Landasan Kuat Sebuah Dialog Adalah Emosi Dan Pikiran

“Ucapan, Perasaan, Dan Pikiran Yang Buruk Akan Menjadi Semakin Buruk Saat Diri Tidak Mampu Menahan Dan Mengendalikan Diri Dari Kritikan Lawan Dialog.” – Djajendra

Apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda ucapkan, dan apa yang Anda rasakan akan menentukan kualitas sebuah dialog. Jika di dalam sebuah dialog masing – masing pihak berpikiran buruk terhadap lawan dialognya, maka hasil akhir dari dialog itu adalah kericuhan, saling mengkritik, dan saling menghujat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu menghadiri dialog bersama energi damai, energi bahagia, energi tenang, energi sabar, energi kebenaran, energi kejujuran, dan energi logika positif. Lalu, yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti mampu berdialog dengan kreatif, cerdas, tegas, lugas, santun, sederhana, dan jelas.

Dialog yang baik seharusnya dimulai dengan visi, misi, dan strategi yang jelas, sehingga masing-masing pihak mempunyai dasar pijakan dialog yang jelas. Lalu, masing-masing pihak harus dapat saling menghargai perbedaan pendapat; memperlengkapi kekurangan masing-masing; dan menjadi  energi positif yang fokus untuk menyelamatkan visi, misi, dan strategi melalui logika-logika positif  yang cerdas.

Emosi yang cerdas dan pikiran positif yang kuat akan mengisi karakter diri menjadi tangguh dan tak tergoncangkan oleh badai kritik.  Dan, dialog akan menjadi semakin produktif  kalau pemimpin dialog mampu menjadi pribadi yang berjiwa besar yang tak  tergoncangkan oleh badai kritik lawan dialognya.

Seorang pemimpin yang baik pasti akan tenang dan menjawab semua kritikan melalui kata-kata positif  yang menyejukkan hati para lawannya. Dia tahu bahwa berbeda pandangan itu biasa, dan dia tahu bahwa dia harus lebih sabar walau setiap omongannya dipotong sebelum selesai.

Pemimpin berkualitas tidak akan cengeng oleh teriakan dan kritikan lawan dialog, tapi dia akan berpikir bahwa inilah momentum yang tepat untuk memperlihatkan kualitas kepemimpinan dirinya yang hebat.

Pemimpin hebat selalu memahami bahwa tidak selalu sebuah dialog harus diakhiri dengan kompromi. Tapi, sebuah dialog merupakan sarana untuk menampung pokok-pokok pikiran atau pun aspirasi orang lain dengan sebaik-baiknya.

Seorang pemimpin sejati walaupun dirinya dikatakan bodoh, dia akan tenang dan sabar, lalu bersikap dan memperlihatkan kepada dunia bahwa sesungguhnya dia bukan orang bodoh, tapi pribadi cerdas yang beraura positif untuk menghargai setiap pendapat orang lain dengan jiwa besar.

“Pemimpin Terbaik Adalah Dia Yang Mampu Tersenyum Tegar Dan Menerima Semua Kritikan Dengan Jiwa Besar.” – Djajendra

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Pribadi Sukses Tidak Pernah Menyerah Dan Pribadi Yang Menyerah Tidak Pernah Sukses.

“Sesungguhnya Tidak Ada Kegagalan Di Dalam Kehidupan, Yang Ada Hanya Ujian Untuk Menjadi Lebih Hebat Dan Lebih Baik. Artinya, Anda Harus Selalu Berjuang Dengan Tegar Dan Sabar Untuk Mewujudkan Semua Impian Dan Harapan Hidup Anda. Jangan Pernah Menyerah Ataupun Tergoncangkan Oleh Badai Perasaan Gagal, Sebab Anda Dilahirkan Untuk Sukses.” – Djajendra

Sukses itu menurut saya adalah hidup dengan perasaan kaya  dan syukur, hidup yang tidak dikendalikan oleh kekuatan uang, tapi dikendalikan oleh kekuatan cinta. Kehadiran Anda dikehidupan ini adalah cerita sukses. Jadi, sukses itu dimulai dari keyakinan, perasaan, kepercayaan bahwa Anda dilahirkan untuk mendapatkan semua sukses Anda.

Pribadi sukses itu lahir dari kepastian dirinya untuk memikirkan sukses, merasakan sukses, dan meyakini sukses melalui latihan – latihan visual yang penuh disiplin, dan benar-benar meyakini sukses itu ada untuk menjadikan dirinya sebagai pribadi sukses.

Perasaan kurang yakin dan tidak percaya diri untuk mendapatkan kehidupan yang diinginkan adalah awal dari perjalanan kegagalan. Artinya, bila sejak awal seseorang ragu tentang kemampuan dirinya buat meraih sukses, maka ia sesungguhnya telah  memutuskan dan mempersiapkan diri untuk menerima kegagalan.

Mungkin saja Anda terus berjuang dan tidak berhenti berusaha untuk meraih kehidupan yang seperti Anda harapkan. Tetapi bila Anda masih melihat, merasakan, dan bergaul dengan segala kekurangan disekitar Anda, maka secara otomatis benih kegagalan akan menguasai semua kawasan pikiran dan perasaan Anda.

Keberhasilan itu ada bukan hanya dari latihan, kerja keras,  dan disiplin, tapi juga dari keyakinan dan kepercayaan diri  untuk secara bersungguh-sungguh mewujudkan diri menjadi pribadi sukses.

Bila mulai saat ini Anda mampu mempercayai kehebatan diri Anda dalam sikap rendah hati, maka semua keraguan Anda kepada kehebatan potensi sukses diri Anda akan terhapus. Jangan ragu untuk berlatih sukses melalui teknik visualisasi atau pun imajinasi, biasanya latihan melalui teknik visualisasi mampu menembus batas-batas logika, dan keterampilan sukses Anda bisa menjadi lebih unik. Jadi, sekarang ini bangkitlah dari ketidakpercayaan diri Anda, lalu  berjuanglah untuk menjadikan diri Anda menjadi pribadi sukses.  Jangan sekali-kali meremehkan latihan dan kerja keras Anda di dalam perjalanan Anda menuju sukses. Ingat, pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang.