PERUBAHAN MEMERLUKAN PEMIMPIN, MANAJER, KOLABORASI, DAN PRAKTEK MANAJEMEN YANG MENGUATKAN PERUBAHAN

PERUBAHAN MEMERLUKAN PEMIMPIN, MANAJER, KOLABORASI, DAN PRAKTEK MANAJEMEN YANG MENGUATKAN PERUBAHAN

“Dalam perubahan pasti ada pihak-pihak yang sudah nyaman atau sedang menikmati keuntungan dari cara-cara lama, mereka ini pasti marah atau tidak senang dengan perubahan. Orang-orang yang tidak senang dengan perubahan, biasanya tidak akan tinggal diam, mereka akan mencari seribu satu cara untuk menggagalkan perubahan.”~Djajendra

Perubahan bukanlah persoalan sederhana, sangat banyak kebiasaan dan perilaku yang harus dirubah, sehingga orang-orang selalu menjadi tidak siap dengan perubahan yang mulai dijalankan. Padahal perubahan dibutuhkan untuk dapat menjawab tantangan, sekaligus bergerak ke arah yang lebih kreatif dan produktif. Perubahan yang hebat pasti dipimpin oleh orang-orang hebat dan berani mengambil risiko. Biasanya, mereka yang hebat ini tidak akan ragu atau takut, untuk memotivasi setiap orang agar selalu siap dengan perubahan.

Perubahan yang hebat didasarkan pada perilaku dan sikap yang antusias untuk hal-hal baru, kesiapan untuk berkolaborasi di dalam praktek manajemen yang memberdayakan setiap potensi organisasi, serta kemampuan setiap orang untuk memimpin diri sendiri dengan kekuatan moral dan etika.

Perubahan tidak hanya harus kuat secara konsep dan kata-kata yang menginspirasi. Perubahan harus bertindak dengan melibatkan setiap orang, untuk secara bersama-sama menjadi agen perubahan yang dikehendaki; perubahan harus mengalir dengan sempurna di dalam sistem kerja, proses kerja, unit kerja, dan di setiap sub bagian kerja organisasi; perubahan harus mengalir di dalam etos kerja, sehingga orang-orang dapat merasakan perubahan, saat sedang melakukan tugas dan pekerjaan; perubahan harus dapat dirasakan dalam hubungan satu sama lain di dalam proses dan sistem kerja; perubahan harus dapat menyatukan dan menjadikan hierarki organisasi cerdas berkolaborasi dan bertransformasi sesuai arah perubahan; perubahan harus membiasakan semua orang untuk merasakan bahagia dengan hal-hal baru; perubahan harus mengekspresikan perjalanan menuju masa depan, dengan menuntaskan misi di dalam proses dan etos yang hebat.

Perubahan sulit dilakukan bila orang-orang takut dengan sesuatu yang belum dikenal; perubahan sulit dilakukan bila belum apa-apa sudah merasakan tidak nyaman dengan sesuatu yang belum diketahui; perubahan sulit dilakukan bila konflik kepentingan menjadi sangat kuat, dan tidak menginginkan perubahan itu terjadi; perubahan sulit dilakukan bila orang-orang tidak ikhlas dan tulus dalam mempersiapkan kualitas dan kompetensinya untuk sebuah perubahan; perubahan sulit dilakukan bila kekuatan anti perubahan berkolaborasi untuk mencegah perubahan yang dikehendaki; perubahan dapat dilakukan bila kekuatan perubahan lebih kuat dan unggul daripada kekuatan anti perubahan.

Kepemimpinan yang kuat dan dipercaya dapat memberikan respon untuk melawan kekuatan anti perubahan. Seperti diketahui, dalam setiap perubahan pasti ada pihak-pihak yang sudah nyaman atau sedang menikmati keuntungan dari cara-cara lama, dan mereka ini pasti marah atau tidak senang dengan perubahan. Orang-orang yang tidak senang dengan perubahan, biasanya tidak akan tinggal diam, mereka akan mencari seribu satu cara untuk menggagalkan perubahan. Di sinilah dibutuhkan seorang pemimpin bermental hebat dan yang siap melawan pasukan anti perubahan; pemimpin yang rendah hati dan selalu terlibat untuk berada di garis paling depan perubahan; pemimpin yang memberdayakan setiap orang untuk siap dan membantu perubahan yang diinginkan; pemimpin yang banyak akal untuk mencegah niat tidak baik dari pasukan anti perubahan.

Perubahan membutuhkan peran dan kekuatan dari manajemen, manajer, dan kepemimpinan yang konsisten berjuang untuk perubahan. Setiap kekuatan di dalam organisasi haruslah bersatupadu, dan saling menyeimbangkan peran masing-masing untuk mencapai perubahan yang diinginkan. Setiap peran dan kekuatan organisasi harus dapat bertindak dengan efektif, produktif, efisien, adil, terbuka, etis, dan mencapai yang terbaik dari sumber daya yang dimiliki organisasi.

Kepemimpinan haruslah menjadi pusat dari proses yang mempengaruhi perubahan. Setiap individu harus dilibatkan untuk aktif melakukan perubahan, dan semuanya diawasi dengan manajemen pengawasan yang andal. Pemimpin tidak boleh membiarkan kekuatan anti perubahan, apalagi memberinya ruang untuk tumbuh dan berkembang. Intinya, kekuatan anti perubahan merupakan musuh yang harus dilawan dan dijadikan sebagai kekuatan untuk perubahan organisasi.

Perubahan membutuhkan kepemimpinan yang andal, yang cerdas menginspirasi dan memberikan pencerahan; yang bersikap aktif dan memahami realitas di lapangan; yang mampu membangkitkan semangat, menciptakan kegembiraan, menguatkan komitmen, mengembangkan pilihan dan solusi; yang mampu menyatukan orang-orang dengan empati dan toleransi, untuk bersatupadu di dalam perubahan; yang mampu menyemangati orang-orang, untuk selalu berdaya tahan, dan siap mengindentifikasi semua tantangan yang mencoba menghambat perubahan tersebut; yang mampu memimpin dengan mempengaruhi setiap orang, membimbing semua orang menuju arah perubahan, dan mengajak setiap orang untuk bertindak dan berperilaku sesuai semangat perubahan.

Manajer harus menjadi energi positif yang membantu kepemimpinan untuk mewujudkan perubahan. Manajer adalah orang-orang yang memimpin ditingkat pelaksana; ditingkat pengelolaan; ditingkat pengawasan; ditingkat pengorganisasian; ditingkat perencanaan. Intinya, manajer harus gesit dan lincah bergerak di dalam kolaborasi organisasi, dan cepat membantu kebutuhan pemimpin, untuk memberikan daya dan energi positif bagi perubahan.

Manajer dan pemimpin harus saling menguatkan dan menjadikan kekuatan bersama sebagai realitas yang mempercepat perubahan. Soliditas dan kolaborasi antara manajer dan kepemimpinan dapat merangsang semangat staf, untuk mendukung perubahan dengan sepenuh hati. Pemimpin dan manajer harus secara bersama-sama menyiapkan gaya dan perilaku yang dibutuhkan di dalam perubahan yang diinginkan, sehingga perubahan dapat menyesuaikan realitasnya dengan perilaku dan gaya yang tersedia. Manajer harus cerdas memberdayakan staf mereka masing-masing melalui tindakan yang terfokus pada perubahan.

Perubahan membutuhkan hal-hal yang memberdayakan kekuatan perubahan, dan melemahkan kekuatan yang anti perubahan. Setiap pihak yang takut perubahan harus disadarkan menjadi lebih siap untuk berubah. Perubahan membutuhkan pengorbanan di hari ini demi masa depan yang lebih baik.

Perubahan membutuhkan kesiapan dan fokus yang tinggi. Setiap pemimpin, manajer, dan staf harus merasa di dalam perubahan dan menikmati perubahan dengan bahagia. Setiap orang dengan rendah hati mau diberdayakan; mau mendengarkan; mau belajar; mau menerima kritik; mau berkontribusi dengan efektif; mau berhubungan dengan masalah, lalu dengan penuh semangat mencari solusi yang tepat; mau memahami realitas sosial, serta menyesuaikan perubahan agar tidak bertentangan dengan persepsi sosial.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN MOTIVASI PELAYANAN DAN PENINGKATAN KINERJA UNTUK KARYAWAN HOTEL 4 JAM

PELATIHAN MOTIVASI PELAYANAN DAN PENINGKATAN KINERJA UNTUK KARYAWAN HOTEL 4 JAM

MELAYANI DENGAN HATI DAN MENINGKATKAN KINERJA UNTUK KARYAWAN HOTEL

DESKRIPSI

Pelayanan hotel bertujuan untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan, yang membuat tamu selalu rindu dan ingin menginap kembali. Dan juga, membuat tamu menjadi marketing yang memberitahu teman-teman mereka, kolega, dan kerabatnya, untuk menginap di hotel yang dirasakan pelayanannya luar biasa menyenangkan.

Program Motivasi Pelayanan dan Peningkatan Kinerja selama 4 jam, dengan tema “Melayani dengan Hati dan Meningkatkan Kinerja”, dirancang untuk memberikan motivasi dan pencerahan dibidang pelayanan dan kinerja bagi karyawan hotel. Program ini dimaksudkan untuk memotivasi karyawan menjadi lebih tulus dan ikhlas bekerja, lebih meningkatkan kerja sama di dalam pelayanan, lebih cerdas emosi, lebih meningkatkan kinerja dan disiplin, lebih termotivasi untuk memiliki sikap dan perilaku yang ramah-tamah, lebih andal dan unggul dengan karakter dan kepribadian positif, berempati, jujur, intuitif, dan berkepribadian yang penuh tanggung jawab.

Reputasi sebuah hotel sangat ditentukan dari sikap, perilaku, pelayanan, dan kualitas yang diberikan kepada para tamu dan wisatawan. Merupakan tugas utama dari manajemen dan staf hotel, untuk memberikan pelayanan yang penuh empati dan kebaikan. Tidak hanya menjadi tugas frontliner (staf garis depan) untuk tersenyum dan melayani dengan penuh empati, dan keaslian jati diri. Tetapi, juga menjadi tugas karyawan back office, untuk menjadi pendukung yang tangguh, sehingga frontliner dapat memberikan yang terbaik dan berkualitas kepada para tamu hotel.

Sikap dan perilaku yang ceria merupakan jati diri bisnis hotel. Setiap karyawan hotel harus memiliki kepribadian yang baik, tulus, ikhlas, penuh humor, memberikan perhatian yang detail, praktis, tindaklanjut yang dinamis dan efisien, serta membuat tamu selalu merasa nyaman dan penting.

Pelayanan berkualitas dimulai dengan memfokuskan energi positif kolektif manajemen dan karyawan untuk meningkatkan kinerja. Setiap staf harus cerdas mengalir di dalam proses pelayanan, mulai dari proses check in, proses tinggal di hotel, sampai dengan proses check out. Semua proses tersebut wajib dilayani dengan sepenuh hati yang terfokus , ramah, cepat, dan penuh sikap baik.

Peningkatan kinerja hotel membutuhkan perilaku kerja kolektif, yang menempatkan visi hotel di atas kepentingan pribadi. Lalu, cerdas berbagi tujuan, bekerja sama, menerima satu sama lain, menerima perbedaan, bersatupadu dalam kolaborasi. Dan juga, membangun fondasi kerja tim di atas kejujuran, akuntabilitas, karakter, integritas, keyakinan, cinta, dan kesetiaan; serta mampu mengendalikan energi egois di tengah kerja sama tim untuk memberikan pelayanan terbaik bagi tamu hotel.

Program empat jam ini memotivasi peserta untuk berada dalam perspektif yang sama, sehingga dapat saling menguatkan efektivitas dan produktivitas kerja masing-masing. Dan juga, selalu meningkatkan pemahaman bersama untuk benar-benar mencapai kinerja terbaik dengan cara-cara berkualitas.

TUJUAN

  1. Pelayanan dengan kepribadian yang ceria dan positif
  2. Kualitas kerja individu untuk mencapai kinerja terbaik
  3. Berkinerja dan membuat tamu merasa nyaman dan penting
  4. Hubungan kerja yang profesional di internal perusahaan
  5. Bekerja dengan tulus, ikhlas, andal, disiplin, dan produktif
  6. Terampil, intuitif, cepat, melayani, menyelesaikan, dan berkomitmen untuk lebih baik

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan Aktif, Presentasi, Interaktif, Brainstorming, Icebreaker

HASIL AKHIR PELATIHAN/OUTPUT

  1. Menjadi pribadi yang hadir, tersedia, bersikap baik, terhubung dengan pelanggan secara etis dan profesional
  2. Menjadi energi support untuk memaksimalkan kinerja perusahaan
  3. Menjadi lebih cerdas emosi, berempati, intuitif, ceria, dan berkepribadian yang melayani
  4. Melayani dengan detail, praktis, dan membuat tamu merasa nyaman dan penting
  5. Berkomunikasi dengan kata-kata, bahasa tubuh, dan parabahasa yang etis dan melayani
  6. Bekerja dengan tulus, ikhlas, dan berkualitas
  7. Selalu termotivasi untuk memberikan yang terbaik
  8. Bertanggung jawab dan memiliki disiplin untuk menuntaskan pekerjaan

GARIS BESAR MATERI PEMBAHASAN SELAMA 4 JAM

TEMA: MELAYANI DENGAN HATI DAN MENINGKATKAN KINERJA

Sub Bahasan

  1. Meningkatkan keandalan diri untuk menjadi lebih profesional di tempat kerja
  2. Kompeten, produktif, efektif, konsisten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses kerja
  3. Mengembangkan dan meningkatkan sikap, perilaku, dan mental positif
  4. Mengelola, mencegah, menyelesaikan potensi konflik
  5. Mengelola stres dan marah dengan emosi cerdas
  6. Menjaga suasana hati yang baik dalam setiap interaksi dan komunikasi
  7. Memahami persepsi, logika berpikir, kepercayaan, dan keyakinan lawan bicara
  8. Memberikan pelayanan unggul dari hati yang ikhlas dan tulus
  9. Meningkatkan kinerja dan menjadi lebih produktif
  10. Pelayanan yang membuat pelanggan merasa nyaman dan penting
  11. Menjadi energi positif dalam aliran proses kerja dan proses pelayanan pelanggan

Untuk Pelatihan Hubungi

PT DJAJENDRA MOTIVASI UNGGUL
Kantor: Jl.Danau Toba No.104, Jakarta Pusat, 10210
Telepon: (021) 5701505
Hp: 0812 8777 083
Fax: (021) 5738105
Website:http://djajendra-motivator.com
E-mail:training@djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 28 08 2014

Reaksi marah adalah lahan untuk disusupi oleh berbagai kepentingan negatif. Marah yang diperpanjang akan melemahkan diri, dan berpotensi dimanfaatkan oleh kekuatan negatif agar mereka tetap eksis.~Djajendra

Kekuasaan yang mau belajar dan berubah pasti menguat. Walaupun hari ini kekuasaan yang Anda miliki tidak kuat; tetapi, bila Anda rendah hati, melayani, dan fokus pada energi positif untuk perbaikan dan kemajuan; maka, dari waktu ke waktu, kekuasaan Anda akan menjadi sangat kuat, dan sulit untuk dikendalikan oleh lawan-lawan Anda. Sebab, kekuatan sosial yang lebih besar akan menjadi sahabat dari kekuasaan Anda, sehingga tidak ada kekuatan kelompok yang mampu mengganggu misi dan visi Anda.~Djajendra

Jangan menahan perasaan, nanti dia memberontak dan menyakiti Anda. Lepaskan perasaan dan terima realitas dengan senang. Biarkan hidup mengalir semaunya, dan fokuskan energi baik untuk melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan. ~Djajendra

“Masa lalu hanya ada dalam ingatan, masa depan hanya dalam rencana. Saat ini hanyalah realitas. “~ Robert Pirsig

Di mana ada uang, di mana ada kekuasaan, di mana ada wewenang, di mana ada proyek, maka di situ beragam kepentingan pasti hadir. Beragam kepentingan ini hadir bersama energi baik dan energi tidak baik. Energi baik bekerja dengan integritas dan tata kelola yang etis, sedangkan energi tidak baik bekerja dengan niat, untuk mengambil keuntungan pribadi dan merugikan kepentingan yang lebih besar.~Djajendra

Keberadaan whistleblower merupakan rahasia perusahaan; whistleblower seperti agen rahasia yang bekerja tanpa memperlihatkan keberadaannya; whistleblower adalah senjata rahasia perusahaan dibidang pengawasan, dan berperan melaporkan berbagai perbuatan tidak etis atau kecurangan.~Djajendra

“Ketika kebaikan ingin ditegakkan dengan penuh tanggung jawab, maka whistleblower dapat dijadikan sebagai kekuatan yang melengkapi ketangguhan manajemen pengawasan.”~Djajendra

Menerima dengan ikhlas menjadikan diri mudah menemukan hal-hal yang diinginkan. Banyak jawaban dan solusi akan hadir saat Anda bersyukur dan menerima kehidupan. Menerima kehidupan secara total berarti Anda ikhlas untuk menerima beragam perilaku, menerima hal-hal yang bertolakbelakang dengan persepsi dan keyakinan Anda, menerima kebenaran orang lain tanpa menghakimi mereka. Dengan menerima Anda melepaskan ego dan kepentingan diri sendiri.~Djajendra

Kehidupan tidak bisa dipaksa. Kehidupan memiliki matanya sendiri untuk bergerak membawa Anda. Anda berhak memiliki harapan, tetapi kehidupan memiliki kuasa penuh untuk memaksa Anda sesuai kehendaknya. Anda berhak menciptakan jalan dengan segala harapan, tetapi kehidupan lebih mengetahui arah takdir Anda. Ikuti jalan kehidupan dan ikhlaskan impian sesuai kehendaknya.~Djajendra

Bangsa yang besar hidup saling mempercayai. Peradaban yang baik berbudaya etis dan integritas. Setiap pemimpin yang etis pasti mampu menyampaikan kepada warga negara, tentang cara bersatupadu membangun Indonesia Raya. Pasti mampu menunjukkan kepada warga negara bahwa mereka layak dipercaya; mampu memenuhi harapan warga negara; serta dapat diandalkan dalam membangun Indonesia Raya yang kuat, aman, damai,dan sejahtera.~Djajendra

Etika oposisi: Bagaimana mungkin menjadi oposisi bila partai sudah memiliki Bupati, Walikota, Gubernur, dan hanya tidak memiliki Presiden dari partainya? Apanya yang mau dioposisikan kalau partai sudah memiliki kekuasaan dalam berbagai struktur di pemerintahan? Bupati itu pemerintah, Walikota itu pemerintah, Gubernur itu pemerintah. Jadi, pemerintah itu bukan hanya Presiden dan menteri-menterinya saja. ~Djajendra

Ketika Anda sedang melintasi jalan kehidupan yang sangat terjal; jalan kehidupan yang banyak tantangan; jalan kehidupan yang penuh ketidakpastian; dan jalan kehidupan yang kaya risiko; maka, Anda sedang membentuk karakter diri yang lebih tangguh. Optimislah dan tetap bahagia saat sedang melewati segala jenis jalan kehidupan, karena kemenangan sedang menunggu di depan.~Djajendra

Bila kekalahan disikapi dengan panik, maka Anda tidak mungkin melihat cahaya terang untuk kemenangan batin Anda. Hidup adalah sekolah yang penuh harapan, diperlukan batin yang kaya dengan kebaikan, sehingga semua pelajaran dari kehidupan dapat diterima untuk memperkaya kualitas diri.~Djajendra

Jangan berfokus pada apa yang membatasi keyakinan Anda, tetapi berfokuslah pada apa yang memperluas keyakinan Anda, sehingga Anda dapat bergerak dan berinteraksi dalam dimensi yang lebih luas untuk menemukan kemenangan.~Djajendra

Berfokuslah pada kebaikan, dan bukan pada apa yang tidak didapatkan. Kebaikan meminimalkan reaksi awal yang panik dan kecewa. Kebaikan membantu diri mengatasi rasa malu dan takut. Kebaikan mengandung energi positif, yang dapat menjadi sahabat untuk mempersiapkan kemenangan di lain waktu. ~Djajendra

Menang dan kalah tidak hanya sebatas angka dan piala, tetapi lebih luas ada di dalam hati yang ikhlas dan pembelajar.~Djajendra

Selama jam masih berputar, selama matahari masih terbit, selama orang-orang semakin kreatif, maka pertandingan-pertandingan berikut pasti lebih seru dan lebih ramai. Jadi, persiapkan dirimu untuk pertandingan berikut, lupakan kekalahanmu pada hari ini, tetapi ingatlah pengalaman-pengalaman yang menyenangkan di sepanjang kompetisi yang sudah engkau lalui.~Djajendra

Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Jangan terlalu ngotot dan bernafsu untuk menang. Kalah juga adalah sebuah kemenangan untuk lebih rendah hati dan mau belajar dari keikhlasan. Bila hati tidak ikhlas, maka kecemasan akan menguasai diri, dan menciptakan berbagai skenario negatif, sehingga diri kehilangan kendali untuk menang di lain waktu. Kemenangan abadi hanya dimiliki oleh hati yang ikhlas dan belajar. Bila hati tidak ikhlas dan selalu dikuatkan dengan ambisi untuk berkuasa, maka diri tidak akan pernah mendapatkan kemenangan sejati.~Djajendra

Ketika bekerja dengan bahagia dan melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati, maka rasa bahagia tersebut akan menggerakkan potensi diri ke arah kualitas dan kinerja tertinggi.~Djajendra

Hiduplah dengan apa yang Anda punya, jangan hidup dengan apa yang tidak Anda punya. Rangkullah sepenuhnya potensi dan kemampuan diri yang sudah Anda punya, jangan terlalu terfokus pada hal-hal yang belum Anda punya. Memiliki visi dan mimpi yang hebat itu bagus, tetapi lebih bagus lagi mengerjakan apa yang sudah ditangan dengan berkualitas.~Djajendra

Bisnis besar kami dalam hidup adalah tidak untuk melihat apa yang ada samar-samar di kejauhan, tetapi untuk melakukan apa yang ada jelas di tangan.~ Thomas Carlyle (Our grand business in life is not to see what lies dimly at a distance, but to do what lies clearly at hand.”~ Thomas Carlyle)

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WHISTLEBLOWER MEMPERKUAT MANAJEMEN PENGAWASAN DAN MELINDUNGI INTEGRITAS ORGANISASI

WHISTLEBLOWER MEMPERKUAT MANAJEMEN PENGAWASAN DAN MELINDUNGI INTEGRITAS ORGANISASI

“Keberadaan whistleblower merupakan rahasia perusahaan; whistleblower seperti agen rahasia yang bekerja tanpa memperlihatkan keberadaannya; whistleblower adalah senjata rahasia perusahaan dibidang pengawasan, dan berperan melaporkan berbagai perbuatan tidak etis atau kecurangan.”~Djajendra

Whistleblower adalah sebutan untuk orang-orang yang mengungkapkan kejahatan dan perbuatan rahasia (persekongkolan) yang merugikan organisasi, perusahaan, instansi, negara, atau yang lainnya. Dalam kehidupan korporasi yang sehat peran whistleblower sangat diperlukan. Apalagi bila perusahaan berkomitmen untuk menjalankan tata kelola yang bersih; berkomitmen untuk menjalankan etika bisnis dengan jujur, maka kehadiran whistleblower menjadi keharusan agar manajemen pengawasan dapat dijalankan dengan baik.

Ketika good governance dan etika bisnis “kebaikan” ingin ditegakkan dengan penuh tanggung jawab, maka whistleblower dapat dijadikan sebagai kekuatan yang melengkapi ketangguhan manajemen pengawasan. Organisasi yang berniat dan berkomitmen sepenuh hati, untuk memberantas korupsi dan tindak pidana, sangat membutuhkan fungsi whistleblowing. Sistem whistleblowing di tempat kerja mampu mengungkapkan kesalahan dan kerusakan tata kelola, serta mampu mencegah perbuatan tidak bertanggung jawab dari orang-orang, yang suka mengabaikan tanggung jawab dan kejujuran demi kepentingan atau keuntungan pribadi.

Di dalam perusahaan yang berperilaku etis, biasanya whistleblower diberikan peran penting. Dalam hal ini, whistleblower diberikan tugas untuk mengungkapkan pelanggaran kode etik perusahaan, korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan kesalahan yang merugikan perusahaan. Whistleblower dilindungi dengan sistem, prosedur, dan budaya kerja, sehingga keberadaan fisik whistleblower tidak diketahui oleh siapapun di tempat kerja. Keberadaan whistleblower merupakan rahasia perusahaan; whistleblower seperti agen rahasia yang bekerja tanpa memperlihatkan keberadaannya; whistleblower adalah senjata rahasia perusahaan dibidang pengawasan, dan berperan melaporkan berbagai perbuatan tidak etis atau kecurangan.

Pekerjaan sebagai whistleblower tidaklah mudah, dan wajib dilindungi dengan penuh tanggung jawab. Bila identitas whistleblower diketahui oleh yang berbuat salah, maka keamanan whistleblower menjadi terancam. Biasanya, orang-orang yang terbiasa berbuat tidak baik, tidak akan segan untuk berbuat lebih tidak baik lagi dalam upaya menutupi perbuatan tidak etis sebelumnya. Jadi, bila perusahaan ingin menggunakan whistleblower untuk penguatan manajemen pengawasan, maka pekerjakanlah peran dan fungsi whistleblower ini secara underground atau di bawah tanah, supaya keberadaannya tidak terlihat atau tidak terlacak oleh siapapun.

Di mana ada uang, di mana ada kekuasaan, di mana ada wewenang, di mana ada proyek, maka di situ beragam kepentingan pasti hadir. Beragam kepentingan ini hadir bersama energi baik dan energi tidak baik. Energi baik bekerja dengan integritas dan tata kelola yang etis, sedangkan energi tidak baik bekerja dengan niat, untuk mengambil keuntungan pribadi dan merugikan kepentingan yang lebih besar. Dan di sinilah, peran whistleblower menjadi sangat penting agar kolusi dan korupsi yang bersatupadu di dalam kolaborasi oleh kekuatan energi tidak baik, dapat dicegah dan dihentikan segera, sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindarkan sejak dini.

Whistleblower harus bergerak lebih cepat untuk mendapatkan berbagai informasi dan memahami realitas tidak baik. Lalu, secepat mungkin melaporkannya secara rahasia kepada yang memberi tugas, sehingga pihak yang bertanggung jawab dapat segera mencegah berbagai kebocoran di dalam perusahaan.

Kadang-kadang, keserakahan dan perubahan niat oleh pemberi tugas, dapat mengkhianati pekerjaan whistleblower. Sebab, tidak ada jaminan bahwa seseorang yang hari ini berperilaku etis dan jujur, juga akan berperilaku etis dan jujur saat kepentingan pribadinya membuat integritasnya kepada perusahaan rapuh. Oleh karena itu, sistem yang melindungi whistleblower haruslah selalu diperhatikan dan diperkuat.

Perusahaan adalah tempat yang memberikan kehidupan ekonomi dan sosial kepada stakeholdernya, sehingga haruslah dikelola dengan penuh tanggung jawab dan juga dengan prinsip kehati-hatian. Setiap pelanggaran etika bisnis dan perbuatan yang mengancam eksistensi perusahaan, adalah perbuatan yang memungkinkan banyak orang kehilangan penghasilan dan kehidupan yang diberikan oleh perusahaan. Karyawan dan manajemen diberi makan oleh perusahaan, sehingga sangatlah wajar bila tata kelola perusahaan selalu dijaga di dalam kekuatan etis. Perilaku dan perbuatan etis menjadikan perusahaan kuat dan unggul, sehingga bisa terus-menerus secara berkelanjutan memberi makan dan kehidupan ekonomi lainnya kepada karyawan, manajemen, dan pemegang saham.

Keberadaan whistleblower dengan sistem whistleblowing yang kuat, akan menjadikan manajemen pengawasan berfungsi dengan sempurna. Tanpa manajemen pengawasan yang baik, perusahaan berpotensi disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab atau rendah integritasnya.

Whistleblower merupakan bagian terpenting dari implementasi good governance dan etika bisnis. Semakin kuat sistem whistleblowing, semakin kuat daya tahan perusahaan dalam menghadapi perilaku dan perbuatan tidak etis. Perusahaan yang kuat selalu menguatkan peran whistleblower agar mereka dapat menjalankan kode etik bisnis dengan penuh tanggung jawab.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ISI SLIDE PRESENTASI UNTUK DICERITAKAN, BUKAN UNTUK DIBACAKAN

ISI SLIDE PRESENTASI UNTUK DICERITAKAN, BUKAN UNTUK DIBACAKAN

“Pembicara publik harus rajin mengembangkan pikiran dan wawasan, melihat dan merasakan realitas, tidak sekedar menguasai pengetahuan dan informasi, tetapi merasakan pengetahuan dan informasi yang dimiliki.”~Djajendra

Pembicara publik selalu hadir dihadapan orang banyak untuk menyampaikan cerita nyata dari hal-hal normatif. Karena cerita nyata itu hidup dan berkembang dari perubahan dan kreativitas, maka seorang pembicara publik haruslah menjadi pembelajar, yang fokus untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan wawasan agar dapat menceritakan realitas terbaru.

Kekuatan seorang pembicara publik ada pada gagasan dan pesan yang disampaikan. Bila gagasan dan pesan tersebut disampaikan dengan energi positif, karisma, detail, serta kehadiran yang penuh semangat dan antusias, maka presentasi tersebut menjadi menarik.

Cara berkomunikasi dan berinteraksi yang penuh empati pasti memudahkan pembicara untuk memahami realitas audiens. Pembicara harus cerdas sosial saat berinteraksi dengan audiens. Sebab, audiens berasal dari berbagai latar belakang dan beragam cara berpikir, sehingga diperlukan empati dan toleransi untuk bisa terhubung dengan mereka. Komunikasi dan interaksi dua arah akan menjadikan presentasi lebih hidup.

Pembicara publik harus mengalir di dalam realitas dan tidak boleh berhenti di dalam normatif. Biasanya semua materi presentasi berkekuatan normatif, tetapi isi normatif itu harus dapat menjawab realitas audiens sehari-hari. Untuk itu, pembicara harus rajin mengembangkan pikiran dan wawasan, melihat dan merasakan realitas, dan tidak sekedar menguasai informasi saja, tetapi merasakan informasi yang dimiliki.

Pembicara publik adalah pemimpin yang mengajar beragam karakter dan latar belakang audiens. Pengaruh dan pesan yang tepat dapat menjadikan audiens mengikuti kata-kata pembicara. Pembicara wajib menyiapkan dirinya untuk mengajar beragam orang dari berbagai organisasi, industri, jasa, dan publik. Pembicara wajib memahami, merasakan, menguasai, dan mengajarkan pengetahuan untuk semua jenis bisnis dan organisasi.

Setiap presentasi biasanya dilakukan dengan slide yang dirancang sesuai karakter pembicara. Isi slide presentasi merupakan inti pikiran yang menceritakan misi, termasuk memotivasi dan memberikan pencerahan untuk berbagai dimensi dari tema pembicaraan. Jumlah kata dalam slide presentasi dapat disesuaikan dengan luasnya pembahasan yang diinginkan pembicara. Pembicara berhak untuk menciptakan slide presentasi hanya dengan satu kata, lima kata, sepuluh kata, tiga puluh kata, dan seterusnya. Dan, tidak ada jumlah kata yang benar atau ideal, semuanya tergantung kepada rencana pembicara dengan slide presentasinya. Hal terpenting adalah bahwa kata-kata di dalam slide tersebut bukan untuk dibacakan, tetapi untuk diceritakan. Pembicara publik harus pandai bercerita dengan skenario yang tidak bertentangan dengan hal-hal normatif, juga mampu membuka ruang untuk hal-hal kreatif.

Slide presentasi sebagai bahan cerita wajib disampaikan dengan nada, volume, dan kecepatan suara yang mampu didengarkan dan dipahami oleh audiens. Kemampuan untuk menciptakan karakter diri dengan bahasa tubuh, karakter kata-kata yang diucapkan, dan ketegasan ekspresi diri dalam memperkuat pesan yang disampikan, akan menjadikan pembicara tampil kuat dihadapan audiens.

Pembicara publik yang baik selalu menyediakan waktu bagi audiens agar dapat berbagi cerita. Pembicaraan satu arah tidak memberi ruang untuk berbagi cerita. Oleh karena itu, pembicara harus siap berbagi panggung, berbagi cerita dan menjadikan audiens sebagai mitra diskusi dalam setiap sesi.

Untuk pelatihan hubungi www.djajendra-motivator.com

BERKOLABORASI MEMBANGUN INDONESIA RAYA

“Setiap pemimpin harus bersedia untuk memberikan niat baik bagi bangsa, walau berbeda keyakinan dan visi. Niat baik itu harus berwujud perbuatan baik, dan tidak sebatas dalam kata-kata.”~Djajendra

Setiap warga negara yang baik pasti sepenuhnya hadir untuk membangun negerinya dengan ikhlas. Selalu sadar diri dan peka terhadap reaksi sosial, serta bertanggung jawab untuk menciptakan situasi bangsa yang damai dan tenang.

Para pemimpin harus siap terhubung untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negera. Para pemimpin harus memotivasi pengikutnya dan berhubungan dengan lawan-lawan politiknya demi membangun Indonesia Raya. Para pemimpin harus mampu berkoordinasi dan berkolaborasi, untuk menuju tujuan bersama Indonesia Raya yang sejahtera dan merdeka, serta melengkapi pembangunan bangsa dan negara dengan energi cinta dan peduli.

Para pemimpin harus membantu pembangunan bangsa dan negara dengan menjadi sadar, untuk tidak menomorsatukan kepentingan pribadi dan kelompok. Tetapi, dengan sepenuh hati yang ikhlas menyiapkan kemampuan, kapasitas dan kompetensi dari para pengikutnya, untuk dapat memberikan kontribusi yang berkualitas kepada pembangunan Indonesia Raya.

Berkolaborasi membangun Indonesia Raya berarti setiap warga negara hadir dan menjadi sadar, untuk bersama-sama membangun Indonesia dengan energi positif, dan berada di sini, di hati nurani Indonesia, untuk memberikan karya dan kerja yang berkualitas.

Energi baik di dalam diri tidak akan membuat jiwa tenggelam dalam dendam dan perbuatan tidak etis. Jiwa yang baik adalah jiwa positif yang cinta Indonesia Raya; jiwa yang pikirannya tidak terganggu oleh ambisi pribadi; jiwa yang emosinya tidak kewalahan oleh marah dan benci. Jiwa yang baik selalu menghormati hasil akhir kehendak rakyat dengan bahagia, walau dirinya tidak mendapatkan angka kemenangan, tetapi jiwanya menang karena berkontribusi untuk kemajuan demokrasi Indonesia Raya. Jiwa yang baik tidak akan menghakimi siapapun, dan selalu cerdas dalam memahami realitas sosial. Jiwa yang baik adalah jiwa yang membangun kebaikan, dan menghubungkan dirinya dalam aliran kolaborasi, untuk mengkontribusikan kebaikan bersama.

Jiwa yang merdeka selalu memiliki kecerdasan emosional; tidak memiliki kesulitan untuk mengakui kesalahan; selalu sadar diri untuk memberikan kasih sayang kepada kehidupan yang beragam dan berbeda; tidak tergoda oleh kekuasaan, uang, pengakuan, atau imbalan untuk kepentingan diri dan kelompok. Intinya, jiwa yang merdeka pasti siap untuk melayani bangsa dan negara dengan ikhlas dan sepenuh hati.

Kolaborasi bangsa membutuhkan orang-orang yang dapat diandalkan dan dipercaya. Kolaborasi yang baik ditandai dengan hubungan positif yang saling terlibat, saling memperhatikan, saling percaya, saling menghormati, saling melayani, saling berbagi, dan saling menyatu di dalam kekuatan baik.

Setiap kekuatan politik dan non politik harus memberikan hubungan strategis, untuk dapat mengkontribusikan hasil strategis bagi pembangunan bangsa. Menyiapkan kapasitas yang lebih berkualitas untuk bekerja sama. Meningkatkan kemampuan baik untuk berbuat lebih banyak kebaikan, dan melakukannya dengan lebih berkualitas bagi kemajuan dan kesejahteraan warga negara. Jadi, setiap pemimpin politik wajib mengkoordinasikan kualitas kekuatan politiknya, untuk menjadi sebuah organisasi politik, yang memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi setiap warga negara.

Kolaborasi berarti jauh dari oposisi. Bagaimana mungkin menjadi oposisi bila partai sudah memiliki Bupati, Walikota, Gubernur, dan hanya tidak memiliki Presiden dari partainya di dalam struktur pemerintahan? Apanya yang mau dioposisikan kalau partai sudah memiliki kekuasaan dalam berbagai struktur di pemerintahan? Bupati itu pemerintah, Walikota itu pemerintah, Gubernur itu pemerintah. Jadi, pemerintah itu bukan hanya Presiden dan menteri-menterinya saja. Beroposisi berarti ikhlas berada di luar pemerintahan secara total dan sepenuh hati, sehingga tidak lagi menempatkan kader partai dalam semua struktur pemerintahan. Bila partai masih duduk di dalam struktur pemerintahan di level manapun, maka kolaborasi haruslah menjadi jawaban untuk pembangunan Indonesia Raya. Dan, oposisi bukanlah solusi atau jawaban. Artinya, semangat beroposisi haruslah diikuti dengan implementasi nyata dilapangan, yaitu tidak menempatkan seorang kader pun di dalam strukur pemerintahan secara luas, dan tidak sekedar beroposisi dalam kata-kata.

Perbedaan itu kreatif dan kolaborasi mampu mengalir dalam perbedaan. Dalam kolaborasi, perbedaan tidak menciptakan jurang pemisah, tetapi menciptakan jembatan penghubung yang kreatif. Dalam aliran kolaborasi, perbedaan menjadikan kehidupan mampu memperluas cara berpikir; mengurangi rangsangan emosi negatif; mempertinggi kapasitas untuk belajar dan memperbaiki diri; membangun ketahanan diri dan meningkatkan kerja sama; menguatkan kemampuan beradaptasi; menguatkan koordinasi; dan menguatkan kualitas pelayanan. Berkolaborasi membangun Indonesia Raya berarti menyatukan setiap potensi dan kekuatan, walaupun hidup di dalam keragaman dan perbedaan, untuk secara bersama-sama memberikan hasil strategis bagi masa depan bangsa yang hebat.

Bangsa yang besar hidup saling mempercayai. Peradaban yang baik berbudaya etis dan integritas. Setiap pemimpin yang etis pasti mampu menyampaikan kepada warga negara, tentang cara bersatupadu membangun Indonesia Raya. Pasti mampu menunjukkan kepada warga negara bahwa mereka layak dipercaya; mampu memenuhi harapan warga negara; serta dapat diandalkan dalam membangun Indonesia Raya yang kuat, aman, damai,dan sejahtera.

Setiap pemimpin harus bersedia untuk memberikan niat baik bagi bangsa, walau berbeda keyakinan dan visi. Niat baik itu harus berwujud perbuatan baik, dan tidak sebatas dalam kata-kata. Menempatkan diri dalam tanggung jawab yang lebih luas daripada sebatas ambisi pribadi, adalah sebuah perbuatan baik yang menjadikan pemimpin dipercaya.

Walaupun berbeda persepsi dan keyakinan politik, tetapi jadikan diri sebagai energi positif, yang ikhlas berbagi sumber daya untuk kemajuan bangsa. Berikan akses untuk kemajuan Indonesia Raya. Temukan masukan bagi kemajuan Indonesia Raya. Biarkan kreativitas menjadi kekuatan yang mempengaruhi kemajuan. Jadilah terbuka dan bersatulah untuk mengembangkan tujuan bersama menuju Indonesia Raya yang kaya, sejahtera, unggul, kuat, aman, damai.

Berkolaborasi membangun Indonesia Raya berarti melakukan hal-hal baik untuk kemajuan bangsa; jujur dan tidak berbohong dalam aliran kolaborasi; meningkatkan kualitas keterampilan, kemampuan melakukan tugas, serta cerdas menetapkan harapan yang jelas dan mampu dikerjakan; memiliki empati dan cerdas sosial, sehingga mampu melayani kebutuhan sosial dengan berkualitas.

Kerendahan hati pemimpin mendorong pengikutnya menjadi bertanggung jawab. Membangun Indonesia Raya merupakan tugas setiap warga negara, dan para pemimpin haruslah memberikan pengaruh positif, perilaku etis, perbuatan penuh integritas, dan mendorong para pengikut untuk menjadi energi positif, yang berkarya demi kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKALAHAN ADALAH HADIAH UNTUK MEMPERSIAPKAN KEMENANGAN

“Menang dan kalah tidak hanya sebatas angka dan piala, tetapi lebih luas ada di dalam hati yang ikhlas dan pembelajar.”~Djajendra

Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda. Jangan terlalu ngotot dan bernafsu untuk menang. Kalah juga adalah sebuah kemenangan untuk lebih rendah hati dan mau belajar dari keikhlasan. Bila hati tidak ikhlas, maka kecemasan akan menguasai diri, dan menciptakan berbagai skenario negatif, sehingga diri kehilangan kendali untuk menang di lain waktu. Kemenangan abadi hanya dimiliki oleh hati yang ikhlas dan belajar. Bila hati tidak ikhlas dan selalu dikuatkan dengan ambisi untuk berkuasa, maka diri tidak akan pernah mendapatkan kemenangan sejati.

Ketika sedang kalah tersenyumlah dan sadarlah bahwa Anda sedang dalam posisi untuk mempersiapkan kemenangan di waktu berikut. Hari ini pertandingan sudah selesai, dan masih ada pertandingan di waktu-waktu berikut. Selama jam masih berputar, selama matahari masih terbit, selama orang-orang semakin kreatif, maka pertandingan-pertandingan berikut pasti lebih seru dan lebih ramai. Jadi, persiapkan dirimu untuk pertandingan berikut, lupakan kekalahanmu pada hari ini, tetapi ingatlah pengalaman-pengalaman yang menyenangkan di sepanjang kompetisi yang sudah engkau lalui.

Kemenangan sejati hanya dimiliki oleh hati yang ikhlas dan penuh pembelajaran. Jangan sampai dirimu terganggu atau merasa kalah hanya oleh angka-angka yang lebih rendah. Hidup itu proses. Menang dan kalah hanyalah sebuah persepsi dari proses yang sedang berjalan. Menang dan kalah tidak hanya sebatas angka dan piala, tetapi lebih luas ada di dalam hati yang ikhlas dan pembelajar.

Apa yang benar dan apa yang tidak benar haruslah dalam kewajaran sosial, dan bukan ditentukan oleh kewajaran diri sendiri.

Bila dirimu sedang kalah, maka berkacalah di dalam kebaikan, dan perbaiki segera apa-apa yang terlihat kurang dari dirimu. Jangan menyalahkan orang yang mengalahkanmu, jangan mencari-cari penyebab yang membuatmu tidak menang, dan jangan menjadi marah karena engkau tidak menang. Jiwa besarmu pasti meningkatkan kehormatanmu, dan jiwa kerdilmu pasti menjadikan dirimu dilupakan oleh kemenangan untuk selamanya.

Berfokuslah pada kebaikan, dan bukan pada apa yang tidak didapatkan. Kebaikan meminimalkan reaksi awal yang panik dan kecewa. Kebaikan membantu diri mengatasi rasa malu dan takut. Kebaikan mengandung energi positif, yang dapat menjadi sahabat untuk mempersiapkan kemenangan di lain waktu.

Kekalahan dalam sebuah kompetisi bukanlah kehilangan. Jadi, tidak perlu takut kehilangan, tetapi harus lebih memberdayakan potensi dan sumber daya dengan perilaku optimis. Kuatkan orang-orang di sekitar dengan kompetensi dan kualitas, lalu siapkan sistem yang bisa mengantar Anda menjadi pemenang.

Jangan berfokus pada apa yang membatasi keyakinan Anda, tetapi berfokuslah pada apa yang memperluas keyakinan Anda, sehingga Anda dapat bergerak dan berinteraksi dalam dimensi yang lebih luas untuk menemukan kemenangan.

Di dalam kekalahan ada hadiah tersembunyi untuk meningkatkan kualitas batin. Jangan menjadikan kekalahan sebagai situasi yang menyedihkan, belajarlah darinya, dan pahami semua peristiwa, masalah, tantangan, perilaku, serta realitas-realitas yang tidak sesuai dengan rencana dan harapan.

Bila kekalahan disikapi dengan panik, maka Anda tidak mungkin melihat cahaya terang untuk kemenangan batin Anda. Hidup adalah sekolah yang penuh harapan, diperlukan batin yang kaya dengan kebaikan, sehingga semua pelajaran dari kehidupan dapat diterima untuk memperkaya kualitas diri.

Kalah dan menang hanyalah bagian dari perjalanan hidup, yang harus dapat dilewati dengan damai dan tenang. Jangan menjadikan kekalahan sebagai sesuatu yang mengerikan, dan jangan juga menjadikan kemenangan sebagai kesenangan yang berlebihan. Menang dan kalah hanyalah persepsi, dan selebihnya merupakan pengalaman hidup yang boleh dirasakan sesuai kebutuhan hati nurani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEBAHAGIAAN KARYAWAN MENJADIKAN MISI PERUSAHAAN BERKINERJA TINGGI

DJAJENDRA“Ketika bekerja dengan bahagia dan melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati, maka rasa bahagia tersebut akan menggerakkan potensi diri ke arah kualitas dan kinerja tertinggi.”~Djajendra

Kebahagiaan di tempat kerja muncul dari keteraturan, jaminan, kepastian, keharmonisan, serta dari perilaku dan keputusan etis. Karyawan bahagia mampu melihat situasi secara positif dan objektif. Karyawan bahagia mampu memahami diri sendiri dan orang lain dalam setiap situasi kerja. Karyawan bahagia mampu merasakan, memahami, dan mengalirkan energi baik untuk kolaborasi kerja. Karyawan bahagia mampu bekerja, berkarya, berkontribusi, dan melayani perusahaan dengan kegembiraan dan kesenangan.

Bahagia mencerminkan tersalurkannya emosi dan energi baik dari dalam diri ke luar diri. Kebahagiaan karyawan di tempat kerja merupakan inti untuk melakukan pekerjaan dengan sepenuh hati. Kebahagiaan karyawan di tempat kerja merupakan jaminan bahwa misi kerja sehari-hari pasti berkualitas tinggi, karena dikerjakan oleh energi baik, energi bahagia.

Kebahagiaan karyawan mampu memahami realitas dari pikiran baik, dan menanggapi pekerjaan dengan energi bahagia, juga menerapkan energi kreatif dalam kehidupan kerja sehari-hari.

Karyawan bahagia memiliki energi baik di dalam dirinya, sehingga dia mampu menjalankan misi perusahaan dengan bahagia. Dia memfokuskan perhatiannya untuk mengerjakan hal-hal penting, dan menjauhkan dirinya dari segala sesuatu yang tidak penting. Dia mampu mengkomunikasikan segala sesuatu dengan baik dan tanpa beban. Dia fokus untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan berkualitas dan sebaik mungkin.

Kebahagian karyawan mendatangkan sangat banyak manfaat baik untuk kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan yang sadar dan mengetahui hal ini, akan menata budaya organisasi yang menciptakan lingkungan kerja untuk memicu kebahagiaan karyawan. Work life balance atau keseimbangan kehidupan kerja, merupakan salah satu cara yang biasa digunakan untuk menciptakan karyawan bahagia.

Lingkungan kerja yang didesain dengan aura yang menciptakan bahagia, tata kelola perusahaan yang menjadikan orang-orang bekerja dengan bahagia, sistem dan nilai-nilai kerja yang menjadikan fondasi untuk kebahagiaan bersama, merupakan cara termudah untuk menghadirkan kebahagiaan karyawan di tempat kerja.

Karyawan bahagia menghasilkan hubungan kerja yang sederhana dan berkualitas. Karyawan bahagia selalu merasakan penghasilan yang wajar, kesempatan untuk berkarir dan berkembang bersama perusahaan, dan realitas lingkungan kerja yang menjadikan dirinya mampu menikmati pekerjaan dengan bahagia.

Kebahagiaan karyawan sangatlah penting untuk menguatkan dan menyehatkan perusahaan. Jiwa yang bahagia mampu terhubung dengan harmonis kepada rekan kerja, lingkungan kerja, pimpinan, bawahan, dan selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan reputasi perusahaan.

Kebahagiaan karyawan menjadikan misi perusahaan berkinerja tinggi. Sebab, hati yang bahagia dengan pekerjaannya menggerakkan mereka ke arah kualitas dan kinerja terbaik. Ketika sudah bekerja dengan bahagia dan melaksanakan pekerjaan dengan sepenuh hati, maka rasa bahagia tersebut akan menggerakkan potensi diri ke arah kualitas dan kinerja tertinggi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

INSPIRASI DAN MOTIVASI 21 08 2014

Business Ethics- Djajendra
Hati yang ikhlas mampu melakukan segala sesuatu dengan penuh empati, kesadaran, cinta, pengertian, dan rasa syukur.~Djajendra

Hidup bahagia itu bukan tentang menjadi sempurna. Ini tentang keikhlasan, rasa syukur, penerimaan, melepaskan, merangkul, tidak menghakimi, dan menjadikan diri yang utuh dengan hati nuraninya.~Djajendra

Para pemenang siap menerima realitas, walau realitas itu menjadikannya tidak menang. Dan, mereka tidak akan tersakiti olehnya, tetapi akan bangkit dan bergerak untuk mendapatkan kemenangan pada pertandingan berikutnya.~Djajendra

Tekad yang penuh semangat, dan sikap yang benar, menjadikan segala sesuatu dapat dikerjakan dengan baik.~Djajendra

Ketika Anda menyalahkan ketidakbahagiaan Anda, dan sangat rajin untuk mencari penyebab yang menjadikan Anda tidak bahagia, maka selamanya Anda sulit menemukan bahagia. Sebab, bahagia tidak dihasilkan dari menyalahkan sesuatu, tetapi dari menerimanya dengan penuh syukur dan pengertian.~Djajendra

Jika tidak mengambil peran aktif untuk memperbaiki kualitas diri, maka diri benar-benar menjadi bagian dari masalah, yang menghambat karir masa depan.~Djajendra

Ketika seseorang mengeluh, maka harus dipelajari apa keluhannya. Bila keluhannya adalah hasil dari konsekuensi yang diterima karena perbuatan sebelumnya, maka dia harus sadar untuk memperbaiki diri dan menerima konsekuensi dengan ikhlas. Tetapi, bila keluhan tersebut bersumber dari perbuatan orang lain kepadanya, maka dia harus berlatih menjadi kekuatan sendiri, tanpa menggantungkan hidupnya pada kekuatan di luar dirinya.~Djajendra

Perilaku baik dihasilkan dari pikiran baik, kesadaran moral, hati nurani, dan keikhlasan hati, untuk menghormati orang lain dengan kapasitas integritas diri yang konsisten.~Djajendra

Sistem komunikasi dalam organisasi haruslah sebuah jembatan yang dapat mempertemukan beragam perilaku, pola pikir, dan keyakinan di dalam satu frekuensi yang taat kepada kebaikan. Sistem komunikasi tidaklah boleh sebuah dinding yang membatasi pertemuan keberagaman. Sebab, komunikasi akan digantikan dengan konflik yang tak pernah selesai.~Djajendra

Orang-orang yang paling etis dan paling jujur pun berpotensi membuat keputusan etis yang buruk. Secara normatif, etika bisnis terlihat mudah untuk dijalankan, tetapi secara realitas tidaklah demikian. Sangat banyak persyaratan yang diperlukan agar kualitas diri seseorang bisa menjalankan kode etik perusahaan. Diperlukan kepribadian yang rendah hati, akuntable, penuh integritas, cerdas emosi, dan selalu menghitung risiko sebelum membuat keputusan etis, menjadi syarat minimal untuk membuat keputusan etis yang baik. ~Djajendra

jika Anda mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil, mengabaikan aturan dan menciptakan lingkungan kerja tanpa kepatuhan, maka sifat tidak baik akan tumbuh, lalu mengarahkan organisasi untuk berbuat berbagai perilaku tidak etis yang serius. ~Djajendra

Kode etik perusahaan selalu memuliakan lingkungan kerja, menjadikan kehidupan bersama dalam perusahaan saling percaya, dan dijauhkan dari perilaku melanggar hukum .~Djajendra

Masyarakat merdeka selalu patuh hukum dan taat etika. Masyarakat merdeka memiliki kode moral yang memuliakan semua orang, dan semua bangsa. Masyarakat merdeka selalu peduli, setiap perilakunya mengandung cinta dan kasih sayang.~Djajendra

Bangsa merdeka memiliki masyarakat bebas yang berbudaya damai, aman, bahagia, sejahtera, dan penuh kasih.~Djajendra

Merdeka hanya ada di negeri yang damai. Merdeka hanya ada di negeri yang bebas dan berdemokrasi. Merdeka hanya ada di negeri yang rakyatnya aman, sejahtera, dan penuh bahagia. Merdeka tidak pernah menyerahkan kebebasannya untuk hal apapun. Merdeka hanya tunduk pada cinta, kemanusiaan dan kedamaian.~Djajendra

Gunakan energi dan sumber daya Anda untuk melayani tujuan hidup Anda. Jangan sia-siakan energi, waktu, dan sumber daya Anda untuk memberikan perhatian kepada hal-hal yang melemahkan hidup Anda.~Djajendra

Mengkritik, mempersoalkan, dan merasa kecewa akan menguras energi sukses, dan menjadikan diri lemah dalam menghadapi keadaan.~Djajendra

Hidup bukanlah untuk berbagi kelemahan dan kekurangan. Hidup adalah untuk berbagi kebaikan dan kedamaian. Tidak perlu menjadikan diri sekedar fokus untuk mencari berbagai kekurangan dan kelemahan. Fokuskan hidup untuk menemukan dan menciptakan hal-hal hebat, supaya dirimu dapat menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan.~Djajendra

Menerima keadaan hidup bukan berarti menyerah, tetapi menyiapkan diri untuk menghadapi keadaan, dan meningkatkan kualitas diri untuk memutuskan langkah-langkah berikut sesuai harapan.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETIKA ADALAH TENTANG STAKEHOLDER

“Jika tidak mengambil peran aktif untuk memperbaiki hubungan berkualitas dan etis dengan stakeholder, maka urusan bisnis selalu menjadi bagian dari masalah, yang menghambat pencapaian kesepakatan bisnis yang etis.”~Djajendra

Situasi etika sangatlah dinamis, dan selalu melampaui aturan-aturan yang sudah dimiliki. Perilaku dan keputusan etis membutuhkan pemahaman dengan wawasan yang lebih mendalam, supaya dapat melayani stakeholder dengan lebih baik.

Etika sangat tergantung pada realitas stakeholder, baik realitas perilaku, cara berpikir, dan juga realitas keputusan yang dibuat stakeholder. Jadi, tidak ada kekuatan ‘saya’ dalam menjalankan etika bisnis, yang ada hanyalah kekuatan stakeholder. Kesadaran untuk terus-menerus mengembangkan panduan etika bisnis perusahaan dan kode etik perilaku, merupakan jalan terbaik untuk menciptakan fleksibilitas hubungan dengan stakeholder.

Sangat banyak krisis dan kegagalan bisnis disebabkan oleh tidak patuhnya insan perusahaan pada etika bisnis. Mereka tidak mampu mengikuti sifat asli bisnis yang sangat dinamis, sehingga etika bisnis diabaikan untuk mendapatkan kesepakatan bisnis. Seharusnya perilaku etis menjadi alat untuk menemukan kesepakatan bisnis yang baik. Sifat asli bisnis yang kreatif dan dinamis tersebut, haruslah dijawab dengan memperbaiki panduan etika bisnis perusahaan. Hal terpenting, perusahaan harus mampu mendefinisikan perilaku etis yang tepat, untuk melayani sifat asli bisnis yang kreatif dan dinamis. Dan juga, mampu memasukkan perilaku etis ke dalam aturan-aturan perusahaan, sehingga insan perusahaan dapat menjadikannya sebagai kebiasaan dalam rutinitas kerja.

Etika bisnis selalu menghadapi tantangan dari berbagai kepentingan dan niat tersembunyi. Diperlukan kesadaran untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan situasi etis, tidak membiarkan kepentingan dan niat tersembunyi menjadi bagian dari masalah. Pemahaman bersama bahwa etika bisnis merupakan inti dari penyehatan dan penguatan kualitas perusahaan, haruslah menjadi komitmen antara stakeholder.

Pada dasarnya setiap stakeholder ingin melakukan bisnis secara etis, tetapi mereka tidak memiliki keterampilan mencerdaskan hati nurani, untuk menciptakan perilaku etis. Kekuasaan pikiran mengalahkan hati nurani, sehingga ego benar-benar menjadi sangat ambisius dan menentukan. Dalam kondisi ini, keyakinan etis akan memudar, dan kepercayaan diri untuk bertindak secara etis juga akan menjadi ragu-ragu, sehingga mereka menjadi tidak yakin untuk membuat keputusan bisnis dengan cara-cara etis.

Walaupun etika diatur secara normatif, tetapi situasi etika dalam praktik selalu menuntut etika yang pragmatis, khususnya ketika etika diperlukan dalam mengatasi masalah sulit, ataupun dalam menciptakan kesepakatan etis sesuai realitas bisnis yang dinamis.

Isu-isu etika haruslah mampu dihadapi dan ditemukan solusi dengan langkah-langkah praktis. Tidak boleh menjadikan etika sebagai sesuatu yang hitam dan putih, tetapi mampu memberinya berbagai warna baru, sehingga sesulit apapun sebuah hubungan dengan stakeholder masih bisa diwarnai dengan warna-warna yang disukai secara bersama.

Etika adalah tentang stakeholder. Kesepakatan etis hanya ada ketika setiap bagian dari stakeholder memiliki persepsi yang sama, memiliki tindakan yang sama, untuk secara bersama-sama menjalankan bisnis yang etis dan profesional.

Bisnis adalah tentang mencari keuntungan dan pengembangan potensi bisnis. Kemampuan untuk berubah dalam proses mencari kesepakatan bisnis yang etis, serta tidak ngotot dengan pola pikir sendiri tentang maksud etika, adalah hal baik yang menjadikan para stakeholder saling menguatkan hubungan bisnisnya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ORANG-ORANG ETIS BERPOTENSI BERTINDAK TIDAK ETIS

ORANG-ORANG ETIS BERPOTENSI BERTINDAK TIDAK ETIS

“Panduan etika bisnis perusahaan haruslah sepenuhnya kompatibel dalam realitas, dan tidak hanya hebat di atas kertas.”~Djajendra

Orang-orang yang paling etis dan paling jujur pun berpotensi membuat keputusan etis yang buruk. Secara normatif, etika bisnis terlihat mudah untuk dijalankan, tetapi secara realitas tidaklah demikian. Sangat banyak persyaratan yang diperlukan agar kualitas diri seseorang bisa menjalankan kode etik perusahaan. Diperlukan kepribadian yang rendah hati, akuntable, penuh integritas, cerdas emosi, dan selalu menghitung risiko sebelum membuat keputusan etis, menjadi syarat minimal untuk membuat keputusan etis yang baik.

Sifat, sikap, perilaku, dan kebiasaan yang memudahkan atau menganggap remeh hal-hal kecil dapat mengundang risiko yang tidak diinginkan, sehingga berpotensi menghasilkan hal-hal yang tidak etis.

Percaya diri yang berlebihan, terlalu ambisius, tidak memahami atau tidak peduli pada kompleksitas isu, dan keputusan untuk membiarkan struktur tata kelola perusahaan lemah, atau tanpa manajemen pengawasan yang kuat, adalah kondisi yang menjadikan perusahaan sulit menjalankan etika bisnis.

Implementasi etika bisnis membutuhkan kepatuhan tingkat tinggi. Disiplin yang tinggi untuk mewujudkan akuntabilitas, integritas, transparansi, dan menjadi lebih rasional dalam mempertimbangkan berbagai potensi risiko, akan memudahkan pelaksanaan etika bisnis.

Meningkatkan pengawasan dan kontrol terhadap sikap dan perilaku etis, akan mengarahkan perusahaan untuk menjalankan etika bisnis dengan berkualitas. Manajemen pengawasan yang baik mampu menciptakan sistem, supaya orang-orang menolak atau melawan setiap permintaan untuk bertindak tidak etis.

Karyawan yang penuh integritas dan kaya dengan kompetensi pasti mengenali permintaan tidak etis. Mereka selalu menjadikan pedoman etika perusahaan sebagai acuan, untuk memastikan apa saja perilaku yang dapat diterima, dan apa saja perilaku yang tidak dapat diterima. Mereka juga selalu melakukan penelitian dan pemetaan persoalan sebelum membuat sikap atau keputusan. Mereka rajin mencari tahu dan meminta bantuan dari bagian legal atau biro hukum perusahaan, untuk memastikan tidak ada pelanggaran hukum atau etika dari keputusan yang akan diambil. Intinya, karyawan yang berintegritas tinggi selalu membuat keputusan etis dengan prinsip kehati-hatian, dan tidak mau berspekulasi terhadap sebuah permintaan yang tidak jelas.

Karyawan dengan integritas yang tinggi tidak ragu atau takut untuk secara konsisten menjalankan kode etik perusahaan, walaupun dirinya harus bekerja dan melayani bos yang berperilaku tidak etis. Mereka tidak akan tergoda untuk mengikuti maunya bos, mereka tetap profesional dan konsisten dengan perilaku etis yang sudah diatur di dalam kode etis perusahaan, maupun dalam perilaku utama insan perusahaan. Apapun sikap dan tindakan bos yang tidak etis ini, mereka tetap memimpin dirinya dengan penuh integritas dalam menjalankan perilaku etis di tempat kerja.

Kode etik perusahaan haruslah dikomunikasikan sesering mungkin, dan juga memberikan pencerahan untuk meningkatkan keyakinan masing-masing pihak, dalam mewujudkan organisasi yang etis dan unggul.

Kode etik perusahaan harus menjadi alat atau senjata yang melindungi perusahaan, karyawan, pimpinan, dan pemangku kepentingan yang lainnya agar terhindar dari hal-hal yang melanggar hukum atau ilegal. Kode etik perusahaan juga harus menjadi alat yang dimiliki karyawan, untuk menolak tekanan atau paksaan melakukan tindakan tidak etis atau ilegal.

Perusahaan yang peduli pada implementasi etika bisnis pasti menyiapkan sistem untuk menghukum perilaku dan tindakan tidak etis. Setiap insan perusahaan di dalam budaya organisasi yang etis harus disadarkan tentang konsekuensi dari perilaku tidak etis.

Menjadi insan perusahaan yang etis bukan sekedar cerdas melakukan hal-hal baik dan benar, tetapi juga dengan penuh rasa tanggung jawab mau melakukan perbaikan, ketika ada sesuatu yang salah di dalam mewujudkan organisasi yang etis.

Manajemen yang baik selalu fokus untuk menciptakan program kepatuhan etika di semua tingkatan organisasi. Dan juga, secara konsisten dan berkelanjutan melakukan pengembangan budaya organisasi yang mendorong perilaku etis, kemudian mendorong komitmen setiap insan organisasi, untuk mematuhi semua ketentuan dan kebijakan yang ada di dalam kode etik perusahaan. Manajemen yang baik sadar bahwa kepatuhan kepada etika bisnis dapat mencegah dan mendeteksi tindak pidana, atau pelanggaran-pelanggaran yang merugikan reputasi perusahaan.

Panduan etika bisnis perusahaan haruslah sepenuhnya kompatibel dalam realitas, dan tidak hanya hebat di atas kertas. Perusahaan harus cerdas mendefinisikan standar perilaku etis dalam realitas sehari-hari. Setiap insan perusahaan dibuat mengerti cara berperilaku dan karakter perilaku etis yang diinginkan oleh perusahaan. Perusahaan harus bisa menciptakan visualisasi perilaku etis, untuk mencegah perbuatan tidak etis dan memajukan perbuatan etis. Jadi, etika bisnis tidak hanya tertulis dalam sebuah panduan resmi perusahaan, tetapi harus terinternalisasi ke dalam hati nurani insan perusahaan, sehingga walaupun pikiran tergoda dengan berbagai realitas kehidupan, hati nurani masih bisa menjadi alat pengendali etis yang sempurna.

Kuatkan sistem komunikasi di internal perusahaan. Sistem komunikasi yang mempertemukan setiap elemen perusahaan, untuk menjalankan program kepatuhan etika, akan menjadikan setiap orang berada dalam satu frekuensi etika perusahaan.

Integritas lebih kuat dibandingkan program kepatuhan, tetapi berharap integritas dari setiap orang bukanlah sesuatu yang mudah. Integritas mampu menjadikan kesadaran moral menguat dan perilaku etis meningkat. Kuatkan program peningkatan integritas karyawan secara berkelanjutan. Bila integritas menjadi budaya kerja praktis sehari-hari, maka perilaku etis tumbuh dan membangun reputasi perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

69 TAHUN INDONESIA MERDEKA 17 AGUSTUS 2014

“Merdeka hanya ada di negeri yang damai. Merdeka hanya ada di negeri yang bebas dan berdemokrasi. Merdeka hanya ada di negeri yang rakyatnya aman, sejahtera, dan penuh bahagia. Merdeka tidak pernah menyerahkan kebebasannya untuk hal apapun. Merdeka hanya tunduk pada cinta, kemanusiaan dan kedamaian.”~Djajendra

Setiap 17 Agustus bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Indonesia sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Dan hari ini, 17 Agustus 2014 Indonesia sudah 69 tahun merdeka.Indonesia bangsa merdeka, dan demokrasi menjadi ukuran untuk kebebasan rakyat.

Orang-orang merdeka cerdas mengisi kehidupannya dengan karya dan kontribusi buat kemajuan. Orang-orang merdeka cinta kebebasan, dan tidak akan menyerahkan kebebasan yang dia miliki, untuk dikendalikan dan diatur oleh sebuah kekuatan yang menghilangkan kemerdekaan.

Kemerdekaan Indonesia telah diperjuangkan oleh para pahlawan dengan optimis dan penuh harapan. Menjadi bangsa maju dan beradab; menjadi bangsa besar yang berbudaya tinggi; menjadi bangsa kreatif dengan perilaku etis dari warga negaranya; menjadi bangsa yang kaya, sehat, kuat, sejahtera, unggul, dan selalu optimis untuk meraih masa depan, adalah cita-cita para pahlawan yang memerdekakan Indonesia.

Kemerdekaan hanya dapat hidup di alam demokrasi. Kemerdekaan akan mati saat tirani yang memerintah dan memimpin. Kemerdekaan akan kehilangan kebebasannya saat diperintah oleh kaum diktator.

Kebebasan mengundang kecerdasan melalui kreativitas dan inovasi. Bangsa yang merdeka adalah bangsa bebas yang sangat kreatif, inovatif, dan cerdas. Bangsa yang merdeka selalu bergerak menuju visi dengan penuh semangat dalam harapan dan keyakinan. Bangsa yang merdeka memiliki masyarakat bebas yang berbudaya damai, aman, bahagia, sejahtera, dan penuh kasih.

Presiden Nelson Mandela pernah berkata, “untuk menjadi bebas tidak hanya membuang rantai seseorang, tetapi untuk hidup dengan cara yang menghormati dan meningkatkan kebebasan orang lain.” Presiden Soekarno pernah berkata, “bangunlah suatu dunia dimana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.” Merdeka hanya bisa dirasakan ketika diri memberikan rasa merdeka kepada orang-orang di sekitarnya. Merdeka adalah energi baik yang menghormati kemanusiaan dan kebaikan bersama.

Kemerdekaan dihasilkan dari perjuangan dan perlawanan terhadap kekuatan negatif. Kemerdekaan dihasilkan dari energi baik yang menghapus kekuatan energi tidak baik. Kemerdekaan dihasilkan dengan membangun jembatan kebebasan, untuk menghubungkan bangsa-bangsa di dalam sukacita.

Rawatlah kemerdekaan dan kebebasan yang dimiliki dengan pengetahuan yang memerdekakan semua insan bangsa. Isi kemerdekaan dengan karya dan kebaikan. Lindungi kemerdekaan dan kebebasan agar tidak diambil oleh kaum tiran. Pengalaman mengajarkan kepada kita bahwa kaum tiran dan diktator selalu berubah wajah, dan mencoba mengambil kemerdekaan yang sudah dimiliki.

Kemerdekaan menyelamatkan umat manusia dari kekuasaan negatif. Kemerdekaan menjadikan orang-orang terbebaskan dari belenggu kuat penjajah. Kemerdekaan mencegah bangsa menjadi terbelakang dan bodoh. Kemerdekaan menjadikan bangsa cerdas dan beradab. Kemerdekaan menjadikan bangsa terlindungi dan hidup dalam rasa aman.

Kemerdekaan memelihara harapan untuk dapat mencapai sukses. Kemerdekaan memberikan ruang untuk menghasilkan karya besar. Kemerdekaan memberikan kekuatan dan kekuasaan untuk membangun dan menjaga perdamaian. Kemerdekaan memberikan kehormatan dan hak untuk bebas di bumi Tuhan.

Masyarakat merdeka selalu patuh hukum dan taat etika. Masyarakat merdeka memiliki kode moral yang memuliakan semua orang, dan semua bangsa. Masyarakat merdeka selalu peduli, dan setiap perilakunya mengandung cinta dan kasih sayang.

Selamat hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 69, semoga selalu jaya dan hebat. 17 Agustus 2014…Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI 16 08 2014

Uang bukanlah sahabat yang baik, tetapi pembantu yang andal.~Djajendra

Gunakan energi dan sumber daya Anda untuk melayani tujuan hidup Anda. Jangan sia-siakan energi, waktu, dan sumber daya Anda untuk memberikan perhatian kepada hal-hal yang melemahkan hidup Anda.~Djajendra

Mengkritik, mempersoalkan, dan merasa kecewa akan menguras energi sukses, dan menjadikan diri lemah dalam menghadapi keadaan.~Djajendra

Hidup bukanlah untuk berbagi kelemahan dan kekurangan. Hidup adalah untuk berbagi kebaikan dan kedamaian. Tidak perlu menjadikan diri sekedar fokus untuk mencari berbagai kekurangan dan kelemahan. Fokuskan hidup untuk menemukan dan menciptakan hal-hal hebat, supaya dirimu dapat menciptakan kebahagiaan bagi kehidupan.~Djajendra

Menerima keadaan hidup bukan berarti menyerah, tetapi menyiapkan diri untuk menghadapi keadaan, dan meningkatkan kualitas diri untuk memutuskan langkah-langkah berikut sesuai harapan.~Djajendra

Tidak selalu niat baik akan menghasilkan hal-hal baik, kadang niat baik juga dapat menjadi penyebab untuk hasil yang buruk. Apalagi bila niat baik itu tidak diikuti dengan manajemen kontrol yang andal.~Djajendra

Pekerjaan tim bukanlah siapa yang melakukan dengan lebih pintar dan hebat, tetapi siapa yang paling rendah hati melayani pekerjaan, dan siapa yang paling sederhana pola kerjanya untuk mencapai kinerja terbaik.~Djajendra

Cinta bukanlah urusan fisik, tetapi urusan hati. Jadi, bila Anda mencintai dan menyayangi seseorang berikanlah hati nuranimu yang baik kepadanya. Dan, cinta tidak membutuhkan kehadiran fisik yang tidak dilengkapi dengan kehadiran hati nurani yang baik. Kehadiran hati nurani dan energi baik, jauh lebih bermakna dalam memberikan cinta daripada sekedar menghadirkan fisik dan penampilan.~Djajendra

Orang-orang yang masih merasakan takut dari masa lalu, adalah orang-orang yang tidak ingin bahagia pada hari ini. Masa lalu sudah selesai, sekarang sedang melangkah menuju masa depan, dan jangan menciptakan ketakutan di masa depan. Bila masih hobi atau suka menciptakan ketakutan, maka di sepanjang jalan menuju masa depan Anda pasti gelisah dan tidak bahagia.~Djajendra

Kejujuran hanya mampu melihat satu sisi kebenaran, sedangkan etika mampu mempertimbangkan berbagai sisi dan keadaan dari kebenaran.~Djajendra

“Hubungan seperti kaca. Kadang lebih baik untuk meninggalkan mereka yang rusak daripada mencoba untuk bersama-sama tapi menyakitkan Anda.” ~ Unknown (“Relationships are like glass. Sometimes it’s better to leave them broken than try to hurt yourself putting it back together.” ~Unknown)

Bagi para pejuang kehidupan, rasa takut tidak pernah menjadi dinding yang memisahkan dirinya dari realitas kehidupan. Rasa takut baginya adalah jalan untuk dilewati dan ditaklukkan demi kemenangan dan harga diri. Mereka selalu bergerak melalui ketakutan dan meraih kemenangan dengan menaklukkan rasa takut tersebut.~Djajendra

Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan menuju kemenangan. Rasa takut selalu digunakan untuk melemahkan kepercayaan diri dan keberanian. Oleh karena itu, orang-orang kalah yang ngotot menang selalu memilih kekuatan takut untuk menakut-nakuti pemenang, sehingga pemenang kehilangan rasa percaya diri dan keberanian untuk merawat kemenangannya. Pemenang sejati selalu menggunakan rasa takut untuk menguatkan kualitas keberaniaan dan kepercayaan diri, sehingga dia tetap melangkah dengan penuh akal dan taktik untuk meningkatkan kemenangannya.~Djajendra

Mengenal diri sendiri jauh lebih penting daripada mengenal orang-orang lain. Semakin Anda mengenal diri sendiri dengan sempurna, semakin Anda mampu melengkapi kualitas diri untuk tumbuh menuju sukses. Orang-orang yang sangat tahu diri dan sangat mengenal dirinya sendiri, biasanya memiliki sangat banyak pilihan hidup. Mengenal diri sendiri dengan baik, menjadikan diri bermakna dan mampu mengalir menuju tujuan sejatinya.~Djajendra

Tidak ada sebuah halangan yang menyulitkan jalan orang-orang sukses. Tidak ada sebuah ejekan yang menghilangkan semangat juang orang-orang sukses. Tidak ada sebuah kehilangan yang menumpulkan kreativitas orang-orang sukses. Mereka merancang hidupnya untuk selalu berada di rel sukses. Mereka tidak pernah mengejar sukses, tetapi sukseslah yang selalu mengejar-ngejar mereka, dan menjadikan mereka bagian dari sukses yang lebih besar.~Djajendra

Orang-orang sukses selalu cerdas emosi dalam menjaga ambisi. Mereka sangat tekun dan rajin. Mereka terus-menerus bekerja keras dan sangat beretika dalam semua dimensi kehidupan. Mereka sangat menghitung risiko dalam segala sesuatu yang dikerjakan. Mereka sangat mampu menahan godaan dan jauh dari sikap serakah. Mereka selalu bernasib lebih baik daripada siapapun. Mereka selalu bertindak dengan prinsip kehati-hatian, dan selalu memfokuskan energi dan sumber daya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Mereka juga tidak pernah menyerah pada setiap keinginan yang bersifat instan, mereka lebih menyukai proses yang penuh pembelajaran sebelum mendapatkan keinginannya.~Djajendra

Perjalanan sukses adalah perjalanan tanpa akhir. Tidak ada titik untuk berhenti. Tidak ada batas untuk menyatakan bahwa sudah sampai pada sukses. Sukses adalah perjalanan yang berisikan bahan bakar optimis, dan memiliki mesin yang berkekuatan untuk menghadapi berbagai situasi kehidupan, tanpa pernah mengeluh. Sukses adalah kemampuan untuk mengatasi dan meningkatkan diri menjadi unggul dan menang.~Djajendra

Ketika yang Anda cari-cari belum didapatkan; ketika yang Anda upayakan dengan sepenuh hati belum hadir; ketika yang Anda yakini belum terwujud; maka tersenyumlah, berolahragalah, bekerjalah, berdoalah, bersantailah, dan bersenang-senanglah dengan apa-apa yang Anda miliki saat ini. Bila waktunya tiba, semuanya secara tiba-tiba pasti melengkapi hidup Anda.~Djajendra

Hiduplah dengan daftar rasa syukur Anda setiap hari, dan tambahkan setiap hari rasa syukur yang baru. Jangan pikirkan apa yang tidak Anda punya, pikirkan dan nikmati apa-apa yang Anda punya. Ciptakan rasa senang dengan segala sesuatu yang Anda punya, walaupun semua itu sesuatu yang kecil-kecil yang tidak terlihat oleh orang lain.~Djajendra

“Pelan-pelan dan segala sesuatu yang sedang Anda kejar akan datang dan menangkap Anda.” ~ John de Paola (“Slow down and everything you are chasing will come around and catch you.” ~John de Paola)

Diri adalah energi. Pikiran adalah penentu utama perilaku untuk mengatur dan mengalirkan jenis energi di dalam diri. Pikiran positif mengalirkan energi positif. Pikiran negatif mengalirkan energi negatif. Energi positif menghasilkan sukacita dan kebahagiaan. Energi negatif menghasilkan tekanan, kekurangan, stres, depresi, dan kedukaan hati nurani dalam hidup. Energi positif hilang ketika stres, tekanan, ketegangan, dan kedukaan hati nurani menguasai diri. Bila energi positif hilang, maka diri dikuasai marah dan segala sesuatu yang merugikan diri. Ketika diri dikuasai energi negatif, tetapi tidak dikuatkan oleh realitas hidup, maka diri kehilangan kekuatan yang menguntungkan hidupnya.~Djajendra

Jadilah pribadi yang selalu hidup berkonsentrasi dan fokus pada hal-hal positif. Fokuskan energi positif diri Anda kepada hal-hal terindah. Visualisasikan hidup Anda pada harapan, visi, kerendahan hati, rasa syukur, dan keinginan yang penuh optimis untuk memiliki hari-hari terindah. Apapun realitas negatif yang hadir dari kehidupan untuk Anda, maka Anda harus memfokuskan perhatian pada energi baik, dan membantu diri Anda untuk tetap stabil di dalam kekuatan optimis dan pikiran positif. Jangan pernah menjadi lemah dan tak berdaya saat menghadapi keprihatinan dan energi negatif kehidupan. Nikmati keprihatinan dan energi negatif kehidupan dengan energi positif dan kekuatan optimisme Anda.~Djajendra

Stres adalah sahabat yang harus Anda kuasai dan kendalikan. Jangan pernah membiarkan atau memberikan hak kepada stres untuk menguasai Anda. Sekali saja Anda membiarkan stres menguasai Anda, maka stres akan berlatih untuk menguatkan kebiasaannya agar dapat menguasai Anda di sepanjang kehidupan. Berhati-hatilah dengan stres, dia seperti api. Selama dia kecil, dia pasti memberikan manfaat bagi kemajuan Anda. Tetapi, kalau dia sudah sangat besar dan mulai membakar hidup Anda dengan berbagai tekanan dan kekurangan, maka Anda bisa terbakar habis olehnya, dan tak berkutik melawan realitas kehidupan yang ada.~Djajendra

Stres adalah sesuatu yang wajar dalam kehidupan. Oleh karena itu, ketika stres hadir dengan segala macam bentuknya, maka diri harus memfokuskan perhatian pada hal-hal terindah dan optimis. Jangan biarkan stres merusak daya tahan diri. Jangan biarkan stres menemukan kekuatannya untuk menguasai Anda, sehingga Anda tidak memiliki pilihan untuk terlepas dari stres. Temukan hati nurani Anda yang andal, ikhlas, bersyukur, dan selalu melihat indahnya hidup. Kuatkan fokus hidup pada baiknya dan indahnya hidup, sehingga Anda dapat menjinakkan stres untuk selamanya.~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TIM TANGGUH TERCIPTA DARI SIKAP RENDAH HATI ANGGOTA TIM

“Sikap rendah hati menjadikan anggota tim mampu belajar dan bangkit kembali, saat rintangan menghentikan kegiatan untuk mencapai sukses tim.”~Djajendra

Memiliki tim kerja yang tangguh dan andal pastilah merupakan impian setiap organisasi. Setiap pemimpin pasti memiliki impian untuk membentuk dan membangun tim yang andal dan berkinerja hebat. Dan juga, pasti berencana menjadikan timnya tumbuh dan berkembang, supaya bisa menjawab berbagai tantangan di masa depan.

Hal yang pasti, dalam membangun tim yang andal dan tangguh membutuhkan karakter, kompetensi, dan kualitas. Karakter yang cerdas dalam berkolaborasi dan berkoordinasi, adalah syarat terpenting untuk mewujudkan tim yang andal. Sedangkan kompetensi dan kualitas merupakan komponen yang sangat menentukan untuk mencapai kinerja terbaik.

Karakter yang rendah hati mampu dikelola dan dioperasionalkan di segala situasi dan kondisi bisnis. Sebab, orang-orang yang rendah hati dan sederhana selalu mau belajar, dan mengikuti perubahan yang ada dengan sepenuh hati. Karakter yang rendah hati mudah dimotivasi dan diajak untuk meningkatkan produktivitas. Mereka selalu rendah hati dan mudah mengalir di dalam proses kerja, untuk mewujudkan target.

Orang-orang rendah hati sangat mudah berbagi visi, menerima kritik, menerima pengetahuan baru, dan selalu bersemangat untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik. Mereka tidak pernah merasa sudah pintar, sehingga mudah dipimpin untuk mengembangkan kualitas tim yang lebih kuat. Mereka selalu mau dengan rendah hati, untuk disiapkan dan dilatih agar dapat mengatasi rintangan dan tantangan.

Karakter rendah hati mudah terhubung dalam sistem kerja tim, langsung bekerja secara kohesif dan kolaboratif, untuk mencapai kinerja tim yang tinggi. Mereka sangat sadar untuk bekerja dalam aliran tim yang tangguh, bekerja menuju tujuan bersama, berbicara bahasa yang sama, dan saling mendukung untuk hasil akhir sesuai target. Mereka memahami motivasi, keinginan, harapan, dan etos kerja dari setiap individu di dalam tim kerja.

Orang-orang rendah hati mudah mengalir di dalam misi kerja sehari-hari. Mereka tekun dan penuh disiplin di dalam rutinitas misi sehari-hari. Mereka sadar untuk memimpin diri sendiri, serta selalu bersikap lebih profesional dalam memberikan pelayanan dan kontribusi.

Pekerjaan tim bukanlah siapa yang melakukan dengan lebih pintar dan hebat, tetapi siapa yang paling rendah hati melayani pekerjaan, dan siapa yang paling mudah terhubung untuk mencapai kinerja terbaik. Sikap rendah hati menjadikan anggota tim mau saling mendengarkan pikiran dan ide-ide, dan mau memperluas wawasan dan membangun kemampuan tim yang lebih efektif.

Sikap rendah hati untuk mematuhi nilai-nilai perusahaan; untuk mematuhi etika bisnis perusahaan; untuk menjalankan perilaku etis berdasarkan kode etik perilaku kerja; akan menjadikan tim tumbuh dan berkembang menuju sukses besar.

Sebuah tim yang solid haruslah tahu dan sadar tentang kesuksesan yang harus dicapai. Lalu, mempersiapkan tim untuk fokus pada misi, dan memperjelas visi dalam mencapai tujuan di sepanjang perjalanan sukses tim.

Tim yang kuat selalu melakukan pekerjaan dengan terencana sesuai visi, taktik, dan strategi bisnis. Setiap anggota tim menjadi energi yang selalu siap memainkan strategi dan taktik bisnis, supaya dapat mencapai kinerja terbaik. Mereka selalu mengembangkan rencana yang ada, dan sangat kreatif untuk menemukan solusi di setiap keadaan yang menghentikan perjalanan sukses tim.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGATASI DILEMA ETIKA BISNIS DENGAN PERILAKU BAIK

“Kejujuran hanya mampu melihat satu sisi kebenaran, sedangkan etika mampu mempertimbangkan berbagai sisi dan keadaan dari kebenaran.”~Djajendra

Etika adalah cara melayani dan berinteraksi dengan orang lain secara bijak dan profesional. Etika adalah tentang diri yang cerdas terhubung dengan orang lain. Etika bisnis berarti melayani berbagai keadaan dan kepentingan stakeholders dengan penuh integritas.

Etika membutuhkan jiwa yang bijaksana untuk bisa meresap dengan empati ke dalam kompleksitas persoalan. Bila perilaku yang bijak dan penuh empati tidak disiapkan, maka Anda pasti menghadapi dilema etika setiap hari. Dilema etika muncul karena ada keraguan dan ketidaktegasan di dalam diri, saat menghadapi realitas yang tidak sepakat dengan normatif etika.

Panduan etika bisnis perusahaan sebagai standar, serta kode etik perilaku sebagai cara untuk bertindak dan bersikap, tetaplah berada di dalam kekuatan normatif. Padahal, etika bisnis membutuhkan perilaku etis untuk membuat keputusan dan tindakan etis secara teratur. Diperlukan kerangka berpikir dan logika yang tepat, untuk mempengaruhi orang-orang agar mereka secara sukarela menjalankan perilaku etis di setiap situasi dan keadaan bisnis.

Perilaku baik dengan nilai moral yang tinggi pasti menjadi alat untuk mengatasi dilema etika. Dilema etika dapat diatasi dengan kepatuhan untuk memenuhi standar kerja sesuai panduan etika bisnis.

Perilaku etis selalu melestarikan kejujuran, dan bersikap dengan cerdas emosional. Walaupun pikiran menjadi sangat liar dan menciptakan berbagai macam emosional, tetapi etika harus selalu menjadi kekuatan yang terfokus di dalam hati nurani.

Tempat etika bukanlah di pikiran dan emosi, tetapi di dalam hati nurani yang bermoral tinggi. Bila etika ditempatkan dalam pikiran dan emosi, maka ego kreatif pasti muncul untuk mencari peluang dari etika, dan tidak akan mau patuh pada normatif etika.

Etika bukanlah sesuatu untuk ditafsirkan, tetapi untuk dipatuhi dengan penuh tanggung jawab. Hanya orang-orang yang fokus pada kepatuhan yang mampu memiliki perilaku etis, sedangkan yang fokus pada kemajuan, selalu memiliki perilaku yang disesuaikan dengan kebutuhan dari kemajuan tersebut. Jadi, mereka yang fokus pada kemajuan suka mengabaikan etika, dan perilakunya tergantung dengan situasi.

Etika bisnis di perusahaan membutuhkan nilai-nilai yang sama untuk semua orang. Setiap orang wajib menguasai nilai dan prinsip-prinsip, lalu terhubung dengan satu persepsi dan satu perilaku yang etis. Semua orang yang sudah sama nilai dan prinsip-prinsipnya, termasuk persepsi dan keyakinannya, maka dapat menjadi energi positif yang menciptakan kolaborasi untuk mengatasi dilema etika.

Dengan struktur dan sistem yang berkualitas dapat diciptakan lingkungan kerja yang etis. Bila lingkungan kerja sudah beretika, maka perilaku etis secara otomatis menjadi kekuatan yang memperkaya proses bisnis.

Perilaku etis mampu menyerap nilai-nilai positif, dan menjadikannya sebagai etos kerja. Perilaku etis mampu mempertimbangkan berbagai keadaan, kepentingan, situasi, dan stakeholders, supaya dapat melayaninya dengan bijak dan profesional.

Kejujuran hanya mampu melihat satu sisi kebenaran, sedangkan etika mampu mempertimbangkan berbagai sisi dan keadaan kebenaran. Dilema etika harus menjadi fakta dan informasi yang dipertimbangkan secara bijak, lalu membuat keputusan yang masuk akal dan yang tidak menciptakan konflik.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

KEKUATAN TAKUT MENGHENTIKAN KEBERANIAN DAN KEPERCAYAAN DIRI

“Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.” ~Djajendra

Rasa takut membuat langkah terhenti, kepercayaan diri hilang, marah, khawatir, ragu, dan lenyapnya keberanian. Orang-orang kalah atau orang-orang yang tidak memiliki ruang untuk mengalahkan Anda, tetapi dia sangat berambisi untuk menang dari Anda, maka dia berpotensi menggunakan kekuatan takut. Kekuatan takut bertujuan untuk menakut-nakuti, lalu menghentikan jalan kemenangan yang sedang Anda nikmati.

Dalam kehidupan ini ada orang baik dan orang tidak baik. Orang-orang baik selalu menjalani kehidupan di rel akuntabilitas, integritas, profesional, dan kejujuran. Sedangkan orang-orang tidak baik selalu merancang berbagai akal tidak baik untuk mengambil keuntungan dari orang-orang jujur, sehingga mereka menciptakan senjata rasa takut. Rasa takut digunakan untuk menakut-nakuti orang-orang baik dan jujur, sehingga kecemasan dan kekhawatiran menjadikan orang-orang baik kehilangan keberanian dan rasa percaya diri. Bila keberaniaan dan rasa percaya diri orang-orang jujur hilang, maka orang-orang tidak baik akan mengambil keuntungan di atas penderitaan orang-orang jujur.

Rasa takut sering dijadikan alat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka yang berniat melemahkan atau menghilangkan rasa percaya diri seseorang, akan menggunakan rasa takut dengan berbagai spekulasi yang menakutkan, sehingga orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan wawasan, menjadi mudah terjebak dalam spekulasi rasa takut. Orang-orang yang sangat jujur dengan integritas pribadi yang andal, dan yang menyerahkan hidupnya seturut kehendak Tuhan, biasanya tidak mudah diintimidasi dengan rasa takut oleh siapapun.

Kepentingan dan orang-orang yang ingin mendapatkan manfaat dari orang-orang jujur, tetapi mereka tidak menemukan celah untuk mendapatkan kepentingan mereka, maka mereka akan mengembangkan rasa takut agar kecemasan dan kekhawatiran orang jujur tersebut, menjadi kelemahan yang memudahkan mewujudkan kepentingan mereka. Intinya, intimidasi secara halus dan teror mental yang menciptakan kecemasan, dapat menjadikan orang jujur panik dan kehilangan akal sehat, sehingga orang tidak baik tersebut dengan mudah mengambil manfaat dan kepentingannya.

Orang-orang tidak baik yang memiliki otoritas dan kekuasaan, berpotensi menggunakan kekuatan takut untuk mendapatkan kepentingannya. Biasanya, dengan cara menakut-nakuti orang jujur dan benar, sehingga orang jujur dan benar tersebut kehilangan rasa percaya diri dan keberanian, untuk membuktikan kebenarannya. Sebab, intimidasi dan teror mental dapat membangkitkan rasa marah dari orang jujur tersebut, bila rasa marah terlalu dominan, maka sangat sulit untuk bersikap tenang dalam upaya membuktikan kebenarannya.

Pemenang sejati selalu menggunakan rasa takut untuk menguatkan kualitas keberaniaan dan kepercayaan diri, sehingga dia tetap melangkah dengan penuh akal dan taktik untuk meningkatkan kemenangannya. Dan, tidak ada pihak yang bisa menciptakan rasa takut kepadanya. Sebab, dia sangat tahu bahwa kejujuran dan integritas dirinya tidak dapat diintimidasi dengan rasa takut.

Rasa takut tidak boleh menghentikan jalan menuju kebaikan. Rasa takut tidak boleh digunakan untuk melemahkan kepercayaan diri dan keberanian orang-orang baik. Rasa takut hanya pantas bagi orang-orang tidak jujur, yang selalu menjalani kehidupan dengan merugikan orang lain.

Bagi para pejuang kehidupan, rasa takut tidak pernah menjadi dinding yang memisahkan dirinya dari realitas kehidupan. Rasa takut baginya adalah jalan untuk dilewati dan ditaklukkan demi kemenangan dan harga diri. Mereka selalu bergerak melalui ketakutan dan meraih kemenangan dengan menaklukkan rasa takut tersebut.

Jangan pernah menyerah pada rasa takut. Kenali diri sendiri dengan baik dan ciptakan keaslian jati diri; ciptakan keyakinan untuk hidup di dalam kejujuran dan kebaikan; ciptakan reaksi-reaksi yang tenang dan penuh perhitungan; ciptakan nilai-nilai kehidupan untuk mengawal kehidupan diri di jalan penuh keberanian dan kepercayaan diri. Rasa takut tidak boleh menjadi energi buruk, yang menghilangkan makna dan tujuan hidup. Rasa takut harus selalu dijadikan api kecil, yang berfungsi menjadikan diri lebih berhati-hati dalam perjalanan hidup.

Mengenal diri sendiri jauh lebih penting daripada mengenal orang-orang lain. Semakin Anda mengenal diri sendiri dengan sempurna, semakin Anda mampu melengkapi kualitas diri dengan keberanian dan kepercayaan diri, untuk tumbuh menuju sukses. Orang-orang yang sangat tahu diri dan sangat mengenal dirinya sendiri, biasanya memiliki sangat banyak pilihan hidup. Mengenal diri sendiri dengan baik, menjadikan diri bermakna dan mampu mengalir menuju tujuan sejatinya. Mengenal diri sendiri dengan baik menjadikan diri kuat dan unggul di setiap situasi, sehingga tidak ada kekuatan tidak baik yang bisa melemahkan diri dengan rasa takut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENEMUKAN KEKUATAN UNTUK MENGHADAPI PERJALANAN SUKSES

“Tidak ada sebuah halangan yang menyulitkan jalan orang-orang sukses. Tidak ada sebuah ejekan yang menghilangkan semangat juang orang-orang sukses. Tidak ada sebuah kehilangan yang menumpulkan kreativitas orang-orang sukses. Mereka merancang hidupnya untuk selalu berada di rel sukses. Mereka tidak pernah mengejar sukses, tetapi sukseslah yang selalu mengejar-ngejar mereka, dan menjadikan mereka bagian dari sukses yang lebih besar.”~Djajendra

Sukses adalah perjalanan tanpa akhir. Tidak ada titik untuk berhenti. Tidak ada batas untuk menyatakan bahwa sudah sampai pada sukses. Sebab, sukses adalah perjalanan kemenangan diri di sepanjang kehidupan.

Orang-orang sukses selalu memiliki kekuatan optimisme dalam segala situasi. Mereka tidak pernah dihentikan oleh kegagalan. Mereka tidak pernah bisa dihentikan oleh kelemahan. Mereka selalu penuh semangat, dan sangat menikmati hidupnya di sepanjang perjalanan suksesnya.

Orang-orang sukses memiliki keunggulan mindset, dan cerdas bertindak dengan taktik dan strategi yang andal. Mereka tidak pernah memelihara rasa malas ataupun perasaan tidak mampu. Mereka bermental kaya, selalu bersyukur, dan menyiapkan dirinya dengan berbagai kemungkinan untuk tetap di jalan sukses.

Orang-orang sukses adalah pembelajar seumur hidup. Mereka tidak pernah merasa pintar, dan selalu rendah hati untuk belajar apa saja dari siapa saja. Mereka secara alami memfokuskan perhatiannya untuk menciptakan nilai tambah, dan setiap hari bergerak dalam aliran nilai tambah yang berkelanjutan.

Orang-orang sukses selalu menjaga jalur suksesnya. Mereka tidak pernah keluar dari rel suksesnya. Apapun realitas yang sedang dihadapi mereka tetap fokus dan bergerak di rel suksesnya. Mereka tidak pernah puas dengan apa yang sudah dicapai. Mereka selalu meningkatkan ukuran keberhasilan, sehingga dari waktu ke waktu, ukuran keberhasilan terus ditingkatkan dan dijadikan lebih tinggi.

Orang-orang sukses selalu cerdas emosi dalam menjaga ambisi. Mereka sangat tekun dan rajin. Mereka terus-menerus bekerja keras dan sangat beretika dalam semua dimensi kehidupan. Mereka sangat menghitung risiko dalam segala sesuatu yang dikerjakan. Mereka sangat mampu menahan godaan dan jauh dari sikap serakah. Mereka selalu bernasib lebih baik daripada siapapun. Mereka selalu bertindak dengan prinsip kehati-hatian, dan selalu memfokuskan energi dan sumber daya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Mereka juga tidak pernah menyerah pada setiap keinginan yang bersifat instan, mereka lebih menyukai proses yang penuh pembelajaran sebelum mendapatkan keinginannya.

Orang-orang sukses tidak pernah takut gagal. Mereka sangat percaya diri dan berani untuk mencoba sesuatu yang baru. Mereka tegas saat menghadapi kesulitan, dan selalu menemukan kekuatan untuk mencoba lagi dengan cara-cara yang lebih baik. Mereka sangat cerdas untuk menemukan kekuatan dalam menghadapi berbagai macam kesulitan dan rintangan.

Orang-orang sukses adalah mereka yang sangat terlatih oleh pengalaman hidup untuk menghadapi penolakan, kegagalan, dan kehilangan. Mereka selalu mampu menemukan cara untuk bangkit dari penolakan, untuk menang dari kegagalan, dan untuk mendapatkan kembali dari kehilangan. Mereka selalu memiliki mental dan kualitas diri yang andal dan hebat. Mereka memiliki disiplin untuk selalu optimis di semua realitas yang tidak memihak kepada mereka.

Tidak ada sebuah halangan yang menyulitkan jalan orang-orang sukses. Tidak ada sebuah ejekan yang menghilangkan semangat juang orang-orang sukses. Tidak ada sebuah kehilangan yang menumpulkan kreativitas orang-orang sukses. Mereka merancang hidupnya untuk selalu berada di rel sukses. Mereka tidak pernah mengejar sukses, tetapi sukseslah yang selalu mengejar-ngejar mereka, dan menjadikan mereka bagian dari sukses yang lebih besar.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

STRES ADALAH SAHABAT YANG HARUS DIPERHATIKAN

“Berhati-hatilah dengan stres, dia seperti api. Selama dia kecil, dia pasti memberikan manfaat bagi kemajuan Anda. Tetapi, kalau dia sudah sangat besar dan mulai membakar hidup Anda dengan berbagai tekanan dan kekurangan, maka Anda bisa terbakar habis olehnya, dan tak berkutik melawan realitas kehidupan yang ada.”~Djajendra

Stres selalu hadir untuk menekan diri, untuk mengacaukan emosi dan pikiran diri, sehingga diri harus benar-benar memberikan perhatian kepada kehadiran stres. Sifat stres membuat rasa ketakutan meningkat, khawatir berlebihan, detak jantung yang tidak karuan, berkeringat, sakit kepala, cemas berlebihan, keringat dingin, dan kehilangan akal sehat untuk menerima fakta hidup.

Stres adalah sesuatu yang wajar dalam kehidupan. Oleh karena itu, ketika stres hadir dengan segala macam bentuknya, maka diri harus memfokuskan perhatian pada hal-hal terindah dan optimis. Jangan biarkan stres merusak daya tahan diri. Jangan biarkan stres menemukan kekuatannya untuk menguasai Anda, sehingga Anda tidak memiliki pilihan untuk terlepas dari stres. Temukan hati nurani Anda yang andal, ikhlas, bersyukur, dan selalu melihat indahnya hidup. Kuatkan fokus hidup pada baiknya dan indahnya hidup, sehingga Anda dapat menjinakkan stres untuk selamanya.

Stres adalah sahabat yang harus Anda kuasai dan kendalikan. Jangan pernah membiarkan atau memberikan hak kepada stres untuk menguasai Anda. Sekali saja Anda membiarkan stres menguasai Anda, maka stres akan berlatih untuk menguatkan kebiasaannya agar dapat menguasai Anda di sepanjang kehidupan. Berhati-hatilah dengan stres, dia seperti api. Selama dia kecil, dia pasti memberikan manfaat bagi kemajuan Anda. Tetapi, kalau dia sudah sangat besar dan mulai membakar hidup Anda dengan berbagai tekanan dan kekurangan, maka Anda bisa terbakar habis olehnya, dan tak berkutik melawan realitas kehidupan yang ada.

Jadilah pribadi yang selalu hidup berkonsentrasi dan fokus pada hal-hal positif. Fokuskan energi positif diri Anda kepada hal-hal terindah. Visualisasikan hidup Anda pada harapan, visi, kerendahan hati, rasa syukur, dan keinginan yang penuh optimis untuk memiliki hari-hari terindah. Apapun realitas negatif yang hadir dari kehidupan untuk Anda, maka Anda harus memfokuskan perhatian pada energi baik, dan membantu diri Anda untuk tetap stabil di dalam kekuatan optimis dan pikiran positif. Jangan pernah menjadi lemah dan tak berdaya saat menghadapi keprihatinan dan energi negatif kehidupan. Nikmati keprihatinan dan energi negatif kehidupan dengan energi positif dan kekuatan optimisme Anda.

Pikiran tidaklah mudah untuk dikendalikan. Pikiran selalu menjadi penyebab utama kehadiran stres. Pikiran merupakan pusat kehidupan diri yang menghasilkan berbagai macam dan jenis emosi kehidupan. Pikiran mengendalikan reaksi tubuh dan mental. Pikiran memiliki kekuatan untuk menguatkan stres ataupun melemahkan stres. Jadi, fokuskan energi positif diri untuk mengawasi pikiran. Bila pikiran mulai mengarah kepada hal-hal negatif, segeralah kendalikan dan kembalikan fokus pikiran pada hal-hal positif. Disiplin dan konsistensi Anda untuk mengawal dan mengawasi gerak liar pikiran Anda, akan menjadikan Anda mampu mengalihkan energi stres menjadi energi positif yang menguntungkan hidup Anda.

Diri adalah energi. Pikiran adalah penentu utama perilaku untuk mengatur dan mengalirkan jenis energi di dalam diri. Pikiran positif mengalirkan energi positif. Pikiran negatif mengalirkan energi negatif. Energi positif menghasilkan sukacita dan kebahagiaan. Energi negatif menghasilkan tekanan, kekurangan, stres, depresi, dan kedukaan hati nurani dalam hidup. Energi positif hilang ketika stres, tekanan, ketegangan, dan kedukaan hati nurani menguasai diri. Bila energi positif hilang, maka diri dikuasai marah dan segala sesuatu yang merugikan diri. Ketika diri dikuasai energi negatif, tetapi tidak dikuatkan oleh realitas hidup, maka diri kehilangan kekuatan yang menguntungkan hidupnya.

Stres membuat tubuh tidak nyaman dan tidak mampu menikmati sukacita kehidupan. Stres yang berlebihan menjadikan diri tegang, berkeringat dingin, ketakutan, khawatir, ragu, tidak bisa tidur nyenyak, suka terbangun di tengah malam, otot-otot leher kaku dan nyeri, telapak tangan berkeringat, jantung berdetak tidak teratur, dan mengalami berbagai reaksi tidak nyaman, sehingga membuat hidup tidak bahagia.

Stres dan perasaan-perasaan tidak bahagia adalah hasil dari penguatan energi negatif yang mengalir melalui tubuh. Dalam hal ini, pikiran adalah sang raja yang menentukan apa yang mengalir melalui tubuh. Kemampuan untuk membiasakan pikiran positif menjadi penguasa diri, akan menjadikan pikiran positif sebagai kekuatan otomatis yang mengarahkan semua energi negatif menjadi energi positif, sehingga stres dapat mengalir di dalam kesadaran pikiran positif, dan memberikan Anda ketenangan batin.

Jangan melawan stres, tetapi kuatkan saja pikiran positif dan biasakan pikiran positif untuk selalu terpusat pada energi positif kehidupan. Ketika pikiran positif terlatih dan mengakar dengan sangat kuat di dalam diri, maka stres menjadi kecil dan mengalir dengan tenang dan santai, untuk membantu kehidupan kreatif dan perubahan diri.

Kuatkan fisik dan mental positif melalui latihan harian. Fokuskan pikiran positif melalui latihan pernapasan, dan nikmati indahnya kehidupan melalui pikiran positif. Ketika hal-hal yang tidak diinginkan hadir tanpa terduga, temukan pusat positif kehidupan Anda, dan biarkan fokus Anda mengalir di dalam kesadaran energi baik. Arahkan energi diri untuk mengalir di dalam rasa syukur, rendah hati, terima kasih, ikhlas, dan membiarkan batin untuk menguatkan hati nurani dengan energi baik.

Kuatkan hati nurani untuk menguasai stres, dan tidak pernah membiarkan hati nurani dikuasai oleh stres. Hidup sangalah indah saat hati nurani mampu menguasai pikiran dan emosi, lalu mengalirkan mereka di dalam energi baik kehidupan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MOTIVASI DAN INSPIRASI DJAJENDRA

Dengarkan suara hati dan jangan terlalu percaya pada pikiran. Suara hati mampu mengontrol diri sendiri, tapi pikiran biasanya dikontrol oleh sebab-akibat dan pengaruh dari kehidupan lain.~Djajendra

Orang bijak tidak menghitung berapa penghasilannya, dan tidak akan terjebak dalam ukuran jumlah penghasilan. Orang bijak hanya menghitung rasa syukurnya, rasa cukupnya, dan rasa terima kasihnya, sehingga dia selalu tersenyum bahagia walau hidup di dalam kesederhanaan.~Djajendra

Bila tidak mampu mengelola penghasilan, maka pasti kesulitan untuk mengatur biaya hidup. Besarnya biaya hidup sangat tergantung kepada jumlah penghasilan yang diterima. Siapapun yang hemat dan cerdas mengelola penghasilannya pasti memiliki biaya hidup yang cukup.~Djajendra

Jangan biarkan keraguan hidup di dalam diri. Sebab, keraguan merupakan musuh terbesar yang selalu menghadang Anda mencapai sukses. Keraguan menjadikan Anda kehilangan kepercayaan diri, dan menjadikan Anda tidak yakin bahwa Anda mampu meraih yang terbaik di sepanjang hidup. Jadi, jangan pernah berbagi ruang dengan keraguan. Yakinkan diri Anda untuk selalu jauh dari keraguan. Yakinkan diri Anda untuk tidak pernah searah dengan keraguan. Keraguan adalah musuh dalam selimut, yang pasti menenggelamkan impian dan harapan Anda ke dasar ketidakmampuan.~Djajendra

Ketika masalah hadir, maka sesungguhnya sukses sedang mendekat. Jadi, jangan pernah menjadikan diri kehilangan semangat dan gairah hanya gara-gara kehadiran masalah dalam hidup. Tersenyumlah ketika masalah hadir, dan bersemangatlah untuk sebuah langkah baru, untuk sebuah perubahan agar Anda dapat menemukan sesuatu yang lebih hebat dari sebelumnya. Anda yang cerdas menemukan solusi dan menuntaskan masalah, pasti mendapatkan hadiah dalam wujud kesuksesan yang lebih hebat.~Djajendra

Fokuskan energi dan sumber daya untuk menuntaskan misi dengan berkualitas. Fokuskan energi dan sumber daya untuk bergerak menuju visi dengan kreatif. Masa depan adalah tempat yang sedang dituju. Masa depan harusnya menjadi tempat yang lebih indah daripada hari ini. Masa depan menuju visi. Hari ini hidup berkualitas bersama misi.~Djajendra

Hidup bukan untuk sekedar dilihat dan dikeluhkan, tetapi hidup untuk dijalani dengan percaya diri dan produktif. Tidak selalu hidup berjalan sesuai niat dan harapan, tetapi harapan dan optimisme harus selalu hidup di dalam diri. Walaupun keadaan tak diinginkan hadir secara tak terduga, diri haruslah tenang dan sabar dalam menemukan solusi. Apapun mungkin terjadi di dalam hidup, tetapi sikap rendah hati dan belajar, haruslah menjadi fondasi yang menguatkan hidup yang dimiliki.~Djajendra

Hari-hari pasti indah bila dijalani dengan penuh harapan dan optimisme. Hari-hari pasti menghasilkan hal-hal hebat bila diisi dengan kerja dan karya yang produktif. Hidup adalah karya dan kerja. Hidup adalah semangat yang luar biasa, untuk menghasilkan kinerja terbaik.~Djajendra

Miliki sikap optimis untuk bereaksi terhadap segala sesuatu yang tak jelas. Miliki harapan dan semangat yang luar biasa, untuk menciptakan pijakan baru yang lebih kuat dari sebelumnya. Hidup yang hebat adalah penuh dengan harapan dan rasa optimis dalam menemukan solusi terbaik.~Djajendra

Setiap bangun pagi kehidupan memberikan pilihan: mencintai kehidupan dengan rasa syukur, atau berusaha menemukan kesalahan dan kekurangan dari kehidupan. Setiap hari Anda bisa mengundang bahagia untuk menciptakan sukacita, atau mengundang stres untuk menciptakan penderitaan. Anda yang paling berhak untuk memilih.~Djajendra

Dalam doa ucapkan yang baik, pikirkan yang baik, ikhlaskan hidupmu. Jangan pernah memaksa yang bukan hakmu, apalagi memaksa kepadanya sesuatu yang bukan untukmu. Tuhan Maha Baik, hanya kebaikanlah yang diberikan kepada umatnya. Bersyukurlah, berterima kasilah, dan jauhkan ambisi yang merusak damaimu.~Djajendra

Orang-orang yang kurang bersyukur setiap hari kerjanya mengeluh, membandingkan, merasakan kekurangan, sehingga kehilangan waktu untuk menikmati bahagia. Padahal bahagia itu gratis dan tidak pake uang, bahagia itu hanya pake rasa syukur dan ikhlas.~Djajendra

Pikiran positif membuat semua di sekitar Anda menjadi indah, dan keindahan selalu memancarkan sukacita.~Djajendra

Semua pengalaman tidak baik, peristiwa buruk, kisah sedih, bukanlah untuk diceritakan berulang kali. Tetapi, sebagai pembelajaran untuk menguatkan karakter diri. Hentikan kebiasaan untuk menceritakan kisah buruk berulang kali. Sebab, semakin sering menceritakan kisah-kisah buruk, semakin sering hal-hal buruk dan sedih akan hadir ke dalam hidupmu.~Djajendra

Ketakutan bukan milik orang jujur dan ikhlas. Bila masih suka merasakan takut berarti masih belum jujur dan belum ikhlas. Kenali rasa takut dan pahami takut itu, lalu lepaskan takut untuk pergi dari dirimu selamanya. Rasa takut mengurangi hak bahagiamu, rasa takut mengurangi sukacitamu. Kalau sudah jujur dan ikhlas, maka tidak perlu takut untuk menghadapi hidup.~Djajendra

Para pemikir dan pelaku positif selalu optimis dimanapun mereka berada. Mereka konsisten merasakan syukur dan terima kasih, dan selalu tampil penuh percaya diri untuk melayani kehidupan. Sebaliknya, pemikir dan pelaku negatif selalu pesimis, walau sedang tinggal di bumi terindah. Rendahnya rasa syukur dan rendahnya keikhlasan hati untuk berterima kasih, menjadikan orang-orang negatif suka kecewa dengan keadaan. Orang-orang positif adalah aset sebuah bangsa, sedangkan orang-orang negatif adalah beban berat sebuah bangsa.~Djajendra

Setiap perbedaan bukan untuk dipermasalahkan, tetapi untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan. Setiap keragaman digunakan sebagai realitas untuk saling bersedia, saling menghormati, saling berbeda, saling belajar, saling rendah hati, saling berjiwa besar, dan saling menguatkan kepercayaan.~Djajendra

Membangun kepercayaan tidak dalam semalam, membutuhkan waktu dan komunikasi dalam komitmen yang penuh integritas dan akuntabilitas. Bila integritas dan akuntabilitas hilang, maka kepercayaan yang sudah terbangun dapat hilang dalam hitungan detik. Lebih sulit untuk menjaga dan merawat kepercayaan daripada membangun kepercayaan. Sekali kepercayaan hilang sangat sulitlah untuk mendapatkannya kembali. Jagalah kepercayaan yang Anda dapatkan dengan jujur dan terbuka.~Djajendra

Pada umumnya orang-orang sangat berhati-hati untuk melangkah keluar dari zona kenyamanannya. “Sudah nyaman kenapa harus keluar?” kata mereka. Kebanyakan orang sepenuhnya menyerah dan menerima zona nyaman, walau tahu bahwa mereka tidak mungkin tumbuh dan berkembang di zona nyaman. Ketidakberanian untuk membuat keputusan besar; ketidak beranian untuk melakukan perubahan besar; ketidakberanian untuk hidup dengan hal-hal baru yang belum dikenal, membuat mereka mudah menyerah dan membiarkan hidupnya jalan ditempat. Zona nyaman selalu menjadi tempat terakhir yang menghabisi kreativitas, bakat, potensi, dan kehebatan yang belum dieksplorasi dengan baik.~Djajendra

Semua orang sesungguhnya memiliki bakat bawaan sebagai seorang wiraniaga. Siapapun bisa menjadi penjual yang andal dan hebat, asal dia bertekad untuk melayani dengan rendah hati, dan selalu cerdas sosial dimanapun dia berada.~Djajendra

Berpikir positif tidak terbatas tentang membangun harapan dengan visi yang hebat, tetapi kemampuan diri untuk menikmati realitas hari ini dengan rasa syukur dan penuh bahagia.~Djajendra

Pemimpin besar selalu lahir dari proses yang penuh hambatan, dan dia dengan berpikir positif pasti mencapai kemenangan. Musuh-musuh pun pasti mencoba membuatnya menjadi kecil dan tak berarti, tetapi pikiran positif dan sikap optimisnya pasti menjadikannya legenda dikemudian hari. Perjalanan pemimpin besar tidak mudah, tetapi dia selalu menikmatinya dengan rendah hati.~Djajendra

Bila kehilangan sensitivitas terhadap kehidupan sosial, maka sulit berpartisipasi untuk membangun dunia yang lebih aman dan damai. Sensitivitas dengan empati dan toleransi dapat menciptakan keindahan dalam hidup. Bila sensitivitas hilang, maka diri berpotensi hidup di dalam kerumitan, sehingga tidak akan menemukan jalan keluar untuk kedamaian hidup bersama.~Djajendra

Jangan jadikan dirimu seperti ranting kecil dari sebuah pohon besar, jadikan dirimu sebagai pohon besar yang berakar kuat. Jadikan dirimu lebih kuat dan lebih hebat bersama akar-akar kehidupan yang tangguh dan unggul. ~Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENETAPKAN DAN MEMELIHARA NILAI-NILAI ETIKA PERUSAHAAN

DJAJENDRA 16 07 2014 “Etika bukan sekadar kata-kata normatif yang tersimpan di dalam sebuah panduan, tetapi sebuah perilaku yang memelihara nilai-nilai dan kewajiban, yang ada di dalam panduan menjadi pola kerja.”~Djajendra

Etika terekspresi melalui nilai-nilai yang diharuskan menjadi perilaku. Ketika perusahaan menetapkan pedoman kode etik dan etika bisnis, maka nilai-nilai dan perilaku yang diwajibkan di dalam pedoman tersebut haruslah dibiasakan dalam etos kerja dan karakter kerja.

Etika bisnis diperlukan untuk mengamankan perusahaan dalam jangka panjang. Etika bisnis yang terpelihara dan terawat dengan baik berpotensi menjaga kepercayaan stakeholders kepada perusahaan. Setiap prinsip, norma, nilai, dan kewajiban yang mengisi jiwa pedoman etika bisnis haruslah ditanamkan dan dikembangkan ke dalam hati nurani, pikiran, dan emosi.

Bisnis yang berkualitas pastinya terbentuk dari tata kelola dan kode etika bisnis yang penuh integritas. Kemauan perusahaan untuk menetapkan nilai-nilai dan standar etika bisnis, harus diikuti dengan kerja keras yang berkelanjutan, untuk menanam nilai-nilai dan semangat etika bisnis di dalam perilaku kehidupan kerja.

Orang-orang yang taat dan konsisten dengan etika bisnis, merupakan energi baik untuk menjalankan tata kelola bisnis yang sehat. Etika bisnis menjadikan setiap insan perusahaan terfokus pada kepentingan perusahaan. Semua orang pasti berada dalam satu misi tunggal, sehingga menjadi kekuatan kolaboratif untuk menghasilkan kinerja bisnis terbaik.

Setiap direktur dan komisaris perusahaan haruslah menjadi energi positif etika bisnis yang mempengaruhi pola kerja karyawan. Etika merupakan perilaku yang harus dapat dirasakan dan dinikmati kebaikannya. Etika bukan sekadar kata-kata normatif yang tersimpan di dalam sebuah panduan, tetapi sebuah perilaku yang memelihara nilai-nilai dan kewajiban yang ada di dalam panduan. Semakin hebat kepemimpinan perusahaan menjalankan etika bisnis sebagai sesuatu yang terpenting, semakin tinggi reputasi dan keberlanjutan kinerja terbaik perusahaan.

Etika bisnis merupakan benteng pertahanan perusahaan dari sisi moral dan karakter. Seperti diketahui bahwa moral dan karakter merupakan sebuah kebutuhan untuk meningkatkan dan memulihkan kepercayaan dalam bisnis. Semakin tinggi dan konsisten kualitas moral dan karakter positif sumber daya manusia, semakin tinggi tingkat kepercayaan pemangku kepentingan kepada perusahaan.

Etika bisnis haruslah dipimpin dan diterapkan di semua aspek kerja perusahaan. Nilai-nilai dan standar perusahaan haruslah menjadi kekuatan yang menciptakan konsistensi. Nilai-nilai yang menjadi perilaku sehari-hari pasti menjadi kekuatan yang menguatkan proses bisnis. Kepemimpinan yang andal selalu fokus dan memiliki target, untuk menginternalisasikan dan meningkatkan kualitas dari nilai-nilai etika perusahaan. Mereka tidak sekedar berjuang untuk kinerja keuangan dan kinerja bisnis, tetapi juga berjuang untuk kinerja moral dan karakter yang andal agar bisnis mereka selalu mendapatkan reputasi terbaik.

Menetapkan dan memelihara nilai-nilai etika perusahaan memerlukan tanggung jawab yang sepenuh hati. Setiap orang di perusahaan harus terbiasa menjalankan tata kelola perusahaan dengan energi etika bisnis. Setiap orang harus menegakan kode etik kerja dengan kesadaran penuh. Setiap orang harus terbiasa dan mengalir di dalam sistem dan proses kerja berdasarkan nilai-nilai dan keharusan etika bisnis.

Etika bisnis sangatlah penting untuk menjadikan perusahaan kuat dan terpercaya. Ketidakmauan untuk menjalankan etika bisnis hanya menjadikan perusahaan rentan dengan risiko, dan berpotensi melemahkan perjalanan perusahaan dalam mencapai visi.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERESPON HIDUP DENGAN KERJA DAN KARYA

DJAJENDRA 16 07 2014 - 1“Hari-hari pasti indah bila dijalani dengan penuh harapan dan optimisme. Hari-hari pasti menghasilkan hal-hal hebat bila diisi dengan kerja dan karya yang produktif. Hidup adalah karya dan kerja. Hidup adalah semangat yang luar biasa, untuk menghasilkan kinerja terbaik.”~Djajendra

Hidup bukan untuk sekedar dilihat dan dikeluhkan, tetapi hidup untuk dijalani dengan percaya diri dan produktif. Tidak selalu hidup berjalan sesuai niat dan harapan, tetapi harapan dan optimisme harus selalu hidup di dalam diri. Walaupun keadaan tak diinginkan hadir secara tak terduga, diri haruslah tenang dan sabar dalam menemukan solusi. Apapun mungkin terjadi di dalam hidup, tetapi sikap rendah hati dan belajar, haruslah menjadi fondasi yang menguatkan hidup yang dimiliki.

Tidak ada jaminan dan kepastian dalam hidup. Hidup mengalir dalam perubahan. Hidup selalu memerlukan pijakan yang lebih kuat. Hidup memiliki sifat tak terduga, dan mengharuskan diri untuk menemukan solusi dengan cara-cara kreatif. Miliki sikap positif untuk bereaksi secara optimis terhadap segala sesuatu yang tak jelas. Miliki harapan dan semangat yang luar biasa, lalu ciptakan pijakan baru yang lebih kuat dari sebelumnya.

Fokuskan energi dan sumber daya untuk menuntaskan misi dengan berkualitas. Fokuskan energi dan sumber daya untuk bergerak menuju visi dengan kreatif. Masa depan adalah tempat yang sedang dituju. Masa depan harusnya menjadi tempat yang lebih indah daripada hari ini. Masa depan menuju visi. Hari ini hidup berkualitas bersama misi.

Hidup selalu menghadirkan tantangan untuk dihadapi, dan fokuskan kualitas diri untuk menghadapi, lalu jadilah diri yang memenangi tantangan dengan solusi yang hebat. Jauhkan diri dari khawatir; jauhkan diri dari menyalahkan orang lain; jauhkan diri dari rasa malas dan bosan; jauhkan diri dari sikap pesimis; dan jadikan diri untuk memiliki mental pemenang yang fokus meraih kemenangan.

Hidup yang berkualitas bergerak dalam kerja dan karya. Hidup yang hebat selalu fokus untuk menemukan solusi dan keputusan yang hebat. Hidup yang hebat tidak membuang-buang waktu untuk merenungi kekurangan dan kegagalan, tetapi berpikir positif dan optimis untuk menemukan solusi terbaik.

Ketika masalah hadir, maka sesungguhnya sukses sedang mendekat. Jadi, jangan pernah menjadikan diri kehilangan semangat dan gairah hanya gara-gara kehadiran masalah dalam hidup. Tersenyumlah ketika masalah hadir, dan bersemangatlah untuk sebuah langkah baru, untuk sebuah perubahan agar Anda dapat menemukan sesuatu yang lebih hebat dari sebelumnya. Anda yang cerdas menemukan solusi dan menuntaskan masalah, pasti mendapatkan hadiah dalam wujud kesuksesan yang lebih hebat.

Jangan biarkan keraguan hidup di dalam diri. Sebab, keraguan merupakan musuh terbesar yang selalu menghadang Anda mencapai sukses. Keraguan menjadikan Anda kehilangan kepercayaan diri, dan menjadikan Anda tidak yakin bahwa Anda mampu meraih yang terbaik di sepanjang hidup. Jadi, jangan pernah berbagi ruang dengan keraguan. Yakinkan diri Anda untuk selalu jauh dari keraguan. Yakinkan diri Anda untuk tidak pernah searah dengan keraguan. Keraguan adalah musuh dalam selimut, yang pasti menenggelamkan impian dan harapan Anda ke dasar ketidakmampuan.

Hidup adalah belajar dan memberikan respon positif. Apapun realitas hidup yang sedang Anda jalani, jadikan sebagai awal untuk membantu Anda tumbuh dan berkembang bersama perubahan. Jadilah kreatif dalam menemukan cara dan solusi. Jadilah penuh semangat walau situasi sedang tidak memihak kepada Anda. Jadilah penuh optimis walau harus menghadapi situasi yang tidak Anda sukai. Hidup yang disyukuri dengan sikap bijak dan dewasa akan mengantar Anda untuk mendapatkan yang terbaik.

Miliki kebiasaan untuk merespon hidup dengan kerja dan karya. Kuatkan sikap positif, perbuatan positif, pikiran positif, dan emosi positif. Sesungguhnya tidak ada waktu untuk berpikir negatif dan kekurangan dalam hidup. Kehidupan itu sangat berlimpah-limpah dengan kebaikan dan kekayaan, sehingga siapapun yang menjalani hidupnya dengan energi positif, dia pasti diberkati sama Tuhan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PEMIMPIN ANDAL DIHASILKAN OLEH BUDAYA ORGANISASI YANG KUAT

DJAJENDRA 17 07 2014
“Setiap perbedaan bukan untuk dipermasalahkan, tetapi untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan. Setiap keragaman digunakan sebagai realitas untuk saling bersedia, saling menghormati, saling berbeda, saling belajar, saling rendah hati, saling berjiwa besar, dan saling menguatkan kepercayaan.”~Djajendra

Peran kepemimpinan sangatlah menentukan keberhasilan pencapaian kinerja terbaik. Kepemimpinan yang andal memiliki kapasitas untuk mempengaruhi, memotivasi, menguatkan loyalitas, mengartikulasikan visi dan misi, mendorong pencapaian terbaik, dan menjadi energi positif untuk keandalan organisasinya.

Kepemimpinan yang andal diciptakan dari nilai-nilai budaya organisasi dan dikuatkan langkahnya dengan sistem, prosedur, dan proses kerja yang penuh integritas dan akuntabilitas. Pemimpin andal selalu bekerja berbasis budaya, dan tidak pernah bertindak tanpa mematuhi nilai-nilai budaya ataupun perilaku utama yang disepakati di dalam budaya kerja.

Kepemimpinan yang perilakunya keluar dari budaya organisasi, dan bertindak sesuai kepentingannya, pasti kehilangan kekuatan dan arah dalam mencapai kinerja terbaik.

Sumber daya manusia hanya bisa disatukan dalam budaya organisasi yang kuat. Semakin sadar perusahaan untuk menguatkan nilai-nilai budaya organisasi dan perilaku kerja, semakin terbentuk kepercayaan yang kuat diantara insan perusahaan. Bila budaya organisasi yang kuat menjadi fondasi kerja perusahaan, maka segala kerumitan kerja pasti hilang, dan segala potensi baik akan tergali secara berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Budaya organisasi yang kuat memiliki kemampuan untuk merekrut, meningkatkan, menguatkan, mempertahankan, memberdayakan bakat dan potensi unik sumber daya manusia. Nilai-nilai budaya organisasi mampu membawa sebuah pola, perilaku, dan sikap kerja yang memberikan peluang kepada setiap individu, untuk berkarya dan berkontribusi sesuai kekuatan nilai-nilai tersebut. Jadi, tidak akan ada ketegangan di antara insan perusahaan. Semua orang di dalam perusahaan akan mengalir dan bertindak oleh energi yang dikeluarkan nilai-nilai budaya. Jadi, setiap perubahan, kecepatan, kompleksitas, dan ketidakpastian dapat diterima dan dikelola dengan sistem nilai yang kuat dari budaya organisasi.

Kepemimpinan dalam budaya organisasi yang kuat mampu menjalankan manajemen hirarkis dengan kolaborasi yang utuh. Artinya, struktur organisasi walaupun dipimpin dengan pola hirarkis, tetapi budaya organisasi mampu meleburkan semua orang dalam pola kerja yang berkolaborasi, sehingga hirarkis tidak menciptakan jarak dan tembok pemisah. Kondisi ini menciptakan pertukaran ide secara bebas, hubungan kerja yang saling menghargai dalam kemerdekaan berpendapat, loyalitas yang saling melengkapi, manajemen taktik harian untuk memenuhi misi secara berkualitas. Intinya, budaya perusahaan mengarahkan setiap orang untuk terfokus pada cara kerja berdasarkan nilai-nilai perusahaan, yang mengharuskan setiap orang selalu bersama-sama dalam kolaborasi yang produktif.

Mungkin saja orang-orang hadir di perusahaan dengan beragam nilai, perilaku, karakter, dan budaya. Tetapi, kepemimpinan berbasis budaya pasti cerdas memetakan sistem nilai yang berbeda dari insan perusahaan. Lalu, mempengaruhi setiap insan perusahaan dengan nilai-nilai perusahaan, serta mengelola setiap orang untuk membiasakan sikap dan perilaku dengan nilai-nilai budaya perusahaan.

Kepemimpinan andal berbasis budaya organisasi selalu menyatukan energi dan potensi insan perusahaan di dalam tujuan bersama. Dalam hal ini, setiap insan perusahaan wajib bekerja sepenuh hati untuk mewujudkan misi perusahaan sehari-hari; mempersiapkan hari ini untuk menuju dan mewujudkan visi dengan kinerja hebat; serta semua orang harus bersatupadu dalam kolaborasi kerja berdasarkan nilai-nilai, sistem, proses agar dapat memenuhi tujuan kerja dengan berkualitas.

Kepemimpinan yang bekerja dengan budaya organisasi yang kuat selalu menempatkan setiap insan perusahaan sebagai aset produktif. Setiap orang yang hadir haruslah menjadi energi tunggal, untuk bergerak secara bersama-sama dalam mewujudkan kinerja. Interaksi dan komunikasi kerja secara lintasi fungsional dan lintas tim dikendalikan oleh nilai-nilai budaya organisasi. Setiap perbedaan bukan untuk dipermasalahkan, tetapi untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan. Setiap keragaman digunakan sebagai realitas untuk saling bersedia, saling menghormati, saling berbeda, saling belajar, saling rendah hati, saling berjiwa besar, dan saling menguatkan kepercayaan.

Kepemimpinan andal berbasis nilai-nilai budaya organisasi bekerja secara berkelanjutan dalam jangka panjang. Tidak mungkin budaya kuat dibangun dalam semalam. Dibutuhkan waktu, kepercayaan, kesabaran, ketegasan, keterbukaan, investasi, komitmen, kerja keras, komunikasi, pertanggung jawaban, motivasi, harapan, dan keikhlasan untuk hidup dan tumbuh bersama nilai-nilai budaya perusahaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

WIRANIAGA HARUS CERDAS SOSIAL DAN CERDAS MELAYANI KEBUTUHAN KONSUMEN

DSCN1167“Semua orang sesungguhnya memiliki bakat bawaan sebagai seorang wiraniaga. Siapapun bisa menjadi penjual yang andal dan hebat, asal dia bertekad untuk melayani dengan rendah hati, dan selalu cerdas sosial dimanapun dia berada.”~Djajendra

Salesman atau wiraniaga adalah frontliner yang langsung berhadapan dengan konsumen, pembeli, dan pelanggan untuk menjual produknya. Seorang salesman yang andal mampu membawa karakter dan kepribadiannya, yang meyakinkan konsumen untuk membeli darinya.

Peran dan fungsi wiraniaga dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa membutuhkan pendidikan dan keterampilan manajemen yang hebat, ataupun tanpa membutuhkan perusahaan dan kantor yang besar. Seorang pedagang keliling adalah seorang wiraniaga. Seorang pengusaha kecil yang langsung terlibat dalam penjualan produknya, adalah seorang wiraniaga. Wiraniaga atau salesman merupakan orang yang cerdas sosial dan cerdas melayani kebutuhan konsumen dengan penuh perhatian.

Semua orang sesungguhnya memiliki bakat bawaan sebagai seorang wiraniaga. Siapapun bisa menjadi penjual yang andal dan hebat. Pekerjaan salesman bisa dilakukan oleh setiap orang, walaupun dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki. Syarat untuk menjadi salesman yang andal adalah melayani dengan sikap rendah hati, dan selalu cerdas sosial dimanapun dia berada.

Bila seorang penjual mengabaikan realitas sosial masyarakat, realitas kehidupan ekonomi sebuah masyarakat, dan realitas potensi daya beli sebuah masyarakat, maka dia akan kesulitan untuk terhubung dengan calon pembelinya. Penjual yang cerdas memetakan realitas sosial masyarakat, dan memahaminya dengan kekuatan empati, pasti mudah terhubung dengan masyarakat. Penjual yang cerdas memetakan daya beli dan potensi ekonomi masyarakat, pasti mudah melibatkan masyarakat, untuk menjadi konsumen yang rajin membeli darinya.

Di era media sosial seperti sekarang ini, terjadi perubahan perilaku berbelanja dari sebagian konsumen. Sebagian dari konsumen yang terhubung dan terbiasa dengan media sosial, memiliki potensi untuk terpengaruh pada iklan dan promosi yang disajikan melalui media sosial. Jadi, wiraniaga yang cerdas sosial pasti mudah mengalir dalam perubahan, dan pasti menyesuaikan karakter layanannya dengan realitas media sosial. Dia pasti mampu memanfaatkan peluang bisnis yang muncul dari kekuatan media sosial, lalu menciptakan model bisnis yang tepat untuk melayani konsumen melalui media sosial.

Wiraniaga yang andal memiliki etos dan kepatuhan terhadap seperangkat aturan dan nilai-nilai, untuk menjadikan dirinya mampu menyelesaikan penjualan dengan hebat. Wiraniaga yang andal adalah seorang frontliner yang penuh empati dalam menemukan prospek yang potensial dari calon pelanggan; lalu dengan cerdas memulai percakapan, pemantauan, berinteraksi, serta mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dan fakta agar dapat berhubungan secara produktif dan berkualitas dengan pembeli.

Seorang wiraniaga haruslah menguatkan karakter positif yang cerdas sosial. Sebab, seorang wiraniaga adalah pelaku sosial. Artinya, walaupun misi utama seorang wiraniaga adalah menjual dan mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya, tetapi dia adalah pribadi yang mudah mengalir dan berpengaruh secara andal di dalam realitas sosial manapun.

Wiraniaga yang andal sangat paham tentang siklus pembelian, serta mampu menyiapkan energi dan sumber daya, untuk menjual secara maksimal di saat siklus pembelian meningkat. Dia sadar bahwa penjualan tertinggi tidak terjadi setiap hari, ada siklusnya dimana penjualan sangat meningkat, dan juga menurun. Intinya, dia sangat menguasai realitas sosial pembelian oleh masyarakat, sehingga dia selalu menyiapkan fondasi bisnis yang kuat, untuk menjawab berbagai kemungkinan yang tak terduga.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENJADI FRONTLINER YANG ANDAL DAN PROFESIONAL

DMU 2014
Frontline adalah jembatan perusahaan untuk terhubung secara profesional dengan pelanggan. Frontline merupakan pembawa reputasi dan kredibilitas perusahaan untuk disampaikan kepada pelanggan. Frontline tidak hanya menjual dan memperkenalkan produk perusahaan kepada pelanggan, tetapi juga menjadi duta perusahaan untuk memperkenalkan kebaikan dan keunggulan perusahaan kepada pelanggan.

Setiap individu yang bertugas di frontline wajib mengelola dan mengawasi diri untuk memperkuat pelaksanaan tanggung jawab di pelayanan. Rasa tanggung jawab dan kemampuan untuk mempertanggung jawabkan pelayanan berkualitas, merupakan bagian yang menentukan kredibilitas dan reputasi perusahaan. Kemampuan untuk memberikan respon cepat; kesadaran untuk menguatkan fungsi dan peran pelayanan di garis paling depan, haruslah dilakukan dengan cara-cara yang baik dan profesional.

Setiap pelanggan merupakan bagian yang paling penting dalam bisnis perusahaan. Perasaan bergantung pada pelanggan haruslah lebih kuat dibandingkan perasaan pelanggan yang tergantung pada kebaikan frontline. Harus ada kesadaran yang kuat dalam jiwa para frontliner, untuk memberikan perhatian dan pelayanan sepenuh hati kepada pelanggan.

Dalam bisnis, pelanggan adalah tujuan yang paling penting. Siapapun yang ingin menjual lebih banyak dan ingin menguasai pangsa pasar, maka harus mampu menjadikan pelanggan sebagai tujuan terpenting. Intinya, pelanggan harus dijadikan sebagai bagian utama dari bisnis perusahaan, dan tidak boleh menempatkan pelanggan sebagai orang luar perusahaan, tetapi menjadikan pelanggan sebagai bagian inti perusahaan yang sangat menentukan kesuksesan .

Para frontliner haruslah dapat menikmati kehadiran pelanggan dengan sukacita. Sikap dan perilaku yang mendukung pelanggan dengan memberikan pelayanan terbaik, merupakan awal yang baik untuk menyenangkan hati pelanggan. Jiwa baik frontline harus terhubung secara manusiawi dengan pelanggan. Dan, jangan hanya sekedar menjadikan pelanggan sebagai alat untuk mendapatkan uang sebanyak mungkin, tetapi yakinkan diri Anda bahwa pelanggan adalah manusia dengan perasaan yang penuh harapan. Oleh karena itu, Anda harus memperkuat empati dan sikap baik agar dapat memperlakukan pelanggan dengan sopan dan penuh kasih, lalu memenuhi harapan dan kebutuhan mereka dengan berkualitas.

Pelanggan pasti datang kepada frontline dengan kebutuhan, harapan, dan keinginan yang terbaik untuk mereka. Dan, ini merupakan tugas suci dari frontline untuk menjawab pelanggan dengan profesional dan sikap baik. Layani dan berikan pelanggan perhatian dengan sopan dan profesional. Ingat, pelanggan merupakan penentu kehidupan bisnis perusahaan. Setiap penghasilan yang Anda terima dari perusahaan merupakan nilai tambah yang diberikan oleh pelanggan kepada perusahaan. Tanpa nilai tambah dan kontribusi dari pelanggan kepada perusahaan, maka perusahaan pasti tidak mampu membayar gaji dan biaya operasional lainnya. Intinya, pelanggan adalah energi yang membuat perusahaan tetap hidup dan tumbuh berkembang.

Pelanggan adalah aset bisnis yang menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Pelanggan membayar semua gaji dan bonus karyawan. Pelanggan yang menciptakan pertumbuhan, keuntungan, dan ekspansi perusahaan. Pelanggan yang menyediakan lapangan kerja, sehingga perusahaan dapat menyerap sebanyak mungkin pekerja untuk bekerja di perusahaan. Bila pelanggan pergi, maka perusahaan bisa menghadapi krisis yang merugikan. Bila pelanggan dilayani dengan baik, maka pelanggan akan memberitahu kepada orang-orang di sekitarnya untuk membeli produk yang Anda jual. Jika Anda tidak melayani pelanggan dengan baik, maka pelanggan pasti mengeluh dan akan menceritakan kepada orang-orang di sekitarnya tentang buruknya pelayanan Anda, sehingga perusahaan Anda akan kesulitan untuk mendapatkan pelanggan baru.

Frontline yang tidak mampu memberikan pelayanan baik pasti menciptakan perasaan tidak puas kepada pelanggan. Akibatnya, pelanggan akan pergi, merasa layanan yang diberikan buruk, dan menganggap perusahaan tidak berkualitas.

Frontline yang andal selalu memberikan kualitas terbaik kepada pelanggan. Frontline yang andal selalu memberikan pelayanan yang ramah, sopan, tepat waktu, akurasi yang tinggi, jujur, cepat, efisien, dan penuh kualitas.

Frontline yang baik selalu melayani pelanggan sesuai dengan misi perusahaan, dan mampu menjalankan bisnis perusahaan dengan penuh integritas dan akuntabilitas. Dalam hal ini, frontline menyiapkan kemampuan untuk menyediakan layanan atau produk dengan cara yang telah dijanjikan. Termasuk memperlakukan pelanggan dengan hormat, individualitas, dan perhatian pribadi yang tinggi.

Frontline yang baik selalu menganggap pelanggan sebagai tamu kehormatan. Memahami kebutuhan pelanggan dengan sepenuh hati. Menjelaskan produk dan manfaatnya secara detail dan profesional. Menerima saran dan ide-ide tambahan dari pelanggan, serta selalu berterima kasih kepada pelanggan.

Frontline yang baik selalu sadar bahwa pelayanan yang berkualitas, adalah yang memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan.
Frontline yang baik selalu peduli pada harapan pelanggan, dan memfokuskan energi untuk memuaskan kebutuhan pelanggan. Frontline yang baik selalu bereaksi secara positif, serta menciptakan kegembiraan dalam setiap pelayanan. Frontline yang baik selalu konsisten dalam memberikan pelayanan yang menyenangkan dan yang memenuhi harapan pelanggan.

Frontline yang baik selalu menghormati dan menangani keluhan pelanggan. Mereka pasti menghargai atau menerima dengan ikhlas semua keluhan pelanggan. Mereka pasti meminta maaf untuk kesalahan dan ketidaknyamanan pelanggan. Mereka pasti mendengarkan dan memberikan solusi. Mereka pasti memperhatikan kebutuhan pelanggan dengan empati dan keputusan yang tepat.

Frontline yang andal sangat cerdas menghadapi pelanggan yang marah atau kecewa. Mereka akan memetakan kesalahan pelayanan dan segera memperbaikinya. Mereka akan membiarkan pelanggan berbicara sampai selesai, dan tidak akan memotong pembicaraan pelanggan. Mereka bersikap tegas, pasti, sopan, jelas, dan membantu memudahkan kebutuhan pelanggan.

Frontline yang andal sangat tegas dan jelas dalam menghadapi pelanggan yang menuntut. Kadang-kadang, walaupun pelayanan sudah baik dan dilayani sesuai janji, tetapi ada juga pelanggan yang ingin lebih dari yang perusahaan tawarkan. Artinya, mereka berharap lebih dan tidak puas dengan pelayanan yang diberikan. Dalam hal ini, seorang frontliner yang andal pasti bersikap tegas namun sopan. Tetap menjadi profesional dengan sikap yang bijak. Dan tetap memberikan solusi walau tidak mungkin memenuhi rasa tidak puas tersebut. Intinya, apapun sikap pelanggan, frontliner tetap memberikan perhatian dengan sikap baik dan penuh empati.

Karakter layanan dari frontliner yang andal adalah selalu tersenyum; tampil rapi dan bersih; menyapa pelanggan dengan kata-kata positif; melakukan kontak mata ketika sedang berbicara dengan pelanggan; menjadi pendengar yang baik dan menunjukkan minat terhadap pikiran, kata-kata, perasaan, dan harapan pelanggan; selalu mengidentifikasi dan mengantisipasi kebutuhan pelanggan; membuat pelanggan merasa penting dan dihargai; meminta maaf ketika sesuatu berjalan salah; selalu menggunakan bahasa verbal dan non verbal yang santun dan positif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com