TANPA NIAT BAIK TIDAK ADA KEINDAHAN

“Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai, indah, dan sejahtera.”~Djajendra

Niat baik adalah sumber keindahan hidup. Hidup tidak sebatas logika, diperlukan niat baik dan hati yang luas untuk menikmati indahnya hidup. Peran logika sangat terbatas, yaitu: digunakan untuk mengumpulkan data, menganalisa, membuat persepsi, menyimpulkan, menggambarkan, dan membuat keputusan. Niat baik memiliki kemampuan untuk membangun kekuatan diri, kebijaksanaan, keseimbangan, kepedulian, perhatian, dan mengalirkan energi positif ke dalam setiap hubungan antar manusia. Niat baik mengantar kita untuk membangun kualitas hidup yang baik. Niat baik menciptakan keindahan batin dari cinta, kepedulian, kebaikan, kejujuran, dan kebijaksanaan.

Niat baik menghidupkan seluruh kekuatan baik dari dalam diri kita. Tentunya kekuatan baik dari dalam diri kita ini akan memberikan pelayanan dan etos yang berkualitas tinggi kepada kehidupan. Setiap niat baik kita adalah energi positif yang mewakili diri kita masing-masing untuk kehidupan yang damai dan indah. Niat baik kita menghasilkan kemanusiaan yang berkualitas tinggi dari dalam diri kita, sehingga kita bisa menyinari kehidupan dengan sikap dan perilaku yang bijaksana. Penampilan diri dengan fisik yang bugar dan jiwa yang diperkaya oleh niat baik mampu menyalakan kehidupan yang indah. Ketika setiap pribadi melayani hidup dengan niat baik yang bersumber dari kejujuran, kerendahan hati, kepedulian, cinta, kasih sayang, etos terbaik, kebaikan, dan sikap positif; maka, kehidupan di sekitarnya akan tampak indah dan damai.

Niat baik seperti benih dari pohon yang tersembunyi di dalam tanah, ia melakukan pekerjaannya untuk menjadi pohon secara diam-diam. Benih dari pohon di dalam tanah, tidak terlihat, namun ia tumbuh secara ajaib untuk tampil menjadi pohon yang besar dan kuat. Demikian juga, niat baik kita itu sama seperti benih pohon yang tersembunyi, niat baik kita tidak terlihat, tetapi secara ajaib setiap hari tumbuh untuk menampilkan kepribadian kita yang bijak dan kuat. Dengan menguatkan niat baik, kita mampu bergerak bersama tujuan hidup kita dengan tenang dalam semangat hidup yang terus-menerus menyala di dalam energi positif. Niat baik kita adalah sebuah benih yang akan menyelamatkan kita dari berbagai persoalan hidup.

Tanpa niat baik tidak ada keindahan dan kedamaian di dalam hidup. Jika kita tidak memiliki kesadaran untuk mengutamakan niat baik di semua aspek kehidupan, maka kekecewaan dan kekalahan akan menjadi bagian dari realitas hidup kita. Tanpa niat baik, kita akan terjebak dalam kekuatan energi negatif. Kehidupan kita di dalam energi negatif akan menjauhkan kita dari kebahagiaan, kedamaian, keindahan, keamanan, dan kebaikan. Oleh karena itu, mulailah benih niat baik ditabur dan ditumbuhkan dari dalam diri sejati. Ketika benih niat baik tumbuh, maka penciptaan pribadi yang bijak dan kuat telah dimulai, selama proses pertumbuhan tidak mungkin tanpa tantangan, tingkatkan kesadaran dan motivasi untuk menjaga agar benih niat baik tersebut siap menjadi pribadi yang berguna bagi kehidupan terbaik.

Pada akhirnya kita harus sadar bahwa ada pribadi yang baik di dalam pribadi yang tidak baik, dan ada pribadi tidak baik di dalam pribadi baik. Kita semua tidak sempurna. Kebaikan dan keburukan hidup berdampingan di dalam diri kita. Hanya niat baik kita yang mampu menjaga pribadi baik selalu unggul di dalam diri kita.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 29122018

Hubungan baik yang didasarkan pada rasa hormat, kompromi, kepedulian, kejujuran, toleransi, dan kepercayaan akan selalu abadi.~ Djajendra

Hidup adalah keseimbangan antara apa yang bisa kita kontrol dan apa yang tidak bisa kita kontrol. Saya belajar untuk hidup di antara usaha dan menyerah. ~ Danielle Orner

Kesederhanaan adalah jalan yang membawa kita untuk hidup dalam kebahagiaan.~Djajendra

Anda dapat menaklukkan hampir semua ketakutan jika Anda hanya akan memutuskan untuk melakukannya. Untuk diingat, ketakutan tidak ada di mana pun kecuali di dalam pikiran.~ Dale Carnegie

Meringankan! Apapun yang terjadi sebagai akibat dari keputusan Anda, Anda akan menanganinya!~ Susan Jeffers

Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya.~Djajendra

Kebutuhan kita yang paling dalam adalah kegembiraan yang datang bersama … mengetahui bahwa kita benar-benar bermanfaat bagi orang lain.~Eknath Easwaran

… tidak ada yang namanya hanya ada. Semuanya ada dalam melayani segala sesuatu yang lain. Keberadaan adalah memberi dan menerima. Sebuah batu memberi dan menerima tidak kurang dari seorang suci.~Jacob Needleman

Kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.~Djajendra

Sejarah manusia adalah hasil menyedihkan dari masing-masing orang yang menjaga dirinya sendiri.~ Julio Cortazar

Perasaan superior merugikan diri sendiri. Rendah hati dan percaya diri menguntungkan diri sendiri.~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN TAKUT MENYATAKAN KITA TIDAK BERDAYA

“Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya.”~Djajendra

Perasaan takut adalah tanda bahwa kita tidak berdaya. Dalam kehidupan sejati, tanpa pertolongan Tuhan, manusia tidak berdaya dan tak mampu berbuat apa-apa. Perasaan takut merupakan tanda bahwa kita harus lebih pasrah kepada Tuhan, kita tidak perlu ngotot dengan keinginan kita, tetapi membiarkan Tuhan yang membantu kita untuk menyelesaikan semua tantangan dalam hidup. Tugas kita adalah melayani kehidupan sehari-hari yang kita jalani dengan tanggung jawab dan kualitas terbaik. Tantangan, rintangan, dan kesulitan jangan dibiarkan membesar dalam rasa takut kita; tetapi, ringankan dalam optimisme dan keberanian untuk menyelesaikannya. Yakinkan diri bahwa Tuhan pasti membantu untuk mengatasi semua persoalan hidup. Bentuk kepribadian yang rendah hati dan percaya diri di dalam keyakinan bahwa tanpa bantuan Tuhan saya bukan apa-apa atau siapa-siapa. Kecilkan diri dihadapan Tuhan, jadilah pribadi yang sangat tergantung kepada Tuhan. Rasa takut akan berkurang banyak ketika kita merasa bahwa Tuhan sudah memimpin hidup kita dengan cinta dan kasih sayangnya.

Ketika kita mengabaikan kekuatan rohani untuk melengkapi kehidupan kita, maka perasaan takut akan muncul di segala sesuatu yang kita kerjakan. Sebenarnya, perasaan takut adalah sesuatu yang wajar, yang berfungsi agar kita lebih berhati-hati dan teliti. Ketakutan ini sebenarnya sebuah emosi atau perasaan yang muncul dari dalam diri untuk menghadapi bahaya. Tujuan perasaan takut ini adalah agar kita mampu menemukan cara untuk melindungi diri dari ancaman yang membahayakan hidup kita. Persoalan muncul ketika perasaan takut menjadi berlebihan, sehingga mengganggu mental dan fisik kita. Ketakutan, kecemasan, kekhawatiran; jika ketiganya bersatu dalam sikap dan perilaku, maka membuat kita tidak mampu menemukan solusi, tetapi terperangkap dalam stres yang melumpuhkan hidup kita sehingga kita sulit untuk menemukan solusi.

Perasaan takut tidak mungkin bisa dihilangkan dari diri kita, tetapi dapat dikelola secara holistik untuk membangun kesadaran tentang kehidupan yang kita jalani. Pada umumnya, perasaan takut membuat kita mencari perlindungan. Kita akan mencari sesuatu yang sangat kuat untuk melindungi hidup kita dari perasaan takut. Dalam hal ini, kesadaran kita untuk menguatkan kehidupan rohani dengan cara menyerahkan diri dan menundukkan hati dihadapan Tuhan mampu menghilangkan rasa takut. Tuhan adalah kekuatan yang tiada tandingan untuk melindungi hidup kita. Di jalan Tuhan, kita mampu mengurangi rasa takut, sehingga tidak menjadi berlebihan. Kita mampu mengendalikan diri di dalam perlindungan kekuatan Tuhan. Kita mampu menenangkan diri untuk menemukan solusi terbaik dari semua ancaman rasa takut tersebut.

Jika kita sadar bahwa hidup ini dan semua masalah hanya bersifat sementara, maka kita mampu bersikap ikhlas untuk segala sesuatu yang kita alami. Dalam hidup kita yang sementara ini, kita pasti melalui berbagai peristiwa kehidupan, baik yang kita sukai maupun yang tidak kita sukai. Semua peristiwa tersebut mengharuskan kita untuk respons dengan bijak agar kita tidak terjebak dalam rasa takut yang berlebihan. Intinya, rasa takut adalah sesuatu yang normal, tetapi jika sudah berlebihan rasa takutnya, maka dibutuhkan tindakan untuk menyelamatkan diri dari bahaya rasa takut itu. Sebab, jika rasa takut yang berlebihan dibiarkan, maka akan memicu proses kemunduran dan melumpuhkan diri sendiri, sehingga tidak mampu lagi bekerja untuk prestasi dan kinerja terbaik.

Temukan sumber rasa takut dan tingkatkan kepercayaan diri untuk menyelesaikannya. Hidup ini bukan pilihan kita, kadang kita harus menghadapi sebuah peristiwa yang tidak pernah kita inginkan dalam hidup kita. Jika kita memiliki keyakinan bahwa Tuhan yang memilih semua peristiwa hidup yang harus kita jalani, maka peristiwa yang tidak kita inginkan tidak akan menjadi sumber ketakutan. Kekuatan rohani kita mampu menciptakan keberanian untuk menghadapi semua peristiwa hidup dengan sabar dan tenang. Kita tidak akan menghindari tantangan apa pun, tetapi kita akan menguatkan optimisme dan keberanian untuk memanfaatkan tantangan bagi pertumbuhan hidup kita.

Jangan menyebarkan rasa takut kepada orang lain. Kendalikan diri dan selalu berpikir positif agar tidak menjadi pribadi yang suka menyebarkan rasa takut ke dalam kehidupan sosial. Kita harus sadar bahwa kita tidak berdaya dan kita semua bukan sebuah kekuatan tanpa pertolongan dari Tuhan. Kadang manajemen ketakutan digunakan untuk menguasai orang lain. Perilaku atau ucapan yang menciptakan rasa takut sangat merugikan pertumbuhan dan kemajuan dari sebuah masyarakat. Jika kita ingin membangun masyarakat yang sejahtera dan bahagia, maka jangan pernah menggunakan manajemen ketakutan untuk membuat orang-orang takut pada hal-hal tertentu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang kehilangan keberanian untuk melakukan sesuatu. Ketakutan yang berlebihan membuat orang-orang produktif menjadi malas dan tidak produktif. Aturan dan kebijakan yang mengancam kehidupan produktif akan menciptakan masyarakat yang rendah kinerja atau minim prestasi.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

PERASAAN SUPERIOR MERUGIKAN DIRI SENDIRI

“Perasaan superior merugikan diri sendiri. Rendah hati dan percaya diri menguntungkan diri sendiri.”~Djajendra

Sifat dan perilaku baik memberi perlindungan bagi diri sendiri dan orang lain. Sifat dan perilaku yang menunjukkan dirinya lebih tinggi dari orang lain akan merugikan hidupnya sendiri. Kesadaran bahwa ketidaksempurnaan melekat di dalam diri setiap orang akan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri. Jadilah pribadi yang baik terhadap setiap perbedaan. Jadilah pribadi yang menciptakan kedamaian dan keindahan untuk setiap perbedaan.

Perilaku yang menampilkan dirinya paling superior tidak akan menunjukkan toleransi. Kehidupan tanpa toleransi akan selalu kacau dan tidak pernah damai. Padahal manusia tercipta dengan berbagai perbedaan dari fisik maupun pemikiran. Tidak ada yang sama persis, setiap orang memiliki keunikannya masing-masing. Kehidupan ini untuk semua orang yang tidak persis itu, bukan untuk orang-orang tertentu yang merasa sama atau satu ide. Perbedaan dan keragaman ini semua sudah diciptakan Tuhan untuk dijalani bersama dalam sebuah kehidupan. Dan, tidak seorang pun yang berhak merasa paling tinggi atau pun paling baik. Kehidupan ini milik Tuhan dan kita semua bekerja untuk kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita.

Bersatu dan saling tolong menolong adalah perilaku yang mampu mengantarkan kesejahteraan bagi semua orang. Perilaku tanpa toleransi tidak akan pernah menciptakan kesejahteraan bagi semua orang, hanya akan menciptakan permusuhan dan konflik sepanjang zaman. Saat setiap orang berperilaku baik dan saling menghargai perbedaan, maka kehidupan akan menerima getaran energi positif. Dan, getaran energi positif ini akan menghubungkan setiap kehidupan untuk saling peduli dalam perasaan bersatu. Perasaan terhubung dan bersatu dalam perilaku yang produktif akan menciptakan nilai tambah untuk kesejahteraan hidup semua orang. Hindari sikap malas, hindari menyalahkan orang lain, serta mengalir bersama kehidupan yang produktif dan kreatif di sepanjang hidup.

Perilaku baik menjadikan setiap orang  jujur, sabar, sederhana, tidak mengambil hak orang lain, dan selalu bersyukur dengan hidupnya. Perilaku baik menjadikan orang sabar dalam proses dan tidak tergoda dengan jalan pintas. Kesadaran untuk tumbuh bersama perbedaan dan keragaman adalah kunci kedamaian hidup. Termasuk, saat Anda menginginkan sesuatu; maka, bekerja keras untuk mendapatkannya, bersabar untuk mendapatkannya, tumbuh dengan kualitas yang lebih baik untuk mendapatkannya. Jangan menyalahkan orang lain atau apa pun atas kegagalan Anda. Fokus pada kerja keras Anda dengan rendah hati, jangan sia-siakan kerja keras Anda dengan kesombongan.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

TIDAK PERLU MEMIKUL BEBAN HIDUP YANG TERLALU BERAT

“Kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.”~Djajendra

Beban hidup kita adalah keputusan dan pilihan kita sendiri. Bila kita ingin memiliki banyak hal dalam hidup, maka kita akan memikul beban yang cukup berat atas semua yang kita miliki. Membawa terlalu banyak hal-hal dalam hidup sebenarnya merugikan diri sendiri, tetapi keinginan dan nafsu yang bersatu dalam obsesi menjadikan kita siap memikul beban hidup. Di samping itu, beban hidup yang berat menghilangkan kekuatan kita, dan berpotensi membuat kita menyerah pada titik tertentu, sehingga kita terjebak dalam sebuah keadaan dan tidak mampu melanjutkan perjalanan hidup.

Beban hidup yang berat menjadikan kita tidak punya waktu untuk menjalani tujuan hidup yang sebenarnya. Tujuan hidup kita yang sebenarnya adalah untuk bersyukur atas semua kebaikan Tuhan dan menyadari bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kita miliki. Perasaan memiliki adalah tanda bahwa kita tidak jujur kepada diri sendiri. Kita semua dari tidak ada, menjadi ada, kemudian menjadi tidak ada lagi. Intinya, kita lahir untuk sebuah perjalanan yang penuh dengan pengalaman suka dan duka dari kehidupan, lalu kita pun pasti menghilang untuk selamanya dari kehidupan. Jadi, apa perlu memikul beban yang terlalu berat untuk sebuah perjalanan yang sifatnya hanya melintas dan bukan menetap?

Beban hidup yang terlalu berat melemahkan mental dan fisik. Ketika fisik dan mental tidak mampu memikul beban kehidupan yang berat, maka stres dan marah akan menguasai hati. Apa lagi jika tanggung jawab semakin meningkat karena bobot beban kehidupan semakin berat, jelas hal ini akan menjadikan kita sulit mendapatkan ketenangan dan kedamaian hidup. Beban hidup yang berat menjadikan kita bekerja terlalu keras, makan berlebihan, kurang olah raga, kurang santai, kurang tenang, kurang tidur, dan pikiran terus-menerus mengalir tanpa kendali. Semua kondisi ini memberi dampak buruk untuk kehidupan yang berkualitas, termasuk menurunkan kualitas kesehatan kita.

Meringankan beban hidup adalah pilihan dari orang-orang yang paling cerdas. Orang yang cerdas sadar bahwa hidup tanpa memiliki iman kepada Tuhan akan mengeringkan sukacita di dalam diri. Jika kita tidak ingat Tuhan setiap detik, maka sukacita di dalam diri akan hilang dan digantikan oleh dukacita. Beban hidup menjadi ringan saat kita yakin bahwa Tuhan dengan cintanya selalu membantu dan melindungi diri kita, sehingga kita tidak perlu takut kehilangan apa pun. Sebab, sesungguhnya kita tidak memiliki apa pun di dunia ini, kita hadir ke dunia untuk belajar dan mendapatkan pengalaman, bukan untuk memiliki dan mengumpulkan barang-barang.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

BERBICARA SEPERLUNYA DAN MENJAGA KEDAMAIAN HIDUP

“Pribadi yang damai selalu tenang dan diam, pribadi yang tidak damai selalu gelisah dan banyak berbicara.”~Djajendra

Menjaga ucapan positif berarti kita sudah turut menciptakan perdamaian hidup. Ucapan kita yang buruk dapat memancing emosi marah orang lain dan berdampak pada timbulnya konflik. Ucapan yang buruk muncul dari pikiran yang buruk. Ucapan yang buruk muncul dari suara batin yang buruk. Kendalikan pikiran dan suara batin yang buruk agar mampu berkata-kata yang baik, serta berucap yang baik.

Kendalikan semua pikiran yang melihat sisi buruk orang lain. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang sia-sia dan tidak berguna untuk kedamaian hidup. Pikiran yang suka melihat sisi buruk adalah pikiran yang membuat dirinya sendiri tidak damai. Ketika dirinya sudah tidak damai, maka dia tidak mampu memberikan hal-hal yang indah untuk orang lain.

Berbicara seperlunya saja. Tidak perlu berbicara yang tidak penting. Tidak perlu berbicara yang bisa menimbulkan perasaan tidak damai. Jadilah pribadi yang selalu memberikan kedamaian melalui sifat, perilaku, dan kata-kata. Jadilah pribadi yang kedamaian hidupnya timbul dari dalam diri sendiri, serta tidak tergantung pada hal-hal di luar diri. Jadilah pribadi yang setiap saat memilih untuk menjadi damai dalam segala situasi dan kondisi hidup.

Tenang dan diam di dalam kata-kata dan pikiran positif adalah emas. Merasa paling pintar dan merasa harus banyak berbicara adalah perbuatan yang merugikan diri sendiri. Hidup manusia untuk damai, bukan untuk banyak berbicara. Belajarlah untuk mendengarkan suara kehidupan. Belajarlah untuk mendengarkan suara hati. Belajarlah untuk hidup dalam keheningan. Keheningan dapat menghubungkan kita kepada kesadaran untuk menemukan arti hidup yang sebenarnya. Keheningan dapat menyembuhkan kita dari berbagai penyakit jiwa dan pikiran. Tenangkan diri dan terhubunglah dengan kecerdasan tertinggi alam semesta, sehingga mampu melayani hidup dengan kasih sayang.

Kedamaian hidup adalah harta terbaik yang kita miliki. Jiwa yang damai mampu menciptakan pengalaman hidup yang penuh sukacita. Jiwa yang damai mampu memberikan keindahan dan kebaikan bagi siapa pun. Jadi, jagalah ucapan dan kata-kata selalu positif. Lebih baik diam daripada berbicara yang menyakitkan orang lain. Lebih baik diam daripada berbicara yang merusak kedamaian hidup. Lebih baik diam daripada berbicara kosong dan tidak bermanfaat bagi siapa pun.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

INTEGRITAS TANPA MORALITAS BERBAHAYA

“Tindakan yang menunjukkan integritas dari keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas menjadikan dirinya sebagai pribadi berkarakter buruk.”~Djajendra

Integritas adalah tindakan yang konsisten terhadap keyakinan yang dianggap paling benar. Jika keyakinan yang dianggap paling benar ini bertentangan dengan moralitas dan kemanusiaan, maka tindakannya menjadi sangat berbahaya bagi kehidupan orang lain. Integritas wajib dilengkapi dengan etika, moralitas, dan kemanusiaan. Seseorang yang merasa sudah sangat benar dalam membela keyakinan dan mampu membuktikan kebenaran yang dia yakini, maka integritas mendorong dirinya untuk bertindak dengan sungguh-sungguh. Dia tidak akan pernah merasa bersalah dengan tindakannya, selalu merasa tindakannya itu sesuai dengan tujuan dan perjuangan. Dia merasa tindakannya itu membela apa yang dia yakini. Jadi, sampai kapan pun tidak akan pernah ada penyesalan terhadap tindakannya tersebut, walau hal tersebut bertentangan dengan kemanusiaan dan kebenaran universal.

Integritas memunculkan keberanian dari keyakinan dan digunakan sebagai alat untuk melayani suatu tujuan. Oleh karena itu, semua organisasi sangat mendorong setiap individunya untuk memiliki integritas dalam melayani tujuan. Nilai-nilai dari keyakinan menjadi energi yang menciptakan karakter untuk bertindak. Biasanya, nilai-nilai organisasi menjadi keyakinan bersama untuk mencapai tujuan, di sinilah diperlukan integritas pribadi yang hebat untuk melayani tujuan organisasi. Jika dalam keyakinan organisasi tersebut miskin moralitas, etika, dan kemanusiaan; maka, tindakan dari para individu akan menghasilkan karakter buruk. Intinya, tindakan seseorang bisa saja menunjukkan integritas yang hebat, tetapi keyakinan yang mengabaikan kemanusiaan dan moralitas akan menjadikan dirinya sebagai pribadi berkarakter buruk.

Ketika sebuah organisasi ingin integritas menjadi sarana untuk melayani tujuan; maka harus dipastikan moralitas, kemanusiaan, dan etika sudah menjadi karakter dari masing-masing pribadi. Semua orang harus sudah memahami cara memilih antara benar dan salah. Semua orang harus sudah memahami bahwa kehidupan ini berlangsung dalam keragaman dan perbedaan. Semua orang harus sadar untuk berkompetisi dengan cara-cara positif dan jujur. Ketika integritas sudah dilengkapi dengan kemanusiaan, moralitas, dan etika; maka setiap pribadi mampu memiliki karakter positif untuk melayani tujuan organisasi. Tidak boleh ada perasaan paling benar dan orang lain salah. Integritas tanpa toleransi kepada pihak lain yang berbeda menjadi berbahaya bagi kehidupan sosial. Jika seseorang menganggap keyakinannya yang paling benar dan memiliki integritas untuk bertindak, maka tindakannya tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi yang berbeda dengan dirinya.

Integritas sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan. Seseorang dengan integritas mampu menjadi diri sendiri dan bertindak dengan jujur untuk mencapai hasil terbaik dari tujuan. Integritas membuat seseorang termotivasi untuk bertindak secara konsisten dalam mencapai visi. Integritas menjadikan seseorang sadar untuk menjadi diri sendiri yang jujur terhadap prinsip dan tindakannya. Apa pun situasinya, integritas menjadikan pribadinya konsisten dalam bertindak sesuai dengan prinsip untuk menuju tujuan. Ucapan, pemikiran, dan tindakan dari seseorang dengan integritas dapat dipercaya. Dia jujur dengan tindakannya. Dia berani bertindak dan menerima resiko dari tindakannya. Dia selalu membuat keputusan sesuai keyakinan dan nilai-nilai hidupnya. Intinya, integritas adalah alat yang sangat diperlukan untuk mencapai suatu tujuan atau visi dengan baik. Sebab, setiap orang yang memiliki integritas mampu tampil secara konsisten dengan semua potensi hebatnya, untuk membantu organisasi mencapai tujuan dan mewujudkan visi.

Integritas seperti pisau yang dapat digunakan untuk kebaikan dan juga untuk ketidakbaikan. Oleh karena itu, moralitas dan kemanusiaan haruslah melekat di dalam diri setiap pribadi sebelum integritas menjadi bagian dari pribadi mereka. Integritas juga harus ditumbuhkan dari wawasan dan pengetahuan yang luas, tidak boleh dari sebuah keyakinan atau kebenaran yang sempit. Integritas harus mampu beradaptasi dengan ruang dan waktu yang selalu dalam perubahan. Integritas tidak boleh dari persepsi yang mengutamakan kepentingan buruk, tetapi haruslah berdasarkan kemanusiaan dan keadilan sosial. Integritas tidak boleh dikembangkan dari rasa takut, benci, dendam, marah, dan kecewa; tetapi, harus dikembangkan dari rasa cinta, kepedulian, perhatian, pertumbuhan, dan kemanusiaan. Integritas adalah sebuah alat yang hebat untuk mencapai tujuan, dan jangan sampai alat yang hebat ini disalahgunakan untuk kepentingan yang merugikan kehidupan orang banyak.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

JAGA UCAPAN DALAM KATA DAN NADA POSITIF

“Ucapanyang buruk dihasilkan dari pemikiran yang buruk. Ucapan yang buruk bisa melukaiorang lain. Ucapan yang buruk bisa menciptakan banyak musuh. Jaga setiap ucapandalam kata dan nada positif.”~Djajendra

Ucapan yang baik membantu kita mencapai keadaan damai dan bahagia. Ucapan kita yang baik menguatkan energi baik di alam kehidupan. Nada bicara yang sopan dan kata-kata positif menyatukan semua perbedaan. Bahasa bertujuan untuk membuat kita semua bersatu dalam pengertian dan kebersamaan. Komunikasi yang baik meningkatkan kualitas persaudaraan dalam kehidupan. Melalui nilai-nilai positif kita dapat memberikan pemikiran positif dan ucapan yang baik kepada orang-orang di sekitar kita. Kendalikan ego dan perasaan tinggi hati. Jangan mengganggu kedamaian hidup orang lain dengan kata-kata dan ucapan yang buruk.

Semua orang bisa berkata-kata dan berucap sesuka hatinya, tetapi jika tidak dikendalikan dengan etika dan moralitas, maka kekacauan dan ketidakamanan yang akan terjadi. Kesadaran untuk menjaga ucapan sangatlah penting. Ucapan yang baik bukan hanya milik orang bijak saja, tetapi haruslah menjadi budaya dan perilaku dari setiap orang. Ketika kita berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita sudah berbuat baik untuk kedamaian hidup.

Walaupun kita memiliki pengetahuan yang tinggi, jika kita tidak mampu berucap dengan sopan dan berkata-kata positif, maka kita menjadi pribadi yang tidak berguna bagi kebaikan hidup. Pengetahuan yang baik memberikan pencerahan, sehingga kita memiliki kesadaran untuk menjalani hidup dengan energi positif. Kehidupan yang ideal dan harmonis tercipta dari kemampuan setiap orang untuk menjaga ucapan dan berkata-kata positif. Komunikasi dengan bahasa yang positif mengeluarkan energi positif di dalam kehidupan, sehingga perasaan damai dan tenang mampu meningkatkan kualitas hidup semua orang.

Walaupun ada perasaan berbeda, tetapi kemampuan menjadi toleran terhadap perbedaan sangatlah penting. Jiwa yang toleran mampu mengendalikan diri dan tidak akan berucap negatif tentang orang lain. Jiwa yang toleran selalu menyadari bahwa kedamaian batin dihasilkan dari kata-kata dan pemikiran positif. Jiwa yang toleran sangat menyadari bahwa kemanusiaan sifatnya abadi, sehingga tidak akan melukai siapa pun dengan ucapan dan kata-kata yang buruk.

Komunikasi yang baik tidak pernah merugikan siapa pun. Komunikasi yang baik mampu menjaga kebenaran selalu bersama kita semua. Komunikasi yang baik mampu mengubah pikiran negatif kita menjadi positif. Ucapan yang baik memberitakan perdamaian dan keharmonisan untuk hidup bersama. Ucapan dan kata-kata positif dapat membuat kita semua bahagia. Ucapan yang sopan dengan kata-kata positif membebaskan kita semua dari stres dan menciptakan kehidupan yang tenang. Ucapan yang sopan dan kata-kata positif memberikan efek positif pada kehidupan sosial.

Ketika seseorang terbiasa berucap tidak sopan dengan kata-kata negatif, maka dia sedang memisahkan dirinya dari kesatuan hidup. Dia sedang menciptakan realita untuk menjalani kehidupan yang tidak damai. Dia sedang menciptakan kehidupan yang membuatnya tidak pernah merasakan bahagia dengan kenyataan sehari-hari. Hidupnya selalu dengan prasangka buruk yang semuanya bersumber dari pemikiran buruknya. Jalan hidupnya selalu bertindak secara egois, sehingga dia terpisah dari orang lain.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 18122018

Hambatan tidak menghalangi jalan, mereka adalahjalannya.~ Pepatah Zen

Satu-satunya jalan keluar dari labirin penderitaan adalah memaafkan.~ John Green

Mewujudkan impian menjadi kenyataan, tidak cukup dengan kerja keras dan kecerdasan, perlu keberuntungan, perlu pertolongan dari Tuhan.~Djajendra

Jika belas kasihmu tidak termasuk dirimu sendiri, itu tidak lengkap.~ Jack Kornfield

Impian dan khayalan kita bukanlah nyata, hal-hal nyata di masa depan tidak pernah kita ketahui.~Djajendra

Antusiasme adalah listrik kehidupan.~ Gordon Parks

Makna hidup itu hanya untuk hidup. Ini sangat sederhana dan sangat jelas dan sangat sederhana. Namun, semua orang bergegas dalam kepanikan besar seolah-olah itu perlu untuk mencapai sesuatu di luar diri mereka sendiri.~ Alan Watts

Nilai-nilai perusahaan memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan.~Djajendra

Jalan hidup itu banyak kejutan, tidak seperti yang dipikirkan.~Djajendra

Setiap pelanggaran kebenaran tidak hanya semacam bunuh diri di pembohong, tetapi juga merupakan pertikaian pada kesehatan masyarakat manusia.~Ralph Waldo Emerson

Jangan pernah lupa apa yang perlu kamu ingat.~Garrett Bartley

Ketika sadar bahwa diri ini bukan siapa-siapa, bukan apa-apa, hanya sebutir garam dalam lautan luas; maka, kita akan menemukan kebahagiaan.~Djajendra

Jangan mencoba menjadi istimewa. Jika Anda hanya biasa, lebih biasa daripada yang lain, Anda akan menjadi luar biasa.~ Sadhguru

Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosi orang lain.~Djajendra

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJALANKAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN

“Nilai-nilai perusahaan memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan.”~Djajendra

Setiap perusahaan memiliki nilai-nilai, visi, dan misi untuk dipahami oleh setiap karyawan. Nilai-nilai dimaksudkan agar karyawan memiliki perilaku kerja seperti yang diinginkan oleh nilai-nilai tersebut. Visi dimaksudkan agar karyawan fokus bekerja menuju ke masa depan perusahaan. Misi dimaksud agar karyawan memiliki kecerdasan, energi, dan integritas untuk melakukan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan sepenuh hati pada momen sekarang. Memahami nilai-nilai, visi, dan misi perusahaan membantu setiap individu untuk menciptakan budaya kerja yang etis. Tidak akan ada lagi benturan nilai-nilai, karena setiap orang sudah sadar untuk mengutamakan nilai-nilai perusahaan sebagai inti dari profesionalisme kerja mereka. Selanjutnya, perilaku keja yang etis akan muncul dari kesadaran masing-masing karyawan, sehingga sistem dan budaya kerja mampu digerakkan melalui perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan.

Sebelum menjalankan nilai-nilai perusahaan, karyawan terlebih dahulu harus mengenal diri sendiri dengan baik. Kenali dulu siapa saya? Apa pemikiran saya? Apa etos saya? Setelah mengenal diri sendiri dengan baik, selanjutnya internalisasikan nilai-nilai perusahaan ke dalam diri, kemudian dijadikan kebiasaan dan perilaku sehari-hari di lingkungan kerja. Menjalankan nilai-nilai perusahaan adalah bagian terpenting untuk bisa menyatu dalam kerja sama di dalam organisasi. Nilai-nilai akan menyatukan setiap orang untuk bekerja secara profesional. Nilai-nilai menciptakan perilaku dan kebiasaan untuk membangun budaya kerja yang kuat dan konsisten. Nilai-nilai memberikan kemampuan kepada setiap karyawan untuk memiliki energi menuju tujuan; memiliki pemikiran kehidupan kerja yang harmonis; dan kemampuan pengambilan keputusan yang baik.

Implementasi nilai-nilai perusahaan dalam kegiatan sehari-hari sebaiknya disatukan dalam kesadaran untuk menjalankan etika yang baik di lingkungan perusahaan. Etika menyadarkan setiap orang untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, atau mana yang boleh atau mana yang tidak boleh. Perilaku etis yang digerakkan oleh energi nilai-nilai perusahaan mampu menciptakan budaya kerja, yang saling percaya dan saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Realitas ini akan menciptakan budaya kerja yang beretika. Perusahaan yang beretika mampu bersikap terbuka untuk merangkul setiap kepentingan di dalam kebenaran kerja. Hal ini juga mampu membangun kesadaran dan ketulusan  di hati setiap individu untuk membantu perusahaan dalam setiap situasi.

Nilai-nilai, visi, dan misi harus ditumbuhkan dari kesadaran dan menjadikannya sebagai keyakinan di ruang kerja. Jika sudah menjadi keyakinan di dalam rutinitas kerja, maka setiap orang mengerti apa tugas mereka, seperti apa cara kerja mereka, dan ke arah mana mereka harus bergerak untuk bisa mencapai tujuan. Realitas ini menciptakan budaya kerja yang lincah, proaktif, energik, dan cepat mengambil keputusan. Ini juga menjadikan rutinitas kerja setiap hari mampu mencapai target dan menghasilkan kinerja terbaik.

Nilai-nilai perusahaan haruslah menjadi fondasi untuk membentuk model perilaku kerja. Karena nilai-nilai ini dipahami oleh setiap individu, maka perilaku kerja setiap orang bisa berada dalam level energi yang sama, sehingga setiap orang mau saling menghargai dan saling membantu untuk pencapaian target kerja. Hal ini juga berlaku terhadap orang-orang yang memiliki karakter yang berlawanan. Walaupun karakternya berlawanan, tetapi nilai-nilai yang disadari secara bersama mampu menghindarkan konflik di internal perusahaan.

Menjalankan nilai-nilai perusahaan membutuhkan kesadaran dan ketulusan hati yang tinggi. Apalagi di tempat kerja setiap orang sudah sangat dewasa dan karakternya sudah terbentuk. Jelas, hal ini menjadi tantangan yang tidak mudah. Tanpa memiliki kesadaran dan ketulusan hati dari setiap individu untuk menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati, maka menjadi tidak mudah untuk diimplementasikan nilai-nilai perusahaan. Realitas ini semakin menyulitkan perusahaan untuk membangun organisasi dan budaya kerja yang etis. Oleh karena itu, kesadaran dan ketulusan hati untuk menjadi etis dan mengkontribusikan moral positif di lingkungan kerja menjadi sesuatu yang prioritas.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KITA ADALAH PEJUANG

“Impian dan khayalan kita bukanlah nyata, hal-hal nyata di masa depan tidak pernah kita ketahui.”~Djajendra

Tantangan dan masalah akan datang untuk melawan kita. Tidak ada jalan untuk menghindarinya. Kita harus berhadapan dengan mereka dan menunjukkan kemampuan yang hebat untuk menaklukkannya. Kita adalah pejuang yang bertugas memenangkan setiap tantangan agar dapat melangkah untuk kehidupan yang lebih tinggi. Kita harus siap menang melawan kehidupan yang tidak pernah kita ketahui. Kita tidak pernah tahu apa yang akan hadir di masa depan kita. Impian dan khayalan kita bukanlah nyata, hal-hal nyata di masa depan tidak pernah kita ketahui. Jadi, siapkan diri untuk berhadapan dengan hal-hal yang tidak diketahui, dan siapkan mental untuk memenangkan pertarungan yang harus dihadapi.

Kehidupan kita adalah permainan yang abadi, permainan untuk menemukan kebahagiaan sejati. Untuk mendapatkan kebahagiaan kita harus menang dari tantangan, bahaya, resiko, kesulitan, kerugian, dan kegagalan. Tidak ada jalan yang mudah, kecuali kita sadar bahwa kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, sehingga selalu bersukacita untuk mendapatkan kebahagiaan dalam keadaan seperti apa pun.

Di dalam tubuh kita hidup jiwa yang hebat. Jiwa yang hebat ini harus dilatih untuk memimpin hidupnya. Bila jiwa tidak dilatih untuk memimpin hidupnya; maka, pikiran, ego, emosi, dan tubuh akan berlomba-lomba untuk mengatur jalan hidup kita. Hanya jiwa yang memiliki nilai-nilai untuk menguatkan diri saat melawan tantangan dan kesulitan. Nilai-nilai kehidupan di dalam jiwa mampu menjalani naik-turunnya kehidupan yang dilalui; tidak akan merasa bangga saat dipuji dan tidak marah saat dihina; selalu tenang dan sabar untuk menguatkan dirinya sehingga mampu memimpin memenangkan berbagai pertarungan dalam hidup. Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENJADI PRIBADI YANG TERKENDALI

“Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosiorang lain.”~Djajendra

Kehidupan sosial itu penting, tetapi semua hubungan dengan orang lain harus bersumber dari diri yang terkendali dan cerdas emosi. Ketika terjadi perang emosi dan kata-kata, jadilah terkendali, tunjukkan kedewasaan dan kesabaran. Jika Anda marah dengan sikap orang lain, tenangkan diri, dan untuk sementara jauhi orang tersebut. Tidak perlu mengeluarkan emosi dan kata-kata buruk untuk membalas sikap buruk orang lain. Jangan biarkan Anda terpancing dan mengeluarkan reaksi buruk. Jadilah terkendali, jadilah santai, dan tinggalkan suasana yang tidak aman tersebut.

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam. Jangan pikirkan apa kata orang tentang Anda. Tidak penting memikirkan pendapat orang lain, yang penting Anda tetap tenang dan tidak menyinggung atau melakukan tindakan yang memancing reaksi negatif dari pihak manapun. Mungkin Anda terluka atau kecewa, kuatkan hati dan tetaplah tersenyum sambil meninggalkan suasana yang tidak baik tersebut.

Hidup ini bukan tentang kalah dan menang, tetapi tentang belajar dan pengalaman. Jadi, tidak perlu terlalu terobsesi untuk menang dalam sebuah masalah atau persoalan hidup. Biarkan persoalan itu terselesaikan dengan baik pada waktunya. Mungkin pada saat sekarang tingkat emosi masih tidak stabil, semua pihak menganggap dirinya yang paling benar dan tidak mau mengalah demi kebaikan. Dalam situasi yang sulit menciptakan perdamaian, maka membatasi diri pada reaksi yang ekstrem adalah pilihan terbaik. Tindakan terbaik saat diri dalam marah adalah tidak mengeluarkan reaksi apa pun.

Ketika suara hati mendorong Anda dengan emosi untuk membalas perbuatan tidak baik,  gunakan akal sehat dan kendalikan suara hati tersebut. Bebaskan diri dari semua kepentingan dan tingkatkan kesadaran untuk tetap tenang. Jangan menyebabkan diri Anda menjadi penyebab kerusakan sebuah hubungan. Ketika keburukan dibalas dengan keburukan, maka kerusakan dalam hubungan tersebut akan sulit diperbaiki untuk selamanya. Jika dalam jangka panjang tidak ada yang merasa bersalah, maka hubungan tersebut secara perlahan-lahan akan tergelincir ke dalam konflik abadi. Setiap saat luka lama akan muncul untuk menghambat hubungan baik.

Pengendalian diri bukan berarti Anda takut berhadapan dengan orang lain. Ini adalah tentang kehebatan Anda untuk tetap tenang dan sabar di saat orang lain tidak terkendali. Saat Anda tenang dan sabar, Anda bisa berpikir jernih untuk mengambil keputusan terbaik. Keputusan terbaik adalah mengarahkan pikiran ke tempat-tempat terindah, dan menjauhkan pikiran dari wilayah konflik. Anda pun mampu dengan santai keluar dari pertengkaran dan lawan Anda tidak menemukan Anda untuk diserang dengan kata-kata buruk. Dalam situasi ini, lawan sudah tidak menemukan Anda di wilayah emosi negatif, Anda pun sedang menikmati keindahan di wilayah bahagia. Intinya, tidak perlu terpancing dengan sikap dan perilaku buruk orang lain. Jangan mau dikendalikan hidup Anda dengan karakter dan keputusan orang lain. Anda itu merdeka dan bebas untuk menikmati indahnya kehidupan. Hilangkan dirimu dari perangkap wilayah konflik, tingkatkan kesadaranmu untuk hidup bahagia.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 10112018

Banyak orang berpikir bahwa dengan menimbun uang mereka mendapatkan keamanan untuk diri mereka sendiri. Jika uang adalah SATU-SATUNYA harapan Anda untuk kemerdekaan, Anda tidak akan pernah memilikinya. Satu-satunya keamanan nyata yang dapat dimiliki seseorang di dunia ini adalah cadangan pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan. Tanpa kualitas ini, uang praktis tidak berguna.~Henry Ford

Berikan perbedaanmu, sambutlah perbedaanku, satukan semua perbedaan dalam keseluruhan yang lebih besar – seperti hukum pertumbuhan. Pemersatu perbedaan adalah proses kehidupan abadi – sintesis kreatif, tindakan penciptaan tertinggi.~ M. P. Follet

Bagaimana orang adalah pilihan mereka. Bagaimana saya adalah pilihan saya. Tidak peduli apa yang mereka lakukan, tidak ada yang bisa membuat saya marah, bahagia atau tidak bahagia. Hak istimewa ini saya simpan untuk diri saya sendiri.~ Sadhguru

Dalam situasi yang penuh emosi dan amarah, maka diam itu adalah emas. Jangan biarkan satu pun kata-kata buruk keluar dari mulut Anda. Kendalikan diri dan jadilah pemenang di dalam diam.~Djajendra

Tidak ada yang baik atau buruk tetapi dengan perbandingan.~Thomas Fuller

Seluruh hidup Anda adalah Realitas Virtual, karena Anda hanya melihatnya seperti yang terjadi dalam pikiran Anda. ~ Sadhguru

Jangan menilai dan kamu tidak akan pernah salah.~Jean Jacques Rousseau

Orang malas karena mereka tidak tahu cara beristirahat. Jika Anda merasa tenang, Anda siap untuk beraktivitas. ~ Sadhguru

Pribadi yang tidak terkendali sangat mudah dipermainkan oleh emosi orang lain.~Djajendra

Anda adalah makhluk holistik dengan energi nondualistik dan energi dari bidang fisik sebagai bagian dari keberadaan Anda.~ Wayne Dyer

Kesadaran jiwa muncul ketika kita berdiri menghadap ke arah yang berlawanan pada saat yang sama – menuju keabadian dan menuju waktu, menuju ketidakterbatasan dan menuju ruang, menuju kesatuan dan menuju kompleksitas. Kita berdiri di dalam dualisme itu tanpa dualistik, karena dalam kesadaran kita dapat mengakomodasi kebalikannya. Kami melakukan ini dengan mengidentifikasi keduanya. Identifikasi ini menghasilkan pengalaman menjadi individu sementara pada saat yang sama menjadi keseluruhan, dan tidak menemukan kontradiksi dalam pengalaman ini.~Andrew Schneider

Kebenaran ada dalam keyakinan masing-masing orang. Dalam kehidupan pribadi siapa pun berhak merasa paling benar, tetapi tidak seorang pun berhak menjadikan dirinya paling benar dalam kehidupan sosial.~Djajendra

Mari kita tidak pernah mengacaukan stabilitas dengan stagnasi.~Mary Jean LeTendre

Kita harus sama sekali mengabaikan pencarian keamanan, dan menjangkau risiko hidup dengan kedua tangan. Kita harus menghadapi keraguan dan kegelapan sebagai biaya mengetahui.~ Morris L. West

Satu hal yang bisa kita lakukan adalah membuat pilihan untuk melihat dunia dengan cara yang sehat. Kita dapat memilih untuk melihat dunia sebagai aman hanya dengan saat-saat bahaya daripada melihat dunia sebagai berbahaya hanya dengan saat-saat aman.~Deepak Chopra

Satu-satunya kedamaian, satu-satunya keamanan, yang terpenuhi.~Henry Miller

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

KEKUATAN HATI DAN MENTAL UNTUK MENGHADAPI KEINGINAN

“Kita berhak memiliki keinginan apa pun, tetapi semua keinginan tersebut harus dijalan kebenaran, kita pun harus siap menghadapi semua ujian dalam bentuk kesulitan dan tantangan yang tidak mudah.”~Djajendra  

Keinginan tidak pernah habis. Setelah terpenuhi sebuah keinginan akan muncul keinginan yang lain. Keinginan yang tidak terpenuhi bisa melemahkan hidup kita. Selama keinginan tidak bisa dikendalikan, kita akan menderita dan sulit menemukan ketenangan hidup. Sebenarnya, tidak salah memiliki banyak keinginan asalkan memiliki kesadaran bahwa kehendak Tuhan yang akan terjadi. Jika kebetulan keinginan kita dan kehendak Tuhan sama, maka kita boleh berbahagia dengan mendapatkan keinginan tersebut. Jika keinginan kita belum juga terwujud, maka jangan menyerah apalagi berhenti untuk berupaya dengan lebih baik lagi agar keinginan tersebut bisa terwujud. Jika dalam momen ini kita tidak tenang dan terlalu gelisah untuk menginginkan sesuatu, maka tantangan dan godaan yang berat akan menyulitkan diri sendiri.

Sebuah keinginan membutuhkan proses yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Proses untuk mencapai keinginan harus dilengkapi dengan pengetahuan, teknologi, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan konsistensi. Dalam perjalanan memenuhi keinginan, kita akan menghadapi tantangan dan kesulitan. Di sini, kita harus memiliki mental yang hebat dan kekuatan hati yang penuh motivasi untuk melewati semua ujian. Di tengah-tengah aktivitas kita untuk mewujudkan keinginan, kita tidak boleh melupakan bahwa kegagalan bukan berarti akhir, tetapi awal untuk memulai proses dengan lebih hebat lagi. Intinya, kita berhak memiliki keinginan apa pun, tetapi semua keinginan tersebut harus dijalan kebenaran atau kebaikan, dan kita pun harus siap menghadapi semua ujian dalam bentuk kesulitan dan tantangan yang tidak mudah.  

Keinginan dibutuhkan dalam hidup setiap orang agar bisa meningkatkan kualitas hidup. Keinginan kita membuka arah dan jalan hidup kita. Jadi, keinginan itu bukanlah sesuatu yang buruk bagi hidup kita. Kita wajib memiliki keinginan agar termotivasi untuk mewujudkannya. Hal yang perlu kita sadari adalah bahwa keinginan tersebut harus dijalan kebenaran agar hidup kita damai. Melalui keinginan kita bisa mengabdi dan berkontribusi di dalam kehidupan ini. Melalui keinginan kita bisa memberi untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Keinginan di jalan kebenaran berarti keinginan tersebut tidak dikendalikan oleh akal buruk, tetapi dikendalikan dari niat baik untuk memberikan yang terbaik bagi kehidupan. Jika kita memiliki keinginan dengan ambisi untuk keuntungan diri sendiri, maka penderitaan akan mengisi ruang keberhasilan kita.

Keinginan harus ditumbuhkan dalam mental dan hati yang tangguh. Kekuatan hati dan mental menjadi sangat menentukan untuk mencapai keinginan. Kita harus memiliki kekuatan hati dan mental yang tanpa henti melakukan upaya dan kerja keras untuk membawa kita ke tujuan akhir dari keinginan tersebut. Upaya serius untuk mencapai keinginan harus hidup di dalam motivasi diri yang tinggi. Mungkin kita membutuhkan waktu untuk mewujudkan keinginan tersebut, kita harus yakin bahwa dengan bantuan dari Tuhan kita mampu mewujudkan keinginan tersebut. Tidak boleh berhenti dalam pengejaran keinginan. Kalau kita beruntung dalam waktu singkat keinginan tersebut dapat terwujud, atau mungkin membutuhkan waktu yang lebih panjang. Intinya, kita tidak pernah tahu kapan keinginan kita tersebut terwujud, tugas kita adalah berupaya tanpa henti sampai suatu hari keinginan tersebut tercapai. Kembangkan secara terus-menerus tingkat kecerdasan mental dan kekuatan hati yang hebat agar selalu percaya diri untuk mencapai keinginan tersebut.

Keinginan mendorong kita menuju masa depan yang lebih berkualitas. Jadi, jangan pernah membatasi keinginan dan impian, biarkan keinginan dan impian hidup di dalam harapan kita. Keinginan yang kuat menjadi kekuatan untuk membuka jalan yang baru. Keinginan yang kuat mampu membuat kita mengalir dalam hidup walau banyak rintangan yang harus dilalui. Keinginan yang kuat membuat kita hidup di dalam kehidupan ini. Hal terpenting adalah simpan semua keinginan di dalam diri sendiri, tidak perlu bercerita kepada orang lain tentang keinginan Anda, sampaikan keinginan tersebut kepada Tuhan melalui doa di dalam hati. Kemudian miliki perilaku dan tindakan untuk mewujudkan keinginan tersebut setiap hari.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

HARI INI ADALAH HADIAH TERINDAH

“Jika pada momen ini tidak bisa bahagia, janganbermimpi besok bisa bahagia.”~Djajendra

Momen ini adalah hadiah terindah. Sekaranglah waktu terbaik yang kita miliki untuk menikmati hidup. Sekaranglah pengalaman menyenangkan ada bersama kita. Hidup ini indah dan seluruh keindahan itu terjadi pada saat sekarang atau pada momen sekarang. Di setiap momen sangat banyak kebaikan dan karunia yang kita terima dari Tuhan. Semua keadaan adalah hadiah kecil dari Tuhan untuk dijadikan pelajaran dan pengalaman bagi hidup kita. Apa pun peristiwa yang kita hadapi pada momen ini sambutlah dengan pikiran positif. Sambutlah semua realitas dengan prasangka baik sebagai hadiah terindah dari Tuhan.

Menyenangkan dan tidak menyenangkan hanyalah persepsi yang tidak mampu memahami hidup secara keseluruhan. Jika pada momen ini kita mampu bersyukur dan merasakan kegembiraan, maka momen ini akan menjadi titik yang menyambungkan kita menuju masa depan terbaik. Kita hidup pada momen ini, jangan sia-siakan momen ini dengan kesedihan dari masa lalu maupun ketakutan akan masa depan. Kemampuan kita menguatkan hati dan mental untuk menerima momen ini sebagai hadiah terindah akan menjadi kebiasaan kita di sepanjang hidup. Kita perlu melatih diri untuk membiasakan diri kita bersyukur dan bergembira pada momen ini. Setiap hari adalah keindahan dan keajaiban yang kita terima dari realitas hidup. Bergembiralah dan belajarlah dari hal-hal tak terduga yang penuh kejutan di sepanjang hidup.

Hidup kita mengalir seperti sungai, kita tidak dapat menahan hidup dari aliran realitas. Keinginan kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Mimpi-mimpi kita tidak mampu menahan aliran hidup kita. Aliran hidup kita dikendalikan oleh Tuhan, bukan maunya kita. Jalan hidup kita sudah diatur sama pencipta kita, bukan maunya kita. Jangan sandarkan hidup pada keinginan, tapi sandarkan hidup untuk memahami kehendak Tuhan. Semua keinginan kita jika tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, maka tidak akan terjadi. Oleh karena itu, dari pada sibuk memikirkan keinginan, lebih baik melakukan hal-hal berkualitas pada momen ini dengan perasaan gembira. Biarkan titik-titik momen terindah menyambungkan kita menuju masa depan terbaik.

Satu-satunya milik kita yang paling berharga dalam kehidupan ini adalah kegembiraan. Semua momen yang kita jalani, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan, haruslah di dalam kegembiraan. Hanya kegembiraan milik kita yang abadi di sepanjang hidup. Kegembiraan kita adalah kekayaan kita yang sesungguhnya. Masa-masa sulit haruslah disikapi dengan optimis dan mencari solusi dengan perasaan gembira. Setiap masalah adalah pelajaran dan pengalaman untuk ditemukan jalan keluar terbaik. Setiap tantangan bertujuan untuk memicu kreativitas kita agar lebih memaksimalkan potensi kita. Hidup ini indah, kita harus dapat menikmati keindahan ini dengan perasaan gembira.

Pikiran adalah alat yang harus kita gunakan dengan baik. Jika pikiran dibiarkan tanpa kendali, maka pikiran berjalan sesukanya dan akan membawa hidup kita pada kesulitan. Oleh karena itu, tenangkan pikiran dan jaga sepenuhnya agar pikiran tidak bergerak sendiri. Pikiran hanya boleh digunakan melalui kesadaran. Pikiran diarahkan untuk memikirkan hal-hal terindah, sehingga kegembiraan dapat dirasakan. Pikiran harus dibuat menyatu dalam kegembiraan untuk menjalani momen ini, menyerap semua hal baik di dalam momen ini, dan menyatu dengan realitas untuk menemukan hal-hal terbaik bagi hidup kita.

Hidup kita ada pada momen ini. Waktu kita saat ini sangat berharga dan satu-satunya kekayaan yang kita miliki untuk menikmati kebahagiaan. Waktu kita pada momen ini adalah pelajaran dan pengalaman hidup kita. Jangan menghabiskan waktu untuk hal-hal yang membuat hidup kita tidak bahagia. Jangan membuang-buang waktu untuk memikirkan masa lalu dan masa depan yang bukan milik kita. Milik kita hanya momen ini. Milik kita hanya detik ini. Momen ini adalah hadiah terindah dari Tuhan untuk kita, jangan sia-siakan hadiah terindah ini dengan memikirkan yang bukan milik kita. Biarkan momen terindah ini menciptakan langkahnya untuk membawa hidup kita pada momen-momen terindah berikutnya.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com

MENGUATKAN MORALITAS PRIBADI

“Manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.”~Djajendra

Moralitas pribadi bersumber dari dalam diri. Kejujuran, kasih sayang, kepedulian, memberikan contoh yang baik, dan bersikap adil adalah bagian dari moralitas pribadi. Menghormati kemanusiaan, hukum, properti, otonomi, dan kebebasan, juga menjadi bagian dari moralitas pribadi. Jika nilai-nilai moral pribadi menurun, maka ketenangan dan kedamaian hidup akan berkurang. Nilai-nilai moralitas menjaga kehidupan dari kekacauan. Moralitas pribadi mengendalikan diri sendiri untuk selalu menjadi kebaikan bagi kehidupan.

Ketika moralitas mengalami kekalahan, maka kekacauan dan kerusakan akan meningkat. Di zaman kebebasan, di mana setiap orang dengan mudah memiliki media sosial, diharapkan tanggung jawabnya melalui moralitas pribadi. Tanpa moralitas pribadi yang baik, informasi-informasi dari persepsi pribadi yang jauh dari kebenaran dan kebaikan akan mengancam kedamaian hidup. Nilai-nilai moral yang dihasilkan dari pengetahuan yang salah dan tanpa sikap yang bijak akan menjadikan kehidupan penuh dengan prasangka buruk.

Moralitas pribadi harus mampu memberikan yang terbaik bagi diri sendiri dan orang lain. Apa apun bidang kehidupan yang Anda tekuni jangan pernah mengabaikan moralitas. Situasi sulit atau kemungkinan yang tak menguntungkan diri sendiri bukanlah alasan untuk mengabaikan moralitas. Moralitas pribadi harus memiliki niat baik dan integritas di setiap pelayanan dan kontribusi dalam kehidupan. Haruslah menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang untuk menguatkan nilai-nilai moral di dalam diri, kemudian mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat menghindari penurunan moralitas.

Nilai-nilai moral tidak boleh membatasi kreativitas dan imajinasi. Sebab, hidup ini adalah perubahan, dan kita membutuhkan keputusan atau pun solusi untuk mengatasi tantangan. Dan semua ini hanya bisa dilakukan jika kita memiliki kreativitas dan imajinasi tanpa batas. Kreativitas dan imajinasi tanpa batas mampu membantu kita melewati proses perubahan. Ikatan moral yang menjadi dogma atau standar moralitas yang ketat kadang akan menyulitkan diri sendiri. Oleh karena itu, manfaatkan nilai-nilai moralitas untuk meningkatkan kualitas hidup, bukan untuk membatasi hidup.

Moralitas pribadi harus mampu beradaptasi dengan moralitas sosial. Moralitas sosial biasanya diatur dengan kode perilaku dan nilai-nilai moral yang diyakini sebagai kebenaran. Di tempat kerja, moralitas sosial biasanya ditampilkan sebagai code of conduct yang bertujuan mengikat setiap moralitas pribadi dalam satu kekuatan menuju visi bersama.

Untuk mengundang MOTIVATOR hubungi: 0812 1318 8899/ email: training@djajendra-motivator.com