Merawat Kualitas Pelayanan Pelanggan

Keberhasilan sebuah usaha terletak pada kemampuan untuk memberikan pelayanan yang menyenangkan bagi pelanggan. Ketika pelanggan sudah senang dengan pelayanan yang mereka terima, maka mereka akan ingat terus dan menjadi lebih loyal untuk berbisnis dengan Anda. Pelanggan adalah sumber utama penghasilan sebuah bisnis dan menentukan keberadaan usaha untuk jangka panjang. Pelanggan membuat bisnis semakin kuat dan berkembang terus-menerus ke tingkat yang lebih tinggi. Kesadaran untuk merawat kualitas pelayanan harus menjadi bukti tentang pentingnya pelanggan bagi kehidupan sebuah bisnis. Memulai pelayanan tidak boleh dengan isi pikiran yang penuh hal-hal buruk, isi pikiran dengan pikiran-pikiran baik yang tulus dan penuh kebahagiaan. Berpikirlah untuk memberikan sikap baik dan senyum tulus kepada pelanggan pada momen ini, sepanjang hari, dan sepanjang waktu. Pelanggan adalah sahabat terbaik Anda, jadi ketika melayani mereka, layani dengan sukacita dan penuh kebaikan.

Kualitas untuk memberikan pelayanan terbaik harus dibentuk dari dalam diri. Hidup di dunia ini untuk memberikan pelayanan bagi kehidupan yang dijalani. Jika kita tulus dan ikhlas untuk melayani pekerjaan dan kehidupan, maka kualitas terbaik untuk melayani akan muncul dari kesadaran murni kita. Dalam hal ini, kita mampu melihat kebutuhan yang tak terlihat dari proses pelayanan itu. Intuisi kita akan memahami nilai-nilai terbaik untuk ditambahkan dalam pelayanan yang diberikan. Sistem, prosedur, infrastruktur, kejujuran, ketulusan, dan sikap baik menjadi dasar dalam memberikan pelayanan terbaik. Kita harus pahami bahwa setiap saat, keadaan kita, pikiran dan emosi kita, memancarkan aura atau energi kepada orang di sekitar, termasuk kepada pelanggan. Jika keadaan, emosi, dan pikiran sedang berada dalam kondisi buruk, maka ini akan sampai pada perasaan pelanggan. Pelanggan dapat merasakan aura dan energi buruk dari kita saat kita sedang melakukan proses pelayanan. Mungkin kita sudah berbicara dengan manis, baik, dan bersikap sopan kepada pelanggan; tetapi, saat pikiran dan emosi kita terpendam di dalam energi negatif, maka pelayanan yang kita berikan akan tercemar oleh perasaan tidak nyaman.

Kita selalu berpikir bahwa pelayanan itu bersifat rutin dan permanen melalui sistem, prosedur, teknologi, dan infrastruktur. Kita harus sadar bahwa pelayanan itu tidak permanen dan selalu berubah oleh perilaku unik pelanggan. Diperlukan kemampuan untuk beradaptasi dengan persepsi dan perilaku unik pelanggan. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dan kita harus menyiapkan kualitas diri terbaik untuk menjawab kebutuhan dari perubahan itu. Kita harus dapat melihat dan merasakan yang tidak terlihat. Jadi, kemampuan kita untuk melihat sisi kemanusiaan dalam memberikan pelayanan menjadikan kita lebih berkualitas. Secara rutin fokuskan perhatian untuk memahami karakter dan kemauan pelanggan. Mungkin saja pelanggan yang sedang Anda hadapi dalam kondisi stres, sedih, gelisah. Dalam hal ini, Anda tidak boleh terpengaruh dengan emosi buruk mereka, kalau Anda sampai terpengaruh, pasti kualitas pelayanan yang diberikan menjadi buruk. Emosi dan pikiran buruk walau tidak terlihat dan tidak diekspresikan tetaplah sesuatu yang terlarang dalam pelayanan pelanggan. Emosi dan pikiran buruk akan mencemari lingkungan kerja, sehingga orang-orang akan merasakan hal-hal yang menurunkan semangat untuk memberikan pelayanan berkualitas.

Kualitas pelayanan di dalam diri kita baru dapat dimanfaatkan kalau kita sudah mengenal diri sendiri dengan baik. Kita harus mempunyai niat dan tekad untuk masuk ke dalam diri sendiri, kemudian mulai mempelajari siapa aku sebenarnya. Setelah memiliki kesadaran dan kebijaksanaan dari diri kita yang penuh kasih sayang, barulah kita dapat memberikan kualitas pelayanan terbaik dari dalam diri kita kepada orang lain. Kesadaran kita untuk memiliki empati, kasih sayang, dan kepedulian kepada orang lain mampu membuat kita melihat kebutuhan-kebutuhan yang tidak terlihat dalam proses pelayanan.

Fokus pada apa yang dikerjakan dengan sepenuh hati dan tenangkan pikiran dalam rasa syukur dengan apa yang ada saat ini. Selanjutnya, miliki kemampuan untuk melihat jauh di dalam diri untuk menemukan siapa diri Anda sebenarnya. Jika kita mengerti siapa diri kita yang sebenarnya, maka ketulusan dan keikhlasan akan muncul sebagai kualitas untuk memberikan pelayanan berkualitas. Jadi, untuk memberikan pelayanan berkualitas kita harus menemukan diri terbaik kita. Tanpa diri terbaik tidak mungkin kita dapat memberikan pelayanan berkualitas.

Mengenal diri sendiri dengan baik adalah aspek paling penting untuk memberikan pelayanan berkualitas. Di dalam diri kita ada diri yang baik dan suci. Diri yang baik dan suci ini mampu mengelola marah, kesal, khawatir, bosan, dan semua perasaan yang berpotensi merusak pelayanan berkualitas. Kita berkewajiban untuk menemukan diri kita yang baik dan suci ini di dalam diri kita sendiri. Saat kita sudah menemukan diri tertinggi dan paling suci di dalam diri, maka itu merupakan kunci untuk kesadaran yang lebih tinggi dalam memberikan kualitas pelayanan terbaik.

Fisika kuantum menjelaskan bahwa dunia yang tak terlihat sebenarnya hal yang nyata. Dalam hal ini, kita membutuhkan kesadaran bahwa dalam pelayanan kebutuhan-kebutuhan yang tak terlihat harus menjadi fokus dalam kualitas layanan. Sifat non fisik atau non materi merupakan inti dari sifat kita sebagai manusia yang memberikan pelayanan berkualitas. Diri kita harus dilatih melalui kesadaran untuk memiliki kualitas dalam memberikan pelayanan. Jadi, pelayanan yang diberikan tidak sekedar bersumber dari penampilan kita yang terlihat sangat sopan dan etis, dari gedung yang indah, kantor yang mewah, atau pun organisasi yang kuat. Pelayanan terbaik bersumber dari kesadaran kita yang terus-menerus tumbuh untuk memberikan kualitas pelayanan yang menghargai kemanusiaan bagi siapa pun. Semakin tinggi kesadaran dan kebijaksanaan kita untuk melihat sisi kemanusiaan sebagai faktor utama dalam pelayanan berkualitas, maka akan terjadi penguatan terhadap kualitas emosi dan pemikiran positif kita. Jauh di dalam diri kita masing-masing ada diri kita yang penuh tanggung jawab untuk memberikan pelayanan berkualitas.

Pelayanan tidak sekedar bersumber dari pemikiran rasional dan analisa keadaan. Tetapi, memerlukan diri kita yang bijaksana dan cerdas untuk terhubung dengan pelayanan berkualitas. Jadi, tidak sekedar kita fokus di dunia fisik dan materi, kita juga harus fokus dan peduli di dunia non fisik atau materi. Ketika kita berhubungan dengan proses pelayanan, kita harus berhubungan juga dengan diri kita yang terbaik. Pelayanan berkualitas hanya dapat diberikan ketika kita mulai memberikan layanan dari diri tertinggi kita, dari diri kita yang paling suci dan baik.

Djajendra, 13022024

Discover more from MOTIVASI DJAJENDRA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading