KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN

“Memfokuskan Sumber Daya Yang Terbatas Pada Hal-Hal Terpenting Untuk Pelayanan Sempurna, Akan Menjadikan Perusahaan Luar Biasa Dalam Memberikan Pelayanan Sempurna.” – Djajendra

Beberapa hari yang lalu, saya diundang  ke sebuah perusahaan untuk memberikan pelatihan service excellence, untuk semua karyawan di front liner dan back office, yang berjumlah sekitar lima puluh orang. Pemilik perusahaan sangat menyadari bahwa perusahaannya memiliki sumber daya manusia yang sangat terbatas untuk menangani semua harapan pelanggan. Tapi, dia sangat berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan pelanggan melalui keterbatasan sumber daya yang dia miliki. Dia mau saya mengajarkan kepada semua karyawannya tentang cara bekerja secara bergotong-royong melalui etos kerja kolaborasi yang solid untuk memenuhi kepuasan pelanggan.

Hal yang paling saya sukai dari pemilik perusahaan ini adalah tanggung jawab dia untuk bekerja total, buat melayani dan menangani, semua harapan dan kebutuhan pelanggannya secara sepenuh hati dan ikhlas. Walaupun dia hanya memiliki jumlah karyawan lima puluh orang, tapi dia sangat cerdas dan efektif menggunakan sumber daya yang terbatas tersebut untuk melakukan yang paling baik buat para pelanggan.

Ide dan pemikirannya tentang cara memberikan pelayanan sempurna melalui sumber daya terbatas, membuat saya mendapatkan banyak inspirasi dari dirinya, sehingga saat saya menulis materi untuk presentasi pelatihan, saya mendapatkan ide pemikiran awal yang sempurna dari pemilik perusahaan tersebut.

Pelayanan sempurna dengan sumber daya yang terbatas  dimulai dari menjaga dan merawat kesempurnaan standar mengoperasikan call center; kesempurnaan untuk menjalankan standar pelayanan yang ditetapkan; kesempurnaan kepribadian ke lima puluh karyawan tersebut melalui kolaborasi pelayanan yang ikhlas, etis, dan berkinerja.

Pemilik perusahaan, setiap hari, dia menjadi motivator yang memberikan semangat, gairah, contoh integritas dan keteladanannya untuk memberikan pelayanan pelanggan yang terfokus kepada kepuasan dan loyalitas pelanggan. Mungkin karena sumber daya manusia perusahaannya terbatas, sehingga dia langsung terlibat dalam operasional sehari-hari, dan memimpin pasukannya yang berjumlah lima puluh orang tersebut, agar dapat memberikan yang terbaik untuk pelanggan.

Walaupun secara formal perusahaan tersebut menjalankan struktur organisasi secara struktural dan fungsional. Tapi, khusus dalam memberikan pelayanan, perusahaan menanamkan etos kerja berdasarkan cara kerja organisasi matrix dalam sebuah kolaborasi kerja yang sempurna untuk pelayanan sempurna. Di mana, setiap karyawan yang berjumlah lima puluh orang tersebut harus bertanggung jawab dan bekerja untuk melayani pelanggannya secara sempurna melalui fungsinya masing-masing.

Pemilik perusahaan sangat sadar untuk secara periodik, membekali setiap karyawan dengan pengetahuan teknis untuk memberikan pelayanan sempurna; pengetahuan tentang kepribadian untuk menjadi pribadi yang sopan, ramah, baik hati, sabar, tegar, suka menolong, etis, dan cepat melayani; pengetahuan teknis tentang cara berkomunikasi melalui tata bahasa yang baik, serta pengetahuan untuk bertanya dan menjawab telepon.

Baru kali ini, saya menemukan seorang pemilik perusahaan yang sekaligus pemimpin, walau perusahaan dia tidak besar, tapi profesionalisme dia dalam menjalankan perusahaannya itu sangat mengagumkan. Saya benar-benar mendapatkan pengalaman tentang integritas pemimpin dan karyawan untuk memberikan kepuasan kepada kebutuhan pelanggan,  dan kesiapan untuk menerima loyalitas pelanggan dengan cara-cara yang luar biasa.

Kunci sukses perusahaan ini adalah memfokuskan sumber daya manusia yang terbatas pada hal-hal yang benar-benar penting melalui integritas dan komitmen yang kuat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERLUKAH MENGABAIKAN KRITIKAN YANG MENYAKITKAN HATI?

Seorang teman bertanya tentang Perlukah dirinya mengabaikan kritikan pedas yang cendrung menyakitkan hatinya.

Saya katakan, coba belajar sesuatu dari kritikan yang menyakitkan itu. Bila kau mengabaikannya, maka kau kehilangan ilmu pengetahuan yang mungkin terselip melalui kritikan itu, untuk membuat dirimu menjadi lebih luar biasa.

Paling mudah, ya, tutup mata dan tutup telinga. Lalu, masa bodoh dengan apa kata orang.

Tetapi, bila kau mengabaikan tanpa belajar sesuatu dari kritikan itu, kau akan kehilangan sebuah peluang untuk melakukan perubahan di dalam perilaku dirimu.

Siapkan jiwa besar melalui emosional yang cerdas, untuk mempelajari makna dibalik kritikan yang menyakitkan hati itu.

Nah, mana tahu, ya. Mungkin saja, ada sebuah rahasia yang luar biasa untuk membuat diri mu lebih sadar setelah memahami maksud dari kritikan tersebut.

Menurut saya, lebih baik kau mendapatkan beberapa kritikan daripada jutaan pujian, yang mungkin membuat kau kehilangan kesadaran karena mabuk pujian.

Kalau kritikan itu, seperti meminum air rebusan daun sambiloto, bahasa medisnya Andrographis paniculata Ness. Mau tahu rasanya? Cobalah diminum! Nanti kau tahu rasanya seperti apa. Tapi, air rebusan daun sambiloto adalah obat dengan berbagai khasiat yang menyembuhkan banyak penyakit. Termasuk, membuat kita selalu sadar dengan rasanya.

Nah, Begitulah yang saya katakan kepada temanku untuk mau menerima kritikan dengan penuh kesadaran. Temanku senang mendengarkan saranku, bagaimana dengan Anda?

DJAJENDRA

MAU BEBAS DARI KEKURANGAN

“Aku ingin mandiri secara finansial, aku mau bebas dari kekurangan.” Teriak seorang teman.

Setelah teriakannya diam. Lalu, aku bertanya kepadanya.” Apakah mungkin kau bisa menjadi mandiri secara finansial?”

“Lucu pertanyaan mu, pasti bisa! Kalau jumlah uang yang ku inginkan terkumpul, aku pasti bebas dari kekurangan, dan pasti mandiri secara finansial.” Katanya penuh semangat

“Emmmhh, begitukah.” Kata aku sambil tersenyum.

“Yah lah, tidak diragukan lagi. Uang yang banyak pasti akan membebaskan diriku dari kekurangan.” Kata dia dengan penuh percaya diri.

“Uang tidak pernah akan cukup untuk membebaskan seseorang dari kekurangan selama dirinya masih serakah dengan uang.” Kata aku kepadanya.

“Maksudmu apa, kau mau bilang aku serakah?”

“Oh, tidak! Aku hanya ingin bilang bahwa selama kau merasa hanya uang yang dapat membebaskan dirimu dari kekurangan, maka selama itu dirimu akan kekurangan uang.” Kata aku kepadanya.

“Aku tidak dapat memahami kata-kata mu.” Kata dia dengan wajah sedikit marah.

“Oh, begitu ya! Hanya ada satu kesalahan yang membuat orang selalu kekurangan uang; yaitu: tidak memiliki kesadaran untuk merasa tidak kekurangan dengan jumlah uang berapa pun.” Kata aku sambil tersenyum dan pamit kepadanya.

DJAJENDRA

MUDAH REZEKI

Seorang sahabat bertanya tentang kiat mendapatkan rezeki dengan cara yang paling mudah. Saya tersenyum dengan pertanyaannya. Sebab, saya tahu semua rezeki pasti sangat mudah untuk didapatkan. Dan, tidak pernah ada kesulitan untuk memancing rezeki. Sebab, rezeki itu seperti ikan-ikan yang mudah dipancing di lautan yang kaya dengan ikan-ikan nya.

Tapi, mengapa sahabatku ini sangat galau hatinya tentang mendapatkan rezeki. Bukankah Tuhan telah menyiapkan rezeki untuk setiap ciptaannya. Jadi, mengapa harus takut dan khawatir tentang cara mendapatkan rezeki?

Rezeki seperti ikan-ikan di lautan. Kalau kita mau mendapatkannya, kita harus menyiapkan peralatan dan pengetahuan yang tepat untuk mendapatkan ikan-ikan sesuai kebutuhan yang kita inginkan.

Bila kita tidak pernah menyiapkan diri kita dengan peralatan dan kemampuan untuk memancing ikan dengan benar, maka diri kita tidak akan pernah pantas untuk mendapatkan ikan dengan mudah.

Mudah rezeki didapatkan saat diri kita mau bekerja keras melalui kecerdasan diri yang komplit. Artinya, diri kita cerdas intelektual, cerdas emosional, cerdas spiritual, cerdas keterampilan, dan cerdas kepribadian. Bila diri kita cerdas, kita selalu akan berada dalam kesadaran bahwa semua rezeki itu sangat mudah untuk kita dapatkan.

Saya sampaikan kepada sahabat saya bahwa kiat untuk mudah mendapatkan rezeki, adalah dengan memantaskan dan mencerdaskan dirinya, agar dirinya dapat memiliki ilmu untuk menjadi mudah rezeki.

Saya juga menitipkan pesan kepada sahabatku untuk meyakinkan dirinya, bahwa Tuhan adalah Maha Pengasih dan sangat baik, untuk mempermudah rezeki setiap ciptaannya dengan cara-cara yang luar biasa.

DJAJENDRA

SUDAHKAH ANDA MEMILIKI KEPRIBADIAN YANG TEGAS?

“Dalam Diri Anda Yang Tegas Dan Bijaksana Akan Muncul Kekuatan Kepribadian Yang Tak Mudah Terpengaruh Kepada Pujian, Celaan, Atau Pun Tak Akan Gentar Kepada Kekuatan Yang Menakutkan.” – Djajendra

Tegas berarti tidak lemah. Bila diri Anda masih belum menjadi pribadi yang tegas, cobalah belajar untuk menjadi tidak lemah. Tegaskan sikap melalui karakter diri yang tenang dan berkeputusan.

Tegas berarti tidak ragu. Jika dirimu masih suka ragu dalam menghadapi ketidakpastian, cobalah belajar untuk menjadi tidak ragu. Tegaskan perilaku melalui kepastian yang membuat semua orang merasa tenang bersama Anda.

Anda yang lemah dan peragu, pasti selalu akan terombang –ambing dalam kehidupan, tanpa memiliki keberanian untuk membuat keputusan yang berani. Dan, orang-orang akan melihat kepribadian Anda ini sebagai kelemahan diri Anda dalam memahami hidup.

Anda yang lemah dan ragu untuk memiliki empati, akan kehilangan jiwa untuk mencurahkan kepedulian kepada orang lain. Akibatnya, orang-orang akan menganggap Anda sebagai pribadi yang tidak memiliki kepedulian dan jiwa pengasih dalam hidup.

Anda yang mudah diperdaya oleh emosi kasihan, tanpa memiliki ketegasan dalam kepribadian Anda yang lemah; hanya akan membuat Anda terlihat sebagai orang yang mudah untuk dimanfaatkan buat kepentingan mereka-mereka yang suka memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi mereka.

Jadilah tegas, jadilah kokoh, timbulkan wibawa dan karisma; lalu, peliharalah sifat dan karakter yang berempati melalui kecerdasan emosional, untuk tidak terperdaya kepada orang-orang yang suka memperdaya orang lain.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SUDAHKAH MANAJEMEN MENJADI MILIK SEMUA STAKEHOLDER MELALUI TATA KELOLA YANG BERKEADILAN?

“Kepentingan Bisnis Adalah Untuk Mendapatkan Keuntungan Maksimal Dengan Cara Meminimalkan Semua Rintangan.” – Djajendra

“CEO Terhebat Adalah Yang Mampu Memiliki Pengaruh Kuat Untuk Meyakinkan Pemilik Saham Mayoritas, Agar Menjalankan Gaya Manajemen Untuk Keuntungan Semua Stakeholder.” – Djajendra

Manajemen adalah sebuah kekuatan yang sangat menentukan perilaku kerja sebuah perusahaan. Bila manajemen menjalankan kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki melalui tata kelola yang berkeadilan untuk setiap kepentingan stakeholder, maka manajemen pasti akan menerapkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai good corporate governance secara sempurna.

Manajemen selalu membangun kekuatan kepemimpinan dari level supervisor sampai dengan level top manajer. Di semua level ini, manajemen akan bergerak melalui kekuatan fungsional dan struktural. Melalui posisi, jabatan, status, prestise, dan kekuasaan; seorang Chief Executive Officer (CEO) akan menjadi pemain kunci yang menentukan semua kekuatan manajemen dari semua level untuk menjadi lebih berkeadilan dihadapan semua stakeholder.

Bila CEO membawa kepemimpinannya hanya untuk mengabdi kepada satu kekuatan stakeholder, maka kepemimpinannya pasti tidak akan mampu menjalankan tata kelola manajemen sesuai dengan semangat dari good corporate governance. CEO adalah sebuah kekuatan yang sangat mempengaruhi perjalanan perusahaan. Dan biasanya, kekuatan dan kekuasaan CEO akan dikendalikan oleh kepentingan para shareholder mayoritas. Kondisi ini, biasanya, menjadikan pengaruh dan kekuatan CEO untuk menjalankan good corporate governance dengan benar berpotensi menjadi tidak efektif.

Manajemen akan memiliki kekuatan untuk berkarya buat semua stakeholder, saat setiap stakeholder mau secara ikhlas untuk tidak mempengaruhi manajemen buat membela kepentingan masing-masing pihak. Persoalannya, kepentingan bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan maksimal dengan cara meminimalkan semua rintangan. Dalam hal ini, semua stakeholder biasanya akan memiliki kepentingan-kepentingan yang saling bertentangan. Oleh karenanya, CEO dan tim manajemen harus memilih, kalau tidak ingin tersingkir dari kekuasaan dan kekuatan pemilik saham mayoritas.

RUPS sebagai pusat kekuatan tertinggi di dalam sebuah perusahaan. Memiliki otoritas untuk mengganti semua orang di dalam manajemen. Biasanya, bila orang-orang dalam manajemen mencoba menghalang-halangi kepentingan pemilik saham mayoritas; maka melalui RUPS, para penghalang itu pasti akan disingkirkan.

Walaupun CEO dan tim manajemen memiliki kewajiban hukum dan kewajiban etis untuk melindungi semua kepentingan stakeholder sesuai prinsip-prinsip dan nilai-nilai good corporate governance, tapi tetaplah kekuasaan tertinggi sebuah perusahaan berada ditangan RUPS. Dan, suara di dalam RUPS pastinya dikuasai oleh pemegang saham mayoritas.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENGELOLA RASA PERCAYA DIRI ANAK BUAH

Seorang manajer sedang marah memikirkan anak buahnya yang miskin rasa percaya diri.

“Berapa lama lagi sebelum aku kehilangan rasa sabarku, aku dapat bertahan dengan  staf-staf yang rendah diri?” Bisik manajer dalam hati.

Beberapa saat kemudian seorang staf masuk ke ruang manajer, dan melihat wajah manajernya sedang murka. Lalu, dia pun bertanya.” Pak, bapak kelihatan marah?”

“Marah? Aku tidak sedang marah, aku sedang memikirkan cara meningkatkan rasa percaya diri kalian semua, tahu!” Bentak manajer dengan suara marah kepada stafnya.

“Heran, ni bos sudah gila kali ya.” Bisik stafnya dalam hati sambil cepat-cepat meninggalkan ruang manajernya itu.

Beberapa saat kemudian, seorang direksi masuk keruang manajer.

“Kenapa kamu? Kok kelihatan wajahmu bermasalah?” Tanya direksi

“Pak, silakan duduk pak! Aku sedang merencanakan untuk memberikan motivasi kepada staf-staf  dilingkunganku, agar rasa percaya diri mereka itu bisa meningkat.” Jawab manajer dengan gaya sopan santun.

“Oh, begitu. Aku kira kamu sedang mengalami masalah besar dengan hidupmu.” Kata direksi.

“Tugasmu sebagai manajer adalah mengelola rasa percaya diri setiap staf-stafmu. Bila masih ada staf mu yang belum percaya diri, berarti kamu gagal jadi manajer.” Kata direksi.

“Oh, baik pak. Semua staf saya sangat percaya diri, pak! Saya hanya ingin meningkatkannya menjadi lebih super lagi, pak.” Kata manajer dengan suara takut-takut.

“Oke! Menjadi manajer yang luar biasa berarti cerdas mengelola rasa percaya diri para staf .” Kata direksi sambil meninggalkan ruang manajernya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PERLUKAH MENGANTISIPASI ARUS MODAL KELUAR?

“Investor Hanya Suka Melihat Peluang Dan Keuntungan, Investor Tidak Suka Melihat Ketidakpastian Dan Kerugian. Apalagi Bila Sebuah Negara Tidak Memiliki Kepastian Hukum, Maka Investor Hanya Akan Datang Untuk Berspekulasi Bukan Untuk Berinvestasi.” – Djajendra

Krisis ekonomi Amerika Serikat dan sebagian negara di kawasan Eropa akan memasuki babak perbaikan. Recovery ekonomi di negara-negara yang terkena dampak krisis keuangan pasti akan menyedot perhatian para investor, untuk mencari peluang keuntungan dari proses recovery yang sedang dilakukan oleh negara-negera tersebut.

Dampak terbesar dari proses recovery ekonomi negara-negara tersebut adalah akan mengalirnya modal masuk secara besar-besaran ke negara-negara tersebut. Biasanya, negara yang habis terkena krisis keuangan akan menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan untuk para investor yang mau berinvestasi. Sebab, mereka sedang butuh dana segar dalam jumlah sangat banyak untuk pemulihan kekuatan ekonominya.

Jiwa sejati investor yang suka berpetualang untuk mencari peluang dan keuntungan, walaupun harus melalui risiko yang membahayakan, pasti akan tergoda untuk memindahkan sebagian portfolio investasinya ke negara-negara yang sedang melakukan recovery ekonomi. Sebab, mereka pasti sudah mencium wanginya keuntungan yang bakal mereka dapatkan di tempat yang sedang butuh banyak likuiditas untuk pemulihan ekonomi.

Secara fundamental, negara – negara seperti Amerika Serikat dan Eropa selalu memiliki keunggulan dalam hal kepastian hukum, kualitas sumber daya manusia, dan infrastruktur investasi yang luar biasa. Artinya, investor tidak akan terlalu khawatir  dengan berbagai risiko investasi, mereka hanya perlu mendapatkan dukungan dari pemerintahan negara-negara tersebut untuk memetik keuntungan seperti yang mereka inginkan.

Bila pemerintahan di Amerika Serikat dan Eropa mengijinkan investor menikmati keuntungan dengan risiko minimal, maka pastinya arus modal masuk ke negara-negara tersebut akan menjadi sangat besar. Pertanyaannya, dari manakah arus modal itu akan mengalir? Menurut saya, negara-negara yang selama ini mendapatkan arus modal yang sangat besar melalui pasar modal dan pasar uang harus lebih berhati-hati. Kebijakan yang kalah menguntungkan dari negara-negara yang sedang menawarkan banyak kemudahan dan keuntungan buat investor, akan membuat arus modal keluar.

Arus modal masuk di pasar modal dan pasar uang sifatnya selalu seperti jinak-jinak merpati. Oleh karena itu, para pembuat kebijakan harus memahami perilaku dari jinak-jinak merpati. Bila tidak, maka merpati-merpati itu akan terbang ke Amerika Serikat dan Eropa untuk menikmati makanan dengan risiko yang minimal. Pembuat kebijakan harus cerdik untuk menahan merpati-merpati itu agar tetap suka tinggal dan menikmati makanan yang disajikan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

ETOS KERJA, YA SEMANGAT KERJA!

“Etos Kerja, Ya Semangat Kerja Yang Dihasilkan Melalui Budaya Organisasi Yang Solid, Dalam Kolaborasi Dan Disiplin Kerja Yang Penuh Etika Dan Integritas.” – Djajendra

“Etos Kerja Berarti Semua Pemimpin Dan Karyawan Menjadi Sebuah Komunitas Kerja Yang Solid Dalam Kolaborasi Yang Unggul, Melalui Nilai-Nilai Budaya Perilaku Kerja Organisasi.” – Djajendra

Sering sekali orang-orang masih sulit membedahkan antara etos kerja, semangat kerja, etika kerja, dan integritas terhadap pekerjaan. Padahal, semua istilah tersebut bermakna sama, tapi tidak sama persis. Masing-masing memiliki perbedaan yang sangat tipis.

Suatu hari, seorang peserta pelatihan bertanya kepada saya, “pak, apa perbedaan antara etos kerja dengan semangat kerja?”

“Etos kerja sama dengan semangat kerja, yaitu: semangat kerja yang didasarkan oleh nilai-nilai, sistem, prosedur, aturan, filosopi, tata kelola, kepentingan, keyakinan, dan budaya yang disepakati melalui sebuah komitmen dan tanggung jawab. Lalu, disusun dalam bentuk perilaku kerja untuk dipatuhi oleh semua stakeholder.” Jawab saya.

Etos kerja harus merupakan komitmen yang sangat kuat dan solid diantara semua pemimpin dan karyawan di dalam sebuah organisasi. Bila ada seorang saja pemimpin di dalam organisasi yang melalaikan komitmen tersebut, maka etos kerja tidak akan menjadi pondasi perilaku kerja untuk keberhasilan semua rencana kerja organisasi.

Etos kerja selain akan meningkatkan disiplin, etika, integritas, dan tanggung jawab individu atau kelompok kerja terhadap pekerjaan; juga akan meningkatkan kualitas individu atau kelompok kerja dalam memahami semua aspek kerja di dalam organisasi. Biasanya, etos kerja akan diimplementasikan melalui sejumlah nilai-nilai perilaku kerja yang wajib untuk dijalankan oleh setiap orang di tempat kerja tanpa kompromi.

Saat perilaku kerja menjadi selaras dan satu semangat dengan nilai-nilai perilaku kerja yang ditetapkan. Saat itu, semua aktivitas kerja di tempat kerja akan berada dalam satu semangat bersama, yang berpondasikan nilai-nilai etos kerja yang disepakati.

Etos kerja berarti semua pemimpin dan karyawan menjadi sebuah komunitas kerja yang solid dalam kolaborasi yang unggul, serta ikhlas dan patuh untuk menjalankan nilai-nilai etika kerja secara loyal dalam integritas yang kuat.

Keberhasilan menjalankan nilai-nilai etos kerja yang disepakati secara bersama, sangat bergantung kepada kualitas mentalitas dari para pemimpin dan karyawan. Bila setiap pemimpin dan karyawan berpegang teguh terhadap nilai-nilai, prinsip-prinsip, etika, dan tata kelola melalui perilaku kolaborasi kerja yang kompak; maka dapat dipastikan etos kerja akan menjadi semangat kerja yang mempermudah semua orang untuk bersatupadu dalam mewujudkan tujuan organisasi melalui rencana kerja yang hebat.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN “BEST PRACTICE” MOTIVASI ETOS KERJA

BEST PRACTICE MOTIVASI ETOS KERJA

PELATIHAN MOTIVASI ETOS KERJA UNTUK KARYAWAN DAN PIMPINAN.

PROGRAM 1 HARI 3 JAM 2 SESI

PEMBICARA: DJAJENDRA

MATERI PEMBAHASAN

PK.08.30 – 10.00 WIB. SESI 1: MOTIVASI ETOS KERJA – SUKSES DALAM PEKERJAAN DAN SUKSES DALAM KEHIDUPAN.

SUB BAHASAN:

  • Mengoptimalkan Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Motivasi Diri.
  • Mengelola Fisik, Mental, Emosional, Sosial, Spiritual Untuk Kesuksesan Dalam Hidup Dan Pekerjaan.
  • Kegigihan, Persistensi, Kemauan, Disiplin, Integritas, Dan Etika.
  • Keterampilan Penolakan Terhadap Zona Nyaman Kehidupan
  • Berperilaku Kerja Melalui Nilai-Nilai Perusahaan.
  • Kepribadian Yang Patuh Pada Budaya Kerja.
  • Mindset Untuk Etos Kerja Terbaik.
  • Perilaku Kerja Yang Mencintai Perusahaan Dan Stakeholder.
  • Memberikan Kinerja Melalui Kontribusi Yang Produktif.
  • Memberikan Kualitas Pelayanan Terbaik Di Internal Perusahaan.
  • Kualitas  Intelektual Untuk Etos Kerja.
  • Kualitas Emosional Untuk Etos Kerja.
  • Kualitas Spiritual Untuk Etos Kerja.
  • Karakter Yang Taat Dan Loyal Pada Nilai-Nilai Perusahaan.
  • Mengoptimalkan Keunggulan Diri Dan Selalu Rendah Hati.

PK.10.00 – 10.15 WIB. COFFEE BREAK

PK.10.15 – 12.15 WIB. SESI 2: A HEALTHY WORKPLACE – ETOS KERJA MELALUI BUDAYA KOLABORASI, TANGGUNG JAWAB DAN DISIPLIN.

SUB BAHASAN:

  • Etos Kerja Yang Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Sehat Dan Kuat.
  • Etos Kerja Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Stakeholders.
  • Etos Kerja Yang Berorientasikan Kepuasan Pelanggan Dan Stakeholder Yang Lain.
  • Etos Kerja Untuk Berprestasi, Bersinergi, Berkolaborasi, Dan Bertanggung Jawab
  • Termotivasi Untuk Bekerja Bersama Budaya Kolaborasi Di Internal Perusahaan.
  • Berani Menghadapi Situasi Yang Penuh Tantangan.
  • Tepat Waktu Dan Tidak Pernah Terlambat.
  • Mengelola Pekerjaan Dan Kehidupan Melalui Disiplin Diri Yang Tinggi.
  • Termotivasi Untuk Bekerja Proaktif Di Tengah Perubahan.
  • Termotivasi Untuk Tetap Kreatif Dan Inovatif.
  • Penampilan Dan Ketegasan Diri Untuk Sukses
  • Sikap Baik, Produktifitas, Dan Komunikasi.
  • Kooperatif, Respek, Dan Negosiasi.
  • Pemecahan Masalah, Pengambilan Keputusan Dan Berpikir Kritis.
  • Pemahaman Konsekuensi Atas Kemunduran Motivasi Diri.
  • Komitmen, Resolusi Konflik, Dan Lainnya.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083

Email: training@djajendra-motivator.com

BUDAYA PERUSAHAAN DAN KEKUATANNYA

 “Budaya Perusahaan Harus Memanusiakan Semua Kekuatan Sumber Daya Manusia, Tanpa Menjadikan Manusia Sebagai Mesin-Mesin Produksi Buat Keuntungan Pihak-Pihak Tertentu Saja.” – Djajendra

Budaya perusahaan adalah jati diri perusahaan yang unik dan unggul. Jati diri yang unik dan unggul ini harus lahir dari kemampuan kreativitas sumber daya manusia di semua level, untuk menghasikan sebuah tradisi kerja yang konsisten dalam menciptakan solusi, metoda, alat, atau etos kerja yang terfokus kepada semangat untuk menjaga kesehatan dan kekuatan perusahaan. Bila Anda sekedar mengcopy nilai-nilai budaya dari perusahaan lain, biasanya tidak akan pernah sampai ke dalam batin terdalam kekuatan sumber daya manusia. Seperti diketahui bahwa suksesnya sebuah budaya perusahaan sangat tergantung kepada kemampuan menyatunya jiwa, raga, dan pikiran semua kekuatan sumber daya manusia perusahaan kepada nilai-nilai budaya organisasi. Perlu dipahami bahwa nilai-nilai budaya perusahaan yang mampu menyatu ke dalam batin terdalam sumber daya manusia akan menjadi energi yang menciptakan manajemen yang unggul dalam ide, solusi, serta mampu menciptakan hal-hal baru dalam semua aspek bisnis dan organisasi. Termasuk menjadikan manajemen memiliki kekuatan strategi, perencanaan, dan kepemimpinan yang andal dan dinamis.

Manajemen harus menjadikan budaya organisasi sebagai cermin dari nilai-nilai kehidupan korporasi yang efektif, dengan tujuan utama untuk menerangi dan mencerahkan visi perusahaan kepada setiap pribadi korporasi, buat meningkatkan kekuatan dan kesehatan perusahaan, serta untuk membiasakan setiap sumber daya manusia berbudaya dalam melayani organisasi dan stakeholder.

Kekompakkan setiap unit kerja untuk menjadikan budaya perusahaan sebagai kekuatan perekat semua elemen, fungsi, dan peran di perusahaan; dalam upaya memaksimalkan kekuatan manajemen; akan menciptakan Kepuasan kerja, motivasi, dan komunikasi kerja yang saling menyenangkan di antara semua pihak di dalam perusahaan. Budaya perusahaan yang dipahami dan dijalankan secara benar akan menghasilkan daya tahan perusahaan yang kuat dan unggul.

Budaya perusahaan harus bisa menjaga keadilan dan kejujuran dalam setiap promosi jabatan, kenaikan gaji, dan pemberian penghargaan kepada karyawan;  termasuk harus bisa menjadi energi yang mendorong setiap orang di perusahaan untuk meningkatkan kualitas diri pribadi, pengetahuan, kompetensi, dan keterampilan; serta mampu menjadikan setiap pribadi sebagai energi sukses yang siap mendedikasikan semua potensi dan bakat buat keberhasilan perusahaan.

Budaya perusahaan harus menjadi kekuatan yang mampu menangkap ide-ide semua orang; mampu menjadi budaya yang mencerahkan semua ide-ide tersebut buat menciptakan kepemimpinan yang dihormati oleh semua pihak; serta mampu menjadi energi yang memberi sugesti kepada semua orang untuk berpikir besar buat kemajuan perusahaan, sambil bekerja keras dengan memperhatikan setiap detil pekerjaan secara sempurna.

Budaya perusahaan harus menjadi energi yang memperkuat kerja administrasi perusahaan, di mana semua pekerjaan wajib terdokumentasi dengan rapi, dan semua pekerjaan administrasi tersebut harus menjadi tulang punggung perusahaan dalam memberikan pelayanan sempurna kepada setiap stakeholder.

Budaya perusahaan haruslah memanusiakan semua kekuatan sumber daya manusia, dengan pendekatan kepedulian dan kasih sayang terhadap setiap orang, tanpa menjadikan manusia sebagai mesin-mesin produksi buat keuntungan pihak-pihak tertentu saja.

Budaya perusahaan haruslah membuat semua karyawan dan pimpinan perusahaan peduli untuk melayani konsumen atau pun pelanggan dengan cepat, berkualitas, dan penuh tanggung jawab.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

MENEMPATKAN DIRI UNTUK KEMBALI KE JALUR KARIR YANG DIIMPIKAN

Anda Dapat Bertanya Pada Suara Hati Diri Anda Sendiri, Dan Mendapatkan Jawaban Yang Paling Jujur Dari Suara Hati Terjujur Anda.” – Djajendra

“Tidak Ada Hal Yang Lebih Penting Dalam Hidup Ini, Selain Bersatupadu Dengan Diri Sendiri, Dan Menjadi Diri Sendiri Yang Diinginkan.” – Djajendra

Apakah Anda seorang yang revolusioner terhadap karir kerja Anda, atau seorang pribadi yang terpaksa harus mengerjakan pekerjaan yang sesungguhnya tidak Anda sukai?

Dalam realitas kehidupan dunia kerja, sangat banyak orang terperangkap dalam ruang dan waktu pekerjaan yang tidak mereka kehendaki. Tapi, demi uang gaji bulanan, mereka ikhlas untuk menderita, tanpa memiliki keberanian untuk mengakhiri penderitaannya. Perangkap ekonomi melalui kebutuhan biaya hidup yang harus tersedia setiap bulan, telah membuat mereka kehilangan kemerdekaan untuk hidup bahagia bersama karir kerja yang mereka sukai.

Banyak orang hanya memiliki keberanian sebatas memikirkan tentang apa masa depan yang tepat untuk mereka, tapi tidak memiliki keberanian untuk mengambil risiko dan memulainya lagi dari awal. Jarang sekali ada yang berani untuk mengidentifikasi dan mengelola peluang dan ancaman yang mungkin ada dalam perjalanan karir kerja. Biasanya, lebih banyak orang, lebih suka berkeluh-kesah dalam tekanan hidup, daripada mencoba memahami dan mengeksplorasi potensi diri sendiri untuk masa depan yang terbaik.

Menempatkan diri untuk kembali ke jalur karir yang Anda impikan, memerlukan keberanian dan disiplin diri yang tinggi. Khususnya, untuk membentuk kembali dari awal tentang jenis-jenis keterampilan dan pengetahuan yang Anda butuhkan, agar Anda dapat bekerja dan hidup bahagia bersama karir yang Anda sukai.

Anda harus memiliki kompetensi dan kualitas diri yang luar biasa, agar karir kerja Anda dapat memberikan masa depan yang terbaik buat Anda. Untuk itu, Anda harus hidup dan bertemu dengan komunitas yang mampu membantu Anda menjadi sempurna bersama karir kerja Anda. Biasanya, komunitas seperti ini selalu berkembang melalui pelatihan dan brainstorming bersama para ahli dibidangnya atau sesama profesional yang dapat membantu Anda menemukan jalan Anda menuju karir yangAnda sukai. Pilihlah para mentor yang hebat untuk menjadi sahabat-sahabat yang menemani perjalanan karir Anda menuju puncak sukses yang Anda impikan.

Anda harus memiliki kejelasan tentang karir yang Anda inginkan. Lalu, siapkan semua potensi diri Anda untuk difokuskan melalui manajemen waktu yang berkualitas. Fokuskan semua aktivitas dan kegiatan sehari-hari Anda hanya pada hal-hal yang paling penting yang ingin Anda capai, dan jangan gunakan waktu Anda untuk hal-hal, yang Anda tidak inginkan dalam kehidupan Anda.

Anda dapat bertanya pada suara hati diri Anda sendiri, dan mendapatkan jawaban yang paling jujur dari suara hati terjujur Anda. Untuk itu, pastikan Anda selalu berdialog dengan suara hati Anda, agar Anda selalu mendapatkan keyakinan diri yang jelas, serta mampu fokus pada jalur yang tepat untuk mencapaian tujuan karir Anda.

Pastikan Anda selalu termotivasi dan bersemangat dalam mengejar karir tujuan Anda; ciptakan asumsi-asumsi dan persepsi Anda sendiri sesuai panggilan suara hati terjujur Anda; siapkan infrastruktur bersama jadwal yang cerdas untuk mencapai karir tujuan Anda; bertanyalah kepada diri sendiri, dan dapatkan jawaban yang jelas dan pasti dari diri Anda sendiri. Tidak ada hal yang lebih penting dalam hidup ini, selain bersatupadu dengan diri sendiri, dan menjadi diri sendiri yang diinginkan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

TERJEBAK DALAM SIKLUS KEHIDUPAN YANG TAK PERNAH BERAKHIR

Tindakan Mental Untuk Melepaskan Ketakutan Terhadap Masalah Hidup Yang Berulang, Harus Dibantu Dengan Nilai-Nilai Kehidupan Baru, Sebagai Navigator Diri Untuk Menghambat Masalah.” – Djajendra

“Terbentur lagi aku dalam masalah yang sama, padahal masalah itu sudah berkali-kali datang, dan sudah aku antisipasi, tapi masih juga terbentur.” Kata Ali sambil memukul jidatnya.

Banyak sekali orang-orang seperti Ali, sudah mencoba mengantisipasi, tapi gagal belajar dari masalah masa lalunya. Sehingga, masalah masa lalu kembali lagi ke masa kini, dan mungkin juga akan kembali ke masa depan.

Keinginan untuk membebaskan diri dari masalah yang tidak diinginkan, tidak hanya cukup dengan memiliki niat dan antisipasi. Tapi, diperlukan kesadaran  diri yang tinggi untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan baru yang mampu menghambat nilai-nilai pembawa masalah.

Diri kita itu seperti lautan yang sangat luas, apa saja bila tidak dirancang dengan mempertimbangkan berat jenis, akan tenggelam di dalamnya. Nilai-nilai kehidupan positif yang diinginkan, bila tidak dirancang sesuai kemampuan diri, untuk menyerap nilai-nilai tersebut, maka nilai-nilai tersebut akan tenggelam ke dalam diri. Oleh karena itu, diperlukan visi untuk meningkatkan kualitas kehidupan melalui rancangan nilai-nilai kehidupan yang bisa berlayar dengan sempurna di dalam diri. Artinya, nilai-nilai itu tidak tenggelam ke dalam diri, tapi mampu berlayar seperti kapal yang berlayar dengan tangguh, sambil menaklukkan ombak-ombak besar dan badai.

Dengan kata lain, bila Anda mampu mengantisipasi masalah masa lalu Anda melalui perubahan, dengan mempertimbangkan jenis nilai-nilai yang mampu Anda serap, maka Anda pasti tidak akan terjebak dalam siklus kehidupan yang tak pernah berakhir. Anda dapat belajar dari masalah Anda, dan dengan sepenuhnya dapat menerima realitas. Lalu, menyiapkan diri Anda untuk perubahan melalui panduan nilai-nilai kehidupan yang mampu menjauhkan Anda dari masalah yang tidak Anda inginkan.

Proses kehidupan selalu akan membawa penumpang gelap yang bernama risiko. Dan, masalah sering sekali  timbul oleh karena kegagalan diri untuk memahami potensi risiko yang tidak terlihat. Risiko yang tidak dipahami akan berulang kali muncul, untuk membuat diri terjebak di dalam siklus kehidupan yang berulang-ulang dengan masalah yang sama. Lihatlah nilai-nilai kehidupan Anda saat ini. Kemudian, lihatlah visi Anda. Jujurlah kepada diri sendiri, agar diri Anda tersadarkan terhadap arah perjalan Anda, serta mampu memproteksi diri sendiri dari ancama risiko pembawa masalah.

Untuk menghindari terulangnya masalah yang sama di setiap waktu kehidupan Anda; Anda harus memulainya melalui sebuah keputusan hidup yang tegas dan jelas, serta siap menangani semua masalah sejak dini, melalui nilai-nilai kehidupan, yang Anda yakini dapat menyelesaikan masalah Anda dengan tuntas. Jadikan nilai-nilai kehidupan Anda sebagai navigator Anda dalam menaklukkan benih-benih masalah.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

JANGAN MENGHABISKAN WAKTU UNTUK HAL-HAL YANG TIDAK SEJALAN DENGAN VISI HIDUP

“Manfaatkan Waktu Mudamu Untuk Melatih Dirimu Dengan Disiplin Yang Tinggi, Agar Dirimu Tersadarkan Untuk Dapat Diselaraskan Dengan Visi Dan Misi Hidupmu.” – Djajendra

Apakah Anda senang dengan kebiasaan sehari-hari yang tidak nyambung dengan visi dan misi hidup yang Anda rencanakan? Bila ya, Anda sebaiknya kembali bekerja untuk realitas yang Anda ingin temukan. Jangan biarkan waktu Anda dihabiskan untuk sekedar mencari kesenangan dalam kesibukan sehari-hari, serta membuat diri terperangkap ke dalam rasa malas untuk menemukan visi hidup.

Bila setiap hari  waktu produktif dibuang percuma untuk sekedar membuat diri merasa senang dan sibuk, maka perilaku ini akan menjadi kebiasaan yang mengaburkan visi kehidupan diri. Kesenangan dan kesibukan diri yang tidak selaras dengan visi hidup, akan menjadi beban yang menghalangi diri menuju visi yang diinginkan.

Hari minggu kemarin, saat saya menghadiri sebuah acara di daerah Depok, saya bertemu dengan seseorang  yang merasa bahwa dia telah kehilangan waktu tiga puluh tahun untuk mencapai visi hidupnya. Awalnya, saya heran bagaimana mungkin seseorang dengan kesadaran diri yang tinggi bisa kehilangan waktu sekian lama. Tetapi, setelah dia bercerita, baru saya sadar, bahwa masa muda orang tersebut terperangkap dalam kesenangan dan kesibukan sehari-hari, yang membuat dirinya lupa untuk mempersiapkan dirinya untuk dapat sampai ke visi kehidupan yang dia inginkan.

Setiap hari bersenang-senang dengan keadaan yang memanjakan diri adalah sebuah perangkap yang akan membuat diri berputar-putar di pusat kesenangan sesaat. Memiliki kesadaran diri melalui disiplin diri yang tinggi, untuk mempersiapkan diri menuju visi yang diinginkan, merupakan sebuah proses hidup yang harus dikerjakan dengan sadar melalui integritas diri yang tinggi.

Bersenang-senang tidaklah sama dengan bahagia. Kebahagiaan hanya dapat ditemukan melalui kebijaksanaan hidup, yang dipraktekkan setiap hari sesuai dengan nilai-nilai kehidupan, yang searah dengan visi kehidupan yang diinginkan. Bila setiap hari Anda membuang waktu Anda hanya untuk mendapatkan kesenangan dan kesibukan, maka kesenangan dan kesibukan itu belum tentu akan mengakumulasikan kebahagiaan, tapi malah bisa memberikan hasil akhir yang tidak membahagiakan diri.

Saat orang yang merasa kehilangan waktu tiga puluh tahun untuk menemukan visi hidup dirinya itu tersadarkan, dia sudah terlanjur menjadi tua. Usianya sudah 60 tahun, dan tenaganya sudah mulai menurun. “Nasi sudah menjadi bubur. Aku sangat menyesali masa mudaku hanya aku gunakan untuk menjadi orang super sibuk, dan merasa bangga mendapatkan kesenangan dari rutinitasku. Hari ini, aku baru sadar, ternyata aku tidak mempersiapkan diriku untuk hidup dalam visi hidupku.” Kata orang tersebut sambil menyesali kehidupan dirinya.

Menjadi sadar sangatlah tidak mudah. Moral kehidupan dan nasehat baik sering sekali akan diabaikan saat diri dalam kesenangan dan kesibukan rutinitas hidup. Sangatlah mudah untuk menghabiskan waktu untuk hal-hal yang mendatangkan kenikmatan hidup sesaat. Dan, disaat yang bersamaan akan menjadi sangat sulit untuk menjadi orang yang tersadarkan untuk menjalani hidup sesuai arah visi yang diinginkan.

Banyak realitas menunjukkan bahwa orang-orang baru mulai tersadarkan, saat diri mereka terjatuh tak berdaya dalam kesulitan hidup. Dalam kesenangan dan kesibukan diri, kesadaran tertinggi diri selalu sulit muncul. Tetapi, bila dengan sengaja dilakukan pencarian diri sejati, maka biasanya kesadaran diri akan muncul untuk membimbing diri sejati menuju visi kehidupannya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

DALAM TUBUH YANG SEHAT ADA ENERGI BAHAGIA

“Anda Akan Menjadi Pribadi Seperti Yang Anda Lakukan Melalui Kebiasaan-Kebiasaan Sehari-Hari Anda.” – Djajendra

Kesejahteraan diri adalah simbol kebahagiaan; kesehatan tubuh adalah sumber yang menciptakan kebahagiaan abadi yang membawa kenikmatan hidup. Jangan pernah berpikir bahwa harta-harta di luar kesehatan diri Anda akan memberikan kebahagiaan untuk Anda. Harta-harta Anda hanya memiliki kemampuan sebatas  memberikan Anda kenyamanan, keamanan, penghormatan, dan kesenangan. Untuk mendapatkan kebahagiaan,  Anda butuh kesehatan jiwa dan raga yang sempurna.

Beberapa hari yang lalu, saya bertemu dengan seorang yang sangat kaya finansial. Saat ini, dia menderita sakit, dan membuatnya sangat tidak berdaya menghadapi penyakitnya. Sepenjuru pusat dunia sudah dia kunjungi untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Tapi hasilnya, dia masih belum mendapatkan kesehatan seperti yang dia inginkan.

“Kekayaan saya belum mampu mengobati sakit saya. Sekarang baru aku mengerti, mengapa orang-orang bijak mengatakan bahwa kenikmatan abadi ada pada jiwa dan tubuh yang sehat, aku paham sekarang, karena aku sedang mengalami hidup pahit bersama sakit yang tidak sembuh-sembuh.” Kata orang tersebut dengan wajah penuh penderitaan dan kekecewaan kepada realitas dirinya.

Tubuh dan jiwa yang sehat akan selalu menciptakan sensasi kegembiraan yang menyenangkan. Kegembiraan dan kesenangan yang dihasilkan melalui diri sendiri, tanpa embel-embel pengaruh kosmetik kekayaan dari luar diri sejati, akan memberikan sensasi kebahagiaan abadi yang luar biasa.

Menikmati kesehatan diri melalui manajemen diri sendiri yang baik, akan menjadi sebuah awal untuk memiliki kebahagiaan abadi di sepanjang kehidupan diri. Sehat itu seperti obat untuk membuat diri bahagia dan senang selalu. Tubuh dan jiwa yang sehat selalu akan bersemangat untuk menciptakan keajaiban hidup melalui kreatifitas tanpa batas.

Mulailah hidup dengan menghargai diri sendiri. Hargai kesehatan diri dan berikan waktu khusus untuk mengelola jiwa dan tubuh agar selalu sehat dan prima. Jangan biarkan waktu hanya terkuras untuk urusan finansial dan kesenangan sesaat. Hidup adalah sebuah proses panjang yang harus disikapi dengan memahami diri sendiri melalui kesadaran diri yang tinggi. Anda akan menjadi pribadi seperti yang Anda lakukan melalui kebiasaan-kebiasaan sehari-hari Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERAWAT TUBUH MERAWAT JIWA MERAWAT KESEHATAN DIRI

 Kebugaran Fisik Bukan Hanya Kunci Untuk Tubuh Lebih Sehat, Tapi Dasar Dari Aktivitas Intelektual Yang Dinamis Dan Kreatif.” Presiden Amerika Serikat J.F Kennedy

“Anda Seorang Diri Yang Mampu Menjadi Dokter Terbaik Untuk Merawat Diri Anda, Agar Menjadi Lebih Sehat Dan Bugar Secara Sempurna, Bukan Oleh Orang Lain.” – Djajendra

Hal terbaik untuk membuat hati bahagia adalah dengan memiliki tubuh sehat, jiwa sehat, pikiran sehat, dan emosi yang sejahtera. Seperti pesan dari almarhum presiden Kennedy, bahwa kebugaran fisik bukan hanya untuk tubuh yang lebih sehat, tapi juga dasar dari aktivitas intelektual yang dinamis dan kreatif.

Dalam tubuh yang sehat dan bugar, ada energi yang maha dahsyat, untuk menciptakan kebahagiaan abadi buat diri. Anda yang mau merencanakan waktu untuk menjadi lebih sehat dan lebih bugar, melalui latihan dan disiplin diri yang tinggi, pasti akan meraih kenikmatan dan kebahagiaan hidup yang abadi. Rancanglah hidup Anda untuk menjadi lebih sehat dan lebih bugar, karena melalui sehat dan bugar, Anda dapat meraih harapan dan impian dengan lebih bergairah dan optimis.

Aktivitas perekonomian sebuah rumah tangga akan menjadi lebih berkualitas dan lebih sejahtera; bila di dalam rumah itu hidup orang-orang yang sehat, bugar, bahagia, damai, dan beremosi positif. Diri yang bugar dan sehat akan memiliki kepribadian yang sportif, untuk memulai hari-harinya, dengan penuh optimis buat mewujudkan dan mendapatkan harapan dan keinginan.

Kekayaan sejati terbentuk dari keunggulan diri untuk memperkuat kehidupan ekonomi pribadi yang kuat. Untuk itu, diperlukan tingkat kesehatan dan kebugaran tubuh dan jiwa yang konsisten dan berdaya tahan tinggi. Bila diri terlatih untuk hidup sehat dan bugar, maka energi diri akan selalu fokus melalui kreativitas dan disiplin yang tinggi, untuk menghasilkan kinerja kehidupan yang luar biasa.

Bila tubuh, pikiran, jiwa tidak bugar dan tidak sehat; maka perekonomian rumah tangga akan digerogoti oleh berbagai macam penyakit. Penyakit seperti stres, depresi, obesitas, diabetes, dan jantung akan dengan senang hati menyerang daya tahan diri. Akibatnya, diri tidak akan berdaya untuk menjadi energi yang mendukung kekuatan perekonomian rumah tangga. Dan sejak saat itu, kendali perekonomian rumah tangga akan didominasi oleh para penyakit yang pasti akan menguras uang dan kekayaan Anda.

Orang-orang yang aktif berolahraga akan memiliki sirkulasi darah yang sehat untuk dialirkan keseluruh bagian tubuh dengan sempurna. Selama tubuh memiliki aliran darah beroksigen wajar, maka tubuh akan membentuk daya tahan yang kuat untuk membuat tubuh selalu bugar dan sehat. Ingat! Hanya Anda seorang diri yang mampu menjadi dokter terbaik untuk merawat diri Anda, agar menjadi lebih sehat dan bugar secara sempurna, bukan oleh orang lain.

Miliki tanggung jawab untuk merawat kesehatan dan kebugaran diri dengan disiplin diri yang tinggi. Seperti pesan Mr. Zig Ziglar melalui sebuah artikelnya, bahwa mata uang yang paling berharga yang kami miliki saat ini adalah kinerja manusia. Oleh karena itu, marilah kita membangun kehidupan yang sehat dan bugar agar diri kita mampu menjadi aset yang menghasilkan kinerja kehidupan terbaik di sepanjang kehidupan diri kita.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BEKERJA DALAM TIM LINTAS FUNGSIONAL

Jika Anda Bekerja Di Sebuah Tim Lintas Fungsional, Anda Harus Selalu Berkontribusi Melalui Sikap Rendah Hati Untuk Kesuksesan Bersama, Tanpa Berpikir Bahwa Fungsi Pekerjaan Anda Lebih Istimewa.” – Djajendra

Organisasi masa depan akan menuntut setiap karyawan dan pimpinan untuk dapat bekerja sama atau pun berkolaborasi secara lintas fungsional. Keunggulan masing-masing unit kerja atau individu harus menjadi satu peran dalam multi fungsi pekerjaan.

Bekerja efektif dengan fungsi lain akan menjadi sebuah kebutuhan yang harus dapat dijawab oleh setiap orang untuk membuat organisasi menjadi lebih fleksible. Hal ini, sama seprti praktik tim sepak bola yang mewajibkan semua pemain untuk siap dimainkan diposisi mana pun. Seorang back harus mampu menjadi penyerang,  seorang penyerang juga harus siap dimainkan diposisi sesuai strategi pelatih. Artinya, setiap orang di dalam tim harus bisa memainkan fungsi dan peran apa saja sesuai kebutuhan strategi tim untuk mencapai kemenangan.

Mungkin Anda sudah sering terlibat dalam sebuah tim lintas fungsional di tempat kerja Anda. Biasanya, tim lintas fungsional terdiri dari orang-orang dari berbagai fungsi atau departemen dalam suatu organisasi, yang dibentuk untuk tujuan menyelesaian sebuah proyek atau pun untuk menyelesaikan sebuah tantangan. Dalam tim lintas fungsional, setiap orang harus memiliki keahlian untuk memecahkan tantangan, atau untuk mengeksplorasi solusi potensial buat berkontribusi terhadap proyek atau misi yang ditetapkan.

Di masa depan, cara kerja tim lintas fungsional akan menjadi sebuah keharusan dalam rutinitas kerja seharian. Pemimpin akan memainkan peran pelatih seperti di dalam tim sepak bola saat ini. Di mana, semua sumber daya manusia harus dapat digunakan sesuai kebutuhan strategi organisasi dan strategi bisnis. Oleh karena itu, setiap individu di dalam organisasi wajib memiliki multi keterampilan dan wawasan yang luas tentang pekerjaan di tempat kerja. Termasuk, memiliki keterampilan negosiasi yang baik, serta memiliki kecerdasan emosional yang berkualitas untuk berkomunikasi secara efektif dengan para stakeholder kunci.

Kepemimpinan dan karyawan dengan keahlian yang berbeda harus duduk bersama-sama untuk menciptakan karya besar sesuai misi organisasi. Kemampuan untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi terbaik harus menjadi perilaku kerja bersama. Efisiensi, efektifitas, dan produktifitas harus menjadi hal yang diutamakan dalam semua perilaku kerja lintas fungsional.

Bekerja dalam tim lintas fungsional tidak hanya membutuhkan keahlian teknis dari setiap orang, tapi juga keahlian untuk mengendalikan kepribadian diri sendiri, agar diri sendiri mampu melebur dan menyatu di dalam satu kekuatan besar untuk satu tujuan bersama yang utuh dan solid.

Setiap orang dalam cara kerja tim lintas fungsional harus dapat menjadi lebih bertoleransi terhadap fungsi kerja lain. Tidak boleh dipelihara pikiran dan perasaan yang meremahkan fungsi pekerjan orang lain. Bila sudah menjadi satu tim, maka semua jenis fungsi pekerjaan harus berada dalam satu level bersama, tidak boleh ada yang menganggap fungsi pekerjaannya lebih tinggi dari yang lain. Bila ada pihak yang menganggap fungsi pekerjaannya lebih bergengsi dan lebih penting, maka kerja sama dalam tim lintas fungsional akan menjadi tidak efektif.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELAYANAN SEMPURNA MELALUI BUDAYA ANTRI

“Semakin Tegas Dan Berdisiplin Perusahaan Menjalankan Budaya Antri Yang Etis, Akan Semakin Sempurna Pelayanan Pelanggan Yang Diberikan Kepada Pelanggan.” – Djajendra

“ Pak, apakah pelayanan sempurna dapat diberikan jika pelanggan tidak patuh pada budaya antri?” Tanya seorang peserta training service excellence.

“Bila budaya antri tidak dipatuhi, jangan berharap pelayanan sempurna dapat diwujudkan.” Jawab saya.

Banyak contoh memperlihatkan bahwa pelayanan sempurna gagal oleh perilaku tidak disiplinnya pelanggan dan petugas dalam antri line. Menunggu di garis tunggu pelayanan mungkin membosankan, tapi untuk mendapatkan pelayanan berkualitas yang unggul, setiap pelanggan sebaiknya mau menahan diri dan menunggu giliran untuk dilayani dengan sabar dan tenang.

Perusahaan atau instansi yang memberikan pelayanan kepada publik atau pelanggan, seharusnya memiliki SOP yang berintegritas untuk menjalankan budaya antri dengan penuh disipli dan etis. Bila ada pelanggan yang memotong garis tunggu, siapa pun dia orangnya, maka disiplin harus ditegakkan, pelanggan yang memotong harus kembali ke baris paling akhir untuk memulai menunggu lagi di garis antri. Budaya antri membutuhkan ketegasan dan disiplin untuk diterapkan sama terhadap siapa pun, tanpa ada level VIP.

Sering sekali saat orang-orang menunggu di garis antri pelayanan untuk membeli tiket pertandingan olahraga, konser musik, tiket kereta api, tiket bus, tiket pesawat, menunggu taksi, dan antrian di ruang publik lainnya; perilaku agresif  pelanggan muncul dengan mengabaikan norma-norma sosial dan tata kerama pergaulan. Mereka menerobos, memotong, dan menghilangkan sifat-sifat  santun mereka untuk mendapatkan pelayanan. Apa penyebabnya? Setelah saya amati, penyebab utamanya adalah perusahaan, instansi, organisasi yang memberikan layanan tersebut tidak memiliki SOP dan budaya untuk mengatur pelanggan di garis tunggu atau antri line.

Tantangan terberat untuk menjalankan budaya antri muncul dari praktik-praktik  umum dalam antrian. Biasanya, saat perilaku petugas keamanan garis antrian yang suka main mata dengan orang-orang yang terburu-buru ingin memotong jalur antrian untuk menghindari hal-hal yang tidak mereka inginkan. Misalnya, takut tidak dapat tiket, takut pesawatnya terbang, takut busnya penuh, atau oleh alasan takut ini dan takut itu. Dalam hal ini, disiplin, ketegasan, integritas, komitmen, dan tanggung jawab petugas keamanan garis antri harus selalu dievaluasi oleh pihak manajemen. Pemasangan CCTV untuk memonitor perilaku petugas keamanan garis antri akan menjadi kunci dalam menegakkan disiplin.

Menjalankan budaya antri dengan penuh disiplin yang etis, akan menghasilkan keadilan sosial di dalam pelayanan masyarakat umum. Bila setiap pelayanan publik atau pelanggan memperlakukan setiap orang sama di garis antri, maka rasa keadilan dalam pelayanan akan menjadi energi yang membuat orang-orang merasa puas dan bangga dengan pelayanan yang diberikan.

Memberi edukasi secara terus-menerus kepada publik tentang etiket menunggu di garis antri, haruslah menjadi agenda nasional. Pihak-pihak terkait yang mengurusi urusan pelayanan publik harus sering-sering melakukan kampanye kepada masyarakat umum tentang pentingnya budaya antri. Bila masyarakat umum terdidik untuk patuh pada budaya antri, maka masyarakat akan menjadi sangat dewasa untuk bersabar diri menunggu giliran dilayani.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

MERANCANG TUJUAN JANGKA PENDEK UNTUK SAMPAI PADA MISI JANGKA PANJANG

 “Bila Anda Hanya Berencana, Bermimpi, Berharap, Dan Tidak Memulai Dengan Tindakan Cerdas; Anda Hanya Sedang Mengundang Kegagalan Ke Dalam Diri.” – Djajendra

“Jangan Pernah Menganggap Remeh Pekerjaan Kecil Yang Anda Lakukan Setiap Detik, Karena Melalui Pekerjaan Kecil Itulah Pekerjaan Besar Anda Akan Terselesaikan Dengan Sempurna. “ – Djajendra

Sering sekali orang-orang terjebak dalam rencana jangka panjang, tanpa pernah bisa fokus untuk mengerjakan rencana jangka pendek dengan baik. Mimpi besar dan keyakinan diri yang luar biasa untuk secara instan mewujudkan mimpi besar, akan membuat diri mengabaikan langkah-langkah kecil yang sangat diperlukan dalam rutinitas seharian, untuk mendukung penyelesaian rencana jangka panjang dengan sempurna.

Rencana jangka panjang yang dibuat berdasarkan gambaran besar yang utuh melalui visi yang jelas adalah hal baik, tapi berfokus dan bertindak atas dasar rencana jangka panjang dapat menimbulkan rasa frustasi. Cara terbaik untuk mewujudkan rencana jangka panjang adalah melalui rencana jangka pendek, dengan langkah-langkah kecil yang menghubungkan bakat, potensi, dan sumber daya ke dalam gairah dan keyakinan, untuk menyelesaikan setiap rencana jangka pendek dengan sempurna.

Bila Anda memiliki disiplin dan integritas untuk fokus kepada keberhasilan kecil di setiap langkah kecil menuju mimpi besar Anda, maka Anda tidak perlu khawatir gagal. Sebab, setiap hari energi Anda akan terfokus untuk membangun jembatan dengan fondasi terkuat agar Anda bisa sampai dengan sukses pada misi jangka panjang Anda. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap remeh terhadap pekerjaan kecil yang Anda lakukan setiap hari, karena melalui pekerjaan kecil itulah pekerjaan besar Anda akan terselesaikan dengan sempurna.

Kesadaran tidak datang dengan mudah. Hal terpenting dalam mengerjakan rencana jangka pendek adalah dengan memiliki kesadaran tentang apa yang Anda inginkan dan yang tidak Anda inginkan. Sejak dini, Anda harus menyatukan pikiran, hati, dan jiwa untuk memahami apa yang sedang Anda kerjakan dalam rutinitas seharian Anda. Sebab, setiap tindakan dan pikiran harian Anda akan menjadi rangsangan untuk kesuksesan misi jangka panjang Anda. Anda harus memahami panggilan hati Anda untuk pekerjaan yang sedang Anda lakukan. Bila jiwa dan raga Anda mampu mengetahui apa yang Anda inginkan dan sedang Anda lakukan, maka seberapa keras dan menguras energi perjalanan Anda menuju misi rencana jangka panjang, akan terlihat indah dan penuh gairah.

Jangan gentar dengan risiko. Setiap rencana pasti di dalamnya hidup risiko yang bisa membuat Anda sukses atau pun membuat Anda gagal. Bila risiko tidak diawasi, maka risiko dapat membuat teror dalam setiap langkah kecil Anda menuju misi jangka panjang Anda. Miliki kesadaran diri yang utuh untuk memulai perjalanan panjang Anda menuju misi jangka panjang Anda, dengan keterampilan dan kecerdasan untuk mencegah risiko dari awal. Jangan pernah membiarkan risiko tumbuh menjadi besar dan kuat, nanti dia akan menjadi ancaman dan bencana buat perjalanan menuju misi jangka panjang Anda.

Miliki informasi dan data yang sempurna untuk merancang tujuan jangka pendek agar tersambung pada misi jangka panjang. Pastikan Anda bekerja melalui rencana jangka pendek yang efektif dan selalu melakukan evaluasi secara mingguan. Berikan respon perubahan dengan cepat dan efisien untuk memperbaiki hal-hal yang tidak selaras dengan misi jangka panjang. Perkuat integritas, disiplin, dan tindakan melalui nilai-nilai yang dapat menciptakan motivasi pada semua sumber daya yang mendukung misi Anda. Anda harus selalu jelas bersama mimpi dan rencana Anda, agar mimpi dan rencana Anda dapat mengantar Anda pada misi yang Anda rencanakan.

Rencana yang sempurna, tanpa melalui kesadaran diri yang kuat, akan membuat rencana tersebut kehilangan kekuatan untuk mengeksekusinya. Metode yang sempurna, dan ide-ide yang brilian, tanpa kesadaran diri yang kuat, hanya akan menjadi ilusi yang membawa diri menjauh dari mimpi dan harapan. Pastikan Anda selalu memulai perjalanan menuju misi Anda dengan kesadaran diri yang sempurna, dan setiap saat mampu memahami makna dari ide-ide Anda, serta mau menjadi pembelajar sejati yang berdisiplin dengan tujuan, dan ikhlas menyesuaikan tujuan sesuai keadaan.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BELAJAR METAMORFOSIS DARI KEPOMPONG

 “Peluang – Peluang Besar Membutuhkan Pribadi-Pribadi Yang Mampu Memiliki Tindakan Brilian Untuk Merubah Hal Yang Tidak Mungkin Menjadi Mungkin.” – Djajendra

“Jangan Biarkan Diri Anda Berpikir Instan Untuk Menciptakan Keajaiban Dalam Kehidupan, Ikuti Proses Hidup Agar Anda Dapat Memiliki Beragam Pengalaman Tentang Kehidupan.” – Djajendra

Mungkin ulat bulu tahu bahwa orang-orang jijik dan  takut melihat wujud dirinya. Untuk itu, dia memiliki caranya sendiri agar orang-orang mengagumi dirinya. Bila tiba waktunya, ulat bulu akan menjadi kepompong dan hidup tersembunyi di dalam kepompongnya. Lalu, setelah beberapa saat dia akan keluar dari kepompongnya sebagai kupu-kupu yang dikagumi keindahannya. Semua proses ini disebut metamorfosis atau transformasi diri.

Cara ulat bulu merubah dirinya menjadi maha karya yang dikagumi, adalah sebuah proses metamorfosis  yang harus ditiru oleh manusia. Perubahan, metamorfosis, atau transformasi diri adalah sebuah proses tindakan berkelanjutan yang mampu membuat diri menjadi seperti yang diinginkan. Apakah Anda siap bermetamorfosis  untuk menjadikan diri Anda seperti yang Anda inginkan?  Bila Anda ingin bermetamorfosis,  maka belajarlah dari si ulat bulu, yang biasanya harus berjuang cukup berat sebelum menjadi kupu-kupu yang indah.

Metamorfosis  bukanlah proses instan yang mudah untuk dilalui, tapi merupakan perjuangan untuk perubahan yang sifatnya hidup atau mati. Mungkin kalau ada waktu Anda dapat menonton video klip tentang metamorfosis , dan kita akan tahu bahwa betapa tidak mudahnya seekor ulat bulu harus berjuang hidup atau mati untuk menjadi kupu-kupu.

Proses perubahan membutuhkan kesabaran yang luar biasa, agar diri mampu bermetamorfosis  sesuai harapan dan keinginan. Tidak boleh berpikir instan untuk menciptakan keajaiban di dalam kehidupan. Kemauan diri untuk mengikuti proses metamorfosis melalui setiap proses kehidupan dengan sabar dan tegar, akan menjadi perjalanan hidup yang paling indah dengan pelajaran tentang kehidupan diri sendiri yang terbaik.

Pahami panggilan hatiku nurani untuk melakukan sesuatu yang Anda nikmati di dalam hidup Anda, dan pastikan Anda selalu setia pada panggilan hati nurani Anda. Setelah Anda mengikuti panggilan hati nurani Anda, maka proses  metamorfosis akan terjadi secara otomatis di dalam kehidupan Anda. Di sini, Anda harus tetap kuat untuk melalui perjuangan apa pun agar Anda dapat muncul menjadi pribadi seperti yang Anda inginkan. Anda harus melengkapi perjalanan metamorfosis Anda bersama prinsip-prinsip dan nilai-nilai kehidupan baru yang Anda inginkan.

Berikan perhatikan khusus terhadap kekuatan kreativitas, bakat, minat, dan keterampilan hidup Anda. Jadikan setiap pengalaman di sepanjang proses metamorfosis  Anda sebagai pengalaman yang sangat penting dan luar biasa. Jangan berkeluh-kesah atau menganggap diri Anda sedang berjalan di lorong kehidupan terburuk. Miliki kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati untuk mengatasi semua tantangan di sepanjang proses metamorfosis  Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

POPULARITAS DAN KEKUASAAN AKAN DATANG DAN PERGI

“Sangatlah Bijak Bila Diri Mampu Menerima Kesenangan Sesaat Dari Popularitas Dan Kekuasaan, Serta Merasa Ikhlas Di Saat Diri Kecewa Ketika Tidak Memilikinya.” – Djajendra

Seorang teman yang berprofesi sebagai penyanyi mengatakan bahwa saat dia bernyanyi di atas panggung, dia menerima tepuk tangan dan pujian yang membuat dirinya merasa sangat berkuasa. Tapi, setelah tirai panggung ditutup dan dia pulang ke rumah, dia mulai merasa kesepian dan tekanan popularitas yang membuat dirinya tidak nyaman.

“Aku merasa sangat berkuasa di atas panggung, tapi di luar panggung batinku sangat sunyi dan merasa terpenjarakan oleh ruang popularitas.” Kata dia.

Setiap orang pasti ingin memiliki kekuasaan melalui pekerjaan dan hal-hal yang dilakukan. Sebab, kekuasaan akan mendatangkan penghargaan, kewenangan, kebanggaan, pelayanan, kekayaan, kesejahteraan, dan perhatian. Kekuasaan akan membuat diri memiliki kesempatan untuk mencari pengalaman tertentu yang diinginkan. Kekuasaan akan membuat diri mampu mengekspresikan karakter yang diinginkan melalui panggung kekuasaan.

Menengok pengalaman teman saya yang sangat menikmati kekuasaan di atas panggung, tapi tidak mampu mengatasi perasaan sunyi di luar panggung. Saya berpersepsi bahwa dia sangat cerdas untuk mendapatkan keinginannya dan harga dirinya melalui tepuk tangan dan pujian di atas panggung. Sensasi gemerlap panggung telah meningkatkan rasa percaya dirinya beribu kali, dan begitu panggung di tutup, saat dia harus menghadapi realitas di luar panggung, dia menjadi sangat tidak cerdas untuk memahami diri sejatinya. Dia gagal mengungkapkan perasaan berkuasa dalam dunia nyata, dia terperangkap dalam dunia sunyi.

Perasaan berkuasa harus selalu diseimbangkan melalui kesadaran emosional diri sendiri. Bila diri sejati dikembangkan melalui nilai-nilai kehidupan untuk memenuhi tingkat kesadaran diri yang seimbang, maka diri sejati akan berjuang secara otomatis untuk menerima diri sebagaimana adanya pada setiap situasi dan kondisi.

Dalam kasus teman saya ini, dia sepertinya berjalan dengan keadaan batin yang tidak stabil. Bila saja, dia mau menyempatkan waktu untuk menyelami diri sejatinya, dan menjadi diri sendiri di atas panggung dan di luar panggung, tanpa terperangkap ke dalam ruang kekuasaan dan popularitas; maka dia pasti akan mendapatkan sukacita, kebahagiaan, kedamaian, kreativitas, gairah, motivasi, dan keramaian batin untuk berkarya di segala zaman.

Setiap kekuasaan diri tidak hanya harus menjadi sadar untuk mencari sesuatu di luar diri, tapi juga harus menjadi sangat sadar untuk mengeksplorasi diri sejati, serta cerdas menanamkan nilai-nilai kehidupan yang diinginkan ke dalam diri sejati.

Setiap popularitas dan kekuasaan harus mau menerima kenyataan bahwa popularitas dan kekuasaan akan datang dan pergi, sehingga diperlukan nilai-nilai kehidupan yang mampu menciptakan mind set untuk menerima kesenangan sesaat, dan mengatur diri untuk merasa bersyukur walau perasaan merasa tidak puas dan kecewa ketika tidak memilikinya.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

SUPERVISOR TRAINING – PROGRAM 3 HARI

SUPERVISOR TRAINING – PROGRAM 3 HARI

Program 3 Hari – 12 Sesi

Deskripsi Training

Seorang supervisor bertanggung jawab atas kinerja sehari-hari dari kelompok, unit kerja, shift, atau pun tim kecil. Tugas sehari-hari dari supervisor adalah memimpin, membimbing, bekerja sama, berkomunikasi, memotivasi dan mengawasi kelompoknya menuju tujuan dengan produktif dan efektif.

Supervisor menjalankan fungsi pekerjaan pendukung yang bertanggung jawab kepada kualitas, produktivitas dan efektiftas organisasi. Oleh karena itu, seorang supervisor wajib untuk menguasai keunggulan manajemen dasar, seperti: perencanaan, pengorganisasian, operasional, dan pengawasan. Termasuk, motivasi, kerja sama, manajemen waktu, pengelolaan konflik, pengelolaan emosi, pengawasan mutu kerja, dan keunggulan diri untuk menjawab semua tantangan dan peluang dengan cara-cara profesional yang terkendali dalam manajemen risiko.

Pelatihan supervisor ini berbasis kepada pengetahuan praktis yang bersifat pragmatis, bertujuan membantu para supervisor atau calon supervisor untuk mempersiapkan hard skill dan soft skill nya dengan sempurna. Termasuk, membantu supervisor untuk berkembang menjadi pengawas dan pemimpin yang efektif di level nya.

Konsep Dasar

Supervisor Training berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa supervisor berperan penting untuk menciptakan keunggulan perusahaan. Untuk itu, supervisor harus mempertajam dan menciptakan nilai unggul atas hard skill dan soft skill.

Tujuan Training

Membantu mengembangkan mind set dan kepribadian supervisor untuk bekerja dengan kompetensi diri yang dilengkapi oleh perilaku proaktif, integritas, keunggulan, kepemimpinan, kerja sama, dan kepatuhan pada semua program kerja perusahaan.

Manfaat Training

  • Peserta akan belajar cara meningkatkan keunggulan pribadi untuk menjalankan fungsi dan peran kerja.
  • Peserta akan belajar cara bekerja lebih produktif dan efektif untuk memecahkan masalah dan menemukan solusi.
  • Peserta akan belajar cara bekerja sama, berkomunikasi, berkoordinasi, bersinergi, berkolaborasi, dan berkontribusi secara efektif dan produktif.
  • Peserta akan belajar cara memimpin, mempengaruhi, mengarahkan, meyakinkan dan menggerakkan staf untuk mencapai sasaran kerja.
  • Peserta akan belajar cara meningkatkan kemampuan diri untuk mengelola konflik, kepentingan, risiko, dan emosi.
  • Peserta akan belajar cara mengoptimalkan potensi dan bakat para staf untuk mengelola pekerjaan dan tanggung jawab secara efektif
  • Peserta akan belajar cara melayani semua kepentingan organisasi, bisnis, kepemimpinan, dan manajemen dengan sempurna.
  • Peserta akan belajar cara menjadi supervisor yang proaktif, berintegritas, beretika, dan menjunjung tinggi budaya organisasi.
  • Peserta akan belajar cara menjaga fleksibilitas, komunikasi, dan hubungan baik dengan setiap pihak di perusahaan (stakeholders).
  • Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai best practices.
  • Peserta dapat mendiskusikan persoalan dan tantangan kerja untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara.

Metode Training

Presentasi, Tanya Jawab, Diskusi, Studi Kasus, Self Talk, Games, Icebreaker Dan Role Play.

Materi Training

Hari 1

Sesi 1: Supervisor Excellence – Menjadi Supervisor Yang Unggul Secara Kualitas Dan Kompetensi.

Sesi 2: Peran Supervisor Dalam Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan, Dan Kepemimpinan.

Sesi 3: Bekerja Dengan  Perilaku Etis Yang Proaktif.

Sesi 4: Membangun Integritas Dan Profesionalisme Di Tempat Kerja.

Hari 2

Sesi 5: Komunikasi  – Membangun Keharmonisan Dan Interaksi Yang Solid.

Sesi 6: Manajemen Waktu – Mengelola Waktu Dengan Efektif Dan Produktif.

Sesi 7: Kecerdasan Emosional – Meredam Stres, Konflik, Kepanikan, Dan Sifat Menyalahkan.

Sesi 8: Kecerdasan Untuk Memecahkan Masalah, Mencegah Masalah, Dan Menemukan Solusi Terbaik.

Hari 3

Sesi 9: Budaya Teamwork – Saling Bekerjasama, Berkoordinasi, Berkolaborasi, Dan Bersinergi.

Sesi 10: Motivasi  – Bekerja Cerdas Dan Hidup Bahagia.

Sesi 11: Budaya Pelayanan –  Memberikan Pelayanan Unggul Kepada Perusahaan.

Sesi 12: Budaya Trust – Saling Percaya Dan Saling Berkontribusi

Ingin Mengundang Djajendra?

Apabila perusahaan Anda ingin mengundang Djajendra untuk memotivasi dan menginspirasi karyawan dan pimpinan buat kesuksesan karier pribadi, bisnis dan organisasi.

Hubungi:DJAJENDRA CORPORATE TRAINING

http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111
Mobile phone : 08128777083 – 081399256111
Fax : 021- 57 992 842

JANGAN BIARKAN PERJALANAN HIDUP ANDA BERAKHIR SEBELUM ANDA MENYADARINYA

“Hidup Adalah Sebuah Misteri Yang Hanya Melalui Kesadaran Diri Sendiri Dapat Ditemukan Jawabannya, Bukan Melalui Pandangan Atau Nasehat Spiritual Orang Lain.” – Djajendra

 “Sukses Itu Tidak Boleh Menjadi Tujuan Hidup, Tapi Sukses Harus Dijadikan Irama Yang Mengiringi Setiap Langkah Hidup Menuju Puncak Kebahagiaan Tertinggi.” – Djajendra

Pada umumnya perilaku manusia selalu dimotivasi oleh keinginan dan harapan yang didasari oleh kekuatan panca indera. Bila nilai, kekuatan, dan kesukaan kehidupan didasari oleh dominasi panca indera diri, maka diri hanya akan berpacu dan berkompetisi terhadap hal-hal yang diinginkan oleh ego dan nafsu.

Suatu ketika saya menemukan seorang teman sedang begitu kekosongan hidup, kebingungan, dan dalam depresi berat. Padahal, dia seorang pemimpin perusahaan dengan ribuan karyawan, dengan kelengkapan fasilitas hidup yang luar biasa. Penampilan dirinya sangat mempesona banyak orang, tapi dia sendiri merasakan hidupnya penuh tekanan dalam kebosanan rutinitas tanggung jawab.

Dia menceritakan tentang begitu beratnya tanggung jawab dia terhadap pekerjaan dan kehidupan. “Setiap pagi, bangun dari tidur, terasa begitu berat hidup ku.” Kata dia. “Aku merasa setiap hari harus menunggang singa lapar, dan aku harus dapat mengendalikan singa lapar tersebut. Bila tidak, aku akan dimangsa oleh singa lapar.” Kata dia  memperumpamakan hidupnya.

Apakah hidup yang sangat sederhana ini harus seberat seperti yang dipikirkan oleh temanku itu? Hidup adalah pengalaman yang berbeda antara satu orang dengan yang lain. Oleh karenanya, kadang-kadang sangatlah tidak mudah untuk memahami apa yang menuntun hidup seseorang. Belum tentu hal terbaik yang kita pikirkan dapat menjadi obat bagi orang-orang yang merasa tidak nyaman dengan hidupnya.  Hidup adalah sebuah misteri yang hanya melalui kesadaran diri sendiri dapat ditemukan jawabannya, bukan melalui pandangan atau nasehat spiritual orang lain.

Setiap manusia wajib mencari makna hidupnya sendiri. Hidup ini tidak sekedar untuk larut bersama rutinitas dan tanggung jawab. Tapi, diperlukan motivasi untuk menemukan makna dari setiap perjuangan hidup, agar kehidupan dapat memberikan kekuatannya untuk mendorong diri melalui semua hal-hal yang disukai dan yang tak disukai.  Jangan sampai membiarkan diri terjebak dalam keadaan mapan, karena keadaan mapan berpotensi menghilangkan kemauan untuk hidup dalam perubahan.

Tujuan hidup yang menyehatkan diri sendiri adalah memberi kontribusi positif kepada kehidupan, bukan untuk mendapatkan lebih banyak dari kehidupan. Bila diri selalu berharap untuk mendapatkan lebih banyak dari kehidupan, maka diri akan hidup dalam tekanan dan kekosongan hidup. Menemukan diri melalui nilai-nilai sejati kehidupan yang disukai akan menjadi alat yang menciptakan keajaiban untuk kebahagiaan diri sendiri.

Sukses itu tidak boleh menjadi tujuan hidup, tapi sukses harus dijadikan irama yang mengiringi setiap langkah hidup menuju puncak kebahagiaan tertinggi. Semakin Anda terobsesi mengejar sebuah sukses, semakin Anda akan menghadapi banyak cobaan dan tantangan. Oleh karena itu, fokuskan hidup untuk melayani nilai-nilai kehidupan yang Anda pilih. Lalu, lakukan hal-hal yang harus Anda lakukan melalui gairah dan motivasi hidup yang tinggi. Selanjutnya, biarkan hal-hal terbaik datang ke dalam hidup Anda dan membesarkan Anda bersama sukses yang ditakdirkan untuk Anda.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

BUSINESS & ECONOMICS QUOTES

“Harga Emas Yang Terus Meroket Dan Mencetak Rekor Harga Baru Adalah Pertanda Bahwa Nilai Uang Dari Negara Mana Pun Mulai Tidak Dipercaya.” – Djajendra

“Memperkuat Jumlah Aset Likuid Perusahaan Di Masa Krisis Keuangan Akan Menjamin Kelangsungan Bisnis Dan Operasional.” – Djajendra

“Ketika Sebuah Produk Unggul Di Pasar, Para Kompetitor Akan Mengatur Strategi Untuk Menciptakan Produk Tandingan.” – Djajendra

“Perdagangan Yang Sehat Adalah Ketika Pedagang Mampu Berdagang Dengan Memahami Realitas Ekonomi Dan  Daya Beli Konsumen.” – Djajendra

“Di Zaman Ini, Ekonomi Adalah Mindset Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya Dengan Melakukan Apa Saja Demi Uang.” – Djajendra

“Ekonomi Hari Ini Adalah Ekonomi Komersial Yang Menguangkan Semua Hal Demi Keuntungan Maksimal. “ – Djajendra

“Investasi Dan Risiko Adalah Dua Hal Yang Selalu Hidup Bersama Dan Saling Membutuhkan.” – Djajendra

“Siapa Pun Boleh Menjadi Sangat Pintar Dalam Hal Investasi, Tapi Tidak Ada Seorang Pun Di Dunia Ini Yang Mampu Memperhitungkan Risiko Dengan Tepat.” – Djajendra

“Anda Pasti Memiliki Banyak Waktu Jeda Untuk Beristirahat, Tapi Kehidupan Anda Tidak Memiliki Sedetikpun Waktu Jeda.” – Djajendra

“Jangan Terlalu Terlenah Dengan Angka-Angka Ekonomi Makro, Tapi Perhatikan Sifat Dari Angka-Angka Ekonomi Makro Tersebut.” – Djajendra

”Berbisnis Itu Sama Seperti Berperang, Perlu Menyiapkan Semua Kekuatan Internal Dengan Sempurna, Lalu Mempelajari Kekuatan Dan Kelemahan Lawan, Dan Pada Akhirnya Harus Mampu Menaklukkan Semua Kekuatan Lawan.” – Djajendra

“Ketika Kehidupan Anda Kalah Dengan Inflasi, Maka Anda Akan Hidup Dalam Kekurangan. “ – Djajendra

”Bisnis Yang Unggul Muncul Dari Pengetahuan Bahwa Penjualan Dan Profit Harus Selalu Dihasilkan Dengan Maksimal.” – Djajendra

“Menjadi Pengusaha Itu Tidak Sulit, Asal Anda Siap Hidup Dengan Penghasilan Yang Tidak Pasti.” – Djajendra

“Berbisnis Itu Sama Seperti Berperang, Perlu Menyiapkan Semua Kekuatan Internal Dengan Sempurna, Lalu Mempelajari Kekuatan Dan Kelemahan Lawan, Dan Pada Akhirnya Harus Mampu Menaklukkan Semua Kekuatan Lawan.” – Djajendra

”Sebuah Perusahaan Tidak Sekedar Sebuah Unit Bisnis Milik Perorangan, Tapi Merupakan Aset Bangsa Yang Harus Dilindungi Oleh Negara Untuk Menjaga Keamanan Dan Keberlanjutan Kemakmuran Ekonomi Bangsa Tersebut.” –Djajendra

“Untuk Menghindari Krisis Ekonomi, Janganlah Bekerja Dengan Mental Spekulasi, Janganlah Berkeluh – Kesah Ketakutan, Tapi Bekerjalah Dengan Mental Kalkulasi. Dan, Pagari Setiap Benih Risiko Krisis Sejak Dini.” – Djajendra

“Inti Dari Penyelesaian Krisis Adalah Fokus Pada Semua Keunggulan Perusahaan, Dan Memberdayakan Semua Keunggulan Tersebut Dengan Menggunakan Rasa Percaya Diri, Semangat, Reputasi, Kredibilitas, Antusias, Serta Kerja Sama Dengan Semua Stakeholder Secara Komplit Dan Total.” – Djajendra

“Perusahaan Yang Pintar Pasti Membangun Karakter Pimpinan, Karyawan, Dan Customer Yang Mampu Menyatu Membangun Daya Tahan Perusahaan Dalam Menghadapi Ketidakpastian Bisnis. Termasuk, Bisa Mempertahankan Daya Saing, Produktivitas Dan Profitabilitasnya.” – Djajendra

“Industri China Adalah Industri Yang Terkenal Berkemampuan Memproduksi Barang-Barang Berharga Murah. Kalau Mau Bersaing Pelajarilah Kelebihan Industri China Ini, Jangan Sekedar Takut Dan Berkeluh-Kesah.” – Djajendra

“Dalam Era ACFTA Ini Para Pengusaha Dan Pemerintah Harus Bertanggung Jawab, Untuk Menjadikan Setiap Komponen Perekonomian Menjadi Lebih Efektif Dan Efisien. ” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

GOOD CORPORATE GOVERNANCE QOUTES

“Sangat Mudah Untuk Mengukur Keuntungan Bisnis, Tapi Hasil Akhirnya Selalu Tergantung Dari Perilaku Etis Stakeholder.” – Djajendra

“Orang-Orang Tanpa Integritas Akan Menggunakan Segala Ketidakjujuran Untuk Mendapatkan Apa Yang Mereka Inginkan.” – Djajendra

“Politik Kantor Adalah Bagian Dari Politik Korporasi Untuk Bisa Menjalankan Strategi Kekuasaan Dengan Kekuatan Penuh Untuk Kinerja Maksimal.” – Djajendra

“Manajemen Yang Kuat Lahir Dari Kerja Sama Yang Solid Untuk Menghitung Semua Potensi Risiko Melalui Integritas Diri Yang Terhormat.” – Djajendra

“Buruh Adalah Stakeholder Yang Sangat Penting Untuk Membangun Bisnis Yang Kuat Dan Solid.” – Djajendra

“Perusahaan Dibuat Untuk Menciptakan Lebih Banyak Kekayaan Dan Membuat Para Pemiliknya Mampu Mencapai Puncak Kesuksesan Kehidupan Ekonomi.” – Djajendra

“Reputasi Perusahaan Akan Lahir Dari Kekaguman Setiap Stakeholder Atas Perilaku Bisnis Yang Memenuhi Kebutuhan, Kenyamanan, Dan Keadilan.” – Djajendra

“Kegagalan Dalam Internal Kontrol Selalu Disebabkan Oleh Perasan Dan Pikiran Yang Menganggap Diri Dan Organisasinya Terlalu Ekselen, Sehingga Mereka Tertidur Di Dalam Kesombongan.” – Djajendra

“Karyawan Dan Pimpinan Yang Berintegritas Akan Menciptakan Ruang Dan Waktu Kerja Yang Beretika, Serta Selalu Menyelesaikan Semua Tantangan Dengan Solusi Yang Beretika.” – Djajendra

“Integritas Menggambarkan Kepribadian Seseorang Dan Menjadi Semacam Alat Pengukuran Karakter Untuk Menentukan Perilaku Seseorang.” – Djajendra

“Etika Bisnis Akan Kuat Bila Kebijakan Moral, Aturan Moral, Dan Sistem Kehidupan Yang Beretika Menjadi Fondasi Dalam Perilaku Stakeholder.” – Djajendra

“Setiap Perusahaan Yang Ingin Kuat Harus Berbudaya, Beretika, Dan Berkepemimpinan Yang Baik.” – Djajendra

“Kepercayaan Adalah Kekuatan  Yang Harus Diperjuangkan Melalui Nilai-Nilai Tata Kelola Perusahaan Yang Berintegritas Dan Beretika.” – Djajendra

“Kepercayaan Adalah Kekuatan  Yang Harus Diperjuangkan Melalui Nilai-Nilai Tata Kelola Perusahaan Yang Berintegritas Dan Beretika.” – Djajendra

“Perkembangan Teknologi Di Kantor Mengharuskan Karyawan Untuk Menghilangkan Kepentingan Pribadi Di Kantor, Dan Meningkatkan Pelayanan Berkualitas Kepada Perusahaan Dan Stakeholders.” – Djajendra

“Budaya Yang Berkualitas Mengkonfirmasi Kemanjuran Budaya Dalam Menciptakan Motivasi Buat Mendorong Setiap Orang Untuk Meraih Prestasi Tertinggi.” – Djajendra

“Tanpa Visi Dan Tujuan Yang Jelas, Anda Akan Hilang Dan Tenggelam Dalam Kesibukan Kehidupan Rutinitas Anda.” – Djajendra

“Kekuasaan Tertinggi Dalam Hal Operasional Di Perusahaan Terletak Pada Dewan Direksi. Karena Itu, Dewan Direksi Harus Menjadi Contoh Positif Pelaksanaan Good Corporate Governance Di Perusahaan.” – Djajendra

“Pekerjaan Yang Anda Lakukan Tidaklah Berdiri Sendiri, Tapi Didalamnya Ada Hak Dan Kepentingan Para Stakeholders.” – Djajendra

“Good Corporate Governance Lahir Dan Berkembang Sebagai Respons Terhadap Kegagalan Korporasi Dalam Mengatasi Krisis Ekonomi Dan Kejahatan Yang Dilakukan Oleh Para Stakeholders.” – Djajendra

“Tanpa Pengawasan Dan Pengorganisasian Yang Baik, Perusahaan Berpotensi Merusak Fondasinya.” – Djajendra

“Fakta Integritas Hanya Akan Berfungsi Dengan Baik, Bila Pengawasan Terhadap Fakta Integritas Juga Dilakukan Dengan Integritas Tinggi.” – Djajendra

“Perbedaan Antara Good Corporate Governance Dan Bad Corporate Governance Ada Di Dalam Integritas Stakeholders.” – Djajendra

“Remunerasi Harus Diikuti Dengan Mencerdaskan  Karyawan Melalui Etika Bisnis Dan Code Of Conduct.” – Djajendra

“Perubahan Dari Budaya Lama Ke Budaya Baru Memerlukan Infrastruktur Yang Kuat Untuk Mendukung Proses Perubahan.” – Djajendra

“Jika Sebuah Bisnis Berjalan Dengan Model Kemitraan Yang Saling Membesarkan, Maka Kemakmuran Akan Menjadi Hasil Akhir Dari Kemitraan Tersebut.” – Djajendra

“Jika Prinsip-Prinsip Terbaik Diabaikan, Hal Itu Sama Artinya Mengundang Risiko Merusak Semua Potensi Sukses.” – Djajendra

“GCG Tidak Akan Bermanfaat Bila Perusahaan Menganggap GCG Adalah Peraturan Yang Bersifat Normatif, GCG Hanya Akan Bermanfaat Saat Stakeholders Menjadikannya Kultur  Di Kesehariannya.” – Djajendra

“Dalam Lingkungan Kerja Yang Terpercaya Semua Stakeholders Akan Mendapatkan Hasil Kinerja Korporasi Dengan Adil.” – Djajendra

“Good Corporate Governance Akan Menjadi Alat Manajemen Yang Andal, Bila Pimpinan Berintegritas Untuk Menjalankannya Dengan Sepenuh Hati.” – Djajendra

”Pengetahuan Tentang Kebaikan Membangun Jalan Kebenaran. Kesadaran Untuk Menjalankan Kewajiban Membangun Rasa Tanggung Jawab. Cinta Membangun Pikiran Dan Perasaan Menjadi Lebih Baik. Kepedulian Membangun Keharmonisan Hubungan Baik.” – Djajendra

“Perusahaan Yang Tidak Mampu Menggali Nilai-Nilai Luhurnya Untuk Tujuan Memuliakan Setiap Stakeholder, Akan Kehilangan Kebesarannya.” – Djajendra

“Saat Anda Berpikir Good Corporate Governance Itu Teori; Saat Anda Berpikir Risk Management Itu Lelucon; Saat Anda Berpikir Bisnis Itu Milik Anda Pribadi. Saatnya Anda Melakukan Interospeksi Diri Secara Mendalam Untuk Menjadi Pribadi Yang Lebih Jujur Dan Lebih Berintegritas Pada Dunia Bisnis.” – Djajendra

“Ketika Orang Bijaksana Meragukan Kejujuran Lingkungannya Untuk Menciptakan Kebaikan, Maka Keyakinan Dan Kepercayaan Diri Telah Tergoncangkan Oleh Badai Keraguan.” – Djajendra

“Hubungan Kepercayaan Yang Dibangun Atas Fondasi Integritas Untuk Saling Memberi Dan Saling Bertoleransi, Tetap Akan Abadi Dan Tidak Akan Pernah Rusak Oleh Kepentingan Pribadi.” – Djajendra

”Ketika Pemimpin Dan Karyawan Menjalankan Budaya Konspirasi Buat Kepentingan Pribadi, Maka Good Governance Akan Mati.” – Djajendra

“Jika Anda Berusaha Memahami Dan Menjalankan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance Secara Bijaksana, Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Dengan Kualitas Diri Yang Sangat Tinggi.” – Djajendra

“ Saudara-Saudara Sekalian, Saya Sebagai Pimpinan Anda Tidak Begitu Mempersoalkan Masalah Kejeniusan Dan Kepintaran Anda. Buat Saya Hal Yang Paling Penting Adalah Etika, Moral, Dan Kepatuhan Anda Semua Kepada Nilai-Nilai Kerja Perusahaan. Sepintar Apa Pun Anda, Jika Anda Melanggar Etika, Moral, Dan Nilai-Nilai Kerja Perusahaan; Saya Pasti Akan Mengeluarkan Surat Peringatan, Dan Mungkin Juga Meminta Anda Untuk Segera Meninggalkan Perusahaan.” – Direktur Sdm Sebuah Perusahaan Swasta

”Bisnis Itu Seperti Air Yang Selalu Mengalir Dengan Caranya Sendiri, Tanpa Perduli Pada Apapun, Dan Terus Mengalir Menerobos Setiap Hambatan Untuk Mencapai Hasrat Dan Kepentingan Dari Yang Lebih Kuat Dan Lebih Cerdik. ” – Djajendra

“Membiarkan Setiap Orang Menjadi Juru Bicara Perusahaan Kepada Publik Adalah Perbuatan Yang Berpotensi Mengundang Bencana Ke Dalam Perusahaan.” – Djajendra

“Warga Perusahaan Yang Baik Adalah Pribadi Dengan  Kesadaran Diri Sendiri Untuk Menjalankan Tugas Dan Tanggung Jawab, Dengan  Berpedomankan Etika Bisnis Dan Code of Conduct.” – Djajendra

“Temukan Nilai-Nilai Kebaikan Dan Keadilan Untuk Mendukung Profesionalisme Bisnis Anda, Agar Bisnis Anda Dicintai Oleh Setiap Stakeholder Di Sepanjang Zaman.” – Djajendra

“Bila Karyawan Dan Pimpinan Patuh Menjalankan Kegiatan Bisnis Perusahaan Dengan Berpedomankan Pada Etika Bisnis Dan Code Of Conduct, Maka Perusahaan Pasti Terhindarkan Dari Berbagai Bencana Risiko.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

CUSTOMER SERVICE EXCELLENCE QUOTES

“Perusahaan Pemenang Adalah Yang Melayani Pelanggannya Dengan Hati Dan Dedikasi Yang Besar, Untuk Kemudian Menguasai Pasar Dengan Cara Memenangkan Hati Pelanggan.” – Djajendra

“Jangan Meremehkan Kecerdasan Emosional Dalam Memberikan Pelayanan Pelanggan Berkualitas Yang Etis.” – Djajendra

“Mayoritas Pebisnis Lahir Karena Tidak Punya Uang, Tapi Mereka Punya Gagasan Terhadap Produk Dan Jasa Sesuai Kebutuhan Dan Harapan Pelanggan.” – Djajendra

“Pelayanan Publik Berkualitas Akan Muncul, Saat Nilai-Nilai Etika Ditegakkan Melalui Integritas, Untuk Memberikan Pelayanan Berkualitas Buat Keragaman Warga Negara Dalam Mendapatkan Kepuasan Dan Keadilan.” – Djajendra

“Budaya Pelayanan Haruslah Unik Agar Orang-Orang Bisa Merasakan Kelebihan Dari Perilaku Budaya Pelayanan Yang Ditawarkan.” – Djajendra

“Semakin Banyak Bank Dipercaya Oleh Stakeholder Di Sebuah Negara, Maka Semakin Kuatlah Fondasi Perekonomian Negara Tersebut.” – Djajendra

“Pelayanan Berkualitas Berarti Membangun Hubungan Kepercayaan Dan Memperkuat Nilai-Nilai Untuk Saling Membantu Dalam Setiap Keadaan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Terbaik Membutuhkan Nilai Dan Kebiasaan Pelayanan Beretika, Dalam Pengawasan Manajemen Yang Berintegritas Untuk Pelayanan.” – Djajendra

“Landasan Pelayanan Berkualitas Adalah Merawat Loyalitas Dengan Cara Memahami Kebutuhan Pelanggan.” – Djajendra

“Raut Wajah Berseri Dengan Senyuman Tulus Untuk Memberikan Yang Terbaik Buat Orang Yang Dilayani Akan Menjadikan Anda Unggul Dalam Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“Customer Service Menanggung Beban Yang Cukup Berat Atas Setiap Kekeliruan Dari Tim Marketing Dan Tim Penjualan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Terbaik Membutuhkan Nilai Dan Kebiasaan Pelayanan Beretika, Dalam Pengawasan Manajemen Yang Berintegritas Untuk Pelayanan.” – Djajendra

“Pelayanan Tanpa Etika Bisnis Hanya Akan Menghasilkan Perasaan Merugikan Dan Perasaan Tidak Nyaman Pelanggan.” – Djajendra

“Pelanggan Adalah Kekuatan Yang Menghidupi Sebuah Bisnis Dan Tanpa Pelanggan Tidak Akan Ada Bisnis.” – Djajendra

“Perasaan Nyaman Pelanggan Terhadap Produk, Jasa, Dan Pelayanan Adalah Aset Tidak Terlihat Yang Akan Membuat Bisnis Menjadi Besar.” – Djajendra

“Pelayanan Sempurna Ternyata Tidak Ditentukan Oleh Perilaku Pemberi Pelayanan, Tapi Lebih Banyak Ditentukan Oleh Persepsi Dan Perasaan Dari Penerima Pelayanan.” – Djajendra

“Di Saat Customer Service Merasa Takut Dengan Suara Telepon Berdering, Maka Di Saat Itu Pelayanan Berkualitas Telah Gagal Diberikan.” – Djajendra

“Pelayanan Merupakan Sebuah Perilaku Yang Terus-Menerus Wajib Diperbaiki Untuk Bisa Menjadi Lebih Manusiawi Terhadap Yang Dilayani.” – Djajendra

“Setiap Orang Di Tempat Kerja Harus Dilatih Untuk Menjadi Pribadi-Pribadi Yang Sangat Menyenangkan Dan Sopan Kepada Pelanggan.” – Djajendra

“Sifat Dan Perilaku Positif Dalam Hati Yang Bahagia Akan Menghasilkan Keunggulan Pelayanan Yang Luar Biasa. “ – Djajendra

“Senyuman Tulus Bersama Bahasa Tubuh Yang Rendah Hati Dalam Keikhlasan Hati Untuk Melayani, Menciptakan Hasil Pelayanan Yang Luar Biasa Dan Sangat Menyentuh Hati.” – Djajendra

“Di Saat Pelayanan Sempurna Anda Mendapatkan Komplain Dari Pelanggan, Janganlah Berdebat, Tapi Tetaplah Tersenyum Untuk Memperbaiki Kekurangan Anda.” – Djajendra

“Bila Pelanggan Komplain Dan Marah Jangan Dibalas, Tapi Berikan Bantuan Dengan Penuh Respek.” – Djajendra

“Semakin Peduli Dan Semakin Cinta Anda Kepada Pelanggan Anda, Semakin Setia Pelanggan Anda Berbisnis Dengan Anda.” – Djajendra

“Seorang Penjual Yang Hebat Tahu Bahwa Ia Harus Membangun Jembatan Abadi Untuk Dapat Menghubungkan Dirinya Dengan Orang Lain Dalam Setiap Waktu Dan Zaman.” – Djajendra

“Saya Selalu Hadir Ke Tempat Pelatihan Sebagai Seorang Murid Yang Pembelajar. Sebab, Sering Sekali Saya Menemukan Para Guru-Guru Yang Luar Biasa Di Tempat Pelatihan, Dan Para Guru-Guru Ini Selalu Memperkaya Pengalaman Dan Wawasan Saya. “ – Djajendra

“Pelanggan Anda Butuh Perhatian Dan Dukungan Dari Anda. Tugas Anda Adalah Menyiapkan Etika Dan Emosi Yang Berintegritas Untuk Para Pelanggan Anda.” – Djajendra

“Mendengarkan Adalah Bagian Terpenting Dari Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“ Loyalitas Pelanggan Akan Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan Dengan Biaya Yang Minimal.” – Djajendra

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

“Anda Akan Sukses Bila Mau Melayani Stakeholders Dengan Hati Yang Tulus Dan Ikhlas.”- Djajendra

“Tidak Semua Orang Memiliki Kemampuan Menjadi Customer Service, Diperlukan Bakat-Bakat  Hebat Yang Sabar, Tegar, Bersikap Baik, Dan Selalu Berpersepsi Positif Tentang Orang Lain Untuk Memberikan Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

Anda Memberikan Pelayanan Berkualitas Kepada Pimpinan Dan Kolega Di Kantor, Maka Anda Akan Dihormati Dan Disegani.” – Djajendra

“Karyawan Yang Berkualitas Adalah Karyawan Yang Bisa Melayani Stakeholders Dengan Integritas Dan Etika Yang Berkualitas.” – Djajendra

”Bisnis Yang Hebat Bukan Tercipta Oleh Segudang Uang Emas, Tetapi Tercipta Oleh Segudang Hubungan Baik Di Antara Karyawan, Customer, Dan Shareholder.” – Djajendra

“Di Pikiran Bawah Sadar Setiap Pelanggan, Tersimpan Harapan Besar Untuk Dilayani Secara Sempurna Agar Mereka Dapat Menikmati Pelayanan Terbaik Dari Bisnis Anda.” – Djajendra

“Berkeluh-Kesah Di Zaman Krisis Tidaklah Bijak, Mencari Solusi Cerdas Di Zaman Krisis Adalah Bijak. Anda Butuh Langkah-Langkah Bijak Untuk Membuat Pelanggan Anda Loyal, Agar Bisnis Anda Survive Di Zaman Krisis.”-Djajendra

“Setiap Individu Dan Lembaga-Lembaga Bisnis Dan Non Bisnis Harus Mulai Merevolusi Dirinya Masing-Masing Buat Membangun Budaya Pelayanan Publik Yang Terbaik.” – Djajendra

“Pelayanan Dari Hati Terjujur Akan Memancarkan Energi Baik. Walaupun Saya Berdiri Dari Suatu Jarak Yang Tidak Sangat Dekat, Tapi Saya Bisa Menangkap Semangat, Aura Baik, Energi Baik, Dan Sikap Tulus Dari Petugas Taksi Tersebut.”- Djajendra

“Pelayanan Kepada Pelanggan Tidak Sekedar Rutinitas Dari Para Front Liner, Tetapi Merupakan Pekerjaan Lintas Unit Kerja, Di Dalamnya Termasuk Unit Kerja Operasional Dan Unit Kerja Non Operasional, Untuk Secara Bersama – Sama Menciptakan Mutu Terbaik Buat Kebahagiaan Pelanggan Dan Buat Keuntungan Perusahaan.” – Djajendra

”Pelayanan Yang Baik Selalu Dimulai Dari Sikap Baik Dan Antusias Untuk Memberikan Kebahagiaan Kepada Orang Lain Melalui Pelayanan Berkualitas.” – Djajendra

“Banyak Orang Merasa Cukup Berpengalaman Dan Cukup Pintar Untuk Memberi Pelayanan Kepada Orang Lain , Tapi Tidak Cukup Pintar Untuk Membangun Karakter Diri Buat Melayani.” – Djajendra

“Customer Anda Bukan Maharaja Dan Maharani Dengan Mahkota Keabadian Untuk Dilayani Seperti Para Dayang Melayani Raja Dan Raninya, Tapi Customer Anda Adalah Sumber Utama Penghasilan Bisnis Anda Yang Wajib Anda Rawat Dan Jaga Dalam Sebuah Manajemen Pelayanan Yang Tangguh Dan Kokoh.”- Djajendra

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

“Sangatlah Mudah Untuk Menyusun Dan Merancang Sebuah Standard Pelayanan Sempurna; Sangatlah Mudah Untuk Membungkus Fisik Kantor Dengan Eksterior Dan Interior Yang Indah; Sangatlah Mudah Untuk Memberikan Seragam Terbaik Kepada Front Liner Anda, Tetapi Bila Semua Itu Tidak Diisi Dengan Roh Kebaikan, Maka Akan Terlihat Kering Dan Terkesan Direkayasa Untuk Sebuah Pelayanan Yang Belum Tentu Dinikmati Oleh Pelanggan.”-Djajendra

”Tim Customer Service Harus Di Isi Oleh Orang-Orang Yang Berkualitas Dengan Karakter Yang Melayani, Bukan Dengan Karakter Yang Minta Dilayani.” – Djajendra

“Pelanggan Yang Masih Mau Curhat Dan Komplain Tentang Ketidaksempurnaan Pelayanan Perusahaan Adalah Pelanggan Setia Yang Menyempurnakan Kekurangan Perusahaan.” – Djajendra

“Pelayanan Pelanggan Yang Berkualitas Adalah Tanggung Jawab Dari Setiap Orang Diperusahaan, Tapi Juga Merupakan Sikap Hidup Dari Frontliner Kepada Pelanggan.” – Djajendra

” Layanan Pelanggan Merupakan Permainan Tim Untuk Memenangkan Kompetisi Bisnis. Jadi, setiap orang diperusahaan wajib untuk Saling Menyatu Dalam Semangat Untuk Menarik Lebih Banyak Pelanggan.”-Djajendra

“ Gaya Marketing Dari Mulut Ke Mulut Yang Dilakukan Dengan Komunikasi Persuasif Akan Menjadi Magnet Besar Yang Menarik Customer Mencintai Produk Dan Jasa Anda.” – Djajendra

”Jiwa Terdalam Dari Para Front Liner Bisnis Rumah Makan Haruslah Didasari Oleh Prinsip Pelayanan Yang Berkarakter Ikhlas, Tulus, Luwes, Berempati, Baik Hati, Jujur, Sopan Santun, Bekerjasama, Penuh Senyum, Serta Bermental Positif Untuk Memahami Orang Lain Dalam Setiap Proses Kerja.” – Djajendra

“Kita Semua Harus Jujur Bahwa Untuk Membangun Sebuah Etos Kerja Yang Baik Dibutuhkan Sebuah Habitat Kerja Yang Dipenuhi Integritas Untuk Melayani.” – Djajendra

“Menjadi Customer Service Bukanlah Pekerjaan Mudah, Dan Tidak Boleh Asal-Asalan. Diperlukan Pribadi-Pribadi Hebat Dengan Kekuatan Sikap Baik Untuk Melayani Pelanggan.” – Djajendra

“Pelanggan Adalah Pohon Harta Yang Selalu Akan Menghasilkan Buah Kekayaan Buat Perusahaan. Perusahaan Yang Cerdas Akan Menjaga Kebahagiaan Pelanggan Dengan Pelayanan Yang Penuh Rendah Hati.” – Djajendra

“Saat Anda Mampu Berkomunikasi Secara Bijak, Saat Anda Mampu Memberi Pelayanan Prima Secara Cerdik, Maka Sejak Detik Itu Anda Akan Menjadi Bintang Yang Bersinar Terang Bersama Organisasi Anda, Dan Anda Akan Menjadi Pengalaman Yang Menyenangkan Di Hati Dan Pikiran Pelanggan Anda.”-Djajendra

”Seorang Penjual Yang Cerdas Selalu Berupaya Untuk Bisa Memahami Bahasa Pelanggan, Agar Dia Bisa Memberikan Pelayanan Berkualitas Buat Pelanggan.” – Djajendra

”Perusahaan Pemenang Adalah Yang Melayani Pelanggannya Dengan Hati Dan Dedikasi Yang Besar, Untuk Kemudian Menguasai Pasar Dengan Cara Memenangkan Hati Pelanggan.” – Djajendra

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN CUSTOMER SERVICE ETHICS DJAJENDRA PROGRAM 1 HARI 8 JAM

PELATIHAN CUSTOMER SERVICE ETHICS

PEMBICARA: DJAJENDRA

PROGRAM 1 HARI 8 JAM 4 SESI

JUDUL: ACHIEVING EXCELLENT SERVICE THROUGH CUSTOMER SERVICE ETHICS

“Customer Service Dengan Etika pelayanan Tahu Bahwa Kesuksesan Perusahaan Sangat Tergantung Pada Persepsi Pelanggan, Yaitu Saat Pelanggan Merasakan kebaikan Dan Kejujuran Dari Pelayanan Perusahaan.”-Djajendra

DESKRIPSI

Etika merupakan prinsip moral yang mengatur atau mempengaruhi perilaku seseorang. Etika dalam bisnis sangat penting karena perusahaan bekerja dengan stakeholder dalam sebuah komunitas yang berorientasi kepada pelayanan, dan para stakeholder tersebut harus dapat mempercayai perusahaan, agar bisnis yang dijalankan perusahaan selalu unggul dan mampu menempatkan reputasi dan kredibilitas  di mindset stakeholder. Etika pelayanan merupakan perilaku dalam memberikan pelayanan yang etis sesuai janji dan komitmen. Perilaku pelayanan yang dipengaruhi oleh kejujuran, emosi baik, kepercayaan diri, tanggung jawab, kepatuhan pada kode etik pelayanan,  dan integritas diri untuk pelayanan berkualitas, akan menghasilkan kualitas etika pelayanan yang sempurna.

Pelayanan pelanggan yang etis mencerminkan bagaimana perusahaan berurusan dengan pelanggan melalui tata kelola bisnis yang sehat dan berbudaya. Hal ini akan tercermin dari ketersediaan standar pelayanan, budaya pelayanan, nilai-nilai kerja, kebijakan, dan etos kerja yang diharapkan untuk menjadi perilaku pelayanan yang etis. Mengembangkan lingkungan kerja yang berorientasi kepada pelayanan yang etis, untuk pelanggan eksternal dan internal, merupakan keunggulan yang akan membuat perusahaan selalu sukses di front line. Prinsip-prinsip dan nilai-nilai yang menggambarkan standar perilaku pelayanan yang etis; akan menghasilkan perilaku pelayanan customer service yang fokus pada kebutuhan pelanggan melalui perilaku yang profesional, sabar, tenang, jujur, hormat, berintegritas, terpercaya, dan patuh pada panduan kode etik pelayanan perusahaan.

Program customer service ethics ini akan membantu peserta untuk berperilaku dengan cara kerja yang profesional dan etis dalam lingkungan tempat kerja dan pelayanan bisnis perusahaan. Peserta akan dapat merawat pelanggan melalui pelayanan sempurna yang etis dan berkualitas, seperti memberikan pelayanan prima melalui sikap baik dan pengetahuan etika yang sempurna, menerima dan memuaskan harapan pelanggan, dan menerapkan prinsip-prinsip pelayanan yang patuh pada etika bisnis dan kode etik pelayanan.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, program pelatihan customer service ethics berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa setiap orang dibidang pelayanan harus memahami dan menguasai keterampilan etika pelayanan untuk dapat memberikan pelayanan sempurna kepada pelanggan. Customer service adalah jenis pekerjaan yang membutuhkan banyak interaksi dengan pelanggan sehingga wajib memiliki sikap yang beretika terhadap pekerjaan dan terhadap pelanggan. Customer service harus bertindak dengan kejujuran dan integritas, untuk menghormati dan memperlakukan pelanggan melalui sikap ramah yang etis dan berkualitas tinggi, untuk  bisa memberikan pelayanan unggul.

TUJUAN PELATIHAN

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan:

  1. Bekerja dengan standar etika dan profesionalisme tertinggi.
  2. Bekerja untuk mencapai tingkat kinerja tertinggi.
  3. Memenuhi prinsip-prinsip pelayanan berkualitas.
  4. Mampu memberikan pelayanan kualitas tinggi.
  5. Bekerja secara objektif melalui kompetensi dan perilaku profesional  yang berstandarkan nilai-nilai budaya kerja yang etis.
  6. Menguasai teknik dan strategi etika pelayanan sempurna.
  7. Mampu mengoptimalkan kepribadian diri untuk memberikan pelayanan beretika tinggi.

METODE PELATIHAN

Presentasi, Tanya-Jawab, Diskusi, Brainstorming, Role Play, Games Dan Icebreaker.

MATERI BAHASAN

SESI 1: PENTINGNYA ETIKA DALAM PELAYANAN PELANGGAN (The Importance of Service Ethics)

Sub bahasan sesi 1: Pengertian perilaku etis dan manfaatnya untuk bisnis; sumber, isi dan jenis-jenis etika untuk pelayanan; nilai – nilai etika dalam pelayanan; perbedaan dan persamaan antara hukum, kebijakan dan etika; etika yang baik berarti bisnis yang baik; perilaku etis dalam pelayanan akan meningkatkan loyalitas pelanggan; pemahaman tentang model etika untuk pelayanan sempurna.

SESI 2: KODE ETIK PELAYANAN (Customer Service Code of Ethics)

Sub bahasan sesi 2: prinsip dasar kode etik pelayanan; pemahaman kode etik pelayanan sebagai kewajiban untuk melayani pelanggan/stakeholder; kode etik pelayanan untuk memenuhi harapan, kepentingan, kebutuhan, keuntungan, reputasi,dan kinerja  perusahaan; kode etik pelayanan untuk meningkatkan kredibilitas, profesionalisme, kualitas, keyakinan, integritas, objektivitas, kompetensi profesional, kerahasiaan, perilaku profesional, dan standar teknis pelayanan.

SESI 3: MEMBANGUN KEPERCAYAAN DAN ETIKA LAYANAN PELANGGAN (Building Trust and Customer Service Ethics)

Sub bahasan sesi 3: menjelaskan pentingnya kepercayaan dalam pelayanan; karakteristik yang membedakan kepercayaan berbasis etika dan tanpa etika; cara menjalankan etika untuk mendapatkan kepercayaan dari pelanggan; menjelaskan bagaimana dasar-dasar pengetahuan etika dapat  membantu membangun kepercayaan dan hubungan positif; memahami pentingnya etika dalam semua komitmen dan janji kepada pelanggan; bahaya dari perilaku tidak etis terhadap pelayanan prima.

SESI 4: PENYEDIAAN LAYANAN PELANGGAN YANG UNGGUL( Best Practice – Providing Excellent Customer Service)

Sub bahasan sesi 4: Prinsip dasar untuk menyediakan layanan pelanggan yang unggul; karakter dan kepribadian untuk pelayanan unggul; sikap positif dalam budaya kerja sama yang kolaboratif untuk pelayanan unggul; selalu siap untuk bertemu dengan tantangan dalam pelayanan; mengoptimalkan kecerdasan emosional dalam memberikan pelayanan unggul; mau bertanya, mau berubah, mau mengevaluasi diri, dan mau berpikir kreatif dalam memberikan pelayanan unggul; selalu merasa senang, nyaman, dan bahagia untuk memberikan pelayanan unggul.

PROFILE PEMBICARA

Djajendra Adalah Praktisi, Penulis, Dan Pembicara Di Bidang Manajemen Korporasi.  Tahun 1992 Sambil Bekerja Di Rabobank Indonesia, Djajendra Memulai Kariernya Sebagai Coach Yang Mengajar Di Berbagai Perusahaan Di Indonesia, Malaysia, Dan Singapore, Termasuk Sebagai Dosen Di STIE Perbanas -Jakarta.  Sudah Banyak Audience Yang Pernah Mengikuti Pelatihan Djajendra.  Dalam Setiap Sesi Pelatihan, Djajendra Selalu Fokus Untuk Memberikan  Inspirasi, Motivasi, Wisdom, Success Secrets, Dan Pengetahuan.

Gaya Penyampaian Presentasi Djajendra Bersikap Profesional, Ramah, Perhatian, Dinamis, Energik, Terbuka, Hangat, Realistis, Menyenangkan, Berempati Tinggi, Bersahabat, Dan Membesarkan Hati Audience.

Standar Penyampaian Materi Presentasi Terfokus Kepada ”Best Practices” Dengan Nilai-Nilai Yang Terbuka Terhadap Ide-Ide Baru Yang Positif Dan Bermanfaat Buat Sukses Organisasi Dan Audience.

Seluruh Konsep Pelatihan Djajendra Terfokus Kepada Upaya Memotivasi Dan Membangun Mind Set Positif Dari Audience, Agar Audience Dapat Terinspirasi Untuk Meningkatkan Kualitas Berpikir Dan Bertindak Yang Lebih Efektif, Positif, Dan Cemerlang Di Tempat Kerja.

Karier Kerja Djajendra  Adalah  Sebagai Direktur Operasional Dan Marketing  Bank Putra Multikarsa, Direktur Loka Adipura Exchange, Auditor Rabobank Indonesia, Assisten Manajer Bank Internasional Indonesia, Auditor  Di Kantor Akuntan Publik Sudjendro,  Sebagai Direktur Dan Komisaris Di Beberapa Perusahaan Lainnya. Pendidikan S1 Bidang Ekonomi Akuntansi Di Universitas Trisakti, Program MBA In Banking Di Nitro Institute Of Banking & Finance. CEO Advanced Executive Program Di Kellogg School Of Management Northwestern University, Amerika Serikat. Dan, Mengikuti Advance Banking program Dari Barkeley University Di Hongkong.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile Phone :  08128777083 – 081399256111

Fax    : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com