Pelatihan Etos Kerja – 8 Jam/ 5 Sesi

PELATIHAN EXCELLENT WORKING ETHOS

PROGRAM 1 HARI – 5 SESI

Etos Kerja = Budaya Kerja = Etika Kerja = Kebiasaan Kerja = Perilaku Kerja = Semangat Kerja

“Definisi Etos Kerja Menurut Saya Adalah Semangat Budaya Kerja Yang Mampu Melayani kebutuhan stakeholders Melalui Perilaku Kerja Yang Efektif, Produktif,Dan Berkinerja Terbaik.” – Djajendra

Deskripsi Training Etos Kerja

Kejarlah karir kerja melalui etos kerja terbaik. Jadikan kehidupan kantor sebagai sebuah kerja keras dengan bersedia melakukan semua tugas dan tanggung jawab dengan berkualitas. Untuk meraih prestasi kerja yang tinggi, ada nilai-nilai etos kerja yang wajib diinternalisasikan ke dalam pikiran dan perasaan karyawan. Dan setiap karyawan yang ingin sukses harus bersedia berkorban, berjuang, serta bekerja keras untuk meraih sukses.

Bagi perusahaan, ada begitu banyak perilaku karyawan yang berpotensi  merugikan pertumbuhan perusahaan, seperti: mengeluh, konflik, kurang kreatif, rendahnya komitmen kerja, rendahnya integritas, banyak menuntut, bekerja seadanya, suka menunda-nunda pekerjaan, disiplin kerja yang rendah, malas, kurang inisiatif, daya juang rendah, tidak fokus, sinis, apatis, minim gairah kerja, sulit berubah, kualitas kerja yang rendah, tidak rajin, tidak tekun, kurang antusias, dan kurang motivasi untuk melayani perusahaan. Padahal, perusahaan telah memiliki budaya organisasi, standar kerja, slogan, misi, visi, dan nilai-nilai perjuangan, untuk memberikan arah kepada setiap fungsi dan aspek kerja,  sehingga karyawan seharusnya tidak menyia-nyiakan waktu kerjanya dalam kebingungan, kemalasan, kebosanan, kejenuhan, dan ketidakpastian.

Semua kondisi ini akan membuat perusahaan merasa tidak nyaman, tidak aman, dan tidak puas dengan keadaan karyawannya di tempat kerja. Sebab, hal ini pasti akan mengganggu rencana besar perusahaan untuk menghasilkan karya dan prestasi terbaiknya.

Kenapa semua ini bisa terjadi? Padahal untuk mendapatkan pekerjaan tersebut mungkin para karyawan tersebut harus melalui berbagai test, interview, cobaan, perjuangan, dan pengorbanan. Lantas, kenapa setelah pekerjaan didapatkan karyawan menjadi lupa akan perjuangan dan pengorbanan itu? Semua pertanyaan dan persoalan di atas akan terjawab melalui pelatihan etos kerja ini.

Konsep Dasar Pelatihan

Secara garis besar, pelatihan etos kerja berangkat dari sebuah konsep dasar bahwa setiap karyawan dan pimpinan harus memiliki semangat pengabdian dalam bentuk tanggung jawab total untuk membantu perusahaan menghasilkan kinerja terbaik serta membawa manfaat buat stakeholders.

Tujuan Pelatihan

Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas kerja  karyawan menjadi lebih melayani, berkomunikasi, efektif, produktif, dan unggul.

Manfaat Pelatihan

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:

1. Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk membangkitkan potensi terbaik dari dalam diri, dan memahami bahwa pekerjaan sebagai kewajiban yang harus dikerjakan dengan total dalam tanggung jawab penuh.

2. Peserta Akan Menghargai Pentingnya Kebiasaan Kerja Yang Baik Dan Manajemen Waktu.

3. Peserta Akan Mengembangkan Sikap Dan Nilai-Nilai Yang Akan Membantu Mereka Menjadi Lebih Produktif.

4. Peserta Akan Mengembangkan Keterampilan Dan Teknik Yang Akan Membantu Mereka Menjadi Lebih Produktif.

5. Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk menciptakan tempat kerja yang efektif, harmonis, dan memiliki motivasi untuk bekerja keras membantu semua rencana perusahaan.

6. Peserta akan mendapatkan pencerahan untuk meningkatkan perasaan syukurnya terhadap pekerjaan yang dimiliki sekarang ini, dan mampu memimpin diri sendiri dengan efektif di semua aspek, fungsi, dan peran kerja.

7. Peserta akan mendapatkan pencerahan dan motivasi untuk melakukan kerja sama dengan semua pihak di dalam perusahaan, agar bisa memberikan pelayanan berkualitas kepada semua kepentingan strategis perusahaan.

8. Peserta akan mendapatkan nilai-nilai etos kerja terbaik untuk meningkatkan potensi diri. Antara lain: tanggungjawab, integritas, komitmen, rasa peduli, mental kerja keras, perasaan memiliki perusahaan, Kreatifitas, tekun, disiplin, loyalitas, berdedikasi kepada pekerjaan, berempati, perhatian pada kebutuhan perusahaan, dinamis, energik, terbuka, realistis, dan bersikap profesional terhadap fungsi dan peran kerjanya.

9. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.

10. Peserta dapat mendiskusikan semua persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

Metode Pelatihan

Presentasi langsung, tanya jawab, pencerahan, brainstorming, diskusi, studi kasus, games, role play, perenungan, dan ice breaker.

Materi Pembahasan

Sesi 1: Membangun Budaya Kerja Unggul.

Dalam sesi pertama, peserta akan belajar cara membangun budaya kerja unggul dengan perilaku diri yang berkualitas. Peserta akan dimotivasi untuk memanfaatkan keunggulan dirinya untuk dikontribusikan dalam wujud budaya kerja yang focus pada prestasi dan kinerja.

Coffee Break

Sesi 2: Cara Mengembangkan Etos Kerja Di Perusahaan.

Dalam sesi dua , peserta akan belajar cara untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan etos kerja terbaik. Khususnya, untuk memimpin semua fungsi dan peran kerja dalam semangat untuk  memberikan pelayanan berkualitas kepada perusahaan dan stakeholders.

Lunch Break

Sesi 3: Melukis Bersama – Media kanvas, cat minyak, kuas, dan musik.

Dalam sesi tiga, peserta akan dimotivasi untuk saling berkomunikasi dan bekerja sama dalam sebuah keharmonisan yang sempurna.

Sesi 4: Ciri-Ciri Karyawan Yang Beretos Kerja Terbaik.

Dalam sesi empat, peserta akan  diberi pencerahan dan motivasi untuk memahami ciri-ciri karyawan beretos kerja terbaik, termasuk memahami dampak etos kerja terhadap pertumbuhan  perusahaan dan perkembangan kepribadian  karyawan.

Coffee Break

Sesi 5: Positive Self-Talk ( Musik Dan Lilin).

Dalam sesi lima, peserta akan diberikan nilai-nilai etos kerja unggul, dan melalui proses positif self talk, peserta diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-nilai etos kerja unggul ke dalam dirinya.

Untuk training hubungi:

www.djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 –  021 32168111

Mobile phone :  08128777083 – 081399256111

Fax      : 021- 57 992 842

Email: training@djajendra-motivator.com

Berikan Pujian Kepada Bawahan Anda

“Pujian Yang Tulus Adalah Sikap Baik Yang Akan Memperkuat Sebuah Hubungan.” – Djajendra

Pemimpin yang baik selalu tahu kapan waktu yang tepat, untuk menghargai dan menghormati semua upaya dan kerja keras para bawahan, dengan sebuah pujian yang membesarkan hati bawahan.

Pujian yang tulus berpotensi menghasilkan hubungan kerja yang didasari oleh perasaan empati diantara pimpinan dengan bawahan, dan hal ini merupakan modal untuk melakukan kerja sama yang solid di dalam organisasi.

Pemimpin adalah simbol dan sekaligus energi pemersatu, yang harus cerdas memanfaatkan semua keunggulan bakat dan potensi para bawahan dalam sebuah kolaborasi kerja untuk bisa menghasilkan kinerja dan prestasi yang super hebat.

Melalui pujian yang tulus dan wajar, pemimpin harus bisa membuka pintu hati dari para bawahan, agar para bawahan mau berkarya melalui cara-cara kerja yang penuh etika.

Pujian yang wajar dan yang tidak berlebihan akan mampu memacu semangat kerja dari para bawahan untuk menghasilkan hasil kerja yang lebih berkualitas.

Hubungan kerja yang harmonis lahir dari hal-hal kecil yang membahagiakan hati, diantaranya adalah pujian, melalui pujian pemimpin bisa mengirimkan pesan tentang rasa hormat organisasi kepada para bawahan, yang telah berbakti dan bekerja keras untuk keberhasilan organisasi.

Pujian kepada bawahan adalah sikap positif pemimpin, di mana sikap positif tersebut bisa menjadi kekuatan yang luar biasa untuk membangkitkan rasa percaya diri dan gairah kerja di dalam organisasi.

Setiap pujian kepada bawahan harus berdasarkan prestasi dan kinerja. Bila bawahan tidak berprestasi dan selalu bekerja di bawah standar, maka bukan pujian yang harus diberikan, tapi pencerahan dan motivasi yang harus diberikan, agar bawahan bisa memperbaiki semua kekurangan untuk menjadi yang terbaik.

Pemimpin harus bersikap tegas dan tidak meremehkan bawahan. Sikap tegas dengan disiplin akan membuat para bawahan menjadi lebih berenergi dalam memberikan kontribusi maksimalnya buat keberhasilan organisasi.

Berikan pujian yang tulus kepada bawahan Anda, tapi jangan membuat bawahan Anda merasa angkuh dan sombong oleh pujian yang Anda berikan. Berikan pujian untuk tujuan meningkatkan prestasi dan kinerja organisasi.

untuk training/seminar hubungi www.djajendra-motivator.com

Keragaman Dalam Kehidupan

“Kehidupan Manusia Lebih Berwarna Dari Warna-Warna Yang Ada.” – Djajendra

Setiap individu adalah berbeda dari individu yang lain, setiap kelompok memiliki visi, misi, dan nilai-nilai kehidupan yang unik dan spesial. Tanpa keunikan dan keistimewaan dari masing-masing individu, maka kehidupan akan terlihat hitam putih tanpa warna-warna indah.

Kehidupan memang tercipta oleh warna-warna kehidupan dalam wujud pola hidup dan gaya hidup yang unik dan spesial. Seperti yang Anda lihat saat ini, di mana manusia tumbuh dengan berbagai budaya, bahasa, keyakinan, dan perbedaan fisik. Kehidupan berjalan dengan orang-orang yang berbeda, berkomunikasi dengan bahasa yang unik dan spesial, dan membentuk gaya hidup dan pola hidup yang sesuai dengan kecerdasan batin.

Setiap generasi dalam sebuah budaya wajib secara terus-menerus memperbaiki diri melalui kreatifitas dan inovasi, yaitu dengan cara menambah warna-warna indah dalam gaya hidup dan pola hidup yang unik, yang sesuai dengan tuntutan zaman. Oleh karena itu, Anda harus mengembangkan diri berdasarkan pengalaman dalam kehidupan yang dijalani, dan memperbaiki gaya hidup untuk disesuaikan dengan perubahan menuju kualitas hidup terbaik. Jika tidak, Anda akan terpinggirkan oleh kekuatan perubahan.

Setiap pribadi dan setiap kelompok harus bertumbuh dalam kearifan dan kebijaksanaan tertinggi. Bertumbuh dalam etika dan kebesaran hati untuk lebih bijak melihat warna-warna kehidupan, dan menghormati prinsip-prinsip hidup yang berbeda. Semua keragaman adalah kehendak kehidupan, jadi setiap perbedaan harus dilihat dengan cerdas untuk memperkaya kehidupan.

Mencintai keragaman berarti mencintai berbagai karakter kehidupan yang berbeda dengan diri Anda. Jangan biarkan diri Anda ditaklukkan oleh ego yang berlebihan terhadap kebenaran pola hidup Anda. Jadilah pribadi bijaksanan yang mencintai semua ciptaan, perbedaan, dan keragaman dalam rasa syukur dan rasa kagum pada Sang Maha Pencipta.

Menjadi pribadi yang unik dan spesial bukanlah berarti mengabaikan lingkungan di sekitar, tapi harus selalu bertindak dalam batasan-batasan hidup yang penuh tanggung jawab untuk menghargai dan menghormati perbedaan, sehingga Anda merasa nyaman dan damai di tengah perbedaan dan keragaman kehidupan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com