SOFT SKILL

SOFT SKILL

“Soft Skill Adalah Dasar Utama Untuk Membuat Organisasi Terhindar Dari Mismanajemen Dan Tetap Bersinar Terang Bersama Kinerja Terhebatnya.” – Djajendra

Salah satu kemampuan yang paling serius dibutuhkan oleh pimpinan dan karyawan adalah belajar menguasai soft skill secara sempurna. Soft skill atau keterampilan yang terkait dengan kepribadian seseorang adalah dasar terpenting untuk membuat sebuah pekerjaan menjadi berkualitas. Tanpa keunggulan soft skill para pimpinan dan karyawan berpotensi menimbulkan mismanajemen di dalam organisasi. Apakah perusahaan, instansi, atau organisasi Anda telah memberikan perhatian penuh pada kebutuhan soft skill pegawai dan pimpinan di kantor? Jika belum, Anda harus segera melakukannya agar perusahaan, instansi, atau organisasi Anda tidak melakukan mismanajemen terhadap aktivitasnya.

Apa itu soft skill? Soft-skills adalah keterampilan atau pengetahuan tentang pemecahan masalah, komunikasi, kualitas pribadi dan etika kerja, interpersonal dan kerja sama, integritas dan moralitas. Setiap individu di tempat kerja wajib untuk menguasai keterampilan dan pengetahuan soft skill tersebut agar mampu menjadi sadar untuk berdedikasi dan berkontribusi melalui keunggulan integritas, etika, dan loyalitas kepada organisasi dan stakeholders.

Keterampilan pemecahan masalah adalah sebuah soft skill yang mengharuskan seseorang untuk selalu berdisiplin dan terampil dalam hal pemecahan masalah. Soft skill pemecahan masalah membangun kebiasaan-kebiasaan atau naluri kerja yang tajam untuk selalu bekerja dengan cara mengidentifikasi masalah sebelum membuat keputusan; untuk selalu merumuskan masalah dengan informasi dan data yang benar sebelum membuat keputusan; untuk selalu melakukan evaluasi dan memiliki solusi alternatif dengan menimbang risiko dan manfaat sebelum membuat keputusan. Dalam soft skill ini setiap orang diharuskan menjadi sangat berdisiplin melalui kebiasaan-kebiasaan berpikir dan bertindak yang terstruktur dalam sebuah proses pemecahan masalah dengan kemampuan untuk mempertimbangkan segala aspek risiko secara tepat dan benar.

Keterampilan komunikasi adalah sebuah soft skill yang mengharuskan setiap orang untuk memiliki keterampilan dan kemampuan mengembangkan dan menyampaikan informasi yang tepat dalam bahasa bicara atau tulisan yang sopan dengan menggunakan kata-kata yang tepat; keterampilan dan kemampuan untuk mendengarkan, memberi dan memahami instruksi, serta berkomunikasi dengan cara – cara yang sesuai dengan situasi dan orang-orang di sekitar. Keterampilan komunikasi yang berkualitas selalu membutuhkan empati dan toleransi agar komunikasi tersebut bisa mengalir dengan lancar melalui perilaku yang santun dan yang saling menghormati.

Kualitas pribadi dan etika kerja adalah sebuah soft skill yang mengharuskan setiap individu untuk memiliki kualitas pribadi dalam upaya meningkatkan prestasi kerja termasuk harga diri, pengelolaan diri, tanggung jawab, dan motivasi. Dalam hal ini individu wajib menyiapkan dirinya secara tegas dan profesional untuk bisa melayani setiap kepentingan organisasi dan stakeholder, dengan kualitas kepribadian unggul untuk bisa menghasilkan kualitas kerja dan kualitas pelayanan unggul.

Keterampilan interpersonal dan kerjasama adalah sebuah soft skill yang mengharuskan individu untuk selalu terampil dan penuh percaya diri dalam hubungan antar pribadi termasuk dalam kerjasama dengan stakeholder. Keterampilan interpersonal dan kerja sama ini selalu dibutuhkan untuk keperluan bernegosiasi dengan orang lain, untuk berpartisipasi sebagai anggota tim, dan untuk menyelesaikan konflik.

Kualitas integritas dan moralitas adalah sebuah soft skill yang mengharuskan individu untuk selalu menjadi jujur dengan diri sendiri dan orang lain; untuk selalu bekerja dengan mematuhi norma-norma, prinsip-prinsip, nilai-nilai, etika, budaya, dan kesetiaan atas dasar moral.

Untuk training hubungi www.djajendra-motivator.com