Uang Adalah Benteng Pertahanan Diri

“Uang Bisa Menjadi Benteng Pertahanan Diri Dan Sekaligus Berpotensi Menjadi Lubang Ancaman Yang Memusnahkan Diri.” – Djajendra

Ketika Anda tidak memiliki uang, maka banyak pengalaman sedih yang harus Anda jalani. Tetapi, di saat Anda memiliki uang banyak dan tidak memahami fungsi dan peran uang tersebut, maka Anda juga berpotensi untuk mengalami banyak pengalaman sedih bersama uang Anda yang banyak itu.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Untuk itu, Anda harus cerdas memahami fungsi dan peran uang di dalam hidup Anda, agar uang Anda itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri Anda dalam setiap proses perjalanan hidup Anda.

Memiliki uang yang banyak adalah dambaan dan harapan banyak orang. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup.Tetapi, tidak semua orang tahu bahwa uang yang banyak itu bisa menjadi benteng pertahanan hidup dan sekaligus menjadi lubang ancaman keselamatan hidup. Artinya, Anda tidak sekedar cukup memiliki uang yang banyak buat memudahkan kehidupan Anda, tapi Anda juga harus cerdas memahami fungsi dan peran uang agar bisa menjadi kekuatan pertahanan diri Anda terhadap ancaman, kekurangan, dan risiko kehidupan dalam bentuk apa pun.

Uang yang baik selalu berasal dari proses nilai tambah dengan integritas diri pada kejujuran dan kebenaran. Biasanya uang yang berasal dari jalan jujur dan benar ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati.  Sebaliknya uang yang didapatkan melalui jalan yang tidak jujur dan tidak beretika berpotensi menciptakan lubang ancaman yang sewaktu-waktu bisa merusak reputasi dan kehormatan.

Uang adalah sebuah alat yang sangat menentukan kualitas hidup. Artinya, di saat uang Anda banyak, dan Anda mampu mengendalikan diri dari segala godaan yang ditawarkan uang, maka Anda berpotensi untuk meningkatkan dan merawat kualitas diri Anda ke arah yang lebih sempurna. Tetapi, di saat uang Anda banyak, dan Anda tidak mampu mengendalikan diri dari ketidakcerdasan Anda memanfaatkan uang Anda, maka Anda berpotensi menurunkan kualitas diri Anda.

Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri dan sekaligus berpotensi menjadi lubang ancaman yang memusnahkan diri. Hanya kecerdasan memahami uang lah yang bisa membuat seseorang bahagia bersama uangnya.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Mempertahankan Dan Memotivasi Karyawan

“Kecerdasan Manajemen Untuk Mengintegrasikan Strategi Perusahaan Ke Mind Set Dan Perilaku Kerja Karyawan Akan Membuat Perusahaan Lebih Kuat.” – Djajendra

Sering saya ditanya oleh pimpinan HRD tentang cara membuat karyawan agar selalu bersemangat untuk menghasilkan kinerja terbaik.  Biasanya saya akan balik bertanya lagi sebelum memberikan  jawaban. Pertanyaan saya sederhana, apakah perusahaan telah mengintegrasikan strategi perusahaan kepada etos kerja dan mind set karyawan? Bila manajemen sudah mengintegrasikan strategi perusahaan ke dalam etos kerja dan emosional karyawan, maka hal ini akan membantu karyawan untuk menempatkan diri pada posisi yang tepat, untuk mengejar sasaran dan target perusahaan dengan optimal. Artinya, kehebatan kerja seorang karyawan sangat ditentukan oleh kecerdasan manajemen untuk mengintegrasikan strategi perusahaan ke mind set dan perilaku kerja karyawan.

Setelah mengintegrasikan strategi perusahaan ke dalam etos kerja, mind set, dan emosional karyawan, perusahaan harus mempengaruhi motivasi kerja karyawan dengan penghargaan, agar sikap dan perilaku karyawan mau mendukung strategi perusahaan.

Penghargaan kepada karyawan dalam bentuk pujian, hadiah, gaji yang menarik, dan lain sebagainya akan mempersambungkan semangat karyawan kepada strategi perusahaan, dan kemudian bekerja secara total buat mewujudkan strategi perusahaan menjadi nyata.

Komunikasi yang bersifat mencerahkan dan memotivasi adalah cara untuk memperkuat loyalitas dan dedikasi karyawan terhadap strategi perusahaan.

Perusahaan harus memperlakukan karyawan sebagai aset terpenting di antara semua aset yang ada di perusahaan. Sebab, mind set perusahaan yang menganggap karyawan sebagai aset terpenting akan menciptakan pendekatan yang menambahkan nilai positif kepada semua aktivitas produktif perusahaan.

Imbalan yang menarik dan penghargaan yang tulus akan menarik motivasi karyawan untuk mengabdi secara total kepada perusahaan. Dan hal ini akan membantu perusahaan untuk menarik orang-orang terbaik untuk bergabung dengan perusahaan; mempertahankan orang-orang terbaik untuk tidak kabur dari perusahaan; dan mampu menjadi alat untuk memotivasi karyawan buat kinerja, reputasi, dan prestasi terbaik.

untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com