Loyalitas Anda Pada Perusahaan Atau Manajer?

“Ingatlah Selalu Bahwa Tekad Kita Sendiri Untuk Meraih Sukses Adalah Jauh Lebih Penting Daripada Apapun Juga.” – Abraham Lincoln

Pekerjaan adalah sebuah tanggung jawab. Dan kalau Anda melalaikan tanggung jawab itu, Anda akan kehilangan komitmen untuk berdedikasi kepada pekerjaan Anda. Hasilnya, Anda sulit mendapatkan prestasi dan karir kerja yang terbaik.

Dalam beberapa kasus yang saya temui di tempat kerja, ada orang-orang yang sangat bergantung kepada figure manajer. Loyalitas orang-orang tersebut tidak pada perusahaan, tapi pada manajer. Bila manajer pindah kerja, mereka pun segerombolan pindah kerja mengikuti si manajer. Dan hal ini selalu menjadi pola dan cara mereka memperlihatkan loyalitas mereka kepada si manajer.

Suatu waktu ketika saya sedang berbincang-bincang dengan beberapa karyawan. Salah seorang dari mereka berkata, “Saya masih bekerja disini karena saya tidak bisa meninggalkan manajer saya, saya menemukan kembali gairah kerja karena motivasi dan kepercayaan yang diberikan manajer kepada saya. Untuk itu saya harus menunjukkan kesetiaan saya pada manajer.”

Saya pribadi sangat kagum kepada loyalitas si karyawan tersebut kepada manajernya, tapi saya ragu, apakah si manajer mampu mewujudkan semua impian dan harapan si karyawan tersebut. Sebab, si karyawan begitu menggantungkan dirinya kepada si manajer, sehingga dirinya kehilangan motivasi untuk menjadi pribadi mandiri yang bekerja secara profesional.

sering sekali seorang manajer yang hebat mampu menyelamatkan para karyawan yang hampir putus asa dengan pekerjaannya. Kondisi ini membangkitkan kembali rasa percaya diri si karyawan, dan pada akhirnya si karyawan mampu menemukan kembali gairah kerja bersama perusahaan.

Kemampuan manajer untuk menemukan kembali gairah kerja karyawan, merupakan hasil kerja manajer yang sangat mulia. Tetapi, manajer tidak boleh memanfaatkan kelemahan si karyawan tersebut sebagai keuntungan buat petualangannya dalam meraih karir kerja tertinggi.

Manajer yang baik pastinya menjadi pemimpin yang mulia, pemimpin yang memperlihatkan reputasi dan kredibilitas diri yang kuat, agar para karyawan yang kehilangan gairah kerja itu bisa bangkit kembali dengan sikap optimistis. Untuk kemudian menyiapkan diri sedemikian rupa, untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, dan lebih profesional dalam pendakian ke puncak karir.

www.djajendra-motivator.com

Perusahaan Efektif Dan Karyawan Produktif!

”Produktivitas Tinggi Hanya Dapat Dihasilkan Oleh Organisasi Yang Efektif Dengan Dukungan Karyawan Yang Optimis Dan Profesional.” – Djajendra

Produktivitas adalah sebuah keharusan dalam bisnis. Jika para pekerja bisnis mampu menjadi lebih efektif sesuai dengan sasaran dan target kerja, maka kemungkinan besar mereka akan menjadi pekerja yang produktif di semua aspek kerja perusahaan. Dan hal ini bisa terwujud jika perusahaan menjalankan setiap fungsi dan peran organisasi dengan efektif.

Membuat karyawan menjadi produktif tidak hanya cukup melalui kepemimpinan yang efektif. Tetapi, diperlukan mind set secara keseluruhan di perusahaan untuk menjadi lebih produktif. Hal ini hanya bisa terwujud bila perusahaan menciptakan lingkungan kerja dalam keseimbangan yang harmonis yang diperkuat dengan nilai-nilai kerja dalam wujud tekad, komitmen, disiplin, antusias, etika, dan semangat yang tinggi untuk menjadi yang terbaik.

Produktivitas berarti memanfaatkan waktu yang dimiliki secara optimal untuk menghasilkan out put yang sebanyak mungkin dengan kualitas setinggi mungkin. Produktivitas berarti tidak pernah menunda-nunda pekerjaan dan cerdas berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi dengan semua pihak untuk menghasilkan out put  berkualitas yang optimal. Produktivitas berarti bekerja secara efektif, kreatif, strategis, inovatif, dan tepat guna terhadap setiap tindakan untuk menghasilkan out put berkualitas terbaik.

Perusahaan yang efektif pasti akan menyiapkan sistem informasi, rencana, sumber daya, strategi, dan visi yang jelas untuk membantu para karyawan menjadi lebih produktif dalam melakukan pekerjaan sesuai target.

Jika perusahaan tidak menjelaskan atau menggambarkan semua rencana, tujuan, strategi, dan visi secara jelas dan terang; maka karyawan akan sering bingung untuk mengambil tindakan. Akibatnya, akan sering-sering terjadi penundaan kerja dan karyawan merasa tidak memiliki informasi yang jelas untuk menyelesaikan tugas sesuai waktu.

Perusahaan harus mendelegasikan semua target dan sasaran kerja dengan jelas dalam bahasa yang sederhana, lalu menciptakan kepastian dalam setiap rencana, dan memberikan informasi yang benar kepada karyawan.

Kembangkan sistem kerja yang mampu membantu karyawan untuk menjadi lebih produktif, untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dengan cepat dan tepat waktu. Untuk itu, perusahaan harus membangun etos kerja yang diperkuat dengan panduan etika bisnis, code of conduct, sop, dan kebijakan lain yang sederhana dan mudah untuk dikerjakan. Termasuk, mengembangkan teknologi dan peralatan kerja yang bersifat tepat guna, yang mampu menyederhanakan dan mempermudah cara pencapaian target. Selain itu, perusahaan harus selalu memotivasi para karyawan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka agar menjadi lebih berkualitas.

www.djajendra-motivator.com