Bisnis Yang Kuat Butuh Salesman Yang Tangguh

“Salesman Bukanlah Profesi Yang Bersembunyi Di Balik Telepon Dan Meja Kerja, Tapi Salesman Adalah Profesi Yang Bergerak Dari Satu Pasar Ke Pasar Berikut, Dari Satu Distributor Ke Distributor Berikut, Dari Satu Pelanggan Ke Pelanggan Berikut. Intinya, Salesman Yang Tangguh Itu Adalah Pribadi – Pribadi Yang Pintar Mencari Uang Untuk Mengisi Kas Perusahaan.” – Djajendra

Beberapa waktu yang lalu saya menerima email dari seorang client, yang isinya meminta saya membuat sebuah pelatihan untuk salesman. Isi dari email ini mengatakan bahwa pelatihannya ini tidak boleh berbicara tentang konsep atau pun teori marketing, tapi yang dibahas itu adalah hal-hal yang mampu menggerakkan hati salesman untuk berjuang mengisi kas perusahaan. Intinya, isi email dari client tersebut meminta saya membuat training untuk menjadikan para salesman ahli dalam mengkonversi produk menjadi uang tunai.

Client yang mengirim email ke saya ini adalah pemilik yang sekaligus menjadi “Executive Director” diperusahaan tersebut. Jadi, beliau sangat mengetahui bahwa bisnis yang baik itu harus didukung oleh salesman yang pintar mencari uang untuk perusahaan, dan beliau dengan sangat cerdas langsung memfokuskan kekuatan salesmannya hanya untuk berpikir dan bertindak mengisi uang ke kas perusahaan.

Kegagalan salesman untuk mengkonversi produk menjadi uang tunai akan berdampak besar pada kegagalan perusahaan untuk tumbuh dan berkembang sesuai rencana.

Salesman adalah kunci kesuksesan perusahaan. Para salesman harus menjadi orang-orang terdepan, yang harus berani mengetuk pintu hati para pembeli, dengan sikap penuh percaya diri untuk menjual produk dengan sukses.

Menurut client saya ini bahwa tugas terpenting salesman seharusnya adalah memberikan perhatian total kepada cara atau pun upaya untuk menguangkan barang, dan sekaligus membangun hubungan baik yang bersifat jangka panjang dengan pelanggan. Lalu, beliau juga mengatakan bahwa saat salesman mulai tidak fokus kepada upaya menguangkan barang, maka secara  perlahan – lahan insting menjual mereka akan hilang, dan lama-kelamaan mereka tidak lagi memiliki nilai lebih dalam berbisnis dengan pelanggan.

Saya pribadi sangat setuju dengan pandangan client saya ini. Saya yakin bahwa salesman yang cerdas akan selalu melatih insting menjualnya dengan berbagai teori dan konsep yang baik. Sebab, mereka tahu bahwa kalau ingin menjual sebanyak mungkin, mereka harus selalu melatih dan mempertajam insting menjualnya dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan baru, agar dirinya menjadi pribadi unggul yang tangguh dan yang tak terkalahkan di dalam menjual.

Salesman bukanlah profesi yang bersembunyi di balik telepon dan meja kerja, tapi salesman adalah profesi yang bergerak dari satu pasar ke pasar berikut, dari satu distributor ke distributor berikut, dari satu pelanggan ke pelanggan berikut. Intinya, salesman adalah orang-orang yang harus pintar menjalani relasi baik dengan banyak orang.

Tanpa kecerdasan salesman dalam menjual produk, perusahaan akan kehilangan bisnis. Oleh karena itu, pimpinan perusahaan harus selalu bekerja ekstra keras untuk memberikan semangat dan motivasi kepada setiap salesman, agar para salesman mau bertindak proaktif dalam upaya menguangkan produk secepat mungkin. Salesman yang hebat tidak hanya akan memikirkan menjual produk atau jasa prusahaan, tapi dia juga akan memikirkan menjual reputasi dan kredibilitas perusahaan kepada pelanggannya.

Pemenang Tidak Pernah Menyerah Dan Orang Yang Menyerah Tidak Pernah Menang.

”Seorang Juara Itu Lahir Dari Kepastian Latihan Penuh Disiplin, Dan Dari Keyakinan Untuk Menciptakan Sang Juara Di Dalam Diri.” – Djajendra

Yth Bapak Djajendra,

Nama saya Visnu dan saya adalah seorang atlit. Sehari-hari saya sangat disiplin dalam berlatih fisik, teknik, dan teori. Saya sering sekali merasa kurang yakin dan percaya untuk memenangkan kejuaraan. Apakah ada hal yang salah dengan diri saya? Bagaimana caranya agar saya bisa memiliki mental juara? Terima kasih, Visnu, Jakarta.

Djajendra Menjawab!

Dear Visnu,

Perasaan kurang yakin dan tidak percaya diri untuk memenangkan kejuaraan adalah awal dari perjalanan kegagalan Anda. Artinya, sejak awal Anda memutuskan dan mempersiapkan diri untuk menerima kegagalan, walaupun Anda terus berlatih dan tidak berhenti berusaha, tapi benih kegagalan telah menguasai semua kawasan pikiran dan perasaan Anda.

Kemenangan itu ada bukan hanya dari latihan dan disiplin, tapi juga dari keyakinan dan kepercayaan diri untuk secara bersungguh-sungguh mewujudkan seorang juara di dalam diri Anda.  Bila mulai saat ini Anda mampu mempercayai kehebatan diri Anda dalam sikap rendah hati, maka semua keraguan Anda kepada kehebatan potensi juara diri Anda akan terhapus. Jangan ragu untuk berlatih melalui teknik visualisasi atau pun imajinasi, biasanya latihan melalui teknik visualisasi mampu menembus batas-batas logika, dan keterampilan Anda bisa menjadi lebih unik. Jadi, sekarang ini bangkitlah dari ketidakpercayaan diri Anda, lalu  berjuanglah untuk menjadikan diri Anda juara.  Jangan sekali-kali meremehkan latihan dan kerja keras Anda di dalam perjalanan Anda menuju juara. Ingat, pemenang tidak pernah menyerah dan orang yang menyerah tidak pernah menang. Sekian dulu ya, Visnu, saya doakan Anda selalu menjadi juara sejati di dalam setiap kompetisi. Have a nice day!

Untuk seminar/training hubungi www.djajendra-motivator.com