PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) UNTUK PENGUATAN ETOS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI 8 JAM

KUTA BALI-KEMENKES 2014PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) UNTUK PENGUATAN ETOS KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI 8 JAM

Orang yang cerdas emosi mampu membuat dirinya dalam kesadaran yang tinggi, terkelola, termotivasi, terhubung pada kekuatan lingkungan dan ilahi, dan terhubung pada kekuatan kolaborasi kerja dengan positif. Sementara itu, orang-orang yang cerdas spiritual: batinnya selalu tenang, bersyukur, berterima kasih, mengalir, bersungguh-sungguh, sabar, bekerja dijalurnya, penuh semangat, dan mendapatkan kemajuan di tempat kerja. Orang-orang yang tidak cerdas spiritual dan emosional: batinnya suka gusar, protes, marah, kesal, berang, tidak bisa menahan diri, suka mempertontonkan egonya secara sepontan, suka mencari-cari kesalahan dan kekurangan, integritasnya rendah, akuntabilitasnya sukar dipercaya.

Program pelatihan ESQ ini mengkombinasikan emotional quotient dan spiritual quotient untuk dapat bekerja sesuai visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan secara holistic dan penuh kinerja terbaik. Dalam program ini, peserta diberikan semangat dan kemauan kuat untuk mencapai target; diberikan rasa percaya diri agar mampu menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi; mampu menetapkan standar pribadi yang tinggi dan menyukai tantangan; serta selalu penuh semangat untuk tampil lebih baik dan lebih berkinerja.

Program ESQ ini menjadikan peserta bahagia dan senang bekerja berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan. Peserta akan merasa bahagia saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Peserta akan merasakan kekuatan nilai-nilai perusahaan yang bersifat universal, sehingga mampu dijadikan keyakinan dalam kehidupan sehari-hari. Peserta mampu menafsirkan nilai-nilai perusahaan secara positif di dalam sistem keyakinan diri; sehingga tidak akan ada lagi halangan, tantangan, rintangan, dan belenggu yang menghalangi jiwa dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan sepenuh hati.

Program ESQ ini akan membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab di dalam diri pekerja. Membangun komitmen dan keikhlasan dalam bekerja. Membangun nilai-nilai kepemimpinan di dalam diri pekerja. Membangun kesadaran di dalam diri pekerja untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan. Memberikan kesadaran bahwa hidup itu ada batas usianya, sehingga waktu hidup benar-benar dipergunakan untuk kebaikan dan prestasi. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting, walau sekecil apapun.

Program ESQ ini akan menginternalisasi visi dan misi perusahaan di dalam diri setiap pekerja. Memberikan pemahaman mengenai cara pembangunan karakter yang diharapkan. Memberikan kesadaran tentang karakter buruk yang harus diperbaiki untuk menjalankan nilai nilai perusahaan. Memberikan kesadaran mengenai pentingnya kerjasama antar divisi. Memberikan kesadaran untuk mengimplementasikan ide dan mencapai target.

Pelatihan ESQ dirancang untuk durasi 1 hari 8 jam. Materi disampaikan dalam berbagai metodologi (diskusi, permainan dan kuis, demonstrasi dan praktek, presentasi, berbagi cerita dan pengalaman, permainan peran, contoh-contoh kerumitan kerja dan pemecahan masalahnya.) yang dilaksanakan secara indoor dan outdoor. Pelatihan sangat interaktif, partisipatif, produktif, dan peserta akan mengeksplorasi potensi dirinya.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

Motivasi 29 01 2015

DJAJENDRA 09 2014Kesempurnaan adalah harapan. Tetapi, manusia tidak mungkin bisa mewujudkan kesempurnaan. Manusia tidak bisa memuaskan semua orang dengan sempurna. Bila Anda mengejar kesempurnaan, Anda akan gagal. Pahami hidup dan layani dengan tegas. Miliki keberanian, ketegasan, dan kepastian. Jangan ragu atau takut. Pemimpin yang baik adalah dia yang berani, tegas, pasti, dan tidak fokus pada kesempurnaan.~Djajendra

Pada waktu tertentu, pada momen tertentu, Anda bisa saja dinilai baik atau buruk oleh orang lain. Terlepas dari apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, Anda tidak harus membiarkan pendapat orang lain tersebut membatasi rasa bahagia ataupun sikap rendah hati Anda. Hiduplah dari dalam diri yang dikuatkan oleh nilai-nilai positif. Jangan pernah membiarkan pikiran, pendapat, dan perilaku orang lain terhadap Anda, menjadikan Anda gagal memiliki kepribadian positif. ~Djajendra

Orang-orang positif disekeliling Anda adalah obat yang menyembuhkan. Orang-orang negatif disekitar Anda adalah racun yang mematikan. Bila mau bahagia dan sukses ciptakan lingkungan hidup positif. Bila masih suka hidup dalam tekanan mental dan stres, hiduplah dengan orang-orang negatif. Hidup itu bisa dipilih, asal kita tegas dan berani.~Djajendra

Cerita hidup tentang diri sendiri. Mau jadi apa? Mau punya apa? Mau dikenal sebagai apa? Semua orang ingin cerita hidupnya baik. Walau ada garis takdir yang secara otomatis mendorong diri ke sebuah jalan yang tak terpikirkan, tetapi diri harus memiliki keyakinan dan harapan untuk menulis cerita baik tentang dirinya. Jangan biarkan waktu hilang percuma tanpa sebuah upaya untuk mendapatkan yang terbaik dari hidup. Mulailah menulis cerita hidup dengan sebuah visi yang penuh harapan. Lepaskan kepada takdir semua yang dikerjakan dengan sepenuh hati. Jangan ambil beban dari kehidupan. Buang semua beban dan bergeraklah tanpa beban. Tulislah ceritamu searah visi besarmu.~Djajendra

Kepentingan melawan niat baik. Ketika kepentingan menjadi raja, dan niat baik dianggap tidak baik. Maka, kepentingan akan memenangkan pertarungan. Bila kepentingan sudah sangat berkuasa, jangan harap niat baik mendapatkan kehormatan dalam hidup.~Djajendra

Integritas mendorong diri untuk membangun kesadaran di dalam diri, kemudian secara terus-menerus, secara berkelanjutan, memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan. Menjalankan integritas butuh kesadaran bahwa manusia bukan malaikat. Manusia adalah kombinasi dari baik dan tidak baik, dari damai dan tidak damai, dari gelap dan terang, dari cinta dan benci, dari jujur dan tidak jujur. Manusia memiliki ancaman terhadap kepribadiannya oleh dirinya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk merawat dan menjaga suasana hati yang baik dan penuh integritas, pikiran baik yang penuh integritas, dan tindakan-tindakan baik yang penuh integritas. Manusia tidak bisa melepaskan dirinya secara bebas untuk mengikuti egonya. Manusia wajib mengelola dirinya, wajib mengelola hidupnya, dan wajib mengelola prilakunya.~Djajendra

Tidak mudah untuk memperkirakan hasil masa depan. Segala sesuatu bisa terjadi di masa depan. Orang bijak tidak akan berasumsi, memprediksi, dan menciptakan kesimpulan tentang masa depannya. Orang bijak hidup untuk menyempurnakan hari ini. Hidup untuk mensyukuri hari ini. Hidup dengan penuh disiplin untuk menciptakan hari ini yang indah dan produktif. Hari esok, masa depan, adalah sesuatu yang dibiarkan mengalir dan dilayani dengan penuh tanggung jawab.~Djajendra

Bertindaklah dengan memahami budaya yang hidup. Mungkin budaya yang ada tidak baik, tidak profesional, dan harus dirubah. Betul! Semua yang tidak baik haruslah dirubah dan diperbaiki. Tetapi, ingatlah selalu bahwa budaya itu hidup, bernafas, dan memiliki kreativitas yang hebat untuk mempertahankan dirinya. Perlu mencerdaskan diri dengan strategi, taktik, waktu yang tepat, dan mengukur kekuatan dalam memperbaiki budaya yang tidak baik. Bila asal terjun dan langsung bertindak, tanpa menghitung risiko, hanya bermodalkan idealisme, maka budaya (sikap+perilaku yang tidak baik) akan menguatkan dirinya dan melawan balik.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KECERDASAN EMOSIONAL DALAM INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

DJAJENDRA2013KECERDASAN EMOSIONAL DALAM INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS

“Integritas hanya terwujud ketika hati dihidupkan, suara hati didengarkan, dan mata hati digunakan untuk melihat realitas.”~Djajendra

Ketidakjujuran merupakan sumber masalah hidup. Diperlukan kekuatan integritas untuk membuat hidup lebih jujur, lebih sadar, lebih berhati mulia, lebih rendah hati, dan lebih mengalir di dalam kebaikan.

Kemauan untuk membangun kualitas diri dengan kekuatan integritas, loyalitas, dan rasa tanggung jawab, menjadikan diri kuat dan andal. Dalam hal ini, dibutuhkan latihan untuk mencerdaskan emosional. Emosi yang cerdas membuat diri sadar, terkelola, termotivasi, terhubung kepada kekuatan alam semesta dan ilahi, terhubung kepada kekuatan sosial dengan positif.

Integritas memiliki kekuatan memotivasi diri untuk menjalani hidup dari dalam diri. Mengenali diri sendiri adalah bijak. Mengenali pola pikir, emosi, kekuatan fisik, suara hati, keinginan, gaya hidup, kebutuhan, kebiasaan, tantangan. Semua yang bisa dikenali dari diri sendiri pasti menjadikan diri hebat. Orang bijak menjadikan dirinya sendiri sebagai kitab yang harus dipelajari dan disempurnakan. Setelahnya, baru mencoba mempelajari kitab alam semesta, dan dunia lain dari luar dirinya.

Integritas merupakan dasar untuk menghasilkan energi keberanian yang murni di dalam diri. Keberanian itu sendiri merupakan sebuah kekuatan, yang bisa mengantar seseorang untuk menemui impian dan harapannya. Keberanian adalah kekuatan yang menjadikan seseorang mampu mewujudkan apapun yang sudah ia rencanakan dan visi kan. Integritas menjadikan seseorang memandang kehidupan dengan mata hatinya yang jujur, benar, berakal sehat, lembut, tenang, sabar, beretika, bertatakrama, serta menafsirkan segala sesuatu berdasarkan pengetahuan dan pengalaman secara bijak.

Integritas mendorong seseorang untuk membangun komitmen dan keikhlasan dalam bekerja. Komitmen haruslah menjadi identitas diri. Komitmen yang terjaga di dalam integritas akan mengekspresikan jati diri yang penuh tanggung jawab. Komitmen merupakan cara memberitahu orang lain, bahwa Anda bertanggung jawab untuk mewujudkan semua janji dan rencana dengan tepat waktu. Hati yang ikhlas berarti tanpa pamrih, dan memiliki keyakinan yang kuat untuk memegang teguh terhadap komitmennya.

Komitmen dan keikhlasan menjadikan diri kuat dan konsisten. Setiap kesulitan menjadi stimulus untuk mencapai kemenangan. Komitmen dan keikhlasan menjadikan diri tidak pernah menyerah. Menjadikan diri tidak pernah mengkhawatirkan. Seburuk apapun sebuah realitas dapat diubah menjadi lebih baik. Ketenangan, kesabaran, kejernihan pikiran, ketahanan emosi, dan sikap rendah hati, selalu dimiliki untuk mencapai kemenangan. Komitmen dan keikhlasan menjadikan diri kuat dalam mewujudkan tanggung jawab. Dalam hal ini, diri tidak akan memperlihatkan kelemahan, diri hanya akan memperlihatkan kekuatan dan keberanian. Diri selalu miliki iman di dalam keikhlasan dan komitmennya terhadap pekerjaan yang harus dipertanggung jawabkan.

Integritas mendorong diri untuk membangun nilai-nilai kepemimpinan di dalam diri. Integritas menjadikan diri sebagai pemimpin yang memimpin jati dirinya dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai pilihan, sikap-sikap positif, emosi yang cerdas, dan mindset yang berbudaya, diperlukan untuk membentuk pemimpin yang hebat di dalam diri. Pemimpin adalah manusia.  Manusia  yang paling kasihan adalah dia yang hatinya belum dihidupkan, dan hanya hidup dari pergerakan pikiran dan emosi. Setinggi apapun ilmu seseorang pemimpin, setinggi apapun jabatan dan gelar seorang pemimpin, dia tidak mungkin menjadi cerdas bila hatinya tidak dihidupkan. Pemimpin yang paling beruntung adalah dia yang sudah menghidupkan hatinya, dia yang sudah cerdas mendengarkan kata hatinya, dia yang sangat mampu melihat dengan mata hatinya. Intinya, integritas hanya terwujud ketika hati dihidupkan, suara hati didengarkan, dan mata hati digunakan untuk melihat realitas.

Integritas mendorong diri untuk membangun kesadaran di dalam diri, kemudian secara terus-menerus, secara berkelanjutan, memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan. Menjalankan integritas butuh kesadaran bahwa manusia bukan malaikat. Manusia adalah kombinasi dari baik dan tidak baik, dari damai dan tidak damai, dari gelap dan terang, dari cinta dan benci, dari jujur dan tidak jujur. Manusia memiliki ancaman terhadap kepribadiannya oleh dirinya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk merawat dan menjaga suasana hati yang baik dan penuh integritas, pikiran baik yang penuh integritas, dan tindakan-tindakan baik yang penuh integritas. Manusia tidak bisa melepaskan dirinya secara bebas untuk mengikuti egonya. Manusia wajib mengelola dirinya, wajib mengelola hidupnya, dan wajib mengelola prilakunya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

“Manusia memiliki ancaman terhadap kepribadiannya oleh dirinya sendiri. Manusia tidak bisa melepaskan dirinya secara bebas untuk mengikuti egonya. Manusia wajib mengelola dirinya, wajib mengelola hidupnya, dan wajib mengelola prilakunya.”~Djajendra

MOTIVASI PELAYANAN DAN PENCAPAIAN TARGET 2015

KUTA BALI-KEMENKES 2014MOTIVASI PELAYANAN DAN PENCAPAIAN TARGET 2015

DESKRIPSI

Salah satu aktivitas terpenting perusahaan adalah memetakan rencana dan proyeksi untuk pencapaian target, lalu memberikan pelayanan sepenuh hati dan totalitas untuk mencapai target tersebut. Semua rencana pencapaian target haruslah memiliki adaptasi yang diperlukan agar mudah mencapai puncak kinerja terbaik. Rencana pencapaian target yang baik adalah yang cerdas menanggapi tantangan dan rintangan tak terduga; yang memotivasi sumber daya manusia untuk sepenuh hati dan totalitas dalam proses; yang menyiapkan SDM untuk terbiasa memberikan pelayanan berkualitas, prima, sempurna, dan sepenuh hati; serta membangun dan mengandalkan keunggulan pemangku kepentingan dan mitra untuk mencapai hasil akhir sesuai target.

Setiap orang yang bertanggung jawab harus memiliki inisiatif dari strategi eksekusi untuk mencapai semua target yang direncanakan dengan sempurna. Dan juga, harus bertanggung jawab atas target masing-masing, bergerak cepat dalam kawalan tata kelola yang bersih dengan manajemen risiko, bergerak penuh percaya diri untuk memberikan pelayanan berkualitas di setiap titik proses pencapaian target, serta mempercepat eksekusi target dan menghasilkan kinerja sesuai rencana.

Program Motivasi Pelayanan dan Pencapaian Target selama 8 jam ini, merupakan program soft skills yang bertujuan memotivasi dan menginspirasi peserta, untuk memulai perjalanan pencapaian target dengan lebih memperhatikan hal-hal yang terkait kepada pelayanan berkualitas. Kebiasaan untuk memberikan pelayanan yang baik, berkualitas, prima, dan sempurna, akan memudahkan proses pencapaian target dan kinerja terbaik.

KONSEP DASAR

Pencapaian target terbaik diawali dengan kemampuan untuk memberikan pelayanan berkualitas di setiap titik proses pencapaian target, dan pelayanan dari hati yang ikhlas. Peserta didorong untuk menghidupkan hati dalam memberikan pelayanan, dan mampu mencapai target terbaik dengan akal sehat yang kreatif.

TUJUAN PELATIHAN 

  1. Memfasilitasi proses pembentukan karakter pelayanan yang totalitas dan sepenuh hati. Menetapkan perilaku untuk menjamin peningkatan kepuasan pelanggan. Menginternalisasi perilaku penting untuk memastikan pelanggan memiliki kesan yang baik dari pelayanan dan bisnis. Menanggapi keluhan dan mendengarkan pelanggan dengan cepat dan benar. Mengenali dan menghilangkan hambatan untuk memuaskan pelanggan. Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah pelanggan. Memiliki kecerdasan emosional dalam empati untuk pelayanan sempurna.
  2. Memberikan kiat-kiat kepada peserta untuk dapat meningkatkan kinerja pencapaian target dengan memahami teknik yang efektif dan produktif. Memahami alasan orang membeli produk/jasa yang dijual. Strategi menjual yang luar biasa. Cara menggunakan kekuatan pengaruh dan kecerdasan sosial dalam meningkatkan penjualan. Cara memanfaatkan kecerdasan emosional diri dalam meningkatkan target penjualan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta mampu menjadi pribadi yang profesional dalam merespon permintaan pelanggan, serta cerdas menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Peserta mampu memiliki kebiasaan pelayanan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Peserta mampu memperlihatkan karakter pelayanan yang andal dan terpercaya. Peserta mampu berkomunikasi dengan bijak, cerdas, dan memuaskan.
  2. Peserta mampu bekerja dengan mindset dan pola kerja yang optimis untuk pencapaian target. Peserta mampu menjadikan dirinya sebagai energi support untuk memaksimalkan pencapaian target. Peserta mampu mengelola diri sendiri dan terhubung dengan semua pihak dengan energi positif dan optimis. Peserta mampu menguasai tujuan dan cerdas mengarahkan waktu dan sumber daya untuk pencapaian target.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

MATERI PELATIHAN

PK.08.00 – 09.45 WIB. SESI 1:PELAYANAN DARI HATI YANG IKHLAS DAN TULUS

Sub Bahasan

  1. Pelayanan dari ketulusan hati untuk membantu orang lain.
  2. Kesadaran untuk melayani nasabah dan perusahaan dengan totalitas.
  3. Mengembangkan soliditas korps di internal perusahaan.
  4. Menyederhanakan hubungan kerja yang kompleks dari hati yang ikhlas dan tulus.
  5. Menjaga hati dengan rasa syukur dan berkontribusi untuk pelayanan berkualitas.
  6. Memahami bahwa setiap orang memiliki sistem penilaian yang berbeda.
  7. Pelayanan dengan memberikan kasih dan mengendalikan ego.
  8. Pelayanan bukanlah kompetisi, tapi kontribusi dari hati yang penuh cinta.

PK.09.45 – 10.00 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.00 –12.00 WIB. SESI 2: MOTIVASI MENCAPAI TARGET DENGAN KINERJA TERBAIK

Sub Bahasan

  1. Bertekad untuk mencapai target harian, mingguan, dan bulanan.
  2. Bermotivasi tinggi, bersikap positif dan profesional.
  3. Presentasi yang meyakinkan pelanggan.
  4. Mampu memetakan potensi dan daya beli customer.
  5. Selalu menemukan cara-cara baru untuk melakukan pendekatan ke customer.
  6. Bersedia bernegosiasi dengan sabar.
  7. Mampu memfokuskan diri untuk menggoalkan transaksi.

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT/MAKAN SIANG

PK.13.00 –14.30 WIB. SESI 3: KARAKTER KERJA YANG ANDAL UNTUK PENCAPAIAN TARGET DAN KINERJA PELAYANAN YANG HEBAT

Sub Bahasan

  1. Keandalan kerja dimulai dari akuntabilitas, integritas, transparansi, kualitas, dan kompetensi.
  2. Memanfaatkan 8 kekuatan super manusia untuk mencapai target dan kinerja terbaik.
  3. Perilaku kerja yang hadir, memotivasi penyelesaian tugas, penyerahan tugas tepat waktu dengan berkualitas.
  4. Perilaku kerja yang menguatkan proses kerja dengan inisiatif, nilai, sistem, dan etos.
  5. Perilaku kerja yang cerdas menyesuaikan kebutuhan organisasi: kompeten, berkarya, melayani, berkontribusi, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses kerja.

PK.14.30 – 14.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.14.45 –16.30 WIB. SESI 4: KOMUNIKASI YANG ANDAL, KECERDASAN MENGELOLA ORANG LAIN, DAN KECERDASAN EMOSI DALAM MEMAKSIMALKAN TARGET DAN PELAYANAN BERKUALITAS

Sub Bahasan

  1. Perbedaan antara komunikasi berorientasi tugas dan hubungan.
  2. Beradaptasi dengan gaya komunikasi yang berbeda.
  3. Pentingnya parabahasa dan komunikasi non verbal.
  4. Keterampilan berbicara dan presentasi.
  5. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik.
  6. Kiat-kiat penanganan terhadap orang-orang yang sulit diatur.
  7. Mengelola stres, marah, dan emosi negatif lainnya agar tidak merusak proses kerja.
  8. Peran dan fungsi kecerdasan emosi dalam pelayanan berkualitas dan pencapaian target.
  9. Ketenangan, kesabaran, kejernihan pikiran, dan kemampuan untuk mengalir dalam proses pencapaian target.

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

MOTIVASI DAN INSPIRASI 26 01 2015

Tidak ada kesenangan dalam rasa tidak syukur. Tidak ada kebahagiaan dalam rasa tinggi hati. Tidak ada kedamaian dalam rasa iri hati.~Djajendra

Untung-rugi, gagal-sukses, hanyalah perjalanan, dan jangan pernah terjebak di sana.~Djajendra

Gunakan akal. Lihat kiri-kanan, depan-belakang dengan cerdas. Manfaatkan situasi terbaik untuk bertindak dan memenangkan. Jangan asal tubruk. Jangan asal merasa paling hebat. Jangan tinggi hati. Jangan menggunakan kelemahan untuk mendapatkan simpati. Jangan mau hidup dan kuat karena dikasihani, atau merasa dizalimi. Pemenang sejati selalu tersenyum saat dihantam badai. Sebab, dia tahu untuk bangkit dan menang melawan badai sekuat apapun.~Djajendra

Orang-orang yang suka mencari batas. Segala sesuatu ditentukan dengan batas dan ukuran. Padahal alam semesta tidak pernah membuat batas. Alam semesta memungkinkan orang-orang untuk menjadi sangat kreatif, dan bisa menciptakan lebih banyak kebaikan untuk kehidupan yang lebih berkualitas.~Djajendra

Cahaya sangat berguna untuk menerangi tempat-tempat gelap. Cahaya menjadi tidak berguna di tempat-tempat yang sudah sangat terang, apalagi di tengah terangnya matahari. Cahaya itu sahabat gelap. Bila tidak ada gelap, cahaya tidak dipahami, tidak dimanfaatkan. Jiwa yang sedang terjebak dalam kegelapan hidup, harus pintar mencari cahaya, untuk dapat menerangi tempat-tempat tergelap di dalam jiwa.~Djajendra

Orang-orang suka memberikan label positif atau negatif kepada kepribadian seseorang. Pribadi yang cerdas tidak akan terpengaruh oleh label-label dari luar dirinya. Pribadi cerdas selalu rendah hati untuk memperbaiki diri, hidup dalam kesadaran, hidup dari dalam dirinya, dan tidak terganggu oleh label-label dari luar dirinya.~Djajendra

Menerima tantangan hidup dengan tenang dan bahagia. Tantangan hadir untuk mendewasakan dan menguatkan diri. Bagi yang tidak kuat mental tantangan bisa menjadi sesuatu yang menyakitkan, menyulitkan, melemahkan. Tantangan sesungguhnya adalah peluang untuk lebih memperkuat. Bahagialah bersama tantangan, terima dia dengan sepenuh hati, dan kuatkan dirimu agar dirimu terlalu kuat untuk dikecilkan oleh tantangan.~Djajendra

Ketika cinta dan harapan sudah berlebihan. Maka, baik dan buruk sulit dibedakan, benar dan salah sulit ditemukan, cinta yang berlebihan menjadikan hati nurani buta untuk melihat fakta.~Djajendra

Orang-orang hebat mau mengalah untuk menang. Mau mundur sejenak untuk maju dan meraih kemenangan. Kekuatan negatif yang sangat kuat dihadapi dengan akal, hati, dan kecerdasan. Orang-orang hebat tidak akan membuat posisinya melawan sesuatu yang bisa menghancurkannya, yang bisa mengalahkannya. Mereka akan menghadapi dengan tenang, sabar, lembut, penuh kasih, penuh taktik, penuh strategi, dan mengalir dalam realitas. Lalu, mencari momen yang tepat untuk menang.~Djajendra

Dalam hidup bisa muncul keadaan yang lebih kuat dari kemampuan kita. Bisa saja tanpa sadar kita menciptakan keadaan dan situasi yang menghambat kemajuan, dan menghadirkan perlawanan. Tidak berguna melawan angin puting beliung. Tidak berguna melawan tsunami. Tidak berguna melawan peristiwa yang tidak bisa kita lawan. Tinggalkan maunya pikiran dan maunya emosi. Gunakan akal sehat dan hati nurani. Boleh berambisi. Boleh bercita-cita hebat. Boleh memiliki mental pantang menyerah. Boleh memiliki tekad siap menghadapi apapun demi mewujudkan tujuan. Tetapi, jangan lupa untuk menggunakan akal sehat, rendah hati, sabar, tenang, dan berhitung risiko.~Djajendra

Ada yang membela dan ada yang mencari-cari kekurangan. Orang-orang baik dan pemikir positif. Walaupun mereka bukan sahabat, mereka tidak akan mencari-cari kekurangan siapapun, dan selalu berusaha melihat sisi baik. Sebaliknya, orang-orang tidak baik dan pemikir negatif. Walaupun mereka sahabat dekat, mungkin juga keluarga terdekat. Mereka suka mencari-cari kelemahan dan kekurangan. Hati-hati dengan pemikir negatif. Sebab, kebaikan apapun yang diperbuat, persepsi mereka hanya mampu melihatnya dari sisi negatif. Mereka terbiasa hidupnya untuk memprotes, mengkritik, merasa tidak puas, dan merasa persepsi mereka yang paling benar.~Djajendra

Setiap kesulitan harus menjadi stimulus untuk mencapai kemenangan. Jangan menyerah. Jangan mengkhawatirkan. Seburuk apapun sebuah realitas harus dapat diubah menjadi lebih baik. Ketenangan, kesabaran, kejernihan pikiran, ketahanan emosi, dan sikap rendah hati, adalah jalan menuju kemenangan. Jangan memperlihatkan kelemahan, perlihatkan kekuatan dan keberanian. Miliki iman di dalam takdir yang harus dilalui. Miliki keyakinan dan keberanian agar takdir selalu membawa diri ke arah keberuntungan.~Djajendra

Hidup itu kembali kepada diri sendiri. Bila setiap hari Anda hidup dalam kebaikan, cinta, empati, etika, toleransi, senyum, syukur, membantu, peduli, terima kasih. Maka, semua itu akan kembali kepada Anda, dan menjadikan Anda hidup dalam kebahagiaan dan keberuntungan. Sebaliknya, bila setiap hari Anda hidup mengkritik orang lain, menghakimi orang lain, mencari-cari kekurangan orang lain, tidak beretika, suka mengomentari orang lain secara negatif, tidak punya empati, tidak punya toleransi, membenci orang lain, memusuhi orang lain, tidak punya terima kasih. Maka, semua itu akan kembali kepada Anda, dan menjadikan Anda tidak bahagia, juga menjadikan Anda kurang beruntung dalam perjalanan karir.~Djajendra

Orang yang paling kasihan adalah dia yang hatinya belum dihidupkan, dan hanya hidup dari pergerakan pikiran dan emosi. Setinggi apapun ilmu seseorang, setinggi apapun jabatan dan gelar seseorang, dia tidak mungkin menjadi cerdas bila hatinya tidak dihidupkan. Orang yang paling beruntung adalah dia yang sudah menghidupkan hatinya, dia yang sudah cerdas mendengarkan kata hatinya, dia yang sangat mampu melihat dengan mata hatinya. ~ Djajendra

Berkomentarlah kalau sudah memiliki data dan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan. Bila masih dalam permainan pikiran dan emosi, sebaiknya jangan berkomentar dulu. Semua orang punya hak untuk berbicara dan berpendapat. Tetapi, bila asal berkomentar, asal berpersepsi, asal menduga-duga, tanpa data, tanpa informasi, tanpa kebenaran, maka itu namanya fitnah.~Djajendra

“Setiap manusia memiliki empat anugerah. Kesadaran diri, hati nurani, kemampuan untuk bebas, dan imajinasi kreatif. Ini memberikan kebebasan untuk manusia … Kekuatan untuk memilih, untuk menanggapi, untuk mengubah.”- Stephen R. Covey

“Every human has four endowments – self awareness, conscience, independent will and creative imagination. These give us the ultimate human freedom… The power to choose, to respond, to change.”– Stephen R. Covey

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI 23 01 2015

Keberanian adalah sahabat yang akan mengantar Anda untuk menemui impian dan harapan. Keberanian adalah kekuatan yang menjadikan Anda mampu mewujudkan apapun yang sudah Anda rencanakan dan visi kan.~Djajendra

Uang adalah alat terpenting untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan. Tetapi, jangan merasa uang sebagai penyempurna kehidupan. Sebab, kesempurnaan hidup tidak bisa dibeli dengan uang, atau tidak bisa dipenuhi dengan uang. Kesempurnaan hidup didapatkan ketika uang sudah bukan lagi sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan.~Djajendra

Tidak pernah terlambat untuk melakukan perubahan. Berapapun usiamu sekarang, engkau pasti bisa melakukan perubahan. Walaupun usiamu sekarang sudah di atas 80 tahun, engkau masih bisa melakukan perubahan. Perubahan tidak tergantung usia, tetapi tergantung pada komitmen dan kerja keras untuk belajar berubah.~Djajendra

Hidup itu melewati. Hidup itu bergerak melewati semua yang diinginkan, diimpikan, diharapkan, dan juga melewati takdir dari rahasia kehidupan. Hidup itu fokus ke depan. Dia tidak ada urusan dengan yang lalu. Dia terus maju bergerak menuju ke depan, sampai ke akhirnya.~Djajendra

Kesadaran untuk menggerakan hidup lebih maju. Semangati diri untuk terus-menerus bergerak maju menuju yang terbaik. Inginkan dan harapkan semua yang belum Anda miliki. Kuatkan batin dengan doa dan permintaan kepadanya. Teruslah semangati diri untuk berjuang, bekerja lebih serius, dan fokus untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.~Djajendra

Berhenti belajar berarti berhenti tumbuh. Hidup itu belajar. Banyak pengetahuan yang harus dipelajari. Semua kehebatan, kebaikan, kemajuan, dihasilkan dari belajar seumur hidup. Rendah hati adalah kekuatan untuk belajar.~Djajendra

Orang yang bersyukur, rendah hati, dan hidup dalam kesadaran penuh, selalu bernasib baik. Sahabatnya adalah nasib baik, keberuntungan, rejeki terus-menerus, keindahan, kebaikan. Dan, apapun realitas hidupnya, hanya kebaikan yang terlihat oleh mata hatinya. Dia tidak pernah bernasib buruk. Sebab, dia terbiasa untuk menerima segala kebaikan, dan tidak terbiasa atau tidak mengenal hal-hal yang tidak baik di sepanjang hidupnya.~Djajendra

Hidup itu kebaikan. Hidup itu keberuntungan. Hidup itu keindahan. Realitas buruk yang sedang dilalui, hanyalah sebuah proses, sebuah perjalanan yang pasti berakhir. Realitas baik yang sedang dilalui, hanyalah sebuah proses, sebuah perjalanan yang harus disyukuri dengan penuh terima kasih. Hidup itu nasib baik. Hidup itu untuk melewati tantangan dan menikmati keberhasilan. Jauhkan mengeluh, bersahabatlah dengan bahagia.~Djajendra

Bersahabat, berteman, membutuhkan komunikasi yang bahagia saat berbicara dan bahagia saat mendengarkan. Persahabatan yang baik tidak terikat oleh kekayaan dan keyakinan, tetapi oleh toleransi dan sikap saling melayani dengan ikhlas. Persahabatan terbentuk dari perasaan diperhatikan, dilayani, dipedulikan, dibutuhkan, dibela, disayangi, didengarkan, dan saling berbelas kasih.~Djajendra

Menjelajahi diri sendiri. Sebuah diri adalah sebuah dunia yang sangat luas. Butuh waktu dan kesabaran yang tinggi untuk bisa menjelajahi dunia di dalam diri sendiri. Syarat dasar untuk bisa menjelajahi diri sendiri: hidupkan hati, dengarkan suara hati, lihatlah dengan mata hati. Bila syarat dasar tersebut sudah sempurna, dan sudah dapat dinikmati dengan senang. Maka, diri dengan mudah bisa berwisata dan menjelajahi dirinya sedalam mungkin, lalu memahami siapa sebenarnya yang menghuni fisiknya.~Djajendra

Mengenali diri sendiri adalah bijak. Mengenali pola pikir, emosi, kekuatan fisik, suara hati, keinginan, gaya hidup, kebutuhan, kebiasaan, tantangan. Semua yang bisa dikenali dari diri sendiri pasti menjadikan diri hebat. Orang bijak menjadikan dirinya sendiri sebagai kitab yang harus dipelajari dan disempurnakan. Setelahnya, baru mencoba mempelajari kitab alam semesta, dan dunia lain dari luar dirinya.~Djajendra

Hidup itu sangat cepat berlalu. Detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, sangat cepat berlalunya. Kuatkan niat, keinginan, harapan, kerja keras, keyakinan, ketekunan, disiplin, penerimaan, dan keikhlasan agar waktu tidak terbuang sia-sia. Waktu sangat singkat, termotivasilah untuk menemukan hidup terbaik. Hidup hanya sekali, tidak berkali-kali. Jangan menyia-nyiakan hidup yang indah ini dengan hal-hal yang tidak Anda inginkan. Fokuskan jiwa, pikiran, energi, fisik, hanya untuk yang Anda inginkan.~Djajendra

Pekerjaan memberikan kehidupan. Ketika batin bersyukur dengan pekerjaannya, Tuhan pun akan hadir untuk memberikan kemudahan dalam pencapaian tertinggi. Pekerjaan adalah aset yang membuatmu memiliki apa yang engkau inginkan dan impikan. Pekerjaan adalah sumber penghasil uang, penghasil kekayaan.~Djajendra

sukses itu boleh diimpikan dan diinginkan. Tetapi, sukses hanya terwujud, saat Anda mulai bekerja dengan totalitas untuknya.~Djajendra

Dunia kerja adalah dunia kepentingan. Tidak terbantahkan bahwa kekuatan kepentingan menentukan karir seseorang. Pekerja yang mengabaikan atau meremehkan kekuatan kepentingan pasti tersingkir, dan karirnya pun berpotensi redup.~Djajendra

Kalau sudah tahu apa yang Anda inginkan, bekerja keraslah untuk mendapatkannya. Bila Anda masih duduk-duduk, diam menunggu, belum bekerja keras, belum totalitas. Maka, keinginan Anda itu hanya akan menjadi mimpi di sepanjang hidup Anda.~Djajendra

Lebih baik pilihan itu sedikit agar bisa segera dipilih dan dikerjakan. Bila pilihan terlalu banyak, maka waktu akan habis hanya untuk memilih yang paling baik. Apalagi bila semua pilihan menguntungkan dan baik, maka pikiran akan terus-menerus memilih. Sebab, pikiran akan merasa sayang dengan yang tidak dipilih, sehingga tindakan menjadi sangat lama.~Djajendra

Anda berhak memiliki banyak keinginan dalam hidup. Anda boleh menuliskan 1000 keinginan dan permintaan kepada Tuhan. Tetapi, ingat! Manusia itu bukan superman untuk mewujudkan semua keinginannya sekaligus. Pilih paling banyak 5 keinginan terpenting, fokuskan pikiran dan kerja keras Anda untuk mewujudkan yang 5 tersebut. Wujudkan dulu yang lima ini, lupakan dulu 995 keinginan dan permintaan Anda yang lainnya. Gangguan pasti hadir dan jangan bermimpi akan berakhir. Gangguan satu dituntaskan, gangguan lain muncul pada saatnya. Tetapi, jangan khawatir pada gangguan, tetap fokus pada 5 prioritas Anda dengan sangat fokus, dan wujudkan.~Djajendra

Budaya kehidupan yang menghibur satu sama lain, membantu satu sama lain, memotivasi satu sama lain, menguatkan satu sama lain, adalah budaya yang menjadikan semua orang hebat dan unggul kehidupannya.~Djajendra

Orang-orang yang suka mengeluh, menyalahkan, tidak puas, terlalu menuntut keadaan yang ideal sesuai pikirannya, tidak memiliki toleransi, tidak memiliki empati. Biasanya, sulit mendapatkan tempat dalam kedamaian hidup, sulit mendapatkan peluang untuk hidup sejahtera, sulit menikmati indahnya hidup.~Djajendra

Bersih! Jangan mencari yang paling bersih dari kehidupan manusia. Tidak ada seorangpun yang mampu hidup paling bersih. Ketika menuntut orang lain menjadi bersih dan paling jujur, apakah sudah berkaca diri? Manusia adalah titik tengah antara baik dan tidak baik, antara bersih dan tidak bersih, antara jujur dan tidak jujur. Manusia cerdas pintar menempatkan hidupnya di dalam keseimbangan hidup, sehingga dia mampu menikmati sukacitanya dengan sempurna. Orang-orang beruntung selalu menerima, mengalir, dan penuh semangat ketika sedang di wilayah baik, buruk, jujur, tidak jujur, bersih, kotor, dan mereka cerdas menjadi pengamat yang menikmati semuanya dengan penuh syukur.~Djajendra

Jadilah pribadi yang tak bisa dihentikan oleh tantangan dan rintangan. Mungkin Anda sudah sangat bekerja keras, sudah terlalu lama berjuang, berkali-kali gagal, dan belum menemukan sukses. Tetaplah tingkatkan semangat untuk menemukan sukses, jangan berhenti, teruslah melakukan perjalanan menuju sukses, temukan cara dan strategi untuk sukses. Bila Anda menjadi pribadi yang tak terhentikan, tak pernah berhenti untuk menemukan sukses, maka berjuta peluang sedang menunggu Anda.~Djajendra

Jangan iri hati ketika seseorang sedang menikmati kekayaan materinya. Jangan menghakimi sumber kekayaan seseorang. Jangan membenci kehidupan mewah orang-orang kaya. Jadikan orang kaya sebagai inspirasimu, dan yakinlah bahwa energi kaya pasti menarik dirimu, lalu menjadikanmu kaya raya.~Djajendra

Orang-orang yang sedang hidup bersamamu hari ini, belum tentu akan menemanimu di masa depan. Dirimu hanya bisa berharap pada impian dan harapanmu. Siapkan masa depanmu. Jangan berharap pada siapapun. Hanya Tuhan yang boleh kau harapkan. Hanya Tuhan yang paling mencintaimu.~Djajendra

Sukses itu dimulai dari kebutuhan, keberanian, kemauan, belajar, menerima, mengalir, dan melakukannya secara terus-menerus. Sehingga Anda menjadi sangat menguasainya, dan dengan mudah bisa memanggil sukses melalui rencana dan tindakan hebat Anda.~Djajendra

Perbuatan, kata-kata, dan pikiran harus selalu dijaga. Perbuatan yang salah bisa melukai orang yang Anda cintai. Kata-kata yang salah bisa membuat orang yang Anda cintai menjauh. Pikiran negatif Anda bisa membuat orang yang Anda cintai terluka hatinya. Kegagalan untuk menjaga perbuatan baik, kata-kata baik, dan pikiran baik, mengakibatkan Anda kehilangan orang yang Anda cintai.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK PERUSAHAAN 2 HARI

BALI-KEMENKES 2014PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK PERUSAHAAN 2 HARI

Deskripsi

Karakter adalah integrasi sifat, sikap, perilaku, standar, keyakinan, moral, etika, nilai-nilai kehidupan dalam bentuk kualitas diri. Karakter terlihat atau terekspresi dari penampilan fisik, jiwa, emosi, pikiran, kemampuan, perilaku, sikap, dan kebiasaan. Karakter mengekspresikan kualitas seseorang. Karakter adalah siapa Anda. Ini mendefinisikan Anda sebagai sebuah peran dalam kehidupan.

Di tempat kerja, karakter dibentuk berdasarkan nilai-nilai budaya perusahaan. Selain itu, karakter dibentuk dari kepatuhan terhadap kode etik kerja, aturan, peraturan, dan kebijakan kepemimpinan. Karakter kerja merupakan kekuatan untuk menjalankan tata kelola perusahaan secara profesional, utuh, lengkap, ketat, beretika, tak terbagi oleh kepentingan pribadi. Karakter kerja merupakan alat untuk menjalankan misi dan visi perusahaan dengan profesional. Karakter kerja yang positif merupakan sesuatu yang mudah terhubung dengan siapapun, mampu menjalankan prinsip-prinsip kerja dengan cerdas, mampu memuaskan stakeholders, mampu menyebabkan kehidupan yang bahagia di tempat kerja, mampu mengembangkan diri sendiri berdasarkan pengalaman dan pembelajaran, mampu memiliki daya tahan diri yang kuat, dan mampu menjadi jujur kepada diri sendiri.

Pelatihan Character Building ini membentuk jati diri, konsep diri, kualitas diri, pola pikir, kebiasaan, sikap, dan perilaku kerja insan perusahaan. Pelatihan ini akan mengubah nilai-nilai budaya perusahaan  menjadi perilaku kerja yang selaras dengan visi dan misi perusahaan.

Karakter yang baik membentuk sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dalam meraih tujuan. Insan perusahaan berkarakter positif mampu menjadi energi positif untuk mewujudkan kinerja, misi, visi, dan tujuan perusahaan dengan sepenuh hati. Insan perusahaan berkarakter positif mampu bekerja dengan motivasi yang tinggi, harapan yang sangat tinggi, kerja keras yang penuh disiplin dalam rasa bahagia, fokus yang tajam dan mendekati visi. Insan perusahaan berkarakter positif selalu merasa beruntung dalam perjalanan karir, menyatu dengan budaya perusahaan, selalu tumbuh, selalu ikhlas dan sabar menunggu, tidak pernah menyerah untuk mundur, kreatif, jujur, bekerjasama, dan bahagia menjalani proses kerja dengan sabar dan teliti untuk menuju sukses. Program pelatihan ini bertujuan membentuk karakter kerja dan karakter pribadi yang andal, hebat, dan sesuai dengan nilai-nilai budaya perusahaan.

Latar Belakang Pelatihan/Workshop

  1. Kebutuhan dalam pembentukan karakter pribadi dan karakter kerja yang positif dan andal.
  2. Membentuk karakter untuk penguatan proses kerja, kebiasaan yang efektif dan produktif, menguatkan budaya organisasi, serta karakter yang unggul untuk mencapai visi dan misi organisasi.

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta memahami cara membentuk karakter pribadi dan karakter kerja yang positif, dan dapat mengaplikasikannya dalam kegiatan harian di tempat kerja.
  2. Peserta dapat menjadi aset dan kekuatan produktif di dalam perusahaan untuk mencapai kemajuan dan pencapaian terbaik.
  3. Peserta dapat menjadi pribadi yang unggul dan andal saat berinteraksi dengan stakeholders di luar perusahaan

Hasil Akhir Pelatihan/Output

  1. Peserta memiliki jati diri dan karakter kerja sesuai nilai-nilai budaya perusahaan.
  2. Peserta mampu bekerja dengan standard kualitas diri yang lebih tinggi, keyakinan yang lebih positif dan kuat, serta perilaku kerja yang berprinsip hebat.
  3. Peserta mampu menguatkan hati nurani dan kesadaran, untuk menjalankan etika dan nilai-nilai positif di tempat kerja.
  4. Peserta mampu menghargai perbedaan, meningkatkan tanggung jawab pribadi, untuk bekerja dan berkarya di dalam keragaman dan perbedaan.
  5. Peserta mampu membantu dan memfasilitasi kebutuhan perusahaan, pimpinan, rekan kerja, bawahan dengan profesional.
  6. Peserta mampu mengembangkan karakter positif, untuk menciptakan kebiasaan dan pola kerja yang produktif dan menyenangkan.
  7. Peserta mampu menggunakan kekuatan karakter positif dalam meningkatkan pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  8. Peserta mampu mengoptimalkan potensi diri, untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan di dalam rutinitas kerja.
  9. Peserta mampu menjalankan roda organisasi perusahaan dan bisnis dengan kekuatan nilai-nilai budaya organisasi.

Metodologi Pelatihan

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

Sasaran: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

Materi Pembahasan

Hari Ke 1/Day 1

Pk. 08.00 – Pk.10.00 WIB.Sesi 1: Memahami Karakter Kerja dan Karakter Pribadi

Sub Bahasan

  • Mengapa karakter itu penting ?
  • Apa bahan baku karakter ?
  • Bagaimana karakter terbentuk ?
  • Bagaimana batin, fisik, pikiran menerima nilai ?
  • Apa yang membuat karakter positif sulit terbentuk?
  • Cara mengubah kebiasaan lama untuk membentuk karakter baru.

Pk.10.00 – Pk.10.15 WIB. Coffee Break

Pk.10.15 –Pk.12.00 WIB. Sesi 2: Nilai Budaya Perusahaan Sebagai  Karakter Kerja

Sub Bahasan

  • Nilai-nilai perusahaan (Company Core Values).
  • Visi Perusahaan.
  • Misi Perusahaan.

Pk.12.00 – Pk.13.00 WIB. Istirahat Makan Siang – Lunch Break

Pk.13.00 – Pk.14.30 Wib. Sesi 3: Menjadi Pribadi yang Cerdas Membangun Kepercayaan

Sub Bahasan

  • Membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan integritas (konsistensi antara keyakinan, ucapan dan tindakan).
  • Kejujuran (kebenaran, ketulusan hati, dan keterusterangan).
  • Menjaga janji dan komitmen.
  • Loyalitas (kesetiaan kepada perusahaan, pimpinan, manajemen, teman kerja, stakeholders, dan negara).

Pk.14.30 – Pk.14.45 WIB. Coffee Break

Pk. 14.45 – Pk.16.30 WIB. Sesi 4: Memiliki Rasa Hormat Terhadap Diri Sendiri, Orang Lain, dan Semuanya

Sub Bahasan

  • Menghormati nilai dan martabat semua individu.
  • Perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan.
  • Bertindak sopan, tata krama, damai, tenang, sabar, dan tanpa kekerasan.
  • Toleran dan menerima perbedaan.
  • Hindari perilaku kasar, perilaku menyerang, kata-kata kasar, dan tindakan yang menyakiti orang lain.

Hari Ke 2/Day 2

Pk.08.00 – Pk.10.00 WIB. Sesi 5: Memiliki Rasa Tanggung Jawab yang Tinggi dan Mempertanggung Jawabkannya dengan Profesional

Sub Bahasan

  • Bertanggung jawab atas kata-kata, tindakan, dan sikap.
  • Melatih pengendalian diri.
  • Berusaha keras untuk keunggulan, keandalan, kualitas, dan perbaikan diri.
  • Melihat ke depan, membuat rencana ke depan, fokus pada visi dan tujuan.
  • Menjadi teladan dan memberi contoh yang baik bagi orang lain.
  • Menjadi mandiri, bijaksana, proaktif, gigih, dan bekerja keras.

Pk.10.00 – Pk.10.15 WIB. Coffee Break

Pk. 10.15 – Pk. 12.00 WIB.Sesi 6: Memiliki Rasa Keadilan yang Tinggi dan Membuat Keputusan yang Seadil-adilnya

Sub Bahasan

  • Jadilah konsisten, terbuka, dan memperlakukan semua orang secara adil.
  • Pertimbangkan semua pihak dan membuat keputusan pada fakta-fakta tanpa pilih kasih atau prasangka.
  • Bermain sesuai aturan, menghindari tuduhan ceroboh, dan tidak mengambil keuntungan yang tidak semestinya dari orang lain.
  • Mengejar keadilan dan mengutuk ketidakadilan.

Pk.12.00 – Pk.13.00 WIB. Istirahat Makan Siang – Lunch Break

Pk.13.00 –Pk.14.30 WIB. Sesi 7: Merawat dan Peduli Terhadap Hubungan, Pekerjaan, dan Semua yang Baik

Sub Bahasan

  • Berbaik hati.
  • Murah hati.
  • Berhati lembut.
  • Penuh kasih.
  • Empati.
  • Membantu orang lain.
  • Pemaaf.
  • Bersyukur.

Pk.14.30 – Pk.14.45 WIB. Coffee Break

Pk. 14.45 – Pk.16.30 WIB. Sesi 8: Menjadi Insan Perusahaan yang Profesional, Etis, dan Baik

Sub Bahasan

  • Mematuhi aturan perusahaan, tata kelola perusahaan, etika, budaya, dan hukum dengan itikad baik.
  • Menjaga kredibilitas rekan kerja, pimpinan, bawahan, perusahaan dengan tulus dan ikhlas.
  • Melindungi lingkungan kerja, proses kerja, dan berpartisipasi dalam proses kerja.
  • Menghormati diri sendiri, orang lain, dan semua hal.
  • Mengoptimalkan potensi diri dan melakukan yang terbaik.
  • Rasa ingin tahu yang tinggi dan cerdas menemukan solusi.
  • Berpikir sebelum bertindak, bertindak dengan optimis, selalu mengevaluasi tindakan, dan memperbaiki dengan rendah hati.

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

MEMBANGUN PERILAKU KERJA YANG AKUNTABLE

MEMBANGUN PERILAKU KERJA YANG AKUNTABLE

“Integritas adalah ibu yang melahirkan akuntabilitas. Komitmen adalah sahabat untuk menjalankan akuntabilitas dengan tepat.”~Djajendra

Kualitas sebuah pribadi ditentukan dari akuntabilitas. Perilaku yang akuntable merupakan modal, untuk menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dari jiwa yang kaya integritas. Akuntabilitas adalah sesuatu yang muncul dari kesadaran integritas, dan kesadaran untuk selalu mempertanggung jawabkan apapun yang telah dibuat.

Sebuah pekerjaan bukanlah sebuah garis lurus yang mudah untuk dituntaskan sesuai sistem dan prosedur yang disepakati. Kadang-kadang, ada kepentingan yang suka mengintervensi sistem dan prosedur. Apalagi, bila kepentingan itu kuat dan menentukan karir si pekerja, maka semakin tidak mudah untuk menjalankan pekerjaan sesuai sistem dan prosedur yang ada. Intinya, sehebat apapun tata kelola normatif dari sebuah organisasi, dia akan dipaksa untuk tunduk kepada kekuatan kepentingan stakeholdersnya.

Dunia kerja adalah dunia kepentingan. Tidak terbantahkan bahwa kekuatan kepentingan menentukan karir seseorang. Pekerja yang mengabaikan atau meremehkan kekuatan kepentingan pasti tersingkir, dan karirnya pun berpotensi redup. Jadi, bagaimana seseorang mampu menjalankan akuntabilitas, bila dia juga harus melayani kekuatan kepentingan?

Semakin termotivasi untuk meraih karir tertinggi, semakin harus cerdas memahami kekuatan kepentingan stakeholders. Pastinya harus bertanggung jawab, serta mampu mempertanggung jawabkan semua keputusan dan tindakan. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang selalu berhati-hati, dan memiliki loyalitas yang tinggi kepada kepentingan yang melindungi karir Anda. Akuntabilitas merupakan sesuatu yang sangat mahal, sangat langka, dan suka meminta pengorbanan.

Kekuatan kepentingan dari orang-orang di sekitar pekerja merupakan sebuah fakta yang tidak dapat diabaikan. Seorang pekerja tidak mungkin berkarir hebat dengan menutup mata terhadap kepentingan yang ada. Seorang pekerja direkrut dan dipekerjakan untuk melayani kepentingan, dan risikonya harus mau mempertanggung jawabkan pekerjaan dengan total.

Dunia kerja adalah kombinasi dari profesionalisme dan kepentingan. Pekerja dituntut dan dilatih untuk memiliki perilaku akuntable, profesional, beretika, berintegritas, loyal, dan melayani dengan sepenuh hati. Tetapi, pekerja juga diminta punya empati dan toleransi, untuk melayani kebutuhan khusus dari kekuatan kepentingan stakeholders.

Akuntabilitas adalah bagian terkuat dari profesionalisme. Ketika seorang pekerja bekerja dan berkarya di jalur akuntabilitas, maka dia harus melengkapi kualitas dirinya dengan mental yang hebat. Tanpa mental yang hebat dan daya tahan fisik yang tangguh, maka dia berpotensi menghadapi stres di sepanjang proses kerja. Apalagi, bila dia harus berhadapan dengan kekuatan kepentingan yang besar. Masalah dari kekuatan kepentingan akan selalu datang dan juga pergi. Jiwa yang cerdas, pikiran yang terbuka, dan hati yang ikhlas, akan memudahkan untuk memecahkan masalah dengan solusi yang tepat. Intinya, kecerdasan dan kekuatan batin digunakan untuk melayani kepentingan, tanpa menghilangkan energi akuntabilitas.

Akuntabilitas merupakan ekspresi dari peran yang mau bertanggung jawab, mempertanggung jawabkan, dan mengakui semua proses secara terbuka dan jelas. Dalam hal ini, perilaku kerja yang akuntable tidak akan pernah menciptakan kebingungan tentang siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang melakukannya. Perilaku kerja akuntable selalu mampu menjelaskan dan memaparkan sedetil-detilnya tentang langkah, proses, maksud, risiko, dan keharusan untuk mengambil sebuah keputusan atau tindakan dengan cara-cara yang digunakan.

Walaupun harus melayani kekuatan kepentingan dari stakeholders. Perilaku akuntable tidak akan asal bertindak atau membuat keputusan sesuai maunya stakeholders. Mereka akan meningkatkan proses mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai dimensi. Mereka akan memberi dan menerima umpan balik, dan menunjukkan peta risiko dari sebuah keputusan atau tindakan. Mereka pasti akan memenuhi harapan dan keinginan dari kepentingan stakeholders, tetapi semua itu melalui sebuah pemetaan persoalan yang matang, dan dapat dipertanggung jawabkan secara profesional.

Akuntabilitas merupakan kunci untuk menavigasi proses, yang terkontrol dalam rasa tanggung jawab yang tinggi. Apapun kebebasan dan kepentingan yang ada di sepanjang proses, rasa tanggung jawab haruslah menjadi sesuatu yang menjaga nilai-nilai profesionalisme. Rasa tanggung jawab harus selalu membatin saat membuat keputusan dan tindakan. Rasa tanggung jawab harus meningkatkan semangat, untuk menemukan solusi yang tepat, yang bebas risiko.

Akuntabilitas adalah tentang batin yang tidak ingin melanggar etika, kebaikan, hukum, moral, sistem, prosedur, dan selalu memiliki solusi untuk tetap bekerja dengan nilai-nilai positif. Dan juga, selalu merasa bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan atas kelemahan, dan melakukan perawatan agar semuanya bisa terus berkelanjutan di dalam kualitas yang tinggi. Akuntabilitas tidak akan menjadi penyebab atas kerusakan, tetapi menjadi alat untuk menjaga dan merawat semuanya dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

FOKUS PADA PRIORITAS UNTUK MEWUJUDKAN APA YANG DIKERJAKAN DENGAN SEMPURNA

FOKUS PADA PRIORITAS UNTUK MEWUJUDKAN APA YANG DIKERJAKAN DENGAN SEMPURNA

“Prioritas yang fokus pada kualitas dan pencapaian segera, akan memudahkan setiap orang yang berkompetensi tinggi, untuk menghasilkan kecemerlangan dalam apa yang dikerjakan dan dilakukan.”~Djajendra

Seseorang yang fokus dan cerdas mengelola prioritas mampu mewujudkan pekerjaannya dengan sempurna. Setiap orang berhak memiliki keinginan dan mimpi yang sangat besar. Apapun kebaikan boleh diinginkan dan diimpikan. Apapun kebaikan boleh dibuat tujuan dan rencananya. Semakin banyak yang ingin dikerjakan, semakin harus sadar untuk mengelola prioritas dengan profesional. Catatlah semua yang ingin dikerjakan atau yang harus dikerjakan. Buatlah jadwal dan prioritas untuk masing-masing item yang harus dikerjakan. Siapkan waktu, energi, semangat, motivasi, daya tahan fisik, mental, kejernihan pikiran, serta kemampuan untuk mengalir dan menerima realitas di sepanjang proses.

Sebuah proyek yang sedang dikerjakan wajib memiliki prioritas. Jika tidak ada prioritasnya, maka para pekerja mudah panik dan menjadi tidak fokus. Akibatnya, produktivitas dan kinerja proyek tersebut menjadi rendah. Apalagi, proses sebuah pekerjaan berlangsung sedikit demi sedikit, bertahap, dan di setiap titik proses berpotensi muncul tantangan, risiko, atau hal-hal di luar rencana. Oleh karena itu, sejak awal, sebuah proyek besar harus dibagi dalam potongan-potongan kecil, dengan fokus yang sangat tajam, untuk menuntaskan setiap potongan kecil proyek tersebut dengan berkualitas.

Potongan-potongan kecil yang terfokus lebih mudah untuk dituntaskan. Sesuatu yang terprioritas dengan jelas menciptakan rasa gembira dan memotivasi untuk segera diselesaikan. Tujuan sebesar apapun dapat dituntaskan melalui kesempurnaan dari penuntasan bagian-bagian kecil dari tujuan tersebut. Sebuah pencapaian besar dihasilkan dari kesempurnaan pencapaian yang terkecil.

Hasil akhir yang berkualitas dihasilkan dari sebuah sistem yang baik. Sistem yang baik memudahkan orang untuk fokus pada yang paling penting. Sistem yang baik memudahkan orang-orang untuk mengatur strategi, taktik, dan kekuatan dalam mencapai kinerja terbaik. Sistem yang baik memudahkan pekerja untuk mengalir dalam proses kerja, dan mudah menetapkan prioritas terpenting dalam semua dimensi, yang direncanakan untuk segera dituntaskan.

Visi besar harus dijadikan kenyataan. Kekuatan kerja harus memahami dan mengetahui apa yang diinginkan, dan apa yang harus diprioritaskan. Kekuatan kerja harus memiliki kompetensi, alat bantu, kualitas, semangat, dan siap beradaptasi dengan perubahan dan realitas apapun. Kekuatan kerja harus memiliki fokus yang sangat tajam, sangat detail, mampu menyatukan keinginan di dalam kompetensi untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbesar. Intinya, semua pekerjaan besar dapat dituntaskan dengan penuh kualitas dan kinerja terbaik, tidak ada yang tidak mungkin bila dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan rendah hati.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT UNTUK PERUSAHAAN (HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE) 1 HARI 8 JAM

LEADERSHIP 2014

PELATIHAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT UNTUK PERUSAHAAN (HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE) 1 HARI 8 JAM

HOLISTIC MOTIVATION TRAINING FOR CORPORATE PEOPLE

DESKRIPSI

Hidupkan hati, dengarkan kata hati, dan lihatlah dengan mata hati. Kecerdasan tertinggi bersumber dari hati yang mampu melihat (intuisi). Intuisi yang tajam dan tercerahkan akan mampu melihat hal-hal yang tak terlihat oleh orang lain. Intuisi yang tajam dapat menjadi kekuatan untuk melakukan pekerjaan dengan berkualitas. Intuisi yang hebat dibentuk dari kombinasi kecerdasan akal, emosi, dan spiritual. Bila ketiga kecerdasan ini bersatupadu dan mampu mengalir dengan baik, maka kualitas dan keandalan diri akan semakin cemerlang dan produktif.

Perusahaan yang andal dan kuat selalu menyiapkan budaya organisasi yang kuat, dan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dalam meraih tujuan. Dalam hal ini, karyawan disiapkan untuk tidak terjebak dalam egois dan keinginan pribadi yang berlebihan. Karyawan harus mampu menjadi energi positif untuk mewujudkan kinerja, misi, visi, dan tujuan perusahaan dengan sepenuh hati. Karyawan harus mampu bekerja dengan motivasi yang tinggi, harapan yang sangat tinggi, kerja keras yang penuh disiplin dalam rasa bahagia, fokus yang tajam dan mendekati visi. Karyawan harus menjadi orang yang sangat beruntung dalam perjalanan karir, menyatu dengan budaya perusahaan, selalu tumbuh, selalu ikhlas dan sabar menunggu, tidak pernah menyerah untuk mundur, kreatif, jujur, bekerjasama, dan bahagia menjalani proses kerja dengan sabar dan teliti untuk menuju sukses. Program pelatihan ini bermaksud untuk menjadikan karyawan bekerja dengan hati dan pikiran positif.

Materi pelatihan ini mengkombinasikan tiga pilar utama, yaitu: intelligence quotient, emotional quotient, dan spiritual quotient. Ketiga pilar ini fokus untuk menginternalisasikan values perusahaan, misi dan visi perusahaan, dan budaya kerja perusahaan. Intinya, program ESQ untuk perusahaan ini bertujuan membuat peserta termotivasi dari dalam dirinya, dari batin terdalamnya, untuk melayani dan berkinerja bagi perusahaan.

Intelligence Quotient akan memberikan pencerahan dengan akal sehat dan penalaran yang dapat diterima secara logika, persepsi, dan hitung-hitungan. Emotional Quotient akan mencerdaskan emosi peserta, membuat peserta merasakan kekuatan logikanya dengan hati,  mengintegrasikan emosi untuk memfasilitasi pikiran, memahami emosi dan mengatur emosi untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi dan perusahaan. Spiritual Quotient akan memberikan pemahaman terhadap keajaiban, kekuatan sabar, integritas, kekuatan nilai-nilai positif, kekuatan menerima, mengalir, dan berbagai dimensi kehidupan yang holistic.

Pelatihan selama 1 hari ini memberikan motivasi dan akal sehat kepada peserta untuk menghidupkan hati, menemukan kata hati, dan melihat dengan mata hati terhadap nilai-nilai perusahaan. Termasuk, nilai-nilai etos kerja yang menjadikan karyawan semakin andal, berkualitas, hebat, unggul, dan bahagia bersama pekerjaan dan kehidupan.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memahami kekuatan intelligence quotient, emotional quotient, spiritual quotient dalam mencapai kinerja
  2. Memahami cara menghidupkan hati, cara mendengarkan kata hati, dan cara melihat dengan mata hati
  3. Memahami visi, misi dan nilai perusahaan sebagai energi dalam meningkatkan motivasi kerja
  4. Mengalir dalam bahagia, menerima realitas, dan berkinerja dengan produktif
  5. Memahami nilai-nilai perusahaan bersifat universal dan mampu menciptakan satu persepsi, satu sistem keyakinan terhadap nilai
  6. Membebaskan diri dari belenggu dan hal-hal yang menghalangi diri untuk mencapai prestasi
  7. Kualitas kerja yang penuh integritas, akuntabilitas, loyalitas, dan produktif
  8. Menjaga komitmen dengan ikhlas, sabar, tekun, dan bertindak
  9. Menjadi pemimpin untuk diri sendiri dengan nilai-nilai yang memberdayakan diri
  10. Rendah hati, memperbaiki diri, meningkatkan kemampuan, belajar, dan sadar akan takdir
  11. Setiap orang memiliki peran penting di tempat kerja
  12. Kerja sama, kolaborasi, komunikasi, dan menyatu dalam soliditas kerja

PESERTA: Staf, Manajer, Pimpinan, dan Tim Manajemen dari semua bagian organisasi

PEMATERI/MOTIVATOR: Pelatihan diberikan oleh MotivatorDJAJENDRA

METODE

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

PK.08.00 – PK.10.30 WIB. SESI 1: MENGOPTIMALKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA UNTUK MENYATU DENGAN VISI, MISI, NILAI-NILAI, DAN BUDAYA KERJA PERUSAHAAN ANDA

Sub Bahasan

  1. Menghidupkan hati, mendengarkan kata hati, melihat dengan mata hati
  2. Menerima dan mengalir dalam visi, misi dan nilai-nilai perusahaan
  3. Sangat termotivasi dalam bekerja, dan merasakan kebahagiaan dari batin terdalam
  4. Bersyukur dengan pekerjaan dan menyatu dalam budaya kerja
  5. Tidak mempertentangkan nilai-nilai keyakinan pribadi dengan nilai-nilai perusahaan
  6. Cerdas sosial dalam menerima nilai-nilai perusahaan yang bersifat universal
  7. Kemampuan untuk melepaskan belenggu yang menghalangi diri dalam menjalankan nilai-nilai perusahaan

PK.10.30 -PK.10.45 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.10.45 -PK.14.45 WIB. SESI 2 & 3: KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MENGINTEGRASIKAN EMOSI DIRI DALAM MEMFASILITASI PIKIRAN, DAN MENGATUR EMOSI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PRIBADI DAN PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Kemampuan untuk memahami emosi
  2. Mengintegrasikan emosi untuk memfasilitasi fikiran kreatif
  3. Mengatur emosi untuk meningkatkan pertumbuhan pribadi dan perusahaan
  4. Membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab di dalam diri
  5. Membangun komitmen dan keikhlasan dalam bekerja
  6. Membangun nilai-nilai kepemimpinan di dalam diri
  7. Membangun kesadaran di dalam diri untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan
  8. Kesadaran akan takdir dan kehidupan yang memiliki batas umur
  9. Kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting

PK.14.45 – PK.15.00 WIB. ISTIRAHAT/COFFEE BREAK

PK.15.00 -17.30 WIB. SESI 4: KEMAMPUAN BERTINDAK DAN MEWUJUDKAN DENGAN KEKUATAN HATI DAN PIKIRAN

Sub Bahasan

  1. Cara bertindak dengan visi dan mewujudkan visi
  2. Cara bertindak dengan misi dan mencapai target misi
  3. Cara membangun dan mengembangkan karakter kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan
  4. Memperbaiki sikap, perilaku, karakter, dan kepribadian untuk pencapaian terbaik
  5. Karakter diri yang buruk merugikan diri sendiri
  6. Berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain secara terbuka dan langsung
  7. Menjalankan nilai-nilai perusahaan dengan pikiran jernih dan sepenuh hati
  8. Memiliki kesadaran mengenai pentingnya kerjasama antar divisi
  9. Kreatif, inovatif, terbuka dengan ide-ide baru, dan bahagia di luar zona nyaman
  10. Memiliki kesadaran untuk mengimplementasikan ide dan mencapai target

Untuk Training Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

HOLISTIC MOTIVATION QUOTES

Kekuatan inti seseorang adalah jiwanya yang hidup dalam kesadaran penuh. Kekuatan berikutnya adalah tubuh yang sehat dan seimbang. Kekuatan ketiga seseorang adalah keluarga yang baik dan menghormati. Kekuatan keempat seseorang adalah hubungan sosial yang penuh toleransi dan kebaikan. Kekuatan kelima seseorang adalah harta, pekerjaan, kekayaan, karir, dan  kebutuhan duniawi yang terpenuhi.~Djajendra

Menyerah kepada Tuhan adalah jalan menuju kemenangan. Manusia harus menjalani hidupnya, menjalani takdirnya. Keinginan bisa ditunda, tetapi takdir tidak bisa ditunda. Daripada terjebak dalam keinginan, dan menjadikan diri sangat egois untuk mewujudkan keinginan, lebih baik tunduk pada kehendak Tuhan. Hiduplah dalam motivasi yang tinggi, harapan yang sangat tinggi, kerja keras yang penuh disiplin, fokus yang tajam dan mendekati visi. Alam memiliki siklus untuk Anda, alam memiliki musim untuk Anda. Ketika musim sukses Anda muncul, maka dalam hitungan detik, semuanya menjadi sangat mudah, rejeki mengalir dengan sangat mudah, penghasilan bertambah dengan sangat cepat, kekayaan muncul tak terduga, segala kebaikan hadir untuk membahagiakan Anda. Semuanya menjadi sangat mudah, dan Anda menjadi orang yang sangat beruntung. Nikmati hidup. Jalan-jalan ke pantai. Jalan-jalan ke gunung. Menyatu dengan alam yang indah. Pahami hidup yang setia menghidupi semuanya. Jadilah prajurit kehidupan yang kuat, selalu tumbuh, tidak pernah menyerah untuk mundur, selalu ikhlas dan sabar menunggu, dan mau menjalani hidup secara perlahan menuju sukses.~Djajendra

Daya tahan dihasilkan dari proses sedikit demi sedikit. Disiplin, ketekunan, kesabaran, dan latihan yang berkelanjutan, akan menghasilkan daya tahan yang andal. Hidup itu sepanjang jalan, bukan jalan ditempat. Jadi, di sepanjang jalan itu hidup butuh tenaga, butuh daya tahan yang andal agar mudah melalui perjalanan di sepanjang jalan. Kuatkan daya tahan diri, beranikan diri, gairahkan hidup, dan tetap penuh semangat di sepanjang perjalanan hidup.~Djajendra

Obsesi besar tanpa menyempurnakan tindakan-tindakan terkecil, maka obsesi besar itu bisa gagal. Tidak mungkin tersandung oleh batu besar, biasanya tersandung oleh kerikil-kerikil kecil. Batu besar dengan mudah terlihat, kerikil kecil tidak mudah terlihat. Sempurnakan hal-hal terkecil untuk bisa mewujudkan obsesi besar. Jadi, jangan terburu-buru, lambatkan sedikit perjalanan menuju obsesi besarmu, teliti dan berhati-hati terhadap hal-hal terkecil. Selalu rendah hati untuk mempelajari dan mengerjakan hal-hal terkecil. Jangan pernah menganggap dirimu tidak pantas untuk mengerjakan hal-hal terkecil. Sebab, obsesi besarmu bisa dijatuhkan atau digagalkan oleh hal-hal terkecil yang kau remehkan itu.~Djajendra

Ingin cepat kaya, ingin cepat sukses, ingin cepat naik jabatan. Semua keinginan tersebut sangat baik. Hidup memang harus punya ambisi yang besar. Tetapi, kadang-kadang, kehidupan suka menunda hal-hal yang sudah sangat diinginkan. Ketika diri sudah sangat menginginkannya, sudah bekerja sangat keras untuk mewujudkan keinginan tersebut. Ternyata, keinginan tersebut tidak terwujud pada waktu yang diharapkan, pada waktu yang ditunggu-tunggu. Biasanya, frustasi dan mental kalah akan menguasai jiwa, karena merasa gagal untuk mewujudkan keinginan. Terburu-buru tidaklah baik. Walau keinginan itu sudah sangat sangat diinginkan, tetapi apapun hasil akhirnya, terimalah dengan rasa syukur. Kesempatan tidak akan pernah hilang, kesempatan hanya tertunda, hanya masalah waktu, dan kesempatan akan terus-menerus hadir untuk mewujudkan semua keinginan. Sabar adalah kuncinya.~Djajendra

Kesabaran adalah sebuah kekuatan. Berhati-hati, jangan terburu-buru, jangan berspekulasi. Kesabaran selalu menghadiahkan kemenangan. Hormati orang lain, hormati berbagai kepentingan orang lain. Kesabaran adalah anugerah dan hanya dimiliki oleh orang-orang bijak yang tercerahkan. Kesabaran mampu mengendalikan realitias di dalam situasi di luar kendali. Kesabaran mampu membuat diri tenang saat melewati hambatan. Kesabaran menjadikan pikiran lebih jernih dan berakal sehat. Kesabaran dikendalikan oleh empati dan suara hati yang kaya toleransi. Orang-orang sabar selalu mendapatkan kesempatan berkali-kali, mendapatkan peluang berkali-kali, untuk mewujudkan impian dan harapan. Orang sabar banyak teman, banyak sahabat.~Djajendra

Sabar adalah jalan menuju kemenangan. Jangan menyalahkan diri sendiri, hentikan keluh-kesah. Selama Anda melakukan pekerjaan dengan penuh semangat, dan selalu bahagia di luar zona nyaman, Anda sedang menuju kemajuan. Biarkan kemajuan itu sedikit demi sedikit, tidak perlu dipaksa dengan cara instan. Proses yang panjang menjadikan Anda semakin dewasa dan semakin berkualitas. Semua yang instan tidak akan memberikan kebaikan untuk kehidupan pribadi Anda. Sabar adalah jalan menuju kehebatan.~Djajendra

Kesulitan dan rintangan bukanlah hukuman, tetapi jalan untuk tumbuh dan menjadi lebih cerdas. Jadi, apapun rintangan dan kesulitan yang sedang Anda hadapi; tetaplah tenang, tekun, teliti, tulus, totalitas, belajar, dan melanjutkan proses untuk menemukan solusi. Kuatkan semangat Anda dengan menjadikan Anda termotivasi untuk menemukan solusi. Amati tantangan yang sedang Anda hadapi, dapatkan rasa bahagia dan antusias di dalam proses pengamatan Anda. Dan, kuatkan rasa syukur, lalu terimalah realitas setiap hari dengan bahagia, mengalirlah bersama ide-ide baru untuk menemukan solusi, dan bekerjalah dengan penuh harapan untuk berhasil. ~Djajendra

Energi spiritual membuat batin menikmati pekerjaannya, sehingga seberat apapun pekerjaannya, batin tidak pernah merasakan kesulitan dan kerumitan. Energi spiritual mengembangkan kesadaran diri untuk hal apapun, sehingga walaupun pekerjaan dalam tekanan dan kesulitan yang hebat, batin semakin mampu menikmati indahnya tantangan dan rintangan yang harus dilalui.~Djajendra

Siapapun yang batinnya tenang, bersungguh-sungguh, sabar, bekerja di jalurnya, akan mendapatkan kemajuan di tempat kerja. Dan, siapapun yang batinnya suka gusar, protes, marah, kesal, berang, akan mendapatkan kesulitan untuk mendapatkan karir yang bagus.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGALIRKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA DI TEMPAT KERJA

KUTA BALI-KEMENKES 2014MENGALIRKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANDA DI TEMPAT KERJA

“Kecerdasan spiritual menjadikan Anda tercerahkan, mekar, bersinar, sederhana, rendah hati, belajar, berbagi belas kasih, penuh toleransi, dan menjadi pribadi yang mudah menemukan solusi.”~Djajendra

Bila Anda ingin karir yang hebat dan selalu bahagia di tempat kerja, maka Anda harus mengalirkan kecerdasan spiritual Anda di tempat kerja. Orang-orang yang cerdas spiritual, batinnya selalu tenang, bersungguh-sungguh, sabar, bekerja di jalurnya, dan mendapatkan kemajuan di tempat kerja. Orang-orang yang tidak cerdas spiritual, batinnya suka gusar, protes, marah, kesal, berang, tidak bisa menahan diri, suka mempertontonkan egonya secara sepontan, suka mencari-cari kesalahan dan kekurangan; biasanya, sulit untuk mendapatkan karir yang bagus.

Seseorang yang cerdas spiritual pastilah pribadi yang beruntung. Dia yang cerdas spiritual mudah membebaskan jiwanya dari kekuatan negatif. Dia mampu mengalir sempurna mengikuti visi, misi, dan values perusahaan. Dia mampu terhubung kepada siapapun termasuk dengan sistem, proses kerja, dan dengan semua kekuatan penyelenggara organisasi secara positif. Dia mampu mengalirkan energi spiritual untuk kemajuan organisasi.

Energi spiritual membuat batin menikmati pekerjaannya, sehingga seberat apapun pekerjaannya, batin tidak pernah merasakan kesulitan dan kerumitan. Energi spiritual mengembangkan kesadaran diri untuk hal apapun, sehingga walaupun pekerjaan dalam tekanan dan kesulitan yang hebat, batin semakin mampu menikmati indahnya tantangan dan rintangan yang harus dilalui.

Apa itu energi spiritual? Energi spiritual dimulai dari kesadaran diri untuk memahami mengapa diri harus bekerja, mengapa diri harus hidup. Setelah diri paham, dan memiliki kesadaran untuk bekerja menciptakan nilai tambah dengan rasa damai dan bahagia. Saat itulah diri akan membiasakan pikiran, hati, emosi, fisik, untuk berbagi dan menghargai orang-orang, sistem, proses, prosedur, tata kelola, bisnis, dan semua hal yang terkait dengan pekerjaannya. Kemudian, diri akan semakin tumbuh kesadarannya, untuk mempergunakan nilai-nilai perusahaan, sebagai pengawal yang setia dan konsisten dalam menjaga sikap dan perilakunya.

Energi spiritual semakin kuat saat kesadaran nilai membatin, dan jiwa terhubung dengan diri sendiri dan dunia berdasarkan nilai-nilai positif kehidupan. Nilai-nilai positif kehidupan akan menjadi sumber untuk menciptakan rasa damai, rasa senang, rasa syukur, rasa terima kasih, rasa bahagia bersama pekerjaan, cinta tanpa syarat untuk melayani organisasi dan stakeholdersnya, kesadaran untuk fokus pada tujuan, kecerdasan untuk bekerja dan melayani perbedaan, toleransi terhadap rintangan yang tak terelekkan, dan jiwa yang mampu menghasilkan sukacita yang lebih besar.

Kecerdasan spiritual menjadikan orang-orang di tempat kerja lebih rendah hati dan melayani dengan empati. Kesadaran untuk memahami visi, misi, dan values perusahaan sebagai jantung perusahaan, akan membangun sikap dan perilaku kerja yang patuh dan merawat nilai-nilai perusahaan, lalu digunakan untuk mewujudkan visi dan melayani misi dengan sepenuh hati. Kecerdasan spiritual membangkitkan kesadaran diri untuk membentuk jati diri yang penuh semangat, termotivasi, bergairah, antusiasme, dan totalitas dalam bekerja.

Kesulitan dan rintangan bukanlah hukuman, tetapi jalan untuk tumbuh dan menjadi lebih cerdas. Jadi, apapun rintangan dan kesulitan yang sedang Anda hadapi; tetaplah tenang, tekun, teliti, tulus, totalitas, belajar, dan melanjutkan proses untuk menemukan solusi. Kuatkan semangat Anda dengan menjadikan Anda termotivasi untuk menemukan solusi. Amati tantangan yang sedang Anda hadapi, dapatkan rasa bahagia dan antusias di dalam proses pengamatan Anda. Dan, kuatkan rasa syukur, lalu terimalah realitas setiap hari dengan bahagia, mengalirlah bersama ide-ide baru untuk menemukan solusi, dan bekerjalah dengan penuh harapan untuk berhasil.

Nilai-nilai perusahaan atau values perusahaan selalu bersifat universal. Bisnis itu bersifat universal. Organisasi itu bersifat universal. Walaupun semua orang hidup dalam keragaman dan perbedaan, tetapi semua itu tidak boleh mempertentangkan ataupun menciptakan persepsi yang berbeda terhadap values perusahaan. Siapapun yang sudah menjadi anggota atau sudah bekerja di dalam perusahaan, wajib untuk menyatukan batinnya di dalam values perusahaan. Intinya, values perusahaan wajib membatin, serta menghasilkan sikap dan perilaku sesuai values perusahaan.

Kesadaran bahwa nilai-nilai perusahaan bersifat universal haruslah membuat setiap jiwa ikhlas membaca makna dari nilai-nilai tersebut, tanpa mempertanyakan, tanpa protes, tanpa menciptakan interpretasi yang berbeda, serta mampu menikmati indahnya nilai-nilai tersebut dalam wujud sikap, perilaku, karakter, hubungan, proses, dan kepribadian.

Kecerdasan spiritual adalah kesadaran yang mampu melepaskan diri, dari berbagai belenggu, yang membuatnya sulit untuk melanjutkan perjalanan hidup. Peristiwa baik dan buruk selalu datang dan hilang, hidup itu haruslah memiliki arah yang jelas. Nilai-nilai perusahaan adalah kendaraan yang membawa Anda menuju arah dan tujuan perusahaan. Jangan pernah membiarkan pengalaman-pengalaman negatif menjadi belenggu, yang menghalangi perjalanan pekerjaan Anda. Bekerjalah berdasarkan nilai-nilai perusahan Anda, dan satukan energi spiritual Anda ke dalam nilai-nilai perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI

Jangan iri hati ketika seseorang sedang menikmati kekayaan materinya. Jangan menghakimi sumber kekayaan seseorang. Jangan membenci kehidupan mewah orang-orang kaya. Jadikan orang kaya sebagai inspirasimu, dan yakinlah bahwa energi kaya pasti menarik dirimu, lalu menjadikanmu kaya raya.~Djajendra

Ketika dirimu menjadi energi positif kehidupan. Maka, dirimu pasti dicintai , dirimu pasti dipeduliin, dirimu tidak mungkin menjadi sendirian, dirimu pasti mendapatkan banyak sahabat, dirimu tidak akan terluka, dirimu pasti banyak bersyukur dan tersenyum, dan dirimu pasti menjadi pribadi yang sangat berharga. Jadilah energi positif agar hidupmu bahagia dan damai.~Djajendra

Selama ada impian akan hadir tantangan. Selama ada harapan akan hadir kesulitan. Selama ada peluang akan hadir risiko. Oleh karena itu, semangatkan dirimu, termotivasilah setiap detik untuk berhasil, mengalirlah bersama energi optimis, lalu wujudkan semua dengan tindakan yang andal dan hebat.~Djajendra

Orang-orang yang sedang hidup bersamamu hari ini, belum tentu akan menemanimu di masa depan. Dirimu hanya bisa berharap pada impian dan harapanmu. Siapkan masa depanmu. Jangan berharap pada siapapun. Hanya Tuhan yang boleh kau harapkan. Hanya Tuhan yang paling mencintaimu.~Djajendra

Temukan semangat yang luar biasa dari keyakinan dan impianmu, maka semua yang engkau impikan dapat diwujudkan.~Djajendra

Bisnis bukan tentang kehebatan Anda dalam menjual, tetapi tentang pelanggan yang puas terhadap pelayanan Anda, dan pelanggan yang kagum pada kualitas produk Anda.~Djajendra

Siapkan langkah pertama yang penuh optimisme. Siapkan awal yang penuh harapan. Selanjutnya, ciptakan karakter kerja Anda yang tekun, disiplin, mengalir, menerima, bahagia, kreatif, tenang, sabar, dan kerja lebih cerdas. Maka, alam semesta dengan ikhlas pasti membantu Anda, untuk mencapai sukses sesuai visi dan impian Anda.~Djajendra

Perilaku juara. Bangun pagi langsung semangat, tersenyum, dan memulai rutinitas hidup dengan doa dan harapan. Lalu, melihat prioritas yang harus dilakukan, dan dengan sepenuh hati melakukan apa yang harus dilakukan dengan rasa gembira. Perilaku juara hanya mengenal semangat, antusiasme, mengalir, menerima, bekerja lebih kreatif, penuh disiplin, dan menjalankan nilai-nilai pilihan hidup dengan totalitas.~Djajendra

Pola pikir dan tindakan yang terlalu ekstrem pasti mengundang banyak musuh. Fleksibilitas sangatlah penting, pengertian sangatlah penting, toleransi sangatlah penting, ikhlas sangatlah penting. Orang-orang yang bertindak terlalu ekstrem, tanpa kompromi, tanpa fleksibilitas, melihat semua persoalan secara hitam dan putih, akan memiliki banyak musuh. Banyak musuh berarti hidup tidak damai dan tidak aman. Jadilah lebih ikhlas untuk menerima realitas hidup.~Djajendra

Manusia bukanlah sesuatu yang berlebihan. Berlebihan baiknya ataupun Berlebihan tidak baiknya. Manusia adalah sesuatu yang mengandung baik dan buruk, terang dan gelap, sehingga harus selalu berada di titik keseimbangan.~Djajendra

Menonton diri sendiri. Setiap hari film kehidupan tentang pribadimu tayang secara otomatis. Jadilah penonton yang tersenyum dengan jalan cerita film tentang dirimu. Jangan terjebak dalam emosi. Jangan terjebak dalam pikiran. Baik, buruk, senang, sedih, menang, kalah, senyum, muram, cinta, benci, marah, takut, putus asa, penuh semangat, terima, mengalir, yakin, percaya diri, kasih sayang, adalah bagian dari skenario alam semesta untuk membuat hidup lebih ramai, lebih lucu.~Djajendra

Memperbaiki dan menghidupi jiwa dengan energi positif. Bila Anda mengikuti jejak orang-orang sukses, maka mereka memiliki pola kehidupan yang selalu memperbaiki kualitas dirinya, serta selalu menghidupi jiwanya dengan semangat dan optimisme yang sangat tinggi.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN OUTDOOR SOSIALISASI VALUES PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI” YOUR CORPORATE VALUES (CORE VALUES)”

PANTAI AMAL TARAKAN - KALIMANTAN UTARA 2014PELATIHAN OUTDOOR SOSIALISASI VALUES PERUSAHAAN PROGRAM 1 HARI

 YOUR CORPORATE VALUES (CORE VALUES)

DESKRIPSI

Values perusahaan merupakan salah satu dasar yang paling penting untuk penguatan budaya kerja. Values perusahaan adalah kunci utama untuk menciptakan perilaku kerja yang berdaya saing dan produktif. Semakin values perusahaan terinternalisasi ke dalam mind set dan emosi karyawan, semakin meningkat kualitas proses kerja untuk menghasilkan kinerja terbaik.

Program sosialisasi ini menterjemahkan nilai-nilai perusahaan ke dalam sikap, perilaku, karakter kerja, dan cara memanfaatkannya untuk kemajuan karir pribadi, kelompok, dan pencapaian kinerja yang produktif. Mengingat values perusahaan mampu menyatukan, atau mengikat kebersamaan setiap insan perusahaan dalam soliditas yang kuat, untuk pencapaian kinerja yang produktif. Maka, peserta diajak untuk memahami strategi, teknik, taktik, dan cara mengelola nilai-nilai perusahaan dengan profesional. Dalam hal ini, program sosialisasi ini membangun kesadaran diri, untuk menciptakan kebiasaan kerja sesuai values perusahaan; menghidupkan hati nurani, untuk sepenuh hati dan totalitas bekerja sesuai values perusahaan; menguatkan semangat, tekad, motivasi, gairah, antusiasme, dan keandalan diri dalam memanfaatkan values perusahaan; menguatkan imajinasi kreatif, untuk menciptakan berbagai persepsi positif atas values perusahaan.

Program sosialisasi ini dilakukan dengan mengkaji dan menginternalisasikan nilai-nilai budaya kerja perusahaan Anda. Hal ini merupakan proses pembentukan perilaku kerja yang berdasarkan nilai-nilai perusahaan. Values perusahaan akan menjadi kekuatan untuk meningkatkan kinerja dari aturan, tata kelola, model perilaku kerja berbudaya, gabungan pola pikir, persepsi, keyakinan, energi, nilai-nilai, kebiasaan, hubungan, emosi, kepemimpinan, tata ruang, dan sikap dari orang-orang dalam perusahaan; yang secara bersama-sama memberikan kekuatan unik dan khas di dalam soliditas kerja, serta terikat dalam suasana kerja satu budaya, sebagai satu kesatuan dari Budaya perusahaan yang tercipta melalui values perusahaan.

Program sosialisasi values perusahaan dilakukan dengan konsep outdoor selama  1 hari untuk satu batch. Jumlah ideal per batch 25 peserta. Bila jumlah peserta banyak dapat dibagi dalam beberapa batch pelatihan. Tujuan dari sosialisasi ini untuk menginternalisasi dan mensosialisasi values perusahaan.

TUJUAN

  1. Memberikan kesadaran bahwa values perusahaan bersifat universal yang diharapkan oleh semua orang dan harus dimiliki oleh pemimpin/pekerja.
  2. Memberikan kesadaran tentang belenggu yang menghalangi para pekerja untuk menjalankan values perusahaan.
  3. Membangun integritas, loyalitas dan rasa tanggung jawab dalam diri pekerja.
  4. Membangun komitmen dan keikhlasan untuk menciptakan perilaku kerja sesuai values perusahaan.
  5. Memberikan kesadaran bahwa setiap orang memiliki peranan penting sekecil apapun dalam mensukseskan implementasi values perusahaan.
  6. Internalisasi values perusahaan dalam diri setiap pekerja.
  7. Memberikan pemahaman mengenai cara pembangunan karakter kerja sesuai values perusahaan.
  8. Memberikan kesadaran tentang karakter buruk yang harus diperbaiki untuk menjalankan nilai nilai perusahaan.

MANFAAT

  1. Mampu bekerja dengan sikap dan perilaku sesuai values perusahaan.
  2. Mampu menggunakan values perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan bagi stakeholder.
  3. Mampu mengoptimalisasi kekuatan nilai-nilai perusahaan untuk mewujudkan budaya kerja yang kuat.
  4. Mampu menjalankan roda organisasi dan bisnis perusahaan dengan kekuatan values perusahaan.
  5. Menunjukkan minat, energi, dan antusiasme yang tinggi terhadap values perusahaan.
  6. Menetapkan standar kerja sesuai values perusahaan.
  7. Memiliki keinginan tampil sebagai yang terbaik bersama values perusahaan.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker, sharing experience, group sharing.

MEDIA SOSIALISASI

Banner, Figura, Slide, Buku Materi, Perlengkapan Roleplay, Perlengkapan Games

SASARAN

Seluruh Karyawan Dan Pimpinan: Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PEMBAHASAN

Corporate values yang sudah dimiliki oleh perusahaan Anda

Untuk pelatihan hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN MENINGKATKAN KUALITAS DAN KOMPETENSI SDM “MENYIAPKAN SDM INDONESIA UNTUK MENGHADAPI AFTA” 3 HARI

KUTA BALI-KEMENKES 2014PELATIHAN MENINGKATKAN KUALITAS DAN KOMPETENSI SDM “MENYIAPKAN SUMBER DAYA MANUSIA INDONESIA UNTUK MENGHADAPI AFTA” PROGRAM 3 HARI 24 JAM

DESKRIPSI

Tahun 2015 karyawan dan profesional Indonesia harus siap menghadapi AFTA. SDM Indonesia harus menyiapkan kualitas dan kompetensinya, untuk menghadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2015. Dengan persiapan yang baik dan sepenuh hati, maka SDM Indonesia berpotensi menang dan menguasai lapangan kerja di tingkat asia tenggara, atau paling tidak mampu menjadi pekerja andal dan berkualitas di dalam negeri.

Belajar, berlatih, tumbuh, berkembang, dan selalu siap bekerja di luar zona kenyamanan, adalah kekuatan yang harus dimiliki oleh SDM Indonesia. AFTA adalah peluang dan kesempatan bagi penguatan kualitas dan kompetensi SDM Indonesia. Saatnya, swasta dan pemerintah mau menyiapkan SDM nya, untuk siap berkompetisi dan menjadi tuan rumah yang andal dan cerdas. SDM yang berkualitas dan yang berkompetensi andal pasti hebat dalam berkompetisi. Pasti mampu memaksimalkan peluang. Pasti hebat melayani pekerjaannya, dan mampu menjadikan dirinya andal dalam menghasilkan kinerja yang produktif.

Program pelatihan selama 3 hari ini dirancang untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dasar karyawan. Setiap perusahaan atau lembaga pemerintah harus dapat menjadi kekuatan, yang mengoptimalkan kualitas dan kompetensi SDMnya. Sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompetensi hebat, akan mewakili organisasi untuk mewujudkan harapan. Mampu mewujudkan misi dan visi. Mampu menghadirkan peluang dan kekuatan, serta menjadikan organisasi/perusahaan selalu unggul.

Kekuatan dan kehebatan sumber daya manusia selalu dapat dioptimalkan. Selalu dapat dibentuk menjadi tim yang hebat, untuk memenangkan persaingan dan kompetisi bisnis yang ketat. Dengan menguasai materi-materi yang diajarkan dalam pelatihan selama 3 hari ini, maka semua kekurangan dasar dari sumber daya manusia dapat diperbaiki, sehingga SDM mampu memberikan yang terbaik untuk pencapaian kinerja organisasi.

TUJUAN

  1. Mendapatkan soft skills tentang peran diri sebagai pekerja yang profesional dan andal, yang mampu menjadikan organisasi unggul dan kuat.
  2. Menguasai kompetensi dasar agar mampu menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab, lalu bisa terlibat dalam penguatan daya saing perusahaan.
  3. Mengoptimalkan kualitas dan kompetensi dasar profesionalisme, sebagai pekerja yang andal dan produktif, serta menjadi aset berharga perusahaan.
  4. Menjadi energi positif yang melayani kebutuhan organisasi dan manajemen dengan berkualitas.

MANFAAT PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan selama 3 hari ini, peserta akan sadar dan menjadi lebih mampu, untuk menyiapkan kualitas diri yang hebat, dalam menghadapi kompetisi bisnis di era AFTA. Peserta menjadi andal, untuk menguatkan kualitas dan kompetensi dirinya secara terus menerus, melalui perbaikan dan penyempurnaan. Peserta mampu menguatkan akuntabilitas dalam memberikan yang terbaik untuk perusahaan. Peserta mampu berkomunikasi secara efektif, baik secara verbal dan non verbal. Peserta mampu bekerja dalam tim yang solid dan penuh kinerja. Peserta mampu menguasai proses pemecahan masalah dan menemukan solusi yang hebat. Peserta mampu memanfaatkan waktu dengan penuh disiplin dan kesadaran, serta mengelola pekerjaan dan kehidupannya dengan manajemen waktu yang efektif dan tepat. Peserta mampu membiasakan sikap dan perilaku kerja yang etis dan berkinerja. Peserta mampu bekerja dengan etika bisnis dan etika kerja yang penuh tanggung jawab. Peserta mudah beradaptasi dengan perubahan, serta memiliki fleksibilitas yang tepat di semua situasi dan keadaan. Peserta terlatih untuk menguatkan rasa percaya diri di segala situasi dan keadaan. Peserta berkemampuan menerima kritik, dan belajar darinya untuk meningkatkan kualitas kerja. Peserta menjadi sangat cerdas sosial dan mampu memperkuat networking/ jaringan di tempat kerja. Peserta mampu menyatu dan mengalir dalam struktur organisasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, supervisor, manajer, pimpinan, dan tim Manajemen

MATERI PEMBAHASAN

Hari Ke 1/Day 1

PK. 08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 1: PENGUATAN KUALITAS DAN KOMPETENSI KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Kualitas dan kompetensi
  2. Profesionalisme
  3. Kepribadian yang andal
  4. Memahami tantangan, risiko, dan ancaman
  5. Siap di luar zona nyaman
  6. Empati dan cerdas emosi terhadap organisasi

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 2: AKUNTABILITAS KARYAWAN

Sub Bahasan

  1. Sikap kerja yang profesional
  2. Kehadiran
  3. Kejujuran
  4. Disiplin
  5. Kepatuhan
  6. Ketepatan
  7. Tanggung jawab
  8. Menghindari penyalahgunaan kepercayaan

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK. 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Cara berkomunikasi yang baik
  2. Kualitas komunikasi non verbal
  3. Kualitas komunikasi verbal
  4. Cara mendengarkan
  5. Cara bertanya
  6. Cara menjawab
  7. Reaksi versus respon
  8. Keterbukaan dan kejujuran

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 4: TEAMWORK DAN TEAM BUILDING

Sub Bahasan

  1. Menyatu dan mengalir dalam kolaborasi
  2. Mengidentifikasi kemampuan sebagai pekerja tim
  3. Mendapatkan peran yang tepat dalam tim
  4. Menguasai proses dan berkontribusi dalam tim
  5. Memahami kekuatan arus tim dan beradaptasi

Hari Ke 2/Day 2

PK.08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 5: MENGUASAI PROSES PEMECAHAN MASALAH

Sub Bahasan

  1. Tenang dan jernih menghadapi masalah
  2. Memetakan dan menentukan masalah
  3. Fokus pada penyelesaian masalah dengan solusi
  4. Menghasilkan solusi utama dan solusi alternatif
  5. Melakukan evaluasi atas keadaan sebelum masalah
  6. Menjalankan solusi dan selalu memperbaiki

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 6: MANAJEMEN WAKTU YANG EFEKTIF

Sub Bahasan

  1. Waktu adalah sumber daya terbatas
  2. Seni mengatur waktu
  3. Penjadwalan dan disiplin pada waktu
  4. Memprioritaskan
  5. Mengelola gangguan
  6. Menghadapi realitas multitasking

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 7: ATTITUDE (SIKAP) DAN ETIKA KERJA

Sub Bahasan

  1. Sikap yang menjadikan Anda andal dan profesional
  2. Etika kerja membebaskan Anda dari risiko kerja
  3. Bekerja untuk karir dan kinerja
  4. Melayani dan peduli kepada rekan kerja, atasan, dan bawahan
  5. Membangun kepercayaan
  6. Mencintai pekerjaan dan menghargai apa yang dikerjakan

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 8: KEMAMPUAN FLEKSIBILITAS DAN KECERDASAN BERADAPTASI

Sub Bahasan

  1. Merasa penuh semangat saat di luar zona nyaman
  2. Menerima tantangan dan mengalir dengan keyakinan
  3. Berani berubah untuk mengelola proses baru
  4. Berani berubah untuk mengelola orang
  5. Cerdas beradaptasi dan mampu menyatu
  6. Membiasakan hal-hal yang tidak terbiasa

Hari Ke 3/Day 3

PK. 08.00 – PK 10.00 WIB.SESI 9: MENGUATKAN RASA PERCAYA DIRI DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Cara meningkatkan kepercayaan diri
  2. Sifat dan perilaku percaya diri
  3. Mengurangi ancaman penurunan rasa percaya diri
  4. Strategi dan taktik untuk membangun rasa percaya diri
  5. Membangun kepercayaan diri orang lain
  6. Menjadi energi positif yang memberdayakan optimisme

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 -12.00 WIB. SESI 10: KEMAMPUAN UNTUK BELAJAR DARI KRITIK DAN KEKURANGAN

Sub Bahasan

  1. Rendah hati dan ikhlas dalam menerima kritik
  2. Belajar dari kritik dan memperbaiki kekurangan
  3. Kesempurnaan dihasilkan dari perbaikan secara terus-menerus
  4. Mendengarkan kritik dengan pikiran terbuka
  5. Menganalisis dan belajar untuk meningkatkan yang terbaik
  6. Tidak dendam dan marah pada para pengkritik

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISTIRAHAT MAKAN SIANG – LUNCH BREAK

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 11: MEMPERKUAT NETWORKING ( JARINGAN) DI TEMPAT KERJA

Sub Bahasan

  1. Bersahabat secara profesional dengan semua kepentingan
  2. Menyatu dalam jaringan kolaborasi organisasi
  3. Mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi
  4. Mampu mengidentifikasi minat orang lain
  5. Mudah menjangkau hati dan pikiran yang lain
  6. Memahami situasi, tahu kapan mundur, kapan maju, kapan harus berhenti, kapan harus ngotot

PK.14.30 – 14.40 WIB. COFFEE BREAK

PK.14.40 – 16.00 WIB. SESI 12: MENYATU DAN MENGALIR DALAM STRUKTUR ORGANISASI

Sub Bahasan

  1. Menghormati struktur dan menghargai jabatan orang lain
  2. Menghargai batasan yang ditetapkan manajemen
  3. Menyiapkan kualitas diri untuk menjadi tim manajemen yang andal
  4. Bekerja sesuai jalur dan tidak menabrak di jalur orang lain
  5. Patuh pada prosedur dan proses kerja
  6. Menghormati sistem dan kepemimpinan

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

 

MOTIVASI

Sukses itu dimulai dari kebutuhan, keberanian, kemauan, belajar, menerima, mengalir, dan melakukannya secara terus-menerus. Sehingga Anda menjadi sangat menguasainya, dan dengan mudah bisa memanggil sukses melalui rencana dan tindakan hebat Anda.~Djajendra

Rasa takut adalah sahabat yang menghindarkan Anda dari risiko. Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan Anda menuju tujuan. Rasa takut hanya diperlukan untuk lebih mengelola risiko, bukan untuk membuat Anda menyerah. Bila Anda menyerah oleh rasa takut, maka Anda tidak akan pernah mewujudkan mimpi yang sedang Anda perjuangkan.~Djajendra

Perbuatan, kata-kata, dan pikiran harus selalu dijaga. Perbuatan yang salah bisa melukai orang yang Anda cintai. Kata-kata yang salah bisa membuat orang yang Anda cintai menjauh. Pikiran negatif Anda bisa membuat orang yang Anda cintai terluka hatinya. Kegagalan untuk menjaga perbuatan baik, kata-kata baik, dan pikiran baik, mengakibatkan Anda kehilangan orang yang Anda cintai.~Djajendra

Kepentingan adalah sahabat yang selalu menghalangi Anda untuk jujur. Kepentingan suka mengabaikan keadilan. Kepentingan tidak terlalu suka menimbang, menilai, mengkritisi, mempengaruhi, menghakimi. Kepentingan hanya tahu membela dan merangkul Anda, walau Anda salah.~Djajendra

Kenapa harus stres? Bila hal-hal yang tidak kau sukai sedang suka pada dirimu, maka tersenyumlah, carilah penerang jiwa agar dirimu belajar sesuatu darinya. Stres bukan solusi. Stres adalah tanda diri sedang melarikan dirinya menjauh dari realitas. Sesulit apapun sebuah realitas, dia adalah pengetahuan yang bisa mendewasakan dirimu. Jangan menjauh dari realitas. Bersahabatlah dengan realitas. Terima dan mengalirlah dalam realitas. Lalu, belajarlah darinya untuk menemukan solusi.~Djajendra

Manusia-manusia luar biasa itu tumbuh dari kesulitan, tantangan, kekalahan, kekurangan, kesedihan. Jiwanya selalu optimis dalam sukacita. Mereka tetap memancarkan kemenangan dari ruang-ruang yang tidak memberinya kebaikan. Mereka tidak hidup untuk menyerah pada realitas. Mereka hidup untuk mewujudkan impiannya. Dan, mereka adalah para pemenangnya. Bercermin pada Nelson Mandela, Soekarno, Gandhi, Ibu Teresa.~Djajendra

Tidak adil pasti tidak disukai siapapun. Bagi jiwa yang tidak dewasa, tidak adil membuat batinnya marah, protes, kesal, dan mau ribut. Bagi jiwa yang dewasa, tidak adil adalah alat untuk memberikan pencerahan kepada batinnya.~Djajendra

Hidup itu bukan untuk menghentikan duka dan menciptakan kesenangan. Hidup itu mengalir melalui duka dan bahagia. Tidak ada yang bisa menghentikan kehadiran duka dan bahagia. Keduanya akan hadir dan pergi. Itulah kehidupan.~Djajendra

Mendengar dengan hati berarti memiliki keimanan yang sempurna. Keimanan yang sempurna berarti hati selalu yakin dengan sikapnya; hati selalu memiliki ketetapan dan kesungguhan; hati selalu memiliki keteguhan dan ketangguhan; hati selalu memperkuat intuisi agar dapat melihat dengan hatinya.~Djajendra

Bila setiap bangun pagi pikiran negatif menguasai dirimu, membuat keputusan dan pilihan. Maka, kebaikan apa yang bisa engkau berikan kepada kehidupan, dan juga untuk dirimu sendiri?~Djajendra

Pikiran itu sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwamu tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran. Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.~Djajendra

Pikiran paling berani mengambil risiko. Pikiran paling hebat kreatifnya. Pikiran paling pintar meninabobokan jiwa dalam rasa aman yang palsu. Pikiran paling pintar menciptakan suara-suara di kepala untuk mendesak hati agar tunduk kepadanya. Pikiran paling pintar menghidupkan ego untuk membohongi hati. Pikiran bila tidak dikendalikan dengan hati, dia akan menjadikan hidupmu sangat dinamis dan tidak pasti. ~Djajendra

Jangan biarkan pikiran mendikte jalan hidup. Bila tidak mendengarkan hati, dan membiarkan pikiran sebagai penentu realitas hidup. Maka, pikiran akan terpikat oleh ambisinya, oleh hitung-hitungannya, sehingga dia berpotensi merugikan ketenangan jiwa, merugikan keselamatan jiwa, merugikan keamanan jiwa. Pikiran tidak akan peduli tentang realitas jiwa, pikiran akan fokus untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, dan segala cara akan dilakukan untuk mewujudkannya. Bila hati tidak kuat, maka jiwa akan menderita.~Djajendra

Jangan biarkan diri Anda bentrok dengan persepsi yang tidak sama. Jangan biarkan diri Anda berdebat tanpa akhir. Miliki hati yang ikhlas untuk menerima ketidakberuntungan. Miliki keyakinan untuk mengalah demi meraih kemenangan dikesempatan yang lain. Jangan merusak hubungan dengan sikap ngotot dan bertindak sesuka pikiran Anda. Jangan mengandalkan persepsi dan keyakinan Anda sendiri. Ingat, Anda hidup dalam keragaman dan perbedaan, kebenaran bukan milik pribadi Anda. Kebenaran milik yang sedang menang persepsinya, dan hormati itu.~Djajendra

“Hormati diri sendiri, hormati orang lain, hormati semua yang berbeda dengan dirimu. Maka, dirimu akan dihormati oleh kehidupan, dan nasib baikmu selalu mendatangkan keuntungan yang berlimpah.”~Djajendra

Zona nyaman itu membahayakan kemajuan. Semakin Anda terobsesi untuk mendapatkan realitas kerja yang nyaman, semakin Anda akan terjebak dalam proses kemunduran, dan sulit menemukan jalan untuk kemajuan. Jadilah pribadi yang selalu memaksakan diri untuk bekerja di luar zona kenyamanan Anda. Anda yang terbiasa di luar zona nyaman, sangat mudah untuk menciptakan rekor-rekor pencapaian kinerja terbaik. Anda yang di luar zona kenyamanan berpotensi memaksimalkan potensi Anda. Anda yang bekerja di luar zona nyaman berpotensi mendapatkan keajaiban, dan hasil-hasil yang luar biasa. Jadi, biarlah hati sedikit tidak nyaman, sedikit gelisah, sedikit takut, sedikit cemas. Tetapi, itu semua membuat Anda lebih kreatif, lebih fokus untuk mencapai prestasi dan kinerja.~Djajendra

Sikap rendah hati dan rasa ingin belajar, adalah cara untuk tumbuh. Jangan pernah merasa tahu semua, atau tahu banyak hal. Tetaplah rendah hati, dan dengarkan orang lain dengan penuh perhatian. Semakin tinggi kemampuan Anda untuk mendengarkan pendapat orang lain, semakin cepat Anda tumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih profesional.~Djajendra

Marah adalah emosi yang tidak puas, tidak ikhlas, mau balas. Ketika dirimu sedang marah, coba damaikan dulu marahmu. Setelah marahmu damai, barulah bertemu dan bernegosiasi dengan orang-orang yang menjadi sumber marahmu. Jangan berkomunikasi selagi hatimu masih marah, masih kesal, masih benci, masih belum ikhlas. Sebab, bernegosiasi dengan hati yang penuh marah, hanya akan menciptakan konflik dan marah yang lebih besar.~Djajendra

Dalam pikiran yang tenang; dalam pikiran yang jernih; dalam pikiran yang baik; ada kebahagiaan yang membuat hidup terang.~Djajendra

Kata hati sangat penting, tetapi kata hati selalu akan digoda oleh kata pikiran. Pikiran suka menghitung-hitung, dan sulit ikhlas. Hanya hati yang bisa ikhlas, itupun selalu harus berhadapan dengan kuatnya pikiran rasional. Padahal hidup tidak selalu rasional, ada keajaiban, ada kegaiban, ada hal-hal yang sulit untuk dijelaskan dengan akal sehat dan logika.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENDENGAR DENGAN HATI DAN MENJADIKAN PIKIRAN SEBAGAI PELAYAN HATI

“Pikiran sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwa tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.”~Djajendra

Ketika sudah terbiasa mendengarkan dengan hati, dan mempersepsikan realitas dengan pikiran positif. Maka, pikiran menjadi semakin tenang. Apapun kejadian dalam hidup dapat diterima dengan tenang dan ikhlas. Semua kejadian dalam kendali. Jiwa semakin tenang dalam kesadaran yang tidak mungkin ditarik kesana-sini. Jiwa selalu tenang dengan intuisi yang melihat semua hal secara positif.

Mendengar dengan hati berarti mampu menjalani kehidupan yang penuh empati. Kehidupan yang dituntun dengan hati, hanya dapat dijalankan setelah mampu menghidupkan hati. Hati yang hidup selalu memiliki kepercayaan dan tingkat kontrol yang tinggi. Hati yang hidup mendengarkan tubuhnya; mendengarkan pikirannya; dan mampu membuat keputusan yang tidak merugikan tubuh dan pikiran.

Jangan biarkan pikiran mendikte jalan hidup. Bila tidak mendengarkan hati, dan membiarkan pikiran sebagai penentu realitas hidup. Maka, pikiran akan terpikat oleh ambisinya, oleh hitung-hitungannya, sehingga dia berpotensi merugikan ketenangan jiwa, merugikan keselamatan jiwa, merugikan keamanan jiwa. Pikiran tidak akan peduli tentang realitas jiwa, pikiran akan fokus untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, dan segala cara akan dilakukan untuk mewujudkannya. Bila hati tidak kuat, maka jiwa akan menderita.

Pikiran paling berani mengambil risiko. Pikiran paling hebat kreatifnya. Pikiran paling pintar meninabobokan jiwa dalam zona nyaman. Pikiran paling  pintar menciptakan suara-suara di kepala untuk mendesak hati agar tunduk kepadanya. Pikiran paling pintar menghidupkan ego untuk membohongi hati. Pikiran bila tidak dikendalikan dengan hati, dia akan menjadikan hidupmu sangat dinamis dan tidak pasti.

Hidup harus membuat pilihan, harus membuat keputusan. Gunakan hati untuk membuat pilihan dan keputusan. Jadikan pikiran sebagai alat bantu hati nurani. Jangan pernah memberi sedikitpun ruang kepada pikiran untuk mengatur hati. Ingat, pikiran itu sangat cerdas, dia sumber kecerdasan, dan jiwamu tidak mampu mengalahkannya dalam soal kecerdasan. Jadi, jangan sekali-kali mencoba menyerahkan jiwa kepada pikiran.  Bila jiwa dikuasai oleh pikiran, maka jiwa akan menjadi budak yang melayani pikiran. Budak yang pasti disiksa oleh pikiran di sepanjang hidup.

Hidupkan energi empati dalam jiwa. Dengarkan suara-suara bijaksana dari hati nurani. Hidupkan hati dan sempurnakan energi empati dalam hati. Bila empati menjadi semakin sempurna, maka dia akan memiliki kekuatan untuk menolong jiwa dengan kebaikan, perhatian, kepedulian, kemanusiaan, cinta, kelembutan, kasih sayang, toleransi, kehangatan, kelonggaran, dan memperlakukan hidup dalam sukacita.

Empati adalah kekuatan yang membimbing pikiran pada jalan kehidupan yang penuh sukacita. Kekuatan hati yang penuh kasih akan membimbing pikiran untuk tetap jernih dan tenang. Hati yang hebat selalu menempatkan pikiran sebagai pusat kreativitas, sebagai pusat kecerdasan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Pikiran digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi antara  hati dan realitas kehidupan. Keseimbangan hidup yang harmonis antara hati, pikiran, tubuh, dan jiwa, adalah jalan kebenaran yang akan menciptakan kebaikan dan sukacita.

Mendengar dengan hati dan menjadikan pikiran sebagai pelayan hati. Dalam hal ini diperlukan kemampuan untuk mengerti. Mengerti dan memahami pola pikir, sifat mental Anda yang unik. Mengerti pola emosi Anda, dan mengerti cara untuk mencerdaskan emosi Anda. Mengerti sifat pikiran Anda.

Bila Anda mengerti sifat, kekuatan, kekurangan, kelemahan dari pikiran dan hati Anda. Maka, dengan mudah Anda bisa mengeluarkan masalah dari kepala Anda, dan dengan mudah dapat menemukan solusi terbaik. Sebaliknya, bila Anda tidak memahami atau mengerti tentang sifat pikiran dan hati Anda, maka Anda akan hidup stres oleh pertengkaran tanpa akhir antara pikiran dan hati Anda.

Mendengar untuk mengerti, bukan mendengar untuk menjawab. Pahami dan layani hati. Jadilah pendengar yang baik. Dengarkan suara hati dalam keheningan pikiran. Diamkan pikiran, dan dengarkan suara hati. Mendengar adalah awal dari memahami. Mendengar adalah awal dari mengerti. Semakin tenang jiwa, semakin jernih pikiran, semakin cerdas jiwa dan pikiran berkomunikasi dalam energi positif, maka semakin baiklah hidup Anda.

Kuasai keterampilan untuk berkomunikasi dengan hati, pikiran, jiwa, tubuh, dan emosi. Biasakan berkomunikasi dengan diri sendiri. Ciptakan kualitas komunikasi terbaik, supaya Anda dapat berkomunikasi dengan orang lain secara profesional dan penuh empati.

Mendengar dengan hati berarti memiliki keimanan yang sempurna. Keimanan yang sempurna berarti hati selalu yakin dengan sikapnya; hati selalu memiliki ketetapan dan kesungguhan; hati selalu memiliki keteguhan dan ketangguhan; hati selalu memperkuat intuisi agar dapat melihat dengan hatinya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN 2 HARI (CHANGE MANAGEMENT) 2015

PELATIHAN MANAJEMEN PERUBAHAN 2 HARI (CHANGE MANAGEMENT) 2015

DESKRIPSI

Manajemen perubahan adalah cara mengelola masa transisi dari sebuah kondisi yang tidak diinginkan kepada kondisi yang diinginkan melalui nilai, sistem, kepemimpinan, individu, tim, dan organisasi untuk masa depan yang lebih cemerlang. Dalam proses perubahan diperlukan kesiapan infrastruktur organisasi, budaya organisasi yang baru, nilai, kepribadian, komunikasi, kolaborasi, kecerdasan emosional, kepemimpinan, dan rencana perubahan yang tepat sasaran. Kegiatan perubahan harus melibatkan pendekatan multi-komponen, seperti kepemimpinan, karyawan, dan kepemilikan dalam sebuah komunikasi dan kolaborasi yang saling mendukung untuk mencapai perubahan yang diinginkan.

Secara umum, manajemen perubahan selalu dibutuhkan oleh organisasi untuk menciptakan tata kelola organisasi dan bisnis yang lebih efektif, produktif, efisien, kreatif, dan berkinerja. Melalui perubahan yang jelas dan terbuka, organisasi berpotensi untuk memperkuat dirinya melalui komunikasi dan integrasi dalam kolaborasi yang menyatukan semua keunggulan organisasi secara profesional. Manajemen perubahan harus memastikan bahwa setiap kegiatan perubahan dilakukan secara terencana dan terukur, sehingga keberhasilan penerimaan setiap orang terhadap perubahan yang diinginkan dapat diwujudkan secara sempurna.

Setiap pimpinan dan karyawan yang terlibat dalam proses perubahan harus memahami dan menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara bijak dan profesional. Manajemen perubahan adalah bagian dari pekerjaan setiap orang. Adalah penting untuk menetapkan tanggung jawab bagi orang yang berbeda dalam organisasi sebagai bagian dari perencanaan manajemen perubahan.

Pelatihan manajemen perubahan selama dua hari ini bertujuan untuk membekali peserta tentang cara mengelola perubahan yang efektif, sehingga peserta dapat bekerja untuk membuat perubahan menjadi lebih mudah pada organisasi, tim, dan individu yang terlibat. Peserta akan mendapatkan pemahaman dan keterampilan untuk menangani perubahan dan kemampuan  mengidentifikasi kebutuhan untuk mengatasi hambatan, serta memastikan pelaksanaan perubahan berhasil.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

  1. Menjalankan peran, fungsi tugas, dan tanggung jawab untuk terlibat dalam perubahan yang diinginkan.
  2. Mengoptimalkan peran diri sendiri, kepemimpinan, dan organisasi untuk mempercepat perubahan.
  3. Menguasai teknik dan strategi manajemen perubahan.

TUJUAN  INSTRUKSIONAL KHUSUS

  1. Mengetahui konsep manajemen perubahan dan hubungannya dengan diri sendiri, kepemimpinan, budaya, organisasi, sistem, politik kantor, dan komunikasi di tempat kerja.
  2. Mengetahui bagaimana menjadi orang yang mengalami perubahan, dan menggunakan prinsip-prinsip dalam manajemen perubahan untuk menjalankan praktik perubahan sehari-hari di tempat kerja.
  3. Mengetahui bahwa manajemen perubahan akan meningkatkan kualitas kinerja individu, organisasi, dan bisnis dalam sistem pelayanan perusahaan kepada stakeholder.
  4. Mengetahui cara mengidentifikasi, merencanakan, mengukur dan mengimplementasikan perubahan secara berkualitas di tempat kerja.
  5. Mengetahui cara memotivasi diri sendiri dan melibatkan orang-orang dengan teknik dan cara persuasive untuk menghasilkan perubahan yang diinginkan.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Mampu membantu diri sendiri dan orang lain dalam menghadapi perubahan.
  2. Mampu menempatkan diri sendiri untuk fokus pada perubahan selama perubahan.
  3. Mampu membuat rencana perubahan dan pelaksanaannya.
  4. Mampu mengenali kebutuhan untuk perubahan dan menyiapkan apa yang diperlukan untuk perubahan.
  5. Memahami dampak perubahan dan manfaatnya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi.
  6. Memfasilitasi perubahan pada individu dan tingkat tindakan kelompok.
  7. Mengidentifikasi emosional diri sendiri untuk bisa memfasilitasi kemajuan perubahan.
  8. Mampu memberdayakan diri sendiri dan orang lain untuk tindakan dan perubahan yang diinginkan.
  9. Mampu melakukan diagnosa perubahan kebutuhan organisasi, tim, dan  individu.
  10. Mampu menyusun strategi untuk mengatasi efek buruk dalam Perubahan.
  11. Mampu tampil dengan fleksibilitas pribadi selama perubahan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika.
  12. Mampu mengatasi dan mengelola resistensi dalam perubahan.
  13. Mampu bekerja melalui setiap proses transisi menuju perubahan.
  14. Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi dengan semua pihak sepanjang proses perubahan.
  15. Mampu melaksanakan perubahan secara sistematis dan proaktif melalui dukungan dari semua pihak selama proses perubahan.
  16. Cerdas mengelola proses perubahan melalui rencana, proses, fasilitas, organisasi, budaya, nilai, komunikasi, kegiatan politik kantor, kolaborasi, kegiatan simbolik, pemanfaatan sumber daya, dan manajemen diri sendiri.
  17. Mampu mengorganisir untuk Perubahan: Mengembangkan struktur yang terintegrasi, sistem, kebijakan dan prosedur untuk cepat mengeksekusi perubahan strategi, rencana dan program.

METODOLOGI PELATIHAN

Fokus pada pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker.

SASARAN

Staf, Manajer, Pimpinan, Tim Manajemen

MATERI PELATIHAN SELAMA 2 HARI 16 JAM

HARI PERTAMA

SESI 1: PERSIAPAN UNTUK PERUBAHAN DAN CARA MENDAPATKAN DUKUNGAN

  1. Menjelaskan dan memvisualisasikan rencana perubahan
  2. Mendefinisikan strategi perubahan
  3. Membangun tim perubahan yang andal
  4. Mengelola isi hati dan pikiran semua orang
  5. Membangun dukungan
  6. Menyiapkan lingkungan yang siap berubah

SESI 2: MENGUATKAN PERUBAHAN PADA TINGKAT INDIVIDU

  1.  Membangun persepsi dan keyakinan di tingkat individu
  2. Membersihkan keraguan dan menguatkan optimisme individu
  3. Memprogram pikiran individu untuk mendukung perubahan
  4. Mengelola potensi dan bakat individu untuk mensukseskan perubahan
  5. Menghidupkan hati nurani individu untuk tulus dan ikhlas dalam perubahan

SESI 3: MEMIMPIN DAN MENGELOLA PERUBAHAN

  1.  Menyiapkan sumber daya perubahan
  2. Menyiapkan perencanaan
  3. Mendelegasikan perubahan
  4. Menjaga energi komunikasi positif dan mengalir
  5. Mengatasi penolakan

 SESI 4: MENINGKATKAN KUALITAS DUKUNGAN DARI SEMUA STAKEHOLDERS

  1.  Meyakinkan dengan data dan fakta
  2. Membangun logika berpikir yang diterima semua orang
  3. Mengumpulkan data dan fakta
  4. Mengatasi kekhawatiran dan Isu
  5. Mengevaluasi dan beradaptasi
  6. Menguatkan partisipasi dan dukungan

 HARI KEDUA

SESI 5: MEMBANGUN ENERGI POSITIF DAN MEMBUAT SEMUA ORANG BERHARGA

  1.  Menghargai pendapat yang lain
  2. Mendengarkan dan memberikan respon baik
  3. Memimpin dan menguatkan soliditas
  4. Memimpin rapat dan menentukan status perubahan
  5. Berbagi pengalaman, manfaat, dan hasil
  6. Merayakan keberhasilan kecil dan besar

SESI 6: PERUBAHAN DALAM SATU PERSEPSI DAN SOLIDITAS BERSAMA

  1.  Menguatkan kolaborasi
  2. Menyatukan emosi, hati, dan pikiran
  3. Apapun faktanya dipahami bersama dan ditemukan solusi
  4. Membawa semua orang bersama-sama mewujudkan perubahan

SESI 7: MENGUATKAN DAYA TAHAN DAN KEGEMBIRAN DALAM PROSES PERUBAHAN

  1.  Mental yang tangguh
  2. Membiasakan hal-hal baru
  3. Konsistensi dan integritas
  4. Semangat
  5. Disiplin
  6. Akuntabilitas
  7. Menikmati proses perubahan
  8. Mudah beradaptasi
  9. Menerima, mengalir, bekerja, dan menikmati perubahan dengan rasa senang

SESI 8: PERUBAHAN YANG TUMBUH DAN BERKEMBANG DALAM FLEKSIBILITAS

  1.  Pentingnya fleksibilitas dalam perubahan
  2. Kekuatan kebiasaan yang lentur dan beradaptasi
  3. Menghargai perbedaan dan yang lain
  4. Rasa ingin tahu yang tinggi
  5. Rendah hati dan tidak ngotot
  6. Bekerja dalam sumber yang tidak terbatas
  7. Menyatu dan tumbuh bersama tim

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHORMATI DIRI SENDIRI, ORANG LAIN, DAN SEMUANYA

“Hormati diri sendiri, hormati orang lain, hormati semua yang berbeda dengan dirimu. Maka, dirimu akan dihormati oleh kehidupan, dan nasib baikmu selalu mendatangkan keuntungan yang berlimpah.”~Djajendra

Dihargai, dihormati, disayangi, disopani, dibantu, dan diperhatikan, adalah anugerah terindah dalam hidup. Perilaku yang rendah hati, hormat, sopan, dan menunjukkan kebaikan dari dalam hati, adalah cara untuk mendapatkan lebih banyak kebaikan.

Mulailah dengan memberikan kebaikan kepada diri sendiri. Hiduplah setiap hari dengan penuh semangat, mengalir, menerima, bertindak secara profesional, terhubung secara etis, dan selalu peduli untuk menanam nilai-nilai positif ke dalam diri sendiri. Bila engkau sudah menghormati dirimu dengan memberikan nilai-nilai positif, maka kesadaranmu akan menghasilkan perilaku yang sopan dan menghormati orang lain. Perilaku positif akan membantumu untuk berkarya dan bekerja dalam hubungan kerja yang penuh empati, toleransi, peduli, etis, dan profesional.

Menghormati diri sendiri berarti menjadikan diri sebagai pusat cinta, pusat kebaikan, pusat energi positif, dan pusat toleransi. Bila dirimu sudah menjadi sesuatu yang positif, maka secara otomatis dirimu akan menampilkan jati diri yang penuh persahabatan dan kebaikan. Hal ini menjadikan dirimu lebih pintar memilih kata-kata untuk diucapkan, lebih mengakui perbedaan, lebih menghormati pandangan orang lain, lebih mendengarkan, dan cerdas mengelola reaksi agar dapat memberikan respon terbaik.

Menghormati orang lain. Semua orang pasti hidup dalam keragaman. Manusia tidak hanya dibedakan dari karakteristik fisik, tetapi juga pikiran dan keyakinan. Gaya, penampilan, ambisi, atribut, cara bertindak, adalah hal-hal yang bisa menciptakan perbedaan. Menghormati orang lain berarti menghormati perbedaan.

Bersikap dan bertindaklah dengan cara dan kata yang menjadikan orang lain terhormat. Jadilah energi positif di lingkungan kehidupan Anda. Akui dan hargai potensi orang lain. Jadilah terorganisir dengan orang lain dalam kesadaran untuk mengoptimalkan potensi.

Berkomunikasilah dengan cerdas. Gunakan bahasa tubuh, kata-kata, mendengarkan, bersikap, mengalir, dan menempatkan rasa hormat atas komunikasi tersebut.

Mungkin reaksi orang lain terkesan tidak sopan; mungkin cara merespon orang lain tidak etis; mungkin kata-kata orang lain tidak tepat; mungkin bahasa tubuh orang lain berlebihan. Dalam hal ini, Anda tidak boleh marah atau frustasi. Anda harus tenang dan jernih pikirannya agar dapat mengelola reaksi dan respon Anda. Jangan biarkan diri Anda terjebak oleh kekuatan negatif orang lain. Jangan biarkan orang lain menekan tombol marah Anda, lalu menjadikan Anda marah dan menjadi pemicu konflik.

Ketika Anda sudah menghormati orang lain, maka belum tentu orang lain itu menghormati Anda. Dalam hal ini, Anda harus fokus untuk bertanggung jawab kepada baiknya diri Anda sendiri. Anda harus cerdas menahan diri, dan terampil untuk memberikan respon, tanpa menimbulkan potensi konflik. Miliki pendekatan komunikasi yang positif, selalu dengan pikiran tenang, lalu memberikan solusi yang menyelesaikan permasalahan.

Jangan biarkan diri Anda bentrok dengan persepsi yang tidak sama. Jangan biarkan diri Anda berdebat tanpa akhir. Miliki hati yang ikhlas untuk menerima ketidakberuntungan. Miliki keyakinan untuk mengalah demi meraih kemenangan dikesempatan yang lain. Jangan merusak hubungan dengan sikap ngotot dan bertindak sesuka pikiran Anda. Jangan mengandalkan persepsi dan keyakinan Anda sendiri. Ingat, Anda hidup dalam keragaman dan perbedaan, kebenaran bukan milik pribadi Anda. Kebenaran milik yang sedang menang persepsinya, dan hormati itu.

Hormati semuanya. Semua yang ada di alam ini adalah ciptaan Tuhan. Hormati semua perbedaan dan keragaman dalam hidup. Hargai budaya orang lain. Hargai cara berpakaian orang lain. Hargai makanan orang lain. Hargai pola kehidupan orang lain. Hargai bakat orang lain. Hargai warna kulit, jenis kelamin, ras, dan beragam perbedaan lainnya dengan tulus dan penuh cinta.

Menghormati semuanya dan menerima aliran kehidupan sebagaimana mestinya, adalah sebuah kebijaksanaan hidup yang menjadikan Anda bahagia. Kehidupan itu seperti taman bunga dengan jutaan warna yang indah dan mempesona. Miliki hati yang tulus dan penuh cinta, untuk menyayangi dan mengagumi jutaan warna tersebut.

Mengatur perilaku yang tepat dan terukur dalam sebuah pedoman. Perilaku yang menghormati diri sendiri, menghormati orang lain, dan menghormati semua ciptaan Tuhan, membutuhkan sebuah pedoman. Biasanya, di tempat kerja dinamakan kode etik, dan semua profesi pasti punya kode etiknya masing-masing. Tujuan kode etik adalah sebagai pedoman atau panduan untuk bersikap, berperilaku, bertindak sesuai kepribadian, yang diciptakan melalui nilai-nilai budaya organisasi.

Perilaku yang tepat sesuai panduan akan menciptakan lingkungan kehidupan yang terkendali perilakunya. Jadi, tidak akan ada perilaku yang merusak atau menciptakan konflik. Kode etik atau panduan perilaku akan menciptakan hubungan yang saling menghormati, terpercaya, saling bertanggung jawab, saling memelihara kebaikan, saling memperlakukan satu sama lain dengan cinta dan kepedulian.

Rendah hati bukan berarti memiliki harga diri yang rendah. Kembangkan dan kuatkan harga diri Anda. Miliki integritas dan akuntabilitas yang terpuji. Manfaatkan kekuatan pikiran positif dan rasa percaya diri, untuk meningkatkan harga diri.

Harga diri yang rendah menjadikan Anda sulit berkomunikasi dengan orang lain. Anda akan merasa malu, tidak yakin, tidak percaya diri, merasa tidak mampu, merasa tidak pantas, merasa tidak mungkin. Intinya, harga diri yang rendah menjadikan Anda tidak menghormati diri sendiri, tidak menghargai diri sendiri.

Tingkatkan keyakinan Anda, dan fokuskan kekuatan pikiran optimis untuk meningkatkan harga diri Anda. Hormati kehebatan diri sendiri. Hormati potensi dan bakat luar biasa yang tersimpan dalam diri Anda. Berbicaralah dengan diri sendiri, hidupkan hati, temukan kata hati yang memotivasi semangat sukses Anda, dan lihatlah dengan mata hati, tentang masa depan Anda yang cemerlang dan luar biasa indah.

Bangunlah rasa bangga Anda pada diri sendiri. Miliki keyakinan bahwa Anda dilahirkan untuk sukses, untuk hebat, untuk menjadi pemenang dalam setiap bagian-bagian dari perjalanan hidup Anda. Jadilah bintang yang terus bersinar terang bersama semangat dan kepercayaan diri yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMBIASAKAN YANG BAIK DI TEMPAT KERJA

“Di luar zona nyaman banyak peluang, banyak keajaiban. Di luar zona nyaman; Anda pasti merasa tidak nyaman, gelisah, takut, cemas. Tetapi, itu semua akan memaksa Anda untuk lebih kreatif, lebih cerdas, lebih disiplin, lebih tekun, lebih percaya diri, lebih fokus mencapai prestasi dan kinerja.”~Djajendra

Menjadi lebih produktif. Menjadi lebih terhubung. Menjadi lebih berkinerja. Kehidupan kerja membutuhkan orang-orang dengan kebiasaan kerja yang kaya kinerja.

Tidak peduli sepintar apa Anda, setinggi apa nilai-nilai akademis Anda. Anda hanya dianggap hebat, saat Anda menjadi produktif, terhubung, bertindak, berkinerja, dan menuntaskan pekerjaan sesuai waktu dan komitmen.

Setiap orang di tempat kerja merupakan bagian dari salah satu yang lain. Setiap orang di tempat kerja tidak boleh bekerja dengan maunya diri sendiri, tetapi bekerja sesuai budaya organisasi yang berorientasi soliditas dan kolaborasi. Setiap orang di tempat kerja harus mampu mengembangkan kebiasaan positif, untuk bisa memberikan kontribusi dan pelayanan bagi keberhasilan organisasi.

Kebiasaan yang baik dimulai dengan sifat, sikap, perilaku, karakter, dan kepribadian yang rendah hati, menerima budaya organisasi, mengalir bersama budaya organisasi, dan menjadi produktif bersama budaya kerja.

Perilaku kerja yang baik memprioritaskan apa-apa yang harus diselesaikan dalam delapan jam kerja. Intinya, jam kerja betul-betul difokuskan, untuk mencapai hal-hal yang paling penting, sehingga tidak ada pemborosan yang menjadikan Anda tidak produktif.

Musuh kolaborasi adalah keegoisan. Membiarkan sikap egois di tempat kerja, sama saja dengan membiarkan kolaborasi tidak berfungsi. Padahal, tanpa kolaborasi yang efektif, tidak mungkin semua orang bersatupadu dalam soliditas kerja. Dalam realitas, orang-orang pintar dikalahkan oleh keegoisan diri mereka sendiri, sehingga mereka menjadi tidak berharga di tempat kerja.

Kebiasaan-kebiasaan baik harus dengan rajin dikembangkan. Perilaku-perilaku kerja yang hebat harus terus-menerus diberdayakan. Organisasi yang hebat tercipta dari kebiasaan dan perilaku yang hebat. Tanpa kebiasaan dan perilaku yang hebat, organisasi tidak akan tumbuh menjadi yang berharga bagi stakeholdernya.

Kegagalan kerja selalu disebabkan oleh perilaku yang mengabaikan sistem, aturan, etika, dan hubungan baik. Sikap kerja yang kurang profesional, dan perilaku kerja yang saling menjatuhkan, akan menjadikan orang-orang marah, dan tidak berkinerja. Lingkungan kerja yang penuh marah, hanya akan menghadirkan energi negatif, untuk merusak produktivitas dan kinerja.

Ikhlas untuk menjadi terorganisir. Kehidupan kerja adalah kehidupan yang terorganisir. Apapun sifat, sikap, perilaku, karakter, keyakinan, dan kepribadian Anda; Anda harus ikhlas terorganisir di tempat kerja. Kehidupan kerja adalah kehidupan tim, kehidupan kerja sama, kehidupan kolaborasi. Di sini, tidak ada kata ‘saya’, tapi ‘kami’. Kehidupan kerja adalah ‘kami’, bukan ‘saya’ atau ‘kita’. Jadi, setiap orang harus terbiasa, atau membiasakan dirinya terorganisir, dan menjadi bagian dari yang lain.

Sikap rendah hati dan rasa ingin belajar, adalah cara untuk tumbuh. Jangan pernah merasa tahu semua, atau tahu banyak hal. Tetaplah rendah hati, dan dengarkan orang lain dengan penuh perhatian. Semakin tinggi kemampuan Anda untuk mendengarkan pendapat orang lain, semakin cepat Anda tumbuh, dan menjadi pribadi yang lebih profesional.

Zona nyaman itu membahayakan kemajuan. Semakin Anda terobsesi untuk mendapatkan realitas kerja yang nyaman, semakin Anda akan terjebak dalam proses kemunduran, dan sulit menemukan jalan untuk kemajuan. Jadilah pribadi yang selalu memaksakan diri untuk bekerja di luar zona kenyamanan. Anda yang terbiasa di luar zona nyaman, sangat mudah untuk menciptakan rekor-rekor pencapaian kinerja terbaik. Anda yang di luar zona kenyamanan berpotensi memaksimalkan potensi Anda. Anda yang bekerja di luar zona nyaman berpotensi mendapatkan keajaiban, dan hasil-hasil yang luar biasa. Jadi, biarlah hati sedikit tidak nyaman, sedikit gelisah, sedikit takut, sedikit cemas. Tetapi, itu semua membuat Anda lebih kreatif, lebih fokus untuk mencapai prestasi dan kinerja.

Membiasakan yang baik di tempat kerja. Semua kebiasaan-kebiasaan yang baik, akan menciptakan keindahan, menciptakan kebahagiaan. Temukan nilai-nilai terbaik untuk menjadi sahabat kerja Anda. Jaga dan rawat kebiasaan baik yang menjadikan Anda produktif, berkinerja, berprestasi, dan penuh persahabatan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN BERHARAP PIKIRAN BISA IKHLAS, HANYA HATI YANG BISA IKHLAS

KUTA BALI-KEMENKES 2014JANGAN BERHARAP PIKIRAN BISA IKHLAS, HANYA HATI YANG BISA IKHLAS

“Kata hati sangat penting, tetapi kata hati selalu akan digoda oleh kata pikiran. Pikiran suka menghitung-hitung, dan sulit ikhlas. Hanya hati yang bisa ikhlas, itupun selalu harus berhadapan dengan kuatnya pikiran rasional. Padahal hidup tidak selalu rasional, ada keajaiban, ada kegaiban, ada hal-hal yang sulit untuk dijelaskan dengan akal sehat dan logika.”~Djajendra

Pikiran itu sumber kecerdasan. Dia sangat kreatif dan selalu berpikir dengan banyak cara untuk tidak rugi. Pikiran tidak bisa diajak untuk hidup ikhlas. Pikiran tidak mungkin mau ikhlas. Pikiran selalu akan mencari sebab-akibat, selalu akan mengajak untuk berdebat, selalu akan kreatif dan banyak akal, selalu tidak akan merasa sudah selesai, selalu mencari celah untuk mendapatkan manfaat lebih, selalu ingin menguasai dunia dan kehidupan.

Menjadikan pikiran sebagai majikan kehidupan diri, adalah sebuah awal menuju kerumitan hidup. Pikiran memiliki akal yang selalu menginginkan hal-hal yang tidak ada, dan sering tidak pernah merasa cukup dengan apa-apa yang sudah dimiliki. Pikiran tidak bisa diandalkan untuk hidup bahagia. Pikiran terlalu pintar, sehingga dia selalu merasa mampu melakukan apapun.

Pikiran mampu membayangkan apapun yang ingin dia bayangkan. Pikiran mampu merencanakan apapun yang ingin dia rencanakan. Pikiran mampu membentuk hal-hal yang tidak ada menjadi ada di dalam dirinya. Pikiran harus dibantu oleh tindakan agar dia menjadi bermanfaat.

Bila pikiran tidak dikombinasikan dengan kata hati dan kemampuan untuk bertindak, maka pikiran akan menyulitkan diri sendiri. Dalam hal ini, pikiran akan menumpuk emosi, masalah, ketidakmampuan, kegelisahan, dan berbagai energi negatif lainnya; sehingga diri menjadi terjebak dalam stres atau depresi.

Pikiran tidak boleh dibuat hidup sendiri. Pikiran harus dipimpin oleh hati nurani. Pikiran adalah sumber yang hebat untuk menghasilkan ide-ide besar, sumber yang hebat untuk menghasilkan kemajuan.

Pikiran boleh menciptakan kata-kata penuh semangat, rencana-rencana penuh ambisi, dan impian-impian yang indah. Tetapi, pikiran tidak boleh dibiarkan sendiri, harus dibantu dengan kesadaran dan manajemen diri yang baik.

Pikiran bawah sadar sangat berkuasa. Walaupun kesadaran dan manajemen diri mampu mengelola pikiran sadar, tetapi pikiran bawah sadar tidak mungkin bisa dikendalikan, tanpa kata hati yang kuat. Oleh karena itu, hidupkan hati, dengarkan kata hati, dan lihatlah semua hal dengan mata hati. Pikiran bawah sadar yang penuh kuasa, dapat dikuasai dengan hati nurani yang bijak dan cerdas.

Ciptakan keyakinan yang positif untuk menjadikan pikiran selalu positif. Keyakinan yang kuat dapat menjadi alat untuk memprogram pikiran. Bila isi keyakinan itu semuanya positif, optimis, percaya diri, ajaib, penuh semangat, cerdas, kaya pengetahuan dan wawasan. Maka, pikiran mudah beradaptasi dengan kata hati yang penuh percaya diri.

Hidup yang baik selalu memberdayakan kebiasaan-kebiasaan yang hebat dan andal, untuk membantu tindakan sehari-hari. Pikiran hebat tanpa dibantu dengan kebiasaan-kebiasaan hebat dalam tindakan, maka pikiran hebat hanya akan hidup di dalam diri, dan tak pernah mampu keluar dari diri sendiri, untuk menciptakan hasil bagi kebaikan bersama.

Pikiran yang hebat harus dihidupkan dengan kualitas dan kompetensi diri yang andal. Pikiran yang hebat harus bermanfaat untuk kehidupan nyata, bukan sekedar menjadi hebat dalam kehidupan pikiran. Pikiran yang hebat akan semakin bermanfaat, saat dia bersatupadu dengan hati nurani. Hati nurani dengan emosi positif, dengan visi yang penuh optimis, adalah sahabat terbaik dari pikiran hebat.

Jangan berharap pikiran bisa ikhlas, hanya hati yang bisa ikhlas. Bila hati tidak ikhlas; maka hidup akan penuh kecewa, marah, sakit hati, merasa dirugikan, banyak hal-hal kecil yang tidak sesuai dengan perhitungan diri, akan membuat diri semakin kecewa, takut, gelisah, dan putus asa.

Jadikan hati nurani sebagai majikan hidup. Jadikan pikiran sebagai prajurit tangguh yang banyak akal, untuk memudahkan hidup. Hati yang hidup selalu berkemampuan, untuk terus bergerak maju, membawa misi dan visi hidup, serta menjadikan diri selalu bersukacita di sepanjang perjalanan hidupnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HOLISTIC WISDOM

Panas yang tinggi merubah air menjadi uap. Dingin yang sangat tinggi merubah air menjadi salju/es. Sifat asli air suka mengalir. Walaupun air selalu mengalami evolusi menjadi uap dan es/salju, dia tetap akan menemukan suhu normal untuk kembali mengalir. Air selalu menemukan jati dirinya, walau dia dirubah oleh alam menjadi berbagai bentuk.~Djajendra

Hidup itu mengalir. Hidup mengalir melewati apa saja yang telah ditakdirkan untuk dilewati. Baik, buruk, senang, sulit, dan apapun yang ada di depan sana pasti dilewati oleh aliran hidup. Hidup tidak pasif, hidup sangat aktif. Bila Anda sudah mampu tersenyum dan tenang menyaksikan aliran kehidupan Anda, maka Anda selalu menemukan keindahan dan kebaikan.~Djajendra

Selalu kembali ke energi netral. Diri harus dirawat dan dijaga agar selalu mengalir di energi netral. Terlalu sedih berarti diri terjebak dalam energi negatif. Terlalu senang berarti diri terjebak dalam energi positif. Berlebihan itu tidak baik, tidak sehat untuk kehidupan. Bila diri sedang dalam energi yang berlebihan, netralkan kembali dalam tenang dan rendah hati.~Djajendra

Jalan menuju penderitaan dan kekecewaan sangat mudah. Merasalah paling benar, paling hebat, paling tinggi, paling cerdas, paling tahu, dan paling suci. Maka, penderitaan pasti datang untuk bersahabat denganmu.~ Anonim

Berdebat dan saling merasa paling benar. Kita selalu melihat perdebatan sengit, saling membenarkan pendapatnya, saling mengalahkan pendapat yang lain. Berdebat tidak memiliki akhir, berdebat selalu menemukan jalan baru untuk terus berdebat. Hidup bukan untuk berdebat, tetapi untuk menerima hidup, dan mengalir bersama bahagia.~Djajendra

Membiasakan. Apapun yang tidak dibiasakan akan menjadi teori, yang hanya hidup dalam konsep dan angan-angan.~Djajendra

Semakin marah dan membenci pada sesuatu, maka yang dibenci dan dimarah itu akan semakin kuat. Dan, membuat diri semakin tidak berdaya melawannya. Jangan pernah memberikan kekuatan kepada hal-hal yang tidak Anda sukai, bila mereka bertambah kuat, Anda pasti semakin stres.~Djajendra

Keraguan dan ketakutan membuat jiwa kehilangan damai. Keberanian dan keikhlasan membuat jiwa semakin damai.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KATA-KATA MOTIVASI, WISDOM, INSPIRASI

Jangan berharap mendapatkan kemajuan dengan diri yang lama. Diri yang lama telah terbukti kemampuan dan keterbatasannya. Jadi, masih ada harapan untuk berubah. Ciptakan diri yang baru, diri yang sesuai kemampuannya, untuk mewujudkan harapan dan impian.~Djajendra

Tubuh manusia dirancang untuk jalan ke depan, melihat ke depan. Imajinasi pun diberikan untuk melihat gambaran ke depan. Manusia diciptakan untuk terus bergerak menuju ke depan. Manusia tidak diciptakan untuk hidup dalam masa lalu. Masa depan penuh harapan, penuh keajaiban, penuh peluang.~Djajendra

Masa depan bukan seperti hari ini. Masa depan bisa Anda ciptakan sesuai keinginan Anda. Bila Anda tidak peduli atau tidak mempercayai masa depan, maka masa depan secara otomatis tercipta, pasti tidak seperti hari ini. Perubahan itu pasti. Bila Anda ingin mendapatkan yang terbaik, tanamlah hal-hal terbaik agar dapat Anda nikmati di masa depan.~Djajendra

Uang memiliki kekuatan yang luar biasa, untuk membantu harga diri, dan kehidupan yang berkualitas. Uang adalah kekuatan yang harus dihormati. Uang adalah kekuatan yang harus dimiliki. ~Djajendra

Hidup tanpa semangat, hidup tanpa gairah, hidup tanpa optimis, hidup tanpa kerja keras, hidup tanpa mimpi, hidup tanpa ambisi, hidup tanpa mewujudkan, adalah bukan hidup.~Djajendra

“Tidak ada yang mengikat Anda kecuali pikiran Anda; tidak ada yang membatasi Anda kecuali rasa takut Anda; dan tidak ada yang mengkontrol Anda kecuali keyakinan Anda.”~Marianne Williamson (“Nothing binds you except your thoughts; nothing limits you except your fear; and nothing controls you except your beliefs.”~ Marianne Williamson)

Sifat orang miskin. Orang termiskin dalam hidup adalah dia yang miskin hati. Bila seseorang sudah miskin hati dia menjadi sangat serakah dan melakukan apa saja untuk memenuhi sifat serakahnya. Dia terbiasa mengambil, berkelahi, membenci, memfitnah, menciptakan konflik, membuat orang lain sengsara, menciptakan kecurigaan, dan mewariskan permusuhan. Dia tidak pernah kaya. Dia selalu kekurangan, walau harta dan uangnya cukup untuk 1000 turunan. ~ Anonim

Ketika jiwa Anda bahagia dan damai saat bertemu dengan berbagai orang dalam berbagai keadaan, Anda akan menjadi energi positif yang memberikan cinta bagi jiwa yang lain. Bahagia tidak akan pernah dihasilkan dari jiwa yang suka menyakiti, suka membenci, suka merugikan orang lain. Bahagia hanya dapat dihasilkan dari jiwa yang penuh cinta, berbagi, menolong, tidak merugikan, dan ikhlas dengan keadaan.~Djajendra

Jangan memusuhi keadaan. Jangan marah pada keadaan. Semakin Anda benci dan marah pada keadaan, semakin kehidupan Anda menjadi tidak berdaya. Biarkan keadaan menjadi dirinya sendiri, dan fokuskan energi Anda untuk kebahagiaan hidup Anda.~Djajendra

“Perubahan. Ia memiliki kekuatan untuk mengangkat, untuk menyembuhkan, untuk merangsang, kejutan, membuka pintu baru, membawa pengalaman segar dan menciptakan kegembiraan dalam hidup. Tentu saja itu adalah sepadan dengan risikonya.”~Leo Buscaglia (“Change. It has the power to uplift, to heal, to stimulate, surprise, open new doors, bring fresh experience and create excitement in life. Certainly it is worth the risk.”~ Leo Buscaglia)

Tidak suka bukan berarti menolaknya seumur hidup. Bila yang tidak Anda sukai itu baik, dan memberikan manfaat untuk kehidupan Anda, maka Anda harus berubah agar dapat menyukai yang tidak Anda sukai. Tidak perlu ngotot, ataupun keras kepala. Demi keuntungan, ambillah, dan berubahlah.~Djajendra

Bisa berubah adalah prestasi. Bisa hidup di luar imajinasi adalah kesadaran. Bisa menguatkan semangat untuk memanfaatkan potensi tidak terbatas adalah anugerah. Hidup tidak terbatas. Segala keajaiban dan kehebatan dapat dimiliki oleh siapapun.~Djajendra

Akhir Tahun 2014 dan awal tahun baru 2015 dengan doa. Merayakan untuk memahami hidup. Merayakan karena sudah mampu mendengarkan kehidupan. Merayakan karena sudah mendengarkan suara alam. Merayakan karena sudah mendengarkan suara hati nurani. Merayakan setelah berdoa dan berkomitmen untuk lebih baik. ~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BERSAHABAT DENGAN KEADAAN

DJAJENDRA“Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.”~Djajendra

Jangan memusuhi keadaan. Jangan marah pada keadaan. Semakin Anda benci dan marah pada keadaan, semakin kehidupan Anda menjadi tidak berdaya. Biarkan keadaan menjadi dirinya sendiri, dan fokuskan energi Anda untuk kebahagiaan hidup Anda.

Ketika Anda tidak bersahabat dengan keadaan, Anda sedang menyakiti diri sendiri. Walau belum bisa berbuat apa-apa terhadap keadaan, tetaplah fokus untuk menghasilkan sebuah kebaikan.

Ketika dirimu hidup dalam ketidakseimbangan, maka saat keadaan meninggikan dirimu; dirimu akan menjadi sombong, tinggi hati, senang dengan pujian. Sebaliknya, saat keadaan merendahkan atau melecehkan dirimu, maka dirimu akan putus asa, marah, benci, sedih, menolak, dan merasa tidak beruntung. Jagalah keseimbangan dirimu, rawat daya tahan dirimu agar engkau bisa tetap tenang, rendah hati, bersyukur dalam keadaan apapun.

Keadaan bisa seperti sahabat dan bisa juga seperti musuh besar. Bila engkau ingin memperkuat rasa damai dan bahagia dalam hidupmu, maka engkau harus menjadikan semua yang tidak nyaman sebagai guru yang menguatkan mentalmu, sebagai guru yang memberimu pengalaman untuk hidup secara bijak.

Keadaan membutuhkan kekuatan kebijaksanaan. Semakin bijaksana dan sadar hidupmu, semakin engkau menjadi harta bagi kehidupan. Semakin tidak seimbang hidupmu, semakin engkau menjadi beban bagi kehidupan. Jadikanlah dirimu harta yang bermanfaat bagi kehidupan, dan jangan sia-siakan hidup yang singkat ini, untuk hal-hal yang merugikan.

Keadaan bisa datang dari luar diri dan dari dalam diri. Keadaan dari luar diri haruslah diterima dengan ikhlas, karena dirimu tidak mempunyai kekuatan untuk merubahnya. Tetapi, keadaan dari dalam diri merupakan kekuatan mu, sehingga dirimu dapat merubahnya atau menyesuaikan dengan kebutuhan hidupmu. Terpenting, jangan biarkan energi negatif dari dalam diri, menjadikan hidupmu dalam bahaya. Jangan buat hidupmu menderita oleh sumber yang berasal dari dalam dirimu. Jadilah sadar dan cerdas.

Ketika keadaan menjadi sangat tak terkendali dan sulit, maka gunakan ilmu ikhlas. Ikhlas berarti tanpa pamrih, tanpa berharap, dan tidak menggunakan logika untuk mengerti. Tetapi, menggunakan hati untuk menerima keadaan, dan menyerahkan kuasa selanjutnya kepada Tuhan. Yakinlah, Tuhan selalu menjadi solusi terbaik, dan yang memperbaiki jalan hidup.

Keadaan yang tak pasti sedang menyampaikan pesan, bahwa kita bukanlah apa-apa atau siapa-siapa. Kita semua hanyalah yang terlahir, dan sedang berjalan dengan penuh dinamis, untuk bisa sampai pada akhir yang indah. Bersyukur, ikhlas, rendah hati, berjuang, bekerja keras, dan terhubung secara kreatif dengan segalanya di sepanjang kehidupan, adalah cara untuk menemukan akhir yang indah.

Bersahabat dengan keadaan adalah kebijaksanaan tertinggi. Ketika dirimu sudah cerdas bersahabat dengan keadaan, maka kebahagiaan selalu menjadi sahabatmu. Walaupun kesedihan menggoda dirimu, tetapi engkau tidak akan bersedih, atau menjadi sahabat dari kesedihan.

Ketika jiwamu bahagia dan damai saat bertemu dengan berbagai orang dalam berbagai keadaan, dirimu akan menjadi energi positif yang memberikan cinta bagi jiwa yang lain. Bahagia tidak akan pernah dihasilkan dari jiwa yang suka menyakiti, suka membenci, suka merugikan orang lain. Bahagia hanya dapat dihasilkan dari jiwa yang penuh cinta, berbagi, menolong, tidak merugikan, dan ikhlas dengan keadaan.

Masa depan milik orang-orang optimis. Masa depan pasti suram bagi orang-orang pesimis. Apapun keadaannya hari ini, bersahabatlah dengan keadaan, dan tetaplah optimis untuk mendapatkan yang terbaik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SELAMAT TAHUN BARU 2015

“Jangan berharap mendapatkan kemajuan dengan diri yang lama. Diri yang lama telah terbukti kemampuan dan keterbatasannya. Jadi, masih ada harapan untuk berubah. Ciptakan diri yang baru, diri yang sesuai kemampuannya, untuk mewujudkan harapan dan impian di tahun 2015. Selamat tahun baru 2015.”~Djajendra

Hujan di awal tahun 2015 mengalir seperti aliran rejeki, memberikan harapan sukses. Harapan adalah bagian terpenting dari perjalanan hidup. Tahun baru lahir setelah mengucap terima kasih kepada tahun 2014. Tahun baru 2015 membawa banyak harapan dan kebaikan. Siapa saja yang mau menghidupi hatinya, mau mendengarkan kata hati, mau melihat dengan mata hati, maka kehidupannya sejahtera dan penuh energi positif.

Hidup adalah semangat. Tahun baru mengingatkan untuk tetap semangat. Fajar tahun baru membawa keberuntungan bagi yang mencintai keuntungan. Fajar tahun baru membawa cinta bagi yang suka dengan cinta. Fajar tahun baru membawa rejeki bagi yang suka dialiri rejeki. Keajaiban pasti hadir ketika diri membuka hatinya, untuk semua yang diinginkan.

Kuasa Tuhan dengan setia membimbing perjalanan hidup. Tuhan sangat baik dan selalu bersama hati yang ikhlas. Tahun baru 2015 hanyalah sebuah titik, untuk merenung kembali tentang apa-apa, yang sudah dikerjakan dalam hidup. Baik dan buruk bisa hadir dan pergi. Semuanya datang dan pergi. Hidup itu perubahan. Tidak ada yang permanen dalam hidup. Hanya cinta Tuhan yang paling permanen.

Merayakan malam tahun baru dengan kegembiraan, menunggu awal tahun dengan penuh bahagia. Gembira dan bahagia adalah sifat yang harus hidup setiap detik. Merayakan menjadikan diri bersyukur dengan tahun 2014, lalu menjemput 2015 dengan penuh harapan untuk kehidupan terbaik.

Tahun menjadi ukuran pencapaian. Peradaban memutuskan menjadikan tahun sebagai alat ukur kehidupan. Mari kita ukur dan nilai tentang apa saja yang kita capai dalam hidup. Mari kita ukur dan nilai tentang kebaikan apa saja, yang telah kita berikan kepada kehidupan.

Tahun baru membuat diri berani berencana dan menetapkan tujuan untuk dicapai. Berani menetapkan fokus untuk mewujudkan impian. Tetapi, diri harus sadar bahwa sukses sangat tergantung kepada doa, sikap, perilaku, tindakan, dan perubahan. Sukses akan menemui jiwa yang siap menerima sukses, dan tidak seorang pun yang dapat menghalanginya.

Pikiran, hati, jiwa, emosi, raga, yang terfokus dengan ikhlas pada tujuan hidupnya, akan menjadikan hidupnya sesuai impiannya. Kemakmuran adalah sifat bumi. Keberlimpahan adalah sifat bumi. Kekayaan adalah sifat bumi. Siapkan diri dengan kualitas dan kompetensi agar diri bisa menyatu dengan sifat bumi.

Menciptakan diri yang baru untuk menjawab tantangan 2015. Jadilah bijak, jadilah kreatif, jadilah rendah hati, hati-hati, tenang, dan selalu ikhlas di jalan kerja keras. Jangan berharap mendapatkan kemajuan dengan diri yang lama. Diri yang lama telah terbukti kemampuan dan keterbatasannya. Jadi, masih ada harapan untuk berubah. Ciptakan diri yang baru, diri yang sesuai kemampuannya, untuk mewujudkan harapan dan impian di tahun 2015. Selamat tahun baru 2015.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com