HIDUP DAMAI BERSAMA PEKERJAAN

“Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika ikhlas dan totalitas dengan pekerjaan.”~Djajendra

Pekerjaan yang baik dihasilkan dari pikiran yang damai dan optimis. Lakukan pekerjaan dengan baik dan sepenuh hati. Tidak perlu memiliki ambisi dan keinginan yang berlebihan. Kerjakan saja dengan sepenuh hati dan keberhasilan akan mengikuti. Kita pasti akan menjadi yang terbaik di wilayah kerja kita, jika kita ikhlas dan totalitas.  Jadi, jangan terlalu membanggakan kehebatan diri sendiri di tempat kerja. Jangan banyak membual tentang kehebatan diri dalam melakukan pekerjaan. Jangan mengambil beban yang tidak diperlukan. Jangan ingin menjadi terkenal atau terbaik. Fokuskan saja semua kekuatan dan kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan totalitas, tanpa mengharapkan apa pun. Jadilah rendah hati. Anggaplah bahwa kita ini hanya sebutir garam di lautan yang luas, sehingga selalu menjadi rendah hati di setiap situasi kerja yang sangat dinamis itu.

Bukan keinginan kita yang menjadikan kita terbaik, tetapi disiplin dan tanggung jawab di dalam sikap rendah hati yang akan membawa kita kepada keberhasilan. Keinginan kita belum tentu tercapai, tetapi disiplin dan tanggung jawab kita mampu mengantar kita untuk mencapai sesuatu yang berharga bagi hidup kita. Tidak perlu membebankan hidup dengan banyak keinginan dan harapan. Fokuskan hidup pada tugas dan pekerjaan. Jadilah bagian yang berharga dalam setiap proses kerja. Jangan ingin mengerjakan semuanya. Kendalikan diri dari sifat berlebihan yang nantinya hanya akan menjadi beban bagi pikiran. Jangan terlibat secara berlebihan dalam pekerjaan orang lain. Jika orang lain membutuhkan bantuan, bantulah mereka sesuai kebutuhan saja, tidak perlu membantu secara berlebihan.Sebab, semua yang berlebihan hanya akan menjadi gangguan bagi diri sendiri dan orang lain.

Damai itu ada dalam pikiran yang tenang dan sabar. Tumbuhkan kepribadian yang tabah dan ikhlas dengan semua peristiwa atau situasi yang tidak diinginkan. Bekerja dengan damai dan optimis bersumber dari dalam diri sendiri. Jangan pernah berharap kenyamanan dan hal-hal terbaik berasal dari luar diri. Orang-orang di luar diri kita tidak peduli apakah kita bahagia atau tidak bahagia. Mereka hanya membutuhkan kemampuan dan tanggung jawab kita melalui etos dan sifat terbaik kita. Jadi, semua hal-hal yang tidak menyenangkan dan tidak menguntungkan diri sendiri haruslah dimaafkan dan dilupakan. Kedamaian bersama pekerjaan fondasinya adalah memaafkan dan melupakan semua bagian yang merusak kedamaian pikiran. Jangan membiarkan pikiran terjebak di dalam situasi yang tidak disukai. Jangan membiarkan pikiran membelok ke arah orang-orang yang menyebalkan atau pun memicu rasa marah kita. Lupakan dan maafkan mereka yang merusak kedamaian hidup kita. Doakan mereka semoga berubah dan menjadi lebih baik bagi kita. Kemudian, fokuskan perhatian pada hal-hal yang menciptakan kedamaian kita bersama pekerjaan.

Kita harus mengambil tanggung jawab atas pekerjaan kita. Keberadaan kita dalam pekerjaan untuk menciptakan karya terbaik. Ambil dan jalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh, tanpa berharap berlebihan dengan hasil akhir. Gunakan waktu kerja dengan sebaik mungkin dan benar-benar fokus untuk menghasilkan yang terbaik. Disiplinkan diri sendiri untuk melaksanakan tanggung jawab pekerjaan dengan cara terbaik. Fokuskan semua kemampuan kepada pekerjaan yang dapat dilakukan dan lakukan dengan totalitas.

Isi waktu kerja dengan daftar tugas yang menjadi prioritas untuk dikerjakan saat ini. Jangan bebani pikiran dengan beban kerja yang belum mampu dikerjakan. Tinggalkan semua yang belum siap untuk dilaksanakan sekarang. Jangan takut dan gelisah dengan tanggung jawab yang belum mampu diselesaikan saat ini. Jangan membuang-buang waktu dalam ketakutan dan kegelisahan karena belum mampu diselesaikan saat ini. Tidak mungkin semua hal bisa dikerjakan dan dipertanggung jawabkan saat ini juga. Kadang, rintangan dan kesulitan bisa menjadikan kita tidak mampu menjalankan tanggung jawab. Kita semua bukanlah manusia super kuat untuk selalu memenuhi kewajiban dan tanggung jawab tepat waktu. Jadi, ketika halangan dan kesulitan menghadang untuk memenuhi kewajiban dan tanggung jawab, maka lupakan dulu mereka, fokuskan pada prioritas yang ada, sambil menunggu waktu yang tepat untuk menyelesaikan kewajiban dan tanggung jawab yang tertunda.

Tantangan dan kesulitan adalah bagian dari pekerjaan. Tantangan dan kesulitan itu sesungguhnya bertujuan agar kita menyesuaikan diri dengan perubahan. Perubahan tidak mungkin diabaikan. Perubahan selalu akan hadir di lingkungan kerja kita. Tugas kita adalah menyesuaikan diri dengan pekerjaan dan lingkungan yang selalu berubah. Kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan semua keadaan menjadikan kita tenang dalam mengatasi situasi apa pun. Dalam hal ini, kita harus fokus untuk mengubah diri sendiri agar dapat menyesuaikan diri dengan keadaan. Tidak perlu bersusah-payah untuk merubah orang lain atau pun merubah situasi yang ada. Sebab, kemampuan kita terbatas untuk merubah orang lain, kita tidak mungkin terlalu jauh mengurusi orang lain, ada batasnya. Kita hanya memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri agar tidak kehilangan rasa damai bersama pekerjaan di dalam situasi yang berubah.

Hindari berkompetisi dengan siapa pun dan apa pun. Semua kompetisi menciptakan permainan yang menghilangkan rasa damai. Kompetisi pasti menghasilkan pihak yang menang dan pihak yang kalah. Lakukan pekerjaan dengan niat dan disiplin untuk menghasilkan karya terbaik, tanpa mengharapkan penghargaan dan pengakuan dari siapa pun. Miliki motivasi dan hargai diri sendiri untuk melakukan pekerjaan terbaik. Tidak perlu memiliki kecemburuan kepada siapa pun. Bekerjalah untuk menggetarkan energi positif ke ruang dan waktu yang disediakan bagi kita. Ingatlah pesan orang bijak, yaitu: apa yang kita tabur akan kita tuai. Jadi, taburlah hal-hal positif melalui pekerjaan dan bersabarlah untuk hasil akhir terbaik.

Gunakan pikiran untuk menciptakan rasa damai bersama pekerjaan, dan gunakan akal untuk menemukan solusi kreatif atas pekerjaan yang dilakukan. Tidak perlu menyesali apa pun dari pekerjaan yang dilakukan. Rasa damai dan senang bersama pekerjaan adalah kunci bagi pertumbuhan diri sendiri. Jangan membiarkan pikiran mengembara keberbagai arah, kendalikan pikiran untuk fokus dalam rasa damai bersama pekerjaan. Selalu menerima keadaan dan mengarahkan pikiran pada pekerjaan adalah cara terbaik untuk mengendalikan pikiran dalam pekerjaan. Pikiran yang damai dan tenang dalam pekerjaan akan mendorong kita menuju kesuksesan dibidang yang kita tekuni dengan pengabdian total.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENEGAKKAN DISIPLIN DAN MENTAATI ATURAN UNTUK MENCAPAI PRESTASI TERBAIK

“Disiplin adalah alat untuk memperbaiki perilaku seseorang menjadi lebih berharga dalam meraih prestasi terbaik.”~Djajendra

Disiplin adalah fondasi untuk mengembangkan kepribadian yang unggul. Tidak ada prestasi dan kinerja yang hebat jika disiplin tidak dijalankan dengan sepenuh hati. Disiplin berfungsi sebagai alat untuk mengawasi diri sendiri, sehingga melalui kesadaran diri sendiri mampu memperbaiki kekurangan perilaku, serta memastikan kepatuhan terhadap prosedur dan aturan. Disiplin menjadikan orang-orang bertanggung jawab penuh dalam setiap penugasan

Orang-orang dengan disiplin yang tinggi mampu mengembangkan perilaku yang produktif untuk meraih prestasi terbaik. Disiplin dengan kerja keras dan motivasi tanpa henti akan mengembangkan seseorang menjadi pemenang. Disiplin adalah tentang perilaku yang dapat diterima untuk menyelesaikan sebuah MISI dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah kekuatan yang diperlukan untuk bisa menyelesaikan VISI. Disiplin yang menyatu dengan energi dan waktu tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan apa pun. Disiplin adalah kekuatan yang harus dimiliki agar di setiap saat mampu memanfaatkan momentum untuk mencapai kesuksesan. Disiplin dengan tekad, ketelitian, motivasi, antusiasme, dan totalitas upaya akan menjadikan seseorang unggul dalam bidang yang ditekuni.

Ketika orang-orang di tempat kerja kehilangan disiplin, maka perilaku tidak baik akan muncul untuk merugikan perusahaan. Perilaku dan perbuatan yang tidak dapat ditoleransi haruslah diperbaiki melalui disiplin yang tinggi. Menegakkan disiplin menjadi sangat penting untuk bisa memperbaiki perilaku. Hanya dengan disiplin seseorang dapat memperbaiki perilakunya menjadi lebih berharga dalam upaya meraih prestasi terbaik. Dalam hal ini, kepemimpinan harus fokus untuk menegakkan disiplin dengan aturan, dan membangun kesadaran setiap orang untuk menjadikan dirinya energi positif dari kekuatan disiplin. Disiplin yang tinggi secara otomatis akan menguatkan rasa tanggung jawab di setiap proses kerja dengan perilaku yang sesuai budaya kerja. Disiplin akan membuat setiap orang di tempat kerja memiliki etos dan kemampuan yang hebat untuk menciptakan prestasi yang lebih baik lagi.

Jika karyawan di tempat kerja selalu melakukan hal-hal yang tidak produktif dan merugikan perusahaan, maka manajemen harus tampil dengan tegas untuk menggunakan disiplin dalam memperbaiki perilaku buruk tersebut. Manajemen memiliki kekuatan dan kekuasaan sesuai aturan untuk memperbaiki perilaku-perilaku yang tidak diinginkan dengan menegakkan disiplin yang tegas. Membiarkan karyawan tanpa disiplin sama saja seperti membiarkan proses kerja berlangsung dengan melanggar aturan, prosedur, dan kebijakan. Manajemen yang berkualitas selalu sadar untuk menegakkan disiplin agar dapat menjalankan bisnis dengan tata kelola yang baik. Tanpa disiplin tidak dapat menjalankan integritas dan etika bisnis dengan baik. Tanpa disiplin tidak mungkin dapat mencapai target sesuai rencana. Tanpa disiplin tidak mungkin good governance dapat dijalankan dengan baik. Tanpa disiplin kepemimpinan menjadi tidak berharga di tempat kerja. Tanpa disiplin tidak mungkin perusahaan membangun budaya kerja yang unggul. Jadi, disiplin adalah fondasi untuk mencapai tata kelola usaha yang penuh prestasi dan kinerja hebat.

Disiplin yang tinggi membuat pelanggaran kerja menjadi rendah, keterlambatan kerja berkurang, kegagalan kerja menjadi kecil, pembangkangan di tempat kerja akan hilang, perilaku tidak etis dan kasar akan berkurang, ketidakjujuran akan hilang, kemalasan akan berkurang. Disiplin adalah akar dari kemajuan dan pencapaian terbaik. Disiplin adalah segalanya untuk bisa menjadi pemenang dengan prestasi terbaik. Disiplin adalah alat yang sangat penting untuk dikuasai dan dimiliki oleh orang-orang yang berambisi untuk mencapai impian.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MEMILIKI KESABARAN SAMPAI HASIL TERCAPAI

“Pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.”~Djajendra

Kita semua pasti menginginkan hasil terbaik dalam pekerjaan yang kita lakukan.  Rahasia untuk mencapai hasil terbaik tergantung kepada kecerdasan kita dalam mengelola tindakan dan pikiran. Sebuah pencapaian membutuhkan tindakan dengan konsentrasi penuh pada setiap proses kerja. Perhatian yang konstan dan terfokus pada pekerjaan dengan ketekunan dan kesabaran menjadi kunci pencapaian. Pada waktu sedang bekerja persatukan pikiran dengan emosi positif, semangat, etos, dan tindakan ke dalam kualitas terbaik.  Bertindaklah dengan optimis dan lakukan pekerjaan sebagai alat dari pencapaian yang harus Anda dapatkan. Kendalikan ego agar Anda bisa rendah hati dan tanpa beban saat melakukan pekerjaan. Memelihara ego di setiap proses kerja berarti menyingkirkan bantuan orang lain dan berpikir bahwa saya dapat melakukannya sendirian. Padahal sebuah pencapaian adalah hasil dari proses kerja dalam kolaborasi dengan banyak orang.

Pada waktu sedang bekerja jangan terpengaruh oleh hasil yang harus dicapai. Fokuskan waktu dan energi untuk melakukan setiap tahapan pekerjaan dengan sempurna dan profesional. Kerjakan saja dengan tenang, sabar, dan penuh keyakinan. Lakukan sepenuh hati dengan disiplin dan tanggung jawab. Biarlah proses kerja yang sempurna pada waktu yang tepat memberikan hasil terbaik. Hubungkan jiwa Anda ke dalam pekerjaan dengan energi antusiasme dan optimisme. Buatlah agar pikiran berpikir bahwa keberhasilan ada bersama Anda. Kuatkan keyakinan kepada kemampuan untuk melakukan pekerjaan dengan profesional.

Kesabaran diperlukan karena di sepanjang proses pencapaian selalu ada cerita tentang tantangan, kesulitan, kegagalan, dan ketidakpastian. Jadi, kesabaran menjadi perilaku penting agar Anda tetap bekerja tanpa stres dan bebas dari perasaan tertekan. Kesabaran menjadikan Anda bijaksana dan tetap tenang dalam segala situasi. Misalnya, Anda sedang menuai kesuksesan, maka Anda tetap rendah hati dan bersyukur dengan pencapaian. Sebaliknya, saat Anda sedang menuai kegagalan, maka Anda tetap tenang dan tidak stres untuk menemukan jalan keluar terbaik.

Mulailah pekerjaan Anda dengan niat tulus untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Seperti pesan orang bijak bahwa saat Anda menabur, Anda akan menuai. Jadi, taburlah etos terbaik di setiap titik proses kerja agar Anda dapat menuai hasil terbaik. Jangan pernah memiliki niat yang kurang tulus saat bekerja, sebab hal ini akan mengakibatkan Anda menuai kinerja buruk. Misalkan: lingkungan kerja Anda berbudaya lemah, kepemimpinan yang kurang tegas, tingkat emosi negatif yang tinggi, sangat banyak aliran pikiran negatif, kemarahan, kecemburuan, kebencian, dam aliran energi negatif yang merusak suasana kerja. Walaupun situasi buruk tersebut sudah menjadi budaya di tempat kerja Anda, maka Anda harus sabar dan sadar untuk tidak terpengaruh dengan budaya tersebut. Untuk itu, setiap hari Anda harus sadar untuk mengisi energi positif ke dalam diri Anda. Ketiadaan energi positif dalam jangka panjang akan mengakibatkan budaya menjadi lemah dan perilaku kerja menjadi sangat buruk. Jadi, jangan terjebak ke dalam lingkungan kerja yang buruk, kuatkan niat baik Anda agar Anda mampu menjadi energi positif di tengah orang-orang negatif tersebut. Jangan menyerah oleh kesulitan saat menghadapi orang-orang negatif. Tetaplah optimis bersama kekuatan energi positif Anda.

Kesabaran dalam kerja keras yang optimis akan mendorong Anda untuk mengembangkan kreativitas, sehingga dalam tekanan seperti apa pun, Anda mampu memiliki pikiran yang mencerahkan di dalam kecerdasan kreatif. Kreativitas mampu menghilangkan ketidaktahuan dan menemukan jalan keluar terbaik. Anda pun mampu melakukan pekerjaan dalam kondisi sesulit apa pun. Anda selalu dapat melakukan tantangan  dengan kreativitas dan niat positif. Energi positif di dalam diri Anda akan mempertahankan ketekunan dan kedisiplinan untuk menuntaskan pekerjaan. Sikap rendah hati Anda menjadikan Anda mudah menerima gagasan baru, mau mendengarkan pendapat orang lain, terbuka untuk saran dan kritik, serta mudah menyatu dalam kerja sama dan kolaborasi. Pada akhirnya; pencapaian terbaik membutuhkan kesabaran, ketelitian, ketenangan, kecintaan, dan kesungguhan sampai hasil terbaik tercapai.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERILAKU MALAS MENGHILANGKAN KESEJAHTERAAN DAN KEBERUNTUNGAN

“Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif dan memiliki disiplin untuk menghasilkan prestasi terbaik.”~Djajendra

Kehidupan dihidupi dengan pekerjaan. Setiap makhluk harus bekerja untuk kelangsungan hidupnya. Seekor semut tidak pernah malas untuk bekerja keras mencari makan. Burung tidak pernah berdiam disarang dan menunggu makanan, tetapi dia terbang meninggalkan sarang untuk menemukan makanan. Semua kehidupan bekerja keras untuk menjalani hidup. Siapa pun yang malas akan mengalami kehidupan yang merugikan dirinya. Bekerja keras dengan kreativitas yang tinggi adalah jalan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih sejahtera.

Pikiran positif yang fokus menekuni sebuah pekerjaan dengan sepenuh hati adalah cara untuk menjalankan kehidupan yang baik. Kita semua harus bekerja, harus menjadi produktif, harus kreatif dan inovatif. Kita semua harus memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup. Kehidupan kita menjadi lebih sejahtera jika kita produktif untuk menghasilkan prestasi terbaik. Kehidupan yang baik dihasilkan melalui kerja. Teruslah bekerja, lakukan sesuatu bagi kehidupan, layani hidup ini dengan sepenuh hati, jangan membiarkan rasa malas menguasai hidup dan menghancurkan masa depan.

Setiap hari kita harus menyalurkan energi positif ke dalam kerja yang produktif. Menjadi bijak dan cerdas agar energi positif tidak dirusak dengan energi negatif. Perilaku pesimis, mengeluh, dan menyalahkan orang lain akan menguras energi positif dan akan mengarahkan diri menuju tujuan yang salah. Jadi, berhati-hatilah, jangan sampai energi kita terkonsentrasi menuju tujuan yang tidak kita inginkan.

Bekerja dengan jujur, ikhlas, dan sepenuh hati akan membuat kita berjalan di jalan kebenaran untuk menemukan kesejahteraan sejati yang membahagiakan hidup kita. Berikan cinta dan totalitas terhadap pekerjaan. Tawarkan dan persembahkan kualitas terbaik bagi setiap stakeholders. Jangan pernah bekerja dengan setengah hati. Sikap, etos, perilaku, dan karakter haruslah totalitas untuk membangkitkan energi sukses dari dalam diri. Jadilah ikhlas untuk menerima segala hal yang dihadapi. Terimalah masalah dengan sabar dan ikhlas, kemudian kuatkan energi positif untuk menemukan jalan kesejahteraan yang lebih baik.

Perilaku malas menghilangkan kesejahteraan dan keberuntungan. Oleh karena itu, jangan membiarkan pikiran dimasuki oleh virus-virus malas. Jangan membiarkan mental dan emosional menjadi malas untuk mengerjakan yang harus segera dikerjakan. Kuatkan energi penjaga hati dan pikiran agar selalu mengingatkan kita tentang tanggung jawab atas pekerjaan kita. Miliki niat dan kemauan untuk selalu mengendalikan segalanya dengan pikiran positif. Jadilah arsitek yang cerdas merancang etos kerja terbaik untuk melakukan tugas dan tanggung jawab dengan sempurna.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PEKERJAAN ANDA MEMILIKI BANYAK HAL HEBAT UNTUK DIBERIKAN KEPADA ANDA

“Kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.”~Djajendra

Jangan membatasi kontribusi, jika Anda memberikan lebih dan tidak hitung-hitungan dengan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan tumbuh dan berkembang. Pekerjaan Anda memiliki potensi yang tak terbatas untuk memberikan kesuksesan bagi hidup Anda.

Orang-orang yang berkeluh-kesah dengan pekerjaannya tidak akan mampu memaksimalkan potensi suksesnya. Kontribusi dan produktivitas yang rendah hanya menjadikan dirinya kehilangan peluang untuk hidup lebih baik. Mereka yang malas dan kurang disiplin akan menjadikan dirinya mundur dan sulit mencapai prestasi terbaik.

Pekerjaan Anda memiliki banyak hal hebat untuk diberikan kepada Anda. Pekerjaan Anda adalah alat eksistensi yang dapat membantu Anda tumbuh mencapai kemakmuran dan kesejahteraan hidup. Terimalah semua tantangan yang diberikan oleh pekerjaan. Jalani dengan bahagia semua petualangan baru yang diberikan oleh pekerjaan. Terimalah semua kesempatan untuk menguji kualitas diri. Terimalah keberadaan Anda di tempat kerja dengan kesadaran yang tinggi. Jadilah diri sendiri yang selalu menghormati diri-diri yang lain.

Jika Anda menolak tantangan dan kesulitan, Anda akan kehilangan semua peluang untuk mencapai yang terbaik. Orang-orang yang duduk di sebuah zona nyaman di tempat kerja akan sangat ketinggalan kualitas dan tidak akan memiliki kekayaan pengalaman kerja. Zona nyaman adalah tempat yang menjadikan kita kehilangan kekuatan untuk berkembang dan maju. Setiap orang di zona nyaman menjadi pasif, diam, tidak kreatif, tidak inovatif, dan kehilangan kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi hebat dari dalam dirinya.

Ketika Anda mencintai pekerjaan Anda dan sangat disiplin untuk memberikan kontribusi terbaik, maka pekerjaan itu akan membantu Anda untuk mencapai impian dan harapan. Tidak seorang pun yang bisa mengambil pekerjaan yang Anda cintai. Anda dapat di mana saja melakukan pekerjaan yang Anda cintai. Anda bisa tetap bekerja dengan penuh semangat dalam situasi apa pun, kecintaan Anda kepada pekerjaan Anda akan menciptakan keberadaan Anda di dalam pekerjaan tersebut.

Jadikan peluang untuk sukses sebesar mungkin. Jangan mempersempitnya di dalam kemalasan dan keserakahan. Pekerjaan itu indah dan memberikan banyak pengalaman untuk memperkaya kehidupan. Nikmati setiap momen dari pekerjaan yang Anda lakukan dan kerjakan dengan gembira.

Orang-orang tidak tertarik pada perilaku malas dan tidak disiplin. Tidak ada kehormatan dan penghargaan untuk orang-orang yang malas dan tidak disiplin. Orang-orang tertarik dengan perilaku rajin, jujur, bertanggung jawab, ulet, disiplin, tekun, produktif, gembira, teliti, antusias, penuh semangat, dan efektif dalam semua urusan.

Pekerjaan adalah kebutuhan yang harus dipenuhi. Nikmati berapa pun nilai ekonomi yang diberikan pekerjaan Anda. Tidak perlu terobsesi dengan jumlah uang yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda. Miliki rasa syukur atas apa yang dihasilkan oleh pekerjaan Anda tersebut dan penuhi kebutuhan hidup dengan rasa terima kasih kepada Tuhan.

Anda tidak perlu menjadi perfeksionis dengan pekerjaan, biarkan pekerjaan mengalir dari kerendahan hati dan disiplin yang tinggi. Tidak perlu takut terhadap ketidaksempurnaan. Tidak perlu khawatir untuk menghadapi hal-hal yang mengurangi kreativitas dan inovasi Anda. Jangan menjadi budak pekerjaan dengan obsesi yang berlebihan. Ikutilah pekerjaan Anda sampai pada titik kreativitas yang Anda rasa diperlukan, tetapi tetaplah menjadi diri sendiri yang utuh dalam mengendalikan apa yang Anda kerjakan.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TERKADANG HARUS MELALUI YANG TERBURUK UNTUK MENCAPAI YANG TERBAIK

“Kehidupan tidak bisa diprediksi, kehidupan adalah perjalanan ajaib yang selalu tidak terduga.”~Djajendra

Perjalanan hidup membutuhkan mental yang lebih tangguh. Selalu ada ujian yang penuh tantangan di setiap posisi atau kedudukan. Setelah melewati satu tantangan dan meraih sukses, maka di level berikutnya juga akan ada tantangan, dan Anda harus berupaya dengan optimis untuk meraih sukses yang lebih tinggi. Jadi, dalam hidup itu, masalah dan tantangan akan selalu hadir dalam wujud dan bentuk yang tidak diduga sebelumnya.

Kehidupan tidak bisa diprediksi, kehidupan adalah perjalanan ajaib yang selalu tidak terduga. Mental tangguh dan sikap optimis adalah modal untuk mencapai yang terbaik. Kemampuan untuk menemukan kekuatan dan keyakinan positif setiap hari adalah kebutuhan untuk tetap kuat dan hebat dalam menghadapi berbagai situasi yang menciptakan ketidakpastian. Jangan fokus pada hal-hal yang tidak dapat Anda ubah atau mungkin berada dalam kendali orang lain. Fokuskan perhatian dan kekuatan Anda pada hal-hal yang berada dalam kendali Anda. Kesulitan dan kegagalan tidak boleh menghentikan perjalanan Anda. Jadilah lebih sabar dan selalu bersemangat untuk bekerja lebih baik lagi. Apa pun situasinya, jadilah pribadi positif yang optimis melihat masa depan.

Kegigihan dan kesabaran Anda untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan dapat menghindarkan Anda dari kegagalan. Setiap kesulitan harus dievaluasi dan dicari strategi yang paling tepat untuk mengatasi kesulitan. Keberhasilan selalu ada saat Anda berhasil mengatasi kesulitan Anda. Kemunduran tidak akan terjadi kalau Anda berani mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi kemunduran. Tetaplah fokus untuk mencapai keberhasilan yang Anda inginkan. Jangan membuang waktu dengan terlalu memberikan fokus pada kesulitan dan masalah yang Anda hadapi.

Setiap perjuangan membutuhkan kepercayaan diri dan keyakinan di dalam kesabaran dan kerendahan hati yang tinggi. Tekad dan kerja keras Anda saat ini adalah langkah maju untuk mencapai keberhasilan. Kesabaran di waktu sulit bukanlah berarti menunggu sesuatu, tetapi mengerjakan hal-hal yang berada di dalam kendali Anda dengan optimis. Jadi, seberat apa pun kesulitan yang sedang Anda hadapi, jangan hidup di zona mengeluh dan putus asa. Anda harus tetap bekerja keras untuk menghasilkan sesuatu yang positif bagi hidup Anda. Hidup ini sebuah karunia yang harus disyukuri dengan menjadi lebih kuat. Impian Anda, keinginan Anda, kebutuhan Anda, membutuhkan kesiapan mental Anda untuk lulus ujian atas tekad dan perjuangan Anda. Intinya, ketika Anda memiliki tekad dan motivasi untuk mewujudkan sesuatu, maka ujian pasti datang untuk melihat seberapa hebat Anda mau berkorban dan mau bekerja tanpa pernah menyerah. Jadi, keinginan dan impian Anda bisa Anda wujudkan kalau Anda konsisten dengan perjuangan dan kerja keras Anda, walau kegagalan datang berkali-kali untuk menghancurkan mental Anda.

Perjalanan hidup adalah sebuah pilihan hidup yang fokus dan disiplin dalam segala situasi. Kalau Anda sudah memiliki sebuah pilihan hidup, Anda harus menguatkan mental Anda agar bisa terus berjalan di dalam pilihan hidup Anda. Ketika kegagalan datang dan menghancurkan perjalanan Anda, maka jangan takut untuk bangkit kembali dan meneruskan perjalanan yang sudah Anda pilih. Tidak perlu bingung dan ragu untuk arah hidup Anda. Cintai pilihan hidup Anda. Berdoalah kepada Tuhan agar jalan Anda dipermudah. Apa pun pelajaran yang diberikan oleh hidup Anda, tetaplah bersyukur, tetaplah gembira, dan nikmati semuanya sebagai pengetahuan untuk kemajuan hidup Anda.

Jangan terjebak dalam kesalahan yang Anda buat. Manusia tidak pernah sempurna. Oleh karena itu, sangatlah wajar kalau Anda berbuat salah di dalam perjalanan hidup Anda. Tingkatkan kesadaran untuk memperbaiki kesalahan Anda. Adalah takdir manusia untuk harus melewati hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan hidup. Jadi, Anda tidak perlu kecewa atau rendah diri saat Anda gagal. Anda tidak boleh berhenti walau sudah mengalami berkali-kali kegagalan. Kegagalan berkali-kali datang sebelum keberhasilan membuat Anda sukses dan bahagia. Kalau Anda membaca profil orang-orang sukses, maka mereka itu tidak langsung menjadi sukses, tetapi mendapatkan kesuksesan setelah berkali-kali mengalami kegagalan dan kepahitan di dalam hidup mereka. Gunakan kegagalan sebagai pelajaran dan pengalaman yang membuat Anda lebih siap untuk meraih sukses.

Untuk seminar/training hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK ADA KESEJAHTERAAN BAGI ORANG MALAS

“Orang-orang yang paling rajin dan paling disiplin selalu menikmati kesejahteraan hidup.”~Djajendra

Pekerjaan yang Anda lakukan dengan sepenuh hati memberikan kehidupan yang Anda inginkan. Intinya, kita semua mencapai hal-hal terbaik dalam hidup hanya dengan apa yang kita lakukan secara sungguh-sungguh dan totalitas. Keunggulan hanya dapat dimiliki saat kesadaran kita menjadi sangat tinggi, untuk merawat energi diri dan kecerdasan diri di tingkat yang paling optimal. Anda dengan energi diri yang tinggi dan kecerdasan yang optimal selalu mencapai keunggulan di semua aspek kehidupan. Anda dengan tingkat energi yang tinggi selalu tampil sangat rajin, tekun, disiplin, ulet, optimis, dan tidak pernah berhenti untuk mencapai hasil terbaik.

Karena rajin, tekun, disiplin, dan ulet adalah perilaku yang membutuhkan tingkat energi dan kecerdasan yang tinggi, maka kesadaran murni tidak pernah membiarkan pikirannya dikacaukan dan dirampas oleh energi negatif. Semua energi negatif dari luar diri, seperti: penghakiman oleh pikiran negatif dan hasrat buruk terhadap dirinya tidak akan dibiarkan untuk menyentuh energi dan kecerdasan di dalam diri. Kesadaran di dalam diri selalu berjaga-jaga, dan tidak membiarkan energi dan kecerdasannya disusupi oleh kekuatan buruk dari luar diri dan membuatnya menjadi lemah ataupun goyah saat menghadapi tantangan. Pada akhirnya, energi dan kecerdasan yang tinggi mampu menghasilkan kualitas yang hebat untuk pembuatan karakter kerja yang kuat dan produktif.

Semua kemampuan dan kecerdasan menjadi tidak berarti ketika kita tidak memiliki energi atau tenaga untuk mengerjakannya. Tanpa energi yang kuat di dalam diri berarti kita tidak memiliki kapasitas dan ruang untuk pertumbuhan. Energi yang tinggi di dalam diri mampu menggerakan semua potensi dan kemampuan untuk menghasilkan kinerja terbaik. Menjadi orang yang produktif hanyalah bisa bila di dalam diri Anda terdapat energi yang kuat dan siap untuk Anda gunakan sehari-hari bagi pencapaian terbaik Anda. Orang yang energik selalu kuat untuk melewati masa sulit sementara. Energi yang tinggi bila dilengkapi semangat dan optimisme, maka tingkat energinya semakin meningkat dan mendorong diri untuk segera keluar dari masa sulit.

Energi dan kecerdasan yang menyatu menjadi satu kekuatan di dalam diri mampu menciptakan karakter yang selalu dalam keadaan siap untuk menghadapi berbagai persoalan hidup, selalu tangkas dan fokus untuk mencapai hasil terbaik, selalu waspada dan berhati-hati, selalu memiliki kesungguhan dan kerja keras yang hebat untuk mencapai hasil terbaik. Karakter yang selalu siap, sigap, tidak menunda, dan tepat waktu adalah karakter yang mampu menghasilkan hal-hal terbaik bagi dirinya. Ini adalah karakter pelindung yang selalu menjaga dirinya sendiri dengan baik agar dirinya mampu mencapai kemakmuran bagi hidupnya. Perilaku rajin adalah perilaku yang membuat diri selalu bahagia dengan pekerjaannya. Perilaku rajin menjadikan diri banyak melakukan pengabdian dan dedikasi yang tinggi atas seluruh tugas dan tanggung jawab yang dimiliki.

Pekerjaan yang dicintai dan yang dikembangkan secara maksimal dapat memberikan kemakmuran dan kebahagiaan bagi hidup Anda. Pengabdian yang tulus dan dedikasi secara total terhadap pekerjaan adalah jalan untuk menjadikan pekerjaan sebagai sumber kesejahteraan hidup.

Untuk seminar/pelatihan hubungi 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN INTEGRITAS UNTUK MANAJER PROGRAM 1 HARI 2018 

PELATIHAN INTEGRITAS UNTUK MANAJER PROGRAM 1 HARI 2018 

DESKRIPSI

Integritas dan komitmen manajer di tempat kerja adalah sebuah anugerah bagi peningkatan kinerja. Manajer dengan integritas yang tinggi mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis. Sifat dan penampilan manajer berintegritas mampu membentuk kekuatan untuk menjaga kelancaran dan keberlangsungan pencapaian kinerja terbaik. Integritas menjaga karakter pemenang, sehingga ditempat tersulit atau yang tidak disukaipun, manajer mampu menampilkan diri yang berkualitas untuk mencapai kinerja terbaik.

Bagi para manajer yang memiliki tanggung jawab kepemimpinan, integritas menempati urutan pertama dari daftar kualitas yang harus para manajer kembangkan. Manajer tanpa integritas akan sulit menjalankan pekerjaan dengan prinsip moral, etika, tanggung jawab, disiplin, dan nilai-nilai holistik yang tinggi. Manajer yang lemah integritasnya sulit melawan godaan dari kemudahan yang ditawarkan melalui peristiwa tidak etis dan tidak jujur. Tanpa integritas, pertempuran di dalam pikiran dan hati nurani akan melemahkan energi positif manajer. Akibatnya, manajer menjadi mudah tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak etis dan yang berpotensi menjadi masalah serius bagi keberlangsungan karir manajer tersebut di masa depan.

Integritas adalah sebuah investasi terhebat bagi para manajer melalui sifat-sifat dan kebiasaan etis, sehingga manajer mampu membentuk karakter untuk menjalani kehidupan kerja yang penuh kinerja terbaik secara konsisten. Manajer dengan integritas yang tinggi tidak akan runtuh oleh kesulitan atau godaan apapun. Jiwa manajer yang penuh integritas memiliki sifat dasar yang sangat kuat untuk menjalani ketidakpastian dan berbagai godaan dari energi tidak etis dengan karakter pemenang yang hebat.

Nilai dan kualitas terbaik seseorang manajer bergantung pada kemampuannya untuk mempertahankan integritas yang konsisten dalam segala kondisi. Integritas yang menyatu dalam semua atribut karakter manajer, mampu menampilkan kualitas sejati manajer yang diandalkan untuk semua situasi dan peristiwa. Integritas menghasilkan karakter yang konsisten dan beraturan pada karakter kerja manajer. Semua ketidakstabilan di luar diri dapat dikendalikan dari dalam diri melalui kekuatan integritas.

Program Pelatihan Integritas untuk Para Manajer ini dilakukan dalam waktu 8 jam.

Garis besar materi pelatihan integritas untuk para manajer adalah sebagai berikut:

SESI 1 : MENJADI MANAJER BERINTEGRITAS DENGAN SENSE OF BELONGING DAN LOYALITAS KEPADA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Mengapa manajer/pemimpin harus memiliki integritas.
  2. Cara integritas menciptakan rasa memiliki dan loyalitas kepada perusahaan.
  3. Integritas menghasilkan pahlawan-pahlawan perusahaan yang setia dan sepenuh hati membangun perusahaan.
  4. Integritas manajer dilihat dari tekad untuk bekerja dengan disiplin dan melindungi nama baik perusahaan.
  5. Memiliki rasa harga diri yang luar biasa dalam menjalani kehidupan yang penuh integritas.
  6. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  7. Storytelling Exercise/Role Play/Fun Games. 

SESI 2 : INTEGRITAS MANAJER DALAM ETOS DAN BUDAYA KERJA YANG MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN

  1. Integritas menempati urutan teratas daftar prioritas kualitas untuk dikembangkan menjadi etos kerja manajer.
  2. Bekerja sepenuh hati, jujur dan tidak tergoyahkan oleh godaan, ketaatan pada SOP, disiplin melaksanakan aturan dan peraturan perusahaan.
  3. Memiliki etos kerja dengan prinsip moral, etika, spiritual yang tinggi dan konsisten.
  4. Menguatkan proses kerja dengan inisiatif, mengambil tanggung jawab, fokus pada tugas, berkomunikasi, serta menjalankan nilai, sistem, dan etos dengan integritas.
  5. Memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, menemukan solusi, dan meningkatkan kinerja.
  6. Fun and Simple Stretching Exercises For Manager/ Games.

SESI 3 : INTEGRITY: LEADERSHIP BY EXAMPLE, SEORANG PIMPINAN HARUS MAMPU MENJADI TELADAN

  1. Memimpin orang lain dengan teladan membutuhkan integritas pribadi.
  2. Integritas berasal dari kesesuaian antara pikiran, perasaan, kata-kata, dan tindakan yang bersumber dari nilai-nilai pribadi.
  3. Pemimpin sejati menunjukkan integritas dengan contoh: Belajar integritas dari para pemimpin dunia.
  4. Belajar dari perusahaan-perusahaan yang jatuh karena pemimpinnya tidak memiliki integritas.
  5. Belajar dari perusahaan-perusahaan sukses karena pemimpinnya memiliki integritas.
  6. Integritas yang kuat memaksimalkan keahlian, kredibilitas, reputasi, kekompakan, dan pelayanan kepada stakeholders.
  7. Role Play

SESI 4 : MANFAAT KEPADA DIRI SENDIRI DAN PERUSAHAAN BAGI KARYAWAN YANG PUNYA INTEGRITAS

  1. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  2. Integritas menghasilkan energi positif untuk kebahagiaan di tempat kerja.
  3. Integritas menguatkan keberanian untuk bekerja dengan jujur dan mengakui kesalahan.
  4. Integritas memberi ketenangan dan kepercayaan diri.
  5. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar perusahaan.
  6. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  7. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  8. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  9. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  10. Fun Games/ Role Play.

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN SOFT SKILLS UNTUK KARYAWAN PROGRAM 3 HARI 2018

PELATIHAN SOFT SKILLS UNTUK KARYAWAN PROGRAM 3 HARI 2018 

DESKRIPSI

Soft skills adalah keterampilan yang mampu menunjukkan peta jalan menuju kesuksesan. Seorang karyawan yang menguasai soft skills secara baik mampu mencapai puncak kesuksesan tertinggi.

Soft skills mampu membangun kesadaran tertinggi untuk membangun pemikiran positif, tindakan yang produktif, emosi yang tepat untuk setiap situasi, perilaku yang terpuji, karakter yang dapat diandalkan untuk semua tugas dan situasi, serta kebiasaan sehari-hari yang hebat dalam mewujudkan kinerja dan prestasi terbaik.

Program pelatihan Soft Skills ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan untuk mencapai kesuksesan di tempat kerja. Karyawan yang menguasai soft skills mampu hadir sepenuhnya di tempat kerja, mampu hadir dengan pikiran penuh kreatif, serta mampu memiliki kesadaran sepenuhnya untuk melakukan tugas dan tanggung jawab. Kualitas soft skills yang baik menjadikan karyawan konsisten menjaga pikiran, kata, tindakan, kebiasaan, karakter, dan semakin sadar untuk memberikan kinerja terbaik. Di samping itu; karyawan mampu mengurangi energi negatif di dalam dirinya, seperti: kemarahan, ego, ketidaksabaran, ketakutan, dan stres. Di sisi lain meningkatkan rasa ingin tahu, memori, kepercayaan diri, efisiensi dan kemampuan belajar. Intinya, Keterampilan soft skills adalah dasar untuk membangun karakter kerja yang unggul.

Karyawan dengan soft skills yang baik mampu memiliki sikap dan perilaku kerja yang produktif, mampu mengembangkan komunikasi positif, mampu menumbuhkan kecerdasan emosional, mampu menjalankan etika dengan baik di tempat kerja, mampu menemukan solusi atas permasalahan yang ada, mampu mendelegasikan kerja dan menyelesaikannya dengan baik, mampu memotivasi rekan kerja dan diri sendiri,  mampu menjadi orang yang penuh kasih dan peduli untuk membangun tim yang efektif, mampu menunjukkan sikap positif, mampu menjadi pendengar yang sabar, mampu berbagi ide, mampu menangani perselisihan dan memecahkan masalah, mampu menjaga hubungan kerja yang positif dan produktif; serta mampu menunjukkan ketulusan, kejujuran, integritas dan sopan santun.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  • Mendapatkan soft skills tentang peran diri sebagai pekerja yang profesional dan andal, yang mampu menjadikan organisasi unggul dan kuat.
  • Menguasai kompetensi dasar agar mampu menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab, lalu bisa terlibat dalam penguatan daya saing perusahaan.
  • Mengoptimalkan kualitas dan kompetensi dasar profesionalisme, sebagai pekerja yang andal dan produktif, serta menjadi aset berharga perusahaan.
  • Menjadi energi positif yang melayani kebutuhan organisasi dan manajemen dengan berkualitas.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan selama 3 hari ini, peserta mampu untuk menyiapkan kualitas diri dan kompetensi yang hebat dalam menghadapi tugas dan tanggung jawab sehari-hari. Peserta menjadi andal untuk menguatkan kualitas dan kompetensi dirinya secara terus menerus melalui perbaikan dan penyempurnaan. Peserta mampu menguatkan akuntabilitas dalam memberikan yang terbaik untuk perusahaan. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif, baik secara verbal dan non verbal. Peserta mampu bekerja dalam tim yang solid dan penuh kinerja. Peserta mampu menguasai proses pemecahan masalah dan menemukan solusi yang hebat. Peserta mampu memanfaatkan waktu dengan penuh disiplin dan kesadaran, serta mengelola pekerjaan dan kehidupannya dengan manajemen waktu yang efektif dan tepat. Peserta mampu membiasakan sikap dan perilaku kerja yang etis dan berkinerja. Peserta mampu bekerja dengan etika bisnis dan etika kerja yang penuh tanggung jawab. Peserta mudah beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki fleksibilitas yang tepat di semua situasi dan keadaan. Peserta terlatih untuk menguatkan rasa percaya diri di segala situasi dan keadaan. Peserta mampu menerima kritik dan belajar untuk meningkatkan kualitas kerja. Peserta menjadi cerdas sosial dan mampu memperkuat networking/ jaringan di tempat kerja. Peserta mampu menyatu dan mengalir di dalam struktur organisasi.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SOFT SKILLS PROGRAM 3 HARI 2018

HARI PERTAMA

SESI 1: PENGUATAN KUALITAS DAN KOMPETENSI KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kualitas dan kompetensi
  2. Profesionalisme
  3. Kepribadian yang andal
  4. Memahami tantangan, risiko, dan ancaman
  5. Siap di luar zona nyaman
  6. Empati dan cerdas emosi terhadap organisasi

SESI 2: AKUNTABILITAS KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Sikap kerja yang profesional
  2. Kehadiran
  3. Kejujuran
  4. Disiplin
  5. Kepatuhan
  6. Ketepatan
  7. Tanggung jawab
  8. Menghindari penyalahgunaan kepercayaan

SESI 3: KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Cara berkomunikasi yang baik
  2. Kualitas komunikasi non verbal
  3. Kualitas komunikasi verbal
  4. Cara mendengarkan
  5. Cara bertanya
  6. Cara menjawab
  7. Reaksi versus respon
  8. Keterbukaan dan kejujuran

SESI 4: TEAMWORK DAN TEAM BUILDING

Sub Bahasan

  1. Menyatu dan mengalir dalam kolaborasi
  2. Mengidentifikasi kemampuan sebagai pekerja tim
  3. Mendapatkan peran yang tepat dalam tim
  4. Menguasai proses dan berkontribusi dalam tim
  5. Memahami kekuatan arus tim dan beradaptasi

HARI KEDUA

SESI 5: MENGUASAI PROSES PEMECAHAN MASALAH

Sub Bahasan

  1. Tenang dan jernih menghadapi masalah
  2. Memetakan dan menentukan masalah
  3. Fokus pada penyelesaian masalah dengan solusi
  4. Menghasilkan solusi utama dan solusi alternatif
  5. Melakukan evaluasi atas keadaan sebelum masalah
  6. Menjalankan solusi dan selalu memperbaiki

SESI 6: MANAJEMEN WAKTU YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Waktu adalah sumber daya terbatas
  2. Seni mengatur waktu
  3. Penjadwalan dan disiplin pada waktu
  4. Memprioritaskan
  5. Mengelola gangguan
  6. Menghadapi realitas multitasking

SESI 7: ATTITUDE (SIKAP) DAN ETIKA KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap yang menjadikan Anda andal dan profesional
  2. Etika kerja membebaskan Anda dari risiko kerja
  3. Bekerja untuk karir dan kinerja
  4. Melayani dan peduli kepada rekan kerja, atasan, dan bawahan
  5. Membangun kepercayaan
  6. Mencintai pekerjaan dan menghargai apa yang dikerjakan

SESI 8: KEMAMPUAN FLEKSIBILITAS DAN KECERDASAN BERADAPTASI

Sub Bahasan

  1. Merasa penuh semangat saat di luar zona nyaman
  2. Menerima tantangan dan mengalir dengan keyakinan
  3. Berani berubah untuk mengelola proses baru
  4. Berani berubah untuk mengelola orang
  5. Cerdas beradaptasi dan mampu menyatu
  6. Membiasakan hal-hal yang tidak terbiasa

HARI KETIGA

SESI 9: MENGUATKAN RASA PERCAYA DIRI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Cara meningkatkan kepercayaan diri
  2. Sifat dan perilaku percaya diri
  3. Mengurangi ancaman penurunan rasa percaya diri
  4. Strategi dan taktik untuk membangun rasa percaya diri
  5. Membangun kepercayaan diri orang lain
  6. Menjadi energi positif yang memberdayakan optimisme

SESI 10: KEMAMPUAN UNTUK BELAJAR DARI KRITIK DAN KEKURANGAN

Sub Bahasan

  1. Rendah hati dan ikhlas dalam menerima kritik
  2. Belajar dari kritik dan memperbaiki kekurangan
  3. Kesempurnaan dihasilkan dari perbaikan secara terus-menerus
  4. Mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka
  5. Menganalisis dan belajar untuk meningkatkan yang terbaik
  6. Tidak dendam dan marah pada para pengkritik

SESI 11: MEMPERKUAT NETWORKING ( JARINGAN) DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Bersahabat secara profesional dengan semua kepentingan
  2. Menyatu dalam jaringan kolaborasi organisasi
  3. Mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi
  4. Mampu mengidentifikasi minat orang lain
  5. Mudah menjangkau hati dan pikiran yang lain
  6. Memahami situasi, tahu kapan mundur, kapan maju, kapan harus berhenti, kapan harus ngotot

SESI 12: MENYATU DAN MENGALIR DALAM STRUKTUR ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Menghormati struktur dan menghargai jabatan orang lain
  2. Menghargai batasan yang ditetapkan manajemen
  3. Menyiapkan kualitas diri untuk menjadi tim manajemen yang andal
  4. Bekerja sesuai jalur dan tidak menabrak di jalur orang lain
  5. Patuh pada prosedur dan proses kerja
  6. Menghormati sistem dan kepemimpinan

Untuk seminar/pelatihan hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI KEPRIBADIAN, INTEGRITAS DAN ETIKA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN MOTIVASI KEPRIBADIAN, INTEGRITAS DAN ETIKA PROGRAM 1 HARI 2018

“Walau Integritas Anda Terlihat Lebih Kecil Dari Partikel Debu, Tapi Dia Bisa Menjadikan Anda Terhormat Dan Bahagia.” – Djajendra

DESKRIPSI

Kepribadian dalam integritas dan etika adalah pengertian dari keutuhan kualitas diri untuk berperilaku dengan karakter moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional adalah awal untuk membentuk identitas diri demi masa depan organisasi yang profesional.

Seseorang yang sifatnya baik tanpa memiliki integritas dan etika kemungkinan hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, belum bisa mendatangkan manfaat positif buat sesamanya. Nilai-nilai kejujuran, kepercayaan, pengabdian, kontribusi, dan tanggung jawab merupakan nilai-nilai dasar untuk menciptakan integritas dan etika. Kepribadian yang berintegritas dan beretika pasti akan memahami dan mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik, serta selalu menjadi pribadi yang jujur kepada diri sendiri untuk melayani tugas dan tanggung jawab sesuai aturan dan nilai-nilai positif.

Pelatihan selama empat jam ini akan fokus untuk menginternalisasikan nilai-nilai integritas dan etika ke dalam karakter peserta, agar peserta mampu membentuk kepribadian dalam kejujuran, keterusterangan, etika, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, komitmen, kesetiaan, kerja keras, saling menolong, tidak merugikan, anti korupsi, dan tidak memanfaatkan jabatan atau kekuasaan untuk kepentingan diri sendiri dan kelompok. Peserta akan dicerahkan untuk memahami peran dan fungsi kerja mereka dalam melayani setiap kepentingan stakeholder dengan beretika. Khususnya untuk melayani proses kerja, rekan kerja, pimpinan, manajemen, dan masyarakat melalui perilaku yang berintegritas, jujur, terbuka, penuh hormat, dan menjaga komitmen.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan Kepribadian Dalam Integritas Dan Etika berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa diperlukan kepribadian atau tata laku individu yang berintegritas agar bisa menjalankan etos kerja organisasi yang sehat, kuat, dan beretika. Integritas dan etika individu harus ditunjukkan melalui nilai-nilai budaya organisasi, standar kerja, etika bisnis, peraturan, kebijakan, sistem, prestasi, kearifan, keberanian, kepribadian, tata laku, dan prosedur kerja di organisasi. Semua ini harus dipraktikkan melalui mind set kerja yang berkontribusi, jujur, loyal, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, dan penuh pengabdian untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan organisasi.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun karakter, kepribadian, dan kesadaran peserta melalui dorongan motivasi, emosi, moral, keyakinan, dan kepercayaan diri; untuk mempraktikkan perilaku berintegritas dan beretika di lingkungan tempat kerja secara profesional dan berkualitas; buat menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu yang berasal dari internal maupun eksternal organisasi.

METODE PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta akan belajar cara membangun kepribadian yang berintegritas dan beretika.
  2. Peserta akan belajar cara memiliki tata laku di organisasi agar integritas dan etika dapat berkembang dengan baik.
  3. Peserta akan belajar cara menjalankan nilai-nilai integritas; seperti:kerja keras, anti korupsi, kesetiaan, kepercayaan, tanggung jawab, komitmen, kejujuran, kedewasaan, keterusterangan, kebenaran, dan menjaga reputasi dan kredibilitas organisasi.
  4. Peserta akan belajar cara menjalankan semua kepentingan organisasi dan stakeholder dengan integritas dan etika.
  5. Peserta akan belajar cara menjalankan integritas melalui nilai, prinsip, etika, budaya, sistem, prosedur, dan standar kerja organisasi.
  6. Peserta akan belajar cara meningkatkan kualitas tanggung jawab melalui integritas diri.
  7. Peserta akan belajar cara meningkatkan produktivitas, efektifitas, dan efisiensi melalui integritas diri yang solid.
  8. Peserta akan belajar cara memanfaatkan kekuatan integritas dan etika untuk menyelesaikan konflik, dan untuk tidak terlibat dalam permainan politik kantor.
  9. Peserta akan belajar cara menjaga fleksibilitas, komunikasi, dan hubungan baik dengan setiap pihak di internal organisasi.
  10. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai integritas.
  11. Peserta dapat mendiskusikan tantangan integritas dan etika untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

SESI 1: MENATA KEPRIBADIAN POSITIF

Dalam sesi 1, pembahasan dimulai dari nilai –nilai kepribadian yang harus dikembangkan dan dibangun secara individu untuk bisa menyiapkan landasan kepribadian yang mampu menerima integritas dan etika. Pembahasan akan difokuskan kepada hal-hal seperti: penguasaan emosi diri, sopan santun, sifat memaafkan, perilaku yang berbudaya, suka membantu, bersyukur, berinteraksi, menjaga komitmen, melayani, disiplin, kearifan, berprestasi, berkontribusi, dll.

SESI 2: INTEGRITAS DAN ETIKA

Dalam sesi 2, pembahasan difokuskan untuk menjadikan integritas dan etika sebagai bagian dari karakter dan kepribadian. Aspek integritas yang dibahas, yaitu: kejujuran, keterusterangan, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, anti korupsi. Aspek etika yang dibahas, yaitu: karakter moral yang jujur, mampu membedakan yang benar dan salah, kehalusan budi, empati, dan kecermatan dalam membuat keputusan.

Untuk training hubungi: 0812 1318 8899 / email: training@djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN PROGRAM 3 HARI 2018

KECERDASAN EMOSIONAL: PERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Personal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Kesadaran Diri; Manajemen Diri; Motivasi Diri; Aturan, Moral, dan Nilai-Nilai Jati Diri; Mengelola Marah; Mengatasi Rasa Takut; Meningkatkan Pengendalian Diri; Manajemen Stres; Kekuatan Berpikir Positif; dan Hidup dalam Kekuatan Pikiran Sadar (Mindfulness).

KECERDASAN EMOSIONAL: INTERPERSONAL SKILLS

Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Interpersonal Skills Mengembangkan Kualitas Emosi Positif Melalui Komunikasi Verbal dan Non Verbal; Manajemen Sosial dan Tanggung Jawab Sosial; Empati, Toleransi, Pengaruh, dan Kecerdasan Sosial; Perilaku, Sikap, Kebiasaan, dan Karakter Saat Berinteraksi dengan Orang Lain; Manajemen Konflik, Manajemen Politik Kantor, Manajemen Tim; Emosi Positif untuk Kolaborasi Kerja.

DESKRIPSI

Orang-orang yang cerdas emosi berkemampuan untuk merespon hidupnya dengan optimis; memahami orang lain dengan lebih baik; menghormati diri sendiri dan orang lain; meningkatkan kualitas harga diri; memahami siklus emosi dan pikiran; berpikir positif; berperilaku yang profesional dan etis; mengatasi ketakutan; mengelola perasaan marah; terbuka dan tidak menyimpan masalah dalam hati; tidak memelihara dendam; termotivasi untuk sukses; suara hati yang penuh kasih; intuisi yang tajam terhadap pekerjaan; mampu mengelola diri sendiri dengan nilai-nilai positif; berkomunikasi dengan baik; memiliki kekuatan manajemen sosial yang andal; memiliki keterampilan mengelola orang lain; bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan baik dengan siapapun; cerdas sosial; berempati; bertoleransi; cerdas berkolaborasi; terhubung dengan sikap baik; serta mampu mengelola hubungan baik yang etis dan profesional dengan stakeholders. Orang-orang yang cerdas emosi mampu menghidupkan hati; mendengarkan kata hati; melihat dengan mata hati; terhubung untuk mencapai kinerja terbaik; mampu bekerja dalam keragaman, perbedaan, dan pengertian terhadap persepsi yang berbeda; serta menjadi energi positif dalam pertemuan bisnis, interaksi dengan teman, rekan kerja, manajer atau bahkan dengan para pesaing.

Kecerdasan Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran yang penuh kesadaran.  Ini adalah bagian dari rasionalitas. Emosi cerdas dihasilkan oleh pikiran yang terdidik dan terbiasa dalam nilai-nilai kebaikan. Emosi cerdas tidak dihasilkan oleh pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif. Emosi cerdas yang terkelola dalam nilai-nilai positif selalu produktif dan terkendali, untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik. Emosi yang cerdas menjadikan karyawan lebih produktif dan berkualitas. Emosi yang cerdas mendorong perilaku menjadi lebih tenang dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan dan pekerjaan. Emosi cerdas mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang optimis dan produktif.

Program pelatihan kecerdasan emosional ini mengembangkan kualitas kecerdasan emosional karyawan dari sisi personal skillsdaninterpersonal skills. Personal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas dalam diri, sedangkan interpersonal skills mengembangkan kecerdasan emosional dari kualitas di luar diri.

TUJUAN PELATIHAN

Membangun kompetensi kecerdasan emosional dari sisi personal skills dan interpersonal skills. Peserta mendapatkan cara melakukan perubahan perilaku untuk menunjukkan atau merawat emosional diri sendiri. Tujuan lain dari pelatihan ini adalah memungkinkan peserta untuk berpikir tentang interaksi masa depan mereka dengan cara baru, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari kehidupan. Juga, lebih memiliki empati dan perilaku kerja yang etis dalam integritas diri, yang diperkaya oleh nilai-nilai positif.

Memahami suasana hati, emosi, dan efeknya pada orang lain. Mengatur emosi yang tidak mengganggu perilaku. Mengkontrol emosi dan membimbing diri sendiri untuk mencapai kinerja. Menjalin hubungan dengan orang lain dan meningkatkan komunikasi. Memahami perasaan orang lain saat berinteraksi dengan mereka dan menjadi orang yang terpercaya dalam jaringan mereka. Mengelola reaksi dari orang lain dan menciptakan keseimbangan peran kehidupan. Mencegah pembajakan emosi dan mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran positif. Meningkatkan rasa percaya diri dan belajar mendapatkan motivasi. Menghadapi dan menangani rasa takut untuk meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri. Meminimalkan konflik emosional dan mengelola perubahan. Mengakui manfaat fisik dan kesehatan terkait kecerdasan emosional. Mengidentifikasi kompetensi kecerdasan sosial dan belajar bagaimana otak memproses informasi dan emosi. Memahami pentingnya interaksi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan. Tetap fokus dan menunjukkan bahwa dirinya memperhatikan. Berkomunikasi dengan empati dan memperkuat hubungan dengan orang lain. Mempengaruhi orang lain dan mengelola emosi pelarian dalam pertemuan sosial dan membimbing interaksi ke arah pilihan diri sendiri.

MANFAAT PELATIHAN

Peserta mempelajari bagaimana kompetensi kecerdasan emosional mampu meningkatkan kualitas hidup dan membantu peserta dalam meraih prestasi di tempat kerja. Peserta  belajar cara menganalisa perilaku diri sendiri, mengatur reaksi dari orang lain, dan menciptakan  perilaku yang seimbang dalam menjalani peran kehidupan. Peserta belajar cara mengadopsi strategi untuk mencegah masuknya emosi negatif ke dalam diri dan cara mengganti pikiran yang merusak dengan pikiran yang kuat. Peserta belajar cara mengubah pikiran dan mentalitas negatif untuk berpikir positif dan mengurangi kekhawatiran. Peserta belajar  tentang hal-hal yang diperlukan untuk bisa percaya pada diri sendiri dan cara untuk mendapatkan motivasi. Peserta belajar cara menangani perasaan takut, perasaan marah,  dan cara untuk meningkatkan harga diri. Peserta belajar cara membantu orang lain dengan  meminimalkan konflik emosional dan mengelola hubungan. Peserta belajar tentang manfaat kecerdasan emosional untuk kesehatan fisik dan mental. Peserta belajar tentang dasar-dasar kompetensi kecerdasan emosional interpersonal skills. Peserta belajar untuk memahami pentingnya interaksi dan komunikasi positif dengan orang lain dan apa yang diperlukan untuk menjalin hubungan positif yang penuh empati. Peserta belajar cara berkomunikasi dengan kekuatan empati dan memperkuat hubungan melalui tata krama yang etis dengan orang lain. Peserta belajar cara mengakui orang lain dan meningkatkan kontribusi dalam setiap hubungan. Peserta belajar untuk tidak mengecilkan harga diri orang lain. Peserta belajar cara menggunakan perilaku positif  yang etis untuk menjalin hubungan kerja dengan teman dan atasan melalui sinyal langsung dan bawah sadar emosi positif. Peserta belajar cara bertindak sesuai dengan target yang diinginkan dan menampilkan sisi karismatik diri secara berkualitas. Peserta belajar cara mengendalikan pengaruh orang lain dan mengelola emosi pelarian atau emosi liar, serta memandu interaksi dan komunikasi untuk saling menghormati dan tidak saling menyakitkan. Peserta belajar cara memonitor hubungan dirinya dengan orang lain dan menyadari konsekuensinya. Peserta belajar cara mengendalikan konflik.

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN KECERDASAN EMOSIONAL SELAMA 3 HARI

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – PERSONAL SKILLS

Day 1/ Hari Pertama

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 1: SELF AWARENESS

Sub Bahasan

  1. Perilaku dan ciri dengan kesadaran diri.
  2. Siklus perilaku pikiran dan perasaan.
  3. Sadar untuk memahami nilai, tujuan, motif, emosi dasar.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 2: SELF MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Teknik dan cara memotivasi diri sendiri.
  2. Hubungan kecerdasan emosional dengan motivasi diri.

PK. 10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK. 10.15 – 11.00 WIB. SESI 3: HANDLING REACTIONS

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan reaksi emosional.
  2. Akar penyebab reaksi dan strategi untuk menanganinya.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 4: REGULATE YOUR EMOTIONS

Sub Bahasan

  1. Melihat sisi kehidupan yang lain
  2. Manajemen diri di dalam kesadaran diri
  3. Memberi secara ikhlas tanpa menyerah

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK 13.00 -14.00 WIB. SESI 5: SELF MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Manajemen diri melalui prinsip dan nilai kehidupan positif.
  2. Mencegah masuknya nilai-nilai negatif ke pikiran bawah sadar.
  3. Meningkatkan kualitas diri melalui manajemen waktu  dan manajemen kesehatan diri.

PK 14.00 -15.00 WIB. SESI 6: ANGER MANAGEMENT

Sub Bahasan

  1. Urutan peristiwa yang menyebabkan agresi atau marah.
  2. Cara mengontrol kemarahan.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK 15.15 -16.30 WIB. SESI 7: HANDLING FEAR

Sub Bahasan

  1. Mengatasi takut karena konflik, kehilangan identitas, kurangnya keamanan.
  2. Menggunakan rasa takut sebagai alat motivasi.

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 8: MINDFULNESS

Sub Bahasan

  1. Pikiran sadar menjadi penguasa kehidupan.
  2. Fokus dan hidup sepenuhnya pada hari ini.

PK. 09.00 – 10.00 WIB. SESI 9: GAINING CONTROL

Sub Bahasan

  1. Mengatasi pikiran yang tidak stabil.
  2. Menggunakan teknik relaksasi.
  3. Menyatu dan membawa semua bersama.

PK.10.00 -10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

MATERI PELATIHAN KECERDASAN EMOSIONAL – INTERPERSONAL SKILLS

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 10: VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Fokus Mendengarkan.
  2. Mengajukan Pertanyaan.
  3. Berkomunikasi dengan Fleksibilitas dan Keaslian.

PK. 11.00 – 12.00 WIB. SESI 11: NON-VERBAL COMMUNICATION SKILLS

Sub Bahasan

  1. Bahasa tubuh, sentuhan, parabahasa, penampilan fisik.
  2. Mengatur alur, akting, karakter, ekspresi, sifat dalam komunikasi.

PK. 12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK. 13.00 – 14.00 WIB. SESI 12: SOCIAL MANAGEMENT AND RESPONSIBILITY

Sub Bahasan

  1. Kecerdasan emosi dalam manajemen sosial dan tanggung jawab sosial.
  2. Mengartikulasikan emosi dengan menggunakan bahasa yang tepat.

PK. 14.00 – 15.00 WIB. SESI 13: MAKING AN IMPACT

Sub Bahasan

  1. Menciptakan kesan pertama yang powerfull.
  2. Mengatasi situasi yang ada dengan tekun dan giat.

PK.15.00 -15.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.15 – 16.30 WIB. SESI 14: EMPATHY

Sub Bahasan

  1. Empati untuk kolaborasi, memahami orang lain, melayani perusahaan.
  2. Empati untuk menyatu dalam budaya perusahaan dan nilai-nilai kerja.

Day 3/ Hari Ketiga

PK. 08.00 – 09.00 WIB. SESI 15: TOLERANCE

Sub Bahasan

  1. Menghormati dan menghargai perbedaan.
  2. Perilaku kerja yang andal di dalam keragaman.

PK.09.00 – 10.00 WIB. SESI 16: KECERDASAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Mengendalikan sinyal emosional sosial.
  2. Memahami penularan emosi sosial .

PK.10.00 – 10.15 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.15 – 11.00 WIB. SESI 17: KESADARAN/KEPEDULIAN SOSIAL

Sub Bahasan

  1. Membebaskan emosi diskriminasi.
  2. Cara mencapai perhatian bersama.

PK.11.00 – 12.00 WIB. SESI 18: PENGARUH

Sub Bahasan

  1. Memahami kekuatan pengaruh.
  2. Pedoman perilaku pengaruh.

PK.12.00 – 13.00 WIB: LUNCH BREAK/ ISTIRAHAT MAKAN SIANG

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 19: POLITIK KANTOR DAN KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Profesionalisme untuk memahami politik kantor.
  2. Tidak berpartisipasi dalam gosip.
  3. Menghindari konflik dalam politik kantor.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.14.45 – 16.30 WIB. SESI 20: PERILAKU KERJA YANG ETIS DAN BERINTEGRITAS

Sub Bahasan

  1. Fungsi etika dalam kecerdasan emosional.
  2. Peran integritas diri dalam kecerdasan emosional.
  3. Perilaku kerja yang patuh pada tata-tertib kantor.

Untuk Training Hubungi: 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu: aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kerja dan kepribadian karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif.
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim.
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik.
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan.
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja.
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas.
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja.
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif.
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan.
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja.
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif.
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik.
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif.
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

Day 1/ Hari Pertama

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: MOTIVASI DIRI DAN PENINGKATAN KUALITAS KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami cara dan konsep memotivasi diri sendiri
  3. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  4. Memahami cara menyatukan visi organisasi searah pada karir kerja
  5. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dengan tanggung jawab
  6. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  7. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  8. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  9. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri
  1. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS KECERDASAN EMOSIONAL DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan
  1. 12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KECERDASAN BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan Sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.15 WIB. SESI 4: KARAKTER DAN KEPRIBADIAN YANG PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

Day 2/ Hari Kedua

  1. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

 Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun
  1. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU DAN CARA MENJADI PRODUKTIF BERSAMA WAKTU KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

  1. 13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif
  1. 14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)
  2. 14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN PROGRAM 2 HARI 2018

DESKRIPSI

Manajemen perubahan adalah cara mengelola masa transisi dari sebuah kondisi yang tidak diinginkan kepada kondisi yang diinginkan melalui nilai, sistem, kepemimpinan, individu, tim, dan organisasi untuk masa depan yang lebih cemerlang. Dalam proses perubahan diperlukan kesiapan infrastruktur organisasi, budaya organisasi yang baru, nilai, kepribadian, komunikasi, kolaborasi, kecerdasan emosional, kepemimpinan, dan rencana perubahan yang tepat sasaran. Kegiatan perubahan harus melibatkan pendekatan multi-komponen, seperti kepemimpinan, karyawan, dan kepemilikan dalam sebuah komunikasi dan kolaborasi yang saling mendukung untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

Secara umum, manajemen perubahan selalu dibutuhkan oleh organisasi untuk menciptakan tata kelola organisasi dan bisnis yang lebih efektif, produktif, efisien, kreatif, dan berkinerja. Melalui perubahan yang jelas dan terbuka, organisasi berpotensi untuk memperkuat dirinya melalui komunikasi dan integrasi dalam kolaborasi yang menyatukan semua keunggulan organisasi secara profesional. Manajemen perubahan harus memastikan bahwa setiap kegiatan perubahan dilakukan secara terencana dan terukur, sehingga keberhasilan penerimaan setiap orang terhadap perubahan yang diinginkan dapat diwujudkan secara sempurna.

Setiap pimpinan dan karyawan yang terlibat dalam proses perubahan harus memahami dan menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara bijak dan profesional. Manajemen perubahan adalah bagian dari pekerjaan setiap orang. Adalah penting untuk menetapkan tanggung jawab bagi orang yang berbeda dalam organisasi sebagai bagian dari perencanaan manajemen perubahan.

Pelatihan manajemen perubahan selama dua hari ini bertujuan untuk membekali peserta tentang cara mengelola perubahan yang efektif, sehingga peserta dapat bekerja untuk membuat perubahan menjadi lebih mudah pada organisasi, tim, dan individu yang terlibat. Peserta akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan untuk menangani perubahan dan kemampuan  mengidentifikasi kebutuhan untuk mengatasi hambatan, serta memastikan pelaksanaan perubahan berhasil.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

  1. Menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab untuk terlibat dalam perubahan yang diinginkan.
  2. Mengoptimalkan peran diri sendiri, kepemimpinan, dan organisasi untuk mempercepat perubahan.
  3. Menguasai teknik dan strategi manajemen perubahan.

TUJUAN  INSTRUKSIONAL KHUSUS

  1. Mengetahui konsep manajemen perubahan dan hubungannya dengan diri sendiri, kepemimpinan, budaya, organisasi, sistem, politik kantor, dan komunikasi di tempat kerja.
  2. Mengetahui bagaimana menjadi orang yang mengalami perubahan, dan menggunakan prinsip-prinsip dalam manajemen perubahan untuk menjalankan praktik perubahan sehari-hari di tempat kerja.
  3. Mengetahui bahwa manajemen perubahan akan meningkatkan kualitas kinerja individu, organisasi, dan bisnis dalam sistem pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  4. Mengetahui cara mengidentifikasi, merencanakan, mengukur dan mengimplementasikan perubahan secara berkualitas di tempat kerja.
  5. Mengetahui cara memotivasi diri sendiri dan melibatkan orang-orang dengan teknik dan cara persuasive untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu membantu diri sendiri dan orang lain dalam menghadapi perubahan.
  2. Mampu menempatkan diri sendiri untuk fokus pada perubahan selama perubahan.
  3. Mampu membuat rencana perubahan dan pelaksanaannya.
  4. Mampu mengenali kebutuhan untuk perubahan dan menyiapkan apa yang diperlukan untuk perubahan.
  5. Memahami dampak perubahan dan manfaatnya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi.
  6. Memfasilitasi perubahan pada individu dan tingkat tindakan kelompok.
  7. Mengidentifikasi emosional diri sendiri untuk bisa memfasilitasi kemajuan perubahan.
  8. Mampu memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk tindakan dan perubahan yang diinginkan.
  9. Mampu melakukan diagnosa perubahan kebutuhan organisasi, tim, dan  individu.
  10. Mampu menyusun strategi untuk mengatasi efek buruk dalam Perubahan.
  11. Mampu tampil dengan fleksibilitas pribadi selama perubahan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
  12. Mampu mengatasi dan mengelola resistensi dalam perubahan.
  13. Mampu bekerja melalui setiap proses transisi menuju perubahan.
  14. Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak sepanjang proses perubahan.
  15. Mampu melaksanakan perubahan secara sistematis dan proaktif melalui dukungan dari semua pihak selama proses perubahan.
  16. Cerdas mengelola proses perubahan melalui rencana, proses, fasilitas, organisasi, budaya, nilai, komunikasi, kegiatan politik kantor, kolaborasi, kegiatan simbolik, pemanfaatan sumber daya, dan manajemen diri sendiri.
  17. Mampu mengorganisir untuk Perubahan: Mengembangkan struktur yang terintegrasi, sistem, kebijakan dan prosedur untuk cepat mengeksekusi perubahan strategi, rencana dan program.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, Manajer, Pimpinan, Tim Manajemen

MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: PERSIAPAN UNTUK PERUBAHAN DAN CARA MENDAPATKAN DUKUNGAN

  1. Menjelaskan dan memvisualisasikan rencana perubahan
  2. Mendefinisikan strategi perubahan
  3. Membangun tim perubahan yang andal
  4. Mengelola isi hati dan pikiran semua orang
  5. Membangun dukungan
  6. Menyiapkan lingkungan yang siap berubah

SESI 2: MENGUATKAN PERUBAHAN PADA TINGKAT INDIVIDU

  1.  Membangun persepsi dan keyakinan di tingkat individu
  2. Membersihkan keraguan dan menguatkan optimisme individu
  3. Memprogram pikiran individu untuk mendukung perubahan
  4. Mengelola potensi dan bakat individu untuk mensukseskan perubahan
  5. Menghidupkan hati nurani individu untuk tulus dan ikhlas dalam perubahan

SESI 3: MEMIMPIN DAN MENGELOLA PERUBAHAN

  1.  Menyiapkan sumber daya perubahan
  2. Menyiapkan perencanaan
  3. Mendelegasikan perubahan
  4. Menjaga energi komunikasi positif dan mengalir
  5. Mengatasi penolakan

 SESI 4: MENINGKATKAN KUALITAS DUKUNGAN DARI SEMUA STAKEHOLDERS

  1.  Meyakinkan dengan data dan fakta
  2. Membangun logika berpikir yang diterima semua orang
  3. Mengumpulkan data dan fakta
  4. Mengatasi kekhawatiran dan Isu
  5. Mengevaluasi dan beradaptasi
  6. Menguatkan partisipasi dan dukungan

 HARI KEDUA

SESI 5: MEMBANGUN ENERGI POSITIF DAN MEMBUAT SEMUA ORANG BERHARGA

  1.  Menghargai pendapat yang lain
  2. Mendengarkan dan memberikan respon baik
  3. Memimpin dan menguatkan soliditas
  4. Memimpin rapat dan menentukan status perubahan
  5. Berbagi pengalaman, manfaat, dan hasil
  6. Merayakan keberhasilan kecil dan besar

SESI 6: PERUBAHAN DALAM SATU PERSEPSI DAN SOLIDITAS BERSAMA

  1.  Menguatkan kolaborasi
  2. Menyatukan emosi, hati, dan pikiran
  3. Apapun faktanya dipahami bersama dan ditemukan solusi
  4. Membawa semua orang bersama-sama mewujudkan perubahan

SESI 7: MENGUATKAN DAYA TAHAN DAN KEGEMBIRAN DALAM PROSES PERUBAHAN

  1.  Mental yang tangguh
  2. Membiasakan hal-hal baru
  3. Konsistensi dan integritas
  4. Semangat
  5. Disiplin
  6. Akuntabilitas
  7. Menikmati proses perubahan
  8. Mudah beradaptasi
  9. Menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang

SESI 8: PERUBAHAN YANG TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM FLEKSIBILITAS

  1.  Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  2. Kekuatan kebiasaan yang lentur dan beradaptasi
  3. Menghargai perbedaan dan yang lain
  4. Rasa ingin tahu yang tinggi
  5. Rendah hati dan tidak ngotot
  6. Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  7. Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk pelatihan hubungi: 0812 1318 8899

Email: training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2018

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2018

Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

DESKRIPSI

Keberadaan sebuah tim adalah untuk hasil akhir yang hebat. Jadi, setiap anggota tim wajib memfokuskan seluruh waktu, energi, sumber daya, dan etos kerjanya dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik. Perilaku kerja yang fokus pada pertumbuhan, serta berorientasi pada prestasi akan meningkatkan gairah kerja tim. Anggota tim harus terlatih dan dibiasakan untuk tidak mudah terganggu, dan hal ini bisa saat mereka memiliki daya tahan mental yang baik.

Diperlukan mental positif dan perilaku produktif agar tidak melalaikan tanggung jawab dan memperhatikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Taat pada komitmen dan patuh pada tujuan adalah jalan terbaik untuk menjalankan setiap fungsi dan peran masing-masing. Keberadaan setiap anggota tim adalah untuk kesuksesan tim, dan bukan untuk menggagalkan pencapaian terbaik tim. Jadi, persiapkan diri masing-masing dengan kepribadian dan karakter kerja yang hebat agar mampu menjadi aset yang andal di dalam tim.

Jadilah pribadi tim yang selalu membawa keluar yang terbaik dari dalam diri. Jangan sekali-kali membawa keluar dari dalam diri hal-hal yang bisa memperburuk kualitas tim. Jadilah energi positif yang membangun kerja sama tim dengan berkualitas, serta memampukan diri sebagai salah satu fungsi terpenting di dalam tim yang hebat.

Program pelatihan ini berfokus pada transformasi perilaku individual dalam organisasi menjadi perilaku kelompok, agar sifat dan karakter yang sangat kuat “aku nya” dapat berubah menjadi “kita”.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas, akuntabilitas, dan mendorong soliditas di dalam kerja sama tim
  2. Meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi, komunikasi, pemecahan masalah, kepercayaan dan keterampilan emosional
  3. Menghindari konfrontasi dan fokus pada pencapaian kinerja
  4. Saling menghargai, mengelola kebersamaan, membuat keputusan, saling melengkapi kelebihan, dan mengendalikan diri masing-masing
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Membangun tim kerja yang solid untuk pencapaian kinerja terbaik
  2. Mencegah tim kerja membuat keputusan yang salah
  3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas tim
  4. Mencegah tim jatuh ke dalam mentalitas destruktif
  5. Memetakan konflik dalam persiapan resolusi
  6. Menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi
  7. Kerjasama, pemecahan masalah, koordinasi, kolaborasi, pelayanan, kontribusi, komunikasi, sinergi, kepercayaan dan keterampilan emosional
  8. Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif
  9. Berkomunikasi satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
  10. Berpikir di luar rincian kecil dan memikirkan tujuan utama
  11. Mendukung satu sama lain
  12. Menggunakan keterampilan emosional dan keterampilan pembinaan untuk memberikan umpan balik
  13. Meningkatkan kepercayaan dan kehandalan tim

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN (INDOOR DAN OUT DOOR) PROGRAM 2 HARI 2018

Tema: Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

Hari Pertama

SESI 1: TEAMWORK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja dengan etos yang siap bekerja sama di dalam tim.
  2. Bekerja dengan nilai-nilai bersama, proses yang sama melalui sistem, dan perilaku kerja yang berbudaya mencapai target.
  3. Fokus pada pekerjaan dan meningkatkan kualitas kerja sama agar terus tumbuh bersama tim.
  4. Menerapkan Team Building di tempat kerja dari hati yang jujur dan perilaku dengan integritas yang tinggi.
  5. Menjaga gairah, antusiasme, disiplin, dan kepercayaan diri  untuk kemajuan kinerja tim dari waktu ke waktu.
  6. Proaktif memainkan peran relawan dalam membangun kerja sama yang efektif.
  7. Mampu mewakili fungsi, peran, dan unit kerjanya dalam kolaborasi untuk pencapaian target.
  8. Menjadi individu dengan energi positif untuk membangun tim yang unggul.
  9. Mampu memberikan skill dan pengetahuan untuk kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  10. Menyatukan hati, pikiran, dan emosi dalam proses integrasi di dalam melakukan kegiatan team building di tempat kerja.

SESI 2: LEADERSHIP

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  4. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.

SESI 3: LEADERSHIP (Lanjutan sesi 2)

Sub Bahasan

  1. Memimpin diri untuk bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  2. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  3. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  4. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  5. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 4: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. TeamWork
  2. Leadership

Hari Kedua

SESI 5: COMMUNICATION

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 6: ORIENTATION TO TARGET

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.

SESI 7: ORIENTATION TO TARGET (Lanjutan sesi 6)

Sub Bahasan

  1. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  2. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  3. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  4. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  5. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  6. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  7. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  8. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  9. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.

SESI 8: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. Communication
  2. Orientation to Target

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 8777 083 / 0812 1318 88 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 2018

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

DESKRIPSI

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola emosi marah dan frustrasi.
  2. Mengendalikan emosi marah dan mengekspresikan diri dengan cara yang terkontrol dalam sikap positif.
  3. Mempertahankan hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghapus energi marah yang bisa meledak di setiap momen kehidupan.
  5. Komunikasi asertif dengan cerdas emosi kepada orang lain.
  6. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif.
  7. Meningkatkan kualitas respon positif dalam konfrontasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta belajar untuk memahami akar kemarahan.
  2. Peserta memahami bagaimana dirinya menjadi marah dan cara untuk menghentikan kebiasaan marah tersebut.
  3. Peserta belajar memahami siklus kemarahan dan mencegah eskalasi marah.
  4. Peserta belajar mengurangi kemarahan dirinya dengan menggunakan berbagai strategi pencegahan.
  5. Peserta belajar memaksimalkan efektivitas komunikasi positif dengan orang lain tanpa terlalu emosional atau membuat orang lain marah.
  6. Peserta belajar menggunakan teknik perilaku kognitif untuk mengelola respons emosional diri terhadap berbagai peristiwa kehidupan.
  7. Peserta belajar menanggapi konflik dengan menggunakan kecerdasan emosional dan manajemen risiko.
  8. Peserta belajar bereaksi terhadap konfrontasi dengan cepat dan efisien sambil menjaga keseimbangan emosional dirinya.
  9. Peserta belajar menguasai energi tenang dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  10. Peserta belajar untuk memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  11. Peserta belajar untuk membangun kepribadian yang berjiwa besar dalam empati dan toleransi kehidupan.
  12. Peserta belajar cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kehidupan anti marah.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM

Day 1/Hari Pertama

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR TENTANG KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Definisi marah
  2. Mengapa marah
  3. Hubungan pikiran dengan kemarahan
  4. Baik dan buruk dari kemarahan
  5. Kemarahan mempengaruhi hubungan dan suasana hati

SESI 2: MEMAHAMI SIKLUS AGRESI MARAH

Sub Bahasan

  1. Siklus agresi
  2. Urutan kejadian yang mengarah ke agresi atau marah
  3. Mengambil keuntungan dari urutan untuk meredam kemarahan
  4. Tanda-tanda kemarahan dan menanggapi kemarahan dengan pikiran positif

SESI 3: MENGONTROL KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan berhenti marah
  2. Meningkatkan efektivitas komunikasi dengan orang lain
  3. Teknik mental dan fisik untuk membantu mengelola emosi baik
  4. Cara meningkatkan kualitas emosional baik

SESI 4: KOMUNIKASI ASERTIF

Sub Bahasan

  1. Sikap tegas dalam komunikasi
  2. Menyajikan pandangan sistematis dan tegas
  3. Ketegasan yang berbeda dari perilaku agresif atau pasif
  4. Komunikasi asertif membantu untuk mengontrol keseimbangan emosional
  5. Menarik emosi positif untuk memberikan makna sejati dan mendapatkan hasil

Day 2/Hari Kedua

SESI 5: TERAPI PERILAKU KOGNITIF

Sub Bahasan

  1. Cara memanfaatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu mengelola kemarahan
  2. Teknik berbicara dengan diri sendiri
  3. Teknik visualisasi untuk mencegah marah
  4. Bersikap rasional dan cerdas emosi
  5. Membangun keyakinan untuk memperkuat hubungan dengan orang lain

SESI 6: MENANGGAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Cara menangani konflik emosional
  2. Menggunakan rumus empati dan toleransi untuk dengan cepat menanggapi situasi yang berpotensi menciptakan konflik
  3. Sikap yang tidak mengganggu atau tidak menyinggung emosional pemicu konflik
  4. Menjadi tegas dalam sikap baik yang penuh tanggung jawab
  5. Mencegah penularan emosional konflik

SESI 7: MENGELOLA KONFRONTASI

Sub Bahasan

  1. Menangani konfrontasi dan merespon kejadian untuk mendapatkan hasil terbaik
  2. Menjaga keseimbangan emosional dan menunjukkan bahwa Anda berada dalam kendali saat berhadapan dengan orang lain
  3. Menggunakan energi tenang  dalam mengelola konfrontasi
  4. Sikap baik dan cerdas emosi dalam menghadapi konfrontasi

SESI 8: KEKUATAN PENGAMPUNAN DAN PERMINTAAN MAAF

Sub Bahasan

  1. Cara memberikan permintaan maaf untuk mendapatkan manfaat maksimal dan secara signifikan mengurangi kemungkinan konfrontasi emosional
  2. Cara menggunakan pengampunan untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri, meredakan situasi, dan menurunkan beban marah
  3. Permintaan maaf dan pengampunan dampaknya terhadap kepribadian positif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

“Marah adalah emosi yang sudah ada sejak lahir, jadilah cerdas dan bijak dalam menggunakan emosi marah. Bila tidak mampu mengendalikan diri, marah akan merugikan diri sendiri.”~Djajendra

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION PROGRAM 2 HARI 2017

DESKRIPSI

Program pelatihan Persuasive Presentation ini sangat praktis dan memiliki tujuan untuk membantu peserta dalam mempersiapkan, merancang dan memberikan presentasi secara persuasif. Tujuan utama seorang presenter adalah menyampaikan pesan secara menarik, efektif, dan mudah diingat. Nada suara, bahasa tubuh, penampilan diri, sikap postif, dan penguasaan materi secara sempurna adalah dasar untuk bisa menjadi presenter yang menarik. Presenter harus mampu menciptakan suasana presentasi yang mempengaruhi dan memotivasi audience untuk berpartisipasi dengan sepenuh hati.

Penyusunan materi presentasi harus benar-benar sederhana dan mudah dipahami audience. Pilihan kata-kata dan bahasa haruslah sesederhana mungkin dan mudah dipahami. Presenter harus dapat menyatukan persepsi dengan audience di sepanjang sesi-sesi presentasi. Selain secara teknis menyiapkan materi presentasi yang menarik sesuai tujuan; presenter juga wajib menyiapkan karakter, kepribadian positif, sikap rendah hati, karisma, wibawa, wawasan, pengetahuan, kualitas, dan kompetensi yang unggul untuk meyakinkan audience. Di samping itu, presenter juga harus kreatif dalam membuat jalan cerita yang sudah difilmkan di dalam pikiran, sehingga materi presentasi benar-benar dapat menjadi kisah yang hebat untuk menarik perhatian audience.

Program pelatihan Persuasive Presentation selama 2 hari ini fokus untuk membuat peserta memahami hal-hal dasar presentasi dan kunci keberhasilan presentasi; membuat peserta sadar untuk meningkatkan rasa percaya diri saat melakukan presentasi; memampukan peserta untuk menyusun presentasi secara tepat serta menyampaikannya dengan jelas dan ringkas; serta berani melakukan presentasi secara persuasive kepada berbagai tipe audien. 

FORMAT PELATIHAN

Ini adalah pelatihan dua hari yang sangat interaktif, sangat memusatkan perhatian pada pembelajaran dengan melibatkan peserta secara aktif melalui metodologi yang kami siapkan. Secara berkelompok peserta diminta untuk membuat dan menyampaikan presentasi berkualitas tinggi; latihan kelompok dan aktivitas tim; tingkat partisipasi dan interaksi yang tinggi. Pelatihan ini mencakup diskusi rutin, simulasi, dan latihan praktis lainnya untuk mengembangkan dan melatih keterampilan presentasi yang persuasif. 

TUJUAN PELATIHAN

  1. Cara mengumpulkan ide, membuat slide yang menarik, menyampaikan presentasi, dan menjadikan presenter tampil lebih menonjol di tengah-tengah audience.
  2. Menguatkan presenter dari sisi mental, emosi, karakter, pikiran baik, kepribadian, dan kemampuan untuk selalu cerdas sosial.
  3. Mengajarkan teknik penampilan dengan karakter diri yang unik bersama bahasa tubuh, para bahasa, dan bahasa verbal yang menarik.
  4. Menguasai pengetahuan tentang alat-alat presentasi dan tetap melakukan presentasi dengan penuh semangat, walau dalam keadaan tanpa alat dan kelengkapan materi presentasi.
  5. Teknik menguasai ruangan/panggung.
  6. Mempertahankan minat audiens atau kelompok.
  7. Memilih informasi, contoh, latihan dan aktivitas yang tepat – dan gunakan dengan baik.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memahami factor dasar presentasi dan kunci keberhasilan presentasi.
  2. Mempunyai rasa percaya diri saat melakukan presentasi.
  3. Mampu menyusun presentasi secara tepat serta menyampaikannya dengan jelas dan ringkas.
  4. Berani melakukan presentasi secara persuasive kepada berbagai tipe audien.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker. 

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN PERSUASIVE PRESENTATION UNTUK 2 HARI 2017

DAY 1 / HARI 1

SESI 1: MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRESENTASI PERSUASIF

Sub Bahasan

  1. Menampilkan diri Anda yang energik dan profesional.
  2. Rasa percaya diri, ketenangan diri, dan karakteristik presentasi  yang mempengaruhi.
  3. Menyajikan diri Anda sebagai keunggulan dan pusat presentasi.
  4. Sikap positif dan energi positif.
  5. Cara berpakaian yang tepat dan berekspresi dengan bahasa tubuh yang positif.
  6. Menjadi komunikator yang mampu menangani berbagai jenis pertanyaan ataupun jawaban.

SESI 2 : MENGEMBANGKAN TUJUAN PRESENTASI ANDA

Sub Bahasan

  1. Menampilkan keunggulan imajinasi, pikiran kreatif, dan kemampuan inovatif.
  2. Pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda jawab sebelum mempersiapkan presentasi Anda.
  3. Mendefinisikan tujuan dan hasil yang ingin Anda capai.
  4. Membuat draf pertama materi presentasi.

SESI 3MENGANALISIS AUDIENS ANDA

Sub Bahasan

  1. Karakter audiens, acara, tempat, ukuran ruangan, jumlah peserta.
  2. Daftar periksa pra-acara dan perlengkapan yang harus Anda siapkan.
  3. Teknik yang tepat untuk melibatkan audiens.
  4. Metode yang tepat untuk karakter audiens yang dihadapi.

SESI 4: MENYUSUN BAGIAN UTAMA PRESENTASI ANDA

Sub Bahasan

  1. Menyusun presentasi Anda untuk dampak maksimal.
  2. Langkah yang diperlukan untuk mempersiapkan presentasi dari sebuah ide hingga menjadi slide presentasi.
  3. Menyeimbangkan dan mengelola konten dan topik.
  4. Mengorganisir informasi Anda.
  5. Fokus pada ide utama dan maksimalkan pengembangan ide utama.
  6. Bagaimana membuat cerita menarik yang selalu diingat oleh audiens Anda.

DAY 2 / HARI 2

SESI 5: SLIDE PRESENTASI DAN PERLENGKAPAN PENDUKUNGNYA

Sub Bahasan

  1. Mendesain slide presentasi untuk mendapatkan efek maksimal.
  2. Fungsi slide presentasi sebagai storyboard.
  3. Menempatkan berbagai komponen seperti teks, gambar dan judul pada slide Anda untuk kejelasan dan dampak maksimal.
  4. Memilih dan menggunakan contoh yang relevan dan menarik.
  5. Kutipan, studi kasus dan materi cetak.
  6. Mempresentasikan statistik, tabel dan grafik.
  7. Menciptakan cerita dan anekdot yang menarik.

SESI 6PEMBUKAAN DAN PENUTUPAN PRESENTASI YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menguasai panggung dan menciptakan kesan pertama yang baik.
  2. Cara paling ampuh untuk membuka presentasi.
  3. Elemen dari pembukaan yang kuat.
  4. Cara memanfaatkan lingkungan dan suasana positif di dalam kelas.
  5. Bagaimana memulai presentasi Anda untuk sepenuhnya melibatkan audiens Anda.
  6. Apa yang tidak boleh dilakukan selama presentasi yang dapat melemahkan Anda atau pesan Anda?
  7. Menutup presentasi dengan sukses.

SESI 7: PESERTA SECARA BERKELOMPOK MENYIAPKAN PRESENTASI DAN MENYAMPAIKANNYA DENGAN PERSUASIF (ROLE PLAY)

Sub Bahasan

Peserta bekerja secara kelompok untuk mempersiapkan pembukaan, dengan fokus pada pengenalan pribadi, kemudian menyampaikan presentasi kepada audience, dengan menerima umpan balik secara positif. Peserta mendesain presentasi dengan menggunakan powerpoint secara efektif.

SESI 8: MELANJUTKAN TUGAS DARI SESI 7 “PESERTA SECARA BERKELOMPOK MENYIAPKAN PRESENTASI DAN MENYAMPAIKANNYA DENGAN PERSUASIF (ROLE PLAY)”

Sub Bahasan

Peserta bekerja secara kelompok untuk mempersiapkan pembukaan, dengan fokus pada pengenalan pribadi, kemudian menyampaikan presentasi kepada audience, dengan menerima umpan balik secara positif. Peserta mendesain presentasi dengan menggunakan powerpoint secara efektif.

UNTUK TRAINING HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
 

PELATIHAN STRESS MANAGEMENT PROGRAM 1 HARI 2017

Pelatihan Stress Management  Program 1 Hari 2017

”Stres adalah alarm negatif yang berbunyi dari dalam diri; yang meminta Anda untuk menguatkan diri menghadapi ancaman terhadap fisik, mental, emosional, dan jiwa Anda. Hadapi stres dengan hati yang gembira.”~Djajendra

DESKRIPSI

Stres yang baik mendorong seseorang untuk mencapai batas agar mencapai prestasi atau kinerja yang lebih tinggi. Stres yang buruk menjebak seseorang untuk gagal dan tak berdaya dengan situasi yang dihadapi. Stres adalah sesuatu yang biasa dan merupakan bagian dari kehidupan setiap orang, tidak seorang pun yang bisa menghindari stres. Stres, tekanan, trauma adalah kondisi yang wajar dalam kehidupan cepat dan penuh tantangan ini. Dampak stres berkaitan kepada kesehatan total dari fisik, mental, emosional, dan jiwa. Bila stres didiamkan, maka dia berpotensi membahayakan jiwa dan raga. Oleh karena itu, stres harus dikelola dan diatasi dengan manajemen stres yang baik. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi stres adalah dengan cara non medis. Artinya, Anda tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan untuk meredam stres, tetapi cukup melalui kesadaran diri Anda untuk menemukan penyembuhan stres dari dalam diri Anda sendiri.

Program pelatihan Manajemen Stres berdurasi 1 hari ini dirancang untuk memahami gejala terkait stres dan penyembuhannya melalui manajemen stres yang terbaik. Stres harus ditangani segera dengan cara-cara holistik oleh tubuh, pikiran, jiwa, emosi, intelek, dan ego sehingga menjadi tidak membahayakan bagi kesehatan Anda. Stres tidak harus dilawan, tapi dirangkul dan ditangani dengan pikiran yang bersih. Tingkatkan kesadaran dan miliki pengetahuan, kemudian temukan strategi yang sesuai dengan karakter Anda untuk menangani stres yang Anda alami.

Stres diciptakan dari sumber energi negatif, seperti: kehilangan, kematian, kerugian, kegagalan, tekanan kerja, penolakan, perselisihan, persaingan, perceraian, pensiun, dan banyak kondisi yang tidak Anda inginkan berpotensi menjadi sumber stres. Stres biasanya dirasakan dalam wujud keluhan fisik mulai dari sakit kepala, sakit punggung, sakit perut, keringat dingin, nyeri leher, hipertensi – sampai semua ini mengkondisikan gangguan mental, seperti: kecemasan, marah, benci, putus asa, lelah, malas, frustasi, tak berdaya, dan sangat banyak gejala-gejala stres dalam bentuk negatif lainnya yang bisa menurunkan kesehatan dan kebahagiaan hidup Anda. Dalam pelatihan ini, peserta ditingkatkan kesadaran dan pengetahuannya tentang cara mengurangi respons terhadap sumber stres. Peserta belajar untuk membantu diri sendiri mengurangi kemungkinan terkena dampak negatif dari stres, seperti: tekanan darah tinggi, jantung berdebar, sakit lambung. Dan juga, membantu mengurangi kecemasan berlebihan, kondisi panik dan takut, serta kondisi marah berlebihan. Intinya, peserta terkendali dan sadar untuk menumbuhkan diri positif agar stres tidak  menjadi berlebihan sampai merusak kesehatan dan kebahagiaan hidup.

Kemampuan mengelola stres adalah sebuah keterampilan dan pengetahuan yang dapat dipelajari oleh siapa pun. Semakin sering berlatih dan menguasai teknik-teknik peredam stres, maka semakin unggul daya tahan diri dalam menghadapi berbagai realitas hidup. Pelatihan ini disampaikan melalui banyak aspek manajemen stres seperti keseimbangan hidup, manajemen waktu, keterampilan memotivasi diri sendiri, pikiran positif, manajemen diet dan olah raga, teknik mempengaruhi, ketegasan diri, dan sebagainya. Setiap topik pembahasan akan dijelaskan secara rinci melalui metodologi yang kami siapkan. Mengelola stres membutuhkan mentalitas yang benar dan sikap positif terhadap kehidupan. Setiap sesi pelatihan mengeksplorasi potensi positif dari dalam diri masing-masing peserta, untuk beradaptasi dengan titik baru kehidupan yang bebas stres.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan manajemen stres ini bertujuan untuk memberikan kemampuan dan pengalaman bagi peserta agar mereka bisa mengatasi ancaman stres terhadap kesehatan mental, fisik, emosional, jiwa, dan spiritual. Tujuan pelatihan ini memotivasi peserta untuk secara proaktif mengelola situasi yang penuh tekanan dan tidak pasti. Membangun kesadaran bahwa stres tidak bisa dihindari, tapi bisa dikelola untuk mencapai kemajuan yang lebih tinggi. Mendorong peserta untuk menghasilkan respons fisiologis dan adaptasi dengan segala situasi, lalu menciptakan pengalaman baik dan menghindari pengalaman buruk. Membangun kompetensi manajemen stres dan menjalankan teknik manajemen stres dengan disiplin yang tinggi. Mengelola stres berbahaya menjadi bahan bakar bagi kemajuan diri bersama energi positif. Peserta mendapatkan pengalaman, pengetahuan, wawasan, dan cara untuk bisa memiliki kesehatan terbaik dan merasakan lebih banyak kebahagiaan hidup, serta tidak terjebak dalam stres berkepanjangan.

MANFAAT PELATIHAN

Pada akhir pelatihan ini, peserta akan mendapatkan hal-hal berikut:

  1. Memahami apa itu stres baik, stres buruk, sumber stres, dan proses terjadinya stres.
  2. Mengelola waktu untuk gaya hidup yang sehat dan penuh sukacita.
  3. Menemukan keseimbangan antara kebutuhan pribadi, pekerjaan, dan keluarga.
  4. Memiliki tujuan dalam hidup dan memiliki cara untuk mendapatkan dukungan.
  5. Menjalankan pola hidup yang cukup tidur, diet sehat, olah raga teratur, kebiasaan baik, dan pola pikir positif.
  6. Menanggapi situasi stres dengan menggunakan berbagai teknik manajemen stres.
  7. Meningkatkan konsentrasi dan fokus pada peningkatan kualitas pekerjaan.
  8. Meningkatkan energi positif untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan kerja dan pribadi.
  9. Memiliki pengalaman dan pengetahuan holistik untuk menghadapi stres secara non-medis, sehingga tidak bergantung pada obat-obataan berbahaya jenis apapun.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN STRESS MANAGEMENT SELAMA 1 HARI

SESI 1: MEMAHAMI TANDA-TANDA STRES DAN MEMILIKI KESADARAN UNTUK MENGATASI KERUSAKAN DIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami perbedaan stres dan eustress.
  2. Memahami jenis stres akut dan stres kronis.
  3. Cara mengatasi tekanan hidup yang berat.
  4. Memahami hubungan insomnia dengan stres.
  5. Mengatasi gejala-gejala fisik akibat stres.
  6. Mengatasi gejala-gejala mental dan emosi akibat stres.
  7. Memahami bahwa obat stres ada di dalam diri Anda.

SESI 2: MENJALANKAN MANAJEMEN STRES DENGAN DISIPLIN YANG TINGGI

Sub Bahasan

  1. Menyeimbangkan manajemen stres dalam tiga bidang: paparan stres, respons stres, dan kapasitas stres.
  2. Memahami manajemen stres dari hati yang paling dalam.
  3. Manajemen stres melalui beberapa latihan sederhana untuk pemulihan.
  4. Teknik manajemen stres.
  5. Peran tingkat pikiran, intelek, dan ego dalam manajemen stres.
  6. Mengelola stres dengan memahami emosi dan tingkat kesehatan diri.
  7. Pengetahuan adalah senjata melawan stres.

SESI 3: CARA NON-MEDIS UNTUK MENGALAHKAN STRES ( MENGUBAH, MENGHINDARI, ATAU MENERIMA SITUASI HIDUP STRES)

Sub Bahasan

  1. Diri Anda terkendali saat kemarahan memuncak.
  2. Tidak terjebak dalam permainan orang lain.
  3. Fokus pada peningkatan diri, bukan pada kesempurnaan diri.
  4. Memahami dan tidak mengkritik.
  5. Konsentrasikan hanya pada apa yang bisa diubah.
  6. Sederhanakan apapun yang Anda bisa, kapan pun Anda bisa.
  7. Menjadi diri sendiri dan tidak menjadi orang lain.
  8. Menjalankan gaya hidup sukacita.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT 

DESKRIPSI

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja, etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana perusahaan dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Etika kerja berurusan dengan nilai-nilai yang melindungi perilaku karyawan agar karyawan tidak jatuh dalam wilayah pelanggaran hukum. Ketaatan karyawan dalam menjalankan etika kerja menjadikan karyawan bebas dari kesalahan tindakan. Intinya, ketika etika kerja dijalankan dengan sepenuh hati, maka pelanggaran hukum di tempat kerja menjadi nol. Nilai-nilai etika berurusan dengan akar masalah, bukan hanya menangani masalah setelah kejadian. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ruang lingkup Manajemen Etika lebih luas dari pada hukum tertulis atau kode etik tertulis.

Nilai-nilai etika yang bersumber dari kode etik perusahaan berfungsi untuk penguatan kerja manajerial perusahaan melalui pengaturan perilaku karyawan. Nilai-nilai etika terkait dengan moralitas dan integritas kerja. Keduanya merupakan komponen penting dalam membentuk karakter kerja karyawan. Di setiap perusahaan, ada kebutuhan mendasar untuk menjalankan etika kerja sebaik mungkin. Nilai-nilai etika kerja ini tidak hanya menjadi panduan untuk perilaku kerja yang diharapkan oleh manajemen, tetapi juga menjadi perilaku yang mampu berkolaborasi dengan setiap divisi kerja untuk menguatkan roda organisasi dalam mencapai visi dan tujuan.

Program Pelatihan Nilai-nilai Etika Kerja untuk Mengembangkan Etos Kerja yang Kuat, dimaksudkan untuk memiliki perilaku kerja sesuai nilai-nilai etika yang kuat. Ketika nilai-nilai etika membentuk karakter karyawan, maka etos kerja karyawan menjadi sangat hebat dalam menghadapi berbagai situasi sulit di tempat kerja. Kekuatan moralitas dan integritas di dalam nilai-nilai etika menjadi dasar karakter karyawan dalam bekerja dan melayani stakeholders. Program pelatihan selama satu hari ini meningkatkan motivasi, teamwork, kualitas kerja dan kepercayaan diri karyawan; meningkatkan kecerdasan emosional dalam semua dimensi kehidupan kerja; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas dalam mengorganisir pekerjaan dengan lebih efektif dan produktif; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; meningkatkan sikap, perilaku positif, mengelola stres, emosi, serta sikap mental yang bertanggung jawab pada komitmen; menjadi pribadi yang bekerja dengan mental optimis untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu; meningkatkan pentingnya kedisiplinan, serta ada kesadaran bahwa apabila tidak disiplin bisa mengganggu rantai pekerjaan yang dilakukan oleh rekan kerja lainnya; bekerja dengan orientasi target dan pelayanan prima.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terwujudnya perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai etika yang kuat.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai etika untuk membentuk etos kerja yang kuat.
  3. Terwujudnya fungsi manajerial yang kuat melalui sikap dan perilaku kerja karyawan yang sesuai kode etik dan etos kerja yang hebat.
  4. Terwujudnya karakter kerja yang bersumber dari nilai-nilai moralitas dan integritas.
MANFAAT PELATIHAN

Output yang diharapkan dari workshop  :

  1. Terbentuknya etos kerja yang kuat dan unggul, sehingga setiap karyawan mampu memberikan kompetensi dengan kualitas dan karakter terbaik di dalam rutinitas kerja mereka.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai etika kerja menjadi nilai-nilai etos kerja, sehingga nilai-nilai etika menciptakan asumsi dan persepsi bersama, serta terciptanya perilaku dan sikap yang sesuai dengan nilai-nilai etika kerja.
  3. Terciptanya etos kerja dari hati nurani karyawan untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT PROGRAM 1 HARI

SESI 1: NILAI-NILAI ETIKA BERSUMBER DARI KEKUATAN MORALITAS DAN INTEGRITAS

Sub Bahasan 

  1. Etika kerja dan etika bisnis.
  2. Peran dan fungsi kode etik.
  3. Etika pemberi kerja dan etika karyawan.
  4. Moralitas dan isu pelecehan.
  5. Dilema etika dan cara bersikap yang etis.
  6. Membuat keputusan etis.
  7. Whistle blowing melalui nilai-nilai etika.
  8. Perilaku etis yang bersumber dari karakter diri yang kuat.
  9. Kekuatan moralitas dan integritas mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis.

SESI 2: NILAI-NILAI ETIKA KERJA MENGUATKAN ETOS KERJA

Sub Bahasan

  1. Etos kerja harus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya dengan nilai-nilai etika.
  2. Pekerjaan adalah ibadah.
  3. Optimis dan berorientasi ke masa depan.
  4. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu.
  5. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  6. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  7. Menguatkan integritas, loyalitas, dan kepedulian atas pekerjaan.
  8. Menjalankan komitmen dan keikhlasan dalam menuntaskan setiap pekerjaan.
  9. Membangun nilai-nilai kepemimpinan diri sendiri, kedisiplinan, kerja sama, dan kemandirian dalam penyelesaian tugas.
  10. Membangun kesadaran untuk terus-menerus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan.
  11. Selalu optimis dan termotivasi untuk mencapai target dan kinerja terbaik.
  12. Menghargai dan menghormati kontribusi setiap orang di tempat kerja, walau peran seseorang itu kecil tetapi peran tersebut penting untuk keberhasilan Anda.

SESI 3: MENGORGANISIR PEKERJAAN DAN MENJALANKANNYA DENGAN NILAI-NILAI ETIKA KERJA

Sub Bahasan

  1. Mengorganisir pekerjaan dengan cara berkoordinasi, berkomunikasi, berkolaborasi dan berani mengambil tanggung jawab penuh untuk meningkatkan kinerja.
  2. Proaktif dalam memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi.
  3. Selalu siap menjadi orang yang dapat diandalkan dengan perilaku kerja yang hadir, menyelesaikan tugas, menyerahkan tugas tepat waktu; serta menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos.
  4. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin untuk menjadikan diri sebagai aset perusahaan yang andal dan unggul.
  5. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata.
  6. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan.
  7. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat.
  8. Semangat dan langkah-langkah optimis yang tak berhenti dalam mencapai tujuan.
PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 2017 

DESKRIPSI

Disiplin dan tanggung jawab membantu insan perusahaan untuk menerapkan rencana dan mendapatkan hasil terbaik. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk maju ke arah tujuan dan mencapai hasil terbaik. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk mengambil tindakan dalam mencapai tujuan. Disiplin dan tanggung jawab mendorong insan perusahaan untuk terus bergerak maju sampai mencapai prestasi terbaik.

Bisnis yang sukses sangat ditentukan oleh kualitas disiplin dan tanggung jawab dari insan perusahaan. Ketika disiplin dan tanggung jawab sudah menjadi kebiasaan dan perilaku yang membudaya di tempat kerja, maka setiap orang di tempat kerja perhatiannya terfokus dengan kemauan tinggi, untuk mendapatkan kinerja terbaik dari apa-apa yang mereka kerjakan. Tidak ada lagi sifat malas dan banyak alasan untuk menunda tugas, disiplin dan tanggung jawab menjadi kekuatan yang mendorong dengan kesadaran dan kemauan diri sendiri untuk melewati setiap titik jalan menuju sukses.

Budaya kerja, prosedur kerja, etika, integritas, moralitas, tata kelola yang baik, pelayanan yang baik, peraturan, aturan, nilai-nilai perusahaan, proses kerja, dan kepemimpinan diri sendiri, yang dijalankan dengan disiplin dan tanggung jawab yang konsisten dan berkualitas tinggi, pasti menjadi kekuatan yang hebat untuk menghasilkan manajemen yang efektif. Tentu saja, kekuatan disiplin dan tanggung jawab memungkinkan setiap insan perusahaan untuk menyelesaikan tantangan dengan solusi yang cepat dan murah.

Melalui pelatihan ini peserta mendapatkan wawasan dan kesadaran bahwa disiplin dan tanggung jawab haruslah dilatih dan dijadikan kebiasaan sehari-hari di tempat kerja. Disiplin dan tanggung jawab yang kuat di dalam diri meningkatkan kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan hasil akhir kemenangan. Intinya, ketika kualitas disiplin dan tanggung jawab insan perusahaan menjadi sangat kuat, maka mereka berani mengambil tantangan dan target terbesar, lalu bergerak maju untuk mencapai target terbesar tersebut.

Pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan praktis dalam mengelola disiplin dan tanggung jawab tempat kerja. Pelatihan ini menggunakan kasus-kasus aktual sebagai contoh pembelajaran dan mendorong peserta untuk membahas isu-isu disiplin dan tanggung jawab yang sedang dihadapi saat ini di tempat kerja.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun kesadaran peserta untuk bekerja dengan disiplin dan tanggung jawab yang tinggi terhadap prinsip-prinsip, praktek, nilai-nilai, dan standar kerja yang terbaik secara konsisten.
  2. Memahami pentingnya bekerja dengan langkah-langkah sesuai prosedur dan kebijakan.
  3. Memahami bahwa disiplin dan tanggung jawab sangat berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan masalah kinerja.
  4. Memahami bahwa disiplin dan tangggung jawab dapat membantu manajemen dalam menciptakan perilaku kerja yang efektif dan produktif.
  5. Memahami bahwa supervisor dan manajer harus mampu menegakkan disiplin, serta harus dapat mengelola karyawan yang sulit.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu bekerja dengan benar, meningkatkan kinerja, dan berperilaku sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Peserta mampu memfokuskan perhatian dan menjaga konsistensi pada pekerjaan dengan bertanggung jawab penuh.
  3. Peserta mampu memiliki disiplin dan tanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan atas semua dokumen perusahaan.
  4. Peserta mampu mengelola ego dan emosi dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, sehingga tidak melakukan pembangkangan ataupun perilaku yang tidak dapat diterima di tempat kerja.
  5. Peserta mampu bekerja dan bertindak secara produktif untuk kinerja penuh.
  6. Peserta mampu menuntaskan project tepat waktu.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB PROGRAM 2 HARI 

HARI 1 SESI 1: MEMENUHI HAK KARYAWAN DAN MENGELOLA DISIPLIN KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Disiplin dan tanggung jawab perusahaan dalam memenuhi hak-hak karyawan.
  2. Membangun lingkungan kerja yang adil, etis, sehat, dan berbudaya kuat.
  3. Disiplin dan tanggung jawab karyawan untuk memenuhi hak-hak manajemen.
  4. Disiplin dan tanggung jawab manajemen untuk menyiapkan prosedur, good governance, kode etik, tujuan, visi, misi, dan target dalam rencana dengan baik.
  5. Langkah-langkah manajemen dalam aksi menegakkan disiplin di tempat kerja.
  6. Peran leader dalam menggunakan keterampilan konseling dan motivasi untuk mendorong perilaku disiplin dan tanggung jawab karyawan.
  7. Kemampuan leader untuk mengelola disiplin dan tanggung jawab karyawan dengan tenang dan tanpa marah.

HARI 1 SESI 2: MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB DAN AKUNTABILITAS DI SEMUA ASPEK PEKERJAAN

Sub Bahasan

  1. Mengambil tanggung jawab penuh mampu meningkatkan kinerja.
  2. Tanggung jawab terhadap tugas, kehadiran, kewajiban, janji, etika, etiket, disiplin, komitmen, kegagalan, kesulitan, pekerjaan, hubungan baik, komunikasi, kolaborasi, koordinasi, penuntasan, tepat waktu, dan lainnya.
  3. Akuntabilitas untuk memperbaiki masalah, mengambil kepemilikan situasi, meminta maaf, dan menemukan solusi.
  4. Akuntabilitas dapat melampaui tugas-tugas Anda sendiri.
  5. Akuntabilitas mengubah pemikiran negatif ke positif, dan memfokuskan pandangan untuk bertanggung jawab.
  6. Akuntabilitas membangun hubungan yang sehat dengan atasan, rekan kerja, bawahan, teman, dan memiliki interaksi sosial yang lebih positif.
  7. Akuntabilitas menciptakan soliditas dan hubungan yang bisa dipercaya.
  8. Akuntabilitas membuat Anda tidak berjanji secara berlebihan.

HARI 2 SESI 3: DISIPLIN DIRI ADALAH LANGKAH MENUJU SUKSES

Sub Bahasan

  1. Disiplin diri dimulai dari kesadaran dan kemauan diri sendiri.
  2. Disiplin diri dilatih terus-menerus dengan ketangguhan mental pemenang.
  3. Disiplin diri untuk menerima realitas dan berjuang keras menjadi pribadi yang dapat diandalkan.
  4. Disiplin diri yang tinggi untuk penetapan tujuan, perencanaan, peningkatan gairah kerja, dan merawat motivasi untuk sukses.
  5. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam mencapai sukses.
  6. Bekerja keras dan terus-menerus membangun mental tangguh untuk mewujudkan visi.
  7. Bermental optimis dalam mengubah ide menjadi kegiatan nyata.
  8. Mempertahankan fokus sukses di sepanjang jalan menuju tujuan.
  9. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat.
  10. Semangat dan langkah-langkah yang tak berhenti dalam mencapai tujuan.

HARI 2 SESI 4: DISIPLIN DAN TANGGUNG JAWAB UNTUK MENYIAPKAN KUALITAS DIRI YANG KATA-KATANYA DAN JANJINYA BISA DIPERCAYA

Sub Bahasan

  1. Memahami diri sendiri dan membangun diri yang dipercaya.
  2. Memberikan integritas penuh pada komitmen dan tanggung jawab.
  3. Rendah hati dan belajar terus-menerus untuk peningkatan kualitas diri.  
  4. Fokus pada hari ini dan melayaninya dengan tanggung jawab penuh.
  5. Menghormati dan menerima realitas yang tidak sempurna, lalu belajar untuk memperbaiki.
  6. Selalu mengkontrol reaksi dan bersikap dengan respon dalam berbagai situasi.
  7. Kata-kata dan janji-janji bisa dipertanggung jawabkan.
  8. Mencintai diri sendiri, menampilkan diri sejati yang unik dan andal.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

DISIPLIN DIPERLUKAN UNTUK MENGHASILKAN SUKSES

motivasi-24022017

“Dalam setiap perjalanan menuju sukses, ada kegagalan yang menunggu ditikungan, jangan berhenti dan terjebak, teruslah bergerak dengan disiplin diri yang tinggi untuk bisa sampai ke sukses Anda.”~Djajendra

Disiplin diri yang tinggi menghasilkan perilaku yang konsisten, untuk melakukan sesuatu secara berulang kali sampai memiliki keunggulan. Disiplin diri Anda tidak hanya mengantar Anda untuk mencapai keberhasilan, tetapi juga menjadikan Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan yang hebat untuk menghasilkan sukses. Dengan disiplin diri yang tinggi, kemampuan Anda untuk melakukan tugas dan tanggung jawab menjadi lebih berkualitas.

Masa depan yang cemerlang tidak dihasilkan dengan memprediksi atau mengharapkannya, tetapi terjadi dengan disiplin diri yang tinggi untuk menciptakannya melalui kerja keras tanpa henti. Intinya, apapun keadaan Anda, Anda harus bersykur dan bekerja lebih keras untuk mendapatkan hasil sesuai keinginan. Bila Anda mengeluh dan mencari-cari alasan, atau melempar kesalahan kepada orang lain, maka selamanya Anda akan gagal untuk menemukan sukses yang Anda cari.

Sukses dalam hidup berasal dari tindakan dengan disiplin diri yang tinggi, yang dilakukan secara konsisten. Tidak akan ada perubahan dalam hidup tanpa disiplin dan kerja keras. Walaupun Anda sudah memiliki pengetahuan, keterampilan, modal, dan sumber daya yang hebat. Tetapi, bila Anda tidak memiliki disiplin untuk menggunakannya, maka semua itu menjadi sia-sia. Hanya disiplin diri yang bisa membuat Anda mencapai keberhasilan dengan kinerja terbaik. Jadi, bila Anda ingin memiliki prestasi dan kinerja terbaik, maka Anda harus berubah dan belajar dengan rendah hati. Untuk berubah, Anda harus memulainya dengan disiplin diri dan kerja keras yang hebat.

Disiplin diri merupakan keterampilan yang membuat Anda bergerak dan melakukan sesuatu secara terus-menerus. Anda yang memiliki disiplin diri yang tinggi secara otomatis merasa sangat bertanggung jawab untuk keberhasilan atas apa yang Anda kerjakan. Disiplin diri menjadikan Anda konsisten dan mematuhi komitmen yang Anda buat dengan kesadaran dan tanggung jawab penuh. Apa pun rintangan dan kesulitan, tidak akan menjadi persoalan bagi orang-orang yang hidup dengan disiplin diri yang tinggi. Kesabaran, ketenangan, ketekunan, dan rasa tanggung jawab menjadi bagian yang memperkuat disiplin diri di sepanjang jalan menuju sukses.

Disiplin diri menjadikan seseorang sangat teliti dalam membuat keputusan, selalu berhati-hati dan tidak mau menyalahkan orang lain atas kegagalan dirinya. Orang yang disiplin selalu mengambil tanggung jawab untuk apa pun yang dia kerjakan. Dia selalu memberikan respon yang tepat dan sikap yang optimis terhadap hal-hal yang berada di luar kendali dirinya.

Disiplin diri harus diikuti dengan visi dan nilai-nilai kehidupan yang dipilih. Visi memberikan alasan untuk segala sesuatu yang Anda kerjakan. Dari visi, Anda harus membuat tujuan-tujuan kecil yang mudah dicapai. Lalu, meningkatkan disiplin diri yang tinggi, untuk menindaklanjuti semua tujuan kecil dengan penuh semangat. Keberhasilan atas pencapaian semua tujuan kecil tersebut pasti berakumulasi, untuk mengantar Anda mencapai visi besar yang sudah Anda gambarkan sejak awal.

Disiplin diri harus dikuatkan dengan motivasi diri yang tinggi dan komitmen yang kuat untuk mencapai hasil terbaik. Dalam hal ini, Anda harus memiliki mental pemenang yang tidak pernah menyerah saat menghadapi kesulitan. Anda harus selalu merasa kuat dan tangguh dalam menghadapi ketidakpastian. Anda harus memiliki respon optimis untuk menanggapi kesulitan dengan keyakinan untuk berhasil. Tidak boleh ada satu hal pun yang membuat Anda khawatir atau takut menghadapi realitas. Setiap kegagalan dan kemunduran harus Anda jawab dengan disiplin diri yang tinggi untuk segera kembali pada jalur sukses Anda. Tidak boleh perjuangan Anda terhenti hanya karena kegagalan. Miliki niat dan komitmen untuk bangkit menjadi lebih kuat dan lebih mampu dari sebelumnya.

Semua rintangan dan kesulitan adalah pelajaran yang berharga untuk mencapai keberhasilan. Disiplin diri menjadi sangat diperlukan karena perjalanan untuk mencapai sukses adalah perjalanan yang tidak boleh berhenti sebelum berhasil. Kesulitan, cobaan, kegagalan, kemunduran, kebingungan, ketakutan, dan semua nyeri yang dihasilkan di sepanjang jalan menuju sukses tidaklah boleh menghentikan perjalanan Anda menuju sukses. Jadi, seburuk apa pun kesulitan yang menghalangi Anda menuju sukses, Anda tidak boleh berhenti atau menyerah, Anda harus lebih menguatkan disiplin diri untuk mencapai keberhasilan.

Disiplin diri diperlukan karena jalur menuju sukses selalu menciptakan rintangan dan tantangan yang perlu ditemukan solusi terbaik. Intinya, tidak ada jalan yang mudah untuk berhasil, Anda harus berjuang dengan mental pemenang untuk berhasil. Sebagai contoh, seseorang yang ingin menurunkan berat badan 15 kilogram, maka hal ini hanya bisa dia dilakukan dengan disiplin diri yang tinggi dalam berolahraga dan menjaga pola makan yang rendah kalori. Jelas, hal ini membutuhkan pengorbanan dan kerja keras yang hebat agar bisa menurunkan berat badannya. Dan, setelah sukses menurunkan berat badan, masih harus tetap menjaga pola makan dan olah raga rutin dengan disiplin diri yang tinggi. Bila kehilangan disiplin diri, maka kemungkinan berat badan akan bertambah kembali melebihi 15 kilogram.

Disiplin diri harus bekerja dari keikhlasan hati untuk melakukan segala sesuatu dengan tekun dan rajin. Kepribadian yang energik dan rajin adalah syarat dasar untuk bisa membangun disiplin diri yang tinggi. Bila diri Anda malas dan suka kehilangan kepercayaan diri, maka menjadi sangat sulit bagi Anda untuk memiliki disiplin diri yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2017

PELATIHAN BEKERJA SAMA DAN MEMIMPIN DIRI SENDIRI UNTUK MENCAPAI TARGET PROGRAM 2 HARI 2017

Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

DESKRIPSI

Keberadaan sebuah tim adalah untuk hasil akhir yang hebat. Jadi, setiap anggota tim wajib memfokuskan seluruh waktu, energi, sumber daya, dan etos kerjanya dalam upaya menghasilkan kinerja terbaik. Perilaku kerja yang fokus pada pertumbuhan, serta berorientasi pada prestasi akan meningkatkan gairah kerja tim. Anggota tim harus terlatih dan dibiasakan untuk tidak mudah terganggu, dan hal ini bisa saat mereka memiliki daya tahan mental yang baik.

Diperlukan mental positif dan perilaku produktif agar tidak melalaikan tanggung jawab dan memperhatikan pekerjaan dengan sepenuh hati. Taat pada komitmen dan patuh pada tujuan adalah jalan terbaik untuk menjalankan setiap fungsi dan peran masing-masing. Keberadaan setiap anggota tim adalah untuk kesuksesan tim, dan bukan untuk menggagalkan pencapaian terbaik tim. Jadi, persiapkan diri masing-masing dengan kepribadian dan karakter kerja yang hebat agar mampu menjadi aset yang andal di dalam tim.

Jadilah pribadi tim yang selalu membawa keluar yang terbaik dari dalam diri. Jangan sekali-kali membawa keluar dari dalam diri hal-hal yang bisa memperburuk kualitas tim. Jadilah energi positif yang membangun kerja sama tim dengan berkualitas, serta memampukan diri sebagai salah satu fungsi terpenting di dalam tim yang hebat.

Program pelatihan ini berfokus pada transformasi perilaku individual dalam organisasi menjadi perilaku kelompok, agar sifat dan karakter yang sangat kuat “aku nya” dapat berubah menjadi “kita”.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas, akuntabilitas, dan mendorong soliditas di dalam kerja sama tim
  2. Meningkatkan kerjasama, kolaborasi, koordinasi, komunikasi, pemecahan masalah, kepercayaan dan keterampilan emosional
  3. Menghindari konfrontasi dan fokus pada pencapaian kinerja
  4. Saling menghargai, mengelola kebersamaan, membuat keputusan, saling melengkapi kelebihan, dan mengendalikan diri masing-masing
  5. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  6. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Membangun tim kerja yang solid untuk pencapaian kinerja terbaik
  2. Mencegah tim kerja membuat keputusan yang salah
  3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas tim
  4. Mencegah tim jatuh ke dalam mentalitas destruktif
  5. Memetakan konflik dalam persiapan resolusi
  6. Menghadirkan sukses individu, kelompok, dan organisasi
  7. Kerjasama, pemecahan masalah, koordinasi, kolaborasi, pelayanan, kontribusi, komunikasi, sinergi, kepercayaan dan keterampilan emosional
  8. Meningkatkan ikatan toleransi dan empati antara anggota tim melalui pengalaman bersama atau pemecahan masalah kolektif
  9. Berkomunikasi satu sama lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik
  10. Berpikir di luar rincian kecil dan memikirkan tujuan utama
  11. Mendukung satu sama lain
  12. Menggunakan keterampilan emosional dan keterampilan pembinaan untuk memberikan umpan balik
  13. Meningkatkan kepercayaan dan kehandalan tim

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN (INDOOR DAN OUT DOOR) PROGRAM 2 HARI 2017

Tema: Menjadi Team Yang Solid Yang Mampu Bekerjasama, Berkomunikasi Dan Menjadi Leader Yang Baik Untuk Mencapai Target Perusahaan

Hari Pertama

SESI 1: TEAMWORK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja dengan etos yang siap bekerja sama di dalam tim.
  2. Bekerja dengan nilai-nilai bersama, proses yang sama melalui sistem, dan perilaku kerja yang berbudaya mencapai target.
  3. Fokus pada pekerjaan dan meningkatkan kualitas kerja sama agar terus tumbuh bersama tim.
  4. Menerapkan Team Building di tempat kerja dari hati yang jujur dan perilaku dengan integritas yang tinggi.
  5. Menjaga gairah, antusiasme, disiplin, dan kepercayaan diri  untuk kemajuan kinerja tim dari waktu ke waktu.
  6. Proaktif memainkan peran relawan dalam membangun kerja sama yang efektif.
  7. Mampu mewakili fungsi, peran, dan unit kerjanya dalam kolaborasi untuk pencapaian target.
  8. Menjadi individu dengan energi positif untuk membangun tim yang unggul.
  9. Mampu memberikan skill dan pengetahuan untuk kombinasi dari peran yang dibutuhkan dalam sebuah tim yang ideal.
  10. Menyatukan hati, pikiran, dan emosi dalam proses integrasi di dalam melakukan kegiatan team building di tempat kerja.

SESI 2: LEADERSHIP

Sub Bahasan

  1. Fokus pada kinerja, tekun dan disiplin pada proses
  2. Mengambil tanggung jawab dan tidak melemparkan kesalahan pada orang lain
  3. Terus belajar, menerima umpan balik dan mengambil tindakan.
  4. Menyelesaikan konflik, memecahkan masalah, membangun kekuatan, dan menemukan solusi.

SESI 3: LEADERSHIP (Lanjutan sesi 2)

Sub Bahasan

  1. Memimpin diri untuk bekerja lebih cepat, lebih produktif, dan tak pernah mengenal lelah.
  2. Disiplin menuju visi dan menjadikan nilai-nilai perusahaan sebagai kendaraan.
  3. Respon yang cepat, peduli, dan mendapatkan kembali pada waktu yang tepat.
  4. Pembangkit energi positif, kuat secara fisik dan mental, serta termotivasi untuk memimpin orang lain menuju esok yang lebih berkinerja.
  5. Menangani kekurangan dengan cepat, tegas, tepat, dan sesuai prosedur.

SESI 4: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. TeamWork
  2. Leadership

Hari Kedua

SESI 5: COMMUNICATION

Sub Bahasan

  1. Memahami komunikasi yang ideal di dalam organisasi.
  2. Gaya komunikasi yang berbeda dan cara beradaptasi.
  3. Komunikasi positif menghasilkan kolaborasi kerja yang produktif.
  4. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  5. Sikap tegas dalam komunikasi positif.
  6. Menjadi energi positif dalam aliran komunikasi di internal perusahaan.
  7. Cara memberikan umpan balik yang baik.
  8. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi.
  9. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara.

SESI 6: ORIENTATION TO TARGET

Sub Bahasan

  1. Bekerja dan melayani bisnis untuk tetap kompetitif dan unggul.
  2. Membangun rasa urgensi untuk pencapaian target dan kinerja terbaik.
  3. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar.
  4. Karakter kerja yang mampu mengubah arah dan menerapkan strategi baru.
  5. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan realitas ekonomi.
  6. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi.
  7. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya.

SESI 7: ORIENTATION TO TARGET (Lanjutan sesi 6)

Sub Bahasan

  1. Pikiran, perasaan, dan tindakan dalam kekuatan integritas untuk kinerja terbaik.
  2. Menguatkan budaya eksekusi di dalam pikiran kreatif dan tindakan inovatif.
  3. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target dan reputasi.
  4. Menciptakan koalisi untuk kolaborasi yang solid.
  5. Aktif mengembangkan visi perubahan untuk pencapaian yang lebih tinggi.
  6. Mengkomunikasikan visi melalui sistem dan misi.
  7. Memberdayakan potensi melalui tindakan berbasis pencapaian terbaik.
  8. Bekerja untuk menghasilkan kemenangan jangka pendek dan jangka panjang.
  9. Tidak pernah menyerah atau berhenti untuk meningkatkan kinerja terbaik.

SESI 8: KEGIATAN OUT DOOR 

Sub Bahasan

  1. Communication
  2. Orientation to Target

Untuk Pelatihan Hubungi 

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS 

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA

PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA

Judul: Merajut Hati dalam Soliditas dan Visi Bersama

DESKRIPSI

Bila sebuah pekerjaan dirawat dan ditingkatkan kualitasnya secara terus-menerus, maka pekerjaan tersebut akan menjadi aset yang paling produktif bagi kesejahteraan hidup karyawan. Pekerjaan yang berkualitas dihasilkan oleh pribadi dengan etos kerja yang unggul, yang berkemampuan untuk bekerja di dalam budaya kerja yang kuat. Di tempat kerja, karyawan harus membuktikan dirinya sebagai aset yang berguna untuk meningkatkan kualitas kerja dan bisnis. Komitmen dari karyawan untuk terus-menerus meningkatkan kualitas pribadi dan kualitas etos kerja akan menjadikan organisasi dan bisnis tumbuh dengan kinerja terbaik.

Program Pelatihan Pengembangan Kepribadian dan Budaya Kerja dengan judul “Merajut Hati dalam Soliditas dan Visi Bersama” merupakan sebuah konsep pelatihan untuk pengembangan cara berpikir yang positif, pembentukan kepribadian yang positif, perilaku positif dan produktif, karakter yang mudah terhubung dan disenangi di tempat kerja, motivasi kerja yang tinggi, kecerdasan emosional, manajemen marah, manajemen stres, integritas, pelayanan prima, relasi dan hubungan baik, soliditas kerja, kepercayaan diri, motivasi diri, empati, manajemen konflik, kepemimpinan diri, komunikasi, pola kerja yang efektif, pencapaian target kerja, dan etos kerja.

Program pelatihan ini memperbaiki kekurangan perilaku karyawan terhadap pelayanan, budaya kerja, dan hubungan kerja. Di samping itu, program ini juga akan menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul. Melalui pelatihan ini, karyawan mendapatkan kesadaran untuk selalu memiliki kepatuhan dan rasa tanggung jawab atas aturan dan etika yang berlaku di tempat kerja. Karyawan juga mendapatkan motivasi untuk meningkatkan kualitas kepribadiaannya agar dapat memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan sejahtera.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun kepribadian dengan kualitas diri yang siap bekerja dalam visi, misi, nilai-nilai, serta cerdas menjalankan proses kerja di dalam kebersamaan.
  2. Meningkatkan kesadaran untuk mengelola marah, stres, konflik, reaksi negatif, serta menguatkan fondasi kepribadian positif dan kepercayaan diri.
  3. Penguatan budaya kerja dan etos kerja untuk keharmonisan di lingkungan kerja dan pencapaian kinerja terbaik.
  4. Untuk dapat memberikan pelayanan sepenuh hati dan komunikasi positif di tempat kerja

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu merajut hati dalam soliditas dan visi bersama untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berkinerja tinggi.
  2. Peserta mampu bekerja dan melayani setiap kepentingan di dalam organisasi dengan visi dan nilai-nilai bersama.
  3. Peserta mampu mengendalikan marah, stres, konflik, dan semua perilaku buruk di tempat kerja.
  4. Peserta mampu memberikan pelayanan dan komunikasi terbaik dari sikap yang profesional.
  5. Peserta mampu bekerja dengan etos dan budaya yang meningkatkan kualitas di setiap proses kerja.
  6. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support yang positif untuk memaksimalkan kinerja organisasi.

GARIS BESAR PEMBAHASAN MATERI PELATIHAN PENGEMBANGAN PRIBADI DAN BUDAYA KERJA SELAMA 8 JAM

SESI 1: MERAJUT HATI DALAM SOLIDITAS DAN VISI BERSAMA

Sub Bahasan

  1. Anda sebagai motivasi dan kualitas terbaik untuk bekerja dalam visi, misi dan nilai-nilai organisasi.
  2. Membuang semua belenggu yang menghalangi Anda untuk menjalankan proses kerja bersama semua kepentingan di tempat kerja.
  3. Menunjukkan minat, energi, semangat, dan antusiasme yang tinggi untuk meningkatkan soliditas dan kolaborasi di tempat kerja.
  4. Menyukai tantangan dan selalu optimis untuk bekerja sebagai yang terbaik.
  5. Merasa menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rekan kerja, atasan, bawahan, dan semua stakeholders lainnya.
  6. Memiliki integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan.
  7. Memiliki komitmen dan keikhlasan dalam bekerja, tanpa hitung-hitungan.

SESI 2: PENGEMBANGAN DIRI DAN MEMBANGUN JIWA YANG POSITIF

Sub Bahasan

  1. Kesadaran untuk menemukan kepribadian yang Anda inginkan.
  2. Hidup adalah sebuah transformasi abadi, setiap detik terjadi perubahan.
  3. Tidak merusak kebahagiaan Anda dengan stres dan pikiran negatif.
  4. Memahami keuntungan emosi baik dan kerugian emosi buruk.
  5. Meningkatkan kepercayaan diri dan menguatkan fondasi kepribadian positif.
  6. Manajemen marah dan ketahanan diri dalam menghadapi realitas terburuk.
  7. Kesadaran diri, manajemen diri sendiri, motivasi diri, empati, dan kesadaran sosial.
  8. Manajemen hubungan baik dan penanganan reaksi.
  9. Menjauhkan potensi konflik dari kehidupan Anda.

SESI 3 : PENGUATAN BUDAYA KERJA DAN ETOS KERJA UNTUK KEHARMONISAN DI LINGKUNGAN KERJA DAN PENCAPAIAN KINERJA TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Perilaku kerja yang optimis dan berorientasi ke masa depan.
  2. Membiasakan diri untuk bekerja keras, disiplin, ulet, tekun, dan tepat waktu.
  3. Bekerja dengan tanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat.
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik.
  5. Bekerja adalah panggilan hati dan termotivasi untuk berkinerja tinggi.
  6. Bekerja dengan produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.
  7. Menjaga soliditas kerja dengan kolaborasi, kerja sama, sinergi, dan komunikasi.
  8. Taat dan patuh pada tata kelola, sistem, sop, proses kerja, dan kepemimpinan.
  9. Menjadi energi positif untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja.

SESI 4 : PELAYANAN SEPENUH HATI DAN KOMUNIKASI POSITIF DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Prinsip-prinsip dasar pelayanan prima yang sepenuh hati.
  2. Melayani berbagai karakter dan kepribadian yang berbeda.
  3. Menguatkan empati untuk memahami apa yang pelanggan inginkan.
  4. Memahami cara memuaskan harapan dan kebutuhan pelanggan.
  5. Berkomunikasi dengan bijak
  6. Mengatasi salah paham
  7. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  8. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  9. Bahasa tubuh dan para bahasa

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

DALAM BISNIS, TIDAK ADA KEGAGALAN, HANYA ADA PELAJARAN

“Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam bisnis.”~Djajendra

Pengusaha yang rendah hati dan optimis tidak akan pernah gagal. Mereka selalu belajar untuk menjadi lebih baik saat berada di titik krisis; mereka menyiapkan mental pemenang untuk memenangkan setiap realitas tersulit; mereka mampu menguasai pasar dan menjadikan bisnis mereka unggul.

Menjadi pengusaha adalah pilihan hidup untuk bermain-main bersama resiko dan peluang. Tidak ada jaminan keberhasilan dalam menjalankan kewirausahaan. Kegagalan dan kesuksesan selalu ada di setiap perjalanan kewirausahan. Tidak ada rumus yang pasti dalam kewirausahaan. Strategi dan taktik yang kreatif dapat menciptakan jalan menuju kemenangan. Kemampuan untuk beradaptasi dan menemukan kemenangan di setiap ketidakpastian adalah kunci sukses dalam kewirausahaan.

Hanya ada satu aturan abadi dalam dunia kewirausahaan, yaitu: tidak boleh berhenti menjalankan bisnis walau sudah gagal berkali-kali. Anda harus memiliki mental optimis dan tidak mudah menyerah oleh ketidakberhasilan. Ketidakberhasilan di momen ini hanyalah sebuah jalan untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar di masa depan. Siapkan diri dengan mental dan sikap rendah hati yang hebat agar Anda mampu mencapai kesuksesan di bisnis Anda.

Dalam dunia bisnis, kegagalan adalah peluang untuk belajar lebih banyak tentang bisnis tersebut. Kalau hari ini, Anda sedang gagal atau rugi besar, janganlah putus asa, tetaplah optimis untuk bangkit kembali dengan sisa kekuatan yang Anda miliki. Jangan pernah menyerah walau semua modal sudah habis. Ingat, Anda masih memiliki modal yang tidak bisa diambil siapapun, yaitu: etos dan pengetahuan Anda tentang bisnis yang Anda jalani.

Berbisnislah dibidang yang Anda kuasai dan pahami agar Anda dapat mengelola resiko dan peluangnya dengan baik. Berhati-hati saat Anda memulai sebuah usaha yang tidak Anda pahami atau tidak Anda kuasai. Jangan terlalu mempercayai atau bergantung kepada orang lain dalam menjalankan bisnis. Pengalaman dan pengetahuan yang mendalam terhadap bisnis yang Anda jalani, sangat menentukan kesuksesan Anda.

Dalam bisnis, tidak ada kegagalan, hanya ada pelajaran. Dimanapun Anda berada di jalan kewirausahaan, Anda harus siap dengan mental pemenang dan sikap rendah hati. Mental pemenang menjadikan Anda tangguh dan andal untuk tetap bangkit, walau berkali-kali gagal. Sikap rendah hati menjadikan Anda belajar, rajin, tekun, disiplin, percaya diri, dan bekerja lebih keras di setiap realitas tersulit, tanpa merasa gagal.

Kesuksesan dalam kewirausahaan bisa saja terjadi dalam waktu singkat, tetapi proses dan perjalanannya selalu membutuhkan waktu yang panjang. Anda harus selalu menyiapkan bisnis Anda agar saat menerima peluang, Anda dapat melayani peluang tersebut dengan penuh kualitas.

Tidak ada sekolah bisnis yang lebih hebat daripada pengalaman dan perjalanan Anda bersama bisnis Anda. Jangan pernah berpikir seorang wirausaha yang hebat bisa dihasilkan dari sekolah formal maupun sekolah informal. Kewirausahaan adalah hasil dari proses perjalanan bisnis melalui jalan sukses dan jalan kegagalan. Belajarlah dari setiap situasi yang Anda hadapi; belajarlah dari pengalaman Anda; belajarlah dari kebodohan Anda; belajarlah dari ketidakadilan yang Anda terima; belajarlah dari kerugian dan kebohongan yang Anda terima; belajarlah dari pengkhianatan yang Anda terima; belajarlah dari peluang yang gagal Anda dapatkan. Sangat banyak pengalaman yang akan Anda hadapi di sepanjang perjalanan Anda bersama bisnis Anda, dan semua pengalaman itulah yang menjadikan Anda ahli dan andal dalam menjalankan kewirausahaan.

Tidak ada kesalahan dan kegagalan dalam dunia kewirausahaan. Semua peristiwa hanyalah jalan untuk pertumbuhan melalui proses menjadi lebih hebat. Belajarlah dan pelajari semua realitas untuk mendapatkan keyakinan dalam mencapai sukses. Ingat, bisnis bukanlah satu tambah satu sama dengan dua; bisnis bukanlah hitam dan putih; bisnis bukanlah sesuatu yang mudah dipahami; bisnis bukanlah sesuatu yang membuat Anda tidak stres. Bisnis sangat dinamis dan tidak pasti. Oleh karena itu, Anda sangat berpotensi terjebak dalam rasa takut dan khawatir. Anda sangat berpotensi ragu dan tidak berani bergerak di atas resiko. Ingat selalu, menjalankan bisnis membutuhkan sikap kehati-hatian dan sekaligus berani menantang resiko. Bila Anda mampu mengkombinasikan kedua hal tersebut, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga bagi kemajuan bisnis Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM 2016

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT 2016

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

DESKRIPSI

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola emosi marah dan frustrasi.
  2. Mengendalikan emosi marah dan mengekspresikan diri dengan cara yang terkontrol dalam sikap positif.
  3. Mempertahankan hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghapus energi marah yang bisa meledak di setiap momen kehidupan.
  5. Komunikasi asertif dengan cerdas emosi kepada orang lain.
  6. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif.
  7. Meningkatkan kualitas respon positif dalam konfrontasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta belajar untuk memahami akar kemarahan.
  2. Peserta memahami bagaimana dirinya menjadi marah dan cara untuk menghentikan kebiasaan marah tersebut.
  3. Peserta belajar memahami siklus kemarahan dan mencegah eskalasi marah.
  4. Peserta belajar mengurangi kemarahan dirinya dengan menggunakan berbagai strategi pencegahan.
  5. Peserta belajar memaksimalkan efektivitas komunikasi positif dengan orang lain tanpa terlalu emosional atau membuat orang lain marah.
  6. Peserta belajar menggunakan teknik perilaku kognitif untuk mengelola respons emosional diri terhadap berbagai peristiwa kehidupan.
  7. Peserta belajar menanggapi konflik dengan menggunakan kecerdasan emosional dan manajemen risiko.
  8. Peserta belajar bereaksi terhadap konfrontasi dengan cepat dan efisien sambil menjaga keseimbangan emosional dirinya.
  9. Peserta belajar menguasai energi tenang dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  10. Peserta belajar untuk memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  11. Peserta belajar untuk membangun kepribadian yang berjiwa besar dalam empati dan toleransi kehidupan.
  12. Peserta belajar cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kehidupan anti marah.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM

Day 1/Hari Pertama

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR TENTANG KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Definisi marah
  2. Mengapa marah
  3. Hubungan pikiran dengan kemarahan
  4. Baik dan buruk dari kemarahan
  5. Kemarahan mempengaruhi hubungan dan suasana hati

SESI 2: MEMAHAMI SIKLUS AGRESI MARAH

Sub Bahasan

  1. Siklus agresi
  2. Urutan kejadian yang mengarah ke agresi atau marah
  3. Mengambil keuntungan dari urutan untuk meredam kemarahan
  4. Tanda-tanda kemarahan dan menanggapi kemarahan dengan pikiran positif

SESI 3: MENGONTROL KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan berhenti marah
  2. Meningkatkan efektivitas komunikasi dengan orang lain
  3. Teknik mental dan fisik untuk membantu mengelola emosi baik
  4. Cara meningkatkan kualitas emosional baik

SESI 4: KOMUNIKASI ASERTIF

Sub Bahasan

  1. Sikap tegas dalam komunikasi
  2. Menyajikan pandangan sistematis dan tegas
  3. Ketegasan yang berbeda dari perilaku agresif atau pasif
  4. Komunikasi asertif membantu untuk mengontrol keseimbangan emosional
  5. Menarik emosi positif untuk memberikan makna sejati dan mendapatkan hasil

Day 2/Hari Kedua

SESI 5: TERAPI PERILAKU KOGNITIF

Sub Bahasan

  1. Cara memanfaatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu mengelola kemarahan
  2. Teknik berbicara dengan diri sendiri
  3. Teknik visualisasi untuk mencegah marah
  4. Bersikap rasional dan cerdas emosi
  5. Membangun keyakinan untuk memperkuat hubungan dengan orang lain

SESI 6: MENANGGAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Cara menangani konflik emosional
  2. Menggunakan rumus empati dan toleransi untuk dengan cepat menanggapi situasi yang berpotensi menciptakan konflik
  3. Sikap yang tidak mengganggu atau tidak menyinggung emosional pemicu konflik
  4. Menjadi tegas dalam sikap baik yang penuh tanggung jawab
  5. Mencegah penularan emosional konflik

SESI 7: MENGELOLA KONFRONTASI

Sub Bahasan

  1. Menangani konfrontasi dan merespon kejadian untuk mendapatkan hasil terbaik
  2. Menjaga keseimbangan emosional dan menunjukkan bahwa Anda berada dalam kendali saat berhadapan dengan orang lain
  3. Menggunakan energi tenang  dalam mengelola konfrontasi
  4. Sikap baik dan cerdas emosi dalam menghadapi konfrontasi

SESI 8: KEKUATAN PENGAMPUNAN DAN PERMINTAAN MAAF

Sub Bahasan

  1. Cara memberikan permintaan maaf untuk mendapatkan manfaat maksimal dan secara signifikan mengurangi kemungkinan konfrontasi emosional
  2. Cara menggunakan pengampunan untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri, meredakan situasi, dan menurunkan beban marah
  3. Permintaan maaf dan pengampunan dampaknya terhadap kepribadian positif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

“Marah adalah emosi yang sudah ada sejak lahir, jadilah cerdas dan bijak dalam menggunakan emosi marah. Bila tidak mampu mengendalikan diri, marah akan merugikan diri sendiri.”~Djajendra

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99 
Fax: (021) 5738105

PEMIMPIN DAN BUDAYA KERJA KERAS

MOTIVASI 29042016

“Pemimpin adalah teladan untuk budaya kerja keras. Bila pemimpinnya banyak alasan, tidak berani mengambil resiko, dan malas bekerja keras; maka, dia adalah pemimpin yang sedang melemahkan budaya kerja keras.”~Djajendra

Dalam budaya kerja keras, kualitas pemimpin menentukan apakah budaya kerja keras itu tumbuh atau tidak berkembang. Bila pemimpin sadar bahwa seorang pemimpin ditakdirkan untuk bekerja lebih keras seumur hidup; lebih mencurahkan perhatian dan perilaku produktif; lebih berani menerobos resiko dan memenangkan situasi; lebih siap untuk menderita; dan lebih siap untuk menaklukkan setiap rintangan dan hambatan dengan integritas yang tinggi. Maka, pemimpin tersebut menjadi energi untuk menumbuhkan budaya kerja keras.

Ketika pemimpin bekerja keras, dia akan melakukannya bersamaan dengan pemberdayaan individu dalam kerja keras. Energi dan semangat kerja keras pemimpin ditularkan kepada setiap individu yang bekerja dibawah koordinasinya. Sebagai pemimpin, dia menghormati kehebatan individu, sehingga setiap karyawan dimotivasi dan dikuatkan kompetensinya agar siap berkontribusi dalam kerja keras.

Budaya kerja keras adalah budaya yang berkoordinasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi secara profesional. Ide dan pendapat harus mengalir dan terkoordinasi secara baik, hal ini diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat. Setiap karyawan dan pemimpin adalah satu kekuatan yang tak terpisahkan. Setiap orang di dalam struktur organisasi adalah satu tubuh dengan satu visi yang jelas, untuk mengeksekusi rencana dan target. Dengan kata lain, semua orang di dalam organisasi bersikap dan bertindak di dalam koordinasi yang dipimpin dengan semangat gotong royong dalam menghasilkan yang terbaik.

Setiap individu di tempat kerja adalah kekuatan yang bisa mengungguli apapun yang ditargetkan. Prinsip-prinsip budaya kerja keras harus ditanamkan ke dalam mind set, dan dimotivasi agar menjadi perilaku kerja yang andal. Karyawan dan pemimpin harus bersama-sama dalam satu persepsi, keyakinan, visi, misi, nilai-nilai, dan budaya kerja keras. Tidak boleh ada yang melemahkan budaya kerja keras, semua orang harus berkomitmen dalam menjaga budaya kerja keras yang efektif dan produktif.

Dalam budaya kerja keras dibutuhkan kontribusi intelektual dan perilaku produktif dari individu. Selanjutnya, dari keunggulan individu dibangun sebuah budaya kerja keras yang kolektif; budaya kerja keras yang kolektif harus terlihat dalam kolaborasi kerja. Pendekatan individu sangat penting agar setiap orang merasakan sentuhan pemimpin dan merasa diperhatikan oleh manajemen. Jadi, walau di tempat kerja harus digunakan pendekatan kolektif atau team work, tetapi pendekatan individu akan menguatkan budaya kerja keras. Artinya, kombinasi yang baik dari pendekatan individu dan pendekatan kolektif dapat meningkatkan kinerja setiap orang.

Etos kerja yang tak kenal lelah; etos kerja yang tak pernah menyerah; etos kerja yang ikhlas berkorban untuk mendorong kinerja; etos kerja yang kaya integritas; etos kerja yang penuh disiplin dan semangat; etos kerja yang mengejar prestasi dan kinerja; etos kerja yang kreatif dan inovatif; etos kerja yang berjuang untuk menjaga prestasi terbaik; etos kerja yang rendah hati dan terus-menerus meningkatkan kompetensi; etos kerja yang memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kekuatan, adalah bagian dari budaya kerja keras. Intinya, budaya kerja keras harus dilengkapi etos kerja yang membuat budaya kerja keras tersebut unggul dan bersaing di pasar dunia yang bebas.

Dalam budaya kerja keras, setiap karyawan harus unggul dengan kompetensi inti. Ini adalah dasar untuk menghasilkan kualitas kerja terbaik. Setelah kompetensi inti sudah berkualitas tinggi, selanjutnya setiap individu secara berkelanjutan dimotivasi untuk pengembangan kualitas soft skill diberbagai aspek dan dimensi individu. Nantinya, soft skill inilah yang menjadi inti dari budaya kerja keras tersebut.

Soft skill sangat menentukan budaya kerja keras. Sebab, budaya kerja keras tidak akan ada bila soft skill karyawan dan pimpinan lemah atau kurang. Jadi, untuk menciptakan budaya kerja keras dalam harmoni, loyalitas, integritas, dan akuntabilitas. Maka, perusahaan harus menyiapkan anggaran untuk penguatan soft skill karyawan secara berkelanjutan dan terus-menerus di sepanjang zaman. Siapapun yang meremehkan tentang pentingnya soft skill diberbagai dimensi individu akan kecewa dengan kinerja individunya.

Pemimpin harus mengkoordinasikan budaya kerja keras. Pemimpin harus menjadi teladan yang menghormati setiap potensi individu, untuk dimaksimalkan menjadi energi kolektif organisasi. Pemimpin harus menetapkan kebijakan yang menginternalisasikan nilai-nilai untuk mendukung budaya kerja keras. Pemimpin tidak boleh hanya menuntut, berharap, dan menunggu karyawan untuk bekerja keras. Tetapi, membangun budaya kerja keras dan menciptakan gaya manajemen yang berorientasi pada budaya kerja keras.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com