Emotional Intelligence – Kompetensi Emosional

“Jika Ingin Emosional Anda Cerdas, Anda Harus Mencintai Kehidupan.” – Djajendra

Di tempat kerja, Anda tidak hanya harus menjadi pintar dengan keterampilan teknis, tapi juga harus pintar untuk menangani perilaku diri sendiri dan orang lain. Bila tidak, Anda akan sulit bekerja untuk memberikan kontribusi terbaik buat perusahaan Anda.

Kecerdasan emosional bukan berarti membuat diri sekedar terkendali dalam sikap baik, tapi membuat diri menjadi lebih berani untuk menghadapi setiap tantangan dan ketidaknyamanan, serta cerdas menghadapi semua risiko dan persoalan tanpa menghindar.

Kecerdasan emosional tidak dibangun dengan cara mengekang perasaan, tapi dibangun dengan cara mengelola perasaan secara efektif.

Kecerdasan emosional bukanlah warisan genetis, tapi merupakan akumulasi kesadaran diri sendiri berdasarkan pembelajaran dari pengalaman hidup.

Anda bisa belajar untuk memiliki kompetensi emosional dengan cara memiliki kesadaran, motivasi, empati, intuisi, hubungan positif, serta mampu mengatur potensi dan bakat dalam keseimbangan diri yang tercerahkan.

Saat kualitas diri Anda dilengkapi dengan kompetensi kecerdasan emosional, maka Anda akan bekerja dengan lebih tenang, tidak membuang-buang waktu, lebih fokus, lebih efektif, lebih tajam, serta tidak bersikap apatis terhadap siapa pun dan apa pun.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Sikap Berani Pemimpin Untuk Keadilan Dan Kebenaran

“Sikap Berani Pemimpin Harus Menjadi Energi Yang Meringankan Beban Berat Orang-Orang Dari Ketidakadilan.” – Djajendra

Pemimpin terbaik akan bekerja untuk melindungi setiap orang dengan adil dan jujur.

Pemimpin terbaik tidak akan membiarkan ketidakadilan menjadi panglima dari kepemimpinannya, tapi kebenaran dan keadilan yang akan menuntun perjalanan kepemimpinannya.

Pemimpin terbaik tidak akan membiarkan kekuasaannya bekerja buat ketidakadilan dan ketidakbenaran, tapi akan mengarahkan kekuasaannya untuk berjuang total buat keadilan dan kebenaran sejati.

Pemimpin terbaik tidak akan memelihara perasaan takut di dalam dirinya, tapi membangun perasaan berani untuk menghapus semua ketidakadilan dan ketidakbenaran melalui integritas sejati.

Pemimpin terbaik akan mendukung sikap beraninya dengan data dan informasi yang benar, agar setiap tindakannya memiliki dasar, manfaat, tujuan, rencana yang berkualitas dan berintegritas.

Sikap berani pasti akan diikuti oleh berbagai macam risiko yang berpotensi mengancam jiwa si pemimpin. Dan disinilah ujian keberanian itu dimulai. Bila si pemimpin takut menghadapi ancaman maut dari realitas di sekitar dirinya, maka sikap berani tersebut tidak akan membawa manfaat apapun buat keadilan dan kebenaran. Tetapi, bila si pemimpin tetap teguh dalam komitmen dan konsistensi sikap, emosi, dan perbuatan, maka si pemimpin akan menjadi pahlawan buat keadilan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com