PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS UNTUK KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KERJA PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja memperkuat integritas dalam hubungan antar pribadi, serta memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap perilaku dan hubungan kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas dan akuntabilitas yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

Program pelatihan Etika dan Moralitas selama 8 jam ini, akan fokus pada pengembangan soft skills dalam aspek hubungan antar pribadi dan komunikasi di internal perusahaan yang profesional. Peserta diajarkan untuk meningkatkan kemampuan memahami orang lain dan memiliki kecerdasan sosial yang tinggi; mengembangkan budaya perilaku kesopanan dan tata krama yang bermoral tinggi; memiliki kesadaran untuk selalu berperilaku dengan baik, sopan, memiliki sikap rendah hati untuk bekerja dengan hubungan yang lebih baik kepada atasan, rekan kerja, bawahan, dan stakeholders lainnya; meningkatkan pemahaman dinamika kelompok dan kreativitas di tempat kerja; menangani orang-orang sulit dengan cerdas emosi dan pikiran positif; memaksimalkan dampak positif untuk setiap interaksi di tempat kerja; mengelola dan mengecilkan semua potensi konflik; meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan para bahasa untuk peningkatan relasi yang baik. Peserta diberikan panduan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan kerja dengan sikap yang etis, kasih sayang, peduli, empati, saling menghormati, saling membantu, dan bersaing dengan positif untuk menciptakan keberhasilan organisasi.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Meningkatkan hubungan komunikasi dan relasi kerja yang profesional di lingkungan kerja perusahaan. Membangun hubungan kerja dari hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang etis, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

  1. Memahami bagaimana kesadaran hati nurani menjadi sumber moralitas individu.
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik.
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik untuk meningkatkan hubungan kerja dengan atasan, bawahan, rekan kerja, dan stakeholders lainnya.
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu.
  5. Memahami peran moral dan etika dalam hubungan antar pribadi.
  6. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etik dan integritas di tempat kerja.
  7. Meningkatkan kualitas komunikasi verbal, non verbal, dan parabahasa di tempat kerja berdasarkan kualitas etika dan moralitas pribadi yang tinggi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif.
  2. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk.
  3. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif.
  4. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif.
  5. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul.
  6. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya dalam keunggulan moral positif.
  7. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi.
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab.
  9. Peserta memahami cara menggunakan etika dan moralitas positif untuk menciptakan komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa yang unggul.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ETIKA DAN MORALITAS PROGRAM 1 HARI

SESI 1: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Perbedaan antara moralitas dan etika
  3. Membangun lingkungan kerja yang etis dan bermoral tinggi
  4. Lingkungan kerja yang etis dan bermoral mengurangi konflik
  5. Etika dan moralitas untuk mengelola emosi positif, sikap profesional, pikiran positif, dan kebiasaan positif di tempat kerja
  6. Niat baik dan kemauan untuk menjadi energi positif di tempat kerja
  7. Menghormati dan menunjukkan respek kepada setiap orang
  8. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma
  9. Menguatkan budaya tata krama dan sopan santun di internal perusahaan
  10. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  11. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan ancaman.
  12. Menjaga rahasia perusahaan
  13. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  14. Memahami politik organisasi

SESI 2: ETIKA DAN MORALITAS UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Etika dan moralitas untuk meningkatkan kualitas komunikasi verbal, komunikasi non verbal, dan komunikasi parabahasa
  2. Keterampilan mendengarkan dan keterampilan bertanya yang etis
  3. Mengenali diri sendiri, tahu siapa anda, pahami hati nurani anda secara lebih mendalam, sebelum berucap dan berkata-kata kepada orang lain
  4. Pola komunikasi membangun jembatan, bukan membangun tembok atau membakar jembatan
  5. Membawa orang ke sudut pandang Anda dengan kekuatan etis dan integritas yang kuat
  6. Cerdas berurusan dan berkomunikasi dengan kepribadian yang berbeda
  7. Berkomunikasi dengan fakta dan emosi cerdas
  8. Memanfaatkan etika dan moralitas untuk meningkatkan pengaruh positif di tempat kerja
  9. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir yang etis
  10. Tidak membiarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  11. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Bisnis yang tumbuh terus-menerus adalah cara untuk mencapai kinerja bisnis yang berkelanjutan. Kinerja bisnis yang berkelanjutan dapat menciptakan modal untuk  ekspansi usaha. Ketika setiap karyawan dan pimpinan bersatupadu dalam budaya integritas, maka bisnis harian dan ekspansi bisnis dapat dijalankan berdasarkan integritas. Diperlukan karakter integritas karyawan dan pimpinan yang hebat dan andal dalam memperjuangkan kesuksesan bisnis di setiap situasi. Kesadaran untuk menjadikan integritas sebagai nilai dasar pribadi dan nilai dasar di tempat kerja, akan menciptakan perilaku kerja yang andal dan hebat untuk mencapai kinerja bisnis terbaik.

Integritas adalah fondasi untuk membangun kinerja dan prestasi bisnis terbaik. Integritas menghasilkan perilaku kerja yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, etis, terpercaya, rajin, tekun, andal, dan melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Integritas adalah sebuah nilai yang harus dijadikan fondasi untuk semua perilaku kerja, agar pekerjaan yang dikerjakan itu berkualitas tinggi dan sesuai tujuan.

Karyawan dan pimpinan dengan integritas selalu sadar untuk membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan kerja, atasan, bawahan, pelanggan, dan stakeholder lainnya. Mereka tampil dengan jujur dan dapat dipercaya untuk menjalankan misi perusahaan secara profesional. Integritas di dalam perilaku kerja memudahkan mereka untuk terhubung dalam kolaborasi dan koordinasi kerja, yang bersumber dari keikhlasan dan ketulusan di dalam melayani perusahaan.

Karyawan dan pimpinan tanpa integritas membawa resiko yang tinggi bagi perusahaan, apalagi saat perusahaan mau melakukan ekspansi usaha yang lebih besar. Tanpa integritas dipastikan orang-orang memiliki perilaku tidak jujur dan tidak etis. Akibatnya, mereka berpotensi menjadi energi negatif yang menghambat pertumbuhan bisnis, sehingga perusahaan sulit mencapai prestasi dan kinerja tinggi. Apalagi, bila karyawan dan pimpinan itu tidak memiliki integritas; tetapi, mereka sangat pintar, cerdas, rajin, tekun, disiplin, andal, hebat, kreatif, berdaya tahan tinggi, dan bertenaga hebat dalam melayani pekerjaannya; maka, mereka dipastikan menjadi pribadi yang paling beresiko dan berbahaya bagi perusahaan. Tanpa integritas, kecerdasan dan segala kehebatan menjadi potensi kerugian bagi perusahaan.

Tidaklah mudah dan murah untuk memiliki karyawan dan pimpinan dengan integritas tinggi. Diperlukan fondasi dasar dalam bentuk moralitas pribadi yang teruji positif, serta kemampuan karyawan dan pimpinan untuk menjalankan etika bisnis dan kode etik perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Integritas dihasilkan dari niat dan kesadaran untuk menjadi jujur dan bertanggung jawab penuh atas segala sesuatu yang dikerjakan. Jadi, dilihat atau tidak dilihat, orang dengan integritas tetap bersikap dan berperilaku sesuai aturan.

Di samping mempercayai integritas karyawan dan pimpinan; perusahaan juga harus mengembangkan sistem, budaya, dan tata kelola yang memaksa atau menyadarkan karyawan dan pimpinan untuk menunjukkan perilaku integritas dan etis di tempat kerja. Berharap dari niat dan kesadaran karyawan dan pimpinan untuk bekerja dengan integritas tidaklah mudah.

Program Pelatihan Ekspansi Usaha Berlandaskan Integritas membangun perilaku dan mental peserta untuk menjalankan bisnis dengan integritas. Peserta diharapkan mampu memahami apa itu integritas, dan bagaimana cara menginternalisasikan integritas ke dalam diri, serta menjadikannya sebagai perilaku sehari-hari di tempat kerja.

METODOLOGI

Fokus pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN

  1. Membekali mental dan perilaku integritas untuk mencapai keberhasilan di tempat kerja.
  2. Menjadikan integritas sebagai fondasi dalam pembentukan karakter diri yang lebih jujur kepada diri sendiri, lebih percaya diri, lebih mampu menjalankan akuntabilitas, responsibilitas, mental tangguh dan tak pernah menyerah, senang menjadi orang yang diandalkan, mental dan sikap yang bertanggung jawab, mental dan sikap yang kata-katanya bisa dipegang, janji-janjinya dapat dipercaya.
  3. Berperilaku jujur dan menghindari perilaku koruptif.
  4. Membekali mental dan perilaku yang siap beradaptasi dengan ekspansi usaha, serta menampilkan integritas yang kuat di setiap proses ekspansi usaha.

MANFAAT

  1. Memahami dampak integritas terhadap peningkatan pencapaian kinerja dan kesuksesan dalam ekspansi usaha.
  2. Memahami bahwa integritas menciptakan tindakan dan perilaku positif yang dipercaya oleh orang lain.
  3. Memahami manfaat dari integritas yang meningkatkan kepercayaan semua stakeholders.
  4. Membangun dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang lebih mudah dan membangun aliansi yang kuat di internal perusahaan.
  5. Tindakan yang diperlukan untuk membangun reputasi perusahaan agar mendapat hasil dan pangsa pasar yang terus-menerus meningkat.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN EKSPANSI USAHA BERLANDASKAN INTEGRITAS PROGRAM 1 HARI

  1. Integritas menjadikan anda bekerja dengan cinta dan sukacita
  2. Pikiran, ucapan, dan perbuatan dalam satu kekuatan integritas.
  3. Bekerja tanpa integritas akan merugikan diri sendiri, perusahaan, dan pelanggan.
  4. Menempatkan integritas dalam praktek.
  5. Dampak integritas untuk sukses pribadi dan perusahaan.
  6. Membangun bisnis dengan integritas dan mendapatkan hasil dari integritas.
  7. Perusahaan adalah manusia, bisnis adalah manusia.
  8. Integritas berdampak positif pada pangsa pasar.
  9. Kecepatan dan kelincahan adalah kunci memenangkan masa depan.
  10. Belajar dari kegagalan Enron.
  11. Mengendalikan ego dalam implementasi integritas.
  12. Peran etika bisnis dan kode etik terhadap integritas.
  13. Pentingnya integritas menurut Warren Buffett.
  14. Belajar integritas dari Michal Jordan
  15. Integritas membangun fondasi bisnis yang kuat.
  16. Memperoleh sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh dan menjaga integritas bisnis.
  17. Integritas meningkatkan akuntabilitas dan tanggung jawab individu.
  18. Mendorong perusahaan untuk meningkatkan sukses yang lebih besar.
  19. Menghormati batas-batas hukum dan konsekuensi.
  20. Membangun kepercayaan dari waktu ke waktu berfondasikan integritas.
  21. Menghasilkan perilaku yang andal dan jujur untuk mewujudkan tujuan.
  22. Membangun hubungan yang dipercaya oleh klien, pemegang saham, karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya.
  23. Berjalannya etika bisnis, kode etik perilaku, good governance, dan moral individu yang tinggi.
  24. Menghindari konflik dan rasa curiga dengan pihak lain.
  25. Tidak membiarkan seorangpun mengambil motivasi dan energi Anda.
  26. Hidup adalah perubahan, jadilah pemenang yang mudah beradaptasi.

Untuk training hubungi: 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

RESOLUSI TAHUN BARU 2018: MEMULAI DARI APA YANG ANDA MILIKI

“Tidak perlu mencari awal yang sempurna untuk memulai sebuah rencana, mulai saja dan kerjakan segera, hadapi kekacauan dan kekurangan dengan rendah hati dan selalu belajar untuk peningkatan.”~Djajendra

Wujudkan resolusi tahun baru dari apa yang Anda miliki sekarang. Yakinkan pada diri sendiri bahwa tidak ada yang tidak mungkin dilakukan. Bila Anda memiliki disiplin dan kemauan yang hebat, maka semua harapan dan impian Anda di tahun 2018 dapat Anda wujudkan.

Ketika Anda menginginkan target dan rencana Anda dikerjakan, maka mulailah melakukannya dari apa yang Anda miliki sekarang, tidak perlu menunggu semuanya lengkap baru dikerjakan, fokuskan energi dan waktu Anda untuk bekerja dalam proses, biarkan hasil yang Anda harapkan terwujud dari kerja keras dan pengorbanan Anda yang hebat.

Setelah Anda menuliskan resolusi tahun baru, maka tidak boleh ada penundaan, Anda harus segera bisa melakukannya dengan realitas Anda pada saat itu. Sesulit apa pun pada saat awal memulai, tingkatkan rasa percaya diri dan keberanian untuk bertindak dengan mengambil langkah. Jangan ragu, jangan takut, keberanian Anda untuk memulai menjadi pendorong bagi keberhasilan Anda. Ingat, saat Anda memulai, tidak boleh ada tempat untuk mundur, tidak boleh ada tempat untuk keraguan dan ketakutan, Anda harus kuat dan yakin untuk mewujudkan resolusi tahun baru Anda.

Semua pencapaian dimulai dari proses yang dilakukan dengan disiplin. Jika terjadi kesulitan dan rintangan, Anda harus sadar bahwa itu merupakan bagian dari proses untuk keberhasilan Anda. Jangan berhenti atau menyerah bila Anda mengalami kekacauan dan frustasi. Jangan khawatir bila hal-hal tidak berjalan sesuai rencana. Anda harus tetap fokus dan memulainya dari situasi yang Anda hadapi.

Ketika Anda berani untuk memulai, maka energi kreatif mulai mengalir untuk membantu Anda mewujudkannya. Energi kreatif mengajarkan kepada Anda bahwa jalan pencapaian tidak seperti rencana yang seharusnya, Anda pasti akan berhadapan dengan rintangan saat menjalankan rencana Anda, dan saat itulah energi kreatif mampu memberikan solusi terbaik untuk menggerakkan Anda dalam mencapai keberhasilan.

Tidak ada jalan yang mudah. Tidak ada cara instan untuk pencapaian terbaik. Anda harus berjuang dan bekerja keras di dalam proses dengan disiplin. Harapan harus selalu dihidupkan. Tekad dan semangat yang hebat tidak boleh pudar. Apa pun yang harus terjadi di dalam proses yang Anda jalani, Anda harus tetap optimis dan yakin untuk berhasil. Ketika Anda yakin dan berani menghadapi rintangan dan ketidakpastian, maka rintangan dan ketidakpastian mulai menghilang dan digantikan peluang untuk mewujudkannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivasi.com atau www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI 2018

JUDUL: PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN

DESKRIPSI

Dalam bisnis saat ini, ada banyak contoh dari praktik bisnis yang tidak etis pada perekonomian secara keseluruhan. Untungnya, ada juga banyak contoh positif etika dalam bisnis yang menggarisbawahi pentingnya kekuatan etis untuk mendorong kesuksesan bisnis.

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sangat serius menjalankan pelayanan publik yang etis dan berkepastian hukum yang kuat. Pemerintah sedang berperang melawan pungutan liar atau pungutan tidak resmi. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya reformasi dibidang hukum dengan tujuan akhir agar masyarakat sadar hukum. Realitas ini, haruslah segera disikapi oleh dunia korporasi untuk menjadikan lingkungan kerja sebagai wilayah yang sadar hukum, yang patuh menjalankan etika bisnis dengan integritas yang tinggi.

Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis tidak boleh lagi dibiarkan hidup di wilayah normatif, harus segera ditransformasikan ke wilayah perilaku, sehingga setiap orang di dalam perusahaan memiliki sikap dan perilaku etis yang berintegritas tinggi. Etika dan moralitas individu yang baik adalah dasar yang penting untuk dapat menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Dan juga, tata kelola bisnis yang terbaik menjadi dasar untuk dapat menjalankan Kode Etik Perilaku dan Panduan Etika Bisnis di tempat kerja.

Dengan adanya kesadaran yang lebih tinggi dari para pemangku kepentingan untuk menjalankan etika bisnis dari sebelumnya, adalah penting bagi perusahaan untuk segera mengambil langkah serius dalam mengembangkan etika bisnis sebagai budaya kerja yang konsisten di tempat kerja. Sekarang ini, melalui internet, para stakeholder sudah mempublikasikan etika bisnis yang mereka jalankan; termasuk nilai-nilai perusahaan, visi, misi, dan tata kelola yang terbaik. Realitas ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sudah menjalankan transparansi secara keseluruhan sebelum masuk ke hubungan bisnis. Jadi, sudah tidak boleh lagi ada wilayah abu-abu atau wilayah dilema dalam menjalankan etika bisnis.

Menjadi sebuah organisasi yang berkomitmen untuk standar etika yang tinggi tidak hanya hal yang benar untuk dilakukan, itu juga menguntungkan. Budaya kerja yang etis membangun realitas kerja dengan integritas yang tinggi. Kondisi ini menghilangkan skandal keuangan, menghilangkan kepemimpinan yang lemah, menghilangkan praktik bisnis yang tidak bermoral yang mahal,  dan meminimalkan berbagai resiko yang berpotensi fatal bagi keberlangsungan perusahaan. Organisasi yang membangun etika bisnis yang positif ke dalam budaya perusahaan mereka, menciptakan kerangka untuk menjaga dialog terbuka dan responsif terhadap pertimbangan etis, bahkan disebut sebagai evolusi bisnis dan mengambil tantangan baru.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari ini memotivasi pengetahuan peserta tentang cara mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari, termasuk cara berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi sebagai keterampilan kepemimpinan yang kuat untuk mengembangkan budaya etis di tempat kerja. Perusahaan mendapatkan keuntungan dengan memiliki pemimpin dengan etika bisnis yang stakeholders harapkan. Kepemimpinan etis adalah salah satu kunci penting dalam membangun budaya kerja yang etis di tempat kerja.

Business Ethics Workshop Program 1 Hari ini membangun kesadaran peserta untuk lebih berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam menjalankan etika bisnis di tempat kerja. Sikap, perilaku, keputusan, proses, dan penyelesaian setiap hal haruslah etis; sehingga perusahaan menjadi lebih dipercaya oleh setiap stakeholders. Perilaku kerja yang etis membuat reputasi perusahaan lebih dipercaya. Jelas, hal ini mendorong bisnis dan kinerja perusahaan semakin meningkat, sehingga daya tahan perusahaan selalu lebih kuat untuk menghadapi kompetisi bisnis dan resiko bisnis yang tidak pasti.

KONSEP DASAR

Etika Bisnis memiliki kapasitas sebagai penguat integritas dalam menjalankan isu-isu etis dalam bisnis. Konsep dasar pelatihan ini mempromosikan budaya kerja dengan perilaku etis dalam korporasi dan institusi. Membangun kesadaran dan akal sehat kepemimpinan tentang pentingnya menjalankan etika bisnis untuk memperkuat kepemimpinan di dalam menjalankan bisnis dan organisasi. Termasuk, peran bisnis dalam ekonomi pasar bebas, etika dalam ekonomi global, tanggung jawab sosial, dan peran kode etik dalam pelayanan bisnis.

TUJUAN

  1. Mengingatkan kembali prinsip etika bisnis termasuk prinsip-prinsip dalam kode etik.
  2. Mengembangkan keterampilan kepemimpinan dalam menunjukkan prinsip-prinsip etika bisnis.
  3. Bagaimana pemimpin dapat menjadi panutan etis? Apa langkah-langkah/ tindakan dapat pemimpin mengambil untuk mengintegrasikan perilaku etis dalam organisasi?
  4. Meningkatkan penilaian yang baik dan akal sehat etika yang dihadapi bisnis, memecahkan beberapa contoh kasus etika bisnis selama sesi workshop.

MANFAAT

Setelah menyelesaikan pelatihan ini:

  1. Mampu menjalankan kepemimpinan yang etis di tempat kerja, serta selalu bersikap dan berperilaku berlandaskan panduan etika bisnis dan kode etik perilaku.
  2. Mampu menjalankan prinsip-prinsip tata kelola bisnis yang jujur, terbuka, adil, wajar, dan bertanggung jawab.
  3. Mampu mengenali, menganalisis, dan memutuskan isu-isu etika dalam bisnis sehingga tidak terjebak dalam dilema.
  4. Mampu menjalankan hubungan etis antara bisnis, organisasi, dan stakeholder.
  5. Mampu mengintegrasikan etika dalam praktek bisnis sehari-hari.
  6. Mampu berkomunikasi dengan perilaku etis di seluruh divisi dan memperkuat kepemimpinan etis di internal organisasi.

METODE

Pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN BUSINESS ETHICS UNTUK LEADER PROGRAM 1 HARI

SESI 1: IMPLEMENTING BUSINESS ETHICS IN THE WORKPLACE

Sub Bahasan

  1. Etika bisnis & manfaat mengelola etika
  2. Pelaksana etika di tempat kerja
  3. Pedoman mengelola etika di tempat kerja
  4. Peran dan tanggung jawab
  5. Etika pemberi kerja & etika karyawan
  6. Mengidentifikasi jenis tanggung jawab
  7. Penanganan tanggung jawab sosial dan konflik bisnis
  8. Dasar-dasar keputusan etis
  9. Prinsip etis dalam bisnis
  10. Perlindungan bisnis yang etis
  11. Dilema umum etika
  12. Membuat keputusan etis
  13. Whistle blowing
  14. Pakta Integritas

SESI 2 : MANAGERIAL ETHICS , ETHICS IN BUSINESS & EMPLOYER / EMPLOYEE RIGHTS

Sub Bahasan

  1. Etika manajerial & manajemen etis
  2. Kebijakan privasi & isu pelecehan
  3. Teknologi dan etika bisnis
  4. Bisnis dan tanggung jawab sosial
  5. Mengidentifikasi karakteristik
  6. Memastikan perilaku etis & perilaku tidak etis
  7. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis
  8. Mencegah dan mengatasi perilaku tidak etis
  9. Intervensi terhadap perilaku tidak etis
  10. Mengatasi kebutuhan etika dalam bisnis
  11. Mengembangkan kode etik
  12. Melakukan etika internal audit
  13. Menjunjung tinggi program etika

SESI 3: ETHICAL LEADERSHIP – DOING THE RIGHT THING

Sub Bahasan

  1. Best habits dan mindset untuk menjadi pemimpin yang Etis
  2. Menjalankan nilai – nilai organisasi dengan standar etika yang tinggi
  3. Memimpin dengan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas setiap hari: menepati janji, memiliki tanggung jawab pribadi, menghormati orang lain, melayani, dan bekerja dengan aturan-aturan yang benar
  4. Menjadi teladan untuk standar perilaku etis yang tinggi
  5. Menyatukan nilai-nilai pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Mengenali dilema etis dan mampu bersikap bijak
  7. Mendengarkan suara hati dan melayani pekerjaan dengan hati nurani
  8. Evaluasi kembali keputusan sebelum bertindak
  9. Memberi pengaruh untuk standar etika yang tinggi, model perilaku yang tepat, integritas dan akuntabilitas yang konsisten
  10. Menguatkan budaya etis di setiap aspek di dalam organisasi

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI : 0812 8777 083 / 0812 1318 8899

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI KETIKA BEKERJA PROGRAM 1 HARI 2018

PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI KETIKA BEKERJA PROGRAM 1 HARI 2018

DESKRIPSI

Ketika seorang karyawan menampilkan attitude yang baik terhadap attitude yang buruk, maka setiap kesalahan dan kekurangan tidak akan dilemparkan kepada orang lain. Karyawan dengan attitude yang baik selalu bekerja dengan kesadaran tinggi, untuk menampilkan etos kerja terbaik dan menerima tanggung jawab tanpa membuat alasan atau menyalahkan orang lain. Mereka selalu termotivasi untuk menampilkan yang terbaik dari bakat dan potensi sukses mereka. Mereka selalu fokus untuk menunjukkan attitude yang baik, dan tidak pernah menyalahkan orang lain atau menunjuk kesalahan dan kekurangan orang lain.

Attitude terbaik dari karyawan di tempat kerja menciptakan rutinitas kerja yang berkualitas. Attitude karyawan berdasarkan core values perusahaan menghasilkan budaya kerja yang andal dan profesional. Perusahan yang kuat selalu mengajarkan karyawan untuk menunjukkan attitude dan motivasi terbaik ketika mereka bekerja dalam setiap situasi dan peristiwa kehidupan kerja. Bila karyawan tidak mengerti sikap terbaik seperti apa yang perusahaan inginkan dari mereka, maka perusahaan bertanggung jawab untuk memberitahukan kepada karyawan tentang sikap yang wajib dimiliki karyawan ketika mereka bekerja. Jelas, attitude terbaik harus dipromosikan secara terus-menerus dan dikembangkan menjadi sistem perilaku untuk memperkuat proses kerja.

Karyawan dengan attitude terbaik selalu fokus pada tugas walau selama menjalankan tugas mendapatkan banyak gangguan dan interupsi. Mereka merasa bertanggung jawab dan menampilkan rasa urgensi untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka bekerja dengan sikap etis yang tinggi dan selalu merasa terpanggil hati nuraninya untuk melaksanakan komitmen dengan totalitas. Mereka sangat rajin dan tingkat kehadiran di tempat kerja sangat tinggi. Mereka tidak pernah menghindari pekerjaan yang penuh tantangan. Mereka selalu siap untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar, dan selalu siap untuk memberikan kualitas terbaik dengan tepat waktu. Semangat kerja mereka berdasarkan kesadaran dan kompetensi yang andal. Mereka selalu menerima tanggung jawab pribadi untuk kualitas dan ketepatan waktu kerja tanpa membuat alasan atau menyalahkan orang lain.

Karyawan dengan attitude terbaik selalu mampu melakukan kerja besar dengan kualitas tinggi. Mereka terbiasa dan terlatih untuk menampilkan antusiasme di setiap proyek baru atau pekerjaan yang menantang. Mereka merasa bangga dan senang dengan pekerjaan yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu memimpin diri sendiri sebelum memimpin tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka. Mereka tidak akan menyalahkan orang lain, tetapi segera mengambil tindakan untuk memperbaiki keadaan dan menghindari terjadinya masalah di masa depan. Mereka sangat disiplin dan tidak pernah meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Kehadiran mereka di tempat kerja adalah untuk berkarya dan membantu proses bisnis dengan kemampuan terbaik mereka.

Program pelatihan Attitude dan Motivasi Ketika Bekerja ini mengenai pengembangan sikap dan moral yang baik di tempat kerja agar proses kerja lancar dan kinerja semakin meningkat. Melalui pelatihan ini terjadi proses peningkatan kesadaran karyawan untuk menguatkan attitude terbaik agar mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Mereka mampu menjadi pemain tim yang bertanggung jawab untuk memberikan kinerja terbaik. Mereka akan semakin termotivasi untuk berjuang menjadi lebih baik. Mereka mampu memberikan layanan dan kontribusi terbaik bagi perusahaan. Mereka mampu bekerja cepat, tepat, akurat, efisien, produktif, dan selalu bergerak dengan keyakinan untuk menghasilkan yang terbaik bagi perusahaan dan stakeholders.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Melatih cara berpikir karyawan agar benar-benar dapat meningkatkan attitude terbaik dan motivasi bekerja yang tinggi.
  2. Karyawan belajar untuk merasa yakin tentang kemampuan attitude terbaik mereka di tempat kerja.
  3. Melatih karyawan untuk menginspirasi orang-orang dengan attitude terbaik dalam meningkatkan produktivitas.
  4. Melatih karyawan untuk memiliki attitude dengan kesadaran penuh perhatian dalam membantu proses kerja.
  5. Melatih karyawan untuk melayani perusahaan dengan sangat baik dengan cara mencintai pekerjaan mereka.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Karyawan mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan attitude terbaik mereka di setiap situasi dan peristiwa di tempat kerja.
  2. Karyawan mampu bekerja dengan kualitas, akurasi, kecepatan, dan ketepatan untuk menghasilkan kinerja yang sangat produktif.
  3. Karyawan memiliki attitude untuk melakukan yang terbaik, untuk mengetahuai hal-hal yang benar, untuk menjadi lebih rajin dan disiplin, untuk memberikan layanan dan kinerja terbaik, serta untuk memiliki semangat dan motivasi kerja yang tinggi.
  4. Karyawan mampu memaksimalkan tanggung jawab, kualitas, dan efisiensi melalui kinerja individu.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ATTITUDE DAN MOTIVASI SELAMA 1 HARI 2018

SESI 1: ATTITUDE DAN MOTIVASI UNTUK MEMBUAT LINGKUNGAN KERJA LEBIH BERKINERJA

Sub Bahasan

  1. Pola pikir, attitude, pengetahuan, dan motivasi untuk membentuk perilaku kerja terbaik.
  2. Inventarisasi attitude kerja dan motivasi untuk meningkatkan kinerja.
  3. Attitude yang sadar untuk mengembangkan kemampuan dan bakat melalui kerja keras dan dedikasi.
  4. Attitude kerja yang berani bertindak untuk hasil terbaik.
  5. Attitude kerja yang meningkatkan motivasi kerja.
  6. Attitude kerja yang meningkatkan produktivitas.
  7. Attitude kerja yang meningkatkan hubungan kerja di tempat kerja
  8. Attitude kerja yang menciptakan harga diri dan kepercayaan diri untuk sukses di tempat kerja.
  9. Attitude kerja yang mencintai pekerjaan.

SESI 2: MENGEMBANGKAN ATTITUDE POSITIF DI DALAM DIRI DENGAN KESADARAN DAN TANGGUNG JAWAB

Sub Bahasan

  1. Mendengarkan suara hati dan tidak ragu untuk mengembangkan attitude positif.
  2. Mengakui bahwa Anda memiliki pilihan dan kemampuan untuk pembentukan attitude positif.
  3. Berbicara kepada diri sendiri untuk pertumbuhan pola pikir sesuai dengan attitude pilihan.
  4. Berani mengambil tindakan dengan pola pikir attitude pilihan.
  5. Menyiapkan attitude terbaik untuk menghadapi tantangan tanpa keraguan.
  6. Memiliki attitude untuk belajar dari kesalahan dan bertindak dengan bijak.
  7. Memiliki attitude untuk terus mencoba sampai berhasil.

SESI 3ATTITUDE DAN MOTIVASI YANG MENGGERAKAN DIRI ANDA KETIKA BEKERJA

Sub Bahasan

  1. Attitude dan motivasi yang menyatu di dalam visi, misi, dan core values perusahaan.
  2. Attitude dan motivasi yang memiliki keinginan kuat untuk mencapai target dan kinerja.
  3. Attitude dan motivasi yang bekerja keras melalui minat, energi positif, niat untuk sukses, dan antusiasme yang tinggi.
  4. Attitude  dan motivasi untuk bekerja dengan standar yang tinggi.
  5. Attitude dan motivasi untuk bekerja dengan integritas dan akuntabilitas yang tinggi.
  6. Attitude dan motivasi yang menghargai peranan setiap orang di tempat kerja.
  7. Attitude dan motivasi yang selalu berkomitmen untuk melayani perusahaan dengan ikhlas dan tulus.
  8. Attitude dan motivasi yang memahami perbedaan dan keragaman karakter kerja dengan empati dan kasih sayang.
  9. Attitude dan motivasi yang aktif berkolaborasi dalam kerja sama antar divisi atau unit kerja.
  10. Attitude dan motivasi yang terbuka dengan perubahan dan mudah beradaptasi dengan ide-ide baru.
  11. Attitude dan motivasi yang mudah berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai kepentingan di tempat kerja.

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 131 888 99

PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 2018

“Bila pikiran memancing hati untuk marah, maka positifkan pikiran dan kendalikan hati untuk tidak mengeluarkan kata-kata negatif.”~Djajendra

DESKRIPSI

Ketika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi, maka kemarahan keluar dari hati yang kecewa. Kemarahan terjadi karena Anda menilai dan menghakimi orang lain dari persepsi dan logika berpikir Anda. Ketika seseorang berbuat salah dan tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda bisa marah. Kemarahan muncul untuk menghukum mereka yang mengecewakan atau menyakiti hati Anda.

Marah adalah emosi yang wajar, tetapi kemarahan yang berlebihan dapat merusak kehidupan yang baik. Marah sifatnya agresif dan tidak peduli dengan perasaan orang lain. Marah tidak memiliki empati, hanya memiliki kepentingan atas keinginan. Marah bukanlah tegas, marah adalah ekspresi yang tidak mampu mengendalikan diri atas hal-hal yang tidak diinginkan. Kebiasaan marah berpotensi merusak hubungan, melukai hati, membatasi rejeki, mengurangi peluang, merusak kesehatan, menghilangkan rasa damai, dan mengurangi reputasi. Yang pasti, marah adalah perilaku atau emosi yang mengganggu suasana hati, dan menyebabkan banyak musuh.

Ketika seseorang merasa terancam atau mendapatkan ketidakadilan, maka marah dijadikan solusi. Kemarahan adalah respon otomatis atau respon sepontan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Marah merupakan kekuatan ego untuk mendesak agar kepentingannya jangan diganggu oleh siapapun.

Bagi orang-orang bijak, marah dijadikan sebagai alat untuk memperbaiki diri. Saat marah muncul, orang bijak mampu mengendalikannya, dan mengarahkan energi marah untuk memenuhi hal-hal baik bagi diri sendiri. Biasanya, mereka tidak mau menyalahkan orang lain, lebih suka belajar dari peristiwa tersebut dan fokus untuk kebaikan diri sendiri.

Sesungguhnya, tidak selamanya marah itu buruk, kadang-kadang marah juga sesuatu yang baik. Kemarahan kecil yang bertujuan untuk memperbaiki hal-hal tidak baik sangat diperlukan. Tetapi, kalau bisa, selesaikan semua yang tidak baik itu dengan tegas, tanpa marah. Masalahnya, tidak semua orang memiliki kemampuan untuk tegas, tanpa marah.

Ketegasan tanpa marah akan memberi energi positif untuk mengambil sikap yang tepat, tindakan yang benar, solusi yang jelas, pemecahan masalah yang terkalkulasi, dan penanganan situasi yang tepat. Intinya, dari pada membuang-buang energi melalui marah, lebih baik fokuskan diri untuk tenang dan bersikap positif agar persoalan dapat dituntaskan dengan baik.

Ketika harapan Anda tidak terpenuhi, akui bahwa Anda memiliki masalah. Lalu, jujurlah kepada diri sendiri dan temukan solusi yang tepat untuk menuntaskan masalah tersebut. Bila dengan marah menjadikan Anda puas, maka Anda tidak perlu marah ataupun kesal dihadapan orang yang Anda marah, karena saat Anda marah kepadanya, dia pasti sakit hati, dan hal itu tidak baik untuk sebuah hubungan. Keluarkan marah Anda di tempat yang sunyi yang tidak terlihat oleh siapapun, setelah kuatkan kesadaran Anda dan maafkan mereka yang membuat Anda marah.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola emosi marah dan frustrasi.
  2. Mengendalikan emosi marah dan mengekspresikan diri dengan cara yang terkontrol dalam sikap positif.
  3. Mempertahankan hubungan baik dengan orang lain.
  4. Menghapus energi marah yang bisa meledak di setiap momen kehidupan.
  5. Komunikasi asertif dengan cerdas emosi kepada orang lain.
  6. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif.
  7. Meningkatkan kualitas respon positif dalam konfrontasi.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta belajar untuk memahami akar kemarahan.
  2. Peserta memahami bagaimana dirinya menjadi marah dan cara untuk menghentikan kebiasaan marah tersebut.
  3. Peserta belajar memahami siklus kemarahan dan mencegah eskalasi marah.
  4. Peserta belajar mengurangi kemarahan dirinya dengan menggunakan berbagai strategi pencegahan.
  5. Peserta belajar memaksimalkan efektivitas komunikasi positif dengan orang lain tanpa terlalu emosional atau membuat orang lain marah.
  6. Peserta belajar menggunakan teknik perilaku kognitif untuk mengelola respons emosional diri terhadap berbagai peristiwa kehidupan.
  7. Peserta belajar menanggapi konflik dengan menggunakan kecerdasan emosional dan manajemen risiko.
  8. Peserta belajar bereaksi terhadap konfrontasi dengan cepat dan efisien sambil menjaga keseimbangan emosional dirinya.
  9. Peserta belajar menguasai energi tenang dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  10. Peserta belajar untuk memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  11. Peserta belajar untuk membangun kepribadian yang berjiwa besar dalam empati dan toleransi kehidupan.
  12. Peserta belajar cara mensosialisasikan, mengimplementasikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kehidupan anti marah.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN ANGER MANAGEMENT PROGRAM 2 HARI 16 JAM

Day 1/Hari Pertama

SESI 1: PEMAHAMAN DASAR TENTANG KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Definisi marah
  2. Mengapa marah
  3. Hubungan pikiran dengan kemarahan
  4. Baik dan buruk dari kemarahan
  5. Kemarahan mempengaruhi hubungan dan suasana hati

SESI 2: MEMAHAMI SIKLUS AGRESI MARAH

Sub Bahasan

  1. Siklus agresi
  2. Urutan kejadian yang mengarah ke agresi atau marah
  3. Mengambil keuntungan dari urutan untuk meredam kemarahan
  4. Tanda-tanda kemarahan dan menanggapi kemarahan dengan pikiran positif

SESI 3: MENGONTROL KEMARAHAN

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan berhenti marah
  2. Meningkatkan efektivitas komunikasi dengan orang lain
  3. Teknik mental dan fisik untuk membantu mengelola emosi baik
  4. Cara meningkatkan kualitas emosional baik

SESI 4: KOMUNIKASI ASERTIF

Sub Bahasan

  1. Sikap tegas dalam komunikasi
  2. Menyajikan pandangan sistematis dan tegas
  3. Ketegasan yang berbeda dari perilaku agresif atau pasif
  4. Komunikasi asertif membantu untuk mengontrol keseimbangan emosional
  5. Menarik emosi positif untuk memberikan makna sejati dan mendapatkan hasil

Day 2/Hari Kedua

SESI 5: TERAPI PERILAKU KOGNITIF

Sub Bahasan

  1. Cara memanfaatkan Cognitive Behaviour Therapy (CBT) untuk membantu mengelola kemarahan
  2. Teknik berbicara dengan diri sendiri
  3. Teknik visualisasi untuk mencegah marah
  4. Bersikap rasional dan cerdas emosi
  5. Membangun keyakinan untuk memperkuat hubungan dengan orang lain

SESI 6: MENANGGAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Cara menangani konflik emosional
  2. Menggunakan rumus empati dan toleransi untuk dengan cepat menanggapi situasi yang berpotensi menciptakan konflik
  3. Sikap yang tidak mengganggu atau tidak menyinggung emosional pemicu konflik
  4. Menjadi tegas dalam sikap baik yang penuh tanggung jawab
  5. Mencegah penularan emosional konflik

SESI 7: MENGELOLA KONFRONTASI

Sub Bahasan

  1. Menangani konfrontasi dan merespon kejadian untuk mendapatkan hasil terbaik
  2. Menjaga keseimbangan emosional dan menunjukkan bahwa Anda berada dalam kendali saat berhadapan dengan orang lain
  3. Menggunakan energi tenang  dalam mengelola konfrontasi
  4. Sikap baik dan cerdas emosi dalam menghadapi konfrontasi

SESI 8: KEKUATAN PENGAMPUNAN DAN PERMINTAAN MAAF

Sub Bahasan

  1. Cara memberikan permintaan maaf untuk mendapatkan manfaat maksimal dan secara signifikan mengurangi kemungkinan konfrontasi emosional
  2. Cara menggunakan pengampunan untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri, meredakan situasi, dan menurunkan beban marah
  3. Permintaan maaf dan pengampunan dampaknya terhadap kepribadian positif

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

“Marah adalah emosi yang sudah ada sejak lahir, jadilah cerdas dan bijak dalam menggunakan emosi marah. Bila tidak mampu mengendalikan diri, marah akan merugikan diri sendiri.”~Djajendra

Untuk Pelatihan Hubungi: Hp: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DJAJENDRA

“Cara untuk mendapatkan hasil terbaik adalah memulai, menikmati, kerja keras, disiplin, semangat yang hebat, dan terus-menerus melakukan peningkatan untuk hasil yang lebih baik.”~Djajendra

Posted in Uncategorized