JANGAN BIASAKAN DIRI ASLI ANDA NGOTOT DALAM EGO KEPRIBADIAN YANG KAKU

“Menjadi Diri Sendiri Akan Menciptakan Identitas Diri Yang Dominan Untuk Memperkuat Integritas Pribadi Dalam Ego Diri. Menjadi Diri Sendiri Dengan Kecerdasan Dan Kesadaran Sosial Akan Menciptakan Integritas Pribadi Yang Diterima Oleh Semua Kepentingan.” ~ Djajendra

Menjadi diri sendiri berarti mampu berkepribadian atas nilai, keyakinan, persepsi, motivasi dan semangat, yang terlepas dari pengaruh kehidupan siapa pun atau apa pun, kecuali oleh kesadaran diri sendiri untuk menjadi seperti yang diinginkan.

Ketika Anda menjadi jujur ​​dengan diri sendiri dan dengan orang lain, untuk berkomitmen dalam sikap dan perilaku yang bertanggung jawab menjalankan nilai-nilai kehidupan yang Anda pilih; maka nilai-nilai Anda akan membentuk integritas pribadi, untuk membuat Anda tampil asli, sesuai jati diri Anda yang jujur ​​pada apa yang Anda anggap benar.

Menjadi diri yang otentik memiliki banyak tantangan. Kadang-kadang, Anda harus berhadapan dengan berbagai kepentingan kehidupan orang lain. Ketika Anda berprinsip dan bersikap jujur ​​pada apa yang Anda yakini benar, sedangkan orang lain memiliki keyakinan yang berbeda dengan Anda, tapi memiliki kepentingan yang sangat kuat terhadap hal yang Anda anggap tidak layak atau tidak benar; maka Anda berpotensi terlibat dalam konflik yang melawan kepentingan orang lain. Oleh karena itu, menjadi diri yang asli atau otentik harus memiliki kesadaran dan kecerdasan sosial, juga memahami politik kepentingan. Pastikan diri Anda yang asli tidak terperangkap dalam ego yang kaku, tapi mampu membuka diri untuk tidak menyakiti diri sendiri dan orang lain.

Bila diri asli Anda selalu ngotot dalam ego kepribadian yang kaku, maka Anda berpotensi kehilangan peluang untuk harus menerima realitas kehidupan, yang sering kali tidak memiliki banyak pilihan. Kecuali, Anda membuka diri dengan jiwa besar dalam kerendahanhati untuk menerima realitas yang ada, dan menyesuaikan diri dengan realitas, tanpa pernah mengkhianati nilai-nilai dan keyakinan diri sendiri.

Jujur ​​pada diri sendiri bukan berarti harus menghambat diri untuk menghormati kepercayaan, keyakinan, penilaian, dan keputusan orang lain. Bila Anda jujur menghargai nilai-nilai dan keyakinan orang lain, maka diri asli Anda juga akan dihargai dan dihormati oleh orang lain.

Bila Anda otentik dan memiliki integritas pribadi, untuk tidak ragu melakukan hal-hal yang Anda anggap benar, tanpa pernah melanggar norma dan etika kehidupan sosial; maka apa yang Anda lakukan dapat menyelaraskan energinya dengan realitas kehidupan sosial.

Jadilah otentik dengan diri sendiri, dan mainkan peran hidup dengan berlandaskan realitas, tanpa pernah kehilangan kepercayaan diri, untuk membuat keputusan yang tepat sesuai dengan hati nurani dan pengetahuan Anda. Ketika Anda bersikap tulus dan melakukan hal yang benar, Anda akan lebih percaya diri dan lebih berharga diri dalam realitas kehidupan yang Anda jalani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com


by

Tags:

Discover more from MOTIVASI DJAJENDRA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading