MENGHADAPI ZONA TRANSISI DALAM PERUBAHAN

“Zona transisi adalah bagian dari proses perubahan, dan peran kita yang membantu perubahan adalah bagian dari solusi dalam proses perubahan.”~Djajendra

Sekarang ini, kita hidup di zaman perubahan. Segala sesuatu di luar diri kita berubah dengan sangat cepat. Perubahan yang cepat ini jika tidak kita menyikapi dengan benar, maka kita akan selalu tertinggal. Kemajuan membutuhkan perubahan. Untuk berubah, kita harus segera meninggalkan zona nyaman kita, dan menyiapkan mental yang hebat untuk melalui zona transisi. Zona transisi adalah zona yang penuh ketidakpastian dan kita juga belum benar-benar beradaptasi dengan perubahan. Jadi, tidak mudah bagi siapa pun saat berada dalam zona transisi. Jika mental kita tidak kuat dalam zona transisi, maka kita berpotensi menghadapi stres dan terdorong untuk kembali ke cara yang lama.

Berada dalam proses perubahan berarti memahami bahwa sumber masalah dan sumber tantangan ada di dalam diri kita. Kita adalah solusi dalam perubahan. Jika kita merasa berada dalam ketidakpastian, maka itu artinya kita belum menjadi solusi dalam perubahan. Karena itu; kuatkan pikiran positif, kepercayaan, keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan untuk mewujudkan perubahan. Walaupun zona transisi berpotensi membuat pikiran kita berubah-ubah, tetapi komitmen dan kesadaran kita untuk berubah harus dijaga kemurniannya. Ketika zona transisi membuat kita seolah-olah berada dalam kekosongan dan kekacauan, atau seolah-olah kehilangan jati diri kita dan menciptakan rasa tidak berdasar pada perubahan yang dilakukan, maka kita harus sadar bahwa diri kita sedang tidak membantu perubahan, tetapi sedang merongrong perubahan.

Berbagai prasangka dapat dihasilkan saat berada dalam zona transisi. Karena belum terbiasa dan tidak memiliki pengalaman untuk hidup dalam perubahan, mungkin kita merasa salah jalan, tidak ke mana-mana, semua proses dan prosedur dalam perubahan dianggap tidak cocok untuk kita, sehingga kita harus kembali ke cara-cara lama yang paling murni. Situasi pemikiran seperti ini sangat membahayakan perubahan. Jika setelah kita berada dalam zona transisi terjadi penolakan terhadap perubahan dan ada keinginan besar untuk kembali ke sistem yang lama, maka kita mungkin tergelincir ke belakang, atau mungkin benar-benar mundur terlalu jauh, sehingga nantinya untuk mendapatkan awal pun akan menjadi sulit.

Mengetahui, mengerti, memahami, dan memiliki kesadaran bahwa zona transisi adalah bagian dari proses perubahan akan membantu kita menguatkan keyakinan, kepercayaan diri, keberanian, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan hal-hal tidak nyaman dan ketidakpastian yang biasanya terjadi dalam masa transisi. Kita harus berani dan menggunakan pengetahuan untuk melewati masa-masa kritis saat berada dalam zona transisi. Seburuk apa pun realitas yang kita rasakan di zona transisi, tidaklah boleh mendorong kita untuk kembali ke kebiasaan lama. Perubahan itu wajib dilakukan jika kita ingin maju dan menjadi lebih hebat di masa depan. Jika masa transisi membuat kita berada dalam perasaan hampa, tanpa kepastian arah, merasa tidak nyaman dan teringat rasa nyaman masa lalu, sangat menginginkan untuk kembali ke kebiasaan lama; ini adalah situasi yang sangat berbahaya bagi perubahan. Karena itu, dalam perubahan, setiap pihak harus keluar dari zona nyaman dan masuk ke zona transisi, kemudian fokus pada tujuan perubahan. Selanjutnya, dari hati yang paling dalam, setiap pihak harus merasa memiliki komitmen untuk mewujudkan perubahan. Untuk itu, tujuan setiap pihak adalah bertahan dengan penuh gairah dan semangat di zona transisi sampai perubahan selesai dan diterima sebagai sesuatu yang nyaman bagi setiap kepentingan.  

Perubahan membutuhkan pola pikir yang inovatif dan tindakan pelepasan dari apa yang sangat kita kuasai, ketahui, dan lakukan; untuk mengizinkan sesuatu yang baru menjadi kebiasaan dalam etos dan kepribadian kita. Artinya, memiliki kemampuan dan kualitas untuk meninggalkan sebuah kebiasaan lama yang sangat dipahami, dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang belum benar-benar dikuasai. Perubahan adalah tempat kita diuji untuk mempercayai diri sendiri dan kekuatan potensi hebat dari ke kedalaman jiwa kita sendiri untuk mengungkap realitas baru bagi kemajuan hidup kita.

Setiap perubahan menuju ke tingkat kemajuan yang lebih tinggi membutuhkan kesiapan diri kita dengan energi positif yang lebih kuat, kualitas, pengetahuan, etos, kemampuan, dan kesadaran yang lebih tinggi. Semua ini diperlukan karena kita akan melibatkan diri kita yang penuh kualitas itu dalam ritual proses perubahan. Setiap kali kita naik ke anak tangga perubahan yang lebih tinggi, kita harus melalui periode transisi, hal-hal tidak nyaman, membangun pengertian, internalisasi, dan menerima setiap hal-hal tidak biasa untuk dipelajari sebagai kebiasaan baru.

Untuk mengundang Djajendra hubungi: 0812 1318 8899/ email: admin@djajendra-motivator.com

Author: DJAJENDRA

Djajendra is corporate motivator. The best corporate motivator in Jakarta, Indonesia. web site: http://www.djajendra-motivator.com E-mail: training@djajendra-motivator.com E-mail: konsultasi@djajendra-motivator.com