Miliki Satu Jam Untuk Mempelajari Hal Baru

“Tidak Ada Hal Di Luar Diri Anda Yang Dapat Mengurangi Sukses Anda, Kecuali Anda Sendiri Yang Memberikan Kuasa Kepada Pihak Luar Untuk Mengurangi Sukses Anda.” – DJAJENDRA

Jika Anda bisa memiliki satu jam setiap hari untuk mempelajari dan mengeksplorasi semua potensi kebaikan dari diri Anda, Anda pasti bisa menjadi pribadi hebat dengan berkemampuan yang luar biasa terhadap minat yang Anda cintai. Untuk itu, pada tahap awal, yang Anda butuhkan hanyalah NIAT tulus untuk berjuang secara maksimal dengan keteguhan hati buat kesuksesan diri Anda. NIAT tulus untuk menjadi pribadi tekun, gigih, penuh semangat, terus mencoba, dan tidak pernah menyerah. NIAT tulus untuk menjadi pribadi yang selalu bersikap baik kepada diri sendiri. NIAT tulus untuk bertanggungjawab penuh kepada kemandirian diri sendiri. NIAT tulus untuk mau mendengarkan suara hati di dalam keheningan.

Tanamlah benih-benih kebaikan dan benih-benih sukses di dalam diri Anda. Lalu, pastikan diri Anda memetik hasil yang luar biasa dari pertumbuhan benih-benih kebaikan dan benih-benih sukses tersebut.  Hidup Anda sangat tergantung kepada NIAT tulus Anda. Ingat, tidak ada hal di luar diri Anda yang dapat mengurangi sukses Anda, kecuali Anda sendiri yang memberikan kuasa kepada pihak luar untuk mengurangi sukses Anda.

Mulailah dari NIAT yang kuat untuk melakukan hal-hal terbaik buat kebaikan diri Anda. Ingat, jangan hanya berhenti sebatas NIAT, tapi bekerja keraslah untuk mewujudkan NIAT Anda itu. NIAT Anda itu harus bisa mendorong emosi sukses Anda, harus bisa membangkitkan energi sukses Anda, dan harus bisa menggerakan diri Anda untuk memperkuat jalan Anda menuju sukses. Tanpa NIAT untuk sukses, Anda akan mengalami kesulitan untuk mengeksplorasi semua benih-benih sukses Anda, untuk tumbuh dan berkembang menjadi sebuah realitas sukses.

Apa pun realitas yang Anda hadapi di sepanjang perjalanan hidup Anda, jangan pernah berhenti untuk memiliki NIAT menjadi sukses, dan miliki semangat pantang menyerah untuk memperjuangkan NIAT Anda itu menjadi sebuah realitas kebahagiaan hidup Anda.

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com

Teguhkan Kesetiaan Anda

“Loyalitas Membutuhkan Kecintaan Tanpa Alasan, Keyakinan Tanpa Batasan, Dan Keteguhan Hati Pada Visi Yang Diperjuangkan.” – Djajendra

Pagi ini, saya baru saja menyelesaikan sebuah diskusi dengan teman saya, yang merupakan seorang top manajer dari sebuah usaha retail yang cukup besar. Saya mendengarkan dengan penuh antusias tentang kisah loyalitasnya kepada tempat dia bekerja.  Dia dengan sangat percaya diri mengatakan bahwa dia adalah orang penting bagi perusahaan.  “Saya sangat bahagia diperhatikan perusahaan saya. Itu berarti saya menjadi pribadi yang berharga buat perusahaan,” kata dia.

Teman saya ini adalah tipe pribadi yang selalu berpikir positif, dan menjalani pekerjaannya dengan perasaan syukur yang luar biasa. Saya pribadi sangat kagum kepada sikap baiknya itu. Dan saya tidak heran bila bosnya selalu berkata bahwa dia adalah orang terpenting di perusahaan.

Teman saya ini berbicara seperti itu, karena saya minta tolong kepadanya, untuk membantu riset saya tentang loyalitas. Jadi, teman saya itu tidak lagi berbicara menyombongkan diri, tapi sedang membantu saya untuk mengumpulkan informasi tentang loyalitas.

Begitulah cara saya melakukan riset kecil-kecil an. Buat beberapa pertanyaan, lalu mencari nara sumber yang kompeten untuk hal itu.

Loyalitas adalah sebuah dedikasi yang sangat mulia. Tidak semua orang dilahirkan untuk hidup dalam sebuah loyalitas yang tinggi. Loyalitas membutuhkan kecintaan tanpa alasan, keyakinan tanpa batasan, dan keteguhan hati pada visi yang diperjuangkan. Loyalitas tidak pernah berkeliling ke sana-kemari, sambil mencari peluang untuk lari dari tanggung jawab. Loyalitas berarti terikat kepada cinta dan keyakinan disepanjang kehidupan. Loyalitas selalu melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, dan tidak hanya berkata-kata soal tanggung jawab.

Saya mendapatkan beberapa sikap hebat dari teman saya itu. Menurut dia, untuk menjadi pribadi yang loyal, harus memiliki tanggung jawab, disiplin, kemampuan untuk bekerja sesuai standar kerja perusahaan, dan mampu menepati semua target kepada perusahaan sesuai waktu.

Loyalitas menurut dia, tidak sekedar menjadi setia, dan membebani perusahaan dengan ketidakmampuan diri. Loyalitas berarti juga bekerja dengan hati nurani tertulus untuk menjaga semua kehormatan perusahaan. Jadi, loyalitas harus didukung dengan kualitas diri yang unggul.