TAK TERPENGARUH CELAAN

“Dirimu dicela, digosipkan, dan diceritakan yang buruk-buruk.”“Baguskan?”

“Bagus? Apakah kau tidak marah mendengarkannya?”

“Marah? Marah itu emosi negatif yang bisa membuat diriku tidak damai.”

“Apakah kau hanya mau berdiam diri untuk semua berita buruk tentang dirimu?”

“Aku sudah berlatih mencerdaskan emosiku. Jadi, diam dan menerima celaan dengan jiwa besar adalah perbuatan yang sangat mulia.”

“Kau sudah tidak waras, orang-orang itu sudah menghinamu dan memburuk-burukkanmu, kau masih berbicara tentang jiwa besar dan perbuatan mulia. Ayo, kita tanyakan kepada mereka, maksud mereka menjelek-jelekanmu.”

“Sudahlah, aku tidak suka tanya-tanya, apalagi tentang hal-hal negatif seperti itu.”

“Jadi kau mau namamu tercemar oleh cerita-cerita buruk tentang dirimu?”

“ Percayalah, namaku tidak akan tercemar. Aku tidak berbuat apa-apa untuk dijelek-jelekan. Kalau ada orang-orang yang ingin menjelek-jelekan aku untuk kepuasan dan kebahagiaan diri mereka, ya sudahlah, aku ikhlas.”

“Kau tidak mengerti, berita buruk tentang dirimu sudah tersebar ke mana-mana. Orang-orang beranggapan berita buruk tentang dirimu itu benar.”

“Biarkan mereka semua berpikir negatif tentang diriku. Aku tidak mau kehidupanku diganggu oleh hal-hal kecil seperti itu. Aku memiliki etika dan integritas sebagai sahabat yang mengiringi perjalanan hidupku. Jadi, kenapa aku harus bersikap reaktif?”

“Kau terlalu percaya diri. Boleh sih percaya diri, tapi jangan berlebihan seperti itu. Sebaiknya, kau tanyakan dan beri penjelasan kepada orang-orang tentang ketidakbenaran berita buruk tentang dirimu itu.”

“Akukan yang diberitakan buruk-buruk, kenapa kau yang seperti kebakaran jenggot? Aku tidak apa-apa dengan semua berita buruk itu, dan tidak perlu memberikan penjelasan kepada siapapun. Aku masih dijalanku bersama integritas pribadiku, dan telah kuberikan pagar etika kehidupan sosial. Jadi, semua itu hanya berita sampah, biarkan saja.”

“Capek deh bicara sama kamu.”

DJAJENDRA

PEKERJAAN UNTUK KESENANGAN

“Saya Tidak Pernah Menjalani Satu Hari Kerja Selama Hidup. Semuanya Hanya Bersenang-Senang.” – Thomas Alva Edison

Mengapa ada orang yang merasa bahwa pekerjaan adalah beban, bukan sebagai permainan yang menyenangkan? Padahal, untuk meraih sukses dan sekaligus merasa bahagia, seseorang harus merasa senang dengan pekerjaannya.

Thomas Alva Edison yang luar biasa itu berkata bahwa dia tidak pernah menjalani satu hari kerja selama hidup, dia hanya bersenang-senang dengan pekerjaannya. Artinya, untuk sukses seperti Thomas Alva Edison,  kita semua harus menikmati setiap proses kerja dengan perasaan senang dan bahagia.

Saya pribadi berlatih terus-menerus hingga hari ini untuk menjalankan filosofi kerja Thomas Alva Edison. Hasilnya, dari hari ke hari, dan dari waktu ke waktu, saya merasa sudah tidak bekerja lagi, tapi hanya bersenang-senang dengan sesuatu yang saya kerjakan setiap hari.

Pekerjaan adalah aktifitas nilai tambah yang terus menerus harus tumbuh, dan berkembang sesuai kreatifitas untuk menciptakan inovasi baru. Dan semua ini, hanya dapat terjadi, bila kita memiliki kesadaran diri untuk mengelola etos kerja dengan penuh disiplin, melalui dedikasi diri untuk tujuan dari pekerjaan kita.

Pekerjaan harus dikerjakan melalui kompetensi dan kualitas diri yang fokus kepada hasil akhir yang diinginkan. Untuk itu, pekerjaan harus dikerjakan melalui rencana, strategi, riset, prioritas,  imajinasi, etika, sikap, dan motivasi yang luar biasa untuk hasil akhir yang cemerlang.

Pekerjaan juga harus dikerjakan melalui visi yang jelas. Bila visi tidak jelas, maka Anda pasti akan sulit memahami setiap proses kerja dengan baik. Akibatnya, Anda akan kesulitan ataupun merasa sangat kerepotan untuk mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan fokus yang terarah pada hasil akhir yang diinginkan.

Kehidupan yang baik dalam keunggulan kesejahteraan hidup, memerlukan pekerjaan yang menyenangkan dan yang menghasilkan nilai tambah tertinggi. Oleh karena itu, mulai sekarang, pelajari filosofi kerja Thomas Alva Edison, dan pahami filosofi itu melalui kesadaran diri Anda. Selanjutnya, lihatlah, keajaiban akan hadir, untuk membuat hidup Anda bersama rutinitas pekerjaan Anda, selalu dalam perasaan senang dan nyaman.

DJAJENDRA