka
  5. Menganalisis dan belajar untuk meningkatkan yang terbaik
  6. Tidak dendam dan marah pada para pengkritik

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 11: MEMPERKUAT NETWORKING ( JARINGAN) DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Bersahabat secara profesional dengan semua kepentingan
  2. Menyatu dalam jaringan kolaborasi organisasi
  3. Mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi
  4. Mampu mengidentifikasi minat orang lain
  5. Mudah menjangkau hati dan pikiran yang lain
  6. Memahami situasi, tahu kapan mundur, kapan maju, kapan harus berhenti, kapan harus ngotot

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 12: MENYATU DAN MENGALIR DALAM STRUKTUR ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Menghormati struktur dan menghargai jabatan orang lain
  2. Menghargai batasan yang ditetapkan manajemen
  3. Menyiapkan kualitas diri untuk menjadi tim manajemen yang andal
  4. Bekerja sesuai jalur dan tidak menabrak di jalur orang lain
  5. Patuh pada prosedur dan proses kerja
  6. Menghormati sistem dan kepemimpinan

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN 2 HARI (CHANGE MANAGEMENT) 2015

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN 2 HARI (CHANGE MANAGEMENT) 2015

DESKRIPSI

Manajemen perubahan adalah cara mengelola masa transisi dari sebuah kondisi yang tidak diinginkan kepada kondisi yang diinginkan melalui nilai, sistem, kepemimpinan, individu, tim, dan organisasi untuk masa depan yang lebih cemerlang. Dalam proses perubahan diperlukan kesiapan infrastruktur organisasi, budaya organisasi yang baru, nilai, kepribadian, komunikasi, kolaborasi, kecerdasan emosional, kepemimpinan, dan rencana perubahan yang tepat sasaran. Kegiatan perubahan harus melibatkan pendekatan multi-komponen, seperti kepemimpinan, karyawan, dan kepemilikan dalam sebuah komunikasi dan kolaborasi yang saling mendukung untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

Secara umum, manajemen perubahan selalu dibutuhkan oleh organisasi untuk menciptakan tata kelola organisasi dan bisnis yang lebih efektif, produktif, efisien, kreatif, dan berkinerja. Melalui perubahan yang jelas dan terbuka, organisasi berpotensi untuk memperkuat dirinya melalui komunikasi dan integrasi dalam kolaborasi yang menyatukan semua keunggulan organisasi secara profesional. Manajemen perubahan harus memastikan bahwa setiap kegiatan perubahan dilakukan secara terencana dan terukur, sehingga keberhasilan penerimaan setiap orang terhadap perubahan yang diinginkan dapat diwujudkan secara sempurna.

Setiap pimpinan dan karyawan yang terlibat dalam proses perubahan harus memahami dan menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara bijak dan profesional. Manajemen perubahan adalah bagian dari pekerjaan setiap orang. Adalah penting untuk menetapkan tanggung jawab bagi orang yang berbeda dalam organisasi sebagai bagian dari perencanaan manajemen perubahan.

Pelatihan manajemen perubahan selama dua hari ini bertujuan untuk membekali peserta tentang cara mengelola perubahan yang efektif, sehingga peserta dapat bekerja untuk membuat perubahan menjadi lebih mudah pada organisasi, tim, dan individu yang terlibat. Peserta akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan untuk menangani perubahan dan kemampuan  mengidentifikasi kebutuhan untuk mengatasi hambatan, serta memastikan pelaksanaan perubahan berhasil.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

  1. Menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab untuk terlibat dalam perubahan yang diinginkan.
  2. Mengoptimalkan peran diri sendiri, kepemimpinan, dan organisasi untuk mempercepat perubahan.
  3. Menguasai teknik dan strategi manajemen perubahan.

TUJUAN  INSTRUKSIONAL KHUSUS

  1. Mengetahui konsep manajemen perubahan dan hubungannya dengan diri sendiri, kepemimpinan, budaya, organisasi, sistem, politik kantor, dan komunikasi di tempat kerja.
  2. Mengetahui bagaimana menjadi orang yang mengalami perubahan, dan menggunakan prinsip-prinsip dalam manajemen perubahan untuk menjalankan praktik perubahan sehari-hari di tempat kerja.
  3. Mengetahui bahwa manajemen perubahan akan meningkatkan kualitas kinerja individu, organisasi, dan bisnis dalam sistem pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  4. Mengetahui cara mengidentifikasi, merencanakan, mengukur dan mengimplementasikan perubahan secara berkualitas di tempat kerja.
  5. Mengetahui cara memotivasi diri sendiri dan melibatkan orang-orang dengan teknik dan cara persuasive untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu membantu diri sendiri dan orang lain dalam menghadapi perubahan.
  2. Mampu menempatkan diri sendiri untuk fokus pada perubahan selama perubahan.
  3. Mampu membuat rencana perubahan dan pelaksanaannya.
  4. Mampu mengenali kebutuhan untuk perubahan dan menyiapkan apa yang diperlukan untuk perubahan.
  5. Memahami dampak perubahan dan manfaatnya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi.
  6. Memfasilitasi perubahan pada individu dan tingkat tindakan kelompok.
  7. Mengidentifikasi emosional diri sendiri untuk bisa memfasilitasi kemajuan perubahan.
  8. Mampu memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk tindakan dan perubahan yang diinginkan.
  9. Mampu melakukan diagnosa perubahan kebutuhan organisasi, tim, dan  individu.
  10. Mampu menyusun strategi untuk mengatasi efek buruk dalam Perubahan.
  11. Mampu tampil dengan fleksibilitas pribadi selama perubahan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
  12. Mampu mengatasi dan mengelola resistensi dalam perubahan.
  13. Mampu bekerja melalui setiap proses transisi menuju perubahan.
  14. Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak sepanjang proses perubahan.
  15. Mampu melaksanakan perubahan secara sistematis dan proaktif melalui dukungan dari semua pihak selama proses perubahan.
  16. Cerdas mengelola proses perubahan melalui rencana, proses, fasilitas, organisasi, budaya, nilai, komunikasi, kegiatan politik kantor, kolaborasi, kegiatan simbolik, pemanfaatan sumber daya, dan manajemen diri sendiri.
  17. Mampu mengorganisir untuk Perubahan: Mengembangkan struktur yang terintegrasi, sistem, kebijakan dan prosedur untuk cepat mengeksekusi perubahan strategi, rencana dan program.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, Manajer, Pimpinan, Tim Manajemen

MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

HARI PERTAMA

SESI 1: PERSIAPAN UNTUK PERUBAHAN DAN CARA MENDAPATKAN DUKUNGAN

  1. Menjelaskan dan memvisualisasikan rencana perubahan
  2. Mendefinisikan strategi perubahan
  3. Membangun tim perubahan yang andal
  4. Mengelola isi hati dan pikiran semua orang
  5. Membangun dukungan
  6. Menyiapkan lingkungan yang siap berubah

SESI 2: MENGUATKAN PERUBAHAN PADA TINGKAT INDIVIDU

  1.  Membangun persepsi dan keyakinan di tingkat individu
  2. Membersihkan keraguan dan menguatkan optimisme individu
  3. Memprogram pikiran individu untuk mendukung perubahan
  4. Mengelola potensi dan bakat individu untuk mensukseskan perubahan
  5. Menghidupkan hati nurani individu untuk tulus dan ikhlas dalam perubahan

SESI 3: MEMIMPIN DAN MENGELOLA PERUBAHAN

  1.  Menyiapkan sumber daya perubahan
  2. Menyiapkan perencanaan
  3. Mendelegasikan perubahan
  4. Menjaga energi komunikasi positif dan mengalir
  5. Mengatasi penolakan

 SESI 4: MENINGKATKAN KUALITAS DUKUNGAN DARI SEMUA STAKEHOLDERS

  1.  Meyakinkan dengan data dan fakta
  2. Membangun logika berpikir yang diterima semua orang
  3. Mengumpulkan data dan fakta
  4. Mengatasi kekhawatiran dan Isu
  5. Mengevaluasi dan beradaptasi
  6. Menguatkan partisipasi dan dukungan

 HARI KEDUA

SESI 5: MEMBANGUN ENERGI POSITIF DAN MEMBUAT SEMUA ORANG BERHARGA

  1.  Menghargai pendapat yang lain
  2. Mendengarkan dan memberikan respon baik
  3. Memimpin dan menguatkan soliditas
  4. Memimpin rapat dan menentukan status perubahan
  5. Berbagi pengalaman, manfaat, dan hasil
  6. Merayakan keberhasilan kecil dan besar

SESI 6: PERUBAHAN DALAM SATU PERSEPSI DAN SOLIDITAS BERSAMA

  1.  Menguatkan kolaborasi
  2. Menyatukan emosi, hati, dan pikiran
  3. Apapun faktanya dipahami bersama dan ditemukan solusi
  4. Membawa semua orang bersama-sama mewujudkan perubahan

SESI 7: MENGUATKAN DAYA TAHAN DAN KEGEMBIRAN DALAM PROSES PERUBAHAN

  1.  Mental yang tangguh
  2. Membiasakan hal-hal baru
  3. Konsistensi dan integritas
  4. Semangat
  5. Disiplin
  6. Akuntabilitas
  7. Menikmati proses perubahan
  8. Mudah beradaptasi
  9. Menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang

SESI 8: PERUBAHAN YANG TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM FLEKSIBILITAS

  1.  Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  2. Kekuatan kebiasaan yang lentur dan beradaptasi
  3. Menghargai perbedaan dan yang lain
  4. Rasa ingin tahu yang tinggi
  5. Rendah hati dan tidak ngotot
  6. Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  7. Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN HABITS OF EMPOWERMENT (MEMBERDAYAKAN KEBIASAAN BAIK DI TEMPAT KERJA) PROGRAM 3 HARI

cropped-COVER-DMU.jpgPELATIHAN HABITS OF EMPOWERMENT ( MEMBERDAYAKAN KEBIASAAN BAIK DI TEMPAT KERJA) PROGRAM 3 HARI

“Kebiasaan baik adalah harta yang membuat diri selalu bersinar di dalam keberhasilan dan keunggulan.”~Djajendra

DESKRIPSI

Kebiasaan baik memudahkan untuk mencapai yang terbaik. Kebiasaan buruk menyulitkan dan membatasi untuk mencapai yang terbaik. Kebiasaan dihasilkan dari sikap dan perilaku yang sudah terisi di dalam pikiran bawah sadar, sehingga menjadi otomatis. Kebiasaan dikendalikan oleh pikiran bawah sadar, dan terwujud dari proses pengulangan. Kebiasaan positif dihasilkan dari nilai-nilai positif. Kebiasaan buruk dihasilkan dari nilai-nilai negatif.

Kebiasaan merupakan kekuatan yang menentukan jalan hidup seseorang. Kebiasaan buruk menghasilkan kekuatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kebiasaan baik menghasilkan hal-hal baik, etika, prestasi, dan kinerja.

Kebiasaan buruk merusak karir dan pekerjaan. Kebiasaan buruk merusak reputasi dan kredibilitas. Kebiasaan buruk mengundang konflik dan banyak musuh.

Perilaku positif dan mindset positif dapat membiasakan diri dengan energi baik, sehingga diri terbiasa dengan sikap dan perilaku yang baik. Kebiasaan baik akan menghargai diri sendiri dan orang lain. Kebiasaan baik menjadikan diri menikmati kehidupan dengan berkualitas.

Ciptakan kebiasaan baik dan berdayakan diri sendiri dengan nilai-nilai positif. Semakin mampu diri menciptakan perilaku dan pola pikir di dalam kebiasaan positif, semakin terbiasa diri memanfaatkan waktunya untuk hal-hal positif.

Kebiasaan baik karyawan di tempat kerja menjadikan mereka penuh disiplin, dan selalu optimis dengan pekerjaannya. Kebiasaan baik karyawan di tempat kerja membuat mereka selalu hadir tepat waktu, selalu berpikir positif, menghindari gosip dan rumor, fokus pada target, mengalir di dalam perubahan, beradaptasi dengan realitas, selalu fleksible, tidak pernah menunda-nunda pekerjaan, manajemen diri yang baik, serta selalu rendah hati di dalam komunikasi dan hubungan kerja.

Kebiasaan buruk mudah menghadirkan stres dan mempersulit karir. Kebiasaan buruk hanya menjadikan karir terhambat, dan selalu menghadapi situasi yang tidak diinginkan.

Kebiasaan merupakan kekuatan yang diekspresikan dari pikiran bawah sadar. Bila setiap hari dengan sadar mampu menginternalisasikan nilai-nilai positif, dan melakukan tindakan-tindakan positif, maka semua itu akan menjadi kebiasaan, dan perilaku positif yang akan muncul dari karakter diri yang asli.

Kesadaran dan kemauan untuk mengembangkan disiplin diri dengan nilai-nilai positif, akan menjadikan diri selalu positif dan berprestasi. Diperlukan kegigihan dan motivasi yang tinggi, untuk mengembangkan sikap dan perilaku positif. Semakin sadar dan berniat mengembangkan diri dengan nilai-nilai positif, maka semakin unggul diri Anda dengan kebiasaan-kebiasaan, yang memberdayakan dan menjadikan Anda sukses.

LATAR BELAKANG PELATIHAN/WORKSHOP

Kebutuhan dalam pembentukan perilaku positif, untuk penguatan budaya organisasi, serta mencapai visi dan misi organisasi.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Peserta memahami konsep Habits of Empowerment dan dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan harian
  2. Peserta dapat menjadi agen pelaksana Habits of Empowerment di dalam perusahaan, maupun saat berinteraksi dengan stakeholders di luar perusahaan

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Mampu bekerja dengan kebiasaan,  sikap, dan perilaku sesuai core values dan 8 habits.
  2. Mampu menggunakan 8 kebiasaan kerja menjadi perilaku kerja, untuk meningkatkan pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  3. Mampu mengoptimalisasi potensi diri berdasarkan 8 kebiasaan yang memberdayakan diri sendiri, untuk mewujudkan visi perusahaan, serta memperlancar misi di dalam rutinitas kerja.
  4. Mampu menjalankan roda organisasi perusahaan dan bisnis dengan kekuatan nilai-nilai budaya organisasi.

MATERI PELATIHAN SELAMA 3 HARI

DAY 1/HARI 1

PK. 08.00 – 09.30 WIB. SESI 1: THE POWER OF HABIT

Sub Bahasan

  1. Why habits?
  2. What is a habit?
  3. How is a habit formed?
  4. How our brain values something
  5. What makes changing habits difficult?
  6. Changing habits a plan for success

Metode: Discussion dan Sharing Experience

PK.09.30 – 09.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK. 09.45 – 12.00 WIB. SESI 2: RESPECT MYSELF, EVERYONE, AND EVERYTHING

Sub Bahasan

  1. Respect: Self-respect, respect others, and respect everything
  2. Appropriate Behavior Conduct
  3. Build self-esteem
  4. Respect differences

Metode: Sharing Experience dan Group Sharing

PK. 12.00 -13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.00 -14.30 WIB. SESI 3: LISTEN WITH MY HEART AND MIND

Sub Bahasan

  1. Empathy
  2. Understanding
  3. Active Listening
  4. Communication Skill

Metode: Role play

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: OPTIMIZE MY POTENTIAL AND DO MY BEST

Sub Bahasan

  1. Positive mindset
  2. Self-discipline
  3. Time Management

Metode:Discussion dan Sharing Experience

DAY 2/HARI KE 2

PK.08.00 -09.30 WIB. SESI 5: TAKE CHARGE AND BE ACCOUNTABLE

Sub Bahasan

  1. Persistence
  2. Accountability
  3. Responsibility

Metode: Discussion, Sharing Experience,Case Studies

PK.09.30 – 09.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.09.45 -12.00 WIB. SESI 6: BE TRUTHFUL

Sub Bahasan

  1. Tell the truth
  2. Do what is right
  3. Moral

Metode: Sharing Experience dan Group Sharing

PK.12.00 -13.00 WIB. LUNCH BREAK

PK.13.00 -14.30 WIB. SESI 7: BE CURIOUS AND FIND SOLUTIONS

Sub Bahasan

  1. Problem Solving
  2. To be skeptic
  3. Search for unlimited resources
  4. Ask around for information and clues

Metode: Case Studies dan Games

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 8: THINK, ACT, AND REFLECT

Sub Bahasan

  1. Assess the purpose of task – set measurable goals
  2. Identify the obstacles (how to modify into opportunity)
  3. Review the process and what else needed to complete task
  4. How to manage stress
  5. Goal Setting : Short & Long Term

Metode: Activity – Ambiguous Situation dan Sharing

DAY 3/HARI KE 3

PK.08.00 -16.30 WIB. SESI 9: TEAM UP FOR BETTER RESULTS

Sub Bahasan

  1. Team Building
  2. Commitment
  3. Aware of Responsibility
  4. Communication

Metode: Role Playing Game dan Treasure Hunt

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN 2 HARI

DJAJENDRA 16 07 2014PELATIHAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN 2 HARI

DESKRIPSI

Penguatan dan peningkatan motivasi kerja karyawan merupakan pondasi terpenting, untuk dapat menjaga kualitas kerja di dalam proses bisnis yang berkelanjutan. Kemampuan mengkonversi motivasi kerja karyawan menjadi energi kolektif yang unggul dan berkualitas, dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Motivasi kerja yang hebat diperlukan untuk menguatkan disiplin, serta menciptakan kebiasaan kerja yang penuh semangat dan sepenuh hati.

Motivasi kerja yang andal menciptakan rutinitas kerja, yang terfokus untuk pencapaian kinerja terbaik. Setiap karyawan yang termotivasi dengan kesadaran penuh, pasti bergerak ke arah kinerja terbaik, dan selalu menciptakan energi positif, termasuk menjadi kontributor terbaik untuk mencapai budaya kerja unggul. Motivasi membuat karyawan memiliki semangat kerja di dalam rutinitas yang penuh tanggung jawab, tindakan, kualitas, kesadaran dan kemauan untuk melakukan pencapaian terbaik.

Pelatihan selama 2 hari ini, difokuskan untuk meningkatkan semangat dan motivasi kerja dari kesadaran karyawan. Karyawan dimotivasi untuk memiliki kemauan dan kesadaran, dalam menumbuhkan jiwa profesionalisme di tempat kerja. Meningkatkan kualitas tanggung jawab, serta kemampuan untuk mengikuti kedinamisan hubungan kerja. Menumbuhkan jiwa yang penuh semangat; mengoptimalkan kualitas kreativitas agar mudah menemukan solusi dan membuat keputusan yang cerdas; mengoptimalkan energi optimis diri, untuk menghadapi kesulitan atau tantangan; serta keterampilan sosial yang dibutuhkan, untuk membangun tim kerja yang solid dan hebat.

Produk dan jasa terbaik dibuat dan dijual oleh tim, yang termotivasi dengan hebat untuk menghasilkan kualitas terbaik. Tim yang solid pasti dengan mudah mampu menghasilkan kinerja yang hebat. Bekerja sebagai bagian dari tim yang optimal, adalah mimpi dari setiap individu dan organisasi. Meningkatkan kinerja kerja tim dengan disiplin, serta menumbuhkan jiwa yang penuh motivasi dan disiplin, untuk menghasilkan prestasi dan kinerja terbaik.

Meningkatan motivasi karyawan untuk menguatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, dan rekan kerja. Hubungan kerja yang harmonis akan mengurangi stres. Suasana kerja yang solid di dalam profesionalisme dan integritas pribadi yang tinggi, akan menyatukan setiap fungsi dan peran di dalam perusahaan, untuk menghasilkan kinerja terbaik. Pelatihan ini memotivasi peserta untuk cerdas berbagi tujuan, bekerja sama, menerima satu sama lain, menerima perbedaan, bersatupadu dalam kolaborasi. Dan juga, membangun fondasi kerja tim di atas kejujuran, karakter, integritas, keyakinan, cinta, dan kesetiaan; serta mampu mengendalikan energi egois di tengah kerja sama tim.

Pelatihan ini memotivasi peserta untuk berada dalam perspektif yang sama, sehingga dapat saling menguatkan efektivitas dan produktivitas kerja masing-masing. Dan juga, selalu meningkatkan pemahaman bersama, untuk benar-benar mencapai kinerja terbaik dengan cara-cara yang berkualitas.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Meningkatkan motivasi dan semangat kerja karyawan.
  2. Meningkatkan motivasi karyawan untuk pelayanan di internal perusahaan.
  3. Meningkatkan hubungan kerja antara atasan, bawahan, dan rekan kerja.
  4. Membangun tim kerja yang solid di dalam kolaborasi yang efektif.
  5. Meningkatkan kualitas manajemen diri dan mengelola stres dengan cerdas.
  6. Menjadi energi positif yang mengkontribusikan suasana kerja, yang lebih harmonis dan berkualitas.
  7. Meningkatkan kecerdasan emosional di tempat kerja.
  8. Meningkatkan komunikasi di tempat kerja.
  9. Kekuatan berpikir positif untuk meningkatkan kinerja.
  10. Mengelola orang-orang dan menghasilkan kinerja sesuai target.
  11. Manajemen waktu, penetapan tujuan, dan mencapai target.

SASARAN

Seluruh karyawan, Pimpinan, dan Tim Manajemen

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu meningkatkan motivasi kerja dalam setiap situasi dan keadaan.
  2. Peserta selalu termotivasi untuk memberikan pelayanan berkualitas di internal perusahaan
  3. Peserta terhubung dengan penuh empati, jiwa besar, toleransi, tulus, dan ikhlas kepada atasan, bawahan, dan rekan kerja.
  4. Peserta menjadi lebih profesional dalam merespon tuntutan dan permintaan manajemen.
  5. Peserta mampu bekerja dalam tim kerja yang solid di dalam kolaborasi yang efektif.
  6. Peserta menguatkan potensi diri dengan manajemen diri dan mengelola stres dengan cerdas.
  7. Peserta mampu menjadi energi positif yang mengkontribusikan suasana kerja, yang lebih harmonis dan berkualitas.
  8. Peserta mampu meningkatkan kecerdasan emosional di tempat kerja.
  9. Peserta mampu meningkatkan komunikasi di tempat kerja.
  10. Peserta mampu menata kekuatan berpikir positif untuk meningkatkan kinerja.
  11. Peserta Mengelola orang-orang dan menghasilkan kinerja sesuai target.
  12. Peserta mampu mengelola waktu, target, dan tujuan.

MATERI PELATIHAN MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN

DAY 1 / HARI 1

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA DENGAN PIKIRAN POSITIF

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif
  2. Pikiran positif menurunkan stres
  3. Peristiwa dan urutan kejadian yang memicu pikiran negatif
  4. Berpikir positif meningkatkan fokus pada pekerjaan
  5. Menciptakan lingkungan kehidupan kerja yang positif
  6. Pikiran positif menurunkan tekanan kerja
  7. Berpikir positif dan tidak merasa gentar dengan kompetisi
  8. Menanam nilai-nilai positif di dalam hati nurani

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2 :SELF MOTIVATION – MENINGKATKAN MOTIVASI DIRI

Sub Bahasan

  1. Menemukan motivasi diri dengan konsep diri
  2. Meningkatkan kesadaran diri dan manajemen diri
  3. Intrinsic dan extrinsic motivation
  4. Peningkatan kualitas diri dengan akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, profesionalisme, dan kompetensi
  5. Menguatkan jati diri dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos

PK.12.00 – 13.00 WIB. LUNCH BREAK/ISTIRAHAT MAKAN

13.00 – 14.30 WIT. SESI 3: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK HUBUNGAN KERJA DENGAN ATASAN, BAWAHAN, DAN REKAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Cara berempati dan menjaga hubungan baik.
  2. Memahami karakter kerja orang lain dan peduli terhadap hubungan kerja yang harmonis.
  3. Memahami bahwa emosi merupakan faktor penting dalam perilaku kerja.
  4. Emosi yang tidak cerdas mengganggu atau merusak hubungan kerja.
  5. Mengatasi efek dari emosi negatif yang kuat, yang mengganggu kualitas kerja.
  6. Sikap baik dalam empati, toleransi, jiwa besar, untuk memuaskan dan membahagiakan insan perusahaan (orang lain).
  7. Kekuatan akal sehat dan harapan insan perusahaan melalui kecerdasan emosional.

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 4: MENINGKATAN KERJA TIM, KEDISIPLINAN, MENUMBUHKAN JIWA KORSA DAN SOLIDITAS

Sub Bahasan

  1. Peningkatan kualitas kerja tim
  2. Peningkatan kedisiplinan kerja tim dan pribadi
  3. Menumbuhkan jiwa korsa dalam soliditas tim
  4. Menguatkan cara kerja dengan nilai dan sistem
  5. Meningkatkan kualitas rutinitas kerja
  6. Anda sebagai aset yang meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan
  7. Kualitas pribadi untuk peningkatan kinerja dan prestasi

PK.16.30 WIB. HARI PERTAMA SELESAI

DAY 2 / HARI 2

08.30 – PK 10.00 WIT. SESI 5: MENINGKATKAN KEANDALAN DIRI UNTUK PENCAPAIAN KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan keandalan diri dan menjadi lebih profesional di tempat kerja
  2. Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas
  3. Kompeten, berkarya, melayani, berkontribusi, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir dalam proses kerja

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/BREAK

PK.10.15 -12.00 WIT. SESI 6: MENINGKATKAN KUALITAS MAN MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif
  5. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif
  6. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja

PK.12.00 – 13.00 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

13.00 – 14.30 WIT. SESI 7: MENINGKATKAN KUALITAS KOMUNIKASI

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK/ISTIRAHAT

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 8: MANAJEMEN WAKTU, MENETAPKAN TUJUAN, DAN MENCAPAI TARGET

Sub Bahasan

  1. Fokus pada prioritas
  2. Belajar mengatakan tidak
  3. Tetap fleksibel
  4. Menjadi yang terbaik
  5. Menetapkan tujuan
  6. Visualisasi
  7. Memprioritaskan tujuan
  8. Mencapai target

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN MENINGKATKAN MAN MANAGEMENT, RELIABILITY & KOMUNIKASI PROGRAM 1 HARI 7 JAM

DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL 2014

PELATIHAN MENINGKATKAN MAN MANAGEMENT, RELIABILITY & KOMUNIKASI PROGRAM 1 HARI 7 JAM

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif menjadi andal. Bila individu dan tim kerja sudah dapat diandalkan, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja.Keandalan di tempat kerja membutuhkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, kualitas, dan kepercayaan. Seperti yang dipahami bahwa tujuan hanyalah titik koordinat semata, sedangkan proses adalah energi positif untuk kontribusi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, setiap orang di dalam perusahaan harus sadar untuk menjadi bagian dari energi positif yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas.

Dalam hal ini, diperlukan kualitas dan peningkatan keterampilan Man Management agar dapat mengelola orang-orang dengan berkualitas, sehingga insan perusahaan benar-benar menjadi pribadi yang produktif, efektif, dan kreatif. Melalui Man Management peserta diharapkan menjadi lebih ahli untuk mengelola dan menangani orang-orang yang sulit di tempat kerja; menjadi lebih cerdas dalam menyelesaikan konflik di dalam tim, unit kerja, maupun secara lintas fungsional di dalam struktur organisasi; menjadi lebih terampil dalam menangani pengorganisasian pekerjaan, sehingga mampu memanfaatkan waktu kerja dengan efektif dan produktif; menjadi lebih terampil untuk menciptakan dan meningkatkan sikap mental positif di tempat kerja, sehingga energi positif dari setiap insan perusahaan mampu menghasilkan keseimbangan kerja yang membahagiakan setiap orang.

Diperlukan komunikasi yang efektif dan konsisten agar keandalan yang dimiliki masing-masing individu dapat dialirkan ke dalam kolaborasi kerja. Menguasai seni berkomunikasi yang baik di dalam organisasi akan meningkatkan kualitas interaksi antar individu dan juga tim kerja. Seperti diketahui bahwa kehidupan di tempat kerja mengharuskan setiap orang untuk berinteraksi dengan orang lain. Orang lain itu bisa atasan, rekan kerja, bawahan, pelanggan, ataupun dengan semua pemangku kepentingan yang lainnya. Kemampuan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik kepada setiap orang, akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kerja dan pribadi, termasuk menyatukan bakat dan potensi dari orang-orang yang diandalkan oleh perusahaan.

Orang-orang yang andal/reliable selalu hadir tepat waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu dengan berkualitas, menyerahkan hasil akhir pekerjaan sesuai jadwal, dan selalu jujur untuk semua hal di tempat kerja. Orang-orang andal/reliable selalu bersikap profesional di tempat kerja dan menjadi pribadi yang dianggap aset untuk kemajuan perusahaan. Dan, dianggap oleh orang-orang di lingkungan kerja sebagai pribadi yang taat, pantas, juara, kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses yang kerja perusahaan.

Pribadi andal/reliable adalah orang yang dapat dipercaya, serta selalu memberikan hasil yang konsisten dan meningkat. Mereka selalu memiliki kesanggupan, kekuatan, keberanian, kemampuan, dan kemauan yang tinggi untuk menyelesaikan tantangan.

Pribadi andal/reliable selalu unggul dalam kompetensi, kejujuran, integritas, cerdas sosial dan menghormati orang lain, self-upgrade, menjadi positif, berkontribusi dan mendukung yang lainnya, selalu fokus pada pekerjaan, dan mendengarkan dengan hati-hati.

Program selama 7 jam ini akan memberikan motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas Man Manajemen, Komunikasi, dan Reliability. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pribadi, tanggung jawab, komunikasi, penanganan konflik dan orang sulit, pengorganisasian pekerjaan dan waktu, saling percaya dan menghormati, hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis dan positif, serta menjadikan peserta sebagai pribadi andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan. Setiap keandalan bakat dan potensi individu bila disatukan ke dalam energi kolaborasi perusahaan dan energi pikiran positif, maka perusahaan dengan mudah dapat mencapai prestasi dan kinerja terbaik.

TUJUAN

  1. Memahami cara menjadi pribadi andal dengan akuntabilitas, integritas, transparansi, dan sikap profesional untuk mencapai kinerja/produktivitas pribadi.
  2. Meningkatkan kualitas dan keterampilan Man Management, khususnya di aspek penanganan orang sulit, penyelesaian konflik, pengorganisasian pekerjaan, dan peningkatan energi positif melalui mental dan sikap positif.
  3. Meningkatkan kesadaran pribadi untuk menjadi sumber daya manusia perusahaan yang andal dan menjadi aset perusahaan yang berharga.
  4. Meningkatkan teknik dan keterampilan komunikasi seperti gaya komunikasi, mendengarkan, bertanya, berinteraksi, ketegasan sikap, empati, emosi cerdas, pikiran positif, senyum, bahasa tubuh, komunikasi interaktif.
  5. Meningkatkan keterampilan pergaulan dalam keragaman dan perbedaan.Terampil berkomunikasi dengan orang-orang yang terlibat dalam rutinitas kerja. Terampil berkomunikasi dengan musuh dan lawan dalam kehidupan.Terampil berkomunikasi dengan orang-orang berpikiran negatif. Teknik untuk mengelola percakapan yang sulit dan untuk menghindari terjebak dalam permainan konflik batin.
  6. Memperkuat keyakinan dan fokus pada kekuatan untuk menghasilkan proses kerja berkualitas.
  7. Mampu membangun sikap dan perilaku positif sehingga mudah terhubung dengan semua pihak di dalam perusahaan.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas kerja dengan akuntabilitas, integritas, transparansi, dan sikap-sikap profesional yang menjadikan dirinya andal dan hebat di tempat kerja.
  2. Peserta diharapkan menjadi lebih andal untuk bekerja dengan mindset positif, serta pola kerja yang lebih optimis dan positif agar mudah mencapai target dan kinerja terbaik.
  3. Peserta diharapkan mampu menguasai keterampilan Man Management yang berkualitas, sehingga dengan mudah mampu mengelola dan menyelesaikan konflik dan kesalahpahaman di setiap proses kerja; mampu menangani orang-orang sulit dan menjadikan mereka lebih positif di dalam aliran proses kerja; mampu mengorganisir tugas dan tanggung jawab dengan efektif dan produktif, serta memanfaatkan waktu kerja dengan produktif; mampu menciptakan dan meningkatkan energi positif di tempat kerja dengan cara mempositifkan sikap dan perilaku kerja setiap orang.
  4. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi.
  5. Mampu meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik.
  6. Mampu mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis.
  7. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja.
  8. Mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.
  9. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai.
  10. Mampu berkomunikasi secara profesional, baik secara verbal, non verbal, tulisan, parabahasa, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 7 JAM

TEMA: MENINGKATKAN MAN MANAGEMENT, KOMUNIKASI & RELIABILITY

PK. 08.00 – 10.00 WIB. SESI 1: MENINGKATKAN RELIABILITY UNTUK KINERJA YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Reliability dimulai dari akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja.
  3. Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas.
  4. Menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai,sistem, dan etos.
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja.
  6. Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan.
  7. Kompeten, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses kerja.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.15 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS MAN MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Mengelola orang-orang di sekitar dengan motivasi dan gairah kerja.
  2. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  3. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  4. Mengorganisir pekerjaan dan tanggung jawab dengan efektif.
  5. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif.
  6. Mengelola stres dan marah dengan emosi cerdas.

PK. 12.15 -13.15 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

PK.13.15 – 15.15 WIB. MENINGKATKAN KUALITAS KOMUNIKASI

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA PROGRAM 2 HARI 16 JAM

DJAJENDRA 20 NOV 2013

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN ETOS KERJA PROGRAM 2 HARI 16 JAM

MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu:aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk menguatkan kepribadian dan etos kerja karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Studi Kasus, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

TEMA: MENGUATKAN KEPRIBADIAN DAN ETOS KERJA KARYAWAN

DAY 1/HARI 1

PK 08.00 s.d. 09.45 WIB. SESI 1: MENGUATKAN KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI AGAR DAPAT MENGALIRKAN KUALITAS KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  3. Memahami cara menyatukan visi perusahaan searah pada karir kerja
  4. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dan tanggung jawab
  5. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  6. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  7. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  8. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS EMOSI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 4: PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

DAY 2/HARI 2

PK 08.00 s.d.10.00 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

Pk 09.45 s.d. 10.00 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 10.00 s.d. 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

Pk. 12.00 s.d. 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ISTIRAHAT

PK 13.00 s.d. 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

Pk 14.30s.d.14.45 WIB: COFFEE BREAK/ISTIRAHAT

PK 14.45 s.d. 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN PEOPLE MANAGEMENT RELIABILITY & KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI 8 JAM

DESKRIPSI

Perusahaan sukses adalah yang mampu memfokuskan energi individu dan kolektif menjadi andal. Bila individu dan tim kerja sudah dapat diandalkan, maka proses kerja akan terfokus untuk meningkatkan kinerja. Keandalan di tempat kerja membutuhkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, kualitas, dan kepercayaan. Seperti yang dipahami bahwa tujuan hanyalah titik koordinat semata, sedangkan proses adalah energi positif untuk kontribusi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, setiap orang di dalam perusahaan harus sadar untuk menjadi bagian dari energi positif yang berkontribusi di dalam proses kerja dengan sepenuh hati dan totalitas. Di samping itu, diperlukan komunikasi yang efektif dan konsisten agar keandalan yang dimiliki masing-masing individu dapat dialirkan ke dalam kolaborasi kerja.

Menguasai seni berkomunikasi yang baik di dalam organisasi akan meningkatkan kualitas interaksi antar individu dan juga tim kerja. Seperti diketahui bahwa kehidupan di tempat kerja mengharuskan setiap orang untuk berinteraksi dengan orang lain. Orang lain itu bisa atasan, rekan kerja, bawahan, pelanggan, ataupun dengan semua pemangku kepentingan yang lainnya. Kemampuan untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik kepada setiap orang, akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan kerja dan pribadi, termasuk menyatukan bakat dan potensi dari orang-orang yang diandalkan oleh perusahaan.

Orang-orang yang andal/reliable selalu hadir tepat waktu, menyelesaikan tugas tepat waktu dengan berkualitas, menyerahkan hasil akhir pekerjaan sesuai jadwal, dan selalu jujur untuk semua hal di tempat kerja. Orang-orang andal/reliable selalu bersikap profesional di tempat kerja dan menjadi pribadi yang dianggap aset untuk kemajuan perusahaan. Dan, dianggap oleh orang-orang di lingkungan kerja sebagai pribadi yang taat, pantas, juara, kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses yang kerja perusahaan.

Pribadi andal/reliable adalah orang yang dapat dipercaya, serta selalu memberikan hasil yang konsisten dan meningkat. Mereka selalu memiliki kesanggupan, kekuatan, keberanian, kemampuan, dan kemauan yang tinggi untuk menyelesaikan tantangan. Pribadi andal/reliable selalu unggul dalam kompetensi, kejujuran, integritas, cerdas sosial dan menghormati orang lain, self-upgrade, menjadi positif, berkontribusi dan mendukung yang lainnya, selalu fokus pada pekerjaan, dan mendengarkan dengan hati-hati.

Program selama 8 jam ini akan memberikan motivasi dan inspirasi untuk meningkatkan produktivitas pribadi, tanggung jawab, komunikasi, saling percaya dan menghormati, hasil akhir yang optimal, pola pikir yang optimis, dan menjadikan peserta sebagai pribadi andal yang dapat dibanggakan oleh perusahaan. Setiap keandalan bakat dan potensi individu, bila disatukan ke dalam energi kolaborasi perusahaan, maka perusahaan dengan mudah dapat mencapai prestasi dan kinerja terbaik.

TUJUAN
Memahami cara menjadi pribadi andal dengan sikap profesional untuk mencapai kinerja/produktivitas pribadi
Meningkatkan kesadaran pribadi untuk menjadi sumber daya manusia perusahaan yang andal dan menjadi aset perusahaan yang berharga.
Meningkatkan teknik dan keterampilan komunikasi seperti gaya komunikasi, mendengarkan, bertanya, berinteraksi, ketegasan sikap, empati, emosi cerdas, pikiran positif, senyum, bahasa tubuh, komunikasi interaktif
Meningkatkan keterampilan pergaulan dalam keragaman dan perbedaan. Terampil berkomunikasi dengan orang-orang yang terlibat dalam rutinitas kerja. Terampil berkomunikasi dengan musuh dan lawan dalam kehidupan.Terampil berkomunikasi dengan orang-orang berpikiran negatif. Teknik untuk mengelola percakapan yang sulit dan untuk menghindari terjebak dalam permainan konflik batin
Memperkuat keyakinan dan fokus pada kekuatan untuk menghasilkan proses kerja berkualitas
Mampu membangun sikap dan perilaku positif sehingga mudah terhubung dengan semua pihak di dalam perusahaan

METODOLOGI PELATIHAN
Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker.

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT
Peserta diharapkan mampu dan lebih andal untuk bekerja dengan mindset dan pola kerja yang lebih optimis dan positif, termasuk untuk pencapaian target dan kinerja terbaik. Menjadikan diri masing-masing sebagai energi support yang andal untuk memaksimalkan energi sukses organisasi. Berkemampuan tinggi untuk bekerja sebagai individu, juga dalam tim kerja yang dinamis dan inovatif. Mampu meningkatkan kedisiplinan, menciptakan kebiasaan dan perilaku yang otomatis dan konsisten dalam meraih kinerja terbaik. Mampu menumbuhkan pola kerja yang lebih produktif dan memperkuat profesionalisme diri dengan integritas. Mampu mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis. Menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kolaborasi dan soliditas kerja. Mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target. Mampu meningkatkan kualitas akuntabilitas di tempat kerja. Meningkatkan rasa tanggung jawab untuk bekerja dengan totalitas dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik, sehingga tujuan dan misi perusahaan dapat tercapai. Mampu berkomunikasi secara profesional, baik secara verbal, non verbal, tulisan, parabahasa, serta menjadi energi positif di tempat kerja.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 8 JAM
TEMA: MENINGKATKAN PEOPLE MANAGEMENT RELIABILITY & KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI

BAGIAN 1: MENINGKATKAN PEOPLE MANAGEMENT RELIABILITY
Sub Bahasan
Meningkatkan pikiran baik, sikap profesional, integritas, dan kepercayaan
Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja
Perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu dengan berkualitas
Menguatkan proses kerja dengan nilai, sistem, dan etos
Meningkatkan kualitas pelayanan dan kontribusi untuk rutinitas di tempat kerja
Menjadikan keandalan diri sebagai aset yang dapat meningkatkan pertumbuhan kinerja perusahaan
Kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir dalam proses kerja perusahaan

BAGIAN 2: KOMUNIKASI DI DALAM ORGANISASI
Sub Bahasan
Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi
Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi
Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif
Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal
Sikap tegas dalam komunikasi positif
Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan
Cara memberikan umpan balik yang baik
Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi
Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara

Untuk Pelatihan Hubungi
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083 / 0877 818 538 65
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com