MENGHITUNG RISIKO KETIDAKKOMPAKKAN TIM MANAJEMEN

“Manajemen Yang Kuat Lahir Dari Kerja Sama Yang Solid Untuk Menghitung Semua Potensi Risiko Melalui Integritas Diri Yang Terhormat.” – Djajendra

Salah satu hal yang sangat menentukan daya tahan sebuah perusahaan adalah kecerdasan tim manajemen dalam menghitung risiko. Setiap langkah perusahaan haruslah dimulai dengan menghitung berbagai potensi risiko. Termasuk, menghitung risiko dari potensi ketidakkompakkan tim manajemen dalam kebersamaannya untuk mengelola semua risiko secara profesional dengan mengabaikan kepentingan pribadi dari masing-masing pihak. Tim manajemen harus selalu mendisiplinkan diri untuk bisa mengatur diri mereka melalui kerja sama yang solid, agar dapat meningkatkan kinerja dengan mengatur dan mengelola semua potensi risiko melalui praktik bisnis yang etis.

Praktik menghitung risiko haruslah dijadikan sebagai budaya kerja yang dipahami dan dituruti oleh semua pihak di dalam perusahaan. Untuk itu, setiap pihak di dalam perusahaan melalui pekerjaannya masing-masing harus bertanggung jawab penuh untuk menemukan potensi risiko. Tim manajemen yang kompak pasti akan selalu bekerjasama satu sama lain melalui nilai-nilai etis dari integritas diri pribadi masing-masing, dan tidak akan membiarkan perusahaannya terjatuh ke dalam krisis hanya karena gagal mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.

Risiko akibat ketidakkompakkan tim manajemen akan membuat tim manajemen menjadi tidak efektif dan efisien dalam menghadapi semua potensi risiko. Bila hal ini terjadi, maka melalui sebuah krisis yang kecil saja kekuatan perusahaan dapat terguncangkan dan menjadi tidak berdaya menjawab situasi buruk. Kekompakkan dan kebersatuan tim manajemen sebagai sebuah tim yang solid dalam kerja sama yang profesional akan menghindarkan perusahaan dari banyak potensi risiko.

Tim manajemen yang profesional akan selalu bekerja atas dasar nilai-nilai budaya perusahaan, dan selalu bersatupadu untuk berjuang bersama dalam kebersamaan yang utuh dan profesional, agar dapat menghindari semua potensi risiko. Tim manajemen yang profesional akan selalu bertindak dengan mengevaluasi potensi risiko dalam setiap keputusan yang diambil. Mereka akan selalu kompak dalam ​​melihat risiko dan bersama menilai  risiko dan menghindari risiko tersebut. Mereka akan memanfaatkan setiap rapat, setiap interaksi, dan setiap brainstorming untuk mengukur apakah ide-ide mereka mengandung risiko atau sudah aman dan terkelola risikonya. Bersama mereka akan  bekerja melalui kebiasaan kerjasama yang  saling menyuarakan gagasan-gagasan etis sambil berharap umpan balik dari satu sama lain.

Menghitung risiko ketidakkompakkan tim manajemen artinya dewan komisaris dan dewan direksi bersama manajer-manajer level puncak lainnya harus selalu bertumbuh bersama kekompakkan dalam kerjasama yang solid dan jujur. Di sini, setiap orang dalam tim manajemen harus selalu berjiwa besar untuk melakukan penghitungan risiko atas keputusan bersama yang dibuat, serta melakukan percobaan untuk menguji apakah keputusan bersama yang dibuat itu sudah bebas risiko. Bila belum bebas risiko; maka secara bersama-sama memfokuskan energi, kecerdasan, dan integritas untuk menemukan risiko. Setelah tim manajemen sudah mampu menemukan risiko; selanjutnya, melakukan identifikasi atas jenis-jenis risiko yang ditemukan; melakukan analisa secara mendalam atas risiko yang ditemukan;  melalui integritas diri yang tinggi, tim manajemen secara bersama-sama dan kompak melihat bahaya dari risiko yang ditemukan; kemudian cerdas mengevaluasi risiko tersebut, dan menghambat risiko tersebut untuk tidak tumbuh dan mengancam perusahaan; serta selalu mampu mendisiplinkan diri secara bersama-sama untuk memonitor dan mengawasi risiko tersebut.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com