MENJALANKAN HIDUP SESUAI HATI NURANI DAN SESUAI PANGGILAN HATI

“Ketika Anda tumbuh dan berkembang dengan hati nurani, maka Anda menjadi pribadi yang unik, dan mampu menjadi diri sendiri dalam membangun kehidupan yang lebih baik.”~Djajendra

Kebenaran hidup setiap orang bersumber dari hati nuraninya. Ketika seseorang dilahirkan, dia belum mengetahui tujuan keberadaannya di dalam kehidupan ini. Setelah seseorang mengalami kesadaran hidup barulah orang tersebut mengerti mengapa dirinya dilahirkan. Suara hati atau panggilan hati setiap orang unik dan tidak pernah sama. Tujuan keberadaan setiap orang adalah untuk menjalankan kebenaran hidup sesuai panggilan hati nurani masing-masing.

Siapa pun yang mengkhianati hati nuraninya, maka dia telah membuka jalan menuju ke pengalaman hidup yang paling pahit. Pengkhianatan kepada hati nurani adalah masalah yang sangat serius karena pasti membawa diri ke dalam penderitaan. Tanpa kepercayaan kepada diri sendiri, maka diri akan kehilangan kekuatan untuk mempercayai kebenaran hidup sesuai hati nurani. Semua energi negatif yang berakumulasi di dalam diri menjadi penyebab seseorang mengkhianati hati nuraninya sendiri.

Ketika hati nurani tertutup oleh ambisi berlebihan, keserakahan, kemarahan, kebencian, kedengkian, keinginan tanpa kendali, dan rendahnya kesadaran diri; maka semua sumber energi negatif yang menutupi hati nurani itu akan menciptakan jalan hidup yang sulit, tidak akan ada cahaya dari hati nurani untuk menuntun jalan hidup yang tepat bagi Anda. Anda pun seolah-olah kehilangan akal dan tidak mengerti jalan terbaik yang harus Anda pilih. Ya! Energi negatif yang bersumber dari keinginan tanpa melalui kesadaran diri, akan menggelapkan batin dan menghilangkan cahaya penuntun bagi jiwa. Hal ini berdampak pada ketidakmampuan diri Anda untuk menemukan solusi atas permasalahan hidup yang Anda hadapi.

Jadi, ketika Anda mengalami banyak rintangan dan kesulitan dalam hidup, maka temukan solusi dengan cara membersihkan hati nurani dari semua timbunan energi negatif. Bersihkan semua pengaruh energi negatif dari hati nurani Anda, pulihkan hati nurani Anda dengan cinta dan kepercayaan diri untuk menjadi diri sendiri yang asli. Anda tidak perlu menjadi orang lain, jadilah diri sendiri yang apa adanya. Tidak perlu menutupi diri dengan sesuatu yang tidak asli.

Setiap hari, melatih hati nurani untuk tunduk dan menyerah kepada kehendak Tuhan. Menerima apa pun yang telah terjadi dengan tenang dalam doa. Jangan pernah memberikan kebebasan kepada energi negatif untuk menguasai suara hati Anda. Intinya, setiap momen, Anda harus fokus untuk menguatkan energi positif di dalam diri Anda. Ingat selalu bahwa kekuatan itu ada di dalam diri Anda, bukan di luar diri Anda. Yakinkan diri Anda untuk tetap bergerak dengan penuh optimis menuju masa depan. Walau pun kekuatan energi negatif selalu hadir untuk memaksa Anda menuju jalan pintas, Anda tidak boleh membiarkan hati nurani Anda ditutupi kabut gelap dari energi negatif tersebut.

Ketika jiwa, pikiran, emosi, tubuh, dan suara hati Anda bersatupadu dalam energi positif; maka, pintu untuk memulai perjalanan menuju impian akan terbuka. Anda pun bisa mulai bergerak bersama hati nurani Anda untuk mencapai tujuan Anda. Di sinilah hati nurani Anda akan mengeluarkan cahaya untuk menunjukkan jalan kebenaran yang harus Anda lalui. Intinya, setiap orang memiliki kesempatan untuk mewujudkan kebenaran hidup sesuai hati nurani.

Kehidupan duniawi adalah hadiah terbaik dari Tuhan untuk kita semua. Nikmati kebaikan duniawi dengan sukacita. Tumbuhkan kesadaran di dalam diri bahwa segala sesuatu sifatnya sementara dan pasti berlaku. Jadi, Anda tidak akan terikat dengan semua hal yang duniawi. Sebaliknya, dalam setiap momen, Anda mampu menikmati baiknya dan indahnya kehidupan duniawi yang Tuhan berikan kepada Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

PELATIHAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM PROGRAM 4 JAM

DESKRIPSI

Whistleblowing system sebagai alat untuk pencegahan terhadap praktik tata kelola perusahaan yang buruk. Whistleblowing system mampu menguatkan sistem manajemen resiko dan membantu melindungi reputasi perusahaan. Whistleblowing system sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang terbaik dan pengelolaan resiko yang berkualitas.

Perusahaan yang kuat dan sehat menjadikan whistleblowing system sebagai komponen penting dalam budaya perusahaan. Setiap karyawan di internal perusahaan harus dapat menjalankan whistleblowing system dengan cara-cara yang profesional. Karyawan yang profesional dengan integritas diri yang berkualitas mampu mendeteksi, mencegah, dan sekaligus menjadi whistleblower bagi kemajuan perusahaan. Semua kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik; semua kegiatan yang dianggap ilegal, tidak etis, melanggar prosedur, dan berbahaya bagi perusahaan; haruslah ditindaklanjuti dengan tegas dan penuh percaya diri dalam sikap rendah hati oleh setiap insan di internal perusahaan.

Ketika menjalankan peran dalam whistleblowing system, karyawan wajib menguasai dan terbiasa dengan soft skills, khususnya untuk meningkatkan komunikasi positif dan hubungan baik dengan pihak manapun. Tidak boleh ada konflik atau prasangka-prasangka buruk saat menjalankan peran sebagai whistleblower. Sikap dan perilaku yang bijak haruslah diutamakan agar lingkungan kerja dengan energi positif tetap terjaga untuk pertumbuhan dan kemajuan perusahaan.

Whistleblowing system membutuhkan karakter kerja yang selalu bersikap rendah hati, optimis, profesional, percaya diri, empati yang tinggi, fleksible, intuisi yang hebat, jujur dan bertanggung jawab, menyenangkan, tenang dan tidak suka marah, tegas dan tidak ragu, selalu bekerja dengan perasaan positif, dan tidak menghakimi atau menilai orang lain. Jadi, setiap orang hanya menjalankan peran sebagai whistleblower sesuai dengan etika dan sistem, tidak dengan persepsi pribadi atau logika diri sendiri, wajib mematuhi sistem whistleblowing yang disepakati oleh manajemen.

Program motivasi ini fokus pada penguatan soft skills karyawan agar selalu merasa baik dan kuat saat menjalankan fungsi dan perannya di dalam whistleblowing system. Karyawan yang berkualitas bekerja melalui prosedur whistleblowing system yang dirancang secara profesional. Karyawan yang berkualitas tidak bekerja untuk menilai dan menghakimi pribadi seseorang, tetapi bekerja untuk menilai dan memastikan setiap proses kerja di dalam organisasi sudah sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang terbaik.

Menjalankan whistleblowing system tidaklah sederhana, diperlukan komitmen dan kekuatan mental yang hebat. Hal ini disebabkan, dalam realitas dunia kerja, selalu ada orang baik dan orang tidak baik, selalu ada yang jujur dan yang tidak jujur. Tidaklah mungkin kita bisa menghilangkan yang tidak jujur dari tempat kerja. Jadi, hanya melalui sistem dan tata kelola yang penuh integritas, ketidakjujuran dapat diminimalkan. Oleh karena itu, setiap orang di tempat kerja haruslah berkomunikasi dengan emosi yang cerdas dan bermental positif dalam mengatur diri sendiri, mengelola hubungan dengan orang lain, termasuk dalam mencapai keberhasilan atas pekerjaan yang ditangani.

Program motivasi ini bertujuan untuk membangun dan menguatkan komunikasi positif dan hubungan baik saat menjalankan whistleblowing system di tempat kerja. Setiap karyawan wajib untuk menjaga kerahasiaan dari informasi yang dimiliki dan hanya boleh disampaikan sesuai aturan, sistem, dan prosedur yang sudah disepakati secara bersama.

TUJUAN

  1. Meningkatkan rasa percaya diri, intuisi, mental positif, semangat, tanggung jawab, integritas, dan daya tahan karyawan dalam menjalankan whistleblowing system.
  2. Meningkatkan ketegasan sikap dan rasa percaya diri karyawan untuk beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  3. Meningkatkan kualitas komunikasi positif dan hubungan baik di sepanjang proses pelaksanaan whistleblowing system.
  4. Meningkatkan keberanian dan tanggung jawab dalam sikap rendah hati untuk mengelola informasi, data, fakta, dan kebenaran yang ditemukan.

MANFAAT

  1. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa menciptakan konflik dan gangguan atas proses kerja.
  2. Karyawan mampu melaksanakan whistleblowing system tanpa penghakiman, menyalahkan, menakut-nakuti, bereaksi dengan tinggi hati, dan mengabaikan situasi.
  3. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan memisahkan fakta dan gosip.
  4. Karyawan mampu menjalankan whistleblowing system dengan kesadaran untuk menjalankan tata kelola perusahaan yang baik, manajemen resiko yang baik, dan tidak menutup-nutupi kebenaran.

METODOLOGI

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan(Coaching),Counseling, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN DALAM PELAKSANAAN WHISTLE BLOWING SYSTEM

SESI 1: PERILAKU POSITIF DALAM MELAKSANAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM DENGAN BIJAK DAN PROFESIONAL 

Sub Bahasan

  1. Memahami apa itu whistleblowing system.
  2. Langkah-langkah positif dalam menjalankan whistleblowing system.
  3. Meningkatkan kepercayaan diri dan menghilangkan rasa takut terhadap dampak buruk atas realitas whistleblowing system.
  4. Membangun kebiasaan profesional dalam bisa menjalankan whistleblowing system.
  5. Bertindak rasional dan tahu kapan menggunakan logika dan intuisi.
  6. Menjadi diri sendiri yang bermental hebat, andal, kuat, unik, unggul, dan produktif.
  7. Tidak pernah menyerah dan penuh disiplin dalam menemukan data, fakta, dan kebenaran atas informasi dari whistleblower.
  8. Mengkomunikasikan rencana dan strategi, bermental optimis, dan mempertahankan fokus.

SESI 2: MENINGKATKAN KOMUNIKASI POSITIF, HUBUNGAN BAIK, DAN PIKIRAN POSITIF SAAT MENJALNAKAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan bahaya pikiran negatif dalam menjalankan pekerjaan whistleblowing.
  2. Mengendalikan peristiwa dan kejadian yang memicu energi negatif.
  3. Selalu bertindak dengan prasangka baik dan menjaga pikiran positif.
  4. Meningkatkan komunikasi positif di setiap situasi dan peristiwa.
  5. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif.
  6. Mencegah dan menangani potensi konflik.
  7. Cara mengatasi rasa panik dan cara menenangkan diri.
  8. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 1318 8899
Fax: (021) 5738105

MOTIVASI DAN INSPIRASI 26102017

Kebanyakan orang tidak benar-benar menginginkan kebebasan, karena kebebasan melibatkan tanggung jawab, dan kebanyakan orang takut akan tanggung jawab.~Sigmund Freud

Ketika Anda jujur dengan diri sendiri, Anda akan menemukan jalan untuk mewujudkan tujuan hidup Anda.~Djajendra

Ini bukan hari-hari dalam hidup Anda, tapi hidup di hari-hari Anda yang penting.~ Brian White

Iman adalah oasis di dalam hati yang tidak pernah bisa dicapai oleh karavan pemikiran.~Kahlil Gibran

Suara hati Anda tidak boleh kalah dengan suara-suara dari luar diri Anda. Temukan arah hidup Anda yang sesuai suara hati Anda, lalu tekuni dengan disiplin dan motivasi yang tinggi.~Djajendra

Jika Anda tidak dapat menemukan tujuan Anda, pikirkan gairah Anda, karena gairah akan membawa Anda ke tujuan Anda.~ Bishop T.D. Jakes

Masa depan yang Anda impikan mengharuskan Anda segera meninggalkan zona nyaman Anda. Bila Anda takut megambil resiko dan masih duduk di zona nyaman Anda, maka masa depan Anda akan tetap berada di zona nyaman Anda yang sekarang.~Djajendra

Ciptakan apapun yang menyebabkan sebuah revolusi di dalam hatimu.~ Elizabeth Gilbert

Pekerjaan yang Anda cintai membuat Anda tidak bekerja, tapi bersenang-senang dan mendapatkan banyak uang~Djajendra

Kebebasan adalah kapasitas manusia untuk mengatasinya dalam perkembangannya sendiri. Ini adalah kemampuan kita untuk membentuk diri kita sendiri.~Dr. Rollo May

Berjalanlah seimbang dengan satu kaki dalam pemahaman spiritual Anda dan satu kaki di dunia fisik pencapaian Anda.~Lynn V. Andrews

Keraguan itu bagus – itu berarti Anda mencari kebenaran. Kecurigaan adalah penyakit.~ Sadhguru

Iman adalah intuisi yang penuh gairah.~ William Wordsworth

Semuanya ada di dalam dirimu, temukan dan gunakan untuk kebahagiaan hidupmu.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Posted in Uncategorized

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Apapun itu pekerjaan seorang manajer, baik itu sedang mengelola departemen atau tim proyek, wajib untuk mengetahui cara menyelesaikan pekerjaan dengan benar dan profesional. Pekerjaan manajerial terjadi dengan bantuan orang lain; bantuan itu bersumber dari atasan, bawahan, dan rekan kerja lintas fungsi. Bagi manajer yang berkualitas, melakukan pekerjaan itu sebenarnya tidaklah sulit, persoalan rumit muncul saat manajer harus menghabiskan banyak waktu untuk mengelola hubungan dengan orang lain dan berkomunikasi dengan baik agar orang lain itu mengerti untuk membantu kebutuhan manajer dalam menyelesaikan pekerjaan. Intinya, manajer tidak hanya harus hebat dalam menguasai keterampilan teknis, tetapi juga harus hebat dalam menguasai ketrampilan manajerial yang begitu luas dan kadang tanpa batas.

Setiap manajer atau calon manajer perlu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan manajerial secara berkelanjutan seiring perkembangan karir dan saat harus memenuhi tantangan manajerial baru. Keterampilan seperti: mendelegasikan, memotivasi, berkomunikasi, merencanakan, mengevaluasi, mengkoordinasi, dan memahami dinamika tim adalah beberapa keterampilan utama yang sangat dibutuhkan. Dengan keterampilan tersebut, seiring dengan kesabaran dan ketenangan diri yang hebat, manajer dapat menjalankan fungsi manajerial dengan sangat efektif.

Pemimpin memberi visi, inspirasi, dan tantangan untuk mencapai target terbaik kepada setiap manajer. Untuk itu, setiap manajer harus bekerja dengan fokus pada manajemen yang baik. Manajer bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua proses kerja dilakukan dengan tata kelola yang baik, aturan yang benar, dan secara etis. Manajer harus menguasai banyak keterampilan manajerial supaya dapat menjadi manajer yang diandalkan oleh kepemimpinan di organisasi.

Manajemen yang efektif hanya dapat dijalankan oleh para manajer yang melengkapi dirinya dengan berbagai keterampilan. Jadi, manajer yang hebat itu selalu hebat dalam keterampilan-keterampilan, seperti: perencanaan, pendelegasian, komunikasi, motivasi, eksekusi, menganalisa situasi dan keadaan, hubungan antar pribadi, pelayanan, kemampuan untuk memperbaiki, fokus, disiplin, manajemen waktu, mengelola masalah dan menemukan solusi, inovatif, kreatif, mampu menterjemahkan visi dan instruksi pemimpin, serta mudah beradaptasi dengan perubahan. Selanjutnya, setiap keterampilan yang dimiliki manajer harus dapat melengkapi keterampilan dan kompetensi dari semua pihak di dalam organisasi. Manajer yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan dan meningkatkan semua keterampilan tersebut sehingga manajer dapat membantu organisasi, staf, dan kepemimpinan untuk mencapai tujuannya secara efisien dan efektif.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan managerial skills manajer. Program ini membantu peserta untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada pada realitas kualitas keterampilan manajerial saat ini, sehingga peserta dapat memanfaatkan program pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas manajerial skillnya agar dapat menjadi manajer yang andal dan hebat di tempat kerja. Peserta akan belajar cara mengarahkan potensinya ke sumber keterampilan manajerial terbaik, sehingga potensi dan keterampilan yang dimiliki dapat mengembangkan kualitas dirinya menjadi lebih hebat lagi.

Program pelatihan ini didasarkan pada beberapa keterampilan manajerial yang paling penting dan wajib untuk dikuasai oleh setiap manajer. Keterampilan manajerial tersebut meliputi: cara memahami dinamika kerja tim dan fokus dalam membangun hubungan baik di internal organisasi; cara memilih dan mengembangkan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat; cara mendelegasikan secara bijak dan efektif; cara memotivasi dan menggairahkan semangat staf; cara mengelola disiplin dan menghadapi konflik; cara berkomunikasi yang baik; cara merencanakan, membuat keputusan, dan pemecahan masalah; cara menghindari kesalahan manajerial yang umum; cara bertindak dan mengeksekusi; cara menjadi satu kekuatan tim dalam visi yang sama. Ini semua adalah sebagian dari keterampilan dasar manajerial yang harus terus-menerus ditingkatkan agar dapat menikmati kesuksesan sebagai manajer andal dan hebat. Dalam pelatihan ini, setiap keterampilan tersebut akan dieksplorasi secara lebih rinci dan lebih mendalam.

TUJUAN MOTIVASI

  1. Menjadi kekuatan yang hebat dalam pelaksanaan kegiatan dan operasional organisasi, serta dalam pencapaian target yang ditetapkan.
  2. Melakukan dan mengerjakan tugas-tugas manajerial secara optimal dengan kinerja terbaik.
  3. Menjadi kekuatan andal dalam proses manajemen yang efektif, yaitu: efektif dalam interaksi antara atasan dengan bawahan untuk proses merencanakan, mengendalikan, mengeksekusi, dan mengarahkan staf  dalam mencapai kinerja terbaik.
  4. Efektif menggunakan semua keterampilan manajerial dalam menghadapi tantangan, serta menyelesaikan suatu pekerjaan dengan kinerja terbaik.

MANFAAT MOTIVASI

  1. Mampu menyelesaikan masalah dengan inisiatif dan tanggung jawab sebelum diminta atasan.
  2. Mampu mendelegasikan pekerjaan pada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
  3. Mampu berkoordinasi dengan anggota tim untuk memperbaiki perilaku yang berdampak negatif pada pelayanan organisasi.
  4. Mampu membuat keputusan dengan analisis yang cermat dan juga dalam hal tertentu menggunakan intuisi.
  5. Mampu fokus dan bekerja dengan disiplin yang tinggi bersama tim untuk mencapai hasil terbaik.
  6. Mampu meningkatkan kualitas keterampilan teknis untuk menjalankan pekerjaan manajerial yang efektif.
  7. Mampu melakukan pertemuan, berbicara, memahami, mendengarkan, dan meningkatkan hubungan positif agar semua pekerjaan terselesaikan dengan baik.
  8. Mampu menghindari konflik dan selalu membangun hubungan kerja yang saling mengerti.
  9. Mampu memotivasi staf atau anggota tim dan mencocokan kebutuhan masing-masing individu dengan bijak.
  10. Mampu belajar dari kesalahan dan tidak pernah melempar kesalahan kepada pihak mana pun.
  11. Selalu berbicara dengan anggota tim atau staf tentang tujuan atas pekerjaan yang dilakukan, serta menghubungkannya dengan tujuan keseluruhan organisasi.
  12. Mampu melakukan eksekusi dengan terencana bersama gabungan tim yang benar-benar melakukan pekerjaan secara profesional dan baik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus Pada Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN MOTIVASI PENINGKATAN MANAGERIAL SKILLS SELAMA 2 HARI

HARI PERTAMA

SESI 1: BEKERJA DALAM DINAMIKA TIM DAN MENDORONG HUBUNGAN YANG BAIK

Sub Bahasan

  1. Memahami bagaimana tim beroperasi (kepemimpinan, manajer, dan staf).
  2. Mendorong dan mendukung orang-orang melalui proses kerja.
  3. Memahami nilai-nilai kepemimpinan.
  4. Mampu menterjemahkan visi, semangat, dan tekad kepemimpinan.
  5. Membantu tim kerja menjadi sepenuhnya efektif dan produktif.
  6. Membangun keseimbangan dalam keragaman keterampilan, kepribadian, dan perspektif.
  7. Mengarahkan perbedaan ke arah positif, menciptakan hubungan yang akur, menyelesaikan konflik tim, serta menggunakan perbedaan tim untuk menjadi kreatif dan inovatif.

SESI 2: MEMILIH DAN MENGEMBANGKAN ORANG YANG TEPAT

Sub Bahasan

  1. Menemukan pegawai-pegawai berbakat dan hebat di internal atau pun di luar organisasi.
  2. Menyadari bahwa pikiran manusia tidak terkendali, tapi manusia bisa diatur untuk mencapai yang terbaik.
  3. Mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk kesuksesan tim kerja.
  4. Memahami kebutuhan kualitas dan keterampilan untuk pembangunan organisasi.
  5. Melakukan penilaian secara adil, jujur, benar, dan sesuai fakta.
  6. Meningkatkan keterampilan rekrutmen , tes perekrutan yang tepat, dan uji kemampuan untuk mengisi kebutuhan organisasi.

SESI 3 : MENDELEGASIKAN SECARA EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Menggunakan kecerdasan dan kemampuan orang lain melalui pendelegasian tugas.
  2. Siapa yang diberi delegasi dan bagaimana mendelegasikan.
  3. Faktor penting yang berkontribusi pada tugas delegasi.
  4. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mendelegasikan tugas.
  5. Prinsip untuk mendelegasikan dengan sukses.
  6. Menetapkan dan mempertahankan kontrol dalam delegasi.

SESI 4 : MEMOTIVASI ORANG

Sub Bahasan

  1. Keterampilan manajer untuk memotivasi orang lain.
  2. Memahami bahwa motivasi itu bersifat pribadi.
  3. Semua orang memiliki tingkat motivasi yang berbeda.
  4. Orang-orang termotivasi oleh berbagai hal.
  5. Mengenal anggota tim pada tingkat pribadi memungkinkan Anda memotivasi mereka dengan lebih baik.
  6. Memberikan umpan balik secara teratur adalah strategi yang kuat untuk memotivasi anggota tim.

HARI KEDUA

SESI 5: MENGELOLA DISIPLIN DAN MENGHADAPI KONFLIK

Sub Bahasan

  1. Disiplin adalah kunci untuk mencapai tujuan dan menciptakan kinerja yang lebih baik.
  2. Mengelola disiplin untuk menghindari masalah dengan kinerja individu.
  3. Disiplin adalah keterampilan yang dipelajari untuk bisa memiliki kemauan yang kuat.
  4. Meningkatkan disiplin dengan latihan: mengakui kelemahan diri, tetapkan rencana yang jelas, berkomitmen dengan rencana, menerima ketidaknyamanan, visualisasikan keuntungan dari disiplin Anda, mengakuhi kesalahan dan memperbaiki.
  5. Memfasilitasi sebuah resolusi untuk konflik langsung diantara anggota tim.
  6. Mengenali konflik dan mengatasi penyebabnya, bukan hanya menekan gejalanya atau menghindarinya

SESI 6: BERKOMUNIKASI SECARA EFEKTIF DAN BIJAK

Sub Bahasan

  1. Memberi tahu tim Anda apa yang terjadi dan terus menginformasikannya sebanyak mungkin.
  2. Briefing tim adalah keterampilan komunikasi yang harus dikuasai manajer.
  3. Mendengarkan, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan anggota tim secara efektif.
  4. Memahami persepsi tim dan berfungsi sebagai moderator untuk mengarahkan tim.
  5. Mendengarkan semua orang dan memberikan jawaban yang diperlukan oleh anggota tim.
  6. Berkomunikasi dengan kekuatan empati dan toleransi.

SESI 7: PERENCANAAN, PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Sub Bahasan

  1. Pembuatan rencana kegiatan.
  2. Eksekusi program.
  3. Pemecahan masalah.
  4. Manajemen waktu.
  5. Evaluasi program.
  6. Pengambilan keputusan.
  7. Kemampuan analisis.

SESI 8: MENGHINDARI KESALAHAN MANAJERIAL YANG UMUM

Sub Bahasan

  1. Tidak berpikir bahwa Anda dapat mengandalkan keterampilan teknis Anda sendiri.
  2. Tidak meminta atasan Anda untuk memecahkan masalah Anda.
  3. Tidak menempatkan atasan Anda dalam posisi canggung karena harus membela Anda.
  4. Tidak meminta atasan Anda untuk memberi tahu kepada orang lain.

Untuk training hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105

MOTIVASI DJAJENDRA

“Gelap tidak pernah selamanya, terang pasti datang. Kesulitan tidak pernah selamanya, kemudahan pasti datang. Jangan pernah berhenti, jangan pernah menyerah, terus-menerus mencoba dengan optimis.”~Djajendra

Posted in Uncategorized