GOOD CORPORATE GOVERNANCE MENGUATKAN BUDAYA PERUSAHAAN

GCG-MOTIVATOR DJAJENDRA 2015“Melalui budaya organisasi yang kuat perilaku kerja dapat diperbaiki menjadi lebih mampu dan berkualitas.”~Djajendra

Budaya perusahaan yang kuat menghasilkan perilaku dan kebiasaan dalam kegembiraan dan sukacita untuk menjalankan pekerjaan dan bisnis. Dalam budaya yang kuat semua orang memiliki kesadaran yang tinggi, profesionalisme yang andal, etos yang penuh semangat, kemampuan yang penuh kualitas, dan kepemimpinan diri yang ikhlas melayani pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Bila peraturan, aturan, etika, tata kelola yang baik tidak menjadi budaya, dan murni menjadi alat kepatuhan. Maka, orang-orang di dalam perusahaan sibuk untuk melihat apa yang salah, apa yang kurang, peraturan mana yang dilanggar, dan tidak fokus pada pembangunan bisnis yang berkelanjutan. Budaya perusahaan yang kuat menciptakan perilaku dan kebiasaan yang ikhlas, serta dengan senang hati menjalankan semua aturan dan tata kelola perusahaan.

Budaya sebagai bagian terpenting dalam tata kelola perusahaan haruslah diperkuat dan dibangun dengan antusiasme yang tinggi oleh warga perusahaan. Semua regulasi dan etika janganlah ditekankan pada kepatuhan, tetapi pada kesadaran untuk berperilaku sesuai regulasi dan etika. Intinya, perilaku etis tidak muncul karena perusahaan memiliki kode etik, tetapi muncul karena perusahaan memiliki budaya perusahaan yang kuat dan menjadikan kode etik sebagai bagian dari budaya.

Budaya perusahaan yang kuat dan yang didukung dengan good corporate governance yang konsisten akan menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan stakeholder, menghilangkan potensi krisis keuangan perusahaan, meningkatkan potensi pertumbuhan, dan meningkatkan kinerja di semua bidang kegiatan perusahaan.

Ketika prinsip-prinsip good corporate governance menjadi bagian dari etos bisnis, maka pelayanan kepada stakehodler menjadi sangat berkualitas. Hal ini secara otomatis meningkatkan reputasi perusahaan, dan perusahaan pun dapat menjalankan semua strategi bisnis dengan konsep berkelanjutan di dalam kekuatan inovatif dan kreatif.

Miliki kemampuan untuk menciptakan visi dari konsep dan kebijakan good corporate governance, lalu mengubahnya menjadi cara hidup perusahaan. Saat good corporate governance menjadi visi dan terimplementasi sebagai cara hidup di dalam perusahaan, saat itu perusahaan tampil sangat sehat dan kuat untuk melayani bisnis, organisasi, dan stakehodler. Good corporate governance harus menjadi nafas organisasi, lalu terekspresi atau terlihat di dalam budaya perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat dengan dukungan good corporate governance, akan menjadi budaya yang menyatukan kekuatan struktur organisasi untuk eksekusi bisnis yang baik. Nilai-nilai yang kuat dari tata kelola yang baik menyebabkan model bisnis semakin andal, dan menjadikan bisnis berkelanjutan di sepanjang jaman.

Good corporate governance mendorong terciptanya budaya kolaborasi. Budaya kolaborasi mendorong setiap orang untuk berpartisipasi secara aktif dalam jaringan struktur organisasi. Setiap orang di dalam budaya kolaborasi sadar untuk memberikan pelayanan terbaik, kontribusi maksimal, belajar dari yang lain, aktif dalam inovasi, menyediakan bakat dan kemampuan untuk pencapaian tujuan, menjaga soliditas bersama dalam perjalanan mencapai tujuan. Good corporate governance sebagai jantung budaya perusahaan mampu meningkatkan kesadaran setiap individu, untuk bermitra secara kolaboratif di dalam struktur organisasi, serta menjadi kekuatan yang melayani semua stakeholder secara adil dan setara.

Good corporate governance haruslah dijadikan nyawa dari sebuah budaya perusahaan. Bisnis yang baik selalu berusaha mendapatkan keuntungan yang maksimal, tetapi keuntungan yang maksimal ini dihasilkan dari proses bisnis yang etis terhadap semua stakeholder. Ketika semua stakeholder merasakan perilaku etis perusahaan, maka dewan direksi mendapatkan peluang untuk memimpin dalam pencapaian kinerja berkelanjutan yang lebih optimis.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com