PEMIMPIN BERTANGGUNG JAWAB PENUH UNTUK PENGUATAN BUDAYA PERUSAHAAN

“Budaya perusahaan yang kuat adalah kendaraan pemimpin untuk menghasilkan prestasi besar.”~Djajendra

Budaya organisasi yang kuat mampu menghasilkan etos kerja, perilaku, sikap, karakter dan kebiasaan kerja yang produktif. Budaya yang kuat mampu mendorong karyawan untuk menjadi lebih kreatif, inovatif, kolaboratif, solid, dan fokus pada kinerja tertinggi. Pemimpin menjadi sangat beruntung, dan karirnya semakin cemerlang saat dia mampu menciptakan budaya kuat. Budaya perusahaan yang kuat menempatkan karyawan dalam tindakan produktif. Pemimpin cukup melemparkan kata-kata motivasi di sekitarnya, dan semua karyawan dalam budaya kuat secara otomatis terdorong untuk berkarya dan berkinerja dengan cara-cara luar biasa produktif.  Dalam budaya kuat, karyawan bekerja untuk menang, untuk sukses bersama kinerja terbaik. Karyawan hadir ke kantor untuk sukses, untuk memenangkan setiap momen dengan penuh kualitas terbaik.

Rutinitas kerja yang produktif, bahagia, senang, efektif, efisien, dan kaya kinerja dihasilkan dari etos kerja karyawan-karyawan unggul. Karyawan-karyawan unggul dihasilkan dari keandalannya untuk menampilkan akuntabilitas pribadi yang tinggi. Akuntabilitas pribadi yang tinggi merupakan fondasi untuk lingkungan kerja yang bahagia, menyenangkan, produktif dan berkinerja hebat. Dan, semua ini hanya bisa didapatkan, bila budaya perusahaan terus-menerus dikuatkan dan diunggulkan oleh setiap insan perusahaan.

Pemimpin yang hebat selalu sadar untuk mengembangkan budaya kuat di perusahaannya. Dia tahu bahwa budaya kuat mampu menciptakan sikap dan perilaku kerja yang sangat kolaboratif, inovatif, kreatif, umpan balik yang positif, akuntabilitas yang tinggi, percaya diri, saling percaya, dan loyalitas yang tak diragukan. Budaya kuat memungkinkan setiap karyawan bersinar melalui etos kerja yang profesional dan bekerja dari hati nurani. Budaya kuat menjadikan perusahaan sebagai tempat yang produktif dan kaya kinerja. Karyawan selalu terdorong untuk menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya dengan kualitas terbaik.

Pemimpin terbaik selalu sadar bahwa untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat membutuhkan upaya terus-menerus di sepanjang jaman. Tidak mungkin bisa menciptakan budaya kuat secara instan dalam semalam. Membutuhkan proses panjang untuk membentuk sikap, perilaku, dan karakter kerja yang selaras dengan nilai-nilai dan visi perusahaan. Diperlukan kecerdasan kepemimpinan yang mampu mengikuti maunya karyawan sambil memberdayakan karyawan ke arah budaya kuat. Bila kepemimpinan perusahaan sudah sadar dan mengerti tentang pola pikir dan realitas karyawannya, maka menjadi lebih mudah untuk melibatkan dan memberdayakan karyawan di sepanjang proses pembentukan budaya kuat. Pemimpin yang kuat selalu memiliki strategi dan taktik agar bisa mengikuti maunya karyawan, bukan memaksakan maunya dia sebagai pemimpin kepada karyawan. Intinya, saat pemimpin bisa mengikuti maunya karyawan, maka dititik tersebut dia mampu mengkoordinasikan karyawan dan meningkatkan semangat mereka untuk sebuah organisasi yang lebih kuat dan lebih solid dalam mencapai kinerja.

Tidaklah mungkin bisa menciptakan budaya perusahaan kuat tanpa keterlibatan karyawan secara total. Karyawan yang unggul adalah orang-orang dengan kompetensi, kualitas, pengetahuan, pengalaman, dan kesadaran yang mudah dilibatkan dalam meningkatkan kekuatan budaya perusahaan. Pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan dan terus-menerus merupakan salah satu syarat mutlak, untuk memotivasi kesadaran karyawanan agar bisa terlibat dalam pembentukan budaya kuat. Intinya, budaya perusahaan yang kuat harus tumbuh dan berkembang dari akar rumput organisasi. Untuk itu, diperlukan dukungan dan dorongan dari kepemimpinan dalam penguatan di semua bidang kehidupan kerja karyawan.

Selain dukungan penuh dari fungsi kepemimpinan, diperlukan juga dukungan penuh dari fungsi manajemen. Walaupun manajemen dan kepemimpinan mungkin diperankan oleh orang-orang yang sama, tetapi mereka harus bisa memisahkan apa itu fungsi manajemen dan apa itu fungsi kepemimpinan. Kedua fungsi ini berbeda, dan perbedaan ini harus dapat diperankan secara sempurna agar karyawan mendapatkan kekuatan, untuk mengembangkan budaya perusahaan yang lebih kuat.

Pemimpin yang hebat selalu sadar bahwa mayoritas diperusahaan bukan kepemimpinan, tetapi karyawan. Karyawanlah yang menentukan kualitas budaya. Karyawanlah yang menghidupkan dan menguatkan budaya perusahaan dengan energi positif mereka. Dalam hal ini, pemimpin harus memiliki jiwa besar dan empati untuk mendengarkan suara karyawan. Pemimpin yang andal selalu sadar untuk mendapatkan umpan balik dari karyawannya. Pemimpin yang andal selalu sadar bahwa akumulasi dari sikap, perilaku, karakter, etos, kepribadian, dan kompetensi karyawanlah yang membentuk budaya kuat perusahaan. Oleh karena itu, dia sangat cepat bereaksi terhadap isu-isu karyawan. Dia sangat peduli menjaga suasana hati dan semangat kerja karyawan. Pemimpin yang andal selalu menjadikan karyawan sebagai anak-anak kandungnya, serta selalu ada untuk mendengarkan dan membantu mereka agar tetap kuat dan andal dalam proses kerja.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERCERMIN DARI KARAKTER KARNA DALAM KISAH MAHABHARATA

“Karna sesungguhnya seorang kesatria yang penuh tanggung jawab dengan integritas pribadi yang tinggi, tetapi dia mengabdi dan tunduk pada kekuatan Kurawa, sehingga semua yang baik dari integritasnya hilang dalam benci dan dendam.”~Djajendra

Karna adalah salah satu karakter yang memperkaya kisah Mahabharata. Karakter Karna tumbuh dan hidup dalam kebencian, kepahitan, dendam, marah, dan mengabdi pada energi negatif. Walaupun Karna berjiwa kesatria dan bermental baja, tetapi jiwanya tidak besar dan toleransinya nol besar. Semua pangkat dan kebesaran jabatan yang melekat dalam identitas dirinya menjadi tidak berguna bagi kekuatan baik. Karna kehilangan cinta dan keikhlasan, sehingga hidupnya di sepanjang kisah Mahabharata terlihat sangat pahit. Karna gagal menjadi cahaya bagi kehidupan, dia membawa gelap untuk menutupi cahaya kehidupan.

Dari karakter Karna, semua orang bisa belajar tentang pentingnya cinta dan keikhlasan; tentang pentingnya melepaskan dendam masa lalu dan memulai hari ini dengan memaafkan masa lalu. Ini artinya, siapapun dia, sehebat apapun dia, setinggi apapun ilmunya, bila dia kehilangan cinta, maka dia menjadi pribadi yang pahit hidupnya. Karna sudah memberikan contoh dan pembelajaran bahwa bila seseorang menginvestasikan semua waktu dan energi hidupnya dalam kepahitan, kemarahan, dendam, kesal, kebencian, anti toleransi, berjiwa kerdil. Maka, orang tersebut hanya akan memanen hal-hal buruk di sepanjang hidupnya.

Sebagai seorang panglima besar dan kesatria yang diandalkan oleh kaum Kurawa, Karna selalu bersepakat untuk menolong Duryodana. Duryodana yang sangat membenci Pandawa, dan penuh ambisi untuk mengalahkan Pandawa, merasa beruntung memiliki Karna yang juga sangat membenci Pandawa. Duryodana dan Karna terjebak dalam kepahitan dan dendam seumur hidup. Mereka berdua bersahabat sampai mati, mereka berdua pun mati dengan cara buruk di pertempuran yang menggagalkan niat mereka. Ini semua disebabkan oleh ketidakmampuan mereka berdua untuk mentransformasikan kepahitan masa lalu dan ambisi masa depan menjadi sebuah keikhlasan yang menghasilkan kedamaian hidup.

Karna marah karena dia mendapatkan diskriminasi sosial. Walaupun dia seorang kesatria dan petinggi penting kerajaan, dia tetaplah dianggap masyarakat sebagai anak seorang kusir. Derajatnya tidak naik, walau jabatan dan pangkat sudah tinggi. Dia dianggap bukan turunan raja, tetapi karena prestasinya hebat, diapun diberi pangkat dan kekuasaan dalam kerajaan. Realitas ini membuat Karna mengeluh di sepanjang hidupnya, dia terus-menerus memelihara kepahitan dan benci di dalam dirinya. Seharusnya Karna bangga dan bersyukur dengan prestasi yang dia capai, tetapi dia merasa malu dan tidak ikhlas menjadi anak seorang kusir.

Karna adalah contoh pribadi yang tidak mau menerima realitas dengan ikhlas dan jiwa besar. Dia seharusnya benar-benar bahagia. Apalagi sebagai seorang anak yang ditemukan mengambang di atas air oleh orang tua angkatnya, yang mampu tumbuh menjadi seorang kesatria kerajaan.

Ketika Krishna memberitahu Karna tentang orang tua kandungnya siapa, maka rasa marah Karna semakin menjadi-jadi. Semakin tinggi benci dan dendam Karna kepada Pandawa, sebab dia sekarang tahu bahwa Kunti ibunya Pandawa adalah Ibu Kandung dia. Karna pun semakin marah dengan nasibnya setelah tahu bahwa ayahnya adalah Dewa Surya. Bagaimana mungkin anak seorang Dewa menjadi anak seorang kusir rendahan? Karna sangat kecewa dan marah setelah mendengar kebenaran tentang dirinya, rasa pahitnya semakin pahit. Dia semakin memelihara kebencian terhadap lima Pandawa, meskipun lima Pandawa adalah saudara satu ibu.

Walaupun sudah mengetahui kebenaran yang dia cari selama ini, Karna tidak melepaskan marah dan benci. Dia tetap menganggap ayah dan ibunya sudah membuat kesalahan besar, sehingga mereka dipilihnya menjadi musuh dalam pertempuran antara Kurawa dengan Pandawa. Walaupun sekarang dia tahu bahwa Pandawa lima adalah adik-adiknya, dia tetap semakin setia membantu Duryodana untuk mengalahkan Pandawa.

Karna tidak bisa mengkhianati kebaikan dan cinta yang diberikan oleh Duryodana kepada dirinya. Duryodana telah mengangkat seorang anak kusir menjadi kesatria tinggi di kerajaan. Di sisi lain, rasa pahitnya terhadap perbuatan orang tuanya belum bisa dia maafkan.

Kebaikan selalu menang atas keburukan, walaupun dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan untuk kemenangan tersebut. Pada akhirnya, Karna bertemu kematiannya dari panah Arjuna dalam perang besar antara Pandawa dan Kurawa di Kurukshetra. Semua investasi Karna dalam kepahitan dan ketidakikhlasan telah menghasilkan kekalahan. Karna adalah karakter yang kalah oleh hal-hal yang sifatnya emosional. Dia adalah pribadi cerdas dan pemenang di dalam karir profesionalnya, tetapi dia adalah pribadi yang kalah dalam cinta. Dia pribadi yang dikuasai oleh pikiran negatif dan gagal menguatkan pikiran positif. Karna adalah sosok yang perlu dipelajari oleh siapapun, agar mampu memahami bahaya dari pikiran negatif atau pun ketidakcerdasan emosional.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 28102015

Jiwa selalu bertransformasi untuk tumbuh, dan pikiran yang menemukan berbagai cara untuk pertumbuhan jiwa.~Djajendra

Semua orang dapat memperoleh pengetahuan apapun yang diinginkan. Semua orang dapat mengetahui apapun yang diinginkan. Tetapi, tidak semua orang bisa mendapatkan kebijaksanaan dari pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.~Djajendra

Kurangnya rasa syukur menyebabkan penderitaan tak berujung, penderitaan seumur hidup.~Djajendra

Jika tubuh dan pikiran mengambil instruksi dari Anda, untuk menjadi sehat, menjadi damai, untuk menjadi gembira, adalah konsekuensi alami.~SadhGuru

Keberanian untuk menerima tanggung jawab meningkatkan harga diri, kehormatan diri, dan kepercayaan orang kepada Anda.~Djajendra

Jika Anda mengambil tanggung jawab untuk diri sendiri, Anda akan mengembangkan rasa lapar untuk mencapai impian Anda.~Les Brown

Harga kebesaran adalah tanggung jawab.~Sir Winston Churchill

Kami bertanggung jawab hanya untuk diri kami sendiri atas apa yang terjadi dalam hidup kami.~Mildred Newman

Anda tidak bisa melepas tanggung jawab besok dengan menghindarinya hari ini.~Abraham Lincoln

Kebijaksanaan hanyalah gerakan dari pertempuran hidup untuk merangkulnya.~ Rasheed Ogunlaru

Pertumbuhan dimulai ketika Anda mulai menerima kelemahan diri sendiri.~Jean Vanier

Rasa syukur membuat masa lalu kita masuk akal, membawa perdamaian untuk hari ini, dan menciptakan visi untuk besok.~Melody Beattie

Saya tidak hidup di dunia ini untuk memenuhi harapan Anda dan Anda tidak hidup di dunia ini untuk bergantung pada saya.~Bruce Lee

Orang sukses hidup sejahtera, sering tertawa dan mencintai banyak hal.~Robert Louis Stevenson

Bersahabatlah dengan diri sendiri, hormati diri sendiri, dan layani diri Anda dengan sebaik-baiknya. Maka, Anda akan merasakan diri Anda berguna bagi hidup Anda.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 27102015

Segala sesuatu yang Anda pikir, semua yang Anda rasakan, adalah untuk ditanyai. Jika tidak masuk akal untuk pikiran Anda, itu dapat didefinisikan ulang. Jadi, jangan biarkan pikiran dan ketakutan membatasi Anda.~Unknown

Emosi adalah hasil dari pikiran. Amati emosi untuk memahami jenis pikiran. Pikiran positif menghasilkan sukacita, pikiran negatif menghasilkan masalah.~Djajendra

Pikiran yang suka berasumsi berpotensi menghasilkan kesalahpahaman, sehingga emosi yang dihasilkan bukan untuk sebuah realitas.~Djajendra

Hidupkan suara batin, dan biarkan suara batin menjadi sangat kritis terhadap pikiran Anda. Suara batin yang kritis dapat menggali lebih dalam agar menemukan kebenaran.~Djajendra

Pikiran yang kreatif selalu mencari bukti untuk apa yang sudah Anda percaya dan yakini.~Djajendra

Semakin diulang-ulang, pikiran semakin cerdas untuk memahaminya, dan semakin terbiasa untuk memakainya.~Djajendra

Orang-orang yang hidupnya bersyukur pasti bahagia. Orang-orang yang tidak bersyukur pasti menderita.~Djajendra

Setiap orang yang mengabdi kepada kekurangan akan menderita, dan setiap orang yang mengabdi kepada kelebihan ataupun kekuatan akan bahagia.~Djajendra

Niat dan motif yang mendasar dari kesadaran dan keberanian Anda, menjadikan Anda sukses.~Djajendra

Pikiran yang fokus dan benar-benar mengabdi pada apa yang dipikirkan, akan menghasilkan realitas darinya.~Djajendra

Pikiran Anda tidak akan melewati batas identitas diri Anda. Bila ingin perubahan, maka berubahlah untuk menciptakan identitas diri yang baru.~Djajendra

Proses mengubah keyakinan bawah sadar membutuhkan kesadaran, ketekunan, konsistensi dan pengulangan.~Unknown

Pikiran dapat membangun diri yang hebat. Dan, dapat juga menghancurkan diri yang hebat.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

Posted in Uncategorized

BERANI DAN IKHLAS MENGHADAPI KENYATAAN HIDUP

DJAJENDRA 2015“Jaga pikiranmu, maka hidupmu damai.”~Djajendra

Asumsi, persepsi, keyakinan, dan harapan adalah hal-hal yang masih berada di wilayah pikiran. Ketika Anda hidup di wilayah pikiran dan mengabaikan wilayah nyata atau realitas, maka hidup Anda penuh dengan masalah tanpa solusi. Akibatnya, Anda tidak akan menemukan jalan nikmat kehidupan. Anda akan tersesat oleh asumsi dan keyakinan-keyakinan yang sulit diwujudkan dalam dunia nyata. Hidup itu untuk menghadapi kenyataan, jadi siapkan mental dan kualitas untuk berkompromi dengan kenyataan hidup.

Berdamailah dan bersahabatlah dengan kenyataan hidup. Benar atau salah, suka atau tidak suka, kenyataan hidup adalah kekuatan yang memaksa untuk memahami dan hidup bersamanya.

Miliki visi, kuatkan ambisi, fokuskan perhatian, terimalah kenyataan dengan sabar dan ikhlas. Hidup itu sangat dinamis dan sering tak terduga. Tidak mudah untuk memastikan sebuah perjalanan hidup. Tidak mudah untuk berhitung-hitung tentang masa depan. Apapun bisa terjadi. Sehebat dan secerdas apapun hitungan dan langkah-langkah profesional Anda, Anda tetap belum pasti masa depannya. Walaupun mungkin Anda sudah sangat berhati-hati, tetapi kenyataan bisa saja tidak sesuai dengan asumsi dan keyakinan Anda.

Miliki jalan lurus kehidupan dalam penyerahan total kepada Tuhan (Allah). Jalan lurus kehidupan berarti jalan hidup yang penuh syukur, terima kasih, cinta, kesabaran, keikhlasan, kerja keras, ulet, disiplin, menjalankan komitmen, jujur, berintegritas, mendengarkan, memahami, berjiwa besar, bertanggung jawab, meminta pertolongan dan perlindungan hanya kepada Tuhan, tidak pernah menyerah, dan selalu penuh semangat di dalam etos yang produktif.

Ketika Anda terobsesi untuk memiliki stabilitas di semua bidang kehidupan Anda, itu artinya Anda sedang menyiapkan zona nyaman untuk jiwa Anda. Saat jiwa Anda terpenjarakan dalam zona nyaman, saat itu dimulai titik mundur untuk kehidupan Anda. Zona nyaman kehidupan tidak akan membiarkan Anda untuk bertransformasi menuju ke berbagai dimensi kehidupan yang lain. Akibatnya, Anda hidup di dalam sebuah ruang sempit kehidupan yang tak akan membesarkan Anda.

Menghadapi kenyataan hidup memerlukan penerimaan dengan ikhlas dan kreatif. Jangan biarkan perasaan-perasaan negatif hadir dan merusak suasana hati Anda. Saat menghadapi kenyataan hidup yang tidak Anda sukai, Anda butuh suasana hati positif dan pikiran positif. Jauhkan perasaan dikhianati, marah, benci, hancur, takut, dendam, dan semua perasaan tidak baik lainnya.

Siapkan mental dan kepribadian tangguh untuk menghadapi berbagai macam situasi kehidupan. Apapun realitas kehidupan yang sedang Anda hadapi, hanyalah sebuah pengalaman dan proses pembelajaran. Selama Anda belajar dan menyadarinya secara spiritual, Anda akan semakin kuat dan unggul.

Temukan diri sejati dan berhenti untuk memperhatikan yang lain. Ketika kesadaran spiritual Anda menguat, saat itu Anda akan menemukan bahwa sahabat sejati jiwa Anda adalah Tuhan (Allah). Jiwa sejati yang mampu menyatu di dalam Tuhan akan menemukan ketenangan abadi dan hidupnya berorientasi untuk melayani kenyataan hidup, bukan lagi berasumsi ataupun berpersepsi sesuai maunya pikiran Anda.

Pikiran dan ego yang menghormati kenyataan hidup akan memasuki dunia integritas, lalu hidup tenang di dalam integritas pribadi dan kejujuran yang penuh tanggung jawab. Saat Anda sudah mampu berdamai dengan realitas, saat itu Anda menjadi orang yang paling tenang dan paling menikmati kehidupan Anda.

Tuhan sudah merencanakan hidup setiap orang dengan sangat sempurna. Tidak seorang pun yang bisa lari dari rencana Tuhan. Anda berhak memiliki ambisi, visi, rencana, niat, dan upaya yang tak pernah terhenti. Tetapi, miliki kesadaran bahwa rencana Tuhanlah yang terbaik, dan bila rencana Anda tidak sama dengan rencana Tuhan, itu seharusnya tidak masalah bagi Anda. Bila Anda masalahkan, maka Anda akan menderita di sepanjang hidup Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 25102015

Kepercayaan diri adalah jembatan untuk sampai ke tujuan. Jika kepercayaan diri Anda hilang, itu berarti Anda sedang meruntuhkan jembatan menuju tujuan.~Djajendra

Jangan pernah menyerahkan jiwa Anda kepada apapun dan siapapun, kecuali kepada Tuhan yang maha menyayangi Anda.~Djajendra

Orang yang bertanggung jawab kepada hidupnya tidak akan pernah kehilangan apapun.~Djajendra

Bila Anda malas dan suka mengeluh, maka semua yang mudah pun akan menjadi sulit. Bila Anda tidak jujur kepada diri sendiri, maka semua yang benar pun menjadi tidak benar.~Djajendra

Sahabat terbaik dalam hidup adalah nilai-nilai kehidupan Anda. Pilih yang terbaik agar nilai-nilai Anda bisa mengantar Anda sampai ke tujuan yang Anda impikan.~Djajendra

Kehidupan pribadi membutuhkan karakter akuntabilitas agar Anda bahagia dengan semua yang Anda hadapi.~Djajendra

Pribadi akuntabel selalu dihormati, dihargai, dibutuhkan, diandalkan, dan dicintai oleh banyak orang. Sebab,  dia selalu menepati janji dan ucapannya dengan sebaik mungkin.~Djajendra

Kebiasaan berasumsi, mengkaji, berpersepsi, dan menafsirkan hidup ada dalam wilayah kepentingan. Bila semua itu tidak sesuai dengan harapan Anda, maka Anda akan menderita. Pahami kenyataan dan bersyukurlah dengan apa yang ada.~Djajendra

Realitas selalu terlihat dan terasa. Bila Anda tidak suka dengan realitas yang ada, Anda harus mau menjadi perubah dan bertransformasi. Bila Anda diam dan marah, Anda akan hidup dalam dunia yang lebih buruk.~Djajendra

Miliki karakter akuntabilitas dalam integritas dan kejujuran diri sejati Anda. Sebab, karakter akuntabilitas menentukan sukses, saat Anda menerima tanggung jawab untuk sebuah tugas.~Djajendra

Hidup ini proses yang belum berakhir. Selama nafas masih ada, Anda masih bisa mewujudkan impian.~Djajendra

Visi membuat Anda harus bertanggung jawab membangun jembatan dan kekuatan untuk sampai pada visi. Ikuti arah visi dan miliki solusi untuk semua teka-teki di sepanjang perjalanan menuju visi.~Djajendra

Jadilah dirimu yang hebat dan andal dalam bertanggung jawab. Bertanggung jawab untuk kebahagiaanmu, kesehatanmu, kebugaranmu, kecerdasanmu, kemakmuranmu, kesejahteraanmu, dan semua kebaikan untuk hidupmu. Bertanggung jawablah untuk dirimu sendiri sebelum untuk orang lain.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

AKUNTABILITAS MERUPAKAN PERILAKU TERPENTING DALAM KARAKTER KERJA

AKUNTABILITAS MERUPAKAN PERILAKU TERPENTING DALAM KARAKTER KERJA

“Ketika akuntabilitas tidak terdapat dalam karakter kerja karyawan, maka perusahaan berpotensi mengalami kejatuhan dan kehancuran.”~Djajendra

Hak dan kewajiban, tugas dan tanggung jawab, adalah ikatan yang menyatukan orang-orang untuk melaksanakan pekerjaan. Responsibilitas berarti tanggung jawab yang harus ditindaklanjuti secara profesional bersama kemampuan, keandalan, kompetensi, kualitas, dan kecerdasan.

Di tempat kerja, setiap karyawan menerima responsibilitas dari manajemen perusahaan. Di mana, responsibilitas atau tanggung jawab yang diberikan manajemen ini sekaligus berfungsi sebagai pembagian kekuasaan dan kewajiban. Dalam hal ini, manajemen memberikan sebagian kekuasaan dari organisasi (sesuai job diskripsi) kepada karyawan agar karyawan dapat melakukan pekerjaan dan mempertanggung jawabkannya (akuntabilitas) kembali kepada pemberi tanggung jawab/kerja. Setelah karyawan menerima kekuasaan yang diberikan oleh manajemen kepada mereka; maka, karyawan terikat dalam tanggung jawab diberbagi aspek kehidupan organisasi, seperti: tanggung jawab (responsibilitas) atas kewajiban, moral, tugas, pekerjaan, budaya, etika, etiket, prosedur, sistem, peran, fungsi, dan konsekuensi.

Responsibilitas yang diterima karyawan harus dibayar dengan akuntabilitas yang penuh integritas kepada manajemen. Pihak manajemen perusahaan berkewajiban memberikan peran yang jelas kepada karyawan, tanggung jawab dan jalur kewenangan yang jelas. Di mana, semua ini bersifat personal, artinya, tanggung jawab didedikasikan untuk satu orang, dan harus sangat jelas garis tanggung jawab, sehingga karyawan dapat mempertanggung jawabkannya (akuntabilitas) dengan sebaik mungkin. Responsibilitas (tanggung jawab) karyawan wajib dipertanggung jawabkan kembali (akuntabilitas) melalui laporan, hasil, dan kinerja sesuai target.

Karyawan yang akuntabel tidak pernah menyalahkan siapapun atas kesalahan maupun kegagalan yang dia dapatkan. Dia fokus seratus persen untuk mencapai keberhasilan. Dia selalu bertanggung jawab penuh atas wewenang yang telah ditentukan dengan sangat jelas. Dia selalu proaktif untuk mendapatkan bimbingan dan dukungan dari manajemen. Dia selalu bahagia dan senang saat tanggung jawab dan wewenangnya dimonitor dan dinilai kinerjanya oleh manajemen. Dia memiliki etos kerja dengan perilaku positif untuk semua tindakannya. Dia selalu mengambil tanggung jawab pribadi untuk kinerjanya. Dia selalu rendah hati untuk melakukan apa yang diharapkan oleh manajemen kepadanya. Selama jam kerja, dia bekerja dengan sepenuh hati dan totalitas, dia tidak akan membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak produktif. Dia selalu mampu membangun hubungan kerja yang mengarahkan semua orang untuk saling bertanggung jawab atas pekerjaan masing-masing. Karyawan yang akuntabel memiliki integritas yang teruji kejujuran dan kemampuannya.

Tanggung jawab karyawan yang utuh ada dalam wujud akuntabilitas. Akuntabilitas merupakan bagian terpenting dari karakter kerja yang andal. Akuntabilitas merupakan karakter kerja yang mampu memperlihatkan kualitas, tanggung jawab penuh, kesetiaan pada nilai-nilai dan budaya kerja, kompetensi, pengetahuan, wawasan, etos positif, dan mampu menjawab semua tantangan dengan solusi yang tepat.

Karyawan dengan akuntabilitas mampu memenuhi harapan dan kebutuhan organisasi secara profesional. Dia mampu memikul tanggung jawab seberat apapun dan kreatif dalam bertindak, serta cerdas menjelaskan tindakannya dengan penuh tanggung jawab. Akuntabilitas menjadikan karyawan mampu memberikan penjelasan tidak hanya pada apa yang terjadi, tetapi mengapa hal itu terjadi dan bagaimana proses terjadinya. Intinya, karyawan menguasai pekerjaannya dengan sempurna dan mampu mempertanggung jawabkannya dengan sempurna.

Ketika akuntabilitas tidak terdapat dalam karakter kerja karyawan, maka perusahaan berpotensi mengalami kejatuhan dan kehancuran. Banyak sekali kegagalan bisnis disebabkan oleh tidak adanya akuntabilitas dalam karakter kerja. Banyak sekali pemimpin tidak sadar-sadar bahwa akuntabilitas adalah karakter terpenting untuk mencapai kesuksesan. Bila sebuah perusahaan mengabaikan karakter akuntabilitas, maka perusahaan itu sedang menghambur-hamburkan semua uang dan aset-asetnya untuk kegagalan.

Karakter kerja yang akuntabel selalu bertanggung jawab penuh dengan integritas pribadi yang teruji jujurnya. Sukses dan kegagalan disikapi dengan penuh tanggung jawab pribadi. Tidak ada kata menyalahkan orang lain dalam kamus karakter akuntabilitas. Karakter akuntabel sangat percaya diri dan sangat rendah hati untuk mengakui hasil akhir. Apapun hasil akhirnya, mereka tetap bermental baja dan berjiwa kesatria. Mereka tidak pernah meninggalkan kejujuran, jiwa besar dan jiwa pengabdian total.

Kehidupan itu tidak pasti dan sangat dinamis, berhasil dan gagal hanyalah persepsi. Ketika Anda memiliki karakter akuntabilitas dalam integritas yang jujur, maka mental baja dan jiwa kesatria Anda akan tampil penuh semangat untuk mewujudkan semua tanggung jawab dengan sempurna. Anda akan tumbuh hebat, setiap tindakan Anda akan memperlihatkan keandalan dan kualitas luar biasa. Akuntabilitas adalah karakter yang hanya dipunyai oleh para pemenang, oleh orang-orang andal yang dapat melakukan kewajibannya dengan sempurna.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN 2 HARI

DESKRIPSI

Budaya yang kuat memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja. Dalam perusahaan, setiap orang harus tumbuh secara individu dan kelompok. Secara individu semua orang harus menumbuhkan kompetensi dan kualitas pribadinya untuk bisa melayani organisasi dan bisnis dengan kinerja penuh. Secara kelompok semua orang harus mampu bekerja dalam budaya yang saling mengisi dan menumbuhkan.

Kinerja merupakan ukuran untuk menumbuhkan lingkungan kerja berbudaya kuat. Karyawan di dalam lingkungan budaya yang kuat mampu menghasilkan yang terbaik. Di samping itu, mereka juga mampu melayani pelanggan, pemasok, manajemen, pemegang saham dan kepemimpinan dengan kinerja penuh.

Struktur organisasi ditempati oleh beragam kepribadian dan karakter kepemimpinan. Dalam hal ini, perusahaan memiliki terlalu banyak karakter dan kepribadian, terlalu banyak sub budaya yang berbeda, terlalu banyak niat dan ambisi pribadi. Untuk mengaktifkan budaya yang kuat, perusahaan harus berfokus pada pembangunan satu visi dan satu budaya yang kuat. Model kepemimpinan yang kuat adalah yang saling berempati, bertanggung jawab, berkolaborasi, berinovasi, kreatif dengan solusi, ambisi bersama untuk mencapai kualitas dan kinerja terbaik.

Setiap fungsi kerja tidak boleh ngotot bersama ego dan kepentingan sempit, semuanya harus mau bekerja sama untuk menyederhanakan dan melincahkan gerak organisasi. Fungsi kepemimpinan dalam struktur organisasi haruslah cepat membuat pilihan dan tidak kehilangan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.

Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi. Saat semua orang sadar dalam budaya kuat, maka mereka selalu menjadi satu dan bersama-sama untuk menciptakan keunggulan.

Nilai-nilai inti perusahaan merupakan energi yang harus dioptimalkan. Setiap individu harus mampu termotivasi dan meyakini bahwa nilai-nilai perusahaan mampu mengubah mereka menjadi produktif dengan kinerja penuh. Di samping itu, ketika semua karyawan dan pimpinan bekerja sama untuk menginternalisasikan nilai-nilai ke dalam jiwa mereka, maka saat itu nilai-nilai tersebut akan memberikan energi untuk memfokuskan semua kompetensi dan kualitas diri di dalam satu kekuatan yang andal.

Budaya yang kuat merupakan energi untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja karyawan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjadi salah satu kekuatan bisnis yang dikagumi dan menguntungkan stakeholder. Membangun budaya kuat haruslah diwujudkan dalam realitas, dan tidak sebatas ilusi di atas rencana.  Semakin berbudaya setiap insan perusahaan di dalam setiap aktivitas kerjanya, semakin mereka mampu menjadikan perusahaan sebagai yang paling berharga di persepsi stakeholder.

Budaya haruslah tumbuh dan bertransformasi. Bisnis itu dinamis, perilaku manusia juga sangat situasional dan dinamis. Oleh karena itu, budaya harus selalu dijaga dan disesuaikan dengan realitas yang ada. Bila budaya bertentangan dengan realitas yang ada, maka budaya akan mengecil sebatas normatif, dan tidak mampu lagi digunakan secara praktis. Pemimpin perusahaan harus selalu merawat budaya agar tidak terputus dari jiwa karyawan. Budaya pemenang ada di dalam jiwa yang penuh gairah, semangat, optimis, percaya diri, yakin, merasa beruntung, dan tidak pernah menyerah untuk mendapatkan yang terbaik di semua bidang kehidupan kerja.

Budaya kuat adalah budaya pemenang. Di dalam budaya kuat, setiap orang saling memperkuat di dalam soliditas dan kolaborasi kerja. Mereka menyatu dan mencair untuk dapat menerobos semua tantangan dan merubahnya menjadi peluang. Mereka menciptakan identitas unik yang kuat, sehingga kecerdasan yang mereka miliki semakin mampu memperkuat identitas korporasi. Hal ini membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain. Di samping itu, identitas unik ini memberikan karyawan rasa bangga dan makna suci untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Mereka selalu penuh semangat untuk menjadi bagian yang membuat perusahaan selalu bergairah di setiap situasi dan keadaan yang berbeda.

Secara umum, budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dasar yang membangkitkan sisi produktif individu. Nilai-nilai seperti: jujur, integritas, akuntabilitas, cinta, melayani, fokus, kerja sama, kolaborasi, inovasi, adaptasi, transformasi, orientasi, unggul, andal, dan nilai-nilai lain yang berorientasi menuju kemenangan adalah fondasi bagi pengembangan budaya kuat.

Program Internalisasi Budaya Perusahaan ini meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran karyawan untuk membangun budaya kuat dan tangguh. Memiliki akuntabilitas dan kemampuan mental positif terhadap nilai-nilai perusahaan. Sikap mental yang bertanggung jawab pada kata-kata dan janji yang diucapkan perusahaan kepada nasabah. Menjadi pribadi yang bekerja dengan etos dan sikap-sikap profesional sesuai budaya perusahaan yang kuat.

Pelatihan ini mampu menjadikan peserta lebih akuntable, disiplin diri yang tinggi, berpikir positif, berkemauan kuat untuk sukses, berkepribadian yang kuat dan unggul, mampu mengatasi dan menemukan solusi dalam realitas kehidupan yang rumit, berani dan tidak gentar oleh rintangan apapun, kreatif dan memiliki banyak strategi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membekali karyawan dengan soft skills dan hard skills dalam membangun budaya perusahaan yang kuat dan tangguh.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi karyawan untuk menjalankan budaya perusahaan, serta kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang dapat diterapkan di semua bidang kehidupan.
  3. Membekali karyawan tentang cara memiliki integritas, akuntabilitas, loyalitas, komitmen, dan keikhlasan untuk menjalankan budaya perusahaan dengan sepenuh hati.
  4. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting dalam mensukseskan internalisasi budaya perusahaan.
  5. Membekali karyawan tentang cara membangun sikap, perilaku, kebiasaan, etos, karakter, dan kepribadian positif untuk mewujudkan budaya yang kuat.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu menyatukan dan menselaraskan gaya kerjanya dengan nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Mampu memfokuskan perhatian pada pekerjaan dan bertanggung jawab penuh dalam mewujudkan budaya kuat.
  3. Mampu bertransformasi untuk mewujudkan budaya perusahaan yang kuat.
  4. Mampu mengelola ego, jiwa, pikiran, emosi, tubuh dan energi dirinya untuk disatukan dalam budaya perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap proses penguatan budaya perusahaan.
  6. Mampu memiliki etos kerja yang memperkuat budaya kerja perusahaan.
  7. Kesadaran untuk mengutamakan budaya perusahaan dibanding sub budaya lainnya.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI INTERNALISASI BUDAYA PERUSAHAAN PROGRAM 2 HARI

Hari Pertama

SESI 1: PENGENALAN BUDAYA PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Apakah budaya organisasi/perusahaan?
  2. Lima langkah untuk membangun budaya organisasi
  3. Tujuan budaya perusahaan
  4. Pengaruh budaya perusahaan
  5. Tingkatan dari budaya perusahaan
  6. Pengertian ritus dan upacara dalam budaya perusahaan
  7. Pengertian cerita, simbol, bahasa  dalam budaya perusahaan
  8. Penentu budaya perusahaan
  9. Sub budaya di dalam budaya perusahaan

SESI 2: KOMPONEN – KOMPONEN PENTING UNTUK MEMBANGUN FONDASI BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Pernyataan visi sebagai dasar budaya
  2. Nilai-nilai yang diartikulasikan dengan jelas dan sederhana
  3. Praktik dan prinsip-prinsip kehidupan sehari-hari di dalam operasional perusahaan
  4. Orang-orang  yang memperkuat budaya organisasi dan memilikinya
  5. Unsur-unsur naratif/penjelasan yang bersifat formal
  6. Ruang kerja, geografi, arsitektur, desain atau estetika yang berdampak terhadap nilai-nilai dan perilaku orang-orang di tempat kerja
  7. Membangun pemahaman bersama tentang budaya perusahaan
  8. Fokus pada beberapa perubahan yang paling penting
  9. Mengintegrasikan upaya perubahan budaya dengan inisiatif perbaikan bisnis
  10. Persahabatan dan budaya merayakan keberhasilan
  11. Budaya kerja di dalam komunitas, komunikasi, kepedulian, konsistensi, komitmen untuk belajar, saling menghubungkan, dan memiliki catatan atas rentetan kejadian

SESI 3: FAKTOR MANUSIA PEMBAWA  RISIKO KE DALAM BUDAYA ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Pentingnya budaya
  2. Dua aspek penting dari budaya
  3. Budaya strata
  4. Beberapa hambatan untuk perkembangan budaya
  5. Membandingkan perspektif tentang faktor manusia
  6. Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara sistem dan pribadi
  7. Model untuk menilai situasi berisiko
  8. Kesadaran risiko dan sistem pengawasannya
  9. Ketahanan organisasi dari risiko faktor manusia
  10. Kesalahan manusia sebagai bahaya & pelanggaran
  11. Manusia sebagai pahlawan penyesuaian, kompensasi & improvisasi

SESI 4: BUDAYA PERUSAHAAN KUAT DENGAN LINGKUNGAN KERJA YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kepribadian dan pertumbuhan profesional
  2. Keadilan
  3. Komunikasi yang terbuka
  4. Nilai-nilai bersama
  5. Kerangka strategis yang memasukkan nilai-nilai inti dalam misi, visi, dan tujuan strategis
  6. Manfaat dari Moral karyawan
  7. Manfaat dari kesehatan karyawan
  8. Menilai budaya organisasi
  9. Kepuasan kerja
  10. Efek merugikan dari kelelahan fisik, mental, dan emosional karyawan
  11. Dampak dari perilaku Workaholism/ kerja berlebihan
  12. Personal Wellness
  13. Individual/ Nilai organisasi

Hari Kedua

SESI 5: KOMPETENSI BUDAYA UNTUK PENGUATAN PERILAKU KERJA

Sub Bahasan

  1. Pengertian kompetensi budaya
  2. Membangun kompetensi budaya
  3. Tiga bidang keahlian yang diperlukan untuk kompetensi budaya
  4. Bidang kompetensi multikultural
  5. Berbagai aspek kompetensi multikultural
  6. Egosentris, etnosentris, worldcentric
  7. Kompleksitas kompetensi budaya
  8. Globalisasi dan multikultural

SESI 6: BEKERJA DAN HIDUP SEJUJURNYA DALAM SATU BUDAYA YANG KUAT

  1. Merasa nyaman dengan budaya dan visi perusahaan
  2. Menjadi lebih proaktif untuk melayani visi dan budaya perusahaan
  3. Merasa nyaman dengan gaya kepemimpinan perusahaan
  4. Menyesuaikan pola pikir, emosi, gerak fisik sesuai budaya perusahaan
  5. Merasa terhubung dalam kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi kerja
  6. Menyatu dalam tim kerja dan bekerja di dalam strategi perusahaan
  7. Mampu melihat wujud atau hasil akhir kerja sebelum pekerjaan dimulai
  8. Menjadikan manajemen sebagai mentor
  9. Mampu mengenali perubahan dan selalu siap untuk berubah

SESI 7: PENYATUAN BUDAYA PERUSAHAAN DENGAN JIWA DAN EGO KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kesadaran, intelek, identitas, memori, dan pure intelligence dalam internalisasi budaya perusahaan
  2. Etos kerja yang berorientasi dan terorganisir
  3. Budaya merefleksikan perjalanan perusahaan
  4. Memahami kebiasaan & rutinitas
  5. Integrasi dalam ruang kerja
  6. Kesiapan mental dan fisik untuk bertransformasi dalam budaya

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN IMPROVING SELF CONFIDENCE AND ACCOUNTABILITY PROGRAM 1 HARI 2015

HASIL AKHIRPELATIHAN IMPROVING SELF CONFIDENCE AND ACCOUNTABILITY PROGRAM 1 HARI 2015

JUDUL: MEMBANGUN MENTAL BAJA DAN KESATRIA UNTUK MENYELESAIKAN TARGET DENGAN TEPAT WAKTU

Kepercayaan diri adalah keadaan pikiran dan emosi. Akuntabilitas adalah sikap yang dihasilkan dari kejujuran, integritas, kompetensi, dan pengetahuan. Keduanya hanya dapat dihasilkan dari pikiran positif yang sangat kuat. Pikiran positif berasal dari keyakinan pada kemampuan diri sendiri yang kuat, serta dari keterampilan dan pengalaman yang andal. Kepercayaan diri turun saat Anda merasa takut, tidak siap, ragu, kurangnya pengetahuan, kurangnya informasi, kurangnya perhatian, manajemen waktu yang gagal, tidak siap menerima kritik, dan tidak siap dengan perubahan. Penurunan kepercayaan diri menurunkan kualitas akuntabilitas. Sebab, saat kepercayaan diri hilang, Anda akan kehilangan kemampuan untuk mempertanggung jawabkan pekerjaan dengan baik. Kepercayaan diri bukanlah sesuatu yang permanen, dia bisa meningkat dan juga bisa menurun sesuai realitas yang dihadapi. Bila kepercayaan diri meningkat di setiap momen kehidupan dan pekerjaan, maka semua peran dan tugas dapat diselesaikan dengan produktif dan kinerja penuh.

Orang-orang yang percaya diri selalu andal untuk belajar dari kesalahan mereka, dan tidak akan melempar kesalahan kepada siapapun. Mereka selalu mengeksplorasi konsekuensi dari setiap pilihan. Mereka mencari tahu apa konsekuensinya sebelum membuat keputusan ataupun pilihan. Mereka juga menggunakan informasi yang tepat untuk membuat pilihan, dan selalu berhitung risiko.

Kepercayaan diri dan akuntabilitas diri yang tinggi akan menyingkirkan sumber pikiran dan perasaan negatif. Akuntabilitas mendorong peningkatan harga diri dan membantu Anda mempertahankan momentum integritas. Akuntabilitas membantu Anda mengubah pemikiran negatif menjadi berpikir untuk bertanggung jawab. Dan semua ini, akan meningkatkan martabat dan rasa hormat terhadap Anda. Sikap bertanggung jawab Anda akan menjadi komponen penting untuk pengembangan karir dan kemajuan hidup Anda. Anda yang terbiasa bertanggung jawab akan menciptakan momentum menguntungkan untuk keberhasilan karir dan kehidupan di masa depan. Anda yang percaya diri dan bertanggung jawab penuh mampu membantu membangun impian dengan solusi yang tepat.

Program pelatihan Improving Self Confidence and Accountability ini akan meningkatkan kepercayaan diri; meningkatkan tanggung jawab dan akuntabilitas; meningkatkan kemampuan mental untuk tidak pernah menyerah dan senang menjadi orang yang dapat diandalkan; sikap mental yang bertanggung jawab pada kata-kata dan janji yang diucapkan; menjadi pribadi yang bekerja dengan etos dan sikap-sikap profesional, serta membangun mental baja dan kesatria untuk menyelesaikan target dengan tepat waktu.

Pelatihan ini mampu menjadikan peserta lebih akuntable, disiplin diri yang tinggi, berpikir positif, berkemauan kuat untuk sukses, berkepribadian yang kuat dan unggul, mampu mengatasi dan menemukan solusi dalam realitas kehidupan yang rumit, berani dan tidak gentar oleh rintangan apapun, kreatif dan memiliki banyak strategi untuk menuntaskan tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

 

PELATIHAN MOTIVASI DAN INSPIRASI PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN MOTIVASI DAN INSPIRASI PROGRAM 2 HARI 2015

TIDAK ADA KEGAGALAN ATAUPUN KESUKSESAN, YANG ADA HANYA PENGALAMAN HIDUP

DESKRIPSI

“Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan.”~Djajendra

Hidup bukan tentang kesuksesan ataupun kegagalan. Orang yang paling bahagia adalah yang tahu cara menjalani hidup dengan sukacita walau harus melalui kesulitan. Bahagia sepanjang perjalanan hidup; bahagia bersama berbagai pengalaman hidup; bahagia walau harus melewati neraka dunia. Biarkan hidup itu hidup sesuai maunya, tugas Anda hanyalah mengendalikan pikiran dan emosi agar dapat menikmati sukacita di semua situasi.

Sangat luas bidang kehidupan, dan tidak semua orang bisa fokus pada semua bidang kehidupan. Pilihlah sebuah bidang kehidupan untuk identitas hidup Anda, dan berikan perhatian pada bidang kehidupan yang lainnya agar Anda tetap bahagia dalam sukacita. Biasanya, ego langsung menjadi penjaga agar identitas Anda tumbuh dan berkembang untuk melayani kehidupan yang lebih luas.

Bila setiap momen kehidupan disikapi sebagai bagian dari transformasi dan perbaikan, maka di sepanjang perjalanan hidup, Anda akan tumbuh dan berkembang menjadi lebih berharga bagi kehidupan. Konsep sukses dan gagal hanyalah sebuah persepsi sosial. Dalam jiwa yang tumbuh di dalam sukacita, konsep sukses dan gagal tidak pernah ada. Wilayah kehidupan sangat luas, sehingga tidak memungkinkan seorangpun untuk sukses atau gagal di semua bagian kehidupan.

Semua orang yang lahir ke dunia adalah para pemenang. Para pemenang yang sejak benih sudah mampu berlari paling cepat untuk menang, lalu berhasil tumbuh dan berkembang untuk bisa hadir ke dunia. Artinya, semua orang, siapapun dia, adalah kisah keberhasilan. Semua orang yang ada di bumi ini adalah orang-orang berhasil atau para pemenang. Manusia sendirilah yang telah menciptakan ide, pikiran, emosi, nilai, budaya, sistem, dan aturan tentang sukses dan gagal. Manajemen orang memerlukan kinerja dan produktivitas, sehingga orang-orang dipacu dalam kompetisi hidup dalam ukuran menang atau gagal. Sejatinya, setiap manusia adalah pemenang dan juara di bidang kehidupan yang ditekuninya.

Hidup bergerak dari satu peristiwa ke peristiwa kehidupan berikutnya. Semuanya merupakan satu mata rantai yang berakumulasi untuk menumbuhkan jiwa, pikiran dan emosi agar bisa mengalami kehidupan. Semua peristiwa yang terjadi adalah tujuan kecil untuk mengantar Anda sampai pada tujuan utama kehidupan Anda. Artinya, tidak ada kegagalan ataupun kesuksesan, yang ada hanyalah perjalanan hidup dengan hukum sebab-akibat, hukum konsekuensi. Di setiap momen kehidupan, Anda seperti bertransaksi atau membuat kesepakatan. Kadang-kadang, transaksi dan kesepakatnnya menguntungkan, kadang-kadang tidak menguntungkan. Intinya, ketika yang diinginkan tidak terpenuhi, maka perasaan tidak suka atau gagal akan muncul. Sebaliknya, ketika yang diinginkan terpenuhi perasaan senang dan sukses akan muncul.

Semua orang berharap mendapatkan keberuntungan di setiap situasi. Semua orang ingin hidup sejahtera dan kaya. Semua orang ingin hidup dengan fasilitas terbaik. Semua orang sepenuhnya dan selamanya ingin hidupnya diberkati Tuhan. Semua orang ingin hidupnya dibebaskan, merdeka dan diampuni oleh realitas hidup.

Hidup bukan untuk bosan oleh berbagai faktor di luar kemampuan diri. Hidup bukan sebuah omong kosong, tetapi bertujuan hidup dalam makna suci. Hidup bukan sebuah kesombongan dan menganggap diri paling tahu dan pintar. Tidak ada seorangpun yang tahu segalanya, apapun bisa terjadi bila Tuhan berkehendak. Semua hasil kehidupan adalah kehendak Tuhan, manusia hanya mencoba dan melakukan dengan segala kemampuannya. Semua upaya yang luar biasa bisa menghasilkan dan juga bisa tidak menghasilkan. Kadang-kadang tidak semua bisa dijelaskan dengan logika dan pengetahuan. Walaupun Anda sudah melakukannya dengan benar dan terukur, tetapi kehendak Tuhanlah yang menentukan hasil akhir.

Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan. Ketika Anda sedang melewati kesulitan dan badai kehidupan, percayalah bahwa semua itu bertujuan untuk memperkuat diri Anda. Jangan pernah mengasihani diri sendiri, jangan pernah membiarkan rasa takut tumbuh. Biarkan berbagai situasi dalam hidup hadir untuk memperkaya pengalaman hidup Anda. Anda sejak benih sudah menang dan terpilih untuk menjalani kehidupan di bumi. Oleh karena itu, gunakan semua pengalaman hidup untuk membuat Anda menjadi lebih kuat dan lebih tangguh.

Pilihlah kehidupan yang membuat Anda lebih kuat dan lebih optimis menuju ke masa depan. Jangan pernah memilih berkeluh kesah dan menangis atas berbagai peristiwa yang tidak Anda inginkan. Apapun peristiwa kehidupan yang Anda alami jadikan sebagai pengalaman yang penuh sukacita. Hidup adalah kebebasan yang diberkati di sepanjang perjalanan. Hidup adalah sarana untuk sampai ke alam suci.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Merubah gangguan menjadi alat untuk menumbuhkan diri dalam keberanian dan kemenangan.
  2. Mengendalikan pikiran dan emosi untuk dapat menikmati sukacita di semua bidang kehidupan.
  3. Tumbuh dan berkembang melebihi identitas hidup saat ini.
  4. Hidup dan bekerja dengan sukacita, tenang, bahagia, berharga, dan berkinerja tinggi.
  5. Mampu merubah strategi, tujuan dan niat menjadi wujud yang diinginkan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menghadapi berbagai realitas hidup yang disukai maupun yang tidak disukai dengan ikhlas dan rasa syukur.
  2. Peserta mampu memfokuskan perhatian pada pekerjaan dan kehidupan yang dipilih sebagai identitas diri.
  3. Peserta mampu bertransformasi menuju peningkatan dan perbaikan.
  4. Peserta mampu mengelola ego, jiwa, pikiran, emosi, tubuh dan energi dirinya untuk menjadi pemenang di semua situasi dan keadaan.
  5. Peserta mampu bekerja dan bertindak secara produktif untuk kinerja penuh.

GARIS BESAR MATERI MOTIVASI DAN INSPIRASI

Hari Pertama

SESI 1: MEMBERIKAN PERHATIAN PENUH PADA KEHIDUPAN DAN MENJALANI KEHIDUPAN SEPENUHNYA PADA HARI INI

Sub Bahasan

  1. Anda sudah menang sejak masih benih
  2. Hidup dengan niat dan kemampuan
  3. Kehidupan ini sebuah hadiah terindah dari Tuhan
  4. Bersyukur dan berterima kasih dengan semua pengalaman hidup
  5. Sukses dan gagal hanya sebuah persepsi sosial
  6. Selalu berada dalam kendali apa yang terjadi pada Anda
  7. Kehidupan yang lebih stabil adalah hak Anda
  8. Anda adalah pencipta dalam banyak cara

SESI 2: PIKIRAN, EMOSI, TUBUH, DAN ENERGI YANG TERORGANISIR UNTUK ETOS KERJA PEMENANG

  1. Cara Anda berpikir adalah cara Anda merasa
  2. Pikiran, emosi, tubuh, dan energi yang terorganisir mewujudkan apa yang diinginkan
  3. Pribadi yang optimis dan berorientasi ke masa depan
  4. Percaya diri, yakin, tidak pernah menyerah
  5. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  6. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  7. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik

SESI 3: MENIKMATI SUKACITA DI SEMUA SITUASI DAN KEADAAN

Sub Bahasan

  1. Mengalami dan merasakan sukacita
  2. Mengungkapkan rasa terima kasih
  3. Melepaskan perlawanan dan meningkatkan penerimaan
  4. Menikmati setiap momen perjalanan, proses hidup, dan melepaskan apakah keinginan Anda terwujud atau tidak
  5. Menyayangi diri sendiri dan menghormati orang lain
  6. Menjadi pribadi yang menyediakan hasil dan pelayanan yang paling sempurna

Hari Kedua

SESI 4: MENGUBAH RENCANA DAN STRATEGI MENJADI REALITAS

Sub Bahasan

  1. Menjembatani kesenjangan antara gagasan dan tindakan
  2. Visi dan strategi diterjemahkan ke dalam tindakan pekerjaan sehari-hari
  3. Mengubah ide menjadi kegiatan nyata
  4. Tidak kesulitan untuk mengubah arah dan menerapkan strategi baru
  5. Mempertahankan fokus di sepanjang jalan menuju tujuan
  6. Mengkomunikasikan rencana dan strategi dengan semua orang yang terlibat
  7. Semangat dan langkah-langkah yang tak pernah berhenti untuk mencapai tujuan

SESI 5: SEMUA GANGGUAN BERTUJUAN UNTUK MENUMBUHKAN DAN MENGHEBATKAN ANDA

Sub Bahasan

  1. Kehidupan yang berakar pada kenyataan
  2. Kehidupan yang berakar pada pikiran
  3. Ikhlas untuk mengalami kehidupan dan tidak menghindari kehidupan
  4. Takut bukan merupakan produk kehidupan. Ketakutan adalah produk dari pikiran halusinasi Anda
  5. Tidak ada keamanan dengan kehidupan, yang ada hanyalah dinamika yang tidak pasti
  6. Gangguan adalah tangga menuju kebesaran

SESI 6: TIDAK ADA KEGAGALAN ATAU PUN KESUKSESAN, YANG ADA HANYA PENGALAMAN HIDUP

Sub Bahasan

  1. Hidup dan bekerja dengan orientasi
  2. Keraguan adalah alat untuk mencari
  3. Kecurigaan adalah alat untuk kesimpulan
  4. Cara memecahkan keterbatasan Anda
  5. Tumbuh dengan menuntaskan masalah kecil
  6. Belajar menangani hidup dengan sabar, tenang, dan bijak
  7. Mengelola ego untuk menjaga fokus Anda
  8. Meningkatkan kesadaran di semua bidang kehidupan

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

 

MOTIVASI DAN INSPIRASI 18102015

Ikuti jalan Tuhan, maka kau menang.~Djajendra

Kebanyakan orang tidak benar-benar ingin kebebasan, karena kebebasan melibatkan tanggung jawab, dan kebanyakan orang takut tanggung jawab.~ Sigmund Freud

Kemerdekaan diri adalah jalan untuk membentuk diri sendiri yang utuh sesuai nilai-nilai pribadi.~Djajendra

Kesengsaraan semua manusia berasal dari ketidakmampuan untuk duduk tenang di kamar sendirian.~ Blaise Pascal

Ketenangan, keikhlasan, keberanian dan tanggung jawab adalah dasar kemenangan.~Djajendra

Dalam dunia yang penuh dengan kebisingan, kita perlu menenangkan diri untuk mendengar suara Tuhan.~ Paul Borthwick

Ketika jiwamu menuju Tuhan dan hidup di dalamnya, maka Tuhan pun akan merangkulmu dengan cintanya.~Djajendra

Hidup terjadi karena kehendak Tuhan dan Tuhan sudah menciptakan dirimu dengan sangat sempurna. Jadi, yang bukan bagianmu tidak akan terjadi padamu, untuk apa harus khawatir dan takut.~Djajendra

Hidup adalah perubahan, temukan cara-cara terbaru untuk membuka pintu baru hasil perubahan.~Djajendra

Bergeraklah, bertindaklah, jangan diam bila ingin mendapatkan hasil terbaik.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 16102015

Sangat mudah melihat wajah orang kotor, wajah sendiri yang kotor tak terlihat kalau belum bercermin. Bercerminlah agar wajah sendiri selalu bersih.~Djajendra

Rasa takut Anda mengecilkan hidup Anda. Tinggalkan rasa takut, bersahabatlah dengan keberanian dan kemenangan.~Djajendra

Integritas berarti ucapan, perbuatan, pikiran, emosi, sikap, perilaku, dan hati nurani selalu satu. Dan semua ini menjadikan Anda jujur pada diri sendiri.~Djajendra

Keyakinan dan kepercayaan tanpa kecerdasan menjadikan Anda bergerak di ruang sempit kehidupan.~Djajendra

Setiap manusia memiliki semacam jenius, tetapi mereka menghancurkannya dengan mencoba menjadi seperti orang lain.~SadhGuru

Kehidupan sangat luas dan Anda tidak bisa menjadi lebih luas dari kehidupan. Masuklah ke banyak dimensi kehidupan, dan rasakan betapa kecilnya Anda, mungkin hanya sebesar sebutir debu.~Djajendra

Hidup terjadi dari pikiran dan emosi. Anda bisa lebih baik bila mampu mengendalikan pikiran dan emosi. Anda menjadi lebih buruk bila pikiran dan emosi di luar kendali.~Djajendra

Kepribadian Anda adalah representasi palsu dari diri Anda. Semakin Anda berinvestasi di dalamnya, semakin lengkap dan tidak aman Anda merasa.~SadhGuru

Satu-satunya cara untuk berhubungan dengan realitas adalah memperhatikan tanpa membuat kesimpulan.~Sadhguru

Tradisi bukan tentang meniru generasi sebelumnya. Ini adalah tentang belajar dari pengalaman mereka.~SadhGuru

Pengalaman adalah kebenaran, karena Anda telah merasakannya dan mengetahuinya lebih dari siapapun.~Djajendra

Kesadaran adalah dasar penciptaan. Bila Anda ingin menciptakan diri Anda menjadi sesuatu yang berharga, maka mulailah dari kesadaran tertinggi.~Djajendra

Keraguan baik – itu berarti Anda sedang mencari kebenaran. Kecurigaan adalah penyakit.~SadhGuru

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CARA MANAJER MENGELOLA KINERJA DI SEMUA BIDANG PEKERJAANNYA

“Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik.”~Djajendra

Manajer adalah orang yang bertanggung jawab pada manajemen orang, proyek, anggaran, sistem, budaya, konflik, prosedur, administrasi, bisnis, etika, dan kepemimpinan. Begitu banyak tugas dan tanggung jawab seorang manajer. Diperlukan energi, kesehatan, waktu, kompetensi, dan kecerdasan untuk mengelola semua tugas dan tanggung jawab tersebut supaya dapat menghasilkan kinerja terbaik.

Peran manajer sangat luas dan juga harus bisa fokus pada rincian operasional. Tantangan terberat manajer adalah tidak boleh terjebak di sebuah titik pekerjaan, dia harus taktis dan memiliki strategi yang tepat dalam mengelola semua bidang pekerjaannya dengan kinerja penuh.

Manajer harus mampu mengelola waktu dan energinya secara tepat dan benar. Mampu memberikan perhatian penuh pada hal-hal prioritas. Mampu menjalankan fungsi-fungsi pekerjaan secara kreatif dan cerdas.

Manajer harus cerdas memahami bisnis perusahaan sehingga semua fungsi, peran dan tanggung jawabnya mampu memberikan kontribusi yang besar untuk kesuksesan bisnis. Dalam hal ini, manajer haruslah menjadi seorang intrapreneurship sejati. Artinya, dia harus mampu memiliki mindset layaknya seorang wirausaha. Dia harus merasa bisnis perusahaan seperti miliknya sendiri, mampu bertanggung jawab penuh bersama kreativitas dan inovasi yang berkelanjutan.

Pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam tentang bisnis perusahaan, akan memudahkan manajer untuk membuat keputusan dengan intuisi dan logika. Keputusan logika selalu berdasarkan realitas dan perhitungan yang matang, sedangkan keputusan intuitif selalu berdasarkan gerak hati oleh pengalaman. Biasanya, keputusan intuitif ada unsur spekulasinya, sebab tidak dengan perhitungan yang pasti, lebih oleh perasaan dan keyakinan atas dorongan kepercayaan diri yang tinggi. Intuisi hanya boleh digunakan ketika manajer sudah sangat berpengalaman dan menguasai seluk-beluk bisnis secara utuh.

Bisnis yang baik adalah yang dicari dan dihargai oleh pelanggan. Manajer yang andal adalah energi positif untuk bisnis yang baik. Dalam hal ini, manajer harus memiliki nilai-nilai bisnis yang dihormati dan dihargai oleh pelanggan. Manajer harus mampu menghasilkan dan memasarkan jasa atau produk sesuai harapan pelanggan. Intinya, jasa dan produk perusahaan harus tampil untuk mempesona dan menjadi sesuatu yang dihargai di sepanjang jaman.

Memahami dan mengerti karyawan, kolega dan atasan. Dalam perusahaan, soliditas dan kolaborasi merupakan inti kekuatan. Seorang manajer hanya menjalankan salah satu fungsi organisasi, tetapi dia sangat tergantung dan memerlukan dukungan dari manajer-manajer lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sikap rendah hati untuk mengenal manajer-manajer lain secara individu. Memahami kekuatan dan kelemahan dari masing-masing manajer. Memahami cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan masing-masing manajer. Mampu mengenal kualitas, kompetensi dan keandalan dari masing-masing karyawan pendukung. Mampu memotivasi dan mengarahkan karyawan untuk menjadi lebih produktif dan berkinerja.

Seorang manajer harus tumbuh dan berkembang dari akuntabilitas. Semangat bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan hasil sesuai misi dan tujuan. Manajer yang andal berorientasi pada kinerja terbaik, dan mampu melakukan hal-hal yang tepat dan benar di setiap situasi.

Selalu sadar dan terjaga di setiap keadaan. Mampu dengan cerdas memperhitungkan risiko dan menjadi lebih produktif dalam tindakan. Memahami visi besar perusahaan dan gambaran besar dari tujuan yang sedang dikerjakan. Menjadi seorang kolaborator yang kreatif dalam dinamika organisasi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIDAK ADA KEGAGALAN ATAPUN KESUKSESAN, YANG ADA HANYA PENGALAMAN HIDUP

“Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan.”~Djajendra

Hidup bukan tentang kesuksesan ataupun kegagalan. Orang yang paling bahagia adalah yang tahu cara menjalani hidup dengan sukacita walau harus melalui kesulitan. Bahagia sepanjang perjalanan hidup; bahagia bersama berbagai pengalaman hidup; bahagia walau harus melewati neraka dunia. Biarkan hidup itu hidup sesuai maunya, tugas Anda hanyalah mengendalikan pikiran dan emosi agar dapat menikmati sukacita di semua situasi.

Sangat luas bidang kehidupan, dan tidak semua orang bisa fokus pada semua bidang kehidupan. Pilihlah sebuah bidang kehidupan untuk identitas hidup Anda, dan berikan perhatian pada bidang kehidupan yang lainnya agar Anda tetap bahagia dalam sukacita. Biasanya, ego langsung menjadi penjaga agar identitas Anda tumbuh dan berkembang untuk melayani kehidupan yang lebih luas.

Bila setiap momen kehidupan disikapi sebagai bagian dari transformasi dan perbaikan, maka di sepanjang perjalanan hidup, Anda akan tumbuh dan berkembang menjadi lebih berharga bagi kehidupan. Konsep sukses dan gagal hanyalah sebuah persepsi sosial. Dalam jiwa yang tumbuh di dalam sukacita, konsep sukses dan gagal tidak pernah ada. Wilayah kehidupan sangat luas, sehingga tidak memungkinkan seorangpun untuk sukses atau gagal di semua bagian kehidupan.

Semua orang yang lahir ke dunia adalah para pemenang. Para pemenang yang sejak benih sudah mampu berlari paling cepat untuk menang, lalu berhasil tumbuh dan berkembang untuk bisa hadir ke dunia. Artinya, semua orang, siapapun dia, adalah kisah keberhasilan. Semua orang yang ada di bumi ini adalah orang-orang berhasil atau para pemenang. Manusia sendirilah yang telah menciptakan ide, pikiran, emosi, nilai, budaya, sistem, dan aturan tentang sukses dan gagal. Manajemen orang memerlukan kinerja dan produktivitas, sehingga orang-orang dipacu dalam kompetisi hidup dalam ukuran menang atau gagal. Sejatinya, setiap manusia adalah pemenang dan juara di bidang kehidupan yang ditekuninya.

Hidup bergerak dari satu peristiwa ke peristiwa kehidupan berikutnya. Semuanya merupakan satu mata rantai yang berakumulasi untuk menumbuhkan jiwa, pikiran dan emosi agar bisa mengalami kehidupan. Semua peristiwa yang terjadi adalah tujuan kecil untuk mengantar Anda sampai pada tujuan utama kehidupan Anda. Artinya, tidak ada kegagalan ataupun kesuksesan, yang ada hanyalah perjalanan hidup dengan hukum sebab-akibat, hukum konsekuensi. Di setiap momen kehidupan, Anda seperti bertransaksi atau membuat kesepakatan. Kadang-kadang, transaksi dan kesepakatnnya menguntungkan, kadang-kadang tidak menguntungkan. Intinya, ketika yang diinginkan tidak terpenuhi, maka perasaan tidak suka atau gagal akan muncul. Sebaliknya, ketika yang diinginkan terpenuhi perasaan senang dan sukses akan muncul.

Semua orang berharap mendapatkan keberuntungan di setiap situasi. Semua orang ingin hidup sejahtera dan kaya. Semua orang ingin hidup dengan fasilitas terbaik. Semua orang sepenuhnya dan selamanya ingin hidupnya diberkati Tuhan. Semua orang ingin hidupnya dibebaskan, merdeka dan diampuni oleh realitas hidup.

Hidup bukan untuk bosan oleh berbagai faktor di luar kemampuan diri. Hidup bukan sebuah omong kosong, tetapi bertujuan hidup dalam makna suci. Hidup bukan sebuah kesombongan dan menganggap diri paling tahu dan pintar. Tidak ada seorangpun yang tahu segalanya, apapun bisa terjadi bila Tuhan berkehendak. Semua hasil kehidupan adalah kehendak Tuhan, manusia hanya mencoba dan melakukan dengan segala kemampuannya. Semua upaya yang luar biasa bisa menghasilkan dan juga bisa tidak menghasilkan. Kadang-kadang tidak semua bisa dijelaskan dengan logika dan pengetahuan. Walaupun Anda sudah melakukannya dengan benar dan terukur, tetapi kehendak Tuhanlah yang menentukan hasil akhir.

Semua gangguan dalam hidup bertujuan untuk menumbuhkan, bukan untuk membuat Anda ketakutan dan mencari perlindungan. Ketika Anda sedang melewati kesulitan dan badai kehidupan, percayalah bahwa semua itu bertujuan untuk memperkuat diri Anda. Jangan pernah mengasihani diri sendiri, jangan pernah membiarkan rasa takut tumbuh. Biarkan berbagai situasi dalam hidup hadir untuk memperkaya pengalaman hidup Anda. Anda sejak benih sudah menang dan terpilih untuk menjalani kehidupan di bumi. Oleh karena itu, gunakan semua pengalaman hidup untuk membuat Anda menjadi lebih kuat dan lebih tangguh.

Pilihlah kehidupan yang membuat Anda lebih kuat dan lebih optimis menuju ke masa depan. Jangan pernah memilih berkeluh kesah dan menangis atas berbagai peristiwa yang tidak Anda inginkan. Apapun peristiwa kehidupan yang Anda alami jadikan sebagai pengalaman yang penuh sukacita. Hidup adalah kebebasan yang diberkati di sepanjang perjalanan. Hidup adalah sarana untuk sampai ke alam suci.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WORK LIFE BALANCE: PEKERJAAN ANDA ADALAH KEHIDUPAN ANDA

ALAM DAN MANAJEMEN STRES 2015WORK LIFE BALANCE: PEKERJAAN ANDA ADALAH KEHIDUPAN ANDA

“Kehidupan pribadi akan menderita bila tidak punya pekerjaan, kehidupan pribadi akan menderita bila tidak punya rasa cinta pada pekerjaan.”~Djajendra

Work life balance adalah sebuah konsep yang mengajarkan untuk menjalani kehidupan kerja dan kehidupan pribadi dengan harmonis. Kehidupan keluarga, kehidupan sosial dan kehidupan kerja harus berada di sebuah titik harmonis. Menjalankan konsep work life balance membutuhkan kesadaran, kejujuran, tanggung jawab, kerendahan hati, dan kegembiraan di semua bidang kehidupan.

Hidup Anda berada di semua bidang kehidupan, Anda punya waktu yang sama dengan siapapun di dunia ini untuk mengurusi semua bidang kehidupan Anda. Anda butuh kesuksesan di semua bidang kehidupan agar Anda bahagia dan menikmati semuanya. Salah satu cara terbaik untuk menjalankan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kehidupan kerja adalah menjadikan keduanya sebagai kehidupan. Tidak perlu memisahkannya, satukan dalam hati dan jadikan sebagai kehidupan yang paling penting.

Ketika pekerjaan dijalankan dengan tanggung jawab dari integritas pribadi, maka rasa cinta akan muncul untuk menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari kehidupan pribadi Anda. Walaupun Anda harus bisa menjalankan pekerjaan secara profesional melalui budaya dan etos kerja perusahaan Anda, tetapi saat pekerjaan tersebut menjadi bagian dari kehidupan pribadi Anda, saat itu budaya dan etos kerja kantor akan menjadi budaya dan etos kerja kehidupan pribadi Anda. Hal ini akan menjadikan kehidupan kantor dan kehidupan pribadi menyatu dalam kehidupan Anda.

Cintai pekerjaan Anda seperti Anda mencintai kehidupan keluarga. Berasumsilah bahwa pekerjaan Anda sebagai salah satu anggota keluarga terpenting yang Anda cintai, sehingga Anda dapat memberikan perhatian penuh untuknya. Miliki keyakinan bahwa pekerjaan Anda adalah bagian terpenting dari kehidupan Anda. Sadarkan diri Anda bahwa kehidupan pribadi Anda akan menderita bila tidak punya pekerjaan. Jangan hanya berpikir dan terfokus pada aspek ekonomi, materi, jabatan, atau kekuasaan dari pekerjaan Anda. Jangan membuat perbedaan antara pekerjaan dan kehidupan. Pekerjaan adalah kehidupan. Kehidupan adalah pekerjaan. Berbagai aspek kehidupan menjadi pekerjaan yang perlu ditangani dengan sepenuh hati.

Bangunlah setiap pagi sambil membayangkan rasa bahagia bersama pekerjaan Anda. Bangunlah setiap pagi sambil membayangkan rasa menyatu antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan keluarga Anda. Ciptakan di rumah keharmonisan dengan menegaskan bahwa pekerjaan adalah kehidupan pribadi yang sangat dicintai. Tanamkan nilai-nilai kehidupan pekerjaan di dalam rumah Anda. Kembangkan budaya dan etos kerja di dalam rumah yang selaras dengan budaya dan etos di kantor. Ciptakan persepsi bahwa mencintai pekerjaan sama seperti mencintai keluarga. Sebab, keluarga akan bahagia dan menjadi lebih berharga saat pekerjaan memberikan hasil optimal untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

RASA TAKUT ADALAH IMAJINASI PIKIRAN DAN EMOSI

EGO“Hidup ini sekali, kita semua sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut.”~Djajendra

Rasa takut selalu muncul dari masa lalu dan masa depan, tetapi peristiwanya tidak ada pada momen ini. Artinya, rasa takut hanyalah sebuah rasa atau emosi yang diatur oleh imajinasi pikiran, dan peristiwa yang ditakuti itu tidak ada saat rasa takut itu hadir untuk menakuti Anda. Jadi, rasa takut hanyalah sebuah ilusi atau imajinasi yang bermain di dalam emosi dan pikiran. Para pemberani selalu memfokuskan jiwanya di jalan yang lurus, di jalan spiritual, di jalan penuh keyakinan untuk menang. Mereka sadar bawah tidak ada kepastian dan keamanan dengan kehidupan. Kehidupan adalah sebuah perjalanan penuh tantangan dengan peristiwa-peristiwa yang tidak diduga sebelumnya. Oleh karena itu, mereka tidak takut oleh apapun, termasuk oleh kematian.

Dalam budaya bangsa Jepang, di sekitar abad 12-19, dikenal pasukan samurai. Pasukan samurai ini adalah para kesatria yang melayani kerajaan mereka pada masa itu. Mereka tidak mengenal rasa takut, mereka hanya mengenal rasa berani. Mereka berani menghadapi kesulitan apapun, dan siap mempertaruhkan nyawa demi memperjuangkan nilai-nilai keyakinan. Untuk mengalahkan rasa takut, mereka memiliki prinsip bahwa hidupnya tidak lebih berharga dari sehelai bulu. Para samurai ini merupakan contoh bagaimana rasa takut dapat dihilangkan dan keberanian dikuatkan untuk memenangkan kehidupan yang dicari.

Bila Anda memahami makna dari keyakinan samurai, maka Anda akan sadar bahwa hidup hanyalah sebuah perjalanan sementara bersama tubuh fisik dan tubuh mental. Di sepanjang perjalanan, Anda pasti mengalami berbagai pengalaman yang Anda suka ataupun yang tidak Anda suka. Kadang-kadang, cinta dan keinginan yang berlebihan dapat memunculkan rasa takut oleh halusinasi pikiran. Akibatnya, Anda takut kehilangan, takut gagal, takut tentang semua hal yang tidak Anda inginkan. Rasa takut inilah titik kelemahan yang dapat digunakan oleh orang-orang di luar diri Anda, untuk menguasai jalan hidup Anda. Bila orang lain sudah menguasai hidup Anda, maka Anda hanya menjadi bagian dari kepentingan mereka.

Anda berhak membuat rencana apapun pada hari ini, tetapi Anda belum tentu bisa hidup sesuai dengan rencana yang sudah Anda buat hari ini. Di sinilah Anda butuh keikhlasan dan jiwa besar. Kehidupan ini sudah diatur oleh Tuhan, dan kita semua hanyalah orang-orang yang di atur oleh kekuatannya. Intinya, menakutkan sesuatu yang kita sendiri tidak bisa mengaturnya adalah kebodohan terbesar.

Jangan takutkan apa yang akan terjadi selanjutnya, biarkan yang terjadi terjadilah. Fokuskan semua energi dan waktu untuk menikmati sukacita dan kebahagian dengan rasa syukur. Bila Anda masih takut atau khawatir tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, maka itu berarti Anda menakutkan terhadap sesuatu yang tidak ada, terhadap sesuatu yang muncul dari asumsi Anda. Ingat, terlalu banyak berasumsi akan mengantar Anda pada penderitaan. Hidup itu bukan di wilayah asumsi, tetapi di wilayah nyata.

Rasa takut bisa membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Rasa takut bisa membuat Anda tersesat di jalan yang tidak Anda inginkan.Rasa takut bisa menjadi kelemahan Anda untuk dimanfaatkan oleh kekuatan tidak baik. Jika hidup Anda berakar pada kenyataan dan meyakini apapun peristiwanya untuk kebaikan hidup Anda, maka tidak akan ada rasa takut.

Biasakan hidup Anda dalam kekuatan integritas. Sebab, kekuatan integritas Anda akan meningkatkan kualitas perilaku yang etis, benar, jujur, ikhlas, bertanggung jawab, bermoralitas tinggi, beretiket, dan selalu menjunjung nilai-nilai positif. Di sini, rasa takut akan hilang karena integritas pribadi Anda selalu menguatkan jiwa berani Anda. Anda akan menjadi pribadi yang harmonis antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Ego Anda pun akan bergerak sebatas integritas Anda, sebab integritas Anda itu akan menjadi identitas diri yang kuat.

Miliki keyakinan bahwa Anda lahir untuk mengalami kehidupan dan bukan lahir untuk menghindari kehidupan. Oleh karena itu, temukan sisi terbaik dari peristiwa terburuk, dan temukan makna yang bisa membuat hidup Anda semakin kuat dan berani di sepanjang perjalanan hidup Anda. Semakin Anda mampu mengalami hidup dengan berbagai pengalaman yang beragam, semakin Anda kaya dan tercerahkan oleh makna hidup. Jangan pernah menggunakan rasa takut sebagai alat untuk melindungi diri sendiri, tariklah nafas dan bergeraklah menuju masa depan dengan penuh keberanian.

Hidup ini hanya sekali, kita semua hanya sedang berwisata di kehidupan yang indah ini, jangan merusak wisata yang indah ini dengan rasa takut. Jadi, sebelum kematian menjemput untuk kembali ke dunia asal, nikmati hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bahagia. Tidak ada satupun milik kita di bumi ini, kita hanya tamu yang sedang berwisata di sini, jangan terpesona dan menciptakan rasa takut untuk hal-hal yang tidak mungkin Anda miliki selamanya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

DJAJENDRA09EGO MENJAGA DAN MERAWAT IDENTITAS KEHIDUPAN ANDA

“Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial.”~Djajendra

Tuhan sudah menciptakan kita dengan sangat sempurna. Salah satu alat yang diberikan Tuhan kepada kita adalah ego. Sangat banyak informasi yang menggambarkan ego sebagai sesuatu yang buruk, yang harus dimusnahkan dari diri kita. Sangat banyak nasihat untuk pengendalian ego. Ego selalu diasumsikan sebagai sesuatu yang kurang baik. Apakah benar pendapat yang demikian?

Ego diperlukan untuk pengembangan kepercayaan diri dan kebanggaan diri. Ego mengembangkan citra diri Anda. Ego memiliki strategi untuk menyembunyikan siapa Anda, dan menampilkan Anda yang diinginkan oleh kehidupan sosial. Ego sangat mencintai diri sendiri dan tanpa persetujuannya tidak ada seorangpun yang bisa mendekati Anda. Ego selalu hidup oleh dorongan rasa takut, khawatir, bangga, kompetisi, marah, tersinggung, ingin lebih hebat, rasa percaya diri, dan semua perasaan lain yang tumbuh untuk melindungi diri sendiri dari orang lain.

Ego selalu hidup untuk mempertahankan identitas. Ego mampu mempengaruhi dan mengendalikan kecerdasan kita untuk melindungi identitas kita. Intinya, secerdas apapun seseorang, setinggi apapun sekolah dan pendidikannya, bila egonya tinggi, maka kecerdasan dan ilmunya itu hanya sebatas untuk mempertahankan atau membenarkan identitasnya. Karena ego perhatiannya fokus pada sesuatu yang sempit, yaitu diri sendiri, dan untuk melindungi kepentingan diri sendiri. Maka, ego selalu akan menghadapi tantangan di dalam realitas kehidupan sosial.

Jangan pernah menyingkirkan ego atau menjinakannya hanya oleh pengaruh dari seseorang. Ketika seseorang ingin mengambil hati Anda, ingin menguasai jiwa Anda, maka dia akan meminta Anda untuk mematikan ego. Ketika Anda sudah mematikan ego atau menjinakkannya, maka Anda akan menjadi pribadi yang mudah didoktrin dan dimasukin pikiran bawah sadar Anda oleh orang yang ingin menguasai dan mengendalikan Anda.

Ego adalah sahabat terbaik untuk melindungi dan menjaga diri Anda. Walaupun secara spiritual ego dianggap berdimensi rendah atau bagian dari diri yang rendah. Tetapi, ego diperlukan di dalam kehidupan duniawi, untuk bekerja menyelamatkan diri dari orang-orang yang berniat tidak baik terhadap Anda.

Dalam dimensi spiritual, manusia tunduk dan mengabdi hanya kepada Tuhan. Segala puji hanya bagi Tuhan. Segala arah menuju masa depan hanya atas kehendaknya. Segala nikmat kehidupan hanya atas pemberian Tuhan. Segala pertolongan hanya diminta kepada Tuhan. Intinya, dalam dimensi spiritual, ego harus mati demi Tuhan. Di sini, kita harus benar-benar seratus persen pasrah dan ikhlas di jalan kehendak Tuhan. Dan, ego harus tunduk dan mengabdi kepada Tuhan. Tantangannya, dalam dimensi spiritual, diperlukan kesadaran dan pengetahuan berwawasan sangat luas, untuk tidak terikat pada identitas apapun. Selama kekuatan identitas masih melekat di dalam diri Anda. Itu artinya, Anda belum masuk ke dalam dimensi spiritual, sehingga orang-orang yang ingin menguasai dan mengendalikan jiwa Anda mampu masuk dan menguasai hidup Anda. Jadi, selalu berhati-hatilah saat ingin mematikan fungsi ego. Ingat! Ego Anda adalah sebuah hadiah dari Tuhan untuk melindungi diri Anda dari sifat dan perilaku tidak baik orang lain.

Ketika kekuatan ego dalam kesadaran diri yang positif, maka ego akan menjadi pendorong untuk menguatkan energi positif di dalam diri. Ego yang cerdas emosi akan selalu membuat diri berpikir positif, dan menciptakan persepsi baik atas realitas hidup. Ego yang terlatih dan terbiasa di dalam kekuatan baik, akan menjadi alat untuk menyembuhkan semua energi yang lebih rendah dan menjadi utuh lagi dalam getaran energi positif yang lebih tinggi.

Ego selalu menyatu dengan pikiran sadar. Oleh karena itu, kesadaran diri yang tinggi mampu memanfaatkan ego untuk kemajuan diri sendiri di semua bidang kehidupan. Ego dalam pikiran sadar yang positif menjadi alat ampuh, untuk kebangkitan diri menuju perubahan dan transformasi ke arah yang lebih baik.

Ego paling takut kehilangan identitas. Ego akan melakukan segala hal untuk dapat mempertahankan identitasnya. Bila Anda bertransformasi menaiki tangga kehidupan spiritualitas, Anda secara perlahan-lahan akan kehilangan fungsi ego, Anda akan fokus untuk menjadi bukan siapa-siapa. Anda akan fokus menjadi debu yang siap ditiup oleh angin kehidupan. Anda akan memperluas kesadaran dan kehilangan identitas. Saat Anda sudah benar-benar kehilangan identitas berarti fungsi ego sudah mati. Artinya, Anda sudah tidak hidup dengan simbol apapun, Anda hanya menjadi manusia yang tidak dikenal sebagai apapun.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Titik awal untuk pencapaian target adalah disiplin dan keinginan untuk mewujudkan target yang direncanakan. Tidak ada yang tidak mungkin dalam pencapaian target. Apapun situasi dan realitasnya haruslah tetap fokus dan tidak menyerah untuk mencapai target, serta selalu fleksible tentang cara dan strategi yang digunakan dalam pencapaian target tersebut.

Rahasia sukses dalam pencapaian target adalah semua orang bekerja sama dan saling membantu. Mampu memunculkan motivasi diri yang tinggi dengan perilaku kerja yang terarah dan terfokus pada pencapaian target. Jadi, setiap orang harus berorientasi untuk mencapai target dengan menjadi lebih optimis, perhatian penuh pada pencapaian, produktif dan berkinerja tinggi.

Pencapaian target ditentukan oleh kekuatan eksekusi untuk meningkatkan kinerja. Kekuatan eksekusi ada pada perilaku dan sikap yang mudah beradaptasi dengan realitas. Dalam proses pencapaian target, dunia ilusi(strategi/rencana)akan bertemu dengan dunia realitas ( eksekusi). Begitu terjun ke dalam wilayah eksekusi – Pikiran akan diisi oleh data, fakta, dan informasi dari dunia realitas. Bagi Anda yang senang tantangan akan menikmati semua rintangan dan kesulitan, sedangkan bagi Anda yang tidak suka tantangan akan menghadapi stres dan rasa tak mampu.

Program Workshop Pencapaian Target Manajemen Akhir Tahun ini akan membangun keyakinan dan kepercayaan diri peserta untuk selalu optimis dan bergerak menuju pencapaian terbaik. Eksekusi bisnis yang hebat membutuhkan cara-cara luar biasa dari orang-orang biasa. Melalui workshop ini, peserta akan meningkatkan kesadaran untuk menguatkan kompetensi, etos kerja, kepribadian, dan profesionalisme agar dapat melakukan eksekusi terbaik untuk pencapaian target terbaik. Peserta akan memahami bahwa pencapaian target membutuhkan fokus yang tinggi, perhatian penuh, keterlibatan secara profesional, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, integritas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan eksekusi agar dapat mencapai target sesuai rencana.

KONSEP DASAR

Program workshop ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi lebih bersemangat dan termotivasi, untuk mengeksekusi rencana pencapaian target dengan cara-cara profesional. Program ini juga membangun kepribadian dan karakter karyawan yang tangguh, ulet, disiplin, fokus, penuh perhatian, bertanggung jawab, tidak pernah berhenti berupaya, tidak pernah menyerah, dan selalu menjadi energi positif dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme, karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal dalam proses pencapaian target.
  2. Memahami target yang harus dicapai, menguasai rute perjalanan pencapaian target tersebut, dan mampu mengatasi rasa takut dari wilayah eksekusi yang tidak dipahami.
  3. Meningkatkan keyakinan, kepercayaan diri dan sikap optimis; serta menyelaraskan pola kerja untuk pencapaian target sesuai rencana.
  4. Mudah bertransformasi dan beradaptasi dengan tantangan dan kedinamisan yang ada, serta mampu mengalokasikan beban kerja sehingga target dapat diselesaikan tepat waktu.
  5. Terwujudnya hubungan kerja yang produktif dengan pemangku kepentingan dan mitra kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu membangun kekuatan pencapaian target melalui fokus, perhatian penuh, keterlibatan, motivasi, kolaborasi, komunikasi, akuntabilitas, energi besar, berbagi informasi dan pengetahuan dalam percepatan pencapaian target.
  2. Terciptanya etos kerja untuk melaksanakan pencapaian target dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  3. Peserta mampu menata dirinya dan memenuhi semua kebutuhan pribadinya agar kuat dan andal saat menghadapi berbagai tantangan dan situasi dalam pencapaian target.
  4. Peserta mampu tumbuh dan berkembang bersama semangat kerja dalam mewujudkan target dengan kinerja terbaik.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI WORKSHOP PENCAPAIAN TARGET MANAJEMEN AKHIR TAHUN PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA DAN MOTIVASI UNTUK PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Percaya diri, yakin, dan tidak pernah menyerah
  3. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  4. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  5. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  6. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi
  7. Bekerja dengan cara-cara profesional dan bertindak penuh semangat

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: PERCEPATAN EKSEKUSI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan posisi terdepan di setiap pasar
  2. Karakter insani yang tidak kesulitan untuk mengubah arah dan menerapkan strategi baru
  3. Bergerak lebih cepat dan bersahabat dengan Realitas ekonomi
  4. Tidak boleh ada kesenjangan antara strategi dan eksekusi
  5. Individu saling membantu untuk kemenangan yang lainnya
  6. Pikiran,perasaan, tindakan untuk produktif dan kinerja
  7. Menguatkan budaya eksekusi
  8. Menjadikan diri Anda sebagai aset dalam pencapaian target

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KESADARAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PRIBADI DALAM PENCAPAIAN TARGET

Sub Bahasan

  1. Kebutuhan pribadi untuk dapat melakukan pencapaian target
  2. Kecerdasan dibatasi oleh identitas diri
  3. Cara membangun orientasi pribadi untuk mencapai target
  4. Motivasi dan faktor pendukung pencapaian target
  5. Kesiapan perilaku untuk bertindak dan mencapai target
  6. Motivasi untuk pencapaian target
  7. Motivasi dan sikap
  8. Motivasi dan kepribadian

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 4: MENCAPAI TARGET DAN MEWUJUDKAN KINERJA

Sub Bahasan

  1. Satu persepsi dan satu keyakinan untuk mewujudkan kinerja
  2. Visualisasi pencapaian target dirasakan secara pribadi dan kelompok, diprioritaskan, dan diyakini bisa
  3. Optimis, mengingat momen puncak, meningkatkan motivasi, melacak kemajuan
  4. Berani menerima kesalahan, beradaptasi dan belajar dari kesalahan
  5. Mengelola harapan dalam ukuran waktu, sumber daya, biaya
  6. Mampu membedakan stres dan eustress
  7. Selalu bangkit kembali dan tidak merasa gagal
  8. Soliditas, kolaborasi, dan jiwa kebersamaan

Untuk training hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Profesionalisme berarti pribadi yang menjalankan profesinya dengan keahlian, kompetensi, kualitas, etika, etiket dan menjadikan pekerjaan sebagai panggilan tanggung jawab. Seorang profesional selalu taat aturan, taat budaya kerja, serta memiliki etos kerja di dalam kesadaran tanggung jawab dan integritas.

Profesionalisme dibutuhkan untuk memperkuat budaya kerja. Budaya kerja itu sendiri adalah sifat, kebiasaan, perilaku, dan karakter kerja yang dengan sengaja dibudayakan oleh perusahaan melalui nilai-nilai, sistem, etiket, etika, aturan agar terbentuk sebuah pola kerja untuk dijalankan oleh para profesionalnya. Budaya kerja akan terlihat dari kemampuan karyawan untuk menjalankan nilai-nilai organisasi, visi, misi, sistem, standar, dan proses kerja sesuai budaya organisasi. Budaya kerja adalah implementasi budaya organisasi dalam bahasa tindakan, seperti: kebiasaan kerja yang menguatkan budaya organisasi, sifat dan perilaku kerja yang taat budaya organisasi, dan kehidupan kerja sehari-hari yang secara otomatis menjalankan budaya organisasi.

Etos berasal dari bahasa Yunani (ethos) yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter, serta keyakinan atas sesuatu yang ingin dicapai. Dalam dunia kerja etos berarti semangat kerja yang bersumber dari dalam hati karyawan dan pimpinan untuk mencapai target, tujuan, cita-cita, dan rencana organisasi dengan sepenuh hati dan totalitas. Seseorang yang memiliki etos kerja selalu berperilaku kerja yang penuh semangat, totalitas, mendorong dirinya untuk bertindak dan meraih kinerja yang optimal, serta memiliki keyakinan yang kuat untuk melayani pekerjaannya dengan ikhlas dan tulus.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam yang dilakukan secara indoor ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kepribadian pegawai khususnya dibidang etos kerja dan profesionalisme. Program ini membentuk kualitas dan kepribadian karyawan yang selalu termotivasi untuk tampil profesional di tempat kerja, baik di internal kantor maupun saat berhubungan dengan klien.  Di samping itu, membentuk image profesionalisme kerja dengan fondasi etos kerja dan budaya kerja.

KONSEP DASAR

Program ini dirancang untuk membantu karyawan menjadi profesional yang unik dan asli dalam bekerja dengan budaya kerja perusahaan dan etos kerja yang profesional. Dan juga, membangun kepribadian dan karakter karyawan yang etis dan bertatakrama dalam memperkuat misi dan tujuan perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan melalui karakter, kompetensi, kepribadian dan etos kerja pribadi yang andal.
  2. Tercapainya proses internalisasi nilai-nilai positif untuk memperkuat motivasi kerja dan kesadaran tentang hubungan yang tidak terpisahkan antara etos kerja, budaya kerja, budaya organisasi dan profesionalisme.
  3. Terwujudnya citra profesionalisme kerja karyawan melalui sikap dan perilaku kerja yang produktif, serta mudah beradaptasi terhadap tantangan dan kedinamisan yang ada.
  4. Terwujudnya hubungan kerja dari kesadaran dan ketulusan hati nurani.
  5. Terbentuknya profesionalisme kerja yang etis secara moral dan perilaku.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Terbentuknya profesionalisme kerja karyawan yang andal dan unggul berbasis budaya organisasi dan etos kerja profesional.
  2. Terinternalisasinya nilai-nilai profesionalisme kerja untuk menguatkan citra, kepribadian, karakter, sikap, perilaku dan kebiasaan kerja yang profesional.
  3. Terciptanya etos kerja karyawan dari hati untuk melaksanakan pekerjaan dengan disiplin, tekun, jujur, bertanggung jawab, ikhlas, tulus, melayani, tepat waktu, cepat, termotivasi, dan memaksimalkan kinerja dengan semangat tinggi.
  4. Terciptanya budaya kerja yang efektif, produktif, berkolaborasi, berkomunikasi, berstandar tinggi, berkualitas, dan fokus untuk hasil terbaik.
  5. Tumbuh dan berkembangnya semangat kerja yang berfondasikan etika dan etiket secara konsisten.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI IN HOUSE TRAINING ETOS KERJA DAN PROFESIONALISME PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PK. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: PROFESIONALISME DAN KEPRIBADIAN POSITIF

Sub Bahasan

  1. Nilai-nilai kepribadian positif (kompetensi, karakter dan komitmen)
  2. Mengembangkan image profesional dari sisi mental dan fisik
  3. Citra profesional saat menghadapi klien, atasan, bawahan, dan rekan kerja
  4. Menampilkan kesan pertama yang profesional dan sikap positif
  5. Berkomunikasi secara verbal dan non verbal dengan bahasa tubuh yang profesional
  6. Sadar untuk mengembangkan gaya profesional diri yang unik dan asli
  7. Konsep diri yang terprogram untuk mengembangkan profesionalisme
  8. Manajemen diri, kesadaran diri dan pemahaman terhadap diri sendiri

PK.09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: BUDAYA KERJA UNTUK MEMBENTUK PROFESIONALISME

Sub Bahasan

  1. Produktif, efektif, efisien, dan berkinerja tinggi
  2. Kolaborasi, kerja sama, sinergi, berkomunikasi
  3. Taat dan patuh pada nilai-nilai perusahaan, sistem, proses kerja, dan kepemimpinan
  4. Suasana kerja yang nyaman, rasa kekeluargaan, jiwa kebersamaan, kekompakkan dalam bekerja, meningkatkan kualitas hubungan positif di tempat kerja

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KEBERSAMAAN DALAM ETOS KERJA

  1. Optimis dan berorientasi ke masa depan
  2. Kerja keras, disiplin, ulet, tekun, tepat waktu
  3. Bertanggung jawab, ikhlas, melayani, rendah hati, jujur, hemat
  4. Kreatif dan menjadi diri sendiri yang asli dan unik
  5. Bekerja adalah panggilan Tuhan dan termotivasi untuk berkinerja tinggi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 4: PERAN ETIKA DAN ETIKET DALAM MENUMBUHKAN PROFESIONALISME DI TEMPAT KERJA

  1. Moral sebagai fondasi etika
  2. Model perilaku etis
  3. Cara mengekspresikan etika dalam hubungan sehari-hari
  4. Membedakan yang benar dan salah
  5. Kehalusan budi dan empati
  6. Cara berpakaian, Kontak mata, Memperkenalkan orang
  7. Percakapan, Tata krama, Cara menjamu tamu
  8. Cara makan, Peristiwa sosial, Etiket lokal dan internasional

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105

TIM WORK YANG HEBAT DIHASILKAN DARI BUDAYA ORGANISASI YANG KUAT

BUDAYA ORGANISASI YANG KUAT 2015“Budaya yang kuat membuat semua orang patuh pada aturan dan bertanggung jawab untuk menjalankan sistem dengan penuh integritas.”~Djajendra

Perusahaan yang andal selalu dihasilkan oleh sebuah tim yang andal, dan tim yang andal dihasilkan dari budaya kerja ataupun budaya organisasi yang kuat. Tidak mungkin dapat dihasilkan sebuah tim yang tangguh dan unggul di dalam sebuah perusahaan, bila budaya perusahaan itu lemah dan tak berdaya. Budaya perusahaan yang kuat dan tangguh adalah syarat dasar agar mudah membangun sebuah tim kerja yang andal.

Para pemimpin kadang-kadang begitu terfokus membangun tim yang kuat untuk melayani kebutuhan organisasi dan bisnis. Mereka suka lupa membangun budaya organisasi yang tangguh. Dampaknya, tim yang dibangun akan berada di fondasi yang rapuh, sehingga mudah menemukan ketidakcocokan dan pada akhirnya berkinerja rendah.

Budaya yang kuat menyatukan perilaku, sikap, persepsi, karakter, kompetensi, kebiasaan dan etos kerja. Dalam budaya organisasi yang kuat semua individu dengan mudah berkolaborasi, bekerja sama, melayani, menolong satu sama lain, peduli, cinta pada pekerjaan, hubungan yang positif, bertanggung jawab, terbuka, dan saling menguatkan di dalam soliditas kerja. Intinya, budaya organisasi yang kuat secara otomatis membangun tim work yang andal dan tangguh. Oleh karena itu, para pemimpin organisasi harus selalu fokus untuk menguatkan dan meningkatkan kualitas budaya organisasinya agar bisa memiliki tim kerja yang andal dan hebat.

Pemimpin memulai kepemimpinannya dengan ambisi dan visi. Ambisi dan visi membutuhkan sebuah budaya yang kuat agar dapat mewujudkannya. Oleh karena itu, pemimpin harus mampu mendefinisikan sebuah budaya organisasi yang bisa melancarkan gerak dari ambisi dan visi menuju proses mewujudkan. Setiap organisasi itu harus unik dan spesial. Unik dan spesial itu haruslah bersumber dari budaya organisasi. Pilihan nilai-nilai, atribut, simbol, karakter kerja, dan semua pendukung penguat budaya yang lainnya haruslah selaras dengan ambisi dan visi kepemimpinan.

Kerja organisasi adalah kerja tim. Oleh karena itu, untuk membuat organisasi menjadi produktif dan efektif, maka pemimpin harus betul-betul mendapatkan orang-orang yang bermental sebagai tim. Kekuatan individu haruslah menjadi kekuatan tim yang selalu berkolaborasi dan bekerja sama dengan solid.

Membangun tim yang kuat bukan hanya sebatas memaksa menyatukan orang-orang yang berbeda, bukan hanya sebatas kata-kata untuk menginspirasi mereka agar mau bekerja sama dalam tim, bukan hanya sebatas memberikan pelatihan-pelatihan untuk mempersatukan mereka. Tetapi, lebih dari itu, pemimpin harus membangun dulu sebuah lingkungan kerja dengan budaya kuat, sehingga nantinya budaya yang kuat inilah yang berfungsi untuk menyatukan setiap individu di dalam soliditas kerja yang kuat.

Budaya yang kuat akan memberdayakan individu dan kelompok dalam sebuah etos kerja yang produktif. Para individu akan disatukan oleh budaya dan menjadikan mereka lebih berkinerja dengan ikhlas. Budaya akan membuat semua orang patuh pada aturan dan bertanggung jawab untuk menjalankan sistem dengan penuh integritas. Budaya yang kuat akan menciptakan lingkungan kerja yang tenang, bahagia, damai, fokus, dan penuh gairah.

Walaupun setiap orang berasal dari berbagai sub budaya dan latar belakang, tetapi di dalam budaya perusahaan yang kuat, mereka mampu menyatu dan berkarya bersama-sama. Mereka akan menjadi relawan yang solid untuk membantu perusahaan dalam mencapai kinerja terbaik. Mereka menjadi relawan yang ikhlas di dalam kerja sama tim. Mereka akan saling menjaga satu sama lain sambil tetap menjalankan fungsi kerja masing-masing secara profesional.

Tentu saja, dalam budaya yang kuat, setiap individu meyakini bahwa kolaborasi dan kerja sama tim yang solid adalah bagian terpenting di setiap proses kerja. Mereka dengan penuh bahagia akan memimpin dirinya sendiri untuk bisa menyatu di dalam tim kerja dan berkontribusi secara profesional. Mereka akan patuh dan menghormati kepemimpinan yang ada di dalam budaya kuat, karena budaya organisasi yang kuat akan menciptakan kepemimpinan yang andal dan tangguh.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 05102015

Kecerdasan sehebat apapun akan terhenti di titik identitas Anda. Jadi, bila ingin mengoptimalkan potensi kecerdasan Anda, Anda harus ikhlas untuk tidak menjadi apa-apa atau siapa-siapa.~Djajendra

Terima apa yang terjadi, melepaskan apa yang tidak didapat, dan miliki keyakinan dalam apa yang akan menjadi. ~ Sonia Ricotti

Anda sendiri saja sudah cukup. Anda tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. ~ Maya Angelou

Ingat, Anda telah mengkritik diri sendiri selama bertahun-tahun dan itu tidak bekerja. Coba menyetujui diri sendiri dan melihat apa yang terjadi. ~ Louise L. Hay

Kedekatan sejati menghormati ruang masing-masing. ~ Angelica Hopes

Hidup itu terjadi, banyak kejadian terjadi begitu saja. Sadar atau tidak sadar kita selalu melewati hal-hal di luar dugaan kita.~Djajendra

Perjalanan hidup Anda telah dibentuk untuk kebaikan Anda yang lebih besar, dan itu persis apa yang dibutuhkan untuk menjadi. Jangan berpikir bahwa Anda telah kehilangan waktu. Tidak ada cara instan untuk hidup. Anda membutuhkan setiap situasi yang Anda temui untuk membawa Anda ke sekarang. Dan sekarang adalah tepat waktu.~ Asha Tyson

Buang penyesalan, melangkah ke depan dengan optimis. Sepahit apapun yang Anda alami dalam kehidupan Anda, semua itu hanya untuk menjadikan Anda lebih hebat dari sebelumnya. Jadi, tetaplah sadar, kuat, berani, dan penuh semangat menuju masa depan.~Djajendra

Anda boleh marah, marah yang hebat juga boleh. Tetapi,  fokuskan marah Anda untuk bertransformasi menuju ke arah yang lebih baik, hindari marah yang membawa Anda ke tingkat yang lebih rendah.~Djajendra

Pesan berikutnya yang Anda butuhkan adalah tepat di mana Anda berada.~ Ram Dass

Kebanyakan orang begitu sibuk mengetuk diri mencoba untuk melakukan segala sesuatu yang mereka pikir mereka harus lakukan, mereka tidak pernah mendapatkan sekitar untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan.~ Kathleen Winsor

Jika Anda ingin memanfaatkan waktu Anda, Anda harus tahu apa yang paling penting dan kemudian memberikan semua yang Anda punya.~ Lee Iacocca

Saya lebih suka hidup di dunia di mana hidup saya dikelilingi oleh misteri dari hidup di dunia sangat kecil sehingga pikiran saya bisa memahaminya.~ Harry Emerson Fosdick

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT ADALAH PEREKAT UNTUK MENCIPTAKAN SOLIDITAS DALAM MENCAPAI KINERJA TERBAIK

MOTIVATOR DJAJENDRA 2015BUDAYA PERUSAHAAN YANG KUAT ADALAH PEREKAT UNTUK MENCIPTAKAN SOLIDITAS DALAM MENCAPAI KINERJA TERBAIK

“Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi.”~Djajendra

Budaya yang kuat memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja. Dalam perusahaan, setiap orang harus tumbuh secara individu dan kelompok. Secara individu semua orang harus menumbuhkan kompetensi dan kualitas pribadinya untuk bisa melayani organisasi dan bisnis dengan kinerja penuh. Secara kelompok semua orang harus mampu bekerja dalam budaya yang saling mengisi dan menumbuhkan.

Kinerja merupakan ukuran untuk menumbuhkan lingkungan kerja berbudaya kuat. Karyawan di dalam lingkungan budaya yang kuat mampu menghasilkan yang terbaik. Di samping itu, mereka juga mampu melayani pelanggan, pemasok, manajemen, pemegang saham dan kepemimpinan dengan kinerja penuh.

Struktur organisasi ditempati oleh beragam kepribadian dan karakter kepemimpinan. Dalam hal ini, perusahaan memiliki terlalu banyak karakter dan kepribadian, terlalu banyak sub budaya yang berbeda, terlalu banyak niat dan ambisi pribadi. Untuk mengaktifkan budaya yang kuat, perusahaan harus berfokus pada pembangunan satu visi dan satu budaya yang kuat. Model kepemimpinan yang kuat adalah yang saling berempati, bertanggung jawab, berkolaborasi, berinovasi, kreatif dengan solusi, ambisi bersama untuk mencapai kualitas dan kinerja terbaik.

Setiap fungsi kerja tidak boleh ngotot bersama ego dan kepentingan sempit, semuanya harus mau bekerja sama untuk menyederhanakan dan melincahkan gerak organisasi. Fungsi kepemimpinan dalam struktur organisasi haruslah cepat membuat pilihan dan tidak kehilangan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif.

Budaya yang kuat adalah perekat yang mengikat berbagai karakter, kepribadian, niat, ambisi, dan ego dalam satu visi. Saat semua orang sadar dalam budaya kuat, maka mereka selalu menjadi satu dan bersama-sama untuk menciptakan keunggulan.

Nilai-nilai inti perusahaan merupakan energi yang harus dioptimalkan. Setiap individu harus mampu termotivasi dan meyakini bahwa nilai-nilai perusahaan mampu mengubah mereka menjadi produktif dengan kinerja penuh. Di samping itu, ketika semua karyawan dan pimpinan bekerja sama untuk menginternalisasikan nilai-nilai ke dalam jiwa mereka, maka saat itu nilai-nilai tersebut akan memberikan energi untuk memfokuskan semua kompetensi dan kualitas diri di dalam satu kekuatan yang andal.

Budaya yang kuat merupakan energi untuk mengoptimalkan potensi dan kinerja karyawan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menjadi salah satu kekuatan bisnis yang dikagumi dan menguntungkan stakeholder. Membangun budaya kuat haruslah diwujudkan dalam realitas, dan tidak sebatas ilusi di atas rencana.  Semakin berbudaya setiap insan perusahaan di dalam setiap aktivitas kerjanya, semakin mereka mampu menjadikan perusahaan sebagai yang paling berharga di persepsi stakeholder.

Budaya haruslah tumbuh dan bertransformasi. Bisnis itu dinamis, perilaku manusia juga sangat situasional dan dinamis. Oleh karena itu, budaya harus selalu dijaga dan disesuaikan dengan realitas yang ada. Bila budaya bertentangan dengan realitas yang ada, maka budaya akan mengecil sebatas normatif, dan tidak mampu lagi digunakan secara praktis. Pemimpin perusahaan harus selalu merawat budaya agar tidak terputus dari jiwa karyawan. Budaya pemenang ada di dalam jiwa yang penuh gairah, semangat, optimis, percaya diri, yakin, merasa beruntung, dan tidak pernah menyerah untuk mendapatkan yang terbaik di semua bidang kehidupan kerja.

Budaya kuat adalah budaya pemenang. Di dalam budaya kuat, setiap orang saling memperkuat di dalam soliditas dan kolaborasi kerja. Mereka menyatu dan mencair untuk dapat menerobos semua tantangan dan merubahnya menjadi peluang. Mereka menciptakan identitas unik yang kuat, sehingga kecerdasan yang mereka miliki semakin mampu memperkuat identitas korporasi. Hal ini membedakan perusahaan mereka dengan perusahaan yang lain. Di samping itu, identitas unik ini memberikan karyawan rasa bangga dan makna suci untuk melayani perusahaan dengan sepenuh hati. Mereka selalu penuh semangat untuk menjadi bagian yang membuat perusahaan selalu bergairah di setiap situasi dan keadaan yang berbeda.

Secara umum, budaya yang kuat memiliki nilai-nilai dasar yang membangkitkan sisi produktif individu. Nilai-nilai seperti: jujur, integritas, akuntabilitas, cinta, melayani, fokus, kerja sama, kolaborasi, inovasi, adaptasi, transformasi, orientasi, unggul, andal, dan nilai-nilai lain yang berorientasi menuju kemenangan adalah fondasi bagi pengembangan budaya kuat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI

PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS KERJA DAN KEPRIBADIAN KARYAWAN PROGRAM 2 HARI

DESKRIPSI

Karyawan adalah aset yang harus dirawat dengan bijak di dalam budaya perusahaan yang kuat. Ada dua aspek yang harus dirawat dengan rajin agar karyawan menjadi aset produktif perusahaan, yaitu: aspek kepribadian dan aspek etos kerja. Bila kepribadian dan etos kerja karyawan dilatih dan disempurnakan secara terus-menerus, maka karyawan secara konsisten mampu bekerja dengan lebih profesional.

Program pelatihan selama dua hari ini bertujuan untuk peningkatan kualitas kerja dan kepribadian karyawan. Hal-hal yang dikuatkan melalui pelatihan ini mencakup aspek kepribadian yang terfokus pada penguatan emosi, komunikasi, kepemimpinan diri sendiri, dan rasa percaya diri. Selanjutnya, dari sisi etos kerja meliputi perilaku kerja yang tidak produktif, boros, dan tidak efektif; rendahnya disiplin untuk mematuhi aturan kerja; ketidakmampuan mengatur waktu kerja; serta rendahnya kualitas perilaku untuk kolaborasi dan kerja sama tim.

Program ini ingin meningkatkan keterampilan dan kualitas karyawan, khususnya di bidang self-leadership, kecerdasan emosional, komunikasi, produktivitas dan efisiensi, disiplin dan kepatuhan pada aturan kerja, manajemen waktu, motivasi diri dan peningkatan rasa percaya diri, serta kolaborasi dan kerja sama tim. Materi pelatihan berisi berbagai konten positif yang dapat digunakan untuk menguatkan energi positif di tempat kerja, serta menjadikan karyawan sebagai aset produktif yang unggul dan kuat.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memaksimalkan kinerja dengan peningkatan kualitas etos kerja dan kepribadian positif.
  2. Meningkatkan kolaborasi kerja dan kerja sama tim.
  3. Menumbuhkan jiwa yang cerdas emosi dan cerdas komunikasi, sehingga mampu saling terhubung untuk melayani perusahaan dengan lebih baik.
  4. Mengoptimalkan kualitas diri untuk lebih produktif, efektif, efisien, serta menghindari pemborosan.
  5. Memperkuat kepercayaan diri dan motivasi kerja.
  6. Patuh pada aturan kerja dan cerdas mengatur waktu kerja.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu memimpin diri sendiri untuk melayani pekerjaan dengan berkualitas.
  2. Peserta mampu meningkatkan kesadaran untuk meningkatkan kualitas emosi positif di tempat kerja.
  3. Peserta mampu menjadikan potensi dan bakatnya sebagai aset untuk membantu perusahaan.
  4. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan produktif.
  5. Peserta mampu bekerja dengan tingkat efisiensi yang tinggi, serta menghindari pemborosan.
  6. Peserta mampu memperkuat disiplin diri dan patuh pada aturan kerja.
  7. Peserta mampu mengelola waktu kerja dan memanfaatkannya secara produktif.
  8. Peserta mampu bekerja dengan rasa percaya diri yang tinggi dan selalu termotivasi untuk menghasilkan kualitas terbaik.
  9. Peserta mampu berkolaborasi, berkoordinasi, dan bekerja sama secara efektif dan produktif.
  10. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan energi sukses perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan(coaching),counseling, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

GARIS BESAR MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

Day 1/ Hari Pertama

PK.08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 1: MOTIVASI DIRI DAN PENINGKATAN KUALITAS KEPEMIMPINAN DIRI SENDIRI

Sub Bahasan

  1. Memahami konsep kepemimpinan diri sendiri
  2. Memahami cara dan konsep memotivasi diri sendiri
  3. Memahami apa yang harus diperjuangkan di tempat kerja
  4. Memahami cara menyatukan visi organisasi searah pada karir kerja
  5. Meningkatkan kesadaran untuk memimpin pekerjaan dengan tanggung jawab
  6. Menguasai pekerjaan dan termotivasi untuk mengalirkan kualitas
  7. Memperjelas pengaruh kepemimpinan diri, termasuk nilai-nilai inti dan keyakinan
  8. Mengidentifikasi perilaku kerja untuk menciptakan energi positif di tempat kerja
  9. Memimpin diri sendiri untuk pertumbuhan lanjutan dan pengembangan diri

PK. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 2: MENINGKATKAN KUALITAS KECERDASAN EMOSIONAL DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Memahami kerangka emosi baik
  2. Kesadaran diri
  3. Manajemen diri sendiri
  4. Motivasi diri
  5. Kekuatan empati
  6. Kesadaran sosial
  7. Manajemen hubungan baik
  8. Penanganan reaksi
  9. Kecerdasan sosial
  10. Perhatian dan kepedulian
  11. Emosi verbal dan non verbal
  12. Pengaruh positif – pengaruh negatif
  13. Akting untuk kebaikan

PK. 12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK.13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 3: KECERDASAN BERKOMUNIKASI DAN BERINTERAKSI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Gaya komunikasi positif
  2. Berinteraksi dengan bijak
  3. Teknik mempertanyakan sesuatu
  4. Mengatasi salah paham
  5. Komunikasi dengan empati dan toleransi
  6. Komunikasi dengan email, telepon, sms, media sosial
  7. Bahasa tubuh dan para bahasa
  8. Memahami cerita yang didengar
  9. Menganalisa niat seseorang
  10. Menghindari menyalahkan
  11. Menguasai perasaan dan mengendalikan ego
  12. Mengatasi percakapan Sulit
  13. Menguasai permainan psikologis dalam komunikasi

PK.14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK.14.45 – PK 16.15 WIB. SESI 4: KARAKTER DAN KEPRIBADIAN YANG PRODUKTIF DAN TIDAK BOROS

Sub Bahasan

  1. Efisiensi dimulai dari mindset ke proses kerja dan hasil
  2. Mengoptimalkan semua potensi dengan cara yang efektif
  3. Bekerja efektif untuk kinerja terbaik
  4. Mengalirkan proses kerja yang efektif dalam sistem, prosedur, dan budaya
  5. Memanfaatkan fasilitas dan perlengkapan kerja dengan efisien
  6. Totalitas dan lebih produktif
  7. Melayani dan berkontribusi dengan sepenuh hati dan optimal
  8. Tidak menghambat dan menunda pekerjaan

Day 2/ Hari Kedua

PK. 08.00 – PK 09.30 WIB. SESI 5: DISIPLIN DAN PATUH PADA ATURAN KERJA

 Sub Bahasan

  1. Memperkuat disiplin diri dan menjalankan tanggung jawab sesuai tata kelola
  2. Disiplin diri untuk fokus pada prioritas pekerjaan yang harus dilakukan
  3. Perilaku yang menyelesaikan dan menghindari penundaan tugas
  4. Disiplin diri untuk meningkatkan kualitas rutinitas pekerjaan
  5. Disiplin untuk mengembangkan kebiasaan efektif, efisien, kreatif, dan produktif di setiap dimensi pekerjaan
  6. Patuh pada aturan, prosedur, etika, dan tata kelola
  7. Membangun kebiasaan pola kerja yang taat aturan, peraturan, norma, dan sopan santun

PK. 09.30 – PK 09.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 09.45 – PK 12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU DAN CARA MENJADI PRODUKTIF BERSAMA WAKTU KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap dan mental yang menghargai waktu
  2. Waktu yang fokus untuk memaksimalkan produktivitas diri
  3. Pengorganisasian dan mengatur waktu dengan efektif dan produktif
  4. Mengelola hubungan kerja dengan efektif
  5. Menangani gangguan dan hal-hal yang tidak terduga
  6. Menentukan tujuan dan fokus pada penyelesaiannya
  7. Menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dalam rutinitas kerja
  8. Merencanakan dan menjalankan rapat dengan efektif
  9. Meningkatkan kebiasaan efektif dan menghilangkan kebiasaan boros waktu
  10. Sistem dan pola kerja yang lebih otomatis
  11. Mengelola email, telepon, sms dengan efektif

PK.12.00 – PK 13.00 WIB. ISHOMA (ISTIRAHAT, SHOLAT, DAN MAKAN)

PK. 13.00 – PK 14.30 WIB. SESI 7: MOTIVASI DAN PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI

Sub Bahasan

  1. Membangun mental optimisme
  2. Meningkatkan keyakinan dan kepercayaan diri
  3. Mengoptimalkan potensi diri untuk menerima lebih banyak sukses
  4. Hukum tarik menarik, sebab akibat dalam hidup
  5. Cara menguatkan sugesti sukses dan meyakinkan diri
  6. Selalu bersemangat dalam pekerjaan dan kehidupan pribadi
  7. Cara untuk keluar dari perangkap lingkungan pesimistis
  8. Berpikiran positif saat menghadapi tantangan dan peluang
  9. Membangun nilai-nilai kehidupan positif

PK. 14.30 – PK 14.45 WIB ISTIRAHAT/COFFEE BREAK (15 MENIT)

PK. 14.45 – PK 16.30 WIB. SESI 8: KOLABORASI DAN TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Menguatkan kebiasaan kolaborasi, koordinasi, komunikasi, dan saling membantu di tempat kerja
  2. Nilai-nilai dan mental yang dibutuhkan dalam kolaborasi
  3. Bekerja dalam tim yang berfungsi untuk peningkatan kinerja
  4. Siklus kehidupan di dalam kerja sama tim
  5. Menjalankan peran individu untuk menguatkan peran tim
  6. Kerja sama tim yang membagi beban kerja
  7. Saling membimbing dan mengarahkan dalam keharmonisan kerja
  8. Teknik brainstorming dalam kerja sama tim
  9. Strategi untuk mencegah tim dalam tim
  10. Cara memberdayakan tim
  11. Cara mengelola konflik di dalam tim
  12. Cara menengahi salah paham dan potensi tidak efektifnya tim

Untuk Training Hubungi: 0812 131 888 99

E-mail:training@djajendra-motivator.com