MORAL ADALAH ATURAN YANG BERSUMBER DARI HATI NURANI

DJ12345Moral adalah aturan yang bersumber dari hati nurani untuk membimbing perilaku dan cara berpikir. Meningkatkan kualitas moral dimulai dari kesadaran untuk menanamkan nilai-nilai positif ke dalam diri. Ketika dalam hati nurani terisi nilai-nilai negatif yang tidak mampu membedakan antara benar dan salah, maka diri akan menjadi pencipta bencana, yang setiap saat dapat memutarbalikkan benar menjadi salah atau salah menjadi benar. Nilai-nilai positif akan menciptakan keunggulan moral baik. Dan hasilnya, diri dengan moral baik akan menjalankan etika dan integritas pribadi dengan sepenuh hati.

Memiliki hati nurani yang mampu membedakan benar dan salah melalui empati, akan menjadikan diri sebagai sumber energi positif untuk melayani kehidupan sosial yang penuh dinamika. Hati nurani adalah penghasil moral, dan saat hati nurani diisi dengan hal-hal dan nilai-nilai positif, maka hati nurani akan menghasilkan kualitas moral yang cerdas untuk memutuskan apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, apa yang tidak benar, apa yang adil, apa yang tidak adil, apa yang manusiawi, dan apa yang tidak manusiawi. Pada akhirnya, kualitas moral yang baik akan memiliki empati dan toleransi dalam melayani kehidupan yang beragam.

Kualitas moral yang baik akan menghasilkan kehidupan terbaik. Kualitas kehidupan terbaik dihasilkan dari kreatifitas dalam aturan moral yang baik. Jadi, diri seperti berlari di alam bebas untuk menemukan tujuan akhir yang telah direncanakan, bukan seperti berlari di atas treadmill, dan hanya terus-menerus berlari dengan rajin, sebatas jarak dan ukuran dari treadmill. Maksudnya, kualitas kehidupan terbaik tercipta dari akal dan emosi yang kreatif dalam memanfaatkan potensi tak terbatas dari kehidupan. Dan semua itu tetap terikat dalam kualitas moral yang mengekspresikan diri untuk kemanusiaan, toleransi, cinta, kepedulian, dan akal baik.

Tumbuhkan diri dengan akal baik. Semua yang terbaik dalam hidup dihasilkan dari cara menggunakan akal baik untuk mengundang kebaikan ke dalam hidup. Kecerdasan visi untuk bergerak ke arah yang dipahami akan membuat diri menikmati hidup. Hidup adalah perjalanan untuk memperluas kesadaran diri, agar diri dapat memahami keberadaan dirinya dalam kehidupan ini. Dan kesadaran diri yang baik tercipta dari kesadaran hati nurani untuk memperkuat nilai-nilai kehidupan baik ke dalam dirinya.

Tidak ada seorang pun yang dapat mengontrol setiap hal yang masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Namun, diri dapat melakukan upaya dengan membangun tentara kesadaran diri, untuk berpatroli mengawasi lingkungan mentalnya dari sabotase oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Diri memiliki kekuatan untuk menerima atau menolak setiap hal yang masuk ke dalam pikirannya. Dan untuk itu, diri harus sangat sadar bersama integritas pribadi yang kuat, dan tak tergoyakan oleh hal apa pun. Diri harus memiliki tanggung jawab secara sadar, untuk mengubah hal-hal yang tidak sesuai dengan kualitas moral yang diinginkan.

Manusia tidaklah sempurna, dan oleh karenanya, manusia harus belajar seumur hidup dari sumber positif manapun, dalam kesadaran diri yang tinggi, untuk menyempurnakan dirinya. Jadilah pembelajar setiap hari untuk membuat diri terdalam menjadi semakin positif dan kuat, dan tak mudah goya atau gentar oleh hal negatif apa pun. Pastikan diri telah memiliki nilai-nilai kehidupan yang diinginkan untuk membuat hidupnya sesuai dengan kualitas moral yang diinginkan. Setiap hari tegaskan nilai-nilai pilihan ke dalam diri. Hidup adalah sebuah perjalanan untuk dinikmati dan disyukuri dalam hati dan pikiran, yang selalu berterima kasih kepada realitas Tuhan, dan selalu menjadi pribadi yang tidak masuk dalam permainan celaan dan pujian, tapi masuk dalam permainan untuk merasa bahagia dengan semua situasi dan kondisi. Dan semua ini dapat dihasilkan dari hati nurani yang cerdas menghasilkan moral berkualitas tinggi, untuk menghargai diri sendiri dan orang lain dengan energi cinta.

“Aku selalu mengatakan apa yang aku pikirkan, tapi tak merasa butuh terlibat dalam masalah. Aku tak tertarik membuat konflik atau masalah. Aku merasa tak perlu membicarakan keburukan orang lain dan aku benar-benar tak tahu. Aku lebih suka menghormati orang lain.” ~ Lionel Messi, Bintang Barcelona (Sumber, Kompas.com)

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com