PELATIHAN MOTIVASI KEPRIBADIAN, INTEGRITAS DAN ETIKA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI KEPRIBADIAN, INTEGRITAS DAN ETIKA PROGRAM 1 HARI 2018

“Walau Integritas Anda Terlihat Lebih Kecil Dari Partikel Debu, Tapi Dia Bisa Menjadikan Anda Terhormat Dan Bahagia.” – Djajendra

DESKRIPSI

Kepribadian dalam integritas dan etika adalah pengertian dari keutuhan kualitas diri untuk berperilaku dengan karakter moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional adalah awal untuk membentuk identitas diri demi masa depan organisasi yang profesional.

Seseorang yang sifatnya baik tanpa memiliki integritas dan etika kemungkinan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, belum bisa mendatangkan manfaat positif buat sesamanya. Nilai-nilai kejujuran, kepercayaan, pengabdian, kontribusi, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai dasar untuk menciptakan integritas dan etika. Kepribadian yang berintegritas dan beretika pasti akan memahami dan mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, serta selalu menjadi pribadi yang jujur kepada diri sendiri untuk melayani tugas dan tanggung jawab sesuai aturan dan nilai-nilai positif.

Pelatihan selama empat jam ini akan fokus untuk menginternalisasikan nilai-nilai integritas dan etika ke dalam karakter peserta, agar peserta mampu membentuk kepribadian dalam kejujuran, keterusterangan, etika, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, komitmen, kesetiaan, kerja keras, saling menolong, tidak merugikan, anti korupsi, dan tidak memanfaatkan jabatan atau kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri dan kelompok. Peserta akan dicerahkan untuk memahami peran dan fungsi kerja mereka dalam melayani setiap kepentingan stakeholder dengan beretika. Khususnya untuk melayani proses kerja, rekan kerja, pimpinan, manajemen, dan masyarakat melalui perilaku yang berintegritas, jujur, terbuka, penuh hormat, dan menjaga komitmen.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan Kepribadian Dalam Integritas Dan Etika berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa diperlukan kepribadian atau tata laku individu yang berintegritas agar bisa menjalankan etos kerja organisasi yang sehat, kuat, dan beretika. Integritas dan etika individu harus ditunjukkan melalui nilai-nilai budaya organisasi, standar kerja, etika bisnis, peraturan, kebijakan, sistem, prestasi, kearifan, keberanian, kepribadian, tata laku, dan prosedur kerja di organisasi. Semua ini harus dipraktikkan melalui mind set kerja yang berkontribusi, jujur, loyal, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, dan penuh pengabdian untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan organisasi.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun karakter, kepribadian, dan kesadaran peserta melalui dorongan motivasi, emosi, moral, keyakinan, dan kepercayaan diri; untuk mempraktikkan perilaku berintegritas dan beretika di lingkungan tempat kerja secara profesional dan berkualitas; buat menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun eksternal organisasi.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta akan belajar cara membangun kepribadian yang berintegritas dan beretika.
  2. Peserta akan belajar cara memiliki tata laku di organisasi agar integritas dan etika dapat berkembang dengan baik.
  3. Peserta akan belajar cara menjalankan nilai-nilai integritas; seperti:kerja keras, anti korupsi, kesetiaan, kepercayaan, tanggung jawab, komitmen, kejujuran, kedewasaan, keterusterangan, kebenaran, dan menjaga reputasi dan kredibilitas organisasi.
  4. Peserta akan belajar cara menjalankan semua kepentingan organisasi dan stakeholder dengan integritas dan etika.
  5. Peserta akan belajar cara menjalankan integritas melalui nilai, prinsip, etika, budaya, sistem, prosedur, dan standar kerja organisasi.
  6. Peserta akan belajar cara meningkatkan kualitas tanggung jawab melalui integritas diri.
  7. Peserta akan belajar cara meningkatkan produktivitas, efektifitas, dan efisiensi melalui integritas diri yang solid.
  8. Peserta akan belajar cara memanfaatkan kekuatan integritas dan etika untuk menyelesaikan konflik, dan untuk tidak terlibat dalam permainan politik kantor.
  9. Peserta akan belajar cara menjaga fleksibilitas, komunikasi, dan hubungan baik dengan setiap pihak di internal organisasi.
  10. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai integritas.
  11. Peserta dapat mendiskusikan tantangan integritas dan etika untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

SESI 1: MENATA KEPRIBADIAN POSITIF

Dalam sesi 1, pembahasan dimulai dari nilai –nilai kepribadian yang harus dikembangkan dan dibangun secara individu untuk bisa menyiapkan landasan kepribadian yang mampu menerima integritas dan etika. Pembahasan akan difokuskan kepada hal-hal seperti: penguasaan emosi diri, sopan santun, sifat memaafkan, perilaku yang berbudaya, suka membantu, bersyukur, berinteraksi, menjaga komitmen, melayani, disiplin, kearifan, berprestasi, berkontribusi, dll.

SESI 2: INTEGRITAS DAN ETIKA

Dalam sesi 2, pembahasan difokuskan untuk menjadikan integritas dan etika sebagai bagian dari karakter dan kepribadian. Aspek integritas yang dibahas, yaitu: kejujuran, keterusterangan, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, anti korupsi. Aspek etika yang dibahas, yaitu: karakter moral yang jujur, mampu membedakan yang benar dan salah, kehalusan budi, empati, dan kecermatan dalam membuat keputusan.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

KECERDASAN EMOSIONAL: PERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Personal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Kesadaran Diri; Manajemen Diri; Motivasi Diri; Aturan, Moral, dan Nilai-Nilai Jati Diri; Mengelola Marah; Mengatasi Rasa Takut; Meningkatkan Pengendalian Diri; Manajemen Stres; Kekuatan Berpikir Positif; dan Hidup dalam Kekuatan Pikiran Sadar (Mindfulness).

KECERDASAN EMOSIONAL: INTERPERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Interpersonal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Komunikasi Verbal dan Non Verbal; Manajemen Sosial dan Tanggung Jawab Sosial; Empati, Toleransi, Pengaruh, dan Kecerdasan Sosial; Perilaku, Sikap, Kebiasaan, dan Karakter Saat Berinteraksi dengan Orang Lain; Manajemen Konflik, Manajemen Politik Kantor, Manajemen Tim; Emosi Positif untuk Kolaborasi Kerja.

DESKRIPSI

Orang-orang yang cerdas emosi berkemampuan untuk merespon hidupnya dengan optimis; memahami orang lain dengan lebih baik; menghormati diri sendiri dan orang lain; meningkatkan kualitas harga diri; memahami siklus emosi dan pikiran; berpikir positif; berperilaku yang profesional dan etis; mengatasi ketakutan; mengelola perasaan marah; terbuka dan tidak menyimpan masalah dalam hati; tidak memelihara dendam; termotivasi untuk sukses; suara hati yang penuh kasih; intuisi yang tajam terhadap pekerjaan; mampu mengelola diri sendiri dengan nilai-nilai positif; berkomunikasi dengan baik; memiliki kekuatan manajemen sosial yang andal; memiliki keterampilan mengelola orang lain; bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan baik dengan siapapun; cerdas sosial; berempati; bertoleransi; cerdas berkolaborasi; terhubung dengan sikap baik; serta mampu mengelola hubungan baik yang etis dan profesional dengan stakeholders. Orang-orang yang cerdas emosi mampu menghidupkan hati; mendengarkan kata hati; melihat dengan mata hati; terhubung untuk mencapai kinerja terbaik; mampu bekerja dalam keragaman, perbedaan, dan pengertian terhadap persepsi yang berbeda; serta menjadi energi positif dalam pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

Kecerdasan Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran yang penuh kesadaran.  Ini adalah bagian dari rasionalitas. Emosi cerdas dihasilkan oleh pikiran yang terdidik dan terbiasa dalam nilai-nilai kebaikan. Emosi cerdas tidak dihasilkan oleh pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif. Emosi cerdas yang terkelola dalam nilai-nilai positif selalu produktif dan terkendali, untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Emosi yang cerdas menjadikan karyawan lebih produktif dan berkualitas. Emosi yang cerdas mendorong perilaku menjadi lebih tenang dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan dan pekerjaan. Emosi cerdas mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang optimis dan produktif.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini mengembangkan kualitas kecerdasan emosional karyawan dari sisi personal skillsdaninterpersonal skills. Personal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas dalam diri, sedangkan interpersonal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas di luar diri.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi personal skills dan interpersonal skills. Peserta mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan. Juga, lebih memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri, yang diperkaya oleh nilai-nilai positif.

Memahami suasana hati, emosi, dan efeknya pada orang lain. Mengatur emosi yang tidak mengganggu perilaku. Mengkontrol emosi dan membimbing diri sendiri untuk mencapai kinerja. Menjalin hubungan dengan orang lain dan meningkatkan komunikasi. Memahami perasaan orang lain saat berinteraksi dengan mereka dan menjadi orang yang terpercaya dalam jaringan mereka. Mengelola reaksi dari orang lain dan menciptakan keseimbangan peran kehidupan. Mencegah pembajakan emosi dan mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran positif. Meningkatkan rasa percaya diri dan belajar mendapatkan motivasi. Menghadapi dan menangani rasa takut untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri. Meminimalkan konflik emosional dan mengelola perubahan. Mengakui manfaat fisik dan kesehatan terkait kecerdasan emosional. Mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan belajar bagaimana otak memproses informasi dan emosi. Memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan. Tetap fokus dan menunjukkan bahwa dirinya memperhatikan. Berkomunikasi dengan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain. Mempengaruhi orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial dan membimbing interaksi ke arah pilihan diri sendiri.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta mempelajari bagaimana kompetensi kecerdasan emosional mampu meningkatkan kualitas hidup dan membantu peserta dalam meraih prestasi di tempat kerja. Peserta  belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan. Peserta belajar cara mengadopsi strategi untuk mencegah masuknya emosi negatif ke dalam diri dan cara mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran yang kuat. Peserta belajar cara mengubah pikiran dan mentalitas negatif untuk berpikir positif dan mengurangi kekhawatiran. Peserta belajar  tentang hal-hal yang diperlukan untuk bisa percaya pada diri sendiri dan cara untuk mendapatkan motivasi. Peserta belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri. Peserta belajar cara membantu orang lain dengan  meminimalkan konflik emosional dan mengelola hubungan. Peserta belajar tentang manfaat kecerdasan emosional untuk kesehatan fisik dan mental. Peserta belajar tentang dasar-dasar kompetensi kecerdasan emosional interpersonal skills. Peserta belajar untuk memahami pentingnya interaksi dan komunikasi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif yang penuh empati. Peserta belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain. Peserta belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan. Peserta belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain. Peserta belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif. Peserta belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas. Peserta belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan. Peserta belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya. Peserta belajar cara mengendalikan konflik.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN KECERDASAN EMOSIONAL SELAMA 3 HARI

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – PERSONAL SKILLS

Day 1/ Hari Pertama

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 1: SELF AWARENESS

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan ciri dengan kesadaran diri.
  2. Siklus perilaku pikiran dan perasaan.
  3. Sadar untuk memahami nilai, tujuan, motif, emosi dasar.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 2: SELF MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Teknik dan cara memotivasi diri sendiri.
  2. Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi diri.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 11.00 WIB. SESI 3: HANDLING REACTIONS

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan reaksi emosional.
  2. Akar penyebab reaksi dan strategi untuk menanganinya.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 4: REGULATE YOUR EMOTIONS

Sub Bahasan

  1. Melihat sisi kehidupan yang lain
  2. Manajemen diri di dalam kesadaran diri
  3. Memberi secara ikhlas tanpa menyerah

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 -14.00 WIB. SESI 5: SELF MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Manajemen diri melalui prinsip dan nilai kehidupan positif.
  2. Mencegah masuknya nilai-nilai negatif ke pikiran bawah sadar.
  3. Meningkatkan kualitas diri melalui manajemen waktu  dan manajemen kesehatan diri.

PK 14.00 -15.00 WIB. SESI 6: ANGER MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Urutan peristiwa yang menyebabkan agresi atau marah.
  2. Cara mengontrol kemarahan.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK 15.15 -16.30 WIB. SESI 7: HANDLING FEAR

Sub Bahasan

  1. Mengatasi takut karena konflik, kehilangan identitas, kurangnya keamanan.
  2. Menggunakan rasa takut sebagai alat motivasi.

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 8: MINDFULNESS

Sub Bahasan

  1. Pikiran sadar menjadi penguasa kehidupan.
  2. Fokus dan hidup sepenuhnya pada hari ini.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 9: GAINING CONTROL

Sub Bahasan

  1. Mengatasi pikiran yang tidak stabil.
  2. Menggunakan teknik relaksasi.
  3. Menyatu dan membawa semua bersama.

PK.10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – INTERPERSONAL SKILLS

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 10: VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Fokus Mendengarkan.
  2. Mengajukan Pertanyaan.
  3. Berkomunikasi dengan Fleksibilitas dan Keaslian.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 11: NON-VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik.
  2. Mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, sifat dalam komunikasi.

PK. 12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK. 13.00 – 14.00 WIB. SESI 12: SOCIAL MANAGEMENT AND RESPONSIBILITY

Sub Bahasan

  1. Kecerdasan emosi dalam manajemen sosial dan tanggung jawab sosial.
  2. Mengartikulasikan emosi dengan menggunakan bahasa yang tepat.

PK. 14.00 – 15.00 WIB. SESI 13: MAKING AN IMPACT

Sub Bahasan

  1. Menciptakan kesan pertama yang powerfull.
  2. Mengatasi situasi yang ada dengan tekun dan giat.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.15 – 16.30 WIB. SESI 14: EMPATHY

Sub Bahasan

  1. Empati untuk kolaborasi, memahami orang lain, melayani perusahaan.
  2. Empati untuk menyatu dalam budaya perusahaan dan nilai-nilai kerja.

Day 3/ Hari Ketiga

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 15: TOLERANCE

Sub Bahasan

  1. Menghormati dan menghargai perbedaan.
  2. Perilaku kerja yang andal di dalam keragaman.

PK.09.00 – 10.00 WIB. SESI 16: KECERDASAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan sinyal emosional sosial.
  2. Memahami penularan emosi sosial .

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 17: KESADARAN/KEPEDULIAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Membebaskan emosi diskriminasi.
  2. Cara mencapai perhatian bersama.

PK.11.00 – 12.00 WIB. SESI 18: PENGARUH

Sub Bahasan

  1. Memahami kekuatan pengaruh.
  2. Pedoman perilaku pengaruh.

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 19: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Profesionalisme untuk memahami politik kantor.
  2. Tidak berpartisipasi dalam gosip.
  3. Menghindari konflik dalam politik kantor.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 20: PERILAKU KERJA YANG ETIS DAN BERINTEGRITAS

Sub Bahasan

  1. Fungsi etika dalam kecerdasan emosional.
  2. Peran integritas diri dalam kecerdasan emosional.
  3. Perilaku kerja yang patuh pada tata-tertib kantor.

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu: aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kerja dan kepribadian karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif.
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim.
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik.
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan.
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja.
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas.
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja.
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif.
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan.
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja.
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif.
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik.
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif.
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

Day 1/ Hari Pertama

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: MOTIVASI DIRI DAN PENINGKATAN KUALITAS KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami cara dan konsep memotivasi diri sendiri
  3. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  4. Memahami cara menyatukan visi organisasi searah pada karir kerja
  5. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dengan tanggung jawab
  6. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  7. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  8. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  9. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri
  1. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS KECERDASAN EMOSIONAL DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan
  1. 12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KECERDASAN BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan Sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.15 WIB. SESI 4: KARAKTER DAN KEPRIBADIAN YANG PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

Day 2/ Hari Kedua

  1. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

 Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun
  1. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU DAN CARA MENJADI PRODUKTIF BERSAMA WAKTU KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

  1. 13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif
  1. 14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Manajemen perubahan adalah cara mengelola masa transisi dari sebuah kondisi yang tidak diinginkan kepada kondisi yang diinginkan melalui nilai, sistem, kepemimpinan, individu, tim, dan organisasi untuk masa depan yang lebih cemerlang. Dalam proses perubahan diperlukan kesiapan infrastruktur organisasi, budaya organisasi yang baru, nilai, kepribadian, komunikasi, kolaborasi, kecerdasan emosional, kepemimpinan, dan rencana perubahan yang tepat sasaran. Kegiatan perubahan harus melibatkan pendekatan multi-komponen, seperti kepemimpinan, karyawan, dan kepemilikan dalam sebuah komunikasi dan kolaborasi yang saling mendukung untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

Secara umum, manajemen perubahan selalu dibutuhkan oleh organisasi untuk menciptakan tata kelola organisasi dan bisnis yang lebih efektif, produktif, efisien, kreatif, dan berkinerja. Melalui perubahan yang jelas dan terbuka, organisasi berpotensi untuk memperkuat dirinya melalui komunikasi dan integrasi dalam kolaborasi yang menyatukan semua keunggulan organisasi secara profesional. Manajemen perubahan harus memastikan bahwa setiap kegiatan perubahan dilakukan secara terencana dan terukur, sehingga keberhasilan penerimaan setiap orang terhadap perubahan yang diinginkan dapat diwujudkan secara sempurna.

Setiap pimpinan dan karyawan yang terlibat dalam proses perubahan harus memahami dan menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara bijak dan profesional. Manajemen perubahan adalah bagian dari pekerjaan setiap orang. Adalah penting untuk menetapkan tanggung jawab bagi orang yang berbeda dalam organisasi sebagai bagian dari perencanaan manajemen perubahan.

Pelatihan manajemen perubahan selama dua hari ini bertujuan untuk membekali peserta tentang cara mengelola perubahan yang efektif, sehingga peserta dapat bekerja untuk membuat perubahan menjadi lebih mudah pada organisasi, tim, dan individu yang terlibat. Peserta akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan untuk menangani perubahan dan kemampuan  mengidentifikasi kebutuhan untuk mengatasi hambatan, serta memastikan pelaksanaan perubahan berhasil.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

  1. Menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab untuk terlibat dalam perubahan yang diinginkan.
  2. Mengoptimalkan peran diri sendiri, kepemimpinan, dan organisasi untuk mempercepat perubahan.
  3. Menguasai teknik dan strategi manajemen perubahan.

TUJUAN  INSTRUKSIONAL KHUSUS

  1. Mengetahui konsep manajemen perubahan dan hubungannya dengan diri sendiri, kepemimpinan, budaya, organisasi, sistem, politik kantor, dan komunikasi di tempat kerja.
  2. Mengetahui bagaimana menjadi orang yang mengalami perubahan, dan menggunakan prinsip-prinsip dalam manajemen perubahan untuk menjalankan praktik perubahan sehari-hari di tempat kerja.
  3. Mengetahui bahwa manajemen perubahan akan meningkatkan kualitas kinerja individu, organisasi, dan bisnis dalam sistem pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  4. Mengetahui cara mengidentifikasi, merencanakan, mengukur dan mengimplementasikan perubahan secara berkualitas di tempat kerja.
  5. Mengetahui cara memotivasi diri sendiri dan melibatkan orang-orang dengan teknik dan cara persuasive untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu membantu diri sendiri dan orang lain dalam menghadapi perubahan.
  2. Mampu menempatkan diri sendiri untuk fokus pada perubahan selama perubahan.
  3. Mampu membuat rencana perubahan dan pelaksanaannya.
  4. Mampu mengenali kebutuhan untuk perubahan dan menyiapkan apa yang diperlukan untuk perubahan.
  5. Memahami dampak perubahan dan manfaatnya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi.
  6. Memfasilitasi perubahan pada individu dan tingkat tindakan kelompok.
  7. Mengidentifikasi emosional diri sendiri untuk bisa memfasilitasi kemajuan perubahan.
  8. Mampu memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk tindakan dan perubahan yang diinginkan.
  9. Mampu melakukan diagnosa perubahan kebutuhan organisasi, tim, dan  individu.
  10. Mampu menyusun strategi untuk mengatasi efek buruk dalam Perubahan.
  11. Mampu tampil dengan fleksibilitas pribadi selama perubahan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
  12. Mampu mengatasi dan mengelola resistensi dalam perubahan.
  13. Mampu bekerja melalui setiap proses transisi menuju perubahan.
  14. Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak sepanjang proses perubahan.
  15. Mampu melaksanakan perubahan secara sistematis dan proaktif melalui dukungan dari semua pihak selama proses perubahan.
  16. Cerdas mengelola proses perubahan melalui rencana, proses, fasilitas, organisasi, budaya, nilai, komunikasi, kegiatan politik kantor, kolaborasi, kegiatan simbolik, pemanfaatan sumber daya, dan manajemen diri sendiri.
  17. Mampu mengorganisir untuk Perubahan: Mengembangkan struktur yang terintegrasi, sistem, kebijakan dan prosedur untuk cepat mengeksekusi perubahan strategi, rencana dan program.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, Manajer, Pimpinan, Tim Manajemen

MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: PERSIAPAN UNTUK PERUBAHAN DAN CARA MENDAPATKAN DUKUNGAN

  1. Menjelaskan dan memvisualisasikan rencana perubahan
  2. Mendefinisikan strategi perubahan
  3. Membangun tim perubahan yang andal
  4. Mengelola isi hati dan pikiran semua orang
  5. Membangun dukungan
  6. Menyiapkan lingkungan yang siap berubah

SESI 2: MENGUATKAN PERUBAHAN PADA TINGKAT INDIVIDU

  1.  Membangun persepsi dan keyakinan di tingkat individu
  2. Membersihkan keraguan dan menguatkan optimisme individu
  3. Memprogram pikiran individu untuk mendukung perubahan
  4. Mengelola potensi dan bakat individu untuk mensukseskan perubahan
  5. Menghidupkan hati nurani individu untuk tulus dan ikhlas dalam perubahan

SESI 3: MEMIMPIN DAN MENGELOLA PERUBAHAN

  1.  Menyiapkan sumber daya perubahan
  2. Menyiapkan perencanaan
  3. Mendelegasikan perubahan
  4. Menjaga energi komunikasi positif dan mengalir
  5. Mengatasi penolakan

 SESI 4: MENINGKATKAN KUALITAS DUKUNGAN DARI SEMUA STAKEHOLDERS

  1.  Meyakinkan dengan data dan fakta
  2. Membangun logika berpikir yang diterima semua orang
  3. Mengumpulkan data dan fakta
  4. Mengatasi kekhawatiran dan Isu
  5. Mengevaluasi dan beradaptasi
  6. Menguatkan partisipasi dan dukungan

 HARI KEDUA

SESI 5: MEMBANGUN ENERGI POSITIF DAN MEMBUAT SEMUA ORANG BERHARGA

  1.  Menghargai pendapat yang lain
  2. Mendengarkan dan memberikan respon baik
  3. Memimpin dan menguatkan soliditas
  4. Memimpin rapat dan menentukan status perubahan
  5. Berbagi pengalaman, manfaat, dan hasil
  6. Merayakan keberhasilan kecil dan besar

SESI 6: PERUBAHAN DALAM SATU PERSEPSI DAN SOLIDITAS BERSAMA

  1.  Menguatkan kolaborasi
  2. Menyatukan emosi, hati, dan pikiran
  3. Apapun faktanya dipahami bersama dan ditemukan solusi
  4. Membawa semua orang bersama-sama mewujudkan perubahan

SESI 7: MENGUATKAN DAYA TAHAN DAN KEGEMBIRAN DALAM PROSES PERUBAHAN

  1.  Mental yang tangguh
  2. Membiasakan hal-hal baru
  3. Konsistensi dan integritas
  4. Semangat
  5. Disiplin
  6. Akuntabilitas
  7. Menikmati proses perubahan
  8. Mudah beradaptasi
  9. Menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang

SESI 8: PERUBAHAN YANG TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM FLEKSIBILITAS

  1.  Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  2. Kekuatan kebiasaan yang lentur dan beradaptasi
  3. Menghargai perbedaan dan yang lain
  4. Rasa ingin tahu yang tinggi
  5. Rendah hati dan tidak ngotot
  6. Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  7. Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk pelatihan hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2018

Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

DESKRIPSI

Keberadaan sebuah tim adalah untuk hasil akhir yang hebat. Jadi, setiap anggota tim wajib memfokuskan seluruh waktu, energi, sumber daya, dan etos kerjanya dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik. Perilaku kerja yang fokus pada pertumbuhan, serta berorientasi pada prestasi akan meningkatkan gairah kerja tim. Anggota tim harus terlatih dan dibiasakan untuk tidak mudah terganggu, dan hal ini bisa saat mereka memiliki daya tahan mental yang baik.

Diperlukan mental positif dan perilaku produktif agar tidak melalaikan tanggung jawab dan memperhatikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Taat pada komitmen dan patuh pada tujuan adalah jalan terbaik untuk menjalankan setiap fungsi dan peran masing-masing. Keberadaan setiap anggota tim adalah untuk kesuksesan tim, dan bukan untuk menggagalkan pencapaian terbaik tim. Jadi, persiapkan diri masing-masing dengan kepribadian dan karakter kerja yang hebat agar mampu menjadi aset yang andal di dalam tim.

Jadilah pribadi tim yang selalu membawa keluar yang terbaik dari dalam diri. Jangan sekali-kali membawa keluar dari dalam diri hal-hal yang bisa memperburuk kualitas tim. Jadilah energi positif yang membangun kerja sama tim dengan berkualitas, serta memampukan diri sebagai salah satu fungsi terpenting di dalam tim yang hebat.

Program pelatihan ini berfokus pada transformasi perilaku individual dalam organisasi menjadi perilaku kelompok, agar sifat dan karakter yang sangat kuat “aku nya” dapat berubah menjadi “kita”.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas, akuntabilitas, dan mendorong soliditas di dalam kerja sama tim
  2. Meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi, komunikasi, pemecahan masalah, kepercayaan dan keterampilan emosional
  3. Menghindari konfrontasi dan fokus pada pencapaian kinerja
  4. Saling menghargai, mengelola kebersamaan, membuat keputusan, saling melengkapi kelebihan, dan mengendalikan diri masing-masing
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Membangun tim kerja yang solid untuk pencapaian kinerja terbaik
  2. Mencegah tim kerja membuat keputusan yang salah
  3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas tim
  4. Mencegah tim jatuh ke dalam mentalitas destruktif
  5. Memetakan konflik dalam persiapan resolusi
  6. Menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi
  7. Kerjasama, pemecahan masalah, koordinasi, kolaborasi, pelayanan, kontribusi, komunikasi, sinergi, kepercayaan dan keterampilan emosional
  8. Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif
  9. Berkomunikasi satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
  10. Berpikir di luar rincian kecil dan memikirkan tujuan utama
  11. Mendukung satu sama lain
  12. Menggunakan keterampilan emosional dan keterampilan pembinaan untuk memberikan umpan balik
  13. Meningkatkan kepercayaan dan kehandalan tim

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN (INDOOR DAN OUT DOOR) PROGRAM 2 HARI 2018

Tema: Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

Hari Pertama

SESI 1: TEAMWORK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja dengan etos yang siap bekerja sama di dalam tim.
  2. Bekerja dengan nilai-nilai bersama, proses yang sama melalui sistem, dan perilaku kerja yang berbudaya mencapai target.
  3. Fokus pada pekerjaan dan meningkatkan kualitas kerja sama agar terus tumbuh bersama tim.
  4. Menerapkan Team Building di tempat kerja dari hati yang jujur dan perilaku dengan integritas yang tinggi.
  5. Menjaga gairah, antusiasme, disiplin, dan kepercayaan diri  untuk kemajuan kinerja tim dari waktu ke waktu.
  6. Proaktif memainkan peran relawan dalam membangun kerja sama yang efektif.
  7. Mampu mewakili fungsi, peran, dan unit kerjanya dalam kolaborasi untuk pencapaian target.
  8. Menjadi individu dengan energi positif untuk membangun tim yang unggul.
  9. Mampu memberikan skill dan pengetahuan untuk kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  10. Menyatukan hati, pikiran, dan emosi dalam proses integrasi di dalam melakukan kegiatan team building di tempat kerja.

SESI 2: LEADERSHIP

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  4. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.

SESI 3: LEADERSHIP (Lanjutan sesi 2)

Sub Bahasan

  1. Memimpin diri untuk bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  2. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  3. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  4. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  5. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 4: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. TeamWork
  2. Leadership

Hari Kedua

SESI 5: COMMUNICATION

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 6: ORIENTATION TO TARGET

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.

SESI 7: ORIENTATION TO TARGET (Lanjutan sesi 6)

Sub Bahasan

  1. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  2. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  3. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  4. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  5. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  6. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  7. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  8. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  9. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.

SESI 8: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. Communication
  2. Orientation to Target

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 8777 083 / 0812 1318 88 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 2018

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

DESKRIPSI

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola emosi marah dan frustrasi.
  2. Mengendalikan emosi marah dan mengekspresikan diri dengan cara yang terkontrol dalam sikap positif.
  3. Mempertahankan hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghapus energi marah yang bisa meledak di setiap momen kehidupan.
  5. Komunikasi asertif dengan cerdas emosi kepada orang lain.
  6. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif.
  7. Meningkatkan kualitas respon positif dalam konfrontasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta belajar untuk memahami akar kemarahan.
  2. Peserta memahami bagaimana dirinya menjadi marah dan cara untuk menghentikan kebiasaan marah tersebut.
  3. Peserta belajar memahami siklus kemarahan dan mencegah eskalasi marah.
  4. Peserta belajar mengurangi kemarahan dirinya dengan menggunakan berbagai strategi pencegahan.
  5. Peserta belajar memaksimalkan efektivitas komunikasi positif dengan orang lain tanpa terlalu emosional atau membuat orang lain marah.
  6. Peserta belajar menggunakan teknik perilaku kognitif untuk mengelola respons emosional diri terhadap berbagai peristiwa kehidupan.
  7. Peserta belajar menanggapi konflik dengan menggunakan kecerdasan emosional dan manajemen risiko.
  8. Peserta belajar bereaksi terhadap konfrontasi dengan cepat dan efisien sambil menjaga keseimbangan emosional dirinya.
  9. Peserta belajar menguasai energi tenang dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  10. Peserta belajar untuk memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  11. Peserta belajar untuk membangun kepribadian yang berjiwa besar dalam empati dan toleransi kehidupan.
  12. Peserta belajar cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kehidupan anti marah.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM

Day 1/Hari Pertama

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR TENTANG KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Definisi marah
  2. Mengapa marah
  3. Hubungan pikiran dengan kemarahan
  4. Baik dan buruk dari kemarahan
  5. Kemarahan mempengaruhi hubungan dan suasana hati

SESI 2: MEMAHAMI SIKLUS AGRESI MARAH

Sub Bahasan

  1. Siklus agresi
  2. Urutan kejadian yang mengarah ke agresi atau marah
  3. Mengambil keuntungan dari urutan untuk meredam kemarahan
  4. Tanda-tanda kemarahan dan menanggapi kemarahan dengan pikiran positif

SESI 3: MENGONTROL KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan berhenti marah
  2. Meningkatkan efektivitas komunikasi dengan orang lain
  3. Teknik mental dan fisik untuk membantu mengelola emosi baik
  4. Cara meningkatkan kualitas emosional baik

SESI 4: KOMUNIKASI ASERTIF

Sub Bahasan

  1. Sikap tegas dalam komunikasi
  2. Menyajikan pandangan sistematis dan tegas
  3. Ketegasan yang berbeda dari perilaku agresif atau pasif
  4. Komunikasi asertif membantu untuk mengontrol keseimbangan emosional
  5. Menarik emosi positif untuk memberikan makna sejati dan mendapatkan hasil

Day 2/Hari Kedua

SESI 5: TERAPI PERILAKU KOGNITIF

Sub Bahasan

  1. Cara memanfaatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu mengelola kemarahan
  2. Teknik berbicara dengan diri sendiri
  3. Teknik visualisasi untuk mencegah marah
  4. Bersikap rasional dan cerdas emosi
  5. Membangun keyakinan untuk memperkuat hubungan dengan orang lain

SESI 6: MENANGGAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Cara menangani konflik emosional
  2. Menggunakan rumus empati dan toleransi untuk dengan cepat menanggapi situasi yang berpotensi menciptakan konflik
  3. Sikap yang tidak mengganggu atau tidak menyinggung emosional pemicu konflik
  4. Menjadi tegas dalam sikap baik yang penuh tanggung jawab
  5. Mencegah penularan emosional konflik

SESI 7: MENGELOLA KONFRONTASI

Sub Bahasan

  1. Menangani konfrontasi dan merespon kejadian untuk mendapatkan hasil terbaik
  2. Menjaga keseimbangan emosional dan menunjukkan bahwa Anda berada dalam kendali saat berhadapan dengan orang lain
  3. Menggunakan energi tenang  dalam mengelola konfrontasi
  4. Sikap baik dan cerdas emosi dalam menghadapi konfrontasi

SESI 8: KEKUATAN PENGAMPUNAN DAN PERMINTAAN MAAF

Sub Bahasan

  1. Cara memberikan permintaan maaf untuk mendapatkan manfaat maksimal dan secara signifikan mengurangi kemungkinan konfrontasi emosional
  2. Cara menggunakan pengampunan untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri, meredakan situasi, dan menurunkan beban marah
  3. Permintaan maaf dan pengampunan dampaknya terhadap kepribadian positif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

“Marah adalah emosi yang sudah ada sejak lahir, jadilah cerdas dan bijak dalam menggunakan emosi marah. Bila tidak mampu mengendalikan diri, marah akan merugikan diri sendiri.”~Djajendra

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com