PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) UNTUK PENGUATAN ETOS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI 8 JAM

KUTA BALI-KEMENKES 2014PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) UNTUK PENGUATAN ETOS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI 8 JAM

Orang yang cerdas emosi mampu membuat dirinya dalam kesadaran yang tinggi, terkelola, termotivasi, terhubung pada kekuatan lingkungan dan ilahi, dan terhubung pada kekuatan kolaborasi kerja dengan positif. Sementara itu, orang-orang yang cerdas spiritual: batinnya selalu tenang, bersyukur, berterima kasih, mengalir, bersungguh-sungguh, sabar, bekerja dijalurnya, penuh semangat, dan mendapatkan kemajuan di tempat kerja. Orang-orang yang tidak cerdas spiritual dan emosional: batinnya suka gusar, protes, marah, kesal, berang, tidak bisa menahan diri, suka mempertontonkan egonya secara sepontan, suka mencari-cari kesalahan dan kekurangan, integritasnya rendah, akuntabilitasnya sukar dipercaya.

Program pelatihan ESQ ini mengkombinasikan emotional quotient dan spiritual quotient untuk dapat bekerja sesuai visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan secara holistic dan penuh kinerja terbaik. Dalam program ini, peserta diberikan semangat dan kemauan kuat untuk mencapai target; diberikan rasa percaya diri agar mampu menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi; mampu menetapkan standar pribadi yang tinggi dan menyukai tantangan; serta selalu penuh semangat untuk tampil lebih baik dan lebih berkinerja.

Program ESQ ini menjadikan peserta bahagia dan senang bekerja berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan. Peserta akan merasa bahagia saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Peserta akan merasakan kekuatan nilai-nilai perusahaan yang bersifat universal, sehingga mampu dijadikan keyakinan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mampu menafsirkan nilai-nilai perusahaan secara positif di dalam sistem keyakinan diri; sehingga tidak akan ada lagi halangan, tantangan, rintangan, dan belenggu yang menghalangi jiwa dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati.

Program ESQ ini akan membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab di dalam diri pekerja. Membangun komitmen dan keikhlasan dalam bekerja. Membangun nilai-nilai kepemimpinan di dalam diri pekerja. Membangun kesadaran di dalam diri pekerja untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan. Memberikan kesadaran bahwa hidup itu ada batas usianya, sehingga waktu hidup benar-benar dipergunakan untuk kebaikan dan prestasi. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting, walau sekecil apapun.

Program ESQ ini akan menginternalisasi visi dan misi perusahaan di dalam diri setiap pekerja. Memberikan pemahaman mengenai cara pembangunan karakter yang diharapkan. Memberikan kesadaran tentang karakter buruk yang harus diperbaiki untuk menjalankan nilai nilai perusahaan. Memberikan kesadaran mengenai pentingnya kerjasama antar divisi. Memberikan kesadaran untuk mengimplementasikan ide dan mencapai target.

Pelatihan ESQ dirancang untuk durasi 1 hari 8 jam. Materi disampaikan dalam berbagai metodologi (diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, berbagi cerita dan pengalaman, permainan peran, contoh-contoh kerumitan kerja dan pemecahan masalahnya.) yang dilaksanakan secara indoor dan outdoor. Pelatihan sangat interaktif, partisipatif, produktif, dan peserta akan mengeksplorasi potensi dirinya.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

Motivasi 29 01 2015

DJAJENDRA 09 2014Kesempurnaan adalah harapan. Tetapi, manusia tidak mungkin bisa mewujudkan kesempurnaan. Manusia tidak bisa memuaskan semua orang dengan sempurna. Bila Anda mengejar kesempurnaan, Anda akan gagal. Pahami hidup dan layani dengan tegas. Miliki keberanian, ketegasan, dan kepastian. Jangan ragu atau takut. Pemimpin yang baik adalah dia yang berani, tegas, pasti, dan tidak fokus pada kesempurnaan.~Djajendra

Pada waktu tertentu, pada momen tertentu, Anda bisa saja dinilai baik atau buruk oleh orang lain. Terlepas dari apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, Anda tidak harus membiarkan pendapat orang lain tersebut membatasi rasa bahagia ataupun sikap rendah hati Anda. Hiduplah dari dalam diri yang dikuatkan oleh nilai-nilai positif. Jangan pernah membiarkan pikiran, pendapat, dan perilaku orang lain terhadap Anda, menjadikan Anda gagal memiliki kepribadian positif. ~Djajendra

Orang-orang positif disekeliling Anda adalah obat yang menyembuhkan. Orang-orang negatif disekitar Anda adalah racun yang mematikan. Bila mau bahagia dan sukses ciptakan lingkungan hidup positif. Bila masih suka hidup dalam tekanan mental dan stres, hiduplah dengan orang-orang negatif. Hidup itu bisa dipilih, asal kita tegas dan berani.~Djajendra

Cerita hidup tentang diri sendiri. Mau jadi apa? Mau punya apa? Mau dikenal sebagai apa? Semua orang ingin cerita hidupnya baik. Walau ada garis takdir yang secara otomatis mendorong diri ke sebuah jalan yang tak terpikirkan, tetapi diri harus memiliki keyakinan dan harapan untuk menulis cerita baik tentang dirinya. Jangan biarkan waktu hilang percuma tanpa sebuah upaya untuk mendapatkan yang terbaik dari hidup. Mulailah menulis cerita hidup dengan sebuah visi yang penuh harapan. Lepaskan kepada takdir semua yang dikerjakan dengan sepenuh hati. Jangan ambil beban dari kehidupan. Buang semua beban dan bergeraklah tanpa beban. Tulislah ceritamu searah visi besarmu.~Djajendra

Kepentingan melawan niat baik. Ketika kepentingan menjadi raja, dan niat baik dianggap tidak baik. Maka, kepentingan akan memenangkan pertarungan. Bila kepentingan sudah sangat berkuasa, jangan harap niat baik mendapatkan kehormatan dalam hidup.~Djajendra

Integritas mendorong diri untuk membangun kesadaran di dalam diri, kemudian secara terus-menerus, secara berkelanjutan, memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan. Menjalankan integritas butuh kesadaran bahwa manusia bukan malaikat. Manusia adalah kombinasi dari baik dan tidak baik, dari damai dan tidak damai, dari gelap dan terang, dari cinta dan benci, dari jujur dan tidak jujur. Manusia memiliki ancaman terhadap kepribadiannya oleh dirinya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk merawat dan menjaga suasana hati yang baik dan penuh integritas, pikiran baik yang penuh integritas, dan tindakan-tindakan baik yang penuh integritas. Manusia tidak bisa melepaskan dirinya secara bebas untuk mengikuti egonya. Manusia wajib mengelola dirinya, wajib mengelola hidupnya, dan wajib mengelola prilakunya.~Djajendra

Tidak mudah untuk memperkirakan hasil masa depan. Segala sesuatu bisa terjadi di masa depan. Orang bijak tidak akan berasumsi, memprediksi, dan menciptakan kesimpulan tentang masa depannya. Orang bijak hidup untuk menyempurnakan hari ini. Hidup untuk mensyukuri hari ini. Hidup dengan penuh disiplin untuk menciptakan hari ini yang indah dan produktif. Hari esok, masa depan, adalah sesuatu yang dibiarkan mengalir dan dilayani dengan penuh tanggung jawab.~Djajendra

Bertindaklah dengan memahami budaya yang hidup. Mungkin budaya yang ada tidak baik, tidak profesional, dan harus dirubah. Betul! Semua yang tidak baik haruslah dirubah dan diperbaiki. Tetapi, ingatlah selalu bahwa budaya itu hidup, bernafas, dan memiliki kreativitas yang hebat untuk mempertahankan dirinya. Perlu mencerdaskan diri dengan strategi, taktik, waktu yang tepat, dan mengukur kekuatan dalam memperbaiki budaya yang tidak baik. Bila asal terjun dan langsung bertindak, tanpa menghitung risiko, hanya bermodalkan idealisme, maka budaya (sikap+perilaku yang tidak baik) akan menguatkan dirinya dan melawan balik.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com