Sikap Saya Terhadap Peserta Training

“Katakan Padaku, Dan Aku Akan Melupakannya. Tunjukkan Padaku, Dan Aku Mungkin Akan Mengingatnya. Biarkan Aku Melakukannya, Maka Aku Akan Bisa.” – Laotse

Di setiap pelatihan, saya selalu membangun kepercayaan diri peserta dan mendorong semangat mereka untuk menjadi lebih baik; saya selalu memberikan pujian kepada para peserta tentang kehebatan potensi yang mereka miliki; dan saya juga selalu memberikan penghargaan dan pengakuan terhadap setiap aktifitas dan kepedulian mereka di kelas dengan ucapan terima kasih.

Konsep saya sangat sederhana, yaitu mendorong potensi peserta untuk menjadi lebih terang, mengarahkan potensi peserta kepada misi dan visi perusahaan, dan mengajari peserta untuk selalu merawat semua potensi hebat yang ada di dalam diri mereka. Intinya, saya mengajarai para peserta untuk selalu peduli kepada semua kehebatan yang ada di dalam diri mereka dan sekaligus patuh pada aturan, peraturan, dan etika bisnis perusahaan.

Saya selalu meyakinkan setiap peserta bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjadi pribadi terbaik; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk meningkatkan kinerja di setiap tugas dan tanggung jawab; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk  mengurangi dan menghapus semua konflik kepentingan di dalam pekerjaan; saya selalu meyakinkan setiap peserta untuk membangun kualitas diri dengan integritas, dan saya juga selalu meyakinkan setiap peserta untuk tumbuh melalui pengalaman hidupnya yang unik.

Sikap saya untuk membangkitkan kesadaran tertinggi peserta, dan mendorong peserta untuk mencapai kesuksesan tertinggi adalah sebuah sikap untuk memperjelas bahwa kekuatan keyakinan dan kepercayaan diri akan mengantar mereka kepada keberhasilan tanpa batas.

Saya selalu percaya bahwa setiap orang dilahirkan untuk meraih keberhasilan, dan setiap orang memiliki hak mutlak untuk menjadi seperti yang ia inginkan. Jadi, tugas saya sebagai seorang trainer adalah memberikan selengkap mungkin informasi dan petunjuk yang memungkinkan para peserta untuk menentukan langkah-langkah sukses mereka yang selanjutnya.

Pertanyaannya, apakah cara saya ini mampu mencairkan hati-hati beku yang sudah lama hidup di dalam mind set negatif dan pesimistis. Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya harus merenungkan setiap perilaku dari para peserta training di kelas saya. Pertama, ada peserta training yang secara sukarela membuka gerbang hati dan gerbang pikirannya untuk menerima nilai-nilai positif buat memperbaiki setiap ketidaksempurnaan yang ada di dalam diri mereka. Tetapi, ada juga peserta training yang mempertahankan sikap negatifnya di dalam melihat setiap persoalan kehidupan yang dia temui. Walaupun dipelatihan adalah tempat melakukan proses pembelajaran terhadap nilai-nilai baru, tapi para pemikir negatif tetap berjuang keras untuk mempertahankan ideologi negatif mereka. Dan hal ini membuat saya harus bekerja lebih keras untuk memberikan pencerahan-pencerahan yang bersifat logika. Jadi, saat beradapan dengan para pemikir negatif, senjata saya adalah melakukan pencerahan melalui logika yang terang. Apakah ini berhasil? Di kelas biasanya berhasil, tapi di kehidupan nyata saya selalu berdoa agar mereka berhasil. Sebab, apakah para pemikir negatif mau merubah ideologi negatif dengan ideologi positif?

Jangan Pernah Menyerah Ketika Anda Kehilangan Pekerjaan

“Hidup Itu Sebuah Perjalanan Penuh Warna, Ketika Kita Mau Mencintai Dan Menyukai Semua Warna Dari Perjalanan Hidup Kita, Kita Akan Merasakan Syukur Untuk Mengucapkan Terima Kasih Kepada Tuhan Yang Menciptakan Kita.” – Djajendra

Setelah memberikan pelatihan etika bisnis untuk sebuah perusahaan di hotel Planet Holiday, Batam. Saya melanjutkan perjalanan ke Pekan Baru, Riau, untuk memberikan pelatihan ke sebuah perusahaan lain di Hotel Grand Jatra. Saya menggunakan pesawat Mandala air lines, dengan waktu penerbangan sekitar 37 menit dari Bandara Hang Nadim, Batam menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekan Baru, Riau. Perjalanan singkat dengan berbagai pengalaman yang menyenangkan hati. Di pesawat saya mendapatkan kursi B, berarti saya duduk ditengah-tengah, saya duduk di antara seorang pemuda yang baru saja terkena pemutusan kontrak kerja dan harus kembali ke kampung halamannya di pinggiran Sumatra barat, yang berjarak sekitar delapan jam dari Pekan Baru dengan kendaran umum. Si pemuda duduk di sebelah kiri saya di kursi A, mungkin karena baru kehilangan pekerjaan dan tidak tahu langkah berikutnya, si pemuda menyapa saya, lalu bertanya-tanya tentang karir dan pekerjaan. Semangat si pemuda itu cukup luar biasa, tapi sepertinya dia bingung tanpa pembimbing yang mengarahkannya untuk mencapai harapan dan impian. Saat saya sedang asyik berbicara dengan si pemuda itu, penumpang lain yang mendapatkan kursi C juga sambil tersenyum duduk di sebelah kanan saya. Saya juga tersenyum dan menyapa penumpang di kursi C. Dan, saya kembali lagi berbicara  dengan si pemuda yang duduk di sebelah kiri saya. Rasa kasihan saya kepada si pemuda tersebut membuat saya sejenak berubah menjadi motivator untuk membangunkan harapan dan impiannya, agar api semangat di jiwa si pemuda itu tidak padam untuk meraih semua cita-citanya. Saya katakan kepada si pemuda itu bahwa Tuhan menciptakan setiap orang untuk sukses dan menjadi kaya raya. Oleh karena itu, dia harus mampu mengelola semua potensi dirinya dengan sabar dan penuh semangat, dia harus mampu mengarahkan dirinya untuk meraih semua impiannya dengan tekun dan penuh percaya diri, dan dia juga harus selalu merawat semua kepercayaan yang diberikan oleh orang lain kepadanya dengan penuh bijaksana yang dilandasi oleh kekuatan sikap baik.  Mungkin karena mendengar kata-kata saya,  penumpang di sebelah kanan saya tersenyum dan mulai mengajak saya berbicara. Dia bertanya saya mau ke mana di Pekan Baru, dengan logat melayu yang sangat kental, dan saya jelaskan tujuan saya di Pekan Baru. Lalu, dia bercerita bahwa di Riau jika masyarakat asal mau berkebun pohon sawit, maka pasti makmur. Dia katakan dengan empat hektar sawit setiap orang pasti mendapatkan penghasilan minimal delapan juta per bulan. Dengan penuh percaya diri dan penuh semangat penumpang di sebelah kanan saya bercerita tentang kemakmuran dan keberhasilan orang-orang di Riau dengan hanya berkebun sawit. Saya ingin bertanya banyak hal dari bapak yang duduk di sebelah kanan saya tersebut, tapi karena waktu penerbangan dari Hang Nadim ke Sultan Syarif Kasim II begitu singkat, maka saya harus berhenti untuk bertanya. Pesawat Mandala sudah mendarat di SSK II dan kami semua sudah seperti saling tidak mengenal, dan saling antri untuk segera turun dari pesawat.

www.djajendra-motivator.com

Senyum Tulus Untuk Pelanggan

“Saat Anda Tersenyum Tulus Kepada Setiap Orang Yang Anda Temui, Maka Nilai Kebaikan Akan Memasuki Perasaan Dari Orang-Orang Yang Menerima Senyum Tulus Anda. Dan Anda Akan Menjadi Pribadi Baik Yang Disukai Semua Orang.”-Djajendra

Senyum tulus adalah bahasa perasaan yang mampu mempengaruhi perasaan orang lain, dan bahasa komunikasi unggul yang langsung menyentuh hati terdalam orang lain. Oleh karena itu, dalam setiap pelayanan kepada pelanggan berikan senyum tulus, agar pelanggan menjadi lebih setia dengan pelayanan Anda.
Semakin tulus senyum Anda untuk melayani pelanggan, akan semakin terlihat kualitas Anda untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Semakin sering Anda memberikan senyum tulus pada orang lain, maka otot-otot wajah Anda akan bekerja keras untuk memberikan hadiah awet muda buat diri Anda. Artinya, senyum tulus Anda bisa membuat diri Anda terlihat semakin muda, walau usia semakin tua.

Senyum tulus Anda membuat diri Anda lebih berintegritas untuk memberi pesan positif kepada orang lain. Senyum tulus Anda akan meningkatkan rasa percaya diri Anda untuk membangun hubungan baik dengan setiap orang. Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk berkomunikasi dengan siapapun, dalam ruang percakapan yang menggembirakan hati dan pikiran. Senyum tulus Anda akan mengundang pelanggan untuk sering-sering berbisnis dengan Anda. Senyum tulus Anda akan membuat hari-hari kerja Anda penuh dengan energi positif, yang menyenangkan perasaan dan pikiran Anda. Senyum tulus Anda akan membantu Anda untuk melihat kehidupan yang damai dan bahagia. Senyum tulus Anda akan membuat batin Anda sehat dalam kehidupan yang penuh dengan kesenangan. Senyum tulus Anda akan menghasilkan berjuta-juta sahabat baru, dan menghilangkan semua musuh-musuh lama Anda. Senyum tulus Anda adalah undangan sejati buat mendatangkan pelanggan-pelanggan berkualitas tinggi, untuk berbisnis dengan Anda, dan membuat Anda sukses untuk selamanya.

Pastikan Anda selalu tersenyum tulus dan tidak tersenyum mengkerut. Sebab, bila Anda tersenyum mengkerut, maka setiap orang akan pergi dari hidup Anda. Pergi menjauh dari diri Anda untuk selama-lamanya.

Sekarang saatnya Anda mulai berlatih untuk tersenyum tulus. Lihat kaca, bersihkan hati dari semua dendam dan benci. Lalu keluarkan senyum tulus Anda. Pastikan wajah Anda jujur untuk melayani orang lain. Pastikan hanya senyum kebaikan yang menghiasi wajah Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Kendalikan Emosi Marah Anda.

“Ketika Emosi Marah Anda Menyakiti Orang Lain, Jangan Berbangga Atau Tersenyum Menang, Sebab Orang Lain Pasti Muak Dengan Anda.”-Djajendra

Memarahi orang lain itu sangat gampang, siapapun bisa marah, dan marah itu energi emosi terburuk yang ada di dalam diri Anda. Persoalannya bukanlah membiarkan diri Anda hidup bersama emosi marah, tapi Anda harus bekerja keras untuk mengendalikan dan menghapus energi marah dari diri Anda, agar Anda terlihat pintar, baik, tulus, cerdas, sabar, percaya diri, dan enak dilihat oleh orang lain.

Pertanyaannya, mampukah Anda menghapus energi marah dari diri Anda, atau maukah Anda hidup tanpa emosi marah? Jawabannya hanya Anda yang tahu, hanya Anda sendiri yang bisa menjawabnya. Sebab, ini persoalan diri Anda yang sangat pribadi. Dan, Anda hanya perlu ingat bahwa emosi marah hanya mempercepat Anda diserang oleh berbagai macam penyakit komplikasi, yang berpotensi mengurangi rasa nyaman Anda dalam hidup ini. Termasuk, Anda akan ditinggalkan oleh orang-orang terdekat Anda, hanya karena energi marah Anda.

Anda yang emosinya cerdas adalah Anda yang tercerahkan oleh sifat-sifat baik. Sebab, Anda yang beremosi cerdas pasti cerdik melatih semua emosi marah untuk dijadikan emosi cinta, yang penuh perhatian dan kepedulian pada kehidupan diri Anda dan orang – orang lain. Anda akan selalu menggunakan akal sehat untuk melihat hidup dari mata hati yang telah tercerahkan.

Mengendalikan emosi marah berarti Anda tulus dalam antusias besar, untuk mengidentifikasi semua kebiasaan buruk Anda dan menghentikannya segera mungkin, agar kebiasaan buruk itu tidak menjadi racun yang merusak semua reputasi dan kredibilitas Anda.

Hidup ini memang tidak sempurna. Dan setiap orang memiliki keterbatasan dan kesulitannya tersendiri untuk mengendalikan dan menghapus emosi marah dari dirinya, tetapi ketidaksempurnaan dan keterbatasan itu janganlah dibiarkan menjadi sebuah persetujuan buat membiarkan emosi marah hidup dan berkembang di dalam diri Anda.

Anda harus tegas dalam komitmen untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Tanpa emosi marah Anda adalah pribadi yang tercerahkan untuk hidup sehat dan bahagia.
Tingkatkan kualitas diri Anda dengan cara-cara kebaikan, yang penuh dengan sikap sabar dalam toleransi pergaulan yang saling menghormati dan saling menghargai.

Jadilah pribadi yang memilih untuk berbicara tanpa dipengaruhi rasa marah. Jadilah pribadi yang penuh sabar dalam melihat realitas hidup hari ini. Jadilah pribadi yang peduli dan langsung memberi jalan keluar terbaik buat siapapun.

Bangun citra diri Anda sebagai pribadi yang cerdas, pintar, sabar, tulus, berkomitmen, percaya diri, dan peduli pada orang lain. Untuk itu, Anda tidak boleh jatuh ke dalam perangkap emosi marah. Sebab, sekali Anda bersatu bersama emosi marah, maka diri Anda akan dikenal oleh orang lain sebagai tukang marah-marah. hindari gambar buruk Anda dengan cara melatih dan berlatih terus-menerus untuk menghapus semua emosi marah dari diri Anda. Ingat, manusia yang tercerahkan adalah jiwa-jiwa yang matang dengan tanpa setitikpun emosi marah di dalam dirinya.
Marah itu gampang, marah itu sifat orang barbar, sedangkan sifat orang tercerahkan adalah sabar dan penuh peduli.

Cara MeLatih Intuisi!

Video pelatihan djajendra: http://www.youtube.com/user/MrDjajendra

“Melatih Intuisi Sama Dengan Mempertajam Daya Batin Bawah Sadar, Di Mana Hal-Hal Yang Tak Terpikir Oleh Batin Sadar, Dapat Terlihat Oleh Kekuatan Daya Batin Bawah Sadar Melalui Firasat Dan Perasaan Yang Kuat.”- Djajendra

“Intuisi Itu Sama Seperti Masa Otot Tubuh, Bila Tidak Dilatih Dengan Konsisten, Maka Masa Otot Tubuh Akan Menyusut, Dan Demikian Juga Dengan Intuisi, Yang Bila Tidak Dilatih Dan Dikembangkan Secara Konsisten, Maka Kemampuan Intuisi Tersebut Akan Berkurang, Dan Lama Kelamaan Akan Lenyap Dari Potensi Diri.”-Djajendra

“Cara Melatih Intuisi Adalah Dengan Memerhatikan Berbagai Firasat Dan Perasaan Hati, Lalu Mempercayai Semua Perasaan Dan Firasat Tersebut Sebagai Sebuah Pertanda Dari Tuhan.”- Djajendra

Saat seseorang melatih dirinya dengan berbagai sumber kebijaksanaan hidup, maka ia akan memiliki sebuah kekuatan dari pikiran bawah sadar, yaitu yang disebut dengan intuisi. Intuisi secara otomatis memberikan jawaban – jawaban untuk kebutuhan dalam pengambilan keputusan terbaik. Intuisi lebih kuat dibandingkan dengan bakat dan pengetahuan. Intuisi merupakan hasil dari berbagai wawasan, pengalaman, dan pengetahuan yang melebur di dalam pikiran bawah sadar. Ketenteraman jiwa dan pikiran akan membuat intuisi menjadi semakin cemerlang dengan gagasan dan pandangan yang menciptakan hasil maksimal. Intuisi juga akan tumbuh dan menjadi kuat dalam perilaku profesionalisme yang menjunjung pembelajaran dan penghayatan nilai – nilai keberhasilan. Setiap orang memerlukan proses hidup yang panjang dengan pengalaman yang beragam agar kekuatan intuisinya mendekati realitas imajinasinya. Kesadaran yang tulus dalam melihat semua aspek perjalanan hidup akan memberikan nilai – nilai positif ke dalam intuisi seseorang. Intuisi merupakan pancaindra keenam yang mendorong seseorang untuk meraih keberhasilan.
Pertanyaannya pernahkah Anda berniat melatih dan mengembangkan intuisi Anda, menjadi sebuah kekuatan yang membantu Anda dalam mencari solusi-solusi hebat di dalam hidup Anda?. Kalau belum, maka saatnya Anda melirik potensi intuisi Anda untuk digarap secara optimal. Intuisi itu adalah energi sukses yang ada di dalam diri Anda, yang kalau Anda kelola secara profesional, maka ia akan menjadi kekuatan yang mampu membimbing setiap langkah Anda menuju sukses. Intuisi selalu muncul dalam wujud perasaan yang mendorong pikiran sadar Anda, untuk mengambil sikap dan tindakan yang diperlukan dalam mencapai hal-hal terbaik di dalam hidup Anda.
Menurut Ric Giardina, mantan direktur Intel Corporation, yang saat ini bekerja sebagai penulis dan pembicara, bahwa intuisi adalah bagian dari alam bawah sadar yang memberikan sinyal atau tanda, di mana intuisi itu mengetahui sesuatu yang tidak dimengerti oleh kesadaran manusia. Oleh sebab itu, intuisi harus dilatih dan dikembangkan sedemikian rupa agar dapat menjadi sebuah kekuatan batin yang Andal.
Ketika Anda memutuskan untuk melatih dan mengembangkan intuisi Anda, maka Anda sebenarnya telah bergerak ke arah yang lebih tinggi, sebab dengan intuisi yang teroptimalkan dalam hidup Anda, Anda pasti mampu melakukan hal-hal hebat buat sukses Anda.
Intuisi itu sama seperti masa otot tubuh, bila tidak dilatih dengan konsisten, maka masa otot tubuh akan menyusut, dan demikian juga dengan intuisi, yang bila tidak dilatih dan dikembangkan secara konsisten, maka kemampuan intuisi tersebut akan berkurang, dan lama kelamaan akan lenyap dari potensi diri.
Cara melatih intuisi adalah dengan memerhatikan berbagai firasat dan perasaan hati, lalu mempercayai semua perasaan dan firasat tersebut sebagai sebuah pertanda dari Tuhan.
Melatih intuisi sama dengan mempertajam daya batin bawah sadar, di mana hal-hal yang tak terpikir oleh batin sadar, dapat terlihat oleh kekuatan daya batin bawah sadar melalui firasat dan perasaan yang kuat.
Anda harus percaya dan yakin bahwa intuisi itu bukanlah sesuatu hal yang aneh dan tidak pantas, tapi intuisi itu tidak lebih dari sebuah kekuatan batin yang perlu dilatih dan dikembangkan, untuk menjadi kekuatan yang wajar dalam perjalanan hidup Anda.
Kebanyakan orang selalu menyembunyikan dan mengabaikan semua potensi intuisinya, ataupun malu dan takut untuk mengekspresikan intuisinya pada kehidupan nyata. Hal ini pada dasarnya akan merugikan potensi sukses yang ada pada mereka. Sebab, intuisi tidak lain dari energi positif yang bila tidak dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal akan menjadi sia-sia. Intuisi merupakan sebuah kekuatan dari daya batin bawah sadar Anda, yang bila Anda manfaatkan secara optimal, ia mampu mengatasi semua potensi gagal Anda, tapi apabila Anda ragu dan malu melatih intuisi Anda, maka Anda tidak akan pernah memiliki kekuatan intuisi dalam hidup Anda. Hidup ini sebuah pilihan dan pilihan Anda itulah milik Anda.
Untuk memahami persoalan intuisi lebih mendalam silakan baca buku karya Ric Giardina yang berjudul”The Bona Fide Integrity”.

UNTUK TRAINING HUBUNGI:http://www.djajendra-motivator.com

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI: THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS

“Bangunlah Orang Dengan Dorongan. Berikanlah Pujian Pada Orang Lain Dengan Pengakuan. Berikanlah Pengakuan Pada Orang Lain Melalui Ucapan Terima Kasih.” – John C Maxwell, Mentoring 101

PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI: THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS

JUDUL: THE BEST HABITS of EXCELLENT LEADERS

PROGRAM 1 HARI 9 JAM 5 SESI

Kesehatan sebuah organisasi sangat tergantung kepada kesehatan mental dari para pemimpin dan pegawainya. Jika para pemimpin dan pegawai mampu memimpin kualitas diri sendiri dengan kebiasaan-kebiasaan kerja yang positif, seperti: bekerja dengan produktif, bekerja dengan loyalitas dan integritas, berpikir positif, bekerja dengan emosi baik, dan bertindak dengan cara-cara profesional yang beretika, maka organisasi pasti akan berada pada tingkat kesehatan yang prima.

DESKRIPSI

Siapa pun Anda dan apa pun posisi Anda saat ini, Anda adalah seorang pemimpin yang harus mampu memunculkan energi kepemimpinan positif dari dalam diri Anda. Pelatihan kepemimpinan dan motivasi dengan judul The Best Habits of Excellent Leaders dirancang untuk setiap orang tanpa pilih-pilih apa posisi atau jabatan mereka saat ini di tempat kerja. Selama tiga tahun ini kami telah menganjurkan kepada organisasi atau perusahaan peserta pelatihan The Best Habits of Excellent Leaders  untuk mengikut sertakan setiap karyawan dari level manapun dan peserta kami selalu merupakan kombinasi dari mulai office boy, satpam, staf  biasa, manajer muda, manajer, direksi, dan komisaris. Anda mungkin akan bertanya, apakah mungkin materi The Best Habist Of Excellent Leaders mampu diserap oleh level office boy, satpam, dan staf level rendah? Jawaban kami adalah pasti bisa, sebab materi yang dibahas ini adalah tentang kebiasaan-kebiasaan luar biasa untuk bisa memimpin diri sendiri dalam memberikan kontribusi dan dedikasi kepada perusahaan atau organisasi. Bahasa pelatihan kami adalah bahasa dasar yang sangat sederhana, sehingga siapa pun dapat memahaminya melalui cara berpikir sederhana. Melalui pelatihan ini kami akan membangun sebuah lingkungan kerja dengan nilai-nilai positif untuk menciptakan kebiasaan-kebiasaan kerja yang luar biasa.

KONSEP DASAR

Secara garis besar, pelatihan The Best Habits Of  Excellent Leaders   berangkat dari sebuah konsep dasar untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan motivasi para peserta. Selanjutnya, konsep dasar ini akan terfokus kepada pengembangan mind set peserta untuk mampu menjaga dan merawat jiwa, raga, dan pikiran mereka agar mereka menjadi pribadi-pribadi yang efektif, unggul, dan berkinerja optimal di pekerjaan mereka.

TUJUAN PELATIHAN

Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan peserta terhadap diri sendiri dan terhadap semua aspek kerja mereka.

MANFAAT PELATIHAN

  1. Peserta akan belajar untuk memanfaatkan kekuatan kepemimpinan diri sendiri dalam memberikan kontribusi dan dedikasi kepada perusahaan tempat dia bekerja.
  2. Peserta akan belajar cara memberikan perhatian kepada tugas dan tanggung jawab, serta memiliki kebiasaan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang membantu pekerjaannya.
  3. Peserta akan belajar cara memanfaatkan emosi baik untuk menciptakan lingkungan kerja yang berkualitas. Menjaga diri dan perilaku berdasarkan emosi yang cerdas akan menghindarkan diri dalam konflik yang merugikan kinerja setiap orang.
  4. Peserta akan belajar cara membuat diri selalu bergairah bersama pekerjaan, serta menyukai tugas dan tanggung jawab, dan selalu siap memberikan yang terbaik.
  5. Peserta akan belajar cara berkomunikasi secara efektif dan selalu mendengarkan petunjuk atau masukkan dari pihak lain.
  6. Peserta akan belajar cara membantu membangun kepercayaan dan menciptakan motivasi untuk cara-cara kerja yang berkualitas.
  7. Peserta akan belajar cara memberikan bantuan layanan sesuai kebutuhan untuk hubungan kerja yang sukses.
  8. Peserta akan belajar cara memperbarui kualitas diri, dan selalu menjaga keterampilan untuk memberikan kualitas kerja terbaik.
  9. Peserta akan belajar untuk menjadikan diri beretika, berintegritas, dan loyal kepada perusahaan.
  10. Peserta akan mendapatkan tips dan trik untuk menuju hidup yang diperkaya dengan nilai-nilai positif.
  11. Peserta dapat mendiskusikan persoalan dan tantangan kerja, untuk mendapatkan inspirasi dan motivasi dari pembicara

METODE PELATIHAN

Presentasi, tanya jawab, latihan,  role play, studi kasus, diskusi, Ice Breaker.

MATERI

PK.08.30-10.00 WIB. SESI 1 SELF LEADERSHIP

Self Leadership merupakan pengembangan kompetensi kepemimpinan dari sisi internal diri; belajar tentang penguasaan pribadi; menciptakan sikap kepemimpinan diri sendiri yang kuat; dan keterampilan dasar untuk pengelolaan kepemimpinan yang efektif.  

Pk.10.00 – 10.15 wib. Coffee Break

PK. 10.15 – 12.00 WIB. SESI 2: BEKERJA CERDAS DAN HIDUP BAHAGIA

Peserta akan belajar cara memiliki kebiasaan-kebiasaan etos kerja unggul untuk kualitas kerja terbaik; memiliki kebiasaan-kebiasaan untuk menjadi pribadi yang efektif dan bahagia, serta mampu bekerja dan menjalani kehidupan kantor pada level yang ideal.

Pk.12.00 – 13.00 wib. Lunch Break

PK.13.00 – 14.30 WIB. SESI 3: ETIKA, INTEGRITAS, DAN LOYALITAS

Peserta akan belajar untuk memimpin diri sendiri dan secara proaktif memiliki perilaku berintegritas, serta selalu bekerja dengan etika, mampu menjaga reputasi dan loyalitas diri di tempat kerja.

Pk.14.30 – 14.15 wib. Coffee Break

PK. 14.15 – 15.30 WIB.  SESI 4: MOTIVASI – UNTUK MERAIH SUKSES, ANDA HARUS  JADI YANG TERBAIK

Peserta akan belajar cara memotivasi diri sendiri agar selalu mampu menjadi pribadi terbaik yang berkualitas tinggi. Peserta akan memahami manfaat motivasi diri untuk  mengoptimalkan semua kekuatan potensi diri. Lalu, melatih semua kekuatan tersebut untuk direalisasikan dalam wujud prestasi dan kinerja yang hebat.

PK. 15.30 – 17.10 WIB.  SESI 5: KECERDASAN EMOSIONAL

Peserta akan belajar untuk mengetahui emosi diri sendiri, mengelola emosi diri sendiri,  mengenali emosi orang lain, dan menjalankan hubungan positif dengan stakeholder melalui kebiasaan-kebiasaan positif.

Pk. 17.20: selesai

PROFILE PEMBICARA

Djajendra Adalah Praktisi, Penulis, Dan Pembicara Di Bidang Manajemen  Korporasi.  Tahun 1992 Sambil Bekerja Di Rabobank Indonesia, Djajendra  Memulai Kariernya Sebagai Coach Yang Mengajar Di Berbagai Perusahaan Di Indonesia, Malaysia, Dan Singapore, Termasuk Sebagai Dosen Di STIE Perbanas -Jakarta.  Sudah Banyak Audience Yang Pernah Mengikuti Pelatihan Djajendra.

Dalam Setiap Sesi Pelatihan, Djajendra Selalu Fokus Untuk Memberikan  Inspirasi, Motivasi, Wisdom, Success Secrets, Dan Pengetahuan.

Gaya Penyampaian Presentasi Djajendra Bersikap Profesional, Ramah, Perhatian, Dinamis, Energik, Terbuka, Hangat, Realistis, Menyenangkan, Berempati Tinggi, Bersahabat, Dan Membesarkan Hati Audience.

Standar Penyampaian Materi Presentasi Terfokus Kepada Nilai-Nilai Yang  Terbuka Terhadap Ide-Ide Baru Yang Positif Dan Bermanfaat Buat Sukses Organisasi Dan Audience.

Seluruh Konsep Pelatihan Djajendra Terfokus Kepada Upaya Memotivasi Dan Membangun Mind Set Positif Dari Audience, Agar Audience Dapat Terinspirasi Untuk Meningkatkan Kualitas Berpikir Dan Bertindak Yang Lebih Efektif, Positif, Dan Cemerlang Di Tempat Kerja.

Karier Kerja Djajendra  Adalah  Sebagai Direktur Operasional Dan Marketing Bank Putra Multikarsa, Direktur Loka Adipura Exchange, Auditor Rabobank Indonesia, Assisten Manajer Bank Internasional Indonesia, Auditor  Di Kantor Akuntan Publik Sudjendro,  Sebagai Direktur Dan Komisaris Di Beberapa Perusahaan Lainnya. Pendidikan S1 Bidang Ekonomi Akuntansi Di Universitas Trisakti, Program MBA In Banking Di Nitro Institute Of Banking & Finance. CEO Advanced Executive Program Di Kellogg School Of Management Northwestern University, Amerika Serikat. Dan, Mengikuti Advance Banking Program Dari Barkeley University Di Hongkong.

INGIN MENGUNDANG DJAJENDRA?

Apabila perusahaan Anda ingin mengundang Djajendra untuk memotivasi dan menginspirasi karyawan dan pimpinan buat kesuksesan karier pribadi, bisnis dan organisasi.

Hubungi: http://djajendra-motivator.com

Email: training@djajendra-motivator.com

Phone: 021 32849777 – 021 32168111
Mobile phone : 08128777083 – 081399256111
Fax : 021- 57 992 842

Wisdom

“Dengan Apa Yang Kita Terima, Keberadaan Kita Hanya Sementara, Namun Kita Hidup Selamanya Melalui Apa Yang Kita Berikan.” – Douglas M. Lawson

“ Anda Tidak Bisa Menghalangi Orang Yang Berkomitmen Untuk Meraih Kesuksesan. Letakkanlah Balok-Balok Untuk Menghalangi Jalannya, Dan Ia Akan Menggunakannya Sebagai Batu Loncatan Dan Memanjatnya Untuk Meraih Sesuatu Yang Besar. Ambillah Uangnya Dan Ia Akan Membuat Kemiskinannya Mendesak Dirinya Agar Makin Maju. Orang Yang Sukses Memiliki Program, Ia Memastikan Kegiatannya Dan Tekun Mengerjakannya, Ia Membuat  Rencana Dan Mengerjakannya, Ia Berjalan Lurus Ke Arah Tujuannya. Ia Tidak Tergoyahkan Setiap Kali Kesulitan Menghalanginya. Jika Ia Ditolak, Ia Malah Mengubahnya Menjadi Sebuah Prestasi.” – Joe Griffith, Pembicara Motivasional

“Ketika Orang Dibuat Merasa Aman, Penting, Dan Dihargai, Mereka Tidak Lagi Merasa Perlu Merendahkan Orang Lain Agar Terlihat Lebih Baik.” – Virginia Arcastle

“Sukses Itu Ada Di Dalam Diri Setiap Orang, Hanya Saja Ada Yang Mampu Memahaminya Dan Mengoptimalkannya, Dan Ada Juga Yang Bingung Dalam Keluh-Kesah Mereka.” – Djajendra

“Mudah Untuk Mengenali Para Pemimpin Besar Dan Berbakat Ketika Mereka Terkenal, Namun Bagaimana Halnya Ketika Mereka Belum Memperoleh Nama?” – John C Maxwell, Mentoring 101

“Ketika Bertambah Tua, Saya Memberikan Lebih Sedikit Perhatian Pada Apa Yang Orang Katakan. Saya Hanya Memperhatikan Apa Yang Mereka Lakukan.” – Andrew Carnegie

“Saya Selalu Percaya Bahwa Seseorang Yang Mau Berjuang Bersama Misi Hidupnya, Dan Mau Bersabar Bersama Harapan Dan Impiannya, Pasti Akan Sampai Ke Puncak Sukses Tertinggi Kehidupannya.” – Djajendra

“Masa Depan Ada Di Tangan Orang – Orang Yang Melakukan Pekerjaannya.” – Dr. George W. Crane

“Alasan Mengapa Sangat Banyak Orang Hidupnya Biasa-Biasa Saja Adalah Karena Ketika Peluang Itu Mengetuk, Mereka Ada Di Halaman Belakang, Menanti Keberuntungan Mereka Datang.”- Walter P. Chrysler

“Jangan Pernah Bekerja Sambil Meremehkan Kemampuan Diri Sendiri, Tapi Bekerjalah Sambil Mengembangkan Kualitas Diri Dan Kualitas Dari Orang-Orang Yang Ada Disekitar.”-Djajendra

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Jangan Mengejar Sukses Melalui Kebiasaan Buruk

“Ketika Kita Mengejar Sukses Dengan Perasaan Syukur Dan Terima Kasih, Kita Akan Dilindungi Oleh Kekuatan Baik Untuk Mendapatkan Kebahagiaan Sejati.” – Djajendra

Kita semua pasti menginginkan sukses di semua bidang yang kita tekuni, tetapi sukses sejati hanya akan dihasilkan ketika pikiran, emosi, dan tindakan berada di jalan yang berintegritas tinggi dan jujur. Persoalannya, untuk terus berada di jalan yang benar dan jujur tidaklah mudah. Mungkin saja kita menginginkan setiap hal berjalan secara benar dan jujur, tapi mungkin saja lingkungan disekeliling kita tidak menghendaki kita menjadi benar dan jujur. Dan, hal ini merupakan tantangan dan sekaligus dilema yang harus diatasi secara bijaksana.

Saat kita tidak peduli terhadap prinsip-prinsip hidup yang berlandaskan kejujuran, keadilan, beretika, bermoral, dan berkebaikan, maka biasanya kita akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sukses. Saat kita menghalalkan segala cara untuk meraih sukses, saat itu juga energi negatif akan menguasai diri kita. Pikiran bawah sadar secara otomatis akan merekam semua sikap, perilaku, dan niat negatif di dalam data base nya. Akibatnya, semua kesuksesan yang kita miliki akan menjebak kita di dalam penderitaan batin yang berkepanjangan. Perasaan takut rugi, perasaan takut kehilangan harta benda, perasaan gengsi, perasaan – perasaan negatif lainnya akan menjadi sahabat yang mengiringi perjalanan sukses kita. Artinya, secara materi dan penampilan kita di masyarakat terlihat luar biasa hebat, tapi secara internal batin dan pikiran, kita akan selalu berada di dalam penderitaan.

Kita tidak bisa membohongi diri kita, sebab di dalam diri kita ada sebuah kekuatan yang sangat jujur dan selalu mencatat apa adanya. Kekuatan itu disebut pikiran bawah sadar, otak besar atau otak kanan.

Saat ini banyak sekali para ahli sedang mencoba membuka misteri otak kanan, tapi menurut saya misteri otak kanan tetaplah akan menjadi misteri yang sejatinya merupakan rahasia Tuhan, dan memperlihatkan kebesaran Tuhan.

Saat kita mengejar sukses melalui kebiasaan buruk yang tanpa etika, maka sesungguhnya kita sedang menggiring diri kita ke dalam penderitaan. Ingat, diri kita tidak pernah bisa dibohongi, sebab ada otak kanan yang selalu menjadi tempat terjujur di dalam diri siapa pun.

Rekan Kerja Anda Ingin Merasa Dihargai

“Bantulah Selalu Orang Lain Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Mereka Sendiri. Kembangkanlah Keahlian Anda Dalam Membuat Orang Lain Merasa Penting. Sangat Jarang Ada Pujian Yang Lebih Bisa Anda Berikan Pada Seseorang Daripada Membantunya Untuk Menjadi Berguna Dan Untuk Menemukan Kepuasan Karena Ia Berguna.” – Donald Laird.

Salah satu penyebab terjadinya konflik di pekerjaan adalah kurangnya perasaan saling menghargai. Perasaan untuk saling menghargai ini sangat penting dan sangat menentukan kinerja dan keberhasilan perusahaan dalam mencapai target tertinggi. Jika perusahaan bersama-sama pimpinan dan karyawannya tidak mampu mengendalikan diri untuk saling menghargai dalam sebuah keharmonisan hubungan kerja yang baik, maka dapat dipastikan semua hubungan kerja di manajemen perusahaan akan terganggu dan akan tidak berjalan seperti seharusnya.

Setiap fungsi, peran, dan perilaku kerja wajib di atur dalam sebuah panduan etika bisnis perusahaan. Dan, etika bisnis perusahaan ini seharusnya menjadi alat yang melindungi setiap pimpinan dan karyawan perusahaan secara baik. Bila masing-masing orang saling melanggar etika kerja dan etika bisnis perusahaan, maka secara otomatis semua hal baik pun akan hilang dan akan tergantikan oleh hal-hal yang tidak baik. Oleh karena itu, setiap pimpinan dan setiap karyawan harus bekerja dengan kesadaran tertinggi untuk selalu patuh menjalankan standard operating procedure(SOP) perusahaan, etika bisnis perusahaan, code of conduct perusahaan, dan semua aturan, sistem, kebijakan, dan peraturan perusahaan secara profesional dan bijaksana.

Hubungan kerja yang saling menghargai hanya dapat terwujud saat perusahaan, pimpinan, dan para pegawainya menjadi satu energi positif untuk menjalankan etika kerja dan etika bisnis perusahaan secara sempurna.

Sikap dan perilaku untuk saling menghargai harus dimulai dari tekad perusahaan untuk menjalankan prinsip-prinsip kerja yang berlandaskan kepada integritas, kinerja, dan membebaskan perusahaan dari konflik kepentingan siapa pun. Artinya, perusahaan benar-benar dijalankan dengan sistem, prosedur, aturan, kebijakan, peraturan, dan energi yang terfokus kepada nilai-nilai yang saling menghargai dan yang saling melengkapi.

Rekan kerja Anda ingin merasa dihargai dan demikian juga dengan diri Anda pasti ingin dihargai. Oleh karena itu, pastikan Anda mampu menjadi pribadi yang berpikir, bertindak, bersikap, dan berperilaku dengan mengedepankan nilai-nilai moral dan nilai-nilai kehidupan yang baik dan positif.  Hanya melalui nilai-nilai kebaikan yang positif, Anda dan rekan kerja Anda bisa saling menyatu untuk menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik.

Good Corporate Governance Perlu Di Motivasi Ke Mind Set Karyawan

“Sebelum Menganugerahi Anda Dengan Kesuksesan Besar, Kesempatan Biasanya Menguji Keteguhan Hati Anda Melalui Kesulitan.” – Napoleon Hill

Ketika tulisan ini di buat saya sedang berada di kota Jambi. Saya sedang melakukan sebuah perjalanan mengelilingi pulau Sumatra bersama tim good corporate governance dari sebuah perusahaan besar, yang memiliki banyak cabang di pulau Sumatra. Saya diajak tim good corporate governance tersebut untuk memberikan motivasi kepada para pegawai mereka. Motivasi untuk menjalankan good corporate governance, yaitu dalam wujud menginternalisasikan pedoman etika bisnis dan code of conduct perusahaan.

Pelatihan yang saya lakukan bersama tim GCG ini sifatnya kolaborasi, kami semua menjadi satu tim yang saling melengkapi. Konsep pelatihan kolaborasi memang masih sangat jarang dipraktikan di Indonesia, tapi saya sangat kagum dengan kekompakkan dan kemenyatuan tim GCG bersama diri saya dalam perjalanan yang sangat membahagiakan hati ini. Tidak ada rasa lelah, tidak ada keluh-kesah, tidak ada wajah tanpa senyum. Setiap orang mampu memainkan peran dan fungsi masing-masing dengan luar biasa hebat. Saya benar-benar menemukan kekuatan energi positif yang luar biasa dari tim GCG tersebut.

Sudah tidak zamannya lagi pelatihan pegawai bersifat satu arah, semua pelatihan pegawai harus bersifat multi arah. Artinya, setiap individu wajib secara proaktif berpartisipasi untuk mengutarakan pendapat dan ide mereka buat kemajuan perusahaan dan kemajuan diri mereka sendiri.

Diperlukan pencerahan untuk menerangi batin dan pikiran para pegawai, sebab dalam kegelapan batin dan pikiran para pegawai tidak akan mampu melihat apa pun. Mereka hanya mampu mendengar suara tanpa mampu melihat, dan bila suara yang mereka dengar itu suara negatif, maka mereka akan menjadi pribadi negatif, walaupun dalam batin dan pikiran mereka ada benih-benih untuk berpikir dan bertindak positif.

Diperlukan pencerahan secara berkelanjutan untuk membuat para pegawai benar-benar memahami prinsip-prinsip positif dibalik praktik good corporate governance. Diperlukan kalimat-kalimat positif yang menegaskan nilai-nilai kebaikan yang ada dalam good corporate governance. Diperlukan pribadi-pribadi yang berpikiran luas dan dewasa untuk menyampaikan kalimat-kalimat baik tentang good corporate governance dan etika bisnis. Dan, saya sangat beruntung dapat ditemani oleh sebuah tim GCG yang luar biasa cerdas, dewasa, dan menguasai semua seluk beluk permasalahan secara bijaksana.

Pelatihan yang baik tidak hanya tergantung kepada sang pelatih atau pembicara, tapi sangat tergantung kepada pengetahuan, pengalaman, kedewasaan, dan kebesaran hati dari para pribadi yang bertanggung jawab kepada pelatihan tersebut.

Di sepanjang perjalanan saya bersama tim GCG ini, saya menemukan pribadi-pribadi dewasa yang bijaksana dan sangat berpengalaman di bidang pekerjaan mereka, sehingga aura dan intuisi mereka lebih berbicara daripada kata-kata yang terucap.

Perjalanan saya bersama tim GCG ini masih tersisa satu minggu lagi, perjalanan bahagia yang sulit terlupakan. Saya menulis tulisan ini di bulan Oktober 2009, dari lobi Abadi Hotel & Convention Center, kota Jambi, di jalan Jend Gatot Subroto No.92-98.

www.djajendra-motivator.com

Etika Bisnis Menyelamatkan Para Karyawan Dan Pimpinan Dari Perangkap Masalah

“Etika Bisnis Menentukan Perilaku Bisnis Yang Berintegritas, Tanpa Etika Bisnis, Integritas Perusahaan Akan Hilang.” – Djajendra

Aktifitas bisnis dilaksanakan dan ditujukan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia, dan  agar aktifitas bisnis mampu berjalan secara baik diperlukan etika bisnis.  Etika bisnis diperlukan untuk memagari perilaku pimpinan dan karyawan agar tidak terperangkap dalam masalah.

Bila etika bisnis mampu dijalankan secara tegas dan konsisten, maka nilai-nilai yang ada dalam etika bisnis tersebut dapat menciptakan sebuah aktifitas bisnis yang sehat dan berkualitas tinggi. Yaitu,Sebuah praktik bisnis yang bebas dari konspirasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme, sehingga mampu mengoptimalkan shareholders value perusahaan.

Secara prinsip etika bisnis itu mengatur agar para pemimpin dan karyawan di perusahaan tidak menjadi korban dari kegiatan bisnis tersebut. Oleh karena itu, pemahaman etika bisnis harus diikuti dengan kekuatan sifat baik yang didukung oleh nilai-nilai moral kehidupan yang tinggi.

Etika bisnis wajib diimplementasikan secara baik oleh setiap orang di perusahaan, agar mampu memainkan peran dan fungsi manajemennya secara profesional, tanpa keluar dari aturan main yang ada di perusahaan, serta mampu memahami apa yang baik dan apa yang tidak baik secara bijaksana.

Etika bisnis itu seperti cahaya yang menerangi semua fungsi dan peran kerja karyawan dan pimpinan. Semakin terang pikiran si karyawan dan pimpinan untuk memahami dan mematuhi etika bisnis, akan semakin tinggi kualitas integritas dan kinerja mereka.

Bila karyawan dan pimpinan mampu mematuhi etika bisnis secara sempurna, maka secara otomatis mereka akan menjadi energi positif perusahaan;  mereka akan menjadi pribadi yang membangun kebaikan di organisasi; mereka akan menjadi pribadi istimewa yang berpotensi meraih sukses tertinggi.

Etika bisnis tidak sekedar aturan yang mengikat para karyawan dan pimpinan di perusahaan, tapi etika bisnis harus menjadi sebuah energi yang mampu menciptakan nilai tambah buat organisasi.

Tegaskan Kalimat – Kalimat Baik Ke Dalam Diri Anda

“Suara Hati Terbaik Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Terhormat, Suara Hati Terburuk Pasti Menjadikan Anda Sebagai Pribadi Tanpa Kehormatan.” – Djajendra

Menjadi pribadi yang berpikir positif tidaklah mudah, Anda harus terlebih dulu berlatih ekstra keras untuk mengusir kalimat-kalimat negatif yang mencoba mengganggu ketenteraman hidup Anda.

Selalu saja akan ada  orang-orang berpikiran negatif yang mencoba mempengaruhi niat Anda untuk menjadi pribadi positif. Lantas apakah Anda harus menyerah ditangan orang-orang berpikiran negatif, atau apakah Anda akan berjuang terus untuk menjadi pribadi positif, walaupun saat Anda dikelilingi oleh lingkungan yang berpikiran negatif. Semua keputusan ada di tangan Anda dan hanya Anda yang boleh memutuskannya.

Saat pikiran positif dan pikiran negatif bercampur baur dan mengganggu sistem keyakinan diri Anda, maka Anda membutuhkan terang dan kejernihan pikiran, untuk  memperkuat  sistem keyakinan Anda menjadi lebih tegas tanpa dalam keraguan.

Miliki kekuatan untuk mendengar suara-suara kebaikan, dan miliki kekuatan untuk mengusir suara-suara negatif dari setiap sel diri Anda.  Suara positif mewakili sifat terang yang cendrung menjadikan Anda sebagai pribadi yang baik dengan kehormatan diri yang tinggi, sedangkan suara negatif mewakili sifat kegelapan yang cendrung membuat diri Anda tidak mampu melihat segala hal secara baik. Jadi, biarkan hanya suara-suara kebaikan yang masuk ke dalam pikiran dan emosi Anda, jangan pernah membiarkan  suara-suara negatif untuk mampir ke dalam batin, pikiran, dan emosi Anda.

Suara hati yang baik akan mengajarkan hal-hal terbaik buat hidup Anda. Suara hati yang buruk hanya akan menghasilkan hal-hal terburuk di dalam kehidupan Anda. Hidup Anda adalah pilihan Anda. Jika Anda menginginkan menjadi pribadi baik dengan penuh kehormatan diri, maka Anda harus berjuang keras untuk melakukan pengendalian diri secara total, Anda harus rajin memperkuat  batin, pikiran, dan emosi Anda dengan kalimat-kalimat baik yang menegaskan kebaikan, kejujuran, kebenaran, kehormatan, dan  keberanian diri Anda untuk berkata tidak pada semua suara hati yang buruk.

Mencontoh Cara Presiden Merekrut Menteri

“Sikap Mental Anda Adalah Kunci Yang Paling Bisa Diandalkan Bagi Kepribadian Anda.” – Napoleon Hill

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, mulai melakukan wawancara terhadap para calon menteri selama dua hari ini. Setelah diwawancara, sekitar 34 kandidat itu akan langsung menandatangani dua macam kontrak yaitu pakta integritas dan kontrak kinerja. – KOMPAS.com, 17 October 2009.

Kontrak integritas dan kontrak kinerja  adalah dua hal yang sangat penting dalam rekrutmen. Integritas adalah mutu, kualitas, kompetensi, kejujuran, kemampuan berdedikasi, loyalitas, dan kemampuan untuk bekerja dengan prinsip-prinsip good governance. Sedangkan kinerja adalah kemampuan untuk menjadi lebih produktif dan kecerdasan untuk menghasilkan nilai tambah kehidupan yang lebih besar.

Perusahaan-perusahaan mungkin perlu mencontoh cara presiden merekrut menteri. Cara presiden ini terlihat sangat efisien, efektif, dan langsung tepat sasaran. Tidak berbelit-belit, tapi langsung fokus kepada inti persoalan. Jelas sekali, inti persoalan kita di dalam pembangunan  adalah integritas dan kinerja.  Tanpa integritas dan kinerja tidak akan ada hasil yang maksimal. Hanya melalui kekuatan integritas seseorang bisa menghasilkan kinerja dan nilai tambah kehidupan yang maksimal.

Kita semua harus jujur bahwa ada dua hal yang selalu mengganggu dunia bisnis, yaitu integritas dari para stakeholder yang membuat kinerja bisnis menjadi tidak konsisten.  Integritas dari para stakeholder untuk bisa menjalankan prinsip-prinsip good corporate governance dengan baik. Sebab, prinsip-prinsip good corporate governance dapat menjadi langkah awal yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis yang berkualitas tinggi. Dan bila sebuah bisnis mampu dioperasionalkan dengan kualitas tinggi, maka kinerja bisnis tersebut juga akan secara otomatis meningkat tajam.

Pandangan atau mind set dari setiap karyawan  di perusahaan harus diarahkan untuk membangun integritas dan kinerja yang maksimal. Bila integritas dan kinerja maksimal dapat diwujudkan secara baik, maka para karyawan secara otomatis akan menjadi pribadi-pribadi yang tangguh yang tak tergoncangkan oleh situasi dan kondisi apa pun.

Perusahaan yang baik pastinya didukung oleh para pimpinan dan para karyawan yang berintegritas tinggi, sehingga setiap kalimat  baik  yang diucapkan dari mulut mampu direalisasikan sesuai ucapan tersebut. Artinya, setiap rencana dapat dijalankan sesuai rencana dan dapat menghasilkan kinerja yang sesuai rencana.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Apakah Anda Pribadi Yang Bertanggung Jawab Dalam Pekerjaan?

“Tanpa Tanggung Jawab Terhadap Pekerjaan, Anda Hanya Mempersiapkan Diri Untuk Gagal.” – Djajendra

Apakah Anda seorang pribadi yang merasa bertanggung jawab penuh atas pekerjaan Anda? Bila Anda bingung dan ragu untuk menjawab pertanyaan di atas, maka sebaiknya Anda mulai melakukan interospeksi diri buat mengoptimalkan sikap dan perilaku tanggung jawab Anda kepada pekerjaan Anda.

Tanpa tanggung jawab Anda akan sulit mencapai puncak keberhasilan tertinggi. Tanpa tanggung jawab Anda hanya sibuk mengurusi aksi dan reaksi pekerjaan. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan memiliki antusias, motivasi, dan keberanian untuk menjadi lebih baik. Tanpa tanggung jawab Anda tidak akan dipercaya oleh orang lain.

Setiap pekerjaan membutuhkan tanggung jawab, membutuhkan perhatian dan kepedulian. Anda yang mampu memiliki tanggung jawab dan kepedulian total terhadap pekerjaan Anda, pasti akan menjadi pribadi yang berdedikasi secara total terhadap pekerjaan Anda.

Dalam sebuah acara pelatihan di sebuah perusahaan gas, di daerah Belilas, Riau. Seorang peserta bertanya tentang arti tanggung jawab. Sebuah pertanyaan yang cerdas. Apalagi sangat jarang orang-orang mau bertanya tentang tanggung jawab, kalau bisa orang-orang selalu berupaya untuk mengaburkan makna tanggung jawab. Tetapi, pertanyaan di Belilas ini membuat saya tersenyum, ternyata masih ada orang-orang yang ingin memperkuat integritas diri buat mempertanggungjawabkan semua tugas dan pekerjaan di kantor.

Tanggung jawab berarti memikul semua kewajiban dan beban pekerjaan sesuai dengan batas-batas yang ada di job diskripsi. Setiap karyawan wajib bekerja sesuai tanggung jawab, dan tidak melewati batas-batas tanggung jawab yang ada. Sebab, bila karyawan bekerja melampaui tanggung jawab, maka karyawan tersebut pasti akan melanggar internal control dan etika bisnis perusahaan. Jadi, setiap karyawan harus patuh dan bekerja sesuai dengan apa yang diberikan oleh perusahaan, sebatas tugas dan tanggung jawab yang diperbolehkan oleh perusahaan.

Perusahaan harus benar-benar melakukan evaluasi dan pengkajian kembali terhadap setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada karyawan. Sebab, sering sekali perubahan menjadikan sebuah job diskripsi menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, pemberian kepercayaan pada individu-individu karyawan dalam organisasi perusahaan haruslah dirancang agar para individu tersebut mampu bertanggung jawab dalam pekerjaan sesuai harapan perusahaan.

Semakin besar tanggung jawab yang diberikan perusahaan kepada seorang karyawan, maka semakin besar si karyawan harus membangun integritas diri dan sekaligus memiliki loyalitas dan keberanian untuk menerima tanggung jawab dari perusahaan.

Tanggung jawab bukanlah sekedar kata-kata yang memperkuat jati diri, tapi tanggung jawab adalah komitmen dan kewajiban untuk melaksanakan semua pekerjaan melalui kompetensi diri yang hebat.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Terjebak Dalam Ruang Kerja

“Segala Sesuatu Memberikan Hasil Terbaik Bagi Orang Yang Sebaik Mungkin Memanfaatkan Keadaan.” – John Wooden

Sering sekali para eksekutif terjebak dalam ruang kerja yang tidak memberi waktu untuk bersantai bersama keluarga. Dan hal ini terus berlangsung hingga menjadi kultur kerja yang membuat para eksekutif tersebut menjadi sulit untuk meninggalkan pekerjaan di kantor.

Di era kerja yang penuh dengan kompetisi ketat ini, waktu menjadi sangat mahal dan sangat berharga, sehingga para eksekutif  harus pintar-pintar mengelola waktu kerja agar  tetap memiliki waktu untuk keluarga.

Cara kerja eksekutif yang tidak efektif akan menciptakan kerja lembur, dan hal ini berakibat pada hilangnya waktu untuk bersama-sama dengan keluarga.
Memang benar sudah ada manajemen waktu yang bisa mengatasi berbagai persoalan waktu dan beban kerja, tapi manajemen waktu tidak akan mampu mengatasi perilaku kerja yang tidak efektif.

Mungkin saja ada sebagian eksekutif merasa nyaman dan bahagia dengan kerja lembur mereka. Tetapi, kenyamanan ini tetap menciptakan pemborosan buat pihak perusahaan, dan  berkurangnya waktu berkualitas buat keharmonisan keluarga. Artinya, persoalan tidak efektif membawa dampak buruk buat perusahaan dan keluarga.

Ketika si eksekutif tidak mampu menjadi pekerja yang efektif, maka sesungguhnya ia tidak akan mampu menghasilkan kinerja yang optimal. Dan jelas, dia sesungguhnya adalah beban buat perusahaan.

Eksekutif yang cerdas adalah pekerja yang efektif dan produktif, yang menguasai tehnik-tehnik kerja yang lebih efektif ,efisien, dan produktif  untuk digunakan dalam menyelesaikan semua beban kerja berlebihan tersebut.

Dia akan melakukan evaluasi atas semua aktivitas secara regular per minggu, per bulan, per tiga bulan, per enam bulan, dan seterusnya; hingga benar-benar terbebas dari perangkap beban kerja berlebihan yang memperbudak dirinya tersebut.

Saat si eksekutif mampu bekerja efektif  dan tidak lembur lagi, maka dia akan mampu membagi waktu untuk kantor dan untuk keluarga dengan berkualitas; sehingga dirinya dapat menghasilkan titik keseimbangan hidup dalam wujud daya tahan mental, emosi, fisik, dan spiritual yang harmonis.

www.djajendra-motivator.com

Memodel Integritas (Modeling Integrity)

“Nilailah Integritas Karyawan Melalui Ukuran-Ukuran Yang Jelas Dan Terukur. Jangan Pernah Memiliki Inisiatif Liar Di Luar Ukuran-Ukuran Yang Disepakati Manajemen Puncak.” – Djajendra

Di dalam sebuah acara pelatihan untuk sebuah perusahaan migas di hotel Abadi Suite, kota Jambi. Seorang peserta bertanya tentang cara mengukur integritas. Dan, memang betul bahwa mengukur integeritas selalu bersifat suka-suka si penilai. Dari pengalaman saya, memang tidak ada sebuah ukuran yang seragam dan pasti dalam menentukan integritas seseorang terhadap perusahaan dan pekerjaan.

Jadi, saya suka dengan pertanyaan si peserta itu. Pertanyaan yang sederhana tapi memiliki dampak yang sangat besar di dalam pengelolaan kualitas dan mutu sumber daya manusia. Oleh karena itu, menurut saya pertanyaan si peserta itu sangat bagus dan sangat cerdas. Memang betul bahwa integritas tidak boleh dinilai secara asal-asalan atau suka-suka. Integritas adalah identitas kepribadian seseorang. Integritas adalah kualitas, mutu, kompetensi, kemampuan, kehormatan diri, kejujuran, dan kepatuhan seorang pribadi terhadap tugas dan tanggung jawabnya.  Artinya, persoalan integritas tidaklah boleh dinilai secara sembarangan atau secara asal-asalan. Lantas bagaimana cara sebuah perusahaan menghitung atau menilai integritas para pegawainya? Pertama, perusahaan harus terlebih dahulu membuat definisi integritas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Setelah definisi integritas tersebut  disepakati melalui keputusan manajemen level tertinggi, maka selanjutnya menentukan hal-hal yang menjadi ukuran di dalam penentuan integritas karyawan. Semua hal-hal yang bersifat kualitatif harus diberi bobot agar bisa dijadikan kuantitatif. Sebab, selama hal-hal tersebut masih di dalam ukuran kualitatif, maka akan sangat sulit untuk melakukan penghitungan yang bersifat jujur dan adil.  Oleh karena itu, setiap bobot yang diberikan kepada setiap kalimat yang mendukung penilaian integritas tersebut haruslah disetujui dan disepakati secara bersama oleh setiap kekuatan diperusahaan. Dan selanjutnya, hasil yang disepakati tersebut wajib dilaksanakan dengan komitmen yang tinggi di dalam konsistensi yang sempurna.

Para manajer di perusahaan wajib melakukan penilaian integritas karyawan melalui ukuran-ukuran yang jelas, ukuran-ukuran yang telah disepakati secara bersama di level manajemen puncak. Tidak boleh ada manajer yang memperlihatkan sikap pribadi di dalam penilaian integritas karyawan. Para manajer  juga wajib memperlihatkan integritas diri masing-masing secara lebih sempurna di dalam melakukan penilaian integritas si karyawan.

Agar para karyawan memiliki integritas yang tinggi terhadap perusahaan, pekerjaan, dan tanggung jawabnya, maka para manajer wajib secara proaktif menginspirasi, memotivasi, dan mendorong energi sukses para karyawan dengan visi dan strategi kerja yang jelas. Para manajer juga harus mampu berpikir berorientasi jangka pendek dan jangka panjang, melalui pengorganisasian, mengalokasikan, pengendalian, dan pemantauan sumber daya secara efektif dan efisien. Termasuk menjadi teladan yang memberi contoh tentang integritas terbaik kepada para karyawan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Trust? Saling Percaya Percaya Dalam GCG!

“Hubungan Kepercayaan Yang Dibangun Atas Fondasi Integritas Tertinggi Untuk Saling Memberi Dan Saling Bertoleransi, Tetap Akan Abadi Dan Tidak Akan Pernah Rusak Oleh Badai Kehidupan Apa Pun.” – Djajendra

Ketika saya diminta oleh sebuah perusahaan untuk membangun mental karyawannya dalam rangka mempersiapkan organisasi yang saling mempercayai (trust), mind set saya hanya berpikir kepada sebuah tema “Apakah Anda Bisa Dipercaya?”….Kepercayaan adalah landasan terpenting di dalam bisnis, di dalam kehidupan pribadi, dan di dalam berperusahaan, tetapi sering sekali kebanyakan orang menganggap remeh kepada aspek kepercayaan. Padahal hanya melalui lingkungan kerja yang saling mempercayai, perusahaan akan dapat meningkatkan pelaksanaan good corporate governance secara lebih baik.

Konsep Trust (saling percaya) seharusnya menjadi sebuah awal untuk memantapkan diri Anda, agar diri Anda menjadi pribadi yang terpercaya dan yang dapat dipercaya. Ketika diri Anda sudah menjadi pribadi yang dapat dipercaya, maka Anda sesungguhnya telah menjadi pribadi yang mampu menjalankan semua prinsip good corporate governance secara luar biasa. Sikap jujur Anda dan integritas Anda kepada semua aspek kehidupan secara total akan mengantar Anda kepada kekuatan untuk menjadi pribadi yang terpercaya dan pribadi yang selalu dapat dipercaya dalam situasi dan kondisi apa pun. Oleh karena itu, mulai detik ini juga kembangkan integritas Anda melalui sikap, perilaku, emosi, dan mind set yang menjadikan Anda sebagai pribadi terpercaya, atau pun menjadi pribadi yang selalu dapat dipercaya oleh siapa pun.

Di setiap aspek dan fungsi perusahaan diperlukan peran kepercayaan. Peran kepercayaan di dalam penjualan, peran kepercayaan di dalam manajemen, peran kepercayaan di dalam operasional, peran kepercayaan di dalam pengawasan, peran kepercayaan di dalam branding dan pemasaran, peran kepercayaan di dalam layanan pelanggan, peran kepercayaan di dalam administrasi perusahaan, peran kepercayaan di dalam  kepemimpinan, dan peran kepercayaan di dalam setiap aspek dan aktivitas perusahaan secara tidak terbatas.

Peran kepercayaan ini harus menjadi alat yang memperkuat setiap orang di perusahaan untuk saling merangkul, saling berkontribusi secara profesional, saling berkolaborasi secara baik,  saling mendapatkan kepercayaan, saling memetik hasil kinerja terbaik, dan  saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Kebenaran tentang Trust di Bisnis akan membantu Anda memperkuat semua hubungan Anda dan memungkinkan Anda untuk membangun bisnis dan kehidupan pribadi yang kokoh berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai perusahaan Anda.

Kepercayaan yang mendalam di organisasi akan memperkuat core value perusahaan kepada penyatuan ke dalam batin para pegawainya, dan semua ini pada akhirnya akan menciptakan cara kerja yang efektif dan yang berkinerja maksimal.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Wisdom Napoleon Hill

“Kemiskinan Adalah Salah Satu Alat Yang Digunakan Sang Pencipta Untuk Mendorong Manusia Mengasah Kecerdasannya, Meningkatkan Antusiasmenya, Bertindak Berdasarkan Inisiatifnya, Serta Terus Berupaya Melawan Kekuatan Yang Menentangnya, Agar Bisa Bertahan Hidup.” – Napoleon Hill

“Bila Kemiskinan Diterima Sebagai Tantangan Untuk Upaya Yang Lebih Besar, Kemiskinan Adalah Suatu Berkah. Bila Kemiskinan Diterima Sebagai Kelemahan Yang Tak Terhindarkan, Maka Kemiskinan Adalah Suatu Kutukan Abadi.” – Napoleon Hill

“Semua Kegagalan, Kesalahan, Dan Rasa Frustasi Di Masa Lalu Bisa Diubah Menjadi Berkah Yang Paling Berharga Bagi Manusia.” – Napoleon Hill

“Sifat Manusia Yang Paling Tidak Disukai Tuhan Adalah Rasa Puas Diri, Sikap Suka Menunda-Nunda, Rasa Takut, Dan Kekurangan Yang Dibuat Sendiri. Orang Yang Menumpuk Sifat-Sifat Itu Akan Mendapat Hukuman Berat.” – Napoleon Hill

“Bukannya Berteriak Kesal Atau Gemetar Ketakutan, Tegakkan Kepala Anda Dan Carilah Ke Segala Arah Benih Keuntungan Yang Dibawa Oleh Kesengsaraan.” – Napoleon Hill

“Kita Ada Di Sini, Dan Kita Menjadi Seperti Sekarang Karena Kebiasaan Kita Sehari-Hari.” – Napoleon Hill

“Rasa Sakit Adalah Salah Satu Alat Milik Alam Yang Tercerdas. Sebab, Rasa Sakit Merupakan Alat Yang Membuat Dia Bisa Memaksa Individu Dari Segala Tingkat Kecerdasan Untuk Mematuhi Hukum Perawatan Diri.” – Napoleon Hill

“Alam Memberi  Imbalan Kepada Manusia Atas Rasa Sakit Dalam Bentuk Tenaga, Kekuatan, Serta Pengetahuan Yang Muncul Dari Pengalaman Praktis.” – Napoleon Hill

“Analisislah Kegagalan Di Bawah Situasi Apa Pun Yang Anda Pilih, Dan Anda Akan Menemukan Realitas Besar Bahwa Setiap Kegagalan Memiliki Benih Keuntungan Yang Sebanding.” – Napoleon Hill

“Bila Anda Bisa Terus Mencoba Setelah Lusinan Kegagalan, Benih Dari Seorang Jenius Telah Tumbuh Di Dalam Jiwa Anda.” Napoleon Hill

“Seorang Pemenang Tidak Pernah Berhenti Dan Seorang Pesimis Tidak Pernah Menang.” Napoleon Hill

“Apa Pun Yang Bisa Dibayangkan Dan Diyakini Pikiran Manusia, Dapat Dicapai Oleh Pikiran.” – Napoleon Hill

Sumber: Create Your Own Miracles, Karya Napoleon Hill

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Bekerja Untuk Hari Ini Dan Masa Depan

“Anda Adalah Hari Ini Dan Masa Depan. Jadilah Hari Ini Yang Cemerlang Dan Belajarlah Untuk Masa Depan Yang lebih Cemerlang.” – Djajendra

Apakah Anda siap bekerja cerdas untuk mempersiapkan masa depan Anda yang cemerlang? Bila jawaban Anda siap, maka saatnya Anda mempersiapkan diri untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab Anda di hari ini dengan sesempurna mungkin, dan mulai mempersiapkan semua potensi diri Anda dengan semaksimal mungkin dalam menghadapi masa depan yang indah. Anda terlahir untuk sukses; Anda terlahir untuk menang; Anda terlahir untuk menikmati semua kebaikan kehidupan; Anda terlahir untuk mendapatkan semua hal terbaik yang Anda inginkan. Dan untuk semua itu, syaratnya hanya satu, yaitu Anda harus bekerja serius dan bekerja total buat pekerjaan hari ini dan buat pekerjaan Anda yang dimasa depan. Oleh karena itu, jangan sia-siakan waktu Anda untuk hal-hal yang tidak penting. Mulai detik ini fokuskan diri Anda kepada semua hal yang Anda inginkan. Jangan biarkan diri Anda terombang-ambing dalam perasaan ragu dan perasaan tidak pasti. Siapkan diri Anda untuk selalu siaga dan belajar untuk mendukung masa depan Anda yang lebih cemerlang. Ingat! Hidup Anda adalah milik Anda, dan hanya melalui jalan intelektual, Anda akan sampai kepada sumber ilmu pengetahuan yang mendukung masa depan Anda yang cemerlang. Jangan biarkan diri Anda berada dalam keraguan dan ketakutan, tapi kuatkan batin dan pikiran Anda untuk berjuang secara maksimal dalam mencapai setiap harapan Anda di hari ini dan di masa depan.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Miliki Motivasi, Tapi Jangan Lupa Memperbaiki Pikiran Bawah Sadar!

“Perlu Kerja Keras Dan Upaya Untuk Mencair Bersama Kekuatan Baik Dan Kekuatan Tuhan Agar Bisa Menjinakan Pikiran Bawah Sadar. “ – Djajendra

“Motivasi Adalah Jenis Perasaan Yang Hanya Bertahan Untuk Periode Yang Singkat, Satu Atau Dua Minggu Paling Lama, Kadang Kala Hanya Beberapa Hari.” –  Dr. Muruga, Reprogramming Subconscious Mind.

Semakin sering Anda mengalami kehilangan motivasi untuk menjawab semua tantangan kehidupan Anda, maka semakin menjauh rasa percaya diri Anda untuk meraih sukses.

Persoalannya adalah mengapa motivasi bisa begitu mudah redup dan juga bisa begitu mudah terang? Mengapa motivasi yang redup selalu terjadi dan mengganggu perjuangan banyak orang?  Ada apa dibalik ketidakkonsistenan pikiran manusia, yang selalu dengan sangat mudah dirusak dan dipengaruhi oleh kekuatan sesaat.

Sering sekali orang-orang bertanya kepada saya bahwa setelah menerima kalimat-kalimat penegasan yang kuat tentang motivasi mereka langsung bersemangat, tapi hanya dalam waktu kurang dari satu bulan semangat dan motivasi mereka selalu memudar. Mereka bertanya “Dimana salahnya?.”  Jawaban saya sangat sederhana, salahnya ada pada pikiran bawah sadar.

Banyak orang lupa bahwa diri mereka adalah sebuah dunia otomatis. Dunia otomatis yang telah tercipta sejak lahir untuk menyerap semua gambaran kehidupan duniawi secara total dan menyeluruh. Hal termudah yang dapat dilakukan oleh manusia adalah mengendalikan pikiran sadar atau otak kiri, tapi sangat tidak mudah dan sangat tidak mungkin manusia untuk dapat mengendalikan pikiran bawah sadar atau otak kanan. Kenapa bisa begitu? Jawaban saya adalah itu merupakan rahasia Tuhan atau takdir manusia. Ada hal-hal yang dengan sangat mudah bisa manusia kendalikan, tapi disisi lain ada hal-hal yang perlu kerja keras dan upaya untuk mencair bersama kekuatan baik dan kekuatan Tuhan agar bisa menjinakan pikiran bawah sadar.

Otak kanan kita ini seperti sebuah alat penyimpanan data saja, dan dia akan merekam semua hal disekitar kita dengan sangat detil dan sangat rinci tanpa sepengetahuan otak kiri atau pikiran sadar. Artinya, otak kanan bekerja sesuai takdir kehidupan manusia, dan perlu kekuatan baik dan kekuatan Tuhan untuk membuat manusia mengelola data base yang ada di otak kanan.  Oleh karena itu, Anda perlu fokus kepada pembenahan pikiran bawah sadar Anda, atau juga biasa disebut dengan perbaikan sisi otak kanan Anda. Sebab, seiring terekamnya hal-hal baik dan positif ke dalam otak kanan Anda, Anda pun akan semakin percaya diri dan semakin yakin untuk memelihara motivasi dan semangat diri yang tinggi buat keberhasilan Anda bersama kehidupan yang indah ini.

Jangan Biarkan Loyalitas Terkikis Oleh Uang

“Loyalitas Adalah Awal Untuk Menghasilkan Kinerja Terbaik. Loyalitas Adalah Awal Untuk Saling Berkontribusi, Saling Berkoordinasi, Saling Berkomunikasi, Saling Membantu Dalam Upaya Menghasilkan Hal-Hal Terbaik Buat Perusahaan Dan Buat Karyawan.” – Djajendra

Sikap loyalitas kepada perusahaan dari waktu ke waktu semakin terkikis oleh godaan uang. Pada saat ini begitu mudahnya seseorang pindah kerja hanya oleh alasan gaji dan fasilitas yang lebih besar dari perusahaan lain. Sepertinya rasa loyal dan rasa cinta pada perusahaan telah hilang oleh rayuan uang dari perusahaan tetangga.
Karyawan sudah tidak memiliki empati terhadap perusahaannya. Uang selalu berbicara di dalam diamnya para pemimpin untuk memperhatikan nasib karyawan, uang telah membuat pikiran teripnotis untuk meraih sukses secara instant dan melupakan semua makna tentang loyalitas. Padahal karyawan adalah inti kekuatan dari sistem dan kultur perusahaan, dan bila inti kekuatan ini hidup dalam keraguan, maka perusahaan pasti sulit mencapai kinerja maksimal.
Sudah saatnya para pemimpin memiliki kesadaran total terhadap karier para karyawannya, demikian juga dengan setiap karyawan seharusnya mendukung perjuangan dan kerja keras perusahaannya untuk menghasilkan kinerja yang hebat.
Hubungan saling mendukung dengan tingkat loyalitas yang tinggi akan mengantarkan perusahaan kelevel kinerja maksimal.
Perusahaan harus memiliki pengharapan yang realistik pada semua kekuatan sumber daya manusianya untuk mencapai visi dan misi perusahaan secara sempurna. Memiliki satu pandangan yang fleksible dalam memperhitungkan rencana dan masa depan kesuksesan perusahaan bersama semua kekuatan manusianya secara total dan utuh.
Kepemimpinan yang beretos kerja super hebat dalam bentuk kesadaran untuk secara tekun dan ulet membangun kualitas kompetensi dan keterampilan semua bawahannya adalah sebuah gaya manajemen yang pro pada kinerja.
Perusahaan selalu mencari kekuatan sumber daya manusia yang dapat dipercaya dan mampu memberi solusi terbaik bagi bisnis. Untuk itu, pemimpin wajib membangun iklim loyalitas dalam mewujudkan semua harapan perusahaan kepada manusianya.
Menata pikiran untuk memperlihatkan loyalitas kepada perusahaan adalah salah satu kekuatan kepemimpinan di masa depan. Bahasa pikiran positif akan membuat pemimpin menjadi terbiasa untuk mengeluarkan perilaku dan tindakan yang bercerita tentang semua kekuatan baik dalam wujud etos kerja yang andal. Menata pikiran loyal akan menunjukkan bahwa kepemimpinan selalu bersikap positif dan jujur dalam Memperjuangkan setiap inci kepentingan perusahaan dalam bingkai kesetiaan yang tidak patut untuk diragukan.
Karyawan dan pemimpin yang berempati akan menemukan kekuatan untuk mencintai pekerjaan yang sedang ditekuni. Sebuah etos kerja loyalitas hanya akan ada pada saat semua kekuatan manusia perusahaan menyatu dalam kecocokan lingkungan dan jenis pekerjaan yang mereka jalani. Semakin senang mereka dengan hasil kinerja mereka di pekerjaan mereka, maka secara otomatis perasaan ikhlas yang tulus akan mengarahkan mereka untuk membuktikan pengabdiaan tanpa batas kepada perusahaan. Mencintai pekerjaan adalah sebuah etos kerja yang akan menguraikan tindakan, strategi, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memelihara keunggulan kompetitif sumber daya manusia dalam menjawab setiap tantangan dari loyalitas yang muncul akibat perubahan. Semakin sering berkerja dengan berfokus kepada kinerja optimal, akan menjadi semakin cemerlang kualitas loyalitas dari manusia perusahaan. Dengan memiliki integritas kepada kualitas, produktivitas, dan fokus kepada hasil kinerja terbaik, berarti telah berpartisipasi untuk membangun etos kerja yang andal dalam lingkungan kerja perusahaan.
Kinerja maksimal merupakan tujuan utama setiap organisasi bisnis, dan dengan memiliki etos kerja yang berfokus kepada kinerja, manusia perusahaan telah memberikan jawaban positif untuk memperoleh manfaat dari sikap loyal mereka pada perusahaan, sikap loyal pasti mendorong etos kerja yang menindaklanjuti tugas, artinya tidak akan terjadi peristiwa menunda pekerjaan, yang ada adalah sikap proaktif untuk menyelesaikan pekerjaan sesegera mungkin. Sikap loyalitas karyawan dan pimpinan pada perusahaan harus didukung dengan sistem informasi yang benar, misi pekerjaan yang jelas, prosedur dan kebijakan mengerjakan pekerjaan secara hebat, kualitas sumber daya yang tepat.
Sumber daya manusia yang loyal selalu mampu melakukan tindak lanjut pekerjaan dalam sinergi yang melibatkan semua pihak secara proporsional untuk memantau kemajuan dan menerima bantuan lebih lanjut.
Sumber daya manusia yang proaktif dalam menindaklanjuti semua pekerjaan, dalam sikap loyalitas yang tinggi, dengan kesadaran atas tanggung jawab, akan memberi kekuatan pada perusahaan untuk menciptakan nilai-nilai loyalitas sebagai etos kerja.

5 Tantangan Manajer

Pekerjaan yang paling penting yang harus dihadapi manajer di masa depan. Dalam pemikiran saya, ada lima tantangan serius yang harus dihadapi manajer puncak. Pertama, harus memiliki kompetensi yang sempurna untuk mampu mengelola semua sumber daya berwujud yang di miliki perusahaan. Kedua, memiliki kualitas untuk memotivasi sumber daya manusia. Ketiga, memiliki kualitas untuk membangun hubungan positif dengan stakeholders. Keempat, memiliki kualitas dan wawasan untuk menghadapi perubahan keinginan pasar. Kelima, memiliki kreatifitas, dan kualitas dalam memahami produk atau jasa. Beberapa tahun terakhir ini, perubahan keinginan pasar yang begitu cepat, produk – produk yang semakin berusia singkat merupakan tonggak penunjuk dan batu peringatan bagi seorang manajer. Manajer masa depan haruslah seorang pemimpin yang telah belajar bersama waktu untuk mengerjakan semua tugas dan tanggung jawab berdasarkan rencana yang baik dan seimbang dengan perubahan dahsyat yang sedang terjadi pada saat ini. Manajer masa depan juga berarti manajer hari ini yang seharusnya mulai membangun dirinya dan mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan kualitas, karakter, perilaku, nilai positif, prinsip sukses, dan keberanian dalam menghadapi setiap tantangan dan perubahan.

Manajer masa depan harus mengisi pikirannya dengan fakta, bahwa manusia adalah harta terbesar dan terpenting dari organisasi perusahaan. Sebagai pemimpin ia wajib menunjukan kekuatan manajerialnya dalam bentuk perilaku dan hubungan kerja bersama tim besarnya di perusahaan. Para manajer yang berwawasan luas dan berpengetahuan positif sudah lama membuang hierarki, dan banyak melibatkan pikiran positif, niat sukses bersama, dan kekuatan kualitas keterampilan dalam membangun struktur kerja yang lebih bersemangat dan produktif. Bangunan struktur kerja baru tersebut mengeluarkan sumber daya manusia dari dalam kotak hierarki lama dan menggerakkan mereka ke dalam sistem manajemen yang lebih efisien, disiplin, fleksible, produktif, berkualitas, berketerampilan tinggi, dan mencuatkan kreatifitas dalam semangat tanggung jawab sukses bersama.
Manajer masa depan sudah waktunya untuk mengembangkan kepemimpinan yang terpancar dan beragam membagi kepemimpinan pada sudut terjauh dari lingkar untuk mengungkap kekuatan tanggung jawab bersama. Pemimpin membangun sumber daya perusahaan yang meliputi manusia, organisasi, uang, modal, utang, dan pasar. Keragaman lingkup pekerjaan, para pelanggan, dan stakeholders yang terkait akan menyadari sendiri saat mereka melihat kekuatan dan kemampuan perusahaan dalam menjawab tantangan masa depan.
Manajer masa depan mampu mempertahankan visi masa depan organisasi dan dengan setengah memaksa mengobarkan semangat yang dibutuhkan untuk membangun perusahaan. Manajer memobilasi orang – orang di sekitar misi organisasi, memantapkan suatu kekuatan dalam masa yang tidak menentu di masa depan. Koordinasi sekitar misi ini menggerakan suatu kekuatan yang ditransformasikan menjadi satu ke tempat kerja, dimana karyawan dan tim dapat menyatakan diri mereka sendiri dalam pekerjaan dan menemukan signifikasi melampaui tugas, saat mereka mengelola misi. Melalui suatu fokus yang tetap pada misi, manajer puncak seharusnya memberi kepada staf – stafnya yang tersebar dan beraneka ragam suatu kesadaran arah yang jelas dan peluang untuk menemukan makna dalam pekerjaan mereka.
Manajer seharusnya tahu bahwa mendengarkan pelanggan dan belajar apa yang ia beri nilai “sambil menggali di lapangan” akan merupakan komponen penting, bahkan lebih penting di masa depan ketimbang masa kini. Persaingan global dan lokal makin cepat, dan kebutuhan untuk memfokuskan pada apa yang dibutuhkan pelanggan akan makin kuat.
Setiap orang akan mengamati manajer masa depan, sama seperti kita mengamati yang sekarang ini ada, untuk melihat apakah praktik bisnis dari organisasi sudah sejalan dengan prinsip yang dianut oleh manajer. Dalam semua interaksi, dari yang terkecil sampai yang terbesar, perilaku dari manajer yang baik akan menghargai keluhuran dan harga diri dari mereka yang membangun perusahaan.
Makna sosial terpenting dari manajer masa depan adalah cara mereka menghayati totalitas kepemimpinan, tidak sekedar memasukkan “organisasi saya” tetapi juga menjangkau ke luar dinding organisasi. Manajer yang baik menyadari arti penting mereka yang membangun perusahaan, nilai dari tempat kerja yang mengembangkan sumber daya manusia untuk berprestasi adalah penting untuk kelanjutan misi, serta perlunya suatu tim kerja yang sehat untuk tercapainya sukses perusahaan. Manajer yang bijaksana akan merangkul semua yang terlibat dalam lingkaran yang mengitari perusahaan, organisasi, orang, kepemimpinan, dan masyarakat.
Tantangan yang berasal dari luar organisasi memerlukan banyak perhatian, komitmen, dan semangat sebagai tugas yang paling penting di dalam organisasi. Manajer masa depan akan membangun sumber daya manusia yang sehat dengan semangat yang sama dengan semangat saat mereka membangun perusahaan yang sehat, produktif, dengan menyadari bahwa organisasi dengan kinerja tinggi tidak dapat hidup jika perusahaan tersebut mengecewakan orang – orangnya dan hidup dalam suatu perusahaan tanpa sistem dan kepastian masa depan.
Pada saat ini kesetiaan karyawan kepada perusahaan semakin berkurang, dan kepercayaan perusahaan kepada karyawan juga semakin berkurang. Hal ini merupakan pesan yang jelas bagi manajer masa depan. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis dan semakin materialistisnya manusia mengakibatkan hancur dan punahnya filosofi kesetiaan dan kerja sama abadi. Pengurangan tenaga kerja bukanlah solusi yang sehat, tetapi memompa semangat, etos kerja dalam memandu visi, prinsip, dan nilai perusahaan akan membangun kepercayaan, semangat, dan kreatifitas internal perusahaan.
Manajer yang cerdas akan mampu meramalkan waktu yang menguntungkan, dan waktu untuk lebih waspada menghadapi tantangan. Manajer adalah seorang pemimpin yang memiliki kompetensi terbaik untuk memberi harapan dan motivasi bagi kehidupan semua sumber daya manusia yang ada di perusahaannya, serta mempunyai keberanian untuk mengambil sikap dan tindakan tepat mengenai semua isu, prinsip, visi, misi, operasional, kebijakan strategi perusahaan, dan mampu secara bijaksana mengendalikan semua potensi risiko yang bisa terjadi. Manajer masa depan sebaiknya bersikap lebih hati – hati dalam menghadapi berbagai spekulasi bisnis. Kualitas kepemimpinan seorang manajer masa depan dan manajer hari ini harus terjawab dari perilaku, wawasan, pengetahuan, karakter, kekuatan positif, dan mental sukses seorang manajer pemenang yang harus ada di dalam lubuk hati terdalam.


Pengaruhi Orang Lain Dengan Hal-Hal Baik, Jangan Dengan Hal-Hal Tidak Baik

”Untuk Mencapai Hal-Hal Besar Tidak Hanya Perlu Kerja Keras Dan Kecerdasan Intelektual, Tetapi Juga Harus Cerdas Mempengaruhi.” – Djajendra

Saat Anda memiliki bakat, kemampuan dan keterampilan untuk mempengaruhi orang lain, maka pengaruh Anda itu dapat menjadi modal yang sangat kuat untuk meyakinkan orang lain tentang misi dan visi yang sedang Anda perjuangkan, serta pengaruh Anda yang hebat itu dapat membuat orang lain menjadi patuh dan setia kepada Anda.

Pengaruh Anda yang kuat akan membuat orang-orang secara alami mengikuti apa yang Anda lakukan sehari-hari, tanpa ada yang berani bertanya dan membantah sikap dan perbuatan Anda. Sebab, pengaruh itu sesungguhnya adalah sebuah energi superkuat yang mampu mengubah mind set orang lain.

Anda wajib memiliki tanggung jawab untuk tidak mempengaruhi orang lain dengan hal-hal yang tidak baik.

Jalankan pengaruh Anda dengan sikap baik,  perlihatkan perilaku dan tindakan yang penuh dengan nilai-nilai cinta, kepedulian, kemanusiaan, dan kebaikan. Sebab, bila Anda gagal memperlihatkan sikap baik dalam pola hidup yang penuh tanggung jawab moral dan etika hidup, maka Anda akan ditentang oleh orang-orang berpengetahuan yang cerdas dengan logika dan akal sehat.

Sebagai pribadi yang berpengaruh Anda harus memberikan contoh-contoh yang bijak dan profesional kepada para pengikut Anda. Ingat, Anda akan dijadikan sebagai cermin, panutan, penasehat pribadi, dan sahabat batin pengikut Anda. Oleh karena itu, Anda harus bersikap, bertindak, berkata, dan bertanggungjawab secara jelas dan konsisten.

Jaga dan rawatlah antara perkataan dan tindakan dalam bingkai sikap baik, yakinkan diri Anda bahwa orang-orang akan memperhatikan kredibilitas Anda, dan jadilah pribadi yang mempengaruhi diri Anda sendiri agar bertumbuh bersama sikap positif dan pikiran positif.

Pengaruh yang kuat akan melahirkan hubungan dengan tingkat emosi yang sangat kuat. Setiap ucapan dan perkataan Anda pasti akan mempengaruhi orang lain.

Anda harus memiliki tanggung jawab yang besar, untuk mendorong setiap orang agar memahami setiap ucapan dan perkataan Anda dengan mind set positif.

Pengaruh Anda yang positif akan membangun lingkungan menjadi lebih bertanggung jawab pada semua aspek kehidupan . Perilaku bijak dan positif Anda akan meningkatkan kekuatan positif untuk mengubah diri Anda dan orang lain menjadi pribadi-pribadi unggul yang baik hati.

Anda harus lebih berfokus pada sikap baik Anda dalam membangun setiap orang untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Anda harus mempengaruhi mereka dengan semangat untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka, serta membantu mereka untuk tumbuh bersama sikap baik mereka. Dan, jangan pernah membiarkan mereka tumbuh bersama sikap negatif yang merugikan banyak orang.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Wisdom

“Satu Hari Ini Bernilai Sama Dengan Dua Hari Esok; Akan Menjadi Apa Saya Nantinya, Sekarang Mulai Terjadi”. By. Benjamin Franklin.

“Anda Tidak Akan Pernah Mengubah Kehidupan Anda Hingga Anda Ubah Sesuatu Yang Anda Perbuat Setiap Harinya”. John C.Maxwell.

“Orang-Orang Yang Paling Berhasil Di Dalam Kehidupan Ini Adalah Mereka-Mereka Yang Cepat Menuntaskan Persoalan-Persoalan Penting Dengan Solusi-Solusi Jitu Dan Mengelolanya Setiap Hari Secara Tekun Dan Penuh Disiplin”.By.Anonim.

“Yang Terdapat Di Belakang Kita Dan Yang Terdapat Di Depan Kita Hanyalah Perkara Sepele Dibandingkan Dengan Yang Terdapat Di Dalam Diri Kita”. By. Walt Emerson.

“Pengetahuan Kehidupan Yang Paling Penting Adalah Mengetahui Secara Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Didengarkan Dan Diikuti, Serta Memahami Dengan Penuh Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Diabaikan Untuk Selamanya.” By. Djajendra.

“Sesungguhnya, Hadiah Terbaik Yang Ditawarkan Kehidupan Adalah Peluang Untuk Bekerja Keras Pada Sesuatu Yang Layak Dikerjakan”. By. Theodore Roosevelt.

“Pengetahuan Kehidupan Yang Paling Penting Adalah Mengetahui Secara Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Didengarkan Dan Diikuti, Serta Memahami Dengan Penuh Bijaksana Tentang Hal-Hal Apa Yang Harus Diabaikan Untuk Selamanya.” By. Djajendra.

“Anda Tidak Bisa Menciptakan Prestasi Terhebat Anda Hanya Dengan Belajar Dan Latihan Intensif Dalam Sebulan. Sebab, Tidak Ada Yang Namanya Kinerja Tertinggi Diraih Dari Hasil Perjuangan Sebulan, Perlu Waktu Bertahun-Tahun Untuk Anda Kuasai Inti Kebijaksanaan Dari Pekerjaan Anda”. By. Anonim.

“Pikiran Positif Anda Dan Cara Hidup Positif Anda Di Hari Ini Akan Mengantar Anda Ke Puncak Sukses Di Hari Esok”. By. Anonim.

“Ketika Peluang Sudah Di Depan Mata, Anda Belum Siap Untuk Menerimanya, Maka Hilanglah Kesempatan Anda Untuk Memperbaiki Takdir Hidup Anda”. By. Anonim.

“Sukses Adalah Kekuasaan Dengan Mana Seseorang Meraih Apa Pun Yang Diinginkannya Dalam Kehidupan Ini Tanpa Melanggar Hak-Hak Dari Orang Lain”. By. Andrew Carnegie.

“Manusia Itu Hidup Dari Gagasan, Berkembang Bersama Ide, Menjadi Pribadi Yang Besar Karena Gagasan Dan Idenya Diperhatikan Dan Dihargai Oleh Banyak Orang”. Djajendra.

“Banyak Orang Mengalami Kegagalan Di Hari Ini. Sebab, Mereka Telah Menghabiskan Energi Hari Ini Untuk Hari Esok. Semua Yang Sudah Di Tangan Mereka Di Hari Ini, Mereka Sia-Siakan Begitu Saja, Sebab Hanya Masa Depanlah Yang Membuat Mereka Penasaran…..Tahu-Tahu Masa Depan Menjadi Masa Lalu”. By. William Allen White.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Memahami Bagian Bumi Yang Kita Huni

“Manusia Tidak Mungkin Bisa Menghentikan Gempa Bumi, Tapi Manusia Masih Bisa Mengurangi Korban Gempa Bumi Asal Manusia Mau Memahami Perilaku Buminya.” – Djajendra

Kita hidup di dalam bumi yang hidup. Bumi yang kita huni ini bukanlah benda mati, tapi dia hidup dan bernyawa seperti diri kita. Saat bumi harus meregangkan tubuhnya, maka gerakan-gerakan bumi menciptakan bencana-bencana buat kita. Sesungguhnya semua bencana yang dihasilkan bumi yang hidup ini bisa diatasi oleh manusia asal manusia mau memahami perilaku buminya dan mau menyesuaikan pola hidupnya sesuai dengan kebesaran buminya.

Sangatlah salah bila manusia menganggap bumi ini benda mati. Sangatlah salah bila manusia berpikir mampu mengeksplorasi bumi  sesuka hati. Sangatlah salah jika manusia berpikir mampu menaklukkan bumi.

Bumi tidak pernah diam, bumi terus beraktifitas di dalam kehidupannya. Manusia harus menjadi lebih pintar dan lebih berempati kepada bumi, agar manusia yang menghuninya bisa menjalani kehidupan sambil memahami perilaku buminya.

Setelah serangkaian gempa-gempa besar di bumi Indonesia. Kita seharusnya banyak belajar bahwa bumi yang kita huni ini mengharuskan kita untuk menjalani pola kehidupan yang disesuaikan dengan kondisi bumi kita ini. Gedung-gedung bertingkat yang rubuh dan memperangkap saudara-saudara kita di kota padang oleh gempa berkekuatan  7,6 Skala Richter, yang juga telah merusak banyak infrastruktur sumatra barat, seharusnya menjadi sebuah awal untuk menyesuaikan kualitas dan kekuatan bangunan infrastruktur yang mampu bertahan dari bumi yang bergerak dengan kekuatan tinggi.

Sebagian besar wilayah Jepang adalah daerah gempa, sama seperti wilayah Indonesia. Tetapi masyarakat Jepang sangat memahami bumi yang mereka huni, dan mereka pun mampu menyesuaikan kualitas dan kekuatan bangunan rumah dan fasilitas lainnya untuk menghadapi gempa-gempa besar. Beberapa gempa besar mulai dari tsunami Aceh, Nias, dan gempa Jogjakarta, Tasikmalaya, Sumatra Barat, dan bagian-bagian Indonesia yang lainnya, seharusnya menjadi titik awal kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mulai memahami buminya, dan mulai memperhatikan setiap aspek kualitas gedung-gedung dan infrastruktur agar tahan gempa. Semoga kita mau belajar dari reruntuhan Hotel Ambacang  dan gedung LIA di Padang.

Seperti kata sahabat saya si orang Jepang bahwa gempa merupakan bagian dari kehidupan dia sejak kecil. Sebab, bumi yang ia huni selalu bergoyang oleh gempa, tapi secara turun – temurun orang Jepang memahami hal ini, dan tidak berani membangun bangunan yang tidak sesuai dengan perilaku buminya. Kita semua sangat berdukacita melihat begitu banyak korban manusia oleh gempa-gempa yang terjadi di bumi kita. Mungkin kita semua harus segera menyesuaikan pola kehidupan kita dengan bumi kita, agar tidak ada lagi korban-korban  yang berjumlah terlalu besar oleh gempa bumi.

Wisdom Dari Stuart Wilde

“Perjalanan kehidupan kita untuk menemukan diri sendiri bukanlah garis lurus yang muncul dari suatu tingkat kesadaran menuju tingkat kesadaran lainnya. Tetapi merupakan sejumlah tanjakan lagi. Meskipun kita melakukan perjalanan melalui arah yang berbeda, beberapa sifat perjalanan itu merupakan hal yang sama bagi kita semua.” – Stuart Wilde

“Pandangan kehidupan saya adalah benar bagi saya. Dengan mengekspresikan keindividualan saya, saya menjadi bebas.” – Stuart Wilde

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com