KERJA DAN BEKERJALAH UNTUK KEBAIKAN HIDUP

“Kerja adalah kebenaran sejati untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan. Tanpa kerja diri kehilangan kecerdasan dan kehilangan bahagia.~Djajendra

Tujuan hidup tidaklah boleh tersembunyi, harus diekspresikan melalui kerja dan kerja. Melalui kerja semua yang diinginkan dapat diwujudkan. Kerja yang hebat haruslah dengan sukacita, penuh kegembiraan, penuh motivasi, dan terfokus pada tujuan.

Ketika Anda merasa bahwa tujuan hidup Anda mengalir di dalam sukacita, inspirasi, motivasi, kegembiraan, tindakan, kerja, melayani, dan kebahagiaan. Maka, Anda benar-benar sedang menikmati pekerjaan dan kehidupan hidup Anda.

Energi sukacita harus menghidupi tujuan hidup. Tujuan menggambarkan apa yang diinginkan, dan bagaimana cara untuk mewujudkan keinginan tersebut. Bila energi sukacita benar-benar diaktifkan di dalam tujuan hidup, maka perilaku hebat dan etos yang luar biasa akan terbentuk, untuk mendorong Anda mewujudkan tujuan dengan hebat.

Rancanglah konsep diri untuk dapat mencintai pekerjaan, dan menjadikan diri selalu bergembira saat bergerak menuju tujuan. Pekerjaan-pekerjaan hebat tidak dihasilkan dari emosional sesaat, tetapi dari kekuatan spiritual yang kekal di dalam kerja dan kegembiraan.

Kerja adalah langkah terpenting untuk mewujudkan tujuan. Tanpa kerja tidak akan ada yang dihasilkan. Merasa memiliki kerja dan merasa dimotivasi oleh energi positif dari kerja, adalah cara untuk mengembangkan potensi hebat dari dalam diri.

Kerja adalah perjalanan menuju tujuan; perjalanan menuju visi. Merasa bahagia dan damailah dengan pekerjaan Anda. Jangan pernah membuat kehidupan kerja Anda stres dengan bermacam-macam persoalan. Temukan solusi, jangan pelihara persoalan.

Kerja membutuhkan sikap, etos, dan kebiasaan yang membuat diri berkembang di dalam kreativitas dan inovasi. Kerja tidak hanya kegiatan rutin, tetapi kegiatan terencana untuk mewujudkan sebuah misi. Kerja yang hebat tidak akan menguras jiwa, tetapi akan mengisi jiwa dengan nilai-nilai yang menjadikan diri bahagia.

Kerja mengatur niat menjadi kegiatan yang produktif. Kerja membuat diri membuat pilihan yang lebih baik untuk masa depan.Kerja membuat hidup menjadi lebih berguna, dan menjadikan diri lebih berkontribusi untuk nilai tambah.

Kerja dapat mengeluarkan Anda dari kegelapan hidup. Kerja merupakan cahaya yang menerangi perjalanan hidup. Kerja haruslah dijaga dengan kesadaran, untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.

Kerja tidak boleh dibiarkan dalam masalah. Kerja harus selalu tumbuh dan berkembang dalam solusi. Kerja yang dicintai dan yang dijalani dengan penuh kegembiraan, akan mengajarkan Anda untuk menikmati bahagia dengan rasa syukur.

Kerja yang hebat membutuhkan Anda menjadi diri sendiri yang unik dan asli. Kerja yang hebat dihasilkan dari keutuhan etos, jiwa, raga, pikiran, sikap, cinta, dan keberanian. Jadi, bila Anda bekerja dengan tulus, ikhlas, cerdas, dan sepenuh hati; maka, bagaimanapun gelapnya jalan menuju tujuan, Anda pasti menemukan cahaya terang, yang membimbing Anda untuk sampai pada tujuan.

Jiwa yang kerja tidak akan menemukan kehidupan yang sulit. Jiwa yang kerja mampu menemukan makna dan kemenangan di setiap tantangan. Jiwa yang kerja sangat mudah menerima cara, untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar dan hebat.

Kerja dan bekerjalah untuk kebaikan hidup. Miliki kesadaran untuk mencintai kerja. Kuatkan mental dan etos dengan disiplin yang merangkul realitas kerja, lalu  dengan penuh keberanian dan kreativitas, mampu mewujudkan kinerja terbaik.

Kerja adalah kebenaran sejati untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan yang abadi. Tanpa kerja diri kehilangan kecerdasan dan kehilangan bahagia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERILAKU KERJA YANG BURUK ADALAH MUSUH TERBURUK PERUSAHAAN

djajendra“Sebuah kapal yang terikat dengan aman di pelabuhan, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kapal yang berlayar di tengah lautlah, yang dapat mengantar Anda menembus samudera untuk mencapai tujuan. Demikian juga, sebuah jabatan dan kekuasaan yang terikat dengan aman di tangan Anda, tidak akan mengantar Anda mencapai tujuan. Hanya kerja keras dan kemampuan Anda, termasuk untuk melewati rintangan dan tantangan, yang dapat mengantar Anda mencapai tujuan.”~Djajendra

Sehebat apapun sebuah perusahaan mengiklankan dirinya, untuk membangun citra hebatnya. Tetapi, bila perilaku sumber daya manusianya tidak positif, maka perusahaan akan kehilangan kepercayaan, reputasi dan kredibilitas.

Terjebak dalam pencitraan, tanpa perilaku yang berintegritas pada etika dan nilai-nilai budaya kerja, menjadikan pencitraan itu sia-sia, dan tidak akan memberikan kebaikan kepada perusahaan.

Perilaku yang tidak berbudaya adalah musuh terburuk yang merusak etos kerja. Perilaku buruk pasti menghambat pencapaian kinerja. Perilaku buruk pasti menjadi energi destruktif atau perusak kemajuan.

Ketika manajemen lupa menata perilaku kerja, dan terlalu fokus membangun pencitraan dengan iklan dan promosi yang hebat, maka perusahaan akan mengecewakan pelanggan. Perilaku berbudaya kerja positif akan menyelesaikan harapan dan kebutuhan pelanggan.

Iklan dan promosi bertujuan membangun pencitraan. Ketika pelanggan sudah tergoda dan percaya kepada iklan perusahaan atau pada citra perusahaan, mereka akan berinteraksi langsung dengan perusahaan. Saat mereka berinteraksi langsung, mereka membutuhkan perasaan seperti yang mereka rasakan saat menonton atau membaca iklan. Bila iklan dan promosi yang hebat itu tidak diikuti dengan perilaku pelayanan yang baik dan berbudaya, maka iklan dan promosi tersebut menjadi sesuatu yang mengecewakan pelanggan.

Perilaku positif haruslah menjadi kekuatan di dalam aktivitas kerja sehari-hari. Kesibukan kerja tanpa aktivitas dengan energi positif berpotensi merusak etos kerja. Bila pencitraan hebat dijawab dengan perilaku kerja yang buruk, akan menimbulkan kebingungan dan rasa marah. Bila stakeholder bingung dan marah dengan realitas perusahaan, maka semua pencitraan akan hilang dan menjadi tak berguna.

Perusahaan yang andal pasti membangun budaya kerja yang kuat dan unggul. Budaya kerja yang kuat menciptakan perilaku kerja positif yang andal. Setelah memiliki perilaku kerja positif di dalam budaya kerja yang konsisten. Maka, semua iklan, promosi, dan pencitraan perusahaan dapat meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Budaya perusahaan yang kuat selalu fokus untuk mencari kesempurnaan, dan tidak akan pernah puas dengan realitas. Mengejar kesempurnaan merupakan sifat dari budaya kuat. Perbaikan secara terus-menerus dan upaya memuliakan reputasi perusahaan, adalah cara untuk menghargai niat dan visi perusahaan.

Perilaku kerja positif tidak akan membuang-buang waktu dan menjadikan pekerjaan tidak produktif. Perilaku kerja positif adalah kemampuan untuk sepenuhnya hadir dan bekerja dengan totalitas. Perilaku kerja positif tidak mengukur kualitas diri dengan persepsi sendiri. Tetapi, mengukur kemampuan diri, untuk menjalankan nilai-nilai budaya kerja perusahaan secara profesional dan penuh integritas. Perilaku kerja positif tidak akan pernah menjadi limbah perusahaan, tetapi menjadi aset yang sangat produktif.

Perilaku kerja positif selalu memiliki keberanian untuk melupakan zona nyaman, dan mengejar pencapaian terbaik dengan memperhitungkan risiko. Perilaku positif akan memberikan keberanian kepada insan perusahaan, untuk bergerak maju dan mengejar kinerja terbaik. Perilaku positif menguatkan kemampuan karyawan, untuk membantu mereka mencapai target dan tujuan dengan kinerja terbaik.

Perilaku kerja positif tidak akan membiarkan rasa takut menghentikan pencapaian. Tidak ada hal yang menyebabkan stagnasi. Tidak ada hal yang menciptakan kemacetan. Pikiran positif di dalam perilaku kerja positif menjadi pendorong untuk terus maju dan tumbuh di dalam karya dan kerja.

Perilaku kerja positif berbudaya perencanaan dan tidak berbudaya aksi-reaksi. Tidak satu hal pun yang dikerjakan tanpa melalui perencanaan yang baik. Semua perencanaan diawasi dengan sistem dan manajemen yang andal. Semua perencanaan selalu diperbaiki kelemahannya, dan secara terus-menerus ditingkatkan kekuatannya. Semua perencanaan difokuskan untuk memaksimalkan kekuatan, lalu memperbaiki kelemahan dengan rendah hati dan kreatif.

Kolaborasi dan koordinasi adalah bahasa kerja orang-orang positif. Walaupun dirinya sangat hebat dan pintar, dia tidak akan melakukannya sendiri. Dia selalu tahu dan sadar bahwa kekuatan bersama adalah sebuah soliditas, yang selalu lebih unggul daripada kekuatan tunggal. Dia tahu bahwa tanpa kolaborasi dan koordinasi, dirinya akan kelelahan dan tak mampu melakukan sesuatu dengan maksimal. Dia tahu bahwa kekuatan terletak pada kebersamaan dan kecerdasan, dan tidak terletak pada kesendirian dan keegoisan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGHILANGKAN EGO SEKTORAL DENGAN KECERDASAN SOSIAL

DJAJENDRA 09 2014“Fungsi dan divisi di tempat kerja adalah alat untuk mencapai tujuan. Bila alat ini dijaga dengan ego dan kepentingan yang sempit, maka alat ini sulit berfungsi untuk mencapai tujuan.”~Djajendra

Tidak mungkin sebuah visi dikerjakan sendiri; diperlukan kerja sama dan koordinasi yang cerdas melintasi perbedaan, keragaman, fungsi dan sektor. Jadi, diperlukan orang-orang yang cerdas sosial, supaya sebuah visi dapat dikerjakan dengan cepat dan tepat.

Orang-orang yang cerdas sosial sangat mudah berkomunikasi dan berinteraksi secara proaktif. Bila kecerdasan sosial sumber daya manusia rendah, mereka akan bekerja sendiri-sendiri, tidak mampu bersatupadu di dalam soliditas bersama. Sebaliknya, bila sumber daya manusia cerdas sosial, maka soliditas dan kolaborasi kerja akan menjadi budaya kerja, yang merangkul lintas sektoral dan lintas divisi di dalam satu visi.

Sepintar apapun seseorang; sehebat apapun seseorang; setinggi apapun pendidikan seseorang; sejenius apapun konsep dan pemikiran seseorang. Tetapi, bila dia tidak cerdas sosial, dia akan menjadi energi perusak soliditas organisasi.

Orang-orang yang tidak cerdas sosial hanya mampu bekerja sendiri. Walaupun mereka sangat cerdas dan sangat berbakat, mereka tetap sulit menyatu di dalam proses kerja. Dampaknya, mereka berpotensi membawa nilai dan benih konflik ke dalam proses kerja, sehingga kinerja terbaik akan sulit untuk diwujudkan.

Dunia kerja adalah dunia kerja sama. Manajemen berfungsi untuk mengelola semua sektoral, agar saling berkolaborasi dan berkoordinasi secara efektif dan produktif. Tidak ada kerja sendiri di dalam dunia kerja. Semua orang yang bekerja merupakan bagian dari pekerjaan yang lain. Dunia kerja adalah dunia yang saling menguatkan satu sama lain, yang saling mengkontribusikan kompetensi dan kemampuan, untuk sebuah pencapaian sesuai target.

Di dalam organisasi, tidak ada sebuah tujuan yang bisa dikerjakan sendiri. Bakat, profesionalisme, kecerdasan, dan potensi yang hebat; akan sia-sia bila tidak mampu bekerja sama.

Dunia kerja adalah dunia kolaborasi dan koordinasi. Sangat banyak fungsi dan divisi di dalam sebuah organisasi. Semua fungsi dan divisi tidaklah boleh berdiri di atas ego dan kepentingan masing-masing. Semuanya harus tunduk kepada visi, harus berkolaborasi dan berkoordinasi di dalam misi.

Seseorang yang cerdas sosial sangat mudah terlibat dalam tugas-tugas rutin yang membutuhkan kebersamaan. Mereka sangat mudah beradaptasi dengan ide-ide baru, dan mudah menerima solusi dari siapapun atau manapun. Mereka menguasai seni percakapan dan seni mendengarkan, dan sangat mudah mengintegrasikan dirinya dengan kelompok kerja.

Seseorang yang cerdas sosial tidak akan menjaga jarak, ataupun menjadi penyebab konflik. Dia adalah pribadi yang penuh empati dan kaya toleransi. Dia selalu membangun jembatan komunikasi yang positif, serta selalu merobohkan tembok penghalang di dalam organisasi dan proses kerja. Dia adalah orang yang selalu menghubungkan hati, emosi, pikiran, dan etos; dari setiap insan organisasi untuk bersatupadu di dalam soliditas bersama.

Seseorang yang tidak cerdas sosial biasanya sulit mempercayai kemampuan orang lain; menganggap dirinya yang paling pintar dan suka meremehkan orang lain; sangat sensitif, miskin toleransi, miskin jiwa besar, dan miskin empati; dia merupakan komunikator yang buruk, sehingga pilihan kata-kata dan ucapannya selalu menjauhkan hubungan baik; walaupun dia berbakat, berpendidikan tinggi, cerdas, kreatif, dan berpotensi, tetapi sulit menjadi andal di tempat kerja; dia selalu terjebak di dalam egonya, dan sulit memahami pentingnya sebuah kebersamaan di tempat kerja.

Orang-orang cerdas sosial biasanya cerdas emosional. Mereka mudah menyatu dan berkontribusi secara lintas sektoral. Emosi yang cerdas mampu menghilangkan ego dan kepentingan sempit. Mereka selalu bersinar dan menjadi aset yang diandalkan oleh organisasi. Mereka merupakan energi positif yang mampu menggerakan sebuah pekerjaan secara kreatif dan kolaboratif. Mereka mampu menghasilkan kinerja yang memuaskan. Mereka tidak terbatas oleh waktu dan ruang, mereka mampu terhubung dan berkoordinasi di segala kondisi untuk sebuah pencapaian terbaik.

Orang-orang cerdas sosial selalu mendorong komunikasi dan menyatukan semua kepentingan untuk fokus pada visi. Mereka selalu mengupdate kemajuan dan menghadiri semua rapat atau pertemuan lintas sektoral. Mereka selalu menyatu di dalam tujuan dan membuka pikiran untuk bisa saling mengerti.

Orang-orang cerdas sosial selalu mengikuti kejadian-kejadian; memiliki rasa ingin tahu yang besar; dan menjadwalkan pertemuan rutin untuk sebuah solusi terbaik. Mereka sangat rajin membuat pertemuan informal, untuk menguatkan hubungan kebatinan, dan penuntasan persoalan-persoalan kerja yang sulit secara formal.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KATA-KATA DAN PERILAKU NEGATIF MENINGKATKAN STRES DAN MENURUNKAN KINERJA

DJAJENDRA“Ucapan, sikap, perilaku, dan tindakan yang menentang logika; akan memberikan energi negatif kepada etos kerja, sehingga karyawan tidak bisa memberikan kinerja terbaik.”~Djajendra

Kata-kata negatif menciptakan kekacauan, menciptakan perselisihan, menciptakan kerumitan, menciptakan stres.

Stres menjadikan karyawan kehilangan kinerja dan menderita. Perusahaan yang berbudaya tinggi selalu menjaga tata krama, logika, akal sehat, etika, ucapan positif, perilaku yang rendah hati, dan mau mendengar. Dan semua ini bertujuan agar stres terhindarkan, sehingga ketenangan dan kedamaian dapat menciptakan proses kerja yang penuh kinerja.

Perilaku negatif pasti menjadi sumber stres dan membawa dampak yang sangat merugikan. Perusahaan yang berbudaya kuat selalu sadar bahwa perilaku negatif merangsang emosi negatif menjadi semakin kuat, menyebabkan karyawan kehilangan fokus untuk bekerja dan menghasilkan kinerja terbaik. Penguatan terhadap perilaku positif dan manajemen stres, akan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk keberkelanjutan kinerja terbaik. Intinya, budaya perusahaan yang kuat lahir dari kemampuan kepemimpinan perusahaan, untuk mengelola perilaku positif dan manajemen stres dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati.

Stres dan perilaku negatif merupakan sumber pemborosan, dan meningkatkan biaya operasional perusahaan. Semakin tinggi stres dan perilaku negatif di tempat kerja, semakin sulit untuk bekerja dengan tenang dan cerdas, dan semakin sulit untuk mengasah strategi agar menghasilkan kinerja terbaik.

Semakin banyak karakter pengeluh dan pembawa berita buruk di perusahaan, semakin hilang kemampuan perusahaan untuk berkinerja hebat.

Merasakan tekanan, mendengarkan komplain, melihat perilaku kasar, mendengarkan kata-kata negatif yang tidak simpatik, dan merasakan emosional negatif, adalah hal-hal yang menjadikan budaya perusahaan melemah, dan menurunkan kinerja perusahaan.

Budaya kerja yang baik memiliki perilaku yang memperbaiki masalah, tenang, fokus, pembicaraan yang produktif, sikap yang saling peduli, dan mengarahkan setiap orang pada solusi.

Budaya kerja yang buruk bersumber dari pikiran negatif. Pikiran negatif adalah musuh dari pikiran positif. Ketika pikiran negatif menyerbu dan mengajak bertempur pikiran positif, maka pikiran positif harus selalu berhati-hati dan tidak terpancing ke dalam konflik. Pikiran negatif senang menciptakan konflik dan permusuhan, pikiran positif senang menciptakan damai dan kebaikan.

Perilaku negatif dan pemikiran yang tidak rasional dapat merusak keharmonisan kerja. Ketika perilaku dan ucapan bertentangan dengan akal sehat, maka secara emosional orang-orang di tempat kerja akan terjebak dalam gosip dan desas-desus yang merugikan semangat kerja.

Ruang kerja haruslah tumbuh secara rasional. Walaupun tingkat kreativitas sangat tinggi, tetapi proses kerja tetaplah harus bergerak di dalam kekuatan rasional dan ilmiah. Bila kekuatan rasional dan akal sehat kalah oleh kekuatan tidak rasional, maka setiap orang akan menghabiskan waktu kerjanya untuk menanggapi realitas dengan emosional yang tidak cerdas.

Ucapan positif, kata-kata positif, perilaku positif, sikap positif, dan tindakan positif yang terukur, pasti menghasilkan emosional yang membuat orang-orang di tempat kerja lebih optimis.

Kinerja terbaik dihasilkan dari kemampuan, untuk membuat kesepakatan kerja yang lurus dan terfokus. Bila di dalam proses kerja bercampur antara kekuatan positif dan negatif, maka perusahaan berpotensi tergelincir dan kehilangan fokus untuk menghasilkan yang terbaik.

Perilaku positif yang bersumber dari nilai-nilai budaya perusahaan, akan menjadi kekuatan yang menyatukan persepsi dan logika kerja. Bila persepsi dan logika kerja sudah satu visi, maka sangatlah mudah menyatukan barisan kerja, untuk menemukan solusi dan menghindarkan masalah.

Energi baik setiap orang di tempat kerja mampu memfokuskan perhatian untuk pencapaian terbaik. Energi baik mendorong untuk fokus pada solusi. Energi tidak baik mendorong untuk terpaku pada masalah dan kerumitan. Energi baik menjadikan setiap orang terhindarkan dari stres. Energi tidak baik memperpanjang penderitaan di dalam stres. Manusia cerdas pasti memperbaiki dirinya untuk hidup di dalam energi baik. Manusia tidak cerdas pasti tertutup pikirannya untuk menemukan energi baik. Hidup adalah pilihan.

Kata-kata dan perilaku negatif meningkatkan stres dan menurunkan kinerja. Ketika orang-orang negatif, yang suka berkata-kata pesimis dan negatif hadir di sekeliling Anda, maka berhati-hatilah terhadap energi negatif mereka. Bila Anda tidak berhati-hati dengan energi negatif, maka suasana kerja berpotensi rusak dan setiap orang akan terpaku pada masalah kerja, dan kebingungan untuk menemukan titik terang menuju solusi yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 25 10 2014

Disiplin mengantar Anda menjadi juara. Disiplin memudahkan Anda mengerjakan hal-hal tersulit. Disiplin menguatkan proses untuk pencapaian terbaik. Disiplin menjadikan yang tak mungkin, mungkin. Disiplin membiasakan Anda untuk bisa dan mampu.~Djajendra

Membersihkan diri dari kata-kata negatif. Semakin sering mengucapkan kata-kata yang menghakimi orang lain, semakin diri dijauhkan untuk kehidupan yang hebat. Hanya kata-kata positif, pikiran positif, dan emosi positif, yang dapat menjadikan kehidupan diri lebih berkualitas.~Djajendra

Menulis mimpi. Semua orang pasti punya kertas kosong, untuk menuliskan mimpi, dan bekerja keras untuk mewujudkannya.~Djajendra

Tindakan yang hebat dihasilkan dari keberanian untuk bersikap di dalam ketidakpastian yang tinggi. Tindakan yang hebat tidak akan terjadi bila semua kondisi ditunggu menjadi sangat sempurna. Tindakan yang hebat hanya dapat dilakukan oleh para pemberani, yang sudah memperhitungkan risiko dengan baik.~Djajendra

Bila berpikir positif dan berniat baik, maka hal-hal terbaik bisa datang dari realitas terburuk.~Djajendra

Menjadi lebih sadar; menjadi lebih sabar; menjadi lebih tenang; menjadi lebih rendah hati; adalah jalan menuju kemenangan.~Djajendra

Visi membuat diri melihat masa depan yang diinginkan. Misi membuat diri kerja keras dengan sepenuh hati di hari ini.~Djajendra

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.~Djajendra

Sebuah cita-cita bila dijadikan sebagai bagian praktis dan terpenting dari kehidupan sehari-hari, maka cita-cita tersebut dengan mudah dapat diwujudkan.~Djajendra

Seorang penjual yang andal cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.~Djajendra

Keberhasilan berasal dari menjadikannya sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Jadi, bila ingin sukses, biasakan dan disiplinkan diri seratus persen untuk fokus pada yang ingin Anda capai.~Djajendra

Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.~Djajendra

Keraguan dan suara-suara pesimis adalah musuh utama untuk pencapaian terbaik. Dan juga, musuh utama untuk membuat keputusan yang hebat.~Djajendra

Keputusan yang buruk dihasilkan dari perilaku yang tergesa-gesa dan penuh emosional. Tanpa ketenangan, tidak akan ada keputusan yang hebat. Kecerdasan emosi dan pikiran positif menghasilkan niat baik, hal ini menjadi awal untuk menghasilkan keputusan yang hebat dan unggul.~Djajendra

Ucapan kasar adalah kekerasan. Perilaku kasar adalah kekerasan. Kritikan kasar adalah kekerasan. Berdebat dengan kasar adalah kekerasan. Kekerasan dalam bentuk apapun akan menjadikan hidup tidak damai.~Djajendra

Pemimpin bukanlah orang biasa. Pemimpin adalah harapan. Setiap orang menaruh harapan padanya agar kehidupan yang lebih baik dapat dihadirkan.~Djajendra

Orang-orang yang merasa dirinya paling sukses, sedang memasuki zona kenyamanan. Dan, berpotensi kehilangan kreativitas untuk menuju zona baru.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUDAYA PERUSAHAAN MENGHASILKAN PERILAKU KERJA

“Sifat budaya itu dibentuk atau membentuk dirinya sendiri. Perusahaan yang andal tidak akan membiarkan budaya mengatur dirinya sendiri.”~Djajendra

Budaya perusahaan itu hidup, tumbuh, dinamis, dan berkembang oleh tanggung jawab. Membangun budaya perusahaan merupakan tugas tanpa batas waktu. Setiap hari, di sepanjang kehidupan perusahaan, setiap insan perusahaan wajib bekerja dengan sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai budaya kerja. Hanya nilai-nilai budaya kerja yang dapat menyatukan atau mengikat kebersamaan setiap orang di dalam kolaborasi kerja organisasi.

Sifat budaya perusahaan itu dinamis. Sama seperti sifat bisnis yang sangat dinamis. Kedinamisan itu terjadi karena sikap dan perilaku kerja yang harus menyesuaikan dengan realitas, situasi, kondisi, dan kepentingan. Budaya sangat dipengaruhi oleh perkembangan pemikiran, emosi, analisis, dan tanggung jawab.

Setiap perusahaan wajib memiliki core values (nilai-nilai inti budaya perusahaan) sebagai alat untuk mengembangkan energi positif budaya perusahaan. Nilai-nilai inti haruslah dipilih sesuai dengan jati diri perusahaan. Nilai-nilai inti haruslah dikonversi menjadi perilaku kerja yang konsisten. Nilai-nilai inti merupakan alat untuk menciptakan cara bersikap dan cara berperilaku di tempat kerja. Nilai-nilai inti budaya perusahaan haruslah sejalan dengan visi perusahaan. Nilai-nilai inti budaya perusahaan haruslah menjadi energi, yang mengalir di setiap fungsi dan peran di dalam organisasi. Nilai-nilai budaya perusahaan haruslah menjadi energi, yang mempengaruhi operasional sehari-hari di tempat kerja.

Sifat budaya itu dibentuk atau membentuk dirinya sendiri. Perusahaan yang andal tidak akan membiarkan budaya mengatur dirinya sendiri. Mereka akan membangun dan mengembangkan sebuah budaya, yang cocok atau sesuai dengan visi dan kepentingan. Dan, mereka akan mengembangkan budaya perusahaan dari waktu ke waktu sesuai realitas di lapangan.

Budaya perusahaan dibentuk dan dikembangkan agar setiap insan perusahaan dapat bertanggung jawab, untuk meningkatkan reputasi dan kredibilitas perusahaan. Bila budaya perusahaan tidak dibentuk berdasarkan kebutuhan dan pengalaman, maka perusahaan seolah-olah membiarkan realitas kehidupan kerja membentuk budayanya sendiri, sehingga berpotensi bertentangan dengan visi perusahaan.

Hasil akhir dari budaya perusahaan adalah sikap dan perilaku kerja, yang hebat menjalankan misi dan bergerak mewujudkan visi. Merawat dan memelihara budaya perusahaan, akan menguatkan perilaku dan sikap positif individu, termasuk memenuhi kebutuhan bisnis dan pelayanan.

Budaya perusahaan yang kuat akan menciptakan lingkungan kerja, yang mendorong dan menyatukan orang-orang untuk bekerja dan berproses secara konsisten dengan misi dan visi perusahaan.

Perilaku yang tidak disiplin dan rendah kadar etikanya sangatlah tidak baik untuk pengembangan budaya. Bila perusahaan membiarkan perilaku dan sikap dari karyawan dan pimpinan tanpa nilai-nilai inti yang konsisten, maka budaya perusahaan akan muncul secara otomatis, dan nantinya tidak mudah dikendalikan atau diatur kembali.

Kebiasaan dan rutinitas kerja yang bila tidak dikelola dengan profesional, akan memfasilitasi munculnya budaya kerja beretos rendah. Sikap, perilaku, dan kebiasaan tanpa aturan akan menciptakan budaya perusahaan yang lemah. Budaya perusahaan yang kuat dan efektif akan meningkatkan reputasi dan kredibilitas bisnis. Budaya perusahaan yang kuat lahir dari sikap dan perilaku yang taat pada komitmen; sikap dan perilaku yang bekerja dan menjalankan tata kelola secara profesional; sikap dan perilaku yang mematuhi etika perusahaan dengan konsisten; sikap dan perilaku yang transparan dan selalu mempertanggung jawabkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

LAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

DJAJENDRALAYANAN YANG HEBAT MENGHASILKAN PENJUALAN YANG HEBAT

“Bisnis yang hebat selalu beradaptasi dengan selera dan persepsi konsumen. Bisnis yang hebat selalu sadar bahwa perilaku konsumen sangat dinamis dan tak terduga.”~Djajendra

Seorang penjual yang andal pasti cerdas memahami pembeli. Dia tidak hanya harus hebat tentang produk dan jasa yang dijualnya, tetapi dia harus sangat hebat dan penuh empati, untuk berkomunikasi dan menjual apa yang dibutuhkan oleh pembeli.

Keberhasilan seorang penjual berasal dari menjadikan pelayanan sebagai bagian terpenting dari kehidupan sehari-hari. Membiasakan dan mendisiplinkan proses penjualan untuk fokus pada pelayanan yang diinginkan pelanggan, akan menjadikan penjualan sukses.

Produk yang hebat memiliki pelayanan sepenuh hati. Setiap produk dan jasa yang dibuat di dalamnya harus ada semangat pelayanan sepenuh hati. Pelayanan yang baik menentukan keberhasilan penjualan dan keuntungan.

Di era kompetis ini, sangat banyak perusahaan yang membuat produk dan jasa sejenis, yang membedakan hanyalah karakter pelayanan. Semakin mampu memahami pembeli, semakin mampu memberikan kebaikan dan kualitas kepada pembeli, semakin sukses penjualan.

Bila sikap baik dan perilaku santun hilang di dalam sebuah pelayanan, maka pelayanan itu akan ditinggalkan. Pelayanan sepenuh hati membantu produk dan perusahaan mendapatkan reputasi dan kepercayaan.

Sudah bukan zamannya lagi penjual mengatur pembeli. Zaman telah berubah, kompetisi sangat ketat, persaingan hanya dapat dimenangkan dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

Peningkatan loyalitas pelanggan hanya dapat dilakukan dengan pelayanan, kualitas, dan profesionalisme. Loyalitas pelanggan akan meningkatkan kepercayaan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang melebihi sebelumnya.

Perusahaan yang mampu memberikan layanan yang luar biasa, yang melebihi harapan pelanggan, akan memanen keuntungan. Sedangkan perusahaan yang mengabaikan pelayanan dan terlalu fokus pada produk, akan mengalami penurunan penjualan. Zaman sekarang adalah zaman pelayanan dan zaman kualitas. Jadi, siapapun yang mampu menguasai pelayanan dan kualitas pastilah menjadi pemenangnya.

Pembeli selalu ingin mendapatkan informasi yang rinci, dan selalu ingin tahu banyak tentang produk dan jasa yang mereka sukai. Oleh karena itu, penjual yang baik pasti menjadi pelayan yang andal, untuk memenuhi rasa ingin tahu pembeli.

Seorang penjual yang baik pasti membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menjaga integritas agar hubungan saling percaya dapat meningkatkan target dan kinerja.

Perilaku yang positif dan baik; tindakan yang sepenuh hati dan profesional; cara pelayanan yang terfokus, untuk memberikan yang terbaik dari hati yang paling tulus dan melayani; akan menjadikan penjual selalu unggul dan berkinerja hebat.

Penjual dan perusahaan harus menciptakan trust, dan membangun hubungan interpersonal yang mampu meningkatkan kualitas komersial produk dan jasa.

Seorang penjual wajib memiliki orientasi atau pandangan hidup yang melayani kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Seorang penjual wajib menyiapkan dirinya dengan pengetahuan, wawasan, keahlian menjual, keandalan untuk melayani, dan kualitas yang membuat pelanggan bahagia.

Seorang penjual wajib memiliki energi positif yang disenangi oleh pelanggan; wajib memiliki aura tubuh yang memancarkan energi baik, untuk mengakrabkan hubungan dengan pelanggan.

Seorang penjual wajib fokus pada pelayanan, dan tidak terjebak dalam orientasi menjual, tetapi selalu fokus pada orientasi melayani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPUTUSAN YANG HEBAT SUDAH MEMETAKAN RISIKO DAN PELUANG

DJAJENDRAKEPUTUSAN YANG HEBAT SUDAH MEMETAKAN RISIKO DAN PELUANG

“Keraguan dan suara-suara pesimis adalah musuh utama untuk pencapaian terbaik. Dan juga, musuh utama untuk membuat keputusan yang hebat.”~Djajendra

Sebuah keputusan tidaklah boleh dibuat sesuka hati, haruslah dipertimbangkan dari berbagai sudut dan perspektif.

Awasi dan kendalikan sikap dan perilaku. Sikap dan perilaku dengan prinsip kehati-hatian dan penuh ketenangan, akan memiliki energi yang unggul, untuk menghasilkan keputusan yang hebat.

Hidup dan pekerjaan membutuhkan keputusan-keputusan yang hebat dan benar. Keputusan yang baik memudahkan untuk pencapaian yang lebih baik. Kemampuan untuk mengidentifikasi dan mempertimbangkan berbagai faktor, risiko dan peluang, akan menjadikan keputusan lebih berkualitas.

Serumit apapun sebuah persoalan, keputusan yang baik akan memberikan solusi yang hebat. Kemampuan untuk melihat hasil akhir yang hebat; kemampuan untuk bekerja di dalam proses yang hebat; kemampuan untuk memetakan peluang dan risiko dengan penuh kualitas; kemampuan kreatif untuk menemukan banyak alternatif, jalan keluar, solusi, dan perbaikan; kemampuan untuk berkaca dan berinterospeksi pada pengalaman; kemampuan untuk menghitung dan menganalisis dengan akurat dan tepat; kemampuan untuk menyatukan energi dengan etika dan profesionalisme; kemampuan untuk menyatukan orang-orang di dalam satu persepsi dan nilai; akan menghasilkan keputusan yang kuat dan unggul.

Keputusan yang buruk dihasilkan dari perilaku yang tergesa-gesa dan penuh emosional. Tanpa ketenangan, tidak akan ada keputusan yang hebat.

Kecerdasan emosi dan pikiran positif menghasilkan niat baik, hal ini menjadi awal untuk menghasilkan keputusan yang hebat dan unggul.

Sebuah keputusan tidak hanya dihasilkan dari reaksi atas sebuah situasi dan keadaan. Tetapi, dari semangat untuk mengamankan rencana jangka panjang, dan juga menghindarkan berbagai risiko dan potensi negatif.

Keputusan yang baik dihasilkan dari pengetahuan yang baik.

Keputusan yang sudah diambil haruslah diperjuangkan dengan penuh percaya diri, untuk mendapatkan hasil terbaik. Keraguan dan ketakutan akan menjadi energi negatif, yang pada akhirnya menjadikan keputusan tidak menghasilkan seperti yang diinginkan.

Keputusan yang sudah diambil tidak boleh diperdebatkan lagi, tetapi harus difokuskan semua energi dan sumber daya agar keputusan tersebut menghasilkan yang terbaik.

Ketidaktenangan dan emosi yang tidak stabil membuat keputusan yang diambil, akan kehilangan sesuatu yang sangat penting. Jadi, hindari emosi negatif dan niat tidak baik saat membuat keputusan. Emosi tidak baik, pikiran tidak baik, niat tidak baik, akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik, dan berpotensi merugikan reputasi dan kredibilitas Anda.

Dalam proses pengambilan keputusan, bila setiap orang hadir dengan niat baik dan emosi cerdas. Maka, proses tersebut akan menjauhkan semua orang dari konflik dan perdebatan tidak cerdas.

Semua orang boleh dan berhak untuk menyuarakan pendapat di dalam proses pembuatan keputusan. Semua orang boleh dan berhak berbeda pandangan dan sikap di dalam proses pembuatan keputusan. Tetapi, ketika keputusan sudah diambil, maka semua orang harus bersatupadu, dan saling berkontribusi untuk hasil terbaik.

Sikap tegas dan optimis menjadikan keputusan menghasilkan pencapaian terbaik.

Pengalaman dijadikan guru dan tempat mengambil hikmah, lalu mengambil waktu untuk belajar dan merenungkannya dari niat baik dan pikiran baik.

Keputusan yang benar sudah menghitung risiko dan peluang. Bila risiko dan peluang sudah dipahami dan mampu dijalani dengan baik, maka mulailah menjelajahi  semua proses dengan mempertimbangkan konsekuensi. Lalu, fokuskan energi dan sumber daya dengan penuh optimis, siapkan perilaku terbaik untuk mencapai hasil terbaik dari keputusan yang diambil.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMIMPIN ADALAH TEMPAT MENARUH HARAPAN

LEADERSHIP 2014PEMIMPIN ADALAH TEMPAT MENARUH HARAPAN

“Pemimpin bukanlah orang biasa. Pemimpin adalah harapan. Setiap orang menaruh harapan padanya agar kehidupan yang lebih baik dapat dihadirkan.”~Djajendra

Pemimpin adalah harapan. Seorang pemimpin yang baik menjadi ahli dalam mengembangkan budaya mencari solusi, bukan budaya mencari siapa yang salah. Pemimpin sebagai tempat berharap, harus memfokuskan energi dan sumber daya untuk menghasilkan kesejahteraan dan kebaikan.

Pemimpin harus mampu membukakan jalan dan menunjukkan arah yang benar. Pemimpin tidak boleh menjadikan keadaan semakin rumit dan membuat orang-orang kebingungan tentang masa depan. Setiap kompleksitas haruslah disederhanakan oleh pemimpin, dan menjadikan orang-orang merasa aman dan nyaman dengan realitas yang ada, tanpa menambah rasa bingung.

Pemimpin haruslah seorang yang hebat dan andal, yang mampu memikul harapan dan tanggung jawab, untuk mewujudkan harapan menjadi kenyataan.

Bila seorang pemimpin tidak andal dan tidak hebat, maka dia hanya akan menyulitkan dan menambah kerumitan.

Pemimpin yang andal pasti berjuang untuk visi yang lebih besar dari visi pribadinya. Dia akan menjadikan hidupnya untuk mengalirkan kemampuan dan perilaku, yang menjembatani setiap kepentingan untuk mendapatkan solusi.

Pemimpin sebagai tempat berharap harus memiliki cara dan kekuatan untuk memenangkan harapan. Untuk itu, pemimpin harus memiliki kekuatan dan kualitas untuk memimpin proses, untuk memenuhi harapan, dan bukan sekedar menunggu hasil dengan diam. Pemimpin harus cerdas menyelesaikan perjalanan menuju harapan dengan hasil yang memuaskan banyak orang.

Untuk dapat mewujudkan harapan, pemimpin wajib memiliki kecerdasan emosional, yang menjadikan dirinya selalu tenang dan cerdas, dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi. Pemimpin yang hebat selalu terhubung dan membangun hubungan positif. Dia cerdas dalam menerima sikap, perilaku, dan energi orang lain. Juga; cerdas menyiapkan sikap, energi, dan perilaku untuk memposisikan kepemimpinannya dengan tegas dan jelas.

Pemimpin yang hebat memiliki kemampuan praktis dan efektif untuk menemukan solusi yang tepat. Memiliki keyakinan yang kuat untuk mewujudkan keinginan dan tujuan. Karakter kerjanya kuat dan berkelanjutan. Cara kerjanya lincah, tegas, dan mengikuti arah dengan keberanian.

Pemimpin yang andal mampu menguasai diri dengan akal sehat, dan mampu menjaga ego supaya tidak berlebihan. Pemimpin yang andal selalu memperkaya pola kerja dengan bekerja bersama. Dia selalu memiliki akal sehat untuk menghormati orang-orang disekitarnya, dan mengalirkan energi optimis untuk mengajak setiap orang secara bersama-sama mewujudkan harapan.

Pemimpin yang hebat selalu bekerja secara kolektif, dan menyatukan persepsi semua orang, lalu memotivasi mereka untuk bergerak dan bekerja keras mewujudkan harapan.

Pemimpin adalah tempat menaruh harapan. Karena dia memikul harapan semua orang, maka dia akan memberdayakan semua orang, supaya mendukung program kerjanya agar dapat secara bersama-sama mewujudkan harapan.

Pemimpin andal selalu menguatkan setiap orang; menginspirasi mereka untuk segera mewujudkan harapan; membakar semangat mereka dengan antusiasme; serta menciptakan jalan, arah, strategi, dan taktik yang tepat agar harapan dapat terwujud.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 17 10 2014

Fokus dan konsentrasi adalah kemampuan yang menjadikan seseorang sukses dan hebat. Siapapun yang kehilangan fokus dan konsentrasi akan kehilangan peluang terbaik.~Djajendra

Bangunlah jembatan untuk memberi jalan kepada orang-orang baik, hadir ke dalam hidupmu. Bangunlah tembok untuk menutup jalan orang-orang tidak baik, sehingga hidupmu tidak dirusak oleh energi negatif.~Djajendra

Anda yang tidak mampu mengelola stres dengan baik, akan mengalami penurunan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat.~Djajendra

Hanya dirinya sendiri yang dapat mengubah hidupnya; dan tidak mudah untuk merubah seseorang, bila orang tersebut tidak ingin berubah.~Djajendra

Cinta selalu memberi, dan cinta tidak pernah mengambil, apalagi merugikan.~Djajendra

Masa lalu adalah sekolah yang mengajarkan cara hidup di masa depan.~ Djajendra

Ketika keyakinan Anda menakut-nakuti hidup Anda, maka segeralah memperbaiki keyakinan tersebut. Keyakinan yang baik adalah yang membuat Anda lebih berani dan lebih tegas.~Djajendra

Menantikan sesuatu tanpa kesabaran menjadikan Anda tidak bahagia.~Djajendra

Tindakan adalah kunci untuk mendapatkan hasil, tanpa tindakan tidak ada hasil yang didapatkan~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRES YANG BERLEBIHAN MENGHILANGKAN KECERDASAN DAN AKAL SEHAT

“Berdayakan nilai-nilai positif, untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda.”~Djajendra

Emosi adalah hasil dari perilaku pikiran. Pikiran yang terdidik dan terbiasa di dalam nilai-nilai kebaikan, akan menghasilkan ekspresi emosi baik. Pikiran yang tidak teratur dan suka berteman dengan nilai-nilai negatif, akan menghasilkan ekspresi emosi yang merugikan diri sendiri. Emosi yang terkelola di dalam nilai-nilai positif, selalu tenang dan terkendali, walau sedang stres. Emosi yang stabil menjadikan Anda produktif dan berkualitas.

Kinerja yang hebat dihasilkan dari emosi yang stabil dan terkelola dengan baik. Emosi yang stabil merupakan tanda bahwa diri cerdas emosi. Seseorang yang cerdas emosi biasanya mampu mengelola fisik, mental, dan menjauhkan stres dari kehidupannya. Emosi yang stabil menjauhkan diri dari kecemasan dan keraguan, sehingga diri memiliki keadaan emosional yang siap berkarya dan mencapai puncak kinerja.

Stres besar merupakan hasil dari ketidakcerdasan emosional.  Emosi yang cerdas akan membiarkan stres kecil di dalam proses kreativitas dan perubahan, tetapi tidak akan membiarkan stres besar merusak segala sesuatu di dalam kehidupannya. Stres besar yang dibiarkan berpotensi menjadi depresi yang memperlemah diri untuk mencapai kinerja.

Emosi yang cerdas mendorong pikiran menjadi lebih kreatif di dalam energi positif. Kondisi ini memotivasi diri untuk berevolusi menuju kemajuan. Diri yang cerdas emosi mampu meningkatkan kecerdasan, untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadirkan oleh kompleksitas kehidupan. Emosi cerdas dan pikiran positif mampu mengembangkan kemampuan diri, untuk menghadapi berbagai peristiwa dan realitas dengan tindakan yang luar biasa.

Ketidakmampuan untuk mengelola stres dengan baik, menjadikan diri mengalami proses penurunan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat; sehingga sulit menghadapi kompleksitas masalah. Keadaan stres yang tidak terkendali menjadikan seseorang kehilangan kecerdasan, dan kehilangan akal sehat untuk menetapkan strategi dan taktik yang tepat dan benar.

Hargai hidup Anda; hargai pekerjaan Anda; hargai diri Anda; hargai hubungan baik Anda.  Ketika Anda menghargai hal-hal yang membantu kemajuan hidup Anda, maka setiap hari Anda pasti mampu meningkatkan suasana hati positif. Suasana hati positif mudah menumbuhkan rasa syukur, dan menjadikan diri lebih peduli, untuk mengelola internal dirinya menjadi lebih andal dan hebat.

Stres yang berlebihan menghilangkan fokus dan menyulitkan pencapaian kinerja terbaik. Stres menghasilkan kekhawatiran, takut, ragu, tidak berani, dan semuanya ini menjadikan diri tidak mampu mengambil tindakan yang tepat dan hebat.

Anda yang mudah stres berarti mudah mengalami kekalahan di dalam hidup. Stres menyeret diri untuk hidup di dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Stres membiarkan diri tak berdaya, dan mengalami kemunduran. Miliki akal sehat dan pikiran yang jernih. Lalu, cerdaskan emosional, untuk mengontrol diri dari bahaya stres.

Stres kecil dapat digunakan untuk menguatkan proses kreativitas, tetapi stres besar hanya menjadikan Anda mundur secara mental. Berilah diri Anda energi positif. Berdayakan semua nilai-nilai positif untuk menciptakan medan energi positif di dalam diri Anda. Dan, jadikan diri Anda selalu termotivasi untuk mengelola emosi yang stabil dan cerdas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BRIEFING ADALAH KOMUNIKASI TATAP MUKA YANG MENYATUKAN PIMPINAN DENGAN STAFNYA

KUTA BALI-KEMENKES 2014BRIEFING ADALAH KOMUNIKASI TATAP MUKA YANG MENYATUKAN PIMPINAN DENGAN STAFNYA

“Briefing dapat mengingatkan kembali semua prioritas yang sifatnya segera, mengumpulkan informasi dari realitas di lapangan, dan mempersiapkan para staf untuk lebih relevan dengan pencapaian kinerja.”~Djajendra

Briefing adalah komunikasi tatap muka yang paling efektif dan cepat untuk menjalankan tugas sehari-hari. Para leader selalu menggunakan komunikasi briefing, untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan informasi kepada para karyawan. Sifat komunikasi briefing adalah singkat, jelas, ringkas, terukur, langsung, tata muka, dialog, umpan balik langsung, dan interaksi langsung. Komunikasi briefing menjadikan leader dan karyawan saling berinteraksi secara langsung, untuk menuntaskan prioritas dan tanggung jawab harian.

Komunikasi briefing menjadikan leader dan tim selalu berhubungan; dan memastikan bahwa tujuan dan target masih dalam satu visi, satu misi, dan satu bahasa kerja. Komunikasi briefing menyediakan ruang untuk saling mengklarifikasi dan menguatkan etos kerja.

Pemimpin yang profesional memiliki etos komunikasi yang cepat, tepat, efisien, efektif, dan memiliki daya dorong untuk pencapaian terbaik. Briefing adalah sebuah etos komunikasi yang biasanya dipraktikkan, untuk menyatukan persepsi dan arah kerja tim. Briefing menjadikan hubungan kerja sangat dekat dan saling melengkapi. Briefing yang berkualitas menyatukan semua orang di dalam soliditas bersama, serta mendorong semua orang untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja.

Komunikasi briefing mampu memberikan penjelasan dan informasi dengan sangat rinci, akurat, tepat, relevan, dan sesuai realitas. Dialog tata muka antara leader dengan staf mampu menguatkan komitmen, kepercayaan, keyakinan, dan tanggung jawab bersama. Komunikasi briefing menjelaskan dan menerangkan segala sesuatu, serta menghilangkan kesalahpahaman dan ketidaktahuan.

Kesibukan di dalam rutinitas kerja dapat mengakibatkan staf lupa atau lalai, untuk fokus pada prioritas dan target. Di sinilah peran leader menjadi sangat penting untuk melakukan komunikasi briefing.  Briefing dapat mengingatkan kembali semua prioritas yang sifatnya segera, mengumpulkan informasi dari realitas di lapangan, dan mempersiapkan para staf untuk lebih relevan dengan pencapaian kinerja.

Briefing menjadikan informasi selalu terbarukan, realitas staf dan proses pencapaian target terkontrol dengan baik.  Briefing mendekatkan leader dan staf, menjadikan mereka saling mengklarifikasi, dan saling memberi umpan balik untuk sebuah pencapaian yang lebih baik.

Komunikasi langsung dan efektif sangatlah penting agar semua hal di dalam organisasi terkendali dan terjaga. Kegagalan komunikasi dapat menyebabkan kesalahpahaman, kebingungan, gosip,  dan keraguan pada realitas yang ada. Briefing sebagai salah satu cara berkomunikasi yang cepat dan efisien, mampu menyederhanakan hal-hal kompleks, untuk dapat memberikan informasi yang jelas dan ringkas. Jadi, seorang leader yang profesional pasti memanfaatkan kehebatan briefing untuk berkomunikasi secara murah, cepat, tepat sasaran, akurat, produktif, dan ringkas.

Briefing setiap hari dengan durasi pertemuan 30 sampai dengan 60 menit, mampu mengingatkan semua orang untuk fokus dan produktif. Di dalam briefing, pemimpin dapat memberikan informasi terbaru, memotivasi staf agar lebih hebat di dalam menuntaskan tugas dan tanggung jawab.

Briefing adalah komunikasi yang paling efektif untuk saling menguatkan peran kerja, menguatkan komitmen bersama, dan meningkatkan etos untuk pencapaian kinerja terbaik.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 13 OKTOBER 2014

Disiplin terhadap hal-hal terkecil menjadikan hal-hal besar terwujud~Djajendra

Kemampuan tanpa disiplin adalah awal kekurangan~Djajendra

Siapa pun bisa memegang kemudi saat laut tenang.~ Publilius Syrus

Pemimpin hebat bersifat rendah hati dan tidak pernah terjebak di ruang kerjanya, dia selalu pergi keluar untuk melihat langsung peristiwa dan cara kerja anggotanya, dan memiliki empati untuk membantu anggotanya.~Djajendra

Pemimpin akan kehilangan makna ketika dia menikmati zona kenyamanan. Pemimpin akan mendapatkan kehormatan ketika dia hebat mengelola ketidakpastian, kedinamisan, kreativitas, rintangan, ketidakteraturan, dan mendapatkan nilai tambah darinya.~Djajendra

Jangan memimpin untuk menyenangkan setiap orang, Anda pasti kecewa. Pimpinlah mereka semua dan fokuskan energi mereka untuk mewujudkan visi. Jadi, Anda memimpin bukan untuk menyenangkan semua orang, tetapi untuk mengajak semua orang membantu Anda mewujudkan visi menjadi kenyataan.~Djajendra

Pemimpin bertugas memampukan orang lain untuk mewujudkan visi menjadi kenyataan, dan menjadikan setiap orang penuh semangat untuk menjalani misi perusahaan.~Djajendra

Jangan biarkan kata-kata dikendalikan oleh emosi yang tidak cerdas. Jangan biarkan kata-kata terucap demi memuaskan diri sendiri dan melukai diri orang lain. Ucapan tidak baik pasti bisa dimaafkan oleh orang baik, tetapi mereka tetap akan mengingatnya, dan tidak akan terlupakan.~Djajendra

Komunikasi selalu menjadi jembatan yang mengantarkan tujuan untuk menjemput hasil akhir terbaik.~Djajendra

Dalam dunia yang kompleks, kesederhanaan adalah penting. Siapa pun yang cerdas menyederhanakan pola pikir dan pola hidupnya, dia akan terhindar dari kebingungan dan kompleksitas kehidupan.~Djajendra

Ketika Anda melawan sesuatu, Anda terikat kepadanya untuk selamanya. Selama Anda memperjuangkannya, Anda diberikan kekuatan olehnya. ~ Anthony de Mello (“When you fight something, you’re tied to it forever. As long as you’re fighting it, you’re giving it power.”~ Anthony de Mello)

Tantangan kepemimpinan adalah menjadi kuat, tetapi tidak kasar; bersikap baik, tapi tidak lemah; berani, tapi tidak menggertak; menjadi bijaksana, tapi tidak malas; rendah hati, tapi tidak malu-malu; bangga, tapi tidak sombong; memiliki humor, tapi tanpa kebodohan.~ Jim Rohn

Jangan mencari-cari kesalahan, temukan saja obatnya.~ Henry Ford

Bagaimana membedakan seseorang itu pemimpin dan bukan pemimpin? Pemimpin mampu melihat sinar terang dari sebuah keadaan sulit; sedangkan yang bukan pemimpin, hanya mampu berkeluh-kesah, dan jiwanya hanya melihat gelap.~Djajendra

Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan dan mempertemukan. Dibutuhkan jembatan yang kuat, lancar, dan tidak macet agar dapat terhubung dan dipertemukan. Bila jembatan tersebut membuat orang-orang terjebak dan terperosok, maka tidak akan pernah ada solusi dan kesempatan untuk saling berbicara, saling mendengarkan dengan penuh empati dan toleransi.~Djajendra

Pemimpin yang hebat tumbuh dari diri sejatinya, bukan tumbuh dan berkembang dari kekuasaan dan jabatan yang dimiliki. Pemimpin sejati berkembang dari sikap rendah hati dan melayani, bukan dari sikap otoriter yang berkekuatan kekuasaan dan wewenang. Pemimpin sejati tidak pernah pensiun, di sepanjang hidupnya dia tetap memimpin dan melayani hidup, walau dia sudah tidak memiliki kekuasaan dan jabatan formal.~Djajendra

Ketika kesadaran diri seorang pemimpin rendah. Maka, kekuasaan, jabatan, otoritas, kekuatan yang dipercayakan kepadanya akan mengambil jiwanya. Dan, dia akan kehilangan jati diri untuk memimpin.~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan yang tetap dan konsisten. Kebahagiaan merupakan hasil kejar-mengejar antara energi baik dan energi tidak baik. Jadi, siapapun yang setiap bangun pagi menyiapkan dirinya, untuk mengejar dan hidup sepenuhnya di dalam energi baik, maka pada hari itu dia akan menikmati bahagia. ~Djajendra

Seiring waktu, kebaikan sejati berproses melalui tahap yang berbeda, tahap yang penuh ketidakpastian, tahap yang kadang-kadang bisa menjadikan diri ragu atau takut dengan jalan kebaikan. Bila diri konsisten dan sepenuh hati bergerak dan hidup di jalan kebaikan, maka pertumbuhan dan kemajuan secara bertahap pasti didapatkan. Biasanya, jalan kebaikan bukanlah jalan yang mudah untuk dilalui; akan ada penurunan, kerusakan, kerikil-kerikil tajam, tembok penghalang, dan situasi yang tidak jelas. Semua yang terkesan tidak baik itu sesungguhnya bertujuan mendewasakan dirimu, supaya engkau semakin kuat, dan tak mudah memudar di semua cuaca atau situasi kehidupan.~Djajendra

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

KOMUNIKASI ADALAH JEMBATAN YANG MENGHUBUNGKAN DAN MEMPERTEMUKAN

DjajSCN9599KOMUNIKASI ADALAH JEMBATAN YANG MENGHUBUNGKAN DAN MEMPERTEMUKAN

“Komunikasi selalu menjadi jembatan yang mengantarkan tujuan untuk menjemput hasil akhir terbaik.”~Djajendra

Komunikasi yang baik menghubungkan dan mempertemukan berbagai kepentingan yang berbeda. Anda yang terampil dan berkomunikasi dengan baik, pasti mengalir dengan mudah di setiap interaksi. Sifat yang ramah tamah dan mudah beradaptasi di berbagai lingkungan kehidupan sosial, menjadikan Anda andal dan mudah mendapatkan tujuan.

Komunikasi dengan kata-kata dan sikap yang baik menjadikan hubungan semakin baik. Semakin baik pilihan kata-kata, semakin positif sikap, dan semakin cerdas emosi. Maka, semakin Anda terhubung dan bertemu dengan kepentingan yang Anda inginkan.

Hindari untuk bereaksi terhadap situasi dengan kata-kata yang menyakitkan perasaan orang lain. Apapun situasi dan kondisinya, pilihlah kata-kata yang baik, ucapkan dengan tenang dan santun.

Jangan biarkan kata-kata dikendalikan oleh emosi yang tidak cerdas. Jangan biarkan kata-kata terucap demi memuaskan diri sendiri dan melukai diri orang lain. Ucapan tidak baik pasti bisa dimaafkan oleh orang baik, tetapi mereka tetap akan mengingatnya, dan tidak akan terlupakan.

Komunikasi yang baik dapat memenangkan kesepakatan yang Anda buat. Semua kesepakatan bisnis dihasilkan dari komunikasi yang cerdas. Kinerja yang hebat juga dihasilkan dari komunikasi yang baik. Hubungan kerja yang baik dihasilkan dari komunikasi yang baik. Komunikasi selalu menjadi jembatan yang mengantarkan tujuan untuk menjemput hasil akhir terbaik.

Komunikasi diperlukan untuk menyelesaikan kesalahpahaman, konflik, kebohongan, ketidakpercayaan, dan ketidakjujuran. Nilai-nilai dan emosi positif yang terangkai di dalam pikiran baik, akan mengeluarkan kata-kata berenergi positif, yang akhirnya dapat memberikan penafsiran yang jelas, sehingga persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

Komunikasi yang baik selalu berhati-hati dan cerdas emosi saat membuat asumsi. Komunikasi yang baik bersumber dari fakta-fakta yang benar, data-data yang benar, ide-ide yang dapat dipertanggung jawabkan, emosi yang cerdas, pikiran baik, niat baik, dan kepentingan yang tidak merugikan orang lain.

Komunikasi dapat digunakan untuk menyelamatkan sebuah hubungan. Bila ada rasa hormat dan kejujuran, maka sebuah hubungan dapat diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. Selama niat baik, keikhlasan, kejujuran, dan rendah hati menjadi energi komunikasi. Maka, sebuah hubungan pasti menjadi lebih berkualitas.

Ketenangan adalah sahabat komunikasi, ketakutan adalah musuh komunikasi. Miliki rasa tenang, percaya diri, dan kendali diri yang baik di setiap komunikasi. Jangan biarkan diri menjadi panik, kehilangan kendali, cemas, takut, gugup, dan kehilangan kepercayaan diri. Berikan respon dengan energi positif, dan jangan pernah bereaksi dengan perasaan tidak nyaman.

Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan dan mempertemukan. Oleh karena itu, jauhkan sikap menyalahkan. Bila masih menyalahkan, maka komunikasi sebagai jembatan akan menjadi rapuh dan tidak kuat untuk dilalui, sehingga tidak bisa menghubungkan dan mempertemukan kepentingan siapapun.

Miliki kekuatan untuk merespon situasi dengan cerdas emosi dan pikiran kreatif. Miliki kemampuan berkomunikasi untuk membuat segala sesuatu sesuai dengan kebenaran yang diinginkan. Miliki kemampuan untuk merespon sesuai arah dan realitas. Miliki kata-kata terbaik untuk diucapkan dan menjadikan yang mendengar lebih percaya pada Anda.

Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan dan mempertemukan. Dibutuhkan jembatan yang kuat, lancar, dan tidak macet agar dapat terhubung dan dipertemukan. Bila jembatan tersebut membuat orang-orang terjebak dan terperosok, maka tidak akan pernah ada solusi dan kesempatan untuk saling berbicara, saling mendengarkan dengan penuh empati dan toleransi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PENGAMANAN FISIK DAN JIWA PERUSAHAAN

DJAJENDRA“Pengamanan perusahaan yang profesional dan cerdas sosial, akan mudah mewujudkan visi dan menjalankan misi sehari-hari dari insan perusahaan.”~Djajendra 

Operasionalisasi perusahaan perlu dijaga dan dirawat dengan pengamanan yang profesional. Keamanan yang terpelihara dalam tingkatan optimal memudahkan perusahaan untuk mencapai visi dan menjalankan misi. Keamanan yang baik menjamin insan perusahaan menjalankan tugas dan fungsinya dengan tenang dan damai.

Pengamanan adalah kegiatan yang bersifat sangat dinamis dan tak terduga. Dibutuhkan sebuah kepemimpinan pengamanan yang cerdas sosial, serta penuh integritas dalam menjalankan fungsi dan tugas pengamanan. Pengamanan yang baik pasti mampu memberikan perlindungan sekaligus dorongan bagi tercapainya tujuan dan target-target perusahaan.

Dunia bisnis membutuhkan tingkat keamanan yang optimal. Bila keamanan terjaga dan terawat dengan profesional, maka bisnis sebagai sumber pencipta nilai tambah dan kekayaan akan terjaga kesinambungannya. Perusahaan sebagai organisasi bisnis wajib meningkatkan profesionalisme dan tanggung jawab pengamanan di perusahaan.

Setiap perusahaan adalah aset yang menciptakan kekayaan untuk negara dan bangsa. Jadi, walaupun sebuah perusahaan dimiliki secara perorangan maupun kelompok, tetapi perusahaan tersebut menjadi energi, untuk menciptakan kesejahteraan dan meningkatkan kekuatan sebuah bangsa. Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan kekuatan pengamanan dan kepastian hukum atas operasionalisasi sebuah perusahaan. Semua kebijakan, aturan, dan peraturan pemerintah harus bersifat jangka panjang dan menjamin keberlangsungan sebuah perusahaan dalam mencapai visinya.

Keamanan perusahaan yang profesional selalu cerdas mengkombinasikan pengamanan fisik dan jiwa perusahaan. Pengamanan fisik perusahaan tidaklah terlalu sulit, sebab semuanya terlihat oleh mata dan dapat dipertanggung jawabkan secara terukur dan konsisten. Jiwa perusahaan tidaklah mudah untuk diamankan. Jadi, fungsi pengamanan untuk jiwa perusahaan memerlukan berbagai kecerdasan, dan implementasi budaya perusahaan yang kuat.

Pengamanan jiwa perusahaan memerlukan fungsi intelijen perusahaan, baik untuk diinternal maupun dieksternal perusahaan. Untuk diinternal perusahaan, fungsi intelijen harus dititikberatkan pada kemampuan melakukan penyatuan mindset dan sistem keyakinan insan perusahaan terhadap nilai-nilai perusahaan, norma-norma perusahaan, aturan, peraturan, etika bisnis, tata kelola dan good governance, nilai-nilai kepemimpinan, dan budaya perusahaan. Sedangkan untuk dieksternal perusahaan, fungsi intelijen dititikberatkan pada kecerdasan untuk merangkul warga setempat, serta penyelidikan terhadap potensi ancaman dan gangguan terhadap keamanan jiwa insan perusahaan dan aset perusahaan.

Memahami dan menguasai wilayah pengamanan dengan cerdas sosial dan profesional. Setiap wilayah memiliki kondisi geografis dan demografis penduduk yang beragam. Ketika sebuah perusahaan hadir di sebuah wilayah, maka perusahaan tersebut wajib memikirkan tentang keamanan jiwa insan perusahaan dan aset perusahaan. Jadi, di mana pun perusahaan berada, setiap saat wajib memperhatikan keamanan wilayah. Apalagi sifat pengamanan itu dinamis dan tak terduga, sehingga diperlukan perhatian yang sifatnya konsisten dan fokus.

Realitas sosial masyarakat tempat perusahaan berada perlu dicermati dan selalu dipelajari dengan baik. Hubungan yang baik dan harmonis dengan masyarakat  di lingkungan perusahaan wajib dikelola dengan profesional dan cerdas sosial. Kecerdasan menggalang warga setempat untuk menjadi energi positif, yang membantu mengamankan jiwa insan perusahaan dan aset perusahaan, haruslah menjadi bagian terpenting dari kepemimpinan pengamanan perusahaan. Perusahaan harus menjadi kekuatan ekonomi dan bisnis, yang bersahabat dengan lingkungan dan masyarakat setempat. Hal ini diperlukan agar reputasi dan kredibilitas perusahan disegani dan dihormati, sehingga sistem keamanan perusahaan akan lebih mudah untuk diimplementasikan dengan profesional.

Pengamanan perusahaan yang profesional wajib dilaksanakan secara prosedural dan berdasarkan kode etik. Setiap prinsip-prinsip pengamanan perusahaan harus memperhatikan pelayanan yang memudahkan interaksi antar stakehodler. Dan juga, pengamanan perusahaan wajib memiliki kemampuan administratif untuk pencatatan, pelaporan, dan pengawasan.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

 

KEKUASAAN DAN JABATAN ADALAH ALAT PELAYANAN

??????????“Ketika kesadaran diri seorang pemimpin rendah. Maka, kekuasaan, jabatan, otoritas, kekuatan yang dipercayakan kepadanya akan mengambil jiwanya. Dan, dia akan kehilangan jati diri untuk memimpin.”~Djajendra

“Kenapa setelah saya pensiun, orang-orang yang sebelumnya membutuhkan dan menghormati saya, sekarang melihat saya pun tidak mau?” Tanya seorang audience

Perasaan kehilangan kekuasaan dan jabatan sering sekali mengganggu kehidupan banyak orang. Sering sekali orang-orang tidak mau mempersiapkan dirinya sejak awal untuk hidup tanpa jabatan, tanpa kekuasaan, dan tanpa wewenang. Sekali seseorang sudah menikmati kekuasaan, jabatan, dan wewenang; dia akan kecanduan dan sulit melepaskannya kembali.

Kecanduan kekuasaan seperti penyakit yang menghilangkan jiwa seseorang. Ketika kekuasaan sudah tidak dimiliki lagi, dirinya merasa kehilangan hidup. Kekuasaan dan jabatan yang sudah dijadikan sebagai identitas kehidupan sosial, kalau sekarang hilang, maka dirinya merasakan dampak dari kehilangan identitas sosial tersebut. Jelas, hal ini akan menjadikan dirinya depresi dan kehilangan akal sehat untuk dapat kembali ke dalam diri sejatinya.

Jabatan dan kekuasaan yang dimiliki seorang pemimpin hanyalah alat, untuk  melayani kepemimpinannya dengan profesional dan penuh tanggung jawab. Sifat kekuasaan memberikan kekuatan agar pemimpin memiliki kemampuan lebih untuk menjalankan misi dengan profesional. Kekuasaan menguatkan wewenang pemimpin untuk bertindak dan bersikap dengan tegas dan pasti. Jadi, kekuasaan dan jabatan itu hanyalah alat ketika seseorang diberikan wewenang dan tanggung jawab. Bila kekuasaan, jabatan, dan wewenang diambil dari dirinya; dia sesungguhnya hanya kehilangan alat untuk melayani pekerjaannya, dia tetap memiliki diri sejatinya dan kompetensi untuk melayani kehidupan dengan bahagia.

Seseorang diberikan kekuasaan dan wewenang agar dia mampu memimpin dengan tegas, jelas, pasti, melayani, dan terfokus untuk mencapai sukses. Kekuasaan hanyalah alat yang dipinjamkan untuk menguatkan posisi seorang pemimpin. Dengan kekuasaan yang diberikan, pemimpin harus mampu menguatkan karisma, pengaruh, memiliki dorongan untuk pencapaian visi, orientasi pelayanan dan nilai tambah, dan memiliki strategi yang tepat untuk memimpin dan menjalankan organisasi.

Kekuasaan dan jabatan adalah atribut dari organisasi kepada pemimpinnya. Atribut ini dipinjamkan dan tidak diberikan menjadi hak milik pemimpin, hanya hak guna selama menjadi pemimpin. Kesadaran ini haruslah sudah ada sejak pemimpin dipinjamkan atribut-atribut, yang berfungsi untuk menguatkan kepemimpinannya.

Integritas dan komitmen haruslah menjadi bagian dari kesadaran pemimpin terhadap sifat dari atribut-atribut sebuah kepemimpinan. Pemimpin harus memahami konteks dari kekuasaan dan jabatan yang dipinjamkan oleh organisasi kepadanya. Bila dia memahami bahwa kekuasaan dan jabatan bukan milik, tetapi hanya hak pakai selama menjadi pemimpin, maka dia mampu bekerja keras dan melayani pekerjannya dengan diri sejatinya, bukan karena kekuasaan ataupun jabatan.

Jadi, jawaban untuk pertanyaan audience di atas. Bila sewaktu memiliki kekuasaan dan jabatan dia melayani dengan hati dan kebaikan, maka kehormatan dan perhatian tidak mungkin hilang. Tetapi, bila dia melayani dengan kekuasaan dan jabatan, maka ketika kekuasaan dan jabatan hilang, dia juga akan kehilangan kehormatan dan perhatian.

Pemimpin yang hebat tumbuh dari diri sejatinya, bukan tumbuh dan berkembang dari kekuasaan dan jabatan yang dimiliki. Pemimpin sejati berkembang dari sikap rendah hati dan melayani, bukan dari sikap otoriter yang berkekuatan kekuasaan dan wewenang. Pemimpin sejati tidak pernah pensiun, di sepanjang hidupnya dia tetap memimpin dan melayani hidup, walau dia sudah tidak memiliki kekuasaan dan jabatan formal.

Bila Anda memimpin dari hati dan tidak terjebak dalam candu kekuasaan, maka kemampuan Anda tetap dibutuhkan dan dihargai oleh kehidupan di sepanjang kehidupan Anda. Pemimpin sejati tidak memerlukan penguatan dengan kekuasaan, jabatan, dan wewenang. Dia sudah memiliki kekuatan dari diri sejatinya, untuk memimpin dan melayani kehidupan, tanpa jabatan dan tanpa kekuasaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

HIDUP DIMULAI DARI SEBUAH AWAL, BERPROSES, DAN BERAKHIR

DJAJENDRA 16 07 2014 - 1“Orang yang merasa dirinya paling cerdik dan banyak akal, adalah orang yang sedang lupa diri bahwa dia hanyalah pemeran di sebuah skenario Tuhan.”~Djajendra

Hal apapun dalam hidup dimulai dari awal, proses, dan akhir.

Setiap orang pasti menjalani awal, proses, dan akhir. Setiap orang dilahirkan untuk menjalani proses, dan mengetahui dirinya pasti berakhir pada saatnya.

Tidak ada yang selamanya dalam hidup. Akhir itu pasti datang pada saatnya. Jadilah bijak dan sadar dengan hidup.

Kebaikan mengandung energi positif. Energi positif yang dihasilkan dari ikhlas, melayani, menghormati, menghargai, empati, toleransi, jiwa besar, rendah hati, senyum tulus, menolong, membantu, tanggung jawab, cinta, sayang, damai, dan masih banyak lagi nilai-nilai positif lainnya.

Warisan terbaik dalam hidup adalah kebaikan. Jangan pernah merasa ada yang memaksa Anda, untuk menyerahkan kebaikan demi mendapatkan sesuatu dari hasil yang tidak baik. Segala kehebatan yang didapatkan dari hasil dan proses tidak baik, akan mengantarkan Anda pada akhir yang tidak bahagia.

Hidup bukan hanya sekedar kegiatan mencari materi dan identitas. Hidup adalah cara untuk memberikan kebaikan dan cinta kepada kehidupan. Semakin sadar dan tercerahkan energi baik di dalam diri, semakin bahagia dan indah perjalanan diri untuk menghasilkan akhir yang baik.

Hidup bukanlah pencarian. Tidak ada yang harus dicari dan diperjuangkan. Hidup itu dimulai, berproses, dan berakhir. Selama energi baik menggerakan hidup seseorang, dia pasti diberikan hadiah terindah oleh Maha Kuasa.

Hidup selalu berlalu dan memulai lagi. Hari ini akan berlalu, dan lahir hari esok. Tidak perlu terjebak dalam satu momen atau realitas perjalanan hidup. Mengalirlah bersama kebaikan, dan layani kebaikan dengan sepenuh hati. Selama Anda menginvestasikan hidup Anda untuk melayani kebaikan, selama itu pula segala kebaikan akan hadir, untuk melindungi hidup Anda dari bahaya.

Pikiran negatif dan niat tidak baik adalah penyakit yang merusak dan merugikan kehidupan. Siapapun yang membawa pikiran negatif dan niat tidak baik ke dalam kehidupan, dia akan menjadi sesuatu yang buruk untuk kebaikan dan kedamaian.

Pikiran negatif dan niat tidak baik di dalam proses hidup menghasilkan akhir yang tidak baik. Segala sesuatu yang tidak baik menghadirkan kerugian, kesedihan, kerusakan, dan mematikan kebahagiaan.

Inti kehidupan ada di dalam proses hidup. Bila proses kehidupan Anda penuh gairah di dalam keikhlasan, cinta, pelayanan, ketulusan, tanggung jawab, dan kerja keras. Maka, apapun realitas hidupnya, apapun yang ditakdirkan untuk Anda jalani dalam sisa hidup, Anda pasti kuat dan hebat dengan energi optimisme. Hidup menjadi indah, bila pikiran mampu melihat keindahan dengan rasa syukur dan terima kasih.

Proses kehidupan menghadirkan ketidakpastian. Baik dan tidak baik berpotensi hadir untuk memperkaya pengalaman hidup, dan tidak ada kehilangan dalam hidup. Hidup hanyalah sebuah perjalanan dari awal menuju akhir. Sukacita sekarang, sukacita setiap hari, adalah inti dari kehidupan.

Jangan biarkan dan membiasakan hidup Anda berkeliaran di alam yang tidak membuat hati Anda bahagia. Bila pikiran sulit dikendalikan, perbaiki sistem keyakinan dengan kesadaran untuk kehidupan yang lebih baik. Hanya sistem keyakinan yang dapat mengendalikan liarnya pikiran. Kuatkan sistem keyakinan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, yang Anda butuhkan untuk kedamaian hidup Anda.

Tidak seorang pun yang hebat dan luar biasa dengan strateginya. Manusia berhak merasa sangat pintar dan hebat dengan strategi dan taktiknya, tetapi itu semua hanya berlaku di dalam perasaannya. Hanya Tuhan lah yang memiliki strategi dan taktik sejati, manusia hanya sedang menjalani proses hidupnya menuju akhir.

Orang yang merasa dirinya paling cerdik dan banyak akal, adalah orang yang sedang lupa diri bahwa dia hanyalah pemeran di sebuah skenario Tuhan. Kecerdasan hanyalah milik Tuhan, dan kemampuan seseorang adalah cara Tuhan bekerja untuk kehidupan.

Hiduplah di dalam gairah, kegigihan, kebahagiaan, optimisme, antusiasme, dan kebaikan. Berkontribusilah dengan rendah hati dan tanpa pamrih. Jangan pernah memiliki penyesalan tentang hasil dan realitas. Jadilah pribadi yang penuh semangat dan penuh gembira, untuk menyusuri jalan setapak kehidupan di depan. Ikuti suara hati yang baik dan ikhlas untuk menyusuri jalan setapak menuju akhir.

Kebaikan dari hati yang ikhlas dan tulus akan menghasilkan akhir yang indah. Bila Anda menanam kejelekan di sepanjang proses hidup Anda, maka Anda pasti memanen atau meninggalkan warisan yang menciptakan kesengsaraan.

Semua perbuatan baik dari ketulusan dan keikhlasan hati, akan menghasilkan sukacita dan kebahagiaan. Kebaikan tidak akan menghasilkan kerugian. Kebaikan pasti meninggalkan jejak untuk menumbuhkan kebahagiaan.

Kebaikan yang Anda pancarkan setiap saat, akan mengundang segala kebaikan dari alam semesta untuk membahagiakan Anda. Kebaikan selalu hidup di atas kebenaran. Kebaikan selalu lebih mulia daripada kebenaran. Kebaikan adalah akar untuk kedamaian, kesejahteraan, kebahagiaan, keharmonisan, dan keindahan hidup di dalam kebersamaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 03 10 2014

“Ingat bahwa diam kadang-kadang merupakan jawaban terbaik.” ~ Dalai Lama

“Remember that silence is sometimes the best answer.”~Dalai Lama

Komunikasi yang baik bertujuan untuk berbagi perasaan, pengertian, pikiran, dan tindakan. Berpikirlah sebelum berbicara. Jangan berbicara sesuka hati, baru sadar dan berpikir. ~ Djajendra

Janganlah berbicara, bila ucapan tidak sopan. Lebih baik diam daripada mengucapkan sesuatu yang menyakitkan orang lain.~Djajendra

Pikiran yang jernih, rajin, tekun, dan kreatif adalah kombinasi untuk menghasilkan hal-hal terbaik.~Djajendra

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

KEPEMIMPINAN PRESIDENSIAL

http://youtu.be/ZKLcXxlaKGo?list=UUSZ-WiLWAYEWZH3XsL2nIkw

“Kepemimpinan presidensial yang kuat adalah yang didukung oleh kekuatan rakyat, kekuatan militer, kekuatan politik, kekuatan birokrasi, kekuatan modal, dan kekuatan media massa.”~Djajendra

Di awal kepemimpinan presiden terpilih Jokowi, dia berpotensi tidak memiliki dukungan yang kuat di parlemen, tetapi dia memiliki kekuatan yang luar biasa dari masyarakat yang memilihnya. Kepercayaan masyarakat kepada Presiden terpilih Jokowi merupakan modal untuk memimpin dengan penuh integritas. Sekaranglah waktunya untuk menjadikan bangsa Indonesia lebih hebat.

Kepemimpinan presidensial memiliki kekuatan yang berimbang dengan parlemen, tidak bisa saling menjatuhkan, haruslah saling menjalankan fungsinya masing-masing dengan profesional. Masyarakat akan menjadi wasit yang mengawasi dan melihat siapa saja yang betul-betul bekerja untuk rakyat.

Parlemen yang lebih kuat daripada presiden, presiden yang lebih dipercaya dan dicintai oleh rakyat, adalah sebuah kebaikan buat kedaulatan rakyat. Sebab, presiden pasti tunduk pada kehendak rakyat, dan bekerja dengan etos yang menguntungkan rakyat.

Mengelola fungsi kegiatan kepemimpinan presidensial dengan profesional, disiplin, berhitung risiko, taat konstitusi, melayani rakyat dengan rendah hati, serta loyal pada kepentingan bangsa dan negara, akan meningkatkan kepercayaan publik kepada presidennya.

Di dalam kepemimpinan presidensial, perdebatan dan perbedaan antara legislatif dan eksekutif adalah sesuatu yang baik. Yang tidak baik adalah bila eksekutif dan legislatif berkolaborasi untuk kepentingan mereka, dan melupakan untuk melayani rakyat dengan sepenuh hati.

Persepsi publik sangat menentukan tingkat kepercayaan. Kepemimpinan presidensial berkarakter positif dengan etos kepemimpinan yang penuh tanggung jawab, jujur, profesional, melayani, dan berpihak kepada rakyat, akan mendapatkan persepsi positif dari publik.

Kemajuan teknologi informasi dan internet telah menjadikan ruang-ruang gelap semakin terang. Internet telah membiasakan dan mendorong sebagian besar masyarakat belajar setiap hari, membuat mereka semakin kreatif dan lebih cerdas, kadang juga sangat kritis. Kehadiran media sosial telah menjadikan rakyat mampu terhubung ke dunia internasional hanya dalam hitungan detik. Sebuah kicauan kecil di Twitter mampu memancing perhatian dunia. Semua negara dan pemerintahannya hidup di ruang kaca, yang dapat dilihat dan dirasakan oleh negara dan bangsa lainnya.

Sudah waktunya untuk mengenali jaman baru, termasuk kemajuan masyarakat untuk peduli pada bangsanya. Peningkatan kecerdasan masyarakat diikuti kesadaran untuk kehidupan yang lebih baik. Siapapun yang melupakan kekuatan masyarakat, yang semakin cerdas dengan akal sehatnya, pasti akan kehilangan kekuatan dan kepercayaan. Kecerdasan dan integritas akan meningkatkan keberanian, termasuk keikhlasan untuk berkorban. Indonesia baru sedang muncul, kekuatan masyarakat sipil semakin terkonsolidasi oleh kesadaran dan integritas.

Kepemimpinan Presidensial yang positif pasti populer dan didukung oleh rakyat. Demokrasi berarti kedaulatan ada di tangan rakyat. Kalau rakyat sudah tidak mempercayai seorang pemimpin, maka pada saat rakyat mendapatkan haknya untuk memilih, rakyat tidak akan memilih pemimpin tersebut.

Kesuksesan kepemimpinan presidensial tidak hanya ditentukan dengan dukungan dan kepercayaan rakyat saja. Tetapi, sangat diperlukan dukungan dari dunia bisnis, para investor, kekuatan militer, LSM, kekuatan politik, kekuatan birokrasi, kekuatan media massa, dan kekuatan kabinet yang efektif dan penuh integritas.

Perilaku dan komunikasi pejabat publik yang etis dan berbudaya santun, akan menjadikan pemerintahan presidensial damai dan indah. Dan, masyarakat pun dapat beraktivitas, untuk memfokuskan energi dan sumber dayanya bagi kemajuan dan kesejahteraan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 01 10 2014

Business Ethics- DjajendraWawasan Anda yang luas, ditambah dengan kerja keras yang kreatif, akan menjadi sumber rejeki di sepanjang kehidupan Anda.~Djajendra

Kata-kata positif membingkai energi untuk memenangkan kehidupan Anda. Kata-kata positif selalu menguatkan semangat dan menempatkan Anda untuk mencapai puncak prestasi.~Djajendra

Mungkin Anda sudah lupa dengan ucapan Anda, tetapi orang yang menerima ucapan Anda itu akan mengingatnya seumur hidup.~Dale Carnegie

Jadilah cahaya, bukan menghakimi. Jadilah contoh, bukan tukang kritik.~ Stephen Covey

Perkataan baik bisa singkat dan mudah untuk berbicara, tetapi gema mereka benar-benar tak ada habisnya.~ Ibu Theresa dari Calcuta (Kind words can be short and easy to speak, but their echoes are truly endless.~ Mother Theresa of Calcuta)

Sebuah lilin tidak pernah kehilangan atau kekurangan cahaya dengan memberikan cahayanya kepada lilin yang lain.~Djajendra

“Anda tidak hanya bertanggung jawab untuk apa yang Anda katakan, tetapi juga untuk apa yang tidak Anda katakan.” ~ Martin Luther(“You are not only responsible for what you say, but also for what you do not say.”~ Martin Luther)

Komunikasi merupakan alat untuk mengekspresikan jati diri atau citra diri. Ketika seseorang yang sangat dipercaya sadar bahwa orang-orang sudah mengetahui sandiwaranya, sehingga jati diri asli terbongkar, dia akan berupaya untuk bersandiwara lagi agar citra diri yang dia bangun tetap terlihat benar. Dia pun akan mengumpulkan informasi untuk menguatkan sandiwaranya, melibatkan isu-isu yang membuat orang-orang kembali percaya padanya. Dia akan tunduk pada realitas dan situasi; mengekspresikan perasaan tidak mampu; tidak kompeten; tidak berharga; penolakan; atau ditinggalkan oleh orang lain. Di mana, semua ini bertujuan agar orang-orang kembali percaya pada kebenaran jati dirinya, walau dia sesungguhnya sedang bersandiwara lagi.~Djajendra

Karakter komunikasi yang baik adalah bersikap etis, terbuka, tegas, jelas, dapat diterima oleh akal sehat, berbagi informasi, menerima umpan bali, dan memberikan solusi. Karakter komunikasi yang buruk adalah tidak jujur, tidak masuk akal, dan penuh sandiwara.~Djajendra

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com