KOMUNIKASI JUJUR, KOMUNIKASI SANDIWARA

DJAJENDRA“Karakter komunikasi yang baik adalah bersikap etis, terbuka, tegas, jelas, dapat diterima oleh akal sehat, berbagi informasi, menerima umpan balik, dan memberikan solusi. Karakter komunikasi yang buruk adalah tidak jujur, tidak masuk akal, dan penuh sandiwara.”~Djajendra

Komunikasi merupakan cara untuk terhubung, mengekspresikan jati diri, menyampaikan pesan, dan menerima pesan. Orang bijak berkomunikasi dengan memahami realitas dirinya dan orang lain. Dalam hal ini, dia selalu menyiapkan perilaku yang tepat, pengetahuan yang benar, keterampilan yang andal, sikap yang tegas dan pasti, cerdas sejarah atau masa lalu, dan beretika.

Sebuah komunikasi bisa merupakan sesuatu yang jujur, atau juga sesuatu yang penuh kebohongan, penuh sandiwara. Sangat tergantung oleh kepentingan.

Kepentingan tidak baik suka menciptakan skenario; berkomunikasi dengan penuh sandiwara; merasa menguasai permainan, untuk mencapai tujuan akhir seperti yang diinginkan. Dalam realitas seperti ini, komunikator yang penuh sandiwara selalu beradaptasi seperti bunglon, sehingga orang-orang awam tidak mampu menyadari rencana dan niat sebenarnya.

Komunikasi merupakan alat untuk mengekspresikan jati diri atau citra diri. Ketika seseorang yang sangat dipercaya sadar bahwa orang-orang sudah mengetahui sandiwaranya, sehingga jati diri asli terbongkar, dia akan berupaya untuk bersandiwara lagi agar citra diri yang dia bangun tetap terlihat benar. Dia pun akan mengumpulkan informasi untuk menguatkan sandiwaranya, melibatkan isu-isu yang membuat orang-orang kembali percaya padanya. Dia akan tunduk pada realitas dan situasi; mengekspresikan perasaan tidak mampu; tidak kompeten; tidak berharga; penolakan; atau ditinggalkan oleh orang lain. Di mana, semua ini bertujuan agar orang-orang kembali percaya pada kebenaran jati dirinya, walau dia sesungguhnya sedang bersandiwara lagi.

Seseorang yang sangat mengetahui dirinya, tetapi orang lain tidak tahu banyak tentang dirinya, adalah orang yang sedang berkomunikasi dengan menutup diri. Biasanya, orang-orang seperti ini tidak terlalu terbuka atau sedikit berbicara, sehingga dirinya tertutup dan tidak akan memberikan akses kepada orang lain untuk memahami dirinya yang sebenarnya.

Kadang-kadang, ada juga orang-orang yang tidak sadar atau tidak memahami bahwa karakter komunikasinya tidak disukai, tidak dihormati orang banyak.  Tetapi, dia tetap saja berkomunikasi dengan caranya, sehingga menjadi musuh orang banyak.

Komunikasi yang baik membutuhkan integritas diri yang tinggi. Dengan integritas yang baik, mampu terhubung secara terbuka, tertarik untuk saling memahami dan mengenal. Orang-orang yang terbuka dan saling mengenal satu sama lain, akan menjadi lebih produktif komunikasinya, lebih kooperatif, lebih melayani, lebih berempati, lebih etis, dan lebih mampu bekerja bersama-sama, untuk mewujudkan misi dan visi yang baik.

Keterbukaan dan kejujuran menghilangkan sandiwara komunikasi. Jadi, proses komunikasi untuk mengambil informasi dan memberi informasi akan terjadi di wilayah integritas, dan semua orang mampu berinteraksi dengan etis dan penuh kejujuran.

Semakin jujur dan terbuka karakter komunikasi seseorang; semakin mampu dia berada di ruang terang, di wilayah integritas, dan memberikan umpan balik dengan akuntabilitas. Dia juga semakin mampu memberi dan menerima komunikasi dengan cerdas, berbagi, serta membangun hubungan komunikasi yang terbuka dan dipercaya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 26 09 2014

Tetaplah fokus pada misimu, jangan biarkan ada yang memecahkan fokusmu. Jangan terpengaruh pada permainan yang mencoba memusuhimu, tetaplah bermain sesuai rencanamu.~Djajendra

Lupa diri. Orang-orang suka lupa diri, dan melupakan perjuangan. Setelah memiliki apa yang dimau, mereka lupa diri tentang visi dan misi yang pernah diperjuangkan. Lupa diri berarti lupa pengalaman, lupa sejarah, lupa niat baik.~Djajendra

Mulailah dengan niat baik, hasil terbaik pasti dicapai. Memulai dengan niat tidak baik, hasil terburuklah yang akan didapatkan. Tidak ada strategi manusia yang hebat, hanya kehendak Tuhanlah yang paling pasti.~Djajendra

Miliki harapan. Percayalah bahwa Anda mampu mewujudkan harapan Anda. Bertindaklah dengan penuh optimis untuk mewujudkan harapan. Hiduplah seolah-olah harapan Anda sudah terwujud. Cintai kehidupan Anda. Syukuri setiap momen kehidupan Anda. Jadilah setiap hari bahagia, dan nikmati energi positif kehidupan dengan sukacita.~Djajendra

Hidup haruslah tumbuh dalam harapan, berkembang dalam visi, dan berkinerja dalam misi.~Djajendra

Kebiasaan mengangkat isu-isu negatif, melihat dari sisi kekurangan, akan menjadikan hidup tidak berkembang, dan sulit mewujudkan harapan.~Djajendra

“Keyakinan dan pikiran positif merupakan dua kekuatan yang dapat mewujudkan semua impian baik.”~Djajendra

Pola pikir positif adalah salah satu kualitas terpenting yang harus dimiliki, jika Anda ingin mewujudkan impian.~Djajendra

Kesederhanaan pola pikir dan kesederhanaan pola hidup adalah pintu masuk menuju sukses.~Djajendra

Menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh dan mengharapkan sukses, adalah cara mendapatkan sukses. Menginginkan, tanpa bersungguh-sungguh, tanpa mengharapkan untuk mendapatkannya, akan menjauhkan diri untuk mendapatkannya. Percayalah bahwa Anda bisa mendapatkannya. Bertindaklah seperti Anda sudah mendapatkannya. Maka, Anda pasti didekatkan untuk mendapatkannya.~Djajendra

Rasa percaya diri yang rendah merupakan bukti bahwa diri sedang berpikir negatif. Ketidaksadaran diri akan pikiran negatif, menjadikan diri ragu atau tidak yakin, untuk melakukan sesuatu dengan baik. Energi negatif tidak mengharapkan untuk mendapatkan yang terbaik; energi negatif hanya menjadi penghambat kemajuan diri. Jadilah positif, yakin, dan percaya diri.~Djajendra

Menanam benih harapan, berpikir optimis, bekerja keras, dan melayani dengan sepenuh hati, adalah jalan termudah untuk mendapatkan sukses.~Djajendra

Optimisme menunjukkan jalan untuk menemukan solusi; keberanian dan ketenangan di dalam sikap positif, membukakan jalan untuk mendapatkan kemenangan; sikap rendah hati menjadikan diri belajar untuk menjadi lebih baik.~Djajendra

Untuk Training Hubungi www.djajendra-motivator.com

YAKIN DAN BERPIKIR POSITIF DAPAT MEWUJUDKAN IMPIAN

DJAJENDRA 26 02 2014 - 3YAKIN DAN BERPIKIR POSITIF DAPAT MEWUJUDKAN IMPIAN

“Kebiasaan mengangkat isu-isu negatif, melihat dari sisi kekurangan, menjadikan hidup tidak berkembang, dan sulit mewujudkan harapan.”~Djajendra

Keyakinan dan pikiran positif merupakan dua kekuatan yang dapat mewujudkan semua impian baik. Meyakini dan berpikir positif memudahkan Anda untuk meraih impian. Meyakini dan berpikir negatif menjatuhkan dan menjauhkan Anda dari kebahagiaan.

Ketika pikiran dan persepsi selalu terfokus untuk mengangkat sisi negatif kehidupan, maka Anda sedang membawa kehidupan ke jalan pesimis, ke jalan ketidakmampuan.

Hidup haruslah tumbuh dalam harapan, berkembang dalam visi, dan berkinerja dalam misi.

Ketika Anda kehilangan harapan, Anda sesungguhnya sedang menjalani kehidupan untuk tidak berhasil. Harapan adalah cahaya yang memandu motivasi diri, untuk tetap fokus dan bersemangat mewujudkan yang diimpikan. Kehilangan harapan berarti tidak melakukan sesuatu untuk sukses, tetapi sekedar mengalir di dalam rutinitas hidup.

Miliki harapan. Percayalah bahwa Anda mampu mewujudkan harapan Anda. Bertindaklah dengan penuh optimis untuk mewujudkan harapan. Hiduplah seolah-olah harapan Anda sudah terwujud. Cintai kehidupan Anda. Syukuri setiap momen kehidupan Anda. Jadilah setiap hari bahagia, dan nikmati energi positif kehidupan dengan sukacita.

Jika Anda ingin mewujudkan impian, maka pola pikir positif adalah salah satu kualitas terpenting yang harus Anda miliki. Tanpa berpikir positif jangan bermimpi mendapatkan kehidupan yang damai, bahagia, sejahtera, sehat, produktif, dan berkinerja. Pikiran positif merupakan pusat atau sumber yang menghasilkan segala kebaikan untuk kehidupan.

Setiap hari ciptakan kehidupan dan kegiatan yang membawa Anda pada gairah dan motivasi. Setiap hari ciptakan kehidupan yang bahagia, damai, menyenangkan, produktif, kreatif, berkinerja, dan menikmati indahnya hidup.

Keyakinan dan pikiran positif untuk menguatkan suasana hati yang penuh kedamaian dan kebaikan. Dengan suasana hati yang baik, Anda dapat bergerak maju untuk mewujudkan harapan. Semakin positif batin Anda, semakin ikhlas hidup Anda, semakin rendah hati sikap Anda, semakin cerdas emosi Anda. Maka, hidup Anda akan ditarik oleh energi baik ke dalam kenyamanan dan keindahan hidup.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA BISNIS MEMBUTUHKAN KEBERANIAN INTEGRITAS

“Tempat kerja yang bermoral rendah dan kurang etis menjadi sumber penyakit yang menggrogoti kesehatan perusahaan.”~Djajendra

Etika bisnis bersumber dari kekuatan moral, yang berani dengan tegas memisahkan apa itu benar dan apa itu salah. Membangun tempat kerja dengan kekuatan etika, mengharuskan setiap insan perusahaan memperkuat integritasnya masing-masing. Tanpa integritas pribadi tidaklah mungkin dapat menjadikan tempat kerja lebih etis dan bermoral. Tempat kerja yang bermoral rendah dan kurang etis menjadi sumber penyakit yang menggrogoti kesehatan perusahaan.

Etika bisnis merupakan energi positif yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari di tempat kerja. Etika bisnis menghadirkan banyak kebaikan, memotivasi insan perusahaan untuk menjalankan praktik bisnis dengan prinsip kehati-hatian, dan menciptakan keharmonisan kerja di dalam kekuatan etos yang penuh kolaborasi.

Etika bisnis membentuk karakter pribadi dan karakter kerja yang positif. Hal ini menjadi sangat penting untuk menciptakan sikap, perilaku, etos, dan kebiasaan yang terfokus pada nilai-nilai kerja positif. Bila setiap insan perusahaan bekerja dan bersikap berdasarkan nilai-nilai kerja positif, maka mereka menjadi energi positif dalam pengambilan keputusan yang etis di tempat kerja; mereka menjadi energi yang cerdas mengalir di dalam proses kerja dengan perilaku etis yang kuat; mereka selalu konsisten untuk merespon tantangan dengan kekuatan etis; dan memiliki keberanian untuk bersikap secara profesional dalam memutuskan segala realitas.

Etika bisnis menjadikan insan perusahaan memiliki pedoman yang mendorong keberanian; untuk menjalankan tata kelola bisnis yang bersih, sehat, benar, baik, adil, dan profesional. Etika bisnis menyadarkan insan perusahaan untuk melakukan segala hal dengan benar, dengan memegang teguh pada prinsip-prinsip moral pribadi yang baik, profesionalisme kerja, dan patuh pada budaya organisasi.

Orang-orang dengan kecerdasan etika memiliki integritas pribadi yang hebat. Mereka bekerja terfokus pada pencapaian kinerja di jalan etis yang penuh integritas dan kebenaran. Walau situasi memaksa untuk bersikap secara berbeda, mereka tetap konsisten dan sangat taat pada nilai-nilai inti perusahaan. Dan, tidak pernah kehilangan hati nurani, untuk bersikap etis di dalam tanggung jawab moral yang tinggi.

Kekuatan integritas mendorong insan perusahaan untuk menjadi agen moral. Sebagai agen moral, mereka mempromosikan kehidupan kerja yang setia kepada nilai-nilai inti perusahaan. Mereka mencipakan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai inti perusahaan; bersikap dan bertindak etis sesuai dengan energi dari nilai-nilai perusahaan.

Kepatuhan pada etika dan keikhlasan hati untuk bertindak dengan benar, tepat, adil, baik, dan profesional; akan mewujudkan perilaku kerja yang berbudi luhur, sehingga energi baik dapat menguatkan hubungan kerja yang produktif.

Etika bisnis membutuhkan keberanian integritas untuk bertindak demi kebenaran dan kebaikan. Dibutuhkan keberanian jiwa, fisik, moral dalam menghadapi berbagai risiko, bahaya, dilema, dan karakter-karakter antagonis kehidupan. Dibutuhkan kekuatan karakter integritas yang cerdas emosi, saat berhadapan dengan isu-isu sensitif, supaya dapat membuat keputusan yang adil dan etis di segala situasi dan realitas.

Keberanian dimulai dengan mengenali semuanya secara baik; memetakan semuanya dengan memperhitungkan risiko; memimpin semuanya dengan tegas dan jelas; menguatkan sistem dan proses dengan integritas dan profesionalisme; menyatukan kekuatan dengan cara kolaboratif, untuk menghadapi berbagai hal yang merusak etika; menciptakan ruang interaksi yang adil dan merangkul kebaikan; membiasakan perilaku kerja berdasarkan nilai-nilai inti organisasi; serta membiasakan setiap orang untuk bertanggung jawab.

Keberanian integritas adalah ketegasan dan kecepatan untuk membuat keputusan yang jujur, adil, etis, dan dapat dipertanggung jawabkan. Perilaku etis tidaklah mungkin dapat dimiliki oleh kepribadian yang ragu atau takut. Kepribadian etis tidaklah mungkin dimiliki oleh orang-orang yang berniat menguntungkan diri sendiri. Perilaku etis hanyalah dapat diwujudkan oleh orang-orang yang berani, tegas, jujur, jelas, tanpa pamrih, dan berkemampuan menjaga kekuatan moralnya dengan integritas pribadi yang andal.

Keberanian integritas hanya dapat diwujudkan bila diri memiliki kualitas, pengetahuan, keterampilan, keandalan, kompetensi, wawasan, dan niat baik. Siapapun yang ingin memiliki keberanian integritas haruslah memiliki sikap rendah hati dan mau belajar, serta setiap hari mau mengasah keberanian moralnya untuk menghadapi berbagai tantangan etika.

Kualitas dan kompetensi yang lengkap akan meningkatkan rasa percaya diri, yang berpotensi mendorong diri menjadi lebih berani, untuk membuat keputusan yang etis. Orang-orang dengan kesadaran dan kecerdasan emosional yang baik, sangat mudah beradaptasi dengan berbagai realitas etika, sehingga tetap bisa konsisten, untuk menjaga kualitas moral yang tinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

VIDEO PELATIHAN http://youtu.be/NQiXpLHCL54

MOTIVASI DAN INSPIRASI 23 09 2014

VIDEO PELATIHAN.  http://youtu.be/3RtxXIwDzyM

Rasa syukur menjadikan hidup nyaman dan indah. Momen-momen terindah hanya dapat ditemukan dari rasa syukur dan terima kasih. Bila kehilangan rasa syukur, jiwa akan kehilangan kemampuan untuk menemukan indahnya hidup.~Djajendra

Menyerah untuk kebaikan. Melepaskan untuk kebaikan. Menghindari untuk kebaikan. Ikhlas untuk kebaikan. Hiduplah untuk kebaikan, walau orang-orang terkasih membuangmu dari hati nurani mereka.~ Djajendra

Gunakan senyum Anda untuk mengubah dunia; jangan biarkan dunia mengubah senyum Anda.~ Unknown

Nasihat dalam bahasa negatif sering diucapkan seseorang untuk menyadarkan orang yang salah arah, salah jalan. Bahasa dan kata-kata negatif bukanlah untuk diucapkan, tetapi untuk membangun kesadaran agar dapat memahami maknanya.~Djajendra

Karakter adalah diri sejati yang terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan; yang menciptakan sifat, sikap, perilaku, dan mind set. Karakter positif menjadikan seseorang kredibel dan sangat andal untuk meraih kinerja dan karir yang sukses.~Djajendra

Kinerja adalah nafas bagi perusahaan. Bila kinerja buruk, perusahaan akan sesak nafas dan sulit beroperasional dengan baik.~Djajendra

Kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan yang tetap dan konsisten. Kebahagiaan merupakan hasil kejar-mengejar antara energi baik dan energi tidak baik. Jadi, siapapun yang setiap bangun pagi menyiapkan dirinya, untuk mengejar dan hidup sepenuhnya di dalam energi baik, maka pada hari itu dia akan menikmati bahagia. ~Djajendra

Emosi dan pikiran negatif diperlukan dalam kadar yang sangat rendah. Setiap orang memerlukan perasaan dan pikiran negatif, untuk memfungsikan sistem pengawasan atau sistem peringatan dini melalui kesadaran diri. Mereka harus ditempatkan secara bijak dan tidak boleh berlebihan. Dan yang pasti, orang-orang bahagia selalu berada di titik kekuatan positif, sehingga mereka menjadi lebih optimis, dan selalu termotivasi untuk sebuah keberhasilan. Sedangkan orang-orang tidak bahagia selalu berada di titik kekuatan negatif, sehingga hidupnya pesimis, dan selalu menyalahkan orang lain.~Djajendra

Kebahagiaan berada di wilayah pribadi, dihasilkan oleh kesadaran, bukan oleh aturan atau kemauan orang lain.~Djajendra

Ketika orang-orang bermasalah ingin bertarung dengan kekuasaan yang bersih, hanya dalam waku singkat, semua yang bermasalah pasti kalah oleh masalahnya sendiri. Jadi, janganlah pernah melakukan apapun karena emosi dan marah, gunakan pikiran jernih dan akal sehat. Sebab, sukses yang sifatnya jangka panjang hanya dapat diraih dengan akal sehat dan strategi yang memperhitungkan risiko.~Djajendra

Bila mau mengakui ketidaksempurnaan diri sendiri, dan mau belajar untuk menjadikan diri lebih baik, maka prestasi dan kehebatan akan menjadi milik Anda.~Djajendra

“Salah tetaplah salah, tidak peduli siapa yang melakukannya atau mengatakannya.” ~ Malcolm X (“Wrong is wrong, no mater who does it or says it.”~ Malcolm X)

Baik dan buruk hidup penuh ambisi dan gairah di dunia nyata. Baik pasti menghormati prinsip-prinsip moral dan patuh pada etika. Buruk pasti membolehkan segala cara untuk mencapai ambisinya, sehingga etika dan prinsip-prinsip moral suka diabaikan, dan dianggap tidak penting. Sebab, tujuan dan maksud telah menjadi majikan, dan etika hanya dianggap sebagai penghalang.~Djajendra

Dalam realitas, kepentingan mampu merusak prinsip-prinsip moral, sehingga etika diabaikan, dan kepentingan menjadi majikan yang sangat berkuasa. Disinilah dibutuhkan keberanian untuk menjaga integritas, supaya prinsip-prinsip moral dan etika dapat menguatkan sebuah kepemimpinan.~Djajendra

Memiliki integritas berarti telah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas berarti sudah memiliki keberanian, untuk melawan yang tidak baik dan tidak benar.~Djajendra

Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas diri yang andal, tidak perlu takut atau ragu untuk bertindak dengan keberanian penuh. Apalagi bagi seorang pemimpin publik, integritas dan akuntabilitas pribadinya akan menjadi energi yang dicintai publik, dia selalu mendapatkan kekuatan dari energi positif publik, sehingga sikap dan tindakan beraninya pasti mendapatkan dukungan dan perlindungan dari kekuatan publik.~Djajendra

Niat tidak baik yang diupayakan secara terus-menerus akan menghadirkan ketidakbaikan. Apa yang ditanam itulah yang pasti dipanen.~Djajendra

Bila Anda menghormati kehidupan orang lain, Anda pasti dicintai. Tetapi, bila Anda tinggi hati dan merasa kehidupan orang lain lebih rendah dari Anda, maka Anda akan kehilangan kehormatan diri.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK LEVEL KARYAWAN DAN MANAGER 1 HARI 8 JAM

VIDEO PELATIHAN: http://youtu.be/ZKLcXxlaKGo?list=UUSZ-WiLWAYEWZH3XsL2nIkw

PELATIHAN CHARACTER BUILDING UNTUK LEVEL KARYAWAN DAN MANAGER 1 HARI 8 JAM

“Karakter adalah diri sejati yang terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan; yang menciptakan sifat, sikap, perilaku, dan mind set. Karakter positif menjadikan seseorang kredibel dan sangat andal untuk meraih kinerja dan karir yang sukses.”~Djajendra

DESKRIPSI

Tempat kerja adalah sebuah dunia kecil yang memiliki nilai-nilai, keyakinan, tata kelola, etika, sistem, prosedur, misi, visi, dan komitmen untuk mewujudkannya. Dunia kecil ini membutuhkan karakter kerja sesuai dengan nilai-nilai, keyakinan, dan komitmen perusahaan agar dapat melakukan pekerjaan secara profesional. Untuk itu, setiap orang di dalam perusahaan harus menjadi bagian penting dari kehidupan kerja, yang mengembangkan dan memelihara karakter pribadi menjadi selaras dengan karakter kerja perusahaan. Karakter unggul memiliki sifat-sifat, seperti: integritas, akuntabilitas, disiplin, etis, melayani, rendah hati, kemurahan hati, peduli, rasa hormat, tanggung jawab, kolaborasi, cinta, fokus, tekun, teliti, rajin, dan belajar untuk memperbaiki kualitas diri sendiri.

Karyawan dan manajer memiliki tanggung jawab profesional berdasarkan nilai-nilai inti (core values) perusahaan. Bila nilai-nilai inti tidak menjadi perilaku, sikap, kebiasaan, dan fondasi tanggung jawab. Maka, karyawan dan manajer akan terperangkap dalam konflik antara benar dan tepat.

Setiap orang di tempat kerja harus menjadikan nilai-nilai inti perusahaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari karakter kerja, sehingga dapat menjalankan tanggung jawab profesional secara tepat dan benar, tidak menciptakan krisis kepercayaan dan krisis keandalan di tempat kerja.

Pengembangan karakter diperlukan untuk mewujudkan komitmen dari nilai-nilai inti perusahaan. Berbagai situasi dapat diciptakan oleh keadaan, dan memerlukan karakter yang kuat agar dapat bersikap dengan tepat.  Manajer dan karyawan dengan karakter kerja yang sesuai nilai-nilai budaya kerja perusahaan, akan memiliki identitas pribadi dan profesional yang sejalan dengan niat dan tujuan perusahaan.

Pelatihan ini dirancang untuk membangun karakter karyawan dan manajer sesuai dengan nilai-nilai inti perusahaan. Bila karyawan dan manajer sudah mengenali nilai-nilai inti perusahaan, lalu mendorong keberanian profesionalisme di tempat kerja dengan karakter yang kuat. Maka, mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang andal dan unggul, yang selalu bekerja dengan tepat, membela apa yang mereka percaya, selalu bersatupadu dengan energi positif perusahaan, sehingga tidak memiliki ruang untuk bertentangan dengan nilai-nilai dan budaya kerja perusahaan. Di setiap sesi pelatihan dipaparkan cara membentuk karakter secara sistematis, untuk mewujudkan diri sejati yang sempurna dengan nilai-nilai inti dan keyakinan perusahaan. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Menggali nilai-nilai inti dan keyakinan perusahaan sebagai dasar pembentukan karakter.
  2. Memfokuskan peserta untuk menyatukan jiwa dan energi dirinya pada nilai-nilai inti, prinsip-prinsip, komitmen, dan keyakinan perusahaan.
  3. Menjadikan peserta terlatih dalam paktis bersama nilai-nilai karakter positif; seni mengelola nilai-nilai menjadi kata-kata dan bahasa yang positif; serta memiliki intuisi dan kemampuan, untuk menggunakan nilai-nilai positif sebagai energi yang memperkaya karakter diri.
  4. Menjadikan peserta sadar tentang, siapa aku? Siapa kita? Siapa perusahaan?
  5. Menyesuaikan karakter pribadi dengan kepribadian perusahaan, sehingga dapat melayani perusahaan dengan etos yang unggul.

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta belajar cara mengembangkan karakter pribadi, karakter kerja, dan karakter untuk kehidupan sosial yang baik.
  2. Peserta belajar memperkuat integritas pribadi dan mendorong perilaku etis di tempat kerja dengan prinsip-prinsip moral dan etika.
  3. Peserta membangun karakter untuk menjalankan tata kelola, proses kerja, sistem, prosedur, komitmen, nilai-nilai perusahaan, dan kepemimpinan.
  4. Peserta belajar cara membentuk jati diri dari dimensi fisik, pikiran, jiwa, dan emosi.
  5. Peserta belajar cara mencapai kinerja terbaik dengan karakter kerja yang unggul.

MATERI PEMBAHASAN

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: CORE VALUES SEBAGAI KARAKTER DAN PERILAKU UTAMA INSAN PERUSAHAAN

Sub Bahasan

  1. Karakter terbentuk dari nilai-nilai, keyakinan, kebiasaan.
  2. Karakter terlihat dari sifat, sikap, perilaku, emosi, dan mindset.
  3. Core values perusahaan sebagai benih karakter.
  4. Karakter yang bekerja untuk komitmen perusahaan.
  5. Karakter yang bekerja untuk visi dan misi perusahaan.

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: PENGEMBANGAN KARAKTER PRIBADI DAN KARAKTER SOSIAL KE DALAM DIRI SEJATI

Sub Bahasan

  1. Konsep diri, harga diri, jati diri.
  2. Karakter Pribadi: jujur, baik, benar, respek, tanggung jawab, adil, melayani, rendah hati, percaya, integritas, akuntabilitas, disiplin diri, manajemen diri, keberanian, menjadi warga perusahaan yang andal.
  3. Karakter Sosial: ramah tamah, kebajikan, peduli, pengasih, sopan, terpercaya, bekerja sama, kolaborasi, komunikasi, hubungan antar pribadi.

 PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: MENGEMBANGKAN KARAKTER MORAL UNTUK MENGUATKAN PERILAKU ETIS DI TEMPAT KERJA  

Sub Bahasan

  1. Karakter moral sebagai fondasi perilaku etis.
  2. Sifat moral dan etika dalam karakter.
  3. Mengekspresikan karakter moral.
  4. Hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir.
  5. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral.
  6. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif.
  7. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal.
  8. Mengenali dan identifikasi perilaku tidak etis.
  9. Mencegah perilaku tidak etis.

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: PENGUATAN KARAKTER DARI BERBAGAI DIMENSI DIRI

Sub Bahasan

  1. Menyiapkan karakter fisik.
  2. Karakter dialog (bahasa dan kata-kata).
  3. Karakter tindakan dan perilaku.
  4. Karakter batin (hati nurani).
  5. Karakter emosi/perasaan.
  6. Karakter reaksi.
  7. Karakter pikiran.
  8. Afirmasi untuk menguatkan karakter.

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN LEADERSHIP “INTEGRITAS PEMIMPIN MENDORONG KEBERANIAN” PROGRAM 1 HARI 8 JAM

DESKRIPSI

Keberanian dan integritas adalah dua sifat yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Sehebat dan sebaik apapun seorang pemimpin, bila dia tidak memiliki keberanian, dia akan menjadi bagian dari masalah, dan tidak akan pernah bergerak untuk menemukan solusi kemenangan. Pemimpin haruslah berani, tegas, jelas, serta cerdas mengelola dan menghadapi realitas melalui integritas yang hebat.

Pemimpin dengan integritas yang tinggi dapat bekerja dan bersikap searah etika dan prinsip-prinsip moral. Walau energi buruk dari kekuatan yang mengabaikan etika mencoba menghalangi gerak maju pemimpin, tetapi integritas pemimpin akan mendorong keberanian untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Intinya, orang jujur dan baik selalu memiliki keberanian untuk menolak ketidakbaikan. Mereka ikhlas kehilangan kekuasaan, jabatan, dan penghasilan, demi menjaga kebaikan dan profesionalisme. Mereka selalu memiliki nilai integritas yang sangat hebat untuk mendorong keberanian.

Pemimpin yang andal selalu mampu bekerja dan bersikap di semua situasi dan kondisi. Dia mampu mendorong keberanian dengan kekuatan integritas; dia mampu memimpin dan memotivasi untuk pencapaian terbaik; dia mampu menyatukan semua orang di dalam kolaborasi dan kerja sama. Dia juga mampu memimpin secara visioner, memberdayakan, memotivasi, memfasilitasi, mendorong, berkomunikasi secara efektif, membangun kepercayaan, memimpin dengan nilai-nilai terbaik, menyelesaikan konflik, dan menjadi karismatik untuk mengatasi setiap situasi dan kondisi yang penuh dinamika dalam menuju pencapaian terbaik.

Pelatihan ini dirancang untuk mendorong keberanian dan integritas kepemimpinan, meningkatkan kualitas memimpin dan kemampuan untuk memotivasi bawahan, meningkatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik, dan meningkatkan kemampuan di dalam kerja sama. Di setiap sesi pelatihan akan disampaikan atau dipaparkan cara menjadi pemimpin yang sistematis untuk mewujudkan tujuan dengan sempurna. Pelatihan ini dirancang dengan contoh dan studi kasus.

Peserta dimotivasi untuk menjadi pemimpin yang memiliki keberanian dalam pemecah masalah, mendorong perubahan, memimpin berdasarkan nilai dan budaya organisasi, serta mampu mengatasi kemunduran kinerja kepemimpinan dengan cara-cara yang efektif dan sederhana. Motivator akan menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya keteladanan, kejujuran, kedewasaan, kesetiaan, antusiasme, tekad, keyakinan, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, kearifan, dan kebijaksanaan dalam meningkatkan kepuasan hati dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Pelatihan selama 1 hari 8 jam ini akan mengkomunikasikan setiap sesi presentasi untuk dipahami oleh peserta, dan untuk dapat dikerjakan dalam perilaku kepemimpinan sehari-hari di tempat kerja. Dan juga memberikan pencerahan kepada peserta tentang mengapa materi leadership ini menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dari pekerjaan mereka. Program ini menjadi sebuah pembelajaran untuk tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan, yang selalu konsisten dalam memberikan pelayanan kepemimpinan terbaik kepada stakeholder dan organisasi.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif (Teori dan Praktek), Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN PELATIHAN

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta dalam:

  1. Menguatkan integritas kepemimpinan agar dapat mendorong keberanian dalam bersikap dan bertindak
  2. Menguatkan akuntabilitas di dalam semua dimensi kepemimpinan
  3. Meningkatkan cara memimpin dan memotivasi
  4. Menguatkan motivasi untuk pencapaian kinerja terbaik
  5. Meningkatkan kualitas kerja sama, kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi

MANFAAT PELATIHAN

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

  1. Peserta belajar cara mengembangkan integritas dan mendorong keberanian yang mendukung tujuan perusahaan. Menggunakan integritas sebagai strategi dalam menjaga keberanian, untuk menjalankan tata kelola dan kepemimpinan, yang unggul dengan prinsip-prinsip moral dan etika.
  2. Peserta belajar cara memimpin dan memotivasi dengan baik. Mampu menjalankan fungsi kepemimpinan untuk membangkitkan semangat orang lain, dan memberdayakan mereka dalam mencapai tujuan perusahaan.
  3. Peserta belajar cara memotivasi setiap orang untuk mencapai keunggulan kinerja. Cara bertindak secara konsisten terhadap visi, tujuan, dan mampu melepaskan diri dari hambatan, serta selalu berkomitmen untuk prestasi tertinggi. Cara untuk tetap berada dalam tujuan dan cerdas untuk memusatkan semua energi pada tujuan yang ingin dicapai. Termasuk, kemampuan untuk mengatasi kemungkinan paling sulit dengan kekuatan pikiran kreatif.
  4. Peserta belajar budaya kolaborasi dan kerja sama, untuk memperkuat interaksi di internal perusahaan. Peserta belajar mengelola risiko, manajemen peluang, bertindak sesuai rencana, mengelola aspirasi tim kerja, membuat perencanaan yang sistematis, berbicara dan memberikan pidato, keterampilan untuk mengelola manajemen krisis, memaafkan dan membangun orang lain dengan kepedulian dan kasih sayang.

MATERI PEMBAHASAN

08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: DRIVE COURAGE & INTEGRITY

Sub Bahasan

  1. Bagaimana Integritas mendorong keberanian
  2. Kepemimpinan dan melakukan hal yang benar
  3. Kepemimpinandan nilai-nilai keberanian
  4. Kehormatan dan keunggulan yang bersumber dari nilai-nilai integritas
  5. Keberanian dan integritas adalah nilai kepemimpinan terpenting
  6. Integritas menguatkan pemimpin di dalam perilaku Etis
  7. Landasan kepribadian untuk integritas dan akuntabilitas
  8. Mindset pemimpin yang berani, tegas, jelas, etis, dan bertanggung jawab
  9. Aspek integritas yang dibahas, yaitu: kejujuran, keterusterangan, tanggung jawab, kedewasaan, kepercayaan, kesetiaan, kerja keras, anti korupsi
  10. Aspek keberanian yang dibahas, yaitu: tegas, mengelola risiko, berani, jelas, bersikap, bertindak, mengambil keputusan, benar, menegakkan aturan dan etika

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: LEADING & MOTIVATING

Sub Bahasan

  1. Memimpin, mengelola, dan mempertahankan orang-orang terbaik
  2. Meningkatkan keterampilan komunikasi dengan staf
  3. Mendapatkan kinerja terbaik melalui orang lain
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi staf/individu karyawan
  5. Kesalahan yang harus dihindari dalam memotivasi orang lain
  6. Cara meningkatkan motivasi dan kemampuan staf
  7. Memahami apa yang membuat pemimpin unik dan dipercaya
  8. Faktor terpenting dalam memotivasi karyawan
  9. Mengampuni dan memberdayakan untuk kepemimpinan yang kuat
  10. Memimpin dan menghentikan konflik dalam interaksi kerja
  11. Mendelegasikan pekerjaan dan meningkatkan kontrol untuk hasil dan kualitas
  12. Strategi mendelegasikan tugas dan memotivasi penerima delegasi
  13. Meminimalkan gangguan terhadap pekerjaan dan mengelola staf

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ACHIEVEMENT MOTIVATION

Sub Bahasan

  1. Kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai yang terbaik
  2. Mengenali dan memahami motif dan konsep diri
  3. Kekuatan rasa syukur dalam menciptakan pribadi unggul
  4. Pentingnya kekuatan tubuh, pikiran, emosi, dan aura positif untuk pencapaian terbaik
  5. Konsistensi motivasi dan kepribadian yang tangguh di dalam proses motivasi
  6. Mental pemenang untuk meraih prestasi terbaik
  7. Tujuan, tanggung jawab pribadi, umpan bali, dan memetakan risiko untuk pencapaian terbaik
  8. Mengembangkan hubungan produktif dan profesional dengan orang lain
  9. Kekuasaan dan jabatan memberikan motivasi kekuatan
  10. Termotivasi di dalam energi integritas

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: TEAM WORK

Sub Bahasan

  1. Kepemimpinan di dalam kekuatan team work
  2. Energi kolaborasi, komunikasi, koordinasi, dan kerja sama
  3. Membantu tim untuk menghasilkan kinerja terbaik
  4. Mengembangkan perilaku tim untuk kinerja terbaik
  5. Teknik pemecahan masalah untuk menemukan solusi terbaik
  6. Memotivasi dan mengefektifkan peran tim kerja
  7. Menguatkan harapanpadatim kerja
  8. Membantu mengatasi hambatan dalam team work
  9. Pemimpin yang cerdas bekerja sama dengan anggota tim

Untuk Pelatihan Hubungi:

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com

KARYAWAN BAHAGIA MENINGKATKAN KINERJA

??????????“Kebahagiaan berada di wilayah pribadi, dihasilkan oleh kesadaran, bukan oleh aturan atau kemauan orang lain.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja merupakan kunci sukses untuk pencapaian terbaik. Tantangannya, menjaga perasaan bahagia setiap hari secara konsisten, bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan oleh siapapun. Walaupun seseorang bermental sangat positif, dia tetap akan menghasilkan perasaan-perasaan negatif, sehingga kebahagiaan hatinya bisa terhenti sejenak. Hanya dengan kesadaran dan niat, untuk selalu berpikir positif dan beremosi baik di setiap keadaan, akan memudahkan seseorang untuk selalu memperbaiki kualitas kebahagiaan dirinya.

Emosi dan pikiran negatif merupakan musuh utama untuk pencapaian terbaik. Untungnya, setiap orang memiliki dua energi yang hidup nyata di dalam dirinya, yaitu: energi positif dan energi negatif. Kedua energi tersebut saling berkompetisi untuk menguasai hidup seseorang. Bila energi positif yang berkuasa, maka kebahagiaan akan menjadi bonus yang indah. Sebaliknya, bila energi negatif yang berkuasa, maka penderitaan akan menjadi realitas yang menjadikan diri tidak produktif. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk menguatkan diri dengan energi positif.

Emosi dan pikiran negatif diperlukan dalam kadar yang sangat rendah. Setiap orang memerlukan perasaan dan pikiran negatif, untuk memfungsikan sistem pengawasan atau sistem peringatan dini melalui kesadaran diri. Mereka harus ditempatkan secara bijak dan tidak boleh berlebihan. Dan yang pasti, orang-orang bahagia selalu berada di titik kekuatan positif, sehingga mereka menjadi lebih optimis, dan selalu termotivasi untuk sebuah keberhasilan. Sedangkan orang-orang tidak bahagia selalu berada di titik kekuatan negatif, sehingga hidupnya pesimis, dan selalu menyalahkan orang lain.

Kinerja dihasilkan oleh energi bahagia, optimis, antusias, motivasi, gairah, kualitas, disiplin, ketekunan, keandalan, melayani dengan hati, dan kompetensi terbaik. Oleh karena itu, manajer di tempat kerja wajib bekerja untuk menjaga kebahagiaan karyawan. Walaupun kita ketahui bahwa kebahagiaan dihasilkan dari kesadaran pribadi. Tetapi, manajer dapat menciptakan budaya dan lingkungan kerja berenergi positif, sehingga karyawan yang sedang tidak bahagia pada hari-hari tertentu, akan tertolong suasana hatinya oleh budaya dan lingkungan kerja yang positif.

Budaya organisasi dan kepemimpinan yang positif, harus mampu menjadi energi positif, yang memudahkan semua orang di tempat kerja untuk bahagia. Kita semua tahu bahwa setiap karyawan berasal dari kehidupan pribadi masing-masing, yang mungkin sangat bertolak-belakang satu sama lain. Di sinilah diperlukan peran budaya dan kepemimpinan, untuk menurunkan kadar energi negatif setiap karyawan. Dan hal ini akan menciptakan kehidupan kerja yang rendah kadar stres, sehingga produktivitas dan kinerja terbaik dapat diharapkan dari setiap individu karyawan.

Sangat banyak alasan yang dapat dimiliki seseorang untuk menjadi tidak bahagia. Ketidakpuasan, ketakutan, gangguan, hubungan yang buruk, dan perasaan-perasaan negatif lainnya; dapat menciptakan suasana hati yang berpotensi menurunkan kualitas atau target kinerja. Kinerja adalah nafas bagi perusahaan. Bila kinerja menjadi buruk, maka perusahaan akan sesak nafas dan sulit beroperasional dengan baik.

Pemimpin yang cerdas pasti menyiapkan budaya, lingkungan, dan manajemen yang kuat dengan energi positif, untuk kebahagiaan karyawannya. Pemimpin yang cerdas pasti merencanakan dan berupaya secara profesional, untuk mendapatkan hasil terbaik. Dan semua ini, hanya bisa didapatkan saat suasana hati karyawan benar-benar optimis dan bahagia.

Budaya organisasi positif, lingkungan positif, dan manajemen berenergi positif merupakan penyaring dan pencegah energi negatif. Jadi, ketika ada karyawan membawa masalah ke dalam perusahaan, maka secara otomatis akan dicegah dan direndahkan kadar bahayanya oleh kekuatan internal perusahaan. Dan jelas, hal ini akan menyelamatkan karyawan lain dari energi negatif, yang dibawa oleh karyawan bermasalah tersebut.

Kebahagiaan di tempat kerja menciptakan pelayanan pelanggan berkualitas tinggi. Dan, pelanggan pun akan merasa dihormati dan diperhatikan dengan sepenuh hati. Dampaknya, kesetiaan dan rasa cinta pelanggan kepada pelayanan perusahaan, menjadikan perusahaan selalu kuat dan unggul bersama kinerja terbaiknya.

Bahagia memudahkan lahirnya sikap dan perilaku positif, yang menjadi energi baik; untuk menciptakan suasana kerja yang saling membantu, saling percaya, saling menghormati, saling peduli, dan saling menyayangi.

Kebahagiaan bukanlah sebuah keadaan yang tetap dan konsisten. Kebahagiaan merupakan hasil kejar-mengejar antara energi baik dan energi tidak baik. Jadi, siapapun yang setiap bangun pagi menyiapkan dirinya, untuk mengejar dan hidup sepenuhnya di dalam energi baik, maka pada hari itu dia akan menikmati bahagia.

Jiwa besar yang tercerahkan di dalam keikhlasan, serta bijak menyikapi berbagai realitas kehidupan, adalah jiwa yang mudah menciptakan bahagia untuk dirinya. Bahagia adalah hak setiap orang, jadilah pribadi yang berenergi positif agar Anda mampu menikmati hak bahagia Anda. Kebahagiaan sangat ditentukan oleh kemampuan diri, untuk menafsirkan secara positif atas berbagai kejadian dan pengalaman hidup.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INTEGRITAS MENDORONG KEBERANIAN PEMIMPIN UNTUK BERTINDAK

http://youtu.be/DS9h1lwLVgc

INTEGRITAS MENDORONG KEBERANIAN PEMIMPIN UNTUK BERTINDAK

“Pemimpin yang berani dan tegas adalah pemimpin yang sudah kuat integritas pribadinya, sehingga tidak mungkin bagi kekuatan tidak baik untuk menakut-nakutinya.”~Djajendra

Memiliki integritas berarti sudah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas sudah memiliki keberanian, untuk menghadapi dan mengelola risiko secara baik dan profesional.

Keberanian dan integritas adalah dua sifat yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Sehebat dan sebaik apapun seorang pemimpin, bila dia tidak memiliki keberanian, dia akan menjadi bagian dari masalah, dan tidak akan pernah bergerak untuk menemukan solusi kemenangan. Pemimpin haruslah berani, tegas, jelas, serta cerdas mengelola dan menghadapi realitas melalui integritas yang hebat.

Keberanian haruslah menjadi bagian dari gaya hidup dan pola kerja seorang pemimpin. Pemimpin yang berani tidak akan membiarkan kesulitan apapun menahan atau menghalangi niat, untuk bertindak dan melakukan sesuai misi dan keyakinan. Mereka akan memperkuat kualitas integritasnya, sehingga semua yang dilakukan sudah terkoordinasi di dalam bingkai moral dan etika, yang dapat dipertanggung jawabkan secara profesional.

Keberanian adalah sikap yang sangat diperlukan, untuk dapat menjalani kepemimpinan dengan bijak dan cerdas, di dalam semua situasi dan keadaan. Integritas adalah sikap yang sangat diperlukan, untuk dapat menjalani kepemimpinan dengan jujur, terbuka, adil, terkalkulasi risikonya, dan mudah mempertanggung jawabkan segala sesuatu secara profesional. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas diri yang andal, tidak perlu takut atau ragu untuk bertindak dengan keberanian penuh. Apalagi bagi seorang pemimpin publik, integritas dan akuntabilitas pribadinya akan menjadi energi yang dicintai publik. Dia selalu mendapatkan kekuatan dari energi positif publik, termasuk sikap dan tindakan beraninya pasti mendapatkan dukungan dan perlindungan dari kekuatan publik.

Pemimpin yang andal selalu memiliki keberanian melalui integritas pribadinya, untuk mengeksekusi apa yang telah direncanakan atau dipercaya membawa manfaat; bahkan, ketika dirinya tahu bahwa hasil akhirnya berpotensi dikritik oleh banyak orang, ataupun ada kemungkinan gagal. Dia selalu menyiapkan kemampuan dan keberanian untuk menerima kegagalan. Dia selalu menyiapkan berbagai skenario yang lebih baik agar kegagalan dapat dirubah menjadi peluang. Dia selalu menguatkan integritas dan akuntabilitasnya sebagai sumber utama keberaniannya.

Keberanian bila melebur di dalam integritas dan akuntabilitas pemimpin, muncullah energi positif yang menyatu di dalam empati publik. Integritas adalah semua tentang siapa Anda sebenarnya sebagai pribadi. Integritas adalah kemampuan untuk mempertahankan moral dan etika secara konsisten di dalam semua situasi dan realitas.

Memiliki integritas berarti telah memiliki keberanian. Pemimpin dengan integritas dan akuntabilitas berarti sudah memiliki keberanian, untuk melawan yang tidak baik dan tidak benar. Jadi, bila pemimpin ingin menjadi tegas, berani, karismatik, dan berwibawa; dia harus menguatkan integritas pribadi dan integritas kepemimpinannya. Intinya, dibutuhkan keberanian untuk memiliki integritas. Jika Anda memiliki integritas, keberanian sudah menjadi bagian dari Anda.

Dalam realitas, kepentingan mampu merusak prinsip-prinsip moral, sehingga etika diabaikan, dan kepentingan menjadi majikan yang sangat berkuasa. Disinilah dibutuhkan keberanian untuk menjaga integritas, supaya prinsip-prinsip moral dan etika dapat menguatkan sebuah kepemimpinan.

Baik dan buruk hidup penuh ambisi dan gairah di dunia nyata. Baik pasti menghormati prinsip-prinsip moral dan patuh pada etika.  Buruk pasti membolehkan segala cara untuk mencapai ambisinya, sehingga etika dan prinsip-prinsip moral suka diabaikan, dan dianggap tidak penting. Sebab, tujuan dan maksud telah menjadi majikan, dan etika hanya dianggap sebagai penghalang.

Pemimpin dengan integritas yang tinggi dapat bekerja dan bersikap searah etika dan prinsip-prinsip moral. Walau energi buruk dari kekuatan yang mengabaikan etika mencoba menghalangi gerak maju pemimpin, tetapi integritas pemimpin akan mendorong keberanian untuk bersikap sesuai dengan nilai-nilai kebaikan. Intinya, orang jujur dan baik selalu memiliki keberanian untuk menolak ketidakbaikan. Mereka ikhlas kehilangan kekuasaan, jabatan, dan penghasilan, demi menjaga kebaikan dan profesionalisme. Mereka selalu memiliki nilai integritas yang sangat hebat untuk mendorong keberanian. Jadi, bagi orang-orang yang hebat dengan integritasnya, tidak pernah takut atau ragu, untuk menjalankan kebaikan dan kebenaran secara konsisten.

Integritas adalah kekuatan baik yang bersumber dari etika dan moral. Sifat integritas adalah jangkan panjang, dan kekuatan yang berfungsi untuk melemahkan semua yang tidak baik. Integritas diperlukan untuk menjaga, menguatkan, dan memanfaatkan prinsip-prinsip moral dan etika di dalam setiap proses. Integritas memiliki kemampuan untuk mendorong dan membangun nilai-nilai, yang menjadikan seseorang berani bersikap dan bertindak di jalan jujur dan beretika.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 18 09 2014

BALI-KEMENKES 2014Ketika ada kesadaran bahwa setiap orang hidupnya saling tergantung dan saling melengkapi, sehingga semua orang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari satu sama lain, maka kesatuan hati akan menciptakan kebersamaan di dalam kekuatan saling berbagi.~Djajendra

Bila Anda menghormati kehidupan orang lain, Anda pasti dicintai. Tetapi, bila Anda tinggi hati dan merasa kehidupan orang lain lebih rendah dari Anda, maka Anda akan kehilangan kehormatan diri.~Djajendra

Sikap yang suka menghakimi orang lain; sikap yang suka mentertawakan realitas kehidupan orang lain; adalah sikap yang merugikan diri sendiri, dan mengundang banyak musuh.~Djajendra

Niat tidak baik yang diupayakan secara terus-menerus akan menghadirkan ketidakbaikan. Apa yang ditanam itulah yang pasti dipanen.~Djajendra

Bila menolak untuk terlahir kembali, berpotensi hidup di dalam kehilangan.~Djajendra

Meninggalkan dan melepaskan masa lalu, bergerak bersama proses menuju masa depan. Itulah hidup.~Djajendra

“Masa lalu tidak dapat diubah, dilupakan, diedit, atau dihapus. Masa lalu hanya dapat diterima.” ~ Unknown (“The past cannot be changed, forgotten, edited, or erased. It can only be accepted.” ~Unknown)

Pekerjaan yang dicintai, sahabat sejati, keuangan yang sehat, tubuh yang sehat, waktu untuk relaksasi, hobi dan minat, produktivitas yang tinggi, kreativitas, leadership, keluarga yang baik, belajar, dan harapan, adalah dasar untuk memiliki kehidupan yang berkualitas.~Djajendra

Jadilah mampu; jadilah kuat; jadilah unggul; jangan merasa lemah. Hidup hanya sebuah perjalanan menuju ke depan dan sekaligus menuju akhir, nikmati bahagianya.~Djajendra

Seiring waktu, kebaikan sejati berproses melalui tahap yang berbeda, tahap yang penuh ketidakpastian, tahap yang kadang-kadang bisa menjadikan diri ragu atau takut dengan jalan kebaikan. Bila diri konsisten dan sepenuh hati bergerak dan hidup di jalan kebaikan, maka pertumbuhan dan kemajuan secara bertahap pasti didapatkan. Biasanya, jalan kebaikan bukanlah jalan yang mudah untuk dilalui; akan ada penurunan, kerusakan, kerikil-kerikil tajam, tembok penghalang, dan situasi yang tidak jelas. Semua yang terkesan tidak baik itu sesungguhnya bertujuan mendewasakan dirimu, supaya engkau semakin kuat, dan tak mudah memudar di semua cuaca atau situasi kehidupan.~Djajendra

Tumbuhkan kebaikan kepada pasangan hidupmu yang menjadi sahabat hidup; tumbuhkan kebaikan kepada pekerjaan yang memberikan penghasilan dan rejeki secara terus-menerus; tumbuhkan kebaikan kepada rumah yang memberimu perlindungan dan kenyamanan; tumbuhkan kebaikan kepada tanaman dan hewan peliharaan yang engkau rawat dengan sepenuh hati; tumbuhkan kebaikan kepada kendaraan yang mengantarmu ke sana- ke sini; tumbuhkan kebaikan kepada uang yang selalu membantu dan menolong dirimu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan; tumbuhkan kebaikan kepada kemuliaan hati yang selalu ikhlas dan melayani kehidupan dengan cinta; tumbuhkan kebaikan kepada etika dan budaya kehidupan yang kuat dengan nilai-nilai kebaikan; tumbuhkan kebaikan kepada Tuhan yang selalu menghidupi dan menjaga dirimu tetap damai, bahagia, sejahtera, sehat, penuh energi, dan taat kepada kebaikan. Dirimu yang tumbuh di dalam kebaikan, setiap hari pasti menemukan keindahan hidup yang membahagiakan jiwa dan pikiran.~Djajendra

Mengasumsikan sesuatu tanpa menguasai pengetahuan yang benar, akan menjadi pro-kontra; mengasumsikan sesuatu untuk menguatkan kepentingan pribadi, walau yang diasumsikan itu sesungguhnya tidak benar, akan menjadikan diri ditertawain oleh orang banyak. Suka berasumsi, tetapi tidak suka mendengarkan asumsi orang lain, akan mengundang kesalahpahaman dan konflik.~Djajendra

Banyak mendengar menjadikan diri lebih pintar. Dua telinga untuk lebih banyak mendengar; satu mulut untuk berbicara dengan bijak dan cerdas. Jangan salah gunakan mulut dan telinga untuk ketidakbaikan; hanya kebaikan yang dapat memberikan kedamaian dan kebahagiaan.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

FOKUS SAJA PADA PROSES, TIDAK PERLU MENGKHAWATIRKAN HASIL

FODJAJENDRA 09 2014KUS SAJA PADA PROSES, TIDAK PERLU MENGKHAWATIRKAN HASIL

“Ketika Anda sudah mempersiapkan diri dengan baik; merencanakan dengan profesional; mempersiapkan segala sesuatu dengan optimis dan rendah hati; maka tidaklah perlu mengkhawatirkan hasil akhirnya. Biarlah rencana dan kerja keras Anda berjalan sesuai kehendaknya.”~Djajendra

Kehidupan dan pekerjaan haruslah hidup di dalam proses. Tugas setiap orang hanyalah fokus dan bekerja sepenuh hati menyusuri setiap inci proses dengan bahagia. Sedikit saja rasa khawatir akan menjadi energi negatif yang berpotensi merusak kesempurnaan dari sebuah proses. Hanya fokus dan sepenuh hati yang dapat menghadirkan hasil terbaik, sedangkan rasa khawatir tidak bisa mengubah apa pun, hanya menambah beban ketidakbaikan di sepanjang perjalanan proses.

Kemenangan dan pencapaian kinerja terbaik sangat ditentukan oleh niat dan kerja sepenuh hati. Merencanakan dengan profesional dan menetapkan tujuan yang jelas, akan memudahkan Anda untuk bersikap totalitas dan sepenuh hati di sepanjang proses. Bila sudah yakin dan mempersiapkan diri untuk meraih kinerja terbaik, tidaklah perlu memikirkan kegagalan, pikirkan saja suksesnya. Intinya, kalau sudah mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan bijak, janganlah merusaknya dengan pikiran negatif, ataupun membuat jiwa ragu untuk mencapai keberhasilan.

Khawatir adalah energi negatif, yang bersumber dari pikiran negatif. Sebaik apapun realitas, peluang, fakta, dan potensi hasil akhir; bila Anda sikapi dengan rasa khawatir Anda, maka pikiran negatif Anda akan semakin menguat untuk menggagalkan kemenangan yang sudah hampir Anda raih.

Ikuti proses dengan prinsip kehati-hatian; ikuti setiap ritual budaya kerja dengan bahagia; lakukan pekerjaan dengan teliti dan akurat; fokuskan energi, sumber daya, waktu, dan potensi dengan penuh semangat dan gairah untuk berhasil.

Gunakan panduan kerja sebagai alat pembimbing untuk tetap berada di jalan prosedur, sistem, dan tata kelola yang dikehendaki oleh organisasi Anda.Bergeraklah di dalam proses kerja yang dikuatkan dengan tata kelola organisasi yang unggul.  Laksanakan semua yang direncanakan dengan memfokuskan diri untuk mencapai target secara sempurna. Pastikan Anda setiap hari optimis dan rendah hati untuk mencapai hasil terbaik.

Energi khawatir akan memperburuk keadaan. Bila Anda sikapi masalah dengan rasa khawatir, maka semakin buruk realitas dari masalah tersebut. Khawatir membuat pikiran kacau, hati ragu, emosi penuh prasangka, dan tubuh berpotensi mendapatkan masalah kesehatan. Intinya, khawatir adalah sesuatu yang tidak baik, dan merugikan kesehatan dan kebahagiaan diri.

Gunakan imajinasi atau kekuatan visual untuk mengalahkan rasa khawatir. Berimajinasilah seolah-olah Anda sedang menikmati hasil akhir terbaik Anda, dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan kinerja terbaik.

Lepaskan hasil akhir sesuai kehendak Tuhan, dan fokuskan diri untuk sepenuh hati bekerja mengikuti proses yang terencana dengan baik. Ingat selalu bahwa khawatir adalah faktor yang berpotensi menghadirkan kegagalan atau kekalahan. Sebab, khawatir merupakan bagian dari energi negatif; bagian dari kekuatan pikiran dan perasaan negatif; bagian dari kekuatan pesimis. Jiwa yang dikuasai energi negatif, berpotensi mendapatkan hasil akhir yang tidak sesuai dengan target dan rencana.

Apapun yang Anda suka pikirkan berpotensi hadir menjadi realitas kehidupan Anda. Bila Anda bahagia dan menikmati proses; membayangkan masa depan yang indah dan damai; maka, setiap hari Anda akan mendapatkan kehidupan yang penuh inspirasi dan motivasi untuk meraih yang terbaik; termasuk, Anda akan hidup dengan harapan yang masuk akal; harapan yang dapat Anda raih dengan mudah.

Miliki prinsip hidup yang mengalir bersama proses, menyesuaikan diri dengan realitas, serta tidak ngotot dengan sebuah keyakinan.  Bila Anda ngotot dengan keyakinan, tetapi keyakinan Anda sudah tidak sesuai dengan fakta dan arah yang diinginkan masa depan, maka Anda sulit menghasilkan kinerja dan prestasi. Sebab, semua fokus dan kerja keras Anda, akan berada di dalam batasan keyakinan Anda, dan tidak mungkin bisa mengalir di dalam luasnya energi kreatif. Akibatnya, Anda akan ketinggalan oleh kurangnya wawasan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan arah masa depan.

Orang-orang sukses yang penuh prestasi dan kinerja hebat, selalu memiliki harapan yang dapat mereka bayangkan atau visualisasikan. Mereka suka membayangkan semua yang baik dan indah, lalu memfokuskan energi dan sumber daya, supaya dapat mewujudkan harapan yang sudah hidup di dalam realitas pikiran mereka.

Ketika diri hidup di dalam energi baik dan optimis, maka semua yang baik dari dalam diri akan dikeluarkan, untuk mengoptimalkan apa yang sedang dikerjakan atau direncanakan untuk dicapai.

Setiap orang dilahirkan untuk memenangkan hidupnya dan meraih yang terbaik. Oleh karena itu, jauhkan rasa khawatir dari kehidupan Anda, fokuskan saja untuk meraih keberhasilan. Percayalah bahwa tidak ada seorangpun yang bisa mengubah kehendak Tuhan. Jadi, daripada menguatkan rasa khawatir, lebih baik berproses di jalan kebaikan yang penuh harapan dan optimisme. Nikmati saja hari-hari Anda dengan bahagia dan penuh sukacita; bekerjalah dengan sangat profesional, penuh disiplin, penuh integritas, penuh tanggung jawab, penuh kreatif; kemudian, lepaskan hasil akhir sesuai kehendak Tuhan. Biarlah rencana dan kehendak Tuhan yang hidup di dalam kebahagiaan dan sukacita kehidupan Anda, dan jadilah lebih ikhlas untuk rencana Anda. Sebab, rencana dan kehendak Tuhan pasti lebih baik dari rencana atau kehendak kita.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGEMBANGKAN KEBAIKAN UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN

KUTA BALI-KEMENKES 2014MENGEMBANGKAN KEBAIKAN UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN

“Keyakinan hidup di dalam kekuasaan ego; kebaikan hidup di dalam kekuasaan cinta; keyakinan yang tidak bisa memberikan kebaikan, adalah sesuatu yang tidak berguna bagi kehidupan.”~Djajendra

Hanya kebaikan yang dapat memberikan keindahan dan kedamaian. Bila Anda menginginkan masa depan yang indah dan sukses, maka hari ini Anda wajib fokus pada kebaikan dan menumbuhkan semua yang indah dari dalam diri Anda, untuk mendapatkan sukses yang berkelanjutan.

Hidup adalah pertumbuhan. Kuasai hidup Anda, dan kembangkan keyakinan diri untuk tumbuh dan berkembang di aliran energi cinta. Menjadi baik kepada diri sendiri; menjadi baik kepada orang lain; menjadi baik kepada alam semesta; menjadi baik kepada Tuhan; menjadi baik kepada semua kehidupan; adalah cara untuk tumbuh di dalam kebaikan hidup.

Tumbuhkan kebaikan kepada pasangan hidupmu yang menjadi sahabat hidup; tumbuhkan kebaikan kepada pekerjaan yang memberikan penghasilan dan rejeki secara terus-menerus; tumbuhkan kebaikan kepada rumah yang memberimu perlindungan dan kenyamanan; tumbuhkan kebaikan kepada tanaman dan hewan peliharaan yang engkau rawat dengan sepenuh hati; tumbuhkan kebaikan kepada kendaraan yang mengantarmu ke sana- ke sini; tumbuhkan kebaikan kepada uang yang selalu membantu dan menolong dirimu untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan; tumbuhkan kebaikan kepada kemuliaan hati yang selalu ikhlas dan melayani kehidupan dengan cinta; tumbuhkan kebaikan kepada etika dan budaya kehidupan yang kuat dengan nilai-nilai kebaikan; tumbuhkan kebaikan kepada Tuhan yang selalu menghidupi dan menjaga dirimu tetap damai, bahagia, sejahtera, sehat, penuh energi, dan taat kepada kebaikan. Dirimu yang tumbuh di dalam kebaikan, setiap hari pasti menemukan keindah hidup yang membahagiakan jiwa dan pikiranmu.

Seiring waktu, kebaikan sejati berproses melalui tahap yang berbeda, tahap yang penuh ketidakpastian, tahap yang kadang-kadang bisa menjadikan diri ragu atau takut dengan jalan kebaikan. Bila diri konsisten dan sepenuh hati bergerak dan hidup di jalan kebaikan, maka pertumbuhan dan kemajuan secara bertahap pasti didapatkan. Biasanya, jalan kebaikan bukanlah jalan yang mudah untuk dilalui; akan ada penurunan, kerusakan, kerikil-kerikil tajam, tembok penghalang, dan situasi yang tidak jelas. Semua yang terkesan tidak baik itu sesungguhnya bertujuan mendewasakan dirimu, supaya engkau semakin kuat, dan tak mudah memudar di semua cuaca atau situasi kehidupan.

Dalam realitas, orang-orang pasti menghindari penurunan. Mereka sangat takut dengan penurunan, dan selalu bekerja lebih keras untuk mempertahankan pertumbuhan dan keberhasilan. Tetapi, mereka suka lupa bahwa kehidupan itu penuh kejutan, penuh ketidakpastian, dan sesungguhnya sebuah rencana terwujud melalui proses yang perlu diikuti dengan kesadaran dan keikhlasan. Dalam hal ini, bila diri kehilangan keikhlasan dan kesadaran untuk fokus pada kebaikan, maka diri akan terperangkap di dalam gangguan yang tidak menyenangkan hati dan pikiran.

Mengembangkan kebaikan untuk menikmati masa depan. Kebaikan adalah hasil akhir dari energi positif. Bila Anda sudah mencurahkan waktu, tenaga, sumber daya, kreativitas, wawasan, pengetahuan, dan ide-ide baru di aliran energi baik. Maka, segala kebaikan akan hadir untuk menguntungkan hidup Anda di semua dimensi kehidupan Anda. Anda yang mengalir di dalam kebaikan; Anda yang melayani kebaikan dengan ikhlas dan tulus; Anda yang menjadikan kebaikan sebagai nafas hidup; pasti menikmati hidup yang indah dan berkualitas bahagia.

Fokuskan jiwa dan raga pada energi baik, yang mendukung kehidupan bahagia dalam jangkan panjang. Ingat! Hanya kebaikan yang dapat mempertahankan pertumbuhan kebahagiaan di dalam diri.

Kebaikan harus dijadikan sebagai roh dari kerangka kerja dan rencana masa depan. Mengalirkan nilai-nilai positif, pikiran positif, emosi baik, kepedulian, dan kekuatan cinta kepada realitas hidup; memudahkan diri untuk tetap kuat dan berdaya tahan tinggi dalam menghadapi setiap cuaca kehidupan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 14 09 2014

Keyakinan hidup di dalam kekuasaan ego; kebaikan hidup di dalam kekuasaan cinta; keyakinan yang tidak bisa memberikan kebaikan, adalah sesuatu yang tidak berguna bagi kehidupan.~Djajendra

Hanya kebaikan yang dapat menjadikan seseorang bermanfaat bagi kehidupan.~Djajendra

Kendalikan hidup Anda di dalam kata-kata dan bahasa positif. Apapun realitas kehidupan di sekitar Anda, Anda wajib untuk berbahasa positif. Bahasa positif dan kata-kata positif adalah penguat pikiran positif. Upayakan untuk seminimal mungkin menggunakan bahasa negatif atau kata-kata negatif, kalau bisa jangan pernah menggunakannya.~Djajendra

Hidup kita adalah ciptaan dari pikiran kita, dan takdir.~Djajendra

Seseorang yang berpikiran negatif tentang dirinya sedang merusak dan memperburuk masa depannya.~Djajendra

“Pikiran intuitif adalah hadiah suci dan pikiran rasional adalah pelayan setia. Kami telah menciptakan sebuah masyarakat yang menghormati hamba dan telah melupakan hadiah. “~ Albert Einstein (“The intuitive mind is a sacred gift and the rational mind is a faithful servant. We have created a society that honors the servant and has forgotten the gift.” ~Albert Einstein)

Miliki cara atau siapkan pedoman untuk meningkatkan kualitas pikiran positif. Setiap hari biasakan untuk memantau pikiran Anda. Apakah di posisi positif atau negatif? Jadi, bila Anda memiliki cara atau pedoman, saat pikiran Anda di posisi negatif, Anda bisa bertindak cepat untuk mengembalikannya ke posisi positif. Bila hal ini menjadi pola kehidupan Anda, maka apapun realitas buruk yang hadir di dalam kehidupan Anda, dapat dengan mudah diatasi dan merubahnya menjadi positif. ~Djajendra

Berbicaralah dengan diri sendiri; dengarkan suara hati Anda, apakah positif atau negatif? Dengarkan pikiran Anda, apakah positif atau negatif? Anda harus bersahabat dengan pikiran dan suara hati, untuk memahami siapa Anda. Dan. kebaikan apa yang telah Anda berikan kepada kehidupan Anda. Hiduplah di dalam batin yang tercerahkan oleh energi baik; hiduplah di dalam pikiran baik yang sadar.~Djajendra

Yakinkan diri Anda bahwa pikiran positif sangat baik untuk kemajuan hidup Anda. Keyakinan yang dilandasi dengan pikiran positif menghasilkan energi baik, untuk kehidupan Anda, batin Anda, dunia yang menghidupi Anda, dan orang-orang di sekitar kehidupan Anda. Keyakinan merupakan mata batin yang wajib dijaga kemurniannya dengan pikiran positif, supaya hidup Anda selalu damai dan bahagia.~Djajendra

Pikiran tidak pernah tidur; pikiran adalah pusat kehidupan; apa yang Anda pikirkan menjadikan hidup Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan pikiran, jangan terlalu sering bersahabat dengan pikiran negatif, dia akan menjadikan Anda tidak bahagia.~Djajendra

Visualisasi bukan berarti melamun, tetapi bertindak melalui kekuatan mental. Visualisasi merupakan sebuah cara untuk menghidupkan kehidupan yang diinginkan di dalam pikiran. Artinya, walaupun di dunia nyata yang Anda inginkan belum hadir, tetapi Anda dapat menghadirkannya di dalam dunia pikiran Anda. Intinya, visualisasi merupakan cara untuk berlatih; untuk membiasakan mental dengan sebuah pola atau gambaran kehidupan yang diinginkan, termasuk gambaran karakter diri positif yang diinginkan. Visualisasi menciptakan pengalaman di dalam mental, dan mengenalkan hal-hal yang diinginkan kepada hati nurani. Sebagai alat bantu, visualisasi mampu menguatkan rasa percaya diri, dan membuat diri bertindak untuk mewujudkan semua hal yang sudah hidup di dalam mental. Visualisasi bekerja dengan cara menciptakan gambaran di pikiran, emosi, dan mental; kemudian, memotivasi diri bertindak secara fisik, untuk menghadirkan realitas wujud atau fisik dari yang hidup di mental.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PIKIRAN POSITIF MENGATUR KEHIDUPAN MENJADI LEBIH BAIK DAN LEBIH BERKINERJA

http://youtu.be/DS9h1lwLVgc?list=UUSZ-WiLWAYEWZH3XsL2nIkw

“Tidak mungkin memiliki kehidupan baik dengan pikiran negatif.”~Djajendra

Pikiran tidak pernah tidur; pikiran adalah pusat kehidupan; apa yang Anda pikirkan menjadikan hidup Anda. Jadi, berhati-hatilah dengan pikiran, jangan terlalu sering bersahabat dengan pikiran negatif, dia akan menjadikan Anda tidak bahagia, dia akan menjadikan Anda tidak berkinerja, tidak berprestasi.

Siapkan nilai-nilai terbaik untuk mendampingi hidup Anda; siapkan mental dan emosi yang hebat untuk membiasakan diri Anda dengan pikiran positif;  lalu, biarkan pikiran positif dan nilai-nilai kehidupan Anda menjadi kekuatan yang mengatur kehidupan Anda.

Pikiran positif adalah alat yang sangat hebat dan unggul untuk menjadikan Anda sukses. Pikiran positif menjadikan hidup Anda optimis, penuh harapan, energik, penuh semangat, penuh gairah, dan terfokus untuk berprestasi. Pikiran positif adalah sahabat yang paling setia dan yang paling bisa dipercaya, untuk menuju masa depan yang lebih sukses.

Yakinkan diri Anda bahwa pikiran positif sangat baik untuk kemajuan hidup Anda. Keyakinan yang dilandasi dengan pikiran positif menghasilkan energi baik, untuk kehidupan Anda, batin Anda, dunia yang menghidupi Anda, dan orang-orang di sekitar kehidupan Anda. Keyakinan merupakan mata batin yang wajib dijaga kemurniannya dengan pikiran positif, supaya hidup Anda selalu damai dan bahagia.

Pikiran positif menjadikan Anda selalu percaya diri dengan apapun yang Anda hadapi atau kerjakan. Pikiran positif memperkuat keyakinan positif tentang diri Anda sendiri, dan membuat Anda merasa penuh semangat dan percaya diri untuk mencapai tujuan hidup Anda.

Pikiran positif memenuhi kebutuhan batin. Lalu, menciptakan harapan yang menjadikan Anda berperilaku sangat optimis, positif, serta selalu melihat kehidupan yang indah dan baik. Demikian juga, pikiran positif menciptakan perilaku-perilaku hebat yang menyebabkan harapan Anda menjadi kenyataan; harapan Anda menghasilkan kinerja yang lebih dari perhitungan Anda; dan menjadikan Anda selalu melakukan tugas dengan lebih baik, lebih cerdas, lebih percaya diri, dan lebih semangat.

Berbicaralah dengan diri sendiri; dengarkan suara hati Anda, apakah positif atau negatif? Dengarkan pikiran Anda, apakah positif atau negatif? Anda harus bersahabat dengan pikiran dan suara hati, untuk memahami siapa Anda. Dan. kebaikan apa yang telah Anda berikan kepada kehidupan Anda. Hiduplah di dalam batin yang tercerahkan oleh energi baik; hiduplah di dalam pikiran baik yang sadar.

Ingatkan selalu kepada diri Anda bahwa pikiran negatif adalah racun yang secara perlahan-lahan merusak kehidupan Anda. Pikiran negatif tidak hanya merusak masa depan, juga merusak tubuh dan kebahagiaan Anda. Jadi, hanya dengan pikiran positif Anda bisa membangun harga diri menjadi lebih terhormat. Demikian juga, pikiran positif merupakan alat bantu yang menjadikan Anda percaya diri dan selalu siap untuk mencapai tujuan hidup.

Miliki cara atau siapkan pedoman untuk meningkatkan kualitas pikiran positif. Setiap hari biasakan untuk memantau pikiran Anda. Apakah di posisi positif atau negatif? Jadi, bila Anda memiliki cara atau pedoman, saat pikiran Anda di posisi negatif, Anda bisa bertindak cepat untuk mengembalikannya ke posisi positif. Bila hal ini menjadi pola kehidupan Anda, maka apapun realitas buruk yang hadir di dalam kehidupan Anda, dapat dengan mudah diatasi dan merubahnya menjadi positif.

Visualisasi bukan berarti melamun, tetapi bertindak melalui kekuatan mental. Visualisasi merupakan sebuah cara untuk menghidupkan kehidupan yang diinginkan di dalam pikiran. Artinya, walaupun di dunia nyata yang Anda inginkan belum hadir, tetapi Anda dapat menghadirkannya di dalam dunia pikiran Anda. Intinya, visualisasi merupakan cara untuk berlatih; untuk membiasakan mental dengan sebuah pola atau gambaran kehidupan yang diinginkan, termasuk gambaran karakter diri positif yang diinginkan. Visualisasi menciptakan pengalaman di dalam mental, dan mengenalkan hal-hal yang diinginkan kepada hati nurani. Sebagai alat bantu, visualisasi mampu menguatkan rasa percaya diri, dan membuat diri bertindak untuk mewujudkan semua hal yang sudah hidup di dalam mental. Visualisasi bekerja dengan cara menciptakan gambaran di pikiran, emosi, dan mental; kemudian, memotivasi diri bertindak secara fisik, untuk menghadirkan realitas wujud atau fisik dari yang hidup di mental.

Pikiran positif mengatur kehidupan menjadi lebih baik dan lebih berkinerja. Percayalah Anda dapat berkinerja dan berprestasi dengan hebat; percayalah bahwa Anda sangat andal dan mampu membantu diri Anda untuk meraih sukses yang diimpikan; percayalah bahwa harapan yang hidup di batin Anda merupakan cahaya terang yang sedang membimbing Anda untuk mencapainya; percayalah bahwa apapun yang Anda mulai pasti dapat Anda selesaikan dengan sukses.

Kendalikan hidup Anda di dalam kata-kata dan bahasa positif. Apapun realitas kehidupan di sekitar Anda, Anda wajib untuk berbahasa  positif. Bahasa positif dan kata-kata positif adalah penguat pikiran positif. Upayakan untuk seminimal mungkin menggunakan bahasa negatif atau kata-kata negatif, kalau bisa jangan pernah menggunakannya.

Jadilah sadar dan tercerahkan dalam menyikapi nilai-nilai kehidupan yang bersumber dari teman-teman Anda, orang tua Anda, budaya Anda, media, masyarakat, politik, panutan Anda, dan dari berbagai sumber lainnya di luar diri Anda. Anda adalah apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda percaya, apa yang Anda yakini, dan apa yang Anda lakukan setiap hari. Pikiran positif adalah anugerah terindah dari Tuhan kepada manusia, jangan sampai anugerah terindah ini rusak oleh pengaruh tidak baik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PIKIRAN POSITIF MENJADIKAN ANDA BAHAGIA

 

“Pikiran positif tidak mengizinkan masalah dan kesulitan untuk mengalahkannya dan membuatnya menderita.”~Djajendra

Hidup adalah proses yang melewati berbagai macam peristiwa.  Peristiwa baik dan tidak baik dapat hadir di dalam kehidupan siapapun. Dan, tidak seorangpun yang bebas dari hal-hal yang tidak diinginkan, apapun bisa hadir untuk mengusik kebahagiaan seseorang.

Berpikir positif merupakan solusi untuk berdamai dengan segala realitas yang tidak diinginkan. Jadi, berpikir positif bukan berarti mengabaikan atau menghindari hal-hal yang tidak menyenangkan, tetapi mau berdamai dengannya, dan memperbaikinya ke arah yang lebih baik.

Masalah, bencana, penderitaan, kesulitan, kekurangan, kehilangan, kekecewaan, ketakutan, kesalahpahaman, dan semua hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut, merupakan bagian dari dinamika kehidupan. Intinya, Anda tidak bisa bersembunyi di dalam kehidupan positif, dan mengabaikan semua warna-warni kehidupan negatif.

Energi negatif kehidupan adalah realitas dan fakta yang bisa hadir ke dalam kehidupan siapapun. Jadi, Anda tidak mungkin bisa mengisolasi diri Anda di dalam dunia pikiran baik; di dalam dunia emosi positif; lalu berpura-pura menghindari energi negatif.

Tidak seorangpun yang tahu apa yang akan terjadi di esok hari. Setiap orang boleh dan berhak untuk memiliki rencana, impian, harapan, keyakinan, semangat, dan perjuangan. Tetapi, kehidupan memiliki jalannya sendiri, yang kadang-kadang mungkin tidak Anda pahami. Di sinilah diperlukan pikiran positif agar Anda dapat memikirkan segala sesuatu dengan jernih, tenang, dan jelas.

Sangatlah mudah untuk berpikir positif di dalam situasi yang pasti, damai, nyaman, jelas, dan terukur. Tetapi, tidaklah mudah untuk berpikir positif di tengah-tengah masalah, bencana, kekurangan; kecuali Anda terlatih untuk mensyukuri dan berterima kasih kepada apapun kehidupan yang sedang Anda lewati.

Pikiran positif merupakan pengetahuan dan keterampilan, yang harus dilatih dan dipelajari secara terus-menerus di sepanjang kehidupan. Menjadi positif bukanlah pekerjaan seketika, tetapi sebuah proses panjang yang harus dilewati melalui latihan dan pembelajaran tanpa henti.

Setiap orang pasti berharap hidupnya selalu baik-baik saja. Tetapi, bila dia tidak terlatih dan terbiasa dengan pikiran positif, dia pasti terperangkap dalam energi negatif. Biasanya, ketika masalah dan kesulitan mengganggu damainya, dia akan kehilangan akal untuk menemukan solusi. Sebab, dia tidak memahami cara memanfaatkan pikiran positif, sehingga tidak mampu berpikir baik untuk menyelesaikan masalahnya.

Orang-orang yang terjebak di dalam energi negatif, biasanya hanya mampu mengasihani diri sendiri. Mereka selalu bingung untuk menemukan solusi, lalu berpendapat bahwa dirinya adalah korban, dan mulai menyalahkan orang lain atas masalah yang mereka hadapi.

Pikiran positif adalah obat untuk menyembuhkan penyakit hati dan emosi. Berbagai perasaan tidak menyenangkan, dan berbagai realitas yang sedang dihadapi, dapat disembuhkan dengan pikiran positif.

Pikiran positif memperbaiki situasi dan membukakan jalan menuju solusi. Jadi, walaupun seseorang sedang melewati masa buruk, musibah, bencana, ataupun kesulitan lainnya, dia dapat memperbaikinya, dan menemukan jalan keluar dengan kekuatan pikiran positif.

Pikiran positif adalah energi baik yang membawa kebaikan untuk kehidupan Anda. Intinya, pikiran positif tetap menyinari harapan, membuka jalan menuju kebahagiaan, dan menemukan berbagai solusi untuk menjadikan Anda lebih bahagia hidupnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI INSPIRASI 09 09 2014

Keyakinan positif terhadap diri sendiri, meningkatkan rasa percaya diri untuk mencapai tujuan hidup.~Djajendra

Apa yang kita yakini benar, menjadi benar. Apa yang kita percaya mungkin, menjadi mungkin.~Henry Ford  (What we believe is true, comes true. What we believe is possible, becomes possible.~Henry Ford)

Perhatikan diri Anda, dengarkan suara hati Anda, dan jangan tinggalkan diri Anda hanya untuk hidup demi kemauan orang lain.~Djajendra

Jabatan, kekuasaan, dan wewenang hanyalah sebuah aksesori kecil; sedangkan melayani dan peduli merupakan inti dari kepemimpinan yang baik.~Djajendra

Orang-orang bersyukur lebih suka menghabiskan waktu hari ini dengan sukacita, dan menyiapkan hari ini untuk hari esok yang lebih indah.~Djajendra

Satu-satunya jalan keluar dari labirin penderitaan adalah memaafkan.~John Green

Seseorang yang berpikiran negatif tentang dirinya sedang merusak dan memperburuk masa depannya.~Djajendra

Semakin berpengalaman  untuk menghadapi berbagai realitas dan situasi kehidupan, semakin mampu menjadi pencari solusi yang andal.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MEMIMPIN BERARTI MELAYANI DAN PEDULI

djajendra“Jabatan, kekuasaan, dan wewenang hanyalah sebuah aksesori kecil; sedangkan melayani dan peduli merupakan inti dari kepemimpinan yang baik.”~Djajendra

Orang-orang tidak peduli seberapa cerdas dan hebatnya seorang pemimpin. Orang-orang hanya peduli apa yang bisa pemimpin berikan kepada mereka, sehingga mereka ikhlas menuruti kepemimpinannya.

Apa yang dilakukan pemimpin terlihat oleh semua orang. Pemimpin merupakan bagian dari nilai-nilai dan karakter yang ada di dalam dirinya. Semakin positif nilai-nilai di dalam dirinya, semakin hebat karakternya, untuk melayani dan peduli pada tanggung jawabnya.

Pemimpin terbaik selalu melihat masa depan, dan bekerja keras sekarang, supaya dapat mewujudkan masa depan yang dilihat; pemimpin terbaik mengikutsertakan semua orang, dan mengembangkan mereka menjadi yang terbaik; pemimpin terbaik hidup dan bekerja di dalam energi kreatif, serta selalu menemukan kembali hal-hal yang lebih baik, secara berkelanjutan; pemimpin terbaik menghasilkan kinerja dari kekuatan nilai-nilai dan prinsip-prinsip terbaik; pemimpin terbaik hidup dan bekerja di dalam hubungan yang profesional dan etis; pemimpin terbaik fokus pada budaya, dan mewujudkan perilaku berbudaya berdasarkan kekuatan nilai-nilai positif.

Memimpin berarti melayani dan peduli. Pemimpin yang baik pasti rendah hati dan penuh pengertian. Bila dia tidak rendah hati dan kurang pengertian, tidaklah mungkin dia mampu melayani dan peduli. Intinya, pemimpin tidak mungkin menjadi pemimpin yang baik; menjadi pemimpin yang bisa diharapkan dan diandalkan oleh semua orang.

Kepemimpinan yang melayani dan peduli hanya dapat dilakukan ketika pemimpin menjadi ikhlas, serta mampu memperhatikan dan melakukan hal-hal terkecil dengan tindakan besar. Pemimpin besar selalu berpikir sederhana, dan memperhatikan hal-hal kecil, yang mungkin tidak terlihat oleh kebanyakan orang. Dia mampu melakukan bagian yang dianggap tidak penting, oleh orang-orang yang tidak berkemampuan melihat masa depan dengan jernih. Pemimpin besar memiliki nilai-nilai positif yang kuat, dan karakter kepemimpinan yang dihasilkan dari nilai-nilai positif tersebut, sehingga dia mampu menjadikan tindakannya menghasilkan kinerja terbaik.

Budaya dan sistem yang akuntabel dan penuh integritas, merupakan jaminan untuk kepemimpinan yang kuat dan tidak mudah jatuh.  Oleh karena itu, pemimpin yang baik akan membangun budaya dengan cara memperkuat nilai-nilai positif, yang fokus pada kebaikan dan kinerja. Lalu, nilai-nilai positif tersebut dijadikan sebagai keyakinan dan perilaku berbudaya.

Pemimpin terbaik sangat memahami bahwa kepemimpinan tidak melekat pada jabatan, kekuasaan, dan wewenang. Tetapi, pada keikhlasan dan kerendahan hati untuk melayani dan peduli. Jabatan, kekuasaan, dan wewenang hanyalah sebuah aksesori kecil; sedangkan melayani dan peduli merupakan inti dari kepemimpinan yang baik.

Pemimpin yang cerdas lebih banyak mendengarkan dan sedikit berbicara, selalu fokus untuk mengembangkan dan mencerdaskan orang-orang yang dipimpin, setiap hari memotivasi orang-orang agar dapat mencapai target dengan sempurna.

Pemimpin yang baik merupakan pelayan yang rendah hati dan tidak terjebak oleh jabatan. Kesediaan, kesiapan, dan keikhlasan untuk melayani segala sesuatu dengan rinci dan memperhitungkan risiko, merupakan ciri utama dari pemimpin yang baik.

Pemimpin yang baik selalu melengkapi kepemimpinannya dengan memilih orang-orang yang tepat, jujur, fokus, cerdas, dan ikhlas melayani pekerjaannya, tanpa melibatkan konflik kepentingan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI 07 09 2014

DJAJENDRA 16 07 2014 - 1Hati nurani sangat mudah untuk berdamai dan memaafkan, tetapi pikiran selalu tidak terduga dengan cara berpikirnya sendiri, sehingga untuk berdamai dan memaafkan harus menunggu pikiran menjadi lebih ikhlas dan sadar.~Djajendra

Kehidupan tidak bisa diulang kembali, setiap momen memiliki ceritanya sendiri, tetaplah mengalir , jangan paksa untuk kembali ke masa lalu. Sebab, hidupmu ada di masa depan, bukan di masa lalu.~Djajendra

Pikiran sangat kreatif, tidak bisa diam dalam satu realitas, selalu mencoba melampaui pengetahuan yang ada, untuk mendapatkan sesuatu yang baru. Pikiran bukanlah produk jadi, tetapi produk yang terus tumbuh dan berkembang .~Djajendra

Ketika si baik dan si tidak baik sedang memulai pertempuran di dalam diri, maka hanya cinta dan keikhlasan yang dapat menyelamatkan kedamaian batin.~Djajendra

Pikiran positif menghasilkan kata-kata terbaik untuk diucapkan, emosi terbaik untuk dirasakan, kesadaran untuk menikmati kebahagiaan, dan keyakinan untuk bersyukur dengan realitas.~Djajendra

Pemimpin cerdas adalah dia yang banyak mendengarkan dan sedikit berbicara; dia yang fokus untuk mengembangkan dan mencerdaskan orang-orang yang dia pimpin; dia yang setiap hari memotivasi orang-orang agar dapat mencapai target dengan sempurna.~Djajendra

Memimpin berarti melayani dan peduli. Orang-orang tidak akan peduli seberapa cerdas dan hebatnya diri Anda. Orang-orang hanya peduli apa yang bisa Anda berikan kepada mereka, sehingga mereka ikhlas menuruti kepemimpinan Anda.~Djajendra

Pemimpin hebat adalah dia yang dibantu dan didukung oleh orang-orang andal dan terbaik.~Djajendra

Semut tidak pernah diam, setiap hari sibuk, bolak-balik mencari makanan; manusia juga setiap hari sibuk, bolak-balik mencari untuk hidup.~Djajendra

Tidak ada seorangpun yang lebih sempurna, hentikan memperbandingkan satu sama lain, fokuskan pada keunikan dan kehebatan yang dimiliki setiap orang.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PROGRAM PELATIHAN ETIKA KERJA DAN MORALITAS 1 HARI 8 JAM

PENDAHULUAN

Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Ketika dalam hati nurani seseorang terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka orang tersebut akan menjadi bencana yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, orang-orang dengan moral baik, akan menjalankan etika dan integritas pribadi di tempat kerja, dengan memiliki hati nurani yang mampu membedakan antara benar dan salah melalui kekuatan empati. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati yang unggul, dalam kecerdasan dan kesadaran sosial yang tinggi.

DESKRIPSI

Etika dan moralitas haruslah menjadi sebuah perilaku, pilihan hidup, kepribadian, dan karakter yang dapat diperlihatkan dalam rutinitas hubungan kerja sehari-hari di kantor. Implementasi moralitas dan etika di tempat kerja akan memperkuat integritas pribadi, untuk memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik dalam satu persepsi.

Moralitas di tempat kerja berarti mengacu pada standar moral dalam wujud perilaku, yang biasanya tidak tertulis, tapi merupakan hasil akhir dari pikiran positif terhadap etos kerja di perusahaan. Sedangkan etika mengacu pada pedoman formal yang dijadikan sebagai standar untuk berperilaku di tempat kerja. Baik etika maupun moralitas membutuhkan integritas pribadi yang sangat tinggi untuk dapat menjalankan etika dan moralitas dengan sempurna.

Etika dan moralitas selalu menjadi landasan yang kuat dalam membangun hubungan kerja yang harmonis, dan juga menjadi kekuatan untuk membangun keyakinan dalam menyelesaikan konflik di tempat kerja.

Etika dan moralitas selalu bekerja dengan akal yang paling sehat dan paling jujur, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui hati nurani yang paling bersih.

Pedoman etika di perusahaan dibuat untuk menggambarkan bagaimana orang harus berperilaku dan menjaga standar moral yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap karyawan dan pimpinan harus memahami dengan keyakinan total terhadap nilai-nilai, norma-norma, dan prinsip-prinsip moral yang ada di dalam pedoman etika perusahaan. Jadi, pedoman atau panduan etika kerja dan etika bisnis di perusahaan harus menjadi dasar terbaik untuk memperlihatkan moralitas kerja yang berkualitas, dan juga menjadi alat yang ampuh untuk memperlihatkan perilaku moral yang tepat di tempat kerja.

Fitur penting dari moralitas dan etika adalah dia harus berfungsi sebagai panduan bagi tindakan karyawan, pimpinan, dan setiap stakeholder di tempat kerja dalam koridor adil, terbuka, dan penuh tanggung jawab.

Tanpa moralitas dan etika, maka setiap perilaku kerja sangat berpotensi untuk menjadi tidak jujur dalam kepentingan masing-masing pihak. Bila setiap pihak di tempat kerja berlomba-lomba untuk memikirkan kepentingannya masing-masing, dan mengabaikan kepentingan dari visi dan misi perusahaan, maka dalam waktu singkat perusahaan akan menjadi tidak efektif, dan secara perlahan-lahan kinerja perusahaan akan meredup.

KONSEP DASAR

Pelatihan etika kerja dan moralitas ini berkonsep dasar untuk meningkatkan kualitas perilaku kerja yang lebih akuntabel, lebih beretika, lebih berintegritas, dan lebih beretos kerja yang unggul. Panduan etika perusahaan dan kode etik kerja tidak boleh berhenti sebatas pada kekuatan normatif, tetapi harus menjadi kekuatan yang hidup di dalam perilaku dan karakter kerja sehari-hari. Pelatihan ini bermaksud membuka kesadaran hati nurani insan perusahan agar mampu membedakan antara benar dan salah, baik dan tidak baik, serta memiliki karakter kerja yang unggul dalam menghadapi berbagai situasi dan realitas di tempat kerja.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Diskusi Kelompok, Brainstorming, Bermain Peran, Berpikir Kreatif, Simulasi, Belajar Dalam Kompetisi Permainan, Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning, Icebreaker.

TUJUAN UMUM

Membangun manajemen hati nurani dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip, untuk menghasilkan kualitas moral yang unggul, serta mengimplementasi moral yang unggul ke dalam perilaku dan cara berpikir etis, berdasarkan kode etik dan integritas pribadi.

TUJUAN KHUSUS

  1. Memahami bagaimana hati nurani menjadi sumber moralitas individu
  2. Memahami proses terbentuknya moral baik dan moral tidak baik
  3. Memahami bagaimana peran manajemen hati nurani dalam menghasilkan moral baik, untuk memudahkan implementasi etika dan integritas di tempat kerja
  4. Memahami kualitas moral dan nilai-nilai yang mempengaruhi karakter individu
  5. Memahami peran moral dalam keputusan etis
  6. Membandingkan karakteristik pribadi bermoral baik dan bermoral tidak baik
  7. Memahami peran moral dalam menjalankan kode etika dan integritas pribadi
  8. Membahas dampak moral pada etika bisnis
  9. Mengenali tahap perkembangan moral kognitif
  10. Memperkenalkan pelanggaran terhadap etika bisnis dan kode etik, yang berkaitan dengan persepsi moral, nilai-nilai, dan budaya perusahaan

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta memahami cara mengembangkan pemahaman moral dengan standar benar dan salah, baik dan buruk
  2. Peserta memahami cara menggunakan dan mengklarifikasi nilai-nilai dasar penguat moral positif
  3. Peserta memahami cara menjalankan etika bisnis, kode etik kerja, dan integritas pribadi dalam keunggulan moral positif
  4. Peserta memahami cara menjadikan kekuatan moral sebagai akar pengembangan karakter diri yang unggul
  5. Peserta memahami bagaimana interaksi dengan rekan kerja, atasan, bawahan, dan stakeholder lainnya, dalam keunggulan moral positif
  6. Peserta memahami kontribusi moral positif terhadap kejujuran, keadilan, tanggung jawab, empati, dan anti korupsi
  7. Peserta memahami cara manajemen hati nurani untuk menghasilkan kualitas moral positif
  8. Peserta memahami cara membina perkembangan moral untuk menjaga komitmen terhadap etika, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 1 HARI 8 JAM

TEMA: ETIKA KERJA DAN MORALITAS

PK. 08.30 – PK 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI MORAL DAN MENINGKATKAN KEPATUHAN PADA ETIKA

Sub Bahasan

  1. Pemahaman dasar moral dan etika
  2. Moral sebagai fondasi etika
  3. Karakteristik moral dan etika
  4. Sumber moral dan etika
  5. Sifat moral dan etika
  6. Model perilaku moral
  7. Perbedaan antara moralitas dan etika
  8. Nilai-nilai moral dan norma-norma yang mendorong kualitas etika
  9. Bagaimana pemimpin hadir untuk pengembangan nilai-nilai moral karyawan
  10. Cara mengekspresikan moral dalam interaksi sehari-hari
  11. Moralitas didasarkan pada pengalaman konkret dan berkembang sebagai akibat dari interaksi moral situasi, moral nilai dan norma

PK.10.00 – 10.15 WIB. BREAK

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: MANAJEMEN HATI NURANI UNTUK MENGHASILKAN MORAL YANG UNGGUL

Sub Bahasan

  1. Kenali diri Anda, tahu siapa Anda, pahami hati nurani Anda secara lebih mendalam
  2. Karakteristik manajemen hati nurani dan moral
  3. Memahami bagaimana hati nurani memproses perilaku dan cara berpikir
  4. Memahami potensi diri, motivasi dan tujuan hidup Anda
  5. Mengetahui dan memperbaiki hati nurani untuk menciptakan dasar moral yang kuat
  6. Mengambil kontrol untuk mengelola nilai, hati nurani, dan moral
  7. Definisi dan ciri-ciri manajemen hati nurani
  8. Jangan biarkan sabotase negatif memadamkan proses hati nurani dalam menghasilkan moral terpuji
  9. Membebaskan diri dari perangkap nilai-nilai negatif

PK.12.00 – 13.00 WIB. ISHOMA

PK 13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA DAN MORAL DALAM HUBUNGAN KERJA

Sub Bahasan

  1. Hubungan kerja yang memenuhi unsur dan sifat etika
  2. Moral sebagai unsur kepribadian untuk memenuhi persepsi etika
  3. Emosional dan empati dalam meningkatkan hubungan kerja
  4. Kepatuhan dan keikhlasan untuk menerima hukuman atas kelalaian menjalankan kode etik dan etika bisnis
  5. Perilaku moral individu dalam hubungan interpersonal
  6. Mempertahankan tata kelola yang etis
  7. Kewajiban karyawan kepada perusahaan
  8. Menjunjung etika dan moral dalam konflik kepentingan
  9. Tidak menerima suap, tidak menerima hadiah, dan tidak melakukan pemerasan
  10. Menjaga rahasia perusahaan
  11. Menjaga kondisi kerja dalam budaya integritas
  12. Memahami politik organisasi

PK.14.30 – 14.45 WIB. BREAK

PK.14.45 -16.30 WIB. SESI 4: NILAI-NILAI ETIKA KERJA UNTUK MENGEMBANGKAN ETOS KERJA YANG KUAT

Sub Bahasan

  1. Standar perilaku dan nilai-nilai pekerjaan untuk kinerja
  2. Ciri-ciri karyawan etis yang beretos kerja unggul
  3. Kehadiran,,karakter, kerja tim, penampilan, sikap, produktivitas, keterampilan organisasi, komunikasi, kerja sama, menghormati

UNTUK PELATIHAN HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 4 09 2014

Kemarahan selalu datang kepada jiwa yang sedang khawatir, takut, frustasi, kehilangan harapan, dan terjebak dalam peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan.~Djajendra

Pikiran positif dan pikiran negatif selalu berada di garis pemisah yang sangat tipis, sehingga bila kesadaran dan kebijaksanaan diri hilang, maka diri akan lupa apa itu positif dan apa itu negatif. ~Djajendra

Tidak mudah untuk menghentikan pikiran negatif orang lain, tetapi Anda bisa belajar untuk mengurangi kekuatan pikiran negatif, dan menguatkan pikiran positif Anda.~Djajendra

Ketika setiap hari Anda belajar menjadi orang yang lebih baik; setiap hari berubah menjadi orang yang lebih baik; setiap hari memperbaiki diri untuk menjadi orang yang lebih baik; maka, Anda menjadi kekuatan positif, yang dengan mudah melewati masa-masa tersulit di dalam kehidupan Anda.~Djajendra

Bila Tuhan berkehendak semuanya pasti diberikan, bila Tuhan tidak berkehendak dirimu pasti lelah memperjuangkannya. Siapkan kualitas dirimu, jadilah lebih kreatif, bekerjalah lebih total untuk menghasilkan yang terbaik. Hiduplah tanpa ngotot, santai saja, tenang saja, tidak perlu mempertaruhkan segalanya. Hidup hanya sebuah permainan, yang harus dilalui dengan kegembiraan dan penuh semangat.~Djajendra

Walaupun bahagia bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, namun setiap orang bisa mendapatkan hak bahagianya. Jadi, bila seseorang yang berasal dari lingkungan yang tidak bahagia atau damai; berasal dari keluarga yang tidak utuh atau penuh persoalan; tetapi, bila dia berniat untuk hidup bahagia dengan cara berlatih, mempelajari, menguatkan, membiasakan, dan mempraktekkan keterampilan hidup untuk menjadi bahagia di dalam rutinitas hidupnya; maka, orang tersebut pasti menikmati kebahagiaannya dengan sukacita. Bahagia adalah hak individu, dan individu yang tercerahkan dalam energi baik pasti menikmati bahagianya dengan penuh gembira.~Djajendra

Siapapun bisa bahagia, dan kebahagiaan merupakan sesuatu yang sangat mudah untuk dirasakan. Untuk menikmati kebahagiaan dibutuhkan keterampilan pola pikir dan pola hidup di dalam energi syukur dan terima kasih.~Djajendra

Perubahan membutuhkan kesiapan dan fokus yang tinggi. Setiap pemimpin, manajer, dan staf harus merasa di dalam perubahan dan menikmati perubahan dengan bahagia. Setiap orang dengan rendah hati mau diberdayakan; mau mendengarkan; mau belajar; mau menerima kritik; mau berkontribusi dengan efektif; mau berhubungan dengan masalah, lalu dengan penuh semangat mencari solusi yang tepat; mau memahami realitas sosial, serta menyesuaikan perubahan agar tidak bertentangan dengan persepsi sosial.~Djajendra

Kepemimpinan yang kuat dan dipercaya dapat memberikan respon untuk melawan kekuatan anti perubahan. Seperti diketahui, dalam setiap perubahan pasti ada pihak-pihak yang sudah nyaman atau sedang menikmati keuntungan dari cara-cara lama, dan mereka ini pasti marah atau tidak senang dengan perubahan. Orang-orang yang tidak senang dengan perubahan, biasanya tidak akan tinggal diam, mereka akan mencari seribu satu cara untuk menggagalkan perubahan. Di sinilah dibutuhkan seorang pemimpin bermental hebat dan yang siap melawan pasukan anti perubahan; pemimpin yang rendah hati dan selalu terlibat untuk berada di garis paling depan perubahan; pemimpin yang memberdayakan setiap orang untuk siap dan membantu perubahan yang diinginkan; pemimpin yang banyak akal untuk mencegah niat tidak baik dari pasukan anti perubahan.~Djajendra

Perubahan tidak mungkin dilakukan bila konflik kepentingan menjadi sangat kuat, dan merasa tidak nyaman dengan perubahan tersebut. Perubahan sulit dilakukan bila kekuatan anti perubahan berkolaborasi untuk mencegah perubahan yang dikehendaki. Perubahan dapat dilakukan bila kekuatan perubahan lebih kuat dan unggul daripada kekuatan anti perubahan.~Djajendra

Pemimpin yang dihormati adalah dia yang konsisten dengan sikap dan perilakunya; adalah dia yang cerdas menjalankan tata kelola yang terbuka dan bertanggung jawab; adalah dia yang bertanggung jawab secara moral; adalah dia yang bertindak secara etis dari kebiasaan jujurnya.~Djajendra

Perubahan bukanlah persoalan sederhana, sangat banyak kebiasaan dan perilaku yang harus dirubah, sehingga orang-orang selalu menjadi tidak siap, dengan perubahan yang mulai dijalankan.~Djajendra

Hidup tidak perlu bukti, hidup perlu mengalir sesuai kehendaknya. Hidup perlu bergerak dengan bahagia hingga mencapai akhirnya.~Djajendra

Seorang teman adalah sahabat yang menguntungkan hidup Anda, dan selalu ada saat Anda membutuhkannya.~Djajendra

“Dalam kemakmuran teman-teman mengenal kami. Dalam kesulitan, kami tahu teman-teman kami.” ~John Cherten Collins

Kalau sudah waktunya kehidupan pasti memutuskan. Kecemasan, ketakutan, dan ketidakyakinan hanyalah sia-sia dan tidak berguna. Hidup memiliki momennya sendiri, hidup memiliki jalannya sendiri. Kalau sudah waktunya untuk dihadirkan, maka hidup pasti menghadirkannya. Kalau sudah waktunya untuk diambil, maka hidup pasti mengambilnya. Tidak ada kecerdasan, kekuatan, kekuasaan, kehebatan, kesucian, yang mampu menahan jalannya hidup. Manusialah yang harus tunduk dan patuh pada maunya hidup.~Djajendra

Hidup yang hebat itu hanya membutuhkan pikiran sederhana, tindakan sederhana, dan mensyukuri apa-apa yang sedang dimiliki. Lalu, menciptakan konsep hidup seperti yang diimpikan, dan menikmatinya dengan sepenuh hati.~Djajendra

Dalam sebuah masyarakat tidak mungkin ada kesepakatan 100%, pasti akan ada yang tidak sepakat. Jadi, jangan pernah memaksa semua orang untuk sepakat terhadap sebuah program, biarkan saja yang sepakat dan tidak sepakat hidup berdampingan dengan berbudaya toleransi. ~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN BERSUMBER DARI KETERAMPILAN HIDUP

“Kebahagiaan bukanlah sebuah kemewahan ataupun sesuatu yang membutuhkan banyak uang. Kebahagiaan adalah kesederhanaan yang hidup di dalam rasa syukur dan keikhlasan.”~Djajendra

Siapapun bisa bahagia, dan kebahagiaan merupakan sesuatu yang sangat mudah untuk dirasakan. Untuk menikmati kebahagiaan dibutuhkan keterampilan pola pikir dan pola hidup di dalam energi syukur dan terima kasih.Bahagia bukanlah kemewahan atau sesuatu yang membutuhkan banyak uang. Bahagia adalah kesederhanaan pola hidup dengan keikhlasan hati dalam rasa syukur.

Kebahagiaan dihasilkan dari keterampilan hidup. Keterampilan untuk menguatkan pikiran positif, emosi positif, kesadaran, pemahaman, dan manajemen diri yang difokuskan di dalam energi baik, merupakan sebagian dari keterampilan hidup yang menjadi fondasi untuk menghasilkan kebahagiaan.

Fisik yang bugar; hati yang penuh kebaikan dan cinta; pikiran yang kaya dengan hal-hal positif dan persepsi positif; keyakinan yang penuh empati dan toleransi; sikap yang cerdas melakukan berbagai kebaikan; keinginan dan harapan yang hidup di dalam rasa syukur dan terima kasih; serta jiwa yang selalu berucap syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, adalah jalan atau cara untuk mendapatkan bahagia dengan mudah.

Walaupun bahagia bisa dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan, namun setiap orang bisa mendapatkan hak bahagianya. Jadi, bila seseorang yang berasal dari lingkungan yang tidak bahagia atau damai; berasal dari keluarga yang tidak utuh atau penuh persoalan; namun, bila dia berniat untuk hidup bahagia dengan cara berlatih, mempelajari, menguatkan, membiasakan, dan mempraktekkan keterampilan hidup untuk menjadi bahagia di dalam rutinitas hidupnya; maka, orang tersebut pasti menikmati kebahagiaannya dengan sukacita. Bahagia adalah hak individu, dan individu yang tercerahkan dalam energi baik pasti menikmati bahagianya dengan penuh gembira.

Pola pikir dan persepsi positif menentukan bahagia. Kehidupan menghidupi orang-orang baik dan juga orang-orang tidak baik. Pola pikir dan persepsi positif berpotensi terhambat saat terhubung dengan pola pikir dan persepsi negatif. Selama persepsi dan pola pikir negatif unggul, selama itu bahagia sulit mendapatkan ruang untuk tumbuh. Diperlukan niat dan tekad yang luar biasa agar diri bisa ikhlas, dan cerdas emosi saat harus berhadapan dengan pola pikir dan persepsi negatif. Kemampuan untuk hidup dengan persepsi dan pola pikir positif di dunia yang dihuni oleh energi baik dan energi tidak baik pastilah tidak mudah. Diperlukan wawasan dan pengetahuan yang luas, serta jiwa yang ikhlas dan sadar tentang keragaman pola hidup dan pola pikir.

Kecerdasan emosional untuk menanggapi berbagai realitas kehidupan yang tidak sejalan denga kebahagiaan, akan menjadikan diri memimpin dan mengelola hidupnya dengan penuh kesadaran, serta tidak membiarkan hidupnya ditentukan oleh faktor lingkungan dan berbagai faktor lain yang bersumber dari luar dirinya. Diri yang cerdas emosi selalu mampu mengelola jiwa dan pikirannya agar terfokus pada bahagia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PROGRAM CAPACITY BUILDING “MOTIVASI PIKIRAN POSITIF” 1 HARI 4 JAM

PROGRAM CAPACITY BUILDING “MOTIVASI PIKIRAN POSITIF” 1 HARI 4 JAM

TEMA: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN HIDUP LEBIH BAHAGIA

“Jika Anda Dapat Mengendalikan Pikiran Negatif Anda Sejak Dini, Maka Akan Lebih Mudah Bagi Anda Untuk Menghentikannya Sebelum Dia Membawa Anda Ke Dalam Masalah Besar.”~Djajendra

DESKRIPSI

Pikiran adalah sesuatu yang menggerakan hidup untuk menjadi bahagia atau tidak bahagia. Bila pikiran tidak terkendali, maka hidup pun akan menjadi tidak terkendali. Bila pikiran mampu dikendalikan dan diarahkan sesuai harapan, maka pikiran akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membuat diri mencapai harapan dan impian dalam kebahagiaan abadi.

Fakta kehidupan menghadirkan dua jenis pikiran, yaitu pikiran positif dan pikiran negatif. Pikiran positif dihasilkan dari nilai-nilai kehidupan positif, dan akan menjadi sumber kebahagiaan dan kedamaian hidup. Sedangkan pikiran negatif dihasilkan dari nilai-nilai kehidupan negatif, dan akan menjadi sumber ketidakdamaian dan ketidakbahagiaan hidup.

Ketika Anda sadar untuk bekerja keras dan bertindak agar pikiran negatif selalu terkecilkan, maka Anda akan mampu menjinakkan pikiran negatif Anda. Lalu, membuatnya menjadi pikiran positif dan meraih sumber kebahagiaan hidup Anda.

Untuk meyakinkan Anda bahwa pikiran negatif merupakan sumber penderitaan dan ketidakbahagiaan hidup, Anda dapat belajar dari memperhatikan saat Anda mengalami pikiran negatif. Saat pikiran negatif menguasai isi kepala Anda, maka Anda pasti akan terlempar ke dalam kekhawatiran, ketakutan, mengasihani diri sendiri, benci, dendam, serakah, tidak ikhlas, sombong, meremehkan, tidak mempercayai, marah, dan banyak hal-hal negatif lainnya. Dampaknya, semua hal-hal negatif dalam pikiran Anda itu akan menguras kesehatan jiwa dan tubuh Anda, serta membuat Anda menghabiskan hari-hari Anda dengan suasana hati yang tidak damai dan penuh dengan hal-hal negatif perusak kebahagiaan hidup.

Ketika pikiran negatif menguasai kehidupan Anda, maka mulailah dengan energi tenang dan sabar, lalu berlatihlah setiap hari untuk membiasakan pikiran Anda dengan nilai-nilai kehidupan positif. Cobalah untuk tidak memiliki reaksi emosional untuk setiap pikiran negatif yang muncul. Diamkan pikiran negatif dalam rasa syukur, jiwa besar, memaafkan, terima kasih, ikhlas, peduli, cinta, dan toleransi. Jangan pernah berniat melawan atau pun memberantas pikiran negatif. Sebab, setiap reaksi keras Anda terhadap pikiran negatif akan membuat nilai-nilai negatif memperkuat dirinya secara otomatis untuk melawan diri Anda. Ingat bahwa Anda adalah apa yang Anda pikirkan dan lakukan. Oleh karena itu, berpikirlah tentang kebaikan, keindahan, dan hal-hal positif yang membuat hati Anda damai dan tenang. Biasakan pikiran Anda untuk hanya bersahabat dengan sumber kebaikan hidup, dan menjauhkan diri Anda dari sumber ketidakbaikan hidup.

Jika Anda dapat mengendalikan pikiran negatif Anda sejak dini, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk menghentikannya sebelum dia membawa Anda ke dalam masalah besar. Pikiran negatif seringkali muncul dari hal-hal kecil yang kelihatannya sangat remeh, tapi hal-hal kecil yang remeh itu akan menjadi sesuatu yang mulai tumbuh, dan suatu ketika dari masalah kecil akhirnya dia dapat menjadi masalah besar yang membuat hidup Anda jauh dari kedamaian dan kebahagiaan. Hentikan pikiran negatif semenjak dia masih sangat kecil, dan jangan pernah membiasakan pikiran Anda untuk bersahabat dengan nilai-nilai kehidupan negatif yang jauh dari sumber kebaikan hidup.

Pastikan Anda cerdas dan memiliki kejernihan hati untuk menilai tentang baik dan tidak baiknya pemikiran Anda. Kejujuran Anda terhadap diri sendiri harus dilengkapi dengan nilai-nilai keyakinan hidup Anda yang penuh dengan cinta, toleransi, empati, dan kontribusi buat kemanusiaan dalam keragaman hidup. Pengalaman paling negatif tidak didasarkan pada realitas. Jadi tanyakan pada diri sendiri, “Apakah pikiran Anda itu 100% benar?” Biasanya ini akan membantu Anda untuk memecah makna dari pikiran yang sedang berputar dalam kepala Anda.

Setiap hari carilah cara untuk meningkatkan pikiran positif. Lakukan interospeksi diri melalui perenungan dan doa, buktikan melalui kekuatan integritas diri Anda untuk memastikan bahwa pikiran yang sedang dalam kepala Anda itu adalah pikiran positif yang menghasilkan kebaikan buat kehidupan secara umum, dan buat diri Anda secara khusus.

Jangan menyalahkan diri sendiri atau orang lain atas masih berkeliarannya pikiran negatif dalam kepribadian Anda. Pastikan Anda mampu menahan diri untuk tidak menyalahkan diri sendiri atau pun orang lain ketika Anda mendapati diri Anda berpikir negatif. Saat pikiran negatif menguasai Anda, perkuat pikiran positif melalui afirmasi kata-kata positif dari kesadaran diri terdalam Anda.

Hidup adalah sebuah latihan yang berkelanjutan untuk seumur hidup. Jadi pikiran negatif bisa hadir dari waktu ke waktu untuk menggoda sifat baik Anda. Hanya Anda yang menyadari dan memilih untuk tidak mendengarkan semua dari pikiran negatif tersebut, akan mampu melanjutkan hidup bersama pikiran positif untuk meraih kebahagiaan dan kedamaian hidup Anda.

Program empat jam ini memotivasi peserta untuk merawat kekuatan pikiran positif. Bila pikiran positif terawat dan terjaga dengan baik, maka sangat mudah untuk mendapatkan kebahagian, hubungan baik, kinerja yang produktif, perilaku yang saling menguatkan di tempat kerja, serta menghindarkan diri dari risiko dan bahaya pikiran negatif.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Mengelola dan merawat pikiran positif agar dapat menurunkan stres, meningkatkan kesehatan, meningkatkan kinerja, meningkatkan hubungan baik, meningkatkan karir, dan meningkatkan kebahagiaan.
  2. Berpikir positif dapat meningkatkan fokus pada pekerjaan dan mengurangi kelalaian kerja.
  3. Berpikir positif dapat meningkatkan sikap, perilaku, dan perbuatan positif.
  4. Berpikir positif dapat meningkatkan keterampilan emosional positif, dan kemampuan untuk merespon konfrontasi/konflik dengan energi positif.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Memahami pikiran positif sebagai sumber kebahagiaan dan kebaikan hidup.
  2. Memahami bagaimana diri berpikir negatif dan cara untuk menghentikan kebiasaan pikiran negatif.
  3. Mencegah eskalasi pikiran negatif.
  4. Komunikasi positif dan mengendalikan emosi negatif.
  5. Menanggapi konflik dengan pikiran positif.
  6. Berpikir positif dan menjaga keseimbangan emosional diri.
  7. Menguasai energi positif dan tidak terpengaruh oleh kekacauan dari luar diri.
  8. Tulus memberikan maaf pada diri sendiri dan orang lain.
  9. Kepribadian positif dalam empati dan toleransi kehidupan.

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

TEMA: MENGUATKAN PIKIRAN POSITIF DAN MENJADIKAN HIDUP LEBIH BAHAGIA

Sub Bahasan

  1. Berpikir positif dan Bahaya pikiran negatif
  2. Baik dan buruk dari pikiran positif
  3. Pikiran menghasilkan emosi
  4. Pikiran positif menurunkan stres dan meningkatkan kegembiraan
  5. Memahami mindset dan siklus ketahanan diri
  6. Peristiwa dan urutan kejadian yang memicu pikiran negatif
  7. Tanda-tanda energi negatif merusak pikiran positif
  8. Empati dan toleransi untu meningkatkan komunikasi positif
  9. Teknik mental untuk membantu mengelola pikiran positif
  10. Cara meningkatkan kualitas emosional positif
  11. Pikiran positif mencegah dan menangani potensi konflik
  12. Menggunakan energi positif  dalam mengelola konfrontasi
  13. Berpikir positif meningkatkan fokus pada pekerjaan
  14. Cara menciptakan lingkungan kehidupan yang positif
  15. Pikiran positif menurunkan tekanan kerja
  16. Berpikir positif, melihat sukses, merasakan kebaikan, berurusan dengan panik, dan fokus untuk lebih baik
  17. Berpikir positif dan tidak merasa gentar dengan kompetisi
  18. Menanam nilai-nilai positif di dalam hati nurani
  19. Merasakan bahagia dan menikmati kehidupan yang harmonis
  20. Menguatkan hubungan baik dengan orang lain
  21. Menguatkan energi positif dan mengecilkan energi negatif
  22. Meningkatkan kualitas keterampilan emosional positif

UNTUK TRAINING HUBUNGI

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL

Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210

Telepon: (021) 5701505

Hp: 0812 8777 083 / 0812 131 888 99

Fax: (021) 5738105

Website:http://djajendra-motivator.com

E-mail:training@djajendra-motivator.com